Back to announcement
20260309_BEKS_Laporan Informasi dan Fakta Material_32052103_lamp1.pdf
Other Text extracted BEKSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1 OCR 0.953
bankbanten BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN No. 005/S/PAK-SPA/III/2026 Serang, 09 Maret 2026 Kepada Yth. DIREKSI PT BURSA EFEK INDONESIA Indonesia Stock Exchange Building Tower | Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 U.p. : Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I Perihal : Penjelasan Manajemen atas Kenaikan Aset dan Liabilitas PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda), Tbk Lebih Dari 2096 dengan Posisi Perbandingan 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023 Dengan hormat, Menunjuk Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00066/BEI/09-2022 tanggal 01 Oktober 2022 perihal Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi khususnya terkait Butir IV.1.1.5, maka berikut ini disampaikan penjelasan atas Kenaikan Aset dan Liabilitas Bank per 31 Desember 2025 dengan posisi perbandingan 31 Desember 2024 (Diaudit oleh KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono) : 1. Kenaikan Total Aset Total aset meningkat dari Rp7,551,114,273,113.- (Des 2024) menjadi Rp10,022,235,927,810.- (Des 2025), atau naik Rp2,471,121,654,697.- (sekitar 334) yang disebabkan : a. Kas meningkat dari Rp133,328,172,400.- menjadi Rp183,497,711,000.- (naik Rp50,169,538,600.-), kenaikan disebabkan salah satunya bertambah Kas Vault 10281 dan 10283 (penempatan dana cash management). Bahwa kebijakan penempatan kas Perseroan didorong oleh dua pertimbangan utama yang saling terkait, yaitu kebutuhan operasional dan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan likuiditas. Sebagian besar dari kas tersebut diperlukan untuk mendukung aktivitas operasional harian yang berjalan di seluruh jaringan cabang Perseroan. Kebutuhan ini mencakup, namun tidak terbatas pada, penyediaan dana untuk transaksi tunai nasabah, pembayaran biaya operasional cabang, serta memastikan kelancaran pelayanan kepada masyarakat. Besaran kas di tingkat cabang ditentukan berdasarkan analisis pola transaksi dan proyeksi kebutuhan harian masing-masing cabang. Di samping kebutuhan operasional, penempatan kas ini secara keseluruhan telah melalui proses pengawasan dan pengendalian yang ketat untuk memastikan tingkat likuiditas tetap dalam batas yang aman dan sesuai dengan Risk Appetite dan Tolerance Bank. Kebijakan kami menetapkan bahwa Cash Ratio harus dijaga pada tingkat maksimal 296. Posisi kas sebesar tersebut telah dihitung dan dikendalikan untuk memastikan tidak melebihi batas toleransi yang telah ditetapkan tersebut. Dengan demikian, penempatan kas ini justru mencerminkan komitmen Perseroan untuk mengelola likuiditas secara Optimal tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian. b. Giro pada Bank Indonesia meningkat dari Rp456,347,997,647.- (Des 2024) menjadi Rp731,470,701,674.- (Des 2025) naik sebesar Rp275,122,704,027.-, bank menempatkan dana lebih banyak di Bank Indonesia untuk memenuhi ketentuan likuiditas. Kantor Pusat Bank Banten JI. Veteran No. 4, Kelurahan Cipare Kecamatan Serang Kota Serang, Provinsi Banten www.bankbanten.co.id
Page 2 OCR 0.934
bankbanten BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN c. Giro pada Bank Lain meningkat dari Rp11.513.202.8483.- (Des 2024) menjadi Rp27.190.365.468.- (Des 2025) naik sebesar Rp.15.677.162.620.-, peningkatan dikarenakan adanya penempatan pada Bank BJB sebagai dampak asset buy. d. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain meningkat dari Rp450.583.030,207.- (Des 2024) menjadi Rp818.408.619.883.- (Des 2025) naik sebesar Rp.367.825.589.676.- e. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) sebesar Rp108.734.425.411.- pada Des 2025, sedangkan di Des 2024 nilainya Rp0. f. Kredit yang diberikan meningkat dari Rp3.607.639.530.116.- (Des 2024) menjadi Rp4.883.752.308.752.- (Des 2025) naik sebesar Rp1.281.112.778636.-, mencerminkan ekspansi penyaluran kredit oleh bank. g. Pendapatan bunga yang masih akan diterima naik dari Rp25.041.904.308.- (Des 2024) menjadi Rp34.240.338.404.- (Des 2025) naik sebesar Rp9.193.434.096.-, kenaikan karena ekspansi kredit dan juga peningkatan sebagaian efek. h. Aset lainnya meningkat dari Rp653.269.926.546.- (Des 2024) menjadi Rp1.436.031.384.099.- (Des 2025) naik Rp782.761.457.553.-, mencakup berbagai aset tidak lancar atau penyertaan lainnya. 2. Kenaikan Total Liabilitas Total liabilitas juga meningkat secara signifikan dari Rp5.847.416.300.029.- (Des 2024) menjadi Rp3.244.796.291.279.- (Des 2025) atau naik Rp2.397.379.491.250.- (sekitar 4196) yang disebabkan: a. Simpanan nasabah naik dari Rp4.855.841.390.437.- (Des 2024) menjadi Rp6.420.315.239.013.- (Des 2025) naik Rp1.564.473.348.576.-, kenaikan karena bank berhasil menghimpun dana dari masyarakat. b. Simpanan dari bank lain naik dari Rp694.028.230.090.- (Des 2024) menjadi Rp1.273.629.333.378.-naik Rp579.601.103.2883.-. Dalam mendukung ekspansi aset, Bank banyak menerima simpanan dari bank lain dimana terbanyak dalam bentuk Kredit Cash Collateral. c. Liabilitas lain-lain meningkat dari Rp119.094.692.460.- (Des 2024) menjadi Rp403.561.859.686.- (Des 2025), naik sebesar Rp284.467.167.226.-. Kenaikan terbesar berasal dari bank garansi pelaksana, rekening perantara operasional/asuransi dan kewajiban transaksi atm bersama. Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami mengucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda), Tbk. Divisi Perencanaan Akuntansi dan Keuangan Rano Rahadian tiadi Pjs. Kepala Divisi Pjs Kepala Divisi Kantor Pusat Bank Banten JI. Veteran No. 4, Kelurahan Cipare Kecamatan Serang Kota Serang, Provinsi Banten www.bankbanten.co.id
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT BURSA EFEK INDONESIA Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
Bank Banten JI. Veteran
p.1 ×2
unresolved
person
Rano Rahadian tiadi
· Pjs. Kepala Divisi Pjs Kepala Divisi
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.