Skip to content
Back to announcement

CFIN Checklist LK 30-06-2023 Unaudited.pdf

Financial statement Text extracted CFIN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 83

Page 1 OCR 0.912
Page 1 of 83

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1.

8
3,
4
5.

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No, VIII.G.17).

. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya

pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada"
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka

tanda (V) diisi pada kolom "N/A",

. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT, Clipan Finance Indonesia Tbk.

Bidang Usaha Lembaga Pembiayaan

Jenis penawaran Umum -

30 Juni 2023 31 Desember 2022
Nama Kantor Akuntan Publik - Imelda & Rekan
Nama Partner - Bayu M Dayat
Opini Akuntan - Tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) - -

Page 2 OCR 0.919
Page 20183

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung vV
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang "Independensi vV
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”
Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan 30 Juni 2023 30 Juni 2022
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 1,395.731.532.000 714.198.428.000
Laba (rugi) bruto 832.732.787.000 10.888.486.000
Laba (rugi) usaha/operasional 836.512.895.000 13.587.647.000
EBITDA 964.823.689.000 113.205.778.000
Laba (rugi) Bersih tahun berjalan 649.648.445.000 10.083.472.000
Laba (rugi) komprehensif 649.648.445.000 10.083.472.000
Laba Per saham (dasar) 163,04 2,53
Laba Per saham (dilusian) 163,04 2,53
Periode laporan keuangan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 9.189.256.066.000 8.049.255.816.000
Jumlah Aset Lancar 3.420.592.008.000 3.016.827.798.000
Jumlah Aset Tidak Lancar 5.768.664.058.000 5.032.428.018.000
Jumlah Liabilitas 3.826.976,883.000 2.938.173.032.000

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek

2.157.346.359.000

1.647.781.551.000

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang

1.669.630.524.000

1.290.391.481.000

Jumlah Ekuitas

5.362.279.183.000

5.111.082.784.000

Page 3 OCR 0.883
Page 3 of 83

Modal Disetor 996.130.114.000 996.130.114.000
Tambahan modal disetor 351.948. 790.000 351.948.790.000
Pendapatan Komprehensif lain 37.832.720.000 38.904.942.000
Saldo Laba 3,976.367.559.000 3.724.098.938.000

Rasio Keuangan"

Rasio Lancar (90) 158,5696 183,089
ROA 13,740 5, 4490
ROE 16,9896 6,37Yo
Ebit thd pendapatan (96) 67,56Y6 37,48Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau
tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan
karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode V Halaman 1 dan 2
2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode V Halaman 3
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode vV Halaman 4
4 Laporan arus kas selama periode v Halaman 5
s

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat V

Page 4 OCR 0.904
2

Page 4 of83

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

berikut:

a. gambaran umum Perusahaan,

b. dasar penyusunan laporan keusngan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

C. inforrnasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, taporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

@, pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

sdanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”,

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, narna pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

tan 12,14 dan 15

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
Gisajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau

1 Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan: ' Katatan 1

2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang v Catatan 1
berwenang, dan nornor serta tanggal Berita Negara,

3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada vV Catatan 1
penode pelaporan:

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: V Catatan 1

v Catatan 1

Page 5 OCR 0.883
Page 50133

perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

6)

Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

Catatan 1

?

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut,

9)

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

Catatan 1

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
# Nama lokasi,
. Nama pemilik izin lokasi,
. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya)
. Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan
.

Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuanganj
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

» Nama lokasi:

. Nama pernilik ijin lokasi,

. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya,

.- Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi,

& Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

& Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksphitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan,

Page 6 OCR 0.887
Page 6 of 83

12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPM: dan
Cc) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
diterbitkan di luar Indonesia,

Catatan Ib

2)

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan:

3)

Bursa ternpat Efek dicatatkan) dan

Catatan 1b

4)

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate
action) sejak penawaran umum perdana sampsi dengan periode pelaporan terakhir.

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
langsung:

2)

Tempat kedudukan

3)

Jenis usaha,

4

Tahun beroperasi secara komersial,

5)

Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

6)

Total Aset: dan

adal ala «

»

Informasi penting lainnya antara lain:

3) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah,

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian:

c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

Page 7 OCR 0.905
Page 7 0f83

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau v

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan

tanggal atau periode yang berbeda:

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk v
mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

kembali pinjarnan atau uang muka:

€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepernilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas v
yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas Induk: dan

£) dalam hat hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus v
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas

(S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumiah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori

utamanya.
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Wama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan kornite V Katatan 1a
Budit,
2) | Cakupan manajemen kunci: dan v (Catatan 1a
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas v ' tis
anak.
(3 Penerbitan Laporan Keuangan
3 Tanggai tertera di Surat
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit dan v abi

Page 8 OCR 0.910
2

Page 8 of83

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan Catatan 3a
sesuai dengan SAK.
b, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) | besar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), Catatan 30
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabie valve), Niat Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 3b
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
Catatan 3c

3) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional v
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan dan

€C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). v

4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan merniliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Uabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

n4

n 4

tan 4

Page 9 OCR 0.883
Page 9 of 83

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan, Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang Ingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk
Gan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk,

EC) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak:

@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali, dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dielirninasi.

n. Ta Na TI

2)

Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) metode yang digunakan dalarn kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nompengendall:

b) pengakuan awal untuk goodwill:
Cc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

“

“4d

sasa

3)

Kas dan bani:
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan bank.

4)

Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Page 10 OCR 0.898
Page 10 of83

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

2 pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori,
(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan:
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:
(7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain

penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

ta) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Indung nilai,

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif, dan

(ce) perlakuan akuntansi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

b) Investasi pada Sukuk

Yang barus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sukuk,

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,

(a) Penyajian pendapatan sukuk, dan

(S) penyajian amortisasi biaya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(S) akad syariah yang digunakan.

& salt «

KLKKTS

Sa

tatan 3e

Catatan 3e
Catatan 3e

Catatan 3e
Catatan 3e

Catatan 3e

5)

Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum

Page 11 OCR 0.899
Page 11 of83

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum,
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

6)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
an pengukurannya.

?

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitallsasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki,

b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pernerintah:dan
€) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (iika ada), dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realsasi plutang/pemblayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

te Lt. £

Page 12 OCR 0.846
Page 12 0f83

JANIN» was — ce NkKeterangani IN SMM“: SESI Ada sJ0NBKTNSk | N/A KeerangIA |

»

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan Katatan 3k
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya. 14 Catatan 3k
10) | Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): v Catatan 3i
b) Penyajian transaksi anjak piutang: vV Catatan 3i
C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih vV Katatan 3
piutang dialihkan: dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak pivtang(ditagihkan kembali ke klien 3
atau ditanggung oleh perusahaan). V Katatan
11) | Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung Suatu sewa: V Catatan 3n
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan v Katatan In
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. v (catatan 3n

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara kin mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

Page 13 OCR 0.863
Page 13 of83

b) Khusus Industri Perkebunan V

Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
€) Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian, dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan

telah menghasilkan.
13) | Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) pengakuan awal Aset Tetap, v Catatan 30
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 30
C) pengelompokan Aset Tetap, V Catatan 30
d) metode penyusutan yang digunakan: v Catatan 30
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: v

HD) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: LA Catatan 30
9) penghentian pengakuan: v Katatan 30
h) nilai residu, dan v Catatan 30
I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, v Catatan 30

metode penyusutan, dan mila residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Page 14 OCR 0.863
Page 14 of83

(gs anamnee- SRLIMKAtaranan MANA“ SERA “Acc “IU Ms etil

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada vV
asosiasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian V
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
€) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujudj

€) metode amortisasi yang digunakan:

#) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada).

La,

Katatan 3p
Katatan 3p

Catatan 3p
Catatan 3p
Katatan 3p

L4ata

cd

18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi Suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan NY

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v

19) | Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi: V ketatan 3m
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, v Catatan 3m
C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

“at

Page 15 OCR 0.908
Page 15 of83

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilalan kembali aset
(revaluasi):

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
€) Pertanggungan Asuransi.

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya V Catatan 3g
penurunan nilai, dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. vV Catatan 3g
22)| Khusus Industri Perbankan V
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain,

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23) | Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakul: dan V Katatan 3u

Page 16 OCR 0.900
Page 160f83

b) dasar penentuan nilai provisi. vV Catatan Ju

2a)| Utang Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

B) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLM:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,

€) Metode penyusutan prasarana PLHj dan

G) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan) dan
(4) Sakio akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
26) | Khusus Industri Pertambangan Umum V
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan

adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

G) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penarnbangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

Page 17 OCR 0.879
Page 17of83

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang adaj dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan kengenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

C) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara kain:
Ca) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,

() Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim) dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

Is

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:
(5) Mayer yang Uirajal 101 Panlok IDA DONIARAN TNETORRN Paga SeRINNG BI
n

(6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya.

Page 18 OCR 0.838
28)

Page 18 of83

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: vV Katatan 3c
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Kabilitas v Catatan 3c
moneter, dan
C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata v Re
uang asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: V Katatan 3d
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan V Catatan 40
31) | Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.
32) | Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: vV Catatan 3w
b) ketentuan mengenai saling hapus: v Catatan 3w
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan v Catatan 3w
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (|iabilitas) pajak tangguhan. v Catatan 3w
33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, vV Catatan 3v
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan v lbatatan 3v
oleh Perusahaan)
ktuarial,
ce) PAN EN BN NDANAN Sai ONN EPA RENEPEN v 3v
G) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailmant dan penyelesalan. 1 Catatan 3v
34) | Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

Page 19 OCR 0.855
Page 19 of83

Do 2 PRABA 2 “2IK AKAN an 5 «NANANG MEA “| mtaa N/A AOMNKEteran GRAN

35)| pembayaran Berbasis Saham bi
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi V
Yang barus dijelaskan antara lain:

8) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi,

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

€) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013,

37) | Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman v
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk v Catatan 3y
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba V Katatan 3x

(rugi) per saham dilusian.

3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
3, Aset
1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing:

Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan Y Katatan 5

G) jumlah sakdo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen. “

Catatan 5, 40
Katatan 5, 40

cc

Page 20 OCR 0.871
Page 20 of 83

Dive ion SegagnneaeterangalNAI “ENAM: “| AKA Tidak ANTAM AAKRSEARSan. 1

2) | khusus Industri Perbankan v
3) Kas V

Yang barus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia vV
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rindan jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis rnata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan,

Cc) Giro pada Bank Lain vV
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai
(2) Perubahan penyisihan selarna periode berjalan untuk masing-masing giro,

(3) Rincian jurnlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

(2) Rindan penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang rmempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun)
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

Page 21 OCR 0.891
Page 21 of83

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku

Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,
3) | Plutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah piutang menurut debitur,

€) jumlah piutang menurut mata uang,

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

?) pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadanganj

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerirna jaminan, dan alasan dijaminkan,
Ih) jurnlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
1) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi V
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(4) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvatilitas.

dika Sa aa. sasak

Page 22 OCR 0.863
Page 22 083

Plutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

«) Pernisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumiah piutang menurut jenis investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

3)

Khusus Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara kain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa

vV Catatan 9
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: v Catatan 9
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja V Catatan 45
sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan plutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalarn rangka transaksi di atas,
(a) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakul: v Catatan 9
(S) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang v Catatan 9
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dan v tan 9
(9) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai v Catatan 9
jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
vV

Page 23 OCR 0.809
Page 23 of 83

recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang vV Catatan 6
Giperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak ptutang.

Cc) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj N Patatan
(2) meteaaika Lana UG Ari DC Fat GUA BEE PERANG Demen aan Sana,
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor
Invertasi dewe bruto Son pkai Kim pkltang pembayaran sewa minimum Dada akdit
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
(Ca) kurang dari satu tahun v Catatan 8
(b) lebih dari satu tahun sampsi lima tahun v Catatan 8
(c) lebih dari lima tahun v Catatan 8
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima, v Catatan 8
(9) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor: V Katatan 8
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum) V Catatan 8
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan v
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material, v
d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain: v

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalarn sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan v
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor, vV Katatan 14 Paragraf 1

Page 24 OCR 0.881
Page 24 of83

6) | Khusus Kontrak Konstruksi v

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan V

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara Isin tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
8) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakulj

€) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) | Piutang Reverse Repo h'4
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rindan mengenai jenis dan jumlah Efek yang Gitransaksikanj

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
C) Nama pihak/counterparty:

@) Lokasi Efek jaminan,

€) Tingkat bunga piutang reverse repo,

?) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9) | Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain: v alat

a) Mlai realisasi bersih pada saat diambilalih: v Catatan 17 (cadangan

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saido piutang peturungn NN)
yang tdak tertagih: dan v 3 (Dibebankan pada

&) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan laporan laba rugi pos Beban

agunan tersebut. Imum dan administratsi)

Page 25 OCR 0.892
Page 25 of 83

10) | Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
Gendakepada pihak lain. V

11) | Piutang Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rindan jenis dan jumlah piutang,

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jurnlah penyisihan.

12) | Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak v
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi pertode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(2) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Catatan 10
Catatan 10
Catatan 10

ca

. IA . .

“.s

Page 26 OCR 0.886
Page 26 of 83

(B8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas

atau llabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjarninan
tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ade), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara V
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi rmenjaki dimiliki hingga jatuh
tempo.

13) | Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan

dj) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan depasito tersebut.

&

Kas,

14) | Khusus Investasi pada Sukuk v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan:

Cc) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan,

15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Ag
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Page 27 OCR 0.903
Page 27 of83

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
17) | Khusus Wesel Tagih '

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi

usaha atau lainnya),

18) | Khusus Industri Asuransi vV
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19) | Pinjaman Polis v

Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata vang:

b) Tingkat suku bunga.

20) | Khusus Industri Perbankan V
Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
d Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

n) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

ID Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

Page 28 OCR 0.880
Page 28 of83

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilal,
21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi 3
Yang harus diungkapkan antara lain:

B8) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan,

€) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22) | Persediaan V
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan)

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalanj

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(S5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakut sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(li) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

Page 29 OCR 0.888
Page 29 of 83

dijaminkanj dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
Fisiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan vV

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) — Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: dan
(3) — Barang Dagangan.

€) Khusus Industri Real Estat v
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan) dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya tetah
berlaku namun penjualannya belurn diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
€) Khusus Industri Media v

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

Page 30 OCR 0.888
Page W0 of 83

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesudi dengan industrinya.
!) Khusus Industri Rumah Sakit XM

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya
9) Khusus Industri Peternakan V

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang,

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(N Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi dan

(h) Ndai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan,

Page 31 OCR 0.882
Page 31 of83

23) | Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan v
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 3g
24) | Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. V Katatan 11

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual W:
Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) uraian dari aset yang Gimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(“4 dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(S) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
ta) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

|. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dirnliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual: dan
" jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,
tb) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
( sala mn

26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: v

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan v
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

£).. jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilal V

Page 32 OCR 0.897
Page 32 of83

secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: v
dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalarmaset lancar, hal tersebut harus
Gibuktikan serta diungkapkan alasannya. vV
27) | Investasi pada Entitas Asosiasi V

Yang harusdiungkapkan antara lain:

@) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:
C) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalarn entitas asosiasi yang kuotasi harganya

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah dgregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

€) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung
Stau tidak langsung:

1) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

hh) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk pertode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

1) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor kain)

j) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28) | Khusus Industri Konstruksi V
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Page 33 OCR 0.911
29)

Page 33 of83

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pernbangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasarna operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/tokasi penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun,
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
|. Tambahan tahun berjalan
II. Biaya langsung

(b) Jumtah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs datam hal terjadi depresiasi
luar biasa

Page 34 OCR 0.871
Page 34 of83

IL Pengurangan tahun berjalan

H. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(Cc) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang

menjadi milik perusahaan (Inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasrna): dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)
b)

ts
ad
K3)
n
9)

"

»
»
x)

Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,

Kondisi hewan ternak:

Persentase kernatian selama tiga tahun terakhir:

NS Dejan tamak yong Sonranshak, Wa pertanggungan aan) 264 teka Yong
:

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau

metode penghapusan langsung,

Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan

Nilai bewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan,

33)

Properti Investasi

3)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya

(2) metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan)

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

Hu « &

Catatan 12,3m

Page 35 OCR 0.912
b)

to)

Ou)

Page 38 0183

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(Cc) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar:

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan

antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(B) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

kembali dan

(b) penyesuaian signifikan lain,

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain

pengungkapan sebagaimana dirnaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan

antara lain:

(1) umur manfaat:

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pernulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalarn proses pembangunan dan pengembangan,

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

Sasa Ss sd

..

Catatan 12 dan 40

Catatan 12

(Catatan 12

Page 36 OCR 0.839
Page 36 of 83

(3) estimasi saat penyelesaian: KY

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian, v

(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi v
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitaksasi selama periode berjalan: dan v
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman v

yang layak dikapitalisasi.

34) | Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan v Catatan 15
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal v Catatan 15
Gan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnat balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada):

€) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

?) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak v
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): V (Catatan 15
(2) ga €fektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap

ntuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasianj v
#dinure Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,
(S) jumlah Lerapkag anhu melia Aam Tar MEN NENYA 20 MEREK SER PERAN v (Catatan 15
or ondklotiirrp ngelakuin yang menunjukkan perubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada v
para pemegang saham.
n Sea aa Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,

c

Catatan 15
Catatan 15

cd

Page 37 OCR 0.866
Page 37 of 83

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelessian
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(S) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat aset tetap dalam

pembangunan) dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria

aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(tb) tarif gura yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,
i) Pengungkapan Lag antara lain:

(L) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan)

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dibentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat:

(S5) nitai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset bang yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan v Catatan 15
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan atasannya.

38) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi vV
Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unaperated acredge, Sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

AL UK SK SS LI,

Page 38 OCR 0.853
Page 38 of'83

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(2) Lokasi penambangan,

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(d) Sakto akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Burni tersebut mengandung hak tagih kepada
terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

36) | Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap Jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: vV Catatan 16

b) alokasi jumlah arnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi v
komprehensif:

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada v Catatan 16
acoel Kg akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
re kasi:

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset Vv
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(L) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi,

&) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak v

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melahii Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:

(2) jumlah tercatatnyaj dan

3) Mak: mersibak KKU: inai ppopokani ayal Dengan mecKaiDinya man moda:
luasi:

ca

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan v
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:
1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: v
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir

&

Page 39 OCR 0.911
Page 39 0183

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(a) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para

pemegang saham.
37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum V
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan v

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir,

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi vV

Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per ares of interest yang
mencakup saido awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan

(2) Jumiah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(D) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenal
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(2) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi

Page 40 OCR 0.891
Page 40 of83

utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilal tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
Gengan menunjukkan:
la) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal:
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2) ana Lo ee yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang

Ben mana bisaa biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(C) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(S) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest,

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

et

Catatan 19 (utang usaha
hanya kepada pihak ketiga)

2)

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

ngungkapan hanya pada
khir periode dan terdapat di
18

Page 41 OCR 0.890
Page 41 of83

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan)

(4) jumlah yang dibatalkan selama penode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:

(S) peningkatan selarna periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya

(7) Indikasi ktidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6), Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utara yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(B8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. v

3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum v Catatan 22
jatuh tempo.
4) | Khusus Industri Perbankan V
Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) | utang Repo Y
Yang harus diungkapkan antara kain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi vV
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Ilabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakul:

C) kerugian yang dialami: dan

@) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

&

: .—.

Page 42 OCR 0.877
»

b)

Yang
»)
@
3)
@
(5)

(6)

Page 41 of 83

Khusus Industri Perbankan
8) Simpanan Nasabah

harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,

Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, rnisalnya diblokir atau
dijaminkan, dan

Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro,

Simpanan dari Bank Lain

Yang
(en)
Ka
3
(9)
&

harus diungkapkan antara lain:

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun

Jumiati amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan,

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

“)
(2)
3)
@
(5)

Rindan berdasarkan program asuransi,
Rincian berdasarkan jenis pertanggungan)
Rincian berdasarkan mata uang:

Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris, dan

Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

b)

Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
2»
(3)
(3)

Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan

Jumlah utang menurut mata uang.

Page 43 OCR 0.882
Page 43 of 83

€) Estimasi Klaim Retensi Sendiri vV

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata uang, dan

(3) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan vV

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi,

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(S5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

e) Utang Koasuransi (rewrite) vV
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(da) Jumlah menurut umur utang.

f) Utang Reasuransi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradurj
(3) Jumlah menurut jenis mata uang)
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

Page 44 OCR 0.888
Page 44 of 83

h) Titipan Premi EA

Yang harus diungkapkan antara lain rindian menurut jenis asuransi.

i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(L) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.
9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek V
Yang harus diungkapkan antara Isin jenis dan jumlahnya,
10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya: dan vV Catatan 20, 38
b) informasi mengenai ketetapan pajak. v Catatan 20

11) | Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang,

12) | Khusus Kontrak Konstruksi &

Uang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai V Catatan 47
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini,
14) | Uabilitas Keuangan Lainnya
8) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabiltas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: V
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara v
pihak ketiga dan pihak beretasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

..

Page 45 OCR 0.892
Page 45 of83

(2) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori: v
1

(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(C) kejadian penting lainnya antara Isin kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul
selama periode tersebut: dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

«

SS , aa

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16) | Khusus Industri Pertambangan Umum V

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya,

17)| Uabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, v

Yang harus diungkapkan antara lain Habilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dirniliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual.

Uabilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha v
Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang,

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Page 46 OCR 0.894
Page 46 of'83

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

3)

b)
ta)
9)
K3)

n
9

n)
»

»

Yang Harus diungkapkan antara lain:

rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata

yang,

kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

tanggal jatuh tempo:

jumiah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan:

penjelasan tentang fasilitas pinjarnan yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan

perolehannya:

pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-rnasing fasilitas

pinjaman,

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi

persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,

pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan

pengungkapan informasi sehubungan dengan llabiltas berbunga jangka panjang yang

akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan

posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara

lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjarnan, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

Ki KA NELLA

«4

Catatan 18

Catatan 18
Catatan 18

Catatan 18
Catatan 18

20)

Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

b)

(3)
d)

jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
skan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

ss

..

Page 47 OCR 0.907
Page 47 of83

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan v
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

MD) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjan:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pernbelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnyaj dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21) | Khusus Industri Perbankan
3) Surat Berharga yang Diterbitkan V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan perneringkat:
(5) Jurnlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuli, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima vV

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnyaf(debt covenanca):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka

manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

Page 48 OCR 0.890
Page 48 083

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigo:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat perlode
pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
kornitmen dan kontinjensi.

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi V
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan V
Yang harus diungkapkan antara lain :

8) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:

(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

€) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liatilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

@) Apabila dalarn pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang

€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Sakto awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program. v Catatan 26
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara tenpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(2) biaya jasa kini,
(b) biaya bunga:
(c) luran oleh peserta program: v

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial, vV n 26

tan 26
tan 26

cc

Page 49 OCR 0.833
Page 49 of 83

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
(P- Imbalan yang dibayarkan) v Catatan 26
(9) biaya jasa lalu,
(h) kombinasi bisnis:
(W)  curtailment, dan
() penyelesaian.
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program

yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
Seluruhnya atau sebagian didanai V sen 28 (hanya progsan

seluruhnya tidak didanai)
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal

dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan

SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program)

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang anda ppt Drograt YO kia dengan safa,
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja:

(e) luran oleh peserta program,

(M- Imbalan yang dibayarkan,

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Uabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(C) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan)

(6) nabingneP at Jrgookehorlenditanneinaweasin Nine
Gimana hal tersebut termasul

(a) biaya jasa kini: vV Katatan 26

«

VE Uu CK,

cc 444

Page 50 OCR 0.894
Page 50 0783

(b) biaya bunga: v Catatan 26

(C) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1096 (sepuluh per seratus),

(P) biaya jasa lalu,

(9) dampak dari curtailment terutarna terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK,

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam sakdo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan V Halaman 4,5,6 dan Catatan 3w
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada v
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(It) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program)

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto: vV Katatan 26

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk perlode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

tc) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, v

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif v Catatan 26
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

cara aa

&

IHataman 4,5,6 dan Catatan 3w

. . ss «

«

Page 51 OCR 0.876
Page S1 of83

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan v
(DN asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria v

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

Ia) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren blaya v
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka
persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau

cs

Gefisit pada program: dan V
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(0) Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari v

Nabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan

(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset

program pada akhir periode pelaporan,

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan v
dimulai setelah periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertults untuk pembebanan biaya v
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,
tb) Makara Jak Peranan FORM SANGKA PARI EOS, TI ON BERNADA
maka Perusahaan mengungkapkan:

(W) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas V
perubahan program selama periode tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan 1
pasti, dan

(ijjika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan v
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir H.

Page 52 OCR 0.872
Page 52 of 83

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan v
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka v
panjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). V

24) | Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang

asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat v

obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannyaj
b) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek: v
C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v
d)  narna Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: Y
@) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan

menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: v
pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: v
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi

persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defautt): v

dan
h) persyaratan penting lainnya. v

25) | Sukuk v

2) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan,
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

la) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

(Cc) nilai nominal,

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk Ijarah)j

Ke) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

Page 53 OCR 0.880
Page 53 of 83

hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(PD rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil,

(9) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya, dan
(i) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(&) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(S) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).
26) | Utang Subordinasi V
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya:
C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij
d) kejadian penting kainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

N persyaratan penting lainnya.
27) | obtigasi Konversi 1
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal

1
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan pererbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

€) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pernegang obligasi konversi,

G) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

Page 54 OCR 0.904
Page 54 of 83

€) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
t) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
G) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaanj

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan

m) persyaratan penting lainnya

« Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk

1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, vV Catatan 27
(2) Hak, ketstimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, v
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak v
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, v
€) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan Catatan 27, 28
persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih: v catatan 27
(2) Narna direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan v Catatan 27
(3) Pemegang saham lainnya: v Katatan 27

d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pernegang Saham (RUPS): V Catatan 1

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, (catatan 27
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak vV

Page 55 OCR 0.889
Page 58 of 83

Mernesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan

waran, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, v
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek,

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor: V Catatan 27
b) Uralan sumber agio saham: V Catatan 27
Cc) Rincian biaya ernisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

€) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: v Catatan 27
M) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara kain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau keglatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(S) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima) dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Darnpak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Non pengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uralan transaksi perubahan kepernilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(4) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

cs

diaa as sa aaa aa

Page 56 OCR 0.825
Page 56 of83

(2) Nama entitas anak, dan aman

(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian:
dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian,

4) | Saham Treasuri V
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor:

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh,
co) Tanggal dan jumlah saham treosuri yang digunakan sebagai pengurangan modal

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
&) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

S) | Saido Laba
Yang barus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): V
b) Paukahan sakih Inn pada Ratok hersnfokaten Di baryaidhian IPS pang BerKAKI v
€) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. v Catatan 28
6) | Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran v pestatan 27 (woren habis tahun
,

B014)
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,

Cc) lai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

Gd) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinyaj dan
€) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya. v Halaman 5 dan 6

saaa

Page 57 OCR 0.819
Page S7 of 83

Nite. Gone #5 INARNKAK oran 021i AAN: — RERE: “AK 0G SAN pi 1-7 2AKE RN W

8) | Kepentingan Nonpengendali vV
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pernegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

4. Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan V
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1086 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup

dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

€) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
ta) Pan Dr mpataai Monirai yang dakil mdbagal pendapatan Satar pereda
lan,
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan
(C) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakul sampai tanggal
pelaporan,

(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi:

(3) Jurnlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Labilitas:

Page 58 OCR 0.852
Page 58 of 83

#) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,
(2) odsmmangi komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
eagenan dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Ba ena seRN PA Main Dn yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto:

(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto,

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator V
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

€) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3) | Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Pendapatan pembiayaan konsumenj V Katatan 32
b) Pendapatan anjak piutang: dan 1 Catatan 29
c) Pendapatan sewa. Y Catatan 31,12,14
poin a), b) dan c) dapat
iihat di halaman 5 (Laporan
Rugi dan Penghasilan
se Lain)
4) | Khusus Industri Rumah Sakit V

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara Iain:
a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu, dan
€) Selisih perhitungan klaim.
5) | Khusus Industri Transportasi V
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

Page 59 OCR 0.907
Page 89 of83

3) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:

€) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

G) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

€) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepernilikan armada
tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi W

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa

telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan

pihak lain,

7) | Khusus Industri Asuransi: v

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tol: #

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi)

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan ha

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara kain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

8) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,

C) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

Page 60 OCR 0.890
Page 60 of'83

10) | Beban Pokok Penjualan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
Gitambah dan dikurangi sakto awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

€) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual,
11) | Khusus Industri Rumah Sakit v
Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
3) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan)

€) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis:

€) Beban pemeliharaan sarana)

!) Beban asuransij

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

12) Khusus Industri Asuransi: V

3) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

C) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan kornisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Page 61 OCR 0.874
Page 61 of83

|. move TNLAMgaK»c WinnisaMMBaNE Keterangan: | 2ASAMNNG ida s3NENYAS” |, c10KarBanan “|

d) Hasil Investasi
Yang barus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya,

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

8) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi.

..

Catatan 36

15)

Khusus Industri Perbankan
3) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan

Beban Kerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

Catatan 6,7,8,9

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
€) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

Catatan 34

Page 62 OCR 0.873
Page 62 of 83

(2) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga v Catatan 3S
efektif,

tb) tes Sean dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang v latatan 35

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang v
seksih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:

Y
reto dari ii diakui Nilai melalui Laba
to) ta ras Instrumen keuangan yang pada Wajar v kiai 3
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung vV
nilai.
G) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan V
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang v
diungkapkan secara terpisah.
18) | Khusus Industri Perbankan 5

3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

0) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rindian jumlah berdasarkan jenis.

19) | Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud: V Halaman 3 dan 4
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:
C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas, dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas
#sosiasi dan/atau Ventura Bersama.

cas

Page 63 OCR 0.910
Page 63 0183

20)| Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
@) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini: V Catatan 38
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode y
tahu,
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya: v Catatan 38
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: v
(S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer Suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan, 5 |
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan vV Catatan 38
(7) jurnlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, V
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan v
atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif v
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama:

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi

dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan v Catatan 38
tarif pajak yang berlaku: atau
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, v
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,
€) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan v

N jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak Y.
tangguhan dalam laporan keuangan:

Page 64 OCR 0.904
a

hn)

»

k)

m)

m

2)

p

Page 64 of83

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

Cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi Galar Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirindi): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan llabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian, dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau habilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Uabilitas dalam laporan keuangan:

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

bisnis,

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis

tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi: dan

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas

aset pajak tangguhan, apatila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang

cs

Catatan 38

Catatan 38

Catatan 38

Catatan 38

Page 65 OCR 0.929
Page 65 of 83

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
distribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

@) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan,

Catatan 27, 39

Katatan 27, 39

Catatan 27, 39

22)

Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi,

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

Catatan 40

Catatan 40

Page 66 OCR 0.890
9)

e

»

Page 66 of83

dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan plutang terkait
dengan jumlah saido piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
(1) entitas Induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak,

(ad) entitas asosiasi,

(S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya,

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, kornisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kundi lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) Imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pascakerja,

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(5S) pembayaran berbasis saham.

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

sasaaa 4 cas aa 4

sc saat

Page 67 OCR 0.871
Page 67 of 83

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan v

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi v
tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. V Catatan 3c dan 41
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan Nabilitas moneter dalam mata uang asing serta ckuivalennya

dalam mata uang fungsional: V katatan 41
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: :3 Katatan 41
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekutvalen dalam mata uang fungsional: v
(a) jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
Bank paca Rona BEUOANNTAPO DRAGAT PAS NN malah laba rugi v BBB AKN LS MSI
(5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan diakurmulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut vV

pada awal dan akhir periode.

24) | Penurunan Nilai Aset Non keuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwil' atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

(3) jurnlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwili yang telah diakui rugi penurunan nilainya,

(S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan
komprehensif lain selarna periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset,

Page 68 OCR 0.906
25)

Page 68 0183

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

3)

b)

ta

Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estirnasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal
dan relevan:

(3) jumlah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(2) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang

disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari kesalahan periode lalu:

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(D) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

Page 69 OCR 0.858
Page 69 of83

De MSNNNESA “ONATNNNDA “Keterang Ria SAE KAB si 27 ENAK iki TIGA NINA |» SARANA nda Sel

26) | Kombinasi Bisnis
2) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi v
bisnis yang terjadi selarna periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
(2) tanggal akuisisi:
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,
(S) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul,
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna imbalan,
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnnifikasi:
(8) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi,

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran,
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak.
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak.
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok plutang lain, yaitu sebagai berikut:

(2) Nilai Wajar piutang:
(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih,

(11) setiap liatilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(Ca) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
Sumber daya ekonomi terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal

Page 70 OCR 0.916
(12)

(13)

(19)

(15)

Page 70 of 83

dipertukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(C) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

Galam hal llabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat

Glukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakul: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

la) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
mal tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakutsisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk.
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 71 OCR 0.894
Page 71 of 83

kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode v
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Uabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(2) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Hatlitas imbalan kontinjensi atau
Niabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selarna penyelesalan,

(D) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan input model utarna yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi:

(3) Wabilitas kontinjensi yang dlakui datam kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

(S5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau llabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan v
transaksi kombinasi bisnis: dan

Page 72 OCR 0.903
Page 720183

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan v

dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(4) jumlah harga yang dibayarkan:
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan
(4) jumlah aset dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.
27) | Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) inforrnasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi V ——
segmen dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen v Catatan 42
dilaporkan:
(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar v Catatan 42
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liatilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya

terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: V kkatatan 42
b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap V Catatan 42
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
IL negara domisili Perusahaan: dan
Ii, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

..

Page 73 OCR 0.900
Page 73 of83

tersebut secara individual,

(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang

berlokasi di:
IL negara domisili Perusahaan) dan
Ii, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset,
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara indivkdual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:
ta) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(C) "entitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan
2) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan kabilitas operasi
yang dihentikan, dan

(3) ape Gari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari

tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
b) PIN need taP2 Sg Wat erna aa aan PKN
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(2) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk.

Page 74 OCR 0.901
Page 74 of 83

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v

8) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi)

b) Perusahaan yang rmemiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi

Iindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo:
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan:
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,
(6) pos Aset dan/atau Labilitas yang dilindung nilai dan
(7) persyaratan penting lainnya.
€) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Labilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilsi, disebutkan

tujuannya,

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi v Catatan 43
keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar v
aset keuangan dan kabilitas keuangan.

31) | Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan v
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk:

Catatan 43

Page 75 OCR 0.877
Page 75 of 83

(1) periode pelaporan, dan Ta Ia in

(2) periode sebelumnya:
C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah

pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak v
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan. dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. v
32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah Ilabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
Nlabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama,

33) | Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan disajikan terutama berkaitan
Yang harus diungkapkan antara lain : moh dan Joint
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, v

royalti, dan lisensi, diungkapkan:
IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian
I periode berlakunya perikatan,
IN. dasar penentuan kompensasi dan dendaj
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya,
(D) kontrak atau perjanjian yang mernerlukan penggunaan dana di masa yang v

akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pernbelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

Page 76 OCR 0.875
Page 76 of 83

| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
IL periode berlakunya perikatanj
Ii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang tetah direalisasi. dan
Iv. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: v
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan vV
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. v
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum, vV
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakani
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pernerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi v
dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

la) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah v
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding): V

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
Ka) karakteristik aset atav Ilabilitas kontinjensi: Y:
(b) estimasi dari dampak keuangannya,
(c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

Page 77 OCR 0.891
Page 77 of 83

keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34) | Khusus Industri Perkebunan V

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,

@) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

1D Isi perubahan perjanjian, jika ada.

3S) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tklak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tkiak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada v Catatan 47
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liatilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang v Catatan 47
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pernahaman terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak v katatan 47
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan

(a) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan, vV Katatan 47
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap janis risiko yang timbul dari v
instrumen keuangan. Catatan 47
36) | Khusus Industri Perbankan v

a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan

Page 78 OCR 0.913
Page 78 of 83

posisi keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b)

Uu)

Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

Jaminan Pemerintah terhadap Labilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana

pihak ketiga di bank.

Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:

Ba) Jumlah saido negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah

b)
(3)
O)

2)

tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:
Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

2)

informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

Page 79 OCR 0.899
Page 79 of 83

permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan okeh pihak eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

c) setiap perubahan pada angka 3) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

39)

Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa percichan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal,

.

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Labilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umumn setiap perjanjian, seperti
Kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
Opsi saharn:

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

€) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar

Page 80 OCR 0.890
Page 80 0f83

Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai

Wajar tersebut diukur: dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham),
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41) | Khusus Industri Asuransi: v

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi)

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah V
Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah:

C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransi: V
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya, v Catatan 45
€) Rasio keuangan penting, vV Catatan 48 dan halaman 99
@) Pendapatan, beban dan hasil underwniting: dan y
€) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan. v
44) | Khusus Industri Kehutanan : vV

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

Page 81 OCR 0.901
Page 81 of83

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHM, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya,

€) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

Gd) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

€) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinyaj dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(4) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

4S) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi

yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesual yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa: dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi

tersebut tidak dapat dibuat.

46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

cat

B) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: Y: Catatan 2 b
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: vV Catatan 2 b
&) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan V Katatan 2 b
G) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan vV katatan 2 b

Page 82 OCR 0.927
Page 82 0183

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

47)

Reklasifikasi

8) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(4) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi,
dan

(3) alasan reklasifikasi,

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi,

—.

48)

Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pernerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui,

CK

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya, dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
€) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

Page 83 OCR 0.859
Page 83 of 83

tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristtwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

(ly, Jakarta, 24 Juli 2023

da

k AP 2
Direktur yang membawahi
Akuntansi dan Keuangan.

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.53 MB
Published25 Jul 2023
Pages83
Characters151,470
Text sourceOCR
OCR confidence0.885

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-II-CFIN.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result