Skip to content
Back to announcement

20260928_VISI_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_32161538_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review VISI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 48

Page 1
   PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN INFORMASI
         ATAS KETERBUKAAN INFORMASI
     (PERUBAHAN KETERBUKAAN INFORMASI)
  DALAM RANGKA MEMENUHI PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 17/POJK.04/2020 TENTANG
            TRANSAKSI MATERIAL DAN PERUBAHAN KEGIATAN USAHA (“POJK 17/2020”)


INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM INI DIPERSIAPKAN TERKAIT DENGAN RENCANA (i) PERUBAHAN
KEGIATAN USAHA PERSEROAN; DAN (ii) PENGAMBILALIHAN SAHAM DI PT HASNA MEDIKA BAKTI CIREBON
OLEH PERSEROAN (“RENCANA TRANSAKSI”). INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM INI SANGAT PENTING
DAN PERLU DIPERHATIKAN OLEH PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN.




                                            PT Satu Visi Putra Tbk
                                                  (“Perseroan”)

                                                Kegiatan Usaha Utama:
           Bergerak dalam bidang Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang untuk Bahan Advertising dan
             Printing seperti Banner, Display, Tinta dan PVC Board, serta Pergudangan dan Penyimpanan.


                                        Berkedudukan di Surabaya, Indonesia

                                                     Kantor Pusat:
          Jl. Greges Jaya II Blok B19 Kec. Asemrowo, Kel. Tambak Sarioso, Kota Surabaya, Jawa Timur 60184
                                         Telepon: (+62-31) 7496364 / 7497576
                                            Website: www.satuvisiputra.com
                                      Email: corporatesecretary@satuvisiputra.com

 DOKUMEN INI MERUPAKAN INFORMASI KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA
                                    PERSEROAN UNTUK:

 (i)    MENGUBAH KEGIATAN USAHA PERSEROAN;
 (ii)   MELAKUKAN TRANSAKSI PENGAMBILALIHAN SAHAM OLEH PERSEROAN.


Dalam hal terdapat keraguan mengenai aspek apapun dari Perubahan Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham ini
atau mengenai tindakan yang harus anda ambil, maka anda dapat berkonsultasi dengan wakil perantara pedagang efek anda
atau wakil perusahaan efek terdaftar, manajer investasi, penasihat hukum, akuntan atau penasihat profesional lainnya.

DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA
BERTANGGUNG JAWAB ATAS KELENGKAPAN DAN KEBENARAN SELURUH INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL
YANG DIMUAT DALAM PERUBAHAN KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN MENEGASKAN BAHWA INFORMASI
YANG DIKEMUKAKAN ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA MATERIAL YANG TIDAK DIKEMUKAKAN YANG
DAPAT MENYEBABKAN INFORMASI INI MENYESATKAN.

Perubahan Keterbukaan Informasi ini diterbitkan pada tanggal 28 September 2026 dan merupakan satu kesatuan yang tidak
             terpisahkan dari Keterbukaan Informasi yang telah diterbitkan pada tanggal 24 Agustus 2026.


                                                              1
Page 2
                                               DEFINISI

Afiliasi                :   Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 butir 1 POJK 42/2020 jo. Pasal 1 butir 1
                            UUPM
BEI                     :   Bursa Efek Indonesia
OJK                     :   Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
HMBC                    :   PT Hasna Medika Bakti Cirebon
KBLI                    :   Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
Keterbukaan Informasi   :   berarti Keterbukaan Informasi tanggal 24 Agustus 2026 sebagaimana telah diubah
                            dengan Perubahan Keterbukaan Informasi, sehubungan dengan rencana (i) perubahan
                            kegiatan usaha perseroan; dan (ii) pengambilalihan saham di pt hasna medika bakti
                            cirebon oleh perseroan.
KJPP DYR                :   Kantor Jasa Penilai Publik Dasa’at, Yudistira dan Rekan
KJPP FDI                :   Kantor Jasa Penilai Publik Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan
Perseroan               :   PT Satu Visi Putra Tbk, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan peraturan
                            perundang-undangan Republik Indonesia
POJK 14/2025            :   Peraturan OJK No.14 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang
                            Saham, Rapat Umum Pemegang Obligasi, Dan Rapat Umum Pemegang Sukuk
                            Secara Elektronik
POJK 15/2020            :   Peraturan OJK No.15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat
                            Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka
POJK 17/2020            :   Peraturan OJK No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan
                            Kegiatan Usaha
POJK 35/2020            :   Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian Dan Penyajian Laporan
                            Penilaian Bisnis di Pasar Modal
POJK 42/2020            :   Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
                            Benturan Kepentingan
Rencana Transaksi       :   Rencana sehubungan dengan:
                            (i) perubahan kegiatan usaha Perseroan;
                            (ii) transaksi akuisisi HMBC

Recording Date          :   Tanggal yang jatuh 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal pemanggilan Rapat Umum
                            Pemegang Saham Luar Biasa, yaitu tanggal di mana daftar pemegang saham
                            Perusahaan Terbuka ditutup untuk menentukan pemegang saham yang berhak hadir
                            dan/atau memberikan suara dalam RUPSLB, dengan ketentuan bahwa hanya
                            pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham Perusahaan
                            Terbuka pada Recording Date tersebut atau pihak yang telah diberikan kuasa secara
                            sah yang berhak hadir dalam RUPSLB dimaksud.
RUPS                    :   Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan
RUPSLB                  :   Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, yang diselenggarakan sesuai dengan
                            ketentuan anggaran dasar Perseroan, UUPT, dan UUPM, serta
                            peraturan pelaksanaannya
UU Cipta Kerja          :   Undang-undang No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah
                            Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-
                            Undang, sebagaimana diubah dengan UU Penyesuaian Pidana.
UU Penyesuaian Pidana   :   Undang-undang No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana
UUP2SK                  :   Undang-undang No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor
                            Keuangan, sebagaimana diubah dengan UU Penyesuaian Pidana
UUPM                    :   Undang-undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal sebagaimana telah diubah
                            dengan UUP2SK dan UU Penyesuaian Pidana
UUPT                    :   Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana
                            diubah dengan UU Cipta Kerja




                                                        2
Page 3
                                               I.     PENDAHULUAN

Pada tanggal 20 Agustus 2026, telah ditandatangani (i) suatu Perjanjian Pemesanan Saham Bersyarat (Conditional Share
Subscription Agreement – “CSSA”) antara (a) Perseroan dan (b) HMBC, sehubungan dengan rencana penerbitan dan
pengambilan bagian atas 142.393 (seratus empat puluh dua ribu tiga ratus sembilan puluh tiga) saham baru HMBC, yang
mewakili sebanyak 65% (enam puluh lima persen) dari modal ditempatkan dan disetor dalam HMBC (“Penerbitan Saham
Baru”) dan (ii) suatu Perjanjian Penjualan dan Pembelian Saham Bersyarat (Conditional Shares Sale and Purchase Agreement
– “CSPA”) antara (a) PT Hasna Medika Utama Group (“Penjual”) dan (b) Perseroan, sehubungan dengan rencana penjualan
17.325 (tujuh belas ribu tiga ratus dua puluh lima) saham pada HMBC oleh Penjual kepada Perseroan, yang mewakili sebanyak
72,91% (tujuh puluh dua koma sembilan satu persen) dari modal ditempatkan dan disetor HMBC setelah Penerbitan Saham
Baru Baru (“Jual Beli Saham Eksisting”, bersama-sama dengan Penerbitan Saham Baru disebut “Rencana
Pengambilalihan”).

Sebagai bagian dari kesepakatan yang diatur dalam CSPA, penyelesaian transaksi saham sebagai realisasi Rencana
Pengambilalihan oleh Perseroan, akan diikuti dengan perubahan terhadap kegiatan usaha, pengalihan aset dan usaha serta
akuisisi saham oleh Perseroan, yang akan dilakukan dengan cara:

1.   Perubahan kegiatan usaha Perseroan dengan mengacu pada POJK 17/2020 (“Rencana Perubahan Kegiatan Usaha”);
     dan
2.   Transaksi penyertaan saham pada HMBC oleh Perseroan yang menyebabkan pengambilalihan sebesar 72,91% (tujuh
     puluh dua koma sembilan satu persen) kepemilikan saham dalam HMBC berdasarkan ketentuan dalam CSPA dan CSSA.

(Rencana Perubahan Kegiatan Usaha dan Rencana Pengambilalihan selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai
“Rencana Transaksi”).

Ada pun sehubungan dengan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha, Perseroan memiliki rencana untuk menambah kegiatan
usaha Perseroan dengan rincian sebagai berikut:

      KBLI                                                Kegiatan Usaha
      64210                                         Aktivitas Perusahaan Induk

Bersamaan dengan pelaksanaan Rencana Pengambilalihan, HMBC juga akan melaksanakan konversi utang, yaitu
restrukturisasi dan konversi atas utang HMBC kepada Pieter Tanuri, Roy Himawan, dan Darwin Cyril Noerhadi (yang masing-
masing merupakan pemegang saham dan/atau para pengurus eksisting HMBC) dengan total nilai keseluruhan sebesar
Rp33.447.000.000,- (tiga puluh tiga miliar empat ratus empat puluh tujuh juta Rupiah), melalui penandatanganan perjanjian
restrukturisasi dan konversi hutang antara HMBC dengan masing-masing Pieter Tanuri, Roy Himawan, dan Darwin Cyril
Noerhadi (“Perjanjian Restrukturisasi dan Konversi Hutang”) (“Konversi Utang”).

Adapun rincian utang HMBC kepada Pieter Tanuri, Roy Himawan, dan Darwin Cyril Noerhadi adalah sebagai berikut:

a.   Berdasarkan (i) Perjanjian Pinjaman tanggal 1 Juli 2024 antara Pieter Tanuri dan HMBC sebagaimana diubah dengan
     Surat Kesepakatan Bersama tanggal 1 Juli 2025 antara Darwin Cyril Noerhadi, Pieter Tanuri dan HMBC; (ii) Perjanjian
     Pinjaman No. 005/LA/HMBC/I/2026 tanggal 12 Januari 2026 antara Pieter Tanuri dan HMBC; dan (iii) Perjanjian
     Pinjaman No. 002/LA/HMBC/III/2026 tanggal 16 Maret 2026 antara Pieter Tanuri dan HMBC, total utang HMBC kepada
     Pieter Tanuri adalah sebesar Rp29.400.000.000;

b.   Berdasarkan Perjanjian Pinjaman tanggal 25 Maret 2025 antara Roy Himawan dan HMBC, total utang HMBC kepada
     Roy Himawan adalah sebesar Rp647.000.000; dan

c.   Berdasarkan (i) Perjanjian Pinjaman tanggal 25 Maret 2025 antara Darwin Cyril Noerhadi dan HMBC sebagaimana
     diubah dengan Surat Kesepakatan Bersama tanggal 1 Juli 2025 antara Darwin Cyril Noerhadi, Pieter Tanuri dan HMBC;
     (ii) Perjanjian Pinjaman tanggal 3 Februari 2025 antara Darwin Cyril Noerhadi dan HMBC sebagaimana diubah dengan
     Surat Kesepakatan Bersama tanggal 1 Juli 2025 antara Darwin Cyril Noerhadi, Pieter Tanuri dan HMBC; dan (iii)
     Perjanjian Pinjaman tanggal 31 Oktober 2025 antara Darwin Cyril Noerhadi dan HMBC, total utang HMBC kepada
     Darwin Cyril Noerhadi adalah sebesar Rp8.400.000.000.

Meskipun demikian, utang HMBC kepada Pieter Tanuri sebagaimana dijelaskan di atas tidak seluruhnya akan dilakukan
konversi. Terdapat sisa pokok utang HMBC kepada Pieter Tanuri yang masih akan tersisa dan tetap menjadi kewajiban HMBC
setelah pelaksanaan Rencana Pengambilalihan, yaitu sebesar Rp5.000.000.000 (“Sisa Pokok Utang”). Sehubungan dengan
                                                                3
Page 4
Sisa Pokok Utang tersebut, rencana penyelesaian atas Sisa Pokok Utang merupakan kewajiban HMBC di mana berdasarkan
Perjanjian Restrukturisasi dan Konversi Hutang penyelesaiannya dapat dilaksanakan secara terpisah sebagaimana disepakati
oleh HMBC dengan Pieter Tanuri.

Oleh karena itu, sehubungan dengan Konversi Utang, maka rincian utang yang akan dikonversi berdasarkan Perjanjian
Restrukturisasi dan Konversi Hutang adalah sebagai berikut (selanjutnya disebut sebagai “Nilai Utang Yang Dikonversi”):

     No.             Pemberi Pinjaman                                   Total Utang Yang Dikonversi
     1.                 Pieter Tanuri                                                                  Rp24.400.000.000
     2.                Roy Himawan                                                                       Rp647.000.000
     3.             Darwin Cyril Noerhadi                                                               Rp8.400.000.000
                       Total                                                                           Rp33.447.000.000

Konversi Utang dilaksanakan dengan cara mengonversi seluruh Nilai Utang Yang Dikonversi yang dimaksud menjadi 18.692
(delapan belas ribu enam ratus sembilan puluh dua) saham baru HMBC yang akan diterbitkan kepada Pieter Tanuri, Roy
Himawan, dan Darwin Cyril Noerhadi secara proporsional dengan nilai piutang yang dimiliki oleh masing-masing, sebagai
bagian dari peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor HMBC, sehingga turut memengaruhi struktur permodalan dan
susunan pemegang saham HMBC sebagaimana diuraikan dalam Bagian IV huruf B Keterbukaan Informasi ini. Lebih lanjut,
konversi utang akan dilaksanakan dengan referensi valuasi yang sama dengan penyesuaian pembulatan perhitungan untuk
masing-masing dari Pieter Tanuri, Roy Himawan, dan Darwin Cyril Noerhadi. Harga per saham tersebut ditetapkan
berdasarkan kesepakatan komersial para pihak, dengan mengacu pada nilai HMBC yang dihitung setelah memperhitungkan
penerbitan saham baru dari pelaksanaan Konversi Utang. Mengingat jumlah saham yang diterbitkan kepada masing-masing
kreditur harus berupa bilangan bulat, dilakukan pembulatan ke atas (rounding up) atas jumlah saham tersebut, sehingga harga
per saham implisit (nilai utang dibagi jumlah saham) terdapat penyesuaian untuk masing-masing kreditur. Dengan demikian,
sebagai hasil konversi utang, (i) Pieter Tanuri akan menerima 13.636 saham atas konversi utang sebesar Rp24.400.000.000,
dengan harga Rp1.789.381 per saham (ii) Darwin Cyril Noerhadi akan menerima 4.694 saham atas konversi utang sebesar
Rp8.400.000.000, dengan harga Rp1.789.519 per saham, dan (iii) Roy Himawan akan menerima 362 saham atas konversi
utang sebesar Rp647.000.000, dengan harga Rp1.787.293 per saham.

Informasi sebagaimana tercantum dalam Keterbukaan Informasi ini dibuat dalam rangka pemenuhan kewajiban Perseroan
sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020 untuk mengumumkan keterbukaan informasi atas Rencana Transaksi serta untuk
memperoleh persetujuan Pemegang Saham Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”)
sehubungan dengan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha dan Rencana Pengambilalihan.

     II. PENJELASAN, PERTIMBANGAN, DAN ALASAN DILAKUKANNYA RENCANA TRANSAKSI SERTA
                      PENGARUHNYA TERHADAP KONDISI KEUANGAN PERSEROAN

1.    Rencana Perubahan Kegiatan Usaha

      A. Penjelasan, Pertimbangan dan Alasan Dilakukannya Rencana Perubahan Kegiatan Usaha

      Rencana Perubahan Kegiatan Usaha ini dilakukan sehubungan dengan Rencana Pengambilalihan HMBC oleh
      Perseroan. Melalui Rencana Perubahan Kegiatan Usaha ini, Perseroan akan menyelaraskan kegiatan usahanya dengan
      strategi bisnis HMBC, di mana Perseroan akan beroperasi secara eksklusif sebagai perusahaan holding, sedangkan
      kegiatan usaha operasional akan dilakukan melalui anak perusahaannya.

      Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Perubahan Kegiatan Usaha ini akan memberikan manfaat berupa peningkatan
      kinerja dan profitabilitas Perseroan, mendukung pertumbuhan jangka panjang, serta memberikan nilai tambah bagi
      Perseroan dan para pemegang saham.

      Tunduk pada penyelesaian Rencana Pengambilalihan oleh Perseroan, Rencana Perubahan Kegiatan Usaha ini
      direncanakan akan dilakukan pada Kuartal-4 tahun 2026, yaitu selambat-lambatnya pada tanggal 23 Oktober 2026
      (“Tanggal Pelaksanaan Transaksi”).

      Sejalan dengan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha, kegiatan usaha perdagangan dan pergudangan yang saat ini
      dijalankan oleh Perseroan tidak akan dialihkan, melainkan akan tetap dilaksanakan untuk saat ini dan secara bertahap
      dikurangi seiring dengan efektifnya struktur organisasi baru Perseroan sebagai perusahaan holding, sampai pada
      akhirnya dihentikan sepenuhnya, sejalan dengan penyesuaian kegiatan usaha operasional Perseroan sebagai akibat
                                                                 4
Page 5
     beralihnya pengendalian Perseroan kepada PT Harmoni Semesta Investama sebagai pengendali baru Perseroan.
     Pengurangan tersebut tidak dilakukan secara serta-merta, melainkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan
     operasional Perseroan, guna menjaga kepastian usaha dan kesinambungan hubungan dengan mitra bisnis, karyawan,
     serta pemangku kepentingan lainnya selama masa transisi. Perseroan juga akan senantiasa mematuhi ketentuan
     Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha pada saat Perseroan
     telah siap untuk menghentikan kegiatan usaha dimaksud secara penuh. Dengan demikian, Perseroan menegaskan
     bahwa maksud dan tujuan Perseroan terkait kegiatan (i) Perdagangan Besar Karet Dan Plastik Dalam Bentuk Dasar; (ii)
     Perdagangan Besar Bahan dan Barang Kimia; (iii) Perdagangan Besar Produk Lainnya Yang Tidak Dapat
     Diklasifikasikan Di Tempat Lain; (iv) Perdagangan Besar Barang Lainnya Dari Tekstil; (v) Perdagangan Besar Berbagai
     Macam Barang; (vi) Angkutan Bermotor Untuk Barang Umum; dan (vii) Pergudangan Dan Penyimpanan tidak
     dihapuskan dari anggaran dasar Perseroan.
     Pelaksanaan pengambilalihan saham HMBC oleh Perseroan ini juga memerlukan persetujuan dari kreditur Perusahaan
     Target, yaitu (i) PT Bank OCBC NISP Tbk, yang telah diperoleh berdasarkan Surat No.
     079/COMM/REG/BDG/YP/IX/2026 tanggal 10 September 2026 perihal Konfirmasi terkait proses persetujuan rencana
     Perubahan Anggaran Dasar dan Susunan Pemegang Saham Perseroan PT. Hasna Medika Bakti Cirebon; dan (ii) PT
     Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, yang telah diperoleh berdasarkan Surat No. CMB2/5/875 tanggal 15 September
     2026 perihal Persetujuan Perubahan Susunan Pemegang Saham dan Konversi Hutang PT Hasna Medika Bakti Cirebon.
     Selain persetujuan-persetujuan tersebut di atas, pelaksanaan pengambilalihan saham HMBC oleh Perseroan tidak
     membutuhkan persetujuan dari institusi pemerintah Republik Indonesia lainnya yang wajib dipenuhi oleh Perseroan
     maupun pihak-pihak terkait lainnya.


     B. Pengaruh Transaksi pada Kondisi Keuangan Perseroan

     Berdasarkan Studi Kelayakan Bisnis yang telah disusun oleh penilai independen sebagaimana tersaji di bab ringkasan
     studi kelayakan, Rencana Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan diperkirakan akan memberikan kontribusi positif
     terhadap kinerja keuangan Perseroan, khususnya dalam bentuk peningkatan pendapatan usaha di masa mendatang.

     Dengan adanya perubahan serta pelaksanaan kegiatan usaha tersebut, pendapatan dan laba (rugi) bersih diproyeksikan
     mengalami pertumbuhan secara bertahap, sehingga pada gilirannya diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan
     dan meningkatkan ekuitas Perseroan pada tahun-tahun berikutnya.

     Dampak keuangan dari penambahan dan pelaksanaan kegiatan usaha ini telah dianalisis secara komprehensif dalam
     Studi Kelayakan Bisnis dan dipertimbangkan layak untuk dijalankan.

2.   Rencana Pengambilalihan HMBC

     A. Penjelasan, Pertimbangan, dan Alasan Dilakukannya Rencana Pengambilalihan

     Rencana Pengambilalihan HMBC oleh Perseroan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rencana perubahan
     kegiatan usaha Perseroan menjadi perusahaan holding. Sehubungan dengan perubahan tersebut, Perseroan akan
     berfokus pada kegiatan kepemilikan, pengelolaan, dan pengawasan investasi pada entitas anak, sementara kegiatan
     usaha operasional akan dijalankan oleh entitas anak atau perusahaan dalam grup entitas anak.

     Perbedaan kegiatan usaha antara Perseroan sebelum perubahan kegiatan usaha dan HMBC merupakan hal yang
     sejalan dengan rencana transformasi Perseroan menjadi perusahaan holding. HMBC yang bergerak di bidang
     kesehatan, khususnya penyelenggaraan rumah sakit, akan menjadi salah satu entitas yang mendukung pelaksanaan
     strategi investasi dan pengembangan portofolio usaha Perseroan.

     Secara bisnis dan ekonomis, Rencana Pengambilalihan HMBC diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Perseroan,
     antara lain melalui:

     1.   diversifikasi portofolio investasi dan sumber pendapatan Perseroan;
     2.   pengembangan usaha pada sektor yang memiliki kebutuhan dan prospek pertumbuhan jangka panjang;
     3.   peningkatan nilai investasi Perseroan melalui pengelolaan dan pengawasan yang lebih terintegrasi;
     4.   terciptanya peluang sinergi dalam aspek manajemen, pendanaan, pengembangan usaha, dan tata kelola; serta
     5.   peningkatan potensi kontribusi HMBC terhadap pendapatan dan kinerja keuangan Perseroan setelah HMBC
          menjadi bagian dari Perseroan.


                                                                5
Page 6
Rencana Pengambilalihan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat struktur usaha Perseroan secara keseluruhan
dan mendukung penciptaan nilai bagi pemegang saham dalam jangka panjang, dengan tetap memperhatikan prinsip
kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.

Strategi Bisnis Perseroan Secara Keseluruhan

Setelah perubahan kegiatan usaha, Perseroan akan menjalankan strategi bisnis sebagai perusahaan holding dengan
fokus pada pengelolaan dan pengembangan portofolio investasi. Perseroan akan berperan dalam menetapkan arah
strategis, melakukan pengawasan terhadap kinerja entitas anak serta mengoptimalkan struktur permodalan.

Kegiatan operasional akan dilaksanakan oleh entitas anak, Perseroan diharapkan dapat membangun portofolio usaha
yang terdiversifikasi, mengoptimalkan kinerja setiap entitas, meningkatkan efisiensi pengelolaan grup, serta menciptakan
pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Dalam melaksanakan strategi bisnisnya, Perseroan akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap kinerja, prospek,
dan risiko investasi untuk memastikan bahwa entitas anak dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan
pendapatan, profitabilitas, dan nilai Perseroan.


B. Pengaruh Transaksi pada Kondisi Keuangan Perseroan

Perseroan telah melakukan analisis manajemen atas dampak Rencana Transaksi terhadap kondisi keuangan Perseroan
dengan membandingkan posisi keuangan konsolidasian Perseroan sebelum dan setelah pelaksanaan Rencana
Transaksi, dengan memperhatikan penggabungan posisi keuangan HMBC serta penyesuaian yang timbul sehubungan
dengan Rencana Pengambilalihan HMBC.

Analisis tersebut dilakukan secara kuantitatif atas masing-masing pos laporan posisi keuangan yang mengalami
perubahan, sehingga dapat memberikan gambaran mengenai perubahan struktur aset, liabilitas dan ekuitas Perseroan
setelah Rencana Transaksi. Dengan demikian, analisis dampak keuangan berikut merupakan analisis Manajemen
Perseroan dan tidak semata-mata merujuk pada hasil Pendapat Kewajaran.

Berdasarkan laporan keuangan proforma konsolidasian Perseroan per 30 April 2026, terdapat sejumlah penyesuaian
atas pos-pos laporan posisi keuangan sebagai akibat dari pengambilalihan HMBC. Secara umum, penyesuaian tersebut
mencerminkan pengakuan aset dan liabilitas HMBC ke dalam laporan keuangan konsolidasian Perseroan serta
penyesuaian atas nilai aset dan liabilitas yang timbul dari proses pengambilalihan.

Adapun dampak kuantitatif atas pos-pos laporan posisi keuangan tersebut antara lain sebagai berikut:

     Pos Laporan Posisi             Penyesuaian                            Analisis Manajemen
          Keuangan
 Piutang usaha                     Rp26.481 juta       Mencerminkan pengakuan/penyesuaian piutang usaha HMBC yang
                                                       dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perseroan. Setelah
                                                       transaksi, piutang usaha tercatat sebesar Rp105.075 juta.
 Piutang lain-lain                 Rp6.390 juta        Mencerminkan pengakuan piutang lain-lain yang berasal dari HMBC
                                                       setelah dilakukan penyesuaian dalam rangka transaksi.

 Persediaan                        Rp2.997 juta        Mencerminkan pengakuan persediaan HMBC ke dalam laporan
                                                       keuangan konsolidasian Perseroan, sehingga persediaan setelah
                                                       transaksi tercatat sebesar Rp64.709 juta.
 Biaya dibayar di muka             Rp4.442 juta        Mencerminkan pengakuan biaya dibayar di muka yang terkait dengan
                                                       kegiatan usaha HMBC. Setelah transaksi, saldo biaya dibayar di muka
                                                       tercatat sebesar Rp4.601 juta.
 Pajak dibayar di muka             Rp321 juta          Mencerminkan pengakuan aset pajak dibayar di muka HMBC ke dalam
                                                       laporan keuangan konsolidasian.

 Investasi pada entitas anak       Rp4.817 juta        Mencerminkan penyesuaian atas investasi pada entitas anak
                                                       sehubungan dengan struktur kepemilikan setelah Rencana Transaksi.

 Uang muka pembelian               Rp7.992 juta        Mencerminkan pengakuan uang muka pembelian yang terdapat pada
                                                       HMBC dan dikonsolidasikan setelah Rencana Transaksi.


                                                             6
Page 7
    Pos Laporan Posisi             Penyesuaian                            Analisis Manajemen
           Keuangan
 Taksiran       tagihan pajak     Rp45 juta          Setelah penyesuaian, taksiran tagihan pajak penghasilan tercatat
 penghasilan                                         sebesar Rp184 juta.
 Aset pajak tangguhan             Rp255 juta         Mencerminkan penyesuaian aset pajak tangguhan HMBC. Setelah
                                                     transaksi, aset pajak tangguhan tercatat sebesar Rp4.732 juta.

 Properti investasi               Rp3.526 juta       Mencerminkan pengakuan properti investasi HMBC ke dalam laporan
                                                     keuangan konsolidasian.
 Aset takberwujud                 Rp329 juta         Mencerminkan pengakuan aset takberwujud yang berasal dari HMBC.
 Aset hak-guna                    Rp6.795 juta       Mencerminkan pengakuan aset hak-guna atas transaksi sewa yang
                                                     terdapat pada HMBC.
 Piutang pihak berelasi jangka    Rp8.239 juta       Mencerminkan pengakuan/penyesuaian saldo piutang pihak berelasi
 pendek                                              yang dikonsolidasikan setelah Rencana Transaksi.

 Goodwill                         Rp52.596 juta      Mencerminkan goodwill yang timbul dari proses pengambilalihan
                                                     HMBC sebagai selisih antara imbalan yang dialihkan dengan nilai wajar
                                                     aset neto teridentifikasi yang diperoleh, setelah memperhitungkan
                                                     kepentingan nonpengendali.

Dari sisi liabilitas, Rencana Transaksi juga menyebabkan adanya pengakuan dan penyesuaian atas kewajiban HMBC
yang dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan Perseroan, antara lain:

     Pos Laporan Posisi             Penyesuaian                            Analisis Manajemen
             Keuangan
 Utang lain-lain jangka pendek    Rp7.420 juta       Mencerminkan pengakuan kewajiban HMBC yang berasal dari utang
                                                     lain-lain.
 Utang pajak                      Rp17.882 juta      Mencerminkan kewajiban perpajakan HMBC yang menjadi bagian dari
                                                     liabilitas konsolidasian setelah transaksi.

 Beban masih harus dibayar        Rp19.945 juta      Mencerminkan kewajiban HMBC atas beban yang telah timbul namun
                                                     belum diselesaikan pada tanggal laporan keuangan proforma.

 Liabilitas kontrak               Rp302.335 juta     Merupakan salah satu penyesuaian terbesar dan mencerminkan
                                                     kewajiban HMBC yang timbul dari kontrak dengan pelanggan dan akan
                                                     direalisasikan sesuai dengan pemenuhan kewajiban kontraktual
                                                     HMBC.
 Liabilitas kontrak lainnya       Rp129 juta         Mencerminkan kewajiban kontraktual lainnya yang dikonsolidasikan
                                                     dari HMBC.
 Liabilitas sewa jangka pendek    Rp2.148 juta       Mencerminkan kewajiban sewa HMBC yang jatuh tempo dalam jangka
                                                     pendek.
 Liabilitas kepada konsumen       Rp89 juta          Mencerminkan kewajiban HMBC kepada konsumen yang
                                                     dikonsolidasikan setelah transaksi.
 Liabilitas sewa jangka panjang   Rp831 juta         Mencerminkan kewajiban sewa HMBC yang jatuh tempo lebih dari satu
                                                     tahun.
 Liabilitas imbalan kerja         Rp10.850 juta      Mencerminkan kewajiban imbalan kerja HMBC yang diakui dalam
                                                     laporan keuangan konsolidasian.
 Pendapatan diterima di muka      Rp20 juta          Mencerminkan pendapatan yang telah diterima namun kewajiban
                                                     pelaksanaan terkait belum sepenuhnya terpenuhi.

 Pinjaman bank jangka panjang     Rp34 juta          Mencerminkan kewajiban pinjaman bank HMBC yang dikonsolidasikan
                                                     setelah Rencana Transaksi.

Dari sisi ekuitas, Rencana Transaksi terutama berdampak pada komponen ekuitas lainnya sebesar negatif Rp3 juta serta
kepentingan nonpengendali sebesar Rp5.294 juta. Kepentingan nonpengendali tersebut mencerminkan bagian ekuitas
HMBC yang tidak dimiliki oleh Perseroan setelah pengambilalihan.

Selain itu, pengakuan goodwill sebesar Rp52.596 juta menunjukkan adanya selisih antara nilai imbalan yang dialihkan
dalam pengambilalihan dengan nilai wajar aset neto teridentifikasi HMBC setelah memperhitungkan kepentingan
nonpengendali. Dengan demikian, goodwill tersebut merupakan konsekuensi akuntansi dari proses pengambilalihan dan
bukan merupakan pengeluaran kas tambahan oleh Perseroan.

Secara keseluruhan, berdasarkan analisis Manajemen, dampak utama Rencana Transaksi terhadap posisi keuangan
Perseroan adalah bertambahnya aset dan liabilitas Perseroan sebagai akibat dari konsolidasi HMBC. Dari sisi aset,
                                                            7
Page 8
     selain pengakuan berbagai aset operasional HMBC, terdapat pengakuan goodwill sebesar Rp52.596 juta. Sementara
     itu, dari sisi liabilitas, terdapat pengakuan kewajiban HMBC, dengan penyesuaian terbesar berasal dari liabilitas kontrak
     sebesar Rp302.335 juta.

     Dengan adanya konsolidasi tersebut, struktur posisi keuangan Perseroan setelah Rencana Transaksi akan
     mencerminkan tidak hanya kegiatan usaha Perseroan sebelum transaksi, tetapi juga kegiatan usaha dan posisi
     keuangan HMBC sebagai bagian dari grup Perseroan. Oleh karena itu, perubahan pada masing-masing pos tersebut
     perlu dilihat sebagai bagian dari perubahan struktur usaha Perseroan setelah transformasi menjadi perusahaan holding
     di sektor kesehatan.

     Berdasarkan analisis tersebut, Manajemen Perseroan menilai bahwa dampak Rencana Transaksi terhadap posisi
     keuangan Perseroan terutama berasal dari pengakuan aset dan liabilitas HMBC, pengakuan goodwill, serta pengakuan
     kepentingan nonpengendali, yang secara keseluruhan mengubah struktur aset, liabilitas dan ekuitas konsolidasian
     Perseroan setelah Rencana Transaksi.

     Perseroan juga meyakini bahwa pelaksanaan Rencana Transaksi akan memberikan manfaat ekonomi bagi Perseroan.

                                  III. URAIAN RENCANA TRANSAKSI AKUISISI HMBC

1.   Rencana Pengambilalihan HMBC

     A.    Objek Transaksi

           Rencana Pengambilalihan akan dilaksanakan melalui:

           1)    pengambilan bagian saham baru yang diterbitkan oleh HMBC sebesar 65% (enam puluh lima persen) dari
                 modal ditempatkan dan disetor dalam HMBC sesuai dengan ketentuan dalam CSSA; dan

           2)    pembelian saham-saham HMBC dari Penjual yang setara dengan 72,91% (tujuh puluh dua koma sembilan
                 satu persen) dari total modal disetor dan ditempatkan dalam Perseroan setelah Penerbitan Saham Baru
                 sesuai dengan ketentuan dalam CSPA (“Transaksi Pengalihan Saham”).


           Keterangan mengenai HMBC

           1)    Riwayat Singkat HMBC

                 HMBC didirikan berdasarkan Akta Pendirian PT HMBC No. 156, tanggal 28 Maret 2012, yang dibuat di
                 hadapan Ineu Arida Basuki, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon, yang telah mendapatkan pengesahan
                 Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-25176.AH.01.01.Tahun 2012, tanggal 10 Mei 2012 (“Akta
                 Pendirian HMBC”).

                 Anggaran dasar HMBC telah mengalami perubahan beberapa kali dengan perubahan terakhir kali dimuat
                 dalam akta-akta sebagai berikut:

                (i)     Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) HMBC No. 119, tanggal
                        19 November 2018, yang dibuat di hadapan Ineu Arida Basuki, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon,
                        sehubungan dengan perubahan Pasal 3 anggaran dasar HMBC, sebagaimana telah disetujui oleh dan
                        diberitahukan kepada Menkum berdasarkan (i) Surat Keputusan No. AHU-0026843.AH.01.02.TAHUN
                        2018, dan (ii) Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-
                        0267241, keduanya tertanggal 23 November 2018 (“Akta HMBC No. 119/2018”);
                (ii)    Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPSLB HMBC No. 10,
                        tanggal 6 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten
                        Cirebon, sehubungan dengan perubahan Pasal 4 ayat (1) anggaran dasar HMBC, sebagaimana telah
                        diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
                        Perseroan No. AHU-AH.01.03-0013565 tanggal 7 Januari 2022 (“Akta HMBC No. 10/2022”);
                (iii)   Akta Pernyataan Pengganti RUPSLB HMBC No. 200, tanggal 20 Februari 2023, yang dibuat di
                        hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon, sehubungan dengan perubahan (i)
                        Pasal 7 ayat (5), (ii) Pasal 10 ayat (1), (iii) Pasal 13 ayat (3) dan (4), (iv) Pasal 17 ayat (1), dan (v)
                                                                     8
Page 9
             Pasal 18 ayat (2) anggaran dasar HMBC, sebagaimana telah diberitahukan kepada Menkum
             berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-
             0038551, tanggal 10 Maret 2023 (“Akta HMBC No. 200/2023”);
     (iv)    Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPSLB HMBC No. 68,
             tanggal 6 Februari 2024, yang dibuat di hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten
             Cirebon, sehubungan dengan perubahan Pasal 4 ayat (2) anggaran dasar HMBC, sebagaimana telah
             disetujui oleh Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
             No. AHU-AH.01.03-0033940, tanggal 6 Februari 2024 (“Akta HMBC No. 68/2024”);
     (v)     Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPSLB HMBC No. 237,
             tanggal 26 Juli 2024, yang dibuat di hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon,
             sehubungan dengan perubahan Pasal 12 ayat (3) anggaran dasar HMBC, sebagaimana telah
             diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
             Dasar No. AHU-AH.01.03-0177332, tanggal 30 Juli 2024 (“Akta HMBC No. 237/2024”); dan
     (vi)    Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPSLB HMBC No. 200,
             tanggal 29 Mei 2026, yang dibuat di hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon,
             sehubungan dengan perubahan Pasal 12 ayat (1) dan (2) anggaran dasar HMBC, sebagaimana telah
             disetujui oleh Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0323252, tanggal 2 Juni
             2026 (“Akta HMBC No. 200/2026”).

     (Akta Pendirian HMBC beserta anggaran dasar HMBC sebagaimana terakhir diubah dengan Akta HMBC
     No. 119/2018, Akta HMBC No. 10/2022, Akta HMBC No. 200/2023, Akta HMBC No. 68/2024, Akta HMBC
     No. 237/2024, dan Akta HMBC No. 200/2026 secara bersama-sama disebut sebagai “Anggaran Dasar
     HMBC”).

2)   Alamat HMBC

     HMBC berkedudukan di Kabupaten Cirebon dan memiliki alamat kantor pusat di JL. Ki Ageng Tepak No. 9,
     Desa/Kelurahan Palimanan Timur, Kec. Palimanan, Kab. Cirebon, Provinsi Jawa Barat.

3)   Kegiatan Usaha HMBC

     Berdasarkan Anggaran Dasar HMBC, maksud dan tujuan HMBC adalah untuk menjalankan usaha di bidang
     aktivitas kesehatan manusia dan aktivitas sosial.

     Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, HMBC dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai
     berikut:

     -      Aktivitas Rumah Sakit; dan

     -      Aktivitas Rumah Sakit Swasta.

4)   Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham HMBC

     Struktur permodalan dan susunan pemegang saham HMBC sebelum Rencana Pengambilalihan, sebagaimana
     tercantum dalam Akta HMBC No. 10/2022 jo. Akta HMBC No. 68/2024 adalah sebagai berikut:

                                                              Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
                Nama Pemegang Saham
                                                      Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)       (%)
         Modal Dasar                                          170.000        170.000.000.000
         Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
         PT Hasna Medika Utama Group                             34.000           34.000.000.000                58,64
         Pieter Tanuri                                           11.819           11.819.000.000                20,38
         PT Arcata Medika Utama                                   2.517            2.517.000.000                 4,34
         dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp                             2.000            2.000.000.000                 3,45
         dr. Hj. Risthi Grantia                                   2.000            2.000.000.000                 3,45
         Muhammad Luthfi Fauzan                                   1.200            1.200.000.000                 2,07
         Roy Himawan                                              1.167            1.167.000.000                 2,01
         F. Bedjo Wiantono                                        1.079            1.079.000.000                 1,86
                                                        9
Page 10
                                                              Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
               Nama Pemegang Saham
                                                      Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)       (%)
        PT Modal Ventura Ycab                                     853             853.000.000         1,47
        PT Nuansa Indah Kreasi                                    547             547.000.000         0,94
        Hashbi Ash Shiddieq                                       400             400.000.000         0,69
        drg. Meidy Maulia Rakhmi, MARS                            400             400.000.000         0,69
        Jumlah Modal Ditempatkan dan                           57.982          57.982.000.000       100,00
        Disetor Penuh
        Jumlah Saham dalam Portepel                             112.018         112.018.000.000                     -

       Pemilik manfaat HMBC adalah Gugun Iskandar, sebagaimana dibuktikan oleh bukti penyampaian pelaporan
       manfaat tertanggal 2 September 2026.

  5)   Susunan Pengurus

       Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris HMBC berdasarkan Akta HMBC No. 200/2026 adalah sebagai
       berikut:

       Dewan Komisaris
       Komisaris Utama                                : Dr. Darwin Cyril Noerhadi, MBA
       Komisaris                                      : dr.Hj.Risthi Grantia
       Komisaris                                      : Dr.dr.Maya Armiarny Rusadi, M.Kes, Aak
       Komisaris                                      : Prof.Dr.dr.Yoga Yuniadi, Sp.Jp (K)

       Direksi
       Direktur Utama                                 : dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp
       Direktur                                       : Jemi Wiyono Prihadi
       Direktur                                       : Hashbi Ash Siddieq
       Direktur                                       : drg. Meidy Maulia Rakhmi, MARS
       Direktur                                       : Dr. Pradith Teguh Wijonarko


  6)   Informasi Keuangan

       Tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting HMBC: pada tanggal 30 April untuk periode
       yang berakhir pada 2026 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 yang di
       audit oleh Kantor Akuntan Publik Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan, Akuntan Publik
       Independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntansi Publik Indonesia (IAPI) dengan
       opini wajar tanpa pengecualian tertanggal 24 Juli 2026, yang di tandatangani oleh Indra Yagi Oktoriansyah, S.E.,
       Ak., CA, CPA.

Laporan Posisi Keuangan

                                                                                                         (dalam Rupiah)
           Keterangan                     30 April 2026                31 Desember 2025              31 Desember 2024
 Total Aset                                   365.319.474.301               320.885.736.343                349.107.728.587
 Total Liabilitas                             335.058.396.262               277.728.725.385                246.789.270.160
 Total Ekuitas                                 30.261.078.039               320.885.736.343                102.318.458.427

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

                                                                                                          (dalam Rupiah)
          Keterangan                30 April 2026           30 April 2025      31 Desember 2025         31 Desember 2024
 Pendapatan                          75.460.125.717           71.846.636.445      205.905.352.920           283.954.489.272
 Laba Bruto                          16.584.292.947            9.419.343.235      171.517.086.051           204.619.845.123
 Laba (Rugi) Bersih Periode        (12.344.513.561)         (22.802.849.650)      (59.227.418.181)          (53.915.684.401)
 Berjalan

                                                       10
Page 11
   7)   Rencana Penggunaan Dana

        Dana yang diperoleh dari rencana transaksi akan di gunakan oleh HMBC sebagai berikut:
        a. Pelunasan fasilitas kredit kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sekitar 41,27% dengan target
             penggunaan dana pada Kuartal-4 tahun 2026;
        b. Pembayaran Hutang Pemegang Saham dan Pihak Ketiga sekitar 25,49% dengan target penggunaan dana
             pada Kuartal-4 tahun 2026;
        c.   Belanja Modal sekitar 21,48% dengan target penggunaan pada tahun 2027;
        d. Modal Kerja sekitar 11,76% dengan target penggunaan dana pada Kuartal-4 tahun 2026. Rincian modal
             kerja meliputi (i) pembelian obat, bahan medis habis pakai, dan perlengkapan medis, (ii) Pembayaran jasa
             dokter dan layanan penunjang medis, (iii) Pembayaran gaji, tunjangan, dan biaya tenaga kerja operasional.
             (iv) Biaya operasional fasilitas (listrik, air, pemeliharaan, keamanan, kebersihan) dan (v) Biaya administrasi
             dan pemasaran.


B. Pihak Yang Melakukan Transaksi Pengalihan Saham HMBC

   Pembeli             : Perseroan
   Penjual             : PT Hasna Medika Utama Group

   Berikut informasi mengenai Pembeli dan Penjual dalam Rencana Pengambilalihan HMBC:

   -    Informasi Perseroan

         1.   Riwayat Singkat

              Perseroan adalah perusahaan yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian PT Satu Visi Putra No. 16, tanggal
              14 Februari 2018, yang dibuat di hadapan Soeprayitno, S.H., Notaris di Surabaya, yang telah mendapatkan
              pengesahan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0013182.AH.01.01.Tahun 2018, tanggal
              12 Maret 2018 dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-0034898.AH.01.11.Tahun 2018,
              tanggal 12 Maret 2018, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 105, Tambahan
              Berita Negara No. 041321 tanggal 31 Desember 2021.

              Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dan perubahan terakhir kali dimuat
              dalam akta-akta sebagai berikut: (i) Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan No. 66,
              tanggal 11 Desember 2023, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di
              Kota Administrasi Jakarta Barat, sehubungan dengan perubahan Pasal 4 anggaran dasar Perseroan,
              sebagaimana telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
              Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0155564, tanggal 13 Desember 2023 (“Akta Perseroan No.
              66/Desember 2023”) dan (ii) Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Perseroan No. 206,
              tanggal 29 April 2024, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di Kota
              Administrasi Jakarta Barat, sehubungan dengan perubahan Pasal 4 ayat (2) anggaran dasar Perseroan,
              sebagaimana telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
              Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0103243, tanggal 6 Mei 2024 (“Akta Perseroan No.
              206/2024”).

              (Akta Pendirian Perseroan beserta anggaran dasar Perseroan sebagaimana terakhir diubah dengan Akta
              Perseroan No. 66/Desember 2023 dan Akta Perseroan No. 206/2024 secara bersama-sama disebut sebagai
              “Anggaran Dasar Perseroan”).

         2.   Alamat Perseroan

              Perseroan memiliki kantor yang beralamat di Jl. Greges Jaya II No. 11 Blok B19 Kec. Asem Rowo, Kel.
              Tambak Sarioso, Kota Surabaya, Jawa Timur 60184.

         3.   Kegiatan Usaha Perseroan

              Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan Sasaran, maksud dan tujuan Perusahaan Sasaran
              adalah bergerak dalam bidang:

                                                           11
Page 12
     a.   Perdagangan Besar Karet dan Plastik dalam Bentuk Dasar (KBLI 46693);
     b.   Angkutan Bermotor untuk Barang Umum (KBLI 49431);
     c.   Perdagangan Besar Bahan dan Barang Kimia (KBLI 46651);
     d.   Perdagangan Besar Produk Lainnya yang Tidak Diklasifikasikan di Tempat Lain (KBLI 46699);
     e.   Perdagangan Besar Barang Lainnya dari Tekstil (KBLI 46414);
     f.   Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang (KBLI 46900); dan
     g.   Pergudangan dan Penyimpanan (KBLI 52101).

     Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Perusahaan Sasaran dapat melaksanakan kegiatan
     usaha sebagai berikut:

     a.   Kegiatan usaha utama:

          1)    Perdagangan Besar Karet dan Plastik dalam Bentuk Dasar (KBLI 46693)
                Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan usaha perdagangan besar karet dan bahan
                plastik dalam bentuk dasar.
          2)    Perdagangan Besar Bahan dan Barang Kimia (KBLI 46651)
                Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan usaha perdagangan besar bahan dan barang
                kimia dasar atau kimia industri, seperti tinta printer, minyak esensial, gas industri, perekat kimia,
                pewarna, resin buatan, metanol, parafin, perasa dan pewangi, soda, garam industri, asam dan
                sulfur dan lain-lain.
          3)    Perdagangan Besar Produk Lainnya Yang Tidak Diklasifikasikan di tempat lain (KBLI 46699)
                Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan usaha perdagangan besar produk lainnya yang
                belum tercakup dalam salah satu kelompok perdagangan besar diatas. Termasuk perdagangan
                besar serat atau fiber tekstil dan lain-lain, perdagangan besar batu mulia (berlian, intan, safir dan
                lain-lain).
          4)    Perdagangan Besar Barang Lainnya Dari Tekstil (KBLI 46414)
                Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan usaha perdagangan besar hasil industri tekstil,
                seperti tali-temali, karpet/permadani dari bahan tekstil, karung, macam-macam hasil rajutan dan
                barang jadi lainnya dari tekstil selain pakaian jadi.
          5)    Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang (KBLI 46900)
                Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan usaha perdagangan besar berbagai macam
                barang yang tanpa mengkhususkan barang tertentu (tanpa ada kekhususan tertentu) termasuk
                perkulakan.

     b.   Kegiatan usaha penunjang:

          1)    Angkutan Bermotor Untuk Barang Umum (KBLI 49431)
                Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan operasional angkutan barang dengan kendaraan
                bermotor dan dapat mengangkut lebih dari satu jenis barang, seperti angkutan dengan truk, pick
                up, bak terbuka dan bak tertutup (box).
          2)    Pergudangan dan Penyimpanan (KBLI 52101)
                Kelompok ini mencakup menjalankan kegiatan usaha yang melakukan kegiatan penyimpanan
                barang sementara sebelum barang tersebut dikirim ke tujuan akhir, dengan tujuan komersil.

     Kegiatan usaha yang saat ini dijalankan Perseroan sebagaimana tercermin berdasarkan dokumen perizinan
     dan legalitas usaha yang dimiliki Perseroan adalah (i) Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang (KBLI
     46900) untuk Bahan Advertising dan Printing seperti Banner, Display, Tinta dan PVC Board, dan (ii)
     Pergudangan dan Penyimpanan (KBLI 52101), di mana kegiatan usaha tersebut masing-masing telah
     dijalankan secara operasional sejak 16 Agustus 2022 untuk KBLI 46900 dan 16 Desember 2022 untuk KBLI
     52101.

4.   Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan

     Berdasarkan Daftar Pemegang Saham Perseroan yang disusun oleh PT Sinartama Gunita selaku biro
     administrasi efek Perseroan, berikut adalah struktur permodalan dan kepemilikan saham Perseroan per
     tanggal 30 Juni 2026:


                                                  12
Page 13
                                                                    Nilai Nominal Rp25 per saham
                   Nama Pemegang Saham
                                                          Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)            (%)
          Modal Dasar                                       9.840.000.000        246.000.000.000
          Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
           PT Harmoni Semesta Investama                      1.901.580.000           47.539.500.000       61,8400
           PT Atlas Raya Abadi                                 312.420.000            7.810.500.000       10,1600
           PT Trinugaraha Thohir Harmoni                       246.000.000            6.150.000.000        8,0000
           David Dwiputra                                          107.000                2.675.000        0,0035
           Masyarakat                                          614.893.000           15.372.325.000       19,9965
          Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor               3.075.000.000           76.875.000.000      100,0000
          Penuh
          Jumlah Saham dalam Portepel                        6.765.000.000         169.125.000.000

         Pemilik manfaat Perseroan adalah Nagita Slavina M Tengker, sebagaimana dibuktikan oleh bukti
         penyampaian pelaporan manfaat tertanggal 9 September 2026.

    5.   Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan

         Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum
         Tahunan Para Pemegang Saham Perseroan No. 21, tanggal 10 Juni 2026, yang dibuat di hadapan Anita
         Anggawidjaja, S.H., Notaris di Surabaya, sebagaimana telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan
         Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0371391, tanggal 7 Juli
         2026, adalah sebagai berikut:

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama                            : Uriep Budhi Prasetyo
         Komisaris                                  : dr. Kartika Maria Okky Simanjuntak

         Direksi
         Direktur Utama                             : David Dwiputra
         Direktur                                   : Hendra Budianto

-   Informasi Penjual

    1.   Riwayat Singkat

         Penjual didirikan berdasarkan Akta Pendirian Penjual No. 164, tanggal 30 November 2016, yang dibuat di
         hadapan Ineu Arida Basuki, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon, yang telah mendapatkan pengesahan
         Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0055459.AH.01.01.TAHUN 2016, tanggal 13 Desember
         2016 (“Akta Pendirian Penjual”).

         Anggaran dasar Penjual telah mengalami perubahan beberapa kali dengan perubahan terakhir
         sebagaimana tertuang dalam Akta Berita Acara RUPSLB Penjual No. 177, tanggal 30 September 2019,
         yang dibuat di hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon, yang telah disetujui oleh
         Menkum berdasarkan Surat Keputusan Menkum No. AHU-0100588.AH.01.02.TAHUN 2019, tanggal 3
         Desember 2019, dan telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
         Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03.0367539 tanggal 14 Oktober 2019 (“Akta Penjual No.
         177/2019”).

         (Akta Pendirian Penjual beserta anggaran dasar Perseroan sebagaimana terakhir diubah dengan Akta
         Penjual No. 177/2019 secara bersama-sama disebut sebagai “Anggaran Dasar Penjual”).

    2.   Alamat Penjual

         Penjual berkedudukan di Kabupaten Cirebon dan memiliki alamat kantor pusat di Jl. Dr. Setia Budi Kavling
         A No. 13 RT 013/RW 005, Pegagan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

     3. Kegiatan Usaha Penjual
                                                     13
Page 14
              Berdasarkan Anggaran Dasar Penjual, maksud dan tujuan Penjual adalah untuk berusaha dalam bidang
              aktivitas kantor pusat dan konsultasi manajemen.

              Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Penjual dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai
              berikut:

              -      Aktivitas Kantor Pusat; dan

              -      Jasa Konsultasi Manajemen Lainnya.

          3. Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Penjual

              Berdasarkan Anggaran Dasar Penjual, berikut adalah struktur permodalan dan kepemilikan saham Penjual
              saat ini:

                                                                         Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
                             Nama Pemegang Saham                       Jumlah
                                                                                   Nilai Nominal (Rp)      (%)
                                                                       Saham
                  Modal Dasar                                             4.000          4.000.000.000
                  Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
                  dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp                               1.400        1.400.000.000         70,00
                  Dr. Hj. Risthi Grantia                                       400          400.000.000         20,00
                  Muhammad Luthfi Fauzan                                       200          200.000.000         10,00
                  Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                 2.000        2.000.000.000        100,00
                  Jumlah Saham dalam Portepel                                2.000        2.000.000.000             -

              Pemilik manfaat Penjual adalah dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp.

          4. Susunan Direksi dan Dewan Komisaris

              Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Penjual berdasarkan Akta Berita Acara RUPSLB Penjual No. 5,
              tanggal 7 Oktober 2025, yang dibuat di hadapan Siti Artati Noveriyah, S.H., Notaris di Kabupaten Cirebon,
              sebagaimana telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
              Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0347658, tanggal 8 Oktober 2025, adalah sebagai berikut:

              Dewan Komisaris
              Komisaris Utama                             : dr.Hj.Risthi Grantia
              Komisaris                                   : Muhammad Luthfi Fauzan

              Direksi
              Direktur Utama                              : dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp
              Direktur                                    : Hashbi Ash Shiddieq
              Direktur                                    : drg. Meidy Maulia Rakhmi, MARS


C. Hubungan Afiliasi dan Sifat Benturan Kepentingan

    Sebelum pelaksanaan Rencana Pengambilalihan, Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan HMBC.

    Rencana Pengambilalihan tidak mengandung benturan kepentingan dan tidak merugikan Perseroan sebagaimana
    dimaksud dalam POJK 42/2020.

D. Nilai Transaksi

    Nilai total transaksi atas Rencana Pengambilalihan HMBC oleh Perseroan sebagaimana termaktub dalam CSSA dan
    CSPA adalah sebesar Rp319.447.000.000.
                                                          14
Page 15
2.   Kesimpulan Rencana Rencana Pengambilalihan HMBC

     A. Rencana Pengambilalihan HMBC

        Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per tanggal 30 April 2026 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
        Hadori Sugiarto Adi & Rekan dan merujuk pada dan Laporan Pendapat Kewajaran yang dikeluarkan oleh KJPP FDI&R
        per tanggal 24 September 2026 (diterbitkan kembali), nilai transaksi Rencana Pengambilalihan melebihi 50% (lima
        puluh persen) ekuitas Perseroan hal ini tersaji dalam tabel analisis berikut:
                                                                                                        (dalam Rupiah)
                    Keterangan                  Nilai Rencana Transaksi          Ekuitas Perseroan               %
          Rencana Transaksi                               319.447.000.000               179.162.173.961       178,30%

        Mengacu pada uraian di atas, maka Rencana Pengambilalihan merupakan Transaksi Material, yang nilainya melebihi
        50% (lima puluh persen) dari ekuitas Perseroan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) jo. Pasal 6 ayat (1)
        huruf d angka 1 POJK 17/2020.

        Guna memenuhi ketentuan Berdasarkan Pasal 6 ayat (1) huruf d dan Pasal 15 ayat (1) POJK 17/2020, Perseroan akan
        melaksanakan RUPSLB untuk memperoleh persetujuan dari pemegang saham terkait pelaksanaan Rencana
        Pengambilalihan tersebut.



         IV. STRUKTUR SEBELUM DAN SESUDAH RENCANA PENGAMBILALIHAN OLEH PERSEROAN

     A. Struktur sebelum Rencana Pengambilalihan oleh Perseroan

         Struktur permodalan dan susunan pemegang saham HMBC sebelum Rencana Pengambilalihan oleh Perseroan
         adalah sebagai berikut:

                                                                 Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
                  Nama Pemegang Saham
                                                       Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)               (%)
           Modal Dasar                                         170.000        170.000.000.000                         -
           Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
           PT Hasna Medika Utama Group                              34.000        34.000.000.000                  58,64
           Pieter Tanuri                                            11.819        11.819.000.000                  20,38
           PT Arcata Medika Utama                                    2.517         2.517.000.000                   4,34
           dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp                              2.000         2.000.000.000                   3,45
           dr. Hj. Risthi Grantia                                    2.000         2.000.000.000                   3,45
           Muhammad Luthfi Fauzan                                    1.200         1.200.000.000                   2,07
           Roy Himawan                                               1.167         1.167.000.000                   2,01
           F. Bedjo Wiantono                                         1.079         1.079.000.000                   1,86
           PT Modal Ventura Ycab                                       853           853.000.000                   1,47
           PT Nuansa Indah Kreasi                                      547           547.000.000                   0,94
           Hashbi Ash Shiddieq                                         400           400.000.000                   0,69
           drg. Meidy Maulia Rakhmi, MARS                              400           400.000.000                   0,69
           Jumlah Modal Ditempatkan dan                             57.982        57.982.000.000                 100,00
           Disetor Penuh
           Jumlah Saham dalam Portepel                             112.018      112.018.000.000                       -

         Berikut merupakan diagram kepemilikan HMBC sebelum Rencana Pengambilalihan oleh Perseroan:




                                                              15
Page 16
                                                                                                                                            Muhammad Luthfi
                                                                             dr. H. Gugun Iskandar           dr. Hj. Risthi Grantia
                                                                                                                                                Fauzan
                                                                                   70,00%                          20,00%
                                                                                                                                                  10,00%




                                                             PIETER TANURI                         PT HASNA MEDIKA UTAMA GROUP                                dr. GUGUN ISKANDAR                         OTHERS
                                                                   11,62%                                           7,61%                                           0,91%                                6,95%




                                                                                   PT HASNA MEDIKA BAKTI CIREBON (PT HMBC)
                                                                                                           Total 57,982 lembar saham




         PT Hasna Medika Bakti
                                         PT Hasna Medika Cianjur             PT Hasna Medika Bakti Kedawung                PT Hasna Medika Bhakti Bandung        PT Hasna Medika Bhakti Garut   PT Dharma Choeriah Husada
              Majalengka                     PT HMBC : 99.98%                        PT HMBC : 99.97%                                 PT HMBC : 98.99%                 PT HMBC : 91.00%              PT HMBC : 74.38%
            PT HMBC : 99.99%                   Other : 0.02%                           Other : 0.03%                                    Others : 1.01%                   Others : 9.00%               Others : 25.62%
              Other : 0.01%




     PT Hasna Medika Bakti Indramayu
               (PT HMBI)               PT Hasna Medika Bakti Serang              PT Jantung Bali Medika                       PT Jantung Sehat Madyopuro           PT Bintang Jantung Malang
            PT HMBC : 99.99%                 PT HMBC : 70.73%                        PT HMBC : 65.40%                                 PT HMBC : 55.18%                  PT HMBC : 21.40%
              Other : 0.01%                   Others : 29.27%                         Others : 34.60%                                  Others : 44.82%                   Others : 78.60%
              induk dari Subang




                                                                                                                                                                                                  PT Hasna Medika Bakti
      PT Hasna Medika Bakti Subang     PT Hasna Medika Sumedang               PT Hasna Medika Tasikmalaya                     PT Hasna Medika Trenggalek           PT Hasna Medika Wonosari
                                             PT HMBC : 98.00%                        PT HMBC : 98.00%                                 PT HMBC : 98.00%                  PT HMBC : 98.00%
                                                                                                                                                                                                       Karanganyar
             PT HMBI : 70.00%                                                                                                                                                                        PT HMBC : 98.00%
              Other : 30.00%                   Other : 2.00%                           Other : 2.00%                                    Other : 2.00%                     Other : 2.00%
                                              (belum beroperasi)                      (belum beroperasi)                               (belum beroperasi)                (belum beroperasi)            Other : 2.00%
                                                                                                                                                                                                      (belum beroperasi)




                                                                             PT Hasna Medika Bakti Sukabumi                     PT Hasna Medika Brebes
                                                                                     PT HMBC : 98.00%                                 PT HMBC : 98.00%
                                                                                       Other : 2.00%                                    Other : 2.00%
                                                                                      (belum beroperasi)                               (belum beroperasi)




B. Struktur setelah Rencana Pengambilalihan oleh Perseroan

    Struktur Pemegang Saham HMBC setelah dilaksanakannya Konversi Utang adalah sebagai berikut:

                                                                                                          Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
                     Nama Pemegang Saham
                                                                                                  Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)                                                                 (%)
     Modal Dasar                                                                                          170.000        170.000.000.000                                                                                    -
     Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
     PT Hasna Medika Utama Group                                                                                               34.000                          34.000.000.000                                     44,34
     Pieter Tanuri                                                                                                             25.455                          25.455.000.000                                     33,20
     PT Arcata Medika Utama                                                                                                     2.517                           2.517.000.000                                      3,28
     dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp                                                                                               2.000                           2.000.000.000                                      2,61
     dr. Hj. Risthi Grantia                                                                                                     2.000                           2.000.000.000                                      2,61
     Muhammad Luthfi Fauzan                                                                                                     1.200                           1.200.000.000                                      1,57
     Roy Himawan                                                                                                                1.529                           1.529.000.000                                      1,99
     F. Bedjo Wiantono                                                                                                          1.079                           1.079.000.000                                      1,41
     PT Modal Ventura Ycab                                                                                                        853                             853.000.000                                      1,11
     PT Nuansa Indah Kreasi                                                                                                       547                             547.000.000                                      0,71
     Hashbi Ash Shiddieq                                                                                                          400                             400.000.000                                      0,52
     drg. Meidy Maulia Rakhmi, MARS                                                                                               400                             400.000.000                                      0,52
     Darwin Cyril Noerhadi                                                                                                      4.694                           4.694.000.000                                      6,12
     Jumlah Modal Ditempatkan dan                                                                                              76.674                          76.674.000.000                                    100,00
     Disetor Penuh
     Jumlah Saham dalam Portepel                                                                                               93.326                          93.326.000.000                                               -

    Struktur Pemegang Saham HMBC setelah dilaksanakannya Konversi Utang dan Penerbitan Saham Baru adalah
    sebagai berikut:

                                                                                                          Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
                     Nama Pemegang Saham
                                                                                                  Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)                                                                 (%)
     Modal Dasar                                                                                          876.268        876.268.000.000                                                                                    -
     Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
     PT Satu Visi Putra, Tbk                                                                                                142.393                           142.393.000.000                                       65,00
     PT Hasna Medika Utama Group                                                                                             34.000                            34.000.000.000                                       15,52
     Pieter Tanuri                                                                                                           25.455                            25.455.000.000                                       11,62
                                                                                                                      16
Page 17
                                                   Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
       Nama Pemegang Saham
                                           Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)             (%)
PT Arcata Medika Utama                               2.517           2.517.000.000               1,15
dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp                         2.000           2.000.000.000               0,91
dr. Hj. Risthi Grantia                               2.000           2.000.000.000               0,91
Muhammad Luthfi Fauzan                               1.200           1.200.000.000               0,55
Roy Himawan                                          1.529           1.529.000.000               0,70
F. Bedjo Wiantono                                    1.079           1.079.000.000               0,49
PT Modal Ventura Ycab                                  853             853.000.000               0,39
PT Nuansa Indah Kreasi                                 547             547.000.000               0,25
Hashbi Ash Shiddieq                                    400             400.000.000               0,18
drg. Meidy Maulia Rakhmi, MARS                         400             400.000.000               0,18
Darwin Cyril Noerhadi                                4.694           4.694.000.000               2,14
Jumlah Modal Ditempatkan dan                       219.067        219.067.000.000              100,00
Disetor Penuh
Jumlah Saham dalam Portepel                         657.201        657.201.000.000                  -

Struktur Pemegang Saham HMBC setelah dilaksanakannya Konversi Utang, Penerbitan Saham Baru kepada
Perseroan, dan Jual Beli Saham Eksisting dari HMUG adalah sebagai berikut:

                                                   Nilai Nominal Rp1.000.000 per saham
       Nama Pemegang Saham
                                           Jumlah Saham       Nilai Nominal (Rp)             (%)
Modal Dasar                                        876.268        876.268.000.000                   -
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
PT Satu Visi Putra, Tbk                             159.718        159.718.000.000              72,91
PT Hasna Medika Utama Group                          16.675         16.675.000.000               7,61
Pieter Tanuri                                        25.455         25.455.000.000              11,62
PT Arcata Medika Utama                                2.517          2.517.000.000               1,15
dr. H. Gugun Iskandar, Sp.Jp                          2.000          2.000.000.000               0,91
dr. Hj. Risthi Grantia                                2.000          2.000.000.000               0,91
Muhammad Luthfi Fauzan                                1.200          1.200.000.000               0,55
Roy Himawan                                           1.529          1.529.000.000               0,70
F. Bedjo Wiantono                                     1.079          1.079.000.000               0,49
PT Modal Ventura Ycab                                   853            853.000.000               0,39
PT Nuansa Indah Kreasi                                  547            547.000.000               0,25
Hashbi Ash Shiddieq                                     400            400.000.000               0,18
drg. Meidy Maulia Rakhmi, MARS                          400            400.000.000               0,18
                                                      4.694          4.694.000.000               2,14
Jumlah Modal Ditempatkan dan                        219.067        219.067.000.000             100,00
Disetor Penuh
Jumlah Saham dalam Portepel                         657.201        657.201.000.000                  -

Berikut merupakan diagram kepemilikan HMBC setelah Rencana Pengambilalihan oleh Perseroan:




                                                  17
Page 18
            Nagita Slavina               Raffi Ahmad
                51%                          49%




          PT Harmoni Semesta                                    PT Trinugaraha Thohir
                                       PT Atlas Raya Abadi                                    David Dwiputra                    Masyarakat
              Investama                                                Harmoni
                                            10,16%                                              0,0035%                          19,99%
               61,84%                                                       8%




                                                                                                                                                            Muhammad Luthfi
                                                                                             dr. H. Gugun Iskandar           dr. Hj. Risthi Grantia
                                                                                                                                                                Fauzan
                                                                                                   70,00%                          20,00%
                                                                                                                                                                  10,00%




                 PT SATU VISI PUTRA TBK                                      PIETER TANURI                         PT HASNA MEDIKA UTAMA GROUP                                dr. GUGUN ISKANDAR                         OTHERS
                         72,91%                                                    11,62%                                           7,61%                                           0,91%                                6,95%




                                                                                                   PT HASNA MEDIKA BAKTI CIREBON (PT HMBC)
                                                                                                                           Total 57,982 lembar saham




              PT Hasna Medika Bakti
                                                         PT Hasna Medika Cianjur             PT Hasna Medika Bakti Kedawung                PT Hasna Medika Bhakti Bandung        PT Hasna Medika Bhakti Garut   PT Dharma Choeriah Husada
                   Majalengka                                PT HMBC : 99.98%                        PT HMBC : 99.97%                                 PT HMBC : 98.99%                 PT HMBC : 91.00%              PT HMBC : 74.38%
                 PT HMBC : 99.99%                              Other : 0.02%                           Other : 0.03%                                    Others : 1.01%                   Others : 9.00%               Others : 25.62%
                   Other : 0.01%




          PT Hasna Medika Bakti Indramayu
                    (PT HMBI)                          PT Hasna Medika Bakti Serang              PT Jantung Bali Medika                       PT Jantung Sehat Madyopuro           PT Bintang Jantung Malang
                  PT HMBC : 99.99%                           PT HMBC : 70.73%                        PT HMBC : 65.40%                                 PT HMBC : 55.18%                  PT HMBC : 21.40%
                    Other : 0.01%                             Others : 29.27%                         Others : 34.60%                                  Others : 44.82%                   Others : 78.60%
                   induk dari Subang




                                                                                                                                                                                                                  PT Hasna Medika Bakti
           PT Hasna Medika Bakti Subang                PT Hasna Medika Sumedang               PT Hasna Medika Tasikmalaya                     PT Hasna Medika Trenggalek           PT Hasna Medika Wonosari
                                                             PT HMBC : 98.00%                        PT HMBC : 98.00%                                 PT HMBC : 98.00%                  PT HMBC : 98.00%
                                                                                                                                                                                                                       Karanganyar
                  PT HMBI : 70.00%                                                                                                                                                                                   PT HMBC : 98.00%
                   Other : 30.00%                              Other : 2.00%                           Other : 2.00%                                    Other : 2.00%                     Other : 2.00%
                                                              (belum beroperasi)                      (belum beroperasi)                               (belum beroperasi)                (belum beroperasi)            Other : 2.00%
                                                                                                                                                                                                                      (belum beroperasi)




                                                                                             PT Hasna Medika Bakti Sukabumi                     PT Hasna Medika Brebes
                                                                                                     PT HMBC : 98.00%                                 PT HMBC : 98.00%
                                                                                                       Other : 2.00%                                    Other : 2.00%
                                                                                                      (belum beroperasi)                               (belum beroperasi)




                                                                                   V. RINGKASAN LAPORAN PENILAI

Perseroan telah menunjuk KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan & Rekan (KJPP FDI&R) sebagai penilai independen untuk
melakukan penilaian unit bisnis Perseroan juga penilaian aset Perseroan. Penilai independen menyatakan tidak mempunyai
hubungan afiliasi baik secara langsung maupun tidak langsung dengan Perseroan berdasarkan UUPM.

A. Rencana Pengambilalihan HMBC

   Berikut adalah ringkasan laporan penilaian saham atas 100% (seratus persen) saham HMBC yang dituangkan dalam
   Laporan Penilaian No. 00190/2.0176-00/BS/05/0453/1/IX/2026 Tanggal 24 September 2026 yang dikeluarkan oleh KJPP
   Ferdinand, Danar, Ichsan & Rekan (KJPP FDI&R):

   1. Objek Penilaian
      Objek yang dinilai dalam penilaian adalah 100% Ekuitas HASNA per tanggal 30 April 2026 yang mencakup beberapa
      entitas sebagai berikut:

      a. PT Hasna Medika Bakti Indramayu (“HMBI”);
      b. PT Hasna Medika Bakti Subang (“SBG”);
      c. PT Dharma Choeriah Husada (“DCH”);
      d. PT Hasna Medika Bhakti Garut (“GRT”);
      e. PT Hasna Medika Bakti Kedawung (“KDW”);
      f. PT Jantung Bali Medika (“JBM”);
      g. PT Hasna Medika Bhakti Serang (“SRG”);
      h. PT Hasna Medika Bakti Majalengka (“MJK”);
      i. PT Jantung Sehat Madyopuro (“JSM”);
      j. PT Bintang Jantung Malang (“BJM”);
      k. PT Hasna Medika Cianjur (“CNJ”);
      l. PT Hasna Medika Bandung (“BDG”);
      m. PT Hasna Medika Sumedang (“SMD”);
      n. PT Hasna Medika Tasikmalaya (“TSK”);
      o. PT Hasna Medika Wonosari (“WNS”);
                                                                                                                                   18
Page 19
   p.       PT Hasna Medika Trenggalek (“TRG”);
   q.       PT Hasna Medika Brebes (“BRS”);
   r.       PT Hasna Medika Karangganyar (“KRY”);
   s.       PT Hasna Medika Bakti Sukabumi (“SKB”).

2. Tujuan Penilaian
   Maksud penilaian ini adalah untuk menyatakan opini Nilai Pasar 100% ekuitas HASNA. Adapun tujuan penilaian untuk
   keperluan transaksi pada perusahaan dalam rangka jual-beli saham.

   Laporan penilaian digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan tidak digunakan untuk di luar maksud dan tujuan
   penilaian tersebut, maupun penggunaan dalam tujuan lainnya. Dalam penilaian, bilamana dianggap perlu, penilai akan
   menggunakan bantuan dari luar maupun profesi lainnya.

3. Asumsi dan Kondisi Pembatas
   1) Laporan penilaian bersifat non-disclaimer opinion.
   2) Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses penilaian.
   3) Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya ke akuratannya.
   4) Proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh
       manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
   5) Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan analisis penilaian bisnis dan kewajaran proyeksi keuangan
       yang telah disesuaikan.
   6) Laporan Penilaian Bisnis terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat
       mempengaruhi operasional perusahaan.
   7) Penilai Bisnis bertanggung jawab atas atas Laporan Pendapat kewajaran dan Kesimpulan Opini Akhir.
   8) Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum Objek Analisis Penilaian Bisnis dari Pemberi Tugas.

4. Pendekatan dan metode penilaian
   Dengan mempertimbangkan data, informasi, maksud dan tujuan penilaian, serta kondisi Perusahaan, penilaian 100%
   ekuitas HASNA dilakukan dengan menggunakan metode Guideline Public Trade Company (GPTC) dari pendekatan
   pasar, metode Discounted Cash Flow (DCF) dari Pendekatan Pendapatan. Dalam hal ini, pendekatan dan metode
   penilaian tersebut digunakan terhadap perhitungan indikasi nilai ekuitas HASNA, HMBI, SBG, DCH, KDW, MJK.

   Sementara untuk perhitungan indikasi nilai ekuitas bagi entitas non-operating untuk entitas anak BRS, KRY, SKB, SMD,
   TRG, TSK, WNS menggunakan metode Adjusted to Book Value (ABV) dari Pendekatan Aset. Pendekatan pendapatan
   tidak digunakan dengan pertimbangan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut belum beroperasi. Sementara untuk
   perhitungan indikasi nilai ekuitas bagi entitas yang telah beroperasional namun belum menghasilkan laba, digunakan
   perhitungan dengan metode GPTC dan ABV. Dalam hal ini, digunakan terhadap perhitungan indikasi nilai ekuitas GRT,
   JBM, SRG, JSM, BJM, CNJ, BDG. Berdasarkan ketiga metode, indikasi nilai pasar saham masing-masing metode
   kemudian direkonsiliasikan.

   Berikut merupakan ringkasan penilaian aset:

                                                                                                        Nilai Aset
                                                   Klasifikasi Aset
        No                                                                                              (Rp.Juta)
                                                           Operasional
        1       Klinik Jantung Hasna Medika Bakti Serang                                                    15.770,50
        2       Klinik Jantung Hasna Medika Cianjur                                                         20.967,00
        3       Klinik Utama Jantung Hasna Medika Bandung                                                   16.669,10
        4       Klinik Jantung Hasna Medika Garut                                                           14.980,40
        5       PT Hasna Medika Bakti Karanganyar                                                            4.596,00
        6       Klinik Jantung Sehat Madyopuro                                                              14.266,00
        7       Klinik Bintang Jantung Malang                                                               15.253,20
        8       PT Hasna Medika Trenggalek                                                                   3.498,00
        9       PT Jantung Bali Medika                                                                      16.120,70
                                                         Non Operasional
                Tanah Kosong Terletak Di Desa Pegagan Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon,
        10                                                                                                     401,10
                Provinsi Jawa Barat.
                Tanah Dan Bangunan Terletak Di Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten
        11                                                                                                   4.424,60
                Cirebon, Provinsi Jawa Barat.
        12      Tanah Kosong Terletak Di Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka,            904,30

                                                               19
Page 20
                                                                                                       Nilai Aset
                                               Klasifikasi Aset
  No                                                                                                   (Rp.Juta)
         Provinsi Jawa Barat.
         Tanah Dan Bangunan Terletak Di Desa Palimanan Timur, Kecamatan Palimanan,
  13                                                                                                        1.275,60
         Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat,
         Tanah Dan Bangunan Terletak Di Jalan Ciaul Pasir 63, Kelurahan Subangjaya, Kecamatan
  14                                                                                                        2.486,70
         Cikole, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.
                                           Total Aset                                                     131.613,20

Berdasarkan laporan keuangan per 30 April 2026, TRG dan KRY masih mencatatkan perolehan tanah tersebut dalam
akun uang muka tidak lancar. sehubungan dengan belum diakuinya aset tanah sebagai aset tetap TRG dan KRY, maka
nilai pasar yang diakui per tanggal penilaian dalam metode ABV merujuk pada nilai uang muka tidak lancar yang tercatat
di laporan keuangan perusahaan dan bukan berdasarkan nilai pasar aset tanah hasil penilaian.

Berikut merupakan ringkasan pendekatan dan pembobotan penilaian:

                                                                                Indikasi               Indikasi Nilai
 No                 Perusahaan                            Metode                             Bobot
                                                                                  Nilai                  Terbobot
                                                Pendekatan Pasar dengan
       PT Hasna Medika Cirebon ("HASNA")                                           169.416      10%           16.942
                                                Metode GTPTC
                                                Pendekatan Pendapatan
  1    PT Hasna Medika Cirebon ("HASNA")                                                        90%           91.162
                                                dengan Metode DCF                  101.291
       Indikasi Nilai 100% Rekonsiliasi
                                                                                                             108.103
       HASNA
                                                Pendekatan Pasar dengan
       PT Hasna Medika Indramayu ("HMBI")                                                       10%
                                                Metode GTPTC                        56.189                     5.619
  2                                             Pendekatan Pendapatan
       PT Hasna Medika Indramayu ("HMBI")                                                       90%
                                                dengan Metode DCF                   66.915                    60.223
       Indikasi Nilai 100% Rekonsiliasi HMBI                                                                  65.842
       PT Hasna Medika Bakti Subang             Pendekatan Pasar dengan
                                                                                    28.501      90%           25.651
       ("SBG")                                  Metode GTPTC
  3    PT Hasna Medika Bakti Subang             Pendekatan Pendapatan
       ("SBG")                                  dengan Metode DCF                   34.660      10%            3.466
       Indikasi Nilai 100% Rekonsiliasi DBG                                                                   29.117
                                                Pendekatan Pasar dengan
       PT Dharma Choeriah Husada ("DCH")                                            31.515      10%            3.151
                                                Metode GTPTC
  4                                             Pendekatan Pendapatan
       PT Dharma Choeriah Husada ("DCH")                                            38.259      90%           34.433
                                                dengan Metode DCF
       Indikasi Nilai 100% Rekonsiliasi DCH                                                                   37.584
       PT Hasna Medika Bhakti Garut             Pendekatan Pasar dengan
                                                                                     4.124      10%              412
       ("GRT")                                  Metode GTPC
  5    PT Hasna Medika Bhakti Garut             Pendekatan Aset dengan
                                                                                     5.330      90%            4.797
       ("GRT")                                  Metode ABV
       Indikasi Nilai 100% Rekonsiliasi GRT                                                                    5.209
       PT Hasna Medika Bakti Kedawung           Pendekatan Pasar dengan
                                                                                     2.841      10%              284
       ("KDW")                                  Metode GTPTC
  6    PT Hasna Medika Bakti Kedawung           Pendekatan Pendapatan
                                                                                     3.867      90%            3.480
       ("KDW")                                  dengan Metode DCF
       Indikasi Nilai 100% Rekonsiliasi KDW                                                                    3.764
                                                Pendekatan Pasar dengan
       PT Jantung Bali Medika ("JBM")                                                4.811      10%              481
                                                Metode GTPC
  7                                             Pendekatan Aset dengan
       PT Jantung Bali Medika ("JBM")                                                7.054      90%            6.348
                                                Metode ABV
       Indikasi Nilai 100% Rekonsiliasi KDW                                                                    6.829
       PT Hasna Medika Bakti Serang             Pendekatan Pasar dengan
                                                                                     8.400      10%              840
       ("SRG")                                  Metode GTPC
  8    PT Hasna Medika Bakti Serang             Pendekatan Aset dengan
                                                                                     1.876      90%            1.689
       ("SRG")                                  Metode ABV
       Indikasi Nilai 100% Rekonsiliasi SRG
       PT Hasna Medika Bakti Majalengka         Pendekatan Pasar dengan
                                                                                    80.425      10%            8.042
  9    ("MJK")                                  Metode GTPC
       PT Hasna Medika Bakti Majalengka         Pendekatan Pendapatan               68.458      90%           61.612

                                                           20
Page 21
                                                                                     Indikasi              Indikasi Nilai
        No                 Perusahaan                          Metode                              Bobot
                                                                                       Nilai                 Terbobot
              ("MJK")                                dengan Metode DCF
              Indikasi Nilai 100% Rekonsiliasi MJK                                                                69.655
                                                     Pendekatan Pasar dengan
              PT Jantung Sehat Madyopuro ("JSM")                                          5.303     10%              530
                                                     Metode GTPC
        10                                           Pendekatan Aset dengan
              PT Jantung Sehat Madyopuro ("JSM")                                          2.623     90%            2.361
                                                     Metode ABV
              Indikasi Nilai 100% Rekonsiliasi JSM                                                                 2.891
                                                     Pendekatan Pasar dengan
              PT Bintang Jantung Malang ("BJM")                                           3.847     10%              385
                                                     Metode GTPC
        11                                           Pendekatan Aset dengan
              PT Bintang Jantung Malang ("BJM")                                           2.240     90%            2.106
                                                     Metode ABV
              Indikasi Nilai 100% Rekonsiliasi BJM                                                                 2.400
                                                     Pendekatan Pasar dengan
              PT Hasna Medika Cianjur ("CNJ")                                           19.676      10%            1.968
                                                     Metode GTPC
        12                                           Pendekatan Aset dengan
              PT Bintang Jantung Malang ("CNJ")                                           9.667     90%            8.701
                                                     Metode ABV
              Indikasi Nilai 100% Rekonsiliasi CNJ                                                                10.668
                                                     Pendekatan Pasar dengan
              PT Hasna Medika bandung ("BDG")                                           14.644      10%            1.464
                                                     Metode GTPC
        13                                           Pendekatan Aset dengan
              PT Hasna Medika Bandung ("BDG")                                             5.280     90%            4.752
                                                     Metode ABV
              Indikasi Nilai 100% Rekonsiliasi BDG                                                                 6.217
                                                     Pendekatan Aset dengan
         14   PT Hasna Medika Sumedang ("SMD")
                                                     Metode ABV                           3.291    100%            3.291
                                                     Pendekatan Aset dengan
         15   PT Hasna Medika Tasikmalaya ("TSK")
                                                     Metode ABV                              682   100%              682
                                                     Pendekatan Aset dengan
         16   PT Hasna Medika Wonosari ("WNS")                                            1.132
                                                     Metode ABV                                    100%            1.132
                                                     Pendekatan Aset dengan
         17   PT Hasna Medika Trenggalek ("TRG")                                          2.974
                                                     Metode ABV                                    100%            2.974
                                                     Pendekatan Aset dengan
         18   PT Hasna Medika Brebes ("BRS")
                                                     Metode ABV                              40    100%               40
              PT Hasna Medika Karanganyar            Pendekatan Aset dengan
         19
              ("KRY")                                Metode ABV                           2.797    100%            2.797
              PT Hasna Medika Bakti Sukabumi         Pendekatan Aset dengan
         20
              ("SKB")                                Metode ABV                              552   100%              552

   5. Kesimpulan nilai
      berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang KJPP FDI&R terima dan dengan mempertimbangkan
      berbagai faktor yang relevan yang memengaruhi penilaian, serta mengacu kepada hasil perhitungan Kami dengan
      menggunakan pendekatan tersebut di atas, maka KJPP FDI&R berpendapat bahwa Nilai Pasar 100% Ekuitas HASNA
      per tanggal 30 April 2026 adalah sebesar:

                                                      Rp108.103.000.000,00
                                        (Seratus Delapan Miliar Seratus Tiga Juta Rupiah).

                                               Atau Ekuivalen dengan
                                            Rp1.864.430 Per lembar saham
          (Satu Juta Delapan Ratus Enam Puluh Empat Ribu Empat Ratus Tiga Puluh Rupiah Per Lembar Saham).


                                 VI.     RINGKASAN PENDAPAT KEWAJARAN

Sesuai dengan ketentuan Pasal 6 ayat (1) huruf a POJK 17/2020, Perseroan telah menunjuk Penilai Independen yang
terdaftar di OJK yaitu KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan & Rekan (KJPP FDI&R) sebagai penilai independen untuk memberikan
pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi pengambilalihan saham HMBC. Penilai independen menyatakan tidak
mempunyai hubungan afiliasi baik secara langsung maupun tidak langsung dengan Perseroan berdasarkan UUPM.

Berikut adalah ringkasan pendapat kewajaran yang dituangkan dalam Laporan Pendapat Kewajaran No. 00191/2.0176-
                                                               21
Page 22
00/BS/05/0453/1/IX/2026 tanggal 24 September 2026:

   1. Identifikasi Status Penilai
            Pemimpin Rekan, Mochamad Ichsan Suud, adalah seorang Penilai Publik untuk klasifikasi penilaian bisnis
             dengan Izin No. B-1.16.00453 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, dan terdaftar di Otoritas Jasa
             Keuangan (OJK) dengan Surat Keputusan No. KEP-717/KS.13/2026. Beliau adalah anggota dari Masyarakat
             Profesi Penilai Indonesia.
            Penugasan ini bersifat independen, tidak memiliki keterlibatan material atau benturan kepentingan baik aktual
             maupun potensial dengan Objek penilaian dan/ atau pemilik aset/properti/ekuitas, menjunjung tinggi
             Objektivitas, profesional dan tidak memihak.
            Seluruh Penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim penugasan di
             bawah koordinator Penilai berizin atau penanggung jawab laporan pendapat kewajaran ini

   2. Objek Pendapat Kewajaran adalah Rencana Transaksi Pengambilalihan saham HASNA yang dilakukan melalui
       serangkaian transaksi, yaitu penerbitan saham baru, pengambilalihan saham HASNA milik HMUG dan konversi utang
       HASNA menjadi saham.

   3. Tanggal Penilaian (Cut Off Date) dalam penugasan ini adalah 30 April 2026

   4. Tujuan pemberian pendapat kewajaran
       Maksud pemberian pendapat kewajaran adalah untuk memberikan laporan hasil analisis tentang Kewajaran atas
       Rencana Transaksi, diperlukan dalam rangka memenuhi peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) d/h BAPEPAM-
       LK.

       Tujuan pemberian pendapat kewajaran dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
       No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (POJK 17/2020).

       Laporan pendapat kewajaran digunakan untuk penggunaan di pasar modal, dan tidak digunakan untuk di luar maksud
       dan tujuan Pendapat Kewajaran tersebut, maupun penggunaan dalam tujuan lainnya. Dalam penugasan ini, bilamana
       dianggap perlu, penilai akan menggunakan bantuan dari luar maupun profesi lainnya

   5. Asumsi dan Kondisi Pembatas

        a.   Laporan pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
        b.   Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses analisis pendapat kewajaran.
        c.   Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
        d.   Proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
             dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
        e.   Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan analisis Pendapat Kewajaran dan kewajaran proyeksi keuangan yang
             telah disesuaikan.
        f.   Laporan Pendapat Kewajaran terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat
             mempengaruhi operasional perusahaan.
        g.   Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Pendapat kewajaran dan Kesimpulan Opini Akhir.
        h.   Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum Objek Analisis Pendapat Kewajaran dari Pemberi Tugas.

   6. Pendekatan dan metode penilaian

       Berdasarkan POJK 35, dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi, KJPP FDI&R
       melakukan analisis melalui pendekatan dan prosedur penilaian Rencana Transaksi yang mencakup hal–hal sebagai
       berikut:

        a. Analisis Rencana Transaksi
           PT Satu Visi Putra Tbk (“Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 16, tanggal 14 Februari 2018 oleh
           Soeprayitno, S.H., notaris di Surabaya. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
           Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0013182.AH.01.01. Tahun 2018, tanggal 12 Maret
           2018, yang bergerak dalam bidang perdagangan besar untuk bahan advertising dan printing seperti banner,
           display, tinta dan PVC Board.

                                                                22
Page 23
   Dengan mempertimbangkan rencana bisnis Perseroan kedapan, Perseroan akan menyelaraskan kegiatan
   usahanya dengan strategi bisnis HASNA, di mana Perseroan akan melakukan akan beroperasi secara eksklusif
   sebagai perusahaan holding, sedangkan kegiatan usaha operasional akan dilakukan melalui anak
   perusahaannya.

   Melalui rencana bisnis ini, Perseroan berencana pengambilalihan sebanyak 142.393 (seratus empat puluh dua
   ribu tiga ratus sembilan puluh tiga) lembar saham atau sekitar 65% dari modal ditempatkan dan disetor HASNA
   melalui penerbitan dan pengambilan bagian atas Saham Bersyarat. Selain itu, Perseroan juga akan melakukan
   pengambilalihan sebanyak 17.325 (tujuh belas ribu tiga ratus dua puluh lima) lembar saham atau sekitar 7,91%
   dari modal ditempatkan dan disetor HASNA milik HMUG dengan nilai masing-masing sebesar Rp255.000.000.000
   (dua ratus lima puluh lima miliar Rupiah) dan Rp31.000.000.000 (tiga puluh satu miliar Rupiah).

   Selanjutnya, berdasarkan Perjanjian Pemesanan Saham Bersyarat, terdapat rencana konversi sebagian utang
   HASNA kepada pemegang saham dan/atau pengurus HASNA sebesar Rp33.447.000.000 (tiga puluh tiga miliar
   empat ratus empat puluh tujuh juta Rupiah) menjadi 18.692 (delapan belas ribu enam ratus sembilan puluh dua)
   saham dalam HASNA. Konversi utang tersebut merupakan salah satu rangkaian Rencana Transaksi
   sebagaimana diatur dalam dokumen Perjanjian.

b. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi
   Berdasarkan analisis kualitatif, Rencana Transaksi akan mendukung pengembangan dan kegiatan operasional
   Perseroan di sektor kesehatan melalui diversifikasi kegiatan usaha, perluasan jaringan rumah sakit dan klinik,
   serta pengembangan layanan kesehatan yang terintegrasi. Pelaksanaan Rencana Transaksi juga diharapkan
   dapat meningkatkan sumber dan diversifikasi pendapatan, meningkatkan utilisasi layanan kesehatan,
   memperluas pangsa pasar dan daya saing Perseroan, serta meningkatkan efisiensi operasional melalui sinergi
   dan skala ekonomi. Selain itu, pelaksanaan Rencana Transaksi yang akan memberikan tambahan permodalan
   yang dapat memperkuat struktur ekuitas dan likuiditas Perseroan, sehingga pada akhirnya diharapkan dapat
   meningkatkan kinerja operasional, margin laba, profitabilitas, dan laba yang diperoleh Perseroan.

   Berdasarkan analisa kuantitatif, dampak keuangan atas Rencana Transaksi dalam proforma keuangan
   konsolidasian Perseroan per tanggal 30 April 2026 adalah sebagai berikut:

    1.   Terdapat penyesuaian akun-akun yang berasal dari pengakuan saldo akhir HASNA dalam laporan
         keuangan konsolidasian proforma akibat Rencana Transaksi pada Laporan Posisi Keuangan yang meliputi
         sebagai berikut:
         - Penyesuaian pada piutang usaha sebesar Rp26.481 juta sehingga piutang usaha setelah Rencana
             Transaksi tercatat sebesar Rp105.075 juta;
         - Penyesuaian pada piutang lain-lain sebesar Rp6.390 juta sehingga piutang lain-lain setelah Rencana
             Transaksi tercatat sebesar Rp6.390 juta;
         - Penyesuaian pada persediaan sebesar Rp2.997 juta sehingga persediaan setelah Rencana Transaksi
             tercatat sebesar Rp64.709 juta;
         - Penyesuaian pada biaya dibayar di muka sebesar Rp4.442 juta sehingga biaya dibayar dimuka usaha
             setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp.4.601 juta;
         - Penyesuaian pada pajak dibayar di muka sebesar Rp321 juta sehingga pajak dibayar dimuka usaha
             setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp321 juta;
         - Penyesuaian pada investasi pada Entitas anak sebesar Rp4.817 juta sehingga investasi pada Entitas
             anak setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp4.817 juta;
         - Penyesuaian pada uang muka pembelian sebesar Rp7.992 juta sehingga biaya dibayar dimuka usaha
             setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp26.640 juta;
         - Penyesuaian pada taksiran tagihan pajak penghasilan sebesar Rp45 juta sehingga taksiran tagihan
             pajak setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp7.184 juta;
         - Penyesuaian pada aset pajak tangguhan sebesar Rp2.553 juta sehingga aset pajak tangguhan setelah
             Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp4.732 juta;
         - Penyesuaian pada properti investasi sebesar Rp3.526 juta sehingga properti investasi setelah
                                                       23
Page 24
          Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp3.526 juta;
      -   Penyesuaian pada aset takberwujud sebesar Rp329 juta sehingga aset takberwujud setelah Rencana
          Transaksi tercatat sebesar Rp330 juta;
      -   Penyesuaian pada aset hak guna sebesar Rp6.795 juta sehingga aset hak guna setelah Rencana
          Transaksi tercatat sebesar Rp7.971 juta;
      -   Penyesuaian pada liabilitas jangka pendek berupa utang usaha sebesar Rp24.974 juta sehingga utang
          usaha setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp38.239 juta;
      -   Penyesuaian pada liabilitas jangka pendek berupa utang lain-lain sebesar Rp7.420 juta sehingga utang
          lain-lain setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp7.420 juta;
      -   Penyesuaian pada liabilitas jangka pendek berupa utang pajak sebesar Rp17.882 juta sehingga utang
          pajak setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp18.630 juta;
      -   Penyesuaian pada liabilitas jangka pendek berupa beban masih harus dibayar sebesar Rp19.945 juta
          sehingga bagian beban masih harus dibayar setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp20.325
          juta;
      -   Penyesuaian pada liabilitas jangka pendek berupa liabilitas kontrak sebesar Rp54 juta sehingga
          liabilitas kontrak setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp129 juta;
      -   Penyesuaian pada liabilitas jangka pendek berupa liabilitas sewa sebesar Rp2.148 juta sehingga
          liabilitas sewa setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp2.148 juta;
      -   Penyesuaian pada liabilitas jangka pendek berupa utang pembiayaan konsumen sebesar Rp89 juta
          sehingga utang pembiayaan konsumen setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp89 juta;
      -   Penyesuaian pada liabilitas jangka panjang berupa liabilitas sewa sebesar Rp831 sehingga liabilitas
          sewa setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp831 juta;
      -   Penyesuaian pada liabilitas jangka panjang berupa liabilitas imbalan kerja sebesar Rp9.810 juta
          sehingga liabilitas imbalan kerja setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp10.850 juta;
      -   Penyesuaian pada liabilitas jangka panjang berupa pendapatan diterima di muka sebesar Rp20 juta
          sehingga pendapatan diterima di muka setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp20 juta;
      -   Penyesuaian pada liabilitas jangka panjang berupa utang pembiayaan konsumen sebesar Rp34 juta
          sehingga utang pembiayaan konsumen setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp34 juta;

2.    Pada kas dan setara kas, terdapat penyesuaian sebesar Rp65.094 juta yang diakibatkan adanya Rencana
      Transaksi meliputi (i) peningkatan sebesar Rp35.094 juta yang berasal dari pengakuan kas dan setara kas
      HASNA dalam laporan keuangan konsolidasian; (ii) peningkatan sebesar Rp286.000 juta akibat transaksi
      PMTHMETD oleh Perseroan; (iii) penurunan sebesar Rp286.000 juta akibat investasi pada entitas anak
      oleh Perseroan; (iv) peningkatan sebesar Rp255.000 juta pada HASNA akibat penerimaan setoran modal
      dari Perseroan; dan (v) penurunan sebesar Rp225.000 juta pada HASNA akibat alokasi dana atas setoran
      modal dari Perseroan sehingga kas dan setara kas setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp66.887
      juta.
3.    Pada goodwill, terdapat penyesuaian sebesar Rp62.586 juta yang berasal dari pengakuan goodwill sebagai
      selisih lebih akibat pengalihan saham akibat dari Rencana Transaksi;
4.    Penyesuaian pada aset tetap sebesar Rp318.307 juta sehingga aset tetap setelah Rencana Transaksi
      tercatat sebesar Rp410.420 juta;
5.    Penyesuaian pada liabilitas jangka pendek utang bank jangka pendek sebesar Rp5.000 juta sehingga utang
      bank jangka pendek setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp61.226 juta;
6.    Penyesuaian pada liabilitas jangka pendek berupa utang bank sebesar Rp14.133 juta sehingga utang bank
      setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp19.344 juta;
7.    Penyesuaian pada liabilitas jangka panjang berupa utang bank sebesar Rp29.044 juta sehingga utang bank
      setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp40.043 juta;
8.    Pada ekuitas berupa modal ditempatkan dan disetor penuh, terdapat penyesuaian sebesar Rp7.688 juta
      yang diakibatkan adanya Rencana Transaksi meliputi (i) pengakuan modal ditempatkan dan disetor penuh
      HASNA dalam laporan keuangan konsolidasian; dan (ii) pencatatan transaksi pengambilalihan saham
      HASNA, PMTHMETD Perseroan dan konversi hutang sehingga modal ditempatkan dan disetor penuh
      setelah Rencana Transaksi tercatat sebesar Rp84.563 juta;
9.    Pada ekuitas berupa tambahan modal disetor, terdapat penyesuaian sebesar Rp278.313 juta yang
      diakibatkan adanya Rencana Transaksi sehingga tambahan modal disetor setelah Rencana Transaksi
      tercatat sebesar Rp334.074 juta;
10.   Pada ekuitas berupa komponen ekuitas lainnya, terjadi penyesuaian sebesar negatif Rp3 juta akibat dari
      Rencana Transaksi;
11.   Pada ekuitas berupa kepentingan non-pengendali terjadi penyesuaian sebesar Rp95.294 juta akibat dari

                                                   24
Page 25
                   Rencana Transaksi.

             Selanjutnya, pada sisi laba (rugi) usaha berdasarkan laporan keuangan proforma Perseroan, Rencana Transaksi
             tidak menyebabkan adanya perubahan pada laporan keuangan proforma mengingat adanya penyesuaian
             eliminasi pada laporan keuangan konsolidasian Perseroan.

        c. Analisis Atas Kewajaran nilai Transaksi
           Berdasarkan SEOJK 17, analisis atas kewajaran nilai transaksi dilakukan berdasarkan perbandingan antara
           rencana nilai transaksi dengan hasil penilaian atas transaksi yang dilakukan, dimana rencana nilai transaksi
           berada dalam kisaran nilai yang didapatkan dari hasil penilaian. Dalam hal ini, analisis kewajaran dilakukan
           dengan membandingkan nilai pasar objek Pendapat Kewajaran terhadap Nilai Rencana Transaksi, di mana Nilai
           Rencana Transaksi berada dalam rentang wajar dibandingkan kondisi pasar.

             Ringkasan Laporan Penilaian Saham
             Analisis kewajaran dilakukan dengan membandingkan masing-masing nilai transaksi terhadap nilai pasar
             sebagaimana tercantum dalam Laporan Penilaian (diterbitkan kembali) 100% Ekuitas HASNA No. 00190/2.0176-
             00/BS/05/0453/1/IX/2026 yang dikeluarkan KJPP FDI&R pada tanggal 24 September 2026 yaitu sebesar
             Rp108.103.000.000 (seratus delapan miliar seratus tiga juta Rupiah) atau ekuivalen dengan Rp1.864.430 (satu
             juta delapan ratus enam puluh empat ribu empat ratus tiga puluh Rupiah) per lembar saham.

        d. Analisis atas Faktor Lain dan Relevan
           Berdasarkan SEOJK 17, analisis atas kewajaran nilai transaksi dilakukan berdasarkan perbandingan antara
           rencana nilai transaksi dengan hasil penilaian atas transaksi yang dilakukan, dimana rencana nilai transaksi
           berada dalam kisaran nilai yang didapatkan dari hasil penilaian. Dalam hal ini, analisis kewajaran dilakukan
           dengan membandingkan nilai pasar objek Pendapat Kewajaran terhadap Nilai Rencana Transaksi, di mana Nilai
           Rencana Transaksi berada dalam rentang wajar dibandingkan kondisi pasar

    7. Kesimpulan Pendapat Kewajaran

        Dengan mempertimbangkan analisis kewajaran atas Transaksi yang dilakukan meliputi analisis kualitatif dan analisis
        kuantitatif, dan analisis inkremental, maka dari segi ekonomis dan keuangan, menurut pendapat KJPP FDI&R Rencana
        Transaksi adalah Wajar.

                 VII.     RINGKASAN STUDI KELAYAKAN RENCANA PERUBAHAN KEGIATAN USAHA

Sesuai dengan ketentuan Pasal 22 ayat (1) huruf b POJK 17/2020, Perseroan telah menunjuk KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan
& Rekan (KJPP FDI&R) sebagai penilai independen untuk melakukan studi kelayakan sehubungan dengan Rencana
Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan. Penilai independen menyatakan tidak mempunyai hubungan afiliasi baik secara
langsung maupun tidak langsung dengan Perseroan berdasarkan UUPM.

Berikut adalah ringkasan dari laporan tersebut berdasarkan Laporan No. 00192/2.0176-00/BS/05/0453/1/IX/2026 tanggal 24
September 2026:

1. Identifikasi Status Penilai

        Pemimpin Rekan, Mochamad Ichsan Suud, adalah seorang Penilai Publik untuk klasifikasi penilaian bisnis dengan
         Izin No. B-1.16.00453 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
         dengan Surat Keputusan No. KEP-717/KS.13/2026. Beliau adalah anggota dari Masyarakat Profesi Penilai
         Indonesia.
        Penugasan Studi Kelayakan ini bersifat independen, tidak memiliki keterlibatan material atau benturan kepentingan
         baik aktual maupun potensial dengan Objek penilaian dan/ atau pemilik aset/properti/ekuitas, menjunjung tinggi
         Objektivitas, profesional dan tidak memihak.
        Seluruh Penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim penugasan di bawah
         koordinator Penilai berizin atau penanggung jawab laporan pendapat kewajaran ini


                                                                25
Page 26
 2. Maksud dan Tujuan
    Kami memahami bahwa laporan hasil analisis Studi Kelayakan Usaha Perseroan secara konsolidasi adalah untuk
    memberikan Gambaran kelayakan rencana usaha Perseroan, terkait kepentingan Perseroan dan pasar modal
    sehubungan dengan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan.

     Dalam melakukan Studi Kelayakan ini kami berpedoman pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
     35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK 35”). Kode Etik
     Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 Edisi VII (KEPI-SPI Edisi VII.2018). Dalam melakukan
     Studi Kelayakan ini, bilamana dianggap perlu, penilai akan menggunakan bantuan dari luar maupun profesi lainnnya.

 3. Tanggal Studi Kelayakan (Cut Off Date) dalam penugasan ini adalah 30 April 2026

 4. Objek Studi Kelayakan
    Objek Jasa Studi Kelayakan dalam hal ini adalah Studi Kelayakan Usaha Perseroan sehubungan dengan Perubahan
    Kegiatan Usaha Perseroan berupa penambahan 1 (Satu) bidang usaha yaitu Aktivitas Perusahaan Induk (KBLI 64210)

 5. Asumsi dan Kondisi Pembatas

     a.   Laporan Studi Kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
     b.   Penilai Bisnis telah melakukan penelahaan atas dokumen yang digunakan dalam proses analisis Studi Kelayakan.
     c.   Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
     d.   Proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh
          manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
     e.   Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan analisis Studi Kelayakan dan kewajaran proyeksi keuangan yang
          telah disesuaikan.
     f.   Laporan Studi Kelayakan terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat
          mempengaruhi operasional perusahaan.
     g.   Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan dan Kesimpulan Opini Akhir.
     h.   Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum Objek Analisis Studi Kelayakan dari Pemberi Tugas.


6.   Ruang Lingkup dan Metodologi

     a.    Analisis atas Kelayakan Pasar;
     b.    Analisis atas Kelayakan Teknis;
     c.    Analisis atas Kelayakan Pola Bisnis;
     d.    Analisis atas Kelayakan Model Manajemen; dan
     e.    Analisis atas Kelayakan Keuangan.

7.   Analisis Kelayakan Pasar

     Perang di Timur Tengah makin memperburuk kondisi dan prospek perekonomian global. Harga minyak dan komoditas
     dunia meningkat tinggi dan diikuti dengan disrupsi rantai pasok perdagangan antarnegara yang makin dalam sehingga
     menurunkan prospek pertumbuhan ekonomi dunia dan meningkatkan tekanan inflasi global. Imbal hasil (yield) US Treasury
     juga terus meningkat dipengaruhi dampak prakiraan defisit fiskal AS yang lebih besar. Aliran modal global terus bergeser
     ke safe-haven assets terutama pasar uang AS sejalan dengan meningkatnya preferensi investor terhadap aset aman (flight
     to safety). Indeks dolar AS terhadap mata uang negara maju (DXY) terus menguat, sedangkan mata uang emerging
     markets makin tertekan. Memburuknya perekonomian dan pasar keuangan global tersebut mengharuskan penguatan
     respons dan sinergi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga ketahanan eksternal, memperkuat stabilitas, dan
     mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.

     Pertumbuhan ekonomi Indonesia perlu terus didorong sehingga tetap baik di tengah memburuknya kondisi dan prospek
     ekonomi global. Berbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 meningkat ditopang oleh
     permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga naik didukung keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang
     terjaga serta kenaikan permintaan selama perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H. Belanja
     Pemerintah meningkat seiring pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan kenaikan belanja sosial serta berbagai insentif
                                                                 26
Page 27
lainnya, termasuk transfer ke daerah. Investasi, khususnya bangunan juga tetap baik didorong terutama oleh akselerasi
investasi terkait berbagai program prioritas Pemerintah.

Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tetap terkendali. Inflasi IHK pada Maret 2026 tercatat sebesar 3,48% (yoy), lebih
rendah dibandingkan dengan realisasi pada bulan sebelumnya sebesar 4,76% (yoy). Inflasi inti menurun menjadi 2,52%
(yoy) seiring tetap terjaganya ekspektasi inflasi sesuai dengan sasaran didukung konsistensi kebijakan moneter Bank
Indonesia. Inflasi kelompok volatile food (VF) juga turun menjadi 4,24% (yoy) didukung oleh kecukupan pasokan komoditas
pangan utama di tengah peningkatan permintaan pada periode perayaan HBKN Idulfitri 1447 H. Inflasi kelompok
administered prices (AP) menurun menjadi 6,08% (yoy) dari realisasi bulan sebelumnya sebesar 12,66% (yoy) seiring
minimalnya kebijakan harga yang diatur Pemerintah serta berakhirnya faktor temporer base effect dari kebijakan diskon
tarif listrik rumah tangga pada Januari dan Februari 2025.

Kebijakan moneter Bank Indonesia terus diperkuat untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan turut mendorong
pertumbuhan ekonomi. Suku bunga BI-Rate pada Maret 2026 tetap dipertahankan sebesar 4,75% guna mendukung upaya
menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah ketidakpastian global yang meningkat. Kebijakan stabilisasi nilai tukar
Rupiah juga terus diperkuat dengan intervensi di pasar off-shore melalui NDF dan intervensi di pasar domestik melalui
pasar spot, DNDF, serta pembelian SBN di pasar sekunder, didukung dengan penguatan kebijakan transaksi pasar valas.
Bank Indonesia juga terus mengoptimalkan berbagai instrumen moneter pro-market untuk mendorong peningkatan aliran
masuk modal asing ke dalam negeri sehingga mendukung stabilisasi nilai tukar Rupiah.

Posisi instrumen moneter SRBI pada 21 April 2026 tercatat sebesar Rp885,41 triliun, antara lain didukung dengan
kepemilikan nonresiden yang mencapai Rp165,98 triliun (18,75% dari total outstanding) sehingga turut mendukung upaya
menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah. Bank Indonesia juga membeli SBN sebagai bentuk sinergi erat antara kebijakan
moneter dan kebijakan fiskal dan menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan, yang pada 2026 (hingga 21
April 2026) mencapai Rp111,54 triliun, termasuk pembelian di pasar sekunder sebesar Rp56,53 triliun. Pembelian SBN di
pasar sekunder dilakukan sesuai mekanisme pasar, terukur, transparan, dan konsisten dengan program moneter dalam
menjaga stabilitas perekonomian dan mempertahankan kredibilitas kebijakan moneter.

Industri kesehatan merupakan salah satu sektor jasa yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup
masyarakat yang mencakup berbagai layanan dan aktivitas, mulai dari pelayanan kesehatan seperti rumah sakit,
puskesmas, klinik hingga penunjang pelayanan seperti farmasi, alat kesehatan, asuransi serta kesehatan digital.
Pembangunan sektor kesehatan di Indonesia saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan struktural dan dinamis yang
memerlukan perhatian serius. Salah satu tantangan utama bidang kesehatan yaitu meningkatnya proyeksi biaya kesehatan
seiring dengan bertambahnya proporsi penduduk yang secara langsung berdampak pada beban pembiayaan layanan
Kesehatan. Selain itu, kapasitas layanan kesehatan baik di tingkat puskesmas maupun rumah sakit masih perlu diperkuat
untuk dapat mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Perkembangan industri kesehatan di Indonesia hingga tahun 2026 akan mengalami pertumbuhan signifikan, didukung oleh
berbagai faktor strategis. Peningkatan kebutuhan layanan kesehatan akibat pertumbuhan penduduk serta digitalisasi
layanan kesehatan menjadi salah satu pendorong utama guna mempercepat akses masyarakat terhadap layanan medis.
Peningkatan penggunaan telemedicine dan aplikasi kesehatan memungkinkan konsultasi dokter, diagnosis awal, serta
pengelolaan resep secara praktis tanpa perlu kunjungan langsung ke fasilitas kesehatan. Selain itu, teknologi seperti
Artificial Intelligence (AI) dan big data berkontribusi dalam meningkatkan akurasi diagnosis, menganalisis data kesehatan
populasi, serta mengelola data pasien dengan lebih efisien. Inovasi-inovasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas
pelayanan medis tetapi juga mempercepat proses pengambilan keputusan klinis.

Dari perspektif investasi dan infrastruktur, pemerintah Indonesia terus berupaya memperluas jangkauan layanan kesehatan
dengan membangun rumah sakit berkualitas dan puskesmas baru, terutama di daerah yang selama ini sulit diakses. Inisiatif
ini sejalan dengan target RPJMN 2025-2029 yang berfokus pada peningkaatan dan penguatan kapasitas ketahanan
kesehatan di seluruh negeri. Selain itu, kerja sama antara sektor publik dan swasta semakin diperkuat guna mendukung
pembiayaan, pengelolaan, serta penyediaan teknologi medis yang lebih canggih. Investasi swasta dalam pengembangan
rumah sakit berstandar tinggi, klinik spesialis, dan laboratorium kesehatan juga membuka peluang besar bagi para pelaku
industri.

Saat ini, jumlah penderita penyakit jantung di wilayah layanan HASNA, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Bali,

                                                             27
Page 28
     diperkirakan mencapai sekitar 1,69 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 382 ribu jiwa berada di wilayah yang menjadi
     area tangkapan langsung layanan HASNA. Namun, ketersediaan fasilitas kesehatan khusus jantung di wilayah tersebut
     masih terbatas. Rumah sakit khusus jantung masih banyak terkonsentrasi di Jakarta, sedangkan fasilitas cath lab baru
     tersedia di sebagian provinsi.

     Hasna saat ini mengoperasikan 2 rumah sakit khusus jantung dan 11 klinik yang tersebar di empat provinsi tersebut. Dua
     rumah sakit yang dimiliki HASNA telah dilengkapi layanan cath lab aktif dan didukung oleh sistem layanan hub-and-spoke.

     Berdasarkan jumlah kunjungan pasien tahun 2025 yang disetarakan menjadi sekitar 137 ribu pasien, pangsa pasar HASNA
     diperkirakan mencapai 8,1% dari total penderita penyakit jantung di seluruh provinsi operasional. Sementara itu, penetrasi
     pasar di area tangkapan langsung mencapai sekitar 35,9%. Hal ini menunjukkan bahwa HASNA telah memiliki posisi yang
     kuat pada wilayah yang dilayaninya, khususnya di Jawa Barat. Kondisi ini menunjukkan masih tersedianya ruang
     pertumbuhan yang besar hingga tahun 2031.

     Industri kesehatan di Indonesia memiliki prospek yang semakin kuat, didorong oleh jumlah penduduk terus meningkat
     menjadikan kenaikan pada kebutuhan layanan kesehatan. Perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi sektor
     ini, melalui digitalisasi layanan melalui telemedicine, rekam medis elektronik, serta pemanfaatan artificial intelligence
     memungkinkan diagnosis yang lebih cepat dan akurat menjadikan layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat di
     wilayah terpencil.

     Dari sisi permintaan, meningkatnya umur harapan hidup menjadikan kesadaran masyarakat akan layanan preventif juga
     terus meningkat, seperti medical check up, wellness center, serta layanan kesehatan lain yang dapat mendukung gaya
     hidup sehat. Peluang ini dapat dimanfaatkan untuk memperluas jaringan layanan kesehatan untuk menjangkau pasar yang
     lebih luas, khususnya pada kota-kota besar seperti jakarta, Bandung dan Surabaya dengan penduduk mayoritas kelas
     menengah yang memiliki preferensi tinggi terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.

     Sebagai negara dengan wilayah yang luas dan dengan penduduk yang padat, penting bagi pemerintah untuk terus
     mendorong pembangunan layanan kesehatan, termasuk rumah sakit. HASNA dapat melakukan ekspansi dengan
     membuka pasar baru sekaligus meningkatkan pemerataan layanan kesehatan. Dengan pemanfaatan teknologi digital
     dapat meningkatkan kualitas layanan, serta menekan biaya operasional sehingga industri kesehatan di Indonesia dapat
     terus berkembang sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

     Berdasarkan evaluasi terhadap aspek pasar dalam rencana usaha Perseroan, terkait kepentingan Perseroan dan pasar
     modal sehubungan dengan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha, maka disimpulkan bahwa aspek pasar ini adalah layak.

 8. Analisis Kelayakan Teknis

     Kelayakan teknis ditinjau dari sisi pengalaman, ketersediaan dan kualitas sumber daya manusia sehubungan dengan
     Rencana Perubahan Kegiatan Usaha, maka disimpulkan bahwa aspek pasar ini adalah layak. Berdasarkan evaluasi
     terhadap aspek teknis dimana Perseroan melalui perusahaan anak memiliki pengalaman, ketersediaan dan kualitas
     Sumber Daya Manusia, maka disimpulkan bahwa aspek teknis ini adalah layak.

9.   Analisis Kelayakan Pola Bisnis

     Kelayakan pola bisnis ditinjau dari sisi keunggulan kompetitif perusahaan dalam kegiatan layanan, kemampuan
     perusahaan dalam menciptakan nilai tambah, dan kemampuan perusahaan untuk memitigasi risiko persaingan, sehingga
     perusahaan yakin bahwa kegiatan usaha ini akan berkelanjutan.

     Analisis kelayakan pola bisnis Perseroan secara konsolidasi mengidentifikasi keunggulan kompetitif, tantangan
     persaingan, dan kapasitas entitas dalam menciptakan nilai pasar. Hasna Medika memiliki economic moat yang terbentuk
     dari lima pilar utama, yaitu brand recognition, clinical experience, integrated service, group synergy, dan relationship capital.
     Dari sisi brand recognition, Hasna Medika telah dikenal sebagai penyedia layanan kesehatan jantung di wilayah
     operasinya, sehingga mendukung kepercayaan masyarakat dan menjadi dasar dalam memperoleh pasien. Keunggulan
     tersebut diperkuat oleh clinical experience, yaitu pengalaman dalam menangani pasien jantung selama bertahun-tahun
     yang membangun kredibilitas klinis dan mendorong rujukan pasien. Selanjutnya, integrated service memungkinkan pasien
     memperoleh beragam layanan dalam satu lokasi atau jaringan, sehingga meningkatkan kenyamanan, efisiensi, dan retensi
                                                                      28
Page 29
    pasien. Group synergy juga memberikan dukungan melalui efisiensi pengadaan, pengembangan sumber daya manusia,
    sistem informasi, dan pemasaran. Sementara itu, relationship capital terbentuk melalui hubungan strategis dengan BPJS,
    ASKLIN, perusahaan, komunitas, dan perguruan tinggi yang dapat menciptakan sumber pasien secara berkelanjutan.
    Kombinasi kelima pilar tersebut menciptakan keunggulan yang relatif sulit direplikasi oleh klinik atau rumah sakit baru
    karena membutuhkan waktu, pengalaman, jaringan, serta hubungan yang kuat untuk membangunnya. Pada akhirnya,
    kombinasi tersebut dapat meningkatkan loyalitas pasien dan mitra sekaligus menciptakan switching cost yang membuat
    pasien maupun mitra memiliki kecenderungan untuk tetap menggunakan jaringan layanan Hasna Medika.

    Berdasarkan evaluasi terhadap aspek pola bisnis dari manajemen perusahaan dalam rencana yang akan dilakukan, maka
    disimpulkan bahwa aspek pola bisnis yang akan dilakukan oleh perusahaan adalah layak.

10. Analisis Kelayakan Model Manajemen

    Ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang memadai merupakan fondasi keberlanjutan operasional. Penggunaan
    tenaga kerja yang cukup yang telah memberikan efisiensi dari segi operasional menjadi kelebihan yang dimiliki Perseroan.

    Manajemen risiko merupakan pilar krusial, mencakup aspek keuangan dan operasional. Risiko keuangan seperti kredit,
    likuiditas, mata uang asing, dan suku bunga dikelola melalui kebijakan ketat, proyeksi arus kas, dan instrumen lindung
    nilai. Kapabilitas manajerial Perseroan secara konsolidasi dinilai memadai, didukung oleh dewan direksi dan komisaris
    yang berpengalaman. Struktur organisasi konsolidasi dirancang untuk efisiensi dan akuntabilitas.

    Berkaitan dengan rencana Perseroan terkait kepentingan Perseroan dan pasar modal sehubungan dengan Rencana
    Perubahan Kegiatan Usaha, perusahaan telah memiliki sejumlah tenaga ahli yang telah melaksanakan kegiatan
    operasionalnya dengan hasil kerja berkualitas baik. perusahaan memandang sumber daya manusia yang kompeten dan
    profesional merupakan aset utama dalam mewujudkan visi dan misinya dan akan dikembangkan secara
    berkesinambungan, maka disimpulkan bahwa rencana bisnis yang akan dilakukan, ditinjau dari aspek model manajemen
    adalah layak.

11. Analisis Kelayakan Keuangan

    Model proyeksi keuangan yang disusun sebagai dasar analisis kelayakan dalam laporan ini merupakan proyeksi keuangan
    atas rencana kegiatan usaha baru VISI secara Konsolidasi, dimana Visi bertindak sebagai holding dengan
    memperhitungkan kegiatan anak usahanya, dalam hal ini adalah HASNA. Analisis kelayakan model keuangan didasarkan
    pada kondisi Perusahaan per 30 April 2026 dengan menggunakan informasi kebutuhan keuangan dan rencana
    pengembangan Perseroan kedepan. Analisis kelayakan model keuangan didasarkan pada kondisi Perusahaan per 30
    April 2026 dengan menggunakan informasi kebutuhan keuangan dan rencana pengembangan Perseroan kedepan:

    Dalam hal Rencana Kegiatan Usaha VISI, lingkup biaya investasi VISI meliputi biaya pengambilalihan saham HASNA,
    dimana pengambilalihan saham HASNA berasal dari 2 komponen, yaitu berasal dari penerbitan saham baru dan
    pengambilalihan saham HASNA milik HMUG. Pengambilalihan saham HASNA dengan penerbitan saham baru sebanyak
    142.393 (seratus empat puluh dua ribu tiga ratus sembilan puluh tiga) lembar saham atau sekitar 65% dari modal
    ditempatkan dan di setor HASNA melalui penerbitan dan pengambilan bagian atas Saham Bersyarat yang telah
    disepakatai dalam perjanjian tanggal 20 Agustus 2026 dengan jumlah nilai sebesar Rp255.000.000.000,00 (dua ratus
    lima puluh lima miliar Rupiah), dan pengambilalihan saham sebanyak 17.325 (tujuh belas ribu tiga ratus dua puluh lima)
    lembar saham atau sekitar 7,91% dari modal ditempatkan dan disetor HASNA milik HMUG yang telah disepakatai dalam
    perjanjian 20 Agustus 2026 dengan jumlah nilai sebesar Rp31.000.000.000 (tiga puluh satu miliar). Berdasarkan kedua
    sumber biaya tersebut, maka total biaya investasi VISI adalah sebesar Rp286.000.000.000 (dua ratus delapan puluh
    enam miliar Rupiah).

    Adapun penggunaan dana atas penyetoran modal Perseroan kepada HASNA tersebut adalah untuk untuk memperkuat
    struktur permodalan Perseroan guna mendukung kegiatan usaha serta pengembangan usaha/bisnis Perseroan dan/atau
    entitas anak Perseroan serta meningkatkan posisi keuangan Perseroan dan/atau entitas anak Perseroan yang dapat
    menguntungkan seluruh pemegang saham termasuk masyarakat, yang salah satunya dalam bentuk penyertaan saham
    dalam suatu perusahaan yang bergerak di bidang usaha sektor kesehatan (healthcare).

    Dalam pelaksanaannya VISI membutuhkan dana untuk modal kerja sebesar Rp30.000 juta pada kuartal 4 2026. Modal kerja
    ini akan digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan, serta pemenuhan kewajiban jangka pendek seperti utang
    usaha dan yang lainnya. Besarnya kebutuhan modal kerja tersebut sejalan dengan pertumbuhan aktivitas bisnis, sehingga

                                                                29
Page 30
memastikan kelancaran operasional serta menjaga stabilitas likuiditas VISI selama fase ekspansi.

Berdasarkan rencana pengembangan kegiatan usaha tersebut, Perseroan memerlukan sumber pendanaan untuk
membiayai investasi pengembangan pada tahap awal operasional, dimana pendanaan tersebut berasal dari modal sendiri.
Dalam rangka memenuhi porsi modal sendiri tersebut, Perseroan akan menggunakan dana hasil Penambahan Modal
dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I/right issue). Adapun dana yang didapat dari
PMHMETD adalah sebanyak 142.393 (seratus empat puluh dua ribu tiga ratus sembilan puluh tiga) lembar saham atau
sekitar 65% dari modal ditempatkan dan di setor HASNA melalui penerbitan dan pengambilan bagian atas Saham Bersyarat.
Selain itu, Perseroan juga akan melakukan pengambilalihan sebanyak 17.323 (tujuh belas ribu tiga ratus dua puluh tiga)
lembar saham atau sekitar 7,91% dari modal ditempatkan dan disetor HASNA milik HMUG dengan nilai masing-masing
sebesar Rp255.000.000.000 (dua ratus lima pulih lima miliar Rupiah) dan Rp31.000.000.000 (tiga puluh satu miliar
Rupiah).

Biaya operasional terkait dengan kegiatan usaha Perseroan terdiri dari biaya produksi yang termasuk biaya tetap dan biaya
variable. Komponen lainnya berupa biaya royalti, biaya umum dan administrasi.

Proyeksi keuangan yang digunakan dalam Studi Kelayakan ini disusun berdasarkan proyeksi keuangan periode 2026-2031
yang disiapkan oleh Manajemen Perseroan secara konsolidasi dan telah disesuaikan. Berikut ini merupakan asumsi dan
proyeksi keuangan Perseroan secara konsolidasi:

Asumsi
                                                     May - Des     Jan - Des   Jan - Des   Jan - Des   Jan - Des   Jan - Des
              URAIAN                 SATUAN
                                                       2026          2027        2028        2029        2030        2031

 1. Asumsi Umum
     GDP                                %                 4,95%       5,07%       5,17%       5,19%       5,22%       5,23%
     Inflasi                            %                 2,67%       2,52%       2,52%       2,52%       2,52%       2,52%
     Pajak                              %                   22%         22%         22%         22%         22%         22%
     Bunga Utang Investasi              %                    8%          8%          8%          8%          8%          8%
     Hari Pertahun                     Hari                  365         365         366         365         365         365
     Hari Pertahun (Implied)           Hari                  245         365         366         365         365         365


     Pertumbuhan Tarif
       Rawat Inap                       %                            -6,89%       4,76%       4,02%       3,77%       3,34%
       Rawat Jalan                      %                            -7,70%       2,48%       2,79%       3,01%       3,01%
       Prolanis                         %                             9,03%       5,82%       3,27%       3,13%       3,08%
     MCU                                %                             1,07%       2,75%       2,85%       2,97%       2,91%
     Cathlab                            %                            24,30%       7,78%       3,00%       3,00%       3,00%
     CT Scan                            %                            14,54%       2,99%       2,98%       3,03%       3,01%
     Bedah Jantung                      %                                                     3,00%       3,00%       3,00%


 2. Asumsi Pendapatan
     Pertumbuhan
     Rawat Inap                         %                            90,01%      19,19%      15,78%      13,26%      16,77%
     Rawat Jalan                        %                           101,29%      15,59%      18,85%      16,52%      16,62%
     Prolanis                           %                           111,63%       5,29%      11,41%       9,83%       7,90%
     MCU, Cathlab,                      %                            77,45%      32,66%      13,84%      12,32%      14,34%




 3. Asumsi Biaya
     HPP
     Rawat Inap                                          -11,96%    -20,91%      -19,94%    -19,38%      -19,03%    -18,84%
     Rawat Jalan                                         -14,35%    -25,10%      -23,92%    -23,26%      -22,84%    -22,60%
     Prolanis                                             -4,38%     -7,67%       -7,31%     -7,11%       -6,98%     -6,91%
     MCU, Cathlab,                                        -9,17%    -16,03%      -15,28%    -14,86%      -14,59%    -14,44%


     AR Days Collection               Days                  135         123          107         98           91          85
     Inv Days                         Days                   89          88           80         74           69          63
     AP days of Payement              Days                   51          48           47         45           44          43
     Days Utang Pajak                 Days
                                                             30
Page 31
Proyeksi Pendapatan
                                                       May - Des            Des            Des            Des           Des          Des
                 URAIAN                  SATUAN
                                                         2026               2027           2028           2029          2030         2031
 Pendapatan
 Rawat Inap                              Rp Juta            59.189           112.464        134.043        155.195      75.770        05.239
 Rawat Jalan                             Rp Juta            69.283           139.458        161.196        191.581      23.234        60.341
 Prolanis                                Rp Juta            21.419            45.328         47.726         53.170      58.394        63.006
 MCU, Cathlab,                           Rp Juta            44.796            79.490        105.450        120.049      34.844        54.183
 Banner, Tinta                           Rp Juta           139.027                 -              -              -           -             -
 Total Pendapatan                        Rp Juta           333.713           376.741        448.416        519.994     592.242       682.769


Proyeksi Harga Pokok Penjualan dan Beban Penjualan dan Administrasi dan umum
                                                         Mei - Des          Des           Des           Des           Des            Des
                   URAIAN                  SATUAN
                                                          2026              2027          2028          2029          2030           2031
 Beban-Beban
 Harga Pokok Penjualan
 Rawat Inap                                 Rp Juta        (23.275)         (78.793)      (89.395)     (100.779)     (112.725)       (128.609)
 Rawat Jalan                                Rp Juta        (27.930)         (94.552)     (107.274)     (120.934)     (135.270)       (154.331)
 Prolanis                                   Rp Juta         (8.534)         (28.891)      (32.778)      (36.952)      (41.332)        (47.157)
 MCU, Cathlab,                              Rp Juta        (17.844)         (60.408)      (68.536)      (77.264)      (86.422)        (98.601)
 Banner, Tinta                              Rp Juta       (117.267)                -             -             -             -               -
 Total HPP                                  Rp Juta       (194.850)        (262.644)     (297.983)     (335.929)     (375.750)       (428.698)

 Biaya Adm & Umum                           Rp Juta        (48.291)         (76.729)      (81.769)      (87.646)      (93.898)       (101.974)
 Beban Penjualan                            Rp Juta         (7.171)          (5.133)       (5.656)       (6.489)       (7.503)         (9.201)
 Pendapatan keuangan                        Rp Juta           4.898            7.454         8.058         8.548         8.877           9.267
 Beban keuangan                             Rp Juta         (9.955)          (2.122)       (1.506)         (993)         (830)           (457)
 Pendapatan Usaha Lainnya                   Rp Juta
 Beban Usaha Lainnya                        Rp Juta         (6.295)            (559)         (602)         (637)         (662)           (691)
 Beban Lain-lain                            Rp Juta

Proyeksi Laba Rugi Perseroan secara konsolidasi (dalam Jutaan Rupiah)
                                       Historis       Proyeksi        Proyeksi         Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi        Proyeksi
                             Unit
        Uraian                          2026            2026             2027             2028           2029           2030            2031
                                      Jan - Apr       Mei - Des       Jan - Dec        Jan - Dec      Jan - Dec      Jan - Dec       Jan - Dec
 Pendapatan                 Rp Juta        94.940        333.713          376.741          448.416        519.994        592.242         682.769
 Beban Pokok                Rp Juta      (83.305)      (250.253)        (262.644)        (297.983)      (335.929)      (375.750)       (428.698)
 Pendapatan
 LABA BRUTO                 Rp Juta       11.635          83.460           114.096        150.433        184.065        216.493          254.071

 BEBAN USAHA
 Beban Penjualan            Rp Juta       (3.733)        (7.171)            (5.133)        (5.656)        (6.489)        (7.503)         (9.201)
 Beban umum dan             Rp Juta       (6.697)       (48.291)           (76.729)       (81.769)       (87.646)       (93.898)       (101.974)
 administrasi
 LABA USAHA                 Rp Juta        1.205          27.999            32.235         63.009         89.930        115.092          142.897

 Pendapatan keuangan        Rp Juta           133          4.898              7.454          8.058         8.548          8.877             9.267
 Beban keuangan             Rp Juta       (2.714)        (9.955)            (2.122)        (1.506)         (993)          (830)             (457)
 Pendapatan Usaha           Rp Juta             -              -                  -              -             -              -                 -
 Lainnya
 Beban Usaha Lainnya        Rp Juta       (2.584)        (6.295)             (559)          (602)          (637)             (662)          (691)
 Pendapatan lain-lain       Rp Juta             -
 Pendapatan (Beban)         Rp Juta       (5.165)       (11.352)             4.774          5.950          6.917          7.385             8.119
 Non Operasional
 LABA SEBELUM               Rp Juta       (3.960)         16.647            37.008         68.958         96.847        122.477          151.016
 PAJAK

 Manfaat (Beban)            Rp Juta        1.144         (4.126)            (9.628)       (17.240)       (24.212)       (30.619)        (37.754)
 Pajak Penghasilan

 LABA TAHUN                 Rp Juta       (2.817)         12.520            27.380         51.719         72.635         91.858          113.262
 BERJALAN


Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan secara konsolidasi (Dalam Jutaan Rupiah)

                                                                      31
Page 32
                                                                    Proyeksi         Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi
                   Keterangan                        SATUAN           2026             2027           2028          2029           2030          2031
                                                                      Dec              Dec            Dec           Dec            Dec           Dec
 ASET
 Aset Lancar
 Kas dan Setara Kas                                  Rp Juta           81.079           36.723         42.532        85.814       121.843         180.297
 Piutang Usaha                                       Rp Juta          123.884          126.553        131.960       139.909       147.772         158.125
 Piutang Lain-lain                                   Rp Juta                -                -              -             -             -               -
 Persediaan                                          Rp Juta           61.198           63.185         65.509        67.994        70.610          74.232
 Biaya Dibayar di Muka                               Rp Juta
 Aset Lancar Lainnya                                 Rp Juta           26.820           26.836         26.855        26.871        26.889          26.906
 Total Aset Lancar                                   Rp Juta          292.981          253.297        266.855       320.589       367.114         439.559

 Aset Tidak Lancar
 Uang Muka Pembelian                                 Rp Juta
 Taksiran Pajak Penghasilan                          Rp Juta
 Aset Tetap Neto                                     Rp Juta          347.727          398.370        428.524       441.179       485.080         528.619
 Aset Tak Berwujud Lainnya                           Rp Juta                1                1              1             1             1               1
 Aset Hak Guna                                       Rp Juta
 Aset Pajak Tangguhan                                Rp Juta            5.408            5.408          5.408         5.408         5.408           5.408
 Aset Tidak Lancar Lainnya                           Rp Juta           10.167           10.225         10.551        11.147        11.912          12.900
 Total Aset Tidak Lancar                             Rp Juta          363.302          414.003        444.483       457.735       502.400         546.927
 TOTAL ASET                                          Rp Juta          656.282          667.301        711.338       778.324       869.514         986.486

 LIABILITAS DAN EKUITAS
 Liabilitas Jangka Pendek
 Utang Usaha                                         Rp Juta              34.799        34.444         37.968        41.684         45.473         50.718
 Beban yang Masih Harus Dibayar                      Rp Juta
 Pinjaman Jangka Pendek                              Rp Juta              35.378        25.937         19.270        12.748         10.224          8.786
 Bagian Lancar Utang Jangka Panjang                  Rp Juta
 Bagian Lancar Liabilitas Sewa                       Rp Juta
 Utang Pajak Penghasilan                             Rp Juta
 Liabilitas Lancar Lainnya                           Rp Juta           74.823           68.258         63.720        60.875        58.943          58.846
 Total Liabilitas Jangka Pendek                      Rp Juta          144.999          128.638        120.957       115.307       114.640         118.350

 Liabilitas Jangka Panjang
 Utang Jangka Panjang                                Rp Juta
 Liabilitas Jangka Panjang - Lembaga Keuangan        Rp Juta
    Liabilitas Sewa Jangka Panjang                   Rp Juta
    Liabilitas Imbalan Kerja                         Rp Juta
 Total Liabilitas Jangka Panjang                     Rp Juta                -                -              -             -             -               -
 TOTAL LIABILITAS                                    Rp Juta          144.999          128.638        120.957       115.307       114.640         118.350

 EKUITAS
 Modal Saham                                         Rp Juta           76.875           76.875         76.875        76.875        76.875          76.875
 Tambahan Modal Disetor                              Rp Juta          341.762          341.762        341.762       341.762       341.762         341.762
 Saldo Laba                                          Rp Juta           58.280           73.861        107.815       156.568       222.854         306.987
 Penghasilan Komprehensif Lain                       Rp Juta
 Komponen Ekuitas Lainnya                            Rp Juta            2.726            2.726          2.726         2.726         2.726           2.726
 Total Ekuitas Pemegang Saham                        Rp Juta          479.643          495.224        529.178       577.931       644.217         728.351
 Kepentingan Nonpengendali                           Rp Juta           31.639           43.438         61.203        85.085       110.657         139.785
 TOTAL EKUITAS                                       Rp Juta          511.282          538.662        590.381       663.016       754.874         868.136
 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                        Rp Juta          656.282          667.301        711.338       778.323       869.514         986.486

Proyeksi Arus Kas Perseroan secara konsolidasi (Dalam Jutaan Rupiah)
                                                         Proyeksi               Proyeksi     Proyeksi          Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
             Keterangan                   SATUAN           2026                  2027         2028              2029           2030           2031
                                                         Apr - Des              Jan-Des      Jan-Des           Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des
 Penerimaan Kas dari pelanggan             Rp Juta          336.688               385.421      458.628           532.049        608.087        701.730
 Pembayaran Kas pada Pemasok               Rp Juta        (287.978)             (135.704)    (155.914)         (181.705)      (208.941)      (246.064)
 Pembayaran Kas pada Direksi dan           Rp Juta          (42.478)            (147.965)    (161.128)         (175.354)      (190.196)      (208.544)
 Karyawan
 Penerimaan Bunga                          Rp Juta                4.343               344             372            394            409            427
 Pembayaran Bunga                          Rp Juta              (9.942)           (2.054)         (1.436)          (920)          (753)          (376)
 Penerimaan Restitusi Pajak                Rp Juta                8.450                 -               -              -              -              -
 Pembayaran Pajak                          Rp Juta              (6.904)           (9.628)        (17.240)       (24.212)       (30.619)       (37.754)
 Pembayaran Lainnya                        Rp Juta              10.540           (35.838)        (38.893)       (43.062)       (47.795)       (54.720)
 Penerimaan (Pengeluaran) Kas              Rp Juta              12.719             54.576          84.389       107.190        130.191        154.700
 Operasional

 Perolehan Aset tetap                      Rp Juta             (35.244)          (89.491)        (71.913)       (57.386)       (91.638)       (94.808)
 Investasi Pada Entitas Anak               Rp Juta             (31.000)                 -               -              -              -
 Penjualan Aset Tetap                      Rp Juta               55.000                 -               -              -              -

                                                                           32
Page 33
                                                     Proyeksi           Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi       Proyeksi
             Keterangan                   SATUAN      2026               2027           2028           2029           2030           2031
                                                     Apr - Des          Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des        Jan-Des
   Penambahan Aset Hak Guna               Rp Juta        21.062                 -              -              -              -
   Penerimaan (Pengeluaran) Kas           Rp Juta          9.818         (89.491)       (71.913)       (57.386)       (91.638)       (94.808)
  Investasi

  Penerimaan Utang Bank                   Rp Juta          5.000                -              -              -              -              -
  Pembayaran Utang Bank                   Rp Juta      (189.183)          (9.441)        (6.667)        (6.522)              -              -
  Pembayaran Liabilitas Sewa              Rp Juta       (24.328)                -              -              -        (2.524)        (1.438)
  Pembayaran Utang Lembaga                Rp Juta          (813)                -              -              -              -              -
  Keuangan
  Penerimaan Penerbitan Saham Baru        Rp Juta       286.000                    -              -              -              -              -
  Pembayaran Dividen                      Rp Juta             -                    -              -              -              -              -
  Kenaikan/Penurunan Utang Piutang        Rp Juta         5.677                    -              -              -              -              -
  Berelasi
  Pembayaran Utang Ke Pemegang            Rp Juta       (65.000)                   -              -              -              -              -
  Saham & Pihak Ketiga
  Penerimaan (Pengeluaran) Kas            Rp Juta        17.353           (9.441)        (6.667)        (6.522)        (2.524)        (1.438)
  Pendanaan
                                          Rp Juta
  Kenaikan (Penurunan) Kas                Rp Juta        39.890          (44.356)          5.809        43.282         36.029         58.454
                                          Rp Juta
  Kas Awal Tahun                          Rp Juta        41.188           81.079         36.723         42.532         85.814        121.843
  Kas Akhir Tahun                         Rp Juta        81.079           36.723         42.532         85.814        121.843        180.297


Tingkat Diskonto

Dalam Study Kelayakan ini Arus kas yang digunakan dalam Metode perhitungan proyeksi keuangan adalah arus kas bersih
dari perusahaan, sehingga tingkat diskonto yang kami gunakan adalah rata-rata tertimbang biaya modal/weighted average cost
of capital (“WACC”) yang merupakan penjumlahan rata-rata tertimbang atas biaya modal untuk ekuitas dan biaya modal untuk
hutang. Adapun formula dari WACC adalah sebagai berikut:

 WACC = (Ke x We) + (Kd x Wd)

 Dimana       :
 WACC         : Rata-rata tertimbang biaya modal
 Ke : Biaya modal untuk ekuitas
 Kd : Biaya modal untuk hutang
 We : Persentase pendanaan dari ekuitas
 Wd : Komposisi pendanaan dari hutang

 Penentuan Biaya Modal Untuk Ekuitas
 Biaya modal untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Asset Pricing Model (CAPM). Model ini
 menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko ditambah premium untuk menutup risiko sistematis dari
 sekuritas saham, dengan formula sebagai berikut:

 Ke = Rf + ß (Rm-Rf) + α

 Dimana:
 Rf            : Risk free rate
 ß             : Systematic risk (Beta)
 Rm-Rf         : Risk premium
 α             : Company specific risk

 Rf (risk free rate), adalah tingkat imbal hasil untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak memiliki risiko gagal bayar. Dalam
 penilaian Study Kelayakan ini, instrumen bebas risiko yang kami gunakan adalah Surat Utang Negara dengan jangka waktu
 jatuh tempo 30 tahun dengan tingkat imbal hasil per 30 April 2026 sebesar 6,85%. Angka tersebut digunakan sebagai tingkat
 kembalian bebas risiko (Rf).

 ß (Beta), merupakan pengukur tingkat kepekaan pengembalian saham terhadap pengembalian pasar saham secara
 keseluruhan (seperti index yang dikeluarkan oleh S&P 500 atau IHSG). Levered Beta ditentukan dengan menggunakan
 rujukan dari Damodaran untuk industri Hospital & Healthcare facilities adalah sekitar 0,62 yang kemudian di-relevered untuk
 memperoleh beta yang sesuai dengan objek penilaian, dengan formula sebagai berikut:

                                                                   33
Page 34
ßL = ßU x (1+ (1-t) x DER)
Dimana :
ßL            : Beta Levered
ßU            : Beta Unlevered
DER           : Debt to Equity Ratio
t             : tax

Dalam penilaian ini, debt to equity ratio (DER) ditentukan dengan menggunakan rata-rata DER ditentukan dengan
menggunakan Struktur pendanaan Perseroan percut off date. Dari hasil tersebut diperoleh DER sebesar 42,48%.

Tarif pajak yang berlaku untuk Perseraon adalah 22% di tahun 2026, maka diperoleh beta Perseroan sebesar 0,83 dengan
rincian perhitungan sebagai berikut:

ßL = 0,62 x (1 + (1 – 22%) x 42,48%) = 0,83

Rm-Rf (market risk premium), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan tingkat imbal hasil pasar.
Premi risiko pasar (Rm-Rf) ditentukan dengan merujuk hasil riset Damodaran per Januari 2026, diamana total country risk
untuk Indonesia adalah sebesar 6,69% dengan Country Default Spread (CDS) 1,62%.

α(alpha), adalah risiko yang berkaitan dengan karakteristik spesifik yang dimiliki oleh perusahaan. Dalam hal ini, kami tidak
mengaplikasikan adanya risiko spesifik (alpha) terhadap Perseroan.

Berdasarkan nilai tersebut, maka dengan menggunakan persamaan CAPM diperoleh biaya modal adalah sebesar 10,76%
sebagaimana tampak dalam perhitungan di bawah ini :

Ke = Rf + ß x Rp – CDS + α
             = 6,85% + (0,83 × 6,69%) – 1,62% + 0%
             = 10,76%

Penentuan Biaya Modal Untuk Hutang

Biaya modal untuk hutang diasumsikan setara dengan tingkat bunga pinjaman dalam mata uang Rupiah. Tingkat bunga
pinjaman dalam mata uang Rupiah untuk kredit investasi berdasarkan data Bank Indonesia per 30 April 2026 untuk bank
Perseroan adalah sebesar 8,16%.

Penentuan WACC (Weighted Average Cost of Capital)

Dengan diperolehnya hasil perhitungan untuk Ke dan Kd diatas, maka untuk memperoleh WACC, dilakukan perhitungan
sebagai berikut:

WACC = (Ke x We) + (Kd x Wd)
WACC = (10,76% x 70,18%) + (6,37% x 29,82%)
WACC = 7,55% + 1,90%
WACC = 9,45%

Dalam melakukan analisis kelayakan keuangan digunakan Profitability Index (PI), Net Present Value (NPV) dan Internal Rate
of Return (IRR). Untuk mendukung analisis kelayakan keuangan, telah disusun proyeksi keuangan sebagai berikut:

                                                   Proyeksi      Proyeksi       Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi
               Keterangan               Satuan       2026          2027           2028         2029         2030         2031
                                                   May - Dec     Jan - Dec      Jan - Dec    Jan - Dec    Jan - Dec    Jan - Dec

   Cash Inflow :
   A. Setelah Transaksi
   Laba (Rugi) Bersih                  Rp Juta         12.520          27.380       51.719       72.635       91.858     113.262
   Interest                            Rp Juta          7.488           1.570        1.130          745          622          343
   Depresiasi                          Rp Juta         20.019          38.848       41.759       44.731       47.738       51.269
   Working Capital                     Rp Juta       (37.642)          53.407      (8.763)      (9.580)      (8.639)      (8.843)
   Capex                               Rp Juta      (245.182)        (89.491)     (71.913)     (57.386)     (91.638)     (94.808)
   Free Cashflow                       Rp Juta      (242.797)          31.714       13.931       51.145       39.940       61.223


                                                                34
Page 35
                                                 Proyeksi       Proyeksi        Proyeksi     Proyeksi        Proyeksi       Proyeksi
                Keterangan            Satuan       2026           2027            2028         2029            2030           2031
                                                 May - Dec      Jan - Dec       Jan - Dec    Jan - Dec       Jan - Dec      Jan - Dec
   B. Sebelum Transaksi
   Laba (Rugi) Bersih                 Rp Juta          1.438           9.215         9.103        8.972           8.826             9.002
   Interest                           Rp Juta          3.933               1             1            1               1                 1
   Depresiasi                         Rp Juta          4.286           5.279         5.046        4.612           4.241             4.241
   Working Capital                    Rp Juta        (8.974)           3.194       (5.395)      (5.621)         (5.857)           (2.994)
   Capex                              Rp Juta              -               -             -            -               -                 -
   Free Cashflow                      Rp Juta            684          17.689         8.755        7.964           7.211           10.250


   C. Inkremental
   Laba (Rugi) Bersih                 Rp Juta          8.080           13.244       31.071       46.417          60.538          76.016
   Interest                           Rp Juta          2.591            1.144          823          543             453             249
   Depresiasi                         Rp Juta         11.471           24.475       26.767       29.251          31.714          34.288
   Working Capital                    Rp Juta       (20.902)           36.610      (2.456)      (2.887)         (2.029)         (4.265)
   Capex                              Rp Juta      (247.842)         (65.248)     (52.432)     (41.840)        (66.814)        (69.124)
   Terminal Value                     Rp Juta                                                                                1.065.247
   Free Cashflow                      Rp Juta      (246.602)           10.226        3.774       31.483          23.863      1.102.411
   Accumulated Cashflow                            (246.602)        (236.376)    (232.602)    (201.119)       (177.256)        925.155



   Discount Rate                                      9,45%            9,45%        9,45%       9,45%           9,45%              9,45%
   Discount Factor                                      0,94             0,86         0,79        0,72            0,66               0,60
   Present Value                                   (232.200)            8.798        2.967      22.612          15.660            661.009

                       Uraian                            Satuan                       Jumlah                       Kesimpulan
   Discount Factor (WACC)                                   %                                       9,45%
   Net Present Value (NPV)                                Rp Juta                                  478.845                Layak
   Internal Rate Of Return (IRR)                            %                                      38,19%                 Layak
   Profitability Index                                     Kali                                       3,06                Layak
   Payback Period                                          Year                                       9,44


Berdasarkan kajian, evaluasi, dan analisa keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan syarat asumsi-asumsi yang telah
ditetapkan dapat terpenuhi, maka dapat disimpulkan bahwa rencana kegiatan usaha yang akan dilaksanakan oleh Perseroan
dan Entitas Anak memberikan hasil perhitungan NPV yang positif serta IRR project yang lebih tinggi dari Discount Rate dan
nilai PI lebih tinggi dari 1, sehingga dapat disimpulkan bahwasannya proyek LAYAK untuk dijalankan.




                                                               35
Page 36
12. Kesimpulan Studi Kelayakan

    Dengan mempertimbangkan analisis Studi Kelayakan yang dilakukan meliputi analisis Kelayakan Pasar, analisis
    Kelayakan Teknis, analisis Kelayakan Pola Bisnis, analisis Kelayakan Model Manajemen dan analisis Keuangan serta
    semua asumsi-asumsi dapat terpenuhi, maka kami berpendapat bahwa Rencana Perubahan Kegiatan Perseroan adalah
    LAYAK.

    VIII.    KETERSEDIAAN TENAGA AHLI BERKAITAN DENGAN RENCANA PERUBAHAN KEGIATAN USAHA

Sehubungan dengan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan, Perseroan telah memiliki sumber daya manusia yang
memadai untuk mendukung pelaksanaan kegiatan usaha baru tersebut melalui HMBC, yang selanjutnya akan menjadi anak usaha
Perseroan setelah penyelesaian rangkaian transaksi yang direncanakan. Adapun tenaga ahli yang telah tersedia pada HMBC
antara lain sebagai berikut:

  No                               Nama                  Terdaftar di Entitas Anak (Nama)             Jabatan
   1                Dr. Darwin Cyril Noerhadi, MBA                   PT HMBC                      Komisaris Utama
   2          Dr. dr. Maya Armiarny Rusadi M. Kes, Aak               PT HMBC                          Komisaris
   3               Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp. Jp                PT HMBC                          Komisaris
   4                     dr. Titin Jarotin, MARS                     PT HMBC                    Direktur Rumah Sakit
   5                   Alfians Nugraha, SH.,MM                       PT HMBC                       Manager SDM
   6        dr. Gugun Iskandar H, SpJP(K), FIHA, FAsCC               PT HMBC                       Direktur Utama
   7                          Jemi Wiyono                            PT HMBC                    Wakil Direktur Utama
   8               Hashbi Ash Shiddieq, S.E., M.Ak                   PT HMBC                    Direktur Operasional
                                                                                              Direktur Pengembangan
   9             drg. Meidy Maulia Rakhmi, MARS                      PT HMBC
                                                                                                        Bisnis
  10                   dr. Pradith T. Wijonarko                     PT HMBC                  Direktur Pelayanan Medis
  11                           Dion Aditya                          PT HMBC                   Sekretaris Perusahaan
  12                 dr. Sahda Vania Salsabiila                     PT HMBC                       Manager Yanmed
  13                    dr. Titin Jarotin, MARS                  PT HMC Cirebon                 Direktur Rumah Sakit
  14                        dr. Gitta Puspita                    PT HMC Cirebon              Manajer Pelayanan Medis
  15                dr. Rezza Anwar Musyaddad                    PT HMC Cirebon              Manajer Layanan Canggih
  16               dr. Nadia Desanti Rachmatika                  PT HMC Cirebon                    Case Manager
                                                                                                 Manajer Penunjang
  17               apt. Gina Puspitasari, S.Farm.                PT HMC Cirebon
                                                                                                        Medis
  18                 Nani Yunita, S.Kep., Ners.                   PT HMC Cirebon               Manajer Keperawatan
  19                        Ari Muhyidin                          PT HMC Cirebon                   Manajer Umum
  20             dr. Pradith Teguh Wijonarko, M.M                PT HMC Kuningan                     Plt. Direktur
                                                                                               1. Direktur Klink HMC
                                                                                                        Cianjur
                                                                                               2. Casemanager Klinik
  21                    dr. Mutiara Sukma                        PT HMC Kuningan
                                                                                                  HMC Majalengka
                                                                                               3. Dokter Umum Klinik
                                                                                                  HMC Majalengka
                                                                                                Dokter Umum, Case
  22                    dr. Elis Sri Alawiyah                    PT HMC Kuningan
                                                                                                      Manager
  23                     dr. Hadyan Faras                        PT HMC Kuningan                    Dokter Umum
                                                                                                Manajer Operasional
  24                    Lukman Nurhidayat                        PT HMC Kuningan
                                                                                                  HMC Majalengka
  25                          Mira Widianti                      PT HMC Kuningan                         SDM
  26                    Fairuz Fakhri Luthfiyan                  PT HMC Kuningan                        Dokter
  27        dr. Armand R. Ruhukail, Sp.Jp, FIHA, FAsCC           PT HMC Kuningan             Dokter Speseialis Jantung
  28               dr. Arif Taufiqurrahman, Sp. JP               PT HMC Kuningan             Dokter Speseialis Jantung
  29                dr. Arief Wibowo Sp.JP, FIHA                 PT HMC Kuningan             Dokter Speseialis Jantung
                                                                                             Dokter Speseialis Jantung
  30              dr. Arsha Pramudya.,Sp.JP (K)                  PT HMC Kuningan
                                                                                                     Sub Aritmia
  31               dr. M.Risandi Priatama Sp.JP                  PT HMC Kuningan             Dokter Speseialis Jantung
                                                                                             Dokter Speseialis Jantung
  32            dr. Aditya Fahmi Prianda Sp.JP FIHA              PT HMC Kuningan
                                                                                                    Sub Intervensi
                                                            36
Page 37
No                     Nama                       Terdaftar di Entitas Anak (Nama)             Jabatan
                                                                                     Dokter Speseialis Jantung
33         dr. Irwan Meidi Loebis, Sp. JP                 PT HMC Kuningan
                                                                                           Sub Intervensi
                                                                                     Dokter Speseialis Jantung
34           dr. Rizqi Mahardina.,Sp.JP                   PT HMC Kuningan
                                                                                           Sub Intervensi
35      dr. Sofia Kusumadewi, Sp.JP, FIHA                 PT HMC Kuningan            Dokter Speseialis Jantung
                                                                                          Dokter Speseialis
36       dr. Rizka Husna Aditya H., Sp.PD                 PT HMC Kuningan
                                                                                           Penyakit Dalam
                                                                                          Dokter Speseialis
37           dr. Dendi Andrean Sp.PD                      PT HMC Kuningan
                                                                                           Penyakit Dalam
                                                                                      Dokter Speseialis Syaraf
38          dr. Neti Sri Wardiyani, Sp.S.                 PT HMC Kuningan                Sub Neuropediatri
                                                                                               Vaskular
                                                                                      Dokter Speseialis Syaraf
39       dr. Andrianor Rahman,Sp.N.,FINA                  PT HMC Kuningan               Sub Neurointervensi
                                                                                               Vaskular
                                                                                          Dokter Speseialis
40         dr. Annisa Noer Dewi, Sp. KFR                  PT HMC Kuningan
                                                                                        Rehabiliatasi Medik
                                                                                          Dokter Speseialis
41      dr. Hj. Farida Yunus Dahlan, Sp.Rad               PT HMC Kuningan
                                                                                              Radiologi
                                                                                          Dokter Speseialis
42          dr. Briantara Bagus, Sp.Rad.                  PT HMC Kuningan
                                                                                              Radiologi
43            dr. Rotua Sinaga., Sp.A                     PT HMC Kuningan             Dokter Speseialis Anak
                                                                                          Dokter Speseialis
44           dr. Adam Alqusta Sp,An-TI                    PT HMC Kuningan
                                                                                               Anastesi
                                                                                       Dokter Speseialis Gizi
45   dr. Defri Ferdiansyah Noor, Sp.GK., AIFO-K           PT HMC Kuningan
                                                                                                Klink
46   dr. Uun Unaedi, Sp.P(K) Onk.T.,M.M.,FISR             PT HMC Kuningan              Dokter Speseialis Paru
                                                                                     Dokter Speseialis Patalogi
47        dr. Fajar Wasilah, Sp. Pk, MMRS                 PT HMC Kuningan
                                                                                                Klink
                                                                                          Dokter Speseialis
48        dr. Tedy Nugraha Sp.An, M.kes                   PT HMC Kuningan
                                                                                               Anastesi
                                                                                      Dokter Speseialis Bedah
49          dr. Ameru Ulfalian, SpBTKV                    PT HMC Kuningan
                                                                                       Thorax Kardiovaskular
50              dr. Ida Lulu Hidayah                      PT HMC Indramayu                     Direktur
51              dr. RIma Tresnawati                       PT HMC Indramayu           Manajer Pelayanan Medis
52             dr. Uswatun Khasanah                       PT HMC Indramayu                 Case Manager
53               Suciani Ramadhan                         PT HMC Indramayu            Kasubbid. Keperawatan
                                                                                      Kepala Ruangan Rawat
54                     Daroji                             PT HMC Indramayu
                                                                                                 Inap
55                 Diana Muktar                           PT HMC Indramayu             Kepala Ruangan IGD
                                                                                      Kepala Ruangan Rawat
56                    Marifah                             PT HMC Indramayu
                                                                                                Jalan
57             dr. Titin Jarotin, MARS                    PT HMC Kedawung              Direktur Rumah Sakit
                                                                                      Kepala Ruangan Rawat
58            Siti Aminah, A.Md.Kep.                       PT HMC Malang
                                                                                                 Inap
                                                                                        Direktur Klinik Utama
59           dr. Mutiara Rahma Dianty                     PT HMC Majalengka
                                                                                     Hasna Medika Majalengka
60            Shinta Apriani, A.Md.,Kep.                  PT HMC Majalengka              Kepala Sub Bidang
61           Yudi Permana, S.Kep.Ners                     PT HMC Majalengka               Kepala Ruangan
62              Gina Sonia, A.Md.,Kep                     PT HMC Majalengka               Kepala Ruangan
63         Eli Laelatul Saodah, A.Md.,Kep                 PT HMC Majalengka               Kepala Ruangan
64         Esi Ratna Munthoharoh, S.Gz                    PT HMC Majalengka               Kepala Ruangan
                                                                                      Kepala Ruangan Rawat
65            Siti Aminah, A.Md.Kep.                       PT HMC Subang
                                                                                                 Inap
66             dr. Lisdyana Agustin                        PT HMC Subang                    Direktur Klinik
67            dr. Annisa Aulia Listiani                    PT HMC Subang                    Case Manajer


                                                     37
Page 38
 No                            Nama                        Terdaftar di Entitas Anak (Nama)             Jabatan
                                                                                                  Kepala Sub Bagian
  68            Soewardiman Al Afghani, S.H.,M.H                    PT HMC Subang                UMUM & SDM HMC
                                                                                                        Subang
                                                                                               Kepala Seksi SDM HMC
  69              Widya Wahyu Atharika. S.Psi                       PT HMC Subang
                                                                                                        Subang
                                                                                                Kepala Ruangan IGD &
  70              Gina Sonia Aprilyyani. S.Kep ?                    PT HMC Subang
                                                                                                        RANAP
                                                                                                Kepala Ruangan Rawat
  71            Nadya Pradini Herisman.A.Md Kep                     PT HMC Subang
                                                                                                         Jalan
  72                Yudan Nur Mubarok. S.Gz                         PT HMC Subang                Kepala Ruangan Gizi
  73                dr. Avinda Deviana Devah                        PT HMC Cianjur             Plt Direktur HMC Cianjur
  74                     Ayu Bakta Fauziah                          PT HMC Cianjur             Koordinator Keperawatan
  75                       Purnama Putra                            PT HMC Cianjur             Perawat Pelaksana UGD
              dr. Eka Sinatria Prabawa, M.M.,AIFO-
  76                                                                PT HMC Bandung                   Direktur Klinik
                             K.,FIHFAA
  77               dr. Erina Puspitasari Priyatna                   PT HMC Bandung                  Casemanager
                                                                                                 Koordinator Layanan
  78                  dr. Yulia Pratiwi Irianti                     PT HMC Bandung
                                                                                                       Kencana
  79                  Harfi Frasyam Jehan                           PT HMC Bandung                 Manajer Umum
                                                                                                Kepala Ruangan Rawat
  80                 Siti Aminah, A.Md.Kep.                          PT HMC Garut
                                                                                                         Inap
                                                                                                Kepala Ruangan Rawat
  81                 Siti Aminah, A.Md.Kep.                        PT HMC Karangasem
                                                                                                         Inap
                                                                                                Kepala Ruangan Rawat
  82                 Siti Aminah, A.Md.Kep.                          PT HMC Serang
                                                                                                         Inap
                                                                                                Kepala Ruangan Rawat
  83                 Siti Aminah, A.Md.Kep.                         PT HMC Pakisaji
                                                                                                         Inap

Sehubungan dengan status hubungan kerja, pada saat ini tenaga ahli tersebut merupakan tenaga profesional yang berada pada
HMBC selaku entitas yang akan diakuisisi oleh Perseroan. Setelah penyelesaian transaksi akuisisi dan mengkonsolidasi HMBC
kedalam struktur organisasi Perseroan yang baru, Perseroan akan melakukan evaluasi dan peningkatan terhadap jajaran
manajemen dan organisasi, dengan tidak menutupi kemungkinan bagi Perseroan untuk restrukturisasi jajaran manajemen yang
mengakibatkan tenaga profesional dari HMBC untuk menduduki posisi manajemen atau fungsi profesional pada Perseroan,
dengan tetap memperhatikan kompetensi, pengalaman, kebutuhan organisasi, serta ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.

Fungsi pengawasan tersebut akan diarahkan untuk memastikan bahwa pengelolaan kegiatan usaha sektor kesehatan pada anak
usaha dilaksanakan secara memadai, antara lain melalui penguatan aspek tata kelola, manajemen risiko, pengawasan keuangan,
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta pemantauan kinerja operasional dan manajemen anak usaha..

       IX. DAMPAK RENCANA TRANSAKSI DAN RENCANA PERUBAHAN KEGIATAN USAHA TERHADAP
                           KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN (PROFORMA)

Berikut adalah proforma keuangan Perseroan sebelum dan sesudah dilakukannya Rencana Transaksi berdasarkan laporan
asuransi praktisi independen atas kompilasi informasi keuangan konsolidasian proforma No. 020/3.0193/AUP-
VISI/05/1285/IX/2026 pada tanggal 24 September 2026 yang telah direview oleh Feny Indah Sary dengan Nomor AP. 1285 ,
Auditor Independen, Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi & Rekan, sebagai berikut:

                                    PT SATU VISI PUTRA TBK DAN ENTITAS ANAK
                                LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASI PROFORMA
                                                    30 APRIL 2026
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                         PT Satu Visi Putra           PT Hasna Medika
                           Tbk dan Entitas             Bakti Cirebon                                   PT Satu Visi Putra
                                Anak                  dan Entitas Anak                                  Tbk dan Entitas
                            30 April 2026               30 April 2026                                        Anak
                         (Sebelum Rencana            (Sebelum Rencana           Penyesuaian              30 April 2026
                                                              38
Page 39
                          Transaksi)           Transaksi)                          (Setelah Rencana
                                                                                      Transaksi)
ASET

ASET LANCAR
Kas dan bank                1.792.918.379      35.094.221.073    30.000.000.000        66.887.139.452
Piutang usaha
   Pihak berelasi          40.658.284.702           8.125.000                  -       40.666.409.702
   Pihak ketiga            37.935.679.152      26.473.178.851                  -       64.408.858.003
Piutang lain-lain
   Pihak berelasi                       -       6.304.557.851                  -        6.304.557.851
   Pihak ketiga                         -          85.695.446                  -           85.695.446
Persediaan                 61.711.830.981       2.997.155.455                  -       64.708.986.436
Biaya dibayar di
   muka                      159.061.842        4.441.839.575                  -        4.600.901.417
Pajak dibayar di
   muka                                 -         321.230.525                  -         321.230.525
Uang muka
   pembelian                4.498.320.000                   -                  -        4.498.320.000
Jumlah Aset Lancar       146.756.095.056       75.726.003.776    30.000.000.000      252.482.098.832

ASET TIDAK LANCAR
Investasi pada
   Entitas Anak                         -       4.816.985.130                  -        4.816.985.130
Uang muka
   pembelian               18.648.457.097       7.992.000.000                  -       26.640.457.097
Taksiran tagihan
   pajak penghasilan        7.139.576.485          44.775.606                 -        7.184.352.091
Aset pajak tangguhan        2.178.872.171       2.553.489.628                 -        4.732.361.799
Goodwill                                -                   -    62.585.739.238       62.585.739.238
Aset tetap – neto          92.112.567.786     263.536.041.912    54.770.935.833      410.419.545.531
Properti investasi                      -       3.526.064.240                 -        3.526.064.240
Aset hak-guna – neto        1.176.388.888       6.794.846.419                 -        7.971.235.307
Aset takberwujud                  687.500         329.267.590                 -          329.955.090
Jumlah Aset Tidak
Lancar                   121.256.549.927      289.593.470.525   117.356.675.071      528.206.695.523
JUMLAH ASET              268.012.644.983      365.319.474.301   147.356.675.071      780.688.794.355




                       PT Satu Visi Putra    PT Hasna Medika                       PT Satu Visi Putra
                         Tbk dan Entitas      Bakti Cirebon                         Tbk dan Entitas
                              Anak           dan Entitas Anak                            Anak
                          30 April 2026        30 April 2026                         30 April 2026
                       (Sebelum Rencana     (Sebelum Rencana                       (Setelah Rencana
                           Transaksi)           Transaksi)      Penyesuaian           Transaksi)
LIABILITAS DAN
EKUITAS

LIABILITAS JANGKA
PENDEK
Utang bank jangka
   pendek                  56.225.721.103      34.415.213.600   (29.415.213.600)       61.225.721.103
Utang usaha
   Pihak berelasi             182.840.000           3.780.000                  -          186.620.000
   Pihak ketiga            13.082.953.866      24.969.875.465                  -       38.052.829.331

                                                     39
Page 40
                             PT Satu Visi Putra    PT Hasna Medika                        PT Satu Visi Putra
                               Tbk dan Entitas      Bakti Cirebon                          Tbk dan Entitas
                                    Anak           dan Entitas Anak                             Anak
                                30 April 2026        30 April 2026                          30 April 2026
                             (Sebelum Rencana     (Sebelum Rencana                        (Setelah Rencana
                                 Transaksi)           Transaksi)       Penyesuaian           Transaksi)
Utang lain-lain
   Pihak berelasi                            -        2.207.406.392                   -        2.207.406.392
   Pihak ketiga                              -        5.212.244.339                   -        5.212.244.339
Utang pajak                        748.425.367       17.881.811.816                   -       18.630.237.183
Pendapatan diterima
   di muka                          75.473.182           53.800.095                   -         129.273.277
Utang pihak berelasi                         -        5.047.000.000     (5.047.000.000)                   -
Beban masih harus
   dibayar                         379.838.540       19.945.473.807                   -       20.325.312.347
Liabilitas jangka
   panjang – bagian
   yang jatuh tempo
   dalam waktu satu
   tahun:
Utang bank                        5.210.900.000      25.641.114.636    (11.508.184.190)       19.343.830.446
Utang lembaga
   keuangan                        855.733.509                    -                   -          855.733.509
Liabilitas sewa                              -        2.147.820.920                   -        2.147.820.920
Utang pembiayaan
   konsumen                                   -          89.000.813                   -           89.000.813
Jumlah Liabilitas
  Jangka Pendek                  76.761.885.567     137.614.541.883    (45.970.397.790)     168.406.029.660

LIABILITAS JANGKA
PANJANG
Pendapatan diterima
   di muka                                    -          19.852.942                   -           19.852.942
Utang pihak berelasi                          -      33.400.000.000    (33.400.000.000)                    -
Utang pihak ketiga                            -      60.000.000.000    (60.000.000.000)                    -
Liabilitas jangka panjang
    – setelah dikurangi
    bagian yang jatuh
    tempo dalam waktu
    satu tahun:                                                                       -
Utang bank                       10.999.366.667      93.349.260.242    (64.305.666.377)       40.042.960.532
Utang lembaga keuangan               48.773.793                   -                   -           48.773.793
Liabilitas sewa                               -         830.629.198                   -          830.629.198
Utang pembiayaan
    konsumen                                  -          34.152.598                   -           34.152.598
Liabilitas diestimasi atas
     imbalan kerja                1.040.444.995       9.809.959.399                   -       10.850.404.394
Jumlah Liabilitas
  Jangka Panjang                 12.088.585.455     197.443.854.379   (157.705.666.377)       51.826.773.457
JUMLAH LIABILITAS                88.850.471.022     335.058.396.262   (203.676.064.167)     220.232.803.117



EKUITAS
Ekuitas yang dapat
   diatribusikan
   kepada pemilik
                                                           40
Page 41
   Entitas Induk
Modal ditempatkan
    dan disetor penuh        76.875.000.000        57.982.000.000   (50.294.500.000)       84.562.500.000
Tambahan modal
   disetor                   55.762.015.196        90.750.707.266    187.561.792.734      334.074.515.196
Saldo laba                   47.195.346.034     (133.492.100.251)    133.492.100.251       47.195.346.034
Komponen ekuitas
   lainnya                       (3.403.920)        2.744.303.368    (2.744.303.368)           (3.403.920)
Jumlah ekuitas yang
  dapat
  diatribusikan
  kepada pemilik
  entitas induk             179.828.957.310        17.984.910.383    268.015.089.617      465.828.957.310
Kepentingan non -
  pengendali                   (666.783.349)       12.276.167.656     83.017.649.621       94.627.033.928
Jumlah Ekuitas              179.162.173.961        30.261.078.039    351.625.021.384      560.455.991.238
JUMLAH
  LIABILITAS DAN
  EKUITAS                   268.012.644.983       365.319.474.301    147.948.957.217      780.688.794.355



                                  PT SATU VISI PUTRA TBK DAN ENTITAS ANAK
                        LAPORAN POSISI LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                                UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
                                                  30 APRIL 2026
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                  PT Hasna
                          PT Satu Visi Putra        Medika
                           Tbk dan Entitas      Bakti Cirebon                          PT Satu Visi Putra
                                Anak           dan Entitas Anak                         Tbk dan Entitas
                            30 April 2026        30 April 2026                               Anak
                              (Sebelum             (Sebelum                              30 April 2026
                              Rencana              Rencana                             (Setelah Rencana
                             Transaksi)           Transaksi)        Penyesuaian           Transaksi)

PENJUALAN NETO               94.940.119.237      75.460.125.717     (75.460.125.717)       94.940.119.237

BEBAN POKOK
  PENJUALAN                 (83.305.455.410)    (58.875.832.770)     58.875.832.770       (83.305.455.410)
LABA KOTOR                   11.634.663.827      16.584.292.947     (16.584.292.947)       11.634.663.827

Pendapatan lain-lain             133.367.643        570.639.620        (570.639.620)           133.367.643
Beban penjualan              (3.733.328.899)                  -                    -       (3.733.328.899)
Beban umum dan
   administrasi              (6.696.605.833)                   -                  -        (6.696.605.833)
Beban usaha                                -    (24.766.308.418)     24.766.308.418                      -
Bagian rugi entitas
   asosiasi                                -        (97.866.538)         97.866.538                      -
Beban pendanaan              (2.714.317.332)     (4.547.292.094)      4.547.292.094        (2.714.317.332)
Beban lain-lain              (2.584.277.531)                   -                  -        (2.584.277.531)
RUGI SEBELUM
  TAKSIRAN
  BEBAN PAJAK                (3.960.498.125)    (12.256.534.483)     12.256.534.483        (3.960.498.125)

TAKSIRAN BEBAN
                                                         41
Page 42
                                                  PT Hasna
                          PT Satu Visi Putra        Medika
                           Tbk dan Entitas      Bakti Cirebon                         PT Satu Visi Putra
                                Anak           dan Entitas Anak                        Tbk dan Entitas
                            30 April 2026        30 April 2026                              Anak
                              (Sebelum             (Sebelum                             30 April 2026
                              Rencana              Rencana                            (Setelah Rencana
                             Transaksi)           Transaksi)       Penyesuaian           Transaksi)
   PAJAK
Kini                                      -       (348.257.062)         348.257.062                    -
Tangguhan                     1.143.837.734         260.277.984       (260.277.984)        1.143.837.734
Taksiran Beban Pajak          1.143.837.734         (87.979.078)        87.979.078         1.143.837.734
RUGI PERIODE
  BERJALAN                   (2.816.660.391)    (12.344.513.561)    12.344.513.561        (2.816.660.391)

PENGHASILAN
  KOMPREHENSIF
  LAIN

POS YANG TIDAK
   AKAN
   DIREKLASIFIKAS
   I KE LABA RUGI:
Keuntungan
   (kerugian) aktuaria           19.235.000       (710.099.343)        710.099.343            19.235.000
Bagian atas
   penghasilan
   komprehensif lain
   atas entitas
   asosiasi                                -          2.458.129         (2.458.129)                        -
Pajak penghasilan
   terkait pos yang
   tidak akan
   direklasifikasikan
   ke laba rugi                  (4.231.700)        156.221.856       (156.221.856)           (4.231.700)
Jumlah penghasilan
   komprehensif lain
   – setelah pajak               15.003.300       (551.419.358)        551.419.358            15.003.300
JUMLAH RUGI
  KOMPREHENSIF
  PERIODE
  BERJALAN                   (2.801.657.091)    (12.895.932.919)    12.895.932.919        (2.801.657.091)

Jumlah rugi yang
  dapat
  didistribusikan
  kepada:
  Pemilik entitas induk      (2.661.397.424)    (11.279.598.948)    11.279.598.948        (2.661.397.424)
  Kepentingan non-
     pengendali                (155.262.967)     (1.064.914.613)     1.064.914.613         (155.262.967)
RUGI TAHUN
  BERJALAN                   (2.816.660.391)    (12.344.513.561)    12.344.513.561        (2.816.660.391)

Jumlah rugi
  komprehensif
  tahun berjalan
                                                         42
Page 43
                                                         PT Hasna
                            PT Satu Visi Putra             Medika
                             Tbk dan Entitas           Bakti Cirebon                                        PT Satu Visi Putra
                                  Anak                dan Entitas Anak                                       Tbk dan Entitas
                              30 April 2026             30 April 2026                                             Anak
                                (Sebelum                  (Sebelum                                            30 April 2026
                                Rencana                   Rencana                                           (Setelah Rencana
                               Transaksi)                Transaksi)                Penyesuaian                 Transaksi)
    yang dapat
    diatribusikan
    kepada:
    Pemilik entitas induk       (2.646.394.124)        (11.871.881.094)              11.871.881.094             (2.646.394.124)
    Kepentingan non-
       pengendali                (155.262.967)           (1.024.051.825)              1.024.051.825               (155.262.967)
 JUMLAH RUGI
   KOMPREHENSIF
   TAHUN
   BERJALAN                     (2.801.657.091)        (12.895.932.919)              12.895.932.919             (2.801.657.091)


Asumsi-Asumsi Dasar yang Digunakan dalam Penyusunan Informasi Keuangan Konsolidasi Proforma

Asumsi-asumsi dasar yang digunakan oleh Entitas dalam penyusunan informasi keuangan konsolidasi proforma adalah sebagai
berikut:

    a.   Laporan keuangan historis Entitas sebelum Transaksi yang digunakan dalam penyusunan informasi keuangan
         konsolidasi proforma Entitas diambil dari laporan keuangan Entitas tanggal 30 April 2026 yang telah diaudit oleh
         Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi & Rekan dengan laporan auditor independen
         No. 00160/3.0193/AU.1/05/0036-5/1/VIII/2026 tanggal 7 Agustus 2026 yang ditandatangani oleh Yulianti Sugiarta,
         CPA.
    b.   Laporan keuangan historis PT HMBC yang digunakan dalam penyusunan informasi keuangan konsolidasi proforma
         Entitas diambil dari laporan keuangan HMBC tanggal 30 April 2026 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Paul
         Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan dengan laporan auditor independen
         No. 01951/2.1133/AU.1/05/1683-6/1/VII/2026 tanggal 24 Juli 2026 yang ditandatangani oleh Indra Yagi Oktoriansyah,
         CPA.
    c.   Perjanjian Penjualan dan Pembelian Saham Bersyarat tanggal 20 Agustus 2026 antara HMUG (Penjual) dan Entitas
         (Pembeli) dengan nilai transaksi Rp31.000.000.000 atau setara 17.325 lembar saham.
    d.   Perjanjian Pemesanan Saham Bersyarat tanggal 20 Agustus 2026 antara Entitas (Pemesan) dengan HMBC (Penerbit)
         dengan nilai transaksi Rp 255.000.000.000 atau setara 142.393 lembar saham.
    e.   Perjanjian konversi hutang pada tanggal 20 Agustus 2026 dari pemegang sahan lainya dari HMBC dengan nilai
         transaksi Rp33.447.000.000 atau setara 18.692 lembar saham
    f.   Aset bersih HMBC telah dilakukan penilaian wajar berdasarkan penilai dari KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan
         dalam laporannya No. 00173/2.0176-00/BS/05/0453/1/IX/2026 tertanggal 10 September 2026 yang ditandatangani
         oleh M. Ichsan Suud, S.P., M.B.A., MAPPI (Cert.) dengan nilai wajar sebesar Rp108.103.000.000.

Penyesuaian-Penyesuaian dalam Penyusunan Informasi Keuangan Konsolidasi Proforma

   a.    Kas dan Bank
         Penyesuaian atas kas dan bank Entitas sebesar Rp30.000.000.000 dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                              Jumlah
            Kas masuk milik Entitas atas penerbitan saham                                         286.000.000.000
            melalui PMTHMETD
            Kas keluar milik Entitas untuk setoran modal                                           (255.000.000.000)
            kepada HMBC melalui penerbitan saham
            Kas keluar milik Entitas untuk pembelian saham                                          (31.000.000.000)
            HMBC yang dimiliki oleh HMUG
            Kas masuk milik HMBC atas setoran modal dari                                            255.000.000.000
            Entitas
                                                                  43
Page 44
        Kas keluar milik HMBC untuk pelunasan utang
        kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero)                                               (105.229.064.167)
        Tbk
        Kas keluar milik HMBC untuk pembayaran utang
        kepada pihak ketiga dan pihak berelasi                                                    (65.000.000.000)
        Kas keluar milik HMBC untuk pengadaan aset                                                (54.770.935.833)
        tetap
        Jumlah                                                                                      30.000.000.000


b.   Goodwill
     Goodwill sebesar Rp62.585.739.238 ini terdiri dari goodwill transaksi sebesar Rp5.832.526.331 dan selisih nilai wajar
     aset bersih sebesar Rp56.753.212.907 yang berasal dari KJPP dan selisih tersebut belum teridentifikasi alokasi untuk
     aset atau liabilitasnya sehingga disajikan sebagai goodwill sesuai PSAK 103 – Kombinasi Bisnis, dengan perhitungan
     sebagai berikut:

     Goodwill atas transaksi akuisisi HMBC

                                                                                             Jumlah
        Nilai pasar wajar aset bersih                                                            108.103.000.000
        Kepentingan non-pengendali bawaan HMBC                                                  (12.276.167.656)
        Jumlah                                                                                    95.826.832.344
        Penambahan ekuitas melalui penerbitan saham                                              255.000.000.000
        baru
        Penambahan ekuitas melalui konversi hutang                                                   33.447.000.000
        Nilai aset bersih                                                                           384.273.832.344
        Nilai aset bersih - porsi minoritas (27,09%)                                              (104.106.358.675)
        Nilai aset bersih – porsi Entitas (72,91%)                                                  280.167.473.669
        Imbalan yang secara efektif dialihkan atas
        perolehan investasi                                                                         286.000.000.000
        Goodwill atas transaksi akuisisi HMBC                                                         5.832.526.331

     Goodwill atas selisih nilai wajar aset bersih

                                                                                             Jumlah
        Nilai pasar wajar aset bersih                                                            108.103.000.000
        Aset Neto HMBC – per book                                                                (30.261.078.039)
        Penyesuaian kenaikan nilai wajar aset bersih                                               77.841.921.961
        HMBC (100%)
        Kenaikan nilai wajar aset bersih - porsi minoritas                                         (21.088.709.054)
        (27,09%)
        Kenaikan nilai wajar aset bersih – porsi Entitas                                             56.753.212.907
        (72,91%)

     Goodwill

                                                                                             Jumlah
        Goodwill atas transaksi akuisisi HMBC                                                         5.832.526.331
        Kenaikan nilai wajar aset bersih – porsi Entitas                                             56.753.212.907
        (72,91%)
        Jumlah                                                                                       62.585.739.238

c.   Aset Tetap – Neto
     Penyesuaian atas penggunaan dana dari setoran modal untuk pengadaan aset tetap sebesar Rp54.770.935.833.

d.   Utang Bank

     Jangka Pendek
     Penyesuaian atas pelunasan utang bank jangka pendek milik HMBC kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero)
                                                               44
Page 45
     Tbk sebesar (Rp29.415.213.600).

     Jangka Panjang
     Penyesuaian atas pelunasan utang bank jangka panjang milik HMBC kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero)
     Tbk sebesar (Rp75.813.850.567) dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                            Jumlah
        Liabilitas porsi jangka pendek – Utang bank                                          (11.508.184.190)
        Liabilitas porsi jangka panjang – Utang bank                                         (64.305.666.377)
        Jumlah                                                                               (75.813.850.567)


e.   Utang Pihak Berelasi

     Jangka Pendek

     Penyesuaian utang pihak berelasi atas konversi hutang ke modal HMBC dari Darwin Cyril Noerhadi dan Roy Himawan
     sebesar (Rp5.047.000.000) dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                               Jumlah
        Darwin Cyril Noerhadi                                                                    (4.400.000.000)
        Roy Himawan                                                                                (647.000.000)
        Jumlah                                                                                   (5.047.000.000)

     Jangka Panjang

     Penyesuaian utang pihak berelasi sebesar (Rp33.400.000.000) yang terdiri dari konversi hutang ke modal HMBC
     sebesar (Rp28.400.000.000) dan pembayaran utang sebesar (Rp5.000.000.000) dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                Jumlah
        Pieter Tanuri                                                                            (24.400.000.000)
        Darwin Cyril Noerhadi                                                                     (4.000.000.000)
        Sub-jumlah                                                                               (28.400.000.000)
        Pembayaran utang lainnya                                                                  (5.000.000.000)
        Jumlah                                                                                   (33.400.000.000)

f.   Utang Pihak Ketiga
     Penyesuaian atas pembayaran utang milik HMBC kepada pihak ketiga sebesar (Rp60.000.000.000).

g.   Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
     Penyesuaian dan eliminasi atas modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar (Rp50.294.500.000) dengan rincian
     sebagai berikut:

                                                                                                 Jumlah
        Penambahan modal milik Entitas atas penerbitan saham melalui PMTHMETD                       7.687.500.000
        Penambahan modal milik HMBC atas setoran modal dari Entitas                               142.393.000.000
        Penambahan modal milik HMBC atas konversi hutang dari pihak lain                           18.692.000.000
        Eliminasi atas investasi milik Entitas dengan modal HMBC                                (159.718.000.000)
        Eliminasi atas investasi milik minoritas dengan modal HMBC                               (59.349.000.000)
        Jumlah                                                                                   (50.294.500.000)

h.   Tambahan Modal Disetor
     Penyesuaian dan eliminasi atas tambahan modal disetor sebesar Rp187.561.792.734 dengan rincian sebagai
     berikut:

                                                                                                 Jumlah
        Tambahan modal disetor milik Entitas atas penerbitan saham melalui PMTHMETD              278.312.500.000
        Tambahan modal disetor milik HMBC atas setoran modal dari Entitas                        112.607.000.000
        Tambahan modal disetor milik HMBC atas transaksi konversi hutang dari pihak               14.755.000.000
                                                           45
Page 46
        lain
        Eliminasi atas tambahan modal disetor milik HMBC                                         (218.112.707.266)
        Jumlah                                                                                     187.561.792.734

i.   Saldo Laba
     Eliminasi atas saldo laba sebesar Rp133.492.100.251dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                 Jumlah
        Eliminasi atas saldo laba milik HMBC                                                    122.212.501.303
        Eliminasi atas saldo laba periode berjalan HMBC yang dimiliki
        minoritas                                                                                11.279.598.948
        Jumlah                                                                                  133.492.100.251

j.   Komponen Ekuitas Lainnya
     Eliminasi atas komponen ekuitas lainnya sebesar (Rp2.744.303.368) dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                  Jumlah
        Eliminasi atas komponen ekuitas lainnya milik HMBC                                       (3.336.585.514)
        Eliminasi atas komponen ekuitas lainnya periode berjalan milik
        HMBC yang dimiliki oleh minoritas                                                            592.282.146
        Jumlah                                                                                   (2.744.303.368)

k.   Kepentingan non-pengendali
     Eliminasi atas kepentingan non-pengendali sebesar Rp81.993.597.796 dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                  Jumlah
        Eliminasi atas saldo laba milik HMBC yang dimiliki oleh minoritas
        dengan persentase kepemilikan 27,09%                                                   (33.109.458.475)
        Eliminasi atas saldo laba periode berjalan milik HMBC porsi
        minoritas yang diakuisisi oleh Entitas                                                     8.223.762.524
        Eliminasi atas komponen ekuitas lainnya periode berjalan milik
        HMBC porsi minoritas yang diakuisisi oleh Entitas                                           431.822.775
        Eliminasi atas investasi milik minoritas dengan modal HMBC                               59.349.000.000
        Eliminasi atas tambahan modal disetor milik HMBC yang dimiliki
        oleh minoritas dengan persentase kepemilikan 27,09%                                      59.090.465.764
        Eliminasi atas komponen ekuitas lainnya milik HMBC yang
        dimiliki oleh minoritas dengan persentase kepemilikan 27,09%                                903.938.127
        Eliminasi atas saldo periode berjalan HMBC milik minoritas                             (11.871.881.094)
        Jumlah                                                                                   83.017.649.621

l.   Penyesuaian dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

                                                                                                  Jumlah
        Penyesuaian atas laba rugi HMBC sebelum dikendalikan
        (acquisition method) oleh Entitas:
        Penjualan                                                                              (75.460.125.717)
        Beban pokok penjualan                                                                    58.875.832.770
        Pendapatan lain-Lain                                                                      (570.639.620)
        Beban usaha                                                                              24.766.308.418
        Bagian rugi entitas asosiasi                                                                 97.866.538
        Beban pendanaan                                                                           4.547.292.094
        Beban pajak kini                                                                            348.257.062
        Beban pajak tangguhan                                                                     (260.277.984)
        Kuntungan aktuaria                                                                          710.099.343
        Penghasilan komperhensif asosiasi                                                            (2.458.129)
        Pajak atas penghasilan komperhensif                                                       (156.221.856)
        Jumlah                                                                                   12.895.932.919

                                                                                                  Jumlah
                                                            46
Page 47
           Penyesuaian atas laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
           HMBC yang diatribusikan sebelum dikendalikan (acquisition
           method) oleh Entitas:
           Penyesuaian atas jumlah rugi periode berjalan yang diatribusikan
           kepada pemilik Entitas Induk (sebelum akuisisi)                                             11.279.598.948
           Penyesuaian atas jumlah rugi periode berjalan yang diatribusikan
           kepada kepentingan non pengendali (sebelum akuisisi)                                         1.064.914.613
           Sub-jumlah                                                                                  12.344.513.561
           Penyesuaian atas jumlah rugi komprehensif periode berjalan
           yang diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk (sebelum                                    11.871.881.094
           akuisisi)
           Penyesuaian atas jumlah rugi komprehensif lainnya periode
           berjalan yang diatribusikan kepada kepentingan non pengendali                                1.024.051.825
           (sebelum akuisisi)
           Sub-jumlah                                                                                  12.895.932.919
           Jumlah                                                                                      25.240.446.480


                        X.    RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA (“RUPLSB”)

RUPSLB mengenai Rencana Perubahan Kegiatan Usaha Perseroan serta Rencana Pengambilalihan HMBC akan diadakan pada
Rabu, tanggal 30 September 2026 pada tempat dan waktu yang akan dirincikan pada Pemanggilan RUPSLB yang akan
disampaikan pada Selasa, tanggal 8 September 2026.

Perseroan juga akan menyelenggarakan RUPSLB secara elektronik berdasarkan POJK 14/2025 melalui aplikasi eASY.KSEI.

Maka dari itu, Perseroan sangat mengimbau seluruh Pemegang Saham untuk menghadiri RUPSLB dengan memberikan kuasa
kepada pihak yang ditunjuk oleh Biro Administrasi Efek Perseroan (“BAE”) dengan menandatangani serta mengembalikan formulir
surat kuasa yang dapat diperoleh melalui website Perseroan (www.satuvisiputra.com). Surat kuasa harus sudah diterima oleh
Direksi Perseroan selambatnya 3 (tiga) hari kerja sebelum tanggal RUPSLB yaitu tanggal 25 September 2026, di kantor BAE,
yaitu PT Sinartama Gunita, yang berkedudukan di Jakarta dan beralamat di Menara Tekno Lantai 7, Jalan H. Fachrudin No. 19,
Kampung Bali,Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10250. Pemegang saham juga dapat memberikan kuasa
secara elektronik melalui fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (eASY.KSEI) dalam tautan https://akses.ksei.co.id/
yang disediakan oleh KSEI sebagai mekanisme pemberian kuasa secara elektronik dalam proses penyelenggaraan RUPSLB
paling lambat 1 (satu) hari kerja sebelum tanggal RUPSLB yaitu pada tanggal 29 September 2026.

Pengumuman mengenai RUPSLB, beserta dengan Informasi Kepada Pemegang Saham, diterbitkan pada tanggal 24 Agustus
2026 pada situs web BEI, situs web Perseroan, dan situs web PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“eASY.KSEI”). Pemanggilan
untuk menghadiri RUPSLB direncanakan akan diumumkan pada situs web BEI, situs web Perseroan, dan eASY.KSEI pada
tanggal 8 September 2026.

Para Pemegang Saham yang berhak menghadiri RUPSLB terkait dengan agenda persetujuan untuk Perubahan Kegiatan Usaha
serta Rencana Pengambilalihan HMBC adalah para pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
Saham Perseroan pada Recording Date yaitu tanggal 7 September 2026.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, UUPT, dan POJK 15/2020, untuk pelaksanaan Rencana Perubahan Kegiatan Usaha,
Perseroan harus mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam suatu RUPSLB dan dihadiri oleh pemegang saham yang
mewakili paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang dimiliki oleh
pemegang saham dan harus disetujui oleh pemegang saham yang mewakili lebih dari 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh
saham dengan hak suara yang sah yang hadir dalam RUPSLB.

Dalam hal kuorum kehadiran rapat pertama sebagaimana dimaksud di atas tidak tercapai, RUPSLB kedua dapat dilangsungkan
jika RUPSLB dihadiri paling sedikit 3/5 (tiga per lima) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang dimiliki
pemegang saham dan disetujui oleh pemegang saham yang mewakili lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh
saham dengan hak suara yang sah yang hadir dalam RUPSLB kedua.

Untuk pelaksanaan Rencana Pengambilalihan, berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, UUPT, dan POJK 15/2020, Perseroan
harus mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam suatu RUPSLB dan dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling
sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang dimiliki oleh pemegang saham
                                                                 47
Page 48
dan harus disetujui oleh pemegang saham yang mewakili lebih dari 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah seluruh saham dengan
hak suara yang sah yang hadir dalam RUPSLB.

Dalam hal kuorum kehadiran rapat pertama sebagaimana dimaksud untuk Rencana Pengambilalihan di atas tidak tercapai,
RUPSLB kedua dapat dilangsungkan jika RUPSLB dihadiri paling sedikit 2/3 (dua per tiga) bagian dari jumlah seluruh saham
dengan hak suara yang sah yang dimiliki pemegang saham dan disetujui oleh pemegang saham yang mewakili lebih dari 3/4 (tiga
per empat) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah yang hadir dalam RUPSLB kedua.

Dalam hal kuorum kehadiran rapat kedua sebagaimana dimaksud untuk Rencana Perubahan Kegiatan Usaha maupun Rencana
Pengambilalihan di atas tidak tercapai, RUPSLB ketiga dapat diadakan dengan ketentuan RUPSLB ketiga sah dan berhak
mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham dari saham dengan hak suara yang sah dalam kuorum kehadiran dan
kuorum keputusan yang ditetapkan oleh OJK atas permohonan Perseroan.

RUPSLB kedua dapat diselenggarakan dalam jangka waktu paling cepat 10 (sepuluh) hari dan paling lambat 21 (dua puluh satu)
hari setelah RUPSLB pertama diselenggarakan.

   XI. DAFTAR TANGGAL-TANGGAL PENTING TERKAIT RENCANA PELAKSANAAN RUPSLB PERSEROAN


Perkiraan tanggal-tanggal penting sehubungan dengan Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

   No                                  Aktivitas                                                   Tanggal
   1.     Pemberitahuan Mata Acara RUPSLB ke OJK                                                14 Agustus 2026
   2.     Pengumuman RUPSLB                                                                     24 Agustus 2026
   3.     Pengumuman Keterbukaan Informasi                                                      24 Agustus 2026
   4.     Recording Date                                                                       7 September 2026
   5.     Pemanggilan RUPSLB                                                                   8 September 2026
   6.     Pelaksanaan RUPSLB                                                                  30 September 2026
   7.     Rencana Transaksi Dilakukan                                                           23 Oktober 2026
   8.     Penyampaian Ringkasan Risalah RUPSLB                                                  29 Oktober 2026


                  XII.    PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN

Keterbukaan Informasi ini telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Oleh karenanya, Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan bertanggung jawab atas kebenaran informasi material yang disampaikan dan pendapat yang dikemukakan
dalam Keterbukaan Informasi ini adalah wajar dan benar serta tidak ada informasi material lainnya yang belum diungkapkan
sehingga dapat menyebabkan adanya informasi yang disampaikan menjadi tidak benar atau menyesatkan.

Sehubungan dengan Rencana Transaksi ini, Direksi Perseroan menyatakan bahwa Rencana Transaksi bukan merupakan
transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 angka 1 UUP2SK sebagaimana diubah dari waktu ke waktu jo. POJK
42/2020.

                                                XIII.    LAIN-LAIN

Apabila pemegang saham membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai Rencana Transaksi Perseroan, pemegang saham
dapat menghubungi Perseroan pada jam kerja operasional Perseroan melalui:

                                                PT Satu Visi Putra Tbk

                                                      Kantor Pusat:
                            Jl. Greges Jaya II Blok B19 Kec. Asemrowo, Kel. Tambak Sarioso,
                                           Kota Surabaya, Jawa Timur 60184
                                              Telp. (031) 7496364 / 7497576
                                           Situs Web: www.satuvisiputra.com
                                      Email: corporatesecretary@satuvisiputra.com

                                                    David Dwiputra
                                                    Direktur Utama

                                                           48

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.85 MB
Published28 Sep 2026
Pages48
Characters232,077
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 3653 ms 29 Sep 2026 10:24

missing: transaction_date, object_text

Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '50'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result