Back to announcement
20260306_TAYS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32041628_lamp1.pdf
Other Text extracted TAYSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
Tangerang, 6 Maret 2026
No. : 012/JSA-TAYS/CORSEC/III/2026
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190
Up:
1. Yth. Bapak I Gede Nyoman Yetna - Direktur
2. Yth. Bapak Yogi Brilliana Gahara – PH Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3
Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Surat S-02665/BEI.PP3/02-2026
Dengan hormat,
Sehubungan dengan surat nomor S-00743/BEI.PP3/01-2026 Tanggal 20 Januari 2026 yang diterima Perseroan
melalui IDXnet tertanggal 21 Januari 2026 mengenai hal sebagai berikut :
1. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Jaya Swarasa Agung Tbk (Perseroan) dan Entitas Anaknya untuk
periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025
2. Surat Perseroan nomor 001/TAYS-JSA/I/2023 tanggal 9 Januari 2023 perihal Laporan Realisasi
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana PT Jaya Swarasa Agung periode 31 Desember 2022;
3. Surat Perseroan nomor 001/JSA-TAYS/CORSEC/I/2026 tanggal 5 Januari 2026 perihal Tanggapan atas
Permintaan Penjelasan Surat S-14618/BEI.PP3/12-2025,
4. Surat Perseroan nomor 006/JSA-TAYS/CORSEC/II/2026 tanggal 9 Februari 2026 perihal Tanggapan atas
Permintaan Penjelasan Surat S-00743/BEI.PP3/01-2026; dan
5. Surat Perseroan nomor 007/JSA-TAYS/CORSEC/II/2026 tanggal 9 Februari 2026 perihal Lampiran Surat
Tanggapan 006,
Perseroan bermaksud memberikan penjelasan penjelasan lanjutan kepada Perseroan sebagaimana terlampir
dalam surat ini dan sesuai dengan ketentuan II.9 Peraturan Bursa No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian
Informasi.
Demikian kami sampaikan dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT Jaya Swarasa Agung Tbk
Dinna Afrianti
Corporate Secretary
Tembusan :
1. Yth. Direktur Pengawasan Transaksi Efek Otoritas Jasa Keuangan
2. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan
3. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan
4. Yth. Direksi PT Bursa Efek Indonesia
5. Yth. Direksi PT Jaya Swarasa Agung Tbk
1
Page 2
PENJELASAN ATAS SURAT S-14618/BEI.PP3/12-2025:
1. Berdasarkan
a. Surat Perjanjian Kontrak Pekerjaan (SPKP) nomor 039/Dir-SPK/ELKON-JSA/XII/2021 tanggal 2
Desember 2021 antara Perseroan dengan PT Elangjaya Konstruksi selaku kontraktor yang
ditunjuk oleh Perseroan untuk melakukan pembangunan pabrik dengan menggunakan dana
hasil IPO menyepakati bahwa pembayaran akan dilakukan secara lunas dimuka pada tanggal
yang disepakati oleh Para Pihak dan pembayaran dilakukan dengan transfer ke rekening
perusahaan rekanan PT Elangjaya Konstruksi yaitu PT Artha Sedia Utama; da
b. Rekening Koran Perseroan di Bank OCBC NISP periode Desember 2021, disampaikan bahwa
Perseroan telah melakukan pembayaran kepada PT Artha Sedia Utama sebesar Rp42,92
miliar pada tanggal 3 Desember 2021 sebagaimana yang juga telah disepakati dalam SPKP
tersebut.
Atas hal tersebut agar dapat disampaikan beberapa hal berikut:
a. Latar belakang Perseroan bersedia melakukan pembayaran lunas di muka sebesar Rp42,92
miliar pada 3 Desember 2021 atau pada tanggal distribusi saham hasil IPO padahal
pembangunan belum dilakukan.
Jawab:
Untuk menjaga harga bahan bangunan yang selalu naik setiap tahun
b. Latar belakang Perseroan bersedia melakukan pembayaran sebesar Rp42,92 miliar kepada
PT Artha Sedia Utama dimana perusahaan tersebut merupakan perusahaan rekanan PT
Elangjaya Konstruksi.
Jawab:
Perseroan bersedia membayar ke PT Artha Sedia Utama karena sesuai dengan kontrak
kerjasama yang telah kita lampirkan
c. Hubungan afiliasi PT Artha Sedia Utama dengan PT Elangjaya Konstruksi.
Jawab:
Tidak tahu
d. Dalam hal tidak terdapat hubungan afiliasi PT Artha Sedia Utama dengan PT Elangjaya
Konstruksi, agar dapat disampaikan lebih lanjutan hubungan rekanan yang dimaksud.
Jawab:
Tidak Tahu
2. Latar belakang Perseroan belum menyampaikan Perjanjian Kerjasama, Invoice (bukan Proforma
Invoice), atau dokumen pendukung bukti pembelian yang dapat menjelaskan latar belakang Perseroan
melakukan pembayaran kepada Yangjiang Wenva Yuandong sebesar Rp30,60 miliar untuk pembelian
dan instalasi mesin produksi yang menggunakan dana hasil IPO. Agar Perseroan dapat menyampaikan
dokumen pendukung tersebut yang disampaikan melalui form E074
Jawab:
Masih belum ketemu Dokumen perjanjian kerjasamanya
2
Page 3
3. Agar Perseroan menyampaikan bukti pembayaran kepada Yangjiang Wenva Yuandong sebesar
Rp30,60 miliar dalam bentuk Rekening Koran yang disampaikan melalui form E074. Dalam hal
pembayaran dilakukan dalam valuta asing misalnya dalam Dolar Amerika Serikat, agar dapat
disampaikan juga rekonsiliasi atas perbedaan mata uang ke dalam satuan Rupiah.
Jawab:
terlampir
4. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 2b, disampaikan rincian nama-nama pihak atas piutang usaha.
Namun terdapat nama Perseroan dengan saldo sebesar Rp697,82 juta di dalam rincian piutang usaha
pada piutang usaha per 30 September 2025 dan per 31 Desember 2024. Atas hal tersebut, agar dapat
disampaikan beberapa hal berikut:
a. Latar belakang terdapat nama Perseroan pada rincian piutang usaha. Apakah Perseroan tidak
melakukan eliminasi pada Laporan Keuangan Konsolidasian khususnya pada Piutang Usaha?
Jawab:
Pada saat penyampaian rincian piutang usaha tersebut, proses eliminasi antar entitas pada
penyusunan laporan keuangan konsolidasian masih dalam tahap finalisasi.oleh karena itu saldo
antar entitas tersebut masih tercantum dalam rincian yang disampaikan dan akan kami eliminasi
diakhir tahun 2025 sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku sehingga tidak mempengaruhi
penyajian saldo pada laporan keuangan konsolidasian
b. Dalam hal seharusnya dilakukan eliminasi, agar dapat disampaikan nilai Piutang Usaha yang telah
dikoreksi.
Jawab:
Dengan mempertimbangakan eliminasi atas transaksi antar entitas tersebut, maka nilai piutang
usaha perseroan pada laporan keuangan konsolidasian akan berkurang Rp 697,82 juta dengan
demikian nilai piutang usaha yang disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian setelah
eliminasi akan disesuaikan sebesar nilai tersebut dengan ketentuan standar akuntansi yang
berlaku
5. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 4.b. dan 6, disampaikan bahwa Perseroan sedang dalam tahap
negosiasi untuk pengembalian dana hasil IPO yang telah dibayarkan kepada PT Elangjaya Konstruksi
sebesar Rp42,92 miliar yang nantinya akan diubah oleh Perseroan untuk modal kerja Perseroan. Atas
hal tersebut, agar dapat disampaikan beberapa hal berikut:
a. Estimasi atau target waktu negosiasi dapat selesai sehingga Perseroan dapat menerima
pengembalian dana.
Jawab:
Masih proses negosiasi
b. Nilai dana yang diajukan oleh Perseroan agar dapat dikembalikan oleh PT Elangjaya Konstruksi
beserta latar belakangnya.
Jawab:
Masih proses negosiasi
3
Page 4
c. Latar belakang Perseroan berencana untuk mengubah penggunaan dana IPO serta dampaknya
terhadap operasional Perseroan
Jawab:
Bisa lebih memaksimalkan penggunaan dana bagi operasional perusahaan dalam bentuk modal
kerja perusahaan
d. Estimasi atau target waktu Perseroan dapat mengajukan perubahan penggunaan dana IPO.
Jawab:
Estimasi target di tahun 2026
6. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 9, disampaikan surat perintah lelang dari Bank OCBC NISP
untuk 2 ruko yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk III No. 3G dan 3H, Kecamatan Gambir, Jakarta
Pusat. Selain itu, disampaikan bahwa ruko tersebut tidak digunakan sehingga tidak terdapat dampak
operasional. Namun, berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan pada CALK nomor 1 tentang Umum,
disampaikan bahwa alamat ruko tersebut merupakan domisili yang digunakan oleh PT Aluno Food
International yang merupakan entitas anak Perseroan. Atas hal tersebut agar dapat disampaikan
beberapa hal berikut:
a. Latar belakang Perseroan menyampaikan bahwa ruko pada alamat tersebut tidak digunakan
sedangkan pada Laporan Keuangan disampaikan bahwa alamat tersebut merupakan domisili PT
Aluno Food International.
Jawab:
Mohon maaf atas jawaban sebelumnya ruko tersebut memang domisili dari PT Aluno Food
karena pada waktu pertanyaan tsb ditanyakan posisi proses lelang belum ada hasil jadi belum
ada tindakan dari manajemen
b. Lokasi operasional PT Aluno Food International
Jawab:
Jalan hayam wuruk no 3G
c. Dampak pelelangan terhadap operasional PT Aluno Food International dan dampaknya terhadap
pendapatan Perseroan.
Jawab:
Masih belum karena proses lelang masih belum ada hasil
d. Status terkini hasil lelang oleh Bank OCBC NISP.
Jawab:
Belum ada hasil
7. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 10, Perseroan menyampaikan rincian nama-nama pihak
atas utang usaha. Namun, terdapat beberapa nama entitas anak Perseroan yang seharusnya
dieliminasi pada Laporan Keuangan Konsolidasian pada rincian utang usaha tersebut yaitu PT Aluno
Food International sebesar Rp6,32 miliar dan PT Tays Bogainti Selaras sebesar Rp462,88 juta per 30
September 2025. Atas hal tersebut agar dapat disampaikan beberapa hal berikut
a. Latar belakang Perseroan tidak melakukan eliminasi saldo entitas anak pada Laporan Keuangan
Konsolidasian.
Jawab:
4
Page 5
Pada saat penyampaian rincian utang usaha tersebut, proses eliminasi antar entitas pada
penyusunan laporan keuangan konsolidasian masih dalam tahap finalisasi.oleh karena itu saldo
antar entitas tersebut masih tercantum dalam rincian yang disampaikan dan akan kami eliminasi
diakhir tahun 2025 sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku sehingga tidak mempengaruhi
penyajian saldo pada laporan keuangan konsolidasian
b. Dalam hal seharusnya dilakukan eliminasi, agar dapat disampaikan nilai Utang Usaha yang telah
dikoreksi.
Jawab:
Dengan mempertimbangakan eliminasi atas transaksi antar entitas tersebut, maka nilai utang
usaha perseroan pada laporan keuangan konsolidasian akan berkurang Rp 6.78 miliar dengan
demikian nilai utang usaha yang disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian setelah
eliminasi akan disesuaikan sebesar nilai tersebut dengan ketentuan standar akuntansi yang
berlaku
8. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 16, Perseroan tidak menyampaikan perhitungan nilai
pembayaran kas kepada pemasok. Atas hal tersebut, agar dapat disampaikan kembali perhitungan
nilai pembayaran kas kepada pemasok yang menyertakan angka-angka pada Laporan Keuangan per 30
September 2025 dengan format sebagai berikut:
Keterangan Per 30 September 2025
Beban Pokok Pendapatan -64.339.441.342
Perubahan pada utang usaha 6.874.929.670
Perubahan pada beban dibayar dimuka 4.788.419.323
Pembayaran DP ke Pemasok -10.178.576.086
Nilai pembayaran kepada Pemasok -62.854.668.435
9. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 17, Perseroan menyampaikan bahwa latar belakang nilai
penerimaan kas dari pelanggan yang melebihi nilai pendapatan karena Perseroan belum melakukan
eliminasi pada Laporan Arus Kas. Atas hal tersebut, agar dapat disampaikan Kembali Perhitungan nilai
penerimaan kas dari pelanggan yang menyertakan angka-angka pada Laporan Keuangan per 30
September 2025 dengan format sebagai berikut:
Keterangan Per 30 September 2025
Pendapatan 77.500.085.672
Perubahan pada piutang usaha -1.281.390.448
Penerimaan uang muka penjualan 19.990.133.265
Penerimaan dari restitusi pajak 5.192.809.948
Penerimaan dari pendapatan lain-lain 7.583.820.000
Nilai pembayaran kepada Pemasok 108.985.458.437
10. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 18, Perseroan menyampaikan bahwa terdapat kesalahan
pada perhitungan arus kas sehubungan dengan beban keuangan mengingat selisih antara beban
keuangan pada Laporan Laba Rugi dengan Laporan Arus Kas sebesar Rp4,30 miliar sedangkan saldo
pos beban akrual lain-lain hanya sebesar Rp607,99 juta. Atas hal tersebut, agar dapat disampaikan
nilai Pembayaran Beban Keuangan pada Arus Kas Operasi yang telah disesuaikan.
Jawab :
(4.571.813.648)
5
Page 6
11. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 19, Perseroan menyampaikan bahwa terdapat kesalahan
dalam perhitungan nilai arus kas investasi karena terdapat perubahan pada Aset Tetap dan Piutang
Lain-Lain sedangkan Perseroan mencatatkan arus kas investasi bernilai nihil. Atas hal tersebut, agar
dapat disampaikan perhitungan yang menyertakan angka-angka pada Laporan Keuangan per 30
September 2025 dengan format sebagai berikut:
Keterangan Per 30 September 2025
Penambahan aset tetap pada CALK Aset Tetap 8.196.488.414,96
Pembayaran penambahan aset tetap -7.527.322.964
Selisih 669.165.450,96
Penerimaan pada piutang lain-lain 4.863.319.200
Pembayaran untuk piutang lain-lain -8.682.730.000
Penerimaan penjualan aset 177.000.000
Nilai arus kas penerimaan (pembayaran) piutang lain-lain -3.642.410.800
Perubahan piutang lain-lain pada Laporan Posisi Keuangan 2.860.368.839
……..
Selisih -782.041.961
12. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 20, Perseroan tidak menyampaikan perhitungan nilai
penerimaan utang lain-lain – pihak berelasi. Atas hal tersebut agar dapat disampaikan Perhitungan
nilai arus kas utang lain-lain – pihak berelasi yang menyertakan angka-angka pada Laporan Keuangan
per 30 September 2025 dengan format sebagai berikut:
Keterangan Per 30 September 2025
Penerimaan utang lain-lain – pihak berelasi 773.700.000
Pemberian utang lain-lain – pihak berelasi -480.300.000
Nilai arus kas penerimaan (pembayaran) utang lain-lain – 293.400.000
pihak berelasi
Perubahan utang lain-lain pihak berelasi pada -61.315.737
Laporan Posisi Keuangan
Selisih 232.084.263
13. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 21, Perseroan tidak menyampaikan perhitungan nilai
pembayaran utang lain-lain – pihak ketiga. Atas hal tersebut agar dapat disampaikan perhitungan nilai
arus kas utang lain-lain – pihak ketiga yang menyertakan angka-angka pada Laporan Keuangan per 30
September 2025 dengan format sebagai berikut::
Keterangan Per 30 September 2025
Penerimaan utang lain-lain – pihak ketiga -
Pemberian utang lain-lain – pihak ketiga -1.015.970.802
Nilai arus kas penerimaan (pembayaran) utang lain-lain – -1.015.970.802
pihak ketiga
Perubahan utang lain-lain pihak ketiga pada Laporan Posisi -140.528.104
Keuangan
Selisih -875.442.698
6
Page 7
14. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 22, Perseroan belum menyampaikan kembali
perhitungan nilai pembayaran utang bank. Atas hal tersebut agar dapat disampaikan perhitungan nilai
arus kas utang bank yang menyertakan angka-angka pada Laporan Keuangan per 30 September 2025
dengan format sebagai berikut:
Keterangan Per 30 September 2025
Penerimaan utang bank 12.143.710.000
Pemberian utang bank -13.316.254.021
Nilai arus kas penerimaan (pembayaran) utang bank -1.172.544.021
Perubahan utang bank pada Laporan Posisi Keuangan -985.994.570
Selisih -186.549.451
15. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 23, Perseroan belum menyampaikan kembali rincian Arus Kas
dari Aktivitas Pendanaan seperti pada Laporan Arus Kas sehubungan dengan terdapat kesalahan pada
Arus Kas Pendanaan.
Jawab :
terlampir
16. Dalam hal berdasarkan perhitungan kembali komponen-komponen arus kas sebagaimana pada
pertanyaan nomor 8 s.d. 15 menyebabkan koreksi atau penyesuaian pada Laporan Keuangan
Perseroan yang meliputi Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi dan Laporan Arus Kas, agar
dapat disampaikan Laporan Keuangan yang telah disesuaikan.
Jawab :
terlampir
17. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).
Jawab :
Tidak ada
18. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan.
Jawab :
Tidak ada
7
Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
person
Yogi Brilliana Gahara
p.1
unresolved
person
Dinna Afrianti
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
org
PT Elangjaya Konstruksi
p.2 ×5
unresolved
org
PT Artha Sedia Utama
p.2 ×6
unresolved
org
PT Elangjaya Konstruksi. Jawab
p.2 ×2
unresolved
org
PT Aluno Food International
p.4 ×3
unresolved
org
PT Aluno Food International. Jawab
p.4 ×2
unresolved
org
PT Aluno Food
p.4
unresolved
org
Bank OCBC NISP. Jawab
p.4
unresolved
org
PT Tays Bogainti Selaras
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.