Skip to content
Back to announcement

PT GREENWOOD SEJAHTERA TBK JUNI 2023 FINAL.pdf

Financial statement Text extracted GWSA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 53

Page 1
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN DAN INFORMASI TAMBAHAN

PADA TANGGAL 30 JUNI 2023 (TIDAK DIAUDIT)
DAN 31 DESEMBER 2022 (DIAUDIT)
Page 2
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI


                                                                                             Halaman



SURAT PERNYATAAN DIREKSI                                                                          2



Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                                             3

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                                               5

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                                           6

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                                                    7

Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian                                                       8



INFORMASI TAMBAHAN

Daftar I     : Informasi Laporan Posisi Keuangan Entitas Induk                                   48

Daftar II    : Informasi Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Entitas Induk       50

Daftar III   : Informasi Laporan Perubahan Ekuitas Entitas Induk                                 51

Daftar IV    : Informasi Laporan Arus Kas Entitas Induk                                          52
Page 3

          
Page 4
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)

                                                                       30 Juni 2023      31 Desember 2022
                                                      Catatan         (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
                                                                            Rp                   Rp
ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                       4            123.666.299.001       78.805.683.622
Piutang usaha - pihak ketiga                             5                416.522.948          784.010.772
Piutang lain-lain
  Pihak berelasi                                        29                           -          73.125.000
  Pihak ketiga                                                             802.193.137       1.189.939.787
Persediaan                                               6           1.318.652.316.129   1.293.801.829.024
Pajak dibayar di muka                                   14a             73.144.417.186      71.352.736.833
Biaya dibayar di muka dan uang muka                                      6.340.625.400       6.311.281.536

Jumlah Aset Lancar                                                   1.523.022.373.801   1.452.318.606.574

ASET TIDAK LANCAR
Bagian tidak lancar
  Piutang lain-lain - pihak ketiga                                       2.948.638.168       2.948.638.168
Persediaan                                               6             293.622.897.288     293.430.247.663
Uang muka investasi saham                               31               2.500.000.000       2.500.000.000
Investasi pada entitas asosiasi                          7           3.586.456.362.809   3.598.448.227.343
Aset pajak tangguhan                                    14d                246.982.256         246.982.256
Properti investasi - nilai wajar                         8           2.229.410.896.130   2.225.177.645.131
Aset tetap - bersih                                      9             162.869.586.659     169.288.498.780
Aset lainnya                                            10              42.083.898.870      44.046.690.611

Jumlah Aset Tidak Lancar                                             6.320.139.262.180   6.336.086.929.952

JUMLAH ASET                                                          7.843.161.635.981   7.788.405.536.526



Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                       -3-
Page 5
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

                                                                       30 Juni 2023      31 Desember 2022
                                                      Catatan         (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
                                                                            Rp                   Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek                                11              3.567.502.514        4.328.742.940
Utang usaha pihak ketiga                                12             15.254.602.612       10.476.307.544
Utang lain-lain pihak ketiga                            13              2.533.821.145        2.712.435.042
Utang pajak                                             14b             1.291.472.279        1.998.857.492
Biaya masih harus dibayar                              15,31           15.687.388.642        6.801.881.481
Uang jaminan penyewa                                    16                553.255.370          699.910.064
Uang muka penjualan                                     17              1.576.270.118        1.566.270.118
Pendapatan diterima di muka -
  bagian yang direalisasi dalam satu tahun              17               4.930.784.907       5.377.742.813
Utang bank jangka panjang - yang
  jatuh tempo dalam waktu satu tahun                    18               6.347.209.052      60.886.869.888

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                        51.742.306.639       94.849.017.382

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Uang jaminan penyewa                                    16              2.478.409.662        2.853.633.244
Uang muka penjualan                                     17            166.080.231.014      162.496.211.864
Pendapatan diterima di muka - setelah
  dikurangi yang direalisasi
  dalam waktu satu tahun                                17               1.801.281.260       2.536.053.252
Utang bank jangka panjang - setelah
  dikurangi bagian yang jatuh tempo
  dalam waktu satu tahun                                18            535.429.628.024      472.384.486.902
Utang pihak berelasi                                    29             20.543.832.200       19.393.832.200
Liabilitas imbalan pascakerja                           19              7.873.242.177        7.280.698.441

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                      734.206.624.337      666.944.915.903

Jumlah Liabilitas                                                     785.948.930.976      761.793.933.285

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 100 per saham
  Modal dasar - 23.000.000.000 saham
  Modal ditempatkan dan disetor penuh -
    7.800.760.000 saham                                 20            780.076.000.000      780.076.000.000
Tambahan modal disetor                                                222.442.743.783      222.442.743.783
Selisih transaksi perubahan ekuitas
  entitas asosiasi                                                         411.856.000         411.856.000
Penghasilan komprehensif lain                                            6.890.937.404       6.883.466.322
Saldo laba
  Ditentukan penggunaannya                              21           55.000.000.000         50.000.000.000
  Tidak ditentukan penggunaannya                                  5.933.664.429.475      5.907.349.961.901

Ekuitas yang dapat diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk                                    6.998.485.966.662      6.967.164.028.006

KEPENTINGAN NONPENGENDALI                               22             58.726.738.343       59.447.575.235

Jumlah Ekuitas                                                    7.057.212.705.005      7.026.611.603.241
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     7.843.161.635.981      7.788.405.536.526

Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan
 bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                       -4-
Page 6
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)

                                                                  30 Juni 2023           30 Juni 2022
                                                    Catatan      (Tidak Diaudit)        (Tidak Diaudit)
                                                                       Rp                     Rp

PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA                        23           26.243.838.131        20.790.114.716

BEBAN POKOK PENJUALAN DAN
  BEBAN LANGSUNG                                     24,31        (13.482.383.240)      (10.964.012.184)

LABA BRUTO                                                         12.761.454.891          9.826.102.532

Beban penjualan                                       25           (1.198.860.396)       (2.831.571.110)
Beban umum dan administrasi                           26          (51.604.855.377)      (35.061.399.772)
Beban pajak final                                     14c            (476.483.943)         (434.234.283)
Beban keuangan                                                    (12.375.900.628)       (4.152.761.946)
Bagian laba bersih Entitas Asosiasi                    7           84.300.618.433        74.857.571.498
Penghasilan bunga                                     27            1.653.961.031           670.059.170
Lain-lain - bersih                                                 (2.463.846.861)       (1.680.280.459)

LABA SEBELUM PAJAK                                                 30.596.087.150        41.193.485.630

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                               14c                          -                      -

LABA PERIODE BERJALAN                                              30.596.087.150        41.193.485.630

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi
  ke laba (rugi):
  Pengukuran kembali liabilitas
      imbalan pasti                                                      25.697.581          (30.122.147)
  Bagian penghasilan komprehensif lain atas
     entitas asosiasi                                  7                 (20.682.967)        (13.754.842)

JUMLAH LABA RUGI KOMPREHENSIF
  PERIODE BERJALAN                                                 30.601.101.764        41.149.608.641

LABA PERIODE BERJALAN YANG
  DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik Entitas Induk                                            31.314.467.574        41.743.243.676
  Kepentingan Nonpengendali                           22             (718.380.424)         (549.758.046)

Jumlah                                                             30.596.087.150        41.193.485.630

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF PERIODE
  BERJALAN YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik Entitas Induk                                            31.321.938.656        41.607.445.784
  Kepentingan Nonpengendali                                          (720.836.892)         (457.837.143)

Jumlah                                                             30.601.101.764        41.149.608.641

LABA PER SAHAM DASAR                                  28                        4,01                 5,35




                                                    -5-
Page 7
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)

                                                                                                                  Penghasilan komprehensif lain                                                            Ekuitas yang
                                                                                   Selisih transaksi       Bagian penghasilan       Pengukuran kembali                   Saldo laba                     dapat diatribusikan
                                                               Tambahan           perubahan ekuitas         komprehensif lain          atas program         Ditentukan           Tidak ditentukan        kepada pemilik         Kepentingan          Jumlah
                                       Modal saham            modal disetor        entitas asosiasi        atas entitas asosiasi       imbalan pasti                                                       entitas induk       nonpengendali         ekuitas
                                                                                                                                                          penggunaannya          penggunaannya
                                            Rp                     Rp                     Rp                        Rp                     Rp                  Rp                     Rp                        Rp                  Rp                 Rp


Saldo per 1 Januari 2022               780.076.000.000        222.442.743.783           411.856.000               (908.066.578)          7.153.134.868      45.000.000.000       5.881.253.237.615       6.935.428.905.688      59.818.760.270    6.995.247.665.958
Laba periode berjalan                                 -                       -                        -                        -                    -                     -          41.743.243.676        41.743.243.676        (549.758.046)     41.193.485.630
Penghasilan (Rugi)
  komprehensif lain                                   -                       -                        -           (20.632.264)           (115.165.628)                    -                        -          (135.797.892)        91.920.903          (43.876.989)


Saldo per 30 Juni 2022                 780.076.000.000        222.442.743.783           411.856.000               (928.698.842)          7.037.969.240      45.000.000.000       5.922.996.481.291       6.977.036.351.472      59.360.923.127    7.036.397.274.599


Saldo per 31 Desember 2022             780.076.000.000        222.442.743.783           411.856.000             (1.505.712.946)          8.389.179.268      50.000.000.000       5.907.349.961.901       6.967.164.028.006      59.447.575.235    7.026.611.603.241
Cadangan umum                                        -                      -                     -                          -                       -       5.000.000.000          (5.000.000.000)                      -                   -                    -
Laba periode berjalan                                -                      -                     -                          -                       -                   -          31.314.467.574          31.314.467.574        (718.380.424)      30.596.087.150
Penghasilan (Rugi)
  komprehensif lain                                   -                       -                        -           (20.682.967)             28.154.049                     -                        -             7.471.082         (2.456.468)          5.014.614


Saldo per 30 Juni 2023                 780.076.000.000        222.442.743.783           411.856.000             (1.526.395.913)          8.417.333.317      55.000.000.000       5.933.664.429.475       6.998.485.966.662      58.726.738.343    7.057.212.705.005



Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.




                                                                                                                                       -6-
Page 8
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)

                                                                    30 Juni 2023           30 Juni 2022
                                                                   (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                         Rp                     Rp
  ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

  Penerimaan dari pelanggan                                          28.809.991.467         20.005.608.576
  Pembayaran beban pajak final                                         (344.371.960)          (684.696.882)
  Penerimaan dari pelanggan - bersih                                 28.465.619.507         19.320.911.694
  Penerimaan bunga                                                    1.613.818.999            708.777.751
  Pembayaran pajak penghasilan                                                    -             (1.332.229)
  Pembayaran kas kepada karyawan                                    (25.891.708.839)       (25.436.468.977)
  Pembayaran kas kepada pemasok
    dan beban operasional lainnya                                   (60.359.423.593)      (124.188.670.449)
                                                                                                         -
  Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                      (56.171.693.926)      (129.596.782.210)

  ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  Penerimaan dividen entitas asosiasi                                96.271.800.000        31.145.300.000
  Perolehan properti investasi                                       (4.233.251.000)       (8.472.973.315)
  Penurunan deposito berjangka dan
    rekening yang dibatasi penggunaannya                                   (15.742.264)        (13.226.330)
  Perolehan aset tetap                                                               -         (84.691.182)

  Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi                      92.022.806.736        22.574.409.173

  ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Penerimaan utang bank                                              17.800.000.000        80.000.000.000
  Penerimaan utang dari pihak berelasi                                1.223.125.005           924.701.200
  Pembayaran utang bank                                              (9.908.889.996)       (4.898.486.483)
  Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                          9.114.235.009     76.026.214.717

  KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS                            44.965.347.819        (30.996.158.320)
  Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                              (104.732.440)           (19.176.750)

  KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                    78.805.683.622        92.925.401.952

  KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                  123.666.299.001        61.910.066.882




                                                    -7-
Page 9
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

 1.   UMUM

      a. Pendirian dan Informasi Umum

         PT Greenwood Sejahtera Tbk (“Perusahaan”), didirikan berdasarkan Akta No. 20 tanggal 16 April 1990 yang
         dibuat di hadapan Hendra Karyadi, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman
         Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-5277.HT.01.01.TH 91 tanggal 30 September 1991 dan telah
         diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 24 tanggal 24 Maret 1992, Tambahan No. 1276.
         Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Pernyataan
         Keputusan Rapat No. 120 tanggal 24 September 2021 yang dibuat di hadapan Buntario Tigris Darmawa NG,
         S.H., S.E., M.H., notaris di Jakarta Pusat, dalam rangka perubahan anggaran dasar Perusahaan. Perubahan ini
         telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.
         AHU-0055952.AH.01.02 tanggal 11 Oktober 2021.

         Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, kegiatan utama Perusahaan adalah real estat yang
         dimiliki sendiri dan disewa, real estat atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, aktivitas perusahaan holding,
         aktivitas konsultasi lainnya, hotel bintang lima, dan apartemen hotel. Kegiatan penunjang perusahaan adalah
         melakukan investasi baik secara langsung maupun melalui penyertaan (Investasi) ataupun pelepasan
         (Divestasi) modal sehubungan dengan kegiatan usaha Perusahaan dalam Perusahaan lain, melakukan
         penyertaan pada perusahaan-perusahaan lain yang memiliki kegiatan usaha yang sehubungan dengan
         kegiatan usaha Perusahaan. Proyek yang sedang dikembangkan Perusahaan adalah TCC Batavia serta
         melakukan investasi pada entitas anak dan asosiasi.

         Perusahaan mulai melakukan kegiatan usaha secara komersial pada tahun 2010. Saat ini, kegiatan utama
         Perusahaan adalah pengembangan proyek TCC Batavia serta melakukan investasi pada entitas anak dan
         asosiasi.

         Perusahaan berdomisili di Jakarta Pusat dengan kantor pusat beralamat di Gedung TCC Batavia - Tower 1
         Lantai 35, Jl. K.H. Mas Mansyur Kav. 126, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

         Perusahaan tergabung dalam Grup PT Kencana Graha Global.

         Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, entitas induk dan entitas induk terakhir Perusahaan adalah
         PT Prima Permata Sejahtera.

      b. Penawaran Umum Saham Perusahaan

         Pada tanggal 14 Desember 2011, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas
         Pasar Modal dan Lembaga Keuangan/Bapepam-LK (sekarang Otoritas Jasa Keuangan/OJK), dengan Suratnya
         No. S-13404/BL/ 2011 untuk melakukan penawaran umum atas 1.600.000.000 saham Perusahaan kepada
         masyarakat dengan nilai nominal Rp 100 per saham dan harga penawaran sebesar Rp 250 per saham. Pada
         tanggal 23 Desember 2011, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia. Selisih lebih jumlah
         yang diterima dari pengeluaran saham terhadap nilai nominalnya sebesar Rp 240.000.000.000 dicatat dalam
         akun “Tambahan Modal Disetor” setelah dikurangi total biaya emisi saham sebesar Rp 17.557.256.217.

         Pada tanggal 30 Juni 2023, seluruh saham Perusahaan sebanyak 7.800.760.000 saham telah tercatat pada
         Bursa Efek Indonesia.

      c. Penawaran Umum Efek Utang Perusahaan

         Pada tanggal 31 Desember 2014, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua OJK dengan suratnya
         No. S-582/D.04/2014 untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Greenwood Sejahtera dengan
         target dana yang dihimpun sebesar Rp 1.500.000.000.000. Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi
         Berkelanjutan I tersebut Perusahaan menawarkan dan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Greenwood
         Sejahtera Tahap I Tahun 2014 sebesar Rp 72.000.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 14,25% per
         tahun. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi.

         Pada tanggal 14 Januari 2020, berdasarkan Surat No. 002/GWS-TCC/CORSEC/I/2020 tentang “Keterbukaan
         Informasi Sehubungan dengan Laporan Informasi atau Fakta Material PT Greenwood Sejahtera Tbk”,
         Perusahaan telah menyampaikan keterbukaan informasi terkait pelunasan obligasi berkelanjutan I Greenwood
         Sejahtera Tahap I Tahun 2004 sebesar Rp 72.000.000.000.




                                                         -8-
Page 10
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      d. Entitas Anak

         Informasi mengenai entitas anak yang dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perusahaan adalah
         sebagai berikut:

                                                                      Persentase Kepemilikan                                              Jumlah Aset Sebelum Eliminasi
                Anak Perusahaan                                  30 Juni 2023     31 Desember 2022     Tahun                             30 Juni 2023      31 Desember 2022
                                       Domisili   Jenis Usaha                                                       Nama Proy ek
              Kepemilikan Langsung                              (Tidak Diaudit)       (Diaudit)       Operasi                           (Tidak Diaudit)        (Diaudit)
                                                                      Rp                Rp           Komersial                               Rp                   Rp




          PT Prakarsa Nusa Cemerlang   Jakarta    Pengembang       55,00%             55,00%            2003          The Peak           63.938.617.756        63.931.871.690
          (PNC)


          PT Sentra Graha Kencana      Jakarta    Perhotelan       70,75%             70,75%            2014       Hotel Holiday Inn    124.736.707.790       130.688.882.194
          (SGK)                                                                                                     Emporium Pluit


          PT Trisakti Makmur Persada   Surabay a Pengembang        99,99%             99,99%         Pra-operasi    Capital Square     1.486.237.626.302      1.433.911.210.137
          (TMP)




         PT Trisakti Makmur Persada (TMP)

         TMP didirikan berdasarkan Akta No. 83 tanggal 13 Maret 2013 dari Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., Notaris di
         Jakarta Pusat. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-24230.AH.01.01. Tahun 2013 tanggal 6 Mei 2013 dan telah
         diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 73 tanggal 10 September 2013 TBNRI 97700.
         Anggaran dasar TMP telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 71 tanggal 14
         September 2022 dari Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., Notaris di Jakarta Pusat, sehubungan dengan perubahan
         ruang lingkup kegiatan usaha. Perubahan anggaran dasar tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak
         Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0067162.AH.01.02.Tahun 2022
         tanggal 19 September 2022.

         PT Sentra Graha Kencana (SGK)

         SGK didirikan di Jakarta pada tanggal 8 Oktober 2008, berdasarkan Akta No. 6 tanggal 8 Oktober 2008 dari
         Ira Sudjono, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri
         Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-90028.AH.01.01.Tahun
         2008 tanggal 26 November 2008. Anggaran Dasar SGK telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
         dengan Akta No. 22 tanggal 10 Desember 2020 dari Yulia, S.H., Notaris di Jakarta, sehubungan dengan
         pengangkatan kembali Komisaris dan Direksi Perusahaan. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat di
         dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia No. AHU-AH.01.03-0420483.Tahun 2020 tanggal 17 Desember 2020.

         PT Prakarsa Nusa Cemerlang (PNC)

         PNC didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 10 tanggal 13 Mei 2003 dari Robert Purba, S.H., Notaris di
         Jakarta. Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik
         Indonesia melalui Surat Keputusan No. C-12568.HT.01.01.Th.2003 tanggal 5 Juni 2003 dan telah diumumkan
         dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 71 tanggal 3 September 2004, Tambahan No. 8635.

      e. Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan dan Karyawan

         Susunan Pengurus Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebagai berikut:

          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                              Ang Andri Pribadi
          Komisaris Independen                         Arie Kusumastuti Maria

          Direksi
          Direktur Utama                               Paulus Indra Intan
          Direktur Independen                          Suherman Anggawinata
          Direktur                                     Dedy Ismunandar Soetiarto
                                                       Anita




                                                                                -9-
Page 11
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

             Susunan Pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

             Dewan Komisaris
             Komisaris Utama                Ang Andri Pribadi
             Komisaris Independen           Arie Kusumastuti Maria
             Komisaris                      Juanto Salim

             Direksi
             Direktur Utama                 Paulus Indra Intan
             Direktur Independen            Suherman Anggawinata
             Direktur                       Dedy Ismunandar Soetiarto
                                            Anita

             Personil manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi (selain Komisaris
             dan Direktur Independen). Manajemen kunci memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan,
             memimpin dan mengendalikan aktivitas utama Perusahaan. Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal
             30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

              Komite Audit
              Ketua                          Arie Kusumastuti Maria
              Anggota                        Andreas Bahana
                                             Poltak Gindo Parluhutan Tampubolon

              Sekertaris Perusahaan          Linda Halim

              Audit Internal                 Erik Kartolo

             Jumlah karyawan tetap Perusahaan dan entitas anak (“Grup”) pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
             2022, masing-masing adalah sebanyak 99 dan 98 orang (tidak diaudit).

      f.     Penerbitan Laporan Keuangan

             Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan, selaku pihak yang
             bertanggung jawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan, pada tanggal 26 Juli 2023.


 2.        IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

      a.     Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

             Laporan keuangan konsolidasian Grup telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
             (“SAK”), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
             Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan-peraturan serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan
             Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).

      b.     Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

             Dasar pengukuran yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah biaya historis, kecuali untuk
             akun tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi
             masing-masing akun terkait.

             Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian,
             dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam Catatan atas laporan
             keuangan konsolidasian yang relevan.

             Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
             arus kas dalam aktivitas-aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

             Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan
             mata uang fungsional Grup.

      c.     Perubahan terhadap Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
             Akuntansi Keuangan (ISAK)

             Grup telah menerapkan sejumlah amandemen dan penyesuaian standar akuntansi yang relevan dengan
             pelaporan keuangan dan efektif untuk tahun periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023 sebagai
             berikut:



                                                            - 10 -
Page 12
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         1 Januari 2023
          •   Amandemen PSAK 1 - “Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek
              atau Jangka Panjang”.
          •   Amendemen PSAK 16 “Aset Tetap” tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan.
          •   Amendemen PSAK 25 “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang
              Definisi Estimasi Akuntansi”; dan
          •   Amendemen PSAK 46 “Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul
              dari Transaksi Tunggal”.

         Di samping itu, terdapat pula beberapa standar dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang baru serta
         amandemen ataupun penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan yang telah diterbitkan namun belum
         berlaku efektif sampai dengan tanggal laporan keuangan. Standar, interpretasi, amandemen ataupun
         penyesuaian tersebut yang akan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari
         2025 adalah sebagai berikut:
          1 Januari 2025
          •   PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi”.
          •   Amandemen PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK No. 74 dan No. 71 -
              Informasi Komparatif”.

         Grup sedang mengevaluasi dan belum menentukan dampak dari standar akuntansi yang baru dan
         diamandemen ini terhadap laporan keuangan konsolidasian.

    d.   Prinsip-prinsip Konsolidasi

         Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Grup. Kendali diperoleh bila Grup terekspos atau
         memiliki hak atas timbal balik hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan
         untuk mempengaruhi imbal balik tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Dengan demikian, investor
         mengendalikan investee jika dan hanya jika investor memiliki seluruh hal berikut ini:

              i.   Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan kini untuk
                   mengarahkan aktivitas relevan dari investee,
             ii.   Eksposur atau hak atas timbal balik hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan
            iii.   Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
                   hasil.

         Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak serupa secara mayoritas atas suatu investee, Grup
         mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam mengevaluasi apakah mereka memiliki
         kekuasaan atas investee, termasuk:

              i.   Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara lainnya dari investee,
             ii.   Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain, dan
            iii.   Hak suara dan hak suara potensial yang dimiliki Grup.

         Grup menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan mengindikasikan adanya
         perubahan terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen dari pengendalian. Konsolidasi atas entitas-entitas anak
         dimulai sejak Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berhenti pada saat Grup kehilangan
         pengendalian atas Grup. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas anak yang diakuisisi pada tahun
         tertentu disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh kendali sampai
         tanggal Grup tidak lagi mengendalikan entitas anak tersebut.

         Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik entitas induk
         dan pada kepentingan non- pengendali (“KNP”), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP yang defisit.
         Bila dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak untuk diselaraskan
         dengan kebijakan akuntansi Grup.

         Seluruh saldo akun, transaksi, penghasilan dan beban antar Grup yang signifikan, dan laba atau rugi hasil
         transaksi dari intra Grup yang belum direalisasi dan dividen dieliminasi pada saat konsolidasi.

         Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk terhadap entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
         pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka
         Grup menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait,
         sementara rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada
         nilai wajar.

         Transaksi perubahan nilai investasi pada Entitas Anak yang timbul dari penerbitan saham baru oleh Entitas
         Anak kepada Perusahaan dicatat pada akun “Selisih transaksi perubahan ekuitas Entitas Anak dan dampak
         transaksi dengan kepentingan non-pengendali” sebagai bagian dari “Ekuitas” pada laporan posisi keuangan
         konsolidasian.




                                                        - 11 -
Page 13
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

    e.   Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar

         Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan klasifikasi
         lancar/tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:

               i.   akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
              ii.   untuk diperdagangkan,
             iii.   akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali yang
                    dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12
                    bulan setelah tanggal pelaporan.

         Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

         Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

         Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:
             i.   akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
            ii.   untuk diperdagangkan,
           iii.   akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
           iv.    tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah
                  tanggal pelaporan.

    f.   Transaksi Pihak-pihak Berelasi

         Grup memiliki transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana yang didefinisikan dalam PSAK No. 7
         “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

         Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas
         laporan keuangan konsolidasian.

    g.   Instrumen Keuangan

         Aset Keuangan

         Pengakuan dan Pengukuran Awal

         Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori: (a) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
         melalui laba rugi, (b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya, dan
         (c) aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

         Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, usaha, piutang lain-lain, dan aset lainnya-deposito berjangka
         yang dijaminkan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Grup
         tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
         konsolidasian.

         Grup menggunakan 2 (dua) dasar untuk mengklasifikasikan aset keuangan yaitu model bisnis Grup dalam
         mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan (SPPI).

         Pengujian SPPI

         Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Grup menilai persyaratan kontraktual keuangan untuk
         mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI.

         Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal
         dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada pembayaran pokok atau amortisasi
         premi/diskon).

         Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas nilai waktu dari uang
         dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Grup menerapkan pertimbangan dan memperhatikan faktor-
         faktor yang relevan seperti mata uang dimana aset keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku
         bunga ditetapkan.

         Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis atas risiko atau volatilitas
         dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar pengaturan pinjaman, tidak menimbulkan arus kas
         kontraktual SPPI atas jumlah saldo. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan diharuskan untuk diukur pada Fair
         Value through Profit Loss (FVPL).




                                                          - 12 -
Page 14
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         Penilaian Model Bisnis

         Grup menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan bagaimana Grup mengelola
         kelompok atas keuangannya untuk mencapai tujuan bisnisnya.

         Model bisnis Grup tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada tingkat portofolio secara
         agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang dapat diamati seperti:

         −     Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut dievaluasi
               dan dilaporkan kepada personil manajemen kunci;
         −     Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis
               tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola;
         −     Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari
               aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih);
         −     Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek penting dari penilaian Grup.

         Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa mempertimbangkan
         skenario “worst case” atau “stress case”. Jika arus kas setelah pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang
         berbeda dari yang awal diharapkan, Grup tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam
         model bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset keuangan
         yang baru atau yang baru dibeli selanjutnya.

         Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis
         yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan persyaratan
         kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran
         pokok dan bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok terutang.

         Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada nilai
         wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
         menggunakan suku bunga efektif.

         Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam laporan
         laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan diakui sebagai “Pendapatan Keuangan”. Ketika
         penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat aset keuangan dan
         diakui di dalam laporan keuangan sebagai “Kerugian penurunan nilai”.

         Penurunan Nilai Aset Keuangan

         Grup mengakui penyisihan untuk kerugian kredit ekspektasian ("ECL") untuk seluruh instrumen utang yang tidak
         dimiliki pada nilai wajar melalui laba rugi. ECL didasarkan pada selisih antara arus kas kontraktual yang jatuh
         tempo sesuai dengan kontrak dan seluruh arus kas yang diperkirakan akan diterima Grup, didiskontokan
         dengan SBE awal. Arus kas ekspektasian akan mencakup arus kas dari penjualan agunan atau perbaikan risiko
         kredit lain yang merupakan bagian dari persyaratan kontraktual.

         ECL diakui dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang signifikan
         sejak pengakuan awal, ECL dilakukan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang
         mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan
         risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan untuk kerugian kredit yang
         diperkirakan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu gagal bayar (ECL sepanjang umur).

         Untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam menghitung ECL. Oleh karena
         itu, Grup tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, tetapi mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL
         sepanjang umur pada setiap tanggal pelaporan. Grup telah menyusun matriks provisi berdasarkan pengalaman
         kerugian kredit historisnya, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan yang spesifik bagi debitur
         dan lingkungan ekonomi.

         Liabilitas keuangan

         Pengakuan dan pengukuran awal

         Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
         atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan
         mereka pada saat pengakuan awal.

         Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
         langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
         laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai pada pengakuan awal.
         Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur
         pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi.



                                                         - 13 -
Page 15
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang bank, utang usaha, utang lain-lain, biaya masih harus dibayar, uang
         jaminan penyewa dan utang pihak berelasi diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
         diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

         Pengukuran Selanjutnya

         Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi
         dengan menggunakan metode SBE.

         Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian
         liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut
         dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE.

         Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium atas perolehan dan
         komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai “Beban
         Keuangan” dalam laba rugi.

         Penghentian Pengakuan

         Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
         dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.

         Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas
         persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara
         substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian
         pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat
         masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba rugi.

         Reklasifikasi Instrumen Keuangan

         Grup diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas aset keuangan yang dimiliki jika Grup mengubah model
         bisnis untuk pengelolaan aset keuangan dan Grup tidak diperkenankan untuk melakukan reklasifikasi atas
         liabilitas keuangan.

         Perubahan model bisnis sifatnya harus berdampak secara signifikan terhadap kegiatan Grup seperti
         memperoleh, melepaskan, atau mengakhiri suatu lini bisnis. Selain itu, Grup perlu membuktikan adanya
         perubahan tersebut kepada pihak eksternal.

         Yang bukan merupakan perubahan model bisnis adalah: (a) perubahan intensi berkaitan dengan aset keuangan
         tertentu (bahkan dalam situasi perubahan signifikan dalam kondisi pasar), (b) hilangnya sementara pasar tertentu
         untuk aset keuangan, dan (c) pengalihan aset keuangan antara bagian dari Grup dengan model bisnis berbeda.
         Saling hapus instrumen keuangan

         Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi
         keuangan konsolidasian jika Grup memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling
         hapus atas jumlah yang telah diakui; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan
         aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

         Hak saling hapus harus ada pada saat ini daripada bersifat kontinjen atas terjadinya suatu peristiwa di masa
         depan dan harus dieksekusi oleh pihak lawan, baik dalam situasi bisnis normal dan dalam peristiwa gagal bayar,
         peristiwa kepailitan, atau kebangkrutan.

    h.   Kas dan Setara Kas

         Kas dan setara kas terdiri dari kas, rekening giro bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu tiga (3)
         bulan atau kurang sejak tanggal penempatannya, tidak dipergunakan sebagai jaminan dan tidak dibatasi
         penggunaannya.

         Setara kas yang dijaminkan dan dibatasi penggunaannya dicatat sebagai bagian dari akun “Aset Lainnya” dalam
         laporan posisi keuangan konsolidasian.

    i.   Dana / Cadangan untuk Penggantian Perabotan dan Perlengkapan Hotel

         Cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel ditentukan sebesar 2% - 4% dari jumlah
         pendapatan hotel setiap bulan.

         Dana secara khusus disisihkan untuk menutupi cadangan dan disimpan dalam rekening bank. Bunga yang
         diperoleh dari rekening bank tersebut merupakan bagian dari cadangan dan dana.

         Beban penggantian dan penambahan perlengkapan hotel merupakan pengurangan saldo dana cadangan.

                                                         - 14 -
Page 16
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

    j.   Persediaan

         Aset Real Estat
         Persediaan aset real estat terdiri dari bangunan apartemen dan perkantoran yang siap dijual, tanah yang belum
         dikembangkan dan tanah yang sedang dikembangkan, dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi
         bersih, mana yang lebih rendah.

         Tanah belum dikembangkan merupakan tanah mentah yang belum dikembangkan dan dinyatakan sebesar biaya
         perolehan atau nilai realisasi bersih mana yang lebih rendah. Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan
         meliputi biaya pra-perolehan dan perolehan tanah. Biaya perolehan akan dipindahkan ke tanah yang sedang
         dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai atau dipindahkan ke bangunan yang sedang
         dikonstruksi pada saat tanah tersebut siap dibangun.

         Biaya perolehan tanah yang sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan
         ditambah dengan biaya pengembangan langsung dan tidak langsung yang dapat diatribusikan pada aset
         pengembangan real estat serta biaya pinjaman. Tanah yang sedang dikembangkan akan dipindahkan ke
         bangunan yang sedang dikonstruksi pada saat tanah tersebut selesai dikembangkan.

         Biaya perolehan bangunan yang sedang dikonstruksi meliputi biaya perolehan tanah yang telah selesai
         dikembangkan ditambah dengan biaya konstruksi, biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada aktivitas
         pengembangan real estat dan biaya pinjaman, serta dipindahkan ke bangunan yang siap dijual pada saat selesai
         dibangun dan siap dijual.

         Biaya aktivitas pengembangan real estat yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat adalah:

             •   Biaya praperolehan tanah;
             •   Biaya perolehan tanah;
             •   Biaya yang secara langsung berhubungan dengan proyek;
             •   Biaya yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real estat; dan
             •   Biaya pinjaman.

         Biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek adalah:

             •   Biaya praperolehan tanah atas tanah yang tidak berhasil diperoleh.
             •   Kelebihan biaya dari hasil yang diperoleh atas pembangunan sarana umum yang dikomersialkan, yang
                 dijual atau dialihkan, sehubungan dengan penjualan unit.

         Grup tetap melakukan akumulasi biaya ke proyek pengembangan walaupun realisasi pendapatan pada masa
         depan lebih rendah dari nilai tercatat proyek, atas perbedaan yang terjadi Grup melakukan penyisihan secara
         periodik. Jumlah penyisihan tersebut akan mengurangi nilai tercatat proyek dan dibebankan ke laba rugi berjalan.

         Biaya yang telah dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat dialokasikan ke setiap unit real estat dengan
         metode identifikasi khusus.

         Pengkajian atas estimasi dan alokasi biaya dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan sampai proyek selesai
         secara substansial. Jika terjadi perubahan mendasar Grup akan melakukan revisi dan realokasi biaya.

         Beban yang diakui pada saat terjadinya adalah biaya yang tidak berhubungan dengan proyek real estat.

         Persediaan Hotel
         Persediaan hotel merupakan perlengkapan operasional dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai
         realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.

    k.   Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka

         Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode
         garis lurus.

    l.   Investasi pada Entitas Asosiasi

         Entitas asosiasi adalah entitas di mana Grup memiliki pengaruh signifikan dalam bentuk kekuasaan untuk
         berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau
         mengendalikan bersama kebijakan tersebut. Pengaruh signifikan tersebut dianggap timbul ketika Grup memiliki,
         baik secara langsung maupun tidak langsung, lebih dari 20% hak suara investee.

         Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas di mana investasi pada awal diakui
         sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk perubahan pasca perolehan dalam bagian
         Perusahaan atas aset neto investee setelah tanggal perolehan. Laba atau rugi dan penghasilan komprehensif
         lain Grup mencakup bagiannya atas laba atau rugi dan penghasilan komprehensif lain investee.

                                                         - 15 -
Page 17
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         Pada saat kehilangan pengaruh signifikan atas entitas asosiasi Grup mengukur dan mengakui bagian investasi
         bersisa pada nilai wajar. Selisih antara nilai tercatat entitas asosiasi dan nilai wajar investasi yang tersisa dan
         penerimaan dari pelepasan investasi diakui pada laba rugi.

    m. Properti Investasi

         Properti investasi adalah properti (tanah atau bangunan - bagian dari bangunan - atau keduanya) yang dikuasai
         (oleh pemilik atau lessee melalui sewa pembiayaan) yang digunakan untuk menghasilkan sewa atau untuk
         kenaikan nilai atau keduanya, dan tidak untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa atau
         untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.

         Properti investasi diakui sebagai aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat ekonomi masa depan yang
         terkait dengan properti investasi akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan properti investasi dapat diukur
         dengan andal.

         Properti investasi pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan, meliputi harga harga pembeliannya dan setiap
         pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung (biaya jasa hukum, pajak pengalihan properti, dan biaya
         transaksi lain). Biaya transaksi termasuk dalam pengukuran awal tersebut.

         Setelah pengakuan awal, properti investasi diukur dengan menggunakan nilai wajar. Keuntungan atau kerugian
         yang timbul dari perubahan nilai wajar diakui pada laba rugi pada saat terjadinya.

         Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya, sedangkan pemugaran dan
         penambahan dikapitalisasi.

         Pengalihan ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
         ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik dan dimulainya sewa operasi kepada pihak lain.

         Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang
         ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik dan dimulainya pengembangan untuk dijual.

         Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak digunakan lagi secara
         permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan
         atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan
         dan jumlah tercatat aset, dan diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan.

    n.   Aset Tetap

         Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya
         pinjaman dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi
         yang diperlukan. Biaya perolehan juga termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi,
         jika memenuhi kriteria pengakuan. Setelah pengakuan awal, Perusahaan menggunakan model biaya di mana
         seluruh aset tetap diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian
         penurunan nilai (jika ada). Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan
         diakui dalam laba rugi pada saat terjadinya.

         Penyusutan, dihitung sejak aset tersebut siap untuk digunakan dengan menggunakan metode garis lurus
         berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomi aset tetap yang bersangkutan sebagai berikut:

                                             Tahun
         Bangunan                           10 - 20
         Perlengkapan kantor                 4-8
         Peralatan kantor                    4-8
         Kendaraan                           4-8

         Penyusutan diakui bahkan jika nilai wajar aset melebihi jumlah tercatatnya, sepanjang nilai residu aset tidak
         melebihi jumlah tercatatnya. Nilai residu suatu aset dapat meningkat menjadi suatu jumlah yang setara atau lebih
         besar daripada jumlah tercatatnya. Ketika hal tersebut terjadi, maka beban penyusutan aset tersebut adalah nol,
         hingga nilai residu selanjutnya berkurang menjadi lebih rendah daripada jumlah tercatatnya.

         Penyusutan tidak dihentikan meskipun aset tidak digunakan atau dihentikan penggunaannya, kecuali telah habis
         disusutkan.

         Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan pengaruh dari
         setiap perubahan tersebut dicatat sebagai perubahan estimasi akuntansi yang diakui secara prospektif.

         Bagian aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa
         depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
         pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset
         tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.


                                                          - 16 -
Page 18
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

    o.   Biaya Pinjaman

         Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi atau pembuatan aset
         kualifikasian, merupakan aset yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar siap untuk digunakan atau dijual,
         ditambahkan pada biaya perolehan aset tersebut, sampai dengan saat selesainya aset secara substansial siap
         untuk digunakan atau dijual.

         Penghasilan investasi diperoleh atas investasi sementara dari pinjaman yang secara spesifik belum digunakan
         untuk pengeluaran aset kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman yang dikapitalisasi.

         Biaya pinjaman lainnya diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya. Biaya pinjaman terdiri dari beban bunga
         dan biaya lainnya yang ditanggung Grup sehubungan dengan peminjaman dana.


    p.   Kombinasi Bisnis dan Goodwill

         Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur
         pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP
         pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang
         diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset bersih yang teridentifikasi dari
         entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam beban
         administrasi.

         Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Perusahaan mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan
         yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi
         ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.

         Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali
         kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan
         mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dalam laba atau rugi.

         Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat
         dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh
         dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset bersih entitas anak yang
         diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam laporan laba rugi sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon
         setelah sebelumnya manajemen meninjau kembali identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan
         liabilitas yang diambil alih.

         Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai.
         Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal
         akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Perusahaan yang diharapkan akan
         bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi
         ditetapkan atas UPK tersebut.

         Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka
         goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi
         tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur
         berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.

         Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali
         Kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat dengan menggunakan metode penyatuan kepentingan, dimana
         selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dengan jumlah tercatat aset neto entitas yang diakuisisi diakui
         sebagai bagian dari akun “Tambahan Modal Disetor” pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Dalam
         menerapkan metode penyatuan kepentingan tersebut, unsur- unsur laporan keuangan dari entitas yang
         bergabung disajikan seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung
         berada dalam sepengendalian.

    q.   Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

         Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan
         nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka jumlah terpulihkan diestimasi untuk aset individual. Jika tidak mungkin
         untuk mengestimasi jumlah terpulihkan aset individual, maka Grup menentukan nilai terpulihkan dari Unit
         Penghasil Kas (UPK) yang mana aset tercakup (aset dari UPK).

         Jumlah terpulihkan dari suatu aset (baik aset individual maupun UPK) adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
         wajarnya dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya.

         Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dianggap mengalami
         penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya.



                                                           - 17 -
Page 19
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan
         menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang
         dan risiko spesifik atas aset.

         Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga transaksi pasar terakhir, jika
         tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model penilaian yang sesuai untuk
         menentukan nilai wajar aset. Perhitungan- perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikator nilai
         wajar lain yang tersedia.

         Kerugian penurunan nilai, jika ada, diakui pada laba rugi sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan
         fungsi dari aset yang diturunkan nilainya.

         Penilaian dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai
         yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin
         telah menurun. Jika indikasi tersebut ada, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian
         penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika
         terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak
         rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya.

         Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah
         tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi yang telah diakui untuk aset tersebut pada periode
         sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
         konsolidasian. Setelah pembalikan tersebut diakui, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang
         untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurang nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis
         selama sisa umur manfaatnya.

    r.   Imbalan Pascakerja

         Imbalan kerja jangka pendek
         Grup mengakui liabilitas imbalan kerja jangka pendek ketika jasa diberikan oleh karyawan dan imbalan atas jasa
         tersebut akan dibayarkan dalam waktu dua belas bulan setelah jasa tersebut diberikan.

         Imbalan pascakerja
         Grup telah menerapkan PSAK No. 24 “Imbalan Kerja”. Penyisihan tersebut diestimasi dengan menggunakan
         perhitungan aktuarial metode “Projected Unit Credit”.

         Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup telah menerapkan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK)
         No. 11 Tahun 2020 dan peraturan penerapan terkaitnya PP 35 Tahun 2021 yang diterbitkan di bulan Februari
         2021.

         Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuaria, segera diakui pada laporan posisi keuangan
         konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui penghasilan
         komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi periode
         berikutnya.

         Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat yang lebih awal antara:
         i) Ketika program amandemen atau kurtailmen terjadi; dan
         ii) Ketika Grup mengakui biaya restrukturisasi atau imbalan terminasi terkait.

         Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja. Grup
         mengakui perubahan berikut pada kewajiban obligasi neto pada akun “Beban Umum dan Administrasi” pada
         laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
         i) Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian
             (curtailment) tidak rutin; dan
         ii) Beban atau penghasilan bunga neto.

    s.   Tambahan Modal Disetor

         Tambahan modal disetor meliputi selisih antara modal disetor dari penerbitan saham dengan biaya-biaya yang
         terkait langsung dengan penerbitan efek ekuitas Perusahaan dalam penawaran umum (Catatan 1b).

    t.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

         Penjualan Real Estat

         Grup mengakui pendapatan dengan melakukan analisis transaksi melalui lima langkah model pengakuan
         pendapatan sebagai berikut:
            i.   Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan, dimana Group mencatat kontrak dengan pelanggan
                 hanya jika seluruh kriteria berikut terpenuhi:
                 •    Kontrak telah disetujui oleh para pihak dalam kontrak;


                                                         - 18 -
Page 20
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

                   •   Grup dapat mengidentifikasi hak dari para pihak terkait dan jangka waktu pembayaran atas barang
                       atau jasa yang akan dialihkan;
                   •   Kontrak memiliki substansi komersial; dan
                   •   Besar kemungkinan Grup akan menerima imbalan atas barang atau jasa yang dialihkan;
             ii.   Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak;
            iii.   Menentukan harga transaksi;
            iv.    Mengalokasikan harga transaksi pada setiap kewajiban pelaksanaan; dan
             v.    Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (pada suatu waktu tertentu atau
                   sepanjang waktu).

         Grup mengakui pendapatan dari penjualan real estat pada saat semua kondisi berikut terpenuhi:
           •   Grup telah mengalihkan risiko dan manfaat yang signifikan dari kepemilikan real estat kepada pembeli;
           •   Grup tidak lagi melanjutkan keterlibatan manajerial atau kendali efektif atas real estat yang dijual;
           •   Jumlah pendapatan dapat diukur dengan andal;
           •   Kemungkinan besar manfaat ekonomi yang terkait dengan transaksi tersebut akan mengalir ke Grup;
               dan
           •   Biaya yang terjadi atau yang akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur dengan
               andal.

         Penjualan biasanya diakui pada saat serah terima aset yang dibuktikan dengan surat serah terima.

         Pendapatan dari penjualan rumah, rumah toko, apartemen, perkantoran dan bangunan sejenis lainnya beserta
         tanah kavling diakui dengan metode akrual penuh (full accrual method) apabila seluruh kriteria berikut ini
         terpenuhi:
             • proses penjualan telah selesai;
             • harga jual akan tertagih;
             • tagihan penjual tidak akan bersifat subordinasi di masa yang akan datang terhadap pinjaman lain yang
               akan diperoleh pembeli; dan
             • penjual telah mengalihkan risiko dan manfaat kepemilikan unit bangunan kepada pembeli melalui
               suatu transaksi yang secara substansi adalah penjualan dan penjual tidak lagi berkewajiban atau
               terlibat secara signifikan dengan unit bangunan tersebut.
             • biaya yang terjadi atau yang akan terjadi sehubungan dengan transaksi penjualan dapat diukur dengan
               andal

         Apabila persyaratan tersebut di atas tidak dapat dipenuhi, maka seluruh uang yang diterima dari pembeli
         diperlakukan sebagai uang muka dan dicatat dengan metode deposit sampai seluruh persyaratan tersebut
         dipenuhi.

         Biaya-biaya yang dikapitalisasi ke proyek pengembangan real estat meliputi biaya perolehan tanah sebelum
         akuisisi, biaya perolehan tanah dan biaya-biaya lain yang dapat diatribusikan pada aktivitas pengembangan real
         estat. Biaya- biaya yang tidak secara jelas terkait dengan proyek real estat seperti biaya umum dan administrasi
         diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.

         Pendapatan Sewa

         Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
         Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa ditambahkan ke jumlah tercatat
         dari aset sewaan dan diakui dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

         Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima dimuka dan
         akan diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang berlaku.

         Pendapatan Hotel

         Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang diberikan
         kepada pelanggan.

         Pendapatan Dividen

         Pendapatan dividen dari investasi diakui ketika hak pemegang saham untuk menerima pembayaran ditetapkan.

         Pendapatan Bunga

         Pendapatan bunga diakru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok aset keuangan dan tingkat
         bunga yang berlaku.




                                                        - 19 -
Page 21
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

    u.   Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

         Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam mata uang fungsional (Rupiah) dengan menggunakan kurs
         yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
         asing disajikan ke dalam mata uang fungsional berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada
         tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada laba rugi.

         Nilai tukar kurs mata uang asing ke dalam Rupiah yang digunakan pada tanggal 30 Juni 2023 dan
         31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                  30 Juni               31 Desember
                                                   2023                     2022
                                                    Rp                       Rp

           1 USD                                         15.026                    15.731
           1 EURO                                        16.374                    16.713


    v.   Pajak Penghasilan

         i. Pajak Penghasilan Kini

          Aset (liabilitas) pajak kini ditentukan sebesar jumlah ekspektasi restitusi dari (atau dibayarkan kepada) otoritas
          perpajakan yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang telah berlaku atau secara
          substantif telah berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

          Pajak kini diakui atas laba kena pajak dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
          tahun berjalan kecuali apabila pajak tersebut terkait dengan transaksi yang diakui di luar laba rugi (baik diakui
          pada penghasilan komprehensif lain ataupun dibebankan secara langsung ke ekuitas).

          Perubahan terhadap kewajiban perpajakan Grup diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (SKP) diterima
          dan/atau, jika Grup mengajukan keberatan dan/atau banding, pada saat keputusan atas keberatan dan/atau
          banding tersebut telah ditetapkan.

         ii. Pajak Tangguhan

          Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar pajak
          aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tiap tanggal pelaporan.

          Liabilitas pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan diakui
          atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, serta atas kredit pajak dan akumulasi rugi fiskal yang
          belum digunakan sepanjang masih dapat dimanfaatkan. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah setiap
          akhir tanggal pelaporan dan dikurangi ketika tidak terdapat kemungkinan bahwa laba kena pajak akan tersedia
          dalam jumlah yang memadai untuk memanfaatkan seluruh atau sebagian aset pajak tangguhan tersebut.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan akan berlaku
          ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang
          berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

          Untuk tujuan pengukuran liabilitas pajak tangguhan dan aset pajak tangguhan untuk properti investasi yang
          diukur dengan menggunakan model nilai wajar, nilai tercatat properti tersebut dianggap dipulihkan seluruhnya
          melalui penjualan, kecuali praduga tersebut dibantah. Praduga tersebut dibantah ketika properti investasi dapat
          disusutkan dan dimiliki dalam model bisnis yang bertujuan untuk mengonsumsi secara substansial seluruh
          manfaat ekonomi atas investasi properti dari waktu ke waktu, bukan melalui penjualan. Direksi Perusahaan
          mereviu portofolio properti investasi Grup dan menyimpulkan bahwa tidak ada properti investasi Grup yang
          dimiliki dalam model bisnis yang bertujuan untuk mengonsumsi secara substansial seluruh manfaat ekonomik
          atas investasi properti dari waktu ke waktu, bukan melalui penjualan. Oleh karena itu, direksi telah menentukan
          bahwa praduga penjualan yang ditetapkan dalam amandemen PSAK No. 46 tidak dibantah. Akibatnya, Grup
          tidak mengakui pajak tangguhan atas perubahan nilai wajar properti investasi karena Grup tidak dikenakan
          pajak penghasilan atas perubahan nilai wajar properti investasi.

          Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah
          tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
          mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.

          Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi periode, kecuali
          sepanjang pajak penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa di luar laba rugi (baik dalam penghasilan
          komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba rugi
          atau yang timbul dari akuntansi awal kombinasi bisnis. Dalam kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam
          akuntansi kombinasi bisnis.


                                                            - 20 -
Page 22
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

           Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara
           hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak
           tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas
           perpajakan yang sama atas entitas kena pajak yang sama atau entitas kena pajak yang berbeda yang memiliki
           intensi untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan
           menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan dimana jumlah signifikan atas
           aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan untuk diselesaikan atau dipulihkan.

         iii. Pajak Pertambahan Nilai

           Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) kecuali:
           •  PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak, yang
              dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari item beban-
              beban yang diterapkan; dan
           •  Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.

           Jumlah PPN Neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai bagian dari
           piutang atau utang pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

         iv. Pajak Final

           Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia, pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap
           dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

           Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK 46: Pajak Penghasilan.

    w. Laba per Saham

          Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik
          entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang ditempatkan dan disetor penuh selama tahun
          berjalan.

          Sedangkan, laba per saham dilusian dihitung dan disajikan apabila Perusahaan memiliki instrumen berpotensi
          saham biasa yang bersifat dilutif.

    x.    Segmen Operasi

          Segmen operasi disajikan dengan cara yang serupa dengan pelaporan internal yang disampaikan oleh para
          manajer segmen kepada pembuat keputusan operasional. Segmen operasi tersebut dikelola secara independen
          oleh tiap-tiap manajer yang bertanggung jawab atas kinerja dari masing-masing segmen operasi dalam lingkup
          wewenangnya. Sedangkan pembuat keputusan operasional adalah pihak yang melakukan penelaahan terhadap
          laporan segmen di mana laporan tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk mengalokasikan sumber daya
          dan menilai kinerja segmen. Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka
          alokasi sumber daya dan penilaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap bidang usaha.

    y.    Provisi

          Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat
          peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan arus keluar sumber
          daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dibuat.

          Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini terbaik.
          Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk
          menyelesaikan liabilitas tersebut, provisi dibatalkan.

    z.    Pengukuran Nilai Wajar

          Grup mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan aset dan liabilitas yang diakuisisi pada
          kombinasi bisnis. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas (“UPK”) tertentu berdasarkan
          nilai wajar dikurangi biaya pelepasan (fair value less cost of disposal atau “FVLCD”), dan piutang yang tidak
          dikenakan bunga pada nilai wajar.

          Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
          mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran
          nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi:
            i. Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau
           ii.   Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.

          Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat diakses oleh Grup.



                                                         - 21 -
Page 23
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

           Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
           menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan
           ekonomi terbaiknya.

           Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
           menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau
           dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi
           dan terbaiknya.

           Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia untuk
           mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable) yang relevan
           dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable).

           Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan dikategorikan
           dalam hirarki nilai wajar berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran
           nilai wajar secara keseluruhan sebagai berikut:

              i.    Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang
                    dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
             ii.    Level 2 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
                    signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau
                    tidak langsung.
             iii.   Level 3 - Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang
                    signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable) baik secara
                    langsung atau tidak langsung.

           Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan secara berulang, Grup menentukan apakah
           terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang atas penetapan kategori
           (berdasarkan level masukan (input) paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara
           keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.


 3.   PERTIMBANGAN ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

      Penyusunan laporan keuangan konsolidasian mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi
      dan asumsi yang akan mempengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset dan liabilitas yang dilaporkan, serta
      pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada akhir periode pelaporan. Pertimbangan dan estimasi yang digunakan
      dalam mempersiapkan laporan keuangan konsolidasian tersebut ditelaah secara berkala berdasarkan pengalaman
      historis dan berbagai faktor, termasuk ekspektasi dari kejadian-kejadian di masa depan yang mungkin terjadi.
      Namun, hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi. Adanya ketidakpastian terkait dengan asumsi
      dan estimasi dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas pada periode
      pelaporan berikutnya.

      Pertimbangan

      Pertimbangan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
      konsolidasian berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup adalah
      klasifikasi aset dan liabilitas keuangan.

      Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
      Grup mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangan sesuai dengan ketentuan di dalam PSAK No. 71. Tiap-tiap
      kelompok aset dan liabilitas keuangan memiliki dampak perlakuan akuntansi yang berbeda.

      Pengklasifikasian Properti

      Grup menentukan apakah sebuah properti yang diperoleh diklasifikasikan sebagai properti investasi, aset tetap
      atau persediaan:

       •     Properti investasi terdiri dari tanah dan bangunan dan prasarana (terutama kantor, gudang komersial dan
             properti retail), fasilitas hotel dan aset dalam penyelesaian yang tidak bertujuan untuk digunakan oleh atau
             dalam kegiatan operasi Grup dan tidak untuk dijual dalam kegiatan bisnis Grup, tetapi digunakan untuk
             memperoleh pendapatan sewa dan peningkatan nilai.

       •     Aset tetap terdiri dari tanah, bangunan dan prasarana, kendaraan, peralatan dan perlengkapan kantor, dan
             aset dalam penyelesaian yang digunakan dalam kegiatan operasi Grup dan tidak untuk dijual dalam kegiatan
             bisnis Grup. dan tidak digunakan untuk memperoleh pendapatan sewa.

             Persediaan terdiri dari properti yang bertujuan untuk dijual dalam kegiatan bisnis Grup. Terutama, properti
             hunian yang dikembangkan oleh Grup dan digunakan untuk dijual sebelum atau pada saat penyelesaian
             konstruksi.


                                                           - 22 -
Page 24
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      Estimasi dan Asumsi

      Asumsi dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi
      penyesuaian yang material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di
      bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada tolak ukur yang tersedia pada saat laporan keuangan
      konsolidasian disusun. Keadaan dan asumsi mengenai perkembangan masa depan yang ada saat ini dapat
      berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi
      terkait pada saat terjadinya.

      Penyisihan atas ECL Piutang Usaha

      Grup mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang bersangkutan tidak dapat
      memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Grup mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi
      yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit
      dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat
      penyisihan spesifik atas jumlah piutang pelanggan guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima
      oleh Grup. Penyisihan spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima
      memengaruhi jumlah penyisihan atas ECL piutang usaha. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 5.

      Nilai Wajar Properti Investasi

      Nilai wajar properti investasi Grup bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai independen
      dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat inflasi
      dan tingkat kenaikan pendapatan dan biaya. Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai,
      perbedaan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material nilai wajar dari
      properti investasi. Nilai wajar properti investasi diungkapkan dalam Catatan 8.

      Penyusutan Aset Tetap

      Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis dari
      aset yang bersangkutan yang berkisar antara 4 hingga 20 tahun, suatu kisaran yang umumnya diperkirakan.
      Perubahan dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan teknologi dapat memengaruhi masa manfaat
      ekonomis serta nilai residu dari aset tetap dan karenanya biaya penyusutan masa depan memiliki kemungkinan
      untuk direvisi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 9.

      Liabilitas imbalan pascakerja

      Penentuan liabilitas dan beban imbalan pascakerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi aktuarial yang
      digunakan. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat
      pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang
      berbeda dari asumsi yang ditetapkan sebelumnya, diperlakukan sesuai dengan kebijakan akuntansi sebagaimana
      diuraikan dalam Catatan 2r atas laporan keuangan konsolidasian.

      Meskipun Grup berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut wajar dan telah sesuai, perbedaan
      signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat memengaruhi
      secara material liabilitas dan beban imbalan pascakerja. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 19.

      Pertimbangan komponen pembiayaan yang signifikan dalam kontrak

      Grup menjual kantor, apartemen, dll setelah penandatanganan kontrak jual beli dengan metode pembayaran tunai
      keras dan cicilan bertahap. Jenis kontrak ini mencakup dua opsi pembayaran alternatif bagi pelanggan, yaitu
      pembayaran harga transaksi yang lebih rendah pada saat kontrak ditandatangani. Grup menyimpulkan bahwa
      terdapat komponen pembiayaan yang signifikan untuk kontrak tersebut di mana pelanggan memilih untuk
      membayar di muka dengan mempertimbangkan lamanya waktu antara pembayaran pelanggan dan pengalihan
      kantor, apartemen, dll ke pelanggan, serta suku bunga yang berlaku di pasar.

      Dalam menentukan tingkat bunga yang akan diterapkan pada jumlah imbalan. Grup menyimpulkan bahwa tingkat
      bunga implisit dalam kontrak (yaitu, tingkat bunga yang mendiskontokan harga jual kas kantor, apartemen, dll ke
      dalam jumlah yang dibayar di muka) adalah tepat karena hal ini sepadan dengan tarif yang akan tercermin dalam
      transaksi pembiayaan terpisah antara entitas dan pelanggannya pada awal kontrak.

      Perpajakan

      Grup selaku wajib pajak menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment berdasarkan pada peraturan
      yang berlaku. Sehubungan dengan pengampunan pajak, perhitungan pajak sampai dengan tanggal 31 Desember
      2015 dianggap benar. Untuk tahun berikutnya perhitungan pajak dianggap benar selama belum terdapat ketetapan
      dari Direktorat Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terutang atau ketika sampai dengan jangka waktu lima (5)
      tahun (masa daluwarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak yang
      terutang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti pemeriksaan pajak, penemuan bukti- bukti pajak baru dan
      perbedaan interpretasi antara manajemen dan pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu. Perbedaan
      hasil aktual dan jumlah tercatat tersebut dapat memengaruhi jumlah aset pajak tangguhan, utang pajak dan beban
      pajak.

                                                        - 23 -
Page 25
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      Instrumen Keuangan

      Grup mencatat aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang mengharuskan penggunaan estimasi
      akuntansi. Sementara komponen signifikan atas pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan bukti obyektif
      yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Grup menggunakan metodologi penilaian
      yang berbeda. Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tersebut dapat mempengaruhi secara langsung
      laba atau rugi Grup. Nilai tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan pada nilai wajar dalam laporan posisi
      keuangan konsolidasian pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 diungkapkan dalam Catatan 32.



4.   KAS DAN SETARA KAS
                                                                        30 Juni 2023          31 Desember 2022
                                                                       (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                             Rp                      Rp

       Kas - Rupiah                                                          63.290.900               117.000.000
       Bank
         Rupiah
           PT Bank ICBC Indonesia                                        27.536.304.274             3.538.699.237
           PT Bank Central Asia Tbk                                       5.339.920.808             6.703.475.121
           PT Bank CIMB Niaga Tbk                                         4.338.309.715             7.564.983.140
           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                         1.423.419.982               208.551.464
           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                  1.239.467.617               191.954.703
           PT Bank Pan Indonesia Tbk                                        358.538.494             1.512.095.393
           PT Ina Perdana Tbk                                                66.490.806                52.869.473
           PT Bank Victoria International Tbk                                64.680.364                21.887.485

         Dolar Amerika Serikat
           PT Bank CIMB Niaga Tbk                                           386.299.076               404.894.074
           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                            11.542.072                12.312.182
           PT
           PT Bank
               Bank Maybank  Indonesia
                    Pan Indonesia Tbk Tbk                                             -                   887.071-

         Jumlah                                                          40.764.973.208            20.212.609.343

       Setara Kas
       Deposito berjangka
         Rupiah
           PT Bank Victoria International Tbk                            72.318.159.767            49.448.154.886
         Dolar Amerika Serikat
           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                        11.398.199.242            11.885.497.430

         Jumlah                                                          83.716.359.009            61.333.652.316

       Jumlah                                                           124.544.623.117            81.663.261.659

       Dana/cadangan untuk penggantian
         perabotan dan perlengkapan hotel
         (Catatan 10)                                                      (878.324.116)           (2.857.578.037)

       Bersih                                                           123.666.299.001            78.805.683.622
       Tingkat bunga deposito berjangka
         per tahun
         Rupiah                                                        3,25% - 6,00%            2,75% - 6,00%
         Dolar Amerika Serikat                                             1,00%                    1,00%

      Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang ditempatkan pada
      pihak berelasi ataupun yang digunakan sebagai jaminan ataupun dibatasi penggunaannya.




                                                         - 24 -
Page 26
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

 5.   PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA

      Rincian piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                         30 Juni 2023              31 Desember 2022
                                                                        (Tidak Diaudit)                (Diaudit)
                                                                              Rp                          Rp
          Pendapatan
            Hotel                                                           1.381.907.747               1.728.380.949
            Sewa                                                               80.315.209                 101.329.831
          Jumlah                                                            1.462.222.956               1.829.710.780
          Dikurangi penyisihan penurunan piutang usaha                     (1.045.700.008)             (1.045.700.008)

          Jumlah                                                              416.522.948                784.010.772

          Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, semua piutang usaha Grup dari pihak ketiga dan dalam
          mata uang Rupiah.

          Piutang usaha tidak dijaminkan dan tidak dikenakan bunga.

        Rincian saldo piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                                         30 Juni 2023              31 Desember 2022
                                                                        (Tidak Diaudit)                (Diaudit)
                                                                              Rp                          Rp

          Belum Jatuh Tempo                                                   293.286.230                 171.791.020
          Jatuh Tempo
            1 - 30 hari                                                        71.762.018                 426.726.798
            31 - 60 hari                                                        2.488.242                  98.217.562
            61 - 90 hari                                                        1.788.050                   5.230.016
            Lebih dari 90 hari                                              1.092.898.416               1.127.745.384
          Jumlah                                                            1.462.222.956               1.829.710.780
          Dikurangi penyisihan penurunan piutang usaha                     (1.045.700.008)             (1.045.700.008)

          Jumlah                                                              416.522.948                 784.010.772


      Mutasi cadangan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                            30 Juni 2023            31 Desember 2022
                                                                           (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                                 Rp                        Rp

       Saldo awal                                                              1.045.700.008               473.146.893
       Cadangan atas penurunan nilai
         tahun berjalan                                                                        -           572.553.115

       Saldo akhir                                                             1.045.700.008             1.045.700.008

      Grup membentuk cadangan kerugian penurunan nilai berdasarkan estimasi nilai tidak terpulihkan secara individual
      berdasarkan pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu. Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan
      penurunan nilai atas piutang usaha tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari piutang tidak tertagih.




                                                        - 25 -
Page 27
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)


6.    PERSEDIAAN

      PERSEDIAAN ASET REAL ESTAT

                                                                          30 Juni 2023           31 Desember 2022
                                                                         (Tidak Diaudit)             (Diaudit)
                                                                               Rp                       Rp

       Aset lancar
         Bangunan siap dijual - Apartemen The Peak                         59.141.154.287            59.141.154.287
         Proyek Capital Square                                          1.255.112.979.981         1.230.255.902.892
         Hotel                                                              4.398.181.861             4.404.771.845
         Jumlah                                                         1.318.652.316.129         1.293.801.829.024

       Aset tidak lancar
         Tanah belum dikembangkan                                         293.622.897.288           293.430.247.663


      Bangunan siap dijual

      Apartemen The Peak merupakan sisa unit apartemen siap jual milik PNC, entitas anak.

      Aset pengembangan real estat

      Aset pengembangan real estat adalah Proyek Capital Square yang merupakan proyek superblok milik TMP yang
      terdiri dari apartemen, perkantoran dan retail yang sedang dalam tahap pembangunan bersama dengan properti
      investasi dan aset tetap (Catatan 8 dan 9), terletak di Jl. HR Muhammad, Putat Gede, Sukomanunggal, Surabaya.

      Persentase penyelesaian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, adalah 53,84% dan 53,16%.

      Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset real estat pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
      sebesar Rp 15.058.165.508 dan Rp 27.979.284.140. Tingkat kapitalisasi biaya pinjaman pada 30 Juni 2023 dan
      31 Desember 2022 masing-masing sebesar 53,54% dan 65,06%.

      Persediaan aset real estat diasuransikan bersama dengan aset tetap (Catatan 9). Manajemen berpendapat bahwa
      nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

      Berdasarkan penelaahan terhadap aset real estat pada akhir periode, manajemen berkeyakinan bahwa tidak perlu
      dilakukan penurunan nilai aset real estat.

      Persediaan hotel

      Persediaan hotel merupakan persediaan milik SGK, entitas anak.

      Tidak terdapat cadangan kerugian penurunan nilai untuk barang dan perlengkapan hotel, karena manajemen
      berkeyakinan bahwa seluruh persediaan dapat dijual atau digunakan.

      Tanah yang Belum Dikembangkan

      Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tanah belum dikembangkan merupakan tanah milik Perusahaan
      seluas 6.028 m2 di Jl. Lingkar Luar, Duri Kosambi dan tanah seluas 3.578 m 2 di Jl. Abdul Wahid Siamin, Surabaya.

      Pembayaran kepada kontraktor yang nilainya melebihi 10% dari jumlah pembayaran konstruksi dan pengembangan
      lahan aset real estat, aset tetap dan properti investasi berasal dari:

                                                                         30 Juni 2023        31 Desember 2022
                                                                        (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                              Rp                    Rp
        PT Sinar Arta Mulya                                                 1.945.517.400        23.967.910.756
        PT Berca Hardayaperkasa                                             1.323.462.792                      -
        PT Berca Schindler Lifts                                            1.011.107.033                      -
        PT Total Bangun Persada                                                         -        78.378.677.633
        Jumlah                                                             4.280.087.225        102.346.588.389




                                                        - 26 -
Page 28
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

       Hak legal atas tanah aset real estat sedang dalam pengembangan berupa Hak Guna Bangunan atas nama Grup
       yang akan jatuh tempo pada tahun 2026 - 2044. Pada tahun 2022, seluruh bidang tanah telah disertifikasi atas
       nama TMP, entitas anak.

       Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tanah TMP seluas 12.969 m2 digunakan sebagai jaminan utang
       bank jangka panjang (Catatan 18).


  7.   INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI

       Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, rincian investasi saham pada entitas asosiasi yang dicatat
       dengan metode ekuitas adalah sebagai berikut:

                                                                                        Presentase kepemilikan
                                                                            Tempat         dan hak suara yang                                     30 Juni 2023            31 Desember 2022
            Nama entitas asosiasi               Aktivitas utama                                                        Nama Proyek
                                                                           kedudukan          dimiliki Grup                                      (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                                       30 Jun 2023 31 Des 2022                                         Rp                        Rp

       PT Arah Sejahtera Abadi         Pusat Perbelanjaan, Apartemen        Jakarta      40,00%      40,00%           Kuningan City               1.185.174.709.926          1.187.420.754.955
        (ASA)                          dan Perkantoran
       PT Pluit Propertindo            Pusat Perbelanjaan                   Jakarta      47,17%      47,17%        Emporium Pluit Mall            1.091.201.294.345          1.099.698.245.943
        (PP)
       PT Brilliant Sakti Persada      Pusat Perbelanjaan dan Hotel         Bandung      30,00%      30,00%          Festival CityLink,             306.069.995.708            304.644.329.730
        (BSP)                                                                                                    Hotel Haris dan Hotel PoP
       PT Citra Gemilang Nusantara     Pusat Perbelanjaan                   Jakarta      23,00%      23,00%      Lindeteves Trade Center                             -                       -
        (CGN)
       PT Manggala Gelora Perkasa      Pusat Perbelanjaan                   Jakarta      27,40%      27,40%            Senayan City               1.004.010.362.830          1.006.684.896.715
        (MGP)

       Jumlah                                                                                                                                     3.586.456.362.809          3.598.448.227.343



       Investasi entitas asosiasi pada CGN bernilai nol dikarenakan nilai investasi pada CGN sudah melebihi
       kepentingan pada entitas asosiasi sehingga Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi lebih
       lanjut. Akumulasi rugi CGN pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar
       Rp 10.470.355.350 dan Rp 13.038.200.375.

       Mutasi investasi pada entitas asosiasi adalah sebagai berikut :

                                                                                        30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                                                                                        Bagian Penghasilan (Rugi)
                                                                      Bagian Laba           komprehensif lain                    Dividen yang
                                      Saldo awal                  dari Entitas Asosiasi    dari entitas asosiasi                   Diterima                         Saldo akhir
                                          Rp                                Rp                       Rp                               Rp                                Rp

       ASA                           1.187.420.754.955                  13.757.589.039                 (3.634.068)               (16.000.000.000)                  1.185.174.709.926
       PP                            1.099.698.245.943                  16.991.897.301                (17.048.899)               (25.471.800.000)                  1.091.201.294.345
       BSP                             304.644.329.730                   1.425.665.978                          -                              -                     306.069.995.708
       CGN                                           -                               -                          -                              -                                   -
       MGP                           1.006.684.896.715                  52.125.466.115                          -                (54.800.000.000)                  1.004.010.362.830

       Jumlah                        3.598.448.227.343                  84.300.618.433                (20.682.967)               (96.271.800.000)                  3.586.456.362.809



                                                                                               31 Desember 2022 (Diaudit)
                                                                                                       Bagian Rugi
                                                                           Bagian Laba              komprehensif lain                    Dividen yang
                                        Saldo awal                     dari Entitas Asosiasi       dari entitas asosiasi                   Diterima                       Saldo akhir
                                            Rp                                   Rp                          Rp                               Rp                              Rp

       ASA                            1.183.594.099.571                     33.665.097.095                 (238.441.711)                   (29.600.000.000)              1.187.420.754.955
       PP                             1.062.395.844.548                     57.657.906.847                  (72.405.452)                   (20.283.100.000)              1.099.698.245.943
       BSP                              303.277.914.891                      1.366.414.839                            -                                  -                 304.644.329.730
       CGN                                            -                                  -                            -                                  -                               -
       MGP                            1.020.380.513.438                     20.841.182.482                 (286.799.205)                   (34.250.000.000)              1.006.684.896.715

       Jumlah                          3.569.648.372.448                   113.530.601.263                 (597.646.368)                   (84.133.100.000)              3.598.448.227.343




                                                                                          - 27 -
Page 29
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

Ringkasan informasi keuangan dari entitas asosiasi diatas adalah sebagai berikut :

                                                                       30 Juni 2023        31 Desember 2022
                                                                      (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                            Rp                     Rp

       Jumlah aset                                                6.863.786.365.929         6.903.673.571.947
       Jumlah liabilitas                                         (1.499.866.615.674)       (1.491.936.630.578)
       Aset bersih                                                   5.363.919.750.256      5.411.736.941.369

       Laba neto periode/tahun berjalan                               255.661.095.657            168.385.222.791

       Laba komprehensif periode/
         tahun berjalan                                               255.615.864.411            166.338.644.286

       Investasi pada perusahaan asosiasi diperoleh terutama untuk tujuan potensi pertumbuhan jangka panjang,
       karena seluruh entitas tersebut bergerak dalam industri properti yang sama dengan industri Grup.

       Entitas asosiasi mengukur properti investasi menggunakan model biaya. Penyesuaian terhadap saldo laba dan
       kenaikan nilai wajar properti investasi dilakukan pada pengakuan bagian laba bersih entitas asosiasi dalam laporan
       laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk memberikan efek pengukuran properti investasi
       menggunakan model nilai wajar yang diadopsi oleh Grup. Kenaikan nilai wajar properti investasi entitas asosiasi
       adalah sebagai berikut:

                                                  31 Desember 2022
                                                      (Diaudit)
                                                         Rp

       ASA                                                3.260.128.234
       PP                                               (11.704.072.132)
       BSP                                               69.564.000.000

       Investasi pada perusahaan asosiasi diperoleh terutama untuk tujuan potensi pertumbuhan jangka panjang,
       karena seluruh entitas tersebut bergerak dalam industri properti yang sama dengan industri Grup.


  8.   PROPERTI INVESTASI

       Rincian dan mutasi properti investasi Grup adalah sebagai berikut:

                                     1 Januari 2023          Penambahan            Pengurangan           30 Juni 2023
                                          Rp                     Rp                    Rp                     Rp

       Tanah                          273.298.480.529                      -                      -        273.298.480.529
       Bangunan dan prasarana         188.354.761.299                      -                      -        188.354.761.299
       Aset dalam penyelesaian        164.025.668.498          4.233.250.999                      -        168.258.919.497
       Jumlah                         625.678.910.326          4.233.250.999                      -        629.912.161.325

       Akumulasi kenaikan
         nilai wajar                1.599.498.734.805                       -                     -       1.599.498.734.805
       Jumlah Tercatat              2.225.177.645.131                                                     2.229.410.896.130



                                     1 Januari 2022          Penambahan            Pengurangan         31 Desember 2022
                                          Rp                     Rp                    Rp                     Rp

       Tanah                          273.298.480.529                      -                      -        273.298.480.529
       Bangunan dan prasarana         188.354.761.299                      -                      -        188.354.761.299
       Aset dalam penyelesaian        144.696.386.634         19.329.281.864                      -        164.025.668.498
       Jumlah                         606.349.628.462         19.329.281.864                      -        625.678.910.326

       Akumulasi kenaikan
         nilai wajar                1.603.469.906.169         (3.971.171.364)                     -       1.599.498.734.805
       Jumlah Tercatat              2.209.819.534.631                                                     2.225.177.645.131



                                                            - 28 -
Page 30
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

          a. Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, perubahan properti investasi, terdiri dari penambahan biaya
                perolehan dan pengurangan masing-masing sebesar Rp 4.233.250.999 dan Rp 19.329.281.864.
          b. Properti investasi merupakan bagian dari unit perkantoran TCC Batavia - Tower 1 yang ditujukan untuk
                disewakan dan area perkantoran yang disewakan di Pluit.
          c.    Sampai dengan 30 Juni 2023, aset dalam penyelesaian untuk pembangunan gedung perkantoran TCC
                Batavia – Tower 2 masih belum dapat dilanjutkan oleh manajemen.
          d.    Aset dalam penyelesaian untuk pembangunan area pusat perbelanjaan Capital Square, Surabaya,
                diperkirakan akan selesai pada tahun 2024.

      Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, nilai tercatat aset dalam penyelesaian masing-masing meliputi
      6,59% dan 6,43% dari nilai kontrak.

      Hak legal atas tanah properti investasi berupa HGB atas nama Grup berjangka waktu 20 sampai 30 tahun yang
      akan jatuh tempo antara tahun 2032 - 2042. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan
      hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang memadai.

      Penghasilan sewa dari properti investasi pada periode 30 Juni 2023 dan 2022, masing-masing sebesar
      Rp 4.055.398.316 dan Rp 4.405.481.043 (Catatan 23).

      Perubahan nilai wajar properti investasi pada tahun 2022 dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan
      komprehensif lain konsolidasian sebesar (Rp 3.971.171.364).

      Properti investasi diasuransikan bersama dengan aset tetap (Catatan 9). Manajemen berpendapat bahwa nilai
      pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

      Rincian nilai wajar atas properti investasi Grup pada tanggal 31 Desember 2022:

                Nama proyek                 Nilai wajar                    Nama Penilai               Tanggal laporan
                                                Rp

       TCC Batavia Tower                  2.058.884.000.000        KJPP Iskandar & Rekan              27 Februari 2023

       Capital Square                      124.653.645.131         KJPP Iskandar & Rekan              23 Februari 2023
                                                                    KJPP Rizki Djunaedy
       Area perkantoran di Pluit            41.640.000.000                                             21 Maret 2023
                                                                         & Rekan

       Jumlah                             2.225.177.645.131


      Tanggal penilaian atas nilai wajar properti investasi adalah tanggal 31 Desember 2022. Metode penilaian yang
      digunakan adalah pendekatan pasar dan pendekatan pendapatan dengan arus kas terdiskonto.

      Berikut ini adalah asumsi-asumsi signifikan yang dipakai penilai dalam menghitung nilai wajar atas properti
      investasi:

                                                          31 Desember 2022

       Tingkat bunga diskonto per tahun                   10,53% - 11,16%
       Tingkat kenaikan harga                                  3,00%

      Rincian Properti Investasi Grup dan informasi nilai wajar pada 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                     Tingkat 1                 Tingkat 2                  Tingkat 3                 Jumlah
                                        Rp                        Rp                         Rp                       Rp

      TCC Batavia Tower                             -         988.104.000.000        1.070.780.000.000          2.058.884.000.000
      Capital Square                                -                         -       124.653.645.131             124.653.645.131
      Area perkantoran di Pluit                     -          41.640.000.000                            -         41.640.000.000

      Tidak ada perpindahan antara tingkat 1 dan tingkat 2 selama tahun berjalan.

      Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke properti investasi pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
      sebesar Rp 1.322.758.212 dan Rp 2.457.790.280. Tingkat kapitalisasi biaya pinjaman pada 30 Juni 2023 dan
      31 Desember 2022 masing-masing sebesar 4,70% dan 5,72%.




                                                          - 29 -
Page 31
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

  9.   ASET TETAP

                                     1 Januari 2023         Penambahan           Pengurangan               30 Juni 2023
                                          Rp                    Rp                   Rp
       Biaya perolehan:
       Pemilikan langsung
         Tanah                        15.732.219.443                       -                   -          15.732.219.443
         Bangunan                    243.197.399.531                       -                   -         243.197.399.531
         Perlengkapan kantor           3.866.820.989                       -                   -           3.866.820.989
         Peralatan kantor             13.162.461.051                       -                   -          13.162.461.051
         Kendaraan                       417.382.727                       -                   -             417.382.727
       Jumlah                        276.376.283.741                       -                   -         276.376.283.741

       Akumulasi penyusutan:
         Bangunan                     91.160.127.814         6.222.962.528                     -           97.383.090.342
         Perlengkapan kantor           2.824.707.832           104.868.383                     -            2.929.576.215
         Peralatan kantor             12.686.825.338            89.822.460                     -           12.776.647.798
         Kendaraan                       416.123.977             1.258.750                     -              417.382.727
       Jumlah                        107.087.784.961         6.418.912.121                     -         113.506.697.082
       Jumlah Tercatat               169.288.498.780                                                     162.869.586.659


                                     1 Januari 2022         Penambahan           Pengurangan           31 Desember 2022
                                          Rp                    Rp                   Rp                       Rp
       Biaya perolehan:
       Pemilikan langsung
         Tanah                        15.732.219.443                     -                     -          15.732.219.443
         Bangunan                    243.197.399.531                     -                     -         243.197.399.531
         Perlengkapan kantor           3.351.087.719           515.733.270                     -           3.866.820.989
         Peralatan kantor             12.808.522.269           353.938.782                     -          13.162.461.051
         Kendaraan                       417.382.727                     -                     -             417.382.727
       Jumlah                        275.506.611.689           869.672.052                     -         276.376.283.741

       Akumulasi penyusutan:
         Bangunan                     78.714.202.760       12.445.925.054                      -          91.160.127.814
         Perlengkapan kantor           2.635.332.994          189.374.838                      -           2.824.707.832
         Peralatan kantor             12.554.003.205          132.822.133                      -          12.686.825.338
         Kendaraan                       408.571.477            7.552.500                      -             416.123.977
       Jumlah                         94.312.110.436       12.775.674.525                      -         107.087.784.961
       Jumlah Tercatat               181.194.501.253                                                     169.288.498.780


       Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:

                                                                       30 Juni 2023                 30 Juni 2022
                                                                      (Tidak Diaudit)              (Tidak Diaudit)
                                                                            Rp                           Rp

       Beban pokok penjualan dan
         beban langsung (Catatan 24)                                      5.190.055.991               5.151.364.296
       Beban penjualan(Catatan 25)                                           51.168.789                  63.831.060
       Beban umum dan administrasi (Catatan 26)                           1.177.687.341               1.169.302.568

       Jumlah                                                             6.418.912.121               6.384.497.924

       Properti investasi, aset real estat dan aset tetap berupa bangunan hotel dan sebagian kendaraan milik Grup
       diasuransikan terhadap risiko-risiko antara lain asuransi property all risk, asuransi terhadap kerusakan mesin, serta
       asuransi terhadap terorisme dan sabotase kepada beberapa perusahaan asuransi pihak ketiga dengan rincian
       sebagai berikut:



                                                           - 30 -
Page 32
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

                                                                     30 Juni 2023          31 Desember 2022
                                                                    (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                          Rp                      Rp

       Nilai pertanggungan aset
         (Catatan 6 dan 8)                                          3.852.538.088.000       3.852.538.088.000

       Jumlah tercatat aset
         Aset tetap                                                   145.896.994.283         151.747.095.881
         Properti investasi                                         2.229.410.896.130       2.225.177.645.131
         Aset real estat                                            1.314.254.134.269       1.478.086.317.146

      Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas
      aset yang dipertanggungkan.

      Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat aset tetap yang tidak digunakan sementara dan
      dihentikan dari penggunaan aktif namun tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.

      Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap berupa tanah dan bangunan digunakan sebagai
      jaminan atas utang bank yang diperoleh dari PT Bank Pan Indonesia dan PT Bank ICBC Indonesia (Catatan 11
      dan 18).

      Hak legal atas tanah milik PNC, entitas anak, berupa HGB atas nama PT Pluit Propertindo, pihak berelasi, yang
      akan jatuh tempo pada tahun 2036. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dalam pemecahan dan
      perpanjangan sertifikasi hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti
      kepemilikan yang memadai.

      Nilai wajar bangunan hotel Grup pada tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp 284.063.330.000. Penilaian
      dilakukan oleh KJPP Jimmy Prasetyo & Rekan, penilai independen yang tidak berelasi dengan Grup. Penilaian
      dilakukan berdasarkan metode pendekatan pendapatan dan pendekatan pasar. Nilai tercatat bangunan hotel pada
      tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp 113.631.167.560 dan
      Rp 118.757.385.640. Nilai wajar dengan pendekatan pendapatan dikategorikan sebagai level 3 berdasarkan tingkat
      input pengukuran nilai wajar.

      Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah tercatat dari seluruh aset tetap tersebut dapat dipulihkan dan tidak terdapat
      adanya peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai, sehingga tidak
      diperlukan adanya penyisihan penurunan nilai atas aset tetap.


  10. ASET LAINNYA

                                                                     30 Juni 2023         31 Desember 2022
                                                                    (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                          Rp                     Rp

       Goodwill                                                       39.854.275.909          39.854.275.909
       Dana/cadangan untuk penggantian
         perabotan dan perlengkapan hotel (Catatan 4)                    878.324.116            2.857.578.037
       Deposito berjangka yang dijaminkan                              1.166.258.929            1.150.516.665
       Lain-lain                                                         185.039.916              184.320.000
       Jumlah                                                         42.083.898.870          44.046.690.611


      Goodwill

      Merupakan selisih lebih antara biaya perolehan dan bagian Perusahaan atas nilai wajar aset bersih entitas anak
      pada saat akuisisi.
                                                                  30 Juni 2023         31 Desember 2022
                                                                 (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                       Rp                      Rp

       TMP                                                            39.851.112.779          39.851.112.779
       PNC                                                                 2.849.000               2.849.000
       SGK                                                                   314.130                 314.130
       Jumlah                                                         39.854.275.909          39.854.275.909



                                                        - 31 -
Page 33
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      Deposito berjangka yang dijaminkan

      TMP, entitas anak, memiliki deposito berjangka yang dijaminkan pada PT Bank ICBC Indonesia, pihak ketiga yang
      dijaminkan dalam rangka penyediaan fasilitas kredit kepada pembeli unit perkantoran dan apartemen oleh Bank
      yang bersangkutan (Catatan 31).

      Dana/cadangan untuk penggantian perabotan dan perlengkapan hotel

      SGK, entitas anak, diwajibkan untuk membentuk cadangan rekening untuk penggantian perabot dan perlengkapan
      hotel dengan persentase sebesar 4% dari pendapatan hotel setiap bulan.


  11. UTANG BANK JANGKA PENDEK

      Berdasarkan Perjanjian Pinjaman No. 049/CIB-PK/XII/13 dengan PT Bank Pan Indonesia, SGK, entitas anak, yang
      beberapa kali telah diubah terakhir dengan Surat Perubahan Perjanjian No. 1267/CIB/EXT/22 tanggal 26 Oktober
      2022 telah setuju untuk memberikan fasilitas dari bank berupa Fasilitas Pinjaman Rekening Koran dengan jumlah
      maksimal sebesar Rp 15.000.000.000.

      Fasilitas tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 27 September 2023. Atas fasilitas tersebut, SGK, entitas anak,
      dikenakan tingkat bunga sebesar 9,00% per tahun (floating).

      Fasilitas pinjaman ini dijamin bersamaan dengan utang bank jangka panjang (Catatan 18).

      Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, fasilitas ini telah digunakan masing-masing sebesar
      Rp 3.567.502.514 dan Rp 4.328.742.940.

      Biaya bunga masih harus dibayar pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar
      Rp 1.115.466.272 dan Rp 1.482.810.663 (Catatan 15).


  12. UTANG USAHA – PIHAK KETIGA

      Rincian dari utang usaha berdasarkan pemasok adalah sebagai berikut:

                                                                 30 Juni 2023         31 Desember 2022
                                                                (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                      Rp                      Rp
          Pihak ketiga
            PT Graha Tunasmekar                                    6.071.715.123          6.071.715.123
            PT Sinar Arta Mulia                                    1.799.603.595                    -
            PT Berca Hardayaperkasa                                1.346.623.390                    -
            PT Genius Loci Asia                                      812.053.325          1.218.079.988
            PT Berca Schindler Lift                                  746.841.604                    -
            PT Perintis Dinamika Sekatama                            633.159.368          1.470.194.729
            Lain-lain (masing-masing
              di bawah 5% dari utang usaha)                        3.844.606.207          1.716.317.704
            Subjumlah                                            15.254.602.612          10.476.307.544

      Rincian utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

                                                                     30 Juni 2023          31 Desember 2022
                                                                    (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                          Rp                      Rp
       Rupiah                                                         15.137.923.988            10.356.860.075
       Dolar Amerika Serikat                                              13.523.400                14.157.900
       Euro                                                              103.155.224               105.289.569
       Jumlah                                                         15.254.602.612            10.476.307.544


      Tidak ada bunga ataupun jaminan yang secara khusus diberikan oleh Grup sehubungan dengan utang usaha di
      atas.




                                                       - 32 -
Page 34
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

  13. UTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA


                                                                 30 Juni 2023        31 Desember 2022
                                                                (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                      Rp                    Rp

       Pihak berelasi (Catatan 31)
       Pihak ketiga
         PT SC Hotels & Resorts Indonesia                          1.488.373.671            879.188.242
         Lain-lain (masing-masing
           di bawah 5% dari utang lain-lain)                       1.045.447.474          1.833.246.800
         Jumlah                                                    2.533.821.145          2.712.435.042



  14. PERPAJAKAN

      A. Pajak Dibayar di Muka

         Akun ini terdiri dari:
                                                                   30 Juni 2023        31 Desember 2022
                                                                  (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                        Rp                    Rp

         Pajak pertambahan nilai - bersih
           Entitas Induk                                             3.066.198.690          2.260.130.863
           Perusahaan Anak                                          62.183.163.884         61.043.966.903
         Pajak Final
           Perusahaan                                                  608.729.700            734.105.514
           Entitas Anak                                              7.286.324.912          7.314.533.553

         Jumlah                                                     73.144.417.186         71.352.736.833


      B. Utang Pajak

         Akun ini terdiri dari:
                                                                 30 Juni 2023        31 Desember 2022
                                                                (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                      Rp                    Rp

         Pajak penghasilan
           Pasal 21                                                  770.795.805          1.421.607.672
           Pasal 23                                                   22.011.758             22.677.435
         Persewaan dan pengalihan
           Hak atas tanah dan/atau bangunan                           17.235.045             38.707.517
           Jasa konstruksi                                            46.660.460             89.386.748
         Pajak hotel dan restoran                                    434.769.211            426.478.120
         Jumlah                                                    1.291.472.279          1.998.857.492


      C. Beban Pajak Final dan Beban Pajak Penghasilan

          Beban pajak final sehubungan dengan penyewaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing sebesar
          Rp 476.483.943 dan 434.234.283.

          Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
          konsolidasian dengan laba fiskal adalah sebagai berikut:




                                                     - 33 -
Page 35
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)


                                                                    30 Juni 2023               30 Juni 2022
                                                                   (Tidak Diaudit)            (Tidak Diaudit)
                                                                         Rp                         Rp

       Laba sebelum pajak menurut
         laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif lain konsolidasian                            30.596.087.150                41.193.485.630
       Pendapatan dividen dari entitas
         asosiasi (Catatan 7)                                       96.271.800.000              31.145.300.000
       Rugi sebelum pajak entitas anak                              12.585.613.186              12.511.311.889
       Laba entitas asosiasi (Catatan 7)                           (84.300.618.433)            (74.857.571.498)
       Laba sebelum pajak - Perusahaan                              55.152.881.903                 9.992.526.021
       Pendapatan yang sudah diperhitungkan
         atau dibayar pajak final                                  (55.152.881.903)                (9.992.526.021)
       Laba sebelum pajak dari pendapatan
         yang tidak terutang pajak
         penghasilan final                                                            -                         -

       Beban pajak kini                                                               -                         -
       Dikurangi pajak penghasilan dibayar
         Pasal 23                                                                     -                         -
         Pasal 25                                                                     -                         -

       Utang pajak kini                                                               -                         -


      Laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar pengisian SPT Tahunan PPh Badan.

      D. Pajak Tangguhan

      Rincian aset pajak tangguhan Grup terdiri dari:

                                                           30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                                                                             Dibebankan ke
                                                        Dikreditkan ke         Penghasilan
                                       1 Januari 2023      laba rugi         komprehensif lain         30 Juni 2023
                                             Rp               Rp                      Rp                   Rp


       Liabilitas imbalan pascakerja       34.106.028                    -                    -           34.106.028
       Penyisihan penurunan
         piutang usaha                   212.876.228                     -                    -          212.876.228

       Jumlah                            246.982.256                     -                    -          246.982.256




                                                           31 Desember 2022 (Diaudit)
                                                                             Dibebankan ke
                                                        Dikreditkan ke         Penghasilan
                                       1 Januari 2022      laba rugi         komprehensif lain      31 Desember 2022
                                             Rp               Rp                      Rp                   Rp

       Liabilitas imbalan pascakerja       40.933.432         (899.715)              (5.927.689)          34.106.028
       Penyisihan penurunan
         piutang usaha                     75.007.527     137.868.701                         -          212.876.228

       Jumlah                            115.940.959      136.968.986                (5.927.689)         246.982.256




                                                         - 34 -
Page 36
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

  15. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR

                                                                 30 Juni 2023        31 Desember 2022
                                                                (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                      Rp                     Rp
       Biaya Pelayanan Gedung                                      11.580.991.184         2.401.484.904
       Bunga atas utang bank (Catatan 11 dan 18)                    1.115.466.272         1.482.810.663
       Jasa manajemen                                                 723.081.892           204.004.179
       Utilitas                                                       503.333.956           655.787.792
       Bonus                                                          262.398.737           358.498.798
       Jasa profesional                                                         -           366.875.000
       Lain-lain                                                    1.502.116.601         1.332.420.145
       Total                                                       15.687.388.642         6.801.881.481



  16. UANG JAMINAN PENYEWA

      Uang jaminan penyewa jangka pendek dan jangka panjang merupakan uang yang diterima Grup sehubungan
      dengan penyewaan unit perkantoran.


  17. UANG MUKA PENJUALAN DAN PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA

      Uang muka penjualan

                                                                 30 Juni 2023        31 Desember 2022
                                                                (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                      Rp                    Rp
       Uang muka Penjualan
       Penjualan apartemen                                        97.656.501.132         94.062.481.982
       Penjualan kantor (Catatan 31)                              70.000.000.000         70.000.000.000
       Jumlah                                                    167.656.501.132        164.062.481.982
       Dikurang bagian jangka pendek                              (1.576.270.118)        (1.566.270.118)
       Bagian jangka panjang                                      166.080.231.014       162.496.211.864

      Uang muka penjualan merupakan uang muka atas penjualan apartemen dan unit perkantoran yang belum
      memenuhi kriteria untuk pengakuan pendapatan.

      Uang muka titipan pelanggan merupakan penerimaan dari calon pembeli yang masih dapat dibatalkan sewaktu-
      waktu.

      Uang muka penjualan merupakan uang muka atas penjualan apartemen dan unit perkantoran yang belum
      memenuhi kriteria untuk pengakuan pendapatan.

      Pendapatan diterima dimuka

                                                                 30 Juni 2023        31 Desember 2022
                                                                (Tidak Diaudit)          (Diaudit)
                                                                      Rp                    Rp

       Pendapatan sewa diterima dimuka                              6.732.066.167         7.913.796.065
       Bagian yang direalisasi dalam satu tahun                    (4.930.784.907)       (5.377.742.813)
       Bagian yang direalisasi lebih dari satu tahun               1.801.281.260          2.536.053.252

      Pendapatan sewa diterima dimuka merupakan uang muka sewa yang diterima dari penyewa.




                                                       - 35 -
Page 37
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

18.   UTANG BANK JANGKA PANJANG
                                                                       30 Juni 2023          31 Desember 2022
                                                                      (Tidak Diaudit)            (Diaudit)
                                                                            Rp                      Rp

       PT Bank ICBC Indonesia                                          278.708.333.231           285.905.982.801
       PT Bank Ina Perdana Tbk                                         225.000.000.000           207.200.000.000
       PT Bank Pan Indonesia Tbk                                        39.299.851.731            41.249.851.731
       Jumlah                                                          543.008.184.962           534.355.834.532
       Biaya transaksi yang belum diamortisasi                          (1.231.347.886)           (1.084.477.742)
       Bersih                                                          541.776.837.076           533.271.356.790
       Dikurangi:
       Jatuh tempo dalam satu tahun                                      (6.347.209.052)         (60.886.869.888)
       Bagian jangka panjang - bersih                                  535.429.628.024           472.384.486.902


      PT Bank ICBC Indonesia

      Pada tanggal 8 Oktober 2015 berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 7, dari Notaris Deni Thanur, S.E., S.H., M.Kn.,
      TMP, entitas anak memperoleh fasilitas kredit Fasilitas Pinjaman Tetap on Installment (PTI) dengan plafon
      maksimal sebesar Rp 400.000.000.000 dan sub limit fasilitas Letter of Credit (L/C) serta fasilitas Trust Receipt (TR)
      dengan plafon maksimal AS$ 6.000.000 dari PT Bank ICBC Indonesia, pihak ketiga, untuk pembangunan konstruksi
      proyek “Capital Square”. Fasilitas tersebut dikenakan tingkat suku bunga sebesar 12,5% per tahun.

      Perjanjian kredit tersebut telah beberapa kali diubah, terakhir pada tanggal 23 Juni 2023, berdasarkan Perubahan
      Perjanjian Kredit No. 018/ICBC-TCT/PTI/IV/2018/PR4, di mana PT Bank ICBC Indonesia telah setuju untuk
      melakukan restrukturisasi ketiga dengan perubahan jangka waktu fasilitas PTI sampai dengan 20 Februari 2026
      dengan tingkat suku bunga sebesar 10,5% per tahun (floating).

      Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:
      − HGB tanah atas nama TMP, entitas anak, seluas 12.969 m2 terletak di Jalan HR. Muhammad, Surabaya. Dari
         HGB yang dijaminkan tersebut telah diroya seluas 276 m2 yang diperuntukkan untuk pelebaran jalan.
      − Pembangunan yang akan datang dari Proyek Capital Square.
      − Fidusia atas tagihan yang sudah ada maupun yang akan ada di kemudian hari yang berasal dari proyek Capital
         Square.
      − Letter of Undertaking (LOU) dari PT Greenwood Sejahtera Tbk untuk menjamin pembayaran fasilitas utang dan
         cost overrun proyek.

      Perjanjian pinjaman mencakup beberapa persyaratan yang mengharuskan TMP, entitas anak, untuk:
      − Mempertahankan collateral leverage sebesar 250%;
      − Rasio utang terhadap ekuitas Maksimal 1,50x;
      − Mempertahankan ekuitas positif minimal Rp 500.600.000.000; dan
      − Financial covenant akan direview setiap 3 bulan sekali.

      Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, TMP telah mematuhi seluruh ketentuan perjanjian bank.

      PT Bank Pan Indonesia Tbk

      Pada bulan September 2012, SGK, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Pan Indonesia Tbk
      dengan jumlah maksimum sebesar Rp 120.000.000.000 yang terbagi atas:
      1. Pinjaman jangka panjang dengan jumlah maksimum sebesar Rp 42.249.851.731. Jangka waktu pinjaman
         sampai dengan bulan September 2027 dan harus dikembalikan dengan cicilan bulanan dengan tingkat bunga
         9% per tahun (floating).
      2. Pinjaman Rekening Koran dengan jumlah maksimum sebesar Rp 15.000.000.000. Jangka waktu pinjaman 12
         bulan sampai dengan September 2023 (Catatan 11).

      Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan :
      − Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) atas tanah dan bangunan (Hotel Holiday Inn), hasil pecahan SHGB
         No. 6127, Proyek Emporium Pluit di Jl. Pluit Selatan No. 1, Jakarta Utara, dengan nilai hak tanggungan sebesar
         Rp 144.000.000.000 (Catatan 9).
      − Fiduciaire Eigendomsoverdracht (FEO) mesin dan peralatan Hotel Holiday Inn di Jl. Pluit Selatan No. 1, Jakarta
         Utara dengan nilai Rp 50.000.000.000 (Catatan 9).

      Perjanjian pinjaman mencakup persyaratan tertentu untuk tidak melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis
      terlebih dahulu dari pihak bank, antara lain membatasi hak SGK untuk mengadakan merger, akuisisi, konsolidasi,
      menjual, mengalihkan, menyewakan atau melepaskan harta kekayaan SGK kecuali untuk transaksi-transaksi yang
      umum, mengubah anggaran dasar dan susunan direksi dan komisaris serta pemegang saham; menjaminkan harta


                                                          - 36 -
Page 38
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      kekayaan; mengajukan permohonan kepailitan; mendapat pinjaman uang atau kredit dari pihak lain; memberikan
      pinjaman kepada pihak lain, termasuk tetapi tidak terbatas pada direksi, komisaris, pemegang saham, entitas anak
      dan/atau perusahaan afiliasinya; melakukan pembagian dividen; serta mengadakan penyertaan investasi pada
      perusahaan lain.

      Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, SGK telah mematuhi seluruh ketentuan perjanjian bank.

      PT Bank INA Perdana Tbk

      Berdasarkan akta Perjanjian Kredit No. 11 tanggal 27 April 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman
      “Refinancing” pada tanggal 27 April 2022 dengan jumlah pokok yang tidak lebih dari Rp 250.000.000.000. Fasilitas
      tersebut dikenakan tingkat suku bunga sebesar 9% per tahun yang dihitung dari jumlah baki debet (outstanding)
      fasilitas pinjamannya dengan ketentuan tingkat bunga tersebut dapat berubah dan akan ditinjau setiap saat oleh
      Bank (floating rate). Jangka waktu fasilitas maksimum fasilitas pinjaman yaitu selama 4 (empat) tahun termasuk
      Masa Tenggang Waktu dan Jangka Waktu Penarikan yang dimulai sejak tanggal Perjanjian sampai dengan Tanggal
      Akhir. Jangka Waktu Penarikan selama 18 (delapan belas) bulan sejak tanggal perjanjian.

      Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:
      − 41 Unit kantor TCC Batavia Tower 1 di Jalan K.H. Mas Mansyur Kav. 126, Kel. Karet Tengsin, Kec. Tanah
         Abang, Jakarta Pusat, atas nama PT Greenwood Sejahtera Tbk dengan total luas 10.039 m2.

      Perjanjian pinjaman mencakup persyaratan tertentu untuk tidak melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan tertulis
      terlebih dahulu dari pihak bank, antara lain melakukan penarikan modal disetor, mengubah anggaran dasar, struktur
      modal, pemegang saham dan pengurus, mengubah usaha dan badan hukum, mengajukan permohonan kepailitan
      atau penundaan kewajiban pembayaran hutang, membubarkan perusahaan serta melakukan penggabungan
      usaha, pengambilalihan usaha, pemisahan atau peleburan usaha, memberikan pinjaman kepada pihak lain,
      memperoleh pinjaman uang atau kredit baru dari pihak lain, menggadaikan dan mengalihkan saham, bertindak
      sebagai penjamin dengan mengikatkan diri sebagai penjamin hutang, memberikan garansi atau menjamin harta
      kekayaan untuk kepentingan pihak lain, menjual dan menyewakan aset, mengalihkan usaha, mengalihkan usaha
      kepada pihak lain, mengadakan penyertaan modal dan investasi di perusahaan lain, melakukan pembayaran baik
      pokok, bunga maupun pembayaran lain atas hutang Pemegang Saham, melakukan pembelian harta tetap
      sepanjang tidak mempengaruhi kewajiban Perusahaan kepada Bank, melakukan pembayaran dipercepat atas
      suatu hutang yang belum jatuh tempo, kecuali berhubungan dengan kegiatan usaha Perusahaan dan tidak
      mempengaruhi kewajiban Perusahaan kepada Bank, melakukan transaksi tidak wajar dengan pihak lain termasuk
      kepada perusahaan afiliasi atau kepada Pemegang Saham dan harus berdasarkan praktek dan kebiasaan usaha
      serta prinsip perdagangan yang bebas, mengalihkan dan menyewakan jaminan.

      Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah mematuhi seluruh ketentuan perjanjian bank.


 19. ESTIMASI LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

      Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, Perusahaan mencatat liabilitas imbalan pascakerja berdasarkan
      perhitungan yang dilakukan oleh KKA Tubagus Syafrial & Amran Nangasan, Aktuaris Independen, masing-masing
      tertanggal 27 Februari 2023 dan 13 April 2022, di mana disusun menggunakan metode aktuarial “Projected Unit
      Credit” dan asumsi-asumsi utama sebagai berikut:

                                               31 Desember 2022
       Tingkat pensiun normal                       55-56 tahun
       Tingkat diskonto per tahun                 7,10% - 7,22%
       Tingkat kenaikan gaji per tahun            8,00%-10,00%
       Tingkat mortalitas                            TMV 2019
       Tingkat cacat                            10 % TMI IV (2019)
       Tingkat pengunduran diri             5% pada umur 26 tahun
                                               dan menurun secara
                                             linier sampai 0% pada
                                                  umur 56 tahun




                                                        - 37 -
Page 39
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti adalah sebagai berikut:
                                                                        30 Juni 2023         31 Desember 2022
                                                                       (Tidak Diaudit)           (Diaudit)
                                                                             Rp                     Rp

       Saldo awal                                                           7.280.698.441             8.837.012.302
       Beban imbalan kerja karyawan
         tahun berjalan (Catatan 26)                                         618.241.317               264.483.611
       Beban imbalan pasti yang
         diakui dalam penghasilan komprehensif lain                           (25.697.581)         (1.275.003.763)
       Pembayaran imbalan kerja                                                         -            (545.793.709)

       Jumlah                                                               7.873.242.177             7.280.698.441

      Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas tersebut di atas cukup untuk memenuhi ketentuan yang berlaku.

      Tabel berikut menyajikan sensitivitas atas kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar, dengan variabel lain
      dianggap tetap, terhadap kewajiban imbalan pascakerja dan beban jasa kini, pada tanggal 31 Desember 2022:

                                                               31 Desember 2022
                                                    Kewajiban imbalan   Beban jasa kini dan
                                                       pascakerja           beban bunga
       Tingkat diskonto
         Kenaikan 1%                                       6.776.959.209             588.463.151
         Penurunan 1%                                      7.847.516.642             717.856.996

       Tingkat kenaikan gaji per tahun
         Kenaikan 1%                                      7.801.090.833              712.864.027
         Penurunan 1%                                     6.806.645.329              591.427.712

      Analisis sensitivitas disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam liabilitas imbalan
      pasti mengingat bahwa perubahan asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain karena beberapa asumsi
      tersebut mungkin berkorelasi.


 20. MODAL SAHAM

      Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 berdasarkan laporan
      yang disusun oleh PT Adimitra Jasa Korpora, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                                          30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
       Nama Pemegang Saham                                 Jumlah                 Persentase            Jumlah Modal
                                                           Saham                  Kepemilikan               Disetor
                                                                                        %                     Rp

       PT Prima Permata Sejahtera                           4.387.657.776                     56,25          438.765.777.600
       PT Kencana Graha Nusamandiri                         1.813.102.224                     23,24          181.310.222.400
       Ang Andri Pribadi - Komisaris Utama                        969.000                      0,01               96.900.000
       Masyarakat umum
        (masing-masing dibawah 5%)                          1.599.031.000                     20,50          159.903.100.000

       Jumlah                                               7.800.760.000                    100,00          780.076.000.000


 21. CADANGAN UMUM

      Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 188 tanggal
      30 Juni 2023 dari Buntario Tigris Darmawa NG, Sarjana Hukum, Sarjana Ekonomi, Magister Hukum, notaris di
      Jakarta Pusat, pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk membentuk cadangan umum sebesar
      Rp 5.000.000.000.




                                                            - 38 -
Page 40
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

      Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana dinyatakan dalam Akta No. 64 tanggal
      29 Juli 2022 dari R.F. Limpele, Sarjana Hukum, notaris di Jakarta Pusat, pemegang saham Perusahaan menyetujui
      untuk membentuk cadangan umum sebesar Rp 5.000.000.000.


 22. KEPENTINGAN NONPENGENDALI

      Kepentingan nonpengendali atas aset bersih Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2023            31 Desember 2022
                                                                 (Tidak Diaudit)              (Diaudit)
                                                                       Rp                        Rp

       a. Kepentingan nonpengendali atas
            Aset bersih Entitas Anak
          PT Sentra Graha Kencana (SGK)                             33.826.255.825           34.093.032.272
          PT Prakarsa Nusa Cemerlang (PNC)                          24.961.628.000           25.415.667.142
          PT Trisakti Makmur Persada (TMP)                             (61.145.482)             (61.124.179)
          Jumlah                                                    58.726.738.343            59.447.575.235

      Kepentingan Nonpengendali atas Laba (Rugi) Komprehensif Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2023              30 Juni 2022
                                                                 (Tidak Diaudit)           (Tidak Diaudit)
                                                                       Rp                        Rp

       b. Kepentingan nonpengendali atas
            Laba (Rugi) bersih Entitas Anak
          PT Prakarsa Nusa Cemerlang (PNC)                             (454.039.142)            (199.274.640)
          PT Sentra Graha Kencana (SGK)                                (264.319.985)            (350.461.544)
          PT Trisakti Makmur Persada (TMP)                                  (21.297)                 (21.862)
          Jumlah                                                       (718.380.424)            (549.758.046)


 23. PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA

      Rincian penjualan dan pendapatan usaha adalah sebagai berikut:

                                                                     30 Juni 2023              30Juni 2022
                                                                    (Tidak Diaudit)           (Tidak Diaudit)
                                                                          Rp                        Rp
        Pendapatan:
          Sewa                                                          4.286.667.046            4.640.119.227
          Hotel                                                        21.957.171.085           16.149.995.489
          Jumlah                                                       26.243.838.131           20.790.114.716
        Jumlah                                                         26.243.838.131           20.790.114.716


      Pendapatan dari pelanggan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan dan pendapatan untuk periode 30 Juni 2023
      dan 2022 adalah pendapatan sewa dari PT Meindo Elang Indah masing-masing sebesar Rp 2.062.170.362 dan
      Rp 2.386.955.732.

      Tidak terdapat penjualan dan pendapatan usaha yang diperoleh dari pihak berelasi.




                                                       - 39 -
Page 41
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

 24. BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG

      Rincian beban pokok penjualan dan beban langsung adalah sebagai berikut:

                                                                 30 Juni 2023        30 Juni 2022
                                                                (Tidak Diaudit)     (Tidak Diaudit)
                                                                      Rp                  Rp
       Beban langsung:
         Penyusutan (Catatan 9)                                     5.190.055.991      5.151.364.296
         Gaji dan tunjangan                                         2.074.393.345      1.658.367.264
         Utilitas                                                   1.790.430.371      1.611.916.709
         Lain-lain                                                  4.427.503.533      2.542.363.915
       Jumlah                                                      13.482.383.240     10.964.012.184



 25. BEBAN PENJUALAN

                                                                 30 Juni 2023        30 Juni 2022
                                                                (Tidak Diaudit)     (Tidak Diaudit)
                                                                      Rp                  Rp
       Komisi                                                        203.818.247         114.836.822
       Gaji dan tunjangan                                             81.088.172       2.170.942.006
       Penyusutan (Catatan 9)                                         51.168.789          63.831.060
       Iklan dan promosi                                              31.308.800          46.204.000
       Lain-lain                                                     831.476.388         435.757.222
       Jumlah                                                       1.198.860.396      2.831.571.110



26.   BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                 30 Juni 2023        30 Juni 2022
                                                                (Tidak Diaudit)     (Tidak Diaudit)
                                                                      Rp                  Rp

       Gaji dan tunjangan                                         23.085.414.598     21.647.675.696
       Sewa dan jasa layanan                                       9.662.450.077      2.968.976.929
       Biaya konversi pembangunan rumah Susun                      6.332.055.836                  -
       Jasa manajemen (Catatan 31)                                 2.192.874.732      1.670.920.043
       Jasa keamanan                                               1.408.368.078      1.234.996.404
       Perbaikan dan pemeliharaan                                  1.352.903.216         806.733.522
       Penyusutan (Catatan 9)                                      1.177.687.341       1.169.302.568
       Beban kantor                                                  984.719.785       1.366.124.540
       Jasa profesional                                              878.539.644         446.553.040
       Utilitas                                                      777.318.568         689.612.290
       Imbalan pascakerja (Catatan 19)                               618.241.317         444.383.942
       Asuransi                                                      379.068.059         274.168.616
       Lain-lain                                                   2.755.214.126       2.341.952.182

       Jumlah                                                     51.604.855.377     35.061.399.772




                                                     - 40 -
Page 42
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

 27. PENGHASILAN BUNGA

                                                                    30 Juni 2023            30 Juni 2022
                                                                   (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                         Rp                      Rp
       Deposito berjangka                                              1.570.638.019            567.644.306
       Jasa giro                                                          83.323.012            102.414.864
       Jumlah                                                          1.653.961.031            670.059.170



 28. LABA PER SAHAM

                                                                    30 Juni 2023            30 Juni 2022
                                                                   (Tidak Diaudit)         (Tidak Diaudit)
                                                                         Rp                      Rp
       Laba
       Laba bersih yang dapat diatribusikan
         kepada pemilik entitas induk                                 31.314.467.574         41.743.243.676
       Jumlah Saham
       Jumlah rata-rata tertimbang saham
         untuk tujuan perhitungan laba
         bersih per saham dasar                                        7.800.760.000          7.800.760.000

       Laba Per Saham Dasar                                                      4,01                    5,35


      Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, Perusahaan tidak memiliki efek berpotensi saham biasa yang
      bersifat dilutif.


 29. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

      a. PT Kencana Graha Nusamandiri dan PT Prima Permata Sejahtera adalah pemegang saham utama
         Perusahaan.

      b. PT Karya Multi Makmur adalah pemegang saham minoritas entitas anak, SGK.

      c. Pihak berelasi yang merupakan entitas yang dikendalikan personil manajemen kunci Perusahaan:
         − PT Langgeng Gemilang Sejahtera
         − PT Graha Tunasmekar

      d. Pihak berelasi yang merupakan entitas asosiasi Perusahaan:
         − PT Arah Sejahtera Abadi
         − PT Briliant Sakti Persada
         − PT Pluit Propertindo
         − PT Manggala Gelora Perkasa
         − PT Citra Gemilang Nusantara

      Transaksi-transaksi dengan Pihak Berelasi

      Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi tertentu dengan pihak berelasi, yang meliputi antara lain:

           a.   Sejak tahun 2013, Perusahaan mengadakan perjanjian pengelolaan Perkantoran TCC Batavia - Tower 1
                dengan PT Langgeng Gemilang Sejahtera. Perjanjian ini telah diperpanjang sampai dengan 16 September
                2020. Sampai dengan penerbitan laporan keuangan perpanjangan perjanjian masih dalam proses.

           b. Pada tanggal 7 Januari 2009, ASA, entitas asosiasi, mengadakan perjanjian jasa konsultasi manajemen
                dengan PNC, entitas anak, untuk memberi jasa konsultasi manajemen. Perjanjian ini telah diperpanjang
                beberapa kali terakhir pada tanggal 13 April 2023 yang berlaku sampai dengan 31 Desember 2023.

           c.   Perusahaan menerima dividen dari CGN, entitas asosiasi, akan tetapi bagian Perusahaan atas rugi CGN
                sudah melebihi kepentingannya, maka Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi lebih
                lanjut (berdasarkan PSAK No. 15). Dividen yang sudah diterima oleh Perusahaan disajikan pada akun
                "Utang Pihak Berelasi". Saldo pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar
                Rp 20.543.832.200 dan Rp 19.393.832.200. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 terdapat

                                                       - 41 -
Page 43
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

                  pengembalian modal saham sebesar Rp 1.150.000.000 dan Rp 2.300.000.000 oleh CGN yang dicatat
                  sebagai “Utang pihak berelasi”.

           d.     Piutang lain-lain dari PT Karya Multi Makmur sebesar Rp 73.125.000 pada 31 Desember 2022.


 30. INFORMASI SEGMEN

      Grup menetapkan segmen berdasarkan unit usahanya secara terpisah guna keperluan pengambilan keputusan
      mengenai alokasi sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dievaluasi berdasarkan laba atau rugi operasi
      dan diukur secara konsisten dengan laba atau rugi operasi pada laporan keuangan konsolidasian.

      Segmen Usaha

      Grup melakukan kegiatan usaha sebagai berikut

      I.   Penjualan dan pendapatan sewa
           − Apartemen
           − Perkantoran

      II. Pendapatan
          − Hotel

      Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:

                                                                                    30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                                                                                                     Tidak dapat
                                     Perkantoran          Apartemen               Hotel              dialokasikan         Eliminasi         Konsolidasian
                                         Rp                  Rp                    Rp                     Rp                 Rp                 Rp
      Penjualan dan pendapatan
       usaha                           4.055.398.316       231.268.730         21.957.171.085                       -                   -     26.243.838.131

      Hasil
       Hasil segmen                    4.055.398.316       231.268.730          8.474.787.845                       -                   -     12.761.454.891

      Beban penjualan                     (76.163.606)     (495.469.020)         (467.598.159)          (159.629.611)                   -      (1.198.860.396)
      Beban umum dan administrasi     (36.511.043.922)     (793.205.167)       (7.162.343.583)        (7.138.262.705)                   -     (51.604.855.377)
      Beban pajak final                  (394.257.647)      (62.606.518)          (19.619.778)                     -                    -        (476.483.943)
      Bagian laba bersih
       entitas asosiasi                84.300.618.433                -                      -                      -                    -      84.300.618.433
      Pendapatan bunga                  1.580.678.870       28.348.324                      -             44.933.837                    -       1.653.961.031
      Beban bunga dan keuangan        (10.187.706.915)      (1.293.304)        (2.015.411.299)          (171.489.110)                   -     (12.375.900.628)
      Keuntungan (kerugian)
       lainnya - neto                    707.223.040        25.616.378                       -        (3.196.686.279)                   -      (2.463.846.861)

      Laba (rugi) sebelum pajak       43.474.746.569     (1.067.340.577)       (1.190.184.974)       (10.621.133.868)                   -     30.596.087.150

      LAPORAN POSISI KEUANGAN
      Aset segmen                   5.165.656.460.565    63.938.617.756    124.736.707.790        1.486.237.626.302     1.002.592.223.568   7.843.161.635.981
      Liabilitas segmen               256.241.986.296     8.736.281.773     48.402.407.456          455.637.588.361        16.930.667.090     785.948.930.976
      Informasi Lainnya
        Penyusutan                     1.124.578.036           112.486          5.198.331.241             95.890.358                    -      6.418.912.121


                                                                                    30 Juni 2022 (Tidak Diaudit)
                                                                                                     Tidak dapat
                                     Perkantoran          Apartemen               Hotel              dialokasikan         Eliminasi         Konsolidasian
                                         Rp                  Rp                    Rp                     Rp                 Rp                 Rp
      Penjualan dan pendapatan
       usaha                           4.405.481.043       234.638.184         16.149.995.489                       -                   -     20.790.114.716

      Hasil
       Hasil segmen                    4.405.481.043       234.638.184          5.185.983.305                       -                   -      9.826.102.532

      Beban penjualan                        (143.750)      (11.371.909)         (364.254.035)        (2.455.801.416)                   -      (2.831.571.110)
      Beban umum dan administrasi     (22.375.794.889)     (534.611.146)       (4.097.265.649)        (8.053.728.088)                   -     (35.061.399.772)
      Beban pajak final                  (393.873.067)      (23.463.816)          (16.897.400)                     -                    -        (434.234.283)
      Bagian laba bersih
       entitas asosiasi               74.857.571.498                  -                     -                      -                    -     74.857.571.498
      Pendapatan bunga                   594.788.205          1.198.491                     -             74.072.474                    -        670.059.170
      Beban bunga dan keuangan        (1.264.432.314)        (1.784.680)       (2.377.325.457)          (509.219.495)                   -     (4.152.761.946)
      Keuntungan (kerugian)
       lainnya - neto                  (1.713.684.615)      10.078.971            23.005.165                 320.020                    -      (1.680.280.459)

      Laba (rugi) sebelum pajak       54.109.912.111       (325.315.905)       (1.646.754.071)       (10.944.356.505)                   -     41.193.485.630

      LAPORAN POSISI KEUANGAN
      Aset segmen                   4.936.923.397.110    65.961.507.510    138.606.240.892        1.316.293.741.376     1.220.094.458.946   7.677.879.345.834
      Liabilitas segmen               104.757.126.087    10.927.868.034     58.049.693.706          449.147.535.694        18.599.847.714     641.482.071.235
      Informasi Lainnya
        Penyusutan                     1.135.910.581          2.360.834         5.155.059.796             91.166.712                    -      6.384.497.923




                                                                      - 42 -
Page 44
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

 31. IKATAN

      a. Akta Kesepakatan Bersama II No. 138 tanggal 24 Agustus 2009 yang dibuat di hadapan Buntario Tigris, S.H.,
         S.E., M.H., notaris di Jakarta, oleh dan antara Ny. Betty Donna Christina Siahaan (Betty) dan Tn. DR. Tunggul
         Simanjuntak (Tunggul) (yang dalam hal ini bertindak masing-masing sebagai pemegang dan pemilik hak atas
         seluruh saham sejumlah 50.000 lembar dalam PT Sinar Bonana Jaya (SBJ)) dan PT Kawasan Industri
         Jababeka Tbk (KIJA) dengan Perusahaan. Betty dan Tunggul setuju dan sepakat untuk menjual seluruh saham
         dan tagihan yang dimiliki oleh mereka terhadap SBJ kepada Perusahaan dan/atau pihak lain yang ditunjuk oleh
         Perusahaan dengan harga penjualan masing masing sebesar Rp 5.000.000.000 dan Rp 17.500.000.000. KIJA
         setuju dan sepakat untuk menjual tagihan miliknya terhadap SBJ kepada Perusahaan dan/atau pihak lain yang
         ditunjuk oleh Perusahaan sebesar Rp 50.000.000.000. Pembayaran oleh Perusahaan kepada Betty dan Tunggul
         dilakukan secara bertahap sebanyak 8 kali (dalam PPJB No. 139 tanggal 24 Agustus 2009, pembayaran
         dilakukan 7 kali, dimana pada pembayaran ketiga dilakukan secara 2 tahap) sesuai dengan pemenuhan kondisi
         tertentu oleh pihak Betty dan Tunggul. Sedangkan pembayaran kepada KIJA dilakukan secara bertahap
         sebanyak 5 kali sesuai dengan pemenuhan kondisi tertentu oleh pihak KIJA.

           Pada tanggal 15 Desember 2014, Betty dan Tunggul (Pemohon) mengajukan Permohonan Arbitrase
           No. 640/XII/ARB-BANI/2014 melawan Perusahaan (Termohon) dan Buntario Tigris, SH., S.E., M.H. (selaku turut
           Termohon) di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), untuk melakukan pembatalan perjanjian pengikatan
           jual beli saham dan tagihan PT Sinar Bonana Jaya (SBJ) yang dinyatakan dalam Akta No. 139 tanggal 24
           Agustus 2009. Perkara ini telah diputus oleh Mahkamah Arbitrase BANI pada tanggal 4 Februari 2016 dengan
           putusan menolak seluruhnya permohonan Pemohon. Dengan demikian, Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham
           dan Tagihan PT SBJ antara Perusahaan dengan Betty dan Tunggul dinyatakan sah dan masih mengikat kedua
           belah pihak.

           Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, Perusahaan telah membayar sebesar
           Rp 2.850.000.000 kepada Betty dan Tunggul, yang dicatat pada akun piutang lain-lain sebesar Rp 350.000.000
           dan akun uang muka investasi sebesar Rp 2.500.000.000 dan sebesar Rp 2.500.000.000 kepada KIJA yang
           dicatat sebagai bagian piutang lain-lain.

      b. Pada 27 Oktober 2003, PNC mengadakan perjanjian jual beIi dengan PT Graha Tunasmekar selaku pemilik
         tunggal yang sah dan memiliki hak penuh untuk unit yang sedang dibangun, dan merupakan kontraktor dan
         pengembang rumah susun apartemen “The Peak di Sudirman” (The Peak) yang telah diubah dengan adendum
         pada tanggal 2 Desember 2004.

      c. Grup mengadakan perjanjian dengan beberapa bank dalam rangka penyediaan fasilitas kredit kepada pembeli
         untuk pemilikan perkantoran dan apartemen milik Grup sebagai berikut:
          1. Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama pemberian fasilitas kredit kepemilikan perkantoran (KPK)
              dengan PT Bank Central Asia Tbk.
          2. TMP mengadakan perjanjian kerjasama pemberian fasilitas kredit kepemilikan apartemen (KPA) dengan
              PT Bank Central Asia Tbk.

           Dalam perjanjian kerjasama tersebut, Grup menjamin pembayaran jumlah yang terutang atas pembelian unit
           perkantoran dan unit apartemen oleh pembeli kepada bank – bank pemberi KPK dan KPA melalui penempatan
           dana pada bank yang bersangkutan (Catatan 10). Penjaminan ini berlaku sampai dengan Akta Jual beli (AJB)
           dan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) atas unit perkantoran dan unit apartemen tersebut
           ditandatangani.

      d. Pada tahun 2012, SGK mengadakan perjanjian kerja sama dengan Intercontinental Hotel Group
         (PT SC Hotels & Resorts Indonesia) untuk pengawasan, pengarahan dan untuk mengelola Hotel Holiday Inn
         Express. Perjanjian ini berlaku selama 15 tahun. SGK diwajibkan untuk membayar:
           1. Biaya dasar manajemen sebesar persentase tertentu dari pendapatan kotor hotel.
           2. Biaya insentif manajemen sebesar persentase tertentu dari laba operasi kotor yang telah disesuaikan
              (AGOP).

           Pada periode 30 Juni 2023 dan 2022, beban jasa manajemen masing-masing sebesar Rp 2.192.874.732 dan
           Rp 1.670.920.043 dicatat sebagai bagian dari beban umum dan administrasi (Catatan 26).

      e. Pada tanggal 30 Juli 2013 dengan addendum tertanggal 11 April 2014, TMP, entitas anak, melakukan transaksi
         pembelian tanah dengan PT Equator Paradise, dengan penandatanganan surat pesanan dan/atau Perjanjian
         Pengikatan Jual Beli atas unit-unit kantor oleh PT Eastern Star Capital (ESC), segera setelah didirikannya
         proyek Capital Square, proses balik nama keatas nama TMP dan setelah mendapatkan Izin Mendirikan
         Bangunan. Atas perjanjian ini, TMP, entitas anak, mencatat utang sebesar Rp 70.000.000.000 yang disajikan
         sebagai bagian dari uang muka penjualan (Catatan 17).

      f.   Pada tanggal 19 November 2019, berdasarkan hasil pembahasan perhitungan nilai konversi sesuai dengan
           Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 112 Tahun 2019, tentang Tata Cara Pemenuhan Kewajiban
           Pembiayaan dan Pembangunan Rumah Susun Murah/Sederhana Melalui Konversi oleh para Pemegang Izin
           Pemanfaatan Ruang, Perusahaan sebagai pemegang Izin Pemanfaatan Ruang telah menyepakati jumlah nilai
           konversi sebesar Rp 42.260.447.250 melalui Surat Pernyataan No. 8 tanggal 4 Juni 2021. Nilai konversi


                                                        - 43 -
Page 45
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

         didasarkan oleh Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pada tahun 2019 sebesar Rp 55.923.000/m2 dan luas lahan
         yang ditunjuk oleh Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah (SIPPT) sebesar +/- 24.173 m2. Selanjutnya,
         berdasarkan Surat dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Daerah Khusus
         Ibukota Jakarta No. 32/C.47/31.71.07.1003.04.005.K.1.a.b/1/- 1.711.32/2021 tanggal 21 Oktober 2021
         memutuskan memberikan izin prinsip konversi kepada Perusahaan sebesar nilai konversi melalui
         pembangunan fasilitas publik dalam bentuk Pembangunan Rumah Susun Kampung Akuarium Tahap Dua, yang
         meliputi biaya KJPP dan Konsultan Manajemen untuk Blok A, E dan C, Konstruksi Blok A dan E serta konstruksi
         lansekap, di mana konstruksi pembangunan Blok A dan E diselesaikan paling lambat pada tanggal 20 Juni 2022
         dan serah terima kepada Walikota Jakarta Utara paling lambat bulan Oktober 2022 melalui Berita Acara Serah
         Terima.

         Pada tanggal 14 Maret 2022, berdasarkan Surat No. 024-002/GWS-TCC/DIR/III/2022, Perusahaan melakukan
         permohonan untuk membangun satu Blok terlebih dahulu atas Rumah Susun Kampung Akuarium, hal tersebut
         dikarenakan sesuai dengan Surat No. 025-002/GWS-TCC/DIR/III/2022 tanggal 18 Maret 2022 sehubungan
         dengan kesanggupan Perusahaan untuk mendanai pembangunan konstruksi pembangunan Rumah Susun
         Kampung Akuarium sebesar Rp 21.500.000.000.

         Berdasarkan Surat No. 1105/-1.796.32 tanggal 23 Maret 2022 dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dinas
         Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Perusahaan diminta untuk segera menerbitkan Surat
         Kerjasama dengan PT Prosys Eka Persada sebagai Manajemen Konstruksi dan penunjukkan penyedia jasa
         konstruksi dengan PT Totalindo Eka Persada.

         Selanjutnya, pada tanggal 5 Oktober 2022 berdasarkan surat No. 076-012/GWS- RKA/DIR/X/2022, Perusahaan
         mengajukan permohonan perubahan tanggal penyerahan fisik bangunan dalam izin prinsip kepada Dinas
         Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta. Dan pada tanggal 13 Oktober 2022, Dinas
         Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan surat keputusan No.
         43/C.47/31.71.07.1003.04.005.K.1.a.b/1/-.711.32/202 tentang perpanjangan izin prinsip pelaksanaan bentuk
         konversi, dimana konstruksi pembangunan diselesaikan paling lambat Februari 2023 dan serah terima kepada
         Walikota Jakarta Utara paling lambat April 2023. Selanjutnya, atas izin prinsip yang telah berakhir tersebut,
         Perusahaan mengirimkan Surat No. 042-008/GWS-RKA/PRO/III/2023 tanggal 28 Maret 2023 sehubungan
         dengan permohonan perubahan tanggal penyerahan fisik bangunan dalam izin prinsip pelaksanaan bentuk
         konversi kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta.

         Perusahaan sudah memulai proses konstruksi pembangunan Rumah Susun Kampung Akuarium.
         Pembangunan Rumah Susun Kampung Akuarium dilaksanakan oleh kontraktor yang penyelesaiannya
         berdasarkan progress proyek serta nilai proyek tersebut nilainya akan diverifikasi oleh pihak KJPP. (Manajemen
         Konstruksi yang ditunjuk oleh Pemerintah Daerah).


 32. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN

      Selain dari piutang usaha dan utang bank jangka panjang, seluruh jumlah tercatat aset dan liabilitas keuangan yang
      diakui di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, telah
      mendekati nilai wajarnya karena merupakan instrumen keuangan yang berjangka pendek.

      Jumlah tercatat piutang lain-lain, aset lainnya, uang jaminan penyewa, utang bank jangka panjang dan utang pihak
      berelasi diakui berdasarkan arus kas masa depan yang didiskontokan dengan tingkat bunga pasar yang
      mencerminkan risiko kredit dengan mengacu pada instrumen keuangan yang serupa. Dengan demikian, jumlah
      tercatat utang tersebut juga telah mendekati nilai wajarnya.


 33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

      Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan
      Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber daya keuangan
      yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk mengelola risiko mata uang asing,
      risiko kredit, risiko likuiditas dan risiko suku bunga. Grup beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh
      Direksi.

      I. Manajemen risiko mata uang asing

         Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi dalam mata uang selain mata uang fungsional dari
         Grup yang terutama disebabkan karena volatilitas atau fluktuasi nilai tukar mata uang asing tersebut. Volatilitas
         ini menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban yang mempengaruhi pendapatan dan beban Grup.

         Kebijakan Grup adalah melakukan pengelolaan dengan cara penyeimbangan arus kas dari aktivitas operasi dan
         pendanaan dalam mata uang yang sama.

         Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah, demikian juga dengan pembukuannya.

                                                         - 44 -
Page 46
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

          Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mempunyai aset dan liabilitas moneter dalam mata
          uang asing sebagai berikut:

                                                                  30 Juni 2023                    31 Desember 2022
                                                                 (Tidak Diaudit)                       (Diaudit)
                                                         Mata Uang         Ekuivalen        Mata Uang        Ekuivalen
                                                           Asing              Rp              Asing              Rp

              Aset Moneter
              Kas dan setara kas                  US$      785.042       11.796.040.390        782.124      12.303.590.757
              Jumlah aset                                                11.796.040.390                     12.303.590.757

              Liabilitas Moneter
              Utang usaha kepada
                pihak ketiga                      US$          900           13.523.400            900           14.157.900
                                                 EURO        6.300          103.155.224          6.300         105.289.569
              Jumlah Liabilitas Moneter                                     116.678.624                        119.447.469
              Jumlah Aset Neto Moneter                                   11.679.361.766                     12.184.143.288


          II. Manajemen risiko kredit

                Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya yang
                mengakibatkan kerugian bagi Grup.

                Risiko kredit Grup terutama melekat pada rekening bank, deposito berjangka, piutang usaha dan lain-lain.
                Grup menempatkan saldo bank dan deposito berjangka pada institusi keuangan yang layak serta terpercaya.
                Grup meminimalisasi risiko kredit atas piutang usaha yang timbul dari pembeli properti dengan mengenakan
                denda atas keterlambatan pembayaran, pembatalan penjualan dengan denda pembatalan dan apabila
                penjualan belum dilunasi tidak dilakukan serah terima unit yang dijual sehingga dapat dilakukan penjualan
                kembali properti dengan dikenakan klaim atas kerugian yang timbul dari penjualan kembali tersebut. Untuk
                risiko kredit yang timbul dari penyewa properti investasi dilakukan dengan cara meminta penyewa untuk
                memberikan deposit dalam bentuk tunai atau bank garansi untuk sewa selama 3 bulan, serta membayar
                uang muka sewa sebelum masa sewa berlaku.

                Grup memiliki kebijakan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan dengan
                meminimalkan kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Karena itu, Grup memiliki kebijakan untuk
                memastikan transaksi dilakukan dengan pelanggan yang memiliki sejarah dan reputasi kredit yang baik.
                Manajemen melakukan pengawasan secara terus menerus untuk mengurangi eksposur risiko kredit. Piutang
                usaha atas penjualan perkantoran dan apartemen Grup pada tanggal pelaporan sebagian besar merupakan
                selisih pengakuan pendapatan setelah dikurangi dengan bagian yang telah dibayar oleh pembeli sehingga
                pembayarannya belum jatuh tempo.

       III.     Manajemen risiko likuiditas

                Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada direksi, yang telah membangun kerangka
                manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen likuiditas dan pendanaan jangka
                pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan
                simpanan, fasilitas bank dan fasilitas pinjaman cadangan dengan terus menerus memonitor perkiraan dan
                arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo liabilitas keuangan.

                Tabel risiko likuiditas dan suku bunga

                Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan nonderivatif dengan periode
                pembayaran yang disepakati Grup. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang tidak terdiskontokan dari
                liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Grup dapat diminta untuk membayar. Tabel
                mencakup arus kas bunga dan pokok. Sepanjang arus bunga tingkat mengambang jumlah tidak
                didiskontokan berasal dari kurva suku bunga pada akhir periode pelaporan. Jatuh tempo kontrak didasarkan
                pada tanggal terawal di mana Grup mungkin akan diminta untuk membayar.




                                                           - 45 -
Page 47
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

                                                                                                      30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
                                      Tingkat bunga
                                         efektif           Kurang dari
                                                                                  1 - 3 bulan             3 bulan - 1 tahun          1 - 5 tahun         Di atas 5 tahun           Jumlah
                                        rata-rata            1 bulan
                                       tertimbang
                                           Rp                  Rp                    Rp                         Rp                       Rp                     Rp                   Rp
             Tanpa bunga
             Utang usaha
              Pihak ketiga                            -                  -       15.241.319.011                            -             13.283.601                         -    15.254.602.612
             Utang lain-lain kepada
               pihak ketiga                           -                  -                        -         2.533.821.145                            -                      -     2.533.821.145
             Biaya yang masih
               harus dibayar                          -                  -       15.687.388.642                            -                         -                      -    15.687.388.642
             Uang jaminan
               penyewa                                -                  -         553.255.370                             -          2.478.409.662                         -     3.031.665.032

             Instrumen tingkat
               bunga variabel
             Utang bank jangka
               pendek                              9,00%                 -                        -                        -          3.567.502.514                         -     3.567.502.514
             Utang bank jangka
               panjang                9,00% - 10,50%                     -        1.350.000.000             7.100.000.000           533.326.837.076                         -   541.776.837.076

             Jumlah                                                      -       32.831.963.023             9.633.821.145           539.386.032.853                         -   581.851.817.021


                                                                                                      31 Desember 2022 (Diaudit)
                                      Tingkat bunga
                                         efektif           Kurang dari
                                                                                    1 - 3 bulan             3 bulan - 1 tahun          1 - 5 tahun        Di atas 5 tahun         Jumlah
                                        rata-rata            1 bulan
                                       tertimbang
                                           Rp                  Rp                      Rp                         Rp                      Rp                    Rp                  Rp
             Tanpa bunga
             Utang usaha
              Pihak berelasi                -                                -                  -                               -                  -                        -                 -
              Pihak ketiga                  -                                -      3.119.864.421                               -      7.356.443.123                        -    10.476.307.544
             Utang lain-lain -
               pihak ketiga                 -                  971.571.476            695.416.091                               -      1.045.447.475                        -     2.712.435.042
             Biaya masih
               harus dibayar                -                4.046.547.452            358.498.798               2.396.835.231                        -                      -     6.801.881.481
             Uang jaminan
               penyewa                      -                                -        699.910.064                               -      2.853.633.244                        -     3.553.543.308

             Instrumen tingkat
               bunga variabel
             Utang bank jangka
               pendek                           9,00%                        -                        -         4.328.742.940                        -                      -     4.328.742.940
             Utang bank jangka
               panjang                9,00% - 10,50%         2.385.760.698         15.093.351.776             160.085.303.693        459.392.985.437     (103.686.044.814)      533.271.356.790

             Jumlah                                          7.403.879.626         19.967.041.150             166.810.881.864        470.648.509.279     (103.686.044.814)      561.144.267.105



             Jumlah yang dicantum di atas untuk instrumen suku bunga mengambang untuk liabilitas keuangan harus
             berubah jika perubahan suku bunga mengambang berbeda dengan estimasi suku bunga yang ditentukan
             pada akhir periode pelaporan.

             Grup memiliki fasilitas pembiayaan dari bank sebagaimana dijelaskan dalam catatan di bawah ini, yang tidak
             digunakan untuk mengurangi risiko likuiditas pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.

                                                                                                                      30 Juni 2023                        31 Desember 2022
                                                                                                                     (Tidak Diaudit)                           (Diaudit)
                                                                                                                           Rp                                     Rp
             Fasilitas utang dengan
               jaminan dan tanggal jatuh tempo yang berbeda
               mulai tahun 2023 dan 2022 yang diperpanjang
               dengan perjanjian bersama:
               Jumlah yang digunakan                                                                                   552.155.834.532                          534.355.834.532
               Jumlah yang belum digunakan                                                                             217.844.165.468                          235.644.165.468
             Jumlah                                                                                                    770.000.000.000                          770.000.000.000


             Grup memelihara kecukupan dana untuk membiayai kebutuhan modal kerja yang berkelangsungan.

       IV.   Manajemen risiko suku bunga

             Grup terpapar risiko suku bunga karena entitas dalam Grup meminjam dana dengan tingkat bunga
             mengambang. Risiko ini dikelola oleh Grup.

             Eksposur Grup terhadap suku bunga dalam liabilitas keuangan dirinci dalam bagian manajemen risiko
             likuiditas pada catatan ini.




                                                                                   - 46 -
Page 48
PT GREENWOOD SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) (Lanjutan)

             Analisis sensitivitas suku bunga
             Analisis sensitivitas di bawah ini telah ditentukan berdasarkan eksposur suku bunga untuk instrumen non-
             derivatif pada akhir periode pelaporan. Untuk liabilitas tingkat bunga mengambang, analisis tersebut disusun
             dengan asumsi jumlah liabilitas terutang pada akhir periode pelaporan itu terutang sepanjang tahun.
             Kenaikan atau penurunan 10 basis poin pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 digunakan ketika
             melaporkan risiko suku bunga secara internal kepada karyawan kunci dan merupakan penilaian manajemen
             terhadap perubahan yang mungkin terjadi pada suku bunga.

             Jika suku bunga lebih tinggi/rendah masing-masing 30 basis poin dan 40 basis poin dan semua variabel
             lainnya tetap konstan, maka laba untuk 30 Juni 2023 dan 2022 akan turun/naik masing-masing sebesar
             Rp 80.165.215 dan Rp 92.575.858. Hal ini terutama disebabkan oleh eksposur Grup terhadap suku bunga
             atas pinjamannya dengan suku bunga mengambang.

             Eksposur risiko tingkat bunga berhubungan dengan jumlah aset atau liabilitas dimana pergerakan pada
             tingkat suku bunga dapat mempengaruhi laba setelah pajak. Risiko pada pendapatan bunga bersifat terbatas
             karena Grup hanya bermaksud untuk menjaga saldo kas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan
             operasional. Dalam beban bunga, keseimbangan optimal antara utang dengan tingkat bunga tetap dan
             mengambang ditetapkan di muka. Grup memiliki kebijakan dalam memperoleh pembiayaan yang akan
             memberikan kombinasi yang sesuai tingkat suku bunga mengambang dan tingkat bunga tetap. Persetujuan
             dari Direksi dan Dewan Komisaris harus diperoleh sebelum Grup menggunakan instrumen keuangan
             tersebut untuk mengelola eksposur risiko suku bunga.


 34. INFORMASI KEUANGAN TERSENDIRI PERUSAHAAN

      Informasi keuangan tersendiri entitas induk menyajikan informasi laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan
      penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, dimana penyertaan saham pada
      entitas anak dan asosiasi.

      Laporan keuangan tersendiri entitas induk disajikan dari halaman 48 sampai dengan 52. Informasi laporan
      keuangan induk tersendiri mengikuti kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan
      konsolidasian seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2, kecuali untuk investasi pada entitas anak dan asosiasi yang
      dicatat menggunakan metode ekuitas.




                                                         - 47 -
Page 49
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR I: INFORMASI LAPORAN POSISI KEUANGAN ENTITAS INDUK *)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)



                                                                     30 Juni 2023      31 Desember 2022
                                                                    (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
                                                                          Rp                   Rp
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                                   88.711.778.081       69.514.705.674
Piutang lain-lain - pihak ketiga                                        568.559.046          910.872.551
Pajak dibayar di muka                                                 3.066.198.690        2.994.236.377
Biaya dibayar di muka dan uang muka                                     643.220.806          420.692.772

Jumlah Aset Lancar                                                   92.989.756.623       73.840.507.374

Aset Tidak Lancar
Piutang lain-lain - pihak ketiga                                      2.948.638.168        2.948.638.168
Persediaan                                                          293.622.897.288      293.430.247.662
Uang muka investasi saham                                           810.671.724.502      749.871.724.502
Investasi pada entitas asosiasi
  dan anak                                                         3.982.265.079.118   4.006.121.719.946
Properti investasi - nilai wajar                                   2.056.856.547.063   2.054.978.629.050
Aset tetap - neto                                                     32.467.142.403      33.591.720.440

Jumlah Aset Tidak Lancar                                           7.178.832.028.542   7.140.942.679.768

JUMLAH ASET                                                        7.271.821.785.165   7.214.783.187.142

*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                       - 48 -
Page 50
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR I: INFORMASI LAPORAN POSISI KEUANGAN ENTITAS INDUK *)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)




                                                                     30 Juni 2023      31 Desember 2022
                                                                    (Tidak Diaudit)         (Diaudit)
                                                                          Rp                   Rp
LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha - pihak ketiga                                              761.065.689          761.065.689
Utang lain-lain - pihak ketiga                                                    -        1.045.447.474
Utang pajak                                                             579.659.687          960.560.518
Biaya yang masih harus dibayar                                       12.704.885.403        3.072.114.429
Pendapatan diterima di muka -
  bagian yang direalisasi dalam satu tahun                             4.758.100.360       5.001.862.997

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                      18.803.711.139       10.841.051.107

Liabilitas Jangka Panjang
Uang jaminan penyewa                                                   2.175.934.662       2.556.158.244
Pendapatan diterima di muka - dikurangi
  bagian yang direalisasi dalam satu tahun                            1.644.048.264        2.536.053.252
Utang pihak berelasi                                                 20.543.832.200       19.393.832.200
Utang Bank                                                          224.485.997.268      207.001.369.863
Estimasi Liabilitas imbalan kerja karyawan                            5.682.294.970        5.290.694.470

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                    254.532.107.364      236.778.108.029

Jumlah Liabilitas                                                   273.335.818.503      247.619.159.136

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal - Rp 100 per saham
  Modal dasar - 23.000.000.000 saham
  Modal ditempatkan dan disetor penuh -
  7.800.760.000 saham                                               780.076.000.000      780.076.000.000
Tambahan modal disetor                                              222.442.743.783      222.442.743.783
Selisih transaksi perubahan ekuitas
  entitas asosiasi                                                       411.856.000         411.856.000
Penghasilan komprehensif lain                                          6.890.937.404       6.883.466.322
Saldo laba
  Ditentukan penggunaannya                                           55.000.000.000       50.000.000.000
  Tidak ditentukan penggunaannya                                   5.933.664.429.475   5.907.349.961.901

Jumah Ekuitas                                                      6.998.485.966.662   6.967.164.028.006

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                      7.271.821.785.165   7.214.783.187.142

*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                       - 49 -
Page 51
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR II : INFORMASI LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN ENTITAS INDUK *)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)

                                                                    30 Juni 2023          30 Juni 2022
                                                                   (Tidak Diaudit)       (Tidak Diaudit)
                                                                         Rp                    Rp

PENJUALAN DAN PENDAPATAN USAHA                                        3.750.748.165         4.074.402.726

BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG                                             -                     -

LABA BRUTO                                                            3.750.748.165         4.074.402.726

Beban penjualan                                                        (76.163.606)             (143.750)
Beban umum dan administrasi                                        (36.511.043.922)      (22.375.794.889)
Beban pajak final                                                     (394.257.647)         (393.873.067)
Bagian rugi bersih entitas anak                                    (11.855.628.845)      (12.035.590.118)
Bagian laba bersih entitas asosiasi                                 84.300.618.433        74.857.571.498
Penghasilan bunga                                                    1.580.678.870           594.788.205
Beban bunga dan keuangan                                           (10.187.706.914)       (1.264.432.314)
Keuntungan dan kerugian lain-lain-neto                                 707.223.040        (1.713.684.615)

LABA SEBELUM PAJAK                                                  31.314.467.574        41.743.243.676

BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO                                                       -                     -

LABA PERIODE BERJALAN                                               31.314.467.574        41.743.243.676

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi :
  Pengukuran kembali atas program imbalan pasti                           7.471.082          (135.797.892)

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
  PERIODE BERJALAN                                                  31.321.938.656        41.607.445.784

*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                     - 50 -
Page 52
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR III : INFORMASI LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS ENTITAS INDUK *)
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)

                                                                                                                          Komponen ekuitas lainnya
                                                                                        Selisih transaksi        Bagian penghasilan                                              Saldo laba
                                                                    Tambahan           perubahan ekuitas          komprehensif lain         Penghasilan             Ditentukan          Tidak ditentukan           Jumlah
                                             Modal disetor         modal disetor        entitas asosiasi        atas entitas asosiasi     komprehensif lain       penggunaannya         penggunaannya              ekuitas
                                                  Rp                    Rp                     Rp                                                                      Rp                       Rp                   Rp


Saldo per 1 Januari 2022                    780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000               (908.066.578)        7.153.134.868        45.000.000.000        5.881.253.237.615      6.935.428.905.688
Laba tahun berjalan                                          -                     -                        -                         -                       -                   -           41.743.243.676      41.743.243.676
Penghasilan komprehensif lain                                -                     -                        -             (20.632.264)         (115.165.628)                      -                        -        (135.797.892)

Saldo per 30 Juni 2022                      780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000               (928.698.842)        7.037.969.240        45.000.000.000        5.922.996.481.291      6.977.036.351.472


Saldo per 31 Desember 2022                  780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000           (1.505.712.946)          8.389.179.268        50.000.000.000        5.907.349.961.901      6.967.164.028.006
Saldo per 1 Januari 2022
  setelah penyesuaian                       780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000           (1.505.712.946)          8.389.179.268        50.000.000.000        5.907.349.961.901      6.967.164.028.006
Cadangan umum                                                -                     -                        -                         -                       -     5.000.000.000             (5.000.000.000)                   -
Laba tahun berjalan                                          -                     -                        -                         -                       -                   -           31.314.467.574      31.314.467.574
Penghasilan komprehensif lain                                -                     -                        -             (20.682.967)           28.154.049                       -                        -           7.471.082

Saldo per 30 Juni 2023                      780.076.000.000        222.442.743.783             411.856.000           (1.526.395.913)          8.417.333.317        55.000.000.000        5.933.664.429.475      6.998.485.966.662


*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan menggunakan metode ekuitas.




                                                                                                                - 51 -
Page 53
INFORMASI TAMBAHAN
DAFTAR IV : INFORMASI LAPORAN ARUS KAS ENTITAS INDUK
Untuk Periode yang Berakhir Pada 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)

                                                                   30 Juni 2023         30 Juni 2022
                                                                   (Tidak Diaudit)      (Tidak Diaudit)
                                                                         Rp                    Rp
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan                                            5.024.548.412         3.889.769.665
Penerimaan bunga                                                     1.540.536.838           633.506.786
Pembayaran kas kepada karyawan                                     (15.875.448.662)      (15.441.160.309)
Pembayaran pajak penghasilan                                          (239.506.720)         (403.728.138)
Pembayaran kas kepada pemasok
  dan untuk beban operasional lainnya                              (11.892.669.417)       (6.241.857.738)

Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi                         (21.442.539.549)      (17.563.469.734)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan dividen entitas asosiasi                                 96.271.800.000       32.295.300.000
Penerimaan pengembalian investasi saham                              2.300.000.000                    -
Penempatan uang muka investasi saham                               (61.950.000.000)    (133.010.000.000)
Perolehan aset tetap dan properti investasi                          (1.877.918.013)           (72.993.000)

Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi       34.743.881.987     (100.787.693.000)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan utang bank                                               17.484.627.405       80.000.000.000
Pembayaran bunga utang bank                                         (9.730.150.000)        (447.500.000)

Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                           7.754.477.405      79.552.500.000


KENAIKAN (PENURUNAN) KAS DAN SETARA KAS                             21.055.819.843       (38.798.662.734)
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing                              (1.858.747.436)           572.601.249

KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                     69.514.705.674       86.766.249.130

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                    88.711.778.081       48.540.187.645


*) Investasi saham pada entitas anak dan asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.




                                                        - 52 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.88 MB
Published26 Jul 2023
Pages53
Characters224,914
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result