Skip to content
Back to announcement

20260925_BBKP_Laporan Informasi dan Fakta Material_32151227_lamp1.pdf

Other Text extracted BBKP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 21

Page 1
                                                                    INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
 OTORITAS JASA KEUANGAN ("OJK") TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN K EBENARAN ATAU
 KECUKUPAN ISI INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR
 HUKUM.
 INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA, APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL,
 SEBAIKNYA BEKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
 INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI MERUPAKAN PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI ATAS PROSPEKTUS DAN PROSPEKTUS RINGKAS YANG SEBELUMNYA
 DITERBITKAN OLEH PERSEROAN SEHUBUNGAN DENGAN PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN DAN SELURUH PERUBAHAN YANG BERSIFAT MATERIAL TELAH DIMUAT
 DALAM INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI.
 PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN EFEK BERSIFAT OBLIGASI SUBORDINASI TAHAP II DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN EFEK BERSIFAT OBLIGASI
 SUBORDINASI YANG TELAH MENJADI EFEKTIF.
 PT BANK KB INDONESIA TBK (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI,
 FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI.




                                                                      PT BANK KB INDONESIA TBK
                                                       Kegiatan Usaha Utama: Bergerak dalam bidang usaha Jasa Perbankan
                                       Kantor Pusat                                                                          Kantor Jaringan
                                      Gedung KB Bank                                                                1 Kantor Pusat, 42 Kantor Cabang,
                         Jl. MT. Haryono Kav. 50-51 Jakarta 12770                                           103 Kantor Cabang Pembantu, 2 Kantor Fungsional,
                           Telepon: 021-798 8266, 021-798 9837                                               dan 152 Jaringan ATM yang aktif beroperasional
                          Email: investor.relations@kbbank.co.id
                                     www.kbbank.co.id

                                                           PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                                                     OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN IV KB BANK
                                   DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBESAR Rp1.000.000.000.000 (SATU TRILIUN RUPIAH)
                                 DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN TELAH MENERBITKAN:
                                           OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN IV KB BANK TAHAP I TAHUN 2025
                              DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR RP248.000.000.000 (DUA RATUS EMPAT PULUH DELAPAN MILIAR RUPIAH)
                         DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN:
                                           OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN IV KB BANK TAHAP II TAHUN 2026
                                                    DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp500.000.000.000,-
                                                               (LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)
                                                                 (“OBLIGASI SUBORDINASI”)

Obligasi Subordinasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi Subordinasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
(“KSEI”), sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi Subordinasi. Obligasi Subordinasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi
Subordinasi dan akan dijamin secara Kesanggupan Penuh (Full Commitment) sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) yang terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan
sebagai berikut:
  Seri A     :    Jumlah Obligasi Subordinasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp425.000.000.000,- (empat ratus dua puluh lima miliar Rupiah) dengan bunga Obligasi
                  Subordinasi sebesar 8,95% (delapan koma sembilan lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Subordinasi adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal
                  Emisi.
  Seri B     :    Jumlah Obligasi Subordinasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp75.000.000.000,- (tujuh puluh lima miliar Rupiah) dengan bunga Obligasi Subordinasi
                  sebesar 9,30% (sembilan koma tiga nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Subordinasi adalah 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.

Bunga Obligasi Subordinasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi Subordinasi. Pembayaran Bunga
Obligasi Subordinasi pertama akan dilakukan pada tanggal 16 Januari 2027, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi Subordinasi
masing-masing adalah pada tanggal 16 Oktober 2031 untuk Obligasi Subordinasi Seri A, dan pada tanggal 16 Oktober 2033 untuk Obligasi Subordinasi Seri B. Pelunasan Obligasi
Subordinasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

                       OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN IV KB BANK TAHAP III DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.

                                                         PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
 OBLIGASI SUBORDINASI TIDAK DIJAMIN DENGAN SUATU AGUNAN, TERMASUK TIDAK DIJAMIN OLEH NEGARA REPUBLIK INDONESIA ATAU PIHAK KETIGA LAINNYA DAN
 TIDAK DIMASUKAN KE DALAM PROGRAM PENJAMINAN BANK YANG DILAKSANAKAN OLEH LEMBAGA PENJAMINAN SIMPANAN SESUAI DENGAN PERATURAN PERUNDANG-
 UNDANGAN YANG BERLAKU DAN MENGIKUTI KETENTUAN PASAL 19 AYAT (1) HURUF (F) PERATURAN OJK NOMOR 11/2016 SEBAGAIMANA DIUBAH DENGAN PERATURAN
 OJK NOMOR 34/2016 (POJK KPMM), DAN MERUPAKAN KEWAJIBAN EMITEN YANG DISUBORDINASI SESUAI DENGAN KETENTUAN PASAL 5.3 PERJANJIAN
 PERWALIAMANATAN. KETERANGAN SELENGKAPNYA DAPAT DILIHAT PADA BAB I PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN. KETERANGAN SELENGKAPNYA DAPAT DILIHAT
 PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN.
 OBLIGASI SUBORDINASI TIDAK MEMILIKI OPSI UNTUK PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) SAMPAI DENGAN JATUH TEMPO OBLIGASI.
 RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YAITU RISIKO AKIBAT KEGAGALAN DEBITUR DAN/ATAU PIHAK LAIN DALAM MEMENUHI
 KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN.
 PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI SUBORDINASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA KSEI DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK
 ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
 DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM OBLIGASI SUBORDINASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS OBLIGASI SUBORDINASI DARI PT FITCH
 RATINGS INDONESIA (“FITCH RATINGS”):
                                                                     AAidn
                                                                   (Double A)
                   KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM INFORMASI TAMBAHAN INI.
                                           OBLIGASI SUBORDINASI INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”)
                                 PENAWARAN UMUM OBLIGASI SUBORDINASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)
                                  PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK OBLIGASI SUBORDINASI DAN PENJAMIN EMISI EFEK OBLIGASI SUBORDINASI



  PT BRI DANAREKSA SEKURITAS          PT INDO PREMIER SEKURITAS             PT KB VALBURY SEKURITAS            PT KOREA INVESTMENT AND              PT TRIMEGAH SEKURITAS
                                                                                   (Terafiliasi)                  SEKURITAS INDONESIA                    INDONESIA Tbk

                                                                                WALI AMANAT
                                                                 PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) TBK
                                              Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 25 September 2026
Page 2
                                                       PERKIRAAN JADWAL

 Tanggal Efektif                                                                      :                                30 Juni 2025
 Masa Penawaran Umum                                                                  :                       12 – 13 Oktober 2026
 Tanggal Penjatahan                                                                   :                            14 Oktober 2026
 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                                  :                            16 Oktober 2026
 Tanggal Distribusi Obligasi                                                          :                            16 Oktober 2026
 Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia                                           :                            19 Oktober 2026

                                                      PENAWARAN UMUM

1. KETERANGAN RINGKAS MENGENAI OBLIGASI SUBORDINASI YANG DITERBITKAN

NAMA OBLIGASI

Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV KB Bank Tahap II Tahun 2026

JENIS OBLIGASI SUBORDINASI

Obligasi Subordinasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI
sebagai bukti hutang untuk kepentingan Pemegang Obligasi Subordinasi. Obligasi Subordinasi ini didaftarkan atas nama KSEI untuk
kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi Subordinasi dan didaftarkan pada
tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi Subordinasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi Subordinasi bagi
Pemegang Obligasi Subordinasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI, Perusahaan Efek atau Bank Kustodian.

HARGA PENAWARAN

Obligasi Subordinasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari harga Pokok Obligasi Subordinasi pada Tanggal Emisi.

JUMLAH POKOK, TINGKAT BUNGA DAN JATUH TEMPO OBLIGASI

Obligasi Subordinasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi Subordinasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan
atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi Subordinasi.
Obligasi Subordinasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari nilai Pokok Obligasi Subordinasi dan akan dijamin secara
Kesanggupan Penuh (Full Commitment) sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) yang terdiri dari 2 (dua) seri dengan
ketentuan sebagai berikut:

Seri A   :    Jumlah Obligasi Subordinasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp425.000.000.000,- (empat ratus dua puluh lima
              miliar Rupiah) dengan bunga Obligasi Subordinasi sebesar 8,95% (delapan koma sembilan lima persen) per tahun. Jangka
              waktu Obligasi Subordinasi adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Pokok Obligasi Subordinasi
              Seri A secara penuh akan dilakukan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi Seri A yaitu tanggal 16 Januari
              2031; dan

Seri B   :    Jumlah Obligasi Subordinasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp75.000.000.000,- (tujuh puluh lima miliar Rupiah)
              dengan bunga Obligasi Subordinasi sebesar 9,30% (sembilan koma tiga nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi
              Subordinasi adalah 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Pokok Obligasi Subordinasi Seri B secara
              penuh akan dilakukan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi Seri B yaitu tanggal 16 Januari 2033.

Tingkat Bunga Obligasi Subordinasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari
Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30
(tiga puluh) Hari Kalender. Bunga Obligasi Subordinasi dibayarkan setiap Triwulan terhitung sejak Tanggal Emisi pada Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi.

Jadwal pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:

     Bunga Ke-                                Seri A                                                  Seri B
         1.                              16 Januari 2027                                         16 Januari 2027
         2.                               16 April 2027                                           16 April 2027
         3.                                16 Juli 2027                                            16 Juli 2027
         4.                              16 Oktober 2027                                         16 Oktober 2027
         5.                              16 Januari 2028                                         16 Januari 2028
         6.                               16 April 2028                                           16 April 2028
         7.                                16 Juli 2028                                            16 Juli 2028
         8.                              16 Oktober 2028                                         16 Oktober 2028
         9.                              16 Januari 2029                                         16 Januari 2029
Page 3
     Bunga Ke-                              Seri A                                               Seri B
         10.                            16 April 2029                                        16 April 2029
         11.                             16 Juli 2029                                         16 Juli 2029
         12.                           16 Oktober 2029                                      16 Oktober 2029
         13.                           16 Januari 2030                                      16 Januari 2030
         14.                            16 April 2030                                        16 April 2030
         15.                             16 Juli 2030                                         16 Juli 2030
         16.                           16 Oktober 2030                                      16 Oktober 2030
         17.                           16 Januari 2031                                      16 Januari 2031
         18.                            16 April 2031                                        16 April 2031
         19.                             16 Juli 2031                                         16 Juli 2031
         20.                           16 Oktober 2031                                      16 Oktober 2031
         21.                                   -                                            16 Januari 2032
         22.                                   -                                             16 April 2032
         23.                                   -                                              16 Juli 2032
         24.                                   -                                            16 Oktober 2032
         25.                                   -                                            16 Januari 2033
         26.                                   -                                             16 April 2033
         27.                                   -                                              16 Juli 2033
         28.                                   -                                            16 Oktober 2033

Tata cara pembayaran Pokok dan Bunga Obligasi Subordinasi

Pelunasan Pokok dan pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi Subordinasi melalui
Pemegang Rekening akan dilakukan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang
diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran dan sesuai dengan jadwal waktu pembayaran masing-masing sebagaimana ditentukan dalam
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi. Apabila saat pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi dan atau pembayaran Bunga
Obligasi Subordinasi jatuh bukan pada Hari Kerja, maka akan dibayarkan pada Hari Kerja berikutnya.

Satuan pemindahbukuan dan jumlah minimum pemesanan

Satuan pemindahbukuan berarti satuan pemindahbukuan Obligasi Subordinasi adalah sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) atau kelipatannya.
Satu satuan pemindahbukuan mempunyai hak untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO/e-RUPO.

Satuan perdagangan berarti satuan pemesanan pembelian/perdagangan Obligasi Subordinasi dalam jumlah sekurang-kurangnya
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

Penyisihan dan pelunasan pokok Obligasi Subordinasi (sinking fund)

Perseroan tidak melakukan penyisihan dana pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi atau pembayaran bunga secara khusus dengan
pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan tujuan penggunaan dana emisi.

Jaminan

Keterangan mengenai jaminan Perseroan dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan.

Pembatasan dan kewajiban Perseroan

Keterangan mengenai pembatasan-pembatasan dan kewajiban Perseroan dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan.

Hak-Hak Pemegang Obligasi Subordinasi

Keterangan mengenai hak-hak pemegang Obligasi Subordinasi dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan.

Kelalaian Perseroan

Keterangan mengenai kelalaian Perseroan dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan.

Rapat Umum Pemegang Obligasi Subordinasi

Keterangan mengenai Rapat Umum Pemegang Obligasi Subordinasi dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan.

Hukum yang Berlaku

Seluruh perjanjian-perjanjian yang berhubungan dengan Obligasi Subordinasi ini berada dan tunduk di bawah hukum yang berlaku di
Negara Republik Indonesia.


                                                               3
Page 4
Hasil Pemeringkatan

Sesuai dengan POJK No.7/2017 dan POJK No.49/2020, dalam rangka penerbitan Obligasi Subordinasi ini, Perseroan telah memperoleh
hasil pemeringkatan atas surat hutang jangka panjang yang dilaksanakan oleh PT Fitch Rating Indonesia, berdasarkan Surat Fitch Ratings
Surat Fitch Ratings No.: 181/DIR/RATLTR/IX/2026 tanggal 23 September 2026 perihal Peringkat PT Bank KB Indonesia Tbk yang
diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB), Obligasi Subordinasi ini mendapatkan peringkat:

                                                               AAidn
                                                             (Double A)

Tidak ada hubungan Afiliasi antara Perseroan dengan PT Fitch Ratings Indonesia yang melakukan pemeringkatan atas Obligasi
Subordinasi Perseroan.

Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi Subordinasi setiap 1 (satu) tahun sekali selama kewajiban atas Obligasi
Subordinasi tersebut belum lunas, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 49/2020.

Keterangan Tentang Wali Amanat

Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi Subordinasi ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. bertindak sebagai Wali Amanat
sesuai dengan ketentuan dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi, dengan tegas menyatakan tidak mempunyai
hubungan Afiliasi dengan Perseroan secara langsung melalui penyertaan modal Pemerintah sebagaimana didefinisikan dalam
ketentuan UUP2SK. Selain itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. juga tidak memiliki hubungan kredit melebihi 25% dari jumlah
hutang yang di waliamanatkan sesuai dengan POJK No.19/2020:

                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
                                                      Investment Services Group
                                               Trust & Corporate Services Department
                                                            Gedung BRI II Lt.6
                                                     Jl. Jend.Sudirman Kav.44-46
                                                      Jakarta 10210 – Indonesia
                                                        Email: tcs_aet@bri.co.id
                                                           Tel. (021) 575 8143

Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab IX dalam Informasi Tambahan ini.

                                PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI PENAWARAN UMUM

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi Subordinasi Berkelanjutan Tahap II, setelah dikurangi dengan biaya-
biaya Emisi, akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dan selanjutnya mendukung pengembangan kegiatan
pembiayaan Perseroan pada segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Wholesale, dan ritel, serta memperkuat struktur pendanaan
jangka panjang Perseroan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Obligasi subordinasi ini akan
diperhitungkan sebagai modal pelengkap (Tier 2) dalam perhitungan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), sesuai
dengan ketentuan regulator yang berlaku. Obligasi Subordinasi akan diperhitungkan sebagai Modal Pelengkap (Tier 2) yang memiliki
fitur write down dalam hal Emiten berpotensi terganggu kelangsungan usahanya (point of non-viability) serta peningkatan komposisi
struktur perhimpunan dana jangka panjang sesuai dengan Peraturan OJK 11/2016.

Seluruh rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi bukan merupakan transaksi afiliasi
sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020 dikarenakan dana yang diperoleh dalam Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Subordinasi hanya akan digunakan untuk kepentingan Perseroan dan bukan untuk kepentingan afiliasinya termasuk Perusahaan Anak
dan tidak akan digunakan untuk suatu transaksi dengan pihak terafiliasi dari Perseroan, serta tidak mengandung benturan kepentingan
sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/2020 dikarenakan tidak ada perbedaan kepentingan ekonomis Perseroan dengan kepentingan
ekonomis pribadi anggota Direksi, Dewan Komisaris ataupun pemegang saham Perseroan yang dapat merugikan Perseroan.

Sebagaimana diatur dalam POJK No. 40/2025, dana hasil Penawaran Umum yang belum direalisasikan sesuai dengan tujuan
penggunaan dana, dilarang untuk dijadikan jaminan utang.

Rincian mengenai rencana penggunaan dana dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini dapat dilihat pada Bab II Informasi Tambahan.

                                                        PERNYATAAN UTANG

Per tanggal 30 Juni 2026, Liabilitas Perseroan sebesar Rp84.748.954 juta, dengan rincian sebagai berikut:




                                                                  4
Page 5
                                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                                                           30 Juni 2026
 Liabilitas segera                                                                                                         453.283
 Simpanan dari nasabah
 Giro
       -     Pihak berelasi                                                                                                     94
       -     Pihak ketiga                                                                                                9.980.475
 Tabungan
       -     Pihak berelasi                                                                                                 20.133
       -     Pihak ketiga                                                                                                6.737.626
 Deposito berjangka
       -     Pihak berelasi                                                                                                 14.433
       -     Pihak ketiga                                                                                               34.977.078
 Simpanan dari bank lain
       -     Pihak berelasi                                                                                              2.003.025
       -     Pihak ketiga                                                                                                  938.907
 Surat-surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali – neto                                                     4.184.377
 Liabilitas derivatif                                                                                                       68.570
 Liabilitas akseptasi                                                                                                          602
 Pinjaman yang diterima
       -     Pihak berelasi                                                                                              2.999.537
       -     Pihak ketiga                                                                                               12.598.781
 Surat berharga yang diterbitkan                                                                                         8.875.225
 Utang pajak                                                                                                                44.166
 Liabilitas lain-lain                                                                                                      852.642
 Jumlah Liabilitas                                                                                                      84.748.954

Penjelasan lebih lanjut mengenai masing-masing liabilitas tersebut adalah sebagai berikut:

LIABILITAS SEGERA

Liabilitas segera Perseroan per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp453.283 juta, yang terdiri dari:

                                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                                      30 Juni 2026
 Rupiah:
 Titipan pembayaran dari nasabah                                                                                           207.862
 Titipan pajak sebagai bank persepsi                                                                                        30.205
 Deposit pembukaan rekening                                                                                                     13
 Lain-lain                                                                                                                 196.370
 Sub-total                                                                                                                 434.450

 Mata uang asing:
 Kiriman uang yang belum direalisasi                                                                                        10.305
 Lain-lain                                                                                                                   8.528
 Sub-total                                                                                                                  18.833
 Jumlah                                                                                                                    453.283

SIMPANAN DARI NASABAH

Simpanan dari nasabah Perseroan per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp54.671.771 juta, yang terdiri dari:

a.   Giro

Simpanan dari nasabah Perseroan yang berasal dari giro per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp9.980.569 juta, yang terdiri dari :

                                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                                       30 Juni 2026
 Pihak berelasi
 Rupiah                                                                                                                        94
 Mata uang asing                                                                                                                -
                                                                                                                               94
 Pihak ketiga
 Rupiah                                                                                                                  8.461.812
 Mata uang asing                                                                                                         1.518.663


                                                                   5
Page 6
                                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                                      30 Juni 2026
                                                                                                                        9.980.475
 Jumlah                                                                                                                 9.980.569

Giro yang berdasarkan pada prinsip perbankan syariah per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp1.325.713 juta dan Giro yang dijadikan
sebagai jaminan atau diblokir oleh Bank per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp1.186.206 juta.

b.   Tabungan

Simpanan dari nasabah Perseroan yang berasal dari tabungan per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp6.757.759 juta yang terdiri dari:

                                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                                      30 Juni 2026
 Pihak berelasi
 Rupiah:
 SiAga                                                                                                                      4.745
 Kerjasama                                                                                                                 10.096
 Mudharabah                                                                                                                   204
 Wadiah                                                                                                                     1.522
 Lain-lain                                                                                                                  2.998

 Mata uang asing
 SiAga                                                                                                                        568
                                                                                                                           20.133
 Pihak ketiga
 Rupiah:
 SiAga                                                                                                                  5.329.052
 Mudharabah                                                                                                               450.071
 Wadiah                                                                                                                   266.978
 Kerjasama                                                                                                                164.575
 Lain-lain                                                                                                                 29.835

 Mata uang asing:
 SiAga                                                                                                                    497.115
                                                                                                                        6.737.626
 Jumlah                                                                                                                 6.757.759

Tabungan yang berdasarkan pada prinsip perbankan syariah per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp718.775 juta dan Tabungan yang
dijadikan sebagai jaminan atau diblokir oleh Bank per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp2.581.998 juta.

c.   Deposito Berjangka

Simpanan dari nasabah Perseroan yang berasal dari deposito berjangka per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp34.991.511 juta, yang terdiri
dari:
                                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)
  Keterangan                                                               30 Juni 2026
  Pihak berelasi
  Rupiah                                                                                                                   13.986
  Mata uang asing                                                                                                             447
                                                                                                                           14.433
  Pihak ketiga
  Rupiah                                                                                                              27.486.474
  Mata uang asing                                                                                                       7.490.604
                                                                                                                      34.977.078
  Jumlah                                                                                                              34.991.511

Deposito berjangka yang berdasarkan pada prinsip perbankan syariah per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp4.111.619 juta dan Deposito
Berjangka yang dijadikan sebagai jaminan atau diblokir oleh Bank per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp253.418 juta.

SIMPANAN DARI BANK LAIN

Simpanan dari bank lain Perseroan per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp2.941.932 juta, yang terdiri dari:




                                                                 6
Page 7
                                                                                                              (Dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                                        30 Juni 2026
 Pihak terkait
 Rupiah
 Giro                                                                                                                       36.225
 Dolar Amerika Serikat:
 Interbank call money                                                                                                    1.966.800
                                                                                                                         2.003.025
 Pihak ketiga
 Rupiah:
 Interbank call money                                                                                                            -
 Giro                                                                                                                      173.404
 Deposito berjangka                                                                                                        736.350
 Tabungan                                                                                                                   29.149
 Dolar Amerika Serikat:
 Giro                                                                                                                            4
                                                                                                                           938.907
 Jumlah                                                                                                                  2.941.932

Terdapat simpanan dari bank lain yang berdasarkan pada prinsip perbankan syariah per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp51.528 juta.

LIABILITAS DERIVATIF

Liabilitas derivatif Perseroan per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp68.570 juta, yang terdiri dari:

                                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                                                       30 Juni 2026
 Pihak ketiga
 Transaksi Swap mata uang asing:
 Dolar Amerika Serikat:
   Bank Indonesia                                                                                                          (23.841)
   PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                                                                            (9.796)
   PT Bank Permata Tbk                                                                                                      (4.700)
   Bank of America N.A – Jakarta Branch                                                                                     (4.882)
   PT Bank Central Asia Tbk                                                                                                   (928)
   PT Bank Anz Indonesia                                                                                                    (2.338)
   PT Bank OCBC NISP Tbk                                                                                                       (51)
   PT Bank Pan Indonesia Tbk                                                                                                (2.104)
   PT Bank HSBC Indonesia                                                                                                   (1.917)
   PT Bank JTrust Indonesia Tbk                                                                                                (66)
   PT Bank Mega Tbk                                                                                                               -
   PT Bank China Trust Indonesia                                                                                                  -
   PT Bank DBS Indonesia                                                                                                       (50)
   PT Woori Saudara Indonesia Tbk                                                                                                 -
   PT Bank Victoria Jakarta Branch                                                                                                -
   PT Bank BNP Paribas                                                                                                         (16)
   PT Citibank, N.A (Indonesia)                                                                                                (29)
   PT Bank Sinarmas Tbk                                                                                                           -
   BNP Paribas S.A. France                                                                                                    (113)
 Total                                                                                                                     (50.881)

 Transaksi Swap mata uang asing
 Yen Jepang :
   BNP Paribas S.A. France                                                                                                     (13)
 Total                                                                                                                         (13)

 Transaksi Swap mata uang asing
 Dolar Singapura :
   PT Bank Permata Tbk                                                                                                     (15.206)
 Total                                                                                                                     (15.206)

 Transaksi Swap mata uang asing
   Euro Eropa :
   PT Bank Permata Tbk                                                                                                      (1.392)
   BNP Paribas S.A. France                                                                                                        -


                                                                    7
Page 8
                                                                                                              (Dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                                                        30 Juni 2026
   PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                                                                             (1.078)
 Total                                                                                                                       (2.470)

 Jumlah                                                                                                                    (68.570)

Kontrak-kontrak untuk posisi 30 Juni 2026 jatuh tempo masing-masing pada tanggal 1 Juli 2025 – 2 Juli 2025.

LIABILITAS AKSEPTASI

Liabilitas akseptasi Perseroan per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp593 juta, yang terdiri dari:

                                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                                      30 Juni 2026
 Pihak Ketiga
   Rupiah                                                                                                                       179
 Mata Uang Asing
 Yuan Cina                                                                                                                      423
 Dollar Amerika Serikat                                                                                                           -
 Total
 Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                                    (9)
 Jumlah                                                                                                                         593

PINJAMAN YANG DITERIMA

Pinjaman yang diterima per 30 Juni 2026 adalah sebesar Rp15.598.318 juta, yang terdiri dari:

                                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)
 Keterangan                                                                                      30 Juni 2026
 Pihak Terkait
 Rupiah :
 KB Kookmin Bank Co., Ltd, Singapura                                                                                              -
 KB Kookmin Bank Co., Ltd, Hong Kong                                                                                              -
 KB Kookmin Bank Headquarters                                                                                             2.999.537
 Sub-Total                                                                                                                2.999.537

 Pihak Ketiga
 Rupiah
 PT Bank Central Asia Tbk                                                                                                 2.500.000
 PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                                                                            2.000.000
 PT Bank HSBC Indonesia                                                                                                   1.155.000
 PT Bank Mega Tbk                                                                                                         1.000.000
 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                                                                       49.780
 Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Perumahan                                                                                6.751
 BPJS Ketenagakerjaan                                                                                                         3.260
 International Finance Corporation                                                                                                -
 PT Bank Oke Indonesia Tbk                                                                                                        -
                                                                                                                          6.714.791
 Dolar Amerika Serikat:
 The Korea Development Bank Singapura                                                                                     5.347.590
 PT Bank HSBC Indonesia                                                                                                     536.400
                                                                                                                          5.883.990
 Sub-total                                                                                                               12.598.781
 Jumlah                                                                                                                  15.598.318

Keterangan lebih lanjut mengenai rincian liabilitas Perseroan dapat dilihat pada Bab III Informasi Tambahan tentang Pernyataan Utang.

                                                IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Calon Investor harus membaca ikhtisar dari data keuangan penting Perseroan yang disajikan di bawah ini yang bersumber dari laporan
keuangan periode tanggal 30 Juni 2026 dan 2025 serta tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024, beserta
catatan-catatan atas laporan-laporan keuangan tersebut. Calon Investor juga harus membaca Bab V Informasi Tambahan ini yang
berjudul Analisis dan Pembahasan Oleh Manajemen.



                                                                   8
Page 9
Tabel-tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan
periode tanggal 30 Juni 2026 dan 2025 serta tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 telah
diaudit dengan opini tanpa modifikasian oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (”Moore Indonesia”) dengan Opini Tanpa
Modifikasian dalam laporannya No. 00715/3.0478/AU.1/07/0016-1/1/IX/2026 tanggal 18 September 2026. Audit dilaksanakan sesuai
dengan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Laporan audit tersebut ditandatangani oleh Fendri
Sutejo (Rekan pada Moore Indonesia dengan Registrasi Akuntan Publik No.AP.1671).

LAPORAN POSISI KEUANGAN

                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
                         KETERANGAN                              30 Juni 2026          31 Desember 2025         31 Desember 2024
 ASET
 Kas                                                                       391.989                 333.954                  369.083
 Giro pada Bank Indonesia                                                2.766.001               4.087.290                2.672.478
 Giro pada bank lain
    Pihak berelasi                                                               -                       -                   10.585
    Pihak ketiga                                                         2.528.038               1.909.636                  386.552
 Dikurangi: Cadangan kerugian                                                (300)                   (300)                    (300)
 Giro pada bank lain – neto                                              2.527.738               1.909.336                  396.837
 Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
    Pihak ketiga                                                         6.530.492               3.981.932                2.798.303
 Surat-surat berharga
   Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                             9.057.333               8.178.763                7.467.153
   Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
    lain                                                                    20.341                  20.803                4.345.452
   Diukur pada biaya perolehan diamortisasi                             11.711.206              11.521.155                9.954.506
                                                                        20.788.880              19.720.721               21.767.111
 Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai                               (5.835)                 (1.588)                   (280)
 Surat-surat berharga – neto                                            20.783.045              19.719.133               21.766.831
 Surat-surat berharga yang dibeli dengan janji dijual
 kembali – neto                                                            447.499                 236.473                        -
 Tagihan derivative                                                         56.274                   3.672                   12.054
 Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah
    Pihak berelasi                                                         526.175                  511.784                  339.983
    Pihak ketiga                                                       49.750.073               49.362.863               47.187.503
 Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai                          (2.766.126)              (2.780.207)              (2.992.197)
 Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah - neto           47.510.122               47.094.440               44.535.289
 Tagihan akseptasi                                                             602                      397                   84.279
 Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai                                   (9)                      (6)                  (1.200)
 Tagihan akseptasi – neto                                                      593                      391                   83.079
 Penyertaan Saham                                                               15                       15                        15
 Aset tetap dan aset hak guna                                            5.374.584                5.180.541                4.776.998
 Dikurangi: Akumulasi penyusutan                                       (1.607.524)              (1.557.579)              (1.456.694)
 Aset tetap dan aset hak guna – neto                                     3.767.060                3.622.962                3.320.304
 Aset pajak tangguhan – neto                                             1.231.914                1.237.874                1.258.561
 Aset tidak berwujud                                                     1.256.016                1.256.016                  636.119
 Dikurangi: Akumulasi amortisasi dan penurunan nilai                     (458.933)                (419.882)                (365.312)
 Aset tidak berwujud – neto                                                797.083                  836.134                 270.807
 Aset lain-lain – neto                                                   6.203.675                6.731.255               5.591.657
 JUMLAH ASET                                                           93.013.500               89.794.861               83.075.298

                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
                         KETERANGAN                                   30 Juni 2026       31 Desember 2025         31 Desember 2024
 LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS
 Liabilitas segera                                                         453.283                 670.247                  401.263
 Simpanan dari nasabah
    Giro
      Pihak berelasi                                                            94                     781                    3.203
      Pihak ketiga                                                       9.980.475               8.789.631                6.286.045
    Tabungan
      Pihak berelasi                                                        20.133                  40.018                   45.260
      Pihak ketiga                                                       6.737.626               7.878.976                6.870.242
    Deposito berjangka


                                                                 9
Page 10
                                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)
                        KETERANGAN                                        30 Juni 2026               31 Desember 2025              31 Desember 2024
       Pihak berelasi                                                                   14.433                   102.893                         42.412
       Pihak ketiga                                                                 34.977.078                37.826.803                     33.345.996
 Simpanan dari bank lain
    Pihak berelasi                                                                   2.003.025                 1.685.231                      2.710.649
    Pihak ketiga                                                                       938.907                   793.346                        170.537
 Surat-surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali –                      4.184.377                 1.456.531                      3.739.878
    neto
 Liabilitas derivative                                                                 68.570                      5.166                          3.641
 Liabilitas akseptasi                                                                     602                        397                         84.279
 Pinjaman yang diterima
    Pihak berelasi                                                                2.999.537                   3.000.000                       6.557.175
    Pihak ketiga                                                                 12.598.781                   9.818.448                       7.363.469
 Surat berharga yang diterbitkan                                                  8.875.225                   8.505.922                       5.790.158
 Utang pajak                                                                         44.166                      46.100                          60.903
 Liabilitas lain-lain                                                               852.642                   1.134.064                       1.638.402
 JUMLAH LIABILITAS                                                               84.748.954                  81.754.554                      75.113.512

 EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK
 ENTITAS INDUK
 Modal saham biasa
   Modal dasar
   Modal ditempatkan dan disetor penuh                                              19.000.000                19.000.000                     19.000.000
 Tambahan modal disetor                                                              8.225.767                 8.225.767                      8.225.767
 Uang muka setoran modal                                                                     -                         -                               -
 Surplus revaluasi aset                                                              2.022.701                 1.817.039                      1.816.965
 Keuntungan yang belum direalisasi atas surat-surat berharga                               112                       559                        (14.149)
   dalam kelompok tersedia untuk dijual dan nilai wajar melalui
   penghasilan komprehensif lain – setelah pajak tangguhan.
 Akumulasi deficit                                                              (20.959.475)                (20.978.107)                    (21.041.182)
                                                                                   8.289.105                   8.065.258                       7.987.401
 Kepentingan non-pengendali                                                          (24.559)                    (24.951)                        (25.615)
 JUMLAH EKUITAS                                                                      8.264.546                 8.040.307                      7.961.786
 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                      93.013.500                89.794.861                     83.075.298

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN

                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
                                                                  Periode yang Berakhir pada tanggal         Tahun yang berakhir pada tanggal 31
                      KETERANGAN                                                30 Juni                                  Desember
                                                                       2026               2025*)                 2025                  2024
 PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
 Pendapatan bunga dan syariah
   Pendapatan bunga                                                     2.493.877            2.364.297              4.892.632                 4.897.013
   Pendapatan syariah                                                     249.132              278.929                545.088                   522.826
 Total pendapatan bunga dan syariah                                     2.743.009            2.643.226              5.437.720                 5.419.839
 Beban bunga dan syariah
   Beban bunga                                                        (1.794.246)           (1.906.756)           (3.874.477)                (3.964.078)
   Beban syariah                                                        (166.083)             (187.036)             (371.297)                  (336.166)
 Total beban bunga dan syariah – neto                                 (1.960.329)           (2.093.792)           (4.245.774)                (4.300.244)
 Pendapatan bunga dan syariah – neto                                      782.680               549.434             1.191.946                  1.119.595
 Pendapatan operasional lainnya
   Provisi dan komisi lainnya                                            127.833                 116.866              228.656                    210.590
   Keuntungan atas penjualan surat-surat berharga - neto                   64.193                 63.857               22.508                      1.586
   (Kerugian) keuntungan selisih kurs – neto                             (11.658)                 21.496            (159.841)                     40.476
   Lain-lain                                                               43.137                 67.086              105.628                     78.007
 Total pendapatan operasional lainnya                                    223.505                 269.305              196.951                    330.659
 Pemulihan/(Beban) penyisihan kerugian penurunan nilai                                                              (450.212)                (3.451.668)
                                                                          94.640                   8.502
   atas aset keuangan – neto
 Keuntungan (kerugian) transaksi mata uang asing – neto                  (10.801)                (25.945)               186.596                    6.180
 Pemulihan (beban) estimasi kerugian atas komitmen dan                                                                   (8.634)                   5.385
                                                                          (5.387)                 (4.347)
   kontinjensi – bersih
 Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset non-                                                                 9.015                (798.341)
                                                                          (3.118)                 11.541
   keuangan – neto
 Kerugian dari perubahan nilai wajar aset keuangan                      (164.844)                (36.956)            (86.201)                   (23.246)
 Beban operasional lainnya


                                                                          10
Page 11
                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
                                                               Periode yang Berakhir pada tanggal     Tahun yang berakhir pada tanggal 31
                      KETERANGAN                                             30 Juni                              Desember
                                                                    2026               2025*)             2025                   2024
   Umum dan administrasi                                             (412.549)            429.707)         (1.232.578)            (1.107.161)
   Gaji dan tunjangan karyawan                                       (406.281)           (352.867)           (790.297)              (799.877)
   Premi program penjaminan pemerintah                                (59.830)             (54.353)          (111.886)               (82.152)
 Total beban operasional lainnya                                     (878.660)           (836.927)         (2.134.761)            (1.989.190)
 RUGI OPERASIONAL                                                       38.015             (65.393)        (1.095.300)            (4.800.626)

 PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERASIONAL – NETO                            (18.321)             563.518           1.237.859             (116.192)

 LABA (RUGI) SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN                            19.694             498.125             142.559           (4.916.818)

 MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
   Kini                                                                      -                   -                   -               (3.159)
   Tangguhan                                                           (6.086)           (116.293)            (17.150)           (1.424.400)
 Manfaat (beban) pajak penghasilan - neto                              (6.086)           (116.293)            (17.150)           (6.341.218)
 LABA (RUGI) DARI OPERASI YANG BERLANJUT                               13.608              381.832            125.409            (1.424.400)
 Laba (Rugi) dari operasi yang dihentikan                                5.416               7.836            (58.821)                12.598
 LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                                            19.024              389.668              66.588           (6.328.620)

 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN:
 Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba-rugi:
   Pengukuran kembali keuntungan (kerugian) atas                               -                  -             (3.653)             (14.252)
       program imbalan pasti
   Perubahan surplus revaluasi aset                                   205.662                     -                 74               213.072
   Pajak penghasilan terkait pos yang tidak akan                            -                     -                804                 3.135
      direklasifikasi ke laba rugi

 Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi :
   Perubahan nilai wajar surat-surat berharga dalam                      (573)              21.544              18.857              (27.836)
      kelompok tersedia untuk djual dan nilai wajar melalui
      penghasilan komprehensif lain
 Pajak penghasilan terkait pos yang akan direklasifikasi ke                 126             (4.774)             (4.149)                6.124
   laba rugi
 Penghasilan komprehensif lain – neto                                 205.215               16.800              11.933               180.243
 Total Laba (rugi) komprehensif tahun berjalan                        224.239              406.468              78.521           (6.148.377)

 Laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
   :
   Pemilik entitas induk                                                18.632             389.320              65.921           (6.329.138)
   Kepentingan non-pengendali                                              392                 348                 667                   518
                                                                        19.024             389.668              66.588           (6.328.620)

 Laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan entitas
   induk
   Operasi yang berkelanjutan                                           13.290             381.529            124.907            (6.341.641)
   Operasi yang dihentikan                                               5.342               7.791            (58.986)                12.503
                                                                        18.632             389.320              65.921           (6.329.138)

 Total laba (rugi) komprehensif tahun berjalan yang dapat
   diatribusikan kepada:
   Pemilik entitas induk                                              223.847              406.090              77.857           (6.148.908)
   Kepentingan non-pengendali                                             392                  348                 664                   531
                                                                      224.239              406.438              78.521           (6.148.377)

 Total laba (rugi) komprehensif tahun berjalan yang dapat
   diatribusikan kepada:
   Operasi yang berkelanjutan                                         218.431              398.254            136.678            (6.148.908)
   Operasi yang dihentikan                                              5.416                7.836            (58.821)                   531
                                                                      223.847              406.090              77.857           (6.148.377)
 LABA (RUGI) PER SAHAM DAPAT DIATRIBUSIKAN
   ENTITAS INDUK:
   Operasi yang berkelanjutan                                               0,07              2,03                 0,66               (33,75)
   Operasi yang dihentikan                                                  0,03              0,04               (0,31)                  0,07
*) Tidak Audit




                                                                       11
Page 12
RASIO-RASIO PERTUMBUHAN

                                                                                 Periode yang Berakhir
                                                                                                               Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                KETERANGAN                                        pada tanggal 30 Juni
                                                                                         2026                            2025                         2024
 Rasio Pertumbuhan
 Pendapatan bunga - bersih                                                                        42,69%                          6,46%                       38,41%
 Rugi operasional                                                                               -158,13%                        -77,18%                      -27,91%
 Rugi tahun berjalan                                                                             -95,21%                        101,05%                        4,51%
 Jumlah aset                                                                                       3,58%                          8,09%                       -1,46%
 Jumlah liabilitas                                                                                 3,66%                          8,84%                        7,00%
 Jumlah ekuitas                                                                                    2,79%                          0,99%                      -43,57%

RASIO – RASIO KEUANGAN

                                                                                       Periode yang Berakhir             Tahun yang berakhir pada tanggal 31
                                 KETERANGAN                                             pada tanggal 30 Juni                         Desember
                                                                                               2026                          2025                  2024
 Permodalan
 Rasio Kecukupan Modal (CAR) 1)                                                                            15,82%                   16,25%                    16,38%

 Aset Produktif
 Aset Produktif & Non Produktif bermasalah terhadap total aset produktif                                    8,01%                     7,97%                    5,01%
   dan aset non produktif 2)
 Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 3)                                                 6,18%                     6,09%                    3,00%
 CKPN aset keuangan terhadap aset produktif 4)                                                              3,67%                     3,81%                    4,47%
 NPL bruto 5)                                                                                               9,99%                     9,97%                    9,06%
 NPL netto 6)                                                                                               6,40%                     6,33%                    4,38%

 Profitabilitas
 Laba periode tahun berjalan/total aset (ROA)7)                                                            0,03%                     0,03%                   -7,55%
 Laba periode tahun berjalan/total ekuitas (ROE)8)                                                         0,19%                     0,24%                 -154,60%
 Marjin bunga bersih (NIM) 9)                                                                              1,96%                     1,43%                    1,31%
 Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 10)                                             96,68%                   119,55%                  192,58%
 Biaya Overhead terhadap Pendapatan Operasional (CIR) 10)                                                106,49%                   148,93%                  146,31%
 Laba periode berjalan/pendapatan11)                                                                       0,69%                     1,22%                 -109,04%

 Solvabilitas
 Debt to Equity Ratio (DER)                                                                            1.025,45%                1,.016,81%                   943,43%
 Debt to Asset Ratio (DAR)                                                                                91,11%                    91,05%                    90,42%

 Likuiditas
 Kredit yang diberikan terhadap dana masyarakat (LDR)12)                                                  95,58%                    91,07%                   103,26%
 Rasio kecukupan likuiditas (LCR)13) a)                                                                  153,92%                   220,01%                   143,55%
 Rasio pendanaan stabil bersih (NSFR)14) a)                                                              104,00%                   101,82%                   101,21%

 Kepatuhan15)
 GWM Primer Rupiah                                                                                          4,24%                    4,22%                     8,74%
 GWM Primer Valuta Asing                                                                                    4,02%                    4,01%                       3,99
 Penyangga Likuiditas Makroprudensial                                                                      14,41%                   18,48%                    28,82%
 Posisi Devisa Netto16)                                                                                     2,40%                    1,71%                     2,46%
Catatan:
 a) Rasio dihitung menggunakan saldo Konsolidasi.
 1) Rasio dihitung berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kecukupan modal dengan cara membagi modal dengan Aset Te rtimbang Menurut Risiko
      (ATMR).
 2) Jumlah aset produktif dan non-produktif bermasalah dibagi jumlah aset produktif dan non-produktif. Aset produktif dan non-produktif bermasalah adalah aset produktif
      dan non-produktif dengan kualitas kurang lancar, diragukan dan macet.
 3) Jumlah aset produktif bermasalah dibagi jumlah aset produktif.
 4) Jumlah cadangan kerugiaan penurunan nilai aset produktif dibagi jumlah aset produktif.
 5) Jumlah kredit bermasalah sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai dibagi jumlah kredit yang diberikan. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kualitas
      kurang lancar, diragukan dan macet.
 6) Jumlah kredit bermasalah setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai dibagi jumlah kredit yang diberikan.
 7) Laba sebelum pajak penghasilan yang disetahunkan dibagi rata – rata total aset akhir bulan selama tahun/periode berjalan, perhitungan berdasarkan SEOJK 9/2020.
 8) Laba bersih setelah pajak penghasilan yang disetahunkan dibagi rata-rata total modal (pada perhitungan CAR) akhir bulan selama tahun/periode berjalan, perhitungan
      berdasarkan SEOJK 9/2020.
 9) Pendapatan bunga bersih dibagi rata-rata total aset produktif akhir bulan selama tahun/periode berjalan.
 10) Jumlah beban bunga dan beban operasional lainnya dibagi jumlah pendapatan bunga dan pendapatan operasional lainnya.
 11) Nilai pendapatan pada rasio berjalan/pendapatan merupakan penjumlahan dari total pendapatan bunga & syariah, provisi dan komisi lainnya, keuntungan (kerugian)
      atas penjuaan surat-surat berharga – neto, keuntungan selisih kurs – neto dan pendapatan lain-lain.



                                                                                  12
Page 13
 12) Jumlah kredit yang diberikan dibagi jumlah simpanan nasabah (kecuali simpanan dari bank lain).
 13) Rasio aset lancar dibagi dengan total arus kas bersih.
 14) Rasio pendanaan stabil yang tersedia dibagi dengan pendanaan stabil yang diperlukan.
 15) Saldo rekening giro pada Bank Indonesia dibagi dengan rata-rata harian jumlah dana pihak ketiga bukan bank dalam masa laporan.
 16) Posisi devisa neto (nilai absolut) dibagi Total Modal (posisi bulan sebelumnya) pada perhitungan CAR.

Keterangan lebih lanjut mengenai Ikhtisar Data keuangan Penting dapat dilihat pada Bab IV Informasi Tambahan.

                                               ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Analisis dan pembahasan oleh manajemen yang terdapat di dalam Informasi Tambahan ini berdasarkan Laporan posisi Keuangan
Perseroan periode tanggal 30 Juni 2026 dan 2025 serta tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember
2024 telah diaudit dengan opini tanpa modifikasian oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (”Moore Indonesia”) dengan Opini
Tanpa Modifikasian dalam laporannya No. 00715/3.0478/AU.1/07/0016-1/1/IX/2026 tanggal 18 September 2026. Audit dilaksanakan
sesuai dengan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Laporan audit tersebut ditandatangani oleh
Fendri Sutejo (Rekan pada Moore Indonesia dengan Registrasi Akuntan Publik No.AP.1671).

Keterangan lebih lanjut mengenai Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen dapat dilihat pada Bab V Informasi Tambahan.

                                   KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

Tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak material terhadap keadaan posisi keuangan dan hasil usaha Perseroan dan
Perusahaan Anak yang terjadi setelah tanggal laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada dan untuk periode
6 (enam) bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026 dan 30 Juni 2025 (tidak diaudit) serta laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan
Perusahaan Anak pada dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 yang telah disusun oleh manajemen
Perseroan sesuai dengan SAK yang berlaku di Indonesia dan Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik serta telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris (”Moore Indonesia”)
sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI dengan opini tanpa modifikasian dalam laporan auditor independen No.
00715/3.0478/AU.1/07/0016-1/1/IX/2026 tanggal 18 September 2026 dengan paragraf penekanan suatu hal mengenai penyajian
kembali laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal tersebut serta laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2024 yang ditandatangani oleh Fendri Sutejo
(Rekan pada Moore Indonesia dengan Registrasi Akuntan Publik No.AP.1671), sampai dengan tanggal Informasi Tambahan ini
diterbitkan.

                KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA

1. RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN

Perseroan, berkedudukan di Jakarta Selatan, adalah sebuah perseroan terbuka yang didirikan berdasarkan hukum negara Republik
Indonesia. sebagaimana termaktub dalam akta Perseroan Terbatas PT Bank Bukopin No. 126 tanggal 25 Februari 1993 juncto akta
Pembetulan Bank Bukopin No. 118 tanggal 28 Mei 1993, keduanya dibuat dihadapan Muhani Salim, SH., Notaris di Jakarta, yang telah
memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan keputusannya No. C2-5332.HT.01.01.TH.93 tanggal 29
Juni 1993, yang telah didaftarkan dalam register di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di bawah
No.524/A.HKM/1993/PN.JAK.SEL tanggal 1 Juli 1993 serta telah diumumkan dalam Tambahan No.64 Berita Negara RI No. 3633 (“Akta
Pendirian”).

Struktur permodalan dan struktur pemegang saham Perseroan berdasarkan Akta Pendirian sebagai berikut:

2. STRUKTUR PERMODALAN PERSEROAN

Struktur permodalan dan struktur pemegang saham Perseroan berdasarkan Akta Pendirian sebagai berikut:

                                                                                                          Nilai Nominal Saham Prioritas Rp1.000,00 per
                                                                                                                            saham
                                          KETERANGAN                                                    Nilai Nominal Saham Biasa Rp1.000,00 per saham
                                                                                                         Jumlah
                                                                                                                         Nominal (Rp)            %
                                                                                                         Saham
 Modal Dasar
      •    Saham Prioritas                                                                              96.000.000         96.000.000.000     20,00
      •    Saham Biasa                                                                                 384.000.000        384.000.000.000     80,00
 Jumlah Modal Dasar                                                                                    480.000.000        480.000.000.000    100,00
 Modal ditempatkan dan Disetor Penuh
 Saham Prioritas                                                                                        96.000.000          96.000.000.000
 1. Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI)                                                             1.696.016           1.696.016.000    1.77
 2. Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI)                                                                 58.826              58.826.000    0.06
 3. Induk Koperasi Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (INKOPPABRI)                        152.042             152.042.000    0.16

 4.    Induk Koperasi Tentara Nasionla Indonesia Angkatan Darat (INKOPAD)                                   488.121            488.121.000    0,51
 5.    Induk Koperasi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (INKOPAL)                                    400.705            400.705.000    0,42


                                                                               13
Page 14
                                                                                      Nilai Nominal Saham Prioritas Rp1.000,00 per
                                                                                                         saham
                                   KETERANGAN                                       Nilai Nominal Saham Biasa Rp1.000,00 per saham
                                                                                     Jumlah
                                                                                                     Nominal (Rp)             %
                                                                                     Saham
 6. Induk Koperasi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (INKOPAU)                 342.096          342.096.000          0,36
 7. Induk Koperasi Kepolisian Republik Indonesia (INKOPPOL)                            468.389          468.389.000          0,49
 8. Induk Koperasi Karyawan (INKOPKAR)                                                 747.136          747.136.000          0,78
 9. Induk Koperasi Perikanan Indonesia (IKPI)                                          448.023          448.023.000          0,47
 10. Induk Koperasi Unit Desa ( INKUD)                                              51.130.499       51.130.499.000         53,26
 11. Induk Koperasi Veteran Republik Indonesia (INKOVERI)                              461.108          461.108.000          0,48
 12. Induk Koperasi Wredatama (INKOPTAMA)                                              101.598          101.598.000          0,11
 13. Koperasi Karyawan Bank Bukopin Jakarta (KKBJ)                                   1.136.807        1.136.807.000          1,18
 14. Koperasi Pegawai Departemen Koperasi (KPDK)                                     3.722.946        3.722.946.000          3,88
 15. Koperasi Pegawai Badan Urusan Logistik (KOPELBULOG)                             6.133.531        6.133.531.000          6,39
 16. Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO)                                               180.969          180.969.000          0,19
 17. Pusat Koperasi Pelayaran Rakyat (PUSKOPELRA)                                      103.217          103.217.000          0,11
 18. Tuan Haji Mohamad Hasan                                                        28.229.971       28.229.971.000         29,41
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor                                               96.000.000       96.000.000.000        100,00
 Jumlah Saham Dalam Portepel                                                       384.000.000      384.000.000.000            -

Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir Anggaran Dasar Perseroan adalah
sehubungan dengan perubahan nama Perseroan menjadi PT Bank KB Indonesia Tbk, sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar PT Bank KB Bukopin Tbk No. 115 tanggal 26 Juni 2025, dibuat di hadapan Aulia Taufani,
S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang perubahan Anggaran Dasarnya telah disetujui oleh Menteri Hukum RI
berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum RI No. AHU-0044224.AH.01.02.TAHUN 2025, dan telah didaftarkan pada Daftar
Perseroan No. AHU-0151926.AH.01.11.TAHUN 2025, keduanya tanggal 8 Juli 2025.

Struktur Permodalan Pada Waktu Informasi Tambahan Ringkas Diterbitkan

                      Keterangan                              Saham Kelas A      Saham Kelas B            Jumlah             %
 Modal Dasar                                                      21.337.978    207.866.202.200       207.887.540.178
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 1. Kookmin Bank Co., Ltd.                                                 0    125.655.736.951       125.655.736.951        66,88
 2. STIC Eugene Star Holding Inc.                                          0     31.900.000.000        31.900.000.000        16,98
 3. Pemegang saham lainnya dengan kepemilikan dibawah             21.337.978     30.310.464.941        30.331.802.919        16,14
      5%
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                       21.337.978    187.866.201.892       187.887.539.870      100,00
 Saham dalam Portepel                                                      0     20.000.000.308        20.000.000.308

Individu yang menjadi pengendali dan pemilik manfaat dari Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun
2018 adalah Jong Hee Yang. Pemilik Manfaat Perseroan telah dilaporkan sebagai pengkinian informasi secara elektronik melalui AHU
Online pada tanggal 16 September 2026 melalui Notaris sesuai dengan ketentuan Perpres No. 13/2018. Kriteria yang dipenuhi oleh
Jong Hee Yang sebagai Pemilik Manfaat Perseroan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (1) huruf d Peraturan Presiden No. 13 Tahun
2018 yaitu memiliki kewenangan untuk mengangkat, menggantikan, atau memberhentikan anggota direksi dan anggota dewan
komisaris sebagaimana termaktub dalam Surat Pernyataan Perseroan tanggal 28 Januari 2026.

3. PENGAWASAN DAN PENGURUSAN PERSEROAN

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 111 tanggal 28 Mei 2025,
dibuat di hadapan Notaris Aulia Taufani, S.H., Notaris yang berkedudukan di Kkota Aadministrasi Jakarta Selatan, yang pemberitahuan
perubahan Data Perseroannya telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum RI No. AHU-
AH.01.09-0275537, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0119022.AH.01.11.TAHUN 2025, keduanya tertanggal 28
Mei 2025, susunan terkini Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:

Direksi
Direktur Utama               : Kunardy Darma, Lie
Direktur                     : Henry Sawali
Direktur                     : Jung Ho Han
Direktur                     : Janghyuk Im
Direktur                     : Yungki Prabowo
Direktur                     : Ju Hwan Yi
Direktur                     : Widodo Suryadi
Direktur                     : Harryanto Pramono
Direktur                     : Muhammad Rahmat Laksamana

Dewan Komisaris
Komisaris Utama              : Jerry Marmen



                                                                  14
Page 15
Wakil Komisaris Utama        : Tae Doo Kwon
Komisaris Independen         : Stephen Liestyo
Komisaris Independen         : Hae Wang Lee

Tidak ada hubungan kekeluargaan di antara anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Perseroan.

4. PROSPEK USAHA DAN STRATEGI USAHA

Prospek Usaha

Kondisi Makro Ekonomi Indonesia
Kondisi geopolitik global berada dalam fase ketidakpastian yang tinggi, dipicu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah serta penutupan
Selat Hormuz. Disrupsi jalur logistik vital ini telah memicu lonjakan harga minyak dunia dan komoditas energi, yang berdampak pada
terganggunya rantai pasok global serta memperpanjang tekanan inflasi. Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan mengalami
moderasi ke level 3,0%, disertai dengan tingkat inflasi global yang tertahan tinggi di kisaran 4,3%. Di sektor pasar keuangan, dinamika
diperketat oleh lonjakan imbal hasil (yield) US Treasury (per 19 Mei 2026) yang menyentuh level 4,66% untuk tenor 10 tahun dan 4,11%
untuk tenor 2 tahun. Berlanjutnya tren pengetatan kebijakan moneter AS mendorong penguatan indeks Dolar AS (USD), yang memicu
keluarnya arus modal (capital outflow) secara masif dari negara-negara berkembang (Emerging Markets) menuju safe-haven assets
khususnya US Bonds, serta memberikan tekanan depresiasi yang berat pada mata uang global.

Di tengah gejolak makroekonomi global, pertumbuhan ekonomi domestik tahun 2026 diproyeksikan tetap tumbuh resilien pada kisaran
4,9% – 5,7%. Ketahanan ini utamanya ditopang oleh stabilitas konsumsi rumah tangga serta optimalisasi penyerapan anggaran belanja
pemerintah. Pemerintah dan Bank Indonesia terus bersinergi menjaga laju inflasi guna memitigasi dampak rambatan akibat gejolak
harga energi dan komoditas global. Namun demikian, volatilitas pasar keuangan domestik meningkat tajam. Sebagai respons moneter
preventif (pre-emptive) untuk menjaga stabilitas nilai tukar, Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan (BI7DRR) sebesar 100
bps dalam beberapa bulan terakhir terjaga di level 4.75% menjadi 5,75% pada Juni 2026. Intervensi ini terjadi di tengah tekanan nilai
tukar yang sempat membawa USD/IDR menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah di atas level 18.000. Selain faktor eksternal,
sentimen investor domestik sedikit tertahan oleh adanya pergeseran kebijakan regulasi (policy shifts) terbaru dari pemerintah yang
memicu perhatian pasar terkait kepastian iklim usaha.

Di sektor perbankan, kombinasi dari perlambatan ekonomi, kenaikan suku bunga acuan BI7DRR dan pengetatan likuiditas di pasar
meningkatkan pertumbuhan dana pihak ketiga sehingga menyebabkan meningkatnya Cost of Fund (CoF), dan akan mempengaruhi Net
Interest Margin (NIM) sehingga diperlukan peningkatan Asset Yield dan penyaluran kredit berimbal hasil tinggi untuk menjaga
profitabilitas. Di sisi lain, pelemahan nilai tukar berpotensi meningkatkan risiko NPL/NPF dan LAR, khususnya pada debitur dengan
eksposur valuta asing tanpa lindung nilai (unhedge) atau debitur yang bergantung pada impor. Oleh karena itu, Bank akan memperkuat
underwriting atas eksposur valuta asing, mendorong implementasi hedging oleh nasabah, serta menjaga Posisi Devisa Neto (PDN)
secara prudent untuk memitigasi risiko pasar.

Dari sisi investasi, Indonesia mencatat pertumbuhan FDI yang kuat dengan CAGR 20% pada 2020–2024, mencapai USD 80 miliar pada
2024. Korea menjadi salah satu investor penting dengan total FDI USD 3 miliar dan CAGR 12,8%, terutama di sektor logam,
pertambangan, elektronik, energi, dan farmasi — seluruhnya merupakan segmen target pembiayaan korporasi KB Bank. Saat ini KB
Bank memiliki pangsa pasar sekitar ~14% dan berada pada posisi ke-4 di antara bank-bank Korea di Indonesia, menandakan masih
terdapat ruang pertumbuhan.

Prospek Usaha Perseroan
Menanggapi dinamika makroekonomi serta tantangan industri perbankan nasional, Perseroan secara proaktif mengarahkan seluruh
strategi bisnis untuk mengakselerasi pemulihan kinerja dan mengamankan profitabilitas yang berkelanjutan pada tahun 2026. Fokus
utama diarahkan pada penguatan kualitas portofolio kredit (loan portfolio improvement) dan optimalisasi struktur pendanaan (deposit
portfolio advancement) melalui kerangka prioritas lini bisnis berikut:

Fokus Utama pada Segmen Wholesale sebagai Profit and Growth Driver.
Segmen Wholesale Banking diposisikan sebagai pilar strategis utama pertumbuhan Perseroan yang dijalankan secara komprehensif
melalui pendekatan CPC (Customer, Product & Process, and Channel):

•   Customer: Memperluas penetrasi pada basis klien korporasi top-tier, BUMN, institusi keuangan, serta memperkuat sinergi Korean
    Desk untuk menyasar rantai pasok global perusahaan multinasional dan korporasi terkemuka di sektor-sektor strategis seperti
    infrastruktur, energi terbarukan, kesehatan, serta industri berbasis ekspor.
•   Product & Process: Mengintegrasikan ragam solusi produk perbankan korporasi yang unggul—termasuk pembiayaan rantai pasok
    (Supply Chain Finance) dan Cash Management System (KBStarBiz)—dengan penyederhanaan serta percepatan proses bisnis
    internal, pengetatan parameter underwriting dan mitigasi risiko lintas batas (cross-border), serta efisiensi operasional yang
    ditopang oleh modernisasi infrastruktur teknologi (Next Generation Banking System).
•   Channel: Mengoptimalkan berbagai saluran layanan terintegrasi—mulai dari platform digital korporasi KBStarBiz, layanan
    relationship management yang proaktif, hingga kanal layanan langsung—untuk memastikan aksesibilitas dan kenyamanan
    bertransaksi bagi nasabah wholesale.

Penguatan pada Segmen Ritel sebagai Main Revenue Stream.


                                                                  15
Page 16
Segmen ritel digarap secara agresif untuk memperluas basis pendanaan murah (CASA) dan memperkuat portofolio pembiayaan yang
sehat melalui kerangka CPC:

•   Customer: Memperluas basis nasabah perorangan dan individu secara masif guna mendongkrak porsi Dana Pihak Ketiga (DPK) ritel.
•   Product & Process: Menghadirkan ragam produk unggulan seperti pembiayaan kepemilikan hunian (Mortgage) dengan skema
    kompetitif serta optimalisasi lini kredit pensiun, yang didukung oleh penyederhanaan serta digitalisasi proses pengajuan agar
    menjadi lebih cepat, mudah, dan terukur.
•   Channel: Memaksimalkan aplikasi mobile banking KBStar sebagai saluran digital utama, serta memperluas kolaborasi dengan
    platform properti digital dan jaringan layanan alternatif guna menjangkau nasabah ritel secara lebih luas.

Optimalisasi Selektif pada Segmen SME.
Ekspansi pada segmen SME dijalankan secara lebih terukur dan dioptimalkan secara selektif dengan mencermati serta memonitor
perkembangan kondisi pasar. Fokus diarahkan pada segmen Upper SME yang memiliki kebutuhan pembiayaan lebih kompleks namun
didukung oleh fundamental bisnis yang tangguh.

Ketergantungan Terhadap Pelanggan.
Perseroan tidak memiliki ketergantungan material terhadap kontrak industrial, komersial, maupun keuangan tertentu, termasuk
kontrak dengan pelanggan, pemasok, dan/atau Pemerintah.

Kebijakan Risiko dan Pengelolaan Modal Kerja.
Dalam menjalankan seluruh lini kegiatan usaha yang berkaitan dengan modal kerja dan eksposur risiko khusus, Perseroan senantiasa
berpedoman pada prinsip-prinsip tata kelola yang pruden:

•   Penguatan inovasi produk dan layanan digital yang didukung oleh sistem monitoring dan mitigasi risiko secara berlapis guna
    meningkatkan nilai tambah finansial (financial value) Perseroan.
•   Penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan manajemen risiko yang ketat pada setiap pengenalan produk baru untuk
    melindungi kepentingan seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).

Ketergantungan Terhadap Pelanggan
Sehubungan dengan tidak adanya saham yang dimiliki oleh pemerintah saat ini, maka ketergantungan Perseroan terhadap pemerintah
sangat kecil dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Strategi Usaha

Sesuai dengan Rencana Bisnis 2026-2028 (sebagaimana telah diubah), visi perseroan adalah menjadi salah satu dari Top 20 Bank di
Indonesia berdasarkan tingkat profitabilitas. Untuk mencapai aspirasi tersebut,Bank telah menyusun Arah kebijakan perusahaan yang
selanjutnya dijabarkan sebagai Strategy Roadmap akan berfokus pada tiga tahap utama:

1. Transformation Through Deep Change (hingga Tahun 2025)

Tahap pertama yang direncanakan berlangsung hingga tahun 2025 berfokus pada "Deep Change" (perubahan mendalam), yang
merupakan periode fondasi krusial untuk melakukan pembalikan kinerja (turnaround). Tujuan utamanya adalah memulihkan kinerja
profitabilitas—yang diukur melalui Return on Asset (ROA)—dari posisi negatif (-7,6%) menjadi positif (0,2%). Guna mencapai target
tersebut, inisiatif strategis dikonsentrasikan pada langkah-langkah fundamental, seperti revitalisasi bisnis, perombakan total kapabilitas
penagihan (collection capability), desain ulang proses monitoring dan kontrol internal, serta implementasi restrukturisasi biaya secara
agresif (Cost Hunt).

Walaupun inisiatif Deep Change telah dijalankan secara disiplin, analisis terhadap kondisi internal terkini menunjukkan masih terdapat
sejumlah isu utama yang perlu segera diselesaikan. Isu tersebut mencakup stabilisasi operasional pasca-implementasi NGBS,
restrukturisasi sumber daya manusia dan jaringan kantor (branch channel), penyeimbangan kembali struktur aset dan liabilitas guna
memperkuat ketahanan (resilience), serta peningkatan kualitas kredit dan manajemen risiko secara menyeluruh. Keberhasilan
penyelesaian berbagai tantangan ini akan membangun fondasi yang kokoh bagi Bank untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya.

2. Catch Up with Best Practice (Tahun 2026–2028)

Sebagai landasan dalam Rencana Jangka Menengah (3 tahun), Bank akan memasuki tahap "Catch Up with Best Practice". Fokus strategi
pada fase ini adalah mencapai turnaround PPOP positif dan mengakselerasi pertumbuhan ROA secara cepat. Prioritas utamanya adalah
mendorong peningkatan pendapatan (earnings) sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Pelaksanaan strategi pada tahap ini
didasarkan pada respon cepat terhadap isu utama serta eksekusi disiplin dari "5 Pillar Strategy" yang menjadi acuan arah strategi Bank:
  a. Pilar Pertama: Business Stabilization and Growth for Sustainable Profit, Fokus strategi ini adalah optimalisasi portofolio melalui
      pendekatan CPC (Customer, Product, Process, and Channel), yang diterapkan secara terukur pada setiap segmen bisnis. Pada
      tahap ini, Bank juga mengadopsi pendekatan “Imitation & Innovation”, yakni penguatan melalui penerapan praktik terbaik
      industri yang telah terbukti, disertai pengembangan inovasi internal guna menciptakan keunggulan berkelanjutan.
  b. Pilar Kedua: Cost, Risk, Governance & Control, Pilar ini difokuskan pada pengendalian biaya yang efektif, penguatan tata kelola,
      peningkatan manajemen risiko, serta perbaikan kontrol internal guna memastikan kepatuhan dan disiplin organisasi.



                                                                   16
Page 17
 c. Pilar Ketiga: Excellent Teamwork and Synergy (Winning Mindset), Langkah ini ditujukan untuk membangun organisasi yang kuat,
    agile, dan berorientasi pada kinerja melalui peningkatan kolaborasi, disiplin tim, serta penguatan budaya kerja yang adaptif dan
    kompetitif.
 d. Pilar Keempat: Regulators, Government and Investor Relations, Fokusnya adalah memperkuat hubungan strategis dengan
    regulator, pemerintah, dan investor demi memastikan dukungan, kredibilitas, serta keselarasan Bank dengan arah kebijakan
    sektor keuangan nasional.
 e. Pilar Kelima: Branding as The Trusted Partner, Pilar ini berfokus pada penguatan citra Bank sebagai mitra tepercaya melalui
    peningkatan kualitas layanan, konsistensi komunikasi, serta penyampaian nilai tambah bagi nasabah dan pemangku kepentingan.

Melalui implementasi kelima pilar tersebut, KB Bank menargetkan pencapaian standar praktik terbaik (best practice) serta posisi yang
setara dengan para pelaku industri perbankan nasional terkemuka.

3. Leading With Competitive Edge (Tahun 2029–2030)

Sebagai kelanjutan dari strategi Catch Up with Best Practice, tahap akhir dari Strategy Roadmap ini dimulai pada tahun 2029 hingga
2030 dengan tajuk "Leading with Competitive Edge". Fase ini merupakan titik kulminasi manakala Bank menargetkan lompatan besar
(Big Leap) dalam pertumbuhan profitabilitas, di mana fokus beralih dari sekadar 'mengejar' menjadi 'memimpin' pasar. Keunggulan
kompetitif tersebut akan dibangun melalui dua pilar utama yang didukung penuh oleh keunggulan digital:

   a. Keunggulan Ritel (Retail Competitive Edge): Membangun mesin pertumbuhan baru di bisnis inti ritel, antara lain melalui
      akselerasi platform digital KBStar serta perluasan basis nasabah secara inovatif melalui kemitraan strategis.
   b. Keunggulan Wholesale (Wholesale Competitive Edge): Memperluas dan memperdalam basis nasabah korporat serta SME
      melalui optimalisasi Ecosystem-Transactional Banking dan penyediaan solusi keuangan terintegrasi via platform KBStarBiz.

Penguatan kapabilitas digital yang inovatif serta kolaborasi sinergis dengan jaringan global KB Network akan menjadi penggerak utama
(enabler) dalam mendorong pertumbuhan dan menghadirkan pengalaman terbaik bagi nasabah pada fase ini. Implementasi yang
disiplin dan konsisten terhadap strategi, proses, serta pengembangan sumber daya manusia di seluruh tahapan ini menjadi kunci utama
dalam merealisasikan aspirasi jangka panjang KB Bank.

Keterangan lebih lanjut mengenai Perseroan, Kegiatan Usaha serta Kecenderungan dan Prospek Usaha dan Entitas Anak Perseroan
dapat dilihat pada Bab VII Informasi Tambahan.

                                               PENJAMINAN EMISI OBLIGASI SUBORDINASI

Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi yang namanya
tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV KB Bank Tahap II Tahun 2026 kepada
Masyarakat dengan jumlah pokok sebesar Rp500.000.000.000,- (lima ratus miliar Rupiah) yang akan dijamin dengan kesanggupan
penuh (full commitment).

Susunan dan jumlah porsi full commitment serta persentase dari anggota Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi adalah sebagai berikut:

                              cali                                                                               (dalam jutaan Rupiah)
                                                                     Porsi Penjaminan
                    Penjamin Emisi Efek                                                                  Total                 %
                                                               Seri A                Seri B
 PT BRI Danareksa Sekuritas                                                 -               10.000               10.000         2,00%
 PT Indo Premier Sekuritas                                           113.000               20.000            133.000          26,60%
 PT KB Valbury Sekuritas                                             139.000               25.000            164.000          32,80%
 PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia                         142.000                     -           142.000          28,40%
 PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                                  31.000               20.000             51.000          10,20%
                              Total                                  425.000               75.000            500.000         100,00%

Selanjutnya Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang turut dalam Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya
masing-masing sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. KEP-691/BL/2011 tanggal 30
Desember 2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum.

Berdasarkan Perjanjian Penjaminan Emisi Efek, pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan untuk Obligasi ini adalah PT BRI
Danareksa Sekuritas.

Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi selain PT KB Valbury Sekuritas dengan tegas menyatakan tidak menjadi pihak yang memiliki
Afiliasi atau terasosiasi dengan Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung sebagaimana yang didefinisikan dalam UUP2SK.
PT KB Valbury Sekuritas, selaku salah satu Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan
sehubungan dengan adanya kesamaan pemilik manfaat yaitu KB Financial Group.

Penentuan Tingkat Bunga Tetap Pada Pasar Perdana



                                                                17
Page 18
Tingkat Bunga Obligasi Subordinasi ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dengan Penjamin Pelaksana
Emisi Obligasi dengan mempertimbangkan faktor dan parameter, yaitu hasil penawaran awal (bookbuilding), kondisi pasar, benchmark
kepada Obligasi Pemerintah yang disesuaikan dengan waktu jatuh tempo masing-masing seri Obligasi Subordinasi, serta risk premium
yang disesuaikan dengan masing-masing pemeringkatan Obligasi Subordinasi.

                                       LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

Konsultan Hukum             : Lasut Pane & Partners
Notaris                     : Aulia Taufani, S.H.
Wali Amanat                 : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

                                         TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

1.   PEMESAN YANG BERHAK

Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat tinggal, serta badan usaha
atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang berhak membeli Obligasi Subordinasi sesuai dengan
ketentuan-ketentuan yurisdiksi setempat.

2.   PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Pemesanan pembelian Obligasi Subordinasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi Subordinasi
(“FPPO”) asli yang dikeluarkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi yang dapat diperoleh melalui email terlebih dahulu sesuai ketentuan
Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi Subordinasi. Setelah FPPO ditandatangani oleh Pemesan, scan FPPO tersebut wajib
disampaikan kembali yang dapat melalui email terlebih dahulu melalui email Penjamin Pelaksana Emisi yang terdapat pada Bab XII
Informasi Tambahan ini dan aslinya dikirimkan melalui jasa kurir kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi dan pemesanan
yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan pembelian Obligasi Subordinasi yang dilakukan menyimpang dari
ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.

3.   JUMLAH MINIMUM PEMESANAN

Pemesanan pembelian Obligasi Subordinasi dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan yaitu sebesar
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

4.   MASA PENAWARAN UMUM

Masa Penawaran Umum dilaksanakan setiap Hari Kerja akan dimulai pada tanggal 12 Oktober 2026 dimulai pukul 09.00 WIB dan
ditutup sampai dengan tanggal 13 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB.

5.   TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi selama jam kerja dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Emisi
Obligasi yang ditunjuk melalui email.

Pemesanan Obligasi hanya dapat dilakukan melalui alamat email Penjamin Emisi Obligasi pada Bab XI dengan prosedur sebagai berikut:
-  Setiap pihak hanya berhak mengajukan satu FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan. 1 (satu) alamat email
   hanya bisa melakukan 1 (satu) kali pemesanan.
-  Melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar bagi badan hukum).
-  Menyampaikan pemesanan disertai detail Nomor Rekening untuk Pengembalian Kelebihan Pemesanan (Refund) dengan format:
   Nama Bank<SPASI>No Rekening<SPASI>Nama Pemilik Rekening. Contoh: BCA 1000567890 Budi.

Pemesan akan mendapatkan email balasan yang berisikan:
a. Hasil scan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (FPPO) asli yang telah diisi secara elektronik sesuai dengan pemesanan yang
   disampaikan untuk dicetak dan ditandatangani oleh Pemesan yang bersangkutan; atau
b. Informasi tolakan karena persyaratan tidak lengkap atau email ganda.

Penjamin Emisi Obligasi dan Perseroan berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila FPPO tidak diisi dengan lengkap
atau bila persyaratan pemesanan pembelian Obligasi termasuk persyaratan pihak yang berhak melakukan pemesanan, tidak terpenuhi.
Sedangkan, pemesan, tidak dapat membatalkan pembelian obligasi apabila telah memenuhi persyaratan pemesanan pembelian.

6.   BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN OBLIGASI SUBORDINASI

Para Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi Subordinasi akan menyerahkan
kembali kepada pemesan berupa jawaban konfirmasi email bahwa pengajuan sudah diterima melalui email Penjamin Emisi Obligasi
Subordinasi yang dilampiri 1 (satu) tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai bukti tanda terima pemesanan



                                                                18
Page 19
pembelian Obligasi Subordinasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi Subordinasi tersebut bukan merupakan jaminan
dipenuhinya pesanan.

7.   PENJATAHAN OBLIGASI SUBORDINASI

Apabila terjadi kelebihan pemesanan, maka penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Tanggal penjatahan adalah
14 Oktober 2026.

Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi Subordinasi dan terbukti bahwa pihak tertentu mengajukan pemesanan Obligasi
Subordinasi melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk Penawaran Umum ini, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan Obligasi Subordinasi yang
pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.

Penjamin Pelaksana Emisi Efek wajib menyampaikan laporan hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi kepada OJK
paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan dalam bentuk dan isi sesuai dengan formulir pada lampiran peraturan
perundang-undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai tata cara Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran
Umum sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2 dan POJK No. 36/2014.

Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT BRI Danareksa Sekuritas akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada
OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan Bapepam No. VIII.G.12 Tentang Pedoman
Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek Atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7, paling
lambat 30 (tiga puluh) hari setelah berakhirnya masa Penawaran Umum.

8.   PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI SUBORDINASI

Selambat-lambatnya pada tanggal 15 Oktober 2026 (in good funds), pemesan harus segera melaksanakan pembayaran yang dapat
dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi tempat mengajukan pemesanan. Dana
tersebut harus sudah efektif pada rekening Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi selambat-lambatnya pada tanggal 15 Oktober 2026 (in
good funds) kecuali Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi, dapat
melakukan pembayaran selambat-lambatnya pada Tanggal Pembayaran yang ditujukan pada rekening di bawah ini.

                                                                                           Obligasi
 PT BRI Danareksa Sekuritas                                             Bank: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                 Cabang: Bursa Efek Jakarta
                                                                                No. Rek: 0671.01.000692.30.1
                                                                               a/n: PT BRI Danareksa Sekuritas
 PT Indo Premier Sekuritas                                                           Bank: Bank Permata
                                                                                  Cabang: Sudirman Jakarta
                                                                                    No. Rek: 0701254635
                                                                            Atas Nama: PT Indo Premier Sekuritas
 PT KB Valbury Sekuritas                                                       Bank: PT Bank Central Asia Tbk
                                                                                      Cabang: Kuningan
                                                                                    No. Rek: 217 313 0554
                                                                                a/n: PT KB Valbury Seukuritas
 PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia                                     Bank: Bank Central Asia Tbk
                                                                                      Cabang: KCU SCBD
                                                                                    No. Rek: 006.799.9898
                                                                      a/n: PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia
 PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                                         Bank: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                                                Cabang: Bursa Efek Indonesia
                                                                                 No. Rek: 104.00.04085.556
                                                                          a/n: PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

Dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran oleh investor sehingga dana baru diterima pada Tanggal Pembayaran, Penjamin
Pelaksana Emisi Efek memiliki hak untuk menerima ataupun menolak pemesanan tersebut.

Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban Pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika persyaratan
pembayaran tidak dipenuhi.

Selanjutnya, setelah dana telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi melalui Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
Subordinasi wajib mentransfer dana Penawaran Umum kepada Perseroan pada Tanggal Pembayaran sesuai Tanggal Emisi yaitu pada
tanggal 16 Oktober 2026 paling lambat jam 13.00 WIB kepada rekening Perseroan sebagai berikut:
                                                             KB Bank
                                                           Kantor Pusat
                                                    No. Rekening: 10000000058
                                               Atas Nama: PT Bank KB Indonesia Tbk


                                                                19
Page 20
9.   DISTRIBUSI OBLIGASI SECARA ELEKTRONIK

Distribusi Obligasi Subordinasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 16 Oktober 2026. Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat
Jumbo Obligasi Subordinasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi
Subordinasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi
tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi.

Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi memberi instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi
Subordinasi dari Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi
Subordinasi sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi Subordinasi
kepada Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi Subordinasi semata-mata menjadi tanggung
jawab Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi yang bersangkutan.

10. PENDAFTARAN OBLIGASI PADA PENITIPAN KOLEKTIF

Obligasi Subordinasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian
Tentang Pendaftaran Obligasi Subordinasi di KSEI, yang ditandatangani Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi
Subordinasi tersebut di KSEI maka atas Obligasi Subordinasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi Subordinasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan untuk
     didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi Subordinasi. Obligasi Subordinasi akan diadministrasikan
     secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi Subordinasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke
     dalam Rekening Efek selambat-lambatnya tanggal 16 Oktober 2026.
b. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda bukti pencatatan Obligasi
     Subordinasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi yang
     tercatat dalam Rekening Efek.
c. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi Subordinasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI, yang
     selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening.
d. Pemegang Obligasi Subordinasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi Subordinasi yang berhak atas
     pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi. Pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak-hak
     lainnya yang melekat pada Obligasi.
e. Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi Subordinasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen
     Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi Subordinasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal
     pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi maupun pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi yang ditetapkan Perseroan dalam
     Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi Subordinasi. Perseroan melaksanakan pembayaran
     Bunga Obligasi Subordinasi dan pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi berdasarkan data kepemilikan Obligasi Subordinasi yang
     disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan.
f. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi Subordinasi dengan menyerahkan KTUR asli yang diterbitkan
     oleh KSEI kepada Wali Amanat. Yang dapat menghadiri RUPO adalah Pemegang Obligasi Subordinasi di Rekening Efek pada hari
     ketiga sebelum pelaksanaan RUPO (R-3). Terhitung sejak R-3 sampai dengan berakhirnya RUPO, seluruh Obligasi Subordinasi di
     Rekening Efek di KSEI akan dibekukan sehingga tidak dapat dilakukan pemindahbukuan antar Rekening Efek. Transaksi Obligasi
     Subordinasi yang penyelesaiannya jatuh pada R-3 sampai dengan tanggal pelaksanaan RUPO akan diselesaikan oleh KSEI mulai
     hari pertama setelah berakhirnya RUPO.
g. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi Subordinasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan Efek atau
     Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.

11. PENGEMBALIAN UANG PEMESANAN

Dalam hal suatu pemesanan Efek ditolak sebagian atau seluruhnya, atau dalam hal terjadi pembatalan atau penundaan Penawaran
Umum jika pesanan sudah dibayar maka uang pemesanan harus dikembalikan oleh Manajer Penjatahan, kepada para pemesan, paling
lambat 2 (dua) hari kerja sesudah Tanggal Penjatahan atau sejak keputusan pembatalan atau penundaan Penawaran Umum.

Jika dalam Pernyataan Pendaftaran dinyatakan bahwa Obligasi akan dicatatkan pada Bursa Efek dan ternyata persyaratan pencatatan
tidak dipenuhi, Penawaran atas Obligasi Subordinasi batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi Subordinasi tersebut wajib
dikembalikan kepada pemesan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah tanggal diumumkan pembatalan atau penundaan penawaran
umum.

Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi yang
menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para pemesan sebesar 1% (satu persen) untuk tiap hari
keterlambatan yang dihitung secara harian (berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan
pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda), dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam
puluh) Hari kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.
-     Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk mengambilnya dalam
      waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan penundaan atau pembatalan Penawaran Umum maka Penjamin Pelaksana
      Emisi Obligasi Subordinasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi tidak diwajibkan membayar denda kepada para pemesan
      Obligasi.


                                                                 20
Page 21
-    Perseroan tidak bertanggung jawab dan dengan ini dibebaskan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi dan Penjamin
     Emisi Obligasi Subordinasi dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang menjadi tanggung
     jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi dan Penjamin Emisi Obligasi Subordinasi tidak bertanggung jawab dan karenanya harus
dibebaskan oleh Perseroan dari segala tuntutan yang disebabkan karena tidak dilaksanakannya kewajiban yang menjadi tanggung
jawab Perseroan.

12. LAIN-LAIN

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi Subordinasi
secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku.


          PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI SUBORDINASI

Informasi Tambahan serta Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi Subordinasi dapat diperoleh selama tanggal Penawaran Umum
Obligasi Subordinasi melalui email kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi dan juga dapat diperoleh di kantor Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi Subordinasi pada tanggal 12 Oktober 2026 sampai dengan 13 Oktober 2026 di bawah ini:

                                   PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI SUBORDINASI

    PT BRI Danareksa Sekuritas                        PT Indo Premier Sekuritas                         PT KB Valbury Sekuritas
       Gedung BRI II, Lantai 23                Gedung Pacific Century Place, Lantai 16        Sahid Sudirman Center Lantai 41 Unit AC. Jl.
   Jl. Jend Sudirman Kav 44 – 46              Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53 SCBD Lot 10                 Jenderal Sudirman No. 86
            Jakarta 10210                                Jakarta Selatan 12190                      Jakarta Pusat 10220, Indonesia
          Jakarta, Indonesia                           Telepon: (021) 5088 7168                       Telepon: +62 21 250 98 300
     Telepon: +62 21 5091 4100                         Faksimili: (021) 5088 7167                        Fax: +62 21 250 98 400
      Fax: +62 21 021 2520 990                           www.indopremier.com                              www.kbvalbury.com
  www.bridanareksasekuritas.co.id                   Email : fixed.income@ipc.co.id                   Email: dcm.ib@kbvalbury.com
Email: debtcapitalmarket@brids.co.id

           PT Korea Investment And Sekuritas Indonesia                                  PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
                       Equity Tower Lt. 9 & 22                                             Gedung Artha Graha Lantai 18
                        Suite A7E, SCBD Lot 9                                             Jl. Jendral Sudirman Kav. 52 - 53
                   Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53                                                    Jakarta, Indonesia
                            Jakarta 12190                                                    Telepon : +62 21 2924 9088
                    Telepon: +62 21 2991 1888                                                   Fax. : +62 21 2924 9150
                            www.kisi.co.id                                                        www.trimegah.com
                  Email: fixedincome@kisi.co.id                            Email: fit@trimegah.com, investment.banking@trimegah.com


    SETIAP CALON INVESTOR DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PENAWARAN UMUM INI MELALUI
                              INFORMASI YANG TELAH TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN




                                                                21

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.87 MB
Published25 Sep 2026
Pages21
Characters121,955
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result