Back to announcement
20230724_IDPR_Penyampaian Bukti Iklan_31353571_lamp1.pdf
Other Text extracted IDPRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
3 TELECOMMUNICATION
JUMAT, 21 JULI 2023
BHP Frekuensi Jadi Beban bagi
Industri, Tapi Berkah buat Negara
per Mhz beberapa waktu lalu. Fokus Menkominfo
JAKARTA,
Pencapaian ID - Operator telekomunikasi harus
Pembangunan Perkembangan Jumlah BTS Karena, nilai (value) spektrum Menanggapi hal tersebut,
Infrastruktur Teknologi
memikul kewajiban Indonesia
untuk membayar biaya Operator Telko Mhz saat ini, sudah berkurang Menkominfo Budi Arie Setiadi
dan hak
Komunikasi (TIK) & Digital oleh dibandingkan beberapa tahun mengungkapkan, hal itu nanti
penggungaan (BHP) frekuensi radio setiap Operator
2021 2022
lalu. akan dibicarakan. Yang pasti,
Pemerintah BTS 4G BTS Lainnya BTS 4G BTS Lainnya
“Misalnya, kalau ada spek- Budi Arie menuturkan, bahwa
tahun, yang menjadi pendapatan negara bukan Telkomsel 137.613 113.503 165.000 100.194
turm, jangan dilihat harga pembangunan infrastruktur
pajak (PNBP). Padahal, pada saat bersamaan Indosat Ooredoo Hutchison
XL Axiata
72.000
77.204
48.000
85.078
137.000
91.632
43.000
53.136 spektrum per Mhz-nya, disa- digital menjadi fokus utama
Smarfren 41.845 0 43.537 0 makan dengan yang lalu. Ka- Kemenkominfo di bawah
persaingan bisnis antaroperator telekomunikasi rena value-nya spektrum itu kepemimpannya, yang kurang
di Indonesia makin ketat. Grand Total 328.662 246.581 437.169 196.330
sudah jauh berkurang seka- lebih selama 1 tahun masa
rang. Kalau dulu 5 Mhz itu jabatannya, hingga 2024.
bisa menghasilkan value yang “Ini dari operator seluler
tinggi. Kalau sekarang kan, yah? Soal gitu-gituan nanti
Oleh Emanuel Kure Sipil (Dukcapil) Kementerian 5G aja kalau butuh 100 Mhz. kita omongin, jangankan pe-
Dalam Negeri (Kemendagri), Kalau dikalikan dengan harga rusahaan seluler, rakyat juga
N
Kementerian Kelautan dan 5 Mhz dengan harga-harga mau pulsa yang lebih murah,”
ilainya diperkira- Perikanan, serta Pemerin- yang kemarin, rasanya udah kata Budi.
kan belasan tahan Daerah (Pemda), se- enggak masuk di hitungannya Soal pembangunan in-
persen dari total hingga saat ini sudah menjadi SUMBER: B-UNIVERSE RESEARCH
bisnis plan-nya operator,” jelas frastruktur digital, salah
pendatapan op- beban operator,” kata Ridwan Danny. satu yang menjadi perhatian
erator. Kondisi kepada Investor Daily, Kamis Danny menambahkan, penting adalah pembangu-
ini membuat operator harus (20/7/2023). tor telekomunikasi meminta “Kita masih ngomong operator telekomunikasi nan Base Transceiver Station
mengetatkan ikat pinggang Bahkan, lanjut Ridwan, kepada regulator, dalam hal masaalah bagaimana menu- membutuhkan stimulus dari (BTS) 4G untuk wilayah-
(efisiensi) biaya invetasi, tarif hitungan BHP Frekuensi ini, Kemenkominfo untuk runkan regulatory chargers, regulator untuk memper- wilayah Terdepan, Terting-
maupun biaya operasi dalam juga dinilai sudah tidak sehat. meninjau ulang skema per- yang masih belum. Kemu- cepat proses penggelaran gal, Terluar (3T), yang saat
membangun jaringan teleko- Karena, tarifnya berkisar 10% hitungan BHP frekuensi, se- dian supaya beban kepada infrastruktur telekomuni- ini terb eng k al ai k aren a
munikasi di Tanah Air. hingga lebih dari 10% dari hingga operator bisa lebih industri eng gak semakin kasi. Danny berharap cost adanya kasus korupsi oleh
Pengamat Telekomuni- total pendapatan kotor op- akseleratif dalam memban- berat. Kita kan melihatnya structure tidak menjadi beban Menteri sebelumnya. Budi
kasi, sekaligus Dosen In- erator telekomunikasi dalam gung infrastruktur digital di beg ini, hahwa bukannya bagi operator untuk terus menegaskan, tetap akan
stitut Teknologi Bandung setahun. Indonesia. kita menginginkan turun mengakselerasi transformasi dianjutkan.
(ITB) Ridwan Effendi men- “Bahkah hitungannya Director and Chief Regulato- (BHP) dari yang ada seka- digital melalui pembangunan “Kalau soal jumlah (BTS),
gatakan, saat ini, PNBP sek- sekarang sudah berkisar atau ry PT Indosat Tbk Muhammad rang. Enggak apa-apa naik. infrastruktur digital. nanti kita kaji sama-sama.
tor telekomunikasi sudah lebih dari 10% pendapatan Danny Buldansyah meng- Tetapi kenaikkannya itu bu- “Jadi harapannya dengan Bahwa membangun BTS se-
sangat besar d an makin kotor operator, sehingga su- harapkan, Kemenkominfo kan proporsional dari yang Menkominfo baru, bagaimana bagai bagian dari memastikan
banyak. Biaya ini, bahkan dah tidak sehat. Saat ini be- di bawah kendali Menkom- ada sekarang,” kata Danny cost structure penyedia in- bandwith untuk masyarakkat
telah menjadi beban bagi berapa parameter untuk BHP info baru, Budi Arie Setiadi ketia ditemui di Kantor Ke- frastruktur menjadi tidak itu harus diwujudkan. Nanti
perator telekomunikasi. frekuensi layak untuk ditinjau untuk bisa meninjau ulang menkominfo usai pelanti- membebani operator, se- soal jumlah, target, nanti
“Memang PNBP sektor ulang, terutama faktor caku- BHP frekuensi yang saat ini kan Menkominfo Budi Arie hingga bisa menggelar in- kita rapatkan bersama-sama,
telekomunikasi sudah sangat pan penduduk dan faktor dibebankan kepada operator Setiadi, Senin (17/7/2023). frastruktur lebih cepat lagi. segera, dan dalam tempo sing-
besar dan makin banyak, bu- inflasi,” tegas Ridwan. telekomunikasi. Langkah itu, Menurut Danny, pentari- Ini PR (Pekerjaan Rumah) kat. Pokoknya itu bagian dari
kan hanya dari Kementerian untuk memastikan percepa- fan BHP Frekuensi untuk nya Kementerian (Kemen- concern kita juga, dan perin-
Komunikasi dan Informatika Tinjau Ulang tan penggelaran infrastruktur saat ini, jangan dipatok ber- kominfo), industri, mau- tah, Pak Presiden mendorong
(Kemenkominfo), tetapi juga Hal ini pun diamini oleh digital di Tanah Air, sesuai dasarkan harga spektrum pun banyak sekali. Jadi kita untuk terus mewujudkan
berasal dari Direktorat Jen- pelaku indsutri telekomu- dengan arahan dari pemer- per Megaherzt (Mhz), lalu saling berkolaborasi,” ungkap infrsatruktur digital,” tegas
deral Penduduk dan Catatan nikasi di Tanah Air. Opera- intah. dibandingkan dengan harga Danny. Budi.
PT. INDONESIA PONDASI RAYA Tbk
Kantor Pusat:
Jl. Pegangsaan Dua KM 4,5
Kelapa Gading - Jakarta 14250 – Indonesia
dan Entitas Anak
Phone : +62-21-4603253
Fax : +62-21-4604390 / 4604393
Homepage : http//www.indopora.com
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam satuan penuh Rupiah Indonesia) (Disajikan dalam satuan penuh Rupiah Indonesia)
(Disajikan dalam satuan penuh Rupiah Indonesia)
ASET 30 JUNI 2023 31 DESEMBER 2022 LIABILITAS DAN EKUITAS 30 JUNI 2023 31 DESEMBER 2022 30 JUNI 2023 30 JUNI 2022 30 JUNI 2023 30 JUNI 2022
ASET LANCAR LIABILITAS PENDAPATAN NETO 609.875.447.365 525.732.432.411 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas dan bank 4.810.224.787 5.050.000.798 LIABILITAS JANGKA PENDEK Penerimaan dari pelanggan 410.162.045.992 490.822.230.776
Utang usaha BEBAN POKOK PENDAPATAN (553.742.005.418) (463.369.940.275)
Piutang usaha - neto 309.129.775.839 126.532.313.853 Pembayaran kepada pemasok
Pihak Ketiga 353.926.797.411 176.772.389.543
Piutang retensi - neto 105.992.591.402 92.232.844.386 LABA BRUTO 56.133.441.947 62.362.492.136 dan lainnya (337.178.673.277) (389.515.531.688)
Pihak Berelasi 103.150.001 43.898.000
Piutang lain-lain 53.942.630 138.742.030 Utang lain-lain Pembayaran beban operasi dan lainnya (43.860.774.767) (45.886.620.753)
Pihak Ketiga - - Beban usaha (58.559.058.919) (51.529.360.168) Pembayaran pajak penghasilan (1.292.863.456) (2.263.105.086)
Tagihan bruto kepada pemberi kerja -
Pihak Berelasi 12.500.000.000 - Beban lain-lain (102.965.547) (1.790.477.775)
neto 402.779.084.320 386.504.070.933 Pembayaran untuk beban keuangan (23.948.857.109) (19.776.205.100)
Beban akrual 1.214.061.938 336.928.062 Pendapatan lain-lain 597.632.771 13.836.130.086
Uang muka dari pelanggan 157.416.936.231 145.524.102.518 Pendapatan bunga 8.338.672 14.039.444
Persediaan 166.740.945.669 155.731.231.206
Utang pajak 6.434.636.215 6.014.515.994 (RUGI) LABA USAHA (1.930.949.748) 22.878.784.279
Uang muka dan biaya dibayar di muka 41.826.368.589 33.940.823.411 Utang bank jangka pendek 281.758.515.244 256.833.175.327 Kas Neto Diperoleh dari
Pajak dibayar di muka 1.141.259.389 93.888.035 Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
Pendapatan keuangan 8.338.672 14.039.444 (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 3.889.216.055 (33.394.807.593)
Aset lancar lainnya 402.681.004 296.670.004 dalam satu tahun:
Beban keuangan (24.241.456.259) (20.249.299.309)
Liabilitas sewa 2.377.704.896 4.866.306.331
Utang bank 52.868.080.842 37.868.080.840
(RUGI) LABA SEBELUM BEBAN
Total Aset Lancar 1.032.876.873.629 800.520.584.656 Total Liabilitas Jangka Pendek 868.599.882.778 628.259.396.615 PAJAK PENGHASILAN (26.164.067.335) 2.643.524.414 ARUS KAS DARI AKTIVITAS
LIABILITAS JANGKA PANJANG INVESTASI
ASET TIDAK LANCAR Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi BEBAN PAJAK PENGHASILAN Perolehan aset tetap (3.154.672.287) (59.038.197.432)
Aset tetap - neto 641.927.072.712 688.901.472.030 bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun: Kini (1.231.710.900) (1.145.209.869)
Uang muka perolehan properti investasi (4.652.718.000) -
Liabilitas sewa 8.110.405.685 7.702.079.296
Properti Investasi - neto 50.774.956.437 52.259.585.643 Utang bank 196.220.792.420 230.154.832.847 (RUGI) LABA NETO TAHUN BERJALAN (27.395.778.235) 1.498.314.545
Aset pengampunan pajak - 810.460.000 Laba ditangguhkan atas transaksi jual dan Kas Neto Digunakan untuk
sewa-balik aset sewa pembiayaan 398.415.399 996.038.523 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN Aktivitas Investasi (7.807.390.287) (59.038.197.432)
Liabilitas imbalan kerja 52.039.516.236 44.624.533.100
Total Aset Tidak Lancar 692.702.029.149 741.971.517.673 Pos yang tidak akan direklasifikasi
Total Liabilitas Jangka Panjang 256.769.129.740 283.477.483.766
ke laba rugi
TOTAL LIABILITAS 1.125.369.012.518 911.736.880.381 Pengukuran kembali imbalan kerja (3.149.553.446) 2.959.738.288
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
EKUITAS TOTAL (RUGI) LABA KOMPREHENSIF PENDANAAN
Ekuitas yang dapat diatribusikan TAHUN BERJALAN (30.545.331.681) 4.458.052.833 Penerimaan utang bank 971.180.828.051 1.054.805.164.329
kepada Pemilik Entitas Induk Pembayaran utang bank (965.422.154.804) (1.021.477.454.174)
Modal saham – (RUGI) LABA NETO TAHUN BERJALAN
Nilai nominal Rp 100 per saham Pembayaran liabilitas sewa (2.080.275.046) (3.371.016.313)
YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Modal dasar – 6.800.000.000 saham Pemilik Entitas Induk (15.041.787.822) 2.586.284.543
Modal ditempatkan dan disetor penuh - Kepentingan non-pengendali (12.353.990.413) (1.087.969.998) Kas Neto Diperoleh dari
2.003.000.000 per saham 200.300.000.000 200.300.000.000
Aktivitas Pendanaan 3.678.398.201 29.956.693.842
Tambahan modal disetor 341.060.989.128 341.060.989.128
TOTAL (27.395.778.235) 1.498.314.545
Saldo laba
Dicadangkan 40.100.000.000 40.100.000.000
Belum dicadangkan 2.259.788.593 17.301.576.415 TOTAL (RUGI) LABA KOMPREHENSIF
YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA: (PENURUNAN) KENAIKAN NETO
Pengukuran kembali atas imbalan kerja 18.541.945.364 21.663.472.768
Pemilik Entitas Induk (18.163.315.226) 5.546.957.470 KAS DAN BANK (239.776.031) 4.313.304.003
Sub-total 602.262.723.085 620.426.038.311
Kepentingan non-pengendali (12.382.016.455) (1.088.904.637)
Kepentingan non-pengendali (2.052.832.825) 10.329.183.637
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 5.050.000.798 4.580.595.037
TOTAL (30.545.331.681) 4.458.052.833
TOTAL EKUITAS 600.209.890.260 630.755.221.948
TOTAL ASET 1.725.578.902.778 1.542.492.102.329 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1.725.578.902.778 1.542.492.102.329 (Rugi) laba per saham (7,51) 1,29 KAS DAN BANK PADA AKHIR TAHUN 4.810.224.767 8.893.899.040
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM Catatan :
Informasi Keuangan di atas untuk periode yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit) diambil dari
(Disajikan dalam satuan penuh Rupiah Indonesia) laporan keuangan konsolidasian Interim.
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Saldo laba
Pengukuran
Tambahan modal Ditentukan Belum Ditentukan kembali atas Kepentingan
Modal Saham disetor Penggunaanya Penggunaannya imbalan kerja Total Non - pengendali Total Ekuitas
Saldo, 1 Januari 2022 200.300.000.000 341.060.989.128 40.100.000.000 26.743.953.995 19.911.407.857 628.116.350.980 4.153.695.220 632.270.046.200
Dividen tunai - - - (2.003.000.000) - (2.003.000.000) - (2.003.000.000)
Rugi neto tahun berjalan - - - (7.439.377.580) - (7.439.377.580) 6.148.482.481 (1.290.895.099)
Penghasilan komprehensif lain - - - - 1.752.064.911 1.752.064.911 27.005.936 1.779.070.847
Saldo, 31 Desember 2022 200.300.000.000 341.060.989.128 40.100.000.000 17.301.576.415 21.663.472.768 620.426.038.311 10.329.183.637 630.755.221.948
Jakarta, 21 Juli 2023
Rugi neto tahun berjalan - - - (15.041.787.822) - (15.041.787.822) (12.353.990.413) (27.395.778.235)
Direksi
Maestro 90 Adv.
Penghasilan komprehensif lain - - - - (3.121.527.404) (3.121.527.404) (28.026.042) (3.149.553.446) PT Indonesia Pondasi Raya Tbk Ukuran : 7 kolo
Saldo 30 Juni 2023 200.300.000.000 341.060.989.128 40.100.000.000 2.259.788.593 18.541.945.364 602.262.723.065 (2.052.832.818) 600.209.890.267 Media : Investor
Tgl. Muat : 21 Ju
File : D1
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.