Back to announcement
20260807_GIAA_Laporan Informasi dan Fakta Material_32119147_lamp2.pdf
Other Text extracted GIAASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
LAMPIRAN RINGKASAN TANYA JAWAB Surabaya Investor Meeting and Connectivity 2026 PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK Nama: Jason Institusi: Yakin Bertumbuh Sekuritas Pertanyaan: Bagaimana langkah Perseroan dalam mengantisipasi dan memitigasi dampak kenaikan harga bahan bakar serta dinamika geopolitik global terhadap kinerja operasional dan keuangan Perseroan? Jawaban: Volatilitas harga bahan bakar dan dinamika geopolitik global merupakan faktor eksternal yang dihadapi seluruh pelaku industri penerbangan, baik nasional maupun global. Perseroan mencermati perkembangan tersebut secara berkelanjutan dan telah menyiapkan langkah antisipasi agar dampaknya terhadap struktur biaya operasional dan kinerja keuangan dapat dikelola secara terukur. Untuk memitigasi dampak tersebut, Perseroan menjalankan sejumlah langkah secara terukur, antara lain optimalisasi jaringan dan kapasitas berdasarkan profitabilitas rute, peningkatan utilisasi dan produktivitas armada, penerapan program efisiensi konsumsi bahan bakar termasuk optimalisasi profil dan perencanaan penerbangan, pengendalian biaya operasional, serta penguatan pendapatan melalui berbagai inisiatif komersial dan ancillary revenue. Dari sisi komersial, kebijakan tarif Perseroan untuk penerbangan domestik sepenuhnya mengacu pada ketentuan Pemerintah, termasuk ketentuan Tarif Batas Atas (TBA) dan mekanisme fuel surcharge yang ditetapkan Regulator. Dalam kerangka tersebut, Perseroan senantiasa menjaga keterjangkauan tarif bagi masyarakat dengan tetap memperhatikan keberlanjutan kinerja usaha, serta mempertimbangkan kondisi pasar, permintaan, dan tingkat kompetisi. Perseroan terus memonitor perkembangan harga bahan bakar dan kondisi geopolitik serta mengevaluasi efektivitas langkah mitigasi yang dijalankan. Upaya tersebut menjadi bagian dari agenda transformasi Perseroan untuk memperkuat fundamental operasional, profitabilitas, likuiditas, dan disiplin finansial sehingga Perseroan memiliki struktur bisnis yang semakin tangguh dalam menghadapi volatilitas eksternal. Nama: Abdul Hadi Institusi: ADPI (Asosiasi Dana Pensiun Indonesia) Pertanyaan: EBITDA Perseroan tercatat positif, sementara Perseroan masih membukukan rugi bersih. Faktor-faktor apa yang memengaruhi perbedaan antara kinerja EBITDA dan hasil bersih Perseroan?
Page 2
Jawaban: EBITDA yang positif menunjukkan bahwa kinerja operasional Perseroan sebelum memperhitungkan beban bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi telah menghasilkan kontribusi positif. Namun, EBITDA belum mencerminkan seluruh komponen yang diperhitungkan dalam laba atau rugi bersih Perseroan, sehingga perbedaan antara keduanya lebih mencerminkan struktur beban di luar kegiatan operasional dibandingkan kinerja operasional Perseroan itu sendiri. Perbedaan tersebut terutama dipengaruhi oleh sejumlah komponen di bawah EBITDA, antara lain beban depresiasi dan amortisasi yang bersifat non-kas, beban keuangan termasuk yang berkaitan dengan kewajiban sewa dan pendanaan, serta komponen non- operasional lainnya. Kondisi ini juga perlu dilihat dalam konteks struktur kewajiban Perseroan setelah restrukturisasi, yang merupakan konsekuensi dari penyelesaian kewajiban masa lampau, serta perlakuan akuntansi yang berlaku. Ke depan, fokus Perseroan adalah mendorong agar perbaikan kinerja operasional dapat secara bertahap terkonversi menjadi perbaikan bottom line melalui peningkatan pendapatan, optimalisasi jaringan dan kapasitas, peningkatan produktivitas armada, efisiensi biaya, serta penguatan disiplin finansial secara berkelanjutan. Nama: Fransetya Hasudungan Hutabarat Institusi: PGEO Pertanyaan: Bagaimana strategi Perseroan dalam mengoptimalkan kapasitas kursi yang belum terserap guna meningkatkan tingkat keterisian penumpang (Seat Load Factor/SLF) dan mendukung profitabilitas rute? Jawaban: Peningkatan tingkat keterisian penumpang (Seat Load Factor/SLF) merupakan salah satu prioritas Perseroan dalam pengelolaan kapasitas. Bersamaan dengan itu, Perseroan juga menjaga kualitas pendapatan yang tercermin pada Revenue per Available Seat Kilometer (RASK), agar peningkatan keterisian berjalan seiring dengan perbaikan pendapatan. Strategi tersebut dijalankan melalui penerapan dynamic pricing dan Revenue Management yang lebih adaptif, pengembangan network fare termasuk skema free add-on untuk memperkuat konektivitas jaringan, program pemasaran seperti Garuda Indonesia Travel Fair (GATF), Garuda Online Travel Fair (GOTF), dan Garuda Umrah Travel Fair (GUTF) serta optimalisasi pemanfaatan kapasitas pada penerbangan reposisi armada (empty leg) tertentu sehingga penerbangan tersebut dapat dikomersialkan. Dengan pendekatan tersebut, Perseroan berupaya mengisi kapasitas secara lebih produktif tanpa mengorbankan yield, sehingga peningkatan keterisian dapat memberikan kontribusi yang optimal terhadap pendapatan dan profitabilitas masing-masing rute. Nama: Wilson Tirta Institusi: Publik
Page 3
Pertanyaan: Bagaimana perkembangan rencana konsolidasi yang melibatkan Garuda Indonesia Group dan Pelita Air sebagaimana diberitakan sebelumnya? Jawaban: Rencana konsolidasi yang melibatkan Garuda Indonesia Group dan Pelita Air saat ini masih berada dalam tahap kajian dan pembahasan pada tingkat pemegang saham danbersama para pihak terkait, sesuai dengan kewenangan masing-masing. Kajian tersebut masih bersifat menyeluruh dan mencakup berbagai aspek strategis, dengan mempertimbangkan penguatan ekosistem penerbangan nasional sekaligus keberlanjutan agenda transformasi Perseroan. Sampai dengan saat ini belum terdapat keputusan final mengenai bentuk maupun mekanisme konsolidasi tersebut. Perseroan tetap menjalankan kegiatan operasional, pelayanan kepada pelanggan, dan agenda transformasi sebagaimana berjalan saat ini, tanpa terdapat perubahan pada rencana penerbangan maupun komitmen layanan Perseroan. Setiap perkembangan yang bersifat material akan disampaikan oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku. Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk merujuk pada informasi resmi yang disampaikan Perseroan melalui kanal keterbukaan informasi.
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Dana Pensiun Indonesia
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.