Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 20
Page 1
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Paparan Publik
www.alamtriminerals.id
1
Page 2
Disclaimer
• Materi ini disusun oleh PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (“Perusahaan”) dan belum diverifikasi secara independen.
Perusahaan tidak memberikan pernyataan atau jaminan, baik yang dinyatakan ataupun tersirat, dan tidak bertanggung
jawab atas akurasi, kewajaran atau kelengkapan informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini. Perusahaan
atau afiliasinya, penasihat atau perwakilannya melepaskan diri dari tanggung jawab atas segala kerugian yang timbul
dari informasi yang tersaji atau terkandung materi ini. Informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini dapat
diubah tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tidak ada jaminan atas akurasinya.
• Materi ini mengandung pernyataan-pernyataan yang merupakan pernyataan berwawasan ke depan. Pernyataan-
pernyataan tersebut termasuk gambaran mengenai maksud, keyakinan atau ekspektasi saat ini dari Perusahaan atau
para pejabatnya sehubungan dengan hasil operasi dan kondisi keuangan konsolidasian Perusahaan. Pernyataan-
pernyataan ini dapat diidentifikasi dengan penggunaan kata-kata seperti “diperkirakan,” “berencana,” “akan,” “estimasi,”
“proyeksi,” “bermaksud,” atau kata-kata yang bermakna serupa. Pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan
tersebut bukan merupakan jaminan atas kinerja masa depan dan mengandung risiko dan ketidakpastian, dan hasil
aktual dapat berbeda dari yang terkandung dalam pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut karena
berbagai faktor dan asumsi. Perusahaan tidak berkewajiban dan tidak menjanjikan untuk merevisi pernyataan-
pernyataan berwawasan ke depan tersebut untuk mencerminkan peristiwa maupun situasi di masa depan.
• Materi ini hanya disajikan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan ataupun menjadi bagian dari suatu
penawaran, permohonan atau undangan dari penawaran untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan, di
dalam wilayah hukum mana pun, dan materi ini maupun bagian apa pun darinya tidak menjadi dasar, atau diandalkan
sehubungan dengan kontrak, komitmen atau keputusan investasi apa pun. Keputusan untuk membeli atau
mensubskripsi efek Perusahaan harus dibuat setelah mendapatkan nasihat profesional sebagaimana mestinya.
2
Page 3
Sekilas mengenai PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
Produsen batu bara metalurgi terkemuka Indonesia, ditopang oleh keunggulan operasional dan meneruskan pertumbuhan
berkelanjutan melalui pengolahan mineral.
Basis sumber daya Mendorong
dan cadangan batu Profil permintaan & Pertumbuhan pertumbuhan
bara metalurgi yang diversifikasi suplai volume yang berkelanjutan
besar yang baik konsisten melalui pengolahan
mineral
Cadangan batu bara 177,2 Menawarkan Kinerja solid di tengah Mendukung program
juta ton dan total sumber diversifikasi suplai batu tantangan industri, hilirisasi Indonesia
daya batu bara bara metalurgi ke peningkatan volume dengan menciptakan
982,9 juta ton. pelanggan dan penjualan 12% pada nilai tambah terhadap
kedekatan lokasi ke FY25. alumina melalui smelter
konsumen utama di aluminium PT
Asia. Kalimantan Aluminium
Konsumen terutama Industry.
dari Asia misalnya
Jepang, India, China,
Korea Selatan, dan
Indonesia.
3
Page 4
Tinjauan Bisnis – Batu Bara Metalurgi
4
Page 5
Basis Sumber Daya dan Cadangan Batu Bara yang Besar
Lokasi PKP2B Sumber Daya dan Cadangan
Total
Cadangan Sumber
Standar
Perusahaan / Lokasi Batu Bara Daya Batu
Kepatuhan
(Juta Ton) Bara
(Juta Ton)
LC - Haju
1,5 3,4 JORC
(Metallurgical | Metalurgi)
LC – Bara
10,8 14,9 JORC
(Metallurgical | Metalurgi)
MC - Lampunut
86,1 94,2 JORC
(Metallurgical | Metalurgi)
JC - Juloi Northwest
- 629,9 JORC
(Metallurgical | Metalurgi)
JC - Bumbun
55,5 174,5 JORC
(Metallurgical | Metalurgi)
KC - Luon
17,7 50,9 JORC
(Metallurgical | Metalurgi)
SBC - Dahlia Arwana
5,6 15,0 JORC
(Metallurgical | Metalurgi)
5
TOTAL 177,2 982,9
Page 6
Rantai Pasokan: dari Terminal Batu Bara ke Titik Pemuatan Kapal
Tongkang-ke-Tongkang Tongkang-ke-Tongkang
▪ Perpindahan Tongkang-ke-
Tongkang dilakukan di
Taboneo dan North Kelanis
menggunakan derek apung.
Tongkang-ke-Kapal
Tongkang-ke-Kapal (Taboneo)
▪ Aman untuk pemuatan
berbagai ukuran kapal
▪ Didukung dengan kantor
apung di Permata Barito
Indonesia Bulk Terminal Indonesia Bulk Terminal
▪ Berlokasi di Pulau Laut, pesisir
Tenggara Kalimantan Selatan.
▪ Kapasitas 11 juta ton /tahun
▪ Sampai 82kt DWT
▪ Stockpile khusus berkapasitas
560kt
6
Page 7
Kelengkapan Infrastruktur untuk Menjamin Keunggulan
Operasional
CHPP Lampunut
Fasilitas peremukan: 600 tph Salah satu CHPP dengan
kapasitas terbesar di Indonesia.
Menurunkan kadar abu dari 12% ad
menjadi 4,5% ad.
Fasilitas pencucian: 525 ton/jam (maks: 550
ton/jam)
PENCUCIAN – Sirkuit 3 proses
7
Page 8
Investasi pada Fasilitas dan Infrastruktur
Eksekusi proyek-proyek infrastruktur yang baik
Upgrade jalan hauling tahap 1 Konveyor pemuatan tongkang kedua Mess karyawan yang baru di Lampunut
• Upgrade jalan hauling tahap 1, konveyor pemuatan tongkang kedua, dan mess karyawan yang baru di MC rampung pada tahun
2025.
• Proyek infrastruktur lainnya sedang dipersiapkan untuk mendukung pertumbuhan volume, misalnya CHPP kedua, upgrade
jalan hauling tahap dua, dan berbagai sarana pendukung.
8
Page 9
Prospek Suplai dan Permintaan Batu Bara Metalurgi Seaborne
Permintaan Impor Batu Bara Metalurgi Global Suplai Batu Bara Metalurgi Global
400 400
350 350
300 300
250 250
Juta ton
Juta ton
200 200
150 150
100 100
50 50
0 0
2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035
China India Japan South Korea Taiwan Indonesia Europe Others Australia Canada United States Mongolia Russia Mozambique Indonesia Others
Sumber: McCloskey, January 2026
Pertumbuhan Permintaan Struktural di tengah Disiplin Suplai Menopang Pasar Batu Bara Metalurgi Seaborne yang Seimbang
Pertumbuhan Permintaan dipimpin oleh Emerging Asia
• China bertahan sebagai produsen baja terbesar dunia dan importir batu bara metalurgi yang stabil, terlepas dari output baja yang menurun.
• India diperkirakan menjadi pendorong pertumbuhan utama, ditopang oleh targetnya untuk mencapai 300 juta ton kapasitas baja kasar sampai tahun 2030, serta suplai domestik
batu bara metalurgi yang terbatas, dan penerapan bea impor kokas metalurgi baru pada tahun 2026.
• Konsumsi Indonesia juga naik, ditopang oleh kenaikan permintaan dari pabrik kokas dan perkembangan hilirisasi industri.
• Permintaan Vietnam didukung oleh ekspansi blast furnace serta proses industrialisasi yang sedang berlangsung.
Suplai: Ekspansi Struktural Terbatas
• Australia bertahan sebagai pemasok seaborne yang dominan, dengan pertumbuhan yang rendah karena dibatasi oleh deplesi cadangan, tekanan harga, pembatasan perizinan, dan
gangguan cuaca.
• Kanada dan Amerika Serikat menghadapi tekanan biaya dan daya saing, sementara pasokan Rusia diperkirakan tetap terkendala karena tantangan logistik dan sanksi geopolitis.
10
Page 10
Tinjauan Bisnis – Pengolahan Mineral
11
Page 11
Progres Smelter Aluminium – 4Q25
Smelter aluminium: Jetty dan sarana pendukung:
Pada 4Q25, KAI mencatat sejarah baru dengan - Jetty dan sarana pendukung telah beroperasi penuh.
dimulainya pengujian dan komisioning sebagian pada - Kapasitas mess permanen telah ditingkatkan, dan
smelter. pembangunan sarana pendukung sedang disiapkan untuk
memfasilitasi relokasi karyawan.
KAI tetap berfokus pada peningkatan strategis operasi pot untuk mencapai kapasitas produksi penuh sampai
akhir tahun. 13
Page 12
Prospek Suplai dan Permintaan Aluminium Global
78
77
76
75
Ribu
74
73
72
71
70
69
68
2024 2025 2026f 2027f
Supply Demand
• Pada tahun 2025, suplai dan permintaan aluminium primer global tercatat 74,3 juta ton dan 74,4 juta ton. Di tahun-tahun mendatang,
permintaan diproyeksikan akan tumbuh lebih cepat daripada suplai, sehingga memperbesar defisit suplai.
• Indonesia akan berkontribusi terhadap sebagian besar kenaikan tersebut, dengan total kapasitas terpasang tahun 2026 diperkirakan mencapai
1,75 juta ton (termasuk smelter AlamTri) – naik 7x dari kapasitas pada tahun 2022. Dengan pertumbuhan ini, Indonesia berpotensi menjadi salah
satu produsen aluminium primer utama di Asia Tenggara.
• Kapasitas produksi China dibatasi sebesar 45 juta ton; namun, beberapa pemain China sedang menimbang peluang untuk membangun smelter
di luar negeri, terutama di Indonesia.
14
Sumber: Resources and Energy Quarterly December 2025 (aluminium.org.au)
Page 13
Ikhtisar Keuangan & Operasional
16
Page 14
Ikhtisar
• Volume produksi batu bara metalurgi ADMR pada FY25 mencapai 7,41 juta ton, dengan penjualan mencapai
6,28 juta ton, atau keduanya tumbuh 12% dari FY24.
• Volume pengupasan lapisan penutup pada periode ini naik 12% menjadi 26,33 juta bank cubic meters (bcm),
sehingga nisbah kupas tercatat 3,55x atau setara FY24.
• Belanja modal pada FY25 naik 63% menjadi $661,7 juta, didorong proyek-proyek infrastruktur yang sedang
dijalankan PT Maruwai Coal (MC) dan konstruksi smelter aluminium PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI).
Belanja modal untuk FY26 diperkirakan berkisar antara $220 juta sampai $240 juta, termasuk porsi ekuitas di
KAI.
• Pada kuartal terakhir tahun 2025, kami merampungkan tahap pertama upgrade jalan hauling dan
pembangunan mess baru di Lampunut. Pada tahun 2026, kami akan terus mengembangkan proyek
infrastruktur untuk mendukung rencana pertumbuhan.
• Pada 4Q25, PT Kalimantan Aluminium Industry memulai pengujian dan komisioning sebagian smelternya dan
akan secara strategis meningkatkan operasi pot untuk mencapai kapasitas penuh pada tahun 2026.
17
Page 15
Produksi & Penjualan yang Tinggi
Meningkatkan Produksi dengan Nisbah Kupas yang Rendah Volume Penjualan yang Meningkat (juta ton)
+12%
6.3
30.0 6.0 5.6
26.3 4.5
25.0 23.6 5.0 3.2
2.3
20.0 18.7 4.0
3.7 3.6
15.0 3.6 3.0 2021 2022 2023 2024 2025
2.5
2.2
10.0 8.3 2.0
7.4
5.2 5.1
6.6 Permintaan Pasar yang Luas (FY25)
5.0 3.4 1.0 Malaysia
2.3
0.4%
Korea
0.0 0.0
Selatan
2021 2022 2023 2024 2025 7%
Cina 15%
Pengupasan Lapisan Penutup (juta bcm) Indonesia
31%
Produksi (dalam juta ton)
Nisbah Kupas (x) India
19%
Jepang
28%
18
Page 16
Ringkasan Kinerja
OPERASIONAL FY25 FY24 % Selisih
Produksi (juta ton) 7,41 6,63 12%
Pengupasan lapisan penutup (juta bcm) 26,33 23,55 12%
Penjualan (juta ton) 6,28 5,62 12%
KEUANGAN (dalam $ juta, kecuali dinyatakan lain) FY25 FY24 % Selisih
Pendapatan 973 1.154 (16%)
Laba kotor 395 578 (32%)
Laba operasi 318 540 (41%)
EBITDA 367 579 (37%)
Laba bersih 264 435 (39%)
Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 271 437 (38%)
Utang berbunga 713 296 141%
Utang (kas) bersih 344 (317) (209%)
Belanja modal 662 406 63%
Kas 369 613 (40%)
Arus kas bebas (446) 156 (386%)
Laba per saham (nilai penuh) 0,0066 0,0107 (38%)
19
Page 17
Angka-Angka Penting
RASIO KEUANGAN FY25 FY24 % Selisih
Margin laba kotor 40,6% 50,1% (9%)
Margin laba bersih 27,2% 37,7% (11%)
Margin operasional 32,7% 46,8% (14%)
Margin EBITDA 37,7% 50,1% (12%)
Utang (kas) bersih terhadap ekuitas (x) 0,20 (0,21) (195%)
Kas dari operasi terhadap belanja modal (x) 0,27 1,29 (79%)
20
Page 18
Keberlanjutan
23
Page 19
Sustainability Initiatives
Keanekaragaman Hayati
MC telah membuat area arboretum khusus di
Lampunut sebagai zona preservasi - suatu inisiatif
yang bertujuan untuk mempertahankan kondisi
ekologi di kawasan tersebut sebagai fungsi
penyangga serta keberlanjutan sumber daya alam
hayati dan ekosistemnya di area pertambangan.
ADMR menjunjung pola pikir nol kecelakaan Kinerja K3 FY25
melalui perbaikan berkelanjutan pada SOP Indikator MC & LC KAI
keselamatan untuk menekankan perilaku kerja
LTIFR 0.00 0.05
aman. Dengan demikian, tata kelola kesehatan
SR 0.00 0.08
dan keselamatan tetap menjadi nilai inti operasi.
CSR
Visi tanggung jawab sosial (CSR) ADMR berfokus pada lima area utama: ekonomi,
pendidikan, kesehatan, sosial budaya, dan lingkungan hidup. Aktivitas CSR memberikan
peluang bagi perusahaan untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan mendekatkan diri ke
masyarakat, 24
Page 20
Terima kasih.
www.alamtriminerals.id
29
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Asia.
p.3
unresolved
org
PT Maruwai Coal
p.14
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.