Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 33
Page 1
Nomor Surat 241/RSI/VII/2023
Nama Emiten Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
Kode Emiten RELI
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Reliance Sekuritas Indonesia Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. Reliance Sekuritas Indonesia Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Reliance Sekuritas Indonesia Entity name
Tbk
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas RELI Entity code
Nomor identifikasi entitas AA458 Entity identification number
Industri utama entitas Sekuritas / Securities Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G3. Investment Service Subsector
Industri G31. Investment Services Industry
Subindustri G312. Investment Banking & Subindustry
Brokerage Services
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[5220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
Securities Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Kas dan setara kas 23,183,562,419 5,327,996,141 Cash and cash equivalents
Dana yang dibatasi Restricted funds
33,962,278,600 33,962,278,600
penggunaannya
Deposito pada lembaga Deposits to clearing and
kliring dan penjaminan 4,500,000,000 4,500,000,000 settlement guarantee
institution
Piutang nasabah Receivables from
customers
Piutang nasabah pihak Receivables from
96,571,923,707 72,446,977,537
ketiga customers third parties
Piutang nasabah pihak Receivables from
100,456,601 10,835,282
berelasi customers related parties
Piutang kegiatan manajer Receivables from investment
2,224,611,791 2,706,031,596
investasi manager
Piutang kegiatan penjaminan Receivables from
emisi efek dan jasa 3,165,092,857 1,915,092,857 underwriting and advisory
penasehat services
Piutang lainnya 16,210,113,037 12,765,793,508 Other receivables
Efek yang diperdagangkan 362,400,887,800 393,139,208,179 Marketable securities
Efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
21,135,336,760
dijual kembali agreement to resale
Pajak dibayar dimuka 578,665,032 Prepaid taxes
Biaya dibayar dimuka 1,414,694,769 885,260,448 Prepaid expenses
Aset pajak tangguhan 1,640,297,487 2,293,614,572 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
11,551,758,742 10,510,946,487
equipment
Aset lainnya 96,808,578,037 96,654,554,266 Other assets
Jumlah aset 774,813,257,639 729,118,589,473 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Utang nasabah Payables to customers
Utang nasabah pihak Payables to customers
131,954,775,546 121,072,803,800
ketiga third parties
Beban akrual 688,755,052 1,150,131,206 Accrued expenses
Utang pajak 979,138,188 1,527,372,758 Taxes payable
Liabilitas pajak tangguhan 4,873,007 4,873,007 Deferred tax liabilities
Kewajiban imbalan pasca Post-employment benefit
2,132,935,528 2,198,151,955
kerja obligations
Liabilitas lainnya 108,513,863 6,274,464,343 Other liabilities
Jumlah liabilitas 135,868,991,184 132,227,797,069 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 180,000,000,000 180,000,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
319,490,785,796 319,490,785,796
disetor capital
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
Page 5
telah ditentukan 500,000,000 500,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 138,751,046,655 96,684,596,959 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
638,741,832,451 596,675,382,755
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
202,434,004 215,409,649
non-pengendali
Jumlah ekuitas 638,944,266,455 596,890,792,404 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
774,813,257,639 729,118,589,473
ekuitas
Page 6
[5311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Securities Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Pendapatan kegiatan perantara Income from brokerage activity
3,952,637,359 6,439,026,116
perdagangan efek
Pendapatan kegiatan penjamin Income from underwriting
1,251,792,483 7,015,071,524
emisi dan penjualan efek activities and selling fees
Pendapatan atas pembiayaan Income from financing
409,774,483 499,290,534
transaksi nasabah transactions
Pendapatan kegiatan jasa Income from investment
1,223,849,606
manajer investasi management services
Keuntungan (kerugian) dari Realised gains (losses) on
transaksi perdagangan efek yang 3,451,097,571 237,866,581 trading of marketable securities
telah direalisasi
Pendapatan dividen 90,026,155 25,269,443 Dividends income
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 15,717,470,680 ) ( 13,134,437,234 )
expenses
Pendapatan keuangan 21,082,811,942 16,467,645,806 Finance income
Pendapatan lainnya 7,486,477,844 605,765,544 Other income
Beban lainnya ( 539,240,800 ) ( 286,697,793 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
22,691,755,963 17,868,800,521
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 653,317,085 ) ( 889,819,252 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
22,038,438,878 16,978,981,269
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 22,038,438,878 16,978,981,269 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang akan 20,015,035,172 ( 285,373,509 ) that may be reclassified to
direklasifikasi ke laba rugi, profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 20,015,035,172 ( 285,373,509 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 42,053,474,050 16,693,607,760 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
22,045,482,535 16,978,981,269
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 7,043,657 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 42,066,449,695 16,693,607,760 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
Page 7
dapat diatribusikan ke ( 12,975,645 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 12.24 9.43 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[5410000] Statement of changes in equity - Securities Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
180,000,000,000 319,490,785,796 500,000,000 96,684,596,960 596,675,382,756 215,409,649 596,890,792,405
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 180,000,000,000 319,490,785,796 500,000,000 96,684,596,960 596,675,382,756 215,409,649 596,890,792,405 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 22,045,482,535 22,045,482,535 ( 7,043,657 ) 22,038,438,878 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 20,020,967,160 20,020,967,160 ( 5,931,988 ) 20,015,035,172 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 180,000,000,000 319,490,785,796 500,000,000 138,751,046,655 638,741,832,451 202,434,004 638,944,266,455 Equity position, end of the period
Page 9
[5410000] Statement of changes in equity - Securities Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham biasa Tambahan modal disetor ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
180,000,000,000 336,527,919,892 500,000,000 ( 19,087,965,208 ) 497,939,954,684 497,939,954,684
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 180,000,000,000 336,527,919,892 500,000,000 ( 19,087,965,208 ) 497,939,954,684 497,939,954,684 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 16,978,981,269 16,978,981,269 16,978,981,269 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 285,373,509 ) ( 285,373,509 ) ( 285,373,509 ) Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 180,000,000,000 336,527,919,892 500,000,000 ( 2,394,357,448 ) 514,633,562,444 514,633,562,444 Equity position, end of the period
Page 10
[5510000] Statement of cash flows, direct method - Securities Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan komisi perantara Receipts from brokerage
3,496,935,571 5,755,487,564
pedagang efek commissions
Penerimaan jasa manajer Receipts from investment
1,251,792,483 7,667,821,545
investasi management fees
Penerimaan dari perusahaan Receipts from securities
4,194,963,847
efek company
Pembayaran dari perusahaan Payments to securities
( 3,120,805,148 ) ( 378,725,712 )
efek company
Pembayaran kepada lembaga Payments to clearing and
( 4,708,156,225 )
kliring dan penjaminan guarantee institution
Penerimaan dari penjualan Proceeds on sale of securities
efek yang dibeli dengan janji 35,616,933,994 purchased under agreement
dijual kembali to resale
Pembayaran untuk pembelian Payments for purchase of
efek yang dibeli dengan janji ( 20,481,986,244 ) securities purchased under
dijual kembali agreement to resale
Penerimaan dari pelanggan 53,060,454,426 Receipts from customers
Pembayaran kepada dari Payments to customers
( 19,864,123,014 )
nasabah
Penerimaan bunga dari Interests received from
13,159,861,790 17,914,034,233
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 4,593,123,823 ) ( 4,761,839,713 )
tunjangan allowances
Pembayaran beban umum Payments for general and
( 7,898,181,294 ) ( 8,012,607,101 )
dan administrasi administrative expense
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 2,838,000,500 ) ( 454,963,514 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 38,767,791,036 ) 966,663,569 from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh ( 11,439,000,000 ) 38,643,645,698 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 11,439,000,000 ) 38,643,645,698
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
1,350,000 376,259,091
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 2,101,000,000 ) ( 228,520,375 )
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 1,413,880,811 ) ( 10,810,811 )
aset takberwujud intangible assets
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
76,869,865,689
aset non-keuangan lainnya other non-financial assets
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
Page 11
aset non-keuangan lainnya ( 147,071,927,905 ) other non-financial assets
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
kepemilikan pada entitas ( 33,961,768,600 ) interests in associates
asosiasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
39,394,566,278 ( 146,935,000,000 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman Payments of non-bank
kepada lembaga keuangan ( 6,000,000,000 ) financial institution loan
non-bank
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 4,100,000,000 ) 17,900,000,000 from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 10,100,000,000 ) 17,900,000,000
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
17,855,566,278 ( 90,391,354,302 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
5,327,996,141 122,156,882,295
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
23,183,562,419 31,765,527,993
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[5610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Securities Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Kebijakan akuntansi signifikan telah diterapkan secara konsisten oleh Perusahaan dalam penyajian Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian laporan keuangan untuk periode dan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 30 statements
Juni 2022 adalah sebagai berikut: Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan - Institut Akuntan Indonesia ((DSAK)-IAI).Laporan keuangan juga disusun dan
disajikan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Republik Indonesia No.
20/POJK.04/2021 (POJK 20/2021) tentang ?Penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan Efek? dan
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Republik Indonesia No. 25 tentang ?Pedoman
Perlakuan Akuntansi Perusahaan Efek? yang telah diundangkan pada tanggal 21 September
2021.Perusahaan melakukan penerapan lebih dini atas ketentuan POJK 20/2021 tersebut dalam
penyusunan Laporan Keuangan tahun 2021.Pada saat POJK 20/2021 mulai berlaku, Keputusan Ketua
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor Kep-689/BL/2011 tanggal 30
Desember 2011 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek beserta Peraturan No. VIII.G.17 yang
merupakan lampirannya dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. The significant accounting policies
applied consistently by the Company in the preparation of the financial statements as of and for the
periode and end the year ended March 31, 2023 March 31, 2022 are as follows: The financial
statements have been prepared and presented in accordance with Indonesian Financial Accounting
Standards which include Statement on Financial Accounting Standards (PSAK) and Interpretation of
Financial Accounting Standards (ISAK) issued by the Financial Accounting Standards Board -
Indonesian Institute of Accountants ((DSAK) -IAI).Financial statements are also prepared and
presented in accordance with the Service Authority Regulation Finance (POJK) of the Republic of
Indonesia No. 20/POJK.04/2021 (POJK 20/2021) concerning "Preparation of Financial Statements of
Securities Companies" and Circular Letter of the Financial Services Authority (SEOJK) of the Republic
of Indonesia No. 25 concerning "Guidelines for Accounting Treatment of Securities Companies" which
was promulgated on September 21, 2021.By the time POJK 20/2021 has been implemented, the
Decree of the Chairman of the Capital Market and Financial Institutions Supervisory Agency Number
Kep-689/BL/2011 dated December 30, 2011 concerning Accounting Guidelines for Securities
Companies and Regulation No. VIII.G.17 which is an attachment is revoked and declared invalid.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian merupakan konsolidasi dari laporan keuangan Perusahaan dengan Principles of consolidation
laporan keuangan entitas anak. Entitas anak dikonsolidasi sejak Perusahaan memperoleh
pengendalian secara efektif dan tidak lagi dikonsolidasi sejak tanggal pengendalian tersebut
dimiliki.Perusahaan dan entitas anaknya menerapkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(?PSAK?) No 65, ?Laporan Keuangan Konsolidasi?, yang diadopsi dari IFRS 10, menggantikan porsi
PSAK No. 4 (Revisi 2009) mengenai pengetauran akuntansi untuk laporan keuangan konsolidasian,
menetapkan prinsip penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian ketika entitas
mengendalikan satu atau lebih entitas lain.Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan
Perusahaan dan PT Reliance Manager Investasi yang dimiliki 99,00% oleh Perusahaan.Pengendalian
diperoleh ketika Perusahaan terekspos, atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya
dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui
Page 13
kekuasaannya atas investee. Secara khusus, Perusahaan mengendalikan investee jika, dan hanya jika, Perusahaan memiliki seluruh hal berikut ini: a) Kekuasaan atas investee (misalnya adanya hak yang memberikan Perusahaan kemampuan saat ini untuk mengarahkan aktivitas investee yang relevan);b) eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatan Perusahaan dengan investee; danc) kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil Perusahaan. Umumnya, kepemilikan hak suara mayoritas (a majority of voting rights) menghasilkan pengendalian. Untuk mendukung hal ini, dan jika Perusahaan memiliki hak suara kurang dari hak suara mayoritas, atau hak sejenis atas suatu investee, Perusahaan mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan ketika menilai apakah Perusahaan memiliki kekuasaan atas investee, termasuk: a) Pengaturan kontraktual dengan pemegang hak suara lainnya pada investee.b) Hak-hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain.c) Hak suara yang dimiliki Perusahaan dan hak suara potensial. Perusahaan menilai kembali apakah masih mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan bahwa terdapat perubahan dalam satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak dimulai sejak tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir ketika Perusahaan kehilangan pengendalian atas entitas anak.Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa. Jika anggota Perusahaan dan entitas anaknya menggunakan kebijakan akuntansi yang berbeda untuk transaksi dan peristiwa dalam keadaan yang serupa, maka penyesuaian dilakukan atas laporan keuangannya dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian.Seluruh transaksi dan saldo akun antar perusahaan yang signifikan (termasuk laba atau rugi yang belum direalisasi) telah dieliminasi.Perubahan dalam bagian kepemilikan Perusahaan pada entitas anaknya yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian Perusahaan pada entitas anaknya dicatat sebagai transaksi ekuitas.Ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anaknya, maka Perusahaan menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwil), liabilitas, Kepentingan Nonpengendali (KNP) dan komponen ekuitas lainnya serta mengakui keuntungan atau kerugian terkait dengan hilangnya pengendalian. Saldo investasi yang masih dimiliki diakui pada nilai wajarnya.Laporan keuangan disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha dan dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya historis, kecuali untuk akun-akun tertentu yang disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan masing-masing. Biaya historis biasanya didasarkan pada nilai wajar dari pertimbangan yang diberikan sebagai imbalan atas aset.Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengklasifikasikan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan adalah Rupiah. The consolidated financial statements represent the consolidation of the company?s financial statements with the financial statements of subsidiaries.Subsisidiaries are consolidated from the date on which the Company obtains effective control and are no longer consolidated from the date since control ceases.The consolidated financial statements are prepared in accordance with the Statement of Financial Accounting Standards (?SFAS?) No. 65, ?Consolidated Financial Statements?, adopted from IFRS 10, which replaces part of SFAS No. 4 (Revised 2009) related to accounting for consolidated financial statements, determines principles for preparation and presentation of consolidated financial statements when an entity controls one or more of other entities.The consolidated financial statements include the financial statements of the Company and PT Reliance Manager Investasi, a 99.00% owned subsidiary.Control is achieved when the Company is exposed, or has rights, to variable returns from its involvement with the investee and has the ability to affect those returns through its power over the investee. Specifically, the Company controls an investee if, and only if, the Company has all of the following:a. Power over the investee (i.e., existing rights that give it the current ability to direct the relevant activities of the investee);b. exposure, or rights, to
Page 14
variable returns from its involvement with the investee; andc. the ability to use its power over the
investee to affect the Company?s returns.Generally, there is a presumption that a majority of voting
rights result in control. To support this presumption and when the Company has less than a majority of
the voting, or similar, rights of an investee, it considers all relevant facts and circumstances in
assessing whether it has power over an investee, including:a) The contranctual arrangement(s) with
the other vote holders of the investee.b) Rights arising from other contractual arrangements.c) The
Company?s voting rights and potential voting rights.The Company reassesses whether or not it
controls an investee if facts and circumstances indicate that there are changes to one or more of the
three elements of control. Consolidation of a subsidiaries begins when the Company obtains control
over the subsidiaries and ceases when the Company loses control of the subsidiaries.The consolidated
financial statements have been prepared using uniform accounting policies for transactions and other
events in similar circumstances. If a member of the Company and its subsidiaries use accounting
policies other than those adopted for transactions and events in similar circumstances, appropriate
adjustments are made to its financial statements in preparing the consolidated financial statements.All
significant intercompany transactions and account balances (including the related significant unrealized
gains or losses) have been eliminated.A change in the ownership interest of its subsidiaries, without a
loss of control, is accounted for as an equity transaction.If the Company losses control over its
subsidiaries, it derecognises the related assets (including goodwill), liabilities, non-controlling interest
(NCI) and other components of equity while any resulting gain or loss is recognised in profit or loss.
Any investment retained is recognised at fair value.The financial statements, except for the statement
of cash flows, have been prepared and presented based on going concern assumption and accrual
basis of accountingBasis of measurement in preparation of these financial statements is the historical
cost concept, except for certain accounts arranged based on other measurements as explained in their
respective policies. Historical costs are usually based on the fair value of consideration given in return
for assets.The statement of cash flows is prepared using the direct method by classifying cash flows
into activities, investments and investments.The presentation currency used in the preparation of the
financial statements is Rupiah.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka Cash and cash equivalents
waktu tiga bulan atau kurang pada saat penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak
dibatasi penggunaannya.Cash and cash equivalents comprise cash on hand, cash in banks and time
deposits with maturity periods of 3 (three) months or less at the time of placement and are not used as
collateral for credit facility or are not restricted for use.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Pada umumnya seluruh piutang diselesaikan dalam waktu singkat, dalam waktu tiga hari dari tanggal Trade and other receivables
perdagangan. Namun mulai tanggal 26 November 2018, seluruh piutang harusdiselesaikan dalam
waktu dua hari.Perusahaan memberikan pembiayaan transaksi marjin dengan maksimal rasio hutang
terhadap jaminan sebesar 65%. Jaminan piutang marjin pada umumnya berupa kas dan saham
nasabah. Tingkat suku bunga atas piutang marjin nasabah untuk tahun 2022 dan 2021 masing-masing
sebesar 18% pertahun. Piutang kepada Narada Aset Manajemen (NAM) merupakan piutang atas
transaksi gagal bayar yang dilakukan oleh Narada Aset Manajemen pada tanggal 1 November 2019
dan 5 November 2019 dengan total piutang gagal bayar sebesar Rp40.590.281.179.Sampai dengan
tanggal penyelesaian laporan keuangan ini, Perusahaan masih mengupayakan penyelesaian sisa
saldo piutang sebesar Rp40.112.129.179 dengan Narada Aset Manajemen. Substantially, all
receivables are settled in a short period of time, within three days from the trade date. However starting
on November 26, 2018, all receivables must be settled within two days. The Company offers financing
for margin transactions with maximum ratio of payables to guarantee at 65%. Margin receivables
Page 15
collaterals are generally in the form of cash and customers? stocks. Interest rates on customer margin
receivables for 2022 and 2021 are 18% perannum, respectively. Receivables from Narada Aset
Manajemen (NAM) represent receivables for default transactions made by Narada Aset Manajemenon
November 1, 2019 and November 5, 2019, with a total receivables default amounted to
Rp40,590,281,179. As of the completion date of these financial statements, the Company is still in the
process to settle the remaining balance of receivables amounting to Rp40,112,129,179 with Narada
Aset Manajemen
Aset tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap Fixed assets
biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan
agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen.Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat
mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset
tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan
aset tetap selama periode tertentu. Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan sebesar biaya
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai.Aset tetap disusutkan
pada saat mulai tersedia untuk digunakan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan
taksiran masa manfaat aset tetap.Pada bulan Januari 2021, Perusahaan mengubah umur ekonomis
kendaraan, peralatan kantor dan renovasi kantor yang diperkirakan dari 4 tahun menjadi 5 tahun.
Perubahan ini diterapkan secara prospektif dan tidak berdampak signifikan terhadap beban
penyusutan aset tetap tahun berjalan.Perubahan umur ekonomis yang diperkirakan dihitung dengan
mengubah masa penyusutan yang dibutuhkan dan diperlakukan sebagai perubahan estimasi
akuntansi.Nilai tercatat suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika
tidak ada lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan (dihitung sebagai perbedaan
antara hasil neto pelepasan, jika ada, dan jumlah tercatat item tersebut) diakui dalam laba rugi pada
saat item tersebut dihentikan pengakuannya.Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan
menelaah masa manfaat, nilai sisa, metode penyusutan dan sisa umur berdasarkan kondisi
teknis.Fixed assets are initially recognized at cost, which comprises its purchase price and any cost
directly attributable in bringing the assets to the location and condition necessary for it to be capable of
operating in the manner intended by management.When applicable, the cost may also comprise the
initial estimate of the costs of dismantling and removing the item and restoring the site on which it is
located, the obligation for which an entity incurs either when the item is acquired or as a consequence
of having used the item during a particular period. After initial recognition, fixed assets are carried at
cost less accumulated depreciation, and any accumulated impairment losses.Fixed assets are
depreciated when it starts to be available for use using straight-line method based on the estimated
useful lives of the fixed assets.In January 2021, the Company changed the estimated economic life of
vehicles, office equipment and office renovations from 4 years to 5 years. This change is applied
prospectively and has no significant impact on the depreciation expense of fixed assets for the
year.Changes in the estimated economic life are calculated by changing the required depreciation
period and are treated as changes in accounting estimates.The carrying amount of an item in fixed
assets is derecognized upon disposal or when no future economic benefits are expected from its use or
disposal. Any gain or loss arising from derecognition (calculated as the difference between the net
disposal proceeds, if any, and the carrying amount of the item) is recognized in profit or loss when the
item is derecognized.At the end of each reporting period, the Company reviews the useful lives,
residual values, depreciation method and residual life based on the technical conditions.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Piutang nasabah - neto merupakan saldo piutang nasabah yang telah jatuh tempo yang berasal dari Impairment of non-financial assets
transaksi perantara perdagangan efek dan transaksi margin yang belum dibayarkan oleh nasabah
terkait setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai. Perusahaan sedang melakukan upaya
Page 16
hukum atas beberapa nasabah-nasabah tersebut. Pada 31 Desember 2021 Perusahaan melakukan
penghapusan sebesar Rp8.164.582.179 (SLS088), atas transaksi tersebut cadangan yang dibentuk
pada tahun 2020 juga dihapus sebesar nilai piutang. Piutang nasabah JTF007 pada tahun 2021 sudah
dilakukan proses penyelesaian transaksi sebesar Rp6.141.000.916. Untuk sisanya masih dalamproses
penyelesaian. Customer receivables - net are over due outstanding customer receivables resulting
from brokerage of securities trading and margin transactions net ofdeduction from allowance for
impairment. The Company is currently pursuing legal efforts on some of the clients.On December 31,
2021, the Company made writeoffsamounting to Rp8,164,582,179 (SLS088), for this transaction the
reserve created in 2020 was also written off at the amount of the receivables.Receivables from JTF007
customers in2021, a transaction settlement process of Rp6,141,000,916. Has been carried out, the
remainder is still in the process of settlement
Beban tangguhan Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui menggunakan metode posisi keuangan atas konsekuensi Deferred charges
pajak pada masa mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut
laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas pada setiap tanggal
pelaporan.Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset
pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal,
sepanjang besar kemungkinan perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal
tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa depan
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang kepada perusahaan efek lain sebesar Rp101.169.003.400 yang berasal dari transaksi tahun Trade payables and other liabilities
2015, dimana Perusahaan dan perusahaan efek lain tersebut pada saat ini bersama-sama masih
mengupayakan penyelesaian atas saldo utang ini bersamaan dengan saldo piutang nasabah - neto
yang berasal dari transaksi yang sama.Pada tahun 2021, Perusahaan telah melakukan beberapa
penyesuaian atas saldo utang diatas. Perusahaan melakukan mekanisme penyelesaian trasansaksi
efek dengan menjalankan instruksi nasabah yaitu menyelesaikan Transaksi Efek tersebut tanpa
adanya penyerahan efek dan pemberian dana. Atas saldo utang perusahaan efek lain sebesar
Rp95.028.003.400, masih dilakukan proses penyelesaian.This account payables to other securities
companies amounting to Rp101,169,003,400 which resulted from the transactions in 2015whereby
currently the Company and the said securities companies are in discussion for the settlement of the
payables balance along with the settlement of receivables from customers - net which resulted from the
same transactions.In 2021, the Company has made several adjustments to the above payable balance.
The Company implements a securities transaction settlement mechanism by carrying out customer
instructions, namely completing the Securities Transaction without any securities andpresenting funds.
For the outstanding balance of other securities companies' debts amounting to Rp95,028,0003,400, the
settlement process is still being carried.
Pengakuan pendapatan dan beban Perdagangan transaksi efek yang lazim dicatat pada tanggal perdagangan, seolah-olah transaksi efek Revenue and expense recognition
telah diselesaikan. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari transaksi efek yang berupa tanggungan
dan risiko Perusahaan dicatat berdasarkan tanggal perdagangan. Transaksi efek pelanggan dilaporkan
pada tanggal penyelesaian serta pendapatan dan beban komisi terkait dilaporkan pada tanggal kontrak
selesai dan dicatat pada laporan posisi keuangan.Pencatatan utang dan piutang dana dengan
Lembaga Kliring dan Penjaminan yang timbul karena Transaksi Bursa dilakukan secara netting yang
penyelesaiannya jatuh tempo pada hari yang sama.Komisi dan biaya terkait kliring dicatat berdasarkan
tanggal perdagangan saat terjadinya transaksi efek.Pendapatan dari penjaminan emisi dan penjualan
efek meliputi keuntungan, kerugian, dan jasa, setelah dikurangi biaya sindikasi, yang timbul dari
penawaran efek dimana Perusahaan bertindak sebagai penjamin emisi atau agen. Pendapatan dari
konsesi penjualan dicatat pada tanggal penyelesaian, dan penjaminan emisi diakui pada saat aktivitas
penjaminan emisi telah selesai dan jumlah pendapatan telah dapat ditentukan.Pendapatan dividen dari
Page 17
investasi diakui pada saat hak pemegang saham untuk menerima pembayaran telah ditetapkan
(dengan ketentuan bahwa besar kemungkinan manfaat ekonomi akan mengalir pada Perusahaan dan
jumlah pendapatan dapat diukur secara handal).Pendapatan bunga diakui atas dasar waktu, dengan
mengacu pada pokok dan suku bunga efektif yang berlaku, yang merupakan tingkat diskonto yang
tepat untuk mengestimasi penerimaan kas masa depan selama perkiraan umur aset keuangan ke
jumlah tercatat aset pada saat pengakuan awal.Pendapatan dari jasa manajer investasi diakui pada
saat jasa diberikan sesuai dengan ketentuan dalam kontrak.Keuntungan (kerugian) dari portofolio efek
meliputi keuntungan (kerugian) yang timbul dari penjualan portofolio efek dan keuntungan (kerugian)
yang belum direalisasi akibat kenaikan (penurunan) nilai wajar portofolio efek.Beban yang timbul
sehubungan dengan proses penjaminan emisi diakumulasikan dan dibebankan pada saat pendapatan
penjaminan emisi diakui. Pada saat diketahui bahwa kegiatan penjaminan emisi tidak diselesaikan dan
emisi efek dibatalkan, maka beban penjaminan emisi tersebut dibebankan pada laba rugi. Beban
lainnya diakui sesuai manfaatnya.Common trading securities transactions are recorded on the trade
date, as if the securities transaction has been completed. Gains and losses arising from transactions in
the form of a dependent effect and the risk of the Company are recorded based on the trade date.
Customer securities transactions are reported on the settlement date and the related commission
income and expenses are reported on the date the contract is completed and recorded in the statement
of financial position.Recording of payables and receivables with the Clearing and Guarantee Institution
arising from Stock Exchange Transactions are carried out by netting with the settlement due on the
same day.
Penjabaran mata uang asing Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah menggunakan Foreign currency translation
kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs tengah Bank Indonesia
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022.Foreign currency transactions during the year are recorded in
Rupiah at the rates of exchange prevailing on the date of the transactions. At the reporting date, foreign
currency denominated monetary assets and liabilities are translated into Rupiah using the middle rate
quoted by Bank Indonesia at June 30, 2023 and 2021
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor yang memenuhi syarat Transactions with related parties
berikut:a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut:i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;ii. Memiliki pengaruh
signifikan atas entitas pelapor; atauiii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau
entitas induk dari entitas pelapor.b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah
satu hal berikut:i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama;ii. Satu
entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau
ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut
adalah anggotanya) iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;iv.
Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi
dari entitas ketiga;v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja
dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor;vi. Entitas yang
dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a);vii. Orang yang
diidentifikasi dalam huruf (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci
entitas (atau entitas induk dari entitas.Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak
berelasi diungkapkan dalam catatan yang relevan. A related party is a person or an entity that is
related to the reporting entity which meets the following:a) A person or a close member of that
person?s family is related to a reporting entity if that person: i. Has control or joint control over the
reporting entity;ii. Has significant influence over the reporting entity; oriii. Is a member of the key
management personnel of the reporting entity or parent entity of the reporting entity.b) Party is
Page 18
considered related to the Company if it meets one of the following;i. The entity and the company are
members of the same group;ii. An entity is an associate or joint venture of the other entity (or an
associate or joint venture of a member of a group in which the other entity is a member); iii. Both
entities are joint ventures of the same third party;iv. An entity is a joint venture of a third entity and the
other entity is an associate of the third entity;v. An entity is a post-employment benefit plan for the
benefit of employees of either the reporting entity, or an entity related to the reporting entity;vi. An entity
is controlled or under common control with a member which identified in point (a);vii. A person identified
in (a) (i) has significant influence over the entity or is a member of the key management personnel of
the entity (or a parent of the entity)All significant transactions and balances with related parties are
disclosed in the relevant notes to the financial statements
Pajak penghasilan Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat Income taxes
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang
kegiatan usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.Pertimbangan signifikan juga
dilakukan dalam menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan waktu dan
tingkat keuntungan masa depan dan strategi perencanaan pajak.Significant judgment is involved in
determining the provision for corporate income tax. There are certain transactions and computation for
which the ultimate tax determination is uncertain during the ordinary course of business. The Company
recognizes liabilities for expected corporate income tax issues based on estimates of whether
additional corporate income tax will be due.Significant judgment is also involved to determine the
amount of deferred tax assets that can be utilized, based upon the likely timing and the level of future
taxable profits together with future tax planning strategies.
Pinjaman Berdasarkan surat No. 033/RS-FIN/XII/2022, tanggal 23 Desember 2022 Perusahaan memperoleh Borrowings
pinjaman dari PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (UPRI) sebesar Rp6.000.000.000, pinjaman
tersebut dijamin dengan portofolio efek Perusahaan dalam bentuk DIRE pada posisi 31 Desember
2022 dan tidak dikenakan bunga.Based on letter No. 033/RS-FIN/XII/2022, date December 23, 2022
The company obtained a loan from PT Usaha Pembinaan Reliance Indonesia (UPRI) in the amount of
IDR 6,000,000,000, thisloan is guaranteed by the Company's securities portfolio in the form of DIRE as
of December 31, 2022 and does not bear interest.
Provisi Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) Provisions
sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut akan
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini yang terbaik. Jika tidak lagi terdapat kemungkinan
arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan kewajiban
tersebut, provisi dibatalkan.Provisions are recognized when the Company has a present obligation
(legal or constructive) where, as a result of a past event, it is probable that an outflow of resources
embodying economic benefits will be required to settle the obligation and a reliable estimate can be
made of the amount of the obligation. Provisions are reviewed at each reporting date and adjusted to
reflect the current best estimate. If it is no longer probable that an outflow of resources embodying
economic benefits will be required to settle the obligation, the provision is reversed.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek diakui ketika pekerja telah memberikan jasanya dalam suatu periode Employee benefits
akuntansi, sebesar jumlah tidak terdiskonto dari imbalan kerja jangka pendek yang diharapkan akan
dibayar sebagai imbalan atas jasa tersebut.Imbalan kerja jangka pendek termasuk upah, gaji, bonus
dan insentif.Imbalan pascakerja seperti pensiun, uang pisah dan uang penghargaan masa kerja
dihitung berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan No.13/2003 (?UU 13/2003?).Perusahaan
Page 19
mengakui jumlah liabilitas imbalan pasti neto sebesar nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir
periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program yang dihitung oleh aktuaris independen dengan
menggunakan metode Projected Unit Credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan
mendiskontokan imbalan tersebut.Perusahaan mencatat tidak hanya kewajiban hukum berdasarkan
persyaratan formal program imbalan pasti, tetapi juga kewajiban konstruktif yang timbul dari praktek
informal entitas.Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, serta
bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui dalam laba rugi. Pengukuran kembali atas
liabilitas (aset) imbalan pasti neto yang terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, imbal hasil atas
aset program dan setiap perubahan dampak batas atas aset diakui sebagai penghasilan komprehensif
lain.Perusahaan mengakui pesangon sebagai liabilitas dan beban pada tanggal yang lebih awal di
antara:a) Ketika Perusahaan tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut; danb) Ketika
Perusahaan mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berada dalam ruang lingkup PSAK 57 dan
melibatkan pembayaran pesangon.Perusahaan mengukur pesangon pada saat pengakuan awal, dan
mengukur dan mengakui perubahan selanjutnya, sesuai dengan sifat imbalan kerja.Short-term
employee benefits are recognized when an employee has rendered service during an accounting
period, at the undiscounted amount of short-term employee benefits expected to be paid in exchange
for that service.Short-term employee benefits include wages, salaries, bonus and
incentives.Post-employment benefits such as retirement, severance and service payments are
calculated based on Labor Law No. 13/2003 (?Law 13/2003?).The Company recognizes the amount of
the net defined benefit liability at the present value of the defined benefit obligation at the end of the
reporting period less the fair value of plan assets, if any, which is calculated by independent actuaries
using the Projected Unit Credit method. Present value of the benefit obligation is determined by
discounting the benefit.The Company accounts not only for its legal obligation under the formal terms of
a defined benefit plan, but also for any constructive obligation that arises from the entity?s informal
practices.Current service cost, past service cost and gain or loss on settlement, and net interests on
the net defined benefit liability (asset) are recognized in profit or loss. The remeasurement of the net
defined benefit liability (asset) comprises actuarial gains and loThe Company recognizes a liability and
expense for termination benefits at the earlier of the following dates:sses, the return on plan assets,
and any change in effect of the asset ceiling are recognized in other comprehensive income.a) When
the Company can no longer withdraw the offer of those benefits; and b) When the Company recognizes
costs for a restructuring that is within the scope of PSAK 57 and involves payment of termination
benefits.The Company measures termination benefits on initial recognition, and measures and
recognizes subsequent changes, in accordance with the nature of the employee benefits
Laba per saham Laba/(Rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi tahun berjalan dengan jumlah Earnings per share
rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar selama tahun bersangkutan. Perusahaan tidak
mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 30 Juni 2023 dan
2022.Basic Profit/(Loss) per share is computed based on the loss for the year divided by the weighted
average number of ordinary shares outstanding during the year. The Company has no outstanding
potential dilutive ordinary shares as of June 30, 2023 and 2022.
Dividen Pendapatan dividen dari investasi diakui pada saat hak pemegang saham untuk menerima Dividends
pembayaran telah ditetapkan (dengan ketentuan bahwa besar kemungkinan manfaat ekonomi akan
mengalir pada Perusahaan dan jumlah pendapatan dapat diukur secara handal).Dividend income of
investments is recognized when the shareholders' right to receive payment has been established (with
certainty that it is probable that the economic benefits will flow to the Company and the amount of
revenue can be measured reliably).
Pelaporan segmen Perusahaan tidak ada transaksi pelaporan segmen.The Company has no segment reporting Segment reporting
Page 20
transactions.
Instrumen keuangan derivatif Perusahan tidak ada transaksi instrumen keuangan derivatif.The company has no derivative financial Derivative financial instruments
instrument transactions.
Penerapan standar akutansi baru Perusahaan dan entitas anaknya telah menerapkan standar akuntansi pada tanggal 1 Januari 2022, The implementation of new statements of
yang dianggap relevan dengan laporan keuangan Perusahaan dan entitas anaknya, yaitu:Penyesuaian accounting standards
tahunan PSAK 1 tentang Penyajian Laporan Keuangan + Amandemen PSAK 22 tentang Kombinasi
Bisnis + Amandemen PSAK 71 tentang Instrumen Keuangan + Amandemen PSAK 73 tentang
Sewa.Penerapan standar di atas tidak mengakibatkan perubahan kebijakan akuntansi Perusahaan dan
tidak berdampak signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan untuk tahun berjalan atau tahun
sebelumnya.The consolidated financial statements has implemented accounting standards on January
1, 2022, which are considered relevant to the Company?s and its subsidiary financial statements, are
as follows:Annual improvement SFAS 1 about Presentation of Financial Statements.Amendement of
SFAS 22 about Business Combination.Amendement of SFAS 71 about Financial
Instrument.Amendement of SFAS 73 about Lease.The implementation of the above standards did not
result in changes to the Company?s accounting policies and had no significant impact on the amounts
reported for current year or prior year.
Kombinasi bisnis Berdasarkan Akta Notaris Ira Iswardani S.H., M.Kn. No. 3 tertanggal 16 November 2022, Perusahaan Business combination
membeli saham PT Reliance Manajer Investasi (RMI), (entitas di bawah pengendalian yang sama)
milik PT Reliance Capital Management sejumlah 24.750 lembar saham, atau mewakili 99%
kepemilikan pada RMI dengan harga beli sebesar Rp40.000.000.000. Akuisisi RMI oleh Perusahaan
tersebut memenuhi kategori kombinasi bisnis antara entitas sepengendali sebagaimana diuraikan di
dalam PSAK No. 38 (Revisi 2012) tentang ?Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali?, sehingga akuisisi
tersebut menggunakan metode penyatuan kepentingan. Jumlah selisih yang timbul antara biaya
perolehan dan bagian proporsional atas nilai tercatat aset neto seluruhnya diakui sebagai ?Selisih Nilai
Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali? dan disajikan sebagai bagian ?Tambahan Modal Disetor? di
bagian ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian.Based on Notarial Deed No. 3 of Ira
Iswardani S.H., M.Kn. dated November 16, 2022, the Company acquired shares of PT Reliance
Manajer Investasi (RMI), (an entity under the common control) owned by PT Reliance Capital
Management, totaling of 24,750 shares, respectively , or representing 99% ownership in RMI with a
acquisition price of Rp40.000.000.000. The acquisition of RMI by the Company meets the business
combination category between entities under common control as described in PSAK No. 38 (Revised
2012), "Business Combinations of Entities Under Common Control", so that the acquisition uses the
pooling-of-interest method. The difference between acquisition costs and the proportionate of the net
assets is recognized as "Difference in Business Combinations of Entities under Common Control" and
presented as part of "Additional Paid-in Capital" in the equity section of the consolidated statement of
financial position.
Penentuan nilai wajar Perusahaan mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar dan pada biaya perolehan Determination of fair value
yang diamortisasi, yang mengharuskan penggunaan estimasi akuntansi. Sementara komponen
Page 21
signifikan atas pengukuran nilai wajar dan asumsi yang digunakan dalam perhitungan amortisasi biaya
perolehan ditentukan menggunakan bukti objektif yang dapat diverifikasi, jumlah nilai wajar atau
amortisasi dapat berbeda bila Perusahaan menggunakan metodologi penilaian atau asumsi yang
berbeda. Perubahan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung laba atau rugi Perusahaan.Nilai
wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan pada pasar aktif ditentukan dengan teknik
penilaian. Perusahaan menggunakan berbagai metode dan membuat asumsi berdasarkan kondisi
pasar yang ada pada tanggal pelaporan. Harga pasar yang dikutip untuk instrumen yang serupa.
Teknik lain, misalnya arus kas diskonto estimasi, digunakan untuk menentukan nilai wajar instrumen
keuangan yang ada. The Company recorded certain financial assets and liabilities at fair value and
amortized cost, which requires the use of accounting estimates. While significant components of fair
value measurements and assumptions used in the calculation of amortization of acquisition cost is
determined using verifiable objective evidence, fair value or amortized amount may be different when
the Company uses other valuation methodologies or different assumptions. Such changes can directly
affect the profit or loss of the Company. The fair value of financial instruments that are not traded in an
active market is determined by valuation techniques. The Company uses a variety of methods and
makes assumptions based on market conditions existing at the reporting date. Market prices are
quoted for similar instruments. Other techniques, such as estimated discounted cash flow, is used to
determine the fair value of financial instruments that exist.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah menggunakan Foreign currency transactions and balances
kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah menggunakan kurs tengah Bank Indonesia
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022. Selisih kurs yang timbul dari penyelesaian pos moneter dan dari
penjabaran pos moneter dalam mata uang asing diakui dalam laba rugi tahun berjalan.Foreign
currency transactions during the year are recorded in Rupiah at the rates of exchange prevailing on the
date of the transactions. At the reporting date, foreign currency denominated monetary assets and
liabilities are translated into Rupiah using the middle rate quoted by Bank Indonesia at June 30, 2023
and 2021.Exchange differences arising on the settlement of monetary items and or on translating
monetary items in foreign currencies are recognized in profit or loss of current year.
Efek-efek Seluruh portofolio efek yang dimiliki Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 tidak ada yang Securities
dijaminkan. Nilai wajar portofolio efek yang diperdagangkan di Bursa Efek yaitu saham, obligasi, dan
reksadana, ditetapkan berdasarkan nilai pasar yang dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia. All
marketable securities owned by the Company as of June 30, 2023 and 2022 are not pledged as
collateral.The fair value of marketable securities that traded in the Stock Exchange consisting of
shares, bonds, and mutual fund, were determined based on the market value issued by Indonesia
Stock Exchange.
Investasi jangka pendek Perusahaan tidak ada transaksi investasi jangka pendek.The Company has no short-term investment Short-term investment
transactions.
Aset hak guna Perusahan memiliki aset hak guna berupa persewaan kantor cabang.The company has right-of-use Right of use assets
assets in the form of rental branch offices
Page 22
Properti investasi Perusahan tidak ada memiliki properti investasi.The company has no investment properties. Investment properties
Goodwill Perusahaan tidak memiliki aset goodwill.The Company does not have any goodwill assets. Goodwill
Investasi pada entitas asosiasi Berdasarkan Akta Notaris Ira Iswardani S.H., M.Kn. No. 3 tertanggal 16 November 2022, Perusahaan Investment in associates
membeli saham PT Reliance Manajer Investasi (RMI), (entitas di bawah pengendalian yang sama)
milik PT Reliance Capital Management sejumlah 24.750 lembar saham, atau mewakili 99%
kepemilikan pada RMI dengan harga beli sebesar Rp40.000.000.000. Akuisisi RMI oleh Perusahaan
tersebut memenuhi kategori kombinasi bisnis antara entitas sepengendali sebagaimana diuraikan di
dalam PSAK No. 38 (Revisi 2012) tentang ?Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali?, sehingga akuisisi
tersebut menggunakan metode penyatuan kepentingan. Jumlah selisih yang timbul antara biaya
perolehan dan bagian proporsional atas nilai tercatat aset neto seluruhnya diakui sebagai ?Selisih Nilai
Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali? dan disajikan sebagai bagian ?Tambahan Modal Disetor? di
bagian ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian.Based on Notarial Deed No. 3 of Ira
Iswardani S.H., M.Kn. dated November 16, 2022, the Company acquired shares of PT Reliance
Manajer Investasi (RMI), (an entity under the common control) owned by PT Reliance Capital
Management, totaling of 24,750 shares, respectively , or representing 99% ownership in RMI with a
acquisition price of Rp40.000.000.000. The acquisition of RMI by the Company meets the business
combination category between entities under common control as described in PSAK No. 38 (Revised
2012), "Business Combinations of Entities Under Common Control", so that the acquisition uses the
pooling-of-interest method. The difference between acquisition costs and the proportionate of the net
assets is recognized as "Difference in Business Combinations of Entities under Common Control" and
presented as part of "Additional Paid-in Capital" in the equity section of the consolidated statement of
financial position.
Aset takberwujud Pada tahun 2022 Perusahaan melakukan pengukuran atas aset tak berwujud menggunakan model Intangible assets
revaluasi. Nilai revaluasi atas aset tak berwujud pada tahun 2022 senilaiRp92.000.000.000 pada
laporan penilaian saham No. 00068/2.0113-03/BS/09/0340/1/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022 oleh
Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang & Rekan.Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 28 Juni 2023, Para Pemegang Saham BEI menyetujui
kapitalisasi saldo Laba Ditahan yang tercatat pada Laporan Keuangan BEI per 31 Desember 2022
menjadi Modal Disetor BEI melalui peningkatan nilai nominal setiap saham yang telah dikeluarkan oleh
BEI, dari semula Rp135.000.000 per saham menjadi Rp7.500.000.000 per saham.In 2022 the
Company measures intangible assets using the revaluation model. The revaluation value of intangible
assets in 2022 is IDR 92,000,000,000 in the stock valuation report No.
00068/2.0113-03/BS/09/0340/1/XII/2022 dated 30 December 2022 by the Office of Public Appraiser
Services Syarif, Endang & Partners.In the Annual General Meeting of Shareholders of the Indonesia
Stock Exchange (IDX) on June 28, 2023, IDX Shareholders approved the capitalization of the retained
Page 23
earnings balance recorded in IDX Financial Statements as of December 31, 2022 into IDX Paid-up
Capital through an increase in the nominal value of each share issued by IDX, from the original
Rp135,000,000 per share to Rp7,500,000,000 per share.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus. Prepaid expenses are amortized over the benefit of each cost using the
straight-line method
Piutang dan utang asuransi Perusahaan tidak ada transaksi piutang dan utang asuransi.The company has no insurance Insurance receivables and payables
receivables and payables transactions
Piutang pembiayaan konsumen Perusahaan memperoleh izin usaha sebagai perantara pedagang efek dan penjamin emisi saham dari Consumer financing receivables
Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (?Bapepam- LK?, sekarang ?Otoritas
Jasa Keuangan (OJK)?) melalui Surat Keputusan No KEP-29/PM/1994 tanggal 6 Oktober 1994 dan
memperoleh izin untuk melakukan transaksi margin berdasarkan surat No. S-822/BEJ.ANG/07- 2005
tanggal 5 Juli 2005 dari PT Bursa Efek Jakarta (sekarang ?PT Bursa Efek Indonesia?).Perusahaan
memberikan pembiayaan transaksi marjin dengan maksimal rasio hutang terhadap jaminan sebesar
65%. Jaminan piutang marjin pada umumnya berupa kas dan saham nasabah.The Company obtained
its license for securities brokerage and underwriting from the Chairman of the Capital Market
Supervisory Board and Financial Institutions (?Bapepam-LK?, currently ?Indonesian Financial Services
Authority/Otoritas Jasa Keuangan (OJK)?) in its Decision Letter No. KEP-29/PM/1994 dated October 6,
1994 and obtained license to conduct margin trading business based on Letter
No.S-822/BEJ.ANG/07-2005 dated July 5, 2005 of Jakarta Stock Exchange/PT Bursa Efek Jakarta
(currently ?Indonesia Stock Exchange/PT Bursa Efek Indonesia?).The Company offers financing for
margin transactions with maximum ratio of payables to guarantee at 65%. Margin receivables
collaterals are generally in the form of cash and customers? stocks.
Liabilitas atas kontrak Perusahaan tidak ada transaksi liabilitas atas kontrak.The Company has no contractual liability Contract liabilities
transactions.
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain Perusahaan tidak ada transaksi simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain.The company has no Deposits from customers and deposits from
customer deposit transactions and deposits from other banks other banks
Obligasi subordinasi Perusahaan tidak ada transaksi obligasi subordinasi.The Company has no subordinated bond Subordinated bonds
transactions.
Page 24
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali Pada tahun 2022, Perusahaan telah menerima pelunasan atas piutang transaksi REPO.Pada tanggal Securities purchased under resell agreements
31 Desember 2021, Perusahaan memiliki piutang reverse repo dari PT Asia Kapital Properti sebesar
Rp33.111.379.999. Tingkat bunga piutang reverse repo pada tahun 2021 adalah 14% per tahun yang
jatuh tempo pada tanggal 29 April 2022, dan kepada PT Sarana Niaga Buana sebesar
Rp10.013.806.400.In 2022, the Company has received payment of the REPO transaction
receivables.As of December 31, 2021, the Company has reverse repo receivables from PT Asia Kapital
Properti amounting to Rp33,111,379,999. The interest rate for reverse repo receivables in 2021 is 14%
per annum maturing on April 29, 2022, and to PT Sarana Niaga Buana of Rp10,013,806,400.
Saham treasuri Perusahan tidak ada transaksi treasuri.The company has no treasury transactions. Treasury stock
Modal saham Rincian pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 adalah PT. Reliance Capital Share capital
Management sebesar Rp. 155.688.713.500 dan masyarakat = Rp. 24.311.286.500.Details of the
Company's shareholders as of June 30, 2023 are PT Reliance Capital Management = Rp.
155,688,713,500 and the public = Rp. 24,311,286,500.
Pengaturan pembayaran berbasis saham Perusahaan tidak ada pengaturan pembayaran berbasis saham.The company has no share-based Share-based payment arrangement
payment arrangements.
Biaya emisi efek ekuitas Perusahaan tidak ada transaksi biaya emisi efek ekuitas. The Company has no equity issuance costs. Stock issuance cost
Instrumen keuangan Perusahaan tidak ada transaksi instrumen keuangan.The company has no financial instrument Financial instruments
transactions
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai Perusahaan tidak ada memiliki aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.The Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual Company has no non-current assets classified as held for sale.
Page 25
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Tidak ada peristiwa setelah Tanggal periode pelaporan.There were no events after the reporting period Events after reporting period
date.
Penerapan standar akuntansi baru Perusahaan melakukan penerapan lebih dini atas ketentuan POJK 20/2021 tersebut dalam Adoption of new accounting standards
penyusunan Laporan Keuangan tahun 2021.The company carried out early implementation of the
provisions of POJK 20/2021 in the preparation of the 2021 Financial Statements.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Perusahaan tidak ada menerapkan standar akuntasi yang telah disahkan namun belum berlaku Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif efektif.The Company does not apply any accounting standards that have been approved but not yet effective
effective.
Utang pembiayaan konsumen Perusahaan tidak ada transaksi utang pembiayaan konsuman.Company has no consumer financing Consumer financing liabilities
payable transactions.
Page 26
[5611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Securities Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment plant, and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount, gross
42,842,016,888 2,101,000,000 ( 15,080,998 ) 44,927,935,890
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
2,995,627,836 2,995,627,836
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 21,332,434,648 4,715,000 21,337,149,648 Others, directly owned
Dimiliki langsung 67,170,079,372 2,105,715,000 ( 15,080,998 ) 69,260,713,374 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 6,190,121,720 1,413,880,811 7,604,002,531 Building, right of use assets
Aset hak guna 6,190,121,720 1,413,880,811 7,604,002,531 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
73,360,201,092 3,519,595,811 ( 15,080,998 ) 76,864,715,905
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount,
35,202,436,797 1,505,163,670 ( 15,080,998 ) 36,692,519,469
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned accumulated depreciation
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
2,364,079,980 118,415,227 2,482,495,207
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 19,452,460,260 403,474,640 19,855,934,900 Others, directly owned
Dimiliki langsung 57,018,977,037 2,027,053,537 ( 15,080,998 ) 59,030,949,576 Directly owned
Bangunan, aset hak guna 5,830,277,568 451,730,019 6,282,007,587 Building, right of use assets
Aset hak guna 5,830,277,568 451,730,019 6,282,007,587 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
62,849,254,605 2,478,783,556 ( 15,080,998 ) 65,312,957,163
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
10,510,946,487 11,551,758,742
equipment
Page 27
[5611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Securities Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Disposals in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount, gross
42,438,868,914 473,927,000 ( 70,779,026 ) 42,842,016,888
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
4,314,816,836 ( 1,319,189,000 ) 2,995,627,836
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 20,963,720,274 368,714,374 21,332,434,648 Others, directly owned
Dimiliki langsung 67,717,406,024 842,641,374 ( 1,389,968,026 ) 67,170,079,372 Directly owned
Bangunan, aset hak guna Building, right of use
5,976,781,632 213,340,088 6,190,121,720
assets
Aset hak guna 5,976,781,632 213,340,088 6,190,121,720 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
73,694,187,656 1,055,981,462 ( 1,389,968,026 ) 73,360,201,092
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount,
32,426,404,688 2,847,968,134 ( 71,936,025 ) 35,202,436,797
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned accumulated depreciation
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
3,446,438,528 236,830,452 ( 1,319,189,000 ) 2,364,079,980
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 18,684,860,121 767,600,139 19,452,460,260 Others, directly owned
Dimiliki langsung 54,557,703,337 3,852,398,725 ( 1,391,125,025 ) 57,018,977,037 Directly owned
Bangunan, aset hak guna Building, right of use
4,595,068,822 1,235,208,746 5,830,277,568
assets
Aset hak guna 4,595,068,822 1,235,208,746 5,830,277,568 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
59,152,772,159 5,087,607,471 ( 1,391,125,025 ) 62,849,254,605
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
14,541,415,497 10,510,946,487
equipment
Page 28
[5611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Securities Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap Disclosure of notes for property, plant and
biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan equipment
agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen.Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat
mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset
tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan
aset tetap selama periode tertentu. Setelah pengakuan awal, aset tetap dinyatakan sebesar biaya
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai.Aset tetap disusutkan
pada saat mulai tersedia untuk digunakan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan
taksiran masa manfaat aset tetap.Pada bulan Januari 2021, Perusahaan mengubah umur ekonomis
kendaraan, peralatan kantor dan renovasi kantor yang diperkirakan dari 4 tahun menjadi 5 tahun.
Perubahan ini diterapkan secara prospektif dan tidak berdampak signifikan terhadap beban
penyusutan aset tetap tahun berjalan.Perubahan umur ekonomis yang diperkirakan dihitung dengan
mengubah masa penyusutan yang dibutuhkan dan diperlakukan sebagai perubahan estimasi
akuntansi.Nilai tercatat suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika
tidak ada lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan (dihitung sebagai perbedaan
antara hasil neto pelepasan, jika ada, dan jumlah tercatat item tersebut) diakui dalam laba rugi pada
saat item tersebut dihentikan pengakuannya.Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan
menelaah masa manfaat, nilai sisa, metode penyusutan dan sisa umur berdasarkan kondisi
teknis.Fixed assets are initially recognized at cost, which comprises its purchase price and any cost
directly attributable in bringing the assets to the location and condition necessary for it to be capable of
operating in the manner intended by management.When applicable, the cost may also comprise the
initial estimate of the costs of dismantling and removing the item and restoring the site on which it is
located, the obligation for which an entity incurs either when the item is acquired or as a consequence
of having used the item during a particular period. After initial recognition, fixed assets are carried at
cost less accumulated depreciation, and any accumulated impairment losses.Fixed assets are
depreciated when it starts to be available for use using straight-line method based on the estimated
useful lives of the fixed assets.In January 2021, the Company changed the estimated economic life of
vehicles, office equipment and office renovations from 4 years to 5 years. This change is applied
prospectively and has no significant impact on the depreciation expense of fixed assets for the
year.Changes in the estimated economic life are calculated by changing the required depreciation
period and are treated as changes in accounting estimates.The carrying amount of an item in fixed
assets is derecognized upon disposal or when no future economic benefits are expected from its use or
disposal. Any gain or loss arising from derecognition (calculated as the difference between the net
disposal proceeds, if any, and the carrying amount of the item) is recognized in profit or loss when the
item is derecognized.At the end of each reporting period, the Company reviews the useful lives,
residual values, depreciation method and residual life based on the technical conditions.
Page 29
[5612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Securities Industry - Prior Year
Page 30
[5612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Securities Industry
Page 31
[5694000a] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Securities Industry
Page 32
[5694100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Securities Industry
Page 33
[5697000] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information - Securities Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.