Skip to content
Back to announcement

20230705_BRIF_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31337545_lamp2.pdf

Other Text extracted BRIF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 312

Page 1
                                                                                                                              JADWAL
                                                         Tanggal Efektif                          :            27 Juni 2023      Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan               :          11 Juli 2023
                                                         Masa Penawaran Umum                      :           4 - 6 Juli 2023    Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik     :          11 Juli 2023
                                                         Tanggal Penjatahan                       :               7 Juli 2023    Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia        :          12 Juli 2023
                                                         		
                                                            OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
                                                            KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.

                                                            PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA
                                                            BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.

                                                            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA
                                                            INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.




                                          P ROSPEKTU S
                                                                                                                                   PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA


                                                                                                                                            Kegiatan Usaha Utama:
                                                                                                                                       Bergerak dalam Bidang Pembiayaan

                                                                                                                       Berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, Indonesia

                                                                                                      Kantor Pusat                                                                           Jaringan Usaha
                                                                                          Menara BRILiaN, Lantai 22, 21, dan 1                                                 Per 31 Desember 2022, Perseroan memiliki
                                                                               Jl. Gatot Subroto Kav. 64 No 177A, Menteng Dalam, Tebet,                                       1 kantor pusat, 26 kantor cabang dan 182 titik
                                                                                                  Jakarta Selatan 12870                                                       captive di Kantor Cabang BRI yang tersebar di
                                                                                    Telepon: (021) 574 5333; Faksimili: (021) 574 5444                                                      seluruh Indonesia
                                                                                               Website: www.brifinance.co.id
                                                                                           Email: treasury.brif@brifinance.co.id

                                                                                                                                   PENAWARAN UMUM
                                                                                                                            OBLIGASI II BRI FINANCE TAHUN 2023
                                                                                                         JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp500.000.000.000,- (LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)
                                                                                                                                        (“OBLIGASI”)

                                                         Obligasi terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu Obligasi Seri A dan Seri B yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat
                                                         kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini memberikan pilihan bagi Masyarakat untuk memilih seri Obligasi yang
                                                         dikehendaki sebagai berikut:
                                                         Seri A                : Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan sebesar Rp197.000.000.000,- (seratus sembilan puluh tujuh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,85% (lima
                                                                                   koma delapan lima persen) per tahun, berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi; dan
                                                         Seri B                : Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan sebesar Rp303.000.000.000,- (tiga ratus tiga miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,40% (enam koma empat
                                                                                   nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.

                                                         Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi,
                                                         terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 11 Oktober 2023, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir bersamaan dengan tanggal
                                                         jatuh tempo masing-masing Seri Obligasi. Pelunasan Pokok Obligasi masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 21 Juli 2024 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 11 Juli 2026 untuk Obligasi
                                                         Seri B. Pelunasan Pokok Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

                                                                                                                    PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
                                                            OBLIGASI INI DIJAMIN DENGAN PIUTANG PERFORMING MILIK PERSEROAN DENGAN NILAI SEKURANG-KURANGNYA 50% (LIMA PULUH PERSEN) DARI NILAI POKOK
                                                            OBLIGASI DALAM WAKTU SELAMBAT-LAMBATNYA 30 (TIGA PULUH) HARI KALENDER SEJAK TANGGAL EMISI DENGAN MENANDATANGANI AKTA JAMINAN FIDUSIA. HAK
                                                            PEMEGANG OBLIGASI ATAS JAMINAN BERUPA PIUTANG PERFORMING MEMILIKI PERINGKAT PREFEREN DALAM HAL AKTA JAMINAN FIDUSIA TELAH DIDAFTARKAN
                                                            PADA KANTOR PENDAFTARAN FIDUSIA DALAM WAKTU SELAMBAT-LAMBATNYA 30 (TIGA PULUH) HARI KALENDER SETELAH PENANDATANGANAN AKTA JAMINAN
                                                            FIDUSIA. SEDANGKAN HAK PEMEGANG OBLIGASI ATAS OBLIGASI YANG TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN BERDASARKAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN ADALAH
                                                            PARI PASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA, BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN
                                                            HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN
                                                            ADA. OBLIGASI YANG TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN BERDASARKAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN, AKAN DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN
                                                            PERSEROAN BAIK BERUPA BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI SESUAI
                                                            DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN PASAL 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA INDONESIA.

                                                            PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI INI 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN.
                                                            PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) DENGAN TUJUAN UNTUK PELUNASAN OBLIGASI ATAU DISIMPAN UNTUK KEMUDIAN DIJUAL
                                                            KEMBALI DENGAN HARGA PASAR DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG
                                                            BERLAKU. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS INI.

                                                            PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN
                                                            DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.

                                                                DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS OBLIGASI DARI PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
                                                                                                                         (“PEFINDO”):
                                                                                                                              idAA
                                                                                                                           (double A)
                                                                                  UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS INI.

                                                            RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YANG TIMBUL KARENA KEGAGALAN DEBITUR UNTUK MEMENUHI KEWAJIBAN KEPADA
                                                            PERSEROAN. RISIKO USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA DICANTUMKAN PADA BAB VI FAKTOR RISIKO DALAM PROSPEKTUS INI.

                                                            RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA
PT BRI Multifinance Indonesia                               LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO YANG DIHADAPI
                                                            INVESTOR PEMBELI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PROSPEKTUS INI.
Menara BRILiaN lantai 22, 21 & 1
Jl. Gatot Subroto Kav. 64 No. 177A                                                                           Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada Bursa Efek Indonesia
Menteng Dalam, Tebet                                                                                              Penawaran Obligasi ini dijamin secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment)
Jakarta Selatan 12870
                                                                                                                                   PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI


Telp.       (021) 574 5333
            (021) 5083 5000                                                                               PT BRI Danareksa Sekuritas                                                          PT BCA Sekuritas
                                                                                                                  (Terafiliasi)
Email       contact.us@brifinance.co.id
Situs Web   www.brifinance.co.id                                                                                                          WALI AMANAT OBLIGASI
                                                                                                                               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Terafiliasi)

                                                                                                                           Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 4 Juli 2023
Page 2
PT BRI Multifinance Indonesia (selanjutnya disebut “Perseroan”) telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Obligasi sehubungan
dengan Penawaran Umum Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 (“Obligasi”) kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa
Keuangan (“OJK”) di Jakarta dengan surat No. 012/BRIF-LGL/IV/2023 tanggal 4 April 2023, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan Undang-
Undang No. 8 tahun 1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995, Tambahan
No. 3608 beserta peraturan-peraturan pelaksanaannya (selanjutnya disebut “UUPM” atau “Undang-Undang Pasar Modal”) dan Undang-
Undang No. 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2023 No. 4, Tambahan No. 6845 (selanjutnya disebut “UU P2SK”).

Bahwa dalam rangka Penawaran Umum tersebut, Perseroan merencanakan untuk mencatatkan Obligasi dengan jumlah pokok sebesar
Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) pada PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) sesuai dengan Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek
Bersifat Utang No. S-03887/BEI.PP3/05-2023 tanggal 17 Mei 2023 yang dikeluarkan oleh BEI. Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI
tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi wajib dikembalikan kepada para pemesan Obligasi
sesuai ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Peraturan No.IX.A.2 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka
Penawaran Umum.

Sesuai dengan syarat dan ketentuan pada Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 28 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha
Perusahaan Pembiayaan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan OJK No.7/POJK.05/2022 tanggal 18 Mei 2022 tentang Perubahan Atas
Peraturan OJK No.35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perseroan telah mendapatkan surat Pencatatan
atas Rencana Penerbitan Efek melalui Penawaran Umum dari OJK berdasarkan surat No. S-305/NB.211/2023 tertanggal 27 Februari 2023.

Semua Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang disebut dalam Prospektus ini bertanggung jawab sepenuhnya atas data yang disajikan
sesuai dengan fungsi dan kedudukan mereka, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal, kode etik, norma,
serta standar profesi masing-masing.

Sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi  ini, semua pihak, termasuk setiap pihak Afiliasi tidak diperkenankan memberikan keterangan atau
membuat pernyataan apapun mengenai data atau hal-hal yang tidak diungkapkan dalam Prospektus tanpa sebelumnya memperoleh persetujuan
tertulis dari Perseroan dan para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi serta para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini
tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan, sebagaimana didefinisikan dalam UU P2SK, kecuali PT BRI Danareksa Sekuritas yang
bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk selaku Wali Amanat yang terafiliasi dengan
Perseroan melalui kepemilikan saham oleh Negara Republik Indonesia. Penjelasan lebih lanjut mengenai hubungan Afiliasi dapat dilihat pada Bab
X dan Bab XI dalam Prospektus ini.


  PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG ATAU PERATURAN LAIN SELAIN
  YANG BERLAKU DI NEGARA REPUBLIK INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH NEGARA REPUBLIK INDONESIA
  MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA DOKUMEN TERSEBUT TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI PENAWARAN UNTUK MEMBELI
  OBLIGASI INI, KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN OBLIGASI TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN ATAU BUKAN
  MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN SERTA KETENTUAN-KETENTUAN BURSA
  EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR INDONESIA TERSEBUT.


  SEMUA INFORMASI YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH PUBLIK, TELAH DIUNGKAPKAN OLEH PERSEROAN DAN TIDAK TERDAPAT
  LAGI INFORMASI YANG BELUM DIUNGKAPKAN SEHINGGA TIDAK MENYESATKAN PUBLIK.


  PERSEROAN WAJIB MENYAMPAIKAN PERINGKAT TAHUNAN ATAS OBLIGASI KEPADA OJK PALING LAMBAT 10 (SEPULUH)
  HARI KERJA SETELAH BERAKHIRNYA MASA BERLAKU PERINGKAT TERAKHIR SAMPAI DENGAN PERSEROAN TELAH
  MENYELESAIKAN SELURUH KEWAJIBAN YANG TERKAIT DENGAN OBLIGASI YANG DITERBITKAN, SEBAGAIMANA DIATUR
  DALAM PERATURAN OJK NO. 49/POJK.04/2020 TANGGAL 3 DESEMBER 2020 TENTANG PEMERINGKATAN EFEK BERSIFAT
  UTANG DAN/ATAU SUKUK.
Page 3
DAFTAR ISI




DAFTAR ISI            ......................................................................................................................................................................................   i

DEFINISI DAN SINGKATAN. ................................................................................................................................................................ iii

RINGKASAN             ...................................................................................................................................................................................... xi

I.         PENAWARAN UMUM...............................................................................................................................................................                       1

II.        PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM ................................................................. 15

III.       PERNYATAAN UTANG............................................................................................................................................................. 17

IV.        IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING. ............................................................................................................................... 27

V.         ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN........................................................................................................... 31

VI.        FAKTOR RISIKO . .................................................................................................................................................................... 43

VII.       KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK. ...................................................................... 49

VIII.      KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA..... 51

           A.         KETERANGAN TENTANG PERSEROAN. ................................................................................................................. 51
           B.         KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PEMEGANG SAHAM BERBENTUK BADAN HUKUM............................... 61

           C.         PENGURUSAN DAN PENGAWASAN. ....................................................................................................................... 64

           D.         TATA KELOLA PERUSAHAAN................................................................................................................................... 68

           E.         SUMBER DAYA MANUSIA.......................................................................................................................................... 83

           F.         PERKARA-PERKARA YANG SEDANG DIHADAPI PERSEROAN SERTA DIREKSI DAN

		                    DEWAN KOMISARIS PERSEROAN........................................................................................................................... 93

           G.         KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN...................................... 93

IX.        PERPAJAKAN.......................................................................................................................................................................... 105

X.         PENJAMIN EMISI OBLIGASI................................................................................................................................................... 107

XI.        LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL.................................................................................................... 109

XII.       KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT............................................................................................................................. 113

XIII.      TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI.................................................................................................................................... 119

XIV.       PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI. ....................................... 125

XV.        PENDAPAT DARI SEGI HUKUM. ............................................................................................................................................ 127

XVI.       LAPORAN KEUANGAN........................................................................................................................................................... 141




                                                                                                        i
Page 4
Halaman ini sengaja dikosongkan




               ii
Page 5
DEFINISI DAN SINGKATAN

Afiliasi          :   Berarti pihak-pihak yang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 UU P2SK yaitu:
                      (a) hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal
                          maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
                          1. suami atau istri;
                          2. orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
                          3. kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu;
                          4. saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara yang
                                 bersangkutan; atau
                          5. suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan;
                      (b) hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal
                          maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
                          1. orang tua dan anak;
                          2. kakek dan nenek serta cucu; atau
                          3. saudara dari orang yang bersangkutan;
                      (c) hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur, atau komisaris dari pihak tersebut;
                      (d) hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan dimana terdapat satu atau lebih anggota
                          direksi, pengurus, dewan komisaris, atau pengawas yang sama;
                      (e) hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara
                          apapun, mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan atau pihak tersebut dalam
                          menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan atau pihak dimaksud;
                      (f) hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun
                          tidak langsung, dengan cara apa pun, dalam menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan
                          perusahaan oleh pihak yang sama; atau
                      (g) hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu pihak yang secara
                          langsung maupun tidak langsung memiliki paling kurang 20% (dua puluh persen) saham
                          yang mempunyai hak suara dari perusahaan tersebut.

Agen Pembayaran   :   Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), yang membuat Perjanjian Agen
                      Pembayaran dengan Perseroan, yang berkewajiban membantu melaksanakan pembayaran
                      Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi termasuk Denda (jika ada) serta pembayaran
                      manfaat lain atas Obligasi (jika ada) kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
                      untuk dan atas nama Perseroan sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Agen Pembayaran,
                      dengan memperhatikan ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

Akuntan Publik    :   Berarti seseorang yang telah memperoleh izin untuk memberikan jasa sebagaimana diatur dalam
                      ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai Akuntan Publik dan terdaftar di OJK.

Bank Kustodian    :   Berarti bank umum yang telah memperoleh persetujuan dari OJK untuk menjalankan kegiatan
                      usaha sebagai Kustodian sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Pasar Modal.

Bunga Obligasi    :   Berarti tingkat Bunga Obligasi per tahun untuk masing-masing Seri Obligasi yang harus dibayar
                      oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi kecuali Obligasi yang dimiliki Perseroan. Tingkat
                      Bunga Obligasi masing-masing Seri Obligasi sebagai berikut:

                      a. Bunga Obligasi Seri A dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,85% (lima koma delapan lima
                         persen) per tahun; dan
                      b. Bunga Obligasi Seri B dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,40% (enam koma empat nol
                         persen) per tahun.

                      Bunga Obligasi masing-masing Seri Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan terhitung sejak
                      Tanggal Emisi sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Tingkat Bunga Obligasi
                      masing-masing Seri Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang
                      dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga
                      ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.




                                                    ii
                                                    iii
Page 6
Bursa Efek          :   Berarti penyelenggara pasar di pasar modal untuk transaksi bursa sebagaimana didefinisikan
                        dalam UU P2SK, yang dalam hal ini adalah PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”), berkedudukan di
                        Jakarta Selatan.

Daftar Pemegang     :   Berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang kepemilikan Obligasi
Rekening Obligasi       oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI yang memuat keterangan antara
                        lain: nama, jumlah kepemilikan Obligasi, status pajak dan kewarganegaraan Pemegang Obligasi
                        berdasarkan data yang diberikan oleh Pemegang Rekening kepada KSEI.

Denda               :   Berarti sejumlah dana yang wajib dibayar oleh Perseroan akibat adanya keterlambatan kewajiban
                        pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Pokok Obligasi yaitu sebesar 1% (satu persen) per tahun
                        di atas tingkat Bunga Obligasi masing-masing Seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat
                        dibayar, yang dihitung secara harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas
                        suatu kewajiban yang harus dibayar berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan
                        1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah
                        30 (tiga puluh) Hari Kalender.

Dokumen Emisi       :   Berarti Perjanjian Perwaliamanatan, Pengakuan Utang, Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi,
                        Perjanjian Agen Pembayaran, Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang Di KSEI, Persetujuan
                        Prinsip Pencatatan Efek, dan Prospektus, serta dokumen-dokumen lainnya yang dibuat dalam
                        rangka Penawaran Umum sebagaimana disyaratkan dalam POJK No. 7/2017.

Efek                :   Berarti surat berharga atau kontrak investasi baik dalam bentuk konvensional dan digital atau
                        bentuk lain sesuai dengan perkembangan teknologi yang memberikan hak kepada pemiliknya
                        untuk secara langsung maupun tidak langsung memperoleh manfaat ekonomis dari penerbit atau
                        dari pihak tertentu berdasarkan perjanjian dan setiap Derivarif atas Efek, yang dapat dialihkan
                        dan/atau diperdagangkan di Pasar Modal.

Efektif             :   Berarti terpenuhinya seluruh persyaratan Pernyataan Pendaftaran sesuai ketentuan Pasal 74
                        UUPM yang telah diubah pada UU P2SK, yaitu Pernyataan Pendaftaran menjadi efektif pada
                        Hari Kerja ke-20 (kedua puluh) sejak diterimanya Pernyataan Pendaftaran secara lengkap atau
                        pada tanggal yang lebih awal jika dinyatakan efektif oleh OJK sebagaimana dimaksud dalam
                        Undang-undang Pasar Modal.

Emisi               :   Berarti suatu penerbitan Obligasi untuk ditawarkan atau dijual dan diperdagangkan kepada
                        Masyarakat melalui Penawaran Umum yang dilakukan oleh Perseroan.

Hari Bursa          :   Berarti hari-hari dimana Bursa Efek Indonesia melakukan aktivitas transaksi perdagangan Efek
                        menurut peraturan perundang-undangan di Negara Republik Indonesia yang berlaku dan
                        ketentuan-ketentuan Bursa Efek Indonesia.

Hari Kalender       :   Berarti setiap hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan Gregorius Calendar tanpa kecuali,
                        termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang sewaktu-waktu ditetapkan oleh
                        Pemerintah Republik Indonesia.

Hari Kerja          :   Berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang ditetapkan oleh
                        Pemerintah Republik Indonesia atau Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan tertentu
                        ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bukan Hari Kerja biasa.

IAPI                :   Berarti Institut Akuntan Publik Indonesia.




                                                       iii
                                                       iv
Page 7
Jaminan                     :   Berarti jaminan yang diberikan dalam rangka Penawaran Umum Obligasi berupa piutang
                                performing milik Perseroan dengan nilai sekurang-kurangnya 50% (lima puluh persen) dari nilai
                                Pokok Obligasi dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak Tanggal
                                Emisi dengan menandatangani akta jaminan fidusia. Hak Pemegang Obligasi atas jaminan
                                berupa piutang performing memiliki peringkat preferen dalam hal akta jaminan fidusia telah
                                didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh)
                                Hari Kalender setelah penandatanganan akta jaminan fidusia. Sedangkan hak Pemegang
                                Obligasi atas Obligasi yang tidak dijamin dengan Jaminan berdasarkan Perjanjian
                                Perwaliamanatan adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan
                                lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada dikemudian hari, kecuali hak-hak
                                kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada
                                maupun yang akan ada. Obligasi yang tidak dijamin dengan Jaminan berdasarkan Perjanjian
                                Perwaliamanatan, akan dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik berupa barang
                                bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian
                                hari sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan pasal 1132 Kitab Undang-Undang Hukum
                                Perdata Indonesia. Uraian lebih lanjut mengenai Jaminan dapat dilihat dalam Prospektus pada
                                Bab I Penawaran Umum.

Jumlah Terutang             :   Berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi berdasarkan
                                Perjanjian Perwaliamanatan serta perjanjian-perjanjian lainnya yang berhubungan dengan Emisi
                                ini, termasuk tetapi tidak terbatas pada Pokok Obligasi, Bunga Obligasi serta Denda (jika ada)
                                yang terhutang dari waktu ke waktu.

Kesanggupan Penuh           :   Berarti bagian penjaminan dari Penjamin Emisi Efek dalam Penawaran Umum ini berdasarkan
(Full Commitment)               mana Penjamin Emisi Efek berjanji dan mengikatkan diri akan menawarkan dan menjual Obligasi
                                kepada Masyarakat pada pasar perdana dan wajib membeli sisa Obligasi yang tidak habis terjual
                                sesuai dengan bagian penjaminan dari masing-masing Penjamin Emisi Efek pada tanggal
                                penutupan masa Penawaran Umum, berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian
                                Penjaminan Emisi Obligasi.

Konfirmasi Tertulis         :   Berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang diterbitkan
                                oleh KSEI atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan Rekening Efek dan
                                konfirmasi tersebut menjadi dasar bagi Pemegang Obligasi untuk mendapatkan pembayaran
                                Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lain yang berkaitan dengan Obligasi.

Konfirmasi Tertulis Untuk   :   Berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI kepada Pemegang
RUPO (KTUR)                     Obligasi melalui Pemegang Rekening, khusus untuk menghadiri RUPO atau meminta
                                diselenggarakan RUPO, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan KSEI.

Konsultan Hukum             :   Berarti ahli hukum yang memberikan pendapat hukum kepada Pihak lain dan terdaftar di OJK,
                                dalam hal ini Warens & Partners.

KSEI                        :   Berarti PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, berkedudukan di Jakarta Selatan, yang
                                menjalankan kegiatan usaha sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sebagaimana
                                didefinisikan dalam Undang-Undang Pasar Modal, yang dalam Emisi ini bertugas sebagai Agen
                                Pembayaran berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran dan mengadministrasikan Obligasi
                                berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI.

Kustodian                   :   Berarti pihak yang memberikan jasa penitipan Efek dan harta lain yang berkaitan dengan Efek,
                                harta yang berkaitan dengan portofolio investasi kolektif, serta jasa lain, termasuk menerima
                                dividen, bunga, dan hak lain, menyelesaikan transaksi Efek, serta mewakili pemegang rekening
                                yang menjadi nasabahnya sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang Pasar Modal, yang
                                meliputi KSEI, Perusahaan Efek, dan Bank Kustodian.

Manajer Penjatahan          :   Berarti PT BCA Sekuritas yang bertanggung jawab atas penjatahan Obligasi yang ditawarkan
                                sesuai dengan syarat-syarat yang ditetapkan dalam Peraturan No. IX.A.7.




                                                              iv
                                                              v
Page 8
Masa Penawaran           :   Berarti jangka waktu bagi Masyarakat untuk dapat mengajukan pemesanan Obligasi
                             sebagaimana diatur dalam Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi yaitu paling
                             kurang 1 (satu) Hari Kerja dan paling lama 5 (lima) Hari Kerja. Dalam hal terjadi penghentian
                             perdagangan Efek di BEI selama paling kurang 1 (satu) Hari Bursa dalam masa Penawaran
                             Umum, maka Perseroan dapat melakukan perpanjangan masa Penawaran Umum untuk periode
                             yang sama dengan masa penghentian perdagangan Efek dimaksud, sebagaimana diatur pada
                             Angka 5 huruf d Peraturan No. IX.A.2.

Masyarakat               :   Berarti perorangan, baik Warga Negara Indonesia maupun Warga Negara Asing dan/atau badan
                             hukum, baik badan hukum Indonesia maupun badan hukum asing yang bertempat
                             tinggal/berkedudukan di Indonesia maupun bertempat tinggal/berkedudukan di luar negeri.

Menkumham                :   Berarti singkatan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dahulu
                             merupakan Menteri Kehakiman atau Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia.

Obligasi                 :   Berarti surat berharga bersifat hutang, dengan nama Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 yang
                             dikeluarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Penawaran Umum dan
                             dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi, dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dan
                             didaftarkan di KSEI, dalam jumlah pokok sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah)
                             dengan tingkat bunga tetap, yang terbagi dalam 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai berikut:
                                 a. Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan sebesar Rp197.000.000.000,- (seratus
                                     sembilan puluh tujuh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,85% (lima
                                     koma delapan lima persen) per tahun, berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari
                                     Kalender sejak Tanggal Emisi; dan
                                 b. Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan sebesar Rp303.000.000.000,- (tiga ratus
                                     tiga miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,40% (enam koma empat nol
                                     persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.

                             Jumlah Pokok Obligasi dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi masing-
                             masing Seri Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi
                             sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi sesuai dengan ketentuan Pasal 5
                             Perjanjian Perwaliamanatan.

Otoritas Jasa Keuangan   :   Berarti lembaga negara yang independen yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang
atau OJK                     pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-
                             Undang No. 21 Tahun 2011 Tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana diubah dengan UU
                             P2SK.

Pasar Modal              :   Berarti bagian dari Sistem Keuangan yang berkaitan dengan kegiatan:
                                a. Penawaran umum dan transaksi Efek;
                                b. Pengelolaan investasi;
                                c. Emiten dan Perusahaan Publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya; dan
                                d. lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek,
                             sebagaimana dimaksud dalam undang-undang mengenai Pasar Modal.

Pefindo                  :   Berarti PT Pemeringkat Efek Indonesia.

Pemegang Obligasi        :   Berarti Masyarakat yang menanamkan dananya ke dalam Obligasi dan memiliki manfaat atas
                             sebagian atau seluruh Obligasi yang terdiri dari:
                             1. Pemegang Rekening yang melakukan investasi langsung atas Obligasi; dan/atau
                             2. Masyarakat di luar Pemegang Rekening yang melakukan investasi atas Obligasi melalui
                             Pemegang Rekening.

Pemegang Rekening        :   Berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI yang meliputi Bank
                             Kustodian dan/atau Perusahaan Efek dan/atau pihak lain disetujui oleh KSEI dengan
                             memperhatikan peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.




                                                           v
                                                           vi
Page 9
Pemeringkat               :   Berarti Pihak yang melakukan kegiatan usaha pemeringkatan atas:
                              a. suatu Efek; dan/atau
                              b. Pihak tertentu yang melakukan kegiatan di bidang Pasar Modal,
                              sebagaimana di definisikan dalam Undang-Undang Pasar Modal, merupakan perusahaan
                              pemeringkat efek yang terdaftar di OJK, dalam hal ini PT Pemeringkat Efek Indonesia.

Pemerintah                :   Berarti Pemerintah Negara Republik Indonesia.

Penawaran Awal            :   Berarti ajakan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan Prospektus
(Bookbuilding)                Awal yang antara lain bertujuan untuk mengetahui minat calon pembeli atas Obligasi yang akan
                              ditawarkan dan perkiraan tingkat Bunga Obligasi yang ditawarkan.

Penawaran Umum            :   Berarti kegiatan Penawaran Umum atas Obligasi dengan nama Obligasi II BRI Finance Tahun
                              2023, yang diterbitkan dan ditawarkan dengan Pokok Obligasi sebesar Rp500.000.000.000 (lima
                              ratus miliar Rupiah).

Pengakuan Utang           :   Berarti akta yang memuat pengakuan dari Perseroan atas keadaan berutangnya atas Obligasi
                              yang dimuat dalam Akta Pengakuan Utang Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 No. 32 tanggal
                              22 Juni 2023 yang dibuat di hadapan Arry Supratno, S.H., Notaris di Jakarta.

Penitipan Kolektif        :   Berarti jasa penitipan atas Efek dan/atau dana yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak
                              yang kepentingannya diwakili oleh Kustodian, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang
                              Pasar Modal.

Penjamin Emisi Obligasi   :   Berarti pihak-pihak yang membuat kontrak dengan Perseroan untuk menjamin Penawaran Umum
                              Obligasi atas nama Perseroan dengan kewajiban untuk membeli sisa Obligasi yang tidak terjual
                              dan melakukan pembayaran kepada Perseroan berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi
                              Obligasi, yang dalam hal ini adalah PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT BCA Sekuritas sesuai
                              dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Penjamin Pelaksana        :   Berarti pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum Obligasi sesuai
Emisi Obligasi                dengan ketentuan Undang-Undang Pasar Modal, yang dalam hal ini adalah PT BCA Sekuritas
                              dan PT BRI Danareksa Sekuritas, sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan dalam
                              Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.

Peraturan No. IX.A.2      :   Berarti Peraturan Bapepam dan LK No.IX.A.2 Lampiran atas Keputusan Ketua Bapepam dan LK
                              No.Kep-122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka
                              Penawaran Umum.

Peraturan No. IX.A.7      :   Berarti Peraturan Bapepam dan LK No.IX.A.7 Lampiran atas Keputusan Ketua Bapepam dan LK
                              No.Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek
                              Dalam Penawaran Umum.

Perjanjian Agen           :   Berarti perjanjian antara Perseroan dan KSEI perihal pelaksanaan pembayaran Bunga Obligasi,
Pembayaran                    pelunasan Pokok Obligasi serta pembayaran Denda (jika ada) serta pembayaran manfaat lain
                              atas Obligasi (jika ada) sebagaimana dimuat dalam Akta Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi
                              II BRI Finance Tahun 2023 No. 46 tanggal 29 Maret 2023 dibuat dihadapan Arry Supratno, S.H.,
                              Notaris di Jakarta.

Perjanjian Pendaftaran    :   Berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI perihal pendaftaran Obligasi di KSEI
Efek Bersifat Utang di        Nomor: SP-028/OBL/KSEI/0223, tanggal 29 Maret 2023 yang dibuat dibawah tangan bermeterai
KSEI                          cukup.

Perjanjian Penjaminan     :   Berarti Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 No. 02 tertanggal
Emisi Obligasi                3 April 2023, sebagaimana diubah dengan Akta Addendum Perjanjian Penjaminan Emisi Efek
                              Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 No. 06 tanggal 8 Mei 2023,Akta Addendum I Perjanjian
                              Penjaminan Emisi Efek Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 No. 34 tanggal 30 Mei 2023 dan Akta
                              Addendum II Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 No. 31
                              tanggal 22 Juni 2023, yang seluruhnya dibuat di hadapan Arry Supratno, S.H., Notaris di Jakarta.




                                                            vi
                                                            vii
Page 10
Perjanjian               :   Berarti Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 No. 01 tertanggal
Perwaliamanatan              3 April 2023, sebagaimana diubah dengan Akta Addendum Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
                             II BRI Finance Tahun 2023 No. 05 tanggal 8 Mei 2023,Akta Addendum I Perjanjian
                             Perwaliamanatan Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 No. 33 tanggal 30 Mei 2023 dan Akta
                             Addendum II Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 No. 30 tanggal 22
                             Juni 2023, yang seluruhnya dibuat di hadapan Arry Supratno, S.H., Notaris di Jakarta.

Pernyataan Efektif       :   Berarti Pernyataan yang diberikan oleh OJK yang menyatakan bahwa Pernyataan Pendaftaran
                             menjadi Efektif sehingga Perseroan melalui Penjamin Emisi Obligasi berhak menawarkan dan
                             menjual Obligasi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Pernyataan Pendaftaran   :   Berarti dokumen yang wajib disampaikan kepada OJK oleh Perseroan dalam rangka Penawaran
                             Umum, dengan memperhatikan Peraturan di sektor Pasar Modal termasuk POJK No.7/2017 dan
                             Peraturan IX.A.2.

Perseroan atau BRI       :   Berarti badan hukum yang akan melakukan Emisi yang dalam hal ini adalah PT BRI Multifinance
Finance atau BRIF            Indonesia, berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, suatu perseroan terbatas yang
                             didirikan menurut dan berdasarkan hukum dan Undang-Undang Negara Republik Indonesia.

Persetujuan Prinsip      :   Berarti Persetujuan Prinsip No. S-03887/BEI.PP3/05-2023 tertanggal 17 Mei 2023 yang
Pencatatan Efek              dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia sehubungan dengan permohonan pencatatan Obligasi.

Perusahaan Afiliasi      :   Berarti badan atau badan hukum yang mempunyai hubungan Afiliasi karena:
Negara Republik              a. kepemilikan atau penyertaan modal Negara Republik Indonesia baik langsung maupun tidak
Indonesia                         langsung; atau
                             b. dikendalikan baik langsung maupun tidak langsung oleh Pemerintah Republik Indonesia;
                             tidak termasuk perusahaan anak Perseroan.

Perusahaan Efek          :   Berarti pihak yang melakukan kegiatan sebagai sebagai Penjamin Emisi Efek dan/atau Perantara
                             Pedagang Efek atau Manajer Investasi sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Pasar
                             Modal juncto UU P2SK.

Pihak                    :   Berarti orang perseorangan, perusahaan, usaha bersama, asosiasi, atau kelompok yang
                             terorganisasi.

POJK No. 7/2017          :   Berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Dokumen Pernyataan
                             Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang,
                             dan/atau Sukuk.

POJK No. 9/2017          :   Berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Bentuk dan Isi
                             Prospektus dan Prospektus Ringkas dalam rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Utang.

POJK No. 19/2020         :   Berarti Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Bank Umum Yang
                             Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.

POJK No. 20/2020         :   Berarti Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Kontrak
                             Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.

POJK No. 23/2017         :   Berarti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2017 tanggal 21 Juni 2017 tentang
                             Prospektus Awal dan Info Memo, yang diundangkan pada tanggal 22 Juni 2017.

POJK No. 30/2015         :   Berarti Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 22 Desember 2015 tentang Laporan
                             Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.

POJK No. 33/2014         :   Berarti Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan
                             Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

POJK No. 34/2014         :   Berarti Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi
                             dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.




                                                          vii
                                                          viii
Page 11
POJK No. 35/2014     :   Berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris
                         Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.

POJK No. 35/2018     :   Berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 28 Desember 2018 tentang
                         Penyelenggaraan Perusahaan Pembiayaan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan OJK
                         No.7/POJK.05/2022 tanggal 18 Mei 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan OJK
                         No.35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.

POJK No. 42/2020     :   Berarti Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 2 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
                         Transaksi Benturan Kepentingan.

POJK No. 44/2020     :   Berarti Peraturan OJK No. 44/POJK.04/2020 tanggal 2 September 2020 tentang Penerapan
                         Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank.

POJK No. 49/2020     :   Berarti Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020 tanggal 11 Desember 2020 tentang Pemeringkatan
                         Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk.

POJK No. 55/2015     :   Berarti Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Pembentukan
                         dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.

POJK No. 56/2015     :   Berarti Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Pembentukan
                         dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.

Pokok Obligasi       :   Berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi berdasarkan Obligasi yang
                         terutang dari waktu ke waktu, yang pada Tanggal Emisi sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus
                         miliar Rupiah) terbagi dalam 2 (dua) seri, dengan ketentuan sebagai berikut:
                         a. Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan sebesar Rp197.000.000.000,- (seratus
                             sembilan puluh tujuh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,85% (lima koma
                             delapan lima persen) per tahun, berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender
                             sejak Tanggal Emisi; dan
                         b. Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan sebesar Rp303.000.000.000,- (tiga ratus tiga
                             miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,40% (enam koma empat nol persen) per
                             tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.

                         Jumlah Pokok Obligasi dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi masing-
                         masing Seri Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian kembali sebagai pelunasan Obligasi
                         sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi, sesuai dengan ketentuan dalam
                         Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.

Prospektus           :   Berarti dokumen tertulis yang memuat informasi Emiten dan informasi lain sehubungan dengan
                         Penawaran Umum dengan tujuan agar Pihak lain membeli Obligasi, yang wajib disusun sesuai
                         dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan di sektor Pasar Modal termasuk POJK
                         No. 9/2017.

Prospektus Awal      :   Berarti dokumen tertulis dalam rangka Penawaran Umum dengan tujuan agar pihak lain membeli
                         Obligasi yang memuat seluruh informasi dalam Prospektus yang disampaikan kepada Otoritas
                         Jasa Keuangan sebagai bagian dari Pernyataan Pendaftaran kecuali informasi mengenai
                         penjaminan Emisi, tingkat suku bunga Obligasi atau hal-hal lain yang berhubungan dengan
                         persyaratan Penawaran Umum yang belum dapat ditentukan, sesuai dengan POJK No. 23/2017,
                         dengan memperhatikan Peraturan No. IX.A.2.

Prospektus Ringkas   :   Berarti ringkasan dari isi Prospektus Awal sebagaimana diatur dalam POJK No. 9/2017.

Rekening Efek        :   Berarti rekening yang memuat catatan posisi Obligasi dan/atau dana milik Pemegang Obligasi
                         yang diadministrasikan oleh KSEI, Bank Kustodian atau Perusahaan Efek berdasarkan perjanjian
                         pembukaan Rekening Efek yang ditandatangani dengan Pemegang Obligasi.

RUPO                 :   Berarti Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana diatur dalam Pasal 10 Perjanjian
                         Perwaliamanatan.




                                                      viii
                                                       ix
Page 12
Satuan Pemindahbukuan       :   Berarti satuan jumlah Obligasi yang dapat dipindahbukukan dari satu Rekening Efek ke Rekening
                                Efek lainnya, yaitu senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya.

Satuan Perdagangan          :   Berarti satuan jumlah Obligasi yang diperdagangkan, yaitu senilai Rp5.000.000,- (lima juta
                                Rupiah) dan/atau kelipatannya, atau sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana
                                ditentukan dalam peraturan BEI.

Sertifikat Jumbo Obligasi   :   Berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan dalam Penitipan Kolektif di KSEI yang diterbitkan
                                oleh Perseroan atas nama atau tercatat atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi
                                melalui Pemegang Rekening.

Tanggal Distribusi          :   Berarti tanggal penyerahan Sertifikat Jumbo Obligasi hasil Penawaran Umum kepada KSEI yang
                                merupakan tanggal distribusi Obligasi yang dilakukan secara elektronik, paling lambat 2 (dua)
                                Hari Kerja terhitung setelah Tanggal Penjatahan kepada Pemegang Obligasi, yaitu tanggal 11
                                Juli 2023.

Tanggal Emisi               :   Berarti Tanggal Pembayaran hasil Emisi dari Penjamin Pelaksana Emisi Efek kepada Perseroan,
                                yang merupakan tanggal penerbitan Obligasi, yaitu tanggal 11 Juli 2023.

Tanggal Pelunasan           :   Berarti tanggal jatuh tempo Pokok Obligasi masing-masing Seri Obligasi yang wajib dibayar oleh
Pokok Obligasi                  Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Rekening melalui Agen Pembayaran, dengan
                                memperhatikan ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan dan Prospektus.

Tanggal Pembayaran          :   Berarti tanggal pembayaran seluruh nilai Pokok Obligasi kepada Perseroan yang disetor oleh
                                Penjamin Emisi Obligasi (in good funds) yang merupakan tanggal yang sama dengan Tanggal
                                Emisi, yaitu tanggal 11 Juli 2023.

Tanggal Pembayaran          :   Berarti tanggal-tanggal saat Bunga Obligasi masing-masing Seri Obligasi menjadi jatuh tempo
Bunga Obligasi                  dan wajib dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi yang namanya tercantum dalam
                                Daftar Pemegang Rekening melalui Agen Pembayaran dan dengan memperhatikan ketentuan
                                dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan Prospektus.

Tanggal Penjatahan          :   Berarti tanggal dilakukannya penjatahan Obligasi, yaitu tanggal 7 Juli 2023.

Undang-Undang Pasar         :   Berarti Undang-Undang Republik Indonesia No.8 Tahun 1995 tanggal 10 November 1995 tentang
Modal atau UUPM                 Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1995 No.64, Tambahan No.3608
                                sebagaimana diubah dengan UU P2SK.

UUPT                        :   Berarti Undang-Undang Republik Indonesia No.40 Tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang
                                Perseroan Terbatas, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 No.106, Tambahan
                                No.4756, sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang No.6 Tahun 2023 tanggal 31
                                Maret 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2
                                Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang, Lembaran Negara Republik
                                Indonesia Tahun 2023 No.41, Tambahan No.6841.

UU P2SK                     :   Berarti Undang-Undang Republik Indonesia No. 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang
                                Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
                                2023 No. 4, Tambahan No. 6845.

Wali Amanat                 :   Berarti pihak yang mewakili kepentingan Pemegang Obligasi sebagaimana dimaksud dalam
                                Undang-Undang Pasar Modal yang dalam hal ini adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero)
                                Tbk., berkedudukan di Jakarta Pusat.




                                                              ix
                                                               x
Page 13
RINGKASAN
Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan keterangan yang lebih
rinci dan laporan keuangan serta catatan-catatan yang tercantum di dalam Prospektus ini. Ringkasan ini dibuat atas dasar fakta-fakta
dan pertimbangan-pertimbangan yang paling penting bagi Perseroan. Semua informasi keuangan Perseroan disusun dalam mata
uang Rupiah dan telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

1.   RIWAYAT SINGKAT

Perseroan didirikan dengan nama “PT Sari Usaha Leasing” berkedudukan di Jakarta, berdasarkan Akta pendirian No.7 tanggal
2 Agustus 1983 dibuat dihadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta, dan dengan Akta Perubahan No.156 tanggal 22 November
1983 dibuat dihadapan Notaris Kartini Muljadi, S.H., nama PT Sari Usaha Leasing diubah menjadi “PT Sanwa BRI Leasing”
berkedudukan di Jakarta. Akta-akta tersebut telah memperoleh pengesahan Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No.
C2.7596-HT.01.01.TH’83 tanggal 25 November 1983, dan telah didaftarkan pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di
bawah No. 4265/1983 dan No. 4266/1983 tanggal 30 November 1983, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia (BNRI) No. 102 tanggal 23 Desember 1983, Tambahan No. 1079.

Akta pendirian yang didalamnya memuat anggaran dasar Perseroan telah mengalami perubahan-perubahan, termasuk perubahan-
perubahan nama Perseroan sejak pendiriannya. Perubahan terakhir nama Perseroan dari semula PT BTMU-BRI Finance menjadi
PT BRI Multifinance Indonesia disingkat BRI Finance bertempat kedudukan di Jakarta Pusat, dimuat dalam Akta No. 67 tanggal
15 September 2016 dibuat dihadapan I Gede Buda Gunamanta, S.H., Notaris berkedudukan di Jakarta Selatan, yang telah mendapat
persetujuan Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0017619.AH.01.02.Tahun 2016 tanggal 29 September 2016, dan
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.85 tanggal 25 Oktober 2016, Tambahan No.77173.

Perubahan terakhir anggaran dasar Perseroan dimuat dalam Akta No.24 tanggal 16 Juni 2023 dibuat dihadapan Arry Supratno, S.H.,
Notaris di Jakarta, berkedudukan di Jakarta Pusat, yang telah mendapat persetujuan Menkumham berdasarkan Surat Keputusan
No.AHU-0034000.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 16 Juni 2023, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No.049 tanggal 20 Juni 2023, Tambahan No.017450/2023 (“Akta No.24 tanggal 16 Juni 2023”).

Sesuai dengan anggaran dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah dalam bidang Perusahaan Pembiayaan
Konvensional.

2.   KEGIATAN USAHA DAN PROSPEK USAHA

Perseroan melaksanakan kegiatan usaha dalam bidang Perusahaan Pembiayaan Konvensional sebagai berikut:

-    Menjalankan kegiatan usaha meliputi pembiayaan barang dan/atau jasa yaitu:
     a. Pembiayaan Investasi yang dilakukan dengan cara:
          (i) Sewa Pembiayaan;
          (ii) Jual dan Sewa-Balik;
          (iii) Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang;
          (iv) Anjak Piutang tanpa Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang;
          (v) Pembelian dengan Pembayaran secara Angsuran;
          (vi) Pembiayaan Proyek;
          (vii) Pembiayaan Infrastruktur; dan/atau
          (viii) Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan OJK.
     b. Pembiayaan Modal Kerja yang dilakukan dengan cara:
          (i) Jual dan Sewa-Balik;
          (ii) Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang;
          (iii) Anjak Piutang tanpa Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang;
          (iv) Fasilitas Modal usaha; dan/atau
          (v) Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari OJK.
     c. Pembiayaan Multiguna yang dilakukan dengan cara:
          (i) Sewa Pembiayaan;
          (ii) Pembelian dengan Pembayaran secara Angsuran;
          (iii) Fasilitas Dana; dan/atau
          (iv) Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan dari OJK.
     d. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan OJK.
     e. Sewa Operasi (operating lease); dan/atau
     f.   Kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor
          jasa keuangan.


                                                                 x
                                                                 xi
Page 14
Kegiatan usaha Perseroan saat ini sesuai arahan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Pemegang Saham
Pengendali adalah fokus pada pembiayaan konsumer atau pembiayaan multiguna, khususnya untuk pembiayaan kendaraan
bermotor dengan skema pembelian dengan pembayaran secara angsuran serta fasilitas dana berupa pembiayaan barang dan/atau
jasa yang disalurkan langsung kepada debitur untuk pemakaian/konsumsi debitur sendiri dengan jaminan kendaraan bermotor.

Selain itu, Perseroan juga masih melanjutkan pemberian fasilitas pembiayaan komersial yang telah menjadi core business selama ini
melalui fasilitas sewa pembiayaan (finance lease) dan jual dan sewa-balik (sale and lease-back) untuk pengadaan barang modal yang
dibutuhkan oleh debitur dalam menjalankan kegiatan usahanya, dengan fokus pada pembiayaan alat-alat transportasi dan forklift.

Dengan mempertimbangkan usaha yang dilakukan oleh Perseroan, maka kegiatan usaha utama dari Perseroan adalah bergerak
dalam bidang pembiayaan konvensional (KBLI: 64911).

Prospek Usaha

Membaiknya kondisi ekonomi Indonesia pada tahun 2022 setelah dua tahun terakhir menurun akibat pandemi COVID-19, membuat
minat beli Masyarakat terhadap barang konsumtif meningkat terutama kendaraan bermotor. Namun dari data yang dirangkum oleh
Roy Morgan Single Source Indonesia pada Juni 2022, disampaikan bahwa terdapat peningkatan yang cukup signifikan pada minat
beli Masyarakat atas kendaraan baru di kota-kota kecil, meskipun demikian minat beli dengan proporsi tertinggi masih didominasi
oleh Masyarakat kota besar.

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2023 berada pada rentang 4,42 – 5,04% (yoy). Proyeksi
tersebut terutama didorong oleh pemulihan ekonomi nasional yang terus berlangsung sejalan dengan pelonggaran pembatasan
mobilitas masyarakat. Sehingga perkembangan positif dari realisasi stimulus Pemerintah serta peningkatan permintaan dan aktivitas
bisnis masing-masing industri di triwulan III 2022 mulai terlihat naik setelah kontraksi akibat pandemi. Tingkat suku bunga BI 7-Day
Reverse Repo Rate (BI7DRRR) dipertahankan sebesar 4,25% per September 2022, dengan pertimbangan perlunya menjaga
stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah prakiraan inflasi yang tetap rendah.

Sejalan dengan rencana pertumbuhan Perseroan di tahun 2023, pembiayaan baru di semester pertama diharapkan dapat mencapai
Rp2,49 triliun pada semester pertama 2023. Perseroan memperkirakan tingkat piutang bermasalah pada semester pertama 2023
akan relatif stabil dan membaik di Desember 2023 seiring dengan perbaikan kinerja ekonomi global dan domestik. Perseroan terus
berfokus dalam memperbaiki serta mempertahankan kualitas piutang pembiayaan.

Seiring optimisme prospek penjualan industri otomotif yang membaik di tahun 2022, Perseroan semakin yakin dengan pergeseran
fokus pengembangan bisnis ke pembiayaan multiguna dalam rangka rekomposisi portofolio dengan profil risiko yang lebih
terukur. Berbagai strategi bisnis yang diterapkan Perseroan dalam mencapai target pembiayaan di tahun 2023 adalah sebagai berikut:
   a. Pengembangan pembiayaan kendaraan mobil bekas dan fasilitas dana dengan menjalin kerja sama bersama showroom used
        car serta pemanfaatan agen myBRIf untuk mendukung perluasan pangsa pasar pembiayaan Perseroan.
   b. Peningkatan portfolio kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai bentuk komitmen Perseroan dalam
        mendukung program Pemerintah.
   c. Pengembangan Digital Signature dan e-Contract untuk meningkatkan pelayanan kepada debitur melalui digitalisasi.
   d. Pengembangan mobile application BRI Finance (myBRIf) yang telah dimiliki sejak 2020, berfungsi sebagai sarana promosi
        produk Perseroan. Rencana Perseroan akan melakukan integrasi MyBRIf dengan aplikasi induk lainnya untuk mendukung
        strategi transformasi digital sebagai one stop service bagi debitur Perseroan.
   e. Bentuk digitalisasi Perseroan dari sisi penjagaan kualitas piutang adalah dengan melakukan pengembangan collection
        scoring.
   f. Pengembangan payment gateway telah dilakukan di 2022 melalui implementasi API gateway. Dengan ini Perseroan telah
        melakukan integrasi dengan aplikasi BRIMO untuk fitur pembayaran angsuran




                                                                 xi
                                                                xii
Page 15
3.   PENAWARAN UMUM OBLIGASI

 Nama Obligasi           :   Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 (“Obligasi”)

 Jumlah Pokok Obligasi   :   Sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah)

 Jangka Waktu, Tingkat   :   a. Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan sebesar Rp197.000.000.000,- (seratus
 Bunga dan Jatuh Tempo          sembilan puluh tujuh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,85% (lima koma
                                delapan lima persen) per tahun, berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender
                                sejak Tanggal Emisi; dan
                             b. Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan sebesar Rp303.000.000.000,- (tiga ratus tiga
                                miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,40% (enam koma empat nol persen) per
                                tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.

 Harga Penawaran         :   100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi

 Satuan Perdagangan      :   Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya

 Satuan Pemindahbukuan   :   Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya

 Pembayaran Kupon        :   Triwulanan
 Bunga

 Hasil Pemeringkatan     :   idAA   (double A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.

 Jaminan                 :   Obligasi dijamin dengan piutang performing milik Perseroan dengan nilai sekurang-kurangnya
                             50% (lima puluh persen) dari nilai Pokok Obligasi dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga
                             puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi dengan menandatangani akta jaminan fidusia. Hak
                             Pemegang Obligasi atas jaminan berupa piutang performing memiliki peringkat preferen dalam
                             hal akta jaminan fidusia telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia dalam waktu
                             selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah penandatanganan akta jaminan
                             fidusia. Sedangkan hak Pemegang Obligasi atas Obligasi yang tidak dijamin dengan Jaminan
                             berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak
                             kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada dikemudian hari,
                             kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik
                             yang telah ada maupun yang akan ada. Obligasi yang tidak dijamin dengan Jaminan berdasarkan
                             Perjanjian Perwaliamanatan, akan dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik
                             berupa barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan
                             ada dikemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan pasal 1132 Kitab Undang-
                             Undang Hukum Perdata Indonesia. Uraian lebih lanjut mengenai Jaminan dapat dilihat dalam
                             Prospektus pada Bab I Penawaran Umum.

 Hak Senioritas Atas     :   Hak Pemegang Obligasi atas Jaminan berupa Piutang performing memiliki peringkat preferen
 Utang                       dalam hal akta jaminan fidusia telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia. Sedangkan
                             hak Pemegang Obligasi atas Obligasi yang tidak dijamin dengan Jaminan berdasarkan Perjanjian
                             Perwaliamanatan adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan
                             lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada dikemudian hari, kecuali hak-hak
                             kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada
                             maupun yang akan ada. Obligasi yang tidak dijamin dengan Jaminan berdasarkan Perjanjian
                             Perwaliamanatan, akan dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik berupa barang
                             bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian
                             hari sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan Pasal 1132 Kitab Undang-undang Hukum
                             Perdata Indonesia. Dalam hal terjadi kondisi gagal bayar, Pemegang Obligasi berhak atas
                             Jaminan secara proporsional berdasarkan besarnya jumlah Obligasi yang dimilikinya.

 Penyisihan Dana         :   Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Obligasi ini dengan
 Pelunasan Obligasi          pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan tujuan
 (Sinking Fund)              rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi.




                                                            xii
                                                            xiii
Page 16
 Pembelian Kembali (buy           :   Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan.
 back)                                Perseroan dapat melakukan pembelian kembali untuk sebagian atau seluruh Obligasi sebelum
                                      Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. Perseroan mempunyai hak untuk memberlakukan pembelian
                                      kembali tersebut untuk dipergunakan sebagai pelunasan Obligasi atau disimpan untuk kemudian
                                      dijual kembali dengan harga pasar, dengan memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian
                                      Perwaliamanatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 Pembatasan-pembatasan            :   Keterangan mengenai pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban Perseroan
 dan Kewajiban-kewajiban              sehubungan dengan penerbitan Obligasi ini diatur sesuai dengan ketentuan yang tercantum
 Perseroan (covenants)                dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan diuraikan dalam Bab I Penawaran Umum.

 Wali Amanat                      :   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

4.       KETERANGAN EFEK BERSIFAT UTANG YANG BELUM DILUNASI

Sampai dengan tanggal Prospektus ini, Perseroan tercatat sebagai penerbit obligasi yang dicatatkan, sebagaimana relevan, di Bursa
Efek Indonesia (BEI), sebagai berikut:

                                                                               Mata   Nilai nominal    Bunga per
     No.                     Jenis                    Peringkat    Bursa                                              Jatuh tempo
                                                                               Uang     (Rp juta)        tahun
     1     MTN II BRI Finance Tahun 2021                 idAA        BEI        Rp       500.000         6,40%         17-09-2024
     2     Obligasi I BRI Finance Tahun 2022             idAA        BEI        Rp       700.000         6,95%         09-08-2025
           Total                                                                        1.200.000

5.       RENCANA PENGGUNAAN DANA

Seluruh dana hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi, akan dipergunakan oleh Perseroan untuk
memperkuat struktur pendanaan Perseroan berdasarkan ijin usaha dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, dimana
seluruh dana akan digunakan untuk ekspansi bisnis Perseroan, yaitu untuk ekspansi pembiayaan di segmen konsumer (multiguna).

Penggunaan dana selengkapnya dapat dilihat pada Bab II Prospektus ini mengenai Penggunaan Dana yang Diperoleh dari hasil
Penawaran Umum.

6.       STRUKTUR PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN

Pada tanggal Prospektus ini, struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan berdasarkan Akta No.31 tanggal 13
Agustus 2019 dibuat dihadapan H. Feby Rubein Hidayat, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah mendapat persetujuan Menkumham
berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0061721.AH.02.Tahun 2019 tanggal 30 Agustus 2019, dan pemberitahuan perubahannya
telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia berdasarkan
Surat No.AHU-AH.01.03-0323609 tanggal 30 Agustus 2019, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.014
tanggal 18 Februari 2022, Tambahan No.006675 (“Akta No.31 tanggal 13 Agustus 2019”) dan Akta No. 01 tanggal 2 November
2020 dibuat dihadapan Arry Supratno, S.H., Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahannya telah diterima dan dicatat di
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat No. AHU-AH.01.03-
0406497 tanggal 11 November 2020 (“Akta No. 01 tanggal 2 November 2020”) adalah sebagai berikut:

                                                                               Nilai Nominal
                                                                           Rp1.000.000 per saham                     Persentase
                         Keterangan
                                                                Jumlah Saham                                             (%)
                                                                                     Jumlah Nilai Nominal (Rp)
                                                                  (lembar)
 Modal Dasar
 Jumlah Modal Dasar                                                       1.000.000              1.000.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                 449.450                449.450.000.000          99,88
 2. Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI                                          550                    550.000.000           0,12
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                450.000                450.000.000.000         100,00
 Jumlah Saham Dalam Portepel                                               550.000                550.000.000.000

7.       IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersamaan dengan laporan keuangan
Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 dan 2021 beserta catatan-catatan atas laporan
keuangan tersebut, yang terdapat di bagian lain dalam Prospektus ini. Calon investor juga harus membaca Bab V mengenai Analisis
dan Pembahasan oleh Manajemen.

                                                                   xiii
                                                                   xiv
Page 17
Berikut ini adalah ikhtisar data keuangan penting Perseroan berdasarkan laporan keuangan auditan Perseroan tanggal 31 Desember
2022 dan 2021 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut.

Angka-angka ikhtisar data keuangan penting di bawah ini disusun berdasarkan angka-angka yang dikutip dari dan harus dibaca
dengan mengacu pada Laporan Keuangan Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, serta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut. Laporan Keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, yang
seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (firma
anggota dari Ernst & Young Global Limited) (“KAP PSS”) berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia (“IAPI”) sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-3/1/V/2023 tertanggal
9 Mei 2023 dan No. 01347/2.1032/AU.1/09/1681-2/1/V/2023 tertanggal 9 Mei 2023 yang ditandatangani oleh Christophorus Alvin
Kossim (Registrasi Akuntan Publik No.AP.1681). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini,
menyatakan opini tanpa modifikasian dan berisi paragraf-paragraf “hal-hal lain” yang menyatakan : (i) tujuan penerbitan laporan
auditor independen, dan (ii) penerbitan kembali laporan auditor independen atas Laporan Keuangan Perseroan.

RINGKASAN LAPORAN POSISI KEUANGAN

                                                                                                               (dalam ribuan Rupiah)
                                Keterangan                                                   31 Desember
                                                                                2022                              2021
 Jumlah Aset                                                                      7.326.310.324                      5.245.064.819
 Jumlah Liabilitas                                                                6.104.679.832                      4.109.905.865
 Jumlah Ekuitas                                                                   1.221.630.492                      1.135.158.954

RINGKASAN LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                                                               (dalam ribuan Rupiah)
 Keterangan                                                                                  31 Desember
                                                                               2022                              2021
 Total Pendapatan                                                                     890.589.061                       612.617.301
 Total Beban                                                                          776.432.914                       554.518.638
 Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan                                                 114.156.147                        58.098.663
 Laba Tahun Berjalan                                                                   83.838.773                        43.206.081
 Laba Komprehensif Lain Setelah Pajak                                                   2.632.765                         5.605.710
 Total penghasilan komprehensif tahun berjalan                                         86.471.538                        48.811.791

Rasio-Rasio Keuangan Penting


                                                                                                       31 Desember
                                          Keterangan
                                                                                            2022                      2021
 Rasio Pertumbuhan
 Total Pendapatan                                                                                    45,45%                 24,19%
 Total Beban                                                                                         40,02%                 15,14%
 Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan                                                                98,24%                429,14%
 Laba Tahun Berjalan                                                                                 94,04%                802,93%
 Total Laba Komprehensif Tahun Berjalan                                                              77,15%                739,28%
 Total Aset                                                                                          39,68%                 29,56%
 Total Liabilitas                                                                                    48,54%                 38,76%
 Total Ekuitas                                                                                        7,62%                  4,49%

 Rasio Permodalan
 Modal Disesuaikan/Aset Disesuaikan (1)                                                              23,87%                  38,14%

 Rasio Rentabilitas
 Laba Tahun Berjalan/ Total Pendapatan                                                                9,43%                  7,05%
 Laba Tahun Berjalan/ Total Ekuitas                                                                   6,86%                  3,81%
 Laba Tahun Berjalan/Total Aset                                                                       1,14%                  0,82%
 Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan/ Total Aset                                                     1,54%                  1,09%

 Rasio Solvabilitas
 Aset Lancar/ Liabilitas jangka pendek                                                               43,70%                 35,12%
 Total Liabilitas/ Total Aset                                                                        83,33%                 78,36%
 Total Liabilitas/ Total Ekuitas                                                                    499,72%                381,12%
 Gearing Ratio (1)                                                                                     4,84x                  3,51x




                                                              xiv
                                                              xv
Page 18
                                                                                                                             31 Desember
                                               Keterangan
                                                                                                                   2022                         2021
  Kualitas Piutang Pembiayaan
  Non Performing Financing Ratio – neto (1)                                                                                 0,29%                       0,40%
  Rasio Piutang Pembiayaan (1)                                                                                             88,37%                      87,16%
  Interest Coverage Ratio (2)                                                                                                1,36x                       1,28x
  Debt Service Coverage Ratio (3)                                                                                            0,43x                       0,66x

Keterangan:
(1)   Perhitungan dilakukan sesuai dengan POJK No. 35/2018 dan Surat Edaran OJK No.1/SEOJK.05/2016 tanggal 23 Februari 2016 tentang Tingkat Kesehatan
      Keuangan Perusahaan Pembiayaan.
(2)   Interest Coverage Ratio dihitung dari EBIT (2022: Rp427.132.878 ribu; 2021 : Rp265.444.914 ribu) dibagi dengan beban bunga tahun berjalan (2022:
      Rp312.976.731 ribu; 2021 : Rp207.346.251 ribu). EBIT dihitung dari laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan (2022: Rp114.156.147 ribu; 2021 :
      Rp58.098.663 ribu) ditambah beban bunga tahun berjalan (2022: Rp312.976.731 ribu; 2021 : Rp207.346.251 ribu).
(3)   Debt Service Coverage Ratio dihitung dari EBITDA (2022: Rp567.114.299 ribu; 2021 : Rp369.488.591 ribu) dibagi dengan pembayaran pokok bunga atas
      pinjaman diterima jangka panjang selama tahun berjalan (2022: Rp1.318.989.349 ribu; 2021 : Rp560.774.457 ribu). EBITDA dihitung dari laba sebelum beban
      pajak final dan pajak penghasilan (2022: Rp114.156.147 ribu; 2021 : Rp58.098.663 ribu) ditambah dengan beban bunga tahun berjalan (2022: Rp312.976.731
      ribu; 2021 : Rp207.346.251 ribu), beban depresiasi aset tetap (2022: Rp13.214.081 ribu; 2021 : Rp11.595.861 ribu), beban depresiasi aset sewa operasi (2022:
      Rp111.445.974 ribu; 2021 : Rp73.945.194 ribu), amortisasi aset hak guna (2022: Rp9.334.743 ribu; 2021 : Rp12.345.036 ribu) dan amortisasi aset tak berwujud
      (2022: Rp5.986.623 ribu; 2021 : Rp6.157.586 ribu).

Tingkat Pemenuhan Rasio dalam Perjanjian Utang

              Uraian dan Keterangan                                  Persyaratan Keuangan                 31 Desember 2022             31 Desember 2021
  Gearing Ratio (1)                                                   Sebesar-besarnya 10x                      4,84                         3,51
  Rasio non performing loan terhadap piutang sewa
  pembiayaan, tagihan anjak piutang, dan piutang                     Sebesar-besarnya 5,00%                         2,00                        2,87
  pembiayaan konsumen(2)
Keterangan:
(1)   Gearing Ratio : perbandingan jumlah pinjaman bank, Medium Term Notes dan obligasi dengan jumlah ekuitas yang terdiri dari modal saham, saldo laba, dan
      penghasilan komprehensif lain – neto.
(2)   Rasio non performing loan terhadap piutang sewa pembiayaan, tagihan anjak piutang, dan piutang pembiayaan konsumen : perbandingan jumlah piutang
      menunggak > 90 hari dengan jumlah piutang sewa pembiayaan, tagihan anjak piutang, dan piutang pembiayaan konsumen.

Untuk periode pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, Perseroan telah mematuhi seluruh persyaratan penting sehubungan
dengan perjanjian dengan bank.

8.    FAKTOR RISIKO

A.    RISIKO UTAMA YANG MEMPUNYAI PENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN

Risiko Kredit
Risiko Kredit adalah Risiko akibat kegagalan debitur dan/atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada Perusahaan
Pembiayaan. Risiko Kredit antara lain : Risiko Konsentrasi Kredit, Counterparty Credit Risk dan Settlement Risk. Dalam rangka
pengelolaan risiko kredit tersebut, Perseroan menerapkan dua pendekatan yaitu pendekatan bisnis proses melalui pengendalian
intern dalam kegiatan operasional bisnis pembiayaan antara lain penerapan prinsip pemisahan fungsi Relationship Management dan
Credit Risk Management (RM CRM), four eyes principle, dan pendekatan kuantitatif melalui penerapan credit risk scoring.

B.    RISIKO USAHA PERSEROAN YANG MATERIAL

1.    Risiko Operasional
2.    Risiko Pasar
3.    Risiko Likuiditas
4.    Risiko Hukum
5.    Risiko Reputasi
6.    Risiko Strategis
7.    Risiko Kepatuhan

C.    RISIKO UMUM

1.    Risiko Bisnis
2.    Risiko Non-Bisnis




                                                                              xv
                                                                              xvi
Page 19
D.   RISIKO INVESTASI YANG BERKAITAN DENGAN OBLIGASI

Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:

Risiko investasi terjadi apabila Perseroan tidak memenuhi kewajiban finansial tepat waktu. Kewajiban finansial dalam obligasi adalah
melakukan pembayaran kupon dan pokok obligasi. Perseroan dapat mengalami kendala dalam memenuhi kewajibannya, ketika
proyeksi kinerja Perseroan tidak tercapai dan arus kas Perseroan kurang baik.

9.   HASIL PEMERINGKATAN

Sesuai dengan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/POJK.04/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan
oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”).

Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang sesuai dengan surat Pefindo No. RC-157/PEF-DIR/III/2023
tanggal 6 Maret 2023 untuk Periode 6 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024, Obligasi ini telah memperoleh peringkat:

                                                         idAA (Double A)

Peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi dari Perseroan serta Laporan Keuangan Perseroan pada tanggal
31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, dan Surja.

Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pefindo yang bertindak sebagai lembaga pemeringkat.

10. PERPAJAKAN

Pajak atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi diperhitungkan
dan diperlakukan sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku.

Perseroan telah memenuhi seluruh kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan peraturan
perpajakan yang berlaku.

11. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT

Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Bertindak sebagai Wali Amanat atau badan
yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam UUPM. Obligasi
diperhitungkan dan diperlakukan sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku.

Perseroan telah memenuhi seluruh kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan peraturan
perpajakan yang berlaku.




                                                                xvi
                                                                xvii
Page 20
Halaman ini sengaja dikosongkan




             xviii
Page 21
I.       PENAWARAN UMUM

                                  PENAWARAN UMUM OBLIGASI II BRI FINANCE TAHUN 2023

                 JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp500.000.000.000,- (LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)
                                              (“OBLIGASI”)

Obligasi terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu Obligasi Seri A dan Seri B yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen)
dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT
Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih seri Obligasi yang
dikehendaki sebagai berikut:

 Seri A :    Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan sebesar Rp197.000.000.000,- (seratus sembilan puluh tujuh miliar
             Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,85% (lima koma delapan lima persen) per tahun, berjangka waktu 370
             (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi; dan
 Seri B :    Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan sebesar Rp303.000.000.000,- (tiga ratus tiga miliar Rupiah) dengan
             tingkat bunga tetap sebesar 6,40% (enam koma empat nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak
             Tanggal Emisi.

Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama
akan dilakukan pada tanggal 11 Oktober 2023, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir bersamaan dengan tanggal jatuh
tempo masing-masing Seri Obligasi. Pelunasan Pokok Obligasi masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 21 Juli 2024 untuk
Obligasi Seri A dan tanggal 11 Juli 2026 untuk Obligasi Seri B. Pelunasan Pokok Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment)
pada saat jatuh tempo.




                                                PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA

                                                      Kegiatan Usaha Utama:
                                                 Bergerak dalam Bidang Pembiayaan
                                   Berkedudukan dan berkantor pusat di Jakarta Selatan, Indonesia

                               Kantor Pusat                                                     Jaringan Usaha
                   Menara BRILiaN, Lantai 22, 21, dan 1                     Per 31 Desember 2022, Perseroan memiliki 1 kantor pusat,
        Jl. Gatot Subroto Kav. 64 No 177A, Menteng Dalam, Tebet,           26 kantor cabang dan 182 titik captive di Kantor Cabang BRI
                           Jakarta Selatan 12870                                       yang tersebar di seluruh Indonesia
             Telepon: (021) 574 5333; Faksimili: (021) 574 5444
                       Website: www.brifinance.co.id
                    Email: treasury.brif@brifinance.co.id

 DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS
 OBLIGASI DARI PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”):
                                                                 idAA
                                                              (double A)
     UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS INI.
 RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YANG TIMBUL KARENA KEGAGALAN DEBITUR
 UNTUK MEMENUHI KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN. RISIKO USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA DICANTUMKAN
 PADA BAB VI FAKTOR RISIKO DALAM PROSPEKTUS INI.
 RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG
 DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN
 OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO YANG DIHADAPI
 INVESTOR PEMBELI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB VI PROSPEKTUS INI.

                      Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada Bursa Efek Indonesia



                                                                   1
                                                                   1
Page 22
KETERANGAN RINGKAS MENGENAI OBLIGASI

Nama Obligasi
Obligasi II BRI Finance Tahun 2023

Mata Uang Obligasi
Mata uang Obligasi ini adalah Rupiah.

Jenis Obligasi
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai
bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya
Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis
yang diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan perjanjian pembukaan Rekening Efek yang
ditandatangani Pemegang Obligasi dan Pemegang Rekening.

Jumlah Pokok Obligasi, Jangka Waktu, Jatuh Tempo dan Bunga Obligasi
Obligasi terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu Obligasi Seri A dan Seri B yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari
jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian
Sentral Efek Indonesia (”KSEI”) dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A :    sebesar Rp197.000.000.000,- (seratus sembilan puluh tujuh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,85%
            (lima koma delapan lima persen) per tahun, berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal
            Emisi;
Seri B :    sebesar Rp303.000.000.000,- (tiga ratus tiga miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,40% (enam koma
            empat nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi; dan

Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama
akan dilakukan pada tanggal 11 Oktober 2023, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir bersamaan dengan tanggal jatuh
tempo masing-masing Seri Obligasi. Pelunasan Pokok Obligasi masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 21 Juli 2024 untuk
Obligasi Seri A dan tanggal 11 Juli 2026 untuk Obligasi Seri B. Pelunasan Pokok Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment)
pada saat jatuh tempo.

Bunga Obligasi ini dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi. Tanggal-tanggal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagai berikut:

                              Bunga Ke-              Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
                                                       Seri A                 Seri B
                                    1             11 Oktober 2023         11 Oktober 2023
                                    2             11 Januari 2024         11 Januari 2024
                                    3               11 April 2024          11 April 2024
                                    4               21 Juli 2024            11 Juli 2024
                                    5                                     11 Oktober 2024
                                    6                                     11 Januari 2025
                                    7                                      11 April 2025
                                    8                                       11 Juli 2025
                                    9                                     11 Oktober 2025
                                   10                                     11 Januari 2026
                                   11                                      11 April 2026
                                   12                                       11 Juli 2026

Bunga Obligasi dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Emisi, dimana 1 (satu) bulan dihitung 30 (tiga
puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) tahun dihitung 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender.

Harga Penawaran
Obligasi ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

Satuan Pemindahbukuan Obligasi
Satuan Pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya.




                                                                  2
                                                                  2
Page 23
Satuan Perdagangan Obligasi
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek Indonesia dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan dalam
Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00056/BEI/07-2021 perihal Perubahan Pedoman Perdagangan
Penyelenggara Pasar Alternatif Yang Disediakan Oleh PT Bursa Efek Indonesia. Satuan Perdagangan Obligasi di Bursa Efek
Indonesia dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

Cara dan Tempat Pelunasan Pokok Obligasi dan Pembayaran Bunga Obligasi
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran atas nama
Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai dengan jadwal waktu pembayaran masing-
masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh pada hari yang bukan Hari Kerja, maka pembayaran
harus dilakukan pada Hari Kerja berikutnya.

Penarikan Obligasi
Penarikan Obligasi dari Rekening Efek hanya dapat dilakukan dengan pemindahbukuan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek
lainnya. Penarikan Obligasi keluar dari Rekening Efek untuk dikonversikan menjadi sertifikat obligasi tidak dapat dilakukan, kecuali
apabila terjadi pembatalan pendaftaran Obligasi di KSEI atas permintaan Perseroan atau Wali Amanat dengan memperhatikan
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal dan keputusan RUPO.

Pengalihan Obligasi
Hak kepemilikan Obligasi beralih dengan pemindahbukuan Obligasi dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya. Perseroan,
Wali Amanat, dan Agen Pembayaran memberlakukan Pemegang Rekening selaku Pemegang Obligasi yang sah dalam hubungannya
untuk menerima pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lain yang berhubungan dengan
Obligasi.

Hasil Pemeringkatan Obligasi
Berdasarkan POJK No.7/2017 dan POJK No.49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh Pefindo.
Berdasarkan hasil pemeringkatan dari Pefindo atas Obligasi, sesuai dengan surat No. RC-157/PEF-DIR/III/2023 tanggal 6 Maret
2023 perihal Sertifikat Pemeringkatan atas Obligasi II Tahun 2023 PT BRI Multifinance Indonesia, hasil pemeringkatan atas Obligasi
Perseroan adalah:

                                                         idAA (double A)

Hasil pemeringkatan Obligasi diatas berlaku untuk periode 6 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024.

Lembaga Pemeringkat Efek dalam hal ini Pefindo tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan, sebagaimana didefinisikan
dalam UU P2SK.

Perseroan wajib menyampaikan peringkat tahunan atas Obligasi kepada OJK paling lambat 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah
berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai dengan Perseroan telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait dengan
Obligasi yang diterbitkan,sebagaimana diatur dalam POJK No. 49/2020.

Jaminan
Obligasi dijamin dengan piutang performing milik Perseroan dengan nilai sekurang-kurangnya 50% (lima puluh persen) dari nilai
Pokok Obligasi dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi dengan menandatangani akta
jaminan fidusia. Hak Pemegang Obligasi atas jaminan berupa piutang performing memiliki peringkat preferen dalam hal akta jaminan
fidusia telah didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah
penandatanganan akta jaminan fidusia. Piutang Performing yang menjadi jaminan tidak dibatasi berasal dari kegiatan usaha tertentu.
Sedangkan hak Pemegang Obligasi atas Obligasi yang tidak dijamin dengan Jaminan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan
adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada
dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada
maupun yang akan ada. Obligasi yang tidak dijamin dengan Jaminan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, akan dijamin dengan
seluruh harta kekayaan Perseroan baik berupa barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang
akan ada dikemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan pasal 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
Indonesia.

Seluruh Pemegang Obligasi berhak atas Jaminan sebesar sekurang-kurangnya 50% (lima puluh persen) dari Pokok Obligasinya yang
dimilikinya. Jaminan merupakan Piutang Performing milik Perseroan, tidak terikat sebagai jaminan utang dengan pihak lain, tidak
dalam sengketa, dan tidak akan dipindahtangankan, dialihkan, dan/atau dibebankan dengan utang Perseroan lainnya. Piutang yang
menjadi Jaminan memiliki DPD max 90 hari dan harus diganti apabila piutang mengalami penurunan kualitas / kolektabilitas (DPD >
90 hari). Nilai jaminan Perseroan dimonitor oleh Wali Amanat. Jaminan akan didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia selambat-
lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah penandatanganan akta jaminan fidusia, dimana akta jaminan fidusia akan


                                                                 3
                                                                 3
Page 24
ditandatangani dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Dalam hal terjadi penggantian
atau perubahan Jaminan setelah akta jaminan fidusia didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia akan dilakukan sesuai dengan
ketentuan yang diatur dalam akta jaminan fidusia dan dikoordinasikan dengan Wali Amanat.

Hak Senioritas
Hak Pemegang Obligasi atas Jaminan berupa Piutang Performing memiliki peringkat preferen dalam hal akta jaminan fidusia telah
didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Fidusia dan telah diterbitkannya Sertifikat Jaminan Fidusia. Sedangkan hak Pemegang Obligasi
atas Obligasi yang tidak dijamin dengan Jaminan berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan adalah pari passu tanpa hak preferen
dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur
Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada. Obligasi yang tidak
dijamin dengan Jaminan khusus berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, akan dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan
baik berupa barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari sesuai
dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan Pasal 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata Indonesia.

Perseroan tidak memiliki batasan untuk penambahan utang setelah penerbitan Obligasi ini.

Dalam hal terjadi kondisi gagal bayar, Pemegang Obligasi berhak atas Jaminan secara proporsional berdasarkan besarnya jumlah
Obligasi yang dimilikinya.

Penyisihan dan Pelunasan Pokok Obligasi
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan
penggunaan dana hasil Emisi sesuai dengan rencana penggunaan dana penerbitan Obligasi.

Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan

Pembatasan-Pembatasan

Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terutang atau pengeluaran lain yang menjadi tanggung jawab Perseroan sehubungan dengan
penerbitan Obligasi, Perseroan berjanji dan mengikatkan diri bahwa:

1. Pembatasan keuangan dan pembatasan-pembatasan lain terhadap Perseroan (debt covenants) adalah sebagai berikut:
   Perseroan, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Wali Amanat tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
   a. mengurangi modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan;
   b. melakukan penggabungan dan/atau pemisahan dan/atau peleburan dan/atau pengambilalihan, yang secara material akan
      mempunyai akibat yang negatif terhadap pemenuhan kewajiban Perseroan terhadap Obligasi serta tidak mempengaruhi
      kemampuan Perseroan dalam melakukan pembayaran Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi;
   c. melakukan kegiatan usaha selain yang disebutkan dalam Anggaran Dasar dan ijin usaha Perseroan.

2. Pemberian persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam angka 1 di atas akan diberikan oleh Wali Amanat dengan ketentuan
   sebagai berikut:
   a. permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
   b. Wali Amanat wajib memberikan persetujuan, penolakan atau meminta tambahan data/dokumen pendukung lainnya dalam
      waktu 15 (lima belas) Hari Kerja setelah permohonan persetujuan tersebut dan dokumen pendukungnya diterima secara
      lengkap oleh Wali Amanat, dan jika dalam waktu 15 (lima belas) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan,
      penolakan atau permintaan tambahan data/dokumen pendukung lainnya dari Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah
      memberikan persetujuannya;
   c. Jika Wali Amanat meminta tambahan data/dokumen pendukung lainnya, maka persetujuan atau penolakan wajib diberikan
      oleh Wali Amanat dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah data/dokumen pendukung lainnya tersebut diterima secara
      lengkap oleh Wali Amanat dan jika dalam waktu 10 (sepuluh) Hari Kerja tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan atau
      penolakan dari Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuan;
   d. Wali Amanat berhak memberi persetujuan ataupun penolakan atas permintaan/usulan Perseroan, berdasarkan
      pertimbangannya yang menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat dibebaskan dari segala tindakan
      dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi dan Perseroan atas pemberian keputusannya tersebut.

Kewajiban-Kewajiban

Perseroan berkewajiban untuk:
a. Menyetorkan dana yang diperlukan untuk pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi yang jatuh tempo
   kepada Agen Pembayaran paling lambat 1 (satu) Hari Kerja (in good funds) sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
   dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi ke rekening yang ditunjuk oleh KSEI dan menyerahkan kepada Wali Amanat fotokopi
   bukti penyetoran dana tersebut pada hari yang sama.


                                                               4
                                                               4
Page 25
     Apabila lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi, Perseroan
     belum menyetorkan sejumlah dana untuk pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi, maka Perseroan
     harus membayar Denda atas kelalaian tersebut.
     Denda yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi akan dibayarkan kepada Pemegang Obligasi
     secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya sesuai dengan ketentuan Perjanjian Agen Pembayaran.
b.   Mematuhi segala ketentuan dan melakukan serta mempertahankan hal-hal yang diperlukan untuk menjaga tetap berlakunya
     segala kuasa, izin dan persetujuan (baik dari Pemerintah maupun lainnya) bidang usaha utama Perseroan dan melakukan hal-
     hal yang diwajibkan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia sehingga Perseroan dapat secara sah menjalankan
     kewajibannya berdasarkan setiap Dokumen Emisi dalam mana Perseroan menjadi salah satu pihaknya atau memastikan
     keabsahan, keberlakuan dan dilaksanakannya setiap Dokumen Emisi di Republik Indonesia.
c.   Menjalankan usaha-usahanya dengan sebaik-baiknya dan tidak bertentangan dengan praktik-praktik yang sesuai dengan
     kegiatan usahanya serta wajib mentaati ketentuan-ketentuan yang berlaku bagi kesehatan dan usaha perusahaan pembiayaan
     di Indonesia.
d.   Memastikan pada setiap saat keadaan keuangan Perseroan yang tercantum dalam laporan keuangan tahunan Perseroan terakhir
     yang telah diaudit atau laporan keuangan semesteran yang terakhir, yang diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan ketentuan
     huruf i dibawah ini, harus berada dalam rasio-rasio sebagaimana diatur dalam POJK No. 35/2018 atau perubahan-perubahannya
     yang berlaku dari waktu ke waktu.
e.   Mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
f.   Memelihara asuransi-asuransi yang telah berjalan dan berhubungan dengan kegiatan usaha dan harta kekayaan Perseroan pada
     perusahaan asuransi yang mempunyai reputasi baik terhadap segala risiko yang biasa dihadapi oleh perusahaan-perusahaan
     yang bergerak dalam bidang usaha yang sama dengan Perseroan.
g.   Segera memberikan kepada Wali Amanat secara tertulis keterangan yang sewaktu-waktu diminta oleh Wali Amanat dengan wajar
     mengenai operasi, keadaan keuangan, aktiva Perseroan dan hal lain-lain.
h.   Memberikan ijin kepada Wali Amanat atau pihak yang ditunjuk oleh Wali Amanat dengan pemberitahuan secara tertulis 6 (enam)
     Hari Kerja sebelumnya, untuk selama jam kerja Perseroan memasuki gedung-gedung dan halaman-halaman yang dimiliki atau
     dikuasai Perseroan dan melakukan pemeriksaan atas buku-buku, ijin-ijin dan catatan keuangan Perseroan yang terkait dengan
     penerbitan Obligasi sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku, dengan biaya-biaya yang disetujui terlebih
     dahulu oleh Perseroan.
     Wali Amanat dan/atau pihak yang ditunjuk oleh Wali Amanat wajib menjaga kerahasiaan informasi dan data yang dimuat dalam
     dokumen yang diperiksa.
i.   Menyampaikan kepada Wali Amanat:
     1) salinan dari laporan-laporan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal yang disampaikan kepada OJK,
          Bursa Efek Indonesia, atau KSEI dalam waktu selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah laporan-laporan tersebut
          diserahkan kepada pihak-pihak yang disebutkan di atas;
     2) salinan resmi akta-akta dan perjanjian yang dibuat sehubungan dengan penerbitan Obligasi dalam waktu selambat-lambatnya
          2 (dua) Hari Kerja setelah diterimanya salinan tersebut oleh Perseroan;
     3) laporan keuangan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik yang terdaftar di OJK, yang disampaikan bersamaan dengan
          penyerahan laporan ke OJK atau selambat-lambatnya pada akhir bulan ketiga setelah tanggal laporan keuangan tahunan
          Perseroan;
     4) laporan keuangan tengah tahunan disampaikan bersamaan dengan penyerahan laporan ke OJK;
     5) laporan keuangan triwulan disampaikan bersamaan dengan penyerahan laporan ke OJK.
j.   Memelihara secara konsisten sistem akuntansi dan pengawasan keuangan sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi
     Keuangan (PSAK), dan memelihara buku-buku dan catatan-catatan lain yang cukup untuk menggambarkan dengan tepat
     keadaan keuangan Perseroan dan hasil operasinya sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku secara umum di
     Indonesia dan perundang-undangan yang berlaku.
k.   Mengusahakan agar harta kekayaan yang digunakan dalam menjalankan kegiatan usahanya berada dalam keadaan baik,
     memperbaikinya dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan usaha Perseroan.
l.   Segera memberitahukan kepada Wali Amanat secara tertulis atas:
     1) setiap kejadian atau keadaan yang dapat mempunyai pengaruh penting dan buruk atas jalannya usaha atau operasi atau
          keadaan keuangan Perseroan;
     2) setiap perubahan anggaran dasar, susunan Direksi dan Dewan Komisaris, susunan pemegang saham mayoritas Perseroan
          dan diikuti dengan penyerahan akta-akta keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan;
     3) perkara pidana, perdata, tata usaha negara dan hubungan industrial yang dihadapi oleh Perseroan yang telah memiliki
          kekuatan hukum yang tetap dimana menurut anggapan Perseroan akan mempengaruhi pemenuhan kewajiban pembayaran
          Perseroan kepada Pemegang Obligasi;
     4) terjadinya kelalaian sebagaimana tersebut dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan atau setiap peristiwa yang dapat
          menimbulkan kelalaian atau adanya pemberitahuan mengenai kelalaian yang diberikan oleh kreditur Perseroan;
     5) setiap pelampauan dari rasio-rasio maupun ketentuan-ketentuan yang dipersyaratkan dalam POJK No. 35/2018 atau
          perubahan-perubahannya yang berlaku dari waktu ke waktu dan juga keterangan-keterangan tentang setiap perubahan dalam
          sifat dan/atau ruang lingkup Perseroan dan tentang setiap kejadian atau keadaan yang dapat mempunyai pengaruh penting
          atau buruk atas usaha-usaha atau operasi Perseroan.


                                                                5
                                                                5
Page 26
m. Membayar kewajiban pajak atau bea lainnya yang menjadi beban Perseroan dalam menjalankan usahanya sebagaimana
   mestinya.
n. Selama jangka waktu Obligasi, pemegang saham mayoritas dari seluruh saham yang telah dikeluarkan Perseroan adalah tetap
   sama dengan pemegang saham mayoritas Perseroan pada saat diterbitkannya Obligasi.
o. Melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan POJK No. 49/2020 atau perubahan-perubahannya yang berlaku dari
   waktu ke waktu, yang wajib dipatuhi oleh Perseroan sehubungan dengan pemeringkatan.
   Sehubungan dengan pemeringkatan tahunan, Perseroan wajib memperoleh hasil pemeringkatan Obligasi minimal layak investasi
   (investment grade), dan menyampaikan hasil pemeringkatan tahunan tersebut kepada Wali Amanat selambat-lambatnya 7 (tujuh)
   Hari Kerja setelah hasil pemeringkatan tersebut diterima oleh Perseroan.
p. Menerbitkan dan menyerahkan Sertifikat Jumbo Obligasi kepada KSEI, untuk kepentingan Pemegang Obligasi sebagai bukti
   pencatatan dalam daftar Pemegang Obligasi dan menyampaikan fotokopi Sertifikat Jumbo Obligasi tersebut kepada Wali Amanat.
q. Mempertahankan nilai Jaminan sekurang-kurangnya sebesar 50% (lima puluh persen) dari nilai Pokok Obligasi berupa Piutang
   Performing, selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi sampai dengan dilunasinya seluruh Jumlah
   Terutang.
r. Memberikan daftar Piutang Performing yang telah diperbaharui selambat-lambatnya 3 (tiga) Hari Kerja sebelum Wali Amanat
   memenuhi kewajibannya sesuai Pasal 11.2. Perjanjian Perwaliamanatan.
s. Perseroan berkewajiban mengganti seluruh atau sebagian tagihan Perseroan kepada nasabah yang menjadi objek Jaminan yang
   telah melewati jangka waktu selama 90 (sembilan puluh) Hari Kalender sejak berakhirnya penagihan namun tidak dibayar oleh
   nasabah dengan tagihan Perseroan kepada nasabah lainnya yang nilainya setara dengan yang digantikan.
t. Perseroan tidak akan menjaminkan kembali Jaminan yang telah diberikan kepada Pemegang Obligasi kepada pihak manapun.

Kelalaian Perseroan

1. Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai apabila terjadi salah satu atau lebih dari kejadian-kejadian
   atau hal-hal-tersebut di bawah ini:
   a. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak mentaati ketentuan dalam kewajiban pembayaran Pokok Obligasi pada Tanggal
       Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi; atau
   b. Apabila Perseroan dinyatakan lalai sehubungan dengan perjanjian utang oleh salah satu atau lebih krediturnya (cross default)
       dalam jumlah utang keseluruhan melebihi 25% (dua puluh lima persen) dari ekuitas Perseroan, berdasarkan laporan tahunan
       terakhir yang telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di OJK, dalam satu transaksi atau gabungan transaksi dalam 1
       (satu) tahun berjalan, baik yang telah ada sekarang maupun yang akan ada di kemudian hari yang berakibat jumlah yang
       terutang oleh Perseroan berdasarkan perjanjian utang tersebut seluruhnya menjadi dapat segera ditagih oleh kreditur yang
       bersangkutan sebelum waktunya untuk membayar kembali (akselerasi pembayaran kembali), yang apabila dibayarkan akan
       mempengaruhi secara material terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajiban yang ditentukan
       dalam Perjanjian Perwaliamanatan; atau
   c. Fakta mengenai Jaminan, keadaan, atau status Perseroan serta pengelolaannya tidak sesuai dengan informasi dan
       keterangan yang diberikan oleh Perseroan; atau
   d. Perseroan tidak melaksanakan atau tidak menaati ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan (selain huruf a dan huruf c
       diatas); atau
   e. Perseroan diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang (moratorium) oleh badan peradilan yang berwenang.

2. Ketentuan mengenai pernyataan kelalaian/default, yaitu:
   Dalam hal terjadi kondisi-kondisi kelalaian sebagaimana dimaksud dalam:
   a. Huruf a dan huruf b angka 1 di atas, dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus paling lama 14 (empat
      belas) Hari Kerja, setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat sesuai dengan kondisi kelalaian yang dilakukan, tanpa
      diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang
      dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat; atau
   b. Huruf c dan d angka 1 di atas, dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu yang ditentukan
      oleh Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum, sebagaimana tercantum dalam teguran tertulis
      Wali Amanat, paling lama 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa
      diperbaiki/dihilangkan keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut, yang
      dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat;
   maka Wali Amanat berkewajiban untuk memberitahukan kejadian atau peristiwa itu kepada Pemegang Obligasi dengan cara
   memuat pengumuman melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.

   Wali Amanat atas pertimbangannya sendiri dan setelah menginformasikan kepada Perseroan, berhak memanggil RUPO menurut
   tata cara yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.

   Dalam RUPO tersebut, Wali Amanat akan meminta Perseroan untuk memberikan penjelasan sehubungan dengan kelalaiannya
   tersebut.



                                                                 6
                                                                 6
Page 27
     Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan dan alasan Perseroan maka akan dilaksanakan RUPO berikutnya untuk
     membahas langkah-langkah yang harus diambil terhadap Perseroan sehubungan dengan Obligasi.

     Jika RUPO berikutnya memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Perseroan, maka Obligasi sesuai dengan
     keputusan RUPO menjadi jatuh tempo dan dapat dituntut pembayarannya dengan segera dan sekaligus. Wali Amanat dalam
     waktu yang ditentukan dalam keputusan RUPO itu harus melakukan penagihan kepada Perseroan. Perseroan berkewajiban
     melakukan pembayaran dalam waktu yang ditentukan dalam tagihan yang bersangkutan.

     c. Huruf e angka 1 di atas, maka Wali Amanat berhak melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam Angka 3 di bawah ini.

3. Apabila:
   a. Perseroan dicabut izin usahanya oleh instansi yang berwenang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Negara
      Republik Indonesia; atau
   b. Perseroan membubarkan diri melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham atau dibubarkan karena sebab apapun atau
      terdapat keputusan pailit yang telah memiliki kekuatan hukum tetap; atau
   c. Pengadilan atau instansi Pemerintah yang berwenang telah menyita atau mengambil alih dengan cara apapun juga semua
      atau sebagian besar harta kekayaan Perseroan atau telah mengambil tindakan yang menghalangi Perseroan untuk
      menjalankan sebagian besar atau seluruh usahanya sehingga mempengaruhi secara material kemampuan Perseroan untuk
      memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam Perjanjian Perwaliamanatan; atau
   d. Perseroan berdasarkan perintah pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (in kracht) diharuskan membayar
      sejumlah dana kepada pihak ketiga yang apabila dibayarkan akan mempengaruhi secara material terhadap kemampuan
      Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
   maka Wali Amanat berhak tanpa memanggil RUPO bertindak mewakili kepentingan Pemegang Obligasi dan mengambil
   keputusan yang dianggap menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat dibebaskan dari segala tindakan
   dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi. Dalam hal ini Obligasi menjadi jatuh tempo dengan sendirinya.

Pembelian Kembali Obligasi Oleh Perseroan

1.    Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut:
      a. Pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga
           pasar;
      b. Pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia atau diluar Bursa Efek;
      c. Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
      d. Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat memenuhi
           ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
      e. Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian (wanprestasi) sebagaimana
           dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
      f.   Pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan kepada pihak yang tidak ter-Afiliasi;
      g. Rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
           sebelum pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi tersebut;
      h. Pembelian kembali Obligasi, dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi;
      i.   Rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam huruf g. dan pengumuman sebagaimana dimaksud
           dalam huruf h. di atas, paling sedikit memuat informasi tentang:
           1) periode penawaran pembelian kembali;
           2) jumlah dana maksimal yang akan digunakan untuk pembelian kembali;
           3) kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
           4) harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
           5) tata cara penyelesaian transaksi;
           6) persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
           7) tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
           8) tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
           9) hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi;
      j.   Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap pihak yang melakukan
           penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh Pemegang Obligasi melebihi jumlah Obligasi
           yang dapat dibeli kembali;
      k. Perseroan wajib menjaga kerahasian atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah disampaikan oleh
           Pemegang Obligasi;
      l.   Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman sebagaimana dimaksud
           dalam huruf h. di atas, dengan ketentuan:
           1) Jumlah pembelian kembali tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi untuk masing-masing Seri Obligasi
               yang beredar (outstanding) dalam periode 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;


                                                                7
                                                                7
Page 28
          2) Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan tidak termasuk Obligasi yang
              dimiliki Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia; dan
          3) Obligasi yang dibeli kembali hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali;
          dan wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja ke-2 (dua) setelah terjadinya pembelian kembali Obligasi;
     m.   Perseroan wajib melaporkan informasi terkait pelakanaan pembelian kembali Obligasi kepada OJK dan Wali Amanat serta
          mengumumkan kepada publik dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali
          Obligasi;
     n.   Pembelian kembali Obligasi dilakukan dengan mendahulukan obligasi yang tidak dijamin jika terdapat lebih dari satu
          obligasi yang diterbitkan Perseroan;
     o.   Pembelian kembali wajib dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian
          kembali tersebut jika terdapat lebih dari satu obligasi yang tidak dijamin;
     p.   Pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali Obligasi
          tersebut jika terdapat jaminan atas seluruh obligasi; dan
     q.   Pembelian kembali Obligasi oleh Perseroan mengakibatkan:
          1) hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak menghadiri RUPO, hak suara, dan
              hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika dimaksudkan untuk
              pelunasan; atau
          2) pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak menghadiri
              RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali, jika
              dimaksudkan untuk disimpan untuk dijual kembali.

2.   Ketentuan sebagaimana dimaksud pada Angka 1. huruf e. dikecualikan jika telah memperoleh persetujuan RUPO.

3.   Ketentuan sebagaimana dimaksud pada Angka 1. huruf f. dikecualikan pada Afiliasi yang timbul karena kepemilikan atau
     penyertaan modal oleh Pemerintah.

4.   Pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud pada Angka 1. huruf g. dan huruf h. wajib dilakukan
     paling lambat 2 (dua) hari sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai, dengan ketentuan bagi Perseroan
     yang sahamnya tidak tercatat pada Bursa Efek paling sedikit melalui:
     a. situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa asing, dengan ketentuan Bahasa asing yang digunakan paling
           sedikit Bahasa Inggris; dan
     b. 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.

5.   Informasi yang wajib dilaporkan sebagaimana dimaksud pada Angka 1. huruf m., paling sedikit:
     a. jumlah Obligasi yang telah dibeli oleh Perseroan;
     b. rincian jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual kembali;
     c. harga pembelian kembali yang telah terjadi; dan
     d. jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali Obligasi.

Hak-Hak Pemegang Obligasi

1.   Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan melalui KSEI
     selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang
     bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga
     yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada
     Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

2.   Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar
     Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi kecuali ditentukan lain oleh KSEI
     sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 3 (tiga) Hari Kerja
     sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak
     atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan
     ketentuan KSEI yang berlaku.

3.   Apabila Perseroan tidak menyediakan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi
     setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Obligasi, maka Perseroan harus membayar Denda
     atas kelalaian membayar jumlah Pokok Obligasi dan/atau Bunga Obligasi tersebut. Denda tersebut dihitung secara harian
     berdasarkan jumlah hari yang terlewat yaitu 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan
     adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. Denda yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi oleh Agen
     Pembayaran akan diberikan kepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya.



                                                                8
                                                                8
Page 29
4.   Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh persen)
     dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara
     Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan, dapat mengajukan
     permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis
     dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh
     Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi
     yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat
     persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.

5.   Setiap jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp 1,- (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan demikian
     setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk hadir dalam RUPO dan berhak untuk mengeluarkan suara
     sejumlah Obligasi yang dimilikinya dengan memperhatikan Tata Cara RUPO sebagaimana diungkapkan pada subbab Rapat
     Umum Pemegang Obligasi dibawah ini. Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengen menyebutkan Nomor
     KTUR, kecuali Wali Amanat memutuskan lain. Hak suara yang dikeluarkan oleh Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun
     diwakili berdasarkan surat kuasa wajib sesuai dengan jumlah Pokok Obligasi yang dimilikinya.

Syarat-Syarat Obligasi

Perseroan berjanji dan mengikat diri pada Wali Amanat, baik pada Wali Amanat untuk diri Wali Amanat sendiri maupun kepada Wali
Amanat sebagai kuasa Pemegang Obligasi (janji dan pengikatan diri ini dibuat dan mengikat bagi Perseroan terhadap setiap
Pemegang Obligasi) bahwa Perseroan akan mengeluarkan Obligasi atau melakukan Emisi dengan syarat-syarat sebagai berikut:

1.   Obligasi Merupakan Bukti Utang

     a.    Berdasarkan pernyataan Perseroan sekarang tetapi berlaku sejak Tanggal Emisi, Obligasi merupakan bukti bahwa
           Perseroan secara sah dan mengikat berutang kepada Pemegang Obligasi sejumlah Pokok Obligasi yang disebut dalam
           Sertifikat Jumbo Obligasi ditambah dengan Bunga Obligasi dan Denda (jika ada) yang wajib dibayar oleh Perseroan
           berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Obligasi tersebut merupakan bagian penting
           dan tidak dapat dipisahkan dari Perjanjian Perwaliamanatan.
     b.    Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh Pemegang Rekening
           dan diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan perjanjian pembukaan Rekening Efek yang ditandatangani Pemegang
           Obligasi dan Pemegang Rekening. Konfirmasi Tertulis tersebut tidak dapat dialihkan atau diperdagangkan.

2.   Pendaftaran Obligasi di KSEI

     a.    Obligasi telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI, dengan memperhatikan
           ketentuan di bidang Pasar Modal dan peraturan KSEI yang berlaku.

     b.    Obligasi diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI
           sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening.

3.   Penarikan Obligasi Menjadi Warkat

     Penarikan Obligasi dari Rekening Efek hanya dapat dilakukan dengan pemindahbukuan dari satu Rekening Efek ke Rekening
     Efek lainnya. Penarikan Obligasi keluar dari Rekening Efek untuk dikonversikan menjadi sertifikat obligasi tidak dapat dilakukan,
     kecuali apabila terjadi pembatalan pendaftaran Obligasi di KSEI atas permintaan Perseroan atau Wali Amanat dengan
     memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal dan keputusan RUPO.

4.   Pengalihan Obligasi

     Hak kepemilikan Obligasi beralih dengan pemindahbukuan Obligasi dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya.
     Perseroan, Wali Amanat dan Agen Pembayaran memberlakukan Pemegang Rekening selaku Pemegang Obligasi yang sah
     dalam hubungannya untuk menerima pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lain yang
     berhubungan dengan Obligasi.

5.   Sanksi:

     Apabila Perseroan tidak menyerahkan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi
     berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan maka Perseroan dapat dikenakan sanksi berupa kewajiban untuk membayar Denda
     sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan. Denda yang dibayar oleh Perseroan merupakan hak Pemegang Obligasi, yang
     oleh Agen Pembayaran akan diberikan kepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang
     dimilikinya.

                                                                 9
                                                                 9
Page 30
6.   Lain-lain:

     a.    Kewajiban Perseroan berdasarkan Obligasi pada setiap waktu merupakan kewajiban Perseroan yang sah dan yang tidak
           bersyarat serta bersifat mutlak.
     b.    Pembayaran Bunga Obligasi, Pokok Obligasi dan Denda (jika ada) merupakan hak dari para Pemegang Obligasi.
     c.    Bank Kustodian atau Perusahaan Efek yang merupakan Pemegang Rekening dapat bertindak untuk dirinya sendiri atau
           berdasarkan surat kuasa bertindak untuk dan atas nama nasabahnya sebagai Pemegang Obligasi.
     d.    Bagi Pemegang Obligasi berlaku ketentuan perpajakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
           Negara Republik Indonesia dan apabila Perseroan diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku di
           Negara Republik Indonesia untuk memotong pajak atas setiap pembayaran yang dilakukan oleh Perseroan kepada
           Pemegang Obligasi, Perseroan melalui Agen Pembayaran harus memotong pajak tersebut dan membayarkannya
           kepada instansi yang ditunjuk untuk menerima pembayaran pajak serta melalui Agen Pembayaran akan memberikan
           bukti pemotongan pajak kepada Pemegang Obligasi.

Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO)

Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan berlaku ketentuan-ketentuan di
bawah ini, tanpa mengurangi peraturan Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia
serta peraturan Bursa Efek.

1.   RUPO diadakan untuk tujuan antara lain:
     a.  mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi mengenai perubahan jangka
         waktu Obligasi, jumlah Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan tata cara atau periode pembayaran Bunga
         Obligasi, Jaminan atau penyisihan dana pelunasan (sinking fund) (jika ada), dan ketentuan lain Perjanjian
         Perwaliamanatan dan dengan memperhatikan POJK No. 20/2020;
     b.  menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan kepada Wali Amanat,
         dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan serta
         akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian;
     c.  memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan;
     d.  mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam penentuan potensi
         kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 Perjanjian
         Perwaliamanatan dan dalam POJK No. 20/2020 yang pengungkapannya dimuat pada angka 1 Kelalaian Perseroan pada
         halaman 6 Prospektus ini; dan
     e.  mengambil tindakan lain yang diusulkan oleh Wali Amanat yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam Perjanjian
         Perwaliamanatan atau berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

2.   RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan:
     a.  Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh
         persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan
         Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi
         Perseroan.
     b.  Perseroan;
     c.  Wali Amanat; atau
     d.  OJK.

3.   Permintaan sebagaimana dimaksud dalam Angka 2. huruf a., b., dan d. wajib disampaikan secara tertulis kepada Wali Amanat
     dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak
     diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada
     Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh
     KSEI hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Wali Amanat, dan paling lama 30 (tiga puluh) Hari
     Kalender setelah tanggal diterimanya surat permintaan tersebut, Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.

4.   Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk mengadakan RUPO, maka Wali
     Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada pemohon dengan tembusan kepada OJK,
     paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya surat permohonan.

5.   Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO, dengan ketentuan sebagai berikut:
     a.   Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
          nasional, dalam jangka waktu paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum pemanggilan.
     b.   Pemanggilan RUPO dilakukan paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO, melalui paling sedikit 1 (satu)
          surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.


                                                            10
                                                            10
Page 31
     c.    Pemanggilan untuk RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lama 7 (tujuh) Hari Kalender sebelum RUPO kedua atau
           ketiga dilakukan dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya telah diselenggarakan tetapi tidak mencapai kuorum.
     d.    Panggilan harus memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi paling sedikit:
           1)    tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
           2)    agenda RUPO;
           3)    pihak yang mengajukan usulan RUPO;
           4)    Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO; dan
           5)    kuorum yang dipersyaratkan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO.
     e.    RUPO kedua atau ketiga diselenggarakan paling singkat 14 (empat belas) Hari Kalender dan paling lama 21 (dua puluh
           satu) Hari Kalender terhitung sejak RUPO sebelumnya.

6.   Tata cara RUPO, dengan ketentuan sebagai berikut:
     a.    Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO dan menggunakan
           hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya;
     b.    Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi-nya (tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi
           Negara Republik Indonesia) tidak memiliki hak suara dan tidak diperhitungkan dalam kuorum kehadiran;
     c.    sebelum pelaksanaan RUPO, Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan daftar Pemegang Obligasi yang merupakan
           Afiliasi-nya (tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia) kepada Wali
           Amanat;
     d.    RUPO dapat diselenggarakan di tempat Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara Perseroan dan Wali Amanat;
     e.    RUPO dipimpin oleh Wali Amanat;
     f.    Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk Notaris untuk membuat berita
           acara RUPO;
     g.    dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, RUPO dipimpin oleh Perseroan
           atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut;
     h.    Perseroan atau Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut sebagaimana dimaksud pada huruf g.
           diwajibkan untuk mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO;
     i.    Pemegang Obligasi yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar
           Pemegang Rekening yang diterbitkan oleh KSEI pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO,
           kecuali ditentukan lain oleh KSEI;
     j.    Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO wajib menyerahkan asli KTUR kepada Wali Amanat;
     k.    seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan
           sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang
           dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat.
           Transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh pada tanggal-tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu)
           Hari Kerja setelah tanggal pelaksanaan RUPO;
     l.    setiap Obligasi sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan demikian setiap
           Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah Obligasi yang dimilikinya;
     m. suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan Nomor KTUR, kecuali Wali Amanat
           memutuskan lain;
     n.    sebelum pelaksanaan RUPO:
           -      Perseroan berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan jumlah Obligasi yang dimiliki oleh
                  Perseroan dan Afiliasi-nya (tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik
                  Indonesia);
           -      Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO berkewajiban untuk membuat surat
                  pernyataan yang menyatakan mengenai apakah Pemegang Obligasi (termasuk Perusahaan Afiliasi Negara
                  Republik Indonesia) memiliki atau tidak memiliki hubungan Afiliasi (tidak termasuk Perusahaan Afiliasi Negara
                  Republik Indonesia) dengan Perseroan.

7.   Kuorum dan Pengambilan Keputusan dengan ketentuan sebagai berikut:
     a.   Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan sebagaimana
          dimaksud dalam Angka 1. diatur sebagai berikut:
          1)   Apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
               a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi
                  yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara
                  Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), dan
                  berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian
                  dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh
                  Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan
                  dan/atau Afiliasi Perseroan);
               b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a) tidak tercapai, maka wajib diadakan RUPO
                  yang kedua;

                                                                 11
                                                                 11
Page 32
      c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga
          per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang
          dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
          Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
          disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO (termasuk di
          dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak
          termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan);
      d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf c) tidak tercapai, maka wajib diadakan RUPO
          yang ketiga; dan
      e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga
          per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang
          dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
          Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
          disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO (termasuk di
          dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak
          termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan).
 2)   Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat maka wajib diselenggarakan dengan
      ketentuan sebagai berikut:
      a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang
          masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara
          Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), dan
          berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian
          dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh
          Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan
          dan/atau Afiliasi Perseroan);
      b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a) tidak tercapai, maka wajib diadakan RUPO
          yang kedua;
      c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua
          per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang
          dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
          Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
          disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO (termasuk di
          dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak
          termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan);
      d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf c) tidak tercapai, maka wajib diadakan RUPO
          yang ketiga; dan
      e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua
          per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang
          dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
          Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
          disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO (termasuk di
          dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak
          termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan).
3)    Apabila RUPO dimintakan oleh OJK maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
      a) dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang
          masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara
          Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), dan
          berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian
          dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh
          Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan
          dan/atau Afiliasi Perseroan);
      b) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf a) tidak tercapai, maka wajib diadakan RUPO
          yang kedua;
      c) RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu
          per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang
          dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
          Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
          disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO (termasuk di
          dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak
          termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan);
      d) dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam huruf c) tidak tercapai, maka wajib diadakan RUPO
          yang ketiga; dan

                                                    12
                                                    12
Page 33
                   e) RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu
                        per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang
                        dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki
                        Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                        disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO (termasuk di
                        dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak
                        termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan).
      b.    RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, dapat diselenggarakan dengan
            ketentuan sebagai berikut:
            1)     dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang
                   masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara
                   Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), dan
                   berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian
                   dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan
                   Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi
                   Perseroan);
            2)     dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 1) tidak tercapai, maka wajib diadakan RUPO
                   kedua;
            3)     RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga
                   per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang
                   dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan
                   dan/atau Afiliasi Perseroan), dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling
                   sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO (termasuk di dalamnya jumlah
                   Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang
                   dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan);
            4)     dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 3) tidak tercapai, maka wajib diadakan RUPO
                   yang ketiga;
            5)     RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga
                   per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang
                   dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan
                   dan/atau Afiliasi Perseroan), dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat berdasarkan keputusan
                   suara terbanyak (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik
                   Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan);
            6)     dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 5) tidak tercapai, maka wajib diadakan RUPO
                   yang keempat;
            7)     RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili yang masih belum
                   dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan Afiliasi Negara Republik Indonesia
                   namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki Perseroan dan/atau Afiliasi Perseroan), dan berhak mengambil
                   keputusan yang sah dan mengikat dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas
                   permohonan Wali Amanat; dan
            8)     Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib memenuhi ketentuan
                   sebagaimana dimaksud dalam Angka 5 di atas.
8.    Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali Amanat paling lama 7 (tujuh)
      Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan dari Wali Amanat, yang ditetapkan dalam Perjanjian
      Perwaliamanatan.
9.    Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil oleh Notaris.
      10. Keputusan RUPO mengikat bagi semua Pemegang Obligasi, Perseroan dan Wali Amanat, karenanya Perseroan, Wali
      Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan-keputusan yang diambil dalam RUPO. Keputusan RUPO
      mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian lain sehubungan dengan Obligasi, baru
      berlaku efektif sejak tanggal ditandatanganinya perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian lainnya
      sehubungan dengan Obligasi.
      Jika dilakukan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan maka Para Pihak berkewajiban menyesuaikan definisi Perjanjian
      Perwaliamanatan dengan menambahkan perjanjian perwaliamanatan yang baru, dan jika dilakukan perubahan Pengakuan
      Utang maka Para Pihak berkewajiban menyesuaikan definisi Pengakuan Utang dengan menambahkan Pengakuan Utang yang
      baru.
11.   Wali Amanat wajib mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
      nasional, dan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengumuman hasil RUPO tersebut wajib ditanggung oleh Perseroan.
12.   Apabila RUPO yang diselenggarakan memutuskan untuk mengadakan perubahan atas Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau
      perjanjian lainnya antara lain sehubungan dengan perubahan nilai Pokok Obligasi, perubahan tingkat Bunga Obligasi,
      perubahan tata cara pembayaran Bunga Obligasi, dan perubahan jangka waktu Obligasi dan Perseroan menolak untuk
      menandatangani perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya sehubungan dengan hal tersebut maka
      dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak keputusan RUPO atau tanggal lain yang diputuskan

                                                                 13
                                                                 13
Page 34
         RUPO (jika RUPO memutuskan suatu tanggal tertentu untuk penandatanganan perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
         dan/atau perjanjian lainnya tersebut) maka Wali Amanat berhak langsung untuk melakukan penagihan Jumlah Terutang kepada
         Perseroan tanpa terlebih dahulu menyelenggarakan RUPO.
 13.     Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat dibuat dan bila perlu kemudian
         disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan Wali Amanat dengan mengindahkan peraturan Pasar Modal dan peraturan
         perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
 14.     Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal,
         maka peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal tersebut yang berlaku.
 15.     Selain RUPO sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 20/2020, Perseroan dapat melaksanakan RUPO secara elektonik
         menggunakan e-RUPO yang disediakan oleh penyedia e-RUPO sebagaimana dimaksud dalam penjelasan Pasal 5 Peraturan
         OJK No.16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik, yang
         ditetapkan pada tanggal 20 April 2020 dan diundangkan pada 21 April 2020.

 Pemberitahuan

 Semua pemberitahuan dari satu pihak kepada pihak lain dalam Perjanjian Perwaliamanatan dianggap telah dilakukan dengan sah
 dan dengan sebagaimana mestinya apabila ditandatangani oleh pihak yang berwenang. Pihak-pihak mana akan ditentukan bersama
 antara Perseroan dan Wali Amanat dan disampaikan kepada alamat tersebut di bawah ini dan diberikan secara tertulis, ditandatangani
 serta disampaikan dengan pos tercatat atau disampaikan langsung dengan memperoleh tanda terima atau dengan faksimili yang
 sudah dikonfirmasikan.

                            PERSEROAN                                                       WALI AMANAT

                     PT BRI Multifinance Indonesia                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
                  Menara BRILiaN, Lantai 22, 21, dan 1                                   Banking Operations
       Jl. Gatot Subroto Kav. 64 No 177A, Menteng Dalam, Tebet,           Plaza BNI Lantai 14 CBD BSD City Lot I Nomor 5
                          Jakarta Selatan 12870                            Jl.Pahlawan Seribu, Lengkong Gudang Serpong,
              Telepon: (021) 574 5333; Fax: (021) 574 5444                        Tangerang Selatan 15310, Indonesia
                      Website: www.brifinance.co.id                     Telp: (021) 25541220 sampai dengan (021) 25541223
                   Email: treasury.brif@brifinance.co.id                      Fax: (021) 29514042, 29514053, 29514054
                                                                        E-mail: ipu2.custody@bni.co.id; INT_custody@bni.co.id
                                                                                        Website: www.bni.co.id

 Keterangan lebih lanjut mengenai Wali Amanat akan dijelaskan pada Bab XII Prospektus ini

 PERUBAHAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN

 Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dapat dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:

i.       Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dilakukan sebelum Pernyataan Efektif, maka perubahan dan/atau penambahan
         Perjanjian Perwaliamanatan tersebut harus dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan
         Perseroan dan setelah perubahan tersebut dilakukan, memberitahukan kepada OJK dengan tidak mengurangi ketentuan
         peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia;

ii.      Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dilakukan pada dan/atau setelah Tanggal Emisi, maka perubahan Perjanjian
         Perwaliamanatan hanya dapat dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari RUPO dan perubahan dan/atau penambahan
         tersebut dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan, kecuali ditentukan lain
         dalam peraturan/perundangan yang berlaku, atau apabila dilakukan penyesuaian/perubahan terhadap Perjanjian
         Perwaliamanatan berdasarkan peraturan baru yang berkaitan dengan kontrak perwaliamanatan.

 HUKUM YANG BERLAKU

 Seluruh perjanjian yang berhubungan dengan Obligasi ini tunduk pada dan diartikan sesuai ketentuan undang-undang dan hukum
 Negara Republik Indonesia.




                                                                  14
                                                                  14
Page 35
II.       PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM
Seluruh dana hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi, akan dipergunakan oleh Perseroan untuk
memperkuat struktur pendanaan Perseroan berdasarkan ijin usaha dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, dimana
seluruh dana akan digunakan untuk ekspansi bisnis Perseroan, yaitu untuk ekspansi pembiayaan di segmen konsumer (multiguna).

Apabila penggunaan dana hasil Emisi Obligasi ini akan diubah, maka Perseroan wajib (i) menyampaikan rencana dan alasan serta
pertimbangan perubahan penggunaan dana hasil Emisi Obligasi bersamaan dengan pemberitahuan mata acara RUPO kepada OJK
dan (ii) memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari RUPO, sesuai dengan POJK No. 30/2015.

Apabila dana hasil Penawaran Umum Obligasi belum dipergunakan seluruhnya, maka penempatan sementara dana hasil Emisi
Obligasi tersebut harus dilakukan Perseroan dengan memperhatikan keamanan dan likuiditas Perseroan.

Perseroan akan melaporkan realisasi penggunaan dana kepada OJK dan kepada Wali Amanat dengan tembusan kepada OJK sampai
dengan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini terpakai seluruhnya, sesuai dengan POJK No.30/2015. Laporan realisasi
penggunaan dana tersebut wajib dibuat secara berkala setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember.

Sesuai dengan POJK No. 9/2017, total biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan, adalah kurang lebih setara dengan 0,842% dari nilai
Pokok Obligasi yang meliputi:

1.    Biaya jasa penyelenggaraan (management fee): 0,120%;
2.    Biaya jasa penjaminan (underwriting fee): 0,015%;
3.    Biaya jasa penjualan (selling fee): 0,015%.
4.    Biaya Profesi Penunjang Pasar Modal: 0,254%, yang terdiri dari biaya jasa Akuntan: 0,180%; Konsultan Hukum: 0,063%; dan
      Notaris: 0,011%.
5.    Biaya Lembaga Penunjang Pasar Modal: 0,179%, yang terdiri dari biaya jasa Wali Amanat: 0,060% dan Perusahaan
      Pemeringkat Efek: 0,119%.
6.    Biaya Lain-lain 0,259%, diantaranya termasuk biaya Pernyataan Pendaftaran OJK, biaya pendaftaran di BEI, biaya pencatatan
      di BEI, biaya pendaftaran di KSEI, serta biaya percetakan, iklan dan audit penjatahan.




                                                              15
                                                              15
Page 36
Halaman ini sengaja dikosongkan




              16
Page 37
III.      PERNYATAAN UTANG
Pernyataan utang berikut berasal dari laporan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 yang diambil dari laporan
keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut
yang terdapat dalam Prospektus ini.

Laporan Keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut
yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini, telah diaudit oleh KAP PSS, auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No.
01348/2.1032/AU.1/09/1681-3/1/V/2023 tertanggal 9 Mei 2023 dan No. 01347/2.1032/AU.1/09/1681-2/1/V/2023 tertanggal 9 Mei
2023 yang ditandatangani oleh Christophorus Alvin Kossim (Registrasi Akuntan Publik No.AP.1681). Laporan auditor independen
tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan berisi paragraf-paragraf “hal-hal lain”
yang menyatakan : (i) tujuan penerbitan laporan auditor independen, dan (ii) penerbitan kembali laporan auditor independen atas
Laporan Keuangan Perseroan.

Pada tanggal 31 Desember 2022, Perseroan mempunyai jumlah liabilitas sebesar Rp6.104.679.832 ribu. Rincian jumlah liabilitas
Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 disajikan pada tabel di bawah ini:
                                                                                                            (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                   31 Desember
 Keterangan
                                                                                                       2022
 LIABILITAS
 Pinjaman yang Diterima                                                                                              4.721.118.978
 Medium Term Notes                                                                                                     499.455.589
 Utang Obligasi                                                                                                        697.788.751
 Beban yang Masih Harus Dibayar                                                                                         57.270.335
 Utang Pajak                                                                                                            17.821.859
 Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan                                                                                      21.469.775
 Liablitas Derivatif                                                                                                             -
 Liabilitas Sewa                                                                                                        13.168.687
 Liabilitas Lain - Lain                                                                                                 76.585.858
 TOTAL LIABILITAS                                                                                                    6.104.679.832

Penjelasan untuk tiap akun liabilitas adalah sebagai berikut:

1.     PINJAMAN YANG DITERIMA

Pada tanggal 31 Desember 2022, Perseroan memiliki liabilitas jangka panjang sebesar Rp4.721.118.978 ribu, dengan rincian sebagai
berikut:
                                                                                                            (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                  31 Desember
 Keterangan
                                                                                                      2022
 Pihak ketiga:
            Rupiah
                      PT Bank Central Asia Tbk                                                                        641.666.667
                      PT Bank Victoria International Tbk                                                              500.000.000
                      PT Bank HSBC Indonesia                                                                          300.000.000
                      PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                                                   277.500.000
                      PT Bank UOB Indonesia                                                                           250.000.000
                      PT Bank IBK Indonesia Tbk                                                                       246.200.949
                      PT Bank Oke Indonesia Tbk                                                                       216.710.065
                      PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                                          151.388.889
                      PT Bank BTPN Tbk (d/h PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia                                          76.295.350

 Pihak berelasi:
           Rupiah
                      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                                  1.145.814.096
                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                                           888.888.889

 Dolar Amerika Serikat
                                                                                                                        32.248.550
          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

 Biaya provisi yang belum diamortisasi                                                                                  (5.594.477)
 PINJAMAN YANG DITERIMA                                                                                              4.721.118.978



                                                                 16
                                                                 17
Page 38
Kisaran tingkat suku bunga efektif per tahun atas pinjaman yang diterima adalah sebagai berikut:
                                                                                                               (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                   31 Desember
 Keterangan
                                                                                                       2022
 Rupiah                                                                                            4,20% - 8,00%
 Dolar Amerika Serikat                                                                             4,75% - 5,53%

PT Bank BTPN Tbk (“BTPN”)

Pada tanggal 16 Agustus 2007, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia sebesar
ASD20.000.000 (nilai penuh). Berdasarkan addendum pada tanggal 18 Desember 2017, pinjaman tersebut berubah dari
ASD20.000.000 (nilai penuh) menjadi ASD40.000.000 (nilai penuh). Perpanjangan dan addendum terakhir pada tanggal 4 Januari
2022, fasilitas pinjaman ini telah diperpanjang kembali sampai dengan 30 Desember 2022. Tingkat suku bunga selama tahun 2022
sebesar 1,25% - 5,35%. PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia telah melakukan merger dengan PT Bank BTPN Tbk di tahun 2019
menjadi PT Bank BTPN Tbk.

Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar 0,8% ditambah biaya pendanaan yang akan ditentukan pada saat penarikan.

Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan Standby Letter of Credit (SBLC) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, entitas induk.

Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi persyaratan keuangan seperti debt to equity ratio tidak melebihi rasio 8,5 kali serta
mempertahankan rasio Non Performing Loan (“NPL”) diatas 90 (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan kewajiban penyampaian
laporan lainnya. Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut di atas.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas pinjaman Perusahaan masih tersedia ASD35.150.000 (nilai penuh).

MUFG Bank, Ltd. Jakarta (“MUFG Jakarta”)

Pada tanggal 26 Juli 2017, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman jangka pendek tanpa komitmen sebesar ASD60.000.000 (nilai
penuh). Jangka waktu penarikan fasilitas ditetapkan satu tahun sejak tanggal penandatanganan kredit. Fasilitas ini dikenakan tingkat
suku bunga sebesar ICE Libor + 1,00% (ASD) dan Jibor + 1,50% (IDR) dengan jangka waktu pinjaman maksimum 6 bulan.

Berdasarkan perubahan atas Perjanjian Kredit No. 2021-0030965-LN tanggal 26 Juli 2021, MUFG Jakarta setuju untuk mengubah
jatuh tempo fasilitas pembiayaan menjadi tanggal 26 Juli 2022.

Berdasarkan perubahan atas Perjanjian Kredit No. 2021-0061756-LN tanggal 15 Desember 2021, MUFG Jakarta setuju untuk
mengubah tingkat suku bunga sebesar Jibor + 1,20% (IDR) dengan jangka waktu pinjaman maksimum 6 bulan.

Berdasarkan perubahan atas Perjanjian Kredit No. 2022-0019490-LN tanggal 8 Agustus 2022, MUFG Jakarta setuju untuk mengubah
jatuh tempo fasilitas pembiayaan menjadi tanggal 26 Januari 2024.

Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi persyaratan keuangan seperti debt to equity ratio tidak melebihi rasio 10 kali serta
mempertahankan rasio Gross Non Performing Loan (“NPL”) maksimal 7% dan kewajiban penyampaian laporan lainnya. Perusahaan
telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut di atas.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas pinjaman Perusahaan masih tersedia ASD60.000.000 (nilai penuh).

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Pada tanggal 19 Desember 2016, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Uncommited Credit Line dalam bentuk Money Market
Line senilai Rp500.000.000 dan ASD95.000.000 (nilai penuh) yang dapat ditarik dalam denominasi Rupiah maupun Dolar Amerika
Serikat, serta Forex Line senilai ASD5.000.000 (nilai penuh).

Fasilitas Money Market Line dan Forex Line ini dikenakan tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 3,50% - 6,10%.

Atas fasilitas Money Market Line dan Forex Line ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memberlakukan syarat kepada
Perusahaan untuk menjaminkan 100% piutang sewa pembiayaan, anjak piutang dan piutang pembiayaan konsumen dari saldo
pinjaman di BRI.

Pada tanggal 23 November 2020, fasilitas Money Market Line dan Forex Line ini telah diperpanjang sampai dengan 23 November
2022.



                                                                17
                                                                18
Page 39
Pada tanggal 23 November 2021, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. setuju untuk memberikan fasilitas Kredit Modal Kerja
sebesar Rp1.000.000.000. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 25 Mei 2025.

Pada tanggal 5 Desember 2022, fasilitas Money Market Line dan Forex Line ini telah diperpanjang sampai dengan 23 Februari 2023.

Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi persyaratan keuangan seperti gearing ratio tidak melebihi rasio 9 kali serta mempertahankan
rasio Non Performing Loan (“NPL”) diatas 90 (Sembilan puluh) hari maksimal 5% dan kewajiban penyampaian laporan lainnya.
Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut di atas.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas pinjaman Perusahaan yang diperoleh dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Tbk masih tersedia Rp1.862.196.450.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Pada tanggal 10 Juli 2021, Perusahaan memperoleh perpanjangan fasilitas pinjaman Uncomitted Credit Line dalam bentuk Kredit
Jangka Pendek Yang sifatnya revolving senilai Rp500.000.000. Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 4,00% - 4,60%.
Fasilitas pinjaman ini telah jatuh tempo pada tanggal 9 Juli 2022.

Pada tanggal 09 Juli 2022, fasilitas Kredit Jangka Pendek ini telah diperpanjang sampai dengan 09 Juli 2023.

Pada tanggal 23 November 2020, Perusahaan memperoleh penambahan fasilitas pinjaman dalam bentuk Kredit Modal Kerja yang
sifatnya revolving selama masa penarikan senilai Rp250.000.000. Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 7,20% - 8,00%.
Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 4 Februari 2024.

Pada tanggal 7 Juli 2021, Perusahaan memperoleh penambahan fasilitas pinjaman dalam bentuk Kredit Modal Kerja Yang sifatnya
revolving selama masa penarikan senilai Rp250.000.000. Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 6,50%. Fasilitas pinjaman
ini akan jatuh tempo pada tanggal 12 November 2024.

Pada tanggal 16 Maret 2022, Perusahaan memperoleh penambahan fasilitas pinjaman dalam bentuk Kredit Modal Kerja Yang sifatnya
revolving selama masa penarikan senilai Rp500.000.000. Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 6,25% - 6,35%. Fasilitas
pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 20 Juni 2025.

Pada tanggal 2 Agustus 2022, Perusahaan memperoleh penambahan fasilitas pinjaman dalam bentuk Kredit Modal Kerja Yang
sifatnya revolving selama masa penarikan senilai Rp500.000.000. Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 6,50% - 6,90%.
Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 15 November 2024.

Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total saldo
pinjaman.

Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio maksimum sebesar 10 kali serta mempertahankan rasio Non Performing Loan
(“NPL”) diatas 90 (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas pinjaman Perusahaan yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk masih
tersedia Rp500.000.000.

PT Bank Victoria International Tbk

Pada tanggal 6 Agustus 2020, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Uncomitted Credit Line dalam bentuk Demand Loan yang
sifatnya revolving senilai Rp250.000.000. Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 4,20% - 5,90%.

Pada tanggal 5 Agustus 2021, Perusahaan memperoleh perpanjangan fasilitas pinjaman Uncomitted Credit Line dalam bentuk
Demand Loan yang sifatnya revolving senilai Rp250.000.000 sampai dengan 6 Agustus 2022.

Pada tanggal 6 Agustus 2022, Perusahaan memperoleh perpanjangan fasilitas pinjaman Uncomitted Credit Line dalam bentuk
Demand Loan yang sifatnya revolving senilai Rp250.000.000, serta tambahan plafon fasilitas senilai Rp250.000.000, sehingga total
plafon fasilitas menjadi Rp500.000.000 sampai dengan 6 Agustus 2023.

Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total saldo
pinjaman.

Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio maksimum sebesar 8 kali serta mempertahankan rasio Non Performing Loan
(“NPL”) diatas 90 (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.

                                                                18
                                                                19
Page 40
PT Bank CTBC Indonesia

Pada tanggal 14 November 2019, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Uncomitted Credit Line dalam bentuk Fasilitas Club
Deal yang sifatnya Non revolving senilai ASD50.000.000 (nilai penuh). Tingkat suku bunga akan ditentukan saat tanggal penarikan
berdasarkan tingkat suku bunga pasar. Fasilitas pinjaman ini telah lunas pada tanggal 21 November 2022.

Pada tanggal 5 Juli 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Uncomitted Credit Line dalam bentuk Fasilitas Club Deal yang
sifatnya non-revolving senilai ASD20.000.000 (nilai penuh). Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar SOFR 3 Bulan + 1,21%
(ASD). Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo 36 bulan dari tanggal penarikan. Dengan Availability Period 9 bulan dari tanggal
perjanjian.

Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total saldo
pinjaman.

Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio maksimum sebesar 8,5 kali serta mempertahankan rasio Non Performing Loan
(“NPL”) diatas 90 (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas pinjaman Perusahaan masih tersedia ASD20.000.000 (nilai penuh).

PT Bank CIMB Niaga Tbk

Pada tanggal 27 Januari 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Comitted Credit Line dalam bentuk Kredit Jangka Panjang
yang sifatnya non-revolving senilai Rp300.000.000. Fasilitas pinjaman ini dapat di tarik sebelum 27 Januari 2021 dan akan jatuh
tempo pada tanggal 27 Januari 2025.

Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar 8% per tahun yang akan disesuaikan dengan berdasarkan bunga yang berlaku
pada saat penarikan.

Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total saldo
pinjaman.

Perusahaan diwajibkan untuk menjaga debt to equity ratio maksimum sebesar 7 kali serta mempertahankan rasio Non Performing
Loan (“NPL”) diatas 90 (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.

PT Bank Central Asia Tbk

Pada tanggal 12 Agustus 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Uncomitted Credit Line dalam bentuk Kredit Jangka
Pendek yang sifatnya revolving senilai Rp200.000.000 Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 12 Agustus 2022. Serta
fasilitas Installment Loan senilai Rp300.000.000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 25 November 2024. Tingkat suku bunga selama
tahun 2022 sebesar 4,10% - 5,95%.

Pada tanggal 9 Agustus 2022, Perusahaan memperoleh perpanjangan sementara untuk fasilitas pinjaman Uncomitted Credit Line
dalam bentuk Kredit Jangka Pendek Yang sifatnya revolving senilai Rp200.000.000 sampai 12 Oktober 2022.

Pada tanggal 11 Oktober 2022, Perusahaan memperoleh perpanjangan fasilitas pinjaman Uncomitted Credit Line dalam bentuk Kredit
Jangka Pendek yang sifatnya revolving senilai Rp200.000.000 sampai 12 Agustus 2023, serta penambahan fasilitas Installment Loan
senilai Rp250,000,000 yang akan jatuh tempo pada tanggal 7 Desember 2024.

Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total saldo
pinjaman.

Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio maksimum sebesar 10 kali serta mempertahankan rasio Non Performing Loan
(“NPL”) diatas 90 (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.

PT Bank Maybank Indonesia Tbk

Pada tanggal 15 Desember 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Uncomitted Credit Line dalam bentuk Kredit Jangka
Panjang yang sifatnya non-revolving senilai Rp400.000.000. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 31 Januari 2025.
Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar 6,25% per tahun.

Pada tanggal 1 September 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Uncommitted Kredit Modal Kerja sebesar
Rp400.000,000. Fasilitas ini bersifat tidak berulang (non - revolving). Availability Period dari pinjaman ini adalah 12 bulan dari tanggal

                                                                   19
                                                                   20
Page 41
perjanjian dengan tenor maksimal 36 bulan. Tingkat suku bunga akan ditentukan saat tanggal penarikan berdasarkan tingkat suku
bunga pasar.

Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total saldo
pinjaman.

Perusahaan diwajibkan untuk menjaga debt to equity ratio maksimum sebesar 10 kali serta mempertahankan rasio Non Performing
Loan (“NPL”) diatas 90 (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas pinjaman Perusahaan masih tersedia Rp400.000.000.

PT Bank UOB Indonesia

Pada tanggal 20 Januari 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Uncommitted sebesar Rp250.000.000 Fasilitas ini bersifat
revolving credit facility (RCF). Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 4,20% - 4,30%. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo
pada tanggal 20 Januari 2023.

Pada tanggal 26 Desember 2022, Perusahaan memperoleh perpanjangan fasilitas pinjaman Uncommitted sebesar Rp250.000.000.
Fasilitas ini bersifat revolving credit facility (RCF). Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 20 Januari 2024.

Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang lancar dari total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100%.

Perusahaan diwajibkan untuk menjaga debt to equity ratio maksimum sebesar 10 kali serta mempertahankan rasio Non Performing
Loan (“NPL”) maksimal 5% dan Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.

PT Bank HSBC Indonesia

Pada tanggal 21 Januari 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman berulang sebesar Rp300.000.000. Tingkat suku bunga
selama tahun 2022 sebesar 4,30%. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 12 April 2023.

Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang lancar dari total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100%.

Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio maksimum sebesar 10 kali serta mempertahankan rasio Non Performing Loan
(“NPL”) maksimal 5% dan Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.

PT Bank Oke Indonesia

Pada tanggal 22 Juni 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Modal Kerja sebesar Rp250.000.000. Fasilitas ini
bersifat tidak berulang (non - revolving). Tingkat suku bunga sebesar 6,25%. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 25
Juli 2025.

Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang lancar dari total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100%.

Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio maksimum sebesar 8 kali serta mempertahankan rasio Non Performing Loan
(“NPL”) diatas 90 (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.

PT IBK Bank Indonesia

Pada tanggal 16 November 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Working Capital Executing sebesar
Rp250.000.000. Fasilitas ini bersifat tidak berulang (non - revolving). Tingkat suku bunga sebesar 6,25%. Fasilitas pinjaman ini akan
jatuh tempo pada tanggal 2 Desember 2025.

Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang lancar dari total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100%.

Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio maksimum sebesar 10 kali serta mempertahankan rasio Non Performing Loan
(“NPL”) maksimal 5% dan Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.




                                                                 20
                                                                 21
Page 42
PT Bank Danamon Indonesia Tbk

Pada tanggal 21 Desember 2022, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Berjangka KB senilai Rp100.000.000 bersifat
revolving. Serta fasilitas Kredit Angsuran Berjangka (KAB) senilai Rp900.000.000 bersifat non-revolving dengan masa penarikan
selama 1 tahun setelah penandatangan. Tingkat suku bunga akan ditentukan saat tanggal penarikan berdasarkan tingkat suku bunga
pasar.

Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang lancar dari total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100% untuk KAB. Sedangkan untuk
fasilitas KB tanpa jaminan.

Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio maksimum sebesar 10 kali serta mempertahankan rasio Non Performing Loan
(“NPL”) maksimal 7% dan Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.

Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas pinjaman Perusahaan masih tersedia Rp1.000.000.000.

2.   MEDIUM TERM NOTES

Pada tanggal 31 Desember 2022, Perseroan memiliki Medium Term notes sebesar Rp499.455.589 ribu, dengan rincian sebagai
berikut:
                                                                                                           (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                 31 Desember
 Keterangan
                                                                                                     2022
 Medium Term Notes
 Pihak ketiga                                                                                                       287.500.000
 Pihak berelasi                                                                                                     212.500.000
 Biaya provisi yang belum diamortisasi                                                                                (544.411)
 MEDIUM TERM NOTES                                                                                                  499.455.589

MTN I

Pada tanggal 13 Desember 2019, Perseroan menerbitkan surat utang jangka menengah (Medium Term Notes) senilai Rp300.000.000
dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,25% dengan jangka waktu 3 tahun.

Surat utang jangka menengah ini dijaminkan dengan piutang lancar sewa pembiayaan dan piutang pembiayaan konsumen sebesar
50% dari jumlah pokok surat utang jangka menengah. Wali amanat dari penerbitan surat utang jangka menengah ini adalah PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Bunga surat utang jangka menengah ini dibayarkan setiap triwulan, dengan pembayaran bunga pertama dilakukan pada tanggal
13 Maret 2020, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo adalah pada tanggal 13 Desember 2022 dan sudah
dibayar lunas pada saat jatuh tempo.

Hasil perolehan dana dari penerbitan surat utang jangka menengah ini digunakan untuk pembayaran pinjaman utang jangka pendek
perbankan dan memperkuat struktur pendanaan.

Perseroan diwajibkan untuk mempertahankan rasio keuangan, seperti gearing ratio maksimal 10 kali, rasio permodalan paling sedikit
10% dan rasio non-performing financing paling tinggi sebesar 5%.

Sehubungan dengan surat utang jangka menengah yang diterbitkan, Perseroan telah memenuhi seluruh ketentuan dan persyaratan
yang telah disepakati dengan para kreditur.

MTN II

Pada tanggal 17 September 2021, Perusahaan menerbitkan surat utang jangka menengah (Medium Term Notes) senilai
Rp500.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,40% dengan jangka waktu 3 tahun.

Surat utang jangka menengah ini dijaminkan dengan piutang lancar sewa pembiayaan dan piutang pembiayaan konsumen sebesar
50% dari jumlah pokok surat utang jangka menengah. Wali amanat dari penerbitan surat utang jangka menengah ini adalah PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Bunga surat utang jangka menengah ini dibayarkan setiap triwulan, dengan pembayaran bunga pertama dilakukan pada tanggal
17 Desember 2021, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo adalah pada tanggal 17 September 2024.



                                                               21
                                                               22
Page 43
Hasil perolehan dana dari penerbitan surat utang jangka menengah ini digunakan untuk ekpansi bisnis perusahaan.

Perseroan diwajibkan untuk mempertahankan rasio keuangan, seperti gearing ratio maksimal 10 kali, rasio permodalan paling sedikit
10% dan rasio non-performing financing paling tinggi sebesar 5%.

Sehubungan dengan surat utang jangka menengah yang diterbitkan, Perseroan telah memenuhi seluruh ketentuan dan persyaratan
yang telah disepakati dengan para kreditur.

3.   UTANG OBLIGASI

Pada tanggal 31 Desember 2022, Perseroan memiliki utang obligasi sebesar Rp697.788.751 ribu, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                                   (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                                   31 Desember
 Keterangan
                                                                                                                       2022
 Utang Obligasi
   Pihak ketiga                                                                                                              541.500.000
   Pihak berelasi                                                                                                            158.500.000
                                                                                                                             700.000.000
 Dikurangi:
 Beban emisi yang belum diamortisasi:
   Saldo awal                                                                                                                  2.509.843
   Penambahan                                                                                                                  (298.594)
   Amortisasi                                                                                                                  2.211.249
 Total                                                                                                                       697.788.751

Pada tanggal 9 Agustus 2022 Perusahaan telah menerbitkan Obligasi I BRI Finance Tahun 2022 dengan rincian sebagai berikut:

                    Obligasi                                 Nilai Nominal                        Tingkat bunga tetap per tahun
                    Obligasi I                              700.000.000.000                                  6.95%

Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan konsumen Perusahaan sebesar minimum 50% dari nilai nominal. Per tanggal
31 Desember 2022, piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan adalah sebesar Rp308.585.355 ribu sedangkan piutang sewa
pembiayaan dan anjak piutang yang dijaminkan adalah sebesar Rp43.545.660 ribu.

Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh Perusahaan, antara lain memberikan
jaminan fidusia berupa piutang pembiayaan konsumen dan rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi rasio 10:1.
Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas. PT Pefindo telah menetapkan
peringkat idAA (Double A) terhadap Obligasi I BRI Finance Tahun 2022, sesuai dengan Suratnya No.RC-189/PEFDIR/III/2022 tanggal
7 Maret 2022 untuk periode 7 Maret 2022 sampai dengan 1 Maret 2023.

4.   KOMITMEN DAN KONTINJENSI

Pada tanggal 31 Desember 2022, Perseroan telah menganalisa penerapan standar akuntansi Amendemen PSAK No. 57: Provisi, Liabilitas
Kontijensi, dan Aset Kontijensi tentang Kontrak Merugi-Biaya Memenuhi Kontrak dan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap laporan
keuangan.

5.   BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR

Pada tanggal 31 Desember 2022, Perseroan memiliki beban yang masih harus dibayar sebesar Rp57.270.335 ribu, dengan rincian
sebagai berikut:
                                                                                                                 (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                       31 Desember
 Keterangan
                                                                                                           2022
 Pihak berelasi
   Beban bunga                                                                                                                 5.981.348
 Pihak ketiga
   Bonus dan tunjangan karyawan                                                                                               25.622.164
   Beban bunga                                                                                                                18.688.857
   Lain – lain                                                                                                                 6.977.966
 Total                                                                                                                        57.270.335




                                                                   22
                                                                   23
Page 44
6.   UTANG PAJAK

Pada tanggal 31 Desember 2022, Perseroan memiliki utang pajak sebesar Rp17.821.859 ribu, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                           (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                 31 Desember
 Keterangan
                                                                                                     2022
 Pajak Pertambahan Nilai                                                                                                 929.262
 Pajak Penghasilan
           Pasal 4 (2)                                                                                                   277.898
           Pasal 21                                                                                                    1.137.197
           Pasal 23z                                                                                                      98.941
           Pasal 25                                                                                                    1.305.362
           Pasal 29                                                                                                   14.073.199
 Total                                                                                                                17.821.859

7.   LIABILITAS SEWA

Pada tanggal 31 Desember 2022, Perseroan memiliki liabilitas sewa sebesar Rp13.168.687 ribu, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                           (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                 31 Desember
 Keterangan
                                                                                                     2022
 Pajak Pertambahan Nilai
           1-5 tahun                                                                                                  12.746.145

 Pajak Pertambahan Nilai
             1-5 tahun                                                                                                   422.542
 Total liabilitas                                                                                                     13.168.687

8.   LIABILITAS LAIN-LAIN

Pada tanggal 31 Desember 2022, Perseroan memiliki liabilitas lain-lain sebesar Rp76.585.858 ribu, dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                           (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                 31 Desember
 Keterangan
                                                                                                     2022
 Titipan konsumen                                                                                                     51.885.309
 Asuransi                                                                                                             11.299.363
 Notaris                                                                                                               8.412.902
 Utang supplier                                                                                                        4.339.561
 Lain-lain                                                                                                               648.723
 Total liabilitas lain-lain                                                                                           76.585.858


9.   LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN

Pada tanggal 31 Desember 2022, Perseroan memiliki liabilitas imbalan kerja karyawan sebesar Rp21.469.775 ribu, dengan rincian
sebagai berikut:
                                                                                                           (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                 31 Desember
 Keterangan
                                                                                                     2022
 Saldo awal                                                                                                           16.272.153
 Biaya jasa kini                                                                                                        4.289.976
 Biaya jasa lalu                                                                                                        2.458.008
 Biaya bunga                                                                                                            1.217.378
 Keuntungan Aktuarial                                                                                                     473.362
 Manfaat yang dibayarkan                                                                                              (3.134.131)
 Dampak atas perubahan metode atribusi pada laba rugi                                                                   (106.971)
 Saldo akhir                                                                                                          21.469.775




                                                               23
                                                               24
Page 45
10. LIABILITAS DERIVATIF

Pada tanggal 31 Desember 2022, Perseroan tidak memiliki liabilitas derivatif. Perusahaan menghadapi risiko pasar, terutama karena
perubahan kurs mata uang asing dan tingkat bunga mengambang, dan menggunakan instrument derivatif untuk lindung nilai atas
risiko tersebut sebagai bagian dari manajemen risiko. Perusahaan tidak memiliki atau menerbitkan instrumen derivative untuk tujuan-
tujuan diperdagangkan.

Perubahan atas nilai wajar dari kontrak forward, foreign exchange swap, dan cross currency swap yang ditetapkan sebagai instrumen
lindung nilai, yang secara efektif menghapus variabilitas arus kas dari pinjaman terkait, dicatat di ekuitas. Nilai ini kemudian diakui
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain sebagai penyesuaian atas laba atau rugi selisih kurs dan beban bunga
pinjaman terkait yang dilindungi nilai pada periode yang sama dimana selisih kurs dan beban bunga tersebut di akui pada laba rugi.

Per tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, Perusahaan mengakui kerugian atas instrument derivatif masing-masing sebesar
Rp5.161.784 dan Rp15.789.691, yang dicatat di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

Selisih nilai wajar instrumen derivatif yang ditujukan sebagai lindung nilai arus kas dan kerugian selisih kurs atas utang bank dalam
mata uang asing neto dicatat pada pendapatan komprehensif lain masing-masing sebesar Rp3.001.987 pada 31 Desember 2022 dan
Rp5.585.349 pada 31 Desember 2021.

PT Bank CTBC Indonesia

Perseroan mengadakan perjanjian cross currency swap dengan PT Bank CTBC Indonesia, untuk tujuan lindung nilai atas risiko
fluktuasi arus kas yang di timbulkan oleh kurs mata uang dari tingkat suku bunga atas pinjaman yang di terima dan risiko tingkat suku
bunga mengambang atas fasilitas kredit dengan rincian sebagai berikut:

  No.           Jenis Kontrak                       Mulai                           Akhir                 Nilai kontrak (nilai penuh)
   1         Cross Currency Swap              21 November 2019                21 November 2022                  ASD17.000.000
   2         Cross Currency Swap              19 Desember 2019                21 November 2022                  ASD11.000.000
   3         Cross Currency Swap               27 Februari 2020               21 November 2022                   ASD5.000.000

Perjanjian ini telah berakhir pada tanggal 21 November 2022.

11. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN

a. Perjanjian Pembiayaan Joint Financing dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk

   Pada tanggal 25 Januari 2023, Perusahaan mendapatkan fasilitas Joint Financing sebesar Rp300.000.000. Fasilitas ini bersifat
   berulang (revolving). Tingkat suku bunga indikatif sebesar 6,70 - 7,10% untuk pembiayaan MOP, serta 7,15 - 7,50% untuk
   pembiayaan mobil non MOP. Jangka waktu penarikan fasilitas ditetapkan satu tahun sejak tanggal penandatanganan kredit.

   Porsi pembiayaan untuk fasilitas ini adalah sebesar maks 90% : min 10% (Bank : Perusahaan).

   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga rasio pinjaman terhadap modal maksimum 7 kali dan NPF maksimal 5%.

b. Perpanjangan Fasilitas Pinjaman dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

   Pada tanggal 20 Februari 2023, Perusahaan memperoleh perpanjangan fasilitas pinjaman Uncommited Credit Line dalam bentuk
   Money Market Line senilai Rp500.000.000 dan ASD95.000.000 (nilai penuh) menjadi Rp1.200.000.000 dengan sub limit
   ASD20.000.000 (nilai penuh) (dialihkan sebagian ke KMK II). Perpanjangan Fasilitas Forex Line ASD5.000.000 (nilai penuh).
   Perpanjangan & deplesi fasilitas SBLC semula ASD100.000.0000 (nilai penuh) menjadi ASD50.000.000 (nilai penuh) (dialihkan
   sebagian ke KMK II). Serta mendapatkan fasilitas KMK II sebesar Rp1.500.000.000.

   Atas fasilitas Money Market Line dan Forex Line ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memberlakukan syarat kepada
   Perusahaan untuk menjaminkan 100% piutang sewa pembiayaan, anjak piutang dan piutang pembiayaan konsumen dari saldo
   pinjaman di BRI.

   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga rasio pinjaman terhadap modal maksimum 9 kali dan NPF maksimal 5%.

c. Penambahan Fasilitas Pinjaman dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

    Pada tanggal 8 Maret 2023, entitas anak memperoleh penambahan fasilitas pinjaman dalam bentuk Kredit Modal Kerja Yang
    sifatnya revolving selama masa penarikan senilai Rp500.000. Tingkat suku bunga akan ditentukan saat tanggal penarikan

                                                                  24
                                                                  25
Page 46
   berdasarkan tingkat suku bunga pasar dengan indikasi 6,95%. Jangka waktu penarikan perjanjian ini sampai dengan 1 Agustus
   2023.

   Fasilitas tersebut di atas dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari sebesar 100%
   dari total saldo pinjaman. Perseroan diwajibkan untuk menjaga Gearing Ratio maksimum sebesar 10 kali serta mempertahankan
   rasio Non-Performing Loan (“NPL”) di atas 90 (sembilan puluh) hari maksimal 5%

d. Perpanjangan Fasilitas Pinjaman dengan PT Bank BTPN Tbk

    Berdasarkan addendum pada tanggal 17 Maret 2023, pinjaman tersebut berubah dari ASD40.000.000 (nilai penuh) menjadi
    IDR600.000.000 atau nilai setaranya dalam mata uang Dolar Amerika Serikat. Fasilitas pinjaman ini telah diperpanjang kembali
    sampai dengan 30 Desember 2023. Berdasarkan adendum tersebut fasilitas yang dijamin dengan SBLC dari PT Bank Rakyat
    Indonesia (Persero) Tbk., dirubah menjadi dijaminkan dengan SBLC dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., sebesar
    ASD4.850.000 (nilai penuh), serta piutang sebesar 100% dari total saldo pinjaman. Perusahaan diwajibkan untuk menjaga rasio
    hutang terhadap ekuitas maksimum 8,5 kali dan NPL maksimal 5%.


SELURUH LIABILITAS PERSEROAN PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2022 TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS
INI.
SAMPAI DENGAN TANGGAL DITERBITKANNYA PROSPEKTUS INI, PERSEROAN TIDAK MEMILIKI LIABILITAS DAN
PERIKATAN YANG TERJADI SETELAH TANGGAL 31 DESEMBER 2022 SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AUDITOR
INDEPENDEN ATAS LAPORAN KEUANGAN PERSEROAN TANGGAL 9 MEI 2023, DAN YANG TERJADI SEJAK TANGGAL
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN TERSEBUT DI ATAS SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN
PENDAFTARAN, SELAIN YANG TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI DAN LAPORAN KEUANGAN TERSEBUT
DI ATAS, SERTA SELAIN LIABILITAS DAN PERIKATAN YANG TERJADI DARI KEGIATAN USAHA NORMAL.
DENGAN ADANYA PENGELOLAAN YANG SISTEMATIS ATAS ASET DAN LIABILITAS SERTA PENINGKATAN HASIL
OPERASI DI MASA YANG AKAN DATANG, PERSEROAN MENYATAKAN KESANGGUPANNYA UNTUK DAPAT
MENYELESAIKAN SELURUH LIABILITASNYA SESUAI DENGAN PERSYARATAN SEBAGAIMANA MESTINYA.

TIDAK TERDAPAT PELANGGARAN ATAS PERSYARATAN DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG DILAKUKAN OLEH
PERSEROAN YANG BERDAMPAK MATERIAL TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN PER 31 DESEMBER
2022.
TIDAK TERDAPAT FAKTA MATERIAL YANG MENGAKIBATKAN PERUBAHAN SIGNIFIKAN PADA LIABILITAS DAN/ATAU
PERIKATAN SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AKUNTAN
PUBLIK DAN SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN
PENDAFTARAN.
SETELAH TANGGAL 31 DESEMBER 2022 SAMPAI DENGAN TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN DAN SETELAH
TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIF PERNYATAAN PENDAFTARAN,
PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA TIDAK TERDAPAT KEJADIAN LALAI YANG DILAKUKAN OLEH PERSEROAN ATAS
PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN.
MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA PERSEROAN SENANTIASA MELAKUKAN PEMANTAUAN TERHADAP
KEWAJIBAN YANG AKAN JATUH TEMPO, SEHINGGA SETIAP KEWAJIBAN YANG AKAN JATUH TEMPO SELALU DAPAT
DIPENUHI DENGAN TEPAT WAKTU DAN TIDAK TERDAPAT LIABILITAS PERSEROAN YANG TELAH JATUH TEMPO
TETAPI BELUM DILUNASI.
TIDAK TERDAPAT NEGATIVE COVENANTS YANG AKAN MERUGIKAN HAK-HAK PEMEGANG SAHAM DAN HAK-HAK
PEMEGANG OBLIGASI.
TIDAK TERDAPAT KEJADIAN LALAI ATAS PEMBAYARAN POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN SETELAH TANGGAL
LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN.
PER TANGGAL 31 DESEMBER 2022, PERSEROAN TIDAK MEMILIKI KOMITMEN DAN KONTIJENSI YANG BELUM
DIUNGKAPKAN SELAIN YANG TELAH DIUNGKAPKAN PADA PROSPEKTUS DAN LAPORAN KEUANGAN.




                                                              25
                                                              26
Page 47
IV.       IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersamaan dengan laporan keuangan
Perseroan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 dan 2021 beserta catatan-catatan atas laporan
keuangan tersebut, yang terdapat di bagian lain dalam Prospektus ini. Calon investor juga harus membaca Bab V mengenai Analisis
dan Pembahasan oleh Manajemen.

Informasi keuangan yang disajikan di bawah ini diambil dari laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang terdapat di bagian lain dalam Prospektus ini, yang disusun dan
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Laporan Keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut,
yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini, telah diaudit oleh KAP PSS, auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang
ditetapkan oleh Institut Akuntan PubIik Indonesia sebagaimana tercantum laporan auditor independen No.
01348/2.1032/AU.1/09/1681-3/1/V/2023 tertanggal 9 Mei 2023 dan No. 01347/2.1032/AU.1/09/1681-2/1/V/2023 tertanggal 9 Mei
2023 yang ditandatangani oleh Christophorus Alvin Kossim (Registrasi Akuntan Publik No.AP.1681). Laporan auditor independen
tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan berisi paragraf-paragraf “hal-hal lain”
yang menyatakan : (i) tujuan penerbitan laporan auditor independen, dan (ii) penerbitan kembali laporan auditor independen atas
Laporan Keuangan Perseroan.

Laporan Posisi Keuangan
                                                                                                            (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                  31 Desember
 Keterangan
                                                                                         2022                     2021
 ASET
 Kas dan Setara Kas                                                                         167.507.755               154.144.328
 Piutang Sewa Pembiayaan – Neto                                                           1.497.903.222             1.737.863.884
 Tagihan Anjak Piutang – Neto                                                                56.800.704                57.104.364
 Piutang Pembiayaan Konsumen – Neto                                                       4.919.356.692             2.776.442.315
 Beban Dibayar Di Muka dan Uang Muka                                                         39.019.219                33.757.073
 Aset Tetap – Neto                                                                           34.815.717                28.075.035
 Aset Hak Guna – Neto                                                                        21.951.477                 4.600.565
 Aset Sewa Operasi – Neto                                                                   517.238.009               390.254.654
 Aset Takberwujud – Neto                                                                     14.494.915                15.689.357
 Aset Pajak Tangguhan – Neto                                                                 28.110.374                28.312.609
 Aset Lain – Lain                                                                            29.112.240                18.820.635
 TOTAL ASET                                                                               7.326.310.324             5.245.064.819

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS
 Pinjaman yang Diterima                                                                   4.721.118.978             3.186.530.385
 Medium Term Notes                                                                          499.455.589               798.946.669
 Utang Obligasi                                                                             697.788.751                         -
 Beban yang Masih Harus Dibayar                                                              57.270.335                37.614.501
 Utang Pajak                                                                                 17.821.859                12.036.036
 Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan                                                           21.469.775                16.272.153
 Liablitas Derivatif                                                                                  -                 1.325.952
 Liabilitas Sewa                                                                             13.168.687                 3.128.144
 Liabilitas Lain – Lain                                                                      76.585.858                54.052.025
 TOTAL LIABILITAS                                                                         6.104.679.832             4.109.905.865

 EKUITAS
 Modal Saham                                                                                450.000.000               450.000.000
 Saldo Laba
 Telah Ditentukan Penggunaannya                                                              45.049.233                12.644.672
 Belum Ditentukan Penggunaannya                                                             722.125.643               670.691.431
 Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja – Neto Setelah Pajak                             4.455.616                 4.824.838
 Kerugian Kumulatif atas Instrumen Derivatif untuk Lindung Nilai Arus Kas -
   Neto Setelah Pajak                                                                                 -                (3.001.987)
 TOTAL EKUITAS                                                                            1.221.630.492             1.135.158.954

 TOTAL LIABILTAS DAN EKUITAS                                                              7.326.310.324             5.245.064.819




                                                                      26
                                                                      27
Page 48
Laporan Laba Rugi Komprehensif
                                                                                                             (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                    31 Desember
 Keterangan
                                                                                          2022                      2021
 PENDAPATAN
 Pendapatan Sewa Pembiayaan                                                                 195.968.954               212.365.672
 Pendapatan Anjak Piutang                                                                    12.094.972                12.152.205
 Pendapatan Pembiayaan Konsumen                                                             486.895.706               253.026.138
 Pendapatan Sewa Operasi                                                                    163.513.195               106.933.475
 Pendapatan Bunga                                                                             5.417.363                 5.315.532
 Pendapatan Lain – Lain                                                                      26.698.871                22.824.279
 TOTAL PENDAPATAN                                                                           890.589.061               612.617.301

 BEBAN
 Beban Pendanaan                                                                            312.976.730               207.346.251
 Beban Gaji dan Tunjangan                                                                   162.033.177               117.846.436
 Penyisihan (Pemulihan) Kerugian Penurunan Nilai                                             76.245.518                51.112.907
 Beban Umum dan Administrasi                                                                 72.545.677                55.771.107
 Beban Depresiasi dan Amortisasi                                                            139.981.420               104.043.677
 Beban Hunian                                                                                  3.943.833                 2.912.075
 (Keuntungan) Kerugian dari Selisih Kurs – Neto                                              (1.496.633)               (1.514.247)
 Beban Lain – Lain                                                                           10.203.192                17.000.432
 TOTAL BEBAN                                                                                776.432.914               554.518.638

 LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL DAN PAJAK PENGHASILAN                                       114.156.147                58.098.663
 Beban Pajak Final                                                                            1.078.509                 1.056.530

 LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                       113.077.638                57.042.133

 BEBAN PAJAK
 Beban Pajak Penghasilan                                                                     29.238.865                13.836.052

 LABA TAHUN BERJALAN                                                                         83.838.773                43.206.081

 LABA (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
 Pos yang tidak akan Direklarifikasi ke Laba Rugi
 Keuntungan Aktuarial                                                                            (473.362)                   26.104
 Pajak Penghasilan Terkait                                                                         104.140                   (5.743)

 Pos yang akan Direklasifikasi ke Laba Rugi
 Bagian Efektif atas Perubahan Nilai Wajar Instrumen Derivatif – Lindung Nilai Arus Kas          3.848.701               6.885.469
 Pajak Penghasilan Terkait                                                                       (846.714)             (1.300.120)
 LABA KOMPREHENSIF LAIN SETELAH PAJAK                                                            2.632.765               5.605.710

 TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                               86.471.538                48.811.791

Rasio-Rasio Keuangan Penting

                                                                                                    31 Desember
                                          Keterangan
                                                                                           2022                       2021
 Rasio Pertumbuhan
 Total Pendapatan                                                                                     45,45%               24,19%
 Total Beban                                                                                          40,02%               15,14%
 Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan                                                                 98,24%              429,14%
 Laba Tahun Berjalan                                                                                  94,04%              802,93%
 Total Laba Komprehensif Tahun Berjalan                                                               77,15%              739,28%
 Total Aset                                                                                           39,68%               29,56%
 Total Liabilitas                                                                                     48,54%               38,76%
 Total Ekuitas                                                                                         7,62%                4,49%

 Rasio Permodalan
 Modal Disesuaikan/Aset Disesuaikan (1)                                                               23,87%               38,14%




                                                                      27
                                                                      28
Page 49
                                                                                                                          31 Desember
                                             Keterangan
                                                                                                                  2022                            2021
  Rasio Rentabilitas
  Laba Tahun Berjalan/ Total Pendapatan                                                                                        9,43%                     7,05%
  Laba Tahun Berjalan/ Total Ekuitas                                                                                           6,86%                     3,81%
  Laba Tahun Berjalan/Total Aset                                                                                               1,14%                     0,82%
  Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan/ Total Aset                                                                             1,54%                     1,09%

  Rasio Solvabilitas
  Aset Lancar/ Liabilitas jangka pendek                                                                                      43,70%                    35,12%
  Total Liabilitas/ Total Aset                                                                                               83,33%                    78,36%
  Total Liabilitas/ Total Ekuitas                                                                                           499,72%                   381,12%
  Gearing Ratio )(1)                                                                                                           4,84x                     3,51x

  Kualitas Piutang Pembiayaan
  Non Performing Financing Ratio – neto (1)                                                                                   0,29%                     0,40%
  Rasio Piutang Pembiayaan (1)                                                                                               88,37%                    87,16%
  Interest Coverage Ratio(2)                                                                                                   1,36x                     1,28x
  Debt Service Coverage Ratio(3)                                                                                               0,43x                     0,66x

Keterangan:
(1)    Perhitungan dilakukan sesuai dengan POJK No. 35/2018 dan Surat Edaran OJK No.1/SEOJK.05/2016 tanggal 23 Februari 2016 tentang Tingkat Kesehatan
       Keuangan Perusahaan Pembiayaan.
(2)    Interest Coverage Ratio dihitung dari EBIT (2022: Rp427.132.878 ribu; 2021 : Rp265.444.914 ribu) dibagi dengan beban bunga tahun berjalan (2022:
       Rp312.976.731 ribu; 2021 : Rp207.346.251 ribu). EBIT dihitung dari laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan (2022: Rp114.156.147 ribu; 2021 :
       Rp58.098.663 ribu) ditambah beban bunga tahun berjalan (2022: Rp312.976.731 ribu; 2021 : Rp207.346.251 ribu).
(3)    Debt Service Coverage Ratio dihitung dari EBITDA (2022: Rp567.114.299 ribu; 2021 : Rp369.488.591 ribu) dibagi dengan pembayaran pokok bunga atas
       pinjaman diterima jangka panjang selama tahun berjalan (2022: Rp1.318.989.349 ribu; 2021 : Rp560.774.457 ribu). EBITDA dihitung dari laba sebelum beban
       pajak final dan pajak penghasilan (2022: Rp114.156.147 ribu; 2021 : Rp58.098.663 ribu) ditambah dengan beban bunga tahun berjalan (2022: Rp312.976.731
       ribu; 2021 : Rp207.346.251 ribu), beban depresiasi aset tetap (2022: Rp13.214.081 ribu; 2021 : Rp11.595.861 ribu), beban depresiasi aset sewa operasi (2022:
       Rp111.445.974 ribu; 2021 : Rp73.945.194 ribu), amortisasi aset hak guna (2022: Rp9.334.743 ribu; 2021 : Rp12.345.036 ribu) dan amortisasi aset tak berwujud
       (2022: Rp5.986.623 ribu; 2021 : Rp6.157.586 ribu).

SAMPAI DENGAN DITERBITKANNYA PROSPEKTUS INI, PERSEROAN TELAH MEMENUHI SEMUA RASIO KEUANGAN
YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG PERSEROAN.




                                                                               28
                                                                               29
Page 50
Halaman ini sengaja dikosongkan




              30
Page 51
V.       ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Keterangan yang ada dalam bab ini harus dibaca bersama-sama dengan laporan keuangan Perseroan beserta catatan-catatan di
dalamnya, yang terdapat pada Bab V dari Prospektus ini. Analisis dan pembahasan yang disajikan berikut mengandung kalimat-
kalimat yang juga menggambarkan risiko dan ketidakpastian. Hasil akhir sebenarnya dapat berbeda secara signifikan dengan hal-hal
yang dimaksud dalam kalimat-kalimat tersebut. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan perubahan signifikan sudah termasuk dalam
kalimat-kalimat tersebut, tetapi tidak terbatas pada analisis dan pembahasan berikut dan bagian yang terkait dalam Prospektus ini,
khususnya Bab VI mengenai Faktor Risiko.

Analisis dan pembahasan kondisi keuangan serta hasil operasi Perseroan dalam bab ini harus dibaca bersama-sama dengan “Ikhtisar
Data Keuangan Penting” dan laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan yang tercantum dalam prospektus
ini. Analisis dan pembahasan oleh manajemen yang disajikan di bawah ini disusun berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021.

Tabel berikut ini menunjukkan ikhtisar data keuangan penting Perseroan yang disusun berdasarkan laporan keuangan Perseroan
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang bersumber dari laporan keuangan Perseroan
31 Desember 2022 dan 2021 yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini.

Laporan Keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut,
yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini, telah diaudit oleh KAP PSS, auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang
ditetapkan oleh Institut Akuntan PubIik Indonesia sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No.
01348/2.1032/AU.1/09/1681-3/1/V/2023 tertanggal 9 Mei 2023 dan No. 01347/2.1032/AU.1/09/1681-2/1/V/2023 tertanggal 9 Mei
2023 yang ditandatangani oleh Christophorus Alvin Kossim (Registrasi Akuntan Publik No.AP.1681) Laporan auditor independen
tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan berisi paragraf-paragraf “hal-hal lain”
yang menyatakan : (i) tujuan penerbitan laporan auditor independen, dan (ii) penerbitan kembali laporan auditor independen atas
Laporan Keuangan Perseroan.

Tidak terdapat kejadian yang signifikan atau transaksi yang signifikan serta tidak normal dan jarang terjadi atau perubahan
pentingdalam ekonomi yang dapat memengaruhi jumlah pendapatan dan profitablitas yang dilaporkan dalam laporan keuangan yang
telah diaudit Akuntan Publik.

1.   UMUM

Didirikan sejak tahun 1983, Perseroan merupakan salah satu entitas anak BRI yang bergerak di bidang pembiayaan. Kegiatan usaha
bidang pembiayaan yang dijalankan oleh Perseroan saat ini adalah pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja, pembiayaan
konsumer dan sewa operasi.

Per 31 Desember 2022, kegiatan operasi dan usaha Perseroan didukung oleh jaringan kerja sebanyak 1 Kantor Pusat, 26 Kantor
Cabang, dan 182 titik captive di Kantor Cabang BRI yang tersebar diseluruh Indonesia. Selain itu, sejak tahun 2020 Perseroan ditunjuk
sebagai Single Gateway Autoloan BRI Grup sebagai wujud nyata dari sinergi bisnis antara Perseroan dengan induk usaha. Melalui
penunjukkan ini, Perseroan mendapatkan competitive advantage untuk menjangkau nasabah-nasabah di kota lain melalui
penempatan tenaga pemasar di unit kerja BRI. Kedepan, Perseroan akan terus mengembangkan sistem branchless financing melalui
sinergi bersama BRI Grup guna mencapai pertumbuhan usaha yang efektif, efisien dan berkelanjutan.

2.   FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONDISI KEUANGAN DAN KINERJA PERSEROAN

Kegiatan usaha, hasil operasional dan kondisi keuangan Perseroan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang utama antara lain adalah
kondisi perekonomian, tingkat suku bunga, kompetisi dalam industri pembiayaan dan otomotif dan variasi produk baru otomotif.

Kondisi ekonomi merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi kondisi keuangan dan kinerja Perseroan. Laju
pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat, inflasi dan pergerakan suku bunga menjadi barometer dalam menentukan arah
kebijakan dan langkah strategis Perseroan. Perusahaan pembiayaan memiliki nature business yang amat bergantung pada tingkat
suku bunga. Perubahan pada suku bunga relatif berdampak langsung pada jumlah penyaluran pembiayaan dimana nasabah
cenderung untuk memilih produk pembiayaan dengan bunga yang rendah. Untuk itu, Perseroan secara terus menerus berupaya
untuk membuka akses pada sumber pendanaan murah dan alternatif funding terbaik agar dapat menawarkan produk pembiayaan
dengan bunga yang kompetitif kepada para nasabah.

Kompetisi yang ketat dalam industri pembiayaan dan otomotif memaksa perusahaan pembiayaan untuk lebih kreatif dan inovatif
dalam membuat produk dan jasa yang ditawarkan termasuk kecepatan layanan dan persetujuan pembiayaan. Perseroan telah secara
aktif melakukan pengembangan produk dan layanan yang ditawarkan termasuk diantaranya transformasi digital melalui
pengembangan aplikasi MyBrif dan pengembangan scoring system – fast track approval untuk percepatan persetujuan pembiayaan.


                                                                 29
                                                                 31
Page 52
Sejalan dengan keputusan untuk menjadikan Perseroan sebagai Single Gateway Autoloan BRI Grup dan sebagai perwujudan sinergi
dengan induk usaha, Perseroan mengembangkan layanan branchless financing melalui penempatan tenaga pemasar dan
penyimpanan dokumen di 182 unit kerja BRI yang tesebar di seluruh Indonesia (per 31 Desember 2022. Implementasi strategi inisiatif
dan sinergi dengan induk usaha ini diharapkan mampu untuk memperkuat posisi Perseroan dalam memenangkan persaingan di
pasar.

3.   PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

Perseroan telah menerapkan PSAK yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2022 yang dianggap relevan terhadap laporan
keuangan sebagai berikut:
1. Amandemen PSAK 71: Instrumen Keuangan: Imbalan dalam pengujian ’10 persen ’untuk penghentian pengakuan liabililitas
   keuangan
2. Amendemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontijensi, dan Aset Kontijensi tentang Kontrak Merugi-Biaya Memenuhi Kontrak
3. Amendemen PSAK 73: Sewa tentang Reformasi Acuan Suku Bunga
Implementasi dari standar-standar tersebut tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan di periode berjalan
atau tahun sebelumnya.

Tidak terdapat perubahan Kebijakan Akuntansi Penting, dalam jangka waktu 2 (dua) tahun buku terakhir.

4.   ANALISIS LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

Tabel dibawah ini menyajikan data laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 sebagai berikut:
                                                                                                               (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                      31 Desember
Keterangan
                                                                                           2022                      2021
PENDAPATAN
Pendapatan Sewa Pembiayaan                                                                   195.968.954                 212.365.672
Pendapatan Anjak Piutang                                                                      12.094.972                  12.152.205
Pendapatan Pembiayaan Konsumen                                                               486.895.706                 253.026.138
Pendapatan Sewa Operasi                                                                      163.513.195                 106.933.475
Pendapatan Bunga                                                                               5.417.363                   5.315.532
Pendapatan Lain – Lain                                                                        26.698.871                  22.824.279

TOTAL PENDAPATAN                                                                             890.589.061                 612.617.301

BEBAN
Beban Pendanaan                                                                              312.976.730                 207.346.251
Beban Gaji dan Tunjangan                                                                     162.033.177                 117.846.436
Penyisihan (Pemulihan) Kerugian Penurunan Nilai                                               76.245.518                  51.112.907
Beban Umum dan Administrasi                                                                   72.545.677                  55.771.107
Beban Depresiasi dan Amortisasi                                                              139.981.420                 104.043.677
Beban Hunian                                                                                    3.943.833                   2.912.075
(Keuntungan) Kerugian dari Selisih Kurs – Neto                                                (1.496.633)                 (1.514.247)
Beban Lain – Lain                                                                             10.203.192                  17.000.432

TOTAL BEBAN                                                                                  776.432.914                 554.518.638

LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL DAN PAJAK PENGHASILAN                                         114.156.147                  58.098.663
Beban Pajak Final                                                                              1.078.509                   1.056.530

LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                         113.077.638                  57.042.133

BEBAN PAJAK
Beban Pajak Penghasilan                                                                       29.238.865                  13.836.052

LABA TAHUN BERJALAN                                                                           83.838.773                  43.206.081

LABA (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan Direklarifikasi ke Laba Rugi
Keuntungan Aktuarial                                                                              (473.362)                   26.104
Pajak Penghasilan Terkait                                                                           104.140                   (5.743)



                                                                30
                                                                32
Page 53
                                                                                                             (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                                    31 Desember
Keterangan
                                                                                         2022                      2021
Pos yang akan Direklasifikasi ke Laba Rugi
Bagian Efektif atas Perubahan Nilai Wajar Instrumen Derivatif – Lindung Nilai Arus Kas          3.848.701                6.885.469
Pajak Penghasilan Terkait                                                                       (846.714)              (1.300.120)
LABA KOMPREHENSIF LAIN SETELAH PAJAK                                                            2.632.765                5.605.710

TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                               86.471.538                  48.811.791

Pendapatan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021

Pendapatan Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp277.971.760 ribu atau 45,4% dari pendapatan sebesar Rp612.617.301
ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 menjadi Rp890.589.061 ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pada Pembiayaan Konsumen sebesar
Rp233.869.568 ribu atau 92,4% dari pendapatan pembiayaan konsumen sebesar Rp253.026.138 ribu untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021 menjadi Rp486.895.706 ribu.

Beban

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021

Beban Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp221.914.276 ribu atau 40,0% dari Beban Pokok Penjualan dan Pendapatan
sebesar Rp554.518.638 ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 menjadi Rp776.432.914 ribu untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan ini disebabkan terutama oleh peningkatan pada Beban Pendanaan
sebesar 50,9% atau Rp105.630.479 ribu dan Beban Gaji dan Tunjangan sebesar 37,5% atau Rp44.186.741 ribu.

Laba Tahun Berjalan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021

Laba tahun berjalan Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp40.632.692 ribu atau 94,0% % dari Laba tahun berjalan sebesar
Rp43.206.081 ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 menjadi Rp83.838.773 ribu untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan ini disebabkan diantara lain oleh peningkatan pendapatan perusahaan sebesar
Rp277.971.760 ribu atau 45,4% dari tahun 2021.


Laba Komprehensif Setelah Pajak

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021

Laba komprehensif setelah pajak Perseroan mengalami penurunan sebesar Rp2.972.945 ribu atau 53,0% % dari Laba komprehensif
setelah pajak sebesar Rp5.605.710 ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 menjadi Rp2.632.765 ribu untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini disebabkan terutama oleh adanya penurunan pada Bagian
Efektif atas Perubahan nilai wajar instrument sebesar Rp3.036.768 ribu atau 44,1% dari tahun 2021 sebesar Rp6.885.469 ribu.

Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021

Penghasilan komprehensif tahun berjalan Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp37.659.747 ribu atau 77,2% dari
Penghasilan komprehensif tahun berjalan sebesar Rp48.811.791 ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
menjadi Rp86.471.538 ribu untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan ini disebabkan terutama oleh
peningkatan pada Laba Tahun Berjalan perseroan sebesar Rp40.632.692 ribu atau 94,0% dari Tahun 2021.



                                                                      31
                                                                       33
Page 54
5.   LAPORAN POSISI KEUANGAN PERSEROAN

Tabel dibawah ini menjelaskan rincian laporan posisi keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2022 dan 2021
                                                                                                          (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                            31 Desember
 Keterangan
                                                                               2022                          2021
 ASET
 Kas dan Setara Kas                                                                 167.507.755                    154.144.328
 Piutang Sewa Pembiayaan – Neto                                                   1.497.903.222                  1.737.863.884
 Tagihan Anjak Piutang – Neto                                                        56.800.704                     57.104.364
 Piutang Pembiayaan Konsumen – Neto                                               4.919.356.692                  2.776.442.315
 Beban Dibayar Di Muka dan Uang Muka                                                 39.019.219                     33.757.073
 Aset Tetap – Neto                                                                   34.815.717                     28.075.035
 Aset Hak Guna – Neto                                                                21.951.477                      4.600.565
 Aset Sewa Operasi – Neto                                                           517.238.009                    390.254.654
 Aset Takberwujud – Neto                                                             14.494.915                     15.689.357
 Aset Pajak Tangguhan – Neto                                                         28.110.374                     28.312.609
 Aset Lain – Lain                                                                    29.112.240                     18.820.635
 TOTAL ASET                                                                       7.326.310.324                  5.245.064.819

 LIABILITAS DAN EKUITAS

 LIABILITAS
 Pinjaman yang Diterima                                                           4.721.118.978                  3.186.530.385
 Medium Term Notes                                                                  499.455.589                    798.946.669
 Utang Obligasi                                                                     697.788.751                              -
 Beban yang Masih Harus Dibayar                                                      57.270.335                     37.614.501
 Utang Pajak                                                                         17.821.859                     12.036.036
 Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan                                                   21.469.775                     16.272.153
 Liablitas Derivatif                                                                          -                      1.325.952
 Liabilitas Sewa                                                                     13.168.687                      3.128.144
 Liabilitas Lain – Lain                                                              76.585.858                     54.052.025
 TOTAL LIABILITAS                                                                 6.104.679.832                  4.109.905.865

 EKUITAS
 Modal Saham                                                                          450.000.000                   450.000.000
 Saldo Laba
 Telah Ditentukan Penggunaannya                                                        45.049.233                    12.644.672
 Belum Ditentukan Penggunaannya                                                       722.125.643                   670.691.431
 Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja – Neto Setelah Pajak                       4.455.616                     4.824.838
 Kerugian Kumulatif atas Instrumen Derivatif untuk Lindung Nilai Arus Kas -
   Neto Setelah Pajak                                                                         -                     (3.001.987)
 TOTAL EKUITAS                                                                    1.221.630.492                  1.135.158.954

 TOTAL LIABILTAS DAN EKUITAS                                                      7.326.310.324                  5.245.064.819

ASET

Posisi pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2021

Total Aset Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp2.081.245.505 ribu atau 39,7% dari total aset sebesar Rp5.245.064.819
ribu pada tanggal 31 Desember 2021 menjadi sebesar Rp7.326.310.324 ribu pada tanggal 31 Desember 2022. Kontribusi terbesar
dari peningkatan aset terbesar berasal dari piutang pembiayaan konsumen-neto dan aset sewa operasi-neto masing masing sebesar
Rp2.142.914.377 ribu dan Rp126.983.355 ribu atau 77,2% dan 32,5% dari tahun 2021.

LIABILITAS

Posisi pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2021

Total liabilitas Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp1.994.773.967 ribu atau 48,5% dari total liabilitas sebesar
Rp4.109.905.865 ribu pada tanggal 31 Desember 2021 menjadi sebesar Rp6.104.679.832 ribu pada tanggal 31 Desember 2022.
Peningkatan terutama disebabkan oleh adanya kenaikan jumlah Pinjaman yang diterima dan Utang Obligasi masing masing sebesar
Rp1.534.588.593 ribu atau 48,2% dan Rp697.788.751 ribu dari tahun 2021.



                                                                      32
                                                                      34
Page 55
EKUITAS

Posisi pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2021

Total ekuitas Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp86.471.538 ribu atau 7,6% dari total ekuitas sebesar Rp1.135.158.954
ribu pada tanggal 31 Desember 2021 menjadi sebesar Rp1.221.630.492 ribu pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan terutama
disebabkan oleh kenaikan pada Saldo Laba Yang Telah Ditentukan Penggunaannya dan Belum Ditentukan Penggunaannya masing
masing sebesar Rp32.404.561 ribu atau 256,3% dan Rp51.434.212 ribu atau 7,7% dari tahun 2021.

6.   LIKUIDITAS DAN SUMBER PERMODALAN

Pada tanggal 31 Desember 2022, Perseroan memiliki sumber likuiditas secara internal yaitu kas dan setara kas sebesar
Rp167.507.755 ribu dan sumber likuiditas secara ekternal yaitu pinjaman bank, Medium Term Notes, dan Utang Obligasi masing-
masing sebesar Rp4.721.118.978 ribu, Rp499.455.589 ribu, dan Rp697.788.751 ribu. Perseroan memiliki fasilitas pinjaman dari bank
yang belum ditarik sebesar Rp3.762.196.450 di Bank BRI, Bank Mandiri, Bank Maybank Indonesia, dan Bank Danamon, serta sebesar
Amerika Serikat Dollar (ASD) 115.150.000 di Bank BTPN, Bank MUFG Jakarta, dan Bank CTBC Indonesia.

Arus kas masuk Perseroan yang utama diperoleh dari penerimaan angsuran piutang konsumen dan pinjaman yang diterima dari
bank. Arus kas keluar Perseroan yang utama adalah untuk membayar biaya transaksi sehubungan dengan pembiayaan kepada
dealer, membayar pinjaman kepada bank, serta membayar biaya operasional dan pajak penghasilan Perseroan.

Selama dua tahun terakhir, sumber likuiditas utama Perseroan adalah dari arus kas aktivitas operasi dan aktivitas pendanaan melalui
pinjaman bank, penerbitan surat berharga dan penanaman modal dari perusahaan induk. Penggunaan dana utama Perseroan adalah
untuk membiayai kebutuhan modal kerja dan belanja modal sehubungan dengan ekspansi kapasitas bisnis dan pengembangan
usaha. Perseroan secara rutin mengevaluasi kebutuhan modalnya terkait arus kas dari operasi, rencana penambahan kapasitas
Perseroan dan kondisi pasar. Sumber likuiditas Perseroan terutama berasal dari efek yang diterbitkan, utang bank, dan penanaman
modal dari perusahaan induk. Tidak terdapat sumber likuiditas yang material yang belum digunakan. Sejauh ini, tidak terdapat
kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan dan komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian yang mungkin dapat
mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas Perseroan. Pada saat Prospektus ini
diterbitkan, Perseroan menyatakan memiliki kecukupan modal kerja.

Terkait dengan karakteristik bisnis Perseroan dalam bisnis pembiayaan, Perseroan melakukan penganekaragaman pendanaan dan
mengupayakan struktur pendanaan sejalan dengan struktur pembiayaan dengan tetap memperhatikan cost of fund agar terjadi
ketersesuaian antara pola pendanaan dan pola pembiayaan.

Dalam menjaga likuiditas, Perseroan memaksimalkan penggunaan dana yang tersedia untuk kegiatan operasional Perseroan dan
meminimalkan dana mengendap yang belum digunakan. Selain itu Perseroan juga memiliki sistem akuntansi atau pencatatan laporan
dari semua kegiatan transaksi yang berisi informasi mengenai pemasukan dan pengeluaran selama satu periode. Perseroan juga
secara berkala melakukan evaluasi atas laporan keuangan tersebut sehingga dapat mengukur tingkat likuiditas dan solvabilitas, serta
sebagai strategi adaptif dalam menghadapi perubahan keadaan dan peluang.

Strategi pendanaan yang dilakukan Perseroan di tahun 2023 untuk memenuhi kecukupan modal kerja Perseroan diantaranya sebagai
berikut :
• Menjaga cost of fund
• Diversifikasi sumber-sumber pendanaan
• Mencari potensi sumber-sumber pendanaan baru
• Penerbitan surat berharga (MTN atau Obligasi)
• Menjaga hubungan baik dengan para kreditur

Hingga Prospektus ini diterbitkan, tidak ada kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau
ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas Perseroan.
Perseroan menyatakan memiliki modal kerja yang cukup untuk menjalankan kegiatan usahanya.

                                                                                                             (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                              31 Desember
 Keterangan
                                                                                 2022                           2021
 Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi               (1.844.929.637)                  (1.213.505.087)
 Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi                                  (46.849.408)                     (14.724.112)
 Kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan               1.904.480.864                    1.107.366.501
 Kas dan setara kas awal tahun                                                        154.144.328                      265.801.066
 Kas dan setara kas akhir tahun                                                       167.507.755                      154.144.328



                                                                        33
                                                                        35
Page 56
Arus Kas Diperoleh Dari (Digunakan Untuk) Aktivitas Operasi

Kas yang diperoleh dari aktivitas operasi termasuk penerimaan kas dari pelanggan dan pendapatan bunga. Arus kas yang digunakan
untuk aktivitas operasi termasuk pembayaran kas kepada pemasok, pihak ketiga lainnya dan karyawan, pembayaran beban bunga,
dan pembayaran pajak Perseroan.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021

Arus kas dari aktivitas operasi Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rpp631.424.550 ribu atau 52,03% dari kas bersih yang
diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp1.213.505.087 ribu pada tanggal 31 Desember 2021 menjadi kas bersih yang digunakan
untuk aktivitas operasi sebesar Rp1.844.929.637 ribu pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut terutama disebabkan
oleh adanya kenaikan penerimaan kas untuk Pendapatan Pembiayaan Konsumen sebesar Rp1.057.489.726 ribu atau 74,3% dari
tahun 2021.

Arus Kas Digunakan Untuk Aktivitas Investasi

Kas yang diperoleh dari aktivitas investasi termasuk penerimaan untuk investasi jangka pendek dan jangka panjang. Arus kas yang
digunakan untuk aktivitas investasi termasuk pembayaran untuk investasi jangka pendek dan jangka panjang serta penambahan aset
tetap.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021

Arus kas dari aktivitas investasi Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp32.125.296 ribu atau 218,2% dari kas bersih yang
yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp14.724.112 ribu pada tanggal 31 Desember 2021 menjadi kas bersih yang
digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp46.849.408 ribu pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan ini terutama
disebabkan oleh adanya kenaikan pada Perolehan Aset Hak Guna dan Perolehan Aset Tetap masing masing sebesar Rp27.811.446
ribu atau 3.910,9% dan Rp5.293.522 ribu atau 35,0%

Arus Kas Diperoleh Dari (Digunakan Untuk) Aktivitas Pendanaan

Kas yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan termasuk penerimaan pinjaman bank. Arus kas yang digunakan untuk
aktivitas pendanaan termasuk pembayaran pinjaman bank, pembayaran dividen dan pembayaran liabilitas sewa.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021

Arus kas dari aktivitas pendanaan Perseroan mengalami peningkatan sebesar Rp797.114.363 ribu atau 71,98% dari kas bersih yang
digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp1.107.366.501 ribu pada tanggal 31 Desember 2021 menjadi kas bersih yang
diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar Rp1.904.480.864 ribu pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan ini terutama
disebabkan oleh adanya penerimaan utang obligasi dan penurunan pembayaran pinjaman bank masing masing sebesar
Rp700.000.000 ribu dan Rp2.175.234.299 ribu atau 16,2%.

7.    RASIO KEUANGAN PERSEROAN

(1)   Likuiditas

Likuiditas adalah kemampuan Perseroan untuk memenuhi liabilitas jangka pendek yang dapat diukur dengan membandingkan antara
total aset lancar terhadap total liabilitas lancar. Tingkat likuiditas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 masing-masing
adalah sebesar 43,70% dan 35,12%. Kenaikan tingkat likuiditas dibandingkan dengan tahun sebelumnya terutama disebabkan
disebabkan oleh switching pendanaan ke jangka panjang untuk menghindari suku bunga yang fluktuatif.

(2)   Solvabilitas

Solvabilitas adalah kemampuan Perseroan untuk memenuhi semua liabilitasnya, yang dapat diukur dengan membandingkan antara
total liabilitas terhadap total aset. Tingkat solvabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 masing-masing adalah
sebesar 83,33% dan 78,36%. Kenaikan rasio total liabilitas terhadap total aset disebabkan oleh peningkatan liabilitas (khususnya
pinjaman bank) yang lebih tinggi dibandingkan peningkatan aset guna mendukung pertumbuhan pembiayaan.




                                                                 34
                                                                 36
Page 57
(3)      Imbal Hasil Ekuitas

Imbal Hasil Ekuitas atau Return on Equity (ROE) adalah kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang
ditanamkan, yang diukur dari perbandingan antara laba bersih dengan total ekuitas. Imbal Hasil Ekuitas Perseroan pada tanggal
31 Desember 2022 dan 2021 masing-masing adalah sebesar 6,86% dan 3,81%. Kenaikan imbal hasil ekuitas dibandingkan dengan
tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh adanya peningkatan laba bersih sebesar Rp40.632.692 ribu atau 94,0%.

(4)      Imbal Hasil Investasi

Imbal Hasil Investasi atau Return on Asset (ROA) adalah kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba dari aset yang dimiliki,
yang diukur dari perbandingan antara laba bersih dengan total aset. Imbal Hasil Investasi Perseroan pada tanggal 31 Desember 2022
dan 2021 masing-masing adalah sebesar 1,14% dan 0,82%. Peningkatan imbal hasil investasi karena peningkatan jumlah aset
Perseroan pada tahun 2022 sebesar Rp2.081.245.505 ribu atau 39,68% dibandingkan tahun 2021 dan terjadi peningkatan laba bersih
sebesar Rp40.632.692 ribu atau 94,0%

(5)      Gearing Ratio

Gearing Ratio Perseroan berturut-turut pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 masing-masing adalah sebesar 4,84x dan 3,51x.
Hal ini membuktikan bahwa Perseroan telah memenuhi tingkat kesehatan perusahaan pembiayaan sebagaimana dipersyaratkan oleh
KMK dan OJK.

8.      BELANJA MODAL

Pada tahun 2021, belanja modal Perseroan sebesar Rp312.104.240 ribu sementara itu pada tahun 2022, total belanja modal
Perseroan adalah sebesar Rp298.801.604 ribu.

Tabel berikut menunjukkan belanja modal Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021.

                                                                                                                              (dalam ribuan Rupiah)
               Keterangan                                                                                                              31 Desember
                                                                                             2022                               2021
     Tanah                                                                                            2.153.721                                   -
     Bangunan                                                                                           909.029                                   -
     Kendaraan                                                                                        5.552.402                           4.209.227
     Prasarana                                                                                        5.084.566                           7.422.442
     Perangkat keras komputer                                                                         6.061.009                           3.247.308
     Perabotan dan peralatan kantor                                                                     655.030                             243.258
     Aset tidak berwujud                                                                              4.792.181                           6.869.831
     Aset hak guna                                                                                   28.522.581                             711.135
     Aset sewa operasi                                                                              245.071.085                         289.401.039
     Jumlah belanja modal                                                                           298.801.604                         312.104.240

Perseroan tidak memiliki transaksi hedging, risiko fluktuasi mata uang asing karena pembelian barang modal tersebut dilakukan dalam
bentuk mata uang Rupiah. Perseroan juga tidak memiliki ikatan material atas pembelian barang modal sepanjang tahun 2022.

Perseroan memiliki beberapa komitmen investasi barang modal yang material yang dilakukan pada tahun 2021 dan 2022, yang
seluruhnya dengan mata uang Rupiah, sehinggan tidak ada Tindakan yang dilakukan Emiten untuk melindungi risiko dari fluktuasi
kurs mata uang asing, serta seluruh komitmen investasi barang modal yang material tersebut tidak mengatur sanksi.

Tabel berikut komitmen investasi barang modal yang material untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021.

                                                                  31 Desember 2022
                                                                                                                       Prakiraan periode dimulai dan
                                 Nilai keseluruhan, mata                                                    Sumber
        Pihak yang terkait dalam                         Tujuan dari investasi barang Distribusi investasi                   selesainya proses
No                               uang, dan bagian yang                                                     dana yang
            perjanjian 2022                                         modal              secara geografis                 pembangunan dalam rangka
                                  telah direalisasi (Rp)                                                   digunakan
                                                                                                                          investasi barang modal
                                                         Aset Sewa Operasi
 1      ASDP                               4.162.880.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman      Tahun 2022 s/d Tahun 2027
 2      Bank Rakyat Indonesia             24.593.424.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman      Tahun 2022 s/d Tahun 2027
 3      BRI Danareksa                      1.278.700.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman      Tahun 2022 s/d Tahun 2027



                                                                         35
                                                                         37
Page 58
                                                               31 Desember 2022
                                                                                                                    Prakiraan periode dimulai dan
                              Nilai keseluruhan, mata                                                    Sumber
     Pihak yang terkait dalam                         Tujuan dari investasi barang Distribusi investasi                   selesainya proses
No                            uang, dan bagian yang                                                     dana yang
         perjanjian 2022                                         modal              secara geografis                 pembangunan dalam rangka
                               telah direalisasi (Rp)                                                   digunakan
                                                                                                                       investasi barang modal
4    BRI Life                             379.000.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
5    Bringin Sejahtera Makmur             347.000.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
6    Jamkrindo                          2.331.136.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
7    Jamkrindo Syariah                  1.172.400.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
8    PERUM BULOG                        2.457.487.460 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
9    PT BPUI                            1.329.800.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
10 PT BRIngin Inti Teknologi            1.273.450.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
   PT Bringin Sejahtera
11                                      1.944.000.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
   Makmur
12 PT Eka Satya Puspita                 2.833.200.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
   PT Games Karya
13                                        862.110.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
   Nusantara
14 PT Jamkrindo                         1.375.000.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
15 PT Puncak Lembah Hijau               1.091.600.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
16 PT Siaga Abdi Utama                  1.099.600.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
   PT Telkomsel Ekosistem
17                                      1.251.210.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
   Digital
   PT Asuransi Kredit
18                                      2.627.800.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
   Indonesia
19 PT Jembatan Nusantara                3.253.560.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
20 Puncak Lembah Hijau                    635.400.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
21 Raksa Pratikara                        462.600.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
22 Telkomsel                          188.309.728.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A          Pinjaman       Tahun 2022 s/d Tahun 2027
     Total Aset Sewa Operasi          245.071.085.460
     Aset Hak Guna
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba
1    PT Bringin Karya Sejahtera        17.616.217.519                                 DKI Jakarta                     21 Dec 21 - 20 Dec 24
                                                      Perseroan                                        Perseroan
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba
2    PT Bringin Karya Sejahtera           294.984.000                                  Surabaya                        01 Jul 22 - 30 Sep 22
                                                      Perseroan                                        Perseroan
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba         12 April 2022 - 11 April
3    Tn. Ronald Walla                   1.263.183.269                                  Surabaya
                                                      Perseroan                                        Perseroan                2027
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba
4    Ny. Elvina Sylvianti               1.575.000.000                                  Bandung                      01 Mei 2022 - 30 April 2027
                                                      Perseroan                                        Perseroan
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba
5    Ny. Shintya Noorafriani              285.000.000                                 Samarinda                     02 Mei 2022 - 01 Mei 2025
                                                      Perseroan                                        Perseroan
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba        01 Juni 2022 s.d 31 Mei
6    Tn. Kurdi Kusmanto                   375.000.000                                   Medan
                                                      Perseroan                                        Perseroan              2025
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba
7    Tn. Wongkery                         725.000.000                                 Balikpapan                    01 Sept 2022 - 31 Agt 2027
                                                      Perseroan                                        Perseroan
     PT Tristar Land                                  Penunjang kegiatan usaha                           Laba        01 September 2022 - 31
8                                         240.000.000                                    Solo
     Development                                      Perseroan                                        Perseroan          Agustus 2025
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba          07 Januari 2022 - 06
9    PT Bank Rakyat indonesia              55.000.000                                 Palembang
                                                      Perseroan                                        Perseroan           Januari 2023
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba         01 November 2022 - 01
10 Tn. Untung Swastika                    405.000.000                                  Denpasar
                                                      Perseroan                                        Perseroan         November 2025
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba        16 Maret 2022 - 15 Maret
11 PT Bank Rakyat indonesia               529.423.306                                  Semarang
                                                      Perseroan                                        Perseroan               2025
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba
12 PT Bank Rakyat indonesia                26.121.489                                 Pekanbaru                     01 Feb 2022 - 31 Jan 2023
                                                      Perseroan                                        Perseroan
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba        01 April 2022 - 31 Maret
13 Ny. Noordinah                          255.000.000                                 Banjarmasin
                                                      Perseroan                                        Perseroan               2025
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba        01 April 2022 - 31 Maret
14 Tn. Edy Husen                          300.000.000                               Bandar Lampung
                                                      Perseroan                                        Perseroan               2025
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba
15 Tn. Joe Joenoes Irawan                 450.000.000                                 DKI Jakarta                   01 Agt 2022 - 30 Juli 2025
                                                      Perseroan                                        Perseroan
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba
16 Tn. Ardianto Sandjaya                  337.500.000                                  Pontianak                    01 Juli 2022 - 30 Juni 2025
                                                      Perseroan                                        Perseroan
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba
17 Tn. Handoyo                            348.484.848                                    Bogor                      05 Juli 2022 - 04 Juli 2025
                                                      Perseroan                                        Perseroan
                                                      Penunjang kegiatan usaha                           Laba          02 Januari 2022 - 01
18 PT Bank Rakyat indonesia               195.000.000                                   Sleman
                                                      Perseroan                                        Perseroan           Januari 2025



                                                                      36
                                                                      38
Page 59
                                                                 31 Desember 2022
                                                                                                                      Prakiraan periode dimulai dan
                               Nilai keseluruhan, mata                                                    Sumber
      Pihak yang terkait dalam                         Tujuan dari investasi barang Distribusi investasi                    selesainya proses
No                             uang, dan bagian yang                                                     dana yang
          perjanjian 2022                                         modal              secara geografis                  pembangunan dalam rangka
                                telah direalisasi (Rp)                                                   digunakan
                                                                                                                         investasi barang modal
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba
19 Tn. Yerry Titah                         350.000.000                                   Manado                       1 Oct 2022 - 30 Sep 2027
                                                       Perseroan                                        Perseroan
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba
20 Tn. Fauzan                              350.000.000                                   Padang                       01 Feb 2022 - 31 Jan 2027
                                                       Perseroan                                        Perseroan
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba         15 Desember 2022 - 15
21 Tn. Teddy Cahyo Nugroho                 166.666.666                                   Cibubur
                                                       Perseroan                                        Perseroan         Desember 2025
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba         09 Desember 2022 - 09
22 Ny. IR Tinawati                         183.333.333                                  Cikarang
                                                       Perseroan                                        Perseroan         Desember 2025
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba         14 Desember 2022 - 27
23 Tn.Yudah                                 97.777.778                                   Cikupa
                                                       Perseroan                                        Perseroan         Desember 2025
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba          01 Januari 2023 - 31
24 Ny. Linawati                             93.333.333                                   Jember
                                                       Perseroan                                        Perseroan         Desember 2025
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba         06 Desember 2022 - 05
25 Ny. Titi Murni                          166.666.666                                  Karawang
                                                       Perseroan                                        Perseroan         Desember 2025
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba         20 Desember 2022 - 01
26 Ny. Indira                              250.000.000                                 DKI Jakarta
                                                       Perseroan                                        Perseroan           Januari 2026
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba         15 Desember 2022 - 15
27 Tn. Bowo Kadarmawanto                    88.888.888                                   Serang
                                                       Perseroan                                        Perseroan         Desember 2024
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba         01 Desember 2022 - 01
28 Tn. Abdullah Hafid                      133.333.333                                   Sidoarjo
                                                       Perseroan                                        Perseroan         Desember 2025
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba         09 Desember 2022 - 09
29 Ny. Lina Sukimin                        316.666.666                                 DKI Jakarta
                                                       Perseroan                                        Perseroan         Desember 2025
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba          01 Januari 2023 - 31
30 Ny. Cindy                               483.333.333                                 DKI Jakarta
                                                       Perseroan                                        Perseroan         Desember 2025
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba          01 Januari 2023 - 31
31 Ny. Rini Andriani                       233.333.333                                   Cimahi
                                                       Perseroan                                        Perseroan         Desember 2025
                                                       Penunjang kegiatan usaha                           Laba         06 Desember 2022 - 26
32 Tn. Chandra Setiabudi                   333.333.333                                 DKI Jakarta
                                                       Perseroan                                        Perseroan         Desember 2025
     Total Aset Hak Guna                28.522.581.093
     Total                             273.593.666.553


                                                                 31 Desember 2021
                                                                                                                    Prakiraan periode dimulai
                                 Nilai keseluruhan, mata                                 Distribusi    Sumber dana
      Pihak yang terkait dalam                           Tujuan dari investasi barang                                 dan selesainya proses
No                               uang, dan bagian yang                                investasi secara     yang
          perjanjian 2022                                           modal                                          pembangunan dalam rangka
                                  telah direalisasi (Rp)                                 geografis      digunakan
                                                                                                                     investasi barang modal
     Belanja Modal Sewa
     Operasi
 1   ASDP                                  6.152.500.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A           Pinjaman      Tahun 2021 s/d Tahun 2026
 2   Askrindo                              3.584.550.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A           Pinjaman      Tahun 2021 s/d Tahun 2026
 3   Bank Rakyat Indonesia               199.734.564.190 Kegiatan usaha Perseroan            N/A           Pinjaman      Tahun 2021 s/d Tahun 2026
 4   BRI Danareksa                         1.825.300.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A           Pinjaman      Tahun 2021 s/d Tahun 2026
 5   BRI Life                              3.311.275.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A           Pinjaman      Tahun 2021 s/d Tahun 2026
 6   Jamkrindo                               583.700.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A           Pinjaman      Tahun 2021 s/d Tahun 2026
 7   Jamkrindo Pusat                       7.440.000.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A           Pinjaman      Tahun 2021 s/d Tahun 2026
 8   Jamkrindo Syariah                     2.659.500.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A           Pinjaman      Tahun 2021 s/d Tahun 2026
 9 Peruri Property                           450.000.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A           Pinjaman      Tahun 2021 s/d Tahun 2026
   PT Bahana Pembinaan                                     Kegiatan usaha Perseroan
10                                         5.984.250.000                                     N/A           Pinjaman      Tahun 2022 s/d Tahun 2027
   Usaha Indonesia (Persero)
11 PT Graha Sarana Duta                   21.937.200.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A           Pinjaman      Tahun 2022 s/d Tahun 2027
12 Raksa Pratikara                           214.250.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A           Pinjaman      Tahun 2022 s/d Tahun 2027
13 Satkomindo Mediyasa                     1.700.150.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A           Pinjaman      Tahun 2022 s/d Tahun 2027
14 Telkomsel                              33.823.800.000 Kegiatan usaha Perseroan            N/A           Pinjaman      Tahun 2022 s/d Tahun 2027
     Total                               289.401.039.190


Pada tahun 2022, pengeluaran belanja modal Perseroan adalah sebesar Rp298.801.604 ribu, mengalami penurunan sebesar 4,26%
dibandingkan tahun 2021. Penyumbang penurunan belanja modal terbesar adalah aset sewa operasi sebesar -15,32% atau menurun
sebesar Rp44.329.954 ribu dibandingkan dengan tahun 2021.




                                                                         37
                                                                         39
Page 60
9.   RISIKO FLUKTUASI MATA UANG DAN SUKU BUNGA ACUAN PINJAMAN

Fluktuasi Kurs Mata Uang Asing

Untuk mengantisipasi dan mengurangi risiko fluktuasi kurs terhadap Dolar AS. Perseroan mengusahakan, di mana memungkinkan,
untuk memastikan bahwa sebagian besar pembelian dan penjualan dilakukan dalam mata uang yang sama serta dilakukan pada
saat yang hampir bersamaan dan mengimplementasikan kebijakan dimana hutang dalam mata uang asing yang digunakan untuk
membiayai kegiatan usaha dilakukan dalam mata uang yang sama (lindung nilai alami) dengan mata uang sumber pendapatan dari
kegiatan yang biayai. Manajemen juga memantau untuk memastikan bahwa kebijakan tersebut diimplementasikan semaksimum
mungkin.

Fluktuasi Suku Bunga Acuan Pinjaman

Hingga Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki fasilitas kredit jangka pendek dan jangka panjang dalam mata uang Rupiah dan
mata uang asing. Perseroan memiliki pinjaman dengan tingkat suku bunga tetap.

Suku bunga kredit lembaga keuangan Perseroan memiliki kemungkinan untuk disesuaikan dengan berbagai faktor, diantaranya
adalah kepatuhan covenant, kondisi pasar, dan suku bunga acuan pinjaman yang ditentukan oleh lembaga penjamin simpaman.
Perseroan mengelola risiko ini dengan mengutamakan penggunaan suku bunga acuan yang relatif rendah dan stabil dengan
mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga di masa mendatang.

10. KEBIJAKAN PEMERINTAH

Kebijakan Pemerintah akan berpengaruh secara langsung atau tidak langsung terhadap kegiatan operasional dan sumber
pendapatan Perseroan, diantaranya adalah:

a.   Kebijakan fiskal seperti penurunan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25 persen menjadi 22 persen untuk
     tahun-tahun pajak 2020 dan 2021, dan menjadi 20 persen mulai tahun pajak 2022 sesuai Perppu 1 Tahun 2020 pemerintah.
     Dimana, kebijakan tarif pajak penghasilan akan mempengaruhi beban pajak dan laba bersih.
b.   Kebijakan moneter seperti kenaikan tingkat suku bunga dan fluktuasi nilai kurs mata uang asing yang terjadi akan mempengaruhi
     pendapatan Perseroan karena sumber pendanaan Perseroan sebagian besar masih menggunakan pinjaman Bank.
c.   Kebijakan Pemerintah mengenai upah minimum (UMR/UMP) akan berdampak pada beban Perseroan dalam biaya sumber daya
     manusia

11. JUMLAH PINJAMAN YANG TERUTANG

Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah pinjaman yang terutang berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan
yang menggambarkan profil jatuh tempo adalah sebagai berikut:

                                                                                                                (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                            31 Desember 2022
 Keterangan
                                                                           < 3 bulan           3-12 bulan             1-5 tahun
 Pinjaman yang diterima                                                    1.856.540.773        1.291.240.171          1.855.996.892
 Medium Term Notes                                                             8.000.000           24.000.000            524.000.000
 Liabilitas sewa                                                                  63.090                                  13.105.597
 Bond                                                                         12.162.500           36.487.500            785.137.500
 Liabilitas lain lain                                                         24.051.825           28.784.940                      -
 Total                                                                     1.900.818.188        1.380.512.611          3.178.239.989


12. KEBIJAKAN LINDUNG NILAI

Perseroan memiliki kebijakan khusus yang terkait dengan kebutuhkan lindung nilai sehubungan dengan fluktuasi kurs atau nilai tukar.
Lindung nilai adalah salah satu upaya Perseroan dalam mengurangi dampak risiko nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Akuntansi lindung nilai diterapkan dengan memenuhi ketentuan kualifikasi tertentu untuk mengakui dampak salih hapus pada laba
rugi atas perubahan nilai wajar dari instrumen lindung nilai dan item yang dilindung nilai. Perseroan menetapkan derivatif sebagai
instrumen lindung nilai atas arus kas apabila instrumen tersebut melindungi nilai variabilitas arus kas yang dapat diatribusikan pada
risiko tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas yang telah diakui atau prakiraan transaksi yang kemungkinan besar terjadi.

Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas dalam hubungan
lindung nilai yang memenuhi kualifikasi ditangguhkan pada keuntungan/(kerugian) kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung
nilai arus kas, yang merupakan bagian dari ekuitas.Bagian yang tidak efektif diakui secara langsung pada laporan laba rugi. Jumlah


                                                                 38
                                                                 40
Page 61
yang ditangguhkan dalam ekuitas direklasifikasi ke dalam laporan laba rugi dalam tahun yang sama dimana arus kas yang dilindung
nilai mempengaruhi laba atau rugi, dan pada unsur yang sama dalam laporan laba rugi

13. SEGMEN OPERASI BERDASARKAN PRODUK

Perseroan memiliki beberapa lini bisnis yaitu sewa pembiyaan, anjak pituang, pembiayaan konsumen, dan sewa operasi. Berikut
adalah segmen operasi pendapatan Perseroan per tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021.

                                                 31 Desember 2022                              31 Desember 2021
   Segmen Operasi Berdasarkan
            Produk                     Pendapatan                Kontribusi           Pendapatan              Kontribusi
                                        (Rp ribu)               pendapatan             (Rp ribu)             pendapatan
 Pendapatan sewa pembiayaan                  195.968.954                      23%          212.365.672                     37%
 Pendapatan anjak piutang                     12.094.972                      1%            12.152.205                     2%
 Pendapatan pembiayaan konsumen              486.895.706                      57%          253.026.138                     43%
 Pendapatan sewa operasi                     163.513.195                      19%          106.933.475                     18%
 Total                                       858.472.827                  100%             584.477.490                 100%

14. KEJADIAN ATAU TRANSAKSI YANG TIDAK NORMAL DAN JARANG TERJADI

Membaiknya kondisi ekonomi Indonesia pada tahun 2022 setelah dua tahun terakhir menurun akibat pandemi COVID-19, membuat
minat beli Masyarakat terhadap barang konsumtif meningkat terutama kendaraan bermotor. Namun dari data yang dirangkum oleh
Roy Morgan Single Source Indonesia pada Juni 2022, disampaikan bahwa terdapat peningkatan yang cukup signifikan pada minat
beli Masyarakat atas kendaraan baru di kota-kota kecil, meskipun demikian minat beli dengan proporsi tertinggi masih didominasi
oleh Masyarakat kota besar.

15. KOMPONEN PENTING DARI PENDAPATAN ATAU BEBAN LAINNYA

Perseroan membukukan total pendapatan di akhir 2022 yang tumbuh sebesar 45,4% (yoy), dengan kontribusi terbesar adalah dari
segmen konsumen sebesar 56,7% dari total pendapatan seluruh segmen pembiayaan. Kontribusi tersebut diperoleh berdasarkan
strategi fokus pada pengembangan bisnis dan perluasan pangsa pasar. Selain itu, pertumbuhan signifikan tersebut dapat dicapai
atas implementasi strategic initiatives yang telah ditetapkan, antara lain:

1. Optimalisasi Single Gateway Auto Loan BRI Group
2. Pengembangan Digitalisasi Bisnis & Payment Mass Market
3. Penerbitan Obligasi
4. Penguatan Infrastruktur dan Digitalisasi SDM
5. Implementasi Fast Track Approval

16. PENINGKATAN MATERIAL DARI PENJUALAN DAN PENDAPATAN BERSIH

Penyaluran pembiayaan Perseroan di 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 37,18% (yoy) dengan total penyaluran pembiayaan
sebesar Rp5,10 triliun. Pembiayaan konsumer memberikan kontribusi terbesar dari total penyaluran pembiayaan baru Perusahaan,
yakni sebesar Rp3,43 triliun atau sebesar 67,28% dari total pembiayaan baru. Tentunya hal ini sesuai dengan strategi perusahaan
dalam melakukan Optimalisasi Single gateway Auto Loan BRI Group.

17. DAMPAK PERUBAHAN HARGA TERHADAP PENJUALAN DAN PENDAPATAN BERSIH

Perseroan tidak memiliki dampak material atas perubahan harga terhadapt penjaulan, dampak inflasi, dan perubahan kurs valuta
asing selama 2 (dua) tahun terakhir.




                                                              39
                                                              41
Page 62
Halaman ini sengaja dikosongkan




              42
Page 63
VI.        FAKTOR RISIKO
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan tidak terlepas dari berbagai risiko yang mungkin dihadapi dan dapat
mempengaruhi target serta kelangsungan bisnis Perseroan. Seluruh risiko usaha dan risiko umum yang dipaparkan dalam Prospektus
ini dapat mempengaruhi kinerja usaha Perseroan, baik kinerja operasional maupun keuangan Perseroan. Berikut ini merupakan risiko-
risiko yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan secara umum dan telah diurutkan berdasarkan bobot risiko.

A. RISIKO UTAMA YANG MEMPUNYAI PENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN


Risiko didefinisikan sebagai potensi kerugian yang tidak dapat dikendalikan dan atau dapat dikendalikan akibat terjadinya suatu
peristiwa tertentu. Manajemen Risiko merupakan serangkaian prosedur dan metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi,
mengukur, mengendalikan, dan memantau risiko yang ditimbulkan dari seluruh kegiatan usaha. Kebijakan dan Implementasi
Manajemen Risiko yang diterapkan di Perseroan mengacu pada POJK No. 44/POJK.05/2020 yang meliputi 4 pilar utama Manajemen
Risiko:
     a) Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris,
     b) Kecukupan kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko serta penetapan limit risiko,
     c) Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan pemantauan Risiko, serta Sistem Informasi Manajemen,
     d) Sistem pengendalian internal yang menyeluruh terhadap penerapan manajemen risiko.

Dalam menerapkan Manajemen Risiko, Perseroan menerapkan 3 Lines Model didalam mengelola risiko yaitu:
    a. Jenjang Pertama (First Line Role), yaitu fungsi bisnis dan operasional (risk taking function)
    b. Jenjang Kedua (Second Line Role), yaitu fungsi Manajemen Risiko dan Bagian Kepatuhan
    c. Jenjang Ketiga (Third Line Role), yaitu fungsi pengendalian internal atau fungsi audit internal

Sebagai lembaga pembiayaan, Perseroan menghadapi 8 jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko operasional, risiko likuiditas, risiko pasar,
risiko kepatuhan, risiko hukum, risiko reputasi dan risiko strategis. Sesuai dengan cakupan risiko yang dihadapi Perseroan, risiko
utama yang berpengaruh terhadap kelangsungan Perseroan adalah:

      Risiko Kredit

      Risiko Kredit adalah Risiko akibat kegagalan debitur dan/atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada Perusahaan
      Pembiayaan. Risiko Kredit antara lain : Risiko Konsentrasi Kredit, Counterparty Credit Risk dan Settlement Risk. Dalam rangka
      pengelolaan risiko kredit tersebut, Perseroan menerapkan dua pendekatan yaitu pendekatan bisnis proses melalui pengendalian
      intern dalam kegiatan operasional bisnis pembiayaan sehari-hari dan pendekatan kuantitatif melalui penerapan credit risk
      scoring.

      Serangkaian aktivitas pengendalian internal guna memastikan proses manajemen risiko kredit dapat berjalan baik melalui :
        Penetapan Kebijakan dan Prosedur terkait proses pemberian pembiayaan kepada calon debitur yang mengacu pada
         Pedoman Pembiayaan Komersial dan Pedoman Pembiayaan Konsumer
        Menyusun dan menetapkan Financing Portfolio Guidelines (FPG) yang terdiri atas Pasar Sasaran dan Kriteria Yang Dapat
         Diterima
        Menerapkan prinsip kehati-hatian melalui Four Eyes Principle dengan pemisahan fungsi Relationship Management – Credit
         Risk Management (RM-CRM)
        Proses identifikasi dan analisis risiko dengan menggunakan prinsip 5 C yaitu Character, Capacity, Capital, Collateral, dan
         Condition, serta penilaian profil risiko secara berkala untuk menilai risiko kredit calon debitur. Perseroan juga telah bergabung
         dengan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK
        Menyusun Credit Risk Scoring sesuai Pedoman Pelaksanaan Credit Risk Scoring Pembiayaan Konsumer sebagai sistem
         penilaian profil risiko calon debitur secara individual
        Menyusun manajemen portofolio kredit dan perangkat deteksi dini (Early Warning Sign) untuk melakukan pemantauan dan
         monitoring risiko kredit secara berkala
        Pengendalian risiko kredit dilakukan dengan penetapan toleransi dan limit risiko kredit seperti Risk Appetite Statement (RAS),
         konsentrasi kredit, pencadangan kerugian dan penanganan kredit bermasalah
        Pemantauan risiko melalui Risk Management Risiko Committee (RMC) dan Komite Pemantau Manajemen Risiko (KPMR).

      Perseroan melakukan stress testing untuk melengkapi penerapan pengukuran risiko dengan cara mengestimasi potensi kerugian
      ekonomis Perseroan pada kondisi pasar yang tidak normal guna melihat sensitivitas Perseroan terhadap perubahan faktor risiko
      dan mengidentifikasi pengaruh yang berdampak signifikan terhadap portofolio Perseroan.




                                                                    40
                                                                    43
Page 64
B. RISIKO USAHA PERSEROAN YANG MATERIAL


1.   Risiko Operasional

     Risiko operasional adalah risiko yang muncul akibat ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya proses internal, kesalahan
     manusia, sistem teknologi informasi, dan/atau adanya kejadian yang berasal dari luar lingkungan Perseroan yang memengaruhi
     operasional LJKNB.
     Secara umum, penanganan risiko operasional dalam Perseroan dilakukan dengan memperhatikan hal-hal berikut:

     •    Kompleksitas organisasi dan kegiatan usaha
     •    Sumber daya manusia
     •    Sistem teknologi dan informasi
     •    Risiko kecurangan (fraud)
     •    Gangguan terhadap bisnis dan organisasi
     •    Tingkat interaksi dan ketergantungan perusahaan

     Proses pengukuran risiko operasional dapat dilakukan secara kualitatif dan/atau kuantitatif dan didukung oleh metodologi
     pengukuran operasional yang tepat, sumber daya manusia yang kompeten dan infrastruktur sistem yang memadai dalam rangka
     mengidentifikasi dan mengumpulkan data Risiko Operasional.

     Pengendalian Risiko Operasional dilaksanakan dengan implementasi manajemen risiko operasional (MRO) melalui Risk Control
     Self Assessment (RCSA), peraturan disiplin perusahaan, ketentuan strategi anti fraud, penetapan toleransi dan limit risiko,
     pemenuhan kapasitas sistem IT dan penerapan manajemen risiko dalam penggunaan teknologi informasi (MR TI), peningkatan
     kompetensi SDM baik melalui sertifikasi manajemen risiko maupun sertifikasi pembiayaan, pemenuhan kelengkapan kebijakan
     dan prosedur operasional serta penerapan Business Continuity Management (BCM) sesuai Kebijakan BCM dan Disaster
     Recovery Plan (DRP) sebagai langkah pengamanan dan penanggulangan terhadap gangguan/bencana.

2.   Risiko Pasar

     Manajemen risiko pasar mencakup 4 (empat) tahapan proses yaitu identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian
     (termasuk penetapan limit) risiko. Variabel pasar yang dikelola Perseroan terdiri dari suku bunga dan nilai tukar, termasuk
     transaksi derivatif.

     Ruang lingkup Manajemen risiko pasar antara lain meliputi aktivitas fungsional kegiatan treasury dalam pasar uang, penyediaan
     dana pembiayaan, dan penerbitan surat hutang.

     Risiko Pasar didefinisikan sebagai risiko pada posisi aset, liabilitas, ekuitas, dan/atau rekening administratif termasuk transaksi
     derivatif akibat perubahan secara keseluruhan dari kondisi pasar. Risiko pasar antara lain risiko suku bunga, risiko nilai tukar,
     risiko komoditas, dan risiko ekuitas.

     Penerapan manajemen risiko terhadap risiko pasar dilakukan Perseroan dengan cara:

         Pengelolaan Risiko Suku Bunga

          Risiko suku bunga adalah potensi kerugian yang timbul akibat pergerakan suku bunga di pasar yang berlawanan dengan
          posisi atau transaksi Perseroan yang mengandung risiko suku bunga. Perseroan senantiasa memantau pergerakan suku
          bunga dalam meminimalkan risiko suku bunga ini, diantaranya dengan menjaga komposisi antara sumber pendanaan
          dengan tingkat suku bunga mengambang dan tingkat suku bunga tetap. Secara umum sebagian besar piutang pembiayaan
          Perseroan memiliki struktur suku bunga tetap, akan tetapi Perseroan memiliki struktur pinjaman dengan suku bunga
          mengambang. Untuk hal ini Perseroan menerapkan strategi taktis Departemen Treasury Perseroan dalam mengantisipasi
          arah tingkat suku bunga secara terukur pada setiap pergerakan suku bunga.

         Pengelolaan Risiko Nilai Tukar

          Risiko nilai tukar timbul dari pergerakan nilai tukar mata uang terhadap mata uang lainnya, dimana pergerakan nilai tukar
          tersebut dapat menimbulkan dampak kerugian kurs baik secara transaksi pencatatan keuangan maupun arus kas
          Perseroan. Pengelolaan risiko nilai tukar Perseroan dilakukan dengan menjaga Posisi Devisa Neto (PDN), yang dihitung
          dari selisih antara aktiva dan pasiva Perseroan dalam mata uang asing. Perseroan memiliki beberapan pinjaman mata uang
          asing, namun Perseroan juga melakukan transaksi pertukaran mata uang maupun tingkat suku bunga atas pinjaman
          tersebut, sehingga Perseroan dapat menjaga PDN dalam posisi minimal, sehingga potensi kerugian akibat perubahan nilai
          tukar mata uang tidak akan berdampak material bagi Perseroan.

                                                                  41
                                                                  44
Page 65
          Dalam mengelola Risiko Pasar dilakukan pengendalian dengan cara penetapan toleransi risiko pasar, penetapan limit dan
          konsentrasi, serta didukung oleh komite Assets and Liabilities Management Committee (ALCO) yang juga melakukan
          pengelolaan likuiditas Pembiayaan.

3.   Risiko Likuiditas

     Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko akibat ketidakmampuan Perseroan untuk memenuhi liabilitas yang jatuh tempo dari
     sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid yang dapat dengan mudah dikonversi menjadi kas, tanpa mengganggu
     aktivitas dan kondisi keuangan Perseroan.

     Adapun penerapan manajemen risiko terhadap Risiko Likuiditas ini dilakukan Perseroan dengan cara:
     • Mengukur kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajibannya. Perseroan menggunakan acuan Gearing Ratio (debt to
         equity ratio). Per 31 Desember 2022, Gearing Ratio Perseroan sebesar 4,84 kali, jauh lebih rendah dari ketentuan batas
         maksimum 10 kali yang ditetapkan OJK.
     • Melakuan pemantauan dan menjaga ketersediaan sisa plafon fasilitas pinjaman yang dapat ditarik pada saat pinjaman jatuh
         tempo dan tidak dapat diperpanjang.
     • Menggunakan sumber likuiditas internal dari pembayaran angsuran bulanan oleh nasabah, serta melakukan diversifikasi
         sumber-sumber pendanaan eksteral.

     Dalam pengelolaan likuiditas, Direksi Perseroan didukung oleh komite yang bertanggung jawab untuk melakukan pengelolaan
     likuiditas Perseroan, yaitu Assets and Liabilities Management Committee (ALCO).

     Pengukuran risiko likuiditas dilakukan dengan pengukuran parameter profil risiko likuiditas, profil maturitas, serta dilakukan
     pengendalian risiko likuiditas dengan cara penetapan toleransi risiko likuiditas, limit dan konsentrasi.

4.   Risiko Hukum

     Risiko Hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis. Kelemahan aspek yuridis antara lain
     disebabkan adanya tuntutan hukum, ketiadaan peraturan perundang-undangan yang mendukung, atau kelemahan perikatan
     seperti tidak dipenuhinya syarat sahnya perjanjian dan pengikatan agunan yang tidak sempurna.

     Implementasi mitigasi risiko hukum secara optimal dilakukan melalui peningkatan kualitas kepedulian eksposur risiko hukum
     pada operasional pembiayaan Perseroan. Adanya permasalahan hukum diantisipasi melalui ketersediaan prosedur yang
     memadai untuk dapat meminimalisir peningkatan risiko hukum. Hal ini secara konsisten menjadi bagian pengawasan yang
     berkesinambungan. Dalam menilai risiko inheren atas risiko hukum, parameter atau indikator yang digunakan paling sedikit
     adalah:

     1.   Parameter atau indikator tuntutan hukum (litigasi) :
          a. Besarnya nominal tuntutan atau gugatan yang diajukan atau estimasi kerugian yang mungkin dialami oleh Perseroan
              akibat dari gugatan dibandingkan dengan modal Perseroan.
          b. Besarnya kerugian yang dialami oleh Perseroan karena suatu putusan dari pengadilan yang telah memiliki kekuatan
              hukum tetap dibandingkan dengan modal Perseroan.
          c. Dasar dari gugatan yang terjadi dan pihak yang tergugat/menggugat Perseroan dalam suatu gugatan yang diajukan
              serta tindakan dari manajemen atas suatu gugatan yang diajukan.
          d. Kemungkinan timbulnya gugatan yang serupa karena adanya standar perjanjian yang sama dan estimasi total kerugian
              yang mungkin timbul dibandingkan dengan modal Perseroan.
     2.   Parameter atau indikator ketiadaan peraturan perundang-undangan:
          a. Jumlah dan nilai nominal dari total produk Perseroan yang belum diatur oleh peraturan perundang-undangan secara
              jelas dan produk tersebut cenderung memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi, dibandingkan dengan modal yang
              dimiliki Perseroan.
          b. Penggunaan standar perjanjian yang belum dikinikan walaupun telah ada perubahan best practice atau peraturan
              perundang-undangan.
     3.   Parameter atau indikator kelemahan perikatan :
          a. Tidak terpenuhinya syarat sah perjanjian;
          b. Terdapat kelemahan klausula perjanjian dan/tidak terpenuhinya persyaratan yang telah disepakati;
          c. Pemahaman para pihak yang terkait dengan perjanjian, terutama mengenai risiko-risiko yang ada dalam suatu
              transaksi yang kompleks dan menggunakan istilah-istilah yang sulit dipahami atau tidak lazim bagi Masyarakat umum;
          d. Tidak dapat dilaksanakannya suatu perjanjian baik untuk keseluruhan maupun sebagian;
          e. Ketidakcukupan dokumen pendukung terkait perjanjian yang dilakukan oleh Perseroan dengan pihak ketiga;
          f. Pembaruan dan tinjauan dari penggunaan standar perjanjian oleh Perseroan dan/pihak independen; dan


                                                                42
                                                                45
Page 66
          g.   Penggunaan pilihan hukum atas perjanjian yang diadakan oleh Perseroan juga penggunaan forum penyelesaian
               sengketa.

5.   Risiko Reputasi

     Risiko Reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholder) yang bersumber
     dari persepsi negatif terhadap Perseroan. Risiko Reputasi timbul antara lain karena adanya pemberitaan media dan/atau rumor
     mengenai Perseroan yang bersifat negatif, serta adanya strategi komunikasi Perseroan yang kurang efektif.

     Dalam menilai risiko inheren atas risiko reputasi, parameter atau indikator yang digunakan paling sedikit adalah:
     • Pengaruh reputasi pengurus, pemilik, dan grup;
     • Pelanggaran etika bisnis;
     • Kompleksitas produk dan kerja sama bisnis;
     • Frekuensi, materialitas, dan eksposur pemberitaan negatif; dan
     • Frekuensi dan materialitas keluhan debitur atau konsumen.

     Dalam mengukur reputasi pengurus, pemilik dan grup Perseroan menggunakan penilaian rating PEFINDO. Pengendalian risiko
     reputasi dilaksanakan melalui serangkaian aktivitas tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility),
     komunikasi kepada stakeholders dan berbagai upaya menjaga reputasi Perseroan.

6.   Risiko Strategis

     Risiko Strategis adalah Risiko akibat ketidaktepatan dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan strategis serta
     kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis. Risiko strategis timbul antara lain karena:
     • Perseroan menetapkan strategi yang kurang sejalan dengan visi dan misi Perseroan
     • Perseroan melakukan analisis lingkungan strategis yang tidak komprehensif
     • Terdapat ketidaksesuaian rencana strategis (strategic plan) antar level strategis
     • Kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis seperti perubahan teknologi, perubahan kondisi ekonomi
          makro, kompetisi di pasar, dan perubahan kebijakan otoritas terkait.

     Dalam menyusun dan menetapkan strategi, Perseroan memperhatikan hal-hal berikut ini:
     • Kesesuaian strategi bisnis dengan konidisi lingkungan usaha.
     • Pilihan strategi : strategi berisiko tinggi dan strategi berisiko rendah.
     • Posisi strategi Perseroan di Industri.
     • Pencapaian realisasi bisnis Perseroan.
     • Pengendalian risiko strategi dilaksanakan dengan menerapkan prosedur dan perencanaan strategis (corporate plan) dan
         rencana kerja anggaran Perseroan, serta monitoring realisasinya.

7.   Risiko Kepatuhan

     Risiko Kepatuhan adalah risiko akibat tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan perundang-undangan dan
     ketentuan yang berlaku bagi Perseroan. Dalam menilai risiko inheren atas risiko kepatuhan, parameter atau indikator yang
     digunakan paling sedikit adalah:
         Jenis dan signifikansi pelanggaran yang dilakukan;
         Frekuensi pelanggaran (termasuk sanksi) atau track record kepatuhan Perseroan;
         Pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan atau standar bisnis yang berlaku umum; dan
         Tindak lanjut atas pelanggaran.

     Pengendalian Risiko Kepatuhan dilakukan melalui penerapan sistem pengendalian internal secara efektif antara lain dengan
     menyusun ketentuan Tata Kelola yang baik, ketentuan benturan kepentingan (Conflict of Interest), untuk memastikan tingkat
     responsif Perseroan terhadap penyimpangan terhadap standar yang berlaku secara umum, ketentuan, dan/atau peraturan
     perundang-undangan yang berlaku.




                                                                 43
                                                                 46
Page 67
C.   RISIKO UMUM

Pada prinsipnya risiko umum atas pemberian pembiayaan dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu risiko bisnis dan risiko non bisnis, dengan
penjelasan sebagai berikut:

1. Risiko Bisnis

     Risiko Bisnis adalah risiko yang disebabkan karena faktor-faktor di luar kendali perusahaan pembiayaan, baik yang berasal dari
     usaha debitur yang bersangkutan, dampak ekonomi secara makro, bencana alam, maupun faktor lainnya yang bersifat force
     majeure. Risiko bisnis tersebut tetap dapat terjadi walaupun serangkaian proses pemberian pembiayaan sejak dari proses
     Prakarsa sampai dengan pengawasan (monitoring) / pembinaan pembiayaan telah dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan
     asas-asas pembiayaan yang sehat, serta didukung adanya itikad baik dari Pejabat Pembiayaan sesuai fungsi dan
     kewenangannya. Prinsip kehati-hatian dan asas-asas pembiayaan yang sehat antara lain meliputi :
     a) Telah dilakukan analisis dengan pendekatan prinsip 5C’s (Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition),

     b)   Proses pemberian pembiayaan didasari itikad baik dari seluruh Pejabat Pembiayaan,

     c)   Proses pengecekan atas kelengkapan dokumen,

     d)   Monitoring pembiayaan.


2.   Risiko Non Bisnis

     Risiko Non Bisnis adalah risiko yang timbul bukan akibat faktor-faktor yang bersifat bisnis, tetapi dikarenakan itikad tidak baik
     atau kelalaian dari Pejabat Pembiayaan, antara lain :
     1. Tidak melakukan analisis dan evaluasi sesuai prinsip kehati-hatian dan asas-asas pembiayaan yang sehat.

     2.   Tidak melakukan monitoring pembiayaan.


D. RISIKO INVESTASI YANG BERKAITAN DENGAN OBLIGASI

Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:

Risiko investasi terjadi apabila Perseroan tidak memenuhi kewajiban finansial tepat waktu. Kewajiban finansial dalam obligasi adalah
melakukan pembayaran kupon dan pokok obligasi. Perseroan dapat mengalami kendala dalam memenuhi kewajibannya, ketika
proyeksi kinerja Perseroan tidak tercapai dan arus kas Perseroan kurang baik.


 MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SEMUA FAKTOR RISIKO USAHA YANG DIHADAPI PERSEROAN
 DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN USAHA TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI DAN DISUSUN
 BERDASARKAN BOBOT DARI MASING-MASING RISIKO TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERSEROAN.




                                                                 44
                                                                 47
Page 68
Halaman ini sengaja dikosongkan




              48
Page 69
VII.     KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK
Sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran, tidak terdapat kejadian penting yang terjadi setelah tanggal Laporan
Auditor Independen tertanggal 31 Desember 2022 dan 2021 atas laporan keuangan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember
2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja dengan opini tanpa modifikasian,
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa modifikasian, yang laporannya tercantum dalam Prospektus
ini.

Laporan Keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut
yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini, telah diaudit oleh KAP PSS, auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No.
01348/2.1032/AU.1/09/1681-3/1/V/2023 tertanggal 9 Mei 2023 dan No. 01347/2.1032/AU.1/09/1681-2/1/V/2023 tertanggal 9 Mei
2023 yang ditandatangani oleh Christophorus Alvin Kossim (Registrasi Akuntan Publik No.AP.1681). Laporan auditor independen
tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus ini, menyatakan opini tanpa modifikasian dan berisi paragraf-paragraf “hal-hal lain”
yang menyatakan : (i) tujuan penerbitan laporan auditor independen, dan (ii) penerbitan kembali laporan auditor independen atas
Laporan Keuangan Perseroan. kecuali untuk kejadian penting berikut ini:

Pada tanggal 24 Mei 2023, Perseroan memperoleh fasilitas pinjaman Uncommitted Credit Line dari PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) dalam bentuk Kredit Jangka Panjang senilai Rp200.000.000 ribu. Tingkat indikasi Suku bunga sebesar 6,50% - 6,75% dan
akan disesuaikan setiap kali penarikan berdasarkan suku bunga pasar. Jangka waktu penarikan Fasilitas pinjaman ini adalah 1 tahun
dari tanggal penandatanganan perjanjian. Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar dari
90 hari sebesar 100% dari total saldo pinjaman. Perseroan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio maksimum sebesar 10 kali serta
mempertahankan rasio Non Performing Loan (“NPL”) maksimal 5%. Perseroan telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.




                                                                45
                                                                49
Page 70
Halaman ini sengaja dikosongkan




              50
Page 71
VIII.    KETERANGAN TENTANG PERSEROAN,                                              KEGIATAN           USAHA          SERTA
         KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN

1.   RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN

Perseroan didirikan dengan nama “PT Sari Usaha Leasing” berkedudukan di Jakarta, berdasarkan Akta pendirian No.7 tanggal
2 Agustus 1983 dibuat dihadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta, dan dengan Akta Perubahan No.156 tanggal 22 November
1983 dibuat dihadapan Notaris Kartini Muljadi, S.H., nama PT Sari Usaha Leasing diubah menjadi “PT Sanwa BRI Leasing”
berkedudukan di Jakarta. Akta-akta tersebut telah memperoleh pengesahan Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No.
C2.7596-HT.01.01.TH’83 tanggal 25 November 1983, dan telah didaftarkan pada Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di
bawah No. 4265/1983 dan No. 4266/1983 tanggal 30 November 1983, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia (BNRI) No. 102 tanggal 23 Desember 1983, Tambahan No. 1079.

Struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham dalam Perseroan pada saat pendirian adalah sebagai berikut:

                                                                                 Nilai Nominal
                                                                             Rp.100.000 per saham
                          Keterangan                                                                             Persentase (%)
                                                                                        Jumlah Nilai Nominal
                                                                   Jumlah Saham
                                                                                               (Rp)
 Modal Dasar
 Jumlah Modal Dasar                                                        30.000                3.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)                                     13.500                1.350.000.000            45,00
 2. The Sanwa Bank Limited                                                 16.500                1.650.000.000            55,00
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                30.000                3.000.000.000           100,00
 Jumlah Saham Dalam Portepel                                                    -                            -

Berdasarkan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan saat pendirian, maksud dan tujuan Perseroan adalah melakukan usaha dalam
bidang leasing yaitu berusaha dalam kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaaan barang-barang modal untuk
digunakan oleh suatu perusahaan untuk suatu jangka waktu tertentu, berdasarkan pembayaran-pembayaran secara berkala disertai
dengan hak pilih bagi perusahaan tersebut untuk membeli barang-barang modal yang bersangkutan, mengembalikan barang-barang
modal kepada perusahaan leasing atau memperpanjang jangka waktu leasing itu berdasarkan nilai sisa yang telah disepakati
bersama, tanpa mengurangi undang-undang serta peraturan perundang-undangan lainnya yang berlaku dari Negara Republik
Indonesia. Maksud dan tujuan Perseroan serta kegiatan usaha Perseroan hingga saat ini berubah dan bertambah seiring dengan
perubahan status Perseroan sebagai Perusahaan Pembiayaan dan sesuai dengan perubahan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.

Akta pendirian yang didalamnya memuat anggaran dasar Perseroan telah mengalami perubahan-perubahan, termasuk perubahan-
perubahan nama Perseroan sejak pendiriannya. Perubahan terakhir nama Perseroan dari semula PT BTMU-BRI Finance menjadi PT
BRI Multifinance Indonesia disingkat BRI Finance bertempat kedudukan di Jakarta Pusat, dimuat dalam Akta No. 67 tanggal 15
September 2016 dibuat dihadapan I Gede Buda Gunamanta, S.H., Notaris berkedudukan di Jakarta Selatan, yang telah mendapat
persetujuan Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0017619.AH.01.02.Tahun 2016 tanggal 29 September 2016, dan
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.85 tanggal 25 Oktober 2016, Tambahan No.77173.

Perubahan terakhir anggaran dasar Perseroan dimuat dalam Akta No. 24 tanggal 16 Juni 2023 dibuat di hadapan Arry Supratno, SH,
Notaris berkedudukan di Jakarta Pusat, yang telah mendapat persetujuan Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
0034000.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 16 Juni 2023, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 049
tanggal 20 Juni 2023, Tambahan No. 017450 (“Akta No. 24 tanggal 16 Juni 2023”), berkaitan dengan penyesuaian maksud dan tujuan
Perseroan dengan Peraturan Badan Pusat Statistik No.2 Tahun 2020 tanggal 24 September 2020 tentang Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia yaitu dengan Kode KBLI 64911 Perusahaan Pembiayaan Konvensional.


Perseroan memperoleh izin usaha lembaga pembiayaan sebagai perusahaan leasing dari Menteri Keuangan Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan No. KEP-465/KM.11/1983 tanggal 7 Desember 1983. Perseroan mengubah izin operasinya menjadi
perusahaan bisnis multifinance berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 396/KMK.013/1991 tanggal
26 April 1991. Pada bulan Oktober 2016, OJK menetapkan perubahan keputusan izin usaha dari PT BTMU-BRI Finance menjadi PT
BRI Multifinance Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No.KEP-771/NB.11/2016 tanggal 17 Oktober 2016
tentang Pemberlakuan Izin Usaha Di Bidang Perusahaan Pembiayaan Sehubungan Dengan Perubahan Nama PT BTMU-BRI
Finance Menjadi PT BRI Multifinance Indonesia.


                                                              46
                                                              51
Page 72
Berdasarkan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan yang dimuat dalam Akta No. 24 tanggal 16 Juni 2023, maksud dan tujuan Perseroan
adalah melakukan usaha dalam bidang Perusahaan Pembiayaan Konvensional (KBLI:64911).

Per 31 Desember 2022, Perseroan memiliki 1 (satu) Kantor Pusat dan 26 (dua puluh enam) Kantor Cabang.

2.   PERKEMBANGAN STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN

Riwayat permodalan dan susunan kepemilikan saham Perseroan dalam 2 (dua) tahun terakhir sebelum Penawaran Umum Obligasi
I BRI Finance Tahun 2022, telah diungkapkan dalam prospektus yang diterbitkan dalam rangka Penawaran Umum obligasi tersebut.
Sejak diterbitkannya Obligasi I BRI Finance Tahun 2022 sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, struktur permodalan dan susunan
kepemilikan Perseroan tidak mengalami perubahan. Berikut ini adalah struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan
dalam 4 (empat) tahun terakhir pada tanggal Prospektus ini diterbitkan.

Tahun 2019

Berdasarkan Akta No. 31 tanggal 13 Agustus 2019, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui peningkatan modal dasar
dari semula Rp220.000.000.000 (dua ratus dua puluh miliar Rupiah) terbagi atas 220.000 (dua ratus dua puluh ribu) saham menjadi
Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah) terbagi atas 1.000.000 (satu juta) saham dan peningkatan modal ditempatkan/disetor dari
semula Rp155.000.000.000 (seratus lima puluh lima miliar Rupiah) terbagi atas 155.000 (seratus lima puluh lima ribu) saham menjadi
Rp255.000.000.000 (dua ratus lima puluh lima miliar Rupiah) terbagi atas 255.000 (dua ratus lima puluh lima ribu) saham. Peningkatan
modal ditempatkan/disetor sebesar Rp100.000.000.000 (seratus miliar Rupiah) terbagi atas 100.000 (seratus ribu) saham seluruhnya
diambil bagian dan disetor dengan uang oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku pemegang saham.

Dengan adanya peningkatan modal dasar dan modal ditempatkan/disetor tersebut maka struktur permodalan dan susunan
kepemilikan saham Perseroan menjadi sebagai berikut:

                                                                              Nilai Nominal
                                                                          Rp1.000.000 per saham                       Persentase
                       Keterangan
                                                              Jumlah Saham                                                (%)
                                                                                    Jumlah Nilai Nominal (Rp)
                                                                (lembar)
 Modal Dasar
 Jumlah Modal Dasar                                                  1.000.000                   1.000.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                             254.450                     254.450.000.000           99,78
 2. Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI                                      550                         550.000.000            0,22
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                            255.000                     255.000.000.000          100,00
 Jumlah Saham Dalam Portepel                                           745.000                     745.000.000.000

Tahun 2020

Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham Di Luar Rapat Umum Pemegang Saham (Keputusan Sirkular Pemegang Saham) tanggal
27 Oktober 2020 yang dituangkan dalam Akta No. 01 tanggal 2 November 2020, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui
peningkatan modal ditempatkan/disetor dari semula Rp255.000.000.000 (dua ratus lima puluh lima miliar Rupiah) terbagi atas 255.000
(dua ratus lima puluh lima ribu) saham menjadi Rp450.000.000.000 (empat ratus lima puluh miliar Rupiah) terbagi atas 450.000
(empat ratus lima puluh ribu) saham. Peningkatan modal ditempatkan/disetor sebesar Rp195.000.000.000 (seratus sembilan puluh
lima miliar Rupiah) terbagi atas 195.000 (seratus sembilan puluh lima ribu) saham seluruhnya diambil bagian dan disetor dengan
uang oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku pemegang saham.

Dengan adanya peningkatan modal ditempatkan/disetor tersebut maka struktur permodalan dan susunan kepemilikan saham
Perseroan menjadi sebagai berikut:

                                                                              Nilai Nominal
                                                                         Rp.1.000.000 per saham                      Persentase
                       Keterangan
                                                              Jumlah Saham                                               (%)
                                                                                    Jumlah Nilai Nominal (Rp)
                                                                (lembar)
 Modal Dasar
 Jumlah Modal Dasar                                                   1.000.000                 1.000.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                              449.450                   449.450.000.000           99,88
 2. Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI                                       550                       550.000.000            0,12
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                             450.000                   450.000.000.000          100,00
 Jumlah Saham Dalam Portepel                                            550.000                   550.000.000.000




                                                                47
                                                                52
Page 73
Tidak terdapat perubahan Struktur Permodalan Dan Susunan Kepemilikan Saham Perseroan sejak Akta No. 01 tanggal 2 November
2020.

3.    KEJADIAN PENTING YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN USAHA PERSEROAN

Berikut beberapa kejadian penting yang mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan yaitu antara lain:

 Tahun                                                                        Keterangan
 1983                               •   Perseroan sejak didirikan berganti nama menjadi PT Sanwa BRI Leasing
 1990                               •   Perseroan berganti nama menjadi PT Sanwa - BRI Finance
 2001                               •   Perseroan berganti nama menjadi PT UFJ - BRI Finance
 2007                               •   Perseroan berganti nama menjadi PT BTMU - BRI Finance
 2016                               •   Perseroan berganti nama menjadi PT BRI Mulltiinance Indonesia
 2020                               •   Penetapan Perseroan sebagai Single Gateway Autoloan BRI Group
 2020                               •   Peluncuran aplikasi digital Perseroan (MyBrif)
 2021                               •   Peningkatan Rating Perseroan dari idAA - menjadi idAA

4.    DOKUMEN PERIZINAN PERSEROAN

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan, Perseroan telah memiliki izin-izin material sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan,
antara lain sebagai berikut:

a.    Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-771/NB.11/2016 tanggal 17 Oktober 2016 tentang Pemberlakuan Izin Usaha
      Di Bidang Perusahaan Pembiayaan Sehubungan Dengan Perubahan Nama PT BTMU-BRI Finance Menjadi PT BRI Multifinance
      Indonesia;
b.    Surat OJK No. S-1893/NB.221/2020 tanggal 26 Agustus 2020 perihal Persetujuan Kegiatan Usaha Pembiayaan Lain, memuat
      persetujuan bahwa Kegiatan Usaha Pembiayaan Surat Perintah Kerja (SPK) kepada vendor/kontraktor rekanan PT BRI
      Multifinance Indonesia telah disetujui sebagai kegiatan usaha pembiayaan lain sebagaimana dimaksud pada Pasal 2 ayat (1)
      huruf b POJK No.35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Perusahaan Pembiayaan.
c.    Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dengan Nomor Induk Berusaha No.9120205561403 tanggal 22 Februari 2022, dengan
      alamat di Menara BRILian Lt.22, 21 dan 1 Jl. Gatot Subroto, Kav.64, No.177 A, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan.
d.    Nomor Pokok Wajib Pajak 01.363.896.0-073.000 dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Selatan, dengan
      alamat terdaftar di Menara BRILian Lt.22, 21 dan 1 Jl. Gatot Subroto, Kav.64, Menteng Dalam, Tebet, Kota Administrasi Jakarta
      Selatan, DKI Jakarta, 12870.

5.    PERJANJIAN PENTING DENGAN PIHAK KETIGA

Dalam menjalankan kegiatan-kegiatan usahanya, Perseroan telah menandatangai perjanjian-perjanjian penting dengan pihak ketiga
berupa perjanjian kredit/pembiayaan dimana Perseroan sebagai Debitur, yang sampai dengan tanggal Prospektus ini, perjanjian-
perjanjian tersebut masih berlaku, yaitu sebagai berikut:

1. PT BANK BTPN Tbk (“Bank BTPN”)

     Perseroan dan Bank BTPN telah menandatangani Perjanjian Kredit No.BSMI 0103 tanggal 16 Agustus 2007, dengan perubahan
     terakhir dimuat dalam Skedul No.017 tanggal 17 Maret 2023. Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, Perseroan memperoleh
     fasilitas kredit sebesar Rp600.000.000.000 (enam ratus miliar Rupiah) atau setara dengan mata uang Dolar Amerika Serikat atau
     mata uang lainnya yang diterima Bank BTPN, dengan periode ketersediaan dana sampai dengan tanggal 30 Desember 2023,
     dan jatuh tempo maksimum 6 (enam) bulan setelah tanggal penarikan terakhir. Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar
     1,25% - 5,35%. Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan Standby Letter of Credit (SBLC) dari PT Bank Rakyat Indonesia Persero)
     Tbk, entitas induk.

     Rencana Penawaran Umum Obligasi Perseroan telah mendapat persetujuan dari Bank BTPN dengan cara turut menandatangani
     surat Perseroan kepada Bank BTPN tanggal 20 Februari 2023 sebagai tanda persetujuan (tanpa tanggal).

2. MUFG BANK Ltd., Cabang Jakarta (“MUFG Bank”)

     Perseroan dan MUFG Bank telah menandatangani Perjanjian Kredit No.17-0191LN tanggal 26 Juli 2017, dengan perubahan
     terakhir dimuat dalam Perubahan Atas Perjanjian Kredit No.2022-0019490-LN tanggal 8 Agustus 2022. Berdasarkan perjanjian
     kredit tersebut, Perseroan memperoleh fasilitas kredit maksimal sebesar US$60.000.000 (enam puluh juta Dolar Amerika Serikat),
     dan dengan Tanggal Pembayaran terakhir (final repayment) tanggal 26 Januari 2024. Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga
     sebesar ICE Libor + 1,00% (ASD) dan Jibor + 1,20% (IDR). Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 1,28% - 4,81% untuk


                                                                  48
                                                                  53
Page 74
  pinjaman ASD; serta 5,50% - 6,82% untuk pinjaman IDR. Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan Standby Letter of Credit (SBLC)
  dari PT Bank Rakyat Indonesia Persero) Tbk, entitas induk.

   Pada tanggal 21 Februari 2023, MUFG Bank telah memberikan konfirmasi bahwa untuk rencana Penawaran Umum Obligasi yang
   akan dilaksanakan oleh Perseroan tidak memerlukan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari MUFG Bank, dengan
   menandatangani kolom konfirmasi dalam surat Perseroan tanggal 15 Februari 2023.

3. PT BANK VICTORIA INTERNATIONAL Tbk (“Bank Victoria”)

   Perseroan dan Bank Victoria telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit Dengan Memakai Jaminan No.3 tanggal 2 Agustus
   2019 dari Notaris Indrasari Kresnadjaja, S.H., M.Kn., dengan perubahan terakhir dimuat dalam Akta Pengubahan IV Terhadap
   Perjanjian Kredit Dengan Memakai Jaminan No.23 tanggal 16 September 2022 dari Notaris Indrasari Kresnadjaja, S.H., M.Kn.;.
   Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, Perseroan memperoleh fasilitas kredit maksimal sebesar Rp.500.000.000.000 (lima ratus
   miliar Rupiah), untuk jangka waktu yang terhitung sejak tanggal 6 Agustus 2022 dan akan jatuh tempo pada tanggal 6 Agustus
   2023. Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 4,20% - 5,90%. Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki
   tunggakan yang lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total saldo pinjaman.

   Pada tanggal 27 Februari 2023, Bank Victoria telah memberikan konfirmasi bahwa untuk rencana Penawaran Umum Obligasi
   yang akan dilaksanakan oleh Perseroan tidak memerlukan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank Victoria, dengan
   menandatangai kolom konfirmasi dalam surat Perseroan tanggal 15 Februari 2023.

4. PT BANK CTBC INDONESIA

   Perseroan telah menerima fasilitas pinjaman maksimal sebesar US$20.000.000 dua puluh juta Dolar Amerika Serikat)
   berdasarkan Perjanjian Fasilitas tanggal 5 Juli 2022 yang telah ditandatangani oleh Perseroan sebagai debitur dengan CTBC
   Bank Co., Ltd. sebagai Mandated Lead Arranger dan Bookrunner, CTBC Bank Co., Ltd., PT Bank CTBC Indonesia, Taishin
   International Bank Co., Ltd., dan The Export-Import Bank of The Republic of China sebagai Kreditur Awal, CTBC Bank Co., Ltd.,
   Singapura sebagai Agen, dan PT Bank Central Asia Tbk sebagai Agen Jaminan. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada
   tanggal 21 Februari 2026. Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar SOFR 3 Bulan + 1,21% (ASD). Fasilitas ini
   dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total saldo pinjaman.

   Perseroan telah menyampaikan pemberitahuan rencana Penawaran Umum Obligasi kepada CTBC Bank Co., L.td., Singapura
   yang bertindak sebagai Agen dalam Perjanjian Fasilitas Sindikasi CTBC dengan surat tanggal 15 Februari 2023.

5. PT BANK CIMB NIAGA Tbk (“Bank CIMB Niaga”)

   Perseroan dan Bank CIMB Niaga telah menandatangani Perjanjian Kredit No.013/CB/JKT/2021 tanggal 27 Januari 2021.
   Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, Perseroan memperoleh fasilitas kredit sebesar Rp.300.000.000.000 (tiga ratus miliar
   Rupiah), dan akan jatuh tempo pada tanggal 28 Mei 2024, 7 Juni 2024, 22 Juni 2024, dan 6 September 2024. Fasilitas ini
   dikenakan indikasi tingkat suku bunga sebesar 8% per tahun yang akan disesuaikan dengan berdasarkan bunga yang berlaku
   pada saat penarikan. Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari sebesar
   100% dari total saldo pinjaman.

   Bank CIMB Niaga telah memberikan konfirmasi bahwa untuk rencana Penawaran Umum Obligasi yang akan dilaksanakan oleh
   Perseroan tidak memerlukan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank CIMB Niaga. Konfirmasi tersebut dimuat dalam surat
   Bank CIMB Niaga tanggal 24 Februari 2023.

6. PT BANK HSBC INDONESIA (“Bank HSBC”)

   Perseroan dan Bank HSBC telah menandatangani Perjanjian Pemberian Fasilitas Perbankan Korporasi
   No.JAK/210852/U/00651009 tanggal 7 Desember 2021. Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, Perseroan memperoleh fasilitas
   kredit sebesar Rp.300.000.000.000 (tiga ratus miliar Rupiah), dan akan jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2024, 20 Maret 2024,
   dan 16 April 2024. Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 4,30%. Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang lancar dari
   total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100%.

   Perseroan telah menyampaikan pemberitahuan rencana Penawaran Umum Obligasi kepada Bank HSBC dengan surat tanggal
   15 Februari 2023, yang telah diterima Bank HSBC pada tanggal 21 Februari 2023.

7. PT BANK CENTRAL ASIA Tbk (“Bank BCA”)

   Perseroan dan Bank BCA telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit No.01 tanggal 12 Agustus 2021 dari Notaris Veronica
   Sandra Irawaty Purnadi, S.H., yang diubah dengan Akta Perubahan Pertama Atas Perjanjian Kredit No.03 tanggal 11 Oktober

                                                               49
                                                               54
Page 75
   2022 dari Notaris yang sama. Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, Perseroan memperoleh fasilitas kredit sebesar maksimal
   sebesar Rp.300.000.000.000 (tiga ratus miliar Rupiah) untuk Fasilitas Installment Loan-1, maksimal sebesar Rp.200.000.000.000
   (dua ratus miliar Rupiah) untuk Fasilitas Pinjaman Berjangka Money Market, dan maksimal sebesar Rp.250.000.000.000 (dua
   ratus lima puluh miliar Rupiah) untuk Fasilitas Installmen Loan-2. Fasilitas Installment Loan-1 akan jatuh tempo pada tanggal 4
   November 2024, 5 November 2024, 17 November 2024 dan 25 November 2024, dan Fasilitas Installment Loan-2 akan jatuh
   tempo pada tanggal 5 Desember 2025 dan 7 Desember 2025. Fasilitas Pinjaman Berjangka Money Market yang ditarik sesuai
   dengan kebutuhan Perseroan, dengan jatuh tempo sebagaimana dimuat dalam Surat Permohonan Penarikan Fasilitas (SPPF)
   dan/atau Surat Permohonan Perpanjangan (SPP) pada waktu penarikan/penggunaan Fasilitas Pinjaman Berjangka Money
   Market. Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 4,10% - 5,95%. Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak
   memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total saldo pinjaman.

   Bank BCA telah memberikan persetujuan atas rencana Penawaran Umum Obligasi Perseroan dengan surat tertanggal 2 Maret
   2023.

8. PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk (“Bank Maybank”)

   Perseroan telah menerima 2 (dua) fasilitas kredit dari Bank Maybank masing-masing maksimal sebesar Rp.400.000.000.000
   (empat ratus miliar Rupiah) berdasarkan: (i) Akta Perjanjian Kredit No.34 tanggal 15 Desember 2021 dari Notaris Veronica
   Nataadmadja, S.H., MCA., MC (Business Law), yang akan jatuh tempo pada tanggal 24 Desember 2024, 6 Januari 2025, 13
   Januari 2025, 18 Januari 2025, dan 31 Januari 2025, dan (ii) Akta Perjanjian Kredit No.01 tanggal 1 September 2022 dari Notaris
   Veronica Nataadmadja, S.H., MCA., MC (Business Law), yang akan jatuh tempo pada tanggal 24 Januari 2026, 2 Februari 2026,
   8 Februari 2026, dan 10 Februari 2026. Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar 6,25% per tahun. Fasilitas ini
   dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total saldo pinjaman.

   Perseroan telah menyampaikan pemberitahuan rencana Penawaran Umum Obligasi kepada Bank Maybank dengan surat tanggal
   15 Februari 2023, yang telah diterima Bank Maybank pada tanggal 21 Februari 2023.

9. PT BANK UOB INDONESIA (“Bank UOB”)

   Perseroan dan Bank UOB telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit No.15 tanggal 20 Januari 2022 dari Notaris Fathiah Helmi,
   S.H., dan Perubahan I Terhadap Perjanjian Kredit No.1672/12/2022 tanggal 26 Desember 2022. Berdasarkan perjanjian kredit
   tersebut, Perseroan memperoleh fasilitas kredit maksimal sebesar Rp.250.000.000.000 (dua ratus lima puluh miliar Rupiah), dan
   akan jatuh tempo pada tanggal 20 Januari 2024. Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 4,20% - 4,30%. Fasilitas ini
   dijaminkan dengan piutang lancar dari total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100%.

   Pada tanggal 27 Februari 2023, Bank UOB telah memberikan konfirmasi bahwa untuk rencana Penawaran Umum Obligasi yang
   akan dilaksanakan oleh Perseroan tidak memerlukan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank UOB, dengan menandatangai
   kolom konfirmasi dalam surat Perseroan tanggal 15 Februari 2023.

10. PT BANK OKE INDONESIA Tbk (“Bank OK”)

   Perseroan dan Bank OK telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit No.23 tanggal 22 Juni 2022 dari Notaris Arry Supratno,
   S.H. Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, Perseroan memperoleh fasilitas kredit sebesar Rp.250.000.000.000 (dua ratus lima
   puluh miliar Rupiah), dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan sejak tanggal pencairan, dan akan jatuh tempo pada
   tanggal 29 Juni 2025, 21 Juli 2025, dan 25 Juli 2025. Tingkat suku bunga sebesar 6,25%. Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang
   lancar dari total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100%.

   Bank OK telah memberikan konfirmasi bahwa untuk rencana Penawaran Umum Obligasi yang akan dilaksanakan oleh Perseroan
   tidak memerlukan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank OK. Konfirmasi tersebut dimuat dalam surat Bank OK tanggal 10
   Maret 2023

11. PT BANK IBK INDONESIA Tbk (“Bank IBK”)

   Perseroan dan Bank IBK telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit (Modal Kerja) No.133 tanggal 16 November 2022 dari
   Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.H., M.Kn. Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, Perseroan memperoleh fasilitas kredit
   sebesar Rp.250.000.000.000,00 (dua ratus lima puluh miliar Rupiah), dengan jangka 36 (tiga puluh enam) bulan untuk setiap
   penarikan, dan akan jatuh tempo pada tanggal 21 November 2025 dan 2 Desember 2025. Tingkat suku bunga sebesar 6,25%.
   Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang lancar dari total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100%.

   Perseroan telah menyampaikan pemberitahuan rencana Penawaran Umum Obligasi kepada Bank IBK dengan surat tanggal 5
   Mei 2023.


                                                               50
                                                               55
Page 76
12. PT BANK DANAMON INDONESIA Tbk (“Bank Danamon)

   Perseroan menerima 3 (tiga) fasilitas kredit dari Bank Danamon berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No.66 tanggal 21 Desember
   2022 dari Notaris Sulistyaningsih, S.H., yaitu (i) Fasilitas Kredit Angsuran Berjangka Uncommitted/(Non Revolving) (Fasiltias KAB)
   sebesar Rp.900.000.000.000 (sembilan ratus miliar Rupiah berjangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan untuk setiap penarikan;
   (ii) Fasilitas Kredit Berjangka Uncommitted/(Revolving) (Fasilitas KB) sebesar Rp.100.000.000.000 (seratus miliar Rupiah)
   berjangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal 21 Desember 2022; dan Fasilitas Pre Settlement Exposure Line (Fasilitas
   PSE Line) sebesar Rp.50.000.000.000 (lima puluh miliar Rupiah) berjangka waktu maksimal 3 (tiga) tahun. Tingkat suku bunga
   akan ditentukan saat tanggal penarikan berdasarkan tingkat suku bunga pasar. Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang lancar dari
   total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100% untuk KAB. Sedangkan untuk fasilitas KB tanpa jaminan.

   Bank Danamon telah memberikan konfirmasi bahwa untuk rencana Penawaran Umum Obligasi yang akan dilaksanakan oleh
   Perseroan tidak memerlukan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank Danamon. Konfirmasi tersebut dimuat dalam surat
   Bank Danamon tanggal 2 Maret 2023.

13. PT BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) Tbk (“Bank BRI”)

   a. Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (“Fasilitas PJP”)

       Perseroan dan Bank BRI telah menandatangani Perjanjian Pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek No.02/2019 tanggal
       13 Februari 2019, dengan perubahan terakhir dimuat dalam Akta Addendum Perjanjian Pemberian Fasilitas Kredit Jangka
       Pendek No.33 tanggal 20 Februari 2023 dari Notaris Indrasari Kresnadjaja, S.H., M.Kn.. Berdasarkan perjanjian kredit
       tersebut, Perseroan memperoleh Fasilitas PJP l sebesar Rp.1.200.000.000.000 (satu triliun dua ratus miliar Rupiah) sublimit
       US$20,000,000 (dua puluh juta Dolar Amerika Serikat), dengan jangka waktu ketersedian dana sampai dengan tanggal 23
       November 2023, dan untuk setiap penarikan berjangka waktu maksimal 180 (seratus delapan puluh) hari. Tingkat suku bunga
       selama tahun 2022 sebesar 3,50% - 6,10%. Atas fasilitas ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memberlakukan syarat
       kepada Perusahaan untuk menjaminkan 100% piutang sewa pembiayaan, anjak piutang dan piutang pembiayaan konsumen
       dari saldo pinjaman di BRI.

   b. Fasilitas Foreign Exchange Line (“Fasilitas Forex Line”)

       Perseroan dan Bank BRI telah menandatangani Akta Perjanjian Fasilitas Foreign-Exchange Line No.66 tanggal 30 Desember
       2019 dari Notaris Indrasari Kresnadjaja, S.H., M.Kn., dengan perubahan terakhir dimuat dalam Akta Addendum Perjanjian
       Fasilitas Foreign-Exchange Line No.34 tanggal 20 Februari 2023 dibuat dihadapan Indrasari Kresnadjaja, S.H., M.Kn..
       Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, Perseroan memperoleh Fasilitas Forex Line maksimal sebesar US$5.000.000 (lima
       juta Dolar Amerika Serikat), dan akan jatuh tempo pada tanggal 23 November 2023.

   c. Fasilitas Standby Letter of Credit (“Fasilitas SBLC”)

       Perseroan dan Bank BRI telah menandatangani Akta Perjanjian Pemberian Standby Letter of Credit (SBLC) No.21 tanggal
       10 Mei 2017 dari Notaris Muchlis Patahna, S.H., dengan perubahan terakhir dimuat dalam Akta Addendum Perjanjian
       Pemberian Standby Letter of Credit (SBLC) No.35 tanggal 20 Februari 2023 dibuat dihadapan Indrasari Kresnadjaja, S.H.,
       M.Kn. Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, Perseroan memperoleh Fasilitas SBLC maksimal sebesar US$50.000.000 (lima
       puluh juta Dolar Amerika Serikat), dan akan jatuh tempo pada tanggal 23 November 2023.

   d. Fasilitas Kredit Modal Kerja Withdraw Approval (“Fasilitas KMK W/A”)

       Perseroan dan Bank BRI telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit Modal Kerja No.08 tanggal 27 Oktober 2021 dari
       Notaris Dr. Tintin Surtini, S.H., M.H., M.Kn. Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, Perseroan memperoleh Fasilitas KMK W/A
       sebesar Rp.1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah), dan akan jatuh tempo pada tanggal 15 Maret 2025, 18 Maret 2025, 9 Mei
       2025, 13 Mei 2025, 19 Mei 2025, 20 Mei 2025, dan 25 Mei 2025. Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 6,00%.
       Atas fasilitas ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memberlakukan syarat kepada Perusahaan untuk menjaminkan
       100% piutang sewa pembiayaan, anjak piutang dan piutang pembiayaan konsumen dari saldo pinjaman di BRI.

  e.   Fasilitas Kredit Modal Kerja Withdraw Approval II (“Fasilitas KMK W/A II”)

       Perseroan dan Bank BRI telah menandatangani Akta Perjanjian Fasilitas Kredit Modal Kerja Withdrawal Approval II (KMK
       W/A II) No.36 tanggal 20 Februari 2023 dari Notaris Indrasari Kresnadjaja, S.H., M.Kn. Berdasarkan perjanjian kredit tersebut,
       Perseroan menerima Fasilitas KMK W/A II sebesar Rp.1.500.000.000.000 (satu triliun lima ratus miliar Rupiah), dengan jangka
       waktu penarikan dana 12 (dua belas) bulan sejak tanggal 20 Februari 2023, dan akan jatuh tempo untuk setiap penarikan
       maksimal 36 (tiga puluh enam) bulan sejak tanggal penarikan. Indikasi tingkat suku bunga adalah sebesar 6,00% yang akan
       disesuaikan dengan berdasarkan bunga yang berlaku pada saat penarikan. Atas fasilitas ini, PT Bank Rakyat Indonesia

                                                                51
                                                                56
Page 77
       (Persero) Tbk memberlakukan syarat kepada Perusahaan untuk menjaminkan 100% piutang sewa pembiayaan, anjak piutang
       dan piutang pembiayaan konsumen dari saldo pinjaman di BRI.

       Bank BRI dengan surat tertanggal 27 Februari 2023 menyampaikan bahwa terkait rencana Penawaran Umum Obligasi yang
       akan dilaksanakan Perseroan, tidak memerlukan persetujuan dari Bank BRI, dan Penawaran Umum Obligasi dapat
       dilaksanakan Perseroan sepanjang tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku dan rasio-rasio keuangan yang telah diatur.

14. PT BANK MANDIRI (PERSERO) Tbk (“Bank Mandiri”)

   a. Fasilitas Kredit Jangka Pendek

       Perseroan dan Bank Mandiri telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit Jangka Pendek No.CRO.KP/337/KJP/2018 No.07
       tanggal 9 Oktober 2018 dari Notaris Arry Supratno, S.H., dengan perubahan terakhir sebagaimana dimuat dalam Addendum
       IV (Keempat) Perjanjian Kredit Jangka Pendek No.CRO.KP/337/KJP/2018 tanggal 4 Juli 2022. Berdasarkan perjanjian kredit
       tersebut, Perseroan memperoleh fasilitas kredit jangka pendek maksimal sebesar Rp.500.000.000.000 (lima ratus miliar
       Rupiah), dan akan jatuh tempo pada tanggal 9 Juli 2023. Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar 4,00% - 4,60%.
       Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total
       saldo pinjaman.

   b. Fasilitas Kredit Modal Kerja II Bank Mandiri (“Fasilitas KMK II Bank Mandiri”)

       Perseroan dan Bank Mandiri telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit Modal Kerja No.WCO.KP/285/KMK/2020 No.33
       tanggal 23 November 2020 dari Notaris Aliya Sriwendayani Azhar, S.H., M.H., M.Kn. dan Addendum I (Pertama) Perjanjian
       Kredit Modal Kerja Nomor: WCO.KP/285/KMK/2020 Akta Nomor 33 tanggal 15 Desember 2020. Berdasarkan perjanjian kredit
       tersebut, Perseroan memperoleh Fasilitas KMK II Bank Mandiri maksimal sebesar Rp.250.000.000.000 (dua ratus lima puluh
       miliar Rupiah), dan akan jatuh tempo pada tanggal 15 Desember 2023, 4 Februari 2024, dan 28 Mei 2023. Untuk pinjaman
       yang jatuh tempo pada 28 Mei 2023 sudah lunas dibayarkan dengan sumber dana berasal dari operasional Perseroan. Tingkat
       suku bunga selama tahun 2022 sebesar 7,20% - 8,00%. Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan
       yang lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total saldo pinjaman.

   c. Fasilitas Kredit Modal Kerja III Bank Mandiri (“Fasilitas KMK III Bank Mandiri”)

       Perseroan dan Bank Mandiri telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit Modal Kerja No.WCO.KP/290/KMK/2021 No.01
       tanggal 7 Juli 2021 dari Notaris Aliya Sriwendayani Azhar, S.H., M.H., M.Kn. Berdasarkan perjanjian kredit tersebut, Perseroan
       memperoleh Fasilitas KMK III Bank Mandiri maksimal sebesar Rp.250.000.000.000 (dua ratus lima puluh miliar Rupiah), dan
       akan jatuh tempo pada tanggal 29 September 2024, 14 Oktober 2024, 9 November 2024, dan 12 November 2024. Tingkat
       suku bunga selama tahun 2022 sebesar 6,50%. Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang
       lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total saldo pinjaman.

   d. Fasilitas Kredit Modal Kerja IV Bank Mandiri (“Fasilitas KMK IV Bank Mandiri”)

       Perseroan dan Bank Mandiri telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit Modal Kerja No.WCO.KP/142/KMK/2022 No.29
       tanggal 16 Maret 2022 dari Notaris Aliya Sriwendayani Azhar, S.H., M.H., M.Kn. Berdasarkan perjanjian kredit tersebut,
       Perseroan memperoleh Fasilitas KMK IV Bank Mandiri maksimal sebesar Rp.500.000.000.000 (lima ratus miliar Rupiah), dan
       akan jatuh tempo pada tanggal 25 Maret 2025, 9 Juni 2025, 16 Juni 2025, dan 20 Juni 2025. Tingkat suku bunga selama
       tahun 2022 sebesar 6,25% - 6,35%. Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar
       dari 90 hari sebesar 100% dari total saldo pinjaman.

   e. Fasilitas Kredit Modal Kerja V Bank Mandiri (“Fasilitas KMK V Bank Mandiri”)

       Perseroan dan Bank Mandiri telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit Modal Kerja No.WCO.KP/439/KMK/2022 No.03
       tanggal 2 Agustus 2022 dari Notaris Aliya Sriwendayani Azhar, S.H., M.H., M.Kn. Berdasarkan perjanjian tersebut, Perseroan
       memperoleh Fasilitas KMK V Bank Mandiri maksimal sebesar Rp.500.000.000.000 (lima ratus miliar Rupiah), dan akan jatuh
       tempo pada tanggal 7 Oktober 2024, 17 Oktober 2024, dan 15 November 2024. Tingkat suku bunga selama tahun 2022
       sebesar 6,50% - 6,90%. Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari
       sebesar 100% dari total saldo pinjaman.

   Perseroan telah menyampaikan pemberitahuan rencana Penawaran Umum Obligasi kepada Bank Mandiri dengan surat tanggal
   15 Februari 2023, yang telah diterima Bank Mandiri pada tanggal 21 Februari 2023.

Terkait dengan rencana Perseroan untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi, Perseroan telah memperoleh persetujuan dari dan
menyampaikan pemberitahuan kepada para krediturnya dan tidak terdapat pembatasan-pembatasan (negative covenants) dalam

                                                                52
                                                                57
Page 78
perjanjian-perjanjian yang telah ditandatangani oleh Perseroan dengan para krediturnya yang dapat menghambat Penawaran Umum
Obligasi ini.

6.         KETERANGAN MENGENAI ASET TETAP PERSEROAN

Berdasarkan laporan posisi keuangan Perseroan 31 Desember 2022 dan 2021, Perseroan memiliki aset tetap sebesar Rp34.815.717
ribu dan Rp28.075.035 ribu.

Pada tanggal Prospektus ini, Perseroan memiliki 1 (satu) bidang tanah seluas 110M2 yang diatasnya berdiri bangunan yang digunakan
sebagai kantor cabang, terletak di Jl. Sultan Alauddin, Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar berdasarkan
Sertipikat Hak Guna Bangunan No.23727 tanggal 20 November 2012 berjangka waktu sampai dengan tanggal 10 November 2052,
dan terdaftar atas nama Perseroan (PT BRI Multifinance Indonesia).

7.         ASURANSI

Perseroan dalam menjalankan usahanya telah mengadakan perjanjian pertanggungan asuransi sebagai berikut:

                                                                                  Tipe
     No.              Penanggung                No. Polis Perjanjian                                    Jangka Waktu        Nilai Pertanggungan
                                                                             Pertanggungan
                                            -                          Asuransi Kendaraan             Sampai dengan jatuh   Rp.10.768.951.195,10
                PT BRI Asuransi Indonesia
                                                                       Bermotor                          tempo masing-
 1.              PT Asuransi Central Asia
                                                                                                             masing
                                                                                                        pertanggungan*)
 2.          PT BRI Asuransi Indonesia      1115010323000071           Property All Risks Insurance       31 Des 2022       Rp.46.180.337.991,-
                                                                                                               sd
                                                                                                          31 Des 2023
 3.          PT BRI Asuransi Indonesia      1115011123000033           Earthquake Insurance               31 Des 2022       Rp.46.180.337.991,-
                                                                                                               sd
                                                                                                          31 Des 2023
*) masa pertanggungan akan berakhir antara tanggal 1 Juli 2023 sampai dengan 1 Januari 2028.

8.         TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN (CSR)

Menyadari bahwa keberhasilan Perseroan tidak hanya diukur dari kinerja keuangan tetapi juga peran Perseroan dalam memberikan
kontribusi terhadap para pemangku kepentingan. Perseroan berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi pemangku kepentingan
sesuai dengan nilai BRILiaN Ways yaitu peduli terhadap Masyarakat dan lingkungan. Pelaksanaan CSR bertujuan untuk membangun
hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan antara Perseroan dengan lingkungan serta pemangku kepentingan lainnya.
Ruang lingkup pelaksanaan CSR Perseroan melibatkan Masyarakat sekitar maupun debitur serta memperhatikan aspek ekonomi,
sosial dan lingkungan.

Tanggung Jawab Sosial Terkait Hak Asasi Manusia (HAM)
Perseroan senantiasa menghormati dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Komitmen dan Kebijakan Perseroan beserta seluruh Pekerja berkomitmen menciptakan suasana lingkungan kerja yang mampu
memberikan kepuasan kerja dan adanya kepastian hak dan kewajiban Perseroan maupun Pekerja. Lingkup tanggung jawab sosial
Perseroan terkait HAM dilaksanakan dengan senantiasa menjunjung dasar-dasar hak asasi manusia serta menghormati budaya di
wilayah setempat, memberikan perlakuan yang setara tanpa membedakan aspek apapun kepada setiap pekerja di unit kerja
Perseroan seluruh Indonesia.

Tanggung Jawab Sosial Terkait Praktik Operasi Yang Adil
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan seluruh aktivitas operasional dan bisnis sesuai dengan ketentuan perundangan -
undangan yang berlaku. Hal tersebut dilakukan untuk menjamin aktivitas operasional dan bisnis dilakukan secara sehat, efektif dan
efisien, serta bebas dari korupsi, memberikan perlakuan dan layanan khusus kepada kaum difabel (penyandang disabilitas) serta
menghindarkan Perseroan dari praktik diskriminasi kepada pengguna jasa pembiayaan.

Tanggung Jawab Sosial Terkait Lingkungan Hidup
Perseroan bertekad untuk terus mengurangi dampak negatif dari operasional Perseroan terhadap lingkungan hidup, walaupun
aktivitas operasional Perseroan tidak bersinggungan langsung dengan lingkungan hidup. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan
mendukung gerakan hemat energi, penurunan emisi CO2 yang dihasilkan melalui penggunaan listrik, pemakaian BBM untuk kegiatan
operasional, dan melakukan penyaluran pembiayaan transportasi ramah lingkungan melalui pembiayaan kendaraan listrik berbasis
baterai maupun kendaraan hybrid.




                                                                        53
                                                                        58
Page 79
Tanggung Jawab Sosial Terkait Dengan Ketenagakerjaan, Kesehatan, Dan Keselamatan Kerja
Perseroan menyadari bahwa sumber daya manusia merupakan aset penting bagi Perseroan dan oleh karena itu, Perseroan
berkomitmen untuk memenuhi hak-hak Pekerja sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, menjamin kesehatan
dan keselamatan dalam bekerja, menjalankan upaya pencegahan dan perlindungan kepada pekerja akibat pandemi Covid-19,
meningkatkan komposisi pekerja perempuan, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan yang disesuaikan
dengan kebutuhan pekerja.

Tanggung Jawab Sosial Perseroan Terkait Pengembangan Sosial Kemasyarakatan
Perseroan terus berupaya untuk membangun hubungan yang harmonis dengan Masyarakat di sekitar lingkungan Perseroan yang
saat ini tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Perseroan percaya dengan terjalinnya hubungan dengan Masyarakat dapat
memberikan nilai tambah bagi Perseroan untuk terus tumbuh dan berkembang. Kontribusi nyata ditunjukkan dengan program bantuan
sosial di bulan Ramadhan, kegiatan literasi dan inklusi keuangan, dan renovasi pembangunan gedung sekolah terbuka yang siswanya
menyasar Masyarakat marginal.

Tanggung Jawab Sosial Perseroan Terhadap Konsumen
Perseroan senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada debitur untuk mencapai kepuasan pelanggan.
Perseroan menyadari bahwa debitur merupakan pemangku kepentingan yang memegang peranan penting dalam keberlanjutan
usaha Perseroan. Perseroan juga senantiasa tunduk dan patuh pada peraturan yang berlaku yang terkait dengan perlindungan
konsumen dan Masyarakat sektor jasa keuangan.

Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang telah dilakukan Perseroan pada Tahun 2022

 No.              Kegiatan                      Lokasi              Waktu                         Dokumentasi
 1      Renovasi SMP Terbuka               SMP Terbuka        22 November 2022
        Yayasan Diponegoro Lentera         Diponegoro,
        Ilmu                               Jombang,
                                           Bintaro,
                                           Tangerang
                                           Selatan




 2      Buka Puasa Bersama Anak            Yayasan Mizan      21 April 2022
        Yatim & Penyerahan Bantuan         Amanah,
                                           Cakung, Jakarta
                                           Timur




 3      Bantuan Bencana Gempa              Cianjur, Jawa      1 Desember 2022
        Cianjur, Jawa Barat                Barat




                                                              54
                                                              59
Page 80
9.   STRUKTUR HUBUNGAN KEPEMILIKAN, PENGAWASAN DAN PENGURUSAN PERSEROAN DENGAN PEMEGANG
     SAHAM

Berikut ini adalah struktur kepemilikan Perseroan dan Pemegang Saham Perseroan sampai dengan Prospektus ini diterbitkan.




Pemegang Saham Pengendali Perseroan adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dengan Pemegang Saham Pengendali
Terakhir sebagaimana dimaksud dalam UU P2SK pada tanggal Prospektus ini adalah Negara Republik Indonesia.




                                                             55
                                                             60
Page 81
Hubungan Pengurusan dan Pengawasan Perseroan dengan Pemegang Saham Pengendali

Berikut ini hubungan pengurusan dan pengawasan Perseroan dengan Pemegang Saham Pengendali:

                       Nama                                     BRI                              Perseroan
  Kartika Wirjoatmodjo                                           KU
  Rofikoh Rokhim                                     Wakil Komisaris Utama/KI
  Awan Nurmawan Nuh                                               K
  Rabin Indrajad Hattari                                          K
  Hendrikus Ivo                                                  KI
  Dwi Ria Latifa                                                 KI
  Heri Sunaryadi                                                 KI
  Paripurna Poerwoko Sugarda                                     KI
  Agus Riswanto                                                  KI
  Nurmaria Sarosa                                                KI
  Sunarso                                                       DU
  Catur Budi Harto                                               D
  Handayani                                                      D
  Supari                                                         D
  Ahmad Solichin Lutfiyanto                                      D
  Agus Noorsanto                                                 D
  Agus Sudiarto                                                  D
  Agus Winardono                                                 D
  Amam Sukriyanto                                                D
  Viviana Dyah Ayu R.K.                                          D
  Arga Mahanana Nugraha                                          D
  Andrijanto                                                     D
  Sigit Murtiyoso                                                                                   KU
  Dhoni Ramadi                                                                                       K
  Sumantri Suwarno                                                                                  KI
  Azizatun Azhimah*                                                                                 DU
  Primartono Gunawan**                                                                              DU
  Ari Prayuwana                                                                                     D
  Willy Halim Sugiardi                                                                              D
* efektif tidak menjabat pada bulan Mei 2023
** efektif menjadi Pelaksana Tugas Direktur Utama pada bulan Mei 2023

Keterangan:
 KU      :    Komisaris Utama                                     DU     :   Direktur Utama
 KI      :    Komisaris Independen                                D      :   Direktur
 K       :    Komisaris


B. KETERANGAN SINGKAT MENGENAI PEMEGANG SAHAM BERBENTUK BADAN HUKUM

Berikut keterangan singkat mengenai pemegang saham Perseroan yang berbentuk badan hukum.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”)

BRI adalah pemilik 449.450 saham Perseroan, yang merupakan 99,88% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan Perseroan.

Riwayat Singkat
Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (untuk selanjutnya disebut BRI) didirikan dengan nama De Poerwokertosche Sparbank der
Inslandsche Hoofden atau Bank Priyayi yang didirikan oleh Raden Wiriadmadja dan kawan-kawan pada tanggal 16 Desember 1895.
Anggaran dasar BRI telah mengalami beberapa kali perubahan. BRI berubah statusnya menjadi Perusahaan Perseroan (Persero)
berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 21 tahun 1992 tanggal 29 April 1992 berdasarkan Akta No. 113 tanggal

                                                             56
                                                             61
Page 82
31 Juli 1992 yang dibuat di hadapan Muhani Salim, S.H., Notaris di Jakarta, maka BRI diberi nama PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero). Akta tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.
C2-6584.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992, telah didaftarkan pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan No. 2155-1992
tanggal 15 Agustus 1992 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 73 tanggal 11 September
1992, Tambahan No. 3a. Perubahan terakhir anggaran dasar BRI sebagaimana termaktub dalam Akta No. 4 tanggal 06 Oktober 2021
dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan anggaran dasarnya telah diterima dan
dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat No. AHU-
AH.01.03-0457763 tanggal 7 Oktober 2021.

Maksud dan Tujuan

Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat 1 Anggaran Dasar BRI, maksud dan tujuan BRI adalah untuk melakukan usaha di bidang
Perbankan serta optimalisasi sumber daya yang dimiliki BRI untuk menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat
untuk mendapat/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai BRI dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.

Sesuai dengan ketentuan Pasal 3 Ayat 2 dan 3 Anggaran Dasar BRI, dalam rangka mencapai maksud dan tujuannya BRI dapat
melaksanakan usaha utama sebagai berikut :
a. Menghimpun danan dari Masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan
    dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
b. Memberi kredit.
c. Menerbitkan surat pengakuan hutang.
d. Membeli, menjual atau menjaminkan atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan dan atas perintah nasabahnya :
     i. Surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh BRI selaku Bank yang masa berlakukanya tidak lebih lama dari pada
           kebiasaan dalam perdagangan surat dimaksud.
     ii. Surat pengakuan hutang dan kertas dagang lainnya yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan dalam
           perdagangan surat dimaksud.
     iii. Kertas perbendaharaan negara dan Surat Jaminan Pemerintah.
     iv. Sertifikat Bank Indonesia (SBI).
     v. Obligasi.
     vi. Surat dagang berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
     vii. Instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
e. Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah.
f. Menempatkan dana pada meminjam dana dari atau mememinjamkan dana kepada bank lain, baik dengan menggunakan surat,
    sarana telekomunikasi maupun dengan wesel tunjuk, cek atau sarana lainnya.
g. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak ketiga.
h. Menyediakan tempat untuk menyimpan barangan dan surat berharga.
i. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu kontrak.
j. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat beharga yang tidak tercatat di Bursa
    Efek.
k. Membeli melalui pelalangan atau dengan cara lain agunan baik semua maupun sebagian dalam hal debitur tidak memenuhi
    kewajibannya kepada BRI selaku Bank, dengan ketentuan agunan yang dibeli tersebut dapat dicairkan secepatnya.
l. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan wali amanat.
m. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan lain berdasarkan Prinsip Syariah sesuai dengan ketentuan yang
    ditetapkan oleh yang berwenang.
n. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh yang berwenang.
o. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau perusahaan lain di bidang keuangan, seperti sewa guna usaha, modal
    ventura, perusahaan efek, asuransi, serta lembaga kliring penyelesaian dan penyimpanan, dengan memenuhi ketentuan yang
    ditetapkan oleh yang berwenang.
p. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat kegagalan kredit atau kegagalan pembiayaan
    berdasarkan Prinsip Syariah dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya dengan ketentuan yang ditetapkan oleh
    otoritas yang berwenang.
q. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-
    undangan.
r. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh Bank sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Selain kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud diatas, BRI dapat melakukan kegiatan usaha pendukung/penunjang dalam
rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung/menunjang kegiatan usaha utama sepanjang tidak
bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan usaha yang dijalankan BRI berdasarkan Anggaran Dasar dan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020
adalah Bank Umum Konvensional.


                                                             57
                                                             62
Page 83
Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham

Susunan Pemegang Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. per 31 Desember 2022 berdasarkan Laporan Keuangan per
tanggal 31 Desember 2022 (audited) :

                                                                               Nilai Nominal Rp50,per Saham                Persentase
                               Keterangan                                   Jumlah Lembar      Jumlah Nilai Saham          Kepemilikan
                                                                               Saham                   (Rp)                 Saham (%)
   Modal Dasar
     Saham Seri A Dwiwarna                                                                   1                     50                0,00
     Saham Biasa Seri B                                                        299.999.999.999     14.999.999.999.950              100,00
   Jumlah Modal Dasar                                                          300.000.000.000     15.000.000.000.000              100,00
  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
  Negara Republik Indonesia
   Saham Seri A Dwiwarna                                                                     1                      50               0,00
   Saham Biasa Atas Nama Seri B                                                 80.610.976.875       4.030.548.843.750              53,19
   Kepemilikan Masyarakat dibawah 5%
   - Saham Biasa Atas Nama Seri B                                               70.459.703.129       3.522.985.156.450              46,49
   Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                  151.070.680.004       7.553.534.000.200              99,68
   Saham Treasury                                                                  488.321.600          24.416.080.000               0,32
   Total                                                                       151.559.001.604       7.577.950.080.200             100,00

Susunan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi

Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan No.14 tanggal 13 Maret 2023 dibuat dihadapan Fathiah
Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk adalah
sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama                                               :   Kartika Wirjoatmodjo
Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen                    :   Rofikoh Rokhim
Komisaris                                                     :   Awan Nurmawan Nuh*
Komisaris                                                     :   Rabin Indrajad Hattari
Komisaris Independen                                          :   Hendrikus Ivo
Komisaris Independen                                          :   Heri Sunaryadi
Komisaris Independen                                          :   Paripurna Poerwoko Sugarda
Komisaris Independen                                          :   Dwi Ria Latifa
Komisaris Independen                                          :   Nurmaria Sarosa
Komisaris Independen                                          :   Agus Riswanto

*) Efektif setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test). BRI pada saat ini sedang dalam proses
pemenuhan administrasi dalam rangka proses penilaian kemampuan dan kepatutan Sdr. Awan Nurmawan Nuh.

Direksi
Direktur Utama                                                :   Sunarso
Wakil Direktur Utama                                          :   Catur Budi Harto
Direktur                                                      :   Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari
Direktur                                                      :   Agus Noorsanto
Direktur                                                      :   Agus Sudiarto
Direktur                                                      :   Agus Winardono
Direktur                                                      :   Supari
Direktur                                                      :   Andrijanto
Direktur                                                      :   Amam Sukriyanto
Direktur                                                      :   Arga Mahanana Nugraha
Direktur                                                      :   Achmad Solichin Lutfiyanto
Direktur                                                      :   Handayani




                                                                     58
                                                                     63
Page 84
Ikhtisar Data Keuangan Penting
                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                               Pada tanggal 31 Desember dan untuk tahun yang
                                   Keterangan                                           berakhir pada tanggal tersebut
                                                                                       2022                        2021
 Aset                                                                                   1.865.639.010               1.678.097.734
 Liabilitas                                                                             1.562.243.693               1.386.310.930
 Ekuitas                                                                                  303.395.317                 291.786.804
 Pendapatan Bunga dan Syariah                                                             151.874.816                 143.523.329
 Total Beban Operasional Lainnya                                                           82.191.967                  75.918.108
 Laba Usaha                                                                                64.596.701                  40.992.065
 Laba Bersih                                                                               51.408.207                  30.755.766

C. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN

Struktur Pengurusan dan Pengawasan

Pada tanggal Prospektus ini, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama                         :   Sigit Murtiyoso
Komisaris                               :   Dhoni Ramadi
Komisaris Independen                    :   Sumantri Suwarno

Direksi
Pelaksana Tugas Direktur Utama &
Direktus Bisnis                         :   Primartono Gunawan
Direktur Operasional                    :   Willy Halim Sugiardi
Direktur Manajemen Risiko               :   Ari Prayuwana

Susunan Dewan Komisaris Perseroan sebagaimana diuraikan di atas dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No.10 tanggal
20 Oktober 2022 dibuat dihadapan Arry Supratno, S.H., Notaris di Jakarta, yang pemberitahuan perubahan datanya telah diterima
dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat No.AHU-
AH.01.09-0068106 tanggal 21 Oktober 2022 dan susunan Direksi Perseroan sebagaimana diuraikan di atas telah dimuat dalam Akta
Pernyataan Keputusan Rapat No.02 tanggal 9 Mei 2022 dibuat dihadapan Arry Supratno, S.H., Notaris di Jakarta, yang
pemberitahuan perubahan datanya telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum Dan
Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.09-0011879 tanggal 12 Mei 2022.

Penunjukan Primartono Gunawan sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama berdasarkan Keputusan Sirkuler Di Luar Rapat Dewan
Komisaris Perseroan pada tanggal 26 Mei 2023 dan telah sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan.

Berdasarkan ketentuan anggaran dasar Perseroan, para anggota Dewan Komisaris dan Direksi diangkat atau diberhentikan oleh
Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak ditutupnya RUPS dimana mereka
diangkat dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan setelah masa jabatan 3 (tiga) tahun pertama berakhir, dengan
tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan mereka sewaktu-waktu.

Penunjukan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan POJK No. 33/2014.

Seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi ketentuan mengenai pembatasan rangkap jabatan
sebagaimana diuraikan dalam Peraturan OJK No. 33/2014.




                                                               59
                                                               64
Page 85
Berikut adalah keterangan singkat dari masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan:

Dewan Komisaris

                                 Sigit Murtiyoso – Komisaris Utama
                                 Warga Negara Indonesia, usia 58 tahun. Beliau ditunjuk sebagai Komisaris Utama Perseroan
                                 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 25 April 2022 sebagaimana dimuat
                                 dalam Akta No. 35 tanggal 25 April 2022 yang dibuat oleh Arry Supratno, SH, Notaris
                                 berkedudukan di Jakarta Pusat, dan telah memperoleh persetujuan OJK atas hasil penilaian
                                 kemampuan dan kepatutan sesuai dengan Surat Keputusan No.KEP-405/NB.11/2022
                                 tanggal 12 Juli 2022. Beliau Lulus dari Universitas Sebelas Maret, Surakarta dengan gelar
                                 Sarjana Hukum pada tahun 1988. Selama berkarir, beliau memiliki pengalaman dalam
                                 berbagai jabatan antara lain:

                                 Riwayat Pekerjaan:
                                 2022 – sekarang:       Komisaris Utama PT BRI Multifnance Indonesia
                                 2019 – 2022:           Direktur Ritel Agri & Pendanaan PT Bank Rakyat Indonesia
                                                        Agroniaga Tbk
                                 2018 – 2019:           Pemimpin Cabang Khusus PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                                 2016 – 2018:           Kepala Divisi Institutions 2 Kantor Pusat (Pejabat Eksekutif) PT Bank
                                                        Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

                                 Dhoni Ramadi – Komisaris

                                Warga Negara Indonesia, usia 44 tahun. Beliau ditunjuk sebagai Komisaris Perseroan dalam
                                Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 25 April 2022 sebagaimana dimuat dalam
                                Akta No. 35 tanggal 25 April 2022 yang dibuat oleh Arry Supratno, SH, Notaris berkedudukan
                                di Jakarta Pusat.

                                 Beliau Lulus dari Universitas Trisakti, dengan gelar Sarjana Teknik pada tahun 2001, dan
                                 meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Pelita Harapan pada tahun 2020.

                                 Riwayat Pekerjaan:
                                 2022 – sekarang:       Komisaris PT BRI Multifinance Indonesia
                                 2023 – sekarang:       Division Head Funding & retail Sales Management PT Bank Rakyat
                                                        Indonesia (Persero) Tbk
                                 2020 – 2022:           Division Head Retail Payment PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
                                                        Tbk
                                2017 – 2020:            Wakil Kepala Divisi Retail Payment Bidang Bisnis Merchant Divisi
                                                        Retail Payment PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                                2015 – 2017:            Wakil Kepala Divisi Kartu Kredit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
                                                        Tbk

                                Sumantri Suwarno – Komisaris Independen
                                Warga Negara Indonesia, berusia 46 tahun, menjabat sebagai Komisaris Independen PT BRI
                                Multifinance Indonesia sejak Mei 2020. Beliau ditunjuk sebagai Komisaris Independen
                                Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 19 Mei 2020 yang
                                ditegaskan dalam Akta No.06 tanggal 7 Januari 2021, serta telah memperoleh persetujuan OJK
                                atas hasil penilaian kemampuan dan kepatutan sesuai dengan Surat Keputusan No.KEP-
                                453/NB.11/2020 tanggal 18 Desember 2020. Beliau lulus dari Universitas Indonesia dengan
                                gelar Sarjana Ekonomi di tahun 2002 dan memulai karir sejak tahun 2004. Selama berkarir,
                                beliau memiliki pengalaman dalam berbagai jabatan antara lain:

                                Riwayat Pekerjaan:
                                2021 – sekarang        Direktur Pengembangan Bisnis PT Rukun Raharja
                                2020 – sekarang:       Komisaris Independen PT BRI Multifnance Indonesia
                                2019 – sekarang:       Komisaris PT Sirius Surya Sentosa
                                2020:                  Komisaris PT IPC TPK




                                                             60
                                                             65
Page 86
Direksi
          Primartono Gunawan – Plt. Direktur Utama & Direktus Bisnis
          Warga Negara Indonesia, 58 tahun. Beliau menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama
          dan Direktur Bisnis PT BRI Multifinance Indonesia sejak Mei 2020. Beliau ditunjuk sebagai
          Direktur Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 19 Mei 2020 yang
          ditegaskan dalam Akta No.06 tanggal 7 Januari 2021, serta telah memperoleh persetujuan OJK
          atas hasil penilaian kemampuan dan kepatutan sesuai dengan Surat Keputusan No.KEP-
          454/NB.11/2020 tanggal 18 Desember 2020. Pada tanggal 26 Mei 2023, beliau ditunjuk sebagai
          Pelaksana Tugas Direktur Utama berdasarkan Keputusan Sirkuler di Luar Rapat Dewan
          Komisaris Perseroan. Beliau lulus dari Universitas Lampung dengan gelar Sarjana Sosial
          Ekonomi Pertanian di tahun 1988 dan memperoleh gelar Magister Hukum dari Universitas Gadjah
          Mada, Yogyakarta, di tahun 2014. Memulai karir perbankan di PT Bank Rakyat Indonesia
          (Persero) Tbk sejak tahun 1989. Selama menjabat, beliau pernah menempati beberapa posisi
          jabatan antara lain:

          Riwayat Pekerjaan:
          26 Mei 2023 – sekarang:    Pelaksana Tugas Direktur Utama PT BRI Multifnance Indonesia
          Mei 2020 – sekarang:       Direktur Bisnis PT BRI Multifnance Indonesia
          2019 – 2020:               Kepala Divisi Kredit Konsumer Kantor Pusat PT Bank Rakyat
                                     Indonesia (Persero) Tbk
          2018 – 2019:               Kepala Divisi, Divisi Bisnis Ritel Kantor Pusat PT Bank Rakyat
                                     Indonesia (Persero) Tbk
          2017 – 2018:               Wakil Pemimpin Wilayah Bidang Bisnis Kanwil Semarang PT Bank
                                     Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
          2016 – 2017:               Wakil Pemimpin Wilayah Bidang Bisnis Kanwil Makassar PT Bank
                                     Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
          2014 – 2016:               Pemimpin Cabang, Kantor Cabang Kediri, Kantor Wilayah Malang
                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
          2013 – 2014:               Pemimpin Cabang, Kantor Cabang Malang Martadinata, Kantor
                                     Wilayah Malang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
          2010 – 2013:               Pemimpin Cabang, Kantor Cabang Cianjur, Kantor Wilayah
                                     Bandung PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
          2009 – 2010:               Pemimpin Cabang, Kantor Cabang Jakarta Pierre Tendean, Kantor
                                     Wilayah Jakarta 2 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
          2007 – 2009:               Pemimpin Cabang, Kantor Cabang Muntilan, Kantor Wilayah
                                     Yogyakarta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
          2005 – 2007:               Pemimpin Cabang, Kantor Cabang Muara Enim, Kantor Wilayah
                                     Palembang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
          2001 – 2005:               Pemimpin Cabang, Kantor Cabang Pangkalan Bun, Kantor Wilayah
                                     Banjarmasin PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
          1999 – 2001:               Pemimpin Cabang, Kantor Cabang Biak, Kantor Wilayah Jayapura
                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
          1995 – 1998:               Wakil Pemimpin Cabang Kupang, Kantor Wilayah Denpasar
                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
          1989 – 1995:               Staff Divisi Internasional PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

          Ari Prayuwana – Direktur Manajemen Risiko
          Warga Negara Indonesia, 58 tahun, menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko PT BRI
          Multifinance Indonesia sejak Mei 2020. Beliau ditunjuk sebagai Direktur Perseroan dalam Rapat
          Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 19 Mei 2020 yang ditegaskan dalam Akta No.06
          tanggal 7 Januari 2021, serta telah memperoleh persetujuan OJK atas hasil penilaian
          kemampuan dan kepatutan sesuai dengan Surat Keputusan No.KEP-455/NB.11/2020 tanggal 18
          Desember 2020. Beliau menyandang gelar Sarjana Sosial Ekonomi Pertanian dari Institut
          Pertanian Bogor di tahun 1989 dan Magister Ekonomi Pertanian di tahun 2006. Beliau memulai
          karir perbankan di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sejak tahun 1992. Selama berkarir,
          beliau memiliki pengalaman di beberapa posisi jabatan, antara lain:




                                          61
                                          66
Page 87
                            Riwayat Pekerjaan:
                            2020 – sekarang:            Direktur Manajemen Risiko PT BRI Multifinance Indonesia
                            2018 – 2020:                Kepala Divisi Kebijakan Risiko Kredit PT Bank Rakyat Indonesia
                                                        (Persero) Tbk
                            2017 – 2018:                Wakil Kepala Divisi Pengadaan Barang & Jasa PT Bank Rakyat
                                                        Indonesia (Persero) Tbk
                            2016 – 2017:                Wakil Kepala Divisi Akuntansi Manajemen & Keuangan PT Bank
                                                        Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                            2010 – 2016:                Kepala Bagian Laporan Divisi Akuntansi Manajemen & Keuangan
                                                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                            2006 – 2010:                Manajer Implementasi Sistem Internal Rating PT Bank Rakyat
                                                        Indonesia (Persero) Tbk
                            2002 – 2005:                Staff 2 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                            1992 – 2001:                Staff 1 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

                            Willy Halim Sugiardi – Direktur Operasional
                            Warga Negara Indonesia, usia 49 tahun, Direktur Operasional PT BRI Multifinance Indonesia
                            sejak Juli 2018. Beliau ditunjuk sebagai Direktur Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang
                            Saham Luar Biasa tanggal 30 Juli 2018 yang dimuat dalam Akta No.37 tanggal 13 Agustus 2018,
                            serta telah memperoleh persetujuan OJK atas hasil penilaian kemampuan dan kepatutan sesuai
                            dengan Surat Keputusan No.KEP-978/NB.11/2018 tanggal 29 Oktober 2018. Pada RUPS
                            Tahunan tanggal 25 April 2022, beliau diangkat kembali sebagai Direktur Operasional
                            sebagaimana dinyatakan dalam akta PKR No. 2 tanggal 9 Mei 2022. Lulusan Swinburne
                            University of Technology, Melbourne, Victoria, Australia dengan gelar Bachelor of Business pada
                            tahun 1995.

                            Riwayat Pekerjaan:
                            2019 – sekarang:            Direktur Operasional & Keuangan PT BRI Mutlfinance Indonesia
                            2018 – 2019:                Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko PT BRI Mutlfinance
                                                        Indonesia
                            2016 – 2018:                Chief Operation Manager 2 PT BRI Multifinance Indonesia
                                                        membawahi Departemen Middle Office (rangkap sebagai Kepala
                                                        Departmen), Corporate Planning (rangkap sebagai Kepala
                                                        Departemen), Credit Administration, Credit Research
                            2014 – 2016:                Chief Operation Manager 2 PT BTMU-BRI Finance membawahi
                                                        Departemen Corporate Planning (rangkap sebagai Kepala
                                                        Departemen), SDM, Credit & Research, Information Technology
                            2013 – 2014:                Chief Operation Manager 2 PT BTMU-BRI Finance membawahi
                                                        Departmen Corporate Planning (rangkap sebagai Kepala
                                                        Departemen), SDM (rangkap sebagai Kepala Departemen), Credit
                                                        Research, Information Technology
                            2011 – 2013:                Chief Operation Manager PT BTMU-BRI Finance membawahi
                                                        Departemen       Credit Research (rangkap sebagai Kepala
                                                        Departemen), Corporate Planning (rangkap sebagai Kepala
                                                        Departemen), Credit Administration
                            2010 – 2011:                Chief Operation Manager 2 PT BTMU-BRI Finance membawahi
                                                        Departemen Credit Research (rangkap sebagai Kepala
                                                        Departemen), Legal (rangkap sebagai Kepala Departemen),
                                                        Corporate Planning (rangkap sebagai Kepala Departemen), Credit
                                                        Administration
                            2007 – 2010:                Head of Credit Research Department PT BTMU-BRI Finance
                            2004 – 2007:                Wiraswasta
                            2001 – 2004:                Head of Credit Research Department PT UFJ-BRI Finance
                            2000 – 2001:                Head of Industrial Research Department PT Sanwa- BRI Finance
                            1998 – 2000:                Head of Financial Restructure & Corporate Business Department
                                                        PT Sanwa- BRI Finance
                            1997 – 1998:                Head of Credit Supervision Department PT Sanwa- BRI Finance
                            1996 – 1997:                Staff Credit Analyst PT Sanwa- BRI Finance

Tidak terdapat hubungan kekeluargaan di antara anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris dan pemegang saham Perseroan.


                                                             62
                                                             67
Page 88
D. TATA KELOLA PERUSAHAAN

1.   DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

Ruang Lingkup Pekerjaan Dewan Komisaris Dan Direksi

Sesuai dengan tugas dan wewenang Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang diatur dalam Anggaran Dasar yang berlaku,
Dewan Komisaris mempunyai tugas utama untuk memberi nasihat kepada Direksi apabila diperlukan, dan mengawasi jalannya
pengurusan Perseroan yang dilakukan oleh Direksi. Dewan Komisaris melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara
pofessional dan tidak terlibat dalam pengambilan keputusan terkait dengan kegiatan operasional kecuali hal-hal lain yang ditetapkan
dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Direksi bertugas menjalankan segala professi yang berkaitan dengan pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan dan
sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar Pengadilan tentang segala hal
dan segala kejadian dengan pembatasan-pembatasan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar
dan/atau Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan senantiasa dituntut untuk melaksanakannya dengan penuh profesionalitas,
beretika, sehingga perlu penyelarasan etika usaha dan etika kerja dengan Visi dan Misi Perseroan serta Panduan Pelaksanaan GCG.

Tugas dan wewenang Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dapat dilihat secara lebih rinci pada Bab Anggaran Dasar.

Frekuensi rapat dan tingkat kehadiran Dewan Komisaris

Rapat Dewan Komisaris dilaksanakan sekurang-kurangnya satu kali dalam satu bulan. Rapat Dewan Komisaris terdiri dari rapat
internal antara anggota Dewan Komisaris maupun rapat dengan Direksi. Di tahun 2022, Dewan Komisaris mengikuti rapat internal
sebanyak 4 kali, dan rapat gabungan antara Dewan Komisaris dengan Direksi sebanyak 12 kali.

Tingkat kehadiran rapat Dewan Komisaris per tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                                     Rapat Dewan Komisaris
               Nama                            Jabatan
                                                                 Jumlah Rapat         Jumlah Kehadiran     Persentase
  Sigit Murtiyoso*                     Komisaris Utama                3                      3               100%
  Dhoni Ramadi*                        Komisaris                      3                      3               100%
  Sumantri Suwarno                     Komisaris Independen           4                      4               100%
* bergabung setelah April 2022 dan telah mendapat persetujuan OJK

Frekuensi rapat dan tingkat kehadiran Direksi

Rapat Direksi PT BRI Multifinance Indonesia dilaksanakan sekurang-kurangnya satu kali dalam satu bulan. Selain menghadiri Rapat
Direksi bulanan dan hadir dalam Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi.

Tingkat kehadiran rapat Direksi per tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                                          Rapat Direksi
               Nama                            Jabatan
                                                                     Jumlah Rapat      Jumlah Kehadiran           Persentase
 Azizatun Azhimah                      Direktur Utama                     12                  12                    100%
 Primartono Gunawan                    Plt. Direktur Utama                12                  12                    100%
                                       & Direktur
 Ari Prayuwana                         Direktur                          12                    12                    100%
 Willy Halim Sugiardi                  Direktur                          12                    12                    100%

Frekuensi rapat gabungan dan tingkat kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi

Sebagaimana telah diatur dalam POJK No. 33/2014, Rapat gabungan antara Dewan Komisaris dan Direksi dilaksanakan guna
membahas laporan-laporan berkala dari Direksi, membahas permasalahan perusahaan, serta respon Komisaris untuk memberi
tanggapan, catatan dan nasihat kepada Direksi. Rapat gabungan dilaksanakan paling sedikit satu kali dalam satu bulan. Komisaris
Utama dapat mengundang Direktur Utama untuk menyelenggarakan rapat gabungan sekurang-kurangnya tujuh hari sebelum rapat
diadakan. Sepanjang tahun 2022, rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi dilaksanakan sebanyak 12 (dua belas) kali dengan
tingkat kehadiran sebagai berikut:


                                                                63
                                                                68
Page 89
                                                                        Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
                Nama                          Jabatan
                                                                    Jumlah Rapat   Jumlah Kehadiran       Persentase
 Dewan Komisaris
 Sigit Murtiyoso*                      Komisaris Utama                    8                   8                      100%
 Dhoni Ramadi*                         Komisaris                          8                   8                      100%
 Sumantri Suwarno                      Komisaris Independen              12                  12                      100%

 Direksi
 Azizatun Azhimah                      Direktur Utama                    12                  12                      100%
 Primartono Gunawan                    Plt. Direktur Utama &             12                  12                      100%
                                       Direktur
  Ari Prayuwana                        Direktur                          12                  12                      100%
  Willy Halim Sugiardi                 Direktur                          12                  12                      100%
* bergabung setelah April 2022 dan telah mendapat persetujuan OJK

Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris dalam 1 (satu) tahun terakhir

Selama tahun 2022, Dewan Komisaris telah melaksanakan tugas, kewajiban dan tanggungjawabnya dalam rangka melakukan
pengawasan pengawasan berkala secara umum dan/atau spesifik terhadap kebijakan pengurusan, dan jalannya pengurusan
padaumumnya baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan yang dilakukan oleh Direksi serta memberikan arahan, nasihat
kepada Direksi, termasuk pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana Jangka Panjang Perusahaan, Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan, pemenuhan ketentuan Anggaran Dasar, Keputusan RUPS serta peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk
kepentingan Perusahaan, dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan. Tugas, kewajiban dan tanggungjawab tersebut antara
lain dilakukan melalui Rapat Dewan Komisaris, Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi, atau Rapat dan Evaluasi bersama komite-
komite di bawah Dewan Komisaris.

Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris

Dalam pemberian remunerasi bagi Dewan Komisaris, Perseroan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta mengacu pada
peraturan perundangan yang berlaku. Saat ini Perseroan telah menerapkan tata kelola yang baik dalam pemberian remunerasi
kepada Dewan Komisaris. Penetapan remunerasi Dewan Komisaris dilakukan dengan tata cara sebagai berikut:

1.    Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan evaluasi struktur dan besaran remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris dengan
      mempertimbangkan pencapaian kinerja, hasil benchmark dengan industri sejenis (peers), skala dan kompleksitas usaha, serta
      kemampuan keuangan perusahaan. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Komite Nominasi dan Remunerasi merekomendasikan
      remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris dalam Rapat Dewan Komisaris.
2.    Dewan Komisaris mengajukan usualn mengenai remunerasi serta tantiem untuk anggota Direksi dan Dewan Komisaris kepada
      Pemegang Saham.
3.    Pemegang Saham dapat menyetujui dan menetapkan usulan remunerasi serta tantiem bagi Dewan Komisaris dan Direksi.
      Dalam hal Pemegang Saham tidak menyetujui usulan tersebut, maka Dewan Komisaris dan Direksi akan menggunakan struktur
      dan besaran remunerasi yang sama seperti tahun buku sebelumnya.

Pelatihan Untuk Dewan Komisaris dan Direksi

Untuk menumbuhkembangkan serta pemutakhiran kompetensi, Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan mengikuti training dan
pelatihan baik yang diselenggarakan secara internal (inhouse) maupun oleh eksternal. Adapun pelatihan dan pengembangan yang
telah diikuti oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagaimana tabel berikut:

Daftar Pelatihan dan Pengembangan Direksi


                                                        Azizatun    Primartono                 Willy      Internal     Eksternal
 No      Tanggal             Nama Program                                          Ari P.
                                                          A. *          G.                     H. S.     (inhouse)      (Public)

 1.     09/022021     Penguatan Peran Direksi dan          ✔             -           -            -          -              ✔
                      Dewan Komisaris Penyedia
                      Jasa Keuangan Non-Bank
                      dalam Menunjang Efektivitas
                      Penerapan Program APU PPT
 2.     23/02/2021    Seminar Online Multifinance          ✔             -           -            -          -              ✔
                      2021 Bertumbuh di tengah
                      pandemi

                                                               64
                                                               69
Page 90
                                                      Azizatun         Primartono                 Willy          Internal     Eksternal
 No     Tanggal             Nama Program                                             Ari P.
                                                        A. *               G.                     H. S.         (inhouse)      (Public)

 3.    27/04/2021    Seminar Online Peluang dan           -                -          ✔            ✔                -            ✔
                     Tantangan Kebijakan
                     Restrukturisasi Tahap 2
 4.    27/07/2021    Refreshment Sertifikasi             ✔                 -           -            -               -            ✔
                     Manajemen Risiko, “Prospek
                     Bisnis Perbankan Menuju
                     Herd Immunity dan kaitannya
                     dengan risiko pasar &
                     Perkembangan Ekonomi
                     Global dan Domestik di masa
                     pandemi terhadap risiko
                     Likuiditas dan Risiko Kredit”
 5.    27/07/2021    Seminar Online Cross-Industry        -                ✔          ✔             -               -            ✔
                     Collaboration For Multifinance
 6.    28/07/2021    Sertifikasi Treasury Dealer         ✔                 -           -            -               -            ✔
                     Level Advance
 7.    29/07/2021    Global Development in Digital       ✔                 -           -            -               -            ✔
                     Finance
 8.    28/09/2021    Seminar Online Economic             ✔                 ✔           -           ✔                -            ✔
                     Outlook 2022


 9.    19/11/2021      Webinar Series In Wealth          ✔                 -           -            -               -            ✔
                       Management 2021 Part 2
  10. 23/11/2021 Seminar Online                          ✔                 -           -            -               -            ✔
                       Mengembangkan SDM dan
                       Digitalisasi di Era Pandemi
  11. 01/03/2022 Seminar Online Momentum                 ✔                 ✔           -           ✔                -            ✔
                       Pemulihan Industri
                       Pembiayaan
  12. 31/05/2022 Seminar Online Tantangan                ✔                 -          ✔            ✔                -            ✔
                       Percepatan Transformasi
                       Ekonomi Digital
  13. 27/07/2022 Mengelola Risiko di Tengah              -                 ✔          ✔             -               -            ✔
                       Ketidakpastian
  14. 27/09/2022 Seminar Online “Economic                ✔                 -           -            -               -            ✔
                       Outlook 2023”
  15. 01/12/2022 Konferensi Nasional                     -                 -          ✔             -               -            ✔
              s/d      Profesional Manajemen Risiko
         02/12/2022 VIII "ESG Investing and Risk
                       Mitigation"
*Efektif tidak menjabat pada bulan Mei 2023

Daftar Pelatihan dan Pengembangan Dewan Komisaris


                                                                                       Sumantri          Internal           Eksternal
 No      Tanggal            Nama Program               Sigit M.*         Dhoni R.*
                                                                                         S.             (inhouse)            (Public)
 1.     27/072021    Cross-Industry Collaboration             -                -              -             -                  ✔
                     For Multifinance
 2.    23/11/2021    Seminar Online                           -                -              ✔             -                  ✔
                     Mengembangkan SDM dan
                     Digitalisasi di Era Pandemi
 3.    25/05/2022    Sertifikasi Dasar Pembiayaan         ✔                    ✔              -             -                  ✔
                     Komisaris




                                                                  65
                                                                  70
Page 91
 4.    27/07/2022     Mengelola Risiko di Tengah          -             -             ✔              -               ✔
                      Ketidakpastian

 5.    27/09/2022     Seminar Online “Economic           ✔              ✔              -             -               ✔
                      Outlook 2023”

* bergabung setelah April 2022 dan telah mendapat persetujuan OJK

Remunerasi Dewan Komisaris Dan Anggota Direksi

Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi berpedoman pada ketentuan Komite Nominasi dan Remunerasi yang
dikeluarkan oleh Perseroan. Pemberian remunerasi juga mempertimbangkan beberapa aspek diantaranya kinerja keuangan
Perseroan, benchmark dengan market, kecukupan dan penguatan permodalan, maupun aspek stabilitas keuangan.

Remunerasi berupa gaji/honorarium dan tunjangan yang diberikan kepada Dewan Komisaris pada tahun 2022 dan 2021 adalah
masing – masing sebesar Rp3.100.456.590,- (Tiga Miliar Seratus Juta Empat Ratus Lima Puluh Enam Ribu Lima Ratus Sembilan
Puluh Rupiah) dan Rp2.508.093.564,- (Dua Miliar Lima Ratus Delapan Juta Sembilan Puluh Tiga Ribu Lima Ratus Enam Puluh Empat
Rupiah).

Remunerasi berupa gaji/honorarium dan tunjangan yang diberikan kepada Direksi Perseroan pada tahun 2022 dan 2021 adalah
masing – masing sebesar Rp9.592.438.410,- (Sembilan Miliar Lima Ratus Sembilan Puluh Dua Juta Empat Ratus Tiga Puluh Delapan
Ribu Empat Ratus Sepuluh Rupiah) dan Rp7.748.570.187,- (Tujuh Miliar Tujuh Ratus Empat Puluh Delapan Juta Lima Ratus Tujuh
Puluh Ribu Seratus Delapan Puluh Tujuh Rupiah).

2.    SEKRETARIS PERUSAHAAN

Perseroan telah memiliki fungsi sekretaris perusahaan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 35/2014, yaitu dengan diangkatnya
R. M. Taufiq Kurniadihardja sebagai Sekretaris Perusahaan berdasarkan Keputusan Direksi Perseroan No. 075/DIR/HRD/04-2022
tanggal 29 April 2022 perihal Penugasan Pekerja Sebagai Sekretaris Perusahaan, kemudian pada tanggal 1 Oktober 2022, Sdr R.
M. Taufiq Kurniadihardja ditetapkan sebagai Kepala Desk Sekretariat Perusahaan.

Pengangkatan R. M. Taufiq Kurniadihardja sebagai Sekretaris Perusahaan telah sesuai dengan ketentuan POJK No. 35/2014.

 Nama                        :   R. M. Taufiq Kurniadihardja
 Jabatan                     :   Kepala Desk Sekretariat Perusahaan
 Tempat, tanggal lahir       :   Bandung, 11 Agustus 1967
 Usia                        :   55 Tahun
 Kewarganegaraan             :   Indonesia
 Domisili                    :   Tangerang Selatan
 Alamat                      :   Villa Melati Mas Blok U-12A/10, RT 057/RW 008, Kel. Jelupang, Kec. Serpong Utara, Kota
                                 Tangerang Selatan 15323, Banten.
 No. Telp                    :   08118859878
 Fax                         :   -
 Email                       :   taufiq@brifinance.co.id
 Website                     :   https://www.brifinance.co.id/

Riwayat Pendidikan:
 Tahun                           Pendidikan
 1991                        :   Sarjana Hukum Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Jurusan Hukum Internasional.




                                                              66
                                                              71
Page 92
Pengalaman Kerja
 Tahun                            Jabatan                                                       Perusahaan
 Okt 2022 s/d Sekarang       :    Kepala Desk Sekretariat Perusahaan                            PT BRI Multifinance Indonesia
 Apr 2022 s/d Okt 2022       :    Sekretaris Perusahaan                                         PT BRI Multifinance Indonesia
 Okt 2021 s/d Apr 2022       :    Group Head Corporate Legal & Corporate Secretary              PT BRI Multifinance Indonesia
                                  Group Head Corporate Legal & Collection; GH Corporate         PT BRI Multifinance Indonesia
 Jan 2011 s/d Sep 2021       :
                                  Legal & SOP; GH Corporate Legal
 Jan 2001 s/d Des 2010       :    Partner                                                       AZLIA & Partners
 Nov 2008 s/d Aug 2010       :    Corporate Secretary                                           PT Indoexchange Tbk
 1992 s/d 2000               :    Manager Legal & Collection Department                         PT Sanwa-BRI Finance

Sekretaris Perusahaan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris, Direksi, serta Pemegang Saham Utama dan
Pengendali.

Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Perusahaan

Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan diuraikan sebagai berikut:

1. Penyusunan dan penyempurnaan strategi Sekretariat Perusahaan
2. Penyusunan, implementasi, dan evaluasi strategi komunikasi Perusahaan
3. Penyusunan, implementasi, dan evaluasi program event/pameran, dan pemberian sponsorship Perusahaan
4. Penyusunan, implementasi, dan evaluasi strategi dan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Community
   Development
5. Pengelolaan, penatakerjaan, dan administrasi aktivitas kesekretariatan Perusahaan
6. Pengelolaan kepatuhan terhadap ketentuan yang terkait dengan peran Perusahaan sebagai emiten, termasuk ketentuan regulator,
   pasar modal, dan lain – lain
7. Penatakerjaan aktivitas Dewan Komisaris dan Direksi

Program Pelatihan Sekretaris Perusahaan

Dalam rangka mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan, Sekretaris Perusahaan mengikuti program pelatihan baik yang
diselenggarakan secara internal (inhouse) maupun oleh eksternal. Adapun program pelatihan yang telah diikuti oleh Sekretaris
Perusahaan Perseroan adalah sebagaimana tabel berikut:

 No          Tanggal                               Nama Program                           Penyelenggara           Lokasi
  1         13/01/2022            Webinar OJK: “Kesiapan Industri Jasa Keuangan               OJK                 Online
                                  dalam Mendukung Literasi Digital Konsumen Jasa
                                                      Keuangan”
     2      27/01/2022                Webinar OJK: “The Impact of ESG on the                   OJK                Online
                                   Performance of the Financial Services Industry”
     3    22/03/2022 s.d.          Pelatihan Sertifikasi Manajemen Risiko Level 1        Badan Sertifikasi        Online
            23/03/2022                                                                   Manajemen Risiko
     4      18/05/2022                In-house Training: “Leadership Excellence &           Perseroan             Offline
                                                Advancement Program”
     5      27/07/2022           Hukum Online International Law Webinar Series: “The      Hukum Online            Online
                                  Fate of the Draft of Personal Data Protection Law in
                                                        Indonesia”
     6      24/08/2022            Pelatihan/Sosialisasi Peraturan Pencatatan, Sistem        Bursa Efek            Online
                                      Sarana Pelaporan SPE-IDXNet dan Laporan               Indonesia
                                               Keuangan Berbasis XBRL,
     7      01/09/2022             Webinar OJK: “Prospek Hak Kekayaan Intelektual              OJK                Online
                                                Sebagai Jaminan Utang”
     8      04/11/2022               Webinar OJK: “Menciptakan Stabilitas Sistem               OJK                Online
                                   Keuangan Melalui Pengembangan Industri Jasa
                                   Keuangan yang Sehat, Efisien dan Berintegritas”
     9      17/11/2022             Webinar OJK: “Peluang dan Tantangan IJK dalam               OJK                Online
                                 Mendukung Pembiayaan Kendaraan Bermotor Listrik
                                                    Berbasis Baterai”
 10       13/12/2022 s.d.           In-house Training Desk Sekretariat Perusahaan           Perseroan             Online
            14/12/2022


                                                               67
                                                               72
Page 93
 No            Tanggal                              Nama Program                          Penyelenggara         Lokasi
 11           10/01/2023           Webinar OJK: “Outlook Industri Jasa Keuangan di            OJK               Online
                                                     Tahun 2023”
 12           19/01/2023             Webinar IDX-PWC: “Membuka Peluang melalui                 OJK              Online
                                               Peningkatan ESG Rating”
 13           02/02/2023           Webinar OJK: “Implementasi Artificial Intelligent di        OJK              Online
                                                Industri Jasa Keuangan”
 14           07/02/2023         In-house Training: Pelatihan Internal Audit ISO 37001:     Perseroan           Offline
                                                      2016 SMAP
 15           22/02/2023            KNKG: Sosialisasi Pedoman Umum Governansi             Komite Nasional       Hybrid
                                    Korporat Indonesia & Annual Report Award 2022           Kebijakan
                                                                                           Gevernansi &
                                                                                            Bursa Efek
                                                                                            Indonesia
 16           23/02/2023            Webinar OJK: “The Role of GRC in Supporting                OJK              Online
                                           Financial Sector Performance”

3.    KOMITE AUDIT

Berdasarkan POJK No. 55/2015 dan POJK No. 29/POJK.05/2020 tentang Perubahan Atas Peraturan OJK No.30/POJK.05/2014
tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan (“POJK Tata Kelola Perusahaan Bagi Perusahaan
Pembiayaan”), Dewan Komisaris Perseroan telah membentuk Komite Audit, dengan susunan sebagai berikut:

Ketua              : Sumantri Suwarno, diangkat sesuai Keputusan Rapat Dewan Komisaris tanggal 10 Maret 2021.
Anggota            : Hidzuldin Elfani, diangkat sesuai Keputusan Rapat Dewan Komisaris tanggal 10 Maret 2021.
Anggota            : Idewan Diaz, diangkat sesuai Keputusan Dewan Komisaris tanggal 22 April 2022

Pembentukan Komite Audit Perseroan telah memenuhi ketentuan POJK Tata Kelola Bagi Perusahaan Pembiayaan dan POJK No.
55/2015.

Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai anggota Komite Audit:

Hidzuldin Elfani

Anggota Komite Audit (Independen)

Warga Negara Indonesia, 64 tahun, lahir di Banjarmasin pada tanggal 11 Juli 1958

Memperoleh gelar Sarjana Peternakan dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1983

Bergabung dengan Perseroan pada tahun 2021 dan saat ini menduduki Jabatan sebagai anggota Komite Audit & Komite Pemantau
Risiko. Sebelumnya menjabat sebagai:
 2021 - Saat ini   : Anggota Independen Komite Pemantau Risiko di PT BRI Multifinance Indonesia
 2021 - Saat ini   : Anggota Independen Komite Audit di PT BRI Multifinance Indonesia
 2018 - 2019       : Direktur di PT Bringin Sejahtera Makmur
 2016 - 2018       : Direktur di PT Bringing Karya Sejahtera
 2009 - 2013       : Inspektur Audit Intern Kantor Pusat di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
 2007 - 2009       : Pemimpin Wilayah Banjarmasin di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
 2005 - 2007       : Pemimpin Wilayah Banda Aceh di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
 2004 - 2005       : Kepala Unit Usaha Syariah Kantor Pusat di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
 2003 - 2004       : Wakil Pemimpin Wilayah Surabaya di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
 2001 - 2002       : Wakil Pemimpin Wilayah Bandung di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Idewan Diaz

Anggota Komite Audit (Independen)

Warga Negara Indonesia, 57 tahun, lahir di Jakarta pada tanggal 14 Desember 1965

Memperoleh gelar Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia pada tahun 2000



                                                                68
                                                                73
Page 94
Bergabung dengan Perseroan pada tahun 2022 dan saat ini menduduki Jabatan sebagai anggota Komite Audit. Sebelumnya
menjabat sebagai :
 Apr 2022 - saat ini : Anggota Independen Komite Audit di PT BRI Multifinance Indonesia
 Jan 2022 - Jun 2022 : Staff Khusus Direksi di PT Bank Raya Indonesia, Tbk.
 2021                : Kepala Divisi (Executive VP) Operasional, Jaringan dan Layanan di PT Bank Raya Indonesia, Tbk.
                       (d/h PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Tbk)
 2020-2021           : Wakil Kepala Divisi (VP) Change Management Bank di PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Tbk
 2020                : Vice President (VP) Tim Quantum di PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Tbk
 2016-2020           : Wakil Kepala Divisi (VP) Human Capital Bank di PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Tbk
 2014-2016           : Wakil Kepala (VP) Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) di PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga, Tbk

Informasi terkait dengan riwayat singkat Sumantri Suwarno secara lengkap dapat dilihat pada subbab Pengurusan dan Pengawasan
Perseroan pada Prospektus ini.

Tugas dan tanggung jawab Komite Audit
Komite Audit mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Membuat rencana kegiatan tahunan yang disetujui oleh Dewan Komisaris;
2. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dipublikasikan oleh Perseroan seperti Laporan Keuangan, Proyeksi,
    dan informasi keuangan lainnya;
3. Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan atas peraturan perundang-undangan yang berlaku;
4. Memberikan pendapat independen jika terjadi perbedaan pendapat antara Perseroan dengan auditor eksternal;
5. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas penunjukan auditor eksternal yang didasarkan pada independensi,
    ruang lingkup penugasan dan fee;
6. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan oleh Satuan Kerja Audit Internal serta mengawasi tindak lanjut atas
    temuan-temuan dari Satuan Kerja Audit Internal;
7. Melaporkan kepada Dewan Komisaris berbagai risiko yang dihadapi Perseroan dan pelaksanaan manajemen risiko oleh Direksi;
8. Melakukan penelaahan dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris atas pengaduan yang berkaitan dengan proses
    akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan;
9. Melakukan penelaahan dan memberikan saran atas potensi benturan kepentingan kepada Dewan Komisaris;
10. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan;
11. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait adanya potensi benturan kepentingan;
12. Membuat, mengkaji dan memperbarui Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Audit;
13. Menyelenggarakan dan memberikan kewenangan untuk melakukan investigasi dalam lingkup tugasnya;
14. Menjalin kerjasama dengan konsultan, akuntan atau pihak eksternal lainnya yang memberikan saran kepada Komite Audit atau
    memberi pengarahan sehubungan dengan investigasi, mencari berbagai informasi terkait dari Pekerja dari pihak-pihak yang
    bekerja sama atas dasar permintaan Audit Komite;
15. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi Perseroan;
16. Dalam menjalankan tugas tersebut, Komite Audit dibantu secara penuh oleh Satuan Kerja Audit Internal Perusahaan.

Rapat Komite Audit dilaksanakan sebanyak 7 kali selama tahun 2022.

Tingkat kehadiran Komite Audit per tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                                         Rapat Komite Audit
               Nama                                  Jabatan                  Jumlah          Jumlah
                                                                                                            Persentase
                                                                               Rapat         Kehadiran
 Sumantri Suwarno                       Ketua Komite                             7               7            100%
 Ngalim Sawega (*)                      Anggota Komite                           3               3            100%
 Hidzuldin Elfani                       Anggota Komite                           7               7            100%
 Idewan Diaz (**)                       Anggota Komite                           4               4            100%
Note : (*) selesai masa jabatan pada tanggal 22 April 2022
        (**) jabatan dimulai pada tanggal 22 April 2022

Kegiatan yang dilakukan Komite Audit selama tahun 2022 adalah:
1. Melakukan penelaahan dan memberikan saran terkait laporan keuangan, pengendalian fraud, kecukupan pengelolaan
    manajemen risiko, pelaksanaan kegiatan assurance dan pemantauan evaluasi atas kepatuhan perusahaan terhadap perundang-
    undangan;
2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait rencana audit, ruang lingkup audit dan anggaran audit yang disusun
    oleh Divisi Internal Audit;
3. Memastikan pelaksanaan tugas Audit Internal telah sesuai dengan Perencanaan Audit Tahunan Tahun 2022;


                                                               69
                                                               74
Page 95
4.   Melakukan pemantauan dan evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan audit;
5.   Melakukan pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian internal, termasuk
     kecukupan proses pelaporan keuangan;
6.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukan Akuntan yang didasarkan pada independensi, ruang
     lingkup penugasan, dan imbalan jasa;
7.   Memastikan kesesuaian pelaksanaan audit oleh Kantor Akuntan Publik dengan standar audit;
8.   Memastikan kesesuaian Laporan Keuangan dengan standar akuntansi keuangan dan ketaatan terhadap peraturan perundang-
     undangan;
9.   Memastikan pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan Divisi Internal Audit, akuntan publik, dan hasil pengawasan
     OJK atau pihak eksternal lainnya, guna memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris;

4.   UNIT INTERNAL AUDIT

Pada tanggal Prospektus ini, Perseroan telah membentuk Desk Internal Audit dan telah memiliki Piagam Internal Audit yang
ditetapkan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal 26 April 2021.

Untuk memenuhi ketentuan dalam POJK No. 56/2015, Direksi Perseroan telah mengangkat Bahrul Ulum sebagai PGS Kepala Desk
Internal Audit berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 066/DIR/HRD/04/2022 tentang Penetapan Pekerja Sebagai Pejabat
Pengganti Sementara (PGS) tanggal 20 April 2022, kemudian pada tanggal 1 Januari 2023, Sdr Bahrul Ulum ditetapkan sebagai PGS
Kepala Divisi Internal Audit.

Pembentukan Unit Audit Internal telah dilakukan sesuai dengan ketentuan POJK No. 56/2015.

Struktur dan Kedudukan Unit Internal Audit

Kepala Unit Internal Audit

 Nama                          :   Bahrul Ulum
 Jabatan                       :   PGS Kepala Divisi Internal Audit
 Tempat, tanggal lahir         :   Kudus, 29 April 1990
 Kewarganegaraan               :   Indonesia
                                   Jl. Masjid Jami Darul Falah No. 175 , Komplek Hasanah Village No. C3 RT 2 RW 13 , Pancoran
 Domisili                      :
                                   Mas, Pancoran Mas Kota Depok, Jawa Barat 16436
 Email                         :   bahrul.ulum@brifinance.co.id

Riwayat Pendidikan:
 Tahun                             Pendidikan
 2010                          :   Sarjana Ekonomi Akuntansi Universitas Airlangga

Pengalaman Kerja
 Tahun                    Jabatan                                                                  Perusahaan
 2023                 :   Kepala Divisi Internal Audit                                             PT BRI Multifinance Indonesia
 2022                 :   Kepala Desk Internal Audit                                               PT BRI Multifinance Indonesia
 2019 s/d 2022        :   Manager/Team Leader, Grup Audit Bisnis UMKM & Jaringan Kerja             PT Bank Rakyat Indonesia,
                          Audit Intern                                                             Persero (Tbk)
 2017 s/d 2019        :   Assistant Manager, Grup Audit Bisnis UMKM & Jaringan Kerja Audit         PT Bank Rakyat Indonesia,
                          Intern                                                                   Persero (Tbk)
 2010 s/d 2017        :   Junior Auditor 1, Grup Audit Bisnis UMKM & Jaringan Kerja Audit          PT Bank Rakyat Indonesia,
                          Intern                                                                   Persero (Tbk)

Tugas dan Tanggung Jawab Unit Internal Audit

Sesuai dengan POJK No. 56/2015 maka fungsi Unit ini adalah :

     1.     Menyusun dan melaksanakan rencana Audit Internal tahunan;
     2.     Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan kebijakan
            Perseroan;



                                                                  70
                                                                  75
Page 96
     3.   Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber
          daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya;
     4.   Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat manajemen;
     5.   Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada direktur utama dan Dewan Komisaris;
     6.   Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;
     7.   Bekerja sama dengan Komite Audit Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan audit internal yang
          dilakukannya; dan
     8.   Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.

5.   KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

Berdasarkan POJK Tata Kelola Bagi Perusahaan Pembiayaan, Dewan Komisaris Perseroan telah membentuk Komite Nominasi dan
Remunerasi, dengan susunan sebagai berikut:

Ketua            : Sumantri Suwarno, diangkat sesuai Akta No. 06 tanggal 7 Januari 2021.
Anggota          : Dhoni Ramadi,diangkat sesuai Akta No. 35 tanggal 25 April 2022.
Anggota          : Isahdi Askandar, diangkat sesuai Keputusan Rapat Dewan Komisaris tanggal 22 Mei 2021.

Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai anggota Komite Nominasi dan Remunerasi:

Isahdi Askandar
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi

Warga Negara Indonesia, umur 33 tahun, lahir di Jakarta pada tanggal 10 April 1989.

Memperoleh gelar Master of Business Administration dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2020.

Bergabung dengan Perseroan pada tahun 2021 dan saat ini menduduki Jabatan sebagai PGS Kepala Divisi Human Capital.
Sebelumnya menjabat sebagai:
 2023 – saat ini : PJ Kepala Divisi Human Capital PT BRI Multifinance Indonesia
 2022            : PGS Kepala Desk Divisi Human Capital PT BRI Multifinance Indonesia
 2021            : Group Head Bagian Sumber Daya Manusia PT BRI Multifinance Indonesia
 2020 - 2021     : Manager Divisi Human Capital Business Partner di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
 2020 - 2020     : Assistant Manager Divisi Human Capital Business Partner di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Informasi terkait dengan riwayat singkat Sumantri Suwarno dan Dhoni Ramadi secara lengkap dapat dilihat pada subbab Pengurusan
dan Pengawasan Perseroan pada Prospektus Bab VIII.

Tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dan Remunerasi

Komite Nominasi dan Remunerasi mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:

1.   Terkait dengan Kebijakan Nominasi
     a. Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai sistem serta prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota
         Direksi dan anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS;
     b. Memberikan rekomendasi mengenai calon anggota Direksi dan/atau Calon anggota Dewan Komisaris kepada Dewan
         Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS; dan
     c. Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen yang akan menjadi anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
         kepada Dewan Komisaris.

2.   Terkait dengan Kebijakan Remunerasi
     a. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi yang didasarkan atas kinerja, risiko, kewajaran dengan peer group,
         sasaran, dan strategi jangka panjang, pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan
         dan potensi pendapatan perusahaan pada masa yang akan datang;
     b. Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
         1) Kebijakan remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS;
         2) Kebijakan remunerasi bagi Pejabat Eksekutif dan Pekerja perusahaan secara keseluruhan untuk disampaikan
               kepada Direksi;
         3) Kebijakan ketenagakerjaan dan fungsi lainnya dalam manajemen; dan
         4) Sumber Daya Manusia yang memiliki dampak finansial yang signifikan dan/atau risiko hukum bagi perusahaan.

                                                               71
                                                               76
Page 97
          c.    Memberikan rekomendasi tentang sistem kompensasi serta manfaat lainnya dalam pengurangan Pekerja perusahaan;
          d.    Memberikan rekomendasi atas penyelesaian temuan audit internal dan/atau eksternal serta hasil pengawasan Otoritas
                Jasa Keuangan, khusus mengenai kebijakan di bidang manajemen sumber daya manusia;
          e.    Memastikan bahwa kebijakan remunerasi telah sesuai dengan ketentuan;
          f.    Melakukan evaluasi secara berkala terhadap penerapan kebijakan remunerasi; dan
          g.    Mengadministrasikan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi dan
                Remunerasi.

Rapat Komite Nominasi Dan Remunerasi dilaksanakan sebanyak 4 kali selama tahun 2022.

Tingkat kehadiran Komite Nominasi Dan Remunerasi per tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                                     Rapat Komite Nominasi Dan Remunerasi
                      Nama                               Jabatan                     Jumlah         Jumlah
                                                                                                                 Persentase
                                                                                      Rapat        Kehadiran
 Sumantri Suwarno                         Ketua Komite                                  4             4            100%
 Dhoni Ramadi*                            Anggota Komite                                4             2             50%
 Isahdi Askandar                          Anggota Komite                                4             4            100%
*Efektif terhitung mulai tanggal 25 April 2022


Kegiatan yang dilakukan Komite Nominasi dan Remunerasi selama tahun 2022 adalah:

     a.        Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal 19 Januari 2022, membahas mengenai update progress kebijakan SDM di
               Q4 2021 dan rencana kerja tahun 2022.
     b.        Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal 20 April 2022, membahas mengenai bonus Pekerja tahun 2021, THR
               Keagamaan, dan kenaikan upah tahunan.
     c.        Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal 31 Mei 2022, membahas mengenai pencapaian KPI tahun 2021 dan
               remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris.
     d.        Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi tanggal 12 Juli 2022, membahas mengenai kebijakan pengelolaan pekerja dengan
               kinerja tidak cakap, implementasi pemberian kompensasi PKWT, dan desain program pendidikan dan pengembangan.

6.        KOMITE PEMANTAU RISIKO

Berdasarkan POJK Tata Kelola Perusahaan Bagi Perusahaan Pembiayaan, Dewan Komisaris Perseroan telah membentuk Komite
Pemantau Risiko, dengan susunan sebagai berikut:

Ketua                  : Sumantri Suwarno, diangkat sesuai SK No. 031/SK/BRIF-KOM/4/2022 tanggal 26 April 2022.
Anggota                : Dhoni Ramadi, diangkat sesuai SK No. 031/SK/BRIF-KOM/4/2022 tanggal 26 April 2022.
Anggota                : Hidzuldin Elfani, diangkat sesuai SK No. 031/SK/BRIF-KOM/4/2022 tanggal 26 April 2022.

Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai anggota Komite Nominasi dan Remunerasi:

Hidzuldin Elfani
Anggota Komite Pemantau Risiko

Warga Negara Indonesia, umur 63 tahun, lahir di Banjarmasin pada tanggal 11 Juli 1958.

Memperoleh gelar Sarjana Peternakan dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 1983.

Bergabung dengan Perseroan pada tahun 2021 dan saat ini menduduki Jabatan sebagai anggota Komite Audit & Komite Pemantau
Risiko. Sebelumnya menjabat sebagai:
 2021 - Saat ini   : Anggota Independen Komite Pemantau Risiko di PT BRI Multifinance Indonesia
 2021 - Saat ini   : Anggota Independen Komite Audit di PT BRI Multifinance Indonesia
 2018 - 2019       : Direktur di PT Bringin Sejahtera Makmur
 2016 - 2018       : Direktur di PT Bringing Karya Sejahtera
 2009 - 2013       : Inspektur Audit Intern Kantor Pusat di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
 2007 - 2009       : Pemimpin Wilayah Banjarmasin di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
 2005 - 2007       : Pemimpin Wilayah Banda Aceh di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
 2004 - 2005       : Kepala Unit Usaha Syariah Kantor Pusat di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk


                                                                    72
                                                                    77
Page 98
 2003 - 2004       : Wakil Pemimpin Wilayah Surabaya di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
 2001 - 2002       : Wakil Pemimpin Wilayah Bandung di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Informasi terkait dengan riwayat singkat Sumantri Suwarno & Dhoni Ramadi secara lengkap dapat dilihat pada subbab Pengurusan
dan Pengawasan Perseroan pada Prospektus Bab VIII.

Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko

Komite Pemantau Risiko mempunyai tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Meninjau kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko Perusahaan dengan pelaksanaan kebijakan tersebut;
2. Mengawasi pelaksanaan tugas Satuan Kerja Manajemen Risiko

Rapat Komite Pemantau Risiko dilaksanakan sebanyak 4 kali selama tahun 2022.

Tingkat kehadiran Komite Pemantau Risiko per tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                                    Rapat Komite Pemantau Risiko
               Nama                               Jabatan                      Jumlah         Jumlah
                                                                                                            Persentase
                                                                                Rapat        Kehadiran
  Sumantri Suwarno                  Ketua Komite                                  4               4            100%
  Ngalim Sawega*                    Anggota Komite                                2               2            100%
  Dhoni Ramadi**                    Anggota Komite                                2               2            100%
  Hidzuldin Elfani                  Anggota Komite                                4               4            100%
*menjabat sebagai anggota Komite Pemantau Risiko hingga 26 April 2022
**menjabat sebagai anggota Komite Pemantau Risiko mulai 26 April 2022

Kegiatan yang dilakukan Komite Pemantau Risiko selama tahun 2022 adalah:

  a.   Rapat Komite Pemantau Risiko tanggal 19 Januari 2022, membahas mengenai strategic initiatives Manajemen Risiko, Profil
       Risiko & Monitoring Risk Appetite Statement (RAS) dan Batak Maksimum Pemberian Pembiayaan (BMPP);
  b.   Rapat Komite Pemantau Risiko tanggal 20 April 2022, membahas mengenai Profil Risiko, Portofolio Pembiayaan, Monitoring
       RAS dan BMPP;
  c.   Rapat Komite Pemantau Risiko tanggal 12 Juli 2022, membahas mengenai Profil Risiko, Portofolio Pembiayaan, Monitoring
       RAS dan BMPP, serta Manajemen Risiko Operasional (MRO);
  d.   Rapat Komite Pemantau Risiko tanggal 28 Oktober 2022, membahas mengenai Profil Risiko, Portofolio Pembiayaan,
       Manajemen Risiko Operasional (MRO), serta Stress Test dan Simulasi CKPN.




                                                             73
                                                             78
Page 99
     7.   STRUKTUR ORGANISASI PERSEROAN

     Struktur organisasi Perseroan pada saat Prospektus ini diterbitkan terdiri dari 4 (empat) Direktorat yaitu Direktorat Utama, Direktorat Bisnis, Direktorat Manajemen Risiko, dan Direktorat
     Operasional & Finance adalah sebagai berikut:

     Struktur Keseluruhan




79
                                                                                                       74
Page 100
     Dengan penjabaran per bagan per Direktorat sebagai berikut:

      Direktorat Utama                                                  Direktorat Bisnis




80
                                                                   75
Page 101
     Direktorat Manajemen Risiko        Direktorat Operasional & Finance




81
                                   76
Page 102
E.   SUMBER DAYA MANUSIA

Sebagai aset penting dalam keberlanjutan bisnis, Perseroan memastikan untuk merekrut sumber daya manusia (SDM) terbaik dengan
mengedepankan prinsip keterbukaan, kesetaraan, dan kewajaran. Strategi rekrutmen disesuaikan berdasarkan kebutuhan
pengembangan bisnis Perseroan.

Pada tanggal 31 Desember 2022, Perseroan memiliki jumlah karyawan tetap sebanyak 359 orang.

Tabel berikut ini menunjukkan komposisi karyawan tetap Perseroan menurut lokasi, jabatan, tingkat pendidikan, rentang usia, dan
gender pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021.

Komposisi karyawan Perseroan berdasarkan Lokasi
                                                                                                31 Desember
                            Lokasi
                                                                                         2022                   2021
 Jakarta                                                                                  185                   150
 Bogor                                                                                      6                     2
 Depok                                                                                      8                     6
 Tangerang Selatan                                                                         10                     5
 Bekasi                                                                                    14                     6
 Bandung                                                                                    8                     6
 Cirebon                                                                                    2                     1
 Semarang                                                                                  10                     6
 Solo                                                                                       5                     4
 Yogyakarta                                                                                 8                     4
 Malang                                                                                    10                     3
 Banyuwangi                                                                                 3                     1
 Surabaya                                                                                  16                    13
 Denpasar                                                                                   6                     4
 Makassar                                                                                  13                     8
 Manado                                                                                     4                     1
 Balikpapan                                                                                10                     2
 Samarinda                                                                                  1                     1
 Banjarmasin                                                                                4                     1
 Pontianak                                                                                  3                     2
 Bandar Lampung                                                                             6                     1
 Palembang                                                                                  8                     2
 Pekanbaru                                                                                  5                     5
 Medan                                                                                     13                     7
 Padang                                                                                     1                     0
 Jumlah                                                                                   359                   241

Komposisi karyawan Perseroan berdasarkan jabatan
                                                                                                31 Desember
                                Kelas Jabatan
                                                                                         2022                   2021
 Corporate Band 1 (Vice President)                                                          3                     3
 Corporate Band 2 (Senior Manager)                                                          9                     5
 Corporate Band 3 (Manager)                                                                47                    36
 Corporate Band 4 (Supervisor)                                                             94                    57
 Corporate Band 5 (Staff)                                                                 206                   140
 Jumlah                                                                                   359                   241

Komposisi karyawan Perseroan berdasarkan tingkat pendidikan
                                                                                                31 Desember
                                  Pendidikan
                                                                                         2022                   2021
 Pasca Sarjana                                                                             18                    15
 Sarjana                                                                                  284                   193
 Diploma                                                                                   56                    32
 SMA                                                                                        1                     1
 Jumlah                                                                                   359                   241




                                                              77
                                                              82
Page 103
Komposisi karyawan Perseroan berdasarkan rentang usia
                                                                                                          31 Desember
                       Rentang Usia
                                                                                                  2022                    2021
 19-30                                                                                             115                     87
 31-40                                                                                             175                     97
 41-50                                                                                              54                     43
 >51                                                                                                15                     14
 Jumlah                                                                                            359                    241

Komposisi karyawan Perseroan berdasarkan gender
                                                                                                          31 Desember
                               Gender
                                                                                                  2022                    2021
 Laki-laki                                                                                         119                    155
 Perempuan                                                                                         240                     86
 Jumlah                                                                                            359                    241

Komposisi karyawan menurut status
                                                                                                          31 Desember
                          Keterangan
                                                                                                  2022                    2021
 Tetap                                                                                             359                    241
 Kontrak                                                                                           667                    516
 Jumlah                                                                                           1026                    757

Karyawan dengan Keahlian Khusus
Perseroan memiliki karyawan dengan keahlian khusus dengan sertifikasi di bidang pembiayaan dan penagihan. Rincian keahlian
khusus yang dimiliki oleh Perseroan per tanggal 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:

                                                                              Jumlah
        Bidang                               Sertifikasi                                                     Penyelenggara
                                                                              Pekerja
                                                                                                  SPPI (Sertifikasi Profesi Pembiayaan
       Pembiayaan             Sertifikasi Dasar Pembiayaan Manajerial               46
                                                                                                                Indonesia)
                                                                                                  SPPI (Sertifikasi Profesi Pembiayaan
       Penagihan          Sertifikasi Profesi Penagihan Pembiayaan                  63
                                                                                                                Indonesia)

Sertifikasi Dasar Pembiayaan Manajerial

                                                   Tanggal         Pengalaman                                           Lembaga
  No               Nama              Umur                                                       Jabatan
                                                  Kadaluarsa          Kerja                                             Sertifikasi
                                                                   Lebih dari 10                                   Sertifikasi Profesi
                                                                                           Kepala Divisi Divisi
   1     Adhitia Firmantika             51         20 Sep 25      tahun di bidang                                    Pembiayaan
                                                                                         Pembiayaan Konsumer
                                                                    pembiayaan                                     Indonesia (SPPI)
                                                                   Lebih dari 10           Pemimpin Kantor         Sertifikasi Profesi
   2     Ady Wicaksono                  43         25 Okt 25      tahun di bidang           Cabang Kantor            Pembiayaan
                                                                    pembiayaan              Cabang Utama           Indonesia (SPPI)

                                                                                           Pemimpin Kantor
                                                                    Lebih dari 5                                   Sertifikasi Profesi
                                                                                            Cabang Kantor
   3     Ahmad Eet Syahrani             34         15 Feb 25      tahun di bidang                                    Pembiayaan
                                                                                          Cabang Kabupaten
                                                                    pembiayaan                                     Indonesia (SPPI)
                                                                                               Banjar

                                                                   Lebih dari 10                                   Sertifikasi Profesi
                                                                                           Kepala Divisi Divisi
   4     Bahrul Ulum                    33         14 Jun 25      tahun di bidang                                    Pembiayaan
                                                                                             Internal Audit
                                                                       audit                                       Indonesia (SPPI)

                                                                   Lebih dari 10          Pemimpin Kantor          Sertifikasi Profesi
   5     Basrial                        48         25 Okt 25      tahun di bidang          Cabang Kantor             Pembiayaan
                                                                    pembiayaan           Cabang Kota Padang        Indonesia (SPPI)




                                                                 78
                                                                 83
Page 104
                                    Tanggal      Pengalaman                                  Lembaga
No             Nama         Umur                                        Jabatan
                                   Kadaluarsa       Kerja                                    Sertifikasi
                                                 Lebih dari 10      Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
6    Bima Aditya             55    25 May 26    tahun di bidang      Cabang Kantor          Pembiayaan
                                                  pembiayaan        Cabang Bandung        Indonesia (SPPI)

                                                 Lebih dari 10    Wakil Kepala Divisi     Sertifikasi Profesi
     Bobi Tiopan
7                            49    25 May 26    tahun di bidang   Bidang Pembiayaan         Pembiayaan
     Parningotan Simbolon
                                                  pembiayaan          Konsumer 1          Indonesia (SPPI)

                                                                   Pemimpin Kantor
                                                 Lebih dari 10                            Sertifikasi Profesi
                                                                    Cabang Kantor
8    Choeroni Amsah          34    15 Sep 24    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                                  Cabang Kota Bandar
                                                  pembiayaan                              Indonesia (SPPI)
                                                                      Lampung

                                                 Lebih dari 10     Pemimpin Kantor        Sertifikasi Profesi
9    Danang Sukendro         48    20 Jan 24    tahun di bidang     Cabang Kantor           Pembiayaan
                                                  pembiayaan       Cabang Semarang        Indonesia (SPPI)
                                                 Lebih dari 10      Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
     Dennies Janry
10                           36    20 Sep 25    tahun di bidang      Cabang Kantor          Pembiayaan
     Aritonang
                                                  pembiayaan       Cabang Pekanbaru       Indonesia (SPPI)

                                                 Lebih dari 10     Pemimpin Kantor        Sertifikasi Profesi
11   Erlan Nasir             58    14 Jun 25    tahun di bidang     Cabang Kantor           Pembiayaan
                                                  pembiayaan      Cabang Palembang        Indonesia (SPPI)

                                                  Lebih dari 5                            Sertifikasi Profesi
                                                                   Group Head Bagian
12   Faisalludin             44    14 Jun 25    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                                  Penagihan Konsumer
                                                  pembiayaan                              Indonesia (SPPI)

                                                  Lebih dari 4                            Sertifikasi Profesi
                                                                  Group Head Bagian
13   Fajar Ardiansyah        39    25 Apr 25    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                                  Pembiayaan Captive
                                                  pembiayaan                              Indonesia (SPPI)


                                                 Lebih dari 10      Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
14   Gatot Nurcahyono        42    15 Feb 25    tahun di bidang      Cabang Kantor          Pembiayaan
                                                  pembiayaan       Cabang Kota Bogor      Indonesia (SPPI)

                                                  Lebih dari 5                            Sertifikasi Profesi
                                                                   Group Head Bagian
15   Heri Abrianto           44    14 Jun 25    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                                  Penagihan Komersial
                                                  pembiayaan                              Indonesia (SPPI)
                                                 Lebih dari 10      Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
16   Herlina                 33    25 Oct 25    tahun di bidang      Cabang Kantor          Pembiayaan
                                                  pembiayaan         Cabang Medan         Indonesia (SPPI)

                                                 Lebih dari 10      Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
17   Imam Fawzie             38     9 Aug 24    tahun di bidang      Cabang Kantor          Pembiayaan
                                                  pembiayaan      Cabang Jakarta Utara    Indonesia (SPPI)

                                                  Lebih dari 5                            Sertifikasi Profesi
                                                                   Kepala Divisi Divisi
18   Isahdi Askandar         34    16 Jun 24    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                                    Human Capital
                                                Human Capital                             Indonesia (SPPI)




                                                79
                                                84
Page 105
                                Tanggal      Pengalaman                                  Lembaga
No           Nama       Umur                                        Jabatan
                               Kadaluarsa       Kerja                                    Sertifikasi

                                                                Pemimpin Kantor
                                             Lebih dari 10                            Sertifikasi Profesi
                                                                 Cabang Kantor
19   Iskandar            41     9 Aug 24    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                               Cabang Kabupaten
                                              pembiayaan                              Indonesia (SPPI)
                                                                  Banyuwangi

                                             Lebih dari 10      Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
20   Isra Muliana        40     9 Aug 24    tahun di bidang      Cabang Kantor          Pembiayaan
                                              pembiayaan      Cabang Kota Manado      Indonesia (SPPI)


                                             Lebih dari 10     Wakil Kepala Divisi    Sertifikasi Profesi
21   Julita Nancy        44    25 Oct 25    tahun di bidang    Bidang Pembiayaan        Pembiayaan
                                              pembiayaan           Komersial          Indonesia (SPPI)

                                             Lebih dari 10      Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
22   Julius Novianto     40    27 Mar 26    tahun di bidang      Cabang Kantor          Pembiayaan
                                              pembiayaan         Cabang Bekasi        Indonesia (SPPI)

                                              Lebih dari 5      Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
     Mahendra Agung
23                       30    14 Jun 25    tahun di bidang      Cabang Kantor          Pembiayaan
     Wijaya
                                              pembiayaan       Cabang Kota Depok      Indonesia (SPPI)

                                             Lebih dari 10
                                                                                      Sertifikasi Profesi
     Mohamad Misbahul                       tahun di bidang    Kepala Divisi Divisi
24                       54    19 Oct 24                                                Pembiayaan
     Munir                                    manajemen        Manajemen Risiko
                                                                                      Indonesia (SPPI)
                                                 risiko

                                             Lebih dari 10      Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
     Muhamad Surya
25                       39     13 Jul 23   tahun di bidang      Cabang Kantor          Pembiayaan
     Yudhi Prahara
                                              pembiayaan        Cabang Surabaya       Indonesia (SPPI)

                                                                Pemimpin Kantor
                                              Lebih dari 5                            Sertifikasi Profesi
     Muhamad Yusuf                                               Cabang Kantor
26                       44    11 Nov 24    tahun di bidang                             Pembiayaan
     Edralin W                                                 Cabang Tangerang
                                              pembiayaan                              Indonesia (SPPI)
                                                                    Selatan

                                             Lebih dari 10                            Sertifikasi Profesi
                                                               Kepala Divisi Divisi
27   Muharam Yudyarto    55    20 Sep 25    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                                  Keuangan
                                               keuangan                               Indonesia (SPPI)
                                              Lebih dari 2                            Sertifikasi Profesi
                                                               Kepala Divisi Divisi
28   Nahrowi             57    19 Oct 24    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                              Pembiayaan Komersial
                                              pembiayaan                              Indonesia (SPPI)

                                                                Pemimpin Kantor
                                             Lebih dari 10                            Sertifikasi Profesi
                                                                 Cabang Kantor
29   Nur Insan Susilo    41    27 Mar 26    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                               Cabang Kabupaten
                                              pembiayaan                              Indonesia (SPPI)
                                                                   Sukoharjo

                                              Lebih dari 5
                                                                                      Sertifikasi Profesi
                                            tahun di bidang    Kepala Divisi Divisi
30   Pandu Purbasany     43    20 Sep 25                                                Pembiayaan
                                               Teknologi       Teknologi Informasi
                                                                                      Indonesia (SPPI)
                                               Informasi

                                             Lebih dari 10      Kepala Desk Desk      Sertifikasi Profesi
     R.M. Taufiq
31                       55    15 Aug 25    tahun di bidang        Sekretariat          Pembiayaan
     Kurniadihardja
                                              pembiayaan          Perusahaan          Indonesia (SPPI)



                                            80
                                            85
Page 106
                                    Tanggal      Pengalaman                                 Lembaga
No              Nama        Umur                                        Jabatan
                                   Kadaluarsa       Kerja                                   Sertifikasi

                                                  Lebih dari 5      Pemimpin Kantor      Sertifikasi Profesi
     Reza Dedy
32                           35    14 Jun 25    tahun di bidang      Cabang Kantor         Pembiayaan
     Prasongko
                                                  pembiayaan      Cabang Jakarta Barat   Indonesia (SPPI)


                                                 Lebih dari 10      Pemimpin Kantor      Sertifikasi Profesi
33   Rhama Sukasha           33    25 Oct 25    tahun di bidang      Cabang Kantor         Pembiayaan
                                                  pembiayaan       Cabang Balikpapan     Indonesia (SPPI)

                                                 Lebih dari 10      Pemimpin Kantor      Sertifikasi Profesi
34   Risca Komala            36    25 Oct 25    tahun di bidang      Cabang Kantor         Pembiayaan
                                                  pembiayaan        Cabang Malang        Indonesia (SPPI)

                                                 Lebih dari 10     Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
35   Robertus Yuli Wibowo    37    11 Nov 24    tahun di bidang     Cabang Kantor          Pembiayaan
                                                  pembiayaan      Cabang Kota Cirebon    Indonesia (SPPI)

                                                  Lebih dari 5                           Sertifikasi Profesi
                                                                   Kepala Divisi Desk
36   Ruby Tjahjana S         59    27 Mar 26    tahun di bidang                            Pembiayaan
                                                                        Hukum
                                                    hukum                                Indonesia (SPPI)
                                                 Lebih dari 10     Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
     Sukirno Widhi
37                           57    13 Dec 25    tahun di bidang     Cabang Kantor          Pembiayaan
     Saksono
                                                  pembiayaan       Cabang Denpasar       Indonesia (SPPI)

                                                 Lebih dari 10      Pemimpin Kantor      Sertifikasi Profesi
38   Surya Adi               46     9 Aug 24    tahun di bidang      Cabang Kantor         Pembiayaan
                                                  pembiayaan       Cabang Samarinda      Indonesia (SPPI)

                                                  Lebih dari 5    Wakil Kepala Divisi    Sertifikasi Profesi
39   Syahdiandri             44     9 Dec 23    tahun di bidang   Bidang Pembiayaan        Pembiayaan
                                                  pembiayaan             Fleet           Indonesia (SPPI)
                                                  Lebih dari 4     Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
40   Syahrial                59    25 Oct 25    tahun di bidang     Cabang Kantor          Pembiayaan
                                                  pembiayaan       Cabang Makassar       Indonesia (SPPI)
                                                 Lebih dari 10     Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
41   Untung                  42     5 Jan 25    tahun di bidang     Cabang Kantor          Pembiayaan
                                                  pembiayaan       Cabang Pontianak      Indonesia (SPPI)

                                                                    Pemimpin Kantor
                                                  Lebih dari 5                           Sertifikasi Profesi
                                                                     Cabang Kantor
42   Wawan Styono            35    11 Nov 24    tahun di bidang                            Pembiayaan
                                                                   Cabang Kabupaten
                                                  pembiayaan                             Indonesia (SPPI)
                                                                        Sleman

                                                  Lebih dari 5                           Sertifikasi Profesi
                                                                  Group Head Bagian
43   Yoga Irawan             35    25 Apr 25    tahun di bidang                            Pembiayaan
                                                                  Pembiayaan Captive
                                                  pembiayaan                             Indonesia (SPPI)

                                                  Lebih dari 5                           Sertifikasi Profesi
     Yohanes Ary                                                  Group Head Bagian
44                           48    27 Mar 26    tahun di bidang                            Pembiayaan
     Widjanarko                                                     General Affair
                                                  pembiayaan                             Indonesia (SPPI)




                                                81
                                                86
Page 107
                                            Tanggal      Pengalaman                                  Lembaga
  No            Nama              Umur                                          Jabatan
                                           Kadaluarsa       Kerja                                    Sertifikasi
                                                         Lebih dari 10      Pemimpin Kantor       Sertifikasi Profesi
  45    Yulianto Wibowo            43      20 Jan 24    tahun di bidang      Cabang Kantor          Pembiayaan
                                                          pembiayaan        Cabang Surabaya       Indonesia (SPPI)
                                                         Lebih dari 10     Kepala Divisi Divisi   Sertifikasi Profesi
  46    Yusniar Wardhani           55      15 Jun 23    tahun di bidang       Administrasi          Pembiayaan
                                                          pembiayaan         Pembiayaan           Indonesia (SPPI)

Sertifikasi Profesi Penagihan Pembiayaan


                                 Umur       Tanggal      Pengalaman                                  Lembaga
  No            Nama                                                            Jabatan
                                (tahun)    Kadaluarsa       Kerja                                    Sertifikasi
                                                          Lebih dari 5     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
   1      Achmad Al Ashar          30      24 Mar 25    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
                                                           penagihan       Kabupaten Sleman       Indonesia (SPPI)
                                                          Lebih dari 2     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
           Adhitya Wahyu
   2                               41      19 Apr 25    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
            Suryaputra
                                                           penagihan            Semarang          Indonesia (SPPI)
                                                          Lebih dari 2     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
   3      Agung Tri Cahyo          36      18 Aug 24    tahun di bidang   Kantor Cabang Jakarta     Pembiayaan
                                                           penagihan               Utara          Indonesia (SPPI)
                                                         Lebih dari 10     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
   4         Agus Rianto           40      13 Dec 25    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
                                                           penagihan       Kabupaten Sleman       Indonesia (SPPI)
                                                         Lebih dari 10     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
   5       Agus Sugianto           44       7 Dec 23    tahun di bidang    Kantor Cabang Kota       Pembiayaan
                                                           penagihan               Depok          Indonesia (SPPI)
                                                         Lebih dari 10     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
   6       Aji Yugo Utomo          36      18 Aug 24    tahun di bidang    Kantor Cabang Kota       Pembiayaan
                                                           penagihan               Depok          Indonesia (SPPI)
                                                          Lebih dari 5     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
   7      Alfret Imanuel Olin      34       2 Jun 24    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
                                                           penagihan            Surabaya          Indonesia (SPPI)
                                                         Lebih dari 10                            Sertifikasi Profesi
            Alvonsus Dwi                                                   Collection Konsumer
   8                               36      20 Oct 25    tahun di bidang                             Pembiayaan
               Riyanto                                                    Kantor Cabang Bekasi
                                                           penagihan                              Indonesia (SPPI)
                                                         Lebih dari 10     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
   9    Ananto Dwi Prasetyo        40      19 Jan 26    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
                                                           penagihan            Semarang          Indonesia (SPPI)
                                                          Lebih dari 5     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
            Andry Ganjar
  10                               41      19 Oct 25    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
            Ismunandar
                                                           penagihan             Bandung          Indonesia (SPPI)
                                                          Lebih dari 5     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
  11        Binnazir Arafi         33       4 Jul 25    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
                                                           penagihan            Surabaya          Indonesia (SPPI)
                                                          Lebih dari 5     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
           Deddy Bahagia
  12                               34       7 Dec 23    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
              Manik
                                                           penagihan            Pekanbaru         Indonesia (SPPI)
                                                         Lebih dari 10     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
  13         Deny Arfian           36      19 Aug 24    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
                                                           penagihan            Balikpapan        Indonesia (SPPI)
                                                         Lebih dari 10     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
  14     Deny Salim Nurdin         37      14 Apr 25    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
                                                           penagihan             Bandung          Indonesia (SPPI)


                                                        82
                                                        87
Page 108
                            Umur      Tanggal      Pengalaman                                  Lembaga
No         Nama                                                           Jabatan
                           (tahun)   Kadaluarsa       Kerja                                    Sertifikasi
                                                    Lebih dari 2    Collection Konsumer     Sertifikasi Profesi
        Deo Sandy
15                           27       1 Aug 23    tahun di bidang     Kantor Cabang           Pembiayaan
        Danurwendo
                                                     penagihan      Kabupaten Sukoharjo     Indonesia (SPPI)
                                                   Lebih dari 10    Collection Konsumer     Sertifikasi Profesi
16   Dio Anggoro Putra       33      20 May 24    tahun di bidang   Kantor Cabang Kota        Pembiayaan
                                                     penagihan              Bogor           Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 5    Collection Konsumer     Sertifikasi Profesi
17         Dirman            35      19 Aug 24    tahun di bidang     Kantor Cabang           Pembiayaan
                                                     penagihan           Palembang          Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 5                            Sertifikasi Profesi
      Dominikus Lamro                                                Collection Konsumer
18                           36      19 Aug 24    tahun di bidang                             Pembiayaan
         Siahaan                                                    Kantor Cabang Malang
                                                     penagihan                              Indonesia (SPPI)
                                                   Lebih dari 10     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
19   Donny Irahadinata       44      13 Dec 25    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
                                                     penagihan            Samarinda         Indonesia (SPPI)
                                                   Lebih dari 10     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
       Efendi Kristino
20                           33      13 Dec 25    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
          Siagian
                                                     penagihan       Tangerang Selatan      Indonesia (SPPI)
                                                                     Collection Konsumer
                                                    Lebih dari 5                            Sertifikasi Profesi
                                                                       Kantor Cabang
21   Eko Hadi Santoso        38       5 Apr 24    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                                          Kabupaten
                                                    penagihan                               Indonesia (SPPI)
                                                                         Banyuwangi
                                                   Lebih dari 10     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
22      Eko Nugroho          34      25 Mar 25    tahun di bidang   Kantor Cabang Jakarta     Pembiayaan
                                                     penagihan               Utara          Indonesia (SPPI)
                                                   Lebih dari 10                            Sertifikasi Profesi
                                                                     Collection Konsumer
23     Eko Siswanto          39      10 Jan 26    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                                    Kantor Cabang Malang
                                                     penagihan                              Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 2     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
24       Ernansyah           27       1 Dec 23    tahun di bidang    Kantor Cabang Kota       Pembiayaan
                                                     penagihan               Depok          Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 5     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
25       Erwinsyah           31      19 Oct 25    tahun di bidang   Kantor Cabang Jakarta     Pembiayaan
                                                     penagihan               Barat          Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 2                            Sertifikasi Profesi
                                                                     Group Head Bagian
26       Faisalludin         44      20 Oct 25    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                                    Penagihan Konsumer
                                                     penagihan                              Indonesia (SPPI)
                                                                     Collection Konsumer
                                                    Lebih dari 5                            Sertifikasi Profesi
                                                                       Kantor Cabang
27   Haryo Pamungkas         41      14 Apr 25    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                                          Kabupaten
                                                    penagihan                               Indonesia (SPPI)
                                                                         Banyuwangi
                                                    Lebih dari 5                            Sertifikasi Profesi
                                                                     Group Head Bagian
28      Heri Abrianto        44      18 Aug 25    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                                    Penagihan Komersial
                                                     penagihan                              Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 5     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
     I Made Rutin Trisna
29                           31      19 Oct 25    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
           Putra
                                                     penagihan            Denpasar          Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 5     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
30     Ibrahim Sanusi        40      24 Mar 25    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
                                                     penagihan            Makassar          Indonesia (SPPI)
                                                   Lebih dari 10     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
      Ida Bagus Jaya
31                           40       2 Jun 24    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
          Wiguna
                                                     penagihan            Denpasar          Indonesia (SPPI)




                                                  83
                                                  88
Page 109
                            Umur      Tanggal      Pengalaman                                  Lembaga
No          Nama                                                          Jabatan
                           (tahun)   Kadaluarsa       Kerja                                    Sertifikasi
                                                   Lebih dari 10     Deputy Group Head      Sertifikasi Profesi
32    Irwan Sumardany        38      18 Aug 25    tahun di bidang     Bagian Penagihan        Pembiayaan
                                                     penagihan            Konsumer          Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 5     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
33   Jaka Utama Seratus      35       18 Jul 25   tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
                                                     penagihan             Bandung          Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 2     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
34    Luki Aji Setiawan      26       2 Jun 24    tahun di bidang   Kantor Cabang Jakarta     Pembiayaan
                                                     penagihan               Utara          Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 5     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
35     M Imam Ma'na          34      19 Jan 24    tahun di bidang    Kantor Cabang Kota       Pembiayaan
                                                     penagihan        Bandar Lampung        Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 1                            Sertifikasi Profesi
                                                                     Collection Konsumer
36   M Yusuf Kurniawan       27       18 Jul 25   tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                                    Kantor Cabang Utama
                                                     penagihan                              Indonesia (SPPI)
                                                   Lebih dari 10                            Sertifikasi Profesi
                                                                     Collection Konsumer
37    Manaek Simbolon        48      13 Apr 26    tahun di bidang                             Pembiayaan
                                                                    Kantor Cabang Medan
                                                     penagihan                              Indonesia (SPPI)
                                                   Lebih dari 10     Collection Komersial   Sertifikasi Profesi
38    Marsuki Mustamin       48      13 Apr 26    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
                                                     penagihan            Surabaya          Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 2     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
      Michael Demianus
39                           31       18 Jul 25   tahun di bidang    Kantor Cabang Kota       Pembiayaan
          Loupatty
                                                     penagihan               Bogor          Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 2     Collection Konsumer    Sertifikasi Profesi
40   Mohammad Fiqi Rizki     29       1 Dec 23    tahun di bidang   Kantor Cabang Jakarta     Pembiayaan
                                                     penagihan               Barat          Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 5                            Sertifikasi Profesi
     Mukhamad Rahmat                                                 Collection Konsumer
41                           29       7 Dec 23    tahun di bidang                             Pembiayaan
         Maulana                                                    Kantor Cabang Utama
                                                     penagihan                              Indonesia (SPPI)
                                                   Lebih dari 10    Collection Konsumer     Sertifikasi Profesi
         Nike Yuda
42                           42      19 Oct 25    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
       Prasetiyo.S.Sos
                                                     penagihan      Kabupaten Sukoharjo     Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 2    Collection Konsumer     Sertifikasi Profesi
       Oktavianus Vino
43                           35      25 Jan 24    tahun di bidang   Kantor Cabang Kota        Pembiayaan
           Pantow
                                                     penagihan            Manado            Indonesia (SPPI)
                                                   Lebih dari 10    Collection Konsumer     Sertifikasi Profesi
        Panca Sugeng
44                           38      21 Oct 25    tahun di bidang   Kantor Cabang Kota        Pembiayaan
           Priyono
                                                     penagihan            Cirebon           Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 2    Collection Komersial    Sertifikasi Profesi
45    Rachman Hidayat        37      18 Aug 24    tahun di bidang    Bagian Penagihan         Pembiayaan
                                                     penagihan           Komersial          Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 2    Collection Konsumer     Sertifikasi Profesi
46      Raimannulloh         28       1 Dec 23    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
                                                     penagihan       Tangerang Selatan      Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 5    Collection Konsumer     Sertifikasi Profesi
47    Riyan Hermawan         37      19 Oct 25    tahun di bidang   Kantor Cabang Kota        Pembiayaan
                                                     penagihan            Cirebon           Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 5    Collection Konsumer     Sertifikasi Profesi
48       Rizali Hakim        34      17 Sep 23    tahun di bidang      Kantor Cabang          Pembiayaan
                                                     penagihan       Kabupaten Banjar       Indonesia (SPPI)
                                                    Lebih dari 2                            Sertifikasi Profesi
        Rochmat Hadi                                                 Collection Konsumer
49                           37      18 Aug 25    tahun di bidang                             Pembiayaan
          Prayitno                                                  Kantor Cabang Bekasi
                                                     penagihan                              Indonesia (SPPI)


                                                  84
                                                  89
Page 110
                                  Umur         Tanggal          Pengalaman                                      Lembaga
  No            Nama                                                                    Jabatan
                                 (tahun)      Kadaluarsa           Kerja                                        Sertifikasi
                                                                 Lebih dari 5      Collection Konsumer       Sertifikasi Profesi
             Rogabejaya
  50                                28          1 Jan 24       tahun di bidang     Kantor Cabang Kota          Pembiayaan
             Lumbangaol
                                                                  penagihan              Padang              Indonesia (SPPI)
                                                                Lebih dari 10      Collection Konsumer       Sertifikasi Profesi
  51        Rusli Rustam            41         13 Apr 26       tahun di bidang        Kantor Cabang            Pembiayaan
                                                                  penagihan             Makassar             Indonesia (SPPI)
                                                                                   Collection Konsumer
                                                                 Lebih dari 5                                Sertifikasi Profesi
                                                                                      Kantor Cabang
  52         Samsul Hadi            37          2 Jun 24       tahun di bidang                                 Pembiayaan
                                                                                        Kabupaten
                                                                 penagihan                                   Indonesia (SPPI)
                                                                                       Banyuwangi
                                                                Lebih dari 10      Collection Konsumer       Sertifikasi Profesi
  53      Sardo Sihombing           39         13 Dec 25       tahun di bidang        Kantor Cabang            Pembiayaan
                                                                  penagihan             Pontianak            Indonesia (SPPI)
                                                                 Lebih dari 2      Collection Komersial      Sertifikasi Profesi
         Sebastianus Hendri
  54                                38         20 Oct 25       tahun di bidang      Bagian Penagihan           Pembiayaan
           Purbaprakosa
                                                                  penagihan             Komersial            Indonesia (SPPI)
                                                                 Lebih dari 2        Junior Collection       Sertifikasi Profesi
  55       Shabrino Falah           37         25 Mar 25       tahun di bidang      Konsumer Kantor            Pembiayaan
                                                                  penagihan         Cabang Surabaya          Indonesia (SPPI)
                                                                 Lebih dari 2                                Sertifikasi Profesi
                                                                                   Collection Konsumer
  56     Sunja Paku Pratama         26          1 Apr 24       tahun di bidang                                 Pembiayaan
                                                                                  Kantor Cabang Utama
                                                                  penagihan                                  Indonesia (SPPI)
                                                                Lebih dari 10      Collection Konsumer       Sertifikasi Profesi
  57     Taufiq Idi Nuryanto        37         20 Oct 25       tahun di bidang       Kantor Cabang             Pembiayaan
                                                                  penagihan             Semarang             Indonesia (SPPI)
                                                                 Lebih dari 5      Collection Konsumer       Sertifikasi Profesi
  58    Tigor Sahala Siahaan        39          2 Jun 24       tahun di bidang     Kantor Cabang Kota          Pembiayaan
                                                                  penagihan         Bandar Lampung           Indonesia (SPPI)
                                                                 Lebih dari 2      Collection Komersial      Sertifikasi Profesi
         Tri Hatmanto Syafar
  59                                37         18 Aug 25       tahun di bidang      Bagian Penagihan           Pembiayaan
               Budiman
                                                                  penagihan             Komersial            Indonesia (SPPI)
                                                                Lebih dari 10      Collection Konsumer       Sertifikasi Profesi
           Tubagus Sukma
  60                                32         13 Dec 25       tahun di bidang     Kantor Cabang Kota          Pembiayaan
                Jaya
                                                                  penagihan         Bandar Lampung           Indonesia (SPPI)
                                                                Lebih dari 10                                Sertifikasi Profesi
                                                                                   Collection Konsumer
  61       Virgino Siahaya          34         14 Jul 23       tahun di bidang                                 Pembiayaan
                                                                                  Kantor Cabang Bekasi
                                                                  penagihan                                  Indonesia (SPPI)
                                                                Lebih dari 10                                Sertifikasi Profesi
                                                                                   Collection Konsumer
  62      Yogi Lukmansyah           34         14 Jul 23       tahun di bidang                                 Pembiayaan
                                                                                  Kantor Cabang Utama
                                                                  penagihan                                  Indonesia (SPPI)
                                                                Lebih dari 10      Deputy Group Head         Sertifikasi Profesi
          Zulfikoh Magelan
  63                                43         20 Oct 25       tahun di bidang     Bagian Penagihan            Pembiayaan
               Ritonga
                                                                  penagihan            Konsumer              Indonesia (SPPI)

Tenaga Kerja Asing

Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan, Perseroan tidak memiliki tenaga kerja asing. Apabila dikemudian hari Perseroan memiliki
tenaga kerja asing, Perseroan akan tunduk pada Undang-Undang dan peraturan lain yang berlaku terkait pengelolaan tenaga kerja
asing.

Sarana Pendidikan dan pelatihan

Perseroan memiliki berbagai inisiatif untuk menunjang peningkatan kompetensi Pekerja. Secara umum, program pendidikan yang
diberikan kepada Pekerja meliputi:



                                                               85
                                                               90
Page 111
●   Induction Program
    Pendidikan umum untuk pengenalan perusahaan, organisasi, dan proses bisnis umum. Peserta dalam induction program yaitu
    seluruh Pekerja baru.
●   Refreshment Program
    Pendidikan untuk update/refresh pengetahuan Pekerja di bidang tertentu (untuk jabatan yang bersifat massal seperti Relationship
    Manager, Manager Pemasaran, Analyst, Auditor, Collection, dll)
●   New Job Development Program
    Pendidikan untuk membekali Pekerja yang akan menduduki jabatan baru seperti Manajer Pemasaran, Pemimpin Kantor
    Pemasaran, Pemimpin Kantor Cabang, dll.
●   Leadership Development Program
    Pendidikan yang berfokus pada kompetensi leadership bagi Pekerja di jabatan struktural.
●   Technical/Professional Development Program (Refreshment Specialist)
    Pendidikan untuk update kompetensi Pekerja di bidang tertentu (untuk non jabatan massal seperti staff di kantor pusat) yang
    dapat dilakukan dalam bentuk in house training ataupun public course.
●   Sertifikasi
    Pendidikan sertifikasi untuk jabatan tertentu baik yang bersifat mandatory/non mandatory seperti sertifikasi pembiayaan,
    penagihan, manajemen risiko, audit, compliance, dll.

Kesejahteraan karyawan

• Remunerasi

Hingga tahun 2022, komponen remunerasi yang diberikan Perseroan terhadap Pekerja, secara umum adalah:

    ●    Gaji Pokok
    ●    Tunjangan Tetap (menyesuaikan dengan level jabatan tugas dan tanggungjawab masing-masing Pekerja)
    ●    Tunjangan Hari Raya (THR)
    ●    Tunjangan Cuti Tahunan
    ●    Bonus atau Insentif sesuai dengan kinerja Pekerja dan kinerja Perseroan
    ●    Upah lembur (untuk Pekerja dengan level tertentu, perhitungan menyesuaikan peraturan Pemerintah)
    ●    Penghargaan masa kerja

• Fasilitas atau Benefit

Hingga tahun 2022, komponen Fasilitas atau Benefit yang diberikan Perseroan terhadap Pekerja, secara umum adalah:

    ●    Jaminan pemeliharaan kesehatan atas diri dan keluarga (skema menyesuaikan status Pekerja dan level Pekerja dalam
         Perseroan)
    ●    Asuransi Jiwa
    ●    BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan
    ●    Fasilitas relokasi
    ●    Fasilitas Kendaraan
    ●    Fasilitas telekomunikasi

• Program Pensiun

Bagi Pekerja yang menyelesaikan masa kerja hingga usia pensiun di Perseroan, maka yang bersangkutan berhak atas uang pensiun
dan uang pesangon sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu, Perseroan juga memberikan manfaat pension tambahan melalui
program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

Organisasi serikat pekerja Perseroan

Sampai tahun 2022, Perseroan belum memiliki serikat pekerja yang dibentuk oleh Pekerja. Namun, Perseroan telah membentuk
Lembaga Kerja Sama Bipartit sebagai wadah untuk menyampaikan kritik dan saran, maupun pembahasan isu hubungan industrial.



                                                               86
                                                               91
Page 112
F.   PERKARA-PERKARA YANG SEDANG DIHADAPI PERSEROAN SERTA DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS
     PERSEROAN

Sampai dengan Prospektus ini diterbitkan dan didukung oleh surat Pernyataan tanggal 31 Maret 2023, Perseroan sedang menghadapi
perkara-perkara yang berkaitan dengan kegiatan operasional Perseroan. Sampai dengan tanggal Prospektus ini, Perseroan sedang
terlibat dalam 3 (tiga) perkara perdata, yang secara material tidak mempengaruhi kelangsungan usaha dan operasional Perseroan
serta keadaan keuangan Perseroan dan bukan merupakan perkara yang melibatkan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan. Selain perkara-perkara tersebut, Perseroan tidak terlibat dalam perkara lainnya baik dalam lingkup perdata, pidana,
kepailitan, hubungan industrial, tata usaha negara, perselisihan perpajakan, perkara arbitrase maupun sengketa atau klaim lainnya
dengan pihak manapun dan juga tidak terdapat somasi kepada Perseroan yang berpotensi menjadi perkara. Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan tidak pernah terlibat dan tidak sedang terlibat dalam perkara-perkara pada badan peradilan dan arbitrase.

3 (tiga) Perkara Perdata tersebut sebagaimana diuraikan dibawah ini:

1.   Perseroan sebagai Tergugat dalam satu perkara pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan Perkara No.229/Pdt.G/2022/PN
     Jkt.Pst tanggal 25 April 2022, dengan Penggugat: PT Tritama Niaga Berjaya dan Turut Tergugat: PT Bencoolen Jaya Mandiri.
     Nilai perkara materiil sebesar Rp119,210 miliar. Pokok perkara ini adalah Penggugat yang merupakan debitur Perseroan
     mengajukan gugatan keberatan atas pelaksanaan sita eksekusi jaminan yang dilakukan Perseroan. Perseroan menang pada
     tingkat Pengadilan Negeri Jakarta Pusat namun Penggugat mengajukan upaya hukum Banding, dan saat ini Perseroan telah
     menyampaikan Kontra Memori Banding melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

2.   Perseroan sebagai Tergugat I dalam satu perkara pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan Perkara No.
     666/Pdt.G/2022/PN Jkt.Selatan tanggal 8 Juli 2022, dengan Penggugat: Aay Natawidjaja dan Tergugat II: Agustian Dani. Nilai
     perkara materiil sebesar Rp.300 juta dan immaterial sebesar Rp1 miliar. Pokok perkara ini adalah Penggugat yang merupakan
     debitur Perseroan mengajukan gugatan keberatan atas pelaksanaan sita eksekusi jaminan yang dilakukan oleh Perseroan. Pada
     saat ini, perkara tersebut masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

3.   Perseroan sebagai Tergugat (Kantor Cabang Surabaya) dan Turut Tergugat (Perseroan) dalam satu perkara pada Pengadilan
     Negeri Surabaya dengan Perkara No. 104/Pdt.G/2023/PN.Sby tanggal 31 Januari 2023, dengan Penggugat: PT Fokus Narwastu
     Transportasi. Nilai perkara materiil sebesar Rp.948,796 juta dan immaterial sebesar Rp100 miliar. Pokok perkara ini adalah
     Penggugat yang merupakan debitur Perseroan mengajukan gugatan keberatan atas pelaksanaan sita eksekusi jaminan yang
     dilakukan oleh Perseroan. Pada saat ini, perkara tersebut masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya.

G. KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN

1.   UMUM

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan memiliki Visi dan Misi yang menjadi dasar dan landasan utama dalam melakukan
kegiatan usaha yaitu:

Visi:
“Menjadi Perusahaan Pembiayaan Terdepan dengan Layanan Terintegrasi”

Misi:
        Membangun hubungan kemitraan jangka panjang melalui ketersediaan produk dan layanan yang terintegrasi sesuai dengan
         kebutuhan nasabah.
        Memberikan solusi pembiayaan yang terbaik dengan fokus pada pembiayaan multiguna yang tepat, cepat dan terpercaya.
        Menciptakan budaya dan etos kerja yang mengutamakan kepuasan nasabah dengan melaksanakan manajemen risiko
         yang efektif serta praktik Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance).
        Memberikan nilai ekonomi bagi seluruh pemangku kepentingan (pemegang saham, komunitas, nasabah dan pekerja).
        Meningkatkan kompetisi sumber daya manusia yang profesional, berintegritas dan berdaya saing tinggi

Perseroan menekankan tiap karyawannya untuk menerapkan 8 (delapan) perilaku kunci untuk mendorong kinerja yang disebut
dengan “BRILian Ways” yaitu:
     BRILiaN jujur, tulus dan patuh pada peraturan
     BRILiaN cakap dan handal, terus belajar, mengembangkan diri dan orang lain (continuous learner)
     BRILiaN bekerja tuntas dengan penuh tanggung jawab berorientasi pada kinerja terbaik
     BRILiaN membangun kolaborasi yang produktif
     BRILiaN terbuka dan menghargai kemajemukan (respect to diversity)
     BRILiaN proaktif, adaptif, inovatif dan berorientasi pada pertumbuhan yang berkelanjutan
     BRILiaN berempati memahami kebutuhan nasabah dan memberikan layanan melebihi harapan

                                                               87
                                                               92
Page 113
        BRILiaN peduli terhadap Masyarakat dan lingkungan

Sebagai anak perusahaan dari perusahaan BUMN, Perseroan menerapkan nilai-nilai utama (core value) sumber daya manusia
“AKHLAK” (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) dan Employee Value Preposition (EVP) “Memberi Makna
Indonesia”. Perseroan berkomitmen untuk melakukan penerapan serta penyeragaman nilai-nilai utama dan EVP guna mewujudkan
peran BUMN sebagai mesin pertumbuhan ekonomi, akselerator kesejahteraan sosial (social welfare), penyedia lapangan kerja dan
penyedia talenta.

Sebagai warga perusahaan yang baik (good corporate citizenship), Perseroan senantiasa memastikan penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik (GCG good corporate governance) dalam menjalankan kegiatan bisnis dan operasionalnya. Pada tahun 2021,
Perseroan berhasil mempertahankan predikat Trusted Company berdasarkan Corporate Governance Perception Index (CGPI) dari
Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG).

Berdasarkan Akta No.24 tanggal 16 Juni 2023, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha dalam bidang Perusahaan
Pembiayaan Konvensional sebagai berikut:

-    Menjalankan kegiatan usaha meliputi pembiayaan barang dan/atau jasa yaitu:
     a. Pembiayaan Investasi yang dilakukan dengan cara:
           (i) Sewa Pembiayaan;
           (ii) Jual dan Sewa-Balik;
           (iii) Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang;
           (iv) Anjak Piutang tanpa Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang;
           (v) Pembelian dengan Pembayaran secara Angsuran;
           (vi) Pembiayaan Proyek;
           (vii) Pembiayaan Infrastruktur; dan/atau
           (viii) Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan OJK.
     b. Pembiayaan Modal Kerja yang dilakukan dengan cara:
           (i) Jual dan Sewa-Balik;
           (ii) Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang;
           (iii) Anjak Piutang tanpa Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang;
           (iv) Fasilitas Modal usaha; dan/atau
           (v) Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari OJK.
     c. Pembiayaan Multiguna yang dilakukan dengan cara:
           (i) Sewa Pembiayaan;
           (ii) Pembelian dengan Pembayaran secara Angsuran;
           (iii) Fasilitas Dana; dan/atau
           (iv) Pembiayaan lain setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan dari OJK.
     d. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan OJK.
     e. Sewa Operasi (operating lease); dan/atau
     f.    Kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor
           jasa keuangan.

Kegiatan usaha Perseroan saat ini sesuai arahan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Pemegang Saham
Pengendali adalah fokus pada pembiayaan multiguna, khususnya untuk pembiayaan kendaraan bermotor dengan skema pembelian
dengan pembayaran secara angsuran serta fasilitas dana berupa pembiayaan barang dan/atau jasa yang disalurkan langsung kepada
debitur untuk pemakaian/konsumsi debitur sendiri dengan jaminan kendaraan bermotor.

Selain itu, Perseroan juga masih melanjutkan pemberian fasilitas pembiayaan komersial yang telah menjadi core business selama ini
melalui fasilitas sewa pembiayaan (finance lease) dan jual dan sewa-balik (sale and lease-back) untuk pengadaan barang modal yang
dibutuhkan oleh debitur dalam menjalankan kegiatan usahanya, dengan fokus pada pembiayaan alat-alat transportasi dan forklift.

Dengan mempertimbangkan usaha yang dilakukan oleh Perseroan, maka kegiatan usaha utama dari Perseroan adalah bergerak
dalam bidang pembiayaan konvensional (KBLI: 64911).

2.   SEGMEN USAHA

Perseroan memiliki beberapa lini bisnis yaitu sewa pembiyaan, anjak pituang, pembiayaan konsumen, dan sewa operasi. Berikut
adalah segmen usaha pendapatan Perseroan per tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021.




                                                               88
                                                               93
Page 114
                                                                                                              (dalam ribuan Rupiah)
                                                                                              31 Desember
 Keterangan
                                                                                  2022                           2021
 Pendapatan Sewa Pembiayaan                                                           195.968.954                       212.365.672
 Pendapatan Anjak Piutang                                                              12.094.972                        12.152.205
 Pendapatan Pembiayaan Konsumen                                                       486.895.706                       253.026.138
 Pendapatan Sewa Operasi                                                              163.513.195                       106.933.475

A.   Segmen Sewa Pembiayaan

     Fasilitas sewa pembiayaan adalah pembiayaan yang ditujukan untuk barang modal beserta jasa yang diperlukan untuk aktivitas
     usaha/investasi. Produk yang dihadirkan dalam fasilitas pembiayaan ini berfokus pada pembiayaan alat transportasi dan forklift.

B.   Segmen Pembiayaan Anjak Piutang

     Fasilitas pembiayaan anjak piutang merupakan fasilitas pembiayaan dengan jaminan surat piutang dan pembiayaan untuk
     barang modal produksi. Perseroan telah mendapat izin dari OJK untuk melakukan pembiayaan Surat Perintah Kerja (SPK)
     pada tahun 2020. Debitur dapat memanfaatkan fasilitas ini agar memperoleh pembiayaan cepat untuk kebutuhan modal
     usaha. Fasilitas ini ditujukan kepada konsumen yang berbentuk badan usaha/perusahaan.

C. Segmen Pembiayaan Konsumen

     Pembiayaan konsumen merupakan pembiayaan barang dan/atau jasa yang diperlukan oleh debitur untuk pemakaian konsumsi
     dan bukan untuk keperluan usaha atau aktivitas produktif dalam jangka waktu yang diperjanjikan. Produk yang terdapat pada
     pembiayaan konsumen antara lain:
     • Pembiayaan langsung (fasilitas dana) merupakan fasilitas yang memberikan segala kemudahan dan solusi keuangan bagi
        para konsumen untuk berbagai keperluan konsumsi, seperti pernikahan, renovasi rumah dan perjalanan wisata, perjalanan
        ibadah, dan pendidikan dan keperluan konsumsi lainnya dengan proses yang sederhana dan jangka waktu kredit yang
        fleksibel.

     • Fasilitas pembiayaan kendaraan bermotor baru dan bekas yang terdiri dari roda 2, roda 4, dan lebih dengan berbagai merk,
       tipe, dan kategori, yaitu sedan, multi purpose vehicle (MPV), sport utility vehicle (SUV), pick up, truck, dan bus. Pada
       pembiayaan jenis ini konsumen dapat berbentuk badan usaha dan/atau perorangan, dengan suku bunga tetap dan jangka
       waktu pembiayaan sampai dengan 6 (enam) tahun.

     • Pembiayaan durable merupakan fasilitas pembiayaan dengan skema pembayaran secara angsuran dapat menjadi salah
       satu pilihan bagi konsumen dalam melakukan pembelian kebutuhannya. Produk ini sudah mulai berjalan di tahun 2020.

D. Segmen Pembiayaan Sewa Operasi

     Fasilitas pembiayaan untuk pengadaan barang modal yang ditujukan keperluan operasional dengan cara sewa dan pada akhir
     periode pembiayaan barang modal akan dikembalikan ke Perseroan.

3.   WILAYAH OPERASIONAL

Sampai dengan 31 Desember 2022, jaringan kerja yang dimiliki Perseroan pada saat Prospektus ini diterbitkan sebanyak 1 Kantor
Pusat, 26 Kantor Cabang Perseroan yang tersebar di 26 (dua puluh enam) kota besar di Indonesia antara lain Medan, Pekanbaru,
Padang, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Tangerang Selatan, Bekasi, Depok, Bogor, Cirebon, Bandung,
Sukoharjo (Solo), Sleman (Yogyakarta), Semarang, Surabaya, Malang, Banyuwangi, Denpasar, Pontianak, Kabupaten Banjar
(Banjarmasin), Balikpapan, Samarinda, Makassar, dan Manado. Selain itu dengan sinergi bersama Perusahaan Induk BRI dan
Penunjukan Perseroan sebagai Single Gateway Autoloan BRI Group, Perseroan mampu menjangkau nasabah-nasabah di kota lain
melalui penempatan tenaga pemasar di unit kerja BRI pada tahun 2022 Perseroan telah menempatkan tenaga pemasar di 182 titik
captive atau unit kerja BRI. Untuk dapat berkembang dan bertumbuh secara efektif dan efisien, pengembangan jaringan kerja ke
depan dilakukan dengan membangun sistem branchless Financing melalui sinergi bersama BRI Group.

Sementara di tahun 2023, Perseroan telah menambah jangkauan titik unit kerja di 2023 dengan pembukaan 15 (lima belas) kantor
pemasaran yang tersebar di Jabodetabek (Pondok Indah, Klender, Kota, Mangga Dua, Pluit, Cikarang, Cibubur, Cikupa, dan Serang)
dan Non Jabodetabek (Batam, Jambi, Karawang, Cimahi, Jember, dan Sidoarjo). Hal ini dilakukan Perseroan sebagai strategi untuk
berkembang dan bertumbuh secara efektif dan efisien.




                                                                89
                                                                94
Page 115
Pihak yang masuk ke dalam BRI Group antara lain:
Anak Perusahaan BRI:
1. PT Bank Raya Indonesia (Bank Raya)
2. BRI Remittance Co. Ltd (BRI Remittance)
3. PT Asuransi BRI Life (BRI Life)
4. PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS)
5. PT BRI Ventura Investama (BRI Ventura)
6. PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance)
7. PT Pegadaian
8. PT Permodalan Nasional Madani (PNM)
9. PT Danareksa Investment Management (DIM)

Perusahaan Asosiasi BRI:
1. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)
2. PT Bahana Artha Ventura (BAV)

4.   PERSAINGAN USAHA

Seiring dengan pemulihan pertumbuhan ekonomi dan kenaikan daya beli masyarakat, penjualan mobil wholesales (dari pabrik ke
dealer) tercatat naik 18,13% year-on-year (yoy) dari 887.200 unit pada periode Januari – Desember 2021 menjadi 1.048.040 unit
pada periode Januari – Desember 2022 (data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO)). Sementara di 2023,
GAIKINDO mencatatkan penjualan mobil wholesales sebesar 211.506 unit di sepanjang Januari – Maret.

Perseroan berhasil menangkap momen pertumbuhan ini dimana penyaluran pembiayaan mobil baru Perseroan meningkat 21,53%
(yoy) dari 8.315 unit pada periode Januari-Desember 2021 menjadi 10.002 unit pada periode Januari-Desember 2022. Berdasarkan
laporan keuangan inhouse (unaudited) di triwulan I 2023, perusahaan berhasil menyalurkan pembiayaan baru sebesar
Rp922.482.882 tumbuh 9,98% dibandingkan triwulan I 2022 (sumber: Gaikindo dan data olahan internal – asumsi porsi pembiayaan
60% dari penjualan wholesale). Sejalan dengan hal tersebut, berdasarkan data Statistik Lembaga Pembiayaan yang dikeluarkan oleh
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kinerja perusahaan pembiayaan mengalami tren pertumbuhan dimana total aset tercatat naik
Rp54.811.323.147 ribu atau 12,66% dari Rp433.107.853.800 pada tanggal 31 Desember 2021 menjadi Rp487.919.176.947 ribu pada
tanggal 31 Desember 2022 dan total piutang pembiayaan juga tercatat bertumbuh Rp51.632.768.818 ribu atau 14,18% dari
Rp364.231.506.510 ribu pada tanggal 31 Desember 2021 menjadi Rp415.864.275.329 ribu pada 31 Desember 2022. Sejalan dengan
kinerja industri yang bertumbuh, Perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan siginifikan pada total aset dan total piutang
pembiayaan. Total aset Perseroan tercatat naik Rp2.081.245.503 ribu atau 39,68% dari Rp5.245.064.822 ribu pada 31 Desember
2021 menjadi Rp7.326.310.325 ribu pada 31 Desember 2022 sehingga pangsa pasar Perseroan dari sisi aset juga meningkat dari
1,21% pada tahun 2021 menjadi 1,50% pada tahun 2022. Berdasarkan laporan keuangan inhouse (unaudited) di triwulan I 2023,
perusahaan berhasil membukukan total aset sebesar Rp 7.640.976.457 tumbuh 32,83% dibandingkan triwulan I 2022, sehingga
pangsa pasar berdasarkan aset di triwulan I 2023 menjadi sebesar 1,49%. Total piutang pembiayaan neto Perseroan tercatat
meningkat tajam Rp1.902.650.053 ribu atau 41,62% dari Rp4.571.410.564 ribu pada 31 Desember 2021 menjadi Rp6.474.060.618
ribu pada 31 Desember 2022 sehingga pangsa pasar Perseroan dari sisi piutang pembiayaan juga meningkat dari 1,26% pada tahun
2021 menjadi 1,56% pada tahun 2022. Berdasarkan laporan keuangan inhouse (unaudited) di triwulan I 2023, perusahaan berhasil
membukukan piutang pembiayaan neto sebesar Rp6.825.062.339 tumbuh 34,44% dibandingkan triwulan I 2022, sehingga pangsa
pasar berdasarkan piutang pembiayaan neto di triwulan I 2023 menjadi sebesar 1,56%.

Kinerja positif Perseroan ini terutama disebabkan oleh berbagai inisiatif strategis yang diimplementasikan Perseroan di tahun 2022
termasuk inisiatif Optimalisasi branchless financing untuk memperluas coverage area pemasaran melalui sinergi yang dibangun
dengan unit kerja BRI & Pengembangan digitalisasi bisnis. (sumber Statistik Lembaga Pembiayaan OJK dan data olahan internal).

Data Statistik Lembaga Pembiayaan yang dikeluarkan oleh OJK mencatat penurunan jumlah perusahaan pembiayaan dari 161 pada
31 Desember 2021 menjadi 153 perusahaan pada 31 Desember 2022 dan tidak ada perubahan jumlah perusahaan pembiayaan
sampai dengan 31 Maret 2023. Meski jumlah perusahaan pembiayaan menurun, persaingan usaha di industri pembiayaan
diprognosakan akan terus meningkat. Para pelaku industri ini, terutama perusahaan pembiayaan yang terafiliasi dengan Agen
Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan/atau bank, melakukan berbagai pengembangan produk dan layanan yang kompetitif, inovatif
dan digital-based. Dalam menghadapi persaingan usaha ini, Perseroan telah secara aktif dan terus menerus mengimplementasikan
inisiatif strategis termasuk transformasi digital, re-engeneering proses bisnis, perluasan akses pada sumber pendanaan dengan
tingkat bunga yang kompetitif serta mempererat sinergi dengan induk usaha, BRI.

5.   KEUNGGULAN KOMPETITIF

Perseroan yakin bahwa Perseroan memiliki keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain yaitu:



                                                               90
                                                               95
Page 116
    Dukungan penuh dari Induk Usaha

     BRI sebagai pemegang saham telah memberikan dukungan penuh untuk pengembangan bisnis Perseroan. Sejak 2020,
     Perseroan ditunjuk sebagai Single Gateway Autoloan BRI Grup. Dengan penunjukkan ini, Perseroan mengembangkan layanan
     branchless financing untuk memperluas coverage area melalui penempatan tenaga pemasar di unit kerja BRI di seluruh
     Indonesia. Per 31 Desember 2022, Perseroan telah menempatkan tenaga pemasar pada 182 titik captive di unit kerja BRI yang
     tersebar di seluruh Indonesia. Pemanfaatan Database BRI sebagai leads referral yang diberikan oleh pekerja BRI kepada
     Perseroan yang menjadi calon debitur potensial.

    Keberagaman Produk yang Ditawarkan

     Perseroan memiliki produk dan layanan yang beragam. Selain produk pembiayaan multiguna yang menjadi fokus Perseroan
     saat ini, Perseroan juga menawarkan berbagai produk pembiayaan lainnya termasuk pembiayaan sewa operasi, pembiayaan
     investasi, pembiayaan modal kerja, dan Surat Perintah Kerja (SPK) Financing.

    Digitalisasi

     Perseroan melakukan digitalisasi proses bisnis guna memberikan layanan yang komprehensif bagi seluruh pemangku
     kepentingan termasuk calon debitur, debitur existing dan supplier. Pengembangan digital yang dilakukan oleh Perseroan antara
     lain:

     -   Pengembangan Digital aplikasi myBRIf

         Aplikasi mobile Perseroan (myBRIf) awalnya dikembangkan untuk memberi kemudahan bagi debitur untuk memantau
         informasi pembiayaan angsuran dan rincian pembiayaan yang sedang berjalan.Seiring berjalannya pengembangan aplikasi
         ini memperluas jangkauan dengan mempermudah kerjasama dengan dealer/supplier karena didalamnya terdapat modul e-
         dealer yang mempercepat proses referral dari dealer/supplier serta modul referral yang berasal dari agen pemasar termasuk
         dari debitur existing. Selain itu fitur layanan kepada debitur juga dikembangkan seperti reward point sebagai program loyalty
         kepada debitur BRI Finance yang telah menggunakan aplikasi MyBRIf. Selain fitur layanan dan loyalty MyBRIf diharapkan
         dapat mempercepat proses akuisisi dan efisiensi biaya, aplikasi MyBRIf juga akan mendukung proses digitalisasi
         operasional dan bisnis Perserian secara keseluruhan serta memberikan seamless customer experience yang akan
         meningkatkan kepuasan debitur.

     -   Implementasi Fast Track dan penguatan Credit Scoring

         Perseroan melakukan pemanfaatan data digital (data kependudukan, sistem informasi debitur serta Daftar Terduga Teroris
         dan Organisasi Teroris) dan penguatan credit scoring untuk mengimplementasikan Fast Track. Implementasi fast track
         bertujuan untuk mempercepat proses persetujuan pembiayaan hingga 1 jam (dari sebelumnya rata-rata 5 hari).
         Implementasi ini merupakan bagian dari re-engineering bisnis proses melalui tranformasi digital.

    Brand “BRI” menambah “nilai jual”

     Menjadi bagian dari BRI Grup memberikan nilai tambah bagi Perseroan saat bekerjasama dengan ATPM dan mencari sumber
     pendanaan yang kompetitif. Dari sisi debitur, nama besar BRI juga memberikan rasa aman dan percaya yang lebih untuk
     mengambil pembiayaan di Perseroan.

6.   PROSPEK USAHA, DAYA SAING, STRATEGI PEMASARAN, PANGSA PASAR & PROYEK-PROYEK PERSEROAN

6.1. Prospek Usaha

Membaiknya kondisi ekonomi Indonesia pada tahun 2022 setelah dua tahun terakhir menurun akibat pandemi COVID-19, membuat
minat beli Masyarakat terhadap barang konsumtif meningkat terutama kendaraan bermotor. Namun dari data yang dirangkum oleh
Roy Morgan Single Source Indonesia pada Juni 2022, disampaikan bahwa terdapat peningkatan yang cukup signifikan pada minat
beli Masyarakat atas kendaraan baru di kota-kota kecil, meskipun demikian minat beli dengan proporsi tertinggi masih didominasi
oleh Masyarakat kota besar.

Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2023 berada pada rentang 4,42 – 5,04% (yoy). Proyeksi
tersebut terutama didorong oleh pemulihan ekonomi nasional yang terus berlangsung sejalan dengan pelonggaran pembatasan
mobilitas Masyarakat. Sehingga perkembangan positif dari realisasi stimulus Pemerintah serta peningkatan permintaan dan aktivitas
bisnis masing-masing industri di triwulan III 2022 mulai terlihat naik setelah kontraksi akibat pandemi. Tingkat suku bunga BI 7-Day
Reverse Repo Rate (BI7DRRR) dipertahankan sebesar 4,25% per September 2022, dengan pertimbangan perlunya menjaga
stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah prakiraan inflasi yang tetap rendah.



                                                                 91
                                                                 96
Page 117
Sejalan dengan rencana pertumbuhan Perseroan di tahun 2023, pembiayaan baru di semester pertama diharapkan dapat mencapai
Rp2,49 triliun pada semester pertama 2023. Perseroan memperkirakan tingkat piutang bermasalah pada semester pertama 2023
akan relatif stabil dan membaik di Desember 2023 seiring dengan perbaikan kinerja ekonomi global dan domestik. Perseroan terus
berfokus dalam memperbaiki serta mempertahankan kualitas piutang pembiayaan.

Seiring optimisme prospek penjualan industri otomotif yang membaik di tahun 2022, Perseroan semakin yakin dengan pergeseran
fokus pengembangan bisnis ke pembiayaan multiguna dalam rangka rekomposisi portofolio dengan profil risiko yang lebih
terukur. Berbagai strategi bisnis yang diterapkan Perseroan dalam mencapai target pembiayaan di tahun 2023 adalah sebagai berikut:
a.     Pengembangan pembiayaan kendaraan mobil bekas dan fasilitas dana dengan menjalin kerja sama bersama showroom used
       car serta pemanfaatan agen myBRIf untuk mendukung perluasan pangsa pasar pembiayaan Perseroan,
b.     Peningkatan portfolio kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sebagai bentuk komitmen Perseroan dalam
       mendukung program Pemerintah,
c.     Pengembangan Digital Signature dan e-Contract untuk meningkatkan pelayanan kepada debitur melalui digitalisasi,
d.     Pengembangan mobile application BRI Finance (myBRIf) yang telah dimiliki sejak 2020, berfungsi sebagai sarana promosi
       produk Perseroan. Rencana Perseroan akan melakukan integrasi MyBRIf dengan aplikasi induk lainnya untuk mendukung
       strategi transformasi digital sebagai one stop service bagi debitur Perseroan,
e.     Bentuk digitalisasi Perseroan dari sisi penjagaan kualitas piutang adalah dengan melakukan pengembangan collection scoring,
f.     Pengembangan payment gateway telah dilakukan di 2022 melalui implementasi API gateway. Dengan ini Perseroan telah
       melakukan integrasi dengan aplikasi BRIMO untuk fitur pembayaran angsuran.

6.2. Perkembangan Perekonomian

A. Perekonomian Global

    Perekonomian global tahun 2022 memburuk dipicu oleh ketegangan geopolitik dunia, yang berdampak pada meningkatnya risiko
    resesi dan inflasi yang tinggi. Namun, Indonesia tetap dapat menjaga ketahanan ekonomi dari risiko global dan terus mendukung
    keberlanjutan pemulihan ekonomi nasional tahun 2022. Risiko global tersebut dipicu oleh perang antara Rusia dan Ukraina yang
    kembali meningkatkan fragmentasi politik dan ekonomi dunia. Secara umum terdapat 5 (lima) permasalahan yang mengemuka
    dan saling berkaitan sehingga perlu diwaspadai karena dapat memberikan tekanan terhadap perekonomian nasional. Pertama,
    pertumbuhan ekonomi dunia menurun sejalan dengan kenaikan fragmentasi politik dan ekonomi dunia tersebut, bahkan dengan
    risiko resesi di Amerika Serikat (AS) dan Eropa yang makin meningkat (”slow growth”).

    Melansir dari Laporan World Economic Outlook (WEO) dan International Monetary Fund (IMF) edisi Januari 2023 menunjukkan
    perekonomian global dunia mencatatkan estimasi pertumbuhan sebesar 3,4% untuk tahun 2022, menurun dibandingkan tahun
    2021 yang mencatatkan 6,2%. Penurunan proyeksi ini terjadi pada hampir seluruh negara di dunia seperti Amerika Serikat
    dengan estimasi pertumbuhan ditahun 2022 sebesar 2,0% menurun dibandingkan tahun 2021 yang mencatatkan 6,2%
    begitupula dengan negara pada benua eropa dengan estimasi pertumbuhan ditahun 2022 sebesar 3,5% menurun dibandingkan
    tahun 2021 yang sebesar 5,3%. Namun berbanding terbalik pada negara Asean seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapure
    dan Thailand yang tumbuh secara signifikan sebesar 5,4% pada tahun 2022 dibandingkan tahun 2021 sebesar 3,8%.
    Berdasarkan laporan Global Economic Prospects yang dirilis oleh World Bank Negara di kawasan Asia Tenggara menunjukkan
    prospek pertumbuhan ekonomi yang positif pada 2022 dibandingkan dengan kawasan lain seiring dengan mengendalikan virus
    yang baik, stimulus bantuan ekonomi, dan permintaan ekspor dari wilayah Asean yang cukup tinggi.

B. Perekonomian Nasional

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia di sepanjang tahun 2022 berhasil tumbuh di angka
    5,31% yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 yang mengalami pertumbuhan sebesar 3,70%, hasil ini menunjukkan bahwa
    pertumbuhan ekonomi nasional mengalami penguatan, dimana pertumbuhan ekonomi tahunan kembali mencapai level 5%
    seperti sebelum pandemi. Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian nasional mampu beranjak pulih dengan cepat tidak terlepas
    dari berbagai kebijakan yang diberikan oleh Pemerintah dalam mendorong laju ekonomi nasional.

    Pada Desember 2022 laju inflasi (yoy) sebesar 5,51% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,59. Kenaikan laju
    inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan dari naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

    Perekonomian Indonesia tahun 2022 berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku yang mencapai
    Rp19.588,4 triliun dan PDB per kapita mencapai Rp71,0 juta atau US$ 4.783,9. Hasil tersebut mencatatkan aktivitas ekonomi
    nasional terus menguat dimana seluruh lapangan usaha menunjukkan tren positif pada Triwulan 4 2022 (yoy). Lapangan usaha
    dengan pertumbuhan tertinggi adalah transportasi dan pergudangan serta akomodasi & minuman yang didorong dengan
    mobilitas Masyarakat.




                                                               92
                                                               97
Page 118
     Melansir dari siaran pres Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, indikator sektor eksternal Indonesia juga menunjukkan
     kondisi yang relatif terkendali terlihat dari surplus transaksi berjalan, cadangan devisa yang terus meningkat, ekspor impor yang
     masih dalam level positif meski melambat, yield obligasi Pemerintah melandai, nilai tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham
     Gabungan (IHSG) yang menguat, dan rasio utang luar negeri Indonesia terhadap PDB dalam level aman. Pemerintah tetap
     melakukan penguatan ekonomi dalam negeri dengan menyiapkan sejumlah strategi dan kebijakan utama yang diharapkan
     menjadi optimisme perekonomian nasional untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,30% (yoy) di tahun 2023.

     Pemulihan ekonomi pada 2022 dengan ditopang stabilitas ekonomi yang terjaga. Pertumbuhan ekonomi tahun 2022 diprakirakan
     meningkat dalam kisaran 4,5% - 5,3% dengan kecenderungan bias atas didorong ekspor yang tetap kuat seiring dengan
     besarnya permintaan beberapa mitra dagang utama serta dukungan kebijakan Pemerintah. Stabilitas eksternal tetap terjaga,
     didukung Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang tetap sehat, sejalan dengan surplus transaksi berjalan di tengah tekanan
     pada transaksi modal dan finansial, khususnya investasi portofolio. Kinerja NPI yang tetap baik serta respons segera Bank
     Indonesia berkontribusi dalam menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.

     Pergerakan ekonomi nasional yang terus meningkat menciptakan optimisme bahwa ekonomi Nasional masih dapat bertahan di
     tengah tekanan global dan ketidakpastian pasar keuangan. Namun stabilitas sistem keuangan kedepan optimis tetap baik
     dengan ketahanan yang terjaga dan fungsi intermediasi yang meningkat.

6.3. Kondisi Industri di Indonesia

Industri pembiayaan di tahun 2022 menunjukan pemulihan yang cukup signifikan dari berbagai krisis yang sedang dialami saat ini,
seiring dengan berjalannya percepatan pemulihan ekonomi domestik saat ini. Berbagai sektor industri perlahan membaik dan
menunjukkan lampu hijau termasuk pada industri pembiayaan.

                                                                      Komposisi                    Komposisi
          Piutang Pembiayaan (dalam miliar Rp)           2022                          2021                          Pertumbuhan
                                                                      Tahun 2022                   Tahun 2021
 Piutang Pembiayaan
 Pembiayaan Investasi                                  141,630         34.06%         114,276        31.37%            23.94%
 Pembiayaan Modal Kerja                                 39,579          9.52%         28,953          7.95%            36.70%
 Pembiayaan Multiguna                                  215,399         51.80%         206,907        56.81%             4.10%
 Pembiayaan Lainnya                                      511            0.12%          422            0.12%            21.17%
 Pembiayaan Syariah                                     18,745          4.51%         13,674          3.75%            37.08%
 Total Piutang Pembiayaan                              415,864                        364,232                          14.18%


Pada tahun 2022, terdapat pertumbuhan pada seluruh piutang pembiayaan sebesar 14,18% (yoy) tercatat jauh lebih baik dari tahun
sebelumnya yang mencatatkan penurunan sebesar -1,49% (yoy). Penilaian dari Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan bahwa sektor
jasa keuangan telah memasuki kondisi yang stabil dan terjaga dengan kinerja secara signifikan membaik ditengah ketidakpastian
perekonomian ditahun 2022 yang berdampak pada berbagai industri termasuk industri otomotif nasional dan perusahaan pembiayaan
yang semakin selektif dalam memberikan pendanaan sebagai langkah mitigasi risiko.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) telah merilis data penjualan mobil secara nasional sepanjang tahun
2022. Berdasarkan data tersebut, penjualan mobil wholesale (dari pabrik ke dealer) tumbuh 18,13% (yoy) dari 887.200 unit selama
periode 2021 menjadi 1.048.040 unit di sepanjang 2022. Hal ini menunjukkan mulai pulihnya konsumsi Masyarakat di tengah pandemi
COVID-19.

Kondisi yang stabil ini tidak terlepas dari perbaikan daya beli Masyarakat pasca pandemi COVID-19 dan dukungan Pemerintah salah
satunya pemberian insentif kendaraan listrik dan perpanjangan kebijakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBm) untuk
pembelian mobil baru sampai kuartal III 2022. Pulihnya perekonomian di berbagai sektor ekonomi sehingga menormalisasi harga
komoditas dan meningkatkan permintaan pembiayaan sektor produktif seperti alat berat, forklift dan mesin produksi.

6.4. Daya Saing

Sebagai anak usaha dari BRI, Perseroan memiliki value preposition yang menjadi keunggulan Perseroan dalam menghadapi
persaingan usaha di industri pembiayaan. Penunjukkan Perseroan sebagai Single Gateway Autolan BRI Grup pada September 2020
memberikan kesempatan bagi Perseroan untuk memperluas coverage area melalui layanan branchless financing dengan
penempatan tenaga pemasar di unit kerja BRI. Kedepan, Perseroan akan mengembangkan sinergi bersama Induk Usaha, BRI Grup
dan BUMN lainnya.




                                                                 93
                                                                 98
Page 119
Pada sisi tranformasi digital, Perseroan saat ini dalam tahap mengembangkan sistem teknologi informasi yang dapat memberikan
percepatan layanan sekaligus menciptakan ekosistem bisnis digital yang saling menguntungkan antara Perseroan, debitur, pihak
dealer dan pemangku kepentingan lainnya.

Melalui sinergi dan transformasi digital, Perseroan optimis dapat meningkatkan daya saing di pasar sekaligus mencapai pertumbuhan
usaha yang menguntungkan dan berkelanjutan.

6.5. Pemakai Akhir atas Jasa Perseroan

Sebagai pemain di industri Jasa Pembiayaan, Perseroan menawarkan beberapa produk yang dapat dinikmati oleh debitur yang
beragam. Produk Pembiayaan Komersil Perseroan melayani permintaan baik pembiayaan investasi maupun modal kerja yang dapat
dinikmati oleh debitur dari industri yang beragam, antara lain: transportasi, manufaktur, perdagangan, percetakan, dan lain
sebagainya. Sementara itu, Produk Pembiayaan Konsumer Perseroan yang melayani pembiayaan kendaraan bermotor dapat
dinikmati oleh debitur baik perorangan (Karyawan dan Wirausaha) maupun industri dengan skema pengadaan kendaraan
operasional.

6.6. Strategi Usaha

Memasuki tahun 2023 terdapat beberapa faktor baik di Indonesia maupun dunia yang dapat mempengaruhi kinerja Perseroan, antara
lain: pertumbuhan perekonomian, tingkat suku bunga, dan digitalisasi yang tumbuh semakin cepat. Sebagai upaya antisipatif demi
menjawab tantangan tersebut di tahun 2023, Perseroan melakukan pengembangan digitalisasi proses bisnis dalam rangka melakukan
efisiensi beban operasional sekaligus peningkatan produktivitas. Pengembangan yang akan dilakukan Perseroan tahun 2023 adalah:
  a.   Perluasan area dan channel pemasaran melalui pembukaan kantor pemasaran pada 16 titik potensial di seluruh Indonesia.
  b.   Optimalisasi branchless financing dengan cara menempatkan koordinator tenaga pemasar dan menambah tenaga pemasar
       pada unit kerja BRI yang potensial.
  c.   Pengembangan Digital Signature & e-Contract yang secara agresif dilakukan guna menyajikan kemudahan bagi debitur untuk
       memonitor keabsahan tanda tangan dan keamanan kontrak secara aktual,
  d.   Pembaharuan pada aplikasi internal lainnya yakni New Mobile Order (NEMO) yang digunakan untuk mendukung kemudahan
       dan percepatan pengajuan aplikasi pembiayaan multiguna. Fitur yang dilakukan pembaharuan pada aplikasi ini antara lain
       penambahan pada proses pre-screening calon debitur, menu integrasi e-Contract tiap akun debitur, dan lain sebagainya,
  e.   Enhancement sistem Credit Risk Scoring berdasarkan kelompok debitur, guna memperkuat back end Perseroan dan sebagai
       predictive tools risk management, sehingga peninjauan pola pembayaran debitur dan penawaran repeat order kepada debitur
       existing dapat dilakukan,
  f.   Pengembangan collection scoring sebagai modul analisis yang dapat memberikan rekomendasi kategori risiko setiap debitur
       berdasarkan parameter tertentu, dan
  g.   Pengembangan payment gateway telah dilakukan di 2022 melalui implementasi API gateway. Dengan ini Perseroan telah
       melakukan integrasi dengan aplikasi BRIMO untuk fitur pembayaran angsuran.
  h.   Implementasi Key Performance Indicator (KPI) fee based income Perseoran kepada pekerja BRI guna meningkatkan referral
       dan optimalisasi database yang terdapat di BRI Group.
  i.   Implementasi Joint Financing dengan BRI untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan profitabilitas Perseroan.

Penetapan target dan langkah strategis Perseroan dalam mencapai target tahun 2023 didasari oleh pertimbangan faktor mikro dan
makro ekonomi serta asumsi tertentu. Perseroan telah mendapat persetujuan dari pemegang saham terkait penyusunan rencana
kerja tahun 2023. Sesuai dengan proyeksi Bank Indonesia tentang pemulihan kondisi ekonomi di tahun 2023 serta adanya dukungan
dari Induk BRI dan sinergi BRI Group, Perseroan optimis dapat mencapai yang terbaik dalam pemenuhan target tahun 2023.

6.7. Strategi Pemasaran dan Pangsa Pasar

Sebagai strategi untuk bersaing dengan pesaing, Perseroan menjalankan pemasaran melalui:
1. Join marketing bersama dealer/showroom
2. Penempatan tenaga pemasar di unit kerja BRI
3. Digital partnership dengan market place otomotif di indonesia

Komitmen Perseroan untuk memenuhi aspirasi Pemegang Saham terlihat melalui ekspansi bisnis yang terus dilakukan sejak 2020
dengen fokus pada switching portfolio Perseroan ke pembiayaan multiguna. Perseroan optimis dapat meningkatkan kemudahan
penyaluran pembiayaan multiguna sebagai strategi switching portfolio dalam rangka melakukan rebranding secara berkelanjutan
Melalui sinergi BRI Group, ekspansi bisnis terus dilakukan Perseroan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata

                                                               94
                                                               99
Page 120
kelola yang baik, untuk mewujudkan aspirasi pemegang saham yakni menjadi “Top of Mind Multifinance Company in Indonesia” di
tahun 2025.

Strategi Bisnis

Perseroan berfokus pada pengembangan strategi bisnis sebagai berikut:

A.   Strategi Pembiayaan baru investasi & modal kerja (komersial)

     Pada tahun 2022, proporsi pembiayaan investasi dibandingkan total pembiayaan adalah sebesar 24,5%, dengan total amount
     yang dihasilkan sebesar Rp1.647 triliun. Meskipun strategi Perseroan menitikberatkan lini bisnis di segmen multiguna, namun
     upaya penyelarasan tetap dilakukan dengan menargetkan pertumbuhan pembiayaan investasi dan modal kerja yang disalurkan
     secara selektif dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian sesuai dengan aspirasi Pemegang Saham.
     Pembiayaan investasi dan modal kerja yang disalurkan Perseroan memanfaatkan sinergi BRI Group dan BUMN secara optimal
     dengan tujuan menjaga kualitas portofolio debitur, sedangkan peningkatan pembiayaan modal kerja dilakukan melalui
     pembiayaan bagi vendor dan debitur korporasi BRI Group dan BUMN.

B.   Strategi Pembiayaan Multiguna (Konsumer)
     Di tahun 2023, pengembangan pembiayaan multiguna tetap menjadi fokus bisnis Perseroan. Dengan memaksimalkan 27 unit
     kerja yang telah dimiliki Perseroan dan melakukan optimalisasi peluang Perseroan sebagai single gateway autoloan BRI Group.
     Perseroan melakukan penguatan pada 43 titik captive existing di triwulan kedua 2023 dengan menambahkan koordinator bagi
     tenaga pemasar yang tersebar di kantor cabang. Perkuatan tersebut dilakukan dengan mengutamakan strategi scale up
     coverage & market di area jangkauan kantor cabang BRI. Perkuatan pencapaian dari beragam produk pembiayaan antara lain:
     Pembiayaan mobil/motor baru dan bekas, Fasilitas dana tunai dengan jaminan BPKB (BRIFlash), dan angsuran fleksibel
     (BRIFlexy). Di tengah dinamika industri yang begitu tinggi, Perseroan harus mampu mengatasi setiap tantangan dan menjaga
     keseimbangan antara pertumbuhan dengan tingkat kesehatan aset produktif.
     Pada tahun 2023 komposisi piutang pembiayaan multiguna dibandingkan dengan total piutang pembiayaan ditargetkan sebesar
     >75%, sementara komposisi piutang investasi & modal kerja sebesar <25%. Hal tersebut dilakukan Perseroan dalam rangka
     meningkatkan profitability Perseroan dengan sebaran risiko yang lebih kecil dan tidak terkosentrasi pada sejumlah debiturnya.
     Perseroan membangun ekosistem otomotif digital melalui kolaborasi digitalisasi bisnis dengan market place dan pengembangan
     New Mobile Order untuk meningkatkan selera pembiayaan bagi debitur melalui transformasi digital.
     Perseroan berencana memanfaatkan potensi besar pembiayaan motor yang memiliki pertumbuhan cemerlang. Industri
     pembiayaan motor di Indonesia secara signifikan tumbuh sebesar 94% di tengah tahun 2022, dengan Yield lebih besar dari
     kategori jenis pembiayaan lainnya. Pengembangan dilakukan pada Divisi Fleet untuk melakukan pendekatan langsung kepada
     perusahaan-perusahaan melalui kerjasama Motorcycle Ownership Program (MOP) dan Car Ownership Program (COP).
     Potensi lain yang akan dimanfaatkan oleh Perseroan yaitu pertumbuhan signifikan pada segmen kendaraan listrik. Data industri
     tahun 2022 mencatatkan pertumbuhan sebesar 383,5% pada penjualan kendaraan listrik atau 15.437 unit (yoy). Selain itu
     dukungan Pemerintah juga terlihat dari pembangunan infrastruktur stasiun pengisian bahan bakar listrik yang terus meningkat
     baik SPKLU maupun SPBKLU. Sejalan dengan pertumbuhan yang terjadi, Perseroan melakukan ekspansi produk dengan
     melakukan kerjasama dengan distributor kendaraan listrik baik mobil maupun motor. Portfolio kendaraan listrik yang telah
     dibukukan oleh Perseroan masih kurang dari 1% dari total portfolio pembiayaan. Portfolio tersebut akan terus bertambah seiring
     dengan peningkatan permintaan pembiayaan kendaraan kendaraan listrik serta komitmen Pemerintah yang mengatur
     percepatan program penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vahicle).
     Dari sisi operasional dan pendukung aktivitas bisnis, Perseroan melakukan konsolidasi pelaporan periodik untuk anggaran dan
     realisasinya secara sistematis dengan BRI Group. Pengembangan core system CONFINS, sistem penyusunan laporan
     keuangan E-GL, dan sistem Arlogy sebagai pendukung produk Sewa Operasi (Operating Lease) juga terus dilakukan untuk
     mendukung pertumbuhan penyaluran pembiayaan dan meningkatkan kinerja Perseroan. Penerapan penyaluran pembiayaan
     yang prudent akan secara terus menerus dilakukan dengan memperkuat back end Perseroan melalui pengembangan Credit
     Scoring dan Collection Scoring di 2023.

C.   Strategi Operasional Pembiayaan Sewa Operasi (Operating Lease)

     Segmen operating lease yang telah dijalankan Perseroan memiliki performance yang baik dari sisi kualitas pembiayaan. Sejak
     awal penyaluran pembiayaan operating lease, Perseroan telah mencatat portfolio sewa operasi yang selesai dan mencapai 1
     siklus, atas aset tersebut dilakukan penjualan dan penghapusbukuan. Berdasarkan perhitungan penjualan aset tersebut,
     Perseroan berhasil membukukan angka positif bagi profitabilitas dan keuntungan Perseroan.




                                                               95
                                                               100
Page 121
     Pangsa pasar sewa operasi Perseroan terus diperluas melalui ekosistem otomotif yakni memanfaatkan kolaborasi dengan
     dealer yang menjadi lead generation bagi pelanggannya yang membutuhkan layanan sewa operasi kendaraan. Perseroan telah
     menjalin kerjasama dengan bengkel resmi untuk perawatan atas unit yang disewa-operasikan.

Strategi Operasional

Dari sisi operasional, Perseroan memperkuat pengembangan bisnis melalui berbagai strategi di tahun 2023. Percepatan dan
digitalisasi proses sebagai salah satu bentuk nyata pemenuhan customer behaviour di sisi operasional akan menjadi prioritas strategi
Perseroan. Penerapan strategi operasional tersebut adalah sebagai berikut:

A.   Strategi Pengembangan Produk dan Pelayanan
     Pengembangan Produk yang dilakukan Perseroan di 2023 berkaitan dengan bentuk komitmen BRI Group dalam mendukung
     langkah Pemerintah terkait pelaksanaan green economy melalui penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai
     (KBLBB). Perseroan di tahun 2022 telah menggunakan Electric Vehicle (Kendaraan Listrik) sebagai kendaraan operasional dan
     memberikan penyaluran pembiayaan untuk Electric Vehicle. Dengan berbagai dukungan baik melalui kebijakan subsidi maupun
     relaksasi yang diberikan Pemerintah, Perseroan akan menyajikan beragam produk pembiayaan Electric Vehicle yang menarik.
     Perseroan juga melakukan perluasan kerjasama secara kontinu dengan ATPM dan dealer kendaraan listrik, guna mendorong
     dan mempercepat transisi pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan.

     Perseroan senantiasa berupaya memenuhi kebutuhan pelanggan atas proses penyaluran pembiayaan yang cepat dan mudah,
     sehingga di tahun 2023 nantinya Perseroan akan meningkatkan digitalisasi proses bisnis sebagai penunjang produktivitas.
     Peningkatan digitalisasi proses yang dilakukan antara lain:

      1.   Digital signature dan e-Contract

           Tujuan utama pengembangan fitur Digital Signature & e-Contract adalah customer satisfaction dan peningkatan
           produktivitas tenaga pemasar di lapangan. Efisiensi terlihat pada kemudahan yang diberikan baik bagi debitur maupun
           tenaga pemasar dalam proses persetujuan dokumen. Fitur yang terdapat didalam aplikasi MyBRIf ini memudahkan proses
           penandatanganan yang dilakukan debitur pada kontrak digital yang teruji keabsahannya, selain itu debitur dapat dengan
           mudah mengakses informasi terkait pembiayaannya melalui aplikasi MyBRIf.
      2.   New Mobile Order (NEMO)

           Seiring dengan meningkatnya ekspansi yang dilakukan, Perseroan mengembangkan salah satu tools utama bagi tenaga
           pemasar yakni Mobile Order. Manfaat yang dirasakan Perseroan atas pengembangan tools ini antara lain: proses
           percepatan service level agreement (SLA), peningkatan aset, fasilitas leads yang bersumber dari MyBRIf maupun
           marketplace dan monitoring tenaga pemasar dapat diakomodir dengan optimal.
      3.   Credit Risk Scoring

           Pengembangan Credit Risk Scoring untuk pembiayaan multiguna yang lebih komprehensif untuk mendapatkan model
           scoring berdasarkan jenis aset (new car & used car) yang lebih prediktif dan berdaya guna untuk penetapan risk pricing
           dan portfolio management strategy Perseroan. Pengembangan dilakukan dengan menyesuaikan parameter-parameter
           CRS serta melakukan pengkategorian data pada masing-masing parameternya.
      4.   Collection scoring

           Collection scoring bertujuan mempermudah pengklasifikasian prioritas collection pada setiap debitur dengan
           menggunakan data credit history & installment history debitur, serta machine learning. Pengembangan yang dilakukan
           dapat membantu perhitungan collection risk untuk kemudahan dan meringankan beban pekerjaan manusia serta
           pengklasifikasian penyebab debitur overdue sehingga dapat lebih tepat dalam penanganannya.

B.   Strategi Pengembangan Jaringan Kantor dan Struktur Organisasi
     Perseroan telah meningkatkan 11 (sebelas) Kantor Selain Kantor Cabang (KSKC) menjadi Kantor Cabang (KC), antara lain:
     Unit Kerja Banjarmasin, Banyuwangi, Padang, Cirebon, Bandar Lampung, Sleman, Sukoharjo, Manado, Depok, Bogor, dan
     Jakarta Barat. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk optimalisasi pelayanan kepada debitur dengan percepatan proses
     pembiayaan sesuai dengan wewenang persetujuan pembiayaan yang telah terdistribusi sesuai kebijakan Perseroan, sehingga
     penyaluran fasilitas kepada debitur menjadi lebih efektif dan efisien. Sampai dengan 31 Desember 2022, Perseroan diperkuat
     dengan 1 Kantor Pusat, 26 Kantor Cabang, dan 182 titik captive di Unit Kerja BRI. Perluasan jaringan pemasaran untuk
     memperkuat pendekatan kepada calon debitur akan tetap dilakukan di 2023 dengan rencana pembukaan 16 (enam belas)
     Kantor Selain Kantor Cabang (KSKC) di wilayah Indonesia. Rencana pembukaan 16 KSKC tersebut akan tersebar di kota-kota



                                                                96
                                                                101
Page 122
     berikut: Batam, Jambi, Pluit, Cikarang, Karawang, Pondok Indah, Kota, WTC Mangga Dua, Klender, Cibubur, Serang, Cikupa,
     Cimahi, Sidoarjo, Jember, dan Papua.
     Seiring dengan upaya pengembangan pembiayaan multiguna di tahun 2023, Perseroan perlu melakukan penambahan jumlah
     sumber daya manusia, terutama tenaga pemasar untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan. Penambahan pekerja diperoleh
     melalui proses seleksi dengan memperhatikan kriteria kandidat yang dibutuhkan dan juga diperoleh dari pihak ketiga dengan
     mempertimbangkan efisiensi biaya. Perseroan, ditahun 2022, didukung oleh 1.158 orang pekerja, dengan peningkatan status
     11 unit kerja di tahun 2022. Dalam pemenuhan formasi pekerja, perusahaan Induk BRI memberikan dukungan penuh melalui
     penugasan pekerja BRI, guna memperkuat pekerja yang telah dimiliki Perseroan dan mempercepat proses integrasi budaya
     kerja BRI Group dan core values BUMN (AKHLAK).

C.   Strategi Teknologi Informasi
     Sepanjang tahun 2022, berbagai pengembangan dan enhancement teknologi informasi telah dilakukan untuk membantu
     peningkatan pencapaian bisnis Perusahaan serta untuk menjaga keberlanjutan Perusahaan. Berikut pengembangan teknologi
     informasi yang telah dilakukan diantaranya:

     1.    Risk Management Application
           Beberapa dashboard Risk Management App telah dikembangkan sebagai sarana untuk memonitor proses bisnis agar tetap
           berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

     2.    myBRIf Enhancement
           Pengembangan myBRIf dilakukan dengan menambahkan beberapa fitur yang dapat memudahkan interaksi dan
           meningkatkan engagement customer melalui redeem point dan perluasan payment point.

      3.    Mobile Order Reengineering
            Pengembangan aplikasi mobile order yang disebut dengan NEMO (New Mobile Order) untuk memudahkan tenaga
            pemasar dalam boarding customer untuk penginputan aplikasi baru di lapangan.

      4.    Confins Enhancement
            Pengembangan beberapa fitur core system seperti perhitungan amortisasi, perubahan proses KYC (Know Your
            Customer), Upload MOP dan API (Application Programming Interface) integrasi NEMO.

      5.    Portal Employee
            Pembaruan portal employee yang dapat memudahkan Pekerja untuk berinteraksi baik antar internal maupun eksternal
            departemen.

      6.    VPN Box
            Implementasi penggunaan VPN Box untuk mempermudah Pekerja mengakses pekerjaan kapan saja dan di mana saja.


D.   Implementasi Manajemen Risiko dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
     Sebagai bentuk penetapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan, maka Perseroan secara terus-menerus
     melakukan monitoring secara periodik atas pelaksanaan ketentuan kehati-hatian yang ditetapkan oleh regulator maupun
     internal. Selain itu Perseroan secara berkelanjutan akan menjalankan penerapan risk based APU-PPT dengan beberapa
     pengembangan e-KYC (know your customer) yang dilakukan dengan tujuan simplifikasi proses bisnis dan meminimalisir risiko
     secara efektif. Pengembangan juga dilakukan pada compliance portal yang terdapat di dalam dashboard internal Perseroan
     sebagai upaya peningkatan kualitas data debitur. Perseroan juga akan aktif terlibat pada kegiatan riset dan pemeringkatan
     sebagai pengujian atas penilaian Perseroan.

     Penguatan manajemen risiko Perseroan di tahun 2023 dilakukan dengan enhancement Sistem Credit Risk Scoring berdasarkan
     kelompok debitur. Enhancement dilakukan berdasarkan hasil analisa dan dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik
     antara debitur fixed income dan non fixed income. Selain itu Perseroan juga akan melakukan pengembangan collection scoring
     sebagai modul analisis yang dapat memberikan rekomendasi kategori risiko setiap debitur berdasarkan parameter tertentu.
     Modul ini juga akan digunakan sebagai predictive tools risk management, sehingga peninjauan pola pembayaran debitur dan
     penawaran repeat order kepada nasabah existing dapat dilakukan. Tingkat risiko Perseroan ada pada kategori Low to Moderate
     dengan penanggulangan atas Risiko Pasar menempati skor terbaik di sepanjang tahun 2022. Pemantauan Perseroan terhadap
     kualitas penerapan manajemen risiko pada setiap unit kerja dilakukan secara ketat dan berkala untuk meningkatkan budaya
     sadar risiko pada setiap aktivitas yang dikerjakan.




                                                             97
                                                             102
Page 123
7.        KECENDERUNGAN YANG DAPAT MEMPENGARUHI SECARA SIGNIFIKAN KEGIATAN USAHA DAN PROSPEK USAHA

Kelima lini bisnis yang dijalankan oleh perseroan sangat berpengaruh kepada faktor internal maupun eksternal demi kelangsungan
bisnis perseroan. Faktor internal dan eksternal inilah yang harus diantisipasi oleh perseroan agar dapat menghasilkan kontribusi
maksimal per lini bisnis bagi perseroan. Adapun faktor yang mempengaruhi kegiatan usaha perseroan adalah sebagai berikut:

          •   Faktor Politik

              Faktor politik akan mempengaruhi kelangsungan dan kinerja usaha Perseroan bilamana mengganggu stabilitas keamanan
              secara signifikan.

          •   Faktor Ekonomi

              Faktor ekonomi merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi kondisi keuangan dan kinerja Perseroan. Laju
              pertumbuhan ekonomi, daya beli Masyarakat, inflasi dan pergerakan suku bunga menjadi barometer dalam menentukan
              arah kebijakan dan langkah strategis Perseroan. Perusahaan pembiayaan memiliki nature business yang amat bergantung
              pada tingkat suku bunga. Perubahan pada suku bunga relatif berdampak langsung pada jumlah penyaluran pembiayaan
              dimana nasabah cenderung untuk memilih produk pembiayaan dengan bunga yang rendah. Untuk itu, Perseroan secara
              terus menerus berupaya untuk membuka akses pada sumber pendanaan murah dan alternatif funding terbaik agar dapat
              menawarkan produk pembiayaan dengan bunga yang kompetitif kepada para nasabah.

          •   Kejadian Luar Biasa

              Kejadian Luar Biasa seperti pandemi COVID-19 dan force majeure tentu saja memberikan dampak signfikan pada kegiatan
              dan kelangsungan usaha Perseroan. Sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian dalam
              melakukan kegiatan usahanya, Perseroan memilki Business Continuity Plan (BCP) untuk memitigasi segala risiko yang
              mungkin muncul dari kejadian luar biasa yang terjadi.


8.        HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (“HAKI”)

Pada tanggal Prospektus ini diterbitkan Perseroan memiliki aset berupa HAKI yaitu sebagai berikut:

                                       Kategori Kelas        Tanggal                                     Berlaku Selama
 No.              Etiket Merek                                               No. Pendaftaran
                                        Barang/Jasa        Pendaftaran                               10 Tahun Sejak Tanggal:
                  “BRI finance”
     1.                                     16              28-12-2016       IDM000616337                  28-12-2016
              “BRI finance Layanan
     2.                                      9              03-02-2017       IDM000633761                  03-02-2017
               Finansial Terdepan”




                                                                 98
                                                                 103
Page 124
Halaman ini sengaja dikosongkan




             104
Page 125
IX.        PERPAJAKAN
A.    PERPAJAKAN UNTUK PEMEGANG OBLIGASI

Pajak Penghasilan atas Bunga Obligasi yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi diperhitungkan dan diperlakukan sesuai
dengan Peraturan Perpajakan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 91 tahun 2021 tanggal 30 Agustus 2021 tentang Pajak Penghasilan Atas
Penghasilan Berupa Bunga Obligasi. Obligasi penghasilan berupa bunga obligasi yang diterima atau diperoleh bagi Wajib Pajak
dalam negeri dan bentuk usaha tetap dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final sebesar 10% (sepuluh persen)
dari dasar pengenaan pajak penghasilan, yaitu:

a.    sebesar jumlah bruto sesuai dengan masa kepemilikan obligasi, untuk bunga dari obligasi dengan kupon,
b.    sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, tidak termasuk bunga berjalan, untuk diskonto
      dari obligasi dengan kupon,
c.    sebesar selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, untuk diskonto dari obligasi tanpa bunga.

Dalam hal terdapat diskonto negatif atau rugi pada saat penjualan obligasi dengan kupon, diskonto negatif atau rugi tersebut dapat
diperhitungkan dengan dasar pengenaan pajak penghasilan atas Bunga Obligasi berjalan.

Pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak dikenakan terhadap bunga atau diskonto obligasi yang diterima atau diperoleh Wajib
Pajak:
1. Dana pensiun yang pendirian atau pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan atau telah mendapatkan izin dari
    OJK dan memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (3) huruf h Undang-undang Pajak Penghasilan dan
    pelaksanaannya; dan
2. Bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia.

Pemotongan Pajak Penghasilan atas bunga dan diskonto obligasi yang diperdagangkan di luar BEI dan tidak dilaporkan
perdagangannya di BEI, tetap dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan sebagaimana berdasarkan pasal 23 atau pasal 26 Undang-
Undang Pajak Penghasilan.

CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN
KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA,
PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN OBLIGASI YANG DIBELI
MELALUI PENAWARAN UMUM INI.

B.    PEMENUHAN KEWAJIBAN PERPAJAKAN OLEH PERSEROAN

Perseroan telah memenuhi seluruh kewajiban perpajakannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan peraturan
perpajakan yang berlaku.




                                                                   99
                                                                   105
Page 126
Halaman ini sengaja dikosongkan




             106
Page 127
X.       PENJAMIN EMISI OBLIGASI
Berdasarkan persyaratan serta ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, para Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan para Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum dibawah ini, untuk dan atas nama Perseroan,
menyetujui untuk menawarkan kepada Masyarakat Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 dengan jumlah pokok sebesar
Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) dengan Kesanggupan Penuh (Full Commitment).

Perjanjian tersebut di atas merupakan perjanjian lengkap yang menggantikan semua persetujuan atau perjanjian yang mungkin telah
dibuat sebelumnya mengenai perihal yang dimuat dalam perjanjian dan setelah itu tidak ada lagi perjanjian yang dibuat oleh para
pihak yang isinya bertentangan dengan perjanjian ini.

Susunan dan jumlah porsi penjaminan serta persentase dari penjaminan Emisi dalam Penawaran Umum Obligasi ini adalah sebagai
berikut:

                                                            Porsi Penjaminan                         Persentase
 No.      Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
                                                               (Rp miliar)                               (%)
 1.     PT BCA Sekuritas                                                           200                                   40%
 2.     PT BRI Danareksa Sekuritas                                                 300                                   60%
                    Total                                                          500                                  100%

Selanjutnya para Penjamin Emisi Obligasi yang turut dalam Penawaran Umum Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan
tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No.IX.A.7.

Berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan untuk Obligasi ini adalah
PT BCA Sekuritas.

Kecuali PT BRI Danareksa Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang merupakan pihak
terafiliasi dengan Perseroan melalui kepemilikan saham oleh Negara Republik Indonesia sebagaimana didefinisikan dalam UU P2SK,
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi serta Penjamin Emisi Obligasi lainnya dalam rangka Penawaran Umum ini yaitu PT BCA Sekuritas
bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun secara tidak langsung sesuai dengan definisi
Afiliasi dalam UU P2SK.

Metode penentuan Harga Obligasi

Tingkat bunga Obligasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dengan Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan parameter, yaitu hasil penawaran awal (bookbuilding), kondisi pasar,
benchmark kepada Obligasi Pemerintah, dan risk premium (sesuai dengan rating dari Obligasi).




                                                             100
                                                             107
Page 128
Halaman ini sengaja dikosongkan




             108
Page 129
XI.      LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam Penawaran Umum ini adalah sebagai berikut:

 Akuntan Publik        :   KAP Purwantono, Sungkoro & Surja

                           Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 2, lt. 7
                           Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                           Jakarta 12190

                           No. STTD                  :   STTD.AP-31/PM.223/2020 atas nama Christophorus Alvin Kossim
                                                         tanggal 25 September 2020
                           Surat Penunjukkan         :   Berdasarkan Perjanjian Kerjasama No. 0158/PSS/03/2023 tanggal
                                                         29 Maret 2023
                           Keanggotaan Asosiasi      :   Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) No. AP. 1681
                           Nama Rekan                :   Christophorus Alvin Kossim
                           Pedoman Kerja             :   Standar Profesi Akuntan Publik yang ditetapkan oleh IAPI dan
                                                         Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 13/POJK.03/2017 tentang
                                                         penggunaan Jasa Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam kegiatan
                                                         Jasa Keuangan
                           Tugas Pokok               :   Melaksanakan audit berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh
                                                         Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Standar tersebut
                                                         mengharuskan akuntan publik untuk mematuhi ketentuan etika serta
                                                         merencanakan dan melaksanakan audit untuk memperoleh keyakinan
                                                         memadai tentang apakah laporan keuangan tersebut bebas dari
                                                         kesalahan penyajian material. Suatu audit melibatkan pelaksanaan
                                                         prosedur untuk memperoleh bukti audit tentang angka-angka dan
                                                         pengungkapan dalam laporan keuangan. Audit juga mencakup
                                                         pengevaluasian atas ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan
                                                         dan kewajaran estimasi akuntansi yang dibuat oleh manajemen, serta
                                                         pengevaluasian atas penyajian laporan keuangan secara
                                                         keseluruhan.

 Konsultan Hukum       :   Warens & Partners

                           Millennium Centennial Center Lt.1 Unit C,
                           Jl. Jend. Sudirman Kav.25
                           Jakarta 12920

                            No. STTD                 :   No.STTD.KH-3/PJ-1/PM.02/2023 atas nama M. Indra Wargadalem,
                                                         S.H., MBA tanggal 6 Februari 2023
                            Surat Penunjukkan        :   No.003/BRIF-LGL/I/2023 tanggal 13 Januari 2023
                            Keanggotaan Asosiasi     :   Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal, No.95001
                            Nama Rekan               :   M. Indra Wargadalem, S.H., MBA
                            Pedoman Kerja            :   Standar Profesi Konsultan Himpunan Hukum Pasar Modal Lampiran
                                                         dari Keputusan Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal No.
                                                         Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tanggal 8 Agustus 2018
                            Tugas Pokok              :   Melakukan pemeriksaan dari segi hukum secara independen, sesuai
                                                         dengan norma atau Standar Profesi dan kode etik Konsultan Hukum
                                                         dan memberikan laporan pemeriksaan dari segi hukum atas fakta
                                                         yang ada mengenai Perseroan yang disampaikan oleh Perseroan
                                                         kepada Konsultan Hukum. Hasil pemeriksaan Konsultan Hukum
                                                         tersebut telah dimuat dalam Laporan Uji Tuntas dari Segi Hukum yang
                                                         merupakan penjelasan atas Perseroan dan menjadi dasar dan bagian
                                                         yang tidak terpisahkan dari Pendapat Hukum yang diberikan secara
                                                         obyektif dan mandiri.




                                                            101
                                                            109
Page 130
Notaris       :   Arry Supratno, S.H.
                  Jl. Bendungan Jatiluhur No. 69
                  Benhil – Tanah Abang
                  Jakarta Pusat

                  No. STTD                  :      STTD.N-194/PM.223/2019 tanggal 16 Juli 2019
                  Surat Penunjukkan         :      No. 004/BRIF-LGL/I/2023 tanggal 13 Januari 2023
                  Keanggotaan Asosiasi      :      Ikatan Notaris Indonesia (“INI”) No. 0108719580926.
                  Pedoman Kerja             :      Undang-Undang No. 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris dan
                                                   Kode Etik Ikatan Notaris Indonesia
                  Tugas Pokok               :      Membuat akta-akta dalam rangka Penawaran Umum dan Penawaran
                                                   Umum Obligasi, antara lain Pernyataan Penawaran Umum , Perjanjian
                                                   Perwaliamanatan, Pengakuan Utang, Perjanjian Penjaminan Emisi
                                                   Obligasi, dan Perjanjian Agen Pembayaran.

Wali Amanat   :   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                  Gedung Grha BNI Lantai 9
                  Jl. Jend Sudirman Kav 1
                  Jakarta 10220, Indonesia

                  Telepon: (021) 5728387
                  Faks: 5728387

                  No. STTD                  :      01/STTD-WA/PM/1996 tanggal 27 Maret 1996
                  Surat Penunjukkan         :      No. 009/I/BRIF/TRSY-L/2023 tanggal 9 Januari 2023
                  Pedoman Kerja             :      Standar prosedur operasi Wali Amanat PT Bank Negara Indonesia
                                                   (Persero) Tbk.
                  Tugas Pokok               :      Mewakili kepentingan Pemegang Obligasi baik di dalam maupun di
                                                   luar pengadilan mengenai pelaksanaan hak-hak Pemegang Obligasi
                                                   sesuai dengan syarat-syarat Obligasi, dengan memperhatikan
                                                   ketentuan-ketentuan    yang     tercantum     dalam   Perjanjian
                                                   Perwaliamanatan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

                                                   Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                                                   No.20/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Kontrak
                                                   Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang dan atau Sukuk, PT Bank
                                                   Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku Wali Amanat dalam penerbitan
                                                   Obligasi menyatakan bahwa sejak ditandatanganinya pernyataan
                                                   tersebut dan selama menjadi Wali Amanat, dilarang:

                                                   1. Mempunyai hubungan kredit dengan Perseroan dalam jumlah
                                                      yang melebihi ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
                                                      No.19/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Bank Umum
                                                      Yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat;
                                                   2. Merangkap menjadi penanggung dan/atau pemberi agunan dalam
                                                      penerbitan Efek bersifat utang, Sukuk, dan/atau kewajiban
                                                      Perseroan dan menjadi Wali Amanat dari pemegang Efek yang
                                                      diterbitkan oleh Perseroan;
                                                   3. Menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban
                                                      Perseroan kepada Wali Amanat selaku kreditur dalam hal
                                                      Perseroan mengalami kesulitan keuangan, berdasarkan
                                                      pertimbangan Wali Amanat, sehingga tidak mampu memenuhi
                                                      kewajibannya kepada pemegang Efek bersifat utang, dimana
                                                      pelaksanaannya tetap memperhatikan ketentuan peraturan
                                                      perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.




                                                      102
                                                      110
Page 131
 Pemeringkat Efek      :   PT Pemeringkat Efek Indonesia
                           Equity Tower 30th Floor
                           Sudirman Central Business District Lot 9
                           Jl.Jenderal Sudirman Kav.52-53
                           Jakarta 12190
                           Telp : (021) 50968469
                           Fax : (021) 50968468


                           Surat Penunjukkan         :   No. 012/I/BRIF/TRSY-L/2023 tanggal 10 Januari 2023
                           Tugas Pokok               :   Ruang lingkup Pemeringkat Efek adalah melakukan pemeringkatan
                                                         atas Obligasi setelah secara seksama mempertimbangkan seluruh
                                                         data dan informasi yang relevan, akurat dan dapat dipercaya serta
                                                         melakukan kaji ulang secara berkala terhadap hasil pemeringkatan
                                                         sepanjang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan yang
                                                         berlaku. Pemeringkat Efek juga wajib menyelesaikan kaji ulang
                                                         terhadap hasil pemeringkatan yang telah dipublikasikan dalam hal
                                                         terdapat fakta material atau kejadian penting yang dapat
                                                         mempengaruhi hasil pemeringkatan yang telah dipublikasikan, paling
                                                         lama 7 (tujuh) Hari Kerja sejak diketahuinya fakta material atau
                                                         kejadian penting dan mengeluarkan peringkat baru apabila terjadi
                                                         perubahan peringkat dari proses kaji ulang.

Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang terlibat dalam Penawaran Umum ini menyatakan tidak ada hubungan Afiliasi
dengan Perseroan sebagaimana definisi Afiliasi dalam UU P2SK. Namun demikian, Lembaga Penunjang, yaitu Wali Amanat
menyatakan terafiliasi dengan Perseroan melalui kepemilikan Negara Republik Indonesia.




                                                            103
                                                            111
Page 132
Halaman ini sengaja dikosongkan




             112
Page 133
XII.       KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT

Sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi telah ditandatangani Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II BRI Finance
Tahun 2023 No. 01 tanggal 03 April 2023, sebagaimana diubah dengan Akta Addendum Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II BRI
Finance Tahun 2023 No. 05 tanggal 8 Mei 2023, Akta Addendum I Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II BRI Finance Tahun 2023
No. 33 tanggal 30 Mei 2023 dan Akta Addendum II Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 No. 30 tanggal
22 Juni 2023 yang seluruhnya dibuat dihadapan Arry Supratno, S.H., Notaris di Jakarta antara Perseroan dengan PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”), selaku Wali Amanat.

Dengan demikian yang berhak sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan dan bertindak
untuk dan atas nama Pemegang Obligasi dalam rangka Penawaran Umum Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 adalah PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk, yang telah terdaftar di OJK dengan No. 01/STTD-WA/PM/1996 tanggal 27 Maret 1996 sesuai
dengan Undang-Undang No.8 Tahun 1995 serta Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.45 Tahun 1995 tentang
Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal.

BNI sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan/uji tuntas (due diligence) terhadap Perseroan, dengan Surat Pernyataan
INT/08/1077 tanggal 09 Februari 2023 sebagaimana diatur dalam POJK No. 20/2020

BNI sebagai Wali Amanat dengan Surat Pernyataan No. INT/08/1078 tanggal 09 Februari 2023 menyatakan bahwa:
• BNI mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan melalui kepemilikan negara Republik Indonesia dimana mayoritas saham
    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku pemegang saham pengendali
    PT BRI Multifinance Indonesia, dimilki oleh pihak yang sama yaitu Negara Republik Indonesia;
• BNI sebagai Wali Amanat dengan Surat Pernyataan No.INT/08/1079 tanggal 09 Februari 2023 menyatakan bahwa BNI tidak
    memiliki hubungan kredit dengan Perseroan melebihi 25% dari jumlah obligasi yang diwaliamanati sesuai dengan POJK No.
    19/2020 dan tidak merangkap sebagai penanggung dan/atau pemberi agunan dan menjadi Wali Amanat dalam penerbitan
    Obligasi sesuai POJK No. 19/2020;

Bersama ini Perseroan menyatakan bahwa Perseroan tidak memiliki kredit dan/atau pendanaan dari BNI yang pada Penawaran
Umum Obligasi ini bertindak selaku Wali Amanat.

1.     Riwayat Singkat

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (selanjutnya disebut “BNI”), didirikan di Jakarta pada tanggal 5 Juli 1946. BNI menawarkan
layanan jasa keuangan terpadu kepada nasabah, didukung oleh perusahaan anak yang bergerak dibidang jasa keuangan, sekuritas,
asuransi dan modal ventura.

Pada 31 Desember 2022, BNI memiliki total aset sebesar Rp1.029.836.868Triliun dan mempekerjakan lebih dari 27.177 karyawan.
Untuk melayani nasabahnya, per BNI mengoperasikan jaringan layanan yang luas mencakup 2.255 outlet domestik dan 8 cabang
luar negeri/perwakilan di 6 negara (6 KCLN, 1 Kantor Sub Branch Luar Negeri dan 1 Representative Office Luar Negeri), 16.392 unit
ATM milik sendiri termasuk 4 ATM di Hongkong dan 2 ATM di Singapura, 71.000 EDC serta fasilitas Internet banking, mobile banking,
SMS banking, BNI Debit Online dan lainnya.

Dalam memberikan layanan Wali Amanat, BNI telah memperoleh Surat Tanda Terdaftar Sebagai Wali Amanat dari Bapepam dengan
Nomor 01/STTD-WA/PM/1996 tanggal 27 Maret 1996.

A.       Permodalan

Berdasarkan Akta No. 23/2021 dan Daftar Pemegang Saham per tanggal 31 Maret 2022 yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom
selaku Biro Administrasi Efek Perseroan, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Wali Amanat Perseroan adalah sebagai
berikut:




                                                               104
                                                               113
Page 134
 Keterangan                                                                     Jumlah Saham               Nominal (Rp)         %
 Modal Dasar:
   • Saham Seri A Rp7.500                                                                        1                     7.500     0,00
   • Saham Seri B Rp7.500                                                              289.341.866         2.170.063.995.000     0,84
   • Saham Seri C Rp375                                                             34.213.162.660        12.829.935.997.500    99,16
 Jumlah Modal Dasar                                                                 34.502.504.527        15.000.000.000.000   100,00
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
   • Saham Seri A Rp7.500
 Dwiwarna Negara Republik Indonesia                                                                1                  7.500      0,00
   • Saham Seri B: Rp7.500
 Negara Republik Indonesia                                                             217.006.399         1.627.547.992.500     1,16
 Kepemilikan Masyarakat dibawah 5%                                                      72.335.467           542.516.002.500     0,39
 Jumlah Saham Seri B                                                                   289.341.866         2.170.063.995.000     1,55
   • Saham Seri C: Rp375
 Negara Republik Indonesia                                                          10.972.187.475         4.114.570.303.125    58,84
 Kepemilikan Masyarakat dibawah 5%                                                   7.387.127.116         2.770.172.668.500    39,61
  Jumlah Saham Seri C                                                               18.359.314.591         6.884.742.971.625    98,45
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                         18.648.656.458         9.054.806.974.125   100,00
 Jumlah saham dalam portepel:                                                       15.853.848.069         5.945.193.025.875

B.      Pengurusan dan Pengawasan

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BNI berdasarkan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan “Perusahaan Perseroan
(Persero) PT Bank Negara Indonesia Tbk” atau disingkat “PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk” No. 15 tanggal 15 Maret 2023
dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H, MKn Notaris di Jakarta adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama                                        : Agus Dermawan Wintarto Martowardojo (merangkap Komisaris Independen)
Wakil Komisaris Utama                                  : Pradjoto
Komisaris                                              : Askolani
Komisaris                                              : Susyanto
Komisaris                                              : Fadlansyah Lubis
Komisaris                                              : Robertus Billitea*)
Komisaris Independen                                   : Erwin Rijanto
Komisaris Independen                                   : Sigit WIdyawan
Komisaris Independen                                   : Asmawi Syam
Komisaris Independen                                   : Septian Hario Seto
Komisaris Independen                                   : Imam Sugema

Direksi
Direktur Utama                                      : Royke Tumilaar
Wakil Direktur Utama                                : Adi Sulistyowati
Direktur Digital and Integrated Transaction Banking : Corina Leyla Karnalies
Direktur Enterprise and Commercial Banking          : Sis Apik Wijayanto
Direktur Finance                                    : Novita Widya Anggraini
Direktur Risk Management                            : David Pirzada
Direktur Institutional Banking                      : Muhammad Iqbal
Direktur Retail Banking                             : Putrama W. Setyawan
Direktur Technology and Operations                  : Toto Prasetio
Direktur Human Capital and Compliance               : Mucharom
Direktur Wholesale and International Banking        : Silvano Winston Rumantir

*) Efektif setelah mendapat persetujuan OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit & Proper Test).

C.      Kegiatan Usaha

Selaku Bank Umum, BNI melaksanakan kegiatan usaha perbankan sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Republik
Indonesia No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan. Disamping itu BNI juga melakukan penyertaan pada perusahaan anak dalam
berbagai bidang usaha, antara lain:




                                                                    105
                                                                    114
Page 135
     •   PT BNI Multi Finance Pembiayaan/Financing
     •   Perbankan
     •   PT BNI Life Insurance Asuransi Jiwa
     •   PT BNI Sekuritas dan Entitas Anak Sekuritas/Securities
     •   PT BNI Asset Management
     •   BNI Remittance Ltd. Jasa Keuangan/Financial Service
     •   PT Bank Syariah Indonesia

Dalam pengembangan Pasar Modal selama 3 Tahun terakhir (2019 – 2022), PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk. ikut berperan
aktif, antara lain bertindak sebagai:

1.   Wali Amanat (Trustee) pada penerbitan:
     • Adira Dinamika PUB IV Tahap IV Tahun 2019
     • Adira Dinamika PUB IV Tahap V Tahun 2019
     • Adira Dinamika PUB IV Tahap VI Tahun 2019
     • Adira Dinamika PUB V Tahap I Tahun 2020
     • Adira Dinamika PUB V Tahap II Tahun 2021
     • Adira Dinamika PUB V Tahap III Tahun 2022
     • Adira Dinamika Sukuk Mudharabah PUB III Tahap III Tahun 2019
     • Adira Dinamika Sukuk Mudharabah PUB III Tahap IV Tahun 2019
     • Adira Dinamika Sukuk Mudharabah PUB IV Tahap I Tahun 2020
     • Adira Dinamika Sukuk Mudharabah PUB IV Tahap II Tahun 2021
     • Adira Dinamika Sukuk Mudharabah PUB IV Tahap III Tahun 2022
     • Bank Rakyat Indonesia PUB III Tahap I Tahun 2019
     • Bank Rakyat Indonesia PUB III Tahap I Tahun 2019
     • Bank Rakyat Indonesia Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2022
     • BRI Finance 2019 (MTN)
     • BRI Finance Obligasi I 2022
     • Timah Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2019
     • Timah Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Tahun 2019
     • Timah MTN I 2022
     • OKI Pulp and Paper Mills MTN VII 2019
     • OKI Pulp and Paper Mills MTN VIII 2019
     • OKI Pulp and Paper Mills MTN IX 2019
     • OKI Pulp and Paper Mills MTN XV 2019
     • OKI Pulp and Paper Mills MTN I 2020
     • OKI Pulp and Paper Mills MTN II 2020
     • OKI Pulp and Paper Mills MTN XII 2020
     • OKI Pulp and Paper Mills MTN X 2020
     • OKI Pulp and Paper Mills MTN XI 2021
     • OKI Pulp and Paper Mills Sukuk I 2022
     • Pindo Deli Pulp and Paper Mills MTN I 2019
     • Pindo Deli Pulp and Paper Mills MTN II 2020
     • Pindo Deli Pulp and Paper Mills MTN III 2020
     • PT PPA Sukuk 2022
     • dll

2.   Agen Pembayaran Dividen Perusahaan Go Public
     • PT Gudang Garam, Tbk.
     • PT Telkom (Persero), Tbk.
     • PT Semen Indonesia (Persero)

3.   Mengelola Agen Penjaminan (Security Agent):
     • Adira Dinamika PUB IV Tahap IV Tahun 2019
     • Sukuk Mudharabah PUB III Tahap III Tahun 2019
     • Adira Dinamika PUB IV Tahap VI Tahun 2019
     • Sukuk Mudharabah PUB III Tahap IV Tahun 2019
     • Adira Dinamika PUB IV Tahap VI Tahun 2019


                                                             106
                                                             115
Page 136
4.       Menyelenggarakan penyimpanan efek (Jasa Kustodian)

2.       Tugas Pokok Wali Amanat

Sesuai dengan Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang
Dan/Atau Sukuk dan kemudian ditegaskan lagi di dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat dihadapan Arry Supratno,
S.H., Notaris di Jakarta, antara Perseroan dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk selaku Wali Amanat, tugas pokok Wali
Amanat antara lain adalah:

a.       mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan Perjanjian
         Perwaliamanatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia;
b.       mengikatkan diri untuk melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam huruf a sejak
         menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan dengan Perseroan, tetapi perwakilan tersebut mulai berlaku efektif pada saat
         Obligasi telah dialokasikan kepada Pemegang Obligasi;
c.       melaksanakan tugas sebagai Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lainnya yang berkaitan
         dengan Perjanjian Perwaliamanatan; dan
d.       memberikan semua keterangan atau informasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas-tugas perwaliamanatan kepada OJK.

3.       Penggantian Wali Amanat

Berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi II BRI Finance Tahun 2023 No. 01 tertanggal 3 April 2023 yang dibuat
dihadapan Arry Supratno, S.H., Notaris di Jakarta, antara Perseroan dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk selaku Wali
Amanat, penggantian Wali Amanat dilakukan karena sebab-sebab, antara lain sebagai berikut:

a.       Wali Amanat tidak lagi memenuhi ketentuan untuk menjalankan fungsi sebagai Wali Amanat sesuai dengan ketentuan peraturan
         perundangundangan
b.       izin usaha Bank Umum yang melakukan kegiatan usaha sebagai Wali Amanat dicabut;
c.       pembatalan surat tanda terdaftar atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat di Pasar Modal;
d.       Wali Amanat dibubarkan oleh suatu badan peradilan yang berwenang dan telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum
         tetap atau oleh suatu badan resmi lainnya atau dianggap telah bubar berdasarkanketentuan perundang-undangan yang berlaku
         di Negara Republik Indonesia;
e.       Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang dan telah mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum
         tetap atau dibekukan operasinya dan/atau kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang;
f.       Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau keputusan RUPO
         dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku dibidang Pasar Modal;
g.       Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau peraturan perundang-undangan di bidang Pasar
         Modal;
h.       atas permintaan para Pemegang Obligasi;
i.       timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali Amanat;
j.       timbulnya hubungan kredit yang melampaui jumlah sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor:
         19/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020 tentang Bank Umum Yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat; atau
k.       atas permintaan Wali Amanat, dalam hal Wali Amanat mengundurkan diri atau Emiten tidak membayar imbalan jasa Wali
         Amanat sebagaimana tersebut dalam Perjanjian Perwaliamanatan, setelah Wali Amanat mengajukan permintaan pembayaran
         secaratertulis sebanyak tiga kali berturut-turut kepada Perseroan, maka Wali Amanat dapat mengajukan permohonan
         pengunduran diri kepada Perseroan.

4.       Ikhtisar Laporan Keuangan Wali Amanat

Berikut ini adalah kutipan dari Ikhtisar Laporan Keuangan Konsolidasian BNI per tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis dan Rekan, dengan opini wajar dalam laporannya tanggal 20 Januari
2023 yang ditandatangani oleh M. Jusuf Wibisana.

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                       31 Desember
                                         Keterangan                                              2022                 2021
     Total Aset                                                                                1.029.836.868           964.837.692
     Total Liabilitas                                                                            889.639.206           838.317.715
     Total Ekuitas                                                                               140.197.662           126.519.977
     Total Liabilitas dan Ekuitas                                                              1.029.836.868           964.837.692




                                                                 107
                                                                 116
Page 137
Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
                                                                                                     31 Desember
                                      Keterangan                                              2022                  2021
 Pendapatan Bunga dan Syariah – neto                                                            41.320.692            38.246.731
 Pendapatan Premi – neto                                                                         1.551.533              1.398.957
 Pendapatan (Beban) Operasional Selain Bunga Bersih                                           (19.973.370)          (26.878.404)
 Laba (Rugi) Operasional                                                                        22.898.855            12.767.284
 Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak                                                                22.686.708            12.550.987
 Pajak Penghasilan                                                                             (4.204.928)            (1.573.936)
 Laba Tahun Berjalan                                                                            18.481.780            10.977.051

Rasio Penting
                                                                                                                       (dalam %)
                                                                                                       31 Desember
                                      Keterangan                                              2022                   2021
 Capital Adequate Ratio (CAR)                                                                         19,3%                 19,7%
 Non Performing Loan Ratio (Gross)                                                                     2,8%                  3,7%
 Loan to Deposits Ratio (LDR)                                                                        84,25%                 79,7%
 Return On Asset (ROA)                                                                                 2,5%                  1,4%
 Return On Equity (ROE)                                                                              16,39%                 10,4%
 Net Interest Margin (NIM)                                                                            4,81%                 4,67%

                                                       Alamat Wali Amanat
                                            PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
                                                       Banking Operations
                                        Plaza BNI Lantai 14 CBD BSD City Lot I Nomor 5,
                                        Jl. Pahlawan Seribu, Lengkong Gudang Serpong,
                                                Tangerang Selatan 15310, Indonesia
                                      Telp : 021) 25541220 sampai dengan (021) 25541223;
                                            Fax: (021) 29514042, 29514053, 29514054
                                      E-mail: ipu2.custody@bni.co.id; INT_custody@bni.co.id
                                                      Website: www.bni.co.id




                                                              108
                                                              117
Page 138
Halaman ini sengaja dikosongkan




             118
Page 139
XIII.        TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI
1.   Pemesan Yang Berhak

     Perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara Indonesia/Badan Indonesia maupun Warga Negara Asing/Badan Asing, yang
     bertempat tinggal/berkedudukan di Indonesia.

2.   Pemesanan Pembelian Obligasi

     Sehubungan dengan anjuran Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengurangi
     interaksi sosial, menjaga jarak aman (social distancing) dan menghindari keramaian guna meminimalisir penyebaran penularan
     virus corona (covid-19), maka proses atau mekanisme pemesanan dan pembelian Obligasi harus dilakukan sesuai dengan yang
     tercantum dalam Prospektus. Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (“FPPO”) dapat diperoleh dari para Penjamin Emisi
     Obligasi sebagaimana tercantum pada Bab XIV Prospektus mengenai Penyebarluasan Prospektus dan Formulir Pemesanan
     Pembelian Obligasi. Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan FPPO yang dicetak untuk keperluan ini
     dan dikeluarkan oleh Penjamin Emisi Obligasi yang dapat diperoleh softcopy-nya melalui email terlebih dahulu sesuai ketentuan
     Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi. Setelah FPPO ditandatangani oleh pemesan, scan FPPO tersebut wajib
     disampaikan kembali melalui email atau faksimili dan aslinya dikirimkan melalui jasa kurir kepada Penjamin Emisi Obligasi.
     Pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh Pemesan. Pemesanan pembelian Obligasi yang dilakukan
     menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.

     Email para Penjamin Emisi Efek adalah sebagai berikut:


        No.    Penjamin Pelaksana Emisi                                              Email
        1      PT BCA Sekuritas                                  cf@bcasekuritas.co.id ; dcm@bcasekuritas.co.id
        2.     PT BRI Danareksa Sekuritas                     IB-Group1@brids.co.id; debtcapitalmarket@brids.co.id

3.   Jumlah Minimum Pemesanan Obligasi

     Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu Satuan Perdagangan yaitu
     Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

4.   Masa Penawaran Umum Obligasi

     Masa Penawaran Umum akan dimulai pada tanggal 4 Juli 2023 dan ditutup pada tanggal 6 Juli 2023 pukul 16.00 WIB.

5.   Pendaftaran Obligasi Ke Dalam Penitipan Kolektif

     Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini didaftarkan pada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
     (“KSEI”) berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI yang ditandatangani antara Perseroan dengan KSEI.
     Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
     1. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang disimpan KSEI untuk
          kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan didistribusikan dalam bentuk elektronik yang diadministrasikan dalam
          Penitipan Kolektif KSEI. Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek pada tanggal 11 Juli
          2023.
     2. Konfirmasi Tertulis berarti Konfirmasi Tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang diterbitkan oleh
          KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan Rekening Efek dengan Pemegang Obligasi.
     3. Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, Perusahaan Efek, atau
          Bank Kustodian yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening.
     4. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek berhak atas pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok
          Obligasi, memberikan suara dalam RUPO, serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi.
     5. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi dilaksanakan oleh Perseroan
          melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran melalui Rekening Efek di KSEI untuk selanjutnya diteruskan kepada pemilik
          manfaat (beneficial owner) yang menjadi pemegang Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian, sesuai
          dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan pokok Obligasi yang ditetapkan Perseroan dalam Perjanjian
          Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan
          Pokok Obligasi berdasarkan data kepemilikan Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan.
     6. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh pemilik manfaat Obligasi atau kuasanya dengan membawa asli surat
          Konfirmasi Tertulis untuk RUPO yang diterbitkan oleh KSEI dan Obligasi yang bersangkutan dibekukan sampai dengan
          berakhirnya RUPO.

                                                                109
                                                                119
Page 140
     7.   Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib menunjuk Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang
          telah menjadi Pemegang Rekening di KSEI untuk menerima dan menyimpan Obligasi yang didistribusikan oleh Perseroan.

6.   Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi

     Selama Masa Penawaran Umum ditutup, pemesanan Obligasi harus dilakukan selama jam kerja dengan mengajukan scan FPPO
     melalui email atau faksimili dan aslinya dikirimkan melalui jasa kurir kepada Penjamin Emisi Efek yang ditunjuk, pada tempat
     dimana FPPO diperoleh dalam bentuk softcopy melalui email.

     Pemesanan Obligasi hanya dapat dilakukan melalui alamat email Penjamin Emisi Obligasi pada Bab XIII dengan prosedur
     sebagai berikut:
     Setiap pihak hanya berhak mengajukan satu FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan. 1 (satu) alamat email
     hanya bisa melakukan 1 (satu) kali pemesanan
     Melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar bagi badan hukum).
     Menyampaikan pemesanan disertai detail Nomor Rekening untuk Pengembalian Kelebihan Pemesanan (Refund) dengan format:
     Nama Bank<SPASI>No Rekening<SPASI>Nama Pemilik Rekening. Contoh: BCA 1000567890 Budi

     Pemesan akan mendapatkan email balasan yang berisikan:

     a. Hasil scan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (FPPO) asli yang telah diisi secara elektronik sesuai dengan pemesanan
        yang disampaikan untuk dicetak dan ditandatangani oleh Pemesan yang bersangkutan; atau
     b. Informasi tolakan karena persyaratan tidak lengkap atau email ganda.

     Penjamin Emisi Obligasi dan Perseroan berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila FPPO tidak diisi dengan
     lengkap atau bila persyaratan pemesanan pembelian Obligasi termasuk persyaratan pihak yang berhak melakukan pemesanan,
     tidak terpenuhi. Sedangkan, pemesan, tidak dapat membatalkan pembelian Obligasi apabila telah memenuhi persyaratan
     pemesanan pembelian.

7.   Bukti Tanda Terima Pemesanan Obligasi

     Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan kembali kepada
     pemesan berupa jawaban konfirmasi email bahwa pengajuan sudah diterima melalui email Penjamin Emisi Obligasi yang
     dilampiri 1 (satu) tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi.
     Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi tersebut bukan merupakan jaminan dipenuhinya pesanan.

8.   Penjatahan Obligasi

     Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7 apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi
     jumlah Obligasi yang ditawarkan. Tanggal Penjatahan akan dilakukan pada tanggal 7 Juli 2023.

     Setiap Pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan Obligasi untuk
     Penawaran Umum Obligasi ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa Pihak tertentu mengajukan
     pemesanan Obligasi melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk Penawaran Umum Obligasi ini, baik secara langsung
     maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir
     pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.

     Penjamin Pelaksana Emisi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5 (lima) hari kerja
     setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2.

     Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT BCA Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada
     OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada peraturan Bapepam No. VIII.G.12 Tentang
     Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek Atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No.
     IX.A.7., paling lambat 30 hari setelah berakhirnya Masa Penawaran Umum.

9.   Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi

     Selambat-lambatnya pada tanggal 10 Juli 2023, pemesan harus segera melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan secara
     tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus sudah
     efektif pada rekening Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi selambat-lambatnya tanggal 10 Juli 2023 (in good funds) kecuali
     Penjamin Emisi Obligasi yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dapat melakukan pembayaran selambat-
     lambatnya pada Tanggal Pembayaran yang ditujukan pada rekening di bawah ini:


                                                              110
                                                              120
Page 141
                                                          Obligasi:

                               PT BCA Sekuritas                       PT BRI Danareksa Sekuritas
                            PT Bank Central Asia Tbk             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                                   Cabang KCK                          Cabang Bursa Efek Jakarta
                           No. Rekening: 205-0086448               No. Rekening: 0671.01.000680.30.4
                             a.n.: PT BCA Sekuritas                 a.n.: PT BRI Danareksa Sekuritas

    Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek dan bilyet giro yang bersangkutan harus dapat diuangkan
    atau ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 10 Juli 2023 (in good funds) pada rekening tersebut di atas.

    Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan
    pembayaran tidak dipenuhi.

10. Pembayaran Penjamin Pelaksana Emisi Kepada Perseroan

    Setelah pembayaran (in good funds) telah dilakukan kepada Para Penjamin Emisi Efek, pada tanggal 11 Juli 2023 Penjamin
    Pelaksana Emisi selanjutnya harus mentransfer dana hasil Penawaran Umum kepada Perseroan.

11. Distribusi Obligasi Secara Elektronik

    Pada Tanggal Emisi yaitu tanggal 11 Juli 2023, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada
    KSEI dan memberikan instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi
    Obligasi di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung
    jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI.

    Segera setelah Obligasi dikreditkan pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, Penjamin Pelaksana Emisi
    Obligasi memberikan instruksi kepada KSEI untuk mendistribusikan Obligasi kedalam Rekening Efek dari Penjamin Emisi
    Obligasi sesuai dengan penyetoran yang telah dilakukan oleh Penjamin Emisi Obligasi menurut Bagian Penjaminan. Dengan
    telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi
    selanjutnya kepada Pemegang Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.

12. Penundaan Atau Pembatalan Penawaran Umum

     1.   Dalam jangka waktu sejak Pernyataan Efektif sampai dengan berakhirnya Masa Penawaran, Perseroan dapat menunda
          Masa Penawaran untuk masa paling lama 3 (tiga) bulan sejak tanggal Pernyataan Efektif atau membatalkan Penawaran
          Umum, dengan ketentuan:

          a.    Terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yaitu:
                1) Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh perseratus) selama 3 (tiga) Hari
                      Bursa berturut-turut;
                2     Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara signifikan terhadap
                      kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
                3) Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan yang ditetapkan
                      oleh OJK berdasarkan Formulir sebagaimana ditentukan dalam Peraturan No.IX.A.2.

          b.    Dalam hal Perseroan menunda Masa Penawaran atau membatalkan Penawaran Umum, Perseroan wajib
                memenuhi ketentuan sebagai berikut:
                1) mengumumkan penundaan Masa Penawaran atau pembatalan Penawaran Umum dalam paling kurang 1
                     (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat 1 (satu)
                     Hari Kerja setelah penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat
                     kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya;
                2) menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum tersebut
                     kepada OJK pada hari yang sama dengan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 1);
                3) menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir 1) kepada OJK paling lambat 1 (satu)
                     Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
                4) Perseroan yang menunda Masa Penawaran atau membatalkan Penawaran Umum yang sedang dilakukan
                     dalam hal pesanan Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan Efek kepada
                     pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.

     2.   Perseroan yang melakukan penundaan sebagaimana dimaksud dalam Angka 1 huruf a butir 1), dan akan memulai
          kembali Masa Penawaran berlaku ketentuan sebagai berikut:

                                                             111
                                                             121
Page 142
          a.    dalam hal penundaan Masa Penawaran disebabkan oleh kondisi sebagaimana dimaksud dalam Angka 1 huruf a
                butir 1), maka Perseroan wajib memulai kembali Masa Penawaran paling lambat 8 (delapan) Hari Kerja setelah
                indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami peningkatan paling sedikit 50% (lima puluh perseratus)
                dari total penurunan indeks harga saham gabungan yang menjadi dasar penundaan;
          b.    dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali sebagaimana dimaksud
                dalam Angka 1 huruf a butir 1), maka Perseroan dapat melakukan kembali penundaan Masa Penawaran;
          c.    Perseroan wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum dan informasi
                tambahan lainnya, termasuk informasi peristiwa material yang terjadi setelah penundaan Masa Penawaran (jika
                ada) dan mengumumkannya dalam paling kurang 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang mempunyai
                peredaran nasional paling lambat 1 (satu) Hari Kerja sebelum dimulainya lagi Masa Penawaran. Disamping
                kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan dalam media massa lainnya;
                dan
          d.    wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam huruf c kepada OJK paling lambat 1 (satu)
                Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud.

13. Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi

    Dalam hal suatu pemesanan Efek ditolak sebagian atau seluruhnya akibat penjatahan, maka uang pemesanan harus
    dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada para pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal
    Penjatahan. Pengembalian uang dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan atau melalui
    instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil langsung oleh pemesan yang bersangkutan
    pada Penjamin Emisi Efek dimana pemesanan diajukan dengan menyerahkan bukti tanda terima pemesanan Obligasi dan bukti
    jati diri.

    Jika terjadi keterlambatan maka pihak yang menyebabkan keterlambatan yaitu Penjamin Emisi Efek dan/atau Penjamin
    Pelaksana Emisi Efek wajib membayar Denda kepada para pemesan untuk tiap hari keterlambatan sebesar 1% (satu persen)
    per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar. Denda tersebut dihitung dengan ketentuan 1
    (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender untuk setiap hari keterlambatan mulai Hari Kalender ke-3 setelah
    Tanggal Penjatahan.

    Pembayaran denda dilakukan dengan cara transfer melalui rekening para pemesan. Pembayaran Denda dapat dilakukan dalam
    bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan atau melalui instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau
    bilyet giro yang dapat diambil langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada Penjamin Emisi Efek dimana pemesanan
    diajukan dengan menyerahkan bukti tanda terima pemesanan Obligasi dan bukti jati diri.

    Jika terjadi penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran maka ketentuan pengembalian uang pemesan
    Obligasi adalah sebagai berikut:

    a.   Jika uang pemesanan Obligasi telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi,
         maka Penjamin Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi wajib mengembalikan uang pemesanan
         tersebut kepada para pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.
    b.   Jika terjadi keterlambatan atas pengembalian uang pemesanan, maka pihak yang menyebabkan keterlambatan yaitu
         Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi wajib membayar denda kepada para pemesan untuk
         tiap hari keterlambatan sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah dana yang terlambat
         dibayar. Denda tersebut dihitung dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari kalender dan 1
         (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender untuk setiap hari keterlambatan mulai Hari Kalender ke-3 sejak keputusan
         pembatalan atau penundaan Penawaran Umum.

    Dalam hal terjadi hal yang menyebabkan tidak terpenuhinya persyaratan pencatatan pada Bursa Efek, maka ketentuan
    pengembalian uang pemesan Obligasi adalah sebagai berikut:

    a.   Jika pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal
         Distribusi karena persyaratan pencatatan tidak dipenuhi, Penawaran Umum atas Obligasi batal demi hukum dan
         pembayaran pesanan Obligasi dimaksud wajib dikembalikan kepada pemesan oleh Perseroan, yang pengembalian
         pembayarannya melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak batalnya Penawaran Umum.
    b.   Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang pemesanan yang telah diterima oleh Perseroan, maka pihak yang
         menyebabkan tidak terpenuhinya persyaratan pencatatan pada Bursa Efek yaitu Perseroan wajib membayar denda kepada
         para pemesan untuk tiap hari keterlambatan sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari jumlah
         dana yang terlambat dibayar. Denda tersebut dihitung dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh)
         Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender untuk setiap hari keterlambatan mulai Hari Kalender
         ke-3 sejak sejak batalnya Penawaran Umum.


                                                               112
                                                               122
Page 143
14. Lain-Lain

    Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara keseluruhan
    atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.




                                                          113
                                                          123
Page 144
Halaman ini sengaja dikosongkan




             124
Page 145
XIV.     PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
         OBLIGASI
Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh mulai tanggal 4 Juli 2023 hingga tanggal 6 Juli 2023 paling
lambat pukul 16.00 WIB pada kantor atau melalui email para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di bawah ini:

                                          PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI

                              PT BCA Sekuritas                           PT BRI Danareksa Sekuritas
                                                                                 (Terafiliasi)

                   Menara BCA – Grand Indonesia, Lantai 41                    Gedung BRI II Lt.23
                           Jl. M.H. Thamrin No. 1                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
                                  Jakarta 10310                            Jakarta 10210, Indonesia
                          Telepon: (021) 23587222                            Tel. (021) 5091 4100
                     Faksimili: (021) 23587290/7250/7300                      Fax. (021) 2520 990
                           www.bcasekuritas.co.id                      www.bridanareksasekuritas.co.id
                        Email: cf@bcasekuritas.co.id;                  Email: ib-group1@brids.co.id &
                              dcm@bcasekuritas.co.id                    debtcapitalmarket@brids.co.id




                                                              114
                                                              125
Page 146
Halaman ini sengaja dikosongkan




             126
Page 147
XV.   PENDAPAT DARI SEGI HUKUM




                                 115
                                 127
Page 148
128
Page 149
129
Page 150
130
Page 151
131
Page 152
132
Page 153
133
Page 154
134
Page 155
135
Page 156
136
Page 157
137
Page 158
138
Page 159
139
Page 160
140
Page 161
XVI.   LAPORAN KEUANGAN




                          116
                          141
Page 162
PT BRI Multifinance Indonesia

Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2022 dan 2021
serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut
beserta laporan-laporan auditor independen/
Financial statements as of December 31, 2022 and 2021
and for the years then ended
with independent auditor’s reports




                            142
Page 163
                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                       Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
              LAPORAN KEUANGAN                                                              FINANCIAL STATEMENTS
       TANGGAL 31 DESEMBER 2022 DAN 2021                                               AS OF DECEMBER 31, 2022 AND 2021
     SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA                                                          AND FOR
          TANGGAL-TANGGAL TERSEBUT                                                          THE YEARS THEN ENDED
           BESERTA LAPORAN-LAPORAN                                                   WITH INDEPENDENT AUDITORS’ REPORTS
              AUDITOR INDEPENDEN

                             Daftar Isi                                                           Table of Contents




                                                               Halaman/Page

Surat Pernyataan Direksi                                                                  Statement Letter of the Board of Directors

Laporan-Laporan Auditor Independen                                                                     Independent Auditors’ Reports

Laporan Posisi Keuangan ……………………………….                                1-2     ……………………….Statements of Financial Position

Laporan Laba Rugi dan                                                                  Statements of Profit or Loss and
    Penghasilan Komprehensif Lain …………………                            3-4     ……………………… Other Comprehensive Income

Laporan Perubahan Ekuitas …………………………….                                5      ………………………Statements of Changes in Equity

Laporan Arus Kas…………………………………………                                     6-7     ………………………………Statements of Cash Flows

Catatan atas Laporan Keuangan ..................................   8-134     ……………………. Notes to the Financial Statements



                                                          ************************




                                                                    143
Page 164
144
Page 165
                                                                         The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                        language.


                                                                         The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                        language.
Laporan Auditor Independen                                         Independent Auditor’s Report

Laporan No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-                             Report No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-
3/1/V/2023
Laporan Auditor Independen                                         3/1/V/2023 Auditor’s Report
                                                                   Independent

Laporan No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-                             Report No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi
3/1/V/2023                                                         The Shareholders, Boards of Commissioners
                                                                   3/1/V/2023
                                                                   and Directors
PT BRI Multifinance Indonesia                                      PT BRI Multifinance Indonesia
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi                       The Shareholders, Boards of Commissioners
Opini                                                              and  Directors
                                                                   Opinion
PT BRI Multifinance Indonesia                                      PT BRI Multifinance Indonesia
Kami telah mengaudit laporan keuangan                              We have audited the accompanying financial
PT BRI Multifinance Indonesia (“Perusahaan”)
Opini                                                              statements
                                                                   Opinion      of PT BRI Multifinance Indonesia (the
terlampir, yang terdiri dari laporan posisi                        “Company”), which comprise the statement of
keuangan
Kami     telahtanggal    31 Desember
                    mengaudit       laporan2022,       serta
                                                  keuangan         financial
                                                                   We haveposition        of 31
                                                                               auditedasthe       December 2022,
                                                                                              accompanying             and
                                                                                                                  financial
laporan
PT    BRI laba   rugi dan Indonesia
           Multifinance     penghasilan(“Perusahaan”)
                                             komprehensif          the statements
                                                                   statements          of profit
                                                                                of PT BRI           or loss
                                                                                           Multifinance         and other
                                                                                                           Indonesia   (the
terlampir,      perubahan
lain, laporanyang            ekuitas,
                        terdiri   dari dan    laporanposisi
                                          laporan       arus       comprehensive
                                                                   “Company”),       income,
                                                                                  which        changes
                                                                                          comprise    theinstatement
                                                                                                              equity, andof
keuangan       tahun yang
kas untuk tanggal               berakhir pada
                         31 Desember         2022,tanggal
                                                       serta       cash flows
                                                                   financial   for theas
                                                                             position   year
                                                                                          of then   ended, and
                                                                                             31 December          notesand
                                                                                                                2022,    to
tersebut,laba
laporan      danrugicatatan   atas laporan
                       dan penghasilan           keuangan,
                                             komprehensif          the financial statements,
                                                                        statements     of profitincluding
                                                                                                    or loss a summary
                                                                                                                and otherof
termasuk
lain,       ikhtisar
      laporan         kebijakan
                perubahan        akuntansi
                             ekuitas,          signifikan.
                                        dan laporan     arus       significant accounting
                                                                   comprehensive           policies.
                                                                                     income,   changes in equity, and
kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal                         cash flows for the year then ended, and notes to
Menurut opini
tersebut,    dan kami,    laporan
                    catatan   atas keuangan       terlampir
                                     laporan keuangan,             In financial
                                                                   the our opinion,     the accompanying
                                                                                 statements,                      financial
                                                                                                including a summary      of
menyajikan
termasuk       secarakebijakan
            ikhtisar    wajar, dalam     semua
                                 akuntansi         hal yang
                                               signifikan.         statementsaccounting
                                                                   significant    present policies.
                                                                                             fairly, in all material
material, posisi keuangan Perusahaan tanggal                       respects, the financial position of the Company as
31 Desember
Menurut    opini 2022,    serta kinerja
                   kami, laporan            keuangan
                                     keuangan            dan
                                                  terlampir        of   31 opinion,
                                                                   In our    Decemberthe2022         and its financial
                                                                                              accompanying
arus kasnyasecara
menyajikan        untukwajar,
                          tahundalam
                                   yangsemua
                                           berakhirhal pada
                                                       yang        performance present
                                                                   statements     and cash fairly,
                                                                                              flows forin theall year then
                                                                                                                  material
tanggal tersebut,
material,    posisi sesuai   dengan
                      keuangan         Standar Akuntansi
                                   Perusahaan       tanggal        ended, inthe
                                                                   respects,   accordance   with Indonesian
                                                                                 financial position               Financial
                                                                                                      of the Company     as
Keuangan
31  Desember di Indonesia.
                  2022, serta kinerja keuangan dan                 Accounting
                                                                   of           Standards.2022 and its financial
                                                                        31 December
arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada                         performance and cash flows for the year then
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi                  ended, in accordance with Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia.                                             Accounting Standards.




                                                               i



                                                               i

                                                         145
Page 166
                                                                The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                               language.

Laporan Auditor Independen (lanjutan)                      Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-                     Report No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-
3/1/V/2023 (lanjutan)                                      3/1/V/2023 (continued)

Basis opini                                                Basis for opinion

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan                   We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut                Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”). Tanggung jawab          Indonesian Institute of Certified Public
kami menurut standar tersebut diuraikan lebih              Accountants (“IICPA”). Our responsibilities under
lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor               those standards are further described in the
terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada                  Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
laporan kami. Kami independen terhadap                     Financial Statements paragraph of our report. We
Perusahaan berdasarkan ketentuan etika yang                are independent of the Company in accordance
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di          with the ethical requirements relevant to our
Indonesia, dan kami telah memenuhi tanggung                audit of the financial statements in Indonesia, and
jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan                  we have fulfilled our other ethical responsibilities
tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah          in accordance with such requirements. We
kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk                  believe that the audit evidence we have obtained
menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.             is sufficient and appropriate to provide a basis for
                                                           our opinion.

Hal audit utama                                            Key audit matter

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut               Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal               professional judgment, were of most significance
paling signifikan dalam audit kami atas laporan            in our audit of the financial statements of the
keuangan periode kini. Hal audit utama tersebut            current period. Such key audit matters were
disampaikan dalam konteks audit kami atas                  addressed in the context of our audit of the
laporan keuangan secara keseluruhan dan dalam              financial statements taken as a whole, and in
merumuskan opini audit kami atas laporan                   forming our audit opinion thereon, and we do not
keuangan terkait, dan kami tidak menyatakan                provide a separate opinion on such key audit
suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut.        matters. For the key audit matter below, our
Untuk hal audit utama di bawah ini, penjelasan             description of how our audit addressed such key
kami tentang bagaimana audit kami merespons hal            audit matter is provided in such context.
tersebut disampaikan dalam konteks tersebut.

Kami telah memenuhi tanggung jawab yang                    We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor            the Auditors’ Responsibilities for the Audit of the
terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada                  Financial Statements paragraph of our report,
laporan kami, termasuk sehubungan dengan hal               including in relation to the key audit matter
audit utama yang dikomunikasikan di bawah ini.             communicated below. Accordingly, our audit
Oleh karena itu, audit kami mencakup pelaksanaan           included the performance of procedures
prosedur yang dirancang untuk merespons                    designed to respond to our assessment of the
penilaian kami atas risiko kesalahan penyajian             risks of material misstatement of the
material dalam laporan keuangan terlampir. Hasil           accompanying financial statements. The results
prosedur audit kami, termasuk prosedur yang                of our audit procedures, including the procedures
dilakukan untuk merespons hal audit utama di               performed to address the key audit matter below,
bawah ini, menyediakan basis bagi opini kami atas          provide the basis for our audit opinion on the
laporan keuangan terlampir.                                accompanying financial statements.


                                                      ii

                                                 146
Page 167
                                                             The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                            language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                   Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-                  Report No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-
3/1/V/2023 (lanjutan)                                   3/1/V/2023 (continued)

Hal audit utama (lanjutan)                              Key audit matter (continued)

Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang          Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan    konsumen,     piutang       sewa          financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang                   and     factoring     receivables     (financing
pembiayaan)                                             receivables)

Penjelasan atas hal audit utama:                        Description of key audit matter:

Pada tanggal 31 Desember 2022, total saldo              As of December 31, 2022, the total balance of
piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa               consumer financing receivables, finance lease
pembiayaan dan     anjak piutang (piutang               receivables and factoring receivables (financing
pembiayaan) adalah sebesar Rp6.474.060.618              receivables) amounted to Rp6.474.060.618
juta yang merupakan 88,36% dari total aset              million which represented 88.36% of the total
Perusahaan.                                             assets of the Company.

Perusahaan melakukan analisis penurunan nilai           The Company performs its impairment analysis
atas piutang pembiayaan dengan pendekatan               of the financing receivables with a forward-
Kerugian Kredit Ekspektasian (“ECL”) masa depan.        looking Expected Credit Losses (“ECL”)
Pengukuran       ECL     memerlukan      penerapan      approach. The measurement of ECL requires the
pertimbangan yang signifikan dan menggunakan            application of significant judgment and using risk
model parameter risiko yang memasukkan                  parameter model that incorporates key
parameter-parameter kunci, antara lain probability      parameters, including probability of default, loss
of default, loss given default, exposure at default     given default, exposure at default and discount
dan tingkat diskonto. Area utama pertimbangan           rates. Key areas of significant judgments and
dan estimasi signifikan meliputi: segmentasi            estimates include: segmenting the Company’s
eksposur risiko kredit Perusahaan; menentukan           credit risk exposures; determining the method to
metode untuk memperkirakan ECL; mendefinisikan          estimate ECL; defining default; identifying
gagal bayar; mengidentifikasi eksposur dengan           exposures with significant deterioration in credit
penurunan kualitas kredit yang signifikan,              quality, determining assumptions used in the ECL
menentukan asumsi yang digunakan dalam model            model such as the counterparty collectability, the
ECL seperti kolektibilitas rekanan, perkiraan umur      expected life of the financial asset, expected
aset keuangan, pemulihan yang diharapkan dari           recoveries from defaulted accounts, and impact
akun gagal bayar, dan dampak pertanggungan              of credit enhancements extended by any party;
kredit yang diberikan oleh pihak mana pun; dan          and incorporating forward-looking information
menggabungkan informasi berwawasan ke depan             and the application of economic scenarios and
dan penerapan skenario dan bobot ekonomi,               weightings, determining management overlay
menentukan penyesuaian overlay manajemen                adjustments due to significant uncertain factors
karena faktor ketidakpastian signifikan yang tidak      not covered in the models, in calculating ECL.
tercakup dalam model, dalam menghitung ECL.




                                                  iii

                                                 147
Page 168
                                                           The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                          language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                 Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-                Report No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-
3/1/V/2023 (lanjutan)                                 3/1/V/2023 (continued)

Hal audit utama (lanjutan)                            Key audit matters (continued)

Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang        Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan      konsumen,   piutang       sewa        financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang                 and     factoring     receivables     (financing
pembiayaan) (lanjutan)                                receivables) (continued)

Ikhtisar    kebijakan    akuntansi    signifikan      The summary of significant accounting policies is
diungkapkan dalam Catatan 2, pengungkapan             disclosed in Note 2, the disclosures of significant
pertimbangan, estimasi dan asumsi akuntansi           accounting       judgments,     estimates       and
signifikan dalam Catatan 3 dan pengungkapan           assumptions in Note 3 and the disclosures of
piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa             consumer financing receivables, finance lease
pembiayaan, anjak piutang dan cadangan kerugian       receivables, factoring receivables and its
penurunan nilainya dan manajemen risiko kredit        allowances for impairment losses and credit risk
masing-masing pada Catatan 5,6,7, dan 35 atas         management in Notes 5,6,7 and 35, respectively,
laporan keuangan.                                     to the financial statements.

Respon audit:                                         Audit response:

Prosedur audit kami mencakup penilaian                Our audit procedures included the assessment of
pengendalian utama atas originasi, segmentasi,        key controls over the origination, segmentation,
penilaian kualitas kredit internal secara berkala,    regular internal credit quality assessments,
pencatatan dan pemantauan piutang pembiayaan.         recording and monitoring of the financing
Kami juga memperoleh pemahaman tentang                receivables. We also obtained understanding of
metodologi ECL, model, asumsi, dan input data         the ECL methodologies, models, assumptions and
yang digunakan untuk menghitung ECL.                  data inputs used to calculate the ECL.

Kami menilai segmentasi eksposur risiko kredit        We assessed the Company’s segmentation of its
Perusahaan         berdasarkan       homogenitas      credit risk exposure based on homogeneity of
karakteristik risiko kredit. Kami juga menguji        credit risk characteristics. We also tested the
klasifikasi tiga tahap kualitas kredit portofolio     classification of three stages credit quality of
pembiayaan sesuai dengan kriteria tingkatan           financing portfolios in accordance with staging
(staging) yang dikembangkan Perusahaan. Kami          criteria developed by the Company. We obtained
memperoleh pemahaman dan menilai metodologi           understanding and assessed the impairment
pengukuran penurunan nilai, pemeliharaan dan          measurement methodologies, maintenance and
validasi model ECL. Kami menguji kelengkapan dan      validation of ECL models. We tested the
keakuratan input data, dasar dan asumsi yang          completeness and accuracy of data inputs, basis
digunakan Perusahaan, termasuk dampak pandemi         and assumptions used by the Company, including
coronavirus, dalam menghitung ECL.                    the impact of coronavirus pandemic, in
                                                      calculating the ECL.




                                                 iv

                                                148
Page 169
                                                                The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                               language.




Laporan Auditor Independen (lanjutan)                      Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-                     Report No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-
3/1/V/2023 (lanjutan)                                      3/1/V/2023 (continued)


Hal audit utama (lanjutan)                                 Key audit matters (continued)

Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang             Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan      konsumen,   piutang       sewa             financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang                      and     factoring     receivables     (financing
pembiayaan) (lanjutan)                                     receivables) (continued)

Respon audit: (lanjutan)                                   Audit response: (continued)

Untuk staging dan identifikasi eksposur kredit             For staging and identification of credit exposures
dengan penurunan kualitas kredit yang signifikan,          with significant deterioration in credit quality, we
kami menilai dan menguji kewajaran kriteria                assessed and tested the reasonableness of the
perpindahan yang diterapkan oleh Perusahaan.               transfer criteria applied by the Company.

Untuk pengukuran ECL, melalui pengujian ulang,             For the measurement of ECL, through
kami menilai dan menguji model ECL Perusahaan,             reperformance testing, we assessed and tested
termasuk input model, desain model, dan kinerja            the Company’s ECL models, including model
model untuk semua portofolio pembiayaan. Kami              inputs, model design and model performance for
juga melakukan pengujian apakah pengalaman                 all financing portfolios. We also challenged
historis mewakili keadaan saat ini dan kerugian            whether historical experience is representative of
terkini yang terjadi dalam portofolio dan menilai          current circumstances and of the recent losses
kewajaran penyesuaian asumsi masa depan,                   incurred in the portfolios and assessed the
korelasi faktor ekonomi makro melalui uji statistik,       reasonableness of forward-looking adjustments,
beberapa skenario probabilitas, dan sensitivitas           correlation of macroeconomic factor through
ketentuan kolektif terhadap perubahan dalam                statistical test, probability-weighted multiple
asumsi pemodelan. Kami menguji loss given                  scenarios and sensitivity of collective provisions
default dengan memeriksa pemulihan historis dan            to changes in modelling assumptions. We tested
biaya terkait serta penghapusan.                           loss given default by inspecting historical
                                                           recoveries and related costs and write-offs.

Selain itu, kami mengevaluasi rasionalitas                 In addition, we evaluated the rationality of the
penyesuaian overlay manajemen yang merupakan               management overlay adjustments which are
bagian dari pertimbangan dan estimasi signifikan           subject to significant judgments and estimates by
oleh manajemen. Sebagai bagian dari evaluasi               the management. As part of our evaluation, we
kami,    kami    mempertimbangkan       informasi          considered the financial and non-financial
keuangan dan non-keuangan peminjam, bukti                  information of borrowers, relevant external
eksternal yang relevan, dan faktor lainnya, untuk          evidence, and other factors to assess the
menilai kesesuaian identifikasi manajemen atas             appropriateness of management’s identification
penyesuaian overlay dan memeriksa keakuratan               of overlay adjustments and tested the accuracy
perhitungan matematis yang relevan.                        of the relevant mathematical calculations.

Kami melibatkan spesialis internal kami dalam              We involved our internal specialists in the
pelaksanaan prosedur di atas.                              performance of the above procedures.


                                                       v

                                                  149
Page 170
                                                             The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                            language.




Laporan Auditor Independen (lanjutan)                   Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-                  Report No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-
3/1/V/2023 (lanjutan)                                   3/1/V/2023 (continued)

Hal audit utama (lanjutan)                              Key audit matters (continued)

Cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang          Allowance for impairment losses on consumer
pembiayaan      konsumen,   piutang       sewa          financing receivables, finance lease receivables
pembiayaan dan anjak piutang (piutang                   and     factoring     receivables     (financing
pembiayaan) (lanjutan)                                  receivables) (continued)

Respon audit: (lanjutan)                                Audit response: (continued)

Kami juga menilai apakah pengungkapan laporan           We also assessed whether the financial
keuangan       secara memadai    dan    tepat           statements disclosures are adequately and
mencerminkan eksposur Perusahaan terhadap               appropriately    reflecting the Company’s
risiko kredit.                                          exposures to credit risk.
Hal-hal lain                                            Other matters

Laporan ini diterbitkan dengan tujuan hanya             This report has been prepared solely for inclusion
untuk dicantumkan dalam dokumen penawaran               in the offering document in connection with the
sehubungan dengan rencana penawaran efek                proposed offering of debt securities of the
utang Perusahaan berdasarkan peraturan dan              Company in reliance on rules and regulations of
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (“Penawaran            the Indonesia Financial Services Authority
Umum”), serta tidak ditujukan, dan tidak                (“Public Offering”), and is not intended to be, and
diperkenankan untuk digunakan untuk tujuan lain.        should not be, used for any other purposes.

Kami sebelumnya telah menerbitkan laporan               We have previously issued our independent
auditor       independen         kami       No.         auditor’s              report                NO.
00588/2.1032/AU.1/09/1681-3/1/IV/2023                   00588/2.1032/AU.1/09/1681-3/1/IV/2023
tertanggal 3 April 2023 atas laporan keuangan           dated April 3,2023 on the financial statements of
Perusahaan tanggal 31 Desember 2022 serta               the Company as of December 31, 2022 and for
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut,        the year then ended, prior to the reissuance of
sebelum penerbitan kembali laporan keuangan             such financial statements with certain additional
tersebut dengan pengungkapan tambahan                   disclosures in connection with the proposed
tertentu sehubungan dengan rencana Penawaran            Public Offering.
Umum.
Informasi lain                                          Other information

Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain.        Management is responsible for the other
Informasi lain terdiri dari informasi yang tercantum    information. Other information comprises the
dalam Laporan Tahunan Tahun 2022 (“Laporan              information included in the Annual Report Year
Tahunan”) selain laporan keuangan konsolidasian         2022 (the “Annual Report”) other than the
terlampir dan laporan auditor independen kami. .        accompanying consolidated financial statements
                                                        and our independent auditor’s report thereon.




                                                   vi

                                                  150
Page 171
                                                            The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                           language.


Laporan Auditor Independen (lanjutan)                  Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-                 Report No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-
3/1/V/2023 (lanjutan)                                  3/1/V/2023 (continued)

Informasi lain (lanjutan)                              Other information (continued)

Opini kami atas laporan keuangan terlampir tidak       Our opinion on the accompanying financial
mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu,         statements does not cover the Annual Report,
kami tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun          and accordingly, we do not express any form of
atas Laporan Tahunan tersebut.                         assurance on the Annual Report.

Sehubungan dengan audit kami atas laporan              In connection with our audit of the accompanying
keuangan terlampir, tanggung jawab kami adalah         financial statements, our responsibility is to read
untuk membaca Laporan Tahunan ketika tersedia          the Annual Report when it becomes available
dan, dalam melaksanakannya, mempertimbangkan           and, in doing so, consider whether the Annual
apakah      Laporan     Tahunan    mengandung          Report is materially inconsistent with the
ketidakkonsistensian material dengan laporan           accompanying financial statements or our
keuangan terlampir atau pemahaman yang kami            knowledge obtained in the audit, or otherwise
peroleh selama audit, atau mengandung kesalahan        appears to be materially misstated.
penyajian material.

Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami         When we read the Annual Report, if we conclude
menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan            that there is a material misstatement therein, we
penyajian material di dalamnya, kami diharuskan        are required to communicate the matter to those
untuk mengomunikasikan hal tersebut kepada             charged with governance and take appropriate
pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola dan      actions based on the applicable laws and
melakukan tindakan yang tepat berdasarkan              regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tanggung jawab manajemen dan pihak yang                Responsibilities of management and those
bertanggung jawab atas tata kelola terhadap            charged with governance for the financial
laporan keuangan                                       statements

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan            Management is responsible for the preparation
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut          and fair presentation of the financial statements
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di            in accordance with Indonesian Financial
Indonesia, dan atas pengendalian internal yang         Accounting Standards, and for such internal
dianggap    perlu    oleh   manajemen      untuk       control as management determines is necessary
memungkinkan penyusunan laporan keuangan               to enable the preparation of financial statements
yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik     that are free from material misstatement,
yang disebabkan oleh kecurangan maupun                 whether due to fraud or error.
kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen           In preparing        the financial       statements,
bertanggung jawab untuk menilai kemampuan              management is responsible for assessing the
Perusahaan          dalam          mempertahankan      Company’s ability to continue as a going concern,
kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai           disclosing, as applicable, matters related to going
dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan       concern, and using the going concern basis of
kelangsungan usaha, dan menggunakan basis              accounting, unless management either intends to
akuntansi kelangsungan usaha, kecuali manajemen        liquidate the Company or to cease its operations,
memiliki intensi untuk melikuidasi Perusahaan atau     or has no realistic alternative but to do so.
menghentikan operasinya, atau tidak memiliki
alternatif yang realistis selain melaksanakannya.
                                                 vii

                                                151
Page 172
                                                            The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                           language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                  Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-                 Report No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-
3/1/V/2023 (lanjutan)                                  3/1/V/2023 (continued)

Informasi lain (lanjutan)                              Other information (continued)

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola          Those charged with governance are responsible
bertanggung jawab untuk mengawasi proses               for overseeing the Company’s financial reporting
pelaporan keuangan Perusahaan.                         process.

Tanggung jawab auditor terhadap audit atas             Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan                                       financial statements

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan           Our objectives are to obtain reasonable
memadai tentang apakah laporan keuangan secara         assurance about whether the financial
keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian             statements taken as a whole are free from
material, baik yang disebabkan oleh kecurangan         material misstatement, whether due to fraud or
maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan                error, and to issue an independent auditor’s
laporan auditor independen yang mencakup opini         report that includes our opinion. Reasonable
kami. Keyakinan memadai merupakan suatu                assurance is a high level of assurance, but is not
tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan        a guarantee that an audit conducted in
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan            accordance with Standards on Auditing
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh         established by the IICPA will always detect a
IAPI akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian        material    misstatement      when    it    exists.
material ketika hal tersebut ada. Kesalahan            Misstatements can arise from fraud or error and
penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan             are considered material if, individually or in the
maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik      aggregate, they could reasonably be expected to
secara individual maupun agregat, dapat                influence the economic decisions of users taken
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi          on the basis of these financial statements.
keputusan ekonomi yang dibuat oleh pengguna
berdasarkan laporan keuangan tersebut.




                                                viii

                                               152
Page 173
                                                          The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                         language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-               Report No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-
3/1/V/2023 (lanjutan)                                3/1/V/2023 (continued)

Tanggung jawab auditor terhadap audit atas           Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan)                          financial statements (continued)

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan          As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami        on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan              professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama        skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:

   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan       Identify and assess the risks of material
    penyajian material dalam laporan keuangan,           misstatement of the financial statements,
    baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun          whether due to fraud or error, design and
    kesalahan, mendesain dan melaksanakan                perform audit procedures responsive to such
    prosedur audit yang responsif terhadap risiko        risks, and obtain audit evidence that is
    tersebut, serta memeroleh bukti audit yang           sufficient and appropriate to provide a basis
    cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi         for our audit opinion. The risk of not detecting
    opini audit kami. Risiko tidak terdeteksinya         a material misstatement resulting from fraud
    suatu kesalahan penyajian material yang              is higher than for one resulting from error, as
    disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi              fraud may involve collusion, forgery,
    daripada yang disebabkan oleh kesalahan,             intentional omissions, misrepresentations, or
    karena kecurangan dapat melibatkan kolusi,           override of internal control.
    pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
    pernyataan salah, atau pengabaian atas
    pengendalian internal.

   Memeroleh suatu pemahaman tentang                   Obtain an understanding of internal control
    pengendalian internal yang relevan dengan            relevant to the audit in order to design audit
    audit untuk mendesain prosedur audit yang            procedures that are appropriate in the
    tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan         circumstances, but not for the purpose of
    untuk tujuan menyatakan opini audit atas             expressing an audit opinion on the
    keefektivitasan    pengendalian      internal        effectiveness of the Company’s internal
    Perusahaan.                                          control.

   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi          Evaluate the appropriateness of accounting
    yang digunakan serta kewajaran estimasi              policies used and the reasonableness of
    akuntansi dan pengungkapan terkait yang              accounting estimates and related disclosures
    dibuat oleh manajemen.                               made by management




                                                ix

                                               153
Page 174
                                                             The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                            language.




Laporan Auditor Independen (lanjutan)                   Independent Auditor’s Report (continued)

Laporan No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-                  Report No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-
3/1/V/2023 (lanjutan)                                   3/1/V/2023 (continued)

Tanggung jawab auditor terhadap audit atas              Auditors’ responsibilities for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan)                             financial statements (continued)

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan             As part of an audit in accordance with Standards
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami           on Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan                 professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama           skepticism throughout the audit.       We also:
audit. Kami juga: (lanjutan)                            (continued)

   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis                Conclude on the appropriateness of
    akuntansi     kelangsungan      usaha     oleh          management's use of the going concern basis
    manajemen dan, berdasarkan bukti audit yang             of accounting and, based on the audit
    diperoleh,     apakah      terdapat      suatu          evidence obtained, whether a material
    ketidakpastian material yang terkait dengan             uncertainty exists related to events or
    peristiwa    atau    kondisi     yang    dapat          conditions that may cast significant doubt on
    menyebabkan keraguan signifikan atas                    the Company's ability to continue as a going
    kemampuan           Perusahaan           untuk          concern. If we conclude that a material
    mempertahankan kelangsungan usahanya.                   uncertainty exists, we are required to draw
    Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat                 attention in our independent auditor’s report
    suatu ketidakpastian material, kami diharuskan          to the related disclosures in the financial
    untuk menarik perhatian dalam laporan auditor           statements or, if such disclosures are
    independen kami ke pengungkapan terkait                 inadequate, to modify our opinion. Our
    dalam     laporan    keuangan      atau,   jika         conclusion is based on the audit evidence
    pengungkapan tersebut tidak memadai,                    obtained up to the date of our independent
    memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami                auditor’s report. However, future events or
    didasarkan pada bukti audit yang diperoleh              conditions may cause the Company to cease
    hingga tanggal laporan auditor independen               to continue as a going concern.
    kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa
    depan dapat menyebabkan Perusahaan tidak
    dapat mempertahankan kelangsungan usaha.

   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi              Evaluate the overall presentation, structure,
    laporan keuangan secara         keseluruhan,            and content of the financial statements,
    termasuk pengungkapannya, dan apakah                    including the disclosures, and whether the
    laporan keuangan mencerminkan transaksi dan             financial statements represent the underlying
    peristiwa yang mendasarinya dengan suatu                transactions and events in a manner that
    cara yang mencapai penyajian wajar.                     achieves fair presentation.

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang                 We communicate with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai,            governance regarding, among other matters, the
antara lain, ruang lingkup dan saat yang                planned scope and timing of the audit and
direncanakan atas audit serta temuan audit              significant audit findings, including any
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan       significant deficiencies in internal control that we
dalam pengendalian internal yang teridentifikasi        identify during our audit.
oleh kami selama audit.
                                                    x

                                                 154
Page 175
                                                                       The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                      language.
                                                                       The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                    language.

Laporan Auditor Independen (lanjutan)                         Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan Auditor Independen (lanjutan)                         Independent Auditor’s Report (continued)
Laporan No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-                        Report No. 01348/2.1032/AU.1/09/1681-
3/1/V/2023No.
Laporan         (lanjutan)
                       01348/2.1032/AU.1/09/1681-             3/1/V/2023
                                                              Report     No.(continued)
                                                                                 01348/2.1032/AU.1/09/1681-
3/1/V/2023 (lanjutan)                                         3/1/V/2023 (continued)
Tanggung jawab auditor terhadap audit atas                    Auditor’s responsibilities for the audit of the
laporan keuangan
Tanggung      jawab (lanjutan)
                        auditor terhadap audit atas           financial
                                                              Auditor’sstatements       (continued)
                                                                          responsibilities    for the audit of the
laporan keuangan (lanjutan)                                   financial statements (continued)
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada                  We also provide those charged with governance
Kami   yangmemberikan
pihak juga     bertanggungsuatu  jawab   atas tatakepada
                                      pernyataan      kelola  with  a statement
                                                              We also   provide hosethatcharged
                                                                                           we havewithcomplied
                                                                                                         governancewith
pihak   kami bertanggung
bahwa yang     telah mematuhi       ketentuan
                                 jawab          etikakelola
                                         atas tata      yang  relevant
                                                              with         ethical that
                                                                    a statement          requirements
                                                                                           we have complied regarding
                                                                                                                   with
relevankami mengenai
bahwa          telah mematuhiindependensi,
                                    ketentuan etika yang dan  independence,
                                                              relevant         and to communicate
                                                                           ethical       requirements withregarding
                                                                                                              them all
mengomunikasikan
relevan        mengenai  kepada independensi,
                                  pihak tersebut seluruh dan  relationships and toother
                                                              independence,                    matterswithat
                                                                                         communicate          them may
                                                                                                                     all
hubungan, serta hal-hal
mengomunikasikan              lainpihak
                         kepada    yang tersebut
                                          dianggapseluruh
                                                     secara   reasonably beandthought
                                                              relationships                     to bear that
                                                                                      other matters          on may our
wajar berpengaruh
hubungan,    serta hal-halterhadap   independensi
                              lain yang                kami,
                                          dianggap secara     independence,be and
                                                              reasonably                where to
                                                                                   thought       applicable,
                                                                                                     bear on   related
                                                                                                                    our
dan, jika
wajar     relevan, pengamanan
       berpengaruh                    terkait.
                          terhadap independensi        kami,  safeguards.
                                                              independence,      and where applicable, related
dan, jika relevan, pengamanan terkait.                        safeguards.
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak                From the matters communicated with those
yang hal-hal
Dari   bertanggung       jawab atas tata kepada
                yang dikomunikasikan          kelola, pihak
                                                        kami  charged
                                                              From thewith    governance,
                                                                           matters             we determine
                                                                                       communicated       with those
menentukan
yang           hal-hal tersebut
       bertanggung       jawab atas yang  paling
                                        tata     signifikan
                                              kelola,   kami  matters that
                                                              charged   with were     of mostwe
                                                                              governance,           determine in
                                                                                                 significance       the
                                                                                                                  those
dalam audit hal-hal
menentukan      atas laporan
                         tersebut keuangan
                                    yang palingperiode   kini
                                                 signifikan   audit of the
                                                              matters   thatfinancial
                                                                              were ofstatements       of the current
                                                                                          most significance      in the
dan oleh
dalam     karenanya
        audit            menjadikeuangan
                atas laporan       hal audit utama.
                                               periodeKami
                                                         kini periodofand
                                                              audit     theare  therefore
                                                                            financial    statements   audit
                                                                                             the key of  thematters.
                                                                                                               current
menguraikan
dan  oleh karenanyahal audit
                         menjadiutama     tersebut
                                   hal audit  utama.dalam
                                                       Kami   We describe
                                                              period  and aresuch      key audit
                                                                                therefore    the keymatters     in our
                                                                                                      audit matters.
laporan auditorhal
menguraikan         independen    kami kecuali
                        audit utama              peraturan
                                          tersebut    dalam   independent
                                                              We   describe auditor’s
                                                                              such key reportaudit unless
                                                                                                     matters laws    or
                                                                                                                in our
perundang-undangan
laporan  auditor independen  melarang       pengungkapan
                                  kami kecuali   peraturan    regulations preclude
                                                              independent     auditor’spublic disclosure
                                                                                           report   unlessabout
                                                                                                             lawssuchor
publik tentang hal audit
perundang-undangan                 utama pengungkapan
                             melarang       tersebut atau     key audit matters
                                                              regulations  precludeor     when,
                                                                                       public     in extremely
                                                                                              disclosure           rare
                                                                                                          about such
publik  dalam kondisi
ketika, tentang             yang utama
                     hal audit     sangat tersebut
                                            jarang terjadi,
                                                        atau  circumstances,
                                                              key  audit matters we or    when, inthat
                                                                                      determine          a key audit
                                                                                                     extremely     rare
kami menentukan
ketika, dalam kondisi   bahwa
                            yangsuatu
                                   sangathaljarang
                                              audit terjadi,
                                                     utama    matter should we
                                                              circumstances,     not determine
                                                                                        be communicated
                                                                                                   that a keyinauditour
tidak boleh
kami         dikomunikasikan
       menentukan       bahwa suatudalamhallaporan
                                              audit auditor
                                                     utama    independent
                                                              matter   shouldauditor’s       report becausein our
                                                                                 not be communicated                the
independen
tidak             kami karena dalam
      boleh dikomunikasikan           konsekuensi       yang
                                           laporan auditor    adverse consequences
                                                              independent                    of doing
                                                                               auditor’s report            so would
                                                                                                       because      the
merugikan dari
independen        kamimengomunikasikan
                           karena konsekuensi hal tersebut
                                                        yang  reasonablyconsequences
                                                              adverse      be expected tofoutweighdoing so the would
                                                                                                                  public
akan diekspektasikan
merugikan                      secara wajar
              dari mengomunikasikan                melebihi
                                              hal tersebut    interest benefits
                                                              reasonably          of such communication.
                                                                           be expected      to outweigh the public
manfaat
akan        kepentingan publik
        diekspektasikan        secara ataswajarkomunikasi
                                                   melebihi   interest benefits of such communication.
tersebut. kepentingan publik atas komunikasi
manfaat
tersebut.
                                        KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
                                        KAP Purwantono, Sungkoro & Surja




                                    Christophorus Alvin Kossim
                                    Christophorus
        Registrasi Akuntan Publik No.:            Alvin
                                       AP.1681/Public   Kossim Registration No.: AP.1681
                                                      Accountant
        Registrasi Akuntan Publik No.: AP.1681/Public Accountant Registration No.: AP.1681
                                      9 Mei 2023/May 9, 2023
                                      9 Mei 2023/May 9, 2023




                                                        xi
                                                        xi

                                                      155
Page 176
                                                                     The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                    language.
                                                                     The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                    language.

Laporan Auditor Independen                                   Independent Auditors’ Report
Laporan
Laporan Auditor
          No. Independen
                01347/2.1032/AU.1/09/1681-                   Independent
                                                             Report   No.Auditors’ Report
                                                                             01347/2.1032/AU.1/09/1681-
2/1/V/2023                                                   2/1/V/2023
Laporan No. 01347/2.1032/AU.1/09/1681-                       Report   No.    01347/2.1032/AU.1/09/1681-
2/1/V/2023                                                   2/1/V/2023
Pemegang Saham, Dewan Komisaris                              The Shareholders and the Boards of
dan Direksi                                                  Commissioners and Directors
Pemegang    Saham, Dewan
PT BRI Multifinance      Komisaris
                    Indonesia                                The  Shareholders
                                                             PT BRI   Multifinanceand  the Boards of
                                                                                     Indonesia
dan Direksi                                                  Commissioners and Directors
PT BRI Multifinance
Kami                Indonesialaporan
        telah mengaudit                        keuangan      We BRI
                                                             PT   haveMultifinance
                                                                          audited theIndonesia
                                                                                           accompanying financial
PT BRI Multifinance Indonesia (“Perusahaan”)                 statements of PT BRI Multifinance Indonesia (the
Kami
terlampir,telahyangmengaudit      laporan
                       terdiri dari     laporankeuangan
                                                    posisi   We   have audited
                                                             “Company”),      which the    accompanying
                                                                                      comprise               financial
                                                                                                 the statement     of
PT    BRI   Multifinance   Indonesia
keuangan tanggal 31 Desember 2021, serta(“Perusahaan”)       financial position as of December 31, 2021, (the
                                                             statements    of  PT BRI   Multifinance  Indonesia   and
terlampir,
laporan labayang       terdiri
                 rugi dan        dari laporan
                           penghasilan              posisi
                                           komprehensif      “Company”),
                                                             the statements   which
                                                                                  of comprise
                                                                                       profit or the
                                                                                                   lossstatement
                                                                                                          and otherof
lain, laporan perubahan ekuitas, dan laporanserta
keuangan      tanggal   31   Desember       2021,    arus    financial position   as  of  December   31,
                                                             comprehensive income, changes in equity, and 2021,   and
laporan
kas untuk  labatahun
                 rugi dan
                       yangpenghasilan     komprehensif
                               berakhir pada     tanggal     the   statements
                                                             cash flows           of profit
                                                                         for the year          or loss
                                                                                        then ended,  and aand   other
                                                                                                            summary
lain, laporan
tersebut,    danperubahan   ekuitas,
                   suatu ikhtisar     dan laporan
                                   kebijakan         arus
                                               akuntansi     comprehensive      income,    changes   in
                                                             of significant accounting policies and otherequity,  and
kas   untuk    tahun   yang    berakhir    pada
signifikan dan informasi penjelasan lainnya.     tanggal     cash  flows for  the year
                                                             explanatory information.   then ended,  and  a summary
tersebut, dan suatu ikhtisar kebijakan akuntansi             of significant accounting policies and other
signifikan
Tanggungdan       informasi
               jawab        penjelasan atas
                         manajemen        lainnya.laporan    explanatory
                                                             Management’s  information.
                                                                                responsibility for the financial
keuangan                                                     statements
Tanggung jawab manajemen atas laporan                        Management’s responsibility for the financial
keuangan
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan                  statements
                                                             Management is responsible for the preparation and
dan penyajian wajar laporan keuangan tersebut                fair presentation of such financial statements in
Manajemen   bertanggung
sesuai dengan              jawab atasKeuangan
                 Standar Akuntansi     penyusunan di         Management    is responsible
                                                             accordance with    IndonesianforFinancial
                                                                                              the preparation   and
                                                                                                        Accounting
dan  penyajian  wajar  laporan keuangan
Indonesia, dan atas pengendalian internal  tersebut
                                               yang          fair presentation   of such  financial statements
                                                             Standards, and for such internal control as          in
sesuai dengan
dianggap         Standar
             perlu    olehAkuntansi   Keuangan
                              manajemen           di
                                              untuk          accordance  with   Indonesian   Financial  Accounting
                                                             management determines is ecessary to enable the
Indonesia, dan   atas pengendalian   internal
memungkinkan penyusunan laporan keuangan       yang          Standards,   andfinancial
                                                             preparation of      for such    internalthat
                                                                                       statements       control  as
                                                                                                           are free
dianggap     perlu
yang bebas dari       oleh penyajian
                kesalahan     manajemen
                                     material,untuk
                                                baik         management    determines  is necessary   to enable
                                                             from material misstatement, whether due to fraud   the
memungkinkan
yang disebabkan oleh kecurangan keuangan
                  penyusunan   laporan     maupun            preparation
                                                             or error.   of financial statements that are free
yang bebas dari kesalahan penyajian material, baik
kesalahan.                                                   from material misstatement, whether due to fraud
yang disebabkan oleh kecurangan maupun                       or error.
kesalahan.
Tanggung jawab auditor                                       Auditors’ responsibility
Tanggung
Tanggung jawab
            jawab auditor
                   kami adalah untuk menyatakan              Auditors’
                                                             Our        responsibility
                                                                  responsibility  is to express an opinion on such
suatu opini atas laporan keuangan tersebut                   financial statements based on our audit. We
Tanggung
berdasarkan         kami.adalah
              auditkami
            jawab                 untuk menyatakan
                           Kami melaksanakan    audit        Our  responsibility
                                                             conducted   our audit   in express
                                                                                  is to         an opinion
                                                                                        accordance           on such
                                                                                                    with Standards
suatu   opini  atas   laporan   keuangan    tersebut
kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan               financial  statements     based  on  our   audit.
                                                             on Auditing established by the Indonesian Institute  We
oleh Institut audit
berdasarkan         kami.Publik
              Akuntan      KamiIndonesia.
                                 melaksanakan   audit
                                             Standar         conducted   our audit   in accordance  with Standards
                                                             of Certified Public Accountants. Those standards
kami  berdasarkan   Standar   Audit yang
tersebut mengharuskan kami untuk mematuhiditetapkan          on             we comply by
                                                                      thatestablished
                                                                Auditing
                                                             require                           Indonesian
                                                                                           theethical
                                                                                         with               Institute
                                                                                                      requirements
oleh Institut etika
ketentuan     Akuntanserta
                        Publikmerencanakan
                                Indonesia. Standar
                                                 dan         of Certified  Public  Accountants.   Those
                                                             and plan and perform the audit to obtain     standards
tersebut   mengharuskan     kami
melaksanakan audit untuk memeroleh untuk mematuhi
                                          keyakinan          require  thatassurance
                                                             reasonable     we comply    withwhether
                                                                                      about   ethical such
                                                                                                      requirements
                                                                                                            financial
ketentuan     etika serta
memadai tentang        apakah merencanakan
                                 laporan keuangandan         and   plan   and   perform     the  audit   to obtain
                                                             statements are free from material misstatement.
melaksanakan    audit  untuk  memeroleh   keyakinan
tersebut bebas dari kesalahan penyajian material.            reasonable assurance about whether such financial
memadai tentang apakah laporan keuangan                      statements are free from material misstatement.
tersebut bebas dari kesalahan penyajian material.




                                                       156
Page 177
                                                            The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                           language.



Laporan Auditor Independen (lanjutan)                 Independent Auditors’ Report (continued)

Laporan No. 01347/2.1032/AU.1/09/1681-                Report   No.    01347/2.1032/AU.1/09/1681-
2/1/V/2023 (lanjutan)                                 2/1/V/2023 (continued)


Tanggung jawab auditor (lanjutan)                     Auditors’ responsibility (continued)

Suatu audit melibatkan pelaksanaan prosedur           An audit involves performing procedures to obtain
untuk memeroleh bukti audit tentang angka-angka       audit evidence about the amounts and disclosures
dan pengungkapan dalam laporan keuangan.              in the financial statements. The procedures
Prosedur     yang    dipilih  bergantung      pada    selected depend on the auditors’ judgment,
pertimbangan auditor, termasuk penilaian atas         including the assessment of the risks of material
risiko kesalahan penyajian material dalam laporan     misstatement of the financial statements, whether
keuangan, baik yang disebabkan oleh kecurangan        due to fraud or error. In making those risk
maupun kesalahan. Dalam melakukan penilaian           assessments, the auditors consider internal control
risiko tersebut, auditor mempertimbangkan             relevant to the entity’s preparation and fair
pengendalian internal yang relevan dengan             presentation of the financial statements in order to
penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan       design audit procedures that are appropriate in the
entitas untuk merancang prosedur audit yang           circumstances, but not for the purpose of
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk    expressing an opinion on the effectiveness of the
tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan          entity’s internal control. An audit also includes
pengendalian internal entitas. Suatu audit juga       evaluating the appropriateness of accounting
mencakup      pengevaluasian     atas    ketepatan    policies used and the reasonableness of accounting
kebijakan akuntansi yang digunakan dan kewajaran      estimates made by management, as well as
estimasi akuntansi yang dibuat oleh manajemen,        evaluating the overall presentation of the financial
serta pengevaluasian atas penyajian laporan           statements.
keuangan secara keseluruhan.

Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami          We believe that the audit evidence we have
peroleh adalah cukup dan tepat untuk                  obtained is sufficient and appropriate to provide a
menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.        basis for our audit opinion.

Opini                                                 Opinion

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir        In our opinion, the accompanying financial
menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang         statements present fairly, in all material respects,
material, posisi keuangan PT BRI Multifinance         the financial position of PT BRI Multifinance
Indonesia tanggal 31 Desember 2021, serta             Indonesia as of December 31, 2021, and its
kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun          financial performance and cash flows for the year
yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai           then ended, in accordance with Indonesian
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.       Financial Accounting Standards.




                                                157
Page 178
                                                                    The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                   language.
                                                                    The original report included herein is in the Indonesian
                                                                                                                   language.

Laporan Auditor Independen (lanjutan)                        Independent Auditors’ Report (continued)
Laporan Auditor Independen (lanjutan)                        Independent Auditors’ Report (continued)
Laporan No. 01347/2.1032/AU.1/09/1681-                       Report   No.     01347/2.1032/AU.1/09/1681-
2/1/V/2023
Laporan No.(lanjutan)
                 01347/2.1032/AU.1/09/1681-                  2/1/V/2023
                                                             Report   No.(continued)
                                                                              01347/2.1032/AU.1/09/1681-
2/1/V/2023 (lanjutan)                                        2/1/V/2023 (continued)
Hal-hal lain                                                 Other matters
Hal-hal lain                                                 Other matters
Laporan ini diterbitkan dengan tujuan hanya untuk            This report has been prepared solely for inclusion in
dicantumkan
Laporan            dalam dengan
          ini diterbitkan      dokumen       penawaran
                                    tujuan hanya    untuk    the   offering
                                                             This report  hasdocument
                                                                               been preparedin connection      with the
                                                                                                 solely for inclusion  in
sehubungan
dicantumkan    dengan  rencana
                   dalam         penawaran
                               dokumen        efek  utang
                                             penawaran       proposed   offering  of  debt securities  of
                                                             the offering document in connection with the the Company
sehubungan     berdasarkan
Perusahaan dengan      rencanaperaturan
                                 penawarandan efek
                                               ketentuan
                                                    utang    in relianceoffering
                                                             proposed    on rulesofand  regulations
                                                                                      debt securitiesofof the
                                                                                                          the Indonesia
                                                                                                              Company
Otoritas Jasaberdasarkan
Perusahaan      Keuangan (“Penawaran      Umum”),
                              peraturan dan          serta
                                               ketentuan     Financial
                                                             in relianceServices
                                                                         on rules andAuthority    (“Public
                                                                                        regulations   of theOffering”),
                                                                                                              Indonesia
tidak ditujukan,
Otoritas            dan tidak
         Jasa Keuangan           diperkenankan
                           (“Penawaran    Umum”),untuk
                                                     serta   and is not Services
                                                             Financial   intended Authority
                                                                                     to be, and (“Public
                                                                                                  should not   be, used
                                                                                                             Offering”),
digunakan
tidak       untuk tujuan
       ditujukan,          lain. diperkenankan untuk
                    dan tidak                                for any
                                                             and      other
                                                                  is not     purposes.
                                                                         intended    to be, and should not be, used
digunakan untuk tujuan lain.                                 for any other purposes.
Kami sebelumnya telah menerbitkan laporan auditor            We have previously issued our independent auditors
independen
Kami                           kami
      sebelumnya telah menerbitkan                     No.
                                         laporan auditor     report      No.
                                                             We have previously    00588/2.1032/AU.1/09/1681-
                                                                                    issued our independent auditors
00588/2.1032/AU.1/09/1681-3/1/IV/2023
independen                     kami                    No.   3/1/IV/2023
                                                             report      No.dated00588/2.1032/AU.1/09/1681-
                                                                                      April 3,2023 on the financial
tertanggal    3  April 2023    atas
00588/2.1032/AU.1/09/1681-3/1/IV/2023laporan   keuangan      statements    of  the  Company
                                                             3/1/IV/2023 dated April 3,2023     as ofonDecember      31,
                                                                                                           the financial
tertanggal       April 31
Perusahaan3tanggal     2023Desember    2021 serta
                               atas laporan         untuk
                                               keuangan      2021 and for
                                                             statements    of the Company
                                                                                    year then as  ended,             the
                                                                                                           prior to 31,
                                                                                                    of December
tahun yang berakhir
Perusahaan             pada
              tanggal 31     tanggal tersebut,
                           Desember    2021 sertasebelum
                                                    untuk    reissuance
                                                             2021    and of
                                                                          forsuch
                                                                               the financial
                                                                                    year then statements    with certain
                                                                                                  ended, prior    to the
penerbitan
tahun          kembali pada
       yang berakhir     laporan
                             tanggalkeuangan
                                      tersebut, tersebut
                                                 sebelum     additional of
                                                             reissuance    disclosures    in statements
                                                                             such financial    connectionwith with   the
                                                                                                                 certain
dengan
penerbitan   pengungkapan
               kembali laporantambahan           tertentu
                                    keuangan tersebut        proposed Public
                                                             additional         Offering.in connection with the
                                                                           disclosures
sehubunganpengungkapan
dengan         dengan rencana Penawaran
                                 tambahan Umum.  tertentu    proposed Public Offering.
sehubungan dengan rencana Penawaran Umum.

                                    KAP Purwantono, Sungkoro & Surja
                                    KAP Purwantono, Sungkoro & Surja



                                     Christophorus Alvin Kossim
         Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1681/Public
                                     Christophorus     Accountant
                                                   Alvin Kossim Registration No. AP.1681
         Registrasi Akuntan Publik No. AP. 1681/Public Accountant Registration No. AP.1681
                                       9 Mei 2023/May 9, 2023
                                       9 Mei 2023/May 9, 2023




                                                      158
Page 179
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.
                                                                         The original financial statements included herein are in the
         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA    Indonesian language.
           LAPORAN POSISI KEUANGAN                                          STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
     Tanggal-Tanggal 31 Desember
         PT BRI MULTIFINANCE       2022 dan 2021
                                 INDONESIA                                     AsBRI
                                                                               PT of December  31, 2022
                                                                                      MULTIFINANCE      and 2021
                                                                                                      INDONESIA
          (Disajikan
           LAPORANdalam     ribuan
                       POSISI      Rupiah,
                              KEUANGAN                                   (Expressed in thousands
                                                                            STATEMENTS           of Indonesian
                                                                                           OF FINANCIAL        Rupiah,
                                                                                                          POSITION
               kecuali31
     Tanggal-Tanggal   dinyatakan
                         Desemberlain)
                                   2022 dan 2021                               As ofunless otherwise
                                                                                     December        stated)
                                                                                               31, 2022 and 2021
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)
                                31 Desember/                               31 Desember/
                                December 31,     Catatan/                  December 31,
                                     2022
                                31 Desember/      Notes                        2021
                                                                           31 Desember/
                                December 31,     Catatan/                  December 31,
ASET                                                                                                           ASSETS
                                     2022         Notes                        2021

ASET                                                        2b,2c,2r,                                                   ASSETS
Kas dan kas di bank                      167.507.755        4,36a,37           154.144.328                    Cash on hand and
                                                            2b,2c,2r,                                            cash in bank
Kas dan kas di bank                      167.507.755        2b,2d,2g,
                                                            4,36a,37           154.144.328                    Cash on hand and
Piutang sewa                                                2r,3,5,35,                                             Finance
                                                                                                                 cash       lease
                                                                                                                      in bank
  pembiayaan - neto                    1.497.903.222         36b,37
                                                            2b,2d,2g,        1.737.863.884                   receivables - net
Piutang sewa                                                2r,3,5,35,                                             Finance lease
  pembiayaan - neto                    1.497.903.222          2b,2f,
                                                             36b,37          1.737.863.884                   receivables - net
                                                             2g,3,6,
Tagihan anjak piutang - neto              56.800.704          35,37
                                                              2b,2f,            57.104.364           Factoring receivables - net
                                                             2g,3,6,
Tagihan anjak piutang - neto              56.800.704        2b,2e,2g
                                                              35,37             57.104.364           Factoring receivables - net
Piutang pembiayaan                                          2r,3,7,35                                      Consumer financing
  konsumen - neto                      4.919.356.692         36c,37
                                                            2b,2e,2g         2.776.442.315                  receivables - net
Piutang pembiayaan                                          2r,3,7,35                                      Consumer financing
Beban  dibayar
  konsumen      di muka
              - neto                   4.919.356.692          2h,2r
                                                             36c,37          2.776.442.315                    Prepaid expenses
                                                                                                            receivables - net
  dan uang muka                           39.019.219          8,36f             33.757.073                     and advances
Beban dibayar di muka                                         2h,2r                                           Prepaid expenses
Aset
  dantetap
       uang- neto
             muka                         34.815.717
                                          39.019.219          2i,3,9
                                                              8,36f             28.075.035
                                                                                33.757.073                    Fixed assets - net
                                                                                                               and advances

Aset tetap
Aset hak guna   - neto
           - neto                         21.951.477
                                          34.815.717         2j,3,10
                                                             2i,3,9              4.600.565
                                                                                28.075.035             Right of use assets
                                                                                                             Fixed  assets -- net
                                                                                                                              net

Aset hak guna - neto                      21.951.477         2j,3,10             4.600.565               Asset
                                                                                                       Right    under
                                                                                                             of use   operating
                                                                                                                    assets - net
Aset sewa operasi - neto                 517.238.009          3,11             390.254.654                        lease - net
                                                                                                         Asset under operating
Aset
Aset takberwujud
     sewa operasi- -neto
                     neto                 14.494.915
                                         517.238.009          2k,12
                                                              3,11              15.689.357
                                                                               390.254.654               Intangible assets
                                                                                                                  lease    - net
                                                                                                                        - net

Aset pajak
Aset       tangguhan
     takberwujud      - neto
                 - neto                   28.110.374
                                          14.494.915        2p,3,18d
                                                             2k,12              28.312.609
                                                                                15.689.357             Deferred tax assets
                                                                                                         Intangible assets -- net
                                                                                                                              net

Aset pajak tangguhan - neto               28.110.374  2b,2g,2l,
                                                      2p,3,18d                  28.312.609             Deferred tax assets - net
                                                     2r,3,13,34,
Aset lain-lain - neto                     29.112.240 2b,2g,2l,
                                                      36d,36e                   18.820.635                     Other assets - net
TOTAL ASET                             7.326.310.324 2r,3,13,34,             5.245.064.819                     TOTAL ASSETS
Aset lain-lain - neto                     29.112.240  36d,36e                   18.820.635                     Other assets - net
TOTAL ASET                             7.326.310.324                         5.245.064.819                     TOTAL ASSETS




 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian                The accompanying notes form an integral part of these
              integral dari laporan keuangan ini.                                      financial statements.
 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian                The accompanying notes form an integral part of these
              integral dari laporan keuangan ini.              1                       financial statements.
                                                              159
                                                               1
Page 180
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.


          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)                                 STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
      Tanggal-Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                          (continued)
              (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                 As of December 31, 2022 and 2021
                kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                                                                                  unless otherwise stated)

                                     31 Desember/                         31 Desember/
                                     December 31,           Catatan/      December 31,
                                         2022                Notes            2021

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                             LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS                                                                                                          LIABILITIES
                                                              2b,2r
Pinjaman yang diterima                 4.721.118.978         14,36g         3.186.530.385                            Borrowings

Medium Term Notes                        499.455.589        2r,15,36h         798.946.669                  Medium Term Notes

Utang obligasi                           697.788.751        2r,16,36i                      -                               Bonds

                                                             2b,2r
Beban yang masih harus dibayar            57.270.335         17,36j            37.614.501                    Accrued expenses

Utang pajak                               17.821.859        2p,3,18a           12.036.036                         Taxes payable

                                                                                                                 Liabilities for
Liabilitas imbalan kerja karyawan         21.469.775        2o,3,21            16.272.153                 employee benefits

                                                             2b,2s
Liabilitas derivatif                                  -      3,22                1.325.952                  Derivative liabilities

                                                            2b,2j,2r,
Liabilitas sewa                           13.168.687        3,19,36s             3.128.144                       Lease liabilities

Liabilitas lain-lain                      76.585.858         2b,20             54.052.025                        Other liabilities
TOTAL LIABILITAS                       6.104.679.832                        4.109.905.865                 TOTAL LIABILITIES


EKUITAS                                                                                                                EQUITY
Modal saham                              450.000.000           23             450.000.000                          Capital stock
Saldo laba:                                                                                                  Retained earnings:
  Telah ditentukan
    penggunaannya                         45.049.233           24              12.644.672                       Appropriated
  Belum ditentukan
    penggunaannya                        722.125.643                          670.691.431                    Unappropriated

Pengukuran kembali liabiilitas                                                                    Remeasurement of liabilities
  imbalan kerja -                                                                                  for employee benefits -
  neto setelah pajak                        4.455.616        2o, 21              4.824.838                     net of tax

Kerugian kumulatif                                                                                       Cummulative losses
  atas instrumen derivatif untuk                                                               on derivative instrument for
  lindung nilai arus kas –                                                                             cash flow hedging -
  neto setelah pajak                                  -      2s, 22             (3.001.987)                      net of tax
TOTAL EKUITAS                          1.221.630.492                        1.135.158.954                      TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS                                                                                    TOTAL LIABILITIES AND
  DAN EKUITAS                          7.326.310.324                        5.245.064.819                       EQUITY



 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian               The accompanying notes form an integral part of these
              inetgral dari laporan keuangan ini.                                     financial statements.

                                                              160
                                                               2
Page 181
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.


          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
             LAPORAN LABA RUGI DAN                                           STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
         PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                     AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
             Untuk Tahun yang Berakhir                                               For the Years Ended
   pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                               December 31, 2022 and 2021
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)


                                          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                                      31 Desember/For the years ended December 31,
                                                            Catatan/
                                           2022             Notes              2021
PENDAPATAN                                                                                                            REVENUE
                                                              2n,2r,
Pendapatan sewa pembiayaan                195.968.954        25,36k           212.365.672                Finance lease income
Pendapatan anjak piutang                   12.094.972         2n,26            12.152.205                    Factoring income
Pendapatan pembiayaan                                         2n,2r,
  konsumen                                486.895.706         27,36l          253.026.138         Consumer financing income
Pendapatan sewa operasi                   163.513.195        28,36r           106.933.475            Operating lease Income
                                                               2r,
Pendapatan bunga                            5.417.363        29,36m             5.315.532                        Interest income
Pendapatan lain-lain                       26.698.871          30a             22.824.279                          Other income

TOTAL PENDAPATAN                          890.589.061                         612.617.301                   TOTAL REVENUE

BEBAN                                                                                                               EXPENSES
                                                              2n,2r
Beban pendanaan                           312.976.730       22,32,36n         207.346.251                 Financing costs
Beban gaji dan tunjangan                  162.033.177       2r,31,36o         117.846.436 Salaries and benefits expenses
Penyisihan kerugian                                           5,6,7,                             Provision for impairment
  penurunan nilai                          76.245.518         13,35            51.112.907                        losses
                                                                                              General and administrative
Beban umum dan administrasi                72.545.677           34             55.771.107                    expenses
                                                              9,10,                                     Depreciation and
Beban depresiasi dan amortisasi           139.981.420         11,12           104.043.677       amortization expenses
Beban hunian                                3.943.833       2r,33,36p           2.912.075           Occupancy expenses
Keuntungan dari selisih kurs - neto        (1.496.633)                         (1.514.247)    Foreign exchange gain net
Beban lain-lain                            10.203.192         30b              17.000.432                 Other expenses

TOTAL BEBAN                               776.432.914                         554.518.638                  TOTAL EXPENSES

LABA SEBELUM BEBAN                                                                                  INCOME BEFORE FINAL
  PAJAK FINAL DAN                                                                                      TAX AND INCOME
  PAJAK PENGHASILAN                       114.156.147                          58.098.663                 TAX EXPENSE
  Beban pajak final                         1.078.509          2p               1.056.530               Final tax expense

LABA SEBELUM BEBAN                                                                               INCOME BEFORE INCOME
 PAJAK PENGHASILAN                        113.077.638                          57.042.133               TAX EXPENSE

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                                              INCOME TAX EXPENSE

Beban Pajak Penghasilan                    29.238.865        2p,18c            13.836.052                Income Tax Expense

LABA TAHUN BERJALAN                        83.838.773                          43.206.081           INCOME FOR THE YEAR




 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian               The accompanying notes form an integral part of these
              inetgral dari laporan keuangan ini.                                     financial statements.
                                                              161
                                                               3
Page 182
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.


         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
            LAPORAN LABA RUGI DAN                                         STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
   PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan)                            OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
            Untuk Tahun yang Berakhir                                                For the Year Ended
  pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                               December 31, 2022 and 2021
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

                                          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                                      31 Desember/For the years ended December 31,

                                                            Catatan/
                                           2022             Notes             2021

PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                         OTHER COMPREHENSIVE
 LAIN                                                                                                       INCOME

Pos yang tidak akan                                                                      Item that will not be reclassified
  direklasifikasi ke laba rugi                                                                          to profit or loss
Keuntungan (kerugian) aktuarial              (473.362)        21                   26.104               Actuarial gain (loss)
Pajak penghasilan terkait                     104.140         18d                  (5.743)              Related income tax
Pos yang akan direklasifikasi                                                                Item that will be reclassified
  ke laba rugi                                                                                          to profit or loss
                                                                                                     Effective portion of the
Bagian efektif atas perubahan                                                                   fair value change of the
  nilai wajar instrumen derivatif -                                                               derivative instrument -
      lindung nilai arus kas                3.848.701         22                6.885.469            cash flow hedge
Pajak penghasilan terkait                    (846.714)        18d              (1.300.120)              Related income tax

PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                     OTHER COMPREHENSIVE
  LAIN SETELAH PAJAK                        2.632.765                           5.605.710      INCOME - NET OF TAX

TOTAL PENGHASILAN
  KOMPREHENSIF                                                                                   TOTAL COMPREHENSIVE
 TAHUN BERJALAN                            86.471.538                         48.811.791       INCOME FOR THE YEAR




 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian              The accompanying notes form an integral part of these
              inetgral dari laporan keuangan ini.                                    financial statements.
                                                             162
                                                              4
Page 183
                                                                                                                                                  The original financial statements included herein are in the Indonesian language.


                           PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                                                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
                            LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                                   STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
        Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                                   For the Years Ended December 31, 2022 and 2021
                             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                                                        (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                                 kecuali dinyatakan lain)                                                                                                      unless otherwise stated)

                                                                                                                                                     Pengukuran
                                                                                                                           Kerugian kumulatif    Kembali Liabilitas
                                                                                                                             atas instrumen        Imbalan Kerja
                                                                                                                             derivatif untuk       - Neto Setelah
                                                                                                                              lindung nilai             Pajak/
                                                                                  Saldo laba /Retained earnings              arus kas - neto/     Remeasurement
                                                                                                                               Cumulative            of Liabilities
                                                                              Telah ditentukan       Belum ditentukan      losses instruments       for Employee
                                               Catatan/   Modal saham/        penggunaannya/         penggunaannya/           for cash flow           Benefits –       Total ekuitas/
                                                Notes     Share capital        Appropriated           Unappropriated          hedges – net            Net of Tax        Total equity

      Saldo pada tanggal 31 Desember 2020                     450.000.000            12.405.416           627.724.606              (8.587.336)            4.804.477      1.086.347.163            Balance as of December 31, 2020

      Pencadangan laba untuk
        cadangan umum                            23                       -            239.256                (239.256 )                    -                     -                     -     Appropriate earning for general reserve

      Laba tahun berjalan                                                 -                      -         43.206.081                       -                     -         43.206.081                             Income for the year

      Keuntungan aktuarial - neto                20                       -                      -                    -                     -                20.361              20.361                            Actuarial gain - net
      Bagian yang efektif dari lindung nilai
        arus kas - neto                          21                       -                      -                    -             5.585.349                     -           5.585.349     Effective portion of cash flow hedges - net




163
      Saldo pada tanggal 31 Desember 2021                     450.000.000            12.644.672           670.691.431              (3.001.987)            4.824.838      1.135.158.954            Balance as of December 31, 2021

      Pencadangan laba untuk                     23                       -                   -                      -                      -                     -                     -
        cadangan umum                                                     -          32.404.561            (32.404.561 )                    -                     -                     -     Appropriate earning for general reserve

      Laba tahun berjalan                                                 -                      -         83.838.773                       -                     -         83.838.773                             Income for the year

      Kerugian aktuarial - neto                  20                       -                      -                    -                     -              (369.222)           (369.222)                           Actuarial loss - net
      Bagian yang efektif dari lindung nilai
        arus kas - neto                          21                       -                      -                    -             3.001.987                     -           3.001.987     Effective portion of cash flow hedges - net

      Saldo pada tanggal 31 Desember 2022                     450.000.000            45.049.233           722.125.643                       -             4.455.616      1.221.630.492            Balance as of December 31, 2022




         Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian integral dari laporan keuangan ini.                                     The accompanying notes form an integral part of these financial statements.


                                                                                                                  5
Page 184
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.


        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
              LAPORAN ARUS KAS                                                STATEMENTS OF CASH FLOWS
           Untuk Tahun yang Berakhir                                                For the Years Ended
 pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                 December 31, 2022 and 2021
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                               (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                                       Untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                                   31 Desember/For the years ended December 31,
                                                            Catatan/
                                          2022              Notes             2021
ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                             CASH FLOWS FROM
  OPERASI                                                                                       OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari :                                                                                Cash receipts from :
Pendapatan sewa pembiayaan               998.518.651          25           1.194.651.803             Finance lease income
Pendapatan anjak piutang                  61.627.390          26              68.361.583                 Factoring income
Pendapatan pembiayaan
  konsumen                             2.480.874.820          27           1.423.385.094          Consumer financing income
Pendapatan sewa operasi                  163.513.195          28             106.933.475               Operating lease income
                                                                                                  Interest income from current
Bunga giro dan deposito                    5.417.363          29                5.315.532         account and time deposit
Lain-lain                                 52.908.732          30a              22.824.279                               Others

Total penerimaan kas                   3.762.860.151                       2.821.471.766                   Total cash receipts

Pembayaran kas
  untuk/kepada :                                                                                Cash disbursrement for/to :
Transaksi sehubungan dengan
  pembiayaan                          (4.825.161.505)                     (3.327.071.856)        Financing related transaction
                                                                                                   General and administrative
Beban umum dan administrasi                                  2q,9,11                                expenses, salaries and
  beban gaji dan tunjangan                                  21,31,34                                benefits expenses and
  serta beban lain-lain                 (229.632.189)         36o           (174.236.223)                  other expenses
Beban pendanaan dan                                                                              Financing cost and financing
  keuangan                              (297.256.024)                       (208.484.971)                           Charge
Beban pajak                               (9.584.444)                         (8.991.587)                        Tax expense
Pembayaran untuk perolehan                                                                           Payment of acquisition of
  aset sewa operasi                     (245.071.085)         11            (289.401.039)           operating lease assets
Lain-lain                                 (1.084.541)                        (26.791.177)                              Others

Total pengeluaran kas                 (5.607.789.788)                     (4.034.976.853)                Total cash expenses

Kas neto digunakan                                                                                             Net cash used
  untuk aktivitas operasi             (1.844.929.637)                     (1.213.505.087)           in operating activities


ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                               CASH FLOWS FROM
 INVESTASI                                                                                        INVESTING ACTIVITIES

Perolehan aset tetap                      (20.415.757)         9              (15.122.235)     Acquisition of fixed assets
Perolehan aset hak guna                   (28.522.581)        10                 (711.135)      Acquisition of right of use
Perolehan aset takberwujud                 (4.792.181)        12               (6.869.831) Acquisition of intangible assets
Penerimaan dari penjualan aset                                                                Proceeds from sale of fixed
  tetap                                       505.813          9                  251.998                        assets
Penerimaan dari penjualan                                                                           Proceeds from sale of
  aset sewa operasi                         6.375.298         11                7.727.091      operating lease assets

Kas neto digunakan untuk                                                                          Net cash used in investing
  aktivitas investasi                     (46.849.408)                        (14.724.112)                      activities



 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian              The accompanying notes form an integral part of these
              inetgral dari laporan keuangan ini.                                    financial statements.
                                                              164
                                                               6
Page 185
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.



        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
              LAPORAN ARUS KAS                                                STATEMENTS OF CASH FLOWS
           Untuk Tahun yang Berakhir                                                For the Years Ended
 pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                 December 31, 2022 and 2021
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                               (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)


                                       Untuk tahun yang berakhir pada tanggal
                                   31 Desember/For the years ended December 31,
                                                            Catatan/
                                          2022              Notes             2021
ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                               CASH FLOWS FROM
 PENDANAAN                                                                                       FINANCING ACTIVITIES

Penerimaan pinjaman                   12.758.756.550          40          14.023.080.573            Proceeds from borrowings
Pembayaran untuk pinjaman
  bank                               (11.234.417.545)         40         (13.409.651.844)           Repayment of bank loans
Penerimaan Medium Term                                                                           Proceeds from Medium Term
  Notes                                               -       40             500.000.000                           Notes
Pembayaran Medium Term                                                                           Repayment of Medium Term
  Notes                                 (300.000.000)         40                           -                       Notes
Pembayaran biaya emisi                    (2.509.842)         16                           -        Bonds emission payment
  obligasi
Penerimaan utang obligasi                700.000.000                                    -               Proceeds from Bonds
Pembayaran Liabilitas sewa               (17.348.299)         40               (6.062.228)           Repayment Lease liability

Kas neto diperoleh dari                                                                                 Net cash provided by
  aktivitas pendanaan                  1.904.480.864                       1.107.366.501               financing activities

KENAIKAN (PENURUNAN)                                                                      NET INCREASE (DECREASE)
 NETO KAS DAN KAS                                                                           IN CASH ON HAND AND
 DAN KAS DI BANK                          12.701.819                        (120.862.698)          CASH IN BANK

                                                                                                 Effect on foreign exchange
Efek perubahan kurs terhadap                                                                    rate changes on cash on
  kas dan kas di bank                         661.608                           9.205.960         hand and cash in bank

                                                                                         CASH ON HAND AND CASH IN
KAS DAN KAS DI BANK                                                                        BANK AT BEGINNING OF
 AWAL TAHUN                              154.144.328                         265.801.066              THE YEAR
                                                                                         CASH ON HAND AND CASH IN
KAS DAN KAS DI BANK                                                                          BANK AT THE END OF
 AKHIR TAHUN                             167.507.755                         154.144.328              THE YEAR




 Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian              The accompanying notes form an integral part of these
              inetgral dari laporan keuangan ini.                                    financial statements.
                                                             165
                                                              7
Page 186
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                 PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                               As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                               and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                      the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                         (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)

1.   UMUM                                                           1. GENERAL

     a.     Pendirian dan informasi umum Perusahaan                   a.   Establishment and general information of the
                                                                           Company

            PT BRI Multifinance Indonesia (“Perusahaan”)                   PT BRI Multifinance Indonesia (“the Company”)
            didirikan di Republik Indonesia dengan nama                    was established in the Republic of Indonesia
            PT Sari Usaha Leasing berdasarkan Akta                         namely PT Sari Usaha Leasing based on the
            Pendirian No. 7 tanggal 2 Agustus 1983 yang                    Deed of Establishment No. 7 dated August 2,
            dibuat di hadapan Kartini Muljadi, SH, Notaris                 1983 made before Kartini Muljadi, SH, Notary in
            di Jakarta, yang kemudian diubah menjadi                       Jakarta, which then changed into PT Sanwa-BRI
            PT Sanwa-BRI Leasing berdasarkan Akta                          Leasing based on the Deed No. 156 dated
            Perubahan No. 156 tanggal 22 November                          November 22, 1983. Those Deeds have been
            1983. Akta-akta mana telah mendapatkan                         legalized by the Minister of Justice of the
            pengesahan dari Menteri Kehakiman RI                           Republic of Indonesia based on His
            berdasarkan Surat Keputusan No. C2-7596-                       Decree No. C2-7596-HT.01.01.TH’83 dated
            HT.01.01.TH’83 tanggal 25 November 1983,                       November 25, 1983 and which has been
            dan telah diumumkan dalam Berita Negara                        announced in        the  State    Gazette    of
            Republik Indonesia (“BNRI”) No. 102                            the Republic of Indonesia No. 102 dated
            tanggal 23 Desember 1983.                                      December 23, 1983.

            Nama Perusahaan mengalami beberapa kali                        The Company’s name has been changed several
            perubahan, terakhir dengan Akta No. 67                         times, the latest of which was covered by the
            tanggal 15 September 2016 yang dibuat di                       Notarial      Deed       No.     67      dated
            hadapan I Gede Buda Gunamanta, S.H,                            September 15, 2016 of I Gede Buda Gunamanta,
            Notaris di Jakarta Selatan, dimana nama                        S.H, in South Jakarta, in which the Company’s
            Perusahaan diubah dari PT BTMU-BRI Finance                     name          was         changed         from
            menjadi PT BRI Multifinance Indonesia.                         PT BTMU-BRI Finance to PT BRI Multifinance
            Perubahan nama ini telah disetujui oleh Menteri                Indonesia. This change of name was approved
            Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dalam Surat                     by the Minister of Law and Human Rights by His
            Keputusan No. AHU-0017619.AH.01.02 tahun                       Decree No. AHU-0017619.AH.01.02 in year
            2016 tanggal 29 September 2016, dan telah                      2016 dated September 29, 2016 and has been
            diumumkan dalam BNRI No. 85 tanggal                            announced in the State Gazette No. 85 dated
            25 Oktober 2016.                                               October 25, 2016.

            Anggaran dasar Perusahaan mengalami                            The Company’s Articles of Association have
            beberapa kali perubahan dengan perubahan                       been amended several times, with the latest
            terakhir dilakukan berdasarkan Akta No. 01                     amendment effected based on the Deed no. 01
            tanggal 2 November 2020 dibuat di hadapan                      dated November 2, 2020 made before Arry
            Arry Supratno, SH, Notaris di Jakarta Pusat,                   Supratno, SH, Notary in Central Jakarta,
            yang telah diberitahukan kepada Menteri                        which has been notified to the Ministry of Laws
            Hukum Dan Hak Asasi Manusia dengan                             and Human Rights of the Republic of
            Surat        Penerimaan       Pemberitahuan                    Indonesia by the Aceptance of Notification Letter
            No.      AHU-AH.01.03-0406497        tanggal                   No.       AHU-AH.01.03-0406497             dated
            11 November 2020.                                              November 11, 2020.




                                                              166
                                                               8
Page 187
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

1.   UMUM (lanjutan)                                             1.    GENERAL (continued)

     a.   Pendirian dan informasi umum Perusahaan                      a.   Establishment and general information of
          (lanjutan)                                                        the Company

          Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar                              In accordance with the Article 3 of the
          Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha                          Company’s Articles of Association, the scope of
          Perusahaan adalah berusaha dalam bidang                           activities of the Company comprises financing
          pembiayaan yang meliputi bidang sebagai                           activities covering the following areas:
          berikut:

          a.   Pembiayaan investasi                                         a.   Investment financing
          b.   Pembelian modal kerja                                        b.   Working capital financing
          c.   Pembiayaan multiguna                                         c.   Multipurpose financing
          d.   Kegiatan    usaha    pembiayaan     lain,                    d.   Other financing business activities based
               berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa                             on approval by Financial Service Authority
               Keuangan (OJK)                                                    (FSA)
          e.   Sewa operasi, dan atau kegiatan berbasis                     e.   Operating lease and/or fee-based activitiy
               fee sepanjang tidak bertentangan dengan                           to the extent consistent with legislation in
               peraturan perundang-undangan di sektor                            the financial service sector.
               jasa keuangan.

          Perusahaan memperoleh izin usaha untuk                             The Company obtained the license to operate
          melakukan kegiatan usaha dalam bidang                              as a financing company based on the Decree of
          pembiayaan berdasarkan Keputusan Dewan                             the Board of Commissioners of the Financial
          Komisioner   Otoritas     Jasa     Keuangan                        Services Authority No. KEP-771/NB.11/2016
          No. KEP-771/NB.11/2016 tanggal 17 Oktober                          dated October 17, 2016 regarding Enforcement
          2016 tentang Pemberlakuan Izin Usaha di                            of the Business License in Finance Company in
          Bidang Perusahaan Pembiayaan Sehubungan                            Relation to the Changes of Name PT BTMU-
          Perubahan Nama PT BTMU-BRI Finance                                 BRI Finance to become PT BRI Multifinance
          menjadi PT BRI Multifinance Indonesia.                             Indonesia.

          Perusahaan      bergerak    dalam   bidang                        The Company is engaged in investment
          pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja                      financing, working capital financing and multi
          dan    pembiayaan multiguna khususnya                             purpose financing activities particularly for
          pembiayaan kendaraan bermotor. Kantor pusat                       motor vehicles financing. The Company’s head
          Perusahaan beralamat di Gedung Menara                             office is located at Gedung Menara BRILian
          BRILian Lantai 22, 21 dan 1, Jalan Gatot                          22nd, 21st and 1st, Jalan Gatot Subroto Kav. 64
          Subroto Kav. 64 No. 177A, Menteng Dalam,                          No. 177A, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta
          Tebet, Jakarta Selatan 12870.                                     Selatan 12870.

          Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021,                           As of December 31, 2022 and 2021,
          Perusahaan memiliki kantor cabang sebanyak                        the Company has 26 and 15 branches with 0
          26 dan 15 kantor cabang, serta 0 dan 11 kantor                    and 11 marketing offices.
          pemasaran.

          Entitas induk Perusahaan adalah PT Bank                           The parent entity is PT Bank Rakyat Indonesia
          Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank                        (Persero) Tbk whereby PT Bank Rakyat
          Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dimiliki oleh                      Indonesia (Persero) Tbk is owned by the
          Pemerintah Republik Indonesia sebagai                             Government of the Republic of Indonesia as the
          pemegang saham mayoritas.                                         majority shareholder.




                                                           167
                                                            9
Page 188
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                       As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                                       and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                              the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                 (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                                              unless otherwise stated)

1.   UMUM (lanjutan)                                                                    1.      GENERAL (continued)

     b.     Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan                                              b.     Boards of Commissioners, Directors and
                                                                                                      Employees

            Susunan Dewan Komisaris dan Direksi                                                       The composition of the Company’s Boards of
            Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2022                                                  Commissioners    and    Directors   as     of
            dan 2021 adalah sebagai berikut:                                                          December 31, 2022 and 2021 are as follows:
                                                       31 Desember 2022/                      31 Desember 2021/
                                                       December 31, 2022                      December 31, 2021


             Dewan Komisaris                                                                                                             Board of Commissioners
             Komisaris Utama                             Sigit Murtiyoso*                      Komang Sudiarsa                             President Commissioner
             Komisaris                                    Dhoni Ramadi                          Ngalim Sawega                                        Commissioner
             Komisaris Independen                       Sumantri Suwarno                       Sumantri Suwarno                         Independent Commissioner


             Direksi                                                                                                                              Board of Directors
             Direktur Utama                           Azizatun Azhimah                         Azizatun Azhimah                                    President Director
             Direktur                                  Ari Prayuwana                             Ari Prayuwana                                               Director
             Direktur                               Primartono Gunawan                        Primartono Gunawan                                             Director
             Direktur                               Willy Halim Sugiardi                      Willy Halim Sugiardi                                           Director

            *)   Untuk pengangkatan Komisaris Utama Bapak Sigit Murtiyoso telah              *) The appointment of said new President Commissioner have become effective
                 berlaku efektif dengan mendapatkan persetuuan penilaian                        by obtaining approval of fit & proper test evaluation from OJK dated on July
                 kemampuan dan kepatutan dari OJK pada tanggal 12 Juli 2022.                    12, 2022. The appointment of said new Commisioner have become effective
                 Untuk pengangkatan Komisaris Bapak Dhoni Ramadi telah berlaku                  by obtaining approval of fit & proper test evaluation from OJK dated on
                 efektif dengan mendapatkan persetujuan penilaian kemampuan                     October 10, 2022.
                 dan kepatutan dari OJK pada tanggal 10 Oktober 2022.


            Berdasarkan Surat Keputusan Pengangkatan                                                  Based on Decision Letter Concerning
            Sekretaris Perusahaan No. 075/DIR/HRD/04-                                                 Appointment     of   Corporate     Secretary
            2022 tanggal 29 April 2022, Sekretaris                                                    No. 075/DIR/HRD/04-2022 dated April 29,
            Perusahaan         adalah   R.M.    Taufiq                                                2022, the Corporate Secretary is R.M. Taufiq
            Kurniadihardja.                                                                           Kurniadihardja.

            Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.                                                   Based on Directors’ Decision Letter of the
            066/DIR/HRD/04-2022        dan       No.                                                  Company No. 066/DIR/HRD/04-2022 and No.
            153/DIR/HRD/08/2021, Kepala Desk Internal                                                 153/DIR/HRD/08/2021, the Internal Audit Desk
            Audit pada tanggal 31 Desember 2022 dan                                                   Head as of December 31, 2022 and 2021 is
            2021 adalah Bahrul Ulum dan Paulus Suryo                                                  Bahrul Ulum and Paulus Suryo Nugroho.
            Nugroho.

            Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021,                                                   As of December 31, 2022, and 2021, the
            Perusahaan mempunyai karyawan tetap                                                       Company has 359 and 241 permanent
            sejumlah 359 orang dan 241 orang, serta                                                   employees, and 667 and 516 non-permanent
            karyawan tidak tetap masing-masing sejumlah                                               employees, respectively (unaudited).
            667 orang dan 516 orang (tidak diaudit).

     c.     Penyelesaian laporan keuangan                                                      c.     Completion of the financial statements

            Manajemen Perusahaan bertanggung jawab                                                     The Company’s management is responsible for
            atas penyusunan dan penyajian wajar laporan                                                the preparation and fair presentation of these
            keuangan ini sesuai dengan Standar Akuntansi                                               financial statements in accordance with
            Keuangan di Indonesia, yang diselesaikan dan                                               Indonesian Financial Accounting Standards,
            diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi                                                 which were completed and authorized for
            Perusahaan pada tanggal 9 Mei 2023.                                                        issueance by the Board of Directors of the
                                                                                                       Company on May 9, 2023.




                                                                                  168
                                                                                   10
Page 189
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                    PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                  As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                  and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                         the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                            (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI       YANG            2.    SUMMARY         OF     SIGNIFICANT        ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN                                                          POLICIES

     a.    Pernyataan    kepatuhan    dan          dasar                 a.   Statement of compliance and basis of
           penyusunan laporan keuangan                                        preparation of the financial statements

           Laporan keuangan telah disusun dan disajikan                       The financial statements have been prepared
           sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di                        and presented in accordance with Financial
           Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar                        Accounting Standards, in Indonesia which
           Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi                       comprise the Statements of Financial
           Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang                           Accounting      Standards    (“SFAS”)      and
           dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi                           Interpretations   to   Financial  Accounting
           Keuangan dan Dewan Standar Syariah Ikatan                          Standards (“ISAK”) issued by the Board of
           Akuntan Indonesia.                                                 Financial Accounting Standards and Board of
                                                                              Sharia Standards of the Indonesian Institute of
                                                                              Accountants.

            Laporan keuangan disusun berdasarkan                              The financial statements have been prepared
            konsep akrual dan dasar pengukuran dengan                         on the accrual basis using the historical cost
            menggunakan konsep harga historis, kecuali                        concept, except for the statement of cash flows
            laporan arus kas dan beberapa akun tertentu                       and certain accounts which are measured on
            yang disusun berdasarkan pengukuran lain                          the basis described in the related accounting
            sebagaimana diuraikan dalam kebijakan                             policies for those accounts.
            akuntansi masing-masing akun tersebut.

            Laporan arus kas disusun menggunakan                              The statement of cash flows are prepared based
            metode langsung dan arus kas dikelompokkan                        on the direct method by classifying cash flows
            atas dasar aktivitas operasi, investasi dan                       on the basis of operating, investing and
            pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas, kas                     financing activities. For the purposes of the
            dan kas di bank mencakup kas dan kas di bank                      statement of cash flows, cash and cash in banks
            dengan jangka waktu jatuh tempo tiga bulan                        include cash on hand and cash in banks with
            atau kurang, sepanjang tidak digunakan                            original maturity of three months or less, as long
            sebagai jaminan atas pinjaman atau dibatasi                       as they are not being pledged as collateral for
            penggunaannya.                                                    borrowings or restricted.

            Pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif                            The items under Other Comprehensive Income
            Lainnya disajikan terpisah antara akun-akun                       (OCI) are presented separately between items
            yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan                     to be reclassified to profit or loss and those items
            akun-akun yang tidak akan direklasifikasikan                      not to be reclassified to profit or loss.
            ke laba rugi.

           Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai                           The preparation of financial statements in
           dengan Standar Akuntansi Keuangan di                               conformity with Indonesian Financial Accounting
           Indonesia, dibutuhkan pertimbangan, estimasi                       Standards requires the use of judgments,
           dan asumsi yang mempengaruhi:                                      estimates and assumptions that affect:
           -   penerapan kebijakan akuntansi;                                 -   the application of accounting policies;
           -   jumlah aset dan liabilitas yang dilaporkan,                    -   the reported amounts of assets and liabilities
               dan pengungkapan atas aset dan liabilitas                          and disclosure of contingent assets and
               kontinjensi   pada       tanggal    laporan                        liabilities at the date of the financial
               keuangan;                                                          statements;
                                                                              -   the reported amounts of income and
           -   jumlah pendapatan dan beban yang                                   expensesduring the reporting period.
               dilaporkan selama periode pelaporan.

           Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan                           Although these estimates are based on
           pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian                        management’s best knowledge of current
           dan tindakan saat ini, hasil aktual mungkin                        events and activities, actual results may differ
           berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula                       from those estimates.

                                                             169
                                                              11
Page 190
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN          AKUNTANSI        YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                              POLICIES (continued)

     a. Pernyataan    kepatuhan    dan      dasar                       a.   Statement of compliance and basis of
        penyusunan laporan keuangan (lanjutan)                               preparation of the financial statements
                                                                             (continued)

        Mata uang pelaporan yang digunakan dalam                             The presentation currency used in the
        laporan keuangan adalah Rupiah yang                                  preparation of the financial statements is the
        merupakan mata uang fungsional Perusahaan.                           Indonesian Rupiah, which is the Company’s
                                                                             functional currency.

        Seluruh angka dalam laporan keuangan ini,                            All figures in the financial statement are
        dibulatkan menjadi dan disajikan dalam ribuan                        rounded to and stated in thousands of Rupiah
        Rupiah, kecuali dinyatakan lain.                                     unless otherwise stated.

     b. Aset dan liabilitas keuangan                                    b.   Financial assets and liabilities

        b.1. Aset keuangan                                                   b.1. Financial assets

             Perusahaan menggunakan 2 (dua) dasar                                 The Company uses 2 (two) bases for
             untuk mengklasifikasikan aset keuangan                               classifying financial assets, namely (i)
             yaitu (i) penilaian model bisnis dan (ii)                            valuation of the business model and (ii)
             penilaian mengenai arus kas kontraktual                              evaluation of contractual cash flows
             yang diperoleh semata dari pembayaran                                obtained solely from payment of principal
             pokok dan bunga.                                                     and interest.

             Penilaian model bisnis                                               Valuation of the business model
             Model bisnis ditentukan pada level yang                              The business model is determined at a
             mencerminkan bagaimana kelompok aset                                 level that reflects how groups of financial
             keuangan dikelola bersama-sama untuk                                 assets are managed together to achieve
             mencapai tujuan bisnis tertentu.                                     certain business objectives.
             Penilaian model bisnis dilakukan dengan                              The evaluation of the business model is
             mempertimbangkan, tetapi tidak terbatas                              carried out by considering, but not limited
             pada, hal-hal berikut:                                               to, the following:
                 Bagaimana kinerja dari model bisnis                                How the performance of the business
                  dan aset keuangan yang dimiliki                                     model and financial assets held in the
                  dalam model bisnis dievaluasi dan                                   business model are evaluated and
                  dilaporkan        kepada      personil                              reported to the Company's key
                  manajemen kunci Perusahaan;                                         management personnel;
                 Apakah risiko yang memengaruhi                                     What risks affect the performance of
                                                                                      the business model (including financial
                  kinerja dari model bisnis (termasuk
                                                                                      assets held in the business model) and
                  aset keuangan yang dimiliki dalam                                   especifically how the financial assets
                  model     bisnis)    dan    khususnya                               aremanaged; and
                  bagaimana cara aset keuangan
                  tersebut dikelola; dan
                 Bagaimana         penilaian     kinerja                            How to evaluate the performance of
                  pengelola aset keuangan (sebagai                                    managers of financial assets (for
                                                                                      example,      whether     performance
                  contoh, apakah penilaian kinerja
                                                                                      appraisals are based on the fair value
                  berdasarkan nilai wajar dari aset yang
                                                                                      of the assets being managed or the
                  dikelola atau arus kas kontraktual                                  contractual cash flows obtained).
                  yang diperoleh).
                 Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan                              Expected frequency, value, and time of
                  yang diharapkan                                                     sales


                                                            170
                                                             12
Page 191
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                     PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                   As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                   and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                          the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                             (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN          AKUNTANSI        YANG           2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                             POLICIES (continued)

     b. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                        b. Financial assets and liabilities (continued)

        b.1. Aset keuangan (lanjutan)                                       b.1. Financial assets (continued)

             Penilaian mengenai arus kas kontraktual                              Evaluation of contractual cash flows
             yang diperoleh semata dari pembayaran                                obtained solely from payment of principal
             pokok dan bunga                                                      and interest

             Untuk tujuan penilaian ini, pokok                                    For the purpose of this valuation, principal
             didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset                          is defined as the fair value of financial
             keuangan pada saat pengakuan awal.                                   assets at initial recognition. Interest is
             Bunga didefinisikan sebagai imbalan untuk                            defined as compensation for the time
             nilai waktu atas uang dan risiko kredit                              value of money and credit risk in relation
             terkait jumlah pokok terutang pada periode                           to the principal amount owed over a
             waktu tertentu dan juga risiko dan biaya                             certain period of time and also the risk and
             peminjaman standar, dan juga marjin laba.                            standard borrowing costs, as well as profit
                                                                                  margins.

             Penilaian mengenai arus kas kontraktual                              An assessment of contractual cash flows
             yang diperoleh semata dari pembayaran                                obtained solely from principal and interest
             pokok dan bunga dilakukan dengan                                     payments is made by considering
             mempertimbangkan             persyaratan                             contractual terms, including whether
             kontraktual,  termasuk    apakah    aset                             financial assets contain contractual terms
             keuangan     mengandung      persyaratan                             that can change the timing or amount of
             kontraktual yang dapat mengubah waktu                                contractual cash flows. In assessing, the
             atau jumlah arus kas kontraktual. Dalam                              Company considers:
             melakukan      penilaian,   Perusahaan
             mempertimbangkan:

                Peristiwa kontinjensi yang akan                                       Contingency events that will change
                 mengubah waktu atau jumlah arus kas                                    the timing or amount of contractual
                 kontraktual;                                                           cash flow;
                Fitur leverage;                                                       Leverage feature;
                Persyaratan pembayaran dimuka dan                                     Terms of advance payment and
                 perpanjangan kontraktual;                                              contractual extension;
                Persyaratan mengenai klaim yang                                       Requirements regarding limited
                 terbatas atas arus kas yang berasal                                    claims for cash flows from specific
                 dari aset spesifik; dan                                                assets; and
                Fitur yang dapat mengubah nilai waktu                                 Features that can change the time
                 dari elemen uang.                                                      value of the money element.

             Perusahaan      mengklasifikasikan     aset                          The Company classifies its financial
             keuangannya       berdasarkan      kategori                          assets according to the following
             sebagai berikut pada saat pengakuan awal:                            categories at initial recognition:

                Aset keuangan yang diukur pada biaya                                  Financial assets measured at
                 perolehan diamortisasi;                                                amortized cost;
                Aset keuangan yang diukur pada nilai                                  Financial assets measured at fair
                 wajar       melalui      penghasilan                                   value through other comprehensive
                 komprehensif lain;                                                     income;
                Aset keuangan yang diukur pada nilai                                  Financial assets measured at fair
                 wajar melalui laba rugi.                                               value through profit or loss.




                                                           171
                                                            13
Page 192
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN          AKUNTANSI       YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                             POLICIES (continued)

     b.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                      b.   Financial assets and liabilities (continued)

          b.1. Aset keuangan (lanjutan)                                     b.1. Financial assets (continued)

             Selama tahun berjalan dan pada tanggal                               During the year and at the date of
             laporan posisi keuangan, Perusahaan                                  statement of financial position, the
             hanya memiliki aset keuangan yang diukur                             Company only has financial assets
             pada biaya perolehan diamortisasi serta                              measured at amortized cost and hedging
             derivatif lindung nilai sehingga kebijakan                           derivatives. Therefore, the accounting
             akuntansi selain klasifikasi aset keuangan                           policies other than the classifications of
             yang diukur pada biaya perolehan                                     financial assets measured at amortized
             diamortisasi serta derivatif lindung nilai                           cost and hedging derivatives are not
             tidak diungkapkan.                                                   disclosed.

             Aset keuangan yang diukur pada biaya                                 Financial assets measured at amortized
             perolehan diamortisasi                                               cost

             Aset keuangan diukur pada biaya                                      Financial assets are measured at
             perolehan diamortisasi jika memenuhi                                 amortized cost if they meet the following
             kondisi sebagai berikut:                                             conditions:

                aset keuangan dikelola dalam model                                     financial assets are managed in a
                 bisnis yang bertujuan untuk memiliki                                    business model that aims to have
                 aset       keuangan dalam rangka                                        financial assets in order to obtain
                 mendapatkan arus kas kontraktual; dan                                   contractual cash flow; and
                persyaratan kontraktual dari aset                                      the contractual terms of the financial
                 keuangan tersebut memberikan hak                                        asset provide rights on a certain date
                 pada tanggal tertentu atas arus kas                                     for cash flow obtained solely from
                 yang      diperoleh     semata    dari                                  payment of principal and interest
                 pembayaran pokok dan bunga (SPPI)                                       (SPPI) on the principal amount
                 dari jumlah pokok terutang.                                             owed.

             Pada saat pengakuan awal, aset keuangan                              Financial assets carried at amortized cost
             yang diukur pada biaya perolehan                                     are initially recognized at fair value plus
             diamortisasi diakui pada nilai wajarnya                              transaction costs and administration
             ditambah biaya transaksi dan pendapatan                              income and subsequently measured at
             administrasi dan selanjutnya diukur pada                             amortized cost using the effective interest
             biaya perolehan diamortisasi dengan                                  rate method.
             menggunakan suku bunga efektif.
             Aset keuangan yang diukur pada biaya                                 Financial assets carried at amortized cost
             perolehan diamortisasi meliputi kas dan kas                          consist of cash and cash equivalents,
             di bank, piutang pembiayaan konsumen,                                consumer financing receivables, finance
             piutang sewa pembiayaan, anjak piutang,                              lease receivables, factoring receivables,
             aset lain-lain dan uang jaminan.                                     other assets and security deposit.




                                                           172
                                                            14
Page 193
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN          AKUNTANSI       YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                             POLICIES (continued)

     b.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                      b.   Financial assets and liabilities (continued)

          b.1. Aset keuangan (lanjutan)                                     b.1. Financial assets (continued)
               Pendapatan dari aset keuangan yang                                Income from financial assets measured at
               diukur pada biaya perolehan diamortisasi                          amortized cost is included in the statement
               dicatat dalam laporan laba rugi dan                               of profit or loss and other comprehensive
               penghasilan komprehensif lain dan diakui                          income and is reported as “Consumer
               sebagai    “Pendapatan      pembiayaan                            financing income”, “Finance lease income”
               konsumen”,       ”Pendapatan      sewa                            and “Factoring income”.
               pembiayaan” dan “Pendapatan anjak
               piutang”.

               Dalam hal terjadi penurunan nilai,                                 In the case of impairment, allowance for
               cadangan kerugian penurunan nilai                                  impairment losses is reported as a
               dilaporkan sebagai pengurang dari nilai                            deduction from the carrying value of the
               tercatat dari aset keuangan yang diukur                            financial assets measured at amortized
               pada biaya perolehan diamortisasi,dan                              cost and recognized inthe statement of
               diakui di dalam laporan laba rugi dan                              profit or loss and other comprehensive
               penghasilan komprehensif lain sebagai                              income as “Provision for impairment
               “Penyisihan kerugian penurunan nilai”.                             losses”.

               Aset keuangan yang diukur pada nilai                               Financial assets measured at fair value
               wajar melalui laba rugi                                            through profit or loss

               Aset keuangan yang diukur pada nilai                               Financial assets measured at fair value
               wajar melalui laba rugi termasuk aset                              through profit or loss include financial
               keuangan untuk diperdagangkan dan                                  assets held for trading and financial
               aset keuangan yang ditetapkan pada saat                            assets designated upon initial recognition
               pengakuan awal untuk diukur pada nilai                             at fair value through profit or loss.
               wajar melalui laba rugi.
               Pengakuan                                                          Recognition
               Perusahaan menggunakan akuntansi                                   The Company uses settlement date
               tanggal penyelesaian untuk kontrak                                 accounting for regular way contracts when
               reguler ketika mencatat transaksi aset                             recording financial assets transactions.
               keuangan
          b.2. Penurunan nilai aset keuangan                                b.2. Impairment of financial assets

              Pada      setiap    tanggal    pelaporan,                           At each reporting date, the Company
              Perusahaan       mengukur     penyisihan                            measures the Allowance of impairment
              kerugian penurunan nilai instrumen                                  losses on financial instruments over their
              keuangan sejumlah kredit ekspektasian                               lifetime expectancy, if the credit risk of the
              sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas                          financial instrument has increased
              instrumen keuangan tersebut telah                                   significantly since initial recognition. If at
              meningkat secara signfikan sejak                                    the reporting date, the credit risk of the
              pengakuan awal. Jika pada tanggal                                   financial instrument has not increased
              pelaporan, risiko kredit atas instrumen                             significantly since initial recognition, the
              keuangan tidak meningkat secara                                     entity measures the allowance of
              signifikan sejak pengakuan awal, entitas                            impairment losses for the financial
              mengukur penyisihan kerugian untuk                                  instrument in the amount of the expected
              instrumen keuangan tersebut sejumlah                                12-month loss. The aforementioned
              kerugian ekspektasian 12 bulan. Kerugian                            losses represent expected loan losses
              dimaksud merepresentasikan kerugian                                 arising from financial instrument defaults
              kredit ekspektasian yang timbul dari                                that may occur 12 months after the
              peristiwa     gagal    bayar    instrumen                           reporting date.
              keuangan yang mungkin terjadi dalam 12
              bulan setelah tanggal pelaporan.
                                                           173
                                                            15
Page 194
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN          AKUNTANSI       YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                             POLICIES (continued)

     b.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                      b.   Financial assets and liabilities (continued)

          b.2. Penurunan      nilai   aset   keuangan                       b.2. Impairment         of     financial      assets
               (lanjutan)                                                        (continued)

              Selanjutnya,                 Perusahaan                             Furthermore, the Company classifies
              mengelompokkan        aset     keuangan                             financial assets based on the evaluation
              berdasarkan hasil evaluasi tersebut yang                            results which reflects the level of the credit
              mencerminkan tingkat risiko kredit aset                             risk of financial assets.
              keuangan.

              a. Stage 1                                                          a. Stage 1

                  Pada tanggal evaluasi penurunan                                    At the evaluation date for impairment,
                  nilai, risiko kredit atas instrumen                                the credit risk for financial instruments is
                  keuangan tidak meningkat secara                                    not increased significantly since initial
                  signifikan sejak pengakuan awal yang                               recognition as evidenced by no overdue
                  dapat dibuktikan dengan tidak                                      of more than 30 days. For this reason,
                  terdapat tunggakan lebih dari 30 hari.                             the Company will measure the
                  Atas hal tersebut, Perseroan akan                                  allowance for losses for the financial
                  mengukur penyisihan kerugian untuk                                 instrument in the amount of 12 months
                  instrumen       keuangan     tersebut                              expected credit losses.
                  sejumlah         kerugian       kredit
                  ekspektasian 12 bulan.

                  Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                              The 12-month expected credit loss is
                  adalah bagian dari kerugian kredit                                 part of the expected credit loss
                  ekspektasian sepanjang umurnya                                     throughout its lifetime that represents an
                  yang merepresentasikan kerugian                                    expected credit loss arising from a
                  kredit ekspektasian yang timbul dari                               default on financial instruments that
                  peristiwa gagal bayar instrumen                                    might occur 12 months after reporting
                  keuangan yang mungkin terjadi dalam                                date.
                  12 bulan setelah tanggal pelaporan.

              b. Stage 2                                                          b. Stage 2

                  Pada tanggal evaluasi penurunan                                    At the evaluation date of impairment,
                  nilai, risiko kredit atas instrumen                                credit risk on financial instruments has
                  keuangan telah meningkat secara                                    increased significantly since initial
                  signifikan sejak pengakuan awal yang                               recognition, which can be proven by the
                  dapat dibuktikan dengan terdapat                                   overdue between 31 days and 90 days.
                  tunggakan antara 31 hari sampai                                    For this reason, the Company will
                  dengan 90 hari. Atas hal tersebut,                                 measure the allowance for losses for
                  Perusahaan        akan     mengukur                                these financial instruments at the
                  penyisihan kerugian untuk instrumen                                amount of expected credit losses over
                  keuangan tersebut sejumlah kerugian                                their lifetime.
                  kredit     ekspektasian    sepanjang
                  umurnya.




                                                           174
                                                            16
Page 195
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                       As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                       and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                              the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                 (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI        YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                POLICIES (continued)
     b.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         b.   Financial assets and liabilities (continued)
          b.2. Penurunan       nilai   aset    keuangan                        b.2. Impairment          of    financial      assets
               (lanjutan)                                                           (continued)

               c. Stage 3                                                            c. Stage 3

                   Pada tanggal evaluasi penurunan                                      At the evaluation date of impairment,
                   nilai, terdapat bukti objektif bahwa                                 there is objective evidence that the
                   instrumen     keuangan mengalami                                     financial instruments are impaired,
                   penurunan nilai yang dapat dibuktikan                                which can be proven by being in
                   dengan terdapat tunggakan lebih dari                                 overdue of more than 90 days. For this
                   90 hari. Atas hal tersebut, Perseroan                                reason, the Company will measure the
                   akan mengukur penyisihan kerugian                                    allowance for losses for these financial
                   untuk instrumen keuangan tersebut                                    instruments at the amount of expected
                   sejumlah        kerugian        kredit                               credit losses over their lifetime.
                   ekspektasian sepanjang umurnya.

               Tujuan dari persyaratan penurunan nilai                               The     purpose of        the   impairment
               adalah untuk mengakui kerugian kredit                                 requirements is to recognize expected
               ekspektasian sepanjang umurnya atas                                   credit losses over the life of all financial
               semua instrumen keuangan yang telah                                   instruments that have experienced a
               mengalami peningkatan risiko kredit                                   significant increase in credit risk since
               secara signifikan sejak pengakuan awal -                              initial recognition - whether assessed
               baik dinilai secara individu atau kolektif -                          individually or collectively - taking into
               dengan      mempertimbangkan        semua                             account all reasonable and supported
               informasi yang wajar dan terdukung,                                   information,       including     estimated
               termasuk      informasi    yang    bersifat                           information future (forward-looking).
               perkiraan masa depan (forward-looking).
               Perusahaan menerapkan persyaratan                                     The Company applies an impairment
               penurunan nilai untuk aset keuangan                                   requirement for financial assets measured
               yang diukur pada biaya perolehan                                      at amortised cost and financial assets
               diamortisasi dan aset keuangan yang                                   measured at fair value through other
               diukur   pada nilai wajar melalui                                     comprehensive income.
               penghasilan komprehensif lain.
               Dalam beberapa keadaan Perusahaan                                     In some circumstances the Company does
               tidak memiliki informasi yang wajar dan                               not have reasonable and supported
               terdukung yang tersedia tanpa biaya atau                              information available without fees or
               upaya berlebihan untuk mengukur                                       excessive efforts to measure expected
               kerugian kredit ekspektasian sepanjang                                credit losses throughout its life on
               umurnya        pada   instrumen     secara                            individual instruments. Expected credit
               individual. Kerugian kredit ekspektasian                              losses for the entire lifetime are
               sepanjang umurnya diakui secara kolektif                              recognized collectively by considering
               dengan mempertimbangkan informasi                                     comprehensive credit risk information. The
               risiko kredit komprehensif. Informasi risiko                          comprehensive credit risk information
               kredit komprehensif tersebut harus                                    must include not only arrears information
               memasukan tidak hanya informasi                                       but also all relevant credit information,
               tunggakan tetapi juga seluruh informasi                               including forward-looking macroeconomic
               kredit relevan, termasuk informasi                                    information, to approach the outcome of
               makroekonomi forward-looking, untuk                                   recognizing expected credit losses over
               mendekati hasil dari pengakuan kerugian                               the life of when there is a significant
               kredit ekspektasian sepanjang umurnya                                 increase in credit risk since initial
               ketika terdapat kenaikan signifikan pada                              recognition at the level of individual
               risiko kredit sejak pengakuan awal pada                               instruments.
               level instrumen individu.
                                                              175
                                                               17
Page 196
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                       As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                       and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                              the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                 (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI        YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     b.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         b.   Financial assets and liabilities (continued)

          b.2. Penurunan       nilai   aset    keuangan                        b.2. Impairment          of    financial      assets
               (lanjutan)                                                           (continued)

               Jika pada periode berikutnya, jumlah                                  If in a subsequent period, the amount of
               kerugian penurunan nilai berkurang dan                                the impairment loss decreases and the
               pengurangan tersebut dapat dikaitkan                                  decrease can be related objectively to an
               secara objektif pada peristiwa yang terjadi                           event occurring after the impairment was
               setelah penurunan nilai diakui (seperti                               recognized (such as an improvement in
               meningkatnya peringkat piutang debitur),                              the debtor’s receivable rating), the
               maka kerugian penurunan nilai yang                                    previously recognized impairment loss is
               sebelumnya diakui harus dipulihkan,                                   reversed by adjusting the allowance for
               dengan menyesuaikan akun cadangan                                     impairment losses. The amount of the
               kerugian penurunan nilai. Jumlah                                      impairment reversal is recognized in the
               pemulihan aset keuangan diakui pada                                   statement of profit or loss and other
               laporan laba rugi dan penghasilan                                     comprehensive income
               komprehensif lain.

               Cadangan kerugian penurunan nilai                                     Allowance for impairment losses on
               secara individual dihitung dengan                                     impaired financial assets that was
               menggunakan metode diskonto arus kas                                  assessed individually is computed using
               (discounted cash flows). Sedangkan                                    discounted cash flows method. While
               cadangan kerugian penurunan nilai                                     allowance for impairment losses on
               secara     kolektif   dihitung     dengan                             impaired financial assets that was
               menggunakan metode statistik dari data                                assessed collectively, the Company uses
               historis berupa probability of default di                             statistical method of the historical data
               masa lalu, waktu pengembalian dan                                     such as the probability of defaults, time of
               jumlah kerugian yang terjadi (Loss Given                              recoveries, the amount of loss incurred
               Default) yang selanjutnya disesuaikan                                 (Loss     Given   Default),    considering
               lagi dengan pertimbangan manajemen                                    management’s judgment of current
               terkait kondisi ekonomi dan kredit saat ini.                          economic and credit conditions.

               Penerimaan kemudian atas piutang yang                                 Subsequent recoveries of receivable
               telah   dihapusbukukan,    dikreditkan                                written off are credited by adjusting the
               dengan menyesuaikan pada akun                                         allowance for impairment losses account
               cadangan kerugian penurunan nilai.

          b.3. Liabilitas keuangan                                             b.3. Financial Liabilities

               Liabilitas    keuangan      diklasifikasikan                          Financial liabilities are classified as
               sebagai liabilitas keuangan yang diukur                               financial liabilities at fair value through
               pada nilai wajar melalui laporan laba rugi,                           profit or loss, financial liabilities measured
               liabilitas keuangan diukur pada biaya                                 at amortized cost or as derivatives
               perolehan diamortisasi atau derivatif yang                            designated as hedging instruments in an
               telah ditetapkan untuk tujuan lindung nilai                           effective hedge, if appropriate.
               yang efektif, jika sesuai.

               Perusahaan menentukan klasifikasi atas                                The        Company       determines        the
               liabilitas keuangan pada saat pengakuan                               classification of its financial liabilities at
               awal.                                                                 initial recognition.

               Pada saat pengakuan awal liabilitas                                   Financial liabilities are recognized initially
               keuangan diukur pada nilai wajarnya.                                  at fair value.

                                                              176
                                                               18
Page 197
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                     As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                     and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                            the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                               (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN           AKUNTANSI       YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                              POLICIES (continued)
     b.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                       b.   Financial assets and liabilities (continued)

          b.3. Liabilitas keuangan (lanjutan)                                b.3. Financial Liabilities (continued)

               Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri                              The Company’s financial liabilities consist
               dari pinjaman yang diterima, Medium                                 of borrowings, Medium Term Notes,
               Term Notes, Utang Obligasi, beban yang                              Bonds, accrued expenses - interest,
               masih harus dibayar - bunga, liabilitas                             derivative liabilities and other liabilities
               derivatif dan liabilitas lain-lain (utang                           (supplier, customers deposits and
               kepada supplier, titipan konsumen dan                               insurance payable).
               asuransi).
               Dalam hal liabilitas keuangan diukur pada                           In the case of financial liabilities measured
               biaya perolehan diamortisasi, pada                                  at amortized cost, these are initially
               awalnya diakui pada nilai wajar dikurangi                           recorded at fair value less any directly
               dengan biaya transaksi yang bisa                                    attributable transaction costs and are then
               diatribusikan secara langsung dan                                   subsequently measured at amortised cost,
               selanjutnya diukur pada biaya perolehan                             using the effective interest rate method
               diamortisasi, menggunakan suku bunga                                unless the effect of discounting would be
               efektif kecuali jika dampak diskonto tidak                          immaterial, in which case they are stated
               material, maka dinyatakan pada biaya                                asacquisition cost. The related interest
               perolehan. Beban bunga diakui dalam                                 expense is recognized within “Financing
               “Beban Pendanaan” dalam laporan laba                                Costs” in the statement of profit or loss and
               rugi dan penghasilan komprehensif lain.                             other comprehensive income.

               Keuntungan atau kerugian diakui sebagai                             Gains or losses are recognized in the
               laba rugi ketika liabilitas keuangan                                profit or loss when the financial liabilities
               tersebut dihentikan pengakuannya dan                                are derecognized as well as through the
               melalui proses amortisasi.                                          amortization process.

               Liabilitas     keuangan       dihentikan                            A financial liability is derecognized when
               pengakuannya ketika kewajiban yang                                  the obligation specified in the contract is
               ditetapkan dalam kontrak ditunaikan atau                            discharged or cancelled or expired.
               dibatalkan atau kadaluwarsa.
          b.4. Modifikasi atas Arus Kas Aset keuangan                        b.4. Modification of Cash Flow of Financial
                                                                                  Assets
               Penilaian atas suatu aset keuangan telah                            An assessment of a financial asset has
               dimodifikasi baik secara substansial                                been modified substantially or not is
               maupun tidak substansial dapat dilakukan                            carried out by a working unit who can
               oleh unit kerja yang berwenang                                      authorized to modify or restructure the
               melakukan modifikasi atau restrukturisasi                           financial assets when the working unit
               aset keuangan pada saat unit kerja                                  carries out modification or restructuring
               tersebut melakukan tindakan modifikasi                              the financial assets.
               atau restrukturisasi atas suatu aset
               keuangan.
               Modifikasi aset keuangan dianggap                                   Modifications to financial assets are
               substansial dan Perusahaan akan                                     considered substantial and the Company
               berhenti mengakui aset keuangan awal                                will derecognize the original financial
               ketika: (i) aset keuangan (atau                                     assets when: (i) the financial asset (or a
               bagiannya) berakhir, yaitu jika debitur                             portion) expires, that is, if the debtor is
               secara hukum dibebaskan dari tanggung                               legally     released       from       primary
               jawab utama atas aset tersebut (atau                                responsibility for the asset (or any portion),
               bagiannya), baik melalui proses hukum                               either by legal process or by the creditor
               maupun oleh kreditur pembuatan kontrak                              entering into a new credit contract (for
               kredit baru (sebagai contoh, novasi); atau                          example, novation); or (ii) there is a
               (ii) terdapat konversi mata uang.                                   currency conversion.
                                                            177
                                                             19
Page 198
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                      As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                      and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                             the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN           AKUNTANSI        YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     b.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                        b.   Financial assets and liabilities (continued)

          b.4. Modifikasi atas Arus Kas Aset keuangan                         b.4. Modification of Cash Flow of Financial
               (lanjutan)                                                          Assets (continued)

              a.   Modifikasi Aset     Keuangan     yang                             a.   Substantial Modification of Financial
                   Substansial                                                            Assets

                   Perusahaan       kemudian      akan                                    The Company will then measure the
                   mengukur aset keuangan yang telah                                      modified financial assets either
                   dimodifikasi baik secara substansial                                   substantially or not as follows:
                   maupun tidak substansial dengan
                   cara berikut:

                   1.   Saat arus kas kontraktual atas                                     1.    When the contractual cash
                        aset keuangan direnegosiasi                                              flows on financial assets are
                        atau dimodifikasi (antara lain                                           renegotiated or modified (for
                        ketika kredit direstrukturisasi)                                         example, when credit is
                        dimana      renegosiasi     atau                                         restructured)       where      the
                        modifikasi              tersebut                                         renegotiation or modification
                        menghasilkan        penghentian                                          results in derecognition of the
                        pengakuan aset keuangan,                                                 financial asset, the Company
                        Perusahaan akan mencatat aset                                            will record the financial asset as
                        keuangan tersebut sebagai aset                                           a new/modified financial asset
                        keuangan       baru/modifikasian                                         on the modification/negotiation
                        pada                     tanggal                                         date.
                        modifikasi/negosiasi.

                   2.   Selisih jumlah tercatat bruto aset                                 2.    The difference between the
                        keuangan awal dengan nilai                                               gross carrying amount of the
                        wajar aset modifikasian diakui di                                        original financial asset and the
                        laba rugi.                                                               fair value of the modified asset
                                                                                                 is recognized in profit or loss.
                   3.   Pendapatan atau biaya transaksi                                    3.    Transaction income or costs
                        yang terjadi sehubungan dengan                                           incurred in connection with a
                        kejadian     modifikasi  diakui                                          modification       event      are
                        sebagai bagian dari keuntungan                                           recognized as part of the gain
                        atau kerugian atas modifikasi                                            or loss on the modification.
                        tersebut.

                   4.   Selanjutnya,        Perusahaan                                     4.    Next, the Company assessed
                        melakukan penilaian apakah                                               whether new/ modified financial
                        aset       keuangan        baru/                                         assets are assets that arise
                        modifikasian merupakan asset                                             from deteriorating financial
                        yang berasal dari aset keuangan                                          assets.
                        memburuk.

                   5.   Pengakuan pendapatan bunga                                         5.    The recognition of interest
                        atas aset yang berasal dari aset                                         income on assets originating
                        keuangan memburuk ditentukan                                             from deteriorating financial
                        berdasarkan suku bunga efektif                                           assets is determined based on
                        yang telah disesuaikan dengan                                            the    risk-adjusted   effective
                        risiko kredit (risk adjusted                                             interest rate to discount the
                        effective interest rate) untuk                                           cash flows of modified financial
                        mendiskontokan arus kas aset                                             assets.
                        keuangan        yang       telah
                        dimodifikasi.
                                                             178
                                                              20
Page 199
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                      As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                      and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                             the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN           AKUNTANSI        YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                               POLICIES (continued)
     b.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                        b.   Financial assets and liabilities (continued)

          b.4. Modifikasi atas Arus Kas Aset keuangan                         b.4. Modification of Cash Flow of Financial
               (lanjutan)                                                          Assets (continued)

              b.   Modifikasi Aset Keuangan yang Tidak                              b.    Unsubstantiated        Modification      of
                   Substansial                                                            Financial Assets

                   1.   Saat Perusahaan melakukan                                         1.   When the Company renegotiates
                        renegosiasi atau modifikasi arus                                       or modifies contractual cash
                        kas kontraktual atas aset                                              flows for financial assets (among
                        keuangan (antara lain ketika                                           others,      when     loans    are
                        kredit direstrukturisasi) yang                                         restructured) that do not meet the
                        tidak     memenuhi       kriteria                                      criteria      for       substantial
                        modifikasi aset keuangan yang                                          modification of financial assets
                        substansial di atas, maka                                              above, the renegotiation or
                        renegosiasi atau modifikasi                                            modification does not result in
                        tersebut tidak menghasilkan                                            derecognition of financial assets.
                        penghentian pengakuan aset
                        keuangan.

                   2.   Jumlah tercatat bruto aset                                        2.   The gross carrying amount of
                        keuangan dihitung sebesar nilai                                        financial assets is computed at
                        kini (net present value) dari arus                                     the net present value of modified
                        kas kontraktual yang telah                                             or renegotiated contractual cash
                        dimodifikasi atau direnegosiasi                                        flows discounted at the original
                        yang                didiskontokan                                      effective interest rate.
                        menggunakan        suku    bunga
                        efektif awal.

                   3.   Perusahaan            kemudian                                    3. The Company then recognizes
                        mengakui keuntungan atau                                               the gain or loss from the
                        kerugian dari modifikasi (yaitu                                        modification (namely the change
                        sebesar    perubahan     jumlah                                        in the gross carrying amount of
                        tercatat bruto aset keuangan)                                          the financial asset) in the income
                        dalam laporan laba rugi.                                               statement.

                   4.   Pendapatan atau biaya transaksi                                   4.   Transaction income or costs
                        yang terjadi sehubungan dengan                                         incurred in connection with a
                        kejadian     modifikasi    diakui                                      modification     event     are
                        sebagai penyesuaian terhadap                                           recognized as an adjustment to
                        jumlah tercatat aset keuangan                                          the carrying amount of the
                        yang telah dimodifikasi dan                                            modified financial asset and
                        diamortisasi selama sisa jangka                                        amortized over the remaining
                        waktu        aset       keuangan                                       term of the modified financial
                        modifikasian tersebut.                                                 asset.

          b.5. Saling hapus                                                   b.5. Offsetting
               Aset keuangan dan liabilitas keuangan                                Financial assets and financial liabilities are
               saling hapus dan nilai netonya disajikan                             to be offset against one another and the
               dalam laporan posisi keuangan jika, dan                              net amount is presented in the statement
               hanya jika, Perusahaan memiliki hak                                  of financial position only if the Company
               yang     berkekuatan    hukum     untuk                              has a legally enforceable right to set off the
               melakukan saling hapus atas jumlah yang                              amounts and intends either to settle on a
               telah diakui tersebut dan berniat untuk                              net basis or to realize the asset and settle
               menyelesaikan

                                                             179
                                                              21
Page 200
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                     As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                     and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                            the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                               (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI        YANG          2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     b.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                        b.   Financial assets and liabilities (continued)

          b.5. Saling hapus (lanjutan)                                        b.5. Offsetting (continued)

              secara neto atau untuk merealisasikan                                 the liability simultaneously. This means
              aset dan menyelesaikan liabilitasnya                                  that the right to set off:
              secara simultan. Hak yang berkekuatan
              hukum berarti:

              a.     tidak terdapat kontinjensi di masa                            a.   must not be contingent on a future
                     yang akan datang, dan                                              event, and

              b.    hak yang berkekuatan hukum pada                                b.   must be legally enforceable in all of the
                    kondisi-kondisi berikut ini:                                        following circumstances:
                    i. kegiatan bisnis normal;                                          i. the normal course of business
                    ii. kondisi kegagalan usaha; dan                                    ii. the event of default
                    iii. kondisi   gagal     bayar atau                                 iii. the event of insolvency or
                         bangkrut.                                                           bankruptcy.

               Pendapatan dan beban disajikan dalam                                 Income and expense are presented on a
               jumlah neto hanya jika diperkenankan oleh                            net basis only whenpermitted by
               Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.                             Indonesian    Financial    Accounting
                                                                                    Standards.

          b.6. Klasifikasi instrumen keuangan                                 b.6. Classification of financial instruments

               Perusahaan mengklasifikasikan instrumen                             The Company classifies the financial
               keuangan ke dalam klasifikasi tertentu                              instruments into classes that reflects the
               yang mencerminkan sifat dari informasi                              nature of information and take into account
               dan mempertimbangkan karakteristik dari                             the characteristics of those financial
               instrumen keuangan tersebut. Klasifikasi                            instruments. The classifications are inline
               ini sesuai dengan kategori yang di                                  with the Category as defined by SFAS
               definisikan oleh PSAK 71 sebagai berikut:                           No.71 as follows:


     Kategori yang didefiniskan oleh PSAK No. 71/      Golongan (ditentukan oleh Perusahaan)/            Subgolongan/
         Category as defined by SFAS No. 71             Class (as determined by the Company)               Subclasses
                                                      Kas dan kas di bank/ Cash and cash equivalent
                                                       Kas di bank/ Cash in banks
                                                      Piutang sewa pembiayaan/ Financing lease receivables
                        Aset keuangan yang diukur     Anjak Piutang/ Factoring
Aset
                         pada biaya perolehan yang    Piutang pembiayaan konsumen/ Consumer financing receivables
 keuangan/Financial
                         diamortisasi/ Financial
 assets                                               Piutang lain-lain/ Other receivables
                         assets at amortized cost
                                                      Aset lain-lain/ Other assets
                                                       Piutang karyawan/ Employees receivables
                                                       Uang jaminan/ Guarantee deposit




                                                            180
                                                             22
Page 201
                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                    Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                          As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                          and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                 the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                    (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                 unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN               AKUNTANSI         YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                    POLICIES (continued)

     b.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                             b.   Financial assets and liabilities (continued)

          b.6. Klasifikasi instrument keuangan                                     b.6. Classification of financial instruments
               (lanjutan)                                                               (continued)

               Perusahaan mengklasifikasikan instrumen                                   The Company classifies the financial
               keuangan ke dalam klasifikasi tertentu                                    instruments into classes that reflects the
               yang mencerminkan sifat dari informasi                                    nature of information and take into
               dan mempertimbangkan karakteristik dari                                   account the characteristics of those
               instrument keuangan tersebut. Klasifikasi                                 financial instruments. The classifications
               ini sesuai dengan kategori yang di                                        are inline with the Category as defined by
               definisikan oleh PSAK 71 sebagai berikut                                  SFAS No.71 as follows (continued):
               (lanjutan):

     Kategori yang didefiniskan oleh PSAK No. 71/          Golongan (ditentukan oleh Perusahaan)/                 Subgolongan/
         Category as defined by SFAS No. 71                 Class (as determined by the Company)                   Subclasses
                                                          Utang usaha/ Trade payables
                                                               Utang asuransi/ insurance payables
                                                          Utang lain-lain/ Other payables
                        Liabilitas keuangan yang
                                                               Premi asuransi/ Insurance premium
                          diukur dengan biaya
                                                          Lain-lan/ Others
Liabilitas                perolehan diamortisasi/
                                                          Beban bunga yang masih harus dibayar/ Accrued interest expenses
  keuangan/Financial      Financial liabilities at
                                                          Pinjaman bank/ Bank Loans
  liabilities             amortized cost
                                                          Surat berharga/ Medium Terms Notes
                                                          Utang obligasi/ Bonds
                                                          Liabilitas sewa/ Lease Liabilities
                        Derivatif lindung nilai/          Lindung nilai atas nilai arus kas/ Hedging instruments in cash flow hedges
                         Hedging derivative                    Utang derivatif/ Derivative payables

          b.7. Pengukuran             biaya          perolehan                     b.7. Amortized cost measurement
               diamortisasi

                Biaya perolehan diamortisasi dari aset                                   The amortized cost of a financial asset or
                keuangan atau liabilitas keuangan adalah                                 financial liability is the amount at which the
                jumlah aset atau liabilitas keuangan yang                                financial asset or liability is measured at
                diukur pada saat pengakuan awal                                          initial   recognition,      minus     principal
                dikurangi pembayaran pokok, ditambah                                     repayments, plus or minus the cumulative
                atau dikurangi dengan amortisasi                                         amortization using the effective interest
                kumulatif dengan menggunakan metode                                      method of any difference between the
                suku bunga efektif yang dihitung dari                                    initial amount recognized and the maturity
                selisih antara nilai awal dan nilai jatuh                                amount, minus any reduction of allowance
                temponya, dikurangi cadangan kerugian                                    for impairment losses.
                penurunan nilai.

          b.8. Pengukuran nilai wajar                                              b.8. Fair value measurement

                Nilai wajar adalah harga yang akan                                       Fair value is the price that would be
                diterima untuk menjual suatu aset atau                                   received to sell an asset or paid to transfer
                harga yang akan dibayar untuk                                            a liability in an orderly transaction between
                mengalihkan suatu liabilitas dalam                                       market participants at the measurement
                transaksi teratur antara pelaku pasar                                    date. The fair value measurement is based
                pada tanggal pengukuran. Pengukuran                                      on the presumption that the transaction to
                nilai wajar berdasarkan asumsi bahwa                                     sell the asset or transfer the liability takes
                transaksi untuk menjual aset atau                                        place either:
                mengalihkan liabilitas terjadi di:
                  pasar utama untuk aset dan liabilitas                                      in the principal market for the asset or
                      tersebut, atau                                                           liability, or
                                                                 181
                                                                  23
Page 202
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                     As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                     and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                            the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                               (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN           AKUNTANSI        YANG           2.     SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                               POLICIES (continued)
     b.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                       b.   Financial assets and liabilities (continued)
          b.8. Pengukuran nilai wajar (lanjutan)                             b.8. Fair value measurement (continued)
             Nilai wajar adalah harga yang akan                                   Fair value is the price that would be
             diterima untuk menjual suatu aset atau                               received to sell an asset or paid to transfer
             harga       yang      akan     dibayar untuk                         a liability in an orderly transaction between
             mengalihkan suatu liabilitas           dalam                         market participants at the measurement
             transaksi teratur antara pelaku pasar pada                           date. The fair value measurement is based
             tanggal pengukuran. Pengukuran nilai                                 on the presumption that the transaction to
             wajar berdasarkan asumsi bahwa transaksi                             sell the asset or transfer the liability takes
             untuk menjual aset atau mengalihkan                                  place either (continued):
             liabilitas terjadi di (lanjutan):
              jika terdapat pasar utama, di pasar                                    in the absence of the principal market,
                   yang paling menguntungkan untuk                                     in the most advantageous market for
                   aset atau liabilitas tersebut.                                      the asset or liability.
              Perusahaan harus memiliki akses ke pasar                            The principal or the most advantageous
              utama   atau    pasar     yang    paling                            market must be accessible by the
              menguntungkan tersebut.                                             Company.
              Nilai wajar aset dan liabilitas diukur                              The fair value of an asset or a liability is
              menggunakan      asumsi   yang   akan                               measured using the assumptions that
              digunakan     pelaku    pasar   ketika                              market participants would use when pricing
              menentukan harga aset atau liabilitas                               the asset or liability, assuming that market
              tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku                                participants act in their economic best
              pasar bertindak dalam kepentingan                                   interest.
              ekonomi terbaiknya.
              Perusahaan       menggunakan      teknik                            The Company uses valuation techniques
              penilaian yang sesuai dalam keadaan dan                             that are appropriate in the circumtances
              dimana data yang memadai tersedia untuk                             and for which sufficient data are available
              mengukur nilai wajar, memaksimalkan                                 to measure fair value, maximising the use
              penggunaan input yang tidak dapat                                   of relevant observable inputs and
              diobservasi.                                                        minimising the use of unobservable inputs.
              Semua aset dan liabilitas yang nilai                                All assets and liabilities for which fair value
              wajarnya diukur atau diungkapkan dalam                              is measured or disclosed in the financial
              laporan keuangan dikategorikan dalam                                statements are categorized within the fair
              hirarki nilai wajar, sebagaimana dijelaskan                         value hierarchy, described as follows,
              di bawah ini, berdasarkan tingkatan level                           based on the lowest level input that is
              input yang terendah yang signifikan                                 significant to the fair value measurement as
              terhadap pengukuran nilai wajar secara                              a whole:
              keseluruhan:
                   Level 1 - harga kuotasian (tanpa                                  Level 1 - quoted (unadjusted) market
                    penyesuaian) di pasar aktif untuk                                  prices in active markets for identical
                    aset atau liabilitas yang identik.                                 assets or liabilities.
                   Level 2 - teknik penilaian di mana                                Level 2 - valuation techniques for
                    tingkat level input terendah yang                                  which the lowest level input that is
                    signifikan terhadap pengukuran nilai                               significant    to      the fair value
                    wajar dapat diobservasi baik secara                                measurement is directly or indirectly
                    langsung atau tidak langsung.                                      observable.
                   Level 3 - teknik penilaian di mana                                Level 3 - valuation techniques for
                    tingkat level input terendah yang                                  which the lowest level input that is
                    signifikan terhadap pengukuran nilai                               significant    to      the fair value
                    wajar tidak dapat diobservasi baik                                 measurement is directly or indirectly
                    secara langsung            atau tidak                              unobservable.
                    langsung.

                                                            182
                                                             24
Page 203
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                       As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                       and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                              the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                 (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI       YANG             2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     b.   Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan)                         b.    Financial assets and liabilities (continued)

          b.8. Pengukuran nilai wajar (lanjutan)                                b.8. Fair value measurement (continued)

              Untuk aset dan liabilitas yang diukur secara                          For assets and liabilities that are
              berulang dalam laporan keuangan,                                      recognized in the financial statements on a
              Perusahaan        menentukan         apakah                           recurring basis, the Company determines
              perpindahan antar level hirarki telah terjadi                         whether transfers have occurred between
              dengan         melakukan            evaluasi                          levels in hierarchy by re-assesing
              pengelompokan (berdasarkan level input                                categorisation (based on the lowest level
              yang terendah yang signifikan terhadap                                input that is significant to the fair value
              pengukuran nilai wajar secara menyeluruh)                             measurement as a whole) at the end of
              pada setiap akhir periode pelaporan.                                  each reporting period.

     c.   Kas dan kas di bank                                              c.   Cash on hand and cash in banks

          Kas dan setara kas terdiri dari kas dan kas di                        Cash and cash equivalents consist of cash on
          bank, yang jatuh tempo dalam waktu 3 bulan                            hand and cash in banks with a maturity period
          atau kurang sejak tanggal penempatan yang                             of 3 months or less since the date of placement
          tidak digunakan sebagai jaminan atas utang                            that are unrestricted and not used as collateral
          serta tidak dibatasi penggunaannya.                                   for loans.

     d.   Akuntansi sewa                                                  d.    Accounting for leases

          Piutang sewa pembiayaan merupakan jumlah                              Finance lease receivables represent lease
          piutang sewa pembiayaan ditambah nilai sisa                           receivables plus the residual value at the end of
          yang akan diterima pada akhir masa sewa                               the lease period and stated net of unearned
          pembiayaan dikurangi dengan pendapatan                                lease income, security deposits and allowances
          sewa pembiayaan tangguhan, simpanan                                   for impairment losses. The difference between
          jaminan dan cadangan kerugian penurunan                               the gross lease receivable and the present
          nilai. Selisih antara nilai piutang usaha bruto                       value of the lease receivable is recognized as
          dan nilai tunai piutang diakui sebagai                                unearned lease income.
          pendapatan sewa pembiayaan tangguhan.

          Pendapatan     sewa     pembiayaan     yang                           Unearned financing lease income is recognized
          ditangguhkan diakui sebagai pendapatan sewa                           as financing lease income using effective
          pembiayaan menggunakan metode suku                                    interest rates method.
          bunga efektif.

          Penyewa pembiayaan memiliki hak opsi untuk                            The lessee has the option to purchase the
          membeli aset yang disewa-pembiayaankan                                leased asset at the end of the lease period at a
          pada akhir masa sewa pembiayaan dengan                                price mutually      agreed upon at the
          harga yang telah disetujui bersama pada saat                          commencement of the agreement.
          dimulainya perjanjian sewa pembiayaan.

          Penyelesaian kontrak sebelum masa sewa                                Early termination is treated as a cancellation of
          pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai                              an existing contract and the resulting gain or
          pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi                            loss is credited or charged to the current year
          yang timbul diakui dalam laporan laba rugi dan                        statement of profit or loss and other
          penghasilan komprehensif lain tahun berjalan.                         comprehensive income.




                                                              183
                                                               25
Page 204
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN           AKUNTANSI      YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                             POLICIES (continued)

     d.   Akuntansi sewa (lanjutan)                                    d.   Accounting for leases (continued)

          Perusahaan sebagai lessor                                         The Company as a lessor

          Dalam sewa pembiayaan, Perusahaan,                                Under a finance lease, the Company, as a
          sebagai lessor, mengakui aset berupa piutang                      lessor, recognizes assets held under a finance
          sewa pembiayaan di laporan posisi keuangan                        lease in its statement of financial position and
          sebesar jumlah yang sama dengan sewa                              present them as a receivable at an amount
          pembiayaan neto. Penerimaan piutang sewa                          equal to the net investment in direct financing
          diperlakukan sebagai pembayaran pokok dan                         leases.
          penghasilan pembiayaan.
          Pengakuan pendapatan sewa pembiayaan                              Lease payment receivable is treated as
          didasarkan   pada    suatu   pola    yang                         repayment of principal and finance income. The
          mencerminkan suatu tingkat pengembalian                           recognition of lease income is based on a
          periodik yang konstan atas investasi neto                         pattern reflecting a constant periodic rate of
          Perusahaan sebagai lessor dalam sewa                              return on the Company’s net investment in
          pembiayaan.                                                       direct financing lease.

          Dalam sewa menyewa operasi, Perusahaan                            Under an operating lease, the Company
          mengakui aset untuk sewa operasi di laporan                       presents assets subject to operating leases in
          posisi keuangan sesuai sifat aset tersebut.                       its statement of financial position according to
          Biaya langsung awal sehubungan proses                             the nature of the asset. Initial direct costs
          negosiasi sewa operasi ditambahkan ke nilai                       incurred in negotiating an operating lease are
          tercatat dari aset sewaan dan diakui sebagai                      added to the carrying amount of the leased
          beban selama masa sewa dengan dasar yang                          asset and recognized over the lease term on the
          sama dengan pendapatan sewa. Rental                               same basis as rental income. Contingent rents,
          kontinjen, apabila ada, diakui sebagai                            if any, are recognized as revenue in the periods
          pendapatan      pada    periode   terjadinya.                     in which they are earned. Lease income from
          Pendapatan sewa operasi diakui sebagai                            operating leases is recognized as income on a
          pendapatan atas metode garis lurus selama                         straight-line method over the lease term.
          masa sewa.

          Piutang sewa pembiayaan diklasifikasikan                          Finance lease receivables are classified as
          sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya                      financial assets measured at amortized cost.
          perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2b untuk                    Refer to Note 2b for the accounting policy for
          kebijakan akuntansi atas aset keuangan yang                       financial assets measured at amortized cost.
          diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

          Restrukturisasi kredit dapat dilakukan dengan                     Credit restructuring can be done by over
          cara pengalihan kredit, melanjutkan kredit,                       contract, asset replacement, repay back,
          mengangsur kembali, merubah jatuh tempo,                          change in due date, change in tenor and/or
          merubah tenor dan/atau menambah down                              increase in down payment.
          payment.




                                                           184
                                                            26
Page 205
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                     PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                   As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                   and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                          the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                             (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     d.    Akuntansi sewa (lanjutan)                                      d.   Accounting for leases (continued)

           Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit                    Losses on loan restructuring in respect of
           yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan                        modification of the terms of the loans are
           kredit hanya diakui bila nilai tunai penerimaan                     recognized only if the cash value of total future
           kas masa depan yang telah ditentukan dalam                          cash receipt specified in the new terms of the
           persyaratan kredit yang baru, termasuk                              loans, including both receipts designated as
           penerimaan yang diperuntukkan sebagai                               interest, and those designated as loan principal,
           bunga maupun pokok, adalah lebih kecil dari                         are less than the recorded amounts of loans
           nilai kredit yang diberikan yang tercatat                           before restructuring in financial statements.
           sebelum restrukturisasi di laporan keuangan.

     e.     Akuntansi piutang pembiayaan konsumen                         e.   Accounting         for     consumer        financing
                                                                               receivables

            Piutang   pembiayaan    konsumen     neto                          Net consumer financing receivables are
            merupakan total piutang setelah dikurangi                          presented net of amounts financed, unearned
            pendapatan pembiayaan konsumen yang                                consumer financing income and allowance for
            belum diakui dan cadangan kerugian                                 impairment losses.
            penurunan nilai.

            Piutang pembiayaan konsumen diakui pada                            Consumer financing receivables are recognized
            awalnya dengan nilai wajar ditambah biaya-                         initially at fair value, added with directly
            biaya transaksi dan dikurangi yield enhancing                      attributable transactions costs and deducted by
            income yang dapat diatribusikan secara                             yield enhancing income, and subsequently
            langsung dan selanjutnya diukur dengan biaya                       measured at amortized cost using the effective
            perolehan diamortisasi menggunakan metode                          interest rate method. Consumer financing
            tingkat bunga efektif. Piutang pembiayaan                          receivables are classified as financial assets
            konsumen diklasifikasikan sebagai aset                             measured at amortized cost. Consumer
            keuangan yang diukur pada biaya perolehan                          financing receivables are classified as loans
            diamortisasi. Piutang pembiayaan konsumen                          and receivables. Refer to Note 2b for the
            diklasifikasikan sebagai pinjaman yang                             accounting policy for financial assets measured
            diberikan dan piutang. Lihat Catatan 2b untuk                      at amortized cost.
            kebijakan akuntansi atas asset keuangan yang
            diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

            Pendapatan pembiayaan konsumen yang                                Consumer financing receivables presented the
            belum diakui merupakan selisih antara jumlah                       difference between total installment payments
            keseluruhan pembayaran angsuran yang akan                          to be received from customer with total principal
            diterima dari konsumen dan jumlah pokok                            amount, recognized as an income over the
            pembiayaan, yang diakui sebagai pendapatan                         contract term based on the effective interest rate
            selama jangka waktu kontrak berdasarkan                            of consumer financing receivables.
            tingkat suku bunga efektif dari piutang
            pembiayaan konsumen.

            Penyelesaian     kontrak     sebelum  masa                         The completion of the contract before its
            pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan                          maturity is treated as a cancellation of an
            sebagai pembatalan kontrak pembiayaan                              existing contract and the resulting gain is
            konsumen dan keuntungan atau kerugian yang                         recognized in the current year statement of
            timbul diakui dalam laporan laba rugi dan                          profit or loss and other comprehensive income
            penghasilan komprehensif lain tahun berjalan                       at the transaction date.
            pada tanggal terjadinya transaksi.




                                                              185
                                                               27
Page 206
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN              AKUNTANSI       YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     e.     Akuntansi piutang pembiayaan konsumen                          e.   Accounting     for   consumer              financing
            (lanjutan)                                                          receivables (continued)

            Restrukturisasi kredit dapat dilakukan dengan                       Credit restructuring can be done by over
            cara pengalihan kredit, melanjutkan kredit,                         contract, asset replacement, repay back,
            mengangsur kembali, merubah jatuh tempo,                            change in due date, change in tenor and/or
            merubah tenor dan/atau menambah down                                increase in down payment.
            payment.

            Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit                    Losses on loan restructuring in respect of
            yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan                        modification of the terms of the loans are
            kredit hanya diakui bila nilai tunai penerimaan                     recognized only if the cash value of total future
            kas masa depan yang telah ditentukan dalam                          cash receipt specified in the new terms of the
            persyaratan kredit yang baru, termasuk                              loans, including both receipts designated as
            penerimaan yang diperuntukkan sebagai                               interest, and those designated as loan principal,
            bunga maupun pokok, adalah lebih kecil dari                         are less than the recorded amounts of loans
            nilai kredit yang diberikan yang tercatat                           before restructuring in financial statements.
            sebelum restrukturisasi di laporan keuangan.

     f.     Akuntansi tagihan anjak piutang                                f.   Accounting for factoring receivables

            Anjak piutang dicatat menggunakan PSAK                              Factoring receivables are recognized as in
            terkait dan diakui sebagai tagihan anjak piutang                    PSAK and accounted for as a factoring
            sebesar nilai piutang yang diperoleh dan                            receivable at the amounts of receivables
            dinyatakan sebesar nilai neto yang dapat                            acquired and are presented at the realizable
            direalisasi, setelah dikurangi pendapatan anjak                     value, net of deferred income. The difference
            piutang ditangguhkan. Selisih antara tagihan                        between the factoring receivables and the
            anjak piutang dengan jumlah pembayaran ke                           amount of payments made to the client is
            klien diakui sebagai pendapatan anjak piutang                       recognized as deferred factoring income and will
            ditangguhkan, yang akan diakui sebagai                              be recognized as factoring income over the
            pendapatan anjak piutang berdasarkan                                terms of the respective factoring agreements
            proporsi waktu selama periode kontrak                               using the effective interest rate.
            menggunakan tingkat suku bunga efektif.

            Anjak piutang diklasifikasikan sebagai aset                         Factoring receivables are classified as financial
            keuangan yang diukur pada biaya perolehan                           assets measured at amortized cost. Before
            diamortisasi. Anjak piutang diklasifikasikan                        January 1, 2020, factoring receivables are
            sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang.                        classified as loans and receivables. Refer to
            Lihat Catatan 2b untuk kebijakan akuntansi atas                     Note 2b for the accounting policy for financial
            aset keuangan yang diukur pada biaya                                assets measured at amortized cost.
            perolehan diamortisasi.

     g.     Cadangan kerugian penurunan nilai                              g.   Allowance for impairment losses

            Perusahaan melakukan perhitungan cadangan                           The Company calculates the allowance for
            kerugian     penurunan        nilai   dengan                        impairment losses using the “expected credit
            menggunakan      metode      kerugian   kredit                      losses” methodology. Refer to Note 2b.
            ekspektasian. Lihat Catatan 2b.




                                                               186
                                                                28
Page 207
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                       the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                          (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN              AKUNTANSI       YANG            2. SUMMARY OF SIGNIFICANT                   ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                              POLICIES (continued)

     g.     Cadangan      kerugian     penurunan       nilai           g.   Allowance         for      impairment         losses
            (lanjutan)                                                      (continued)

            Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian                         Measurement of Expected Credit Losses

            Kerugian Kredit Ekspektasian adalah estimasi                    Expected Credit Loss is an estimate of the
            probabilitas tertimbang dari kerugian kredit                    weighted probability of a credit loss measured
            yang diukur sebagai berikut:                                    as follows:

            Aset keuangan yang tidak memburuk pada                          Financial assets that do not deteriorate at the
            tanggal      pelaporan,    kerugian      kredit                 reporting date, the expected credit loss is
            ekspektasian diukur sebesar selisih antara nilai                measured at the difference between the present
            kini dari seluruh kekurangan kas (yaitu selisih                 value of all cash shortages (i.e. the difference
            antara arus kas yang terutang kepada                            between the cash flows owed to the Company
            Perseroan sesuai dengan kontrak dan arus kas                    in accordance with the contract and the cash
            yang diperkirakan akan diterima oleh                            flows expected to be received by the Company);
            Perusahaan);

            Aset keuangan yang memburuk pada tanggal                        Financial assets that deteriorate at the reporting
            pelaporan, kerugian kredit ekspektasian diukur                  date, the expected credit loss is measured at the
            sebesar selisih antara jumlah tercatat bruto dan                difference between the gross carrying amount
            nilai kini arus kas masa depan yang diestimasi.                 and the present value of estimated future cash
                                                                            flows.

     h.    Beban dibayar di muka dan uang muka                         h.   Prepaid expenses and advances

            Beban dibayar di muka yang terutama terdiri                     Prepaid expenses mainly consist of prepaid
            dari sewa dibayar di muka dibebankan pada                       rental charged to operations over the periods
            operasi selama masa manfaat masing-masing                       benefitted and advances to suppliers.
            biaya yang bersangkutan dan uang muka
            kepada pemasok.

     i.    Aset tetap                                                  i.   Fixed assets

           Aset tetap pada awalnya dinyatakan sebesar                       Fixed assets are initially recognized at
           harga perolehan. Setelah pengukuran awal,                        acquisition cost. After initial measurement, fixed
           aset tetap diukur dengan model biaya, dicatat                    assets are measured using the cost model,
           pada harga perolehan dikurangi akumulasi                         carried at its cost less any accumulated
           penyusutan dan akumulasi penurunan nilai.                        depreciation and accumulated impairment
                                                                            losses.

           Harga perolehan mencakup harga pembelian                         Acquisition cost includes purchase price and
           dan semua beban yang terkait secara langsung                     any costs directly attributable to bring the
           untuk membawa aset tersebut ke lokasi dan                        assets to the location and condition necessary
           kondisi yang diperlukan untuk memungkinkan                       for the asset to be capable of operating in the
           aset tersebut beroperasi sebagaimana                             manner intended by management.
           ditentukan oleh manajemen.




                                                               187
                                                                29
Page 208
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                     PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                   As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                   and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                          the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                             (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI        YANG              2. SUMMARY OF SIGNIFICANT                      ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     i.    Aset tetap (lanjutan)                                           i.    Fixed assets (continued)

            Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung                          Depreciation of fixed assets other than land is
            dengan menggunakan metode garis lurus                                calculated on the straight-line method to
            untuk mengalokasikan harga perolehan hingga                          allocate their cost to their residual values over
            mencapai nilai sisa sepanjang estimasi masa                          their estimated useful lives as follows:
            manfaatnya sebagai berikut:

                                                    Tahun/             Persentase/
                                                     Year              Percentage

           Kendaraan                                              5               20%                                  Vehicles
           Prasarana                                            3-5   20.00% - 33.33%                Leasehold Improvements
           Perangkat keras komputer                               5            20.00%                     Computer Hardware
           Perabot dan peralatan kantor                         3-5   20.00% - 33.33% Furniture, texture, and office equipment
           Aset Sewa Operasi                                      5            20,00%                   Operating lease asset

           Beban     perbaikan     dan      pemeliharaan                         Repairs and maintenance are charged to the
           dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan                             statement of profit or loss and other
           penghasilan komprehensif selama tahun                                 comprehensive income during the year in which
           dimana     beban-beban     tersebut     terjadi.                      they are incurred. Expenditures that extend the
           Pengeluaran yang memperpanjang masa                                   future life of assets or provide further economic
           manfaat aset atau yang memberikan tambahan                            benefits are capitalized and depreciated.
           manfaat     ekonomis     dikapitalisasi     dan
           disusutkan.

           Apabila aset tetap dihentikan pengakuannya                            When fixed assets are derecognized (retired or
           (tidak digunakan lagi atau dijual), maka nilai                        disposed of), their carrying values and the
           tercatat   dan     akumulasi    penyusutannya                         related accumulated depreciation are removed
           dikeluarkan dari laporan posisi keuangan, dan                         from the statement of financial position, and the
           keuntungan atau kerugian yang terjadi diakui                          resulting gains or losses are recognized in the
           dalam laporan laba rugi dan penghasilan                               current year statement of profit or loss and other
           komprehensif lain tahun berjalan.                                     comprehensive income.

           Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari                    When the carrying amount of fixed assets is
           nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat                    greater than its estimated recoverable amount,
           aset tersebut diturunkan menjadi sebesar nilai                        it is written down to its recoverable amount
           yang dapat diperoleh kembali, yang ditentukan                         which is determined at the higher of net selling
           sebagai nilai tertinggi antara harga jual neto dan                    price or value in use.
           nilai pakai.

           Pada setiap akhir periode pelaporan, nilai                            At the reporting date, the assets residual values,
           residu, umur manfaat dan metode penyusutan                            useful lives and methods of depreciation are
           dikaji ulang dan disesuaikan secara prospektif                        reviewed and adjusted prospectively if
           jika diperlukan.                                                      appropriate.

      j.    Aset hak guna dan liabilitas sewa                               j.   Right-of-use assets and lease liabilities

            Perusahaan telah menerapkan PSAK No. 73                              The Company has applied SFAS No. 73
            “Sewa” sejak tanggal 1 Januari 2020.                                 “Lease” since January 1, 2020.




                                                                188
                                                                 30
Page 209
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                 PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                               As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                               and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                      the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                         (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG            2. SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                             POLICIES (continued)

     j.    Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan)               j.   Right-of-use assets and lease liabilities
                                                                           (continued)

           PSAK No. 73 menerapkan persyaratan baru                         SFAS No. 73 introduces new or amended
           atau      amandemen      sehubungan     dengan                  requirements with respect to lease accounting.
           akuntansi sewa. Standar ini memperkenalkan                      This standard introduces significant changes to
           perubahan signifikan untuk akuntansi lessee                     lessee accounting by removing the distinction
           dengan menghapus perbedaan antara sewa                          between operating and finance lease, and
           operasi dan pembiayaan, serta mensyaratkan                      requiring the recognition of a right-of-use asset
           pengakuan aset hak guna dan pengakuan                           and a lease liability at commencement for all
           liabilitas sewa pada saat dimulainya sewa untuk                 leases, except for:
           seluruh sewa, kecuali:

                sewa dengan jangka waktu kurang atau                          Leases with a term of less or equal to 12
                 sama dengan 12 bulan dan tidak terdapat                        months and there is no call option;
                 opsi beli;
                sewa atas aset dengan nilai rendah.                           Leases of low value assets.

           Berbeda dengan akuntansi lessee, persyaratan                    In contrast to lessee accounting, the
           untuk akuntansi lessor sebagian besar tidak                     requirements for lessor accounting have
           berubah. Dampak dari adopsi PSAK No. 73                         remained largely unchanged. The impact of the
           pada laporan keuangan dijelaskan di bawah ini                   adoption of SFAS No. 73 on the financial
                                                                           statements is described below.

           Tanggal penerapan awal PSAK No. 73 untuk                        The date of initial application of SFAS No. 73 for
           Perusahaan      adalah  1   Januari      2020.                  the Company is January 1, 2020. The Company
           Perusahaan telah menerapkan PSAK No. 73                         has applied SFAS No. 73 using the modified
           menggunakan pendekatan retrospektif yang                        retrospective approach by recognizing the
           dimodifikasi dengan mengakui dampak                             cumulative impact of the initial application of
           kumulatif dari awal penerapan PSAK No. 73.                      SFAS No. 73. Therefore, the comparative
           Dengan demikian, informasi komparatif yang                      information presented for 2019 has not been
           disajikan untuk tahun 2019 tidak disajikan                      restated as previously reported, under SFAS
           kembali sebagaimana dilaporkan sebelumnya,                      No. 30 and the related interpretations.
           pada PSAK No. 30 dan interpretasi terkait.

           a.   Dampak definisi baru dari sewa                             a.   Impact of the new definition of a lease

                Perubahan utama dari definisi sewa                              The major change in the definition of a
                berkaitan dengan konsep pengendalian.                           lease mainly relates to the concept of
                PSAK No. 73 menentukan apakah kontrak                           control. SFAS No. 73 determines whether a
                mengandung sewa atas dasar jika terdapat                        contract contains a lease on the basis of
                aset identifikasian dan lessee memiliki hak                     whether the identified asset and lessee has
                untuk mengendalikan penggunaan asset                            the right to control the use of an asset for a
                selama suatu jangka waktu tertentu untuk                        period of time in exchange for
                dipertukarkan dengan imbalan. Hal                               consideration. This is, in contrast, to
                tersebut merupakan perbedaan penentuan                          determine whether a contract contains a
                apakah kontrak mengandung sewa                                  lease under SFAS No. 30 that focuses on
                berdasarkan PSAK No. 30, yaitu dengan                           the 'risks and rewards' concept.
                konsep risiko dan manfaat.




                                                              189
                                                               31
Page 210
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                    PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                  As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                  and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                         the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                            (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI       YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     j.    Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan)                  j.   Right-of-use assets and lease liabilities
                                                                              (continued)

           b.   Dampak pada akuntansi lessee                                  b.   Impact on lessee accounting

                Perusahaan menerapkan pendekatan                                   The Company applies a single recognition
                pengakuan dan pengukuran tunggal untuk                             and measurement approach to all leases,
                seluruh sewa, kecuali untuk sewa jangka                            except for short-term leases and low-value
                pendek dan sewa aset bernilai rendah.                              asset leases. The Company recognized
                Perusahaan mengakui liabilitas sewa                                lease liabilities to make lease payments and
                untuk melakukan pembayaran sewa dan                                right-of-use assets that represent the right to
                aset hak guna yang mewakili hak untuk                              use the underlying asset.
                menggunakan aset pendasar.

           Perusahaan mengakui liabilitas sewa sebesar                        The Company recognized lease liabilities at the
           jumlah pembayaran sewa yang masih harus                            amount of lease payments accrued to the end of
           dibayar hingga akhir masa sewa yang                                the lease term which discounted using the
           didiskontokan dengan menggunakan suku                              incremental borrowing rate. While, the right-of-
           bunga pinjaman inkremental. Sedangkan aset                         use assets includes the amount of lease liabilities
           hak guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang                      recognized, initial direct costs paid, restoration
           diakui, biaya langsung awal yang dibayarkan,                       costs and lease payments on or before the start
           biaya pemulihan dan pembayaran sewa yang                           date of the lease, less lease incentives received.
           dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai                          Right-of-use are depreciated using the straight-
           sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima.                       line method over the shorter period between the
           Aset hak guna disusutkan dengan metode garis                       lease term and the estimated useful life of the
           lurus selama jangka waktu yang lebih pendek                        asset.
           antara masa sewa dengan estimasi masa
           manfaat aset.

           Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan                           On the initial of lease date, the Company
           mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai                    recognized lease liabilities which measured at
           kini dari pembayaran sewa masa depan yang                          the present value of future lease payments that
           akan dibayarkan selama masa sewa.                                  will be paid over the lease term. Lease payments
           Pembayaran sewa termasuk pembayaran tetap                          include fixed payments (including substantially
           (termasuk pembayaran tetap secara substansi)                       fixed       payments),    less   lease   incentive
           dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran                        receivables, variable lease payments that
           sewa variabel yang bergantung pada indeks                          depends on index or interest rate, and the
           atau suku bunga, dan jumlah yang diharapkan                        expected amount to be paid in a residual value
           akan dibayar dalam jaminan nilai residu.                           guarantee. Lease payments also include the
           Pembayaran sewa juga termasukharga                                 reasonable exercise price for the purchase option
           eksekusi opsi pembelian yang wajar jika                            if it is determined to be made bythe Company and
           dipastikan akan dilakukan oleh Perusahaan                          the payment of a penalty to terminate the lease,
           dan pembayaran penalti untuk mengakhiri                            if the lease term reflects the Company exercising
           sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan                          the lease termination option. Variable lease
           Perusahaan mengeksekusi opsi penghentian                           payments that are not depends on an index or
           sewa. Pembayaran sewa variabel yang tidak                          interest rate are recognized as an expense in the
           bergantung pada indeks atau suku bunga                             period in which the event or condition that
           diakui sebagai beban pada periode di mana                          triggers the payment occurs.
           peristiwa    atau    kondisi  yang    memicu
           pembayaran terjadi.




                                                             190
                                                              32
Page 211
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                     As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                     and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                            the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                               (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN              AKUNTANSI        YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

     j.    Aset hak guna dan liabilitas sewa (lanjutan)                     j.   Right-of-use assets and lease liabilities
                                                                                 (continued)

           Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran                           In calculating the present value of lease
           sewa, Perusahaan menggunakan suku bunga                               payments, the Company uses the lessee
           pinjaman inkremental penyewa pada tanggal                             incremental borrowing rate at the inception date
           dimulainya sewa karena suku bunga implisit                            of the lease since the interest rate implicit implicit
           dalam sewa tidak dapat ditentukan. Setelah                            in the lease cannot be determined. After the
           tanggal dimulainya sewa, jumlah liabilitas sewa                       inception date of the lease, the amount of the
           ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan                           lease liability is increased to reflect the interest
           bunga dan dikurangi pembayaran sewa yang                              increase and less lease payments made.
           dilakukan. Selain itu, jumlah tercatat liabilitas                     Furthermore, the lease liabilities carrying amount
           sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi,                         is remeasured if there are modifications, changes
           perubahan jangka waktu sewa, perubahan                                in term of the lease, lease payments, or the
           pembayaran sewa, atau perubahan dalam                                 valuation of the option to purchase the underlying
           penilaian opsi untuk membeli aset pendasar.                           asset.

           Sewa jangka pendek (dengan jangka waktu                               Short-term leases (with term of less or equal to
           kurang atau sama dengan 12 bulan) dan sewa                            12 months) and leases of low-value assets, and
           aset bernilai rendah, serta elemen-elemen                             elements of those leases, partially or entirely not
           sewa tersebut, sebagian atau seluruhnya tidak                         applying the recognition principles stipulated by
           menerapkan prinsip-prinsip pengakuan yang                             SFAS No. 73 will be treated the same as
           ditentukan oleh PSAK No. 73 akan                                      operating leases in SFAS No. 30. The Company
           diperlakukan sama dengan sewa operasi pada                            will recognize these lease payments on a
           PSAK No. 30. Perusahaan akan mengakui                                 straight-line basis during the lease period on the
           pembayaran sewa tersebut dengan dasar garis                           statement of profit or loss and other
           lurus selama masa sewa dalam laporan laba                             comprehensive income. This expense is
           rugi dan penghasilan komprehensif lain. Beban                         recorded under general and administrative
           ini dicatat pada beban umum dan administrasi                          expenses in profit or loss.
           dalam laporan laba rugi.

           Penerapan pencatatan PSAK No. 73 berlaku                              The recording implementation of SFAS No. 73 is
           untuk seluruh sewa (kecuali sebagaimana yang                          applied for all leases (except as stated earlier),
           disebutkan sebelumnya), yaitu sebagai berikut:                        as follows:

           a.   Menyajikan aset hak-guna sebagai bagian                          a.   Presents right-of-use assets as part of fixed
                dari aset tetap dan liabilitas sewa disajikan                         assets and lease liabilities presented as part
                sebagai bagian dari liabilitas lain-lain                              of other liabilities in the statement of financial
                dalam laporan posisi keuangan, yang                                   position which measured at the present
                diukur pada nilai kini dari pembayaran                                value of the future lease payments;
                sewa masa depan;

           b.   Mencatat penyusutan aset hak-guna dan                            b.   Records depreciation of right-of-use assets
                bunga atas liabilitas sewa dalam laporan                              and interest on lease liabilities in the
                laba rugi dan penghasilan komprehensif;                               statement of profit or loss and other
                dan                                                                   comprehensive income; and

           c.   Memisahkan jumlah total pembayaran ke                            c.   Separates the total amount of cash paid into
                bagian pokok (disajikan dalam kegiatan                                a principal portion (presented within
                pendanaan) dan bunga (disajikan dalam                                 financing activities) and interest (presented
                kegiatan operasional) dalam laporan arus                              within operating activities) in the statement
                kas.                                                                  of cash flows.




                                                                191
                                                                 33
Page 212
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG             2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     k. Aset takberwujud                                                    k. Intangible asset

           Aset takberwujud adalah perangkat lunak yang                        Intangible asset is a software that is acquired by
           dibeli oleh Perusahaan. Perangkat lunak pada                        the Company. The software is initially recognized
           awalnya dinyatakan sebesar harga perolehan.                         at acquisition cost. After initial recognition,
           Setelah pengakuan awal, aset takberwujud                            intangible assets are measured using cost
           tetap diukur menggunakan model biaya, dicatat                       model, stated at cost less accumulated
           sebesar     biaya   perolehannya    dikurangi                       amortization.
           akumulasi amortisasi.

           Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat lunak                       Subsequent expenditure on software assets are
           akan dikapitalisasi hanya jika pengeluaran                          capitalized only when it increases the future
           tersebut menambah manfaat ekonomi di masa                           economic benefits embodied in the specific asset
           mendatang untuk aset yang bersangkutan.                             to which it relates. All other expenditures are
           Semua pengeluaran lainnya dibebankan pada                           expensed as incurred.
           saat terjadinya.

           Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi dan                       Amortization is recognized in the statement of
           penghasilan    komprehensif      lain   dengan                      profit or loss and other comprehensive income on
           menggunakan metode garis lurus sepanjang                            a straight-line method over the estimated useful
           estimasi masa manfaatnya, dimulai dari tanggal                      life of software, from the date that it is available
           perangkat lunak tersebut tersedia untuk dipakai.                    for use. The estimated useful life of software is
           Estimasi masa manfaat perangkat lunak adalah                        five years.
           lima tahun.

     l.     Aset lain-lain                                                  l. Other assets

           Salah satu bagian dari aset lain-lain merupakan                     A part of other assets represents receivables
           piutang yang berasal dari jaminan piutang milik                     derived from collaterals owned by the customer
           konsumen untuk pelunasan piutang sewa                               for settlement of their finance lease receivables,
           pembiayaan, yang dinyatakan sebesar nilai                           which is presented at the lower of the carrying
           terendah antara nilai tercatat piutang sewa                         value of the related finance lease receivables or
           pembiayaan atau nilai realisasi neto dari                           the net realizable value of the collaterals.
           jaminan milik konsumen tersebut.

           Selisih antara nilai tercatat dan nilai realisasi                   The difference between the carrying value and
           neto piutang dicatat sebagai penyisihan                             the net realizable value of receivables is recorded
           kerugian penurunan nilai aset lain-lain dan                         as allowance for impairment losses of other
           dibebankan pada laporan laba rugi dan                               assets and is charged to the current year
           penghasilan komprehensif tahun berjalan.                            statement of profit or loss and other
                                                                               comprehensive income.

           Konsumen memberi kuasa kepada Perusahaan                            The customers give the right to the Company to
           untuk menjual jaminan ataupun melakukan                             sell the collaterals or take any other actions to
           tindakan lainnya dalam upaya penyelesaian                           settle the outstanding finance lease receivables
           piutang sewa pembiayaan bila terjadi                                in the events of default.
           wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan.

           Konsumen berhak atas selisih lebih antara nilai                     Customers are entitled to the positive difference
           penjualan dengan saldo piutang sewa                                 between the proceeds from sale of the collaterals
           pembiayaan. Jika terjadi selisih kurang,                            and the outstanding finance lease receivable. If
           kerugian yang terjadi dibebankan pada laporan                       the difference is negative, the resulting loss is
           laba rugi dan penghasilan komprehensif tahun                        charged to the current year statement of profit or
           berjalan.                                                           loss and other comprehensive income.



                                                               192
                                                                34
Page 213
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                      As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                      and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                             the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI       YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     m. Provisi                                                           m. Provisions

          Provisi diakui jika Perusahaan memiliki                             Provisions are recognized when the Company
          kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun                          has a present obligation (legal or constructive)
          bersifat konstruktif) yang akibat peristiwa masa                    where, as a result of a past event, it is probable
          lalu besar kemungkinannya penyelesaian                              that an outflow of resources embodying
          kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar                        economic benefits will be required to settle the
          sumber daya yang mengandung manfaat                                 obligation and a reliable estimate can be made
          ekonomi dan estimasi yang andal mengenai                            of the amount of the obligation.
          jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

          Provisi ditelaah pada setiap akhir periode                          Provisions are reviewed at each reporting date
          pelaporan      dan     disesuaikan      untuk                       and adjusted to reflect the current best
          mencerminkan estimasi kini terbaik. Jika tidak                      estimate. If it is no longer probable that an
          terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya                        outflow of resources embodying economic
          yang mengandung manfaat ekonomi untuk                               benefits will be required to settle the obligation,
          menyelesaikan kewajiban tersebut, provisi                           the provision is reversed.
          dipulihkan.

     n.   Pengakuan pendapatan dan beban                                  n. Revenue and expense recognition

          Perusahaan mengakui pendapatan atas sewa                            The Company recognizes the income of
          pembiayaan, anjak piutang dan pembiayaan                            financing leases, factoring and consumer
          konsumen sebagaimana dijelaskan pada                                financing using the effective interest method as
          Catatan 2d, 2e, 2f. Beban diakui pada saat                          explained in Notes 2d, 2e, 2f. The expenses are
          terjadinya.                                                         recognized when incurred.

          Pendapatan   denda   atas  keterlambatan                            Penalty income from late payments of financing
          pembayaran angsuran sewa pembiayaan dan                             lease and consumer financing installments are
          pembiayaan konsumen diakui pada saat                                tp be recognized when its occured.
          realisasi.

          Pelunasan      sebelum    masa      pembiayaan                      Early termination is treated as cancellation of
          konsumen berakhir dianggap sebagai suatu                            existing agreement and the resulting gain orloss
          pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan                          is recognized as profit or loss for the current
          laba atau rugi yang timbul, diakui sebagai laba                     year.
          rugi tahun berjalan.

     o.   Liabilitas imbalan kerja karyawan                               o. Liabilities for employee benefits

          Perusahaan menerapkan PSAK 24 (Revisi                               The Company adopted SFAS 24 (Revised
          2013), “Imbalan Kerja”, yang mengatur                               2013), “Employee Benefits”, which regulates
          perlakuan akuntansi dan pengungkapan atas                           accounting treatment and disclosure employee
          imbalan kerja, untuk jangka pendek dan jangka                       benefits, for both short-term and long-term
          panjang.                                                            employee benefits.

          Perusahaan mengakui seluruh imbalan kerja                           The Company recognizes employee benefits
          yang diberikan melalui program atau perjanjian                      under formal and informal programs or
          formal dan informal, peraturan perundang-                           agreements, under legislative requirements or
          undangan atau peraturan industri, yang                              through industry arrangements, including
          mencakup imbalan kerja dan pesangon                                 employee benefits and termination benefits.
          pemutusan hubungan kerja.




                                                             193
                                                              35
Page 214
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                       As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                       and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                              the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                 (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI        YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                POLICIES (continued)

     o.   Liabilitas imbalan kerja karyawan (lanjutan)                     o. Liabilities for employee benefits (continued)

          Perusahaan mencatat penyisihan manfaat untuk                         The Company made provisions in order to meet
          memenuhi imbalan minimum yang harus dibayar                          the minimum benefits required to be paid to the
          kepada karyawan-karyawan sesuai dengan                               qualified   employees     under    Company’s
          Undang-undang Cipta Kerja No. 11 tahun 2020                          regulation and Job Creation No. 11 year 2020
          tanggal 2 November 2020 (“Undang-undang                              dated November 2, 2020 (“The Job Creation
          Cipta Kerja”) (2020: Undang-undang Tenaga                            Law”) (2020: Labor Law No. 13/2003). The said
          Kerja No. 13/2003). Penyisihan tersebut                              provisions are estimated using actuarial
          diestimasi dengan menggunakan perhitungan                            calculations using the “Projected Unit Credit”
          aktuarial metode “Projected Unit Credit”.                            method.

          Perkiraan liabilitas pada tanggal laporan posisi                     The estimated liabilities as of the statement of
          keuangan merupakan nilai kini imbalan pasti                          financial position date represent the present
          pada tanggal laporan posisi keuangan dikurangi                       value of the defined benefit obligation as of the
          nilai wajar aset program.                                            statement of financial position date less the fair
                                                                               value of plan assets.

          Biaya imbalan kerja yang diakui selama tahun                         The employee benefits expense recognized
          berjalan terdiri dari biaya jasa dalam laba rugi,                    during the current year consists of service cost
          bunga neto atas liabilitas imbalan pasti neto                        in profit and loss, net interest on the net defined
          dalam laba rugi dan pengukuran kembali                               benefit liability in profit and loss and
          liabilitas imbalan pasti neto dalam penghasilan                      remeasurement of the net defined benefit
          komprehensif lain.                                                   liabilities in other comprehensive income.

          Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasca-                         Remeasurements of the net defined benefit
          kerja terdiri atas:                                                  liability consist of:

          1.   Keuntungan dan kerugian aktuarial.                              1. Actuarial gains and losses.
          2.   Imbal hasil atas aset program, tidak                            2. Return on plan assets, excluding amount
               termasuk jumlah yang dimasukkan dalam                              included in net interest on the net defined
               bunga neto atas liabilitas imbalan pasti                           benefit liability.
               neto.
          3.   Setiap perubahan dampak batas atas aset,                        3. Any change in effect of the asset ceiling,
               tidak termasuk jumlah yang dimasukkan                              excluding amount included in net interest on
               dalam bunga neto atas liabilitas imbalan                           the net defined benefit liability.
               pasti neto.

          Pengukuran kembali atas liabilitas (aset)                            Remeasurements of net defined benefit
          imbalan pasti neto, yang diakui sebagai                              liabilities (assets), which are recognized as
          penghasilan      komprehensif  lain tidak                            other comprehensive income are not
          direklasifikasi ke laba rugi pada periode                            reclassified to profit or loss in subsequent
          berikutnya.                                                          periods.

          Perusahaan memberikan imbalan kerja jangka                           The Company provides other long-term
          panjang lainnya berupa penghargaan masa                              employment benefits in the form of long service
          kerja dan cuti besar yang ditentukan sesuai                          award and leave which is determined in
          dengan Peraturan Perusahan.                                          compliance with the Company’s Regulation.




                                                              194
                                                               36
Page 215
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                       As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                       and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                              the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                 (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                              unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI        YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                POLICIES (continued)
     o.   Liabilitas imbalan kerja karyawan (lanjutan)                     o. Liabilities for employee benefits (continued)
          Perubahan Kebijakan Akuntansi                                         Changes in Accounting Policy
          Perkiraan beban imbalan ini dihitung dan diakui                       The expected costs of these benefits are
          sepanjang masa kerja karyawan dengan                                  calculated and recognised over the year of
          menggunakan metode yang diterapkan dalam                              employment, using a method which is applied
          menghitung kewajiban imbalan pasca-kerja.                             in calculating obligation for post-employment
          Kewajiban ini dihitung minimum satu tahun                             benefits. These obligations are calculated at
          sekali oleh aktuaris independen. Imbalan kerja                        minimum once a year by an independent
          jangka panjang lainnya yang telah menjadi hak                         actuary. Other long-term employment benefits
          karyawan diakui segera sebagai beban dalam                            that are vested, are recognised asexpense
          laporan laba rugi.                                                    immediately in the statement of profit or loss.
          Pada bulan April 2022, Dewan Standar                                  In April 2022, the Institute of Indonesia
          Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia                           Chartered Accountants’ Accounting Standard
          “DSAK IAI”) menerbitkan siaran pers atas                              Board “DSAK IAI”) issued a press release
          persyaratan pengatribusian imbalan pada                               regarding attribution of benefits to periods of
          periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja                            service in accordance with PSAK 24: Imbalan
          yang diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits.                          Kerja which was adopted from IAS 19
          Siaran pers tersebut menyampaikan informasi                           Employee Benefits. The press release
          bahwa pola fakta umum dari program pensiun                            conveyed the information that the fact pattern of
          berbasis undang-undang ketenagakerjaan                                the pension program based on the Labor Law
          yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola                      currently enacted in Indonesia is similar to
          fakta serupa dengan yang ditanggapi dan                               those responded and concluded in the IFRS
          disimpulkan     dalam    IFRS      Intepretation                      Interpretation Committee “IFRIC”) Agenda
          Committee     (“IFRIC”)    Agenda      Decision                       Decision Attributing Benefit to Periods of
          Attributing Benefit to Periods of Service IAS                         Service IAS 19). The Company has adopted the
          19). Perusahaan telah menerapkan siaran pers                          said press release and accordingly changed its
          tersebut dan dengan demikian merubah                                  accounting policy regarding attribution of
          kebijakan akuntansi terkait atribusi imbalan                          benefits to periods of service previously
          kerja pada periode jasa dari kebijakan yang                           applied.
          diterapkan sebelumnya.
          Pada tahun-tahun sebelumnya, Perusahaan                               In prior years, the Company attribute benefits
          mengatribusikan imbalan berdasarkan formula                           under the defined benefit plan’s benefit formula
          imbalan program imbalan pasti berdasarkan                             to periods of service from the date when
          masa kerja sejak tanggal pekerja memberikan                           employees provide their services until their
          jasa hingga usia pensiun. Mulai April, 2022,                          retirement age. Starting from April, 2022, based
          berdasarkan siaran pers, Perusahaan telah                             on the press release, the Company change the
          mengubah kebijakan akuntansinya untuk                                 policy for attributing benefits under the plan to
          mengatribusikan imbalan berdasarkan program                           the date when employee service first leads to
          tersebut, yaitu dari tanggal ketika jasa pekerja                      benefits under the plan until the date when
          pertama kali menghasilkan imbalan dalam                               further employee service will lead to no material
          program sampai dengan tanggal ketika jasa                             amount of further benefits under the plan.
          pekerja selanjutnya tidak akan menghasilkan
          jumlah imbalan yang material di bawah
          program tersebut.
     p.   Perpajakan                                                       p.   Taxation
          Perusahaan menerapkan PSAK No. 46 (Revisi                             The Company applied SFAS No. 46 (Revised
          2014),       “Pajak      Penghasilan”,      yang                      2014), “Accounting for Income Tax”, which
          mengharuskan            Perusahaan         untuk                      requires the Company to account for the current
          memperhitungkan konsekuensi pajak kini dan                            and future tax consequences of the future
          pajak masa depan atas pemulihan di masa                               recovery (settlement) of the carrying amount of
          depan (penyelesaian) dari jumlah tercatat aset                        assets (liabilities) that are recognized in the
          (liabilitas) yang diakui dalam laporan posisi                         statement of financial position and transactions
          keuangan dan transaksi-transaksi serta                                and other events of the current year.
          peristiwa lain yang terjadi dalam tahun berjalan.
                                                              195
                                                               37
Page 216
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                     As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                     and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                            the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                               (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN           AKUNTANSI       YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                              POLICIES (continued)

     p.   Perpajakan (lanjutan)                                         p.   Taxation (continued)

          Pajak Final                                                        Final Tax

          Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur                         Tax regulation in Indonesia determined that
          beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak                         certain taxable income is subject to final tax.
          yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan                    Final tax applied to the gross value of
          atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan                         transactions is applied even when the parties
          walaupun atas transaksi tersebut pelaku                            carrying the transaction are recognizing losses.
          transaksi mengalami kerugian.

          Mengacu pada PSAK No. 46 (Revisi 2014),                            Based on revised PSAK No. 46” Income tax”,
          “Pajak Penghasilan”, pajak final tersebut tidak                    final tax is no longer governed by PSAK No. 46.
          termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK                       Therefore, the Company has decided to
          No. 46. Oleh karena itu, Perusahaan                                present all of the final tax arising from time
          memutuskan untuk menyajikan beban pajak                            deposits and current account as separate line
          final sehubungan dengan pendapatan bunga                           item.
          sebagai pos tersendiri.

          Pajak Kini                                                         Current Tax

          Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun                         Current income tax assets and liabilities for the
          berjalan diukur sebesar jumlah yang                                current period are measured at the amount
          diharapkan dapat direstitusi dari atau                             expected to be recovered from or paid to the
          dibayarkan kepada otoritas perpajakan.                             taxation authority.

          Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba                       Current tax expense is determine based on the
          kena pajak tahun berjalan yang dihitung                            taxable profit for the year computed using the
          berdasarkan tarif pajak yang berlaku.                              prevailing tax rates.

          Kekurangan/kelebihan pembayaran pajak                              Under/over payment of income tax are
          penghasilan dicatat sebagai bagian dari                            presented as part of “Income Tax Expense in
          “Beban Pajak Penghasilan” dalam laporan laba                       the statements of profit or loss and other
          rugi dan penghasilan komprehensif lain.                            comprehensive income. The Company also
          Perusahaan juga menyajikan bunga/denda,                            presents interest/penalty, if any, as part of
          jika ada, sebagai bagian dari “Beban Pajak                         “Income Tax Expense”.
          Penghasilan”.

          Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui                      Amendments to tax obligations are recorded
          pada saat surat ketetapan pajak diterima atau,                     when a tax assessment letter is received or, if
          jika diajukan keberatan, pada saat keputusan                       appealed against, when the result of the appeal
          atas keberatan ditetapkan.                                         is determined.

          Pajak Tangguhan                                                    Deferred Tax

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui                         Deferred tax assets and liabilities are
          menggunakan         metode      liabilitas atas                    recognized by using liability method for the
          konsekuensi pajak pada masa mendatang                              future tax consequences attributable to
          yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat                         differences between the carrying amounts of
          aset dan liabilitas menurut laporan keuangan                       existing assets and liabilities in the financial
          dengan dasar pengenaan pajak aset dan                              statements and their respective tax bases at
          liabilitas pada setiap tanggal pelaporan.                          each reporting date.




                                                            196
                                                             38
Page 217
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                      As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                      and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                             the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN            AKUNTANSI       YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     p.   Perpajakan (lanjutan)                                          p.   Taxation (continued)

          Pajak Tangguhan (lanjutan)                                           Deferred Tax (continued)

          Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua                       Deferred tax liabilities are recognized for all
          perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak                        taxable temporary differences and deferred tax
          tangguhan diakui untuk perbedaan temporer                           assets are recognized for deductible temporary
          yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi                           differences and accumulated fiscal losses to
          fiskal,    sepanjang    besar     kemungkinan                       the extent that it is probable that taxable profit
          perbedaan temporer yang boleh dikurangkan                           will be available in future years against which
          dan akumulasi rugi fiskal tersebut dapat                            the deductible temporary differences and
          dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena                             accumulated fiscal losses can be utilized.
          pajak pada masa depan.

          Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah                       The carrying amount of a deferred tax asset is
          ulang pada akhir setiap periode pelaporan dan                       reviewed at the end of each reporting period
          diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak                        and reduced to the extent that it is no longer
          memadai untuk mengkompensasi sebagian                               probable that sufficient taxable profit will be
          atau semua manfaat aset pajak tangguhan                             available to allow the benefit of part or all of that
          tersebut. Pada akhir setiap periode pelaporan,                      deferred tax asset to be utilized. At the end of
          Perusahaan menilai kembali aset pajak                               reporting period, the Company reassesses
          tangguhan yang tidak diakui. Perusahaan                             unrecognized deferred tax assets. The
          mengakui aset pajak tangguhan yang                                  Company          recognizes      a      previously
          sebelumnya tidak diakui apabila besar                               unrecognized deferred tax assets to the extent
          kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa                             that it has become probable that future taxable
          depan akan tersedia untuk pemulihannya.                             profit will allow the deferred tax assets to be
                                                                              recovered.

          Pajak       tangguhan     dihitung    dengan                        Deferred tax is calculated at the tax rates that
          menggunakan tarif pajak yang berlaku atau                           have been enacted or substantively enacted at
          secara substansial telah berlaku pada tanggal                       the reporting date. Changes in the carrying
          pelaporan. Perubahan nilai tercatat aset dan                        amount of deferred tax assets and liabilities due
          liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan                          to a change in tax rates are charged to current
          oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada                          period operations, except to the extent that they
          usaha periode berjalan, kecuali untuk                               relate to items previously charged or credited to
          transaksi-transaksi yang sebelumnya telah                           equity.
          langsung dibebankan atau dikreditkan ke
          ekuitas.

          Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan                       Deferred tax assets and liabilities are offset in
          secara saling hapus dalam laporan posisi                            the statements of financial position, except if
          keuangan, kecuali aset dan liabilitas pajak                         they are for different legal entities, consistent
          tangguhan untuk entitas yang berbeda, sesuai                        with the presentation of current tax assets and
          dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini.                    liabilities.

     q. Segmen operasi                                                   q.   Operating segment

          Segmen      adalah   bagian     khusus   dari                       A segment is a distinguishable component of
          Perusahaan yang terlibat baik menyediakan                           the Company that is engaged either in
          produk dan jasa (segmen usaha), maupun                              providing certain products and services within a
          dalam menyediakan produk dan jasa dalam                             particular economic environment (geographical
          lingkungan    ekonomi    tertentu    (segmen                        segment), which is subject to risks and reward
          geografis), yang memiliki risiko dan imbalan                        that are different from those of other segments.
          yang berbeda dari segmen lainnya.



                                                             197
                                                              39
Page 218
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI        YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     q. Segmen operasi (lanjutan)                                          q.    Operating segment (continued)

           Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan                                 The amount of each segment item reported is
           merupakan ukuran yang dilaporkan kepada                               the measure reported to the chief operation
           pengambil keputusan operasional (Direktur)                            decision maker (Directors) for the purposes of
           untuk tujuan pengambilan keputusan untuk                              making decisions about allocating resources to
           mengalokasikan sumber daya kepada segmen                              the segment and assessing its performance.
           dan menilai kinerjanya.

           Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas                        Segment revenue, expenses, result, assets and
           segmen termasuk item-item yang dapat                                 liabilities include items directly attributable to a
           diatribusikan langsung kepada suatu segmen                           segment as well as those that can be allocated
           serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan                         on a reasonable basis to that segment.
           dasar yang sesuai kepada segmen tersebut.

           Informasi keuangan dilaporkan berdasarkan                             Financial information is reported based on the
           informasi yang digunakan oleh manajemen                               information used by management in evaluating
           dalam mengevaluasi kinerja setiap segmen dan                          the performance of each segment and
           menentukan pengalokasian sumber daya.                                 determining the allocation of resources. In this
           Sehubungan dengan ini, segmen operasi                                 respect, the business operating segment in the
           dalam laporan keuangan disajikan berdasarkan                          financial statements are presented based on
           pengklasifikasian  umum        atas   daerah                          general classification of marketing areas as
           pemasaran sebagai segmen geografis. Rincian                           geographical segments. The details of
           segmen operasi tersebut diungkapkan dalam                             operating segment are disclosed in Note 40.
           Catatan 40.

     r.     Transaksi dengan pihak berelasi                                r.    Transaction with related parties

            Perusahaan mempunyai transaksi dengan                                The Company has transactions with related
            pihak berelasi seperti yang didefinisikan dalam                      parties as the definition in SFAS No. 7 (Revised
            PSAK No. 7 (Revisi 2010) tentang                                     2010 about “Related parties Disclosure”as
            “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi" adalah                           follows:
            sebagai berikut:

            Suatu pihak dianggap         berelasi   dengan                      The Company considers the following as its
            Perusahaan jika:                                                    related parties:

            a. Orang atau anggota keluarga dekatnya                             a.   A person or a close member of that person’s
               mempunyai relasi dengan entitas pelapor                               family is related to a reporting entity if that
               jika orang tersebut:                                                  person:
                (i) memiliki        pengendalian       atau                          (i) has control or joint control of the
                     pengendalian bersama atas entitas                                    reporting entity;
                     pelapor;
               (ii) memiliki pengaruh signifikan atas                                (ii)  has significant influence over the
                     entitas pelapor ; atau                                                reporting entity; or
               (iii) merupakan personil manajemen kunci                              (iii) is a member of the key management
                     entitas pelapor atau entitas induk dari                               personnel of the reporting entity or of a
                     entitas pelapor.                                                      parent of the reporting entitiy




                                                               198
                                                                40
Page 219
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                     As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                     and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                            the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                               (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN              AKUNTANSI       YANG             2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                  POLICIES (continued)

     r.     Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan)                      r.   Transaction with related parties (continued)

           b.   Suatu entitas berelasi dengan entitas                            b.   An entity is related to a reporting entity if any
                pelapor jika memenuhi salah satu hal                                  of the following conditions applies:
                berikut:
                (i) Entitas dan entitas pelapor adalah                                (i)    The entity and the reporting entity are
                       anggota dari kelompok usaha yang                                      members of the same group (which
                       sama (artinya entitas induk, entitas                                  means that each parent, subsidiary
                       anak, dan entitas anak berikutnya                                     and fellow subsidiary is related to the
                       saling berelasi dengan entitas                                        others).
                       lainnya).
                (ii) Satu entitas adalah entitas asosiasi                             (ii)   One entity is an associate or joint
                       atau ventura bersama dari entitas lain                                venture of the other entity (or an
                       (atau entitas asosiasi atau ventura                                   associate or joint venture of a member
                       bersama yang merupakan anggota                                        of a group of which the other entity is a
                       suatu kelompok usaha, yang mana                                       member).
                       entitas     lain     tersebut   adalah
                       anggotanya).
                 (iii) Kedua entitas tersebut adalah ventura                          (iii) Both entities are joint ventures of the
                       bersama dari pihak ketiga yang sama.                                 same third party.
                (iv) Satu entitas adalah ventura bersama                              (iv) One entity is a joint venture of a third
                       dari entitas ketiga dan entitas yang                                 entity and the other entity is an
                       lain adalah entitas asosiasi dari                                    associate of the third entity.
                       entitas ketiga.
                (v) Entitas tersebut adalah suatu program                             (v)    The entity is a post-employment
                       imbalan pasca kerja untuk imbalan                                     benefit plan for the benefit of
                       kerja dari salah satu entitas pelapor                                 employees of either the reporting
                       atau entitas yang terkait dengan                                      entity or an entity related to the
                       entitas pelapor. Jika entitas pelapor                                 reporting entity. If the reporting entity
                       adalah            entitas         yang                                is itself such a plan, the sponsoring
                       menyelenggarakan program tersebut,                                    employers are also related to the
                       maka entitas sponsor juga berelasi                                    reporting entity.
                       dengan entitas pelapor.
                (vi) Entitas yang dikendalikan atau                                   (vi) The entity is controlled or jointly
                       dikendalikan bersama oleh orang                                     controlled by a person identified in (a).
                       yang diidentifikasi dalam huruf (a).
                (vii) Orang yang diidentifikasi dalam huruf                           (vii) A person identified in (a)(i) has
                       (a)(i) memiliki pengaruh signifikan                                  significant influence over the entity or
                       atas entitas atau merupakan personil                                 is a member of the key management
                       manajemen kunci entitas (atau entitas                                personnel of the entity (or of a parent
                       induk dari entitas).                                                 of the entity).

           Seluruh transaksi dan saldo yang material                             All significant transactions and balances with
           dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan                               related parties are disclosed in the relevant
           dalam catatan atas laporan keuangan yang                              notes to the financial statements.
           relevan.




                                                                199
                                                                 41
Page 220
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI        YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     s.    Instrumen derivatif untuk tujuan manajemen                      s. Derivative instrument for risk management
           risiko                                                             purposes

           Seluruh instrumen derivatif yang dimiliki                           All derivative instruments held by the Company
           Perusahaan      digunakan     untuk    tujuan                       are for risk management purposes. These
           manajemen risiko. Instrumen derivatif ini                           derivative instruments are used to hedge the
           digunakan untuk lindung nilai eksposur risiko                       Company’s exposures to interest rate risk and
           suku bunga dan risiko mata uang Perusahaan.                         currency risk. Derivative instruments held for risk
           Instrumen derivatif untuk tujuan manajemen                          management are measured at fair value in the
           risiko diukur pada nilai wajar dalam laporan                        statement of financial position. To qualify for
           posisi keuangan. Untuk memenuhi persyaratan                         hedge accounting, certain criteria are to be met,
           akuntansi lindung nilai, beberapa kriteria                          including formal documentation to be in place at
           tertentu harus dipenuhi, termasuk adanya                            the inception of the hedge.
           dokumentasi formal pada awal lindung nilai.

           Pada penetapan awal lindung nilai, Perusahaan                       On initial designation of the hedge, the Company
           mendokumentasikan secara formal hubungan                            formally documents the relationship between the
           antara instrumen lindung nilai dan unsur yang                       hedging instruments and hedged items,
           dilindung nilai, oleh karena itu instrumen ini                      therefore this instrument is recorded as the
           dicatat sebagai hedge accounting, termasuk                          accounting      hedge,      including   the  risk
           tujuan manajemen risiko dan strategi dalam                          management objective and strategy in
           melaksanakan       transaksi   lindung   nilai,                     undertaking the hedge transaction, together with
           bersamaan dengan metode yang akan                                   the method that will be used to assess the
           digunakan untuk menilai efektivitas hubungan                        effectiveness of the hedging relationship.
           lindung nilai.

           Perusahaan menilai, pada awal hubungan                              The Company makes an assessment, both at the
           lindung      nilai    dan      juga    secara                       inception of the hedge relationship as well as on
           berkesinambungan, apakah instrumen lindung                          an ongoing basis, whether the hedging
           nilai diharapkan akan ‘sangat efektif’ dalam                        instruments are expected to be ‘highly effective’
           rangka saling hapus atas perubahan nilai wajar                      in offsetting the changes in the fair value or cash
           atau perubahan arus kas dari unsur yang                             flows of the respective hedged items during the
           dilindung nilai sepanjang periode dimana                            period for which the hedge is designated, and
           lindung nilai tersebut ditetapkan, dan apakah                       whether the actual results of each hedge are
           hasil aktual dari setiap lindung nilai berada                       within a range of 80-125 percent.
           dalam kisaran 80-125 persen.

           Perusahaan menetapkan derivatif sebagai                             The Company designates derivatives as the
           instrumen lindung nilai atas arus kas apabila                       hedging instruments of cash flows hedges where
           instrumen tersebut melindungi nilai variabilitas                    the instrument hedges the variability in cash
           arus kas yang dapat diatribusikan pada risiko                       flows attributable to a particular risk associated
           tertentu yang terkait dengan aset atau liabilitas                   with a recognised asset or liability, or a highly
           yang telah diakui atau prakiraan transaksi yang                     probable forecast transaction that could affect
           kemungkinan besar terjadi.                                          profit or loss.

           Bagian efektif dari perubahan nilai wajar                           The effective portion of changes in the fair value
           derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen                         of    derivatives designated as hedging
           lindung nilai atas arus kas dalam hubungan                          instruments of cash flows hedges in qualifying
           lindung nilai yang memenuhi kualifikasi                             hedging relationships is deferred to the
           ditangguhkan pada keuntungan/(kerugian)                             cumulative      gains/(losses)  on     derivative
           kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung                    instruments for cash flows hedges, which forms
           nilai arus kas, yang merupakan bagian dari                          part of equity.
           ekuitas.




                                                               200
                                                                42
Page 221
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN             AKUNTANSI       YANG             2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                                 POLICIES (continued)

     s.    Instrumen derivatif untuk tujuan manajemen                      s. Derivative instrument for risk management
           risiko (lanjutan)                                                  purposes (continued)

           Bagian yang tidak efektif diakui secara                             Any     ineffective    portion    is    recognised
           langsung pada laporan laba rugi. Jumlah yang                        immediately in the statement of profit or loss.
           ditangguhkan dalam ekuitas direklasifikasi ke                       Amounts deferred in equity are reclassified to
           dalam laporan laba rugi dalam tahun yang sama                       the statement of income as a reclassification
           dimana arus kas yang dilindung nilai                                adjustment in the same year as the hedged cash
           mempengaruhi laba atau rugi, dan pada unsur                         flows affect profit or loss, and in the same line
           yang sama dalam laporan laba rugi.                                  item in the statement of profit or loss.

           Ketika instrumen lindung nilai kadaluarsa atau                      When the hedging instrument expires or sold,
           dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi                   terminated, exercised, or no longer qualifies for
           memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai,                          hedge accounting, the cumulative amount
           keuntungan atau kerugian kumulatif yang                             deferred in equity remains in the cumulative
           ditangguhkan di ekuitas tetap diakui pada                           gains/(losses) on derivative instruments for cash
           keuntungan/(kerugian) kumulatif atas instrumen                      flows hedges, and is subsequently transferred to
           derivatif untuk lindung nilai arus kas dan                          the statement of profit or loss when the hedged
           direklasifikasi ke laporan laba rugi ketika unsur                   item is recognised in the statement of profit or
           yang dilindung nilai diakui dalam laporan laba                      loss.
           rugi.

           Ketika suatu prakiraan transaksi akan dilindung                     When a forecast hedged transaction is no longer
           nilai tidak lagi diharapkan akan terjadi (tidak                     expected to occur (ineffective) then, the amount
           efektif) maka, jumlah yang ditangguhkan dalam                       deferred in equity is recognised immediately in
           ekuitas akan diakui segera dalam laporan laba                       the statement of profit or loss.
           rugi.

     t.     Transaksi dan saldo dalam mata uang asing                     t.   Foreign currency transactions and balances

           Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam                       Transactions involving foreign currencies are
           Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada                           recorded in Indonesia Rupiah at the rates of
           saat transaksi dilakukan. Pada akhir periode                        exchange prevailing at the time the transactions
           pelaporan aset dan liabilitas moneter dalam                         are made. At the reporting date, monetary assets
           mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah                          and liabilities denominated in foreign currencies
           berdasarkan rata-rata kurs jual dan kurs beli                       are adjusted to Indonesia Rupiah to reflect the
           yang diterbitkan oleh Bank Indonesia yang                           average of selling and buying exchange rate at
           berlaku pada tanggal tersebut. Laba atau rugi                       such date as published by Bank Indonesia. Any
           kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan                        resulting gains or losses are credited or charged
           sebagai laba rugi tahun berjalan.                                   to the profit or loss for current year.

           Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan                           As of December 31, 2022, and 2021, the average
           2021, rata-rata kurs jual dan kurs beli yang                        of selling and buying exchange rates at such date
           diterbitkan oleh Bank Indonesia yang digunakan                      as published by Bank Indonesia used were
           masing-masing adalah sebesar Rp15.731                               Rp15,731 (in full amount) and Rp14,269 (in full
           (dalam nilai penuh) dan Rp14.269 (dalam nilai                       amount) to USD1 (in full amount), respectively.
           penuh) untuk ASD1 (dalam nilai penuh).




                                                               201
                                                                43
Page 222
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                      As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                      and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                             the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN           AKUNTANSI        YANG            2.    SUMMARY OF SIGNIFICANT                    ACCOUNTING
     SIGNIFIKAN (lanjutan)                                               POLICIES (continued)

     u.   Perubahan  kebijakan         akuntansi      dan                u.   Change in          accounting        policies     and
          pengungkapan                                                        disclosures

          Perusahaan telah menerapkan standar                                 The Company adopted the following accounting
          akuntansi berikut pada tanggal 1 Januari 2022                       standards, which are considered relevant
          yang dianggap relevan sebagai berikut:                              starting on January 1, 2022 as follows:

             Penyesuaian Tahunan 2020 - PSAK                                     2020 Annual Adjustment – SFAS No. 71,
              No. 71, “Instrumen Keuangan - Imbalan                                “Financial Instruments - Fee under testing
              dalam pengujian “10 persen” untuk                                    “10 percent” for the derecognition of a
              penghentian      pengakuan        liabilitas                         financial liability”, effective 1 January 2022.
              keuangan”, berlaku efektif 1 Januari 2022.

              Amandemen tersebut mengklarifikasi                                   The amendments clarifiy the costs
              biaya yang termasuk dalam entitas ketika                             included in the entity when assessing
              menilai apakah persyaratan liabilitas                                whether the terms of the new or modified
              keuangan baru atau yang dimodifikasi                                 financial liabilities are substantially
              secara    substansial      berbeda    dari                           different from the terms of the original
              persyaratan liabilitas keuangan asli.                                financial liabilities.

             Penyesuaian Tahunan 2020 – PSAK                                     2020 Annual Improvements               –   SFAS
              No. 73: Sewa.                                                        No. 73: Leases.

              Amandemen terhadap Contoh Ilustrasi 13                               The amendment to Illustrative Example 13
              yang merupakan bagian dari PSAK No. 73                               accompanying SFAS No. 73 removes from
              dengan menghilangkan dari contoh                                     the example the illustration of the
              ilustrasi penggantian perbaikan properti                             reimbursement of leasehold improvements
              sewaan oleh pesewa untuk mengatasi                                   by the lessor in order to resolve any
              potensi kebingungan mengenai perlakuan                               potential confusion regarding the treatment
              insentif sewa yang mungkin timbul karena                             of lease incentives that might arise because
              cara insentif sewa diilustrasikan dalam                              of how lease incentives are illustrated in
              contoh tersebut.                                                     that example.

             Amendemen PSAK No. 57: Provisi,                                     Amendments to SFAS No. 57: Provisions,
              Liabilitas Kontijensi, dan Aset Kontijensi                           Contingent Liabilities, and Contingent
              tentang Kontrak Merugi-Biaya Memenuhi                                Assets - Onerous Contract Fulfillment
              Kontrak                                                              Costs

              Amendemen PSAK No. 57 mengatur                                       These amendments provide that costs to
              biaya-biaya untuk memenuhi kontrak                                   fulfill an onerous contract consist of costs
              merugi terdiri dari biaya yang terkait                               that are directly related to the contract,
              langsung dengan kontrak, dimana terdiri                              which consist of:
              dari:
               biaya inkremental untuk memenuhi                                      Incremental costs to fulfill the contract,
                 kontrak tersebut, dan                                                 and
               alokasi biaya lain yang berhubungan                                   Allocation of other costs that are directly
                 langsung untuk memenuhi kontrak.                                      related to fulfilling ther contract.


          Perusahaan telah menganalisa penerapan                              The Company has assessed that the adoption
          standar akuntansi di atas dan tidak memiliki                        of the mentioned above accounting standards
          pengaruh yang signifikan terhadap laporan                           and does not have significant impact to the
          keuangan.                                                           financial statements




                                                             202
                                                              44
Page 223
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

3.   SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN                                  3.     SOURCE OF ESTIMATION UNCERTAINTY

     Penyusunan laporan keuangan Perusahaan                                 The preparation of the Company’s financial
     mengharuskan manajemen untuk membuat                                   statements requires management to make
     pertimbangan estimasi dan asumsi yang                                  estimates and assumptions that affect the reported
     mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari                               amounts of revenues, expenses, assets and
     pendapatan,     beban,   aset   dan     liabilitas,                    liabilities, and the disclosure of contingent liabilities,
     danpengungkapan atas liabilitas kontijensi, pada                       at the end of the reporting period.
     akhir periode pelaporan.

     Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi                            Uncertainty about these assumptions and estimates
     tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian                               could result in outcomes that require a material
     material terhadap nilai tercatat pada aset dan                         adjustment to the carrying amounts of the assets
     liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.                         and liabilities affected in future periods.

     a.     Pertimbangan                                                    a.   Judgments

            Pertimbangan berikut         ini dibuat     oleh                     The following judgements are made by
            manajemen dalam rangka penerapan kebijakan                           management in the process of applying the
            akuntansi Perusahaan yang memiliki pengaruh                          Company’s accounting policies that have the
            paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam                      most significant effects on the amount
            laporan keuangan:                                                    recognized in the financial statements:

           Usaha yang berkelanjutan                                              Going concern

            Manajemen Perusahaan telah melakukan                                 The Company’s management has assessed
            penilaian atas kemampuan Perusahaan untuk                            the Company’s ability to continue as a going
            melanjutkan kelangsungan usahanya dan                                concern and is satisfied that the Company has
            berkeyakinan bahwa Perusahaan memiliki                               the resources to continue in business for the
            sumber daya untuk melanjutkan usahanya di                            foreseeable     future.    Furthermore,   the
            masa mendatang. Selain itu, manajemen tidak                          management is not aware of any material
            mengetahui adanya ketidakpastian material                            uncertainties that may cast significant doubt
            yang dapat menimbulkan keraguan yang                                 upon the Company’s ability to continue as a
            signifikan terhadap kemampuan Perusahaan                             going concern. Therefore, the financial
            untuk melanjutkan kelangsungan usahanya.                             statements continue to be prepared on the
            Oleh karena itu, laporan keuangan telah                              going concern basis.
            disusun atas dasar usaha yang berkelanjutan.

            Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan                             Classification of financial assets and financial
                                                                                 liabilities

           Aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui                          Financial assets and financial liabilities are
           sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti                             accounted for in accordance with the
           yang diungkapkan pada Catatan 2b.                                     accounting policies as disclosed in Note 2b.

           Nilai wajar instrumen keuangan                                        Fair value of financial instruments

           Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas                         When the fair values of financial assets and
           keuangan yang tercatat pada laporan posisi                            financial liabilities recorded on the statements
           keuangan tidak tersedia di pasar aktif, nilainya                      of financial position cannot be derived from
           ditentukan dengan menggunakan berbagai                                active markets, they are determined using a
           teknik penilaian termasuk penggunaan model                            variety of valuation techniques that include the




                                                               203
                                                                45
Page 224
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                     As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                     and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                            the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                               (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)

3.   SUMBER           ESTIMASI         KETIDAKPASTIAN                 3.     SOURCE OF            ESTIMATION         UNCERTAINTY
     (lanjutan)                                                              (continued)

     a.     Pertimbangan (lanjutan)                                          a.   Judgments (continued)

           Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan)                              Fair value of financial instruments (continued)

           matematika. Masukan (input) untuk model ini                            use of mathematical models. The inputs to
           berasal dari data pasar yang bisa diamati                              these models are derived from observable
           sepanjang data tersebut tersedia, bila data                            market data where possible, but when
           pasar yang bisa diamati tersebut tidak tersedia,                       observable market data are not available,
           pertimbangan manajemen diperlukan untuk                                management judgement is required to establish
           menentukan nilai wajar.                                                fair values.

           Pertimbangan manajemen tersebut mencakup                               The     management        judgements      include
           pertimbangan likuiditas dan masukan model                              considerations of liquidity and model inputs
           seperti volatilitas untuk transaksi derivatif yang                     such as volatility for long term derivatives and
           berjangka waktu panjang dan tingkat diskonto,                          discount rates, early payment rates and default
           tingkat pelunasan dipercepat dan asumsi                                rate assumptions (Note 2b.8).
           tingkat gagal bayar (Catatan 2b.8).

     b.    Estimasi dan asumsi                                               b.   Estimates and assumptions

            Asumsi utama masa depan dan sumber utama                              The key assumptions concerning the future and
            estimasi ketidakpastian lain pada tanggal                             other key sources of estimation uncertainty at
            pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi                        the reporting date that have a significant risk of
            penyesuaian yang material terhadap nilai                              causing a material adjustment to the carrying
            tercatat aset dan liabilitas untuk tahun                              amounts of assets and liabilities within the next
            berikutnya diungkapkan di bawah ini.                                  year are disclosed below. The Company based
            Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi                            its assumptions and estimates on parameters
            pada parameter yang tersedia pada saat                                available when financial statements were
            laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi                          prepared.     Existing    circumstances       and
            mengenai       perkembangan masa depan                                assumptions about future developments may
            mungkin berubah akibat perubahan pasar atau                           change due to market changes or
            situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan                         circumstances arising beyond the control of the
            tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada                        Company. Such changes are reflected in the
            saat terjadinya.                                                      assumptions when they occur.
           Cadangan kerugian penurunan nilai atas                                 Allowance for impairment losses on receivables
           piutang

           PSAK 71 mensyaratkan penyertaan informasi                              SFAS 71 requires inclusion of information about
           tentang kejadian masa lalu, kondisi saat ini dan                       past events, current conditions and forecasts of
           perkiraan kondisi ekonomi masa depan.                                  future economic conditions. The estimates of
           Perkiraan perubahan dalam kerugian kredit                              changes in expected credit losses should
           yang diharapkan harus mencerminkan, dan                                reflect, and be directionally consistent with,
           secara langsung konsisten dengan, perubahan                            changes in related observable data from period
           dalam data terkait yang diobservasi dari periode                       to period. The calculation of collective expected
           ke periode. Perhitungan kerugian kredit                                credit losses of financial assets requires
           ekspektasian secara kolektif atas aset                                 estimation of forward looking Probability of
           keuangan membutuhkan estimasi forward                                  Default (PD), Loss Given Default (LGD) and
           looking dari Probability of Default (PD), Loss                         Exposure at Default (EAD) (refer to Note 2b).
           Given Default (LGD) dan Exposure at Default
           (EAD) (lihat Catatan 2b).

            Perusahaan melakukan penelaahan atas                                  The Company reviews its receivables at end of
            piutang pada setiap akhir periode pelaporan                           reporting period to evaluate the allowance for
            untuk melakukan penilaian atas cadangan                               impairment losses.
            penurunan nilai yang telah dicatat.

                                                                204
                                                                 46
Page 225
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                     PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                   As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                   and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                          the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                             (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)

3.   SUMBER           ESTIMASI         KETIDAKPASTIAN               3.     SOURCE OF            ESTIMATION         UNCERTAINTY
     (lanjutan)                                                            (continued)

     b.    Estimasi dan asumsi (lanjutan)                                  b.   Estimates and assumptions (continued)

           Cadangan kerugian penurunan nilai atas                               Allowance for impairment losses on receivables
           piutang (lanjutan)                                                   (continued)

           Pertimbangan manajemen diperlukan untuk                              Management’s judgment is applied in the
           melakukan estimasi atas jumlah dan waktu                             estimation of the amount and timing of future
           yang tepat atas arus kas masa mendatang                              cash flows when determining the level of
           dalam menentukan tingkat cadangan yang                               allowance required.
           dibutuhkan.

            Perusahaan membentuk cadangan kerugian                              The Company estimates the collective
            penurunan nilai kolektif atas eksposur piutang,                     impairment allowance for its receivable’s
            dimana evaluasi dilakukan berdasarkan data                          portfolio based on historical loss experience.
            kerugian historis. Penjelasan lebih lanjut                          Further details are disclosed in Notes 5, 6, 7
            diungkapkan pada Catatan 5, 6, 7 dan 33.                            and 33.

           Liabilitas imbalan kerja karyawan                                    Liabilities for employee benefits

           Nilai kini liabilitas imbalan kerja karyawan                         The present value of liabilities for employee
           tergantung pada beberapa faktor yang                                 benefits depends on several factors that are
           ditentukan dengan dasar aktuarial berdasarkan                        determine by actuarial basis based on several
           beberapa asumsi.                                                     assumptions.

           Asumsi yang digunakan untuk untuk                                    Assumptions used to determined the net cost of
           menentukan biaya bersih imbalan kerja                                liabilities for employee benefits include a
           karyawan mencakup tingkat diskonto, tingkat                          discount rate, salary increase rate, and
           kenaikan gaji, dan tingkat pengembalian                              expected return on plan assets. Changes in
           investasi. Perubahan asumsi-asumsi ini akan                          these assumptions will affect the carrying
           mempengaruhi jumlah tercatat liabilitas                              amounts of liabilities for employee benefits.
           imbalan kerja karyawan.

            Tingkat diskonto ditentukan pada akhir periode                      The appropriate discount rate at the end of the
            pelaporan, yakni tingkat suku bunga untuk                           reporting period is the interest rate used in
            menentukan nilai kini arus kas keluar masa                          determining the present value of estimated
            depan estimasian yang diharapkan untuk                              future cash outflows expected to settle liabilities
            menyelesailan     liabilitas  imbalan    kerja                      for employee benefits.
            karyawan.

            Dalam menentukan tingkat suku bunga yang                            In determining the appropriate levels of interest
            sesuai,    Perusahaan    mempertimbangkan                           rate, the Company considers the interest rate of
            tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang                         government bonds denominated in Rupiah, the
            didenominasikan dalam mata uang Rupiah,                             currency in which the benefits will be paid, and
            mata uang yang mana imbalan akan dibayar,                           which has a similar time period with a period of
            dan yang memiliki jangka waktu yang serupa                          related liabilities for employee benefits.
            dengan jangka waktu liabilitas imbalan kerja
            karyawan yang terkait.

            Penyusutan aset tetap                                               Depreciation of fixed assets

           Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan                         The costs of fixed assets are depreciated on a
           menggunakan metode garis lurus berdasarkan                           straight-line method over their estimated useful
           estimasi   masa     manfaat     ekonomisnya.                         lives. Management estimates the useful lives of
           Manajemen mengestimasi masa manfaat                                  these fixed assets to be within 3 years
           ekonomis aset tetap tersebut 3 tahun sampai                          to 5 years. These are common life expectancies

                                                              205
                                                               47
Page 226
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                    PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                  As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                  and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                         the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                            (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)

3.   SUMBER           ESTIMASI        KETIDAKPASTIAN               3.     SOURCE OF            ESTIMATION         UNCERTAINTY
     (lanjutan)                                                           (continued)

     b.    Estimasi dan asumsi (lanjutan)                                 b.   Estimates and assumptions (continued)

            Penyusutan aset tetap (lanjutan)                                   Depreciation of fixed assets (continued)

           5 tahun. Ini adalah umur yang secara umum                           applied in the industries where the Company
           diharapkan dalam industri dimana Perusahaan                         conducts its business.
           menjalankan bisnisnya.

           Perubahan       tingkat pemakaian          dan                      Changes in the expected level of usage and
           perkembangan teknologi dapat mempengaruhi                           technological development could impact the
           masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan                      economic useful lives and the residual values of
           karenanya biaya penyusutan masa depan                               these assets, and therefore future depreciation
           mungkin direvisi.                                                   charges could be revised.

           Perpajakan                                                          Taxation

            Pertimbangan signifikan dilakukan dalam                            Significant judgment is involved in determining
            menentukan provisi atas pajak penghasilan.                         the income tax liability. There are certain
            Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu                        transactions and computation for which the
            yang menentukan pajak akhirnya adalah tidak                        ultimate tax determination is uncertain during
            pasti sepanjang kegiatan usaha normal.                             the ordinary course of business. The Company
            Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak                          recognizes liabilities for expected income tax
            penghasilan berdasarkan estimasi apakah akan                       based on estimates of whether additional
            terdapat    tambahan    pajak    penghasilan.                      income tax will be due. Further details are
            Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam                          disclosed in Note 18.
            Catatan 18.

            Aset pajak tangguhan                                               Deferred tax assets

           Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh                            Deferred tax assets are recognized for all
           perbedaan temporer yang dapat dikurangkan,                          deductible temporary differences, to the extent
           sepanjang besar kemungkinannya bahwa                                that it is probable that taxable income will be
           penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga                       available against which the deductible
           perbedaan temporer tersebut dapat digunakan.                        temporary differences can be utilized.
           Estimasi     signifikan   oleh    manajemen                         Significant management estimates are required
           disyaratkan dalam menentukan total aset pajak                       to determine the amount of deferred tax assets
           tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat                       that can be recognized, based upon the likely
           penggunaan dan tingkat penghasilan kena                             timing and the level of the future taxable income
           pajak serta strategi perencanaan pajak masa                         together with future tax planning strategies.
           depan. Penjelasan lebih lanjut diungkapkan                          Further details are disclosed in Note 18.
           dalam Catatan 18.

           Penetapan masa sewa untuk kontrak sewa                              Determination of the lease term for lease
           dengan opsi pembaruan dan penghentian                               contracts with renewal and termination options
           (Perusahaan sebagai penyewa)                                        (The Company as a lessee)

           Perusahaan menentukan masa sewa sebagai                             The Company determines the lease term as the
           periode sewa yang tidak dapat dibatalkan, serta                     noncancellable term of the lease, together with
           periode yang dicakup oleh opsi untuk                                any periods covered by an option to extend the
           memperpanjang sewa, jika penyewa cukup                              lease if it is reasonably certain to be exercised,
           pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut, dan                         or any periods covered by an option to
           periode yang dicakup oleh opsi untuk                                terminate the lease, if it is reasonably certain
           menghentikan sewa, jika penyewa cukup pasti                         not to be exercised.
           untuk tidak mengeksekusi opsi tersebut.



                                                             206
                                                              48
Page 227
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.

            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                     As of December 31, 2022 and 2021
                serta Tahun yang Berakhir                                                     and for
              pada Tanggal-Tanggal tersebut                                            the Years Then Ended
             (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                               (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)

3.   SUMBER           ESTIMASI         KETIDAKPASTIAN                 3.     SOURCE OF            ESTIMATION         UNCERTAINTY
     (lanjutan)                                                              (continued)

     b.    Estimasi dan asumsi (lanjutan)                                    b.   Estimates and assumptions (continued)

           Penetapan masa sewa untuk kontrak sewa                                 Determination of the lease term for lease
           dengan opsi pembaruan dan penghentian                                  contracts with renewal and termination options
           (Perusahaan sebagai penyewa) (lanjutan)                                (The Company as a lessee) (continued)

           Perusahaan memiliki beberapa kontrak sewa                              The Company has several lease contracts that
           dengan    opsi    perpanjangan      dan opsi                           include extension and termination options. The
           penghentian.     Perusahaan        menerapkan                          Company applies judgement in evaluating
           pertimbangan dalam mengevaluasi apakah                                 whether it is reasonably certain whether or not
           penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi                            to exercise the option to renew or terminate the
           pembaruan atau penghentian sewa tersebut.                              lease. That is, it considers all relevant factors
           Perusahaan mempertimbangkan semua faktor-                              that create an economic incentive for it to
           factor relevan yang menciptakan insentif                               exercise either the renewal or termination. After
           ekonomi jika Perusahaan mengeksekusi opsi                              the commencement date, the Company
           pembaruan atau penghentian tersebut. Setelah                           reassesses the lease term if there is a
           dimulainya masa sewa, Perusahaan menilai                               significant event or change in circumstances
           kembali masa sewa jika terdapat peristiwa atau                         that is within its control that affects its ability to
           perubahan signifikan pada lingkungan dalam                             exercise or not to exercise the option to renew
           kendalinya yang mempengaruhi kemampuan                                 or to terminate (e.g., construction of significant
           Perusahaan untuk mengeksekusi atau tidak                               leasehold      improvements        or     significant
           mengeksekusi      opsi     pembaruan      atau                         customisation of the leased asset).
           penghentian sewa (misalnya, konstruksi dari
           pengembangan prasarana yang signifikan atau
           penyesuaian signifikan dari aset sewa).

           Nilai wajar instrumen keuangan                                         Fair values of financial instruments

           Dalam menentukan nilai wajar aset keuangan                             In determining the fair value for financial assets
           dan liabilitas yang tidak mempunyai harga                              and financial liabilities for which there is no
           pasar, Perusahaan menggunakan teknik                                   observable market price, the Company uses the
           penilaian seperti yang dijelaskan dalam Catatan                        valuation techniques as described in Note 2b.
           2b. Untuk instrumen keuangan yang jarang                               For financial instruments that are traded
           diperdagangkan dan memiliki informasi harga                            infrequently and a lack of price transparency,
           yang terbatas, nilai wajar menjadi kurang                              fair value is less objective and requires varying
           objektifdan membutuhkan berbagai tingkat                               degrees of judgement depending on liquidity,
           penilaian     tergantung      pada     likuiditas,                     concentration, uncertainty of market factors,
           konsentrasi, factor ketidakpastian pasar,                              pricing assumptions and other risks affecting
           asumsi harga dan risiko lainnya.                                       the specific instrument.

           Masukan (input) untuk model ini berasal dari                           The input for this model comes from observable
           data pasar yang bisa diamati. Bila data pasar                          market data. When observable market data is
           yang bisa diamati tersebut tidak tersedia,                             not    available,    management      considers
           manajemen mempertimbangkan masukan dan                                 necessary inputs and assumptions to
           asumsi diperlukan untuk menentukan nilai                               determine the fair value. The above
           wajar. Pertimbangan tersebut mencakup                                  considerations include liquidity and volatility
           feedback model atas likuiditas volatilitas untuk                       feedback model for derivative transactions and
           transaksi derivatif dan tingkat diskonto yang                          long-term discount rate, the level of early
           berjangka waktu panjang, tingkat pelunasan                             payment and the level of default assumption.
           dipercepat dan asumsi tingkat gagal bayar.




                                                                207
                                                                 49
Page 228
                                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                         Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                                PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                              As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                                              and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                                     the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                        (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                                     unless otherwise stated)

4.   KAS DAN KAS DI BANK                                                                    4.     CASH ON HAND AND CASH IN BANK

                                                                       31 Desember/December 31,

                                                               2022                                        2021

                                                 Jumlah nosional                          Jumlah nosional
                                                 mata uang asing/                         mata uang asing/
                                                Notional amount in                     Notional amount in
                                                 foreign currency       Ekuivalen/        foreign currency        Ekuivalen/
                                                  (Angka penuh/         Equivalent         (Angka penuh/          Equivalent
                                                   Full amount)          Rupiah             Full amount)           Rupiah

      Kas                                                                     239.152                                    64.000                             Cash on hand

      Kas di bank                                                                                                                                            Cash in banks
             Pihak ketiga                                                                                                                                   Third parties
             Rupiah                                                                                                                                           Rupiah
              PT Bank IBK Indonesia Tbk                                      3.055.516                                        -        PT Bank IBK Indonesia Tbk
              PT Bank Central Asia Tbk                                       1.518.823                                  746.699          PT Bank Central Asia Tbk
              Citibank N.A. Indonesia                                          762.765                                1.302.716            Citibank N.A. Indonesia
              MUFG Bank, Ltd. Jakarta                                           81.371                                   81.585          MUFG Bank, Ltd. Jakarta
                                                                                                                                      PT Bank BTPN Tbk (formerly
               PT Bank BTPN Tbk. (d/h PT Bank                                                                                                PT Bank Sumitomo
                 Sumitomo Mitsui Indonesia)                                    78.161                                    78.016                 Mitsui Indonesia)
               PT Bank CIMB Niaga Tbk                                          59.562                                    57.392          PT Bank CIMB Niaga Tbk
               PT Bank Victoria International Tbk                              47.993                                   180.178   PT Bank Victoria International Tbk
               PT Bank CTBC Indonesia                                          29.483                                    24.155          PT Bank CTBC Indonesia
               PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                   15.646                                     5.607   PT Bank Maybank Indonesia Tbk
               PT Bank UOB Indonesia                                           12.611                                         -           PT Bank UOB Indonesia
               PT Bank HSBC Indonesia                                           8.027                                         -          PT Bank HSBC Indonesia
               PT Bank Oke Indonesia Tbk                                        4.193                                         -        PT Bank Oke Indonesia Tbk
               PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                    1.500                                         -   PT Bank Danamon Indonesia Tbk

                                                                             5.675.651                                2.476.348

              Dolar Amerika Serikat                                                                                                             United States Dollar
               MUFG Bank, Ltd. Jakarta                    13.853              217.922                 1.252              17.872         MUFG Bank, Ltd. Jakarta
                                                                                                                                      PT Bank BTPN Tbk (formerly
               PT Bank BTPN Tbk. (d/h PT Bank                                                                                                 PT Bank Sumitomo
                  Sumitomo Mitsui Indonesia)               3.202               50.368                 3.034              43.305                 Mitsui Indonesia)
               PT Bank CTBC Indonesia                      1.351               21.247                 1.537              21.933         PT Bank CTBC Indonesia
               Citibank N.A. Indonesia                       162                2.552                   110               1.575           Citibank N.A. Indonesia

                                                                              292.089                                    84.685

              Pihak berelasi (Catatan 36)                                                                                                      Related parties (Note 36)
              Rupiah                                                                                                                                          Rupiah
               PT Bank Raya Indonesia Tbk                                                                                            PT Bank Raya Indonesia Tbk
                  (d/h PT Bank Rakyat                                                                                                 (formerly PT Bank Rakyat
                  Indonesia Agroniaga Tbk)                                98.169.629                                 81.537.919        Indonesia Agroniaga Tbk
               PT Bank Rakyat Indonesia                                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia
                  (Persero) Tbk                                           55.692.654                                 39.756.273                   (Persero) Tbk
               PT Bank Mandiri                                                                                                                    PT Bank Mandiri
                  (Persero) Tbk                                               810.982                                   613.600                   (Persero) Tbk
                PT Bank Tabungan Negara                                                                                                 PT Bank Tabungan Negara
                  (Persero) Tbk                                               464.879                                   671.238                   (Persero) Tbk

                                                                         155.138.144                                122.579.030

              Dolar Amerika Serikat                                                                                                             United States Dollar
               PT Bank Rakyat Indonesia                                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia
                  (Persero) Tbk                          391.756             6.162.719             2.028.191         28.940.265                  (Persero) Tbk

                                                                         161.300.863                                151.519.295

      Total                                                              167.507.755                                154.144.328                                     Total



     Kisaran tingkat suku bunga setahun untuk kas di                                               Interest rate range per annum for cash in banks:
     bank:

                                                                      31 Desember/December 31,
                                                                      2022                        2021

      Rupiah                                                         0,00% - 2,09%               0,00% - 1,74%                                                 Rupiah
      Dolar Amerika Serikat                                          0,00% - 0,22%               0,00% - 0,17%                                    United States Dollar



     Tidak ada saldo kas dan kas di bank yang dibatasi                                             There are no restricted cash on hand and cash bank
     penggunaannya pada tanggal 31 Desember 2022                                                   as of December 31, 2022 and 2021.
     dan 2021.


                                                                                 208
                                                                                  50
Page 229
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                        As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                        and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                               the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                  (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)

5.   PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN - NETO                                   5.     FINANCE LEASE RECEIVABLES - NET

                                                      31 Desember/December 31,
                                                       2022                 2021
      Piutang sewa pembiayaan - bruto                                                                   Finance lease receivables - gross
           Pihak ketiga                             1.849.436.462          2.090.810.312                                 Third parties
           Pihak berelasi (Catatan 36)                  7.503.468             18.821.098                    Related parties (Note 36)

                                                    1.856.939.930          2.109.631.410
      Nilai sisa yang dijamin                                                                                  Guaranteed residual value
            Pihak ketiga                            1.705.845.911          1.776.841.694                                 Third parties
            Pihak berelasi (Catatan 36)                     4.000                 22.000                    Related parties (Note 36)
                                                    1.705.849.911          1.776.863.694
      Pendapatan sewa pembiayaan ditangguhkan                                                             Unearned finance lease income
          Pihak ketiga                               (209.165.890)         (213.478.395)                                Third parties
          Pihak berelasi (Catatan 36)                    (298.329)           (1.648.385)                   Related parties (Note 36)

                                                     (209.464.219)         (215.126.780)
     Simpanan jaminan                                                                                                   Security deposits
         Pihak ketiga                               (1.705.845.911)    (1.776.841.694)                                   Third parties
          Pihak berelasi (Catatan 36)                       (4.000)           (22.000)                      Related parties (Note 36)

                                                    (1.705.849.911)    (1.776.863.694)
                                                    1.647.475.711          1.894.504.630

     Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai    (149.572.489)         (156.640.746)            Less: Allowance for impairment losses

      Total                                         1.497.903.222          1.737.863.884                                             Total



     Rincian piutang sewa pembiayaan - bruto menurut                         The details of finance lease receivables - gross by
     tanggal jatuh temponya adalah sebagai berikut:                          maturity dates are as follows:

                                                      31 Desember/December 31,
                                                       2022                 2021

     ≤ 1 tahun                                      1.061.567.700          1.247.470.926                                           ≤ 1 year
     >1 tahun - 2 tahun                               499.421.978            555.087.430                                 > 1 year - 2 years
     >2 tahun                                         295.950.252            307.073.054                                         > 2 years
     Total piutang sewa                                                                                               Total finance lease
        pembiayaan - bruto                          1.856.939.930          2.109.631.410                            receivables - gross



     Klasifikasi piutang sewa pembiayaan berdasarkan                         The classification of finance lease receivables
     mata uang yang digunakan adalah sebagai berikut:                        based on its currencies are as follows:

                                                      31 Desember/December 31,
                                                       2022                 2021
     Rupiah                                         1.736.174.986          1.863.926.923                                            Rupiah
     Dolar Amerika Serikat                                                                                             United States Dollar
     (ASD7.676.876 dan ASD26.780.340                                                                   (USD7,676,876 and USD26,780,340
        (nilai penuh) masing-masing pada                                                         (full amount) as of December 31, 2021
        tanggal 31 Desember 2022 dan 2021)            120.764.944           245.704.487                          and 2020, respectively)

     Total piutang sewa                                                                                               Total finance lease
        pembiayaan - bruto                          1.856.939.930          2.109.631.410                            receivables - gross




                                                                209
                                                                 51
Page 230
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                          As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                                          and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                                 the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                    (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                                 unless otherwise stated)

5.   PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN - NETO (lanjutan)                                          5.     FINANCE LEASE                  RECEIVABLES                -     NET
                                                                                               (continued)

     Kisaran tingkat bunga efektif yang diterapkan                                             Effective interest rate range applied are as follows:
     adalah sebagai berikut:

                                                       Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember/
                                                                 Years ended December 31
                                                                     2022                     2021
     Rupiah                                                       2,90% - 49,79%         3,30% - 35,74%                                                   Rupiah
     Dolar Amerika Serikat                                         2,80% - 8,20%         2,75% - 10,50%                                      United States Dollar




     Pengelompokan piutang sewa pembiayaan - bruto                                             The classification of finance lease receivables -
     menurut jumlah hari tunggakan adalah sebagai                                              gross based on overdue days are as follows:
     berikut:
                                                                     31 Desember/December 31,
                                                                     2022                     2021

     Lancar                                                        1.526.379.664             1.781.509.683                                                Current
     1 - 90 hari                                                     227.309.513               206.826.149                                            1 - 90 days
     91 - 120 hari                                                    26.307.504                 8.935.426                                          91 - 120 days
     121 - 180 hari                                                    6.830.434                 1.908.081                                         121 - 180 days
     > 180 hari                                                       70.112.815               110.452.071                                            > 180 days
     Total piutang sewa                                                                                                                     Total finance lease
        pembiayaan - bruto                                         1.856.939.930             2.109.631.410                                receivables - gross



     Analisis atas perubahan nilai tercatat bruto terkait                                      An analysis of change in the gross carrying amount
     piutang sewa pembiayaan adalah sebagai berikut:                                           of finance lease receivables are as follows:

                                                                      31 Desember/December 31, 2022

                                                  Stage 1              Stage 2           Stage 3              Total

     Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                                 Acquisition cost
     Saldo Awal                                   1.711.220.506          70.149.406          113.134.718     1.894.504.630                      Beginning balances

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                 Transfer to the 12-month expected
        12 bulan (stage 1)                          13.857.804            (1.635.514)        (12.222.290)                -                   credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                             Transfer to receivables which are
        mengalami penurunan nilai (stage 2)         (12.984.730)         12.984.730                    -                 -                not impaired (stage 2)
     Pengalihan ke piutang yang                                                                                                  Transfer to receivables which are
        mengalami penurunan nilai (stage 3)         (42.029.939)          (7.540.059)         49.569.998                 -                    impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan          1.670.063.641          73.958.563          150.482.426     1.894.504.630     Total beginning balance after transfer

     Aset keuangan baru yang                                                                                                                     New financial asset
        diterbitkan atau dibeli                    724.442.020              3.824.238           303.728       728.569.986                originated or purchased
     Aset keuangan yang dihentikan
        pengakuannya                               (846.533.795)         (58.291.142)        (41.060.974)     (945.885.911)            Derecognized financial asset
     Aset keuangan yang dihapusbuku                 (11.965.197)                   -         (17.747.797)      (29.712.994)               Financial asets written off

     Total penambahan (penurunan)                                                                                                          Total addition (deduction)
         tahun berjalan                           (134.056.972)         (54.466.904)         (58.505.043)     (247.028.919)                  during the year

     Saldo akhir                                  1.536.006.669          19.491.659           91.977.383     1.647.475.711                           Ending balance




                                                                                 210
                                                                                  52
Page 231
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                        As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                                        and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                               the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                  (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                               unless otherwise stated)

5.   PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN - NETO (lanjutan)                                        5.     FINANCE LEASE                   RECEIVABLES                  -     NET
                                                                                             (continued)
                                                                    31 Desember/December 31, 2021

                                                   Stage 1           Stage 2           Stage 3              Total

     Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                                  Acquisition cost
     Saldo Awal                                   2.192.296.728        88.717.962          107.307.814    2.388.322.504                          Beginning balances

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                  Transfer to the 12-month expected
        12 bulan (stage 1)                            3.388.827        (3.388.827)                   -                 -                      credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                              Transfer to receivables which are
        mengalami penurunan nilai (stage 2)         (23.404.698)       23.404.698                    -                 -                   not impaired (stage 2)
     Pengalihan ke piutang yang                                                                                                    Transfer to receivables which are
        mengalami penurunan nilai (stage 3)         (49.320.848)       (12.681.517)         62.002.365                 -                       impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan          2.122.960.009        96.052.316          169.310.179    2.388.322.504        Total beginning balance after transfer

     Aset keuangan baru yang                                                                                                                     New financial asset
        diterbitkan atau dibeli                     652.636.775         7.763.220           23.572.594      683.972.589                  originated or purchased
     Aset keuanganyang dihentikan
        pengakuannya                              (1.063.845.917)      (33.434.553)        (50.140.809)   (1.147.421.279)              Derecognized financial asset
     Aset keuangan yang dihapusbuku                     (530.361)         (231.577)        (29.607.246)      (30.369.184)                 Financial asets written off

     Total penambahan (penurunan)                                                                                                          Total addition (deduction)
         tahun berjalan                            (411.739.503)       (25.902.910)        (56.175.461)    (493.817.874)                        during the year

     Saldo akhir                                  1.711.220.506        70.149.406          113.134.718    1.894.504.630                              Ending balance




     Analisis atas perubahan cadangan atas kerugian                                          An analysis of change in the corresponding
     kredit   ekspektasian  terkait   piutang sewa                                           expected credit loss allowances of finance lease
     pembiayaan adalah sebagai berikut:                                                      receivables are as follows:
                                                                    31 Desember/December 31, 2022

                                                   Stage 1           Stage 2           Stage 3              Total

     Saldo Awal                                      55.160.133         4.346.517           97.134.096      156.640.746                    Beginning balance

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                              Transfer to the 12 month expected
        12 bulan (stage 1)                           12.068.449          (163.830)         (11.904.619)                -                  credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                              Transfer to lifetime expected credit
        sepanjang umurnya – tidak mengalami                                                                                             losses - not impaired
        penurunan nilai (stage 2)                      (214.385)          214.385                    -                 -                            (stage 2)
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                              Transfer to lifetime expected credit
        Sepanjang umurnya - mengalami                                                                                             losses- credit impairment
        penurunan nilai (stage 3)                      (725.957)        (1.294.703)          2.020.660                 -                             (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan             66.288.240         3.102.369           87.250.137      156.640.746     Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                               Net measurement of
        penyisihan kerugian                           6.842.693          (770.794)          45.253.194       51.325.093                            loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                               New financial asset
        diterbitkan atau dibeli                       8.196.920           713.163             303.728         9.213.811             originated or purchased
     Aset keuanganyang dihentikan
        pengakuannya                                  (4.765.793)        (179.690)         (32.948.684)     (37.894.167)            Derecognized financial asset

     Total pembentukan tahun berjalan                10.273.820          (237.321)          12.608.238       22.644.737             Total built-up during the year
     Aset keuangan yang dihapusbuku                 (11.965.197)                -          (17.747.797)     (29.712.994)             Financial assets written-off

     Saldo akhir                                     64.596.863         2.865.048           82.110.578      149.572.489                         Ending balance




                                                                               211
                                                                                53
Page 232
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                       As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                                       and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                              the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                 (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                              unless otherwise stated)

5.   PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN - NETO (lanjutan)                                       5.     FINANCE LEASE                 RECEIVABLES                  -     NET
                                                                                            (continued)
                                                                   31 Desember/December 31, 2021

                                                  Stage 1           Stage 2           Stage 3             Total

     Saldo Awal                                    91.702.302         10.067.842           78.069.265     179.839.409                      Beginning balance

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to the 12 month expected
        12 bulan (stage 1)                            465.497            (465.497)                  -                -                 credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to lifetime expected credit
        sepanjang umurnya – tidak mengalami                                                                                          losses - not impaired
        penurunan nilai (stage 2)                    (440.387)            440.387                   -                -                            (stage 2)
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to lifetime expected credit
        Sepanjang umurnya - mengalami                                                                                          losses- credit impairment
        penurunan nilai (stage 3)                  (17.820.227)        (5.851.526)         23.671.753                -                             (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan           73.907.185            4.191.206        101.741.018     179.839.409    Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                            Net measurement of
        penyisihan kerugian                        (16.156.102)          (981.074)         17.551.400         414.224                      loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                               New financial asset
        diterbitkan atau dibeli                     7.296.699            1.367.962         23.071.828      31.736.489            originated or purchased
     Aset keuanganyang dihentikan
        pengakuannya                                (9.357.288)                  -        (15.622.904)    (24.980.192)           Derecognized financial asset

     Total pembentukan tahun berjalan              (18.216.691)           386.888          25.000.324       7.170.521            Total built-up during the year
     Aset keuangan yang dihapusbuku                   (530.361)          (231.577)        (29.607.246)    (30.369.184)            Financial assets written-off

     Saldo akhir                                   55.160.133            4.346.517         97.134.096     156.640.746                        Ending balance




     Pengelompokan piutang sewa pembiayaan – bruto                                          The classification of restructured Covid-19 finance
     restrukturisasi covid 19 adalah sebagai berikut:                                       lease receivables – gross are as follows:
                                                                  31 Desember/December 31,

                                                                  2022                     2021
     Lancar                                                       173.258.581              404.346.647                                                 Current
     Dalam perhatian khusus                                        10.558.803               71.442.444                                         Spesial mention
     Kurang lancar                                                  2.999.636                6.139.511                                           Substandard
     Diragukan                                                      5.719.657                1.147.134                                                Doubtful
     Macet                                                         19.168.299                7.614.172                                                   Loss
     Total                                                        211.704.976              490.689.908                                                     Total



     Piutang sewa pembiayaan yang direstrukturisasi                                         The percentage of restructured finance lease
     pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 adalah                                          receivables as of 31 December 2022 and 2021 is
     sebesar 11,40% dan 23,26% dari saldo piutang                                           11.40% and 23.26% of the finance lease
     sewa pembiayaan - bruto.                                                               receivables balance - gross.

     Perusahaan telah melakukan restrukturisasi                                             The Company has restructured it’s financing for
     pembiayaan untuk debitur yang terkena dampak                                           debtors affected by the Covid-19 pandemic in
     pandemi      Covid-19   sesuai   dengan    POJK                                        accordance with POJK No. 14/POJK.05/2020
     No. 14/POJK.05/2020 ”Kebijakan Countercyclical                                         "Countercyclical Policy Impact of the Spread of
     Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019                                             Coronavirus Disease 2019 for Non-Bank Financial
     bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank” tanggal                                           Services Institutions" dated April 17, 2020. As of
     17 April 2020. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan                                       December 31, 2022 and 2022, the balance of
     2021, saldo piutang sewa pembiayaan - bruto                                            restructured Covid-19 finance lease receivables -
     restrukturisasi Covid-19 masing-masing adalah                                          gross is amounted to Rp211,704,976 and
     sebesar Rp211.704.976 dan Rp490.689.908.                                               Rp490,689,908, respectively.




                                                                              212
                                                                               54
Page 233
                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                      Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                              PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                            As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                            and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                   the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                      (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                   unless otherwise stated)

5.   PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN - NETO (lanjutan)                            5.     FINANCE LEASE              RECEIVABLES             -     NET
                                                                                 (continued)

     Metode restrukturisasi yang dilakukan Perusahaan                            The restructuring method carried out by the
     adalah    dengan       memberikan      keringanan                           Company is to provide relief of principal and interest
     pembayaran pokok         dan bunga termasuk                                 including additional in tenor payments for 3-6
     penambahan tenor selama 3-6 bulan dengan                                    months by adjusting to the debtor's financial
     menyesuaikan kondisi keuangan debitur.                                      condition.

     Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan                               Management believes that the above allowance for
     kerugian penurunan nilai di atas adalah memadai                            impairment losses is adequate to cover possible
     untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul                             losses that may arise from non-collection of finance
     dari tidak tertagihnya piutang sewa pembiayaan.                            lease receivables.

     Piutang sewa pembiayaan yang dijadikan sebagai                              The lease receivables which were used as fiduciary
     jaminan fidusia untuk pinjaman yang diterima dan                            collateral for borrowings and medium term notes as
     medium term notes pada tanggal 31 Desember                                  of December 31, 2022 and 2021 amounted to
     2022 dan 2021 adalah masing-masing sebesar                                  Rp1,181,359,472          and      Rp1,072,764,915
     Rp1.181.359.472 dan Rp1.072.764.915 (Catatan 14                             respectively (Note 14 and 15).
     dan 15).


6.   TAGIHAN ANJAK PIUTANG - NETO                                         6.     FACTORING RECEIVABLES - NET

                                                         31 Desember/December 31,

                                                         2022                  2021
     Tagihan anjak piutang - bruto                        71.902.731             67.704.237                      Factoring receivables - gross
     Pendapatan tagihan anjak
      yang belum diakui                                   (1.324.096)            (1.676.407)                      Unearned factoring income

     Sub-total                                            70.578.635             66.027.830                                         Sub-total
      Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai      (13.777.931)             (8.923.466)            Less: Allowance for impairment losses
      Total                                               56.800.704             57.104.364                                              Total



     Seluruh tagihan anjak piutang merupakan transaksi                           All factoring receivables represents third party’s
     dengan pihak ketiga dan disajikan dalam mata uang                           transaction and presented in Indonesian Rupiah.
     Rupiah Indonesia.

     Rincian tagihan anjak piutang - bruto menurut                               Details of factoring receivables – gross by maturity
     tanggal jatuh temponya adalah sebagai berikut:                              are as follows:

                                                         31 Desember/December 31,
                                                         2022                  2021
     ≤ 1 tahun                                            61.967.957             67.604.308                                           ≤ 1 year
     >1 tahun - 2 tahun                                    9.877.819                 99.929                                 > 1 year - 2 years
     >1 tahun - 2 tahun                                       56.955                      -                                 > 1 year - 2 years

     Total tagihan anjak piutang - bruto                  71.902.731             67.704.237              Total factoring receivables - gross



     Kisaran tingkat bunga efektif yang diterapkan adalah                        The effective interest rate range applied are as
     sebagai berikut:                                                            follows:
                                               Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember/
                                                        Years ended December 31,
                                                         2022                  2021
     Rupiah                                          12,03% - 19,66%      11,50% - 15,00%                                               Rupiah




                                                                  213
                                                                    55
Page 234
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

           PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                      As of December 31, 2022 and 2021
               serta Tahun yang Berakhir                                                                      and for
             pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                             the Years Then Ended
            (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                                             unless otherwise stated)

6.    TAGIHAN ANJAK PIUTANG - NETO (lanjutan)                                         6.     FACTORING RECEIVABLES – NET (continued)

      Pengelompokan tagihan anjak piutang - bruto                                            The classification of factoring receivables - gross
      menurut jumlah hari tunggakan adalah sebagai                                           based on overdue days is as follows:
      berikut:

                                                                    31 Desember/December 31,
                                                                    2022                   2021
      Lancar                                                        26.704.617               58.038.500                                                  Current
      1 - 90 hari                                                   38.661.520                  202.888                                              1 - 90 days
      91 - 120 hari                                                          -                        -                                            91 - 120 days
      121 - 180 hari                                                         -                  803.559                                           121 - 180 days
      > 180 hari                                                     6.536.594                8.659.290                                              > 180 days

     Total tagihan anjak piutang - bruto                            71.902.731               67.704.237                   Total factoring receivables - gross



      Analisis atas perubahan nilai tercatat bruto terkait                                   An analysis of change in the gross carrying amount
      piutang anjak piutang adalah sebagai berikut:                                          of factoring receivables are as follows:

                                                                    31 Desember/December 31, 2022

                                                    Stage 1           Stage 2          Stage 3             Total

     Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                                Acquisition cost
       Saldo Awal                                    57.328.213                   -         8.699.617       66.027.830                      Beginning balances

       Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                             Transfer to the 12-month expected
          12 bulan (stage 1)                                   -                  -                  -               -                  credit loss (stage 1)
       Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                        Transfer to receivables which are
          mengalami penurunan nilai (stage 2)                  -                  -                  -               -               not impaired (stage 2)
       Pengalihan ke piutang yang                                                                                              Transfer to receivables which are
          mengalami penurunan nilai (stage 3)                  -                  -                  -               -                      impaired (stage 3)


       Total saldo awal setelah pengalihan           57.328.213                   -         8.699.617       66.027.830     Total beginning balance after transfer
       Aset keuangan baru yang                                                                                                                New financial asset
           diterbitkan atau dibeli                   64.733.676                   -                  -      64.733.676                originated or purchased
       Aset keuangan yang dihentikan
           pengakuannya                              (57.229.938)                 -         (2.952.933)    (60.182.871)            Derecognized financial asset
       Aset keuangan yang dihapusbuku                          -                  -                  -               -                Financial asets written off

       Total penambahan (penurunan)                                                                                                    Total addition (deduction)
           tahun berjalan                             7.503.738                   -         (2.952.933)      4.550.805                         during the year

       Saldo akhir                                   64.831.951                   -         5.746.684       70.578.635                           Ending balance



                                                                    31 Desember/December 31, 2021

                                                    Stage 1           Stage 2          Stage 3             Total

     Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                                Acquisition cost
       Saldo Awal                                    21.064.244                   -         7.905.985       28.970.229                      Beginning balances

       Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                             Transfer to the 12-month expected
          12 bulan (stage 1)                                   -                  -                  -               -                  credit loss (stage 1)
       Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                        Transfer to receivables which are
          mengalami penurunan nilai (stage 2)                  -                  -                  -               -               not impaired (stage 2)
       Pengalihan ke piutang yang                                                                                              Transfer to receivables which are
          mengalami penurunan nilai (stage 3)         (1.023.781)                 -         1.023.781                -                     impaired (stage 3)

       Total saldo awal setelah pengalihan           20.040.463                   -         8.929.766       28.970.229     Total beginning balance after transfer
       Aset keuangan baru yang                                                                                                                New financial asset
           diterbitkan atau dibeli                   56.043.448                   -                  -      56.043.448                originated or purchased
       Aset keuangan yang dihentikan
           pengakuannya                              (18.755.698)                 -          (230.149)     (18.985.847)            Derecognized financial asset
       Aset keuangan yang dihapusbuku                          -                  -                 -                -                Financial asets written off

       Total penambahan (penurunan)                                                                                                    Total addition (deduction)
           tahun berjalan                            37.287.750                   -          (230.149)      37.057.601                         during the year

       Saldo akhir                                   57.328.213                   -         8.699.617       66.027.830                           Ending balance




                                                                                214
                                                                                 56
Page 235
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                      As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                                      and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                             the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                             unless otherwise stated)

6.   TAGIHAN ANJAK PIUTANG - NETO (lanjutan)                                        6.     FACTORING RECEIVABLES - NET (continued)
     Analisis atas perubahan cadangan atas kerugian                                        An analysis of change the corresponding expected
     kredit ekspektasian terkait piutang anjak piutang                                     credit loss allowances of factoring receivables are
     adalah sebagai berikut:                                                               as follows:
                                                                  31 Desember/December 31, 2022

                                                  Stage 1           Stage 2          Stage 3             Total

     Saldo Awal                                       213.827                   -         8.709.639        8.923.466                      Beginning balance

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to the 12 month expected
        12 bulan (stage 1)                                   -                  -                  -               -                  credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to lifetime expected credit
        sepanjang umurnya - tidak mengalami                                                                                         losses - not impaired
        penurunan nilai (stage 2)                            -                  -                  -               -                              (stage 2)
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to lifetime expected credit
        sepanjang umurnya - mengalami                                                                                          losses- credit impairment
        penurunan nilai (stage 3)                            -                  -                  -               -                              (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan              213.827                   -         8.709.639        8.923.466    Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                           Net measurement of
        penyisihan kerugian                                  -                  -                  -               -                       loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                              New financial asset
        diterbitkan atau dibeli                     8.031.051                   -                  -       8.031.051              originated or purchased
     Aset keuanganyang dihentikan
        pengakuannya                                 (213.631)                  -         (2.962.955)     (3.176.586)           Derecognized financial asset

     Total pembentukan tahun berjalan               7.817.420                   -         (2.962.955)      4.854.465            Total built-up during the year
     Aset keuangan yang dihapusbuku                         -                   -                  -               -             Financial assets written-off

     Saldo akhir                                    8.031.247                   -         5.746.684       13.777.931                          Ending balance



                                                                  31 Desember/December 31, 2021

                                                  Stage 1           Stage 2          Stage 3             Total

     Saldo Awal                                       136.925                   -         3.996.830        4.133.755                      Beginning balance

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to the 12 month expected
        12 bulan (stage 1)                                   -                  -                  -               -                  credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to lifetime expected credit
        sepanjang umurnya - tidak mengalami                                                                                         losses - not impaired
        penurunan nilai (stage 2)                            -                  -                  -               -                              (stage 2)
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                           Transfer to lifetime expected credit
        sepanjang umurnya - mengalami                                                                                          losses- credit impairment
        penurunan nilai (stage 3)                       (9.432)                 -              9.432               -                              (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan              127.493                   -         4.006.262        4.133.755    Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                           Net measurement of
        penyisihan kerugian                           (27.584)                  -         4.703.377        4.675.793                       loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                              New financial asset
        diterbitkan atau dibeli                       211.792                   -                  -         211.792              originated or purchased
     Aset keuanganyang dihentikan
        pengakuannya                                  (97.874)                  -                  -         (97.874)           Derecognized financial asset

     Total pembentukan tahun berjalan                  86.334                   -         4.703.377        4.789.711            Total built-up during the year
     Aset keuangan yang dihapusbuku                         -                   -                 -                -             Financial assets written-off

     Saldo akhir                                      213.827                   -         8.709.639        8.923.466                          Ending balance


     Pengelompokan tagihan anjak piutang - bruto                                           The classification of restructured Covid-19 factoring
     restrukturisasi Covid-19 adalah sebagai berikut:                                      receivables – gross are as follows:
                                                                  31 Desember/December 31,
                                                                  2022                   2021

     Lancar                                                       32.004.269                1.283.745                                                   Current
     Macet                                                           560.699                        -                                                     Loss
     Total                                                        32.564.968                1.283.745                                                     Total



     Anjak piutang yang direstrukturisasi pada tanggal                                     The percentage       of restructured factoring
     31 Desember 2022 dan 2021 adalah sebesar                                              receivables as of December 31, 2022 and 2021 is
     45,29% dan 1,90% dari saldo piutang anjak piutang                                     45.29% and 1.90% of the factoring receivables
     - bruto.                                                                              balance – gross.
                                                                              215
                                                                               57
Page 236
                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                    Indonesian language.

           PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                        As of December 31, 2022 and 2021
               serta Tahun yang Berakhir                                                        and for
             pada Tanggal-Tanggal tersebut                                               the Years Then Ended
            (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                  (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)

6.    TAGIHAN ANJAK PIUTANG - NETO (lanjutan)                           6.     FACTORING RECEIVABLES – NET (continued)

      Perusahaan telah melakukan restrukturisasi                               The Company has restructured it’s financing for
      pembiayaan untuk debitur yang terkena dampak                             debtors affected by the Covid-19 pandemic in
      pandemi      Covid-19   sesuai   dengan    POJK                          accordance with POJK No. 14/POJK.05/2020
      No. 14/POJK.05/2020 “Kebijakan Countercyclical                           "Countercyclical Policy Impact of the Spread of
      Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019                               Coronavirus Disease 2019 for Non-Bank Financial
      bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank” tanggal                             Services Institutions" dated April 17, 2020. As of
      17 April 2020. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan                         December 31, 2022, and 2021, the balance of
      2021, saldo piutang anjak piutang - bruto                                restructured Covid-19 factoring receivables - gross
      restrukturisasi Covid-19 masing-masing adalah                            is amounted to Rp32,564,968 and Rp1,283,745,
      sebesar Rp32.564.968 dan Rp1.283.745.                                    respectively.

      Metode restrukturisasi yang dilakukan Perusahaan                         The restructuring method carried out by the
      adalah    dengan       memberikan      keringanan                        Company is to provide relief of principal and interest
      pembayaran pokok         dan bunga termasuk                              including additional in tenor payments for 3-6
      penambahan tenor selama 3-6 bulan dengan                                 months by adjusting to the debtor's financial
      menyesuaikan kondisi keuangan debitur.                                   condition.

      Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh tagihan                             Management believes that the factoring receivables
      anjak piutang dapat tertagih dan jumlah cadangan                         are fully collectible and the allowance for impairment
      kerugian penurunan nilai yang dibentuk cukup.                            losses is adequate.
      Tagihan anjak piutang yang dijadikan sebagai                             The factoring receivables which were used as
      jaminan fidusia untuk pinjaman yang diterima pada                        fiduciary collateral for borrowings as of December
      tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 adalah                                 31, 2022 and 2021 amounted to Rp32,555,349 and
      masing-masing sebesar        Rp32.555.349 dan                            Rp45,465,865 respectively (Note 14).
      Rp45.465.865 (Catatan 14).


7.    PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - NETO                                7.     CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
                                                        31 Desember/December 31,
                                                         2022                 2021

     Piutang pembiayaan konsumen                                                                            Consumer financing receivables
        Pihak ketiga                                  6.349.183.400          3.529.154.359                                    Third parties
        Pihak berelasi (Catatan 36)                      13.667.632             23.636.356                       Related parties (Note 36)

                                                      6.362.851.032          3.552.790.715
     Pendapatan pembiayaan konsumen ditangguhkan                                                      Unearned consumer financing income
       Pihak ketiga                                   (1.367.785.321)        (723.355.934)                                    Third parties
       Pihak berelasi (Catatan 36)                        (2.481.569)          (2.839.935)                       Related parties (Note 36)

                                                      (1.370.266.890)        (726.195.869)

                                                      4.992.584.142          2.826.594.846

       Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai      (73.227.450)          (50.152.531)           Less: Allowance for impairment losses

       Total                                          4.919.356.692          2.776.442.315                                           Total



      Seluruh piutang pembiayaan konsumen disajikan                            All consumer financing receivables are presented in
      dalam mata uang Rupiah Indonesia.                                        Indonesian Rupiah.




                                                                  216
                                                                   58
Page 237
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                            PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                          As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                                          and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                                 the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                    (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                                 unless otherwise stated)

7.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - NETO                                                 7.      CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
     (lanjutan)                                                                                 (continued)

     Kisaran tingkat bunga efektif yang diterapkan adalah                                       The effective interest rate range applied are as
     sebagai berikut:                                                                           follows:
                                                       Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember/
                                                                Years ended December 31,
                                                                     2022                     2021

     Rupiah                                                       6,25% - 33,25%         6,25% - 32,56%                                                   Rupiah

     Rincian piutang pembiayaan konsumen - bruto                                                Details of consumer financing receivables - gross by
     menurut tanggal jatuh temponya adalah sebagai                                              maturity are as follows:
     berikut:

                                                                     31 Desember/December 31,
                                                                     2022                     2021
     ≤ 1 tahun                                                     1.957.542.024             1.123.264.103                                              ≤ 1 year
     >1 tahun - 2 tahun                                            1.690.225.833               967.581.010                                    > 1 year - 2 years
     >2 tahun                                                      2.715.083.175             1.461.945.602                                            > 2 years

     Total piutang pembiayaan konsumen - bruto                     6.362.851.032             3.552.790.715    Total consumer financing receivables - gross



     Pengelompokan piutang pembiayaan konsumen -                                                The classification of consumer financing receivables
     bruto menurut jumlah hari tunggakan adalah                                                 - gross based on overdue days is as follows:
     sebagai berikut:
                                                                     31 Desember/December 31,
                                                                     2022                     2021
     Lancar                                                        6.103.241.357             3.399.347.208                                              Current
     1 - 90 hari                                                     215.864.931               134.838.213                                          1 - 90 days
     91 - 120 hari                                                     8.253.289                 2.638.422                                        91 - 120 days
     121- 180 hari                                                    12.054.967                 4.748.772                                        121-180 days
     >180 hari                                                        23.436.488                11.218.100                                           >180 days

     Total piutang pembiayaan konsumen - bruto                     6.362.851.032             3.552.790.715    Total consumer financing receivables - gross



     Analisis atas perubahan nilai tercatat bruto terkait                                       An analysis of change in the gross carrying amount
     piutang pembiayaan konsumen adalah sebagai                                                 of consumer financing receivables are as follows:
     berikut:
                                                                      31 Desember/December 31, 2022

                                                  Stage 1              Stage 2           Stage 3              Total

     Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                               Acquisition cost
     Saldo Awal                                   2.794.630.420          15.736.247           16.228.179     2.826.594.846                    Beginning balances

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                               Transfer to the 12 months expected
        12 bulan (stage 1)                           4.710.810           (3.884.159)           (826.651)                 -                 credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                           Transfer to receivables which are
        mengalami penurunan nilai (stage 2)        (12.386.322)          12.694.001            (307.679)                 -               not impaired (stage 2)
     Pengalihan ke piutang yang                                                                                                 Transfer to receivables which are
        mengalami penurunan nilai (stage 3)        (21.269.466)          (1.111.051)          22.380.517                 -                  impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan          2.765.685.442          23.435.038           37.474.366     2.826.594.846   Total beginning balance after transfer

     Aset keuangan baru yang                                                                                                                   New financial asset
        diterbitkan atau dibeli                   3.116.770.328          13.363.722           14.308.239     3.144.442.289             originated or purchased
     Aset keuanganyang dihentikan
        pengakuannya                              (944.558.308)          (6.598.061)          (4.824.613)    (955.980.982)           Derecognized financial asset
     Aset keuangan yang dihapusbuku                 (7.324.443)          (4.940.110)         (10.207.458)     (22.472.011)           Financial asets written off

     Total penambahan (penurunan)                                                                                                        Total addition (deduction)
         tahun berjalan                           2.164.887.577             1.825.551          (732.832)     2.165.989.296                      during the year

     Saldo akhir                                  4.930.573.019          25.260.589           36.750.534     4.992.584.142                       Ending balance




                                                                                 217
                                                                                  59
Page 238
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                       As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                                       and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                              the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                 (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                              unless otherwise stated)

7.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - NETO                                              7.      CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
     (lanjutan)                                                                              (continued)
                                                                   31 Desember/December 31, 2021

                                                  Stage 1           Stage 2           Stage 3              Total

     Biaya perolehan diamortisasi                                                                                                             Acquisition cost
     Saldo Awal                                   1.251.484.540       22.987.386           11.609.942    1.286.081.868                      Beginning balances

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                             Transfer to the 12 months expected
        12 bulan (stage 1)                            9.815.209        (9.815.209)                   -                -                  credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke piutang yang tidak                                                                                         Transfer to receivables which are
        mengalami penurunan nilai (stage 2)          (9.937.077)      10.273.123             (336.046)                -                not impaired (stage 2)
     Pengalihan ke piutang yang                                                                                               Transfer to receivables which are
        mengalami penurunan nilai (stage 3)          (9.270.555)       (2.599.632)         11.870.187                 -                   impaired (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan          1.242.092.117       20.845.668           23.144.083    1.286.081.868     Total beginning balance after transfer

     Aset keuangan baru yang                                                                                                                 New financial asset
        diterbitkan atau dibeli                   1.971.378.298        4.399.189            5.307.720    1.981.085.207               originated or purchased
     Aset keuanganyang dihentikan
        pengakuannya                               (415.064.462)       (5.673.289)         (5.477.405)     (426.215.156)           Derecognized financial asset
     Aset keuangan yang dihapusbuku                  (3.775.533)       (3.835.321)         (6.746.219)      (14.357.073)           Financial asets written off

     Total penambahan (penurunan)                                                                                                      Total addition (deduction)
         tahun berjalan                           1.552.538.303        (5.109.421)         (6.915.904)   1.540.512.978                        during the year

     Saldo akhir                                  2.794.630.420       15.736.247           16.228.179    2.826.594.846                         Ending balance


     Analisis atas perubahan cadangan atas kerugian                                          An analysis of change in the corresponding
     kredit ekspektasian terkait piutang pembiayaan                                          expected credit loss allowances of consumer
     konsumen adalah sebagai berikut:                                                        receivables are as follows:
                                                                   31 Desember/December 31, 2022

                                                  Stage 1           Stage 2           Stage 3              Total

     Saldo Awal                                     34.965.315         2.643.540           12.543.676       50.152.531                         Beginning balance

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                Transfer to the 12 month expected
        12 bulan (stage 1)                             908.349          (563.219)           (345.130)                 -                  credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                Transfer to lifetime expected credit
        sepanjang umurnya – tidak mengalami                                                                                            losses - not impaired
        penurunan nilai (stage 2)                     (409.188)          663.094            (253.906)                 -                              (stage 2)
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                Transfer to lifetime expected credit
        sepanjang umurnya - mengalami                                                                                              losses- credit impairment
        penurunan nilai (stage 3)                     (677.542)         (163.984)             841.526                 -                               (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan            34.786.934         2.579.431           12.786.166       50.152.531      Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                                Net measurement of
        penyisihan kerugian                         (4.260.844)        5.656.135           26.893.094       28.288.385                        loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                                   New financial asset
        diterbitkan atau dibeli                     22.972.453         2.820.934            8.488.718       34.282.105               originated or purchased
     Aset keuanganyang dihentikan
        pengakuannya                                (4.137.716)       (1.781.731)         (11.104.113)     (17.023.560)              Derecognized financial asset

     Total pembentukan tahun berjalan               14.573.893         6.695.338           24.277.699       45.546.930                Total built-up during the year

     Aset keuangan yang dihapusbuku                 (7.324.443)        (4.940.110)        (10.207.458)     (22.472.011)                Financial assets written-off

     Saldo akhir                                    42.036.384         4.334.659           26.856.407       73.227.450                           Ending balance




                                                                              218
                                                                               60
Page 239
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                           PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                         As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                                         and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                                the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                   (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                                unless otherwise stated)

7.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - NETO                                                7.     CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
     (lanjutan)                                                                               (continued)
     Analisis atas perubahan cadangan atas kerugian                                           An analysis of change in the corresponding
     kredit ekspektasian terkait piutang pembiayaan                                           expected credit loss allowances of consumer
     konsumen adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                              receivables are as follows: (continued)
                                                                   31 Desember/December 31, 2021

                                                  Stage 1           Stage 2             Stage 3             Total

     Saldo Awal                                    17.551.756            5.154.694           7.974.282       30.680.732                        Beginning balance

     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                Transfer to lifetime expected credit
        12 bulan (stage 1)                          2.084.446          (2.084.446)                    -               -                  credit loss (stage 1)
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                Transfer to lifetime expected credit
        sepanjang umurnya – tidak mengalami                                                                                            losses - not impaired
        penurunan nilai (stage 2)                    (399.562)             611.409            (211.847)                -                              (stage 2)
     Pengalihan ke kerugian kredit ekspektasian                                                                                Transfer to lifetime expected credit
        sepanjang umurnya - mengalami                                                                                              losses- credit impairment
        penurunan nilai (stage 3)                    (330.268)            (607.785)            938.053                -                              (stage 3)

     Total saldo awal setelah pengalihan           18.906.372            3.073.872           8.700.488       30.680.732      Total beginning balance after transfer

     Pengukuran kembali bersih                                                                                                               Net measurement of
        penyisihan kerugian                        (1.585.168)           4.400.178           7.276.922       10.091.932                        loss allowance
     Aset keuangan baru yang                                                                                                                   New financial asset
        diterbitkan atau dibeli                    23.640.831              792.823           4.325.449       28.759.103               originated or purchased
     Aset keuanganyang dihentikan
        pengakuannya                                (2.221.187)        (1.788.012)           (1.012.964)     (5.022.163)             Derecognized financial asset

     Total pembentukan tahun berjalan              19.834.476            3.404.989          10.589.407       33.828.872               Total built-up during the year

     Aset keuangan yang dihapusbuku                 (3.775.533)          (3.835.321)         (6.746.219)    (14.357.073)               Financial assets written-off

     Saldo akhir                                   34.965.315            2.643.540          12.543.676       50.152.531                          Ending balance



     Pengelompokan piutang pembiayaan konsumen –                                              The classification of restructured Covid-19
     bruto restrukturisasi Covid-19 adalah sebagai                                            consumer financing receivables – gross are as
     berikut:                                                                                 follows:
                                                                  31 Desember/December 31,
                                                                  2022                      2021
     Lancar                                                        77.686.928                 76.958.393                                             Current
     Dalam perhatian khusus                                        19.488.587                 17.356.687                                     Spesial mention
     Kurang lancar                                                  1.928.828                    502.132                                       Substandard
     Diragukan                                                      2.527.740                    830.161                                            Doubtful
     Macet                                                          6.032.764                    860.982                                               Loss

     Total                                                        107.664.847                 96.508.355                                                   Total



     Piutang       pembiayaan      konsumen     yang                                          The percentage of restructured consumer financing
     direstrukturisasi pada tanggal 31 Desember 2022                                          receivables as of December 31, 2022 and 2021 is
     dan 2021 adalah sebesar 1,69% dan 2,72% dari                                             1.69% and 2.72% of the consumer financing
     saldo piutang pembiayaan konsumen - bruto.                                               receivables balance - gross.

     Perusahaan telah melakukan restrukturisasi                                               The Company has restructured it’s financing for
     pembiayaan untuk debitur yang terkena dampak                                             debtors affected by the Covid-19 pandemic in
     pandemi Covid-19 sesuai dengan POJK No.                                                  accordance with POJK No. 14/POJK.05/2020
     14/POJK.05/2020       ”Kebijakan   Countercyclical                                       "Countercyclical Policy Impact of the Spread of
     Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019                                               Coronavirus Disease 2019 for Non-Bank Financial
     bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank” tanggal                                             Services Institutions" dated April 17, 2020. As of
     17 April 2020. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan                                         December 31, 2022, and 2021 the balance of
     2021, saldo piutang pembiayaan konsumen - bruto                                          restructured    Covid-19     consumer     financing
     restrukturisasi Covid-19 masing-masing adalah                                            receivables - gross amounted to Rp107,664,847
     sebesar Rp107.664.847 dan Rp96.508.355.                                                  and Rp96,508,355, respectively.




                                                                              219
                                                                               61
Page 240
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                    PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                  As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                  and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                         the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                            (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)

7.   PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - NETO                        7.     CONSUMER FINANCING RECEIVABLES - NET
     (lanjutan)                                                       (continued)
     Metode restrukturisasi yang dilakukan Perusahaan                 The restructuring method carried out by the
     adalah    dengan       memberikan      keringanan                Company is to provide relief of principal and interest
     pembayaran pokok         dan bunga termasuk                      including additional in tenor payments for 3-6
     penambahan tenor selama 3-6 bulan dengan                         months by adjusting to the debtor's financial
     menyesuaikan kondisi keuangan debitur.                           condition.

     Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan                    Management believes that the above allowance for
     kerugian penurunan nilai di atas adalah memadai                 impairment losses is adequate to cover possible
     untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul                  losses that may arise from non-collection of
     dari tidak tertagihnya piutang pembiayaan                       consumer financing receivables.
     konsumen.
     Piutang pembiayaan konsumen yang dijadikan                       The consumer financing receivables which were
     sebagai jaminan fidusia untuk pinjaman dan medium                used as fiduciary collateral for borrowings and
     term notes yang diterima pada tanggal 31 Desember                medium term notes as of December 31, 2022 and
     2022 dan 2021 masing-masing adalah sebesar                       2021 amounted to Rp3,817,516,707 and
     Rp3.817.516.707 dan Rp2.145.476.608 (Catatan 14                  Rp2,145,476,608 respectively (Note 14 and 15).
     dan 15).


8.   BEBAN DIBAYAR DI MUKA DAN UANG MUKA                       8.     PREPAID EXPENSES AND ADVANCES

     Beban Dibayar Di Muka                                           Prepaid Expenses
                                               31 Desember/December 31,

                                               2022                 2021

     Pihak berelasi (Catatan 36)                                                                         Related parties (Note 36)
        Asuransi                                28.607.414            26.687.566                                     Insurance
        Beban standby letters of credit            209.367               792.497                   Standby letters of credit fee
        Sewa                                        25.264               225.540                                          Rent

                                                28.842.045            27.705.603

     Pihak ketiga                                                                                                    Third parties
        Pemeliharaan sistem                      3.601.661             1.579.353                         Maintenance system
        Provisi                                  1.993.313             1.478.308                                    Provision
        Beban aset sewa operasi                  1.145.401               864.710           Expenses of assets operating lease
        Sewa                                     1.332.912               649.839                                         Rent
        Lainnya                                  1.076.195             1.001.219                                      Others

                                                 9.149.482             5.573.429

     Total                                      37.991.527            33.279.032                                            Total


     Uang Muka                                                       Advances
                                               31 Desember/December 31,

                                               2022                 2021

     Pihak ketiga                                                                                                    Third parties
        Uang muka                                1.027.692                 478.041                                  Advances




                                                         220
                                                          62
Page 241
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                      As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                                      and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                             the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                             unless otherwise stated)

9.   ASET TETAP - NETO                                                              9.     FIXED ASSETS - NET
                                                                 31 Desember/December 31, 2022

                                             Saldo awal/                                                 Saldo akhir/
                                             Beginning          Penambahan/         Pengurangan/           Ending
                                              balance             Additions          Deductions            balance

     Biaya perolehan                                                                                                                               Acquisition cost
            Kendaraan                           17.902.113              5.552.402         (831.235)          22.623.280                                  Vehicles
            Prasarana                           23.574.451              5.084.566         (490.869)          28.168.148                Leasehold improvements
            Perangkat keras komputer            13.865.913              6.061.009          (82.012)          19.844.910                     Computer hardware
                                                                                                                                           Furniture, fixture and
            Perabot dan peralatan kantor         5.346.748                655.030         (115.815)            5.885.963               and office equipment
            Bangunan                                     -                909.029                 -              909.029                                 Building
            Tanah                                        -              2.153.721                 -            2.153.721                                    Land

     Total biaya perolehan                      60.689.225          20.415.757           (1.519.931)         79.585.051                     Total acquisition cost

     Akumulasi penyusutan                                                                                                              Accumulated depreciation
          Kendaraan                              (6.312.226)        (4.272.532)             379.724         (10.205.034)                                Vehicles
          Prasarana                             (13.239.144)        (6.149.170)             481.386         (18.906.928)               Leasehold improvements
          Perangkat keras komputer               (8.681.279)        (2.070.651)              82.012         (10.669.918)                   Computer hardware
                                                                                                                                          Furniture, fixture and
            Perabotan dan peralatan kantor       (4.381.541)            (714.153)           115.815          (4.979.879)                  office equipment
            Bangunan                                      -               (7.575)                 -              (7.575)                                Building

     Total akumulasi depresiasi                 (32.614.190)       (13.214.081)           1.058.937         (44.769.334)           Total accumulated depreciation

     Nilai buku neto                            28.075.035                                                   34.815.717                            Net book value



                                                                 31 Desember/December 31, 2021

                                             Saldo awal/                                                 Saldo akhir/
                                             Beginning          Penambahan/         Pengurangan/           Ending
                                              balance             Additions          Deductions            balance

     Biaya perolehan                                                                                                                               Acquisition cost
            Kendaraan                           14.014.586              4.209.227         (321.700)          17.902.113                                  Vehicles
            Prasarana                           17.127.333              7.422.442         (975.324)          23.574.451                Leasehold improvements
            Perangkat keras komputer            10.626.404              3.247.308           (7.799)          13.865.913                     Computer hardware
                                                                                                                                           Furniture, fixture and
            Perabot dan peralatan kantor         5.167.440               243.258           (63.950)            5.346.748               and office equipment

     Total biaya perolehan                      46.935.763          15.122.235           (1.368.773)         60.689.225                     Total acquisition cost

     Akumulasi penyusutan                                                                                                              Accumulated depreciation
          Kendaraan                              (2.707.468)        (3.679.822)              75.064           (6.312.226)                               Vehicles
          Prasarana                              (8.342.346)        (5.752.808)             856.010          (13.239.144)              Leasehold improvements
          Perangkat keras komputer               (7.388.284)        (1.293.775)                 780           (8.681.279)                  Computer hardware
                                                                                                                                          Furniture, fixture and
            Perabotan dan peralatan kantor       (3.567.768)            (869.456)            55.683           (4.381.541)                 office equipment

     Total akumulasi depresiasi                 (22.005.866)       (11.595.861)             987.537          (32.614.190)          Total accumulated depreciation

     Nilai buku neto                            24.929.897                                                   28.075.035                            Net book value



     Beban penyusutan yang dibebankan pada laporan                                         Depreciation expense charged to statement of profit
     laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk                                     or loss and other comprehensive income for the
     tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal                                              years ended December 31, 2022 and 2021
     31 Desember 2022 dan 2021 adalah masing-masing                                        amounted to Rp13,214,081 and Rp11,595,861,
     sebesar Rp13.214.081 dan Rp11.595.861.                                                respectively.

     Laba (rugi) penjualan aset tetap untuk tahun yang                                     Gains (loss) on sale of fixed asset for the years then
     berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022                                        ended December 31, 2022 and 2021 are as follows:
     dan 2021 adalah sebagai berikut:
                                                              Tahun yang berakhir pada tanggal
                                                           31 Desember/Years ended December 31,
                                                                 2022                    2021

     Harga penjualan                                                505.813                   251.998                                            Sales proceed
     Nilai buku                                                    (460.994)                 (381.236)                                           Net book value

     Keuntungan (kerugian)
     penjualan aset tetap                                            44.819                  (129.238)                      Gain (loss) on sale of fixed assets




                                                                            221
                                                                             63
Page 242
                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                    Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                           PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                         As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                                         and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                   (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)

9.   ASET TETAP – NETO (lanjutan)                                      9.      FIXED ASSETS – NET (continued)

     Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021,                           As of December 31, 2022, and 2021, fixed assets
     aset tetap dengan harga perolehan masing-masing                           with acquisition cost amounting to Rp36,373,116
     sebesar Rp36.373.116 dan Rp13.739.527 telah                               and Rp13,739,527 respectively, have been fully
     disusutkan penuh dan masih digunakan oleh                                 depreciated and are still being used by the Company
     Perusahaan (tidak diaudit).                                               (unaudited).

     Aset tetap (kecuali prasarana) telah diasuransikan                        Fixed assets (exclude leasehold improvements) are
     terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan                       covered by insurance against losses from fire and
     nilai   pertanggungan       keseluruhan     sebesar                       other risks for a total coverage of Rp30,576,626 and
     Rp30.576.626 dan Rp25.312.903 masing-masing                               Rp25,312,903 as of December 31, 2022 and 2021,
     pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021. Pada                              respectively. As of December 31, 2022, and 2021,
     tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, aset tetap                             property and equipment are insured through
     tersebut diasuransikan melalui PT BRI Asuransi                            PT BRI Asuransi Indonesia, related party
     Indonesia, pihak berelasi (Catatan 36).                                   (Note 36).

     Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa nilai                             The Company’s management believes that the sum
     pertanggungan asuransi tersebut telah memadai                             insured are adequate to cover the possible losses
     untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset                              from these insured risks.
     tetap yang dipertanggungkan

     Berdasarkan penelaahan penurunan nilai atas aset                          Based on the assessment for impairment of the fixed
     tetap, manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa                            assets, the Company’s Management believes that
     tidak ada kejadian-kejadian atau perubahan-                               there are no events or changes in circumstances,
     perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa                              which may indicate that the carrying amounts of
     nilai tercatatnya mungkin tidak dapat terpulihkan                         these assets are not recoverable as of December
     pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021.                                   31, 2022 and 2021.

     Tidak ada aset tetap yang dijadikan jaminan pada                          There are no fixed assets pledged as collateral as of
     tanggal 31 Desember 2022 dan 2021. Seluruh aset                           December 31, 2022 and 2021. All of fixed assets are
     tetap digunakan untuk mendukung kegiatan                                  used to support the Company’s operational activity.
     operasional perusahaan.

     Semua aset tetap digunakan untuk mendukung                                All fixed assets are used to support the Company’s
     kegiatan operasional Perusahaan.                                          operational activity.


10. ASET HAK GUNA - NETO                                               10. RIGHT OF USE ASSETS - NET
                                                     31 Desember/December 31, 2022

                                   Saldo awal/                                               Saldo akhir/
                                    beggining        Penambahan/       Pengurangan/            Ending
                                     balance           Additions        Deductions             balance

     Aset hak-guna:                                                                                                     Right-of-use assets:
     Bangunan                                                                                                                  Buildings
            Harga perolehan            29.105.098       28.522.581          (26.483.073)         31.144.606            Carrying value
     Akumulasi penyusutan             (24.504.533)      (9.334.743)           24.646.147         (9.193.129)    Accumulated depreciation

     Nilai buku neto                   4.600.565                                                 21.951.477                  Net book value



                                                     31 Desember/December 31, 2021

                                   Saldo awal/                                             Saldo akhir/
                                    beggining        Penambahan/       Pengurangan/            Ending
                                     balance           Additions        Deductions             balance

     Aset hak-guna:                                                                                                     Right-of-use assets:
     Bangunan                                                                                                                  Buildings
            Harga perolehan            28.393.963           711.135                    -          29.105.098           Carrying value
     Akumulasi penyusutan             (12.159.497)      (12.345.036)                   -         (24.504.533)   Accumulated depreciation

     Nilai buku neto                  16.234.466                                                   4.600.565                 Net book value




                                                              222
                                                                64
Page 243
                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                     Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                              PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                            As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                            and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                   the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                      (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                                   unless otherwise stated)

10. ASET HAK GUNA - NETO (lanjutan)                                       10. RIGHT OF USE ASSETS – NET (continued)

   Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                              Statement of profit or loss and other comprehensive
   lain menyajikan saldo berikut berkaitan dengan                              income shows the following amount related to
   sewa:                                                                       leases:
                                                    Tahun yang berakhir pada tanggal
                                                 31 Desember/Years ended December 31,
                                                       2022                   2021

  Beban penyusutan                                                                                               Depreciation expense of
    aset hak-guna                                      9.334.743              12.345.036                           right-of-use assets
  Beban bunga                                            863.088                 428.574                                Interest expense

                                                      10.197.831              12.773.610


   Seluruh aset hak guna digunakan untuk mendukung                             All right of use assets are used to support the
   kegiatan operasional perusahaan.                                            Company’s operational activity.

11. ASET SEWA OPERASI – NETO                                              11. ASSET UNDER OPERATING LEASE - NET
                                                  31 Desember/December 31, 2022
                                 Saldo awal/                           Saldo akhir/
                                 Beginning        Penambahan/         Pengurangan/        Ending
                                  Balance          Additions           Deductions         Balance
    Biaya perolehan                                                                                                         Acquisition cost
       Kendaraan                  498.166.773        245.071.085         (13.730.068)     729.507.790                           Vehicles

    Akumulasi penyusutan                                                                                          Accumulated depreciation
      Kendaraan                  (107.912.119)      (111.445.974)         7.088.312     (212.269.781)                          Vehicles

    Nilai buku neto               390.254.654                                             517.238.009                       Net book value


                                                  31 Desember/December 31, 2021
                                 Saldo awal/                           Saldo akhir/
                                 Beginning        Penambahan/         Pengurangan/        Ending
                                  Balance          Additions           Deductions         Balance
    Biaya perolehan                                                                                                         Acquisition cost
       Kendaraan                  223.528.412        289.401.039         (14.762.678)     498.166.773                           Vehicles

    Akumulasi penyusutan                                                                                          Accumulated depreciation
      Kendaraan                   (39.809.524)        (73.945.194)        5.842.599      (107.912.119)                         Vehicles

    Nilai buku neto               183.718.888                                              390.254.654                      Net book value


   Beban penyusutan yang dibebankan pada laporan                               The depreciation expense charged to statement of
   laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada                            profit or loss and other comprehensive income for
   tanggal-tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                   the years ended December 31, 2022 and 2021
   masing-masing adalah sebesar Rp111.445.974 dan                              amounted to Rp111,445,974 and Rp73,945,194,
   Rp73.945.194.                                                               respectively.
   Rugi penjualan aset sewa operasi untuk tahun yang                           Loss on sale of asset under operating lease for the
   berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022                              years then ended December 31, 2022 and 2021 are
   dan 2021 adalah sebagai berikut:                                            as follows:
                                                    Tahun yang berakhir pada tanggal
                                                 31 Desember/Years ended December 31,
                                                       2022                   2021

   Harga penjualan                                       6.375.298               7.727.091                                 Sales proceed
   Nilai buku                                          (6.641.756)             (8.920.079)                                 Net book value

   Kerugian                                                                                                                            Loss
   penjualan aset sewa operasi                           (266.458)              (1.192.988)         on sale of assets under operating lease

                                                                223
                                                                   65
Page 244
                                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                          Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                   PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                 As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                                 and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                        the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                           (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                        unless otherwise stated)

11. ASET SEWA OPERASI - NETO (lanjutan)                                    11. ASSET UNDER OPERATING LEASE - NET
                                                                               (continued)
   Aset sewa operasi telah diasuransikan terhadap                                    Assets under operating lease are covered by
   risiko-risiko dengan total nilai pertanggungan                                    insurance against risks for a total coverage of
   sebesar      Rp574.123.894   dan Rp119.323.230                                    Rp574,123,894 and Rp119,323,230 as of
   masing-masing pada tanggal 31 Desember 2022                                       December 31, 2022 and 2021, respectively. As of
   dan 2021. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan                                       December 31, 2022, and 2021, property and
   2021, aset tetap tersebut diasuransikan melalui                                   equipment are insured through PT BRI Asuransi
   PT BRI Asuransi Indonesia, pihak berelasi                                         Indonesia, related party (Note 36).
   (Catatan 36).

    Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa nilai                                    The Company’s management believes that the sum
    pertanggungan asuransi tersebut telah memadai                                    insured are adequate to cover the possible losses
    untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset                                     from these insured risks.
    sewa operasi yang dipertanggungkan.

    Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa nilai                                     Management believes that the book values of all the
    buku dari seluruh aset sewa operasi Perusahaan di                                Company’s fixed assets can be recovered, hence,
    atas dapat dipulihkan, sehingga tidak diperlukan                                 there are no impairment on assets under operating
    adanya penurunan nilai atas aset sewa operasi                                    lease.
    tersebut.

    Tidak ada aset sewa operasi yang dijadikan jaminan                               There are no assets under operating lease pledged
    pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021. Seluruh                                  as collateral as of December 31, 2022 and 2021. All
    aset sewa operasi digunakan untuk mendukung                                      of assets under operating lease are used to support
    kegiatan operasional perusahaan.                                                 the Company’s operational activity.

    Seluruh aset sewa operasi digunakan untuk                                        All of asset under operating lease are used to
    mendukung kegiatan operasional perusahaan.                                       support the Company’s operational activity.


12. ASET TAKBERWUJUD - NETO                                                12. INTANGIBLE ASSETS - NET
                                                      31 Desember/December 31, 2022
                             Saldo awal/                                                              Saldo akhir/
                             Beginning        Penambahan/       Pengurangan/        Reklasifikasi/      Ending
                              Balance           Additions        Deductions        Reclassification    Balance

   Biaya perolehan                                                                                                                  Acquisition Cost
     Perangkat lunak           36.666.549          3.875.856                   -         1.298.195       41.840.600                     Software
     Perangkat lunak dalam
        penyelesaian              936.869           916.325                    -        (1.298.195)         554.999    Software under development

   Total biaya perolehan       37.603.418          4.792.181                   -                  -      42.395.599            Total acquisition cost

   Amortisasi                                                                                                                           Amortization
    Perangkat lunak            (21.914.061)       (5.986.623)                  -                  -     (27.900.684)                     Software

   Nilai buku neto             15.689.357                                                                14.494.915                  Net book value


                                                      31 Desember/December 31, 2021
                             Saldo awal/                                                              Saldo akhir/
                             Beginning        Penambahan/       Pengurangan/        Reklasifikasi/      Ending
                              Balance           Additions        Deductions        Reclassification    Balance

   Biaya perolehan                                                                                                                  Acquisition Cost
     Perangkat lunak           28.628.462          1.070.714                   -         6.967.373       36.666.549                     Software
     Perangkat lunak dalam
        penyelesaian             2.105.125         5.799.117                   -        (6.967.373)         936.869    Software under development

   Total biaya perolehan       30.733.587          6.869.831                   -                  -      37.603.418            Total acquisition cost

   Amortisasi                                                                                                                           Amortization
    Perangkat lunak            (15.756.475)       (6.157.586)                  -                  -     (21.914.061)                     Software

   Nilai buku neto             14.977.112                                                                15.689.357                  Net book value




                                                                   224
                                                                    66
Page 245
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                        As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                        and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                               the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                  (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)

12. ASET TAKBERWUJUD - NETO (lanjutan)                                 12. INTANGIBLE ASSETS - NET (continued)

   Beban amortisasi yang dibebankan pada laporan                            The amortization expense charged to statement of
   laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk                        profit or loss and other comprehensive income in
   tahun 2022 dan 2021 adalah masing-masing                                 2022 and 2021 amounted to Rp5,986,623 and
   sebesar Rp5.986.623 dan Rp6.157.586.                                     Rp6,157,586, respectively.

   Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa nilai                             Management believes that the book values of all the
   buku dari seluruh aset takberwujud Perusahaan di                         Company’s intangible assets can be recovered,
   atas dapat dipulihkan, sehingga tidak diperlukan                         hence, there are no impairment on intangible
   adanya penurunan nilai atas aset takberwujud                             assets.
   tersebut.

   Tidak ada aset takberwujud yang dijadikan jaminan                        There are no intangible assets pledged as collateral
   pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021. Seluruh                          as of December 31, 2022 and 2021. All of intangible
   aset takberwujud digunakan untuk mendukung                               assets are used to support the Company’s
   kegiatan operasional perusahaan.                                         operational activity.


13. ASET LAIN-LAIN– NETO                                               13. OTHER ASSETS - NET
                                                      31 Desember/December 31,
                                                      2022                2021

   Piutang sewa operasi (Catatan 36)                                                               Operating lease receivables (Note 36)
       Pihak berelasi                                  20.437.759           12.364.450                               Related parties
       Pihak ketiga                                       772.605            1.390.181                                 Third parties
   Piutang atas program kepemilikan motor                                                      Motorcycle ownership program receivables
       Pihak berelasi (Catatan 36)                      3.976.603            2.907.321                      Related party (Note 36)
   Uang jaminan                                         2.983.203            1.216.560                                 Security deposits
   Piutang karyawan                                       216.499              399.223                            Employee receivables
   Lainnya                                                725.571              542.900                                            Others

       Total                                           29.112.240           18.820.635                                             Total


   Pada tanggal 31 Desember 2022, lainnya terdiri dari                      As of December 31, 2022, others consist of
   piutang lain-lain atas premi asuransi dan biaya                          receivable for insurance premiums and temporary
   penarikan sementara dan akan ditagih pada saat                           repossession fee and will be collected upon
   unit berhasil dilelang.                                                  successful auction.

   Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai aset                         The changes in the allowance for impairment losses
   lain-lain adalah sebagai berikut:                                        for other assets are as follows:
                                            Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember/
                                                     Years ended December 31,

                                                      2022                2021

   Saldo awal tahun                                             -             (610.971)                     Balance at beginning of year
   Penambahan cadangan
    tahun berjalan (Catatan 35)                                                        -             Provision during the year (Note 35)
   Penghapusan piutang                                          -                610.971                           Receivables writen-off

   Saldo akhir                                                  -                      -                                Ending balance



   Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah cadangan                             Management believes that allowance for impairment
   kerugian penurunan nilai di tahun 2022 tidak                             losses in 2022 is not required. Management
   diperlukankan. Manajemen berkeyakinan bahwa                              believes that values of all Company’s other assets
   nilai dari aset lain-lain Perusahaan pada tahun 2022                     in 2022 can be fully recovered, therefore, there are
   dapat dipulihkan seluruhnya, sehingga tidak                              no allowance for impairment losses needed.
   diperlukan cadangan kerugian penurunan nilai.




                                                               225
                                                                67
Page 246
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                   PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                 As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                 and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                        the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                           (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)

14. PINJAMAN YANG DITERIMA                                     14. BORROWINGS
                                                31 Desember/December 31,

                                                2022               2021

   Pihak ketiga                                                                                                        Third parties
      Rupiah                                                                                                             Rupiah
         PT Bank Central Asia Tbk              641.666.667         441.666.667                     PT Bank Central Asia Tbk
         PT Bank Victoria International Tbk    500.000.000         250.000.000             PT Bank Victoria International Tbk
         PT Bank HSBC Indonesia                300.000.000                   -                     PT. Bank HSBC Indonesia
         PT Bank Maybank Indonesia Tbk         277.500.000          10.000.000              PT. Bank Maybank Indonesia Tbk
         PT Bank UOB Indonesia                 250.000.000                   -                      PT. Bank UOB Indonesia
         PT Bank IBK Indonesia Tbk             246.200.949                   -                   PT. Bank IBK Indonesia Tbk
         PT Bank Oke Indonesia Tbk             216.710.065                   -                   PT. Bank Oke Indonesia Tbk
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                151.388.889         251.388.889                      PT Bank CIMB Niaga Tbk
         PT Bank BTPN Tbk (d/h PT Bank                                                  PT Bank BTPN Tbk (formerly PT Bank
           Sumitomo Mitsui Indonesia             76.295.350        117.005.800                  Sumitomo Mitsui Indonesia
         MUFG Bank, Ltd. Jakarta                          -        100.000.000                      MUFG Bank, Ltd. Jakarta
       Dolar Amerika Serikat                                                                               United States Dollar
         PT Bank CTBC Indonesia                           -        162.904.415                     PT Bank CTBC Indonesia
         MUFG Bank, Ltd. Jakarta                          -        135.555.500                      MUFG Bank, Ltd. Jakarta

   Pihak berelasi (Catatan 36)                                                                           Related parties (Note 36)
      Rupiah                                                                                                            Rupiah
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        1.145.814.096       1.091.455.260                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
         PT Bank Rakyat Indonesia                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia
             (Persero) Tbk                     888.888.889         627.900.000                              (Persero) Tbk
       Dolar Amerika Serikat                                                                               United States Dollar
         PT Bank Rakyat Indonesia                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia
             (Persero) Tbk                       32.248.550                   -                             (Persero) Tbk

                                              4.726.713.455       3.187.876.531

   Biaya provisi yang belum diamortisasi         (5.594.477)         (1.346.146)                         Unamortized provision cost

                                              4.721.118.978       3.186.530.385


   Kisaran tingkat suku bunga efektif per tahun atas                The effective interest rate range per annum on
   pinjaman yang diterima adalah sebagai berikut:                   borrowing are as follows:
                                                31 Desember/December 31,

                                                2022               2021
   Rupiah                                     4.20% - 8.00%       4,10% - 9,25%                                            Rupiah
   Dolar Amerika Serikat                      4.75% - 5.53%       1,25% - 1,30%                               United States Dollar

   PT Bank BTPN Tbk (“BTPN”)                                         PT Bank BTPN Tbk (“BTPN”)
   Pada tanggal 16 Agustus 2007, Perusahaan                          On August 16, 2007, the Company obtained loan
   memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank                        facility from PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
   Sumitomo Mitsui Indonesia sebesar ASD20.000.000                   amounting to USD20,000,000 (full amount). Based
   (nilai penuh). Berdasarkan addendum pada tanggal                  on the loan amendment on December 18, 2017,
   18 Desember 2017, pinjaman tersebut berubah dari                  the loan was changed from USD20,000,000 (full
   ASD20.000.000        (nilai    penuh)     menjadi                 amount) to USD40,000,000 (full amount). Based
   ASD40.000.000 (nilai penuh). Perpanjangan dan                     on the latest amendment and extension was on
   addendum terakhir pada tanggal 4 Januari 2022,                    January 4, 2022, this loan facility has been
   fasilitas pinjaman ini telah diperpanjang kembali                 extended until December 30, 2022. This facility
   sampai dengan 30 Desember 2022. Tingkat suku                      bears interest rate during 2022 at 1.25% - 5.35%.
   bunga selama tahun 2022 sebesar 1,25% - 5,35%.                    PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia has merged
   PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia telah melakukan                 with PT Bank BTPN Tbk in 2019 into PT Bank
   merger dengan PT Bank BTPN Tbk di tahun 2019                      BTPN Tbk.
   menjadi PT Bank BTPN Tbk.
   Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar                This facility bears interest rate at 0.8% plus cost of
   0,8% ditambah biaya pendanaan yang akan                           fund which will be determined upon withdrawal.
   ditentukan pada saat penarikan.
   Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan Standby Letter              The loan facilities are secured by Standby Letter of
   of Credit (SBLC) dari PT Bank Rakyat Indonesia                    Credit (SBLC) from PT Bank Rakyat Indonesia
   (Persero) Tbk, entitas induk.                                     (Persero) Tbk, parent entity.
                                                         226
                                                          68
Page 247
                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                        Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                 PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                               As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                               and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                      the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                         (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)

14. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                          14. BORROWINGS (continued)

   PT Bank BTPN Tbk (“BTPN”) (lanjutan)                            PT Bank BTPN Tbk (“BTPN”) (continued)

   Perusahaan       diwajibkan      untuk   memenuhi              Under the loan agreements, the Company is also
   persyaratan keuangan seperti debt to equity ratio              obliged to comply with financial covenants such as
   tidak melebihi rasio 8,5 kali serta mempertahankan             gearing ratio not exceeding 8.5 times and maintain
   rasio Non Performing Loan (“NPL”) diatas 90                    maximum Non Performing Loan (“NPL”) ratio above
   (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan kewajiban                ninety (90) days of 5% and other reporting
   penyampaian laporan lainnya. Perusahaan telah                  obligations. The Company has complied with the
   memenuhi seluruh persyaratan tersebut di atas.                 above requirements.

   Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas              Up to December 31, 2022, credit facility of the
   pinjaman    Perusahaan       masih     tersedia                Company is still available for USD35,150,000 (full
   ASD35.150.000 (nilai penuh).                                   amount).

   MUFG Bank, Ltd. Jakarta (“MUFG Jakarta”)                       MUFG Bank, Ltd. Jakarta (“MUFG Jakarta”)

   Pada tanggal 26 Juli 2017, Perusahaan                          On July 26, 2017, the Company obtained
   memperoleh fasilitas pinjaman jangka pendek tanpa              uncommited short term loan facility amounting to
   komitmen sebesar ASD60.000.000 (nilai penuh).                  USD60,000,000 (full amount). The term of credit
   Jangka waktu penarikan fasilitas ditetapkan satu               withdrawal is one year from the signing date of
   tahun sejak tanggal penandatanganan kredit.                    Credit Agreement. This facility bears interest rate at
   Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar             ICE Libor + 1.00% (USD) and Jibor + 1.50% (IDR)
   ICE Libor + 1,00% (ASD) dan Jibor + 1,50% (IDR)                with maximum period of loan up to 6 months.
   dengan jangka waktu pinjaman maksimum 6 bulan.

   Berdasarkan perubahan atas Perjanjian Kredit                   Based on Amendment to The Credit Agreement
   No. 2021-0030965-LN tanggal 26 Juli 2021, MUFG                 No. 2021-0030965-LN dated July 26, 2021, MUFG
   Jakarta setuju untuk mengubah jatuh tempo fasilitas            Jakarta agreed to change maturity date of the
   pembiayaan menjadi tanggal 26 Juli 2022.                       financing facility to be July 26, 2022.

   Berdasarkan perubahan atas Perjanjian Kredit                   Based on Amendment to The Credit Agreement
   No. 2021-0061756-LN tanggal 15 Desember 2021,                  No. 2021-0061756-LN dated December 15, 2021,
   MUFG Jakarta setuju untuk mengubah tingkat suku                MUFG Jakarta agreed to change interest rate at
   bunga sebesar Jibor + 1,20% (IDR) dengan jangka                Jibor + 1.20% (IDR) with maximum period of loan up
   waktu pinjaman maksimum 6 bulan.                               to 6 months.

   Berdasarkan perubahan atas Perjanjian Kredit                   Based on Amendment to The Credit Agreement
   No. 2022-0019490-LN tanggal 8 Agustus 2022,                    No. 2022-0019490-LN dated August 8, 2022, MUFG
   MUFG Jakarta setuju untuk mengubah jatuh tempo                 Jakarta agreed to change maturity date of the
   fasilitas pembiayaan menjadi tanggal 26 Juli 2023.             financing facility to be July 26, 2023.

   Perusahaan        diwajibkan    untuk   memenuhi               The Company is also obliged to comply with
   persyaratan keuangan seperti debt to equity ratio              financial covenants such as debt to equity ratio not
   tidak melebihi rasio 10 kali serta mempertahankan              exceeding 10 times and maintain maximum Gross
   rasio Gross Non Performing Loan (“NPL”) maksimal               Non Performing Loan (“NPL”) ratio of 7% and other
   7% dan kewajiban penyampaian laporan lainnya.                  reporting obligations. The Company has complied
   Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan                  with the above requirements.
   tersebut di atas.

   Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas              Up to December 31, 2022, credit facility of the
   pinjaman    Perusahaan       masih     tersedia                Company is still available for USD60,000,000 (full
   ASD60.000.000 (nilai penuh).                                   amount).




                                                         227
                                                          69
Page 248
                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                        Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                       the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                          (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)

14. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                           14. BORROWINGS (continued)

   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

   Pada tanggal 19 Desember 2016, Perusahaan                       On December 19, 2016, the Company obtained
   memperoleh fasilitas pinjaman Uncommited Credit                 Uncommitted Credit Line facility in Money Market
   Line dalam bentuk Money Market Line senilai                     Line for amount of Rp500,000,000 and
   Rp500.000.000 dan ASD95.000.000 (nilai penuh)                   USD95,000,000     (full  amount)      which   is
   yang dapat ditarik dalam denominasi Rupiah                      interchangeable in Rupiah from United States
   maupun Dolar Amerika Serikat, serta Forex Line                  Dollar, and the Forex Line USD5,000,000 (full
   senilai ASD5.000.000 (nilai penuh).                             amount).

   Fasilitas Money Market Line dan Forex Line ini                  This Money Market Line and Forex Line facility
   dikenakan tingkat suku bunga selama tahun 2022                  bears interest rate during 2022 at 3.50% - 6.10%.
   sebesar 3,50% - 6,10%.

   Atas fasilitas Money Market Line dan Forex Line ini,            For this Money Market Line and Forex Line facility,
   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk requires
   memberlakukan syarat kepada Perusahaan untuk                    the Company to pledge 100% of finance lease
   menjaminkan 100% piutang sewa pembiayaan,                       receivables, factoring receivables and consumer
   anjak piutang dan piutang pembiayaan konsumen                   financing receivables from the outstanding loan
   dari saldo pinjaman di BRI.                                     balances as collateral.

   Pada tanggal 23 November 2020, fasilitas Money                  As of November 23, 2020, the Money Market Line
   Market Line dan Forex Line ini telah diperpanjang               and Forex Line facility has been extended until 23
   sampai dengan 23 November 2022.                                 November 23, 2022.

   Pada tanggal 23 November 2021, PT Bank Rakyat                   On November 23, 2021, PT Bank Rakyat
   Indonesia (Persero) Tbk. setuju untuk memberikan                Indonesia (Persero) Tbk. agreed give long term
   fasilitas   Kredit   Modal       Kerja    sebesar               creadit line amounting to Rp1,000,000,000. This
   Rp1.000.000.000. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh              loan facility will be due on May 25, 2025.
   tempo pada tanggal 25 Mei 2025.

   Pada tanggal 5 Desember 2022, fasilitas Money                   As of December 5, 2022, the Money Market Line
   Market Line dan Forex Line ini telah diperpanjang               and Forex Line facility has been extended until
   sampai dengan 23 Februari 2023.                                 February 23, 2023.

   Perusahaan      diwajibkan    untuk    memenuhi                 The Company is also obliged to comply with
   persyaratan keuangan seperti gearing ratio tidak                financial covenants such as gearing ratio not
   melebihi rasio 9 kali serta mempertahankan rasio                exceeding 9 times and maintain maximum Non
   Non Performing Loan (“NPL”) diatas 90 (sembilan                 Performing Loan (“NPL”) ratio above ninety (90)
   puluh) hari maksimal 5% dan kewajiban                           days of 5% and other reporting obligations. The
   penyampaian laporan lainnya. Perusahaan telah                   Company has complied with the above
   memenuhi seluruh persyaratan tersebut di atas.                  requirements.

   Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas               Up to December 31, 2022, credit facility of the
   pinjaman Perusahaan yang diperoleh dari PT Bank                 Company which was obtained from PT Bank
   Rakyat Indonesia (Persero) Tbk masih tersedia                   Rakyat Indonesia (Persero) Tbk is still available for
   Rp1.862.196.450.                                                Rp1,862,196,450.




                                                          228
                                                           70
Page 249
                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                       Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                 PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                               As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                               and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                      the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                         (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)

14. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                          14. BORROWINGS (continued)

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

   Pada tanggal 10 Juli 2021, Perusahaan memperoleh               On July 10, 2021, the Company obtained renewal
   perpanjangan fasilitas pinjaman Uncomitted Credit              of Uncommitted Credit Line facility in short term
   Line dalam bentuk Kredit Jangka Pendek Yang                    credit (revolving) amounting to of Rp500,000,000.
   sifatnya revolving senilai Rp500.000.000. Tingkat              This facility bears interest rate during 2022 at
   suku bunga selama tahun 2022 sebesar 4,00% -                   4.00% - 4.60%. This loan facility was due on
   4,60%. Fasilitas pinjaman ini telah jatuh tempo pada           July 9, 2022.
   tanggal 9 Juli 2022.

   Pada tanggal 09 Juli 2022, fasilitas Kredit Jangka             As of July 9, 2022, the short term credit facility has
   Pendek ini telah diperpanjang sampai dengan 09 Juli            been extended until July 9, 2023.
   2023.

   Pada tanggal 23 November 2020, Perusahaan                      On November 23, 2020, the Company obtained
   memperoleh penambahan fasilitas pinjaman dalam                 long-term credit facility (revolving as long as
   bentuk Kredit Modal Kerja yang sifatnya revolving              availibility period) amounting to of Rp250,000,000.
   selama masa penarikan senilai Rp250.000.000.                   This facility bears interest rate during 2022 at
   Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar                   7.20% - 8.00%. This loan facility will be due on
   7,20% - 8,00%. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh               February 4, 2024.
   tempo pada tanggal 4 Februari 2024.

   Pada tanggal 7 Juli 2021, Perusahaan memperoleh                On July 7, 2021, the Company obtained long-term
   penambahan fasilitas pinjaman dalam bentuk Kredit              credit facility (revolving as long as availibility
   Modal Kerja Yang sifatnya revolving selama masa                period) amounting to of Rp250,000,000. This
   penarikan senilai Rp250.000.000. Tingkat suku                  facility bears interest rate during 2022 at 6.50%.
   bunga selama tahun 2022 sebesar 6,50%. Fasilitas               This loan facility will be due on November 12, 2024.
   pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal
   12 November 2024.

   Pada tanggal 16 Maret 2022, Perusahaan                         On March 16, 2022, the Company obtained long-
   memperoleh penambahan fasilitas pinjaman dalam                 term credit facility (revolving as long as availibility
   bentuk Kredit Modal Kerja Yang sifatnya revolving              period) amounting to of Rp500,000,000. This
   selama masa penarikan senilai Rp500.000.000.                   facility bears interest rate during 2022 at 6.25% -
   Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar                   6.35%. This loan facility will be due on June 20,
   6,25% - 6,35%. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh               2025.
   tempo pada tanggal 20 Juni 2025.

   Pada tanggal 2 Agustus 2022, Perusahaan                        On August 2, 2022, the Company obtained long-
   memperoleh penambahan fasilitas pinjaman dalam                 term credit facility (revolving as long as availibility
   bentuk Kredit Modal Kerja Yang sifatnya revolving              period) amounting to of Rp500,000,000. This
   selama masa penarikan senilai Rp500.000.000.                   facility bears interest rate during 2022 at 6.50% -
   Tingkat suku bunga selama tahun 2022 sebesar                   6.90%. This loan facility will be due on
   6,50% - 6,90%. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh               November 15, 2024.
   tempo pada tanggal 15 November 2024.

   Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak             This facility is secured by warrant receivable which
   memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari               has overdue of no more than 90 days equivalent to
   sebesar 100% dari total saldo pinjaman.                        100% of the total amount of the outstanding
                                                                  borrowings.




                                                      229
                                                          71
Page 250
                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                       Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                 PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                               As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                               and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                      the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                         (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)

14. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                           14. BORROWINGS (continued)

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (continued)

   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio               The Company is required to maintain maximum
   maksimum sebesar 10 kali serta mempertahankan                   gearing ratio of 10 times and maintain maximum
   rasio Non Performing Loan (“NPL”) diatas 90                     Non Performing Loan (“NPL”) ratio above ninety
   (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan Perusahaan                (90) days of 5% and the Company has complied
   telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.                    with that requirement.

   Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas               Up to December 31, 2022, credit facility of the
   pinjaman Perusahaan yang diperoleh dari PT Bank                 Company which was obtained from PT Bank
   Mandiri   (Persero)    Tbk    masih     tersedia                Mandiri (Persero) Tbk is still available for
   Rp500.000.000.                                                  Rp500,000,000.

   PT Bank Victoria International Tbk                              PT Bank Victoria International Tbk

   Pada tanggal 6 Agustus 2020, Perusahaan                         On August 6, 2020, the Company obtained
   memperoleh fasilitas pinjaman Uncomitted Credit                 Uncommitted Credit Line facility in Demand Loan
   Line dalam bentuk Demand Loan yang sifatnya                     (revolving) amounting to Rp250,000,000. This
   revolving senilai Rp250.000.000. Tingkat suku                   facility bears interest rate during 2022 at 4.20% -
   bunga selama tahun 2022 sebesar 4,20% - 5,90%.                  5.90%.


   Pada tanggal 5 Agustus 2021, Perusahaan                         On August 5, 2021, the Company obtained
   memperoleh perpanjangan fasilitas pinjaman                      renewal of Uncommitted Credit Line facility in
   Uncomitted Credit Line dalam bentuk Demand Loan                 Demand Loan (revolving) amounting to
   yang sifatnya revolving senilai Rp250.000.000                   Rp250,000,000, until August 6, 2022.
   sampai dengan 6 Agustus 2022.

   Pada tanggal 6 Agustus 2022, Perusahaan                         On August 6, 2022, the Company obtained
   memperoleh perpanjangan fasilitas pinjaman                      renewal of Uncommitted Credit Line facility in
   Uncomitted Credit Line dalam bentuk Demand Loan                 Demand Loan (revolving) amounting to
   yang sifatnya revolving senilai Rp250.000.000, serta            Rp250,000,000, and additional limit amounting to
   tambahan plafon fasilitas senilai Rp250.000.000,                Rp250,000,000. So the total facility amounting to
   sehingga     total    plafon     fasilitas  menjadi             Rp500,000,000 until August 6, 2023.
   Rp500.000.000 sampai dengan 6 Agustus 2023.


   Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak              This facility is secured by warrant receivable
   memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari                which has overdue of no more than 90 days
   sebesar 100% dari total saldo pinjaman.                         equivalent to 100% of the total amount of the
                                                                   outstanding borrowings.
   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio               The Company is required to maintain maximum
   maksimum sebesar 8 kali serta mempertahankan                    gearing ratio of 8 times and maintain maximum
   rasio Non Performing Loan (“NPL”) diatas 90                     Non Performing Loan (“NPL”) ratio above ninety
   (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan Perusahaan                (90) days of 5% and the Company has complied
   telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.                    with that requirement.




                                                          230
                                                           72
Page 251
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                              As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                              and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                     the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                        (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                     unless otherwise stated)

14. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                          14. BORROWINGS (continued)

   PT Bank CTBC Indonesia                                         PT Bank CTBC Indonesia

   Pada tanggal 14 November 2019, Perusahaan                      On November 14, 2019, the Company obtained
   memperoleh fasilitas pinjaman Uncomitted Credit                Uncommitted Credit Line facility in Club Deal
   Line dalam bentuk Fasilitas Club Deal yang sifatnya            Facility  (Non    revolving)      amounting       to
   Non revolving senilai ASD50.000.000 (nilai penuh).             USD50,000,000 (full amount). Interest rate will be
   Tingkat suku bunga akan ditentukan saat tanggal                determined at the withdrawal date based on
   penarikan berdasarkan tingkat suku bunga pasar.                money market rate. This facility has fully repaid on
   Fasilitas pinjaman ini telah lunas pada tanggal                November 21, 2022.
   21 November 2022.

   Pada tanggal 5 Juli 2022, Perusahaan memperoleh                On July 5, 2022, the Company obtained
   fasilitas pinjaman Uncomitted Credit Line dalam                Uncommitted Credit Line facility in Club Deal
   bentuk Fasilitas Club Deal yang sifatnya Non                   Facility    (Non     revolving)    amounting    to
   revolving senilai ASD20.000.000 (nilai penuh).                 USD20,000,000 (full amount). This facility bears
   Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar             interest rate at SOFR 3 months + 1.21% (USD).
   SOFR 3 Bulan + 1,21% (ASD). Fasilitas pinjaman ini             The facilty will be due 36 months from drawdown
   akan jatuh tempo 36 bulan dari tanggal penarikan.              date and the Availibility Period is 9 months from
   Dengan Availability Period 9 bulan dari tanggal                signing date.
   perjanjian.

   Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak             This facility is secured by warrant receivable
   memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari               which has overdue of no more than 90 days
   sebesar 100% dari total saldo pinjaman.                        equivalent to 100% of the total amount of the
                                                                  outstanding borrowings.
   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio              The Company is required to maintain maximum
   maksimum sebesar 8,5 kali serta mempertahankan                 gearing ratio of 8.5 times and maintain maximum
   rasio Non Performing Loan (“NPL”) diatas 90                    Non Performing Loan (“NPL”) ratio above ninety
   (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan Perusahaan               (90) days of 5% and the Company has complied
   telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.                   with that requirement.

   Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas              Up to December 31, 2022, credit facility of the
   pinjaman    Perusahaan       masih     tersedia                Company is still available for USD20,000,000 (full
   ASD20.000.000 (nilai penuh).                                   amount).

   PT Bank CIMB Niaga Tbk                                        PT Bank CIMB Niaga Tbk

   Pada tanggal 27 Januari 2021, Perusahaan                      On January 27, 2021, the Company obtained
   memperoleh fasilitas pinjaman Comitted Credit Line            Uncommitted Credit Line facility in long term credit
   dalam bentuk Kredit Jangka Panjang yang sifatnya              (non-revolving) amounting to of Rp300,000,000.
   non-revolving senilai Rp300.000.000. Fasilitas                This loan facility can be withdrawn before January
   pinjaman ini dapat di tarik sebelum 27 Januari 2021           27, 2022 and will be due on January 27, 2025.
   dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2025.

   Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga sebesar            This facility bears interest rate at 8% per annum
   8% per tahun yang akan disesuaikan dengan                     which will be adjusted based on the interest
   berdasarkan bunga yang berlaku pada saat                      prevailing at the time of withdrawal.
   penarikan.

   Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak            This facility is secured by warrant receivable which
   memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari              has overdue of no more than 90 days equivalent
   sebesar 100% dari total saldo pinjaman.                       to 100% of the total amount of the outstanding
                                                                 borrowings.




                                                         231
                                                          73
Page 252
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                   PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                 As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                 and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                        the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                           (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)

14. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                            14. BORROWINGS (continued)

   PT Bank CIMB Niaga Tbk (lanjutan)                                PT Bank CIMB Niaga Tbk (continued)

   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga debt to                      The Company is required to maintain maximum
   equity ratio maksimum sebesar 7 kali serta                       debt to equity ratio of 7 times and maintain
   mempertahankan rasio Non Performing Loan                         maximum Non Performing Loan (“NPL”) ratio
   (“NPL”) diatas 90 (sembilan puluh) hari maksimal                 above ninety (90) days of 5% and the Company
   5% dan Perusahaan telah memenuhi seluruh                         has complied with that requirement.
   persyaratan tersebut.

   PT Bank Central Asia Tbk                                         PT Bank Central Asia Tbk

   Pada tanggal 12 Agustus 2021, Perusahaan                         On August 12, 2021, the Company obtained
   memperoleh fasilitas pinjaman Uncomitted Credit                  Uncommitted Credit Line facility in short term
   Line dalam bentuk Kredit Jangka Pendek yang                      credit (revolving) amounting to of Rp200,000,000
   sifatnya revolving senilai Rp200.000.000 Fasilitas               and new long term credit for amounting to
   pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal                       Rp300,000,000. This loan facility wiil be due on
   12 Agustus 2022. Serta fasilitas Installment Loan                August 12, 2022. And new long term credit for
   senilai Rp300.000.000 yang akan jatuh tempo pada                 amounting to Rp300,000,000 that wiil be due on
   tanggal 25 November 2024. Tingkat suku bunga                     November 25, 2024. This facility bears interest
   selama tahun 2022 sebesar 4,10% - 5,95%.                         rate during 2022 at 4.10% - 5.95%.

   Pada tanggal 9 Agustus 2022, Perusahaan                          On August 9, 2022, the Company obtained
   memperoleh perpanjangan sementara untuk                          temporary extension of Uncommitted Credit Line
   fasilitas pinjaman Uncomitted Credit Line dalam                  facility in Demand Loan (revolving) amounting to
   bentuk Kredit Jangka Pendek Yang sifatnya                        Rp250,000,000, until October 12, 2022.
   revolving senilai Rp200.000.000 sampai 12 Oktober
   2022.

   Pada tanggal 11 Oktober 2022, Perusahaan                         On October 11, 2021, the Company obtained
   memperoleh perpanjangan fasilitas pinjaman                       renewal of Uncommitted Credit Line facility in
   Uncomitted Credit Line dalam bentuk Kredit Jangka                Demand Loan (revolving) amounting to
   Pendek    yang      sifatnya  revolving     senilai              Rp250,000,000, until August 12, 2023, and new
   Rp200.000.000 sampai 12 Agustus 2023, serta                      long term credit amounting to Rp250,000,000 that
   penambahan fasilitas Installment Loan senilai                    will be due on December 7, 2024.
   Rp250,000,000 yang akan jatuh tempo pada tanggal
   7 Desember 2024.

   Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak               This facility is secured by warrant receivable which
   memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari                 has overdue of no more than 90 days equivalent
   sebesar 100% dari total saldo pinjaman.                          to 100% of the total amount of the outstanding
                                                                    borrowings.

   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio                The Company is required to maintain maximum
   maksimum sebesar 10 kali serta mempertahankan                    gearing ratio of 10 times and maintain maximum
   rasio Non Performing Loan (“NPL”) diatas 90                      Non Performing Loan (“NPL”) ratio above ninety
   (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan Perusahaan                 (90) days of 5% and the Company has complied
   telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.                     with that requirement.

   PT Bank Maybank Indonesia Tbk                                    PT Bank Maybank Indonesia Tbk

   Pada tanggal 15 Desember 2021, Perusahaan                        On December 15, 2021, the Company obtained
   memperoleh fasilitas pinjaman Uncomitted Credit                  Uncommitted Credit Line facility in long term credit
   Line dalam bentuk Kredit Jangka Panjang yang                     (non-revolving) amounting to of Rp400,000,000.
   sifatnya non-revolving senilai Rp400.000.000.                    This loan facility will be due on Januari 31, 2025.
   Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal             This facility bears interest rate at 6.25% per
   31 Januari 2025. Fasilitas ini dikenakan tingkat suku            annum.
   bunga sebesar 6,25% per tahun.


                                                           232
                                                            74
Page 253
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                     PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                   As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                   and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                          the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                             (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)

14. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                              14. BORROWINGS (continued)

   PT Bank Maybank Indonesia Tbk (lanjutan)                           PT Bank Maybank Indonesia Tbk (continued)

   Pada tanggal 1 September 2022, Perusahaan                          On September 1, 2022, the Company obtained
   memperoleh fasilitas pinjaman Uncommitted Kredit                   Uncommitted Credit Line facility in long term credit
   Modal Kerja sebesar Rp400.000,000. Fasilitas ini                   (non-revolving) amounting to of Rp400,000,000.
   bersifat tidak berulang (non - revolving). Availability            The Availability Period is 12 months from the
   Period dari pinjaman ini adalah 12 bulan dari tanggal              signing date and maximum tenor is 36 months.
   perjanjian dengan tenor maksimal 36 bulan. Tingkat                 Interest rate will be determined at the withdrawal
   suku bunga akan ditentukan saat tanggal penarikan                  date based on money market rate.
   berdasarkan tingkat suku bunga pasar.

   Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang yang tidak                 This facility is secured by warrant receivable which
   memiliki tunggakan yang lebih besar dari 90 hari                   has overdue of no more than 90 days equivalent
   sebesar 100% dari total saldo pinjaman.                            to 100% of the total amount of the outstanding
                                                                      borrowings.

   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga debt to                        The Company is required to maintain maximum
   equity ratio maksimum sebesar 10 kali serta                        debt to equity ratio of 10 times and maintain
   mempertahankan rasio Non Performing Loan                           maximum Non Performing Loan (“NPL”) ratio
   (“NPL”) diatas 90 (sembilan puluh) hari maksimal                   above ninety (90) days of 5% and the Company
   5% dan Perusahaan telah memenuhi seluruh                           has complied with that requirement.
   persyaratan tersebut.

   Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas                  Up to December 31, 2022, credit facility of the
   pinjaman    Perusahaan       masih     tersedia                    Company is still available for Rp400,000,000.
   Rp400.000.000.

   PT Bank UOB Indonesia                                              PT Bank UOB Indonesia

   Pada tanggal 20 Januari 2022, Perusahaan                           On January 20, 2022, the Company obtained
   memperoleh fasilitas pinjaman Uncommitted                          Uncommitted loan facility amounting to
   sebesar Rp250.000.000 Fasilitas ini bersifat                       Rp250,000,000. This facility is a revolving credit
   revolving credit facility (RCF). Tingkat suku bunga                facility (RCF). This facility bears interest rate
   selama tahun 2022 sebesar 4,20% - 4,30%.                           during 2022 at 4.20% - 4.30%. This loan facility will
   Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal               be due on January 20, 2023.
   20 Januari 2023.

   Pada tanggal 26 Desember 2022, Perusahaan                          On December 26, 2022, the Company obtained an
   memperoleh perpanjangan fasilitas pinjaman                         extension of Uncommitted loan facility amounting
   Uncommitted sebesar Rp250.000.000. Fasilitas ini                   to Rp250,000,000. This facility is a revolving credit
   bersifat revolving credit facility (RCF). Fasilitas                facility (RCF). This loan facility will be due on
   pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 20                      January 20, 2024.
   Januari 2024.

   Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang lancar dari                This facility is secured by current account
   total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100%.                   receivable 100% of the total amount of the
                                                                      outstanding borrowings.

   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga debt to                        The Company is required to maintain maximum
   equity ratio maksimum sebesar 10 kali serta                        debt to equity of 10 times and maintain maximum
   mempertahankan rasio Non Performing Loan                           Non Performing Loan (“NPL”) ratio of 5% and the
   (“NPL”) maksimal 5% dan Perusahaan telah                           Company has complied with that requirement.
   memenuhi seluruh persyaratan tersebut.




                                                             233
                                                              75
Page 254
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                    PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                  As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                  and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                         the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                            (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)

14. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                             14. BORROWINGS (continued)

   PT Bank HSBC Indonesia                                            PT Bank HSBC Indonesia

   Pada tanggal 21 Januari 2022, Perusahaan                          On January 21, 2022, the Company obtained
   memperoleh fasilitas pinjaman berulang sebesar                    Credit Line facility (revolving) amounting to
   Rp300.000.000. Tingkat suku bunga selama tahun                    Rp300,000,000. This facility bears interest rate
   2022 sebesar 4,30%. Fasilitas pinjaman ini akan                   during 2022 at 4.30%. This loan facility will be due
   jatuh tempo pada tanggal 12 April 2023.                           on April 12, 2023.

   Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang lancar dari               This facility is secured by current account
   total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100%.                  receivable 100% of the total amount of the
                                                                     outstanding borrowings.

   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio                 The Company is required to maintain maximum
   maksimum sebesar 10 kali serta mempertahankan                     debt to equity of 10 times and maintain maximum
   rasio Non Performing Loan (“NPL”) maksimal 5%                     Non Performing Loan (“NPL”) ratio of 5% and the
   dan Perusahaan telah memenuhi seluruh                             Company has complied with that requirement.
   persyaratan tersebut.

   PT Bank Oke Indonesia                                             PT Bank Oke Indonesia

   Pada tanggal 22 Juni 2022, Perusahaan                             On June 22, 2022, the Company obtained Credit
   memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Modal Kerja                  Line facility in long term credit (non-revolving)
   sebesar Rp250.000.000. Fasilitas ini bersifat tidak               amounting to Rp250,000,000. This facility bears
   berulang (non - revolving). Tingkat suku bunga                    interest rate at 6.25% per annum. This loan facility
   sebesar 6,25%. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh                  will be due on July 25, 2025.
   tempo pada tanggal 25 Juli 2025.

   Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang lancar dari               This facility is secured by current account
   total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100%.                  receivable 100% of the total amount of the
                                                                     outstanding borrowings.

   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio                 The Company is required to maintain maximum
   maksimum sebesar 8 kali serta mempertahankan                      gearing ratio of 8 times and maintain maximum
   rasio Non Performing Loan (“NPL”) diatas 90                       Non Performing Loan (“NPL”) ratio above ninety
   (sembilan puluh) hari maksimal 5% dan Perusahaan                  (90) days of 5% and the Company has complied
   telah memenuhi seluruh persyaratan tersebut.                      with that requirement.

   PT IBK Bank Indonesia                                             PT IBK Bank Indonesia

   Pada tanggal 16 November 2022, Perusahaan                         On November 16, 2022, the Company obtained
   memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Working                      Credit Line facility in long term credit (non-
   Capital Executing sebesar Rp250.000.000. Fasilitas                revolving) amounting to Rp250,000,000. This
   ini bersifat tidak berulang (non - revolving). Tingkat            facility bears interest rate at 6.25% per annum.
   suku bunga sebesar 6,25%. Fasilitas pinjaman ini                  This loan facility will be due on December 2, 2025.
   akan jatuh tempo pada tanggal 2 Desember 2025.

   Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang lancar dari               This facility is secured by current account
   total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100%.                  receivable 100% of the total amount of the
                                                                     outstanding borrowings.

   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio                 The Company is required to maintain maximum
   maksimum sebesar 10 kali serta mempertahankan                     gearing ratio of 10 times and maintain maximum
   rasio Non Performing Loan (“NPL”) maksimal 5%                     Non Performing Loan (“NPL”) ratio of 5% and the
   dan Perusahaan telah memenuhi seluruh                             Company has complied with that requirement.
   persyaratan tersebut.


                                                            234
                                                             76
Page 255
                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                        Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                       the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                          (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)

14. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan)                          14. BORROWINGS (continued)

   PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                   PT Bank Danamon Indonesia Tbk

   Pada tanggal 21 Desember 2022, Perusahaan                        On December 21, 2022, the Company obtained
   memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Berjangka KB                Credit Line facility in short term credit (revolving)
   senilai Rp100.000.000 bersifat revolving. Serta                  amounting to of Rp100,000,000. And new long
   fasilitas Kredit Angsuran Berjangka (KAB) senilai                term credit (non-revolving) amounting to
   Rp900.000.000 bersifat non-revolving dengan masa                 Rp900,000,000 with availability period 1 year after
   penarikan selama 1 tahun setelah penandatangan.                  the signing of facility. Interest rate will be
   Tingkat suku bunga akan ditentukan saat tanggal                  determined at the withdrawal date based on
   penarikan berdasarkan tingkat suku bunga pasar.                  money market rate.

   Fasilitas ini dijaminkan dengan piutang lancar dari              This facility is secured by current account
   total saldo pinjaman yang diterima sebesar 100%                  receivable 100% of the total amount of the
   untuk KAB. Sedangkan untuk fasilitas KB tanpa                    outstanding borrowings of long term credit. While
   jaminan.                                                         the short term credit is clean basis.

   Perusahaan diwajibkan untuk menjaga gearing ratio                The Company is required to maintain maximum
   maksimum sebesar 10 kali serta mempertahankan                    gearing ratio of 10 times and maintain maximum
   rasio Non Performing Loan (“NPL”) maksimal 7%                    Non Performing Loan (“NPL”) ratio of 7% and the
   dan Perusahaan telah memenuhi seluruh                            Company has complied with that requirement.
   persyaratan tersebut.

   Sampai dengan tanggal 31 Desember 2022, fasilitas                Up to December 31, 2022, credit facility of the
   pinjaman     Perusahaan      masih     tersedia                  Company is still available for Rp1,000,000,000.
   Rp1.000.000.000.


15. MEDIUM TERM NOTES                                          15. MEDIUM TERM NOTES

                                               31 Desember/December 31,

                                               2022               2021

   Medium Term Notes                                                                                      Medium Term Notes
    Pihak Ketiga                               287.500.000        455.000.000                                   Third Party
    Pihak berelasi (Catatan 36)                212.500.000        345.000.000                    Related Parties (Notes 36)
   Biaya yang belum diamortisasi                  (544.411)        (1.053.331)                                Unamortized cost

                                               499.455.589        798.946.669



   MTN I                                                            MTN I

   Pada tanggal 13 Desember 2019, Perusahaan                        On December 13, 2019, the Company issued
   menerbitkan surat utang jangka menengah (Medium                  Medium Term Notes with a principal amounting to
   Term Notes) senilai Rp300.000.000 dengan tingkat                 Rp300,000,000 and a fixed interest rate of 9.25%
   bunga tetap sebesar 9,25% dengan jangka waktu 3                  for a period of 3 years.
   tahun.

   Surat utang jangka menengah ini dijaminkan                       This Medium Term Notes is secured by warrant
   dengan piutang lancar sewa pembiayaan dan                        finance lease receivables and consumer financing
   piutang pembiayaan konsumen sebesar 50% dari                     receivables which are equivalent to 50% of the
   jumlah pokok surat utang jangka menengah. Wali                   principal amount of Medium Term Notes. The
   amanat dari penerbitan surat utang jangka                        trustee of Medium Term Notes is PT Bank Negara
   menengah ini adalah PT Bank Negara Indonesia                     Indonesia (Persero) Tbk.
   (Persero) Tbk.




                                                         235
                                                          77
Page 256
                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                        Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                 PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                               As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                               and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                      the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                         (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)

15. MEDIUM TERM NOTES (lanjutan)                               15. MEDIUM TERM NOTES (continued)
   MTN I (lanjutan)                                               MTN I (continued)

   Bunga surat utang jangka menengah ini dibayarkan               Interest of Medium Term Notes will be paid
   setiap triwulan, dengan pembayaran bunga pertama               quarterly. The first interest payment will be paid on
   dilakukan pada tanggal 13 Maret 2020, sedangkan                March 13, 2020 while the last interest payment and
   pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo                maturity date is on December 13, 2022. This
   adalah pada tanggal 13 Desember 2022 dan sudah                 Medium Term Notes has been fully repaid on the
   dibayar lunas pada saat jatuh tempo.                           maturity date.

   Hasil perolehan dana dari penerbitan surat utang               The proceeds from the issuance of Medium Term
   jangka menengah ini digunakan untuk pembayaran                 Notes are used to repay short-term debt loans to
   pinjaman utang jangka pendek perbankan dan                     banks and strengthen the funding structure.
   memperkuat struktur pendanaan.

   Perusahaan diwajibkan untuk mempertahankan                     The Company is required to comply with the
   rasio keuangan, seperti gearing ratio maksimal 10              financial covenants such as maintain gearing ratio
   kali, rasio permodalan paling sedikit 10% dan rasio            at maximum 10 times, capital ratio of not less than
   non-performing financing paling tinggi sebesar 5%.             10% and non-performing financing ratio not more
                                                                  than 5%.

   Sehubungan dengan surat utang jangka menengah                  In connection with Medium Term Notes issued, the
   yang diterbitkan, Perusahaan telah memenuhi                    Company has fulfilled all the terms and conditions
   seluruh ketentuan dan persyaratan yang telah                   agreed upon by the creditors.
   disepakati dengan para kreditur.

   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA                     PT Pefindo has rated the Bonds as idAA (Double A)
   (Double A) terhadap Medium Term Notes I BRI                    of BRI Medium Term Notes I Year 2019 based on
   Finance Tahun 2019, sesuai dengan Suratnya                     its report No.RC-190/PEF-DIR/III/2022 dated 8
   No.RC-/190/PEF-DIR/III/2022 tanggal 8 Maret 2022               March 2022 for period 7 March 2022 until 1 March
   untuk periode 7 Maret 2022 sampai dengan 1 Maret               2023.
   2023.

   MTN II                                                         MTN II

   Pada tanggal 17 September 2021, Perusahaan                     On September 17, 2021, the Company issued
   menerbitkan surat utang jangka menengah (Medium                Medium Term Notes with a principal amounting to
   Term Notes) senilai Rp500.000.000 dengan tingkat               Rp500,000,000 and a fixed interest rate of 6.40%
   bunga tetap sebesar 6,40% dengan jangka waktu                  for a period of 3 years.
   3 tahun.

   Surat utang jangka menengah ini dijaminkan                     This Medium Term Notes is secured by warrant
   dengan piutang lancar sewa pembiayaan dan                      finance lease receivables and consumer financing
   piutang pembiayaan konsumen sebesar 50% dari                   receivables which are equivalent to 50% of the
   jumlah pokok surat utang jangka menengah. Wali                 principal amount of Medium Term Notes. The
   amanat dari penerbitan surat utang jangka                      trustee of Medium TermNotes is PT Bank Negara
   menengah ini adalah PT Bank Negara Indonesia                   Indonesia (Persero) Tbk.
   (Persero) Tbk.

   Bunga surat utang jangka menengah ini dibayarkan               Interest of Medium Term Notes will be paid
   setiap triwulan, dengan pembayaran bunga pertama               quarterly. The first interest payment will be paid on
   dilakukan pada tanggal 17 Desember 2021,                       December 17, 2021 while the last interest payment
   sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus                  and maturity date is on September 17, 2024.
   jatuh tempo adalah pada tanggal 17 September
   2024.

   Hasil perolehan dana dari penerbitan surat utang               The proceeds from the issuance of Medium Term
   jangka menengah ini digunakan untuk ekpansi                    Notes are used for company business expansion.
   bisnis perusahaan.
                                                         236
                                                          78
Page 257
                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                     Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                               PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                             As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                             and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                    the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                       (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                    unless otherwise stated)

15. MEDIUM TERM NOTES (lanjutan)                            15. MEDIUM TERM NOTES (continued)

   MTN II (lanjutan)                                            MTN II (continued)

   Perusahaan diwajibkan untuk mempertahankan                   The Company is required to comply with the
   rasio keuangan, seperti gearing ratio maksimal               financial covenants such as maintain gearing ratio
   10 kali, rasio permodalan paling sedikit 10% dan             at maximum 10 times, capital ratio of not less than
   rasio non-performing financing paling tinggi                 10% and non-performing financing ratio not more
   sebesar 5%.                                                  than 5%.

   Sehubungan dengan surat utang jangka menengah                In connection with Medium Term Notes issued, the
   yang diterbitkan, Perusahaan telah memenuhi                  Company has fulfilled all the terms and conditions
   seluruh ketentuan dan persyaratan yang telah                 agreed upon by the creditors.
   disepakati dengan para kreditur.

   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA                   PT Pefindo has rated the Bonds as idAA (Double A)
   (Double A) terhadap Medium Term Notes II BRI                 of BRI Medium Term Notes II Year 2021 based on
   Finance Tahun 2021, sesuai dengan Suratnya                   its report No.RC-190/PEF-DIR/III/2022 dated 8
   No.RC-/190/PEF-DIR/III/2022 tanggal 8 Maret 2022             March 2022 for period 7 March 2022 until 1 March
   untuk periode 7 Maret 2022 sampai dengan 1 Maret             2023.
   2023.

16. UTANG OBLIGASI                                          16. BONDS PAYABLE

                                            31 Desember/December 31,
                                             2022              2021

   Obligasi Tahap I                                                                                       Bonds Phase I
     Pihak ketiga                          541.500.000                   -                                Third parties
     Pihak berelasi (Catatan 36)           158.500.000                   -                   Related parties (Note 36)

                                           700.000.000                   -

   Dikurangi :                                                                                                    Less:
   Beban emisi yang belum diamortisasi:                                                     Unamortized issuance cost :
      Saldo awal                                     -                   -                      Beginning balance
      Penambahan                             2.509.843                   -                                Additions
      Amortisasi                              (298.594)                  -                            Amortization

                                             2.211.249                   -

   Total                                   697.788.751                   -                                          Total


   Utang obligasi sesuai dengan jatuh temponya                  Bonds payable based on maturity profile, are as
   sebagai berikut:                                             follows:
                                            31 Desember/December 31,
                                             2022              2021

   Tahun                                                                                                            Year
   2025                                    700.000.000                   -                                          2025

                                           700.000.000                   -




                                                      237
                                                       79
Page 258
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                      As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                      and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                             the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)

16. UTANG OBLIGASI (lanjutan)                                        16. BONDS (continued)

   Obligasi Tahap I                                                      Bonds Phase I

   Pada tanggal 9 Agustus 2022 Perusahaan telah                          On August 9, 2022, the Company issued BRI
   menerbitkan Obligasi I BRI Finance Tahun 2022                         Finance Bonds I Year 2022 with details as follows:
   dengan rincian sebagai berikut:
                                             Tingkat bunga
                                            tetap per tahun/
      Obligasi/            Nilai Nominal/    Fixed interest          Jatuh tempo/                 Cicilan pokok obligasi/
       Bonds               Nominal value    rate per annum            due date                  Bonds principal installment
      Obligasi I/Bonds I     700.000.000         6,95%                 9 Agustus/          Pembayaran penuh pada saat jatuh tempo/
                                                                      August 2025               Bullet payment on due date

   Obligasi tersebut dijamin dengan piutang                              These bonds are secured by the Company’s
   pembiayaan konsumen Perusahaan sebesar                                consumer financing receivables for a minimum
   minimum 50% dari nilai nominal. Per tanggal                           amount of 50% of the nominal value. As of 31
   31 Desember 2022, piutang pembiayaan konsumen                         December 2022, the amount of consumer financing
   yang dijaminkan adalah sebesar Rp308.585.355                          receivables that are pledged amounted to
   sedangkan piutang sewa pembiayaan dan anjak                           Rp308,585,355, while finance lease receivables
   piutang   yang dijaminkan     adalah sebesar                          and factoring receivables that are pledged
   Rp43.545.660.                                                         amounted to Rp43,545,660.

   Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur                          The trustee agreement provides several negative
   beberapa pembatasan yang harus dipenuhi oleh                          covenants to the Company, among others, collateral
   Perusahaan, antara lain memberikan jaminan                            with fiduciary transfer of consumer financing
   fidusia berupa piutang pembiayaan konsumen dan                        receivables and debt to equity ratio not to exceed
   rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak                          10:1.
   melebihi rasio 10:1.

   Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang                        The Company has complied with the covenants as
   diwajibkan dalam perjanjian tersebut diatas.                          required by the above trustee agreements.

   PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA                            PT Pefindo has rated the Bonds as idAA (Double A)
   (Double A) terhadap Obligasi I BRI Finance Tahun                      of BRI Finance Bonds I Year 2022 based on its
   2022, sesuai dengan Suratnya No.RC-189/PEF-                           report No.RC-189/PEF-DIR/III/2022 dated 7 March
   DIR/III/2022 tanggal 7 Maret 2022 untuk periode                       2022 for period 7 March 2022 until 1 March 2023.
   7 Maret 2022 sampai dengan 1 Maret 2023.


17. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR                                   17. ACCRUED EXPENSES

                                                    31 Desember/ December 31,

                                                    2022                2021

    Pihak berelasi (Catatan 36)                                                                         Related parties (Note 36)
       Beban bunga                                   5.981.348            5.644.847                           Interest expense
    Pihak ketiga                                                                                                     Third parties
       Bonus dan tunjangan karyawan                25.622.164           15.793.025              Employees bonus and allowance
       Beban bunga                                 18.688.857            7.409.158                            Interest expense
       Lain-lain                                    6.977.966            8.767.471                                       Others

      Total                                        57.270.335           37.614.501                                            Total




                                                               238
                                                                80
Page 259
                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                     Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                           PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                         As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                         and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                   (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)

18. PERPAJAKAN                                                            18. TAXATION
   a.     Utang Pajak                                                          a.      Taxes payable

                                                          31 Desember/December 31,

                                                           2022               2021

        Pajak Pertambahan Nilai                              929.262             495.002                                     Value added tax
        Pajak Penghasilan:                                                                                                       Income Tax:
            Pasal 4 (2)                                      277.898              44.382                                      Article 4 (2)
            Pasal 21                                       1.137.197             814.877                                        Article 21
            Pasal 23                                          98.941              94.684                                        Article 23
            Pasal 25                                       1.305.362           1.086.803                                        Article 25
            Pasal 29                                      14.073.199           9.500.288                                        Article 29

   Total                                                  17.821.859          12.036.036                                                  Total
                                                                                                                                                 \




  b.      Pajak penghasilan                                                     b. Income tax

          Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak                                Reconciliation between income before income
          penghasilan, sebagaimana yang disajikan                                     tax expense, as shown in the statement of profit
          dalam laporan laba rugi dan penghasilan                                     or loss and other comprehensive income and
          komprehensif lain dengan laba kena pajak                                    taxable income are as follows:
          adalah sebagai berikut:

                                                        Tahun yang berakhir pada tanggal
                                                     31 Desember/Years ended December 31,
                                                           2022               2021
          Laba sebelum beban                                                                                             Income before income
              Pajak penghasilan                           113.077.638          57.042.133                                      tax expense

          Beda temporer:                                                                                                  Temporary difference:
             Penyisihan penurunan nilai piutang             (3.682.063)         6.559.504      Provision of impairment losses of receivables
             Beban imbalan kerja karyawan                    4.724.261         (1.941.671)                   Provision for employee benefits
             Kompensasi karyawan kontrak                      (573.554)         2.083.083                     Accrued compensation PKWT
             Hak sewa guna                                  (8.736.531)           302.617                                 Right of use assets
             Akrual bonus                                    9.929.801         11.925.173                                     Accrued bonus
             Depresiasi asset tetap                            794.173         (8.137.453)                      Depreciation of fixed assets

          Beda tetap:                                                                                                   Permanent differences:
             Pendapatan bunga yang
                  dikenakan pajak final                     (5.392.543)         (5.282.648)               Interest income subject to final tax
             Pajak penghasilan atas pendapatan                                                                   Final income tax on Interest
                  bunga yang dikenakan pajak final          1.078.509           1.056.530                      income subject to final tax
             Beban yang tidak dapat dikurangkan            24.140.328          18.092.713                           Non-deductible expenses

          Taksiran laba kena pajak                        135.360.019          81.699.981                          Estimated taxable income



          Perhitungan beban pajak tahun berjalan dan                                   The current tax expenses and the computation
          taksiran utang pajak penghasilan adalah                                      of the estimated income tax payable are as
          sebagai berikut:                                                             follows:

                                                        Tahun yang berakhir pada tanggal
                                                     31 Desember/Years ended December 31,
                                                           2022               2021

          Taksiran penghasilan kena pajak                 135.360.019          81.699.981                            Estimated taxable income
          Beban pajak
             tahun berjalan                                29.779.204          17.973.996                                Current tax expenses
          Dikurangi pajak penghasilan dibayar                                                                       Less prepaid income taxes
             Dimuka Pasal 25                               12.431.496            7.516.035                                         Article 25
          Dikurangi pajak penghasilan dibayar                                                                       Less prepaid income taxes
             Dimuka Pasal 23                                3.274.509                957.673                                       Article 23

          Taksiran (pengembalian)/ utang                                                                    Estimated (claim for tax refund)/
             pajak penghasilan - Pasal 29                  14.073.199            9.500.288                     income tax payable - Art 29


                                                                    239
                                                                     81
Page 260
                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                     Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                           PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                         As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                         and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                   (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)

18. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                 18. TAXATION (continued)
   c.     Beban pajak                                                           c. Tax expense
          Perubahan tarif pajak                                                      Tax rate changes
         Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah                                    On October 29, 2021, the Goverment stipulated
         menetapkan Undang-Undang No. 7 Tahun                                        Law No. 7 Year 2021 on the Harmonization of
         2021     tentang   Harmonisasi      Peraturan                               Tax Regulations (“HPP Bill”). One of the article
         Perpajakan (“UU HPP”). Salah satu pasal                                     in this HPP Bill is that the corporate income tax
         dalam UU HPP ini adalah tarif pajak                                         rate applicable in 2022 and so forth is 22%.
         penghasilan badan yang berlaku di tahun 2022
         dan seterusnya adalah 22%.
         Laba kena pajak hasil rekonsiliasi untuk tahun                              Reconciliation of taxable income for the year
         2022 akan digunakan sebagai dasar dalam                                     2022 will be used as basis in submission of the
         pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT)                                 Company’s Annual Corporate Income Tax
         Tahunan PPh Badan Perusahaan.                                               Return.
          Perhitungan pajak penghasilan badan untuk                                  The corporate income tax calculation for the
          tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember                               year ended December 31, 2021 conforms with
          2021 telah sesuai dengan SPT tahunannya.                                   the Company’s annual tax returns.
          Rekonsiliasi antara beban pajak yang dihitung                              The reconciliation between the tax expense
          dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku                                calculated by applying the applicable tax rates
          atas laba sebelum beban pajak penghasilan                                  based on the existing tax regulation to the
          dengan beban pajak - neto menurut laporan                                  income before tax expense and tax expense
          laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                                net, as shown in the statement of profit or loss
          sebagai berikut:                                                           and other comprehensive income are as
                                                                                     follows:
                                                        Tahun yang berakhir pada tanggal
                                                     31 Desember/Years ended December 31,
                                                           2022               2021

          Laba sebelum beban pajak penghasilan            113.077.638          57.042.133                 Income before income tax expense

          Beban pajak berdasarkan                                                                                     Tax expense based on
             tarif pajak yang berlaku                      24.877.080          12.549.270                          the applicable tax rates
          Pengaruh pajak atas beda tetap:                                                              Tax effects on permanent differences:
             Pendapatan bunga yang dikenakan                                                                    Interest income subject to
                 pajak penghasilan final                    (1.186.359)         (1.162.182)                            final income tax
             Pajak penghasilan atas
                 pendapatan bunga yang                                                                 Final income tax on interestincome
                 dikenakan pajak penghasilan final            237.272              232.437                  subject to final income tax
             Beban yang tidak dapat dikurangkan             5.310.872            3.980.397                        Non-deductible expense
             Penyesuaian tarif pajak                                -           (1.763.870)                           Tax rate adjustment

          Beban pajak - neto                               29.238.865          13.836.052                                Tax expense - net

          Beban pajak:                                                                                                        Tax expense:
             Pajak kini                                    29.779.204          17.973.996                                     Current tax
             Pajak tangguhan                                 (540.339)         (4.137.944)                                   Deferred tax

          Beban pajak - neto                               29.238.865          13.836.052                                Tax expense - net




                                                                    240
                                                                     82
Page 261
                                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                                    PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                                  As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                                                  and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                                         the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                            (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                                         unless otherwise stated)

18. PERPAJAKAN (lanjutan)                                                                         18. TAXATION (continued)

   d.    Pajak Tangguhan                                                                                         d.      Deferred tax

          Rincian aset pajak tangguhan, seperti yang                                                                    The details of deferred tax assets, as shown in
          ditunjukkan dalam laporan posisi keuangan                                                                     the statements of financial position as of
          pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                                        December 31, 2022, and 2021 are as follows:
          adalah sebagai berikut:




                                                                                    31 Desember/December 31, 2022

                                                                       Penyesuaian tarif
                                                                       pajak terhadap
                                                                         ekuitas dan
                                                                         pendapatan                                    Dikreditkan ke
                                                                        komprehensif        (Dibebankan)/                ekuitas dari
                                                                             lain/          dikreditkan ke               pendapatan
                                                  Penyesuaian tarif       Impact on           laba tahun                komprehensif
                                                    pajak terhadap         tax rate            berjalan/                     lain
                                                  laba tahun berjalan/ adjustment on          (Charged)/                 Credited to
                                Saldo awal/       Impact on tax rate equity and other         credited to             equity from other   Saldo akhir/
                                Beginning           adjustment on      comprehensive          income for               comprehensive        Ending
                                 balance          income for the year      income               the year                   income          balance

        Liabilitas imbalan                                                                                                                                       Liabilities for employee
            kerja karyawan          3.579.874                     -                   -          1.039.337                    104.140          4.723.351                      benefits
        Bonus yang masih
            harus dibayar           2.923.093                     -                   -          2.184.556                           -         5.107.649                Accrued bonus
        Kompensasi karyawan                                                                                                                                          Compensation
            kontrak                   458.278                     -                   -            (126.182 )                        -           332.096             Contract Employee
        Kerugian kumulatif
            atas instrumen
            derivatif pada                                                                                                                                          Cumulative losses on
            lindung arus kas-                                                                                                                                derivative instrument for
            bersih                    846.714                     -                   -                      -               (846.714)                   -     cash flow hedge - net
        Cadangan kerugian
            penurunan nilai                                                                                                                                     Allowance for impairment
            piutang                26.559.512                     -                   -            (810.054 )                        -        25.749.458       losses on receivables
        Penyusutan aset
            tetap                  (6.080.232)                    -                   -             174.719                          -        (5.905.513 )   Depreciation of fixed assets
        Aset hak guna                  25.370                     -                   -          (1.922.037 )                        -        (1.896.667 )          Right-of-use assets

        Aset pajak tangguhan
        - neto                     28.312.609                     -                   -            540.339                   (742.574)        28.110.374      Deferred tax assets - net




                                                                                    31 Desember/December 31, 2021

                                                                       Penyesuaian tarif
                                                                       pajak terhadap
                                                                         ekuitas dan
                                                                         pendapatan                                    Dikreditkan ke
                                                                        komprehensif        (Dibebankan)/                ekuitas dari
                                                                             lain/          dikreditkan ke               pendapatan
                                                  Penyesuaian tarif       Impact on           laba tahun                komprehensif
                                                    pajak terhadap         tax rate            berjalan/                     lain
                                                  laba tahun berjalan/ adjustment on          (Charged)/                 Credited to
                                Saldo awal/       Impact on tax rate equity and other         credited to             equity from other   Saldo akhir/
                                Beginning           adjustment on      comprehensive          income for               comprehensive        Ending
                                 balance          income for the year      income               the year                   income          balance

        Liabilitas imbalan                                                                                                                                       Liabilities for employee
            kerja karyawan          3.694.374              318.411                    -            (427.168 )                   (5.743)        3.579.874                      benefits
        Bonus yang masih
            harus dibayar             299.555                     -                   -           2.623.538                          -         2.923.093                Accrued bonus
        Kompensasi karyawan                                                                                                                                          Compensation
            kontrak                           -                   -                   -            458.278                           -           458.278             Contract Employee
        Kerugian kumulatif
            atas instrumen
            derivatif pada                                                                                                                                          Cumulative losses on
            lindung arus kas-                                                                                                                                derivative instrument for
            bersih                  2.146.834                     -             214.683                      -              (1.514.803)          846.714       cash flow hedge - net
        Cadangan kerugian
            penurunan nilai                                                                                                                                     Allowance for impairment
            piutang                23.853.449            1.262.972                    -          1.443.091                           -        26.559.512       losses on receivables
        Penyusutan aset
            tetap                  (4.472.479)             182.487                    -          (1.790.240 )                        -        (6.080.232 )   Depreciation of fixed assets
        Aset hak guna                 (41.205)                   -                    -              66.575                          -            25.370            Right-of-use assets

        Aset pajak tangguhan
        - neto                     25.480.528            1.763.870              214.683          2.374.074                  (1.520.546)       28.312.609      Deferred tax assets - net




                                                                                          241
                                                                                           83
Page 262
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                       the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                          (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)

18. PERPAJAKAN (lanjutan)                                          18. TAXATION (continued)

   e.     Tahun pajak 2019                                             e. Tax fiscal year 2019

          Pada     tanggal    4      November      2020,                   On November 4, 2020, the Company received
          Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan                          the Field Inspection Notification Letter No.
          Pemeriksaan      Lapangan       No.     Pemb-                    Pemb-00412WPJ.06/KP.1205/RIK.SIS/2020
          00412WPJ.06/KP.1205/RIK.SIS/2020 tentang                         concerning field inspections for all types of taxes
          pemeriksaan lapangan untuk semua jenis pajak                     for the 2019 fiscal year on overpayment of the
          tahun pajak 2019 atas lebih bayar SPT tahunan                    2019 corporate income tax return with total
          PPh badan tahun 2019 dengan jumlah                               amount of Rp1,360,479.
          keseluruhan Rp1.360.479.

          Pemeriksaan berlangsung selama kurang lebih                      The inspection took place for approximately
          tujuh bulan setelah surat perintah pemeriksaan                   seven months after the inspection warrant was
          diterima, dan pada tanggal 17 Mei 2021,                          received, and on May 17, 2021, the Company
          Perusahaan menerima Surat Pemberitahuan                          received the Notification of Examination Results
          Hasil      Pemeriksaan         No.      SPHP-                    No.SPHP-0216/WPJ.06/KP.1205/RIKSIS/2021.
          00216/WPJ.06/KP.1205/RIKSIS/2021. Dalam                          In the Notification of Audit Results, the total
          Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan                            amount of the overpayment of the 2019 annual
          tersebut jumlah keseluruhan atas lebih bayar                     corporate income tax return approved by the
          SPT tahunan PPh badan tahun 2019 yang                            Tax Office is Rp1,212,263.
          disetujui Kantor Pajak adalah sebesar
          Rp1.212.263.

          Pada tanggal 19 Mei 2021, Perusahaan                             On May 19, 2021, the Company filed a
          mengajukan       Surat      Sanggahan      Hasil                 Disclaimer of Examination Results on the
          Pemeriksaan atas keberatan terkait koreksi                       objection related to the fiscal correction
          fiskal yang diajukan oleh pihak KPP dengan                       submitted by the KPP with the following details:
          rincian sebagai berikut: biaya hiburan dan biaya                 Entertainment fees and transportation costs
          transportasi Rp251.727, STP PPh Badan tahun                      Rp251,727, 2019 Corporate Income Tax STP
          2019 Rp1.000 dan STP PPh 23 Rp100.                               Rp1,000 and STP PPh 23 Rp100. The objection
          Permohonan keberatan atas koreksi fiskal                         request to the fiscal correction was accepted by
          tersebut diterima oleh pihak KPP, sehingga                       the KPP, so that the overpayment of the 2019
          lebih bayar SPT tahunan PPh badan tahun                          corporate income tax return approved by the
          2019 yang disetujui Kantor Pajak adalah                          Tax Office was Rp1,249,146.
          sebesar Rp1.249.146.

          Pada tanggal 3 Juni 2021, Perusahaan                             On June 3, 2021, the Company received the
          menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar                       2019 Income Tax Overpayment Assessment
          Pajak      Penghasilan    tahun       2019                       Letter No. 00061/406/19/062/21 with total
          No. 00061/406/19/062/21 dengan jumlah                            amount Rp1,249,146.
          keseluruhan Rp1.249.146.

          Pada tanggal 1 Juli 2021 Perusahaan                              On July 1, 2021, the Company received an
          menerima Surat Perintah Membayar Kelebihan                       Order to Pay Excess Tax No. 00535A with a
          Pajak No. 00535A dengan jumlah keseluruhan                       total amount of Rp1,249,146 and on July 5,
          Rp1.249.146 dan pada tanggal 5 Juli 2021                         2021, the Company received a refund for the
          Perusahaan menerima pengembalian atas                            2019 Income Tax Overpayment with total
          Lebih Bayar Pajak Penghasilan tahun 2019                         amount of Rp1,249,146. The company has
          dengan jumlah keseluruhan Rp1.249.146.                           charged the remaining amount of Rp111,333 as
          Perusahaan telah membebankan selisih                             part of “Other expenses” in the statement of
          sebesar Rp111.333 sebagai bagian dari                            Profit or loss and other comprehensive income.
          “Beban lain-lain” dalam laporan laba rugi dan
          penghasilan komprehensif lain.




                                                             242
                                                              84
Page 263
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                              As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                              and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                     the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                        (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                     unless otherwise stated)

18. PERPAJAKAN (lanjutan)                                       18. TAXATION (continued)

   f.     Administrasi                                               f.    Administration

          Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan                             Under the Taxation Laws of Indonesia, the
          yang berlaku di Indonesia, Perusahaan                            Company submits tax returns based on their
          menghitung, menetapkan dan membayar                              own self assessment.
          sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang.

          Direktur Jenderal Pajak dapat menetapkan                         The Director General of Taxes may assess or
          atau mengubah liabilitas pajak dalam jangka                      amend taxes within a certain period. For the
          waktu tertentu. Untuk tahun pajak 2008 dan                       fiscal years of 2008 and onwards, the period is
          seterusnya, jangka waktunya adalah lima tahun                    within five years from the time the tax becomes
          sejak saat terutangnya pajak.                                    due.

19. LIABILITAS SEWA                                             19. LEASE LIABILITIES

                                                31 Desember/December 31,
                                                2022               2021
   Jatuh tempo dalam waktu                                                                                             Due in
   Pihak Ketiga                                                                                                  Third parties
    1-5 tahun                                   12.746.145          1.768.104                                     1-5 years

   Pihak berelasi (Catatan 36)                                                                      Related parties (Note 36)
    1-5 tahun                                     422.542           1.360.040                                     1-5 years
    Total liabilitas sewa-neto                  13.168.687          3.128.144                    Total lease liabilities - net



20. LIABILITAS LAIN-LAIN                                        20. OTHER LIABILITIES
                                                31 Desember/December 31,
                                                2022               2021
   Titipan konsumen                             51.885.309         29.472.381                            Customers deposits
   Asuransi                                     11.299.363         19.199.879                                      Insurance
   Notaris                                       8.412.902          4.123.023                                         Notary
   Utang supplier                                4.339.561            640.967                            Payable to suppliers
   Lain-lain                                       648.723            615.775                                         Others
   Total liabilitas lain-lain                   76.585.858         54.052.025                          Total other liabilities


   Titipan    konsumen  merupakan     pembayaran                     Customers deposits represents installment paid by
   angsuran dari konsumen yang dilakukan sebelum                     customer before its maturity date.
   tanggal jatuh tempo.


21. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN                           21. LIABILITIES FOR EMPLOYEE BENEFITS

   Perusahaan mencatat liabilitas imbalan kerja dan                 The Company recorded the liabilities for employee
   imbalan jangka panjang lainnya pada tanggal                      benefits and long-term benefits as of December 31,
   31 Desember 2022 dan 2021 berdasarkan                            2022 and 2021 based on the independent actuarial
   perhitungan yang dilakukan oleh aktuaris                         calculation carried out by an independent actuary -
   independen Kantor Konsultan Aktuaria Enny Diah                   Kantor Konsultan Aktuaria Enny Diah Awal, whose
   Awal dan Kantor Konsultan Aktuaria Nandi dengan                  report dated January 03, 2023 Number 22006/BRI-
   laporannya masing-masing tanggal 3 Januari 2023                  MI/EP/01/2023 and January 10, 2022 Number
   Nomor 22006/BRI-MI/EP/01/2023 dan 10 Januari                     138/LV/NSR/1/2022, respectively, applied the
   2022 138/LV/NSR/1/2022, menggunakan metode                       “Projected Unit Credit” method which considered the
   “Projected Unit Credit” yang mempertimbangkan                    following assumptions:
   asumsi-asumsi berikut:

                                                          243
                                                           85
Page 264
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                      As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                      and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                             the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)

21. LIABILITAS        IMBALAN         KERJA   KARYAWAN               21. LIABILITIES        FOR       EMPLOYEE           BENEFITS
    (lanjutan)                                                           (continued)

                                                     31 Desember/December 31,
                                                     2022               2021

   Tingkat diskonto                                      7,40%               7,50%                                   Discount rate
   Kenaikan gaji tahunan                                 7,00%               7,00%                          Annual salary increase
   Tingkat mortalitas                              TMI IV 2019         TMI IV 2019                                  Mortality rates
   Umur pensiun                                              56                   56                               Retirement age
   Tingkat cacat                              5% dari TMI IV 2019 5% dari TMI IV 2019                              Disability rates
   Tingkat pengunduran diri                                                                                     Resignation rates
      Pada usia sampai dengan                                                                                 Up to 30 years old
      30 tahun dan berkurang hingga                                                                        and decrease linearly
      0,00% pada usia 55 tahun                           6,00%                  6,00%                up to 0.00% at 55 years old

   *TMI = Tabel Mortalita Indonesia                                                                   *TMI = Indonesia Mortality Table

   Perusahaan mengakui liabilitas imbalan kerja                          The Company accrued the liabilities for employee
   karyawan pada tanggal 31 Desember 2022 dan                            benefits as of December 31, 2022 and 2021
   2021 adalah masing-masing sebesar Rp21.469.775                        amounting to Rp21,469,775 and Rp16,272,153,
   dan Rp16.272.153.                                                     respectively.

   Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti adalah                     The movements in the present value of benefit
   sebagai berikut:                                                      liability are as follows:

                                                  Tahun yang berakhir pada tanggal
                                               31 Desember/Years ended December 31,

                                                     2022               2021

    Saldo awal                                      16.272.153          18.239.927                              Beginning balance
    Biaya jasa kini                                  4.289.976           1.953.622                            Current service cost
    Biaya jasa lalu                                  2.458.008          (3.287.870)                                Past service cot
    Biaya bunga                                      1.217.378           1.338.811                                      Interest cost
    Keuntungan aktuaria                                473.362             (26.104)                                    Actuarial gain
    Manfaat yang dibayarkan                         (3.134.131)         (1.946.233)                                    Benefits paid
    Dampak atas perubahan metode                                                                       Effect of attribution method
       atribusi pada laba rugi                        (106.971)                     -               changes on profit and loss
    Saldo akhir                                     21.469.775          16.272.153                                 Ending balance


   Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021,                               As of December 31, 2022, and 2021, cumulative
   akumulasi keuntungan aktuaria setelah pajak                           gain on actuarial-net of tax amounting to
   masing-masing     sebesar   Rp4.455.616    dan                        Rp4,455,616 and Rp4,824,838, respectively, are
   Rp4.824.838 dicatat pada saldo laba yang belum                        recognized in unappropriated retained earnings.
   ditentukan penggunaanya.

   Mutasi liabilitas imbalan kerja karyawan adalah                       The movements in the liabilities for employee
   sebagai berikut:                                                      benefits are as follows:

                                                  Tahun yang berakhir pada tanggal
                                               31 Desember/Years ended December 31,
                                                     2022               2021

    Saldo awal                                      16.272.153          18.239.927                              Beginning balance
    Beban imbalan kerja karyawan                                                                       Employee benefits expense
        selama satu tahun berjalan                   7.858.391                  4.562                          during the year
    Jumlah yang diakui di penghasilan                                                             Total amount recognized in other
        komprehensif lainnya                           473.362              (26.103)                       comprehensive income
    Pembayaran imbalan kerja
        selama tahun berjalan                       (3.134.131)          (1.946.233)           Payment of benefits during the year
    Saldo akhir                                     21.469.775          16.272.153                                 Ending balance


                                                             244
                                                              86
Page 265
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

21. LIABILITAS     IMBALAN       KERJA      KARYAWAN                21. LIABILITIES       FOR       EMPLOYEE          BENEFITS
    (lanjutan)                                                          (continued)

   Beban imbalan kerja karyawan yang diakui di                          Employee benefits expense recognized in the
   laporan laba rugi tahun 2022 dan 2021 adalah                         statement of profit and loss in 2022 and 2021 are as
   sebagai berikut:                                                     follows:
                                                Tahun yang berakhir pada tanggal
                                              31 Desember/Year ended December 31,
                                                   2022               2021

   Biaya jasa kini                                  4.289.976           1.953.622                           Current service cost
   Biaya jasa lalu                                  2.458.008          (3.287.870)                               Past service cot
   Biaya bunga                                      1.217.378           1.338.811                                     Interest cost
   Dampak atas perubahan metode                                                                      Effect of attribution method
      atribusi pada laba rugi                        (106.971)                      -             changes on profit and loss
   Beban pada tahun berjalan                        7.858.391                 4.562                        Expense for the year


   Perubahan satu poin persentase asumsi tingkat                        A one percentage point change in the assumed
   diskonto akan memiliki dampak terhadap liabilitas                    discount rate would have the following effects on the
   imbalan kerja karyawan sebagai berikut (tidak                        liabilities for employee benefits as follows
   diaudit):                                                            (unaudited):
                                                   31 Desember/December 31,
                                                   2022               2021

    Kenaikan                                       (1.252.939)           (991.150)                                       Increase
    Penurunan                                       1.428.082           1.151.953                                       Decrease

   Perubahan satu poin persentase asumsi tingkat gaji                   A one percentage point change in the assumed
   akan memiliki dampak terhadap liabilitas imbalan                     salary rate would have the following effects on the
   kerja sebagai berikut (tidak diaudit):                               employee benefits liabilities as follow (unaudited):
                                                   31 Desember/December 31,
                                                   2022               2021

    Kenaikan                                        1.418.940           1.072.627                                        Increase
    Penurunan                                      (1.267.827)           (940.552)                                      Decrease


   Analisa profil jatuh tempo nilai kini liabilitas imbalan             The maturity profile analysis of the present value of
   kerja karyawan pada tanggal 31 Desember 2022                         liabilities for employee benefits as of December 31,
   dan 2021 (tidak diaudit):                                            2022 and 2021 (unaudited):
                                                   31 Desember/December 31,

                                                   2022               2021

    Kurang dari 2 tahun                            6.645.035            4.436.932                                 Under 2 years
    Antara 2 - 5 tahun                             4.940.720            3.885.652                            Between 2 - 5 years
    Lebih dari 5 tahun                           197.152.882          196.729.482                             More than 5 years
                                                 208.738.637          205.052.066


   Durasi rata-rata tertimbang dari imbalan kerja                       The weighted average duration of employee service
   karyawan pada tanggal 31 Desember 2022 dan                           entitlements as of December 31, 2022 and 2021, are
   2021 masing-masing adalah 19,64 dan 19,31 tahun.                     19.64 and 19.31 years, respectively.




                                                              245
                                                               87
Page 266
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                   PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                 As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                 and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                        the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                           (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)

21. LIABILITAS    IMBALAN      KERJA     KARYAWAN               21. LIABILITIES       FOR       EMPLOYEE          BENEFITS
    (lanjutan)                                                      (continued)

   Pada bulan April 2022, DSAK IAI (Dewan Standar                    In April 2022, DSAK IAI (Institute of Indonesia
   Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia)                     Chartered Accountants’ Accounting Standard Board)
   menerbitkan materi penjelasan melalui siaran pers                issued an explanatory material through a press
   atas persyaratan pengatribusian imbalan pada                     release regarding attribution of benefits to periods of
   periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja yang                  service in accordance with PSAK 24: Imbalan Kerja
   diadopsi dari IAS 19 Employee Benefits. Materi                   which was adopted from IAS 19 Employee Benefits.
   penjelasan tersebut menyampaikan informasi
                                                                    The explanatory material conveyed the information
   bahwa pola fakta umum dari program pensiun
   berbasis undang-undang ketenagakerjaan yang                      that the fact pattern of the pension program based
   berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta                on the Labor Law currently enacted in Indonesia is
   serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan                    similar to those responded and concluded in the
   dalam IFRS Intepretation Committee (“IFRIC”)                     IFRS Intepretation Committee (“IFRIC”) Agenda
   Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of                Decision Attributing Benefit to Periods of Service
   Service (IAS 19). Perusahaan telah menerapkan                    (IAS 19). The Company has adopted the said
   materi penjelasan tersebut dan dengan demikian                   explanatory material and accordingly changed its
   merubah kebijakan akuntansi menyangkut atribusi                  accounting policy regarding attribution of benefits to
   imbalan kerja pada periode jasa.                                 periods of service.

   Dampak dari penerapan perubahan kebijakan                         The impact of the changed of the accounting policy
   akuntansi tersebut terhadap laporan keuangan 31                  was insignificant to the financial statements as of
   Desember 2021 dan untuk tahun yang berakhir                      31 December 2021 and for the year then ended,
   pada tanggal tersebut tidak signifikan, oleh karena              therefore, the Company recognised the impact of the
   itu, Perusahaan membukukan dampak dari                           changed in accounting policy to the financial
   perubahan kebijakan akuntansi di dalam laporan                   statements as of 31 December 2022 and for the year
   keuangan pada tanggal 31 Desember 2022 dan
                                                                    then ended.
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.


22. LIABILITAS DERIVATIF                                        22. DERIVATIVE LIABILITIES
                                                31 Desember/December 31,
                                                2022               2021

   PT Bank CTBC Indonesia                                  -        1.325.952                      PT Bank CTBC Indonesia
    Total                                                 -         1.325.952                                           Total



   Perusahaan menghadapi risiko pasar, terutama                     The Company is exposed to market risks, primarily
   karena perubahan kurs mata uang asing dan tingkat                to changes in foreign currency exchange and
   bunga mengambang, dan menggunakan instrumen                      floating interest ratesand uses derivative
   derivatif untuk lindung nilai atas risiko tersebut               instruments to hedge these risks as part of its risk
   sebagai bagian dari manajemen risiko. Perusahaan                 management activities. The Company does not hold
   tidak memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif              or issue derivative instruments for trading purposes.
   untuk tujuan-tujuan diperdagangkan.
   Perubahan atas nilai wajar dari kontrak forward,                 Changes in the fair value of the forward, foreign
   foreign exchange swap, dan cross currency swap                   exchange swap, and cross currency swap contracts
   yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai,                 designated as hedging instruments that effectively
   yang secara efektif menghapus variabilitas arus kas              offset the variability of cash flows associated with
   dari pinjaman terkait, dicatat di ekuitas. Nilai ini             the borrowings are recorded in equity. The
   kemudian diakui dalam laporan laba rugi dan                      subsequent mark-to-market changes in amounts
   penghasilan     komprehensif       lain    sebagai               arerecognised in statement profit or loss and other
   penyesuaian atas laba atau rugi selisih kurs dan                 comprehensive income as adjustments of the
   beban bunga pinjaman terkait yang dilindungi nilai               exchange rate differences and interest payments
   pada periode yang sama dimana selisih kurs dan                   related to the hedged borrowings in the same period
   beban bunga tersebut di akui pada laba rugi.                     in which the related exchange rate differences and
                                                                    interest affects profit or loss.
                                                          246
                                                           88
Page 267
                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                        Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                               PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                             As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                             and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                    the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                       (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                                    unless otherwise stated)

22. LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan)                                          22. DERIVATIVE LIABILITIES (continued)

   Per tanggal 31 Desember 2022 dan 2021,                                          As of December 31, 2022, and 2021, the Company
   Perusahaan mengakui kerugian atas instrumen                                     recognized loss from derivative instrument
   derivatif masing-masing sebesar Rp5.161.784 dan                                 amounting to Rp5,161,784 and Rp15,789,691,
   Rp15.789.691, yang dicatat di laporan laba rugi dan                             respectively, which was recorded in the statement of
   penghasilan komprehensif lain.                                                  profit or loss and other comprehensive income.

   Selisih nilai wajar instrumen derivatif yang ditujukan                         The fair value difference of derivative instruments
   sebagai lindung nilai arus kas dan kerugian selisih                            designated as cash flow hedges and loss on foreign
   kurs atas utang bank dalam mata uang asing neto                                exchange of bank loan denominated in foreign
   dicatat pada penghasilan komprehensif lain masing-                             currency net was reported as other comprehensive
   masing sebesar Rp3.001.987 pada 31 Desember                                    income amounting to Rp3,001,987 in December 31,
   2022 dan Rp5.585.349 pada 31 Desember 2021.                                    2022 and Rp5,585,349 in December 31, 2021,
                                                                                  respectively.
    PT Bank CTBC Indonesia                                                        PT Bank CTBC Indonesia
    Perusahaan mengadakan perjanjian cross                                        The Company entered into cross currency swap
    currency swap dengan PT Bank CTBC Indonesia,                                  contracts with PT Bank CTBC Indonesia to hedge the
    untuk tujuan lindung nilai atas risiko fluktuasi arus                         risk of fluctuations in cash flows from exchange rates
    kas yang di timbulkan oleh kurs mata uang dari                                and interest rates on its borrowing and the risk of
    tingkat suku bunga atas pinjaman yang di terima                               floating interest rate on credit facility as follows:
    dan risiko tingkat suku bunga mengambang atas
    fasilitas kredit dengan rincian sebagai berikut:

                    Jenis kontrak/                  Mulai/                    Akhir/                      Nilai kontrak (nilai penuh)/
     No.            Contract type                   Start                      End                       Contract value (full amount)
      1          Cross currency swap           21 November 2019/          21 November 2022/                   ASD17.000.000
                                               November 21, 2019          November 21, 2022

      2          Cross currency swap           19 Desember 2019/          21 November 2022/                   ASD11.000.000
                                               December 19, 2019          November 21, 2022

      3          Cross currency swap           27 Februari 2020/          21 November 2022/                    ASD5.000.000
                                               February 27,2020           November 21, 2022

    Perjanjian ini telah           berakhir   pada       tanggal                  This agreement has been expired on November 21,
    21 November 2022.                                                             2022.


23. MODAL SAHAM                                                              23. CAPITAL STOCK

   Rincian pemegang saham Perusahaan pada                                          The details of the Company’s stockholders as of
   tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 adalah                                        December 31, 2022 and 2021 are as follows:
   sebagai berikut:

                                        Total saham                                   Total modal
                                        ditempatkan           Persentase           saham ditempatkan
                                       (nilai penuh)/        kepemilikan/          dan disetor penuh/
                                          Number of          Percentage of            Capital stock
                                       shares issued          ownership                issued and
   Pemegang Saham                       (full amount)             (%)                   fully paid                                 Shareholders

   PT Bank Rakyat Indonesia                                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia
      (Persero) Tbk                            449.450                    99,88            449.450.000                        (Persero) Tbk
   Yayasan Kesejahteraan Pekerja                                                                                  Yayasan Kesejahteraan Pekerja
      Bank Rakyat Indonesia                        550                     0,12                550.000                Bank Rakyat Indonesia

   Total                                       450.000                   100,00            450.000.000                                    Total




                                                                   247
                                                                    89
Page 268
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                       the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                          (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)

23. MODAL SAHAM (lanjutan)                                      23. CAPITAL STOCK (continued)

   Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para                      Based on the Deed of Statement of Resolution of
   Pemegang Saham No.01 tanggal 2 November 2020                    the Shareholders No. 01 dated November 2, 2020
   yang dibuat dihadapan Arry Supratno, S.H., Notaris              made before Arry Supratno, SH, Notary in Central
   di   Jakarta     Pusat,   yang    pemberitahuan                 Jakarta, which notification of its amendment has
   perubahannya telah diterima dan dicatat di dalam                been registered and recorded in the Legal Entity
   Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian                     Administration System of Ministry of Law and
   Hukum Dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat                   Human Rights based on the Letter No. AHU-
   No.AHU-AH.01.03-0406497 tanggal 11 November                     AH.01.03-0406497 dated November 11, 2020, it has
   2020 telah diputuskan peningkatan modal PT Bank                 been decided that the additional paid up capital by
   Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada Perusahaan                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk to the
   sebesar Rp195.000.000 (seratus sembilan puluh                   Company amounting to Rp195,000,000 (one
   lima   miliar   Rupiah)   sehingga    persentase                hundred ninety five billion Rupiah) and therefore the
   kepemilikan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)                  percentage ownership of PT Bank Rakyat Indonesia
   Tbk pada Perusahaan meningkat menjadi 99,88%.                   (Persero) Tbk in the Company increased up to
                                                                   99.88%.

   Berdasarkan Akta Pernyataan Tentang Keputusan                   Based on the Deed of Statement of Circular
   Luar Rapat Umum Pemegang Saham No.31 tanggal                    Resolution In Lieu of General Meeting of
   13 Agustus 2019 yang dibuat dihadapan H. Feby                   Shareholders No. 31 dated August 13, 2019 made
   Rubein Hidayat, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah            before H. Feby Rubein Hidayat, SH, Notary in
   mendapat persetujuan Menteri Hukum Dan Hak                      Jakarta, which has been approved by the
   Asasi Manusia berdasarkan Surat Keputusan                       Minister of Laws and Human Rights of the
   No.AHU-0061721.AH.02.Tahun          2019    tanggal             Republic     of    Indonesia   by     His   Decree
   30    Agustus     2019,     dan      pemberitahuan              No. AHU-0061721.AH.02. Tahun 2019 dated
   perubahannya telah diterima dan dicatat di dalam                August 30, 2019, and notification of its amendment
   Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian                     has been registered and recorded in the Legal Entity
   Hukum Dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat                   Administration System of Ministry of Law and
   No.AHU-AH.01.03-0323609 tanggal 30 Agustus                      Human       Rights     based    on      the   Letter
   2019 diputuskan antara lain untuk menyetujui                    No. AHU-AH.01.03-0323609 dated August 30,
   peningkatan modal PT Bank Rakyat Indonesia                      2019, among others, it provides the approval of
   (Persero) Tbk pada Perusahaan sebesar                           additional paid up capital by PT Bank Rakyat
   Rp100.000.000 (seratus miliar rupiah) sehingga                  Indonesia (Persero) Tbk to the Company amounting
   persentase kepemilikan PT Bank Rakyat Indonesia                 to Rp100,000,000 (one hundred billion Rupiah) and
   (Persero) Tbk pada Perusahaan meningkat menjadi                 therefore, the percentage ownership of PT Bank
   99,78%.                                                         Rakyat Indonesia (Persero) Tbk in the Company
                                                                   increased up to 99.78%.

   Manajemen Permodalan                                            Capital management

   Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan                       The primary objective of the Company’s capital
   adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal                management is to ensure that it maintains healthy
   yang sehat untuk mendukung usaha dan                            capital ratios in order to support its business and
   memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.                      maximize shareholder value.

   Perusahaan mengelola struktur permodalan dan                    The Company manages its capital structure based
   melakukan penyesuaian terhadap perubahan                        on the current economic conditions. The Company
   kondisi  ekonomi.   Untuk   memelihara   dan                    adjust the capital structure by managing the
   menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan                    dividend payment to shareholders, issue new
   dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada                    shares or even engage in a debt financing.
   pemegang saham, menerbitkan saham baru atau
   mengusahakan pendanaan melalui pinjaman.

   Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun               No changes were made in the objectives, policies or
   proses pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021.                  processes as of December 31, 2022 and 2021.




                                                          248
                                                           90
Page 269
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                       the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                          (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)

23. MODAL SAHAM (lanjutan)                                     23. CAPITAL STOCK (continued)

   Kebijakan Perusahaan adalah mempertahankan                      The Company’s policy is to maintain a healthy
   struktur   permodalan  yang  sehat    untuk                     capital structure in order to secure access to finance
   mengamankan akses terhadap pendanaan pada                       at a reasonable cost.
   biaya yang wajar.

   Termasuk dalam kebijakan pengelolaan modal                      As included in the Company’s capital management
   Perusahaan, Perusahaan juga mempertimbangkan                    policy, the Company also considers Financial
   Peraturan       Otoritas     Jasa       Keuangan                Service Authority Regulation No. 35/POJK.05/2018
   No. 35/POJK.05/2018 tanggal 27 Desember 2018                    dated December 27, 2018 which regulates that the
   dimana Perusahaan menjaga total pinjamannya                     Company should mantain the total loan against own
   dibandingkan dengan total modal sendiri (rasio                  capital (gearing ratio) at the maximum of 10 (ten)
   pengungkit) ditetapkan setinggi-tingginya sebesar               times.
   10 (sepuluh) kali.

24. SALDO LABA YANG TELAH DITENTUKAN                           24. APPROPRIATION OF RETAINED EARNINGS
    PENGGUNAANNYA
   Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum                        Based on Deed of Minutes of Annual General
   Pemegang Saham (RUPS) Tahunan No. 35 tanggal                    Meeting of Shareholders (AGMS) No. 35, held on
   25 April 2022 yang dibuat di hadapan Arry Supratno,             April 25, 2022, which was notarized by Arry
   S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Pusat,               Supratno, S.H., Notary in Central Jakarta, per
   para pemegang saham menyetujui penambahan                       Notarial Deed No. 35, the shareholders approved
   cadangan umum dari laba bersih Perusahaan                       additional appriation of retained earnings for general
   sebesar Rp32.404.561 untuk tahun buku yang                      reserve amounting to Rp32,404,561 for the year
   berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.                         ended December 31, 2021.

   Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum                        Based on Deed of Minutes of Annual General
   Pemegang Saham (RUPS) Tahunan No. 04 tanggal                    Meeting of Shareholders (AGMS) No. 04, held on
   06 Mei 2021 yang dibuat di hadapan Arry Supratno,               May 06, 2021, which was notarized by Arry
   S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Pusat,               Supratno, S.H., Notary in Central Jakarta, per
   para pemegang saham menyetujui penambahan                       Notarial Deed No. 04, the shareholders approved
   cadangan umum dari laba bersih Perusahaan                       additional appriation of retained earnings for general
   sebesar Rp239.256 untuk tahun buku yang berakhir                reserve amounting to Rp239,256 for the year ended
   pada tanggal 31 Desember 2020.                                  December 31, 2020.

25. PENDAPATAN SEWA PEMBIAYAAN                                 25. FINANCE LEASE INCOME
                                            Tahun yang berakhir pada tanggal
                                         31 Desember/Years ended December 31,
                                               2022               2021

   Rupiah                                                                                                             Rupiah
     Pihak ketiga                            194.618.898         209.924.189                                 Third parties
     Pihak berelasi (Catatan 36)               1.350.056           2.441.483                    Related parties (Note 36)
   Total                                     195.968.954         212.365.672                                            Total



26. PENDAPATAN ANJAK PIUTANG                                   26. FACTORING INCOME

                                            Tahun yang berakhir pada tanggal
                                         31 Desember/Years ended December 31,
                                               2022               2021

   Rupiah                                                                                                             Rupiah
     Pihak ketiga                             12.094.972          12.152.205                                 Third parties




                                                         249
                                                          91
Page 270
                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                        Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                              PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                            As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                            and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                   the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                      (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                   unless otherwise stated)

27. PENDAPATAN PEMBIAYAAN KONSUMEN                           27. CONSUMER FINANCING INCOME
                                           Tahun yang berakhir pada tanggal
                                        31 Desember/Years ended December 31,
                                              2022               2021

   Rupiah                                                                                                            Rupiah
     Pihak ketiga                           485.072.259         252.038.883                                 Third parties
     Pihak berelasi (Catatan 36)              1.823.447             987.255                    Related parties (Note 36)
   Total                                    486.895.706         253.026.138                                            Total



28. PENDAPATAN SEWA OPERASI                                  28. OPERATING LEASE INCOME
                                           Tahun yang berakhir pada tanggal
                                        31 Desember/Years ended December 31,
                                              2022               2021

   Rupiah                                                                                                            Rupiah
     Pihak berelasi (Catatan 36)            153.794.633         101.229.841                    Related parties (Note 36)
     Pihak ketiga                             9.718.562           5.703.634                                 Third parties
   Total                                    163.513.195         106.933.475                                            Total



29. PENDAPATAN BUNGA                                         29. INTEREST INCOME

   Akun ini merupakan pendapatan yang diperoleh dari              This account represents income earned from
   bunga atas penempatan giro, deposito berjangka                 interest of placement funds in current accounts, time
   dan bunga atas piutang karyawan.                               deposit and interest from employee receivables.
                                           Tahun yang berakhir pada tanggal
                                        31 Desember/Years ended December 31,
                                              2022               2021

   Pihak berelasi (Catatan 36)                5.045.093           5.168.768                        Related parties (Note 36)
   Pihak ketiga                                 372.270             146.764                                     Third parties
                                              5.417.363           5.315.532




30. LAIN-LAIN                                                30. OTHERS

   a.     Pendapatan                                              a.    Income
                                           Tahun yang berakhir pada tanggal
                                        31 Desember/Years ended December 31,

                                              2022               2021

           Penalti                           10.968.101           4.017.105                                          Penalty
           Pemulihan hapus buku               5.321.420           4.713.591                               Write off recovery
           Denda                              4.460.841           2.486.905                                   Late charges
           Komisi asuransi                    2.078.394           9.120.229                         Insurance commissions
           Lain-lain                          3.870.115           2.486.449                                           Others
           Total pendapatan lain-lain        26.698.871          22.824.279                             Total other income




                                                       250
                                                        92
Page 271
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                     PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                   As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                   and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                          the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                             (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)

30. LAIN-LAIN (lanjutan)                                           30. OTHERS (continued)

    b.    Beban                                                        b.    Expenses
                                                Tahun yang berakhir pada tanggal
                                             31 Desember/Years ended December 31,
                                                   2022               2021

         Keanggotaan dan langganan                 5.381.899           2.931.171                   Membership and subscription
         Kerugian atas penghapusan                                                                   Loss on disposal of assets
           aset sewa operasi                       1.910.306           1.424.286                       under operating lease
         Donasi                                      433.863             344.470                                      Donation
         Dana bencana                                339.717           1.865.483                                 Disaster fund
         Biaya bank                                  276.373             278.286                                 Bank charges
         Lain-lain                                 1.861.034          10.156.736                                         Others
         Total                                    10.203.192          17.000.432                                            Total



31. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN                                       31. SALARIES AND BENEFITS EXPENSES
                                                Tahun yang berakhir pada tanggal
                                             31 Desember/Years ended December 31,
                                                   2022               2021

    Gaji                                          63.831.631          51.624.454                                           Salary
    Bonus                                         36.049.401          24.347.350                                          Bonus
    Tunjangan rutin                               18.891.128          16.455.155                              Regular allowance
    Tenaga kerja alih daya                        10.317.678           7.900.834                                    Outsourcing
    Tunjangan kesehatan                            6.709.845           4.593.030                                Medical benefits
    Tunjangan ketenagakerjaan                      6.577.663           4.986.059                               Labor allowances
    Tunjangan pajak                                2.764.472           2.726.263                                 Tax allowances
    Pelatihan                                      1.202.289           1.304.980                                         Training
    Tunjangan lainnya                             15.689.070           3.908.311                               Other allowances
    Total                                        162.033.177         117.846.436                                            Total



32. BEBAN PENDANAAN                                                32. FINANCING COSTS

    Akun ini terdiri dari bunga pinjaman, biaya jaminan                This account consists of interest on borrowings,
    biaya provisi, dan kerugian atas instrumen derivatif -             guarantee fee, provision fees and loss from
    neto dengan rincian dan sebagai berikut:                           derivative instruments - net are as follows:

                                                Tahun yang berakhir pada tanggal
                                             31 Desember/Years ended December 31,
                                                   2022               2021

    Pihak ketiga                                 196.823.740          91.328.808                                     Third parties
    Pihak berelasi (Catatan 36)                  116.152.990         116.017.443                        Related parties (Note 36)
    Total                                        312.976.730         207.346.251                                            Total




                                                             251
                                                              93
Page 272
                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                    Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                             PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                           As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                           and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                  the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                     (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                  unless otherwise stated)

33. BEBAN HUNIAN                                         33. OCCUPANCY EXPENSES
                                       Tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember/Years ended December 31,
                                          2022               2021

   Sewa kantor                                                                                            Offices rental
      Pihak ketiga                        2.129.580             508.455                               Third parties
      Pihak berelasi (Catatan 36)            46.203           1.176.230                     Related party (Note 36)
   Sewa apartemen                         1.434.685           1.077.895                              Apartments rental
   Perbaikan dan pemeliharaan               241.240              88.442                      Repairs and maintenance
   Lain-lain                                 92.125              61.053                                          Others
   Total                                  3.943.833           2.912.075                                            Total




34. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                          34. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
                                       Tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember/Years ended December 31,
                                          2022               2021

   Perawatan                             34.717.767          27.542.913                                    Maintenance
   Percetakan, alat tulis dan                                                                       Printing, stationery
      perlengkapan kantor                 9.748.447           8.160.172                          and office supplies
   Beban tenaga ahli                      7.588.135           6.140.592                               Professional fees
   Transportasi                           6.565.297           4.311.695                                   Transportation
   Komunikasi                             5.338.008           3.985.106                                 Communication
   Promosi                                2.980.451           1.403.796                                       Promotion
   Sewa kendaraan                         2.139.709           1.783.402                                     Vehicle rent
   Lain-lain                              3.467.863           2.443.431                                          Others
   Total                                 72.545.677          55.771.107                                            Total



35. PENYISIHAN   (PEMULIHAN)        KERUGIAN             35. PROVISION (RECOVERY) FOR IMPAIRMENT
    PENURUNAN NILAI                                          LOSSES
                                       Tahun yang berakhir pada tanggal
                                    31 Desember/Years ended December 31,
                                          2022               2021

   Penyisihan penurunan                                                                                   Provision for
     nilai atas:                                                                                 impairment losses on:
     Piutang sewa pembiayaan             22.644.737           7.170.521                    Finance lease receivables
     Tagihan anjak piutang                4.854.465           4.789.711                        Factoring receivables
     Piutang pembiayaan konsumen         45.546.930          33.828.872               Consumer financing receivables
     Kerugiaan penjualan asset                                                             Loss on selling consumer
          pembiayaan konsumen             3.199.386           5.323.803                           financing asset
   Total penyisihan                                                                                     Total provision
      kerugian penurunan nilai           76.245.518          51.112.907                       for impairment losses




                                                  252
                                                   94
Page 273
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

36. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-                             36. BALANCES   AND               TRANSACTIONS             WITH
    PIHAK BERELASI                                                    RELATED PARTIES
   Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan                             In the normal course of business, the Company is
   melakukan transaksi usaha dengan pihak-pihak                        engaged in transactions with related parties. The
   berelasi. Pihak-pihak berelasi dan sifat hubungan                   related parties and nature of relationship are as
   adalah sebagai berikut:                                             follows:

     Pihak-pihak berelasi/                 Sifat dari hubungan/                                Sifat dari transaksi/
        Related parties                    Nature of relationship                             Nature of transaction
   PT Bank Rakyat Indonesia                     Entitas induk/                  -     Kas di bank/Cash in bank
        (Persero) Tbk                          Parent company                   -     Piutang sewa operasi/Operating lease
                                                                                      receivable
                                                                                -     Piutang lain-lain program kepemilikan
                                                                                      motor/Other receivable motorcycle
                                                                                      ownership program
                                                                                -     Beban dibayar di muka/Prepaid expenses
                                                                                      and advances
                                                                                -     Pinjaman yang diterima/Borrowings
                                                                                -     Medium Term Notes/Medium Term Notes
                                                                                -     Utang obligasi/Bonds
                                                                                -     Beban yang masih harus dibayar/Accrued
                                                                                      expenses
                                                                                -     Pendapatan bunga/Interest income
                                                                                -     Beban pendanaan/Financing costs
                                                                                -     Beban hunian/Occupancy expenses
                                                                                -     Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                                                                      income
                                                                                -     Liabilitas sewa/Lease liabilities
 Yayasan Kesejahteraan Pekerja                  Entitas induk/                  -     Medium Term Notes/Medium Term Notes
     Bank Rakyat Indonesia                     Parent company                   -     Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                                                                      income
PT Bank Raya Indonesia Tbk (d/h             Entitas sepengendali/               -     Kas di bank/Cash in bank
    PT Bank Rakyat Indonesia             Under common control entity            -     Pendapatan bunga/Interest income
        Agroniaga Tbk)
  PT. Bank Tabungan Negara             Hubungan pengendalian melalui            -     Kas di bank/Cash in banks
         (Persero Tbk                        Pemerintah Pusat RI/               -     Pendapatan bunga/Interest income
                                    Control relationship through the Central
                                   Government of the Republic of Indonesia
   PT Bank Mandiri (Persero)          Hubungan pengendalian melalui             -     Kas di bank/Cash in bank
            Tbk                             Pemerintah Pusat RI/                -     Pinjaman yang diterima/Borrowings
                                   Control relationship through the Central     -     Beban yang masih harus dibayar/Accrued
                                   Government of the Republic of Indonesia            expenses
                                                                                -     Pendapatan bunga/Interest income
                                                                                -     Beban pendanaan/Financing costs
   PT Bank Negara Indonesia           Hubungan pengendalian melalui             -     Pendapatan bunga/Interest income
        (Persero) Tbk                       Pemerintah Pusat RI/                -     Beban pendanaan/Financing costs
                                   Control relationship through the Central
                                   Government of the Republic of Indonesia
         PT Hakaaston             Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -     Piutang sewa pembiayaan/Finance lease
                                                    Pusat RI/                         receivables
                                    Control relationship through the Central    -     Pendapatan sewa pembiayaan/Finance
                                   Government of the Republic of Indonesia            lease income
 PT Hutama Karya Infrastruktur    Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -     Piutang sewa pembiayaan/Finance lease
         (Persero)                                  Pusat RI/                         receivables
                                    Control relationship through the Central    -     Pendapatan sewa pembiayaan/Finance
                                   Government of the Republic of Indonesia            lease income
       PT Hutama Karya            Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -     Piutang sewa pembiayaan/Finance lease
          (Persero)                                 Pusat RI/                         receivables
                                    Control relationship through the Central    -     Pendapatan sewa pembiayaan/Finance
                                   Government of the Republic of Indonesia            lease income



                                                          253
                                                           95
Page 274
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.

      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                   PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                 As of December 31, 2022 and 2021
          serta Tahun yang Berakhir                                                 and for
        pada Tanggal-Tanggal tersebut                                        the Years Then Ended
       (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                           (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
           kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)

36. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-                         36. BALANCES AND TRANSACTIONS                             WITH
    PIHAK BERELASI (lanjutan)                                     RELATED PARTIES (continued)
   Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan                          In the normal course of business, the Company is
   melakukan transaksi usaha dengan pihak-pihak                     engaged in transactions with related parties. The
   berelasi. Pihak-pihak berelasi dan sifat hubungan                related parties and nature of relationship are as
   adalah sebagai berikut: (lanjutan)                               follows: (continued)
   Pihak-pihak berelasi/                Sifat dari hubungan/                                Sifat dari transaksi/
      Related parties                   Nature of relationship                             Nature of transaction
  PT BRI Asuransi Indonesia              Entitas sepengendali/               -     Piutang pembiayaan konsumen/Consumer
                                      Under common control entity                  financing receivables
                                                                             -     Beban dibayar di mukan dan uang
                                                                                   muka/Prepaid expenses and advances
                                                                             -     Medium Term Notes/Medium Term Notes
                                                                             -     Utang obligasi/Bonds
                                                                             -     Pendapatan pembiayaan
                                                                                   konsumen/Consumer financing income
                                                                             -     Beban asuransi/Insurance expenses
    PT Asuransi BRI Life                 Entitas sepengendali/               -     Piutang pembiayaan konsumen/Consumer
                                      Under common control entity                  financing receivables
                                                                             -     Piutang sewa operasi/Operating lease
                                                                                   receivable
                                                                             -     Beban dibayar di mukan dan uang
                                                                                   muka/Prepaid expenses and advances
                                                                             -     Medium Term Notes/Medium Term Notes
                                                                             -     Utang obligasi/Bonds
                                                                             -     Pendapatan pembiayaan konsumen/
                                                                                   Consumer financing income
                                                                             -     Beban asuransi/Insurance expenses
                                                                             -     Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                                                                   income
  PT BRI Ventura Investama               Entitas sepengendali/               -     Piutang pembiayaan konsumen/Consumer
                                      Under common control entity                  financing receivables
                                                                             -     Piutang sewa operasi/Operating lease
                                                                                   receivable
                                                                             -     Pendapatan pembiayaan konsumen/
                                                                                   Consumer financing income
                                                                             -     Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                                                                   income
   PT Prima Armada Raya        Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -     Piutang pembiayaan konsumen/Consumer
                                                 Pusat RI/                         financing receivables
                                 Control relationship through the Central    -     Pendapatan pembiayaan konsumen /
                                Government of the Republic of Indonesia            Consumer financing income
  PT Bank Rakyat Indonesia               Entitas sepengendali/               -     Piutang sewa operasi/Operating lease
       Dana Sekuritas                 Under common control entity                  receivables
                                                                             -     Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                                                                   income
      Perum Jamkrindo          Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -     Piutang sewa operasi/Operating lease
                                                 Pusat RI/                         receivable
                                 Control relationship through the Central    -     Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                Government of the Republic of Indonesia            income
        Perum Bulog            Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -     Piutang sewa operasi/Operating lease
                                                 Pusat RI/                         receivable
                                 Control relationship through the Central    -     Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                Government of the Republic of Indonesia            income
      PT Peruri Properti       Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -     Piutang sewa operasi/Operating lease
                                                 Pusat RI/                         receivable
                                 Control relationship through the Central    -     Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                Government of the Republic of Indonesia            income
  PT. Asuransi Jiwa Taspen     Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -     Medium Term Notes/Medium Term Notes
                                                 Pusat RI/
                                 Control relationship through the Central
                                Government of the Republic of Indonesia

                                                       254
                                                        96
Page 275
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.

      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                     As of December 31, 2022 and 2021
          serta Tahun yang Berakhir                                                     and for
        pada Tanggal-Tanggal tersebut                                            the Years Then Ended
       (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                               (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
           kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)

36. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-                            36. BALANCES AND TRANSACTIONS                            WITH
    PIHAK BERELASI (lanjutan)                                        RELATED PARTIES (continued)

   Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan                            In the normal course of business, the Company is
   melakukan transaksi usaha dengan pihak-pihak                       engaged in transactions with related parties. The
   berelasi. Pihak-pihak berelasi dan sifat hubungan                  related parties and nature of relationship are as
   adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                 follows: (continued)
     Pihak-pihak berelasi/                  Sifat dari hubungan/                              Sifat dari transaksi/
        Related parties                     Nature of relationship                           Nature of transaction
    PT Mitrasraya Adhijasa        Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -    Beban dibayar di mukan dan uang
                                                    Pusat RI/                        muka/Prepaid expenses and advances
                                    Control relationship through the Central    -    Beban hunian/Occupancy expenses
                                   Government of the Republic of Indonesia      -    Liabilitas sewa/Lease liabilities
     PT Graha Sarana Duta         Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -    Piutang sewa operasi/Operating lease
                                                    Pusat RI/                        receivable
                                    Control relationship through the Central    -    Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                   Government of the Republic of Indonesia           income
     PT Telkom Indonesia          Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -    Piutang sewa operasi/Operating lease
        (Persero) Tbk                               Pusat RI/                        receivable
                                    Control relationship through the Central    -    Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                   Government of the Republic of Indonesia           income
   PT ASDP Indonesia Ferry        Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -    Piutang sewa operasi/Operating lease
         (Persero)                                  Pusat RI/                        receivable
                                    Control relationship through the Central    -    Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                   Government of the Republic of Indonesia           income
   PT Penjaminan Jamkrindo        Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -    Piutang sewa operasi/Operating lease
           Syariah                                  Pusat RI/                        receivable
                                    Control relationship through the Central    -    Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                   Government of the Republic of Indonesia           income
 PT Telkomsel Ekosistem Digital   Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -    Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                                    Pusat RI/                        income
                                    Control relationship through the Central
                                   Government of the Republic of Indonesia
  PT Asuransi Kredit Indonesia    Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -    Pendapatan sewa operasi/Operating lease
                                                    Pusat RI/                        income
                                    Control relationship through the Central
                                   Government of the Republic of Indonesia
   PT Asuransi Tugu Pratama       Hubungan pengendalian melalui Pemerintah      -    Medium Term Notes/Medium Term Notes
         Indonesia Tbk                              Pusat RI/                   -    Utang obligasi/Bonds
                                    Control relationship through the Central
                                   Government of the Republic of Indonesia
   Rincian saldo dan transaksi signifikan dengan                      Details of significant balances and transactions with
   pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:                       related parties are as follows:

   a. Kas di bank                                                     a.     Cash in banks
                                                  31 Desember/December 31,

                                                 2022                2021

      Bank                                                                                                      Cash in Banks
         PT Bank Raya Indonesia                                                                    PT Bank Raya Indonesia
            (d/h PT Bank Rakyat Indonesia                                                      (formerly PT Bank Rakyat
            Agroniaga Tbk)                       98.169.629           81.537.919               Indonesia Agroniaga Tbk)
         PT Bank Rakyat Indonesia                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia
            (Persero) Tbk                        61.855.373           68.696.538                           (Persero) Tbk
         PT Bank Tabungan Negara                                                                 PT Bank Tabungan Negara
            (Persero) Tbk                           464.879                671.238                         (Persero) Tbk
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk              810.982                613.600            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

      Total                                     161.300.863          151.519.295                                        Total

      Persentase terhadap total aset                 2,20%                  2,89%                Percentage to total assets

                                                         255
                                                           97
Page 276
                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                   Indonesian language.

      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                             PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                           As of December 31, 2022 and 2021
          serta Tahun yang Berakhir                                           and for
        pada Tanggal-Tanggal tersebut                                  the Years Then Ended
       (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                     (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
           kecuali dinyatakan lain)                                  unless otherwise stated)

36. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-                     36. BALANCES AND TRANSACTIONS                          WITH
    PIHAK BERELASI (lanjutan)                                 RELATED PARTIES (continued)

   Rincian saldo dan transaksi signifikan dengan             Details of significant balances and transactions with
   pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:              related parties are as follows: (continued)
   (lanjutan)
   b. Piutang sewa pembiayaan - neto                         b.     Finance lease receivables - net
                                          31 Desember/December 31,

                                           2022             2021
     PT Hakaaston                                                                                    PT Hakaaston
        Piutang sewa pembiayaan - bruto              -            872.569      Finance lease receivables - gross
        Nilai sisa yang dijamin                      -             18.000            Guaranteed residual value
        Pendapatan sewa
          pembiayaan ditangguhkan                    -             (7.682)       Unearned finance lease income
        Simpanan jaminan                             -            (18.000)                    Security deposits

     PT Hutama Karya Infrastruktur                                                   PT Hutama Karya Infrastruktur
        Piutang sewa pembiayaan - bruto     7.503.468       17.948.529         Finance lease receivables - gross
        Nilai sisa yang dijamin                 4.000            4.000               Guaranteed residual value
        Pendapatan sewa
          pembiayaan ditangguhkan           (298.329)        (1.640.703)         Unearned finance lease income
        Simpanan jaminan                      (4.000)            (4.000)                      Security deposits

     Total                                  7.205.139       17.172.713                                         Total

     Persentase terhadap total aset            0,10%               0,33%                Percentage to total assets

   c. Piutang pembiayaan konsumen                            c.     Consumer financing receivables
                                          31 Desember/December 31,

                                           2022             2021

     PT Asuransi BRI Life                                                                  PT Asuransi BRI Life
        Piutang pembiayaan konsumen       13.595.093        12.365.376            Consumer financing receivables
        Pendapatan pembiayaan
          konsumen ditangguhkan            (2.480.895)       (2.409.440)     Unearned consumer financing income

     PT BRI Ventura Investama                                                         PT BRI Ventura Investama
        Piutang pembiayaan konsumen                  -            266.953         Consumer financing receivables
        Pendapatan pembiayaan
        konsumen ditangguhkan                        -            (12.375)   Unearned consumer financing income

     PT BRI Asuransi Indonesia                                                        PT BRI Asuransi Indonesia
        Piutang pembiayaan konsumen           72.539         1.175.623            Consumer financing receivables
        Pendapatan pembiayaan
          konsumen ditangguhkan                   (674)           (77.923)   Unearned consumer financing income

     PT Prima Armada Raya                                                               PT Prima Armada Raya
        Piutang pembiayaan konsumen                  -       9.828.404            Consumer financing receivables
        Pendapatan pembiayaan
          konsumen ditangguhkan                      -        (340.197)      Unearned consumer financing income

    Total                                 11.186.063        20.796.421                                        Total

    Persentase terhadap total aset             0,15%               0,40%                Percentage to total assets




                                                    256
                                                     98
Page 277
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.

      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                 PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                               As of December 31, 2022 and 2021
          serta Tahun yang Berakhir                                               and for
        pada Tanggal-Tanggal tersebut                                      the Years Then Ended
       (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                         (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
           kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)

36. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-                       36. BALANCES AND TRANSACTIONS                           WITH
    PIHAK BERELASI (lanjutan)                                   RELATED PARTIES (continued)
   Rincian saldo dan transaksi signifikan dengan                 Details of significant balances and transactions with
   pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:                  related parties are as follows: (continued)
   (lanjutan)

   d. Piutang sewa operasi                                       d.     Operating lease receivable
                                            31 Desember/December 31,

                                             2022              2021

      PT Bank Rakyat Indonesia                                                             PT Bank Rakyat Indonesia
         (Persero) Tbk                       18.049.730         12.201.451                          (Persero) Tbk
      PT. Graha Sarana Duta                   1.867.410                  -                    PT. Graha Sarana Duta
      Perum Bulog                               150.907                  -                              Perum Bulog
      PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk         120.540                  -         PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
      PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)          74.220                  -         PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
      Perum Jamkrindo                            66.818             53.454                          Perum Jamkrindo
      PT BRI Dana Sekuritas                      43.545             44.723                    PT BRI Dana Sekuritas
      PT Asuransi BRI Life                       33.954                  -                      PT Asuransi BRI Life
      PT BRI Ventura Investama                   26.334             52.186                 PT BRI Ventura Investama
      PT Penjaminan Jamkrindo Syariah             4.301                  -          PT Penjaminan Jamkrindo Syariah
      PT Peruri Properti                              -             12.636                         PT Peruri Property

     Total                                   20.437.759         12.364.450                                        Total

     Persentase terhadap total aset                0,28%                0,24%              Percentage to total assets


  e. Piutang lain-lain program kepemilikan motor                e. Other receivable motorcycle ownership program

                                            31 Desember/December 31,

                                             2022              2021

     PT Bank Rakyat Indonesia                                                               PT Bank Rakyat Indonesia
        (Persero) Tbk                         3.976.603           2.907.321                         (Persero) Tbk

     Persentase terhadap total aset                0,05%                0,06%              Percentage to total assets


  f. Beban di bayar di muka dan uang muka                        f.     Prepaid expenses and advances

                                             31 Desember/December 31,
                                             2022               2021

      PT BRI Asuransi Indonesia              23.280.235         23.044.471                   PT BRI Asuransi Indonesia
      PT Asuransi BRI Life                    5.327.179          3.643.095                        PT Asuransi BRI Life
      PT Bank Rakyat Indonesia                                                               PT Bank Rakyat Indonesia
         (Persero) Tbk                         234.631                891.551                      (Persero) Tbk
      PT Mitrasraya Adhijasa                         -                126.486                   PT Mitrasraya Adhijasa

     Total                                   28.842.045         27.705.603                                        Total

     Persentase terhadap total aset                0,39%                0,53%              Percentage to total assets




                                                      257
                                                       99
Page 278
                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                        Indonesian language.

      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                   PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                 As of December 31, 2022 and 2021
          serta Tahun yang Berakhir                                                 and for
        pada Tanggal-Tanggal tersebut                                        the Years Then Ended
       (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                           (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
           kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)

36. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-                         36. BALANCES AND TRANSACTIONS                           WITH
    PIHAK BERELASI (lanjutan)                                     RELATED PARTIES (continued)

   Rincian saldo dan transaksi signifikan dengan                   Details of significant balances and transactions with
   pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:                    related parties are as follows: (continued)
   (lanjutan)

  g. Pinjaman yang diterima                                        g. Borrowings

                                               31 Desember/December 31,

                                               2022               2021

     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          1.145.814.096      1.091.455.260            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
     PT Bank Rakyat Indonesia                                                               PT Bank Rakyat Indonesia
        (Persero) Tbk                        921.137.439         627.900.000                         (Persero) Tbk
     Total                                  2.066.951.535      1.719.355.260                                      Total
     Persentase terhadap
        total liabilitas                          33,86%                41,83%             Percentage to total liabilities

  h. Medium Term Notes                                             h.      Medium Term Notes
                                               31 Desember/December 31,

                                               2022               2021

     PT BRI Asuransi Indonesia                75.000.000          75.000.000                  PT BRI Asuransi Indonesia
     PT Asuransi BRI Life                     50.000.000         140.000.000                       PT Asuransi BRI Life
     PT Bank Rakyat Indonesia                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia
         (Persero) Tbk                        50.000.000         100.000.000                           (Persero) Tbk
     PT Asuransi Jiwa Taspen                                      30.000.000                   PT Asuransi Jiwa Taspen
     Yayasan Kesejahteraan                                                                       Yayasan Kesejahteraan
         Pekerja Bank Rakyat Indonesia        25.000.000                      -       Pekerja Bank Rakyat Indonesia
     PT. Asuransi Tugu Pratama                                                                PT Asuransi Tugu Pratama
         Indonesia Tbk                        12.500.000                      -                       Indonesia Tbk
     Total                                   212.500.000         345.000.000                                        Total
     Persentase terhadap total liabilitas          3,48%                  8,39%            Percentage to total liabilities


  i. Utang obligasi                                                i.      Bonds payable
                                               31 Desember/December 31,
                                               2022               2021

     PT Asuransi BRI Life                     78.500.000                      -                    PT Asuransi BRI Life
     PT Bank Rakyat Indonesia                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia
         (Persero) Tbk                        50.000.000                      -                        (Persero) Tbk
     PT BRI Asuransi Indonesia                20.000.000                      -               PT BRI Asuransi Indonesia
     PT. Asuransi Tugu Pratama                                                                PT Asuransi Tugu Pratama
         Indonesia Tbk                        10.000.000                      -                       Indonesia Tbk
     Total                                   158.500.000                      -                                     Total
     Persentase terhadap total liabilitas          2,60%                      -            Percentage to total liabilities




                                                       258
                                                       100
Page 279
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.

      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                    As of December 31, 2022 and 2021
          serta Tahun yang Berakhir                                                    and for
        pada Tanggal-Tanggal tersebut                                           the Years Then Ended
       (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
           kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)

36. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-                            36. BALANCES AND TRANSACTIONS                            WITH
    PIHAK BERELASI (lanjutan)                                        RELATED PARTIES (continued)

   Rincian saldo dan transaksi signifikan dengan                      Details of significant balances and transactions with
   pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:                       related parties are as follows: (continued)
   (lanjutan)

   j. Beban yang masih harus dibayar                                 j.     Accrued expenses
                                                 31 Desember/December 31,

                                                  2022               2021

     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                3.720.447           3.004.351               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
     PT Bank Rakyat Indonesia                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia
        (Persero) Tbk                             2.260.901           2.640.496                           (Persero) Tbk
     Total                                        5.981.348           5.644.847                                         Total
     Persentase terhadap total liabilitas            0,10%                  0,14%             Percentage to total liabilities


  k. Pendapatan sewa pembiayaan                                       k.      Finance lease income
                                               Tahun yang berakhir pada tanggal
                                            31 Desember/Years ended December 31,
                                                  2022               2021

     PT Hutama Karya Infrastruktur                1.342.374             739.332               PT Hutama Karya Infrastruktur
     PT Hakaaston                                     7.682           1.326.952                             PT Hakaaston
     PT Hutama Karya (Persero)                            -             375.199                 PT Hutama Karya (Persero)
     Total                                        1.350.056           2.441.483                                         Total
     Persentase terhadap total
        pendapatan                                   0,15%                  0,40%               Percentage to total income


  l. Pendapatan pembiayaan konsumen                                   l.     Consumer financing income
                                               Tahun yang berakhir pada tanggal
                                            31 Desember/Years ended December 31,

                                                  2022               2021

     PT Asuransi BRI Life                         1.414.439                646.217                    PT Asuransi BRI Life
     PT Prima Armada Raya                           340.197                229.501                  PT Prima Armada Raya
     PT BRI Asuransi Indonesia                       65.103                 79.782                PT BRI Asuransi Indonesia
     PT BRI Ventura Investama                         3.708                 31.755                PT BRI Ventura Investama

     Total                                        1.823.447                987.255                                      Total

     Persentase terhadap total
        pendapatan                                   0,20%                  0,16%               Percentage to total income




                                                          259
                                                          101
Page 280
                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                        Indonesian language.

      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                As of December 31, 2022 and 2021
          serta Tahun yang Berakhir                                                and for
        pada Tanggal-Tanggal tersebut                                       the Years Then Ended
       (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                          (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
           kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)

36. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-                        36. BALANCES AND TRANSACTIONS                            WITH
    PIHAK BERELASI (lanjutan)                                    RELATED PARTIES (continued)

   Rincian saldo dan transaksi signifikan dengan                  Details of significant balances and transactions with
   pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:                   related parties are as follows: (continued)
   (lanjutan)

  m. Pendapatan bunga                                             m. Interest income

                                           Tahun yang berakhir pada tanggal
                                        31 Desember/Years ended December 31,
                                              2022               2021

     PT Bank Raya Indonesia                                                                      PT Bank Raya Indonesia
        (d/h PT Bank Rakyat Indonesia                                                       (formerly PT Bank Rakyat
        Agroniaga Tbk)                        2.826.178           3.756.626                 Indonesia Agroniaga Tbk)
     PT Bank Rakyat Indonesia                                                                   PT Bank Rakyat Indonesia
        (Persero) Tbk                         2.105.943           1.345.250                             (Persero) Tbk
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk              102.045              46.180                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
     PT Bank Tabungan Negara                                                                  PT Bank Tabungan Negara
        (Persero) Tbk                            10.927                 17.335                          (Persero) Tbk
     PT Bank Negara Indonesia                                                                  PT Bank Negara Indonesia
        (Persero) Tbk                                  -                 3.377                          (Persero) Tbk
     Total                                    5.045.093           5.168.768                                         Total

     Persentase terhadap total
        pendapatan                               0,57%                  0,84%                Percentage to total income


  n. Beban pendanaan                                              n.     Financing costs

                                           Tahun yang berakhir pada tanggal
                                        31 Desember/Years ended December 31,
                                              2022               2021

     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           68.203.579          64.462.128                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
     PT Bank Rakyat Indonesia                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia
        (Persero) Tbk                        47.949.411          50.817.730                            (Persero) Tbk
     PT Bank Negara Indonesia                                                                 PT Bank Negara Indonesia
        (Persero) Tbk                                  -               737.585                         (Persero) Tbk
     Total                                  116.152.990         116.017.443                                         Total

     Persentase terhadap total beban            14,96%                 20,92%               Percentage to total expense


  o. Gaji dan tunjangan                                           o.     Salaries and benefits

                                           Tahun yang berakhir pada tanggal
                                        31 Desember/Years ended December 31,
                                              2022               2021

     Direksi                                  7.564.500           7.053.000                                   Directors
     Karyawan kunci                           2.990.685           3.107.113                            Key management
     Dewan komisaris                          2.404.080           2.268.000                      Board of Commissioners
     Total                                   12.959.265          12.428.113                                         Total

     Persentase terhadap total beban             1,67%                  2,24%              Percentage to total expenses




                                                      260
                                                      102
Page 281
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.

      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                    PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                  As of December 31, 2022 and 2021
          serta Tahun yang Berakhir                                                  and for
        pada Tanggal-Tanggal tersebut                                         the Years Then Ended
       (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                            (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
           kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)

36. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-                          36. BALANCES AND TRANSACTIONS                            WITH
    PIHAK BERELASI (lanjutan)                                      RELATED PARTIES (continued)

   Rincian saldo dan transaksi signifikan dengan                    Details of significant balances and transactions with
   pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:                     related parties are as follows: (continued)
   (lanjutan)

  p. Beban hunian                                                   p.     Occupancy expenses
                                             Tahun yang berakhir pada tanggal
                                          31 Desember/Years ended December 31,
                                                2022               2021

     PT Mitrasraya Adhijasa                              -               758.923                    PT. Mitrasraya Adhijasa
     PT Bank Rakyat Indonesia                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia
        (Persero) Tbk                              46.203                417.307                         (Persero) Tbk
     Total                                         46.203           1.176.230                                         Total
     Persentase terhadap total beban               0,01%                  0,21%             Percentage to total expenses


  q. Beban asuransi                                                 q.     Insurance expense

                                             Tahun yang berakhir pada tanggal
                                          31 Desember/Years ended December 31,
                                                2022               2021

     PT Asuransi BRI Life                       6.501.552           4.560.708                         PT Asuransi BRI Life
     PT BRI Asuransi Indonesia                    255.991             193.546                    PT BRI Asuransi Indonesia
     Total                                      6.757.543           4.754.254                                         Total
     Persentase terhadap total beban               0,87%                  0,86%             Percentage to total expenses


  r. Pendapatan sewa operasi                                        r. Operating lease Income

                                             Tahun yang berakhir pada tanggal
                                          31 Desember/Years ended December 31,
                                                2022               2021

     PT Bank Rakyat                                                                                       PT Bank Rakyat
        Indonesia (Persero) Tbk               110.950.524          90.170.571                  Indonesia (Persero) Tbk
     PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk        14.771.081                   -          PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk
     PT. Graha Sarana Duta                      8.256.040                   -                      PT. Graha Sarana Duta
     Perum Jamkrindo                            7.851.396           6.466.931                            Perum Jamkrindo
     PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)          2.642.504                   -          PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)
     PT Penjaminan Jamkrindo Syariah            2.418.673           1.453.725           PT Penjaminan Jamkrindo Syariah
     PT Asuransi BRI Life                       2.132.655           1.223.830                        PT Asuransi BRI Life
     PT Telkomsel Ekosistem Digital             1.637.980                   -              PT Telkomsel Ekosistem Digital
     PT Asuransi Kredit Indonesia               1.386.994                   -                 PT Asuransi Kredit Indonesia
     Perum Bulog                                  615.946             852.000                                Perum Bulog
     PT BRI Dana Sekuritas                        603.880             308.250                      PT BRI Dana Sekuritas
     PT BRI Ventura Investama                     386.560             535.852                   PT BRI Ventura Investama
     PT Peruri Properti                           140.400             121.409                           PT Peruri Property
     Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI                  -              97.273          Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI
     Total                                    153.794.633         101.229.841                                         Total
     Persentase terhadap total
        Pendapatan                                17,27%                  16,52%              Percentage to total income




                                                        261
                                                        103
Page 282
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.

      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                   PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                 As of December 31, 2022 and 2021
          serta Tahun yang Berakhir                                                 and for
        pada Tanggal-Tanggal tersebut                                        the Years Then Ended
       (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                           (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
           kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)

36. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-                          36. BALANCES AND TRANSACTIONS                           WITH
    PIHAK BERELASI (lanjutan)                                      RELATED PARTIES (continued)

   Rincian saldo dan transaksi signifikan dengan                   Details of significant balances and transactions with
   pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:                    related parties are as follows: (continued)
   (lanjutan)
   s. Liabilitas sewa                                              s.    Lease Liabilities

                                            Tahun yang berakhir pada tanggal
                                         31 Desember/Years ended December 31,
                                               2022               2021

      PT Bank Rakyat Indonesia                   422.542           1.360.040                     PT Bank Rakyat Indonesia
      Total                                      422.542           1.360.040                                         Total
      Persentase terhadap total beban             0,05%                  0,25%               Percentage to total expenses


   Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihak-                 All significant transactions with related parties are
   pihak berelasi dilakukan dengan persyaratan dan                 conducted under commercial terms and condition
   kondisi usaha pada umumnya yang mungkin tidak                   which may not be similar to those conducted with
   sama sebagaimana dilakukan dengan pihak ketiga                  third parties (Note 2r).
   (Catatan 2r).

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN                                  37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
   Pendahuluan dan gambaran umum                                   Risk management framework
   Perusahaan memiliki eksposur terhadap risiko-risiko             The Company has exposure to the following risks:
   sebagai berikut:
      Risiko pasar                                                      Market risk
      Risiko kredit                                                     Credit risk
      Risiko likuiditas                                                 Liquidity risk
      Risiko operasional                                                Operational risk
   Kerangka manajemen risiko                                       Risk management framework
   Penerapan praktik manajemen risiko yang baik                    Implementation of good risk management practices
   dapat mendukung kinerja dari perusahaan                         could support the performance of a finance
   pembiayaan, maka manajemen risiko selalu                        company, risk management would always be an
   menjadi elemen pendukung penting bagi                           important element for the Compay in conducting its
   Perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Sasaran                 business. The target and main purpose of the
   dan tujuan utama dari diterapkannya praktik                     implementation of risk management practices in the
   manajemen risiko di Perusahaan adalah untuk                     Company through managing the risk of losses which
   menjaga dan melindungi Perusahaan melalui                       could arise from its various activities as well as
   pengelolaan risiko kerugian yang mungkin timbul                 maintaining risk level in order to match with the
   dari berbagai aktivitasnya serta menjaga tingkat                strategic goals and risk appetite established by the
   risiko agar sesuai dengan tujuan strategis dan risk             Company.
   appetite yang ditetapkan oleh Perusahaan.
   Tujuan utama Manajemen Risiko adalah menjaga                    The main objective of Risk Management is to ensure
   agar aktivitas yang dilakukan BRI Finance tidak                 that the activities carried out by BRI Finance do not
   menimbulkan kerugian yang melebihi kemampuan                    cause losses that exceed BRI Finance's ability to
   BRI Finance untuk menyerap kerugian tersebut                    absorb these losses or jeopardize BRI Finance's
   ataupun membahayakan kelangsungan usaha BRI                     business continuity. In implementing Risk
   Finance. Dalam menerapkan Manajemen Risiko,                     Management, BRI Finance applies 3 (three) levels of
   BRI Finance menerapkan 3 (tiga) jenjang mengelola               risk management (Three Lines Model) as follows:
   Risiko (Three Lines Model) sebagai berikut:




                                                         262
                                                         104
Page 283
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                   PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                 As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                 and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                        the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                           (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                            37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                                Risk management framework (continued)

   1.    1st Line Role, yaitu unit kerja bisnis/operasional            1.   1st Line Role, the business/operational work
         yang langsung mengelola risiko (Core Risk                          unit that directly manages risk (Core Risk
         Taking Unit);                                                      Taking Unit);
   2.    2nd Line Role, yaitu unit kerja yang memantau                 2.   2nd Line Role, the work unit that monitors &
         & mengendalikan resiko secara aggregat serta                       controls risks in the aggregate and formulates
         menyusun kebijakan & metodologi; dan                               policies & methodologies; and
   3.    3rd Line Role, yaitu unit kerja yang memastikan               3.   3rd Line Role, the work unit that ensures
         (objective assurance) penerapan pengelolaan                        (objective assurance) the implementation of risk
         resiko dijalankan secara efektif.                                  management is carried out effectively.

   Manajemen Perusahaan memiliki komitmen penuh                        The Company’s management is fully committed to
   untuk menerapkan manajemen risiko secara                            implement risk management comprehensively,
   komprehensif yang secara esensi mencakup                            which essentially covers the adequacy of policies,
   kecukupan kebijakan, prosedur dan metodologi                        procedures and risk management methodology,
   pengelolaan risiko sehingga kegiatan usaha                          hence, the Company's business activities could
   Perusahaan tetap dapat terarah dan terkendali pada                  remain be directed and controlled at an aceptable
   batasan risiko yang dapat diterima, serta tetap                     risk limit, at the same time the Company can still be
   menguntungkan      Perusahaan.      Satuan    Kerja                 profitable. Risk Management Division is playing an
   Manajemen Risiko yang berperan secara aktif dalam                   active role in coordinating preventive, proactive and
   mengkoordinasikan tindakan-tindakan pencegahan,                     responsive actions with all employees from various
   proaktif dan responsif dengan seluruh karyawan dari                 levels within the Company in order to support the
   berbagai tingkatan yang ada di dalam Perusahaan                     implementation of risk management, because all
   untuk mendukung penerapan manajemen risiko ini,                     divisions of the Company will play their respective
   karena semua bagian di dalam Perusahaan masing-                     important roles.
   masing akan memainkan peranan penting.

   Pemahaman atas risiko dan nilai-nilai kepatuhan                     Understanding of risk and value of compliance to the
   terhadap peraturan yang ada dan berlaku harus                       existing and prevailing regulations should be
   dibudayakan dan melekat pada semua karyawan                         cultivated and embeded into all employees of the
   Perusahaan yang dipimpin oleh jajaran manajemen                     Company, led by the management of the Company.
   Perusahaan. Infrastruktur risiko dibangun melalui                   Risk infrastructure is built through the availability of
   tersedianya kebijakan dan proses yang tepat dan                     appropriate policies and processes which are in line
   sesuai dengan kondisi terkini, pengembangan                         with current conditions, continuous development of
   sistem dan database risiko yang berkelanjutan, serta                systems and risk database, as well as advance
   teknik dan metodologi pengelolaan yang advance.                     management techniques and methodologies.
   Membangun proses dan kemampuan risiko yang                          Building strong and healthy processes as well as risk
   sehat dan kuat adalah sebuah pengkajian yang                        capabilities is a continuous assessment on
   berkesinambungan terhadap tujuan penanganan                         objectives of risk handling as well as various risk
   risiko serta berbagai aktivitas proses manajemen                    management process, such as identification,
   risiko, yaitu identifikasi, pengukuran, pemantauan                  measurement, monitoring and controlling risk.
   dan pengendalian risiko.




                                                              263
                                                              105
Page 284
                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                         Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                              As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                              and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                     the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                        (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                     unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                        37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                            Risk management framework (continued)

   Tahun ini merupakan kelanjutan dari tahun-tahun                 This year is a continuation from previous years in
   sebelumnya terkait dengan “Penerapan Manajemen                  terms of “Implementation of Consolidated Risk
   Risiko secara Konsolidasi bagi Bank yang                        Management For Bank’s Controlling Subsidiary
   Melakukan Pengendalian terhadap Entitas Anak”,                  Companies”, which is implemented by the Company
   yang dilaksanakan Perusahaan dalam kapasitasnya                 in its capacity as the Subsidiary of PT Bank Rakyat
   sebagai Entitas Anak dari PT Bank Rakyat Indonesia              Indonesia (Persero) Tbk, the controlling shareholder
   (Persero) Tbk, pemegang saham pengendali                        of the Company. This risk management framework
   Perusahaan. Kerangka pengelolaan risiko ini                     refers to Bank Indonesia regulation (PBI)
   mengacu pada Peraturan Bank Indonesia (PBI)                     No 5/8/PBI/2003 dated May 19, 2003 concerning the
   No. 5/8/PBI/2003 tanggal 19 Mei 2003 Penerapan                  Application of Risk Management for Commercial. As
   Manajemen Risiko untuk Komersil. Sebagai                        a finance company, the implementation of risk
   perusahaan pembiayaan, penerapan manajemen                      management at BRI Finance refers to the Regulation
   risiko di BRI Finance mengacu pada Peraturan                    of the Financial Services Authority (POJK) No.
   Otoritas    Jasa     Keuangan      (POJK)      No.              44/POJK.05/2020 dated August 28, 2020
   44/POJK.05/2020 tanggal 28 Agustus 2020                         Implementation of Risk Management for Non-Bank
   Penerapan Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa                    Financial Services Institutions.
   Keuangan Non-Bank.

   Dalam penerapan manajemen risiko, Perusahaan                    In the implementation of risk management, the
   menyadari pentingnya untuk memiliki tata kelola                 Company realices the importance of having an
   risiko yang memadai dalam mengakomodasi risiko-                 adequate risk governance to accomodate the risks
   risiko yang dihadapi oleh Perusahaan. Perusahaan                faced by the Company. The Company has a risk
   memiliki suatu mekanisme tata kelola risiko yang                governance’s mechanism that is based upon 4 (four)
   bertumpu pada 4 (empat) pilar manajemen risiko,                 risk management pillars, which could be described
   yang dapat diuraikan sebagai berikut:                           as follows:

   Pilar 1: Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan                   Pillar 1: Active Supervision by Boards of
   Direksi                                                         Commissioners and Directors

   Pengawasan aktif tersebut tercermin sejak                       Active supervision is reflected since anual business
   perencanaan bisnis tahunan, yang mencakup:                      planning, which includes:

        Menyusun kebijakan dan strategi manajemen                     Formulate written and comprehensive risk
         risiko secara tertulis dan komprehensif, serta                 management policies and strategies, as well as
         melakukan evaluasi secara berkala;                             conduct periodic evaluations;
        Menetapkan limit risiko sesuai startegi dan                   Setting risk limits according to the company's
         appetite perusahaan;                                           strategy and appetite.
        Melakukan evaluasi dan menyetujui aktivitas                   Evaluating and approving activities that require
         yang memerlukan persetujuan dari Dewan                         approval from the Board of Commissioners or
         Komisaris atau Direksi;                                        Directors;
        Menetapkan kebijakan dan strategi termasuk                    Establishing risk management policies and
         penetapan otoritas dalam pemberian batasan                     strategies, which include determining the
         serta tinjauan atas kualitas portofolio secara                 authorization in limits and reviewing the quality
         berkala;                                                       of porfolio on a regular basis;




                                                          264
                                                          106
Page 285
                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                      Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                             PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                           As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                           and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                  the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                     (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                  unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                     37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                         Risk management framework (continued)

   Pilar 1: Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan                Pillar 1: Active Supervision by Boards of
   Direksi (lanjutan)                                           Commissioners and Directors (continued)

   Pengawasan aktif tersebut tercermin sejak                    Active supervision is reflected since anual business
   perencanaan bisnis tahunan, yang mencakup:                   planning, which includes: (continued)
   (lanjutan)

        Terdapatnya Komite sebagai Organ dari                      The presence of a Committee as an Organ of
         Governing Body dalam pemantauan risiko                      the Governing Body in monitoring company
         perusahaan meliputi:                                        risks including:
          - Komite      dibawah   Supervisi  Dewan                    - Committees under the Supervision of the
             Komisaris meliputi Komite Pemantau                          Board of Commissioners include the Risk
             Risiko (KMR), Komite Audit, dan Komite                      Monitoring Committee (KMR), Audit
             Remunerasi dan Nominasi.                                    Committee, Remuneration and Nomination
          - Komite dibawah Supervisi Dewan Direksi                       Committee.
             meliputi   Komite   Risk   Management                    - Committees under the supervision of the
             Committee (RMC), Komite ALCO, Komite                        Board of Directors include the Risk
             Kepatuhan, Komite Kepatuhan, Komite                         Management Committee (RMC), ALCO
             Kredit dan Komite Pengarah TI.                              Committee,     Compliance   Committee,
                                                                         Compliance Committee, Credit Committee
                                                                         and IT Steering Committee.

   Kerangka konsolidasi manajemen risiko dengan                 The consolidated risk management framework with
   Perusahaan Induk dibentuk dangan menempatkan                 Parent Company is established through placing
   wakil dari Perusahaan Induk dalam jajaran Dewan              representatives from Parent Company in the Board
   Komisaris Perusahaan. Kerangka tersebut juga                 of Commissioners. The framework is also
   dilaksanakan melalui pemeriksaan kinerja secara              implemented       through   regular     performance
   berkala oleh Perusahaan Induk terhadap                       assessment by the Parent Company on the
   Perusahaan, menyangkut kinerja keuangan,                     Company, concerning the financial performance,
   pengawasan sistem informasi akuntansi, serta                 monitoring on accounting information system, as
   tingkat kesehatan dan profil risiko dari piutang             well as the level of soundness and risk profile of the
   pembiayaan.                                                  Company’s financial receivables.

   Pilar 2: Kecukupan Kebijakan dan Prosedur                    Pillar 2: Adequacy of Risk Management Policies
   serta Penetapan Limit                                        and Procedures and Determination of Limits

   Perusahaan menyusun kebijakan dan prosedur                   The Company develops policies and procedures
   sesuai hierarki dan tata kelola perusahaan, yang             related to risk management, which are reviewed
   ditinjau secara berkala dan selalu disesuaikan               periodically and aligned constantly to fit the most
   dengan keadaan terkini, kompleksitas perusahaan              recent business situation, company complexity and
   dan regulasi yang berlaku. Kebijakan tersebut                applicable regulations. The policy is translated into
   diterjemahkan ke dalam Kebijakan, Pedoman                    Policies, implementation guidelines and Standard
   Pelaksanaan,       dan    Surat   Edaran     yang            Operating Procedures, which are being socialized to
   disosialisasikan kepada seluruh karyawan dan                 all employees and assigned to the system. The
   ditatakerjakan ke dalam sistem. Perusahaan juga              Company also set limits for credit and non-credit,
   menetapkan limit untuk kredit maupun yang bukan              consisting of Risk Appetite Statement (RAS), risk
   kredit, yang terdiri atas Risk Appetite Statement            profile, Maximum Limit for Granting Financing and
   (RAS), profil risiko, Batas Maksismum Pemberian              limit for Delegation of Authority for Financing
   Pembiayaan (BMPP) maupun limit Pemberian                     Decisions.
   Delegasi Wewenang Putusan pembiayaan (PDWP).




                                                       265
                                                       107
Page 286
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                 PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                               As of December 31, 2022 and 2021
             serta Tahun yang Berakhir                                               and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                      the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                         (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                         37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                             Risk management framework (continued)
   Pilar 3: Kecukupan Proses Manajemen Risiko                       Pillar 3: Adequacy of Risk Management Process
   dan Sistem Informasi Manajemen                                   and Management Information System

   Perusahaan melakukan proses manajemen risiko                    The Company carries out a risk management
   yang terdiri atas mengidentifikasi, mengukur,                   process, namely identifying, measuring, monitoring
   memantau dan mengendalikan risiko, khususnya                    and controlling risks, especially credit risk and
   terkait risiko kredit dan risiko operasional melalui            operational risk through risk management tools and
   perangkat manajemen risiko dan mekanisme                        reporting mechanisms and as a management
   pelaporan sebagai sistem informasi manajemen.                   information system. Risk management tools include
   Perangkat manajemen risiko meliputi profil risiko               risk profiles for both corporate and work unit levels,
   baik level corporate maupun unit kerja, serta                   and operational risk management tools including
   perangkat manajemen risiko operasional meliputi                 Risk Control Self Assessment (RCSA). The
   Risk Control Self Assessment (RCSA). Perusahaan                 company has also developed an Early Warning Sign
   juga mengembangkan Early Warning Sign (EWS)                     (EWS) as an early detection for monitoring risk
   sebagai deteksi dini untuk pemantauan trend risiko.             trends. In addition, the Company continuously
   Selain itu, dengan perkembangan sistem teknologi                develops a Management Information System (MIS)
   informasi       Perusahaan       terus      menerus             in order to be able to provide data/information
   mengembangkan Sistem Informasi Manajemen                        quickly and accurately to management, the Parent
   (SIM) agar mampu menyediakan data/informasi                     Entity or other related third parties. Reports on the
   secara cepat dan akurat kepada pihak manajemen,                 implementation of risk management are submitted to
   Entitas Induk atau pihak ketiga yang terkait lainnya.           management and committees under the Board of
   Laporan atas penerapan manajemen risiko                         Directors and the Board of Commissioners.
   disampaikan ke manajemen maupun komite
   dibawah Direksi maupun Dewan Komisaris.

   Kerangka konsolidasi manajemen risiko dengan                     The consolidated risk management framework with
   Entitas Induk terlaksana melalui penyampaian                     Parent Company is conducted through the reporting
   paparan risiko Perusahaan yang ada secara berkala                of the Company’s risk exposure periodically to
   kepada Komite Manajemen Risiko Terintegrasi dan                  Parent Company’s Integrated Risk Management
   Komite Tata Kelola Terintegrasi, termasuk                        Committee and Integrated Governance Committee,
   penyampaian laporan berkala terkait risk appetite,               including the periodic reporting in relation to the risk
   profil risiko, tingkat kesehatan pembiayaan dan                  appetire, risk profile, financing health level, and other
   lainnya kepada Entitas Induk.                                    aspects to the Parent Company.

   Pilar 4: Sistem Pengendalian Internal                            Pillar 4: Internal Control System

   Perusahaan memiliki Satuan Kerja Audit Internal                  The Company has an Internal Audit Department
   yang secara independen melaporkan proses dan                     which independently reports on the process and
   hasil pemeriksaannya kepada Direktur Utama dan                   assessment result to the President Director and
   melakukan koordinasi dengan Komite Audit secara                  regularly coordinate with Audit Committee monthly.
   rutin setiap bulan. Akuntabilitas dari Satuan Kerja              The accountability of the Internal Audit Department
   Audit Internal mencakup:                                         includes:

        Menyusun kebijakan dan piagam audit sebagai                    Develop audit policies and charters as a
         acuan pelaksanaan audit secara menyeluruh;                      reference for the overall audit implementation;
        Menyediakan penilaian atas kecukupan dan                       Providing assessment on the adequacy and
         efektivitas dari semua proses yang ada di                       effectiveness of all existing processes within
         dalam Perusahaan;                                               the Company;
        Melaporkan masalah-masalah penting yang                        Reporting on important issues related to the
         terkait dengan proses pengendalian aktivitas-                   control process of activities within the
         aktivitas didalam Perusahaan, termasuk                          Company, including potential improvements to
         perbaikan yang potensial terhadap proses-                       these processes; and
         proses tersebut; dan
        Koordinasi dengan fungsi pengendali dan                        Coordinating with other controlling and
         pengawasan lainnya (manajemen risiko,                           supervisory functions (risk management,
         kepatuhan, hukum, dan audit eksternal).                         compliance, legal, and external audit).

                                                           266
                                                           108
Page 287
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                    PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                  As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                  and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                         the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                            (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                          37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                              Risk management framework (continued)

   Kerangka konsolidasi manajemen risiko dengan                      The consolidated risk management framework with
   Perusahaan Induk juga dicerminkan dengan                          Parent Company is also reflected in the
   dilaksanakannya audit reguler/audit teknologi                     implementation     of   regular   audit/information
   informasi/audit terintegrasi atas unit-unit di                    technology audit/integrated audit on the business
   Perusahaan oleh Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)                units in the Company by Parent Company’s Internal
   Perusahaan Induk.                                                 Audit Unit (SKAI).

   a.   Risiko pasar                                                 a.   Market risk

        Risiko pasar merupakan risiko yang terutama                       Market risk is the risk which is primarily caused
        disebabkan karena perubahan tingkat suku                          by the changes in interest rates and exchange
        bunga dan nilai tukar mata, yang dapat                            rate, in which the Company may be exposed to.
        membawa risiko bagi Perusahaan. Dalam                             In the Company's business planning, market
        perencanaan usaha Perusahaan, risiko pasar                        risk with direct impact to the Company is in
        yang memiliki dampak langsung kepada                              terms of interest rates management.
        Perusahaan adalah dalam hal pengelolaan
        tingkat bunga.

        Perubahan tingkat bunga acuan akan menjadi                        Changes in interest rates would become a risk
        risiko pada saat perubahannya, terutama ketika                    at the point of change, especially when the
        tingkat bunga dinaikkan, yang menyebabkan                         interest rate increases, which would cause
        kerugian bagi Perusahaan sehingga dapat                           losses to the Company, hence resulting in
        menyebabkan risiko kredit Perusahaan                              increased Company's credit risk. Therefore, the
        meningkat. Untuk itu, Perusahaan menerapkan                       Company consistently implements fixed
        pengelolaan tingkat bunga tetap secara                            interest rate management by making
        konsisten dengan menyesuaikan tingkat bunga                       adjustments on lending interest rate and cost of
        kredit terhadap tingkat bunga pinjaman dan                        funds.
        beban keuangan.

        Sumber pendanaan Perusahaan berasal dari                          Source of funding for the Company is obtained
        pinjaman secara langsung dari bank dalam                          direct loans from domestic banks. In addition,
        negeri. Disamping ini, Perusahaan juga                            the Company also issues the Medium Terms
        mendapatkan pinjaman dalam Medium Terms                           Notes with fixed interest rates.
        Notes dengan tingkat suku yang tetap.

        Perusahaan memiliki pinjaman luar negeri                          The Company has off-shore loans in foreign
        dalam mata uang asing, dalam hal ini                              currency and the Company has already
        Perusahaan sudah melakukan antisipasi                             anticipated the currency risk by implementing
        terhadap risiko nilai tukar dengan telah                          hedging policy for loans in foreign currency.
        menetapkan kebijakan lindung nilai untuk
        pinjaman yang diterima dalam mata uang
        asing.

        Pada tanggal 31 Desember 2022, Perusahaan                         As of December 31, 2022, the Company has
        memiliki liabilitas keuangan dalam mata uang                      financial liabilities denominated in foreign
        asing berupa pinjaman yang diterima sebesar                       currency for borrowings amounting to
        ASD6.900 (nilai penuh) (2021: ASD29.117                           USD6,900 (full amount) (2021: USD29,117 (full
        (nilai    penuh))     atau     setara   dengan                    amount)) or equivalent to Rp108,543,900
        Rp108.543.900 (2021: Rp415.465.715) yang                          (2021: Rp415,465,715) which as hedged by
        telah dilindung nilai melalui instrumen derivatif                 derivative instruments such as cross currency
        seperti kontrak cross currency swap.                              swap contracts.




                                                            267
                                                            109
Page 288
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                           PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                         As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                                         and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                                the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                   (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                                unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                                  37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                                                        Risk management framework (continued)
   a.    Risiko pasar (lanjutan)                                                               a.         Market risk (continued)
         Dengan pola aktivitas usaha yang dijalankan                                                      With the pattern of business activity currently
         Perusahaan saat ini, risiko pasar Perusahaan                                                     operated by the Company, the market risk of
         adalah minimal. Perusahaan tidak mempunyai                                                       the Company is minimal. The Company does
         kegiatan usaha pembiayaan konsumen dalam                                                         not have consumer financing business in
         mata uang asing.                                                                                 foreign currency.
         Tabel berikut menggambarkan rincian aset dan                                                     The following tables summarize the Company’s
         liabilitas  keuangan    Perusahaan     yang                                                      financial assets and liabilities categorized by
         dikelompokkan menurut mana yang lebih awal                                                       the earlier of contractual repricing or maturity
         antara tanggal repricing atau tanggal jatuh                                                      dates to see the impact of changes in interest
         tempo kontraktual untuk melihat dampak                                                           rates (gross):
         perubahan tingkat suku bunga (bruto):
                                                                   31 Desember 2022/December 31, 2022

                                                                Bunga tetap/Fixed rate
                                                                                                                Tidak
                                    Bunga         Kurang dari                            Lebih dari          dikenakan
                                 mengambang/      satu tahun/                             3 tahun/           bunga/non
                                   Floating        Less than          1-3 tahun/         More than             interest
                                     rate          one year           1-3 years           3 years             sensitive            Total

          Aset keuangan                                                                                                                               Financial assets
          Kas di bank              167.268.603               -                     -                  -                   -    167.268.603               Cash in banks
          Piutang sewa                                                                                                                                    Finance lease
             pembiayaan - neto     106.869.465    234.887.517        940.864.632         215.281.608                      -   1.497.903.222        receivables - net
          Tagihan anjak
             piutang – neto                  -     34.369.012         22.431.692                      -                   -      56.800.704   Factoring receivables - net
          Piutang pembiayaan                                                                                                                        Consumer financing
             konsumen- neto            81.207      98.076.077       1.338.472.366      3.482.727.042                   -      4.919.356.692        receivables– net
          Aset lain-lain                    -               -                   -            216.499          28.895.741         29.112.240                Other assets

          Total aset keuangan      274.219.275    367.332.606       2.301.768.690      3.698.225.149          28.895.741      6.670.441.461      Total financial assets

          Liabilitas keuangan                                                                                                                       Financial liabilities
          Pinjaman yang diterima             -   2.949.775.594      1.771.343.384                     -                   -   4.721.118.978                 Borrowings
          Medium Terms Notes                 -               -        499.455.589                     -                   -     499.455.589        Medium Terms Notes
          Utang obligasi                     -               -        697.788.751                     -                   -     697.788.751                       Bonds
          Beban yang masih harus
             dibayar                         -              -                  -                  -           57.270.335         57.270.335          Accrued expenses
          Liabilitas derivatif               -              -                  -                  -                    -                  -          Derivative liabilities
          Liabilitas sewa                    -         63.090         12.644.714            460.883                    -         13.168.687              Lease liabilities
          Liabilitas lain-lain               -              -                  -                  -           76.585.858         76.585.858              Other liabilities
          Total liabilitas
            keuangan                         -   2.949.838.684      2.981.232.438           460.883          133.856.193      6.065.388.198    Total financial liabilities


                                                                   31 Desember 2021/December 31, 2021

                                                                Bunga tetap/Fixed rate
                                                                                                                Tidak
                                    Bunga         Kurang dari                            Lebih dari          dikenakan
                                 mengambang/      satu tahun/                             3 tahun/           bunga/non
                                   Floating        Less than          1-3 tahun/         More than             interest
                                     rate          one year           1-3 years           3 years             sensitive            Total

          Aset keuangan                                                                                                                               Financial assets
          Kas di bank              154.080.328               -                     -                  -                   -    154.080.328               Cash in banks
          Piutang sewa                                                                                                                                    Finance lease
             pembiayaan - neto     244.945.103    375.341.189        905.160.102         212.417.490                      -   1.737.863.884        receivables - net
          Tagihan anjak
             piutang – neto                  -     56.650.649            453.715                      -                   -      57.104.364   Factoring receivables - net
          Piutang pembiayaan                                                                                                                        Consumer financing
             konsumen- neto                  -     76.498.220        902.063.122       1.797.880.973                   -      2.776.442.315        receivables– net
          Aset lain-lain                     -              -                  -             399.224          18.421.411         18.820.635                Other assets

          Total aset keuangan      399.025.431    508.490.058       1.807.676.939      2.010.697.687          18.421.411      4.744.311.526      Total financial assets

          Liabilitas keuangan                                                                                                                       Financial liabilities
          Pinjaman yang diterima 162.904.415     2.382.651.824       640.974.146                      -                   -   3.186.530.385                 Borrowings
          Medium Terms Notes               -       299.263.683       499.322.986                      -                   -     798.586.669        Medium Terms Notes
          Beban yang masih harus
             dibayar                       -                -                   -                     -       37.614.501         37.614.501          Accrued expenses
          Liabilitas derivatif             -        1.325.952                   -                     -                -          1.325.952          Derivative liabilities
          Liabilitas sewa                  -           30.000           3.098.144                     -                -          3.128.144              Lease liabilities
          Liabilitas lain-lain                                                                                54.052.025         54.052.025              Other liabilities
          Total liabilitas
            keuangan               162.904.415   2.683.271.459      1.143.395.276                     -       91.666.526      4.081.237.676    Total financial liabilities


                                                                             268
                                                                              110
Page 289
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                       the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                          (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                           37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                               Risk management framework (continued)

   a.    Risiko pasar (lanjutan)                                      a.     Market risk (continued)

         Analisis sensitivitas                                               Sensitivity analysis

         Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas                         The following table demonstrates the sensitivity
         kemungkinan perubahan tingkat suku bunga                            to a reasonably possible change in market
         pasar, dengan variabel lain dianggap tetap,                         interest rates, with all other variables held
         terhadap pendapatan pembiayaan (tidak                               constant, of the financing income (unaudited):
         diaudit):
                                                  31 Desember/December 31,

                                                   2022              2021

         Kenaikan suku bunga                                                                               Increase in interest rate
           dalam 100 basis poin                    64.740.606         45.720.877                             in 100 basis point
         Penurunan suku bunga                                                                             Decrease in interest rate
           dalam 100 basis poin                   (64.740.606)        (45.720.877)                           in 100 basis point

         Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas                         The following table demonstrates the sensitivity
         kemungkinan perubahan tingkat suku bunga                            to a reasonably possible change in market
         pasar, dengan variabel lain dianggap tetap,                         interest rates, with all other variables held
         terhadap beban bunga dan keuangan (tidak                            constant, of the interest expense and financing
         diaudit):                                                           charges (unaudited):
                                                  31 Desember/December 31,

                                                   2022              2021

         Kenaikan suku bunga                                                                               Increase in interest rate
           dalam 100 basis poin                    47.211.190         31.864.998                             in 100 basis point
         Penurunan suku bunga                                                                             Decrease in interest rate
           dalam 100 basis poin                   (47.211.190)        (31.864.998)                           in 100 basis point

   b.     Risiko kredit                                               b.     Credit risk

         Pengelolaan     risiko    kredit    Perusahaan                      The Company’s credit risk management is
         diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan                            directed to improve healthy credit growth with a
         kredit yang sehat dengan pengelolaan kredit                         prudent credit management to avoid from the
         sesuai prinsip kehati-hatian agar terhindar dari                    decline in the quality or being Non-Performing
         penurunan kualitas atau menjadi Non-                                Financing (NPF), as well as capital
         Performing Financing (NPF), serta mengelola                         management to earn optimal return.
         penggunaan modal untuk memperoleh return
         yang optimal.

         Perusahaan secara berkala melakukan                                 The Company periodically performs the
         identifikasi dan pengukuran risiko kredit                           identification and risk measurement of credit risk
         berdasarkan indikator-indikator yang relevan                        based on the indicators relevant to the Company
         terhadap      Perusahaan        serta     selalu                    and continuously develops indicators of
         mengembangkan indikator pengukuran risiko                           measuring credit risk to ensure that credit risk
         kredit sehingga risiko kredit dapat terukur lebih                   can be measured in a more sharp and accurate
         tajam dan akurat. Perusahaan juga senantiasa                        manner.      The Company monitors             the
         memantau penerapan kebijakan kredit yang                            implementation of credit policies and performs
         berlaku dan melakukan perubahan-perubahan                           adjustments as needed, in accordance with
         yang diperlukan, sesuai dengan kondisi dan                          Company’s complexity.
         kompleksitas Perusahaan.




                                                             269
                                                             111
Page 290
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                       the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                          (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                           37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                               Risk management framework (continued)

   b.     Risiko kredit (lanjutan)                                    b.   Credit risk (continued)

         Perusahaan telah memiliki kebijakan dan                           The Company has a policy and procedure in
         prosedur di setiap proses bisnis pembiayaan,                      every financing business process to deal with
         yakni sejak proses awal penerimaan aplikasi,                      this risk, starting from the initial process of
         prakarsa pembiayaan hingga penanganan                             receiving applications financing initiatives to
         account receivable (AR) management. Prinsip                       handling account receivable (AR) management.
         utama dalam mengelola risiko pembiayaan                           The main principles in managing financing risk
         diatur dalam Pedoman Pembiayaan, yang                             are regulated in the Financing Policy, which
         mengacu pada prinsip kehati-hatian yaitu:                         refer to the prudential principle, namely:

             Prinsip Pemisahan Fungsi dalam Proses                            The principle of Separation of Functions in
              Pembiayaan,         yaitu       Relationship                      the      Financing     Process,       namely
              Management (RM) dan Credit Risk                                   Relationship Management (RM) and Credit
              Management (CRM);                                                 Risk Management (CRM);
             Penerapan Four Eyes Principle, yaitu                             Application of the Four Eyes Principle,
              pelaksanaan kewenangan prakarsa dan                               namely the implementation of initiative
              putusan pembiayaan harus dilakukan oleh                           authority and financing decisions must be
              2 (dua) fungsi yang berbeda;                                      carried out by 2 (two) different functions;
             Penerapan Analisa 5C meliputi Character,                         Implementation of 5C's Analysis includes
              Capacity, Capital, Collateral dan Condition,                      Character, Capacity, Capital, Collateral and
              serta Risk Scoring System;                                        Condition, as well as Risk Scoring System;
             Penerapan Prinsip Pembiayaan yang                                Implementation of Principles of Sound
              Sehat dengan menerapkan Financing                                 Financing by implementing the Financing
              Portfolio Guidelines;                                             Portfolio Guidelines;
             Prinsip    Pemisahan       Fungsi     dalam                      Principle of Separation of Functions in Non-
              Pengelolaan Pembiayaan Bermasalah.                                Performing Financing Management.

         Untuk setiap kategori aset keuangan,                              For each financial asset category, the Company
         Perusahaan harus mengungkapkan eksposur                           should disclose maximum exposure to credit
         maksimum terhadap risiko kredit dan analisa                       risk and concentration of credit risk analysis.
         konsentrasi risiko kredit.

             Eksposur maksimum terhadap risiko                                Maximum exposure to credit risk
              kredit

              Nilai tercatat dari aset keuangan                                 The carrying amount of the Company’s
              Perusahaan     selain    piutang     sewa                         financial assets other than finance lease
              pembiayaan dan piutang pembiayaan                                 receivables and consumer financing
              konsumen menggambarkan eksposur                                   receivables represent the maximum
              maksimum atas risiko tersebut. Dalam hal                          exposure of credit. In case of consumer
              piutang pembiayaan konsumen dan sewa                              financing and finance lease receivables,
              pembiayaan, Perusahaan menggunakan                                the Company uses the collateral to
              agunan untuk meminimalkan risiko kredit.                          minimize the credit risk. The Company
              Perusahaan menetapkan jenis dan nilai                             determined the type and value of collaterals
              agunan yang diterima antara lain tanah,                           accepted such as land, buildings, invoice of
              bangunan, faktur mesin, faktur alat berat,                        machineries, invoice of heavy equipments,
              dan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor                            and Certificate of Ownership of the vehicles
              (BPKB) atas kendaraan yang dibiayai                               financed by the Company. In times of
              Perusahaan. Apabila terjadi default (gagal                        default, the Company will use the collateral
              bayar), Perusahaan akan menggunakan                               as the last resort in recovering the
              agunan tersebut sebagai pilihan terakhir                          obligation of the counterparty.
              untuk pemenuhan kewajiban counterparty.


                                                             270
                                                             112
Page 291
                                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                            Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                 PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                               As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                               and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                      the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                         (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                      unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                         37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                                               Risk management framework (continued)

   b.     Risiko kredit (lanjutan)                                                    b.       Credit risk (continued)

              Analisis konsentrasi risiko kredit                                                    Concentration of credit risk analysis

               Konsentrasi risiko kredit timbul ketika                                                Concentrations of credit risk arise when
               sejumlah pelanggan bergerak dalam                                                      several customers are engaged in similar
               aktivitas usaha yang sama atau aktivitas                                               business activities or activities within the
               dalam wilayah geografis yang sama, atau                                                same geographic region, or when they
               ketika mereka memiliki karakteristik yang                                              have similar characteristics that would
               sejenis    yang    akan    menyebabkan                                                 cause their ability to meet contractual
               kemampuan untuk memenuhi kewajiban                                                     obligations to be similarly affected by
               kontraktualnya sama-sama dipengaruhi                                                   changes in economic or other conditions.
               oleh perubahan kondisi ekonomi atau yang
               lainnya.

               Perusahaan bergerak di bidang usaha                                                    The Company is currently engaged in
               sewa pembiayaan dan pembiayaan                                                         finance lease and consumer financing
               konsumen yang pelanggannya tersebar di                                                 business in which customers are
               berbagai wilayah dan tidak terkonsentrasi                                              distributed to various locations and they
               pada wilayah geografis tertentu.                                                       are not concentrated in the specific
                                                                                                      geographic region.

               Tabel berikut menggambarkan jumlah                                                     The following tables set out the total credit
               risiko kredit dan konsentrasi risiko aset                                              risk and risk concentration of financial
               keuangan      konsumen    yang     dimiliki                                            assets of the Company (gross):
               Perusahaan (bruto):

               a.    Sektor Industri                                                                  a. Industry sector

                                                              31 Desember 2022/December 31, 2022

                                  Industri     Pertambangan     Konstruksi     Transportasi         Lainnya          Total

          Piutang sewa                                                                                                                       Finance lease
             pembiayaan - neto   139.653.605    197.342.703     260.980.447    262.220.634         637.705.831   1.497.903.220        receivables - net
          Tagihan anjak
             piutang - neto        3.870.810     13.842.453       2.737.938                -        36.349.503     56.800.704    Factoring receivables - net
          Piutang pembiayaan                                                                                                           Consumer financing
             konsumen- neto      701.116.211    138.405.308      78.963.530    462.744.613      3.538.127.030    4.919.356.692          eceivables- net

          Total aset keuangan    844.640.626    349.590.464     342.681.915    724.965.247      4.212.182.364    6.474.060.616      Total financial assets


                                                              31 Desember 2021/December 31, 2021

                                  Industri     Pertambangan     Konstruksi     Transportasi         Lainnya          Total

          Piutang sewa                                                                                                                       Finance lease
             pembiayaan - neto   260.473.046    290.970.566     304.844.249    327.892.098         553.683.925   1.737.863.884        receivables - net
          Tagihan anjak
             piutang - neto        1.347.834     19.828.574       3.249.066                -        32.678.890     57.104.364    Factoring receivables - net
          Piutang pembiayaan                                                                                                           Consumer financing
             konsumen- neto      356.742.093     67.632.078      38.172.945    200.681.279      2.113.213.920    2.776.442.315         receivables- net

          Total aset keuangan    618.562.973    378.431.218     346.266.260    528.573.377      2.699.576.735    4.571.410.563      Total financial assets




                                                                       271
                                                                        113
Page 292
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                    PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                  As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                                  and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                         the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                            (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                         unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                            37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                                                 Risk management framework (continued)
   b.     Risiko kredit (lanjutan)                                                      b.      Credit risk (continued)

                Analisis konsentrasi               risiko      kredit                              Concentration of credit risk analysis
                 (lanjutan)                                                                          (continued)

                  b. Berdasarkan kualitas kredit dari aset                                           b.     Based on credit quality of financial
                     keuangan                                                                               assets

                     Pada tanggal 31 Desember 2022 dan                                                      As of December 31, 2022 and 2021,
                     2021 eksposur risiko kredit atas aset                                                  credit risk exposure of financial
                     keuangan terbagi atas:                                                                 assets is divided into:
                                                           31 Desember 2022/December 31, 2022

                                               Belum jatuh      Jatuh tempo
                                               tempo dan          dan tidak
                                            tidak mengalami      mengalami
                                            penurunan nilai/     penurunan          Mengalami
                                               Neither past         nilai/          penurunan
                                                 due nor        Past-due but-          nilai/
                                                impaired        not impaired         Impaired              Total

    Kas di bank                                 167.268.603                     -                -        167.268.603                           Cash in bank

    Piutang sewa
    Piutang sewa pembiayaan                   1.536.006.669        19.491.659          91.977.383     1.647.475.711                Financing lease receivables
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                         Allowance for impairment losses
         atas piutang sewa pembiayaan           (64.596.863)        (2.865.048)       (82.110.578)        (149.572.489)      on finance lease receivables

                                              1.471.409.806        16.626.611           9.866.805     1.497.903.222
             5
    Tagihan anjak piutang                        64.831.951                     -       5.746.684          70.578.635                    Factoring receivables
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                      Allowance for impairment losses on
         atas tagihan anjak piutang              (8.031.247)                    -      (5.746.684)         (13.777.931)          on factoring receivables

                                                 56.800.704                     -                -         56.800.704

    Piutang pembiayaan konsumen               4.930.573.019        25.260.589          36.750.534     4.992.584.142            Consumer financing receivables
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                      Allowance for impairment losses on
         atas piutang pembiayaan konsumen       (42.036.384)        (4.334.659)       (26.856.407)         (73.227.450)   consumer financing receivables

                                              4.888.536.634        20.925.930           9.894.127     4.919.356.692


                                                           31 Desember 2021/December 31, 2021

                                               Belum jatuh      Jatuh tempo
                                               tempo dan          dan tidak
                                            tidak mengalami      mengalami
                                            penurunan nilai/     penurunan          Mengalami
                                               Neither past         nilai/          penurunan
                                                 due nor        Past-due but-          nilai/
                                                impaired        not impaired         Impaired              Total

    Kas di bank                                 154.080.328                     -                -        154.080.328                           Cash in bank

    Piutang sewa
    Piutang sewa pembiayaan                   1.590.631.096       190.738.816         113.134.718     1.894.504.630               Financing lease receivables
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                        Allowance for impairment losses
         atas piutang sewa pembiayaan           (18.706.352)       (40.800.298)       (97.134.096)        (156.640.746)     on finance lease receivables

                                              1.571.924.744       149.938.518          16.000.622     1.737.863.884

    Tagihan anjak piutang                        57.132.033           196.180           8.699.617          66.027.830                    Factoring receivables
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                      Allowance for impairment losses on
         atas tagihan anjak piutang                (210.446)             (3.381)       (8.709.639)          (8.923.466)               on factoring receivables

                                                 56.921.587           192.799             (10.022)         57.104.364

    Piutang pembiayaan konsumen               2.701.838.099       108.528.568          16.228.179     2.826.594.846            Consumer financing receivables
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                      Allowance for impairment losses on
         atas piutang pembiayaan konsumen       (28.164.292)        (9.444.563)       (12.543.676)         (50.152.531)   consumer financing receivables

                                              2.673.673.807        99.084.005           3.684.503     2.776.442.315



                                                                          272
                                                                           114
Page 293
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                    As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                                    and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                           the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                              (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                           unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                             37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                                                    Risk management framework (continued)

   b.     Risiko kredit (lanjutan)                                                         b.     Credit risk (continued)

             Analisis konsentrasi                 risiko         kredit                                 Concentration of credit risk analysis
              (lanjutan)                                                                                  (continued)

               b. Berdasarkan kualitas kredit dari asset                                                  b.     Based on credit quality of financial
                  keuangan (lanjutan)                                                                            assets (continued)

                    Piutang pembiayaan konsumen dan                                                              Consumer financing and finance
                    piutang sewa pembiayaan yang                                                                 lease receivables which installments
                    pembayaran angsurannya menunggak                                                             are overdue for more than 90 days
                    lebih dari 90 hari diklasifikasikan                                                          are classified as impaired financial
                    sebagai   aset   keuangan     yang                                                           assets.
                    mengalami penurunan nilai.

              Tabel berikut menunjukkan aging analysis                                                    The following tables summarizes the
              terhadap piutang sewa pembiayaan,                                                           aging analysis of finance lease
              tagihan anjak piutang dan piutang                                                           receivables, factoring receivables and
              pembiayaan konsumen yang telah jatuh                                                        consumer financing receivables which are
              tempo tetapi tidak mengalami penurunan                                                      past due but not impaired:
              nilai:

                                                             31 Desember 2022/December 31, 2022

                                            1-30 hari/days       31-60 hari/days    61-90 hari/days            Total

    Piutang sewa pembiayaan                    191.019.420           16.039.544            3.452.114           210.511.078                 Financing lease receivables
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                                 Allowance for impairment losses
         atas piutang sewa pembiayaan          (38.461.604)           (2.336.489)           (528.557)          (41.326.650)          on finance lease receivables
    Tagihan anjak piutang                       38.661.520                     -                   -            38.661.520                       Factoring receivables
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                             Allowance for impairment losses on
          atas tagihan anjak piutang            (7.576.784)                   -                    -            (7.576.784)               on factoring receivables
    Piutang pembiayaan konsumen                148.321.408           17.472.399            7.788.190           173.581.997            Consumer financing receivables
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                            Allowance for impairment losses on
         atas piutang pembiayaan konsumen       (8.584.077)           (2.973.721)         (1.360.937)          (12.918.735)      consumer financing receivables

                                               323.379.884           28.201.733            9.350.810           360.932.427




                                                             31 Desember 2021/December 31, 2021

                                            1-30 hari/days       31-60 hari/days    61-90 hari/days            Total

    Piutang sewa pembiayaan                    164.288.406           21.533.051            4.917.359           190.738.816                Financing lease receivables
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                                Allowance for impairment losses
          atas piutang sewa pembiayaan         (36.453.782)           (3.629.826)           (716.690)          (40.800.298)              on finance lease receivables
    Tagihan anjak piutang                          196.180                     -                   -               196.180                      Factoring receivables
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                             Allowance for impairment losses on
          atas tagihan anjak piutang                (3.381)                   -                    -                (3.381)              on factoring receivables
    Piutang pembiayaan konsumen                 92.792.320           10.111.624            5.624.624           108.528.568    Consumer financing receivables
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                             Allowance for impairment losses on
         atas piutang pembiayaan konsumen       (3.036.360)           (5.225.874)         (1.182.329)           (9.444.563)      consumer financing receivables

                                               217.783.383           22.788.975            8.642.964           249.215.322




                                                                           273
                                                                            115
Page 294
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                 PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                               As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                               and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                      the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                         (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                          37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                              Risk management framework (continued)

   b.     Risiko kredit (lanjutan)                                   b.   Credit risk (continued)

             Dampak pandemi COVID-19                                         Effects of the COVID-19 pandemic

              Pandemik    COVID-19     mempengaruhi                            COVID-19 pandemic are impacting directly
              secara langsung dan tidak langsung                               and indirectly to the global economy,
              terhadap perekonomian global, pasar dan                          markes and the counterparties as well as
              pihak pesaing maupun nasabah dari                                the customers of the Company.
              Perusahaan.

              Perusahaan          telah       melakukan                        The Company has restructured credit for
              restrukturisasi kredit untuk debitur yang                        debtors affected by the Covid- 19 pandemic
              terdampak pandemi Covid- 19 sesuai                               in accordance with POJK No. 14/ POJK.
              dengan POJK No. 14/ POJK. 05/2020, "                             05/2020, " National Economic Stimulus as
              Stimulus Perekonomian Nasional sebagai                           Countercyclical Policy Impact of Corona
              kebijakan      Countercyclical    Dampak                         Virus Disease spread 2019" dated April
              Penyebaran Corona Virus Disease 2019"                            14,2020. This policy was then a First
              tertanggal 14 April 2020. Kebijakan ini                          Amendment through POJK No. 58/ POJK.
              kemudian mengalami Perubahan Pertama                             5/2020 dated December 10,2020 and on
              melalui POJK No. 58/ POJK. 5/2020                                January 7,2022 there was a Second
              tertanggal 10 Desember 2020 dan pada                             Amendment through POJK No. 30/ POJK.
              tanggal 7 Januari 2022 terdapat Perubahan                        05/2021 to POJK No. 14/ POJK. 05/2020.
              Kedua melalui POJK No. 30/ POJK.                                 which will be extended until April 17,2023.
              05/2021 atas POJK No. 14/ POJK. 05/2020
              yang akan diperpanjang hingga 17 April
              2023.

              Manajemen juga telah melakukan langkah-                          Management also has been taking actions
              langkah  untuk     memitigasi   dampak                           as to mitigate the impacts on the
              terhadap bisnis Perusahaan sebagai                               Company’s business as follows:
              berikut:

               i. Menyusun kebijakan dan prosedur                              i. Develop     financing     policies  and
                  pembiayaan sesuai prinsip pembiayaan                            procedures according to sound financing
                  yang sehat.                                                     principles.
              ii. Memberikan restrukturisasi kredit untuk                     ii. Provide credit restructuring to impacted
                  debitur yang berdampak COVID-19                                 COVID-19       customers     based    on
                  sesuai peraturan dan kebijakan yang                             regulations and policies.
                  ada.
             iii. Melakukan penyaluran kredit secara                          iii. Provide     financing   to   customers
                  selektif berdasarkan prinsip kehati-                             selectively based on prudent principles.
                  hatian.
             iv. Meningkatkan upaya penagihan dan                             iv. Increase efforts on collections and
                  penyelesaian kredit bermasalah.                                 settlements of non-performing financing.
              v. Melakukan efisiensi biaya operasional.                        v. Manage          operational   expenses
                                                                                  efficiently.
             vi. Menerapkan manajemen risiko likuiditas                       vi. Implement liquidity risk management
                 secara optimum untuk menjaga posisi                              optimally as to secure the Company’s
                 likuiditas Perusahaan.                                           liquidity position.




                                                            274
                                                            116
Page 295
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                       the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                          (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                           37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                               Risk management framework (continued)

   b.     Risiko kredit (lanjutan)                                    b.   Credit risk (continued)

             Dampak pandemi COVID-19 (lanjutan)                               Effects of the COVID-19 pandemic
                                                                                (continued)
              Dalam      menghitung kerugian kredit                             In calculating the expected credit loss,
              ekspektasian, manajemen telah menilai                             management has already assessed the
              kondisi      masa        depan,     dengan                        future condition based on available relevant
              mempertimbangkan berbagai informasi                               information. Under normal conditions, loan
              relevan yang tersedia. Dalam kondisi                              restructure would indicate a significant
              normal, restrukturisasi pembiayaan akan                           increase in credit risk and should move to
              menunjukkan peningkatan risiko kredit                             Stage 2. However, in the current condtion
              yang signifikan dan pindah ke Stage 2.                            and in line with guidance issued by the
              Namun, dalam kondisi saat ini dan sejalan                         Indonesian Institute of Accountants,
              dengan panduan yang dikeluarkan oleh                              management have considered that such a
              Ikatan Akuntansi Indonesia, manajemen                             restructure event may not automatically
              telah      mempertimbangkan          bahwa                        trigger a significant increase in credit risk as
              restrukturisasi atau peristiwa mungkin tidak                      the customers would be expected to
              secara otomatis memicu peningkatan risiko                         recover and fulfill their contractual
              kredit yang signifikan jika debitur                               obligations after the end of restructuring or
              diharapkan mampu memulihkan dan                                   relaxation period.
              memenuhi kewajiban kontraktual mereka
              setelah akhir periode restrukturisasi atau
              relaksasi.

              Manajemen telah melakukan evaluasi                                Management has evaluated the impact of
              dampak pandemi COVID-19 terhadap                                  the COVID-19 pandemic on calculating
              perhitungan kerugian kredit ekspektasian                          expected credit loss by performing
              dengan melakukan penyesuaian, antara                              adjustment, such as updated the macro-
              lain melakukan perubahan terhadap                                 economic variables and recorded lifetime
              variable ekonomi makro dan melakukan                              expected credit losses for certain
              perhitungan kerugian kredit ekspektasian                          restructured customers impacted by
              secara      lifetime     untuk     nasabah                        COVID-19 which impacted credit loss
              restrukturisasi tertentu yang terdampak                           recognized in the financial statements is
              COVID-19         dimana      mempengaruhi                         stated fairly.
              kerugian      kredit    ekspektasian    dan
              memastikan        nilai   kerugian    kredit
              ekspektasian yang diakui dalam laporan
              keuangan dinyatakan secara wajar.
   c.     Risiko likuiditas                                           c.   Liquidity risk
         Risiko likuiditas merupakan risiko, bilamana                      Liquidity risk is the risk when the Company does
         Perusahaan tidak memiliki sumber keuangan                         not have sufficient financial resources to
         yang       mencukupi     untuk     memenuhi                       discharge its matured liabilities. As the
         kewajibannya yang telah jatuh tempo.                              Company receives strong financial support
         Mengingat Perusahaan memperoleh dukungan                          from Parent Company, this risk could be
         keuangan yang kuat dari Perusahaan Induk,                         managed properly. The management evaluates
         maka risiko ini dapat dikelola dengan baik.                       and monitors cash-in flows and cash-out flows
         Manajemen        melakukan   evaluasi    dan                      to ensure the availability of fund to settle the
         pengawasan atas arus kas masuk dan arus kas                       obligations that are due. In general, funds
         keluar untuk memastikan tersedianya dana                          needed to settle the liabilities is obtained from
         untuk memenuhi kebutuhan pembayaran                               collection of customers’ receivables.
         liabilitas yang jatuh tempo. Secara umum,
         kebutuhan dana untuk pelunasan liabilitas
         jangka pendek maupun jangka panjang yang
         jatuh tempo diperoleh dari penagihan piutang
         pembiayaan.
                                                             275
                                                             117
Page 296
                                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                             Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                                As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                                                and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                                       the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                          (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                                                       unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                                                         37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                                                                 Risk management framework (continued)
   c.     Risiko likuiditas (lanjutan)                                                                  c.       Liquidity risk (continued)

         jatuh tempo diperoleh dari penagihan piutang                                                            Moreover, in liquidity risk management, the
         pembiayaan.                                                                                             Company has formed Asset and Liabilities
         Selain itu, dalam pengelolaan risiko likuiditas,                                                        Committee, whose responsibilities are to
         Perusahaan telah membentuk Komite Aset dan                                                              monitor conditions and situations related to
         Liabilitas yang bertugas untuk memantau                                                                 Company’s liquidity as well as to perform any
         kondisi dan situasi yang berhubungan dengan                                                             mitigation, if needed.
         likuiditas Perusahaan serta melakukan tindakan
         mitigasi jika diperlukan.

         Tabel di bawah ini menggambarkan profil jatuh                                                           The table below summarizes the maturity profile
         tempo atas aset dan liabilitas keuangan                                                                 of the Company’s financial assets and financial
         Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2022                                                                liabilities at December 31, 2022 and 2021 based
         dan 2021 berdasarkan pembayaran kontraktual                                                             on contractual undiscounted payments:
         yang tidak didiskontokan:
                                                                      31 Desember 2022/December 31, 2022

                             Tidak memiliki
                              tanggal jatuh         Kurang dari                                                    Lebih dari
                                 tempo/              3 bulan/                                                       5 tahun/
                             No contractual         Lessthan                3-12 bulan/         1-5 tahun/         More than
                                maturity            3 months               3-12 months           1-5 years          5 years             Total

    Aset keuangan                                                                                                                                           Financial assets
    Kas di bank                167.268.603                        -                       -                  -                  -    167.268.603                Cash in banks
    Piutang sewa                                                                                                                                                Finance lease
          pembiayaan                          -    111.591.672             282.869.138        1.408.276.610          54.202.510     1.856.939.930             receivables
    Tagihan anjak
          piutang                             -     31.475.102              10.965.036          29.462.593                      -     71.902.731        Factoring receivables
    Piutang pembiayaan                                                                                                                                   Consumer financing
          konsumen                        -         17.310.619             146.393.639        5.392.064.043        807.082.731      6.362.851.032            receivables
    Aset lain-lain                   72.723         28.158.561                 664.457              216.499                  -         29.112.240               Other assets

    Total aset keuangan        167.341.326         188.535.954             440.892.270        6.830.019.745        861.285.241      8.488.074.536     Total financial assets

    Liabilitas keuangan                                                                                                                                  Financial liabilities
    Pinjaman yang diterima                -       1.856.540.773          1.291.240.171        1.855.996.892                     -   5.003.777.836                 Borrowings
    Medium Terms Notes                    -           8.000.000             24.000.000          524.000.000                     -     556.000.000       Medium Terms Notes
    Utang Obligasi                        -          12.162.500             36.487.500          785.137.500                     -     833.787.500                        Bond
    Liabilitas derivatif                  -                   -                      -                    -                     -               -         Derivative liabilities
    Liablitas sewa                        -              63.090                      -           13.105.597                     -      13.168.687             Lease liabilities
    Liabilitas lain-lain         23.749.093          24.051.825             28.784.940                    -                     -      76.585.858             Other liabilities

    Total liabilitas
         keuangan                23.749.093       1.900.818.188          1.380.512.611        3.178.239.989                     -   6.483.319.881   Total financial liabilities



                                                                      31 Desember 2021/December 31, 2021

                             Tidak memiliki
                              tanggal jatuh         Kurang dari                                                    Lebih dari
                                 tempo/              3 bulan/                                                       5 tahun/
                             No contractual         Lessthan                3-12 bulan/         1-5 tahun/         More than
                                maturity            3 months               3-12 months           1-5 years          5 years             Total

    Aset keuangan                                                                                                                                           Financial assets
    Kas di bank                154.080.328                        -                       -                  -                  -    154.080.328                Cash in banks
    Piutang sewa                                                                                                                                                Finance lease
          pembiayaan                          -     82.431.678             437.142.871        1.535.543.349          54.513.512     2.109.631.410             receivables
    Tagihan anjak
          piutang                             -     63.400.563                3.804.027             499.647                     -     67.704.237        Factoring receivables
    Piutang pembiayaan                                                                                                                                   Consumer financing
          konsumen                        -          7.608.801              75.886.279        3.081.457.911        387.837.724      3.552.790.715            receivables
    Aset lain-lain                  432.604         17.988.808                       -              399.223                  -         18.820.635               Other assets

    Total aset keuangan        154.512.932         171.429.850             516.833.177        4.617.900.130        442.351.236      5.903.027.325     Total financial assets

    Liabilitas keuangan                                                                                                                                  Financial liabilities
    Pinjaman yang diterima                    -   1.666.736.707            996.096.769         645.770.623                      -   3.308.604.099                 Borrowings
    Medium Terms Notes                        -               -            359.750.000         556.000.000                      -     915.750.000       Medium Terms Notes
    Liabilitas derivatif                      -               -              1.325.952                   -                      -       1.325.952         Derivative liabilities
    Liablitas sewa                                                              30.000           3.098.144                              3.128.144             Lease liabilities
    Liabilitas lain-lain            918.641         23.963.869              29.169.515                   -                      -      54.052.025             Other liabilities

    Total liabilitas
         keuangan                   918.641       1.690.700.576          1.386.372.236        1.204.868.767                     -   4.282.860.220   Total financial liabilities


                                                                                     276
                                                                                      118
Page 297
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                 PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                               As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                               and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                      the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                         (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                         37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                             Risk management framework (continued)

   d.     Risiko operasional                                        d.   Operational risk

         Perusahaan juga sangat peduli terhadap risiko                   The Company is also very concerned about the
         operasional, karena permasalahan yang timbul                    operational risk, because the problems arising
         sehubungan dengan risiko ini dapat berdampak                    from this risk could bring significant impact and
         dan berpengaruh luas terhadap kinerja                           affect the Company’s overall performance. In
         Perusahaan secara keseluruhan. Secara                           general, operational risk is the risk caused by
         umum, risiko operasional merupakan risiko                       shortcomings and failures of internal processes,
         yang disebabkan karena kekurangan dan                           human errors, system failures or problems that
         kegagalan proses internal, kesalahan manusia,                   could bring impact to the Company's operations.
         kegagalan sistem ataupun permasalahan-                          The operational risks in the Company are
         permasalahan yang berdampak pada operasi                        handled through the following steps:
         Perusahaan. Penanganan risiko operasional
         dalam     Perusahaan      dilakukan   dengan
         langkah-langkah sebagai berikut:

            Menyusun kebijakan manajeman risiko                             Developing the company's operational risk
             operasional perusahaan                                           management policies
            Mengidentifikasikan risiko yang melekat                         To identify risks attached to every product
             dalam setiap produk dan aktivitas                                and operational activity using Risk Control
             operasional menggunakan Risk Control                             Self Assessment (RCSA)
             Self Assessment (RCSA)
            Mengukur profil risiko Perusahaan agar                          To measure the Company’s risk profile, in
             mendapatkan gambaran dari efektivitas                            order to understand the effectiveness of
             penerapan manajemen risiko serta tingkat                         risk management’s implementation as well
             kepatuhan     terhadap    prosedur      dan                      as compliance level towards existing
             kebijakan yang tersedia.                                         procedures and policies.
            Menyusun kebijakan manajemen risiko                             Develop risk management policies in the
             dalam penggunaan teknologi informasi                             use of information technology
            Mengelola,         mengawasi            dan                     To manage, monitor and control risk in the
             mengendalikan risiko dalam bentuk                                form of proactive actions in order to
             tindakan proaktif sehingga kerugian                              manage operational loss within specified
             operasional yang terjadi tidak melewati                          limit and will not affect the Company’s
             batasan yang telah ditentukan dan tidak                          business.
             mengganggu jalannya usaha Perusahaan.
            Menyusun Manajemen Kelangsungan                                 Develop Business Continuity Management
             Usaha sebagai tindakan preventif agar                            as a preventive measure so that the
             perusahaan memiliki ketahanan apabila                            company has resilience in the event of a
             terjadi bencana atau gangguan kritikal.                          disaster or critical disturbance.

   e.     Manajemen Permodalan                                      e.    Capital management

         Tujuan    Perusahaan    dalam     mengelola                      The Company’s objectives when managing
         permodalannya adalah menjaga kelangsungan                        capital are to safeguard the Company’s ability
         usaha Perusahaan untuk dapat memberikan                          to continue as a going concern in order to
         hasil kepada pemegang saham dan manfaat                          provide returns for shareholders and benefits
         kepada pemangku kepentingan lainnya, dan                         for other stakeholders and to maintain an
         memelihara optimalisasi struktur permodalan                      optimal capital structure to reduce the cost of
         untuk mengurangi biaya modal.                                    capital.




                                                           277
                                                           119
Page 298
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                   PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                 As of December 31, 2022 and 2021
              serta Tahun yang Berakhir                                                 and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                        the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                           (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                        unless otherwise stated)

37. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)                           37. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)

   Kerangka manajemen risiko (lanjutan)                               Risk management framework (continued)

   e.     Manajemen Permodalan (lanjutan)                             e.    Capital management (continued)

         Konsisten dengan pelaku industri lainnya,                          Consistent with other companies in the
         Perusahaan         memonitor      permodalan                       industry, the Company monitors capital on the
         berdasarkan gearing ratio. Rasio ini dihitung                      basis of the gearing ratio. This ratio is
         dari nilai bersih pinjaman (termasuk medium-                       calculated as net debt (including bonds
         term notes) dibagi dengan jumlah modal.                            payable and medium-term notes) divided by
         Jumlah modal diambil dari ekuitas yang                             total capital. Total capital is calculated asequity
         tercantum dalam laporan posisi keuangan.                           shown in the statements of financial position.

         Dalam mengelola permodalan, Perusahaan                             In managing capital, the Company conducts
         melakukan analisa secara bulanan untuk                             monthly analysis to ensure that the Company
         memastikan     bahwa   Perusahaan    tetap                         complies with the POJK No. 35/POJK.05/2018
         mengikuti POJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal                         dated December 27, 2018 regarding Finance
         27 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan                           Companies which have some provisions as
         Usaha     Perusahaan   Pembiayaan     yang                         follows:
         diantaranya mengatur ketentuan sebagai
         berikut:

            Modal disetor Perusahaan minimum                                     The Company's paid-up capital of minimum
             sebesar Rp100.000.000;                                                Rp100,000,000;
            Ekuitas Perusahaan minimum sebesar                                   The Company's equity amounting to
             50,00% dari modal disetor;                                            minimum 50.00% of paid-up capital;
            Jumlah pinjaman yang dimiliki Perusahaan                             The amount of the Company's loan to
             dibandingkan modal sendiri dan utang                                  equity and subordinated loan deducted by
             subordinasi dikurangi penyertaan (gearing                             investment (gearing ratio) is maximum 10
             ratio) ditetapkan setinggi-tingginya 10 kali,                         times, both for offshore and on-shore
             baik untuk pinjaman luar negeri maupun                                domestic loans.
             dalam negeri.

                                                   2022              2021

         Pinjaman                              5.918.363.318       3.985.477.054                                      Borrowings
         Jumlah modal                          1.221.630.492       1.135.158.954                                     Total Capital

         Gearing ratio                                    4,84              3,51                                   Gearing ratio


         Perusahaan senantiasa menjaga jumlah                               The Company always maintains the maximum
         maksimum gearing ratio lebih kecil dari                            amount of gearing ratio at lower level than the
         ketentuan yang ditetapkan melalui analisa                          applicable regulation by performing an analysis
         alternatif pembiayaan baik melalui pinjaman                        to determine financing alternative whether
         bank, maupun penerbitan medium terms notes.                        through the bank loans, or medium terms notes
         Perusahaan juga menghitung biaya dana dari                         issuance. The Company also calculates the
         alternatif pembiayaan yang dipilih untuk                           cost of fund of each financing alternative
         memastikan biaya dana tersebut dapat                               selected by the Company to ensure it could
         menghasilkan pendapatan maksimum bagi                              generate a maximum income for the Company.
         Perusahaan.




                                                             278
                                                             120
Page 299
                                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                      Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                                PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                              As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                                              and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                                     the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                        (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                                                     unless otherwise stated)

38. KELOMPOK INSTRUMEN KEUANGAN                                                            38. FINANCIAL INSTRUMENT BY CATEGORY

   Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas                                               The table below is a comparison by class of the
   nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen                                              carrying amounts and fair values of the Company’s
   keuangan Perusahaan tanggal 31 Desember 2022                                                  financial instruments as of December 31, 2022 and
   dan 2021 yang tercatat dalam laporan keuangan:                                                2021 that are carried in the financial statements:
                                                                31 Desember/December 31, 2022

                                                             Aset             Liabilitas
                                                         keuangan            keuangan
                                                            diukur              diukur
                                                        pada biaya           pada biaya
                                                        perolehan            perolehan
                                    Nilai wajar        diamortisasi/       diamortisasi/
                                    instrumen             financial           financial
                                  lindung nilai/           assets             liablities
                                    Fair value-         measured             measured           Nilai tercatat/
                                     hedging           at amortized         at amortized          Carrying        Nilai wajar/
                                   instruments               cost                cost               value         Fair value

  Aset keuangan                                                                                                                                Financial assets
  Kas di bank                                      -     167.268.603                       -       167.268.603       167.268.603                   Cash in bank
  Piutang sewa                                                                                                                                    Finance lease
     pembiayaan - neto                             -   1.497.903.222                       -     1.497.903.222     1.475.475.760           receivables - net
  Tagihan anjak piutang - neto                            56.800.704                       -        56.800.704        38.608.191           Factoring receivables
  Piutang pembiayaan                                                                                                                         Consumer financing
     konsumen – neto                               -   4.919.356.692                       -     4.919.356.692     4.843.508.287           receivables - net
  Aset lain-lain - neto                            -      29.112.240                       -        29.112.240        29.071.331              Other assets - net

   Total aset keuangan                                 6.670.441.461                             6.670.441.461     6.553.932.172          Total financial assets

   Liabilitas keuangan                                                                                                                       Financial liabilities
   Pinjaman yang diterima                                                    4.721.118.978       4.721.118.978     4.645.525.663                     Borrowings
   Medium Term Notes                                                           499.455.589         499.455.589       465.636.631             Medium Term Notes
   Utang obligasi                                  -                   -       697.788.751         697.788.751       675.871.416                           Bonds
   Beban yang masih harus
      dibayar - bunga                              -                   -        57.270.335          57.270.335        38.402.439     Accrued expenses - interest
   Liabilitas derivatif                            -                   -                 -                   -                 -             Derivative liabilities
   Liabilitas sewa                                 -                   -        13.168.687          13.168.687        13.168.687                 Lease liabilities
   Liabilitas lain-lain                            -                   -        76.585.858          76.585.858        76.585.858                 Other liabilities

   Total liabiliitas keuangan                                                6.065.388.198       6.065.388.198     5.915.190.694       Total financial liabilities


                                                                31 Desember/December 31, 2021

                                                             Aset             Liabilitas
                                                         keuangan            keuangan
                                                            diukur              diukur
                                                        pada biaya           pada biaya
                                                        perolehan            perolehan
                                    Nilai wajar        diamortisasi/       diamortisasi/
                                    instrumen             financial           financial
                                  lindung nilai/           assets             liablities
                                    Fair value-         measured             measured           Nilai tercatat/
                                     hedging           at amortized         at amortized          Carrying        Nilai wajar/
                                   instruments               cost                cost               value         Fair value

   Aset keuangan                                                                                                                                Financial assets
   Kas di bank                                     -     154.080.328                       -       154.080.328       154.080.328                    Cash in bank
   Piutang sewa                                                                                                                                    Finance lease
      pembiayaan - neto                            -   1.737.863.884                       -     1.737.863.884     1.653.816.165            receivables - net
   Tagihan anjak piutang - neto                    -      57.104.364                       -        57.104.364        56.329.290            Factoring receivables
   Piutang pembiayaan                                                                                                                         Consumer financing
      konsumen – neto                              -   2.776.442.315                       -     2.776.442.315     2.824.857.731           receivables - net
   Aset lain-lain - neto                           -      18.820.635                       -        18.820.635        18.694.429               Other assets - net

   Total aset keuangan                             -   4.744.311.526                       -     4.744.311.526     4.707.777.943          Total financial assets

   Liabilitas keuangan                                                                                                                       Financial liabilities
   Pinjaman yang diterima                          -                   -     3.186.530.385       3.186.530.385     3.093.058.779                     Borrowings
   Medium Term Notes                               -                   -       798.946.669         798.946.669       734.079.319             Medium Term Notes
   Beban yang masih harus
      dibayar - bunga                          -                       -        37.614.501          37.614.501        20.472.728     Accrued expenses - interest
   Liabilitas derivatif                1.325.952                       -                 -           1.325.952         1.325.952             Derivative liabilities
   Liabilitas sewa                             -                       -         3.128.144           3.128.144         3.128.144                 Lease liabilities
   Liabilitas lain-lain                        -                       -        54.052.025          54.052.025        54.052.025                 Other liabilities

   Total liabiliitas keuangan          1.325.952                       -     4.080.271.724       4.081.597.676     3.906.116.947       Total financial liabilities




                                                                               279
                                                                                121
Page 300
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.

      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                     PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                   As of December 31, 2022 and 2021
          serta Tahun yang Berakhir                                                   and for
        pada Tanggal-Tanggal tersebut                                          the Years Then Ended
       (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                             (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
           kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)

38. KELOMPOK INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)                        38. FINANCIAL        INSTRUMENT          BY     CATEGORY
                                                                      (continued)

   Berikut metode dan asumsi yang digunakan oleh                     The following methods and assumptions used by the
   Perusahaan untuk estimasi nilai wajar:                            Company to estimate fair value are:

   Nilai wajar kas dan kas di bank, aset lain-lain, beban             The fair values of cash on hand and cash in bank,
   yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain                  other assets, accrued expensesand other liabilities
   mendekati nilai tercatat karena jangka waktu jatuh                 approximate their carrying amounts due to short-
   tempo yang singkat atas instrumen keuangan                         term maturities of these financial instruments.
   tersebut.

   Nilai wajar piutang sewa pembiayaan, tagihan anjak                 The fair values of finance lease receivables,
   piutang, piutang pembiayaan konsumen, pinjaman                     factoring    receivables,   consumer       financing
   yang diterima dan liabilitas derivatif dinilai                     receivables, borrowings and derivative liabilities are
   menggunakan diskonto arus kas berdasarkan suku                     determined based on discounted cash flow using
   bunga pasar pada akhir periode pelaporan.                          market interest rates as at end of the reporting
                                                                      period.

   Teknik penilaian mencakup model nilai kini bersih                  Valuation techniques include net present value and
   dan diskonto arus kas, dibandingkan dengan                         discounted cash flow models, comparison with
   instrumen sejenis yang harga pasarnya tersedia                     similar instruments for which market observable
   serta dapat diobservasi dan model penilaian lainnya.               prices exist and other valuation models.
   Asumsi dan input yang digunakan dalam teknik                       Assumptions and inputs used in valuation
   penilaian    meliputi     risk-free  dan   patokan                 techniques include risk-free and benchmark interest
   (benchmark) suku bunga serta credit spreads yang                   rates, bond prices and foreign currency exchange
   digunakan untuk mengestimasi tingkat diskonto,                     rates.
   harga obligasi dan nilai tukar mata asing.

   Hirarki nilai wajar instrumen keuangan                             Fair value hierarchy of financial instruments

   Perusahaan menggunakan hirarki berikut untuk                       The Company adopts the following hierarchy for
   menentukan dan mengungkapkan nilai wajar dari                      determining and disclosing the fair value of financial
   instrumen keuangan:                                                instruments by valuation technique:

   1.   Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian)                 1.   Level 1 - quoted (unadjusted) market prices in
        di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang                     active markets for identical assets or liabilities;
        identik;
   2.   Level 2 - teknik penilaian di mana tingkat level              2.   Level 2 - valuation techniques for which the
        input terendah yang signifikan terhadap                            lowest level input that is significant to the fair
        pengukuran nilai wajar dapat diobservasi baik                      value measurement is directly or indirectly
        secara langsung atau tidak langsung; dan                           observable; and
   3.   Level 3 - teknik penilaian di mana tingkat level              3.   Level 3 - valuation techniques for which the
        input terendah yang signifikan terhadap                            lowest level input that is significant to the fair
        pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi                     value measurement is directly or indirectly
        baik secara langsung atau tidak langsung.                          unobservable.




                                                            280
                                                            122
Page 301
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.

        PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                             PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
       Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                           As of December 31, 2022 and 2021
            serta Tahun yang Berakhir                                                                           and for
          pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                                  the Years Then Ended
         (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                     (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                                                  unless otherwise stated)

38. KELOMPOK INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)                                            38. FINANCIAL             INSTRUMENT           BY       CATEGORY
                                                                                          (continued)

   Hirarki nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan)                                           Fair value hierarchy of financial instruments
                                                                                               (continued)

   Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan                                            The table below shows the financial instruments
   yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki                                            recognized at fair value based on the hierarchy used
   yang digunakan Perusahaan untuk menentukan dan                                              by the Company in determining and disclosing the
   mengungkapkan nilai wajar dari instrumen                                                    fair value of financial instruments:
   keuangan:
                                                               31 Desember/December 31, 2022

                                                                    Nilai wajar/Fair value

                                     Jumlah nilai
                                       tercatat/
                                    Total carrying       Tingkat/         Tingkat/             Tingkat/
                                       amount            Level 1          Level 2              Level 3          Total

   Aset keuangan yang nilai                                                                                                          Financial assets in which
      wajarnya diungkapkan                                                                                                      the fair value is disclosed
   Piutang sewa                                                                                                                                    Finance lease
      pembiayaan - neto              1.497.903.222                  -    1.440.047.147           35.428.613   1.475.475.760                receivables - net
   Tagihan anjak piutang - neto         56.800.704                  -                -                    -               -                Factoring receivables
   Piutang pembiayaan                                                                                                                        Consumer financing
      konsumen - neto                4.919.356.692                  -    4.836.022.706            7.485.581   4.843.508.287                receivables - net
   Aset lain-lain - neto                29.112.240                  -       29.071.331                    -      29.071.331                   Other assets - net

   Total aset keuangan               6.503.172.858                  -    6.305.141.184           42.914.194   6.348.055.378              Total financial assets


   Liabilitas keuangan yang nilai                                                                                                 Financial liabilities in which
      wajarnya diungkapkan                                                                                                      the fair value is disclosed
   Pinjaman yang diterima            4.721.118.978                  -    4.645.525.663                    -   4.645.525.663                           Borrowings
   Medium Term Notes                   499.455.589                  -      465.636.631                    -     465.636.631                 Medium Term Notes
   Utang obligasi                      697.788.751                  -      675.871.416                    -     675.871.416                                Bonds

  Liabilitas keuangan yang                                                                                                               Financial liabilities
       diukur pada nilai wajar                                                                                                    measured at fair value
       secara berulang                                                                                                             on a recurring basis
    Liabilitas derivatif                             -              -                  -                  -               -               Derivative liabilities

    Total liabilitas keuangan        5.918.363.318                       5.787.033.710                        5.787.033.710           Total financial liabilities




                                                               31 Desember/December 31, 2021

                                                                    Nilai wajar/Fair value

                                     Jumlah nilai
                                       tercatat/
                                    Total carrying       Tingkat/         Tingkat/             Tingkat/
                                       amount            Level 1          Level 2              Level 3          Total

   Aset keuangan yang nilai                                                                                                          Financial assets in which
      wajarnya diungkapkan                                                                                                      the fair value is disclosed
   Piutang sewa                                                                                                                                    Finance lease
      pembiayaan - neto              1.737.863.884                  -    1.651.276.388            2.539.777   1.653.816.165                receivables - net
   Tagihan anjak piutang - neto         57.104.364                  -       56.329.290                    -      56.329.290                Factoring receivables
   Piutang pembiayaan                                                                                                                        Consumer financing
      konsumen - neto                2.776.442.315                  -    2.787.252.741           37.604.991   2.824.857.732                receivables - net
   Aset lain-lain - neto                18.820.635                  -       18.694.429                    -      18.694.429                   Other assets - net

   Total aset keuangan               4.590.231.198                  -    4.513.552,848           40.144.768   4.553.697.616              Total financial assets


   Liabilitas keuangan yang nilai                                                                                                 Financial liabilities in which
      wajarnya diungkapkan                                                                                                      the fair value is disclosed
   Pinjaman yang diterima            3.186.530.385                  -    3.093.058.779                    -   3.093.058.779                           Borrowings
   Medium Term Notes                   798.946.669                  -      734.079.319                    -     734.079.319                 Medium Term Notes

  Liabilitas keuangan yang                                                                                                               Financial liabilities
       diukur pada nilai wajar                                                                                                    measured at fair value
       secara berulang                                                                                                             on a recurring basis
    Liabilitas derivatif                 1.325.952                  -         1.325.952                   -       1.325.952               Derivative liabilities

    Total liabilitas keuangan        3.986.803.006                  -    3.828.464.050                    -   3.828.464.050           Total financial liabilities




                                                                            281
                                                                             123
Page 302
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.

      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                     PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
     Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                   As of December 31, 2022 and 2021
          serta Tahun yang Berakhir                                                   and for
        pada Tanggal-Tanggal tersebut                                          the Years Then Ended
       (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                             (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
           kecuali dinyatakan lain)                                          unless otherwise stated)

39. PERJANJIAN SIGNIFIKAN                                        39. SIGNIFICANT AGREEMENTS

   PT MNC Finance                                                   PT MNC Finance

   Pada tanggal 5 Oktober 2018, Perusahaan                          On October 5, 2018, the Company conducted a joint
   mengadakan perjanjian kerjasama pembiayaan                       financing       cooperation      agreement      with
   bersama dengan PT MNC Finance. Kedua belah                       PT MNC Finance. Both parties agreed to cooperate
   pihak setuju untuk melakukan kerjasama fasilitas                 with the facility financing in the form of providing
   pembiayaan dalam bentuk pemberian pembiayaan                     multipurpose financing ownership of motorized
   multiguna    pemilikan    kendaran       bermotor,               vehicles (consumer), financing multipurpose
   pembiayaan multiguna pemilikan properti, dan                     property ownership, and financing factoring to
   pembiayaan anjak piutang kepada debitur.                         debtor.

   Perusahaan memberikan Fasilitas Pembiayaan                       The Company provided Uncommitted Line
   Uncomitted Line kepada PT MNC Finance sebesar                    Financing Facility to PT MNC Finance which
   Rp100.000.000. Dengan porsi pembiayaan 95%                       amounts to Rp100,000,000. With the financing
   Perusahaan dan 5% PT MNC Finance, dimana                         portion of 95% of the Company and 5% of PT MNC
   Perusahaan menanggung risiko kredit sesuai                       Finance, the Company bears credit risk in
   dengan porsi pembiayaan.                                         accordance with the portion of the financing.

   Perjanjian ini telah diperpanjang pada tanggal                   This agreement has been extended on December
   18 Desember 2019, dan telah berakhir pada 18 Juni                18, 2019 and has been expired on June 18, 2021.
   2021.

   PT Bank Rakyat Indonesia                                         PT Bank Rakyat Indonesia

   Pada tanggal 15 Februari 2021, Perusahaan                        On February 15, 2021, the Company conducted a
   mengadakan Perjanjian Jual Beli dan Pengalihan                   Sale and Purchase Agreement and Transfer of
   Piutang (Cessie) dengan PT. Bank Rakyat Indonesia                Receivables (Cessie) with PT. Bank Rakyat
   dengan     nomor       perjanjian:   03/CLS/02-/2021             Indonesia with agreement number: 03/CLS/02-/2021
   Sehubungan dengan pengalihan kredit kendaraan                    In purpose for the transfer of motor vehicle loans
   bermotor yang telah berjalan di Bank BRI dengan                  which has been running at Bank BRI with current
   status kolektibilitas lancar. Hal ini ditujukan untuk            collectability status. This is intended to support the
   mendukung perkembangan bisnis perusahaan                         company's business development in motor vehicle
   dalam pembiayaan kendaraan bermotor.                             financing.

   Pengalihan piutang dilakukan sejak April 2021 dan                The transfer of current loan has been transferred
   telah berakhir pada Oktober 2021. Dengan total                   since April 2021 and has ended in October 2021.
   pengalihan piutang sebesar Rp194,3 Milyar untuk                  With a total transfer of receivables active Loan in
   1730 debitur dengan 55 unit kerja BRI.                           amount of Rp194.3 billion for 1730 debtors with 55
                                                                    BRI working units.




                                                           282
                                                           124
Page 303
                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                     Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                              PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                            As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                            and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                                   the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                      (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                                   unless otherwise stated)

40. TAMBAHAN INFORMASI LAINNYA                                            40. ADDITIONAL INFORMATION

   Arus Kas                                                                    Cash Flow

   Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktifitas                         Changes in liabilities arising from financing activities
   pendanaan pada laporan arus kas adalah sebagai                               in the cash flow statement are as follows:
   berikut:
                                                    31 Desember/December 31, 2022

                                   1 Januari/            Arus Kas/      Perubahan nonkas       31 Desember/
                                  January 2022          Cash Flows      Non-cash activities   December 2022

    Pinjaman yang diterima          3.186.530.385      1.524.339.005          10.249.588        4.721.118.978                          Borrowings
    Medium Term Notes                 798.946.669      (300.000.000)              508.920         499.455.589                   Medium Term Notes
    Utang obligasi                              -        700.000.000          (2.211.249)         697.788.751                                Bonds
    Liabilitas sewa                     3.128.144        (17.348.299)         27.388.842           13.168.687                       Lease liabilities

    Total liabilitas dari                                                                                            Total liabilities from financing
           aktivitas pendanaan      3.988.605.198      1.906.990.706          35.936.101        5.931.532.005                             activities




                                                    31 Desember/December 31, 2021

                                   1 Januari/            Arus Kas/      Perubahan nonkas       31 Desember/
                                  January 2021          Cash Flows      Non-cash activities   December 2021

    Pinjaman yang diterima          2.566.566.071        613.428.729           6.535.585        3.186.530.385                          Borrowings
    Medium Term Notes                 299.260.768        500.000.000            (314.099)         798.946.669                   Medium Term Notes
    Liabilitas sewa                     8.056.920         (6.062.228)          1.133.452            3.128.144                       Lease liabilities

    Total liabilitas dari                                                                                            Total liabilities from financing
           aktivitas pendanaan      2.873.883.759      1.107.366.501           7.354.938        3.988.605.198                             activities



   Rasio                                                                       Ratio

   Berdasarkan POJK No.35/POJK.05/2018 tanggal                                  Based on POJK No. 35/POJK.05/2018 dated
   31 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan                                     December 31, 2018 regarding the Organisation of
   Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan                                      Financing Company Business, the Company is
   diharuskan untuk memenuhi sejumlah rasio                                     required to comply with several financial ratios.
   keuangan tertentu. Rasio-rasio ini dibuat oleh                               These ratios have been prepared by the Company
   Perusahaan berdasarkan formula sebagaimana                                   based on the formula as prescribed in the said OJK
   ditentukan dalam peraturan OJK untuk tujuan                                  regulation for regulatory compliance purposes,
   kepatuhan terhadap peraturan, dimana rasio                                   where such ratios may differ had the ratios been
   tersebut dapat berbeda jika rasio tersebut dihitung                          computed based on Indonesian financial accounting
   berdasarkan standar akuntansi keuangan Indonesia                             standards (unaudited).
   (tidak diaudit).

                                                     31 Desember/December 31,
                                                      2022                    2021


    Financing to asset ratio                             88,37%                    87,16%                             Financing to asset ratio
    Rasio saldo piutang pembiayaan neto                                                                              Net financing receivables
        terhadap total pendanaan                       109,39%                   114,70%                                    to funding ratio
    Rasio saldo piutang pembiayaan untuk
        pembiayaan investasi dan modal kerja                                                          Net financing receivables for investment
        dibandingkan dengan total saldo                                                               and working capital financing to total
        piutang pembiayaan                              24,01%                    39,27%                         financing receivables ratio
    Rasio piutang pembiayaan bermasalah (bruto)          2,00%                     2,87%                      Non performing financing (gross)
    Rasio piutang pembiayaan bermasalah (neto)           0,29%                     0,40%                        Non-performing financing (net)
    Rasio Permodalan                                    23,87%                    38,14%                                           Capital ratio
    Rasio ekuitas terhadap modal disetor               271,45%                   252,26%                          Equity to paid up capital ratio
    Gearing ratio                                          4,84                      3,51                                         Gearing ratio




                                                               283
                                                                125
Page 304
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.

       PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                    PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                  As of December 31, 2022 and 2021
           serta Tahun yang Berakhir                                                  and for
         pada Tanggal-Tanggal tersebut                                         the Years Then Ended
        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                            (Expressed in thousands of Indonesian Rupiah,
            kecuali dinyatakan lain)                                         unless otherwise stated)

41. SEGMEN OPERASI                                                41. OPERATING SEGMENT

   Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan                   Operating segments are reported in accordance
   internal Perusahaan yang disiapkan untuk                          with the internal reporting provided to the chief
   mengambil     keputusan     operasional    yang                   operating decision maker which is responsible for
   bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber                     allocating resources to certain segments and
   daya ke segmen tertentu dan penilaian atas                        performance assessments.
   performanya.

   Perusahaan melakukan kegiatan pembiayaan di                       The Company has financing activities in several
   beberapa wilayah di Indonesia (Jakarta, Bogor,                    geographical areas in Indonesia (Jakarta, Bogor,
   Tangerang dan Bekasi – disingkat Jabotabek, Jawa                  Tangerang and Bekasi – abbreviated Jabotabek,
   Barat, Jawa Timur, Bali, Kalimantan dan Sulawesi,                 West Java, East Java, Bali, Kalimantan and
   Jawa Tengah dan Sumatera), baik untuk                             Sulawesi, Central Java and Sumatera), for
   pembiayaan investasi, modal kerja maupun                          investment, working capital and multipurpose
   multiguna. Untuk itu, informasi segmen operasi                    financing. Therefore, geographical operating
   disajikan sebagai bentuk primer pelaporan segmen.                 segment is presented as the primary basis of
                                                                     segment reporting.

   Informasi mengenai hasil dari masing-masing bisnis                Information regarding the results of each reportable
   segmen disajikan di bawah ini. Kinerja diukur                     segment is included below. Performance is
   berdasarkan laba segmen sebelum pajak                             measured based on segment profit before income
   penghasilan, sebagaimana dilaporkan dalam                         tax, as included in the internal management reports
   laporan internal manajemen yang ditelaah oleh                     that are reviewed by the Company’s management.
   manajemen Perusahaan. Keuntungan segmen                           Segment profit is used to measure performance of
   digunakan untuk mengukur kinerja dimana                           that business segment as management believes
   manajemen berkeyakinan bahwa informasi tersebut                   that such information is the most relevant in
   paling relevan dalam mengevaluasi hasil segmen                    evaluating the results of those segments relative to
   tersebut relatif terhadap entitas lain yang beroperasi            other entities that operate within these industries.
   dalam industri tersebut.




                                                            284
                                                            126
Page 305
                                                                                                                                                          The original financial statements included herein are in the Indonesian language.


                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                                                               PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                                      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                                                             As of December 31, 2022 and 2021
                          dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut                                                                                and for the years then ended
                                        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                                                           (Expressed in thousands of Rupiah,
                                            kecuali dinyatakan lain)                                                                                                   unless otherwise stated)

      41. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                                                               41. OPERATING SEGMENT (continued)

            Segmen operasi menurut daerah geografis pemasaran adalah sebagai berikut:                                                 The operating segment based on marketing geographical are as follows:


                                                                                                       31 Desember 2022/December 31, 2022

                                                       Jabotabek            Jawa Timur, Bali,                Jawa Tengah                    Jawa Barat               Sumatera                Total
                                                                        Kalimantan, dan Sulawesi/             /Central Java                 /West Java
                                                                        East Java, Bali, Kalimantan,
                                                                               and Sulawesi

      Pendapatan segmen                                   447.336.848                 201.776.862                    66.053.743                   68.768.579            105.574.520            889.510.552                      Segment revenues
      Pendapatan tidak dapat dialokasi                                                                                                                                                                                       Unallocated revenues
                                                                                                                                                                                                 1.078.509

      Total pendapatan                                    447.336.848                 201.776.862                    66.053.743                   68.768.579            105.574.520            890.589.061                         Total revenues

      Beban segmen:                                                                                                                                                                                                            Segment expenses:




285
      Beban pendanaan dan keuangan                                                                                                                                                                            Financing costs and financing charges
                                                          119.850.476                  85.444.772                    29.508.379                   31.367.060             46.806.043            312.976.730
      Beban usaha                                                                                                                                                                                                              Operating expenses
                                                           98.148.141                  66.638.241                    21.808.233                   26.002.726             30.688.072            243.285.413
      Beban penyusutan                                                                                                                                                                                                      Depreciation expenses
                                                          122.119.327                   8.579.301                     2.372.927                    3.047.023              3.862.842            139.981.420
      Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                                                                                                 Provision for impairment losses
                                                            5.690.250                  29.644.984                    11.131.877                   10.533.239             19.245.168             76.245.518
      Beban hunian                                                                                                                                                                                                            Occupancy expenses
                                                            1.194.145                   1.342.378                       426.061                      535.580               445.669               3.943.833

      Total beban                                         347.002.339                 191.649.676                    65.247.477                   71.485.628            101.047.794            776.432.914                          Total expenses

      Hasil segmen                                        100.334.509                  10.127.186                       806.266                   (2.717.049)             4.526.726            114.156.147                       Segment results

      Laba sebelum beban pajak final dan beban pajak                                                                                                                                                           Income before final tax expense and
          penghasilan                                                                                                                                                                          114.156.147               income tax expense

      Beban pajak final                                                                                                                                                                                                          Final tax expense
                                                                                                                                                                                                 1.078.509
      Laba sebelum beban pajak penghasilan                                                                                                                                                     113.077.638      Income before income tax expense

      Beban pajak penghasilan                                                                                                                                                                   29.238.865                     income tax expense

      Laba tahun berjalan                                                                                                                                                                       83.838.773                    Income for the year




                                                                                                                              127
Page 306
                                                                                                                                                      The original financial statements included herein are in the Indonesian language.


                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                                                         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                                      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                                                       As of December 31, 2022 and 2021
                          dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut                                                                          and for the years then ended
                                        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                                                     (Expressed in thousands of Rupiah,
                                            kecuali dinyatakan lain)                                                                                             unless otherwise stated)

      41. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                                                          41. OPERATING SEGMENT (continued)

            Segmen operasi menurut daerah geografis pemasaran adalah sebagai berikut                                              The operating segment based on marketing geographical are as follows (continued):
            (lanjutan):

                                                                                                   31 Desember 2022/December 31, 2022

                                                    Jabotabek           Jawa Timur, Bali,               Jawa Tengah                 Jawa Barat                  Sumatera                 Total
                                                                    Kalimantan, dan Sulawesi/            /Central Java              /West Java
                                                                    East Java, Bali, Kalimantan,
                                                                           and Sulawesi




      Aset segmen                                   2.726.321.325             1.777.362.952                  638.689.116                503.850.175              1.023.553.437           6.669.777.005                         Segment assets
      Aset tidak dapat dialokasi                                                                                                                                                                                            Unallocated assets
                                                                                                                                                                                          656.533.319

      Total aset                                                                                                                                                                                                                  Total assets




286
                                                                                                                                                                                         7.326.310.324

      Liabilitas segmen                              164.534.962                  8.688.985                     4.539.613                 2.835.740                 5.837.326             186.436.626                        Segment liabilities

      Liabilitas tidak dapat dialokasi                                                                                                                                                                                    Unallocated liabilities
                                                                                                                                                                                         5.918.243.206
      Total Liabilitas                                                                                                                                                                                                           Total liabilities
                                                                                                                                                                                         6.104.679.832
                                                                                                                                                                                                          Segment acquisitions of property and
      Perolehan aset tetap segmen                                                                                                                                                                                              equipment
                                                       2.208.900                  4.920.207                       309.000                   710.094                   760.379               8.908.580
                                                                                                                                                                                                         Acquisitions of property and equipment
      Perolehan aset tetap kantor pusat                                                                                                                                                                                       in head office
                                                                                                                                                                                           11.507.177
                                                                                                                                                                                                              Total acquisitions of property and
      Total perolehan aset tetap
                                                                                                                                                                                           20.415.757                            equipment




                                                                                                                            128
Page 307
                                                                                                                                                         The original financial statements included herein are in the Indonesian language.


                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                                                             PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                                      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                                                           As of December 31, 2022 and 2021
                          dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut                                                                              and for the years then ended
                                        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                                                         (Expressed in thousands of Rupiah,
                                            kecuali dinyatakan lain)                                                                                                 unless otherwise stated)

      41. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                                                                 41. OPERATING SEGMENT (continued)

            Segmen operasi menurut daerah geografis pemasaran adalah sebagai berikut                                               The operating segment based on marketing geographical are as follows (continued):
            (lanjutan):

                                                                                                       31 Desember 2021/December 31, 2021

                                                       Jabotabek            Jawa Timur, Bali,               Jawa Tengah                 Jawa Barat                 Sumatera                 Total
                                                                        Kalimantan, dan Sulawesi/            /Central Java              /West Java
                                                                        East Java, Bali, Kalimantan,
                                                                               and Sulawesi

      Pendapatan segmen                                   326.232.488                 137.825.548                   38.156.456                46.526.136                62.820.143            611.560.771                      Segment revenues
      Pendapatan tidak dapat dialokasi                                                                                                                                                                                      Unallocated revenues
                                                                                                                                                                                                1.056.530

      Total pendapatan                                    326.232.488                 137.825.548                   38.156.456                46.526.136                62.820.143            612.617.301                         Total revenues

      Beban segmen:                                                                                                                                                                                                           Segment expenses:




287
      Beban pendanaan dan keuangan                                                                                                                                                                           Financing costs and financing charges
                                                           96.603.502                  51.288.307                   15.594.220                18.978.374                24.881.848            207.346.251
      Beban usaha                                                                                                                                                                                                             Operating expenses
                                                           91.590.800                  44.819.459                   15.121.794                17.111.256                20.461.184            189.104.493
      Beban penyusutan                                                                                                                                                                                                     Depreciation expenses
                                                           85.151.058                   9.026.282                    2.486.190                 3.600.750                 3.778.632            104.042.912
      Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                                                                                                Provision for impairment losses
                                                            8.293.905                  14.164.161                   10.158.294                 8.462.212                10.034.335             51.112.907
      Beban hunian                                                                                                                                                                                                           Occupancy expenses
                                                            1.617.287                     736.472                      160.008                       90.362               307.946               2.912.075

      Total beban                                         283.256.552                 120.034.681                   43.520.506                48.242.954                59.463.945            554.518.638                          Total expenses

      Hasil segmen                                         42.975.936                  17.790.867                   (5.364.050)               (1.716.818)                3.356.198             58.098.663                       Segment results

      Laba sebelum beban pajak final dan beban pajak                                                                                                                                                          Income before final tax expense and
          penghasilan                                                                                                                                                                          58.098.663               income tax expense

      Beban pajak final                                                                                                                                                                                                         Final tax expense
                                                                                                                                                                                                1.056.530
      Laba sebelum beban pajak penghasilan                                                                                                                                                     57.042.133      Income before income tax expense

      Beban pajak penghasilan                                                                                                                                                                  13.836.052                     income tax expense

      Laba tahun berjalan                                                                                                                                                                      43.206.081                    Income for the year




                                                                                                                                  129
Page 308
                                                                                                                                                      The original financial statements included herein are in the Indonesian language.


                                      PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                                                                         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                                      Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                                                                       As of December 31, 2022 and 2021
                          dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut                                                                          and for the years then ended
                                        (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                                                                     (Expressed in thousands of Rupiah,
                                            kecuali dinyatakan lain)                                                                                             unless otherwise stated)

      41. SEGMEN OPERASI (lanjutan)                                                                                           41. OPERATING SEGMENT (continued)

            Segmen operasi menurut daerah geografis pemasaran adalah sebagai berikut                                              The operating segment based on marketing geographical are as follows: (continued):
            (lanjutan):



                                                                                                   31 Desember 2021/December 31, 2021

                                                    Jabotabek           Jawa Timur, Bali,               Jawa Tengah                Jawa Barat                   Sumatera                 Total
                                                                    Kalimantan, dan Sulawesi/            /Central Java             /West Java
                                                                    East Java, Bali, Kalimantan,
                                                                           and Sulawesi




      Aset segmen                                   1.994.090.875             1.255.133.806                  418.687.746                452.100.069                624.299.031          4.744.311.527                          Segment assets
      Aset tidak dapat dialokasi                                                                                                                                                                                            Unallocated assets
                                                                                                                                                                                          500.753.292




288
      Total aset                                                                                                                                                                        5.245.064.819                             Total assets

      Liabilitas segmen                               88.048.789                 22.545.869                     5.511.966                 6.137.126                 11.185.061            133.428.811                        Segment liabilities

      Liabilitas tidak dapat dialokasi                                                                                                                                                                                    Unallocated liabilities
                                                                                                                                                                                        3.976.477.054
      Total Liabilitas                                                                                                                                                                                                           Total liabilities
                                                                                                                                                                                        4.109.905.865
      Perolehan aset tetap segmen                                                                                                                                                                         Segment acquisitions of property and
                                                          38.380                    534.095                       184.368                  395.057                    386.424               1.538.324                         Equipment
                                                                                                                                                                                                         Acquisitions of property and equipment
      Perolehan aset tetap kantor pusat                                                                                                                                                                                       in head office
                                                                                                                                                                                           13.583.911
                                                                                                                                                                                                              Total acquisitions of property and
      Total perolehan aset tetap
                                                                                                                                                                                           15.122.235                           equipment




                                                                                                                            130
Page 309
                                                                      The original financial statements included herein are in
                                                                                                    the Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                               PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                             As of December 31, 2022 and 2021
          serta untuk Tahun yang Berakhir                                          and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                    the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                            (Expressed in thousands of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                   unless otherwise stated)

42. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DISAHKAN                       42. ACCOUNTING STANDARDS ISSUED BUT NOT
    NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF                                     YET EFFECTIVE

   Berikut ini adalah beberapa Standar Akuntansi                   The following are several Financial Accounting
   Keuangan, Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan               Standards, Interpretations of Financial Accounting
   dan amandemen yang telah disahkan oleh Dewan                    Standards and amendment issued by the
   Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) yang                          Indonesian Financial Accounting Standards Board
   dipandang relevan terhadap pelaporan keuangan                   (DSAK) that are considered relevant to the financial
   Perseroan namun belum berlaku efektif untuk                     reporting of the Company but are not yet effective
   laporan keuangan tahun 2022:                                    for 2022 financial statements:

      Amandemen PSAK 1: Penyajian laporan                           Amendment of PSAK 1: Presentation of financial
       keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan                        statement - Disclosure of accounting policies
       Akuntansi

       Amandemen ini memberikan panduan dan contoh                    This amendments provides guidance and
       untuk      membantu     entitas    menerapkan                  examples to help entities apply materiality
       pertimbangan materialitas dalam pengungkapan                   judgements to accounting policy disclosures. The
       kebijakan akuntansi. Amandemen tersebut                        amendment aim to help entities provide
       bertujuan untuk membantu entitas menyediakan                   accounting policy disclosures that are more
       pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih                    useful by replacing the requirement for entities to
       berguna dengan mengganti persyaratan untuk                     disclose their ‘significant’ accounting policies with
       mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan'                 a requirement to disclose their ‘material’
       entitas      dengan      persyaratan    untuk                  accounting policies and adding guidance on how
       mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material'                   entities apply the concept of materiality in making
       entitas dan menambahkan panduan tentang                        decisions about accounting policy disclosures.
       bagaimana      entitas  menerapkan     konsep                  The amendments are effective on or after
       materialitas dalam membuat keputusan tentang                   January 1, 2023 with early adoption permitted.
       pengungkapan kebijakan akuntansi. Amandemen
       ini berlaku efektif pada atau setelah tanggal
       1 Januari 2023 dengan penerapan dini
       diperkenankan.

      Amendemen PSAK 16: Aset Tetap - Hasil                         Amendments to PSAK 16: Fixed Assets -
       sebelum Penggunaan yang Diintensikan.                          Proceeds before Intended Use.

       Amandemen ini tidak memperbolehkan entitas                     The amendments prohibit entities to deduct from
       untuk mengurangi suatu hasil penjualan item yang               the cost of an item of fixed assets, any proceeds
       diproduksi saat membawa aset tersebut ke lokasi                from selling items produced while bringing that
       dan kondisi yang diperlukan supaya aset dapat                  asset to the location and condition necessary for
       beroperasi sesuai dengan intensi manajemen dari                it to be capable of operating in the manner
       biaya perolehan suatu aset tetap. Sebaliknya,                  intended by management. Instead, an entity
       entitas mengakui hasil dari penjualan item-item                recognizes the proceeds from selling such items,
       tersebut, dan biaya untuk memproduksi item-item                and the costs of producing those items, in the
       tersebut, dalam laba rugi.                                     profit or loss.




                                                      289
                                                          131
Page 310
                                                                           The original financial statements included herein are in
                                                                                                         the Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                  PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                As of December 31, 2022 and 2021
           serta untuk Tahun yang Berakhir                                             and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                       the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                               (Expressed in thousands of Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                      unless otherwise stated)

42. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DISAHKAN                          42. ACCOUNTING STANDARDS ISSUED BUT NOT
    NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF (lanjutan)                             YET EFFECTIVE (continued)

       Amandemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi,                           Amendment of PSAK 25: Accounting Policies,
        Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan                        Changes in Accounting Estimates and Errors –
        terkait Definisi Estimasi Akuntansi.                               Definition of Accounting Estimates.

        Amandemen tersebut memperkenalkan definisi                         The amendments introduces a definition of
        'estimasi    akuntansi'   dan      mengklarifikasi                 ‘accounting estimates’ and clarify the distinction
        perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi                      between changes in accounting estimates and
        dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi                      changes in accounting policies and the correction
        kesalahan.      Amandemen        tersebut    juga                  of errors. Also, they clarify how entities use
        mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan                      measurement techniques and inputs to develop
        teknik    pengukuran      dan      input   untuk                   accounting estimates. The amendments are
        mengembangkan           estimasi       akuntansi.                  effective on or after January 1, 2023 and apply to
        Amandemen tersebut berlaku efektif pada tanggal                    changes in accounting policies and changes in
        1 Januari 2023 dan berlaku untuk perubahan                         accounting estimates that occur on or after the
        kebijakan akuntansi dan perubahan estimasi                         start of that period.
        akuntansi yang terjadi pada atau setelah awal
        periode tersebut.

       Amandemen PSAK 46: Pajak Penghasilan                              Amendment of PSAK 46: Income Taxes –
        tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan                           Deferred Tax related to Assets and Liabilities
        Liabilitas Yang Timbul Dari Transaksi Tunggal                      arising from a Single Transaction
        Amendemen ini mengusulkan agar entitas                             This amendment proposes that entities
        mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan                    recognize deferred tax assets and liabilities at the
        pada saat pengakuan awalnya sebagai contoh                         time of initial recognition, for example from a
        dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi                           lease transaction, to eliminate differences in
        perbedaan praktik saat ini atas transaksi tersebut                 current practice for such transactions and similar
        dan transaksi lain yang serupa. Amendemen                          transactions. The amendments are effective for
        tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan                   annual reporting periods beginning on or after
        tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari                   January 1, 2023 with early adoption permitted.
        2023 dengan penerapan dini diperkenankan.

   Manajemen masih melakukan persiapan dalam                          The management intends to adopt these new
   penerapan       standar  baru     tersebut   yang                  standards that are considered relevant to the
   dipertimbangkan relevan terhadap Perseroan pada                    Company when they become effective, and the
   saat efektif, dan pengaruhnya terhadap posisi dan                  impact to the financial position and performance of
   kinerja keuangan Perseroan masih diestimasi                        the Company is still being estimated until the report
   sampai tanggal laporan keuangan.                                   date.


43. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN                            43. SIGNIFICANT EVENTS AFTER THE REPORTING
                                                                       PERIOD

   a.    Perjanjian Pembiayaan Joint Financing dengan                 a.    Joint Financing Agreement with PT Bank CIMB
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                             Niaga Tbk

         Pada tanggal 25 Januari 2023, Perusahaan                           On January 25, 2023, the Company obtained
         mendapatkan fasilitas Joint Financing sebesar                      Joint Financing Facility amounting to
         Rp300.000.000. Fasilitas ini bersifat berulang                     Rp300,000,000. This facility is on revolving
         (revolving). Tingkat suku bunga indikatif sebesar                  basis. Indicative interest rate is 6.70 - 7.10% for
         6,70 - 7,10% untuk pembiayaan MOP, serta 7,15                      MOP, and 7.15 - 7.50% for car non MOP.The
         - 7,50% untuk pembiayaan mobil non MOP.                            term of credit withdrawal is one year from the
         Jangka waktu penarikan fasilitas ditetapkan satu                   signing date of Credit Agreement.
         tahun sejak tanggal penandatanganan kredit.




                                                         290
                                                             132
Page 311
                                                                           The original financial statements included herein are in
                                                                                                         the Indonesian language.

         PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                   PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
        Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                                 As of December 31, 2022 and 2021
          serta untuk Tahun yang Berakhir                                              and for
           pada Tanggal-Tanggal tersebut                                        the Years Then Ended
          (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                                (Expressed in thousands of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                       unless otherwise stated)

43. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN                            43. SIGNIFICANT EVENTS AFTER THE REPORTING
    (lanjutan)                                                         PERIOD (continued)

  a.    Perjanjian Pembiayaan Joint Financing dengan                  a.    Joint Financing Agreement with PT Bank CIMB
        PT Bank CIMB Niaga Tbk (lanjutan)                                   Niaga Tbk (continued)

        Porsi pembiayaan untuk fasilitas ini adalah                         The financing portion for this facility is a max of
        sebesar maks 90% : min 10% (Bank :                                  90% : min of 10% (Bank : Company).
        Perusahaan).

        Perusahaan diwajibkan untuk menjaga rasio                           The Company is required to maintain at the
        pinjaman terhadap modal maksimum 7 kali dan                         maximum debt to equity ratio of 7 times and
        NPF maksimal 5%.                                                    NPF maximum 5%.

  b.    Perpanjangan Fasilitas Pinjaman dengan                        b.    Extension of Credit Line Facility with PT Bank
        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                              Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

        Pada tanggal 20 Februari 2023, Perusahaan                           On February 20, 2023, the Company obtained
        memperoleh perpanjangan fasilitas pinjaman                          an extension of the Uncommitted Credit Line
        Uncommited Credit Line dalam bentuk Money                           loan facility in the form of a Money Market Line
        Market Line senilai Rp500.000.000 dan                               in the amount of Rp500,000,000 and
        ASD95.000.000        (nilai  penuh)     menjadi                     USD95,000,000            (full    amount)       to
        Rp1.200.000.000         dengan     sub       limit                  Rp1,200,000,000         with    a    sub     limit
        ASD20.000.000       (nilai  penuh)    (dialihkan                    USD20,000,000 (full amount) (partially switched
        sebagian ke KMK II). Perpanjangan Fasilitas                         to the new long term loan II). Extension of Forex
        Forex Line ASD5.000.000 (nilai penuh).                              Line Facility in amount of USD5,000,000 (full
        Perpanjangan & deplesi fasilitas SBLC semula                        amount). Extension & depletion of the SBLC
        ASD100.000.0000 (nilai penuh) menjadi                               facility from USD 100,000,0000 (full amount) to
        ASD50.000.000       (nilai  penuh)    (dialihkan                    USD 50,000,000 (full amount) (partially
        sebagian ke KMK II). Serta mendapatkan                              switched to the new long term loan II). As well
        fasilitas KMK II sebesar Rp1.500.000.000.                           as getting a new long term loan II facility of
                                                                            Rp1,500,000,000.

        Atas fasilitas Money Market Line dan Forex Line                     For this Money Market Line and Forex Line
        ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                         facility, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
        memberlakukan syarat kepada Perusahaan                              Tbk requires the Company to pledge 100% of
        untuk menjaminkan 100% piutang sewa                                 finance lease receivables, factoring receivables
        pembiayaan, anjak piutang dan piutang                               and consumer financing receivables from the
        pembiayaan konsumen dari saldo pinjaman di                          outstanding loan balances as collateral.
        BRI.

        Perusahaan diwajibkan untuk menjaga rasio                           The Company is required to maintain at the
        pinjaman terhadap modal maksimum 9 kali dan                         maximum gearing ratio of 9 times and NPF
        NPF maksimal 5%.                                                    maximum 5%.


  c.    Penambahan Fasilitas Pinjaman dengan PT                       c.    Addition of Loan Facility with PT Bank Mandiri
        Bank Mandiri (Persero) Tbk                                          (Persero) Tbk


        Pada tanggal 8 Maret 2023, entitas anak                             On March 8, 2023, the Company obtained an
        memperoleh penambahan fasilitas pinjaman                            additional loan facility in the form of a Revolving
        dalam bentuk Kredit Modal Kerja Yang sifatnya                       Working Capital Credit during the withdrawal
        revolving selama masa penarikan senilai                             period of Rp500,000. The interest rate will be
        Rp500.000. Tingkat suku bunga akan ditentukan                       determined on the drawdown date based on the
        saat tanggal penarikan berdasarkan tingkat suku                     market interest rate. The indicative interest rate
        bunga pasar dengan indikasi 6,95%. Jangka                           is around 6.95%. Availability period of this
        waktu penarikan perjanjian ini sampai dengan 1                      facility is until August 1, 2023.
        Agustus 2023.

                                                         291
                                                             133
Page 312
                                                                          The original financial statements included herein are in
                                                                                                        the Indonesian language.

          PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA                                 PT BRI MULTIFINANCE INDONESIA
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2022 dan 2021                               As of December 31, 2022 and 2021
           serta untuk Tahun yang Berakhir                                            and for
            pada Tanggal-Tanggal tersebut                                      the Years Then Ended
           (Disajikan dalam ribuan Rupiah,                              (Expressed in thousands of Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                     unless otherwise stated)

43. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN                           43. SIGNIFICANT EVENTS AFTER THE REPORTING
    (lanjutan)                                                        PERIOD (continued)

   c.    Penambahan Fasilitas Pinjaman dengan PT                     c.    Addition of Loan Facility with PT Bank Mandiri
         Bank Mandiri (Persero) Tbk (lanjutan)                             (Persero) Tbk (continued)

         Fasilitas tersebut di atas dijaminkan dengan                      This facility is collateralized by receivables that
         piutang yang tidak memiliki tunggakan yang                        have no arrears greater than 90 days for 100%
         lebih besar dari 90 hari sebesar 100% dari total                  of the total loan balance.
         saldo pinjaman.

         Perseroan diwajibkan untuk menjaga Gearing                        The Company is required to maintain a
         Ratio maksimum sebesar 10 kali serta                              maximum gearing ratio of 10 times and maintain
         mempertahankan rasio Non-Performing Loan                          a Non-Performing Loan (“NPL”) ratio of above
         (“NPL”) di atas 90 (sembilan puluh) hari                          90 (ninety) days at a maximum of 5%.
         maksimal 5%.

   d.    Perpanjangan Fasilitas Pinjaman dengan PT                   d.    Extension of Credit Line Facility with PT Bank
         Bank BTPN Tbk                                                     BTPN Tbk

         Berdasarkan addendum pada tanggal 17 Maret                         Based on the addendum on March 17, 2023,
         2023, pinjaman tersebut berubah dari                               the loan has changed from USD40,000,000 (full
         ASD40.000.000        (nilai  penuh)    menjadi                     amount) to IDR600.000.000 or its equivalent
         IDR600.000.000 atau nilai setaranya dalam                          value in US Dollars. This loan facility has been
         mata uang Dolar Amerika Serikat. Fasilitas                         extended again until December 30, 2023.
         pinjaman ini telah diperpanjang kembali sampai
         dengan 30 Desember 2023.

         Berdasarkan adendum tersebut fasilitas yang                       Based on the addendum, the facility secured by
         dijamin dengan SBLC dari PT Bank Rakyat                           SBLC from PT Bank Rakyat Indonesia
         Indonesia (Persero) Tbk., dirubah menjadi                         (Persero) Tbk. was changed to be secured by
         dijaminkan dengan SBLC dari PT Bank Rakyat                        SBLC from PT Bank Rakyat Indonesia
         Indonesia     (Persero)      Tbk.,      sebesar                   (Persero) Tbk. amounting to ASD4,850,000
         ASD4.850.000 (nilai penuh), serta piutang                         (full amount), as well as receivables in the
         sebesar 100% dari total saldo pinjaman.                           amount of 100% of the total loan balance

         Perusahaan diwajibkan untuk menjaga rasio                         The Company is required to maintain at the
         hutang terhadap ekuitas maksimum 8,5 kali dan                     maximum debt to eqquity ratio of 8.5 times and
         NPL maksimal 5%.                                                  NPL maximum 5%.

44. TUJUAN PENYUSUNAN             DAN     PENERBITAN              44. PURPOSE OF THE PREPARATION AND
    LAPORAN KEUANGAN                                                  ISSUANCE OF THE FINANCIAL STATEMENTS

   Laporan keuangan ini disusun dan diterbitkan                      These financial statements have been prepared and
   dengan tujuan untuk dicantumkan dalam dokumen                     issued solely for inclusion in the offering document
   penawaran sehubungan dengan rencana penawaran                     in connection with the proposed offering of the debt
   umum efek utang Perusahaan di Indonesia                           securities of the Company in Indonesia in reliance in
   berdasarkan peraturan dan ketentuan Otoritas Jasa                 rules and regulations of the Indonesia Financial
   Keuangan.                                                         Service Authority.

45. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN                           45. REISSUANCE    OF  THE                  CONSOLIDATED
    KONSOLIDASIAN                                                     FINANCIAL STATEMENTS

   Perusahaan telah menerbitkan laporan keuangan ini                 The Company has reissued these financial
   dengan tambahan pengungkapan dalam Laporan                        statements with additional disclosures in Statements
   Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas, dan Catatan                  of Changes in Equity, Statements of Cash Flows,
   1, 2, 15, 16 dan 43 atas laporan keuangan,                        and Notes 1, 2, 15, 16, and 43 to the financial
   sehubungan dengan rencana Penawaran Umum.                         statements, in connection with the proposed Public
                                                                     Offering.


                                                        292
                                                            134

File

File Open PDF
Source IDX
Size10.13 MB
Published5 Jul 2023
Pages312
Characters1,594,583
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result