Back to announcement
20260929_SINI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32161911_lamp2.pdf
Other Text extracted SINISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
Jawaban atas Permintaan Penjelasan
PT Singaraja Putra Tbk. (Perseroan)
1. Sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan dan entitas anak, agar dijelaskan:
a. Rencana strategis Perseroan selama tahun 2026, meliputi perkembangan bisnis
eksisting dan rencana pengembangan bisnis baru (jika ada).
Jawaban:
Sejalan dengan rencana strategis Perseroan untuk memfokuskan pengembangan
usaha pada sektor pertambangan batubara, sepanjang tahun 2026 Perseroan akan
melaksanakan peningkatan kapasitas operasional secara bertahap serta
pengembangan proyek pertambangan batubara melalui entitas anak, yakni PT Pasir
Bara Prima (PBP), PT Persada Kapuas Prima (PKP), PT Pesona Bara Cakrawala
(PBC) dan PT Cakrawala Bara Persada (CBP). Penguatan portofolio pertambangan
Perseroan juga dilakukan melalui akuisisi PT Kemilau Mulia Sakti (KMS). KMS
merupakan entitas yang memiliki penyertaan saham pada PT Cristian Eka Pratama
(CEP), yaitu perusahaan pertambangan batubara pemegang Izin Usaha
Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan
Timur. Akuisisi ini semakin memperluas portofolio pertambangan Perseroan
sekaligus memperkuat diversifikasi wilayah melalui penambahan aset pertambangan
di provinsi Kalimantan Timur, melengkapi portofolio pertambangan Perseroan yang
telah di miliki di provinsi Kalimantan Tengah. Kedepannya, prioritas Perseroan adalah
meningkatkan kontribusi usaha pertambangan secara bertahap dengan tetap
memperhatikan kesiapan operasi dan kebutuhan pendanaan dari Perseroan.
b. Bagaimana perkembangan saat ini atas faktor-faktor makroekonomi maupun industri
Perseroan yang dapat mempengaruhi prospek usaha Perseroan kedepannya?
Jawaban:
Dapat Perseroan sampaikan bahwa perkembangan industri pertambangan batubara
pada saat ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik, kebijakan
perdagangan dan energi baik di tingkat domestik maupun di negara-negara tujuan
ekspor, dinamika permintaan dan pasokan energi global, serta pergerakan harga
komoditas energi. Berdasarkan data International Energy Agency (IEA) per
September 2026, permintaan batubara global diperkirakan meningkat pada tahun
2026, antara lain dipengaruhi oleh kenaikan harga gas alam yang mendorong
peningkatan penggunaan batubara untuk memenuhi kebutuhan energi, khususnya
pada sektor pembangkitan listrik. Kondisi tersebut secara umum memberikan
peluang bagi pengembangan usaha serta mendukung prospek industri batubara
Indonesia, termasuk bagi Perseroan. Namun, kemampuan Perseroan dalam
memanfaatkan peluang tersebut sangat bergantung pada perkembangan kebijakan
di sektor pertambangan, kesesuaian spesifikasi batubara dengan kebutuhan pasar,
tingkat harga jual batubara, serta kesiapan produksi dan pengiriman. Di sisi lain,
perubahan biaya energi dan logistik serta fluktuasi nilai tukar dapat memengaruhi
biaya operasional dan margin usaha Perseroan.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, Perseroan akan menjalankan
inisiatif pengembangan usaha melalui peningkatan kapasitas operasional secara
PT SINGARAJA PUTRA Tbk. Tel. : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang E-mail : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia Website : www.singarajaputra.com
www.idx.co.id
Page 2
bertahap, disertai pengendalian biaya dan pengelolaan modal kerja secara prudent
guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
c. Bagaimana kondisi persaingan usaha Perseroan saat ini? Apakah terdapat
pergeseran pangsa pasar yang signifikan?
Jawaban:
Dalam menjalankan kegiatan usaha di sektor pertambangan batubara, Perseroan
melalui anak-anak usahanya yang telah beroperasi yaitu PKP, PBP, CEP
menghadapi persaingan dengan perusahaan pertambangan batubara lainnya,
terutama dalam memperoleh pelanggan dan menjaga efisiensi biaya produksi dan
distribusi.
Namun, dengan pengendalian Perseroan terhadap CEP melalui KMS, Perseroan
memiliki basis usaha pertambangan batubara yang lebih kuat karena Perseroan
dapat mensinergikan segala aspek operasional seperti aspek penjualan, aspek
produksi, aspek logistik dan lain-lain sehingga mendapatkan hasil yang maksimal
dalam kinerja operasional dan dapat meningkatkan bargaining power Perseroan.
Perseroan memandang bahwa persaingan dalam industri pertambangan batubara
antara lain dipengaruhi oleh kemampuan pelaku usaha dalam memenuhi permintaan
pelanggan dan menjaga ketersediaan pasokan, dengan tetap mempertimbangkan
kapasitas produksi sesuai dengan persetujuan Rencana Kerja & Anggaran Biaya
(RKAB) yang berlaku.
Terkait dengan pergeseran pangsa pasar, sampai dengan saat ini Perseroan belum
melihat adanya perubahan pangsa pasar yang signifikan yang berdampak material
terhadap kegiatan usaha Perseroan.
d. Kendala yang dihadapi Perseroan dalam kegiatan operasional saat ini.
Jawaban:
Kendala yang dihadapi Perseroan dalam kegiatan operasional adalah menyangkut
ketersediaan infrastruktur serta kondisi cuaca yang turut memengaruhi kondisi muka
air sungai.
Perseroan masih melakukan pembangunan infrastruktur dan peningkatan jalan
eksisting melalui PT Lintas Kelola Berlaba (LKB), yang merupakan anak usaha PBP,
guna menghubungkan seluruh IUP.
Pelaksanaan pekerjaan tersebut menghadapi beberapa tantangan, antara lain
kondisi cuaca, dan keterbatasan ketersediaan material di lokasi. Sampai dengan saat
ini, sebagian dari tantangan tersebut telah dapat ditangani dan pekerjaan
pembangunan tetap berlangsung.
Selain itu, rendahnya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan
penurunan muka air sungai sehingga belum dapat dilalui tongkang secara optimal.
Kondisi tersebut memengaruhi kegiatan pengangkutan dan realisasi penjualan
batubara Perseroan. Perseroan terus memantau kondisi muka air sungai serta
menyesuaikan jadwal pengangkutan dan penjualan berdasarkan kondisi operasional
yang memungkinkan.
PT SINGARAJA PUTRA Tbk. Tel. : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang E-mail : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia Website : www.singarajaputra.com
www.idx.co.id
Page 3
2. Berdasarkan Surat Perseroan nomor nomor 05/SP/IX/2026 tanggal 14 September
2026 perihal Divestasi Saham PT Interkayu Nusantara (PT IKN). Agar dapat
dijelaskan lebih lanjut:
a. Latar belakang atas divestasi saham PT IKN tersebut.
Jawaban:
Dengan dilakukannya divestasi saham IKN tersebut, Perseroan dapat fokus pada
kegiatan anak usaha yang bergerak di bidang pertambangan batubara yang mulai
memberikan kontribusi yang signifikan bagi Perseroan. Sehingga seluruh rencana
dan keputusan strategis dapat lebih terarah dan sejalan untuk peningkatan kontribusi
dari sektor pertambangan batubara bagi Perseroan di masa mendatang.
b. Penjelasan mengenai dasar penentuan nilai transaksi divestasi sebesar Rp31,8
miliar, termasuk apakah nilai tersebut didasarkan pada penilai independen (KJPP),
penilaian secara internal, atau metode lain?
Jawaban:
Dasar penentuan nilai transaksi tersebut berdasarkan kesepakatan kedua belah
pihak, yaitu antara pihak pembeli (pihak ketiga) dengan Perseroan. Nilai transaksi
tersebut tidak menggunakan Laporan Penilai Independen (KJPP) karena tidak
termasuk dalam kategori Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha dan juga tidak termasuk dalam kategori
Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/POJK.04/2020
tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Selain itu, Perseroan
telah melakukan penilaian dan pertimbangan secara internal atas nilai transaksi
tersebut sehingga mencapai kesepakatan atas nilai transaksi divestasi sebesar Rp
31,8 Miliar.
c. Pada tahun 2018, Perseroan melakukan pembelian 54% saham PT IKN sebesar
Rp20,03 miliar, jauh diatas nilai buku PT IKN sebesar Rp712,64 juta, dan saat ini
Perseroan melakukan divestasi dengan nilai Rp31,8 miliar. Agar dapat dijelaskan
pertimbangan serta dampaknya terhadap pendapatan konsolidasian Perseroan.
Jawaban:
Pada saat pelaksanaan akuisisi 54% saham PT Interkayu Nusantara (“IKN”) pada
tahun 2018, nilai transaksi sebesar Rp20,03 miliar ditetapkan berdasarkan
kesepakatan para pihak dengan mempertimbangkan kondisi dan prospek usaha IKN
serta faktor-faktor komersial yang relevan pada saat itu atas prinsip arm’s-length
basis. Dengan demikian, penentuan nilai transaksi di tahun 2018 maupun nilai
transaksi divestasi di tahun 2026 tidak semata-mata didasarkan pada nilai buku IKN,
melainkan juga mempertimbangkan nilai ekonomis IKN pada saat transaksi
dilakukan.
Sementara itu, keputusan Perseroan untuk melakukan divestasi seluruh
kepemilikannya dalam IKN pada tahun 2026 dilakukan dengan mempertimbangkan
kondisi dan arah pengembangan usaha Perseroan saat ini. IKN menjalankan
kegiatan usaha di bidang pengolahan kayu, sedangkan pengembangan usaha
Perseroan semakin difokuskan pada sektor pertambangan batubara sebagai salah
PT SINGARAJA PUTRA Tbk. Tel. : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang E-mail : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia Website : www.singarajaputra.com
www.idx.co.id
Page 4
satu arah utama pengembangan usaha Perseroan ke depan. Dengan
mempertimbangkan fokus pengembangan usaha Perseroan saat ini, Perseroan
melakukan divestasi seluruh kepemilikannya dalam IKN sebagai bagian dari upaya
penyelarasan portofolio usaha dengan arah pengembangan Perseroan ke depan.
Sehubungan dengan dampaknya terhadap pendapatan konsolidasian, setelah
penyelesaian transaksi divestasi tersebut, IKN tidak lagi menjadi entitas anak
Perseroan sehingga pendapatan IKN tidak lagi dikonsolidasikan dalam laporan
keuangan Perseroan sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku.
d. Berdasarkan Laporan Keuangan 31 Juli 2026, Perseroan membukukan penjualan
kayu dari entitas anak PT IKN sebesar Rp215,74 miliar atau sebesar 40,11% dari
total pendapatan usaha Perseroan. Agar dapat dijelaskan upaya Perseroan untuk
menutup shortfall pendapatan usaha atas divestasi saham PT IKN tersebut.
Jawaban:
Pada tanggal 30 Juni 2026, Perseroan telah melakukan akuisisi atas kepemilikan
tidak langsung di CEP, sehingga diharapkan kontribusi pendapatan dari CEP dapat
menutupi shortfall dari divestasi saham PT IKN tersebut. Di samping itu, anak usaha
lainnya seperti PKP dan PBP juga dapat beroperasi secara penuh di tahun 2026
sesuai dengan kuota RKAB yang telah didapatkan sehingga diharapkan dapat
meningkatkan Pendapatan Konsolidasian Perseroan di tahun 2026.
e. Rencana penggunaan dana divestasi saham PT IKN tersebut.
Jawaban:
Dana yang diperoleh dari Divestasi Saham PT IKN tersebut akan digunakan dalam
kegiatan operasional Perseroan termasuk namun tidak terbatas dalam hal belanja
capex, pembayaran kewajiban Perseroan dan kegiatan operasional Perseroan
lainnya.
f. Ringkasan informasi keuangan PT Interkayu Nusantara dengan mengisi tabel
berikut:
Periode Aset Ekuitas Debt to Pendapatan Laba Bersih
Equity Ratio
30 Juni 2026
31 Desember 2025
31 Desember 2024
Jawaban:
(dalam rupiah penuh)
Periode Aset Ekuitas Debt to Pendapatan Laba (Rugi)
Equity Bersih
Ratio
30 Juni 2026 231.814.412.781 62.437.975.757 2,71x 169.847.870.160 (17.082.821.887)
31 31 Desember 255.434.732.922 79.520.797.644 2,21x 378.401.137.147 15.594.563.953
2025
31 31 Desember 236.883.655.638 63.926.233.691 2,71x 427.062.223.071 16.030.797.976
2024
PT SINGARAJA PUTRA Tbk. Tel. : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang E-mail : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia Website : www.singarajaputra.com
www.idx.co.id
Page 5
3. Berkenaan dengan entitas anak Perseroan yaitu PT Kemilau Mulia Sakti. Agar dapat
dijelaskan hal-hal sebagai berikut:
a. Target volume produksi tahun 2026, serta kendala yang dihadapi dalam operasional
PT KMS.
Jawaban:
Pada tahun 2026, PT CEP (anak usaha KMS) masih berada dalam tahap
peningkatan kapasitas produksi dengan target produksi mencapai sekitar ±2,2 juta
ton batubara per tahun.
Namun, saat ini Perseroan menghadapi kendala utama berkaitan dengan rendahnya
muka air sungai, yang membatasi kegiatan pengangkutan batubara menggunakan
tongkang. Sehingga, volume produksi harus dilakukan secara bertahap dan
disesuaikan dengan kesiapan pengangkutan. Kegiatan produksi dan pengangkutan
akan ditingkatkan kembali secara bertahap ketika kondisi muka air sungai
memungkinkan.
b. Estimasi volume penjualan batubara atas kontribusi PT KMS sepanjang tahun 2026.
Jawaban:
Volume produksi batubara PT KMS sepanjang tahun 2026 diperkirakan sekitar 2,2
juta ton, dengan volume penjualan yang diharapkan dapat mendekati tingkat produksi
tersebut. Namun, realisasi penjualan akan bergantung pada kondisi operasional dan
logistik, termasuk kondisi muka air sungai yang memengaruhi kelancaran
pengangkutan Batubara.
c. Estimasi kontribusi pendapatan PT KMS terhadap Pendapatan Perseroan secara
konsolidasian periode 30 September 2026.
Jawaban:
Kontribusi pendapatan PT KMS terhadap pendapatan Perseroan secara
konsolidasian periode 30 September 2026 diestimasikan sebesar Rp 119miliar, yang
merupakan estimasi pendapatan PT KMS selama 3 bulan (1 Juli 2026 - 30
September 2026), dimana PT KMS mulai dikonsolidasi ke laporan keuangan SINI
sejak 1 Juli 2026.
4. Berkenaan dengan tambang milik entitas anak yang belum komersil saat ini. Agar dapat
dijelaskan lebih lanjut:
a. Mohon update mengenai status pembebasan lahan untuk PT Pesona Bara
Cakrawala (PBC) dan PT Cakrawala Bara Persada (PT CBP).
Jawaban:
Proses pembebasan lahan untuk area operasional PT PBC dan PT CBP masih
berlangsung sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan.
PT SINGARAJA PUTRA Tbk. Tel. : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang E-mail : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia Website : www.singarajaputra.com
www.idx.co.id
Page 6
b. Estimasi Perseroan untuk first cut PT PBC dan PT CBP, beserta kendala yang
dihadapi saat ini.
Jawaban:
Kegiatan first cut diharapkan dapat dilaksanakan dengan estimasi pada tahun 2027
untuk PT PBC dan pada tahun 2028 untuk PT CBP.
Kendala yang dihadapi Perseroan dalam pengoperasian kegiatan anak usaha
pertambangan batubara (termasuk PBC dan CBP) adalah menyangkut ketersediaan
infrastruktur serta kondisi cuaca yang turut memengaruhi kondisi muka air sungai.
5. Sehubungan dengan Keterbukaan Informasi mengenai rencana negosiasi
pengambilalihan saham Perseroan oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) tanggal 4
September 2026 dan 29 Desember 2025, agar dapat dijelaskan mengenai:
a. Perkembangan proses negosiasi hingga saat ini, mengingat negosiasi sudah
dilakukan selama 9 bulan.
Jawaban:
Berdasarkan informasi yang diterima oleh Perseroan, sehubungan dengan
Keterbukaan Informasi yang diumumkan oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (“CUAN”)
tertanggal 29 Desember 2025, para pihak yang terkait telah sepakat untuk tidak
melanjutkan pembahasan negosiasi dan mengakhiri proses transaksi tersebut
(“Transaksi Terdahulu”). Selanjutnya, CUAN dan pemegang saham Perseroan
terkait telah melakukan diskusi dan negosiasi baru termasuk diantaranya
kesepakatan mengenai mekanisme, jumlah saham, harga, dan waktu penyelesaian
yang diantisipasi untuk proses rencana pengambilalihan terhadap Perseroan
(“Rencana Pengambilalihan Baru”) sebagaimana diungkapkan dalam Keterbukaan
Informasi yang diumumkan oleh CUAN tertanggal 4 September 2026 dimana
Rencana Pengambilalihan Baru tersebut merupakan transaksi baru dan bukan
merupakan kelanjutan dari Transaksi Terdahulu.
Berdasarkan informasi yang diterima oleh Perseroan, sehubungan dengan
Keterbukaan Informasi yang diumumkan oleh CUAN tertanggal 4 September 2026,
sampai dengan tanggal jawaban ini, CUAN masih sedang dalam proses negosiasi
terkait dengan pengaturan Perseroan setelah pelaksanaan Rencana
Pengambilalihan Baru. Apabila terdapat perkembangan lebih lanjut atas Rencana
Pengambilalihan Baru, para pihak terkait akan mengumumkan informasi atas setiap
perkembangannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
b. Apakah para pemegang saham yang akan melakukan transaksi pengambilalihan
sudah melakukan penandatangan dokumen perjanjian terkait transaksi
pengambilalihan tersebut?
Jawaban:
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari para pemegang saham yang akan
melakukan transaksi pengambilalihan, sampai dengan tanggal jawaban ini
disampaikan, belum terdapat perjanjian definitif yang telah ditandatangani oleh para
PT SINGARAJA PUTRA Tbk. Tel. : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang E-mail : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia Website : www.singarajaputra.com
www.idx.co.id
Page 7
pemegang saham terkait dengan Rencana Pengambilalihan Baru. Apabila terdapat
informasi perkembangan lebih lanjut dari pemegang saham terkait, Perseroan akan
mengumumkan informasi sesuai dengan prosedur dan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
c. Target waktu pengambilalihan sekurang-kurangnya 51,00% saham Perseroan,
mengingat saat ini kepemilikan saham Perseroan oleh CUAN secara langsung
maupun tidak langsung sebanyak 27,78%.
Jawaban:
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari para pemegang saham yang akan
melakukan transaksi pengambilalihan, para pihak terkait masih dalam proses
negosiasi dan diskusi sehubungan dengan Rencana Pengambilalihan Baru,
termasuk diantaranya jumlah saham dan persentase saham Perseroan yang akan
diambilalih oleh CUAN dari pemegang saham terkait Perseroan, sehingga sampai
dengan tanggal jawaban ini disampaikan, belum terdapat persentase saham definitif
yang akan diambilalih oleh CUAN sehubungan dengan Rencana Pengambilalihan
Baru.
Sehubungan dengan target waktu penyelesaian Rencana Pengambilalihan Baru,
berdasarkan informasi yang diperoleh dari para pemegang saham yang akan
melakukan transaksi pengambilalihan, belum terdapat target waktu yang definitif atas
Rencana Pengambilalihan Baru mengingat para pihak terkait juga masih dalam
proses negosiasi waktu penyelesaian yang diantisipasi. Apabila terdapat
perkembangan lebih lanjut atas Rencana Pengambilalihan Baru, para pihak terkait
akan mengumumkan informasi atas setiap perkembangannya sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
d. Kendala yang dihadapi oleh pihak-pihak yang bertransaksi dalam menyelesaikan
pengambilalihan tersebut.
Jawaban:
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari para pemegang saham yang akan
melakukan transaksi pengambilalihan, sampai dengan tanggal jawaban ini, tidak ada
kendala yang bersifat material yang dihadapi oleh pihak-pihak yang bertransaksi
dalam Rencana Pengambilalihan Baru.
6. Apakah setelah periode Laporan Keuangan Perseroan terkini yang terakhir kali
disampaikan ke Bursa, terdapat perolehan kontrak atau sumber pendapatan baru yang
signifikan oleh Perseroan, atau transaksi lainnya yang bersifat material, yang belum
diungkapkan oleh Perseroan? Jika iya, agar dapat dijelaskan.
Jawaban:
Setelah periode Laporan Keuangan Perseroan terkini yang terakhir kali disampaikan ke
Bursa, tidak terdapat perolehan kontrak atau sumber pendapatan baru yang signifikan
oleh Perseroan, atau transaksi lainnya yang bersifat material, yang belum diungkapkan
oleh Perseroan, kecuali atas transaksi yang telah diungkapkan dalam Keterbukaan
Informasi Perseroan.
PT SINGARAJA PUTRA Tbk. Tel. : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang E-mail : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia Website : www.singarajaputra.com
www.idx.co.id
Page 8
7. Apakah saat ini terdapat kejadian perkara hukum yang sedang dihadapi oleh Perseroan,
Anak Usaha Perseroan dan/atau anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
Perseroan yang berdampak material, yang belum diungkapkan oleh Perseroan? Jika
ada, agar dielaborasi.
Jawaban:
Sepanjang pengetahuan Perseroan, sampai dengan tanggal surat tanggapan
permintaan penjelasan ini disampaikan, tidak terdapat kejadian perkara hukum yang
sedang dihadapi oleh Perseroan, anak usaha Perseroan dan/atau anggota Direksi dan
Dewan Komisaris Perseroan yang berdampak material terhadap kegiatan operasional,
kondisi keuangan dan/atau kelangsungan usaha Perseroan, serta belum diungkapkan
kepada publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
8. Apakah terdapat informasi material di media massa yang dapat mempengaruhi harga
Efek Perusahaan Tercatat dan/atau keputusan investasi pemodal, serta belum pernah
dilaporkan kepada Bursa atau sudah pernah dilaporkan namun tidak secara lengkap,
atau informasi material di media massa tersebut tidak benar? Jika ada, maka agar
diklarifikasi dan dielaborasi.
Jawaban:
Berdasarkan hasil pemantauan atas media massa dan verifikasi internal yang dilakukan
Perseroan, sampai dengan tanggal penyampaian surat tanggapan ini kepada PT Bursa
Efek Indonesia (BEI), tidak terdapat informasi material yang belum pernah dilaporkan
kepada Bursa, atau telah dilaporkan namun belum secara lengkap, maupun memerlukan
klarifikasi atau koreksi dari Perseroan.
9. Apakah terdapat informasi atau fakta material lainnya yang dapat memengaruhi harga
Efek Perusahaan Tercatat dan/atau keputusan investasi pemodal, namun belum pernah
diungkapkan Perseroan? Jika ada, agar diungkapkan dan dielaborasi.
Jawaban:
Sepanjang pengetahuan Perseroan, selain informasi yang telah diungkapkan kepada
publik sampai dengan tanggal surat tanggapan ini, tidak terdapat informasi atau fakta
material lainnya yang belum diungkapkan Perseroan.
Sebagai perusahaan publik, Perseroan berkomitmen untuk menjalankan kegiatan usaha
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk
ketentuan di bidang pasar modal dan keterbukaan informasi. Perseroan akan
menyampaikan informasi material kepada publik melalui situs web Perseroan dan Bursa
Efek Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
PT SINGARAJA PUTRA Tbk. Tel. : 62-21 8974309
Jl. Galeria Singaraja Blok C 16-17 Lippo Cikarang E-mail : corsec@singarajaputra.com
Bekasi 17550, Indonesia Website : www.singarajaputra.com
www.idx.co.id
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.