Skip to content
Back to announcement

20260916_KLBF_Public Expose_32149046_lamp3.pdf

Other Text extracted KLBF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 7

Page 1

          
Page 2
Public Expose 2026                                                                                           Jumat, 11 September 2026
PT Kalbe Farma Tbk

PEMBICARA
Emiten           : 1. Kartika Setiabudy, Direktur/CFO
                   2. Maria Teresa Fabiola, Corporate Secretary
                   3. Alexandra Winstan, Investor Relations
Moderator        : Deffid San Opel, PT Bursa Efek Indonesia

SESI TANYA JAWAB

1. Investor Mandiri
   Pertanyaan:
   Menagapa pertumbuhan segmen Produk Kesehatan cukup kuat? Produk apa saja yang mendorong
   pertumbuhan segmen ini?

   Jawaban (oleh Direktur/CFO Perseroan):
   Dalam 2 tahun terakhir, Perseroan melakukan upaya agar portofolio produk kesehatan menjadi lebih
   berimbang antara produk kuratif dan preventif. Perseroan juga melakukan rejuvenasi brand untuk
   memperkuat branding guna mengomunikasikan produk secara lebih relevan kepada konsumen.
   Aktivitas pemasaran Perseroan juga dilakukan secara berimbang antara promosi jangka pendek dan
   investasi di branding untuk jangka panjang guna mendukung pertumbuhan top line.

2. Investor Mandiri
   Pertanyaan:

   Bagaimana outlook margin hingga akhir tahun? Apakah tekanan terhadap margin diperkirakan masih
   akan berlanjut, dan kapan manajemen memperkirakan margin akan mencapai titik terendah
   (bottoming out)?

   Jawaban (oleh Direktur/CFO Perseroan):
   Margin Perseroan sangat erat kaitannya dengan impor bahan baku dan pelemahan nilai tukar Rupiah.
   Selain itu, kondisi geopolitik di Timur Tengah berpengaruh signifikan terhadap kenaikan harga
   beberapa bahan baku Perseroan. Pada Semester 1, terdapat tekanan pada gross profit yang
   disebabkan oleh faktor-faktor tersebut. Dengan pergerakan nilai tukar Rupiah dan level inventory yang
   saat ini dimiliki Perseroan, diperkirakan untuk Semester 2 margin belum dapat membaik secara
   signifikan. Perseroan berharap kondisi makro dapat berangsur positif.




PT. KALBE FARMA Tbk.
Head Office : Gedung KALBE, Jl. Let. Jend. Suprapto Kav. 4, Jakarta 10510, P.O. Box 3105 JAK, Jakarta, Indonesia. Tel. (021) 42873888 - 89 Fax. (021) 42873680
Factory : Kawasan Industri Delta Silicon, Jl. M. H. Thamrin Blok A3 – 1, Lippo Cikarang, Bekasi 17550, P.O. Box 371 Bekasi 17037. Indonesia.
Tel. (021) 89907333 Fax. (021) 8972874 Info@kalbe.co.id
Page 3
3. Investor Mandiri
   Pertanyaan:
   Langkah-langkah apa yang telah dan akan dilakukan untuk mengurangi tekanan terhadap margin?
   Apakah Perseroan berencana melakukan kenaikan harga? Jika iya, produk dan segmen mana yang
   menjadi fokus penyesuaian harga tersebut?

   Jawaban (oleh Direktur/CFO Perseroan):
   Perseroan memandang bahwa sejumlah produk di beberapa divisi usaha grup Perseroan memiliki
   peluang kenaikan harga secara terbatas dan selektif dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi
   dan pelemahan daya beli masyarakat. Pada divisi usaha obat resep, terdapat tren pergeseran ke arah
   obat generik dengan tingkat kompetisi yang tinggi, sehingga peluang kenaikan harga cukup terbatas.
   Untuk sektor nutrisi, saat ini pelemahan daya beli berdampak pada pasar susu bubuk yang memegang
   porsi terbesar dalam bisnis ini. Selain itu, Perseroan juga melakukan berbagai efisiensi di lini produksi
   antara lain peningkatan volume dan optimalisasi biaya produksi serta efisiensi operating expenses.

4. Investor Mandiri
   Pertanyaan:
   Bagaimana perkembangan portofolio produk biologics dan specialty products? Bagaimana kinerja
   kedua kategori tersebut sejauh ini dan apa fokus utama Perseroan ke depannya?

   Jawaban (oleh Direktur/CFO Perseroan):
   Untuk segmen specialty products, Perseroan telah mengembangkan produksi obat-obatan kanker
   yang pertumbuhannya cukup tinggi dengan harga yang terjangkau untuk mendukung program JKN.
   Untuk segmen biologics products, Perseroan telah melakukan investasi untuk pengembangan produk
   sejak sekitar 10 tahun yang lalu. Terdapat beberapa produk biosimilar yang telah dikomersialisasi dan
   Perseroan memiliki 2 produk baru yang termasuk dalam kategori obat paten melalui kerja sama
   dengan beberapa perusahaan di kawasan regional. Walaupun kontribusi kedua produk tersebut masih
   kecil, Perseroan terus mengembangkan kapabilitas untuk memproduksi produk berteknologi tinggi
   untuk jangka panjang.

5. Investor Mandiri
   Pertanyaan:
   Mengingat kuatnya posisi kas dan struktur permodalan Perseroan saat ini, apakah KLBF memiliki
   rencana untuk melakukan M&A?

   Jawaban (oleh Direktur/CFO Perseroan):
   M&A merupakan strategi pertumbuhan anorganik Perseroan yang dilakukan secara terus-menerus
   sesuai dengan peluang yang ada. Tantangannya adalah menemukan target akuisisi yang dapat
   bersinergi dengan bisnis yang sudah ada. Perseroan akan tetap melanjutkan strategi ini dengan
   mempertimbangkan valuasi di pasar guna mencapai return dan masa payback yang diharapkan.




PT. KALBE FARMA Tbk.
Head Office : Gedung KALBE, Jl. Let. Jend. Suprapto Kav. 4, Jakarta 10510, P.O. Box 3105 JAK, Jakarta, Indonesia. Tel. (021) 42873888 - 89 Fax. (021) 42873680
Factory : Kawasan Industri Delta Silicon, Jl. M. H. Thamrin Blok A3 – 1, Lippo Cikarang, Bekasi 17550, P.O. Box 371 Bekasi 17037. Indonesia.
Tel. (021) 89907333 Fax. (021) 8972874 Info@kalbe.co.id
Page 4
6. Mick
   Pertanyaan:
   Secara historis, ekspansi KLBF lebih banyak melalui model akuisisi, oleh karena itu investasi di Alliance
   Pharma dipandang sebagai langkah yang cukup strategis. Ke depannya dapatkah manajemen
   menjelaskan milestone apa yang akan dipertimbangkan dalam hal akuisisi di wilayah ASEAN?

   Jawaban (oleh Direktur/CFO Perseroan):
   M&A merupakan strategi pertumbuhan anorganik Perseroan. Perseroan berusaha untuk memperkuat
   keberadaannya di pasar Thailand, melalui produk-produk specialty di pasar tersebut. Ke depannya,
   Perseroan akan terus berupaya untuk memperkuat kehadirannya di pasar internasional, khususnya di
   kawasan ASEAN.

7. Yudistira
   Pertanyaan:
   Bagaimana rencana manajemen untuk memenuhi kewajiban free float PT Enseval Putera Megatrading
   Tbk (“EPMT”), selaku anak usaha KLBF?

   Jawaban (oleh Direktur/CFO Perseroan):
   Salah satu anak perusahaan kami, yaitu EPMT, belum memenuhi persyaratan free float terbaru dari
   Bursa Efek Indonesia (“IDX”). Perseroan saat ini terus mempelajari peluang untuk meningkatkan free
   float EPMT secara bertahap pada tahun 2027 dan 2028 sesuai peraturan IDX. Perseroan terus
   menjajaki peluang untuk meningkatkan free float, namun sekiranya pemenuhan free float tersebut tidak
   dapat dipenuhi karena berbagai faktor, Perseroan juga perlu mengantisipasi konsekuensi delisting.
   Pada dasarnya, Perseroan akan senantiasa mengutamakan pemenuhan peraturan IDX sebagai
   regulator pasar modal.




PT. KALBE FARMA Tbk.
Head Office : Gedung KALBE, Jl. Let. Jend. Suprapto Kav. 4, Jakarta 10510, P.O. Box 3105 JAK, Jakarta, Indonesia. Tel. (021) 42873888 - 89 Fax. (021) 42873680
Factory : Kawasan Industri Delta Silicon, Jl. M. H. Thamrin Blok A3 – 1, Lippo Cikarang, Bekasi 17550, P.O. Box 371 Bekasi 17037. Indonesia.
Tel. (021) 89907333 Fax. (021) 8972874 Info@kalbe.co.id
Page 5
Press Conference - Public Expose 2026                                                                        Jumat, 11 September 2026
PT Kalbe Farma Tbk

PEMBICARA
Emiten           : 1. Kartika Setiabudy, Direktur/CFO
                   2. Maria Teresa Fabiola, Corporate Secretary
                   3. Alexandra Winstan, Investor Relations
Moderator        : Nadin Hedrah, PT Bursa Efek Indonesia

SESI TANYA JAWAB

1. Wartawan
   Pertanyaan:
   Terkait tekanan margin, sejauh mana fluktuasi nilai tukar Rupiah dan biaya bahan baku impor
   memengaruhi beban pokok penjualan (COGS)? Apakah ada strategi hedging khusus atau peningkatan
   tingkat kandungan dalam negeri (“TKDN”)/lokalisasi Bahan Baku Obat (BBO) yang ditargetkan tahun
   ini untuk menahan volatilitas tersebut?

   Jawaban (oleh Direktur/CFO Perseroan):
   Untuk tahun 2026, Perseroan menghadapi tantangan terkait margin dan penurunan gross profit. Bahan
   baku produk Perseroan juga mengalami tekanan dari sisi nilai tukar Rupiah karena sebagian besar
   bahan baku Perseroan diperoleh melalui impor. Strategi yang dilakukan Perseroan adalah menjajaki
   peluang kenaikan harga secara terbatas dengan tetap mempertimbangkan pelemahan daya beli
   masyarakat. Untuk strategi TKDN, saat ini pabrik dan proses produksi Perseroan dilakukan secara
   lokal, walaupun bahan baku produk Perseroan diperoleh melalui impor. Perseroan juga berupaya
   meningkatkan nilai TKDN lini bisnis alat kesehatan. Untuk jangka menengah, Perseroan berupaya
   mengelola portofolio produk serta melakukan investasi produk biologics secara lokal melalui joint
   venture antara Perseroan dan partner.
2. Rama – Bisnis Indonesia
   Pertanyaan:
   a.    Rupiah masih bergerak melemah dan hal ini mendorong laba bersih KLBF terkoreksi. Bagaimana
         panduan kinerja 2026 dan strategi khusus untuk mencapai pertumbuhan?
   b.    Kontribusi ekspor masih sekitar 7%. Berapa targetnya di 2026 dan ke negara baru mana saja?
         Mengingat kontribusi yang lebih besar bisa mengimbangi pelemahan nilai tukar rupiah.
   c.    Berapa total CAPEX yang disiapkan Perseroan di tahun ini? Berapa dan untuk apa saja realisasinya
         sejauh ini?

   Jawaban (oleh Direktur/CFO Perseroan):
   a.    Pelemahan Rupiah berdampak besar terhadap gross profit yang dipengaruhi oleh bahan baku
         impor. Tahun ini, Perseroan memandang bahwa tekanan margin akan tetap ada walaupun secara




PT. KALBE FARMA Tbk.
Head Office : Gedung KALBE, Jl. Let. Jend. Suprapto Kav. 4, Jakarta 10510, P.O. Box 3105 JAK, Jakarta, Indonesia. Tel. (021) 42873888 - 89 Fax. (021) 42873680
Factory : Kawasan Industri Delta Silicon, Jl. M. H. Thamrin Blok A3 – 1, Lippo Cikarang, Bekasi 17550, P.O. Box 371 Bekasi 17037. Indonesia.
Tel. (021) 89907333 Fax. (021) 8972874 Info@kalbe.co.id
Page 6
         fundamental Rupiah mengalami penguatan. Perseroan berpeluang menaikkan harga beberapa
         produk konsumen secara selektif dan hati-hati.
   b.    Pengembangan bisnis ekspor tetap menjadi target Perseroan karena kontribusinya masih di
         bawah 10%. Perseroan menargetkan peningkatan kontribusi ekspor secara bertahap setiap tahun,
         dengan ASEAN masih menjadi tujuan ekspor utama. Perseroan juga masih berupaya membawa
         produk-produk yang relevan ke negara-negara tetangga.
   c.    Untuk tahun ini, pada awalnya kami mengalokasikan Rp 1 triliun. CAPEX tersebut dilakukan untuk
         penambahan kapasitas di sektor farmasi dan sektor nutrisi. Namun, mengingat adanya kondisi
         geopolitik yang berdampak pada global supply chain, tahun ini kami memprioritaskan modal kerja.

3. Hana – Katadata
   Pertanyaan:
   a. Berapa kontribusi ekspor terhadap pendapatan saat ini dan berapa targetnya hingga akhir 2026
      atau 2027?
   b. Seiring dengan JV dengan China, negara atau Kawasan mana yang menjadi fokus ekspansi ekspor
      Kalbe? Apakah Perseroan berencana masuk ke pasar baru pada Semester II 2026 atau 2027?

   Jawaban (oleh Direktur/CFO Perseroan):
   a. Saat ini pasar ekspor berkontribusi sekitar 7% terhadap total penjualan Perseroan, Perseroan
      menargetkan untuk pertumbuhan ekspor sampai dengan double digit.
   b. Perseroan belum berencana menambah target negara baru. Perseroan memprioritaskan target
      ekspor ke negara-negara yang sudah ada karena terdapat potensi untuk meningkatkan
      pertumbuhan pendapatan. Terkait joint venture dengan China, Perseroan menjadi pemegang
      saham minoritas, di mana joint venture bertujuan memproduksi bahan baku obat untuk pasar
      ekspor.

4. Wartawan:
   Pertanyaan:
   Seiring dengan tekanan yang dialami perusahaan, berapa target laba yang ditargetkan Perseroan
   untuk tahun buku 2026 dan apakah akan terdapat pembagian dividen dan rights issue di tahun ini?

   Jawaban (oleh Direktur/CFO Perseroan):
   Margin menjadi tantangan utama Perseroan yang disebabkan oleh pelemahan nilai tukar Rupiah dan
   impor bahan baku. Perseroan akan tetap melakukan strategi untuk mempertahankan margin yang
   lebih baik. Perseroan perlu terus memonitor kondisi arus kas dan supply chain global sebelum
   melakukan aksi korporasi tertentu. Terkait dengan capital allocation, Perseroan tetap berfokus pada
   menjaga posisi keuangan yang sehat sekaligus mendukung pengembangan bisnis dalam jangka
   panjang.




PT. KALBE FARMA Tbk.
Head Office : Gedung KALBE, Jl. Let. Jend. Suprapto Kav. 4, Jakarta 10510, P.O. Box 3105 JAK, Jakarta, Indonesia. Tel. (021) 42873888 - 89 Fax. (021) 42873680
Factory : Kawasan Industri Delta Silicon, Jl. M. H. Thamrin Blok A3 – 1, Lippo Cikarang, Bekasi 17550, P.O. Box 371 Bekasi 17037. Indonesia.
Tel. (021) 89907333 Fax. (021) 8972874 Info@kalbe.co.id
Page 7
5. Heri – Antara:
   Pertanyaan:
   Sebagai M&A, apakah di pipeline ada rencana pertumbuhan anorganik, yaitu akuisisi bisnis di pasar-
   pasar regional maupun global?

   Jawaban (oleh Direktur/CFO Perseroan):
   Perseroan terus menjajaki strategi anorganik untuk memperkuat pertumbuhan top line guna
   mengambil peluang yang ada di pasar domestik dan regional yang dapat menghasilkan sinergi
   dengan produk Perseroan yang sudah ada. Perseroan masih melakukan review terhadap potensi yang
   ada dengan prudent dan pertimbangan matang untuk valuasi serta return yang optimal bagi Perseroan.




PT. KALBE FARMA Tbk.
Head Office : Gedung KALBE, Jl. Let. Jend. Suprapto Kav. 4, Jakarta 10510, P.O. Box 3105 JAK, Jakarta, Indonesia. Tel. (021) 42873888 - 89 Fax. (021) 42873680
Factory : Kawasan Industri Delta Silicon, Jl. M. H. Thamrin Blok A3 – 1, Lippo Cikarang, Bekasi 17550, P.O. Box 371 Bekasi 17037. Indonesia.
Tel. (021) 89907333 Fax. (021) 8972874 Info@kalbe.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.34 MB
Published16 Sep 2026
Pages7
Characters13,829
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Kalbe Farma Tbk p.2 ×23
linked person Kartika Setiabudy p.2 ×2
linked org Lippo Cikarang p.2 ×6
linked org Enseval Putera Megatrading Tbk p.4 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.2 ×3
unresolved person H. Thamrin p.2 ×6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result