Back to announcement
20260924_BFIN_Pengumuman Jatuh Tempo Obligasi dan Sukuk_32150748_lamp1.pdf
Other Text extracted BFINSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 332
Page 1
ADWAL
Tanggal Efektif : 18 September 2024 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 25 September 2024
Masa Penawaran Umum : 20 September 2024 Tanggal Distribusi (“Tanggal Emisi”) : 25 September 2024
Tanggal Penjatahan : 23 September 2024 Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 26 September 2024
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI
PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN
PIHAK YANG KOMPETEN.
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN VI BFI FINANCE INDONESIA TAHAP I TAHUN 2024
PT BFI FINANCE INDONESIA TBK (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA
ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.
PT BFI FINANCE INDONESIA TBK
Kegiatan Usaha Utama:
Pembiayaan Investasi, Modal kerja dan Multiguna serta Pembiayaan Konsumen Berbasis Syariah
Berkedudukan di Tangerang Selatan, Indonesia
Kantor Pusat:
BFI Tower – Sunburst CBD Lot 1.2, Jalan Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo,
PROSPEKTUS
BSD City, Tangerang Selatan 15322, Indonesia
Telepon: (021) 2965 0300, 2965 0500
Cabang:
192 kantor cabang, 31 gerai, dan 45 kantor cabang syariah di berbagai wilayah di Indonesia
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN VI BFI FINANCE INDONESIA
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP6.000.000.000.000,- (ENAM TRILIUN RUPIAH)
(“PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN”)
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
OBLIGASI BERKELANJUTAN VI BFI FINANCE INDONESIA TAHAP I TAHUN 2024
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP600.000.000.000,- (ENAM RATUS MILIAR RUPIAH)
(“OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo Obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) sebagai bukti utang untuk kepentingan pemegang Obligasi
dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi, yang terdiri dari:
Seri A : Jumlah pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,60% (enam koma enam nol persen), berjangka waktu 370
(tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi.
Seri B : Jumlah pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,80% (enam koma delapan nol persen) per tahun, berjangka
waktu 2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi.
Seri C : Jumlah pokok Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp300.000.000.000,- (tiga ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,90% (enam koma sembilan nol persen) per tahun, berjangka
waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulanan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi. Pembayaran bunga pertama akan dilakukan pada tanggal 25 Desember 2024. Pembayaran bunga terakhir sekaligus tanggal jatuh tempo
masing-masing seri Obligasi jatuh pada tanggal 5 Oktober 2025 untuk Obligasi Seri A, 25 September 2026 untuk Obligasi Seri B dan 25 September 2027 untuk Obligasi Seri C.
Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS BERUPA BENDA ATAU PENDAPATAN ATAU ASET LAIN MILIK PERSEROAN DALAM BENTUK APAPUN SERTA TIDAK DIJAMIN OLEH
PIHAK MANAPUN. SELURUH KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK BERUPA BARANG BERGERAK MAUPUN TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN
HARI, KECUALI ASET PERSEROAN YANG DIJAMINKAN SECARA KHUSUS KEPADA KREDITURNYA, MENJADI JAMINAN ATAS SEMUA LIABILITAS PERSEROAN KEPADA SEMUA KREDITURNYA
YANG TIDAK DIJAMIN SECARA KHUSUS ATAU TANPA HAK ISTIMEWA TERMASUK OBLIGASI INI SECARA PARI PASSU BERDASARKAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN SESUAI DENGAN
KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA.
PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DENGAN KETENTUAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DITUJUKAN SEBAGAI PELUNASAN ATAU DISIMPAN UNTUK
KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR DIMANA PELAKSANAAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DILAKUKAN MELALUI BEI ATAU DI LUAR BEI DAN BARU DAPAT DILAKUKAN
1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI TIDAK DAPAT DILAKUKAN APABILA HAL TERSEBUT MENGAKIBATKAN PERSEROAN TIDAK DAPAT
MEMENUHI KETENTUAN-KETENTUAN DI DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN. PEMBELIAN KEMBALI TIDAK DAPAT DILAKUKAN APABILA PERSEROAN MELAKUKAN KELALAIAN
(WANPRESTASI) SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN, KECUALI TELAH MEMPEROLEH PERSETUJUAN RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO PEMBIAYAAN (KREDIT) YANG MERUPAKAN KETIDAKMAMPUAN KONSUMEN UNTUK MEMBAYAR KEMBALI FASILITAS
PEMBIAYAAN YANG DIBERIKAN PERSEROAN, YANG APABILA BERJUMLAH MATERIAL DAPAT MENURUNKAN KINERJA PERSEROAN. RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI
OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN OLEH TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI
JANGKA PANJANG.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA KSEI DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG
DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN DARI PT FITCH RATING INDONESIA (“FITCH”) DENGAN PERINGKAT:
AA-(idn) (DOUBLE A MINUS)
KETERANGAN LEBIH LANJUT TERKAIT HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I PROSPEKTUS INI
Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada BEI
Penawaran Obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment)
PENJAMIN PELAKSANA EMISI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI
PT BCA Sekuritas PT BRI Danareksa Sekuritas PT Mandiri Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
(Terafiliasi)
WALI AMANAT
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Prospektus ini diterbitkan di Tangerang Selatan pada tanggal 19 September 2024
Page 2
PT BFI Finance Indonesia Tbk (selanjutnya dalam Prospektus ini disebut “Perseroan”) telah menyampaikan Pernyataan Pendaftaran Emisi Obligasi sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan ini kepada OJK melalui Surat No. Corp/Sjn/L/VI/24-0111 tertanggal 26 Juni 2024 perihal Surat Pengantar untuk Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tanggal 10 November 1995 tentang Pasar Modal, Lembaran Negara Republik Indonesia No. 64 Tahun 1995, Tambahan No. 3608, sebagaimana diubah dengan UUPPSK, dan peraturan pelaksanaannya. Sesuai dengan syarat dan ketentuan pada Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, Perseroan telah memperoleh Surat Pencatatan atas Rencana Penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 dari OJK IKNB melalui surat No. S-1670/PL.111/2024 tertanggal 7 Juni 2024. Perseroan berencana untuk mencatatkan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 dengan nilai sebesar Rp600.000.000.000,- (enam ratus miliar Rupiah) yang merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia dengan nilai keseluruhan sebesar Rp6.000.000.000.000,- (enam triliun Rupiah) pada BEI sesuai dengan Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Utang No. S-07880/BEI.PP1/07-2024 tertanggal 30 Juli 2024 yang dibuat antara Perseroan dengan BEI. Apabila syarat-syarat pencatatan Obligasi di BEI tidak terpenuhi, maka Penawaran Umum Berkelanjutan ini batal demi hukum dan uang pemesanan yang telah diterima Perseroan akan dikembalikan kepada para pemesan sesuai ketentuan- ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan Peraturan No. IX.A.2, Keputusan Ketua Bapepam No. Kep- 122/BL/2009 tanggal 29 Mei 2009. Seluruh Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang disebut dalam Prospektus ini bertanggung jawab sepenuhnya atas informasi yang disajikan sesuai dengan fungsi dan kedudukan masing-masing serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal, kode etik, norma, serta standar profesi masing-masing. Sehubungan dengan Penawaran Umum Berkelanjutan ini, setiap pihak terafiliasi dilarang memberikan keterangan dan/atau penjelasan atau membuat pernyataan apapun mengenai hal-hal yang tidak diungkapkan dalam Prospektus tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Perseroan dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi serta Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dengan tegas menyatakan tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam Undang Undang Pasar Modal kecuali PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk yang memiliki kesamaan 1 (satu) orang anggota komisaris yaitu Sunata Tjiterosampurno. Selanjutnya penjelasan mengenai hubungan Afiliasi dengan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dapat dilihat pada Bab X Prospektus ini tentang Penjaminan Emisi Obligasi sedangkan hubungan Afiliasi dengan Lembaga Profesi Penunjang Pasar Modal dapat dilihat pada Bab XI Prospektus ini tentang Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal. PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI TIDAK DIDAFTARKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG/PERATURAN SELAIN YANG BERLAKU DI REPUBLIK INDONESIA. BARANG SIAPA DI LUAR WILAYAH INDONESIA MENERIMA PROSPEKTUS INI, MAKA PROSPEKTUS INI TIDAK DIMAKSUDKAN SEBAGAI DOKUMEN PENAWARAN UNTUK MEMBELI OBLIGASI, KECUALI BILA PENAWARAN DAN PEMBELIAN OBLIGASI TERSEBUT TIDAK BERTENTANGAN, ATAU BUKAN MERUPAKAN PELANGGARAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN SERTA KETENTUAN BURSA EFEK YANG BERLAKU DI NEGARA ATAU YURISDIKSI DI LUAR REPUBLIK INDONESIA TERSEBUT. PERSEROAN TELAH MENGUNGKAPKAN SEMUA INFORMASI MATERIAL YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH PUBLIK DAN TIDAK ADA LAGI INFORMASI MATERIAL YANG BELUM DIUNGKAPKAN SEHINGGA TIDAK MENYESATKAN PUBLIK. PERSEROAN WAJIB MENYAMPAIKAN PERINGKAT TAHUNAN ATAS OBLIGASI KEPADA OJK PALING LAMBAT 10 (SEPULUH) HARI KERJA SETELAH BERAKHIRNYA MASA BERLAKU PERINGKAT TERAKHIR SAMPAI DENGAN PERSEROAN TELAH MENYELESAIKAN SELURUH KEWAJIBAN YANG TERKAIT DENGAN EFEK BERSIFAT UTANG YANG DITERBITKAN, SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PERATURAN OJK NO. 49/POJK.04/2020.
Page 3
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ....................................................................................................................................................................................... i
DEFINISI DAN SINGKATAN .............................................................................................................................................................ii
SINGKATAN TEKNIS .................................................................................................................................................................... viii
RINGKASAN ....................................................................................................................................................................................ix
I. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN ............................................................................................................................. 1
A. STRUKTUR PERMODALAN DAN PEMEGANG SAHAM ............................................................................................... 2
B. KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG DITERBITKAN ....................................................................................... 2
C. HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI .......................................................................................................................... 10
D. RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI (RUPO) ......................................................................................................... 11
E. HAK SENIORITAS ATAS UTANG ................................................................................................................................. 15
II. RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM ....................................................................................... 16
III. PERNYATAAN UTANG ......................................................................................................................................................... 17
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING ............................................................................................................................. 21
A. LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN .................................................................................................... 21
B. LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN ....................................... 22
C. RASIO ............................................................................................................................................................................. 23
D. RASIO KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG...................................................... 23
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN ......................................................................................................... 24
A. UMUM ............................................................................................................................................................................. 24
B. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KONDISI KEUANGAN DAN KINERJA PERSEROAN .......................... 24
C. KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING ............................................................................................................................ 25
D. ANALISIS SEGMEN ....................................................................................................................................................... 25
E. KINERJA KEUANGAN................................................................................................................................................... 27
F. ASET, LIABILITAS DAN EKUITAS ............................................................................................................................... 30
G. RASIO KEUANGAN PERSEROAN ............................................................................................................................... 31
H. BELANJA MODAL ......................................................................................................................................................... 31
I. ANALISIS ARUS KAS.................................................................................................................................................... 32
J. KOMITMEN DAN KONTINJENSI ................................................................................................................................... 33
K. FLUKTUASI KURS/SUKU BUNGA ............................................................................................................................... 33
L. ANALISIS JATUH TEMPO PINJAMAN ......................................................................................................................... 33
VI. FAKTOR RISIKO .................................................................................................................................................................... 36
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN ........................................................... 40
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA ............. 41
IX. PERPAJAKAN ..................................................................................................................................................................... 141
X. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI ......................................................................................................................................... 143
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL ............................................................................................... 145
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT........................................................................................................................ 148
XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI ............................................................................................................................... 155
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI .................................... 159
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM......................................................................................................................................... 160
XVI. LAPORAN KEUANGAN AUDIT........................................................................................................................................... 161
i
Page 4
DEFINISI DAN SINGKATAN
“Afiliasi” Berarti pihak-pihak yang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 Undang-Undang No. 4 Tahun 2023
tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan yaitu:
a. hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal
maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
1. suami atau istri;
2. orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
3. kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu;
4. saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara yang bersangkutan;
atau
5. suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan.
b. hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal
maupun vertikal, yaitu hubungan seseorang dengan:
1. orang tua dan anak;
2. kakek dan nenek serta cucu; atau
3. saudara dari orang yang bersangkutan.
c. hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur, atau komisaris dari pihak tersebut;
d. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan dimana terdapat satu atau lebih anggota direksi,
pengurus, dewan komisaris, atau pengawas yang sama;
e. hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apa
pun, mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan atau pihak tersebut dalam menentukan
pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan atau pihak dimaksud;
f. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak
langsung, dengan cara apa pun, dalam menentukan pengelolaan dan/ atau kebijakan perusahaan
oleh pihak yang sama; atau
g. hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu pihak yang secara langsung
maupun tidak langsung memiliki paling kurang 20% (dua puluh persen) saham yang mempunyai
hak suara dari perusahaan tersebut.
“Agen Pembayaran” berarti KSEI, yang membuat Perjanjian Agen Pembayaran dengan Perseroan, yang berkewajiban
membantu melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan jumlah Pokok Obligasi
termasuk denda (jika ada) dan/atau pembayaran hak-hak lain/manfaat lain atas Obligasi (jika ada)
kepada Pemegang Obligasi melalui pemegang rekening untuk dan atas nama Perseroan,
sebagaimana diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran.
“Bank Kustodian” berarti bank umum dan bank umum Syariah yang telah memperoleh persetujuan OJK sebagai
kustodian sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pasar
modal.
“Bapepam” berarti Badan Pengawas Pasar Modal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat 1 Undang-Undang
Pasar Modal.
“Bapepam dan/atau berarti Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan yang merupakan penggabungan dari
Bapepam dan LK Bapepam dan Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan (DLJK), sesuai dengan Keputusan Menteri
(sekarang telah menjadi Keuangan Republik Indonesia Nomor: 606/KMK.01/2005 tanggal 30 Desember 2005 tentang
OJK)” Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga keuangan dan Peraturan
Menteri Keuangan Republik Indonesia tertanggal 11 Oktober 2010 No. 184/PMK.01/2010 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementrian Keuangan, yang sejak tanggal 31 Desember 2012, fungsi,
tugas dan wewenang pengaturan dan pengawasan kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal,
Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayan, dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya beralih
dari Menteri Keuangan dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan ke OJK, sesuai
dengan Pasal 55 ayat 1 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011.
ii
Page 5
Bunga Obligasi” berarti bunga Obligasi dari masing-masing Seri Obligasi yang harus dibayar oleh Perseroan kepada
Pemegang Obligasi kecuali Obligasi yang dimiliki Perseroan, sebagaimana ditentukan dalam Pasal
5 Perjanjian Perwaliamanatan.
“Bursa Efek” atau “BEI” berarti penyelenggara pasar di pasar modal untuk transaksi bursa.
“Daftar Pemegang berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang kepemilikan Obligasi oleh
Obligasi” Pemegang Obligasi dalam Penitipan Kolektif melalui Pemegang Rekening di KSEI berdasarkan data-
data yang diberikan oleh Pemegang Rekening kepada KSEI.
“Daftar Pemegang berarti daftar yang dikeluarkan oleh KSEI yang memuat keterangan tentang kepemilikan Obligasi oleh
Rekening” Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI yang memuat keterangan antara lain:
nama, jumlah kepemilikan Obligasi, status pajak dan kewarganegaraan Pemegang Obligasi
berdasarkan data yang diberikan oleh Pemegang Rekening kepada KSEI.
“Denda” berarti sejumlah dana yang wajib dibayar akibat adanya keterlambatan kewajiban pembayaran Bunga
Obligasi dan/atau Pokok Obligasi yaitu sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga
Obligasi masing-masing seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar, yang dihitung secara
harian, sejak hari keterlambatan sampai dengan dibayar lunas suatu kewajiban yang harus dibayar
berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 Hari Kalender
dan 1 bulan adalah 30 Hari Kalender.
“Efek” berarti surat berharga atau kontrak investasi baik dalam bentuk konvensional dan digital atau bentuk
lain sesuai dengan perkembangan teknologi yang memberikan hak kepada pemiliknya untuk secara
langsung maupun tidak langsung memperoleh manfaat ekonomis dari penerbit atau dari pihak
tertentu berdasarkan perjanjian dan setiap Derivatif atas Efek, yang dapat dialihkan dan/atau
diperdagangkan di Pasar Modal.
“Fitch” berarti PT Fitch Ratings Indonesia, pihak yang melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang
diterbitkan Perseroan.
“Hari Bursa” berarti hari-hari dimana Bursa Efek melakukan aktivitas transaksi perdagangan Efek menurut
peraturan per undang-undangan Republik Indonesia yang berlaku dan ketentuan-ketentuan Bursa
Efek tersebut.
“Hari Kalender” berarti semua hari dalam 1 (satu) tahun sesuai dengan Gregorius Calendar tanpa kecuali, termasuk
hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang sewaktu-waktu ditetapkan oleh Pemerintah Republik
Indonesia
“Hari Kerja” berarti hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari libur nasional yang ditetapkan oleh
Pemerintah Republik Indonesia atau Hari Kerja biasa yang karena suatu keadaan tertentu ditetapkan
oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bukan Hari Kerja biasa.
“Jumlah Terutang” berarti jumlah uang yang harus dibayar oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi berdasarkan
Perjanjian Perwaliamanatan serta perjanjian-perjanjian lainnya yang berhubungan dengan emisi ini
termasuk tetapi tidak terbatas pada Pokok Obligasi, Bunga Obligasi dan Denda (jika ada) yang
terutang dari waktu ke waktu.
“Kantor Cabang” berarti unit jaringan pelayanan Perseroan.
“Konfirmasi Tertulis” berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang diterbitkan oleh
KSEI atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan Rekening Efek dengan
Pemegang Obligasi dan konfirmasi tersebut menjadi dasar bagi Pemegang Obligasi untuk
mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi dan hak-hak lain yang
berkaitan dengan Obligasi.
iii
Page 6
“Konfirmasi Tertulis berarti surat konfirmasi kepemilikan Obligasi yang diterbitkan oleh KSEI kepada Pemegang Obligasi
Untuk RUPO atau melalui Pemegang Rekening, khusus untuk mengahadiri RUPO atau meminta diselenggarakan
KTUR” RUPO, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan KSEI.
“Masyarakat” berarti perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara Indonesia/Badan Indonesia maupun Warga
Negara Asing/Badan Asing baik bertempat tinggal/berkedudukan hukum di Indonesia maupun
bertempat tinggal/berkedudukan hukum di luar negeri diluar wilayah Indonesia.
“Obligasi Berkelanjutan” Berarti Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia, yang akan ditawarkan oleh Penjamin Emisi
Obligasi kepada Masyarakat melalui Penawaran Umum Berkelanjutan dengan target dana yang akan
dihimpun sebesar Rp6.000.000.000.000,- (enam triliun Rupiah).
“Obligasi” Berarti Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024, yang akan ditawarkan
oleh Penjamin Emisi Obligasi kepada Masyarakat melalui Penawaran Umum Berkelanjutan dengan
jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp600.000.000.000,- (enam ratus miliar Rupiah).
“Otoritas Jasa berarti lembaga negara yang independent yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang
Keuangan atau OJK” pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-
Undang No. 21 Tahun 2011 tanggal 22 November 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan.
“Pemerintah” berarti Presiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintahan Negara Republik
Indonesia yang dibantu oleh Wakil Presiden dan menteri sebagaimana dimaksud dalam Undang-
Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
“Pemegang Obligasi” berarti Masyarakat yang memiliki manfaat atas sebagian atau seluruh Obligasi yang disimpan dan
diadministrasikan dalam:
• Rekening Efek pada KSEI; atau
• Rekening Efek pada KSEI melalui Bank Kustodian atau Perusahaan Efek.
“Pemegang Rekening” berarti pihak yang namanya tercatat sebagai pemilik Rekening Efek di KSEI, sesuai dengan Peraturan
KSEI No. I-B tentang Rekening Efek Utama.
“Pemeringkat” berarti pihak PT Fitch Ratings Indonesia atau perusahaan pemeringkat efek lain yang terdaftar di
OJK yang ditunjuk sebagai penggantinya oleh Perseroan sesuai dengan Peraturan OJK No.
49/POJK.04/2020.
“Penawaran Umum” berarti kegiatan penawaran Efek yang dilakukan oleh Perseroan untuk menjual Efek kepada
masyarakat kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam UUPPSK dan peraturan
pelaksanaannya.
“Penawaran Umum berarti kegiatan penawaran umum atas Obligasi yang dilakukan secara bertahap oleh Perseroan,
Berkelanjutan” sesuai dengan Peraturan OJK No.36/POJK.04/2014.
"Penitipan Kolektif” berarti jasa penitipan atas Efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak yang kepentingannya
diwakili oleh kustodian, sebagaimana dimaksud dalam UUPPSK.
“Penjamin Emisi berarti pihak yang membuat kontrak dengan Perseroan untuk menjamin Penawaran Umum Obligasi
Obligasi” dengan atau tanpa kewajiban untuk membeli sisa Efek yang tidak terjual berdasarkan Perjanjian
Penjaminan Emisi Obligasi.
“Penjamin Pelaksana berarti pihak yang akan bertanggung jawab atas penyelenggaraan Penawaran Umum, yang dalam
Emisi Obligasi” hal ini adalah PT BCA Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT Trimegah
Sekuritas Indonesia Tbk yang seluruhnya berkedudukan di Jakarta, sesuai dengan syarat-syarat dan
ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
iv
Page 7
“Peraturan IX.A.2” berarti Peraturan Bapepam dan LK No. IX.A.2 tanggal 29 Mei 2009 tentang Tata Cara Pendaftaran
Dalam Rangka Penawaran Umum.
“Peraturan IX.A.7” berarti Peraturan Bapepam No. IX.A.7 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran
Umum.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 6/POJK.07/2022 tanggal 14 April 2022 tentang Perlindungan Konsumen
6/POJK.07/2022” dan Masyarakat Sektor Jasa Keuangan.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 10/POJK.05/2019 tanggal 26 Februari 2019 tentang Penyelenggaraan
10/POJK.05/2019” Usaha Pembiayaan Syariah dan Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Bank Umum yang
19/POJK.04/2020” Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan
20/POJK.04/2020” Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tanggal 16 Desember 2015 tentang Laporan Realisasi
30/POJK.04/2015” Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan
33/POJK.04/2014” Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi dan
34/POJK.04/2014” Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Sekretaris
35/POJK.04/2014” Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal 28 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan
35/POJK.05/2018” Usaha Perusahaan Pembiayaan
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Penawaran Umum
36/POJK.04/2014” Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 44/POJK.05/2020 tanggal 2 September 2020 tentang Penerapan
44/POJK.05/2020” Manajemen Risiko Bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 47/POJK.05/2020 tanggal 26 November 2020 tentang Perizinan Usaha
47/POJK.05/2020” dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020, tanggal 11 Desember 2020 tentang Pemeringkatan
49/POJK.04/2020” Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Pembentukan dan
55/POJK.04/2015” Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Pembentukan dan
56/POJK.04/2015” Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Dokumen Pernyataan
7/POJK.04/2017” Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang dan/atau
Sukuk.
v
Page 8
“Peraturan OJK No. berarti Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Bentuk dan Isi Prospektus
9/POJK.04/2017” dan Prospektus Ringkas dalam rangka Penawaran Umum Efek Bersifat Utang.
“Perusahaan Anak” berarti perusahaan yang laporan keuangannya dikonsolidasikan dengan Perseroan sesuai dengan
standar akuntansi yang berlaku di Indonesia.
“Perjanjian Agen berarti Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun
Pembayaran” 2024, No. 99 tanggal 26 Juni 2024, yang dibuat antara Perseroan dan KSEI, di hadapan Ir. Nanette
Cahyanie Handari Adiwarsito, S.H., Notaris di Jakarta.
“Perjanjian Penjaminan berarti Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun
Emisi Obligasi” 2024 No. 98 tanggal 26 Juni 2024, sebagaimana diubah dengan Akta Addendum Perjanjian
Penjaminan Emisi Efek Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 No. 17
tanggal 12 Juli 2024, Akta Addendum II Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Obligasi Berkelanjutan VI
BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 No. 3 tanggal 2 Agustus 2024 dan Akta Addendum III
Perjanjian Penjaminan Emisi Efek Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun
2024 No. 12 tanggal 6 September 2024, yang seluruhnya dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie
Handari Adiwarsito, S.H., Notaris di Jakarta.
“Perjanjian berarti Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun
Perwaliamanatan” 2024 No. 97 tanggal 26 Juni 2024, sebagaimana diubah dengan Akta Addendum Perjanjian
Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 No. 16
tanggal 12 Juli 2024, Akta Addendum II Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan VI BFI
Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 No. 2 tanggal 2 Agustus 2024 dan Akta Addendum III
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024
No. 10 tanggal 6 September 2024, yang seluruhnya dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari
Adiwarsito, S.H., Notaris di Jakarta.
“Perjanjian Pendaftaran berarti perjanjian yang dibuat antara Perseroan dan KSEI perihal Pendaftaran Obligasi Berkelanjutan
Obligasi di KSEI” VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 No. SP-068/OBL/KSEI/0624 tanggal 26 Juni 2024,
yang dibuat di bawah tangan dan bermeterai cukup.
"Perseroan” berarti PT BFI Finance Indonesia Tbk, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum
negara Republik Indonesia dan berkedudukan di Tangerang Selatan.
“Perusahaan Efek” berarti pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai penjamin emisi obligasi, perantara pedagang
Efek, dan/ atau manajer investasi sebagaimana dimaksud dalam UUPPSK.
“Pokok Obligasi” berarti jumlah pokok pinjaman Perseroan kepada Pemegang Obligasi dengan nilai
Rp600.000.000.000,- (enam ratus miliar Rupiah).
"Prospektus” berarti dokumen tertulis yang memuat informasi Perseroan dan informasi lain sehubungan dengan
Penawaran Umum dengan tujuan agar pihak lain membeli Efek.
“Rekening Efek” berarti rekening yang memuat catatan posisi Obligasi dan/atau dana milik Pemegang Obligasi yang
diadministrasikan oleh KSEI, Bank Kustodian atau Perusahaan Efek berdasarkan perjanjian
pembukaan Rekening Efek yang ditandatangani oleh Pemegang Obligasi.
"RUPO” berarti Rapat Umum Pemegang Obligasi sebagaimana diatur dalam Pasal 10 Perjanjian
Perwaliamanatan.
"RUPS” berarti Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang diselenggarakan sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar Perseroan.
"RUPSLB” berarti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan yang diselenggarakan sesuai dengan
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
vi
Page 9
“Satuan Perdagangan” berarti satuan jumlah Obligasi yang diperdagangkan, yaitu senilai Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah)
dan/atau kelipatannya.
"Sertifikat Jumbo berarti bukti penerbitan Obligasi yang disimpan dalam Penitipan Kolektif di KSEI dan diterbitkan oleh
Obligasi” Perseroan atas nama atau tercatat atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui
Pemegang Rekening.
"Suara” berarti hak suara yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi dalam RUPO sesuai dengan ketentuan yang
diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
"Tanggal Emisi” berarti tanggal pembayaran hasil Emisi dari Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada Perseroan,
yang merupakan tanggal penerbitan Obligasi.
"Tanggal Pelunasan berarti tanggal dimana jumlah Pokok Obligasi masing-masing Seri Obligasi menjadi jatuh tempo dan
Pokok Obligasi” wajib dibayar kepada Pemegang Obligasi sebagaimana ditetapkan dalam Daftar Pemegang
Rekening, melalui Agen Pembayaran.
“Tanggal Penjatahan” berarti tanggal dilakukannya penjatahan atas Obligasi.
“Tanggal Pembayaran berarti tanggal-tanggal pada saat mana Bunga Obligasi jatuh tempo dan wajib dibayarkan kepada
Bunga Obligasi” Pemegang Obligasi yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Rekening melalui Agen
Pembayaran.
“USD” berarti Dolar Amerika Serikat, mata uang sah Amerika Serikat.
“UUPM” berarti Undang-undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, sebagaimana
terakhir diubah dengan UUPPSK.
“UUPPSK” berarti Undang-Undang No. 4 Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang Pengembangan dan
Penguatan Sektor Keuangan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 4,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6845.
“Wali Amanat” berarti pihak yang mewakili kepentingan pemegang Efek bersifat utang dan/atau sukuk sebagaimana
dimaksud dalam UUPPSK yang dalam hal ini adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk,
berkedudukan di Jakarta Pusat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan.
vii
Page 10
SINGKATAN TEKNIS
“Channeling” berarti kerja sama antara perbankan dengan Perseroan dalam hal penerusan pinjaman untuk
pembiayaan.
"Dealer" berarti pihak (baik berbentuk badan hukum maupun bukan badan hukum) yang melakukan penjualan
kendaraan bermotor roda empat dan lebih dan alat berat serta barang modal lainnya.
“Joint Financing” berarti kerja sama antara perbankan dan Perseroan dalam hal memberikan pinjaman untuk
pembiayaan secara bersama-sama.
“Piutang” berarti piutang Perseroan berupa piutang pembiayaan yang dimiliki Perseroan.
“Piutang Performing” berarti piutang pembiayaan dan/atau piutang lainnya sesuai dengan kegiatan usaha Perseroan, yang
belum jatuh tempo atau yang angsurannya tidak tertunggak pembayarannya lebih dari 90 (sembilan
puluh) Hari Kalender sejak tanggal jatuh tempo angsuran masing-masing piutang tersebut.
viii
Page 11
RINGKASAN
Ringkasan di bawah ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan harus dibaca dalam kaitannya dengan keterangan yang
lebih rinci dan laporan keuangan serta catatan-catatan atas laporan keuangan yang tercantum di dalam Prospektus ini. Ringkasan
ini dibuat atas dasar fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang paling penting bagi Perseroan. Semua informasi keuangan
Perseroan disusun dalam mata uang Rupiah dan telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
KEGIATAN USAHA
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018, ruang lingkup kegiatan bisnis Perseroan adalah pembiayaan investasi,
pembiayaan modal kerja, pembiayaan multiguna, pembiayaan konsumen berbasis syariah, dan kegiatan usaha pembiayaan lain
berdasarkan persetujuan OJK.
Sebagai upaya untuk mengimplementasikan salah satu misi Perseroan yaitu untuk menyediakan solusi keuangan yang terpercaya
dan efektif kepada konsumen, saat ini Perseroan memfokuskan penyaluran pembiayaannya untuk segmen usaha kecil dan
menengah.
Aktivitas pembiayaan investasi dan modal kerja merupakan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal, seperti alat
berat, mesin industri, properti, kendaraan bermotor roda dua dan empat, serta pembiayaan barang modal lainnya, dengan jangka
waktu antara 2 (dua) sampai dengan 5 (lima) tahun. Sedangkan aktivitas pembiayaan multifinance merupakan pembiayaan
masyarakat berupa pendanaan untuk beragam kebutuhan dengan jaminan berupa kendaraan roda dua dan empat, melalui skema
pembayaran angsuran secara berkala untuk beragam kebutuhan.
Perseroan juga melaksanakan kegiatan usaha pembiayaan berbasis Syariah berdasarkan Pasal 4 Peraturan OJK No.
10/POJK.05/2019 yang berbentuk pembiayaan jual beli, pembiayaan investasi, dan pembiayaan jasa.
PROSPEK USAHA
Kinerja ekonomi Indonesia diproyeksikan tetap stabil di tengah melemahnya prospek ekonomi global. Dengan dukungan
fundamental ekonomi domestik, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024 diproyeksikan sebesar 5,2% (yoy). Target tersebut
masih sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya, dimana selama tujuh kuartal berturut-turut
(Q4-2021 hingga Q2-2023) Indonesia membukukan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar lebih dari 5%. Meski begitu, faktor-
faktor domestik seperti perlambatan ekspor, kenaikan suku bunga dalam negeri dan pelemahan nilai tukar Rupiah juga perlu
dipertimbangkan.
Pemilu Presiden tahun 2024 merupakan salah satu faktor utama yang dapat menggerakkan kegiatan ekonomi Indonesia. Banyak
pelaku usaha yang memilih untuk wait and see dampak dari hasil Pemilu terhadap kebijakan Pemerintah kedepannya. Di lain sisi,
pemulihan ekonomi di tahun 2024 juga perlu diwaspadai dengan berbagai ketidakstablian politik global seperti perang Israel-
Palestina dan Rusia-Ukraina yang dapat mempengaruhi perekonomian dalam negeri serta ancaman perubahan iklim yang dapat
mengganggu rantai pasokan pangan dan mempengaruhi stabilitas perekonomian secara global.
Pada awal tahun 2024, OJK memperkirakan piutang-piutang pembiayaan multifinance untuk tumbuh double digit pada tahun 2024.
Dengan berkaca pada kondisi perekonomian Indonesia di tahun 2023, proyeksi atas pemulihan ekonomi yang berlanjut di tahun
2024 serta perkembangan kinerja dan pencapaian Perseroan di tahun 2023, Perseroan berada di posisi yang baik untuk dapat
memenfaatkan potensi pasar dengan berbagai strategi yang akan ditempuh di tahun 2024 dan beberapa tahun ke depan. Rencana
dan langkah-langkah strategis ini akan menjadi kunci dalam mencapai pertumbuhan yang ditargetkan Perseroan.
Perseroan melihat bahwa industri pembiayaan multifinance di Indonesia masih memiliki potensi besar untuk berkembang. Menurut
data Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia periode Desember 2023 yang diterbitkan oleh OJK, pembiayaan multifinance
merupakan segmen terbesar dari industri pembiayaan, dengan kontribusi sebesar 52,0% dan jumlah piutang yang mencapai
Rp245,2 triliun per 31 Desember 2023. Segmen ini mengalami peningkatan piutang sebesar 13,8% dari posisi piutang pada tahun
2022 sebesar Rp215,3 triliun. Sementara itu, rasio NPF perusahaan pembiayaan di Indonesia mengalami peningkatan dari 2,32%
per 31 Desember 2022 menjadi 2,44% per 31 Desember 2023.
ix
Page 12
Perseroan memiliki keunggulan dalam beberapa area, antara lain teknologi informasi, SDM yang handal, serta fokus usaha yang
jelas dan wilayah jangkauan yang tersebar di seluruh Indonesia. Keunggulan ini akan dimanfaatkan Perseroan untuk
mengoptimalkan pertumbuhan bisnis dengan risiko yang terukur. Perseroan berkeyakinan dapat tumbuh lebih baik di semester II
2024 setelah melakukan banyak konsolidasi dan penyesuaian di tengah kondisi yang cukup menantang sepanjang semester I
2024, sehingga pada akhir tahun 2024, Perseroan dapat membukukan pertumbuhan positif dengan kualitas aset yang diharapkan
dan mencapai profitabilitas di atas rata-rata industri.
STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
Berdasarkan Akta No. 1 tanggal 5 Mei 2017 Juncto Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per tanggal 31 Juli 2024, yang
dikeluarkan oleh PT Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek Perseroan, struktur permodalan dan susunan pemegang
saham Perseroan pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp25 Per Saham
Pemegang Saham
Jumlah Saham Rupiah %*
Modal Dasar 20.000.000.000 500.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Trinugraha Capital & Co SCA 7.688.125.938 192.203.148.450 51,12
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 7.351.257.682 183.781.442.050 48,88
Sub-total 15.039.383.620 375.984.590.500 100,00
Saham Treasuri 927.732.000 23.193.300.000
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 15.967.115.620 399.177.890.500
Saham dalam Portepel 4.032.884.380 100.822.109.500
Keterangan:
*) % kepemilikan saham disajikan secara neto, diluar saham treasuri.
KETERANGAN TENTANG PENAWARAN UMUM
Nama Obligasi Berkelanjutan : Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024
Target Dana : Sebesar Rp6.000.000.000.000 (enam triliun Rupiah).
Nama Obligasi : Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024.
Jenis Obligasi : Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang
diterbitkan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang
Obligasi. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah
Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening.
Jumlah Pokok Obligasi : Sebesar Rp600.000.000.000,- (enam ratus miliar Rupiah).
Bunga Obligasi : Seri A : Obligasi Seri A dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,60% (enam
koma enam nol persen), berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh)
Hari Kalender sejak Tanggal Emisi.
Seri B : Obligasi Seri B dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,80% (enam
koma delapan nol persen) per tahun, berjangka waktu 2 (dua) tahun
sejak Tanggal Emisi.
Seri C : Obligasi Seri C dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,90% (enam
koma sembilan nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun
sejak Tanggal Emisi.
Harga Penawaran : 100% dari nilai Pokok Obligasi.
Jumlah Minimum Pemesanan : Perdagangan Obligasi yang dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan
ketentuan sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. Satuan
Perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
x
Page 13
Satuan Pemindahbukuan Rp1 (satu Rupiah)
:
Jaminan : Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan
seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun benda tidak
bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari
menjadi jaminan bagi pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam
pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdataan.
Hak Senioritas atas Utang : Pemegang Obligasi ini tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak
Pemegang Obligasi ini adalah paripassu tanpa hak preferen dengan hak
kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada di
kemudian hari. Pada setiap, waktu Pemegang Obligasi ini mempunyai
kedudukan yang sama dengan hak kreditur lainnya, kecuali hak kreditur
Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang
telah ada maupun yang akan ada.
Penyisihan Dana (Sinking Fund) : Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan
pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai
dengan tujuan penggunaan dana bersih hasil Penawaran Umum
Berkelanjutan ini.
Pembelian Kembali (Buy Back) : Perseroan dapat melakukan pembelian kembali (buy back) untuk sebagian
atau seluruh Obligasi ditujukan sebagai pembayaran kembali Obligasi atau
disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar. Pembelian
kembali (buy back) Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah
Tanggal Penjatahan. Pembelian kembali (buy back) Obligasi tidak dapat
dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat
mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Hasil Pemeringkatan : AA- (idn) (Double A minus) dari Fitch
RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan Perseroan seluruhnya
untuk modal kerja berupa pembiayaan investasi, modal kerja dan multi guna (selain pembiayaan berbasis syariah) sebagaimana
yang ditentukan oleh ijin yang dimiliki Perseroan berdasarkan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei 31 Desember
Keterangan 2024 2023 2022
Jumlah Aset 24.036.269 23.991.435 21.929.634
Jumlah Liabilitas 14.458.652 14.491.639 13.173.725
Jumlah Ekuitas 9.577.617 9.499.796 8.755.909
xi
Page 14
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei 31 Desember
Keterangan 2024 2023* 2023 2022
Pendapatan 2.582.518 2.677.659 6.353.113 5.383.010
Beban (1.888.775) (1.827.003) (4.327.861) (3.144.329)
Laba Sebelum Pajak 693.743 850.656 2.025.252 2.238.681
Beban Pajak Penghasilan (131.072) (164.726) (381.453) (432.002)
Laba Periode/Tahun Berjalan 562.671 685.930 1.643.799 1.806.679
Penghasilan Komprehensif Lain Periode/Tahun Berjalan -
Setelah Pajak (78.787) 13.281 2.451 14.125
Jumlah Laba Komprehensif Periode/Tahun Berjalan 483.884 699.211 1.646.250 1.820.804
Laba per Saham Dasar (nilai penuh) 37 46 109 121
*tidak diaudit
Rasio
31 Mei 31 Desember
Keterangan
2024 2023* 2023 2022
Rasio Usaha (%)
Laba sebelum pajak / pendapatan 26,9 31,8 31,9 41,6
Laba periode/tahun berjalan / pendapatan 21,8 25,6 25,9 33,6
Laba periode/tahun berjalan / jumlah ekuitas (ROE)** 14,1 18,3 17,3 20,6
Laba periode/tahun berjalan / jumlah aset (ROA)** 5,6 6,6 6,9 8,2
Rasio Piutang Pembiayaan Bermasalah (NPF) - neto 1,5 1,8 1,4 1,0
Rasio Keuangan (x, kecuali dinyatakan lainnya)
Cash Ratio 0,2 0,2 0,2 0,2
Current Ratio 1,6 1,4 1,5 1,6
Utang terhadap ekuitas (gearing ratio)** 1,4 1,6 1,4 1,4
Rasio liabilitas terhadap aset 0,6 0,6 0,6 0,6
Rasio liabilitas terhadap ekuitas 1,5 1,8 1,5 1,5
Interest coverage ratio 2,8 3,2 3,1 4,6
Debt service coverage ratio 0,3 0,4 0,4 0,5
Rasio Pertumbuhan (%)
Jumlah pendapatan (2,4) 19,4 18,0 30,6
Laba periode/tahun berjalan (17,8) (8,9) (9,0) 59,7
Jumlah aset 0,2 13,0 9,4 40,3
Jumlah liabilitas (0,2) 20,0 10,0 60,5
Jumlah ekuitas 0,8 2,5 8,5 17,8
*tidak diaudit
**laba periode berjalan 31 Mei 2024 dan 2023 disetahunkan (mengacu kepada Surat Edaran OJK No. 01//2016)
KETERANGAN TENTANG PERUSAHAAN ANAK YANG SIGNIFIKAN
Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perusahaan Anak yang dimiliki Perseroan adalah PT Finansial Integrasi Teknologi.
Kontribusi Terhadap Tahun
Persentase
Nama Perusahaan Tahun Pendirian Kegiatan Usaha Pendapatan Mulai Status
Kepemilikan (%)
Perseroan (%) Penyertaan
Pinjam Meminjam
PT Finansial
2017 Online Berbasis 99,00 0,3% 2017 Beroperasi
Integrasi Teknologi
Teknologi
xii
Page 15
FAKTOR RISIKO
Risiko yang Berkaitan dengan Usaha Perseroan
Risiko Utama – Risiko Pembiayaan (Kredit)
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan menghadapi risiko kredit yang merupakan risiko yang melekat (inherent risk)
pada kegitan usaha Perseroan sebagai perusahaan multifinance. Risiko kredit didefinisikan sebagai ketidakmampuan
konsumen/debitur untuk membayar kembali kewajibannya pada tanggal jatuh tempo, baik pokok maupun bunga. Risiko ini timbul
jika pengelolaan kebijakan kredit tidak dilakukan secara berhati-hati dan prudent, sehingga menyebabkan penurunan pendapatan
dan peningkatan beban piutang tak tertagih. Risiko ini juga terjadi atas kerugian hasil penjualan aktiva yang diambil alih di bawah
nilai buku aktiva yang diambil-alih tersebut. Hal ini dapat disebabkan karena penurunan nilai pasar aktiva yang diambil-alih tersebut
karena kondisinya yang di bawah standar maupun karena kebijakan kredit yang terlalu agresif, sehingga rasio pinjaman
dibandingkan nilai wajar aktiva (Loan to Value Ratio) menjadi terlalu tinggi. Pada saat ini, kelompok konsumen terbesar bagi
Perseroan adalah di segmen konsumen kelas menengah ke bawah sehingga jika kondisi perekonomian nasional memburuk
berkepanjangan maka akan mengakibatkan konsumen tidak dapat memenuhi kewajibannya dan mengganggu kelangsungan usaha
Perseroan.
Risiko Usaha
- Risiko Pendanaan dan Likuiditas
- Risiko Persaingan
- Risiko Operasional
- Risiko Kepatuhan dan Regulasi
- Risiko Perubahan Teknologi
- Risiko Kelangkaan Sumber Daya Manusia dan Kepengurusan
- Risiko Terkait Investasi atau Aksi Korporasi
- Risiko Strategi
- Risiko Tata Kelola
Risiko Umum
- Risiko Perekonomian
- Risiko Kebijakan Moneter
- Risiko Perubahan Kurs
- Risiko Sosial Politik
- Risiko Hukum
Risiko Investasi yang Berkaitan dengan Obligasi
Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:
1. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan karena tujuan
pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
2. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran bunga Obligasi serta utang Pokok
Obligasi pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain yang ditetapkan dalam
Perjanjian Perwaliamanatan yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.
xiii
Page 16
I. PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN VI BFI FINANCE INDONESIA
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP6.000.000.000.000,- (ENAM TRILIUN RUPIAH)
(“PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN”)
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:
OBLIGASI BERKELANJUTAN VI BFI FINANCE INDONESIA TAHAP I TAHUN 2024
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR RP600.000.000.000,- (ENAM RATUS MILIAR RUPIAH) (“OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo Obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian
Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) sebagai bukti utang untuk kepentingan pemegang Obligasi dan ditawarkan dengan nilai 100%
(seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi, yang terdiri dari:
Seri A : Jumlah pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) dengan
tingkat bunga tetap sebesar 6,60% (enam koma enam nol persen), berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari
Kalender sejak Tanggal Emisi.
Seri B : Jumlah pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dengan
tingkat bunga tetap sebesar 6,80% (enam koma delapan nol persen) per tahun, berjangka waktu 2 (dua) tahun sejak
Tanggal Emisi.
Seri C : Jumlah pokok Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp300.000.000.000,- (tiga ratus miliar Rupiah) dengan
tingkat bunga tetap sebesar 6,90% (enam koma sembilan nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak
Tanggal Emisi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulanan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi. Pembayaran bunga pertama akan dilakukan pada
tanggal 25 Desember 2024. Pembayaran bunga terakhir sekaligus tanggal jatuh tempo masing-masing seri Obligasi jatuh pada
tanggal 5 Oktober 2025 untuk Obligasi Seri A, 25 September 2026 untuk Obligasi Seri B dan 25 September 2027 untuk Obligasi
Seri C.
Dalam rangka penerbitan Obligasi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari Fitch dengan peringkat:
AA-(idn) (double a minus)
PT BFI FINANCE INDONESIA TBK
Kegiatan Usaha Utama:
Pembiayaan Investasi, Modal kerja dan Multiguna serta Pembiayaan Konsumen Berbasis Syariah
Berkedudukan di Tangerang Selatan, Indonesia
Kantor Pusat: Cabang:
BFI Tower – Sunburst CBD Lot 1.2 192 kantor cabang, 31 gerai, dan 45 kantor cabang syariah
Jalan Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo, di berbagai wilayah di Indonesia
BSD City, Tangerang Selatan 15322, Indonesia
Telepon: (021) 2965 0300, 2965 0500
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO PEMBIAYAAN (KREDIT) YANG MERUPAKAN
KETIDAKMAMPUAN PARA KONSUMEN UNTUK MEMBAYAR KEMBALI FASILITAS PEMBIAYAAN YANG DIBERIKAN
PERSEROAN, YANG APABILA BERJUMLAH MATERIAL DAPAT MENURUNKAN KINERJA PERSEROAN. RISIKO YANG
MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN
PADA PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN OLEH TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI
INVESTASI JANGKA PANJANG.
1
Page 17
A. PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
Perseroan telah dan akan memenuhi kriteria untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan sebagaimana diatur dalam
Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014, yaitu:
a. Penawaran Umum Berkelanjutan dilaksanakan dalam periode 2 (dua) tahun dengan ketentuan pemberitahuan pelaksanaan
Penawaran Umum Berkelanjutan Efek bersifat utang dan/atau sukuk terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada
ulang tahun kedua sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Efek bersifat
utang dan/atau sukuk;
b. Telah menjadi Perseroan atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran
dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Efek bersifat utang dan/atau sukuk;
c. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran
dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan sesuai dengan surat keterangan dari Kantor Akuntan Publik Tanubrata
Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (BDO Indonesia) tertanggal 21 Juni 2024 dan Surat Pernyataan Tidak Pernah Gagal Bayar
tertanggal 26 Juni 2024 yang telah ditandatangani Perseroan;
d. Efek yang akan diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah Efek bersifat utang dan memiliki hasil
pemeringkatan yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4 (empat) peringkat terbaik
dan masuk dalam kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh Perusahaan Pemeringkat Efek.
B. STRUKTUR PERMODALAN DAN PEMEGANG SAHAM
Berdasarkan Akta No. 1 tanggal 5 Mei 2017 Juncto Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per tanggal 31 Juli 2024 yang
dikeluarkan oleh PT Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek Perseroan, struktur permodalan dan susunan pemegang
saham Perseroan pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp25 Per Saham
Pemegang Saham
Jumlah Saham Rupiah %*
Modal Dasar 20.000.000.000 500.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Trinugraha Capital & Co SCA 7.688.125.938 192.203.148.450 51,12
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 7.351.257.682 183.781.442.050 48,88
Sub-total 15.039.383.620 375.984.590.500 100,00
Saham Treasuri 927.732.000 23.193.300.000
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 15.967.115.620 399.177.890.500
Saham dalam Portepel 4.032.884.380 100.822.109.500
Keterangan:
*) % kepemilikan saham disajikan secara neto, diluar saham treasuri.
C. KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG DITERBITKAN
Nama Obligasi
Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024.
Jenis Obligasi
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk
kepentingan Pemegang Obligasi. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan
oleh KSEI atau Pemegang Rekening.
Harga Penawaran
Harga penawaran Obligasi adalah sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.
Jumlah Pokok Obligasi
Obligasi ini memiliki jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp600.000.000.000,- (enam ratus miliar Rupiah).
2
Page 18
Bunga Obligasi
Obligasi ini memberikan tingkat bunga sebagai berikut:
Seri A : Obligasi Seri A dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,60% (enam koma enam nol persen), berjangka waktu 370 (tiga
ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi.
Seri B : Obligasi Seri B dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,80% (enam koma delapan nol persen) per tahun, berjangka
waktu 2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi.
Seri C : Obligasi Seri C dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,90% (enam koma sembilan nol persen) per tahun, berjangka
waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
Ketentuan Umum Pembayaran Bunga Obligasi
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sekali terhitung sejak Tanggal Emisi pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi.
Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari yang bukan merupakan Hari Bursa, maka Bunga Obligasi akan
dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan denda.
Tingkat Bunga Obligasi merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat
dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari.
Pembayaran bunga pertama akan dilakukan pada tanggal 25 Desember 2024. Pembayaran bunga terakhir sekaligus tanggal jatuh
tempo masing-masing seri Obligasi jatuh pada tanggal 5 Oktober 2025 untuk Obligasi Seri A, 25 September 2026 untuk Obligasi
Seri B dan 25 September 2027 untuk Obligasi Seri C.
Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui
Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan berdasarkan Daftar Pemegang Rekening.
Tanggal-tanggal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagai berikut:
Bunga-ke Seri A Seri B Seri C
1 25 Desember 2024 25 Desember 2024 25 Desember 2024
2 25 Maret 2025 25 Maret 2025 25 Maret 2025
3 25 Juni 2025 25 Juni 2025 25 Juni 2025
4 5 Oktober 2025 25 September 2025 25 September 2025
5 25 Desember 2025 25 Desember 2025
6 25 Maret 2026 25 Maret 2026
7 25 Juni 2026 25 Juni 2026
8 25 September 2026 25 September 2026
9 25 Desember 2026
10 25 Maret 2027
11 25 Juni 2027
12 25 September 2027
Tata Cara Pembayaran Bunga Obligasi
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang
Rekening akan dilakukan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang
diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran dan sesuai dengan jadwal waktu pembayaran masing-masing sebagaimana ditentukan
dalam Perjanjian Perwaliamanatan. Apabila saat pelunasan Pokok Obligasi dan atau pembayaran Bunga Obligasi jatuh bukan
pada Hari Kerja, maka akan dibayarkan pada Hari Kerja berikutnya.
3
Page 19
Jumlah Minimum Pemesanan
Perdagangan Obligasi yang dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan dalam
peraturan Bursa Efek. Satuan Perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000,- (lima juta
Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Pembelian Kembali Obligasi (Buy Back)
1) Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi sesuai ketentuan Pasal 17 Peraturan OJK No.
20/POJK.04/2020, sebagai berikut:
a. pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga
pasar;
b. pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek;
c. pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan satu tahun setelah tanggal penjatahan;
d. pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat memenuhi
ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
e. pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian sebagaimana dimaksud
dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
f. pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan kepada pihak yang tidak terafiliasi;
g. rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
sebelum pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi tersebut;
h. pembelian kembali Obligasi, dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi;
i. rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam huruf g dan pengumuman sebagaimana dimaksud
dalam huruf h, paling sedikit memuat informasi:
1. periode penawaran pembelian kembali;
2. jumlah dana maksimal yang akan digunakan untuk pembelian kembali;
3. kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
4. harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
5. tata cara penyelesaian transaksi;
6. persyaratan bagi pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
7. tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
8. tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
9. hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi;
j. Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap pihak yang melakukan
penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh Pemegang Obligasi melebihi jumlah
Obligasi yang dapat dibeli kembali;
k. Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah disampaikan oleh
Pemegang Obligasi;
l. Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman sebagaimana dimaksud
dalam huruf h dengan ketentuan:
1. jumlah pembelian kembali tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi untuk masing-masing seri Obligasi
yang beredar (outstanding) dalam periode satu tahun setelah tanggal penjatahan;
2. Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan; dan
3. Obligasi yang dibeli kembali hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali, dan wajib dilaporkan
kepada OJK paling lambat pada akhir Hari Kerja ke-2 (kedua) setelah terjadinya pembelian kembali Obligasi;
m. Perseroan wajib melaporkan informasi terkait pelaksanaan pembelian kembali Obligasi kepada OJK dan Wali Amanat
serta mengumumkan kepada publik dalam waktu paling lama 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali
Obligasi;
n. pembelian kembali Obligasi dilakukan dengan mendahulukan Obligasi yang tidak dijamin jika terdapat lebih dari satu
Obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan;
o. pembelian kembali wajib dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian
kembali tersebut jika terdapat lebih dari satu Obligasi yang tidak dijamin;
p. pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian kembali Obligasi
tersebut jika terdapat jaminan atas seluruh Obligasi; dan
q. pembelian kembali Efek bersifat utang oleh Perseroan mengakibatkan:
4
Page 20
1. terhapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak menghadiri RUPO, hak
suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi, marjin, atau imbal jasa serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli
kembali jika dimaksudkan untuk pelunasan;atau
2. pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak menghadiri
RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi, marjin, atau imbal jasa serta manfaat lain dari Obligasi
yang dibeli kembali, jika dimaksudkan untuk disimpan dan dijual kembali.
2) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf e dikecualikan jika telah memperoleh persetujuan RUPO.
3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf f dikecualikan pada Afiliasi yang timbul karena kepemilikan atau
penyertaan modal oleh Pemerintah.
4) Pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf g dan huruf h wajib dilakukan
paling lambat 2 (dua) hari sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai, dengan ketentuan sebagai berikut:
a. bagi Perseroan yang sahamnya tercatat pada Bursa Efek paling sedikit melalui:
1. situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang digunakan
paling sedikit Bahasa Inggris; dan
2. situs web Bursa Efek atau 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
b. bagi Perseroan yang sahamnya tidak tercatat pada Bursa Efek paling sedikit melalui:
1. situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang digunakan
paling sedikit Bahasa Inggris; dan
2. 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
5) Informasi yang wajib dilaporkan sebagaimana dimaksud pada huruf m paling sedikit:
a. jumlah Obligasi yang telah dibeli oleh Perseroan;
b. rincian jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan atau disimpan untuk dijual kembali; harga pembelian
kembali yang telah terjadi; dan
c. jumlah dana yang digunakan untuk pembelian kembali Obligasi.
Penyisihan Dana (Sinking Fund)
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan
dana hasil emisi sesuai dengan tujuan penggunaan dana bersih hasil Penawaran Umum Berkelanjutan ini.
Pembatasan dan Kewajiban Perseroan
Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terutang atau pengeluaran lain yang menjadi tanggung jawab Perseroan sehubungan dengan
Perjanjian Perwaliamanatan, Perseroan berjanji dan mengikat diri bahwa:
1. Pembatasan keuangan dan pembatasan-pembatasan lain terhadap Perseroan (debt covenant), Perseroan tanpa persetujuan
tertulis dari Wali Amanat tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut:
i. Melakukan pembayaran (kecuali pembagian dividen kepada pemegang saham pada setiap tahun buku Perseroan atau
pembayaran kepada kreditur lainnya dan pembayaran kepada pihak lainnya dalam rangka kegiatan normal perusahaan
sehari-hari), selama Perseroan lalai dalam melakukan pembayaran Jumlah Terutang atau Perseroan tidak melakukan
pembayaran Jumlah Terutang berdasarkan ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan Pengakuan Utang.
ii. Mengalihkan kekayaan atau menjadikan jaminan utang harta kekayaan Perseroan, yang merupakan lebih dari 50% (lima
puluh persen) jumlah kekayaan bersih Perseroan dalam 1 (satu) transaksi atau lebih baik yang berkaitan satu sama lain
maupun tidak yang terjadi dalam jangka waktu 1 (satu) tahun buku, kecuali untuk keperluan dalam rangka pendanaan
kegiatan normal perusahaan sehari-hari dari Perseroan dan telah mendapat persetujuan dari RUPS.
iii. Melakukan kegiatan usaha selain yang disebutkan dalam Anggaran Dasar Perseroan.
iv. Mengadakan perjanjian manajemen atau perjanjian serupa lainnya yang mengakibatkan kegiatan usaha Perseroan
dikendalikan oleh pihak lain yang dapat mengakibatkan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha
Perseroan.
2. Pemberian persetujuan tertulis sebagaimana dimaksud dalam ayat 6.1 Pasal 6 Perjanjian Perwaliamanatan akan diberikan
Wali Amanat dengan ketentuan sebagai berikut:
i. Permohonan persetujuan tersebut tidak akan ditolak tanpa alasan yang jelas dan wajar;
5
Page 21
ii. Wali Amanat wajib memberikan persetujuan, penolakan atau meminta tambahan data/dokumen pendukung/informasi
lainnya dalam waktu 5 (lima) Hari Kerja setelah permohonan persetujuan tersebut dan data/dokumen
pendukung/informasi lainnya diterima secara lengkap oleh Wali Amanat, dan jika dalam waktu 5 (lima) Hari Kerja
tersebut Perseroan tidak menerima persetujuan, penolakan atau permintaan tambahan data/dokumen
pendukung/informasi lainnya dari Wali Amanat maka Wali Amanat dianggap telah memberikan persetujuannya; dan
iii. Jika Wali Amanat meminta tambahan data/dokumen pendukung/informasi lainnya, maka persetujuan atau penolakan
wajib diberikan oleh Wali Amanat dalam waktu 5 (lima) Hari Kerja setelah Wali Amanat menerima data/dokumen
pendukung/informasi lainnya secara lengkap oleh Wali Amanat dan jika dalam waktu 5 (lima) Hari Kerja tersebut
Perseroan tidak menerima persetujuan atau penolakan dari Wali Amanat maka Wali Amanat telah memberikan
persetujuan.
3. Perseroan berkewajiban untuk:
i. Menyetorkan dana (in good fund) yang diperlukan untuk pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga
Obligasi yang jatuh tempo kepada Agen Pembayaran paling lambat 1 (satu) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi sesuai ketentuan KSEI dan menyerahkan kepada Wali
Amanat fotokopi bukti penyetoran dana tersebut selambat-lambatnya pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. Apabila sampai Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal
Pelunasan Pokok Obligasi belum menyetorkan dana tersebut, maka Perseroan harus membayar Denda. Denda yang
dibayarkan oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi akan dibayarkan kepada Pemegang Obligasi
secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya sesuai dengan ketentuan Perjanjian Agen
Pembayaran.
ii. Memperoleh, mematuhi segala ketentuan dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjaga tetap berlakunya
segala kuasa, ijin dan persetujuan (baik dari Pemerintah maupun lainnya) dan dengan segera memberikan laporan dan
masukan dan melakukan hal-hal yang diwajibkan peraturan perundang-undangan Negara Republik Indonesia termasuk
namun tidak terbatas pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 84/PMK.012/2006 tanggal 29 September 2006 tentang
Perusahaan Pembiayaan, Peraturan OJK No. 47/POJK.05/2020, Peraturan OJK No. 35/POJK.5/2018 dan Peraturan
OJK No. 30/POJK.05/2014 jo. Peraturan OJK No. 29/POJK.05/2020 atau perubahan-perubahannya yang berlaku dari
waktu ke waktu sehingga Perseroan dapat secara sah menjalankan kewajibannya berdasarkan Perjanjian
Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan.
iii. Memastikan keuangan Perseroan yang tercantum dalam laporan keuangan tahun Perseroan terakhir yang telah diaudit
oleh kantor Akuntan Publik yang terdaftar OJK yang diserahkan kepada Wali Amanat berdasarkan pada ayat 6.3 (vii)
Pasal 6 Perjanjian Perwaliamanatan, harus mencerminkan rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak melebihi 10
(sepuluh) kali sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
iv. Mematuhi ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
v. Memelihara asuransi-asuransi yang sudah berjalan dan berhubungan dengan kegiatan usaha dan harta kekayaan
Perseroan pada perusahaan asuransi yang bereputasi baik, terhadap segala risiko yang biasa dihadapi oleh
perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha yang sama dengan Perseroan.
vi. Dalam hal terjadinya kelalaian, mengijinkan Wali Amanat dan/atau pihak independen yang diberikan kuasa oleh Wali
Amanat di luar kompetitor Perseroan (termasuk tetapi tidak terbatas, auditor atau akuntan yang ditunjuk untuk maksud
tersebut) dari waktu ke waktu memiliki akses dan memeriksa buku-buku, memberikan tanggapan atas segala pertanyaan
atau informasi yang diminta oleh wakilnya tersebut dan mendiskusikan dengan orang tersebut dengan itikad baik atas
segala aspek dari pembukuan dan operasi Perseroan. Dalam hal ini, yang prosedur dan penentuan pihak yang akan
menjadi pihak independen akan dikomunikasikan terlebih dahulu dengan Perseroan dan pelaksanaannya akan sesuai
dengan ketentuan.
vii. Menyerahkan salinan laporan-laporan yang diminta oleh OJK kepada Wali Amanat, dan persetujuan-persetujuan
sehubungan dengan emisi, dan untuk membuat dan mengimplementasikan setiap perjanjian yang berhubungan dengan
hal tersebut, termasuk tetapi tidak terbatas pada penyerahan atas:
a. Laporan keuangan tahunan Perseroan disampaikan selambat lambatnya 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah
tanggal tiap tahun buku berakhir atau pada saat penyerahan laporan keuangan kepada OJK yang telah diaudit oleh
Akuntan Publik yang terdaftar di OJK dan/atau Bursa Efek, mana yang lebih dulu;
b. Laporan keuangan tengah tahunan Perseroan disampaikan selambat lambatnya dalam waktu:
- 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku, jika tidak disertai laporan Akuntan Publik;
atau
- 60 (enam puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku jika disertai laporan Akuntan Publik yang
telah terdaftar di OJK dalam rangka penelaahan terbatas; atau
- 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah tanggal tengah tahun buku, jika disertai laporan Akuntan Publik
6
Page 22
yang telah terdaftar di OJK yang memberikan pendapat tentang kewajaran laporan keuangan secara
keseluruhan;
- pada saat penyerahan laporan keuangan Perseroan tersebut ke OJK dan/atau Bursa Efek, mana yang lebih
dulu;
c. Laporan keuangan triwulanan Perseroan (tidak diaudit) disampaikan selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari
Kalender setelah akhir tanggal laporan keuangan triwulanan atau secepatnya setelah penyerahan laporan
keuangan Perseroan tersebut kepada OJK dan/atau Bursa Efek;
viii. Memelihara sistem akuntansi, pembukuan dan pengawasan biaya sesuai dengan prinsip akuntansi Indonesia yang
berlaku umum dari waktu kewaktu.
ix. Mengusahakan agar harta kekayaan yang digunakan dalam menjalankan kegiatan usahanya berada dalam keadaan
baik, memperbaikinya dan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan usaha Perseroan.
x. Memberitahu secara tertulis kepada Wali Amanat atas:
a. setiap perubahan Anggaran Dasar, susunan Direksi dan Dewan Komisaris dan diikuti dengan penyerahan akta-
akta keputusan RUPS;
b. perkara pidana, perdata, tata usaha negara dan arbitrase yang dihadapi Perseroan yang secara material
mempengaruhi kelangsungan usaha dan kemampuan Perseroan dalam menjalankan dan mematuhi segala
kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya yang berkaitan dengan
Perjanjian Perwaliamanatan;
c. terjadinya salah satu dari peristiwa kelalaian dengan segera, dan melalui permintaan tertulis dari Wali Amanat,
menyerahkan pada Wali Amanat suatu pernyataan yang ditandatangani oleh seseorang yang dapat diterima oleh
Wali Amanat untuk maksud tersebut, yang mengkonfimasikan bahwa kecuali sebelumnya telah diberitahu
kepada Wali Amanat atau diberitahukan pada saat konfirmasi bahwa peristiwa kelalaian tersebut tidak terjadi
atau apabila terjadi peristiwa kelalaian, memberikan gambaran lengkap atas kejadian tersebut dan tindakan atau
langkah-langkah yang diambil (atau disusulkan untuk diambil) oleh Perseroan untuk memperbaiki kejadian
tersebut;
d. setiap kejadian lainnya yang menurut pendapat atau pertimbangan Perseroan dapat mempunyai pengaruh
negatif yang bernilai material atas jalannya usaha atau operasi atau keadaan keuangan Perseroan dan
Perusahaan Anak (jika ada);
e. setiap terjadi kejadian atau keadaan penting pada Perseroan dan/atau Perusahaan Anak (jika ada) yang dapat
mempunyai pengaruh penting atas jalannya usaha dan operasi atau keadaan keuangan Perseroan serta
pemenuhan kewajiban Perseroan dalam rangka penerbitan dan pelunasan Obligasi, sesuai dengan ketentuan
tentang keterbukaan informasi sebagaimana diatur dalam UUPPSK dan peraturan pelaksanaannya, serta
menyampaikan dokumen-dokumen sehubungan dengan hal tersebut, baik diminta ataupun tidak diminta oleh
Wali Amanat;
f. memberikan pinjaman atau kredit kepada pihak yang memiliki hubungan Afiliasi (kecuali Perusahaan Anak dan
karyawan-Perseroan) dimana keseluruhan jumlah dari semua pinjaman tersebut melebihi 25% (dua puluh lima
persen) dari ekuitas Perseroan.
g. melakukan penggabungan, konsolidasi dan peleburan dengan perusahaan lain sepanjang dilakukan pada
bidang usaha yang sama dan semua syarat dan kondisi Obligasi dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan
dokumen lain yang berkaitan tetap berlaku dan mengikat sepenuhnya perusahaan penerus (surviving company),
dan dalam hal Perseroan bukan merupakan perusahaan penerus, maka seluruh kewajiban Obligasi telah
dialihkan secara sah kepada perusahaan penerus dan tidak mempunyai dampak negatif terhadap jalannya usaha
Perseroan serta tidak mempengaruhi kemampuan Perseroan dalam melakukan pembayaran Pokok Obligasi
dan/atau Bunga Obligasi.
xi. melakukan pemeringkatan atas Obligasi sesuai dengan Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020, yang wajib dipatuhi
oleh Perseroan sehubungan dengan pemeringkatan yaitu:
a. Pemeringkatan Tahunan
i) Perseroan wajib menyampaikan pemeringkatan tahunan atas setiap klasifikasi Obligasi kepada OJK paling
lambat 10 (sepuluh) hari kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai dengan
Perseroan telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait dengan Obligasi yang diterbitkan.
ii) Dalam hal peringkat Obligasi yang diperoleh berbeda dari peringkat sebelumnya, Perseroan wajib
mengumumkan kepada masyarakat paling sedikit melalui situs web Perseroan dan situs web Bursa Efek
paling lama 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir, mencakup hal-hal
sebagai berikut:
1) peringkat tahunan yang diperoleh; dan
2) penjelasan singkat mengenai penyebab perubahan peringkat.
7
Page 23
b. Pemeringkatan Karena Terdapat Fakta Material/Kejadian Penting
i) Dalam hal Pemeringkat menerbitkan peringkat yang berbeda dengan sebelumnya karena adanya fakta
material atau kejadian penting, Perseroan wajib menyampaikan kepada OJK serta mengumumkan kepada
Masyarakat paling sedikit melalui situs web Perseroan dan situs web Bursa Efek paling lambat 2 (dua) Hari
Kerja setelah diterimanya peringkat yang berbeda tersebut, mencakup hal-hal sebagai berikut:
1) peringkat yang berbeda; dan
2) penjelasan singkat mengenai faktor-faktor penyebab terbitnya peringkat yang berbeda.
ii) Masa berlaku peringkat yang berbeda adalah sampai dengan akhir periode peringkat tahunan.
c. Pemeringkatan Obligasi dalam Penawaran Umum Berkelanjutan
i) Perseroan yang menerbitkan Obligasi melalui Penawaran Umum Berkelanjutan sebagaimana diatur dengan
Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 wajib memperoleh peringkat yang mencakup keseluruhan nilai
Penawaran Umum Berkelanjutan yang direncanakan.
ii) Peringkat tahunan dan peringkat yang dikeluarkan oleh Pemeringkat karena adanya fakta material, kejadian
penting, atau faktor lainnya yang berbeda dengan peringkat sebelumnya wajib mencakup keseluruhan nilai
Penawaran Umum Berkelanjutan sepanjang:
1) Periode Penawaran Umum Berkelanjutan masih berlaku; dan
2) Perseroan tidak dalam keadaan kondisi dilarang untuk melaksanakan penawaran Obligasi tahap
berikutnya dalam periode Penawaran Umum Berkelanjutan sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 36/POJK.04/2014.
d. Pemeringkatan Ulang
i) Dalam hal Perseroan menerima hasil pemeringkatan ulang dari Pemeringkat terkait dengan peringkat
Obligasi selain karena hal-hal sebagaimana dimaksud dalam butir (xi) huruf a) butir i dan huruf b) butir i,
maka Perseroan wajib menyampaikan hasil pemeringkatan ulang dimaksud kepada OJK paling lambat 2
(dua) Hari Kerja setelah diterimanya peringkat dimaksud.
ii) Dalam hal peringkat yang diterima sebagaimana dimaksud dalam butir i merupakan peringkat yang berbeda
dari peringkat sebelumnya, maka Perseroan wajib mengumumkan kepada Masyarakat paling sedikit melalui
situs web Perseroan dan situs web Bursa Efek paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah diterimanya
peringkat dimaksud.
atau melakukan pemeringkatan sesuai dengan peraturan OJK apabila ada perubahan terhadap Peraturan OJK
No. 49/POJK.04/2020.
xii. Menerapkan prinsip pengelolaan perusahaan yang baik (good corporate governance) dan melakukan tindakan dari
waktu ke waktu atas permintaan yang wajar dari Wali Amanat, melaksanakan atau memelihara pelaksanaan
kewajiban berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lainnya berkaitan dengan Perjanjian
Perwaliamanatan, yang berdasarkan pendapat yang wajar dari Wali Amanat diperlukan atau untuk menjalankan
Perjanjian Perwaliamanatan atau memberikan jaminan yang penuh atas hak, kekuasaan dan perbaikan yang
diberikan kepada Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan perjanjian-perjanjian lain yang berkaitan
dengan Perjanjian Perwaliamanatan.
4. Apabila:
i. Perseroan dicabut izin usahanya oleh OJK atau instansi lainnya yang berwenang sesuai dengan perundang-undangan
yang berlaku di Negara Republik Indonesia; atau
ii. Perseroan membubarkan diri melalui keputusan RUPS atau terdapat keputusan pailit yang telah memiliki kekuatan
hukum tetap; atau
iii. Perseroan diberikan penundaan kewajiban pembayaran utang (moratorium) atau pailit oleh badan peradilan yang
berwenang; atau
iv. Pengadilan atau instansi Pemerintah yang berwenang telah menyita atau mengambil alih dengan cara apapun juga
semua atau sebagian besar harta kekayaan Perseroan atau telah mengambil tindakan yang menghalangi Perseroan
untuk menjalankan sebagian besar atau seluruh usahanya sehingga mempengaruhi secara material kemampuan
Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam Perjanjian Perwaliamanatan; atau
v. Perseroan berdasarkan perintah pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (in kracht) diharuskan
membayar sejumlah dana kepada pihak ketiga yang apabila dibayarkan akan mempengaruhi secara material
kemampuan Perseroan untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
maka Wali Amanat berhak tanpa memanggil RUPO bertindak mewakili kepentingan Pemegang Obligasi dan mengambil
keputusan yang dianggap menguntungkan bagi Pemegang Obligasi dan untuk itu Wali Amanat dibebaskan dari segala
tindakan dan tuntutan oleh Pemegang Obligasi dan pihak lainnya. Dalam hal ini Obligasi menjadi jatuh tempo dengan
sendirinya.
8
Page 24
Hak-hak Pemegang Obligasi
a. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan melalui KSEI
sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang
bersangkutan. Pokok Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada
Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi.
b. Pemegang Obligasi yang berhak mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya
tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening, pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali
ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi
setelah tanggal penentuan pihak yang berhak memperoleh Bunga Obligasi, maka pihak yang menerima pengalihan Obligasi
tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan.
c. Bila terjadi kelalaian dalam pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi paling lambat 1 (satu) Hari Bursa
setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi, maka Pemegang Obligasi
berhak untuk menerima pembayaran denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi masing-
masing seri Obligasi, atas jumlah yang terutang yang harus disetor/dibayar Perseroan, yang dihitung berdasarkan jumlah hari
yang telah lewat sampai dengan pelunasan atau pembayaran jumlah yang wajib dibayar Perseroan dilaksanakan. Untuk
menghitung denda dilakukan perhitungan hari yang terlewat yaitu 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan
1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari. Denda yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi,
oleh Agen Pembayaran akan diberikan kepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang
dimilikinya.
d. Seorang atau lebih Pemegang Obligasi yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi
yang belum dilunasi (tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau afiliasi Perseroan) dapat mengajukan
permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR dari KSEI. Permintaan
tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang
dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI
sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan Obligasi oleh KSEI tersebut hanya dapat
dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat. Permintaan RUPO harus cukup beralasan dan
sesuai ketentuan yang telah diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Hak suara Pemegang Obligasi diatur bahwa setiap Pokok Obligasi senilai Rp1,- (satu Rupiah) memberikan hak kepada
pemegangnya untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO.
Kelalaian Perseroan
1. Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan Perseroan dinyatakan lalai apabila Perseroan tidak melaksanakan atau tidak
menaati ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan meliputi salah satu atau lebih dari keadaan atau kejadian atau hal-hal
tersebut di bawah ini:
a. Kewajiban pembayaran nilai Pokok Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi atau saat jatuh tempo dan/atau
Bunga Obligasi pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi;
b. Fakta mengenai keadaan, atau status Perseroan serta pengelolaannya tidak sesuai dengan informasi dan keterangan
yang diberikan oleh Perseroan;
c. Kondisi Perseroan yang dinyatakan lalai sehubungan dengan suatu perjanjian kredit oleh salah satu atau lebih
krediturnya (cross default) dalam jumlah utang keseluruhannya melebihi 25% (dua puluh lima persen) dari ekuitas
Perseroan;
d. Adanya penundaan kewajiban pembayaran utang sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-
undangan (moratorium); dan
e. Kewajiban lain yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
2. Ketentuan mengenai pernyataan default yaitu dalam hal terjadi kondisi-kondisi kelalaian sebagaimana dimaksud dalam:
a. Ayat 9.1 huruf a dan c Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan (yang mana sesuai dengan kondisi nomor 1 huruf a dan c
pada subbab ini) dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus paling lama 14 (empat belas) Hari
Kerja setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat sesuai kondisi kelalaian yang dilakukan tanpa
diperbaiki/dihilangkannya keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut
yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat;
9
Page 25
b. Ayat 9.1 huruf d Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan (yang mana sesuai dengan kondisi nomor 1 huruf d pada subbab
ini) dan keadaan atau kejadian tersebut mengacu pada ketentuan subbab pembatasan dan kewajiban angka 4.iii di atas
atau Pasal 6.4 Perjanjian Perwaliamanatan;
c. Ayat 9.1 huruf b dan e Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan (yang mana sesuai dengan kondisi nomor 1 huruf b dan e
pada subbab ini) dan keadaan atau kejadian tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu yang ditentukan oleh
Wali Amanat dengan memperhatikan kewajaran yang berlaku umum, sebagaimana tercantum dalam teguran tertulis
Wali Amanat, paling lama 90 (sembilan puluh) Hari Kalender setelah diterimanya teguran tertulis dari Wali Amanat tanpa
diperbaiki/dihilangkannya keadaan tersebut atau tanpa adanya upaya perbaikan untuk menghilangkan keadaan tersebut
yang dapat disetujui dan diterima oleh Wali Amanat;
maka Wali Amanat berkewajiban untuk memberitahukan kejadian atau peristiwa tersebut kepada Pemegang Obligasi dengan
cara memuat pengumuman melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional atas biaya
Perseroan. Wali Amanat atas pertimbangannya sendiri dan setelah diinformasikan kepada Pemegang Obligasi melalui
pengumuman tersebut berhak memanggil RUPO menurut ketentuan dan tata cara di dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Dalam RUPO tersebut Wali Amanat akan meminta penjelasan dari Perseroan sehubungan dengan kelalaiannya tersebut.
Apabila RUPO tidak dapat menerima penjelasan dan alasan-alasan Perseroan maka akan dilaksanakan RUPO berikutnya
untuk membahas langkah-langkah yang harus diambil terhadap Perseroan sehubungan dengan Obligasi. Jika RUPO tersebut
memutuskan agar Wali Amanat melakukan penagihan kepada Perseroan, maka Obligasi sesuai dengan keputusan RUPO
menjadi jatuh tempo dan dapat dituntut pembayarannya dengan segera dan sekaligus. Wali Amanat dalam waktu yang
ditentukan dalam keputusan RUPO itu harus melakukan tagihan kepada Perseroan. Perseroan berkewajiban melakukan
pembayaran dalam waktu yang ditentukan dalam tagihan yang bersangkutan. Segala biaya pelaksanaan RUPO yang timbul
menjadi beban Perseroan.
Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dapat dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dilakukan sebelum Tanggal Emisi, maka perubahan Perjanjian
Perwaliamanatan tersebut harus dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan
dan setelah perubahan tersebut dilakukan, memberitahukan kepada OJK dengan tidak mengurangi ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
2. Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dilakukan pada dan setelah Tanggal Emisi, maka perubahan Perjanjian
Perwaliamanatan hanya dapat dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari RUPO dan perubahan dan/atau
penambahan tersebut dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan, kecuali
ditentukan lain dalam peraturan/perundang-undangan yang berlaku, atau apabila dilakukan penyesuaian/perubahan
terhadap Perjanjian Perwaliamanatan berdasarkan peraturan yang baru yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan.
Hukum yang Berlaku
Seluruh perjanjian-perjanjian yang berhubungan dengan Obligasi dan segala pelaksanaannya diatur dan ditafsirkan berdasarkan
hukum Negara Republik Indonesia.
D. HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 7/POJK.04/2017 dan Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020, Perseroan telah melakukan
pemeringkatan dalam rangka penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 yang dilaksanakan
oleh Fitch. Berdasarkan surat No. 114/DIR/RATLTR/VI/2024 tanggal 25 Juni 2024, Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2024 telah mendapat peringkat:
AA-(idn) (double a minus)
PT Fitch Ratings Indonesia menetapkan Peringkat Nasional Jangka Panjang AA-(idn) untuk Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance
Indonesia dengan nilai total maksimal Rp6.000.000.000.000,- (enam triliun Rupiah). Fitch juga menetapkan peringkat AA-(idn) atas
penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 yang akan jatuh tempo paling lama tiga tahun
sejak tanggal penerbitan.
10
Page 26
Peringkat Nasional 'AA-' menunjukkan ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah dibandingkan dengan emiten atau
obligasi lain di negara atau serikat moneter yang sama. Risiko gagal bayar inheren hanya sedikit berbeda dari emiten atau obligasi
dengan peringkat tertinggi di negara tersebut.
Perseroan tidak memiliki hubungan Afiliasi sebagaimana definisi hubungan Afiliasi pada UUPPSK dengan PT Fitch Ratings
Indonesia yang bertindak sebagai lembaga pemeringkat. Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan
setiap 1 (satu) tahun sekali selama kewajiban atas Efek tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam
Peraturan OJK No. 49/POJK.04/2020.
Perseroan akan menyampaikan peringkat tahunan atas setiap klasifikasi Efek bersifat utang dan/atau sukuk kepada OJK paling
lambat 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai dengan Perseroan telah
menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait dengan Efek bersifat utang dan/atau sukuk yang diterbitkan.
E. RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI (RUPO)
Untuk penyelenggaraan RUPO, kuorum yang disyaratkan, hak suara dan pengambilan keputusan berlaku ketentuan-ketentuan di
bawah ini tanpa mengurangi ketentuan dalam peraturan Pasar Modal dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara
Repubik Indonesia serta peraturan Bursa Efek:
1. RUPO diadakan untuk tujuan antara lain:
a. mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Pemegang Obligasi mengenai perubahan jangka
waktu, jumlah pokok atau nilai pokok, suku bunga, perubahan tata cara atau periode pembayaran Bunga Obligasi,
jaminan, atau penyisihan dana dan/atau ketentuan lain dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
b. menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau Wali Amanat, memberikan pengarahan kepada Wali
Amanat, dan/atau menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan
serta akibat-akibatnya, atau untuk mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian;
c. memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat menurut ketentuan-ketentuan Perjanjian
Perwaliamanatan;
d. mengambil tindakan yang dikuasakan oleh atau atas nama Pemegang Obligasi termasuk dalam penentuan potensi
kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 Perjanjian
Perwaliamanatan dan Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020.
e. mengambil tindakan lain yang diusulkan oleh Wali Amanat yang tidak dikuasakan atau tidak termuat dalam Perjanjian
Perwaliamanatan atau berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
2. RUPO dapat diselenggarakan atas permintaan dari:
a. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh persen)
dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi-nya
kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah;
b. Perseroan;
c. Wali Amanat; atau
d. OJK.
3. Permintaan sebagaimana dimaksud dalam ayat 10.2 huruf a, huruh b dan huruf d Pasal 10 Perjanjian Perwaliamanatan, wajib
disampaikan secara tertulis kepada Wali Amanat dan paling lama 30 (tiga puluh) Hari Kalender setelah tanggal diterimanya
surat permintaan tersebut Wali Amanat wajib melakukan panggilan untuk RUPO.
4. Dalam hal Wali Amanat menolak permohonan Pemegang Obligasi atau Perseroan untuk mengadakan RUPO, maka Wali
Amanat wajib memberitahukan secara tertulis alasan penolakan tersebut kepada pemohon dengan tembusan kepada OJK,
paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender setelah diterimanya surat permohonan.
5. Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaran RUPO:
a. Pengumuman RUPO wajib dilakukan melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
nasional, dalam jangka waktu paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum pemanggilan.
b. Pemanggilan RUPO dilakukan paling lama 14 (empat belas) Hari Kalender sebelum RUPO, melalui paling sedikit 1
(satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.
11
Page 27
c. Pemanggilan RUPO kedua atau ketiga dilakukan paling lama 7 (tujuh) Hari Kalender sebelum RUPO kedua atau ketiga
dilakukan dan disertai informasi bahwa RUPO sebelumnya telah diselenggarakan tetapi tidak mencapai kuorum.
d. Pemanggilan harus memuat rencana RUPO dan mengungkapkan informasi paling sedikit:
- tanggal, tempat, dan waktu penyelenggaraan RUPO;
- agenda RUPO;
- pihak yang mengajukan usulan RUPO;
- Pemegang Obligasi yang berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO; dan
- kuorum yang dipersyaratkan untuk penyelenggaraan dan pengambilan keputusan RUPO.
e. RUPO kedua dan ketiga diselenggarakan paling singkat 14 (empat belas) Hari Kalender dan paling lama 21 (dua puluh
satu) Hari Kalender terhitung sejak dari RUPO sebelumnya.
6. Tata cara RUPO
RUPO diselenggarakan dengan tata cara dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
a. Pemegang Obligasi, baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat kuasa berhak menghadiri RUPO dan menggunakan
hak suaranya sesuai dengan jumlah Obligasi yang dimilikinya.
b. Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasinya tidak memiliki hak suara dan tidak diperhitungkan dalam
kuorum kehadiran kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah.
c. Sebelum pelaksanaan RUPO, Perseroan berkewajiban untuk menyerahkan daftar Pemegang Obligasi yang merupakan
Afiliasi-nya kepada Wali Amanat.
d. RUPO dapat diselenggarakan di tempat kedudukan Perseroan atau tempat lain yang disepakati antara Perseroan dan
Wali Amanat.
e. RUPO dipimpin oleh Wali Amanat.
f. Wali Amanat wajib mempersiapkan acara RUPO termasuk materi RUPO dan menunjuk Notaris untuk membuat berita
acara RUPO.
g. Dalam hal penggantian Wali Amanat diminta oleh Perseroan atau Pemegang Obligasi, maka RUPO dipimpin oleh
Perseroan atau wakil Pemegang Obligasi yang meminta diadakan RUPO tersebut.
h. Perseroan atau Pemegang Obligasi yang meminta diadakannya RUPO tersebut sebagaimana dimaksud pada huruf g
diwajibkan untuk mempersiapkan acara RUPO dan materi RUPO serta menunjuk Notaris untuk membuat berita acara
RUPO.
7. Ketentuan teknis pelaksanaan:
1) Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan Pasal 10.2, maka Pemegang
Obligasi mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli
KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR
tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan
dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan Obligasi oleh
KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.
2) Pemegang Obligasi yang berhak hadir dalam RUPO adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar
Pemegang Rekening pada selambat-lambatnya 4 (empat) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO yang
diterbitkan oleh KSEI.
3) Pemegang Obligasi yang menghadiri RUPO wajib menyerahkan asli KTUR kepada Wali Amanat.
4) Seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan
sejak 4 (empat) Hari Kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang
dibuktikan dengan adanya pemberitahuan dari Wali Amanat atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat.
Transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh pada tanggal-tanggal tersebut, ditunda penyelesaiannya sampai 1 (satu)
Hari Kerja setelah tanggal pelaksanaan RUPO.
5) Setiap Obligasi sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan demikian
setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah Obligasi yang dimilikinya.
6) Suara dikeluarkan dengan tertulis dan ditandatangani dengan menyebutkan nomor KTUR, kecuali Wali Amanat
memutuskan lain.
7) Sebelum pelaksanaan RUPO
- Perseroan berkewajiban untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan jumlah Obligasi yang dimiliki oleh
Perseroan dan Afiliasinya.
- Pemegang Obligasi atau kuasa Pemegang Obligasi yang hadir dalam RUPO berkewajiban untuk membuat surat
pernyataan yang menyatakan mengenai apakah Pemegang Obligasi memiliki atau tidak memiliki hubungan Afiliasi
dengan Perseroan.
12
Page 28
8. Dengan memperhatikan ketentuan dalam ayat 10.6 angka 2 Perjanjian Perwaliamanatan, kuorum dan pengambilan
keputusan:
a. Dalam hal RUPO bertujuan untuk memutuskan mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan sebagaimana
dimaksud dalam ayat 10.1 Pasal 10 Perjanjian Perwaliamanatan diatur sebagai berikut:
1. Apabila RUPO dimintakan oleh Perseroan maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
i. dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi
yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling
sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
ii. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (i) di atas tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO kedua.
iii. RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4
(tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan
yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang
hadir dalam RUPO.
iv. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) di atas tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO ketiga.
v. RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh
vi. Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih
belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2
(satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
2. Apabila RUPO dimintakan oleh Pemegang Obligasi atau Wali Amanat, maka wajib diselenggarakan dengan
ketentuan sebagai berikut:
i. dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang
masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit
1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
ii. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (i) di atas tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO kedua.
iii. RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3
(dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang
sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir
dalam RUPO.
iv. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) di atas tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO ketiga.
v. RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 2/3
(dua per tiga) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang
sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir
dalam RUPO.
3. Apabila RUPO dimintakan oleh OJK maka wajib diselenggarakan dengan ketentuan sebagai berikut:
i. dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi
yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah danmengikat apabila disetujui paling
sedikit 1/2 (satu perdua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
ii. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (i) di atas tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO kedua.
iii. RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2
(satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang
sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir
dalam RUPO.
iv. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) di atas tidak tercapai, maka wajib
diadakan RUPO ketiga.
v. RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 1/2
(satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi danberhak mengambil keputusan yang
sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir
dalam RUPO.
b. RUPO yang diadakan untuk tujuan selain perubahan Perjanjian Perwaliamanatan, dapat diselenggarakan dengan
ketentuan sebagai berikut:
13
Page 29
1. dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang
masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4
(tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
2. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 1 di atas tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO kedua.
3. RUPO kedua dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per
empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.
4. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 3 di atas tidak tercapai, maka wajib diadakan
RUPO ketiga.
5. RUPO ketiga dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per
empat) bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
mengikat berdasarkan keputusan suara terbanyak.
6. dalam hal kuorum kehadiran sebagaimana dimaksud dalam angka 5 di atas tidak tercapai, maka dapat diadakan
RUPO keempat.
7. RUPO keempat dapat dilangsungkan apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi yang masih belum dilunasi dan
berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang
ditetapkan oleh OJK atas permohonan Wali Amanat.
8. Pengumuman, pemanggilan, dan waktu penyelenggaraan RUPO keempat wajib memenuhji ketentuan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat 10.5 Perjanjian Perwaliamanatan.
9. Biaya-biaya penyelenggaraan RUPO menjadi beban Perseroan dan wajib dibayarkan kepada Wali Amanat paling lama 7
(tujuh) Hari Kerja setelah permintaan biaya tersebut diterima Perseroan dari Wali Amanat.
10. Penyelenggaraan RUPO wajib dibuatkan berita acara secara notariil oleh Notaris.
11. Keputusan RUPO mengikat bagi semua Pemegang Obligasi, Perseroan dan Wali Amanat, karenanya Perseroan, Wali
Amanat, dan Pemegang Obligasi wajib memenuhi keputusan-keputusan yang diambil dalam RUPO. Keputusan RUPO
mengenai perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian lain sehubungan dengan Obligasi, baru
berlaku efektif sejak tanggal ditandatanganinya addendum Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian-perjanjian lainnya
yang berhubungan dengan Obligasi.
12. Wali Amanat wajib mengumumkan hasil RUPO dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
nasional, biaya-biaya yang dikeluarkan untuk pengumuman hasil RUPO tersebut wajib ditanggung oleh Perseroan.
13. Apabila RUPO yang diselenggarakan memutuskan untuk mengadakan perubahan atas Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau
perjanjian lainnya antara lain sehubungan dengan perubahan nilai Pokok Obligasi, perubahan tingkat Bunga Obligasi,
perubahan tata cara pembayaran Bunga Obligasi, dan perubahan jangka waktu Obligasi dan Perseroan menolak untuk
menandatangani addendum Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau perjanjian lainnya sehubungan dengan hal tersebut, maka
dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak keputusan RUPO atau tanggal lain yang diputuskan
RUPO (jika RUPO memutuskan suatu tanggal tertentu untuk penandatanganan addendum Perjanjian Perwaliamanatan
dan/atau perjanjian lainnya tersebut) maka Wali Amanat berhak langsung untuk melakukan penagihan Jumlah Terutang
kepada Perseroan tanpa terlebih dahulu menyelenggarakan RUPO.
14. Peraturan-peraturan lebih lanjut mengenai penyelenggaraan serta tata cara dalam RUPO dapat dibuat dan bila perlu
kemudian disempurnakan atau diubah oleh Perseroan dan Wali Amanat dengan mengindahkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia serta peraturan Bursa Efek.
15. Apabila ketentuan-ketentuan mengenai RUPO ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal,
maka peraturan perundang-undangan di Pasar Modal, tersebut yang berlaku.
14
Page 30
F. HAK SENIORITAS ATAS UTANG
Pemegang Obligasi ini tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak Pemegang Obligasi ini adalah paripassu tanpa hak
preferen dengan hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada di kemudian hari. Pada setiap,
waktu Pemegang Obligasi ini mempunyai kedudukan yang sama dengan hak kreditur lainnya, kecuali hak kreditur Perseroan yang
dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada.
G. EFEK BERSIFAT UTANG YANG TELAH DITERBITKAN DAN BELUM DILUNASI
Efek bersifat utang yang telah diterbitkan Perseroan yang masih terutang pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini adalah
sebagai berikut:
Nilai Terutang Tingkat Bunga Tanggal
Nama Efek
(Rp Juta) Tetap Jatuh Tempo
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Inconesia Seri B 227.000 7,00% 27 Januari 2025
Tahap III Tahun 2023 Seri C 256.000 7,375% 27 Januari 2026
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Inconesia Seri B 385.000 7,00% 14 April 2025
Tahap IV Tahun 2023 Seri C 625.000 7,15% 14 April 2026
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Inconesia
Seri B 850.000 7,00% 15 Juni 2026
Tahap V Tahun 2023
Total Jumlah efek yang masih terutang per tanggal diterbitkannya Prospektus ini sebesar Rp2,34 triliun.
Efek bersifat utang diatas mempunyai senioritas karena memiliki jaminan secara khusus yang dijamin oleh Perseroan dan
mempunyai hak keutamaan atau preferen.
15
Page 31
II. RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan Perseroan seluruhnya
untuk modal kerja berupa pembiayaan investasi, modal kerja dan multi guna (selain pembiayaan berbasis syariah) sebagaimana
yang ditentukan oleh ijin yang dimiliki Perseroan berdasarkan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.
Rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum bukan merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam Peraturan
OJK Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“Peraturan OJK
No. 17/POJK.04/2020”), mengingat nilainya tidak mencapai 20% (dua puluh) persen dari ekuitas Perseroan. Apabila dana hasil
Penawaran Umum akan digunakan untuk transaksi dengan pihak Afiliasi dan transaksi yang mengandung benturan kepentingan,
maka Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020.
Sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum,
Perseroan berkewajiban menyampaikan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi secara berkala setiap
6 (enam) bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan 31 Desember kepada OJK dan Wali Amanat paling lambat pada tanggal
15 (lima belas) bulan berikutnya setelah tanggal laporan sampai seluruh dana hasil Penawaran Umum telah direalisasikan, dimana
untuk pertama kali laporan realisasi penggunaan dana tersebut wajib dibuat pada tanggal laporan terdekat sebagaimana dimaksud
di atas. Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi tersebut wajib pula dipertanggungjawabkan pada RUPS
Tahunan sampai dengan seluruh dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini telah direalisasikan
Apabila Perseroan bermaksud untuk melakukan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum ini sebagaimana dimaksud
di atas, maka Perseroan wajib menyampaikan rencana dan alasan perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi
kepada OJK paling lambat 14 (empat belas) Hari Kerja sebelum penyelenggaraan RUPO, dan memperoleh persetujuan terlebih
dahulu dari RUPO, serta hasil RUPO yang telah disetujui tersebut harus disampaikan kepada OJK paling lambat 2 (dua) Hari
Kerja setelah penyelenggaraan RUPO sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015.
Dalam hal terdapat dana hasil Penawaran Umum Obligasi yang belum direalisasikan, maka untuk sementara Perseroan akan
menempatkan dana tersebut dalam instrumen keuangan yang aman dan likuid, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 30/POJK.04/2015.
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2017, total perkiraan biaya yang dikeluarkan oleh Perseroan sehubungan dengan
penerbitan Obligasi pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah kurang lebih setara dengan 0,564% (nol koma lima enam tiga
sembilan persen) dari total nilai Obligasi yang diterbitkan, yang terdiri dari:
• Biaya jasa penyelenggaraan (management fee) sebesar 0,147%
• Biaya jasa penjaminan (underwriting fee) sebesar 0,025%;
• Biaya jasa penjualan (selling fee) sebesar 0,025%;
• Biaya jasa Profesi Penunjang Pasar Modal sebesar 0,164% yang terdiri dari:
o Biaya Konsultan Hukum sebesar 0,025%;
o Biaya Notaris sebesar 0,006%;
o Biaya Akuntan Publik sebesar 0,133%;
• Biaya jasa Lembaga Penunjang Pasar Modal sebesar 0,056% yang terdiri dari:
o Biaya Wali Amanat sebesar 0,017%;
o Biaya Perusahaan Pemeringkat Efek sebesar 0,039%; dan
• Biaya lain-lain (biaya Bursa Efek, pendaftaran OJK, Kustodian Efek, percetakan, iklan dan lain-lain) sebesar 0,147%.
16
Page 32
III. PERNYATAAN UTANG
Jumlah liabilitas dalam bab ini diambil dari angka-angka dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal dan untuk
periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024, yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Tanubrata Sutanto
Fahmi Bambang & Rekan (BDO Indonesia), auditor independen berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan
Publik Indonesia (”IAPI”), ditandatangani oleh Susanto Bong, SE, Ak, CPA, CA (Rekan pada BDO dengan dengan Registrasi
Akuntan Publik No. AP.1042)) dalam laporan audit tertanggal 21 Juni 2024 dengan opini Wajar Tanpa Modifikasian dengan nomor
Laporan Auditor Independen No. 00082/3.0423/AU.1/09/1042-2/1/VI/2024 tanggal 21 Juni 2024.
Pada tanggal 31 Mei 2024, Perseroan mempunyai jumlah liabilitas konsolidasian sebesar Rp14.458.652 juta, dengan rincian
sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei
Liabilitas
2024
Pinjaman yang diterima – Pihak ketiga 10.094.134
Surat berharga yang diterbitkan - setelah dikurangi biaya emisi surat berharga
yang belum diamortisasi 3.117.443
Beban akrual 189.837
Utang dividen 407.446
Utang pajak 19.705
Utang lain-lain – Pihak ketiga 470.674
Liabilitas imbalan pasca-kerja 159.413
Jumlah Liabilitas 14.458.652
Tidak terdapat pembatasan-pembatasan (negative covenant) yang dapat merugikan hak-hak Pemegang Obligasi sehingga tidak
ada pecabutan dan pembatasan-pembatasan tersebut.
Pinjaman yang Diterima – Pihak Ketiga
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei
2024
Pinjaman (Dolar AS)
Pinjaman Sindikasi 2.689.871
PT Bank CIMB Niaga Tbk 332.284
PT Bank Permata Tbk 260.048
PT Bank CTBC Indonesia 170.657
Sub - Jumlah Pinjaman (Dolar AS) 3.452.860
Pinjaman (Rupiah)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.503.951
PT Bank Central Asia Tbk 936.111
PT Bank Pan Indonesia Tbk 873.971
Pinjaman Sindikasi (Agen: PT Bank DKI) 858.406
PT Bank KEB Hana Indonesia 454.167
PT United Tractors Tbk 382.776
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk 362.500
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk 297.090
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 283.333
PT Bank Jago Tbk 244.722
PT Bank CIMB Niaga Tbk 202.363
PT Bank DKI 190.991
PT Bank Shinhan Indonesia 66.667
PT Gaya Makmur Tractors 26.985
Sub - Jumlah Pinjaman (Rupiah) 6.684.033
Jumlah Pinjaman 10.136.893
Dikurangi:
17
Page 33
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei
2024
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (42.759)
Pinjaman - Neto 10.094.134
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah dibayarkan oleh Perseroan sesuai dengan jadwal. Pembayaran pokok pinjaman
untuk periode lima bulan yang berakhir 31 Mei 2024 adalah sebesar Rp2.658.859 juta.
Pada tanggal 31 Mei 2024, Perseroan dan Perusahaan Anak telah memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan dalam
perjanjian fasilitas-fasilitas pinjaman ini.
Surat Berharga yang Diterbitkan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei
2024
Nilai Nominal:
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap II Tahun 2021 530.000
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap III Tahun 2023 483.000
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap IV Tahun 2023 1.010.000
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap V Tahun 2023 1.100.000
Jumlah Nilai Nominal 3.123.000
Dikurangi:
Biaya emisi Obligasi yang belum diamortisasi (5.557)
Jumlah - Neto 3.117.443
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei
2024
Utang Obligasi Sesuai Jatuh Temponya:
< 1 tahun 1.392.000
1-2 tahun 881.000
2-3 tahun 850.000
Jumlah 3.123.000
Nilai Nominal Tingka Tanggal Status
Nama Efek Peringkat
(Rp Juta) Bunga Tetap Jatuh Tempo Pembayaran
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Seri C 530.000 7,25% 6 Agustus 2024 Belum jatuh tempo AA- (idn)
Indonesia Tahap II Tahun 2021
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Seri B 227.000 7,00% 27 Januari 2025 Belum jatuh tempo AA- (idn)
Inconesia Tahap III Tahun 2023 Seri C 256.000 7,375% 27 Januari 2026 Belum jatuh tempo AA- (idn)
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Seri B 385.000 7,00% 14 April 2025 Belum jatuh tempo AA- (idn)
Inconesia Tahap IV Tahun 2023 Seri C 625.000 7,15% 14 April 2026 Belum jatuh tempo AA- (idn)
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Seri A 250.000 6,00% 25 Juni 2024 Belum jatuh tempo AA- (idn)
Inconesia Tahap V Tahun 2023 Seri B 850.000 7,00% 15 Juni 2026 Belum jatuh tempo AA- (idn)
Beban Akrual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei
2024
Bonus dan Tunjangan Lainnya 84.600
Bunga 68.127
Jasa tenaga ahli 4.101
Lain-lain 33.009
Jumlah 189.837
18
Page 34
Utang Pajak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei
2024
Pajak Penghasilan
Pasal 21 6.006
Pasal 23 947
Pasal 26 1.758
Pasal 4(2) - Final 380
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 2.730
Taksiran Pajak Penghasilan Badan terutang 7.884
Jumlah 19.705
Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja
Rincian liabilitas atas imbalan pasca-kerja yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei
2024
Nilai kini liabilitas imbalan pasti 234.549
Nilai wajar aset program (75.136)
Jumlah 159.413
Utang Lain-lain – Pihak Ketiga
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei
2024
Titipan konsumen 273.070
Utang kepada supplier 97.658
Premi asuransi 40.649
Utang pengurusan fidusia 882
Lain-lain 58.415
Jumlah 470.674
Liabilitas Perseroan yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 3 (tiga) bulan ke depan
Liabilitas Perseroan yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 3 bulan ke depan terhitung sejak tanggal diterbitkannya
Prospektus ini adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei
Liabilitas
2024
Pinjaman yang diterima – Pihak ketiga 1.565.524
Surat berharga yang diterbitkan – neto 778.905
Jumlah 2.344.429
Dalam memenuhi liabilitas Perseroan yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 3 bulan ke depan tersebut di atas, Perseroan
akan menggunakan dana yang berasal dari kegiatan operasional Perseroan.
Rasio keuangan yang diperjanjikan dalam perjanjian utang
Tingkat Pemenuhan
Rasio-rasio dalam Perjanjian Pinjaman Persyaratan Rasio Keuangan
Perseroan per 31 Mei 2024
Gearing ratio (total debt to tangible net worth) (x) <5x 1,4x
Rasio piutang pembiayaan bermasalah <5% 1,4%
Dampak mata uang yang tidak dilindungi <25% 0,0%
19
Page 35
Tingkat Pemenuhan
Rasio-rasio dalam Perjanjian Pinjaman Persyaratan Rasio Keuangan
Perseroan per 31 Mei 2024
Ekuitas yang diharuskan (tangible net worth) >Rp1 triliun Rp9,4 triliun
MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA SELURUH LIABILITAS PERSEROAN PADA TANGGAL 31 MEI 2024
TELAH DIUNGKAPKAN DALAM PROSPEKTUS INI.
SAMPAI DENGAN EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN, PERSEROAN TIDAK MEMILIKI LIABILITAS-
LIABILITAS LAIN KECUALI LIABILITAS-LIABILITAS YANG TIMBUL DARI KEGIATAN USAHA NORMAL PERSEROAN
SERTA LIABILITAS-LIABILITAS YANG TELAH DINYATAKAN DI DALAM PROSPEKTUS INI DAN YANG TELAH
DIUNGKAPKAN DALAM LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN TANGGAL 31 MEI 2024.
MANAJEMEN PERSEROAN MENYATAKAN KESANGGUPAN UNTUK MENYELESAIKAN SELURUH LIABILITASNYA.
PADA SAAT PROSPEKTUS INI DITERBITKAN, TIDAK ADA LIABILITAS PERSEROAN YANG TELAH JATUH TEMPO
YANG BELUM DILUNASI.
TIDAK ADA PELANGGARAN ATAS PERSYARATAN DALAM PERJANJIAN KREDIT YANG DILAKUKAN OLEH
PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK, YANG BERDAMPAK MATERIAL TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA
PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK.
PERSEROAN DENGAN INI MENYATAKAN BAHWA PERSEROAN TIDAK TERDAPAT KELALAIAN ATAS PEMBAYARAN
POKOK DAN/ATAU BUNGA PINJAMAN SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR SAMPAI DENGAN
TANGGAL EFEKTIFNYA PERNYATAAN PENDAFTARAN, DAN TIDAK TERDAPAT RESTRUKTURISASI KREDIT BAIK
YANG DILAKUKAN OLEH PERSEROAN ATAU PERUSAHAAN ANAK.
20
Page 36
IV. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Ikhtisar data keuangan konsolidasian penting Perseroan dan Perusahaan Anak di bawah ini diambil dari laporan keuangan
konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal dan untuk periode lima bulan yang berakhir pada 31 Mei 2024
(diaudit) dan 2023 (tidak diaudit) serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 (diaudit) beserta
catatan atas laporan-laporan keuangan ini telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) yang
telah diaudit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (BDO Indonesia), Akuntan Publik Independen, berdasarkan
standar audit yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) dalam laporan audit tertanggal 21 Juni 2024, dengan
opini Wajar Tanpa Modifikasian yang ditandatangani oleh Susanto Bong, SE, Ak, CPA, CA. Rekan pada BDO dengan Registrasi
Akuntan Publik No. AP.1042)
A. LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei 31 Desember
Keterangan 2024 2023 2022
Aset
Kas dan setara kas 1.394.669 1.739.659 1.073.255
Piutang pembiayaan - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai 20.972.708 20.706.393 19.554.254
Piutang ijarah dan IMBT – setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai 79.640 52.769 7.767
Piutang lain-lain - Pihak ketiga 339.523 250.715 162.635
Aset derivatif 85.195 56.657 103.056
Beban dibayar di muka dan uang muka 49.046 34.437 24.767
Aset tetap - neto 699.409 720.827 659.145
Aset hak-guna - neto 41.807 41.025 38.419
Aset takberwujud - neto 236.351 255.166 139.499
Aset pajak tangguhan 135.600 131.963 164.029
Aset lain-lain 2.321 1.824 2.808
Jumlah Aset 24.036.269 23.991.435 21.929.634
Liabilitas
Pinjaman yang diterima - Pihak ketiga 10.094.134 8.665.860 10.246.908
Surat berharga yang diterbitkan - setelah dikurangi biaya emisi surat berharga yang
belum diamortisasi 3.117.443 4.720.775 1.581.490
Beban akrual 189.837 324.121 479.299
Utang dividen 407.446 788 1.522
Utang pajak 19.705 199.717 263.269
Utang lain-lain - Pihak ketiga 470.674 437.423 489.352
Liabilitas imbalan pasca-kerja 159.413 142.955 111.885
Jumlah Liabilitas 14.458.652 14.491.639 13.173.725
Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Modal saham 399.178 399.178 399.178
Tambahan modal disetor - neto 609.459 609.459 609.459
Saham treasuri (232.957) (232.957) (232.957)
Penghasilan komprehensif lain
(Kerugian) keuntungan kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus
kas – neto (72.526) 666 (10.267)
Keuntungan pengukuran kembali program aktuarial manfaat pasti 58.942 64.537 73.020
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 125.000 120.000 115.000
Belum ditentukan penggunaannya 8.689.866 8.538.215 7.801.690
9.576.962 9.499.098 8.755.123
Kepentingan non-pengendali 655 698 786
Jumlah Ekuitas 9.577.617 9.499.796 8.755.909
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 24.036.269 23.991.435 21.929.634
21
Page 37
B. LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei 31 Desember
Keterangan 2024 2023* 2023 2022
Pendapatan
Piutang pembiayaan 2.408.521 2.534.966 5.933.842 5.052.248
Keuangan 22.678 24.321 82.564 22.870
Syariah 58.438 41.374 108.662 65.157
Lain-lain 92.881 76.998 228.045 242.735
Jumlah Pendapatan 2.582.518 2.677.659 6.353.113 5.383.010
Beban
Gaji dan tunjangan (650.313) (608.586) (1.457.103) (1.324.648)
Beban bunga dan keuangan (391.649) (379.200) (951.310) (624.099)
Umum dan administrasi (365.154) (346.986) (870.505) (771.052)
Cadangan kerugian penurunan nilai
Piutang pembiayaan (404.187) (421.501) (785.034) (367.235)
Piutang ijarah dan IMBT (1.890) (427) (1.015) (223)
Lain-lain (75.582) (70.303) (262.894) (57.072)
Jumlah Beban (1.888.775) (1.827.003) (4.327.861) (3.144.329)
Laba Sebelum Pajak 693.743 850.656 2.025.252 2.238.681
Beban Pajak Penghasilan (131.072) (164.726) (381.453) (432.002)
Laba Periode/Tahun Berjalan 562.671 685.930 1.643.799 1.806.679
Penghasilan Komprehensif Lain
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Bagian efektif atas perubahan nilai wajar instrumen derivatif -
lindung nilai arus kas (90.360) 16.674 13.498 26.409
Pajak penghasilan terkait 17.168 (3.168) (2.565) (5.018)
(73.192) 13.506 10.933 21.391
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Kerugian pengukuran kembali program aktuarial manfaat pasti (6.907) (278) (10.468) (8.979)
Pajak penghasilan terkait 1.312 53 1.986 1.713
(5.595) (225) (8.482) (7.266)
Penghasilan Komprehensif Lain Periode/Tahun Berjalan -
Setelah Pajak (78.787) 13.281 2.451 14.125
Jumlah Laba Komprehensif Periode/Tahun Berjalan 483.884 699.211 1.646.250 1.820.804
Laba per Saham Dasar (nilai penuh) 37 46 109 121
*tidak diaudit
22
Page 38
C. RASIO
31 Mei 31 Desember
Keterangan
2024 2023* 2023 2022
Rasio Usaha (%)
Laba sebelum pajak / pendapatan 26,9 31,8 31,9 41,6
Laba periode/tahun berjalan / pendapatan 21,8 25,6 25,9 33,6
Laba periode/tahun berjalan / jumlah ekuitas (ROE)** 14,1 18,3 17,3 20,6
Laba periode/tahun berjalan / jumlah aset (ROA)** 5,6 6,6 6,9 8,2
Rasio Piutang Pembiayaan Bermasalah (NPF) - neto 1,5 1,8 1,4 1,0
Rasio Keuangan (x, kecuali dinyatakan lainnya)
Cash Ratio 0,2 0,2 0,2 0,2
Current Ratio 1,6 1,4 1,5 1,6
Utang terhadap ekuitas (gearing ratio)** 1,4 1,6 1,4 1,4
Rasio liabilitas terhadap aset 0,6 0,6 0,6 0,6
Rasio liabilitas terhadap ekuitas 1,5 1,8 1,5 1,5
Interest coverage ratio 2,8 3,2 3,1 4,6
Debt service coverage ratio 0,3 0,4 0,4 0,5
Rasio Pertumbuhan (%)
Jumlah pendapatan (2,4) 19,4 18,0 30,6
Laba periode/tahun berjalan (17,8) (8,9) (9,0) 59,7
Jumlah aset 0,2 13,0 9,4 40,3
Jumlah liabilitas (0,2) 20,0 10,0 60,5
Jumlah ekuitas 0,8 2,5 8,5 17,8
*tidak diaudit
**laba periode berjalan 31 Mei 2024 dan 2023 disetahunkan (mengacu kepada Surat Edaran OJK No. 01//2016)
D. RASIO KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG
Tingkat Pemenuhan
Rasio-rasio dalam Perjanjian Pinjaman Persyaratan Rasio Keuangan
Perseroan per 31 Mei 2024
Gearing ratio (total debt to tangible net worth) (x) <5x 1,4x
Rasio piutang pembiayaan bermasalah <5% 1,4%
Dampak mata uang yang tidak dilindungi <25% 0,0%
Ekuitas yang diharuskan (tangible net worth) >Rp1 triliun Rp9,4 triliun
Untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024, Perseroan telah mematuhi seluruh persyaratan penting
sehubungan dengan perjanjian dengan bank.
23
Page 39
V. ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
Analisis dan pembahasan di bawah ini berisi tentang diskusi hasil operasi dan kondisi keuangan Perseroan dan Perusahaan Anak
pada tanggal dan untuk periode lima bulan yang berakhir pada 31 Mei 2024 (diaudit) dan 2023 (tidak diaudit) serta untuk tahun-
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 (diaudit) beserta penjelasan atas faktor-faktor yang dapat
mempengaruhi kinerja Perseroan dan prospek usaha Perseroan di masa mendatang.
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK yang telah
diaudit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (BDO Indonesia), Akuntan Publik Independen, berdasarkan standar
audit yang ditetapkan oleh IAPI dalam laporan audit tertanggal 21 Juni 2024, dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian. Laporan
auditor independen tersebut ditandatangani oleh Susanto Bong, SE, Ak, CPA, CA. (Rekan pada BDO dengan Registrasi Akuntan
Publik No. AP.1042) untuk periode lima bulan yang berakhi 31 Mei 2024 dan tahun yang berakhir 31 Desember 2023 serta
ditandatangani oleh Santanu Chandra, CPA, (Rekan pada BDO dengan Registrasi Akuntan Publik No. AP.0119 untuk tahun yang
berakhir 31 Desember 2022.
A. UMUM
Perseroan didirikan pada tahun 1982 dengan nama PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia berdasarkan Akta No. 57
tanggal 7 April 1982 jo. Akta Perubahan No. 40 tanggal 6 Oktober 1982, keduanya dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris
di Jakarta dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.
C2-2091-HT.01.01.TH.82 tanggal 28 Oktober 1982, dan telah didaftarkan dalam buku register di Kepaniteraan Pengadilan Negeri
Jakarta di bawah No. 4265 dan No. 4266 tanggal 9 November 1982 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 102, Tambahan No. 1390 tanggal 21 Desember 1982.
Perseroan memperoleh izin usaha sebagai lembaga pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan No. 493/KMK.013/1990 tanggal 23 April 1990 sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Keuangan
Republik Indonesia No. 038/KM.5/2006 tanggal 20 Februari 2006. Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup
kegiatan usaha utama Perseroan dalam bidang lembaga pembiayaan yang meliputi: (i) Pembiayaan Investasi, (ii) Pembiayaan
Modal Kerja, (iii) Pembiayaan Multiguna dan/atau (iv) Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan OJK.
Pada awal pendiriannya, Perseroan hanya bergerak di bidang sewa pembiayaan (leasing) saja, namun sejak awal tahun 1990an,
Perseroan mulai menjalankan bidang jasa pembiayaan konsumen, khususnya pemberian fasilitas kredit dalam bentuk pembiayaan
kendaraan bermotor. Dalam perkembangannya, Perseroan melihat besarnya pangsa pasar kendaraan bermotor di Indonesia, dan
memfokuskan diri dalam pembiayaan kendaraan bermotor, khususnya mobil dan sepeda motor (baik baru dan bekas), khususnya
merek-merek yang memiliki nilai jual kembali yang baik. Perseroan telah memiliki jaringan kerja sebanyak 192 kantor cabang, 31
gerai dan 45 kantor perwakilan syariah yang tersebar hampir seluruh ibukota propinsi serta kota-kota potensial lainnya di seluruh
Indonesia.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, visi Perseroan adalah menjadi mitra solusi keuangan yang terpercaya yang turut
berkontribusi terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat. Adapun misi yang diemban oleh Perseroan di antaranya adalah
menyediakan solusi keuangan yang terpercaya dan efektif kepada konsumen Perseroan.
B. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KONDISI KEUANGAN DAN KINERJA PERSEROAN
Kondisi keuangan dan kinerja Perseroan disebabkan oleh berbagai hal, baik yang bersifat eksternal maupun internal, terutama
terdiri dari:
Kondisi perekonomian dan perbankan
Kondisi perekonomian nasional secara umum berpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja
Perseroan, terutama tingkat suku bunga, tingkat pertumbuhan ekonomi nasional, dan tingkat inflasi. Faktor makro ekonomi yang
kondusif yang ditunjang dengan pertumbuhan produk domestik bruto akan menyebabkan pertumbuhan sektor riil akan berdampak
pada meningkatnya daya beli masyarakat yang akhirnya akan mengakibatkan pembelian dan permintaan pembiayaan kendaraan.
Sementara itu, bila tingkat suku bunga mengalami penurunan, maka permintaan akan pembiayaan cenderung akan meningkat,
begitupun sebaliknya.
24
Page 40
Jaringan, baik berupa lokasi kantor perusahaan maupun rekanan bisnis perusahaan
Salah satu kunci keberhasilan suatu perusahaan multifinance adalah bagaimana perusahaan tersebut mendekatkan diri ke target
pasar yang dituju, baik secara fisik dengan keberadaan kantor cabang maupun secara virtual lewat hubungan baik dengan rekanan
bisnis di daerah tersebut yang berpotensi untuk memberikan referensi bisnis kepada perusahaan multifinance dimaksud.
Kualitas aktiva produktif / portofolio
Setiap perusahaan yang menyalurkan kredit, baik perbankan maupun multifinance dihadapkan dengan resiko kredit yang tidak
tertagih (macet). Oleh karena itu, manajemen kredit merupakan hal pokok untuk menunjang keberhasilan Perseroan secara
berkesinambungan.
Posisi keuangan
Posisi keuangan yang kuat sebagaimana ditunjukkan dengan besarnya modal sendiri dan rasio utang terhadap modal yang
rendah, serta kecukupan penyisihan atas piutang yang diragukan. Semua ini bertujuan untuk menjaga performa Perseroan apabila
kondisi ekonomi sedang buruk sehingga profitabilitas dan pertumbuhan Perseroan dapat berlangsung terus.
Kemampuan penghimpunan dana
Sebagai sebuah perusahaan yang bergerak di bidang usaha pembiayaan, kemampuan Perseroan dalam penghimpunan dana
merupakan faktor yang sangat penting. Selain memiliki jumlah ekuitas yang cukup besar pada saat ini, Perseroan tetap
memerlukan sumber pendanaan lainnya, baik melalui penerbitan surat utang dan pinjaman dari perbankan (dalam dan luar negeri)
maupun kerjasama pembiayaan untuk mendukung pertumbuhan usahanya.
Proses internal
Selain poin-poin di atas, yang tidak kalah penting adalah proses internal yang kuat, yang meliputi sumber daya manusia (SDM)
baik dari level manajemen hingga staf untuk mengeksekusi kebijakan yang diambil; proses kerja yang efisien dan efektif serta
sistem teknologi informasi yang digunakan untuk menjamin bahwa seluruh informasi dapat tersaji untuk pengambilan keputusan
manajemen yang tepat waktu dan akurat.
C. KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
Perseroan menerapkan kebijakan akuntansi secara konsisten dan selalu mengikuti standar akuntansi keuangan yang berlaku di
Indonesia. Seluruh penggunaan estimasi akuntansi yang penting yang diterapkan dalam kebijakan akuntansi Perseroan telah
dijelaskan dalam laporan keuangan.
Tidak ada perubahan kebijakan akuntansi dalam 2 (dua) tahun terakhir yang berdampak pada kegiatan usaha Perseroan.
D. ANALISIS SEGMEN
Berikut ini analisis segmen operasi untuk periode lima bulan yang berakhir pada 31 Mei 2024 dikaitkan dengan kondisi keuangan
Perseroan secara keseluruhan:
(dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Mobil Sepeda Motor Lain-Lain Jumlah
Pendapatan
Pendapatan pembiayaan 1.698.134 399.036 369.789 2.466.959
Lain-lain 53.242 18.249 44.068 115.559
Jumlah pendapatan 1.751.376 417.285 413.857 2.582.518
Beban
Beban operasional 1.005.204 232.517 244.977 1.482.698
Cadangan kerugian penurunan nilai 298.962 56.619 50.496 406.077
Jumlah beban 1.304.166 289.136 295.473 1.888.775
25
Page 41
Keterangan Mobil Sepeda Motor Lain-Lain Jumlah
Laba sebelum pajak 447.210 128.149 118.384 693.743
Beban pajak penghasilan (84.494) (24.211) (22.367) (131.072)
Laba periode berjalan 362.716 103.938 96.017 562.671
Analisis profitabilitas per segmen operasi selama periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024
Secara keseluruhan, terjadi penurunan penyaluran pembiayaan baru untuk seluruh segmen operasi Perseroan sebesar 12,8%
selama periode lima bulan pertama tahun 2024 dari pencapaian periode yang sama di tahun 2023 sebesar Rp9.535.299 juta
menjadi Rp8.317.495 juta. Hal ini terjadi karena pergerakan ekonomi yang cukup dinamis di triwulan pertama tahun 2024 yang
diwarnai dengan perhelatan pilpres, momentum Ramadhan, serta kondisi geopolitik.
Sebagai dampak dari penurunan pembiayaan baru tersebut, jumlah piutang pembiayaan neto Perseroan mengalami sedikit
penurunan sebesar 0,7% dari Rp21.112.574 juta pada tanggal 31 Mei 2023 menjadi Rp20.972.708 juta pada tanggal 31 Mei 2024.
Berdasarkan jumlah piutang pembiayaan neto, bisnis Perseroan masih didominasi oleh segmen produk pembiayaan beragun
kendaraan mobil sebesar 69,7%, diikuti dengan pembiayaan motor sebesar 7,2%, dan pembiayaan lain-lain (alat berat dan mesin,
properti dan syariah) sebesar 23,1%.
Segmen Mobil
Pembiayaan baru mobil melemah, dengan nilai yang dibukukan selama periode lima bulan yang berakhir 31 Mei 2024 sebesar
Rp5.128.759 juta, turun 16,5% atau Rp1.010.141 juta lebih rendah dibandingkan periode yang sama di tahun 2023. Hal ini
disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain pelemahan di sektor otomotif, konsumsi yang menurun dan tingkat persepsi risiko
yang meningkat, khususnya di segmen berpendapatan rendah, serta gangguan operasional yang dialami Perseroan di 2023.
Sebagai dampak dari penurunan penyaluran pembiayaan baru tersebut, piutang pembiayaan bersih dan jumlah pendapatan untuk
segmen mobil tidak mengalami pertumbuhan. Sementara itu, jumlah beban mengalami kenaikan sebesar 12,2% dari Rp1.162.260
juta selama periode lima bulan yang berakhir 31 Mei 2023 menjadi Rp1.304.166 juta pada periode yang sama di tahun 2024, yang
berasal dari penyisihan atas piutang yang diragukan. Dengan demikian, laba sebelum pajak dari segmen operasi mobil mengalami
penurunan sebesar 22,2% selama periode lima bulan yang berakhir 31 Mei 2024 menjadi Rp447.210 juta dari sebelumnya
Rp575.090 juta.
Segmen Sepeda Motor
Kinerja pembiayaan sepeda motor selama periode lima bulan yang berakhir 31 Mei 2024 mengalami penurunan yang substansial
terutama karena pengetatan penyaluran pembiayaan baru antara triwulan kedua dan ketiga 2023. Nilai pembiayaannya menurun
36,4% menjadi Rp914.585 juta dari sebelumnya Rp1.438.197 juta pada periode yang sama di tahun 2023. Segmen motor
berkontribusi hanya sebesar 11,0% dari total piutang pembiayaan bersih Perseroan per 31 Mei 2024. Sebagai dampak dari
penurunan penyaluran pembiayaan baru tersebut, piutang pembiayaan bersih untuk segmen motor mengalami penurunan sebesar
37,6% dari Rp2.432.234 juta pada tanggal 31 Mei 2023 menjadi Rp1.516.700 juta pada tanggal 31 Mei 2024. Selama periode lima
bulan yang berakhir 31 Mei 2024, jumlah pendapatan yang berasal dari segmen motor mengalami penurunan sebesar 28,9% dari
Rp587.161 juta pada periode yang sama di tahun 2023 menjadi Rp417.285 juta. Jumlah beban Perseroan mengalami penurunan
sebesar 33,0% dari Rp431.482 juta selama periode lima bulan yang berakhir 31 Mei 2024 menjadi Rp289.136 juta, sejalan dengan
penurunan penyisihan atas piutang yang diragukan. Dengan demikian, laba sebelum pajak dari segmen operasi motor mengalami
penurunan sebesar 17,7% selama periode lima bulan yang berakhir 31 Mei 2024 menjadi Rp128.149 juta, dari sebelumnya
Rp155.679 juta.
Segmen Lain-lain
Segmen lain merupakan gabungan dari beberapa bisnis Perseroan yang tersebar di pembiayaan alat-alat berat, mesin-mesin,
properti, bisnis syariah serta gabungan pendapatan dan biaya yang tidak dapat dialokasikan ke segmen mobil dan motor.
Berhubung masing-masing segmen ini tidak terlalu besar dan bukan merupakan bisnis utama Perseroan, maka pengungkapannya
digabungkan menjadi satu segmen. Selama periode lima bulan yang berakhir pada 31 Mei 2024, terjadi peningkatan pembiayaan
baru sebesar 16,1% menjadi Rp2.274.151 juta dan peningkatan nilai piutang pembiayaan bersih sebesar 16,8% menjadi
Rp4.842.553 juta dari sebelumnya Rp4.146.992 juta pada periode yang sama di tahun 2023. Di sisi lain, jumlah pendapatan naik
sebesar 17,2% menjadi sebesar Rp413.857 juta pada periode lima bulan yang berakhir 31 Mei 2024 dari sebelumnya Rp353.148
juta pada periode yang sama di tahun 2023. Sementara itu, dari sisi beban, terjadi peningkatan beban sebesar 26,7% dari
26
Page 42
Rp233.261 juta menjadi Rp295.473 juta, terutama disebabkan oleh pengeluaran beban operasional seiring peningkatan
pembiayaan baru sehingga laba sebelum pajak menurun sebesar 1,3% dari Rp119.887 juta menjadi Rp118.384 juta.
E. KINERJA KEUANGAN
Periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan periode lima bulan yang berakhir pada
tanggal 31 Mei 2023
Pendapatan. Untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024, pendapatan Perseroan berasal dari pendapatan
piutang pembiayaan (93,2% dari keseluruhan), pendapatan syariah (2,3%), pendapatan keuangan (0,9%) dan pendapatan lain-
lain (3,6%). Jumlah pendapatan Perseroan untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 adalah sebesar
Rp2.582.518 juta, menurun Rp95.141 juta atau 3,6% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023 sebesar
Rp2.677.659 juta.
Penurunan ini terjadi terutama berasal dari penurunan pada penyaluran pembiayaan baru. Hal ini dilakukan sebagai dampak dari
kebijakan manajemen untuk menekan kenaikan tingkat piutang bermasalah yang timbul ditengah tantangan yang terjadi di industri
pendukung usaha pembiayaan, seperti industri otomotif yang mengalami penurunan penjualan kendaraan baru roda empat sekitar
20% sampai dengan Mei 2024 dibandingkan periode yang sama tahun sebelummnya. Selain itu, industri alat-alat berat juga
mengalami penurunan sebesar 27% dalam periode yang sama. Karena penurunan tersebut, maka Perseroan menerapkan prinsip
kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaannya, yang berdampak pada penurunan piutang pembiayaan dibandingkan periode
sebelumnya.
Kondisi lain yang juga berpengaruh terhadap kualitas piutang pembiayaan adalah POJK 22 / 2023, yang mengatur tata cara
penagihan yang lebih ketat. Hal ini juga berdampak pada meningkatnya tingkat kehati-hatian bagi perusahaan pembiayaan dalam
menjalankan bisnis sesuai peraturan OJK tersebut, dan secara sementara berdampak pada pengetatan atas kebijakan
pembiayaan yang diambil, dan berdampak pada pertumbuhan piutang pembiayaan. Karena piutang pembiayaan yang tidak
tumbuh tersebut, maka pendapatan Perseroan juga terdampak, dimana terjadi sedikit penurunan dibanding periode yang sama
tahun sebelumnya.
Manajemen berpendapat bahwa dampak penurunan yang terjadi sudah dapat dikendalikan, dan Perseroan telah memiliki Standar
Operasioanal dan Prosedur dan menyiapkan karyawan lapangan untuk mengikuti aturan yang berlaku, sehingga di periode
Semester kedua tahun 2024, diharapkan trend pertumbuhan bisnis akan kembali terlaksana, sehingga secara tahunan,
pendapatan Perseroan akan dapat tumbuh kembali.
Pendapatan Piutang Pembiayaan. Jumlah pendapatan piutang pembiayaan mengalami penurunan sebesar Rp126.445 juta atau
5,0% dari Rp2.534.966 juta untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2023 menjadi Rp2.408.521 juta untuk
periode yang sama di tahun 2024. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan nilai penyaluran pembiayaan baru selama periode
lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 yang menyebabkan pendapatan piutang pembiayaan mengalami penurunan
sebesar Rp89.126 juta atau 4,7% menjadi Rp1.820.492 juta dari Rp1.909.618 juta pada periode yang sama di tahun 2023. Selain
itu, penurunan dapat dilihat juga dari pendapatan berbasis jasa dari pembiayaan baru (pendapatan administrasi) dan pendapatan
terminasi atas pelunasan lebih awal masing-masing turun sebesar 7,9% dan 8,3%.
Pendapatan Keuangan. Jumlah pendapatan keuangan mengalami penurunan sebesar Rp1.643 juta atau 6,8% dari sebesar
Rp24.321 juta untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2023 menjadi Rp22.678 juta untuk periode yang sama
tahun 2024. Hal ini terutama disebabkan oleh menurunnya penempatan dana di bank dan pengelolaan dana yang efektif.
Pendapatan Syariah. Jumlah pendapatan syariah mengalami kenaikan sebesar Rp17.064 juta atau 41,2% dari Rp41.374 juta
untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2023 menjadi Rp58.438 untuk periode yang sama tahun 2024. Hal
ini seiring meningkatnya jumlah piutang pembiayaan syariah selama periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024.
Pendapatan Lain-lain. Jumlah pendapatan lain-lain mengalami kenaikan sebesar Rp15.883 juta atau 20,6% dari Rp76.998 juta
untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2023 menjadi Rp92.881 juta untuk periode yang sama tahun 2024.
Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan atas pemulihan dari piutang yang dihapusbukukan sebesar 21,0% atau Rp13.803
juta, berkat upaya pemulihan yang intensif dan upaya pengelolaan yang lebih baik.
27
Page 43
Beban Gaji dan Tunjangan. Jumlah beban gaji dan tunjangan mengalami kenaikan sebesar Rp41.727 juta atau 6,9% dari
Rp608.586 juta untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2023 menjadi Rp650.313 juta untuk periode yang
sama tahun 2024. Hal ini sejalan dengan peningkatan jumlah karyawan Perseroan sebesar 2,2% atau 235 karyawan dari 10.620
karyawan menjadi 10.855 karyawan, serta penyesuaian gaji tahunan yang dilaksanakan setiap awal tahun. Manajemen Perseroan
selalu melakukan peninjauan atas produktivitas dan benefit yang dibayarkan kepada karyawan dari waktu ke waktu, sehingga
tetap pada taraf kompetitif dan juga produktif.
Beban Bunga dan Keuangan. Jumlah beban bunga dan keuangan mengalami kenaikan sebesar Rp12.449 juta atau 3,3% dari
Rp379.200 juta untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2023 menjadi Rp391.649 juta untuk periode yang
sama tahun 2024. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya rata-rata biaya dana dari 6,9% menjadi 7,1%.
Peningkatan beban bunga dan keuangan tidak terlepas dari kenaikan suku bunga Bank Indonesia (7 Days Repo Rate), yang
mengalami peningkatan dua kali peningkatan dari tahun 2023 hingga saat ini. Manajemen selalu mencermati kondisi likuiditas dan
suku bunga perbankan, dan melakukan diversifikasi pendanaan melalui kerjasama perbankan serta penerbitan obligasi secara
berkala, sehingga dapat meminimalisir dampak kenaikan suku bunga bagi Perseroan.
Beban Umum dan Administrasi. Jumlah beban umum dan administrasi mengalami kenaikan sebesar Rp18.168 juta atau 5,2%
dari sebesar Rp346.986 juta untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2023 menjadi Rp365.154 juta untuk
periode yang sama tahun 2024. Komponen kenaikan beban terbesar adalah pada beban amortisasi aset tak berwujud yang naik
sebesar 147,8% atau Rp17.208 juta dan beban penerimaan angsuran yang naik sebesar 38,7% atau Rp16.489 juta.
Menurut pandangan Manajemen, peningkatan beban umum dan administrasi telah terkontrol dengan baik dengan berbagai
prosedur dan aturan main terkait pengeluran biaya, termasuk otoritas dan batasan pengeluaran biaya, serta pengawasan audit
dan control atas budget operasional yang telah berjalan saat ini.
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai. Jumlah penyisihan cadangan penurunan nilai mengalami penurunan sebesar Rp15.851 juta
atau 3,8% dari Rp421.928 juta untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2023 menjadi Rp406.077 juta untuk
periode yang sama tahun 2024. Hal ini sejalan dengan perbaikan kualitas aset yang dialami selama periode lima bulan yang
berakhir pada tanggal 31 Mei 2024.
Risk Manajemen Perseroan melakukan perhitungan kecukupan pencadangan piutang berkala secara bulanan untuk memastikan
CKPN yang dibentuk cukup dan sesuai dengan peraturan OJK maupun standar akuntansi keuangan yang berlaku.
Beban Lain-lain. Jumlah beban lain-lain mengalami kenaikan sebesar Rp5.279 juta atau 7,5% dari sebesar Rp70.303 juta untuk
periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2023 menjadi Rp75.582 juta untuk periode yang sama tahun 2024. Hal ini
terutama disebabkan oleh kenaikan beban penghapusan atas piutang dalam proses penyelesaian.
Manajemen Perseroan berpendapat bahwa pengawasan atas beban lain-lain juga sudah dilakuan dengan baik, sebagaimana
pengendalian atas biaya umum dan administrasi.
Laba Periode Berjalan. Sebagai akibat dari perubahan pada akun-akun sebagaimana telah dijelaskan di atas, laba periode berjalan
mengalami penurunan sebesar Rp123.259 atau 18,0% dari Rp685.930 juta untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal
31 Mei 2023 menjadi Rp562.671 juta untuk periode yang sama tahun 2024.
Manajemen telah merencanakan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk memastikan bahwa laba di semester dua tahun
2024 dapat tumbuh lebih baik dibanding semester pertama, diantaranya dengan menumbuhkan penyaluran pembiayaan baru
yang lebih agresif serta perencanaan manajemen atas aktivitas penagihan sehingga kredit macet dan piutang tak tertagih dapat
diminimalisir serta pengawasan yang lebih baik atas biaya operasional serta produktifitas karyawan yang lebih tinggi.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022
Pendapatan. Jumlah pendapatan Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp6.353.113
juta, meningkat Rp970.103 juta atau 18,0% dibandingkan dengan tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 sebesar
Rp5.383.010 juta. Peningkatan tersebut terutama dikontribusi dari peningkatan pendapatan piutang pembiayaan sebesar
Rp881.594 juta atau 17,4% dan pendapatan keuangan sebesar Rp59.694 juta atau 261,0%.
28
Page 44
Pendapatan Piutang Pembiayaan. Jumlah pendapatan piutang pembiayaan mengalami kenaikan sebesar Rp881.594 juta atau
17,4% dari sebesar Rp5.052.248 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp5.933.842 juta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan piutang pembiayaan
sebesar Rp792.878 juta atau 21,6% menjadi Rp4.465.384 juta dari Rp3.672.506 juta pada tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023. Selain itu, kenaikan dapat dilihat juga dari pendapatan berbasis jasa dari pembiayaan baru (pendapatan
administrasi) sebesar 9,9% atau Rp75.571 juta, pendapatan denda keterlambatan atas pembayaran konsumen dan pendapatan
terminasi atas pelunasan lebih awal masing-masing naik sebesar 7,4% dan 3,5%.
Pendapatan Keuangan. Jumlah pendapatan keuangan mengalami kenaikan sebesar Rp59.694 juta atau 261,0% dari Rp22.870
juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp82.564 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya penempatan dana yang meningkat sebelum disalurkan untuk
pembiayaan baru, sejalan dengan peningkatan volume bisnis Perseroan.
Pendapatan Syariah. Jumlah pendapatan syariah mengalami kenaikan sebesar Rp43.505 juta atau 66,8% dari sebesar Rp65.157
juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp108.662 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023. Hal ini seiring meningkatnya jumlah piutang pembiayaan syariah selama tahun 2023.
Pendapatan Lain-lain. Jumlah pendapatan lain-lain mengalami penurunan sebesar Rp14.690 juta atau 6,1% dari sebesar
Rp242.735 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp228.045 juta untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan atas pemulihan dari piutang yang
dihapusbukukan sebesar 5,8% atau Rp12.164 juta dan penurunan keuntungan bersih atas penjualan aset tetap sebesar 33,2%
atau Rp6.707 juta.
Beban Gaji dan Tunjangan. Jumlah beban gaji dan tunjangan mengalami kenaikan sebesar Rp132.455 juta atau 10,0% dari
Rp1.324.648 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp1.457.103 juta untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini sejalan dengan peningkatan jumlah karyawan Perseroan sebesar 10,9% atau 1.097
karyawan dari 10.099 karyawan menjadi 11.196 karyawan sepanjang tahun 2023.
Beban Bunga dan Keuangan. Jumlah beban bunga dan keuangan mengalami kenaikan sebesar Rp327.211 juta atau 52,4% dari
Rp624.099 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp951.310 juta untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini sejalan dengan kenaikan jumlah pinjaman di tahun 2023 yang mencapai Rp13.386.635
juta atau 13,2% lebih besar dibandingkan Rp11.828.398 juta di tahun 2022. Sementara rata-rata biaya dana tidak berubah dari
tahun 2022 ke 2023, yakni senilai 7,0%.
Beban Umum dan Administrasi. Jumlah beban umum dan administrasi mengalami kenaikan sebesar Rp99.453 juta atau 12,9%
dari sebesar Rp771.052 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp870.505 juta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh beban penerimaan angsuran, yang meningkat
86,5% atau Rp69.680 juta. Kenaikan signifikan juga terjadi pada beban perbaikan dan pemeliharaan, sebesar 39,4% atau
Rp35.134 juta. Sementara itu, honorarium tenaga ahli, yang di tahun 2022 merupakan komponen terbesar dari beban umum dan
administrasi, menunjukkan penurunan 71,1% atau Rp105.401 juta di tahun 2023.
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai. Jumlah penyisihan cadangan penurunan nilai mengalami kenaikan sebesar Rp418.591 juta
atau 113,9% dari Rp367.458 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp786.049 juta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. Peningkatan ini sebagian terjadi karena dampak dari kenaikan kredit macet
setelah terjadinya serangan siber, sebagai imbas dari terhentinya sistem operasional Perseroan untuk sementara waktu.
Akibatnya, efektivitas tim penagihan untuk melaksanakan tugasnya turut terdampak, sehingga terjadi peningkatan kredit macet
dan kerugian piutang tak tertagih.
Beban Lain-lain. Jumlah beban lain-lain mengalami kenaikan sebesar Rp205.822 juta atau 360,6% dari sebesar Rp57.072 juta
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 menjadi Rp262.894 juta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023. Beban lain-lain di tahun 2023 terutama berupa penghapusan piutang dalam proses penyelesaian. Jumlahnya
mencapai 87,1% dari keseluruhan beban lain-lain yang mencapai Rp262.894 juta, meningkat lebih dari 3,5 kali lipat dari nilainya
di tahun 2022. Penyebabnya adalah besarnya tingkat penyelesaian piutang melalui mekanisme serah aset, dimana terjadi
penurunan nilai penjualan aset yang dialihkan dibandingkan dengan nilai buku piutang yang diambil alih tersebut.
29
Page 45
Laba Tahun Berjalan. Di tahun 2023, Perseroan membayar beban pajak penghasilan sebesar Rp381.453 juta, atau Rp50.549 juta
lebih rendah dibandingkan di tahun 2022. Hal ini berkorelasi dengan jumlah laba sebelum pajak di 2023, sebesar Rp2.025.252
juta atau 9,5% di bawah pencapaian tahun 2022. Rasio beban pajak penghasilan adalah 18,8% dari jumlah laba sebelum pajak di
tahun 2023, sementara rasio serupa di tahun 2022 adalah 19,3%. Sebagai hasilnya, laba tahun berjalan di 2023 tercatat sebesar
Rp1.643.799 juta, atau 9,0% lebih rendah dibandingkan Rp1.806.679 juta di tahun 2022.
F. ASET, LIABILITAS DAN EKUITAS
Aset
Posisi pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023
Jumlah aset pada tanggal 31 Mei 2024 adalah sebesar Rp24.036.269 juta mengalami kenaikan sebesar Rp44.834 juta atau 0,2%
dari Rp23.991.435 juta pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan kegiatan utama Perseroan
yaitu piutang pembiayaan - neto sebesar 1,3% atau Rp266.315 juta menjadi Rp20.972.708 juta.
Posisi pada tanggal 31 Desember 2023 dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022
Jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp23.991.435 juta mengalami kenaikan sebesar Rp2.061.801 juta
atau 9,4% dari Rp21.929.634 juta pada tanggal 31 Desember 2022. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan kegiatan utama
Perseroan yaitu piutang pembiayaan sebesar 5,9% atau Rp1.152.139 juta menjadi Rp20.706.393 juta, serta peningkatan kas dan
setara kas sebesar 62,1% atau Rp666.404 juta menjadi Rp1.739.659 juta. Peningkatan kas dan setara kas disebabkan terutama
karena adanya penempatan dana yang meningkat sebelum disalurkan untuk pembiayaan baru, sejalan dengan peningkatan
volume bisnis Perseroan
Liabilitas
Posisi pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023
Jumlah liabilitas pada tanggal 31 Mei 2024 adalah sebesar Rp14.458.652 juta mengalami penurunan sebesar Rp32.987 juta atau
0,2% dari Rp14.491.639 juta pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan jumlah liabilitas terutama pada pos surat berharga yang
diterbitkan – neto dan utang pajak.
Posisi pada tanggal 31 Desember 2023 dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022
Jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp14.491.639 juta mengalami kenaikan sebesar Rp1.317.914
juta atau 10,0% dari Rp13.173.725 juta pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan terbesar terutama pada pos surat berharga
yang diterbitkan – neto, yaitu penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap III, IV dan V Tahun 2023 selama tahun berjalan sebesar
Rp3,8 triliun.
Ekuitas
Posisi pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023
Jumlah ekuitas pada tanggal 31 Mei 2024 adalah sebesar Rp9.577.617 juta mengalami kenaikan sebesar Rp77.821 juta atau
0,8% dari Rp9.499.796 juta pada 31 Desember 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya nilai saldo laba yang belum
ditentukan penggunaannya sebesar 1,8% atau Rp151.651 juta dari Rp8.538.215 juta di akhir tahun 2023 menjadi Rp8.689.866
juta pada tanggal 31 Mei 2024.
Posisi pada tanggal 31 Desember 2023 dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022
Jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp9.499.796 juta mengalami kenaikan sebesar Rp743.887 juta
atau 8,5% dari Rp8.755.909 juta pada tanggal 31 Desember 2022. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya nilai saldo laba
yang belum ditentukan penggunaannya sebesar 9,4% atau Rp736.525 juta dari Rp7.801.690 juta di akhir tahun 2022 menjadi
Rp8.538.215 juta di akhir tahun 2023.
30
Page 46
G. RASIO KEUANGAN PERSEROAN
Likuiditas
Likuiditas adalah kemampuan Perseroan untuk memenuhi liabilitas jangka pendek yang dapat diukur dengan membandingkan
antara total aset lancar terhadap total liabilitas jangka pendek.
Perseroan memiliki sumber likuiditas yang dapat mendukung perkembangan usaha di masa mendatang, dimana sumber likuiditas
secara internal berasal dari penerimaan pembayaran angsuran piutang-piutang pembiayaan dari konsumen dan selalu melebihi
jumlah kewajiban yang jatuh tempo dari waktu ke waktu. Di samping sumber likuiditas internal tersebut, Perseroan juga memiliki
sumber likuiditas eksternal dengan tersedianya fasilitas kredit dari beberapa bank yang belum digunakan pada saat ini.
Sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perseroan menyatakan bahwa tidak ada permintaan, perikatan atau
komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material
terhadap likuiditas Perseroan. Di samping itu, Perseroan menyatakan memiliki modal kerja yang cukup pada saat ini.
Solvabilitas
Solvabilitas mengukur berapa aset dan ekuitas yang dibiayai dengan menggunakan liabilitas.
Tingkat solvabilitas aset (liabilitas terhadap jumlah aset) Perseroan per 31 Mei 2024 adalah sebesar 0,6x, sementara tingkat
solvabilitas ekuitas (liabilitas terhadap ekuitas) Perseroan per 31 Mei 2024 adalah sebesar 1,5x.
Besarnya solvabilitas aset yang rendah menunjukkan bahwa hanya sebagian aset dan ekuitas yang dibiayai menggunakan
liabilitas dan sisanya menggunakan modal sendiri, sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan Perseroan membayar utang
relatif tinggi.
Profitabilitas
Profitabilitas Perseroan dapat dilihat dari imbal hasil aset dan imbal hasil ekuitas.
Imbal hasil aset mencerminkan kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba bersih dari aset yang dimiliki yang diukur dari
perbandingan antara laba bersih dengan jumlah aset. Rasio imbal hasil aset Perseroan per 31 Mei 2024 adalah sebesar 5,6%.
Rasio imbal hasil ekuitas mencerminkan kemampuan Perseroan untuk menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan,
yang diukur dari perbandingan antara laba bersih dengan jumlah ekuitas. Rasio imbal hasil ekuitas Perseroan per 31 Mei 2024
adalah sebesar 14,1%.
Sesuai dengan SEOJK No. 05/2015 tentang Tingkat Kesehatan Keuangan Perusahaan Pembiayaan, imbal hasil aset di atas 2%
dan imbal hasil ekuitas di atas 6% dikategorikan sebagai “Sangat Sehat.”
H. BELANJA MODAL
Investasi barang modal (capital expenditure) yang dilakukan Perseroan pada umumnya dilakukan untuk investasi infrastruktur
teknologi informasi dan perluasan kantor cabang. Sumber dana untuk belanja modal Perseroan sebagian besar berasal dari kas
internal Perseroan. Sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perseroan tidak membuat komitmen investasi barang
modal yang material dengan pihak ketiga atau pun melakukan investasi barang modal dalam rangka pemenuhan persyaratan
regulasi dan isu lingkungan hidup. Pengeluaran belanja modal Perseroan pada periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31
Mei 2024 adalah sebesar Rp52.173 juta.
31
Page 47
I. ANALISIS ARUS KAS
Laporan arus kas Perseroan disusun dengan menggunakan metode direct dengan mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan dengan rincian sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei 31 Desember
Keterangan
2024 2023* 2023 2022
Arus kas bersih dari (untuk) aktivitas operasi (20.132) (1.278.550) 276.677 (3.521.594)
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi (35.109) (114.334) (335.089) (238.199)
Arus kas bersih (untuk) dari aktivitas pendanaan (289.749) 2.447.048 724.816 3.863.866
(Penurunan) Kenaikan bersih kas dan setara kas (344.990) 1.054.164 666.404 104.073
Kas dan setara kas pada awal periode/tahun 1.739.659 1.073.255 1.073.255 969.182
Kas dan setara kas pada akhir periode/tahun 1.394.669 2.127.419 1.739.659 1.073.255
*tidak diaudit
Arus kas dari (untuk) aktivitas operasi
Arus kas aktivitas operasi Perseroan untuk periode lima bulan yang berakhir pada 31 Mei 2024 terutama terdiri dari pemasukan
dari penerimaan kas bersih dari transaksi pembiayaan sebesar Rp1.577.151 juta serta pengeluaran untuk penghasilan dan beban
bunga sebesar Rp388.182 juta, beban umum dan administrasi sebesar Rp1.167.889 juta dan pembayaran pajak penghasilan
sebesar Rp205.899 juta.
Arus kas aktivitas operasi Perseroan untuk periode lima bulan yang berakhir pada 31 Mei 2023 terutama terdiri dari penerimaan
kas bersih dari pembiayaan bersama sebesar Rp273.700 juta serta pengeluaran untuk penghasilan dan beban bunga sebesar
Rp369.551 juta, beban umum dan administrasi sebesar Rp1.084.432 juta dan pembayaran pajak penghasilan sebesar Rp275.221
juta.
Arus kas aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 terutama terdiri dari penerimaan kas
bersih dari transaksi pembiayaan sebesar Rp3.180.147 juta dan pembiayaan bersama sebesar Rp391.279 juta dan transaksi lain-
lain sebesar Rp212.989 juta serta pengeluaran untuk penghasilan dan beban bunga sebesar Rp883.640 juta, beban umum dan
administrasi sebesar Rp2.223.972 juta dan pembayaran pajak penghasilan sebesar Rp400.126 juta.
Arus kas aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 terutama terdiri dari penerimaan kas
bersih dari transaksi lain-lain sebesar Rp243.739 juta serta pengeluaran kas bersih untuk transaksi pembiayaan sebesar
Rp1.114.370 juta, penghasilan dan beban bunga sebesar Rp605.602 juta, beban umum dan administrasi sebesar Rp1.757.063
juta dan pembayaran pajak penghasilan sebesar Rp346.829 juta.
Arus kas untuk aktivitas investasi
Arus kas aktivitas investasi Perseroan untuk periode lima bulan yang berakhir pada 31 Mei 2024 terutama terdiri dari penerimaan
kas bersih dari hasil penjualan aset tetap sebesar Rp17.064 juta serta pengeluaran untuk perolehan aset tetap sebesar Rp42.139
juta dan aset takberwujud sebesar Rp10.034 juta.
Arus kas aktivitas investasi Perseroan untuk periode lima bulan yang berakhir pada 31 Mei 2023 terutama terdiri dari pengeluaran
untuk perolehan aset tetap sebesar Rp78.949 juta dan aset takberwujud sebesar Rp42.973 juta.
Arus kas aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 terutama terdiri dari penerimaan kas
bersih dari hasil penjualan aset tetap sebesar Rp27.380 juta serta pengeluaran untuk perolehan aset tetap sebesar Rp192.943
juta dan aset takberwujud sebesar Rp169.526 juta.
Arus kas aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 terutama terdiri dari penerimaan kas
bersih dari hasil penjualan aset tetap sebesar Rp31.632 juta serta pengeluaran untuk perolehan aset tetap sebesar Rp164.033
juta dan aset takberwujud sebesar Rp105.798 juta.
32
Page 48
Arus kas (untuk) dari aktivitas pendanaan
Arus kas aktivitas pendanaan Perseroan untuk periode lima bulan yang berakhir pada 31 Mei 2024 terutama terdiri dari penerimaan
kas bersih dari pinjaman yang diterima sebesar Rp1.317.251 juta dan pengeluaran untuk pelunasan pokok surat berharga yang
diterbitkan sebesar Rp1.607.000 juta.
Arus kas aktivitas pendanaan Perseroan untuk periode lima bulan yang berakhir pada 31 Mei 2023 terutama terdiri dari penerimaan
kas bersih dari surat berharga yang diterbitkan sebesar Rp2.700.000 juta serta pengeluaran kas bersih untuk pinjaman yang
diterima sebesar Rp252.952 juta.
Arus kas aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2023 terutama terdiri dari pengeluaran kas
bersih untuk surat berharga yang diterbitkan sebesar Rp3.145.000 juta, pinjaman yang diterima sebesar Rp1.517.821 juta dan
dividen tunai sebesar Rp902.363 juta.
Arus kas aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 terutama terdiri dari penerimaan kas
bersih dari pinjaman yang diterima sebesar Rp5.344.363 juta serta pengeluaran untuk pelunasan pokok surat berharga yang
diterbitkan sebesar Rp910.000 juta dan dividen tunai sebesar Rp570.747 juta.
J. KOMITMEN DAN KONTINJENSI
Pada tanggal 31 Mei 2024, Perseroan tidak memiliki komitmen maupun kontinjensi yang signifikan.
K. FLUKTUASI KURS/SUKU BUNGA
Perseroan mempunyai utang dalam mata uang asing (seluruhnya dalam mata uang USD) yang berasal dari pinjaman luar negeri.
Hal ini menyebabkan Perseroan memiliki risiko dalam kemampuan Perseroan memenuhi kewajibannya jika terjadi fluktuasi dalam
kurs ataupun suku bunga. Untuk mengantisipasi risiko perubahan nilai tukar mata uang asing dan suku bunga atas pinjaman
dalam mata uang asing, Perseroan telah melakukan lindung nilai atas seluruh utang dengan tingkat bunga yang berfluktuasi
(floating rate) dalam mata uang asing, pada bank-bank yang terpercaya, sehingga tidak ada risiko perubahan kurs maupun suku
bunga atas pinjaman dalam mata uang asing tersebut, kecuali risiko yang timbul karena kegagalan counter party bank
mengeksekusi transaksi lindung nilai tersebut.
Dalam menghadapi risiko fluktuasi kurs dan suku bunga, Perseroan melakukan seleksi atas pinjaman yang akan diajukan dengan
mengedepankan prinsip kehati-hatian.
L. ANALISIS JATUH TEMPO PINJAMAN
Tabel-tabel berikut menyajikan profil jatuh tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perseroan pada tanggal-tanggal di bawah ini:
Posisi per 31 Mei 2024
(dalam jutaan Rupiah)
Tidak
memiliki <1 bulan 1-3 bulan >3-12 bulan 1-3 tahun >3 tahun Total
jatuh tempo
Aset keuangan
Kas dan setara kas 1.394.669 - - - - - 1.394.669
Piutang pembiayaan - 1.953.944 1.797.237 7.190.168 9.488.121 1.377.629 21.807.099
Piutang ijarah dan
IMBT - 8.225 6.171 24.599 38.273 5.227 82.495
Aset derivatif - 2.039 5.979 27.661 49.516 - 85.195
Piutang karyawan - 2.123 2.155 5.857 36.766 692 47.593
Jumlah aset
keuangan 1.394.669 1.966.332 1.811.542 7.248.285 9.612.675 1.383.548 23.417.051
Liabilitas keuangan
33
Page 49
Tidak
memiliki <1 bulan 1-3 bulan >3-12 bulan 1-3 tahun >3 tahun Total
jatuh tempo
Pinjaman yang
diterima - 498.602 1.073.491 3.957.704 4.607.096 - 10.136.893
Surat berharga yang
diterbitkan - 250.000 530.000 612.000 1.731.000 - 3.123.000
Beban bunga yang
masih harus dibayar - 68.127 - - - - 68.127
Utang kepada supplier - 97.658 - - - - 97.658
Utang premi asuransi - - 40.649 - - - 40.649
Jumlah liabilitas
keuangan - 914.387 1.644.140 4.569.704 6.338.096 - 13.466.327
Perbedaan jatuh
tempo 1.394.669 1.051.945 167.402 2.678.581 3.274.579 1.383.548 9.950.724
Posisi per 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
Tidak
memiliki <1 bulan 1-3 bulan >3-12 bulan 1-3 tahun >3 tahun Total
jatuh tempo
Aset keuangan
Kas dan setara kas 1.739.659 - - - - - 1.739.659
Piutang pembiayaan 1.880.960 1.900.122 6.929.697 9.502.491 1.257.243 21.470.513
Piutang ijarah dan
IMBT - 9.924 3.778 14.536 22.826 2.752 53.816
Aset derivatif - 3.512 7.726 39.800 5.619 - 56.657
Piutang karyawan - 2.961 2.182 6.635 36.068 617 48.463
Jumlah aset
keuangan 1.739.659 1.897.357 1.913.808 6.990.668 9.567.004 1.260.612 23.369.108
Liabilitas keuangan
Pinjaman yang
diterima - 623.370 887.286 3.739.225 3.451.627 - 8.701.508
Surat berharga yang
diterbitkan - - 617.000 1.770.000 2.343.000 - 4.730.000
Beban bunga yang
masih harus dibayar - 75.090 - - - - 75.090
Utang kepada supplier - 81.109 - - - - 81.109
Utang premi asuransi - - 45.288 - - - 45.288
Jumlah liabilitas
keuangan - 779.569 1.549.574 5.509.225 5.794.627 - 13.632.995
Perbedaan jatuh
tempo 1.739.659 1.117.788 364.234 1.481.443 3.772.377 1.260.612 9.736.113
Posisi per 31 Desember 2022
(dalam jutaan Rupiah)
Tidak
memiliki <1 bulan 1-3 bulan >3-12 bulan 1-3 tahun >3 tahun Total
jatuh tempo
Aset keuangan
Kas dan setara kas 1.073.255 - - - - - 1.073.255
Piutang pembiayaan - 1.682.792 1.799.185 6.795.767 9.076.296 1.033.649 20.387.689
Piutang ijarah dan
IMBT - 830 801 2.934 3.019 512 8.096
Aset derivatif - 2.979 9.531 42.493 48.053 - 103.056
Piutang karyawan - 4.079 3.235 6.963 37.139 1.505 52.921
Jumlah aset
keuangan 1.073.255 1.690.680 1.812.752 6.848.156 9.164.508 1.035.666 21.625.017
34
Page 50
Tidak
memiliki <1 bulan 1-3 bulan >3-12 bulan 1-3 tahun >3 tahun Total
jatuh tempo
Liabilitas keuangan
Pinjaman yang
diterima - 678.804 800.173 3.818.252 4.948.485 33.145 10.278.859
Surat berharga yang
diterbitkan - - - 655.000 930.000 - 1.585.000
Beban bunga yang
masih harus dibayar - 48.133 - - - - 48.133
Utang kepada supplier - 84.116 - - - - 84.116
Utang premi asuransi - - 58.736 - - - 58.736
Jumlah liabilitas
keuangan - 811.053 858.909 4.473.252 5.878.485 33.145 12.054.844
Perbedaan jatuh
tempo 1.073.255 879.627 953.843 2.374.904 3.286.023 1.002.521 9.570.173
35
Page 51
VI. FAKTOR RISIKO
Sebagaimana halnya dengan bidang-bidang usaha lainnya, bidang usaha yang dilakukan Perseroan juga tidak terlepas dari risiko
yang disebabkan oleh berbagai faktor yang dapat mempengaruhi secara negatif kegiatan usaha Perseroan. Di bawah ini adalah
rincian risiko material yang mana faktor risiko usaha dan risiko umum telah disusun berdasarkan bobot risiko yang dihadapi
Perseroan dalam menjalankan kegiatan usahanya yang dapat mempengaruhi kinerja maupun harga Obligasi Perseroan baik
secara langsung maupun tidak langsung:
A. RISIKO YANG BERKAITAN DENGAN USAHA PERSEROAN
1. Risiko Utama
Risiko Pembiayaan (Kredit)
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan menghadapi risiko kredit yang merupakan risiko yang melekat (inherent
risk) pada kegitan usaha Perseroan sebagai perusahaan multifinance. Risiko kredit didefinisikan sebagai ketidak-mampuan
konsumen/debitur untuk membayar kembali kewajibannya pada tanggal jatuh tempo, baik pokok maupun bunga. Risiko ini
timbul jika pengelolaan kebijakan kredit tidak dilakukan secara berhati-hati dan prudent, sehingga menyebabkan penurunan
pendapatan dan peningkatan beban piutang tak tertagih. Risiko ini juga terjadi atas kerugian hasil penjualan aktiva yang
diambil alih di bawah nilai buku aktiva yang diambil-alih tersebut. Hal ini dapat disebabkan karena penurunan nilai pasar aktiva
yang diambil-alih tersebut karena kondisinya yang di bawah standar maupun karena kebijakan kredit yang terlalu agresif,
sehingga rasio pinjaman dibandingkan nilai wajar aktiva (Loan to Value Ratio) menjadi terlalu tinggi. Pada saat ini, kelompok
konsumen terbesar bagi Perseroan adalah di segmen konsumen kelas menengah ke bawah sehingga jika kondisi
perekonomian nasional memburuk berkepanjangan maka akan mengakibatkan konsumen tidak dapat memenuhi
kewajibannya dan mengganggu kelangsungan usaha Perseroan.
2. Risiko Usaha
Risiko Pendanaan dan Likuiditas
Pertumbuhan Perseroan sangat tergantung tersedianya pendanaan yang berasal dari fasilitas perbankan serta sumber dana
lainnya untuk mendukung kegiatan pembiayaan yang dilakukan Perseroan. Oleh karenanya, ketidakcukupan dana atau modal,
kurangnya akses tambahan dana atau modal, keterbatasan sumber-sumber pendanaan dapat berdampak pada menurunnya
pertumbuhan Perseroan. Demikian pula dengan ketidak-mampuan untuk mengembalikan pinjaman pada tanggal jatuh
temponya akan berdampak kepada reputasi Perseroan dimata kreditur dan mempengaruhi kemampuan Perseroan untuk
mendapatkan sumber pendanaan baru di kemudian hari.
Risiko lain yang terkait dengan pendanaan dan likuiditas adalah ketidak-mampuan Perseroan untuk mendapatkan dana
dengan jangka waktu yang sesuai dengan aktivitas pembiayaan yang dijalankan Perseroan akan mengakibatkan ketidak-
sesuaian pendanaan yang selanjutnya menurunkan pendapatan Perseroan. Demikian pula dengan risiko atas perbedaan suku
bunga pinjaman dengan pembiayaan juga dapat menurunkan pendapatan Perseroan.
Pada saat ini, Perseroan dikenal memiliki reputasi yang sangat baik dan aktif dalam mencari sumber-sumber pendanaan untuk
menunjang aktivitas pembiayaan Perseroan selama tahun berjalan baik melalui pinjaman dari perbankan maupun penerbitan
surat utang melalui penawaran umum.
Risiko Persaingan
Sektor usaha pembiayaan, terutama untuk pembiayaan kendaraan bermotor makin diminati oleh para investor, mengingat
masih besarnya pangsa pasar pada sektor usaha pembiayaan ini. Beralihnya fokus bisnis beberapa perusahaan pembiayaan
dengan menitikberatkan pada sektor usaha pembiayaan konsumen atas kendaraan bermotor serta meningkatnya pembiayaan
kendaraan oleh bank-bank akan menimbulkan tingkat persaingan yang semakin ketat di sektor usaha pembiayaan kendaraan
bermotor ini terutama pada tingkat suku bunga. Dampak langsung dari semakin tingginya persaingan ini apabila tidak bisa
ditanggulangi adalah akan menurunkan pendapatan dan pangsa pasar Perseroan.
36
Page 52
Risiko Operasional
Risiko operasional merupakan risiko yang dihadapi Perseroan sehubungan kegiatan operasional sehari-hari yang dijalankan
yang berasal dari penyimpangan prosedur kerja maupun kontrol yang tidak berjalan, serta sistem komputerisasi yang tidak
berjalan dengan baik. Hal ini akan berdampak pada proses memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen, serta
berkontribusi terhadap reputasi dan daya saing Perseroan, baik secara bisnis maupun dalam menarik calon-calon karyawan
yang tepat dalam menunjang pertumbuhan Perseroan, yang pada akhirnya akan menurunkan pendapatan Perseroan.
Risiko Kepatuhan dan Regulasi
Risiko kepatuhan merupakan risiko yang disebabkan karena Perseroan tidak mematuhi atau tidak melaksanakan peraturan
perundang-undangan dan ketentuan lain yang akan berdampak kepada kegiatan usaha Perseroan. Sebagai sebuah
perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan konsumen, kemampuan Perseroan untuk memastikan kepatuhan terhadap
peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain adalah faktor yang sangat penting. Kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan dan ketentuan lain sangat tergantung dari kemampuan Perseroan untuk terus mengkinikan
pengetahuan Perseroan atas peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain yang baru diterbitkan. Selanjutnya,
kemampuan Perseroan dalam mengawasi kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain juga
merupakan hal yang penting untuk dimiliki Perseroan. Kurang atau tidak adanya pengkinian atas pengetahuan peraturan
perundang-undangan dan ketentuan lain serta kurang atau tidak adanya pengawasan terhadap kepatuhan kepada peraturan
perundang-undangan dan ketentuan lain akan berdampak pada kerugian yang dapat menimbulkan dikenakannya sanksi
bahkan sampai dicabutnya ijin usaha Perseroan dan akhirnya akan berdampak pada kelangsungan usaha Perseroan.
Risiko Perubahan Teknologi
Peran teknologi, khususnya teknologi informasi dalam industri pembiayaan saat ini mempunyai posisi dan fungsi yang sangat
strategis, karena bukan hanya sebagai sarana pendukung, teknologi informasi juga sebagai strategic enabler bagi bisnis
Perseroan. Jika Perseroan lalai dalam mengoptimalkan teknologi informasinya untuk mencapai kepuasan nasabah, maka
kelalaia tersebut akan berdampak negatif bagi kinerja operasional Perseroan yang pada akhirnya dapat berdampak negatif
juga bagi kinerja keuangan Perseroan.
Risiko Kelangkaan Sumber Daya Manusia dan Kepengurusan
Kesuksesan Perseroan bergantung pada komitmen yang berkelanjutan dari manajemen kunci dan tenaga teknis serta
kemampuan Perseroan dalam memotivasi dan mempertahankan pegawai yang berkualitas. Faktor eksternal seperti tingkat
pengangguran, perubahan demografi, upah minimum dan peraturan ketenagakerjaan lain terkait jam kerja minimum dan
pemutusan hubungan kerja, dapat mempengaruhi kemampuan perseroan untuk memenuhi kebutuhan dan pengendalian
biaya tenaga kerja. Apabila Perseroan tidak dapat menarik dan mempertahankan integeritas pegawai dan pengurus yang
berkualitas, maka hal ini dapat mempengaruhi fokus bisnis Perseroan sehingga terdapat kemungkinan bahwa Perseroan tidak
bisa mengidentifikasi serta memanfaatkan peluang yang potensial. Apabila Perseroan tidak mampu mempertahankan
kecukupan jumlah karyawan yang sesuai dengan skala kegiatan usaha yang dimiliki Perseroan saat ini, atau Perseroan tidak
dapat merekrut tambahan karyawan untuk memenuhi rencana ekspansi, maka kegiatan usaha, kondisi keuangan, hasil usaha
dan prospek usaha Perseroan dapat terpengaruh.
Risiko Terkait Investasi atau Aksi Korporasi
Perseroan saat ini dikendalikan dan dikelola oleh pihak-pihak sebagaimana tercantum pada Bab VIII Keterangan Tentang
Perseroan, Kegiatan Usaha, Kecenderungan dan Prospek Usaha. Di masa yang akan datang, dengan kondisi bisnis di
Indonesia yang bersifat dinamis, baik sektor pembiayaan, maupun secara umum, tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti
Perseroan akan mengadakan aksi korporasi yang dapat mengakibatkan perubahan pengendalian, perubahan pengurus dan
pengawas, maupun perubahan fokus bisnis Perseroan. Dengan terjadinya hal tersebut, kinerja Perseroan secara historis akan
sulit untuk digunakan sebagai landasan dalam membuat perkiraan/proyeksi di masa yang akan datang. Selain itu, jika bisnis
Perseroan semakin berkembang, terdapat kemungkinan bahwa Perseroan akan berinvestasi pada entitas lain, yang bergerak
dalam bidang jasa pembiayaan, berkaitan dengan jasa pembiayaan maupun bidang usaha yang sama sekali berbeda. Hal
tersebut berpotensi untuk membuat proses pengembangan bisnis Perseroan yang telah direncanakan saat ini menjadi tidak
relevan lagi.
37
Page 53
Risiko Strategi
Dalam menjalankan bisnisnya, tentunya Perseroan membutuhkan strategi yang tepat guna menyeselaraskan seluruh aspek
bisnis dan operasional sehingga visi dan misi Perseroan dapat tercapai dengan baik. Apabila strategi yang diterapkan tidak
tepat tentunya dapat menyebabkan kegagalan dalam aspek bisnis dan operasional baik dalam skala besar maupun kecil.
Oleh karenanya, pengawasan secara aktif oleh manajemen serta adanya evaluasi dan penyesuaian rencana strategis pun
dilakukan secara berkala oleh Perseroan untuk memperkecil munculnya risiko strategi tersebut.
Risiko Tata Kelola
Risiko tata kelola merupakan risiko yang muncul karena adanya kegagalan dalam pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola,
ketidaktepatan gaya manajemen, kecurangan serta perilaku tidak terpuji. Apabila hal-hal yang berkaitan dengan risiko tata
kelola tersebut muncul, tentunya dapat menyebabkan ketidak nyamanan dalam aspek menjalankan kegiatan bisnis dan
operasional bahkan dapat memberikan risiko reputasi ke Perseroan. Oleh karenanya, transparansi informasi serta
akuntabilitas setiap pihak yang terkait atas kinerja, lalu pertanggungjawaban setiap karyawan sesuai fungsi dan jabatan,
independensi antara sesama karyawan, kesetaraan dan kewajaran dalam menjaga kepentingan pemegang saham dan
semua pemangku kepentingan lainnya dilakukan oleh Perseroan agar terhindar dari risiko tata kelola tersebut.
3. Risiko Umum
Risiko Perekonomian
Risiko perekonomian merupakan risiko yang timbul sehubungan dengan perubahan kondisi perekonomian nasional secara
umum seperti tingkat pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, tingkat suku bunga dan fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap mata
uang asing. Risiko ini dapat memengaruhi secara langsung maupun tidak langsung kegiatan operasional dan pendapatan
Perseroan, seperti misalnya penyaluran kredit, kualitas aset produktif, biaya pendanaan yang selanjutnya berdampak negatif
pada kegiatan operasional dan pendapatan Perseroan.
Risiko Kebijakan Moneter
Kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Pemerintah dapat mempengaruhi kondisi sumber dana maupun penggunaan dana.
Kegagalan dalam mengantisipasi perubahan kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah dapat berdampak negatif terhadap
kinerja Perseroan. Kebijakan uang ketat mengakibatkan sumber dana yang mengecil yang kemudian dapat mengakibatkan
naiknya tingkat suku bunga. Sedangkan deregulasi di bidang moneter dan keuangan umumnya akan melonggarkan sumber
dana yang selanjutnya mengakibatkan turunnya tingkat bunga. Situasi tersebut dapat menurunkan aktifitas Perseroan maupun
pendapatan usaha Perseroan. Selain itu, terdapat risiko Pemerintah menetapkan kebijakan suku bunga yang tinggi, yang
dapat mengakibatkan marjin pembiayaan bersih Perseroan menjadi turun, yang berdampak pada penurunan pendapatan.
Risiko Perubahan Kurs
Risiko perubahan kurs dapat berdampak pada fasilitas pinjaman Perseroan dalam valuta asing. Selain itu penurunan nilai
tukar mata uang Rupiah terhadap valuta asing akan berdampak langsung terhadap peningkatan harga jual kendaraan
bermotor, dan berpotensi menurunkan daya beli masyarakat, yang dapat berdampak negatif kepada kegiatan pembiayaan
Perseroan, dan berpotensi menurunkan tingkat pertumbuhan dan pendapatan Perseroan.
Risiko Sosial Politik
Kegiatan usaha pembiayaan yang dilakukan Perseroan, merupakan bagian dari industri keuangan nasional, yang dipengaruhi
oleh kondisi perekonomian nasional dan kondisi sosial politik. Dengan demikian, apabila terjadi ketidakstabilan politik yang
berdampak pada distorsi kondisi perekonomian secara umum, hal ini dapat menyebabkan pengaruh yang kurang baik
terhadap kinerja usaha Perseroan.
Risiko Hukum
Risiko hukum adalah risiko yang timbul karena ketidakmampuan manajemen Perseroan dalam mengelola munculnya
permasalahan hukum yang dapat menimbulkan kerugian atau kebangkrutan bagi Perseroan. Risiko hukum antara lain dapat
38
Page 54
bersumber dari pada operasional, perjanjian dengan pihak ketiga, ketidakpastian hukum dan kelalaian penerapan hukum,
hambatan dalam proses litigasi untuk penyelesaian klaim, serta masalah yurisdiksi antar negara. Risiko ini dapat timbul dari
aktivitas pembiayaan maupun aktivitas operasional.
Sebagai sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan konsumen, kemampuan Perseroan untuk memastikan
kelengkapan dan kekuatan hukum dalam aktivitas pembiayaan dan aktivitas operasional adalah faktor yang sangat penting.
Kelengkapan dan kekuatan hukum yang dimiliki Perseroan dalam menjalankan aktivitas pembiayaan dan aktivitas operasional
sangat tergantung dari kemampuan manajemen Perseroan dalam membuat dan menerapkan standar/persyaratan yang
diperlukan secara hukum terkait dengan aktivitas pembiayaan dan aktivitas operasional tersebut. Tidak tersedianya
kelengkapan dan kekuatan hukum akan dapat menimbulkan tuntutan hukum yang berdampak pada kerugian yang akan
menimbulkan kebangkrutan dan akhirnya akan berdampak pada kelangsungan usaha Perseroan.
B. RISIKO INVESTASI YANG BERKAITAN DENGAN OBLIGASI
Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi adalah:
1. Risiko tidak likuidnya Obligasi yang ditawarkan dalam Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan karena tujuan
pembelian Obligasi sebagai investasi jangka panjang.
2. Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan pembayaran bunga Obligasi serta utang
Pokok Obligasi pada waktu yang telah ditetapkan, atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain yang
ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang merupakan dampak dari memburuknya kinerja dan perkembangan
usaha Perseroan.
39
Page 55
VII. KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Perseroan menyatakan bahwa tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak material dan relevan setelah tanggal
laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak yang telah diaudit oleh KAP Tanubrata Sutanto Fahmi
Bambang & Rekan (BDO Indonesia), Akuntan Publik Independen, berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI dalam
laporan audit tertanggal 21 Juni 2024 hingga Efektifnya Pernyataan Pendaftaran ini, selain informasi dibawah ini:
• Pada tanggal 25 Juni 2024, Perseroan telah melakukan pelunasan atas pokok dan bunga atas Obligasi V Tahap 5 Seri A
sejumlah Rp254.166.666.666,67.
40
Page 56
VIII. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA
KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN DAN PERUSAHAAN
ANAK
A. KETERANGAN TENTANG PERSEROAN
1. Riwayat Singkat Perseroan
Perseroan berkedudukan di Tangerang Selatan dan didirikan dengan nama PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia
berdasarkan Akta Pendirian No. 57 tanggal 7 April 1982 Jo. Akta Perubahan No. 40 tanggal 6 Oktober 1982, keduanya dibuat
di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta yang telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-2091-HT.01.01.TH.82 tanggal 28 Oktober 1982, dan telah didaftarkan dalam
buku register di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta di bawah No. 4265 dan No. 4266 tanggal 9 November 1982, serta
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 102 tanggal 21 Desember 1982, Tambahan No. 1390.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir
tertuang dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No.19 tanggal 29 Juni 2022, dibuat di
hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten Tangerang, mengenai persetujuan perubahan Pasal 3, dan
Pasal 15, yang telah mendapat (i) persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan No. AHU-0052483.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 27 Juli 2022; (ii) diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
Dasar No. AHU-AH.01.03-0271122 tanggal 27 Juli 2022; dan (iii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0144874.AH.01.11. Tahun 2022 tanggal 27 Juli 2022 serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 74
tanggal 16 September 2022, Tambahan No. 31534.
Berdasarkan Akta Pendirian, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada saat pendirian adalah
sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp1.500.000 Per Saham
Permodalan
Saham Rupiah
Modal Dasar 2.000 3.000.000.000,00
Modal Ditempatkan 1.000 1.500.000.000,00
Modal Disetor 1.000 1.500.000.000,00
Sisa Saham dalam Portepel 1.000 1.500.000.000,00
Nilai Nominal Rp1.500.000 Per Saham
Pemegang Saham
Saham Rupiah %
Manufactures Hanover Leasing Corporation 700 1.050.000.000,00 70,00
PT Arya Upaya Corporation 250 375.000.000,00 25,00
Achmad Hadiat Kismet Hamami 50 75.000.000,00 5,00
Jumlah 1.000 1.500.000.000,00 100,00
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Nomor 67 tanggal 9 Agustus 2006, dibuat di
hadapan Aulia Taufani, S.H., berdasarkan Surat Keputusan Majelis Pengawas Daerah Notaris Kotamadya Jakarta Selatan
tertanggal 6 Juni 2006, Nomor 013/MPD.JKT.SLT/CT/VI/2006, sebagai pengganti dari Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta, yang
telah diterima dan dicatat di dalam database Sistem Administrasi Badan Hukum Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia
sebagaimana ternyata dalam Penerimaan Laporan Akta Perubahan Anggaran Dasar PT BFI Finance Indonesia Tbk Nomor
W7-HT.01.04.7242, diterbitkan oleh Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia, tanggal 21 Mei 2007, struktur permodalan
dan susunan pemegang saham Perseroan pada saat perubahan nama Perseroan menjadi PT BFI Finance Indonesia Tbk
adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp500,00 Per Saham
Permodalan
Saham Rupiah
Modal Dasar 1.000.000.000 500.000.000.000,00
Modal Ditempatkan 760.339.281 380.169.640.500,00
41
Page 57
Nilai Nominal Rp500,00 Per Saham
Permodalan
Saham Rupiah
Modal Disetor 760.339.281 380.169.640.500,00
Sisa Saham Dalam Portepel 239.660.719 119.830.359.500,00
Nilai Nominal Rp500,00 Per Saham
Pemegang Saham
Saham Rupiah %
HSBC Bank PLC S/A Client General No-Treaty 135.232.983 67.616.491.500,00 17,85
Account C/O Hongkong and Shanghai Bank
HSBC-Fund Services Clien A/C 500 C/O Hongkong 109.388.939 54.694.469.500,00 14,40
and Shanghai Bank
Special Custody Account for The Exclusive BFT of 93.019.500 46.509.750.000,00 12,23
CST of Credit Suisse SE C.O BFT Standart
Chartered Bank
HSBC-Fund Services Client A/C 006 C/O Hongkong 51.679.000 25.839.500.000,00 6,80
and Shanghai Bank
Chase JKT S/A BF EMP IRS C/O Hongkong and 41.818.699 20.909.349.500,99 5,50
Shanghai Bank
HSBC IT TST A/C ADR CO LTD C/O Hongkong and 38.627.934 19.313.967.000,00 5,01
Shanghai Bank
Masyarakat 290.572.226 145.286.113.000,00 38,21
Jumlah 760.339.281 380.169.640.500,00 100,00
Untuk dapat menjalankan kegiatan usaha di bidang pembiayaan ini, Perseroan memperoleh izin usaha sebagai lembaga
pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia
No: KEP-038/KM.5/2006 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Keuangan Nomor 493/KMK.013/1990 tentang
Pemberian Izin Usaha Lembaga Pembiayaan, diterbitkan tanggal 20 Februari 2006.
Berdasarkan ijin usaha dari Menteri Keuangan Republik Indonesia tersebut, ruang lingkup kegiatan Perseroan yang mengacu
kepada Peraturan Menteri Keuangan No. 84/PMK.012/2006 tentang Perusahaan Pembiayaan (PMK 84) adalah menjalankan
kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal meliputi bidang sebagai berikut:
1. Sewa Guna Usaha
2. Anjak Piutang
3. Pembiayaan Konsumen
Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan mengalami perubahan setelah RUPS Luar Biasa yang menyetujui perubahan
Anggaran Dasar Perseroan berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB No. 6 tanggal 25 Oktober 2017 juncto Akta Pernyataan
Keputusan Rapat No. 7 tanggal 25 Oktober 2017 yang dibuat di hadapan Herna Gunawan, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten
Tangerang.
Berdasarkan Akta tersebut, Perusahaan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai berikut:
1. Usaha Pembiayaan:
a. Pembiayaan investasi
b. Pembiayaan modal kerja
c. Pembiayaan multiguna
d. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan OJK
2. Usaha Pembiayaan Syariah:
a. Pembiayaan jual beli
b. Pembiayaan investasi
c. Pembiayaan jasa
Untuk menjalankan usaha pembiayaan syariah, Perseroan telah menerima Salinan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas
Jasa Keuangan Nomor Kep-27/NB.223/2018 tentang Pemberian Izin Pembukaan Unit Usaha Syariah Perusahaan
Pembiayaan kepada Perseoran dan keputusan tersebut mulai berlaku pada tanggal ditetapkan yaitu 8 Februari 2018.
Selanjutnya, guna memenuhi persyaratan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia Tahun 2020 jo. Peraturan Pemerintah
Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan tetap dengan memperhatikan
42
Page 58
peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai kegiatan usaha Perseroan, khususnya Peraturan OJK No. 35/2018
maksud dan tujuan Perseroan telah berubah menjadi sebagai berikut:
1. Maksud dan tujuan Perseroan ialah berusaha dalam bidang pembiayaan (aktivitas keuangan).
2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai
berikut:
a. Usaha Pembiayaan:
b. Pembiayaan Investasi;
c. Pembiayaan Modal Kerja;
d. Pembiayaan Multiguna; dan/atau
e. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan OJK.
f. Usaha Pembiayaan Syariah:
g. Pembiayaan Jual Beli;
h. Pembiayaan Investasi; dan/atau
i. Pembiayaan Jasa
3. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas serta untuk menunjang kegiatan usaha utama Perseroan tersebut
di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha penunjang sebagai berikut:
a. melakukan perencanaan dan pengembangan, antara lain menambah jaringan usaha, membangun infrastruktur dan
kegiatan lain yang mendukung usaha dan kinerja Perseroan.
b. melakukan kegiatan mencari dan/atau memperoleh sumber pendanaan.
c. melakukan segala perbuatan pemilikan dan sewa menyewa dengan pihak lain.
d. menyelanggarakan kegiatan-kegiatan lain yang diperlukan dalam mendukung dan atau terkait dengan kegiatan
usaha utama.
e. Sewa operasi (operating lease) dan/atau kegiatan berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.
Perubahan anggaran dasar terkait maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan telah sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
2. Kejadian Penting yang Mempengaruhi Perkembangan Usaha Perseroan
Tahun Keterangan
1982 Perseroan didirikan dengan nama PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia.
Perseroan mendapatkan izin operasi sebagai perusahaan multifinance dan melakukan perubahan nama
menjadi PT Bunas Finance Indonesia. Selanjutnya pada tahun yang sama, Perseroan melakukan
1990
Penawaran Umum Perdana Saham sebagai Perusahaan Terbuka dan melakukan pencatatan saham di
Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.
Perseroan mengalami dampak dari krisis finansial di Indonesia dan Asia yang berlangsung sejak tahun
1998-2000
1997-1998, dan melakukan restrukturisasi hutang dengan kreditur.
Perseroan berhasil melakukan restrukturisasi hutang dengan kreditur dan melakukan perubahan nama
2001
Perseroan menjadi PT BFI Finance Indonesia Tbk.
Pemegang saham utama Perseroan mengalami perubahan setelah terjadi pengalihan saham oleh
2011
beberapa pemegang saham sebelumnya kepada Trinugraha Capital & Co SCA, suatu konsorsium
keuangan yang terdiri dari TPG Capital, Northstar Group dan Garibaldi Thohir.
Perseroan mendirikan Perusahaan Anak, FIT, dengan aktivitas usaha layanan pinjam meminjam uang
2017 berbasis teknologi (peer to peer lending). Perseroan juga mendirikan Dewan Pengawas Syariah pada
Oktober 2017.
FIT memperoleh izin dari OJK untuk kegiatan usaha peer to peer lending dengan nama Pinjam Modal
2018
(pinjammodal.id).
Perseroan mendapat penghargaan dari majalah Infobank sebagai Perusahaan Multi Finance No.1
2019 (kategori aset di atas Rp10 triliun) selama 3 tahun berturut turut dan Platinum Trophy untuk kinerja financial
terbaik selama 10 tahun berturut-turut.
FIT memperoleh izin dari OJK untuk kegiatan fintech dan menjadi perusahaan anak multifinance yang
2020
pertama memiliki izin fintech.
Pemegang saham utama Perseroan, Trinugraha Capital & Co SCA melakukan aksi korporasi Voluntary
2022
Tender Offer dan membeli sebanyak 852.876.278 saham Perseroan dari pemegang saham publik dan
43
Page 59
Tahun Keterangan
meningkatkan kepemilikannya atas Perseroan menjadi 5,34%. Selanjutnya, Jerry Ng dan Garibaldi Thohir
menjadi pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari Perseroan.
Perseroan mendapat kenaikan pemeringkatan nasional oleh Fitch Ratings dari ‘A+(idn)’ menjadi ‘AA-(idn)’
2023
di bulan Maret 2023.
3. Perkembangan Kepemilikan Saham Perseroan
2022
Berdasarkan Akta No. 1 tanggal 5 Mei 2017 Juncto Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per tanggal 31 Desember 2022,
yang dikeluarkan oleh PT Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek Perseroan, struktur permodalan Perseroan per 31
Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp25 Per Saham
Pemegang Saham
Saham Rupiah %*
Modal Dasar 20.000.000.000 500.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Trinugraha Capital & Co SCA 7.688.125.938 192.203.148.450,00 51,12
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 7.351.257.682 183.781.442.050,00 48,88
Sub-total 15.039.383.620 375.984.590.500,00 100,00
Saham Treasuri 927.732.000 23.193.300.000,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 15.967.115.620 399.177.890.500,00
Saham dalam Portepel 4.032.884.380 100.822.109.500,00
Keterangan:
*) % kepemilikan saham disajikan secara neto, diluar saham treasuri.
2023
Berdasarkan Akta No. 1 tanggal 5 Mei 2017 Juncto Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per tanggal 31 Desember 2023,
yang dikeluarkan oleh PT Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek Perseroan, struktur permodalan dan susunan
pemegang saham Perseroan per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp25 Per Saham
Pemegang Saham
Saham Rupiah %*
Modal Dasar 20.000.000.000 500.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Db Spore Ses Clt A/C For Ntasian Discovery MSTR FD- 832.804.900 20.820.122.500,00 5,54
864134218
Trinugraha Capital & Co SCA 7.688.125.938 192.203.148.450,00 51,12
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 6.518.452.782 162.961.319.550,00 43,34
Sub-total 15.039.383.620 375.984.590.500,00 100,00
Saham Treasuri 927.732.000 23.193.300.000,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 15.967.115.620 399.177.890.500,00
Saham dalam Portepel 4.032.884.380 100.822.109.500,00
Keterangan:
*) % kepemilikan saham disajikan secara neto, diluar saham treasuri.
44
Page 60
2024
Berdasarkan Akta No. 1 tanggal 5 Mei 2017 Juncto Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per tanggal 31 Juli 2024, yang
dikeluarkan oleh PT Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek Perseroan, struktur permodalan dan susunan pemegang
saham Perseroan pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp25 Per Saham
Pemegang Saham
Saham Rupiah %*
Modal Dasar 20.000.000.000 250.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Trinugraha Capital & Co SCA 7.688.125.938 192.203.148.450 51,12
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 7.351.257.682 183.781.442.050 48,88
Sub-total 15.039.383.620 375.984.590.500 100,00
Saham Treasuri 927.732.000 23.193.300.000
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 15.967.115.620 399.177.890.500
Saham dalam Portepel 4.032.884.380 100.822.109.500
Keterangan:
*) % kepemilikan saham disajikan secara neto, diluar saham treasuri.
4. Perizinan
Perseroan
a. Nomor Induk Berusaha
Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, NIB No. 8120213191841 tanggal 29 Mei 2024 (Perubahan ke-3), yang dikeluarkan oleh
Pemerintah Republik Indonesia c.q. Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS berdasarkan Undang-Undang Nomor 6
Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja
Menjadi Undang-Undang, dengan keterangan sebagai berikut:
Nama Perusahaan : PT BFI Finance Indonesia Tbk
Alamat Kantor : Sunburst CBD BSD City Lot 1-2, Lengkong Gudang Serpong, Kota Tangerang Selatan,
Provinsi Banten, Kode Pos: 15322
Status Penanaman Modal : PMDN
Berdasarkan izin di atas, Perseroan dapat melaksanakan kegiatan berusaha sebagai berikut:
Perizinan Berusaha
No. Kode KBLI Judul KBLI Lokasi Usaha Klasifikasi Risiko
Jenis Legalitas
1. 64911 Perusahaan Sunburst CBD Lot 1-2, Jln Tinggi NIB Untuk persiapan kegiatan
Pembiayaan Kapt Soebijanto usaha
Konvensional Djojohadikusumo, BSD City, Izin Untuk operasional
Kel. Lengkong Gudang, Kec. dan/atau komersial
Serpong, Kota Tangerang kegiatan usaha
Selatan, Provinsi Banten Kode
Pos: 15322
2. 64913 Unit Usaha Sunburst CBD Lot 1-2, Jln Tinggi NIB Untuk persiapan kegiatan
Syariah Kapt Soebijanto usaha, operasional,
Perusahaan Djojohadikusumo, BSD City, dan/atau komersial
Pembiayaan Kel. Lengkong Gudang, Kec. kegiatan usaha
Serpong, Kota Tangerang Izin Untuk operasional
Selatan, Provinsi Banten Kode dan/atau komersial
Pos: 15322 kegiatan usaha
NIB berlaku selaman Perseroan menjalankan kegiatan usaha di seluruh wilayah Republik Indonesia dan berlaku sebagai hak
akses kepabeanan, pendaftaran kepesertaan jaminan sosial kesehatan dan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta bukti
pemenuhan laporan pertama Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan (WLKP).
45
Page 61
b. Izin Usaha Perusahaan Pembiayaan
1) Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No: KEP-038/KM.5/2006 tentang Perubahan atas Keputusan
Menteri Keuangan Nomor 493/KMK.013/1990 tentang Pemberian Izin Usaha Lembaga Pembiayaan, diterbitkan pada
tanggal 20 Februari 2006. Berdasarkan mana Menteri Keuangan Republik Indonesia memberikan izin usaha kepada
Perseroan untuk melakukan kegiatan Sewa Guna Usaha, Anjak Piutang, dan Pembiayaan Konsumen.
Izin usaha ini berlaku mulai sejak tanggal ditetapkan dan selama Perseroan masih menjalankan usahanya serta
sepanjang Perseroan tidak melanggar ketentuan perundangan yang berlaku.
2) Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. Kep-27/NB.223/2018 tanggal 8 Februari 2018. Berdasarkan mana Dewan
Komisioner OJK memberikan Izin Pembukaan Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan kepada Perseroan.
c. Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang untuk Kegiatan Berusaha (PKKPR)
Perseroan telah mendapatkan PKKPR melalui persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang untuk kegiatan berusaha
Nomor: 10012210213674008 (Konvensional) dan 14122110213674102 (Unit Usaha Syariah) yang seluruhnya diterbitkan
tanggal 14 Desember 2021. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Pemerintah Republik
Indonesia cq Lembaga Pengelolsa dan Penyelenggara OSS menerbitkan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan
Ruang kepada:
Nama Pelaku Usaha : PT BFI Finance Indonesia Tbk
Kegiatan Usaha : Perusahaan Pembiayaan Konvensional (KBLI 64911) dan Unit Usaha Syariah
Perusahaan Pembiayaan (KBLI 64913)
Skala Usaha : Usaha Besar
Lokasi Usaha : Sunburst CBD Lot 1-2, Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo, BSD City
Luas Tanah : 7.050 m2
Dengan ketentuan PKKPR berlaku pada tanggal diterbitkannya dan berlaku selama tiga tahun sejak diterbitkan.
d. Perizinan Lingkungan dan Dokumen Pendukung Sehubungan Pembangunan dan Operasional Kantor Pusat Perseroan
1) Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (“AMDAL”)
Perseroan telah memperoleh izin AMDAL berdasarkan Surat Keputusan Walikota Kota Tangerang Selatan No. 660/77-
BP2T/2011 tanggal 28 Desember 2011, perihal Kesepakatan Analisis Dampak Lingkungan (ANDAL) Pembangunan
Kantor Pusat PT BFI Finance Indonesia Tbk. Sehubungan dengan surat tersebut, dokumen Penyajian Evaluasi
Lingkungan, dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan, dan dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan sebagai
bagian dari Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup BFI Finance Indonesia Tbk, Perseroan telah
memperoleh persetujuan untuk pembangunan Kantor Pusat yang berlokasi di Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan
Serpong, Kota Tangerang Selatan.
2) Izin Mendirikan Bangunan (“IMB”)
Perseroan telah memperoleh IMB berdasarkan Surat Keputusan Walikota Tangerang Selatan No. 645/15-BP2T/2011
tanggal 18 Januari 2011 tentang Izin Mendirikan Bangunan untuk Bangunan Kantor Diberikan kepada PT BFI Finance
Indonesia Tbk untuk pembangunan kantor yang terletak di Sunburst CBD, BSD City Lot 1-2, Kelurahan Lengkong
Gudang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan dengan
tidak mengurangi berlakunya peraturan dan ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan pembangunan agar memenuhi
syarat-syarat yang ditetapkan.
3) Sertifikat Laik Fungsi (“SLF”)
Perseroan telah memperoleh SLF melalui Surat Keterangan Bangunan Gedung Laik Fungsi Nomor 594.3/5-
DPMPTSP/OL/2020 tanggal 24 Maret 2020, yang diterbitkan berdasarkan Surat Kepala Dinas Bangunan dan Penataan
Ruang Kota Tangerang Selatan Nomor: 741.23/0757-Sanitasi tanggal 13 Maret 2020, dengan pertimbangan bahwa
46
Page 62
Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah melakukan pemeriksaan dokumentasi administrasi, dokumen teknis, dan
peninjauan di lokasi bangunan dan memberikan rekomendasi kepada Perseroan untuk dapat diterbitkan SLF, dengan
rincian informasi:
Pemilik Bangunan : PT BFI Finance Indonesia Tbk
Nama Bangunan Gedung : BFI Finance Indonesia (Head office)
Fungsi Bangunan Gedung : Kantor
Klasifikasi Bangunan : Perkantoran
Nomor PBG : 645/15-BP2T/2011 tanggal 18 Januari 2011
Lokasi Bangunan Gedung : Sunburst CBD Lot 1-2, Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo BSD
City, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota
Tangerang Selatan
Kelaikan : Laik Fungsi
SLF ini berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal penerbitan.
4) Sertifikat Keselamatan Kebakaran (“SKK”)
Perseroan telah memperoleh SKK dengan Nomor 300.2.1/150-DAMKAR/2023 tanggal 16 Oktober 2023, yang
diterbitkan berdasarkan Berita Acara Hasil Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran No. 300.2.1/150-DAMKAR/2023
tanggal 9 Oktober 2022, dengan pertimbangan bahwa Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Kota
Tangerang Selatan menerangkan sarana proteksi kebakaran pada gedung BFI Finance Indonesia yang terletak di Jl.
Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo, Sunburst CBD Lot. 1-2, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Kota
Tangerang Selatan, dinyatakan layak pakai, memenuhi persyaratan dan berfungsi baik.
SKK ini berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan 14 Oktober 2024.
5) Perizinan dan Dokumen Sehubungan dengan Keselamatan Alat Angkut
Dalam rangka memenuhi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2017 tentang Keselamatan Dan
Kesehatan Kerja Elevator Dan Eskalator, Perseroan telah memenuhi persyaratan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(K3) terhadap spesifikasi alat angkut berupa elevator di gedung BFI Finance Indonesia, yang dibuktikan dengan
penerbitan sertifikat oleh PT Andalan Jasa Keselamatan sebagaimana hasil dari pemeriksaan dan pengujian standar di
bidang elevator, dengan rincian sebagai berikut:
a. Surat Keterangan No. 560/1429/ELEV-ESC/II/2024 tanggal 19 Februari 2024, perihal: Pemeriksaan dan Pengujian
Berkala Obyek K3 berupa Elevator Passenger 01, dengan kapasitan angkut 1.050 Kg/14 orang.
b. Surat Keterangan No. 560/1430/ELEV-ESC/II/2024 tanggal 19 Februari 2024, perihal: Pemeriksaan dan Pengujian
Berkala Obyek K3 berupa Elevator Passenger 02, dengan kapasitan angkut 1.050 Kg/14 orang.
c. Surat Keterangan No. 560/1431/ELEV-ESC/II/2024 tanggal 19 Februari 2024, perihal: Pemeriksaan dan Pengujian
Berkala Obyek K3 berupa Elevator Passenger 03, dengan kapasitan angkut 1.050 Kg/14 orang.
d. Surat Keterangan No. 560/1432/ELEV-ESC/II/2024 tanggal 19 Februari 2024, perihal: Pemeriksaan dan Pengujian
Berkala Obyek K3 berupa Elevator Passenger 04, dengan kapasitan angkut 1.050 Kg/14 orang.
e. Surat Keterangan No. 560/1433/ELEV-ESC/II/2024 tanggal 19 Februari 2024, perihal: Pemeriksaan dan Pengujian
Berkala Obyek K3 berupa Elevator Service 05, dengan kapasitan angkut 1.600 Kg/21 orang.
Sertifikat ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan dilakukan pemeriksaan dan pengujian kembali paling
lambat Februari 2025.
e. Sertifikasi Profesi Bidang Pembiayaan
Dalam rangka memenuhi ketentuan dalam Pasal 65 Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018 sebagaimana diubah oleh Peraturan
OJK 7/POJK.05/2022, Perseroan telah mengikutsertakan Direksi, Dewan Komisaris, pegawai manajerial, dan karyawannya
dalam Sertifikasi Profesi di bidang Pembiayaan, yang diselenggarakan oleh PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia,
dengan rincian sebagai berikut:
47
Page 63
1) Sertifikasi Ahli Pembiayaan Direksi
Refreshment Point
No. Nama Jabatan No. Sertifikasi
2023
1. Francis Lay Sioe Ho Presiden Direktur 8127-50860-600-0317 10
2. Sudjono Direktur Keuangan 8127-10001-600-0416 10
3. Sutadi Direktur Bisnis 8127-10000-600-0416 10
4. Andrew Adiwijanto Direktur Operasional dan SDM 8127-51216-600-0717 10
5. Goklas *) N/A N/A N/A
Keterangan:
- Berdasarkan ketentuan yang diterbitkan oleh PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia, sertifikasi Direksi tidak
memiliki masa kedaluwarsa sepanjang Direksi memenuhi refreshment point setiap tahun. Seluruh Direksi telah
mengumpulkan paling sedikit 10 (sepuluh) point setiap tahun.
- *)Direksi Perseroan atas nama Goklas telah menerima Pengumuman Hasil Ujian terkait Sertifikasi Ahli Pembiayaan
sebagaimana tercantum dalam Surat LSP Pembiayaan Indonesia No. 014/SPPI/AH/VI/24 tanggal 3 Mei 2024, dengan
predikat “Kompeten.” Kewajiban Goklas untuk melakukan penyegaran (refreshment) akan berlaku efektif pada tanggal
diterbitkannya surat persetujuan dari OJK terkait Penilaian Kemampuan dan Kepatuhan. sampai dengan efektifnya
pengangkatan tersebut, Goklas tidak berkewajiban memenuhi syarat keberlanjutan sebagaimana diatur dalam Pasal 66
Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018.
2) Sertifikasi Tingkat Dasar Pembiayaan Dewan Komisaris
Refreshment Point
No. Nama Jabatan No. Sertifikasi
2023
1. Kusmayanto Kadiman Presiden Komisaris 8127-50468-550-0716 5
2. Johanes Sutrisno Komisaris Independen 8127-50469-550-0317 5
3. Alfonso Napitupulu Komisaris Independen 8127-00001-600-0615 5
Sunata Komisaris 8127-50466-550-0716 5
4.
Tjiterosampurno
Saurabh Narayan Komisaris 64911-1100-6-0000032- N/A
5.
Agarwal*) 2023
Keterangan:
- Berdasarkan ketentuan yang diterbitkan oleh PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia, sertifikasi Dewan Komisaris
tidak memiliki masa kedaluwarsa sepanjang Dewan Komisaris memenuhi refreshment point setiap tahun. Seluruh
Dewan Komisaris telah mengumpulkan paling sedikit 5 (lima) point setiap tahun.
- *)Komisaris Perseroan atas nama Saurabh Narayan Agarwal telah mendapatkan Hasil Penilaian Kemampuan dan
Keputusan berdasarkan Surat Keputusan No. KEP203/PL.02/2023 tanggal 8 Desember 2023. Berdasarkan Pasal 66
Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018, kewajiban Saurabh Narayan Agarwal untuk memenuhi syarat keberlanjutan atau
penyegaran (refreshment) dilakukan paling lambat dalam jangka waktu 1 (satu) tahun terhitung pada tahun takwim
berikutnya sejak tanggal diterbitkannya surat persetujuan dari OJK terkait Penilaian Kemampuan dan Kepatuhan.
3) Sertifikasi Tingkat Dasar di Bidang Pembiayaan Pegawai Manajerial
Nama Jabatan Sertifikasi Masa Berlaku Catatan
Iwan Asset Sertifikasi Tingkat Dasar 14 April 2024 Akan mengikuti perpanjangan
Management Pembiayaan Managerial - sertifikasi pada bulan Agustus
Deputy Director SPPI 2024
Tan Rudy Marketing Sertifikasi Tingkat Dasar 14 April 2024 Akan mengikuti perpanjangan
Eddywidjaja Deputy Director Pembiayaan Managerial - sertifikasi pada bulan Agustus
SPPI 2024
Goklas Chief Risk Sertifikasi Tingkat Dasar 22 Mei 2027 Telah mengikuti assessment
Management & Pembiayaan Managerial - Sertifikasi dan memperoleh Kartu
Transformation SPPI Serifikasi Digital (e-Card) LSPPI
Officer No. 8127-56788-500-0524
Sertifikasi Ahli Pembiayaan - Telah mengikuti assessment
Sertifikasi dan memperoleh Kartu
48
Page 64
Nama Jabatan Sertifikasi Masa Berlaku Catatan
Serifikasi Digital (e-Card) LSPPI
No. 8127-56788-600-0524
Baskoro Fadin New Business & Sertifikasi Tingkat Dasar 14 April 2024 Akan mengikuti perpanjangan
Wafdana Partnership Pembiayaan Managerial - sertifikasi pada bulan Agustus
Tribe Lead SPPI 2024
Ari Binoto Chief Sertifikasi Tingkat Dasar 26 Oktober Telah mengikuti assessment
Lumbantobing Technology Pembiayaan Managerial - 2026 sertifikasi dan memperoleh Kartu
Officer SPPI Serifikasi Digital (e-Card) LSPPI
No. 8127-56642-500-1023
Tonny Widjaja Finance & Sertifikasi Tingkat Dasar 16 Juni 2024 Akan mengikuti perpanjangan
Treasury Head Pembiayaan Managerial - sertifikasi pada bulan November
SPPI 2024
4) Sertifikasi Profesi di Bidang Penagihan dan Eksekusi Agunan Karyawan
Perseroan telah mengikutsertakan 2.560 karyawannya dalam Sertifikasi Profesi di Bidang Penagihan dan Eksekusi Agunan.
Perusahaan Anak
1. Nomor Induk Berusaha
Perizinan Berusaha Berbasis Risiko NIB No. 8120019100976 yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia
berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dengan keterangan sebagai berikut:
Nama Perusahaan : PT Finansial Integrasi Teknologi
Alamat Kantor : Foresta Business Loft 5 Unit 11, Desa/Kelurahan Lengkong Kulon, Kec. Pagedaan,
Kab. Tangerang, Provinsi Banten, Kode Pos: 15331
Status Penanaman Modal : PMDN
NIB tersebut diterbitkan pada tanggal 7 November 2018, perubahan ke-5 pada tanggal 23 Agustus 2022 dan dicetak pada
tanggal 23 Agustus 2022.
NIB FIT telah berlaku efektif selama FIT menjalankan usaha dan/atau kegiatannya sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan
NIB berlaku sebagai Angka Pengenal Impor (API-U), hak akses kepabeanan, pendaftaran kepesertaan jaminan sosial
kesehatan dan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta bukti pemenuhan laporan pertama Wajib Lapor Ketenagakerjaan di
Perusahaan.
FIT dengan NIB tersebut di atas dapat melaksanakan kegiatan berusaha sebagai berikut:
Klasifikasi Perizinan Berusaha
Kode KBLI Judul KBLI Lokasi Usaha
Risiko Jenis Legalitas
64951 Layanan Pinjam Foresta Business Loft 5 Unit Tinggi Jenis Legalitas
Meminjam Uang 11, Desa/Kelurahan Lengkong NIB Untuk persiapan
Berbasis Kulon, Kec. Pagedaan, Kab. kegiatan usaha
Teknologi Informasi Tangerang, Provinsi Banten, Izin Untuk operasional
(Fintech P2P Kode Pos: 15331 dan/atau komersial
Lending) Konvensional kegiatan usaha
49
Page 65
2. Izin Usaha Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi
Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK No. Kep-20/D.05/2020 tanggal 19 Mei 2020 tentang Pemberian Izin Usaha
Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi PT Finansial Integrasi Teknologi.
Berdasarkan mana Anggota Dewan Komisioner OJK memberikan izin usaha perusahaan penyelenggara layanan pinjam
meminjam uang berbasis teknologi Informasi kepada FIT dengan sistem elektronik pinjam modal, laman web pinjammodal.id,
nama dan merek aplikasi pinjam modal pada sistem operasi Android, iOS dan website, dan model bisnis konvensional.
3. Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang untuk Kegiatan Berusaha (PKKPR)
FIT telah mendapatkan PKKPR melalui persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang untuk kegiatan berusaha Nomor:
23082210213603052 yang diterbitkan tanggal 23 Agustus 2022. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang
Cipta Kerja, Pemerintah Republik Indonesia cq Lembaga Pengelola dan Penyelenggara OSS menerbitkan Persetujuan
Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang kepada:
Nama Pelaku Usaha : PT Finansial Integrasi Teknologi
Kegiatan Usaha : Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (Fintech P2P Lending)
Konvensional - KBLI 66311
Skala Usaha : Usaha Besar
Lokasi Usaha : Foresta Business Loft 5 Unit 11, Desa/Kelurahan Lengkong Kulon, Kec. Pagedaan,
Kab. Tangerang, Provinsi Banten, Kode Pos: 15331
Luas Tanah : 78,59 m2
Dengan ketentuan PKKPR berlaku pada tanggal diterbitkannya dan berlaku selama tiga tahun sejak diterbitkan.
50
Page 66
5. Perjanjian Penting
Perjanjian Teknis
No Akta Perjanjian Para Pihak Jenis Fasilitas Nilai Jangka Waktu
1. Perjanjian Kerjasama Lelang tanggal 10 i. Perseroan Balai Lelang atas 3% sampai dengan 0,5% dari harga Terhitung sejak
Desember 2015 jo. Amandemen I Perjanjian ii. PT Balai Lelang Indonesia permintaan Perseroan terbentuk lelang maupun dari harga ditandatanganinya
Kerjasama Lelang antara PT BFI Finance (“Balai Lelang”) setuju untuk pelunasan. perjanjian ini, yaitu berlaku
Indonesia Tbk dengan PT Balai Lelang Indonesia melaksanakan lelang sejak 10 Desember 2020
No. 173-A/BLI/PKS/LGL/XII/2020 tanggal 10 noneksekusi terhadap aset sampai dengan 10
Desember 2020 milik Perseroan maupun Desember 2025.
lelang eksekusi atas obyek
lelang bagi debitur yang
dianggap lalai berdasarkan
perjanjian pembiayaan
antara debitur dengan
Perseroan.
2. Perjanjian Kerjasama Referensi Asuransi Jiwa i. Perseroan Perseroan dengan Akan dibayarkan biaya refrensi sesuai Berlaku sejak tanggal
Kredit Kumpulan No. 062/COMMLIFE- ii. PT FWD Insurance menggunakan sumber nilai premi yang dibayarkan ditandatangani perjanjian
AGR/VIII/2016 tanggal 11 Agustus 2016 Jo. Indonesia (d/h PT daya yang dimilikinya akan hingga diakhiri oleh salah
Addendum I No. 040/FWDII-AMD/XI/2020 tanggal Commonwealth Life) mereferensikan produk satu pihak
30 Oktober 2020 dan perubahan terakhir (“Pihak Kedua”) asuransi Pihak Kedua
sebagaimana dimuat dalam Addendum II No. kepada nasabah
FWD-AGR/LGL/X-2021/00357 tanggal 18 Perseroan yang telah
Oktober 2021 disetujui permohonan
kreditnya oleh Perseroan,
dan atas setiap referensi
yang telah disetujui
pertanggungannya oleh
Pihak Kedua, Perseroan
akan memperoleh imbalan
jasa referensi dari Pihak
Kedua
3. Perjanjian Kerjasama Asuransi Pembiayaan No. i. Perseroan Perjanjian kerjasama Rate imbal jasa sebesar 0,6% sampai Berlaku sejak 14
169/ASPAN/DIR/PKS/XI/2016 tanggal 14 ii. PT Asuransi Purna asuransi pembiayaan yang dengan 1,5% dari premi November 2016 sampai
November 2016 jo. Addendum I (Kesatu) Artanugraha (“APA”) diberikan Perseroan dengan terdapat
Perjanjian Kerjasama tentang Asuransi kepada APA atas risiko: kesepakatan penghentian
Pembiayaan No. 048/ASPAN/DIR/PKS/III/2017 i. Meninggal dunia;
tanggal 13 Maret 2017 ii. Cacat tetap karena
sakit dan/atau
kecelakaan;
iii. Pemutusan hubungan
kerja
iv. Pembiayaan macet.
51
Page 67
No Akta Perjanjian Para Pihak Jenis Fasilitas Nilai Jangka Waktu
4. Perjanjian Kerjasama Layanan Transaksi i. Standard Chartered Bank Para Pihak sepakat untuk Biaya transaksi, adalah biaya yang Perjanjian mulai berlaku
Pembayaran Multi Biller, Nomor Standard ii. PT Artajasa Pembayaran melaksanakan kerjasama diperlukan untuk setiap transaksi sejak tanggal
Chartered Bank: MB-BFI/150210, Nomor PT Elektronis dalam penyelenggaraan berhasil yang dilakukan pelanggan ditandatangani sampai
Artajasa Pembayaran Elektronis: 022/PKS.SCB- iii. Perseroan layanan transaksi dengan menggunakan layanan, yaitu dengan diakhir oleh Para
BFI/AJ/000/2010 dan Nomor BFI: (secara bersama “Para Pihak”) pembayaran elektronis sebesar Rp4.900 Pihak
OP/TRS/L/II/2010-0186 tanggal 15 Februari 2020
jo. Addendum Pertama terhadap Perjanjian
Kerjasama Layanan Transaksi Pembayaran Multi
Biller Nomor Standard Chartered Bank: 005/TB-
WB/IV/2020, Nomor PT Artajasa Pembayaran
Elektronis: 018A/PKS.SCB-BFI/AJ/000/2020 dan
Nomor BFI: BFI/OPDEV/PKS/IV/2014 tanggal 01
Mei 2020
5. Perjanjian Kerjasama Layanan Jasa Sistem i. PT Cashlez Worldwide Para Pihak telah Kedua akan dikenakan biaya Perjanjian mulai berlaku
Pembayaran Debit Transfer, Nomor Cashlez: Indonesia (“Cashlez”) menyetujui untuk penggunaan fitur debit transfer sejak tanggal
016/PKS/CASHLEZ/III/2020 dan Nomor BFI: ii. Perseroan melakukan kerjasama sebesar Rp3.000,00 (tiga ribu Rupiah) ditandatangani dan akan
BFI/OPDEV/III/20/03 tanggal 01 April 2020 (secara bersama “Para Pihak”) dimana Perseroan sebagai per transaksi (belum termasuk PPN). diperpanjang secara
merchant dari Cashlez otomatis selama 1 (satu)
yang menggunakan tahun sampai dengan
aplikasi layanan sistem diakhir oleh Para Pihak
pembayaran non tunai
berupa fitur “debit transfer”
6. Perjanjian Kerjasama Penerbitan Kartu Co- i. Perseroan Penerbitan Kartu Co- Biaya penerbitan kartu mitra menjadi Perjanjian ini berlaku untuk
Branding Mandiri E-Money, Nomor PT Bank ii. PT Bank Mandiri (Persero) Branding berbasis smart beban Perseroan, yaitu sebesar 2 tahun yang dimulai
Mandiri (Persero) Tbk: Tbk (“Bank Mandiri”) card dengan Rp20.000 (dua puluh ribu rupiah). efektif sejak tanggal
DBT.TBR/PKS/EBD.100/2016, tanggal 06 Maret menggunakan Kartu perjanjian ini tanggal 6
2017 Mandiri e-Money oleh Maret 2017 sampai 6
Bank Mandiri dengan Maret 2019, dan akan
desain khusus yang diperpanjang secara
menampilkan logo otomatis untuk setiap 1
Perseroan dan Bank (satu) tahun berikutnya,
Mandiri sesuai permintaan sepanjang tidak ada
Perseroan dengan pemberitahuan kedua
memperhatikan standar belah pihak untuk
yang berlaku pada Bank mengakhiri perjanjian ini
Mandiri.
7. Perjanjian Kerjasama Jasa Verifikasi Biometrik i. PT Asli Rancangan ARI sepakat untuk Biaya layanan sebesar Perjanjian berlaku sejak 16
Nomor 20190528-BFI101 tanggal 27 Juni 2019 jo. Indonesia (“ARI”) menyediakan jasa Rp7.500.001.500,00 (belum termasuk Juni 2021 dan akan
Addendum 1 Nomor ii. Perseroan verifikasi biometrik kepada pajak) otomatis diperpanjang
20200518/ASLIRI/LGL/CA.ADD-BFI01 tanggal 18 (secara bersama “Para Pihak”) Perseroan untuk untuk waktu 1 (satu) tahun
Mei 2020 Jo. Addendum II Nomor: memverifikasi data orang sampai diakhiri oleh salah
011/ASLIRI/LGL/VI/2021/CA.ADD-BFI02 tanggal perseorangan dalam satu pihak
30 April 2021 dan terakhir diubah dengan bentuk informasi bahwa
Addendum III No. data “Sesuai” atau “Tidak
52
Page 68
No Akta Perjanjian Para Pihak Jenis Fasilitas Nilai Jangka Waktu
001/ASLIRI/LGL/XII/2023/CA.ADD-BFI03 tanggal Sesuai” dan tidak ada
5 Desember 2023 informasi secara terperinci
yang diberikan oleh Pihak
Pertama kepada Pihak
Kedua
8. Perjanjian Keanggotaan tanggal 09 November i. PT Rapi Utama Indonesia Rapindo menyediakan dan Biaya keanggotaan mulai dari Perjanjian mulai berlaku
2019 (“Rapindo”) mengelola sistem registrasi Rp20.000.0000 sampai dengan sejak tanggal
ii. Perseroan aset untuk melakukan Rp70.000.000 per tahun dan biaya ditandatangani dana akan
(secara bersama “Para Pihak”) pendataraan objek layanan minimal Rp1.000.000 diperpanjang secara
pembiayaan serta otomatis untuk waktu 12
melakukan pemeriksaan (dua belas) bulan sampai
atas objek pembiayaan, dengan diakhir oleh Para
yang telah dibiayai oleh Pihak
sejumlah perusahaan
pembiayaan atau menjadi
jaminan pelunasan hutang
debitur kepada sejumlah
perusahaan pembiayaan
atau perbankan, dan
bertujuan untuk mencegah
terjadinya pembiayaan
ganda kepada beberapa
perusahaan lain dan
ataupun pembiayaan
ganda kepada pihak
perbankan
9. Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Aset tanggal i. Perseroan Perseroan bermaksud Besar imbalan jasa yang menjadi hak Perjanjian mulai berlaku
18 Januari 2019 ii. PT Solusi Integrasi menunjuk SIP untuk SIP atas pengelolaan aset sejak tanggal
Pratama (“SIP”) melakukan jasa sebagaimana dimaksud dalam ditandatangani sampai
(secara bersama “Para Pihak”) pengelolaan aset perjanjian kerjasama ini adalah dengan diakhir oleh Para
Perseroan yang berupa sebesar 3,5% dari harga penjualan Pihak
barang jaminan dan/atau aset
objek pembiayaan
berdasarkan perjanjian
pembiayaan yang
ditandatangani oleh debitur
dengan Perseroan
10. Perjanjan Pemeliharaan No. i. Perseroan Perseroan memberi tugas Perseroan sepakat untuk membayar Perjanjian mulai berlaku
0237/HKM/MJEE/IV/2019 tanggal 30 April 2019 ii. PT Mitsubishi Jaya kepada MJEE dan MJEE kepada MJEE biaya pemeliharaan sejak tanggal
Jo. PKS No. 0287/HKN/MJEE/IV/2021 tanggal 30 Elevator and Escalator menerima bertanggung elevator sebesar Rp6.937.500,00 per ditandatangani dan akan
April 2021 dan perubahan terakhir sebagaimana (“MJEE”) jawab sepenuhnya untuk 3 (tiga) bulan atau sebesar diperpanjang secara
dimuat dalam PKS No. 0184/HKN/MJEE/IV/2022 (secara bersama “Para Pihak”) melaksanakan pekerjaan Rp55.500.000,00 per tahun, serta otomatis untuk jangka
tanggal 29 April 2022 pemeliharaan dan biaya panggilan kemacetan elevator waktu 2 (dua) tahun
perawatan Mitsubishi pada hari kerja tetapi di luar jam kerja sampai dengan diakhir
53
Page 69
No Akta Perjanjian Para Pihak Jenis Fasilitas Nilai Jangka Waktu
Elevator (L.O.G; Labour, akan diperhitungkan sebesar oleh Para Pihak
Oil, Grease) Rp40.000,00 per jam perorang atau
Rp50.000,00 per jam perorang pada
hari libur dan hari Minggu.
11 Perjanjian Layanan Tanda Tangan Elektronik No. i. Perseroan Layanan jasa tanda tangan Biaya layanan yang disepakati Para Perjanjian mulai berlaku
Privy: 093/PD-BD/PKS/XII/2019 tanggal 23 ii. PT Privy Identitas Digital elektronik Pihak atas layanan jasa PRIVY adalah sejak tanggal
Desember 2019 Jo. Addendum I No. 228/PID- (“PRIVY”) Rp189.733.000 ditandatangani dan akan
BD/PKS/II/2021 tanggal 10 Februari 2021, (secara bersama “Para Pihak”) diperpanjang secara
Addendum II No. 018/Privy-BD/PKS/II/2022 otomatis untuk jangka
tanggal 18 Februari 2022, Addendum III No. waktu 1 (satu) tahun
014/AMD-TTE/LGL-BD/PID/III/2023 tanggal 31 sampai dengan diakhir
Maret 2023 dan perubahan terakhir sebagaimana oleh Para Pihak
termuat dalam Addendum IV No.
050/AMD/LGL/BD/PED/XII/2023 tanggal 27
Desember 2023
12 Perjanjian Kerjasama Pengembangan Jasa i. PT Vostropay Paramarta Kerjasama fasilitas Harga yang disepakati Para Pihak Perjanjian mulai berlaku
Pembiayaan antara PT Vostropay Paramarta Nusantara (“Vospay”) pembiyaaan pada platform untuk kerjasama ini sebesar sejak tanggal
Nusantara dengan Perseroan Nomor VPN: ii. Perseroan digital Vosplay Rp50.050.000,00 ditandatangani dan akan
017/PKS/MFC/VPN.BFI/II/2019 (secara bersama “Para Pihak”) diperpanjang secara
otomatis untuk jangka
waktu 1 (satu) tahun
berikutnya sampai dengan
diakhir oleh Para Pihak
13 Perjanjian Kerjasama Pengembangan Jasa i. Perseroan Kerjasama jasa Biaya imbal jasa kepada Vospay Perjanjian mulai berlaku
Pembiayaan No. 019/PKS.LJK/VPN.BFI/X/2019 ii. PT Vostropay Paramarta pemasaran yang sebagai berikut: sejak tanggal
tanggal 25 Oktober 2019 dan diubah selurunya Nusantara (“Vospay”) ditawarkan Perseroan 1) Jika nominal pencairan sebesar ditandatangani sampai
berdasarkan Perjanjian Kerjasama antara PT (secara bersama “Para Pihak”) kepada Vospay agar kurang dari Rp20.000.000, maka dengan diakhir oleh Para
Vostropay Paramarta Nusantara dengan konsumen memperoleh fee yang didapat oleh Perseroan Pihak
Perseroan tanggal 15 September 2020 informasi fasilitas adalah sebesar 1%; dan
pembiayaan yang 2) Jika nominal pencairan sebesar
disediakan oleh Perseroan lebih dari Rp20.000.000, maka fee
yang didapat oleh Vospay adalah
sebesar 2%.
14 Perjanjian Kerjasama tanggal 25 Februari 2019 i. Perseroan Perseroan bermaksud Biaya imbal jasa dari Rp300.000 Perjanjian mulai berlaku
ii. PT Motoran Teknologi mengadakan kerjasama sampai dengan Rp500.000 per sejak tanggal
Indonesia (“MTI”) dengan MTI agar kontrak. ditandatangani untuk
(secara bersama “Para Pihak”) Konsumen dapat jangka waktu yang tidak
memperoleh informasi terbatas sampai dengan
mengenai fasilitas diakhir oleh Para Pihak
pembiayaan yang
disediakan oleh Perseroan
15 Perjanjian Kerjasama tanggal 19 Agustus 2019 i. Perseroan; Perseroan bermaksud iGlobal berhak untuk memperoleh Perjanjian mulai berlaku
untuk memberikan fasilitas imbalan jasa dari Perseroan dalam sejak tanggal
54
Page 70
No Akta Perjanjian Para Pihak Jenis Fasilitas Nilai Jangka Waktu
ii. PT Indoglobal Nusa pembiayaan kepada jumlah sebesar 1,5% dari nilai ditandatangani untuk
Persada (“iGlobal”) debiturnya yang dalam hal pembiayaan diberikan oleh Perseroan jangka waktu yang tidak
(secara bersama “Para Pihak”) ini merupakan pengguna kepada pengguna aplikasi. terbatas sampai dengan
aplikasi untuk pembayaran diakhir oleh Para Pihak
biaya pendidikan yang
direkomendasikan oleh
iGlobal kepada Perseroan
melalui aplikasi milik
iGlobal
16 Perjanjian Kerjasama tanggal 25 September 2019 i. Herman Handoko yang Pihak Pertama bermaksud Perseroan akan memberikan imbalan Perjanjian mulai berlaku
diwakili dalam jabatan mengadakan kerjasama jasa sesuai dengan nilai transaksi sejak tanggal
selaku Channel Head dari dengan Pihak Kedua agar ditandatangani untuk
dan oleh karena itu sah Konsumen dapat jangka waktu yang tidak
mewakili Direksi bertindak memperoleh informasi terbatas sampai dengan
untuk dan atas nama mengenai fasilitas diakhir oleh Para Pihak
Perseroan (“Pihak pembiayaan yang
Pertama”) disediakan oleh Pihak
ii. PT Karya Anak Nasional Pertama
(“Pihak Kedua”)
(secara bersama “Para Pihak”)
17 Perjanjian Kerjasama tanggal 21 Oktober 2019 i. PT Zhengan Indonesia Pihak Pertama dan Pihak - Perjanjian mulai berlaku
Indonesia (“Pihak Kedua bermaksud sejak tanggal
Pertama”) mengadakan kerjasama ditandatangani sampai
ii. Herman Handoko dalam guna merealisasikan dan dengan diakhir oleh Para
kapasitas jabatannya meningkatkan penjualan Pihak
sebagai Channel Head, alat-alat kesehatan milik
yang bertindak untuk dan Pihak Pertama dengan
atas nama Perseroan menggunakan fasilitas
(“Pihak Kedua”) sewa pembiayaan dari
(secara bersama “Para Pihak”) Pihak Kedua oleh debitur
18 Perjanjian Kerjasama No. Partner: i. PT Olsera Indonesia OLSERA menunjuk Imbal jasa Rp1.180.000 untuk Perjanjian mulai berlaku
04/BD/PKS/XI/2019 tanggal 24 Oktober 2019 Pratama (“OLSERA”); Perseroan guna pencairan dengan jaminan mobil dan sejak tanggal
ii. Yefta Bramiana dalam menyediakan sumber imbal jasa Rp440.000 untuk pencairan ditandatangani sampai
kapasitasnya selaku pendanaan dimaksud dengan jaminan motor dengan diakhir oleh Para
Business Development kepada penggguna Pihak
Head Perseroan, dari oleh aplikasi OLSERA, baik
karena itu secara sah berupa penyeediaan
bertindak untuk dan atas fasilitas modal kerja
nama serta mewakili dan/atau persediaan
kepentingan Perseroan barang dagangan dan
(“Perseroan”). pemasok
(secara bersama “Para Pihak”)
55
Page 71
No Akta Perjanjian Para Pihak Jenis Fasilitas Nilai Jangka Waktu
19 Perjanjian Kerjasama tanggal 3 Januari 2020 i. Yefta Bramiana yang Pihak Pertama bermaksud Imbal jasa sebesar 0,5% sampai Perjanjian mulai berlaku
diwakili dalam jabatan mengadakan kerjasama dengan 1% dari nilai pembiayaan per sejak tanggal
selaku Business dengan Pihak Kedua agar jaminan dan 0,75% sampai dengan ditandatangani untuk
Development Head dari konsumen dapat 3,5% dari total nilai pembiayaan per jangka waktu yang tidak
dan oleh karena itu sah memperoleh informasi bulan. terbatas sampai dengan
mewakili Direksi bertindak mengenai fasilitas diakhir oleh Para Pihak
untuk dan atas nama pembiayaan yang
Perseroan (“Pihak disediakan oleh Pihak
Pertama”) Pertama.
ii. Reancy Triashari yang
diwakili dalam jabatan
selaku Head of Marketing
dari dan oleh karena itu
sah mewakili Direksi
bertindak untuk dan atas
nama PT Cerdas Digital
Nusantara (“Pihak
Kedua”).
(secara bersama “Para Pihak”)
20 Perjanjian Kerjasama tanggal 8 Januari 2020 i. Yefta Bramiana yang Pihak Pertama bermaksud Imbal jasa sebesar 0,5% sampai Perjanjian mulai berlaku
diwakili dalam jabatan mengadakan kerjasama dengan 1% dari nilai pembiayaan per sejak tanggal
selaku Business dengan Pihak Kedua agar jaminan dan 0,75% sampai dengan ditandatangani sampai
Development Head dari konsumen dapat 3,5% dari total nilai pembiayaan per dengan diakhir oleh Para
dan oleh karena itu sah memperoleh informasi bulan. Pihak
mewakili Direksi bertindak mengenai fasilitas
untuk dan atas nama pembiayaan yang
Perseroan (“Pihak disediakan oleh Pihak
Pertama”); Pertama
ii. PT Moladin Digital
Indonesia (“Pihak Kedua”)
(secara bersama “Para Pihak”)
21 Perjanjian Kerjasama tentang Asuransi Umum i. Perseroan Rekanan perusahaan Marketing fee sebesar 20% dari setiap Perjanjian mulai berlaku
Syariah No. 06/002/III/PERJ.DIR/ASEI tanggal 26 ii. PT Asuransi Asei asuransi untuk segala jasa penutupan asuransi sejak tanggal
Maret 2019 Indonesia pembiyaan Perseroan ditandatangani sampai
(secara bersama “Para Pihak”) dengan diakhir oleh Para
Pihak
22 Perjanjian Kerjasama Pemasaran Aswata i. Perseroan Para Pihak sepakat bahwa Kesepakatan mengenai kontrobusi, Perjanjian mulai berlaku
Kencana Takaful No. 086/DIR/II/2019 tanggal 7 ii. PT Asuransi Wahana Tata Perseroan akan biaya administrasi, dan risiko sejak tanggal
Februari 2019 (secara bersama “Para Pihak”) melakukan pemasaran ditetapkan sesuai polis yang ditandatangani sampai
atas produk asuransi atas diterbitkan Perseroan dengan diakhir oleh Para
dasar prinsip syariah Pihak
kepada konsumen
Perseroan.
56
Page 72
No Akta Perjanjian Para Pihak Jenis Fasilitas Nilai Jangka Waktu
23 Perjanjian Kerjasama Penutupan Asuransi i. Perseroan Para Pihak sepakat bahwa Kesepakatan mengenai kontrobusi, Perjanjian mulai berlaku
Kendaraan Bermotor Syariah No. 226.PKS- ii. PT Asuransi Sinar Mas Perseroan akan biaya administrasi, dan risiko sejak tanggal
LS/BFI-ASM.SYR/VI2019 tanggal 17 Juni 2019 (“ASM”) melakukan referensi atas ditetapkan sesuai polis yang ditandatangani sampai
(secara bersama “Para Pihak”) produk asuransi ASM diterbitkan Perseroan dengan diakhir oleh Para
kepada konsumen. Pihak
24 Perjanjian Asuransi Jiwa Kredit Kolektif Nomor i. Perseroan Perseroan dengan ini Imbal jasa ditentukan sesuai jangka Perjanjian mulai berlaku
795/Cigna-BFI/VI/14 tanggal 17 Juni 2014 yang ii. PT Chubb Life Insurance menunjuk Chubb untuk waktu pinjaman, dimulai dari 1 – 72 sejak tanggal
dibuat di bawah tangan jo. Addendum Pertama (d/h PT Asuransi Cigna) melakukan penutupan bulan dengan minimum net single ditandatangani sampai
Perjanjian Asuransi Jiwa Kredit Kolektif Nomor (“Chubb”) Asuransi Jiwa Kredit premium 1,8 – 58,4/per 1.000 up dan dengan diakhir oleh Para
122/CIGNA-BFI/VI/19 tanggal 10 Juni 2019, (secara bersama “Para Pihak”) Kolektif BFI Loan gross single premium 5,5-63/per 1.000 Pihak
Addendum Kedua No. 92/CIGNA-BFI/VIII/2020 Protection (“Produk up.
tanggal 12 Agustus 2020 dan Addendum Ketiga Asuransi”) sesuai syarat
Perjanjian Asuransi Jiwa Kredit Kolektif tanggal dan ketentuan yang
14 Maret 2024 tercantum dalam polis
induk dan perjanjian ini
atas debitur yang bersedia
ikut serta dalam Produk
Asuransi;
25 Perjanjian Kerjasama Penutupan Asuransi Nomor i. Perseroan Kerjasama penutupan Harga pertanggungan didasarkan Perjanjian mulai berlaku
041/PKS/FSI/V/2014 tanggal 19 Mei 2014 ii. PT Asuransi Indrapura asuransi atas pada new replacement value unit sejak tanggal
(“AI”) mesin/peralatan industri tersebut dan dapat disesuaikan ditandatangani sampai
(secara bersama “Para Pihak”) dan/atau alat berat (heavy dengan harga baru yang sebenarnya dengan diakhir oleh Para
equipment) yang menjadi untuk mencegah under insurance Pihak
objek fasilitas sewa guna
usaha yang diberikan oleh
Perseroan kepada
penyewa guna usaha
(lessee) berdasarkan
perjanjian sewa guna
usaha.
26 Perjanjian Kerjasama Penutupan Asuransi i. Perseroan Perseroan sebagai Harga pertanggungan yang berlaku Perjanjian mulai berlaku
Kendaraan Bermotor Tanggal 1 Desember 2014 ii. PT Asuransi Indrapura tertanggung, menunjuk AI dalam pertanggungan kendaraan sejak tanggal
(AI”) sebagai penanggung untuk bermotor ini minimal sebesar pokok ditandatangani sampai
(secara bersama “Para Pihak”) melaksanakan penutupan hutang debitur atau sesuai permintaan dengan diakhir oleh Para
asuransi terhadap Perseroan kepada AI Pihak
kendaraan bermotor yang
menjadi objek atau
jaminan atas fasilitas
pembiayaan dari
Perseroan
27 Perubahan dan Pernyataan kembali Perjanjian i. PT Bank Jago Tbk Perjanjian kerja sama Rp2.000.000.000 Perjanjian ini bermulai
Kerjasama Fasilitas Pembiayaan Bersama (Joint ii. Perseroan fasilitas pembiayaan pada 5 Agustus 2024
Financing) No. 0100/049/B/24052023 tangagl 24 bersama sampai dengan 5 Agustus
57
Page 73
No Akta Perjanjian Para Pihak Jenis Fasilitas Nilai Jangka Waktu
Mei 2023 Jo. Addendum I No. 2027.
0100/091/B/14122023 tanggal 14 Desember
2023, Addendum II No. 0100/006/B/26012024
tanggal 26 Januari 2024, Addendum III No.
0100/013/B/26022024 tanggal 26 Februari 2024,
Addendum IV No. 0100/019/B/28032024 tanggal
28 Maret 2024, Addendum V No.
0100/037/B/26062024 tanggal 27 Juni 2024, dan
sebagaimana terakhir diubah dengan Addendum
VI No. 0100/042/B/01082024 tanggal 1 Agustus
2024.
28 Perjanjian Kerjasama Penutupan Asuransi Alat i. Perseroan Perseroan menunjuk ARP Harga pertanggungan didasarkan Jangka waktu
Berat (Heavy Equipment dan Property All Risk) ii. PT Asuransi Raksa sebagai penanggung untuk pada new replacement value unit pertanggungan adalah 1
No. 001/MOU/DIR/RO/LS-HE/07/2021 tanggal 5 Praktikara (“ARP”) menutup asuransi atas tersebut dan dapat disesuaikan tahun dan dapat
Juli 2021 dan perubahannya sebagaimana (secara bersama “Para Pihak”) obyek pertanggungan dengan harga baru yang sebenarnya diperpanjang setiap
termuat dalam Addendum I Perjanjian Kerjasama asuransi milik Perseroan untuk mencegah under insurance tahunnya sampai
Penutupan Asuransi Alat Berat (Heavy yang disewa pembiayaan berakirnya jangka waktu
Equipment) No. 001/MOU/DIR/RO/LS- kepada pihak debitur, dan pembiayaan dalam
HE/097/2021 tanggal 2 Mei 2024 ARP menyetujui untuk perjanjian pembiayaan
menutup asuransi atas
obyek pertanggungan
29 Perjanjian Kerja Sama Penjualan Kendaraan i. PT Moladin Digital Para Pihak telah sepakat - Perjanjian mulai berlaku
Melalui Fasilitas Pembiayaan No. Indonesia (“MDI”) untuk melakukan sejak tanggal
001/Moladin/MOU/III/2022 tanggal 22 Februari ii. Perseroan kerjasama dalam ditandatangani sampai
2022 (secara bersama “Para Pihak”) penjualan kendaraan dengan diakhir oleh Para
bermotor roda empat Pihak
dalam kondisi bekas
dengan sumber aplikasi
dari MDI melalui skema
fasilitas pembiayaan yang
diberikan oleh Perseroan
30 Perjanjian Kerja Sama Penjualan Kendaraan i. PT Autopedia Sukses Para Pihak telah sepakat - Perjanjian mulai berlaku
Melalui Fasilitas Pembiayaan No. Lestari Tbk (“ASL”) untuk melakukan sejak tanggal
001/Caroline/MOU/III/2022 tanggal 21 Februari ii. Perseroan kerjasama dalam ditandatangani sampai
2022 (secara bersama “Para Pihak”) penjualan kendaraan dengan diakhir oleh Para
bermotor roda empat Pihak
dalam kondisi bekas
dengan sumber aplikasi
dari ASL melalui skema
fasilitas pembiayaan yang
diberikan oleh Perseroan
31 Perjanjian Kerja Sama Penjualan Kendaraan i. PT Car Some Certified Para Pihak telah sepakat - Perjanjian mulai berlaku
Melalui Fasilitas Pembiayaan No. Indonesia (“CSCI”) untuk melakukan sejak tanggal
58
Page 74
No Akta Perjanjian Para Pihak Jenis Fasilitas Nilai Jangka Waktu
001/CARSOME/MOU/VIII/2021 tanggal 15 Maret ii. Perseroan kerjasama dalam ditandatangani sampai
2022 (secara bersama “Para Pihak”) penjualan kendaraan dengan diakhir oleh Para
bermotor roda empat Pihak
dalam kondisi bekas
dengan sumber aplikasi
dari CSCI melalui skema
fasilitas pembiayaan yang
diberikan oleh Perseroan
32 Perjanjian Kerjasama Penyediaan Jasa i. Perseroan Kerjasama penyediaan Rp179.190.546 Terhitung dari 1 Januari
Pengamanan No. ISS-01007.03-D tanggal 2 ii. PT ISS Indonesia jasa pengamanan 2024 sampai dengan 31
Januari 2024 Desember 2024
33 Perjanjian Kerjasama Penyediaan Jasa i. Perseroan Kerjasama penyediaan Rp41.737.845 Terhitung 11 April 2024
Kebersihan No. ISS-02204.01-C tanggal 2 ii. PT ISS Indonesia jasa pengelolaan cleaning dan berakhir pada tanggal
Januari 2024 service 10 April 2025.
34 Perjanjian Kerjasama Penyediaan Jasa Office i. Perseroan Kerjasama penyediaan Rp75.756.083 Terhitung 1 Januari 2024
Support No. ISS-01007.02-G tanggal 2 Januari ii. PT ISS Indonesia jasa pengelolaan office sampai dengan 31
2024 support Desember 2024
35 Perjanjian Kerjasama Penyediaan Jasa i. Perseroan Kerjasama penyediaan Rp154.435.980 Terhitung 1 Januari 2024
Kebersihan dan Pengendalian Hama No. ISS- ii. PT ISS Indonesia jasa pelayanan kebersihan sampai dengan 31
01007.01-J tanggal 2 Januari 2024 (cleaning service) dan Desember 2024
pengendalian hama (pest
& rodent control)
36 Perjanjian Kerjasama Penyediaan Jasa Office i. Perseroan Kerjasama penyediaan Rp53.867.348 Terhitung 11 April 2024
Support No. ISS-02204.02-C tanggal 10 April ii. PT ISS Indonesia jasa penunjang berupa sampai dengan 10 April
2024 jasa pelayanan office 2025
support
37 Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan NIK No. i. Direktorat Jenderal Dalam rangka menunjang Kewajiban Perseroan membayar atas Perjanjian kerjasama oleh
100.4.7.1/5833/DUKCAPIL tanggal 20 Mei 2024 Kependudukan dan proses verifikasi dan pelayanan akses pemanfaatan yang Para Pihak sampai dengan
Pencatatan Sipil validasi data calon akan dikirimkan dokumen terkait oleh 31 Maret 2026
(“DJKPS”) nasabah dan nasabah DJKPS kepada Perseroan.
ii. Perseroan pada layanan pembiayaan
(secara bersama “Para Pihak”) Perseroan melalui
pemberian hak akses dan
pemanfaatan data
kependudukan dengan
ruang lingkup
pemanfaatan Nomor Induk
Kependudukan
38 Perjanjian untuk Penyedia Layanan Manajemen i. PT Golden Nusajaya Perseroan menunjuk Biaya layanan yang ditetapkan untuk Sejak ditandatanganinya
Perjalanan tanggal 1 Juli 2022 dan diperbaharui (“Golden Nusa”) Golden Nusa untuk pelaksanaan perjanjian ini didasarkan perjanjian kerjasama oleh
dengan PKS No.11/SAM-GNJ/JKT/X/2023 ii. Perseroan memberikan jasa pada komisi dan struktur harga yang Para Pihak sampai dengan
tanggal 6 Oktober 2023 (secara bersama “Para Pihak”) pelayanan manajemen akan dibayarkan Perseroan, dengan 6 Oktober 2024
perjalanan rincian komisi sebagai berikut:
59
Page 75
No Akta Perjanjian Para Pihak Jenis Fasilitas Nilai Jangka Waktu
1) Tiket pesawat, dengan tujuan
domestik dan internasional,
sebesar 2,5% dari harga yang
dibayarkan;
2) Voucher hotel, baik domestik dan
internasional, penentuan komisi
bersifat fleksibel, dipengaruhi oleh
harga yang kompetitif dari hotel;
3) Tiket kereta, dengan tujuan
domestik, sebesar Rp10.000;
4) Rental mobil, sebesar Rp100.000;
5) Pembatalan, pengembalian dana,
penerbitan ulang, dengan catatan
bahwa untuk tujuan domestik
dikenai biaya sebesar Rp50.000
dan tujuan Internasional dikenai
biaya sebesar Rp250.000;
6) Biaya layanan darurat atau
pemesanan layanan tiket yang
digunakan pada hari yang sama,
dikenakan biaya sebesar
Rp350.000 per-PNR (Passenger
Name Record)
39 Perjanjian Layanan Internet Gateway No. 005/IPG i. PT Nusa Satu Inti Artha Perseroan menunjuk - Perjanjian mulai berlaku
DOKU/XII/2021 tanggal 1 Desember 2021 (“DOKU”) DOKU untuk menyediakan sejak tanggal
ii. Perseroan layanan internet payment ditandatangani dan akan
(secara bersama “Para Pihak”) gateway, serta layanan diperpanjang secara
back office dan fraud otomatis untuk jangka
detection system waktu 1 (satu) tahu
berikutnya sampai dengan
diakhir oleh Para Pihak
40 Perjanjian Kerja Sama tentang Kerja Sama i. Perseroan Para Pihak sepakat dan - Perjanjian mulai berlaku
Layanan Kebutuhan Perjalanan Dinas untuk ii. PT Trinusa Travelindo bermaksud mengadakan sejak tanggal
Korporasi No. 200/BFI/PKS/IV/2022 tanggal 11 (“Trinusa”) kerja sama dalam rangka ditandatangani sampai
April 2022 (secara bersama “Para Pihak”) layanan reservasi dengan diakhir oleh Para
kebutuhan perjalanan Pihak
dinas untuk korporasi
Perseroan melalui
penyediaan Corporate
Booking Access (CBA)
oleh Trinusa yang
mencakup pemesanan
tiket transportasi,
60
Page 76
No Akta Perjanjian Para Pihak Jenis Fasilitas Nilai Jangka Waktu
akomodasi dan fitur-fitur
lainnya.
41 Perjanjian Kerjasama Penutupan Asuransi i. Perseroan Perseroan sebagai Harga pertanggungan yang berlaku Perjanjian mulai berlaku
Kendaraan Bermotor tanggal 1 Juli 2022 ii. PT Pan Pacific Insurance tertanggung menunjuk PPI dalam pertanggungan kendaraan sejak tanggal
(“PPI”) sebagai penanggung untuk bermotor ini minimal sebesar pokok ditandatangani sampai
(secara bersama “Para Pihak”) melaksanakan asuransi hutang debitur atau sesuai permintaan dengan diakhir oleh Para
terhadap kendaraan Perseroan kepada PPI Pihak
bermotor yang menjadi
objek atau jaminan atas
fasilitas pembiayaan dari
Perseroan
42 Perjanjian Penutupan Asuransi Pinjaman i. FIT Penyediaan asuransi Pembayaran didasarkan pada premi Perjanjian mulai berlaku
Berbasis Online No. FIT. 009/LGL/FIT- ii. PT Asuransi Simas pinjaman berbasis online yang diterbitkan dan dihitung dari nilai sejak tanggal
PKS/VII/2019, No. 038/PKS-MKT/FIT- Insurtech (“Simas”) oleh Simas kepada FIT outstanding loan ditandatangani sampai
ASI/VII/2019 tanggal 22 Juli 2019 (secara bersama “Para Pihak”) untuk setiap debitur FIT dengan diakhir oleh Para
Pihak
43 Perjanjian Layanan Tanda Tangan Elektronik No. i. FIT Layanan Privy yang Biaya yang harus dibayar oleh FIT Perjanjian mulai berlaku
Privy: 086/PID-BD/PKS/XI/2019 dan No. FIT: ii. PT Privy Identitas Digital tersedia berdasarknan untuk pemakaian Layanan adalah sejak tanggal
018/LGL/FIT-PKS/X/2019, tanggal 28 November (“Privy”) perjanjian ini adalah Rp85.000.000 ditandatangani dan akan
2019 (secara bersama “Para Pihak”) EnterpiseID, terdiri dari diperpanjang secara
Enterprise Action Balance, otomatis selama 1 (satu)
Employee Account, dan tahun berikutnya sampai
PrivyID User Validation terdapat pengakhiran oleh
Para Pihak
44 Perjanjian Kerjasama antara PT Finansial i. FIT Ruang lingkup layanan Biaya layanan diberikan tergantung Perjanjian mulai berlaku
Integrasi Teknologi dengan PT Bank Negara ii. PT Bank Negara Indonesia integrated cash jenis transaksi yang dilakukan FIT sejak tanggal
Indonesia (Persero) TBK tentang Penggunaan (Persero) Tbk (“BNI”) management yang dengan tarif minimum Rp200 – ditandatangani dan akan
Layanan Integrated Cash Management Nomor: (secara bersama “Para Pihak”) disediakan BNI kepada FIT Rp100.000 diperpanjang secara
TBS/17B/08-04-2020 tanggal 8 April 2020 berdasarkan perjanjian ini otomatis selama 1 (satu)
meliputi: tahun berikutnya sampai
1) Layanan BNI Direct; terdapat pengakhiran oleh
2) Layanan BNI API-P2P Para Pihak
Lending;
3) Layanan BNI Virtual
Account Debit;
4) Layanan BNI e-
collection.
45 Perjanjian Keanggotaan Pefindo Biro Kredit No. i. PT Pefindo Biro Kredit Para Pihak sepakat untuk Biaya keanggotaan adalah sebesar Perjanjian mulai berlaku
090/PK/PBK/IX/2018 tanggal 17 September 2018 (“PBK”) mengatur hubungan di Rp60.000.000.000/tahun sejak tanggal
ii. FIT, yang dalam hal ini antara mereka ditandatangani sampai
diwakili oleh Fajar Tetanua berdasarkan mana: dengan diakhir oleh Para
dalam kapasitasnya 1) PBK adalah pihak yang Pihak
sebagai Chief Operating menghimpun data dan
61
Page 77
No Akta Perjanjian Para Pihak Jenis Fasilitas Nilai Jangka Waktu
Officer berdasarkan surat menghasilkan informasi
kuasa tertanggal 14 perkreditan.
September 2018, oleh 2) Anggota adalah pihak
karena itu sah bertindak yang menjadi sumber
untuk dan atas nama FIT data bagi PBK dan
(“Anggota”) memperoleh informasi
(secara bersama “Para Pihak”) perkreditan dari PBK.
46 Perjanjian Sewa Menyewa No. 03 tanggal 1 i. Hartini Thandra Sewa meyewa bangunan Jumlah keseluruhan harga sewa Perjanjian ini berlaku sejak
Oktober 2021 Juncto Akta Sewa Menyewa No. 08 ii. FIT ruko seluas 118,00 m2 dan menyewa selama jangka waktu 15 November 2024 sampai
tanggal 4 April 2024 luas bangunan 640,84 m2 perjanjian adalah sebesar dengan 14 November
Foresta Business Loft 5 Rp2.730.000.000 2029.
No. 15.
Asuransi
Perseroan telah mengasuransikan harta kekayaan miliknya berupa benda-benda tidak bergerak maupun benda-benda bergerak yang penting bagi Perseroan dalam menjalankan
kegiatan usahanya oleh PT Asuransi FPG Indonesia.
Nilai Pertanggungan
No Jenis Asuransi Obyek Pertanggungan Premi Nomor Polis Jangka Waktu
(Rupiah)
1. Money Insurance BPKB dan sertifikat di seluruh kantor Rp52.619.750,00 FPG.24.1212.24.00004 31 Desember 2023 Rp150.000.000.000,00
Policy Perseroan termasuk gerai s/d
31 Desember 2024
2. Money Insurance Uang tunai atau alat tukar lain yang Rp7.211.750,00 FPG.24.1212.24.00001 31 Desember 2023 Rp21.775.000.000,00
Policy senilai dengan uang di seluruh s/d
cabang Perseroan 31 Desember 2024
3. Money Insurance bpkb dan sertifikat di seluruh kantor Rp11.782.250,00 FPG.24.1212.24.00002 31 Desember 2023 Rp57.000.000.000,00
Policy perseroan termasuk gerai s/d
31 Desember 2024
4. Money Insurance Cash in transit di seluruh kantor Rp52.001.000,00 FPG.24.1212.24.00003 31 Desember 2023 Rp900.000.000.000,00
Policy Perseroan termasuk gerai s/d
31 Desember 2024
5. Polis Asuransi Head office (BFI Tower Sunburst Rp151.466.967,60 FPG.24.0153.24.00001 31 Desember 2023 Rp151.466.967.600,00
Standar Gempa CBD Lot 1.2. Jl. Kapt Soebijato s/d
Bumi (Earthquake Djojohadikusumo, BSD City) 31 Desember 2024
Insurance)
6. Polis Asuransi seluruh kantor perseroan termasuk Rp196.554.416,63 FPG.24.0153.24.00002 31 Desember 2023 Rp231.209.901.914,00
Standar Gempa gerai s/d
Bumi, Letusan 31 Desember 2024
Gunung Berapi
dan Tsunami
(EQVET)
62
Page 78
Nilai Pertanggungan
No Jenis Asuransi Obyek Pertanggungan Premi Nomor Polis Jangka Waktu
(Rupiah)
7. Polis Property All Head office (BFI Tower Sunburst Rp111.804.078,08 FPG.24.0109.24.00015 31 Desember 2023 Rp151.466.967.600,00
Risks CBD Lot 1.2. Jl. Kapt Soebijato s/d
Djojohadikusumo, BSD City) 31 Desember 2024
8. Polis Property All Seluruh kantor Perseroan termasuk Rp170.651.971,32 FPG.24.0109.24.00016 31 Desember 2023 Rp231.209.901.914,00
Risks gerai s/d
31 Desember 2024
9. Electronic Head office (BFI Tower Sunburst Rp136.852.484,98 FPG.24.0804.24.00002 31 Desember 2023 Rp21.462.978.035,40
Equipment CBD Lot 1.2. Jl. Kapt Soebijato s/d
Insurance Policy Djojohadikusumo, BSD City) 31 Desember 2024
10. Terrorism & Head office, kantor cabang dan gerai Rp9.784.260,17 FPG.24.0151.24.00001 31 Desember 2023 Rp382.676.869.514,00
Sabotage s/d
Insurance Policy 31 Desember 2024
11. Machinery Head office (BFI Tower Sunburst Rp2.519.475,00 FPG.24.0803.24.00002 31 Desember 2023 Rp5.867.000.000,00
Breakdown CBD Lot 1.2. Jl. Kapt Soebijato s/d
Insurance Policy Djojohadikusumo, BSD City) dan 31 Desember 2024
kantor cabang di Jl. Raya Cisauk
Suradita, Tangerang
12. Public Liability Kerusakan yang berakibat kantor Rp2.151.000,00 FPG.24.0901.24.00001 31 Desember 2023 Rp5.000.000.000,00
Insurance penyewa di BFI Tower Sunburst CBD s/d
Lot 1.2. Jl. Kapt Soebijato 31 Desember 2024
Djojohadikusumo, BSD City
13. Polis Standar Seluruh kendaraan bermotor di head Rp1.269.243.369,22 FPG.24.0222.24.00168 31 Desember 2023 Rp60.722.675.000,00
Asuransi office, kantor cabang dan gerai s/d
Kendaraan 31 Desember 2024
Bermotor
Indonesia
Perjanjian Kredit
Limit Fasilitas yang
Outstanding
Jenis terakhir (dalam Jangka
No Akta Perjanjian Para Pihak Per 31 Mei 2024 Jaminan Suku Bunga
Fasilitas jutaan Rupiah/Dollar Waktu
(dalam jutaan Rupiah)
USD)
1. Syarat dan Ketentuan - PT Bank Modal Rp100.000 - - Jaminan fidusia atas piutang - 28 Mei
Umum Pemberian Permata Tbk Fasilitas pembiayaan milik Perseroan 2021 – 18
Fasilitas Perbankan No. - Perseroan Pembiayaan Fasilitas MMQ Non Aset 2, April 2026
SKU/21/0609/N/CG6 Musyarakah dengan nilai penjaminan sampai
tanggal 28 Mei 2021 Mutanaqisa sebesar Rp70.000.000.000,00
junctis Akta Perjanjian h 2– Non
Pemberian Fasilitas Aset
Pembiayaan Syariah (Fasilitas
(Ketentuan Khusus) No.
63
Page 79
Limit Fasilitas yang
Outstanding
Jenis terakhir (dalam Jangka
No Akta Perjanjian Para Pihak Per 31 Mei 2024 Jaminan Suku Bunga
Fasilitas jutaan Rupiah/Dollar Waktu
(dalam jutaan Rupiah)
USD)
32 tanggal 28 Mei 2021, MMQ Non
yang dibuat di hadapan Aset)
Drs. Gunawan Tedjo,
S.H., M.H., Notaris di
Jakarta Pusat, juncto
Perubahan Pertama
Perjanjian Pemberian
Fasiltias Pembiayaan
Syariah No. 47 tanggal
18 April 2023, yang
dibuat di hadapan
Agustine Irianti, S.H.,
M.Kn., Notaris di Jakarta
2 Perubahan dan - Perseroan Fasilitas Rp400.000 Rp260.048 - Jaminan piutang pembiayaan TL 6,80% 28 Mei
Pernyataan Kembali - PT Bank Term Loan 4 2021 - 18
Syarat dan Ketentuan Permata Tbk IV (“TL”) - Fidusia atas piutang pembiayaan Oktober
Umum Pemberian milik Perseroan yang berasal 2026
Fasilitas Perbankan No. dari pembiayaan konsumen
SKU/21/0608/AMD/CG6 (mobil dan sepeda motor)
tanggal 28 Mei 2021, (hanya merk Jepang),
sebagaimana terakhir pembiayaan leasing alat berat
diubah dengan Akta dan kendaraan komersial
Perubahan Kedua dengan umur tunggakan kurang
Perjanjian Pemberian dari 90 hari dan nilai fidusia
Fasilitas Perbankan No. minimum 70% dari baki debet TL
46 tanggal 18 April 2023, 4, dengan nilai penjaminan
yang dibuat di hadapan sebesar Rp280.000.000.000,00.
Agustine Irianti, S.H.,
M.Kn., Notaris di Jakarta
3a Akta Perjanjian - Perseroan Fasilitas Rp100.000 - Clean basis (Tidak ada jaminan) 6,25%-7,30% 6 Februari
Pemberian Pinjaman No. - PT Bank KEB Kredit per tahun 2024 – 25
141 tanggal 30 Agustus Hana Money Maret
2016, yang dibuat di Indonesia Market 2027
hadapan Ir. Nanette C.H. (“KEB Hana”) (“KMK”)
Adi Warsito SH, Notaris
di Jakarta sebagaimana
terakhir diubah dengan
Perubahan Perjanjian
Kredit No. 098/PK/2024
tanggal 6 Februari 2024
64
Page 80
Limit Fasilitas yang
Outstanding
Jenis terakhir (dalam Jangka
No Akta Perjanjian Para Pihak Per 31 Mei 2024 Jaminan Suku Bunga
Fasilitas jutaan Rupiah/Dollar Waktu
(dalam jutaan Rupiah)
USD)
3b Akta Perjanjian Kredit - Perseroan KMK - 3 Rp200.000 Rp4.167 Piutang milik Perseroan sebesar 6,25% 23
No. 28 tanggal 23 - KEB Hana 100% dari total nilai outstanding Septembe
September 2021, yang pokok KMK - Working Capital r 2021 –
dibuat di hadapan Mala Installment 3. Jaminan telah 21
Mukti S.H.,L.LM, Notaris dibebani dengan fidusia sebesar Oktober
di Jakarta 100% dari nilai outstanding pokok 2024
KMK - Working Capital Installment 2
atau setinggi-tingginya sebesar
Rp200.000.000.000,00.
3c Akta Perjanjian Kredit - Perseroan KMK - 4 Rp300.000 Rp169.444 Piutang milik Perseroan sebesar 7,30% 13
No. 40 tanggal 13 - KEB Hana 70% dari total nilai outstanding Desember
Desember 2022, yang pokok KMK - Working Capital 2022 – 3
dibuat di hadapan Sri Installment - 4. Jaminan akan Februari
Buena Brahmana, S.H., dibebani dengan fidusia sebesar 2026
M.Kn, Notaris di Jakarta 70% dari nilai outstanding pokok
atau setinggi-tingginya sebesar
Rp210.000.000.000,00.
3d Akta Perjanjian Kredit - Perseroan KMK - 5 Rp300.000 Rp280.556 Piutang milik Perseroan sebesar 6,80% 15
No. 18 tanggal 15 - KEB Hana 70% dari total nilai outstanding Februari
Februari 2024, yang pokok KMK - Working Capital 2024 – 25
dibuat di hadapan Sri Installment - 5. Jaminan akan Maret
Buena Brahmana, S.H., dibebani dengan fidusia sebesar 2027
M.Kn, Notaris di Jakarta 70% dari nilai outstanding pokok
atau setinggi-tingginya sebesar
Rp210.000.000.000,00.
4 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp100.000 - - 7,30% 31
dan Perjanjian Jaminan - PT Bank Pan Pinjaman Agustus
No. 83 tanggal 31 Indonesia Tbk Money 2024 – 30
Agustus 2012, dibuat di Market November
hadapan Sri 2024
Rahayuningsih, S.H.,
Notaris di Jakarta,
sebagaimana terakhir
diubah oleh Perubahan
Perjanjian Kredit Nomor
006/IBD-
MM/LEG/13/Per. XIII
tanggal 4 September
2024 yang dibuat di
bawah tangan.
65
Page 81
Limit Fasilitas yang
Outstanding
Jenis terakhir (dalam Jangka
No Akta Perjanjian Para Pihak Per 31 Mei 2024 Jaminan Suku Bunga
Fasilitas jutaan Rupiah/Dollar Waktu
(dalam jutaan Rupiah)
USD)
5 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp1.000.000 Rp375.000 Jaminan fidusia atas piutang 6,25% - 24
dan Perjanjian Jaminan - PT Bank Pan Pinjaman sebagaimana tercantum dalam Akta 7,30%/tahun Agustus
No. 57 tanggal 24 Indonesia Tbk Tetap VI Jaminan Fidusia No. 58 tanggal 24 2022 – 24
Agustus 2022, dibuat di Agustus 2022, yang dibuat di Agustus
hadapan Antonius hadapan Antonius Wahono 2026
Wahono Prawirodirdjo, Prawirodirdjo, S.H., Notaris di
S.H., Notaris di Jakarta Jakarta.
juncto Perubahan
Perjanjian Kredit No.
005/IBD-PT/LEG/24
tanggal 19 Agustus 2024
dibuat dibawah tangan
6 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp1.000.000 Rp388.889 Jaminan fidusia atas piutang 6,90%- 13 Maret
dan Perjanjian Jaminan - PT Bank Pan Pinjaman sebagaimana tercantum dalam Akta 7,25%/tahun 2023 – 13
No. 28 tanggal 13 Maret Indonesia Tbk Tetap VIII Jaminan Fidusia tertanggal 13 Maret
2023, dibuat di hadapan Maret 2023, yang dibuat di hadapan 2027
Antonius Wahono Antonius Wahono Prawirodirdjo,
Prawirodirdjo, S.H., S.H., Notaris di Jakarta.
Notaris di Jakarta juncto
Perubahan Perjanjian
Kredit No. 002/IBD-
PT/LEG/24/Per.1 tanggal
19 Agustus 2024 dibuat
dibawah tangan
7 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp1.000.000 Rp110.082 Jaminan fidusia atas piutang 6,25% - 30 April
dan Perjanjian Jaminan - PT Pan Pinjaman sebagaimana tercantum dalam Akta 7,00%/tahun 2021 – 30
No. 89 tanggal 30 April Indonesia Tbk Tetap V Jaminan Fidusia No. 90 tanggal 30 Januari
2021 yang dibuat di April 2021, yang dibuat di hadapan 2025
hadapan Antonius Antonius Wahono Prawirodirdjo,
Wahono Prawirodiedjo, S.H., Notaris di Jakarta.
S.H., Notaris di Jakarta
Utara juncto Perubahan
Perjanjian Kredit No.
004/IBD-PT/LEG/24
tanggal 19 Agustus 2024
dibuat dibawah tangan
8 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp200.000 Rp60.688 - Piutang kepada end user 6,75%/tahun 31 Maret
Modal Kerja Nomor No. - PT Bank Kredit Modal dengan umur tunggakan kurang 2021 - 14
70 tanggal 31 Maret Mandiri Tbk Kerja VII dari 90 hari yang diikat fidusia Juli 2025
2021 secara yuridis sempurna
dilampiri daftar piutang agunan
66
Page 82
Limit Fasilitas yang
Outstanding
Jenis terakhir (dalam Jangka
No Akta Perjanjian Para Pihak Per 31 Mei 2024 Jaminan Suku Bunga
Fasilitas jutaan Rupiah/Dollar Waktu
(dalam jutaan Rupiah)
USD)
dengan nilai pengikatan minimal
sebesar 100% dari limit kredit,
disertai kuasa pengalihan hasil
eksekusi dan hak tagih klaim
asuransi atas barang yang
dibiayai dengan piutang
tersebut. Sebagaimana
pengikatan jaminannya diberikan
dengan Akta Jaminan Fidusia
Atas Tagihan No. 71 tanggal 31
Maret 2021, dibuat di hapadapan
Nanette Cahyanie Handari Adi
Warsito, S.H., Notaris di Jakarta.
- Dalam hal jaminan sudah tidak
memenuhi persyaratan sesuai
yang tercantum pada butir a di
atas, maka Perseroan
berkewajiban untuk
menyesuaikan jumlah jaminan
sehingga security coverage
minimal tetap sebesar 100%.
9 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp750.000 Rp736.345 - Piutang kepada end user 6,90%/tahun 24 Juni
Modal Kerja No. 85, yang - PT Bank Kredit Modal dengan umur tunggakan kurang 2024 – 1
dibuat di hadapan Ir. Mandiri Kerja dari 90 hari yang diikat fidusia April 2029
Nanette Cahyanie (Persero) Tbk secara yuridis sempurna
Handari Adi Warsito, dilampiri daftar piutang agunan
S.H., Notaris Jakarta dengan nilai pengikatan minimal
tanggal 26 Juli 2022 sebesar 70% dari limit kredit,
juncto Addendum I disertai kuasa pengalihan hasil
Perjanjian Kredit Modal eksekusi dan hak tagih klaim
Kerja No. 106, yang asuransi atas barang yang
dibuat di hadapan dibiayai dengan piutang
Elisabeth Retna tersebut. Sebagaimana
Ambarwati, S.H., Notaris pengikatan jaminannya diberikan
Jakarta tanggal 24 Juni dengan Akta Jaminan Fidusia
2024. Atas Piutang No. 107 tanggal 24
Juni 2024, dibuat di hadapan
Elisabeth Retna Ambarwati S.H.,
Notaris di Jakarta.
- Dalam hal jaminan sudah tidak
memenuhi persyaratan sesuai
67
Page 83
Limit Fasilitas yang
Outstanding
Jenis terakhir (dalam Jangka
No Akta Perjanjian Para Pihak Per 31 Mei 2024 Jaminan Suku Bunga
Fasilitas jutaan Rupiah/Dollar Waktu
(dalam jutaan Rupiah)
USD)
yang tercantum pada poin di
atas, maka Perseroan
berkewajiban untuk
menyesuaikan jumlah jaminan
sehingga security coverage
minimal tetap sebesar 70%.
10 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp500.000 Rp144.639 - Piutang kepada end user 7,20%/tahun 20
Modal Kerja Nomor No. - PT Bank Kredit Modal dengan umur tunggakan kurang Septembe
29, yang dibuat di Mandiri Kerja dari 90 hari yang diikat fidusia r 2022 – 9
hadapan Ir. Nanette (Persero) Tbk secara yuridis sempurna Desember
Cahyanie Handari Adi dilampiri daftar piutang agunan 2024
Warsito, S.H., Notaris dengan nilai pengikatan minimal
Jakarta tanggal 20 sebesar 100% dari limit kredit.
September 2022 - Dalam hal jaminan sudah tidak
memenuhi persyaratan sesuai
yang tercantum pada poin di
atas, maka Perseroan
berkewajiban untuk
menyesuaikan jumlah jaminan
sehingga security coverage
minimal tetap sebesar 100%.
11 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp250.000 Rp121.707 - Piutang kepada end user 6,25%/Tahun 8
Modal Kerja Nomor - PT Bank Kredit Modal dengan umur tunggakan kurang Desember
WCO.KP/588/KMK/2021 Mandiri Kerja dari 90 hari yang diikat fidusia 2021 -– 8
No. 14, yang dibuat di (Persero) Tbk secara yuridis sempurna Maret
hadapan Ir. Nanette dilampiri daftar piutang agunan 2026.
Cahyanie Handari Adi dengan nilai pengikatan minimal
Warsito, S.H., Notaris sebesar 100% dari limit kredit,
Jakarta tanggal 8 disertai kuasa pengalihan hasil
Desember 2021 eksekusi dan hak tagih klaim
asuransi atas barang yang
dibiayai dengan piutang
tersebut. Sebagaimana
pengikatan jaminannya diberikan
dengan Akta Jaminan Fidusia
Atas Piutang No. 15 tanggal 8
Desember 2021, dibuat di
hadapan Ir. Nanette Cahyanie
Handari Adi Warsito, S.H.,
Notaris di Jakarta.
68
Page 84
Limit Fasilitas yang
Outstanding
Jenis terakhir (dalam Jangka
No Akta Perjanjian Para Pihak Per 31 Mei 2024 Jaminan Suku Bunga
Fasilitas jutaan Rupiah/Dollar Waktu
(dalam jutaan Rupiah)
USD)
- Dalam hal jaminan sudah tidak
memenuhi persyaratan sesuai
yang tercantum pada poin di
atas, maka Perseroan
berkewajiban untuk
menyesuaikan jumlah jaminan
sehingga security coverage
minimal tetap sebesar 100%.
12 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp750.000 Rp253.107 - Piutang kepada end user 6,25%/Tahun 29 Maret
Modal No. 47, yang - PT Bank Kredit Modal dengan umur tunggakan kurang 2022 – 26
dibuat di hadapan Ir. Mandiri Kerja dari 90 hari yang diikat fidusia April 2026
Nanette Cahyanie (Persero) Tbk secara yuridis sempurna
Handari Adi Warsito, dilampiri daftar piutang agunan
S.H., Notaris Jakarta dengan nilai pengikatan minimal
tanggal 29 Maret 2022 sebesar 100% dari limit kredit,
disertai kuasa pengalihan hasil
eksekusi dan hak tagih klaim
asuransi atas barang yang
dibiayai dengan piutang
tersebut. Sebagaimana
pengikatan jaminannya diberikan
dengan Akta Jaminan Fidusia
Atas Piutang No. 48 tanggal 29
Maret 2022, dibuat di hadapan
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi
Warsito, S.H., Notaris di Jakarta.
- Dalam hal jaminan sudah tidak
memenuhi persyaratan sesuai
yang tercantum pada poin di
atas, maka Perseroan
berkewajiban untuk
menyesuaikan jumlah jaminan
sehingga security coverage
minimal tetap sebesar 100%.
13 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp750.000 Rp130,253 - Piutang kepada end user 7,15%/tahun 28
Modal Kerja Nomor No. - PT Bank Kredit Modal dengan umur tunggakan kurang Februari
41, yang dibuat di Mandiri Kerja dari 90 hari yang diikat fidusia 2023 – 27
hadapan Ir. Nanette (Persero) Tbk secara yuridis sempurna Maret
Cahyanie Handari Adi dilampiri daftar piutang agunan 2025
Warsito, S.H., Notaris dengan nilai pengikatan minimal
sebesar 70% dari limit kredit.
69
Page 85
Limit Fasilitas yang
Outstanding
Jenis terakhir (dalam Jangka
No Akta Perjanjian Para Pihak Per 31 Mei 2024 Jaminan Suku Bunga
Fasilitas jutaan Rupiah/Dollar Waktu
(dalam jutaan Rupiah)
USD)
Jakarta tanggal 28 - Dalam hal jaminan sudah tidak
Februari 2023. memenuhi persyaratan sesuai
yang tercantum pada poin di
atas, maka Perseroan
berkewajiban untuk
menyesuaikan jumlah jaminan
sehingga security coverage
minimal tetap sebesar 70%.
14 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp750.000 Rp736,347 - Piutang kepada end user 6,90%/tahun 2 April
Modal Kerja Nomor No. - PT Bank Kredit Modal dengan umur tunggakan kurang 2024 – 22
9, yang dibuat di Mandiri Kerja dari 90 hari yang diikat fidusia Mei 2026
hadapan Elisabeth Retna (Persero) Tbk secara yuridis sempurna
Ambarwati, SH., Notaris dilampiri daftar piutang agunan
Jakarta tanggal 2 April dengan nilai pengikatan minimal
2024 sebesar 70% dari limit kredit.
- Dalam hal jaminan sudah tidak
memenuhi persyaratan sesuai
yang tercantum pada poin di
atas, maka Perseroan
berkewajiban untuk
menyesuaikan jumlah jaminan
sehingga security coverage
minimal tetap sebesar 70%.
15 Akta Perjanjian Fasilitas - Perseroan Fasilitas US$18.000.000 Rp170.657 Fidusia piutang sampai dengan nilai 5,86%/tahun 20
Kredit No. 37 tertanggal - PT Bank Medium penjaminan sebesar Februari
20 Februari 2023 yang CTBC Term Loan USD12.600.000 atau ekuivalen 2023 - 20
ditandatangani oleh Indonesia sebesar Rp195.998.040.000 nilai Februari
Notaris Antonius Wahono (“CTBC”) kurs per tanggal 17 Februari 2023 2026
P., SH. sebesar Rp15.176 dimana CTBC
menambahkan buffer 2,5%
sehingga kurs yang digunakan
adalah Rp15.555 berdasarkan Akta
Jaminan Fidusia Atas Piutang
Tanggal 20 Februari 2023.
16 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp3.900.000 Rp936.111 Khusus menjamin Fasilitas Bunga di 14
No. 22 tanggal 10 Maret - PT Bank Instalment Installment Loan 6: tetapkan pada Desember
2017, dibuat di hadapan Central Asia Loan - Piutang pembiayaan bersih tanggal 2020-27
Fathiah Helmi, S.H., Tbk minimal 70% dari jumlah baki penarikan. Maret
M.Kn., Notaris di Jakarta, debet Fasilitas Installment Loan 2027.
sebagaimana terakhir 6.
diubah oleh Perubahan
70
Page 86
Limit Fasilitas yang
Outstanding
Jenis terakhir (dalam Jangka
No Akta Perjanjian Para Pihak Per 31 Mei 2024 Jaminan Suku Bunga
Fasilitas jutaan Rupiah/Dollar Waktu
(dalam jutaan Rupiah)
USD)
Kedelapan atas - Tagihan dan piutang yang
Perjanjian Kredit No. diserahkan dalam kondisi lancar
322/Add-KCK/2024 dan tidak diagunkan kepada
tanggal 12 September kreditor lain
2024.
17 Perjanjian Kredit No 12 - Perseroan Fasilitas Rp500.000 Rp190.991 Piutang pembiayaan milik 6,00%/tahun 16 Juni
tanggal 16 Juni 2022, - PT Bank DKI Kredit Modal Perseroan yang belum diikat dan 2022 - 29
yang dibuat di hadapan Kerja dijaminkan kepada pihak manapun Juni 2025
Notaris Buchari Hanafi, dengan nilai penjaminan minimal
SH. sebesar 70% dari jumlah pokok
yang terutang dengan ketentuan
kendaraan bermotor roda empat
kondisi baru dan/atau bekas, serta
pembiayaan alat berat dengan
kondisi baru dan/atau bekas.
18 Perjanjian Kredit No - PT Bank Jago Fasilitas Rp250.000 Rp244.722 Fidusia atas piutang pembiayaan 6,9% efektif 22
S.2020/PK/VIII- Tbk Kredit milik Peseroan dengan kualitas per tahun. Septembe
IECAI/JAGO tanggal 6 - Perseroan Pinjaman lancar sebesar 70% dari jumlah r 2022
Agustus 2020 yang Angsuran pokok yang terutang sampai
diubah terakhir dengan Berjangka dengan 22
Akta Addendum V No. Septembe
0100/031/B/30052024 r 2028
tanggal 31 Mei 2024,
yang dibuat di hadapan
Sri Buena Brahmana,
S.H., Notaris di Jakarta;
19 Perjanjian Kredit No. - PT Bank Fasilitas Rp800.000 Rp202.363 Fasilitas Pembiayaan Transaksi 6,25%- 17 Maret
200/CB/JKT/2016 CIMB Niaga Pinjaman Khusus 6,80%/tahun 2022 – 25
tanggal 22 Desember Tbk Transaksi Mei 2027
2016, yang dibuat di - Perseroan Khusus
bawah tangan dan
bermaterai cukup serta
dilegalisasi oleh Ir.
Nanette Cahyanie
Handari Adi Warsito,
S.H., Notaris di Jakarta
dengan Nomor
240/L/XII/2016 tertanggal
22 Desember 2016 dan
yang terakhir kali diubah
dengan perubahan ke-9
71
Page 87
Limit Fasilitas yang
Outstanding
Jenis terakhir (dalam Jangka
No Akta Perjanjian Para Pihak Per 31 Mei 2024 Jaminan Suku Bunga
Fasilitas jutaan Rupiah/Dollar Waktu
(dalam jutaan Rupiah)
USD)
Perjanjian Kredit No.
200/CB/JKT/2016 yang
dibuat pada tanggal 25
Mei 2024
20 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp250.000 Rp97.090 Tagihan dan/atau future account 6,20%/tahun 9 Juni
No. 17 tanggal 09 Juni - PT Bank Kredit receivable sampai sebesar 2022 – 7
2022, yang dibuat di China Rp175.000.000.000 sebagaimana Juli 2025
hadapan Dra. Raden Constuction ternyata di daftar piutang Perseroan
Roro Hariyanti Bank tanggal 9 Juni 2022
Poerbiantari, S.H., Indonesia Tbk
Notaris di Jakarta (“CCB”)
21 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp300.000 Rp200.000 - Terhadap tagihan dan/atau future 6,80%/tahun 14 Mei
No. 17 tanggal 14 Mei - PT Bank Kredit account receivable tersebut 2024 – 27
2024, yang dibuat di China selanjutnya kan dibebankan fidusia Mei 2027
hadapan Dra. Raden Constuction dengan nilai penjaminan sebesar
Roro Hariyanti Bank Rp210.000.000.000 sebagaimana
Poerbiantari, S.H., Indonesia Tbk pengikatan jaminan yang akan dibuat
Notaris di Jakarta (“CCB”) dalam bentuk dan isi yang disetujui
- oleh CCB serta sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
22 Akta Perjanjian Kredit - PT Bank Fasilitas Rp200.000 Rp66.667 Tagihan, dengan nilai penjaminan 6,25%/tahun 28 April
No. 121 tanggal 28 April Shinhan Pinjaman dari waktu ke waktu sebesar 2022 - 19
2022, yang dibuat di Indonesia Korporasi Rp140.000.000.000 Mei 2025
hadapan Sri Buena - Perseroan
Brahmana, S.H., M.Kn.,
Notaris di Jakarta
23 Perjanjian Pinjaman - PT Gaya Fasilitas Rp50.000 Rp26.985 Clean basis 5%/tahun 6 Januari
tertanggal 06 Januari Makmur Pinjaman 2022 - 25
2022 jo. Perjanjian Tractors Januari
Pinjaman tertanggal 14 - Perseroan 2026
Oktober 2022
24 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Fasilitas Rp400.000 - - Jaminan fidusia atas piutang Sesuai 28
No. 155 tanggal 28 - PT Bank UOB Revolving sebagaimana tercantum dalam konfirmasi Septembe
September 2022, yang Indonesia Credit USD100 Akta Jaminan Fidusia No. 156 bank yang r 2023 –
dibuat di hadapan Sri (“UOBI”) Facility tanggal tanggal 28 September ditentukan 2 24 Juli
Buena Brahmana, S.H., 2022, yang dibuat di hadapan Sri Hari Kerja 2027
M.Kn., Notaris di Jakarta Fasilitas Buena Brahmana, S.H., M.Kn., sebelum
juncto Perubahan I Atas Cross Notaris di Jakarta, dengan nilai tanggal
Perjanjian Kredit No. penjaminan minimal sebesar penarikan dan
72
Page 88
Limit Fasilitas yang
Outstanding
Jenis terakhir (dalam Jangka
No Akta Perjanjian Para Pihak Per 31 Mei 2024 Jaminan Suku Bunga
Fasilitas jutaan Rupiah/Dollar Waktu
(dalam jutaan Rupiah)
USD)
1594/11/2023 yang Currency Rp320.000.000.000 atau dengan tingkat suku
dibuat pada tanggal 8 Swap nilai minimum 80% dari jumlah bunga tetap
Desember 2023 dan terutang. (fixed)
Perubahan II Atas
Perjanjian Kredit No:
1052/07/2024 tertanggal
24 Juli 2024
25 Akta Perjanjian Fasilitas - PT Bank Fasilitas Rp300.000 Rp283.333 Sejumlah piutang pembiayaan atas 6,80%/tahun 7 Juni
Kredit No. 18 tanggal 7 Maspion Fixed Loan semua dan setiap hak, wewenang, 2023 - 19
Juni 2023, yang dibuat di Indonesia Tbk Sliding tagihan-tagihan serta klaim-klaim April 2027
hadapan Sri Buena - Perseroan yang sekarang telah dimiliki oleh
Brahmana, S.H., M.Kn., Perseroan dan/atau dikemudian hari
Notaris di Jakarta akan dimilki, diperoleh dan dapat
dijalankan oleh Perseroan satu dan
lainnya, dengan nilai penjaminan
sebesar Rp210.000.000.000
26 Akta Perjanjian Kredit - PT Bank Fasilitas Rp390.000 Rp362.500 - Segala harta kekayaan debitur, 6,80%/tahun 20
No. 74 tanggal 20 Pembanguna Kredit Modal baik yang bergerak maupun Desember
Desember 2023, yang n Daerah Kerja tidak bergerak, baik yang sudah 2023 – 22
dibuat di hadapan Sri Jawa Barat ada maupun yang akan ada di April 2027
Buena Brahmana, S.H., dan Banten kemudian hari menjadi jaminan
M.Kn., Notaris di Jakarta, Tbk bagi pelunasan jumlah kredit
- Perseroan yang timbul karena perjanjian
kredit ini;
Tagihan pokok kepada end user
(dalam bentuk portofolio) dengan
kategori tunggakan sampai dengan
90 hari kalender sebesar 70% dari
baki debet fasilitas kredit dan akan
dilakukan pengikatan secara fidusia
dengan nilai penjaminan sebesar
70% dari plafond kredit.
27 Akta Perjanjian Kredit - PT Bank DKI Fasilitas Rp1.600.000 Rp858.406 Piutang pembiayaan milik Indikator 23
Sindikasi No. 61 tanggal - PT Bank Kredit Modal Perseroan dengan nilai penjaminan LIBOR + Septembe
23 September 2022, Pembanguna Kerja minimal sebesar 70% dari jumlah margin r 2022 –
yang dibuat di hadapan n Daerah pokok yang terutang dengan sebesar 29 Maret
Buchari Hanafi, S.H., Papua ketentuan kendaraan bermotor roda ekuivaleb 2026
Notaris di Jakarta - PT Bank empat kondisi baru dan/atau bekas, 6,25%/tahun
Selatan Pembanguna serta pembiayaan alat berat dengan
n Daerah kondisi baru dan/atau bekas.
73
Page 89
Limit Fasilitas yang
Outstanding
Jenis terakhir (dalam Jangka
No Akta Perjanjian Para Pihak Per 31 Mei 2024 Jaminan Suku Bunga
Fasilitas jutaan Rupiah/Dollar Waktu
(dalam jutaan Rupiah)
USD)
Jawa Timur
Tbk
- PT Bank
Pembanguna
n Daerah
Kalimantan
Selatan
- Perseroan
28 Syndicated Term Loan - Chang Hwa Secured US$80 Rp349.439 - Pemberian Jaminan Fidusia SOFR 3 30
Facility Agreement Commercial Syndicated atas Tagihan dan Hasil Month + Agustus
tanggal 30 Agustus 2021 Bank Ltd, Term Loan Pembayaran Asuransi senilai margin 2021 – 14
Manila Facility Rp217.543.106.999,00 (dua Maret
Branch ratus tujuh belas miliar lima 2025
- First ratus empat puluh tiga juta
Commercial seratus enam ribu Sembilan
Bank Ltd, ratus Sembilan puluh sembilan
Singapore rupiah), Berdasarkan Akta No.
Branch 102 tertanggal 31 Agustus
- Mega 2021, yang dibuat dihadapan
International Mala Mukti, S.H., LL.M., Notaris
Commercial di Jakarta.
Bank Co. - Gadai atas Rekening Transaksi.
Ltd., Labuan Hal ini, berdasarkan Akta Gadai
- RHB Bank Atas Rekening Transaksi No.
Berhad 103 tanggal 31 Agustus 2021
- Standard yang dibuat dihadapan Mala
Chartered Mukti, S.H., LL.M., Notaris di
Bank, Jakarta
Jakarta
Branch
- Sumitomo
Mitsui Trust
Bank Ltd,
Singapore
- The Export
Import Bank
of the
Republic of
China
- The Hokkoku
Bank, Ltd,
74
Page 90
Limit Fasilitas yang
Outstanding
Jenis terakhir (dalam Jangka
No Akta Perjanjian Para Pihak Per 31 Mei 2024 Jaminan Suku Bunga
Fasilitas jutaan Rupiah/Dollar Waktu
(dalam jutaan Rupiah)
USD)
Singapore
Branch
- The Joyo
Bank, Ltd
29 Akta Perjanjian Kredit - Perseroan Secured US$150 Rp2.340.432 - Term SOFR 3 2 Mei
tanggal 2 Mei 2023 - Bank of China Syndicated Month + 2023 – 25
(Hong Kong) Term Loan margin April 2027
Limited, Facility
Jakarta
Branch
- PT Bank SBI
Indonesia
- PT Bank
Rakyat
Indonesia
(Persero) Tbk
- PT Bank KB
Bukopin Tbk
- Standard
Chartered
Bank, Jakarta
Branch
30 Perjanjian Fasilitas - PT Bank DBS Committed Rp300.000 - Jaminan kebendaan fidusia atas suku bunga 11 Juni
Perbankan No.139/PFP- Indonesia Amortized piutang dengan kriteria Lancar/tidak yang 2024 – 11
DBSI/VI/1-2/2024 tanggal - Perseroan Term Loan ada tunggakan yang lebih dari 90 disepakati Maret
11 Juni 2024. Facility hari dengan nilai penjaminan bersama 2027
sekurang-kurangnya sebesar 70% sebelum
(tujuh puluh persen) dari jumlah penarikan
terhutang (outstanding) atau
maksimum sebesar
Rp210.000.000.000,00 (dua ratus
sepuluh miliar Rupiah)
Perjanjian Penting dengan Pihak Afiliasi
No Akta Perjanjian Para Pihak Sifat Afiliasi Masa Berlaku Deskripsi Singkat Nilai (RP)
1. Perjanjian Sewa Ruang tanggal 2 - Perseroan Afiliasi karena 2 Oktober 2019 Pemilik setuju untuk menyewakan dan Penyewa Rp1.197.000.000 untuk
Oktober 2017, dibuat di bawah tangan - FIT dikendalikan s/d setuju untuk menyewa ruangan berlokasi di BFI jangka waktu sewa selama 5
dan bermaterai cukup junctis Addendum secara langsung 1 Oktober 2024 Tower di Lantai 2 seluas 140 m2 yang beralamat tahun
Ke-1 Perjanjian Sewa Ruang tertanggal di Sunburst CBD Lot 1.2, Jalan Kapten Soebijanto
75
Page 91
No Akta Perjanjian Para Pihak Sifat Afiliasi Masa Berlaku Deskripsi Singkat Nilai (RP)
2 Oktober 2017 dan perubahan terakhir Djojohadikusumo, BSD City, Tangerang, Banten
sebagaimana tercantum dalam 15322, berikut dengan tempat parkir tetap
Addendum Ke-2 Perjanjian Sewa Ruang (permanen lot-reserved) dan semua fasilitas
2 tanggal 2 Oktober 2018 umum yang menjadi area bersama.
Perjanjian-perjanjian yang dibuat oleh Perseroan dengan pihak ketiga maupun afiliasi telah ditandatangani secara sah oleh Perseroan, telah sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan
dan peraturan perundangan yang berlaku, mengikat Perseroan, tidak bertentangan satu sama lain, tidak terdapat pembatasan-pembatasan (negative covenants) dari perjanjian-
perjanjian tersebut yang dapat merugikan hak-hak pemegang saham publik Perseroan dan membatasi maksud dari Perseroan untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi ini serta
tujuan penggunaan dananya, sampai dengan penerbitan Prospektus ini.
76
Page 92
6. Keterangan Tentang Aset Tetap dan Aset Bergerak Perseron
Aset Tetap
Berikut ini adalah daftar aset tetap tanah dan bangunan yang dimiliki Perseroan berikut status kepemilikan tanah per tanggal 31
Mei 2024 dengan nilai buku sebesar Rp401.885 juta, dengan rincian sebagai berikut:
No No Sertifikat Tanggal Luas Lokasi Tanggal Pemegang Peruntukan
Penerbitan (m2) Berakhir/ Masa Hak
Berlaku
1. HGB No.247 8 Agustus 1997 90 Kelurahan Paledang, 24 September Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Lengkong, 2027
Kotamadya Bandung,
Wilayah Karees, Jawa Barat
2. HGB No.54 28 Mei 2021 61 Kel. Panjer, Kec. Denpasar 28 Mei 2051 Perseroan Kantor Cabang
Selatan, Kotamadya
Denpasar, Bali
3. HGB No.577 14 Oktober 1996 76 Kelurahan Senen, 2 Mei 2035 Perseroan Mess
Kecamatan Senen,
Kotamadya Jakarta Pusat,
DKI Jakarta.
4. HGB No.578 14 Oktober 1996 79 Kelurahan Senen, 2 Mei 2035 Perseroan Mess
Kecamatan Senen,
Kotamadya Jakarta Pusat,
DKI Jakarta.
5. HGB No.317 11 Oktober 1996 119 Desa/Kelurahan Pesisir, 7 Oktober 2036 Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Limapuluh,
Kotamadya Pekanbaru, Riau
6. HGB No.318 11 Oktober 1996 116 Desa/Kelurahan Pesisir, 7 Oktober 2036 Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Limapuluh,
Kotamadya Pekanbaru, Riau
7. HGB No.246 9 Juli 1996 118 Desa/Kelurahan 20 Ilir I, 15 Juli 2035 Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Ilir Timur II,
Kabupaten/Kotamadya
Palembang, Sumatera
Selatan
8. HGB No.9 15 Juli 1997 200 Kelurahan Pemurus Luar, 24 September Perseroan Kantor
Kecamatan Banjar Selatan, 2027
Kotamadya Banjarmasin,
Kalimantan Selatan
9. HGB No.494 31 Agustus 1995 88 Desa Jagalan, Kecamatan 24 Perseroan Kantor Cabang
Semarang Tengah, September2034
Kotamadya Semarang, Jawa
Tengah
10. HGB No.1506 18 Mei 2006 700 Kelurahan Sukadamai, 17 Mei 2026 Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Medan Polonia,
Kota Medan, Sumatera Utara
11. HGB No.982 11 Oktober 2005 206 Kelurahan Kebun Handil, 15 Februari 2027 Perseroan Kantor Cabang
Kec.Jelutung, Kota Jambi,
Propinsi Jambi
12. HGB No.349 27 April 1995 638 Desa Wumialo, Kecamatan 27 September Perseroan Kantor Cabang
Kota Utara, Kotamadya Dati 2037
II Gorontalo, Propinsi
Sulawesi Utara
13. HGB No.00022 12 Juli 2006 57 Kelurahan Pondok Cina, 31 Juni 2035 Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Beji, Kota Depok
14. HGB No.00023 12 Juli 2006 57 Kelurahan Pondok Cina, 31 Juni 2035 Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Beji, Kota Depok
15. HGB No.173 4 Januari 2008 65 Kec. Ilir Timur II, Kel. 9 Ilir, 6 November 2037 Perseroan Kantor Cabang
Palembang, Sumatera-
Selatan
16. HGB No.174 4 Januari 2008 65 Kecamatan Ilir Timur II, Kel. 6 November 2037 Perseroan Kantor Cabang
9 Ilir, Palembang, Sumatera-
Selatan
17. HGB No.782 18 September 2.062 Kelurahan Delima, 18 September Perseroan Kantor Cabang
2008 Kecamatan Tampan, 2028
Pekanbaru, Riau
77
Page 93
No No Sertifikat Tanggal Luas Lokasi Tanggal Pemegang Peruntukan
Penerbitan (m2) Berakhir/ Masa Hak
Berlaku
18. HGB No.848 16 Juni 2006 63 Ruko Suncity Square Blok A- 1 Juni 2029 Perseroan Kantor Cabang
47, Bekasi
19. HGB No.847 16 Juni 2006 63 Ruko Suncity Square Blok A- 1 Juni 2029 Perseroan Kantor Cabang
47, Bekasi
20. HGB No.44 10 Mei 2010 468 Desa Kertawinangun, 10 April 2040 Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Kedawung,
Kabupaten Cirebon, Jawa
Barat
21. HGB No.10034 30 April 2003 75 Perumahan Puri Mutiara Blok 3 Februari 2027 Perseroan Kantor Cabang
A/80, Sunter, Jakarta Utara
22. HGB No.190/Kt.B 5 Juni 2008 250 Kelurahan Kota Baru, 23 Maret 2030 Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Tanjung Karang,
Kota Bandar Lampung
23. HGB No.4151 19 September 73 Kelurahan Darat Sekip, 3 September Perseroan Kantor Cabang
2006 Kecamatan Pontianak Barat, 2036
Kota Pontianak
24. HGB No.556 4 November 365 Desa Mentawa Baru hulu, 4 November 2039 Perseroan Kantor Cabang
2009 Kecamatan Mentawa baru
Ketapang, Kabupaten
Kotawaringin Timur,
Kalimantan Tengah
25. HGB No.557 4 November 365 Desa Mentawa Baru hulu, 4 November 2039 Perseroan Kantor Cabang
2009 Kecamatan Mentawa baru
Ketapang, Kabupaten
Kotawaringin Timur,
Kalimantan Tengah
26. HGB No.42 30 Juli 2007 140 Jl. Basuki Rahmat, Desa 28 Desember Perseroan Kantor Cabang
Klawuyuk, Kecamatan 2029
Sorong Utara, Kabupaten
Sorong, Papua Barat
27. HGB No.44 30 Juli 2007 140 Desa Klawuyuk, Kecamatan 14 Juni 2042 Perseroan Kantor Cabang
Sorong Utara, Kabupaten
Sorong, Papua Barat
28. HGB No.0004 25 Januari 2001 285 Jl. A. Yani km 7.8 Desa 25 Agustus 2039 Perseroan Kantor Cabang
Kertak Kec. Kertak Hanyar
Kab. Banjar Kalimantan
Selatan
29. HGB No.1996 21 Desember 175 Jl D I Panjaitan No. 16-17, 30 September Perseroan Kantor Cabang
2005 Samarinda 2039
30. HGB No.1995 21 Desember 175 Jl D I Panjaitan No. 16-17, 30 September Perseroan Kantor Cabang
2005 Samarinda 2039
31. HGB No.06032 18 November 7.050 Sunburst BSD City Lot I.2, 15 Juli 2027 Perseroan Kantor Pusat
2009 Kelurahan Lengkong
Gudang, Kecamatan
Serpong, Banten
32. HGB No.6 26 September 149 Jl. Hayam Wuruk No. 81, 9 Maret 2030 Perseroan
1995 Jelutung, Jambi
33. HGB No. 4076 15 Mei 2009 65 Desa Pasirsari, Kecamatan 24 September Perseroan Kantor Cabang
Cikarang Selatan, Bekasi 2026
34. HGB No.731 11 Juli 2011 159 Desa/Kelurahan Dul, 29 Maret 2043 Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Pangkalan Baru,
Kabupaten Bangka Tengah,
Kepulauan Bangka Belitung
35. HGB No. 1524 14 November 352 Jl.Soekarno Hatta, 4 November 2041 Perseroan Tanah Kosong
2011 Kelurahan Batununggal,
Kecamatan Bandung Kidul,
Kota Bandung, Jawa Barat
36. HGB No.403/Desa 29 Juli 1991 152 Desa/Kelurahan Madegondo, 21 Februari 2025 Perseroan Kantor Cabang
Madegondo kemudian Kecamatan Grogol,
diperpanjang 20 Kabupaten Sukoharjo, Jawa
tahun lagi Tengah
berdasarkan
Keputusan
Kepala Kantor
Pertanahan
Kabupaten
78
Page 94
No No Sertifikat Tanggal Luas Lokasi Tanggal Pemegang Peruntukan
Penerbitan (m2) Berakhir/ Masa Hak
Berlaku
Sukoharjo No.13-
550.1.33.16.2003
tanggal 22 Mei
2003
37. HGBNo.40 24 Agustus 2010 530 Desa/Kelurahan 24 Agustus 2040 Perseroan Kantor Cabang
Pucangsewu, Kecamatan
Gubeng, Kotamadya
Surabaya, Jawa Timur
38. HGB 15 Februari 2012 217 Kelurahan Ranotana, 13 Agustus 2040 Perseroan Tanah Kosong
No.58/RANOTANA Kecamatan Sario, Kota
Manado, Sulawesi Utara
39. HGB 15 Februari 2012 490 Kelurahan Ranotana, 13 Agustus 2040 Perseroan Tanah Kosong
No.57/RANOTANA Kecamatan Sario, Kota
Manado, Sulawesi Utara
40. HGB No. 00279 9 Februari 2012 98 Jl.Trikora, Kelurahan Wosi, 8 Februari 2032 Perseroan Tanah Kosong
Kecamatan Manokwari
Barat, Kabupaten
Manokwari, Provinsi Papua
Barat
41. HGB No.01070 29 Juli 2008 71 Desa Pucung, Kecamatan 11 Sept 2042 Perseroan Kantor Cabang
Kotabaru, Kabupaten
Karawang, Jawa Barat
42. HGB No.01071 24 September 71 Desa Pucung, Kecamatan 11 September Perseroan Kantor Cabang
2008 Kotabaru, Kabupaten 2042
Karawang, Jawa Barat
43. HGB No.6486 9 Desember 325 Jl.Jend.Sudirman, RT 006, 9 Desember 2031 Perseroan Tanah Kosong
2011 Kelurahan Damai,
Kecamatan Balikpapan
Selatan, Kota Balikpapan,
Kalimantan Timur
44. HGB No.315 4 Desember 1.179 Desa Padangsambian Kaja, 21 Desember Perseroan Kantor Cabang
2001 Kecamatan Denpasar Barat, 2041
Kota Denpasar, Provinsi Bali
(Jl. Gatot Subroto Barat)
45. HGB No.11 17 Oktober 142 Desa Gamsungi, Kecamatan 17 Oktober 2042 Perseroan Kantor Cabang
2012 Tobelo, Kabupaten
Halmahera Utara (dahulu
Kabupaten Maluku Utara),
Provinsi Maluku Utara
46. HGB 00517 26 Maret 20 Kelurahan Karangpawitan, 3 Maret 2043 Perseroan Kantor Cabang
2013 Kecamatan Karawang Barat,
Kabupaten Karawang, Jawa
Barat
47. HGB 00518 17 April 900 Kelurahan Karangpawitan, 3 Maret 2043 Perseroan Kantor Cabang
2013 Kecamatan Karawang Barat,
Kabupaten Karawang, Jawa
Barat
48. HGB No.1538 4 Mei 900 Kelurahan Batununggal, 4 November 2041 Perseroan Kantor Cabang
2012 Kecamatan Bandung Kidul,
Bandung, Jawa Barat
49. HGB No.00329 5 September 255 Kelurahan Bende, 9 September Perseroan Kantor Cabang
2006 Kecamatan Baruga, Kota 2043
Kendari, Sulawesi Tenggara
50. HGB No.00330 19 Desember 210 Kelurahan Bende, 18 September Perseroan Kantor Cabang
2008 Kecamatan Kadia, Kota 2043
Kendari, Sulawesi Tenggara
51. HGB No.01 28 Desember 430 Kelurahan Kotabangon, 14 Maret 2043 Perseroan Kantor Cabang
2009 Kecamatan Kotamobagu
Timur, Kota Kotamobagu,
Sulawesi Utara
52. HGB 17 Januari 2002 600 Kelurahan Karunrung, 12 November Perseroan Kantor Cabang
No.20218/Karunrung Kecamatan Rappocini, Kota 2042
Makassar, Provinsi Sulawesi
Selatan setempat dikenal
juga sebagai Jl. Harstasning
Baru
79
Page 95
No No Sertifikat Tanggal Luas Lokasi Tanggal Pemegang Peruntukan
Penerbitan (m2) Berakhir/ Masa Hak
Berlaku
53. HGB 13 Juli 2009 409 Kelurahan Karunrung, 12 November Perseroan Kantor Cabang
No.20217/Karunrung Kecamatan Rappocini, Kota 2042
Makassar, Provinsi Sulawesi
Selatan setempat dikenal
juga sebagai Jl. Harstasning
Baru
54. HGB No.349 24 Maret 2016 72 Kelurahan Talagasari, 24 Maret 2045 Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Balaraja, Kota
Tangerang, Propinsi Banten
55. HGB No.0024 25 Juli 2014 335 Kelurahan Besusu Tengah, 30 Juni 2044 Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Palu Timur, Kota
Palu, Provinsi Sulawesi
Tengah
56. HGB No.006 21 Mei 2015 702 Jalan Prof.M.Yamin SH 3 Juli 2035 Perseroan Kantor Cabang
No.65-66 Kelurahan Lebak
Bandung, Kecamatan
Jeluntung, Kota Jambi,
Provingsi Jambi
57. HGB No.00109 8 September 1.102 Jalan Pulau Sumba No.7 16 Agustus 2036 Perseroan Kantor Cabang
2016 Kelurahan Gebangrejo,
Kecamatan Poso Tengah,
Kota Poso, Sulawesi Tengah
58. HGB No. 08633 12 September 2.170 Desa/Kelurahan Suradita 23 Agustus 2047 Perseroan Tanah Kosong
2017 Kecamatan Serpong,
Tangerang, Jawa Barat
59. HGB No. 08634 12 September 1.250 Desa/Kelurahan Suradita 23 Agustus 2047 Perseroan Tanah Kosong
2017 Kecamatan Serpong,
Tangerang, Jawa Barat
60. HGB No. 08635 12 September 990 Desa/Kelurahan Suradita 23 Agustus 2047 Perseroan Tanah Kosong
2017 Kecamatan Serpong,
Tangerang, Jawa Barat
61. HGB No. 09489 7 Desember 990 Desa/Kelurahan Suradita 8 Desember 2048 Perseroan Tanah Kosong
2018 Kecamatan Cisauk,
Kabupaten Tangerang,
Banten
62. HGB No. 01657 16 Juli 2018 100 Kel. Lateri, Kec. Baguala, 16 Juli 2048 Perseroan Kantor Cabang
Kota Ambon, Provinsi
Maluku
63. HGB No. 01658 22 November 100 Kel. Lateri, Kec. Baguala, 21 November Perseroan Kantor Cabang
2018 Kota Ambon, Provinsi 2048
Maluku
64 HGB No. 315 4 Desember 1179 Desa Pandangsambian Kaja, 21 Desember Perseroan Kantor Cabang
2001 Kecamatan Denpasar Barat, 2041
Kota Denpasar, Provinsi Bali
65 HGB No. 00517 26 Maret 2013 20 Jalan Ahmad Yani By Pass 3 Maret 2043 Perseroan Kantor Cabang
Karawang
66 HGB No. 20218 17 Januari 2002 600 Kelurahan Karunrung, 12 November Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Rappocini, Kota 2042
Makasar, Provinsi Sulawasi
Selatan (setempat dikenal
juga sebagai Jalan
Harstansing Baru
67 HGB No. 20217 13 Juli 2009 409 Kelurahan Karunrung, 12 November Perseroan Kantor Cabang
Kecamatan Rappocini, Kota 2042
Makasar, Provinsi Sulawasi
Selatan (setempat dikenal
juga sebagai Jalan
Harstansing Baru)
68 HGB No. 1657 16 Juli 2018 100 Perumahan Citra Land “Bay 15 Juli 2048 Perseroan Kantor Cabang
View City” berlokasi di
Kelurahan Lateri, Kecamatan
Teluk Ambon Baguala,
Ambon, Maluku (setempat
dikenal juga dengan nama Jl.
Wolter Monginsi)
80
Page 96
No No Sertifikat Tanggal Luas Lokasi Tanggal Pemegang Peruntukan
Penerbitan (m2) Berakhir/ Masa Hak
Berlaku
69 HGB No. 00109 08 September 1102 Provinsi Sulawesi Tengah, 16 Agustus 2036 Perseroan Kantor Cabang
2016 Kabupaten Poso, Kelurahan
Gebangrejo.
Selain bidang-bidang tanah yang dimiliki oleh Perseroan sebagaimana tersebut di atas, Perseroan juga telah melakukan jual
beli/pengikatan jual beli atas bidang tanah berikut ini:
No HGB/ Peruntukan
Luas Alas Hak
Hak Lokasi Keterangan
(m2) Penguasaan
Milik
1. - Sebidang tanah siap 4.614 Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah dilakukan pengikatan jual Tanah Kosong
bangun di Kavling No. belinya oleh Perseroan untuk
Commercial De Park – 1000050382/PPJT/30KO/II/2017. tanah seluas ± 4.614 dan
BSD City Keterangan: berdasarkan Perjanjian
Perjanjian Pengikatan Jual Beli Pengikatan Jual Beli dengan PT
tanah tersebut terjadi antara PT Bumi Serpong Damai Tbk
Bumi Serpong Damai Tbk No.1000050382/PPJT/30KO/II/
sebagai pihak penjual dan 2017, yang mengatur jual/beli
Perseroan sebagai pihak dengan syarat-syarat dalam
pembeli, untuk tanah yang Perjanjian Pengikatan Jual Beli
terletak di Kavling Commercial tersebut.
De Park No. Kavling: Lot. 16 dan
luas tanah + 4.614 m2.
Aset Bergerak
Berikut ini adalah daftar aset bergerak yang dimiliki Perseroan berikut nomor kepemilikan kendaraan bermotor dimaksud per
31 Mei 2024 dengan rincian sebagai berikut:
No. Terdaftar A/N Merek, Tipe Tahun No. BPKB
1. Perseroan Toyota New Avanza 1.3 E Mt 2012 I11680144
2. Perseroan Toyota New Avanza 1.3 E Mt 2013 J05873230
3. Perseroan Toyota New Avanza 1.3 E Mt 2012 I10760670
4. Perseroan Yamaha Jupiter Z 2011 K03507385
5. Perseroan Daihatsu F651rv-Gmdfj Mt 2012 L06177297
6. Perseroan Toyota Avanza 1300 G 2010 K5933618
7. Perseroan Toyota New Avanza 1.3 E Mt 2012 K05770645
8. Perseroan Daihatsu F651rv-Gmdfj (4x2) 2013 L9892313
9. Perseroan Honda Crv 2.0 Mt 2012 O06148350
10. Perseroan Bmw 3200 Cko At 2016 M08287575
11. Perseroan Mercedes Benz E400 A/T 2014 N06615472
12. Perseroan Bmw 3201 Cko At 2016 N02796593
13. Perseroan Daihatsu Xenia 1.3 X M/T 2018 O06071941
14. Perseroan Toyota New Avanza 1.3 E 2018 N07313538
15. Perseroan Merceedes Bez E200 (W213) At 2019 P04251022
16. Perseroan Honda D1802n26l2 A/T 2019 P04314740
17. Perseroan Honda D1802n26l2 A/T 2019 P04314739
18. Perseroan Mercedes Benz Glc 200 (X253) 2019 P04367882
19. Perseroan Hyundai H-1 2,5 Cr01 At 2018 O06097858
20. Perseroan Honda D1802n26l2 A/T 2019 P04314738
21. Perseroan Toyota Avanza 1.3 G 2018 N09461660
22. Perseroan Suzuki Gc 415 T (4x2) 2015 N10880238
23. Perseroan Daihatsu Xenia 1.3 X M/T Fg 2018 N09380381
24. Perseroan Daihatsu Xenia 1.3 Mt 2018 O00332414
25. Perseroan Daihatsu Xenia 1.3 X M/T 2018 O05909302
26. Perseroan Daihatsu Xenia 1.3 X M/T 2018 O05909303
27. Perseroan Daihatsu Xenia 1.3 X M/T 2018 O05911051
28. Perseroan Daihatsu Xenia 1.3 X M/T 2018 O06071941
29. Perseroan Daihatsu Xenia 1.3 X M/T 2018 O06628075
81
Page 97
No. Terdaftar A/N Merek, Tipe Tahun No. BPKB
30. Perseroan Daihatsu Xenia 1.3 X M/T 2018 O05913733
31. Perseroan Daihatsu Xenia 1.3 X M/T 2018 08187617
32. Perseroan Toyota Avanza 1.3 E M/T 2022 S04584226
33. Perseroan Toyota Avanza 1.3 E M/T 2022 S04580836
34. Perseroan Toyota Hilux 2022 R03069339
35. Perseroan Toyota All New Avanza Vvti E 1.3 M/T 2022 Q05989160M
36. Perseroan Toyota All New Avanza Vvti E 1.3 M/T 2022 N01208338
37. Perseroan Toyota All New Avanza Vvti E 1.3 M/T 2022 O00389888
38. Perseroan Toyota All New Avanza Vvti E 1.3 M/T 2022 M11072848
39. Perseroan Toyota Innova 2.4 A/T Disel 2022 M082007080
40. Perseroan Toyota Avanza E 2021 N09354271
41. Perseroan Toyota Avanza E 2021 Q00152021
42. Perseroan Toyota Avanza E 2021 O01098668R
43. Perseroan Toyota Avanza E 2021 N09370946
44. Perseroan Toyota Avanza E 2021 N02702891
45. Perseroan Toyota Avanza E 2021 O07925589
46. Perseroan Toyota Avanza E 2021 Q04043605
47. Perseroan Toyota Avanza E 2021 Q07924734
48. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496208
49. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496366
50. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496215
51. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497272
52. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497367
53. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496321
54. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R024972267
55. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496363
56. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02506424
57. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496200
58. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496205
59. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496214
60. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496211
61. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496365
62. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496322
63. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497362
64. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496072
65. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496190
66. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496687
67. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496328
68. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496194
69. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497353
70. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496685
71. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496188
72. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496191
73. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496216
74. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497351
75. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496691
76. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497360
77. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496183
78. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496196
79. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497269
80. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496373
81. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496181
82. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496696
83. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496192
84. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496369
85. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496361
86. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496218
87. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496333
88. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496220
89. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496324
90. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496372
82
Page 98
No. Terdaftar A/N Merek, Tipe Tahun No. BPKB
91. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496323
92. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496331
93. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496364
94. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496185
95. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496182
96. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496198
97. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496690
98. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496206
99. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496207
100. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496176
101. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R0246176
102. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496222
103. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496199
104. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497350
105. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497274
106. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496362
107. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496370
108. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496209
109. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497346
110. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496697
111. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496680
112. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496204
113. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497359
114. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496689
115. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496202
116. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497348
117. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497366
118. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496186
119. Perseroan Toyota Avanza E 2021 P08486876O
120. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497349
121. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496367
122. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497361
123. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496219
124. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496320
125. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497354
126. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496699
127. Perseroan Toyota Avanza E 2021 O05687148
128. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496368
129. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497271
130. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496325
131. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496193
132. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496217
133. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497381
134. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496330
135. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497268
136. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496329
137. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02497363
138. Perseroan Toyota Avanza E 2021 R02496319
139. Perseroan Toyota All New Avanza Vvti G 1.3 M/T 2017 R02497278
140. Perseroan Toyota Avanza 1 3 E Mt 2021 R02496688
141. Perseroan Toyota Avanza G 1.3 Mt 2018 S03413493
142. Perseroan Toyota New Avanza Vvti 1 3 E Mt 2021 R00829660
143. Perseroan Daihatsu All New Xenia R Sporty Vvti 2017 R02496225
144. Perseroan Honda Verza Cw Fi 2021 R02496318
145. Perseroan Toyota Grand New Veloz 1.5 Mt 2017 R02496362
146. Perseroan Daihatsu-All New Xenia-R 1.3 Mt 2021 U08489594
147. Perseroan Toyota-New Rush-Trd Sportivo 1.5 Mt 2019 P08065921
148. Perseroan Suzuki-Allnewertiga-Gx Double Blower 1.5 Mt 2022 R02055374O
149. Perseroan Toyota-Grand New Avanza-G 1.3 Mt 2019 N07243831
150. Perseroan Toyota-Grand New Avanza-Facelift E 1.3 Mt 2019 Q02117087
151. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2024 U07880614
83
Page 99
No. Terdaftar A/N Merek, Tipe Tahun No. BPKB
152. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2024 U07880616
153. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2024 U07880611
154. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2024 U07880610
155. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2024 U07880615
156. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2024 U07901960
157. Perseroan Daihatsu-All New Xenia-R 1.3 Mt 2021 Q07096892
158. Perseroan Toyota-All New Rush-G 1.5 Mt 2021 Q07306342
159. Perseroan Toyota-All New Rush-Trd Sportivo 1.5 Mt 2021 Q07428355
160. Perseroan Toyota-All New Rush-G 1.5 Mt 2020 Q03145530
161. Perseroan Toyota All New Avanza Vvti G 1 3 Mt 2017 S04675787
162. Perseroan Toyota Grand New Veloz 1.3 Mt 2018 O07925589
163. Perseroan Daihatsu New Terios X Extra 1 5 Mt 2017 O5687148
164. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2023 T04557838
165. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2023 T04557823
166. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2023 T04557842
167. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2023 T04557830
168. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2023 T04557829
169. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2023 T04557831
170. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2023 T04557834
171. Perseroan Toyota Avanza Type E M/T 2023 T04557835
172. Perseroan Toyota New Avanza -Vvti G 1.5 Mt 2021 S07109371
173. Perseroan Daihatsu All New Terios R 1.5 Mt 2019 P07319876O
174. Perseroan Daihatsu All New Terios R 1.5 Mt 2019 P07268386
175. Perseroan Suzuki-Xl 7-Alpha 1.5 Mt 2021 Q03423090
176. Perseroan Toyota-All New Avanza-G 1.5 Mt 2022 S07163462M
177. Perseroan Toyota-All New Rush-Trd Sportivo 1.5 Mt 2019 P06945770
178. Perseroan Toyota-Grand New Avanza-Facelift E 1.3 Mt 2021 Q04557533
179. Perseroan Daihatsu-All New Terios-X 1.5 Mt 2019 U06362209
180. Perseroan Daihatsu-All New Terios-R15mtids 2022 S04193233
181. Perseroan Daihatsu-All New Terios-X 1.5 Mt 2020 U02614046
182. Perseroan Toyota-Grand New Avanza-Faceliftg13mt 2021 S02031649
183. Perseroan Daihatsu-All New Xenia-R Vvti 1.3 Mt 2022 S03719509
184. Perseroan Suzuki-Allnewertiga-Gx 1.4 Mt 2021 R00620206
185. Perseroan Suzuki-Allnewertiga-Gx 1.4 Mt 2019 O03788979
186. Perseroan Toyota-All New Rush-Trd Sportivo 1.5 Mt 2020 P07642142F
Aset tetap lainnya - konsolidasian per tanggal 31 Mei 2024 adalah sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
No. Jenis Aset Status Kepemilikan Nilai Buku
1. Peralatan kantor Milik Perseroan 85.358
2. Kendaraan Milik Perseroan 208.287
3. Perabot dan Perlengkapan Milik Perseroan 3.079
4. Aset dalam Pembangunan Milik Perseroan 800
Total 297.524
84
Page 100
7. Struktur Kepemilikan Perseroan dan Perusahaan Anak
Pemegang saham yang menjadi pengendali Perseroan adalah Trinugraha Capital & Co. SCA. Sementara pemilik manfaat akhir
(ultimate beneficial owner) Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2018 jo. Peraturan Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 15 Tahun 2019 adalah Garibaldi Thohir dan Jerry Ng. Perseroan telah melaporkan pemilik
manfaat akhir sebagaimana diwajibkan dalam Pasal 18 ayat 1 Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2018 kepada Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam Bukti Informasi Penyampaian Data tanggal 17
Juni 2022.
Catatan:
% Kepemilikan saham disajikan secara neto di luar saham treasuri.
Keterangan:
1) NS Advisors adalah Northstar Advisors Pte Ltd
2) Investor-Investor Lain adalah para investor pasif dan tidak memiliki hak suara sehubungan dengan Perseroan. Mereka adalah Varsity Investment Pte Ltd,
Gamvest Pte Ltd, dana-dana ekuitas yang dikelola Warburg Pincus dan Tsering Fund Pte Ltd.
Hubungan pengurusan dan pengawasan Perseroan dengan pemegang saham adalah sebagai berikut:
Nama Perseroan TC&Co
Kusmayanto Kadiman PK -
Johannes Sutrisno KI -
Alfonso Napitupulu KI -
Sunata Tjiterosampurno K -
Saurabh Narayan Agarwal K -
Francis Lay Sioe Ho PD -
Sutadi D -
Sudjono D -
Andrew Adiwijanto D -
Goklas D -
Keterangan:
PK : Presiden Komisaris
PD : Presiden Direktur
K : Komisaris
KI : Komisaris Independen
D : Direktur
85
Page 101
8. Pengurusan dan Pengawasan
Sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar, Perseroan dipimpin oleh Direksi di bawah pengawasan Dewan Komisaris.
Anggota Direksi dan Dewan Komisaris dipilih serta diangkat oleh RUPS masing-masing untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal
yang ditentukan dalam RUPS yang mengangkat mereka dan berakhir pada saat ditutupnya RUPS tahunan yang kelima setelah
tanggal pengangkatan tersebut. Tugas dan wewenang Komisaris berserta Direksi diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 7 tanggal 22 Mei 2024, dibuat di hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M,Kn,
Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah (i) Diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0210827 tanggal
6 Juni 2024 dan (ii) Didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0110977.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 6 Juni 2024, susunan
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Kusmayanto Kadiman
Komisaris Independen : Johanes Sutrisno
Komisaris Independen : Alfonso Napitupulu
Komisaris : Sunata Tjiterosampurno
Komisaris : Saurabh Narayan Agarwal
Dewan Pengawas Syariah
Ketua : H. Asrori S. Karni
Anggota : Dr. Hj. Helda Rahmi Sina
Direksi
Presiden Direktur : Francis Lay Sioe Ho
Direktur Bisnis dan Manajemen Aset : Sutadi
Direktur Keuangan : Sudjono
Direktur Operasional : Andrew Adiwijanto
Direktur Transformasi : Goklas*)
*)Direktur atas nama Goklas belum mendapatkan surat persetujuan dari OJK atas Penilaian Kemampuan dan Kepatuhan, pengangkatanya akan
menjadi efektif pada tanggal surat persetujuan yang dimaksud dikeluarkan. Jabatan Goklas sebagai Direktur akan efektif setelah mendapatkan
persetujuan OJK atas penilaian kemampuan dan kepatuhan. Sampai dengan efektifnya pengangkatan sesuai dengan peraturan perundang-
undang Goklas tidak memiliki wewenang untuk mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar pengadilan. Pada tanggal diterbitkannya
Prospektus ini, dokumen-dokumen persyaratan untuk mengikuti Fit & Proper Test di OJK terkait penilaian kemampuan dan kepatuhan Goklas
sebagai Direktur Perseroan telah diterima oleh OJK berdasarkan Tanda Terima Permohonan Fit & Proper Test No Pengajuan. 000000000015850
tertanggal 5 Agustus 2024.
Pengangkatan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan tersebut telah telah memenuhi ketentuan Peraturan OJK
No. 33/POJK.04/2014, telah diangkat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan Anggaran Dasar
Perseroan.
Dewan Komisaris
Kusmayanto Kadiman
Presiden Komisaris
Warga Negara Indonesia, 69 tahun, bergelar Sarjana Teknik Fisika dari Institut Teknologi
Bandung pada tahun 1977 dan gelar Doctor of Philosophy dari Australian National University,
Australia tahun 1988.
Pengalaman kerja:
2011 – sekarang : Perseroan – Presiden Komisaris
2009 – sekarang : Komisaris & Penasihat di beberapa perusahaan yang bergerak
dalam bidang sumber daya alam & pembangkit tenaga listrik
2022 – sekarang : PT Global Digital Niaga Tbk – Komisaris Independen
86
Page 102
2021 – sekarang : Anggota International Advisory Board Komatsu Ltd, Jepang
2020 – sekarang : PT Sarana Menara Nusantara Tbk – Komisaris Independen
2017 – sekarang : PT Profesional Telekomunikasi Indonesia – Komisaris
2016 – sekarang : PT Setiabudi Investment Management – Presiden Komisaris
2016 – 2017 : PT iForte Solusi Infote – Presiden Komisaris
2015 – sekarang : PT Adaro Power – Wakil Presiden Komisaris
2015 – 2020 : PT Tamaris Hidro – Komisaris
2004 – 2009 : Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia
2002 – 2004 : Ketua Asian – Europe University Network (ASEA – UNINET)
2001 – 2004 : Rektor Institut Teknologi Bandung
1998 – 2001 : Kepala Pusat Pengembangan Teknologi ITB
1995 – 1998 : Kepala Laboratorium Kontrol ITB
1993 – 1995 : Direktur Kelompok Usaha
1990 – 1993 : Direktur Pusat Komputer ITB
Johanes Sutrisno
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, 72 tahun, bergelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia tahun
1980 dan gelar Master of Business Administration dari Universitas Gadjah Mada tahun 2009.
Pengalaman kerja:
2011 – sekarang : Perseroan – Komisaris Independen
2021 – sekarang : Perseroan – Ketua Komite Audit
2016 – sekarang : Perseroan – Ketua Komite Nominasi & Remunerasi
2014 – 2016 : PT Gaudi Dwi Laras – Direktur
2010 – 2016 : PT Bentoel International Investama, Tbk – Komite Audit
2007 – 2013 : PT Carsurin – Direktur Keuangan
2000 – 2011 : Perseroan – Presiden Komisaris
1991 – 1999 : Perseroan – Direktur
1982 – 1991 : Perseroan – Senior Manager Credit
1980 – 1982 : Mutual International Finance Corporation
1973 – 1976 : SGV, Utomo, Mulia & Co – Auditor
Alfonso Napitupulu
Komisaris Independen
Warga Negara Indonesia, 73 tahun, bergelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia tahun
1975.
Pengalaman kerja:
2011 – sekarang : Perseroan – Komisaris Independen & Ketua Komite Nominasi &
Remunerasi
2016 – 2018 : PT Kredit Biro Indonesia Jaya – Komisaris Utama
2015 – 2021 : PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur – Komisaris
Independen
2015 – 2020 : Dewan Pembina Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI)
2014 – 2016 : PT Kredit Biro Indonesia Jaya – Komisaris
1993 – sekarang : Kantor Hukum atau Law Office of Alfonso Napitupulu & Partners
– Managing Partner
1989 – sekarang : PT Nana Mandiri Dwikarya – Direktur Utama
1988 – 1993 : Kantor Pengacara Alfonso, Giunseng & Kolopaking, Jakarta
1984 – 1985 : Praktisi International Lawyer di Law Office of Bronson, Bronson &
McKinnon, San Francisco, California, Amerika Serikat
1976 : Advokat Konsultan Hukum untuk Pasar Modal dan Hak
Kepemilikan Intelektual
87
Page 103
1975 – 1988 : Kantor Hukum Gani Djemat & Partners
Sunata Tjiterosampurno
Komisaris
Warga Negara Indonesia, 51 tahun, bergelar Master in Finance (Merit) dari London Business
School pada tahun 2002 dan gelar Bachelor of Business Administration (Distinction) dari
University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat pada tahun 1995
Pengalaman kerja:
2015 – sekarang : Perseroan – Komisaris
2022 – sekarang : PT Bundamedik Healthcare System Tbk. – Komisaris
2013 – sekarang : PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. – Komisaris
2013 – 2014 : Perseroan - Komite Manajemen Risiko
2011 – 2022 : PT Delta Dunia Makmur Tbk. – Komisaris
2009 – 2021 : PT Bukit Makmur Mandiri Utama – Presiden Komisaris
2008 – 2015 : PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk – Komisaris, Komite
Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan
Nominasi
2006 – sekarang : Northstar Advisors Pte. Ltd – Managing Director
2004 – 2006 : PT Danareksa Sekuritas – Direktur Investment Banking
1998 – 2004 : Boston Consulting Group, Jakarta - Konsultan
1995 – 1998 : Riset Ekuitas PT Lippo Securities – SBC Warburg - Assistant Vice
President
Saurabh Narayan Agarwal
Komisaris
Warga Negara Singapura, 42 tahun, bergelar Bachelor of Technology di bidang Teknik Elektro
dan Master of Science di bidang Mikroelektronika dari Indian Institute of Technology Bombay,
India pada tahun 2004, serta gelar Master of Business Administration dari Harvard Business
School, Amerika Serikat pada tahun 2009.
Pengalaman kerja:
2023 – sekarang : Perseroan – Komisaris
2023 – sekarang : PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (juga dikenal sebagai Oona
Insurance Indonesia) – Komisaris
2022 – sekarang : Aseana Insurance Pte. Ltd. – Direktur
2021 – sekarang : GCash – Direktur
2021 – sekarang : Advance Intelligence Group - Direktur
2018 – sekarang : Online Mobile Services Joint Stock Company – Direktur
2018 – sekarang : Vietnam Technological and Commercial Joint Stock bank –
Direktur
2016 – sekarang : Warburg Pincus Singapore – Direktur Utama
2013 – 2016 : Warburg Pincus New York – Prinsipal
2009 – 2013 : Warburg Pincus New York – Wakil Presiden
2007 : Temasek Holdings - Investment Associate
88
Page 104
Dewan Pengawas Syariah
H. Asrori S. Karni
Ketua Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia, 48 tahun, saat ini tengah menempuh program Doktor Ilmu Hukum di
Universitas Diponegoro, Indonesia. Beliau meraih gelar Magister Hukum dengan konsentrasi
Hukum Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 2010 serta gelar Sarjana Agama jurusan
Perbandingan Madzhab dan Hukum dari Fakultas Syariah dan Hukum Institut Agama Islam
Negeri Syarif Hidayatullah; kini bernama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 1998.
Pengalaman kerja:
2017 – sekarang : Perseroan – Ketua Dewan Pengawas Syariah
2021 – sekarang : PT Sinar Mitra Sepadan Finance – Ketua Dewan Pengawas
Syariah
2020 – sekarang : Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat untuk periode 2020-2025
2018 – sekarang : PT Indomobil Finance Indonesia – Anggota Dewan Pengawasa
Syariah
2015 – 2020 : Ketua Komisi Infokom di Majelis Ulama Indonesia Pusat
2015 – 2020 : Wakil Ketua Bidang Qanuniyah (hukum) Lembaga Bahtsul Masail
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
2013 – sekarang : Dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah di Fakultas
Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Jakarta
2012 – 2020 Dosen Program Studi Ekonomi Syariah di Fakultas Agama Islam
Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia Jakarta
Helda Rahmi Sina
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Warga Negara Indonesia, 50 tahun, bergelar Master in Islamic Economics dari Fakultas Syariah,
Universiti Kebangsaan Malaysia pada tahun 2000 dan Sarjana Syariah Islamiyyah dari Fakultas
Studi Islam dan Bahasa Arab, Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir pada tahun 1996, Program
Doktor Bidang Ekonomi Syariah di Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia.
Pengalaman kerja:
2017 – sekarang : Perseroan – Dewan Pengawas Syariah
2023 – sekarang : Chief of Strategic Alliance di Hurriyah Global Consulting Firm
2023 – sekarang : Faculty Member Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia
2020 – 2023 : Kepala Divisi Pemasaran dan Pelatihan LPPI
2014 – 2020 : Kepala Divisi Konsultasi & Pengembangan Program Keuangan
Syariah di ICDIF – LPPI
2010 – sekarang : Dosen Program Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi
Indonesia, Jakarta Timur
2010 – sekarang : Sekretaris Umum Yayasan Pendidikan Fatahillah Jakarta
2010 – 2014 : Anggota Dewan Pakar Ekonomi Syariah di Universitas Az Zahra,
Jakarta Timur
2009 – 2015 : Dosen mata kuliah Sharia Contracts & Product program MBA di
Sharia Banking & Finance, Institut Teknologi Bandung
2008 – 2014 : Kepala Bagian Penyelenggara Program Keuangan Syariah di
ICDIF – LPPI
2006 – 2008 : Ketua Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tiara, Jakarta Timur
89
Page 105
Direksi
Francis Lay Sioe Ho
Presiden Direktur
Warga Negara Indonesia, 75 tahun, bergelar Bachelor of Business Administration dari University
of Singapore (sekarang National University of Singapore), Singapura pada tahun 1972 dan
Master of Business Management dari Asian Institute of Management Manila, Filipina pada tahun
1975.
Pengalaman kerja:
1986 – sekarang : Perseroan – Presiden Direktur
1983 – 1986 : Perseroan – Direktur
1975 – 1980 : PT Indovest – Treasury Officer
1972 – 1973 : Kementerian Keuangan (Ministry of Finance) – Singapura
Sutadi
Direktur Bisnis dan Manajemen Aset
Warga Negara Indonesia, 49 tahun, bergelar Sarjana Teknik Industri dari Universitas Trisakti,
Jakarta pada tahun 1998 dan gelar Excecutive Master of Business Administration dari IPMI –
International Business School, Jakarta pada tahun 2018.
Pengalaman kerja:
2014 – sekarang : Perseroan – Direktur Bisnis dan Manajemen Aset
2012 – 2014 : Perseroan – Retail Business Divison
Head
2008 – 2012 : Perseroan – Department Head dan Associate Division Head
2006 – 2008 : Perseroan – Regional Manager
2004 – 2006 : Perseroan – Branch Manager
2001 – 2004 : Perseroan – Branch Establishment Manager
2000 – 2001 : Perseroan – Branch Manager
1999 – 2000 : PT Tjiwi Kimia Pulp & Paper – Sales Executive
1997 – 1999 : Perseroan – Collection & Credit Analyst Officer
Sudjono
Direktur Keuangan
Warga Negara Indonesia, 53 tahun, bergelar Enterprise Risk Manager dari Asia Risk
Management Institute dan National University of Singapore, Singapura pada tahun 2009, gelar
Master of Business Administration dari Institut Pengembangan Manajemen Indonesia, Jakarta
pada tahun 2006 dan gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Tarumanagara, Jakarta
pada tahun 1993.
Pengalaman kerja:
2014 – sekarang : Perseroan – Direktur Keuangan
2014 – 2017 : Perseroan – Direktur Keuangan merangkap Direktur Teknologi
Informasi
2003 – 2013 : Perseroan – anggota Komite Manajemen Risiko
1993 – 2014 : Perseroan – Kepala Divisi Keuangan & Teknologi Informasi
1991 – 1993 : KAP Hans Tuankotta Mustofa – anggota Deloitte Touche
Tohmatsu International - Auditor Senior
90
Page 106
Andrew Adiwijanto
Direktur Operasional
Warga Negara Indonesia, 55 tahun, bergelar Sarjana Teknik Elektro dari Sekolah Tinggi Teknik
Surabaya, Jawa Timur, pada 1992 dan gelar Master of Business Administration dari Universitas
Gadjah Mada, Jakarta pada tahun 2013. Beliau memperoleh sertifikat khusus mengikuti kursus
intensif “Human Capital Management: Making HR & Business Partnership Work” dari Asian
Institute of Management, Manila, Filipina pada tahun 2008.
Pengalaman kerja:
2017 – sekarang : Perseroan – Direktur Operasional
2015 – 2017 : Perseroan – anggota Komite Nominasi & Remunerasi
2014 – 2017 : Perseroan – Head of Compensation & Benefit
2012 – 2017 : Perseroan – Head of Operation & Control
1993 – 2014 : Perseroan – Marketing Officer, Branch Manager (Makassar,
Denpasar, Palembang), Regional Manager (Wilayah Sumatera),
Department Head Quality Service, Corporate Service, Human
Resources, Branch Operation
Goklas
Direktur Transformasi
Warga Negara Indonesia, 45 tahun, bergelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada
tahun 2000, gelar Executive Master of Business Administration dari IPMI International Business
pada tahun 2023 dan gelar Management Development Program dari Asian Institute of
Management pada tahun 2007.
Pengalaman kerja:
2015 – 2024 : Perseroan – Senior Vice President, Head of Project Management
Office
2014 – 2015 : Perseroan – Department Head of Non-Dealer Financing Product
2010 – 2013 : Perseroan – Department Head of Branch Development
Department
2007 – 2009 : Perseroan – Business Development Unit Head
2005 – 2006 : Perseroan – Non-Dealer Financing Product Development
2003 – 2004 : Perseroan – Branch Manager
2002 – 2003 : Perseroan – Head of Product at Branch Level
2001 : Perseroan – Management Trainee
Seluruh Direksi Perseroan yang menetap di Indonesia tidak merangkap jabatan sebagai Direksi pada perusahaan pembiayaan
lain sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK. 012/2006 yang menyatakan bahwa Direksi
perusahaan pembiayaan wajib menetap di Indonesia dan dilarang melakukan perangkapan jabatan sebagai Direksi pada
perusahaan pembiayaan lain.
9. Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat paling kurang satu kali dalam dua bulan yang dapat dilangsungkan apabila dihadiri
mayoritas atau dua pertiga dari seluruh anggota Dewan Komisaris. Dewan Komisaris juga mengadakan rapat gabungan secara
teratur dengan Direksi, dan jika diperlukan rapat Dewan Komisaris diadakan setelah rapat gabungan, jika dianggap perlu oleh satu
anggota Dewan Komisaris melalui permintaan tertulis dari satu atau lebih anggota Direksi atau jika diminta oleh satu atau lebih
pemegang saham yang bersama-sama memiliki sepersepuluh dari seluruh saham yang dikeluarkan oleh Perseroan dengan hak
suara yang sah.
91
Page 107
Keputusan Rapat Dewan Komisaris dibuat berdasarkan keputusan bersama. Dalam hal keputusan tidak mencapai mufakat, maka
keputusan akan dibuat dengan cara pemungutan suara dengan lebih dari setengah dari jumlah anggota Dewan Komisaris yang
hadir dalam rapat. Setiap anggota Dewan Komisaris yang mempunyai benturan kepentingan pada keputusan yang dibuat tidak
boleh memberikan suara atas keputusan yang akan dibuat tersebut. Dewan Komisaris juga dapat membuat keputusan yang sah
dan mengikat tanpa mengadakan rapat Dewan Komisaris resmi, dengan syarat bahwa semua anggota Dewan Komisaris telah
memberikan persetujuan tertulis atas usulan tersebut dan menandatangani dokumen yang bersangkutan. Keputusan yang dibuat
dengan cara demikian memiliki kekuatan yang sama dengan keputusan yang dibuat secara sah dalam rapat Dewan Komisaris
resmi.
Selama tahun 2024 sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini, rapat Dewan Komisaris diadakan sebanyak 5 pertemuan
dengan tingkat kehadiran per anggota sebagai berikut:
Jumlah Kehadiran per Anggota Persentase Kehadiran per Anggota (%)
Kusmayanto Kadiman 5 100
Johanes Sutrisno 5 100
Alfonso Napitupulu 5 100
Sunata Tjiterosampurno 5 100
Saurabh Narayan Agarwal 5 100
Gaji dan tunjangan Dewan Komisaris ditentukan oleh RUPS tahunan. Besarnya remunerasi yang diterima oleh Dewan Komisaris
untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
dan 2022 masing-masing adalah sebesar Rp4.267 juta, Rp7.774 juta dan Rp8.066 juta.
Direksi
Direksi wajib mengadakan rapat Direksi secara berkala paling kurang satu kali dalam setiap bulan. Direksi juga wajib mengadakan
rapat gabungan Direksi bersama Dewan Komisaris secara berkala paling kurang satu kali dalam empat bulan. Rapat Direksi
diadakan di tempat kedudukan Perseroan atau tempat kegiatan usaha Perseroan. Rapat Direksi dapat juga dilakukan dengan
menggunakan sarana telepon konferensi (teleconference) atau sistem komunikasi lain sejenis di mana para anggota Direksi yang
berpartisipasi dalam rapat tersebut dapat saling berkomunikasi dan partisipasi dengan cara demikian dianggap sebagai kehadiran
secara langsung dalam rapat.
Rapat Direksi dipimpin oleh Presiden Direktur. Dalam hal Presiden Direktur tidak dapat hadir atau berhalangan karena sebab
apapun, hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak lain, maka rapat Direksi akan dipimpin oleh seorang anggota Direksi yang
dipilih oleh dan di antara para anggota Direksi yang hadir.
Seorang anggota Direksi dapat diwakili dalam rapat Direksi hanya oleh seorang anggota Direksi lainnya berdasarkan surat kuasa.
Dalam hal pemberi kuasa tidak memberikan kuasa khusus, maka pemberian kuasa tersebut bersifat mutlak. Rapat Direksi adalah
sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat apabila lebih dari setengah bagian dari jumlah seluruh anggota Direksi hadir
atau diwakili dalam rapat.
Rapat Direksi dihadiri oleh anggota Direksi, kecuali apabila diperlukan dapat juga dihadiri oleh pejabat satu level di bawah Direksi
atau pejabat lain yang ditugaskan oleh Presiden Direktur.
Selama tahun 2024 sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini, rapat Direksi diadakan sebanyak 5 pertemuan dengan
tingkat kehadiran per anggota sebagai berikut:
Jumlah Kehadiran per Anggota Persentase Kehadiran per Anggota (%)
Francis Lay Sioe Ho 5 100
Sutadi 5 100
Sudjono 5 100
Andrew Adiwijanto 5 100
Goklas* - -
*) berlaku efektif setelah mendapat persetujuan OJK atas penilaian kemampuan dan kepatuhan (fit & proper test) dan memenuhi
peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
92
Page 108
Gaji dan tunjangan Direksi ditentukan oleh RUPS tahunan. Besarnya remunerasi yang diterima oleh Direksi untuk periode lima
bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-
masing adalah sebesar Rp25.020 juta, Rp50.192 juta dan Rp44.523 juta.
Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, anggota Direksi Perseroan tidak memiliki kepentingan lain yang bersifat material di
luar kapasitasnya sebagai anggota Direksi terkait Penawaran Umum Efek bersifat ekuitas atau pencatatannya di Bursa Efek dan
tidak terdapat hal-hal yang dapat menghambat kemampuan anggota Direksi Perseroan untuk melaksanakan tugas dan tanggung
jawabnya sebagai anggota Direksi demi kepentingan Perseroan.
Sekretaris Perusahaan
Berdasarkan surat Keputusan Direksi Perseroan No. BOD-BOC/VI/2014-0011 tanggal 24 Juni 2014, Perseroan telah menunjuk
Sudjono sebagai Sekretaris Perusahaan. Adapun pengangkatan Sekretaris Perusahaan telah sesuai dan memenuhi Peraturan
OJK No. 35/POJK.04/2014. Email Sekretaris Perusahaan adalah corsec@bfi.co.id, dengan nomor telepon (021) 2965 0300/2965
0500. Informasi terkait dengan pengalaman kerja Sudjono secara lengkap dapat dilihat pada subbab Pengurusan dan
Pengawasan Perseroan pada Prospektus ini.
Tugas-tugas Sekretaris Perusahaan antara lain sebagai berikut:
1. Mengikuti perkembangan pasar modal, khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang pasar modal dan melakukan
sosialisasinya kepada Dewan Komisaris, Direksi dan pemangku kepentingan Perseroan;
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-
undangan di bidang pasar modal;
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola Perseroan, yang meliputi:
a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada situs web;
b. Penyampaian laporan kepada OJK, BEI, dan lembaga regulator lainnya tepat waktu;
c. Penyelenggaraan dan dokumentasi RUPS, termasuk mempersiapkan proses penyelenggaraan (pelaporan rencana
RUPS, pengumuman, pemanggilan dan penyampaian hasil RUPS), mempersiapkan materi RUPS (termasuk Laporan
Tahunan Perseroan), dan pelaksanaan RUPS;
d. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan rapat Dewan Komisaris; dan
e. Pelaksanaan program pengenalan terhadap Perseroan untuk anggota baru Direksi dan Dewan Komisaris serta komite-
komite di bawah Dewan Komisaris;
4. Sebagai penghubung antara Perseroan dengan pemegang saham, OJK dan pemangku kepentingan lainnya.
5. Fungsi Sekretaris Perusahaan dapat dirangkap oleh Direktur Perseroan.
Komite Audit
Perseroan telah memiliki Piagam Komite Audit yang telah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Dewan komisaris
No. BOC/I/2016-01 tanggal 26 Januari 2016 dan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. BOC/SK/I/2021-01 tanggal
26 Januari 2021, yang berlaku efektif tanggal 25 Januari 2021, susunan Komite Audit Perseroan adalah sebagai berikut:
Ketua : Johanes Sutrisno (Komisaris Independen)
Anggota : Edy Sugito
Anggota : Friso Palilingan
Edy Sugito
Warga Negara Indonesia, 59 tahun, bergelar Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Trisakti,
Jakarta pada tahun 1991. Menjadi anggota Komite Audit Perseroan sejak tahun 2016. Sebelumnya, Edy Sugito bekerja antara
lain sebagai Direktur KSEI selama tahun 1998-2000, Direktur PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dari tahun 2000-2005,
Direktur Penilaian Perusahaan BEI dari tahun 2005-2012 dan Komisaris Independen PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk periode
dari tahun 2013 – 2022. Saat ini, Edy Sugito juga menjabat sebagai Ketua Komite Audit (periode tahun 2020 - 2025) dan Komisaris
Utama/Independen (periode tahun 2022 - 2027) di PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, sebagai anggota Komite Audit
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (periode tahun 2024 - 2029), sebagai Komisaris Independen di PT PP London Sumatra
Indonesia Tbk (periode tahun 2022 - 2025), di PT Wismilak Inti Makmur Tbk (periode tahun 2022 - 2027), di PT Dharma Satya
Nusantara Tbk (periode tahun 2022 - 2027) serta di PT Madusari Murni Indah Tbk (periode tahun 2024 - 2027).
93
Page 109
Friso Palilingan
Warga Negara Indonesia, 40 tahun, bergelar Sarjana Akuntasi pada tahun 2005 dan Master of Accountancy pada tahun 2008 dari
Kwik Kian Gie School of Business (dahulu Institut Bisnis dan Informatika Indonesia). Beliau juga memperoleh sertifikasi Certified
Public Accountant pada tahun 2008 dan Chartered Accountant pada tahun 2013, keduanya dari IAI, serta Certifed Audit Committee
Practitioner dari Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI) pada tahun 2016. Beliau saat ini juga menjabat sebagai Senior Partner di
KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan, Komisaris Independen merangkap Ketua Komite Audit PT
Intiland Development Tbk, Komisaris dari PT Kiat Ananda Cold Storage, PT Ananda Solusindo dan PT Manggala Kiat Ananda,
serta anggota Komite Audit PT Asahimas Flat Glass Tbk, PT Cisarua Mountain dan PT Provident Investasi Bersama Tbk. Sejak
2023, beliau juga merangkap sebagai Komisaris PT Mitra Ananda Megadistrindo dan anggota Komite Audit PT BNI Sekuritas.
Informasi terkait dengan pengalaman kerja Johanes Sutrisno secara lengkap dapat dilihat pada subbab Pengurusan dan
Pengawasan Perseroan pada Prospektus ini.
Berdasarkan Piagam Komite Audit Perseroan No. BOC/I/2016-01 tanggal 26 Januari 2016, Komite Audit bertugas untuk
memberikan pendapat dan membantu Dewan Komisaris mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris,
dan melaksanakan tugas-tugas ain yang berkaitan dengan tugas Dewan Komisaris, atau yang dibutuhkan oleh Dewan Komisaris.
Dalam menjalankan fungsinya, Komite Audit memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang akan dikeluarkan Perseroan kepada publik dan/atau pihak otoritas
lainnya antara lain laporan keuangan, proyeksi dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan Perseroan.
2. Melakukan penelaahan atas ketaatan Perseroan terhadap peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan
kegiatan Perseroan, khususnya yang menyangkut bidang akuntansi dan keuangan.
3. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan Publik atas jasa
yang diberikannya.
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai penunjukkan Akuntan Publik yang didasarkan pada
independensi, ruang lingkup penugasan dan fee.
5. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemerikaan oleh Auditor Internal dan mengawasi pelaksanan tindak lanjut oleh
Direksi atas temuan Auditor Internal.
6. Melakukan penelaahan terhadap aktifitas pelaksanan manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, dengan bekerjasama
dengan Kokmiten Manajemen Resiko Perseroan.
7. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan Perseroan.
8. Menjaga kerahasiaan dokumen data dan informasi Perseroan.
Selama tahun 2024 sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini, kegiatan utama yang telah dilakukan oleh Komite Audit
antara lain meliputi:
1. Mengadakan rapat Komite Audit setiap tiga bulan sekali;
2. Mengevaluasi kinerja auditor eksternal dan memberikan rekomendasi penunjukan auditor eksternal kepada Dewan
Komisaris;
3. Melakukan evaluasi atas pelaksanaan kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku bagi perusahaan
pembiayaan serta perusahaan publik; dan
4. Mengevaluasi pelaksanaan sistem pengendalian internal dan pelaporan kegiatan Audit Internal
Sesuai Piagam Komite Audit, sebagai bagian dari pelaksanaan tugasnya, Komite Audit wajib mengadakan rapat secara berkala
paling kurang satu kali dalam 3 (tiga) bulan dan dihadiri oleh lebih dari ½ (satu per dua) jumlah anggota.
Selama tahun 2024 sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Komite Audit telah mengadakan rapat sebanyak 2
pertemuan dengan tingkat kehadiran per anggota sebagai berikut:
Jumlah Kehadiran per Anggota Persentase Kehadiran per Anggota (%)
Johanes Sutrisno 2 100
Edy Sugito 2 100
Friso Palilingan 2 100
94
Page 110
Komite Nominasi dan Remunerasi
Perseroan telah memiliki Komite Remunerasi dan Nominasi sebagaimana diwajibkan oleh Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten Atau Perusahaan Publik.
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2024-0116 tanggal 20 Juni 2024 yang berlaku efektif pada
tanggal yang sama, susunan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan adalah sebagai berikut:
Ketua : Alfonso Napitupulu
Anggota : Sunata Tjiterosampurno
Anggota : Luki Sri Herlambang
Luki Sri Herlambang
Warga Negara Indonesia, 46 tahun, bergelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Atma Jaya, Yogyakarta, pada tahun 2002. Beliau
menjabat sebagai anggota Komite Nominasi dan Remunerasi untuk periode 2024-2026. Saat ini beliau juga merangkap sebagai
Head of Compensation, Benefits and Rewards di Perseroan.
Sebelumnya, beliau pernah menjabat sejumlah posisi di Perseroan, antara lain sebagai Head of Branch Operations pada tahun
2002-2010, Head of Branch Operations & Development pada tahun 2011-2012, Head of Operational Development pada tahun
2013-2015 dan Payroll Head pada tahun 2016-2019.
Beliau tidak terafiliasi dengan anggota komite-komite lainnya di bawah Dewan Komisaris, anggota Dewan Komisaris maupun
pemegang saham utama dan pengendali; baik langsung maupun tidak langsung.
Informasi terkait dengan pengalaman kerja Alfonso Napitupulu dan Sunata Tjiterosampurno secara lengkap dapat dilihat pada
subbab Pengurusan dan Pengawasan Perseroan pada Prospektus ini.
Berdasarkan Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan No. BOC/I/2015-05 tanggal 1 Desember 2015, Komite
Nominasi dan Remunerasi memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Terkait dengan fungsi remunerasi:
a. Memberikan rekomendasi kepada dewan Komisaris mengenai:
i. struktur remunerasi;
ii. kebijakan atas remunerasi; dan
iii. besaran atas remunerasi.
b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima masing-masing
anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
2. Terkait dengan fungsi nominasi:
a. Menyusun dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
i. komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
ii. kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi; dan
iii. kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris
b. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
berdasarkan tolak ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi;
c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi
dan/atau Dewan Komisaris; dan
d. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada
Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS.
Sesuai Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi, sebagai bagian dari pelaksanaan tugasnya, Komite Nominasi dan Remunerasi
wajib mengadakan rapat secara berkala paling kurang satu kali dalam 4 (empat) bulan dan dihadiri oleh mayoritas dari jumlah
anggota Komite Nominasi dan Remunerasi, yang mana salah satu dari mayoritas jumlah anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi merupakan Ketua Komite Nominasi dan Remunasi.
Selama tahun 2024 sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Komite Nominasi dan Remunerasi telah mengadakan
rapat sebanyak 1 pertemuan dengan tingkat kehadiran per anggota sebagai berikut:
95
Page 111
Jumlah Kehadiran per Anggota Persentase Kehadiran per Anggota (%)
Alfonso Napitupulu 1 100
Sunata Tjiterosampurno 1 100
Elisabeth Vivi Jeki Aryani 1 100
Komite Pemantau Risiko
Perseroan telah membentuk Komite Manajemen Risiko sesuai dengan surat No. Com/JS/SK/III/2003 tanggal 18 Maret 2003.
Berdasarkan Resolusi Dewan Komisaris Atas Perubahan Nama Dari Komite Manajemen Risiko Menjadi Komite Pemantau Risiko
Ref.No.BOC/V/2020-001 tanggal 13 Mei 2020. Berdasarkan Resolusi Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2021-0092 tanggal 15
Juni 2021, maka susunan Komite Pemantau Risiko Perseroan adalah sebagai berikut:
Ketua : Johanes Sutrisno (Komisaris Independen)
Anggota : Jono Effendy
Jono Effendy
Warga Negara Indonesia, 49 tahun, bergelar Magister Keuangan dari Universitas Pelita Harapan,Tangerang pada tahun 2003,
gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Tarumanagara, Jakarta pada tahun 1996. Saat ini beliau juga menjabat sebagai
anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko di PT Bank Commonwealth sejak tahun 2013, Komisaris Independen
merangkap anggota Komite Pemantau Risiko sejak tahun 2020, Komite Tata Kelola Perusahaan sejak tahun 2022 di PT FWD
Insurance Indonesia, serta anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko di PT Nusantara Finance Cakrawala sejak tahun
2023.
Berdasarkan Piagam Komite Manajemen Risiko Perseroan No. Com/JS/SK/III/2003 tanggal 18 Maret 2003, Komite Manajemen
Risiko memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Mengevaluasi kebijakan dan praktik pemantau risiko yang digunakan dalam mengelola risiko, yang berhubungan dengan
perubahan lingkungan bisnis dan parameter risiko;
2. Meninjau ulang identifikasi profil risiko oleh Komite Pemantau Risiko dan peninjauan kriteria batas risiko maksimum yang
dapat ditoleransi di pasar, kredit, treasury dan operasional;
3. Memastikan kegiatan bisnis ada dalam parameter risiko yang dapat diterima; dan
4. Meninjau ulang analisis yang dilakukan oleh Divisi Pemantau Risiko mengenai faktor-faktor eksternal dan internal yang
mempunyai potensi risiko bagi Perusahaan dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditentukan.
Sesuai Piagam Komite Manajemen Risiko, sebagai bagian dari pelaksanaan tugasnya, Komite Manajemen Risiko wajib
mengadakan rapat secara berkala paling kurang 6 (enam) kali dalam 12 (dua belas) bulan dan dihadiri oleh mayoritas dari jumlah
anggota Komite Manajemen Risiko, yang mana salah satu dari mayoritas jumlah anggota Komite Manajemen Risiko merupakan
Ketua Komite Manajemen Risiko.
Selama tahun 2024 sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Komite Manajemen Risiko telah mengadakan rapat
sebanyak 1 pertemuan dengan tingkat kehadiran per anggota sebagai berikut:
Jumlah Kehadiran per Anggota Persentase Kehadiran per Anggota (%)
Johanes Sutrisno 1 100
Jono Effendy 1 100
Internal Audit
Perseroan telah memiliki Piagam Unit Audit Internal dan berdasarkan Surat Penunjukkan Anggota Unit Audit Internal No.
SK/BOD/VII/14-0009 tanggal 16 Juli 2014, anggota Audit Internal Perseroan adalah sebagai berikut:
Ketua : Fledy Rizmara
Anggota : Roy Rinaldi
Pembentukan Piagam Unit Audit Internal telah memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No.
56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
96
Page 112
Fledy Rizmara
Warga Negara Indonesia, 43 tahun, diangkat menjadi Head of Internal Audit Perseroan dengan masa jabatan 10 tahun. Beliau
berkarier di Perseroan sejak tahun 2005 sebagai Audit Staff, kemudian menjadi Audit Team Leader pada tahun 2007, Audit
Supervisor pada tahun 2010, General Audit Unit Head dan Field Audit Unit Head pada tahun 2011.
Roy Rinaldi
Warga Negara Indonesia, 41 tahun, diangkat menjadi Internal Audit Perseroan. Sebelumnya pernah menjabat sebagi Staf Internal
Audit selama tahun 2006-2007, Internal Audit Officer di kantor pusat Jakarta selama tahun 2008-2009, Coordinator General Audit
di kantor pusat Jakarta selama tahun 2010-2012, Unit Head General Audit di kantor pusat Jakarta selama tahun 2013-2014, Head
General Audit selama tahun 2015-2022 dan Strategic Audit Head sejak tahun 2023-sekarang.
Berdasarkan Piagam Audit Internal Perseroan tanggal 1 Maret 2009, Unit Audit Internal memiliki tugas dan tanggung jawab
sebagai berikut:
1. Menyusun dan melaksanakan rencana Audit Internal tahunan;
2. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan kebijakan
Perusahaan;
3. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber daya
manusia, pemasaran, teknologi informasi dan kegiatan lainnya;
4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat manajemen;
5. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Presiden Direktur dan Dewan Komisaris;
6. Memantau, menganalisis dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;
7. Bekerja sama dengan Komite Audit;
8. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan Audit Internal yang dilakukannya;
9. Melakukan pemeriksaan/audit khusus jika diperlukan; dan
10. Menyusun peringkat/skoring hasil audit per kantor cabang untuk menilai tingkat kepatuhan masing-masing kantor cabang
terhadap peraturan, kebijakan dan ketentuan lainnya yang berlaku.
Pimpinan Unit Usaha Syariah
Berdasarkan Surat Penunjukan Pimpinan Unit Usaha Syariah tanggal 20 November 2017 oleh Presiden Direktur Perseroan, telah
menunjuk Pimpinan Unit Syariah Perseroan untuk kegiatan usaha pembiayaan berbasis syariah, yakni Deni Nasri.
Upaya Pengelolaan Risiko
Pedoman Kerangka Kerja Perseroan dalam sistem manajemen risiko adalah berdasarkan pendekatan Tiga Lini Pertahanan (Three
Lines of Defense) yang terdiri dari fungsi pengawasan, pengendalian, serta pengelolaan.
97
Page 113
1. Lini Pertahanan Pertama
Unit-unit bisnis dan operasional bertanggung jawab mengidentifkasi, menilai, mengawasi, dan menanggulangi risiko.
Tanggung jawab utamanya adalah mengelola eksposur risiko harian, sesuai dengan target pasar, kebijakan, dan prosedur
yang telah ditetapkan
2. Lini Pertahanan Kedua
Direktorat Risiko Perseroan, tim Compliance, tim Operational Risk, tim Anti-Fraud, Departemen Financial Control, dan Unit
Legal & Litigation (sebagai bagian dari Departemen Asset Management, Recovery & Inventory) melakukan pengawasan
independen. Direktorat Risiko Perseroan bertanggung jawab mengkaji dan menyetujui strategi dan tingkat risiko yang dapat
diterima, serta bekerja sama dengan unit-unit bisnis dan operasional dalam memastikan pengelolaan risiko sesuai batasan
yang ditetapkan. Departemen Financial Control mengelola dan bertanggung jawab untuk menetapkan anggaran keseluruhan
berikut tingkat risiko yang dapat diterima, memantau pemenuhannya, serta mengelola sumber-sumber pendanaan jangka
pendek dan panjang beserta posisi likuiditas berdasarkan perkembangan kualitas portofolio. Unit Legal & Litigation mengelola
risiko kepatuhan terkait hukum dan bertanggung jawab memastikan bahwa peraturan yang berlaku telah disosialisasikan dan
dipatuhi seluruh unit terkait.
3. Lini Pertahanan Ketiga
Departemen Audit Internal melakukan pengujian dan audit independen secara berkala terhadap setiap proses yang dijalankan
unit-unit pada lapis pertama dan kedua.
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance)
Perseroan bertekad untuk mendapatkan dan memelihara kepercayaan dari para pemegang saham melalui komitmen untuk
melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Tujuan Perseroan adalah untuk menciptakan nilai jangka panjang
dan memaksimalkan tingkat pengembalian modal bagi para pemegang saham melalui penyediaan berbagai produk jasa
pembiayaan kepada para pelanggan. Untuk mencapai tujuan-tujuan Perseroan ini, Perseroan telah berkomitmen untuk
melaksanakan secara optimal standar tata kelola perusahaan dan membangun budaya untuk mengharga suatu keberhasilan,
integritas pribadi, kepercayaan dan sikap saling menghormati satu sama lain. Harapan-harapan dari karyawan dan pihak-pihak
dimana Perseroan megikat hubungan bisnis tercantum dalam Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha.
Kepemimpinan dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan dimulai dari Dewan Komisaris dan Direksi. Adalah tanggung jawab
Dewan Komisaris dan Direksi untuk memastikan bahwa setiap manajer senior Perseroan memegang teguh tanggung jawab atas
apa yang telah mereka lakukan kepada para pemegang saham, pelanggan, karyawan, dan semua pihak yang memiliki hubungan
bisnis dengan Perseroan.
Dalam prosesformulasi kerangka kerja tata kelola perusahaan, Perseroan menggunakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan
sebagaimana yang dimaksud dalam peraturan pemerintah yaitu OJK dan BEI. Perseroan berkomitmen untuk selalu melakukan
perbaikan sesuai tuntutan praktek-praktek berusaha yang lebih baik.
98
Page 114
10. Struktur Organisasi
Merjuk pada Peraturan OJK 47/POJK.05/2020 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan dan
Perusahaan Pembiayaan Syariah Pasal 11, berikut adalah struktur organisasi Perseroan:
11. Sumber Daya Manusia
Penekanan pada nilai-nilai dasar Perseroan telah menempatkan sumber daya manusia sebagai aset terpenting dalam Perseroan.
Adapun nilai-nilai dasar Perseroan antara lain Giat Memperbaiki Diri Secara Berkesinambungan (Grow and Improve Continuously),
Saling Menghormati dan Peduli (Respect & Care), Layanan yang Memuaskan kepada Pelanggan (Excellent Service), Memiliki
Integritas Sepenuhnya (Absolute Integrity), dan Saling Percaya & Semangat Kerjasama Team (Trust & Team Spirit).
Perseroan secara aktif merekrut tenaga kerja baru untuk dijadikan calon pemimpin masa depan Perseroan. Komitmen atas
pengembangan sumber daya manusia dibuktikan dengan terus menerus memberikan pelatihan internal dan eksternal secara
intensif; baik dari sisi teknis maupun sisi kemampuan manajerial dan kepemimpinan, agar tingkat profesionalitas karyawan
senantiasa meningkat. Untuk menjamin kualitas pelayanan yang baik dan bersih, karyawan juga dididik untuk senantiasa
memperhatikan etika bisnis dan mengikuti pedoman prinsip-prinsip berusaha yang telah diatur Perseroan.
Komposisi Karyawan Perseroan dan Perusahaan Anak
Pada tanggal 31 Mei 2024, Perseroan mempekerjakan 10.855 orang karyawan, yang terdiri dari 6.169 orang karyawan tetap dan
4.686 karyawan kontrak, dengan rincian sebagai berikut:
99
Page 115
Komposisi karyawan tetap berdasarkan status kepegawaian
31 Mei 31 Desember
Klasifikasi
2024 2023 2022
Tetap 6.169 6.322 6.095
Kontrak 4.686 4.874 4.004
Total 10.855 11.196 10.099
Komposisi karyawan tetap berdasarkan jenjang pendidikan
31 Mei 31 Desember
Klasifikasi
2024 2023 2022
Master (S2 & S3) 72 77 61
Sarjana (S1) 4.487 4.523 4.177
Sarjana Muda (D3) 571 601 635
SMU kebawah 1.039 1.121 1.222
Total 6.169 6.322 6.095
Komposisi karyawan tetap berdasarkan jenjang jabatan
31 Mei 31 Desember
Klasifikasi
2024 2023 2022
Manajer Senior 349 388 331
Manajer Junior 963 881 756
Officer 2.945 3.044 2.828
Staf 1.912 2.009 2.180
Total 6.169 6.322 6.095
Komposisi karyawan tetap berdasarkan jenjang usia
31 Mei 31 Desember
Klasifikasi
2024 2023 2022
<25 218 236 227
25 - 30 Tahun 2.113 2.229 2,262
31 - 40 Tahun 3.207 3.227 3,053
41 - 50 Tahun 565 554 491
>50 Tahun 66 76 62
Total 6.169 6.322 6.095
Komposisi karyawan tetap berdasarkan lokasi
31 Mei 31 Desember
Klasifikasi
2024 2023 2022
Kantor Pusat 1.476 1.458 1.234
Sumatera 833 860 876
Jadeta 819 862 841
Jawa Barat 333 366 366
Jawa Tengah 429 426 438
Jawa Timur 1.017 1.052 1.049
Sulawesi 816 847 828
Kalimantan 446 451 463
Total 6.169 6.322 6.095
Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perseroan mempekerjakan 2 orang tenaga kerja asing dengan rincian sebagai berikut:
IMTA / No. Masa
No Nama Kebangsaan Jabatan Paspor KITAS
Notifikasi RPTKA Berlaku
1. Ng Malaysia Konsultan A56350131 J1TAA64321 KEP. No. 14965 01 April
Koon B.3/032706/PK.04.01/III/20 tanggal 15 2025
Pek 24 tanggal 19 Maret 2024 Maret 2024
100
Page 116
IMTA / No. Masa
No Nama Kebangsaan Jabatan Paspor KITAS
Notifikasi RPTKA Berlaku
2. Tomas Republik Ceko Tenaga 43838331 IM2VAC52824 KEP. No. 63067 14
Hrncir ahli 3/163452/PK.04.01/XII/202 tanggal 1 Februari
3 tanggal 18 Desember Desember 2025
2023 2023
Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perseroan telah membentuk LKS Bipatrit sesuai dengan Pasal 106 ayat (1) Undang-
Undang No. 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana ternyata dalam Berita Acara Pembentukan LKS Bipatrit tanggal
20 Mei 2024 yang ditandatangani oleh wakil pengusaha dan pekerja/buruh Perseroan, dicatatkan kepada Dinas Ketenagakerjaan
dengan nomor bukti pencatatan: 500.15.13.2/03/Disnaker/2024 pada tanggal 27 Mei 2024.
Susunan pengurus Lembaga Kerjasama Bipartit Perseroan adalah sebagai berikut:
No Nama Jabatan Keterangan
1. Rizky Agustian Alamsyah Ketua Unsur Pekerja
2. Relin Rezeki Pratama Damanik Wakil Ketua Unsur Pengusaha
3. Galuh Apriyana Sekretaris Unsur Pengusaha
4. Ridhanti Rizkya Fitri Bendara Unsur Pekerja
5. Septiani Arie Arsanda Anggota Unsur Pengusaha
6. Fais Arrozaq Anggota Unsur Pengusaha
7. Muhammad Rijal Anggota Unsur Pekerja
8. Nuring Septyasa Laksana Anggota Unsur Pengusaha
9. Ayu Lembayung Anggota Unsur Pekerja
10. Tri Yusniadi MS Anggota Unsur Pekerja
Masa kerja keanggotaan Lembaga Kerjasama Bipartit ini berlaku selama 3 (tiga) tahun tahun sejak 27 Mei 2024 sampai dengan
27 Mei 2027.
Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, tidak ada perjanjian untuk melibatkan karyawan dan manajemen dalam kepemilikan
saham Perseroan termasuk perjanjian yang berkaitan dengan program kepemilikan saham Perseroan oleh karyawan atau anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris.
101
Page 117
12. Perkara Hukum yang Dihadapi Perseroan dan Perusahaan Anak serta Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dan Perusahaan Anak
Perseroan
Sampai dengan tanggal diterbitkannya Prospektus dan sebagaimana ditegaskan dalam Surat Pernyataan Perseroan tanggal 26 Juni 2024, Perseroan:
1. Tidak sedang terlibat dalam Perselisihan Hubungan Industrial maupun Pemutusan Hubungan Kerja yang terdaftar di Pengadilan Hubungan Industrial;
2. Tidak sedang terlibat dalam sengketa di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN);
3. Tidak sedang terlibat dalam sengketa perpajakan di Pengadilan Pajak;
4. Tidak sedang terlibat dalam perselisihan yang diselesaikan melalui mediasi atau Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI);
5. Tidak terdaftar sebagai termohon maupun pemohon dalam perkara kepailitan dan/atau sebagai pemohon dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Pengadilan Niaga
dan tidak pernah dinyatakan pailit atau dinyatakan bersalah yang mengakibatkan suatu perseroan/perusahaan dinyatakan pailit berdasarkan keputusan pengadilan yang
mempunyai kekuatan hukum tetap;
6. Tidak sedang terlibat dalam sengketa di bidang persaingan usaha;
7. Tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa atau gugatan perdata dan atau perkara pidana yang terdaftar di Pengadilan Negeri; dan
8. Tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa lainnya di luar pengadilan, somasi dan/atau klaim yang mungkin timbul.
Kecuali untuk perkara-perkara sebagai berikut:
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
1. 415/Pdt/2012/PT.Sby Edy Setiawan Perseroan telah memberikan fasilitas Pembanding mengajukan gugatan Nilai Gugatan: Materiil (0) &
(Pengadilan Tinggi Surabaya) (“Pembanding”) pembiayaan kepada Pembanding terhadap Perseroan dengan meminta Imateriil (Rp2.000.000.000)
melawan Perseroan dengan kewajiban Pembanding berupa: Amar Putusan: Menguatkan
selaku terbanding. membayar angsuran kepada Perseroan - menyatakan perjanjian pembiayaan Putusan 35/Pdt.G/2011/PN.Mkt
dalam jumlah dan jangka waktu batal demi hukum (Pengadilan Negeri Mojokerto)
sebagaimana tercantum dalam - menghukum Perseroan untuk Status: Dalam proses
perjanjian pembiayaan. membayar ganti rugi materiil kepada pemeriksaaan Mahkamah Agung
Untuk setiap hari keterlambatan Pembanding
pembayaran angsuran tersebut, maka - menghukum Perseroan membayar
Pembanding wajib membayar denda ganti rugi immateril kepada
kepada Perseroan. Pembanding
- meletakan sita jaminan atas harta
Debitur telah menunggak pembayaran benda yang dimiliki oleh Perseroan
angsuran kepada Perseroan meskipun yang terletak di Jalan Pahlawan No.
telah diberikan peringatan dan teguran 36, Mojokerto, Jawa Timur.
oleh Perseroan.
Perseroan terkendala melakukan
penguasaan atas jaminan/barang yang
dibiayai.
2. 1641K/Pdt/2019 (Mahkamah Syaroni Perseroan telah memberikan fasilitas Pembanding mengajukan gugatan Nilai Gugatan: Materiil
Agung) (“Pembanding”) pembiayaan kepada Pembanding terhadap Perseroan dengan meminta (Rp52.500.000) & Imateriil
melawan Perseroan dengan kewajiban Pembanding berupa: (Rp1.000.000.000)
102
Page 118
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
selaku terbanding dan membayar angsuran kepada Perseroan - menetepkan sita jaminan atas Putusan Pengadilan: Putusan
pemohon kasasi dalam jumlah dan jangka waktu jaminan/barang yang dibiayai. 416/Pdt.G/2017/PN.SMR
sebagaimana tercantum dalam - mencabut izin operational dan (Pengadilan Negeri Semarang)
perjanjian pembiayaan. menutup kantor Perseroan cabang dan Putusan
Semarang. 223/Pdt/2018/PT.Smg
Untuk setiap hari keterlambatan - mengembalikan unit kepada (Pengadilan Tinggi Semarang)
pembayaran angsuran tersebut, maka Pembanding. Amar Putusan: Menolak
Pembanding wajib membayar denda - membekukan rekening Perseroan. Permohonan Kasasi Pemohon
kepada Perseroan. - membayar ganti rugi. Kasasi
- memerintahkan Perseroan untuk Status: Putusan Kasasi
Pembanding telah menunggak meminta maaf kepada Pembanding. memerintahkan Pengadilan
pembayaran angsuran kepada Negeri melakukan pemeriksaan.
Perseroan meskipun telah diberikan
peringatan dan teguran oleh Perseroan.
Perseroan telah melakukan
penguasaan atas jaminan/barang yang
dibiayai.
3. 2648 K/PDT/2022 (Mahkamah Jimi Karter Hariandja Perseroan telah memberikan fasilitas Penggugat mengajukan gugatan Nilai Gugatan: Materiil (0) &
Agung) (“Penggugat”) melawan pembiayaan kepada Penggugat dengan terhadap Perseroan dengan meminta Imateriil (0)
Perseroan selaku kewajiban Penggugat membayar berupa: Putusan Pengadilan: Putusan
tergugat. angsuran kepada Perseroan dalam - mengabulkan gugatan Penggugat 164/Pdt.G /2020/PN.Bpp
jumlah dan jangka waktu sebagaimana seluruhnya, (Pengadilan Negeri Balikpapan)
tercantum dalam perjanjian - menyatakan perbuatan Perseroan dan Putusan
pembiayaan. yang akan melakukan lelang atau 127/PDT/2021/PT.SMR
penarikan obyek yang dibiayai adalah (Pengadilan Tinggi Samarinda)
Untuk setiap hari keterlambatan perbuatan melawan hukum, Amar Putusan: Menolak
pembayaran angsuran tersebut, maka - memerintahkan kepada Perseroan Permohonan Kasasi Pemohon
Penggugat wajib membayar denda untuk membatalkan penarikan/lelang Kasasi
kepada Perseroan. atas jaminan/barang yang dibiayai, Status: Putusan Kasasi
- memerintahkan kepada Perseroan memerintahkan PN melakukan
Penggugat telah menunggak untuk memberikan kesempatan pemeriksaan
pembayaran angsuran kepada kepada Penggugat untuk melunasi
Perseroan meskipun telah diberikan hutangnya dengan pembayaran
peringatan dan teguran oleh Perseroan. angsuran Rp7.000.000.- per bulan
sampai lunas,
Perseroan terkendala melakukan - membatalkan denda/penalti atas
penguasaan atas jaminan/barang yang kewajiban berdasarkan perjanjian
dibiayai. pembiayaan.
4. Perkara Pengaduan di BPSK Ahmad Yanto Perseroan telah memberikan fasilitas Pengadu meminta agar jumlah hutang Nilai Gugatan: Materiil (0) &
Kota Medan (“Pengadu”) melawan pembiayaan kepada Pengadu dengan Pengadu adalah sesuai dengan Imateriil (0)
PT Asuransi Wahana kewajiban Pengadu membayar perhitungan Pengadu: Amar Putusan: -
Tata selaku teradu I dan angsuran kepada Perseroan dalam - meminta agar sisa hutang Pengadu
103
Page 119
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
Perseroan selaku jumlah dan jangka waktu sebagaimana kepada Perseroan sebesar Status: Dalam proses
teradu II tercantum dalam perjanjian Rp23.915.372,-, pemeriksaan BPSK
pembiayaan. - meminta agar PT Asuransi Wahana
Tata membayar ganti kerugian
Untuk setiap hari keterlambatan sebesar Rp73.272.628,-
pembayaran angsuran tersebut, maka
Pengadu wajib membayar denda
kepada Perseroan.
Pengadu telah menunggak pembayaran
angsuran kepada Perseroan meskipun
telah diberikan peringatan dan teguran
oleh Perseroan.
Jaminan telah hilang, sehingga oleh PT
Asuransi Wahana Tata diberikan ganti
rugi.
5. Perkara Pengaduan di BPSK DKI Jogi Partopuan Perseroan telah memberikan fasilitas Pengadu meminta sebagai berikut: Nilai Gugatan: Materiil (0) &
Jakarta Pasaribu (“Pengadu”) pembiayaan kepada Pengadu dengan - Pengadu diberikan kesempatan Imateriil (0)
melawan Perseroan kewajiban Pengadu membayar restrukturisasi, Amar Putusan: -
selaku teradu angsuran kepada Perseroan dalam - Perseroan mengembalikan jaminan Status: Dalam proses
jumlah dan jangka waktu sebagaimana kepada Pengadu. pemeriksaan BPSK.
tercantum dalam perjanjian
pembiayaan.
Untuk setiap hari keterlambatan
pembayaran angsuran tersebut, maka
Pengadu wajib membayar denda
kepada Perseroan.
Pengadu telah menunggak pembayaran
angsuran kepada Perseroan meskipun
telah diberikan peringatan dan teguran
oleh Perseroan.
Perseroan telah melakukan
penguasaan kembali atas jaminan,
namun Pengadu keberatan atas
tindakan penguasaan tersebut,
sehingga mengajukan pengaduan
terhadap Perseroan.
104
Page 120
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
6. Perkara Pengaduan di BPSK Nurni (“Pengadu”) Perseroan telah memberikan fasilitas Pengadu melakukan pengaduan Nilai Gugatan: Materiil (0) &
Depok melawan Perseroan pembiayaan kepada Pengadu dengan terhadap Perseroan, dengan meminta Imateriil (0)
selaku teradu. kewajiban Pengadu membayar berupa penghapusan kewajiban dan Amar Putusan: -
angsuran kepada Perseroan dalam pengembalian BPKB atas jaminan. Status: Dalam proses
jumlah dan jangka waktu sebagaimana pemeriksaan BPSK
tercantum dalam perjanjian
pembiayaan.
Untuk setiap hari keterlambatan
pembayaran angsuran tersebut, maka
Pengadu wajib membayar denda
kepada Perseroan.
Pengadu telah menunggak pembayaran
angsuran kepada Perseroan meskipun
telah diberikan peringatan dan teguran
oleh Perseroan.
Pengadu telah meninggal dunia,
sehingga ahli waris Pengadu merasa
berhak untuk memperoleh pencairan
asuransi jiwa kredit. Namun, karena
pencairan tersebut ditolak oleh
perusahaan asuransi karena tidak
memenuhi syarat administratif.
7. 276/Pdt.Bth/2022/PN Mks Hj. Herlinda Mahmuddin Pelawan merasa sebagai pemilik Pelawan mengajukan gugatan dengan Nilai Gugatan: Materiil (0) &
(Pengadilan Negeri Makassar) (“Pelawan”) melawan jaminan (tanah dan bangunan) meminta: Imateriil (0)
Nur Darmiati perjanjian, sehingga tidak menerima - menyatakan Pelawan sebagai pihak Amar Putusan: Menguatkan
(“Terlawan I”); upaya pelelalangan yang dilakukan oleh yang tepat dan beralasan. Putusan Pengadilan Negeri
Perseroan (“Terlawan Perseroan. - menyatakan Pelawan sebagai Makassar
II”); Nona Angriany pelawan yang baik dan benar. Status: Dalam proses
(“Terlawan III”); Drs. H. - menyatakan jaminan merupakan milik pemeriksaaan MA.
Mubarak Pataba Pelawan.
(“Terlawan IV”); Kantor - menyatakan tidak sah dan batal jual
Pelayanan Kekayaan beli runah dan tanah milik Pelawan
Negara Dan Lelang oleh Terlawan IV kepada Terlawan I
Makassar (“Terlawan - memerintahkan Terlawan I
V”) menyelesaikan pembayaran jual beli
tanah dan bangunan kepada
Pelawan.
- memerintahkan Terlawan II melalui
Terlawan III menyerahkan surat surat
atas tanah dan bangunan kepada
105
Page 121
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
Pelawan.
- memerintahkan Terlawan II
menangguhkan pelaksanaan lelang
jaminan.
- memberikan kesepmatan kepada
Pelawan melunasai kewajiban
tunggakan Terlawan I atas diri
Terlawan II melalui Terlawan II.
- menghukum Terlawan IV
menyerahkan kepada Pelawan
seluruh uang hasil jual rumah dan
tanah milik Pelawan.
8. 81/Pdt.G/2023/PN Mks Ernawati N Penggugat I dan Penggugat II Penggugat I dan Penggugat II Nilai Gugatan: Materiil
(Pengadilan Negeri Makassar) (“Penggugat I”), Muh merupakan suami istri, yang merupakan mengajukan gugatan dengan meminta: (Rp50.000.000) & Imateriil
Rusdi (“Penggugat II”) debitur yang telah menerima fasilitas - Perjanjian pembiayaan batal demi (Rp200.000.000)
melawan Perseroan dan pembiayaan dari Perseroan hukum. Amar Putusan: Menguatkan
Rizal, S.H. selaku berdasarkan perjanjian pembiayaan. - Perseroan menyerahkan salinan Putusan Pengadilan Negeri
Direktur PT Rezky Syifa Sebagai penerima fasilitas pembiayaan, perjanjian pembiayaan kepada Status: Dalam proses
Global selaku tergugat maka Penggugat I dan Penggugat II Penggugat I dan Penggugat II. pemeriksaan MA.
membayar angsuran kepada Perseroan - Perseroan membayar ganti rugi
dalam jumlah dan jangka waktu materiil dan imateriil.
sebagaimana tercantum dalam - Perseroan membayar biaya perkara.
perjanjian pembiayaan.
Untuk setiap hari keterlambatan
pembayaran angsuran tersebut, maka
Penggugat I dan Penggugat II wajib
membayar denda kepada Perseroan.
Penggugat I dan Penggugat II merasa
janggal atas jumlah pembayaran yang
tercatat di pencatatan Perseroan atas
pembayaran yang telah dilakukan.
Penggugat I dan Penggugat II merasa
belum pernah menerima salinan
perjanjian pembiayaan.
Penggugat I dan Penggugat II merasa
ada ketidakjelasan mengenai jumlah
suku bunga.
106
Page 122
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
Penggugat I dan Penggugat II merasa
Perseroan ada membocorkan data
pribadinya kepada pihak lain.
Penggugat I dan Penggugat II
keberatan atas penggunaan debt
collector untuk menagih hutang
kepadanya dan keberatan atas
penagihan yang dilakukan oleh
Perseroan.
9. Perkara No. 318/Pdt/2023/PT Ahmad Suja’I Perseroan telah memberikan fasilitas Penggugat I dan Penggugat II Nilai Gugatan: Materiil
BTN di Pengadilan Tinggi Banten (“Penggugat I”), pembiayaan kepada Penggugat I dan mengajukan gugatan terhadap (Rp25.000.000) & Imateriil (0)
Ecih Mariani Penggugat II dengan kewajiban Perseroan dengan meminta berupa: Putusan Pengadilan: Putusan
(“Penggugat II”) Penggugat I dan Penggugat II - menyatakan perjanjian pembiayaan 318/Pdt.G/2023/PN.Tng
melawan Perseroan membayar angsuran kepada Perseroan batal demi hukum. (Pengadilan Negeri Tangerang)
dalam jumlah dan jangka waktu - menyatakan Perseroan melakukan Amar Putusan: Menguatkan
sebagaimana tercantum dalam perbuatan melawan hukum karena Putusan Pengadilan Negeri
perjanjian pembiayaan. mencantumkan klausula baku yang Status: Dalam proses
dilarang pada perjanjian pembiayaan. pemeriksaan Mahkamah Agung
Penggugat I dan Penggugat II telah - memerintahkan Perseroan tidak
menunggak pembayaran angsuran melakukan pengambilan barang
kepada Perseroan meskipun telah objek/jaminan perjanjian pembiayaan
diberikan peringatan dan teguran oleh tanpa surat perintah dari ketua
Perseroan. pengadilan.
Penggugat I dan Penggugat II merasa
perjanjian pembiayaan memuat klasula
baku yang dilarang.
10. Perkara No. 125/Pdt/2024/PT Yayuk Wijiastuti Perseroan telah memberikan fasilitas Penggugat keberatan atas tindakan Nilai Gugatan: Materiil
Sby di Pengadilan Tinggi (“Penggugat”) pembiayaan kepada Penggugat dengan Perseroan yang melakukan (Rp446.672.000) & Imateriil
Surabaya kewajiban Penggugat membayar penguasaan atas barang, sehingga (Rp5.000.000.000)
Perseroan, Silvya angsuran kepada Perseroan dalam mengajukan gugatan dengan meminta Amar Putusan: Menguatkan
Kurniawati, Bambang jumlah dan jangka waktu sebagaimana berupa: Putusan Pengadilan Negeri
Marsudi dan Fuad tercantum dalam perjanjian - menyatakan Tergugat melakukan Status: Dalam proses
Agung (bersama-sama pembiayaan. perbuatan melawan hukum. pemeriksaan Mahkamah Agung
selaku “Tergugat”) - menghukum Tergugat
Untuk setiap hari keterlambatan mengembalikan barang.
pembayaran angsuran tersebut, maka - menghukum Tergugat membayar
Penggugat wajib membayar denda ganti rugi materiil, imateriil dan uang
kepada Perseroan. paksa.
- putusan serta merta.
Penggugat telah menunggak
pembayaran angsuran kepada
107
Page 123
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
Perseroan meskipun telah diberikan
peringatan dan teguran oleh Perseroan.
Perseroan telah melakukan
penguasaan atas barang yang dibiayai.
11. Perkara Pengaduan di BPSK Usman Ota Perseroan telah memberikan fasilitas - Pengadu keberatan atas tindakan Nilai Gugatan: Materiil (0) &
Kabupaten Pahuwato (“Pengadu”) melawan pembiayaan kepada Pengadu dengan Perseroan, sehingga mengajukan Imateriil (0)
Perseroan selaku kewajiban Pengadu membayar perkara ini. Amar Putusan: -
teradu angsuran kepada Perseroan dalam Status: Dalam proses
jumlah dan jangka waktu sebagaimana pemeriksaan BPSK
tercantum dalam perjanjian
pembiayaan.
Untuk setiap hari keterlambatan
pembayaran angsuran tersebut, maka
Pengadu wajib membayar denda
kepada Perseroan.
Pengadu telah menunggak pembayaran
angsuran kepada Perseroan meskipun
telah diberikan peringatan dan teguran
oleh Perseroan.
Sehingga Perseroan melaksanakan hak
penguasaan kembali atas barang
objek/jaminan perjanjian pembiayaan.
12. Perkara Pengaduan No. Tatan Suahemi Perseroan telah memberikan fasilitas Pengadu keberatan atas restrukturisasi Nilai Gugatan: Materiil (0) &
08/P3K/BPSK/VII/2023 di BPSK (“Pengadu”) melawan pembiayaan kepada Pengadu dengan yang diberikan oleh Perseroan, oleh Imateriil (0)
Kota Sukabumi Perseroan selaku kewajiban Pengadu membayar karenanya Pengadu meminta Amar Putusan: -
teradu angsuran kepada Perseroan dalam kelonggaran dalam ketentuan Status: Dalam proses
jumlah dan jangka waktu sebagaimana pembayaran kepada Perseroan, serta pemeriksaan BPSK
tercantum dalam perjanjian penghapusan denda keterlambatan.
pembiayaan. -
Untuk setiap hari keterlambatan
pembayaran angsuran tersebut, maka
Pengadu wajib membayar denda
kepada Perseroan.
Pengadu telah menunggak pembayaran
angsuran kepada Perseroan meskipun
telah diberikan peringatan dan teguran
oleh Perseroan.
108
Page 124
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
13. Perkara Pengaduan di BPSK Sri Yusniawati S Perseroan telah memberikan fasilitas Pengadu keberatan atas pelaksanaan Nilai Gugatan: Materiil (0) &
Kabupaten Pahuwato Bafadal (“Pengadu”) pembiayaan kepada Pengadu dengan hak Perseroan tersebut, sehingga Imateriil (0)
melawan Perseroan kewajiban Pengadu membayar mengajukan perkara ke BPSK, dengan Amar Putusan: -
selaku teradu angsuran kepada Perseroan dalam meminta agar Pengadu diperbolehkan Status: Dalam proses
jumlah dan jangka waktu sebagaimana melanjutkan pembayaran angsuran. pemeriksaan BPSK
tercantum dalam perjanjian
pembiayaan.
Untuk setiap hari keterlambatan
pembayaran angsuran tersebut, maka
Pengadu wajib membayar denda
kepada Perseroan.
Pengadu telah menunggak pembayaran
angsuran kepada Perseroan meskipun
telah diberikan peringatan dan teguran
oleh Perseroan.
Sehingga Perseroan melaksanakan hak
yaitu melakukan penguasaan kembali
atas barang objek/jaminan perjanjian
pembiayaan.
14. Perkara Pengaduan di BPSK Ruslan Taib Perseroan telah memberikan fasilitas Pengadu keberatan atas pelaksanaan Nilai Gugatan: Materiil (0) &
Kabupaten Tohuwatu (“Pengadu”) pembiayaan kepada Pengadu dengan hak Perseroan tersebut, sehingga Imateriil (0)
Melawan Perseroan kewajiban Pengadu membayar mengajukan perkara ke BPSK, dengan Amar Putusan: -
selaku teradu angsuran kepada Perseroan dalam meminta agar Pengadu diperbolehkan Status: Dalam proses
jumlah dan jangka waktu sebagaimana melanjutkan pembayaran angsuran. pemeriksaan BPSK
tercantum dalam perjanjian
pembiayaan.
Untuk setiap hari keterlambatan
pembayaran angsuran tersebut, maka
Pengadu wajib membayar denda
kepada Perseroan.
Pengadu telah menunggak pembayaran
angsuran kepada Perseroan meskipun
telah diberikan peringatan dan teguran
oleh Perseroan.
Sehingga Perseroan melaksanakan hak
yaitu melakukan penguasaan kembali
109
Page 125
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
atas barang objek/jaminan perjanjian
pembiayaan.
15. Perkara No. 3/Pdt/2024/PT BJM Nasir (“Penggugat”) Perseroan telah memberikan fasilitas Penggugat mengajukan gugatan Nilai Gugatan: Materiil (0) &
di Pengadilan Tinggi Banjarbaru melawan Perseroan pembiayaan kepada Penggugat dengan terhadap Perseroan dengan meminta Imateriil (0)
kewajiban Penggugat membayar berupa: Putusan Pengadilan: Putusan
angsuran kepada Perseroan dalam - menyatakan Perseroan melakukan 37/Pdt.G/2023/PN Mtp
jumlah dan jangka waktu sebagaimana perbuatan melawan hukum. (Pengadilan Negeri Martapura)
tercantum dalam perjanjian - memerintahkan Perseroan untuk Amar Putusan: Menguatkan
pembiayaan. tidak melakukan eksekusi terhadap Putusan Pengadilan Negeri
barang objek/jaminan atas perjanjian Status: Dalam proses
Untuk setiap hari keterlambatan pembiayaan. pemeriksaan Mahkamah Agung
pembayaran angsuran tersebut, maka - menyatakan perjanjian pembiayana
Penggugat wajib membayar denda batal dan tidak mengikat.
kepada Perseroan. - memerintahkan Perseroan menerima
pelunasan sebesar kehendak
Penggugat telah menunggak Penggugat.
pembayaran angsuran kepada mengukum Perseroan membayar uang
Perseroan meskipun telah diberikan paksa.
peringatan dan teguran oleh Perseroan.
Penggugat merasa perjanjian
pembiayaan memuat klausula baku
yang dilarang.
Penggugat keberatan Perseroan
mengalokasikan pembayaran
Penggugat untuk kontrak yang satu
dialokasikan untuk kontrak yang lain.
16. Perkara Pengaduan di BPSK Roslan Doholio Perseroan telah memberikan fasilitas Pengadu merasa keberatan dan Nilai Gugatan: Materiil
Kabupaten Pahuwato (“Pengadu”) melawan pembiayaan kepada Pengadu dengan mengajukan permohonan ke BPSK (Rp7.830.000) & Imateriil (0)
Perseroan dan Moh. kewajiban Pengadu membayar terhadap Perseroan dengan meminta Amar Putusan: -
Zulkidert M. Waraga angsuran kepada Perseroan dalam berupa: Status: Dalam proses
(bersama-sama selaku jumlah dan jangka waktu sebagaimana - menyatakakan perbuatan Para pemeriksaan BPSK
“Para Termohon”) tercantum dalam perjanjian Termohon melakukan perbuatan
pembiayaan. melawan hukum.
- menyatakan Para Termohon untuk
Untuk setiap hari keterlambatan mengembalikan uang Pengadu atau
pembayaran angsuran tersebut, maka memasukan uang angsuran 2 bukan
Pengadu wajib membayar denda ke sistem Perseroan.
kepada Perseroan. - menyatakan akibat perbuatan para
Temrohon, segala biaya dan denda
Pengadu telah menunggak pembayaran dibebankan kepada Para Termohon.
angsuran kepada Perseroan meskipun
110
Page 126
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
telah diberikan peringatan dan teguran menyatakan Perseroan agar
oleh Perseroan. mengaktifkan aplikasi pembyaran pada
sistem Perseroan.
Pengadu merasa tidak pernah
menerima salinan perjanjian
pembiayaan dari Perseroan.
Dengan demikian, Perseroan
melaksanakan haknya untuk melakukan
penguasaan atas barang objek/jaminan
dari salah satu perjanjian pembiayaan.
Untuk perjanjian pembiayaan yang lain,
Pengadu mengaku pernah akan
melakukan pembayaran, tapi tidak bisa
karena sistem pembayaran diblokir,
sehingga Pengadu melakukan
pembayaran melalui eksternal collector.
Namun eksternal tersebut tidak
menyetorkan uang pembayaran kepada
Perseroan.
17. Perkara No. 119/Pdt.Bth/2023/PN Dede Sunarya Perseroan telah memberikan fasilitas Pasangan Penggugat dan Penggugat Nilai Gugatan: Materiil (0) &
Kwg di Pengadilan Negeri (“Penggugat”) melawan pembiayaan kepada Penggugat dengan tidak terima atas lelang tersebut, Imateriil (0)
Karawang Liana (“Terbantah I”), kewajiban Penggugat membayar sehingga mengajukan bantahan Amar Putusan: -
Perseroan (“Terbantah angsuran kepada Perseroan dalam terhadap hasil lelang objek jaminan Status: Dalam proses
II”), Michael Ryan jumlah dan jangka waktu sebagaimana dengan meminta berupa: pemeriksaaan Pengadilan Negeri
Adiwinata (“Terbantah tercantum dalam perjanjian - Menyatakan bahwa
III”), Notaris Bayu pembiayaan. Penggugat telah pembantah/termohon eksekusi
Rushdian Hutama menunggak pembayaran angsuran adalah pembantah yang benar dan
(“Turut Terbantah I”), kepada Perseroan meskipun telah beritikad baik (good opposant);
KPKNL (“Turut diberikan peringatan dan teguran oleh - Menyatakan perbuatan yang
Terbantah II”) dan BPN Perseroan, sehingga Perseroan dilakukan oleh Terbantah I,
Karawang (“Turut melakukan cessie piutang kepada Terbantah II, Terbantah III, Turut
Terbantah III”) Terbantah III. Terbantah III kemudian Terbantah I, Turut Terbantah II, dan
melakukan lelang tanah dan bangunan Turut Terbantah III adalah perbuatan
objek jaminan. Pemenang lelang melawan hukum;
Terbantah I telah membeli objek - Menyatakan Risalah Lelang Nomor
jaminan tersebut. 815/33/2022 tertanggal 20 Oktober
2022 tidak sah dan harus batal demi
hukum;
- Menyatakan Permohonan Eksekusi
dari Terbantah I Nomor
11/Pdt.Eks.L/2023/PN Kwg ditolak
111
Page 127
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
dan setidak-tidaknya tidak dapat
diterima;
- Menyatakan bahwa Penggugat
adalah pemilik sah atas sebidang
tanah dan bangunan seluas 75 M2
(tujuh puluh lima meter persegi) yang
terletak di Gading Elok R1 No. 06 RT
026 RW 004, Kelurahan Karawang
Wetan, Kecamatan Karawang Timur,
Kabupaten Karawang berdasarkan
Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor
01234/Karawang Wetan;
- Memerintahkan Turut Terbantah III
untuk melaksanakan proses balik
nama atas Sertifikat Hak Guna
Bangunan Nomor 01234/Karawang
Wetan yang sebelumnya atas nama
Terbantah I menjadi atas nama
Penggugat;
Menghukum Terbantah I untuk
membayar seluruh biaya perkara yang
timbul dalam perkara ini
18. Perkara No. 14/Pdt/2024/PT Mam Syahrir Syukri Perseroan telah memberikan fasilitas Penggugat mengajukan gugatan Nilai Gugatan: Materiil
di Pengadilan Tinggi Mamuju (“Penggugat”) melawan pembiayaan kepada Penggugat dengan terhadap Perseroan dengan meminta (Rp50.000.000) & Imateriil
Perseroan selaku kewajiban Penggugat membayar berupa: (Rp50.000.000)
tergugat angsuran kepada Perseroan dalam - menyatakan bahwa objek gugatan Amar Putusan: Menguatkan
jumlah dan jangka waktu sebagaimana tidak boleh ditarik dan dijual secara Putusan Pengadilan Negeri
tercantum dalam perjanjian sepihak oleh Perseroan Status: Dalam proses
pembiayaan. - memerintahkan kepada Perseroan pemeriksaan Pengadilan Tinggi
untuk membayar uang ganti rugi atau
Untuk setiap hari keterlambatan dikompensasikan dari sisa hutang
pembayaran angsuran tersebut, maka penggugat
Penggugat wajib membayar denda - memrintahkan agar Perseroan
kepada Perseroan. menerima uang angsuran sesuai
dengan kemampuan bayar dari
Penggugat telah menunggak penggugat
pembayaran angsuran kepada memerintahkan untuk Perseroan
Perseroan meskipun telah diberikan membayar biaya perkara
peringatan dan teguran oleh Perseroan.
Perseroan juga telah melakukan
laporan kepolisian terhadap Penggugat.
112
Page 128
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
19. Perkara No. Modriq Al Hanan dan Perseroan telah memberikan fasilitas Para Penggugat mengajukan gugatan Nilai Gugatan: Materiil (0) &
122/Pdt.G/2023/PN.Skh di Sri Mulyaningsih pembiayaan kepada Para Penggugat terhadap Perseroan dengan meminta Imateriil (0)
Pengadilan Negeri Sukoharjo (bersama-sama selaku dengan kewajiban Para Penggugat berupa: Amar Putusan: Gugatan
“Para Penggugat”) membayar angsuran kepada Perseroan - Menyatakan bahwa Perseroan telah Penggugat tidak dapat diterima
melawan Perseroan dalam jumlah dan jangka waktu melakukan perbuatan melawan
(“Tergugat”), KPKNL sebagaimana tercantum dalam hukum terhadap Para Penggugat.
Surakarta (“Turut perjanjian pembiayaan. - Memerintahkan kepada Turut
Tergugat I”), BPB Tergugat I untuk tidak melakukan
Kabupaten Sukoharjo Untuk setiap hari keterlambatan penjualan lelang atas obyek
(“Turut Tergugat II”) pembayaran angsuran tersebut, maka sengketa.
Para Penggugat wajib membayar - Memerintahkan Turut Tergugat II
denda kepada Perseroan. tidak menerbitkan Surat Keterangan
Pendaftaran tanah terhadap obyek
Para Penggugat telah menunggak sengketa untuk lelang dan tidak
pembayaran angsuran kepada melakukan balik nama terhadap
Perseroan meskipun telah diberikan obyek sengketa.
peringatan dan teguran oleh Perseroan. Menghukum Perseroan untuk
membayar seluruh biaya yang timbul
dalam perkara ini.
20. Perkara No. 194/Pdt.G/2023/PN Triput Darmaji Perseroan telah memberikan fasilitas Penggugat mengajukan gugatan Nilai Gugatan: Materiil (0) &
Jmb di Pengadilan Negeri Jambi (“Penggugat”) melawan pembiayaan kepada Penggugat dengan terhadap Perseroan dengan meminta Imateriil (0)
Perseroan selaku kewajiban Penggugat membayar berupa: Amar Putusan: -
tergugat angsuran kepada Perseroan dalam - menyatakan Perseroan telah Status: Dalam proses
jumlah dan jangka waktu sebagaimana melakukan perbuatan melawan pemeriksaan Pengadilan Negeri
tercantum dalam perjanjian hukum
pembiayaan. - menyatakan perjanjian pembiayaan
sah dan berkekuatan hukum
Untuk setiap hari keterlambatan - menyatakan sah pembayaran
pembayaran angsuran tersebut, maka angsuran yang telah dilakukan oleh
Penggugat wajib membayar denda Penggugat kepada Perseroan
kepada Perseroan. - menyatakan dilakukan penundaan
pembayaran kredit atau angsuran
Penggugat telah menunggak - memerintahkan Perseroan tidak
pembayaran angsuran kepada melakuakn eksekusi terhadap barang
Perseroan meskipun telah diberikan jaminan/objek pembiayaan
peringatan dan teguran oleh Perseroan. menghukum Perseroan membayar
biaya perkara.
Penggugat keberatan dengan upaya
penagihan yang dilakukan oleh
Perseroan.
21. Perkara No. 7/Pdt.G/2024/PN Muhammad Suaidi Perseroan telah memberikan fasilitas Penggugat mengajukan gugatan Nilai Gugatan:
Bdg di Pengadilan Negeri (“Penggugat”) melawan pembiayaan kepada Penggugat dengan terhadap Perseroan dengan meminta Materiil (Rp1.214.800.000) &
Bandung Perseroan tergugat kewajiban Penggugat membayar berupa: Imateriil (0)
113
Page 129
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
angsuran kepada Perseroan dalam - menetapkan barang objek/jaminan Amar Putusan: -
jumlah dan jangka waktu sebagaimana perjanjian pembiayaan merupakan Status: Dalam proses
tercantum dalam perjanjian milik Penggugat pemeriksaan Pengadilan Negeri
pembiayaan. - menyatakan eksekusi barang
objek/jaminan perjanjian pembiayaan
Untuk setiap hari keterlambatan oleh Perseroan merupakan perbuatan
pembayaran angsuran tersebut, maka melawan hukum
Penggugat wajib membayar denda - menyatakan tidak dibuatkan akta
kepada Perseroan. notaril dalam hal pengikatan jaminan
fidusia atas barang objek/jaminan
Penggugat telah menunggak perjanjian pembiayaan merupakan
pembayaran angsuran kepada perbuatan melawan hukum
Perseroan meskipun telah diberikan - menyatakan penggunaan profcoll
peringatan dan teguran oleh Perseroan. dengan biaya yang dibebankan
kepada Penggugat merupakan
Penggugat keberatan dengan isi perbuatan melawan hukum
perjanjian pembiayaan. - memerintahkan Perseroan
menyerahkan barang objek/jaminan
Penggugat keberatan dengan tindakan perjanjian pembiayaan kepada
penguasaan atas barang objek/jaminan Penggugat
perjanjian pembiayaan yang dilakukan - memerintahkan Perseroan membayar
oleh Perseroan. denda dan ganti rugi kepada
Penggugat
- memerintahkan putusan serta merta
- menghukum Perseroan membayar
uang paksa
- menghukum Perseroan membayar
biaya perkara
22. Perkara No. 08/Pdt.Bth/2024/PT H Zainuddin Perseroan telah memberikan fasilitas Pelawan mengajukan gugatan perlawan Nilai Gugatan: Materiil (0) &
Mnk di Pengadilan Negeri (“Pelawan”) melawan pembiayaan kepada Pelawan dengan terhadap Perseroan dan debitur dengan Imateriil (0)
Manokwari Perseroan (“Terlawan kewajiban Penggugat membayar meminta berupa: Amar Putusan: -
I”) dan Indrayasa angsuran kepada Perseroan dalam - menyatakan terjadinya perjanjian Status: Dalam proses
Zainuddin (“Terlawan jumlah dan jangka waktu sebagaimana pembiayaan dengan jaminan berupa pemeriksaan Pengadilan Negeri
II”) tercantum dalam perjanjian barang tersebut dilakukan tanpa
pembiayaan. sepengetahuan Pelawan
- menyatakan Pelawan merupakan
Untuk setiap hari keterlambatan pemilik atas barang jaminan
pembayaran angsuran tersebut, maka perjanjian pembiayaan
Penggugat wajib membayar denda - menyatakan Pelawan tidak pernah
kepada Perseroan. menjaminkan atau memberikan
kuasa kepada siapapun atas
Penggugat telah menunggak penjaminan barang tersebut kepada
pembayaran angsuran kepada Perseroan
114
Page 130
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
Perseroan meskipun telah diberikan - menyatakan Pelawan memiliki
peringatan dan teguran oleh Perseroan. kepentingan atas penetapan eksekusi
Sehingga Perseroan mengajukan dari Pengadilan Negeri Menokwari
eksekusi terhadap barang jaminan - menyatakan atas adanya penetapan
perjanjian pembiayaan melalui eksekusi dari Pengadilan Negeri
Pengadilan. Manokwari, maka Pelawan dirugikan
- menyatakan Pelawan masih
Dalam perkembangannya muncul menguasai barang
Pelawan yang mengaku sebagai - menyatakan batal pelaksaan
pemilik dari barang jaminan perjanjian eksekusi atas barang dari Pengadilan
pembiayaan dan Pelawan merasa Negeri Menokwari
keberatan atas barang yang dijadikan - menghukum Perseroan dan debitur
sebagai jaminan perjanjian pembiayaan tunduk pada putusan ini dan
sebab Pelawan tidak pernah membayar biaya perkara
memberikan kuasa kepada siapapun
untuk barang tersebut dijadikan jaminan
perjanjian pembiayaan.
23. Perkara No. 262/Pdt.G/2024/PN PT CIMB Niaga Auto Perseroan telah memberikan fasilitas Penggugat keberatan atas sikap Nilai Gugatan: Materiil (0) &
Tng di Pengadilan Negeri Finance (“Penggugat”) pembiayaan kepada debitur dengan Perseroan, sehingga Penggugat Imateriil (Rp500.000.000)
Tangerang melawan Perseroan kewajiban debitur membayar angsuran mengajukan gugatan terhadap Amar Putusan: -
(“Tergugat”) dan Yuniar kepada Perseroan dalam jumlah dan Perseroan dengan meminta berupa: Status: Dalam proses
Achmad (“Turut jangka waktu sebagaimana tercantum - menyatakan perjanjian pembiayaan pemeriksaan Pengadilan Negeri
Tergugat”) dalam dua perjanjian pembiayaan. antar Penggugat dan debitur sah
- menyatakan hubungan hukum antar
Kedua perjanjian pembiayaan saling debitur dan Perseroan berdasarkan
terikat cross default dan cross perjanjian pembiayaan yang telah
collateral. lunas tersebut telah berakhir
- menyatakan perbuatan Perseroan
Dalam perkembangannya, debitur yang menahan BKPB atas barang
melunasi hutang berdasarkan salah tersebut merupakan perbuatan
satu dari kedua perjanjian pembiayaan melawan hukum
- memerintahkan Perseroan
Penggugat merasa uang pelunasan menyerahkan BPKB atas barang
hutang tersebut berasal dari Penggugat kepada Penggugat
karena debitur telah menjadi debitur - menghukum Perseroan membayar
dari Penggugat, sehingga Penggugat ganti rugi dan uang paksa kepada
meminta agar Perseroan menyerahkan Penggugat
BPKB atas barang objek salah satu dari menghukum Perseroan membayar
perjanjian pembiayaan diserahkan biaya perkara
kepada Penggugat sebagai jaminan
pembayaran hutang debitur kepada
Penggugat.
115
Page 131
Status Kedudukan Nilai Gugatan, Putusan
No. Nomor Perkara Kasus Posisi Petitum
Para Pihak Pengadilan, Status Perkara
Perseroan menolak permintaan
Penggugat tersebut sebab BPKB
tersebut masih menjadi jaminan atas
hutang debitur berdasarkan salah satu
dari perjanjian pembiayaan yang belum
lunas, sesuai ketentuan cross collateral.
24. Perkara No. 247/Pdt.G/2024/PN PT Tomo Indah Sejati Penggugat merupakan perusahaan Penggugat keberatan dan mengajukan Nilai Gugatan: Materiil
Bks di Pengadilan Negeri Bekasi (“Penggugat”) melawan yang bergerak di bidang perdagangan. gugatan dengan meninta berupa: (Rp283.614.096) & Imateriil
Nugroho Utomo Putro - menyatakan Tergugat I dan Tergugat (Rp300.000.000)
(“Tergugat I”), Penggugat meminjamkan dana II telah cidera janji Amar Putusan: -
Gunawan Prasetyo talangan kepada Tergugat I dan - menyatakan barang objek Status: Dalam proses
(“Tergugat II”) dan Tergugat II untuk keperluan usaha pembiayaan perjanjian pembiayaan pemeriksaan Pengadilan Negeri
Perseroan (“Tergugat printing milik Tergugat I dan Tergugat II. merupakan milik Penggugat
III”) - menghukum Tergugat I dan Tergugat
Penggugat merasa membeli barang II membayar ganti rugi dan uang
objek perjanjian pembiayaan melalui paksa kepada Penggugat
Perseroan yang kemudian barang - menyatakan putusan serta merta
tersebut disewakan kepada Tergugat I - menghukum Tergugat I dan Tergugat
dan Tergugat II untuk kebutuhan II membayar biaya perkara
operasional Tergugat I dan Tergugat II.
Tergugat I dan Tergugat II belum
membayarkan lunas dana talangan
tersebur kepada Penggugat.
Perkara-perkara yang saat ini dihadapi Perseroan tidak memiliki pengaruh negatif secara material terhadap: (i) kelangsungan usaha Perseroan, (ii) kegiatan usaha Perseroan, (iii)
operasional Perseroan, dan/atau (iv) rencana Perseroan melakukan Penawaran Umum Obligasi, dan rencana Penawaran Umum Obligasi Perseroan.
Adapun Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dan Perusahaan Anak tidak sedang menghadapi atau terlibat dalam suatu perkara baik perkara perdata, pidana, kepailitan, tata
usaha negara, hubungan industrial, arbitrase dan/atau pajak pada lembaga peradilan terkait yang berwenang di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki pengaruh secara
material terhadap kelangsungan usaha, harta kekayaan, dan rencana Penawaran Umum Obligasi Perseroan, sebagaimana dinyatakan dalam Surat Pernyataan Tidak Terlibat
Perkara yang telah ditandatangani masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
116
Page 132
B. KETERANGAN TENTANG PEMEGANG SAHAM BERBADAN HUKUM
Trinugraha Capital & Co SCA (“TC&Co”)
1. Sejarah Singkat
TC&Co adalah perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum negara Luxembourg dengan akta pendirian yang dibuat di hadapan
Maître Joseph Elvinger, notaris di Luxembourg dan terdaftar pada the Registre de Commerce et des Sociétés di Luxembourg di
bawah nomor B 160504. Anggaran Dasar TC&Co telah diubah beberapa kali dan perubahan yang terakhir telah berlaku secara
efektif berdasarkan keputusan-keputusan rapat umum pemegang saham luar biasa TC&Co tertanggal 22 November 2022, dibuat
di hadapan Maître Edouard Delosch, notaris di Luxembourg.
TC&Co berdomisili di Luxembourg-City, Grand-Duchy of Luxembourg dan memiliki kantor di 12E, rue Guillaume Kroll, L-1882
Luxembourg, Grand Duchy of Luxembourg.
TC&Co merupakan institutional fund asing yang berkedudukan di luar negeri yang bertindak atas nama nasabahnya yang diwakili
oleh kustodian sehingga kepemilikan saham tersebut merupakan gabungan dari saham-saham untuk kepentingan investasi
kolektif dari individu atau lembaga yang tergabung dalam institutional fund tersebut.
2. Maksud dan Tujuan
Berdasarkan Anggaran Dasar TC&Co, kegiatan usaha TC & Co termasuk namun tidak terbatas pada untuk melakukan penyertaan,
dalam bentuk apapun, baik di Luxembourg maupun perusahaan asing, atau perusahaan-perusahaan lainnya, akuisisi melalui
pembelian, mengambil bagian penyertaan, atau dengan cara lain baik dengan pengalihan melalui jual beli, pertukaran saham,
obligasi, surat utang, notes dan surat-surat berharga lainnya dalam bentuk apapun, dan pemilikan, administrasi, pengembangan
dan pengelolaan/manajemen dari portofolionya. TC&Co juga dapat memiliki penyertaan dalam kemitraan (partnership) dan
menjalankan kegiatan usahanya melalui cabang-cabang di Luxembourg dan di luar negeri.
Saat ini TC&Co bergerak pada bidang investasi.
3. Struktur Permodalan
Struktur permodalan dan susunan pemegang saham TC&Co berdasarkan anggaran dasarnya adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp8.560 Per Saham
Pemegang Saham Saham Biasa Saham Jumlah
Nilai Saham %
Kelas B Kelas D Manajemen Saham
Modal Dasar 272.795.718 2.335.131.346.080
Bravo Investments Limited 253.274.151 3 - 253.274.154 2.168.026.758.240 99,34
Garibaldi Thohir 1.675.113 1 - 1.675.114 14.338.975.840 0,66
Trinugraha Capital Sarl - - 1 1 8.560 0,00
Jumlah saham ditempatkan 254.949.264 4 1 254.949.269 2.182.365.742.640 100,00
Saham dalam Portepel 17.846.449 152.765.603.440
Catatan:
- Saham kelas B tidak memiliki hak suara (non-voting) tapi mempunyai hak yang sama untuk menerima dividen atau distribusi lainnya, dan
untuk berpartisipasi dalam hasil likuidasi.
- Saham kelas D memiliki hak suara (voting) dan mempunyai hak yang sama untuk menerima dividen atau distribusi lainnya, dan untuk
berpartisipasi dalam hasil likuidasi
- Saham manajer dimiliki oleh manajer yang mengelola TC&Co, dalam hal ini Trinugraha Capital Sarl.
4. Pengurusan dan Pengawasan
Sesuai dengan anggaran dasar TC&Co, TC&Co dikelola oleh satu atau beberapa manajer yang merupakan pemegang saham
tanpa tanggung jawab terbatas (unlimited liability shareholders/commandité). Dalam hal ini, Trinugraha Capital, sebuah société à
responsabilité limitée, merupakan pihak yang ditunjuk menjadi manajer tunggal dari TC&Co.
117
Page 133
C. KETERANGAN TENTANG PERUSAHAAN ANAK YANG SIGNIFIKAN
Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perusahaan Anak yang dimiliki Perseroan adalah PT Finansial Integrasi Teknologi.
Kontribusi Terhadap Tahun
Persentase
Nama Perusahaan Tahun Pendirian Kegiatan Usaha Pendapatan Mulai Status
Kepemilikan (%)
Perseroan (%) Penyertaan
Pinjam Meminjam
PT Finansial
2017 Online Berbasis 99,00 0,3% 2017 Beroperasi
Integrasi Teknologi
Teknolog
Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per 31 Mei 2024, jumlah ekuitas yang dimiliki Perseroan adalah sebesar Rp9.577.617
juta. Adapun jumlah penyertaan Perseroan pada FIT adalah sebesar Rp74.250 juta atau sebesar 0,8% (nol koma delapan persen)
dari jumlah ekuitas Perseroan. Dengan demikian, Perseroan telah memenuhi ketentuan Pasal 68 ayat (2) dan ayat (3) POJK
35/2018, yakni jumlah seluruh penyertaan langsung pada FIT dan jumlah seluruh penyertaan langsung kepada entitas dalam 1
(satu) grup tidak melebihi 20% (dua puluh persen) dan 10% (sepuluh persen).
PT Finansial Integrasi Teknologi
1. Sejarah Singkat
FIT didirikan berdasarkan akta pendirian No. 04 tanggal 15 Setember 2017 di hadapan Herna Gunawan, S.H., Mkn., Notaris di
Kabupaten Tangerang. Akta pendirian ini telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No.AHU-0043022.AH.01.01 Tahun 2017 tanggal 29 September 2017 dan didaftarkan dalam
Daftar Perseroan No.AHU-0121375.AH.01.11 Tahun 2017 tanggal 29 September 2017, dan telah dilakukan Perubahan Anggaran
Dasar terakhir dengan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar melalui Akta No. 1 tanggal 5
Agustus 2022, dibuat di hadapan Geraldine Herlina Sally Shinta Ullyana Sianturi, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Tangerang Selatan,
yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan
No. AHU-0055755.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 8 Agustus 2022 mengenai Perubahan Kedudukan Perseroan, Perubahan
Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha Perseroan yang disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 2021 tentang
Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, serta telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia sebagaimana terbukti dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
AH.01.09-0041558 tanggal 8 Agustus 2022.
FIT berkantor pusat, di Foresta Business Loft 5 Unit 11, Desa/Kelurahan Lengkong Kulon, Kec. Pagedangan, Kab. Tangerang,
Provinsi Banten.
2. Kegiatan Usaha
Sesuai dengan anggaran dasar FIT, ruang lingkup kegiatan FIT adalah menyediakan, mengelola, dan mengoperasikan layanan
pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi dari pihak pemberi pinjaman kepada pihak penerima pinjaman yang sumber
dananya berasal dari pihak pemberi pinjaman dan melakukan kerja sama dengan penyelenggara layanan jasa keuangan berbasis
teknologi informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
3. Struktur Permodalan
Nilai Nominal Rp1.000.000 Per Saham
Pemegang Saham
Saham Rupiah %
Modal Dasar 100.000 100.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Perseroan 74.250 74.250.000.000 99,00
Tuan Lay Sioe HO (Francis Lay Sioe HO) 750 750.000.000 1,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 75.000 75.000.000.000 100,00
Saham dalam Portepel 25.000 25.000.000.000
118
Page 134
4. Pengurusan dan Pengawasan
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Francis Lay Sioe Ho
Komisaris : Sudjono
Direksi
Presiden Direktur : Tjiu Herman Handoko
Direktur : Ichwan Peryana
5. Data Keuangan Penting
Laporan Posisi Keuangan
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei 31 Desember
Keterangan 2024 2023 2022
Jumlah Aset 49.818 54.016 63.574
Jumlah Liabilitas 7.031 6.932 32.704
Jumlah Ekuitas 42.787 47.084 30.870
Posisi pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2023
Jumlah aset pada tanggal 31 Mei 2024 adalah sebesar Rp4.198 juta mengalami penurunan sebesar Rp4.198 juta atau 7,77% dari
Rp54.016 juta pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas sebesar 26,82%
atau Rp18.131 juta menjadi Rp13.268 juta.
Jumlah liabilitas pada tanggal 31 Mei 2024 adalah sebesar Rp7.031 juta mengalami kenaikan sebesar Rp99 juta atau 1,43% dari
Rp6.932 juta pada tanggal 31 Desember 2023. Kenaikan jumlah liabilitas terutama pada pos liabilitas imbalan pasca-kerja sebesar
Rp301 juta atau 17,7% dari Rp1.701 juta.
Jumlah ekuitas pada tanggal 31 Mei 2024 adalah sebesar Rp42.787 juta mengalami penurunan sebesar Rp4.297 juta atau 9,13%
dari Rp47.084 juta pada 31 Desember 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya nilai defisit FIT sebesar 15,39% atau
Rp4.297juta dari Rp27.916 juta di akhir tahun 2023 menjadi Rp32.213 juta pada tanggal 31 Mei 2024.
Posisi pada tanggal 31 Desember 2023 dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2022
Jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp54.016 juta mengalami penurunan sebesar Rp9.558 juta atau
15,03% dari Rp63.574 juta pada tanggal 31 Desember 2022. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan kas dan setara kas
sebesar 43,65% atau Rp32.175 juta menjadi Rp18.131 juta.
Jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp18.131 uta mengalami penurunan sebesar Rp25.772 juta
atau 78,8% dari Rp32.704 juta pada tanggal 31 Desember 2022. Hal ini terutama disebabkan oleh setoran modal yang dicatat
sebagai uang muka setoran modal (timing difference), dimana pada 31 Desember 2023 sudah dicatat sebagai modal dasar
ditempatkan dan disetor penuh.
Jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp47.084 juta mengalami kenaikan sebesar Rp16.214 juta atau
52,52% dari Rp30.870 juta pada tanggal 31 Desember 2022. Hal ini terutama disebabkan oleh uang muka setoran modal yang
sudah menjadi modal dasar ditempatkan dan disetor penuh.
Laporan Laba Rugi
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei 31 Desember
Keterangan 2024 2023* 2023 2022
Pendapatan 8.473 11.346 22.869 21.419
Beban Usaha 14.016 12.515 34.278 21.393
119
Page 135
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei 31 Desember
Keterangan 2024 2023* 2023 2022
Laba (Rugi) Periode/Tahun Berjalan (4.294) (907) (8.871) (121)
Kontribusi pendapatan FIT terhadap Perseroan pada periode lima bulan yang berakhir 31 Mei 2024 dan 2023 masing-masing
adalah sebesar 0,3% dan 0,4%.
Periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dibandingkan dengan periode lima bulan yang berakhir pada
tanggal 31 Mei 2023
Pendapatan. Untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024, pendapatan FIT berasal dari pendapatan platform
(92,59% dari keseluruhan), dan penghasilan keuangan dan lain-lain (7,41%). Jumlah pendapatan FIT untuk periode lima bulan
yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 adalah sebesar Rp8.473 juta, menurun Rp2.873 juta atau 25,32% dibandingkan dengan
periode yang sama di tahun 2023 sebesar Rp11.346 juta.
Beban Usaha. Jumlah beban usaha FIT untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 adalah sebesar
Rp14.016 juta, meningkat Rp1.501 juta atau 11,99% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023 sebesar Rp12.515
juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan beban umum dan administrasi sebesar Rp831 juta atau 14,20%
dan beban gaji dan tunjangan sebesar Rp670 juta atau 10,6%.
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022
Pendapatan. Jumlah pendapatan FIT untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp22.869 juta,
meningkat Rp1.450 juta atau 6,77% dibandingkan dengan tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp21.419 juta.
Peningkatan tersebut terutama dikontribusikan oleh peningkatan penghasilan keuangan dan lain-lain sebesar Rp1.782 juta atau
56,09%.
Beban Usaha. Jumlah beban usaha FIT untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp34.278 juta,
meningkat Rp12.885 juta atau 60,23% dibandingkan dengan tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp21.393
juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan beban gaji dan tunjangan sebesar Rp10.097 juta atau 108,79%
dan beban umum dan administrasi sebesar Rp2.788 juta atau 23,02%.
D. KEGIATAN USAHA PERSEROAN, KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018, ruang lingkup kegiatan bisnis Perseroan adalah pembiayaan investasi,
pembiayaan modal kerja, pembiayaan multiguna, pembiayaan konsumen berbasis syariah, dan kegiatan usaha pembiayaan lain
berdasarkan persetujuan OJK.
Sebagai upaya untuk mengimplementasikan salah satu misi Perseroan yaitu untuk menyediakan solusi keuangan yang terpercaya
dan efektif kepada konsumen, saat ini Perseroan memfokuskan penyaluran pembiayaannya untuk segmen usaha kecil dan
menengah.
Aktivitas pembiayaan investasi dan modal kerja merupakan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal, seperti alat
berat, mesin industri, properti, kendaraan bermotor roda dua dan empat, serta pembiayaan barang modal lainnya, dengan jangka
waktu antara 2 (dua) sampai dengan 5 (lima) tahun. Sedangkan aktivitas pembiayaan multifinance merupakan pembiayaan
masyarakat berupa pendanaan untuk beragam kebutuhan dengan jaminan berupa kendaraan roda dua dan empat, melalui skema
pembayaran angsuran secara berkala untuk beragam kebutuhan.
Perseroan juga melaksanakan kegiatan usaha pembiayaan berbasis Syariah berdasarkan Pasal 4 Peraturan OJK No.
10/POJK.05/2019 yang berbentuk pembiayaan jual beli, pembiayaan investasi, dan pembiayaan jasa.
120
Page 136
1. Kegiatan Usaha
4.1. Service Product Perseroan
Pada saat ini, Perseroan tetap fokus pada tiga jenis pembiayaan yaitu pembiayaan investasi, pembiayaan modal kerja dan
pembiayaan multiguna karena pembiayaan Perseroan cukup terdiversifikasi dan tidak hanya fokus pada segmen/jenis
pembiayaan tertentu. Pada saat ini, strategi Perseroan untuk meningkatkan sektor pembiayaan adalah melalui pengembangan
channel penjualan dan menjangkau konsumen secara langsung melakukan kolaborasi dengan ekosistem digital.
Pembiayaan Multifinance
Pembiayaan multifinance meliputi pembiayaan mobil baru dan bekas yang dibeli melalui dealer, dan pembiayaan dengan agunan
mobil bekas dan motor bekas.
1. Pembiayaan Mobil dengan Perantaraan Dealer
Pembiayaan mobil melalui dealer telah menjadi bisnis inti di Perseroan selama dari 25 tahun. Produk yang dipasarkan di
hampir semua kantor cabang ini menyediakan fasilitas pembiayaan untuk pengadaan mobil melalui rekanan dealer.
Pembiayaan ini menggunakan suku bunga tetap.
2. Pembiayaan Mobil dan Sepeda Motor Non-Dealer
Pembiayaan non-dealer untuk melayani kebutuhan para konsumen secara langsung (pemilik mobil dan sepeda motor), juga
para pelanggan yang melakukan transaksi repeat order, konsumen baru dari referensi pelanggan (program Customer-Get-
Customer), atau melalui agen penjualan lepas dan telesales call center (pemasaran dan penjualan langsung). Target
pemasaran Perseroan adalah kalangan masyarakat berpenghasilan bawah hingga menengah.
Pembiayaan Modal Kerja dan Investasi
Pembiayaan modal kerja dan investasi meliputi jasa keuangan yang ditujukan bagi pelanggan perorangan dan badan usaha yang
melakukan pembelian atau pembiayaan atas alat-alat berat, mesin-mesin, kendaraan bermotor dan peralatan lainnya, baik untuk
kondisi baru maupun bekas. Pelanggan modal kerja dan investasi Perseroan umumnya berasal dari sektor industri pertambangan,
perdagangan, konstruksi, jasa, pertanian, manufaktur, transportasi, infrastruktur, dan lain-lain.
Pembiayaan Konsumen Berbasis Syariah
Pembiayaan berbasis syariah mulai dijalankan Perseroan pada tahun 2018. Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan telah
mendapatkan persetujuan dari OJK untuk menjalankan dan memasarkan penggunaan akad-akad dari pembiayaan berkonsep
syariah, yaitu:
1. Akad Ijarah untuk pembiayaanumrah;
2. Akad Ijarah untuk pembiayaan wisata halal;
3. Akad Ijarah untuk pembiayaan berbagai keperluan jasa;
4. Akad Ijarah untuk pembiayaan pendidikan;
5. Akad Murabahah untuk pembiayaan kendaraan bermotor;
6. Akad Murabahah untuk pembiayaan berbagai keperluan barang; dan
7. Akad al-Bai’ wa al-Isti’jar untuk pembiayaan kembali (refnancing) berbasis syariah, yang izinnya diperoleh UUS berdasarkan
surat persetujuan dari OJK No. S-1027/NB.213/2022 tanggal 10 Oktober 2022.
Dari tujuh produk pembiayaan syariah yang dikelola oleh UUS, Perseroan hanya memfokuskanpemasaran dari empat produk,
terdiri dari:
1. My Hajat untuk pembiayaan multijasa berbagai keperluan jasa,seperti jasa penyewaan rumah atau ruko, renovasi rumah dan
konsultan;
2. My Car Syariah untuk pembiayaan pembelian kendaraan bermotor roda empat bekas;
3. My Faedah untuk pembiayaan multifinance pembelian berbagai keperluan pembelian barang, seperti bahan material
bangunan, kebutuhan barang rumahtangga, dan barang lainnya yang memiliki manfaat untuk masyarakat; dan
4. My B-Share untuk pembiayaan multifinance dengan menggunakan skema refinancing (pembiayaan kembali) untuk berbagai
keperluan produktif maupun konsumtif, seperti biaya pendidikan, renovasi rumah, dan pengembangan usaha.
121
Page 137
Khusus produk My Ihram (pembiayaan umrah), My Safar (pembiayaan wisata halal) dan My Ta’lim (pembiayaan pendidikan),
untuk sementara aktivitas pemasarannya masih dinonaktifkan, dengan pertimbangan manajemen UUS yang masih memfokuskan
pemasaran pada produk pembiayaan barang dan jasa berbasis syariah, serta mensyaratkan adanya jaminan berupa BPKB
kendaraan bermotor. Seluruh produk pembiayaan syariah dipasarkan secara daring melalui microsite BFI Finance Syariah,
syariah.bf.co.id, kanal pemasaran digital lainnya, dan secara konvensional melalui cabang-cabang perwakilan syariah yang
tersebar di 45 lokasidi berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan Pasal 12 dari Peraturan OJK No. 10/2019, Perseroan sudah
membentuk Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah sejak tahun 2021 yang diketuai oleh pimpinan UUS,
4.2. Pendapatan Usaha
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei 31 Desember
Keterangan 2024 2023* 2023 2022
Perseroan
Piutang Pembiyaan 2.400.675 2.530.212 5.915.933 5.034.005
Keuangan 22.416 23.911 81.740 22.462
Syariah 58.438 41.374 108.662 65.157
Lain-lain 92.515 70.818 223.912 239.967
Jumlah 2.574.044 2.666.315 6.330.247 5.361.591
FIT
Piutang Pembiayaan 7.846 4.754 17.909 18.243
Keuangan 262 410 824 408
Lain-lain 366 6.180 4.133 2.768
Jumlah 8.474 11.344 22.866 21.419
Catatan:
*) tidak diaudit
4.3. Pemasaran dan Jaringan Kerja
Dalam pemasaran kegiatan usaha Perseroan sebanyak 192 kantor cabang, 31 gerai dan 45 kantor perwakilan syariah dibuka di
seluruh pelosok Indonesia. Dari chart di bawah ini, daerah Jawa & Bali menempati kontribusi usaha yang terbesar sejalan dengan
perkembangan industri perdagangan, pengangkutan, wisata dan pertanian serta konstruksi berkembang dengan cepat. Peluang
yang terbuka luas bagi Perseroan untuk mengembangkan usahanya adalah Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi karena terbuka
peluang untuk mendapatkan konsumen karena kebutuhan akan alat-alat berat dan barang modal lainnya semakin meningkat di
pulau-pulau tersebut.
11%
33% Jawa & Bali Nusra
14%
Sulawesi
Sumatera
Jabodetabek
Kalimantan
20%
22%
Untuk mencapai target pemasaran di seluruh Indonesia, Perseroan telah membangun satu jaringan kerja yang kokoh dengan
agen dan dealer-dealer. Per 31 Mei 2024, jumlah dealer dan penjual kendaraan bermotor yang bekerja sama dengan Perseroan
adalah sekitar 1.221 dealer. Kerja sama yang baik inilah yang membuahkan hasil bagi Perseroan dalam pencapaian target serta
tujuan usaha Perseroan.
122
Page 138
4.4. Kegiatan Operasional
Proses dalam memberikan pembiayaan konsumen kepada calon konsumen Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Calon konsumen mengisi aplikasi kredit setelah diberi penjelasan struktur pembiayaan yang diberikan.
2. Karyawan Perseroan memeriksa negative list dan customer exposure (untuk pelanggan lama) di sistem.
3. Melakukan verifikasi calon konsumen baik melalui biro credit atau survey dan mengunjungi calon konsumen dan pemeriksaan
kredit oleh marketing.
4. Marketing mempersiapkan laporan survey untuk dikaji dan dianalisa oleh marketing supervisor atau analyst.
5. Input data (profil pelanggan, aset, pemasok, struktur, jangka waktu dan kondisi).
6. Persetujuan kredit oleh pimpinan cabang (atau komite kredit jika diperlukan).
7. Penandatanganan perjanjian kontrak.
8. Pengeluaran purchase order.
Proses dalam memberikan sewa pembiayaan kepada calon konsumen Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Petugas Perseroan menerima aplikasi kredit dari calon lessee baik secara langsung atau melalui supplier.
2. Pertemuan awal dan wawancara dengan lessee yang termasuk dengan pemeriksaa ditempat jika perlu.
3. Lessee menyerahkan data untuk keperluan analisa kredit oleh Perseroan.
4. Credit analyst membuat laporan credit review untuk meminta persetujuan credit committee.
5. Persetujuan oleh credit committee termasuk tambahan persyaratan jika diperlukan.
6. Konfirmasi persetujuan oleh lessee.
7. Input data aplikasi di sistem.
8. Tanda tangan kontrak.
9. Penerbitan perintah order ke supplier.
10. Supplier menyerahkan barang modal ke lessee.
11. Tagihan dari supplier termasuk penyerahan dokumen yang diterima.
123
Page 139
12. Pembayaran ke supplier.
Proses dalam memberikan pembiayaan konsumen berbasis syariah kepada calon konsumen Perseroan adalah sebagai berikut:
2. Strategi Perseroan
Perseroan dalam melakukan kegiatan usaha pembiayaan menjalankan berbagai strategi usaha. Ketatnya persaingan usaha serta
untuk menjaga kelangsungan dan perkembangan usaha Perseroan, maka strategi usaha yang dimiliki Perseroan merupakan
acuan yang diambil untuk perkembangan Perseroan di masa yang akan datang. Strategi usaha Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Mempertahankan dan memperluas pembiayaan kendaraan bermotor (khususnya mobil bekas), dan pada saat yang
bersamaan melakukan kegiataan pembiayaan di wilayah yang mempunyai aktivitas ekonomi yang potensial.
2. Mempertahankan dan meningkatkan hubungan kerjasama dengan perbankan dan lembaga keuangan non bank serta
mencari sumber dana alternatif lainnya dalam memperoleh sumber pendanaan yang lebih besar dan murah untuk mendukung
pertumbuhan usaha.
3. Memfokuskan pada pengelolaan risiko dengan mempertahankan kualitas dari aset produktif dalam rangka meminimalisasi
risiko tidak tertagihnya piutang pembiayaan Perseroan.
4. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen sehingga repeat order diharapkan akan terus meningkat.
5. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia Perseroan melalui program pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan.
6. Mengembangkan jaringan cabang tambahan secara berkelanjutan di wilayah-wilayah yang memiliki aktivitas ekonomi yang
menguntungkan dan kondisi politik yang stabil.
7. Meningkatkan produktivitas dan memaksimalkan kapabilitas kantor cabang Perseroan untuk memperoleh potensi dan basis
usaha pembiayaan yang baru.
3. Persaingan Usaha
Secara umum, industri pembiayaan mendasarkan usahanya pada kegiatan pembiayaan atas kendaraan bermotor dan
pembiayaan atas barang modal. Sektor usaha ini juga diramaikan oleh perbankan yang juga meningkatkan kredit kendaraan
bermotor sehingga menimbulkan tingkat persaingan yang semakin ketat di sektor usaha pembiayaan kendaraan bermotor ini
terutama dalam penetapan suku bunga pembiayaan kepada konsumen.
Untuk menghadapi persaingan dalam industri pembiayaan yang ketat, Perseroan mengedepankan berbagai langkah dan strategi
untuk perkembangan usaha yang berkelanjutan, di antaranya adalah dengan meningkatkan secara berkelanjutan kualitas layanan
kepada konsumen yang dapat meningkatkan stickiness dari konsumen tersebut dan menghasilkan repeat order transaksi
pembiayaan, menyediakan 4 jenis produk (pembiayaan sepeda motor, mobil penumpang, kendaraan komersial dan alat-alat
berat), menambah jaringan kantor cabang serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pengelolaan risiko atas aset
produktif Perseroan.
Dalam menghadapi persaingan usaha, Perseroan senantiasa menjaga kualitas dan kepuasan konsumen dalam pembiayaan
dengan tetap mengacu kepada manajemen risiko yang prudent.
Hingga saat ini, Perseroan merupakan salah satu perusahaan pembiayaan yang dikenal memiliki kinerja diatas rata-rata dalam
industri pembiayaan di Indonesia selama ini. Sampai dengan 31 Mei 2024, Non-Performing Financing (NPF) dari total piutang
124
Page 140
yang dikelola Perseroan adalah sebesar 1,42% yang berada di bawah rata-rata industri pembiayaan sebesar 2,45% (sumber: data
Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia OJK, per Maret 2024).
4. Kolektabilitas Piutang
4.1. Piutang Macet (Non-Performing Financing)
31 Mei 31 Desember
Keterangan 2024 2023 2022
Rasio Piutang Pembiayaan Bermasalah (% dari Jumlah Piutang yang Dikelola)
Sewa Pembiayaan 1,39% 1,27% 0,82%
Pembiayaan Konsumen 1,54% 1,60% 1,43%
Syariah - Murabahah 1,07% 1,17% 0,42%
Syariah - Ijarah dan IMBT 1,08% 0,26% 1,83%
Jumlah 1,42% 1,36% 1,00%
4.2. Penghapusan Piutang (Loan Write-Off)
31 Mei* 31 Desember
Keterangan 2024 2023 2022
Penghapusan Piutang (% dari Jumlah Piutang yang Dikelola)
Sewa Pembiayaan 2,93% 2,63% 1,48%
Pembiayaan Konsumen 5,10% 7,00% 2,66%
Syariah - Murabahah 2,90% 2,13% 0,98%
Syariah - Ijarah dan IMBT 0,24% 0,55% 12,63%
Penghapusan Piutang (% dari Jumlah Piutang Bersih)
Sewa Pembiayaan 3,02% 2,71% 1,49%
Pembiayaan Konsumen 5,15% 7,05% 2,67%
Syariah - Murabahah 2,90% 2,13% 0,98%
Syariah - Ijarah dan IMBT 0,24% 0,55% 12,63%
*disetahunkan
4.3. Kecukupan Dana Kerugian Penurunan Nilai (Loan Loss Coverage)
(dalam miliar Rupiah)
31 Mei 31 Desember
Keterangan 2024 2023 2022
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai
Sewa Pembiayaan 491,7 467,9 548,8
Pembiayaan Konsumen 323,6 279,4 276,2
Syariah - Murabahah 19,1 16,8 8,5
Syariah - Ijarah dan IMBT 2,8 1,1 0,3
Jumlah 837,2 765,2 833,8
Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai (% dari Piutang Dikelola)
Sewa Pembiayaan 3,28% 3,12% 3,97%
Pembiayaan Konsumen 4,78% 4,37% 4,40%
Syariah - Murabahah 3,09% 3,04% 2,22%
Syariah - Ijarah dan IMBT 3,46% 1,95% 4,06%
Kecukupan Pencadangan (terhadap Piutang Dikelola) (x)
Sewa Pembiayaan 2,4 2,4 4,8
Pembiayaan Konsumen 3,1 2,7 3,1
Syariah - Murabahah 2,9 2,6 5,3
Syariah - Ijarah dan IMBT 3,2 7,6 2,2
125
Page 141
5. Tingkat Kesehatan Perseroan
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No. 84/PMK.012/2006 (“PMK”), yang mengatur sejumlah kriteria terkait tingkat
kesehatan perusahaan pembiayaan yang pada dasarnya mengatur mengenai tingkat solvabilitas, antara lain mengenai minimum
modal disetor dan maksimal jumlah pinjaman dibanding modal sendiri (gearing ratio).
Saat ini, Perseroan memenuhi seluruh peraturan dengan sangat memadai. Dalam hal gearing ratio, nilai maksimal yang
diperbolehkan sesuai dengan PMK adalah 10x, sementara per 31 Mei 2024 (dan sejak tahun 2022), gearing ratio Perseroan masih
jauh di bawah nilai tersebut, yaitu sebesar 1,4x. Selanjutnya menyangkut modal disetor, jumlah modal minimum yang
diperbolehkan adalah sebesar Rp10 miliar bagi perusahaan swasta nasional yang sudah beroperasi dan Rp100 miliar bagi
perusahaan pembiayaan yang baru mengajukan izin baru atau mengajukan izin perubahan pemegang saham. Perseroan
mencatatkan modal senilai Rp9 triliun per 31 Mei 2024, jauh di atas jumlah minimum yang diatur dalam PMK tersebut.
6. Prospek Usaha
Kinerja ekonomi Indonesia diproyeksikan tetap stabil di tengah melemahnya prospek ekonomi global. Dengan dukungan
fundamental ekonomi domestik, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024 diproyeksikan sebesar 5,2% (yoy). Target tersebut
masih sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya, dimana selama tujuh kuartal berturut-turut
(Q4-2021 hingga Q2-2023) Indonesia membukukan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar lebih dari 5%. Meski begitu, faktor-
faktor domestik seperti perlambatan ekspor, kenaikan suku bunga dalam negeri dan pelemahan nilai tukar Rupiah juga perlu
dipertimbangkan.
Pemilu Presiden tahun 2024 merupakan salah satu faktor utama yang dapat menggerakkan kegiatan ekonomi Indonesia. Banyak
pelaku usaha yang memilih untuk wait and see dampak dari hasil Pemilu terhadap kebijakan Pemerintah kedepannya. Di lain sisi,
pemulihan ekonomi di tahun 2024 juga perlu diwaspadai dengan berbagai ketidakstablian politik global seperti perang Israel-
Palestina dan Rusia-Ukraina yang dapat mempengaruhi perekonomian dalam negeri serta ancaman perubahan iklim yang dapat
mengganggu rantai pasokan pangan dan mempengaruhi stabilitas perekonomian secara global.
OJK memperkirakan piutang-piutang pembiayaan multifinance untuk tumbuh double digit pada tahun 2024. Dengan berkaca pada
kondisi perekonomian Indonesia di tahun 2023, proyeksi atas pemulihan ekonomi yang berlanjut di tahun 2024 serta
perkembangan kinerja dan pencapaian Perseroan di tahun 2023, Perseroan berada di posisi yang kuat untuk dapat memenfaatkan
potensi pasar dengan berbagai strategi yang akan ditempuh di tahun 2024 dan beberapa tahun ke depan. Rencana dan langkah-
langkah strategis ini akan menjadi kunci dalam mencapai pertumbuhan yang ditargetkan Perseroan.
Perseroan melihat bahwa industri pembiayaan multifinance di Indonesia masih memiliki potensi besar untuk berkembang. Menurut
data Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia periode Desember 2023 yang diterbitkan oleh OJK, pembiayaan multifinance
merupakan segmen terbesar dari industri pembiayaan, dengan kontribusi sebesar 52,0% dan jumlah piutang yang mencapai
Rp245,2 triliun per 31 Desember 2023. Segmen ini mengalami peningkatan piutang sebesar 13,8% dari posisi piutang pada tahun
2022 sebesar Rp215,4 triliun. Sementara itu, rasio NPF perusahaan pembiayaan di Indonesia mengalami peningkatan dari 2,32%
per 31 Desember 2022 menjadi 2,44% per 31 Desember 2023.
Perseroan memiliki keunggulan dalam beberapa area, antara lain teknologi informasi, SDM yang handal, serta fokus usaha yang
jelas dan wilayah jangkauan yang tersebar di seluruh Indonesia. Keunggulan ini akan dimanfaatkan Perseroan untuk
mengoptimalkan pertumbuhan bisnis dengan risiko yang terukur. Perseroan berkeyakinan dapat tumbuh lebih baik di semester II
2024 setelah melakukan banyak konsolidasi dan penyesuaian di tengah kondisi yang cukup menantang sepanjang semester I
2024, sehingga pada akhir tahun 2024, Perseroan dapat membukukan pertumbuhan positif dengan kualitas aset yang diharapkan
dan mencapai profitabilitas di atas rata-rata industri.
7. Manajemen Risiko
Manajemen Risiko adalah serangkaian prosedur dan metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur,
mengendalikan dan memantau risiko. Manajemen risiko merupakan kegiatan untuk pengelolaan risiko atas ketidakpastian,
ancaman serta memastikan bahwa karyawan bertindak sesuai dengan kebijakan manajemen risiko yang telah ditetapkan.
Efektivitas sistem manajemen risiko memungkinkan manajemen untuk mendapatkan informasi yang terkini dan akurat dalam hal
adanya pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap prosedur, dan hal ini dapat digunakan sebagai dasar pengambilan tindakan
126
Page 142
untuk mengurangi pengaruh risiko. Dalam hubungannya dengan aset Perseroan yang mengandung risiko, selama tahun ini
Perseroan memperkenalkan beberapa inisiatif di bidang quality assurance dan manajemen risiko. Tujuannya agar risiko yang
berhubungan dengan portofolio dan pembiayaan individu dapat dikontrol dengan lebih baik.
Dalam kegiatan usaha Perseroan terdapat berbagai risiko yang tidak terhindarkan, sebagaimana diuraikan di bawah ini:
1. Risiko Pendanaan dan Likuiditas
Pertumbuhan Perseroan sangat tergantung tersedianya pendanaan yang umumnya berasal dari fasilitas perbankan serta
sumber dana lainnya untuk membiayai transaksi pembiayaan baru.
Untuk memperkecil risiko likuiditas, Perseroan selalu memelihara kecukupan saldo kas dan setara kas yang nilainya
disesuaikan dari waktu ke waktu dan di pantau secara berkala baik harian, mingguan dan bulanan. Selain itu, Perseroan juga
menjaga kecukupan fasilitas pinjaman yang dapat ditarik sewaktu-waktu, serta bekerja sama dengan pemegang saham
utama Perseroan untuk menggunakan jaringan sumber pendanaan yang dimiliki.
Selain itu Perseroan melakukan diversifikasi sumber pendanaan yang terdiri dari pinjaman bank baik dari dalam negeri
maupun luar negeri, penerbitan obligasi secara berkala, kerjasama pembiayaan bersama serta arus kas internal Perseroan.
Atas risiko terhadap fluktuasi perubahan kurs valuta asing berkala dari adanya pinjaman dalam mata uang asing, telah
dilakukan Lindung Nilai atas seluruh kewajiban pokok dalam mata uang asing melalui bank-bank terkemuka.
2. Risiko Kredit
Risiko kredit merupakan risiko pokok dari suatu perusahaan pembiayaan yang tidak dapat dihindari (inherent risk). Oleh
karena itu, filosofi manajemen risiko yang diterapkan Perseroan mengacu kepada ‘Risk – Reward trade-off’. Manajemen risiko
bukan hanya sekedar menyangkut pengawasan, melainkan juga bagaimana fungsi manajemen risiko dapat mendukung
pertumbuhan bisnis dan profitabilitas dengan cara penentuan segmen pembiayaan yang dibedakan menurut tingkat risiko
yang dihadapi, dan setiap penentuan harga jual (bunga pinjaman) harus memperhitungkan risiko yang dihadapi dari masing-
masing segmen tersebut.
Selain itu, pengawasan risiko kredit juga dilakukan atas wewenang pemberian kredit, dimana setiap pegawai yang diberi
kuasa untuk memberikan persetujuan kredit akan dievaluasi berdasarkan rekam jejaknya yang tercatat secara online, dan
hasil kerjanya akan menentukan otoritas kredit yang diberikan kepada yang bersangkutan, serta berimplikasi langsung
terhadap penilaian kinerja dan promosi jabatan.
Dengan pengembangan sistem pengawasan risiko kredit yang sudah berjalan dengan baik saat ini, maka setiap parameter
risiko kredit dapat dimonitor secara harian lewat Business Inteligence system yang ada, dan langsung diambil tindakan koreksi
bila terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. Pihak pengambil keputusan seperti kepala cabang dan kepala manajemen produk
dapat mengetahui kinerja mereka masing-masing secara tepat waktu sehingga akan membantu yang bersangkutan dalam
pengambilan keputusan dan penetapan kebijakan yang tepat.
Beberapa contoh penerapan manajemen risiko di bidang kredit yang telah berjalan dengan baik, antara lain segmentasi dan
diversifikasi portofolio pembiayaan ke dalam beberapa aspek risiko, meliputi diversifikasi geografis, jenis dan merek
peralatan, jenis produk pembiayaan seperti pembiayaan konsumen, sewa pembiayaan, dan lain-lain.
a. Diversifikasi Geografis
Portofolio tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Penyebaran portofolio terbesar berturut-turut dimulai dari Pulau Jawa
dan Bali, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Indonesia Timur. Diversifikasi ini memungkinkan Perseroan mengelola
penyebaran risiko ke beberapa daerah atas kemungkinan adanya bencana alam seperti banjir, gempa bumi, kegagalan
panen atau penurunan perekonomian lokal.
b. Diversifikasi Jenis dan Merek
Dalam hal nilai pembiayaan kendaraan, hampir seluruh pembiayaan konsumen untuk kendaraan adalah merek Jepang,
127
Page 143
yang memiliki nilai jual kembali yang tinggi dan adanya permintaan yang bagus di pasar sekunder.
c. Tipe Diversifikasi
Sebagian besar kendaraan bermotor yang dibiayai merupakan kendaraan penumpang dan komersial (non-sedan).
Kendaraan komersial ini digunakan untuk memperoleh penghasilan dan pada umumnya digunakan untuk usaha.
d. Fokus pembiayaan barang modal adalah peralatan yang umum digunakan dan memiliki risiko rendah, sebagian besar
dari piutang sewa pembiayaan merupakan pembiayaan aset berupa kendaraan dan alat berat yang dapat digunakan
untuk kegiatan di berbagai industri termasuk alat berat excavator, bulldozer, motor grader dan lain-lain, serta alat
transportasi sungai dan laut, seperti tug boat dan tongkang.
e. Tidak ada piutang kepada pihak yang berelasi dan pembiayaan kepada grup sendiri.
Perseroan tidak mempunyai transaksi dengan perusahaan yang mempunyai hubungan istimewa karena Perseroan tidak
berafiliasi dengan suatu grup usaha.
3. Risiko Operasional
Manajemen risiko operasional merupakan siklus dari proses pengawasan yang berkelanjutan terhadap risiko akibat
kegagalan atau ketidakcukupan kontrol terhadap sistem dan proses internal, faktor manusia, maupun kejadian yang
disebabkan faktor ekternal. Untuk mengurangi risiko operasional internal, Perseroan telah memiliki sistem TI (Teknologi
Informasi) yang cukup handal saat ini dan tetap akan mengembangkan teknologi informasi yang ada sehingga benar-benar
dapat mendukung pertumbuhan bisnis saat ini dan dimasa mendatang.
Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang jasa keuangan, faktor keamanan dan ketersediaan dan akurasi informasi sudah
merupakan hal pokok yang harus dimiliki. Guna mendukung proses tersebut dapat berjalan dengan baik dan tidak terdapat
gangguan selama jam operasi bisnis, Perseroan telah melakukan langkah-langkah pengembangan sistem informasi yang
dimiliki, tidak terbatas hanya dari sisi perangkat keras dan backup data, tapi meliputi backup jaringan dan data center.
Salah satu penekanan Perseroan dalam hal penerapan manajemen risiko operasional adalah dengan memanfaatkan
teknologi informasi dalam melakukan antisipasi terhadap potensi gangguan dan kerusakan yang dapat berakibat fatal pada
operasional Perusahaan. Untuk itu, Perusahaan telah memiliki rencana pemulihan kerusakan atau yang biasanya disebut
Disaster Recovery Plan (DRP). Salah satu strategi DRP yang dilakukan dengan membangun Disaster Recovery Centre
(DRC) yang berlokasi terpisah dari pusat data Perseroan. DRC tersebut dikelola secara professional oleh vendor DRC
independen yang merupakan salah satu penyedia pusat data terbesar di Indonesia dan telah memenuhi standarisasi DRC
Tier-3, mencakup antara lain: redundant infrastructure capacity, dual power source dan concurrently maintainable site. DRC
dikembangkan dengan konsep data mirroring secara real-time, sehingga setiap perubahan atau update pada database induk
secara otomatis akan melakukan update database pada DRC secara real-time. Dengan demikian, potensi gangguan
operasional dan kehilangan data jika terjadi masalah pada pusat data utama dapat diminimalisir, dan kegiatan operasional
baik di kantor cabang maupun kantor pusat tetap berjalan normal. Departemen Teknologi Informasi di Perseroan telah
melakukan serangkaian tes dan simulasi dari waktu ke waktu guna memastikan bahwa DRP yang ada telah berjalan sesuai
dengan ekspektasi Perseroan.
Dari segi keamanan atau security, Perseroan telah melakukan pengkajian atau assessment terhadap implementasi
keamanan yang telah dilakukan. Pengkajian ini merupakan kepedulian Perseroan terhadap keamanan data serta informasi
yang dimiliki Perseroan. Atas dasar hasil pengkajian tersebut, Perseroan telah mengambil langkah-langkah perbaikan untuk
memperkuat security data dari serangan pihak luar maupun pencurian data oleh pihak oknum karyawan, serta dalam
menetapkan prioritas pengembangan keamanan jaringan Perseroan untuk tahun-tahun selanjutnya.
Dalam rangka meningkatkan keamanan pusat data dan jaringan serta dengan semakin kompleksnya sistem informasi dan
digitalisasi yang digunakan, Perseroan telah melakukan berbagai identifikasi dan mitigasi risiko terkait dengan teknologi
informasi dan digitalisasi, antara lain sebagai berikut:
• Dibentuknya komite pengarah teknologi informasi (IT Steering Committee).
• Penetapan rencana strategis teknologi informasi yang termasuk peningkatan keamanan cyber yang searah dengan
rencana strategis kegiatan usaha Perseroan.
128
Page 144
• Standardisasi penerapan dan pengelolaan perangkat jaringan komunikasi dan sistem data dan aplikasi; termasuk
pengelolaan kewenangan akses sistem, dan peremajaan secara berkala.
• Penerapan pengembangan sistem aplikasi dengan model Secured Software Development Life Cycle (S-SDLC).
• Pelaksanaan Penetration Test dan Vulnerability Assessment (VA) untuk menguji keamanan dan kehandalan sistem
aplikasi dan jaringan informasi dari potensi serangan cyber.
Selain itu, Perseroan secara terus-menerus memperbaharui Standar Prosedur Operasi untuk menjamin adanya akuntabilitas
dan tanggung jawab dari setiap fungsi dalam Organisasi, sehingga dapat mengurangi risiko kecurangan/fraud yang dilakukan
oleh karyawan internal. Fungsi audit internal juga diberdayakan untuk meguji efektivitas sistem pengawasan internal yang
berjalan dan mengevaluasi penyimpangan yang terjadi.
Perseroan juga telah mengalihkan sebagian risiko yang ada ke pihak external, dengan cara menutup asuransi atas seluruh
aset tetap, asuransi kesehatan, kecelakaan kerja, serta mewajibkan konsumen untuk mengasuransikan kendaraan yang
dibiayai Perseroan.
Perseroan juga menyadari bahwa dengan semakin berkembangkan Perseroan, risiko reputasi juga menjadi semakin penting.
Hal ini berdampak pada kepercayaan konsumen dan nama baik Perseroan dimata stakeholders dan selaku perusahaan
terbuka. Untuk meminimalisir risiko yang ada, Perseroan telah menerapkan tele survey ke konsumen untuk mendapatkan
umpan balik atas pelayanan yang diberikan oleh karyawan Perseroan, dan juga melakukan respon yang cepat atas keluhan
yang disampaikan oleh konsumen, baik secara langsung maupun tidak langsung, misalnya lewat surat pembaca di Koran.
Risiko legal juga merupakan salah satu risiko operasional yang dihadapi Perseroan. Oleh karena itu, Perseroan selalu
menjaga agar selalu mengikuti aturan perundangan dan ketentuan lain yang berlaku, dan selalu mengupdate perubahan
yang terjadi.
4. Perubahan perilaku konsumen terhadap perubahan teknologi baru, kondisi demografi pasar dan faktor lainnya
Sejalan dengan perkembangan teknologi komunikasi dan teknologi informasi yang sangat pesat dalam beberapa tahun
terakhir, saat ini hampir semua orang sudah menjadi penguna telepon seluler dan bahkan sudah menggunakan layanan data-
3G dan menggunakan telepon pintar (smart phone). Sebagai dampak dari hal tersebut, muncul berbagai aplikasi berbasis
teknologi yang memberikan penawaran produk/jasa kepada para penguna smart phone tersebut, diantaranya layanan
transaksi perbankan online, perdagangan online (e-commerce), transportasi serta layanan inovatif dibidang keuangan lainnya
yang dimotori oleh perusahaan-perusahaan dibidang teknologi keuangan (fintech).
Segala perubahan ini menyebabkan perilaku konsumen, diantaranya:
• Terdapat informasi yang lebih transparan terhadap produk yang ditawarkan, baik dari sisi spesifikasi barang, harga, cara
pembayaran dll.
• Kemudahan dalam menjual memasarkan produk secara online yang menyebabkan hilangnya batas demografi secara
fisik yang biasa menjadi pembatas jangkauan pasar tradisional
Dengan perubahan yang begitu cepat, maka semua pelaku pasar harus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi
yang terjadi dan cepat beradaptasi diri supaya bisa tetap relevan.
Terkait dengan hal tersebut, Perseroan telah melakukan investasi dan pengembangan pada beberapa area diantaranya:
• Pembentukan unit kerja pengembangan bisnis berbasis digital.
• Pengembangan dan penyempurnaan aplikasi teknologi informasi saat ini sehingga dapat berkomunikasi dengan aplikasi
dari pihak ketiga via “web services”.
• Pengembangan mobile technology sehingga proses kerja karyawan lapangan dapat dilaksanakan langsung di lapangan
dan tidak perlu pulang ke kantor untuk mengupdate hasil kerja yang diperoleh selama di lapangan (mis. survey report
atau laporan collection).
• Pengembangan website Perseroan sehingga memberikan tampilan, informasi dan sebagai alat komunikasi yang efektif
dengan konsumen dan para stakeholders lainnya.
• Pengembangan komunikasi pemasaran secara digital lewat media sosial.
• Membuka kerja sama dengan perusahaan fintech dalam rangka pengembangan product dan service yang saat ini belum
dapat dilakukan sendiri oleh Perseroan.
129
Page 145
Perseroan sadar bahwa perubahan teknologi yang terjadi secara pesat saat ini adalah suatu kesempatan bisnis besar bagi
yang siap, dan Perseroan berkeyakinan bahwa dengan strategi dan investasi yang tepat, maka perubahan ini akan menjadi
kesempatan besar bagi Perseroan untuk mengembangkan bisnisnya kedepan, termasuk mendahului kompetitor yang belum
siap untuk beradaptasi.
5. Perubahan dalam harga, persoalan dengan pemasok, atau peristiwa lainnya yang mempengaruhi penjualan perusahaan
Perubahan dalam harga cukup dinamis di pasar, yang utamanya disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya:
• Besaran bunga patokan BI yang berdampak pada kenaikan/penurunan suku bunga perbankan yang pada akhirnya akan
berdampak pada tingkat suku bunga pinjaman/penjualan yang terjadi di perusahaan pembiayaan.
• Faktor kompetisi, dimana semakin tinggi tingkat kompetisi di suatu daerah atau produk tertentu, akan mempengaruhi
tingkat suku bunga yang ditawarkan ke konsumen. Hal ini umumnya terjadi pada produk mobil baru.
• Tingkat biaya kredit dan biaya bunga di masing-masing perusahaan pembiayaan, dimana umumnya semakin tinggi
tingkat bunga pinjaman serta biaya kredit, maka akan berdampak pada tingginya suku bunga yang ditawarkan ke
konsumen guna menjaga tingkat margin yang diharapkan.
Perseroan selalu mengikuti perkembangan yang terjadi di pasar, dan menyesuaikan strateginya untuk tetap dapat bersaing
secara sehat dan memberikan nilai tambah lain diluar bunga sehingga tetap mendapatkan konsumen yang ditargetkan tanpa
harus kehilangan margin keuntungan.
Sementara itu, dalam hal pemasok atau peristiwa lain yang mempengaruhi penjualan Perseroan, tidak ada suatu persoalan
atau perkembangan negatif yang terjadi.
6. Pengaruh produk baru atau penarikan produk.
Sejalan dengan izin usaha baru dari OJK sebagaimana diatur oleh Peraturan OJK No. 35/POJK.05/2018, saat ini perusahaan
pembiayaan diperbolehkan melakukan pembiayaan dibidang investasi, modal kerja dan multi guna. Terkait dengan hal
tersebut, sebelumnya Perseroan hanya fokus melakukan pembiayaan dibidang otomotif dan alat-alat berat, namun saat ini
sudah melakukan pengembangan produk pembiayaan baru, antara lain pembiayaan di bidang properti dan mesin-mesin,
serta menjajaki kerja-sama dengan perusahaan-perusahaan di bidang teknologi keuangan (fintech) untuk meningkatkan
jangkuan kepada konsumen-konsumen yang sebelumnya tidak terjangkau oleh Perseroan.
Disisi lain, tidak ada penarikan produk yang dilakukan oleh Perseroan.
8. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility)
Dalam rangka komitmen Perseroan untuk mendukung berbagai program yang membantu proses pemberdayaan masyarakat
kurang mampu menjadi mandiri dan bisnis yang berkelanjutan, Perseroan secara aktif melakukan berbagai kegiatan sosial
kemasyarakatan. Kegiatan-kegiatan tersebut difokuskan pada bidang pendidikan, infrastruktur, kesehatan, dan cepat tanggap
bencana.
2024
Pelatihan Digital Guru Kreatif 4.0 Batch 3 pada bulan Januari hingga Maret 2024 yang terdiri dari beberapa tahapan program
pembekalan materi interaktif PowerPoint secara daring (online) hingga pembuatan proyek akhir dari para guru yang berasal dari
4 sekolah di berbagai wilayah Indonesia;
130
Page 146
Program Beasiswa Guru yang merupakan keberlanjutan dari program “Guru Kreatif Go Digital” berupa pemberian beasiswa
kepada para guru yang telah lulus pelatihan “Guru Kreatif Go Digital” melalui pemberian akses platform kursus daring secara gratis
selama 1 tahun.
Berbagi Berkah Ramadan melalui pembagian 2.378 paket takjil di 14 cabang dan pembagian 157 paket sembako di 5 cabang
berbagai wilayah Indonesia selama bulan Maret 2024;
Program Cepat Tanggap Bencana Banjir Demak untuk masyarakat penyintas melalui pemeriksaan kesehatan gratis untuk 160
warga penerima manfaat pada 3 April 2024;
Program pelayanan kesehatan gratis untuk konsumen dan masyarakat umum di sekitar lokasi Cabang Balaraja (Tangerang)
berupa pemeriksaan kolesterol, asam urat, dan gula darah pada 20 April 2024;
Program Edukasi literasi keuangan dengan tema “Pengenalan dan Simulasi Perusahaan Pembiayaan” untuk para siswa SDN
Doyo Lama, Jayapura pada pada 15 Mei 2024;
Program Gerakan 1.000 Sepatu dan Kaos Kaku untuk Anak Bangsa melalui pemberian 1.038 pasang sepatu dan kaos kaki untuk
7 lokasi SD di 5 wilayah Pulau Papua: Jayapura, Sorong, Manokwari, Nabire, dan Merauke pada 16 Mei 2024;
131
Page 147
Program Sekolah Kreatif melalui renovasi infrastruktur sekolah berupa pembangunan sarana pendidikan dan perbaikan sarana
sanitasi sekolah, ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, laboratorium komputer, dan sarana pendukung digitalisasi lainnya, di
beberapa wilayah cabang Depok, Karawang, Malang, Pekanbaru, Luwuk, Manggarai, Sumbawa, Palembang, Banjarmasin dan
Paser selama bulan Januari hingga Juni 2024;
Program BFI Berkurban 2024 melalui donasi hewan kurban dalam rangka perayaan Iduladha 1455 H, berupa pemberian 7 ekor
sapi dan 16 ekor kambing yang dibagikan kepada 1.565 warga masyarakat di berbagai wilayah Indonesia pada bulan Juni 2024;
2023
- Program sosialisasi Stunting untuk kaum Ibu di Kelurahan Pucang Sewu, Surabaya dalam rangka hari Gizi pada 28 Februari
2023;
- Program pelayanan kesehatan keliling/ambulans keliling yang bekerjasama dengan Sekolah Relawan kepada penyintas
bencana gempa di Cianjur, Jawa Barat pada Maret 2023;
- Program pelayanan kesehatan untuk warga Kecamatan Cugenang, Cianjur, pengadaan 12 pintu MCK di 4 titik lokasi wilayah
Cianjur dan pemberian bibit tanaman beserta alat pertaniannya untuk pemberdayaan kelompok Tani Cianjur pada bulan April
2023;
- Program Sehat untuk Merdeka yang merupakan program pemeriksaan kesehatan di 12 wilayah Indonesia dengan jumlah
penerima manfaat program ini mencapai 1.144 orang selama bulan Agustus 2023;
- Berbagai program kerelawanan dari karyawan Perseroan melalui program BFI 4 U pada bulan September hingga Desember
2023, antara lain:
- Program Revitalisasi satu posyandu di Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat melalui pemerian bantuan peralatan baru, edukasi
dan penyuluhan, serta pembuatan akun media sosial posyandu.
- Renovasi empat unit fasilitas sanitasi umum di Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.
- Perbaikan infrastruktur dan pelatihan pengolahan sampah menjadi alat permainan edukatif dan kerajinan tangan bernilai
ekonomis, bertempat di PAUD Saluyu, Desa Cibogo, Kabupaten Tangerang, Banten.
- Renovasi bangunan dan perbaikan fasilitas belajar di TK PGRI Menara Rumpin di Bogor, Jawa Barat.
- Program pendampingan kepada masyarakat dalam menjalankan bisnis dan pemasaran di ranah digital di kawasan
Bojongkoneng, Bandung, Jawa Barat.
- Program Magotsuka Edufarm melalui kegiatan pemilahan dan pengolahan sampah nonorganik, dan membudidayakan larva
(maggot) di Cimahi, Jawa Barat dari Black Soldier Fly (untuk pengelolahan sampah organik secara ekonomis);
- Program Keberlanjutan Monitoring Literasi Keuangan berupa lokakarya dengan topik pengelolaan keuangan bagi pelaku
UMKM di Belitung, Kepulauan Riau pada 17 Oktober 2023;
132
Page 148
- Program #BFINgangkatUsahaLokalyang berupa program pelatihan dan pendampingan usaha dengan materi pemasaran
digital, teknik dasar fotografi, public speaking, dan ide usaha kreatif untuk konsumen, komunitas UMKM, dan masyarakat
umum di Semarang (Jawa Tengah) dan Medan (Sumatra Utara) selama bulan Oktober hingga Desember 2023;
- Program penanaman 10.000 bibit mangrove (bakau) di berbagai desa yang tersebar di Denpasar (Bali), Indramayu (Jawa
Barat), Makassar (Sulawesi Selatan), Semarang (Jawa Tengah), dan Tegal (Jawa Tengah) pada bulan Desember 2023;
- Program sosialisasi gaya hidup ramah lingkungan (“BFI Green Lifestyle”) di kalangan karyawan dan komunitas sekitar wilayah
Perseroan dimana program dimulai pada tahun 2022 yang mencakup pengelolaan sampah botol plastik disertai dengan
program edukatif “Start from Your Plastic Bottles”, dan kampanye peningkatan kesadaran pemilahan sampah plastik di Kantor
Pusat.
- Program pembangunan dan renovasi sanitasi air bersih di desa dan sekolah berbagai wilayah Indonesia yang telah dilakukan
sejak tahun 2018 hingga sekarang; dan
- Berbagai donasi dari Perseroan untuk membantu para korban bencana alam dan kebakaran di berbagai wilayah Indonesia;
termasuk para karyawan dan konsumen Perseroan yang tertimpa musibah; yang juga dilakukan secara berkesinambungan
dari tahun ke tahun.
9. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
Perseroan memiliki harta kekayaan berupa Hak Atas Kekayaan Intelektual sebagai berikut:
Nomor/Tanggal Jangka Waktu
No. Merek Kelas
Pendaftaran Perlindungan
1. IDM000877807 9 10 Februari 2030
2. IDM000942675 35 10 Februari 2030
3. IDM000942676 38 10 Februari 2030
4. IDM000877805 9 10 Februari 2030
133
Page 149
Nomor/Tanggal Jangka Waktu
No. Merek Kelas
Pendaftaran Perlindungan
5. IDM000891755 36 10 Februari 2030
6. IDM000891756 35 10 Februari 2030
7. IDM000891758 38 10 Februari 2030
8. IDM000891773 42 10 Februari 2030
9. IDM000742614 35 8 Februari 2028
10. IDM000784829 9 8 Februari 2028
134
Page 150
Nomor/Tanggal Jangka Waktu
No. Merek Kelas
Pendaftaran Perlindungan
11. IDM000742601 36 8 Februari 2028
12. IDM000742495 38 8 Februari 2028
13. IDM000742474 42 8 Februari 2028
14. IDM000877836 9 10 Februari 2030
15. IDM000891775 35 10 Februari 2030
16. IDM000891776 36 10 Februari 2030
135
Page 151
Nomor/Tanggal Jangka Waktu
No. Merek Kelas
Pendaftaran Perlindungan
17. IDM000891777 38 10 Februari 2030
18. IDM000891778 42 10 Februari 2030
19. IDM000768722 9 28 Desember 2027
20. IDM000768681 36 28 Desember 2027
136
Page 152
Nomor/Tanggal Jangka Waktu
No. Merek Kelas
Pendaftaran Perlindungan
21. IDM000768674 42 28 Desember 2027
22. IDM000768667 38 28 Desember 2027
23. IDM000768659 35 28 Desember 2027
24. IDM000782594 9 16 Januari 2028
137
Page 153
Nomor/Tanggal Jangka Waktu
No. Merek Kelas
Pendaftaran Perlindungan
25. IDM000782558 35 16 Januari 2028
26. IDM000782541 36 16 Januari 2028
27. IDM000782520 38 16 Januari 2028
28. IDM000782475 42 16 Januari 2028
29. IDM000784823 9 8 Februari 2028
138
Page 154
Nomor/Tanggal Jangka Waktu
No. Merek Kelas
Pendaftaran Perlindungan
30. IDM000742249 35 8 Februari 2028
31. IDM000742217 36 8 Februari 2028
32. IDM000742202 42 8 Februari 2028
33. IDM000247466 36 14 Juli 2028
34. IDM000831793 42 18 Desember 2028
35. IDM000831789 42 18 Desember 2028
139
Page 155
Nomor/Tanggal Jangka Waktu
No. Merek Kelas
Pendaftaran Perlindungan
36. IDM000719363 9 18 Desember 2028
Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Perseroan tidak memiliki ketergantungan yang signifikan terhadap terhadap kontrak
industrial, komersial, atau keuangan termasuk kontrak dengan pelanggan, pemasok, dan/atau Pemerintah.
140
Page 156
IX. PERPAJAKAN
A. PERPAJAKAN UNTUK PEMEGANG OBLIGASI
Pajak Penghasilan atas Bunga Obligasi dan diskonto dari Obligasi yang diperdagangkan dan/atau dilaporkan perdagangannya di
Bursa Efek yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi diperhitungkan dan diperlakukan sesuai dengan peraturan
perpajakan yang berlaku.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2019 tanggal 12 Agustus 2019 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan
Pemerintah No. 16 Tahun 2009 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Berupa Bunga Obligasi, penghasilan yang diterima
dan/atau diperoleh Wajib Pajak berupa bunga dikenai pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final:
1. Atas Bunga Obligasi dengan kupon sebesar:
a. 15% (lima belas persen) bagi Wajib Pajak dalam negeri dan Bentuk Usaha Tetap (“BUT”); dan
b. 20% (dua puluh persen) atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda bagi Wajib
Pajak luar negeri selain BUT;
Jumlah yang terkena pajak dihitung dari jumlah bruto bunga sesuai dengan masa kepemilikan (holding period) Obligasi.
2. Atas diskonto dari Obligasi dengan kupon sebesar:
a. 15% (lima belas persen) bagi Wajib Pajak dalam negeri dan BUT; dan
b. 20% (dua puluh persen) atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda bagi Wajib
Pajak luar negeri selain BUT;
Jumlah yang terkena pajak dihitung dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, tidak
termasuk bunga berjalan.
3. Atas diskonto dari Obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) sebesar:
a. 15% (lima belas persen) bagi Wajib Pajak dalam negeri dan BUT; dan
b. 20% (dua puluh persen) atau sesuai dengan tarif berdasarkan persetujuan penghindaran pajak berganda bagi Wajib
Pajak luar negeri selain BUT;
Jumlah yang terkena pajak dihitung dari selisih lebih harga jual atau nilai nominal di atas harga perolehan Obligasi, tidak
termasuk bunga berjalan.
Ketentuan pemotongan pajak yang bersifat final ini tidak berlaku apabila penerima penghasilan berupa bunga obligasi merupakan:
1. Wajib Pajak dana pensiun yang pendirian atau pembentukannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan dan memenuhi
persyaratan sebagaimana diatur dalam pasal 4 ayat (3) huruf h Undang- Undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak
Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang No. 36 Tahun 2008 tentang
Perubahan Keempat atas Undang- Undang No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan; dan
2. Wajib Pajak bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia.
CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN
KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA
OBLIGASI, PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN OBLIGASI YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM
INI.
141
Page 157
B. PEMENUHAN PERPAJAKAN OLEH PERSEROAN
Sebagai Wajib Pajak, Perseroan memiliki kewajiban perpajakan. Sampai dengan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran, Perseroan
telah memenuhi perpajakannya sesuai dengan ketentuan perundang undangan dan peraturan perpajakan yang berlaku.
Pada tanggal 18 Juni 2020, Peraturan Pemerintah No. 56/2015 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 77 Tahun
2013, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku, digantikan dengan Peraturan Pemerintah No. 30 Tahun 2020 tentang Penurunan Tarif
Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka (“PP No. 30/2020”).
PP No. 30/2020 ini mengatur perseroan terbuka dalam negeri di Indonesia dapat memperoleh penurunan tarif Pajak Penghasilan
sebesar 3% lebih rendah dari tarif Pajak Penghasilan Wajib Pajak badan dalam negeri, dengan memenuhi kriteria yang ditentukan,
yaitu paling sedikit 40% dari jumlah keseluruhan saham yang disetor dicatat untuk diperdagangkan di Bursa Efek; saham tersebut
harus dimiliki oleh paling sedikit 300 pihak; masing-masing pihak hanya boleh memiliki saham kurang dari 5% dari keseluruhan
saham yang ditempatkan dan disetor penuh; dan harus dipenuhi dalam waktu paling singkat 183 Hari Kalender dalam jangka
waktu satu tahun pajak.
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021 tentang
Harmonisasi Peraturan Perpajakan (“UU HPP”). Aturan tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan
bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya. Dengan demikian, penetapan tarif
pajak sebelumnya sebesar 20% menjadi tidak berlaku setelah undang-undang ini disahkan.
Pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022, Perseroan telah memenuhi persyaratan di atas, sesuai UU HPP dan PP
No. 30/2020, untuk mendapatkan penurunan tarif sebesar 3%, sehingga Perseroan dikenakan tarif sebesar 19% untuk perhitungan
PPh Badan.
142
Page 158
X. PENJAMINAN EMISI OBLIGASI
Berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang tercantum dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan VI BFI
Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 No. 98 tertanggal 26 Juni 2024, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari
Adiwarsito, S.H., Notaris di Jakarta, Penjamin Emisi Obligasi telah menyetujui untuk menawarkan Obligasi kepada Masyarakat
sebesar Rp600.000.000.000,- (enam ratus miliar Rupiah) yang penjualannya dijamin secara kesanggupan penuh (full
commitment).
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi merupakan perjanjian lengkap, yang menggantikan semua persetujuan yang mungkin telah
dibuat sebelumnya dan setelah ini tidak ada perjanjian lain yang dibuat oleh Para Pihak yang isinya bertentangan dengan
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi.
Adapun susunan dan jumlah porsi penjaminan serta persentase penjaminan emisi Obligasi dalam Penawaran Umum Perseroan
adalah sebagai berikut:
(dalam Rupiah)
Penjamin Emisi Obligasi dan
Seri A Seri B Seri C Total %
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
PT BCA Sekuritas 25.000.000.000 50.000.000.000 75.000.000.000 150.000.000.000 25,00
PT BRI Danareksa Sekuritas 25.000.000.000 50.000.000.000 75.000.000.000 150.000.000.000 25,00
PT Mandiri Sekuritas 25.000.000.000 50.000.000.000 75.000.000.000 150.000.000.000 25,00
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk 25.000.000.000 50.000.000.000 75.000.000.000 150.000.000.000 25,00
Total 100.000.000.000 200.000.000.000 300.000.000.000 600.000.000.000 100,00
Selanjutnya Penjamin Emisi Obligasi yang ikut dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan
tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran
Umum, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011.
Berdasarkan pasal 1 angka 1 UUPM sebagaimana diubah dengan UUPPSK, Afiliasi berarti:
a. hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan
seseorang dengan:
1. suami atau istri;
2. orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
3. kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu;
4. saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara yang
5. bersangkutan; atau
6. suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan.
b. hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal, yaitu hubungan
seseorang dengan:
1. orang tua dan anak;
2. kakek dan nenek serta cucu; atau
3. saudara dari orang yang bersangkutan.
c. hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur, atau komisaris dari pihak tersebut;
d. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan dimana terdapat satu atau lebih anggota direksi, pengurus, dewan komisaris,
atau pengawas yang sama;
e. hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apa pun, mengendalikan atau
dikendalikan oleh perusahaan atau pihak tersebut dalam menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan atau pihak
dimaksud;
f. hubungan antara 2 (dua) atau lebih perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apa
pun, dalam menentukan pengelolaan dan/ atau kebijakan perusahaan oleh pihak yang sama; atau
g. hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu pihak yang secara langsung maupun tidak langsung memiliki
paling kurang 20% (dua puluh persen) saham yang mempunyai hak suara dari perusahaan tersebut.
PT BCA Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas selaku Penjamin Emisi dan Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan sesuai dengan definisi Afiliasi dalam UUPPSK, kecuali PT Trimegah
143
Page 159
Sekuritas Indonesia Tbk dikarenakan terdapat kesamaan 1 (satu) orang anggota Komisaris dengan Perseroan yaitu Sunata
Tjiterosampurno. Sebagaimana telah diungkapkan di dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, Manajer Penjatahan untuk
Obligasi ini adalah PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
144
Page 160
XI. LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
WALI AMANAT
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“BTN”)
Financial Institution & Capital Market Division (FICD)
Menara 2 BTN Lantai 8
Jl. H.R. Rasuna Said No. 1
Jakarta Selatan 12980
Tel.: (021) 38825147
Untuk Perhatian: Wali Amanat – Financial Services Department
Surat Penunjukan : No. OP/TRS/L/VI/24-0203 tanggal 4 Juni 2024.
Surat Tanda Terdaftar : No. 10/STTD-WA/PM/1996 tanggal 14 Agustus 1996.
Pedoman Kerja : Standar prosedur operasi Wali Amanat BTN.
Tugas Utama : Mewakili kepentingan Pemegang Obligasi baik di dalam maupun di luar pengadilan dalam melakukan
tindakan hukum yang berkaitan dengan hak dan kewajiban Pemegang Obligasi sesuai dengan syarat-
syarat Emisi, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian
Perwaliamanatan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia
khususnya di bidang Pasar Modal dan ketentuan/peraturan KSEI mengenai Obligasi.
BTN selaku Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024, menyatakan
bahwa selama menjadi Wali Amanat:
i. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan;
ii. Tidak memiliki hubungan kredit dan/atau pembiayaan dengan Perseroan;
iii. Tidak menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu; atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat selaku kreditur
dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan, sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada Pemegang
Obligasi; dan/atau
iv. Tidak merangkap sebagai penanggung, dan/atau pemberi agunan dalam penerbitan Efek bersifat utang, dan/atau kewajiban
Perseroan.
KONSULTAN HUKUM
Jusuf Indradewa & Partners
Menara BCA Lantai 50
Jl. M.H. Thamrin No. 1
Jakarta Pusat 10310
Indonesia
Surat Penunjukan : No. OP/TRS/L/VI/24-0205 tanggal 4 Juni 2024
Nama Rekan : Dr. Cecilia Teguh Ayu Sianawati, S.H, M.A
Surat Tanda Terdaftar : STTD.KH-21/PJ-1/PM.02.2023 tanggal 8 Februari 2023
Keanggotaan Asosiasi : Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM) (Anggota HKHPM No.92036)
Pedoman Kerja : Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal Lampiran dari Keputusan Himpunan Standar Profesi
Konsultan Himpunan Hukum Pasar Modal Lampiran dari Keputusan Himpunan Konsultan Hukum Pasar
Modal No. Kep.03/HKHPM/XI/2021 tanggal 10 November 2021
Tugas Utama : Tugas utama dari Konsultan Hukum dalam rangka penerbitan Obligasi ini adalah melakukan
pemeriksaan dan penelitian dengan kemampuan terbaik yang dimilikinya atas fakta dari segi hukum
yang ada mengenai Perseroan dan keterangan lain yang berhubungan dengan itu sebagaimana
disampaikan oleh Perseroan. Hasil pemeriksaan dan penelitian mana telah dimuat dalam Laporan Uji
Tuntas Dari Segi Hukum yang menjadi dasar dari Pendapat Dari Segi Hukum yang diberikan secara
obyektif dan mandiri serta guna meneliti informasi yang dimuat dalam Prospektus sepanjang
menyangkut segi hukum. Tugas dan fungsi Konsultan Hukum yang diuraikan di sini adalah sesuai
dengan Standar Profesi Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal yang berlaku guna melaksanakan
prinsip keterbukaan.
145
Page 161
AKUNTAN PUBLIK
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
Member firm of BDO International
Treasury Tower 11
Floor Suite H, District 8 SCBD Lot 8,
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53,
Jakarta 12910
Surat Penunjukan : No. Corp/SJN/L/VI/24-0109
Nama Rekan : Susanto Bong, SE, Ak, CPA, CA
Surat Tanda Terdaftar : STTD.AP-223/PM.22/2018 tanggal 5 Februari 2018
Izin Usaha Nomor : 622/KM.1/2016
Keanggotaan Asosiasi : Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Nomor Anggota: 11.D50162
Pedoman Kerja : Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP).
Tugas Utama : Fungsi utama Akuntan Publik dalam rangka penerbitan Obligasi ini adalah untuk melaksanakan audit
berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh IAPI. Standar tersebut mengharuskan Akuntan
Publik merencanakan dan melaksanakan audit agar diperoleh keyakinan yang memadai bahwa laporan
keuangan bebas dari salah saji yang material. Audit yang dilakukan oleh Akuntan Publik meliputi
pemeriksaan atas dasar pengujian bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan pengungkapan
dalam laporan keuangan. Audit juga meliputi penilaian atas prinsip akuntansi yang digunakan dan
estimasi signifikan yang dibuat oleh manajemen serta penilaian terhadap penyajian laporan keuangan
secara keseluruhan. Akuntan Publik bertanggung awab atas opini yang diberikan terhadap laporan
keuangan yang diaudit.
NOTARIS
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.
Jl. Panglima Polim V/11
Jakarta 12160
Indonesia
Surat Penunjukan : No. OP/TRS/L/VI/24-0204 tanggal 4 Juni 2024
Surat Tanda Terdaftar : STTD.N-41/PJ-1/PM.02/2023 tanggal 6 Maret 2023
Keanggotaan Asosiasi : Ikatan Notaris Indonesia (INI)
Pedoman Kerja : (i) Undang-Undang No. 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 30 Tahun 2004
tentang Jabatan Notaris dan (ii) Kode Etik Ikatan Notaris Indonesia.
Tugas Utama : Sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal dalam melaksanakan tugasnya melaksanakan prosedur
pekerjaan yaitu mempersiapkan perjanjian yang dimulai dari pembuatan draft-draft, pembahasan, dan
penandatanganan perjanjian yang selanjutnya menerbitkan salinan perjanjian-perjanjian tersebut.
Ruang lingkup tugas Notaris dalam rangka penerbitan Obligasi ini adalah membuat akta-akta dalam
rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I
Tahun 2024, antara lain Perjanjian Perwaliamanatan, Pengakuan Utang dan Perjanjian Penjaminan
Emisi Obligasi, serta akta-akta perubahannya
PERUSAHAAN PEMERINGKAT
PT Fitch Ratings Indonesia
DBS Bank Tower Lantai 24
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5
Jakarta 12940
Telepon: +62 21 29886800
Faksimile: +62 21 29886822
Surat Penunjukan : No. OP/TRS/L/VI/24-0358 tanggal 4 Juni 2024
Pedoman Kerja : Peraturan OJK No. 51/POJK.04/2015 tentang Perilaku Perusahaan Pemeringkat Efek
Tugas Utama : Pemeringkatan atas Obligasi Perseroan, sehubungan dengan Penawaran Umum Obligasi.
146
Page 162
Kode etik Fitch mengacu pada Code of Conduct Fundamentals for Credit Rating Agencies (IPSCP Code)
yang diterbitkan oleh International Organization of Securities Commissions (“IOSCO”). Anggota-anggota
IOSCO adalah otoritas Pasar Modal lebih dari 100 negara. Kode etik dan praktek terbaik diadopsi dari
Association of Credit Rating Agencies in Asia (“ACRAA”). ACRAA adalah asosiasi yang didirikan oleh
Asian credit rating agencies, dan diawasi oleh Asian Development Bank (“ADB”).
Perseroan menyatakan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang terlibat
dalam Penawaran Umum ini sebagaimana definisi hubungan Afiliasi pada UUPPSK.
Pada tanggal diterbitkannya Propektus ini, Perseroan tidak memiliki hubungan kredit dengan BTN yang melebihi 25% (dua puluh
lima persen) dari jumlah Obligasi, sementara BTN juga tidak merangkap sebagai penanggung dan pemberi agunan dalam
penerbitan Efek bersifat utang Perseroan sesuai Peraturan OJK No.19/POJK.04/2020.
147
Page 163
XII. KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT
Sehubungan dengan Perjanjian Perwaliamanatan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“BTN”) telah ditunjuk oleh Perseroan
sebagai Wali Amanat dalam Penawaran Umum Obligasi ini.
Dengan demikian yang berhak sebagai Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan dan
bertindak untuk dan atas nama Pemegang Obligasi dalam rangka Penawaran Umum Obligasi adalah BTN yang telah terdaftar di
OJK dengan No. 10/STTD-WA/PM/1996 tanggal 14 Agustus 1996 sesuai dengan ketentuan UUPPSK.
Sehubungan dengan penerbitan Obligasi ini, BTN telah menandatangani surat pernyataan-pernyataan sebagai berikut:
Berdasarkan:
• Surat Pernyataan No. 379/FICD/FS/VI/2024 tertanggal 25 Juni 2024, Wali Amanat telah melakukan due diligence terhadap
Perseroan atas rencana penerbitan Obligasi sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 20/POJK.04/2020.
• Surat Pernyataan No. 380/FICD/FS/VI/2024 tertanggal 25 Juni 2024, sesuai Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020, Wali
Amanat menyatakan selama menjadi Wali Amanat:
i. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan;
ii. Tidak memiliki hubungan kredit dan/atau pembiayaan dengan Perseroan dalam jumlah melebihi lebih dari 25% (dua
puluh lima persen) dari jumlah Obligasi;
iii. Tidak menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat selaku kreditur
dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan, berdasarkan pertimbangan Wali Amanat, sehingga tidak mampu
memenuhi kewajibannya kepada Pemegang Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024;
iv. Tidak merangkap sebagai penanggung dan/atau pemberi agunan dalam penerbitan Obligasi, dan/atau kewajiban
Perseroan.
A. UMUM
BTN pertama kali didirikan dengan nama Postpaarbank sebagaimana diumumkan dalam Staatsblad van Nederlandsch-Indie No.
653 Tahun 1934 yang kemudian berganti nama menjadi Bank Tabungan Pos berdasarkan Undang-undang Darurat No. 9 Tahun
1950 jo Undang-undang No. 36 Tahun 1953. Bank Tabungan Pos kemudian menjadi Bank Tabungan Negara berdasarkan
Undang-Undang No. 2 Tahun 1964 juncto Undang-Undang No.20 Tahun 1968 tentang Bank Tabungan Negara.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 24 tanggal 29 April 1992 tentang Penyesuaian Bentuk Hukum Bank
Tabungan Negara menjadi Perusahaan Perseroan (Persero), BTN disesuaikan bentuk hukumnya menjadi Perusahaan Perseroan
(Persero). Dengan disesuaikannya bentuk hukum BTN menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) sebagaimana dimaksud di atas,
BTN beralih menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) BTN.
Pendirian Perusahaan Persero BTN berdasarkan Akta Perseroan Terbatas Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Tabungan
Negara “PT Bank Tabungan Negara (Persero)” No. 136 tanggal 31 Juli 1992, dibuat di hadapan Muhani Salim, S.H., Notaris di
Jakarta, yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya No. C2-
6587.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992, didaftarkan di dalam register pada Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
tanggal 18 Agustus 1992 di bawah No. 603/A.P.T/Wapan/1992/PNJS, dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 73 tanggal 11 September 1992, Tambahan No. 6A (“Akta Pendirian”).
Anggaran dasar BTN yang termuat dalam Akta Pendirian telah mengalami beberapa kali perubahan dengan perubahan terakhir
berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank
Tabungan Negara Tbk. atau disingkat PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. No. 8 tanggal 6 Maret 2024 yang dibuat di
hadapan Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 5 April 2024 sebagaimana ternyata dari Surat Keputusan No: AHU-
0022194.AH.01.02.Tahun 2024 serta yang telah diberitahukan kepada Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Perubahan
Anggaran Dasar No. AHU–AH.01.03–0085123 tanggal 5 April 2024.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi terakhir sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Bank Tabungan Negara Tbk. atau disingkat PT Bank Tabungan Negara
148
Page 164
(Persero) Tbk No. 07 tanggal 6 Maret 2024 yang dibuat di hadapan Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan,
yang telah diberitahukan kepada Menhumkam berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No.
AHU–AH.01.09–0105385 tanggal 15 Maret 2024 (“Akta No. 07”).
B. TUGAS POKOK WALI AMANAT
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 dan kemudian ditegaskan lagi di dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan,
tugas pokok Wali Amanat antara lain adalah:
a. mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi, baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan Perjanjian
Perwaliamanatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia;
b. mengikatkan diri untuk melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab sebagaimana dimaksud dalam huruf a sejak
menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan dengan Perseroan, dan mulai berlaku efektif pada saat Obligasi telah
dialokasikan kepada Pemegang Obligasi;
c. melaksanakan tugas sebagai Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan dan dokumen lainnya yang berkaitan
dengan Perjanjian Perwaliamanatan, dan
d. memberikan semua keterangan atau informasi sehubungan dengan pelaksanaan tugas-tugas perwaliamanatan kepada OJK.
C. PENGGANTIAN WALI AMANAT
i. Berdasarkan Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, penggantian Wali Amanat dilakukan karena sebab-sebab, antara
lain sebagai berikut:
a. Wali Amanat tidak lagi memenuhi ketentuan untuk menjalankan fungsi sebagai Wali Amanat sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang- undangan
b. izin usaha bank yang melakukan kegiatan sebagai Wali Amanat dicabut;
c. pembatalan surat tanda terdaftar atau pembekuan kegiatan usaha Wali Amanat;
d. Wali Amanat dibubarkan oleh suatu badan peradilan yang berwenang dan telah mendapatkan putusan yang
berkekuatan hukum tetap atau oleh suatu badan resmi lainnya atau dianggap telah bubar berdasarkanketentuan
perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia;
e. Wali Amanat dinyatakan pailit oleh badan peradilan yang berwenang dan telah mendapatkan putusan yang berkekuatan
hukum tetap atau dibekukan operasinya dan/atau kegiatan usahanya oleh pihak yang berwenang;
f. Wali Amanat tidak dapat melaksanakan kewajibannya berdasarkan Perjanjian Perwaliamantan dan/atau keputusan
RUPO dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku di sektor jasa keuangan;
g. Wali Amanat melanggar ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau peraturan perundang-undangan di sektor jasa
keuangan;
h. atas permintaan para Pemegang Obligasi melalui RUPO sebagaimana diatur dalam Pasal 10 Perjanjian
Perwaliamanatan;
i. timbulnya hubungan Afiliasi antara Wali Amanat dengan Perseroan setelah penunjukan Wali Amanat, kecuali hubungan
Afiliasi yang terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal oleh pemerintah;
j. timbulnya hubungan kredit pembiayaan dengan Perseroan yang melampaui dari jumlah sebagaimana diatur dalam
Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020; atau
k. atas permintaan Wali Amanat, dalam hal Wali Amanat mengundurkan diri karena Perseroan tidak membayar imbalan
jasa Wali Amanat sebagaimana tersebut dalam Pasal 4 Perjanjian Perwaliamanatan,setelah Wali Amanat mengajukan
permintaan pembayaran secara tertulis sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut kepada Perseroan atau apabila Perseroan
melakukan kelalaian/cidera janji dengan telah melalui proses sesuai dengan Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan, maka
Wali Amanat dapat mengajukan permohonan pengunduran diri kepada Perseroan.
ii. Berakhirnya tugas, kewajiban, dan tanggung jawab Wali Amanat adalah pada saat:
a. Obligasi telah dilunasi, baik Pokok Obligasi, Bunga Obligasi termasuk Denda (jika ada), dan Wali Amanat telah menerima
laporan pemenuhan kewajiban Perseroan dari Agen Pembayaran atau dari Perseroan jika Perseroan tidak
menggunakan Agen Pembayaran;
b. Obligasi telah dikonversi seluruhnya menjadi saham;
c. Tanggal tertentu yang telah disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan setelah tanggal jatuh tempo Pokok Obligasi;
d. Setelah diangkatnya wali amanat baru.
149
Page 165
D. PERMODALAN WALI AMANAT
Berdasarkan Surat Keterangan Daftar Pemegang Saham BTN yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom selaku Biro
Administrasi Efek No. DE/VI/2024-3613 tanggal 2 Agustus 2024 perihal Laporan Bulanan, struktur permodalan dan susunan
pemegang saham terakhir BTN adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp500 per lembar Saham
Uraian dan Keterangan Jumlah Lembar Jumlah Nilai Saham Persentase
Saham Nominal (Rp Juta) Kepemilikan (%)
Modal Dasar
- Saham Seri A Dwiwarna 1 500 0,00
- Saham Biasa Atas Nama Seri B 20.478.431.999 10.239.215.999.500 100,00
Jumlah Modal Dasar 20.478.432.000 10.239.216.000.000 100,00
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
- Saham Seri A Dwiwarna Pemerintah 1 0 0,00
- Saham Seri B
1. Pemerintah 8.420.666.647 4.210.333.323.500 60,00
2. Masyarakat (< 5%) 5.613.777.765 2.806.888.882.500 40,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 14.034.444.413 7.017.222.206.500 100,00
Sisa Saham dalam Portepel
- Saham Seri A Dwiwarna - -
- Saham Seri B 6.443.987.587 3.221.993.793.500
Total Saham dalam Portepel 6.443.987.587 3.221.993.793.500
E. PENGURUS DAN PENGAWASAN
Susunan Direksi dan Dewan Komisaris terakhir sebagaimana dimuat dalam Akta No. 7 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama/Independen : Chandra Hamzah
Wakil Komisaris Utama/Independen : Iqbal Latanro
Komisaris : Andin Hadiyanto
Komisaris : Herry Trisaputra Zuna
Komisaris : Himawan Arief Sugoto
Komisaris Independen : Armand Bachtiar Arief
Komisaris Independen : Bambang Widjanarko *)
Komisaris Independen : Sentot Achmad Sentausa
Komisaris Independen : Adi Sulistyowati *)
Dewan Pengawas Syariah
Direktur Utama : Nixon Lambok Pahotan Napitupulu
Wakil Direktur Utama : Oni Febriarto Rahardjo
Direktur Consumer : Hirwandi Gafar
Direktur Finance : Nofry Rony Poetra
Direktur Human Capital, Compliance and Legal : Eko Waluyo
Direktur Assets Management : Elisabeth Novie Riswanti
Direktur Distribution and Institutional Funding : Jasmin
Direktur Information Technology : Andi Nirwoto
Direktur Risk Management : Setiyo Wibowo
Direktur Operational and Customer Experience : Hakim Putratama
Direktur SME and Retail Funding : Muhammad Iqbal
*) berlaku efektif setelah mendapat persetujuan OJK atas penilaian kemampuan dan kepatuhan (fit & proper test) dan memenuhi
peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
150
Page 166
F. KEGIATAN USAHA
BTN selaku bank umum menjalankan usaha di bidang perbankan dalam arti seluas-luasnya dengan visi “Menjadi The Best
Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025” dan misi antara lain secara aktif mendukung Pemerintah dalam memajukan
kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui kepemilikan rumah, mewujudkan kehidupan yang diimpikan jutaan rakyat Indonesia
melalui penyediaan rumah yang layak, menjadi mitra keuangan bagi para pemangku kepentingan dalam ekosistem perumahan
dengan menyediakan solusi menyeluruh dan layanan terbaik melalui inovasi digital.
Pada tahun 1974, BTN ditunjuk Pemerintah sebagai satu-satunya institusi yang menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR),
sejalan dengan program Pemerintah yang menggalakkan program perumahan untuk rakyat. BTN mencatatkan saham perdana
pada 17 Desember 2009 di BEI, dan menjadi bank pertama di Indonesia yang melakukan Sekuritisasi Aset KPR melalui pencatatan
transaksi Kontrak Investasi Kolektif–Efek Beragun Aset (KIK-EBA).
BTN sebagai perbankan yang berfokus di sektor pembiayaan perumahan, BTN telah menjadi bagian dari solusi untuk menjawab
tantangan terkait penyediaan rumah bagi masyarakat Indonesia. Termasuk juga kebutuhan rumah bagi para “Milenial,” sebutan
bagi generasi produktif Indonesia.
Salah satu melakukan terobosan strategi pengembangan produk untuk menangkap peluang yang timbul dari demografi penduduk
Indonesia yang didominasi oleh Gen Z dan milenial. Hal tersebut diwujudkan dengan mengembangkan fitur dan layanan BTN
dalam memiliki rumah, investasi dan menyiapkan dana pensiun yang terintegrasi secara digital melalui Hero Campaign-nya yaitu
Hidup Gak Cuma Tentang Hari Ini (HGCTHI).
Seiring dengan transformasi bisnis yang telah dilakukan dengan tujuan meningkatkan kinerja BTN dan memberikan hasil terbaik
kepada pemangku kepentingan, BTN membangun one stop shop financial solution layanan perbankan secara menyeluruh di
segmen SME Komersial, Korporasi dan Nasabah Lembaga untuk memperkuat kapabilitas digitalisasi bisnis, khususnya untuk
mengembangkan bisnis berbasis ekosistem perumahan melalui ekspansi value chain bisnis perumahan.
Saat ini BTN terus meningkatkan layanan perbankan yang dimiliki untuk memacu performa layanan digital seperti banking from
home dan new aplikasi mobile banking BTN serta telah membuat variasi produk KPR bersama produk cash management maupun
produk tabungan untuk menarik nasabah agar lebih loyal terhadap BTN seperti launching KPR BTN Gaess for Milenialls, KPR
BTN Rent to Own, Tabungan BTN Bisnis, peluncuran Portal BTN Properti, BTN Solusi dan Program Batara Spekta. Diperkuat
dengan mengusung budaya AKHLAK yang terdiri dari Amanah, Kompeten, Harmoni, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif, pandemi
menjadi motivasi untuk memacu kinerja dalam memperbaiki dan meningkatkan business processs serta mengembangkan
sejumlah strategi meningkatkan pelayanan perbankan dan juga mendukung Pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi,
sebagai mitra Pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial dan stimulus untuk menunjang perekonomian masyarakat
Di Tahun 2024, BTN melalui penerapan berbagai kebijakan strategis berhasil meraih penghargaan pada ajang Mob-ex Award
Tahun 2024 di Singapura dalam kategori Best Launch pada kampanye BTN Mobile, BTN berhasil masuk daftar Fortune Southeast
Asia 500 Tahun 2024, BTN meraih penghargaan Customer Experience Initiative of The Year dalam ajang ABF Retail Banking
Awards 2024, Gold Award dalam kategori Corporate Governance & Investor Relation Tahun 2024, ASEAN GRC Award Winner
2023, Top 50 of Biggest Market Capitalization Public Listed Companies, serta BTN meraih penghargaan sebagai The Best GRC
for IT/Digital Transformation 2023 (Banking Industries).
BTN memperoleh sertifikat SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan di bidang kredit komersial dan pengadaan.
Selain itu, BTN Memperoleh Sertifikasi ISO 27001 dalam rangka memastikan bahwa SDM, tata kelola dan teknologi yang
digunakan telah sesuai dengan standar industri (International Standar Organization). BTN telah melaksanakan proses sertifikasi
dan mendapatkan akreditasi No. IS 790715 tahun 2023.
BTN telah mengembangkan berbagai produk dan menambah layanan digital berbasis digital banking seperti yang telah lama
berjalan Cash Management BTN dan pembukaan Smart Branch BTN yang dilengkapi beragam layanan untuk memfasilitasi
kebutuhan nasabah yang berbasis digital. BTN sebagai pemeran utama dalam program sejuta rumah konsisten melakukan
pengembangan Digital Housing Ecosystem, layanan Direct Digital Bank dan memperkuat kapabilitas organisasi serta
memperkokoh pilar-pilar enabler untuk pertumbuhan bisnis yang efisien. Melangkah ke depan BTN menapaki fase transformasi
Global-Playership yang mampu membawa produk dan layanan BTN beroperasi sesuai standar layanan internasional dan kelas
dunia.
151
Page 167
Empat produk utama BTN, yakni consumer banking, wealth management, commercial banking dan perbankan Syariah. Untuk
nasabah dari setiap jenis layanan perbankan ini, BTN menyediakan pinjaman, pendanaan, dan layanan jasa yang ditargetkan
dapat memenuhi kebutuhan berbagai kelompok nasabah tersebut.
Layanan consumer banking BTN ditujukan untuk seluruh lapisan masyarakat yaitu produk kredit perumahan (KPR), apartemen
(KPA), dan kredit lainnya. Consumer banking juga menyalurkan layanan kredit dan perbankan jenis lainnya kepada nasabah,
seperti KPR BTN Gaess for Milenialls, KPR BTN Rent to Own, BTN Property, BTN Smart Residence, kredit multifinance dengan
rumah sebagai jaminan dan kredit tanpa agunan. BTN juga menawarkan produk pendanaan seperti Tabungan BTN Bisnis, BTN
Solusi, giro, tabungan, dan deposito berjangka.
Layanan Wealth Management menawarkan produk Bancassurance, Reksa Dana, Surat Berharga Negara Ritel, Surat Berharga
Negara Pasar Sekunder dan Foreign Exchange.
Layanan commercial banking BTN termasuk kredit konstruksi, kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit komersial lainnya,
BTN Property for Developer serta kredit usaha kecil dan menengah (UKM). BTN juga menawarkan produk pendanaan di segmen
commercial seperti giro dan deposito berjangka.
BTN Syariah menawarkan produk jasa, pembiayaan dan pendanaan komersial maupun konsumer yang sesuai dengan prinsip-
prinsip hukum Islam seperti produk baru KPR BTN HITS (Hijrah To Syariah) for Milenialls.
Dalam menunjang kegiatan-kegiatan di Pasar Modal, BTN selama 4 (empat) tahun terakhir berperan aktif antara lain sebagai Wali
Amanat dalam penerbitan:
• Obligasi Berkelanjutan II Chandra Astri Petrochemical Tahap III Tahun 2020;
• Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap VI Tahun 2020;
• Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap VI Tahun 2020;
• Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap II Tahun 2020;
• Obligasi Berkelanjutan I Tunas Baru Lampung Tahap II Tahun 2020;
• Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap VII Tahun 2020;
• Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun 2020;
• Obligasi Berkelanjutan IV PLN Tahap I Tahun 2020;
• Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV PLN Tahap I Tahun 2020;
• Obligasi Berkelanjutan IV BFI Tahap III Tahun 2020;
• Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2020;
• Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank BJB Tahap II Tahun 2020;
• Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap III Tahun 2021;
• Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2021;
• Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap II Tahun 2021;
• Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021;
• Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap IV Tahun 2021;
• Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank BJB Tahap I Tahun 2021;
• Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap V Tahun 2022;
• Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap II Tahun 2022;
• Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank BJB Tahap II Tahun 2022;
• Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical Tahap I Tahun 2022;
• Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure Tahap IV Tahun 2022;
• Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure Tahap V Tahun 2022;
• Obligasi Berkelanjutan II Semen Indonesia Tahap I Tahun 2022;
• Obligasi I Pos Indonesia Tahun 2022;
• Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap III Tahun 2023.
• Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure Tahap VI Tahun 2023;
• Obligasi Berkelanjutan III Barito Pacific Tahap I Tahun 2023;
• Obligasi Wajib Konversi Kimia Farma I Tahun 2023;
• Obligasi VII Danareksa Tahun 2023;
• Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical Tahap II Tahun 2023;
• Obligasi Berkelanjutan II Tunas Baru Lampung Tahap I Tahun 2023;
• Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap IV Tahun 2023;
152
Page 168
• Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap V Tahun 2023;
• Obligasi Subordinasi IV Bank BRI Tahun 2023;
• Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap I Tahun 2023;
• Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical Tahap III Tahun 2023;
• Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun 2023;
• Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2023;
• Obligasi Berkelanjutan III Barito Pacific Tahap II Tahun 2023;
• Obligasi VIII Danareksa Tahun 2023;
• Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap III Tahun 2024;
• Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical Tahap IV Tahun 2024;
• Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun 2024;
• Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BSI Tahap I Tahun 2024;
• Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Bank BJB Tahap I Tahun 2024;
• Obligasi Berkelanjutan I Dayamitra Telekomunikasi Tahap I Tahun 2024; dan
• Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Dayamitra Telekomunikasi Tahap I Tahun 2024.
G. KANTOR CABANG
Sejalan dengan perkembangan kegiatan usahanya, jaringan operasional BTN terus meluas sebagai berikut:
• Jaringan Perbankan Konvensional:
BTN telah memiliki 2 Kantor Pusat, 8 Kantor Wilayah, 82 Kantor Cabang, 539 Kantor Cabang Pembantu (KCP), 4 Kantor
Fungsional dan 51 Mobil BTN Move didukung dengan 2.146 Automatic Teller Machine (ATM) dan Cash Recycling Machine
(CRM) di seluruh Indonesia, serta menyediakan akses jaringan lebih dari 80.000 jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Alto,
ATM MEPS dan ATM Prima.
• Jaringan Perbankan Syariah:
BTN Syariah memiliki 34 Kantor Cabang Syariah, 76 Kantor Cabang Pembantu Syariah.
H. LAPORAN KEUANGAN WALI AMANAT
Tabel-tabel di bawah ini menyajikan ikhtisar data laporan keuangan BTN pada tanggal 31 Mei 2024 dan 2023 yang tidak diaudit
serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah diaudit oleh KAP Purwantono,
Sungkoro & Surja (member of Ernst & Young Global) berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI dengan opini wajar
tanpa pengecualian.
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei 31 Desember
Keterangan 2024 2023 2022
Total Aset 451.349.698 438.749.736 402.148.312
Total Liabilitas 420.641.109 381.164.489 351.376.683
Total Dana Syirkah Temporer 28.642.839 27.106.095 24.862.275
Total Ekuitas 30.708.589 30.479.152 25.909.354
Total Liabilitas, Dana Syirkah Temporer dan Ekuitas 479.992.537 438.749.736 402.148.312
Laporan Laba Rugi Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei 31 Desember
Keterangan 2024 2023 2023 2022
Pendapatan bunga dan bagi hasil 12.456.527 11.229.776 28.281.252 25.907.368
Beban bunga, bagi hasil, dan bonus (7.419.724) (5.899.083) (14.850.962) (10.910.084)
Pendapatan bunga dan bagi hasil – neto 5.036.803 5.330.693 13.430.290 14.997.284
Laba operasional 1.482.948 1.479.357 4.539.729 3.814.803
Laba sebelum pajak 1.442.913 1.463.482 4.380.210 3.875.690
Beban pajak (282.660) (306.946) (879.222) (830.617)
Laba periode/tahun berjalan 1.160.253 1.156.536 3.500.988 3.045.073
Laba komprehensif selama periode/tahun berjalan 929.635 1.480.529 3.848.720 1.983.756
153
Page 169
(dalam jutaan Rupiah)
31 Mei 31 Desember
Keterangan 2024 2023 2023 2022
Laba bersih per saham dasar (nilai penuh)* - - 249 288
*Laba bersih per saham dasar hanya dicatatkan pada laporan keuangan triwulanan
I. INFORMASI
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Financial Institution & Capital Market Division (FICD)
Menara 2 BTN Lantai 8
Jl. H.R. Rasuna Said No. 1
Jakarta Selatan 12980, Indonesia
Tel.: (021) 38825147
Website: www.btn.co.id
Untuk Perhatian: Financial Services Department
154
Page 170
XIII. TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI
Pemesan yang Berhak
Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat tinggal, serta badan
usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang berhak membeli Obligasi sesuai dengan
ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.
Pemesanan Pembelian Obligasi
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (“FPPO”) yang
disiapkan untuk keperluan ini yang dapat diperoleh dari Penjamin Emisi Obligasi sebagaimana tercantum dalam Bab XIII
Prospektus ini, baik dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail. Pemesanan wajib
dilengkapi dengan tanda jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar dan perubahannya yang memuat susunan
pengurus terakhir bagi badan hukum). Pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan
pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.
Jumlah Minimum Pemesanan Obligasi
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau
kelipatannya.
Masa Penawaran Umum
Masa Penawaran Umum akan dilaksanakan pada tanggal 20 September 2024 pada pukul 08.00 - 16.00 WIB.
Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi
Pengajuan pemesan dilakukan dengan menyampaikan FPPO selama jam kerja baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy,
ke kantor atau melalui email para Penjamin Emisi Obligasi dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang telah ditunjuk
sebagaimana dimuat dalam Bab XIV Prospektus.
Bukti Tanda Terima Pemesanan Obligasi
Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan kembali 1 (satu)
tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima
pemesanan pembelian Obligasi tersebut bukan merupakan jaminan dipenuhinya pesanan.
Penjatahan Obligasi
Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan maka penjatahan dilaksanakan
mengikuti Peraturan No. IX.A.7. Penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan masing-masing Penjamin Emisi Obligasi sesuai
dengan porsi penjaminannya masing-masing dimana akan dilakukan pada tanggal 23 September 2024.
Penjamin Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat 5 (lima) Hari Kerja
setelah tanggal penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2 tentang Tata Cara Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran
Umum.
Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan
akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12
tentang Pedoman Pemeriksaan oleh Akuntan atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan
Peraturan No. IX.A.7; paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya masa Penawaran Umum.
Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi
155
Page 171
Pemesan dapat melaksanakan pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin
Emisi Obligasi dan harus sudah efektif pada rekening Penjamin Emisi Obligasi selambat-lambatnya tanggal
24 September 2024 (in good funds) dengan melakukan penyetoran pada rekening di bawah ini:
PT BCA Sekuritas PT Mandiri Sekuritas
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Cabang: Thamrin Cabang: Jakarta Sudirman
No Rekening: 2063564222 No. Rekening: 1020005566028
Atas Nama: PT BCA Sekuritas Atas Nama: PT Mandiri Sekuritas
PT BRI Danareksa Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Central Asia Tbk
Cabang Bursa Efek Jakarta Cabang: KH Mas Mansyur
No Rekening: 067101000680304 No Rekening: 179.303.0308
Atas Nama: PT BRI Danareksa Sekuritas Atas Nama: PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan
pembayaran tidak dipenuhi.
Distribusi Obligasi Secara Elektronik
Pada Tanggal Emisi yaitu tanggal 25 September 2024, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo untuk diserahkan kepada
KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Efek di
KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.
Segera setelah Obligasi diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Efek, selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Efek memberi
instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi dari Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Efek ke dalam Rekening
Efek Penjamin Emisi Efek sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian
Obligasi kepada Penjamin Emisi Efek maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab
Penjamin Emisi Efek yang bersangkutan.
Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi
a. Pengembalian Uang Pemesanan Akibat Penjatahan
Dalam hal pemesanan Obligasi ditolak sebagian atau seluruhnya akibat penjatahan dan jika pesanan Obligasi sudah dibayar
maka uang pemesanan harus dikembalikan oleh Penjamin Emisi Obligasi kepada para pemesan, paling lambat 2 (dua) Hari
Kerja sesudah Tanggal Penjatahan.
Jika terjadi keterlambatan pengembalian uang pemesanan maka Penjamin Emisi Obligasi wajib membayar denda kepada
para pemesan untuk tiap hari keterlambatan sebesar 1,00% (satu koma nol nol persen) di atas tingkat Bunga Obligasi
masing-masing Seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dikembalikan, yang harus dibayarkan secara tunai atau
transfer. Denda dikenakan sejak hari ketiga setelah Tanggal Penjatahan.
Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk mengambilnya
dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan, maka Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar
denda kepada para pemesan Obligasi.
b. Pengembalian Uang Pemesanan Akibat Penundaan atau Pembatalan Penawaran Umum
Apabila Perseroan melakukan penundaan atau pembatalan atas Penawaran Umum dan uang pemesanan Obligasi telah
diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan, maka Penjamin Emisi
Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan tersebut kepada
para pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak tanggal penundaan atau pembatalan atas Penawaran Umum tersebut.
156
Page 172
Jika terjadi keterlambatan pengembalian uang pemesanan akibat penundaan atau pembatalan penawaran umum, maka
pihak yang menyebabkan keterlambatan, yaitu Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau
Perseroan, wajib membayar kepada para pemesan denda untuk tiap hari keterlambatan sebesar 1,00% (satu koma nol nol
persen) di atas tingkat Bunga Obligasi masing-masing Seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dikembalikan, yang
harus dibayarkan secara tunai atau transfer. Denda dikenakan sejak hari ketiga setelah tanggal penundaan atau pembatalan
Penawaran Umum.
Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk mengambilnya
dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penundaan atau pembatalan Penawaran Umum tersebut, maka Penjamin
Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Perseroan tidak diwajibkan membayar denda kepada para
pemesan Obligasi.
c. Pengembalian Uang Pemesanan Akibat Persyaratan Pencatatan Obligasi di BEI Tidak Terpenuhi
Apabila pencatatan Obligasi tidak dilaksanakan dalam waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal distribusi karena persyaratan
pencatatan Obligasi di BEI tidak terpenuhi, maka tanggung jawab pengembalian dana pemesanan Obligasi menjadi
tanggungan Perseroan, yang pengembalian pembayarannya dilakukan melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah
tanggal batalnya Penawaran Umum akibat tidak terpenuhinya persyaratan pencatatan Obligasi di BEI.
Jika terjadi keterlambatan pengembalian uang pemesanan, maka pihak yang menyebabkan keterlambatan yaitu Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi wajib membayar kepada para pemesan denda sebesar 1,00%
(satu koma nol nol persen) di atas tingkat Bunga Obligasi, untuk tiap hari keterlambatan Denda dikenakan pada hari ke-3
(ketiga) sejak tanggal keputusan pembatalan atau penundaan tersebut yang dihitung secara harian.
Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk mengambilnya
dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal batalnya Penawaran Umum tersebut, maka Perseroan tidak diwajibkan
membayar denda kepada para pemesan Obligasi.
Denda tersebut di atas dihitung dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1
(satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
Pengembalian uang kepada pemesan dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan
atau melalui instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil langsung oleh pemesan
yang bersangkutan dari Penjamin Emisi Obligasi yang relevan, dengan menunjukan atau menyerahkan bukti tanda terima
pemesanan dan bukti tanda jati diri.
Pendaftaran Obligasi ke dalam Penitipan Kolektif
Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian
Pendaftaran Obligasi di KSEI, yang ditandatangani Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI
maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan untuk didaftarkan atas
nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan
Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat-lambatnya
tanggal 25 September 2024.
b. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda bukti pencatatan
Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi
yang tercatat dalam Rekening Efek.
c. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang selanjutnya
akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening.
d. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas pembayaran
Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO dan/atau RUPSu serta hak-hak lainnya yang
melekat pada Obligasi.
e. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran
atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga
Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau
157
Page 173
Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi. Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok
Obligasi berdasarkan data kepemilikan Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan.
f. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dengan menyerahkan KTUR asli yang diterbitkan oleh
KSEI kepada Wali Amanat. Yang dapat menghadiri RUPO adalah Pemegang Obligasi di Rekening Efek pada hari ketiga
sebelum pelaksanaan RUPO (R-3). Terhitung sejak R-3 sampai dengan berakhirnya RUPO, seluruh Obligasi di Rekening
Efek di KSEI akan dibekukan sehingga tidak dapat dilakukan pemindahbukuan antar Rekening Efek. Transaksi Obligasi
yang penyelesaiannya jatuh pada R-3 sampai dengan tanggal pelaksanaan RUPO akan diselesaikan oleh KSEI mulai hari
pertama setelah berakhirnya RUPO.
g. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank
Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.
Lain-lain
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi secara keseluruhan
atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku.
158
Page 174
XIV. PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
OBLIGASI
Prospektus dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh pada tanggal 20 September 2024 dari kantor atau
melalui email para Penjamin Emisi Obligasi dan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi sebagai berikut:
PT BCA Sekuritas PT Mandiri Sekuritas
Menara BCA, Grand Indonesia, Lantai 41 Menara Mandiri I, Lantai 25
Jl. M.H. Thamrin No.1 Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55
Jakarta 10310 Jakarta 12190
Tel.: (021) 2358 7222 Telp.: (021) 526 3445
Faksimili: (021) 2358 7250 / 2358 7300 Faksimili: (021) 526 3507
Website: www.bcasekuritas.co.id www.mandirisekuritas.co.id
Email: dcm@bcasekuritas.co.id Email: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id;
sett_fisd@mandirisekuritas.co.id
PT BRI Danareksa Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Gedung BRI II, Lantai 23 Gedung Artha Graha, Lantai 18 & 19
Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 10210 Jakarta 12190
Telp.: (021) 5091 4100 ext. 3218 Telp.: (021) 2924 9088
Faksimili: (021) 2520 990 Faksimili: (021) 2924 9150
www.bridanareksasekuritas.co.id www.trimegah.com
Email: IB-Group1@brids.co.id; Email: fit@trimegah.com
debtcapitalmarket@brids.co.id
159
Page 175
XV. PENDAPAT DARI SEGI HUKUM
Terlampir
160
Page 176
Menara BCA (Grand Indonesia) 50th Floor
Jl. M.H. Thamrin No. 1
Jakarta Pusat 10310, Indonesia
Phone : (62-21) 22544117 (Hunting)
(62-21) 23584598
Fax : (62-21) 22544367
Email : jip@jusufind.com
Website : www.jusufind.com
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/IX/2024
Jakarta, 13 September 2024
Kepada Yang Terhormat,
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk
Sunburst CBD Lot 1.2
Jalan Kapten Soebijanto Djojohadikusumo
BSD City – Tangerang Selatan 15322
Perihal: Pendapat Dari Segi Hukum Terhadap PT BFI Finance Indonesia Tbk dalam
Rangka Penawaran Umum Berkelanjutan “Obligasi Berkelanjutan VI BFI
Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024”.
Sehubungan dengan maksud PT BFI Finance Indonesia Tbk (selanjutnya disebut “BFI”),
berkedudukan dan berkantor pusat di Tangerang Selatan, Sunburst CBD Lot 1.2, Jalan
Kapten Soebijanto Djojohadikusumo, BSD City – Tangerang Selatan 15322 untuk
melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan “Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2024”, sebesar Rp.600.000.000.000,00 (enam ratus miliar
Rupiah), yang merupakan sebagian dari jumlah keseluruhan target dana yang akan dihimpun
sebesar Rp.6.000.000.000.000,00 (enam triliun Rupiah) yang terdiri dari :
1. Seri A, Jumlah pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar
Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,60%
(enam koma enam nol persen), berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari
Kalender sejak Tanggal Emisi.
2. Seri B, Jumlah pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar
Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar
6,80% (enam koma delapan nol persen) per tahun, berjangka waktu 2 (dua) tahun sejak
Tanggal Emisi.
3. Seri C, Jumlah pokok Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar
Rp300.000.000.000,- (tiga ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar
6,90% (enam koma sembilan nol persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun
sejak Tanggal Emisi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulanan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi. Pembayaran
bunga pertama akan dilakukan pada tanggal 25 Desember 2024. Pembayaran bunga terakhir
sekaligus tanggal jatuh tempo masing-masing seri Obligasi jatuh pada tanggal 5 Oktober
2025 untuk Obligasi Seri A, 25 September 2026 untuk Obligasi Seri B dan 25 September
2027 untuk Obligasi Seri C.
Page 177
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
Satuan pemindahbukuan sebesar Rp.1,00 (satu Rupiah) atau kelipatannya, dan telah
memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia yaitu AA-(idn) (Double A
minus), obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus berupa benda atau pendapatan atau
aktiva lain milik perseroan dalam bentuk apapun serta tidak dijamin oleh pihak manapun.
seluruh kekayaan perseroan, baik berupa barang bergerak maupun tidak bergerak, baik yang
telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari, kecuali aktiva perseroan yang dijaminkan
secara khusus kepada krediturnya, menjadi jaminan atas semua kewajiban perseroan kepada
semua krediturnya yang tidak dijamin secara khusus atau tanpa hak istimewa termasuk
obligasi ini secara pari passu berdasarkan perjanjian perwaliamanatan sesuai dengan
ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 kitab undang-undang hukum perdata.(selanjutnya
disebut “PUB VI Tahap I”), kami, Konsultan Hukum Jusuf Indradewa, S.H. & Partners,
selaku konsultan hukum independen dalam hal ini diwakili oleh Cecilia Teguh Ayu
Sianawati, S.H., dengan STTD.KH-21/PJ-1/PM.22/2023 telah ditunjuk oleh Perseroan
berdasarkan Surat BFI No.OP/TRS/L/VI/24-02205 tanggal 4 Juni 2024, untuk melakukan Uji
Tuntas Dari Segi Hukum (“Uji Tuntas”) yang hasilnya dituangkan dalam Laporan Uji
Tuntas Dari Segi Hukum dan memberikan Pendapat Dari Segi Hukum (“Pendapat Hukum”)
mengenai aspek-aspek hukum dari Perseroan dan aspek hukum dari PUB VI Tahap I ini
sesuai dengan peraturan dan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia, khususnya
mengenai Pasar Modal dan dengan berpedoman pada Standar Profesi Konsultan Hukum
Pasar Modal Lampiran Keputusan Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal
No.Kep.03/HKHPM/XI/2021 tanggal 10 November 2021 tentang Perubahan Keputusan
Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal No. Kep.02/HKHPM/VIII/2018 tanggal 8
Agustus 2018 tentang Standar Profesi Konsultan Hukum Pasar Modal.
Dalam memberikan Pendapat Hukum ini kami mendasarkan sepenuhnya pada hasil Uji
Tuntas sebagaimana tertuang dalam Laporan Uji Tuntas Dari Segi Hukum No. 040-R8/CS-
MN-RG-DM-MJ-CC/II-H/VII/2024 tanggal 13 September 2024 (untuk selanjutnya disebut
sebagai “Laporan Uji Tuntas”).
Dengan dikeluarkannya Pendapat Hukum ini maka Pendapat Hukum No.041-R7/CS-MN-
RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024 tanggal 9 September 2024 menjadi tidak berlaku lagi.
Asumsi
Dalam menjalankan Uji Tuntas untuk kepentingan Pendapat Hukum ini kami menganggap
dan mendasarkan pada asumsi-asumsi sebagai berikut :
a. Dokumen-dokumen yang diberikan atau diperlihatkan kepada kami adalah otentik, dan
apabila dokumen-dokumen tersebut dalam bentuk fotokopi atau salinan lainnya, maka
fotokopi atau salinan tersebut adalah benar dan akurat serta sesuai dengan aslinya.
b. Tanda tangan yang terdapat pada suatu dokumen yang diberikan atau diperlihatkan
kepada kami, baik asli maupun fotokopinya atau salinannya, adalah tanda tangan
2
Page 178
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
otentik dari pihak-pihak yang disebutkan dalam dokumen itu dan sesuai dengan
keadaan yang sebenarnya.
c. Pihak-pihak yang menandatangani dokumen-dokumen milik pihak ketiga yang tidak
termasuk dalam lingkup Uji Tuntas kami mempunyai dan telah memperoleh
kewenangan untuk menandatangani dokumen tersebut.
d. Dokumen-dokumen, fakta-fakta, keterangan-keterangan, dan pernyataan-pernyataan,
baik tertulis ataupun lisan, yang diberikan atau diperlihatkan oleh Perseroan atau pihak
ketiga kepada kami adalah benar, akurat, dan sesuai dengan keadaan sebenarnya, serta
tidak mengalami perubahan material sampai dengan tanggal dikeluarkannya Laporan
Uji Tuntas dan Pendapat Hukum ini.
e. Pihak-pihak yang mengadakan perjanjian-perjanjian dengan Perseroan, atau para
Pejabat Pemerintah yang mengeluarkan surat-surat keterangan atau perijinan kepada
Perseroan, berwenang untuk melakukan tindakan-tindakan tersebut.
Kualifikasi
Pendapat Hukum yang didasarkan pada Laporan Uji Tuntas diberikan dalam kerangka hukum
Negara Republik Indonesia dan tidak berkenaan atau ditafsirkan menurut hukum atau
yuridiksi negara lain dengan kualifikasi-kualifikasi sebagai berikut :
1. Pendapat Hukum dibuat sesuai dengan prinsip keterbukaan dan berdasarkan data-data,
dokumen-dokumen dan informasi-informasi yang kami peroleh, sebagaimana layaknya
konsultan hukum yang bebas dan tidak mempunyai kepentingan pribadi, baik secara
langsung maupun tidak langsung dengan Perseroan.
2. Dalam hal terdapat kemungkinan mengenai adanya fakta-fakta, data-data, dokumen-
dokumen atau informasi-informasi yang tidak kami ketahui tidak mengakibatkan
Pendapat Hukum menjadi tidak benar dan/atau menyesatkan.
3. Pendapat Hukum secara tegas hanya meliputi aspek hukum yang disebutkan
didalamnya dan tidak meliputi aspek-aspek lainnya yang mungkin secara implisit
dianggap termasuk didalamnya.
4. Pendapat Hukum ditujukan semata-mata dalam rangka PUB VI Tahap I dan tanggung
jawab kami sebagai Konsultan Hukum independen atas Pendapat Hukum kami adalah
terbatas pada dan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-
undangan di bidang Pasar Modal yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
Berdasarkan Uji Tuntas terhadap dokumen-dokumen, fakta-fakta, keterangan-keterangan,
pernyataan-pernyataan yang terdapat dalam Laporan Uji Tuntas, asumsi-asumsi dan
kualifikasi-kualifikasi yang menjadi dasar dan bagian yang tidak terpisahkan dari Pendapat
Hukum ini dan dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan, maka dengan ini
kami sampaikan Pendapat Hukum kami sebagai berikut :
3
Page 179
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
1. Perseroan, yang berkedudukan di Tangerang Selatan, adalah suatu badan hukum yang
berbentuk Perseroan Terbatas yang didirikan secara sah dan dijalankan menurut
ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
2. Perseroan didirikan dengan nama “PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia”
berdasarkan Akta Perseroan Terbatas PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia
No. 57 tanggal 7 April 1982 juncto Akta Perubahan No.40 tanggal 6 Oktober 1982,
keduanya dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H, Notaris di Jakarta, yang telah
mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat
Keputusannya No.C2-2091.HT.01.01.Th.82 tanggal 28 Oktober 1982, telah didaftarkan
di dalam buku register pada Pengadilan Negeri Jakarta pada tanggal 9 Nopember 1982
di bawah No.4265 dan No.4266 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No.102 tanggal 21 Desember 1982, Tambahan No.1390.
Anggaran Dasar Perseroan yang termuat dalam Akta Pendirian tersebut telah
mengalami perubahan-perubahan, adapun sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini
dikeluarkan, Anggaran Dasar Perseroan terakhir kali diubah dengan Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No.19 tanggal 29 Juni 2022, dibuat
dihadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten Tangerang, yang
telah (i) mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0052483.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal
27 Juli 2022; (ii) diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0271122 tanggal 27 Juli 2022; (iii)
didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0144874.AH.01.11. Tahun 2022 tanggal
27 Juli 2022; dan Diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republi Indonesia
No.031534, Berita Negara Republik Indonesia No. 74 (“Akta No.19 tanggal 29 Juni
2022”), mengenai perubahan Pasal 3 anggaran dasar tentang maksud dan tujuan
kegiatan usaha perseroan dan Perubahan Pasal 15 ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan
tentang Tugas dan Wewenang Direksi.
3. Anggaran Dasar Perseroan yang tercantum dalam Akta Pendirian dan perubahan-
perubahannya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang
berlaku, khususnya Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
(”UUPT”) dan peraturan perundang-undangan di Pasar Modal yang mengatur
mengenai Direksi dan Dewan Komisaris Emiten, Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan Terbuka dan pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang melakukan
Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik.
4. Berdasarkan Akta No.19 tanggal 29 Juni 2022, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha
Perseroan adalah sebagai berikut :
1. Maksud dan tujuan Perseroan ialah berusaha dalam bidang pembiayaan
(aktivitas keuangan).
4
Page 180
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas, Perseroan dapat
melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai berikut:
a. Usaha Pembiayaan:
b. Pembiayaan Investasi;
c. Pembiayaan Modal Kerja;
d. Pembiayaan Multiguna; dan/atau
e. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan Otoritas Jasa
Keuangan;
f. Usaha Pembiayaan Syariah:
g. Pembiayaan Jual Beli;
h. Pembiayaan Investasi; dan/ atau
i. Pembiayaan Jasa
3. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas serta untuk menunjang
kegiatan usaha utama Perseroan tersebut di atas, Perseroan dapat
melaksanakan kegiatan usaha penunjang sebagai berikut:
a. melakukan perencanaan dan pengembangan, antara lain menambah
jaringan usaha, membangun infrastruktur dan kegiatan lain yang
mendukung usaha dan kinerja Perseroan.
b. melakukan kegiatan mencari dan/atau memperoleh sumber pendanaan.
c. melakukan segala perbuatan pemilikan dan sewa menyewa dengan
pihak lain.
d. menyelanggarakan kegiatan-kegiatan lain yang diperlukan dalam
mendukung dan atau terkait dengan kegiatan usaha utama.
e. Sewa operasi (operating lease) dan/atau kegiatan berbasis imbal jasa
sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan di sektor jasa keuangan.
Pengungkapan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan (Maksud dan Tujuan serta Kegiatan
Usaha) sebagaimana tercantum dalam Akta No. 19 tanggal 29 Juni 2022 tersebut diatas
telah disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia Tahun 2020 jo.
Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan
Berusaha Berbasis Risiko dan tetap dengan memperhatikan peraturan perundang-
undangan yang mengatur mengenai kegiatan usaha Perseroan, khususnya POJK No.
7/POJK.05/2022 Tahun 2022.
Perseroan telah menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan-ketentuan
Anggaran Dasar Perseroan dan perizinan yang telah diperolehnya sehubungan dengan
kegiatan usaha tersebut serta peraturan perundangan yang berlaku.
Untuk menjalankan Usaha Pembiayaan Syariah, Perseroan telah memperoleh izin dari
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan berdasarkan Keputusannya No.Kep-
5
Page 181
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
27/NB.223/2018 tanggal 8 Februari 2018 tentang Pemberian Izin Pembukaan Unit
Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan.
5. Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar PT BFI
Finance Indonesia No. 1 tanggal 5 Mei 2017 (“Akta No.1 tanggal 5 Mei 2017”),
dibuat dihadapan Herna Gunawan, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, yang
telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.03-0134738 tanggal 9 Mei 2017 dan didaftarkan
dalam Daftar Perseroan No.AHU-0060009.AH.01.11 Tahun 2017 tanggal 9 Mei 2017
Juncto Laporan Kepemilikan Efek Yang Mencapai 5% atau Lebih Dari Saham Yang
Ditempatkan Dan Disetor Penuh per tanggal 30 Juni 2024, yang dikeluarkan oleh PT
Raya Saham Registra selaku Biro Administrasi Efek Perseroan, struktur permodalan
dan susunan pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan sebesar 5% atau lebih per
31 Agustus 2024 adalah sebagai berikut :
NILAI NOMINAL RP 25,00 (DUAPULUH LIMA
RUPIAH) PER
SAHAM %
JUMLAH NILAI NOMINAL
SAHAM (RP)
Modal Dasar 20.000.000.000 500.000.000.000,00
Modal Ditempatkan dan Disetor
Penuh
Trinugraha Capital & Co
7.688.125.938 192.203.148.450,00 51,12
SCA
Masyarakat di bawah 5% 7.351.257.682 183.781.442.050,00 48,88
Sub-total
15.039.383.620 375.984.590.500,00 100,00
Saham Treasuri
927.732.000 23.193.300.000,00
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor
15.967.115.620 399.177.890.500,00
Penuh
Sisa Saham Dalam Portepel 4.032.884.380 100.822.109.500,00
Struktur permodalan Perseroan baik yang mengenai modal dasar, modal ditempatkan
dan modal disetor dalam 2 (dua) tahun terakhir sampai dengan tanggal Pendapat
Hukum ini dikeluarkan tidak mengalami perubahan. Struktur permodalan dan susunan
pemegang saham terakhir Perseroan adalah sah, sesuai dengan anggaran dasar dan
peraturan perundangan yang berlaku.
Bahwa berdasarkan pemeriksaan Laporan Keuangan Audited Per 31 Mei 2024,
Perseroan telah memenuhi minimum 20% cadangan wajib sebagaimana diatur dalam
Pasal 70 dalam UU Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana
terakhir diubah oleh Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun
2022 tentang Cipta Kerja sebagaimana telah ditetapkan menjadi Undang-Undang
6
Page 182
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
berdasarkan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan
Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja
menjadi Undang-Undang (“UUPT”). Total sampai 31 Mei 2024 cadangan wajib
Perseroan sebesar Rp125.000.000.000 (seratus dua puluh lima milliar), yang
merupakan 31,3% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan.
Nama pemegang saham yang menjadi Pengendali Perseroan adalah Trinugraha Capital
& Co. SCA. Nama individu pemegang saham yang menjadi pemilik manfaat akhir
(ultimate beneficial owner) Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden
Nomor 13 Tahun 2018 jo. Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor
15 Tahun 2019 adalah Garibaldi Thohir dan Jerry Ng.
Perseroan telah menyampaikan pelaporan atas pemilik manfaat akhir atas nama
Garribaldi Tohir dan Jerry Ng kepada Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia
sebagaimana ternyata dalam Informasi Penyampaian Data tanggal 17 Juni 2022.
Dasar penentuan Garibaldi Tohir dan Jerry Ng sebagai Pemilik Manfaat adalah
sebagaimana yang dimuat dalam Pasal 4 ayat (1) huruf f dan g Peraturan Presiden
Nomor 13 Tahun 2018, yaitu menerima manfaat dari perseroan terbatas dan merupakan
pemilik sebenarnya dari dana atas kepemilikan saham perseroan terbatas. Sehingga
penentuan Garibaldi Tohir dan Jerry Ng sebagai pemilik manfaat telah sesuai dengan
sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2018.
6. Perseroan telah melakukan pemenuhan POJK No.47/POJK.05/2020 tentang Perizinan
Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan (“POJK No.47/2020”) terkait Pasal
9 tentang total kepemilikan Asing pada Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan
Pembiayaan Syariah (“Perusahaan”) yang berbentuk Badan Hukum Perseroan
Terbatas, yaitu paling tinggi 85% (delapan puluh lima persen) dari modal disetor.
Berdasarkan “Daftar Komposisi Pemilik Efek Per 31 Mei 2024”, yang dikeluarkan oleh
PT Raya Saham Registra, selaku Biro Administrasi Efek Perseroan, susunan Pemodal
Asing Perseroan adalah sebagai berikut:
Pemodal Asing Jumlah Efek %
Perorangan Asing 1.448.780 0,009
Badan Usaha Asing 11.589.142.162 72,581
Lain-lain 0 0,00
Total 11.590.590.942 72,590
7. Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 7 tanggal 22 Mei 2024, dibuat
dihadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M,Kn, Notaris di Kabupaten Tangerang, yang
telah Diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan
Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0210827 tanggal 6 Juni 2024 dan Didaftarkan
dalam Daftar Perseroan No. AHU-0110977.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 6 Juni 2024,
7
Page 183
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
susunan anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan
adalah sebagai berikut :
Direksi Nama Masa Jabatan
Presiden Direktur : Francis Lay Sioe Ho 2021 – 2026
Direktur : Sudjono 2024 – 2027
Direktur : Sutadi 2024 – 2027
Direktur : Andrew Adiwijanto 2022 – 2027
Direktur : Goklas 2024 – 2027
Dewan Komisaris Nama Masa Jabatan
Presiden Komisaris : Kusmayanto Kadiman 2021 – 2026
Komisaris Independen : Johanes Sutrisno 2021 – 2026
Komisaris Independen : Alfonso Napitupulu 2021 – 2026
Komisaris : Saurabh Narayan Agarwal 2024 – 2029
Komisaris : Sunata Tjiterosampurno 2020 – 2025
Dewan Pengawas Syariah
Ketua : H. Asrori S. Karni
Anggota : Dr. Hj. Helda Rahmi Sina
Masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan kecuali Direksi
Goklas tersebut di atas telah lulus dalam penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and
proper test) dari OJK dan telah diangkat secara sah sesuai dengan ketentuan Anggaran
Dasar Perseroan dan tidak melakukan rangkap jabatan sesuai dengan ketentuan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.30/POJK.05/2014 Juncto Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No.29/POJK.05/2020 Tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi
Perusahaan Pembiayaan serta telah memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No.33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 Tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. Sampai dengan dikeluarkannya surat
keputusan hasil penilaian kemampuan dan kepatuan Golkas belum dapat menjalankan
tugas dan tanggung jawabnya sebagai Direktur. Sampai dengan tanggal pendapat
hukum dikeluarkan fit and proper test atas nama Goklas masih dalam proses tahap
melengkapi dokumen-dokumen persyaratan untuk mengikuti fit and proper test di OJK.
Masing-masing anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan tersebut di atas telah lulus
dalam penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari OJK.
8. Susunan Sekretaris Perusahaan, Komite Audit, Komite Remunerasi dan Unit Audit
Internal Perseroan, yakni sebagai berikut:
Sekretaris Perusahaan : Sudjono
8
Page 184
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
Pengangkatan Sekretaris Perusahaan Perseroan telah sesuai dan memenuhi Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
Sekretaris Perusahaan Emiten Atau Perusahaan Publik.
Komite Audit
Perseroan telah memiliki Piagam Komite Audit yang telah ditetapkan berdasarkan Surat
Keputusan Dewan Komisaris No. BOC/I/2016-01 tanggal 26 Januari 2016 dan
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. BOC/SL/I/2021-01 tanggal 26
januari 2021, susunan Komite Audit Perseroan yang berlaku sampai 25 Januari 2025
adalah sebagai berikut:
Ketua : Johanes Sutrisno (Komisaris Independen)
Anggota : Edy Sugito
Anggota : Friso Palilingan
Pembentukan Komite Audit dan Pigamanya telah sesuai dan memenuhi Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 55/POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit.
Komite Nominasi dan Remunerasi
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2024-0116 tanggal 20
Juni 2024, yang berlaku efektif pada tanggal yang sama, susunan anggota Komite
Nominasi dan Remunerasi Perseroan adalah sebagai berikut:
Ketua : Alfonso Napitupulu
Anggota : Sunata Tjiterosampurno
Anggota : Luki Sri Herlambang
Masa Jabatan Ketua dan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi terhitung sejak 1
April 2021 sampai 1 April 2026 kecuali Luki Sri Herlambang terhitung sejak 20 Juni
2024 sampai 21 Juni 2026.
Pembentukan Komite Remunerasi Perseroan telah sesuai dan memenuhi Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.
Piagam Unit Audit Internal
Perseroan telah memiliki Piagam Unit Audit Internal dan berdasarkan Surat Penunjukan
Anggota Unit Audit Internal No. SK/BOD/VII/14-0009 tanggal 16 Juli 2014, yang
ditetapkan oleh Direksi Perseroan dan disetujui oleh Dewan Komisaris Perseroan, yaitu:
Ketua : Fledy Rizmar
Anggota : Roy Rinladi
9
Page 185
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
Pembentukan Piagam Unit Audit Internal Perseroan telah sesuai dan memenuhi
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan
Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
Komite Pemantau Risiko
Berdasarkan surat No. Com/JS/SK/III/2003 tanggal 18 Maret 2003 Perseroan telah
membentuk Komite Pemantau Risiko. Berdasarkan Resolusi Dewan Komisaris Atas
Perubahan Nama Dari Komite Manajemen Risiko Menjadi Komite Pemantau Risiko
Ref.No.BOC/V/2020-001 tanggal 13 Mei 2020 Juncto berdasarkan Resolusi Dewan
Komisaris No. BOC/SK/VI/2021-0092 tanggal 15 Juni 2021, maka Susunan Komite
Pemantau Risiko Perseroan adalah sebagai berikut:
Ketua : Johanes Sutrisno (Komisaris Independen)
Anggota : Jono Effendy
Pembentukan Komite Pemantau Risiko telah sesuai dan memenuhi POJK No. 30/2014
juncto. POJK No. 29/2020 tentang Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Bagi
Perusahaan Pembiayaan.
9. Perseroan telah memperoleh ijin-ijin yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan
usahanya baik untuk Kantor Pusat, Kantor Cabang Konvensional, Kantor Cabang Unit
Syariah Gerai dan ijin-ijin yang telah diperoleh tersebut sampai dengan tanggal
Pendapat Hukum ini masih berlaku serta dikeluarkan oleh instansi yang berwenang.
Terhitung sampai dengan tanggal Laporan Uji Tuntas dikeluarkan, Cabang, Gerai dan
Kantor Perwakilan Syariah, Perseroan berjumlah 192 Kantor Cabang, 31 Gerai dan 45
Kantor Perwakilan Syariah di seluruh wilayah Republik Indonesia.
10. Penggunaan akad-akad untuk kegiatan Pembiayaan Syariah Perseroan sesuai dengan
POJK No.10/POJK.05/2019 tentang Penyelenggaraan Usaha Pembiayaan Syariah telah
mendapatkan persetujuan dari OJK berdasarkan Surat OJK No. S-219/NB.223/2018
tanggal 14 Februari 2018, yakni penggunaan akad-akad sebagai berikut:
a. Akad Ijarah untuk Pembiayaan Umrah;
b. Akad Ijarah untuk Pembiayaan Wisata Halal; dan
c. Akad Murabahah untuk Pembiayaan Kendaraan Bermotor.
11. Perseroan telah memelihara Tingkat Kesehatan Keuangan dengan kondisi minimum
sehat sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No.28/POJK.05/2020 tanggal 28 Desember 2018 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan
Lembaga Jasa Keuangan Nonbank (“POJK No. 28/2020”) dan telah memenuhi
persyaratan gearing ratio bagi Perusahaan Pembiayaan sesuai dengan ketentuan Pasal
79 POJK No.35/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan
(“POJK No. 35/2018”)dengan nilai gearing ratio sebesar 1,4 (satu koma empat) kali
10
Page 186
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
per Mei 2024 sebagaimana tercantum dalam Laporan Keuangan Konsolidasian 31 Mei
2024 (Audited).
12. Perseroan telah terdaftar sebagai anggota Lembaga Penyedia Informasi Perkreditan
sebagaimana diwajibkan dalam Pasal 17 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No.28/POJK.05/2014 tanggal 19 November 2014 tentang Perizinan Usaha dan
Kelembagaan Perusahaan Pembiayaan (“POJK No.28/2014”), yaitu pada PT Kredit
Biro Indonesia dan PT Pefindo Biro Kredit.
Perseroan telah terdaftar sebagai anggota Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia
(APPI) sebagaimana diwajibkan dalam Pasal 18 POJK No.28/2014, sesuai dengan
Sertifikat Keanggotaan APPI tanggal 22 Desember 2023, yang menyatakan Perseroan
sebagai anggota APPI, dengan Nomor Keanggotaan 1002/JKT/82, periode 1 Januari
2024 sampai dengan 31 Desember 2024. Sehingga perizinan, persetujuan dan/atau
sertifikasi yang dimiliki oleh Perseroan masih berlaku.
13. Aspek ketenagakerjaan Perseroan telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku, dimana Perseroan telah mengikutsertakan
karyawannya dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan dan telah
melakukan kewajiban pembayaran iuran untuk 3 (tiga) periode terakhir atas BPJS
Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Perseroan telah melaksanakan ketentuan
mengenai Upah Minimum Propinsi/Upah Minimum Kota yang berlaku pada provinsi
dimana Kantor Pusat, Kantor Cabang Konvensional, Kantor Cabang Syariah Perseroan
berada, telah melakukan pemenuhan Wajib Lapor Ketenagakerjaan berdasarkan
Undang-Undang No.7 Tahun 1981.
Perseroan telah memiliki Peraturan Perusahaan yang telah disahkan oleh telah disahkan
oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal
Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja No. KEP.
4/HI.00.00/00.0000.230818003/B/VIII/2024 tanggal 5 Agustus 2024 tentang
Pengesahan Peraturan Perusahaan PT BFI Finance Indonesia Tbk. Peraturan
Perusahaan tersebut berlaku selama 2 (dua) tahun terhitung mulai tanggal ditetapkan,
yaitu sejak 5 Agustus 2024 sampai dengan 4 Agustus 2026.
Berdasarkan hasil uji tuntas kami yang termuat dalam LPSH dan sebagaimana
ditegaskan dalam Surat Pernyataan Perseroan tanggal 26 Juni 2024, jumlah karyawan
Perseroan per tanggal 31 Mei 2024 adalah sebanyak 10.855 (sepuluh ribu delapan ratus
lima puluh lima) orang. Berdasarkan Pasal 106 ayat (1) Undang-undang Nomor 13
Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (“UU Ketenagakerjaan”), setiap perusahaan
yang mempekerjakan 50 (lima puluh) orang pekerja buruh atau lebih wajib membentuk
lembaga kerjasama bipartit.
Perseroan telah membentuk LKS Bipatrit sesuai dengan Pasal 106 ayat (1) Undang-
Undang No. 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana ternyata dalam
Berita Acara Pembentukan LKS Bipatrit tanggal 20 Mei 2024 yang ditandatangani oleh
11
Page 187
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
Wakil Pengusaha dan Pekerja/Buruh Perseroan, dicatatkan kepada Dinas
Ketenagakerjaan dengan nomor bukti pencatatan: 500.15.13.2/03/Disnaker/2024 pada
tanggal 27 Mei 2024.
Perseroan saat ini mempekerjakan 2 (dua) orang Tenaga Kerja Asing (“TKA”) dengan
rincian sebagai berikut:
a. Ng Koon Pek (Consultant Marketing)
b. Tomas Hrncir (Head of Asset Management)
Yang keduanya telah memenuhi ketentuan Peraturan Perundang-undangan Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja
Dan Perluasan Kesempatan Kerja No. B.3/032706/PK.04.01/III/2024 tentang
Pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja asing Perpanjangan Pada Perseroan
tanggal 19 Maret 2024 dan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan
Tenaga Kerja Dan Perluasan Kesempatan Kerja No B.3/163452/PK.04.01/XII/2023
tentang Pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing Perpanjangan Pada
Perseroan tanggal 18 Desember 2023. Keduanya juga memiliki ITAS dengan nomor
NIORA: J1TAA64321 dan NIORA: IM2VAC52824. Seluruh dokumen perizinan
ketanagekerjaan asing yang dimiliki bersangkutan masih berlaku.
14. Pemilikan dan/atau penguasaan harta kekayaan Perseroan baik berupa harta tetap
maupun harta bergerak telah dilakukan secara sah, sesuai dengan Peraturan Perundang-
Undangan Indonesia, secara khusus anggaran dasar Perseroan dan telah dilengkapi
dengan dokumen kepemilikan yang sah menurut hukum dan kebiasaan hukum, serta
tidak sedang dalam sengketa dan tidak sedang dijaminkan kepada pihak ketiga, kecuali
harta kekayaan sebagai berikut hak tagih atas piutang terhadap konsumen pembiayaan
yang dijaminkan secara fidusia kepada sejumlah kreditur.
Dalam hal terjadi eksekusi atas harta kekayaan yang dijaminkan tersebut, maka tidak
akan berpengaruh/berdampak negatif secara material terhadap jalannya kegiatan usaha
dan/atau operasional Perseroan Perseroan, sebagaimana ditegaskan dalam Surat
Pernyataan Perseroan tanggal 26 Juni 2024.
Perseroan telah melakukan pendaftaran atas Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)
berupa Merek ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Seluruh pendaftaran HAKI
yang dilakukan Perseroan telah memberikan perlindungan yang cukup bagi Perseroan
sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan Indonesia.
Perseroan telah mengasuransikan aset material Perseroan dengan jumlah pertanggungan
yang memadai untuk mengganti obyek yang diasuransikan atau menutup resiko yang
dipertanggunan sebagaimana hal ini ditegaskan Perseroan dalam Surat Pernyataan
Perseroan tanggal 26 Juni 2024
12
Page 188
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
15. Perjanjian-perjanjian yang dibuat oleh Perseroan dengan pihak ketiga telah
ditandatangani secara sah oleh Perseroan, telah sesuai dengan Anggaran Dasar
Perseroan dan peraturan perundangan yang berlaku, mengikat Perseroan, tidak
bertentangan satu sama lain, tidak terdapat pembatasan-pembatasan (negative
covenants) dari perjanjian-perjanjian tersebut yang dapat merugikan hak-hak pemegang
saham publik Perseroan dan membatasi maksud dari Perseroan untuk melakukan PUB
VI Tahap I ini serta sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini masih berlaku. Serta
dalam penerbitan obligasi PUB VI Tahap I ini financial covenant yang tertuang dalam
perjanjian Kredit antara Perseroan dengan Bank CIMB Niaga dan Bank Pan masih
terpenuhi sehingga tidak akan mempengaruhi kemampuan Perseroan untuk
melaksanakan Perjanjian Kredit dengan Bank CIMB Niaga dan Bank Pan.
Ketentuan dari PUB VI Tahap I tidak lebih menguntungkan secara substansial bagi
Pemegang Obligasi dibandingkan dengan ketentuan dari Akta Perjanjian Kredit
Sindikasi tanggal 30 Agustus 2021 yang mana Obligasi ini tidak dijaminkan dengan
jaminan khusus sedangkan fasilitas kredit sindikasi dijaminkan dengan jaminan khusus
berupa piutang usaha Perseroan. Oleh karenanya, Pemegang Obligasi tidak memiliki
hak untuk didahulukan dalam penerimaan pembayaran dibandingkan dengan Kreditur
lain. Kemudian, hak-hak Pemegang Obligasi ini adalah paripassu tanpa hak preferen
dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik terhadap asset yang ada sekarang
maupun yang akan ada dan penggunaan dana PUB VI Tahap I ini masih untuk
kebutuhan modal kerja sehingga penerbitan PUB VI Tahap I ini masih memenuhi
klausul yang disebutkan dalam Akta Perjanjian Kredit Sindikasi tanggal 30 Agustus
2021 tersebut.
16. Berdasarkan Uji Tuntas kami dan Surat pernyataan Perseroan tanggal 26 Juni 2024
dengan ini tidak pernah mengalami gagal bayar dimana Perseroan tidak mampu
memenuhi kewajiban keuangan terhadap kreditur pada saat jatuh tempo yang nilainya
lebih besar dari 0,5% (nol koma lima persen) dari modal disetor sebagaimana dimaksud
dalam POJK No. 36/POJK.04/2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek
Bersifat Utang dan/atau Sukuk selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum Penawaran
Umum Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024, yang
tertuang dalam Surat Pernyataan Perseroan tertanggal 26 Juni 2024.
17. Berdasarkan hasil uji tuntas kami dan sebagaimana ditegaskan pula dalam Surat
Pernyataan Perseroan tertanggal 26 Juni 2024, sampai dengan tanggal Pendapat Hukum
ini diterbitkan Perseroan tidak sedang terlibat sebagai pihak dalam perkara perdata,
pidana, tata usaha negara, arbitrase, pajak, perkara kepailitan dan/atau penundaan
kewajiban pembayaran utang (PKPU), perselisihan hubungan industrial maupun
pemutusan hubungan kerja, sengketa lainnya di luar pengadilan dan/atau klaim yang
mungkin timbul dan/atau somasi, kecuali untuk 24 (dua puluh empat) perkara baik
sebagai Penggugat, Tergugat maupun pihak lain dalam perkara yang berada di wilayah
Kantor Pusat dan Kantor-kantor Cabang sebagai berikut:
13
Page 189
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
STATUS KEDUDUKAN
NO. NOMOR PERKARA
PARA PIHAK
1. 415/Pdt/2012/PT.Sby (Pengadilan Tinggi Edy Setiawan (Debitur/Pembanding) melawan
Surabaya) Perseroan selaku Terbanding.
2. 1641K/Pdt/2019 (Mahkamah Agung) Syaroni (Debitur/ Pembanding / Termohon
Kasasi) melawan Perseroan selaku Terbanding
dan Pemohon Kasasi
3. 2648 K/PDT/2022 (Mahkamah Agung) Jimi Karter Hariandja (Debitur/Penggugat)
melawan Perseroan selaku Tergugat.
4. Perkara Pengaduan di BPSK Kota Medan Ahmad Yanto (Debitur/Pengadu) melawan PT
Asuransi Wahana Tata (Teradu I) dan Perseroan
(Teradu II)
5. Perkara Pengaduan di BPSK DKI Jakarta Jogi Partopuan Pasaribu (Debitur/Pengadu)
melawan Perseroan (Teradu).
6. Perkara Pengaduan di BPSK Depok Nurni (Debitur/Pengadu) melawan Perseroan
(Teradu).
7. 276/Pdt.Bth/2022/PN Mks (Pengadilan Hj. Herlinda Mahmuddin (Pelawan) melawan
Negeri Makassar) Nur Darmiati (Terlawan I); Perseroan (Terlawan
II); Nona Angriany (Terlawan III); Drs. H.
Mubarak Pataba (Terlawan IV); Kantor
Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang
(KPKNL) Makassar (Terlawan V)
8. 81/Pdt.G/2023/PN Mks Ernawati N (Penggugat I),
(Pengadilan Negeri Makassar) Muh Rusdi (Penggugat II) melawan Perseroan
(Tergugat I dan Tergugat II),
Rizal, SH selaku Direktur PT Rezky Syifa
Global (Tergugat III)
9. Perkara No. 318/Pdt/2023/PT BTN di Penggugat I: Ahmad Suja’I
Pengadilan Tinggi Banten Penggugat II: Ecih Mariani
Tergugat: Perseroan
10. Perkara No. 125/Pdt/2024/PT Sby di Penggugat: Yayuk Wijiastuti
Pengadilan Tinggi Surabaya
Tergugat I: Perseroan
Tergugat II: Silvya Kurniawati
Tergugat III: Bambang Marsudi
Turut Tergugat: Fuad Agung
11. Perkara Pengaduan di BPSK Kabupaten Pengadu: Usman Ota
Pahuwato Teradu: Perseroan
12. Perkara Pengaduan No. Pengadu: Tatan Suahemi
08/P3K/BPSK/VII/2023 di BPSK Kota Teradu: Perseroan
Sukabumi
13. Perkara Pengaduan di BPSK Kabupaten Pengadu: Sri Yusniawati S Bafadal
Pahuwato Teradu: Perseroan
14. Perkara Pengaduan di BPSK Kabupaten Pengadu: Ruslan Taib
Tohuwatu Teradu: Perseroan
14
Page 190
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
STATUS KEDUDUKAN
NO. NOMOR PERKARA
PARA PIHAK
15. Perkara No. 9/Pdt/2024/PT BJM di Penggugat: Nasir
Pengadilan Tinggi Banjarbaru Tergugat: Perseroan
16. Perkara Pengaduan di BPSK Kabupaten Pengadu: Roslan Doholio
Pahuwato Teradu I: Perseroan
Teradu II: Moh. Zulkidert M. Waraga
17. Perkara No. 119/Pdt.Bth/2023/PN Kwg di Dede Sunarya selaku Penggugat melawan Liana
Pengadilan Negeri Karawang selaku Terbantah I, Perseroan selaku Terbantah
II, Michael Ryan Adiwinata selaku Terbantah
III, Notaris Bayu Rushdian Hutama selaku Turut
Terbantah I, KPKNL selaku Turut Terbantah II,
dan BPN Karawang selaku Turut Terbantah III
18. Perkara No. 14/Pdt/2024/PT Mam di Syahrir Syukri selaku Penggugat melawan
Pengadilan Tinggi Mamuju Perseroan selaku Tergugat
19. Perkara No. 122/Pdt.G/2023/PN.Skh di Modriq Al Hanan selaku Penggugat I dan Sri
Pengadilan Negeri Sukoharjo Mulyaningsih selaku Penggugat II melawan
Perseroan selaku Tergugat, KPKNL Surakarta
selaku Turut Tergugat I, BPB Kabupaten
Sukoharjo selaku Turut Tergugat II
20. Perkara No. 194/Pdt.G/2023/PN Jmb di Triput Darmaji selaku Penggugat melawan
Pengadilan Negeri Jambi Perseroan selaku Tergugat
21. Perkara No. 7/Pdt.G/2024/PN Bdg di Muhammad Suaidi selaku Penggugat melawan
Pengadilan Negeri Bandung Perseroan selaku Tergugat
22. Perkara No. 08/Pdt.Bth/2024/PT Mnk di H Zainuddin selaku Pelawan melawan Perseroan
Pengadilan Negeri Manokwari selaku Terlawan I dan Indrayasa Zainuddin
selaku Terlawan II
23. Perkara No. 262/Pdt.G/2024/PN Tng di PT CIMB Niaga Auto Finance selaku Penggugat
Pengadilan Negeri Tangerang melawan Perseroan selaku Tergugat dan Yuniar
Achmad selaku Turut Tergugat
24. Perkara No. 247/Pdt.G/2024/PN Bks di PT Tomo Indah Sejati selaku Penggugat
Pengadilan Negeri Bekasi melawan Nugroho Utomo Putro selaku Tergugat
I, Gunawan Prasetyo selaku Tergugat II dan
Perseroan selaku Tergugat III
Perkara-perkara yang saat ini sedang dihadapi Perseroan tersebut tidak
berpengaruh/berdampak negatif secara material terhadap (1) Kelangsungan usaha
Perseroan; (2) Kegiatan usaha Perseroan; (3) Operasional Perseroan; dan/atau (4)
Rencana Perseroan untuk melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan VI Tahap I
15
Page 191
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
Tahun 2024 dan rencana penggunaan dana Perseroan dari Penawaran Umum
Berkelanjutan VI Tahap I Tahun 2024.
18. Berdasarkan hasil uji tuntas kami dan sebagaimana ditegaskan dalam Surat Pernyataan
masing-masing anggota Direksi Perseroan tertanggal 26 Juni 2024, sampai dengan
tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan masing-masing anggota Direksi Perseroan baik
dalam kedudukannya sebagai anggota Direksi Perseroan maupun sebagai pribadi (i)
tidak sedang terlibat dalam Perselisihan Hubungan Industrial maupun Pemutusan
Hubungan Kerja yang terdaftar di Pengadilan Hubungan Industrial, (ii) tidak sedang
terlibat dalam sengketa di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), (iii) tidak sedang
terlibat dalam sengketa perpajakan di Pengadilan Pajak, (iv) tidak sedang terlibat dalam
perselisihan yang diselesaikan melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), (v)
tidak terdaftar sebagai termohon maupun pemohon dalam perkara kepailitan dan/atau
sebagai pemohon dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Pengadilan Niaga
dan tidak pernah dinyatakan pailit atau dinyatakan bersalah yang mengakibatkan suatu
perseroan/perusahaan dinyatakan pailit berdasarkan keputusan pengadilan yang
mempunyai kekuatan hukum tetap, (vi) tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa atau
gugatan perdata dan atau perkara pidana yang terdaftar di Pengadilan Negeri, (vii) tidak
sedang terlibat dalam perkara di bidang persaingan usaha di Komisi Persaingan Usaha
(KPPU), (viii) Tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa lainnya di luar pengadilan
dan/atau klaim dan/atau somasi.
Berdasarkan hasil uji tuntas kami dan sebagaimana ditegaskan dalam Surat Pernyataan
masing-masing anggota Dewan Komisaris Perseroan tertanggal 26 Juni 2024, sampai
dengan tanggal Pendapat Hukum ini diterbitkan masing-masing anggota Dewan
Komisaris Perseroan baik dalam kedudukannya sebagai anggota Dewan Komisaris
Perseroan maupun sebagai pribadi (i) tidak sedang terlibat dalam Perselisihan
Hubungan Industrial maupun Pemutusan Hubungan Kerja yang terdaftar di Pengadilan
Hubungan Industrial, (ii) tidak sedang terlibat dalam sengketa di Pengadilan Tata
Usaha Negara (PTUN), (iii) tidak sedang terlibat dalam sengketa perpajakan di
Pengadilan Pajak, (iv) tidak sedang terlibat dalam perselisihan yang diselesaikan
melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), (v) tidak terdaftar sebagai
termohon maupun pemohon dalam perkara kepailitan dan/atau sebagai pemohon dalam
Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Pengadilan Niaga dan tidak pernah
dinyatakan pailit atau dinyatakan bersalah yang mengakibatkan suatu
perseroan/perusahaan dinyatakan pailit berdasarkan keputusan pengadilan yang
mempunyai kekuatan hukum tetap, (vi) tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa atau
gugatan perdata dan atau perkara pidana yang terdaftar di Pengadilan Negeri, (vii) tidak
sedang terlibat dalam perkara di bidang persaingan usaha di Komisi Persaingan Usaha
(KPPU), (viii) Tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa lainnya di luar pengadilan
dan/atau klaim dan/atau somasi.
19. Dalam rangka PUB VI Tahap I ini, telah dibuat dan ditandatangani:
16
Page 192
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
a. Akta Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI BFI
Finance Indonesia No. 96 tanggal 26 Juni 2024 Jis. (i) Akta Addendum I
Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI BFI
Finance Indonesia No. 01 tanggal 02 Agustus 2024 dan (ii) Akta Addendum II
Pernyataan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI BFI
Finance Indonesia No. 09 tanggal 6 September 2024 oleh Perseroan selaku
Emiten yang seluruhnya dibuat dihadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi
Warsito, S.H., Notaris di Jakarta;
b. Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2024 No. 97 tanggal 26 Juni 2024 Jis. (i) Akta
Addendum I Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2024 No. 16 tanggal 12 Juli 2024; (ii) Akta Addendum
II Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia
Tahap I Tahun 2024 No. 02 tanggal 02 Agustus 2024 dan (iii) Akta Addendum III
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia
Tahap I Tahun 2024 No. 10 tanggal 06 September 2024 oleh dan antara Perseroan
selaku Emiten dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selaku Wali Amanat,
yang seluruhnya dibuat dihadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito,
S.H., Notaris di Jakarta.
c. Akta Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2024 No. 98 tanggal 26 Juni 2024 Jis. (i) Akta
Addendum I Perjanjian Penjamin Emisi Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2024 No. 17 tanggal 12 Juli 2024; (ii) Akta Addendum
II Perjanjian Penjamin Emisi Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia
Tahap I Tahun 2024 No. 03 tanggal 02 Agustus 2024 dan (iii) Akta Addendum III
Perjanjian Penjamin Emisi Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia
Tahap I Tahun 2024 No. 12 tanggal 06 September 2024 oleh dan antara Perseroan
selaku Emiten dan PT BCA Sekuritas, PT BRI Danarakesa Sekuritas, PT Mandiri
Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, keempatnya selaku
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi, yang
seluruhnya dibuat dihadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.,
Notaris di Jakarta.
d. Perjanjian Agen Pembayaran No. 99 tanggal 26 Juni 2024, oleh dan antara
Perseroan selaku Penerbit Efek dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, yang
dibuat dihadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di
Jakarta;
e. Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI No. SP-068/OBL/KSEI/0624
tanggal 26 Juni 2024 oleh dan antara Perseroan selaku Perusahaan Terdaftar dan
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, yang dibuat dibawah tangan.
17
Page 193
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
f. Akta Pengakuan Utang Obligasi Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2024 No. 11 tanggal 06 September 2024, oleh Perseroan
selaku Emiten, dibuat dihadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.,
Notaris di Jakarta;
Perjanjian-perjanjian tersebut diatas seluruhnya telah dibuat secara sah sesuai dengan
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
khususnya Perjanjian Perwaliamanatan telah sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No.20/POJK.04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Kontrak
Perwaliamanatan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk.
20. Bahwa sesuai dengan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, PUB VI Tahap I ini
dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) oleh Penjamin Emisi Obligasi,
dalam pengertian bahwa apabila masih terdapat Obligasi yang ditawarkan yang tidak
habis terjual kepada Masyarakat, maka sisa Obligasi tersebut wajib dibeli sendiri oleh
Penjamin Emisi Obligasi pada Tanggal Pembayaran dengan Harga Penawaran sesuai
dengan Bagian Penjaminan masing-masing.
21. Bahwa sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi maka Obligasi yang dibeli
kembali oleh Perseroan dengan maksud untuk pelunasan tidak memiliki hak untuk
menghadiri RUPO, tidak memiliki hak suara dan tidak berhak atas Bunga Obligasi.
22. Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, berupa benda atau pendapatan atau
aktiva lain milik perseroan dalam bentuk apapun serta tidak dijamin oleh pihak
manapun. seluruh kekayaan perseroan, baik berupa barang bergerak maupun tidak
bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari, kecuali aktiva
perseroan yang dijaminkan secara khusus kepada krediturnya, menjadi jaminan atas
semua kewajiban perseroan kepada semua krediturnya yang tidak dijamin secara
khusus atau tanpa hak istimewa termasuk obligasi ini secara pari passu berdasarkan
perjanjian perwaliamanatan sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab
Undang-Undang Hukum Perdata.
23. Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan yang tercantum dalam Akta No.19
tanggal 29 Juni 2022, untuk PUB VI Tahap I ini tidak diperlukan persetujuan dari
Dewan Komisaris Perseroan.
Berdasarkan Surat Keputusan Sirkuler Direksi No. SK/BOD/VI/24-0100 tanggal 7 Juni
2024 (SK Direksi), Direksi Perseroan:
1. Memutuskan untuk mendapatkan pendanaan melalui Penawaran Umum
Berkelanjutan “Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia” dengan target
dana yang akan dihimpung sebanyak-banyaknya sebesar Rp6.000.000.000.000
(enam triliun Rupiah) (“Obligasi”), yang akan diterbitkan dalam beberapa tahap
penerbitan dan selanjutnya mengajukan pernyataan pendaftaran kepada Otoritas
18
Page 194
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
Jasa Keuangan dan mencatatkan Obligasi tersebut untuk diperdagangkan di Bursa
Efek Indonesia, yang seluruhnya dilakukan dengan syarat, ketentuan dan tata cara
yang dianggap baik dan tunduk kepada Peraturan Perundang-Undangan yang
berlaku, termasuk peraturan di bidang Pasar Modal; dan
2. Memutuskan untuk menentukan penggunaan yang diperoleh dari hasil penerbitan
Obligasi tersebut yang akan dituangkan dalam surat pernyataan penggunaan dana
dengan memperhatikan ketentuan peraturan perudang-undangan yang berlaku.
Dalam rangka PUB VI Tahap I ini, Perseroan telah memperoleh persetujuan dari Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan, sebagaimana ternyata dalam Akta
Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan No. 5 tanggal 22
Mei 2024, dibuat oleh Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten
Tangerang (RUPSLB) dan Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Utang dari BEI
berdasarkan Surat No. S-07880/BEI.PP1/07-2024 tertanggal 30 Juli 2024.
Berdasarkan pendelegasian kewenangan RUPSLB, ketentuan Anggaran Dasar
Perseroan, dan SK Direksi penerbitan dan penetapan jumlah obligasi PUB Obligasi VI
Tahap I telah dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam perjanjian kredit yang dibuat oleh antara
Perseroan dengan Kreditur Perseroan, maka dalam rangka PUB VI Tahap I ini
Perseroan tidak memerlukan persetujuan dari Kreditur dan/atau pemberitahuan kepada
Kreditur Perseroan.
24. Perseroan dan Wali Amanat, sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini tidak
memiliki hubungan Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 Ayat (1) Undang-
Undang No.8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan telah diubah dengan Undang-
Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan
(“UUPM”) dan hubungan kredit sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 Ayat (3)
UUPM dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.19/POJK.04/2020 tanggal 23 April
2020 tentang Bank Umum Yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat.
25. Perseroan dan PT Fitch Ratings Indonesia, sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini
tidak memiliki hubungan Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam UUPM.
26. Antara Perseroan dengan PT BCA Sekuritas, PT BRI Danareksa, dan PT Mandiri
Sekuritas, selaku Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi
tidak memiliki hubungan Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam UUPM, sedangkan
antara Perseroan dengan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk selaku Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi memiliki hubungan Afiliasi
sebagaimana dimaksud dalam UUPM.
19
Page 195
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
27. Perseroan adalah pihak yang memenuhi syarat untuk melakukan Penawaran Umum
Berkelanjutan sebagaimana diatur dalam Pasal 3 huruf a Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No.36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 (“POJK No.36/2014”)
tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang Dan/Atau Sukuk.
Efek yang diterbitkan dalam PUB VI Tahap I ini telah memenuhi persyaratan Efek
sebagaimana diatur dalam POJK No.36/2014, yaitu merupakan Efek bersifat Utang
dan/atau Sukuk yang memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat)
peringkat teratas yang merupakan urutan 4 (empat) peringkat terbaik dan masuk dalam
kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh Perusahaan
Pemeringkat Efek.
28. Sebagaimana diungkapkan dalam Prospektus dalam rangka PUB VI Tahap I, dana yang
diperoleh dari hasil penawawan umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan
digunakan Perseroan seluruhnya untuk modal kerja berupa pembiayaan investasi,
modal kerja dan multi guna (selain pembiayaan berbasis syariah) sebagaimana yang
ditentukan oleh ijin yang dimiliki Perseroan berdasarkan ketentuan dan perundang-
undangan yang berlaku.
Apabila dana yang diperoleh dari Penawaran Umum tidak tercapai, maka sumber
pendanaan lain yang akan digunakan Perseroan untuk modal kerja adalah pendanaan
dari fasilitas perbankan baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Rencana penggunaan dana hasil PUB VI Tahap I bukan merupakan Transaksi Material
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, mengingat nilainya tidak
mencapai 20% (dua puluh) persen dari Ekuitas Perseroan dan apabila akan digunakan
untuk transaksi dengan pihak Afiliasi dan transaksi yang mengandung Benturan
Kepentingan, maka Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam
Peraturan Otoritas Jasa keuangan Nomor 42/POJK.04/2020.
Apabila Perseroan bermaksud mengubah penggunaan dana, maka Perseroan wajib
menyampaikan rencana dan alasan perubahan penggunaan dana hasil PUB VI Tahap I
kepada OJK paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum penyelenggaraan RUPO dan
memperoleh persetujuan dari RUPO, serta wajib menyampaikan hasil RUPO kepada
OJK paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah penyelenggaraan RUPO.
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.30/POJK.04/2015 tanggal 22
Desember 2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum,
Perseroan berkewajiban menyampaikan realisasi penggunaan dana hasil PUB V Tahap
I secara berkala setiap 6 (enam) bulan dengan tanggal laporan 30 Juni dan 31
Desember kepada Wali Amanat dengan tembusan kepada Otoritas Jasa Keuangan
paling lambat pada tanggal 15 (lima belas) bulan berikutnya setelah tanggal laporan
sampai seluruh dana hasil PUB VI Tahap I telah direalisasikan.
20
Page 196
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
Pelaksanaan penggunaan dana hasil PUB VI Tahap I Obligasi ini wajib mengikuti
ketentuan pasar modal yang berlaku di Indonesia.
Dalam hal terdapat dana hasil PUB VI Tahap I Obligasi yang belum direalisasikan,
maka penempatan sementara dana hasil Penawaran Umum Obligasi tersebut akan
dilakukan oleh Perseroan dengan memperhatikan keamanan dan likuiditas serta dapat
memberikan keuntungan finansial yang wajar bagi Perseroan, sebagaimana diatur
dalam Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015.
Berdasarkan keterangan Perseroan Sehubungan dengan rencana penggunaan dana yaitu
untuk modal kerja Perseroan tidak terdapat perjanjian dengan pihak lain/pihak afiliasi
untuk pelaksanaan pengunaan dana hasil PUB VI Tahap I.
29. Informasi yang disajikan dalam Prospektus dalam rangka PUB VI Tahap I yang
berkaitan dengan aspek hukum telah sesuai dengan hasil Uji Tuntas yang kami lakukan.
30. Perseroan memiliki penyertaan saham secara langsung pada PT Finansial Integrasi
Teknologi (“FIT”), berkedudukan di Kota Tangerang Selatan, sebanyak 74.250 (tujuh
pulum empat ribu dua ratus lima puluh) saham dengan nilai nominal Rp.1.000.000,00
(satu juta Rupiah) setiap saham, atau seluruhnya berjumlah Rp.74.250.000.000 (tujuh
puluh empat milliar dua ratus lima puluh liam juta), yang merupakan 99,00% (sembilan
puluh sembilan persen) dari seluruh modal yang ditempatkan dan disetor penuh FIT.
Penyertaan Perseroan pada FIT telah dilakukan sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku, telah sesuai dengan
Pasal 68 POJK 35/2018 dan Anggaran Dasar Perseroan, yaitu telah
memperoleh persetujuan dari Dewan Komisaris Perseroan.
a. FIT adalah suatu badan hukum yang berbentuk Perseroan Terbatas yang telah
didirikan secara sah berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
Indonesia, dan telah memperoleh ijin - ijin pokok yang diperlukan untuk
menyelenggarakan kegiatan usahanya, yang sampai dengan tanggal Pendapat
Hukum ini perijinan tersebut masih berlaku.
Perubahan Anggaran Dasar FIT telah dilakukan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku, khususnya Undang-Undang No.40 Tahun 2007
tentang Perseroan Terbatas sebagai mana telah diubah sebagian dengan Undang-
undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-
Undang, dan POJK 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama
Berbasis Teknologi Informasi kecuali perubahan Anggaran Dasar FIT terakhir
yang belum diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia dan
Tambahannya.
21
Page 197
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
Berdasarkan Pasal 30 ayat 1 UUPT kewajiban untuk mengumumkan Akta
Pendirian dan perubahan-perubahan Anggaran Dasar dalam BNRI dan
Tambahannya adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia,
dan dalam UUPT tidak diatur mengenai konsekuensi hukum belum diumumkannya
akta-akta perubahan Anggaran Dasar terakhir FIT dalam BNRI.
b. Pada tanggal Pendapat Hukum ini, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan
Pemegang Saham Perubahan Anggaran Dasar No. 10 tanggal 28 Desember 2022
(“Akta No. 10 tanggal 28 Desember 2022”), dibuat di hadapan Geraldine Herlina
Sally Shinta Ullyana Sianturi, S.H., M.Kn. Notaris di Kota Tangerang Selatan,
yang telah (i) Diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No AHU-AH.01.03-0497389 tanggal 29
Desember 2022 dan (ii) Didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0263098.AH.01.11.Tahun 2022 tanggal 29 Desember 2022, struktrur permodalan
dan susunan pemegang saham FIT adalah sebagai berikut :
Nilai Nominal
Struktur Permodalan Jumlah Saham Rp1.000.000 %
per saham
Modal Dasar 100.000 100.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor:
PT BFI Finance Indonesia Tbk 74.250 74.250.000.000 99,00
Lay Sioe Ho (Francis Lay Sioe Ho) 750 750.000.000 1,00
Jumlah Modal Ditempatkan Dan Disetor
75.000 75.000.000.000 100,00
Penuh
Jumlah Saham dalam Portepel 25.000 25.000.000.000
Riwayat struktur permodalan FIT baik yang mengenai modal dasar, modal
ditempatkan dan modal disetor dalam 2 (dua) tahun terakhir, adalah benar dan
berkesinambungan serta telah dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran
Dasar FIT dan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.
c. Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 6 tanggal 8 Mei 2023, dibuat di
hadapan Geraldine Herlina Sally Shinta Ullyana Sianturi, S.H., M.Kn. Notaris di
Kota Tangerang Selatan, yang telah mendapat (i) Diberitahukan kepada Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-
0115544 tanggal 10 Mei 2023 dan (ii) Didaftarkan dalam Daftar Perseroan No.
AHU-0084941.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 10 Mei 2023, susunan anggota
Direksi dan Dewan Komisaris FIT adalah sebagai berikut :
Direksi
Presiden Direktur : Tjiu Herman Handoko
22
Page 198
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
Direktur : Ichwan Peryana
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Lay Sioe Ho (Francis Lay Sioe Ho)
Komisaris : Sudjono
Masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris FIT tersebut diatas telah
diangkat secara sah sesuai dengan Anggaran Dasar FIT dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
d. Berdasarkan Anggaran Dasar FIT, maksud dan tujuan serta kegiatan usaha FIT
adalah sebagai berikut:
a. Maksud dan tujuan FIT adalah berusaha dalam bidang Aktivitas Keuangan
dan Asuransi.
b. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, FIT dapat melaksanakan
kegiatan usaha sebagai berikut:
1) Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi
(FP2P) Konvensional (64951);
2) Kelompok ini mencakup usaha layanan pinjam meminjam uang
berbasis teknologi informasi (fintech peer to peer lending) yang
diselenggarakan secara konvensional, dengan kegiatan usaha meliputi
penyediaan, pengelolaan, dan pengoperasian layanan jasa keuangan
untuk mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman
dalam rangka melakukan perjanjian pinjam meminjam dalam mata
uang rupiah secara langsung melalui sistem elektronik dengan
menggunakan jaringan internet.
FIT telah menjalankan kegiatan usahanya, yaitu layanan pinjam meminjam uang
berbasis teknologi informasi, sesuai dengan ketentuan-ketentuan Anggaran Dasar
FIT dan telah memperoleh perizinan sehubungan dengan kegiatan usaha tersebut
berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
No. Kep-20/D.05/2020 tanggal 19 Mei 2020 tentang Pemberian Izin Usaha
Perusahaan Penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi
Informasi PT Finansial Integrasi Teknologi serta peraturan perundangan yang
berlaku.
e. Berdasarkan hasil uji tuntas kami dan sebagaimana ditegaskan dalam Surat
Pernyataan FIT tertanggal 26 Juni 2024, FIT tidak memiliki harta kekayaan berupa
harta tetap (tanah dan/atau bangunan) maupun harta bergerak (kendaraan
bermotor).
23
Page 199
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
f. FIT telah memenuhi ketentuan yang berlaku di bidang ketenagakerjaan termasuk
diantaranya mengikutsertakan karyawannya dalam program BPJS Ketenagakerjaan
dan BPJS Kesehatan dan telah melakukan kewajiban pembayaran iuran untuk 3
(tiga) periode terakhir atas BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan
FIT telah memiliki Peraturan Perusahaan yang telah disahkan oleh Dinas Tenaga
Kerja Kota Tangerang Selatan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas
Ketenagakerjaan Pemerintah Kota Tangerang Selatan No.
4/HI.00.00/36.3603.230303017/B/V/2023 Pengesahan Peraturan Perusahaan PT.
Finansial Integrasi Teknologi tanggal 12 Mei 2023. Peraturan Perusahaan tersebut
berlaku selama 2 (dua) tahun sejak tanggal ditetapkan yaitu 12 Mei 2023 sampai
dengan 11 Mei 2025.
Berdasarkan hasil uji tuntas kami yang termuat dalam LPSH dan sebagaimana
ditegaskan dalam Surat Pernyataan FIT tanggal 26 Juni 2024, jumlah karyawan
FIT per tanggal 31 Mei 2024 adalah sebanyak 84 (delapan puluh empat) orang.
Berdasarkan Pasal 106 ayat (1) UU Ketenagakerjaan, setiap perusahaan yang
mempekerjakan 50 (lima puluh) orang pekerja buruh atau lebih wajib membentuk
lembaga kerjasama bipartit.
Dalam memenuhi ketentuan Pasal 106 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003
tentang Ketenagakerjaan, FIT telah membentuk LKS Bipartit dan dicatatkan pada
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Pemerintahan Kabupaten
Tangerang (“Disnakertrans”), sebagaimana dibuktikan berdasarkan Surat
Keputusan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang No. 560/471-
Disnaker/2024 tanggal 24 Juli 2024, perihal: Pencatatan Lembaga Kerjasama
Bipartit PT Finansial Integrasi Teknologi, yang mencatat Lembaga Kerja Sama
Bipartit PT Finansial Integrasi Teknologi. Masa Kerja kepengurusan Lembaga
Kerjasama Bipartit FIT tersebut berlaku untuk jangka waktu 3 (tiga) tahun
terhitung sejak tanggal 18 Juli 2024 sampai dengan 17 Juli 2027.
g. Berdasarkan hasil uji tuntas kami dan sebagaimana ditegaskan dalam surat
pernyataan FIT tanggal 26 Juni 2024, sampai dengan tanggal Pendapat Hukum ini
diterbitkan FIT maupun masing-masing anggota Direksi dan Dewan Komisaris FIT
dalam jabatannya sebagai anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris maupun
dalam kedudukannya sebagai pribadi, (i) tidak sedang terlibat dalam Perselisihan
Hubungan Industrial maupun Pemutusan Hubungan Kerja yang terdaftar di
Pengadilan Hubungan Industrial, (ii) tidak sedang terlibat dalam sengketa di
Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), (iii) tidak sedang terlibat dalam sengketa
perpajakan di Pengadilan Pajak, (iv) tidak sedang terlibat dalam perselisihan yang
diselesaikan melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), (v) tidak
terdaftar sebagai termohon maupun pemohon dalam perkara kepailitan dan/atau
sebagai pemohon dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang di Pengadilan
Niaga dan tidak pernah dinyatakan pailit atau dinyatakan bersalah yang
24
Page 200
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
mengakibatkan suatu perseroan/perusahaan dinyatakan pailit berdasarkan
keputusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, (vi) tidak sedang
terlibat dalam suatu sengketa atau gugatan perdata dan atau perkara pidana yang
terdaftar di Pengadilan Negeri, (vii) Tidak sedang terlibat dalam perkara hukum
dibidang persaingan usaha di Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), (viii)
Tidak sedang terlibat dalam suatu sengketa lainnya di luar pengadilan dan/atau
klaim dan/atau somasi yang mungkin timbul yang secara material dapat
mempengaruhi kelangsungan usaha FIT.
h. Perjanjian-perjanjian yang dibuat oleh FIT dengan pihak ketiga telah
ditandatangani secara sah oleh FIT, mengikat FIT dan sampai dengan tanggal
Pendapat Hukum ini masih berlaku.
Demikian Pendapat Hukum ini kami buat sesuai dengan prinsip keterbukaan dan berdasarkan
data-data, dokumen-dokumen dan informasi-informasi yang kami peroleh, sebagaimana
layaknya konsultan hukum yang bebas dan tidak mempunyai kepentingan pribadi, baik secara
langsung maupun tidak langsung dengan Perseroan, serta ditujukan dalam rangka PUB VI
Tahap I PT BFI Finance Indonesia Tbk dan kami bertanggung jawab atas Pendapat Hukum
ini.
Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
KONSULTAN HUKUM JUSUF INDRADEWA & PARTNERS
Cecilia Teguh Ayu Sianawati, S.H.
STTD.KH-21/PJ-1/PM.02.2023
Anggota HKHPM No.92036
Tembusan:
1. Yang Terhormat Otoritas Jasa Keuangan.
2. Yang Terhormat PT BCA Sekuritas.
3. Yang Terhormat PT BRI Danareksa Sekuritas.
4. Yang Terhormat PT Mandiri Sekuritas.
25
Page 201
No. 041-R8/CS-MN-RG-DM-MJ-CC/II-G/VIII/2024
5. Yang Terhormat PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
6. Yang Terhormat Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
26
Page 202
XVI. LAPORAN KEUANGAN AUDIT
Terlampir
161
Page 203
Page 204
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) AND 2023 (UNAUDITED)
DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL AND FOR THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
DAFTAR ISI CONTENTS
Pernyataan Direksi Directors’ Statement
Ekshibit/
Exhibit
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian A Consolidated Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Consolidated Statement of Profit or Loss and
Lain Konsolidasian B Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian C Consolidated Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian D Consolidated Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian E Notes to the Consolidated Financial Statement
Laporan Auditor Independen Independent Auditors’ Report
Page 205
FINANCE
SURAT PERNYATAAN DIREKSI DIRECTORS' STATEMENT REGARDING
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS THE RESPONSIBILITY FOR
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
TANGGAL 31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) AND 2023 (UNAUDITED)
DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
Kami yang bertanda tangan di bawah ini: We, the undersigned:
1. Nama Francis Lay Sioe Ho 1. Name 1 Francis Lay Sioe Ho
Alamat Kantor BFI Tower - Sunburst CBD Lot 1.2 Office Address : BFI Tower - Sunburst CBD Lot 1.2
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo,
BSD City, Tangerang Selatan, 15322 BSD City, Tangerang Selatan, 15322
Alamat Rumah Jl. Duta Indah Il No 6, RT 001 Residential Jl. Duta Indah II No 6, RT 001
RW 014 Pondok Pinang Kebayoran Address RW 014, Pondok Pinang Kebayoran
Lama, Jakarta Selatan Lama, Jakarta Selatan
Nomor Telepon 021 - 2965 0300, 2965 0500 Telephone 1 021 - 2965 0300, 2965 0500
Jabatan Presiden Direktur Title : President Director
2. Nama Sudjono 2. Name 1 Sudjono
Alamat Kantor BFI Tower - Sunburst CBD Lot 1.2 Office Address 1 BFI Tower - Sunburst CBD Lot 1.2
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo,
BSD City, Tangerang Selatan, 15322 BSD City, Tangerang Selatan, 15322
Alamat Rumah Taman Provence, Blok 3 A9 No. 36 Residential 1 Taman Provence, Blok 3 A9 No. 36
RT 002 RW 025, Kelurahan Lengkong Address RT 002 RW 025, Kelurahan Lengkong
Wetan, Kecamatan Serpong, Wetan, Kecamatan Serpong,
Tangerang Selatan Tangerang Selatan
Nomor Telepon 021 - 2965 0300, 2965 0500 Telephone 021 - 2965 0300, 2965 0500
Jabatan Direktur Keuangan Title Finance Director
menyatakan bahwa: declare that:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan Ta We are responsible for the preparation and presentation of
keuangan konsolidasian PT BFI Finance Indonesia Tbk dan Entitas PT BFI Finance Indonesia Tbk and its Subsidiary's consolidated
Anaknya, financial statements,
Z. Laporan keuangan konsolidasian PT BFI Finance Indonesia Tbk dan 2. PT BFI Finance Indonesia Tbk and its Subsidiary's consolidated
Entitas Anaknya telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar financial statements have been prepared and presented in
Akuntansi Keuangan di Indonesia, accordance with the Indonesian Financial Accounting Standards,
3.a. Semua informasi dalam laporan keuangan konsolidasian 3.a. All information contained in PT BFI Finance Indonesia Tbk and its
PT BFI Finance Indonesia Tbk dan Entitas Anaknya telah dimuat Subsidiary's consolidated financial statements have been
secara lengkap dan benar, disclosed in a complete and truthful manner,
b. Laporan keuangan konsolidasian PT BFI Finance Indonesia Tbk dan b. PT BFI Finance Indonesia Tbk and its Subsidiary's consolidated
Entitas Anaknya tidak mengandung informasi atau fakta material financial statements do not contain misleading material
yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta information or facts, and do not omit material information and
material, facts,
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal dalam 4 We are responsible for PT BFI Finance Indonesia Tbk and its
PT BFI Finance Indonesia Tbk dan Entitas Anaknya. Subsidiary's internal control system.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. We certify the accuracy of this statement.
Atas nama dan mewakili Direksi / For and on behalf of the Board of Directors
Tangerang Selatan, 21 Juni 2024 / South Tangerang, 21 June 2024
SEPULUH.RIBU RUPIAH.
|Tr ,
Francis Lay Sioe Ho Sudjono
Presiden Direktur / President Director Direktur Keuangan / Finance Director
PT BFI Finance Indonesia Tbk
BFI Tower, Sunburst CBD Lot.1.2 P 62 21 2965 0300, 2965 0500
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo F 462 21 2966 0757, 2966 0758 #SelaluAdaJalan
BSD City - Tangerang Selatan 15322 BFI.CO.ID
Page 206
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit A Exhibit A
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
PER 31 MEI 2024, 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 AS OF 31 MAY 2024, 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 Mei/ 31 Desember/ 31 Desember/
Catatan/ May December December
Notes 2024 2023 2022
ASET ASSETS
KAS DAN SETARA KAS 2e,f,4 1.394.669 1.739.659 1.073.255 CASH AND CASH EQUIVALENTS
PIUTANG PEMBIAYAAN FINANCING RECEIVABLES
– setelah dikurangi cadangan kerugian – net of allowance for
penurunan nilai sebesar Rp 834.391, Impairment losses of Rp 834,391,
Rp 764.120 dan Rp 833.435 Rp 764,120 and Rp 833,435
pada tanggal 31 Mei 2024, 2e,g,h,i as of 31 May 2024,
31 Desember 2023 dan 2022 5 20.972.708 20.706.393 19.554.254 31 December 2023 and 2022
PIUTANG IJARAH DAN IMBT IJARAH AND IMBT RECEIVABLES
– setelah dikurangi cadangan kerugian – net of allowance for
penurunan nilai sebesar Rp 2.855, impairment losses of Rp 2,855,
Rp 1.047 dan Rp 329 Rp 1,047 and Rp 329
pada tanggal 31 Mei 2024, as of 31 May 2024,
31 Desember 2023 dan 2022 2e,j,n,6 79.640 52.769 7.767 31 December 2023 and 2022
PIUTANG LAIN-LAIN OTHER RECEIVABLES
– PIHAK KETIGA 2e,k,7 339.523 250.715 162.635 – THIRD PARTIES
ASET DERIVATIF 2e,l,w,8 85.195 56.657 103.056 DERIVATIVE ASSETS
BEBAN DIBAYAR DIMUKA DAN PREPAID EXPENSES AND
UANG MUKA 2m,9 49.046 34.437 24.767 ADVANCES
ASET TETAP FIXED ASSETS
– setelah dikurangi akumulasi penyusutan - net of accumulated depreciation
sebesar Rp 657.878, Rp 624.202 dan of Rp 657,878, Rp 624,202 and
Rp 556.597 pada tanggal 31 Mei 2024, Rp 556,597 as of 31 May 2024,
31 Desember 2023 dan 2022 2o,10 699.409 720.827 659.145 31 December 2023 and 2022
ASET HAK-GUNA RIGHT-OF-USE ASSETS
- setelah dikurangi akumulasi penyusutan - net of accumulated depreciation
sebesar Rp 72.873, Rp 76.631 dan of Rp 72,873, Rp 76,631
Rp 66.900 pada tanggal 31 Mei 2024, and Rp 66,900 as of 31 May 2024,
31 Desember 2023 dan 2022 2p,11 41.807 41.025 38.419 31 December 2023 and 2022
ASET TAKBERWUJUD INTANGIBLE ASSETS
– setelah dikurangi akumulasi amortisasi - net of accumulated amortization
sebesar Rp 203.345, Rp 174.496 dan of Rp 203,345, Rp 174,496 and
Rp 120.637 pada tanggal 31 Mei 2024, Rp 120,637 as of 31 May 2024,
31 Desember 2023 dan 2022 2q,12 236.351 255.166 139.499 31 December 2023 and 2022
ASET PAJAK TANGGUHAN 2r,14c 135.600 131.963 164.029 DEFERRED TAX ASSETS
ASET LAIN-LAIN 2e 2.321 1.824 2.808 OTHER ASSETS
JUMLAH ASET 24.036.269 23.991.435 21.929.634 TOTAL ASSETS
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements on
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 207
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit A/2 Exhibit A/2
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
PER 31 MEI 2024, 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 AS OF 31 MAY 2024, 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 Mei/ 31 Desember/ 31 Desember/
Catatan/ May December December
Notes 2024 2023 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Pinjaman yang diterima – Pihak ketiga 2e,s,x,13 10.094.134 8.665.860 10.246.908 Fund borrowings – Third parties
Surat berharga yang diterbitkan Securities issued
- setelah dikurangi biaya emisi surat - net of unamortized securities
berharga yang belum diamortisasi issuance cost of Rp 5,557,
sebesar Rp 5.557, Rp 9.225 Rp 9,225 and Rp 3,510
dan Rp 3.510 pada tanggal 31 Mei 2024, as of 31 May 2024,
31 Desember 2023 dan 2022 2e,t,15 3.117.443 4.720.775 1.581.490 31 December 2023 and 2022
Beban akrual 2e,x,16 189.837 324.121 479.299 Accrued expenses
Utang dividen 2ac,18 407.446 788 1.522 Dividend payables
Utang pajak 2r,14a 19.705 199.717 263.269 Taxes payable
Utang lain-lain – Pihak ketiga 2e,19 470.674 437.423 489.352 Other payables – Third parties
Liabilitas imbalan pasca-kerja 2u,17 159.413 142.955 111.885 Post-employment benefit liabilities
JUMLAH LIABILITAS 14.458.652 14.491.639 13.173.725 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Ekuitas yang dapat diatribusikan Equity attributable to owners
kepada pemilik entitas induk of the parent
Modal saham - nilai nominal Share capital – par value of
Rp 25 (nilai penuh) per saham Rp 25 (full amount) per share
Modal dasar - Authorized capital –
20.000.000.000 saham 20,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid capital –
penuh – 15.967.115.620 saham 20 399.178 399.178 399.178 15,967,115,620 shares
Tambahan modal disetor - neto 21 609.459 609.459 609.459 Additional paid-in capital – net
Saham treasuri 2z,20 (232.957) (232.957) (232.957) Treasury stock
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income
(Kerugian) keuntungan kumulatif atas Cummulative (losses) gain on
instrumen derivatif untuk derivative instrument for
lindung nilai arus kas – neto 2l,8,33 (72.526) 666 (10.267) cash-flows hedges – net
Keuntungan pengukuran kembali Gain on remeasurement of
program aktuarial defined benefit
manfaat pasti 2u,17,33 58.942 64.537 73.020 actuarial program
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 125.000 120.000 115.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 8.689.866 8.538.215 7.801.690 Unappropriated
9.576.962 9.499.098 8.755.123
Kepentingan nonpengendali 655 698 786 Non-controlling interests
JUMLAH EKUITAS 9.577.617 9.499.796 8.755.909 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 24.036.269 23.991.435 21.929.634 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Tangerang Selatan, 21 Juni 2024 / South Tangerang, 21 June 2024
Sudjono
Direktur Keuangan / Finance Director
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements on
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 208
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit B Exhibit B
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) AND 2023 (UNAUDITED)
DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 Mei/ 31 Desember/
Catatan/ May December
Notes 2024 2023 2023 2022
PENDAPATAN INCOME
Piutang pembiayaan 2e,g,h,v,22 2.408.521 2.534.966 5.933.842 5.052.248 Financing receivables
Keuangan 2e,v 22.678 24.321 82.564 22.870 Finance
Syariah 2e,i,j,v,23 58.438 41.374 108.662 65.157 Sharia
Lain-lain 2e,o,v,24 92.881 76.998 228.045 242.735 Others
Jumlah Pendapatan 2.582.518 2.677.659 6.353.113 5.383.010 Total Income
BEBAN EXPENSES
Gaji dan tunjangan 2u,v,25,29 (650.313 ) (608.586 ) (1.457.103 ) (1.324.648 ) Salaries and benefits
Beban bunga dan keuangan 2e,s,t,v,26 (391.649 ) (379.200 ) (951.310 ) (624.099 ) Interest and financing charges
Umum dan administrasi 2m,o,p,q,r,27 (365.154 ) (346.986 ) (870.505 ) (771.052 ) General and administrative
Cadangan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses
Piutang pembiayaan 2e,v,5 (404.187 ) (421.501 ) (785.034 ) (367.235 ) Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT 2e,v,6 (1.890 ) (427 ) (1.015 ) (223 ) Ijarah and IMBT receivables
Lain-lain 2e,v,28,37 (75.582) (70.303) (262.894 ) (57.072 ) Others
Jumlah Beban (1.888.775) (1.827.003) (4.327.861) (3.144.329) Total Expenses
LABA SEBELUM PAJAK 693.743 850.656 2.025.252 2.238.681 PROFIT BEFORE TAX
Beban Pajak Penghasilan 2r,14b (131.072) (164.726) (381.453) (432.002) Income Tax Expenses
LABA PERIODE/ TAHUN BERJALAN 562.671 685.930 1.643.799 1.806.679 PROFIT FOR THE PERIOD/ YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pos-pos yang akan Items that will be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Bagian efektif atas perubahan Effective portion of the fair
nilai wajar instrumen derivatif - value change of the derivative
lindung nilai arus kas 2l,8,33 (90.360) 16.674 13.498 26.409 instrument - cash flow hedge
Pajak penghasilan terkait 14c,33 17.168 (3.168) (2.565) (5.018) Related income tax
(73.192) 13.506 10.933 21.391
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Kerugian pengukuran kembali Loss on remeasurement of
program aktuarial defined benefit
manfaat pasti 2u,17,33 (6.907) (278) (10.468) (8.979) actuarial program
Pajak penghasilan terkait 14c,33 1.312 53 1.986 1.713 Related income tax
(5.595) (225) (8.482 ) (7.266 )
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE INCOME
LAIN PERIODE/ TAHUN FOR THE PERIOD/ YEAR
BERJALAN – Setelah Pajak (78.787) 13.281 2.451 14.125 – Net of Tax
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
PERIODE/ TAHUN BERJALAN 483.884 699.211 1.646.250 1.820.804 FOR THE PERIOD/ YEAR
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements on
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 209
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit B/2 Exhibit B/2
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) AND 2023 (UNAUDITED)
DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/
Catatan/ 31 Mei/May December
Notes 2024 2023 2023 2022
LABA PERIODE/ TAHUN PROFIT FOR THE
BERJALAN YANG DAPAT PERIOD/ YEAR
DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTTABLE TO:
Pemilik entitas induk 562.714 685.939 1.643.888 1.806.680 Owners of the parent
Kepentingan nonpengendali (43) (9) (89) (1) Non-controlling interests
562.671 685.930 1.643.799 1.806.679
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
PERIODE/ TAHUN INCOME FOR
BERJALAN YANG DAPAT THE PERIOD/ YEAR
DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTTABLE TO:
Pemilik entitas induk 483.927 699.220 1.646.338 1.820.807 Owners of the parent
Kepentingan nonpengendali (43) (9) (88) (3) Non-controlling interests
483.884 699.211 1.646.250 1.820.804
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(nilai penuh) 2ab,32 37 46 109 121 (full amount)
Tangerang Selatan, 21 Juni 2024 / South Tangerang, 21 June 2024
Sudjono
Direktur Keuangan / Finance Director
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements on
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 210
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued in Indonesian Language
Ekshibit C Exhibit C
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) AND 2023 (UNAUDITED)
DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Equity attributable to owners of the parent
Keuntungan Keuntungan
(kerugian) (kerugian)
kumulatif atas pengukuran
instrumen kembali
derivatif untuk program
lindung nilai aktuarial
Tambahan arus kas - neto/ manfaat pasti/
modal Cumulative Gain (loss) on Jumlah sebelum
disetor gain (loss) on remeasurement Saldo laba/Retained earnings kepentingan
- neto/ Saham derivative of defined Telah Belum nonpengendali/ Kepentingan Jumlah
Modal saham/ Additional treasuri/ instrument benefit ditentukan ditentukan Total before nonpengendali/ ekuitas/
Catatan/ Share paid-in Treasury for cash flows actuarial penggunaannya/ penggunaannya/ non-controlling Non-controlling Total
Notes capital capital - net stock hedges - net program Appropriated Unappropriated interests interests equity
Saldo per Balance as of
31 Desember 2023 399.178 609.459 (232.957) ‘666 64.537 120.000 8.538.215 9.499.098 698 9.499.796 31 December 2023
Jumlah penghasilan
komprehensif periode Total comprehensive
berjalan income for the period
Laba periode berjalan - - - - - - 562.714 562.714 (43) 562.671 Profit for the period
Penghasilan
komprehensif lain, Other comprehensive
setelah pajak: income, net of tax:
Bagian yang efektif Effective portion
dari lindung nilai of cash-flows
arus kas 2l,8 - - - (73.192) - - - (73.192) - (73.192) hedges
Kerugian pengukuran Loss on
kembali remeasurement
program aktuarial of defined benefit
manfaat pasti 2u,17 - - - - (5.595) - - (5.595) - (5.595) actuarial program
- - - (73.192) (5.595) - 562.714 483.927 (43) 483.884
Penyisihan saldo laba Appropriation for
untuk cadangan umum 18 - - - - - 5.000 (5.000) - - - general reserve
Dividen kas tahun 2023 2ac,18 - - - - - - (406.063) (406.063) - (406.063) Cash dividend of 2023
Saldo per 31 Mei 2024 399.178 609.459 (232.957) (72.526 ) 58.942 125.000 8.689.866 9.576.962 655 9.577.617 Balance as of 31 May 2024
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada Ekshibit E terlampir See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari on Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 211
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued in Indonesian Language
Ekshibit C/2 Exhibit C/2
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) AND 2023 (UNAUDITED)
DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Equity attributable to owners of the parent
Keuntungan Keuntungan
(kerugian) (kerugian)
kumulatif atas pengukuran
instrumen kembali
derivatif untuk program
lindung nilai aktuarial
Tambahan arus kas - neto/ manfaat pasti/
modal Cumulative Gain (loss) on Jumlah sebelum
disetor gain (loss) on remeasurement Saldo laba/Retained earnings kepentingan
- neto/ Saham derivative of defined Telah Belum nonpengendali/ Kepentingan Jumlah
Modal saham/ Additional treasuri/ instrument benefit ditentukan ditentukan Total before nonpengendali/ ekuitas/
Catatan/ Share paid-in Treasury for cash flows actuarial penggunaannya/ penggunaannya/ noncontrolling Noncontrolling Total
Notes capital capital - net Stock hedges - net program Appropriated Unappropriated interests interests equity
Saldo per Balance as of
31 Desember 2022 399.178 609.459 (232.957) (10.267) 73.020 115.000 7.801.690 8.755.123 786 8.755.909 31 December 2022
Jumlah penghasilan
komprehensif Total comprehensive
periode berjalan income for the period
Laba periode berjalan - - - - - - 685.939 685.939 (9) 685.930 Profit for the period
Penghasilan
komprehensif lain, Other comprehensive
setelah pajak: income, net of tax:
Bagian yang efektif
dari lindung nilai Effective portion of
arus kas 2l,8 - - - 13.506 - - - 13.506 - 13.506 cash-flows hedges
Kerugian pengukuran
kembali program Loss on remeasurement
aktuarial of defined benefit
manfaat pasti 2u,17 - - - - (225) - - (225) - (225) actuarial program
- - - 13.506 (225) - 685.939 699.220 (9) 699.211
Dividen kas tahun 2022 2ac,18 - - - - - - (481.260) (481.260) - (481.260) Cash dividend of 2022
Saldo per 31 Mei 2023 399.178 609.459 (232.957) 3.239 72.795 115.000 8.006.369 8.973.083 777 8.973.860 Balance as of 31 May 2023
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada Ekshibit E terlampir See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari on Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 212
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued in Indonesian Language
Ekshibit C/3 Exhibit C/3
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) AND 2023 (UNAUDITED)
DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Equity attributable to owners of the parent
Keuntungan Keuntungan
(kerugian) (kerugian)
kumulatif atas pengukuran
instrumen kembali
derivatif untuk program
lindung nilai aktuarial
Tambahan arus kas - neto/ manfaat pasti/
modal Cumulative Gain (loss) on Jumlah sebelum
disetor loss on remeasurement Saldo laba/Retained earnings kepentingan
Modal - neto/ Saham derivative of defined Telah Belum nonpengendali/ Kepentingan Jumlah
saham/ Additional treasuri/ instrument benefit ditentukan ditentukan Total before nonpengendali/ ekuitas/
Catatan/ Share paid-in Treasury for cash flows actuarial penggunaannya/ penggunaannya/ non-controlling Non-controlling Total
Notes capital capital - net stock hedges - net program Appropriated Unappropriated interests interests equity
Saldo per Balance as of
31 Desember 2022 399.178 609.459 (232.957) (10.267 ) 73.020 115.000 7.801.690 8.755.123 786 8.755.909 31 December 2022
Jumlah penghasilan
komprehensif Total comprehensive
tahun berjalan income for the year
Laba tahun berjalan - - - - - - 1.643.888 1.643.888 (89) 1.643.799 Profit for the year
Penghasilan
komprehensif lain, Other comprehensive
setelah pajak: income, net of tax:
Bagian yang efektif Effective portion
dari lindung nilai of cash flows
arus kas 2l,8 - - - 10.933 - - - 10.933 - 10.933 hedges
Kerugian pengukuran Loss on
kembali remeasurement
program aktuarial of defined benefit
manfaat pasti 2u,17 - - - - (8.483 ) - - (8.483) 1 (8.482 ) actuarial program
- - - 10.933 (8.483 ) - 1.643.888 1.646.338 (88) 1.646.250
Penyisihan saldo laba Appropriation for
untuk cadangan umum 18 - - - - - 5.000 (5.000 ) - - - general reserve
Dividen tunai tahun 2022 2ac,18 - - - --- - - (481.260 ) (481.260) - (481.260 ) Cash dividend of 2022
Dividen tunai interim Interim cash dividend
tahun berjalan - - - - - - (421.103 ) (421.103) - (421.103 ) for the year
Saldo per Balance as of
31 Desember 2023 399.178 609.459 (232.957) 666 64.537 120.000 8.538.215 9.499.098 698 9.499.796 31 December 2023
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada Ekshibit E terlampir See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari on Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 213
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued in Indonesian Language
Ekshibit C/4 Exhibit C/4
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) AND 2023 (UNAUDITED)
DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Equity attributable to owners of the parent
Keuntungan Keuntungan
(kerugian) (kerugian)
kumulatif atas pengukuran
instrumen kembali
derivatif untuk program
lindung nilai aktuarial
Tambahan arus kas - neto/ manfaat pasti/
modal Cumulative Gain (loss) on Jumlah sebelum
disetor gain (loss) on remeasurement Saldo laba/Retained earnings kepentingan
Modal - neto/ Saham derivative of defined Telah Belum nonpengendali/ Kepentingan Jumlah
saham/ Additional treasuri/ instrument benefit ditentukan ditentukan Total before nonpengendali/ ekuitas/
Catatan/ Share paid-in Treasury for cash flows actuarial penggunaannya/ penggunaannya/ noncontrolling Noncontrolling Total
Notes capital capital - net Stock hedges - net program Appropriated Unappropriated interests interests equity
Saldo per Balance as of
31 Desember 2021 399.178 553.286 (252.160) (31.658) 80.284 110.000 6.570.757 7.429.687 539 7.430.226 31 December 2021
Jumlah penghasilan
komprehensif Total comprehensive
tahun berjalan income for the year
Laba tahun berjalan - - - - - - 1.806.680 1.806.680 (1) 1.806.679 Profit for the year
Penghasilan komprehensif
lain,setelah pajak: Other comprehensive
Bagian yang efektif income, net of tax:
dari lindung nilai Effective portion of
arus kas 2l,8 - - - 21.391 )) - - - 21.391 - 21.391 cash-flows hedges
Kerugian pengukuran
kembali Loss on remeasurement
program aktuarial of defined benefit
manfaat pasti 2u,17 - - - - (7.264 ) - - (7.264) (2) (7.266) actuarial program
- - - 21.391 (7.264) - 1.806.680 1.820.807 (3) 1.820.804
Penerbitan saham entitas Issuance of subsidiary’s
anak kepada kepentingan share to non-
nonpengendali 250 250 controlling interests
Penyisihan saldo laba 18 Appropriation for
untuk cadangan umum - - - --- - 5.000 (5.000 ) - - - general reserve
Dividen kas tahun 2021 2ac,18 - - - --- - - (570.747 ) (570.747) - (570.747) Cash dividend of 2021
Program kepemilikan saham Management and employee
oleh manajemen dan stock ownership program
karyawan - 56.173 19.203 --- - - - 75.376 - 75.376
Saldo per Balance as of
31 Desember 2022 399.178 609.459 (232.957) (10.267) 73.020 115.000 7.801.690 8.755.123 786 8.755.909 31 December 2022
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada Ekshibit E terlampir See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements
yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari on Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 214
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit D Exhibit D
PT BFI FINANCE INDONESIA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA TBK AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) AND 2023 (UNAUDITED)
DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Mei/May 31 Desember/December
Notes 2024 2023 2023 2022
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari: Cash received from:
Transaksi pembiayaan 5,22,23 10.100.844 9.792.943 24.472.851 22.232.359 Financing transactions
Pembiayaan bersama 5,31 257.177 329.718 646.855 105.581 Joint financing
Penghasilan jasa giro dan Interest income from current
deposito berjangka 20.137 21.493 80.744 24.211 accounts and time deposits
Lain-lain 24 95.906 98.266 212.989 243.739 Others
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursement for:
Transaksi pembiayaan baru 5,22,23 (8.523.693) (9.714.255) (21.292.704) (23.346.729) New financing transactions
Beban umum dan administrasi 2v (1.167.889) (1.084.432) (2.223.972) (1.757.063) General and administrative
Pembiayaan bersama 31a (188.396) (56.018) (255.576) (47.050) Joint financing
Beban bunga dan keuangan 2v (408.319) (391.044) (964.384) (629.813) Interest and financing charges
Pembayaran pajak penghasilan (205.899) (275.221) (400.126) (346.829) Income taxes paid
Arus kas bersih (untuk) dari Net cash flows (for) from
aktivitas operasi (20.132) (1.278.550) 276.677 (3.521.594) operating activities
ARUS KAS UNTUK CASH FLOWS FOR
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan aset tetap 10 17.064 7.588 27.380 31.632 Proceeds from sale of fixed assets
Perolehan aset tetap 10 (42.139) (78.949) (192.943) (164.033) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset takberwujud 12 (10.034) (42.973) (169.526) (105.798) Acquisition of intangible assets
Arus kas bersih untuk Net cash flows for
aktivitas investasi (35.109) (114.334) (335.089) (238.199) investing activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari: Cash received from:
Pinjaman yang diterima 13,34 3.976.110 2.867.514 4.988.647 10.327.231 Fund borrowings
Surat berharga yang diterbitkan - 2.700.000 3.800.000 - Securities issued
Penerimaan setoran modal dari Receipts of paid-in capital from
kepentingan nonpengendali - - - 250 noncontrolling interests
Pengeluaran kas untuk: Cash disbursement for:
Pinjaman yang diterima 13,34 (2.658.859) (3.120.466) (6.506.468) (4.982.868) Fund borrowings
Pelunasan pokok surat berharga Repayment of securities
yang diterbitkan 15,34 (1.607.000) - (655.000) (910.000) issued principal
Dividen tunaI - - (902.363) (570.747) Cash dividend
Arus kas bersih (untuk) dari Net cash flows (for) from
aktivitas pendanaan (289.749) 2.447.048 724.816 3.863.866 financing activities
(PENURUNAN) KENAIKAN NETO NET (DECREASE) INCREASE IN
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
(Saldo dipindahkan) (344.990) 1.054.164 666.404 104.073 (Balance brought-forward)
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements on
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 215
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit D/2 Exhibit D/2
PT BFI FINANCE INDONESIA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA TBK AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) AND 2023 (UNAUDITED)
DAN TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Mei/May 31 Desember/December
Notes 2024 2023 2023 2022
(PENURUNAN) KENAIKAN NETO NET (DECREASE) INCREASE IN
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
(Saldo pindahan) (344.990) 1.054.164 666.404 104.073 (Balance carry-forward)
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
PERIODE/ TAHUN 1.739.659 1.073.255 1.073.255 969.182 BEGINNING OF PERIOD/ YEAR
KAS DAN SETARA KAS PADA CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR PERIODE/ TAHUN 1.394.669 2.127.419 1.739.659 1.073.255 AT END OF PERIOD/ YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
TERDIRI DARI: CONSIST OF:
Kas dan bank 4 678.646 1.198.677 897.633 803.732 Cash on hand and in banks
Deposito berjangka 4 716.023 928.742 842.026 269.523 Time deposits
1.394.669 2.127.419 1.739.659 1.073.255
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements on
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan Exhibit E which are an integral part of
dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 216
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E Exhibit E
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan a. Establishment and General Information of the Company
PT BFI Finance Indonesia Tbk (“Perusahaan”) didirikan PT BFI Finance Indonesia Tbk (the “Company”) was
dengan nama PT Manufacturers Hanover Leasing established as PT Manufacturers Hanover Leasing
Indonesia pada tanggal 7 April 1982 berdasarkan Akta Indonesia on 7 April 1982 based on Notarial Deed No. 57 of
No. 57 yang dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. The deed of
Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah establishment was approved by the Minister of Justice of
memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman the Republic of Indonesia in its decision letter
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. C2-2091-HT01.01.TH82 dated 28 October 1982 and was
No. C2-2091-HT01.01.TH82 tanggal 28 Oktober 1982 dan published in the State Gazette No. 102, dated
telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara 21 December 1982, Supplement No. 1390. Based on
No. 102 tanggal 21 Desember 1982, Tambahan No. 1390. Notarial Deed No. 54 of Inge Hendarmin, S.H., a substitute
Berdasarkan Akta No. 54 yang dibuat di hadapan Inge of Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta dated
Hendarmin, S.H., pengganti dari Kartini Muljadi, S.H., 17 September 1986, the Company’s name changed from
Notaris di Jakarta tanggal 17 September 1986, nama PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia to PT Bunas
Perusahaan diubah dari PT Manufacturers Hanover Intitama Leasing Indonesia, this amendment was approved
Leasing Indonesia menjadi PT Bunas Intitama Leasing by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia in
Indonesia, perubahan tersebut telah memperoleh its decision letter No.C2-6977.HT.01.04.TH.86 dated
persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia 7 October 1986 and was published in the State Gazette No.
melalui Surat Keputusan No. C2-6977.HT.01.04.TH.86 94 dated 25 November 1986, Supplement No. 1451. Based
tanggal 7 Oktober 1986 dan telah diumumkan dalam on Notarial Deed No. 80 dated 22 November 1989, Deed
Lembaran Berita Negara No. 94 tanggal 25 November No. 27 dated 8 March 1990, both of which were made
1986, Tambahan No. 1451. Berdasarkan Akta No. 80 before Kartini Muljadi, S.H. the Company’s name changed
tanggal 22 November 1989 Akta No. 27 tanggal 8 Maret from PT Bunas Intitama Leasing Indonesia to PT Bunas
1990 keduanya dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Finance Indonesia, this amendment was approved by the
nama Perusahaan diubah dari PT Bunas Intitama Leasing Minister of Justice of the Republic of Indonesia in its
Indonesia menjadi PT Bunas Finance Indonesia, decision letter No. C2-1441-HT.01.04.TH.90 dated
perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari 13 March 1990 and was published in the State Gazette
Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat No. 34 dated 28 April 1990, Supplement No. 1537. Based
Keputusan No. C2-1441-HT.01.04.TH.90 tanggal 13 Maret on Deed No. 37 which were made before Achmad Abid, S.H,
1990 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita a substitute of Sutjipto, S.H., Notary in Jakarta dated
Negara No. 34 tanggal 28 April 1990, Tambahan No. 1537. 8 August 1996, the name of the Company was changed
Berdasarkan Akta No. 37 yang dibuat di hadapan Achmad from PT Bunas Finance Indonesia to PT Bunas Finance
Abid, S.H., pengganti dari Sutjipto, S.H., Notaris di Indonesia Tbk, a change which has been approved by the
Jakarta tanggal 8 Agustus 1996, nama Perusahaan diubah Minister of Justice of the Republic of Indonesia through
dari PT Bunas Finance Indonesia menjadi PT Bunas Decision Letter No. C2-9625-HT.01.04.TH.96 dated
Finance Indonesia Tbk, perubahan tersebut telah 21 October 1996 and was published in the State Gazette
memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman No. 11 dated 7 February 1997, Supplement No. 552. The
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.C2-9625- Company’s Articles of Association has been amended
HT.01.04.TH.96 tanggal 21 Oktober 1996 dan telah several times, which one of the amendments was based on
diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 11 tanggal Notarial Deed No. 116 dated 27 June 2001 of Aulia
7 Februari 1997, Tambahan No. 552. Anggaran Dasar Taufani, S.H., a substitute of Sutjipto, S.H., Notary in
Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, Jakarta, in connection with the change of name of the
salah satunya berdasarkan Akta No. 116 tanggal 27 Juni Company from PT Bunas Finance Indonesia Tbk to PT BFI
2001 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Finance Indonesia Tbk. This amendment was approved by
pengganti dari Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta, the Minister of Law and Human Rights of the
sehubungan dengan perubahan nama Perusahaan dari Republic of Indonesia in its decision letter No. C-
PT Bunas Finance Indonesia Tbk menjadi PT BFI Finance 03668.HT.01.04.TH.2001 dated 24 July 2001 and was
Indonesia Tbk. Perubahan tersebut telah memperoleh published in the State Gazette No. 35 dated 30 April 2002,
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Supplement No. 4195.
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan
No. C-03668.HT.01. 04.TH.2001 tanggal 24 Juli 2001 dan
telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 35
tanggal 30 April 2002, Tambahan No. 4195.
Page 217
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/2 Exhibit E/2
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
a. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan (Lanjutan) a. Establishment and General Information of the
Company (Continued)
Perubahan terakhir berdasarkan Akta No. 19 tanggal The latest amendment based on Deed No. 19 dated
29 Juni 2022 yang dibuat di hadapan Shanti Indah Lestari, 29 June 2022 made before Shanti Indah Lestari, S.H.,
S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, mengenai M.Kn., Notary in Tangerang District, regarding approval
persetujuan perubahan Pasal 3 dan Pasal 15 Anggaran for amendment to Article 3 and Article 15 of the
Dasar Perusahaan, yang telah diterima dan dicatat dalam Company’s articles of association, which has been
database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian accepted and recorded in Legal Entity Administration
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui System Minister of Law and Human Rights of the
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Republic of Indonesia through Receipt of Notification of
Dasar nomor AHU-AH.01.03-0271122 tanggal 27 Juli 2022 Amendments to Articles of Association Number AHU-
serta telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum AH.01.03-0271122 dated 27 July 2022 and has been
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan approved by the Ministry of Law and Human Rights of
keputusan nomor AHU-0052483.AH.01.02.Tahun 2022 the Republic of Indonesia with Decree Number AHU-
tanggal 27 Juli 2022 dan telah diumumkan dalam 0052483.AH.01.02.Tahun 2022 dated 27 July 2022 and
Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 74 tanggal published in the State Gazette of the Republic of
16 September 2022, Tambahan No. 31534. Indonesia of Republic No. 74 dated 16 September 2022,
Supplement No. 31534.
Perusahaan memperoleh izin usaha dalam The Company obtained its license to operate
bidang usaha lembaga Pembiayaan dari Menteri Keuangan as a financing company from the Minister of Finance
Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan by virtue of his decree No. KEP-038/KM.11/1982
No. KEP-038/KM.11/1982 tanggal 12 Agustus 1982, yang dated 12 August 1982 as amended by Decree
telah diperbaharui berdasarkan Surat Keputusan No. 493/KMK.013/1990 dated 23 April 1990.
No. 493/KMK.013/1990 tanggal 23 April 1990.
Pada tanggal 20 Februari 2006, Menteri Keuangan On 20 February 2006, the Minister of Finance of the
Republik Indonesia telah mengamandemen izin usaha Republic of Indonesia amended the Company’s license in
Perusahaan melalui Keputusan Menteri Keuangan Republik its decision letter No. KEP-038/KM.5/2006.
Indonesia No. KEP-038/KM.5/2006.
Melalui amandemen ini, izin usaha yang sebelumnya Through this amendment, the previous license granted
diberikan kepada PT Bunas Finance Indonesia Tbk to PT Bunas Finance Indonesia Tbk was applied for
berlaku surut sejak adanya persetujuan perubahan nama retroactively since the approval of the change in
Perusahaan dari PT Bunas Finance Indonesia Tbk the name of the Company from PT Bunas Finance
menjadi PT BFI Finance Indonesia Tbk dari instansi Indonesia Tbk to PT BFI Finance Indonesia Tbk from the
yang berwenang melalui Surat Keputusan Menteri regulatory authority in its decision letter of Minister
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 tanggal 24 Juli 2001. No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 dated 24 July 2001.
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar, Perusahaan Based on Article 3 of the Company's Articles of
dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai Association, the Company may carry out the following
berikut: main business activities:
I. Usaha Pembiayaan: I. Financing:
a. Pembiayaan investasi a. Investment financing
b. Pembiayaan modal kerja b. Working capital financing
c. Pembiayaan multiguna c. Multipurpose financing
d. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan d. Other financing activities under the approval of
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan the Financial Service Authority
II. Usaha Pembiayaan Syariah: II. Sharia Financing:
a. Pembiayaan jual beli a. Financing sale and purchase
b. Pembiayaan investasi b. Investment financing
c. Pembiayaan jasa c. Financing services
Page 218
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/3 Exhibit E/3
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
a. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan (Lanjutan) a. Establishment and General Information of the
Company (Continued)
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas serta To achieve the above-mentioned purpose and objective,
untuk menunjang kegiatan usaha utama Perusahaan and to support its main business activities, the Company
tersebut di atas, Perusahaan dapat melaksanakan may conduct supporting business activities as follows:
kegiatan usaha penunjang sebagai berikut:
a. Melakukan perencanaan dan pengembangan, antara a. To undertake planning and development, among
lain menambah jaringan usaha, membangun others, to increase business network, build
infrastruktur dan kegiatan lain yang mendukung infrastructure, and other activities that support
usaha dan kinerja Perusahaan. the business and performance of the Company.
b. Melakukan kegiatan mencari dan/atau memperoleh b. To conduct activities to seek and/or obtain
sumber pendanaan. funding sources
c. Melakukan segala perbuatan pemilikan dan sewa c. To carry out all ownership and lease activities with
menyewa dengan pihak lain. other parties.
d. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan lain yang d. To carry out other activities needed to support
diperlukan dalam mendukung dan/atau terkait and/or related to the main business activities.
dengan kegiatan usaha utama.
e. Sewa operasi (operating lease) dan/atau kegiatan e. To provide operating lease and/or fee-based
berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan service as long as it is not against the stipulations
dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan and laws in financial services sector.
di sektor jasa keuangan.
Perusahaan memulai kegiatan komersialnya pada tahun The Company started its commercial operations in 1982.
1982. Kantor pusat Perusahaan terletak di BFI Tower, The Company’s registered office is located at BFI Tower,
Sunburst CBD Lot 1.2, Jalan Kapten Soebijanto Sunburst CBD Lot 1.2, Jalan Kapten Soebijanto
Djojohadikusumo, BSD City, Tangerang Selatan. Djojohadikusumo, BSD City, South Tangerang.
Untuk menjalankan usaha pembiayaan syariah, To undertake a sharia financing business, the Company
Perusahaan telah menerima Salinan Keputusan Dewan has received a copy of the Decree of the Board of
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor Commissioners of the Financial Service Authority
Kep-27/ NB.223/2018 tentang Pemberian Izin Pembukaan Number Kep-27/NB.223/2018 concerning the License to
Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan kepada Open Sharia Business Unit to the Company and the
Perusahaan dan keputusan tersebut mulai berlaku sejak Decree effective on 8 February 2018.
tanggal ditetapkan, yaitu 8 Februari 2018.
Perusahaan dan entitas anaknya mempunyai kantor The Company and its subsidiary have branches, kiosk and
cabang, gerai dan kantor cabang syariah yang tersebar di sharia branch throughout Indonesia as of 31 May 2024,
seluruh wilayah Indonesia pada tanggal 31 Mei 2024, 31 December 2023 and 2022 as follow:
31 Desember 2023 dan 2022 sebagai berikut:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Kantor cabang 193 195 203 Branches
Gerai 31 31 34 Kiosk
Cabang Syariah 45 45 45 Sharia Branches
Jumlah 269 271 282 Total
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Shares
Pada tahun 1990, Perusahaan melakukan penawaran In 1990, the Company conducted an initial public
umum perdana atas 2.125.000 sahamnya dengan nilai offering of its 2,125,000 shares with a par value of
nominal Rp 1.000 (nilai penuh) per saham melalui bursa Rp 1,000 (full amount) per share through the stock
efek di Indonesia dengan harga penawaran sejumlah exchanges in Indonesia at an offering price of Rp 5,750
Rp 5.750 (nilai penuh) per saham. Pada tahun 1993, (full amount) per share. In 1993, the Company offered
Perusahaan melakukan penawaran tambahan sebanyak an additional of 8,500,000 shares at the same par value
8.500.000 saham dengan nilai nominal per saham yang per share through a stock exchange in Indonesia.
sama melalui bursa efek di Indonesia.
Page 219
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/4 Exhibit E/4
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan (Lanjutan) b. Public Offering of the Company’s Shares (Continued)
Pada tanggal 8 April 1993, para pemegang saham On 8 April 1993, the shareholders of the Company
Perusahaan menyetujui untuk membagikan dividen saham approved to distribute share dividends on the basis of
dengan dasar 1 (satu) saham baru untuk 10 (sepuluh) 1 (one) new share for every 10 (ten) shares held totaling
saham yang dimiliki, sebanyak 1.062.500 saham dengan 1,062,500 shares with a par value of Rp 1,000 (full
nilai nominal Rp 1.000 (nilai penuh) per saham. Pada amount) per share. On the same date, the shareholders
tanggal yang sama, para pemegang saham Perusahaan of the Company also approved to issue bonus shares on
juga menyetujui untuk menerbitkan saham bonus dengan the basis of 17 (seventeen) new shares for every 20
dasar 17 (tujuh belas) saham baru untuk setiap 20 (dua (twenty) shares held totaling 9,934,668 shares at the
puluh) saham yang dimiliki, sebanyak 9.934.668 saham same par value. On 22 January 1994, the shareholders
dengan nilai nominal yang sama. Pada tanggal 22 Januari of the Company approved to distribute share dividends
1994, para pemegang saham Perusahaan menyetujui on the basis of 1 (one) new share for every 3 (three)
untuk membagikan dividen saham dengan dasar 1 (satu) shares held totaling 7,207,390 shares at a par value of
saham baru untuk 3 (tiga) saham yang dimiliki, sebanyak Rp 1,000 (full amount) per share.
7.207.390 saham dengan nilai nominal Rp 1.000 (nilai
penuh) per saham.
Pada tanggal 18 April 1994, Perusahaan memperoleh On 18 April 1994, the Company received effective
surat pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar statement from the Capital Market Supervisory
Modal (kemudian berubah menjadi Badan Pengawas Pasar Board (was then changed to Capital Market and
Modal dan Lembaga Keuangan/BAPEPAM-LK dan terakhir Financial Institutions Supervisory Agency/BAPEPAM-LK
dikenal sebagai Otoritas Jasa Keuangan/OJK) (BAPEPAM) and recently known as the Financial Services
melalui surat No. S-639/PM/1994 dalam rangka Authority/OJK) (BAPEPAM) through letter No. S-639/
penawaran umum terbatas pertama (I) Perusahaan PM/1994 to conduct the first rights issue of the
sebanyak 28.829.558 saham dengan harga penawaran Company’s shares on a 1 (one) for 1 (one) basis totaling
sejumlah Rp 1.500 (nilai penuh) per saham dimana setiap 28,829,558 shares at an offering price of Rp 1,500 (full
1 (satu) saham yang dimiliki berhak atas 1 (satu) saham amount) per share. Moreover, on 17 January 1997, the
baru. Selanjutnya, pada tanggal 17 Januari 1997, Company received effective statement from
Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif dari the BAPEPAM-LK through letter No. S-71/PM/1997
BAPEPAM-LK melalui surat No. S-71/PM/1997 dalam to conduct the second rights issue of the Company’s
rangka penawaran umum terbatas kedua Perusahaan shares on the basis of 2 (two) new shares for every
sebanyak 115.318.232 saham dengan harga penawaran 1 (one) shares held totaling 115,318,232 shares at an
Rp 1.000 (nilai penuh) per saham dimana setiap 1 (satu) offering price of Rp 1,000 (full amount) per share.
saham yang dimiliki berhak atas 2 (dua) saham baru.
Pada tanggal 17 Juni 1997, para pemegang saham On 17 June 1997, the shareholders of the Company
Perusahaan menyetujui pemecahan nilai nominal saham approved a stock split, resulting in a change in par value
dari Rp 1.000 (nilai penuh) per saham menjadi Rp 500 per share from Rp 1,000 (full amount) to Rp 500 (full
(nilai penuh) per saham, sehingga mengakibatkan amount), thus resulting in the increase in number of the
peningkatan jumlah saham beredar Perusahaan dari Company’s subscribed shares from 172,977,348 shares to
sebanyak 172.977.348 saham menjadi sebanyak 345,954,696 shares.
345.954.696 saham.
Dalam rangka restrukturisasi utang, para pemegang In respect with the debt restructuring, the Company’s
saham Perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham shareholders through Extraordinary General Meeting
Luar Biasa Para Pemegang Saham tanggal 27 Januari 2000 of Shareholders convened on 27 January 2000 approved
menyetujui penerbitan Mandatory Convertible Bonds to issue the Mandatory Convertible Bonds (MCB)
atau Obligasi Wajib Konversi (MCB) yang wajib which should be converted into 414,384,585 shares of
dikonversikan menjadi sebanyak 414.384.585 saham the Company.
Perusahaan.
Pada bulan Mei 2006, seluruh MCB telah dikonversi In May 2006, all of the MCB was converted into common
menjadi sebanyak 414.384.585 saham biasa sehingga shares totaling 414,384,585 shares, thus resulting in a
jumlah saham beredar Perusahaan menjadi sebanyak total outstanding number of the Company’s shares of
760.339.281 saham pada tanggal 31 Desember 2006. 760,339,281 shares as of 31 December 2006.
Page 220
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/5 Exhibit E/5
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan (Lanjutan) b. Public Offering of the Company’s Shares (Continued)
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the resolution of the Extraordinary General
Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan yang diaktakan dengan Meeting of Shareholders (EGM) of the Company
Akta notaris No. 65 tanggal 21 Juni 2012 yang dibuat di as covered by Notarial Deed No. 65 dated 21 June 2012
hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, para of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta,
pemegang saham menyetujui perubahan Pasal 4 ayat the shareholders approved the amendment to Paragraphs
1 dan 2 Anggaran Dasar Perusahaan mengenai perubahan 1 and 2 of Article 4 of the Articles of Association
nilai nominal saham Perusahaan (pemecahan saham) dari concerning the changes in par value of the Company’s
sebesar Rp 500 (nilai penuh) per saham menjadi sebesar share (stock split) from Rp 500 (full amount) to Rp 250
Rp 250 (nilai penuh) per saham, sehingga mengakibatkan (full amount) per share, thus, resulting in the increase in
peningkatan jumlah saham beredar Perusahaan dari number of the Company’s shares outstanding from
semula sebanyak 760.339.281 saham menjadi sebanyak 760,339,281 shares to 1,520,678,562 shares, and
1.520.678.562 saham, dan menyetujui untuk mengubah Paragraph 3b of Article 15, concerning the Duties and
Pasal 15 ayat 3b mengenai Tugas dan Wewenang Direksi. Authorities of the Directors.
Pemecahan saham tersebut telah memperoleh The stock split was approved by the BEI through letter
persetujuan dari BEI melalui surat No. S-05439/BEI.PPJ/ No. S-05439/BEI.PPJ/07-2012 dated 31 July 2012.
07-2012 tertanggal 31 Juli 2012.
RUPSLB tersebut juga telah menyetujui penerbitan The EGM had also approved the issuance of shares for the
saham untuk pelaksanaan program Management & implementation of the Phase 1 of the Management &
Employee Stock Option Program (MESOP) untuk Tahap I Employee Stock Option Program (MESOP) on the Indonesia
di BEI sebanyak 60.826.400 saham dengan nilai nominal Stock Exchange, totaling 60,826,400 shares with par
sebesar Rp 250 (nilai penuh) per saham untuk periode value of Rp 250 (full amount) per shares, up 20 June
sampai dengan tanggal 20 Juni 2014. BEI melalui suratnya 2014. BEI through its letter No. S-04847/ BEI.PPJ/07-2012
No. S-04847/BEI.PPJ/07-2012 tertanggal 6 Juli 2012 telah dated 6 July 2012 had approved the Company’s pre-listing
menyetujui pencatatan saham Perusahaan hasil of its MESOP on the Indonesia Stock Exchange for the
pelaksanaan Program MESOP untuk tahap I tersebut implementation of phase I.
secara pra-pencatatan di BEI.
Pada tanggal 31 Mei 2013, 30 Mei 2014, 29 Mei 2015, dan On 31 May 2013, 30 May 2014, 29 May 2015, and 31 May
31 Mei 2016, Perusahaan telah menerbitkan saham baru 2016, the Company has issued the additional 5,936,000,
masing-masing sebanyak 5.936.000, 23.320.000, 23,320,000, 16,025,000 and 30,752,000 shares,
16.025.000 dan 30.752.000 saham sebagai pelaksanaan respectively, for the implementation of the MESOP for
Management & Employee Stock Option Program (MESOP) Phase I – Grant Date 1 and 2, and Phase II – Grant Date
untuk Tahap I – Grant Date 1 dan 2, dan Tahap II – Grant 1 and 2, for options that has been exercised, thus
Date 1 dan 2, yang telah dieksekusi sehingga jumlah resulting in a total outstanding number of the Company’s
saham beredar Perusahaan menjadi 1.596.711.562 shares of 1,596,711,562 shares as of 31 December 2016.
saham pada tanggal 31 Desember 2016.
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the resolution of the Extraordinary General
Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan, yang telah diaktakan Meeting of Shareholders (EGM) of the Company as
dengan Akta Notaris No. 18 pada tanggal 6 Mei 2014 yang covered by Notarial Deed No. 18 dated 6 May 2014 of
dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H., Notaris di Aryanti Artisari, S.H., Notary in Jakarta, had approved
Jakarta, telah disetujui penerbitan saham hasil the issuance of new shares the results of the
pelaksanaan MESOP untuk tahap II untuk periode sampai implementations of the MESOP program phase II up to
dengan tanggal 30 Juni 2016 dengan harga pelaksanaan 30 June 2016 with exercised price which referred
yang mengacu kepada sebagaimana diatur dalam butir to point V.I Listing Regulation No. I-A as included in the
V.1 Peraturan Pencatatan No. I-A Lampiran II Appendix II of the Decision Decree of virtue
Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia of the Directors of PT Bursa Efek Indonesia
No. Kep-00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014. No. Kep-00001/BEI/01-2014 dated on 20 January 2014.
BEI melalui suratnya No. S-02280/BEI.PGI/06-2014 BEI through its letter No. S-02280/BEI.PGI/06-2014 dated
tertanggal 6 Juni 2014 telah menyetujui pencatatan 6 June 2014 approved the registration of the Company’s
saham Perusahaan hasil pelaksanaan Program MESOP pre-listing of its MESOP on the Stock Exchange for the
untuk tahap II secara pra-pencatatan di BEI sebanyak- implementation of phase II maximum 46,777,000 shares
banyaknya 46.777.000 saham dengan harga pelaksanaan with exercised price Rp 2,205 (full amount) per share.
sebesar Rp 2.205 (nilai penuh) per saham.
Page 221
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/6 Exhibit E/6
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan (Lanjutan) b. Public Offering of the Company’s Shares (Continued)
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Based on the resolution of the Extraordinary General
Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan yang diaktakan dengan Meeting of Shareholders (EGM) of the Company as
Akta No. 25 tanggal 18 April 2017 yang dibuat di hadapan covered by Notarial Deed No. 25 dated 18 April 2017
Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, para of Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta,
pemegang saham menyetujui pemecahan nilai nominal the Company’s shareholders approved the par value split
saham Perusahaan (stock split) dari sebesar Rp 250 (nilai of the Company’s share from Rp 250 (full amount)
penuh) per saham menjadi Rp 25 (nilai penuh) per saham. per share to Rp 25 (full amount) per share (stock split).
Pemecahan nilai saham ini telah mendapat persetujuan The stock split was approved by the BEI through
dari BEI melalui surat No.S-02820/BEI.PP1/05-2017 its letter No.S-02820/BEI.PP1/05-2017 dated
tertanggal 23 Mei 2017. Dengan demikian, sejak 23 May 2017. Therefore, since 31 December 2017 total
31 Desember 2017 jumlah saham ditempatkan dan disetor issued and fully paid capital was 15,967,115,620 shares.
penuh menjadi 15.967.115.620 saham.
c. Entitas Anak Yang Dikonsolidasikan c. Consolidated Subsidiary
Jumlah aset sebelum
Tahun eliminasi/
beroperasi Persentase kepemilikan/ Total assets before
komersial/ Percentage of ownership elimination
Year of 31 Mei/ 31 Desember/ 31 Mei/ 31 Desember/
Entitas anak/ Domisili/ commercial May December May December
Subsidiary Domicile operations 2024 2023 2022 2024 2023 2022
Kepemilikan langsung/ Direct ownership Kabupaten
PT Finansial Integrasi Teknologi Tangerang 2018 99,00% 49.818 54.015 63.574
Perusahaan mendirikan entitas anak dengan nama The Company established a subsidiary under the name
PT Finansial Integrasi Teknologi (FIT), berdasarkan of PT Finansial Integrasi Teknologi (FIT), based on
akta notaris Herna Gunawan, S.H., M.Kn. No. 4 tanggal Notarial Deed No. 4 of Herna Gunawan, S.H., M.Kn on
15 September 2017, yang telah disetujui oleh Menteri 15 September 2017. The deed of establishment
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia was approved the Ministry of Law and Human Rights
berdasarkan surat No. AHU-0043022.AH.01.01.Tahun of the Republic of Indonesia in its decision letter
2017 tanggal 29 September 2017. FIT bergerak dalam No. AHU-0043022.AH.01.01.Tahun 2017 dated
bidang layanan pinjam meminjam uang berbasis 29 September 2017. FIT is engaged in lending and
teknologi informasi (P2P). borrowing services based on information technology
(P2P).
OJK telah menyetujui permohonan FIT atas platform OJK has granted approval for FIT on the platform
http://www.pinjammodal.id sebagai penyelenggara http://www.pinjammodal.id as the operator of
Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Information Technology-Based Lending and Borrowing
Informasi untuk terdaftar dan diawasi oleh OJK, melalui Services to be registered and supervised by the
surat No.S-588/NB.213/2018 tertanggal 31 Juli 2018. authority based on Decision Letter No.S-588/NB.213/
Selanjutnya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, FIT 2018 dated 31 July 2018. Furthermore, in accordance
telah mengajukan permohonan izin usaha sebagai with applicable regulations, FIT has applied for
penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis a business license as an Information Technology-Based
Teknologi Informasi, dan melalui surat No. Kep- Money-Borrowing Service provider, and through letter
20/D.05/2020 tanggal 19 Mei 2020, OJK telah No. Kep-20/D.05/2020 dated 19 May 2020, OJK has
memberikan izin usaha Perusahaan Penyelenggara granted a business license for Information Technology-
Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Based Money-Borrowing Service Provider to FIT
Informasi kepada FIT dengan Sistem Elektronik Pinjam with the Capital Loan Electronic System, the
Modal, laman situs pinjammodal.id, nama dan merek pinjammodal.id webpage, the name and brand of the
Aplikasi Pinjam Modal pada sistem operasi Android, Capital Loan Application on the Android, iOS and
iOS dan Website, dan model bisnis konvensional. Website operating systems, and conventional business
models.
Page 222
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/7 Exhibit E/7
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
c. Entitas Anak Yang Dikonsolidasikan (Lanjutan) c. Consolidated Subsidiary (Continued)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 6 Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 6 dated
tanggal 5 Agustus 2021 yang dibuat di hadapan Veronika 5 August 2021 made before Veronika Farida Riswanti,
Farida Riswanti, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten S.H., M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
Tangerang, yang telah diterima dan dicatat pada accepted and recorded by the Ministry of Law
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik and Human Rights of the Republic of Indonesia in
Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0439070 its Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0439070 dated
tanggal 20 Agustus 2021, mengenai Perubahan 20 August 2021, regarding Changes in the Increase in
Peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor sebesar Issued and Paid-Up Capital of 25,000 shares or with a
25.000 lembar saham atau dengan nilai nominal total nominal value of Rp 25,000,000,000 (full amount).
seluruhnya Rp 25.000.000.000 (nilai penuh). Dengan Thus, after the increase in the issued and paid-up capital
demikian setelah peningkatan modal ditempatkan dan of the FIT to 50,000 shares with a total nominal value
disetor FIT menjadi 50.000 lembar saham dengan nilai of Rp 50,000,000,000 (full amount).
nominal seluruhnya sebesar Rp 50.000.000.000 (nilai
penuh).
Peningkatan modal disetor FIT berdasarkan Akta Notaris The increase in the paid-us capital of FIT based on
No. 6 tanggal 5 Agustus 2021 tersebut, telah dilaporkan Notarial Deed No. 6 dated 5 August 2021, has been
kepada OJK dan telah dicatat dalam administrasi reported to the OJK and has been recorded in the
Direktorat Perizinan Industri Keuangan Non Bank administration of the Directorate of Licensing for the
dan Inovasi Keuangan Digital dalam surat Non-Bank Financial Industry and Digital Financial
No. S-1141/NB.223/2021 tanggal 29 Desember 2021. Innovation in letter No. S-1141/NB.223/2021 dated
29 December 2021.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 1 Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 1 dated
tanggal 5 Agustus 2022 yang dibuat di hadapan Geraldine 5 August 2022 made before Geraldine H.S.S.U. Sianturi
H.S.S.U. Sianturi, S.H., M.Kn, Notaris di Kota Tangerang S.H., M.Kn, Notary in South Tangerang District, which
Selatan, yang telah disetujui oleh Kementerian Hukum has been approved by the Ministry of Law and Human
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter
Surat No. AHU-0055755.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal No. AHU-0055755.AH.01.02.TAHUN 2022 dated 8 August
8 Agustus 2022 dan telah diterima dan dicatat dalam 2022 and has been received and recorded by the Ministry
database Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Letter No. AHU.AH.01.09-0041558 dated 8 August 2022,
melalui Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan regarding changes to purpose, objectives and business
Data Perseroan No. AHU.AH.01.09-0041558 tanggal activites and business activities adjusted to the 2020
8 Agustus 2022, mengenai perubahan maksud dan tujuan KBLI, the composition of the Board of Directors and
serta kegiatan usaha disesuaikan dengan KBLI 2020, Board of Commissioners and the address of the
susunan Direksi dan Dewan Komisaris dan alamat lengkap Company.
Perseroan.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Based on the Deed of Statement of Resolutions of
Saham di Luar Rapat No. 10 tanggal 28 Desember 2022 Shareholders Outside the Meeting No. 10 dated
yang dibuat di hadapan Geraldine H.S.S.U. Sianturi, S.H., 28 December 2022 made before Geraldine H.S.S.U.
M.Kn, Notaris di Kota Tangerang Selatan, yang telah Sianturi, S.H., M.Kn, Notary in South Tangerang City,
diterima dan dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak which has been received and recorded at the Ministry of
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. AHU- Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in
AH.01.03-0497389 tanggal 29 Desember 2022 mengenai Letter No. AHU-AH.01.03-0497389 dated 29 December
Perubahan Peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor 2022 regarding Changes in the Increase in Issued and
penuh sebesar 25.000 saham atau dengan nilai nominal Fully Paid-Up Capital of 25,000 shares or with a total
seluruh Rp 25.000.000.000 (nilai penuh). Dengan nominal value of Rp 25,000,000,000 (full amount). Thus,
demikian setelah peningkatan modal ditempatkan dan after the increase in the issued and paid-up capital of
disetor FIT menjadi 75.000 lembar saham dengan nilai the FIT to 75,000 shares with a total nominal value of
nominal seluruhnya sebesar Rp 75.000.000.000 (nilai Rp 75,000,000,000 (full amount).
penuh).
Peningkatan modal disetor FIT berdasarkan Akta The increase in the paid-us capital of FIT based on the
Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar Deed of Statement of Resolutions of the Shareholders
Rapat (Sirkuler) No. 10 tanggal 28 Desember 2022 Outside the Meeting (Circular) No. 10 dated
tersebut, telah dilaporkan kepada OJK dan telah dicatat 28 December 2022, has been reported to the OJK and has
dalam administrasi Direktorat Perizinan Industri been recorded in the administration of the Directorate
Keuangan Non Bank dan Inovasi Keuangan Digital dalam of Licensing for the Non-Bank Financial Industry
surat No. S-2193/NB.021/2023 tanggal 14 Juni 2023. and Financial Innovation Digital in letter
No. S-2193/NB.021/2023 dated 14 June 2023.
Page 223
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/8 Exhibit E/8
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
c. Entitas Anak Yang Dikonsolidasikan (Lanjutan) c. Consolidated Subsidiary (Continued)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Based on the Deed of Statement of Meeting Resolutions
Saham di Luar Rapat No.6 tanggal 8 Mei 2023 yang dibuat Shareholders Outside the Meeting No. 6 dated
di hadapan Geraldine H.S.S.U. Sianturi, S.H., M.Kn, 8 May 2023 made before Geraldine H.S.S.U. Sianturi,
Notaris di Kota Tangerang Selatan, yang telah diterima S.H., M.Kn, Notary in South Tangerang City, which has
dan dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi been received and recorded at the Ministry of Law and
Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. AHU- Human Rights of the Republic of Indonesia in Letter No.
AH.01.09-0115544 tanggal 10 Mei 2023 mengenai AHU-AH.01.09-0115544 dated 10 May 2023 regarding
perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi changes in the composition of the Company's Board of
Perusahaan. Sehingga pada tanggal 31 Mei 2024, Commissioners and Board of Directors. Therefore, as of
31 Desember 2023 dan 2022, susunan Dewan Komisaris 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022, the
dan Direksi Perusahaan adalah sebagai berikut: composition of the Company's Board of Commissioners
and Board of Directors are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/ 31 Desember/
May 2024 December 2023 December 2022
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris : Francis Lay Sioe Ho Francis Lay Sioe Ho : President Commissioner
Komisaris : Sudjono Sudjono : Commissioner
Direksi Board of Directors
Presiden Direktur : Tjiu Herman Handoko Tjiu Herman Handoko : President Director
Direktur : Ichwan Peryana Ichwan Peryana : Director
Direktur : - Agus Gozali : Director
d. Entitas Induk d. Parent Entity
Trinugraha Capital & Co. SCA., merupakan pengendali Trinugraha Capital & Co. SCA., is the Company’s
langsung Perusahaan dimana Garibaldi Thohir dan Jerry controlling parent entity, where Garibaldi Thohir and
Ng selaku pemegang saham Trinugraha Capital & Co. SCA. Jerry Ng as the owner of Trinugraha Capital & Co. SCA
merupakan Pemilik Manfaat Akhir (Ultimate Beneficiary are the Ultimate Beneficiary Owner of the Company.
Ownber) Perusahaan.
e. Pembelian Kembali (BuyBack) Saham Perusahaan e. Treasury Shares
Pada tanggal 15 April 2015, Rapat Umum Pemegang On 15 April 2015, the Extraordinary General Meeting of
Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui pembelian Shareholders (EGM) approved the buyback of
kembali saham yang beredar Perusahaan sampai jumlah outstanding shares of the Company up to a maximum of
maksimum sebanyak 10% dari seluruh jumlah saham yang 10% of the total shares issued and fully paid-up capital
ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan atau of the Company or amounted of 154,993,456 shares
sebanyak-banyaknya sebesar 154.993.456 saham (before stock split). The funds reserved to repurchase
(sebelum pemecahan saham). Dana yang dicadangkan shares for a maximum period of 18 (eighteen) months
untuk pembelian kembali saham untuk periode paling from the EGMS should not more than Rp 341,000.
lama 18 (delapan belas) bulan sejak RUPSLB adalah tidak
lebih dari Rp 341.000.
Perusahaan telah melakukan pembelian kembali saham The Company has bought back its shares publicly traded
yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, yang on the Indonesia Stock Exchange, as allowed based on
diperkenankan berdasarkan Peraturan BAPEPAM-LK The Regulation of BAPEPAM-LK No. XI.B.2 Attachment to
No. XI.B.2 Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-LK The Decree of The Chairman of BAPEPAM-LK No. Kep-
No. Kep-105/BL/2010 tanggal 13 April 2010 tentang 105/BL/2010 dated 13 April 2010 regarding the Buyback
Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan oleh Emiten of Shares Issued by Issuers or Public Companies.
atau Perusahaan Publik.
Per tanggal 15 Oktober 2016, program pembelian kembali As of 15 October 2016, the shares buy back program was
saham ini dinyatakan berakhir dan jumlah saham yang officially ended and total shares bought back by the
telah dibeli kembali oleh Perusahaan adalah sebanyak Company was totaling 1,002,732,000 shares (after stock
1.002.732.000 saham (setelah pemecahan saham) dengan split) for a total purchase price of Rp 252,160.
nilai pembelian sebesar Rp 252.160.
Pelaksanaan pembelian kembali saham merupakan This repurchase transaction was intended to increase
salah satu bentuk usaha Perusahaan untuk the Company's capital management where the
meningkatkan manajemen permodalan Perusahaan implementation expected to increase the value of
dimana pelaksanaannya diharapkan akan meningkatkan Earnings per Share (EPS).
nilai laba bersih per saham Earnings per Share (EPS).
Page 224
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/9 Exhibit E/9
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
f. Surat Berharga yang Diterbitkan f. Securities Issued
Surat berharga yang diterbitkan selama 5 (lima) tahun Securities issued for the last 5 (five) years are as follows:
terakhir adalah sebagai berikut:
Tanggal Jumlah
pencatatan di Tanggal Total per seri Status
Bursa Efek efektif/ emisi/ obligasi/ Tanggal pembayaran/
Surat berharga/ Indonesia/ Effective Amount Amount per jatuh tempo/ Payment
Securities Listing date date issued serial Due date status
Obligasi Berkelanjutan IV 7 Juni/
BFI Finance Indonesia June 2018
(No.S-67/D.04/2018)
Total limit :
(Rp 8.000.000)
Tahap I Tahun 2018 27 Juni/ 740.000
Seri/Serial A: June 2018 188.000 6 Juli/
July 2019 Lunas/Paid
Seri/Serial B: 552.000 26 Juni/
June 2021 Lunas/Paid
Tahap II Tahun 2019 25 Februari/ 1.000.000
Seri/Serial A: February 2019 500.000 2 Maret/
March 2020 Lunas/Paid
Seri/Serial B: 500.000 22 Februari/
February 2022 Lunas/Paid
Tahap III Tahun 2020 8 September 832.000
Seri/Serial A: 2020 437.000 18 September
2021 Lunas/Paid
Seri/Serial B: 395.000 8 September
2023 Lunas/Paid
Obligasi Berkelanjutan V 21 Mei/
BFI Finance Indonesia May 2021
(No.S-66/D.04/2021)
Total limit :
(Rp 6.000.000)
Tahap I Tahun 2021 31 Mei/ 600.000
Seri/Serial A: May 2021 200.000 8 Juni/
June 2022 Lunas/Paid
Seri/Serial B: 400.000 28 Mei/
May 2024 Lunas/Paid
Tahap II Tahun 2021 9 Agustus/ 1.000.000
Seri/Serial A: August 2021 210.000 16 Agustus/
August 2022 Lunas/Paid
Seri/Serial B: 260.000 6 Agustus/
August 2023 Lunas/Paid
Seri/Serial C: 530.000 6 Agustus/ Belum jatuh tempo/
August 2024 Not yet due
Tahap III Tahun 2023 30 Januari/ 1.100.000
Seri/Serial A: January 2023 617.000 7 Februari/
February 2024 Lunas/Paid
Seri/Serial B: 227.000 27 Januari/ Belum jatuh tempo/
January 2025 Not yet due
Seri/Serial C: 256.000 27 Januari/ Belum jatuh tempo/
January 2026 Not yet due
Tahap IV Tahun 2023 17 April 1.600.000
Seri/Serial A: 2023 590.000 24 April
2024 Lunas/Paid
Seri/Serial B: 385.000 14 April Belum jatuh tempo/
2025 Not yet due
Seri/Serial C: 625.000 14 April Belum jatuh tempo/
2026 Not yet due
Page 225
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/10 Exhibit E/10
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
f. Surat Berharga yang Diterbitkan (Lanjutan) f. Securities Issued (Continued)
Surat berharga yang diterbitkan selama 5 (lima) tahun Securities issued for the last 5 (five) years are as follows:
terakhir adalah sebagai berikut: (Lanjutan) (Continued)
Tanggal Jumlah
pencatatan di Tanggal Total per seri Status
Bursa Efek efektif/ emisi/ obligasi/ Tanggal pembayaran/
Surat berharga/ Indonesia/ Effective Amount Amount per jatuh tempo/ Payment
Securities Listing date date issued serial Due date status
Tahap V Tahun 2023 16 Juni/ 1.100.000
Seri/Serial A: June 2023 250.000 25 Juni/ Belum jatuh tempo/
June 2024 Not yet due
Seri/Serial B: 850.000 15 Juni/ Belum jatuh tempo/
June 2026 Not yet due
g. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah, g. Board of Commissioners, Board of Directors, Sharia
Komite Audit, Internal Audit, Sekretaris Perusahaan Supervisory Board, Audit Committee, Internal Audit,
dan Karyawan Corporate Secretary and Employees
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 7 Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 7 dated
tanggal 22 Mei 2024 yang dibuat di hadapan Shanti Indah 22 May 2024 made before Shanti Indah Lestari, S.H.,
Lestari, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten Tangerang, M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
yang telah diterima dan dicatat pada Kementerian Hukum accepted and recorded by the Ministry of Law and Human
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter
No. AHU-AH.01.09-0210827 tanggal 6 Juni 2024, susunan No. AHU-AH.01.09-0210827 dated 6 June 2024, the
Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah composition of the Company’s Board of Commisioners,
Perusahaan pada tanggal 31 Mei 2024 adalah sebagai Board of Directors and Sharia Supervisory Board as of
berikut: 31 May 2024 are as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris : Kusmayanto Kadiman : President Commissioner
Komisaris (Independen) : Johanes Sutrisno : Commissioner (Independent)
Komisaris (Independen) : Alfonso Napitupulu : Commissioner (Independent)
Komisaris : Sunata Tjiterosampurno : Commissioner
Komisaris : Saurabh Narayan Agarwal : Commissioner
Direksi Board of Directors
Presiden Direktur : Francis Lay Sioe Ho : President Director
Direktur Bisnis & Manajemen Aset : Sutadi : Business & Asset Management Director
Direktur Keuangan : Sudjono : Finance Director
Direktur Operasional : Andrew Adiwijanto : Operations Director
Direktur Transformasi : Goklas* : Transformation Director
* Efektif setelah diperolehnya persetujuan * Will be effective after obtaining approval from the
dari regulator terkait relevant regulator
Page 226
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/11 Exhibit E/11
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
g. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah, g. Board of Commissioners, Board of Directors, Sharia
Komite Audit, Internal Audit, Sekretaris Perusahaan Supervisory Board, Audit Committee, Internal Audit,
dan Karyawan (Lanjutan) Corporate Secretary and Employees (Continued)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 8 Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 8 dated
tanggal 16 Mei 2023 yang dibuat di hadapan Shanti Indah 16 May 2023 made before Shanti Indah Lestari, S.H.,
Lestari, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten Tangerang, M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
yang telah diterima dan dicatat pada Kementerian Hukum accepted and recorded by the Ministry of Law and Human
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter
AHU-AH.01.09-0123964 tanggal 6 Juni 2023, sebagaimana No. AHU-AH.01.09-0123964 dated 6 June 2023, as stated
ditegaskan kembali dalam Akta Pernyataan Keputusan in the Deed of Meeting Decision Letter No. 6 dated
Rapat No. 6 tanggal 18 Januari 2024 yang dibuat di 18 January 2024 made before Shanti Indah Lestari, S.H.,
hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn, Notaris di M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
Kabupaten Tangerang, yang telah diterima dan dicatat accepted and recorded by the Ministry of Law and Human
pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter
Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.09-0032388 tanggal No. AHU-AH.01.09-0032388 dated 24 January 2024, the
24 Januari 2024, susunan Dewan Komisaris, Direksi dan composition of the Company’s Board of Commisioners,
Dewan Pengawas Syariah Perusahaan pada tanggal Board of Directors and Sharia Supervisory Board as of
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: 31 December 2023 are as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris : Kusmayanto Kadiman : President Commissioner
Komisaris (Independen) : Johanes Sutrisno : Commissioner (Independent)
Komisaris (Independen) : Alfonso Napitupulu : Commissioner (Independent)
Komisaris : Sunata Tjiterosampurno : Commissioner
Komisaris : Saurabh Narayan Agarwal : Commissioner
Direksi Board of Directors
Presiden Direktur : Francis Lay Sioe Ho : President Director
Direktur Keuangan : Sudjono : Finance Director
Direktur Bisnis : Sutadi : Business Director
Direktur Operasional dan Sumber Operations and Human Capital
Daya Manusia : Andrew Adiwijanto : Director
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board
Ketua : Asrori S. Karni : Chairman
Anggota : Helda Rahmi Sina : Member
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 18 Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 18 dated
tanggal 29 Juni 2022 yang dibuat di hadapan Shanti Indah 29 June 2022 made before Shanti Indah Lestari, S.H.,
Lestari, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten Tangerang, M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
yang telah diterima dan dicatat pada Kementerian Hukum accepted and recorded by the Ministry of Law and Human
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter
No. AHU-AH.01.09-0036397 tanggal 25 Juli 2022 dan surat No. AHU-AH.01.09-0036397 dated 25 July 2022 and
nomor AHU-AH.01.09.0037327 tanggal 27 Juli 2022, Decision Letter No. AHU-AH.01.09.0037327 dated
susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas 27 July 2022, the composition of the Company’s Board of
Syariah Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2022 Commisioners, Directors and Sharia Supervisory Board as
adalah sebagai berikut: of 31 December 2022 are as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris : Kusmayanto Kadiman : President Commissioner
Komisaris (Independen) : Johanes Sutrisno : Commissioner (Independent)
Komisaris (Independen) : Alfonso Napitupulu : Commissioner (Independent)
Komisaris : Dominic John Picone : Commissioner
Komisaris : Sunata Tjiterosampurno : Commissioner
Direksi Board of Directors
Presiden Direktur : Francis Lay Sioe Ho : President Director
Direktur Keuangan : Sudjono : Finance Director
Direktur Bisnis : Sutadi : Business Director
Direktur Operasional dan Sumber Operations and Human Capital
Daya Manusia : Andrew Adiwijanto : Director
Direktur Risiko Perusahaan : Sigit Hendra Gunawan : Enterprise Risk Director
Dewan Pengawas Syariah Sharia Supervisory Board
Ketua : Asrori S. Karni : Chairman
Anggota : Helda Rahmi Sina : Member
Page 227
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/12 Exhibit E/12
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
g. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah, g. Board of Commissioners, Board of Directors, Sharia
Komite Audit, Internal Audit, Sekretaris Perusahaan Supervisory Board, Audit Committee, Internal Audit,
dan Karyawan (Lanjutan) Corporate Secretary and Employees (Continued)
Susunan Komite Audit Perusahaan dan entitas anaknya The composition of the Audit Committee of the Company
pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 and its subsidiary as of 31 May 2024, 31 December 2023
adalah sebagai berikut: and 2022 are as follows:
Komite Audit Audit Committee
Ketua : Johanes Sutrisno : Chairman
Anggota : Edy Sugito : Member
Anggota : Friso Palilingan : Member
Internal Audit Internal Audit
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan Based on the Virtue of the Board of Directors of
No. SK/BOD/VII/14-009 tanggal 16 Juli 2014, Kepala the Company No. SK/BOD/VII/14-009 dated 16 July 2014,
Unit Internal Audit Perusahaan pada tanggal Head of Internal Audit Unit of the Company as of
31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 adalah Fledy 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022 is Fledy
Rizmara. Rizmara.
Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan Based on the Virtue of the Board of Directors
No. BOD-BOC/VI/2014-0011 tanggal 24 Juni 2014, of the Company No. BOD-BOC/VI/2014-0011 dated
Sekretaris Perusahaan pada tanggal 31 Mei 2024, 24 June 2014, Corporate Secretary as of 31 May 2024,
31 Desember 2023 dan 2022 adalah Sudjono. 31 December 2023 and 2022 is Sudjono.
Karyawan Employees
Jumlah karyawan Perusahaan dan entitas anaknya pada The total number of the Company and its subsidiary’s
tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 adalah employees as of 31 May 2024, 31 December 2023 and
sebagai berikut: 2022 are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/ 31 Desember/
May 2024 December 2023 December 2022
Karyawan tetap 6.173 6.326 6.100 Permanent employees
Karyawan tidak tetap 4.693 4.881 4.011 Non-permanent employees
Jumlah 10.866 11.207 10.111 Total
Personil manajemen kunci Perusahaan mencakup anggota Key management personnel of the Company consist of
Dewan Komisaris dan Direksi. members of Board of Commissioners and Board of
Directors.
Page 228
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/13 Exhibit E/13
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION
Kebijakan-kebijakan akuntansi di bawah ini telah diterapkan The significant accounting policies set out below have been
secara konsisten pada seluruh periode yang disajikan dalam applied consistently to all periods presented in these
laporan keuangan konsolidasian ini. consolidated financial statements.
Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan entitas The consolidated financial statements of the Company and
anaknya disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal its subsidiary were authorized for issuance by Board of
21 Juni 2024. Directors on 21 June 2024.
a. Pernyataan Kepatuhan a. Statement of Compliance
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan The consolidated financial statements have been
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di prepared and presented in accordance with Indonesian
Indonesia (“PSAK”), termasuk Interpretasi Standar Financial Accounting Standards (“IFAS”), which includes
Akuntansi Keuangan, yang diterbitkan oleh Ikatan the Interpretations of Financial Accounting Standards,
Akuntan Indonesia (IAI) dan Peraturan Badan Pengawas issued by the Indonesian Institute of Accountants
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”, and the Capital Market and Financial Institution
yang fungsinya dialihkan kepada Otoritas Jasa Keuangan Supervisory Agency (“Bapepam-LK”, which the function
(“OJK”) sejak tanggal 1 Januari 2013) No. VIII.G.7 has been transferred to Financial Service Authority
tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan (“OJK”) since 1 January 2013) Regulation No. VIII.G.7
Emiten atau Perusahaan Publik” yang terdapat dalam regarding “Emiten or Public Compony’s Financial
Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP- Statements Presentation and Disclosure Guidelines” as
347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012. included in the Appendix of the Decision Decree of the
Chairman of Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 dated
25 June 2012.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian b. Basis of Preparation of the Consolidated Financial
(PSAK 201) Statements (SFAS 201)
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas The consolidated financial statements, except the
konsolidasian, disusun atas dasar akrual dan berdasarkan consolidated statement of cash flows, were prepared on
konsep nilai historis, kecuali untuk instrumen keuangan the accrual basis and under the historical cost concepts,
derivatif yang diukur pada nilai wajar dan utang atas excepts for derivative financial instruments which are
kewajiban imbalan pasca-kerja yang diakui sebesar nilai measured at fair value and the liability for post-
kini kewajiban imbalan pasti dikurangi dengan nilai wajar employment benefit obligations which is recognized at
aset program. the present value of defined benefit obligations less the
fair value of plan asset.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan The consolidated statement of cash flows are prepared
menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan based on the direct method by classifying cash flows on
arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan the basis of operating, investing and financing activities.
pendanaan.
Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini Figures in the consolidated financial statements are
dibulatkan menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah rounded to and expressed in millions of Rupiah, unless
yang terdekat, kecuali dinyatakan lain. otherwise stated.
Transaksi-transaksi yang termasuk dalam laporan Items included in the consolidated financial statements
keuangan konsolidasian pada tiap entitas diukur dengan of each entities are measured using the currency of
mata uang lingkungan ekonomi utama di mana entitas primary economic environment in which the entity
beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan operates (the functional currency). The consolidated
konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan financial statements are presented in Rupiah, which is
mata uang fungsional dan penyajian Perusahaan dan the Company and its subsidiary’ functional and
entitas anaknya. presentation currency.
Kebijakan-kebijakan akuntansi di bawah ini telah The significant accounting policies set out below have
ditetapkan secara konsisten pada seluruh periode yang been applied consistenly to all periods presented in
disajikan dalam laporan keuangan ini. these financial statements.
Page 229
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/14 Exhibit E/14
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
c. Perubahan Kebijakan Akuntansi c. Change in Accounting Policies
Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Changes to Statement of Financial Accounting
Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Standards ("SFAS") and Interpretations of Financial
Keuangan (“ISAK”) yang berlaku efektif pada periode Accounting Standards ("IFAS") effective in the current
berjalan period
Mulai tanggal 1 Januari 2024, DSAK IAI mengumumkan From 1 January 2024, DSAK IAI has announced the
perubahan penomoran referensi PSAK dan ISAK changes of reference numbering of PSAK and ISAK
berupa Kerangka Pelaporan Keuangan Indonesia dan whereas Indonesia Financial Reporting Standar
Perubahan Nomor PSAK dan ISAK dalam Standar Framework and Amendment to SFAS and IFAS number,
Akuntansi Keuangan Indonesia (SAKI) yang mengatur pilar which regulated the SFAS pillars that apply in Indonesia,
SAK yang berlaku di Indonesia, berupa kriteria consists of criteria and exchange between the pillars
dan perpindahan antar pilar SAK dan penomoran PSAK that apply in Indonesia and numbering for SFAS and IFAS
dan ISAK yang mengacu pada IFRS, standar akuntansi referred to IFRS, local accounting standards and sharia
lokal dan syariah. accounting standards.
Amandemen standar berikut berlaku efektif untuk Amendments of the following standards effective for the
periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 year beginning on or after 1 January 2024 are as follows:
yaitu:
- Amandemen PSAK 201 “Penyajian Laporan - Amendment to SFAS 201 “Presentation of Financial
Keuangan” – Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Statements” – Classification of Liabilities as Current
Pendek atau Jangka Panjang. And Non-Current.
- Amandemen PSAK 116 “Sewa” – Liabilitas Sewa - Amendment to SFAS 116 “Leases” – Lease Liabilities
pada Transaksi Jual Dan Sewa-Balik. in Sale and Leaseback Transactions.
Manajemen berpendapat penerapan dari amandemen Management believes the implementation of
diatas tidak menimbulkan perubahan material atas amendments has no impact on the material to accounting
kebijakan akuntansi Perusahaan dan entitas anaknya dan policies of the Company and Its subsidiary and has no
tidak berdampak signifikan pada Laporan Keuangan significant impact on the Consolidated Financial
Konsolidasian. Statements.
d. Prinsip Konsolidasian (PSAK 110) d. Principles of Consolidation (SFAS 110)
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan The consolidated financial statement consists of the
keuangan Perusahaan dan Entitas Anak. Transaksi antar Company and its Subsidiary financial statements.
entitas dan saldo antara Perusahaan dan Entitas anak Intercompany transactions and balance between Group
dieliminasi secara penuh. Companies are therefore eliminated in full.
Entitas Anak merupakan investee yang dikendalikan oleh A subsidiary is when an entity has control over an
Perusahaan. Perusahaan mengendalikan investee jika investee. The entity controls an investee if all three of
tiga elemen berikut terpenuhi: pengendalian atas the following elements are present: power over the
investee, eksposur atas hak imbal hasil variable dari investee, exposure to variable returns from the investee,
keterlibatannya dengan investee, dan kemampuan untuk and the ability of the investor to use its power to affect
menggunakan pengendaliannya atas investee untuk those variable returns. Control is reassessed whenever
mempengaruhi jumlah imbal hasil variabel dari investor. facts and circumstances indicate that there may be a
Pengendalian dapat dikaji kembali ketika fakta dan change in any of these elements of control.
kondisi mengindikasikan terdapat kemungkinan
perubahan pada elemen pengendalian tersebut.
Kepentingan nonpengendali merupakan proporsi atas Non-controlling interests represent the proportion of the
hasil usaha dan aset neto Entitas Anak yang tidak results and net assets of Subsidiary not attributable to
diatribusikan pada Perusahaan. the Company.
Perusahaan mengakui kepentingan nonpengendali The Company recognizes any non-controlling interest in
pada pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau the acquiree on an acquisitions-by-acquisition basis,
sebesar bagian proporsional kepentingan nonpengendali either at fair value or at the non-controlling interest
atas aset neto pihak yang diakuisisi. Kepentingan proportionate share of the acquiree’s net assets. Non-
nonpengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi controlling interests is reported as equity in the
keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik consolidated statement of financial position, separate
Entitas Induk. from the owner of the Parent’s equity.
Page 230
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/15 Exhibit E/15
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (PSAK 109) e. Financial Assets and Liabilities (SFAS 109)
Aset keuangan diklasifikasikan ke dalam kategori Financial assets are classified in categories of
(i) diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, (i) fair value through profit or loss, (ii) amortised cost,
(ii) biaya perolehan diamortisasi, dan (iii) aset keuangan and (iii) fair value through other comprehensive
yang diukur pada nilai wajar pendapatan komprehensif income. At initial measurement, financial assets
lain. Pada pengakuan awal, aset keuangan diukur pada determined based on fair value, added with transactions
nilai wajar, ditambah biaya transaksi yang dapat cost attributable direct to financial assets. Management
diatribusikan langsung untuk aset keuangan yang yang determines the classification of its financial assets prior
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan pendapatan initial recognition based on assessment of businesss
komprehensif lain. Manajemen menentukan klasifikasi model for managing the financial assets or contractual
aset keuangan tersebut setelah pengakuan awal aset cashflows give rise to solely payments of principal and
keuangan berdasarkan model bisnis entitas dalam interest.
mengelola aset keuangan atau karakteristik arus kas
kontraktual hanya dari pembayaran pokok dan bunga saja.
e.1. Klasifikasi e.1. Classification
Perusahaan dan entitas anaknya mengklasifikasi aset The Company and its subsidiary classify its financial
keuangannya dalam kategori: assets into the following category:
(i) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (i) Financial assets at fair value through profit or
melalui laporan laba rugi loss
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets at fair value through profit
melalui laporan laba rugi adalah aset keuangan or loss are financial assets classified as held for
yang diperdagangkan. Entitas dapat menetapkan trading. Entity may determine at initial
pilihan yang tidak dapat dibatalkan pada saat classification of an uncancellable chosen category
pengakuan awal atas investasi pada intrumen of an financial asset on a certain equity
ekuitas tertentu yang pada umumnya diukur pada instrument which commonly measured the fair
nilai wajar melalui laba rugi sehingga perubahan value through profit and loss rise change in the
nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan fair value presented under fair value through
komprehensif lain. other comprehensive income.
(ii) Biaya perolehan diamortisasi (ii) Amortised cost
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets determined under amortised cost
diamortisasi jika memenuhi kriteria sebagai if met criteria as autlined below:
berikut:
a. aset keuangan dikelola dalam bisnis yang a. financial assets held within a business whose
bertujuan untuk memiliki arus kas keuangan objective is to hold financial assets in order to
dalam rangka mendapatkan arus kas collect contractual cashflows; and
kontraktual; dan b. determining contractual financial assets give
b. persyaratan kontraktual aset keuangan yang rise to solely payments of principal and
menimbulkan arus kas yang hanya dari interest.
pembayaran pokok dan bunga.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diakui Financial assets are initially recognised at fair
pada nilai wajarnya ditambah nilai transaksi dan value plus transaction costs and subsequently
selanjutnya diukur pada biaya perolehan measured at amortised cost using the effective
diamortisasi dengan menggunakan metode suku interest rate method, less provision for
bunga efektif, dikurangi cadangan penurunan impairment.
nilai.
Page 231
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/16 Exhibit E/16
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (PSAK 109) (Lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (SFAS 109) (Continued)
e.1. Klasifikasi (Lanjutan) e.1. Classification (Continued)
Perusahaan dan entitas anaknya mengklasifikasi aset The Company and its subsidiary classify its financial
keuangannya dalam kategori: (Lanjutan) assets into the following category: (Continued)
(iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (iv) (iii) A Fair value through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain income
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Fair value through other comprehensive
pendapatan komprehensif lain adalah aset income are non-derivative financial assets
keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap with fixed or determined payments and fixed
atau telah ditentukan dan jatuh temponya telah maturities that the management has positive
ditetapkan, serta manajemen mempunyai intensi intention and ability to hold to maturity,
positif dan kemampuan untuk memiliki aset other than:
keuangan tersebut hingga jatuh tempo, kecuali:
a. Aset keuangan dikelola dalam model bisnis a. Financial assets managed under business
yang tujuannya akan terpenuhi dengan model which its objective is to both collect
mendapatkan arus kas kontraktual dan the contractual cash flows and sell the
menjual aset keuangan; dan financial assets; and
b. Persyaratan kontraktual dari aset keuangan b. Contractual cash flows characteristics test
tersebut memberikan hak pada tanggal resulting rights on certain basic term of
tertentu atas arus kas yang hanya dari cashflows meets the solely payments of
pembayaran pokok dan bunga dari jumlah principal and interest.
pokok terutang.
Perusahaan dan entitas anaknya mengklasifikasi The Company and its subsidiary classify its financial
liabilitas keuangannya dalam kategori: liabilities into the following category:
(i) Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar (i) Financial liabilities at fair value through
melalui laporan laba rugi profit or loss
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial liabilities at fair value through profit
melalui laporan laba rugi adalah liabilitas or loss are financial liabilities classified as held
keuangan yang diperdagangkan. for trading.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai A financial liability is classified as held for
liabilitas keuangan yang diperdagangkan jika trading if it is acquired principally for the
perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli purpose of selling or repurchasing it in the
kembali dalam waktu dekat dan terdapat adanya short-term and there is evidence of a recent
kecenderungan ambil untung. actual pattern of profit taking.
(ii) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya (iii) (ii) Financial liabilities measured at amortized
perolehan diamortisasi cost
Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan Financial liabilities that are not classified as at
sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai fair value through profit and loss fall into this
wajar melalui laporan laba rugi diklasifikasikan category and are measured at amortized cost.
dalam kategori ini dan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi.
Perusahaan dan entitas anaknya mengelompokkan The Company and its subsidiary classify all of its
seluruh liabilitas keuangannya sebagai liabilitas financial liabilities as other financial liabilities
keuangan lainnya yang diukur pada biaya perolehan measured at amortized cost, except for derivative
diamortisasi, kecuali untuk liabilitas derivatif yang liabilities which are classified as financial
diklasifikasikan sebagai instrumen keuangan yang instruments measured at fair value through profit or
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. loss (“FVTPL”).
Page 232
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/17 Exhibit E/17
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (PSAK 109) (Lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (SFAS 109) (Continued)
e.2. Pengakuan e.2. Recognition
Perusahaan dan entitas anaknya pada awalnya The Company and its subsidiary initially recognize
mengakui aset dan liabilitas keuangan pada tanggal financial assets and liabilities on the date of their
perolehan aset dan liabilitas keuangan tersebut. origination.
Pada saat pengakuan awal, aset atau liabilitas At intial recognition, the Company and its
keuangan Perusahaan dan entitas anaknya diukur subsidiary’s financial assets or liabilities are
pada nilai wajar ditambah/dikurangi (untuk instrumen measured at fair value plus/minus (for financial
keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar melalui instruments not subsequently measured at fair value
laba rugi setelah pengakuan awal) biaya transaksi through profit or loss) transaction costs that are
yang dapat diatribusikan secara langsung atas directly attributable to the acquisition of financial
perolehan aset keuangan atau penerbitan liabilitas assets or issue of financial liabilities. The
keuangan. Pengukuran aset dan liabilitas keuangan subsequent measurement of financial assets and
setelah pengakuan awal tergantung pada klarifikasi liabilities depends on their classifications.
aset dan liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang dapat Transaction costs include only those costs that are
diatribusikan secara langsung untuk perolehan suatu directly attributable to the acquisition of a financial
aset keuangan atau penerbitan suatu liabilitas asset or issuance of a financial liability and they are
keuangan dan merupakan biaya tambahan yang tidak incremental costs that would not have been incurred
akan terjadi apabila instrumen keuangan tersebut if the instrument had not been acquired or issued.
tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset In the case of financial assets, transaction costs are
keuangan, biaya transaksi ditambahkan pada jumlah added to the amount recognized initially, while for
yang diakui pada awal pengakuan aset, sedangkan financial liabilities, transaction costs are deducted
untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi dikurangkan from the amount of debt recognized initially. Such
dari jumlah utang yang diakui pada awal pengakuan transaction costs are amortized over the terms of
liabilitas. Biaya transaksi tersebut diamortisasikan the instruments based on the effective interest
selama umur instrumen berdasarkan metode suku method and are recorded as part of financing income
bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari for transaction costs related to financial assets and
pendapatan pembiayaan untuk biaya transaksi as part of interest and financing charges for
sehubungan dengan aset keuangan dan sebagai bagian transaction costs related to financial liabilities.
dari beban bunga dan keuangan untuk biaya transaksi
sehubungan dengan liabilitas keuangan.
Setelah pengakuan awal, pinjaman yang diberikan dan Subsequent to initial recognition, loans and
piutang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi receivables are measured at amortized cost using
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. the effective interest method.
Setelah pengakuan awal, Perusahaan mengukur Subsequent to initial recognition, the Company
seluruh liabilitas keuangan dicatat pada biaya measures all financial liabilities at amortized cost
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode using the effective interest method.
suku bunga efektif.
e.3. Penghentian pengakuan e.3. Derecognition
Perusahaan dan entitas anaknya menghentikan The Company and its subsidiary derecognize a
pengakuan aset keuangan pada saat hak kontraktual financial asset when the contractual rights to the
atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut cash flows from the asset expire, or when the
kadaluarsa, atau pada saat Perusahaan dan entitas Company and its subsidiary transfer the rights to
anaknya mentransfer seluruh hak untuk menerima receive the contractual cash flows on the financial
arus kas kontraktual dari aset keuangan dalam asset in a transaction in which substantially all the
transaksi di mana Perusahaan secara substansial telah risks and rewards of ownership of the financial asset
mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas are transferred. Any interest in transferred
kepemilikan aset keuangan yang ditransfer. Setiap financial assets that is created or retained by the
hak atau kewajiban atas aset keuangan yang Company is recognized as a separate asset or
ditransfer yang timbul atau yang masih dimiliki oleh liability.
Perusahaan diakui sebagai aset atau liabilitas secara
terpisah.
Page 233
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/18 Exhibit E/18
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (PSAK 109) (Lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (SFAS 109) (Continued)
e.3. Penghentian pengakuan (Lanjutan) e.3. Derecognition (Continued)
Perusahaan dan entitas anaknya menghentikan The Company and its subsidiary derecognize
pengakuan piutang pembiayaan pada saat financing receivables at the time when the vehicle
dilakukannya penarikan jaminan kendaraan. Selain collateral has been taken out. In addition, the
itu, Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas Company derecognizes a financial liability when its
keuangan pada saat liabilitas yang ditetapkan dalam contractual obligations are discharged or cancelled
kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluarsa. or expired.
Dalam transaksi di mana Perusahaan dan entitas In transaction where the Company and its subsidiary
anaknya secara subtansial tidak memiliki atau tidak neither retain nor transfer substantially all the
mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas risks and rewards of a financial asset, the Company
kepemilikan aset keuangan, Perusahaan dan entitas and its subsidiary derecognize the asset if it does
anaknya menghentikan pengakuan aset tersebut jika not retain control over the asset. The right and
Perusahaan tidak lagi memiliki pengendalian atas obligation retained in the transfer are recognized
aset tersebut. Hak dan kewajiban yang timbul atau separately as assets and liabilities as appropriate.
yang masih dimiliki dalam transfer tersebut diakui In transfers where control over the asset is
secara terpisah sebagai aset atau liabilitas. Dalam retained, the Company and its subsidiary continue
transfer di mana pengendalian atas aset masih to recognize the asset to the extent of its
dimiliki, Perusahaan dan entitas anaknya tetap continuing involvement determined by the extent
mengakui aset yang ditransfer tersebut sebesar to which it is exposed to changes in the value of the
keterlibatan berkelanjutan yang ditentukan oleh transferred asset.
besarnya perubahan nilai aset yang ditransfer.
Perusahaan dan entitas anaknya menghapus bukukan The Company and its subsidiary write off a
saldo piutang pembiayaan, pada saat Perusahaan dan financing receivables, when the Company and its
entitas anaknya menentukan bahwa aset tersebut subsidiary determine that the asset is
tidak dapat ditagih lagi. Keputusan ini diambil uncollectible. This decision was taken after
setelah mempertimbangkan informasi seperti telah consideration of information such as the occurrence
terjadinya perubahan signifikan pada kemampuan of significant changes to the financial ability of
keuangan konsumen sehingga konsumen tidak lagi consumers so that consumers can no longer pay the
dapat melunasi liabilitasnya, atau konsumen atau loan, or consumer or units being financed cannot be
unit yang dibiayai tidak dapat ditemukan atau found or is controlled by third party or the net
dikuasai oleh pihak ketiga atau nilai realisasi neto realizable value of collateral is not expected to be
atas jaminan yang dikuasai kembali diperkirakan sufficient to pay the entire exposure for the
tidak akan cukup untuk melunasi seluruh ekposur financing receivables.
piutang pembiayaan.
Penerimaan atau pemulihan kembali aset keuangan Collection or recovery of financial assets which had
yang telah dihapusbukukan dicatat sebagai been written-off is recorded as other income.
pendapatan lain-lain.
e.4.Saling hapus e.4. Offsetting
Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan Financial assets and liabilities are offset and the net
nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan amount is presented in the statement of financial
jika, dan hanya jika, Perusahaan dan entitas anaknya position when and only when, the Company and its
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk subsidiary have legally enforceable rights to offset
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui the recognized amounts and intends either to settle
tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara on a net basis or to realize the asset and settle the
neto atau untuk merealisasikan aset dan liability simultaneously.
menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah neto Income and expenses are presented on a net basis
hanya jika diperkenankan oleh standar akuntansi. only when permitted by accounting standards.
Page 234
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/19 Exhibit E/19
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (PSAK 109) (Lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (SFAS 109) (Continued)
e.5. Pengukuran biaya perolehan diamortisasi e.5. Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset atau liabilitas The amortized cost of a financial asset or liability is
keuangan adalah jumlah aset atau liabilitas the amount at which the financial asset or liability
keuangan yang diukur pada saat pengakuan awal, is measured at initial recognition, minus principal
dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau repayments, plus or minus the cumulative
dikurangi dengan amortisasi kumulatif dengan amortization using the effective interest method of
menggunakan metode suku bunga efektif yang any difference between the initial amount
dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh recognized and the maturity amount, minus any
temponya, dikurangi penyisihan kerugian penurunan reduction for impairment.
nilai.
e.6. Identifikasi dan pengukuran penurunan nilai aset e.6. Identification and measurement of impairment
keuangan for financial assets
Penurunan nilai diukur berdasarkan PSAK 109 Impairment of financial assets measured by
mensyaratkan pengakuan segera atas dampak SFAS 109 required immediate recognition of
perubahan kerugian kredit ekspektasian setelah expected credit losses at the initial recognition of
pengakuan awal aset keuangan yang tidak diukur financial assets that are not carried at fair value
pada nilai wajar berdasarkan kerugian kredit measured by expected credit loss. At the initial
ekspektasian. Pada saat pengakuan awal, recognition, the Company and its subsidiary
Perusahaan dan entitas anaknya mengukur measured allowance of impairment of financial
penyisihan kerugian untuk aset keuangan tersebut assets using 12-months expected credit losses
sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan (Stage 1).
(Tahap 1).
Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan dan The Company and its subsidiary at each reporting
entitas anaknya mengukur penyisihan kerugian aset date, measured allowance of impairment losses of
keuangan sejumlah kerugian kredit ekspektasian financial assets using lifetime expected credit
sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas aset losses if there’s significant increase in credit risk
keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan (Stage 2) or become credit impaired (Stage 3).
sejak pengakuan awal (Tahap 2) atau menjadi Otherwise, the Company and its subsidiary continue
memburuk (Tahap 3). Jika tidak, Perusahaan dan to measure allowance of impairment losses of
entitas anaknya tetap mengukur penyisihan kerugian financial assets using 12-months expected credit
untuk aset keuangan tersebut sejumlah kerugian losses (Stage 1).
kredit ekspektasian 12 bulan (Tahap 1).
Peningkatan risiko kredit yang signifikan dievaluasi Significant increase in credit risk is assessed by
dengan membandingkan risiko wanprestasi suatu comparing the risk of default of financial assets at
aset keuangan pada saat tanggal pelaporan terhadap the reporting date to the origination date. Whether
tanggal pengakuan awal. Penentuan adanya a change in the risk of default is significant or not
peningkatan risiko kredit yang signifikan atau tidak is assessed using several criteria, primarily based on
dievaluasi menggunakan beberapa kriteria, 30 days past due. Financial assets determined as
utamanya jika telah mengalami keterlambatan credit impaired primarily after 90 days past due
pembayaran 30 hari. Aset keuangan dianggap criteria.
menjadi memburuk, utamanya jika telah mengalami
keterlambatan pembayaran 90 hari.
Kerugian kredit ekspektasian diukur dalam suatu Expected credit losses measured in a way that
cara yang mencerminkan: reflects:
• Jumlah yang tidak biasa dan rata-rata • An unbiased and probability-weighted amount
probabilitas tertimbang yang ditentukan that is determined by evaluating a range of
dengan mengevaluasi serangkaian possible outcomes;
kemungkinan yang dapat terjadi;
• Nilai waktu uang; dan • The time value of money; and
• Informasi yang wajar dan terdukung yang • Reasonable and supportable information that
tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan is available without undue cost or effort at the
pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa reporting date about past events, current
masa lalu, kondisi kini dan perkiraan kondisi conditions and forecasts of future economic
ekonomi masa depan. conditions.
Page 235
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/20 Exhibit E/20
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (PSAK 109) (Lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (SFAS 109) (Continued)
e.6. Identifikasi dan pengukuran penurunan nilai aset e.6. Identification and measurement of impairment for
keuangan (Lanjutan) financial assets (Continued)
Penilaian secara individual dilakukan atas aset Individual assessment is performed on the
keuangan yang nilainya signifikan. Aset keuangan significant financial assets. The financial assets that
yang tidak signifikan dan memiliki karakteristik are not individually significant and have similar
risiko kredit yang sejenis dinilai secara kolektif. credit characteristic are assessed collectively.
Dalam mengevaluasi penurunan nilai secara In assessing collective impairment, the Company and
kolektif, Perusahaan dan entitas anaknya its subsidiary use statistical modeling of historical
menggunakan model statistik dari tren historis atas trends of the probability of default, timing of
probabilitas wanprestasi, waktu pemulihan kembali recoveries and the amount of loss incurred as well
dan jumlah kerugian yang terjadi serta perkiraan as forecasts of future economic conditions adjusted
kondisi ekonomi masa depan yang disesuaikan for management’s judgement as to whether current
dengan pertimbangan manajemen mengenai apakah economic and credit conditions are such that the
kondisi ekonomi dan kredit terkini sedemikian rupa actual losses are likely to be greater or less than
sehingga dapat mengakibatkan kerugian aktual yang suggested by historical modeling. Default rates, loss
jumlahnya akan lebih besar atau lebih kecil rates and the expected timing of future recoveries
daripada jumlah yang ditentukan oleh model are reqularly benchmarked against actual outcomes
historis. Tingkat wanprestasi, tingkat kerugian dan to ensure that they remain appropriate.
waktu yang diharapkan untuk pemulihan di masa
datang akan diperbandingkan secara berkala
terhadap hasil aktual untuk memastikan estimasi
tersebut masih tepat.
Ketika peristiwa yang terjadi setelah penurunan When a subsequent event causes the amount of
nilai menyebabkan jumlah kerugian penurunan nilai impairment loss to decrease, the previously
berkurang, kerugian penurunan nilai yang recognized impairment loss is reversed by adjusting
sebelumnya diakui harus dipulihkan, dengan the allowance for impairment losses. The amount of
menyesuaikan akun cadangan. Jumlah pemulihan the reversal is recognized in the current year profit
aset keuangan diakui pada laba rugi tahun berjalan. or loss.
e.7. Pengukuran nilai wajar e.7. Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to sell
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar an asset or paid to transfer a liability in an orderly
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi transaction between market participants at the
teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar measurement date in the principal market or, in its
(market participants) pada tanggal pengukuran di absence, the most advantageous market to which
pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, the Company and its subsidiary have access at that
di pasar yang paling menguntungkan dimana date. The fair value of a liability reflects its non-
Perusahaan dan entitas anaknya memiliki akses performance risk.
pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas
mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Perusahaan dan entitas anaknya When available, the Company and its subsidiary
mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan measure the fair value of an instrument using
menggunakan harga kuotasi di pasar aktif untuk quoted prices in an active market for that
instrumen tersebut. Suatu pasar dianggap aktif jika instrument. A market is regarded as active if quoted
harga kuotasi sewaktu-waktu dan secara berkala prices are readily and regularly occurring market
tersedia dan mencerminkan transaksi pasar yang transactions on an arm’s length basis.
aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar.
Jika pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak If a market for a financial instrument is not active,
aktif, Perusahaan dan entitas anaknya menentukan the Company and its subsidiary establish fair value
nilai wajar dengan menggunakan teknik penilaian. using a valuation technique. Valuation techniques
Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi include using recent arm’s length transactions
pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh between knowledgeable and willing parties, and if
pihak-pihak yang memahami, berkeinginan, dan jika available, reference to the current fair value of
tersedia, referensi atas nilai wajar terkini dari other instruments that are substantially the same,
instrumen lain yang secara substansial sama, discounted cash flows analysis and option pricing
penggunaan analisa arus kas yang didiskonto dan models.
penggunaan model penetapan harga opsi (option
pricing model).
Page 236
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/21 Exhibit E/21
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (PSAK 109) (Lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (SFAS 109) (Continued)
e.7. Pengukuran nilai wajar (Lanjutan) e.7. Fair value measurement (Continued)
Teknik penilaian yang dipilih memaksimalkan The chosen valuation technique makes maximum
penggunaan input pasar, dan meminimalkan use of market inputs, relies as little as possible on
penggunaan taksiran yang bersifat spesifik dari estimates specific to the Company and its
Perusahaan dan entitas anaknya, memasukkan subsidiary, incorporate all factors that market
semua faktor yang akan dipertimbangkan oleh para participants would consider in setting a price,
pelaku pasar dalam menetapkan suatu harga dan and is consistent with accepted economic
konsisten dengan metodologi ekonomi yang diterima methodologies for pricing financial instruments.
dalam penetapan harga instrumen keuangan. Input Inputs to valuation techniques reasonably represent
yang digunakan dalam teknik penilaian secara market expectations and measures of the risk-
memadai mencerminkan ekspektasi pasar dan return factors inherent in the financial instrument.
ukuran atas faktor risiko dan pengembalian (risk- The Company and its subsidiary calibrate valuation
return) yang melekat pada instrumen keuangan. techniques and tests them for validity using prices
Perusahaan dan entitas anaknya mengkalibrasi from observable current market transactions in the
teknik penilaian dan menguji validitasnya dengan same instrument or based on other available
menggunakan harga-harga dari transaksi pasar observable market data.
terkini yang dapat diobservasi untuk instrumen yang
sama atau atas dasar data pasar lainnya yang
tersedia yang dapat diobservasi.
Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen keuangan The best evidence of the fair value of a financial
pada saat pengakuan awal adalah harga transaksi, instrument at initial recognition is the transaction
yaitu nilai wajar dari pembayaran yang diberikan price, i.e., the fair value of the consideration
atau diterima, kecuali jika nilai wajar dari given or received, unless the fair value of that
instrumen keuangan tersebut ditentukan dengan instrument is evidenced by comparison with the
perbandingan dengan transaksi pasar terkini yang other observable current market transactions in
dapat diobservasi dari suatu instrumen yang sama the same instrument (i.e., without modification
(yaitu tanpa modifikasi atau pengemasan ulang), or repackaging), or based on a valuation technique
atau berdasarkan suatu teknik penilaian yang whose variables include only data from observable
variabelnya hanya menggunakan data dari pasar markets. When transaction price provides the best
yang dapat diobservasi. Jika harga transaksi evidence of fair value at initial recognition, the
memberikan bukti terbaik atas nilai wajar pada saat financial instrument is initially measured at the
pengakuan awal, maka instrumen keuangan pada transaction price and any difference between this
awalnya diukur pada harga transaksi dan selisih price and the value initially obtained from a
antara harga transaksi dan nilai yang sebelumnya valuation model is subsequently recognized in
diperoleh dari model penilaian diakui dalam laporan the statement of profit or loss depending on the
laba rugi setelah pengakuan awal tergantung pada individual facts and circumstances of the
masing-masing fakta dan keadaan dari transaksi transaction but not later than when the valuation is
tersebut namun tidak lebih lambat dari saat supported wholly by observable market data or the
penilaian tersebut didukung sepenuhnya oleh data transaction is closed out.
pasar yang dapat diobservasi atau saat transaksi
ditutup.
Nilai wajar mencerminkan risiko kredit atas Fair values reflect the credit risk of the financial
instrumen keuangan dan termasuk penyesuaian yang instruments and include adjustments to take into
dilakukan untuk memasukkan risiko kredit account the credit risk of the Company and
Perusahaan dan pihak lawan, mana yang lebih counterparty where appropriate. Fair value
sesuai. Taksiran nilai wajar yang diperoleh dari estimates obtained from models are adjusted for
model penilaian akan disesuaikan untuk any other factors, such as liquidity risk or valuation
mempertimbangkan faktor-faktor lainnya, seperti model uncertainties, to the extent that the
risiko likuiditas atau ketidakpastian model Company believes a third-party market
penilaian, sepanjang Perusahaan yakin bahwa participation would take them into account in
keterlibatan suatu pasar pihak ketiga akan pricing a transaction.
mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dalam
penetapan harga suatu transaksi.
Page 237
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/22 Exhibit E/22
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
f. Kas dan Setara Kas (PSAK 109) f. Cash and Cash Equivalents (SFAS 109)
Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank dan Cash and cash equivalents consist of cash on hand, cash
deposito berjangka yang akan jatuh tempo dalam waktu in banks and time deposits with a maturity period of
tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan, three months or less since the date of placement, as long
sepanjang deposito berjangka tersebut tidak digunakan as these time deposits are not pledged as collaterals for
sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima, serta tidak borrowings nor restricted. Cash and cash equivalents are
dibatasi penggunaannya. Kas dan setara kas classified as amortized costs (Note 2e).
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi
(Catatan 2e).
g. Piutang Pembiayaan (PSAK 109) g. Financing Receivables (SFAS 109)
Perusahaan dan entitas anaknya mengakui aset berupa The Company and its subsidiary recognizes assets as
piutang pembiayaan sebesar jumlah yang sama dengan financing receivables and present them at an amount
piutang neto. Penerimaan piutang diperlakukan sebagai equal to the net financing receivables. Receivables
pembayaran pokok dan pendapatan pembiayaan. payment is treated as repayment of principal and
Pengakuan pendapatan pembiayaan didasarkan pada financing income. The recognition of financing income is
suatu pola yang mencerminkan suatu tingkat based on a pattern reflecting a constant periodic rate of
pengembalian periodik yang konstan atas investasi return on the Company’s financing receivables.
Perusahaan.
Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan berakhir Early termination of a contract is treated as
diperlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan a cancellation of an existing contract and the resulting
dan pendapatan yang timbul terkait penyelesaian kontrak income related to this early termination of a contract is
ini diakui dalam laba rugi tahun berjalan. recognized in the current year profit or loss.
Restrukturisasi pembiayaan konsumen berupa modifikasi Restructuring of customer financing is a modification of
persyaratan kredit. Pembiayaan yang direstrukturiasi the terms of the loans. Restructured financing are stated
disajikan sebesar nilai kini atas arus kas kontraktual at present value of discounted contractual cash flows
setelah restrukturisasi yang didiskontokan menggunakan after restructuring using initial effective interest rate.
suku bunga efektif awal. Selisih antara jumlah tercatat Differences arising from the gross carrying value of the
bruto piutang pembiayaan konsumen pada tanggal consumer financing receivables at the time of
restrukturisasi dengan nilai kini arus kas kontraktual restructuring with present value of contractual cash
setelah restrukturisasi diakui dalam laba rugi. flows after restructuring are recognized to profit or loss.
Setelah restrukturisasi, seluruh arus kas kontraktual Thereafter, all the contractual cash flows under the new
dalam persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian terms shall be accounted for as the repayment of
pokok pembiayaan yang diberikan dan pendapatan bunga principal and interest income, in accordance with the
sesuai dengan syarat-syarat restrukturisasi. restructuring scheme.
Piutang pembiayaan akan dihapusbukukan setelah Financing receivables will be written-off when they are
menunggak lebih dari 180 hari (untuk piutang pembiayaan overdue for more than 180 days (for motorcycles
sepeda motor), lebih dari 210 hari (untuk piutang financing), more than 210 days (for cars financing) and
pembiayaan mobil) dan lebih dari 270 hari (untuk more than 270 days (for heavy equipment and property
pembiayaan alat berat dan properti). Penerimaan dari financing). Recoveries from written-off receivables are
piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai recognized as other income upon receipt.
pendapatan lain-lain pada saat diterima.
g.1. Sewa Pembiayaan g.1. Finance Lease
Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai At the inception of a contract, the Company assesses
apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. whether the contract is, or contains, a lease. A
Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa contract is or contains a lease if the contract
jika kontrak tersebut memberikan hak untuk conveys the right to control the use of an identified
mengendalikan penggunaan aset identifikasian asset for a period of time in exchange for
selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan consideration.
dengan imbalan.
g.2. Pembiayaan Konsumen g.2. Consumer Financing
Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah Consumer financing receivables are receivables plus
piutang setelah ditambah (dikurangi) biaya (minus) unamortized transaction cost (fee) and
(pendapatan) transaksi yang belum di amortisasi dan minus unearned consumer financing income and
dikurangi dengan pendapatan pembiayaan konsumen allowance for impairment losses of consumer
yang belum diakui dan cadangan kerugian penurunan financing receivables.
nilai piutang pembiayaan konsumen.
Page 238
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/23 Exhibit E/23
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
g. Piutang Pembiayaan (PSAK 109) (Lanjutan) g. Financing Receivables (SFAS 109) (Continued)
g.2. Pembiayaan Konsumen (Lanjutan) g.2. Consumer Financing (Continued)
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum Unearned consumer financing income, which
diakui, yang merupakan selisih antara jumlah represents the difference between total
keseluruhan pembayaran angsuran yang akan installments to be received from the consumer and
diterima dari konsumen dan jumlah pokok the principal amount financed, plus or deducted
pembiayaan, ditambah (dikurangi) biaya with the unamortized transaction cost (income),
(pendapatan) transaksi yang belum diamortisasi, akan will be recognized as income over the term of the
diakui sebagai pendapatan selama jangka waktu contract using effective interest method of the
kontrak dengan menggunakan metode suku bunga related consumer financing receivable. Consumer
efektif dari piutang pembiayaan konsumen. Piutang financing receivables are classified as amortized
pembiayaan konsumen diklasifikasikan sebagai biaya costs (Note 2e).
perolehan diamortisasi (Catatan 2e).
Biaya (pendapatan) transaksi yang belum Unamortized transaction cost (income) are
diamortisasi adalah pendapatan administrasi proses financing administration income and transaction
pembiayaan dan biaya transaksi yang timbul pertama costs which are incurred at the first time the
kali yang terkait langsung dengan pembiayaan financing agreement is signed and directly
konsumen tersebut. attributable to consumer financing.
h. Pembiayaan Bersama (PSAK 109) h. Joint Financing (SFAS 109)
Seluruh kontrak pembiayaan bersama yang dilakukan oleh All joint financing agreements entered by the Company
Perusahaan merupakan pembiayaan bersama konsumen are joint financing without recourse in which only the
tanpa tanggung renteng (without recourse) dimana hanya Company’s financing portion of the total installments
porsi jumlah angsuran piutang yang dibiayai Perusahaan are recorded as financing receivables in the statement
yang dicatat sebagai piutang pembiayaan di laporan posisi of financial position (net approach). Financing income is
keuangan (pendekatan neto). Pendapatan pembiayaan presented in the statement of profit or loss and other
disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income after deducting the portions
komprehensif lain setelah dikurangi dengan bagian yang belong to other parties participated to these joint
merupakan hak pihak-pihak lain yang berpartisipasi pada financing transactions.
transaksi pembiayaan bersama tersebut.
Dalam pembiayaan bersama without recourse, antara In joint financing without recourse, arrangements
Perusahaan dan penyedia fasilitas pembiayaan bersama, between the Company and the joint financing facility
Perusahaan berhak menentukan tingkat bunga yang lebih provider, the Company has the right to set higher
tinggi kepada konsumen dibandingkan tingkat bunga yang interest rates to consumer than the interest rates stated
ditetapkan dalam perjanjian pembiayaan bersama dengan in the joint financing agreement with the joint financing
penyedia fasilitas pembiayaan bersama. Selisihnya facility provider. The difference is recognized as
merupakan pendapatan dan disajikan sebagai bagian dari revenue and disclosed as “Financing Income”.
“Pendapatan Pembiayaan”.
i. Piutang Pembiayaan Murabahah (PSAK 402) i. Murabahah Financing Receivables (SFAS 402)
Murabahah merupakan akad jual-beli barang dengan harga Murabahah is goods sell-buy contract with a sold price
jual sebesar biaya perolehan ditambah keuntungan yang amounting to acquisition cost plus agreed margin and
disepakati dan Perusahaan harus mengungkapkan biaya the Company must to disclose the acquisition cost to
perolehan barang tersebut kepada konsumen. Pada saat customer. When murabahah contract is signed,
akad murabahah, piutang pembiayaan murabahah diakui murabahah financing receivables are recognized at
dengan metode pendapatan efektif. Keuntungan effective income method. Murabahah margin are
murabahah diakui selama periode akad berdasarkan recognized over the period of the contract based on
pengakuan marjin dari piutang pembiayaan murabahah. margin of the murabahah financing receivables.
Akad murabahah secara substansi merupakan suatu Substantially, murabahah contract is a financing, so that
pembiayaan, sehingga pengakuan marjin dilakukan margin recognition is based on standards which regulate
berdasarkan standar yang mengatur pembiayaan, seperti financing, as mentioned in consumer financing policy.
yang disebutkan di kebijakan pembiayaan konsumen.
Pada setiap akhir periode laporan keuangan, piutang At the end of each period of financial statement,
pembiayaan murabahah disajikan sebesar nilai neto yang murabahah financing receivables are state at net
dapat direalisasi, yaitu saldo piutang murabahah dikurangi realizable value, consist of outstanding murabahah
marjin yang ditangguhkan dan cadangan kerugian receivables less unearned margin and allowance for
penurunan nilai. impairment loss.
Page 239
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/24 Exhibit E/24
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
j. Piutang Ijarah dan IMBT (PSAK 407) j. Ijarah and IMBT Receivables (SFAS 407)
Piutang ijarah (porsi pokok sewa) merupakan akrual Ijarah receivables (principal portion) are based on
piutang sewa atas porsi pokok yang belum direalisasikan unrealized accrual rent income from principal portion
oleh nasabah dan piutang pendapatan ijarah merupakan and ijarah receivable represents portion of accrual rent
akrual piutang sewa atas bagian keuntungan (ujroh) income from the following month’s installment of ijarah
transaksi ijarah muntahiyah bittamlik (IMBT) dari angsuran muntahiyah bittamlik (IMBT) which is recognized
nasabah pada bulan berikutnya yang diakui secara proportionally.
proporsional.
Akad ijarah adalah akad penyediaan dana dalam rangka Akad ijarah is a contract for the provision of funds in
memindahkan hak guna atau manfaat dari suatu barang the context of transferring the use rights or benefits of
atau jasa berdasarkan transaksi sewa, tanpa diikuti a good or service based on a lease transaction, without
dengan pemindahan kepemilikan barang tersebut kepada being followed by the transfer of ownership of such
penyewa. Aset ijarah muntahiyah bittamik merupakan goods to the lessee. Asset ijarah muntahiyah bittamlik
akad transaksi sewa dengan opsi perpindahan hak milik (IMBT) is a contract based on a lease transaction with
objek sewa melalui jual beli atau pemberian (hibah) pada option of transfer of ownership of lease object through
saat tertentu sesuai akad sewa. sale purchase or granted at specific time based on
contract.
Piutang pendapatan ijarah diakui pada saat jatuh tempo Ijarah revenue receivables are recognized at maturity
sebesar sewa porsi ujroh dan piutang ijarah sebesar sewa amounting to the rent of ujroh and ijarah receivables
porsi pokok yang belum diterima dan disajikan sebesar amounting to the portion of the principal outstanding
nilai neto yang dapat direalisasikan, yaitu sebesar saldo which has not been received and presented at net
piutang dikurangi penurunan nilai, jika ada pada akhir realizable value, which is the outstanding amount of the
periode pelaporan. receivables less impairment loss, if any, at the end of
reporting period.
k. Piutang dalam Proses Penyelesaian (PSAK 109) k. Receivables in the Settlement Process
Piutang dalam proses penyelesaian merupakan piutang Receivables in the settlement process represent
atas jaminan yang dikuasai kembali dan dinyatakan receivables from collateral recovered and stated at net
berdasarkan nilai realisasi neto yaitu nilai tercatat atau realizable value which is carrying amount or principal
pokok piutang pembiayaan terkait dikurangi penyisihan amount of related financing receivables, less allowance
penurunan nilai pasar atas jaminan yang dikuasai kembali. for decline in market value of the collateral retained.
Piutang pembiayaan direklasifikasikan menjadi piutang Financing receivables are reclassified to receivables in
dalam proses penyelesaian ketika jaminan ditarik karena the settlement process when the collateral is withdrawn
konsumen tidak dapat memenuhi kewajibannya setelah because the consumer is not able to meet its obligations
melalui proses tahapan yang ditetapkan dalam perjanjian after going through the stages stipulated in the
pembiayaan dengan konsumen. financing agreement with the consumer.
Pelanggan memberi kuasa kepada Perusahaan untuk Customer authorizes the Company to sell the pledged
menjual objek yang dijaminkan atau melakukan tindakan object or performing other actions in solving the debts
lainnya dalam upaya penyelesaian piutang bila terjadi in the event of default of the financing agreement.
wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan. Kelebihan Excess result of a settlement with the total obligations
hasil penyelesaian dengan jumlah seluruh kewajiban of the consumer is the right of the customer, while the
konsumen merupakan hak dari konsumen, sedangkan shortage of the settlement proceeds will be charged to
kekurangan hasil penyelesaian akan dibebankan sebagai written-off other receivables in the statement of profit
penghapusan piutang lain-lain pada laporan laba rugi dan or loss and other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
Piutang dalam proses penyelesaian diklasifikasikan Receivables in the settlement process are classified as
sebagai aset keuangan dalam kelompok biaya perolehan financial assets classified as amortized costs.
diamortisasi.
Page 240
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/25 Exhibit E/25
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
l. Instrumen Derivatif untuk Tujuan Manajemen Risiko l. Derivative Instrument for Risk Management Purposes
(PSAK 109) (SFAS 109)
Seluruh instrumen derivatif yang dimiliki Perusahaan All derivative instruments held by the Company are for
digunakan untuk tujuan manajemen risiko. Instrumen risk management purposes. These derivative
derivatif ini digunakan untuk lindung nilai eksposur risiko instruments are used to hedge the Company’s exposures
suku bunga dan risiko mata uang Perusahaan. Instrumen to interest rate risk and currency risk. Derivative
derivatif untuk tujuan manajemen risiko diukur pada instruments held for risk management are measured at
nilai wajar dalam laporan posisi keuangan. Untuk fair value in the statement of financial position. To
memenuhi persyaratan akuntansi lindung nilai, beberapa qualify for hedge accounting, certain criteria are to be
kriteria tertentu harus dipenuhi, termasuk adanya met, including formal documentation to be in place at
dokumentasi formal pada awal lindung nilai. the inception of the hedge.
Pada penetapan awal lindung nilai, Perusahaan On initial designation of the hedge, the Company
mendokumentasikan secara formal hubungan antara formally documents the relationship between the
instrumen lindung nilai dan unsur yang dilindung nilai, hedging instruments and hedge items, including the risk
termasuk tujuan manajemen risiko dan strategi management objective and strategy in undertaking the
dalam melaksanakan transaksi lindung nilai, bersamaan hedge transaction, together with the method that will
dengan metode yang akan digunakan untuk menilai be used to assess the effectiveness of the hedging
efektivitas hubungan lindung nilai. Perusahaan menilai, relationship. The Company makes an assessment, both
pada awal hubungan lindung nilai dan juga secara at the inception of the hedge relationship as well as on
berkesinambungan, apakah instrumen lindung nilai an ongoing basis, whether the hedging instruments are
diharapkan akan “sangat efektif” dalam rangka saling expected to be “highly effective” in offsetting the
hapus atas perubahan nilai wajar atau perubahan arus kas changes in the fair value or cash flows of the respective
dari unsur yang dilindung nilai sepanjang periode dimana hedged item during the period for which the hedge is
lindung nilai tersebut ditetapkan. designated.
Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang tidak Changes in fair value of derivative instruments that do
memenuhi kriteria lindung nilai dicatat dalam laporan not qualify for hedge accounting are recognized in the
laba rugi tahun yang bersangkutan. Jika instrumen current year statement of profit or loss. If derivative
derivatif dirancang dan memenuhi syarat akuntansi instruments are designated and qualify for hedge
lindung nilai, perubahan nilai wajar yang berkaitan accounting, changes in fair value of derivative
dengan lindung nilai diakui sebagai penyesuaian terhadap instruments are recorded as adjustments to the items
unsur yang dilindungi nilainya dalam penghasilan being hedged in the current year other comprehensive
komprehensif lainnya tahun berjalan atau disajikan income or in the equity, depending on the type of hedge
dalam ekuitas, tergantung pada jenis transaksi dan transaction represented and the effectiveness of the
efektivitas dari lindung nilai tersebut. hedge.
Perusahaan dan entitas anaknya menetapkan derivatif The Company and its subsidiary designate derivatives as
sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas apabila the hedging instruments of cash flows hedges where the
instrumen tersebut melindungi nilai variabilitas arus kas instrument hedges the variability in cash flows
yang dapat diatribusikan pada risiko tertentu yang terkait attributable to a particular risk associated with a
dengan aset atau liabilitas yang telah diakui atau recognized asset or liability, or a highly probable
prakiraan transaksi yang kemungkinan besar terjadi. forecast transaction that could affect profit or loss. The
Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang effective portion of changes in the fair value of
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas derivatives designated as hedging instruments of cash
dalam hubungan lindung nilai yang memenuhi kualifikasi flows hedges in qualifying hedging relationships is
ditangguhkan pada keuntungan/(kerugian) kumulatif atas deferred to the cumulative gains/(losses) on derivative
instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas, yang instruments for cash flows hedges, which forms part
merupakan bagian dari ekuitas. Bagian yang tidak efektif of equity. Any ineffective portion is recognized
diakui secara langsung pada laporan laba rugi. Jumlah immediately in the statement of profit or loss. Amounts
yang ditangguhkan dalam ekuitas direklasifikasi ke dalam deferred in equity are reclassified to the statement of
laporan laba rugi dalam tahun yang sama dimana arus kas income as a reclassification adjustment in the same
yang dilindung nilai mempengaruhi laba atau rugi, dan year as the hedged cash flows affect profit or loss, and
pada unsur yang sama dalam laporan laba rugi. in the same line item in the statement of profit or loss.
Page 241
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/26 Exhibit E/26
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
l. Instrumen Derivatif untuk Tujuan Manajemen Risiko l. Derivative Instrument for Risk Management Purposes
(PSAK 109) (Lanjutan) (SFAS 109) (Continued)
Ketika instrumen lindung nilai kadaluarsa atau dijual, When the hedging instrument expires or sold,
dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi memenuhi terminated, exercised, or no longer qualifies for hedge
kriteria akuntansi lindung nilai, keuntungan atau accounting, the cumulative amount deferred in equity
kerugian kumulatif yang ditangguhkan di ekuitas tetap remains in the cumulative gains/(losses) on derivative
diakui pada keuntungan/(kerugian) kumulatif atas instruments for cash flows hedges, and is subsequently
instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas dan transferred to the statement of profit or loss when the
direklasifikasi ke laporan laba rugi ketika unsur yang hedged item is recognized in the statement of profit or
dilindung nilai diakui dalam laporan laba rugi. loss.
Ketika suatu prakiraan transaksi akan dilindung nilai tidak When a forecast hedged transaction is no longer
lagi diharapkan akan terjadi, jumlah yang ditangguhkan expected to occur, the amount deferred in equity is
dalam ekuitas diakui segera dalam laporan laba rugi. recognized immediately in the statement of profit or
loss.
m. Beban Dibayar Dimuka (PSAK 109) m. Prepaid Expenses (SFAS 109)
Beban dibayar dimuka diamortisasi dan dibebankan Prepaid expenses are amortized and charged as an
selama masa manfaat masing-masing beban dengan expense over the periods of benefit using the straight-
menggunakan metode garis lurus. line method.
n. Aset Ijarah dan IMBT (PSAK 407) n. Ijarah and IMBT Asset (SFAS 407)
Aset yang diperoleh untuk ijarah merupakan aset yang Assets acquired for ijarah represent object of leased
menjadi objek transaksi sewa (ijarah) dan dicatat di assets (ijarah) and are recorded in the statements of
laporan posisi keuangan sebesar harga perolehan financial positions at the acquisition cost, net of
dikurangi akumulasi penyusutan. Aset dalam transaksi accumulated depreciation. Assets in ijarah transaction
ijarah disusutkan sesuai dengan jangka waktu sewa. are depreciated over the lease period.
Perpindahan kepemilikan suatu aset dalam akad IMBT, The transfer of ownership of an asset in an IMBT
dilakukan jika akad ijarah telah berakhir atau diakhiri contract is carried out if the ijarah contract has expired
dan aset ijarah telah diserahkan kepada penyewa dengan or has been terminated and the ijarah assets have been
membuat akad terpisah. transfer to the lessee by separate contract.
Pendapatan ijarah diakui selama masa akad Income from ijarah is recognised over the period of the
menggunakan metode flat (proporsional). contract with flat (proportional) method.
o. Aset Tetap (PSAK 216) o. Fixed Assets (SFAS 216)
Aset tetap pada awalnya dinyatakan sebesar harga Fixed assets are initially recognized at acquisition cost.
perolehan. Setelah pengukuran awal, aset tetap diukur After initial measurement, fixed assets are measured
dengan model biaya, dicatat pada harga perolehan using the cost model, carried at cost less
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi any accumulated depreciation and accumulated
penurunan nilai, jika ada. impairment losses, if any.
Harga perolehan mencakup harga pembelian dan semua Acquisition cost includes purchase price and any costs
beban yang terkait secara langsung untuk membawa aset directly attributable to bring the assets to the location
tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan untuk and condition necessary for it to be capable of operating
memungkinkan aset tersebut beroperasi sebagaimana in the manner intended by management.
ditentukan oleh manajemen.
Tanah dinyatakan sebesar harga perolehan dan tidak Land is stated at cost and not depreciated.
disusutkan.
Page 242
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/27 Exhibit E/27
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
o. Aset Tetap (PSAK 216) (Lanjutan) o. Fixed Assets (SFAS 216) (Continued)
Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung dengan Depreciation of fixed assets other than land are
menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan calculated on the straight-line method to allocate their
harga perolehan hingga mencapai nilai sisa sepanjang cost to their residual values over their estimated useful
estimasi masa manfaatnya sebagai berikut: life as follows:
Masa manfaat/
Useful life Tarif/
(Tahun/ Year) Rates
Bangunan dan prasarana 20 5% Building and improvements
Peralatan kantor 5 20 % Office equipment
Kendaraan 5 20 % Vehicles
Perabot dan perlengkapan kantor 5 20 % Furniture and fixtures
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam Repairs and maintenance costs, are charged to the the
laporan laba rugi periode dimana beban-beban tersebut statement of profit or loss during the period in which
terjadi. Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat they are incurred. Expenditures that extend the future
aset atau yang memberikan tambahan manfaat ekonomis life of assets or provide further economic benefits are
dikapitalisasi dan disusutkan. capitalized and depreciated.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya The carrying amount of fixed assets are derecognized
pada saat pelepasan atau ketika tidak terdapat lagi upon disposal or when there is no longer a future
manfaat ekonomi masa depan yang diekspektasikan dari economic benefit expected from its use or disposal.
penggunaan atau pelepasannya.
Apabila aset tetap dihentikan pengakuannya (tidak When fixed assets are derecognized (retired or disposed
digunakan lagi atau dijual), maka nilai tercatat dan of), their carrying values and the related accumulated
akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari laporan posisi depreciation are removed from the statement of
keuangan, dan keuntungan atau kerugian yang terjadi financial position, and the resulting gains or losses are
diakui dalam laporan laba rugi. recognized in the statement of profit or loss.
Aset dalam pembangunan untuk pengembangan Asset under construction for development are stated
dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai at cost and presented as part of the fixed assets.
bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan The accumulated cost will be reclassified to the
dipindahkan ke masing-masing akun aset tetap yang appropriate fixed assets account when the installation
bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan is substantially completed and the asset is ready for its
dan siap digunakan. intended use.
Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari nilai When the carrying amount of fixed assets is greater than
yang dapat dipulihkan, nilai tercatat aset tersebut its estimated recoverable amount, it is written down to
diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat dipulihkan its recoverable amount which is determined at the
kembali, yang ditentukan sebagai nilai tertinggi antara higher of net selling price or value in use.
harga jual neto dan nilai pakai.
Pada setiap akhir tahun, nilai residu, umur dan metode At the end of each year, residual values, useful life and
penyusutan dikaji ulang dan disesuaikan secara method of depreciation are reviewed and adjusted
prospektif jika diperlukan. prospectively, if necessary.
p. Sewa (PSAK 116) p. Leases (SFAS 116)
Pada tanggal permulaan suatu kontrak, Perusahaan dan At inception of a contract, the Company and its
entitas anaknya menilai apakah suatu kontrak merupakan, subsidiary asseses whether a contract is, or contains,
atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, atau a lease. A contract is, or contains, a lease if the
mengandung, sewa jika kontrak tersebut memberikan hak contract conveys the right to control the use of an
untuk mengendalikan penggunaan suatu asset identified asset for a period of time in exchange for
identifikasian selama suatu jangka waktu untuk consideration.
dipertukarkan dengan imbalan.
Page 243
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/28 Exhibit E/28
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
p. Sewa (PSAK 116) (Lanjutan) p. Leases (SFAS 116) (Continued)
Untuk menilai apakah suatu kontrak memberikan hak To assess whether a contract conveys the right to control
untuk mengendalikan suatu aset identifikasian, the use of an identified asset, the Company asseses
Perusahaan menilai apakah: whether:
- Perusahaan memiliki hak untuk memperoleh secara - The Company has the right to obtain substantially all
substansial seluruh manfaat ekonomik dari penggunaan of the economic benefits from use of the asset
aset selama periode penggunaan; dan throughout the period of use;and
- Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan - The Company has the right to direct the use of the
penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki identified assets. The Company has this right when it
hak ini ketika hak pengambilan keputusan yang paling has the decision-making rights that are most relevant
relevan untuk mengubah bagaimana dan untuk tujuan to changing how and for what purpose the asset is
apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi tertentu used. In certain circumstances where all the decisions
dimana semua keputusan tentang bagaimana dan untuk about how and for what purpose the asset is used are
tujuan apa aset digunakan telah ditentukan predetermined, the Company has the right to direct
sebelumnya, Perusahaan memiliki hak untuk the use of the asset if either:
mengarahkan penggunaan aset tersebut jika:
- Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan - The Company has the right to operate the asset;or
aset;atau
- Perusahaan mendesain aset dengan cara - The Company designed the asset in a way that
menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk predetermines how and for what purpose the asset
tujuan apa aset akan digunakan selama periode will be used.
penggunaan.
Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali At inception date or on reassessment of a contract that
suatu kontrak yang mengandung suatu komponen sewa, contains a lease component, the Company allocates
Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke consideration in the contract to each lease component
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga on the basis of their relative stand-alone prices and the
tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri aggregate stand-alone price of the nonlease
agregat dari komponen nonsewa. Namun, untuk sewa components. However, for the leases of improvements
penunjang dimana Perusahaan bertindak sebagai in which the Company is a lessee, the Company has
penyewa, Perusahaan memutuskan untuk tidak elected not to separate nonlease components and
memisahkan komponen nonsewa dan mencatat komponen account for the lease and non-lease components as
sewa dan nonsewa tersebut sebagai satu komponen sewa. a single lease component.
Perusahaan dan entitas anaknya mengakui aset hak-guna The Company and its subsidiary recognize a right-of-use
dan liabilitas sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset asset and a lease liability at the lease commencement
hak-guna awalnya diukur pada biaya perolehan, yang date. The right-of-use asset is initially measured at
terdiri dari jumlah pengukuran awal dari liabilitas sewa cost, which comprises the initial amount of the lease
disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan liability adjusted for any lease payments made at or
pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan before the commencement date, plus any initial direct
biaya langsung awal yang dikeluarkan, dan estimasi biaya costs incurred and an estimate of costs to dismantle and
untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau remove the underlying asset or to restore the
untuk merestorasi aset pendasar atau tempat dimana aset underlying asset or the site on which it is located, less
berada, dikurangi insentif sewa yang diterima. any lease incentives received.
Perusahaan dan entitas anaknya menyajikan aset hak- The Company and its subsidiary present right-of-use
guna sebagai bagian dari “Aset hak-guna” di dalam assets as part of “Right-of-use assets” in the
laporan posisi keuangan konsolidasian. consolidated statement of financial position.
Perusahaan dan entitas anaknya tidak mengakui aset hak- The Company and its subsidiary not recognize right-of-
guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang use assets and lease liabilities for short-term leases that
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang, pembayaran have a lease term of 12 months or less, the lease
atas sewa tersebut diakui sebagai beban dengan dasar payment recognize as expenses on a straight-line basis
garis lurus selama masa sewa. over the lease term.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada If the lease transfers the ownership of the underlying
Perusahaan pada akhir masa sewa atau jika biaya asset to the Company by the end of the lease term or if
perolehan aset hak-guna merefleksikan Perusahaan akan the cost of the right-of-use asset reflects that the
mengeksekusi opsi beli, maka Perusahaan menyusutkan Company will exercise a purchase option, the Company
aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur depreciates the right-of-use asset from the
manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Perusahaan commencement date to the end of the useful life of the
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga underlying asset. Otherwise, the Company depreciates
tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset the right-of-use asset from the commencement date to
hak-guna atau akhir masa sewa. the earlier of the end of the useful life of the right-of-
use asset or the end of the lease term.
Page 244
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/29 Exhibit E/29
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
p. Sewa (PSAK 116) (Lanjutan) p. Leases (SFAS 116) (Continued)
Sewa Tanah dan Bangunan Land and Building Leases
Opsi Perpanjangan Extention Options
Beberapa sewa gedung kantor mengandung opsi Some leases of office buildings contain extension
perpanjangan yang dapat dieksekusi Perusahaan sebelum options exercisable by the Company before the end of
periode kontrak yang tidak dapat dibatalkan tersebut the non-cancellable contract period. Where practicable,
berakhir. Jika memungkinkan, Perusahaan berupaya the Company seeks to include extension options in new
untuk memasukkan opsi perpanjangan dalam sewa baru leases to provide operational flexibility. The Company
untuk memberikan fleksibilitas operasional. Perusahaan assesses at lease commencement whether it is
menilai pada saat permulaan sewa apakah Perusahaan reasonably certain to exercise the extension options.
cukup pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan. The Company reassesses whether it is reasonably
Perusahaan menilai kembali apakah cukup pasti untuk certain to exercise the options if there is a significant
mengeksekusi opsi tersebut jika ada peristiwa signifikan event or significant change in circumstances within its
atau perubahan signifikan dalam kondisi yang berada control.
dalam pengendalian Perusahaan.
Sewa Jangka-Pendek dan Sewa Aset Bernilai-Rendah Short-Term Leases and Leases of Low-Value Assets
Perusahaan memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna The Company has elected not to recognize right-of-use
dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang assets and lease liabilities for short-term leases that
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa atas have a lease term of 12 months or less and leases of low-
aset bernilai rendah. Perusahaan mengakui pembayaran value assets. The Company recognizes the lease
sewa terkait dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar payments associated with these leases as an expense on
garis-lurus selama masa sewa. a straight-line basis over the lease term.
q. Aset Takberwujud (PSAK 238) q. Intangible Assets (SFAS 238)
Perangkat lunak Software
Perangkat lunak pada awalnya dinyatakan sebesar biaya Software is initially recognized at acquisition cost.
perolehan. Biaya perolehan awal perangkat lunak meliputi The acquisition cost of software consists of its purchase
harga pembelian, termasuk biaya-biaya yang dapat price, including any directly attributable costs in
diatribusikan secara langsung untuk membawa perangkat bringing the software to its intended use. After initial
lunak siap dipakai. Setelah pengakuan awal, perangkat recognition, software is measured using cost model,
lunak diukur menggunakan model biaya, dicatat sebesar stated at cost less accumulated amortization and
biaya perolehannya dikurangi akumulasi amortisasi dan accumulated impairment losses.
akumulasi kerugian penurunan nilai.
Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat lunak akan Subsequent expenditure on software assets is
dikapitalisasi hanya jika pengeluaran tersebut menambah capitalized only when it increases the future economic
manfaat ekonomi di masa mendatang untuk asset yang benefits embodied in the specific asset to which it
bersangkutan. Semua pengeluaran lainnya dibebankan relates. All other expenditures are expensed as
pada saat terjadinya. incurred.
Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan Amortization is recognized in the statement of profit or
komprehensif lain dengan menggunakan metode garis loss and other comprehensive income on a straight-line
lurus sepanjang estimasi masa manfaatnya, dimulai dari method over the estimated useful life of software, from
tanggal perangkat lunak tersebut tersedia untuk dipakai. the date that it is available for use.
Estimasi masa manfaat perangkat lunak adalah lima tahun. The estimated useful life of software is five years.
Metode amortisasi, estimasi masa manfaat dan nilai Amortization methods, useful life and residual values
residual ditelaah pada setiap akhir tahun pelaporan dan are reviewed at each financial year-end and adjusted if
disesuaikan jika dianggap tepat. appropriate.
Keuntungan atau kerugian pelepasan aset takberwujud Gains or losses on disposal of intangible assets are
ditentukan dengan membandingkan penerimaan dengan determined by comparing proceeds with the carrying
nilai tercatat dan diakui di dalam laporan laba rugi. amount and are recognized in profit or loss.
Page 245
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/30 Exhibit E/30
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
r. Pajak Penghasilan (PSAK 212) r. Income Tax (SFAS 212)
Beban pajak terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak Income tax expense comprises current and deferred tax.
tangguhan. Beban pajak diakui pada laporan laba rugi Income tax expense is recognized in the statement of
kecuali untuk bagian yang langsung diakui di komponen profit or loss except to the extent it relates to items
ekuitas lainnya, dimana beban pajak yang terkait dengan recognized directly in other equity components, in
bagian tersebut diakui di penghasilan komprehensif lain. which case it is recognized in other comprehensive
income.
Beban pajak kini adalah utang pajak yang ditentukan Current tax is the expected tax payable on the taxable
berdasarkan laba kena pajak untuk tahun yang income for the current year, using tax rates enacted or
bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang substantively enacted at reporting date.
berlaku atau yang secara substansial telah berlaku pada
tanggal pelaporan.
Beban pajak tangguhan diakui sehubungan dengan adanya Deferred tax is recognized in respect of temporary
perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan differences between the carrying amounts of assets and
liabilitas untuk tujuan pelaporan keuangan, dan nilai aset liabilities for financial reporting purposes and the
dan liabilitas yang digunakan untuk tujuan perpajakan. amounts used for taxation purposes. Deferred tax is
Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak measured at the tax rates that are expected to be
yang diharapkan untuk diterapkan atas perbedaan applied to temporary differences when they reverse,
temporer pada saat pembalikan, berdasarkan peraturan based on the laws that have been enacted or
yang telah berlaku atau secara substantif berlaku pada substantively enacted at the reporting date.
tanggal pelaporan.
Metode ini juga mengharuskan pengakuan manfaat pajak This method also requires the recognition of future tax
di masa depan, seperti kompensasi rugi fiskal, apabila benefits, such as tax loss carryforwards, to the extent
besar kemungkinan manfaat pajak tersebut dapat that realization of such benefits is probable.
direalisasi.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui untuk perbedaan Deferred tax assets and liabilities are recognized for
temporer antara basis komersial dan basis fiskal atas aset temporary differences between the financial and the
dan liabilitas pada setiap tanggal pelaporan. tax bases of assets and liabilities at each reporting date.
Aset pajak tangguhan dikaji ulang setiap tanggal pelaporan Deferred tax assets are reviewed at each reporting date
dan dikurangi apabila besar kemungkinan manfaat pajak and are reduced to the extent that it is no longer
terkait tidak lagi mungkin direalisasi. Pengurangan probable that the related tax benefit will be realized;
tersebut akan berlaku terbalik saat kemungkinan laba such reductions are reversed when the probability of
fiskal di masa depan membaik. Aset pajak tangguhan yang future taxable profits improves. Unrecognized deferred
belum diakui dikaji ulang pada setiap tanggal pelaporan tax assets are reassessed at each reporting date and
dan diakui apabila besar kemungkinan bahwa jumlah laba recognized to the extent that it has become probable
fiskal pada masa mendatang akan tersedia untuk that future taxable profits will be available against
merealisasikan manfaat pajak tersebut. which they can be used.
Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini saling hapus dan Current tax assets and current tax liabilities shall be
nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan offset and the net amount is presented in the statement
jika, dan hanya jika, Perusahaan memiliki hak yang of financial position when and only when, the Company
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas has a legal enforceable right to set off the amounts and
jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk intends either to settle on a net basis or to realise the
menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan asset and settle the liability simultaneously.
aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Page 246
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/31 Exhibit E/31
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
r. Pajak Penghasilan (PSAK 212) (Lanjutan) r. Income Tax (SFAS 212) (Continued)
Perpajakan lainnya Other taxation matters
Penyesuaian atas liabilitas pajak dicatat pada saat Surat Amendments to tax obligations are recorded when an
Ketetapan Pajak diterima atau jika mengajukan tax assessment letter is received and/or, if objected to
keberatan dan banding, pada saat keputusan atas and/or appealed against by Company, when the result
keberatan dan banding tersebut diterima. of the objection and/or appeal is determined.
Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang The extra amount of tax principal and penalties
ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (SKP) stipulated by the Tax Assessment Letter (SKP) is
diakui sebagai pendapatan atau beban dalam operasi recognized as income or expense in the current
periode berjalan, kecuali jika diajukan upaya operations, unless further proposed settlement efforts.
penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok The extra amount of tax principal and penalties
dan denda pajak yang ditetapkan dengan SKP stipulated by SKP are deferred as long as it meets the
ditangguhkan pembebanannya sepanjang memenuhi criteria for asset recognition.
kriteria pengakuan aset.
s. Pinjaman yang Diterima (PSAK 109 dan 223) s. Fund Borrowings (SFAS 109 and 223)
Pinjaman yang diterima merupakan dana yang diterima Borrowings represent funds received from various banks
dari berbagai bank dan institusi keuangan, termasuk and financial institutions, including without recourse
fasilitas pembiayaan bersama (joint financing) without joint financing facilities. Without recourse joint
recourse. Fasilitas pembiayaan bersama (joint financing) financing facilities are presented gross, i.e loans
without recourse disajikan secara gross, yaitu sebanyak granted to customers and borrowings received from
pinjaman yang diberikan kepada konsumen dan pinjaman banks are recorded at their full amount with repayment
yang diterima dari bank dicatat dalam nilai penuh dengan obligations in accordance with the terms of the
kewajiban pembayaran kembali sesuai dengan agreement.
persyaratan perjanjian pinjaman.
Pinjaman yang diterima diklasifikasikan sebagai liabilitas Borrowings are classified as financial liabilities
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan measured at amortized cost. Additional costs that are
diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat diatribusikan directly attributable to the acquisition of loans are
secara langsung dengan perolehan pinjaman dikurangkan deducted from total borrowings. See Note 2e for the
dari jumlah pinjaman yang diterima. Lihat Catatan 2e accounting policy on financial liabilities measured at
untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang amortized cost.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
t. Surat Berharga yang Diterbitkan (PSAK 109) t. Securities Issued (SFAS 109)
Surat berharga yang diterbitkan meliputi utang Obligasi. Securities issued consist of Bonds payable.
Surat berharga yang diterbitkan diklasifikasikan sebagai Securities issued are classified as financial liabilities at
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
Biaya tambahan yang dapat diatribusikan secara langsung Additional cost directly attributable to the issuance of
dengan penerbitan surat berharga diakui sebagai diskonto securities are recognized as a discount and offset
dan dikurangkan langsung dari hasil emisi dan directly from the proceeds derived from such offerings
diamortisasi selama jangka waktu surat berharga yang and amortized over the period of the securities issued
diterbitkan tersebut dengan menggunakan metode suku using effective interest rate method.
bunga efektif.
Lihat Catatan 2e untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas Refer to Note 2e for accounting policy of financial
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan liabilities at amortized cost.
diamortisasi.
Page 247
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/32 Exhibit E/32
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
u. Imbalan Kerja (PSAK 219) u. Employees’ Benefits (SFAS 219)
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employees’ benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang Short-term employees’ benefits are recognized when
kepada karyawan berdasarkan metode akrual. they are owed to the employees based on an accrual
method.
Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan pasca-kerja Long-term and post-employment benefits
Perusahaan dan entitas anaknya mencadangkan jumlah The Company and its subsidiary are provide a minimum
minimum imbalan panjang sesuai dengan Undang-Undang amount of pension benefit in accordance with Labor Law
Ketenagakerjaan (UUCK) atau Kontrak Kerja Bersama or collective Labour Agreement (CLA), whichever is
(KKB), mana yang lebih tinggi, karena UUCK atau KKB higher, since the labour law or the CLA represent
adalah program imbalan pasti yang menentukan rumus defined benefit plans which sets the formula for
tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan determining the minimum amount of benefit.
pensiun.
Kewajiban imbalan pasca-kerja yang diakui di laporan The obligation for post-employment benefits recognized
posisi keuangan dihitung berdasarkan nilai kini dari in the statement of financial position is calculated at
estimasi kewajiban imbalan pasca-kerja dimasa depan present value of estimated future benefits that the
yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh karyawan employees have earned in return for their services in
pada masa kini dan masa lalu, dikurangi dengan nilai the current and prior years, deducted by any plan
wajar aset neto dana pensiun. Perhitungan dilakukan assets. The calculation is performed by an independent
oleh aktuaria independen dengan metode projected- actuary using the projected-unit-credit method.
unit-credit.
Beban jasa kini, beban bunga, beban jasa lalu yang telah Current service costs, interest costs, vested past service
menjadi hak karyawan, dan dampak kurtailmen atau costs, and effect of curtailment or settlement (if any)
penyelesaian (jika ada) diakui segera sebagai beban are recognized immediately in the statement of profit
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif or loss and other comprehensive income.
lain.
Keuntungan atau kerugian aktuarial yang timbul dari Actuarial gains or losses arising from experience
penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi adjustments and changes in actuarial assumptions are
aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan directly fully recognized to other comprehensive income
atau beban komprehensif lainnya pada tahun dimana or expense in the year when such actuarial gain/(losses)
keuntungan/(kerugian) aktuarial terjadi. Akumulasi occur. Accumulated actuarial gains and losses are
keuntungan dan kerugian aktuarial dicatat di saldo laba. recorded in retained earnings.
Perusahaan dan entitas anaknya telah memiliki program The Company and its subsidiary have a defined
pensiun iuran pasti yang mana Perusahaan membayar contribution pension program where the Company pays
iuran ke dana pensiun lembaga keuangan yang dihitung contributions to a financial institution pension plan
berdasarkan persentase tertentu dari penghasilan tetap which is calculated at a certain percentage of fixed
yang diterima karyawan yang sudah memenuhi kriteria income of the employees who meet the Company’s
yang ditetapkan Perusahaan. Iuran dibebankan ke dalam criteria. The contributions are charged to the statement
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada of profit or loss and other comprehensive income as they
saat terutang. become payable.
v. Pengakuan Pendapatan dan Beban (PSAK 115 dan 407) v. Revenue and Expenses Recognition (SFAS 115
and 407)
Pendapatan dari piutang pembiayaan (Catatan 2g Income from financing receivables (Notes 2g and 2h),
dan 2h), pendapatan bunga dan beban bunga diakui interest income and interest expense are recognized
sesuai dengan jangka waktu kontrak berdasarkan metode over the term of the contract based on the effective
suku bunga efektif. interest method.
Page 248
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/33 Exhibit E/33
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
v. Pengakuan Pendapatan dan Beban (PSAK 115 dan 407) v. Revenue and Expenses Recognition (SFAS 115 and
(Lanjutan) 407) (Continued)
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Perusahaan When calculating the effective interest rate, the
dan entitas anaknya mengestimasi arus kas di masa Company and its subsidiary estimate future cash flow
datang dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan considering all contractual term of the financial
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut (seperti instrument (for example, prepayment options, call
pelunasan dipercepat, opsi beli (call option) dan opsi option and other similar options) but does not consider
serupa lainnya), tetapi tidak mempertimbangkan future credit losses.
kerugian kredit di masa datang.
Perhitungan suku bunga efektif mencakup seluruh biaya The calculation includes all fees, commissions and
yang dibayarkan atau diterima oleh para pihak dalam other fees paid or received between parties to the
kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku contract that are an integral part of the effective
bunga efektif, biaya transaksi dan seluruh premi atau interest rate, transaction costs and all other premiums
diskon lainnya. discounts.
Biaya transaksi merupakan biaya tambahan yang Transaction costs are additional charges that are
dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan, directly attributable to the acquisition, issuance or
penerbitan atau pelepasan aset keuangan atau liabilitas disposal of financial assets or financial liabilities.
keuangan.
Biaya tambahan merupakan biaya yang tidak akan terjadi Additional costs are costs that would not occur if the
apabila Perusahaan dan entitas anaknya tidak Company and its subsidiary do not obtain, publish or
memperoleh, menerbitkan atau melepaskan instrumen otherwise dispose of financial instruments.
keuangan.
Jika aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa Once a financial asset or a group of similar financial
telah diturunkan nilainya sebagai akibat kerugian assets has been written down as a result of an
penurunan nilai, maka pendapatan bunga yang diperoleh impairment loss, interest income is recognised using
setelahnya diakui berdasarkan suku bunga yang the rate of interest used to discount the future cash
digunakan untuk mendiskonto arus kas masa datang flows for the purpose of measuring the impairment
dalam menghitung kerugian penurunan nilai. loss.
Pendapatan pembiayaan Perusahaan disajikan neto The Company’s financing income is presented net
setelah dikurangi dengan bagian pendapatan milik bank of with financing income belongs to the bank in
atau pihak lain sehubungan dengan transaksi-transaksi relation with channeling transactions, joint financing
penerusan pinjaman, pembiayaan bersama, anjak cooperations, factoring, and the appointment as
piutang dan penunjukan selaku pengelola piutang. manager of accounts receivable.
Pendapatan selisih premi asuransi dan selisih atas beban Income from excess of insurance premiums and excess
komisi dan subsidi dealer, pendapatan administrasi, of commission expenses and subsidy to dealer,
denda keterlambatan dan pendapatan terminasi diakui administration income, late charges and termination
sebagai penyesuaian atas suku bunga efektif atas income are recognised as an adjustment to the
pinjaman yang diberikan dan piutang (Catatan 2e). effective interest rate of the loan and receivables
(Note 2e).
Pendapatan syariah terdiri dari pendapatan dan transaksi Sharia income consist of ijarah income and ijarah
piutang ijarah yang diakui dengan metode akrual selama receivables on accrual basis over the period of ijarah
masa akad ijarah dan IMBT. and IMBT contract.
Beban diakui pada saat terjadinya dengan menggunakan Expenses are recognized as incurred on an accrual
dasar akrual. basis.
Page 249
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/34 Exhibit E/34
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
w. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (PSAK 236) w. Impairment of non-financial assets (SFAS 236)
Pengujian penurunan nilai suatu aset non-keuangan Impairment test on non-financial assets with indefinite
menggunakan masa manfaat ekonomi tidak terbatas useful economic life are undertaken annually at the
dilakukan setiap tahun pada akhir periode pelaporan financial year end. Other non-financial assets are
keuangan. Aset non-keuangan lain duji penurunan nilai subject to impairment test whenever events or changes
ketika telah terjadi atau ada perubahan dalam keadaan in circumstances indicate that their carrying amount
yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat tidak may not be recoverable. Where the carrying value of
terpulihkan. Apabila nilai tercatat aset melebihi jumlah an asset exceedsits recoverable amount (i.e. the higher
terpulihkan (yaitu mana yang lebih tinggi antara nilai of value in use and fair value less costs to sell), the
pakai dan nilai wajar dikurangi untuk menjual), maka asset is written down accordingly.
aset tersebut diturunkan nilainya.
x. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing (PSAK 221) x. Balances in Foreign Currency Transactions (SFAS 221)
Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke Transactions denominated in foreign currencies are
dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku translated into Rupiah at the exchange rates prevailing
pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan at the date of the transaction. At the reporting date,
liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke monetary assets and liabilities denominated in foreign
dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku currencies are translated into Rupiah using the
pada tanggal laporan posisi keuangan. exchange rates prevailing at the statement of financial
position date.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari Exchange gains and losses arising from transactions in
transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset foreign currencies and from the translation of foreign
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui currency monetary assets and liabilities are recognized
pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain in the current year statement of profit or loss and
tahun berjalan. other comprehensive income.
Kurs yang digunakan untuk penjabaran mata uang asing The exchange rates applied for translating the foreign
pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022, currency as of 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022
berdasarkan kurs tengah yang diterbitkan Bank Indonesia, are based of the mid exchange rate published by Bank
yaitu sebagai berikut: Indonesia, are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
(nilai penuh)/ (nilai penuh)/ (nilai penuh)/
(full amount) (full amount) (full amount)
1 Dollar Amerika Serikat (USD) 16.253 15.416 15.731 1 United States Dollars (USD)
Penjabaran mata uang asing dicatat sesuai dengan Foreign currency translation is recorded in accordance
PSAK 221 – Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Valuta Asing. with SFAS 221– The Effects of Changes in Foreign
Exchange Rates.
y. Segmen Operasi (PSAK 108) y. Operating Segment (SFAS 108)
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: An operating segment is a component of entity which:
(1) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana (1) involves with business activities to generate
memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban income and expenses (include income and
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan expenses relating to the transactions with other
transaksi dengan komponen lain dari entitas yang components with the same entity);
sama);
(2) hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh (2) operations result is observed regularly by chief
pengambil keputusan operasional untuk membuat decision maker to make decisions regarding the
keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan allocation of resources and to evaluate the works;
pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan and
(3) tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. (3) separate financial information is available.
Hasil segmen yang dilaporkan kepada pengambil Segment results that are reported to the chief
keputusan operasional termasuk bagian yang dapat operating decision maker include items directly
diatribusikan secara langsung kepada segmen dan juga attributable to a segment as well as those that can be
yang dapat dialokasikan dengan basis yang wajar. allocated on a reasonable basis.
Page 250
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/35 Exhibit E/35
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
y. Segmen Operasi (PSAK 108) (Lanjutan) y. Operating Segment (SFAS 108) (Continued)
Perusahaan dan entitas anaknya mengelola kegiatan The Company and its subsidiary manage its business
usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan activities and identifies its segments reported based on
berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis. product categories and geographic area.
Perusahaan dan entitas anaknya menentukan dan The Company and its subsidiary determine and present
menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi yang operating segments based on the information that is
secara internal diberikan kepada pengambil keputusan internally provided to the chief operating decision
operasional. maker.
z. Saham Treasuri (PSAK 201) z. Treasury Stock (SFAS 201)
Jika entitas memperoleh kembali instrumen ekuitasnya, If the entity regain its equity instruments, then those
maka instrumen tersebut (saham treasuri) dikurangkan instruments (treasury shares) are deducted from equity.
dari ekuitas. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari Gains or losses arising from the purchase, sale, issuance,
pembelian, penjualan, penerbitan, atau pembatalan or cancellation of the entity's equity instruments are not
instrumen ekuitas entitas tersebut tidak diakui dalam laba recognized in profit or loss. Compensation paid or
rugi. Imbalan yang dibayarkan atau diterima diakui secara received is recognized directly in equity.
langsung di ekuitas.
aa. Program Kompensasi Manajemen dan Karyawan aa. Management and Employees Stock Option Program
Berbasis Saham (PSAK 102) (SFAS 102)
Karyawan (termasuk eksekutif senior) Perusahaan Employees (including senior executives) of the Company
menerima remunerasi dalam bentuk pembayaran berbasis receive remuneration in the form of share-based
saham, dimana karyawan memberikan jasa sebagai payment transactions, whereby employees render
pertimbangan untuk instrumen ekuitas (‘equity-settled services as consideration for equity instruments
transactions’). Saat opsi di eksekusi, Perusahaan (‘equity-settled transactions’). When the options are
menerbitkan saham baru. Hasil neto dari eksekusi berupa exercised, the Company issues new shares.
biaya yang dapat diatribusikan secara langsung The proceeds received net of any directly attributable
dikreditkan ke modal saham (nilai nominal) dan premi transaction costs are credited to share capital (nominal
saham. value) and share premium.
Dalam situasi di mana instrumen ekuitas yang diterbitkan In situations where equity instruments are issued and
dan beberapa atau seluruh barang atau jasa yang diterima some or all of the goods or services received by the
oleh entitas sebagai pertimbangan tidak dapat entity as consideration cannot be specifically
diidentifikasi secara khusus, barang atau jasa yang identified, the unidentified goods or services received
diterima (atau yang akan diterima) yang tidak dapat (or to be received) are measured as the difference
diidentifikasi diukur sebagai selisih antara nilai wajar between the fair value of the share-based payment
pembayaran berbasis saham dan nilai wajar dari barang transaction and the fair value of any identifiable goods
atau jasa yang diterima yang teridentifikasi pada tanggal or services received at the grant date. This is then
pemberian hak. Hal ini kemudian dikapitalisasi atau capitalised or expensed as appropriate.
dibebankan secara tepat.
Beban program opsi karyawan berbasis saham dan beban Employee stock option program and management option
program opsi manajemen diukur pada tanggal pemberian program costs are measured at grant date based on the
kompensasi (grant date) berdasarkan nilai wajar dari fair value of the stock option using a black-scholes
seluruh opsi yang diberikan yang dihitung dengan model.
menggunakan metode black-scholes.
ab. Laba per Saham (PSAK 233) ab. Earnings per Share (SFAS 233)
Sesuai dengan PSAK 233 “Laba per saham”, laba per In accordance with SFAS 233 “Earning per share”,
saham dasar dihitung dengan cara membagi laba bersih earnings per share is calculated by dividing net profit
yang tersedia bagi pemegang saham dengan jumlah rata- available to shareholders by the weighted average
rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun number of common shares outstanding during current
yang berjalan. year.
Laba per saham dilusian dihitung dengan cara membagi Dilluted earning per share is calculated by dividing net
laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham dengan profit available to shareholders by the weighted
jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang telah average number of shares outstanding as adjusted for
disesuaikan dengan dampak dari semua efek berpotensi the effect of all dilutive potential ordinary shares.
saham biasa yang dilutif.
Page 251
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/36 Exhibit E/36
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
ab. Laba per Saham (PSAK 233) (Lanjutan) ab. Earnings per Share (SFAS 233) (Continued)
Jika jumlah saham yang beredar meningkat akibat dari If the outstanding number of shares increase as result of
pemisahan saham (stock split), maka perhitungan laba stock split, the computation of basic earnings per share
per saham dasar untuk seluruh periode penyajian harus for all presentation periods is adjusted retrospectively.
disesuaikan secara retrospektif.
Perusahaan dan entitas anaknya tidak mempunyai efek The Company and its subsidiary have no outstanding
berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal dilutive potential dilutive ordinary shares as of
31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022, oleh karena itu 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022, accordingly
laba per saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada no diluted earnings per share is calculated and
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain presented in the consolidated statements of profit or
konsolidasian. loss other comprehensive income.
ac. Dividen (PSAK 201) ac. Dividends (SFAS 201)
Pembagian dividen kepada para pemegang saham Dividend distributions to the Company’s shareholders is
Perusahaan diakui sebagai sebuah liabilitas dalam laporan recognised as a liability in the financial statement in the
keuangan pada periode ketika dividen tersebut disetujui period which the dividends are approved by the
oleh para pemegang saham Perusahaan. Pembagian Company’s shareholders. Interim dividend distributions
dividen interim diakui sebagai liabilitas ketika dividen are recognised as a liability when the dividends are
disetujui berdasarkan keputusan rapat Direksi sesuai approved based on a Board of Directors resolution in
dengan Anggaran Dasar Perusahaan. accordance with the Company’s Articles of Association.
ad. Provisi (PSAK 237) ad. Provisions (SFAS 237)
Provisi diakui ketika Perusahaan dan entitas anaknya Provisions are recognized when the Company and its
memiliki kewajiban legal maupun konstruktif sebagai subsidiary have a legal or constructive obligation as a
hasil peristiwa lalu, yaitu kemungkinan besar arus keluar result of past events, it is more likely than not that an
sumber daya ekonomi diperlukan untuk menyelesaikan outflow of resources will be required to settle the
kewajiban dan suatu estimasi terhadap jumlah dapat obligation and a reliable estimate of the amount can be
dilakukan. made.
Provisi ditelaah pada akhir tiap periode pelaporan dan Provisions are reviewed at the end of each reporting
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik. period and adjusted to reflect the current best
Apabila tidak ada lagi kemungkinan arus keluar sumber estimate. If it is no longer probable that an outflow of
daya ekonomi diperlukan untuk menyelesaikan economic resources will be required to settle the
kewajiban, maka provisi tersebut dipulihkan. obligation, the provision is reversed.
Apabila dampak nilai waktu uang adalah material, maka If the effect of the time value of money is material,
provisi didiskontokan dengan menggunakan tarif sebelum provisions are discounted using a current pre - tax rate
pajak, jika lebih tepat, untuk mencerminkan risiko that reflects, where appropriate, the risk specific to the
spesifik liabilitas. Ketika pendiskontoan digunakan, liability. When discounting is used, the increase in the
kenaikan provisi terkait dengan berlalunya waktu diakui provision due to the passage of time is recognized as a
sebagai beban keuangan. finance cost.
ae. Kontinjensi (PSAK 237) ae. Contingencies (SFAS 237)
Liabilitas kontinjen tidak diakui di dalam laporan Contingent liabilities are not recognized in the financial
keuangan. Liabilitas kontinjensi diungkapkan di dalam statements. They are disclosed in the notes to the
catatan atas laporan keuangan kecuali kemungkinan arus financial statements unless the possibility of an outflow
keluar sumber daya ekonomi adalah kecil. of resources embodying economic benefits is remote.
Aset kontinjen tidak diakui di dalam laporan keuangan, Contingent assets are not recognized in the financial
namun diungkapkan di dalam catatan atas laporan statements but are disclosed in the notes to the
keuangan jika terdapat kemungkinan suatu arus masuk financial statements when an inflow of economic
manfaat ekonomis. benefits is probable.
Page 252
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/37 Exhibit E/37
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan) 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
af. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan (PSAK 210) af. Events After the Reporting Period (SFAS 210)
Peristiwa setelah periode pelaporan yang menyajikan Events after the reporting period that provide evidence
bukti dari kondisi yang terjadi pada akhir periode of conditions that existed at the end of the reporting
pelaporan (peristiwa penyesuaian) yang dicerminkan di period (adjusting events) are reflected in the financial
dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah periode statements. Events after the reporting period that are
pelaporan yang bukan merupakan peristiwa penyesuaian, not adjusting events are disclosed in the notes to the
diungkapkan di dalam catatan laporan keuangan bila financial statements when material.
material.
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS
Pertimbangan Akuntansi yang Penting, Estimasi dan Asumsi Significant Accounting Judgements, Estimates and
Assumptions
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar The preparation of the Company’s financial statements, in
Akuntansi Keuangan di Indonesia, mengharuskan manajemen conformity with Indonesian Financial Accounting Standards
membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang requires management to make judgements, estimates and
mempengaruhi aset, liabilitas, komitmen, dan kontinjensi assumptions that affect the reported amounts of assets,
yang dilaporkan. Karena adanya unsur ketidakpastian liabilities, commitments, and contingent liabilities which
melekat dalam melakukan estimasi sehingga dapat are reported. Due to inherent uncertainty in the estimates
menyebabkan jumlah sesungguhnya yang dilaporkan pada thus can lead to actual results reported in future periods
periode yang akan datang berbeda dengan jumlah yang differ from those estimates.
diestimasikan.
I. Penggunaan Pertimbangan I. Use of Judgements
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam The following judgements are made by management in
rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang the process of applying the Company’s accounting
memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang policies that have the most significant effects on the
diakui dalam laporan keuangan: amounts recognized in the financial statements:
(i) Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan (i) Classification of financial assets and financial
liabilities
Perusahaan dan entitas anaknya menetapkan The Company and its subsidiary determine the
kategori atas aset dan liabilitas tertentu sebagai category of certain assets and liabilities as
aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan financial assets and financial liabilities by judging
mempertimbangkan definisi yang ditetapkan if they meet the definition set forth in SFAS 109.
PSAK 109 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan Accordingly, the financial assets and financial
dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan liabilities are accounted for in accordance with
kebijakan akuntansi Perusahaan seperti the Company’s accounting policies as disclosed in
diungkapkan pada Catatan 2e. Note 2e.
(ii) Cadangan atas kerugian penurunan nilai aset (ii) Allowance for impairment of financial assets
keuangan
Perusahaan dan entitas anaknya mengevaluasi The Company and its subsidiary evaluate specific
akun tertentu yang diketahui bahwa para accounts where it has information that certain
pelanggannya tidak dapat memenuhi liabilitas customers are unable to meet their financial
keuangannya. Dalam hal tersebut, Perusahaan obligations. In these cases, the Company uses
mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi judgement, based on available facts and
yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada circumstances, including but not limited to, the
jangka waktu, hubungan dengan pelanggan dan length of its relationship with the customer and the
status piutang dari pelanggan berdasarkan catatan customer’s current receivables status based on any
piutang pihak ketiga yang tersedia dan faktor pasar available third party receivables reports and known
yang telah diketahui, untuk mencatat cadangan market factors, to record specific allowance for
spesifik atas pelanggan terhadap jumlah terutang customers against amounts due to reduce its
guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan receivable amounts that the Company and its
dapat diterima oleh Perusahaan dan entitas subsidiary expected to collect.
anaknya.
Page 253
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/38 Exhibit E/38
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (Lanjutan) 3. USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS (Continued)
Pertimbangan Akuntansi yang Penting, Estimasi dan Asumsi Significant Accounting Judgements, Estimates and
(Lanjutan) Assumptions (Continued)
I. Penggunaan Pertimbangan (Lanjutan) I. Use of Judgements (Continued)
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam The following judgements are made by management in
rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang the process of applying the Company’s accounting
memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang policies that have the most significant effects on the
diakui dalam laporan keuangan: (Lanjutan) amounts recognized in the financial statements:
(Continued)
(ii) Cadangan atas kerugian penurunan nilai aset (ii) Allowance for impairment of financial assets
keuangan (Lanjutan) (Continued)
Cadangan spesifik ini dievaluasi kembali dan These specific allowances are re-evaluated and
disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima adjusted as additional information received
mempengaruhi jumlah cadangan kerugian affects the amounts of allowance for impairment
penurunan nilai piutang pembiayaan. Nilai tercatat of financing receivables. The carrying amount
dari piutang pembiayaan sebelum cadangan of the Company’s financing receivables
kerugian penurunan nilai pada tanggal before allowance for impairment losses as of
31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 masing- 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022 were
masing sebesar Rp 21.807.099, Rp 21.470.513 dan amounted to Rp 21,807,099, Rp 21,470,513 and
Rp 20.387.689. Penjelasan lebih rinci diungkapkan Rp 20,387,689, respectively. Further details are
dalam Catatan 5. shown in Note 5.
II. Estimasi dan Asumsi II. Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi The key assumptions concerning the future and
ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan yang other key sources of estimation uncertainty at
memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material the reporting date that have a significant risk of
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk causing a material adjustment to the carrying amounts
tahun/periode berikutnya, diungkapkan dibawah ini. of assets and liabilities within the next financial
Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada year/period are disclosed below. The Company based
parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan its assumptions and estimates on parameters
disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan available when the financial statements were prepared.
masa depan, mungkin berubah akibat perubahan pasar Existing assumptions and circumstances about future
atau situasi diluar kendali Perusahaan dan entitas developments may change due to market changes or
anaknya. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi circumstances arising beyond the control of the
terkait pada saat terjadinya. Company and its subsidiary. Such changes reflected in
the assumptions as they occur.
(i) Nilai wajar atas instrumen keuangan (i) Fair value of financial instruments
Nilai wajar instrumen keuangan yang secara aktif The fair value of financial instruments that
diperdagangkan di pasar keuangan ditentukan are actively traded in organized financial
dengan mengacu pada kuotasi harga pasar yang markets is determined by reference to quoted
berlaku pada penutupan pasar pada akhir tahun market bid prices at the close of business at the
pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak end of the reporting year. For financial
diperdagangkan di pasar aktif, nilai wajar instruments where there is no active market, fair
ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. value is determined using valuation techniques.
Teknik penilaian tersebut meliputi penggunaan Such techniques may include using recent arm’s
transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar length market transaction, reference to the
(arm’s length market transactions), referensi atas current fair value of another instrument that is
nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substantially the same, discounted cash flow
substantial sama, analisis arus kas yang didiskonto, analysis, or other valuation models. Further
atau model penilaian lainnya. Penjelasan lebih rinci details are shown in Note 36.
diungkapkan dalam Catatan 36.
Page 254
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/39 Exhibit E/39
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (Lanjutan) 3. USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS (Continued)
Pertimbangan Akuntansi yang Penting, Estimasi dan Asumsi Significant Accounting Judgements, Estimates and
(Lanjutan) Assumptions (Continued)
II. Estimasi dan Asumsi (Lanjutan) II. Estimates and Assumptions (Continued)
(ii) Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan (ii) Allowance for impairment losses of financial
assets
Perusahaan dan entitas anaknya telah menelaah The Company and its subsidiary have reviewed
pinjaman yang diberikan dan piutang pada setiap loans and receivables at each statements of
tanggal laporan posisi keuangan untuk menilai financial positions date to assess whether
apakah penurunan nilai harus diakui dalam laporan impairment should be recognized in the profit or
laba rugi. Secara khusus, justifikasi oleh manajemen loss or not. In particular, justification by
diperlukan dalam estimasi jumlah dan waktu arus management is required to estimate the amount
kas di masa mendatang ketika menentukan and timing of future cash flows when determining
penurunan nilai. Dalam estimasi arus kas ini, impairment. In the estimation of cash flows, the
Perusahaan membuat justifikasi tentang situasi Company makes the justification of the financial
keuangan debitur dan nilai realisasi neto agunan. condition of debtors and net realizable value of
Estimasi-estimasi ini didasarkan pada asumsi-asumsi collateral. These estimates are based on
tentang sejumlah faktor dan hasil aktual mungkin assumptions about a number of factors and actual
berbeda, yang tercermin dalam perubahan cadangan results may differ, as reflected in changes in
perubahan kerugian penurunan nilai tersebut di reserves of changes in these impairment losses in
masa mendatang. the future.
Evaluasi cadangan kerugian penurunan nilai secara Allowance for impairment losses that collectively
kolektif mencakup kerugian kredit yang melekat assessed includes inherent credit losses in financing
pada portofolio piutang pembiayaan dengan receivables portfolios with similar credit risk
karakteristik risiko kredit yang sejenis ketika characteristics when objective evidence
terdapat bukti objektif bahwa telah terjadi of impairment exist for those portfolios. In
penurunan nilai piutang dalam portofolio tersebut. assessing the need for collective allowances for
Dalam menentukan perlunya untuk membentuk impairment losses, management considers factors
cadangan kerugian penurunan nilai secara kolektif, such as credit quality, portfolio size, credit
manajemen mempertimbangkan faktor-faktor concentrations, and economic factors. In order to
seperti kualitas kredit, besarnya portofolio, estimate the required allowance, assumptions are
konsentrasi kredit, dan faktor-faktor ekonomi. made to define the way inherent losses are
Dalam mengestimasi cadangan yang dibutuhkan, modeled and to determine the required input
asumsi-asumsi dibuat untuk menentukan model parameters, based on historical experience and
kerugian bawaan dan untuk menentukan parameter current economic conditions. The accuracy of the
input yang diperlukan, berdasarkan pengalaman allowances depends on the model assumptions and
historis dan keadaan ekonomi saat ini. Ketepatan parameters used in determining collective
dari cadangan ini bergantung pada asumsi model dan allowances. Further details are shown in Note 5.
parameter yang digunakan dalam penentuan
cadangan kolektif. Penjelasan lebih rinci
diungkapkan dalam Catatan 5.
(iii) Estimasi umur manfaat aset tetap dan aset (iii) Useful life estimate for fixed assets and
takberwujud intangible assets
Perusahaan dan entitas anaknya melakukan The Company and its subsidiary review periodically
penelahaan berkala atas masa manfaat ekonomis the estimated useful life of fixed assets based on
aset tetap berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi factors such as technical specification and future
teknis dan perkembangan teknologi di masa depan. technological developments. Future results of
Hasil operasi di masa depan akan dipengaruhi secara operations could be materially affected by changes
material atas perubahan estimasi ini yang in these estimates brought about by changes in the
diakibatkan oleh perubahan faktor yang telah factors mentioned. See Note 10 for the carrying
disebutkan di atas. Lihat Catatan 10 untuk jumlah amount of fixed assets.
tercatat aset tetap.
(iv) Imbalan pasca-kerja (iv) Post-employment benefits
Nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja tergantung The present value of the post-employment benefits
pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar obligations depends on a number of factors that are
aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang determined on an actuarial basis using a number of
digunakan untuk menentukan biaya (penghasilan) assumptions. The assumptions used in determining
pensiun neto mencakup tingkat diskonto. Perubahan the net cost (income) for pensions include the
asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat discount rate. Any changes in these assumptions
liabilitas imbalan pasca-kerja. will impact the carrying amount of post-
employment benefits obligations.
Page 255
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/40 Exhibit E/40
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (Lanjutan) 3. USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS (Continued)
Pertimbangan Akuntansi yang Penting, Estimasi dan Asumsi Significant Accounting Judgements, Estimates and
(Lanjutan) Assumptions (Continued)
II. Estimasi dan Asumsi (Lanjutan) II. Estimates and Assumptions (Continued)
(iv) Imbalan pasca-kerja (Lanjutan) (iv) Post-employment benefits (Continued)
Perusahaan dan entitas anaknya menentukan tingkat The Company and its subsidiary determine the
diskonto yang sesuai pada akhir periode pelaporan, appropriate discount rate at the end of each
yakni tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk reporting period. This is the interest rate that
menentukan nilai kini arus kas keluar masa depan should be used to determine the present value of
estimasian yang diharapkan untuk menyelesaikan estimated future cash outflows expected to be
kewajiban. required to settle the obligations.
Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, In determining the appropriate discount rate, the
Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga Company considers the interest rates of
obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam government bonds that are denominated in the
mata uang imbalan akan dibayar dan memiliki currency in which the benefits will be paid and that
jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu have terms to maturity approximating the terms of
liabilitas yang terkait. the related post-employment benefit obligation.
Asumsi kunci liabilitas imbalan pasca-kerja lainnya Other key assumptions for post-employment
sebagian ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat benefit obligations are based in part on current
ini. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam market conditions. Further details are shown in
Catatan 17. Note 17.
(v) Program kompensasi manajemen dan karyawan (v) Management and employees stock option
berbasis saham program
Perusahaan dan entitas anaknya mengukur biaya The Company and its subsidiary measure the cost
equity-settled transactions karyawan dengan of equity-settled transactions with employees by
mengacu pada nilai wajar instrumen ekuitas pada reference to the fair value of the equity
tanggal diberikan. Estimasi nilai wajar untuk instruments at the date at which they are granted.
pembayaran berbasis saham untuk menentukan Estimating fair value for share-based payment
model penilaian yang paling sesuai, tergantung pada transactions requires determining the most
persyaratan dan kondisi pemberian. Estimasi ini juga appropriate valuation model, which is dependent
mengharuskan menentukan input yang paling tepat on the terms and conditions of the grant. This
untuk valuasi model termasuk masa manfaat yang estimate also requires determining the most
diharapkan dari opsi saham, volatilitas dan dividend appropriate inputs to the valuation model
yield dan membuat asumsi yang digunakan. including the expected life of the share option,
volatility and dividend yield and making
assumptions about them.
(vi) Pajak penghasilan (vi) Income tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam Significant judgement is involved in determining
menentukan provisi atas pajak penghasilan provision for corporate income tax. There are
badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu certain transaction and computation for which the
yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti ultimate tax determination is uncertain during the
sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan dan ordinary course of business. The Company and its
entitas anaknya mengakui liabilitas atas pajak subsidiary recognize liabilities for expected
penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah corporate income tax issues based on estimates of
terdapat tambahan pajak penghasilan badan. whether additional corporate income tax will be
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan due. Further details are shown in Note 14b.
14b.
(vii) Aset pajak tangguhan (vii) Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan Deferred tax assets are recognized for all
temporer yang dapat dikurangkan, sepanjang besar deductible temporary differences, to the extent
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak that it is probable that taxable profit will be
akan tersedia sehingga perbedaan temporer available against which the deductible temporary
tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan oleh differences. Significant management estimates
manajemen disyaratkan dalam menentukan jumlah are required to determine the amount of deferred
aset pajak tangguhan yang dapat diakui, tax assets that can be recognized, based upon the
berdasarkan saat penggunaan dan tingkat likely timing and the level of the future taxable
penghasilan kena pajak serta strategi perencanaan profits together with future tax planning
pajak masa depan. Penjelasan lebih rinci strategies. Further details are shown in Note 14c.
diungkapkan dalam Catatan 14c.
Page 256
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/41 Exhibit E/41
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of the followings:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Kas – Rupiah 5.164 11.889 11.495 Cash on hand - Rupiah
Bank – Rupiah Cash in banks - Rupiah
PT Bank Victoria International Tbk 277.315 264.593 149.565 PT Bank Victoria International Tbk
PT Bank Tabungan Negara Tbk PT Bank Tabungan Negara Tbk
(UU Syariah) 200.000 150.000 60.115 (UU Syariah)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 65.575 131.780 259.182 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 43.198 72.663 128.083 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 34.646 56.870 37.836 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 17.194 36.801 4.928 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Cabang Jakarta 10.922 10.256 7.280 Jakarta Branch
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10.761 15.752 4.658 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 10.178 10.692 4.437 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Permata Tbk 2.377 1.810 1.687 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Jabar Banten Syariah 545 3.050 102.930 PT Bank Jabar Banten Syariah
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 303 30.452 31.248 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 54 100.576 51 Jawa Barat dan Banten Tbk
Lain-lain (saldo di bawah Rp 1.000) 414 449 237 Others (balance below Rp 1,000)
Jumlah bank 673.482 885.744 792.237 Total cash in banks
Jumlah kas dan bank 678.646 897.633 803.732 Total cash on hand and in banks
Deposito berjangka - Rupiah Time deposits - Rupiah
PT Bank KB Bukopin Syariah 403.132 302.624 150.000 PT Bank KB Bukopin Syariah
PT Bank Sahabat Sampoerna 200.773 100.000 50.000 PT Bank Sahabat Sampoerna
PT Allo Bank Indonesia Tbk 100.000 100.000 - PT Allo Bank Indonesia Tbk
PT Bank Jago Tbk 7.710 4.171 7.500 PT Bank Jago Tbk
PT Bank Ina Perdana Tbk 2.054 2.015 - PT Bank Ina Perdana Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2.003 5.132 - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 351 348 341 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mega Tbk - 170.000 - PT Bank Mega Tbk
PT Bank Mandiri Taspen - 102.078 4.182 PT Bank Mandiri Taspen
PT Bank Panin Syariah Tbk - 50.000 - PT Bank Panin Syariah Tbk
PT Bank BTPN Syariah Tbk - 5.658 7.500 PT Bank BTPN Syariah Tbk
PT Bank Jabar Banten Syariah - - 50.000 PT Bank Jabar Banten Syariah
Jumlah deposito berjangka 716.023 842.026 269.523 Total time deposits
Jumlah kas dan setara kas 1.394.669 1.739.659 1.073.255 Total cash and cash equivalents
Kisaran tingkat suku bunga deposito berjangka diatas adalah The range of the interest rates from the above time deposits
sebagai berikut: are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Tingkat bunga deposito Time deposit interest rate
berjangka per tahun per annum
Rupiah 6,75% - 7,50% 5,00% - 7,00% 5,00% - 7,00% Rupiah
Page 257
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/42 Exhibit E/42
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan) 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS (Continued)
Rincian kontrak deposito Perusahaan dan entitas anaknya The details of the deposit contract of the Company and its
berdasarkan periode jatuh temponya adalah sebagai berikut: subsidiary based on the maturity period are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Deposito berjangka 716.023 842.026 269.523 Time deposits
Dikurangi : Less:
Periode jatuh tempo dibawah
tiga bulan 716.023 842.026 269.523 Due date period below three months
Periode jatuh tempo di atas tiga bulan - - - Due date period above three months
5. PIUTANG PEMBIAYAAN 5. FINANCING RECEIVABLES
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Piutang pembiayaan Conventional financing
konvensional 27.355.442 26.934.603 25.432.460 receivables
Piutang pembiayaan murabahah 816.748 728.736 510.314 Murabahah financing receivables
Jumlah piutang pembiayaan - Total financing receivables -
bruto 28.172.190 27.663.339 25.942.774 gross
Rincian piutang pembiayaan adalah sebagai berikut: The details of financing receivables are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Piutang pembiayaan – bruto 28.172.190 27.663.339 25.942.774 Financing receivables – gross
Pendapatan pembiayaan yang
belum diakui (5.830.529) (5.684.065) (5.389.631) Unearned financing income
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi 19.203 (20.933) (63.335) Unamortized transaction costs
22.360.864 21.958.341 20.489.808
Pembiayaan bersama dan penerusan Joint financing and
pinjaman – neto (553.765) (487.828) (102.119) channeling – net
21.807.099 21.470.513 20.387.689
Dikurangi : cadangan kerugian Less : allowance for
penurunan nilai (834.391) (764.120) (833.435 ) impairment losses
Jumlah piutang pembiayaan - neto 20.972.708 20.706.393 19.554.254 Total financing receivables - net
Angsuran piutang pembiayaan – bruto, yang akan diterima The installments of financing receivables - gross, which will
dari konsumen sesuai dengan tanggal jatuh temponya adalah be collected from consumers in accordance with the due
sebagai berikut: dates are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
<= 1 tahun 14.634.451 14.319.041 13.616.597 <= 1 year
1 – 2 tahun 8.195.344 8.155.369 7.594.289 1 – 2 years
> 2 tahun 5.342.395 5.188.929 4.731.888 > 2 years
Jumlah 28.172.190 27.663.339 25.942.774 Total
Page 258
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/43 Exhibit E/43
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
Pengelompokan piutang pembiayaan - bruto menurut jumlah The classification of financing receivables - gross based on
hari tunggakan adalah sebagai berikut: days overdue are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/December
31 Mei/ 31 Desember/December May 2024 2023 2022
May 2024 2023 2022 % % %
Belum jatuh tempo 22.714.175 22.467.058 22.083.727 80,63 81,22 85,13 Current
Lewat jatuh tempo: Past due:
1-30 hari 4.414.425 4.294.764 3.240.739 15,67 15,52 12,49 1-30 days
31-90 hari 725.317 601.608 413.108 2,57 2,17 1,59 31-90 days
91-120 hari 119.574 88.177 67.146 0,42 0,32 0,26 91-120 days
121-180 hari 146.303 151.538 86.287 0,52 0,55 0,33 121-180 days
> 180 hari 52.396 60.194 51.767 0,19 0,22 0,20 > 180 days
Jumlah 28.172.190 27.663.339 25.942.774 100,00 100,00 100,00 Total
Tabel berikut menunjukkan perubahan nilai tercatat piutang The following tables show movement of carrying amount of
pembiayaan selama periode berjalan: receivables during the period:
31 Mei/May 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 21.156.309 502.122 299.910 21.958.341 Beginning balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 86.191 (81.175) (5.016) - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 (552.935) 556.383 (3.448) - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (240.706) (94.213) 334.919 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah Financial assets that have
dilunasi, perubahan pada been repaid, changes in
biaya transaksi dan piutang transaction cost and
bunga pembiayaan (6.194.534) (335.251) 22.392 (6.507.393) financing interest receivable
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 7.191.981 48.417 3.434 7.243.832 originated
Penghapusan - - (333.916) (333.916) Written-off
Saldo akhir 21.446.306 596.283 318.275 22.360.864 Ending balance
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 19.937.885 346.723 205.200 20.489.808 Beginning balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 33.847 (32.477) (1.370) - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 (377.326) 378.062 (736) - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (213.565) (10.421) 223.986 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah Financial assets that have
dilunasi, perubahan pada been repaid, changes in
biaya transaksi dan piutang transaction cost and
bunga pembiayaan (12.494.602) (429.584) 583.404 (12.340.782) financing interest receivable
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 14.270.070 249.819 143.775 14.663.664 originated
Penghapusan - - (854.349) (854.349) Written-off
Saldo akhir 21.156.309 502.122 299.910 21.958.341 Ending balance
Page 259
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/44 Exhibit E/44
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
Tabel berikut menunjukkan perubahan nilai tercatat piutang The following tables show movement of carrying amount of
pembiayaan selama periode berjalan: (Lanjutan) receivables during the period: (Continued)
31 Desember/December 2022
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 14.034.387 346.818 181.806 14.563.011 Beginning balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 38.616 (35.899) (2.717) - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 (241.647) 244.462 (2.815) - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (139.920) (27.280) 167.200 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah Financial assets that have
dilunasi, perubahan pada been repaid, changes in
biaya transaksi dan piutang transaction cost and
bunga pembiayaan (9.548.799) (370.517) 137.209 (9.782.107) financing interest receivable
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 15.795.248 189.139 100.348 16.084.735 originated
Penghapusan - - (375.831) (375.831) Written-off
Saldo akhir 19.937.885 346.723 205.200 20.489.808 Ending balance
Tabel berikut menunjukkan perubahan cadangan kerugian The following tables show movement of the allowance for
penurunan nilai piutang pembiayaan selama periode/tahun impairment losses of financing receivables during the
berjalan: period/tahun:
31 Mei/May 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 392.270 104.798 267.052 764.120 Beginning balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 20.434 (16.054) (4.380) - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 (18.045) 21.088 (3.043) - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (9.065) (19.633) 28.698 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah dilunasi Financial assets that have been
dan pengukuran kembali repaid and remeasurement
penurunan nilai – neto (80.280) 45.067 297.349 262.136 of loss impairment - net
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 125.586 13.461 3.004 142.051 originated
Penghapusan - - (333.916) (333.916) Written-off
Saldo akhir 430.900 148.727 254.764 834.391 Ending balance
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 623.311 82.102 128.022 833.435 Beginning
balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 7.485 (6.625) (860) - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 (15.250) 15.680 (430) - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (8.872) (3.798) 12.670 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah dilunasi Financial assets that have been
dan pengukuran kembali repaid and remeasurement
penurunan nilai – neto (468.794) (36.165) 853.722 348.763 of loss impairment - net
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 254.390 53.604 128.277 436.271 originated
Penghapusan - - (854.349) (854.349) Written-off
Saldo akhir 392.270 104.798 267.052 764.120 Ending balance
Page 260
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/45 Exhibit E/45
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
Tabel berikut menunjukkan perubahan cadangan kerugian The following tables show movement of the allowance for
penurunan nilai piutang pembiayaan selama periode/tahun impairment losses of financing receivables during the
berjalan: (Lanjutan) period/tahun: (Continued)
31 Desember/December 2022
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 569.178 124.934 147.919 842.031 Beginning balance
Pergerakan antar tahap : Interstage movement:
- Pindah ke tahap 1 15.848 (13.619) (2.229) - Transfer to stage 1 -
- Pindah ke tahap 2 (24.611) 26.780 (2.169) - Transfer to stage 2 -
- Pindah ke tahap 3 (12.456) (11.445) 23.901 - Transfer to stage 3 -
Aset keuangan yang telah dilunasi Financial assets that have been
dan pengukuran kembali repaid and remeasurement
penurunan nilai – neto (341.147) (73.716) 279.520 (135.343) of loss impairment - net
Aset keuangan yang baru New financial assets
diperoleh 416.499 29.168 56.911 502.578 originated
Penghapusan - - (375.831) (375.831) Written-off
Saldo akhir 623.311 82.102 128.022 833.435 Ending balance
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang The movements in the allowance for impairment losses of
pembiayaan berdasarkan penilaian secara individual dan financing receivables based on individual and collective
kolektif adalah sebagai berikut: assessments are as follows:
31 Mei/May 2024
Individual/ Kolektif/ Jumlah/
Individual Collective Total
Saldo awal - 764.120 764.120 Beginning balance
Penambahan cadangan Additions to allowance
selama periode berjalan – neto 63.760 340.427 404.187 during the period – net
Penghapusan (6.182) (327.734) (333.916) Written-off
Saldo akhir 57.578 776.813 834.391 Ending balance
31 Desember/December 2023
Individual/ Kolektif/ Jumlah/
Individual Collective Total
Saldo awal 159.028 674.407 833.435 Beginning balance
Penambahan (pemulihan) cadangan Additions (recovery) to allowance
selama tahun berjalan – neto (159.028) 944.062 785.034 during the year – net
Penghapusan - (854.349) (854.349) Written-off
Saldo akhir - 764.120 764.120 Ending balance
31 Desember/December 2022
Individual/ Kolektif/ Jumlah/
Individual Collective Total
Saldo awal 423.649 418.382 842.031 Beginning balance
Penambahan (pemulihan) cadangan Additions (recovery) to allowance
selama tahun berjalan – neto (162.401) 529.636 367.235 during the year – net
Penghapusan (102.220) (273.611) (375.831) Written-off
Saldo akhir 159.028 674.407 833.435 Ending balance
Page 261
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/46 Exhibit E/46
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
a. Piutang pembiayaan berdasarkan tujuan pembiayaan a. Financing receivables based on purpose of financing
31 Mei/May 2024
Syariah/
Konvensional/Conventional Sharia
Modal
Kerja/ Multiguna/ Sub-
Investasi/ Working Multi- jumlah/ Jumlah/
Investment Capital purpose Sub-total Murabahah Total
Piutang pembiayaan Financing receivables
- bruto 5.508.939 16.365.483 5.481.020 27.355.442 816.748 28.172.190 - gross
Pendapatan
pembiayaan Unearned financing
yang belum diakui (939.551) (3.395.217) (1.273.238) (5.608.006) (222.523) (5.830.529) income
Biaya transaksi yang Unamortized
belum diamortisasi (16.510) (25.712) 38.990 (3.232) 22.435 19.203 transaction cost
4.552.878 12.944.554 4.246.772 21.744.204 616.660 22.360.864
Pembiayaan bersama Joint financing
dan penerusan and channeling -
pinjaman - neto (15.545) (498.407) (39.813) (553.765) - (553.765) net
4.537.333 12.446.147 4.206.959 21.190.439 616.660 21.807.099
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (144.441) (458.273) (212.598) (815.312) (19.079) (834.391) impairment losses
Jumlah piutang
pembiayaan - Total financing
neto 4.392.892 11.987.874 3.994.361 20.375.127 597.581 20.972.708 receivables - net
31 Desember/December 2023
Syariah/
Konvensional/Conventional Sharia
Modal
Kerja/ Multiguna/ Sub-
Investasi/ Working Multi- jumlah/ Jumlah/
Investment Capital purpose Sub-total Murabahah Total
Piutang pembiayaan Financing receivables
- bruto 5.371.843 16.380.716 5.182.044 26.934.603 728.736 27.663.339 - gross
Pendapatan
pembiayaan Unearned financing
yang belum diakui (919.333) (3.411.412) (1.157.816) (5.488.561) (195.504) (5.684.065) income
Biaya transaksi yang Unamortized
belum diamortisasi (21.179) (39.947) 21.615 (39.511) 18.578 (20.933) transaction cost
4.431.331 12.929.357 4.045.843 21.406.531 551.810 21.958.341
Pembiayaan bersama Joint financing
dan penerusan and channeling -
pinjaman - neto (4.095) (445.933) (37.800) (487.828) - (487.828) net
4.427.236 12.483.424 4.008.043 20.918.703 551.810 21.470.513
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (115.243) (429.080) (203.028) (747.351) (16.769) (764.120) impairment losses
Jumlah piutang
pembiayaan - Total financing
neto 4.311.993 12.054.344 3.805.015 20.171.352 535.041 20.706.393 receivables - net
Page 262
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/47 Exhibit E/47
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
a. Piutang pembiayaan berdasarkan tujuan pembiayaan a. Financing receivables based on purpose of financing
(Lanjutan) (Continued)
31 Desember/December 2022
Syariah/
Konvensional/Conventional Sharia
Modal
Kerja/ Multiguna/ Sub-
Investasi/ Working Multi- jumlah/ Jumlah/
Investment Capital purpose Sub-total Murabahah Total
Piutang pembiayaan Financing receivables
- bruto 4.140.081 15.729.183 5.563.196 25.432.460 510.314 25.942.774 - gross
Pendapatan
pembiayaan Unearned financing
yang belum diakui (672.153) (3.360.801) (1.219.275) (5.252.229) (137.402) (5.389.631) income
Biaya transaksi yang Unamortized
belum diamortisasi (22.876) (57.579) 7.006 (73.449) 10.114 (63.335) transaction cost
3.445.052 12.310.803 4.350.927 20.106.782 383.026 20.489.808
Pembiayaan bersama Joint financing
dan penerusan and channeling -
pinjaman - neto (109) (79.711) (22.299) (102.119) - (102.119) net
3.444.943 12.231.092 4.328.628 20.004.663 383.026 20.387.689
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (147.441) (472.990) (204.505) (824.936) (8.499) (833.435) impairment losses
Jumlah piutang
pembiayaan - Total financing
neto 3.297.502 11.758.102 4.124.123 19.179.727 374.527 19.554.254 receivables - net
Pembiayaan investasi diberikan untuk pembiayaan barang Investment financing were extended to finance capital
modal beserta jasa yang diperlukan untuk aktivitas goods and services needed for business/investment
usaha/investasi. activities.
Pembiayaan modal kerja diberikan untuk memenuhi Working capital financing were extended for working
kebutuhan pengeluaran yang habis dalam satu siklus capital needs which fully utilized within one cycle of
aktivitas usaha. business activities.
Kegiatan pembiayaan investasi dan modal kerja ditujukan Investment and working capital financing activities
untuk debitur yang : were intended to borrowers which :
a. memiliki usaha produktif; dan/atau a. have productive businesses; and/or
b. memiliki ide untuk pengembangan usaha produktif. b. have ideas to develop the productive businesses.
Pembiayaan multiguna diberikan untuk pembiayaan Multipurpose financing were extended for financing of
barang dan/atau jasa untuk pemakaian/konsumsi dan goods/services for consumption and non-business
bukan untuk keperluan usaha atau aktivitas produktif. related or productive activities.
Page 263
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/48 Exhibit E/48
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
b. Piutang pembiayaan berdasarkan jenis pengikatan b. Financing receivables based on type of contract
31 Mei/May 2024
Pembiayaan Pembiayaan
Sewa konsumen/ Murabahah/
pembiayaan/ Consumer Murabahah Jumlah/
Finance lease financing financing Total
Piutang pembiayaan - Financing receivables -
bruto 18.628.081 8.727.361 816.748 28.172.190 gross
Pendapatan pembiayaan Unearned financing
yang belum diakui (3.608.074) (1.999.932) (222.523) (5.830.529) income
Biaya transaksi yang Unamortized
belum diamortisasi (46.307) 43.075 22.435 19.203 transaction cost
14.973.700 6.770.504 616.660 22.360.864
Pembiayaan bersama
dan penerusan Joint financing
pinjaman – neto (490.665) (63.100) - (553.765) and channeling - net
14.483.035 6.707.404 616.660 21.807.099
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (491.689) (323.623) (19.079) (834.391) impairment losses
Jumlah piutang Total financing
pembiayaan – neto 13.991.346 6.383.781 597.581 20.972.708 receivables – net
31 Desember/December 2023
Pembiayaan Pembiayaan
Sewa konsumen/ Murabahah/
pembiayaan/ Consumer Murabahah Jumlah/
Finance lease financing financing Total
Piutang pembiayaan - Financing receivables -
bruto 18.730.616 8.203.987 728.736 27.663.339 gross
Pendapatan pembiayaan Unearned financing
yang belum diakui (3.661.404) (1.827.157) (195.504) (5.684.065) income
Biaya transaksi yang Unamortized
belum diamortisasi (63.342) 23.831 18.578 (20.933) transaction cost
15.005.870 6.400.661 551.810 21.958.341
Pembiayaan bersama
dan penerusan Joint financing
pinjaman – neto (442.680 ) (45.148) - (487.828) and channeling - net
14.563.190 6.355.513 551.810 21.470.513
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (467.932) (279.419) (16.769) (764.120) impairment losses
Jumlah piutang Total financing
pembiayaan – neto 14.095.258 6.076.094 535.041 20.706.393 receivables – net
Page 264
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/49 Exhibit E/49
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
b. Piutang pembiayaan berdasarkan jenis pengikatan b. Financing receivables based on type of contract
(Lanjutan) (Continued)
31 Desember/December 2022
Pembiayaan Pembiayaan
Sewa konsumen/ Murabahah/
pembiayaan/ Consumer Murabahah Jumlah/
Finance lease financing financing Total
Piutang pembiayaan - Financing receivables -
bruto 17.445.172 7.987.288 510.314 25.942.774 gross
Pendapatan pembiayaan Unearned financing
yang belum diakui (3.540.554) (1.711.675) (137.402) (5.389.631) income
Biaya transaksi yang Unamortized
belum diamortisasi (80.460) 7.011 10.114 (63.335) transaction cost
13.824.158 6.282.624 383.026 20.489.808
Pembiayaan bersama
dan penerusan Joint financing
pinjaman – neto (77.612) (24.507) - (102.119) and channeling - net
13.746.546 6.258.117 383.026 20.387.689
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (548.780) (276.156) (8.499) (833.435) impairment losses
Jumlah piutang Total financing
pembiayaan – neto 13.197.766 5.981.961 374.527 19.554.254 receivables – net
Informasi pokok lainnya sehubungan dengan piutang Other significant information relating to financing
pembiayaan adalah sebagai berikut: receivables is as follows:
Persentase cadangan kerugian penurunan nilai terhadap Percentage of the allowance for impairment losses
jumlah piutang pembiayaan sebesar 3,83%, 3,56% dan 4,09% to financing receivables was 3.83%, 3.56% and 4.09% as of
masing-masing pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022, respectively.
dan 2022.
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian The management believes that the allowance for
penurunan nilai yang dibentuk memadai untuk menutup impairment losses was sufficient to cover possible losses
kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya piutang arising from uncollectible financing receivables.
pembiayaan tersebut.
Seluruh transaksi pembiayaan dilakukan dengan pihak ketiga. All of the Company’s financing transactions are entered
with third parties.
Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan oleh The period of financing installment contract for vehicle and
Perusahaan atas kendaraan bermotor dan alat-alat berat heavy equipment cranged from 6–60 months, and for
berkisar antara 6–60 bulan, serta perumahan (KPR) berkisar housing ranges between 12-84 months.
12-84 bulan.
Rincian bunga kontraktual dan marjin syariah per tahun untuk The detail of contractual interest and sharia margin rates
piutang pembiayaan adalah sebagai berikut: per annum on financing receivables are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
% % %
Mobil 15 - 20 15 - 20 16 - 21 Cars
Sepeda motor 36 - 40 35 - 40 36 - 40 Motorcycles
Properti 17 - 20 17 - 20 18 - 20 Property
Alat berat dan mesin 9 - 17 9 - 16 14 - 16 Heavy equipment and machinery
Channeling 16 - 28 16 - 28 18 - 30 Channeling
Syariah 17 - 25 17 - 25 19 - 26 Sharia
Page 265
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/50 Exhibit E/50
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan) 5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)
Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan yang diberikan, As the collateral to the financing receivables, the Company
Perusahaan menerima jaminan dari konsumen berupa Buku receives the Book of Vehicle Ownership (BPKB), Proprietary
Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Sertifikat Hak Milik Certificate (SHM) and Property Use Right Certificate (SHGB)
(SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atas of the vehicles and property (building) financed by the
kendaraan bermotor dan properti (bangunan) yang dibiayai Company and purchase invoices of the motor vehicles/heavy
Perusahaan dan faktur atas kendaraan bermotor/alat equipment/collateral asset financed by the Company.
berat/obyek jaminan yang dibiayai oleh Perusahaan.
Piutang pembiayaan pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember Financing receivable as of 31 May 2024, 31 December 2023
2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp 7.461.574, and 2022 amounting to Rp 7,461,574, Rp 6,932,406 and
Rp 6.932.406 dan Rp 8.902.225 digunakan sebagai jaminan Rp 8,902,225 were used as collateral to borrowings (Note 13)
atas pinjaman yang diterima (Catatan 13) dan sebesar and amounting to Rp 1,561,651, Rp 2,365,225 and Rp 832,102
Rp 1.561.651, Rp 2.365.225 dan Rp 832.102 digunakan sebagai were used as collateral to securities issued, respectively
jaminan surat berharga yang diterbitkan (Catatan 15). (Note 15).
Channeling adalah platform layanan teknologi peer-to-peer Channeling is a peer-to-peer lending platform with
milik FIT, entitas anak. technology services owns by FIT, a subsidiary.
Perusahaan bekerjasama dengan beberapa perusahaan The Company engages several insurance companies to provide
asuransi untuk memberikan perlindungan risiko terhadap aset risk protection for assets and financing provided by the
dan pembiayaan yang diberikan Perusahaan, terutama Company, mainly PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Asuransi
PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Asuransi Sinar Mas, Sinar Mas, PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi Astra Buana,
PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Raksa Pratikara, PT Asuransi FPG Indonesia,
PT Asuransi Raksa Pratikara, PT Asuransi FPG Indonesia, PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia, PT Pan Pasific
PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia, PT Pan Pasific Insurance, PT AIA Financial, PT FWD Insurance Indonesia
Insurance, PT AIA Financial, PT FWD Insurance Indonesia and PT Chubb Life Insurance Indonesia. All insurance
dan PT Chubb Life Insurance Indonesia. Seluruh perusahaan companies that the engaged by the Company are third
asuransi yang bekerjasama dengan Perusahaan adalah pihak parties.
ketiga.
6. PIUTANG IJARAH DAN IMBT 6. IJARAH AND IMBT RECEIVABLES
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Piutang ijarah 41 68 307 Ijarah receivables
Piutang Ijarah Muntahiyah Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT)
Bittamlik (IMBT) 6.285 3.592 216 receivables
Jumlah 6.326 3.660 523 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (297) (92) (114) Allowance for impairment losses
Neto 6.029 3.568 409 Net
Aset ijarah 1.404 2.273 8.436 Ijarah assets
Akumulasi penyusutan (945) (1.456) (6.007) Accumulated depreciation
Cadangan kerugian penurunan nilai (5) (13) (170) Allowance for impairment losses
Sub – Jumlah 454 804 2.259 Sub - Total
Aset IMBT 95.872 59.606 5.313 IMBT assets
Akumulasi penyusutan (20.162) (10.267) (169) Accumulated depreciation
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.553) (942) (45) Allowance for impairment losses
Sub – Jumlah 73.157 48.397 5.099 Sub - Total
Jumlah piutang ijarah dan IMBT - Total ijarah and IMBT receivables -
neto 79.640 52.769 7.767 net
Page 266
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/51 Exhibit E/51
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG IJARAH DAN IMBT (Lanjutan) 6. IJARAH AND IMBT RECEIVABLES (Continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai sebagai berikut: Mutation of allowance for impairment losses are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Saldo awal tahun (1.047) (329) (1.128) Beginning balance
Mutasi periode berjalan: Mutation during the period:
- Piutang ijarah dan IMBT (206) 22 99 Ijarah and IMBT receivables -
- Aset ijarah 8 157 745 Ijarah assets -
- Aset IMBT (1.610) (897) (45) IMBT assets -
Saldo akhir (2.855) (1.047) (329) Ending balance
Aset ijarah terdiri dari pembiayaan umroh, pendidikan, Ijarah assets consist of financing for umrah, education,
kebutuhan multijasa dan wisata halal. multiservices needs and halal tourism.
Penyusutan dan kerugian penurunan nilai dibebankan pada Depreciation and impairment losses was charged to the
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain consolidated statements of profit or loss and other
konsolidasian. comprehensive income.
7. PIUTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA 7. OTHER RECEIVABLES – THIRD PARTIES
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Piutang dalam proses penyelesaian – Receivables in the settlement process
neto 243.763 147.294 72.045 - net
Piutang karyawan 47.593 48.463 52.921 Employee receivables
Piutang penerimaan angsuran Customer installment receipt
konsumen 41.055 50.312 33.086 Receivables
Premi asuransi 1.640 995 2.240 Insurance premium
Lain-lain 5.472 3.651 2.343 Others
Jumlah 339.523 250.715 162.635 Total
Piutang dalam proses penyelesaian – pihak ketiga dinyatakan Receivables in the settlement process – third parties are
dalam nilai neto setelah dikurangi dengan cadangan kerugian recorded at net amount, after deducting the allowance for
penurunan nilai pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 impairment losses as of 31 May 2024, 31 December 2023
dan 2022 masing-masing sebesar Rp 48.351, Rp 44.230 dan and 2022 amounting to Rp 48,351, Rp 44,230 and Rp 10,205,
Rp 10.205. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan respectively. Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai tersebut, cukup untuk menutupi impairment losses are adequate to cover possible losses
kerugian yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya piutang from uncollectible receivables from receivables in the
dalam proses penyelesaian - pihak ketiga. settlement process – third parties.
Piutang penerimaan angsuran konsumen merupakan Customer installment receipt receivables are customer
pembayaran angsuran konsumen yang diantaranya dilakukan installment such paid through online customer’s payment
secara online melalui fasilitas layanan pembayaran pelanggan channel (payment point) such as ATM networks of Prima,
(payment point) seperti jaringan ATM Prima, ATM Bersama, ATM Bersama and outlets of Indomaret and Alfamart retail
jaringan toko ritel Indomaret dan Alfamart (termasuk di stores (including the store chains of Alfa Midi, Dandan, and
dalamnya jaringan Alfa Midi, Dandan, dan Lawson) serta Lawson) and marketplace such as Tokopedia, Shopee, Blibli
marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Blibli dan Gojek. and Gojek. These channels will transfer the installment
Fasilitas payment point ini akan meneruskan angsuran yang paid to the Company’s bank account in several bank within
dibayarkan konsumen tersebut ke rekening Perusahaan di 1 (one) day up to 2 (two) days from the date that the
beberapa bank dalam jangka waktu 1 (satu) hari sampai dengan customer installment is received.
2 (dua) hari dari tanggal angsuran konsumen diterima.
Page 267
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/52 Exhibit E/52
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET (LIABILITAS) DERIVATIF 8. DERIVATIVE ASSETS (LIABILITIES)
Perusahaan memiliki beberapa kontrak cross currency dan The Company has several cross currency and interest rate
interest rate swap dengan beberapa bank. Perincian dari swap contracts with several banks. The details of these
kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai berikut: contracts are as follows:
31 Mei/May 2024
Jumlah nosional Tanggal Nilai wajar/Fair value
(nilai penuh)/ perjanjian/ Tanggal Aset (liabilitas) derivatif/
Pihak lawan/ Notional amount Agreement jatuh tempo/ Derivative assets
Counterparty (full amount) date Due date (liabilities)
Cross Currency and Interest
Rate Swap
Standard Chartered Bank, Jakarta Branch USD 3.000.000 16-Sep-2021 16-Sep-2024 6.430
Standard Chartered Bank, Jakarta Branch USD 3.000.000 13-Oct-2021 15-Oct-2024 6.424
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 2.000.000 23-Nov-2021 25-Nov-2024 4.104
PT Bank Permata Tbk USD 3.000.000 18-Jan-2022 20-Jan-2025 6.282
PT Bank Permata Tbk USD 4.500.000 14-Feb-2022 14-Feb-2025 8.906
PT Bank Permata Tbk USD 6.000.000 14-Mar-2022 14-Mar-2025 12.154
PT Bank CTBC Indonesia USD 10.500.000 22-Feb-2023 20-Feb-2026 11.192
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 8.000.000 22-May-2023 22-May-2026 12.593
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 9.000.000 19-Jun-2023 26-Jun-2026 (13.355)
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 9.000.000 27-Jul-2023 27-Jul-2026 11.981
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 18.000.000 16-Aug-2023 28-Aug-2026 (19.183)
PT Bank Permata Tbk USD 15.000.000 27-Nov-2023 27-Nov-2026 13.134
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 25.000.000 18-Dec-2023 18-Dec-2026 (8.770)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 10.000.000 18-Jan-2024 25-Jan-2027 (6.483)
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 20.000.000 15-Feb-2024 15-Feb-2027 11.770
PT Bank Permata Tbk USD 20.000.000 21-Mar-2024 21-Mar-2027 15.084
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 9.444.444 26-Mar-2024 26-Mar-2027 4.501
PT Bank Permata Tbk USD 6.500.000 5-Apr-2024 5-Apr-2027 2.550
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 10.000.000 18-Apr-2024 26-Apr-2027 304
PT Bank Permata Tbk USD 9.500.000 18-Apr-2024 18-Apr-2027 3.769
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 11.000.000 7-May-2024 21-May-2027 1.808
85.195
31 Desember/December 2023
Jumlah nosional Tanggal Nilai wajar/Fair value
(nilai penuh)/ perjanjian/ Tanggal Aset (liabilitas) derivatif/
Pihak lawan/ Notional amount Agreement jatuh tempo/ Derivative assets
Counterparty (full amount) date Due date (liabilities)
Cross Currency and Interest
Rate Swap
PT Bank Permata Tbk USD 1.666.667 13-Apr-2021 15-Apr-2024 927
PT Bank Permata Tbk USD 2.216.667 20-Apr-2021 22-Apr-2024 906
PT Bank Permata Tbk USD 1.950.000 20-Apr-2021 22-Apr-2024 797
Standard Chartered Bank, Jakarta Branch USD 4.500.000 16-Sep-2021 17-Sep-2024 5.658
Standard Chartered Bank, Jakarta Branch USD 6.000.000 13-Oct-2021 15-Oct-2024 7.655
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 4.000.000 23-Nov-2021 23-Nov-2024 4.846
PT Bank Permata Tbk USD 5.000.000 18-Jan-2022 20-Jan-2025 6.262
PT Bank Permata Tbk USD 7.500.000 14-Feb-2022 14-Feb-2025 8.462
PT Bank Permata Tbk USD 7.500.000 14-Mar-2022 14-Mar-2025 8.563
PT Bank CTBC Indonesia USD 13.000.000 22-Feb-2023 20-Feb-2026 1.865
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 10.000.000 22-May-2023 22-May-2026 6.038
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 10.000.000 26-Jun-2023 26-Jun-2026 (1.211)
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 10.000.000 27-Jul-2023 27-Jul-2026 3.445
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 20.000.000 28-Aug-2023 28-Aug-2026 (1.934)
PT Bank Permata Tbk USD 15.000.000 27-Nov-2023 27-Nov-2026 (957)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk USD 25.000.000 18-Dec-2023 18-Dec-2026 5.335
56.657
Page 268
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/53 Exhibit E/53
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. ASET (LIABILITAS) DERIVATIF (Lanjutan) 8. DERIVATIVE ASSETS (LIABILITIES) (Continued)
Perusahaan memiliki beberapa kontrak cross currency dan The Company has several cross currency and interest rate
interest rate swap dengan beberapa bank. Perincian dari swap contracts with several banks. The details of these
kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai berikut: (Lanjutan) contracts are as follows: (Continued)
31 Desember/December 2022
Jumlah nosional Tanggal
(nilai penuh)/ perjanjian/ Tanggal Nilai wajar/Fair value
Pihak lawan/ Notional amount Agreement jatuh tempo/ Aset derivatif/
Counterparty (full amount) date Due date Derivative assets
Cross Currency and Interest
Rate Swap
Standard Chartered Bank, Jakarta Branch USD 2.500.000 19-Mar-2020 23-Mar-2023 515
PT Bank Permata Tbk USD 5.000.000 7-Apr-2021 15-Apr-2024 2.368
PT Bank Permata Tbk USD 6.650.000 13-Apr-2021 22-Apr-2024 2.158
PT Bank Permata Tbk USD 5.850.000 13-Apr-2021 22-Apr-2024 1.898
Standard Chartered Bank, Jakarta Branch USD 10.500.000 16-Sep-2021 17-Sep-2024 15.785
Standard Chartered Bank, Jakarta Branch USD 12.000.000 13-Oct-2021 15-Oct-2024 17.430
PT Bank CIMB Niaga Tbk USD 8.000.000 23-Nov-2021 25-Nov-2024 11.438
PT Bank Permata Tbk USD 9.000.000 18-Jan-2022 20-Jan-2025 13.478
PT Bank Permata Tbk USD 13.500.000 14-Feb-2022 14-Feb-2025 18.744
PT Bank Permata Tbk USD 13.500.000 14-Mar-2022 14-Mar-2025 19.242
103.056
Perusahaan melakukan kontrak cross currency swap dan The Company entered into cross currency swap and interest
interest rate swap dengan tujuan lindung nilai atas risiko rate swap contracts to hedge the risk of fluctuations in cash
fluktuasi arus kas yang ditimbulkan oleh kurs mata uang dan flows arising from exchange rates and interest rates on
tingkat suku bunga atas pinjaman yang diterima. borrowing.
Perubahan atas nilai wajar dari kontrak cross currency swap Changes in the fair value of cross currency swap and interest
dan interest rate swap yang ditetapkan sebagai instrumen rate swap contract designated hedging instruments that
lindung nilai, yang secara efektif menghapus variabilitas arus effectively offset the variability of cash flows associated
kas dari pinjaman terkait, dicatat di ekuitas. Nilai ini with the borrowings are recorded in equity. The amounts
kemudian diakui dalam laporan laba rugi sebagai penyesuaian subsequently are recognized to the profit or loss as
atas laba atau rugi selisih kurs dan beban bunga pinjaman adjustments of the exchange rate differences and interest
terkait yang dilindungi nilai pada periode yang sama dimana payments related to the hedged borrowings in the same
selisih kurs dan beban bunga tersebut diakui pada perkiraan period in which the related exchange rate differences and
laba rugi. interest affects profit or loss.
(Kerugian) dan keuntungan kumulatif yang timbul dari The cumulative (loss) and gain arising from the changes in
perubahan nilai wajar instrumen derivatif pada tanggal fair values of the derivative instruments as of 31 May 2024,
31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing 31 December 2023 and 2022 amounting to (Rp 72,526),
sebesar (Rp 72.526), Rp 666 dan (Rp 10.267) disajikan sebagai Rp 666 and (Rp 10,267), respectively, were presented as
“(Kerugian) keuntungan kumulatif atas instrumen derivatif “Cumulative (losses) gain on derivative instrument for cash
untuk lindung nilai arus kas–neto” sebagai bagian “Ekuitas” flow hedges – net” under the “Equity” section in the
pada laporan posisi keuangan konsolidasian dan akan diakui consolidated statement of financial position and will be
dalam laporan laba rugi pada saat realisasinya. recognized in the statement of profit or loss upon its
realization.
Page 269
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/54 Exhibit E/54
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. BEBAN DIBAYAR DIMUKA DAN UANG MUKA 9. PREPAID EXPENSES AND ADVANCES
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Beban Dibayar Di Muka Prepaid Expenses
Asuransi 13.276 300 333 Insurance
Bunga 681 11.493 2.485 Interest
Sewa 390 458 496 Rent
Lain-lain 862 347 454 Others
Sub-jumlah 15.209 12.598 3.768 Sub-total
Uang Muka Advances
Honorarium tenaga ahli 12.804 - - Professional fees
Akses biro kredit 10.633 12.872 13.147 Loan access bureou
Implementasi proyek IT 8.919 8.131 6.671 IT implementation project
Uang muka 325 836 1.181 Advance payment
Lain-lain 1.156 - - Others
Sub-jumlah 33.837 21.839 20.999 Sub-total
Jumlah 49.046 34.437 24.767 Total
10. ASET TETAP 10. FIXED ASSETS
31 Mei/May 2024
Saldo awal/ A Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassifications balance
Harga perolehan Acquisition cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Tanah 207.193 - - - 207.193 Land
Bangunan dan prasarana 446.797 549 (25 ) 2.630 449.951 Building and improvements
Peralatan kantor 326.524 5.187 (955 ) 125 330.881 Office equipment
Kendaraan 338.710 33.503 (28.714 ) - 343.499 Vehicles
Perabot dan
perlengkapan kantor 24.703 363 (187 ) 84 24.963 Furniture and fixtures
1.343.927 39.602 (29.881 ) 2.839 1.356.487
Aset dalam pembangunan 1.102 2.537 - (2.839) 800 Asset under construction
Jumlah Harga Perolehan 1.345.029 42.139 (29.881 ) - 1.357.287 Total Acquisition Cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Pemilikan langsung Direct ownership
Bangunan dan prasarana 245.587 9.682 (10) - 255.259 Building and improvements
Peralatan kantor 230.516 15.891 (884) - 245.523 Office equipment
Kendaraan 126.431 25.719 (16.938) - 135.212 Vehicles
Perabot dan
perlengkapan kantor 21.668 401 (185) - 21.884 Furniture and fixtures
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 624.202 51.693 (18.017) - 657.878 Depreciation
Nilai Tercatat 720.827 699.409 Carrying Amount
Page 270
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/55 Exhibit E/55
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (Lanjutan) 10. FIXED ASSETS (Continued)
31 Desember/December 2023
Saldo awal/ A Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassifications balance
Harga perolehan Acquisition cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Tanah 207.193 - - - 207.193 Land
Bangunan dan prasarana 432.605 3.741 - 10.451 446.797 Building and improvements
Peralatan kantor 273.812 57.523 (5.571) 760 326.524 Office equipment
Kendaraan 277.440 119.118 (57.848) - 338.710 Vehicles
Perabot dan
perlengkapan kantor 22.790 646 (237) 1.504 24.703 Furniture and fixtures
1.213.840 181.028 (63.656 ) 12.715 1.343.927
Aset dalam pembangunan 1.902 11.915 - (12.715) 1.102 Asset under construction
Jumlah Harga Perolehan 1.215.742 192.943 (63.656 ) - 1.345.029 Total Acquisition Cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Pemilikan langsung Direct ownership
Bangunan dan prasarana 221.982 23.605 - - 245.587 Building and improvements
Peralatan kantor 199.482 36.479 (5.445) - 230.516 Office equipment
Kendaraan 114.147 56.392 (44.108) - 126.431 Vehicles
Perabot dan
perlengkapan kantor 20.986 908 (226 ) - 21.668 Furniture and fixtures
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 556.597 117.384 (49.779) - 624.202 Depreciation
Nilai Tercatat 659.145 720.827 Carrying Amount
31 Desember/December 2022
Saldo awal/ A Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassifications balance
Harga perolehan Acquisition cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Tanah 207.193 - - - 207.193 Land
Bangunan dan prasarana 425.524 1.900 (123 ) 5.304 432.605 Building and improvements
Peralatan kantor 253.157 19.820 (4.968 ) 5.803 273.812 Office equipment
Kendaraan 216.083 132.555 (71.198 ) - 277.440 Vehicles
Perabot dan
perlengkapan kantor 22.149 832 (538 ) 347 22.790 Furniture and fixtures
1.124.106 155.107 (76.827 ) 11.454 1.213.840
Aset dalam pembangunan 4.430 8.926 - (11.454) 1.902 Asset under construction
Jumlah Harga Perolehan 1.128.536 164.033 (76.827) - 1.215.742 Total Acquisition Cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Pemilikan langsung Direct ownership
Bangunan dan prasarana 197.626 24.461 (105) - 221.982 Building and improvements
Peralatan kantor 172.566 31.789 (4.873) - 199.482 Office equipment
Kendaraan 131.010 43.048 (59.911) - 114.147 Vehicles
Perabot dan
perlengkapan kantor 20.693 808 (515) - 20.986 Furniture and fixtures
Jumlah Akumulasi Total Accumulated
Penyusutan 521.895 100.106 (65.404) - 556.597 Depreciation
Nilai Tercatat 606.641 659.145 Carrying Amount
Page 271
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/56 Exhibit E/56
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (Lanjutan) 10. FIXED ASSETS (Continued)
3
Pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 rincian As of 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022 the details
aset dalam pembangunan dengan persentase penyelesaian of asset under construction with percentage of completion
masing-masing sebesar 35%, 66% dan 43% sebagai berikut: of are 35%, 66% and 43%, respectively, are as follows:
Perkiraan tahun
penyelesaian/
Estimation of 31 Mei/ 31 Desember/December
Proyek completion May 2024 2023 2022 Project
Bangunan dan prasarana 2024 648 1.056 1.610 Building and improvement
Peralatan kantor 2024 144 28 - Office equipment
Perabot dan
perlengkapan kantor 2024 8 18 292 Furniture and fixtures
800 1.102 1.902
Jumlah penyusutan yang dibebankan pada operasi adalah Depreciation charged to operations was amounted to
sejumlah Rp 51.693 dan Rp 46.516 masing-masing untuk Rp 51,693 and Rp 46,516 for the five-month period ended
periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dan 31 May 2024 and 2023, respectively and Rp 117,384 and
2023, serta Rp 117.384 dan Rp 100.106 masing-masing untuk Rp 100,106 for the year ended 31 December 2023 and 2022,
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 respectively (Note 27).
(Catatan 27).
Perusahaan memiliki beberapa bidang tanah dengan status Hak The Company owns several plots of land with “Property Use
Guna Bangunan (“HGB”) yang memiliki masa manfaat yang Rights” titles (“HGB”) with remaining useful lifes that will
akan berakhir antara tahun 2025 sampai tahun 2051. expire in the various years between 2025 to 2051. The
Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak akan management of the Company believes that there will be no
terdapat kesulitan dalam memperpanjang hak atas tanah difficulty in extending the land rights as the land were
karena tanah tersebut diperoleh secara sah dan dilengkapi acquired legally and supported by sufficient evidences of
dengan bukti kepemilikan yang sah. ownership.
Pengurangan aset tetap untuk periode lima bulan yang Deductions of fixed assets for the five-month period ended
berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dan untuk tahun yang 31 May 2024 and for the year ended 31 December 2023 and
berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 terdiri dari 2022 consisted of writen off office equipment and leasehold
penghapusbukuan peralatan kantor dan rehabilitasi gedung improvement, and sales of fixed assets - vehicles and office
kantor, serta penjualan aset tetap kendaraan dan peralatan equipment with details of gain on sale are as follows:
kantor dengan rincian keuntungan yang diperoleh adalah
sebagai berikut:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Hasil penjualan 17.064 27.380 31.632 Proceeds
Nilai tercatat (11.863) (13.878) (11.423) Carrying amount
Keuntungan penjualan aset tetap 5.201 13.502 20.209 Gain on sale of fixed assets
Keuntungan atas penjualan aset tetap diakui sebagai bagian Gain on sale of fixed assets is recognized as part of “Other
dari “Pendapatan Lain-lain” pada laporan laba rugi dan Income” in the consolidated statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain konsolidasian (Catatan 24). other comprehensive income (Note 24).
Pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 jumlah As of 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022 the cost of
harga perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh tetapi fixed asset which have been fully depreciated but still in
masih digunakan dalam kegiatan operasional adalah masing- use in the operational activities amounted to Rp 311,454,
masing sebesar Rp 311.454, Rp 294.166 dan Rp 251.363. Rp 294,166 and Rp 251,363, respectively.
Seluruh aset tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan All fixed assets, except for land, are covered against losses
terhadap risiko kerugian kebakaran, banjir dan risiko kerugian from fire, flood and other risks (all risks) with a total
lainnya (all risks) dengan jumlah nilai pertanggungan masing- sum insured amounting to Rp 470,730, Rp 453,806 and
masing sebesar Rp 470.730, Rp 453.806 dan Rp 448.977 pada Rp 448,977 as of 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022,
tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022. Manajemen respectively. The management believes that the sum
berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut telah insured is sufficient to cover the possible losses that may
memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset arise fro the said insured risks.
tetap terhadap risiko-risiko yang dipertanggungkan.
Tidak ada aset tetap yang dijadikan jaminan pada tanggal There were no fixed assets pledged as collateral as of
31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022. 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022.
Page 272
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/57 Exhibit E/57
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (Lanjutan) 10. FIXED ASSETS (Continued)
Manajemen Perusahaan dan entitas anaknya berkeyakinan The management of the Company and its subsidiary believes
bahwa tidak terdapat kondisi atau peristiwa yang that there were no conditions or event that indicate
menimbulkan indikasi penurunan nilai atas jumlah tercatat impairment in the carrying amount of its fixed assets, and
aset tetap, sehingga tidak diperlukan cadangan kerugian therefore an allowance for impairment losses of fixed assets
penurunan nilai untuk aset tetap. was not considered necessary.
Manajemen Perusahaan dan entitas anaknya berkeyakinan The management of the Company and its subsidiary
bahwa tidak ada perbedaan secara signifikan antara nilai wajar believes that there is no significant difference between the
aset tetap dengan jumlah tercatat. fair value and the carrying amount of fixed assets.
Seluruh aset tetap yang ada pada tanggal pelaporan digunakan All of fixed assets as at the reporting date are fully used to
untuk menunjang aktivitas operasi Perusahaan. support the Company’s operation activities.
11. ASET HAK-GUNA 11. RIGHT-OF-USE ASSETS
Klasifikasi kelompok utama aset hak-guna adalah sebagai The major classification of right-of-use assets are as
berikut: follows:
31 Mei/May 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Ending balance
Harga perolehan Acquisition cost
Sewa bangunan 117.656 10.282 (13.258) 114.680 Buildings leases
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Sewa bangunan 76.631 9.500 (13.258) 72.873 Buildings leases
Nilai Tercatat 41.025 41.807 Carrying Amount
31 Desember/December 2023
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Ending balance
Harga perolehan Acquisition cost
Sewa bangunan 105.319 25.218 (12.881) 117.656 Buildings leases
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Sewa bangunan 66.900 22.612 (12.881) 76.631 Buildings leases
Nilai Tercatat 38.419 41.025 Carrying Amount
31 Desember/December 2022
Saldo awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Deductions Ending balance
Harga perolehan Acquisition cost
Sewa bangunan 81.391 23.928 - 105.319 Buildings leases
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Sewa bangunan 45.356 21.544 - 66.900 Buildings leases
Nilai Tercatat 36.035 38.419 Carrying Amount
Jumlah penyusutan yang dibebankan pada operasi adalah Depreciation charged to operations was amounted to
sejumlah Rp 9.500 dan Rp 9.293 untuk periode lima bulan Rp 9,500 and Rp 9,293 for the five-month period ended
yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dan 2023 serta 31 May 2024 and 2023, respectively and Rp 22,612 and
Rp 22.612 dan Rp 21.544 untuk tahun yang berakhir pada Rp 21,544 for the year ended 31 December 2023 and 2022,
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 (Catatan 27). respectively (Note 27).
Page 273
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/58 Exhibit E/58
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. ASET HAK-GUNA (Lanjutan) 11. RIGHT-OF-USE ASSETS (Continued)
Beberapa transaksi sewa gudang dan kantor mengandung opsi Some leases of warehouses and offices contain extension
perpanjangan yang dapat diambil oleh Perusahaan sebelum options exercisable by the Company before the end of the
masa berakhirnya kontrak yang tidak dapat dibatalkan. Opsi non-cancellable contract period. The extension options held
perpanjangan yang dimiliki hanya dapat diambil oleh are exercisable only by the Company. The Company assesses
Perusahaan. Perusahaan mengevaluasi pada awal dimulainya at lease commencement whether it is reasonably certain to
masa sewa apakah besar kemungkinan akan diambilnya opsi exercise the extension options. The Company reassesses this
perpanjangan. Perusahaan mengevaluasi kembali penentuan assessment if there is a significant event or significant
ini apabila ada peristiwa signifikan atau ada perubahan change in circumstances within its control.
keadaan signifikan di dalam kendali Perusahaan.
12. ASET TAKBERWUJUD 12. INTANGIBLE ASSETS
31 Mei/May 2024
Saldo awal/ A Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassifications balance
Harga perolehan Acquisition cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Piranti lunak 427.298 2.173 - - 429.471 Software
Piranti lunak dalam
penyelesaian 2.364 7.861 - 10.225 Software in progress
Jumlah Harga Perolehan 429.662 10.034 - 439.696 Total Acquisition Cost
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Pemilikan langsung Direct ownership
Piranti lunak 174.496 28.849 - - 203.345 Software
Nilai Tercatat 255.166 236.351 Carrying Amount
31 Desember/December 2023
Saldo awal/ A Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassifications balance
Harga perolehan Acquisition cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Piranti lunak 191.059 144.413 - 91.826 427.298 Software
Piranti lunak dalam
penyelesaian 69.077 25.113 - (91.826) 2.364 Software in progress
Jumlah Harga Perolehan 260.136 169.526 - - 429.662 Total Acquisition Cost
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Pemilikan langsung Direct ownership
Piranti lunak 120.637 53.859 - - 174.496 Software
Nilai Tercatat 139.499 255.166 Carrying Amount
31 Desember/December 2022
Saldo awal/ A Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassifications balance
Harga perolehan Acquisition cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Piranti lunak 146.720 32.228 - 12.111 191.059 Software
Piranti lunak dalam
penyelesaian 7.618 73.570 - (12.111) 69.077 Software in progress
Jumlah Harga Perolehan 154.338 105.798 - - 260.136 Total Acquisition Cost
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Pemilikan langsung Direct ownership
Piranti lunak 98.145 22.492 - - 120.637 Software
Nilai Tercatat 56.193 139.499 Carrying Amount
Page 274
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/59 Exhibit E/59
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TAKBERWUJUD (Lanjutan) 12. INTANGIBLE ASSETS (Continued)
Jumlah amortisasi yang dibebankan pada operasi adalah Amortization charged to operations was amounted
sejumlah Rp 28.849 dan Rp 11.641 masing-masing untuk to Rp 28,849 and Rp 11,641 for the five-month period ended
periode lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 31 May 2024 and 2023, respectively and Rp 53,859 and
dan 2023 serta Rp 53.859 dan Rp 22.492 masing-masing untuk Rp 22,492 for the year ended 31 December 2023 and 2022,
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 (Note 27).
(Catatan 27).
13. PINJAMAN YANG DITERIMA - PIHAK KETIGA 13. FUND BORROWINGS – THIRD PARTIES
Pinjaman yang diterima dari lembaga keuangan terdiri dari: Borrowings from financial institutions consist of the
followings:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Pinjaman (Dolar AS) Borrowings (US Dollar)
Pinjaman Sindikasi 2.689.871 1.919.292 1.085.439 Syndicated Loan
PT Bank CIMB Niaga Tbk 332.284 - - PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Permata Tbk 260.048 - - PT Bank Permata Tbk
PT Bank CTBC Indonesia 170.657 200.408 - PT Bank CTBC Indonesia
responsAbility SICAV (Lux) - responsAbility SICAV (Lux) -
konsolidasian - 89.927 275.292 consolidated
Sub-jumlah pinjaman (Dolar AS) 3.452.860 2.209.627 1.360.731 Sub-total borrowings (US Dollar)
Pinjaman (Rupiah) Borrowings (Rupiah)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.503.951 1.221.847 1.963.402 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 936.111 980.555 1.654.167 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 873.971 1.052.320 1.667.859 PT Bank Pan Indonesia Tbk
Pinjaman Sindikasi Syndicated Loan
(Agen : PT Bank DKI) 858.406 1.076.474 931.386 (Agent : PT Bank DKI)
PT Bank KEB Hana Indonesia 454.167 330.278 237.778 PT Bank KEB Hana Indonesia
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 362.500 150.000 - Jawa Barat dan Banten Tbk
PT Bank China Construction PT Bank China Construction
Bank Indonesia Tbk 297.090 132.177 212.787 Bank Indonesia Tbk
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 283.333 - - PT Bank Maspion Indonesia Tbk
PT Bank Jago Tbk 244.722 296.893 300.000 PT Bank Jago Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 202.363 276.891 230.756 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank DKI 190.991 261.214 422.774 PT Bank DKI
PT Bank Shinhan Indonesia 66.667 100.000 166.667 PT Bank Shinhan Indonesia
PT Bank Permata Tbk - 35.417 135.417 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Permata Syariah Tbk - 10.417 35.417 PT Bank Permata Syariah Tbk
PT Bank UOB Indonesia - 100.000 400.000 PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Victoria International Tbk - - 100.000 PT Bank Victoria International Tbk
Sub-jumlah pinjaman (Rupiah) 6.274.272 6.024.483 8.458.410 Sub-total borrowings (Rupiah)
Jumlah pinjaman 9.727.132 8.234.110 9.819.141 Total borrowings
Dikurangi: Less:
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi (42.759) (35.648) (31.951) Unamortized transaction costs
Pinjaman – neto 9.684.373 8.198.462 9.787.190 Borrowings – net
Pinjaman yang diterima dari lembaga non-keuangan terdiri Borrowings from non-financial institutions consist of the
dari: followings:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Pinjaman (Rupiah) Borrowings (Rupiah)
PT United Tractors Tbk 382.776 432.257 407.100 PT United Tractors Tbk
PT Gaya Makmur Tractors 26.985 35.141 52.618 PT Gaya Makmur Tractors
Jumlah pinjaman (Rupiah) 409.761 467.398 459.718 Total borrowings (Rupiah)
Page 275
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/60 Exhibit E/60
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA - PIHAK KETIGA (Lanjutan) 13. FUND BORROWINGS – THIRD PARTIES (Continued)
Kisaran suku bunga kontraktual setahun untuk pinjaman dari The range of contractual interest rates per annum on the
bank di atas adalah sebagai berikut: above bank loans are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Rupiah 5,00 – 7,30 5,00 – 7,50 5,00 – 8,50 Rupiah
Dolar AS 6,03 - 7,30 2,25 - 7,36 2,25 - 6,45 US Dollar
Rincian dari fasilitas pinjaman yang diterima adalah sebagai The detail of loan facilities are as follows:
berikut:
Perjanjian Jatuh tempo Saldo pinjaman/
terakhir/ fasilitas/ Outstanding loan
Nama Bank/ Latest Facility Batas fasilitas/ 31 Mei/ 31 Desember/ December
`
Bank's Name agreement due date** Facility limit May 2024 2023 2022
Dolar AS/US Dollar
Pinjaman Sindikasi
(Agen : Standard Chartered Bank
(Hong Kong) Ltd.) 17-Mar-2020 23-Mar-2023 USD 100.000.000 * - - 39.327
(Agen : Standard Chartered Bank
(Hong Kong) Ltd.) 30-Aug-2021 14-Mar-2025 USD 80.000.000* 349.439 531.852 1.046.112
(Agen : Standard Chartered Bank
(Hong Kong) Ltd.) 2-May-2023 23-Apr-2027 USD 150.000.000* 2.340.432 1.387.440 -
USD 330.000.000* 2.689.871 1.919.292 1.085.439
PT Bank CIMB Niaga Tbk*** 25-Mar-2024 28-Mar-2027 USD 10.000.000* 153.501 - -
7-May-2024 21-May-2027 USD 11.000.000* 178.783 - -
USD 21.000.000 332.284 - -
PT Bank Permata Tbk 18-Apr-2023 18-Apr-2027 USD 16.000.000 260.048 - -
PT Bank CTBC Indonesia 20-Feb-2023 20-Feb-2026 USD 18.000.000* 170.657 200.408 -
responsAbility SICAV (Lux) -
konsolidasian 5-Apr-2021 22-Apr-2024 USD 35.000.000* - 89.927 275.292
Jumlah Dolar AS/Total US Dollar USD 399.000.000* 3.452.860 2.209.627 1.360.731
Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 29-Dec-2020 23-Feb-2024 250.000 - 20.833 104.167
31-Mar-2021 14-Jul-2025 200.000 60.688 82.443 132.232
8-Dec-2021 8-Mar-2026 250.000 121.707 147.631 207.169
29-Mar-2022 26-Apr-2026 750.000 253.107 362.792 614.697
26-Jul-2022 22-Aug-2024 500.000 57.212 165.114 412.925
20-Sep-2022 9-Dec-2024 500.000 144.639 250.519 492.212
28-Feb-2023 27-Mar-2025 750.000 130.253 192.515 -
2-Apr-2024 22-May-2026 750.000 736.345 - -
3.950.000 1.503.951 1.221.847 1.963.402
PT Bank Central Asia Tbk 24-Oct-2019 19-Feb-2023 500.000 - - 11.111
14-Mar-2024 24-Jan-2025 800.000 - - -
14-Dec-2020 18-Feb-2025 1.000.000 165.278 283.333 595.834
26-Jan-2022 22-Dec-2025 1.200.000 315.278 530.555 1.047.222
29-Dec-2022 27-Mar-2027 1.700.000 455.555 166.667 -
5.200.000 936.111 980.555 1.654.167
Saldo pindahan/Balance carry
forward 9.150.000 2.440.062 2.202.402 3.617.569
Page 276
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/61 Exhibit E/61
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA - PIHAK KETIGA (Lanjutan) 13. FUND BORROWINGS – THIRD PARTIES (Continued)
Rincian dari fasilitas pinjaman yang diterima adalah sebagai The detail of loan facilities are as follows: (Continued)
berikut: (Lanjutan)
Perjanjian Jatuh tempo Saldo pinjaman/
terakhir/ fasilitas/ Outstanding loan
Nama Bank/ Latest Facility Batas fasilitas/ 31 Mei/ 31 Desember/December
Bank's Name agreement due date** Facility limit May 2024 2023 2022
Rupiah
Saldo dipindahkan/Balance brought 9.150.000 2.440.062 2.202.402 3.617.569
forward
PT Bank Pan Indonesia Tbk 6-Dec-2019 27-Feb-2023 500.000 - - 16.667
29-Aug-2023 31-Aug-2024 100.000 - - 100.000
30-Apr-2021 24-Jan-2025 1.000.000 110.082 210.653 609.526
24-Aug-2022 12-Dec-2025 1.000.000 375.000 541.667 941.666
13-Mar-2023 18-Dec-2026 1.000.000 388.889 300.000 -
3.600.000 873.971 1.052.320 1.667.859
Pinjaman Sindikasi
(Agen : PT Bank DKI) 23-Sep-2022 29-Mar-2026 1.600.000 858.406 1.076.474 931.386
PT Bank KEB Hana Indonesia 11-Feb-2020 3-Mar-2023 400.000 - - 23.611
6-Feb-2024 11-Feb-2025 100.000 - 100.000 100.000
23-Sep-2021 21-Oct-2024 200.000 4.167 19.167 114.167
13-Dec-2022 3-Feb-2026 300.000 169.444 211.111 -
15-Feb-2024 25-Mar-2027 300.000 280.556 - -
1.300.000 454.167 330.278 237.778
PT United Tractors Tbk 26-Jun-2023 24-May-2027 1.250.000 382.776 432.257 407.100
PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk 20-Dec-2023 22-Apr-2027 390.000 362.500 150.000 -
PT Bank China Construction Bank
Indonesia Tbk 9-Jun-2022 7-Jul-2025 250.000 97.090 132.177 212.787
14-May-2024 27-May-2027 300.000 200.000 - -
550.000 297.090 132.177 212.787
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 7-Jun-2023 19-Apr-2027 300.000 283.333 - -
PT Bank Jago Tbk 22-Sep-2022 27-Dec-2026 300.000 244.722 296.893 300.000
PT Bank CIMB Niaga Tbk 17-Mar-2022 14-Mar-2025 300.000 83.613 126.891 230.756
25-May-2023 28-Dec-2025 500.000 118.750 150.000 -
800.000 202.363 276.891 230.756
PT Bank DKI 16-Jun-2022 29-Jun-2025 500.000 190.991 261.214 422.774
PT Bank Shinhan Indonesia 28-Apr-2022 19-May-2025 200.000 66.667 100.000 166.667
PT Gaya Makmur Tractors 6-Jan-2022 25-Jan-2026 67.106 26.985 35.141 52.618
PT Bank Permata Tbk 28-May-2021 24-May-2024 200.000 - 35.417 135.417
18-Apr-2023 18-Apr-2024 400.000 - - -
600.000 - 35.417 135.417
PT Bank Permata Syariah Tbk 28-May-2021 24-May-2024 50.000 - 10.417 35.417
18-Apr-2023 18-Apr-2024 100.000 - - -
150.000 - 10.417 35.417
PT Bank UOB Indonesia 28-Sep-2023 28-Sep-2024 400.000 - 100.000 400.000
Saldo pindahan/Balance carry
forward 21.157.106 6.684.033 6.491.881 8.818.128
Page 277
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/62 Exhibit E/62
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA - PIHAK KETIGA (Lanjutan) 13. FUND BORROWINGS – THIRD PARTIES (Continued)
Rincian dari fasilitas pinjaman yang diterima adalah sebagai The detail of loan facilities are as follows: (Continued)
berikut: (Lanjutan)
Perjanjian Jatuh tempo Saldo pinjaman/
terakhir/ fasilitas/ Outstanding loan
Nama Bank/ Latest Facility Batas fasilitas/ 31 Mei/ 31 Desember/December
Bank's Name agreement due date** Facility limit May 2024 2023 2022
Rupiah
Saldo dipindahkan/Balance brought 21.157.106 6.684.033 6.491.881 8.818.128
forward
PT Bank Victoria International Tbk 1-Sep-2023 9-Jun-2024 250.000 - - 100.000
PT Bank Mizuho Indonesia 25-Nov-2023 25-Nov-2024 150.000 - - -
PT Bank OCBC NISP Tbk 8-Mar-2024 8-Mar-2025 300.000 - - -
Jumlah Rupiah/Total Rupiah 21.857.106 6.684.033 6.491.881 8.918.128
Jumlah pinjaman/Total borrowings 10.136.893 8.701.508 10.278.859
*) Nilai penuh *) Full amount
**) Tanggal angsuran terakhir dari pinjaman yang diterima **) The date of the last installment of the loan received
***) Merupakan bagian penarikan pinjaman dalam Dolar AS dari fasilitas ***) Represent part of the loan drawdown in US Dollar from the Special
Pinjaman Transaksi Khusus 2 (dalam Rupiah/ Dolar AS) Transaction Loan 2 facility (in Rupiah/ US Dollar)
Pada tanggal 31 Maret 2021, Perusahaan menandatangani On 31 March 2021, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja dengan PT Bank Mandiri Capital Credit Agreement with PT Bank Mandiri (Persero)
(Persero) Tbk sebesar Rp 200.000. Tbk amounting to Rp 200,000.
Pada tanggal 5 April 2021, Perusahaan menandatangani On 5 April 2021, the Company entered into Loan
Perjanjian Pinjaman dengan 2 sub fund dari responsAbility Agreements with 2 sub funds of responsAbility SICAV
SICAV (Lux) yaitu: responsAbility SICAV (Lux) Micro and SME (LUX), i.e.: responsAbility SICAV (Lux) Micro and SME
Finance Debt Fund; dan responsAbility SICAV (Lux) Financial Finance Debt Fund; and responsibility SICAV (Lux)
Inclusion Fund serta MultiConcept Fund Management S.A. Financial Inclusion Fund, concurrently with a Loan
dengan total keseluruhan fasilitas sebesar USD 35.000.000 Agreement with MultiConcept Fund Management S.A.
(nilai penuh). with overall facilities amounting to USD 35,000,000 (full
amount).
Pada tanggal 30 April 2021, Perusahaan menandatangani On 30 April 2021, the Company entered into a Credit
Perjanjian Kredit Pinjaman Tetap V dengan PT Bank Pan Agreement Fixed Loan V with PT Bank Pan Indonesia
Indonesia Tbk sebesar Rp 1.000.000. amounting to Rp 1,000,000.
Pada tanggal 28 Mei 2021, Perusahaan menandatangani On 28 May 2021, the Company entered into a Credit
Perjanjian Kredit Fasilitas Term Loan 2 sebesar Rp 200.000 dan Agreement Term Loan 2 facility amounting to Rp 200,000
Fasilitas Term Loan 3 Musyarakah Mutanaqisoh sebesar and Term Loan 3 Facility Musyarakah Mutanaqisoh
Rp 50.000 dengan PT Bank Permata Tbk. amounting to Rp 50,000 with PT Bank Permata Tbk.
Pada tanggal 24 Juni 2021, Perusahaan menandatangani On 24 June 2021, the Company entered into a Term Loan
Perjanjian Kredit Angsuran Berjangka sebesar Rp 600.000 Credit Agreement amounting to Rp 600,000 with
dengan PT Bank Jago Tbk. PT Bank Jago Tbk.
Pada tanggal 30 Agustus 2021, Perusahaan menandatangani On 30 August 2021, the Company entered into a Secured
perjanjian Fasilitas Sindikasi Pinjaman Berjangka dengan Syndicated Term Loan Facility Agreement amounting to
Jaminan (Term Loan) sebesar USD 80.000.000 (nilai penuh), USD 80,000,000 (full amount), whereas Standard
dimana Standard Chartered Bank (Hong Kong) Limited Chartered Bank (Hong Kong) Limited acting as the Facility
bertindak sebagai Agen Fasilitas (the “Facility Agent”), dan Agent, and PT Bank Central Asia Tbk. acting as the Security
PT Bank Central Asia Tbk sebagai Agen Jaminan (the “Security Agent.
Agent”).
Pada tanggal 23 September 2021, Perusahaan menandatangani On 23 September 2021, the Company entered into Working
Perjanjian Working Capital Installment sebesar Rp 200.000 Capital Installment Agreement amounting to Rp 200,000
dengan PT Bank KEB Hana Indonesia. with PT Bank KEB Hana Indonesia.
Page 278
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/63 Exhibit E/63
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA - PIHAK KETIGA (Lanjutan) 13. FUND BORROWINGS – THIRD PARTIES (Continued)
Pada tanggal 8 Desember 2021, Perusahaan menandatangani On 8 December 2021, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 250.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 250,000 with
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 6 Januari 2022, Perusahaan menandatangani On 6 January 2022, the Company entered into a Credit
Perjanjian Kredit sebesar Rp 50.000 dengan PT Gaya Makmur Agreement amounting to Rp 50,000 with PT Gaya Makmur
Tractors. Tractors.
Pada tanggal 26 Januari 2022, Perusahaan menandatangani On 26 January 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 1.000.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 1,000,000 with
PT Bank Central Asia Tbk. PT Bank Central Asia Tbk.
Pada tanggal 17 Maret 2022, Perusahaan menandatangani On 17 March 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 300.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 300,000 with
PT Bank CIMB Niaga Tbk. PT Bank CIMB Niaga Tbk.
Pada tanggal 25 Maret 2022, Perusahaan menandatangani On 25 March 2022, the Company entered into a second
Perubahan Kedua Perjanjian Kredit Angsuran Berjangka addendum Term Loan Credit Agreement amounting to
sebesar Rp 300.000 dengan PT Bank Jago Tbk. Rp 300,000 with PT Bank Bank Jago Tbk.
Pada tanggal 29 Maret 2022, Perusahaan menandatangani On 29 March 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 750.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 750,000 with
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 28 April 2022, Perusahaan menandatangani On 28 April 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 200.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 200,000 with
PT Bank Shinhan Indonesia. PT Bank Shinhan Indonesia.
Pada tanggal 9 Juni 2022, Perusahaan menandatangani On 9 June 2022, the Company entered into a Working Capital
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 250.000 dengan Credit Agreement amounting to Rp 250,000 with PT Bank
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk dan China Construction Bank Indonesia Tbk and Rp 250,000 with
Rp 250.000 dengan PT Bank Victoria International Tbk. PT Bank Victoria International Tbk.
Pada tanggal 16 Juni 2022, Perusahaan menandatangani On 16 June 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 500.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 500,000 with
PT Bank DKI. PT Bank DKI.
Pada tanggal 26 Juli 2022, Perusahaan menandatangani On 26 July 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 500.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 500,000 with
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 24 Agustus 2022, Perusahaan menandatangani On 24 August 2022, the Company entered into a Credit
Perjanjian Kredit Pinjaman Tetap VI dengan PT Bank Pan Agreement Fixed Loan VI with PT Bank Pan Indonesia
Indonesia Tbk sebesar Rp 1.000.000. amounting to Rp 1,000,000.
Pada tanggal 20 September 2022, Perusahaan On 20 September 2022, the Company entered into a Working
menandatangani Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Capital Credit Agreement amounting to Rp 500,000 with
Rp 500.000 dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 23 September 2022, Perusahaan On 23 September 2022, the Company entered into a
menandatangani Perjanjian Kredit Sindikasi dengan 4 BPD Syndication Credit Agreement with 4 BPD amounting to
sebesar Rp 1.600.000 dimana PT Bank DKI bertindak sebagai Rp 1,600,000 whereas PT Bank DKI acting as the Agent.
Agen.
Pada tanggal 28 September 2022, Perusahaan On 28 September 2022, the Company entered into a Working
menandatangani Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Capital Credit Agreement amounting to Rp 400,000 with
Rp 400.000 dengan PT Bank UOB Indonesia. PT Bank UOB Indonesia.
Pada tanggal 14 Oktober 2022, plafon fasilitas kredit dari On 14 October 2022, the credit facility limit from PT Gaya
PT Gaya Makmur Tractors dinaikkan menjadi Rp 67.106. Makmur Tractors increased to Rp 67,106.
Pada tanggal 25 November 2022, Perusahaan menandatangani On 25 November 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 150.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 150,000 with
PT Bank Mizuho Indonesia. PT Bank Mizuho Indonesia.
Pada tanggal 13 Desember 2022, Perusahaan menandatangani On 13 December 2022, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 300.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 300,000 with
PT Bank KEB Hana Indonesia. PT Bank KEB Hana Indonesia.
Page 279
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/64 Exhibit E/64
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA - PIHAK KETIGA (Lanjutan) 13. FUND BORROWINGS – THIRD PARTIES (Continued)
Pada tanggal 29 Desember 2022, Perusahaan menandatangani On 29 December 2022, the Company entered into a Credit
Perjanjian Kredit (Installment Loan-6) sebesar Rp 2.000.000, Facility (Installment Loan-6) Agreement amounting to
penambahan limit fasilitas Kredit Multi Fasilitas sebesar Rp 2,000,000, additional Multi Credit Facility limits
Rp 300.000, dan mengalihkan jumlah fasilitas Kredit Multi amounting Rp 300,000, and transferred the amount of Multi
sebesar Rp 200.000 menjadi fasilitas Installment Loan 5 Credit Facility limits amounting Rp 200,000 to Credit
dengan PT Bank Central Asia Tbk. Facility (Installment Loan 5) with PT Bank Central Asia Tbk.
Pada tanggal 20 Februari 2023 Perusahaan menandatangani On 20 February 2023, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar USD 18.000.000 (nilai Capital Credit Agreement amounting to USD 18,000,000 (full
penuh) dengan PT Bank CTBC Indonesia. amount) with PT Bank CTBC Indonesia.
Pada tanggal 28 Februari 2023, Perusahaan menandatangani On 28 February 2023, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 750.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 750,000 with
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 13 Maret 2023, Perusahaan menandatangani On 13 March 2023, the Company entered into a Credit
Perjanjian Kredit Pinjaman Tetap VII dengan PT Bank Pan Agreement Fixed Loan VII with PT Bank Pan Indonesia
Indonesia Tbk sebesar Rp 1.000.000. amounting to Rp 1,000,000.
Pada tanggal 18 April 2023, Perusahaan menandatangani On 18 April 2023, the Company entered into a Credit
Perjanjian Fasilitas Kredit Term Loan 4 sebesar Rp 400.000 Facility Agreement relating to Term Loan 4 with amount
dan Fasilitas Term Financing Musyarakah Mutanaqisoh 2 up to Rp 400,000 and Term Financing Musyarakah
sebesar Rp 100.000 dengan PT Bank Permata Tbk. Mutanaqisoh 2 Agreement amounting to Rp 100,000 with
PT Bank Permata Tbk.
Pada tanggal 2 Mei 2023, Perusahaan menandatangani On 2 May 2023, the Company entered into a Secured
perjanjian Fasilitas Sindikasi Pinjaman Berjangka dengan Syndicated Term Loan Facility Agreement amounting to
Jaminan (Term Loan) sebesar USD 150.000.000 (nilai penuh), USD 150,000,000 (full amount), whereas Standard Chartered
dimana Standard Chartered Bank (Hong Kong) Limited Bank (Hong Kong) Limited acting as the Facility Agent, and
bertindak sebagai Agen Fasilitas (the “Facility Agent”), dan PT Bank Central Asia Tbk acting as the Security Agent.
PT Bank Central Asia Tbk sebagai Agen Jaminan (the “Security
Agent”).
Pada tanggal 25 Mei 2023, Perusahaan menandatangani On 25 May 2023, the Company entered into a Facility
Perjanjian Fasilitas Pinjaman Transaksi Khusus 2 sebesar Agreement relating to Pinjaman Transaksi Khusus 2
Rp 500.000 dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk. amounting to Rp 500,000 with PT Bank CIMB Niaga Tbk.
Pada tanggal 7 Juni 2023, Perusahaan menandatangani On 7 June 2023, the Company entered into a Working Capital
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 300.000 dengan Credit Agreement amounting to Rp 300,000 with PT Bank
PT Bank Maspion IndonesiaTbk. Maspion Indonesia Tbk.
Pada tanggal 20 Desember 2023, Perusahaan menandatangani On 20 December 2023, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 390.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 390,000 with
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
Pada tanggal 15 Februari 2024, Perusahaan menandatangani On 15 February 2024, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja V sebesar Rp 300.000 dengan Capital Installment V Agreement amounting to Rp 300,000
PT Bank KEB Hana Indonesia. with PT Bank KEB Hana Indonesia.
Pada tanggal 8 Maret 2024, Perusahaan menandatangani On 8 March 2024, the Company entered into a Demand Loan
Perjanjian Kredit Demand Loan sebesar Rp 300.000 dengan Agreement amounting to Rp 300,000 with PT Bank OCBC NISP
PT Bank OCBC NISP Tbk. Tbk.
Pada tanggal 2 April 2024, Perusahaan menandatangani On 2 April 2024, the Company entered into a Working
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 750.000 dengan Capital Credit Agreement amounting to Rp 750,000 with
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Pada tanggal 14 Mei 2024, Perusahaan menandatangani On 14 May 2024, the Company entered into a Working Capital
Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp 300.000 dengan Credit Agreement amounting to Rp 300,000 with PT Bank
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. China Construction Bank Indonesia Tbk.
Page 280
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/65 Exhibit E/65
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PINJAMAN YANG DITERIMA - PIHAK KETIGA (Lanjutan) 13. FUND BORROWINGS – THIRD PARTIES (Continued)
Seluruh perjanjian di atas mencakup adanya pembatasan- All loan agreements include certain covenants which are
pembatasan tertentu yang umumnya diharuskan untuk normally required for such credit facilities, such as
fasilitas-fasilitas kredit tersebut, antara lain, pembatasan limitations to initiate merger or consolidation with other
untuk melakukan penggabungan usaha atau konsolidasi parties, obtain loans from other parties except loans
dengan pihak lain, mengadakan perjanjian pinjaman obtained in the normal course of business, or changes in its
dengan pihak lain selain yang timbul dalam kegiatan capital structure and/or articles of association without
usaha yang normal atau melakukan perubahan atas struktur notification to/prior written approval from creditors and
modal dan/atau anggaran dasar tanpa adanya maintenance of certain agreed financial ratios.
pemberitahuan/persetujuan tertulis dari kreditur dan
mempertahankan rasio-rasio keuangan tertentu.
Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah dibayarkan Interest and principal loan payments have been paid by
oleh Perusahaan sesuai dengan jadwal. Pembayaran pokok the Company on schedule. Payment of principal borrowings
pinjaman untuk periode lima bulan yang berakhir 31 Mei 2024 for the five-month period ended 31 May 2024 and for the
dan pada tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2023 dan years ended 31 December 2023 and 2022 amounting to
2022 adalah masing-masing sebesar Rp 2.658.859, Rp 2,658,859, Rp 6,506,468 and Rp 4,982,868, respectively.
Rp 6.506.468 dan Rp 4.982.868.
Pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 As of 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022 the Company
Perusahaan dan entitas anaknya telah memenuhi seluruh and its subsidiary have complied with all the requirements
persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian fasilitas- mentioned in the loan facility agreements.
fasilitas pinjaman ini.
Atas pinjaman-pinjaman yang diterima Perusahaan, For loans received by the Company, generally creditors
umumnya para kreditur mensyaratkan adanya pembatasan- require certain restrictions and obligations that must be
pembatasan dan kewajiban tertentu yang harus dipenuhi fulfilled by the Company, which generally include:
oleh Perusahaan, yang pada umumnya meliputi:
• Menjaga rasio jumlah pencadangan kerugian penurunan • Maintain the ratio of the amount of provision for
sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, impairment losses in accordance with applicable
accounting standards,
• Menyerahkan laporan keuangan tahunan yang telah • Submit audited annual financial statements to the Bank
diaudit kepada Bank selambat-lambatnya 4 (empat) bulan no later than 4 (four) months from the end of the
sejak berakhirnya tahun buku yang bersangkutan dan relevant financial year and quarterly financial
laporan keuangan kuartalan paling lambat 60 hari sejak statements no later than 60 days from the end of each
berakhirnya tiap kuartal, quarter,
• Menjaga rasio antara jaminan fasilitas kredit minimal • Maintain a ratio between credit facility guarantees of at
100% dari outstanding pinjaman, least 100% of outstanding loans,
• Menjaga gearing ratio (rasio antasa pinjaman dengan • Maintain the gearing ratio (ratio of loans with own
modal sendiri) tidak lebih besar dari 5 (lima) kali sampai capital) not greater than 5 (five) times to 10 (ten) times,
dengan 10 (sepuluh) kali,
• Menjaga Non-Performing Loan (NPL) Ratio tidak melebihi • Maintaining the Non-Performing Loan (NPL) Ratio not
5% dari total piutang pembiayaan, exceeding 5% of the total financing receivables,
• Dampak mata uang yang tidak dilindungi secara • The impact of an unprotected currency as a whole is a
keseluruhan maksimum 25% dari jumlah ekuitas secara maximum of 25% of the total equity,
keseluruhan,
• Ekuitas diharuskan lebih besar dari Rp 1.000.000 atau • Equity is required to be greater than Rp 1,000,000 or
melakukan pemberitahuan secara tertulis kepada Bank, notify the Bank in writing, one of which is if there is a
salah satunya apabila terdapat perubahan komposisi change in the composition of the majority shareholders,
pemegang saham mayoritas, perubahan susunan anggota a change in the composition of commissioners and
komisaris dan direksi, perubahan bidang atau jenis directors, a change in the field or type of business
kegiatan usaha Perusahaan, serta apabila Perusahaan activities of the Company, and if the Company dissolves,
melakukan pembubaran, penggabungan usaha dan atau merges and/or merges with other companies
peleburan dengan Perusahaan lain.
Kepatuhan atas Syarat Pinjaman Compliance with Loan Covenants
Pada tanggal 31 May 2024, 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022, the Company
Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan utang bank has either compliance with all od the required covenants of
berjangka tersebut seperti yang telah disebutkan dalam the above-mentioned period loan as stipulated in the
perjanjian kredit pihak bank. respective bank loan agreement.
Page 281
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/66 Exhibit E/66
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN 14. TAXATION
a. Utang pajak a. Taxes payable
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Pajak Penghasilan: Income Taxes:
Pasal 21 6.006 33.430 38.902 Article 21
Pasal 23 947 950 1.391 Article 23
Pasal 25 - 23.542 37.161 Article 25
Pasal 26 1.758 61.258 60.125 Article 26
Pasal 4(2) – Final 380 42 341 Article 4(2) – Final
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 2.730 3.815 2.426 Value Added Tax (VAT)
Taksiran Pajak Penghasilan
Badan (Pasal 29) Estimated Current Income Tax
terutang 2023 7.884 76.680 122.923 (Article 29) of fiscal year 2023
Jumlah 19.705 199.717 263.269 Total
b. Beban pajak penghasilan b. Income tax expenses
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Pajak kini Current
Perusahaan 114.427 176.920 342.193 429.256 The Company
Entitas anak - - - - Subsidiary
Tangguhan Deferred
Perusahaan 16.092 (16.255) 34.025 (1.400) The Company
Entitas anak (1.248) (263) (2.538) 147 Subsidiary
Penyesuaian tahun lalu Prior years adjustment
- Perusahaan 1.801 4.324 7.773 3.999 – The Company
Jumlah 131.072 164.726 381.453 432.002 Total
Page 282
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/67 Exhibit E/67
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN (Lanjutan) 14. TAXATION (Continued)
b. Beban pajak penghasilan (Lanjutan) b. Income tax expenses (Continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak, sebagaimana yang A reconciliation between profit before tax, as presented
disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan in the consolidated statement of profit or loss and other
komprehensif lain konsolidasian, dengan taksiran laba kena comprehensive income, and estimated taxable profit for
pajak untuk periode lima bulan yang berakhir pada tanggal the for the five-month period ended 31 May 2024 and
31 Mei 2024 dan 2023 serta untuk tahun yang berakhir pada 2023 and for the year ended 31 December 2023 and 2022
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai are as follows:
berikut:
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Laba sebelum pajak menurut Profit before tax per
laporan laba rugi dan consolidated statements of
penghasilan komprehensif profit or loss and other
lain konsolidasian 693.743 850.656 2.025.252 2.238.681 comprehensive income
Rugi (laba) entitas anak sebelum
pajak penghasilan 5.542 1.170 11.409 (26) Loss (profit) before tax of subsidiary
Laba sebelum pajak Perusahaan 699.285 851.826 2.036.661 2.238.655 Profit before tax of the Company
Beda tetap: Permanent differences:
Beban sewa - 547 - 952 Rent expenses
Pendapatan keuangan yang Finance income subjected
pajaknya bersifat final (22.660) (24.156) (83.120) (22.870 ) to final tax
Beban asuransi - 7.212 - 13.869 Insurance expenses
Beban depresiasi - 742 - 2.289 Depreciation expenses
Beban lain-lain 10.318 9.432 26.554 18.982 Other expenses
Jumlah beda tetap (12.342) (6.223) (56.566) 13.222 Total permanent differences
Beda temporer: Temporary differences:
Gaji dan imbalan pasca- Salaries and post-employment
kerja (104.939) (121.588) (39.698) 60.940 benefits
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses
nilai piutang pembiayaan of financing receivables and
dan piutang lain-lain 481.659 492.231 1.048.943 424.530 other receivables
Penghapusan piutang (405.458) (250.674) (1.083.515) (431.456) Receivables written-off
Penyusutan aset tetap (9.458) 2.100 (44.133 ) 12.112 Depreciation of fixed assets
Keuntungan neto atas
penjualan aset tetap (1.999) (2.780) (7.208 ) (10.202 ) Net gain on sale of fixed assets
Amortisasi biaya emisi surat Amortization of securities
berharga yang diterbitkan 3.668 (7.428) (5.715) 4.007 issuance cost
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
pinjaman yang diterima (7.111) (175) (3.697) (10.732) on fund borrowings
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
piutang pembiayaan (41.059) (26.132) (44.053) (41.835) on financing receivables
Jumlah beda temporer (84.697) 85.554 (179.076 ) 7.364 Total temporary differences
Taksiran laba kena pajak 602.246 931.157 1.801.019 2.259.241 Estimated taxable profit
Tarif pajak 19% 19% 19% 19% Tax rate
Taksiran beban pajak kini 114.427 176.920 342.193 429.256 Estimated current tax expense
Dikurang: pajak dibayar
dimuka (106.542) (116.500) (265.513 ) (306.333 ) Less : prepaid taxes
Taksiran utang pajak kini - Estimated current tax payable –
Perusahaan 7.885 60.420 76.680 122.923 The Company
Page 283
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/68 Exhibit E/68
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN (Lanjutan) 14. TAXATION (Continued)
b. Beban pajak penghasilan (Lanjutan) b. Income tax expenses (Continued)
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk periode lima The corporate income tax calculation for the five-
bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dan 2023 month period ended 31 May 2024 and 2023 was a
adalah suatu perhitungan sementara yang dibuat untuk preliminary estimate made for accounting purposes and
tujuan akuntansi dan dapat berubah pada saat is subject to revision when the Company filed its Annual
Perusahaan menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Corporate Income Tax Return (“CIT”).
Tahunan PPh Badan.
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun yang The corporate income tax calculation for the year
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah ended 31 December 2023 and 2022 has comform with
sesuai dengan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh its Annual Corporate Income Tax Return (“CIT”) filed
Badan Perusahaan. by the Company.
c. Pajak tangguhan c. Deferred tax
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan dihitung A reconciliation between the income tax expense
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atas laba calculated by applying the applicable tax rates to profit
sebelum pajak penghasilan, dengan beban pajak before income tax, and the income tax expenses
penghasilan sebagaimana disajikan dalam laporan laba as presented in the statement of profit or loss and
rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk periode other comprehensive income for the five-month period
lima bulan yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dan ended 31 May 2024 and 2023 and for the year ended
2023 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 December 2023 and 2022 are as follows:
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Laba sebelum pajak menurut Profit before tax per
laporan laba rugi dan consolidated statements
penghasilan komprehensif of profit or loss and other
lain konsolidasian 693.743 850.656 2.025.252 2.238.681 comprehensive income
Rugi (laba) entitas anak Loss (profit) before tax of
sebelum pajak 5.542 1.170 11.409 (26) subsidiary
Laba sebelum pajak - Profit before tax of -
Perusahaan 699.285 851.826 2.036.661 2.238.655 the Company
Beban pajak dengan tarif pajak Tax expense at the applicable
tunggal yang berlaku 132.864 161.847 386.966 425.344 single tax rate
Pengaruh pajak penghasilan atas: Tax effects on:
Beda tetap pada tarif Permanent differences at
pajak tunggal the applicable
yang berlaku (2.345) (1.182) (10.748) 2.512 single tax rate
Penyesuaian tahun lalu 1.801 4.324 7.773 3.999 Prior years adjustment
Jumlah 132.320 164.989 383.991 431.855 Total
Page 284
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/69 Exhibit E/69
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN (Lanjutan) 14. TAXATION (Continued)
c. Pajak tangguhan (Lanjutan) c. Deferred tax (Continued)
Pengaruh pajak tangguhan atas beda temporer yang The deferred tax effects of the significant temporary
signifikan antara laporan komersial dan fiskal terdiri differences between commercial and fiscal reporting are
dari: as follows:
Dikreditkan
ke ekuitas dari
Dikreditkan penghasilan
(dibebankan) komprehensif
ke laporan lain/
laba rugi / Credited to
Credited equity from
31 Desember/ (charged) to other 31 Mei/
December statement of comprehensive May
2023 profit or loss income 2024
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai piutang 88.173 14.478 - 102.651 impairment losses on receivables
Imbalan pasca-kerja 27.108 1.824 1.312 30.244 Post-employment benefits
Beban akrual 37.400 (21.696) - 15.704 Accrued expenses
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets and
dan amortisasi aset takberwujud (19.201) (2.176) - (21.377) amortization of intangible assets
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
piutang pembiayaan 3.664 (7.801) - (4.137) on financing receivables
Biaya emisi surat berharga
yang diterbitkan yang Unamortized securities
belum diamortisasi (1.753) 697 - (1.056) issued cost
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
pinjaman yang diterima (6.772) (1.351) - (8.123) on fund borrowings
Penghasilan komprehensif lain (158) - 17.168 17.010 Other comprehensive income
Rugi fiskal 3.502 1.182 - 4.684 Fiscal loss
Aset pajak tangguhan – neto 131.963 (14.843) 18.480 135.600 Deferred tax assets – net
Dikreditkan
(dibebankan)
ke ekuitas dari
penghasilan
Dikreditkan komprehensif
(dibebankan) lain/
ke laporan Credited
laba rugi / (charged) to
Credited equity from
31 Desember/ (charged) to other 31 Desember/
December statement of comprehensive December
2022 profit or loss income 2023
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai piutang 94.742 (6.569 ) - 88.173 impairment losses on receivables
Imbalan pasca-kerja 21.206 3.916 1.986 27.108 Post-employment benefits
Beban akrual 48.845 (11.445 ) - 37.400 Accrued expenses
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets and
dan amortisasi aset takberwujud (9.446) (9.755 ) - (19.201) amortization of intangible assets
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
piutang pembiayaan 12.034 (8.370 ) - 3.664 on financing receivables
Biaya emisi surat berharga
yang diterbitkan yang Unamortized securities
belum diamortisasi (667) (1.086 ) - (1.753) issued cost
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
pinjaman yang diterima (6.070) (702 ) - (6.772) on fund borrowings
Penghasilan komprehensif lain 2.407 - (2.565) (158) Other comprehensive income
Rugi fiskal 978 2.524 - 3.502 Fiscal loss
Aset pajak tangguhan – neto 164.029 (31.487 ) (579) 131.963 Deferred tax assets – net
Page 285
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/70 Exhibit E/70
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN (Lanjutan) 14. TAXATION (Continued)
c. Pajak tangguhan (Lanjutan) c. Deferred tax (Continued)
Pengaruh pajak tangguhan atas beda temporer yang The deferred tax effects of the significant temporary
signifikan antara laporan komersial dan fiskal terdiri dari: differences between commercial and fiscal reporting are
(Lanjutan) as follows: (Continued)
Dikreditkan
(dibebankan)
ke ekuitas dari
penghasilan
Dikreditkan komprehensif
(dibebankan) lain/
ke laporan Credited
laba rugi / (charged) to
Credited equity from
31 Desember/ (charged) to other 31 Desember/
December statement of comprehensive December
2021 profit or loss income 2022
Aset (liabilitas) pajak tangguhan Deferred tax assets (liabilities)
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai piutang 96.058 (1.316) - 94.742 impairment losses on receivables
Imbalan pasca-kerja 21.858 (2.365) 1.713 21.206 Post-employment benefits
Beban akrual 34.758 14.087 - 48.845 Accrued expenses
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets and
dan amortisasi aset takberwujud (9.816) 370 - (9.446) amortization of intangible assets
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
piutang pembiayaan 19.982 (7.948) - 12.034 on financing receivables
Biaya emisi surat berharga
yang diterbitkan yang Unamortized securities
belum diamortisasi (1.428) 761 - (667) issued cost
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi atas Unamortized transaction cost
pinjaman yang diterima (4.031) (2.039) - (6.070) on fund borrowings
Penghasilan komprehensif lain 7.425 - (5.018) 2.407 Other comprehensive income
Rugi fiskal 1.275 (297) - 978 Fiscal loss
Aset pajak tangguhan – neto 166.081 1.253 (3.305) 164.029 Deferred tax assets – net
Manajemen berkeyakinan bahwa laba fiskal pada masa The management believes that future taxable profit
datang akan memadai untuk mengkompensasikan will be sufficient to be compensated against the
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan. deductible of temporary differences.
d. Administrasi d. Administration
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di Based on the Taxation Laws in Indonesia, the Company
Indonesia, Perusahaan menghitung, menetapkan dan submits tax returns on the basis of self assessment. The
membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang. Director General of Tax (DGT) may assess or amend
Direktur Jenderal Pajak ("DJP") dapat menetapkan atau taxes within 5 (five) years of the time the tax becomes
mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu 5 (lima) due. Amendments to tax obligations of the Company are
tahun sejak saat terutangnya pajak. Koreksi terhadap recorded when an assessment is received or, if appealed
kewajiban pajak Perusahaan diakui pada saat Surat against, when the result of the appeal is determined.
Ketetapan Pajak diterima atau jika Perusahaan
mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas
keberatan Perusahaan tersebut telah ditetapkan.
Page 286
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/71 Exhibit E/71
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. PERPAJAKAN (Lanjutan) 14. TAXATION (Continued)
d. Administrasi (lanjutan) d. Administration (Continued)
Pada tanggal 31 Maret 2020, Presiden Republik Indonesia On 31 March 2020, the President of the Republic
menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Indonesia established Government Regulation in Lieu of
Undang (Perpu) Republik Indonesia No. 1 Tahun 2020 Law (Perpu) of the Republic of Indonesia No. 1 of Year
(“PP No. 1/2020”) tentang “Kebijakan Keuangan Negara 2020 (“PP No. 1/2020”) concerning “State Financial
Dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Policy and Financial System Stability for Handling the
Pandemi Corona Virus Disease 2019 (“Covid-19”) 2019 Corona Virus Disease (“Covid-19”) Pandemic
dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman Yang and/or In Order to Face Threats that Harm National
Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Economy and/or Financial System Stability” which has
Stabilitas Sistem Keuangan” yang telah menjadi Undang- become Law (UU) No.2 Year 2020, as well as stipulated
Undang (UU) No.2 Tahun 2020, serta menetapkan Government Regulation (PP) No. 30 Year 2020
Peraturan Pemerintah (PP) No. 30 Tahun 2020 tentang concerning Tariff Reduction for Domestic Public
Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Bagi Wajib Pajak Companies Taxpayers and effective since 19 June 2020.
Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka The regulation has stipulated the reduction in the
dan berlaku sejak tanggal 19 Juni 2020. Aturan tersebut income tax rates for domestic corporate taxpayers and
menetapkan penurunan tarif pajak penghasilan Wajib business establishment from 25% to 22% for fiscal year
Pajak Badan Dalam Negeri dan bentuk usaha tetap dari 2020 and 2021 and 20% for the Fiscal Year 2022
semula 25% menjadi 22% untuk tahun pajak 2020 dan onwards.
2021 dan 20% mulai Tahun Pajak 2022 dan seterusnya.
Pada tanggal 18 Juni 2020, PP No. 56/2015 tentang On 18 June 2020, PP No. 56/2015 concerning the
Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 77 Tahun 2013, Amendment of Government Regulation No. 77 Year
dicabut dan dinyatakan tidak berlaku, digantikan dengan 2013, revoked and declared invalid, replaced by
Peraturan Pemerintah No. 30 Tahun 2020 (“PP No. Government Regulation No. 30 Year 2020 ("PP No.
30/2020”) tentang “Penurunan Tarif Pajak Penghasilan 30/2020") on “Income Tax Rate Reduction Corporate
Bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Taxpayers in the Form of Publicly-listed Companies".
Perseroan Terbuka”.
PP No. 30/2020 ini mengatur perseroan terbuka dalam PP No. 30/2020 regulates publicly-listed companies in
negeri di Indonesia dapat memperoleh penurunan tarif Indonesia can obtain the reduced income tax rate of
pajak penghasilan sebesar 3% lebih rendah dari tarif pajak 3% lower than the income tax rate corporate taxpayer
penghasilan Wajib Pajak badan dalam negeri, dengan in the country, provided they meet the prescribed
memenuhi kriteria yang ditentukan, yaitu paling sedikit criteria, ie at least 40% of the total paid-up shares
40% dari jumlah keseluruhan saham yang disetor dicatat recorded to be traded on the stock exchanges in
untuk diperdagangkan di bursa efek di Indonesia; saham Indonesia; the shares must be held by at least 300
tersebut harus dimiliki oleh paling sedikit Parties; each Party may only have a share of less than
300 Pihak; masing-masing Pihak hanya boleh memiliki 5% of the total shares issued and fully paid; and must
saham kurang dari 5% dari keseluruhan saham yang be met in a short time at least 183 calendar days
ditempatkan dan disetor penuh; dan harus dipenuhi within a fiscal year.
dalam waktu paling singkat 183 hari kalender dalam
jangka waktu satu tahun pajak.
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan On 29 October 2021, the Government issue Law of the
Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021 Republic of Indonesia No. 7 Year 2021 concerning
tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (“UU HPP”). Harmonisation of Taz Regulations (“UU HPP”). The
Aturan tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan regulation has stipulated the income tax rate for
wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar domestic taxpayer and business establishment of 22%
22% yang mulai berlaku pada Tahun Pajak 2022 dan which will be effective from the Fiscal Year 2022
seterusnya. Dengan demikian, penetapan tarif pajak onwards. Hence, the previously tax rate determination
sebelumnya sebesar 20% menjadi tidak berlaku setelah of 20% will be invalid after the ratification of this Law.
Undang-Undang ini disahkan.
Pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 As of 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022, the
Perusahaan telah memenuhi persyaratan di atas (sesuai Company has met requirements (“UU HPP” and “PP No.
“UU HPP” dan “PP No.30/2020”) untuk mendapatkan 30/2020”) to obtain the reduced income tax rate of 3%,
penurunan tarif sebesar 3%, sehingga menggunakan tarif so that the rate using of 19% for corporate income tax
19% untuk perhitungan PPh Badan. calculation.
Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia, Under the taxation laws of Indonesia, the Company
Perusahaan melaporkan/menyetorkan pajak berdasarkan submits tax returns on the basis of self-assesment.
sistem self-assesment. Fiskus dapat menetapkan atau The tax authorities may assess or amend taxes within
mengubah pajak-pajak tersebut dalam jangka waktu the statute of limitations, under prevailing
tertentu sesuai dengan peraturan yang berlaku. regulations.
Page 287
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/72 Exhibit E/72
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 15. SECURITIES ISSUED
31 Mei/ 31 Desember/ December
May 2024 2023 2022
Nilai nominal: Nominal value:
Obligasi Berkelanjutan IV BFI Finance Obligasi Berkelanjutan IV BFI Finance
Indonesia Tahap III Tahun 2020 - - 395.000 Indonesia Tahap III Tahun 2020
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance
Indonesia Tahap I Tahun 2021 - 400.000 400.000 Indonesia Tahap I Tahun 2021
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance
Indonesia Tahap II Tahun 2021 530.000 530.000 790.000 Indonesia Tahap II Tahun 2021
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance
Indonesia Tahap III Tahun 2023 483.000 1.100.000 - Indonesia Tahap III Tahun 2023
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance
Indonesia Tahap IV Tahun 2023 1.010.000 1.600.000 - Indonesia Tahap IV Tahun 2023
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance
Indonesia Tahap V Tahun 2023 1.100.000 1.100.000 - Indonesia Tahap V Tahun 2023
Jumlah nilai nominal 3.123.000 4.730.000 1.585.000 Total nominal value
Dikurangi: Less:
Biaya emisi Obligasi yang
belum diamortisasi (5.557) (9.225) (3.510) Unamortized Bonds issuance cost
Jumlah – neto 3.117.443 4.720.775 1.581.490 Total - net
31 Mei/ 31 Desember/ December
May 2024 2023 2022
Utang Obligasi sesuai jatuh temponya: Bonds payable by maturity profile:
• < 1 tahun 1.392.000 2.387.000 655.000 < 1 year •
• 1-2 tahun 881.000 612.000 930.000 1-2 years •
• 2-3 tahun 850.000 1.731.000 - 2-3 years •
3.123.000 4.730.000 1.585.000
Amortisasi biaya emisi Obligasi yang Amortization of Bonds issuance costs
dibebankan ke laporan charged to the consolidated
laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss
komprehensif lain and other comprehensive
konsolidasian (Catatan 26) 3.634 7.924 4.026 income (Note 26)
Obligasi Berkelanjutan IV BFI Finance Indonesia Tahap III Obligasi Berkelanjutan IV BFI Finance Indonesia Tahap III
Tahun 2020 Tahun 2020
Obligasi/ Nilai nominal/ Tingkat bunga tetap/ Jatuh tempo/ Status pembayaran/ Peringkat/
Bonds Nominal value Fixed interest rate Due date Payment status Rating
Seri/Serial A Rp 437.000 8,00% 18 September 2021 Lunas/Paid A+(idn)
Seri/Serial B Rp 395.000 9,50% 8 September 2023 Lunas/Paid AA-(idn)
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap I Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap I
Tahun 2021 Tahun 2021
Obligasi/ Nilai nominal/ Tingkat bunga tetap/ Jatuh tempo/ Status pembayaran/ Peringkat/
Bonds Nominal value Fixed interest rate Due date Payment status Rating
Seri/Serial A Rp 200.000 6,00% 8 Juni/June 2022 Lunas/Paid A+(idn)
Seri/Serial B Rp 400.000 7,75% 28 Mei/May 2024 Lunas/Paid AA-(idn)
Page 288
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/73 Exhibit E/73
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (Lanjutan) 15. SECURITIES ISSUED (Continued)
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap II Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap II
Tahun 2021 Tahun 2021
Obligasi/ Nilai nominal/ Tingkat bunga tetap/ Jatuh tempo/ Status pembayaran/ Peringkat/
Bonds Nominal value Fixed interest rate Due date Payment status Rating
Seri/Serial A 210.000 5,25% 16 Agustus/August 2022 Lunas/Paid A+(idn)
Seri/Serial B 260.000 6,25% 6 Agustus/August 2023 Lunas/Paid AA-(idn)
Seri/Serial C 530.000 7,25% 6 Agustus/August 2024 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap III Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap III
Tahun 2023 Tahun 2023
Obligasi/ Nilai nominal/ Tingkat bunga tetap/ Jatuh tempo/ Status pembayaran/ Peringkat/
Bonds Nominal value Fixed interest rate Due date Payment status Rating
Seri/Serial A 617.000 6,25% 7 Februari/ Lunas/Paid AA-(idn)
February 2024
Seri/Serial B 227.000 7,00% 27 Januari/January 2025 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Seri/Serial C 256.000 7,375% 27 Januari/January 2026 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap IV Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap IV
Tahun 2023 Tahun 2023
Obligasi/ Nilai nominal/ Tingkat bunga tetap/ Jatuh tempo/ Status pembayaran/ Peringkat/
Bonds Nominal value Fixed interest rate Due date Payment status Rating
Seri/Serial A 590.000 6,10% 24 April 2024 Lunas/Paid AA-(idn)
Seri/Serial B 385.000 7,00% 14 April 2025 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Seri/Serial C 625.000 7,15% 14 April 2026 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap V Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap V
Tahun 2023 Tahun 2023
Obligasi/ Nilai nominal/ Tingkat bunga tetap/ Jatuh tempo/ Status pembayaran/ Peringkat/
Bonds Nominal value Fixed interest rate Due date Payment status Rating
Seri/Serial A 250.000 6,00% 25 Juni/June 2024 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Seri/Serial B 850.000 7,00% 15 Juni/June 2026 Belum jatuh tempo/Not yet due AA-(idn)
Sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, According to the Bonds Trustee agreement, the Company
Perusahaan memberikan jaminan fidusia berupa piutang provides collateral with fiduciary transfer of financing
pembiayaan dengan kategori lancar sebesar 50% untuk receivables amounting to 50% for Obligasi Berkelanjutan V
Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia, dari nilai BFI Finance Indonesia, of the outstanding principal amount
pokok Obligasi yang terutang (Catatan 5). of the Bonds (Note 5).
Selain itu, selama pokok Obligasi belum dilunasi, Perusahaan Moreover, during the time that the Bonds principals are still
tidak diperkenankan antara lain, membagi dividen dalam hal outstanding, the Company is not allowed to, among others,
Perusahaan lalai dalam membayar jumlah terutang obligasi, declare dividends in the event that the Company defaults in
melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan pada bond obligations, merge unless performed on the same
bidang usaha yang sama, dan menjual atau mengalihkan lebih business, and sells or hand over more than 50% of the
dari 50% aset Perusahaan, kecuali dalam rangka kegiatan Company’s assets, except for daily operation activity. The
usaha sehari-hari. Perusahaan telah memenuhi batasan- Company has complied with the covenants on the trustee
batasan yang diwajibkan dalam perjanjian tersebut. agreements.
Page 289
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/74 Exhibit E/74
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (Lanjutan) 15. SECURITIES ISSUED (Continued)
Semua pembayaran pokok Obligasi dilakukan secara penuh All Bonds principal is paid in full as they fall due. All Bonds
pada saat jatuh tempo. Pembayaran bunga Obligasi dilakukan interest is paid on quarterly basis.
secara triwulan.
Pada tanggal 27 Februari 2024, Perusahaan telah menerima On 27 February 2024, the Company has received a letter
surat dari PT Fitch Ratings Indonesia (“Fitch”) from PT Fitch Ratings Indonesia (“Fitch”)
No. 22/DIR/RATLTR/II/2024 yang menyatakan bahwa Fitch No. 22/DIR/RATLTR/II/2024 affirming the national long
mengafirmasi peringkat nasional jangka panjang “AA-(idn)” term rating of the Company at “AA-(idn)” with stable
dengan outlook stabil. Peringkat Nasional 'AA' menunjukkan outlook. ‘AA’ National Ratings denote expectations of a very
ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah low level of default risk relative to other issuers or
dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain di negara atau obligations in the same country or monetary union.
serikat moneter yang sama.
16. BEBAN AKRUAL 16. ACCRUED EXPENSES
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Bonus dan tunjangan lainnya 84.600 198.843 259.129 Bonus and other allowances
Bunga 68.127 75.090 48.133 Interest
Jasa tenaga ahli 4.101 8.449 129.387 Professional fees
Lain-lain 33.009 41.739 42.650 Others
Jumlah 189.837 324.121 479.299 Total
17. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA 17. POST-EMPLOYMENT BENEFIT LIABILITIES
Perusahaan memberikan imbalan pasca-kerja kepada The Company is required to provide post-employment
karyawannya pada saat pemutusan hubungan kerja atau benefits to its employees when their employment is
pada saat karyawan menyelesaikan masa kerjanya. Imbalan terminated or when they retire. These benefits are
pasca-kerja ini diberikan terutama berdasarkan masa kerja primarily based on years of service and the employees’
dan kompensasi karyawan pada saat pemutusan hubungan compensation at termination or retirement.
kerja atau selesainya masa kerja.
Perusahaan dan entitas anaknya menyelenggarakan The Company and its subsidiary have defined contribution
program pensiun untuk karyawan tetap yang sudah pension program covering its qualified permanent
memenuhi kriteria yang ditetapkan Perusahaan, dimana employees who meets the Company’s criteria, where the
program pensiun ini dikelola dan diadministrasikan oleh contribution pension program is defined and administered
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. by PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia.
Imbalan pasca-kerja meliputi pensiun, uang pisah, uang Post-employment benefits include pensions, severance
penghargaan dan imbalan lainnya (Imbalan pasca-kerja pay, service pay and other benefits (Post-employment
(“IPK”) sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja benefits (“PEB”) as stipulated under the Job Creation
No.11/2020, Peraturan Pemerintah No.35/202 Law No.11/2020, Government Regulation No.35/2021
(“PP 35/2021”) dan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP)) (“GR 35/2021”) and Defined Contribution (DC) Plan)
dihitung oleh Steven & Mourits, aktuaris independen, dalam is calculated by Steven & Mourits, an independent actuary,
laporannya bertanggal 10 Juni 2024, 17 Januari 2024 dan in its report dated 10 June 2024, 17 January 2024 and
25 Januari 2023 masing-masing untuk periode lima bulan 25 January 2023 for the five-month period ended
yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dan untuk tahun 31 May 2024 and for the year ended 31 December 2023 and
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, 2022, respectively, by using the Projected Unit Credit
dengan menggunakan metode Projected Unit Credit. method. Number of employees entitled for the employee
Jumlah karyawan yang berhak memperoleh imbalan kerja benefits for the five-month period ended 31 May 2024 and
tersebut untuk periode lima bulan yang berakhir pada for the year ended 31 December 2023 and 2022 was 6,170,
tanggal 31 Mei 2024 dan tahun yang berakhir pada tanggal 6,293, and 6,040 employees, respectively.
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing adalah 6.170,
6.293, dan 6.040 karyawan.
Page 290
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/75 Exhibit E/75
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (Lanjutan) 17. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (Continued)
Rincian liabilitas atas imbalan pasca-kerja yang diakui di The details of the liabilities for post-employment benefits
laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai recognized in the consolidated statements of financial
berikut: position are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Nilai kini liabilitas imbalan pasti 234.549 217.639 180.474 Present value of defined benefit obligation
Nilai wajar aset program (75.136) (74.684) (68.589) Fair value of plan asset
Imbalan pasca-kerja 159.413 142.955 111.885 Post-employment benefits
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti yang diakui pada Movements in the present value of defined benefit
laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai berikut: obligation recognised in the consolidated statement of
financial position are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Nilai kini kewajiban imbalan Present value of defined benefit obligation
pasti pada awal tahun 217.639 180.474 181.820 at beginning of year
Biaya jasa kini 11.208 23.451 20.368 Current service cost
Biaya jasa lalu atas kurtailmen - (473 ) - Past service cost due to curtailment
Biaya bunga 5.974 12.470 10.768 Interest cost
Pembayaran imbalan kerja Benefit payment from Company
(sesuai provisi yang dihitung) (3.411 ) (4.451 ) (4.821) (based on computed provision)
Pembayaran imbalan aset Benefit payment from
program (1.127 ) (2.685 ) (2.770) plan assets
Penyesuaian liabilitas akibat Liability assumed due to recognition of
pengakuan masa kerja lalu 399 733 768 past services
Pengukuran kembali atas nilai kini Remeasurement of present value of
liabilitas imbalan pasti: defined benefit obligation:
Kerugian (keuntungan) atas Loss (gain) from changes in financial
perubahan asumsi ekonomis (4.890 ) 6.021 (5.406) assumption
Kerugian atas penyesuaian Loss from experience
pengalaman 8.757 2.099 6.588 adjustments
Dampak penyesuaian atas Impact of DSAK IAI
siaran pers press release's
DSAK IAI (Catatan 2c) - - (26.841) adjustments (Note 2c)
Nilai kini kewajiban imbalan pasti Present value of defined benefit
pada akhir periode/ tahun 234.549 217.639 180.474 obligation at end of period/ year
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Nilai wajar aset program pada Fair value of plan assets at
awal tahun 74.684 68.589 66.363 beginning of year
Pendapatan bunga atas aset
program 2.120 5.128 4.962 Interest income on plan assets
Iuran Perusahaan 2.500 6.000 6.000 Company contribution
Pembayaran imbalan dari Benefit payment from
aset program (1.127 ) (2.685 ) (2.770) plan assets
Imbal hasil aset program (tidak Return on plan assets (excluding
termasuk pendapatan bunga) (3.041) (2.348 ) (5.966) interest income)
Nilai wajar aset program pada Fair value of plan assets at end of
akhir periode/ tahun 75.136 74.684 68.589 period/ year
Page 291
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/76 Exhibit E/76
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (Lanjutan) 17. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (Continued)
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Saldo awal 142.955 111.885 115.457 Beginning balance
Iuran Perusahaan yang dibayarkan (2.500 ) (6.000 ) (6.000) Contribution plan of the Company
Pembayaran imbalan kerja (20.139 ) (14.320) (14.663) Benefits paid by the Company
Beban yang diakui pada laba rugi 32.189 40.922 36.784 Expense recognized in profit loss
Beban yang diakui pada Expense recognized in other
penghasilan komprehensif lain 6.908 10.468 7.148 comprehensive income
Dampak penyesuaian atas siaran pers Impact of DSAK IAI press release's
DSAK IAI (Catatan 2c) - - (26.841) adjustments (Note 2c)
Liabilitas yang diakui di laporan Liability recognized in statement of
posisi keuangan 159.413 142.955 111.885 financial position
Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan The amounts recognised in the consolidated statement of
komprehensif lain konsolidasian adalah sebagai berikut: profit or loss and other comprehensive income are as
follows:
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Biaya jasa kini 11.208 10.817 23.451 20.368 Current service cost
Biaya jasa lalu atas kurtailmen - - (473 ) - Past service cost due to curtailment
Biaya bunga 5.974 5.761 12.470 10.768 Interest cost
Pendapatan bunga atas aset Interest income
program (2.120) (2.447 ) (5.128) (4.962) on plan assets
Pengakuan liabilitas atas Liabilities assumed due to recognition
pengakuan masa kerja lalu 399 - 733 768 of past services
Biaya terminasi oleh Perusahaan 16.728 - 9.869 9.842 Termination benefit by Company
Dampak penyesuaian atas siaran Impact of DSAK IAI press release's
pers DSAK IAI - - - (26.841) adjustments
Jumlah beban (Catatan 25) 32.189 14.131 40.922 9.943 Total expenses (Note 25)
Riwayat penyesuaian pengalaman adalah sebagai berikut: The history of experience adjustment are as follows:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022 2021 2020
Nilai kini kewajiban Present value of defined
imbalan pasti (234.549) (217.639) (180.474) (181.820 ) (215.418) benefit obligation
Nilai wajar aset program 75.136 74.684 68.589 66.363 61.207 Fair value of plan assets
Defisit (159.413) (142.955) (111.885) (115.457) (154.211) Deficit
Penyesuaian pengalaman Experience adjustment on
liabilitas program (8.757) (2.099) (6.588) 13.185 20.906 plan liabilities
Penyesuaian pengalaman Experience adjustment on
aset program (3.041) (2.348) (5.966) (2.842) (525) plan assets
Kategori utama aset program per 31 Mei 2024, The main categories of plan assets as of 31 May 2024,
31 Desember 2023 dan 2022 sebagai persentase dari total 31 December 2023 and 2022 as percentage of total plan
aset program adalah pasar uang 50%, pendapatan tetap 30% assets was money market 50%, fixed income 30% and shares
dan saham 20%. 20%.
Page 292
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/77 Exhibit E/77
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. LIABILITAS IMBALAN PASCA-KERJA (Lanjutan) 17. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES (Continued)
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas kemungkinan The following table demonstrates the sensitivity to a
perubahan tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji sebesar reasonably possible change in discount rates and salary
1% dengan variabel lain dianggap tetap, terhadap nilai kini increment rate of 1%, with all other variables held constant,
liabilitas imbalan pasca-kerja: of the present value of post-employment benefits
liabilities:
31 Mei/May 2024
Tingkat diskonto/ Tingkat kenaikan gaji/
Discount rate Salary increment rate
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
Dampak pada nilai kini Impact on present value of post-
liabilitas imbalan pasca-kerja 217.936 253.406 254.119 216.952 employment benefits liabilities
31 Desember/December 2023
Tingkat diskonto/ Tingkat kenaikan gaji/
Discount rate Salary increment rate
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
Dampak pada nilai kini Impact on present value of post-
liabilitas imbalan pasca-kerja 202.196 235.157 235.180 201.827 employment benefits liabilities
31 Desember/December 2022
Tingkat diskonto/ Tingkat kenaikan gaji/
Discount rate Salary increment rate
Kenaikan/ Penurunan/ Kenaikan/ Penurunan/
Increase Decrease Increase Decrease
Dampak pada nilai kini Impact on present value of post-
liabilitas imbalan pasca-kerja 168.164 194.385 194.554 167.748 employment benefits liabilities
Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan atas satu The sensitivity analysis are based on a change in an
asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya dianggap konstan. assumption while holding all other assumptions constant. In
Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan practice, this is unlikely to accur an changes in some of the
beberapa asumsi mungkin saling berkorelasi. Dalam assumptions may be correlated. When calculating the
perhitungan sensitivitas kewajiban imbalan pasti atas asumsi sensitivity of the defined benefit obligation to significant
aktuarial utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini actuarial assumptions, the same method (present value of
kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan metode the defined benefit obligation calculated with the
Projected Unit Credit di akhir periode) telah diterapkan Projected Unit Credit method at the end of the reporting
seperti dalam perhitungan kewajiban pensiun yang diakui period) has been applied as when calculating the pension
dalam laporan posisi keuangan. liability recognized within the statements of financial
position.
Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam perhitungan di Key assumptions used in the above calculation:
atas:
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
- Tingkat diskonto per tahun 7,00% 6,75% 7,30% - 7,40% Annual discount rate -
- Kenaikan gaji per tahun 10% 10% 10% Annual salary increase -
Asumsi demografi: Demographic assumptions:
- Tingkat kematian Tabel Mortalisasi Indonesia – 2019/ Mortality table of Mortality rate -
Indonesia – 2019
- Tingkat pengunduran diri 20% per tahun sebelum usia 25 dan terus menurun menjadi 0% Turnover rate -
pada usia 55 /
20% per annum before the age of 25 and linearly decreasing
to 0% per annum at age of 55
- Tingkat kecacatan per tahun 5% dari Tingkat Kematian/5% of Mortality Rates Disability rate per annum -
- Tingkat pension 100% di usia 56/100% at age 56 Retirement rate -
Page 293
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/78 Exhibit E/78
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. DIVIDEN KAS DAN SALDO LABA YANG TELAH DITENTUKAN 18. CASH DIVIDENDS AND APPROPRIATION OF RETAINED
PENGGUNAANNYA EARNINGS
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Based on the decision of Shareholders’ Annual General
Tahunan PT BFI Finance Indonesia Tbk pada tanggal Meeting on 22 May 2024, the Company announced a cash
22 Mei 2024, Perusahaan menetapkan pembagian dividen dividend from net profit in 2023 amounting to Rp 55 (full
tunai dari laba bersih tahun 2023 sebesar Rp 55 (nilai penuh) amount) per share. After taking into account the interim
per lembar saham. Setelah memperhitungkan dividen tunai cash dividend amounting to Rp 28 (full amount) per share
interim sebesar Rp 28 (nilai penuh) per lembar saham atau or equivalent to Rp 421,103 to the shareholders of the
setara dengan Rp 421.103 yang telah dibayarkan kepada Company, which has been distributed on 21 December 2023
pemegang saham pada tanggal 21 Desember 2023 based on the Minutes of Meeting of the Board of
berdasarkan Berita Acara Rapat Direksi Perusahaan pada Directors on 1 December 2023, the remaining balance
tanggal 1 Desember 2023, sisanya sebesar Rp 27 (nilai penuh) amounting to Rp 27 (full amount) per share or equivalent
per lembar saham atau setara dengan Rp 406.063 akan to Rp 406,063 which will be distributed on 21 June 2024.
dibayarkan pada tanggal 21 Juni 2024. Perusahaan juga The Company agreed to set aside Rp 5,000 for the reserve.
menyetujui untuk menyisihkan sebesar Rp 5.000 sebagai
cadangan.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Direksi Perusahaan pada Based on the Minutes of Meeting of the Board of Directors
tanggal 1 Desember 2023, Perusahaan menyetujui pembagian on 1 December 2023, the Company approved interim cash
dividen tunai interim untuk tahun buku 2023 sebesar Rp 28 dividend for the financial year 2023 amounting to Rp 28 (full
(nilai penuh) per lembar saham atau setara dengan Rp amount) per share or equivalent to Rp 421,103 to the
421.103 yang telah dibayarkan kepada pemegang saham pada shareholders of the Company which has been distributed on
tanggal 21 Desember 2023. 21 December 2023.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Based on the decision of Shareholders’ Annual General
Tahunan PT BFI Finance Indonesia Tbk pada tanggal 16 Mei Meeting on 16 May 2023, the Company announced a cash
2023, Perusahaan menetapkan pembagian dividen tunai dari dividend from net profit in 2022 amounting to Rp 60 (full
laba bersih tahun 2022 sebesar Rp 60 (nilai penuh) per lembar amount) per share. After taking into account the interim
saham. Setelah memperhitungkan dividen tunai interim cash dividend amounting to Rp 28 (full amount) per share
sebesar Rp 28 (nilai penuh) per lembar saham atau setara or equivalent to Rp 421,103 to the shareholders of the
dengan Rp 421.103 yang telah dibayarkan kepada pemegang Company, which has been distributed on 22 December 2022
saham pada tanggal 22 Desember 2022 berdasarkan Berita based on the Minutes of Meeting of the Board of
Acara Rapat Direksi Perusahaan pada tanggal 2 Desember Directors on 2 December 2022, the remaining balance
2022, sisanya sebesar Rp 32 (nilai penuh) per lembar saham amounting to Rp 32 (full amount) per share or equivalent
atau setara dengan Rp 481.260 telah dibayarkan pada tanggal to Rp 481,260 has been distributed on 15 June 2023. The
15 Juni 2023. Perusahaan juga menyetujui untuk menyisihkan Company agreed to set aside Rp 5,000 for the reserve.
sebesar Rp 5.000 sebagai cadangan.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Based on the decision of Shareholders’ Annual General
Tahunan PT BFI Finance Indonesia Tbk pada tanggal 29 Juni Meeting on 29 June 2022, the Company announced a cash
2022, Perusahaan menetapkan pembagian dividen tunai dari dividend from net profit in 2021 amounting to Rp 17 (full
laba bersih tahun 2021 sebesar Rp 17 (nilai penuh) per lembar amount) per share. After taking into account the interim
saham. Setelah memperhitungkan dividen tunai interim cash dividend amounting to Rp 7 (full amount) per share or
sebesar Rp 7 (nilai penuh) per lembar saham atau setara equivalent to Rp 104,751 to the shareholders of the
dengan Rp 104.751 yang telah dibayarkan kepada pemegang Company, which has been distributed on 23 December 2021
saham pada tanggal 23 Desember 2021 berdasarkan Berita based on the Minutes of Meeting of the Board of
Acara Rapat Direksi Perusahaan pada tanggal 6 Desember Directors on 6 December 2021, the remaining balance
2021, sisanya sebesar Rp 10 (nilai penuh) per lembar saham amounting to Rp 10 (full amount) per share or equivalent
atau setara dengan Rp 149.644 telah dibayarkan pada tanggal to Rp 149,644 has been distributed on 28 July 2022.
28 Juli 2022. Perusahaan juga menyetujui untuk menyisihkan The Company agreed to set aside Rp 5,000 for the reserve.
sebesar Rp 5.000 sebagai cadangan.
Hal ini telah sesuai dengan Undang-Undang No. 40/2007 This is in accordance with the Indonesian Limited Company
mengenai Perseroan Terbatas, yang mengharuskan Law No. 40/2007, which requires companies to set up a
perusahaan-perusahaan untuk membuat penyisihan cadangan statutory reserve until the reserve reach at least 20% of the
wajib sampai cadangan mencapai sekurang-kurangnya 20% issued and paid up share capital. There is no set period of
dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. time over which this amount should be provided.
Undang-Undang tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk
penyisihan tersebut.
Page 294
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/79 Exhibit E/79
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. UTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA 19. OTHER PAYABLES – THIRD PARTIES
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
Titipan konsumen 273.070 258.891 278.938 Customer deposits
Utang kepada supplier 97.658 81.109 84.116 Payable to suppliers
Premi asuransi 40.649 45.288 58.736 Insurance premium
Utang pengurusan fidusia 882 1.268 1.230 Fiducia processing payables
Lain-lain 58.415 50.867 66.332 Others
Jumlah 470.674 437.423 489.352 Total
20. MODAL SAHAM 20. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal The composition of the shareholder of the Company based
31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 berdasarkan laporan on the share register of PT Raya Saham Registra (RSR), the
daftar pemegang saham dari PT Raya Saham Registra (RSR), share registrar, as of 31 May 2024, 31 December 2023 and
Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut: 2022 are as follows:
31 Mei/May 2024
Jumlah
saham/ Nilai
Number of nominal/
Pemegang saham Shares Amount %* Shareholders
Trinugraha Capital & Co SCA 7.688.125.938 192.203 51,12 Trinugraha Capital & Co SCA
Lainnya (masing-masing di bawah 5%) 7.351.257.682 183.782 48,88 Others (each below 5%)
15.039.383.620 375.985 100,00
Saham treasuri 927.732.000 23.193 - Treasury stock
Jumlah 15.967.115.620 399.178 100,00 Total
31 Desember/December 2023
Jumlah
saham/ Nilai
Number of nominal/
Pemegang saham Shares Amount %* Shareholders
Trinugraha Capital & Co SCA 7.688.125.938 192.203 51,12 Trinugraha Capital & Co SCA
DB SPORE SES CLT A/C FOR DB SPORE SES CLT A/C FOR
NTAsian Discovery MSTR NTAsian Discovery MSTR
FD-864134218 832.804.900 20.820 5,54 FD-864134218
Lainnya (masing-masing di bawah 5%) 6.518.452.782 162.962 43,34 Others (each below 5%)
15.039.383.620 375.985 100,00
Saham treasuri 927.732.000 23.193 - Treasury stock
Jumlah 15.967.115.620 399.178 100,00 Total
31 Desember/ December 2022
Jumlah
saham/ Nilai
Number of nominal/
Pemegang saham Shares Amount %* Shareholders
Trinugraha Capital & Co SCA 7.688.125.938 192.203 51,12 Trinugraha Capital & Co SCA
Lainnya (masing-masing di bawah 5%) 7.351.257.682 183.782 48,88 Others (each below 5%)
15.039.383.620 375.985 100,00
Saham treasuri 927.732.000 23.193 - Treasury stock
Jumlah 15.967.115.620 399.178 100,00 Total
*) % kepemilikan saham disajikan secara neto, diluar saham *) % share ownership is presented on a net basis, excluded
treasuri. treasury stock.
Page 295
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/80 Exhibit E/80
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. MODAL SAHAM (Lanjutan) 20. SHARE CAPITAL (Continued)
Jumlah saham yang dimiliki anggota Dewan komisaris dan The number of shares held by the member of the board
Direksi Perusahaan berdasarkan laporan daftar pemegang of commissioners and board of directors of the Company
saham dari PT Raya Saham Registra (RSR), biro administrasi based on the share register of PT Raya Saham Registra
efek, adalah sebanyak 399.098.280 saham, 398.175.980 (RSR), the share registrar, was 399,098,280 shares,
saham dan 450.839.280 saham, yang merupakan kepemilikan 398,175,980 shares and 450,839,280 shares representing
sebesar 2,48%, 2,49% dan 2,81% dari jumlah saham 2.48%, 2.49% and 2.81% of the total outstanding shares of
Perusahaan yang beredar masing-masing pada tanggal the Company as of 31 May 2024, 31 December 2023 and
31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 dengan rincian 2022, respectively with detail as follows:
sebagai berikut:
Jumlah Saham/ Total Shares %
31 Mei/ 31 Desember/
Nama Anggota/ 31 Mei/ 31 Desember/December May December
Name of Members Jabatan/Positions May 2024 2023 2022 2024 2023 2022
Francis Lay Sioe Ho Presiden Direktur/ 343.908.180 344.108.180 386.771.480 2,15 2,16 2,42
President Director
Sutadi Direktur/Director 18.117.000 17.517.000 17.517.000 0,11 0,11 0,11
Sudjono Direktur/Director 26.310.800 26.310.800 26.310.800 0,16 0,16 0,16
Andrew Adiwijanto Direktur/Director 10.240.000 10.240.000 10.240.000 0,06 0,06 0,06
Sigit Hendra Gunawan Direktur/Director - - 10.000.000 - - 0,06
Goklas Direktur/Director 522.300 - - 0,00 - -
Jumlah/ Total 399.098.280 398.175.980 450.839.280 2,48 2,49 2,81
Saham Treasuri Treasury stock
Pada tanggal 29 Juni 2022, RUPSLB menyetujui pengalihan On 29 June 2022, the Extraordinary General Meetings of
sebagian saham melalui Program Kepemilikan Saham oleh Shareholders (EGMS) has approved to form and implement
Manajemen dan Karyawan Management and Employee Stock Management and Employee Stock Ownership Program
Ownership Program atau disebut juga sebagai (program (MESOP Program) by transferring a maximum of 75,000,000
MESOP), yang berasal dari saham treasuri milik Perusahaan of the Company’s treasury shares.
sebanyak-banyaknya 75.000.000 lembar saham.
RUPSLB juga telah menyetujui pengalihan sisa saham treasuri The EGMS has also approved the transfer of the remaining
sebanyak-banyaknya 927.732.000 lembar saham dengan cara 927,732,000 treasury shares by selling either on or outside
dijual baik di Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek kepada the Stock Exchange to other parties, including to the main
pihak lain, baik kepada pemegang saham utama Perusahaan shareholders of the Company (Trinugraha Capital & Co.
(Trinugraha Capital & Co. SCA) maupun kepada pihak ketiga SCA) or other third parties.
lainnya.
Pada tanggal 11 Oktober 2022, Perusahaan melakukan On 11 October 2022, the Company entered into
transaksi pengalihan sebagian saham treasuri melalui a transaction to transfer part of its treasury shares
program MESOP sejumlah 75.000.000 lembar saham pada through the MESOP program in the amount of 75,000,000
harga Rp 500 (nilai penuh) per lembar saham. Pengalihan shares at a price of Rp 500 (full amount) per share.
tersebut berlaku efektif pada tanggal 13 Oktober 2022 di The transfer is effective on 13 October 2022 where
mana saham-saham telah berpindah tangan dan diblock the shares have changed hands and are blocked
(tidak dapat diperdagangkan) dengan periode vesting (non-tradeable) with vesting period for the MESOP
program MESOP selama 3 tahun sejak tanggal dialihkan, program for 3 years from the date of transfer, with market
dengan harga pasar Rp 1.005 (nilai penuh) per lembar saham. price of Rp 1,005 (full amount) per share.
Pelaksanaan program MESOP ini tidak menimbulkan dampak The implementation of the MESOP program does not have
dilusi kepada pemegang saham atas kepemilikan saham a dilutive impact on shareholders on share ownership in
dalam Perusahaan, dikarenakan saham-saham yang the Company, causes the shares included in the MESOP
dimasukkan ke dalam program MESOP merupakan saham program are treasury shares and are not new shares issued
treasuri dan bukan merupakan saham baru yang dikeluarkan from the Company's portfolio. The proceeds from the
dari portepel Perusahaan. Hasil pengalihan saham MESOP transfer of MESOP shares will be additional working capital
akan menjadi tambahan modal kerja bagi Perusahaan. for the Company.
Page 296
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/81 Exhibit E/81
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. MODAL SAHAM (Lanjutan) 20. SHARE CAPITAL (Continued)
Saham Treasuri (Lanjutan) Treasury stock (Continued)
Pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022, total
jumlah saham treasuri masing-masing adalah sebanyak treasury stock were 927,732,000 shares, respectively.
927.732.000 saham.
Sesuai peraturan yang berlaku, sisa saham treasuri sebanyak In accordance with applicable regulations, the remaining
927.732.000 saham wajib dialihkan dan batas waktu treasury shares of 927,732,000 must be transferred and
pemenuhan kewajiban pengalihan sisa saham treasuri with deadline for fulfilling the obligation to transfer the
tersebut adalah 5 November 2025. remaining treasury shares is 5 November 2025.
21. TAMBAHAN MODAL DISETOR - NETO 21. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL - NET
Pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 akun On 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022 this account
ini merupakan selisih lebih antara hasil yang diterima dengan represents the difference between amount received and
nilai nominal dari setoran modal, penawaran umum perdana par value from paid-in capital, initial public offering and
dan konversi dari obligasi konversi termasuk penyesuaian conversion of convertible bonds including adjustments
saldo karena kuasi reorganisasi. balance of quasi reorganization.
22. PENDAPATAN PIUTANG PEMBIAYAAN 22. FINANCING RECEIVABLES INCOME
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Pendapatan piutang pembiayaan Financing receivables income
Pihak ketiga 1.820.492 1.909.618 4.465.384 3.672.506 Third parties
Pendapatan administrasi 341.233 370.336 839.352 763.781 Administration income
Denda keterlambatan 149.997 138.994 352.929 328.755 Late charges
Pendapatan terminasi 112.469 122.687 299.461 289.397 Termination income
2.424.191 2.541.635 5.957.126 5.054.439
Jumlah Total
Dikurangi: Less:
Bagian pendapatan yang dibiayai Portion of funds financed by
bank sehubungan dengan kerjasama banks in relation to channeling
penerusan pinjaman dan pembiayaan and joint financing
bersama (Catatan 31) (15.670) (6.669) (23.284) (2.191) cooperation (Note 31)
Pendapatan piutang pembiayaan - neto 2.408.521 2.534.966 5.933.842 5.052.248 Financing receivables income - net
Pada periode lima bulan yang berakhir pada tanggal For the five-month period ended 31 May 2024 and 2023, the
31 Mei 2024 dan 2023, amortisasi biaya transaksi yang diakui amortization of transaction costs recognized as a reduction
sebagai pengurang dari pendapatan piutang pembiayaan to financing receivables income was amounted to Rp 78,672
masing-masing sebesar Rp 78.672 dan Rp 84.205 dan pada and Rp 84,205, respectively and for the year ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, 31 December 2023 and 2022, the amortization of transaction
amortisasi biaya transaksi yang diakui sebagai pengurang dari costs recognized as a reduction to financing receivables
pendapatan piutang pembiayaan masing-masing sebesar income was amounted to Rp 190,645 and Rp 100,222,
Rp 190.645 dan Rp 100.222. respectively.
23. PENDAPATAN SYARIAH 23. SHARIA INCOME
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Marjin murabahah 52.016 39.234 101.068 63.679 Murabahah margin
Pendapatan ijarah 131 372 703 1.267 Ijarah income
Pendapatan IMBT 6.291 1.768 6.891 211 IMBT income
Jumlah 58.438 41.374 108.662 65.157 Total
Page 297
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/82 Exhibit E/82
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. PENDAPATAN LAIN-LAIN 24. OTHER INCOME
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Pemulihan dari piutang Recovery on written-off
yang dihapusbukukan 79.559 65.756 196.243 208.407 receivables
Keuntungan neto penjualan Gain on sale of fixed
aset tetap (Catatan 10) 5.201 4.400 13.502 20.209 assets - net (Note 10)
Lain-lain 8.121 6.842 18.300 14.119 Others
Jumlah 92.881 76.998 228.045 242.735 Total
25. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN 25. SALARIES AND BENEFITS EXPENSES
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Gaji dan imbalan kerja 587.395 550.856 1.353.921 1.220.271 Salaries and allowances
Imbalan pasca-kerja Post-employment benefits
(Catatan 17)* 30.450 12.170 37.555 8.527 (Note 17)*
Lain-lain (Catatan 20) - - - 37.875 Others (Note 20)
617.845 563.026 1.391.476 1.266.673
Pihak berelasi (Catatan 29) Related parties (Note 29)
Gaji dan imbalan kerja 30.729 43.599 62.260 56.559 Salaries and allowances
Imbalan pasca-kerja Post-employment benefits
(Catatan 17, 29)* 1.739 1.961 3.367 1.416 (Note 17, 29)*
32.468 45.560 65.627 57.975
Jumlah 650.313 608.586 1.457.103 1.324.648 Total
*)Terdapat penyesuaian biaya imbalan pasca-kerja atas penerapan *)There is an adjustment to post-employment benefits due to the
Undang-undang Cipta Kerja No.11/2020 dan peraturan turunannya implementation of the Job Creation Law No.11/2020 and its
yaitu Peraturan Pemerintah No.35/2021. derivative regulation, that is Government Regulation No.35/2021.
26. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN 26. INTEREST AND FINANCING CHARGES
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Bunga atas pinjaman yang diterima 268.205 286.268 653.103 476.916 Interest on borrowings
Bunga atas surat berharga yang Interest on securities
diterbitkan (Catatan 15) 119.810 90.613 290.283 143.157 issued (Note 15)
Amortisasi biaya emisi atas
surat berharga yang diterbitkan Amortization of securities
(Catatan 15) 3.634 2.319 7.924 4.026 issuance cost (Note 15)
Jumlah 391.649 379.200 951.310 624.099 Total
Page 298
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/83 Exhibit E/83
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 27. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Beban penerimaan angsuran 59.101 42.612 150.272 80.592 Installment collection expense
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
(Catatan 10) 51.693 46.516 117.384 100.106 (Note 10)
Perbaikan dan pemeliharaan 48.315 44.562 124.206 89.072 Repairs and maintenance
Pemasaran 39.091 52.857 99.358 79.073 Marketing
Amortisasi aset takberwujud Amortization of intangible assets
(Catatan 12) 28.849 11.641 53.859 22.492 (Note 12)
Honorarium tenaga ahli 24.984 19.820 42.868 148.269 Professional fees
Perjalanan dinas dan transportasi 19.817 19.969 51.038 33.772 Travel and transportation
Komunikasi 15.403 11.861 26.191 25.328 Communications
Pendidikan dan pelatihan 10.144 21.451 26.866 23.170 Training and education
Asuransi 10.125 8.432 21.856 16.560 Insurance
Penyusutan aset hak-guna Depreciation of right-of-use assets
(Catatan 11) 9.500 9.293 22.612 21.544 (Note 11)
Pengiriman, perangko dan materai 8.959 9.214 21.533 18.043 Courier, postage and stamp duty
Beban alih daya 8.009 7.148 17.092 16.034 Outsourced service expenses
Keanggotaan dan langganan 7.126 4.946 13.885 8.388 Membership and subscription
Listrik dan air 6.902 6.549 16.579 15.702 Electricity and water
Beban kantor 5.397 6.615 16.348 17.303 Office expense
Beban administrasi bank 803 1.045 2.483 2.667 Bank administration charges
Sewa 765 796 1.883 2.480 Rental
Program CSR 589 1.030 1.494 3.423 CSR program
Legalisir dokumen dan fotokopi 505 590 1.316 1.933 Legalized document and photocopy
Lain-lain 9.077 20.039 41.382 45.101 Others
Jumlah 365.154 346.986 870.505 771.052 Total
28. BEBAN LAIN-LAIN 28. OTHER EXPENSES
Rincian beban lain-lain adalah sebagai berikut: The details of other expenses are as follows:
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Penghapusan piutang dalam Written-off receivables in the
proses penyelesaian 71.460 48.635 228.870 64.505 settlement process
Penyisihan (pemulihan) kerugian Provision (recovery) for impairment
penurunan nilai atas piutang losses of receivables
dalam proses penyelesaian 4.122 21.668 34.024 (7.433) in the settlement process
Jumlah 75.582 70.303 262.894 57.072 Total
Page 299
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/84 Exhibit E/84
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI 29. RELATED PARTY TRANSACTIONS
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perusahaan dan In carrying out its business activities, the Company and its
entitas anaknya melakukan transaksi-transaksi dengan pihak- subsidiary enter into transactions with certain related
pihak berelasi tertentu sebagai berikut: parties as the followings:
Sifat hubungan/
Pihak berelasi/Related party Nature of relationship Transaksi/Transactions
Karyawan/Employee Personil manajemen kunci/ Imbalan kerja jangka-pendek/
Key management personnel Short-term employees’ benefits
Imbalan pasca-kerja/ Post-employment benefits
Program kompensasi manajemen dan karyawan
berbasis saham/Management and employee
stock options program
Saldo dan transaksi–transaksi kepada/dari pihak yang Balances and transactions to or from a related party are as
berelasi adalah sebagai berikut: follows:
Beban gaji dan tunjangan karyawan Salaries and employee benefits
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Personil manajemen kunci: Key management personnel:
Imbalan kerja jangka-pendek 30.729 43.599 62.260 56.559 Short-term employees’ benefits
Imbalan pasca-kerja* 1.739 1.961 3.367 1.416 Post-employment benefits*
32.468 45.560 65.627 57.975
Persentase terhadap jumlah beban 1,72% 2,49% 1,52% 1,84% Percentage of total expenses
*) Terdapat penyesuaian biaya imbalan pasca-kerja atas penerapan *)There is an adjustment to post-employment benefits due to the
Undang-Undang Cipta Kerja No.11/2020 dan peraturan turunannya Implementation of the Job Creation Law No.11/2020 and its
yaitu Peraturan Pemerintah No.35/2021. derivative regulation, that is Government Regulation No.35/2021
Transaksi dengan pihak berelasi, kecuali beban gaji dan Transaction with related parties, except salary expense and
imbalan kerja kepada personil manajemen kunci, dilakukan employee benefits to key management personnel, conducted
dengan menggunakan persyaratan usaha normal. by normal operations requirements.
Page 300
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/85 Exhibit E/85
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI 30. OPERATING SEGMENT
Perusahaan dan entitas anaknya mengelola kegiatan The Company and its subsidiary manage its business activities
usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan and identifies its reported segments based on product
berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis. Laba atau categories and geographic area. Profit or loss from each
rugi dari masing-masing segmen digunakan untuk menilai segment is used to measure performance of each segment’s
kinerja masing-masing segmen. Informasi yang berkaitan information concerning the main segments are set out as
dengan segmen usaha utama disajikan sebagai berikut: follows:
31 Mei/May 2024
Sepeda
Mobil/ motor/ Lain-lain/ Jumlah/
Cars Motorcycles Others Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
Pendapatan Income
Pendapatan pembiayaan 1.698.134 399.036 369.789 2.466.959 Financing income
Lain-lain 53.242 18.249 44.068 115.559 Others
Jumlah pendapatan 1.751.376 417.285 413.857 2.582.518 Total income
Beban Expenses
Beban operasional 1.005.204 232.517 244.977 1.482.698 Operating expenses
Cadangan kerugian penurunan nilai 298.962 56.619 50.496 406.077 Provision for impairment losses
Jumlah beban 1.304.166 289.136 295.473 1.888.775 Total expenses
Laba sebelum pajak 447.210 128.149 118.384 693.743 Profit before tax
Beban pajak penghasilan (84.494) (24.211) (22.367 ) (131.072) Income tax expense
Laba periode berjalan 362.716 103.938 96.017 562.671 Profit for the period
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Piutang pembiayaan - neto 14.613.455 1.516.700 4.842.553 20.972.708 Financing receivables - net
Piutang ijarah dan IMBT - neto - - 79.640 79.640 Ijarah and IMBT receivables - net
Lain-lain 194.665 13.291 2.775.965 2.983.921 Others
Jumlah aset 14.808.120 1.529.991 7.698.158 24.036.269 Total assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman yang diterima - - 10.094.134 10.094.134 Fund borrowings
Surat berharga yang diterbitkan -
neto - - 3.117.443 3.117.443 Securities issued - net
Lain-lain 89.614 20.152 1.137.309 1.247.075 Others
Jumlah liabilitas 89.614 20.152 14.348.886 14.458.652 Total liabilities
31 Mei/May 2023
Sepeda
Mobil/ motor/ Lain-lain/ Jumlah/
Cars Motorcycles Others Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
Pendapatan Income
Pendapatan pembiayaan 1.691.975 578.196 306.169 2.576.340 Financing income
Lain-lain 45.375 8.965 46.979 101.319 Others
Jumlah pendapatan 1.737.350 587.161 353.148 2.677.659 Total income
Beban Expenses
Beban operasional 925.510 287.663 191.902 1.405.075 Operating expenses
Cadangan kerugian penurunan nilai 236.750 143.819 41.359 421.928 Provision for impairment losses
Jumlah beban 1.162.260 431.482 233.261 1.827.003 Total expenses
Laba sebelum pajak 575.090 155.679 119.887 850.656 Profit before tax
Beban pajak penghasilan (111.363) (30.147) (23.216 ) (164.726) Income tax expense
Laba periode berjalan 463.727 125.532 96.671 685.930 Profit for the period
Page 301
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/86 Exhibit E/86
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI (Lanjutan) 30. OPERATING SEGMENT (Continued)
Perusahaan dan entitas anaknya mengelola kegiatan The Company and its subsidiary manage its business
usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan activities and identifies its reported segments based on
berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis. Laba atau product categories and geographic area. Profit or loss from
rugi dari masing-masing segmen digunakan untuk menilai each segment is used to measure performance of each
kinerja masing-masing segmen. Informasi yang berkaitan segment’s information concerning the main segments are
dengan segmen usaha utama disajikan sebagai berikut: set out as follows: (Continued)
(Lanjutan)
31 Mei/May 2023
Sepeda
Mobil/ motor/ Lain-lain/ Jumlah/
Cars Motorcycles Others Total
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Piutang pembiayaan - neto 14.533.348 2.432.234 4.146.992 21.112.574 Financing receivables - net
Piutang ijarah dan IMBT - neto - - 26.173 26.173 Ijarah and IMBT receivables - net
Lain-lain 110.052 24.204 3.509.623 3.643.879 Others
Jumlah aset 14.643.400 2.456.438 7.682.788 24.782.626 Total assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman yang diterima - - 9.916.494 9.916.494 Fund borrowings
Surat berharga yang diterbitkan -
neto - - 4.274.062 4.274.062 Securities issued - net
Lain-lain 87.683 20.489 1.510.038 1.618.210 Others
Jumlah liabilitas 87.683 20.489 15.700.594 15.808.766 Total liabilities
Desember/December 2023
Sepeda
Mobil/ motor/ Lain-lain/ Jumlah/
Cars Motorcycles Others Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
Pendapatan Income
Pendapatan pembiayaan 4.068.950 1.186.692 786.862 6.042.504 Financing income
Lain-lain 138.229 32.856 139.524 310.609 Others
Jumlah pendapatan 4.207.179 1.219.548 926.386 6.353.113 Total income
Beban Expenses
Beban operasional 2.337.207 633.858 570.747 3.541.812 Operating expenses
Cadangan kerugian penurunan nilai 442.351 318.281 25.417 786.049 Provision for impairment losses
Jumlah beban 2.779.558 952.139 596.164 4.327.861 Total expenses
Laba sebelum pajak 1.427.621 267.409 330.222 2.025.252 Profit before tax
Beban pajak penghasilan (268.890) (50.366 ) (62.197 ) (381.453) Income tax expense
Laba tahun berjalan 1.158.731 217.043 268.025 1.643.799 Profit for the year
Laporan posisi keuangan / Statement of financial position
Aset Assets
Piutang pembiayaan - neto 14.478.748 1.559.625 4.668.020 20.706.393 Financing receivables - net
Piutang ijarah dan IMBT - neto - - 52.769 52.769 Ijarah and IMBT receivables - net
Lain-lain 129.938 10.847 3.091.488 3.232.273 Others
Jumlah aset 14.608.686 1.570.472 7.812.277 23.991.435 Total assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman yang diterima - - 8.665.860 8.665.860 Fund borrowings
Surat berharga yang diterbitkan -
neto - - 4.720.775 4.720.775 Securities issued - net
Lain-lain 82.918 16.469 1.005.617 1.105.004 Others
Jumlah liabilitas 82.918 16.469 14.392.252 14.491.639 Total liabilities
Page 302
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/87 Exhibit E/87
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI (Lanjutan) 30. OPERATING SEGMENT (Continued)
Perusahaan dan entitas anaknya mengelola kegiatan The Company and its subsidiary manage its business activities
usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan and identifies its reported segments based on product
berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis. Laba atau categories and geographic area. Profit or loss from each
rugi dari masing-masing segmen digunakan untuk menilai segment is used to measure performance of each segment’s
kinerja masing-masing segmen. Informasi yang berkaitan information concerning the main segments are set out as
dengan segmen usaha utama disajikan sebagai berikut: follows: (Continued)
(Lanjutan)
Desember/December 2022
Sepeda
Mobil/ motor/ Lain-lain/ Jumlah/
Cars Motorcycles Others Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
Pendapatan Income
Pendapatan pembiayaan 3.462.187 1.104.184 551.034 5.117.405 Financing income
Lain-lain 143.905 28.568 93.132 265.605 Others
Jumlah pendapatan 3.606.092 1.132.752 644.166 5.383.010 Total income
Beban Expenses
Beban operasional 1.843.495 542.003 391.373 2.776.871 Operating expenses
Cadangan kerugian penurunan nilai 192.226 118.326 56.906 367.458 Provision for impairment losses
Jumlah beban 2.035.721 660.329 448.279 3.144.329 Total expenses
Laba sebelum pajak 1.570.371 472.423 195.887 2.238.681 Profit before tax
Beban pajak penghasilan (303.037) (91.164) (37.801) (432.002 ) Income tax expense
Laba tahun berjalan 1.267.334 381.259 158.086 1.806.679 Profit for the year
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Piutang pembiayaan - neto 13.494.914 2.319.601 3.739.739 19.554.254 Financing receivables - net
Piutang ijarah dan IMBT - neto - - 7.767 7.767 Ijarah and IMBT receivables - net
Lain-lain 53.736 16.023 2.297.854 2.367.613 Others
Jumlah aset 13.548.650 2.335.624 6.045.360 21.929.634 Total assets
Liabilitas Liabilities
Pinjaman yang diterima - - 10.246.908 10.246.908 Fund borrowings
Surat berharga yang diterbitkan -
neto - - 1.581.490 1.581.490 Securities issued - net
Lain-lain 112.715 19.574 1.213.038 1.345.327 Others
Jumlah liabilitas 112.715 19.574 13.041.436 13.173.725 Total liabilities
Berikut ini adalah informasi yang berkaitan dengan segmen The following tables present information concerning the
usaha utama berdasarkan wilayah geografis: main segments based on geographic area:
Segmen Geografis Geographical Segments
31 Mei/May 2024
Sulawesi dan
Indonesia Timur/
Jawa dan Bali/ Kalimantan/ Sumatera/ Sulawesi and Jumlah/
Java and Bali Kalimantan Sumatera East Indonesia Total
Jumlah Pendapatan 1.373.388 335.750 459.311 414.069 2.582.518 Total Income
Jumlah Aset 14.587.782 3.752.026 3.637.617 2.058.844 24.036.269 Total Assets
Page 303
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/88 Exhibit E/88
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. SEGMEN OPERASI (Lanjutan) 30. OPERATING SEGMENT (Continued)
Berikut ini adalah informasi yang berkaitan dengan segmen The following tables present information concerning the
usaha utama berdasarkan wilayah geografis: (Lanjutan) main segments based on geographic area: (Continued)
31 Mei/May 2023
Sulawesi dan
Indonesia Timur/
Jawa dan Bali/ Kalimantan/ Sumatera/ Sulawesi and Jumlah/
Java and Bali Kalimantan Sumatera East Indonesia Total
Jumlah Pendapatan 1.460.313 332.266 471.309 413.771 2.677.659 Total Income
Jumlah Aset 15.143.824 3.603.201 4.104.213 1.931.388 24.782.626 Total Assets
Desember/December 2023
Sulawesi dan
Indonesia Timur/
Jawa dan Bali/ Kalimantan/ Sumatera/ Sulawesi and Jumlah/
Java and Bali Kalimantan Sumatera East Indonesia Total
Jumlah Pendapatan 3.439.479 792.550 1.127.038 994.046 6.353.113 Total Income
Jumlah Aset 14.363.474 3.642.205 4.003.551 1.982.205 23.991.435 Total Assets
Desember/December 2022
Sulawesi dan
Indonesia Timur/
Jawa dan Bali/ Kalimantan/ Sumatera/ Sulawesi and Jumlah/
Java and Bali Kalimantan Sumatera East Indonesia Total
Jumlah Pendapatan 2.960.283 650.417 947.292 825.018 5.383.010 Total Income
Jumlah Aset 13.347.967 3.313.769 3.701.852 1.566.046 21.929.634 Total Assets
31. PERJANJIAN KERJASAMA YANG PENTING 31. SIGNIFICANT COOPERATION AGREEMENTS
a. Pembiayaan Bersama a. Joint Financing
Dalam kaitan untuk mendukung kebutuhan pendanaan For the purpose to support funding requirement on
untuk pengembangan usaha, Perusahaan juga melakukan business expansion, the Company has also engaged a
berbagai kerjasama dengan perbankan, antara lain partnership with banking institutions in the form of
dalam bentuk perjanjian pembiayaan bersama (joint joint financing which are classified as “off balance
financing) yang dibukukan secara off balance sheet. sheet” transactions.
31 Mei/ 31 Desember/December
May 2024 2023 2022
PT Bank Jago Tbk 563.673 494.892 102.899 PT Bank Jago Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - - 714 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Dikurangi: Less:
Biaya transaksi belum diamortisasi (1.239) (1.068) (282) Unamortized transaction costs
Jumlah - neto 562.434 493.824 103.331 Total – net
Dalam perjanjian kerjasama dengan skema pembiayaan Pursuant to the agreement with joint financing scheme
bersama (joint financing) antara Perusahaan dan PT Bank between the Company and PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk porsi fasilitas pembiayaan (Persero), the amount of funds to be financed by each
yang akan diberikan untuk konsumen dari masing-masing party range from 5% from the Company, and 95% from
pihak adalah berkisar 5% dari Perusahaan, dan 95% dari joint financing providers (banks). As for The tenor of
pemberi pembiayaan bersama (bank). Sedangkan untuk joint financing scheme is available up to 48 (forty eight)
jangka waktu pembiayaan bersama sampai dengan 48 months and shall be effective until 25 May 2028. The
(empat puluh delapan) bulan kepada konsumen dan current status of the agreement is still active.
berlaku efektif sampai dengan tanggal 25 Mei 2028.
Status terkini atas perjanjian kerjasama tersebut adalah
masih aktif.
Page 304
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/89 Exhibit E/89
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PERJANJIAN KERJASAMA YANG PENTING (Lanjutan) 31. SIGNIFICANT COOPERATION AGREEMENTS (Continued)
a. Pembiayaan Bersama (Lanjutan) a. Joint Financing (Continued)
Pada tanggal 5 Agustus 2021, Perusahaan On 5 August 2021, the Company entered into joint
menandatangani perjanjian kerjasama No.0100/065/B/ financing agreement No.0100/065/B/05082021
05082021 dengan skema pembiayaan bersama (joint amounting to Rp 150,000 with PT Bank Jago Tbk.
financing) sebesar Rp 150.000 dengan On 25 March 2022, with financing agreement
PT Bank Jago Tbk. Pada tanggal 25 Maret 2022, dengan No.0100/026/B/25032022, the amount of this facility
perjanjian kerjasama No. 0100/026/B/25032022, jumlah has been increased to Rp 300,000. The amount of funds
fasilitas ini meningkat menjadi Rp 300.000. Porsi fasilitas to be financed by each party range from 10% from the
pembiayaan yang akan diberikan untuk konsumen dari Company, and 90% from joint financing providers
masing-masing pihak adalah berkisar 10% dari (banks).
Perusahaan, dan 90% dari pemberi pembiayaan bersama
(bank).
Pada tanggal 24 Mei 2023, Perusahaan menandatangani On 24 May 2023, the Company entered into an
Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Amendment and Restatement of Joint Financing Facility
Kerjasama Fasilitas Pembiayaan Bersama Agreement No.0100/049/B/24052023 with PT Bank
No.0100/049/B/24052023 dengan PT Bank Jago Tbk. Jago Tbk. whereas the facility amount increase to
dimana jumlah fasilitas ini berubah menjadi sebesar Rp 2,000,000 and shall be effective until 5 August 2024.
Rp 2.000.000 dan berlaku efektif sampai dengan tanggal The current status of the agreement is still active.
5 Agustus 2024. Status terkini atas perjanjian kerjasama
tersebut adalah masih aktif.
Fasilitas tersebut di atas berlaku sampai dengan The above facility will be expired at the time customers
dibayarkannya angsuran terakhir piutang pembiayaan pay the latest installment of joint financing
bersama oleh konsumen. receivables.
Perusahaan bersama dengan pemberi pembiayaan The Company, together with the joint financing
bersama di atas bertindak sebagai penyedia dana dalam providers mentioned above, extend credit to consumers
pemberian pembiayaan kepada konsumen yang in accordance with certain criteria laid down in
memenuhi kriteria tertentu. Perusahaan bertanggung agreements. The Company is responsible to maintain
jawab untuk mengelola dokumentasi dan administrasi the customer’s documentation and administration.
setiap konsumen.
Kerjasama pembiayaan bersama yang dilakukan ini The joint financing facilities were arranged without
bersifat without recourse, dimana Perusahaan tidak recourse, whereby the Company is not obliged to pay
memiliki kewajiban untuk membayar atau menyetor installments including interest to joint financing
angsuran pokok termasuk bunganya kepada pemberi providers in the event that the customers fail to meet
pembiayaan bersama jika konsumen gagal melakukan their installment obligation to the Company.
pembayaran angsurannya kepada Perusahaan.
b. Penyalur kendaraan b. Dealers of Motor Vechicles
Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama dengan The Company has entered into cooperation agreements
beberapa penyalur kendaraan. Pembiayaan yang telah with dealers of motor vehicles. Approved financing that
disetujui namun belum dibayarkan kepada penyalur has not yet been paid to dealers are recorded as payable
kendaraan dicatat sebagai utang kepada penyalur to dealers.
kendaraan.
c. Asuransi c. Insurance
Perusahaan mengadakan kerjasama dengan beberapa The Company has entered into cooperation agreements
perusahaan asuransi seperti PT Asuransi Bina Dana Arta with insurance companies which are PT Asuransi Bina
Tbk, PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi Wahana Tata, Dana Arta Tbk, PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi
PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Raksa Pratikara, Wahana Tata, PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi
PT Asuransi FPG Indonesia, PT Asuransi Etiqa Raksa Pratikara, PT Asuransi FPG Indonesia, PT Asuransi
Internasional Indonesia, PT Pan Pasific Insurance, PT AIA Etiqa Internasional Indonesia, PT Pan Pasific Insurance,
Financial, PT FWD Insurance Indonesia dan PT Chubb Life PT AIA Financial, PT FWD Insurance Indonesia
Insurance Indonesia dalam rangka penyediaan asuransi and PT Chubb Life Insurance Indonesia to providing
perlindungan kredit dan perlindungan terhadap agunan credit protection insurance and protection for financed
yang di biayai. collateral.
Perusahaan melakukan penutupan asuransi atas The Company insures vehicles for the interest of the
kendaraan bermotor demi kepentingan Perusahaan Company in its capacity as financing provider. Insurance
dalam kapasitasnya sebagai penyedia pembiayaan. premium payments received from customers that have
Pembayaran premi asuransi yang telah diterima dari not yet been paid to insurance companies are recorded
konsumen namun belum dibayarkan kepada perusahaan as insurance premium payable.
asuransi dicatat sebagai utang premi asuransi.
Page 305
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/90 Exhibit E/90
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. LABA PER SAHAM 32. EARNINGS PER SHARE
Laba per saham dasar dihitung dengan cara membagi laba Earnings per share is calculated by dividing profit for the
periode berjalan yang tersedia bagi pemegang saham dengan period available to shareholders by the weighted average
rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada common shares outstanding during the period/ year.
periode/ tahun berjalan.
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Laba periode/ tahun Profit for the
berjalan untuk period/ year for
perhitungan laba per the computation of
saham dasar 562.714 685.939 1.643.888 1.806.679 basic earning per shares
Jumlah rata-rata
tertimbang saham The weighted average of
yang beredar 15.039.383.620 15.039.383.620 15.039.383.620 14.975.068.552 shares outstanding
Laba per saham Basic earnings per
dasar (nilai penuh) 37 46 109 121 share (full amount)
Perusahaan tidak memiliki instrumen yang memberikan efek The Company does not have instrument that give impact of
dilusi pada laba per saham dasar. dilution effect on basic earning per share.
33. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 33. OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Perubahan komponen penghasilan komprehensif lain yang The movement of other comprehensive income component
tidak mempengaruhi laba rugi adalah sebagai berikut: that have not yet affected the profit and loss were as
follows:
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Saldo awal tahun – setelah Beginning balance of the
pajak tangguhan 65.202 62.751 62.751 48.626 year - after deferred tax
Kerugian pengukuran kembali Loss on remeasurement of
program aktuarial manfaat pasti (6.907) (278) (10.468) (8.979) defined benefit actuarial program
Bagian efektif atas perubahan Effective portion of the fair value
nilai wajar instrumen derivatif change of the derivative instrument
- lindung nilai arus kas (90.360) 16.674 13.498 26.409 - cash flow hedge
(32.065) 79.147 65.781 66.056
Aset pajak tangguhan (Catatan 14c) 18.480 (3.115) (579) (3.305) Deferred tax assets (Note 14c)
Saldo akhir periode/ tahun – setelah Balance at the end of period/ year -
pajak tangguhan (13.585) 76.032 65.202 62.751 after deferred tax
Page 306
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/91 Exhibit E/91
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. PERUBAHAN PADA LIABILITAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN 34. CHANGES IN LIABILITIES ARISED FROM FINANCING
ACTIVITIES
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arised from financing activities are as
pendanaan adalah sebagai berikut: follows:
31 Mei/May 2024
Pergerakan non-kas/
Non-cash changes
Pergerakan
Pergerakan beban
valuta asing/ transaksi/
Saldo awal/ Movement in Changes in Saldo akhir/
Beginning Arus kas/ foreign transaction Ending
balance Cashflows exchange cost balance
Pinjaman yang diterima 8.665.860 1.317.251 118.134 (7.111) 10.094.134 Funds borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan - neto 4.720.775 (1.607.000) - 3.668 3.117.443 Securities issued - net
Jumlah liabilitas dari Total liabilities from
aktivitas pendanaan 13.386.635 (289.749) 118.134 (3.443) 13.211.577 financing activities
31 Desember/December 2023
Pergerakan non-kas/
Non-cash changes
Pergerakan
Pergerakan beban
valuta asing/ transaksi/
Saldo awal/ Movement in Changes in Saldo akhir/
Beginning Arus kas/ foreign transaction Ending
balance Cashflows exchange cost balance
Pinjaman yang diterima 10.246.908 (1.517.821) (59.530) (3.697) 8.665.860 Funds borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan - neto 1.581.490 3.145.000 - (5.715) 4.720.775 Securities issued - net
Jumlah liabilitas dari Total liabilities from
aktivitas pendanaan 11.828.398 1.627.179 (59.530) (9.412) 13.386.635 financing activities
31 Desember/December 2022
Pergerakan non-kas/
Non-cash changes
Pergerakan
Pergerakan beban
valuta asing/ transaksi/
Saldo awal/ Movement in Changes in Saldo akhir/
Beginning Arus kas/ foreign transaction Ending
balance Cashflows exchange cost balance
Pinjaman yang diterima 4.789.422 5.344.363 123.855 (10.732) 10.246.908 Funds borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan - neto 2.487.483 (910.000) - 4.007 1.581.490 Securities issued - net
Jumlah liabilitas dari Total liabilities from
aktivitas pendanaan 7.276.905 4.434.363 123.855 (6.725) 11.828.398 financing activities
Perusahaan dan entitas anaknya telah melakukan kebijakan The Company and its subsidiary have conducted hedge policy
lindung nilai untuk pinjaman yang diterima dalam mata uang to borrowings denominated in foreign currencies.
asing.
Page 307
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/92 Exhibit E/92
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO 35. RISK MANAGEMENT
Pendahuluan dan gambaran umum Introduction and general description
Perkembangan dunia multifinance yang disertai dengan The development in multifinance industry followed with the
meningkatnya kompleksitas aktivitas pembiayaan semakin improvement in complexity of financing activity has
mempertegas pentingnya tata kelola perusahaan yang sehat emphasized more on the importance of good corporate
(good corporate governance) dan manajemen risiko yang governance and a reliable risk management. Such both
dapat diandalkan. Kedua hal tersebut merupakan faktor matters are important factors, which bring the investors’
penting yang menjadi perhatian para investor dalam attention in assessing their investment targeting. Basically,
penilaian pilihan target investasinya. Penerapan the implementation of risk management within the
manajemen risiko di Perusahaan dan entitas anaknya pada Company and its subsidiary had been carried out since the
dasarnya sudah dilakukan sejak perusahaan berdiri, establishment of the Company, eventhough the Company
meskipun dengan cara yang masih konvensional dan was still using a conventional manner and keep improving in
berkembang sesuai dengan perkembangan kondisi internal accordance with the recent development of internal and
dan eksternal. external circumstances.
Perusahaan dan entitas anaknya menyadari bahwa risiko The Company and its subsidiary realize that risk is an
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari operasional integral part of its operational activity and can be managed
dan dapat dikelola secara praktis dan efektif setiap hari, practically and effectively day by day, with the following
dengan empat tipe risiko utama: four particular risks:
1. Risiko kredit 1. Credit risk
2. Risiko pasar 2. Market risk
3. Risiko pendanaan dan likuiditas 3. Funding and liquidity risk
4. Risiko operasional 4. Operational risk
5. Risiko permodalan 5. Capital risk
Pengelolaan risiko di Perusahaan mencakup keseluruhan Risk management within the Company includes overall
lingkup aktivitas usaha di Perusahaan, yang didasarkan pada scope of business activity within the Company, which based
kebutuhan akan keseimbangan antara fungsi operasional on the necessity of balance between business operational
bisnis dengan pengelolaan risikonya. Dengan kebijakan dan function and its risk management thereof. By means of
manajemen risiko yang berfungsi baik, maka manajemen proper risk management and policy, thus the risk
risiko akan menjadi strategic partner bagi bisnis dalam management will become a strategic partner to the business
mendapatkan hasil optimal dari operasi Perusahaan. in obtaining optimal outcome from the Company’s course of
operation.
Dalam rangka pengembangan manajemen risiko yang sesuai, In the event of development of proper risk management, the
Perusahaan dan entitas anaknya terus mengembangkan dan Company and its subsidiary keep developing and improving
meningkatkan kerangka sistem pengelolaan risiko dan the integrated and comprehensive framework of risk
struktur pengendalian internal yang terpadu dan management system and internal control structure, in order
komprehensif, sehingga dapat memberikan informasi that they are able to provide information as an early
adanya potensi risiko secara lebih dini dan selanjutnya warning of any potential risk and accordingly, take
mengambil langkah-langkah yang memadai untuk appropriate actions to mitigate the risk.
meminimalkan dampak risiko.
Kerangka manajemen risiko dituangkan dalam kebijakan, The framework of risk management is implemented under
prosedur, batasan transaksi, kewenangan dan ketentuan the form of policy, procedures, transactional limits,
lain serta berbagai perangkat manajemen risiko, yang authorizations, and other rules as well as various risk
berlaku di seluruh aktivitas lingkup usaha. Untuk management instruments applicable to entire business
memastikan bahwa kebijakan dan prosedur tersebut sesuai activity. In order to ensure that the policy and procedures
dengan perkembangan bisnis yang ada, maka evaluasi selalu is in line with the current business development, evaluation
dilakukan berkala sesuai dengan perubahan parameter is frequently carried out in accordance with the change in
risikonya. its risk parameter.
Page 308
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/93 Exhibit E/93
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) 35. RISK MANAGEMENT(Continued)
Kerangka manajemen risiko Framework of risk management
Dalam penerapan manajemen risiko, Perusahaan menyadari In the implementation of risk management, the Company
pentingnya memiliki sebuah mekanisme yang memadai realizes the importance of having an adequate mechanism
dalam mengakomodasi risiko-risiko yang dihadapi to accommodate the risks faced by the Company. The
Perusahaan. Perusahaan bertumpu pada 4 (empat) pilar Company has a mechanism that is based upon 4 (four) risk
manajemen risiko sebagai berikut: management pillars, in which could be described as follows:
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi, yang 1. Active supervision by the Board of Commissioners and
mencakup: Board of Directors, which includes:
- Menyetujui dan melakukan evaluasi kebijakan - Approving and evaluating risk management policies
manajemen risiko secara berkala; on a regular basis;
- Menetapkan kebijakan dan strategi Manajemen Risiko - Establishing risk management policies and strategies,
termasuk penetapan otoritas dalam pemberian which include determining the authorization in limits
batasan serta tinjauan atas kualitas portfolio secara and reviewing the quality of portfolio on a regular
berkala; basis;
- Terdapatnya Komite Audit dan Manajemen Risiko - Presence of Audit Committee and Risk Management
dalam melakukan fungsi pengawasan. Committee in carrying out their supervisory
functions.
2. Kebijakan dan penerapan batasan 2. Policy and implementation limits
Perusahaan menyusun kebijakan-kebijakan manajemen The Company develops policies related to risk
risiko yang diperiksa secara berkala dan selalu management, which are assessed periodically and
disesuaikan dengan kondisi usaha terkini. Kebijakan aligned constantly to fit the most recent business
tersebut diterjemahkan ke dalam Prosedur Operasi situation. The policy is translated into Standard
Standar, Ketentuan Umum dan Surat Keputusan Dewan Operating Procedures and Internal Memo, which are
Direksi, dan disosialisasikan kepada seluruh karyawan being socialized to all employees. The Company also has
terkait. Perusahaan juga menerapkan batasan policies concerning the level of authority on approval or
persetujuan atau otorisasi untuk transaksi kredit authorization for both credit and non-credit
maupun yang bukan transaksi kredit. transactions.
3. Identifikasi, pengukuran, pengawasan dan sistem 3. Identification, measurement, monitoring, and
informasi manajemen management information system
Perusahaan memiliki perangkat untuk mengidentifikasi, The Company has a set of tools to identify, measure,
mengukur dan mengawasi risiko, terutama risiko kredit and monitor risks, particularly the credit risk and
dan operasional melalui mekanisme pelaporan dan operational risk through the existing reporting and
sistem informasi manajemen. Untuk menjamin management information system mechanism. In order to
ketersediaan data risiko yang terkini dan komprehensif, ensure the availability of updated and comprehensive
Perusahaan telah melakukan mengkonversi sistem risk data, the Company had converted the existing
operasi Perusahaan yang ada menjadi centralized operating system into a centralized system, which
system yang dikenal dengan CONFINS. Selain itu, known as CONFINS. Moreover, the Company has also
Perusahaan juga melakukan implementasi sistem implemented business intelligence information system
informasi business intelligence agar data atau informasi in order that data or risk information could be provided
risiko dapat disediakan secara cepat dan akurat kepada to the management or other third parties on a prompt
pihak manajemen atau pihak ketiga lainnya. and accurate manner.
4. Pengendalian internal 4. Internal control
Perusahaan memiliki Departemen Audit Internal yang The Company has the Internal Audit Division in place,
secara independen melaporkan hasil pemeriksaannya which independently reports on process and results of
kepada Dewan Komisaris dan Direksi. assessment to the Board of Commissioners and Board of
Directors. The responsibility of the Internal Audit
Tanggung jawab dari Departemen Audit Internal
Division includes:
mencakup:
- Menyediakan penilaian atas kecukupan dan efektifitas - Providing assessment on the adequacy and
dari proses bisnis yang ada di dalam Perusahaan; effectiveness of the entire existing business process
within the Company;
- Melakukan pemeriksaan atas kepatuhan terhadap - Conducting examination on compliance to the
kebijakan-kebijakan risiko Perusahaan; Company’s risk policies;
- Melaporkan masalah-masalah penting yang terkait - Reporting on significant issues related to the control
dengan proses pengendalian di dalam Perusahaan activities within the Company, including potential
termasuk rekomendasi perbaikan yang potensial improvements to these processes; and
terhadap proses tersebut; dan
Page 309
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/94 Exhibit E/94
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) 35. RISK MANAGEMENT(Continued)
Kerangka manajemen risiko (Lanjutan) Framework of risk management (Continued)
Dalam penerapan manajemen risiko, Perusahaan menyadari In the implementation of risk management, the Company
pentingnya memiliki sebuah mekanisme yang memadai realizes the importance of having an adequate mechanism
dalam mengakomodasi risiko-risiko yang dihadapi to accommodate the risks faced by the Company. The
Perusahaan. Perusahaan bertumpu pada 4 (empat) pilar Company has a mechanism that is based upon 4 (four) risk
manajemen risiko sebagai berikut: (Lanjutan) management pillars, in which could be described as follows:
(Continued)
4. Pengendalian internal (Lanjutan) 4. Internal control (Continued)
Perusahaan memiliki Departemen Audit Internal yang The Company has the Internal Audit Division in place,
secara independen melaporkan hasil pemeriksaannya which independently reports on process and results of
kepada Dewan Komisaris dan Direksi. assessment to the Board of Commissioners and Board of
Directors. The responsibility of the Internal Audit
Tanggungjawab dari Departemen Audit Internal
Division includes: (Continued)
mencakup: (Lanjutan)
- Melakukan koordinasi strategis dengan fungsi - Coordinating with other controlling and supervisory
pengendali dan pengawasan lainnya (manajemen functions (risk management, compliance, legal,
risiko, hukum, sistem dan prosedur, dan audit system and procedures, and external auditor)
eksternal).
Proses dan penilaian risiko Process and risk assessments
Pada dasarnya proses manajemen risiko dilakukan oleh Basically, risk management processes are carried out by
masing-masing unit mengingat risiko yang dihadapi each unit considering that the risk faced represents
merupakan risiko individual yang melekat pada produk, individual risks which are embedded into the products,
transaksi maupun proses pada unit yang bersangkutan. transactions, as well as process in the related unit. The
Tugas utama dari Departemen Manajemen Risiko adalah primary task of Risk Management Division is to determine
menetapkan kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta policies and procedures as well as doing a series of processes
melakukan serangkaian proses untuk mengumpulkan, of collecting, measuring, and reporting to the Board of
melakukan pengukuran dan pelaporan kepada Dewan Commissioners and Board of Directors. The determination
Komisaris dan Direksi. Penetapan kebijakan manajemen of risk management policies is carried out through approval
risiko dilakukan melalui proses persetujuan Direksi. process by the Board of Directors.
1. Risiko Kredit 1. Credit Risk
Risiko kredit adalah risiko utama Perusahaan, yaitu risiko Credit risk is the main risk of the Company, that is the
yang timbul apabila konsumen tidak dapat memenuhi risk arising when the customer are unable to meet its
kewajibannya sesuai dengan perjanjian yang telah obligation in accordance with the agreement as agreed
disepakati antara konsumen dengan Perusahaan. upon between the customer and the Company.
Manajemen risiko yang telah diterapkan Perusahaan Risk management that has been applied by the Company
adalah sebagai berikut: are as follows:
• Diversifikasi portofolio menurut wilayah, sektor • Diversify the portfolio by region, economic sector and
ekonomi dan industri, merk dan tipe barang. industry, brand and type of goods.
• Risk Adjusted Pricing Method, yaitu penetapan • Risk Adjusted Pricing Method, namely setting the
tingkat bunga pembiayaan berdasarkan risiko yang interest rate of financing based on the risks faced by,
dihadapi, antara lain dinilai dari tingkat uang muka among others, assessed based on the level of
yang dibayar konsumen, usia kendaraan yang advances paid by consumers, age of vehicles financed,
dibiayai, jenis penutupan asuransi yang dipilih dan type of insurance coverage selected and so forth.
lain sebagainya.
• Adanya Key Performance Indicators (KPI) sebagai • The Key Performance Indicators (KPI) as an “early
“early warning system” atas suatu masing-masing warning system” of an individual loan products as
produk pembiayaan maupun kantor cabang. well as branch offices.
• Penanganan kontrak bermasalah yang dilakukan • Handling of problematic contracts in a discipline and
secara disiplin dan proaktif. proactive manner.
• Analisa atas kualitas portofolio secara periodik dan • Analysis of portfolio quality through periodic and
tindakan preventif dan sanksi bagi cabang-cabang preventive actions and sanctions for branches whose
yang kualitas portofolionya tidak sesuai target. quality of its portfolio is not on target.
Page 310
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/95 Exhibit E/95
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) 35. RISK MANAGEMENT(Continued)
Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) Process and risk assessments (Continued)
1. Risiko Kredit (Lanjutan) 1. Credit Risk (Continued)
Tabel berikut menjelaskan eksposur maksimum sesuai The following table illustrates the Company’s maximum
dengan konsentrasi risiko kredit: exposure based on credit risk concentration:
31 Mei/May 2024
Eksposur
maksimum/
Korporasi/ Ritel/ Maximum
Corporate Retail exposure
Kas dan setara kas 1.394.669 - 1.394.669 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 3.426.862 18.380.237 21.807.099 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT - 82.495 82.495 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 85.195 - 85.195 Derivative assets
Piutang karyawan - 47.593 47.593 Employee receivables
4.906.726 18.510.325 23.417.051
31 Desember/December 2023
Eksposur
maksimum/
Korporasi/ Ritel/ Maximum
Corporate Retail exposure
Kas dan setara kas 1.739.659 - 1.739.659 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 3.332.910 18.137.603 21.470.513 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT - 53.816 53.816 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 56.657 - 56.657 Derivative assets
Piutang karyawan - 48.463 48.463 Employee receivables
5.129.226 18.239.882 23.369.108
31 Desember/December 2022
Eksposur
maksimum/
Korporasi/ Ritel/ Maximum
Corporate Retail exposure
Kas dan setara kas 1.073.255 - 1.073.255 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 2.774.668 17.613.021 20.387.689 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT - 8.096 8.096 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 103.056 - 103.056 Derivative assets
Piutang karyawan - 52.921 52.921 Employee receivables
3.950.979 17.674.038 21.625.017
Page 311
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/96 Exhibit E/96
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) 35. RISK MANAGEMENT(Continued)
Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) Process and risk assessments (Continued)
1. Risiko Kredit (Lanjutan) 1. Credit Risk (Continued)
Tabel berikut menjelaskan rincian aset keuangan The following table illustrates the detail of financial
Perusahaan yang dibedakan antara yang mengalami assets distinguished between those which impaired and
penurunan nilai dan yang tidak: not impaired:
31 Mei/May 2024
Tidak
mengalami Mengalami
penurunan penurunan
nilai/ nilai/ Jumlah/
Not impaired Impaired Total
Kas dan setara kas 1.394.669 - 1.394.669 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 21.489.173 317.926 21.807.099 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT 81.602 893 82.495 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 85.195 - 85.195 Derivative assets
Piutang karyawan 47.593 - 47.593 Employee receivables
23.098.232 318.819 23.417.051
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian
penurunan nilai (837.246 ) Allowance for impairment losses
22.579.805
31 Desember/December 2023
Tidak
mengalami Mengalami
penurunan Penurunan
nilai/ nilai/ Jumlah/
Not impaired Impaired Total
Kas dan setara kas 1.739.659 - 1.739.659 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 21.170.839 299.674 21.470.513 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT 53.679 137 53.816 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 56.657 - 56.657 Derivative assets
Piutang karyawan 48.463 - 48.463 Employee receivables
23.069.297 299.811 23.369.108
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian
penurunan nilai (765.167 ) Allowance for impairment losses
22.603.941
Page 312
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/97 Exhibit E/97
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) 35. RISK MANAGEMENT(Continued)
Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) Process and risk assessments (Continued)
1. Risiko Kredit (Lanjutan) 1. Credit Risk (Continued)
Tabel berikut menjelaskan rincian aset keuangan The following table illustrates the detail of financial
Perusahaan yang dibedakan antara yang mengalami assets distinguished between those which impaired and
penurunan nilai dan yang tidak: (Lanjutan) not impaired: (Continued)
31 Desember/December 2022
Tidak
mengalami Mengalami
penurunan penurunan
nilai/ nilai/ Jumlah/
Not impaired Impaired Total
Kas dan setara kas 1.073.255 - 1.073.255 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 20.182.489 205.200 20.387.689 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT 7.948 148 8.096 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 103.056 - 103.056 Derivative assets
Piutang karyawan 52.921 - 52.921 Employee receivables
21.419.669 205.348 21.625.017
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian
penurunan nilai (833.764 ) Allowance for impairment losses
20.791.253
Tabel berikut menjelaskan rincian aset keuangan The following table illustrates the detail of financial
Perusahaan yang dibedakan antara individual dan assets distinguished between individual and collective:
kolektif:
31 Mei/May 2024
Individual/ Kolektif/ Jumlah/
Individual Collective Total
Kas dan setara kas 1.394.669 - 1.394.669 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 21.356 21.785.743 21.807.099 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT - 82.495 82.495 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 85.195 - 85.195 Derivative assets
Piutang karyawan 47.593 - 47.593 Employee receivables
1.548.813 21.868.238 23.417.051
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian
penurunan nilai (837.246 ) Allowance for impairment losses
22.579.805
31 Desember/December 2023
Individual/ Kolektif/ Jumlah/
Individual Collective Total
Kas dan setara kas 1.739.659 - 1.739.659 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 48.428 21.422.085 21.470.513 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT 3 53.813 53.816 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 56.657 - 56.657 Derivative assets
Piutang karyawan 48.463 - 48.463 Employee receivables
1.893.210 21.475.898 23.369.108
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian
penurunan nilai (765.167 ) Allowance for impairment losses
22.603.941
Page 313
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/98 Exhibit E/98
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) 35. RISK MANAGEMENT(Continued)
Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) Process and risk assessments (Continued)
1. Risiko Kredit (Lanjutan) 1. Credit Risk (Continued)
Tabel berikut menjelaskan rincian aset keuangan The following table illustrates the detail of financial
Perusahaan yang dibedakan antara individual dan assets distinguished between individual and collective:
kolektif: (Lanjutan) (Continued)
31 Desember/December 2022
Individual/ Kolektif/ Jumlah/
Individual Collective Total
Kas dan setara kas 1.073.255 - 1.073.255 Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan 341.111 20.046.578 20.387.689 Financing receivables
Piutang ijarah dan IMBT 819 7.277 8.096 Ijarah and IMBT receivables
Aset derivatif 103.056 - 103.056 Derivative assets
Piutang karyawan 52.921 - 52.921 Employee receivables
1.571.162 20.053.855 21.625.017
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian
penurunan nilai (833.764 ) Allowance for impairment losses
20.791.253
2. Risiko Pasar 2. Market Risk
Risiko pasar merupakan risiko yang terutama berkaitan Market risk is the risk which is primarily caused by the
dengan perubahan tingkat suku bunga dan nilai tukar changes in interest rates and exchange rate of Rupiah
mata uang Rupiah yang akan menyebabkan currency which could resulting in decrease in revenue,
berkurangnya pendapatan, atau bertambahnya biaya or increase in cost of capital of the Company. With the
modal Perusahaan. Dengan pola aktivitas usaha yang pattern of business activity currently operated by the
dijalankan Perusahaan saat ini, risiko pasar Perusahaan Company, the market risk of the Company is mitigated
adalah minimal. Perusahaan tidak mempunyai kegiatan to the minimum level. The Company does not have
usaha pembiayaan dalam mata uang asing, sementara financing transaction in foreign currency, while all off-
seluruh pinjaman luar negeri Perusahaan dalam mata shore loans of the Company in foreign currency have
uang asing telah diproteksi dengan swap dalam jumlah been protected by entering into swap transactions at
dan tanggal jatuh tempo yang sama dengan utangnya. amount and settlement date that similar to the
Dalam hal suku bunga, seluruh bunga yang dibebankan borrowings thereof. In terms of interest rate, all
ke konsumen adalah suku bunga tetap (fixed interest interest rate charged to the customer is fixed interest
rate), sementara utang yang diperoleh sebagian besar rate, while most of the borrowings received bear fixed
juga dalam suku bunga tetap dan hanya sebagian kecil interest rate, and only a small portion the borrowings
utang dalam bentuk bunga mengambang (floating bear floating interest rate.
interest rate).
Manajemen risiko yang telah diterapkan oleh Perusahaan Risk management that has been applied by the
adalah sebagai berikut: Company are as follows:
• Mengelola risiko perubahan nilai tukar mata uang • Managing risks of foreign exchange rates.
asing.
• Melakukan penelaahan atas tingkat bunga • Performing review over the interest rate on
pembiayaan yang dikaitkan dengan tingkat suku financing associated with interest rate on
bunga pinjaman. borrowings.
• Membatasi eksposur dalam investasi yang memiliki • Limiting exposure in the investment that has
harga pasar yang fluktuatif. fluctuating market prices.
Page 314
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/99 Exhibit E/99
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) 35. RISK MANAGEMENT(Continued)
Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) Process and risk assessments (Continued)
2. Risiko Pasar (Lanjutan) 2. Market Risk (Continued)
Tabel berikut menjelaskan eksposur Perusahaan atas The following table illustrates the Company’s exposure
risiko nilai tukar mata uang asing pada tanggal to foreign currency exchange rate risk as of
31 Mei 2024. Termasuk didalamnya adalah instrumen 31 May 2024. Included in the table are financial
keuangan Perusahaan pada nilai tercatat, dikategorikan instruments of the Company at carrying amounts,
berdasarkan jenis mata uang: categorised by currency:
31 Mei/May 2024
USD
(Nilai penuh)/ Nilai (Rp)/
(Full amount) Equivalent (Rp)
Liabilitas Liabilities
Pinjaman yang diterima 212.444.444 3.452.860 Fund borrowings
Beban akrual 1.465.621 23.821 Accrued expenses
Jumlah liabilitas 213.910.065 3.476.681 Total liabilities
Liabilitas neto Net liabilities
Kontrak valuta berjangka Foreign currency swap transactions
pertukaran mata uang asing (213.910.065) (3.746.681) contract
Eksposur neto dalam mata uang
asing - - Net exposure in foreign currency
Manajemen risiko tingkat suku bunga terhadap limit The management of interest rate risk against interest
perubahan tingkat suku bunga dilengkapi dengan rate gap limits is supplemented by monitoring the
pemantauan atas sensitivitas aset dan liabilitas sensitivity of the Company’s financial assets and
keuangan Perusahaan terhadap beberapa skenario suku liabilities to various standard and non-standard
bunga baku maupun non-baku. interest rate scenarios.
Tabel berikut menjelaskan sensitivitas atas kemungkinan The following table illustrates the sensitivity to a
perubahan tingkat suku bunga pasar, dengan variabel reasonably possible change in market interest rates,
lain dianggap tetap, terhadap pendapatan pembiayaan: with all other variables held constant, of the financing
income:
31 Mei/May 31 Desember/December
2024 2023 2023 2022
Pendapatan pembiayaan: Financing income:
Kenaikan suku bunga 1% Increase in interest rate by 1%
(100 basis poin) 77.697 77.816 190.599 149.972 (100 basis point)
Penurunan suku bunga 1% Decrease in interest rate by 1%
(100 basis poin) (77.697) (77.816) (190.599) (149.972) (100 basis point)
Page 315
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/100 Exhibit E/100
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) 35. RISK MANAGEMENT(Continued)
Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) Process and risk assessments (Continued)
2. Risiko Pasar (Lanjutan) 2. Market Risk (Continued)
Tabel berikut menjelaskan rincian aset dan liabilitas The following table illustrates the Company’s
keuangan Perusahaan yang dikelompokkan menurut mana financial assets and liabilities at carrying amounts,
yang lebih awal antara tanggal repricing atau tanggal jatuh categorized by the earlier of contractual repricing of
tempo kontraktual untuk melihat dampak perubahan maturity dates to analyze the impact of changes in
tingkat suku bunga: interest rate:
31 Mei/May 2024
Tingkat bunga
mengambang/ Tingkat bunga tetap/ Fixed rate
Floating rate
< 3 bulan/ 3-36 bulan/ < 3 bulan/ 3-12 bulan/ 1-2 tahun/ > 2 tahun/ Jumlah/
months months months months years years Total
Aset keuangan Financial assets
Cash and cash
Kas dan setara kas 1.394.669 - - - - - 1.394.669 equivalents
Piutang pembiayaan - - 3.751.181 7.190.168 6.366.251 4.499.499 21.807.099 Financing receivables
Piutang ijarah Ijarah and IMBT
dan IMBT - - 14.396 24.599 24.588 18.912 82.495 receivables
Jumlah aset keuangan 1.394.669 - 3.765.577 7.214.767 6.390.839 4.518.411 23.284.263 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima - - 1.565.524 3.941.892 3.266.053 1.320.665 10.094.134 Fund borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan - - 778.905 609.719 878.917 849.902 3.117.443 Securities issued
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan - - 2.344.429 4.551.611 4.144.970 2.170.567 13.211.577 liabilities
Neto 1.394.669 - 1.421.148 2.663.156 2.245.869 2.347.844 10.072.686 Net
31 Desember/December 2023
Tingkat bunga
mengambang/ Tingkat bunga tetap/ Fixed rate
Floating rate
< 3 bulan/ 3-36 bulan/ < 3 bulan/ 3-12 bulan/ 1-2 tahun/ > 2 tahun/ Jumlah/
months months months months years years Total
Aset keuangan Financial assets
Cash and cash
Kas dan setara kas 1.739.659 - - - - - 1.739.659 equivalents
Piutang pembiayaan - - 3.781.082 6.929.697 6.349.324 4.410.410 21.470.513 Financing receivables
Piutang ijarah Ijarah and IMBT
dan IMBT - - 13.702 14.536 14.365 11.213 53.816 receivables
Jumlah aset keuangan 1.739.659 - 3.794.784 6.944.233 6.363.689 4.421.623 23.263.988 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima 20.787 - 1.484.229 3.724.801 2.669.140 766.903 8.665.860 Fund borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan - - 614.669 1.766.466 609.510 1.730.130 4.720.775 Securities issued
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan 20.787 - 2.098.898 5.491.267 3.278.650 2.497.033 13.386.635 liabilities
Neto 1.718.872 - 1.695.886 1.452.966 3.085.039 1.924.590 9.877.353 Net
Page 316
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/101 Exhibit E/101
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) 35. RISK MANAGEMENT(Continued)
Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) Process and risk assessments (Continued)
2. Risiko Pasar (Lanjutan) 2. Market Risk (Continued)
Tabel berikut menjelaskan rincian aset dan liabilitas The following table illustrates the Company’s
keuangan Perusahaan yang dikelompokkan menurut mana financial assets and liabilities at carrying amounts,
yang lebih awal antara tanggal repricing atau tanggal categorized by the earlier of contractual repricing of
jatuh tempo kontraktual untuk melihat dampak perubahan maturity dates to analyze the impact of changes in
tingkat suku bunga: (Lanjutan) interest rate: (Continued)
31 Desember/December 2022
Tingkat bunga
mengambang/ Tingkat bunga tetap/ Fixed rate
Floating rate
< 3 bulan/ 3-36 bulan/ < 3 bulan/ 3-12 bulan/ 1-2 tahun/ > 2 tahun/ Jumlah/
months months months months years years Total
Aset keuangan Financial assets
Cash and cash
Kas dan setara kas 1.073.255 - - - - - 1.073.255 equivalents
Piutang pembiayaan - - 3.481.977 6.795.767 6.035.931 4.074.014 20.387.689 Financing receivables
Piutang ijarah Ijarah and IMBT
dan IMBT - - 1.631 2.934 2.083 1.448 8.096 receivables
Jumlah aset keuangan 1.073.255 - 3.483.608 6.798.701 6.038.014 4.075.462 21.469.040 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima 20.763 83.077 1.453.896 3.744.385 3.653.518 1.291.269 10.246.908 Fund borrowings
Surat berharga yang
diterbitkan - - - 652.504 928.986 - 1.581.490 Securities issued
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan 20.763 83.077 1.453.896 4.396.889 4.582.504 1.291.269 11.828.398 liabilities
Neto 1.052.492 (83.077) 2.029.712 2.401.812 1.455.510 2.784.193 9.640.642 Net
3. Risiko Likuiditas 3. Liquidity Risk
Risiko likuiditas merupakan risiko terkait dengan Liquidity risk is the risk associated with the ability of
kemampuan sumber dana Perusahaan untuk memenuhi the Company to meet its obligations when they fall
liabilitasnya pada jatuh tempo. due.
Manajemen risiko yang diterapkan oleh Perusahaan Risk management that has been applied by the
adalah sebagai berikut: Company are as follows:
• Mendapatkan pinjaman dengan skedul pembayaran • Obtaining borrowings with principal and interest
kembali pokok dan bunga yang sesuai dengan repayment schedule that aligns with the original
periode jatuh tempo piutang, sehingga tidak terjadi maturities of receivables, in order to prevent mis-
mis-match. match.
• Menjaga agar posisi kas dan Perusahaan selalu dalam • Maintaining the cash and bank position of the
posisi likuid untuk mendukung aktivitas pembiayaan Company to remain in a liquid position in
selama minimal 7 hari. supporting the financing activities for at least
7 days.
• Memonitor posisi kas dan bank Perusahaan secara • Monitoring the cash and bank position of the
periodik, baik tahunan, bulanan, mingguan maupun Company in a regular basis, whether annualy,
harian, guna memastikan agar selalu terdapat monthly, weekly or daily, to ensure that there is
surplus kas yang memadai. always sufficient cash surplus.
• Menjaga agar jumlah piutang yang jatuh tempo pada • Maintaining the number of receivables due in a
periode tertentu lebih besar dibanding dengan utang certain period higher than the debts maturing in
yang jatuh tempo pada periode yang sama. the same period.
Page 317
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/102 Exhibit E/102
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) 35. RISK MANAGEMENT(Continued)
Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) Process and risk assessments (Continued)
3. Risiko Likuiditas (Lanjutan) 3. Liquidity Risk (Continued)
Tabel berikut ini menyajikan profil perbedaan jatuh The following table presents the maturity gap profile
tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perusahaan pada of the Company’s financial assets and liabilities as of
tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022: 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022:
31 Mei/May 2024
Tidak
memiliki
jatuh
tempo/
Don’t
have < 1 bulan/ 1-3 bulan/ >3-12 bulan/ 1-3 tahun/ >3 tahun/ Jumlah/
maturity month months months years years Total
Aset keuangan Financial assets
Cash and cash
Kas dan setara kas 1.394.669 - - - - - 1.394.669 equivalents
Piutang pembiayaan - 1.953.944 1.797.237 7.190.168 9.488.121 1.377.629 21.807.099 Financing receivables
Ijarah and IMBT
Piutang ijarah dan IMBT - 8.226 6.171 24.599 38.272 5.227 82.495 receivables
Aset derivatif - 2.039 5.979 27.661 49.516 - 85.195 Derivative assets
Piutang karyawan - 2.123 2.155 5.857 36.766 692 47.593 Employees receivables
Jumlah aset keuangan 1.394.669 1.966.332 1.811.542 7.248.285 9.612.675 1.383.548 23.417.051 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima - 498.602 1.073.491 3.957.704 4.607.096 - 10.136.893 Fund borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan - 250.000 530.000 612.000 1.731.000 - 3.123.000 Securities issued
Beban bunga yang masih Accrued interest
harus dibayar - 68.127 - - - - 68.127 expenses
Utang kepada supplier - 97.658 - - - - 97.658 Payable to suppliers
Insurance premium
Utang premi asuransi - - 40.649 - - - 40.649 payables
Jumlah liabilitas keuangan - 914.387 1.644.140 4.569.704 6.338.096 - 13.466.327 Total financial liabilities
Perbedaan jatuh tempo 1.394.669 1.051.945 167.402 2.678.581 3.274.579 1.383.548 9.950.724 Difference in maturity
31 Desember/December 2023
Tidak
memiliki
jatuh
tempo/
Don’t
have < 1 bulan/ 1-3 bulan/ >3-12 bulan/ 1-3 tahun/ >3 tahun/ Jumlah/
maturity month months months years years Total
Aset keuangan Financial assets
Cash and cash
Kas dan setara kas 1.739.659 - - - - - 1.739.659 equivalents
Piutang pembiayaan - 1.880.960 1.900.122 6.929.697 9.502.491 1.257.243 21.470.513 Financing receivables
Ijarah and IMBT
Piutang ijarah dan IMBT - 9.924 3.778 14.536 22.826 2.752 53.816 receivables
Aset derivatif - 3.512 7.726 39.800 5.619 - 56.657 Derivative assets
Piutang karyawan - 2.961 2.182 6.635 36.068 617 48.463 Employees receivables
Jumlah aset keuangan 1.739.659 1.897.357 1.913.808 6.990.668 9.567.004 1.260.612 23.369.108 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima - 623.370 887.286 3.739.225 3.451.627 - 8.701.508 Fund borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan - - 617.000 1.770.000 2.343.000 - 4.730.000 Securities issued
Beban bunga yang masih Accrued interest
harus dibayar - 75.090 - - - - 75.090 expenses
Utang kepada supplier - 81.109 - - - - 81.109 Payable to suppliers
Insurance premium
Utang premi asuransi - - 45.288 - - - 45.288 payables
Jumlah liabilitas keuangan - 779.569 1.549.574 5.509.225 5.794.627 - 13.632.995 Total financial liabilities
Perbedaan jatuh tempo 1.739.659 1.117.788 364.234 1.481.443 3.772.377 1.260.612 9.736.113 Difference in maturity
Page 318
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/103 Exhibit E/103
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) 35. RISK MANAGEMENT(Continued)
Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) Process and risk assessments (Continued)
3. Risiko Likuiditas (Lanjutan) 3. Liquidity Risk (Continued)
Tabel berikut ini menyajikan profil perbedaan jatuh The following table presents the maturity gap profile
tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perusahaan pada of the Company’s financial assets and liabilities as of
tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022: 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022: (Continued)
(Lanjutan)
31 Desember/December 2022
Tidak
memiliki
jatuh
tempo/
Don’t
have < 1 bulan/ 1-3 bulan/ >3-12 bulan/ 1-3 tahun/ >3 tahun/ Jumlah/
maturity month months months years years Total
Aset keuangan Financial assets
Cash and cash
Kas dan setara kas 1.073.255 - - - - - 1.073.255 equivalents
Piutang pembiayaan - 1.682.792 1.799.185 6.795.766 9.076.297 1.033.649 20.387.689 Financing receivables
Ijarah and IMBT
Piutang ijarah dan IMBT - 830 801 2.934 3.019 512 8.096 receivables
Aset derivatif 2.979 9.531 42.493 48.053 - 103.056 Derivative assets
Piutang karyawan - 4.079 3.235 6.963 37.139 1.505 52.921 Employees receivables
Jumlah aset keuangan 1.073.255 1.690.680 1.812.752 6.848.156 9.164.508 1.035.666 21.625.017 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima - 678.804 800.173 3.818.252 4.948.485 33.145 10.278.859 Fund borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan - - - 655.000 930.000 - 1.585.000 Securities issued
Beban bunga yang masih Accrued interest
harus dibayar - 48.133 - - - - 48.133 expenses
Utang kepada supplier - 84.116 - - - - 84.116 Payable to suppliers
Insurance premium
Utang premi asuransi - - 58.736 - - - 58.736 payables
Jumlah liabilitas keuangan - 811.053 858.909 4.473.252 5.878.485 33.145 12.054.844 Total financial liabilities
Perbedaan jatuh tempo 1.073.255 879.627 953.843 2.374.904 3.286.023 1.002.521 9.570.173 Difference in maturity
4. Risiko Operasional 4. Operational Risk
Risiko operasional adalah risiko yang berpotensi Operational risk is the risk that could potentially cause
menyebabkan kerugian operasional karena kesalahan an operating loss due to employee error whether
karyawan baik yang disengaja maupun tidak; kegagalan intentional or not; system failures and operational
sistem dan proses operasional serta tidak berfungsinya processes as well as the malfunction of the internal
sistem pengendalian internal dalam operasional control system in the day-to-day operations.
Perusahaan sehari-hari.
Manajemen risiko yang diterapkan oleh Perusahaan Risk management that has been applied by the
adalah sebagai berikut: Company are as follows:
• Menerapkan sistem yang tersentralisasi sehingga • Implementing a centralized system in order that
proses bisnis dapat terkontrol secara sistem dan business processes can be controlled by the system
dimonitor dari waktu ke waktu. and monitored from time to time.
• Menyiapkan backup dan Disaster Recovery Plan yang • Preparing backup and Disaster Recovery Plan that
memadai bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan is sufficient whenever unexpected event or
atas sistem aplikasi utama Perusahaan, baik dari sisi condition occur towards the Company’s major
hardware dan software. application systems, both in terms of hardware and
software.
• Menerapkan sistem audit kepatuhan yang • Implementing a sustainable compliance audit
berkelanjutan, baik di kantor cabang maupun kantor system, both in branch offices or headquarters.
pusat.
• Menerapkan aturan kerja yang jelas (SOP) dan sanksi • Implementing a clear code of conduct (SOP) and
yang tegas atas penyimpangan yang terjadi, sesuai strict sanctions for irregularities that occurred,
dengan tingkat kesalahan yang ditemukan. according to level of error identified.
• Adanya penanaman nilai-nilai dasar Perusahaan • Promoting the Company's core values to employees
sejak dini kepada karyawan, sehingga dapat since the early stage, in order to avoid/reduce the
menghindarkan/mengurangi potensi penyimpangan. potential for irregularities.
• Adanya penilaian kinerja yang fair dan transparan • Fair and transparent performance appraisal and
serta adanya kesempatan untuk pengembangan opportunities for career development.
karir.
Page 319
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/104 Exhibit E/104
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) 35. RISK MANAGEMENT(Continued)
Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) Process and risk assessments (Continued)
4. Risiko Operasional (Lanjutan) 4. Operational Risk (Continued)
Dalam rangka meningkatkan keamanan pusat data dan In order to improve data center and network security
jaringan serta dengan semakin kompleksnya sistem as well as the increasingly complex information and
informasi dan digitalisasi yang digunakan, Perusahaan digitalization systems used, the Company has carried
telah melakukan berbagai identifikasi dan mitigasi risiko out various identification and risk mitigation related
terkait dengan Teknologi Informasi dan Digitalisasi, to Information Technology and Digitalization,
antara lain sebagai berikut: including the following:
• Dibentuknya komite pengarah Teknologi Informasi • Establishment of an Information Technology
(IT Steering Committee). steering committee (IT Steering Committee).
• Penetapan rencana strategis TI yang termasuk • Determination of an IT strategic plan that
peningkatan keamanan cyber yang searah dengan includes cyber security improvement in line with
rencana strategis kegiatan usaha Perusahaan. the strategic plan of the Company's business
activities.
• Standardisasi penerapan dan pengelolaan • Standardization of implementation and
perangkat jaringan komunikasi dan sistem data dan management of communication network devices
aplikasi; termasuk pengelolaan kewenangan akses and data systems and applications; including
sistem, dan peremajaan secara berkala. management of system access authority, and
regular renewal.
• Penerapan pengembangan sistem aplikasi dengan • Implementation of application system
model Secured Software Development Life Cycle (S- development using the Secured Software
SDLC). Development Life Cycle (S-SDLC) model.
• Pelaksanaan Penetration Test dan Vulnerability • Implementation of Penetration Tests and
Assessment (VA) untuk menguji keamanan dan Vulnerability Assessments (VA) to test the
kehandalan sistem aplikasi dan jaringan informasi security and reliability of application systems
dari potensi serangan cyber. and information networks from potential cyber
attacks.
5. Risiko Permodalan 5. Capital Risk
Tujuan Perusahaan dan entitas anaknya dalam The Company and its subsidiary’s objective in managing
mengelola permodalannya adalah menjaga its capital is to keep the Company’s capability in
kelangsungan usaha Perusahaan untuk dapat maintaining its going concern, so the Company could
memberikan hasil kepada pemegang saham dan manfaat distribute the return to shareholders, and maintain the
kepada pemangku kepentingan lainnya, dan memelihara optimization of capital structure to reduce the cost of
optimalisasi struktur permodalan untuk mengurangi capital.
biaya modal (cost of capital).
Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan struktur In order to maintain or adjust the capital structure, the
permodalan, Perusahaan dapat menyesuaikan jumlah Company may adjust the amount of dividends paid to
dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham, shareholders, return for the results of capital to
imbalan hasil modal kepada pemegang saham atau shareholders or issue new shares to reduce lending.
menerbitkan saham baru untuk mengurangi pinjaman.
Konsisten dengan pelaku industri lainnya, Perusahaan Consistent with other players in the industry, the
dan entitas anaknya memonitor permodalan Company and its subsidiary monitor capital on the basis
berdasarkan gearing ratio. Rasio ini dihitung dari nilai of the gearing ratio. This ratio is calculated as net debt
neto pinjaman (termasuk obligasi dan medium-term (including bonds payable and medium-terms notes)
notes) dibagi dengan jumlah modal. Jumlah modal divided by total capital. Total capital is calculated as
diambil dari ekuitas yang tercantum dalam laporan equity as shown in the statements of financial position.
posisi keuangan.
Page 320
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/105 Exhibit E/105
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan) 35. RISK MANAGEMENT(Continued)
Proses dan penilaian risiko (Lanjutan) Process and risk assessments (Continued)
5. Risiko Permodalan (Lanjutan) 5. Capital Risk (Continued)
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Based on Minister of Finance of the Republic of
Indonesia No. 84/PMK.012/2006 tanggal 26 September Indonesia Regulation No. 84/PMK.012/2006 dated
2006 tentang Perusahaan Pembiayaan, juncto POJK 26 September 2006 regarding Multifinance Company,
35/POJK.5/2018, jumlah maksimum gearing ratio in conjunction with OJK Regulation
adalah sebesar 10 kali dari total modal. No.35/POJK.5/2018, the maximum gearing ratio is
10 times from total capital.
Struktur Modal Perusahaan/
Company’s Capital Structure
31 Mei/ 31 Desember/December
Keterangan PMK84/PMK.012/2006 May 2024 2023 2022 Description
Modal Disetor Minimal Rp 100 miliar/ Paid- up Capital
(dalam miliar Rupiah) Minimum Rp 100 billion 399 399 399 (in billion Rupiah)
Rasio Utang Terhadap Maksimum 10x/
Ekuitas Maximum 10x 1,4 1,4 1,4 Debt to Equity Ratio
Pada tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022, debt-
tingkat rasio utang terhadap ekuitas Perusahaan masing- to-equity ratio level of the Company was healthy at 1.4
masing berada pada kondisi sehat, yaitu 1,4 kali. times, respectively.
36. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN 36. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan Fair value of financial assets and financial liabilities
Pada tabel berikut ini, instrumen keuangan telah In the following table, financial instrument have been
dialokasikan berdasarkan klasifikasinya. Kebijakan akuntansi allocated based on their respective. Significant accounting
penting pada Catatan 2d menjelaskan bagaimana setiap policies in Note 2d describes how each category of financial
kategori aset keuangan dan liabilitas keuangan diukur dan assets and financial liabilities are measured and how
bagaimana pendapatan dan beban, termasuk keuntungan revenue and expenses, including gains and losses (changes
dan kerugian (perubahan nilai wajar instrumen keuangan) in fair value of financial instruments) in the fair value is
atas nilai wajar diakui. recognized.
Pengelompokan aset keuangan telah diklasifikasikan menjadi The classification of financial assets has been classified as
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan financial assets measured at fair value through profit and
laba rugi, dan pinjaman yang diberikan dan piutang. loss, and loans and receivables. So with the financial
Demikian halnya dengan liabilitas keuangan telah liabilities has been classified as financial liabilities
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada measured at amortized cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Page 321
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/106 Exhibit E/106
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (Lanjutan) 36. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (Continued)
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan Fair value of financial assets and financial liabilities
(Lanjutan) (Continued)
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar dari The following table sets out the carrying value and fair
aset keuangan dan liabilitas keuangan Perusahaan pada value of financial assets and financial liabilities as of
tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022: 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022:
Aset/ Assets Liabilitas/ Liabilities
Diukur pada
nilai wajar
Diukur pada melalui Diukur pada
nilai wajar penghasilan nilai wajar
melalui komprehensif melalui
laporan laba lain/ Fair laporan laba
rugi/ Fair value through rugi/ Fair
value through other Biaya perolehan value through Biaya perolehan
profit and comprehensive diamortisasi/ profit and diamortisasi/
31 Mei 2024 loss income Amortized cost loss Amortized cost 31 May 2024
Aset keuangan Financial assets
Kas dan setara kas - - 1.394.669 - - Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan - neto - - 20.972.708 - - Financing receivables - net
Piutang ijarah dan IMBT– neto - - 79.640 - - Ijarah and IMBT receivables - net
Aset derivatif 85.195 - - - - Derivative assets
Piutang lain - lain - - 47.593 - - Other receivables
Jumlah 85.195 - 22.494.610 - - Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima - - - - 10.094.134 Fund borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan - - - - 3.117.443 Securities issued
Beban akrual - - - - 189.837 Accrued expenses
Utang lain-lain - - - - 470.674 Other payables
Jumlah - - - - 13.872.088 Total
Aset/ Assets Liabilitas/ Liabilities
Diukur pada
nilai wajar
Diukur pada melalui Diukur pada
nilai wajar penghasilan nilai wajar
melalui komprehensif melalui
laporan laba lain/ Fair laporan laba
rugi/ Fair value through rugi/ Fair
value through other Biaya perolehan value through Biaya perolehan
profit and comprehensive diamortisasi/ profit and diamortisasi/
31 Desember 2023 loss income Amortized cost loss Amortized cost 31 December 2023
Aset keuangan Financial assets
Kas dan setara kas - - 1.739.659 - - Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan - neto - - 20.706.393 - - Financing receivables - net
Piutang ijarah dan IMBT– neto - - 52.769 - - Ijarah and IMBT receivables - net
Aset derivatif 56.657 - - - - Derivative assets
Piutang lain - lain - - 48.463 - - Other receivables
Jumlah 56.657 - 22.547.284 - - Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima - - - - 8.665.860 Fund borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan - - - - 4.720.775 Securities issued
Beban akrual - - - - 324.121 Accrued expenses
Utang lain-lain - - - - 437.423 Other payables
Jumlah - - - - 14.148.179 Total
Page 322
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/107 Exhibit E/107
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (Lanjutan) 36. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (Continued)
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan Fair value of financial assets and financial liabilities
(Lanjutan) (Continued)
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar dari The following table sets out the carrying value and fair
aset keuangan dan liabilitas keuangan Perusahaan pada value of financial assets and financial liabilities as of
tanggal 31 Mei 2024, 31 Desember 2023 dan 2022: 31 May 2024, 31 December 2023 and 2022: (Continued)
(Lanjutan)
Aset/ Assets Liabilitas/ Liabilities
Diukur pada
nilai wajar
Diukur pada melalui Diukur pada
nilai wajar penghasilan nilai wajar
melalui komprehensif melalui
laporan laba lain/ Fair laporan laba
rugi/ Fair value through rugi/ Fair
value through other Biaya perolehan value through Biaya perolehan
profit and comprehensive diamortisasi/ profit and diamortisasi/
31 Desember 2022 loss income Amortized cost loss Amortized cost 31 December 2022
Aset keuangan Financial assets
Kas dan setara kas - - 1.073.255 - - Cash and cash equivalents
Piutang pembiayaan - neto - - 19.554.254 - - Financing receivables - net
Piutang ijarah dan IMBT– neto - - 7.767 - - Ijarah and IMBT receivables - net
Aset derivatif 103.056 - - - - Derivative assets
Piutang lain - lain - - 52.921 - - Other receivables
Jumlah 103.056 - 20.688.197 - - Total
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Pinjaman yang diterima - - - - 10.246.908 Fund borrowings
Surat berharga
yang diterbitkan - - - - 1.581.490 Securities issued
Beban akrual - - - - 479.299 Accrued expenses
Utang lain-lain - - - - 489.352 Other payables
Jumlah - - - - 12.797.049 Total
Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai The following methods and assumptions are used to
wajar adalah sebagai berikut: estimate the fair value:
• Nilai wajar kas dan setara kas, deposito berjangka, • The fair values of cash and cash equivalents, time
beban akrual dan utang lain-lain mendekati nilai deposit, accrued expenses and other payables
tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat approximate their carrying amounts largerly due to
atas instrumen keuangan tersebut. short-term maturities of these instruments.
• Estimasi nilai wajar terhadap pinjaman yang diterima • The estimated fair value of fund borrowings not
yang tidak memiliki kuotasi di pasar aktif ditetapkan quoted in an active market is based on discounted cash
berdasarkan diskonto arus kas dengan menggunakan suku flows using interest rates for new debts with similar
bunga utang baru dengan sisa jatuh tempo yang serupa. remaining maturity. The fair value of floating rate
Nilai wajar pinjaman yang diterima dengan tingkat suku fund borrowings approximate their carrying amounts
bunga mengambang mendekati nilai tercatatnya karena because the interest rate is repriced frequently.
tingkat suku bunganya sering ditinjau ulang.
• Piutang pembiayaan dan aset lain-lain dinyatakan • Financing receivables and other assets are recorded at
berdasarkan jumlah nilai tercatat setelah dikurangi oleh carrying amount net of charges for impairment. The
beban penurunan nilai. Estimasi nilai wajar estimated fair value represents the discounted amount
mencerminkan jumlah diskonto dari estimasi kini dari of estimated future cash flows expected to be
arus kas masa depan yang diharapkan akan diterima. received. Expected cash flows are discounted at
Arus kas yang diharapkan didiskontokan pada tingkat current market rates to determine fair value.
suku bunga pasar terkini untuk menentukan nilai wajar.
• Nilai wajar untuk aset keuangan derivatif ditetapkan • The fair value for derivative financial assets is based
menggunakan harga pasar. on market rates.
• Nilai wajar agregat untuk surat berharga yang • The aggregate fair values securities issued is
diterbitkan dihitung berdasarkan harga pasar kuotasi. calculated based on quoted market prices. For those
Jika informasi ini tidak tersedia, model diskonto arus kas notes where quoted market prices are not available, a
digunakan berdasarkan kurva yield terkini yang sesuai discounted cash flow model is used based on a current
dengan sisa periode jatuh temponya. yield curve appropriate for the remaining term of
maturity.
Page 323
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/108 Exhibit E/108
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (Lanjutan) 36. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (Continued)
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan Fair value of financial assets and financial liabilities
(Lanjutan) (Continued)
PSAK 113, “Pengukuran Nilai Wajar” mensyaratkan SFAS 113, “Fair Value Measurement” requires disclosure of
pengungkapan atas pengukuran nilai wajar dengan tingkat fair value measurements by level of the following fair
hirarki nilai wajar sebagai berikut: value measurement hierarchy:
(a) harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif (a) quoted prices (unadjusted) in active markets for
untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1); identical assets or liabilities (level 1);
(b) input selain harga kuotasian yang termasuk dalam (b) inputs other than quoted prices included within level 1
tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau that are observable for the asset or liability, either
liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau directly (as prices) or indirectly (derived from prices)
secara tidak langsung (misalnya derivasi dari harga) (level 2); and
(tingkat 2); dan
(c) input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan (c) inputs for the asset or liability that are not based on
data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak observable market data (unobservable inputs)
dapat diobservasi) (tingkat 3). (level 3).
Aset keuangan Perusahaan yang diukur dan diakui pada nilai The Company’s financial assets that are measured and
wajar (tingkat 2) adalah aset keuangan derivatif. recognised at fair value (level 2) are derivative financial
assets.
37. RASIO KEUANGAN YANG RELEVAN 37. RELEVANT FINANCIAL RATIOS
Berdasarkan POJK No. 35/POJK.05/2018 tanggal Based on POJK No.35/POJK.05/2018 dated
31 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha 31 December 2018 regarding the Organisation of Financing
Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan diharuskan untuk Company Business, the Company is required to comply with
mematuhi sejumlah rasio keuangan tertentu. Rasio-rasio ini several financial ratios. These ratios have been prepared
dibuat oleh Perusahaan berdasarkan formula sebagaimana by the Company based on the formula as prescribed in the
ditentukan dalam peraturan OJK untuk tujuan kepatuhan said OJK regulation for regulatory compliance purposes,
terhadap peraturan, dimana rasio tersebut dapat berbeda where such ratios may differ had the ratios been computed
jika rasio tersebut dihitung berdasarkan Standar Akuntansi based on Indonesian Financial Accounting Standards.
Keuangan Indonesia
Tabel berikut menyajikan rasio–rasio keuangan Perusahaan The following table sets out the Company financial
berdasarkan peraturan OJK pada tanggal 31 Mei 2024, ratios based on OJK Regulation as of 31 May 2024,
31 Desember 2023 dan 2022: 31 December 2023 and 2022:
Ketentuan
OJK/POJK 31 Mei/ 31 Desember/December
No. Rasio Requirement May 2024 2023 2022 Ratio
1 Rasio Saldo Piutang Pembiayaan Financing-to-Assets Ratio
Neto terhadap Total Aset >= 40% 87,59% 86,53% 89,20% (FAR)
2 Rasio Saldo Piutang Pembiayaan
Neto terhadap Total Pinjaman >= 50%* 159,35% 155,07% 165,38% Financing to Debt Ratio
3 Rasio Saldo Piutang Pembiayaan
Investasi dan Pembiayaan Modal Investment and Working
Kerja terhadap Total Saldo Piutang Capital Financing to Total
Pembiayaan >= 10% 77,59% 78,57% 76,86% Financing Ratio
4 Rasio Piutang Pembiayaan
Bermasalah (Non-Performing Non-Performing Financing
Financing)- bruto <= 5% 1,42% 1,36% 1,00% Ratio - gross
5 Rasio Piutang Pembiayaan
Bermasalah (Non-Performing Non-Performing Financing
Financing) - neto <= 5% 0,28% 0,15% 0,38% Ratio - net
6 Rasio Permodalan >= 10% 66,87% 65,03% 62,63% Capital Ratio
7 Gearing Ratio <= 10 x 1,38 x 1,41 x 1,35 x Gearing Ratio
8 Rasio Modal Sendiri terhadap Equity-to-Paid-up-Capital
Modal Disetor (MSMD) >= 50% 2399,34% 2379,84% 2193,49% Ratio
*) Target yang ditetapkan manajemen sesuai ketentuan *)The target set by management is in accordance with
POJK No.35/POJK.05/2018 POJK No.35/POJK.05/2018
Page 324
These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
in Indonesian Language
Ekshibit E/109 Exhibit E/109
PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE LIMA BULAN YANG BERAKHIR FOR THE FIVE-MONTH PERIOD ENDED
31 MEI 2024 (DIAUDIT) DAN 2023 (TIDAK DIAUDIT) 31 MAY 2024 (AUDITED) DAN 2023 (UNAUDITED)
SERTA TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR AND THE YEARS ENDED
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 (DIAUDIT) 31 DECEMBER 2023 AND 2022 (AUDITED)
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. PENERBITAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN 38. REISSUED OF CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
KONSOLIDASIAN
Sehubungan dengan rencana PT BFI Finance Indonesia Tbk In connection with the plans of PT BFI Finance Indonesia Tbk
untuk Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi to Sustainable Public Offering of Obligasi Berkelanjutan VI,
Berkelanjutan VI, Perusahaan telah menerbitkan kembali the Company has reissued the consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian untuk periode lima bulan statements for the five-month period ended 31 May 2024 and
yang berakhir pada tanggal 31 Mei 2024 dan tahun-tahun the years ended 31 December 2023 and 2022 to conform with
yang berakhir 31 Desember 2023 dan 2022 untuk disesuaikan prevailing capital market regulations. These reissued
dengan peraturan pasar modal yang berlaku. Perubahan consolidated financial statements include additional
tersebut adalah penambahan informasi dan/ atau perubahan information and/ or changes in Statement of Cashflows and
pada Laporan Arus Kas serta Catatan 1, 2, 4, 9, dan 13. Notes 1, 2, 4, 9, and 13.
Page 325
Page 326
Page 327
Page 328
Page 329
Page 330
Page 331
Page 332
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.