Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 83
Page 1
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN
ZNDUSTRZ Dr PASAR MODAL Dr INDONESIA
Petun'uk Pen ISIan Checklist
I.
Seiuruh Emiten dan Perusahaan Pubiik h
yang merupakan pe, h 99Una an Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, ke I' E
2.
3. .,, riganEmiten/perusaha
APabi!a itambahkan cross reference p bj- 'ke"',"
nomor
" ''"rcatstan
Catstanatasatas
I, , k glaporan
P'' yang diharUskan
keuangan. dananiu
sei, ,j,ny
,,,,
4. 'engan menambahkan ket, ,,,,,, ,,,,,,, , , , Y a an PengUngkaPan yang diharuskan in aka tanda I) djjsj pada koiom ,, T'd k "
5.
ha'" (1) diisi pada koiom ,, N/A, , ' en U Se ing9a tidak wajib memenuhi persyaratan pengungka an
is ini wajib ditandatangani o1eh Direktur yang meinbawahi ak t
Data Urnum
am a
miten/Perusahaan Publik PT ESSA Industries Indonesia Tbk
g saa
Basic Chemical & Gas Refinery
penawaran Urnum Efek Perusahaan
ahun *
Tahun*
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Nama Kantor Akuntan Pubiik Tanubrata Su
Rekan an ayani
Nama Partner
Hann Preset o
Jar anpa engecualian
Wajar tanpa Pengecualian
Catatan tentang Opini (jika ada) Den an are
yang meinbahas tentsng risiko grep pene arian suatu hal yang
pembelian bahan baku gas ke satu me inbahas tentang risiko pembelian bahan baku
pemasok risiko apabila ada gangguan gas ke satu pemasok risiko apabila ada gangguan
erolehan
* disesuaikan d ro e an sum er bahan baku as
an
erio e penyajian laporan keuangan.
^
Page 2
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No. Vlll, G. 1.1 Tentang "Tanggung V
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No. Vlll. A. 2 tentang **In dependensi V
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting (dalam UsD)
Periode laporan keuangan Tahun* Tahun*
310esember 2025 31 Desember 2024
ensi
Pendapatan 295,014.929 301,401,837
a a rugi ruto
98,864,496 108,040,974
rugi usa a operasional 70,778,955 82,009,907
119,064,489 128,505,152
a a rugi Bersi periode bedalan 55,066,895 60.488.1.61
aa
rugi) komprehensif 55.042. ,. 45 57,107,436
a a ersa am dasar)
0,002339 0,002623
a a ersa am dilusian)
0,002339 0,002623
5151 euangan
Jumlah Aset 646.558.220 693,675,660
urn a set La nca r 203,929,719 218.595.338
urn a set Tidak Lancar 442,628,501 475.080.322
Ia I I as
62,911,891 139.799,491
Ia I I as ang a en e 19.338.1.71 92,725.135
Jumlah Liabi!itas Jangka Panjang 43,573,720 47.074.357
Jum!ah Ekuitas 583,646,329 553,876,169
GIN
Page 3
Modal Disetor 144,787,242 144.787.242
Saido Laba 285,207.272 252,503,569
Rasio Keuangan*
Rasio Lancar (9"0) 1,054,55% 235,75%
ROA
8,529'o 8,729"o
ROE
9,439'o 10,929'o
Ebitda thd pendapatan (%) 40.369"o 42,649'o
*dapat disesuaikan berdasarkan Industrinya
Catsta n :
I,
Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing POS wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali en un ka an t b t t'd k I
atau tidak dapat direrapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emitsn atau Perusahaan Publik wa 'Ib men k k
dengan karakteristik in dustri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan o1eh SAK atau relevan untuk me in h ' I k
atau Perusahaan Publik.
2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, na 'k t'
NO Vlll. G. 1.7 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Laporan Keuangan Terdiri dan:
I.
Laporan POSisi keuangan pada akhir periode I Halaman I -2
2
Laporan laba rugi komprehensif selama periode I Halaman 3
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode I Halaman 4
4 Laporan arus kas SEIama periode I Halaman 5
5
Laporan POSisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat I Hataman 6 SId 98
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
me inbuat penyajian kernbali POS-POS laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi POS-POS dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan I
..
- ,.
' A, I;. 3* 11' J.
, ~. \$:,, *.
*.' ~~' " " .V * .,,,
*t*
J.
' *','
***I' ***1<*
*
**.,#*'/***, ,~ ' r*~,, ~ .*** *" I, ' ' *, ,
, .41"' .11, ' '*,/,*' V
,I r'* ,,:, *
,,,,,,, ,* * ,' ;
"
,**._. ~~ .~. . .~" V
, ,*;* , .-.~
Ketentuan Urnum
Cry'
Page 4
I
Perusahaan wailb menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan seba ai
berikut:
a. gainbaran urnum Perusahaan;
b,
dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan an
diterapkan;
c.
informasi tambahan untuk POS-POS yang disajikan dalam laporan POSisi keuan an,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing POS; dan
d.
pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
I) informasi yang dipersyaratkan o1eh SAK yang tidak disajikan di bagian inariapun
daiam laporan keuangan; dan
2) informasi yang ridak disajikan dl bagian inariapun daiam laporan Reuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untok mein ahami laporan keuangan.
Perusahaan wailb menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untok menjelaskan
adanya bagian dan suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian"
2. Perusahaan wailb mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing POS mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak Yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
3. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wailb diungkapkan jenis dan nilai aset an
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
inariajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila ridak diasuransikan wailb
4. diungkapkan alasannya.
Unsur. unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
I, Gainbaran Urnum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a.
Pendirian perusahaan
I) Riwayat ringkas perusahaan; I Catatan I. a.
z) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi an I Catatan I .a.
be myenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara;
3) Kegiatan usaha sesuai an 99aran dasar Perusahaan dan yang sedang dualankan pada I Catatan I .a.
periode pelaporan;
4) Tempat kedudukan perusahaan dan 10kasi utama kegiatan usaha; I Catatan I. a
s) Tanggal inulai be roperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan I Caromn I. b.
meIakukan ekspansi atau perampingan us aha secara signifikan pada periode laporan an
disajikan, wailb disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
Ct'
Page 5
perampingan us aha dan kapasitas produksinya; dan
6) Nama entires induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok us aha (ultimate I Catatan I. b.
parent of the group). Daiam hal tldak dapat diungkapkan, wailb disebutkan alasannya.
7) Khusus Tndustri Media I
PenjelaSan rinCi tentsng Perlzinan Yang dimiliki.
8) Khusus Tndustri, alan Tcl I
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
toI tersebut.
9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan I
121n bidang us aha dari Mentori Keuangan atau Otoritas yang be onenang.
10) Khusus untuk Tndustri Perbankan I
Izin us aha sebagai bank urnum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menial an kan kegiatan beadasarkan prtnsip syariah 01ka ada).
11) Khusus Tndustri Minyak dan Gas Burni dan Pertainbangan Urnum I
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penje!asan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
' Nama 10kaSi;
. Nama pemilik izin 10kasi;
. Tanggal perolehan izin ekplorasi serba tanggaljatuh temponya;
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Izin 10kasi; dan
. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Burni
per tangga! Laporan POSisi Keuangan;
by Area Eksploitasi/Pengembangan me!iputi:
' Nama 10kaSi;
. Nama pemilik ijin 10kasi;
. Tanggal perolehan bin eksploitasi serLa tanggaljatuh temponya;
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin 10kasi;
. Iumlah Cadangan Terbukti (PI), keterangan tentsng pihak yang meIakukan
serLifikasi, dan tanggal sertifikasi;
. Iumlah produksi pada tohun bedalan; dan
.
Akumulasijumlah produksi seiak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan o1eh
Perseroan hingga tanggal laporan POSisi keuangan.
^,.
Page 6
12) Khusus Tndustri Kehutanan I
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan;
by rincian Iuas areal sisa hutan yang belum dikelola seiama masa sisa inarifaat HPH; dan
c) sisa urnur HPH.
b.
Penawaran Urnum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
I)
Tanggal dan/atau nomor suret efektif penawaran urnum, termasuk penawaran Efek yang I Caromn IC.
direrbitkan di Iuar Indonesia;
2) Jenis dan jumlah Efek Yang ditawarkan; I Catatan IC.
3) Bursa tempat EFek dicatatkan; dan I Catatan I. c.
4) Tindakan perusahaan yang dapat mein pengaruhijumlah Efek yang direrbitkan (corporate I Catatan I. c. ; 21 ; 22; 25
action) seiak penawaran urnum perdana sampai dengan periode pelaporan Leekhir.
C.
StrukLur Perusahaan, entitas ariak, dan Entitas Beltujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
I) Nama entitas ariak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung in aupun tidak I Caretan I. b
langsung;
2) Tempat kedudukan; I Catatan I. b.
3) Jenis usaha; I Caromn I. b.
4) Tabun be roperasi secara komersial; I Carolan I .b.
s) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara 01ka berbeda); I Catatan I. b
6) Total Aset; dan I Catatan I. b,
7) Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas ariak, apabila entitas induk tidak I
mein 11iki baik langsung in aupun tidak langsung meIaiui entitas ariak, Iebih dari 50%
(!jina puluh perseratus) hak suara Yang sah;
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung in aupun tidak langsung Iebih dan 50% (Iima I
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian;
c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas ariak apabila laporan keuangan I
of.
Page 7
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan men uriakan
tanggal atau periode yang berbeda;
d) sirat dan Iuas setiap restriksi signifikan dalam kernampuan entitas ariak untuk I
meritransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kernbali pinjaman atau uang inuka;
e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas I
induk pada entitas ariak yang ridak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
Yang dapat diatribusikan pada pemillk entitas induk; dan
f) daiam hal hilangnya Pengendalian atas entiLas ariak, in aka entitas induk harus I
mengungkapkan:
(1) keuntungan at au kerugian 01ka ada) yang diakui dan hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investssi pada entitas ariak terdahuiu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian;
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan;
(3) jumlah hanga Yang direrima;
(4) bagian dan hanga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
(5) jumlah Kas dan Setora Kas pada entitas ariak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan; dan
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas ariak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan beadasarkan kategori
utamanya.
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
I) Nama danjabatan untuk masing-masing an 990ta direksi, dewan komisaris, dan komite I Caromn I. a.
audit;
2) Cakupan inariajemen kunci; dan I Catatan I. a.
3) ruinlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode areu rata-into jumlah karyawan I Calatan I. a.
terap selama periode Yang bersangkutan, secara Konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
ariak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
I) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan I Calatan I, d.
^,
Page 8
2) Pihak yang bertanggungjawab mengotorisasi laporan keuangan. I Carolan I. d.
I*f .,***; },*
,,* , . . ., I, 'I**, " ' ~"** I I,
,* **,.
I ,':**; * 41, ,,:, *,': ', 1.1 ,' f
t*-* ** *.* * JJ
,. A *.';'.,, ',
,J I'
\ t,
*, ,/ - It -* *"" "**/ I' **-,-, ',\ . f ** ,,** I. \ ,/\, * ' I;
I Ign, I an
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a.
Pernyataan kepatuhan terhadap SAK I Caratan 3. a.
Pemyataan in I merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disa'ikan
sesuai dengan SAK,
b.
Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
I)
Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu beadasarkan biaya historis (hi^tonca/ cost), I Caromn 3. b.
biaya perolehan kirii (current cost), nilai realisasi neto (net realizab/e value), Nilai Wajar
(^if value) atau jumlah Yang dapat dipulihkan beadasarkan SAK Yang berlaku.
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas, I Catatan 3. b.
3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, me liputi: I Catatan 3, F
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas ariak;
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mats uang fungsional
Perusahaan in aupun kegiatan usaha asing yang signifikan; dan
c) alasanperubahan mata uang penyajian Oika ada).
4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). I
C.
Penggunaan Petrimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan o1eh Mariajemen
I) Perusahaan harus mengungkapkan dalam Ikhtisar kebijakan akunLansi signifikan atau
bagian lain dari catstan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
inariajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan meiniliki dampak an ajin
signifikan terhadap jumlah yang diakui daiam laporan keuangan;
2) Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat men enai masa I Calatan 4
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pela oren,
yang me millki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhada 'urnlah
toreatat Aset dan Llabilitas dalam periode pelaporan berikutnya; dan
3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan me masukkan rincian atas SIfat dan jumlah tercatat pada akhir eriode
pelaporan.
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
^,
Page 9
Kebijakan akuntansi tortenLu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk mein ahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi terLentu meliputi, tetapi
Lidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
I) Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi POS-POS endtas induk
dan entitas ariak; I
by dasardan kapan suatu entitas ariak dikonsolidasikan ke daiam laporan keuangan I
entitas induk;
Caratan 3. c.
c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan I
Pengendalian atas entitas ariak;
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak; I
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan I
nonpengendali; dan
f) pemyataan bahwa saldo POS dan transaksi material antar entitas Yang dikonsolidasi I
telah dieliminasi.
2) Kombinasi bisnis
Yang harus duelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode Yang digunakan I
untuk mengukur kepentingan noripengendali;
Catatan 3. d dan 3.0.
by pengakuan awa! untuk goodwill, . I
c) pengukuran setolah pengakuan awal untok goodwill; dan
I
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di I
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon;
(2) akuisisi secara berLahap; dan
(3) jinbalan kontinjensj.
3) Kas dan setara kas;
I
Yang harus duelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setora Camtan 3. k.
kas.
4) Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
I
Page 10
Yang harus duelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas I
biaya transaksi;
Catarian 3. h, 3, i dan 3. j.
(2) pengukuran setolah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori; I
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan; I
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan; I
(5) metode perhitungan Yang digunakan untok menentukan penurunan nilai dari aset I
keuangan;
(6) keLentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan; I
(7) khusus instrumen keuangan denvatif dan akuntansi 11ndung nilai, seiain I
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib dreambahkan penjelasan mengenai;
(a) ketentuan pemenuhan kriterja akuntansi jindung nilai;
(b) klasifikasi jindung nilai untok tujuan akuntansi Iindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif; dan
(c) perlakuan akuntansi Iindung nilai untuk tujuan akuntansi 11ndung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasiFikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk;
I
(2) pengakuan awal Sukuk;
(3) pengukuran setolah pengakuan awal Sukuk;
(4) Penyajian pendapatan sukuk; dan
(5) penyajian am orLisasi biaya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain;
(1) pengakuan awal Sukuk;
(2) pengukuran setolah pengakuan awal Sukuk; I
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk;
(4) POSisi penyajian Sukuk; dan
(5) akad syariah yang digunakan.
Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum
I
Page 11
Yang harus duelaskan antara lain ketentuan mengenaijumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
I
Yang harus duelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
c) Penempatan pada Bank Tndonesia dan Bank Lain
Yang harus duelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6) Piutang Reverse Repo
I
Yang harus duelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode encatatan
dan pengukurannya,
7) Khusus Tndustri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus duelaskan antara lain;
I
a) Keiompok objigasi rekapitalisasi yang dimlliki;
by Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah;dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain: I
(1) Penjelasan atas masing-masingjenis kredityang dinerikan;
(2) Dasar penyajian atas kredit;
(3) Kebijakan inariajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit;
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada); dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus duelaskan antara lain dasar penyajian atas Lagihan/kewajiban akseptasi. I
c) Agunan yang Diambil Ajih
I
Yang harus duelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian;
(2) Perlakuan akuntansi atas nilairealisasipiutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan Yang ridak dapat dikagih; dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dan realisasi penjualan agunan.
or/
Page 12
9) Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
I
Yang harus duelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen; dan
by Dasar penilaian asetjika perusahaan menarik kernbaliaset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.
10) Anjak Piutang
Yang harus duelaskan antara lain:
I
a) Ienis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse);
b) Penyajian transaksi anjak plutong;
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara hanga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan; dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutong(ditagihkan kernbali ke klien
atau ditanggung o1eh perusahaan).
11) Sewa
Yang harus dryelaskan antara lain:
I Calatan 3. r.
a) kebijakan penentuan suatu penanjian mengandung suatu sewa;
b)
c)
kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa o erasi; dan
kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
12) Persediaan :
I Cataian 3.1
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.
a) Khusus Tndustri Kehutanan
HTT Datam Pengembangan
I
Yang harus dijelaskan antara lain:
Be ban-be ban yang dikapiLalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana,
HTZ Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
81aya perolehan, inutasi pembebanan ke biaya produksi.
I^'
Page 13
b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus duelaskan antara lain: I
me h 'Ik inari Sebagai persediaan, tanaman belum
(2) Dasar penilaian dan pengukuran;
Ija an akuntansi reklasifikasi hanaman belum menghasilkan ke tan I
(4) Metode penyusutan dan masa inarifaat tanaman yang disusutkan; dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
Hewan Ternak
Yang harus duelaskan antara lain:
I
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian;
(b) Metode am orrisasi (deplesi); dan
(c) Cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2)
Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian; dan
(by
g Ibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
Yang harus duelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap; I
b) Cataian 3. n.
pengukuran setolah pengakuan awal Aset Terap;
c) pengelompokan Aset Terap;
d) metode penyusutan Yang digunakan;
e) Kapital is asi biaya Yang torkait dengan Aset Terap;
f) estimasi urnur inarifaaE dan tartf penyusutan;
g) penghentian pengakuan;
by nilai residu; dan
i)
pernyataan bahwa inariajemen telah mengkaji ulang atas estimasi urn k ,
me o e penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode ela or
I
Page 14
14 Tnvestasi pada Entitas ASOsiasi
I
Yang harus duelaskan antara lain metode Yang digunakan untok mencatat investasi pada
asosiasi.
Bagian parrisipasi dalam Ventura Barsama I
Yang harus duelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat ba '
partisipasi dalam Ventura Bersama.
16) Pola Keriasama
I
Yang harus duelaskan antara lain:
a) Kriteria dan bentok keriasama;
b) Kebljakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Iiabilitas Yang timbul; dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.
17) Aset Tak Berwujud
Yang harus duelaskan antara lain :
I Caiman 3.0.
a) pengakuan awal Aset Takberwujud;
by pengukuran setelah pengakuan awai Aset Takberwujud;
c)
urnur inarifaat tidak torbatas atau terbatas, dan apablla urnur inarifaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan urnur inarifaatn a;
d) sumber tenadinya Aset Takberwujud;
e) metode am orbisasi yang digunakan;
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud; dan
g) riset dan pengembangan Gika ada).
Aset tidak Iancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk di'ual I
Yang harus duelaskan antara lain:
a) kebijakan tentsng penstiwa dan kondisi suatu aset tidak Iancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk doual; dan
b) pengukuran aset tidak Iancar atau kelompok Iepasan yang dimiliki untuk dijual.
19) Properti Tnvestasi :
I
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal ProperLi Investasi;
b) pengukuran setolah pengakuan awal ProperLi Investasi;
c)
metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya;
d)
estimasi urnur inarifaat dan/atau tartf penyusutan untuk model biaya; dan
e) penghentian pengakuan ProperLi Investasi.
I
Page 15
20
Khusus Zndustri Gas dan Minyak Burni
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus direlaskan antara lain: I
a)
b)
asar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat b t ;
'tena kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan perillaian kernbali E
c) Metode penyusutan dan am ortisasi Yang digunakan;
d)
asa inarifaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan; d
e) Pertanggungan Asuransi.
gan
Yang harus duelaskan antara lain:
I
a) ketentuan peristiwa dan Kondisi yang mengindikasikan kernungkinan te ' d' Carolan 3. q.
penurunan nilai; dan
by kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan e b I'k
Liabilitas Segera
ang harus duelaskan antara lain dasar penyajian 11abilitas se era.
Simpanan Nasabah I
Yang harus duelaskan antara lain:
a) Penjelasan akas SImpanan; dan
b) Dasar penyajian dari masing-masing kakegori simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus duelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas SImpanan dari bank lain; dan
by Dasar penyajian simpanan dan bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus duelaskan antara lain:
a) Kriteria danjenis-jenis surat berharga yang diterbitkan; dan
by Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui; dan I
0'
Page 16
by dasar penentuan nilai provisi.
ara ain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan I
an In yak Burni
Liabiljtas pen I I P ggU an/ Penyjsjhan
Yang harus dijelaskan antara lain: I
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
by Metode am ortisasi ares biaya PLH yang ditangguhkan;
c) Metode penyusutan prosarana PLH; dan
d) Tabel yang me inuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan;
(2) Saido awal untok masing-masing 10kasi;
(3)
(4)
Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing 10kasi penamban a ; d
Saldo akhir untuk masing-masing 10kasi penambangan.
I e am angan UrnUm
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus duelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eks loresi an I
dengan penjelasan mengenai 'an ka k k Iia an
bersangkutan;
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiaLan eks loresi
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa am orrisasin a b
i aksanakan pada saat dimulainya produksi;
I an 99u annya jaya pengembangan dan kapitalisasi bia a
d)
Metode am orrisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan en'ela k
wa to peruinan penambangan, taksiran urnur ekonomis tambang dan dasa
perhitungan am ortisasi.
java Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Pen isihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidu Tan uh
Yang harus duelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi akas pembebanan biaya PLH; I
b) Metode am ortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; dan
Page 17
c) Metode penyusutan prosarana PLH.
a) Yang harus duelaskan antara lain:
(1) I
di k a asar pengukuran yang Caiman 3. t.
(2)
end t 9 n, e ijakan pengakuan
gan menggunakan metode
persentase penyelesaian
I
s an an ara ain metode yang direrapkan untok menentuk t h
(1) Pengakuan pendapatan premi
I
Penjelasan Yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan daiam
pendapatan; perhitungan premi yang belum merupakan
(b) Kebijakan akuntansi untok transaksi reasuransi prospektif da retroaktif; dan
(2)
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
Be ban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok be ban klaim dalam bentuk: klaim ' '
proses penyelesaian, klaim yang to 'adj namun
penyelesaian klaim; dan
(b) Penyajian be ban klaim daiam laporan laba rugi,
pi a is asi dan metode alokasi biaya provek pengemban a R I
Yang harus dijelaskan antara lain: I
(1)
(2)
nsur binya yang kapitalisasi ke provek pengembangan Real Estat;
Unsur biaya yang dialokasikan sebagai be ban proyek;
(3)
is asi pendapatan pada masa mendatang Iebih rendah da ' 'I '
(4)
(5)
e o e 810kasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real E t ;
' ya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar ad ' ' '
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai be ban pada saat tenadinya
^/
Page 18
28
Program Loyalitas Pelangan
ang harus direlaskan antara lainkebijakan terkait program 10 alitas pelanggan I
g aslng
Camtan 3, f.
Yang harus duelaskan antara lain: I
a)
b)
etentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo daiam mats uan asin ;
per a uan akuntansi seiisih kurs yang timbul dari penjabaran aset da I' b'I'
monster; dan
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saido d I
uang asing.
Yang harus duelaskan antara lain: I
Catatan 3. g.
a) Dasar penetapan Pihak-pihak be relasi;
by Pengungkapan Pihak-pihak be relasi dalam Laporan Keuangan; dan
ang arus duelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode ' I
laporan keuangan.
Yang harus duelaskan antara lain:
I
a) Catatan 3. v.
b)
asar penentuan tarif pajak untok mengukur pajak kirii dan pa'ak tan h ;
ketentuan mengenai saling hapus.
c)
pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan
d)
metode yang digunakan daiam menilai aset (11abilitas) pajak tangguhan.
Yang harus duelaskan antara lain:
I
Catatan 3. u.
a) jenis jinbalan keria yang diberikan kepada karyawan;
by deskripsi urnum mengenaijenis program jinbalan pascakeija yang diselen k
o1eh Perusahaan;
c)
e ijakan akuntansi Perusahaan da!am mengakul keuntungan,
dan
dan ker
d)
pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtar7ment dan en eles '
ang harus duelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran t ,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri '
I
^
Page 19
35 Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaks' b
I
saham yang diselesaikan meIaiui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan me I I ' K ,
termasuk pengukurannya, '
gan, sasi
Yang barus duelaskan antara lain:
I
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi;
by Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas; dan
c) Perlakuan akuntansi untuk sellsih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Ber/aku untok kuasireorganisasisebelum I Januari2013,
Jaman
g meng arus an jaya pinjaman
I
perasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan o1eh inaria'eme t k I
mengidentifikasikan Segmen Operasi. Caretan 3. x.
aa ugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan lab
(rugi) per saham dilusian. I
Catatan 3. w.
, ~,,**,:,*.\, L*:,
?**^*^*~;**********t***,*;:***;****^*i~>***\*********^*,** **\ *},,**,*;.**,\ **t;*?t***** *4**, .,.**t**\*;*t *~.*,,;**,.,***~\*\,-:,**,*,*t*.*~r*t*
3. Pengungka an atas POS. POS
Yang harus diungkapkan antara lain:
a)
unsur Kas dan Setara Kas pada pihak be relasi dan pihak ketiga; I
Caratan 5
b) rincian jumlah penempatan of bank beadasarkan nama bank serta jenis mata uang I
asing;
c) kisaran suku bunga kontraktual dan Setara Kas seiama periode pelaporan; dan I
e ara as yang signifikan yang tidak dapat digunakan o1eh
I
G"
Page 20
2) Khusus Zndustri Perbankan
I
Yang harus diungkapkan adalah rincianjumlah kas beadasarkan 'enis mat
Yang harus diungkapkan antara lain:
I
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia beadasarkan jenis mata uan ( 'I '
dalam mata uang original); dan
n Iro Wajib Minimum (GWM) menurut Bl dan POSisi GWM bank ad
Yang harus diungkapkan antara lain:
I
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain beadasarkan jenis mata uan ;
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai;
(2) Perubahan penyisihan selama periode bedalan untok masing-masing giro;
h b er asar an pihak yang mein punyai
(4) Tingkat suku bunga rare-rata per tahun; dan
pa inariajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan rillai,
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain: I
(1) Rincian jumlah penempatan beadasarkan jenis dan mata uang;
(2)
dan tjdak in I Yang menga ami penurunan nilaj (impaired)
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok);
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan inutasi seiama periode bedalan;
pa an er asar an pihak Yang mein punyai hubungan
(6) Tingkat suku bunga rats-rata per tahun;
(7) ,urnlah dana yang diblokir dan alasannya;
I
Page 21
(8)
Jumlah dana Yang tidak dapat dlcairkan pada bank bermasalah,
operasi atau 11kuidasi termasuk tingkat kernungkinan direriman a k b I'
in ormasi dari otoritas Yang be onenang; dan
(9) Pendapat inariajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) SId (g)
a) jumlah plutong yang dipisahkan antara pihak ketiga dan Pihak be relasi; I
Camian 6
by jumlah piutang menurut debitur;
c) jumlah pittarig menurut mata uang;
d)
e)
a asan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan rilla';
Secara' indjv'd
secar d . ai, eI dan cadangan
, an Ca angankerugian
kerugianpenurunan nilai
penurunan nilai
f)
ata k t p iUm a cadangan atau keyakinan inariajemen
g)
h)
Piu ang yang do aminkan, nama pihak yang menerimajaminan, dan al d" ;
jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bun a of kt'f; d Ih) SId (i)
i)
in ormasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang Yang ditransfer, me11 t': I
, e an unga, ratensi, jatuh tempo, dan Ikatan entin
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
I
(1) Jumlah piuEang beadasarkan tertanggung dan asuradur;
(2) Jumlah piutang beadasarkan jenis asuransi; dan
(3) Jumiah pittarig premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilita .
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: I
,
(2) Jumlah menurutjenis asuransi; dan I
(3) Jumlah juta k "
urn a pittarig koasuransi yang diperkenankan dalam perhitun an solv b'I'
I
Page 22
c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: I
(1) Jumlah pintang beadasarkan reasuradur;
(2)
urn a piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan; dan
(3) ,urnlah piutang reasuransi yang diperkenankan daiam perhitungan solvabil't
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain : I
(1)
emisahan antara piutang kepada pihak be relasi dan pihak keti a;
(2) Jumlah plutong menurutjenis investasi;
(3) Jumlah piutang menurut mats uang; dan
(4) Jumlah pittarig yang diperkenankan daiam perhiLungan solvabilitas.
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain: I
(1)
bermot , I k nieniS O. yek. pembiayaan (contoh: keridaraan
(2) Rincian urnur dan angsuran pembiyaan konsumen;
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi k
sama pembjayaan bersama, penunjukan seiaku pengelola jutsn ,
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan me inba ' ' k
'utang tersebut dengan bank-bank daiam rangka transaksi d' t ;
(4) Pendapatan pembiayaan konsumen Yang belum diakui;
(5)
Pembia aa k P an 99an atas piutang
(6) Tingkat suku bunga rata"rata per tahun; dan
(7) Plutong pembiayaan konsumen
jaminan atas utang. Yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) I
iUmlah utan , t rigan recourse, beserta
A"
Page 23
recourse) serta pendapatan anjak piutang Langguhan (dengan recourse); dan
di eroleh s rt k t . , PO an iumlah piutang yang I
g ewa em layaan
Yang harus diungkapkan antara lain: I
(1) Rincianjumlah beadasarkan pihak be relasi dan pihak keriga;
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilaj kini jut
minimum pada akhir periode pelaporan, Di samping itu, lessor men un k k
investasi sewa bruto dan nilai kirii piutang pembayaran sewa minimum ad kh'
periode pelaporan, untok setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(b) Iebih dan satu tahun sampai Iima tahun
(c) Iebih dari 11ma tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima;
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai inarifaat lessor;
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak terragih akas pembayaran sewa minimum;
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan daiam periode; dan
(7) penjelasan urnum 1st penanjian sewa lessor yang material.
g ewa perasi
Yang herus diungkapkan antara lain: I
(1)
an tidaktidak
an da at d' p a da
am sewa operasi
(a) kurang dari satu tahun
(b) Iebih dari satu tahun sampai Iima tahun
(c) Iebih dari 11ma tohun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode; dan
(3) penjelasan urnum ISI perlanjian sewa lessor.
I
Page 24
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
I
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dan masing-masing kontrak konstruksi; dan
by Pendapat inariajemen akan kernungkinan terragihnya piutang ratensi.
pa a e anggan
Yang harus diungkapkan dalam POS in I antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi. I
a am penjelasan tagihan tersebut, juga harus dinnci daiam bentuk tab I t :
a) biaya kontrak yang tenadi;
by laba yang diakui;
c) kerugian yang toldadi; dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin),
po
Yang harus diungkapkan antara lain:
I
a) Rincian mengenaijenis danjumlah Efek yang ditransaksikan;
by Tanggal dan hanga dilakukannya pembelian dan penjualan kernbali Efek;
c) Nama pihak/counterparty;
d) Lokasi Efek jaminan;
e) Tingkat bunga piutang reverse repo;
f) Cadangan kerugian penurunan nilai Oika ada); dan
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai 01ka ada),
Yang harus diungkapkan antara lain:
I
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih;
an are in a realisasi bersih atas agunan yang diambilalih den an sald
gi yang timbul, termasuk biaya-biaya Yang timbu! setolah pen ambil I'h
I
Page 25
10
Piutang Dividen dan Bunga
I
iungkapkan antara lain rincian jenis danjumlah tagihan dividen, bun , d
g ain- ain
Yang harus diungkapkan antara lain: I Tidak Material
a) Rincian jenis dan jumlah piutang;
by Iumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); dan
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.
gan ainnya
apan in I telah direrapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat Ian
n ase euangan ainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak I
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
I
Catatan 9
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasin a;
(2)
laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan beadasarkan klasifikasi,
baik Yang disajikan pada POS pendapatan komprehensif lainn a in au '
diakui sebagai laba atau rugi periode bedalan;
(3)
b(3) SId b(6)
Untuk a t k 99un. a .an metode suku bunga atektif I Tidak Material
(4)
. . . I Premium an diskonto yang belum diamortisasi,
(5) perlngkat Efek utang berikut nama pemeringkat Oika ada).
(6)
d'kl 'f'k . . . P U an menjua untuk aset keuangan yang
(7) jika Leadapat reklasifikasi aset keuangan, inaka wailb diungkapkan: I
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dan setiap kategori;
(b) alasan rekiasifikasi; dan
d' kl 'f'k gga ja u tempo yang telah
I
Page 26
(8)
I
atau Iiabilitas kontinjensi serta s aret dan kondisi
(9)
jqrplah penurunan nilai atas aset keuangan Oika ada), termasuk inutasinya, I
euangan yang Isahkan ant
rig tidak mengalami penurunan nilai, serba diplsahkan antara
penurunan nilai Yang diakui dalam laba rugi; dan
(10) jumlah am ortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investss'
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hin a 'at h
tempo.
I
POSI O
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak be relasi; I
Catatan 5
by kisaran suku bunga kontraktual seiama periode pelaporan;
I
c) jenis danjumlah deposito dalam mata uang asing; dan I
d) hal-hal lain yang dapat mein pengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. I
nves as, pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
I
a) rincian Sukuk beadasarkan nama penerbit dan akad syariah;
by tujuan model usaha yang digunakan;
c) jumlah investssi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya; dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.
Igasi e apitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
I
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek beadasarkan jenis;
by Tanggaljatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga;
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tohun; dan
d) Informasi penting lainnya.
Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: I
I
Page 27
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan
I
by laba atau rugi neto beadasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada POS end t
Dinprehensif lainnya in aupun yang diakui sebagai laba atau ru i ' d b
ambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran t' I
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentsn SIf ' '
Usaha areu lainnya) ' F1a Inya ari transaksi
am a an pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana 'amina . I
Yang harus diungkapkan antaralain rincian beadasarkan:
I
a) Saldo pinjaman polis menurutjenis mata uang;
by Tingkat suku bunga.
Yang harus diungkapkan antara lain: I
a)
dit beadasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan 'an k
by Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan inutasi seiama periode bedalan;
c) Rincian jumlah krediL beadasarkan pihak be relasi dan pihak ketiga;
d)
Rasio kredit us aha kecil terhadapjumlah kredit yang diberikan;
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
f)
Rindan kredit bermasalah beadasarkan sektor dan jumlah cadan an penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia;
g)
Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio ' I h
cadangan kerugian penurunan nilai AseL keuangan yang telah dibentuk re h d
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset Reuan an se
ketentuan Bank Indonesia;
h)
Jumlah kredit Yang direstrukturisasi beadasarkan jenis dan kolektib'It ;
i)
e agian bank akas kredit sindikasi baik seiaku pimpinan,
I
Page 28
,
j)
Ikhtisar pembelian kredit dan BPPN berdasarkan periode pembelian, "k d ;
k)
Kredit (BMPK) ,. an er adap Batas Flaksimum Pemberian
I)
en apat inariajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian enuru 'I ',
I I as eptasi
Yang harus diungkapkan antara lain: I
a)
Rincian jumlah tagihan dan 11abilitas beadasarkan pihak, mata uang, dan 'at h t ;
SI lung ap an o1ektibilitas, jumlah cadangan pengha us an
c) Rincian jumlah tagihan dan Iiabiiitas beadasarkan pihak be relasi dan pihak ketiga;
en a an ecu up an jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
g arus lung apkan antara lain:
(1)
erca a perse Iaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi (1) ski (3) Caiman 7
I
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi bia a
untok menjual;
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai be ban seiama periode bedalan;
(4)
d' yang i^ ui sebagai pengurang jumlah persediaan (4) SId (8)
I
(5)
en uran I h nl ai yang diakui sebagai
beljalan;
(6) Kondisi atau perlstiwa penyebab tenadinya pemulihan nilai persediaan an
diturunkan;
(7) daiam hal readapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan a
memenuhi kriteria aset kualifikasian, in aka diungkapkan :
(1)
(ii)
jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode bel^alan; dan
tartf kapitalisasi yang digunakan untok menentukan jumlah bia a in'
yang lavak dikapitalisasi.
(8) persediaan Yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan
Gif
Page 29
dijaminkan; dan
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
I
risiko yang ditutup serta pendapat inariajemen atas kecukupan pertanggungan Canton 7
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
b) Khusus Tndustri Perhotelan
I
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman;
(2) Perlengkapan; dan
(3) Bareng Dagangan.
(5) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
I
(a) Tanah Matang;
(b) Unit Bangunan; dan
(c) Unit Bangunan daiam Penyelesaian
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jua! belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada,
d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain: I
(1) Lokasi, Iuas tanah, proses perlzinan;
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan; dan
(3) Proporsi tanah Yang do adjkan jaminan orang. I
e) Khusus Tndustri Media
Tambahan pengungkapan antara lain: I
(1) Materi program : 10kal, impor (media televisi);
(2) Buku, kertas koran, barang pra catak (media cetak);
I
Page 30
(3) Bareng promosi dan barter (media catak); dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan in dustrinya.
n ustr, Ruinah Sakit
I
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) 0bat-obatan;
(2) Perlengkapan medis (disposable); dan
(3) Persediaan lainnya
n us n eternakan
(1) I
Jum a erca a an nilai tercaEat menurut klasifikasi tertentu,
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Doual; dan
erna a am Pertumbuhan.
I
(2) Hewan Ternak Produksi - Be rumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a)
Totaljumlah rercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasl hewan to n k
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan;
(b)
Rekonsiliasi saidoawal
on sillasi saido awaldan
danakhir
akhirhewan
hewanternak
ternaktiap
tiapkelompok
kelompokseiama
seiamapalin
alln
tidak 2 tahun terakhir;
(c)
Nilai am orrisasi (deplesi) akas hewan ternak telah menghasilkan;
(d) endapat inariajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau en ha u
persediaan yang mati atau hilang;
(e)
i at hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan I
risiko yang ditutuP;
in
Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadan an kern t'
atau metode penghapusan langsung; I
(9) Pendapat inariajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi; dan
(h) Nilai hewan ternak yang do aminkan dan nama pihak Yang menerima
jaminan,
I
Page 31
23) Pajak Dibayar Di inuka
Yang harus diungkapkan antara lain: I
Calatan 19. a.
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya; dan
by uraian mengenaijumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.
24) Biaya Dibayar Dimuka
I
Catatan 8
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurutjenis danjumlah.
25) Asettidaklancar atau kelompoklepasan yang Dimiliki untuk Di'ual
Yang harus diungkapkanantara lain:
I
(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok Iepasan;
(2)
uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pele asan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan;
(3) kerugian penurunan nilai akau keuntungan pemulihan penurunan nilai;
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk doual belum dapat direalisasikan daiam satu
tohun, diungkapkan penstiwa atau keadaan yang dapat me in perpanjang periode
penye!esaian penjualan menjadi Iebih dari satu tohun;
(5) daiam hal dapat direrapkan, segmen yang dilaporkan dan aset yang dimiliki untuk
doual dan kelompok Iepasan disajikan sesuai dengan SAK Yang berlaku; dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok Iepasan dihentikan pengklasifikaslannya, diungkapkan :
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang Iebih rendah antara:
I.
jumlah toreatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok Iepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untok dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, am Dadsasi atau perillaian kernbali yang telah dinkui apabila aset
atau kelompok Iepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual; dan
ii, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untok tidak menjual;
(b) uraian tokta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut; dan
(c) dampaknya techadap hasil operasi unEuk periode tersebut dan periode sailan
sebelumnya.
26) Piutang Pihak Be relasi Nori-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain : I
a) rindan jenis, nama pihak be relasi, dan jumlah piutang;
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilal serta penjelasan
tenadinya piutang pihak be relasi tersebut;
c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, be ban cadangan kerugian penurunan nilai
I
Page 32
secara individual dan koiektif, dan penghapusan piutang;
d)
pen apat inariajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan
dan , n'Ia';
e)
b n Us a a is ajikan daiamaset Iancar, hal tersebut haruS
s asi pa a Entitas ASOsiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain :
a) nama entitas asosiasi;
I
b)
c)
persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signiflkan, beserta alasa ;
ca a an Nilai Wajar investssi dalam entitas asosiasi yang kuotasi har an
d)
g en I as asosiasi termasukjumlah agregat Aset,
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan meiniii ' o
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potsnsial investee secar
areu tidak langsung;
f)
a hir periode pelaporan dan laporan keuangan entitas asosiasi, ketika Ia oren
euangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tan al t
engan erusa aan, dan alasan menggunakan tanggal atau
g) SIfat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan akas kernampuan entitas asosiasi
untuk meritransfer dana kepada Perusahaan;
h)
bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, a abil
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entiLas asosiasi, balk untuk er'od
toldadinya kerugian tersebut in aupun secara kumulatif;
I) ^agian atas Iiabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang tenadi bersama-sama den an
investor lain;
j)
Iiabilitas konLinjensi yang tenadi karena investor berkewajiban bersama- k
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan
k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual akau daiam
, engan mengguna an metode ekuitas termasuk total
Khususlndustri Konstruksi
Jaminan
I
terseb t rt k J yang i erikan danjumlah jaminan
0'
Page 33
,
29 Khusus Tndustri Kehutanan
HTl dan HTT dalam pengembangan
I
Berupabiaya yang direngguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTl, Yang disajikan
sebagai berikut:
a) Saido awal;
by Penyisihan periode berjalan;
c) Realisasi yang dilakukan selama periode bedalan; dan
d) Saldo akhir.
30) Khusus Industri, alan To I
Hak Bagi Hasil To I
I
Investor tanpa Kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil toI;
(b) Masa hak bagi hasil to I dan amortisasinya;
(c) Perubahan hak bagi hasil toI seiama periode bedalan; dan
(d) Reklasifikasi provek keriasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil toI.
31) Khusus Tndustri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
I
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasllkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurutjenis tanaman;
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awai tahun dan akhir tahun tanaman untok setia
kelompok seiama paling sedikit 2 tahun terakhir;
(3) Status kanah yang digunakan untuk menanam;
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan beadasarkan area/10kasi penanaman;
(5) Perbandingan
dan
saido hanaman belum menghasilkan selama paling sedikit '
2 tahun;
(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi hanaman belum menghasi!kan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
I. Tambahan tahun bedalan
ii. Biaya langsung
(b) Jum!ah kapitalisasi blaya pinjaman, dan rugi kurs daiam hal tenadi depresiasi
Iuar biasa
I
^,^
Page 34
I. Pengurangan tahun berjalan
11, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan I
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir;
(2)
Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat I Perkebunan Inti Piasm
menjadi inilik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan in11ik erusah
(perkebunan rekyat/perkebunan plasma); dan
(3) Cadangan kerugian yang in ungkin timbul pada plasma.
Hewan Ternak Produksi - Be ruinur Panjang
I
Yang harus diungkapkan antara lain:
p ewa, ernak daiam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
siliasi saido awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama al'n t'd k 2
c)
Nilai am ortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;
d)
Nilai hewan ternak tiap kelompok beadasarkan 10kasyarea peternakan;
e) Kondisi hewan ternak;
f) Persentase kernatian selama tiga tohun terakhir;
g)
an ema yang iasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah Denyakit, perlu dibuat cadangan kernatian atau
metode penghapusan langsung;
i ai cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada;
j)
en apat inariajemen atas kecukupan nilai cadangan kernatian, jika ada; d
k)
i ai ewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima 'aminan.
a) Yangharusdiungkapkan antara lain :
I
e a penga uan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
o e an asumsi signifikan Yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wa'a
(3) pemyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung o1eh bukti asar at
Iebih banyak berdasarkan faktor lain karena siret properti tersebut dan
a a pasar yang dapat diperbandingkan;
(4)
nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir;
(5) jumlah yang diakui daiam laba rugi untok:
d'
Page 35
(a) penghasilan sewa dari ProperLi Investssi;
(b) be ban operasi langsung yang tenadi baik dari Properti Investssi yang
menghasilkan in aupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama I
periode tersebut; dan
(c) perubahan kumulatif daiam Nilai Wajar Yang diakui dalam laba rugi atas
penjuaian Properti Investssi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar;
(6) keberadaan danjumlah pembatasan atas realisasi dan Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan; dan
(7)
kewajiban kontraktual untuk me in bell, me in bangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbalkan, pemeliharaan atau perilngkatan.
b)
Khusus untok Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wa'ar, selai
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) dreambahkan pengungkapan
antara lain :
(1) rekonslliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investssi disesuaikan secara signifikan
untok tojuan pelaporan keuangan, in aka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara perillaian tersebut dan perillalan yang telah disesuaikan an
dilaporkan daiam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara rerpisah :
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kernbali; dan
(b) penyesuaian signifikan lain.
c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, seiain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(1) urnur inarifaat;
(2)
rekonsiliasijumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
an a hir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi be ban
penyusutan;
(4)
jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku;
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri; dan
(6) Nilai Wajar ProperLi Investasi,
d)
Khusus untuk Properti Investasi daiam proses pembangunan dan pengemban an,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investssi daiam proses pembangunan dan pengembangan;
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak;
(^/
Page 36
,
(3) estimasi saat penyelesaian;
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian; I
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan; dan
(6)
. . y pinjaman untuk properti investasi yang
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi seiama periode bedalan; dan
(b) tarif kapita!isasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pin'aman
yang lavak dikapltalisasi,
Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a)
ke emjj'k . . g p ecara erpisah beadasarkan (a) std (c)
I
Catatan I O
b)
danakhir d d P Y uan setTetappadaawal
c)
jumlah penyusutan unLuk masing-masing periode penyajian dan alokasi be ban
penyusutan;
91 penurunan ni ai an jumlah yang do urnal ballk yang diakui daiam laba ru i dan (d) SId co
I
e) jumlah komitmen kontraktual daiam perolehan Aset Terap;
f)
jumlah kompensasi dan pihak ketiga untuk AseL Tetap yan men alami
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, a abila tidak
iungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif;
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, Yang harus diun to ka : (g)
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian); I Caromn I O
(2) tanggal atektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (Dip) apabila Aset Teta
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian;
(3) nama Penilai dan tanggal laporan perillaian terakhir;
(4) metode
aset; dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
' Wa'ar
(5)jumlah Lercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat den an
model biaya; dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saido surplus kepada are
pemegang saham.
in Khusus
lain :
untuk Aset Tetap daiam proses pembangunan, yang harus diungka kan anta h ( I ) SId (5)
I Catatan I O
(1) rincian Aset Terap yang sedang dalam pembangunan;
of
Page 37
c) persentasejumlah tercatat torhadap nilai kontrak;
d) estimasi saat penyelesaian;
e) hambatan kelanjutan penyelesaian Oika ada);
f) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset Letap dalam
pembangunan; dan
g) daiam hal ternapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria I
aset kualifikasian, in aka wailb diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode beljalan; dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untok menentukan jumlah biaya pinjaman
Yang lavak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain :
(1)jumlah rercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara; I
(2)jumlah rercatat bruto dan setiap Aset Terap yang telah disusutkan penuh dan I
masih digunakan;
(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dan penggunaan aktif dan tidak I
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual;
I
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilal Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dan jumlah tercatat;
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Terap yang I Caratan I O
dihentikan pengakuannya;
(6) daiam hal terdapat Aset Tetap yang be resal dan hibah, agar diungkapkan jenis I
Aset, nilai tercatat, dan tanggal pero!ehan;
I
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurutjenis Aset
Tetap;
I
(8) Kondisi areu penstiwa yang menyebabkan tenadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai;
I Catatan I O
(9) Jumlah aset tetap yang do adjkan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan; dan
(10)Jenis dan nilai aset totap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan I Caratsn 10
risiko yang ditutup, serta pendapat inariajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Burni
Aset Minyak dan Gas Burnt
I
(khusus untuk perusahaan Yang me millki kegiatan hulu minyak dan gas burni)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurutjenisnya, seperti; operated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas Yang berhubungan, peralatan kantor, keridaraan, sumur
dan peralatan serta to silltas dalam pengerjaan;
cor'
Page 38
(2) Tabel yang meinuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan;
(b) Saido awal untok masing-masing 10kasi; I
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing 10kasi penamban an; dan
(d) Saldo akhir untok masing-masing 10kasi penambangan
I erse u mengan ung hak tagih kepada
analisa urnur tagihan.
Aset Tak Be, wujud
Yang harus diungkapkan untok setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah rercatat bruto dan akumulasi am ortisasi; to) SId (c) Catatan I I
by alokasijumlah
komprehensif;
am orrisasi Aset Takberwujud ke daiam POS laporan laba ru i I
c) rekonsiliasi jumlah rercatat bruto dan akumulasi am orrisasi As
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, penguran an,
d)
. . p I lava pinjaman untok aset yang memenuhi kriteria aset (d} SId O)
I
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi seiama periode bedalan; dan
ari apitalisasi yang digunakan untok menentukan jumlah biaya pin'aman a
e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan urnur inarifaat t'd k
ternatas;
T kb perlo e am orrisasi dan setiap Aset
g) Aset Takberwujud yang diperoleh meIaiui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui ad
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut;
(2) jumlah tercatatnya; dan
(3) Aset tersebut diukur setolah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi;
h)
I h t uiu yang kepemilikannya dibatasi dan
i)
nilai komitmen kontraktual untok akuisisi Aset Takberwujud;
i) Aset Takberwujud disajikan padajumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggai efektif revaluasi (Tanggal Perillaian);
(2) nama Penilai dan tanggal laporan perillaian terakhir;
I
Page 39
(3) jumlah ,
rercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi;
(4)
an asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai W '
un lap
se u setiap Aset Takberwujud
set Takberwujud seandainya
seandainya Aset
Aset terseb tdicatat
tersebut d'
(6)
surplus revaluasi areu rugi penurunan rillai, an menun'
periode dan pembatasan. pembatasan distribusi saido a
Pemegang saham.
gan urnum
Liabilitas Pengelolaan dan R ki YiSi an
g arus diungkapkan antara lain tabel yang meinuat pen 'elasa t : I
(1) Saldo awal;
(2) Penambahan dan pengurangan;
(3) Saido akhir.
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1)
' cian jaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of int t I
(2) mencakup saido awal, penambahan
penambahan dan
dan pengurangan,
pengurangan, dan
dan saldo
saldo akhir;
akh' ; dan
urn a aseL, 11abilitas, penghasilan dan be ban, arus kas o era ', d
investssi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertainban a .
gu an: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
I
(1) KebUakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan kanah, dan
(2)
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Oitan uhkan '
pengupasan awa1, (2) biaya pengupasan Ianjutan dengan penjelasan men
(3)
to aktual hanah menutup terhadap rasio rats-ratsn a;
(4)
Perubahan atas Rasio Rats-Rata Tanah Penutup (bila ada);
aria Yang Ditangguhkan dimana tenadi penundaan masa
(a) Alasan redadinya penundaan;
(b)
(c)
ino is asi belum diperhitungkan karena belum dimulainya roduk ', d
techadap bja , ,. I a i akukannya evaluasi (jika ada),
of
Page 40
utama yang dipergunakan daiam menghitung penurunan nilai tersebut.
gu an
Yang harus diungkapkan antara lain :
I
java Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun b ' I
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan;
(b) Saldo awal;
(c) Penambahan/pengurangan;
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
gem angan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan an
tangguhan an in Y. SP erasi dan pengembangan
d P rigelTl angan yang ditangguhkan dimana tenadi
(a) Alasan tenadinya penundaan;
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi; d
(c) Jum!ah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bita ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asu
Yang ipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut,
dan B' Ek eres , in a a harus diungkapkan rincian
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah atang us aha Yang diplsahkan antara pihak ketiga dan pihak berel ^ I
b) jumlah utang us aha menurut mata uang; dan I Camtan 14
c)
Jaminan yang diberikan o1eh Perusahaan dengan menunjuk POS-POS yang berhubungan.
2) Provisi I
apan un u provisi berlaku untuk provisijangka pendek dan rov' ' ' k
I
Tidak Material
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercakat pada awal dan akhir periode;
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan;
^/
Page 41
(3)
(4)
jumlah Yang tenadi dan dibebankan pada provisi seiama periode bersa k t ;
in a yang Ibatalkan selama periode bersangkutan at as jumlah an bel
(5)
karena berjaj , a am at ai kini, Yang redadi
(6)
I ara eris I ewajiban dan perkiraan saat toldadinya arus
(7) indikasi Retidakpastian wattu atau jumlah arus keluar seba
dalam angka(6). Daiam hal diperlukan, Perusahaan mengungka kan asumsi
am a yang mendasari prekiraan penstiwa masa depan; dan
(8)
Aset an t I h d- a engan menyebutkan jumlah
ang wailb diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dan unsur utama b b I
Camtan 15
jatuh tempo.
Liabilitas Segera I
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian beadasarkan jenis dan mats uang; dan
by Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
Yang harus diungkapkan antara lain: I
a)
b)
incian mengenaijenis danjumlah Efek yang dijual Perusahaan ada tr k ' ;
anggal dan hanga dilakukannya pembelian dan penjualan kernbali Efek.
Utang Bruto kepada Pelanggan I
ang harus diungkapkan daiam POS jin antara lain Iiabilitas brato dari s t' k
onstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam b t k t
yaitu :
a) biaya kontrak yang tenadi;
by laba yang diakui;
c) kerugian yang dialami; dan
d) pekerjaan Yang sudah ditagih (termin).
I
Page 42
7) Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah I
Yang harus diungkapkan antara lain rindan tiapjenis SImpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian beadasarkan mata uang, dan iangka wattu;
(2)
(3)
incianjumlah simpanan beadasarkan pihak be relasi dan pihak keri a;
Tingkat suku bunga rats-rata per tohun;
(4)
Jumlah am orrisasi pada tohun bedalan untuk sertifikat de OSIto;
(5)
.. an ermasa a erdasarkan statusnya, misalnya diblokir akau
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
by Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan iangka waktu;
(2)
(3)
incian jumlah simpanan beadasarkan pihak be relasi dan pihak keti a;
Tingkat suku bunga rata~rare per tahun;
(4)
Jumlah am ortisasi pada tahun beljalan untok sertifikat deposito; dan
(5)
. rinasa a er asarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
uransi erugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan I
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian beadasarkan program asuransi;
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan;
(3) Rincian beadasarkan mata uang;
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan
(5)
I Iasijumlah pada awal dan akhir periode yang mein perlihatkan
Yang harus diungkapkan antara lain: I
(1)
emisahan antara utang klaim kepada pihak be relasi dan pihak Reti a;
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung;
(3) Jumlah utang klaim menurutjenis asuransi; dan
(4) ,urnlah utang menurut mata uang.
Page 43
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain: I
(1) Jumlah menurutjenis asuransi;
(2) ruinlah menurut tertanggung;
(3) Jumlah menurut mata uang; dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah tenadi namun belum dilaporkan.
yang e urn merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain: I
(1) Iumlah menurut program asuransi;
(2) Jumlah menurutjenis pertanggungan;
an an ara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
(4) Metode perhitungan yang digunakan; dan
(5)
an a Ir periode yang mein perlihatkan
rig oasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain: I
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak be relasi dan pihak ketiga;
(2) Jumlah beadasarkan ko-asuradur;
(3) Iumlah menurutjenis mata uang; dan
(4) Jumlah menurut urnur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara unang klaim kepada pihak be relasi dan pihak ketiga;
(2) Jumlah beadasarkan reasuradur;
(3) Iumlah menurutjenis mata uang;
(4) Jumlah menurut urnur utang; dan
(5) Iumlah utang atau pittarig reasuransi yang disalinghapuskan.
Yang harus diungkapkan antara lain: I
(1) iumlah beadasarkan terranggung dan asuradur;
(2) Jumlah menurutjenis mata uang; dan
(3) Jumlah menurutjenis asuransi.
I
Page 44
.
h) Titipan Premi
ang arus diungkapkan antara lain rincian menurutjenis asura '. I
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan I
Yang harus diungkapkan:
(1)
Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham;
(2) Dasar perhitungan; dan
(3) Saido menurut us Ia.
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahn a. I
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya; dan I
Catatan 19. b.
b) informasi mengenai ketetapan pajak.
Kewajiban Anjak Piutang I
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah Iiabilitas anjak piutang dalam rangka anjak plutong dengan rec ; d
ent' I . , 9 re enSi anjak pittarig, dan jatuh tempo serLa ikatan
Uang Muka Kontrak I
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang inuka kontrak yang direrima.
nJang
Yang harus diungkapkan antara lain ba ian Ian '
dengan pengungkapan utang bank da I b ' g Paniang sesuaj I
Carolan 16
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)
keuangan lainn b y er a u untok Ijabjjjtas I Catatan 17
(2)
rige Dinpo an sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
I
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
I
^,
Page 45
(a) nilai tercatat 11abilitas keuangan untuk setiap kategori;
(b) laba atau rugi neto pada setiap Iiabilitas keuangan; dan
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusah
memenuhi persyaratan dan kondisi orang (misaln a restrukt r'
dan kondjsj default). ri'
by Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain : I
je asan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan pen eles '
ungan a as restrukturisasi atang dan dampak pajak penghasilan
ungan a au erugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
(4)
a u ang on tinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang an t I h
ya Urn,
I
ge o aan an Reklamasi Lingkungan Hidup yang ,atuh T
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
gan mum
I
ge o aan an Reklamasi Lingkungan Hidup an
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahn a.
Dinpo epasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain 11abilitas terkait aset atau k I
jiniliki untuk doual sesuai dengan dan dapat digabung den an en k
lang
Yang Harus diungkapkan antara lain : I
a) rincian nama pihak be relasi, jenis, dan jumlah utang;
b) jumlah orang menurut mats uang; dan
c)
jaminan yang diberikan dengan menunjuk POS-POS yang berhubun an.
I
Page 46
.
19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Caratan 16
I
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang beadasarkan nama bank/Iembaga keuangan dan jenis mata
uang;
by kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan;
c) tanggaljatuh tempo;
d) jumlah bagian yang akanjatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasukjumlah dan tujuan
perolehannya;
r) pembayaran Yang dilakukan pada periode bedalan untuk masing-masing fasilitas
PinJaman;
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturlsasi atang dan Kondisi default);
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk POS-POS yang be chubungan;
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru; dan
j) pengungkapan informasi sehubungan dengan Iiabilitas berbunga iangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam iangka waktu 12 (dua belas) bulan seiak tanggal laporan
POSisi keuangan tetapi retap diklasifikasikan sebagai 11abilitas iangka panjang, antara
lain adalah:
(1) nama bank/Iembaga keuangan dan jumlahnya; dan
(2) ringkasan penanjian lama dan baru, Yang me liputi tanggal kesepakatan, iangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) Utang Sewa Pembiayaan
I
Yang harus diungkapkan antara lain : Catatan 18
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan POSisi keuangan;
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan POSisi keuangan, dengan nilai kiriinya. Seiain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum of masa depan pada tanggal laporan POSisi keuangan,
dan nilai kiriinya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun;
(2) Iebih dari satu tahun sampai 5 (11ma) tahun; dan
(3) Iebih dari 5 (Iima)tohun.
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai be ban pada periode tersebut;
d) total pembayaran minimum sewa-Ianjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan direrima dan kontrak sewa-Ianjut Yang tidak dapat dibaEalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan POSisi keuangan;
I
Page 47
e)
keuntungan areu kerugian yang ditangguhkan beserta am orrisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kernbali (sale and leaseback); dan
f) penjelasan urnum isI penanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen;
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan areu
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya; dan
(3) pembatasan-pembatasan yang diretapkan dalam penanjian sewa.
21) Khusus Industri Perbankan
I
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian beadasarkanjenis, mata uang, dan iangka waktu;
(2) Rincian jumlah beadasarkan pihak be relasi dan pihak ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rats-rata per tahun;
(4) Rincian berdasarkan perlngkat efek dan perusahaan pemeringkat;
(5) Jumlah amortisasi pada tahun bedalan;
(6) Ringkasan perlanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, iangka waktu
penanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance); '
(7) Pendapat inariajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas suret be manga
yang direrbitkan.
by Pinjaman Diterima I
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian beadasarkan pihak, jenis, dan mats uang;
(2) Rincian jumlah beadasarkan pihak be relasi dan pihak keriga;
(3) Ringkasan penanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, iangka wattu
penanjian, tingkaL bunga, tanggaljatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance);
(4) Pendapat inariajemen terkait pemenuhan debt covenance;
(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah areu pihak
lain dengan tingkat jinbalan yang Iebih rendah dan tingkat bunga pasar in aka
inariajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi I
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian beadasarkan jenis, mata uang, dan kolektibiiitas;
I
Page 48
(2) Rindan jumlah beadasarkan pihak be relasi dan pihak ketiga;
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan inutasi seiama periode bedalan;
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontin 'ensi
menurut 81 dan POSisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan; dan
(5) Pendapat inariajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.
2) Khusus Industri Gas dan Minyak Burni
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tang uhan I
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tohun beljalan dengan menunjukkan:
(1) Saido awal;
(2) Penyisihan yang dibentuk;
(3) Pengeluaran yang redadi; dan
(4) Saldo akhir.
by Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang bedalan;
c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan 11abilitas bersyarat lainn a
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan;
d)
Apabila daiam POS ini toadapat komponen biaya Yang SIfatnya material, misaln a beba
penutupan
torpisah;
tambang, in aka perusahaan dapat menyajikannya daiam POS yang
e) Tabel yang meinuat penjelasan tentsng:
(1) Saido awal;
(2) Penambahan dan Penguinngan ;
(3) Saldo akhir.
3) Liabilitas Tmbalan Keria Jangka Panjang
a) jinbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gainbaran urnum mengenaijenis program.
(2)
rekonsiliasi saldo awal dan akhir dan nilai kirii kewajiban jinbalan pasti an (1) SId (4) Caratan 20
ra erpisa , pengaru nya selama periode bedalan yang dapat I
(a) biaya jasa kini;
(b) biaya bunga;
(c) iuran o1eh peserta program;
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial;
,/
Page 49
(e)
Uan a b bd P g myang jukurdenganmata
(f) jinbalan yang dibayarkan;
(9) biaya jasa Iaiu;
(h) kombinasi bisnis;
(1) curtailment; dan
{j) penyelesaian.
(3) analisis kewajiban jinbalan pasti terhadap jumlah an dihasilkan
Yang seiuruhnya tidak did anal dan jumlah Yang dihasilkan dari ro r
seluruhnya atau sebagian did anal;
(4)
rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset
ap a penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program;
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial;
(c)
Ua b P Program yang diukur dengan mare
(d) luren o1eh pemberi pekeda;
(e) iuran o1eh peserta program;
(f) jinbalan yang dibayarkan;
(9) kombinasi bisnis; dan
(h) penyelesaian;
(5) rekonsilias' I ' k' ' k '
an I ai ajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas I
mengungkapkan: '
(a)
euntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak dBkui dalam Ia ore
POSisi keuangan;
(b) biaya jasa Ialu yang tidak diakui daiam laporan POSisi keuangan;
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan o1eh batasan
dalam SAK;
(d)
I e pe aporan an setiap hak penggantian yang
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan POSisi keuangan;
(6)
a e an yang Ia ui of laba rugi untuk senap hal-hal berikut dan nama
I
Caratan 20
(a) biaya jasa kini;
I
Page 50
(b) biaya bunga;
(c) hasil yang diharapkan dan aset program;
(d) hasil yang diharapkan dan setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK;
(e)
10%
co biayajasa Iaiu;
(9)
dampak dari curtailment terutama rerkait dengan penye!esaiann a; dan
(h) dampak dan batasan dalam SAK;
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui I
Cala!an 20
segera daiam saldo laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
(b) dampak dan batssan daiam SAK;
(8)
penda atan ko h .f yang in uj pada I Catatan 20
kerugian daiam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK;
(9)
persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wa'a t t I
I
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utan r
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: I
(a) setiap kategori instrumen keuangan millk Perusahaan; dan
(b) senap properLi atau Aset lain yang digunakan o1eh Perusahaan;
I
un u menen u an tingkat pengembalian
utama dari aset program;
(12) jinbal hasil aktual atas aset program, serta jinbal hasil aktual atas setiap hak I
penggantian yang diakui sebagai Aset;
d d' g g an sampaj pada akhjr periode pelaporan I
Catatan 20
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:
(a) tingkat diskonto;
(b)
rig I arep an a as Setiap aset program untUk periode
(c)
tingkat jinbal hasil yang dinarapkan untok periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset;
(d) tingkat keriaikan gali yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
vanabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untok kenaikan jinbalan masa depan);
Page 51
.
(e) tingkat tren biaya kesehatan; dan
(f) asumsi material lain yang digunakan daiam aktuaria;
I
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan Yang diasumsikan pada:
(a) biaya jasa kirii agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto; dan
(b) akumulasi kewajiban jinbalan pascakerja untok biaya kesehatan.
(c)
"b g u gan in asi yang tinggi,
tren biaya Resehatan yang diasumsikan dari in akna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Iumlah periode kahunan saat ini dan periode empat tohun sebelumnya dart I
(a) nilai kini kewajiban jinbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau Cam!an 20
defisit pada program; dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(1) Iiabilitas program dinyatakan sebagaijumlah atau persentase dart
11abilitas program pada akhir periode pelaporan; dan
(ii) aset program dinyatakan sebagaijumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan;
I
(16) estimasi terbaik pemberi keria, segera setolah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar daiam program seiama periode kahunan
dimulai setelah periode pelaporan;
(17) Rhusus untuk program jinbalan pasti yang mein bagi risiko antar entires I
sepengendali, wailb diungkapkan sebagai berikut:
(a) penanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
jinbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti iru;
(b) daiam ha! Perusahaan mencatat alokasi biaya jinbalan pasti neto sesuai SAK,
in aka Perusahaan mengungkapkan :
co informasi yang me in ungkinkan pengguna laporan keuangan untok
mengevaluasi sifat program jinbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut;
(ii) pengungkapan gainbaran urnum jenis program sesuai dengan huruf a)
butIF (1) mencakup penjelasan prektik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban jinbalan
pasti; dan
(ill)jika Perusahaan mencatat luren yang torusang untok periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
bunr (1), butir (2), butir (3), butIr (4), bullr (9), bunr (13), badr (14),
dan butir (16) serta bullr ii.
^^,/
Page 52
by Zuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus men un ka k I
jumlah yang diakui sebagai be ban untok program iuran pasti.
c) rinbalan Keria Jangka Panjang Lainnya I
Yang harus diungkapkan paling kurangjenis dan jumlah jinbalan ke 'a 'an k
panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Keria I
Yang harus diungkapkanantara lain :
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak keria; dan
(2) penjelasan mengenai Iiabilitas kontinjen (jika ada).
g 19asi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) I
rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mat
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tern t
objigasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
c)
jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
d)
nama Wall Am anat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
e)
jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi den a
menunjuk POS-POS yang berhubungan, jika ada;
f)
pembatasan yang dipersyaratkan daiam Kontrak Perualiamanatan;
g)
ejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan daiam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi'
dan
default);
h) persyaratan penting lainnya.
Sukuk
a)
Perusahaan wailb mengelompokkan Sukuk beadasarkan akad syariah an di k I
by Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uralan tentsng persyaratan utama daiam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan;
(b) Aset, inarifaat, atau axilvitas yang mendasari;
(c) nilai nominal;
(d) be saran jinbalan (untuk Sukuk ijarah);
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah ba i
Page 53
hasil (untuk Sukuk mudharabah);
or) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/areu pembayaran jinbalan
atau bagi hasil;
(9) iangka waktu;
(h) tujuan penerbitannya; dan
(i) persyaratan penting lain;
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan;
(4)jumlah bagian yang akanjatuh tempo daiam wattu 12 (dua belas) bulan;
(5) nama Wali Am anat dan keterkaitan us aha dengan Perusahaan;
(6) jaminan dengan menunjuk POS-POS Yang berhubungan (jika ada);
(7) pembatasan Yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perualiamanatan; dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publ'k
dank -
g u or InaS,
Yang harus diungkapkan antara lain: I
I ur, SI a I a an, iangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bun a
b) tujuan perolehannya;
c)
persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi;
d)
kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuh'
e)
persyaratan dan kondisi atang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
pembatasan yang dipersyaratkan daiam Kontrak Perualiamanatan; dan
f) persyaratan penting lainnya.
gasi onversi
Yang harus diungkapkan antara lain: I
a)
pembaaranbun , k b , g9 iaU tempo, jadwaj
tujuan penerbitannya' '
b)
PelakSanaa , h k k , me ipUti rasio konversi, hanga
c)
dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, den an mein erha i
tingkat konversi atau hanga pelaksanaan (exercise price) yang palin men untun k
an sudut pandang pemegang obligasi konversi;
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya;
Page 54
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
f)
f) jumlah bagian yang akanjatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
g)
g) nama Wall Am anat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
h) jaminan serta pembenLukan dana untuk pelunasan utang pokok objigasi den an
menunjuk POS-POS yang berhubungan (jika ada);
i)
eja ian peating lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuh'
j)
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi denau/t);
"b d' 19aSi onversi tanpa meIaiui penawaran urnUm,
k) komponen Ljabjjjtas dan objigasj konversi;
I) keberadaan fitur denvatif meIekat; dan
in) persyaratan penting lainnya
yang apa iatribusikan kepada pemilik entitas induk
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiapjenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasijumlah saham be redar pada awal dan akhir periode; I Catatan 21
(2)
a , keistimewaan, dan pembatasan yang me!ekat pada setiapjenis saham, I
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kernbali atas modal; d
(3) Saham yang dicadangkan untok penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
I
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan;
b)
Penjelasan mengenai siret dan tujuan setiap POS cadangan daiam ekuitas; I
c)
us urian pemegang saham dengan mengungkapkanjumlah Iembar saham da I
persentase kepemilikan, yaitu: Catatan 21
(1) Pemegang saham yang meiniliki 59'o (Iima perseratus) atau Iebih;
(2) Nama direktur dan komisaris yang meiniliki saham; dan
(3) Pemegang saham lainnya;
d) Daiam hal
keriadi perubahan modalsaham dalam periode bedaian: I Caretan 21
(1)
Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Meriteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetu'uan
dan/atau pemberiLahuan Meriteri terkait, dan keputusan Rapat Urnum
Pemegang Saham (RUPS);
(2)
Sumber perilngkatan modal saham, antara lain dan kapitalisasi agio, saldo I b ,
penerbitan saham baru dari Penawaran Urnum dengan dan/atau tanpa Hak
I
Page 55
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waren, serEa konversi objigasi; dan
(3)
ujuan perubahan modal saham, antara lain daiam rangka eks an SI,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal;
e)
disebutkan jumlah saham d. . ' i Ursa Efek, agar I
oa
Isetor (Additional Paid-in CapitaD
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor; (a) ski (e) Caratan 22
by Uralan sumber agio saham; I
c)
d)
Rincian biaya emisi Efek ekuitas beadasarkan penerbitan Efek ekuitas;
Uraian mengenai sirat dan asal selisih kurs atas modal disetor;
e)
raian mengenai SIfat dan asal tambahan modal disetor lainn a;
r)
engungkapan untok sellsih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, ant I ' : co
(1) Nama dan penjeiasan tentsng endtas atau bisnis yang berkombinasi; I
bert k - P g a I ari entitas-entitas yang
(3) Tanggal efektif transaksi;
15nis yang e a iputuskan untuk doual atau dihentikan
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah jinbalan
Yang tenadi;
(6)
re , , , au Ia i an serta sellsih antara nilai
(7)
Penyajian kernbali laporan keuangan yang memberIkan informasi antara Ia' :
poren euangan yang telah dilaporkan sebelumnya
tisarjumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yan
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi; dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kernbali,
sa SI engan Pihak Noripengendali
Yang harus diungkapkan antara lain : I
a)
reian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian an I' ^
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan.
I
Page 56
,
(2) Nama entitas ariak; dan
(3) Nama pihak Yang bertransaksi;
by Perhitungan selisih transaksi
dan perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian;
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.
4) Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain: I
a) Labr belakang pembelian kernbaii saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor;
by Tanggal atau periode perolehan sertajumlah Iembar dan nilai saham treasuri yan
diperoleh;
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai penguinngan modal
disetor;
d)
Tanggal dan jumlah saham treasuri Yang dilepaskan kernbali serta sellsih antara
hanga perolehan dengan hanga pelepasan saham treasuri; dan
e) Akumulasijumlah Iembar dan nilai saham treasuri.
Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain: I
a) Alasan danjumlah penyesuaian periode yang Iaiu 01ka ada);
b)
Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS,
dan an re k t;
c) Saido laba yang ditentukan penggunaannya, SIfat, dan tujuan setiap POS cadan an.
Waran
Yang harus diungkapkan antara lain: I
a) jenis waren dan hanga pelaksanaan dari masing-masing waren;
b) dasar penentuan Nilai Wajar waren;
c) nilai waren yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa);
d) jumlah waren yang direrbitkan dan be redar serta dampak dilusinya; dan
e) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran,
Pendapatan Komprehensif Lainnya
I
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masin -in acornn Perubahan Ekuiias Halaman 4
komponen pendapatan komprehensif lainnya, dan Catatan 23
I
Page 57
8) Kepentingan Noripengendali
ang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham non en d I' I
Laneran Perilbahan Ekuiias Halaman
e ui as masing-masing entiLas ariak yang tidak dapat diatribusikan secara I dan Calaian 25
Lidak langsung pada entitas induk.
Yang harus diungkapkan antara lain :
a)
urnlah senap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui seiama e 'od ,
termasuk pendapatan yang be resal dafu
I
Catatan 26
(1) Penjualan bareng;
(2) Penjualan jasa;
(3) Bunga;
(4) Royalti; dan/atau
(5) Dividen;
diungkapkan secara terpisah beadasarkan pihak be relasi dan pihak keri a;
by Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama; I Catatan 26
I
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang meIebihi 10% (sepuluh Cam!an 26
perseratus) dari pendapatan;
d)
urn a pendapatan Yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yan tercak I
berd ,.
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: I
(1) Pendapatan kontrak Konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapaEan dalam periode
beltalan;
(b) Metode yang digunakan untok menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode bedalan; dan
(2)
(c) Metode yang digunakan untok menentukan rehap penyelesaian kontrak;
e erjaan daiam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pela oren:
(a) Jumlah agregat biaya yang tenadi dan laba/rugi yang diakui sampai tan
pelaporan; 'al
(b) Iumlah uang inuka yang direrima; dan
(c) Jumlah ratensi;
gi an an u ang bruto kepada pemberi keria, masing-masin seba a'
^/
Page 58
r)
alam hal Perusahaan me iniliki transaksi hubungan keagenan, diungka kan sec I
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dan hubungan keagenan;
(2) Pendapatan komisi Yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya; dan
(3) Perlncian dan komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan seba a'
prlnsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan brato;
(b) Retortrabat/diskon terkait; dan
(c) Total pendapatan neto.
2) Khusus Tndustri yang Tarifnya Diatur o1eh Regulator
Ketentuan Tarif I
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif;
by Obiek atau aktivitas yang dikenakan tarif;
c) Masa berlaku tanf;
d) Be saran tanf; dan
e) Penanjian lain yang terkait.
3) Khusus Tndustri pembiayaan
Rincian jumlah beadasarkan kelompok produk/jasa staina antara lain : I
a) Pendapatan pembiayaan konsumen;
b) Pendapatan anjak piutang; dan
c) Pendapatan sewa.
4) Khusus Endustri Rumah Sakit
Terdiri dari: I
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Ina , rawat 'ala d
penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) RestiLusi;
by Subsidi Lidak mainpu; dan
c) Sellsih perhitungan klaim.
Khusus Zndustri Transportasi
Rincianjumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: I
,/
Page 59
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi;
by Rincian pendapatan us aha darijasa penyewaan alat transportasi;
c) Rincian pendapatan usaha dan jasa ekspedisi;
d) Rincian pendapatan us aha dari keagenan; dan
e)
Rincian pendapatan dipisahkan sesuai denganjenisnya armada (bus, taksi, forI, tanke
dan pesawat udara) dengan ketentuan me misahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut,
Khusus Tndustri Telekomunikasi
I
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, 'asa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan meIaiui ke 'as d
pihak lain.
7) Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi I
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah beadasarkan kelom k ' b ,
premi reasuransi, dan penurunan (keriaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: manyesualkan dengan PSAK yang be flaku (PSAK 36 dan 62)
Khusus Endustri Jalan Tore
Pendapatan I
Yang harus diungkapkan antara lain:
a)
Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa toI sendiri, rincian pendapatan 'asa Ia' ,
dan rincian pendapatan keriasama operasi;
b)
Iika perusahaan meiniliki hak penyelenggaraan seiumlah ruas iaian toI, in ak
pendapatan usaha untuk setiap ruasjalan to I tersebut harus diungka kan.
Khusus Tndustri Perbankan
Pendapatan Bunga I
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Objigasi Pemerintah;
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui;
c) Efek-efek; dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
of
Page 60
10 Be ban Pokok Penjualan
I
Yang harus diungkapkan antara lain: Cabinn 27
a)
Untok perusahaan manurektur, diungkapkan be ban pokok produksi yang dirtnci:
(1) Biaya bahan baku;
(2) 81aya tenaga keria; dan
(3) Biaya overhead
dirembah dan dikurangi saido awal dan akhir persediaan;
by Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang me Iebihi 10% (sepuluh perseratus) dari
pendapatan; dan
c) Untuk in dustrijasa, diungkapkan be ban pokok beadasarkan padajasa yan di'ual,
Khusus Industri Ruinah Sakit
Be ban Departementalisasi/Be ban Operasional I
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian be ban departementalisasi:
a) Be ban bahan;
b) Be ban jasa pelayanan;
c) Be ban pegawai;
d) Be ban penyusutan sarana medis;
e) Be ban pemeliharaan sarana;
f) Be ban asuransi;
g) Be ban langganan daya dan jasa;
co Be ban depresiasi.
12) Khusus Zndustri Asuransi:
a) Be ban Klaim Asuransi Kerugian I
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah beadasarkan Keiompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan keriaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.
b) Be ban Klaim Asuransi 31wa
Yang harus diungkapkan antara lain: I
Rincian dan jumlah be ban menurut jenis klaim dan inarifaat, diantaran a : klai ' t h
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kernatian,
c) Komisi Neto
I
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah beadasarkan kelom ok
pendapatan komisi dan be ban komisi untuk setiap jenis asuransi.
,.
of
Page 61
,
d) Hasil Tnvestasi
ang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut 'eni ', I
Be ban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain: I
a) Rincian jumlah unsur-unsur be ban departementalisasi;
b) Gaji dan be ban pegawai lainnya; dan
c) Rincian jumlah unsur-unsur be ban departemen lainnya.
ang arus diungkapkan rincian sirat be ban berdasarkan kategori'
lain:
fun sin ,
a) Be ban penjualan; I
Tidak Material
b) Be ban diskribusi; dan I
c) Be ban urnum dan administrasi. I
Caretan 28
15) Khusus Zndustri Perbankan
a) Be ban Bunga I
ang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah be ban bunga beadas k k
produk/jasa utama.
by Be ban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah be ban be ban rov' ' d k ' '
beadasarkan ke!ompok produk/jasa utama.
yaan
Be banKerugian Penurunan Nilai I
ang arus diungkapkan antara lain jumlah be ban kerugian penurunan nil ' t k
masing akun Pittarig Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutan , da P'
Pembiayaan.
ya
Yang harus diungkapkan antara lain :
I Tidak Material
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya, I
Camtan 29
b) rincian dan jumlah Be ban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : I Canton 29
(1) biaya pinjaman meliputi:
I
^,^,
Page 62
,
(a) beefektif;
ban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
(b) beberiaku;
ban keuangan
dan
daiam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
Sellsih k t b a a ^ang asing sepanjang
(2)
biaya keuangan lainnya yang tenadi dari transaksi instrumen keuangan meIi ut' :
(a) rugi penurunan nilai dan kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual;
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar meIaiui laba
rugi; dan
(c) amnilai.
ortisasi premi/diskonto kontrak bedangka yang bertujuan untuk 11ndun
d)
Untuk Bagian Laba Rugi dan Entitas ASOsiasi dan/atau Ventura Bersama me11 uti :
(1) bagian laba rugi dan masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas; dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dan operasi yang dihentikan, Yang
diungkapkan secara terpisah.
18) Khusus Endustri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilaialas AseL Keuangan I
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beadasarkan jenis aset keua
by Keuntungan (Kerugian) dari keriaikan (penurunan) nilai surat-surat berhar a
dan Objigasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beadasarkan jenis,
c) Keuntongan
Pemerintah
(Kerugian) Penjualan Surat-suraL Berhaiga dan Obligasi Reka italisasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan daiam surplus revaluasi Aset Tetap in aupun Aset Takberwujud; I
Lane, an Perubahan Ekuitos
I
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program inarifaat pasti; Halainan 4
I
c) seiisih kurs karena penjabaran laporan keuangan;
I
d) keuntungan (keruglan) dari aset keuangan tersedia untok dijual;
e)
bagian efektif dan keuntungan dan kerugian instrumen 11ndung nilai daiam k I
Iindung nilai arus kas; dan
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
I
Page 63
20) Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen be ban (penghasilan) pajak yang terdirl dart
(1) be ban (penghasilan) Daiak kini; I
Caromn 19. d.
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kirii yang be resal dan periode I
Iaiu;
(3) jumlah be ban (penghasilan) pajak Langguhan yang be resal dari perbedaan I Caratan 19. e.
temporer dan pembalikannya;
I
(4) jumlah be ban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan Yang baru;
(5) jumlah inarifaat yang berasal dan rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya I
areu perbedaan temporer suatu periode Ialu yang digunakan untok menguran i
be ban pajak kini dan be ban palak tangguhan;
I
(6) be ban pajak tangguhan Yang disebabkan o1eh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan; dan
(7) jumlah be ban (penghasilan) torkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan I
kesalahan Yang diperhitungkan daiam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif;
b)
agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yan dibebank I
atau dikreditkan langsung ke ekuitas;
c)
jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan kom rehen T I
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dan entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama;
d) penjelasan hubungan antara be ban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam I
satu areu kedua bentuk berikut ini:
(1) rekonsiliasi antara be ban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi I Caromn 19. c.
dengan Earlf pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitun an
tarif pajak yang berlaku; atau
(2) Cantan 19. d.
rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, I
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku;
e)
penjelasan mengenai perubahan tanf pajak yang berlaku dan perbandingan den an
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya; I
f)
jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang da at
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui seba ai aset ' k I
tangguhan daiam laporan keuangan;
I
Page 64
g)
jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas a k, I
cabang, entitas asosiasi, dan bagian parrisipasi dalam Ventura Bersama atas I' b'I't
pajak tangguhan yang belum diakui;
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan be ban pajak kini dengan cara sebagai be xikut: I
Caromn 19. c
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi;
(2) ditambah/dikurangi koreksi POSitif atau negatif (dirinci); dan
(3) laba kena pajak;
I)
perhiEungan be ban dan 11abilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai I Calatan 19. d
dengan ketentuan perundang~undangan pajak yang berlaku;
j) pernyataan bahwa laba keria pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar daiam en is' I Caiman 19. d.
SPT Tahunan PPh Badan;
k)
setiapjenis perbedaan temporer dan setiapjenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:
(1) jumlah aset dan 11abilitas pajak tangguhan Yang diakui pada laporan POSisi I
keuangan untuk periode saiian; dan Camian 19. e
(2)
jumlah be ban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dan perubahanjumlah aset atau 11abilitas I
Camian 19. e.
pajak tangguhan yang diakui daiam laporan POSisi keuangan;
I) be ban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: I
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian; dan
(2)
aba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama eriode,
bersama dengan jumlah rerkait untuk senap periode sailan;
in)
jumlah Konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegan saham I
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuan an Diot
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuan an;
n)
uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan I
preakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu komb'
bisnis;
o)
perlstiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan inarifaat pajak tan uhan I
wajib diakui apabila inarifaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi; da
P) jum!ah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
I
aset pajak tangguhan, apabila:
(1) penggunaan aset pajak tangguhan be roantung pada kondisi laba keria a'ak
mendatang Iebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer keria a'ak
yang telah ada; dan
(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
^/
Page 65
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait
per a am asar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham d I
Caromn 30
an dilusian, dan rekonsiliasijumlah tersebut rerhadap laba areu ru ' d
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonslli
mencakup dampak individual dan setiap jenis instrumen Yang mein en h' I b
saham;
b) jumlah rats-rata tortimbang saham biasa yang digunakan sebagai pen ebut dal I Calatan 30
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi en eb t t b
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setia 'enis ' t
me in pengaruhi laba per saham;
c)
instrumen (termasuk saham yang dapat direrbitkan secara konLinjen) yang ber otens' I
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dai
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat t'd'I
untok periode sailan;
d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen be rootensi saham bi , I
se ain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang tenadi setelah ' d
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa at
berpotensi saham biasa yang be redar pada akhir periode tersebut seandain t k '
dimaksud tenadi sebelum akhir periode pelaporan; dan
e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. I
asi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan
jumlahnya :
mengenai transaksi atau saldo dengan pihak be relasi, yan
(1) Camtan 31
Iebih dari Rp 1,000,000.000,00 (satu iniliar rupiah) untok transaksi den an I
orang atau an 990ta keluarga terdekat; dan/atau
(2) Iebih dari 0,5% (nol koma Iima perseratus) dan modal disetor untok transaksi
dengan entitas be relasi.
b)
rerkait dengan transaksi dengan oreng atau an 990ta keluarga terdekat meI' t'
nama, sifat dan hubungan dengan pihak be relasi serta informasi tentan t k ' I
dan saldo dengan pihak dimaksud; Calatan 31
c)
torkait dengan transaksi dengan entitas be relasi meliputi sirat dan hubun a d
pihak-pihak be relasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, terma k
omitmen, yang diperlukan untuk me in ahami potensi dampak hubun an ter b t
I
Page 66
daiam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan be ban
terkait; I
Calaian 31
(2) jumlah saido beserta persentasenya techadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan: I Caratan 31
(a)
SIfatimbaj ., Pa a e! apatjaminan, dan
(b) rincian garansi Yang diberikan atau dikerima;
(3)
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, be ban cadangan kerugian I
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutan to k t
engan jumlah saido plutong us aha dan pittarig pihak be relasl nori-usaha; d
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan; I
d)
pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan by
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: I
(1) entitas induk;
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhada
entitas;
(3) entitas ariak;
(4) entitas asosiasi;
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer;
(6)
personil inariajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya; dan
(7) pihak-pihak be relasi lainnya.
e)
se uru kompensasi yang diberikan kepada masing, masing anggota akau kelom ok I Cantan 31
ireksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, da
inariajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
(1) jinbalan keria iangka pendek;
(2) jinbalan pascakeija;
(3) jinbalan keria iangka panjang lainnya;
(4) pesangon pemutusan kontrak keria; dan
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas be relasi dengan pemerintah :
(1) nama entitas be relasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan I
Perusahaan;
I
of
Page 67
(2) SIfat danjumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan; dan
(3)
untuk transaksi lainnya yang secara kolekkif, terapi tidak secara individual,
signifikan,
tersebut.
indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas Iuasnya transaksi
Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. I
Caromn 35
by Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan 11abilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalenn a I Calaian 35
dalam mata uang fungsional;
Caretan 35
(2) POSisi neto dari aset dan Iiabilitas morieter daiam mata uang asing; I
(3) rincian kontrak valuta bedangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional; I
(4) jumlah seiisih kurs yang diakui daiam laba rugi, kecuali untuk seiisih kurs an
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar meIaiui jaba
dan ' ru '; I
(5) selisih kurs neto diakui daiam pendapatan komprehensif lain dan diakumulas'k I
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24) Penurunan Nilai Aset Norikeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
I
a)
untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik seiama periode tertent
untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
(1) perlstiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai;
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui daiam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang did alamnya tercaku ru i
penurunan rillai;
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba ru I seiama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamn a
torcakup rugi penurunan nilai yang dibalik;
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya;
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut; dan
(6)
jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain seiama periode tersebut.
by Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setia
kelompok aset.
I
^
Page 68
25
Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi d K I
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi I
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) siret dan alasan perubahan estimasi akuntansi;
(2) jum!ah perubahan estimasi yang berdampak pada periode beljalan; dan
(3)
perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumiah
dampak pada periode mendatang tidak pinktis, tokta tersebut harus
diungkapkan.
by Perubahan Kebijakan Akuntansi
I
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi;
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan;
(3) jumlah penyesuaian untuk periode bedalan dan setiap periode Iaiu saiian:
(a) setiap POS laporan keuangan yang terpengaruh; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(4)
jumlah penyesuaian yang rerkait dengan periode-periode sebelum periode an
disajikan.
dan
Dalam hal tidak pinktis dilakukan, in aka diungkapkan alasann
'
;
(5) keadaan yang meinbuat penerapan retrospektif tidak prektis untuk suaLu
periode Lertentu atau untok periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. I
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode Ialu;
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sailan:
(a) bagi setiap POS laporan keuangan; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(3) jumlah koreksi pada awal periode saiian paling awal; dan
(4) keadaan Yang meinbuat penerapan retrospketif tidak prektis dilakukan dan
penjelasan mengenai care dan waktu dilakukannya koreksi apabila penya'ian
kernbali retrospektif tidak pinktis.
I
Page 69
26 Kombinasi Bisnis
a)
erusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setia k b'
bisnis yang tenadi seiama periode pelaporan, yaitu: I
(1)
nama dan penjelasan tentang pihak yang dinkuisisi;
(2) tanggal akuisisi;
(3)
biaya terkait akuisisi, di Iuar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuit ,
periode bedalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisni ;
(4)
persentase kepentingan ekultas bein ak suara yang diperoleh;
(5)
a asan atam a untok kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara ihak
pengakuisisi me in peroleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi;
(6)
penjelasan kualitatif tentang faktor yang mein bentok goodwill yang diakui;
(7)
Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total jinbalan yang dialihkan dan N'I '
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama jinbalan;
(8) kesepakatan jinbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi;
(b) penjelasan
dan
tentsng kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pemba
'
aren;
(c) estimasi kisaran hasil codak did is Konto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan in aka tokta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Daiam hal jumlah in aksimum pembayaran tidak
terbatas, in aka pihak pengakuisisi mengungkapkan tokta tersebut;
(9)
Perusahaan harus mengungkapkan plutong yang diperoleh beadasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman Yang diberikan, sewa embi
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang;
(b) jumlah pittarig bruto kontraktual; dan
(c) estimasi rerbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
Yang diperkirakan kidak terragih;
(10)
jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untok setiap kelompok orama A t
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih;
(11) setiap Iiabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a)
uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi tenadi;
(b) indikasi keridakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Daiam hal
Page 70
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yan
mendasari prekiraan peristiwa masa depan; dan I
(c) jumlah estimasi penggantian yang akan direrima dengan menyebutkan
jumlah Aset Yang telah diakui untok estimasi penggantian tersebut;
(12)
dalam hal Iiabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak da t
diukur secara andal, in aka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
torkait perikatan dan Kontijensi; dan
(b) alasan Liabilitas kidak dapat diukur secara andal;
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
(a)
jumlah keuntungan yang diakui dan POS dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui; dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan;
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi me millki kuran dari 1009'
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi:
(a)
jumlah dan kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yan
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya; dan
(b)
teknik penilaian dan input model utama yang digunakan daiam penenEuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan noripengendali pada pihak an
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar;
(15) daiam hal suatu
kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a)
Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki o1eh pihak pengakuisisi segera sebelum tan al
akuisisi; dan
(b) jumlah keuntungan atau kerugian Yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kernbali Nilai Wajar dan Repenting an ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki o1eh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan POS dalam laporan laba rugi komprehensif untok mengakui
keunEungan atau kerugian tersebut;
(16) Informasi sebagai berikuL:
(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak Yang diakuisisi seiak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan; dan
(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-o1ah tanggal akuisisi untok semua
^,
Page 71
, ,
kombinasi bisnis yang keriadi selama tahun beljalan telah diperhitun k
seiak awal periode pelaporan.
b)
erhadap kombinasi bisnis yang tenadi pada periode sekarang dan er' d I
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib men un ka k
in ormasi berikut untok setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kol kL'f
material:
(1)
daiam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum seiesai untuk A t,
ia I itss, kepentingan nonpengendali terLentu atau jenis jinbalan dan 'urnl h
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga direntuka
hanya bersifat penyisihan, in aka diungkapkan :
(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai;
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis jinbalan yang akuntansi
awalnya belum seiesai; dan
(c) SIfat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
se!am a periode pelaporan
(2)
setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusaha
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset jinbalan kontin'ens', t
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Iiabilitas jinbalan kontin'ensi atau
11abilitas tersebut dibatalkan atau Iewat waktu, in aka diungkapkan :
(a)
setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul seiama penyelesaian;
(b) setiap perubahan daiam kisaran hasil (tidak did iskonto) dan alasan
perubahan tersebut; dan
(c) teknik perillaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
jinbalan kontjnjensi;
(3) 11abilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada;
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan;
(5) jumlah dan penjelasan dari senap keuntungan atau kerugianyang diakui ada
periode pelaporan yang:
(a) terkait dengan aset tendentifikasi yang diperoleh atau Iiabilitas an
diambil-ajih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan bedalan atau
periode pelaporan sebelumnya; dan
(b) u urnn, sifaL, atau kejadian relevan Yang diungkapkan untuk mein ahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan;
c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK daiam elaksa
transaksi kombinasi bisnis; dan
Page 72
d)
erusa aan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, h b
engan perolehan atas entitas ariak dan unit bisnis lainnya seiama suat ' d : I
(1) iumlah hanga yang dibayarkan;
(2) bagian dan harga yang merupakan Kas dan Setora Kas;
(3) jumlah Kas dan Serara Kas pada entitas ariak atau bisnis lainn a a b'I
Pengendalian diperoleh; dan
(4)
jum ah aset dan Iiabilitas seiain Kas dan Setora Kas pada entitas an k t
isnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan beadasarka
kategori utamanya.
Yang harus diungkapkan antara lain : I
Caromn 32
a) pengungkapan pada level segmen;
(1) informasi urnum, Yang terdiri dari:
(a) faktor-toktor yang digunakan o1eh inariajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan; dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap se men
dilaporkan;
(2)
in ormasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan b b
tertentu, aset segmen, dan Iiabilitas segmen dari segmen dila orkan, rt d
pengukurannya;
(3)
re on SI Iasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba areu ru I se
i aporkan, aset segmen, Iiabilitas segmen, dan unsur segmen material I '
techadapjumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan;
by pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa
endapatan dan pelanggan eksternal untok setiap produk dan jasa atau s t'
Rejoinpok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dan pelanggan eksLernal yang diatribusikan kepada:
I. negara do misili Perusahaan; dan
11.
semua negara asing secara total dimana Perusahaan me in peroleh
pen apatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
in ivi ual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
erpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada ne are
Page 73
tersebut secara individual.
(b)
Aset tidak Iancar seiain instrumen keuangan, aset pajak yang ditan uhk ,
aset jinbalan pascakerja, dan hak yang tenadi akibat kontrak asuransi a
berlokasi di:
I. negara do misiii Perusahaan; dan
11.
semua negara asing secara total dimana Perusahaan me millki aset.
Daiam hal asek dan suatu negara asing secara individual jumlahn a
material, in aka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Daiam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan ekstemal tun al
mencapai loryo (sepuluh perseratus) atau Iebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:
(a) fakta;
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan; dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.
perasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain: I
(1) uraian tentsng alasan operasi dihentikan;
(2)
uralan inkta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah ke ada el
yang diharapkan, cam, dan waktu pelepasan dari aset dan Iiabilit
yang dihentikan; dan
aset t'd k I P Segmen yang dilaporkan dart
b)
d-h '''g aP. an atas informasi terkajt dengan laba (rugi) operasi yang
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan daiam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
(a)
dih t'k a ' g urnpaja danoperasiyang
(b) laba atau rugi Yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wa'ar setel h
aya un u menjual atau pelepasan aset atau ketQinpok Iepasan
yang terkait;
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktiviLas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan; dan
asi an ari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
^,^
Page 74
29
Instrumen Derivatif selain Derivatif MeIekat
a) I
Caromn 13
yajtu untok Iindung nilai akau tojuan lainn a ( I. d g n. Ujuanny^,
spekulasi;
b)
Perusahaan yang me millki atau menerbitkan instrumen denvatif wa'Ib
un u se lap ontrak instrumen derivaLif daiam kelompok klasifikasi
(1) I transaksi,
ransa SI,berupa transaksi bedangka
erupa transaksi bedangka dalam bentuk
(2) pihak lawan transaksi (counterparties);
(3) tanggal jatuh tempo;
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan POSisi
keuangan;
(5) be ban atau Pendapatan pada periode pelaporan;
(6) POS Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai; dan
(7) persyaratan penting lainnya.
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untok mein ahami tujuan transaksi denvatif dan strate i
untuk mencapai tujuan tersebut;
(2)
Kebijakan inariajemen risiko untuk setiap klasifikasi 11ndung nilai, termasuk
penjelasan
nil"' mengenai Aset dan/atau dan
Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindun
,
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu 11ndung nilai,
cojuannya. '
disebutkan
o) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
I
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan 11abilita k
antara lain:
Catatan 37. d.
a)
Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara an
me in ungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai rercatat dalam Ia ' '
keuangan; dan
b)
Ierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan N'I ' W '
aset keuangan dan Iiabiiitas keuangan,
Yang harus diungkapkan antara lain: I
Canton 24
a)
b . . ya g e a ideklarasikan dan dibayarkan
by jumlah utang dividen untok:
I,
Page 75
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya;
c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
diakUi seba ' L' b. I- . . aPOran euangan dan tidak
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.
agrin a ISIpasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain: I
a) jumlah agregat dan Iiabilitas kontinjensi dengan jumlah Iiabilitas kontin'e ' I '
secara terpisah;
b)
jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasin a daia
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya;
c)
daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama an si n'f'k d
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas; dan
d)
dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, a ar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang :
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya; dan
(2)
jumlah agregat setiap aset Iancar, aset Lidak Iancar, Iiabilitas iangka pendek,
jabilitas iangka panjang, penghasilan dan be ban yang terkait dengan ba ian
partisipasinya daiam Ventura Bersama.
Perikatan dan Kontinjensi
a) Perlkatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perlkatan yang meliputi: I Calatan 33
(a)
pertanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan inariajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan :
I. pihak-pihak yang terkait daiam pedantian;
11. periode berlakunya penkatan;
ill. dasar penentuan kompensasi dan denda;
Iv, jumlah be ban atau pendapatan pada periode pelaporan; dan
v. pembatasan-pembatasan lainnya;
(b) konarak atau penanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa an
I
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, penanjian pembelian, ikaLan Caratan 33
untuk investssi, diungkapkan :
\
Page 76
i. pihak-pihak yang terkait daiam perlanjian;
11. periode berlakunya perlkatan;
iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi; dan
Iv. sanksi-sanksi;
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: I
Camian 16 dan Cataian 33
(a)
pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak be relasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin;
(b) jarar belakang dikeluarkannyajaminan;
(c) periode berlakunya jaminan; dan
(d) nilaijaminan;
(3) fasilltas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank; d I Caiman 16 dan Caiman 33
(4) uraian mengenai sirat, jenis, jumlah dan batssan-batasannya. I Caromn 16 dan Catatan 33
by Kontinjensi
I
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
dlungkapkan:
(a) pihak-pihak Yang terkait;
(b) jumlah yang diperkarakan;
(c) Iatar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion);
dan
(d) dampak keuangan;
(2)
Peraturan Pemerintah yang beadampak ternadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estim
dampak keuangannya;
(3) kernungkinan Iiabilitas pajak tombahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tohun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya; dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding);
(4) penstiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakterlstik aset areu Iiabilitas Kontinjensi;
(b) estimasi dari dampak keuangannya;
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
Page 77
keluar sumber daya; dan
(d) kernungkinan penggantian o1eh pihak ketiga.
nan
Perkebunan Znti Rakyat dan Plasma
I
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perlanjian keriasama IR/Plasma;
b) Pihak-pihak yang terkait daiam keriasama;
c) Lokasi aset dan iangka waktu pengelolaan;
d) Hak dan Iiabi!itss dan masing-masing pihak daiam keriasama;
e) Ketentuan tentang perbahan perlanjian keriasama; dan
f) Isi perubahan peltanjian, jika ada,
ajemen ISI O Keuangan
a) I
Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang mein un kink Caiman 37. c.
u mengeva uasi siret dan Iuas risiko yang timbul dari instrumen
pada risiko sebagai berikut:
(1)
tern O at t'd k angan yang belum jatuh
akhir periode pelaporan retapi tidak mengalami penurunan nilai;
(2) risiko Iikuiditas, antara lain:
(a)
analisis jatuh tempo untuk Iiabilitas keuangan denvatif dan nonderivatif an
menunjukkan SISa jatuh tempo kontraktual Yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas; dan
(b) deskripsi mengenai care Perusahaan mengelota risik0 11kuiditas;
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiapjenis risiko asar dim
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, Yang menunjukkan darn ak
perubahan pada variabe! risiko yang relevan pada tanggal tersebut techada I b
rugi dan ekuitas; dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki o1eh Perusahaan.
b)
kualitatif dan k U!U ^) !er^in dari pengungkapan
Instrumen keuangan.
6) Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio) I
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
Page 78
POSisi keuangan;
(2) POSisi CAR minimum beadasarkan peraturan Bank Indonesia; dan
(3) ASPek khusus yang mendasari perhitungan CAR,
) POSisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain: I
(1)
Rincian perhitungan dan POSisi devisa neto menurutjenis mata uang ada tan I
laporan POSisi keuangan;
(2) POSisi devisa neto in aksimum beadasarkan peraturan Bank Indonesia;
(3) ASPek khusus yang mendasari perhitungan POSisi devisa neto,
c) Jaminan PemerinLah ternadap Liabilitas Pembaya, an Bank Urnum I
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi 'aminan t d
pihak ketiga of bank,
d) Aktivitas Fiduciary
I
Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas 17ducia a
meliputijasa kustodian, wall am anat, pengeloiaan investasi dan reksadana,
Kuasi. Reorganisasi
I
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reor an isas'
meliputi:
a)
Iumlah saldo negatif yang dieliminasi daiam laporan POSisi Reuangan dan 'urnl h
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan seiak Kuasi-reorganisasi;
b)
Status going concern perusahaan dan rencana inariajemen dan peme an h
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek us aha of masa me d t ;
c) Penyajian laporan POSisi keuangan sebelum, pada saaL dan sesudah kuasi-
reorganisasi;
d) Rincian darijum!ah Yang mein bentok akun selisih penilaian Aset dan Iiabilitas sebelum
digunakan untok mengeliminasi defisit; dan
e)
Keterangan tentang tanggal hanadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba d I
laporan POSisi keuangan untokjangka wattu 10 tahun ke depan seiak kuasi-
reorganisasi.
Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain : I
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan daiam men elol
Page 79
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian Yang dikelola sebagai modal;
(2) siret persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan o1eh pihak eksternal; d
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya daiam mengelola permodalannya;
by ringkasan data kuantitatif tentsng bagian yang dikelola sebagai modal;
c) senap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebeiumnya;
d)
pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari in k
eksternal Oika ada); dan
e) konsekuensi dan ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
tenadi ketidakpatuhan.
Yang harus diungkapkan antara lain : I
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan
dan Setara Kas Yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit areu sewa e b' ,
akuisisi meIalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.
yaran er asis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain : I
a)
rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham balk untok 'an k d k
ataupun iangka panjang;
b)
penjelasan mengenai setiap jenis penanjian pembayaran berbasis saham an ad
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan urnum setiap penanjian, se ert'
Kondisi vesting, iangka waktu in aksimum atas opsi Yang diberikan, dan in t d
penyelesaian;
c) jum!ah dan rats-rata tertimbang hanga eksekusi opsi saham untuk setia kelom ok
opsi saham;
d)
untok opsi saham yang dieksekusi seiama periode, rata-rata ternmban har a h
pada tanggal eksekusi atau seiama periode pelaporan;
e)
kisaran hanga eksekusi dan rata-rata tertimbang SISa urnur kontrak untok o SI s h
yang be redar pada akhir periode;
f)
penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal seba a'
berikut:
(1)
opsi yang diberikan seiama suatu periode, rata-rats tertimbang Nilai Wa'ar
Page 80
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentsng bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur; dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untok Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu seiain
opsi saham);
g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham techadap laba rugi Perusahaan dala
suatu periode dan terhadap POSisi keuangannya.
41) Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas I
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan;
(2) Perhitungan batss tingkat solvabilitas;
(3) Batss tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi;
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan; dan
(5) Jumlah investssi Yang diperkenankan dalam perhiEungan solvabilitas.
42) Aset Liabilitas dan Hasil Us aha Program Asuransi Syariah
Hal-hal Yang harus diungkapkan: I
a) Ijin Mentori Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah;
by Jenis Akad Asuransi Syariah;
c) Rincian
dan
Aset, Liabilitas, Pendapatan, Be ban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah;
d) Zakat.
43) Znformasi Penting Lainnya
I
Yang harus diungkapkan antara lain sirat, jenis, jumlah dan dampak dafu
a) Kontrak reasuransi;
b) Penanjian penting dan IkaLan lainnya;
c) Rasio keuangan penting;
d) Pendapatan, be ban dan hasil underwriting; dan
e) Peristiwa atau keadaan yang mein pengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.
44) Khusus Zndustri Kehutanan =
I
a) Rincian volume penjualan kayu bulat Oenis kayu);
\
Page 81
by Pemenuhan Iiabilitas rerhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wa'ib
lainnya;
c) Realisasi kegiatan dan biaya Yang be chubungan dengan pelaksanaan enanaman
kernbali hutan alam (TPTl, pembinaan dan perlindungan hutsn, penanaman hanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam);
d) Realisasijenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hulan dan biayan a;
e) Khusus HTl, diungkapkan realisasi an 99aran dan penanaman pada periode be 'alan
dan akumulasinya; dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prosarana :
(1) Realisasi pembangunan iaian dan jembatan serta pemeliharaannya; dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode bedalan dan akumulasinya.
5) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain: I
a)
dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentan kond' '
yang ada pada akhir periode pelaporan, in aka Perusahaan me morakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini; dan
contoh penstiwa setolah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui daiam laporan keuangannya, atau untuk men akui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
b)
daiam hal terdapat perlstiwa nonpenyesuai yang material setolah periode ela oren,
in aka Perusahaan mengungkapkan uraian penstiwa, misalnya:
(1) tanggal tenadinva;
(2) sitst peristiwa; dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pemyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapaL dibuat.
46)
Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan an T k t
dengan Aktivitas Perusahaan I Cala!an 2. b.
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Y
barus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut;
by SIfat dari perubahan yang belum berlaku efekLif atau perubahan kebijakan akuntansi;
c) Langgal penerapan SAK dan peruturan baru tersebut disyaratkan; dan
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
Page 82
keuangan atau pernyataan inariajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.
47) Reklasifikasi
a) Daiam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian POS-POS dalam I
laporan keuangan, in aka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain :
(1) SIfat reklasifikasi;
(2) jumlah masing-masing POS atau gabungan be be rapa POS Yang direklasifikasi;
dan
(3) alasan reklasifikasi.
by Daiam hal reklasifikasijumlah komparatif tidak prektis untok dilakukan, in aka
Perusahaan harus mengungkapkan :
(1) alasan tidak mereklasifikasijumlah tersebut; dan
(2) siret penyesuaian yang akan dilakukanjika jumlah tersebut direklasifikasi.
48) Hibah Pemerintah
I
Setiap Hibah Pemerintah yang direrima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal seba al
berikut:
a) siret dan Iuas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah; dan
by kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang meIekat atas bankuan
pemerintah yang telah diakui.
49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
I
a} Ketentuan ini be flaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal of negara lain atau daiam rangka penawaran Efek di negara lain.
by Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi of negara lain;
(2) rekonsiliasi POS-POS yang berbeda untuk laporan POSisi keuangan beserLa
penjelasannya; dan
(3) rekonsiliasi POS-POS yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan o1eh otoritas pasar modal di negara lain untuk
meIakukan pengungkapan tanbahan mengikuti ketentuan yang berlaku of negara
\
Page 83
tersebut, in aka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuan an,
o) Informasi Penting Lainnya I
Yang harus diungkapkan antara lain siret, jenis, jumlah dan dampak dan e ' t'
keadaan tertentu yang me in pengaruhi kirierja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan a
me in pengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.
Jakarta, Maret 2026
O^-*,
Prakash Bumb
Director & CFO
I
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Industries Indonesia Tbk
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×10
unresolved
org
Bank Tndonesia
p.11
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.36
unresolved
org
Bapepam
p.71 ×2
unresolved
org
Bank Urnum
p.78
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.