Back to announcement
20260928_INPS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32161457_lamp1.pdf
Other Text extracted INPSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1 OCR 0.943
PT. INDAH PRAKASA SENTOSA, Tbk
BANI, PAGE Menara Jakarta Tower Fortune, Lt. 23 Unit F
Jl. Kota Baru Bandar Kemayoran No. C-8 Kota Adm.
Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta
Telp. : 02150976933
Ref. No.: 017/INPS-BEI/IX/2026 Jakarta Pusat, 28 September 2026
Lampira
Kepada Yth.
Direksi PT Bursa Efek Indonesia
u.p. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 (PP1)
Indonesia Stock Exchange Building, Tower |
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta Selatan 12190
Perihal: Penjelasan atas Surat Bursa Nomor S-12432/BEI.PP1/09-2026 dan Permohonan Pencabutan Suspensi
Efek dalam rangka Tindakan Korporasi
Dengan hormat,
Menunjuk surat PT Bursa Efek Indonesia ("Bursa") Nomor S-12432/BEI.PP1/09-2026 tanggal 25 September 2026
perihal Tanggapan dan Permintaan Penjelasan kepada PT Indah Prakasa Sentosa Tbk ("Perseroan"), yang merujuk
pada surat Perseroan Nomor 013/INPS-BEI/IX/2026 tanggal 18 September 2026 perihal Permohonan Relaksasi
atas Ketentuan Suspensi Efek Perseroan serta courtesy meeting antara Perseroan dan Bursa pada 22 September
2026, dengan ini Perseroan menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
Perseroan mengucapkan terima kasih atas dukungan Bursa terhadap rencana pengembangan usaha Perseroan
dan mencatat tanggapan Bursa mengenai ketentuan III.9.3 Peraturan Bursa Nomor I-X, bahwa pencabutan
suspensi efek yang disebabkan oleh ekuitas negatif hanya dapat dipertimbangkan setelah Perseroan membukukan
ekuitas positif pada laporan keuangan mendatang. Sehubungan dengan itu, Perseroan menyampaikan penjelasan
atas permintaan penjelasan Bursa sebagaimana lampiran surat Bursa tersebut sebagai berikut:
No. | Pertanyaan Bursa Penjelasan Perseroan
1. Pembukuan ekuitas negatif per 30 Juni 2026 sebesar Rp42,83 miliar
La | Langkah konkret yang telah dan akan | Langkah utama yang sedang Perseroan jalankan adalah Penambahan Modal
Perseroan lakukan untuk | Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu ("PMTHMETD")
memperbaiki kondisi keuangan | dalam rangka perbaikan posisi keuangan sesuai POJK Nomor
Perseroan. '32/POJK.04/2015 jo. POJK Nomor 14/POJK.04/2019, dengan menerbitkan
sebanyak-banyaknya 1.250.000.000 saham baru pada harga pelaksanaan
Rp100 per saham (sama dengan nilai nominal), sehingga dana yang akan
diterima Perseroan sebanyak-banyaknya Rp125.000.000.000. Seluruh saham
baru akan diambil bagian secara tunai oleh pemegang saham pengendali
Perseroan, PT Graha Inti Guna Persada ("GIGP").
Rencana tersebut telah diberitahukan kepada OJK pada 18 September 2026
dan diumumkan kepada publik melalui Keterbukaan Informasi tanggal 25
September 2026 ("KI PMTHMETD") bersamaan dengan pengumuman
RUPSLB, serta akan dimintakan persetujuan RUPSLB pada 3 November 2026.
Dana hasil PMTHMETO, setelah dikurangi biaya-biaya, akan digunakan untuk:
(i) pelunasan utang Perseroan kepada pihak ketiga sekitar Rp21 miliar (16,896)
guna memperbaiki modal kerja bersih dan likuiditas: (li) penyertaan modal
kepada entitas anak sekitar Rp99 miliar (79,296) sebagai belanja modal
pengembangan usaha entitas anak: dan (iii) modal kerja Perseroan sekitar Rp5
miliar (4,096).
Sebagai langkah pendukung, Perseroan melakukan diversifikasi usaha melalui
rencana akuisisi perusahaan di bidang otomotif yang telah memperoleh
proyek sebagaimana dijelaskan pada butir 2 dan 3, yang diharapkan
Halaman 1 dari 8
Page 2 OCR 0.917
PT. INDAH PRAKASA SENTOSA, Tbk
Menara Jakarta Tower Fortune, Lt. 23 Unit F
Jl. Kota Baru Bandar Kemayoran No. C-8 Kota Adm.
Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta
Telp. : 02150976933
No.
2b
P3
Lb
Penjelasan Perseroan
Pertanyaan Bursa
Timeline — pelaksanaan — rencana
tersebut.
Proforma — laporan — keuangan
mendatang sebagaimana timeline
rencana yang disampaikan pada poin
b.
memberikan kontribusi pendapatan dan laba bagi Perseroan secara
konsolidasian.
Jadwal indikatif PMTHMETD sebagaimana KI PMTHMETD adalah sebagai
berikut:
Pengumuman RUPSLB dan KI PMTHMETD: 25 September 2026
- Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak hadir: 9 Oktober 2026
- Pemanggilan RUPSLB: 12 Oktober 2026
- RUPSLB: 3 November 2026
- Pengumuman rencana pelaksanaan PMTHMETD: 24 November 2026
- Pelaksanaan PMTHMETD (penyetoran dan penerbitan saham baru): 1
Desember 2026
- Pencatatan saham baru di Bursa: 11 Desember 2026
Dengan jadwal tersebut, dana PMTHMETD diperkirakan diterima Perseroan
pada awal Desember 2026, sehingga perbaikan ekuitas akan tercermin pada
laporan keuangan tahunan per 31 Desember 2026.
Ikhtisar proforma laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan laporan
keuangan per 30 Juni 2026 (tidak diaudit), dengan asumsi seluruh saham baru
diterbitkan dan disetor tunai sebesar Rp125 miliar (sebelum penggunaan dana
dan biaya-biaya):
- Total aset: Rp176,35 miliar menjadi Rp301,35 miliar
- — Total liabilitas: Rp219,18 miliar (tetap)
- — Total ekuitas: negatif Rp42,83 miliar menjadi positif Rp82,17 miliar
| - Modal kerja bersih: negatif Rp26,94 miliar menjadi positif Rp98,06 miliar
- — Rasio liabilitas terhadap aset: 124,396 menjadi 72,746
- Rasio lancar: 0,69x menjadi 2,12x
Setelah penggunaan sekitar Rp21 miliar untuk pelunasan utang pihak ketiga,
total liabilitas diperkirakan turun menjadi sekitar Rp198,09 miliar dan rasio
Iiabilitas terhadap aset menjadi sekitar 70,796, dengan ekuitas tetap positif
sekitar Rp82,17 miliar.
Informasi umum
perusahaan target.
mengenai
Bidang usaha perusahaan target.
Latar belakang
perusahaan target.
rencana akuisisi
perusahaan untuk pengembangan anorganik
| perusahaan Target adalah perseroan terbatas yang bergerak di bidang
| otomotif, yaitu kendaraan bermotor roda tiga, termasuk kendaraan berbasis
Istrik (electric vehicle), beserta suku cadangnya ("Perusahaan Target").
Otomotif, yaitu kendaraan bermotor roda tiga, termasuk kendaraan berbasis
listrik (electric vehicle), beserta suku cadangnya.
Sejalan dengan transisi Perseroan menjadi perusahaan induk (kegiatan usaha
perusahaan induk telah ditambahkan dalam Anggaran Dasar Perseroan
berdasarkan keputusan RUPS Juni 2026), Perseroan bermaksud melakukan |
ekspansi dan diversifikasi usaha ke bidang otomotif melalui pengembangan |
anorganik. Perusahaan Target dipilih karena telah memperoleh proyek
pengadaan kendaraan bermotor roda tiga sebagaimana dijelaskan pada butir
3, sehingga akuisisi memberikan sumber pendapatan baru bagi Perseroan
Halaman 2 dari 8
Page 3 OCR 0.920
4 ii PT. INDAH PRAKASA SENTOSA, Tbk Menara Jakarta Tower Fortune, Lt. 23 Unit F Jl. Kota Baru Bandar Kemayoran No. C-8 Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta Telp. : 02150976933 No. 2d 2e 2f 2.8 2h 2i 2j 2k 2d 2m Pertanyaan Bursa Informasi mengenai perusahaan target. | | pemegang saham dan pemilik | manfaat akhir (ultimate beneficial | owner) atas perusahaan target. Nilai valuasi perusahaan target. Nilai akuisisi yang akan Perseroan lakukan. Sumber pendanaan untuk akuisisi | Pinjaman dari pihak ketiga yang bersifat jangka pendek. Akuisisi tidak didanai | | dari dana hasil PMTHMETD: rencana penggunaan dana PMTHMETD tetap perusahaan target. manajemen | Informasi mengenai manajemen Perusahaan Target akan Perseroan | | sampaikan dalam keterbukaan informasi. | | | Tidak terdapat hubungan afiliasi antara pemegang saham Perusahaan Target | perseroan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik untuk melakukan Penjelasan Perseroan secara konsolidasian. Perusahaan Target dimiliki oleh 2 (dua) orang pemegang saham perorangan, yang sekaligus merupakan pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner). dengan Perseroan, GIGP, maupun anggota Direksi dan Dewan Komisaris | Perseroan. Identitas pemegang saham akan Perseroan sampaikan dalam | keterbukaan informasi. | | penilaian atas 9026 saham Perusahaan Target. Nilai hasil penilaian akan Perseroan sampaikan dalam keterbukaan informasi. Perseroan akan mengakuisisi 9094 saham Perusahaan Target. Nilai akuisisi akan Perseroan sampaikan dalam keterbukaan informasi. | | | | sebagaimana KI PMTHMETD. Financial highlight perusahaan | Berdasarkan laporan keuangan Perusahaan Target per 31 Maret 2026 yang target meliputi nilai buku aset, | telah diaudit, ikhtisar keuangan Perusahaan Target adalah sebagai berikut: | tiabilitas, ekuitas, pendapatan, laba | total aset sekitar Rp583,0 miliar: total liabilitas sekitar Rp578,9 miliar: total | usaha, dan laba bersih. Rencana perusahaan target Perseroan lakukan. pengembangan yang akan Pihak yang akan melakukan transaksi sehubungan — dengan akuisisi perusahaan target. Pertimbangan dilakukannya akulsisi yang berpotensi — menimbulkan beban belanja modal maupun beban utang mempertimbangkan kondisi keuangan Perseroan saat ini yang masih dalam proses pemulihan. Perubahan pengendali maupun manajemen Perseroan setelah akuisisi perusahaan target. ekuitas sekitar Rp4,1 miliar: pendapatan (3 bulan) sekitar Rp1,3 miliar: laba usaha sekitar Rp136 juta: dan laba bersih sekitar Rp686 juta. Ikhtisar keuangan selengkapnya akan Perseroan sampaikan dalam keterbukaan informasi. Perseroan akan mengembangkan Perusahaan Target pada pasar otomotif kendaraan bermotor roda tiga, khususnya kendaraan berbasis listrik, dengan prioritas pelaksanaan dan optimalisasi proyek yang telah diperoleh Perusahaan Target (butir 3), serta pengembangan jaringan pemasaran dan layanan purna jual secara bertahap. Perseroan (PT Indah Prakasa Sentosa Tbk) selaku pembeli dan pemegang saham Perusahaan Target selaku penjual. Setelah transaksi, Perusahaan Target akan menjadi entitas anak yang dikendalikan langsung oleh Perseroan. Dalam jangka panjang, Perseroan akan melaksanakan PMTHMETD (private placement) sesuai dengan KI PMTHMETD yang telah diumumkan pada 25 September 2026 dan persetujuan RUPSLB yang akan diselenggarakan pada 8 | November 2026, sehingga struktur permodalan dan posisi keuangan | Perseroan diperkuat untuk mendukung pengembangan usaha Perseroan. 'Adapun akuisisi Perusahaan Target bukan merupakan transaksi material dan didanai dengan pinjaman pihak ketiga, sehingga tidak menambah beban utang Perseroan secara signifikan. Tidak terdapat perubahan pengendali maupun manajemen Perseroan setelah akuisisi. GIGP tetap menjadi pemegang saham pengendali Perseroan dan susunan Direksi serta Dewan Komisaris Perseroan tidak berubah. Perubahan Halaman 3 dari 8
Page 4 OCR 0.933
4 2 Hasi PT. INDAH PRAKASA SENTOSA, Tbk Menara Jakarta Tower Fortune, Lt. 23 Unit F Jl. Kota Baru Bandar Kemayoran No. C-8 Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta Telp. : 02150976933 Ivo. L 3. Proyek yang berkaitan dengan akuisisi perusahaan target 3.a 3d |3.e Pertanyaan Bursa Deskripsi singkat terkait proyek yang akan dilaksanakan beserta bidang usahanya. Nilai dari proyek tersebut. analysis Cost-benefit sebagai pertimbangan Perseroan melaksanakan proyek tersebut dan dampaknya — terhadap — laporan keuangan mendatang. Penjelasan Perseroan pengendali hanya terjadi pada Perusahaan Target, yaitu beralih kepada Perseroan, dengan manajemen Perusahaan Target tetap dipertahankan. Proyek berupa pengadaan kendaraan bermotor roda tiga di bidang otomotif, | yang diperoleh Perusahaan Target dari salah satu grup entitas anak Badan | Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Maret 2026. | Pelaksanaan proyek belum dimulai karena keterbatasan dana operasional Perusahaan Target. Sekitar Rp1.250.000.000.000 (satu triliun dua ratus lima puluh miliar Rupiah). Biaya utama proyek adalah pengadaan unit dan komponen kendaraan, | perakitan, logistik, serta pendanaan modal kerja, sedangkan manfaatnya | adalah pendapatan dari proyek yang telah diperoleh Perusahaan Target | dengan margin yang diperkirakan sekitar 786 sampai dengan 896. Karena | proyek telah diperoleh dan pemberi kerjanya merupakan bagian dari grup | Danantara, risiko pemasaran dan risiko pembayaran relatif rendah, sehingga | risiko utama terletak pada pendanaan modal kerja dan ketepatan | pelaksanaan. Dengan dilaksanakannya akuisisi, Perusahaan Target menjadi entitas anak yang dikendalikan Perseroan, sehingga pendapatan dan keuntungan dari proyek tersebut akan terkonsolidasi ke dalam laporan keuangan Perseroan sesuai porsi kepemilikan 9096. Hal ini diperkirakan meningkatkan pendapatan dan laba bersih konsolidasian Perseroan secara signifikan sejak pengakuan pendapatan proyek dimulai pada akhir tahun 2026 sampai dengan selesainya proyek pada tahun 2028, serta memperkuat ekuitas Perseroan di samping PMTHMETD. Selama proyek berjalan, aset dan liabilitas Perusahaan Target, termasuk uang muka dari pemberi kerja, juga akan turut terkonsolidasi. Apakah proyek ini akan dikerjakan bersamaan dengan perusahaan yang diakuisisi? Jelaskan. Ya. Proyek akan dikerjakan oleh Perusahaan Target selaku pihak yang memperoleh proyek, yang setelah akuisisi menjadi entitas anak Perseroan. Perseroan selaku perusahaan induk akan mendukung dari sisi pendanaan, tata kelola, dan pengawasan pelaksanaan proyek. Apabila hingga saat ini Perseroan adanya kendala pertimbangan dana, jelaskan Perseroan tersebut” sebagai | Tanpa HMETD sementara Perseroan diperbaiki. kondisi sendiri belum dapat memulai proyek akibat | pelaksanaan: pemberitahuan kepada OJK telah disampaikan pada 18 menjadikan proyek dan akuisisi | direncanakan pada 1 Desember 2026. Proses PMTHMETD memerlukan prioritas | dibandingkan dengan melakukan | dipercepat lebih dari jadwal tersebut. terlebih dahulu, | keuangan | transaksi material, didanai dari pinjaman pihak ketiga, tidak menggunakan masih perlu | dana PMTHMETO, dan diperlukan agar Perseroan menjadi pemegang saham PMTHMETD merupakan prioritas Perseroan dan telah berada dalam proses September 2026, KI PMTHMETD telah diumumkan pada 25 September 2026, RUPSLB akan diselenggarakan pada 3 November 2026, dan pelaksanaan tahapan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga waktunya tidak dapat 'Akuisisi Perusahaan Target dilakukan secara paralel karena bukan merupakan Perusahaan Target sebelum proyek dimulai. Dengan demikian, keduanya bukan pilihan yang saling menggantikan: PMTHMETD memperbaiki posisi keuangan Perseroan, sedangkan akuisisi menyiapkan sumber pendapatan baru. Halaman 4 dari 8
Page 5 OCR 0.932
4 3 kasi PT. INDAH PRAKASA SENTOSA, Tbk Menara Jakarta Tower Fortune, Lt. 23 Unit F Jl. Kota Baru Bandar Kemayoran No. C-8 Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta Telp. : 02150976933 No, 3 3g Pertanyaan Bursa Strategi perolehan dana untuk pendanaan proyek yang dimaksud, mengingat Perseroan menyampaikan bahwa — akan mengajukan pinjaman kepada pihak ketiga untuk akuisisi perusahaan terkait. Timeline antara akuisisi perusahaan dan pengerjaan proyek yang dimaksud, termasuk dari pengerjaan awal proyek hingga pengerjaan proyek yang dimaksud. selesainya | Penjelasan Perseroan Pinjaman pihak ketiga hanya digunakan untuk pembayaran nilai akuisisi yang bukan merupakan transaksi material (butir 2.h), bukan untuk pendanaan proyek. Pendanaan proyek direncanakan bersumber dari: (i) pinjaman bank | dan/atau pihak ketiga yang diajukan oleh Perusahaan Target dengan dasar | proyek yang telah diperoleh: (li) pembayaran termin proyek dari pemberi | kerja yang akan digunakan kembali untuk membiayai tahap berikutnya: dan | Gi) dukungan Perseroan selaku perusahaan induk, dengan tetap | memperhatikan rencana penggunaan dana PMTHMETD sebagaimana KI | PMTHMETD dan ketentuan transaksi afiliasi yang berlaku. Dengan demikian, | perbaikan posisi keuangan Perseroan melalui PMTHMETD tidak bergantung | pada, dan tidak dibebani oleh, pendanaan proyek tersebut. |- Penandatanganan dan penyelesaian akuisisi Perusahaan Target: awal | Oktober 2026 | - Keterbukaan informasi atas akuisisi kepada OJK, Bursa, dan publik: paling lambat 2 hari kerja setelah penandatanganan Persiapan dan pengerjaan awal proyek: November 2026 Penerimaan pembayaran termin pertama dari pemberi kerja: Desember 2026 Penyelesaian proyek: Maret 2028, yaitu 2 (dua) tahun sejak proyek diperoleh pada Maret 2026 Jadwal tersebut bersifat indikatif dan bergantung pada penyelesaian dokumen transaksi serta ketersediaan pendanaan. 4a | L bad Latar belakang rencana PMTHMETD. Perkiraan dana yang akan dihimpun dari PMTHMETD. Perkiraan jumlah saham yang akan diterbitkan dalam PMTHMETD. Pihak yang akan menjadi investor dalam PMTHMETD. Struktur pemegang Perseroan sebelum dan PMTHMETD. saham setelah 4. Rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, Perseroan mencatat ekuitas | negatif Rp42,83 miliar, modal kerja bersih negatif Rp26,94 miliar, dan total Iiabilitas 124,396 dari total aset, sehingga memenuhi kondisi Pasal 88 huruf b POJK Nomor 32/POJK.04/2015 untuk melakukan penambahan modal dalam rangka perbaikan posisi keuangan. PMTHMETD ditujukan untuk memulihkan ekuitas dan modal kerja Perseroan, menurunkan beban utang, membuka kembali akses pendanaan, serta mendukung pengembangan usaha entitas anak. Sebanyak-banyaknya Rp125.000.000.000 (seratus dua puluh lima miliar Rupiah). 'Sebanyak-banyaknya 1.250.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham, pada harga pelaksanaan Rp100 per saham, yaitu di atas indikasi | nilai wajar berdasarkan kajian penilaian KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan sebesar Rp91,22 per saham. Saham baru diterbitkan dari saham dalam portepel sehingga masih dalam batas modal dasar Perseroan saat ini. PT Graha Inti Guna Persada, pemegang saham pengendali Perseroan, yang akan mengambil bagian seluruh saham baru dan menyetornya secara tunai. Berdasarkan DPS per 23 September 2026, sebelum PMTHMETD (650.000.000 | saham): | PT Graha Inti Guna Persada: 428.058.000 saham (65,8696) Halaman 5 d,
Page 6 OCR 0.914
Ah IN RASE PT. INDAH PRAKASA SENTOSA, Tbk Menara Jakarta Tower Fortune, Lt. 23 Unit F Jl. Kota Baru Bandar Kemayoran No. C-8 Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta Telp. : 02150976933 No. 4 4g 4h ni | 5.b 148 Agustus Pertanyaan Bursa Rencana penggunaan dana dari hasil PMTHMETD. Rencana pemenuhan ketentuan free float — setelah —— pelaksanaan PMTHMETD. Kesediaan investor yang melaksanakan PMTHMETD untuk melakukan lock-up — kepemilikan saham. 'gambilalihan Perseroan oleh PT Grah: Perubahan -bidang usaha maupun lingkup bisnis setelah pengambilalihan yang dilakukan oleh GIGP. Latar belakang penjualan saham Perseroan oleh GIGP pada periode 2026 hingga 17 September 2026 mempertimbangkan GIGP baru saja melakukan proses MTO. Penjelasan Perseroan - Andry Hakim: 65.132.000 saham (10,0256) Masyarakat (masing-masing di bawah 596): 156.810.000 saham (24,1296) Proforma setelah PMTHMETD (1.900.000.000 saham), dengan asumsi seluruh saham baru diambil bagian oleh GIGP: PT Graha Inti Guna Persada: 1.678.058.000 saham (88,3256) 'Andry Hakim: 65.132.000 saham (3,4396) Masyarakat (masing-masing di bawah 596): 156.810.000 saham (8,256) Tidak terdapat anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang memiliki saham Perseroan. Setelah dikurangi biaya-biaya: (i) sekitar Rp21 miliar (16,896) untuk pelunasan utang Perseroan kepada pihak ketiga: (li) sekitar Rp99 miliar (79,296) untuk penyertaan modal kepada entitas anak sebagai belanja modal pengembangan usaha entitas anak: dan (ii) sekitar Rp5 miliar (4,056) untuk modal kerja Perseroan, sebagaimana diuraikan dalam Bab IV KI PMTHMETD. Setelah PMTHMETD, jumlah saham yang dimiliki pemegang saham bukan pengendali dan bukan pemegang saham utama diperkirakan sekitar 116896 dari jumlah saham tercatat, di bawah ketentuan minimum 1596 Peraturan Bursa Nomor I-A. Untuk memenuhi ketentuan tersebut, GIGP berencana melepas sebagian sahamnya secara bertahap kepada investor terpilih (selective investor) yang berorientasi jangka panjang dan tidak terafiliasi | dengan Perseroan maupun GIGP, dengan tetap mempertahankan pengendalian atas Perseroan, dalam jangka waktu yang ditetapkan Peraturan | Bursa Nomor I-A. Perseroan akan menyampaikan perkembangan pemenuhan free float kepada Bursa secara berkala. GIGP menyatakan bersedia untuk melakukan lock-up atas saham baru hasil PMTHMETD sesuai ketentuan yang ditetapkan Bursa. a Inti Guna Persada (GIGP) Perseroan tetap mempertahankan bidang usaha yang ada, yaitu pergudangan dan penyimpanan serta perdagangan eceran bahan bakar melalui entitas anak, dan menambahkan kegiatan usaha perusahaan induk berdasarkan keputusan RUPS Juni 2026 (penyesuaian KBLI 2025). Dalam kerangka tersebut, Perseroan melakukan diversifikasi ke bidang otomotif melalui rencana akuisisi | sebagaimana butir 2, tanpa menghentikan kegiatan usaha yang ada. Berdasarkan keterangan GIGP kepada Perseroan, penjualan sebagian saham Perseroan oleh GIGP pada periode tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan porsi kepemilikan publik guna pemenuhan ketentuan free float Peraturan Bursa Nomor I-A setelah penawaran tender wajib, dan ditujukan kepada investor terpilih yang berorientasi jangka panjang. Setiap perubahan kepemilikan tersebut telah dilaporkan sesuai POJK Nomor 4 Tahun 2024 dan Perseroan telah meneruskannya kepada Bursa. Berdasarkan DPS per 23 September 2026, kepemilikan GIGP adalah 428.058.000 saham atau 65,86?6. Halaman 6 dari 8
Page 7 OCR 0.931
4
TA
PT. INDAH PRAKASA SENTOSA, Tbk
Menara Jakarta Tower Fortune, Lt. 23 Unit F
Jl. Kota Baru Bandar Kemayoran No. C-8 Kota Adm.
Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta
Telp. : 02150976933
No,
5.c
Sis
6
6. Informasi/fakta material lainnya
Pertanyaan Bursa
GIGP
untuk
mempertahankan kepemilikan dan
mengembangkan Perseroan setelah
pengambilalihan.
Komitmen
Dalam hal GIGP akan menjadi
investor dalam PMTHMETD, apa
yang — menjadi — pertimbangan
penjualan saham Perseroan apabila
setelah itu GIGP akan melakukan
suntikan modal kepada Perseroan?
Hubungan afiliasi Perseroan dan
GIGP dengan perusahaan tercatat
lainnya yaitu PT Bhineka Inovasi
Ketahanan Energi Tbk (BIKE) dan PT
Menn Teknologi Indonesia Tbk
beserta pemegang sahamnya yaitu
PT Penajam Makmur Jaya (PMI),
mengingat adanya kesamaan pihak
yaitu Muhammad Reagy Sukmana
yang menjabat sebagai Direktur
Utama Perseroan dan Komisaris
| Independen BIKE sejak Juli 2026 |
setelah akuisisi BIKE oleh PMJ pada
April 2026. Selain itu, Bapak Reagy
juga pernah mewakili PMJ dalam
rencana akuisisi PT Djasa Ubersakti
Tbk (PTDU) yang dibatalkan.
| Informasi/fakta material lainnya
yang belum disampaikan kepada
publik.
Penjelasan Perseroan
GIGP berkomitmen untuk tetap menjadi pemegang saham pengendali
Perseroan dan mengembangkan Perseroan. Komitmen tersebut diwujudkan
secara nyata melalui kesediaan GIGP mengambil bagian seluruh saham baru
PMTHMETD secara tunai sebanyak-banyaknya Rp125 miliar. GIGP tidak
memiliki rencana untuk mengalihkan pengendalian atas Perseroan. |
Tg 1
Kedua tindakan tersebut memiliki tujuan yang berbeda. Penjualan sebagian |
saham dimaksudkan untuk pemenuhan free float dan meningkatkan |
kepemilikan publik, yang hasilnya diterima GIGP dan tidak masuk ke
Perseroan. Sebaliknya, PMTHMETD merupakan penyetoran modal baru
secara tunai ke dalam Perseroan yang seluruhnya diterima Perseroan untuk
memperbaiki ekuitas dan modal kerja. GIGP menyadari kondisi ekuitas negatif
Perseroan sejak pengambilalihan, sehingga langkah GIGP berikutnya adalah
melakukan penyetoran modal melalui PMTHMETD sebagai bentuk komitmen
terhadap pemulihan Perseroan.
Perseroan dan GIGP tidak memiliki hubungan kepemilikan saham,
pengendalian, maupun hubungan usaha dengan BIKE, PT Menn Teknologi
Indonesia Tbk ("MENN"), dan PM). Perseroan dan GIGP tidak memiliki
saham pada BIKE, MENN, maupun PMI, dan sebaliknya BIKE, MENN, dan
PMI tidak memiliki saham pada Perseroan maupun GIGP, serta tidak
terdapat transaksi antara Perseroan dan/atau GIGP dengan pihak-pihak
tersebut.
Satu-satunya keterkaitan adalah kedudukan Bapak Muhammad Reagy
Sukmana selaku Komisaris Independen BIKE dan MENN, yang dijalankan
secara profesional dalam kapasitas pribadi berdasarkan permintaan pihak-
pihak tersebut, dan tidak mewakili kepentingan Perseroan maupun GIGP.
Perseroan memahami bahwa kedudukan rangkap anggota organ tersebut
termasuk dalam pengertian afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1
angka 1 huruf c Undang-Undang Pasar Modal antara Perseroan dan BIKE serta
MENN: namun keterkaitan tersebut tidak menimbulkan hubungan
pengendalian, kepemilikan, maupun kepentingan ekonomi antara
Perseroan/GIGP dengan BIKE, MENN, dan PMJ. Apabila di kemudian hari
terdapat transaksi dengan pihak-pihak tersebut, Perseroan akan
memperlakukannya sesuai POJK Nomor 42/POJK.04/2020.
Adapun keterlibatan Bapak Reagy dalam rencana akuisisi PTDU oleh PMJ
dilakukan dalam kapasitas pribadi sebagai salah satu calon investor, tidak
melibatkan Perseroan maupun GIGP, dan rencana tersebut telah dibatalkan
serta Bapak Reagy telah mengundurkan diri dari rencana tersebut.
Tidak ada. Seluruh informasi atau fakta material yang wajib diungkapkan telah
disampaikan Perseroan kepada OJK, Bursa, dan publik, termasuk KI
PMTHMETD tanggal 25 September 2026. Rencana akuisisi Perusahaan Target |
sebagaimana butir 2 masih dalam proses dan akan diumumkan sesuai |
ketentuan setelah perjanjian jual beli saham ditandatangani. Apabila terdapat
informasi atau fakta material lainnya, Perseroan akan menyampaikan
keterbukaan informasi sesuai POJK Nomor 31/POJK.04/2015 dan Peraturan
Bursa Nomor I-E.
Halaman 7 dari 8
Page 8 OCR 0.941
PT. INDAH PRAKASA SENTOSA, Tbk INI PASGE Menara Jakarta Tower Fortune, Lt. 23 Unit F Jl. Kota Baru Bandar Kemayoran No. C-8 Kota Adm. Jakarta Pusat, Prov. DKI Jakarta Telp. : 02150976933 Permohonan Pencabutan Suspensi Efek dalam rangka Tindakan Korporasi Sehubungan dengan tindakan korporasi di atas, Perseroan dengan hormat menyampaikan bahwa berlanjutnya suspensi efek Perseroan menimbulkan keragu-raguan bagi pihak-pihak yang menopang tindakan korporasi tersebut. Pihak ketiga calon pemberi pinjaman untuk akuisisi menyampaikan keraguannya untuk melanjutkan komitmen pendanaan, dan calon investor jangka panjang yang berencana digandeng GIGP dalam rangka mendukung proses PMTHMETD serta pemenuhan free float sesudah PMTHMETD juga menyampaikan keragu- raguan yang sama selama saham Perseroan masih dalam status suspensi. Dengan demikian, suspensi berpotensi memperlambat langkah pemulihan yang justru ditujukan untuk melindungi kepentingan seluruh pemegang saham. Perseroan mencermati bahwa ketentuan V.5. Perubahan Peraturan Nomor I-X (Keputusan Direksi Bursa Nomor Kep-00139/BEI/09-2026 tanggal 25 September 2026, berlaku sejak 28 September 2026) menyatakan: "Dalam rangka tindakan korporasi, Bursa dapat melakukan pencabutan Suspensi Efek berdasarkan permohonan dari Perusahaan Tercatat, sepanjang permohonan tersebut telah memenuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan lebih lanjut melalui Surat Edaran Bursa." Oleh karena itu, dengan hormat Perseroan memohon agar Bursa berkenan mempertimbangkan pencabutan suspensi efek Perseroan dalam rangka tindakan korporasi berdasarkan ketentuan tersebut, dengan memperhatikan tahapan PMTHMETD yang telah berjalan dan komitmen GIGP selaku pemodal, atau, apabila Surat Edaran dimaksud belum diterbitkan, memproses permohonan ini segera setelah Surat Edaran tersebut berlaku. Perseroan berkomitmen memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku dan menyampaikan keterbukaan informasi atas setiap perkembangan tindakan korporasi tersebut, dan GIGP bersedia melakukan lock-up atas saham hasil PMTHMETD sesuai ketentuan yang ditetapkan Bursa. Demikian penjelasan dan permohonan ini kami sampaikan. Atas perhatian, pertimbangan, dan dukungan Bapak/Ibu, kami mengucapkan terima kasih. Hormat kami, Ko PTIndah Prakasa Sentosa Tbk | L Muhammad Reagy Sukmana Direktur Utama Tembusan: Yth. Kepala Departemen Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik, Otoritas Jasa Keuangan. lalaman 8 dari 8
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.