Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 59
Page 1
Nomor Surat 072/FSW/CS/VII/2023
Nama Emiten Fajar Surya Wisesa Tbk
Kode Emiten FASW
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT DAYASA Perindustrian JAKARTA 2018 Operasi 3.225.926 JUTAAN IDR 99.9
ARIA PRIMA PUSAT
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Fajar Surya Wisesa Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. Fajar
Surya Wisesa Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas Fajar Surya Wisesa Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas FASW Entity code
Nomor identifikasi entitas AA225 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor B. Basic Materials Sector
Subsektor B1. Basic Materials Subsector
Industri B13. Containers & Packaging Industry
Subindustri B131. Containers & Packaging Subindustry
Informasi pemegang saham National and Foreign Controlling shareholder information
pengendali Corporation
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Jutaan / In Million statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Siddharta Widjaja & Rekan Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
Angga Pujaprayoga, CPA
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
121,842 84,477
equivalents
Aset keuangan derivatif Current derivative financial
21,165 28,124
lancar assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
855,919 922,514
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
296,774 358,086
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
189,751 6,262
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
58
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 1,593,323 1,771,888 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
50,098 37,691
lancar
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
131,657 75,176
lancar
Klaim atas pengembalian Current claims for tax
0 153,705
pajak lancar refund
Jumlah aset lancar 3,260,529 3,437,981 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 25,751 26,501 funds
lancar
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Non-current advances
lancar atas pembelian on purchase of
15,100 10,511
aset tetap property, plant and
equipment
Aset keuangan derivatif Non-current derivative
52,763 89,664
tidak lancar financial assets
Biaya dibayar dimuka Non-current prepaid
341 365
tidak lancar expenses
Aset pajak tangguhan 157,381 129,239 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
9,221,023 9,178,759
equipment
Aset takberwujud selain Intangible assets other
5,067 4,826
goodwill than goodwill
Jumlah aset tidak lancar 9,477,426 9,439,865 Total non-current assets
Jumlah aset 12,737,955 12,877,846 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
4,040,968 3,656,000
pendek
Utang usaha Trade payables
Page 5
Utang usaha pihak 741,076 660,095 Trade payables
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
49,091 26,642
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
107,452 116,564
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
8,914 22,940
berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
497 1,652
pendek pihak third parties
ketiga
Utang dividen 0 0 Dividends payable
Beban akrual jangka Current accrued
197,632 170,564
pendek expenses
Utang pajak 14,074 9,078 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 543,818 560,635
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 11,559 14,904 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas keuangan Short-term derivative
422 2,694
derivatif jangka pendek financial liabilities
Jumlah liabilitas Total current
5,715,503 5,241,768
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
434,767 460,909
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 1,496,702 1,823,640 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
2,951 6,708
liabilitas sewa
pembiayaan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 348,265 333,363 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
2,282,685 2,624,620
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 7,998,188 7,866,388 Total liabilities
Page 6
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 1,238,944 1,238,944 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
3,561 3,561
disetor capital
Cadangan revaluasi 1,344,923 1,344,923 Revaluation reserves
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program ( 70,728 ) ( 72,225 ) remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 2,200 2,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 2,220,867 2,494,255 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
4,739,767 5,011,458
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 4,739,767 5,011,458 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
12,737,955 12,877,846
ekuitas
Page 7
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
4,098,661 6,327,658
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 3,950,773 ) ( 5,515,621 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 147,888 812,037 Total gross profit
Beban penjualan ( 144,099 ) ( 194,227 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 123,889 ) ( 94,072 )
expenses
Pendapatan keuangan 188 367 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 195,925 ) ( 111,462 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
84,839 ( 101,157 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Keuntungan (kerugian) atas Gains (losses) on derivative
( 40,972 ) 81,753
instrumen keuangan derivatif financial instruments
Pendapatan lainnya 1,087 3,879 Other income
Beban lainnya ( 21 ) ( 616 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 270,904 ) 396,502
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak 54,707 ( 94,364 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 216,197 ) 302,138
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 216,197 ) 302,138 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 1,497 3,827 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 1,497 3,827 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 1,497 3,827 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif ( 214,700 ) 305,965 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 216,197 ) 302,138
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 0 0 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Page 8
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 214,700 ) 305,965 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 0 0 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 87.25 ) 121.93 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa Cadangan revaluasi kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Additional paid-in Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Revaluation reserves remeasurements of Equity
capital earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 1,238,944 3,561 1,344,923 ( 72,225 ) 2,000 2,494,255 5,011,458 5,011,458 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 1,238,944 3,561 1,344,923 ( 72,225 ) 2,000 2,494,255 5,011,458 5,011,458 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 216,197 ) ( 216,197 ) ( 216,197 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 1,497 1,497 1,497 Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 200 ( 200 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 56,991 ) ( 56,991 ) ( 56,991 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 1,238,944 3,561 1,344,923 ( 70,728 ) 2,200 2,220,867 4,739,767 4,739,767 Equity position, end of the period
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa Cadangan revaluasi kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Additional paid-in Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Revaluation reserves remeasurements of Equity
capital earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 1,238,944 3,561 1,286,839 ( 75,218 ) 1,800 2,669,398 5,125,324 5,125,324 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 1,238,944 3,561 1,286,839 ( 75,218 ) 1,800 2,669,398 5,125,324 5,125,324 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 302,138 302,138 302,138 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 3,827 3,827 3,827 Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 200 ( 200 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 294,869 ) ( 294,869 ) ( 294,869 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 1,238,944 3,561 1,286,839 ( 71,391 ) 2,000 2,676,467 5,136,420 5,136,420 Equity position, end of the period
Page 11
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
4,540,211 6,385,555
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 3,203,609 ) ( 5,204,902 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 338,161 ) ( 339,702 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 487,516 ) ( 217,209 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
510,925 623,742
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
188 367
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 196,808 ) ( 109,807 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 25,163 ) ( 117,019 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 289,142 397,283 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
289,142 397,283
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 31,393 ) ( 37,726 ) purchase of property, plant
and equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
481
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 207,280 ) ( 187,133 )
aset tetap property, plant and equipment
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
750 ( 426 )
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 237,442 ) ( 225,285 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 11,966,283 13,053,994 Proceeds from bank loans
Page 12
Pembayaran pinjaman bank ( 11,916,843 ) ( 12,934,985 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 6,784 ) ( 9,578 )
pembiayaan liabilities
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 56,991 ) ( 294,869 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 14,335 ) ( 185,438 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
37,365 ( 13,440 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
84,477 145,027
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
121,842 131,587
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian interim disusun atas dasar akrual dengan menggunakan konsep nilai Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian historis, kecuali ketika standar akuntansi mensyaratkan pengukuran nilai wajar. Laporan keuangan statements
konsolidasian interim disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Perseroan dan
entitas anak. Laporan arus kas konsolidasian menyajikan perubahan kas dari aktivitas operasi,
investasi dan pendanaan yang disusun dengan metode langsung (direct method). The interim
consolidated financial statements have been prepared on the accrual basis using the historical cost
concept, except where the accounting standards require fair value measurement. The interim
consolidated financial statements are presented in Rupiah, which is the Company and subsidiary?s
functional currency. The interim consolidated statement of cash flows presents the changes in cash
from operating, investing and financing activities and is prepared using the direct method.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian interim menggabungkan laporan keuangan Perseroan dan entitas Principles of consolidation
anak yang dikendalikan oleh Perseroan. Pengendalian tercapai ketika Perseroan memiliki kekuasaan
atas investee; terekspos dengan atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatan Perseroan
dengan investee; dan memiliki kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk
mempengaruhi imbal hasil. Laporan keuangan entitas anak dikonsolidasikan ketika Perseroan
memperoleh pengendalian atas entitas anak dan akan dihentikan ketika Perseroan kehilangan
pengendalian atas entitas anak. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan
konsolidasian interim telah diterapkan secara konsisten oleh Perseroan dan entitas anak dalam semua
hal yang material, kecuali dinyatakan lain. Seluruh transaksi dan saldo material antara Perseroan dan
entitas anak, termasuk aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, beban, dan dividen, dieliminasi.
Keuntungan dan kerugian dari transaksi Perseroan dan entitas anak, yang belum direalisasi,
dieliminasi dalam laporan keuangan konsolidasian interim. Kepentingan non-pengendali atas aset neto
entitas anak diidentifikasi sesuai proporsinya dan disajikan sebagai bagian dari ekuitas pada laporan
posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk. Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain entitas anak diatribusikan
kepada pemilik entitas induk dan kepada kepentingan non-pengendali berdasarkan proporsi
kepemilikan. Perubahan dalam kepentingan kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak
mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan
pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan
kepentingan kepemilikannya atas entitas anak. Selisih antara nilai tercatat kepentingan non-pengendali
yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam
ekuitas dan diatribusikan kepada pemilik entitas induk. The interim consolidated financial statements
incorporate the financial statements of the Company and subsidiary controlled by the Company.
Control is achieved when the Company has power over the investee; is exposed to or has rights to
variable returns from its involvement with the investee; and has the ability to use its power over the
investee to affect its return. The financial statements of a subsidiary is consolidated when the Company
obtains control over the subsidiary and ceased when the Company losses control over the subsidiary.
The accounting policies adopted in the consolidated financial statements have been consistently
applied by the Company and subsidiary in all material respects, unless otherwise stated. All material
intercompany transactions and balances of the Company and subsidiary, including assets, liabilities,
Page 14
equity, income, expenses, and dividends, are eliminated. Unrealized gains and losses resulting from
intercompany transactions of the Company and subsidiary are eliminated in the interim consolidated
financial statements. Non-controlling interests in the net assets of a subsidiary are identified at its
portion and are presented as part of equity in the consolidated statement of financial position,
separately from the equity attributable to the owners of the Company. Profit or loss and each
component of other comprehensive income of subsidiary are attributed to the owners of the Company
and to the non-controlling interests based on the ownership interest proportionally. Changes in the
owner of the Company?s ownership in a subsidiary that do not result in the loss of control are
accounted for as equity transactions. The carrying amount of the owners of the Company's ownership
interest and the non-controlling interests is adjusted to reflect the changes in their relative interests in
the subsidiary. Any difference between the adjusted carrying amount of non-controlling interests and
the fair value of the consideration paid or received is recognized directly in equity and attributed to the
owners of the Company.
Kas dan setara kas Pada pengakuan awal, aset keuangan diklasifikasikan sebagai diukur pada biaya perolehan Cash and cash equivalents
diamortisasi; nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain ("FVOCI") - investasi utang; FVOCI -
investasi ekuitas; atau, nilai wajar melalui laba rugi ("FVTPL"). Aset keuangan tidak direklasifikasi
setelah pengakuan awalnya kecuali jika Perseroan dan entitas anak mengubah model bisnis untuk
mengelola aset keuangan di mana semua aset keuangan yang terkena dampak direklasifikasi pada
hari pertama periode pelaporan pertama perubahan model bisnis. Aset keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi terdiri dari kas, piutang usaha dan lainnya, dan uang jaminan. Aset
keuangan ini pada awalnya diakui sebesar nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya perolehan diamortisasi dikurangi dengan kerugian
penurunan nilai. Pendapatan bunga, keuntungan dan kerugian selisih kurs, dan penurunan nilai diakui
dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian dari penghentian pengakuan aset keuangan tersebut diakui
dalam laba rugi. On initial recognition, a financial asset is classified as measured at amortized cost; fair
value through other comprehensive income (?FVOCI?) ? debt investment; FVOCI ? equity investment;
or, fair value through profit or loss (?FVTPL?). Financial assets are not reclassified subsequent to their
initial recognition unless the Company and subsidiary change its business model for managing financial
assets in which case all affected financial assets are reclassified on the first day of the first reporting
period following the change in the business model. The financial assets that are measured at amortized
cost consist of cash, trade and other receivables and guarantee deposits. These financial assets are
initially recognized at fair value plus directly attributable transaction costs, and subsequently are
measured at amortized cost using the effective interest method. The amortized cost is reduced by
impairment losses. Interest income, foreign exchange gains and losses and impairment are recognized
in profit or loss. Gains or losses on derecognition of these financial assets are recognized in profit or
loss.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Pada pengakuan awal, aset keuangan diklasifikasikan sebagai diukur pada biaya perolehan Trade and other receivables
diamortisasi; nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain ("FVOCI") - investasi utang; FVOCI -
investasi ekuitas; atau, nilai wajar melalui laba rugi ("FVTPL"). Aset keuangan tidak direklasifikasi
setelah pengakuan awalnya kecuali jika Perseroan dan entitas anak mengubah model bisnis untuk
mengelola aset keuangan di mana semua aset keuangan yang terkena dampak direklasifikasi pada
hari pertama periode pelaporan pertama perubahan model bisnis. Aset keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi terdiri dari kas, piutang usaha dan lainnya, dan uang jaminan. Aset
keuangan ini pada awalnya diakui sebesar nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya perolehan diamortisasi dikurangi dengan kerugian
Page 15
penurunan nilai. Pendapatan bunga, keuntungan dan kerugian selisih kurs, dan penurunan nilai diakui
dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian dari penghentian pengakuan aset keuangan tersebut diakui
dalam laba rugi. Perseroan dan entitas anak menghentikan pengakuan aset keuangan ketika hak
kontraktual atas arus kas dari aset keuangan berakhir, atau ketika dialihkan hak untuk menerima arus
kas kontraktual dalam suatu transaksi di mana secara substansial semua risiko dan manfaat dari
kepemilikan aset keuangan telah dialihkan, yaitu ketika pengendalian atas aset keuangan dilepaskan.
Dalam transaksi di mana aset keuangan dialihkan tetapi risiko dan manfaat yang terkait dengan
kepemilikan dipertahankan, aset yang ditransfer tidak dihentikan pengakuannya. On initial recognition,
a financial asset is classified as measured at amortized cost; fair value through other comprehensive
income (?FVOCI?) ? debt investment; FVOCI ? equity investment; or, fair value through profit or loss
(?FVTPL?). Financial assets are not reclassified subsequent to their initial recognition unless the
Company and subsidiary change its business model for managing financial assets in which case all
affected financial assets are reclassified on the first day of the first reporting period following the
change in the business model. The financial assets that are measured at amortized cost consist of
cash, trade and other receivables and guarantee deposits. These financial assets are initially
recognized at fair value plus directly attributable transaction costs, and subsequently are measured at
amortized cost using the effective interest method. The amortized cost is reduced by impairment
losses. Interest income, foreign exchange gains and losses and impairment are recognized in profit or
loss. Gains or losses on derecognition of these financial assets are recognized in profit or loss. The
Company and subsidiary derecognize a financial asset when the contractual rights to the cash flows
from the financial asset expire, or when it transfers the rights to receive the contractual cash flows in a
transaction in which substantially all of the risks and rewards of ownership of the financial asset are
transferred: i.e. when control over the financial asset is relinquished. In transactions where a financial
asset is transferred but the risks and rewards associated with ownership are somehow retained the
transferred asset is not derecognized.
Persediaan Persediaan diukur berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi neto, mana yang lebih rendah. Inventories
Biaya persediaan selain barang dalam perjalanan dihitung dengan metode rata-rata tertimbang. Biaya
barang dalam proses dihitung berdasarkan beban produksi rata-rata sesuai dengan estimasi tingkat
penyelesaian. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal
dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.
Penyisihan penurunan nilai persediaan ditetapkan berdasarkan evaluasi atas keadaan persediaan
pada akhir tahun dan estimasi penggunaan masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang.
Inventories are measured at the lower of cost or net realizable value. Cost of inventories except goods
in transit is computed using the weighted average method. Cost of work in process is computed based
on the average production costs proportional to their estimated stage of completion. Net realizable
value is the estimated selling price in the ordinary course of business less the estimated costs of
completion and the estimated costs necessary to make the sale. Provision for decline in value of
inventories is determined based on the review of the condition of inventories at year end and estimated
future usage of each inventory item.
Aset tetap Tanah diukur dengan model revaluasi. Penilaian tanah dilakukan oleh penilai yang memenuhi Fixed assets
kualifikasi. Penilaian tersebut dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa nilai tercatat pada
tanggal pelaporan tidak berbeda secara material dari nilai wajar aset yang dinilai kembali. Surplus yang
timbul dari revaluasi diakui dalam pendapatan komprehensif lain tahun berjalan dan dimasukkan dalam
surplus revaluasi pada ekuitas pada tanggal pelaporan. Setiap penurunan revaluasi selanjutnya diakui
dalam penghasilan komprehensif lain sepanjang penurunan tersebut mengurangi surplus revaluasi
sebelumnya pada ekuitas. Aset tetap (selain tanah) diukur dengan menggunakan model biaya, di
mana pada awal pengakuan diukur sebesar biaya perolehan, dan selanjutnya dikurangi akumulasi
Page 16
penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Penyusutan diterapkan dengan menggunakan metode
garis lurus selama taksiran masa manfaat aset sebagai berikut: Bangunan dan prasarana : 20-40 tahun
Mesin dan peralatan : 10-30 tahun Kendaraan : 5 tahun Perabot dan peralatan : 5 tahun Metode
penyusutan dan masa manfaat atau manfaat ekonomis aset tetap ditelaah setiap akhir tahun.
Pengaruh setiap perubahan estimasi diberlakukan secara prospektif. Pada April 2023, Perseroan dan
entitas anak mengubah taksiran masa manfaat bangunan dan prasarana menjadi 40 tahun terhitung
sejak saat perolehannya (Catatan 8). Aset tetap yang sudah tidak digunakan atau yang dijual, nilai
tercatatnya dikeluarkan dari kelompok aset tetap, dan keuntungan dan kerugian yang terjadi dari
penjualan aset tetap tersebut diakui dalam laba rugi. Aset dalam konstruksi merupakan akumulasi
biaya bahan, tenaga kerja langsung, dan biaya lain yang terkait langsung dengan pembangunan aset
tetap, termasuk biaya pinjaman yang dikapitalisasi (jika ada). Akumulasi biaya direklasifikasi ke akun
aset tetap terkait pada saat konstruksi selesai dan aset tersebut siap untuk digunakan sesuai
tujuannya. Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya.
Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah, mengganti atau memperbaiki
aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset jika dan hanya jika besar kemungkinan manfaat
ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Perseroan dan entitas
anak dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. Land is measured under the revaluation
model. The valuation of land was performed by a qualified appraiser. The valuation is periodically
reassessed to ensure that the carrying amount at the reporting date does not differ materially from the
fair value of revalued asset. The surplus arising from the revaluation was recognized in other
comprehensive income for the year and included in revaluation surplus within equity at reporting date.
Any subsequent revaluation decrease is recognized in other comprehensive income to the extent that it
reduces the previous revaluation surplus in equity. Fixed assets (other than land) are measured using
the cost model, i.e., initially measured at cost, and subsequently carried net of accumulated
depreciation and accumulated impairment losses. Depreciation is applied using the straight-line method
over the estimated useful lives of the assets as follows: Buildings and improvements : 20-40 years
Machineries and equipment : 10-30 years Vehicles : 5 years Furniture, fixtures and equipment : 5 years
Depreciation method and useful life or economic benefit of fixed assets is reviewed at each year end.
The effect of any changes in estimate is accounted for on a prospective basis. In April 2023, the
Company and subsidiary changed useful lives of buildings and improvements to 40 years from their
acquisition dates (Note 8). Fixed assets which are no longer used or disposed, their carrying amounts
are removed from the fixed assets, and gains and losses from the sale or disposal of the fixed assets
are recognized in profit or loss. Assets under construction represent the accumulated cost of materials,
direct labor, and other costs directly related to the construction of the fixed assets, including capitalized
borrowing costs (if applicable). The accumulated cost is reclassified to the related fixed assets account
when the construction is completed, and that asset is ready for its intended use. The cost of
maintenance and repairs is charged to profit or loss as incurred. Other costs incurred subsequently to
add to, replace part of, or service an item of fixed assets, are recognized as asset if, and only if, it is
probable and that future economic benefits associated with the item will flow to the Company and
subsidiary and the cost of the item can be measured reliably.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Nilai tercatat aset non-keuangan Perseroan dan entitas anak ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Impairment of non-financial assets
untuk menentukan apakah terdapat indikasi penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut maka nilai
terpulihkan aset tersebut diestimasi. Rugi penurunan nilai diakui jika nilai tercatat unit penghasil kas
melebihi nilai terpulihkannya. Unit penghasil kas adalah kelompok terkecil aset yang dapat diidentifikasi
dan menghasilkan arus kas yang sebagian besar independen dari aset lainnya. Rugi penurunan nilai
diakui dalam laba rugi. Nilai terpulihkan unit penghasil kas adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai
pakai dan nilai wajar dikurangi dengan biaya untuk menjual. Dalam menentukan nilai pakai, estimasi
Page 17
arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak
yang mencerminkan penilaian pasar kini atas nilai waktu uang dan risiko spesifik terhadap aset. Rugi
penurunan nilai yang diakui pada periode sebelumnya dievaluasi pada setiap tanggal pelaporan untuk
indikasi apakah rugi penurunan nilai telah berkurang atau tidak ada lagi. Rugi penurunan nilai
dipulihkan jika terdapat perubahan dalam estimasi yang digunakan untuk menentukan nilai terpulihkan.
Rugi penurunan nilai dipulihkan sebatas nilai aset tercatat yang tidak melebihi nilai tercatat yang
seharusnya diakui, setelah dikurangi penyusutan atau amortisasi, jika tidak ada rugi penurunan nilai
yang telah diakui. The carrying amounts of the Company and subsidiary non-financial assets are
reviewed at each reporting date to determine whether there is any indication of impairment. If any such
indication exists, then the asset?s recoverable amount is estimated. An impairment loss is recognized if
the carrying amount of a cash-generating unit exceeds its recoverable amount. A cash-generating unit
is the smallest identifiable asset group that generates cash flows that largely are independent from
other assets. Impairment losses are recognized in profit or loss. The recoverable amount of a
cash-generating unit is the greater of its value in use or its fair value less costs to sell. In assessing
value in use, the estimated future cash flows are discounted to their present value using a pre-tax
discount rate that reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific
to the asset. Impairment losses recognized in prior periods are assessed at each reporting date for any
indications that the loss has decreased or no longer exists. An impairment loss is reversed if there has
been a change in the estimates used to determine the recoverable amount. An impairment loss is
reversed only to the extent that the asset?s carrying amount does not exceed the carrying amount that
would have been determined, net of depreciation or amortization, if no impairment loss had been
recognized.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai diukur pada biaya perolehan diamortisasi, atau FVTPL. Trade payables and other liabilities
Suatu liabilitas keuangan FVTPL diukur demikian jika diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
diperdagangkan, merupakan derivatif, atau ditetapkan demikian pada pengakuan awal. Utang bank,
utang usaha dan lainnya, biaya yang masih harus dibayar, dan liabilitas jangka panjang pada awalnya
diakui sebesar nilai wajar ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Beban bunga dan keuntungan dan
kerugian selisih kurs diakui dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian penghentian pengakuan diakui
dalam laba rugi. Perseroan dan entitas anak menghentikan pengakuan liabilitas keuangannya ketika
kewajiban kontraktualnya dihentikan, dibatalkan, atau dihapuskan. Perseroan dan entitas anak juga
menghentikan pengakuan liabilitas keuangan ketika persyaratannya diubah dan arus kas dari liabilitas
yang dimodifikasi secara substansial berbeda, dalam hal ini liabilitas keuangan baru, berdasarkan
persyaratan yang diubah, diakui pada nilai wajar. Pada penghentian pengakuan liabilitas keuangan,
perbedaan antara nilai tercatat yang dihapuskan dan imbalan yang dibayarkan (termasuk aset
nontunai yang dialihkan atau liabilitas yang ditanggung) diakui dalam laba rugi. Financial liabilities are
classified as either measured at amortized cost, or at FVTPL. FVTPL financial liability is measured as
such if it is classified as held-for-trading, it is a derivative, or it is designated as such on initial
recognition. Bank loans, trade and other payables, accrued expenses, and long-term liabilities are
initially recognized at fair value plus transaction costs and subsequently measured at amortized cost
using the effective interest method. Interest expense and foreign exchange gains and losses are
recognized in profit or loss. Gain or loss on derecognition are also recognized in profit or loss. The
Company and subsidiary derecognize a financial liability when its contractual obligations are
discharged, cancelled, or otherwise extinguished. The Company and subsidiary also derecognize a
financial liability when its terms are modified and the cash flows of the modified liability are substantially
different, in which case a new financial liability, based on the modified terms, is recognized at fair value.
On derecognition of a financial liability, the difference between the carrying amount extinguished and
Page 18
the consideration paid (including any non-cash assets transferred or liabilities assumed) is recognized
in profit or loss.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur berdasarkan pertimbangan yang ditentukan dalam kontrak dengan pelanggan. Revenue and expense recognition
Perseroan dan entitas anak mengakui pendapatan ketika mengalihkan kendali produk ke pelanggan.
Tabel berikut memberikan informasi tentang sifat dan waktu pemenuhan kewajiban pelaksanaan dalam
kontrak dengan pelanggan, termasuk persyaratan pembayaran yang signifikan, dan kebijakan
pengakuan pendapatan. Untuk penjualan ekspor, pelanggan memperoleh kendali atas produk setelah
memuat produk ke pengangkut yang relevan di pelabuhan, sedangkan untuk penjualan lokal,
pelanggan memperoleh kendali atas produk saat produk diterima oleh pelanggan di gudang. Faktur
dibuat dan pendapatan diakui pada saat itu, dikurangi retur dan potongan penjualan. Faktur biasanya
dibayar dalam waktu 14 hingga 90 hari. Tidak ada ketentuan bill-and-hold dan poin loyalitas.
Pendapatan diakui ketika pelanggan memperoleh kendali atas produk, untuk penjualan ekspor
biasanya setelah memuat produk ke pengangkut yang relevan di pelabuhan, sedangkan untuk
penjualan lokal biasanya saat produk diterima oleh pelanggan di gudang karena pada saat itu
pelanggan dapat mengarahkan penggunaan produk dan pelanggan akan memperoleh secara
substansial semua manfaat ekonomi dari produk tersebut. Revenue is measured based on the
consideration specified in a contract with a customer. The Company and subsidiary recognize revenue
when it transfers control over a product to a customer. The following table provides information about
the nature and timing of the satisfaction of performance obligations in contracts with customers,
including significant payment terms, and the related revenue recognition policies. For export sales,
customer obtains control of the products upon loading the products onto the relevant carrier at the port,
while for local sales, customer obtains control of the products when the products are delivered to
customer?s premises. Invoices are generated and revenue is recognized at that point in time, net of
sales returns and discounts. Invoices are usually payable within 14 to 90 days. There is no bill-and-hold
arrangement and loyalty points. Revenue is recognized when the customer obtains control of the
products, for export sales usually upon loading the products onto the relevant carrier at the port, while
for local sales usually when the products are delivered to customer?s premises because by then the
customer can direct the use of the products and obtains substantially all of the economic benefits from
the products.
Transaksi dengan pihak berelasi Definisi pihak berelasi yang digunakan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Transactions with related parties
(?PSAK?) 7, ?Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi?. Semua hubungan, transaksi dan saldo material
dengan pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen, diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
konsolidasian interim. Related party definition used are in accordance with Statement of Financial
Accounting Standard(?PSAK?) 7, ?Related Party Disclosures?. All material relationships, transactions
and balances with related parties, including commitments, are disclosed in the notes to the interim
consolidated financial statements.
Pajak penghasilan Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak kini dan pajak tangguhan Income taxes
diakui dalam laba rugi kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi yang langsung diakui dalam
ekuitas atau dalam pendapatan komprehensif lain. Pajak kini adalah utang atau piutang pajak yang
diharapkan atas penghasilan atau rugi kena pajak untuk tahun berjalan, dengan menggunakan tarif
pajak yang secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan keuangan dan penyesuaian terhadap
utang pajak tahuntahun sebelumnya. Pajak tangguhan diakui atas semua perbedaan temporer antara
nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tujuan pelaporan keuangan dan nilai yang digunakan untuk tujuan
perpajakan. Pajak tangguhan ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan
diterapkan terhadap perbedaan temporer pada saat pembalikan, berdasarkan peraturan yang telah
berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan keuangan. Kebijakan akuntansi ini juga
Page 19
mengharuskan pengakuan atas manfaat pajak di masa yang akan datang, seperti kompensasi rugi
fiskal, jika kemungkinan realisasi manfaat tersebut di masa mendatang cukup besar (probable). Dalam
menentukan nilai pajak kini dan pajak tangguhan, Perseroan dan entitas anak mempertimbangkan
dampak dari posisi pajak yang tidak pasti dan penambahan pajak dan denda. Aset pajak tangguhan
merupakan saldo bersih sisa manfaat pajak tangguhan yang berasal dan digunakan sampai dengan
tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan dikurangi
sebatas manfaat pajak tersebut tidak lagi mungkin direalisasi; pengurangan tersebut akan dipulihkan
ketika kemungkinan laba kena pajak masa depan membaik. Aset dan liabilitas pajak tangguhan
disajikan saling hapus di laporan posisi keuangan konsolidasian, kecuali aset dan liabilitas pajak
tangguhan untuk entitas yang berbeda, sesuai dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini. Income
tax expense comprises current and deferred tax. Current tax and deferred tax are recognized in profit
or loss except to the extent that they relate to items recognized directly in equity or in other
comprehensive income. Current tax is the expected tax payable or receivable on taxable income or
loss for the year, using tax rates substantively enacted as of the reporting date and any adjustment to
tax payable in respect of previous years. Deferred tax is recognized in respect of temporary differences
between the carrying amounts of assets and liabilities for financial reporting purposes and the amounts
used for taxation purposes. Deferred tax is measured at the tax rates that are expected to be applied to
temporary differences when they reverse, based on the laws that have been enacted or substantively
enacted at the reporting date. This accounting policies also requires the recognition of future tax
benefits, such as tax loss carry forwards, to the extent that realization of such benefits is probable. In
determining the amount of current and deferred tax, the Company and subsidiary take into account the
impact of uncertain tax positions and any additional taxes and penalties. Deferred tax assets represent
the net remaining balance of deferred tax benefits that have been originated and utilized through the
reporting date. Deferred tax assets are reviewed at each reporting date and are reduced to the extent
that it is no longer probable that the related tax benefit will be realized; such reductions are reversed
when the probability of future taxable profits improves. Deferred tax assets and liabilities are offset in
the consolidated statement of financial position, except if these are for different legal entities, in the
same manner the current tax assets and liabilities are presented.
Provisi Provisi diakui jika Perseroan dan entitas anak memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun Provisions
bersifat konstruktif) jika, sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian
kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan
nilai kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan besar tidak
terjadi arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan kewajiban
tersebut, maka provisi dibalik. Provisions are recognized when the Company and subsidiary have a
present obligation (legal or constructive) where, as a result of a past event, it is probable that an
outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the obligation and a reliable
estimate can be made of the amount of the obligation. Provisions are reviewed at each reporting date
and adjusted to reflect the current best estimate. If it is no longer probable that an outflow of resources
embodying economic benefits will be required to settle the obligation, the provision is reversed.
Imbalan kerja karyawan Perseroan dan entitas anak menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti untuk karyawan Employee benefits
tetapnya. Perseroan dan entitas anak menghitung dan membukukan estimasi imbalan kerja untuk
seluruh karyawannya yang memenuhi kualifikasi sesuai dengan Kesepakatan Kerja Bersama dan
peraturan ketenagakerjaan di Indonesia. Untuk program pensiun normal, Perseroan dan entitas anak
menghitung dan mengakui imbalan yang lebih tinggi antara peraturan ketenagakerjaan yang berlaku
dengan program pensiun tersebut. Liabilitas imbalan pasca kerja dihitung sebesar nilai kini dari
estimasi jumlah imbalan pasca kerja di masa depan yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh
Page 20
karyawan pada masa kini dan masa lalu. Perhitungan dilakukan oleh aktuaris berkualifikasi dengan
menggunakan metode projected unit credit. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari pengukuran
kembali aktuarial atas liabilitas imbalan pasti neto langsung diakui dalam penghasilan komprehensif
lain. Ketika manfaat program berubah atau ketika suatu kurtailmen atas program terjadi, dampak
perubahan atas manfaat program tersebut yang terkait dengan jasa lalu atau keuntungan dan kerugian
atas kurtailmen dan penyelesaian diakui segera dalam laba rugi. The Company and subsidiary
established a defined benefit pension plan covering permanent employee. The Company and
subsidiary calculate, and record estimated employee benefits obligation for its eligible employees
based on the Collective Labor Agreement and Indonesian labor regulations. For normal pension
scheme, the Company and subsidiary calculate and recognize the higher of the benefits under the
applicable labor regulations and those under such pension plan. The obligation for post-employment
benefits is calculated at the present value of estimated futurebenefits that the employees have earned
in return for their services in the current or prior periods. The calculation is performed by a qualified
actuary using the projected unit credit method. Gains or losses arising from actuarial remeasurements
of the net defined benefit liability are recognized immediately in other comprehensive income. When
the benefits of a plan are changed or when a plan is curtailed, the resulting change in benefit that
relates to past service or the gain or loss on curtailment is recognized immediately in profit or loss.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan Earnings per share
kepada pemilik Perseroan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham beredar/ditempatkan selama
periode yang bersangkutan. Basic earnings per share are computed by dividing profit for the period
attributable to the owners of the Company by the weighted average of total outstanding/ issued shares
during theperiod.
Pelaporan segmen lnformasi segmen operasi disajikan secara konsisten menurut informasi internal yang digunakan oleh Segment reporting
pengambil keputusan operasional dalam mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen
operasi Perseroan. Segmen operasi adalah komponen dari entitas yang melakukan aktivitas bisnis
yang mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban
terkait transaksi dengan komponen lain dalam entitas yang sama; yang hasil operasinya dikaji ulang
secara berkala oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya
yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan tersedia informasi keuangan
yang dapat dipisahkan. Operating segment information is presented consistently based on the internal
information used by the chief operating decision maker in allocating resources and assessing
performance of the Company's operating segments. An operating segment is a component of an entity
that engages in business activities from which it may earn revenues and incur expenses, including
revenues and expenses relating to transactions with other components of the same entity; whose
operating results are regularly reviewed by the chief operating decision maker to make decisions about
resources to be allocated to the segment and assess its performance; and for which discrete financial
information is available.
Instrumen keuangan derivatif Aset derivatif diklasifikasikan sebagai instrumen FVTPL, dan keuntungan atau kerugian terkait, dan Derivative financial instruments
beban bunga, diakui dalam laba rugi. Liabilitas derivatif diklasifikasikan sebagai instrumen FVTPL, dan
keuntungan atau kerugian terkait, dan beban bunga, diakui dalam laba rugi. Derivative assets are
classified as FVTPL instruments, and the related gains or losses, and interest charges, are recognized
in profit or loss. Derivative liabilities are classified as FVTPL instruments, and the related gains or
losses, and interest charges, are recognized in profit or loss.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Laporan keuangan Perseroan dan entitas anak masing-masing diukur dan disajikan dalam mata uang Foreign currency transactions and balances
dari lingkungan ekonomi utama dimana mereka beroperasi (mata uang fungsionalnya). Laporan
Page 21
keuangan konsolidasian disajikan dalam mata uang Rupiah yang merupakan mata uang fungsional
dan penyajian Perseroan. Transaksi dalam mata uang selain mata uang fungsional entitas (mata uang
asing) dijabarkan ke mata uang fungsionalnya denganmenggunakan kurs yang berlaku pada tanggal
transaksi. Pada tanggal pelaporan, saldo aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan
ke mata uang fungsionalnya dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Laba
atau rugi selisih kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain period berjalan. Aset dan liabilitas non-keuangan yang diukur atas dasar nilai historis
dalam mata uang asing dijabarkan kembali ke mata uang fungsional dengan menggunakan kurs yang
berlaku pada tanggal transaksi. Keuntungan dan kerugian mata uang asing dari penjabaran kembali
aset dan liabilitas moneter yang timbul dari aktivitas operasi umumnya diakui dalam laporan laba rugi.
Pada tanggal pelaporan kurs yang digunakan untuk menjabarkan mata uang asing ke mata uang
Rupiah adalah sebagai berikut: Per 30 Juni 2023 : 1 Baht (THB) : 427 1 Dolar Amerika Serikat (USD) :
15.026 1 Euro (EUR) : 16.374 1 Yuan Cina (CNY) : 2.077 1 Dolar Singapura (SGD) : 11.102 1
Poundsterling Inggris (GBP) : 19.142 1 Yen Jepang (JPY) : 105 Per 31 Desember 2022 : 1 Baht (THB)
: 455 1 Dolar Amerika Serikat (USD) : 15.731 1 Euro (EUR) : 16.713 1 Yuan Cina (CNY) : 2.257 1
Dolar Singapura (SGD) : 11.659 1 Poundsterling Inggris (GBP) : 18.926 1 Yen Jepang (JPY) : 118 The
respective financial statements of the Company and subsidiary are measured and presented in the
currency of the primary economic environment in which they operate (their functional currency). The
interim consolidated financial statements are presented in Indonesian Rupiah, which is the functional
and presentation currency of the Company. Transactions in currency other than the functional currency
(foreign currency) are translated into its functional currency at the exchange rates prevailing at the
transaction date. At the reporting date, balances of monetary assets and liabilities in foreign currency
are translated into its functional currency at the exchange rates prevailing at that date. The resulting
gains or losses are credited or charged to the statement of profit or loss and other comprehensive
income for the current period. Non-monetary assets and liabilities that are measured based on
historical cost in a foreign currency are retranslated to the functional currency using the exchange rate
at the date of the transaction. Foreign currency gains and losses on retranslation of monetary assets
and liabilities that arise from operating activities are generally recognized in profit or loss. As of
reporting dates the exchange rates used to translate the foreign currencies into Indonesian Rupiah are
as follows: As of 30 June 2023 : 1 Baht (THB) : 427 1 US Dollar (USD) : 15.026 1 Euro (EUR) : 16.374
1 Chinese Yuan (CNY) : 2.077 1 Singapore Dollar (SGD) : 11.102 1 British Pounds (GBP) : 19.142 1
Japanese Yen (JPY) : 105 As of 31 December 2022 : 1 Baht (THB) : 455 1 US Dollar (USD) : 15.731 1
Euro (EUR) : 16.713 1 Chinese Yuan (CNY) : 2.257 1 Singapore Dollar (SGD) : 11.659 1 British
Pounds (GBP) : 18.926 1 Japanese Yen (JPY) : 118
Aset hak guna Perseroan dan entitas anak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa pada tanggal mulai sewa. Right of use assets
Aset hak-guna awalnya diukur pada harga perolehan, yang terdiri dari jumlah awal liabilitas sewa yang
disesuaikan untuk setiap pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal dimulainya,
ditambah biaya langsung awal yang timbul dan estimasi biaya untuk membongkar dan memindahkan
aset atau untuk memulihkan aset atau lokasi di mana aset berada, dikurangi insentif sewa yang
diterima. Aset hak-guna tersebut selanjutnya disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus dari
tanggal dimulainya sewa sampai dengan mana yang lebih awal antara akhir masa manfaat aset atau
akhir masa sewa. Estimasi masa manfaat dari aset hak-guna ditentukan dengan dasar yang sama
dengan aset tetap. Selain itu, aset hak-guna secara berkala dikurangi dengan kerugian penurunan nilai
jika ada dan disesuaikan untuk pengukuran kembali liabilitas sewa tertentu. The Company and
subsidiary recognize a right-of-use asset and a lease liability at the lease commencement date. The
right-of-use asset is initially measured at cost, which comprises the initial amount of the lease liability
adjusted for any lease payments made at or before the commencement date, plus any initial direct
Page 22
costs incurred and an estimate of costs to dismantle and remove the underlying asset or to restore the
underlying asset or the site on which it is located, less any lease incentives received. The right-of-use
asset is subsequently depreciated using the straight-line method from the commencement date to the
earlier of the end of the useful life of the right-of-use asset or the end of the lease term. The estimated
useful lives of right-of-use assets are determined on the same basis as those of fixed assets. In
addition, the right-of-use asset is periodically reduced by impairment losses if any and adjusted for
certain remeasurements (as described below) of the lease liability.
Aset takberwujud Aset takberwujud yang dibeli, yang terdiri dari lisensi perangkat lunak komputer dan lisensi teknologi Intangible assets
lainnya, memiliki masa manfaat terbatas, dan diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi
amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan metode
garis lurus selama taksiran masa manfaat dari aset takberwujud, sejak tanggal aset tersebut tersedia
untuk digunakan. Estimasi masa manfaat dari aset takberwujud tersebut selama 5 tahun. Purchased
intangible assets, which comprise computer software and other technological licenses, have finite
useful lives, and are measured at cost less accumulated amortization and accumulated impairment
losses. Amortization is recognized in profit or loss on a straight-line basis over the estimated useful
lives of intangible assets, from the date they are available for use. The estimated useful life of the
intangible assets is 5 years.
Instrumen keuangan Aset keuangan : Pada pengakuan awal, aset keuangand iklasifikasikan sebagai diukur pada biayap Financial instruments
erolehan diamortisasi; nilai wajar melaluip enghasilan komprehensif lain ("FVOCI") -investasi utang;
FVOCI - investasi ekuitas; atau,nilai wajar melalui laba rugi ("FVTPL"). Aset keuangan tidak
direklasifikasi setelah pengakuan awalnya kecuali jika Perseroan dan entitas anak mengubah model
bisnis untuk mengelola aset keuangan di mana semua aset keuangan yang terkena dampak
direklasifikasi pada hari pertama periode pelaporan pertama perubahan model bisnis. Aset keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi terdiri dari kas, piutang usaha dan lainnya, dan uang
jaminan. Aset keuangan ini pada awalnya diakui sebesar nilai wajar ditambah biaya transaksi yang
dapat diatribusikan secara langsung, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya perolehan diamortisasi dikurangi dengan kerugian
penurunan nilai. Pendapatan bunga, keuntungan dan kerugian selisih kurs, dan penurunan nilai diakui
dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian dari penghentian pengakuan aset keuangan tersebut diakui
dalam laba rugi. Aset derivatif diklasifikasikan sebagai instrumen FVTPL, dan keuntungan atau
kerugian terkait, dan beban bunga, diakui dalam laba rugi. Liabilitas keuangan : Liabilitas keuangan
diklasifikasikan sebagai diukur pada biaya perolehan diamortisasi, atau FVTPL. Suatu liabilitas
keuangan FVTPL diukur demikian jika diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan,
merupakan derivatif, atau ditetapkan demikian pada pengakuan awal. Utang bank, utang usaha dan
lainnya, biaya yang masih harus dibayar, dan liabilitas jangka panjang pada awalnya diakui sebesar
nilai wajar ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Beban bunga dan keuntungan dan kerugian selisih kurs
diakui dalam laba rugi. Keuntungan atau kerugian penghentian pengakuan diakui dalam laba rugi.
Liabilitas derivatif diklasifikasikan sebagai instrumen FVTPL, dan keuntungan atau kerugian terkait, dan
beban bunga, diakui dalam laba rugi. Penghentian pengakuan aset keuangan : Perseroan dan entitas
anak menghentikan pengakuan aset keuangan ketika hak kontraktual atas arus kas dari aset keuangan
berakhir, atau ketika dialihkan hak untuk menerima arus kas kontraktual dalam suatu transaksi di mana
secara substansial semua risiko dan manfaat dari kepemilikan aset keuangan telah dialihkan, yaitu
ketika pengendalian atas aset keuangan dilepaskan. Dalam transaksi di mana aset keuangan dialihkan
tetapi risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan dipertahankan, aset yang ditransfer tidak
dihentikan pengakuannya. Penghentian pengakuan liabilitas keuangan : Perseroan dan entitas anak
menghentikan pengakuan liabilitas keuangannya ketika kewajiban kontraktualnya dihentikan,
Page 23
dibatalkan, atau dihapuskan. Perseroan dan entitas anak juga menghentikan pengakuan liabilitas
keuangan ketika persyaratannya diubah dan arus kas dari liabilitas yang dimodifikasi secara
substansial berbeda, dalam hal ini liabilitas keuangan baru, berdasarkan persyaratan yang diubah,
diakui pada nilai wajar. Pada penghentian pengakuan liabilitas keuangan, perbedaan antara nilai
tercatat yang dihapuskan dan imbalan yang dibayarkan (termasuk aset nontunai yang dialihkan atau
liabilitas yang ditanggung) diakui dalam laba rugi. Saling hapus : Aset keuangan dan liabilitas
keuangan saling hapus dan nilai neto disajikan di laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan
hanya jika, Perseroan dan entitas anak memiliki hak yang dapat diberlakukan secara hukum untuk
menghapus jumlah tersebut dan bermaksud untuk menyelesaikannya secara neto atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan kewajiban secara bersamaan. Penurunan nilai : Perseroan
dan entitas anak mengakui penyisihan kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian ("ECL") atas aset
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Pengukuran ECL : ECL adalah perkiraan
probabilitas tertimbang kerugian kredit. Kerugian kredit diukur sebagai nilai kini dari semua kekurangan
kas (yaitu perbedaan antara arus kas terutang ke Perseroan dan entitas anak sesuai dengan kontrak
dan arus kas yang diharapkan diterima Perseroan dan entitas anak). ECL didiskontokan dengan suku
bunga efektif dari aset keuangan. Penyajian penyisihan ECL dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian Cadangan kerugian aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dikurangkan dari jumlah tercatat bruto aset tersebut. Perseroan dan entitas anak mengukur penyisihan
kerugian yang mencerminkan ECL hingga jatuh tempo, termasuk saldo bank yang risiko kreditnya
(yaitu risiko gagal bayar yang terjadi selama perkiraan umur instrumen keuangan) tidak meningkat
secara signifikan sejak pengakuan awal, sedangkan penyisihan kerugian ditentukan berdasarkan ECL
12 bulan. Penyisihan kerugian untuk piutang usaha dan lainnya, diukur pada jumlah yang mewakili
ECL sepanjang umurnya. Financial assets : On initial recognition, a financial asset is classified as
measured at amortized cost; fair value through other comprehensive income (?FVOCI?) ? debt
investment; FVOCI ? equity investment; or, fair value through profit or loss (?FVTPL?). Financial assets
are not reclassified subsequent to their initial recognition unless the Company and subsidiary change
its business model for managing financial assets in which case all affected financial assets are
reclassified on the first day of the first reporting period following the change in the business model. The
financial assets that are measured at amortized cost consist of cash, trade and other receivables and
guarantee deposits. These financial assets are initially recognized at fair value plus directly attributable
transaction costs, and subsequently are measured at amortized cost using the effective interest
method. The amortized cost is reduced by impairment losses. Interest income, foreign exchange gains
and losses and impairment are recognized in profit or loss. Gains or losses on derecognition of these
financial assets are recognized in profit or loss. Derivative assets are classified as FVTPL instruments,
and the related gains or losses, and interest charges, are recognized in profit or loss. Financial
liabilities : Financial liabilities are classified as either measured at amortized cost, or at FVTPL. FVTPL
financial liability is measured as such if it is classified as held-for-trading, it is a derivative, or it is
designated as such on initial recognition. Bank loans, trade and other payables, accrued expenses,
and long-term liabilities are initially recognized at fair value plus transaction costs and subsequently
measured at amortized cost using the effective interest method. Interest expense and foreign exchange
gains and losses are recognized in profit or loss. Gain or loss on derecognition are also recognized in
profit or loss. Derivative liabilities are classified as FVTPL instruments, and the related gains or losses,
and interest charges, are recognized in profit or loss. Derecognition financial assets : The Company
and subsidiary derecognize a financial asset when the contractual rights to the cash flows from the
financial asset expire, or when it transfers the rights to receive the contractual cash flows in a
transaction in which substantially all of the risks and rewards of ownership of the financial asset are
transferred: i.e. when control over the financial asset is relinquished. In transactions where a financial
Page 24
asset is transferred but the risks and rewards associated with ownership are somehow retained the
transferred asset is not derecognized. Derecognition financial liabilities : The Company and subsidiary
derecognize a financial liability when its contractual obligations are discharged, cancelled, or otherwise
extinguished. The Company and subsidiary also derecognize a financial liability when its terms are
modified and the cash flows of the modified liability are substantially different, in which case a new
financial liability, based on the modified terms, is recognized at fair value. On derecognition of a
financial liability, the difference between the carrying amount extinguished and the consideration paid
(including any non-cash assets transferred or liabilities assumed) is recognized in profit or loss.
Offsetting : Financial assets and financial liabilities are offset, and the net amount presented in the
consolidated statement of financial position when, and only when, the Company and subsidiary
currently have a legally enforceable right to set off the amounts and it intends either to settle them on a
net basis or to realize the asset and settle the liability simultaneously. Impairment : The Company and
subsidiary recognize loss allowances for expected credit loss (?ECL?) on financial assets measured at
amortized cost. Measurement of ECLs ECLs are a probability-weighted estimates of credit losses.
Credit losses are measured as the present value of all cash shortfalls (i.e. the difference between the
cash flows due to the entity in accordance with the contract and the cash flows that the Company
expects to receive). ECLs are discounted at the effective interest rate of the financial asset.
Presentation of allowance ECL in the consolidated statement of financial position Loss allowances for
financial assets measured at amortized cost are deducted from the gross carrying amount of the
assets. The Company and subsidiary measure loss allowances at an amount that reflects the lifetime
ECL, except for cash in bank for which credit risk (i.e. the risk of default occurring over the expected life
of the financial instrument) has not increased significantly since initial recognition, wherein the loss
allowances are determined based on the 12-month ECL. Loss allowances for trade and other
receivables, are measured at an amount that represents the lifetime ECL.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Amandemen-amandemen standar akuntansi tertentu telah diterbitkan yang belum efektif untuk periode Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan belum diterapkan dalam penyusunan effective
laporan keuangan konsolidasian ini. Diantaranya, amandemen-amandemen standar akuntansi berikut,
yang akan berlaku efektif untuk periode pelaporan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023,
mungkin relevan dengan laporan keuangan konsolidasian masa depan Perseroan dan entitas anak,
dan mungkin memerlukan penerapan retrospektif berdasarkan PSAK 25, ?Kebijakan Akuntansi,
Perubahan dalam Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan?: - Amandemen PSAK 1, ?Klasifikasi Liabilitas
sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang? - Amandemen PSAK 16, ?Aset Tetap: Hasil Sebelum
Penggunaan Sesuai Peruntukkan? - Amandemen PSAK 46, ?Pajak Penghasilan: Aset dan Kewajiban
yang Timbul dari Transaksi Tunggal? Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan
konsolidasian ini, manajemen belum menentukan sejauh mana dampak retrospektif, jika ada, yang
akan ditimbulkan oleh penerapan standar ini di masa mendatang terhadap posisi keuangan
konsolidasian dan hasil operasi Perseroan dan entitas anak. Certain amendments to PSAK have been
issued that are not yet effective for the six-month period ended 30 June 2023 and have not been
applied in preparing these consolidated financial statements. Among them, the following amendments
to accounting standards, which will become effective for reporting periods beginning on or after 1
January 2023, may be relevant to the Company and subsidiary?s future consolidated financial
statements, and may require retrospective application under PSAK 25, ?Accounting Policies, Changes
in Accounting Estimates, and Errors?: - Amendment to PSAK 1, ?Classification of Liabilities as Current
or Non-Current? - Amendment to PSAK 16, ?Property, Plant and Equipment: Proceeds before
Intended Use? - Amendment to PSAK 46, ?Taxation: Assets and Liabilities Arising from Single
Page 25
Transaction? As of the issuance date of these consolidated financial statements, management has not determined the extent of the retrospective impact, if any, that the future adoption of these standards will have on the Company and subsidiary?s consolidated financial position and operating results.
Page 26
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property,
equipment, beginning property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment
period equipment period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 1,798,480 2,058 1,800,538 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 1,190,524 7,026 1,197,550 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 9,417,418 25,202 55,159 9,497,779 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 92,197 469 ( 27 ) 4,908 97,547 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
70,487 ( 2,642 ) 67,845
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 12,569,106 27,729 ( 2,669 ) 67,093 12,661,259 Directly owned
Bangunan, aset hak guna Building, right of use
141,959 4,600 ( 27,491 ) 119,068
assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
36,982 398 ( 1,038 ) 36,342
aset hak guna use assets
Aset hak guna 178,941 4,998 ( 28,529 ) 155,410 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
58,360 22,033 ( 5,974 ) 74,419
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 564,960 154,611 ( 58,635 ) 660,936 equipment, assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets under
5,362 5,960 ( 3,516 ) 7,806
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
628,682 182,604 ( 68,125 ) 743,161
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
13,376,729 215,331 ( 31,198 ) ( 1,032 ) 13,559,830
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
Page 27
fasilitasnya, dimiliki 427,369 18,770 446,139 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 3,539,899 130,058 3,669,957 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 68,243 4,867 ( 27 ) 73,083 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
69,408 379 ( 2,624 ) 67,163
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 4,104,919 154,074 ( 2,651 ) 4,256,342 Directly owned
Bangunan, aset hak guna Building, right of use
73,081 11,389 ( 27,491 ) 56,979
assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
19,970 5,862 ( 346 ) 25,486
aset hak guna use assets
Aset hak guna 93,051 17,251 ( 27,837 ) 82,465 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
4,197,970 171,325 ( 30,488 ) 4,338,807
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
9,178,759 9,221,023
equipment
Page 28
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Revaluasi aset Aset tetap, akhir
periode tetap tetap tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of Revaluation of Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property,
equipment, beginning property, plant, and property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment
period equipment equipment period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
1,728,991 11,405 58,084 1,798,480
langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 1,080,020 110,504 1,190,524 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 8,999,998 28,048 389,372 9,417,418 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 81,427 1,820 ( 32 ) 8,982 92,197 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
71,523 10 ( 1,046 ) 70,487
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 11,961,959 41,283 ( 1,078 ) 508,858 58,084 12,569,106 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
150,112 8,406 ( 16,559 ) 141,959
guna assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
38,011 3,504 ( 4,533 ) 36,982
aset hak guna use assets
Aset hak guna 188,123 11,910 ( 21,092 ) 178,941 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
117,735 56,873 ( 116,248 ) 58,360
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 484,252 463,732 ( 383,024 ) 564,960 equipment, assets
under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
4,453 11,368 ( 10,459 ) 5,362
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
606,440 531,973 ( 509,731 ) 628,682
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
12,756,522 585,166 ( 22,170 ) ( 873 ) 58,084 13,376,729
equipment
Page 29
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 375,737 51,632 427,369 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 3,290,583 249,316 3,539,899 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 59,121 9,154 ( 32 ) 68,243 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
67,291 3,163 ( 1,046 ) 69,408
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 3,792,732 313,265 ( 1,078 ) 4,104,919 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
51,911 37,729 ( 16,559 ) 73,081
guna assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
9,238 13,580 ( 2,848 ) 19,970
aset hak guna use assets
Aset hak guna 61,149 51,309 ( 19,407 ) 93,051 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
3,853,881 364,574 ( 20,485 ) 4,197,970
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
8,902,641 9,178,759
equipment
Page 30
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada April 2023, Perseroan dan entitas anak mengubah taksiran masa manfaat bangunan dan Disclosure of notes for property, plant and
prasarana dari 20 tahun menjadi 40 tahun (Catatan 2i). Penilaian atas nilai wajar tanah dilakukan oleh equipment
penilai yang telah terdaftar di OJK, pada tanggal 31 Desember 2022 dilakukan oleh KJPP Suwendho
Rinaldy dan Rekan dengan tanggal penilaian 21 Desember 2022 dan 22 Desember 2022, sedangkan
pada tanggal 31 Desember 2021 dilakukan oleh KJPP Suwendho Rinaldy dan Rekan dengan tanggal
penilaian 28 Desember 2021. Pengukuran nilai wajar tanah telah dikategorikan sebagai nilai wajar
Level 2 berdasarkan input atas teknik penilaian yang digunakan. Teknik penilaian yang digunakan
adalah pendekatan data pasar yang sebanding. Selisih lebih nilai wajar tanah dengan nilai tercatat
sebesar Rp 1.344.923 per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 disajikan dalam ekuitas pada
bagian ?Surplus revaluasi tanah?. Jika aset tetap tanah dicatat sebesar biaya perolehan, nilai
tercatatnya sebesar Rp 455.615 per tanggal 30 Juni 2023 dan Rp 453.557 per tanggal 31 Desember
2022. Konstruksi dalam penyelesaian merupakan bangunan dan prasarana serta mesin dan peralatan
yang sedang dibangun oleh Perseroan dan entitas anak, yang diperkirakan akan selesai tahun 2024.
Per tanggal 30 Juni 2023, tingkat penyelesaian tersebut rata-rata sekitar 1% - 99% (31 Desember
2022: 1% - 99%). Atas pembangunan modifikasi mesin kertas tersebut, Perseroan dan entitas anak
juga membayarkan uang muka yang dicatat sebagai uang muka pembelian aset tetap (Catatan 10).
Persediaan dan aset tetap Perseroan dan entitas anak, kecuali tanah, diasuransikan terhadap risiko
kebakaran, gempa bumi, kerusuhan, banjir dengan nilai pertanggungan per tanggal 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 masing-masing sebesar Rp 19.264.661 dan Rp 20.188.950. Manajemen Perseroan
dan entitas anak berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
kemungkinan kerugian atas risiko kebakaran, bencana alam dan risiko lainnya. Biaya perolehan aset
tetap yang telah disusutkan penuh tetapi masih digunakan oleh Perseroan dan entitas anak sebesar
Rp 288.333 per tanggal 30 Juni 2023 (31 Desember 2022: Rp 275.944). Berdasarkan penelaahan
manajemen, tidak terdapat kejadian yang memicu atau perubahan keadaan yang mengindikasikan
adanya penurunan nilai aset tetap per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Per tanggal 30
Juni 2023, manajemen telah mengkaji estimasi masa manfaat aset tetap dan dinilai sudah sesuai.
Masa manfaat ditentukan berdasarkan estimasi periode dimana manfaat ekonomi masa depan akan
diterima oleh Perseroan dan entitas anak, dengan memperhitungkan adanya perubahan yang tidak
diperkirakan dari suatu keadaan atau kejadian. Perseroan dan entitas anak menyewa bangunan untuk
gudang dan kantor dan kendaraan untuk jangka waktu antara dua hingga empat tahun. Kontrak
tersebut mencakup opsi untuk memperbarui sewa untuk periode tambahan dengan durasi yang sama
setelah akhir masa kontrak. In April 2023, the Company and subsidiary changed the estimated useful
lives of buildings and improvements from 20 years to 40 years (Note 2i). The revaluation of land was
performed by appraisers registered in OJK, for 31 December 2022 was performed by KJPP Suwendho
Rinaldy dan Rekan with valuation dated 21 December 2022 and 22 December 2022, while for 31
December 2021 was performed by KJPP Suwendho Rinaldy dan Rekan with valuation dated 28
December 2021. The fair value measurement of land has been categorized as a Level 2 fair value
based on the inputs to the valuation techniques used. The valuation techniques used is comparable
market data approach. The difference between the fair value and carrying amount of the land
amounted to Rp 1,344,923 as of 30 June 2023 and 31 December 2022 was presented in equity as
Page 31
?Revaluation surplus of land?. If land was stated at the historical cost basis, the carrying amount would be Rp 455,615 as of 30 June 2023 and Rp 453,557 as of 31 December 2022. Construction in progress include buildings and land improvements as well as machineries and equipment being constructed by the Company and subsidiary which are estimated to be completed in 2024. As of 30 June 2023, the percentage of completion of construction in progress ranges from 1% - 99% (31 December 2022: 1% - 99%). Related to the construction of the paper machines modification, the Company and subsidiary also paid advances, which are recorded as advances for purchase of fixed assets (Note 10). The Company and subsidiary?s inventories and fixed assets, except land, were insured against the risk of fire, earthquake, riot, flood with sum insured as of 30 June 2023 and 31 December 2022 were amounting to Rp 19,264,661 and Rp 20,188,950, respectively. The Company and subsidiary?s management believe that the insurance coverage is adequate to cover possible loss from fire, natural disasters and other risks. Cost of fixed assets which were fully depreciated but still used by the Company and subsidiary amounted to Rp 288,333 as of 30 June 2023 (31 December 2022: Rp 275,944). Based on management?s assessment, there are no triggering events or changes in circumstances under which may indicate an impairment of fixed assets as of 30 June 2023 and 31 December 2022. As of 30 June 2023, management has reviewed the estimated useful lives of fixed assets and has found them to be appropriate. The useful lives are based on the estimated period over which future economic benefits will be received by the Company and subsidiary, taking into account any unexpected changes in circumstances or events. The Company and subsidiary leases buildings for its warehouse and office and vehicles for a term of ranging between two to four years. The contracts include an option to renew the lease for an additional period of the same duration after the end of the contract term.
Page 32
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Penjualan dilakukan oleh Perseroan dan entitas anak secara langsung kepada Disclosure of notes for revenue
perusahaan-perusahaan manufaktur barang-barang industri dan konsumsi. Penjualan bruto tahunan
kepada masing-masing pihak tidak berelasi tidak melebihi 10% penjualan neto. The Company and
subsidiary sold its products directly to industrial and consumer goods manufacturing companies.
Annual gross sales to respective nonrelated party customers do not exceed 10% of the net sales.
Page 33
[1618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - General
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Domestic revenue 1
kertas/paper 2,852,507 5,141,228
domestik 1
Pendapatan domestik 2,852,507 5,141,228 Domestic revenue
Pendapatan dari ekspor Export revenue 1
kertas/paper 1,246,154 1,186,430
1
Pendapatan ekspor 1,246,154 1,186,430 Export revenue
Sumber pendapatan 4,098,661 6,327,658 Source of revenue
Page 34
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 738,619 901,243 IDR Third party
CNY 8,422 CNY
USD 117,300 12,849 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency
Mata uang 855,919 855,919 922,514 922,514 Currency
Pihak berelasi IDR 296,774 358,086 IDR Related party
Mata uang 296,774 296,774 358,086 358,086 Currency
Page 35
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 1,051,598 1,070,555 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 90,084 193,969 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 10,268 16,075 31 - 60 days
61 - 90 hari 405 1 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 338 More than 90 days
Umur 101,095 210,045 Aging
Jatuh tempo Umur 1,152,693 1,152,693 1,280,600 1,280,600 Aging Due status
Page 36
[1620400] Notes to the financial statements - Trade receivables, by domestic or international - General Industry
Piutang usaha berdasarkan domestik atau international Trade receivables by domestic or international
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for impairment of Allowance for impairment of
Trade receivables, gross Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
trade receivables trade receivables
Domestik 1,035,393 1,259,330 Domestic
International 117,300 21,270 International
Total piutang usaha Total trade receivables by
berdasarkan domestik atau 1,152,693 1,152,693 1,280,600 1,280,600 domestic or international
international
Page 37
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 0 0 trade receivables, beginning
period
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 0 0 trade receivables, ending
period
Page 38
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Perseroan dan entitas anak tidak memiliki jaminan atau peningkatan kredit lainnya atas piutang dan Disclosure of notes for trade receivables
juga tidak memiliki hak hukum saling hapus dengan setiap jumlah yang terutang oleh Perseroan dan
entitas anak kepada pihak lawan. Dalam menentukan pemulihan dari piutang usaha, Perseroan dan
entitas anak mempertimbangkan perubahan dalam kualitas kredit piutang usaha dari pertama kali
kredit tersebut diberikan sampai dengan akhir periode pelaporan. Konsentrasi risiko kredit terbatas
karena besarnya basis pelanggan dan tidak saling berhubungan. Manajemen percaya bahwa piutang
usaha per tanggal 30 Juni 2023 dapat tertagih sehingga tidak membentuk cadangan atas tidak
tertagihnya piutang. The Company and subsidiary neither hold any collateral or other credit
enhancements over these balances nor any legal right of offset against any amounts owed by the
Company and subsidiary to the counterparty. In determining the recoverability of trade receivables, the
Company and subsidiary, consider any change in the credit quality of the trade receivables from the
date of initiation until reporting date. The concentration of credit risk is limited as the customer based is
large and not related. Management believes that the trade receivables as of 30 June 2023 are
collectible so does not provide a provision for uncollectible receivables.
Page 39
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Barang jadi 517,830 569,356 Finished goods
Barang dalam proses 3,012 1,780 Work in process
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
671,729 859,064
pembantu
Suku cadang 305,912 305,096 Spareparts
Barang dalam perjalanan 127,886 117,273 Inventories in transit
Persediaan, kotor 1,626,369 1,852,569 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 33,046 ) ( 80,681 )
persediaan of inventories
Persediaan 1,593,323 1,771,888 Inventories
Persediaan lancar 1,593,323 1,771,888 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 June 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
80,681 14,333
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan ( 47,635 ) 66,348 allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
33,046 80,681
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 40
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan telah diasuransikan seperti diungkapkan pada Catatan 8. Pada Februari 2023, telah terjadi Disclosure of notes for inventories
kebanjiran atas persediaan entitas anak. Pada tanggal 21 Juni 2023, entitas anak menerima surat
penyelesaian klaim asuransi interim sebesar Rp 29.862 dari pihak asuransi. Inventories were insured
as disclosed in Note 8. In February 2023, there was a flood incident upon subsidiary?s inventories. On
21 June 2023, subsidiary received interim insurance claim settlement letter amounted to Rp 29,862
from the insurer.
Page 41
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 515,230 442,360 IDR Third party
USD 225,846 217,735 USD
Mata uang 741,076 660,095 Currency
Pihak berelasi IDR 7,638 6,035 IDR Related party
USD 41,453 20,607 USD
Mata uang 49,091 26,642 Currency
Page 42
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 641,430 550,931 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 147,497 135,145 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 1,240 31 - 60 days
91 - 120 hari 0 661 91 - 120 days
Umur 148,737 135,806 Aging
Jatuh tempo Umur 790,167 686,737 Aging Due status
Page 43
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Jangka waktu utang usaha berkisar antara 30 sampai 90 hari. Tidak ada jaminan yang diberikan atas Disclosure of notes for trade payables
utang usaha. Trade payables have credit terms of 30 to 90 days. No guarantee has been given for
trade payables.
Page 44
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Persediaan bahan baku awal 859,064 967,095 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 2,214,962 4,066,286 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 671,729 1,147,940 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 2,402,297 3,885,441 Raw inventory used
Upah, tenaga kerja langsung 110,889 105,685 Wages and direct labor
Amortisasi 80 69 Amortization
Depresiasi 163,930 175,111 Depreciation
Perbaikan dan pemeliharaan 142,458 210,064 Repairs and maintenance
Beban utilitas 815,746 899,719 Utilities expense
Biaya pabrikasi lainya 329,365 454,392 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 3,964,765 5,730,481 Total production cost
Barang setengah jadi awal 1,780 4,798 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 3,012 3,482 Ending wip inventory
Harga pokok produksi 3,963,533 5,731,797 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 562,524 317,503 Beginning finish goods inventory
Barang jadi akhir 515,226 533,679 Ending finish goods inventory
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
( 60,058 )
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
3,950,773 5,515,621
pendapatan
Page 45
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Pembelian tahunan dari masing-masing pemasok tidak melebihi 10% dari penjualan neto. Pembelian Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan bahan baku yang dilakukan dengan pihak berelasi pada 2023 sebesar 5,33% dari jumlah pembelian
bahan baku (2022: 1,88%). Annual purchases from respective suppliers do not exceed 10% of the net
sales. Purchases of raw materials in 2023 were made from related parties was represent 5.33% from
total purchases of raw materials (2022: 1.88%).
Page 46
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank OCBC Nisp Tbk USD 30,000,000 450,780 34,000,000 534,854 USD Bank OCBC Nisp Tbk
Mata uang 450,780 534,854 Currency
Bank asing lainnya USD 60,000,000 901,560 68,000,000 1,069,708 USD Other foreign banks
Mata uang 901,560 1,069,708 Currency
Bank lokal lainnya IDR 690,000 782,000 IDR Other local banks
Mata uang 690,000 782,000 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 2,042,340 2,386,562 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 2,042,340 2,386,562 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 1,820 ) ( 2,287 ) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 2,040,520 2,384,275 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
543,818 560,635
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 1,496,702 1,823,640 Long-term bank loans
Page 47
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka OVERSEA-CHINESE BANKING CORPORATION LIMITED (OCBC) Pada tanggal 28 Januari 2020, Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang Perseroan menandatangani perjanjian pinjaman jangka panjang dengan pokok pinjaman sebesar USD
100.000.000 untuk pembiayaan kembali pinjaman yang ada dan untuk membiayai tambahan belanja
modal. Jangka waktu pinjaman adalah tujuh tahun. Pembayaran kembali dijadwalkan secara
triwulanan sebanyak 25 cicilan dimulai dari tanggal 28 Januari 2021. Berdasarkan amandemen
perjanjian pinjaman jangka panjang yang ditandatangani Perseroan dan Oversea-Chinese Banking
Corporation Limited (OCBC) tanggal 4 Juli 2023, tingkat bunga per tahun adalah sebesar Compounded
Reference Rate + 1,25% dimulai pada tanggal 28 Juli 2023. PT Bank Mizuho Indonesia Pada tanggal 3
Februari 2020, Perseroan menandatangani perjanjian pinjaman jangka panjang dengan pokok
pinjaman sebesar USD 30.000.000 dan Rp.700.000 untuk pembiayaan kembali pinjaman yang ada
dan untuk membiayai tambahan belanja modal. Jangka waktu pinjaman adalah tujuh tahun.
Pembayaran kembali dijadwalkan secara triwulanan sebanyak 25 cicilan dimulai dari tanggal 16 Maret
2021. Suku bunga disepakati sebelumnya antara Perseroan dan PT Bank Mizuho Indonesia sebelum
penggunaan. Berdasarkan amandemen perjanjian jangka panjang yang ditandatangani Perseroan dan
PT Bank Mizuho Indonesia pada tanggal 3 Juni 2020, fasilitas pinjaman sebesar USD 30.000.000 telah
dikonversi menjadi Rp 450.000. Berdasarkan amandemen perjanjian pinjaman jangka panjang yang
ditandatangani Perseroan dan PT Bank Mizuho Indonesia pada tanggal 16 Juni 2023, fasilitas
pinjaman tersebut dikenakan tingkat bunga mengambang yang akan disetujui oleh Bank dan
Perseroan. PT Bank OCBC NISP Tbk Pada tanggal 20 Januari 2020, Perseroan menandatangani
perjanjian pinjaman jangka panjang dengan pokok pinjaman sebesar USD 50.000.000 untuk
pembiayaan kembali pinjaman yang ada dan untuk membiayai tambahan belanja modal. Jangka waktu
pinjaman adalah tujuh tahun. Pembayaran kembali dijadwalkan secara triwulanan sebanyak 25 cicilan
dimulai dari tanggal 20 Januari 2021. Perjanjian utang bank jangka panjang meliputi
pembatasan-pembatasan tertentu yang lazim diperlukan dalam fasilitas kredit. Per tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022, Perseroan mematuhi pembatasan yang ada. OVERSEA-CHINESE
BANKING CORPORATION LIMITED (OCBC) On 28 January 2020, the Company signed a long term
loan agreement with principal amount of USD.100,000,000 to refinance existing loans and to fund
additional capital expenditures. The loan term is seven years. The repayments are scheduled into 25
quarterly installment payments, starting from 28 January 2021. Based on the amendment of long-term
loan agreement signed by the Company and Oversea-Chinese Banking Corporation Limited (OCBC)
dated 4 July 2023, the annual interest rate is Compounded Reference Rate + 1.25% started on 28 July
2023. PT Bank Mizuho Indonesia On 3 February 2020, the Company signed a long term loan
agreement with principal amount of USD 30,000,000 and Rp 700,000 to refinance existing loans and to
fund additional capital expenditures. The loan term is seven years. The repayments are scheduled into
25 quarterly installment payments, starting from 16 March 2021. Pre-agreed interest rate between the
Company and PT Bank Mizuho Indonesia prior to utilisation. Based on the amendment of long-term
loan agreement signed by the Company and PT Bank Mizuho Indonesia dated 3 June 2020, loan
facility amounted USD 30,000,000 has been converted to Rp 450,000. PT Bank OCBC NISP Tbk On
20 January 2020, the Company signed a long term loan agreement with principal amount of USD
50,000,000 to refinance existing loans and to fund additional capital expenditures. The loan term is
Page 48
seven years. The repayments are scheduled into 25 quarterly installment payments, starting from 20 January 2021. The long-term bank loans agreements include certain restrictions which are normally required for such credit facilities. As of 30 June 2023 and 31 December 2022, the Company complied with the covenants.
Page 49
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term bank Interest rate long-term Interest rate type long-term
foreign currency loan bank loan bank loan
Bank OCBC Nisp Tbk USD Jangka waktu USD Bank OCBC Nisp Tbk
pinjaman adalah tujuh
tahun. Pembayaran
kembali dijadwalkan
secara triwulanan
sebanyak 25 cicilan
dimulai dari tanggal
30,000,000 20 Januari 2021. The 5.99% - 7.00%
loan term is seven
years. The
repayments are
scheduled into 25
quarterly installment
payments, starting
from 20 January 2021.
Bank asing lainnya USD Berdasarkan USD Other foreign banks
amandemen perjanjian
pinjaman jangka
panjang yang
ditandatangani
Perseroan dan
Oversea-Chinese
Jangka waktu Banking Corporation
pinjaman adalah tujuh Limited (OCBC) tanggal
tahun. Pembayaran 4 Juli 2023, tingkat
kembali dijadwalkan bunga per tahun adalah
secara triwulanan sebesar Compounded
sebanyak 25 cicilan Reference Rate +
dimulai dari tanggal 1,25% dimulai pada
60,000,000 28 Januari 2021. The 5.62% - 6.52% tanggal 28 Juli 2023.
loan term is seven Based on the
years. The amendment of
repayments are long-term loan
Page 50
scheduled into 25 agreement signed by
quarterly installment the Company and
payments, starting Oversea-Chinese
from 28 January 2021. Banking Corporation
Limited (OCBC) dated 4
July 2023, the annual
interest rate is
Compounded
Reference Rate +
1.25% started on 28
July 2023.
Bank lokal lainnya IDR Jangka waktu IDR Other local banks
pinjaman adalah tujuh
tahun. Pembayaran
Suku bunga disepakati
kembali dijadwalkan
sebelumnya antara
secara triwulanan
Perseroan dan PT Bank
sebanyak 25 cicilan
Mizuho Indonesia
dimulai dari tanggal
sebelum penggunaan.
688,497 16 Maret 2021. The 7.45% - 8.07%
Pre-agreed interest rate
loan term is seven
between the Company
years. The
and PT Bank Mizuho
repayments are
Indonesia prior to
scheduled into 25
utilisation.
quarterly installment
payments, starting
from 16 March 2021.
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term bank Interest rate long-term Interest rate type long-term
foreign currency loan bank loan bank loan
Bank OCBC Nisp Tbk USD Jangka waktu USD Bank OCBC Nisp Tbk
pinjaman adalah tujuh
tahun. Pembayaran
kembali dijadwalkan
secara triwulanan
sebanyak 25 cicilan
dimulai dari tanggal 20
34,000,000 Januari 2021. The 1.88% - 5.99%
loan term is seven
Page 51
years. The
repayments are
scheduled into 25
quarterly installment
payments, starting
from 20 January 2021.
Bank asing lainnya USD Jangka waktu USD Other foreign banks
pinjaman adalah tujuh
tahun. Pembayaran
kembali dijadwalkan
secara triwulanan
sebanyak 25 cicilan
dimulai dari tanggal 28
68,000,000 Januari 2021. The 1.39% -5.62%
loan term is seven
years. The
repayments are
scheduled into 25
quarterly installment
payments, starting
from 28 January 2021.
Bank lokal lainnya IDR Jangka waktu IDR Other local banks
pinjaman adalah tujuh
Suku bunga disepakati
tahun. Pembayaran
sebelumnya antara
kembali dijadwalkan
Perseroan dan PT
secara triwulanan
Bank Mizuho
sebanyak 25 cicilan
Indonesia sebelum
dimulai dari tanggal
penggunaan.
16.Maret 2021. The 4.90% - 7.67%
Pre-agreed interest
loan term is seven
rate between the
years. The
Company and PT
repayments are
Bank Mizuho
scheduled into 25
Indonesia prior to
quarterly installment
utilisation.
payments, starting
from 16 March 2021.
Page 52
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata pendek, nilai dalam
pendek pendek
uang asing mata uang asing
Short-term bank loan,
Short-term bank loan,
Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
amount in foreign currency
currency
Bank Central Asia Tbk IDR 1,942,000 1,810,000 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 1,942,000 1,810,000 Currency
Bank Permata Tbk IDR 610,000 735,000 IDR Bank Permata Tbk
USD 9,000,000 135,234 USD
Mata uang 745,234 735,000 Currency
Bank Btpn Tbk IDR 240,000 IDR Bank Btpn Tbk
Mata uang 240,000 Currency
Bank lokal lainnya IDR 978,500 1,111,000 IDR Other local banks
USD 9,000,000 135,234 USD
Mata uang 1,113,734 1,111,000 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 4,040,968 3,656,000 Currency Creditor bank name
Page 53
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Central Asia Tbk Perseroan dan entitas anak memperoleh beberapa fasilitas pinjaman Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek dengan limit gabungan maksimum sebesar Rp 3.000.000 dan USD 30.000.000, yang terdiri dari: i.
Fasilitas Letter of Credit (LC) dan SKBDN dengan jumlah maksimum sebesar USD 187.500.000 atau
jumlah yang setara dalam mata uang lain. ii. Fasilitas Trust Receipt (TR) dengan jumlah maksimum
sebesar Rp 3.000.000 atau jumlah yang setara dalam mata uang Dolar Amerika Serikat. iii. Fasilitas
pinjaman berulang dengan jumlah maksimum sebesar Rp 3.000.000 dan USD 30.000.000. Fasilitas
pinjaman dikenakan tingkat bunga tahunan mengambang yang akan disepakati sebelum penggunaan.
Fasilitas pinjaman tersebut tersedia sampai 16 November 2023. Standard Chartered Bank, Jakarta
Perseroan dan entitas anak memperoleh beberapa fasilitas pinjaman dengan jumlah maksimum
sebesar USD 100.000.000 sebagai berikut: a. Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek dengan jumlah
maksimum sebesar USD 91.000.000, atau jumlah yang setara dalam mata uang lain. b. Fasilitas
Import Loan dengan jumlah maksimum sebesar USD 55.000.000, atau jumlah yang setara dalam mata
uang lain. c. Fasilitas Export Invoice Financing dengan jumlah maksimum sebesar USD 40.000.000,
atau jumlah yang setara dalam mata uang lain. d. Fasilitas Overdraft dengan jumlah maksimum
sebesar USD 6.000.000, atau jumlah yang setara dalam mata uang lain. Fasilitas pinjaman dikenakan
tingkat bunga tahunan mengambang yang akan diberitahukan oleh bank setelah pengiriman
permintaan penggunaan dan dikonfirmasi oleh Perseroan sebelum penarikan. Fasilitas
pinjamantersebut dapat digunakan sampai 30 November 2022 dan diperpanjang selama 12 bulan
secara otomatis pada akhir periode fasilitas, kecuali ditentukan lain oleh bank. PT Bank Permata Tbk
Perseroan memperoleh beberapa fasilitas pinjaman sebagai berikut: a. Fasilitas Overdraft, dengan
jumlah maksimum sebesar Rp 20.000. b. Fasilitas pinjaman berulang dengan jumlah maksimum kredit
sebesar USD 50.000.000. Fasilitas Overdraft dikenakan tingkat bunga tahunan sebesar 5,15%,
Revolving Loan sebesar 3,5% per tahun untuk mata uang Dolar Amerika Serikat dan 4,5% per tahun
untuk mata uang Rupiah. Besar suku bunga dapat berubah setiap saat sesuai ketetapan Bank dengan
pemberitahuan sebelumnya. Fasilitas pinjaman akan jatuh tempo pada tanggal 12 Agustus 2023. PT
Bank Mizuho Indonesia Perseroan memperoleh beberapa fasilitas pinjaman dengan jumlah maksimum
gabungan sebesar USD 30.000.000 sebagai berikut: a. Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek dengan
jumlah maksimum sebesar USD 15.000.000 atau jumlah yang setara dalam mata uang Rupiah. b.
Fasilitas Letter of Credit (LC) dengan jumlah maksimum sebesar USD 30.000.000 atau jumlah yang
setara dalam mata uang Rupiah. c. Fasilitas Pembiayaan Tagihan Terutang dengan jumlah maksimum
sebesar USD 30.000.000 atau jumlah yang setara dalam mata uang Rupiah. Fasilitas pinjaman
dikenakan tingkat bunga tahunan mengambang yang akan disepakati sebelumnya antara Bank dan
Perseroan sebelum penggunaan. Fasilitas pinjaman akan jatuh tempo pada tanggal 3 Juni 2024. PT
Bank ANZ Indonesia Perseroan dan entitas anak memperoleh beberapa fasilitas pinjaman dengan
jumlah maksimum gabungan sebesar USD 100.000.000 sebagai berikut: a. Fasilitas Pinjaman Jangka
Pendek dengan jumlah maksimum sebesar USD 75.000.000 atau jumlah yang setara dalam mata
uang Rupiah. b. Fasilitas Letter of Credit (LC) dengan jumlah maksimum sebesar USD 100.000.000
atau jumlah yang setara dalam mata uang Rupiah. c. Fasilitas Pinjaman Pembiayaan Dagang dengan
jumlah maksimum sebesar USD 100.000.000. Tingkat bunga tahunan sebesar cost of fund + 1%.
Fasilitas pinjaman akan jatuh tempo pada tanggal 29 Agustus 2023. PT Bank OCBC NISP Tbk
Page 54
(OCBC) Perseroan dan entitas anak memperoleh beberapa fasilitas pinjaman sebagai berikut: a. Fasilitas Trade Gabungan, dengan jumlah maksimum sebesar USD 75.000.000. b. Fasilitas Transaksi Valuta Asing (FX) dengan jumlah maksimum kredit sebesar USD 30.000.000. Fasilitas pinjaman Trade Gabungan dikenakan tingkat bunga tahunan SOFR + 1,25% untuk mata uang Dolar Amerika Serikat dan 8,5% (mengambang) untuk mata uang Rupiah. Fasilitas pinjaman akan jatuh tempo pada tanggal 11 November 2023. PT Bank BTPN Tbk Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman berulang dan fasilitas perdagangan dengan jumlah maksimum gabungan sebesar Rp 700.000. Fasilitas pinjaman dikenakan tingkat bunga tahunan mengambang yang akan disepakati sebelumnya antara Bank dan Perseroan sebelum penggunaan. Fasilitas pinjaman akan jatuh tempo pada tanggal 29 September 2023. PT Bank Central Asia Tbk The Company and subsidiary have obtained several credit facilities with a combined maximum credit limit of Rp 3,000,000 and USD 30,000,000, which consist of the following: i. Letter of Credit Facility (LC) and SKBDN with a maximum credit limit of USD 187,500,000 or at any equivalent amount in other currencies. ii.Trust Receipt with a maximum credit limit of Rp 3,000,000 or at equivalent amount in US Dollar. iii. Revolving loan facility with a maximum credit limitof Rp 3,000,000 and USD 30,000,000. The loan facilities bear a floating interest rate to be agreed prior to utilization. The loan facilities are available until 16 November 2023. Standard Chartered Bank, Jakarta The Company and subsidiary have obtained several credit facilities with a maximum credit limit of USD 100,000,000, which include the following: a. Short Term Loan Facility with a maximum credit limit of USD 91,000,000, or at any equivalent amount in other currencies. b. Import Loan Facility with a maximum credit limit of USD 55,000,000, or at any equivalent amount in other currencies. c. Export Invoice Financing Facility with a maximum credit limit of USD 40,000,000, or at any equivalent amount in other currencies. d. Overdraft Facility with a maximum credit limit of USD 6,000,000, or at any equivalent amount in other currencies. The loan facilities bear a floating interest rate to be advised by the bank after the delivery of the utilization request and confirmed by the Company prior to drawdown. All of the above loan facilities are available until 30 November 2022 and automatically extended for another 12 months until otherwise determined by the bank. PT Bank Permata Tbk The Company has obtained several credit facilities, which include the following: a. The Overdraft facility with maximum credit limit of Rp 20,000. b. The Revolving Loan facility in with a maximum credit limit of USD 50,000,000. The Overdraft facility bears an interest rate at 5.15% per annum, the Revolving Loan bears an interest rate at 3.5% per annum for US Dollar and 4.5% per annum for Rupiah. Interest rate is subject to change at any time by the Bank, with prior notification. The loan facilities will be matured on 12 August 2023. PT Bank Mizuho Indonesia The Company has obtained several credit facilities with a combined maximum credit limit of USD 30,000,000, as follows: a. Short Term Loan Facility with a maximum credit limit of USD 15,000,000 or at any equivalent amount in Rupiah b. Letter of Credit Facility (LC) with a maximum credit limit of USD 30,000,000 or at any equivalent amount in Rupiah. c. Account Payable Financing Facility with a maximum credit limit of USD 30,000,000 or at any equivalent amount in Rupiah. The loan facilities bear a floating interest rate to be agreed between the Bank and the Company prior to utilization. The loan facilities will be matured on 3 June 2024. PT Bank ANZ Indonesia The Company and subsidiary have obtained several credit facilities with a combined maximum credit limit of USD 100,000,000, as follows: a. Short Term Loan Facility with a maximum credit limit of USD 75,000,000 or at any equivalent amount in Rupiah. b. Letter of Credit Facility (LC) with a maximum credit limit of USD 100,000,000 or at any equivalent amount in Rupiah. c. Payable Invoice Financing Facility with a maximum credit limit of USD 100,000,000. Interest rate at cost of fund + 1% per annum. The loan facilities will be matured on 29 August 2023 PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) The Company and subsidiary have obtained several credit facilities, which include the following: a. The Combine Trade facility with maximum credit limit of USD 75,000,000. b. The Foreign Exchange Transaction Facility with a maximum credit limited of USD 30,000,000. The loan facilities
Page 55
bear an annual interest rate SOFR + 1.25% for US Dollar and 8.5% (floating) if drawdown in Rupiah. The loan facilities will be matured on 11 November 2023. PT Bank BTPN Tbk The Company has obtained Revolving Loan facilities and Trade facilities with a combined maximum credit limit of Rp 700,000. The loan facilities bear a floating interest rate to be agreed between the Bank and the Company prior to utilization. The loan facilities will be matured on 29 September 2023.
Page 56
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 June 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek, Bunga utang bank jangka Jenis bunga utang bank
nilai dalam mata uang asing pendek jangka pendek
Short-term bank loan, amount Interest rate short-term bank Interest rate type short-term
in foreign currency loan bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR Fasilitas pinjaman IDR Bank Central Asia Tbk
dikenakan tingkat bunga
tahunan mengambang
yang akan disepakati
1,942,000 5.25% - 5.90% sebelum penggunaan.
The loan facilities bear a
floating interest rate to
be agreed prior to
utilization.
Bank Permata Tbk IDR Fasilitas Overdraft IDR Bank Permata Tbk
dikenakan tingkat bunga
tahunan sebesar 5,15%,
Revolving Loan sebesar
4,5% per tahun untuk
mata uang Rupiah.
Besar suku bunga dapat
berubah setiap saat
sesuai ketetapan Bank
dengan pemberitahuan
610,000 5.25% - 6.45% sebelumnya. The
Overdraft facility bears
an interest rate at 5.15%
per annum, the
Revolving Loan bears an
interest rate at 4.5% per
annum for Rupiah.
Interest rate is subject to
change at any time by
the Bank, with prior
notification.
USD Fasilitas Overdraft USD
dikenakan tingkat bunga
tahunan sebesar 5,15%,
Page 57
Revolving Loan sebesar
3,5% per tahun untuk
mata uang Dolar
Amerika Serikat. Besar
suku bunga dapat
berubah setiap saat
sesuai ketetapan Bank
9,000,000 5.23% - 5.45% dengan pemberitahuan
sebelumnya. The
Overdraft facility bears
an interest rate at 5.15%
per annum, the
Revolving Loan bears an
interest rate at 3.5% per
annum for US Dollar.
Interest rate is subject to
change at any time by
the Bank, with prior
notification.
Bank Btpn Tbk IDR Fasilitas pinjaman IDR Bank Btpn Tbk
dikenakan tingkat bunga
tahunan mengambang
yang akan disepakati
sebelumnya antara Bank
dan Perseroan sebelum
240,000 5.40% - 6.50%
penggunaan. The loan
facilities bear a floating
interest rate to be
agreed between the
Bank and the Company
prior to utilization.
Bank lokal lainnya IDR Fasilitas pinjaman IDR Other local banks
dikenakan tingkat bunga
tahunan mengambang
yang akan diberitahukan
oleh bank setelah
pengiriman permintaan
penggunaan dan
dikonfirmasi oleh
Perseroan sebelum
978,500 5.25% - 7.20% penarikan. The loan
facilities bear a floating
interest rate to be
advised by the bank
after the delivery of the
Page 58
utilization request and
confirmed by the
Company prior to
drawdown.
USD Fasilitas pinjaman USD
dikenakan tingkat bunga
tahunan mengambang
yang akan diberitahukan
oleh bank setelah
pengiriman permintaan
penggunaan dan
dikonfirmasi oleh
Perseroan sebelum
9,000,000 5.25% - 6.02%
penarikan. The loan
facilities bear a floating
interest rate to be
advised by the bank
after the delivery of the
utilization request and
confirmed by the
Company prior to
drawdown.
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek, Bunga utang bank jangka Jenis bunga utang bank
nilai dalam mata uang asing pendek jangka pendek
Short-term bank loan, amount Interest rate short-term bank Interest rate type short-term
in foreign currency loan bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR Fasilitas pinjaman IDR Bank Central Asia Tbk
dikenakan tingkat bunga
tahunan mengambang
yang akan disepakati
1,810,000 3.5% - 5.5% sebelum penggunaan.
The loan facilities bear a
floating interest rate to
be agreed prior to
utilization.
Bank Permata Tbk IDR Besar suku bunga dapat IDR Bank Permata Tbk
berubah setiap saat
sesuai ketetapan Bank
dengan pemberitahuan
Page 59
735,000 4.5% - 5.6% sebelumnya. Interest
rate is subject to change
at any time by the Bank,
with prior notification.
Bank lokal lainnya IDR Fasilitas pinjaman IDR Other local banks
dikenakan tingkat bunga
tahunan mengambang
yang akan diberitahukan
oleh bank setelah
pengiriman permintaan
penggunaan dan
dikonfirmasi oleh
Perseroan sebelum
1,111,000 3.55% - 5.75%
penarikan. The loan
facilities bear a floating
interest rate to be
advised by the bank
after the delivery of the
utilization request and
confirmed by the
Company prior to
drawdown.
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.