Skip to content
Back to announcement

20260306_ATIC_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32041757_lamp1.pdf

Other Text extracted ATIC

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1
No. 0033/LO-CS/ATI/III/2026                                              Tangerang, 6 Maret 2026

Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1 & 2,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53,
Jakarta 12190, Indonesia
Up       : Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I

Perihal : Tanggapan PT Anabatic Technologies Tbk atas Surat IDX No. S-02845/BEI.PP1/03-2026
        tertanggal 2 Maret 2026

Dengan Hormat,

Merujuk pada Surat PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) No. S-02845/BEI.PP1/03-2026 tanggal 2 Maret
2026 yang diterima oleh Perseroan pada tanggal 4 Maret 2026 pada sistem SPE IDXNet perihal
Permintaan Penjelasan dan Reminder Peraturan, serta dengan memperhatikan ketentuan II.9 Peraturan
BEI Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, bersama ini PT Anabatic Technologies Tbk
(“Perseroan”) menyampaikan tanggapan sebagai berikut:

1.    Terkait rencana Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD),
      agar dijelaskan terkait:
      a. Perkiraan rasio HMETD.

           Tanggapan Perseroan:

           Perseroan merencanakan rasio yang akan digunakan dalam PMHMETD adalah 4 : 1, dimana
           setiap pemegang 4 (empat) saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham
           (DPS) Perseroan pada tanggal pencatatan (recording date) 26 Februari 2026 berhak
           memperoleh 1 (satu) HMETD.

           Setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham
           baru Perseroan dengan harga pelaksanaannya yang akan ditetapkan kemudian sesuai dengan
           ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

      b. Perkiraan harga pelaksanaan HMETD.

           Tanggapan Perseroan:

          Dengan memperhatikan nilai nominal saham saham yang ditawarkan adalah Rp 100,- per
          saham dan harga penutupan perdagangan pada tanggal 5 Maret 2026 sebesar Rp 560,- per
          saham maka harga akan berkisar pada harga tersebut dan dengan memberikan discount untuk
          mendorong partisipasi dari pemegang saham Perseroan. Perseroan menyadari harga di bursa



No. 0033/LO-CS/ATI/III/2026                                                                    1
Page 2
          saat pencatatan saham tambahan akan mengunakan Harga Teoritis sebagaimana diatur dalam
          peraturan yang berlaku.

      c. Pertimbangan TIS Inc. yang merupakan pemegang saham utama tidak mengambil bagian dari
         PMHMETD. Apakah setelah pelaksanaan HMETD, TIS Inc. tetap menjadi pemegang saham
         utama?

           Tanggapan Perseroan:

           Berdasarkan informasi yang diterima Perseroan, TIS Inc sedang melakukan evaluasi atas
           semua investasi diluar negeri termasuk investasi di Anabatic. Oleh karena itu, TIS Inc
           memutuskan untuk tidak mengambil bagian HMETD.

          Sebelum Pelaksanaan PMHMETD, Kepemilikan TIS Inc sebesar 37,28 %

          Apabila pemegang saham tidak mengambil bagian HMETD yang menjadi haknya, maka akan
          mengalami dilusi kepemilikan sekitar 7,67%, sehingga kepemilikan TIS Inc menurun dari
          37,28% menjadi 29,61%. Presentase tersebut masih memenuhi kualifikasi sebagai Pemegang
          Saham Utama Perseroan.


2.    Berdasarkan Laporan Keuangan per 30 September 2025, saldo Kas dan Setara Kas Perseroan per
      tanggal 30 September 2025 tercatat sebesar Rp445,28 miliar. Dengan mempertimbangkan nilai
      Obligasi yang akan jatuh tempo pada 11 Juli 2026 sebesar Rp559,99 miliar dan keputusan
      penyelesaian secara tunai oleh pemegang obligasi, agar dijelaskan:

      a. Berapa porsi Kas dan Setara Kas yang akan digunakan untuk pembayaran obligasi yang akan
         jatuh tempo tersebut?

           Tanggapan Perseroan:

           Perkiraan porsi Kas dan Setara Kas yang akan digunakan untuk pembayaran obligasi yang
           akan jatuh tempo pada 11 Juli 2026 adalah sekitar Rp 120.573.670.416,- miliar atau setara
           dengan 27,08% dari total kas dan setara kas Perseroan per tanggal 30 September 2025, dengan
           perincian sebagai berikut:

                   Penyelesaian kewajiban pelunasan OK
           Kewajiban OK                     559.993.839.416
           Fasilitas Bank UOB               150.000.000.000
           Perkiraan Dana Hasil PMHMETD 289.420.169.000
           Dana Kas untuk Pelunasan OK      120.573.670.416




No. 0033/LO-CS/ATI/III/2026                                                                         2
Page 3
      b. Bagaimana strategi Perseroan dalam memastikan kecukupan likuiditas untuk memenuhi
         kewajiban tersebut?

           Tanggapan Perseroan :

           Dalam memastikan kecukupan likuiditas untuk memenuhi kewajiban tersebut, Perseroan
           melakukan beberapa langkah strategis, antara lain:
              1. Perseroan akan mengoptimalkan penggunaan saldo kas yang tersedia serta dana yang
                  diperoleh dari pelaksanaan PMHMETD untuk memenuhi kewajiban pelunasan
                  obligasi yang akan jatuh tempo.
              2. Perseroan juga melakukan pengelolaan arus kas secara ketat serta optimalisasi
                  penerimaan dari kegiatan operasional guna menjaga kecukupan likuiditas.


      c. Dampak apabila hasil pelaksanaan PMHMETD tidak mencapai target dana yang dibutuhkan
         untuk pelunasan obligasi.

           Tanggapan Perseroan:

          Perseroan berkeyakinan bahwa PMHMETD dapat mencapai target dana yang dibutuhkan
          untuk pelunasan obligasi tersebut. Namun demikian, apabila dana yang diperoleh dari
          pelaksanaan PMHMETD tidak mencapai target yang direncanakan, Perseroan memiliki dana
          Kas dan setara kas yang sebagian dapat digunakan untuk pelunasan sebagaimana seharusnya.
          Selain itu, Perseroan akan melakukan beberapa langkah alternatif, antara lain optimalisasi kas
          internal Perseroan, pengelolaan arus kas operasional secara ketat.


      d. Sumber pendanaan untuk pelunasan obligasi dan tindak lanjut Perseroan apabila pelaksanaan
         HMETD tidak mencapai target dana yang dibutuhkan.

           Tanggapan Perseroan:

          Sebagaimana telah kami sampaikan pada penjelasan di atas, Perseroan memiliki dana Kas dan
          Setara Kas yang cukup untuk menutup kekurang bilamana ada.




No. 0033/LO-CS/ATI/III/2026                                                                           3
Page 4
      e. Mengingat perpanjangan jatuh tempo Obligasi telah dilakukan beberapa kali, apa langkah
         mitigasi yang dilakukan Perseroan agar tidak terjadi tekanan likuiditas yang berulang di masa
         mendatang?

           Tanggapan Perseroan:

           Perseroan telah melakukan peningkatan disiplin keuangan dan operasional sehingga likuiditas
           Perseroan semakin membaik. Seiring dengan perbaikan likuiditas Perseroan sehingga
           memungkinkan tidak terjadinya tekanan likuiditas berulang dimasa mendatang.

           Hal ini tercermin dari Saldo Kas dan Setara kas yang cukup besar dan stabil, serta Rasio Jangka
           Pendek yang cukup, berikut adalah data dalam beberapa periode :

             Periode Saldo Kas dan Setara Kas           Rasio Lancar
               Dec-22       475.260.253.428                        0,89
               Dec-23       715.698.722.256                        1,08
               Dec-24       717.636.607.829                        1,14
               Mar-25       603.043.086.625                        1,14
                Jun-25      693.127.382.057                        1,14
               Sep-25       445.287.126.776                        1,16

3.    Penggunaan dana hasil HMETD akan digunakan untuk pelunasan obligasi dan sisanya untuk
      modal kerja. Agar dijelaskan rincian jenis modal kerja, alokasi nilai per tiap jenis modal kerja,
      perkiraan rentang waktu penggunaan dana, dan keterangan lainnya.

      Tanggapan Perseroan:

          Jenis Modal Kerja              Nilai             Perkiraan rentang           Keterangan
                                                          waktu penggunaan
                                                                 dana
        Biaya Gaji               Rp 60.000.000.000,-     Juli 2026 – Juni 2027    -

4.    Apa pertimbangan utama Perseroan merencanakan PMHMETD dalam konteks kebutuhan
      pendanaan operasional sekaligus kewajiban pelunasan obligasi?

      Tanggapan Perseroan:

      Pertimbangan utama Perseroan merencanakan PMHMETD dalam konteks kebutuhan pendanaan
      operasional sekaligus kewajiban pelunasan obligasi adalah memperkuat struktur permodalan tanpa
      menambah beban bunga, selain itu aspek strategis yang menjadi dasar pertimbangan tersebut
      adalah:




No. 0033/LO-CS/ATI/III/2026                                                                             4
Page 5
      a. Efisiensi Biaya Modal
         Perseroan dapat mengunakan dana hasil PMHMETD untuk kebutuhan operasional dan
         pelunasan obligasi tanpa banyak menganggu arus kas dimasa depan untuk membayar bunga
         pinjaman.
      b. Memperbaiki struktur Neraca
         Mengunakan dana hasil PMHMETD untuk pelunasan obligasi secara langsung akan
         menurunkan rasio utang terhadap ekuitas (Debt to Equity Ratio/DER), sehingga neraca
         Perseroan menjadi lebih sehat yang juga dapat meningkatkan kepercayaan kreditur dan
         investor serta membuka akses pendanaan yang lebih murah dimasa mendatang.
      c. Keberlanjutan operasional
         Dana yang dialokasikan untuk modal kerja melalui PMHMETD memberikan likuiditas yang
         cukup untuk mendanai kegiatan operational tanpa harus bergantung pada hutang.
      d. Perlindungan kepentingan pemegang saham eksisting
         PMHMETD memberikan kesempatan pertama bagi pemegang saham saat ini untuk
         mempertahankan persentase kepemilikannya.


5.    Apakah terdapat standby buyer dan bagaimana komitmen standby buyer untuk memastikan
      keberhasilan pelaksanaan PMHMETD dan ketersediaan dana yang dibutuhkan? Jelaskan.

      Tanggapan Perseroan:

      Hingga saat ini, belum terdapat standby buyer, namun demikian, beberapa pemegang saham
      eksisting menyatakan akan mengambil bagian dalam pelaksanaan PMHMETD. Perseroan hingga
      saat ini masih berkomunikasi dengan calon investor baru.

6.    Bagaimana dampak rencana PMHMETD dan pelunasan Obligasi secara tunai terhadap proyeksi
      struktur permodalan dan rasio keuangan Perseroan ke depan?

      Tanggapan Perseroan:

      Rencana PMHMETD dan pelunasan Obligasi secara tunai akan membawa transformsi signifikan
      pada struktur neraca dan kesehatan financial Perseroan. Berikut ini adalah proyeksi struktur
      permodalan dan rasio Keuangan utama Perseroan:
      a. Transformasi Struktur Permodalan
         Rencana PMHMETD akan mengubah komposisi sumber pendanaan Perseroan dari yang
         sebelumnya berbasis utang menjadi berbasis ekuitas
         • Peningkatan Ekuitas
             Saldo modal ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat disertai dengan potensi
             kenaikan tambahan modal disetor (Agio Saham).
         • Penurunan Liabilitas
             Saldo hutang Obligasi pada sisi kewajiban jangka Panjang akan berkurang.




No. 0033/LO-CS/ATI/III/2026                                                                     5
Page 6
          •    Dampak Netto
               Perseroan akan memiliki struktur permodalan yang lebih konservatif dan tangguh terhadap
               fluktuasi suku bunga pasar.

      b. Proyeksi Rasio Keuangan Utama Perseroan
         • Rasio Solvabilitas
            ➢ Debt to Equity Ratio (DER)
                Rasio ini akan turun secara drastis, dimana penurunan hutang dan peningkatan ekuitas
                secara bersamaan membuat profil resiko Keuangan Perseroan jauh lebih rendah dimata
                kreditur.

          •    Rasio Profitabilitas
               ➢ Net Profit Margin (NPM)
                  NPM berpotensi meningkat karena efisiensi biaya bunga. Pelunasan Obligasi akan
                  menghilangkan bunga tetap yang secara langsung akan meningkatan laba bersih
                  dibawah garis pendapatan operasional.

7.    Apakah selain PMHMETD terdapat rencana aksi korporasi yang akan dilakukan Perseroan pada
      tahun 2026? Jika ada, mohon penjelasan lebih lanjut terkait dengan rencana aksi korporasi tersebut.

      Tanggapan Perseroan:

      Sampai saat ini, Perseroan tidak memiliki rencana aksi korporasi pada tahun 2026 selain
      PMHMETD yang telah disampaikan Perseroan sebelumnya.

8.    Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek serta
      kelangsungan usaha Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.

      Tanggapan Perseroan:

      Sampai saat ini, tidak terdapat informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
      mempengaruhi harga efek serta kelangsungan usaha Perseroan yang belum diungkapkan kepada
      publik.

Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT Anabatic Technologies Tbk




Harry Surjanto Hambali
Presiden Direktur



No. 0033/LO-CS/ATI/III/2026                                                                            6

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.39 MB
Published6 Mar 2026
Pages6
Characters13,267
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Anabatic Technologies Tbk p.1 ×8
linked person Harry Surjanto Hambali · Presiden Direktur p.6
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible org TIS Inc. p.2 ×4
unresolved org Pertimbangan TIS Inc. p.2
unresolved org Kepemilikan TIS Inc p.2
unresolved org Bank UOB p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result