Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Laporan Pelaksanaan Paparan Publik (Public Expose) 2023
PT Visi Media Asia Tbk
Jakarta, 20 Juli 2023
I. UMUM
A. Latar Belakang
Paparan Publik (Public Expose) 2023 PT Visi Media Asia Tbk (“VIVA” atau “Perseroan”)
tahun 2023 diselenggarakan dalam rangka pemenuhan ketentuan III.3.1 Peraturan Bursa
Efek Indonesia No.I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi. Rencana Penyelenggaraan
Paparan Publik (Public Expose) telah disampaikan oleh Perseroan kepada PT. Bursa Efek
Indonesia (“Bursa”) pada tanggal 5 Juli 2023 dengan surat nomor
0054/GLRCC/VMA/VII/2023 melalui proses upload ke dalam website Bursa yaitu
www.idxnet.co.id.
B. Waktu Penyelenggaraan
Paparan Publik diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Kamis, 20 Juli 2023
Pukul : 15.00 WIB – 16.00 WIB
Tempat/Sarana Media :
1. Gedung The Convergence Indonesia, lt. 28, Jl HR Rasuna Said, Karet Kuningan,
Setiabudi, Jakarta Selatan; dan
2. secara virtual melalui media webinar/meeting online ZOOM
https://us02web.zoom.us/webinar/register/WN_3cXd5GEZQ-yuDL0yn2l7FQ
C. Manajemen Perseroan yang hadir:
1. Arief Yahya, sebagai Direktur Perseroan
2. Arhya Winastu Satyagraha, sebagai Head of Investor Relation Perseroan
3. Ahmad R. Widarmana, sebagai Presiden Direktur PT Cakrawala Andalas Televisi
(“ANTV”) (unit usaha Perseroan)
4. Taufan E.N. Rotorasiko, sebagai Wakil Direktur Utama PT Lativi Mediakarya (“tvOne”)
(unit usaha Perseroan)
MC:
Putri Violla
D. Susunan Acara
1. Acara dibuka oleh MC dengan penyampaian tata cara pelaksanaan Public Expose, dan
kemudian memperkenalkan anggota manajemen yang mewakili Perseroan pada
pelaksanaan Public Expose.
Page 2
2. Pelaksanaan Paparan Publik (Public Expose) dipandu oleh MC bersama dengan
Pemaparan materi Public Expose oleh manajemen Perseroan (materi Public Expose
terlampir).
3. Sesi Tanya Jawab (Q&A).
E. Peserta Paparan Publik
Paparan Publik Perseroan dihadiri oleh total 51 peserta, yang hadir secara langsung dan
secara virtual melalui media webinar/meeting online ZOOM.
II. TANYA JAWAB
Total jumlah penanya adalah sebanyak 6 orang. Rangkuman sesi tanya jawab kami sampaikan
secara lengkap di dalam Laporan ini.
III. LAMPIRAN LAPORAN PELAKSANAAN PAPARAN PUBLIK (PUBLIC EXPOSE)
1. Daftar hadir peserta Public Expose VIVA
2. Materi presentasi yang disampaikan pada saat penyelenggaraan Public Expose VIVA
Sesi Tanya Jawab:
1. Darmawan (Jagat Bisnis)
Media televisi saat ini mulai kehilangan penonton dari berbagai generasi, yang lebih memilih
mengakses informasi dan hiburan dari gadget yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun,
bagaimana strategi Perseroan untuk menghadapi tantangan tersebut, agar kedepannya media
televisi tetap relevan dan kembali menjadi pilihan utama para penontonnya?
Jawaban Manajemen Perseroan
Bapak Taufan E.N. Rotorasiko
Memang saat ini generasi muda lebih banyak mengakses informasi dan hiburan melalui gadget
karena mereka dapat mengakses kapanpun dan dimanapun. Untuk mengantisipasi hal tersebut,
sebagai contohnya tvOne menayangkan programnya secara live streaming selama 24 jam per
hari melalui akun tvOneNews pada aplikasi YouTube. Hal ini mempermudah para pemirsanya
untuk memperoleh informasi terkini. Walaupun dengan teknologi yang terus berkembang,
stasiun televisi berita tetap menjadi pilihan utama untuk mencari informasi-informasi terkini
terutama untuk breaking news, masyarakat akan tetap lebih mencari dan lebih mempercayai
kebenaran informasi yang disampaikan oleh stasiun televisi berita daripada informasi yang
beredar di media sosial, karena banyaknya informasi palsu/hoax yang beredar di media sosial.
Sehingga dengan adanya channel televisi berita tvOne yang ditayangkan pada platform seperti
YouTube tersebut dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat untuk memperoleh berita
terkini dan terpercaya dengan akses yang lebih mudah.
Antara media televisi dan internet/digital memang treatment-nya berbeda, sehingga strategi
yang kami terapkan juga harus menyesuaikan dengan masing-masing media, sebagai contoh
untuk brand-brand besar dan terkenal lebih memilih media digital sebagai wadah promosinya,
tetapi untuk brand-brand baru lebih efektif beriklan melalui media televisi, kami dari Perseroan
juga terus memantau hal-hal tersebut untuk menentukan strategi apa yang harus diterapkan
kedepannya. Perseroan melalui tvOne dan ANTV sedang aktif menyelenggarakan event-event
Page 3
off-air karena brand-brand besar tersebut banyak yang memerlukan aktivasi lapangan. Berbagai
event off-air yang diselenggarakan oleh ANTV diberbagai daerah di Indonesiaa berhasil menarik
banyak pengunjung. Dengan adanya kegiatan langsung di lapangan tersebut maka para pemirsa
yang menyaksikan channel ANTV melalui media internet/digital juga semakin meningkatkan
engagement dengan channel ANTV dan terus menyajikan konten, program dan kegiatan yang
dekat dengan masyarakat.
Setiap industri, bukan hanya industri media, akan mengalami siklus yang dinamis, kami sangat
optimis dengan kebangkitan media televisi di tengah kondisi yang penuh tantangan ini. Tahun
ini juga merupakan tahun transisi dimana banyak terjadi perubahan termasuk peralihan siaran
analog ke siaran digital, sehingga Perseroan terus melakukan adaptasi dengan berbagai strategi
jitu untuk mempertahankan posisi ANTV dan tvOne sebagai stasiun televisi terdepan di
Indonesia.
2. Anisa (viva.co.id)
Salah satu tantangan dalam perkembangan penggunaan AI (Artificial Intelligence) dalam
penyampaian berita adalah banyaknya terjadi misinformasi, sulit membedakan mana informasi
yang benar dan tidak benar, bagaimana tvOne sebagai televisi berita mengantisipasi hal tsb,
seperti berita hoax, misinformasi dan disinformasi agar berita yang disampaikan tetap akurat
dan terpercaya.
Jawaban Manajemen Perseroan
Bapak Taufan E.N. Rotorasiko
Salah satu alasan tvOne mengembangkan AI dalam penyampaian berita dan informasi
sebagaimana disampaikan dalam pemaparan materi tadi adalah mengantisipasi berita-berita
hoax, misinformasi dan disinformasi agar berita yang disampaikan tetap akurat dan terpercaya.
tvOne sebagai televisi berita no.1 memiliki sejumlah jurnalis professional, berpengalaman dan
handal. Seperti kita semua ketahui jurnalis dalam menulis dan menyampaikan berita harus
sesuai pedoman berupa kode etik jurnalistik, tidak boleh menyampaikan suatu informasi yang
masih bersifat tidak pasti apalagi berita hoax. Hal ini yang menjadi kelebihan kami dalam
mengembangkan tvOne AI dengan ditampilkannya para pembaca berita dalam bentuk AI yang
menyampaikan berita-berita akurat secara cepat dan terpercaya, dimana di belakangnya
didukung oleh para jurnalis handal, sehingga tercipta environment yang bersinergi dan saling
mendukung. Dengan kemajuan dan perkembangan tvOne AI yang cepat dan agresif, kami harap
dapat menjadi referensi kepada berbagai pihak yang mungkin saat ini sedang bergerak
mengembangkan AI dalam berbagai bidang.
3. Sabrina (Kontan)
a. Berdasarkan pemaparan tadi pada Q1 ada peningkatan laba tetapi pendapatan turun, untuk
Q2 apakah ada kenaikan pendapatan dan peningkatan laba, jika memang ada kenaikan dan
peningkatan apakah bisa dijelaskan strategi apa yang dilakukan oleh Perseroan,
b. Untuk rencana ekspansi bisnis perseroan kedepannya seperti apa
Jawaban Manajemen Perseroan
Bapak Arhya Winastu Satyagraha
Laporan keuangan Q2 saat ini belum diterbitkan jadi belum bisa kami jelaskan dalam forum ini,
namun akan kami sampaikan dan jelaskan setelah laporan keuangan tersebut diterbitkan.
Page 4
Bapak Ahmad R. Widarmana
Dalam ekspansi bisnis kedepannya, ANTV masih fokus pada pengembangan digital platform,
dimana saat ini ANTV bekerjasama dengan third-party platform salah satunya YouTube untuk
menayangkan channel dan konten-konten ANTV, dengan tujuan untuk menjangkau jumlah
pemirsa yang lebih banyak dan beragam.
Saat ini ANTV juga masih dalam proses transisi dari siaran analog ke siaran digital, kami pastikan
agar setiap langkah yang diambil selama proses transisi ini berjalan mulus dan memberikan hasil
terbaik bagi ANTV dan juga Perseroan.
4. Ilyas (detik.com)
a. Terobosan perseroan dengan penggunaan AI dalam penyampaian berita, apakah hanya
sebagai host saja atau termasuk juga dalam pencarian berita?
b. Dalam produk jurnalistik terdapat kode etik dan pedoman yang wajib dipatuhi dan ada uji
kompetensinya oleh Dewan Pers Indonesia, apakah kedepannya AI ini akan
diimplementasikan dalam penulisan berita?
Jawaban Manajemen Perseroan
Bapak Taufan E.N. Rotorasiko
Kedepannya menurut kami teknologi AI ini akan terus berkembang dan dapat dipergunakan
diberbagai industri, manusia dengan berbagai keterbatasannya dalam pekerjaannya bisa
dibantu dan dipermudah pekerjaannya dengan adanya teknologi AI. Perseroan saat ini sedang
mencoba mengimplementasikan teknologi AI kedalam lingkungan pekerjaan VIVA Group dan
salah satu contohnya tvOne AI. Penggunaan AI tersebut terbatas kepada presenter atau
pembaca beritanya saja, jadi untuk peliputan berita dan juga penulisan naskah tetap dilakukan
oleh jurnalis-jurnalis professional yang dimiliki oleh tvOne. Untuk pencarian data dan informasi
yang dilakukan oleh para jurnalis dapat juga dibantu dengan teknologi AI hal ini dapat
mempermudah dan mempercepat pekerjaan para jurnalis untuk memperoleh validasi atas data
dan informasi yang dibutuhkan, tetapi tentu saja jurnalis-jurnalis tersebut dalam melaksanakan
pekerjaannya tetap berpegangan dan berpedoman kepada kode etik jurnalistik yang berlaku di
Indonesia sehingga setiap berita dan informasi yang disampaikan oleh para presenter dalam
format AI tersebut tetap pada koridornya dan merupakan berita yang akurat dan terpercaya.
5. Arif (Suara Merdeka)
a. Untuk pengembangaan tvOne AI untuk saat ini dibelakang karakter AI masih ada manusia
yang mengisi suaranya, kedepannya apakah akan tetap seperti itu atau bagaimana?
b. Tadi disampaikan bahwa baru ada 2 negara india dan indonesia yang menggunakan AI dalam
penyampaian berita, bagaimana perkembangan di negara lain dan proyeksi kedepannya
seperti apa, apakah ini hanya trend sesaat atau memang generasi muda saat ini condong
lebih suka dengan tampilan AI seperti yang tadi dipertunjukkan?
Jawaban Manajemen Perseroan
Bapak Taufan E.N. Rotorasiko
Era penggunaan teknologi AI saat ini bisa dikatakan baru dimulai, tetapi jika diamati
perkembangannya cukup besar dan pesat. Berdasarkan hal tersebut, Perseroan mencoba
mengambil langkah awal dalam penggunaan dan pengembangan AI di industri media khususnya
media televisi. Untuk saat ini ada manusia yang berperan dibelakang karakter presenter AI
Page 5
tersebut, apakah kedepannya AI dapat benar-benar terlihat seperti manusia jawabannya adalah
iya, karena perkembangan AI yang sangat cepat dan semakin canggih. Tujuan Perseroan adalah
merangkul teknologi yang ada dan menggunakan teknologi tersebut untuk mendukung bisnis
Perseroan. Kita tidak bisa menghentikan perkembangan teknologi dan apabila kita menjauh dari
teknologi maka kita yang akan tertinggal di belakang dan akan kalah dalam persaingan.
6. Dimas (Kontan)
a. Berapa target pendapatan VIVA pada 2023? Apakah perusahaan dapat meraih laba pada
tahun ini? Bagaimana strategi VIVA ke depannya? Apakah tahun politik akan berdampak
positif bagi VIVA, terutama dari sisi pendapatan iklan atau konten?
b. Bagaimana persaingan bisnis siaran TV tahun ini menurut VIVA di tengah beralihnya siaran
tv analog menuju digital? Bagaimana strategi VIVA untuk beradaptasi di era tv digital?
c. Bagaimana pula strategi VIVA untuk bersaing dengan platform-platform streaming atau
layanan OTT?
Jawaban Manajemen Perseroan
a. Bapak Arhya Winastu Satyagraha
Target Perseroan untuk tahun 2023 adalah mencapai pertumbuhan sama dengan industri.
Sebagaimana disampaikan dan dapat dilihat pada materi presentasi yang tadi ditampilkan,
pada Q1 memang ada penurunan, akibat adanya sikap “wait and see” para pengiklan dan
agensi yang kerap kali terjadi pada setiap awal tahun, harapannya semester ke-2 pasar iklan
kembali normal sehingga target Perseroan dapat tercapai.
b. Bapak Arhya Winastu Satyagraha
Sebagaimana disampaikan pada pemaparan sebelumnya, mengenai ASO dan bagaimana
Perseroan menerapkan strategi yang didasarkan pada pergeseran pola konsumsi media
masyarakat dari product-centric ke consumer-centric, dimana program yang ditayangkan
menargetkan penonton yang sesuai dengan masing-masing pasar penonton ANTV dan
tvOne, sesuai dengan kebutuhan para pemirsa dan tentu saja dengan tetap mengikuti
perkembangan zaman.
c. Pak Arief Yahya
Seperti yang dilakukan oleh perusahaan media lainnya, Perseroan juga menayangkan
channel ANTV dan tvOne pada platform OTT melalui third-party platform untuk
memperluas jangkauan penontonnya, terutama YouTube dan juga Tiktok yang sedang
berkembang luar biasa. Untuk menghadapi persaingan dengan platform-platform OTT
tersebut, Perseroan mencoba mengembangkan first-party platform, karena dengan
menggunakan first-party platform maka Perseroan melalui ANTV dan tvOne dapat
melakukan direct sales, sehingga diharapkan hal tersebut dapat memaksimalkan
pendapatan yang diperoleh Perseroan melalui penayangan channel ANTV dan tvOne pada
platform selain televisi.
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.