Skip to content
Back to announcement

20260917_UNSP_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32149452_lamp1.pdf

Other Text extracted UNSP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1
No: 042/CS-BSP/KIK/IX/2026                                     Jakarta, 17 September 2026

Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Lantai 6
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53
Jakarta Selatan 12190, Indonesia

Perihal : Tanggapan Atas Permintaan Penjelasan Terkait Perubahan Kebijakan
          Akutansi PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk

Dengan hormat,

Sehubungan dengan surat PT Bursa Efek Indonesia (“Bursa”) No. S-12076/BEI.PP1/09-2026
tanggal 16 September 2026 terkait Permintaan Penjelasan Terkait Perubahan Kebijakan
Akutansi PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (“Perseroan”), bersama ini kami sampaikan
tanggapan Perseroan sebagai berikut:

1.   Dari sejumlah Entitas Anak yang dimiliki Perseroan sebagaimana dirincikan Catatan atas
     Laporan Keuangan nomor 1.d perihal Struktur Grup, Bursa meminta penjelasan:

     a. Mengapa penilaian atas aset tanah dan tanaman produktif hanya dilakukan pada 9
        Entitas Anak yang dirincikan pada ringkasan laporan penilaian sebagai berikut:
        • PT Bakrie Pasaman Plantations (BPP)
        • PT Agrowiyana (AGW)
        • PT Monrad Intan Barakat (MIB)
        • PT Agro Mitra Madani (AMM)
        • PT Grahadura Leidongprima (GLP)
        • PT Citalaras Cipta Indonesia (CCI)
        • PT Sumbertama Nusapertiwi (SNP)
        • PT Huma Indah Mekar (HIM)
        • PT Air Muring (AMR)

         Tanggapan:

         Penilaian hanya mencakup Perseroan dan 9 (sembilan) Entitas Anak dari
         keseluruhan entitas di dalam Grup Perseroan dikarenakan hanya Perseroan dan 9
         (sembilan) Entitas Anak tersebut yang memiliki aset tanah dan tanaman produktif.
Page 2
     b. Berdasarkan PSAK 25 paragraf 36, diketahui bahwa:




         Agar dijelaskan kesesuaian revaluasi pada beberapa Entitas Anak dibandingkan atas
         seluruh Entitas Anak, terhadap PSAK 216 paragraf 36-38 tersebut.

         Tanggapan:

         Perseroan menerapkan kebijakan revaluasi sesuai dengan PSAK 216 paragraf 36-38
         atas seluruh aset tanah dan tanaman produktif dalam kelompok yang sama.
         Penerapan dilakukan untuk seluruh Entitas Anak yang memiliki aset tanah dan
         tanaman produktif seperti sudah dijelaskan sebelumnya pada pertanyaan 1 di atas
         yakni sebanyak 9 (sembilan) Entitas Anak. Model revaluasi diterapkan secara
         serentak pada periode laporan yang sama dengan menggunakan tanggal penilaian
         yang sama. Aset selain aset tanah dan tanaman produktif tetap menggunakan model
         biaya.

2.   Berdasarkan CaLK nomor 1.d, terdapat peningkatan total aset sebelum elimintasi per 31
     Agustus 2026 dari tiap Entitas Anak yang dilakukan revaluasi aset tersebut, sebagai
     berikut:




                                            2
Page 3
     Apakah peningkatan ini berkaitan dengan perubahan kebijakan akuntansi atas tanah dan
     tanaman produktif dari model biaya menjadi model revaluasi pada Entitas Anak tersebut,
     atau dikarenakan faktor lain? Jelaskan.

     Tanggapan:

     Peningkatan total aset pada Entitas Anak tersebut terutama disebabkan karena
     peningkatan nilai aset tanah dan tanaman produktif sehubungan dengan perubahan
     kebijakan akuntansi dari model biaya menjadi model revaluasi.

3.   Mengapa perubahan kebijakan akuntansi hanya dilakukan untuk jenis aset tetap yakni
     tanah dan tanaman produktif? Bukan untuk keseluruhan jenis aset tetap? Jelaskan.

     Tanggapan:

     Perseroan menerapkan kebijakan revaluasi sesuai dengan PSAK 216 paragraf 36-38
     atas kelompok aset tanah dan kelompok tanaman produktif karena kedua kelompok aset
     tersebut merupakan aset operasional utama yang menghasilkan arus kas bagi bisnis
     Perseroan dan Entitas Anak. Penilaian atas kelompok aset tersebut lebih mencerminkan
     nilai ekonomi yang andal.

4.   Berdasarkan KJPP, berikut adalah metode untuk penilaian wajar tanah:



     Bursa meminta penjelasan seberapa banyak data pasar yang dijadikan pembanding
     untuk Perseroan dan 9 Entitas Anak lainnya? Jelaskan.




                                             3
Page 4
     Tanggapan:

     Dalam penilaian tanah, KJPP telah menggunakan Metode Perbandingan Pasar.
     Berdasarkan metode ini, nilai tanah diperoleh dengan membandingkan beberapa data
     penawaran tanah yang terletak di sekitar area tanah yang dinilai. KJPP menggunakan 3
     (tiga) data pembanding untuk penilaian aset tanah pada masing-masing daerah
     Perseroan dan Entitas Anak sebagai berikut:
               Entitas                           Data Pasar 1                                 Data Pasar 2                                  Data Pasar 3
     Perseroan, Sumatera Utara Kec. Rahuning; Kab. Asahan                    Kec. Sei Kepayang Timur; Kab. Asahan                 Kec. Bandar Pulau; Kab. Asahan
     BPP, Sumatera Barat       Kec. Pasaman; Kab. Pasaman Barat              Kec. Gunung Tuleh; Kab. Pasaman Barat         Kec. Sungai Aur; Kab. Pasaman Barat
     AMM, Jambi                Kec. Tebing Tinggi; Kab. Tanjung Jabung Barat Kec. Tungkal Ulu; Kab. Tanjung Jabung Barat   Kec. Tungkal Ulu; Kab. Tanjung Jabung Barat
     AGW, Jambi                Kec. Tebing Tinggi; Kab. Tanjung Jabung Barat Kec. Tungkal Ulu; Kab. Tanjung Jabung Barat   Kec. Tungkal Ulu; Kab. Tanjung Jabung Barat
     HIM, Lampung              Kec. Gedung Meneng; Kab. Tulang Bawang        Kec. Mesuji Timur; Kab. Mesuji                Kec. Mesuji Timur; Kab. Mesuji
     SNP, Jambi                Kec. Bulang Tengah Suku Ulu; Kab. Musi Rawas Kec. Cermin Nan Gedang; Kab. Sarolangun        Kec. Mandiangin; Kab. Sarolangun
     GLP, Sumatera Utara       Kec. Bilah Hulu; Kab. Labuhan Batu            Kec. Bilah Hulu; Kab. Labuhan Batu            Kec. Bilah Hulu; Kab. Labuhan Batu
     AMR, Bengkulu             Kec. Seluma Barat; Kab. Seluma                Kec. Seluma Timur; Kab. Seluma                Kec. Seluma Barat; Kab. Seluma
     MIB, Kalimatan Selatan    Kec. Astambul; Kab. Banjar                    Kec. Mataram; Kab. Banjar                     Kec. Astambul; Kab. Banjar
     CCI, Sumatera Barat       Kec. Pasaman; Kab. Pasaman Barat              Kec. Gunung Tuleh; Kab. Pasaman Barat         Kec. Sungai Aur; Kab. Pasaman Barat


5.   Berdasarkan KJPP, diketahui metode penilaian wajar aset produktif adalah sebagai
     berikut:

     •      Metode Discounted Cash Flow
     •      Proyeksi harga jual Tandan Buah Segar jangka panjang Rp3.025/kg - Rp3.556/kg;
     •      Proyeksi harga jual karet jangka Panjang antara Rp20.802/kg - Rp33.572;
     •      Tingkat diskonto 10,6%, dengan perhitungan sebagai berikut:




     Bursa meminta penjelasan:
     a. Dasar pemilihan
     b. Dasar perhitungan cost of equity 12,73% dan cost of debt 9,43% yang menghasilkan
        tingkat diskonto 10,6%.

     Tanggapan:

     a. Dasar pemilihan metode penilaian wajar aset produktif dari KJPP sebagai berikut:
        (i) Metode Discounted Cash Flow: untuk menghitung aset tanaman, penilai
            menggunakan Metode Discounted Cash Flow karena :
            • Data pasar sebanding tidak cukup tersedia sehingga pendekatan pasar tidak
              dapat dilakukan




                                                                               4
Page 5
            • Aset tanaman termasuk aset tetap, yang menghasilkan pendapatan sehingga
              nilai aset tanaman secara keseluruhan dapat dinilai dengan Pendekatan
              Pendapatan, Metode discounted cash flow.

       (ii) Proyeksi harga jual Tandan Buah Segar (TBS) jangka panjang berdasarkan pada
            analisa proyeksi harga minyak kelapa sawit yang dikeluarkan oleh World Bank
            melalui RBDPO FOB Malaysia, RBDPO CIF Rotterdam dan CPO FOB Belawan
            yang kemudian diturunkan menjadi proyeksi harga TBS dengan
            mempertimbangkan biaya olah, rendemen, dan lain-lain. Untuk initial price tahun
            2026 berdasarkan pada analisa harga penjualan aktual dan data pasar.

       (iii) Proyeksi harga jual karet jangka panjang berdasarkan pada analisa proyeksi
             harga karet olahan yang dikeluarkan oleh World Bank, TSR20 Rubber (SICOM)
             yang kemudian diturunkan menjadi proyeksi harga karet kering dengan
             mempertimbangkan biaya olah, rendemen, dan lain-lain. Untuk initial price tahun
             2026 berdasarkan pada analisa harga penjualan aktual dan data pasar.

     b. Berikut dasar perhitungan tingkat diskonto dari KJPP:

                                Description                                                  Notes
        Risk free rate                          (Rf)       5,81%    Bond - CDS
        Rating based country default spread    (CDS)       1,52%    Damodaran, 1 Juli 2026
                                                                    Indonesian Government Bond Yield, PHEI 31 Juli 2026, 25
        Government bond rate                   (Bond)      7,33%
                                                                    tahun
        Beta                                    (β)         1,000
        Risk premium                          (Rm - Rf)    6,56%    Damodaran, 1 Juli 2026
        Spesific Risk                            α              0
        Cost of Equity                                    12,37%    Rf + (β x (Rm - Rf)) - α

                                                                    Capital recovery dari bunga pinjaman investasi per Mei 2026
        Interest Rates                                     9,43%
                                                                    sebesar 8,07 % (sumber : BI) dengan periode 25 tahun
        Taxes Rates                                            0
        Cost of Debt                                       9,43%    Kd x (1-t)

        Equity Portion                          We          40%
        Debt Portion                            Wd          60%

        BOIM                                              10,60%    (Ke x We) + (Kd x (1 - t) x Wd)




6.   Informasi, fakta material atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat
     mempengaruhi kelangsungan usaha perusahaan serta dapat mempengaruhi harga
     saham perusahaan.




                                                           5
Page 6
    Tanggapan:

    Tidak ada Informasi, fakta material atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat
    mempengaruhi kelangsungan usaha perusahaan serta dapat mempengaruhi harga
    saham perusahaan.

Demikian hal ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk




_________________
Aditya Indrajati
Corporate Secretary




                                             6

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.61 MB
Published17 Sep 2026
Pages6
Characters10,719
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bakrie Sumatera Plantations Tbk p.1 ×8
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
unresolved org PT Bakrie Pasaman Plantations p.1
unresolved org PT Agrowiyana p.1
unresolved org PT Monrad Intan Barakat p.1
unresolved org PT Agro Mitra Madani p.1
unresolved org PT Grahadura Leidongprima p.1
unresolved org PT Citalaras Cipta Indonesia p.1
unresolved org PT Sumbertama Nusapertiwi p.1
unresolved org PT Huma Indah Mekar p.1
unresolved org PT Air Muring p.1
unresolved person Aditya Indrajati · Corporate Secretary p.6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result