Skip to content
Back to announcement

LK_PT LAPD_Juni 2026.pdf

Financial statement Text extracted LAPD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 56

Page 1
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk
DAN ENTITAS ANAK

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
TANGGAL 30 JUNI 2026
SERTA UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT




d1/September 9, 2026                                    paraf:
Page 2
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI


                                                                             Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan Konsolidasian Interim

 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim                                  1

 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim      3

 Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim                                4

 Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim                                         5

 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim                            6
Page 3

          
Page 4
                                                                                  Kantor Akuntan Publik
                                                                       Maurice Ganda Nainggolan & Rekan
                                                                Epiwalk Office Suites 7th Floor Unit B 708, Komplek Rasuna Epicentrum
                                                                                   Jl. HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, 12940
                                                                                              Tel : +62 21 299 122 72 , +62 21 299 124 73
                                                                           E-mail : mgnainggolan@kapmgn.co.id , kapmgn@gmail.com
                                                                                                                Web : www.kapmgn.co.id




                                   LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN


Nomor: 00097/2.1104/AU.1/05/1292-2/1/IX/2026


Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi
PT Leyand International Tbk dan Entitas Anak


Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian PT Leyand International Tbk (“Perusahaan”) dan
Entitas Anak (secara kolektif disebut “Grup”), yang terdiri dari Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian tanggal
30 Juni 2026, serta Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian, Laporan
Perubahan Ekuitas Konsolidasian, dan Laporan Arus Kas Konsolidasian untuk periode yang berakhir pada
tanggal tersebut, serta catatan atas laporan keuangan konsolidasian, termasuk informasi kebijakan akuntansi
material.

Menurut opini kami, laporan keuangan konsolidasian terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal
yang material, posisi keuangan konsolidasian Grup tanggal 30 Juni 2026, serta kinerja keuangan
konsolidasian dan arus kas konsolidasian untuk periode yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung
Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada laporan kami. Kami independen
terhadap Grup sesuai dengan Kode Etik Profesi Akuntan Publik yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik
Indonesia, sebagaimana berlaku untuk audit atas laporan keuangan entitas dengan akuntabilitas publik di
Indonesia. Kami juga telah memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami
yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi
opini audit kami.

Ketidakpastian Material yang Terkait dengan Kelangsungan Usaha

Kami menarik perhatian pada Catatan 38 atas laporan keuangan konsolidasian terlampir, Grup telah
melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 30 Juni 2026 sebesar Rp 463.905.896.804. Selain itu,
total liabilitas pada tanggal 30 Juni 2026 sebesar Rp 102.119.968.868 telah melampaui total aset. Kondisi
tersebut beserta hal-hal lainnya yang diungkapkan pada Catatan 38 atas laporan keuangan terlampir,
mengindikasi adanya suatu ketidakpastian material yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas
kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Opini kami tidak dimodifikasi
sehubungan dengan hal tersebut.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal yang menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang paling
signifikan dalam audit kami atas laporan keuangan konsolidasian periode kini. Hal tersebut disampaikan
dalam konteks audit kami atas laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan, dan dalam merumuskan
opini kami atas laporan keuangan konsolidasian terkait, kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas hal
audit utama tersebut.


                                                                    Maurice Ganda Nainggolan & Rekan
                                                                                            Registered Public Accountants
                                                                                        License : KMK No. 300/KM.1/2017
Page 5
Hal audit utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

1. Kecukupan Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Piutang Usaha

   Manajemen melakukan evaluasi atas keterpulihan piutang usaha dengan mempertimbangkan antara lain
   umur piutang, riwayat pembayaran pelanggan, kondisi keuangan pelanggan, kemampuan pelanggan untuk
   memenuhi kewajibannya, serta informasi mengenai penerimaan pembayaran setelah tanggal pelaporan.
   Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, manajemen mengakui penyisihan kerugian penurunan nilai atas
   piutang usaha yang diperkirakan tidak dapat tertagih sebesar 54,98% dari total piutang usaha.

   Bagaimana audit kami merespons Hal Audit Utama:

  • Kami memperoleh dan menguji umur piutang usaha untuk mengidentifikasi saldo piutang yang telah
    jatuh tempo dan terindikasi tidak tertagih, termasuk menguji pengendalian relevan atas proses
    penagihan piutang dan penilaian risiko kredit pelanggan;
  • Kami melakukan konfirmasi saldo piutang kepada pelanggan yang dipilih sebagai sampel;
  • Untuk konfirmasi yang tidak memperoleh jawaban, kami melaksanakan prosedur alternatif dengan
    memeriksa dokumen pendukung transaksi penerimaan kas setelah tanggal pelaporan;
  • Kami mengevaluasi metodologi dan asumsi yang digunakan oleh manajemen dalam menghitung
    penyisihan kerugian penurunan nilai piutang dan melakukan perhitungan kembali atas penyisihan
    kerugian penurunan nilai piutang usaha; dan
  • Kami mengevaluasi kecukupan pengungkapan terkait piutang usaha dan penyisihan kerugian
    penurunan nilai dalam laporan keuangan.

2. Penilaian atas nilai realisasi neto dan penyisihan penurunan nilai persediaan

   Sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 8 dan 29 atas laporan keuangan sehubungan dengan kondisi
   tersebut pada tanggal 30 Juni 2026, Perusahaan mengakui penyisihan penurunan nilai persediaan
   sebesar Rp 13.254.824.306, yang merupakan sekitar 90% dari nilai tercatat persediaan sebelum
   penyisihan sebesar Rp 14.727.582.564. Dengan demikian, nilai tercatat bersih persediaan setelah
   memperhitungkan penyisihan penurunan nilai adalah sebesar Rp 1.472.758.256.

   Respon kami atas Hal Audit Utama:

  • Kami memperoleh pemahaman atas pengendalian internal dalam mengidentifikasi persediaan yang
    mengalami penurunan nilai;
  • Kami memperoleh rincian persediaan dan melakukan analisis atas umur serta pergerakan persediaan
    untuk mengidentifikasi persediaan yang terindikasi mengalami penurunan nilai;
  • Kami melakukan observasi atas kondisi fisik persediaan pada saat pelaksanaan stock opname dan
    mengevaluasi persediaan yang tidak bergerak, bergerak lambat atau adanya indikasi kerusakan atau
    keusangan;
  • Kami melakukan pengujian atas transaksi penjualan dan pergerakan persediaan setelah tanggal
    pelaporan untuk menilai kemampuan Perusahaan dalam merealisasikan persediaan;
  • Kami mengevaluasi kewajaran dan kecukupan cadangan penurunan nilai persediaan sebesar
    Rp 13.254.824.306 dan melakukan perhitungan kembali atas penyisihan penurunan nilai persediaan;
  • Kami mengevaluasi kecukupan pengungkapan terkait persediaan dan penyisihan penurunan nilai
    persediaan dalam laporan keuangan.

3. Keyakinan atas Nilai Utang Usaha kepada Pihak Ketiga dan Utang Lain-Lain kepada Pihak Berelasi

   Lihat Catatan 13 (Utang Usaha Pihak Ketiga), Catatan 14 (Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi)

   Perusahaan dan Entitas Anak mengakui nilai Utang Usaha kepada Pihak Ketiga dan Utang Lain-Lain
   kepada Pihak Berelasi pada tanggal 30 Juni 2026 masing-masing sebesar Rp 6.390.795.757 dan
   Rp 60.648.889.251.
Page 6
   Respon kami atas Hal Audit Utama:

  • Kami melakukan prosedur konfirmasi kepada seluruh kreditur dan telah memperoleh jawaban
    konfirmasi dari seluruh kreditur atas Utang Usaha kepada Pihak Ketiga dan Utang Lain-Lain kepada
    Pihak Berelasi tersebut. Seluruh kreditur menyatakan saldo piutang mereka telah cocok dengan yang
    dicatatkan oleh Perusahaan dan Entitas Anak per tanggal 30 Juni 2026;
  • Kami mengevaluasi perjanjian terkait Utang Usaha kepada Pihak Ketiga dan Utang Lain-Lain kepada
    Pihak Berelasi dan memastikan bahwa transaksi tersebut valid untuk dicatatkan;
  • Kami membaca dan memahami syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan utama atas kesepakatan yang
    tertuang dalam Perjanjian Utang Usaha kepada Pihak Ketiga dan Utang Lain-Lain kepada Pihak
    Berelasi.

Penekanan Suatu Hal

Kami menarik perhatian pada Catatan 37 atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang menjelaskan bahwa
Grup telah menyajikan kembali Laporan Keuangan Konsolidasian tanggal 31 Desember 2025 dan untuk
periode yang berakhir pada tanggal tersebut untuk mengoreksi klasifikasi utang lain-lain dan klasifikasi
aktivitas dalam laporan arus kas. Opini kami tidak dimodifikasi sehubungan dengan hal tersebut.

Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan
Keuangan Konsolidasian

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian
tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia, dan atas pengendalian internal yang
dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang
bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, manajemen bertanggung jawab untuk menilai
kemampuan Grup dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan
kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi
kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Grup atau menghentikan operasi,
atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan
keuangan konsolidasian Grup.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian

Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan konsolidasian
secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai
merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit yang
dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal
tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap
material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan
memengaruhi keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan
mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:
•   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan konsolidasian,
    baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, merancang dan melaksanakan prosedur
    audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk
    menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang
    disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat
    melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian
    pengendalian internal.
Page 7
•   Memperoleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
    merancang prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan
    opini atas efektivitas pengendalian internal Grup.
•   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
    pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
•   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan,
    berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait
    dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Grup
    untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu
    ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke
    pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut tidak memadai, harus
    menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit
    yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat
    menyebabkan Grup tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
•   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan, termasuk
    pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan peristiwa yang
    mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
•   Merencanakan dan melaksanakan audit Grup untuk memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat terkait
    informasi keuangan entitas atau aktivitas bisnis dalam Grup untuk menyatakan opini atas laporan
    keuangan konsolidasian. Kami bertanggung jawab atas arahan, supervisi, dan pelaksanaan audit Grup.
    Kami tetap bertanggung jawab sepenuhnya atas opini audit kami.

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang
lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audi signifikan, termasuk setiap defisiensi
signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami
telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan mengomunikasikan seluruh
hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika
relevan, langkah yang diambil untuk menghilangkan ancaman atau pengamanan yang diterapkan.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan
hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan konsolidasian periode kini dan oleh
karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam laporan auditor kami, kecuali
peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, dalam
kondisi yang sangat jarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam
laporan kami karena konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan
secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.


Kantor Akuntan Publik
Maurice Ganda Nainggolan & Rekan




Prof. Dr. Ahalik, Ak, CPA, CPSAK, CPMA, SAS, CA
Izin Akuntan Publik No. AP.1292

Jakarta, 9 September 2026
Page 8
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                         30 Juni               31 Desember
                                                    Catatan               2026                    2025 *)
ASET

ASET LANCAR
Kas dan Bank                                           4                   474.836.483              249.891.298
Kas yang Dibatasi Penggunaannya                        5                             -            6.635.410.615
Piutang Usaha
  Pihak Berelasi                                      6,34               1.970.138.883            2.405.787.976
  Pihak Ketiga                                          6                  480.298.711            5.871.322.547
Piutang Lain-lain
  Pihak Berelasi                                      7,34                 325.000.000                        -
  Pihak Ketiga                                          7                    2.571.499           11.130.003.324
Persediaan                                              8                1.472.758.256           18.192.991.678
Pajak Dibayar Dimuka                                  15a                   51.802.659              919.981.885

Jumlah Aset Lancar                                                       4.777.406.491           45.405.389.323

ASET TIDAK LANCAR

Aset Tetap                                             9                93.427.068.930           94.524.050.578
Aset Hak-Guna                                         10                   488.840.412              558.674.758
Investasi pada Obligasi dan Reksadana                 11                    11.370.991               11.199.983
Aset Pajak Tangguhan                                  15e                  769.205.401              423.545.445
Aset Keuangan Lainnya                                  12                            -              750.000.000

Jumlah Aset Tidak Lancar                                                94.696.485.734           96.267.470.764

JUMLAH ASET                                                             99.473.892.225          141.672.860.087

*) Disajikan Kembali (Catatan 37)




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                 -1-
Page 9
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                         30 Juni               31 Desember
                                                    Catatan               2026                    2025 *)
LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                        13                6.378.758.059           22.834.060.515
Utang Lain-lain
  Pihak Berelasi                                     14,34               6.098.889.251            3.733.360.000
  Pihak Ketiga                                        14                 5.207.284.125            4.698.508.598
Beban Akrual                                          19                   107.614.231              162.340.000
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank                       17                11.309.713.003           30.609.225.733
Utang Pajak                                           15b                    2.743.500               25.447.783
Bagian Lancar Liabilitas Jangka Panjang
  Utang Bank                                          16                 1.200.000.000              598.183.790
  Utang Pembelian Aset Tetap                          20                   775.369.706            1.147.238.889
  Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi              18,33                 145.180.078              148.651.930

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                         31.225.551.953           63.957.017.238

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas Jangka Panjang Setelah
Dikurangi Bagian Lancar
  Utang Bank                                          16                15.674.240.825                        -
  Utang Pembelian Aset Tetap                          20                             -              258.500.000
  Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi              18,33                 420.250.486              491.104.599
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi                14,33              54.550.000.000           54.550.000.000
Liabilitas Imbalan Pascakerja                         21                   249.925.604            1.142.133.879
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                        70.894.416.915           56.441.738.478

JUMLAH LIABILITAS                                                      102.119.968.868          120.398.755.716

EKUITAS
Modal Saham - Nilai nominal
Rp 100 per saham
  Modal Dasar 15.000.000.000 saham,
  Ditempatkan dan Disetor
  3.966.350.139 saham                                  22              396.635.013.900          396.635.013.900
Tambahan Modal Disetor                                 23               32.148.364.560           32.148.364.560
Penghasilan Komprehensif Lain                          30                1.061.491.890            1.014.350.311
Akumulasi Rugi                                                        (463.905.896.804)        (451.329.836.225)

Defisiensi Modal Yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk                                           (34.061.026.454)          (21.532.107.454)

Kepentingan Non-Pengendali                             24               31.414.949.811           42.806.211.825

JUMLAH EKUITAS                                                          (2.646.076.643)          21.274.104.371

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                           99.473.892.225          141.672.860.087

*) Disajikan Kembali (Catatan 37)


   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                 -2-
Page 10
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2026
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                       30 Juni
                                                       Catatan              2026                    2025 *)

PENJUALAN                                                  25            1.905.091.111           138.506.859.314
BEBAN POKOK PENJUALAN                                      26            (2.950.895.760)      (134.153.632.278)

LABA (RUGI) BRUTO                                                        (1.045.804.649)           4.353.227.036

Beban Umum dan Administrasi                                27           (1.986.537.435)           (5.929.351.470)
Beban Bunga dan Keuangan                                   28           (1.580.337.810)           (3.197.727.083)
Pendapatan (Beban) Lain-lain - Bersih                      29          (19.719.349.201)            1.141.907.461

RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                         (24.332.029.095)           (3.631.944.056)

Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan:
Pajak Tangguhan                                      15c dan 15e           338.054.288                14.838.030

RUGI PERIODE BERJALAN                                                  (23.993.974.807)           (3.617.106.026)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi:
Pengukuran Kembali Imbalan Pasti                           30                39.358.219               30.429.450
Pajak Penghasilan Terkait                                  30                 7.605.668               (4.998.609)
Komponen Ekuitas Lainnya                                   30                   177.692                  272.563

RUGI KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN                                                       (23.946.833.228)           (3.591.402.622)

JUMLAH RUGI PERIODE BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk                                                  (12.576.060.579)           (2.078.258.992)
Kepentingan Non-Pengendali                                             (11.417.914.228)           (1.538.847.034)

JUMLAH                                                                 (23.993.974.807)           (3.617.106.026)

JUMLAH RUGI KOMPREHENSIF PERIODE BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk                                                  (12.528.919.000)           (2.052.555.588)
Kepentingan Non-Pengendali                                             (11.417.914.228)           (1.538.847.034)

JUMLAH                                                                 (23.946.833.228)           (3.591.402.622)

LABA PER SAHAM                                             31                      (3,17)                     (0,52)

*) Tidak Diaudit




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                 -3-
Page 11
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2026
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                                                                     Defisiensi Modal yang
                                                                                             Pengukuran                               Dapat Distribusikan
                                                                         Tambahan             Kembali                                   kepada Pemilik          Kepentingan          Jumlah
                                        Catatan      Modal Saham        Modal Disetor       Imbalan Pasti       Akumulasi Rugi           Entitas Induk         Non-Pengendali        Ekuitas

Saldo per 1 Januari 2025                              396.635.013.900      32.148.364.560      1.081.691.687     (449.837.937.344)         (19.972.867.197)       48.317.342.669     28.344.475.472

Rugi Periode Berjalan                                               -                   -                  -       (2.078.258.992)           (2.078.258.992)       (1.538.847.034)    (3.617.106.026)
Penghasilan Komprehensif Lain             30                        -                   -         25.703.404                    -                25.703.404                     -         25.703.404

Saldo per 30 Juni 2025 *)                             396.635.013.900      32.148.364.560      1.107.395.091     (451.916.196.336)         (22.025.422.785)       46.778.495.635     24.753.072.850

Saldo per 1 Januari 2025                              396.635.013.900      32.148.364.560      1.081.691.687     (449.837.937.344)         (19.972.867.197)       48.317.342.669     28.344.475.472

Rugi Tahun Berjalan                                                 -                   -                  -       (4.205.379.607)           (4.205.379.607)       (2.848.141.826)    (7.053.521.433)
Penghasilan Komprehensif Lain             30                        -                   -        (16.849.668)                   -               (16.849.668)                    -        (16.849.668)
Dampak Atas Penyesuaian
Kombinasi Bisnis                                                                                 (50.491.708)       2.713.480.726            2.662.989.018         (2.662.989.018)                 -

Saldo per 31 Desember 2025                            396.635.013.900      32.148.364.560      1.014.350.311     (451.329.836.225)         (21.532.107.454)       42.806.211.825     21.274.104.371

Rugi Periode Berjalan                                               -                   -                  -      (12.576.060.579)         (12.576.060.579)       (11.417.914.228)   (23.993.974.807)
Penghasilan Komprehensif Lain             30                        -                   -         47.141.579                    -               47.141.579             26.652.214         73.793.793

Saldo per 30 Juni 2026                                396.635.013.900      32.148.364.560      1.061.491.890     (463.905.896.804)         (34.061.026.454)       31.414.949.811      (2.646.076.643)

*) Tidak Diaudit




                      Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan

2012                                                                                                    -4-
Page 12
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal 30 Juni 2026
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                        30 Juni
                                                        Catatan                2026                  2025 *)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan                             6, 25             7.731.764.040      132.003.730.263
Pembayaran Kepada Pemasok                          7,8,9,14,15b,26,27      (8.398.157.134)    (132.758.538.708)
Pembayaran Kepada Karyawan                                21,27            (1.544.423.471)      (4.529.599.873)
Pembayaran Kepada Operasional Lainnya                      18,3            (2.386.384.611)        (871.807.419)
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan                         28             (1.589.351.814)      (2.550.251.040)

Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                               (6.186.552.990)         (8.706.466.777)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Kas yang Dibatasi Penggunaannya                             5               6.635.410.615          (8.705.787.657)
Pembayaran Piutang lain-lain Dari Pihak Berelasi            7                (325.000.000)                      -
Pencairan Deposito                                                            750.000.000                       -
Penerimaan Bunga                                          28                    9.014.004               3.377.556
Perolehan Aset Tetap                                      2l,9                          -             (11.766.889)

Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Aktivitas Investasi                                                         7.069.424.619          (8.714.176.990)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi
  Penerimaan                                               14               9.390.875.889           2.335.053.500
  Pembayaran                                               14              (7.025.346.638)         (2.147.439.388)
Utang Bank
  Penerimaan                                               16              16.874.240.825          54.456.128.473
  Pembayaran                                               16                (598.183.790)        (59.699.276.888)
Utang Lembaga Keuangan Non-Bank
  Penerimaan                                               17                           -      121.946.086.367
  Pembayaran                                               17             (19.299.512.730)    (121.906.962.142)

Kas Bersih Digunakan untuk
Aktivitas Pendanaan                                                          (657.926.444)         (5.016.410.078)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH
KAS DAN BANK                                                                  224.945.185         (22.437.053.845)

KAS DAN BANK AWAL PERIODE                                                     249.891.298         29.247.586.533

KAS DAN BANK AKHIR PERIODE                                                    474.836.483          6.810.532.688

*) Tidak Diaudit




   Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan konsolidasian secara keseluruhan

                                                   201- 5 -
Page 13
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

1.   UMUM

     1.a. Pendirian dan Informasi Umum

         PT Leyand International Tbk (“Perusahaan”), semula bernama PT Lapindo International Tbk,
         didirikan berdasarkan akta No. 52, tanggal 7 Juni 1990 yang dibuat dihadapan Oriana Roosdilan,
         S.H. Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
         Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-6175.HT.01.01.TH.95 tanggal 17 Mei 1995.
         Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta
         No. 5 tanggal 6 Juni 2023 dari Emmy Yatmini S.H. Notaris di Jakarta, mengenai susunan dewan
         direksi dan komisaris, ruang lingkup kegiatan Perusahaan, persetujuan rencana Perusahaan untuk
         mendapatkan pinjaman dari Pemegang Saham dan pengambilalihan saham RER serta perubahan
         Anggaran Dasar sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Akta perubahan ini telah
         disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
         Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0111782.AH.01.11. Tahun 2023 tanggal 16 Juni
         2023. Anggaran Dasar kemudian mengalami perubahan kembali sesuai dengan akta No. 40
         tanggal 22 Juni 2026 dari Emmy Yatmini S.H. Notaris di Jakarta, mengenai persetujuan perubahan
         pemegang saham pengendali menjadi PT JSI Sinergi Mas.

         Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan merupakan di bidang aktivitas perusahaan
         holding dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

         Grup berdomisili di Jakarta dengan kantor beralamat di Panin Tower Lantai 11 Jl. Asia Afrika Lot
         19, Senayan, Jakarta Pusat.

         Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Perusahaan memiliki jumlah karyawan
         sebagai berikut:

                                                            30 Juni 2026          31 Desember 2025
         Karyawan Tetap                                           4                           26
         Karyawan Kontrak                                         14                          68
         Jumlah                                                   18                          94

     1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi

         Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai
         berikut:

                                                 30 Juni 2026                   31 Desember 2025
         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama              :   Sayid Muhammad Riyadh             Rustono Fulia
         Komisaris                    :   Tan Siok Sing                     Bobby Alianto
         Komisaris Independen         :   Thauriq Anwar                     Frans Saul Noija

         Dewan Direksi
         Direktur Utama               :   Jamal Abdul Nasir                 Bambang Rahardja Burhan
                                          Bamadhaj
         Direktur                     :   Bambang Rahardja Burhan           Yehezkiel Fulia
         Direktur                     :   Kiran Raj                         -
         Direktur                     :   Hong Shieh Yung, Travis           -
                                          (Hong Xueyong, Travis)
         Direktur                     :   Achmad Rifky                      -

         Komite Audit
         Ketua                        :   Thauriq Anwar                     Frans Saul Noija
         Anggota                      :   Duwi Suprianto                    Elisabet Yunia Astriani
         Anggota                      :   Widya Mauretya                    Chintya Rusli




                                                 -6-
Page 14
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Perusahaan mengangkat komite audit berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand
        International Tbk No. 01/SK/DEKOM/VI/2026 tanggal 19 Januari 2026.

        Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Leyand International Tbk No. 01/SKDIR/V/2025 tanggal
        5 Mei 2025 Perusahaan mencabut Surat Keputusan No.04/SKDIR/VI/2023 Perusahaan
        menetapkan Sinasir Daely sebagai Kepala Unit Audit Internal.

        Manajemen kunci Perusahaan adalah pihak-pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab
        dalam perencanaan, pengarahan, dan pengendalian aktivitas Perusahaan secara langsung
        maupun tidak langsung. Manajemen kunci tersebut meliputi Direktur Utama dan Direktur.
        Perusahaan merupakan bagian dari kelompok usaha yang berada di bawah pengendalian akhir
        PT JSI Sinergi Mas sebagai entitas induk utama.

    1.c. Entitas Anak

        Pada 30 Juni 2026, Perusahaan memiliki lebih dari 51% saham entitas anak sebagai berikut:
                                                          Jumlah Aset       Persentase      Tahun
                   Entitas Anak           Domisili      Sebelum Eliminasi   Kepemilikan    Pendirian
        PT Rusindo Eka Raya               Indonesia      101.752.314.293       51%           1999

        Pada 31 Desember 2025, Perusahaan memiliki lebih dari 51% saham entitas anak sebagai berikut:
                                                          Jumlah Aset       Persentase      Tahun
                   Entitas Anak           Domisili      Sebelum Eliminasi   Kepemilikan    Pendirian
        PT Rusindo Eka Raya               Indonesia      144.373.607.662       51%           1999



        PT Rusindo Eka Raya (RER)

        RER didirikan di Jakarta berdasarkan akta notaris John Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal
        17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
        Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal
        2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan
        besar bahan makanan dan minuman.

        Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 8 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
        S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
        Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham.

        Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
        S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Rusco Logistik
        Internasional sebesar 15.333 saham.

        PT Rusindo Eka Raya (RER), entitas anak, RER didirikan di Jakarta berdasarkan akta notaris John
        Leonard Waworuntu, S.H., No. 36 tanggal 17 Februari 1999. Akta ini telah mendapatkan
        pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat
        Keputusan No.C-12250.HT.01.01.Th.99, tanggal 2 Juli 1999. RER berkedudukan di Tangerang
        dengan kegiatan utama dalam bidang perdagangan besar bahan makanan dan minuman.

        Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal 16 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano,
        S.H., bahwa Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham dari PT Indoraya
        Tunggal Pratama sebesar 45.000 saham. Berdasarkan Akta Jual-Beli Saham No 10 tanggal
        22 Juni 2023 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, S.H., bahwa entitas anak menyetujui pembelian
        seluruh saham kepunyaan/milik Perusahaan telah membeli dan menerima penyerahan saham
        sebesar 15.333 saham atau sebesar Rp 14.740.092.486,70 dari PT Rusco Logistik Internasional.

        Dari akuisisi tersebut mencatat sebagai keuntungan pembelian dengan diskon, pada laporan laba
        rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember
        2023.




                                                 -7-
Page 15
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

         Pada tanggal akuisisi RER, nilai wajar aset bersih dan nilai yang dibayarkan sebagai berikut:

                                                                                            Rupiah
         Nilai Wajar Aset Bersih                                                         60.333.000.000
         Nilai Kas yang Dikeluarkan pada Saat Akuisisi                                   58.000.000.000
         Pembelian dengan Diskon (Gain on Purchase Bargain)                               2.333.000.000

         Perusahaan dan RER secara kolektif disebut ”Grup”.

     1.d. Penawaran Umum Saham Perusahaan

         Pada tanggal 27 Juni 2001 Perusahaan memeroleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
         Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) untuk melakukan penawaran
         umum perdana sebanyak 60.000.000 saham disertai penerbitan waran seri I sebanyak 30.000.000
         kepada masyarakat. Pada tanggal 17 Juli 2001, saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa efek
         Indonesia.

         Pada tanggal 27 Maret 2008 Perusahaan memeroleh pernyataan efektif untuk melakukan
         penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dari Ketua Badan Pengawas
         Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) dengan suratnya No. 5.1764/BL/2008 untuk
         melakukan penawaran umum Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak
         3.701.574.800 saham baru dari portepel disertai penerbitan waran seri II sebanyak 92.539.370
         kepada masyarakat. Pada tanggal 31 Desember 2014, waran yang telah dilaksanakan adalah
         sebanyak 377.139 waran pada harga pelaksanaan Rp 120 (dalam jumlah penuh) atau seluruhnya
         sebesar Rp 45.256.680.

         Sejak Maret 2020 Perusahaan tidak membukukan pendapatan. Berdasarkan pengumuman
         penghentian sementara perdagangan efek sementara PT Leyand International Tbk dengan Nomor
         Peng-SPT-00014/BEI.PP3/07-2020, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melakukan
         penghentian sementara perdagangan efek PT Leyand International Tbk di seluruh pasar sejak sesi
         I Perdagangan hari kamis, 2 Juli 2020 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.

         Berdasarkan Surat No.S-09511/BEI.PP3/10-2023 tentang Pencabutan Penghentian Sementara
         Perdagangan Efek yang di terbitkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 31 Oktober 2023,
         Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan mencabut penghentian sementara Perdagangan Saham
         PT Leyand International Tbk diseluruh pasar terhitung sejak sesi I Perdagangan Efek pada hari
         Rabu tanggal 1 November 2023.

     1.e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

         Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian
         ini yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 9 September
         2026.


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

     2.a. Pernyataan Kepatuhan

         Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
         Keuangan Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
         Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
         Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan
         Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang
         Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.




                                                  -8-
Page 16
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    2.b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian Grup, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep
        akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan
        atas laporan keuangan yang relevan.

        Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
        pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan
        pendanaan.

        Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah yang
        merupakan mata uang fungsional Grup. Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini
        disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.

    2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

        Kebijakan akuntansi yang diadopsi adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi tahun keuangan
        sebelumnya, kecuali bagi pengadopsian PSAK dan ISAK baru dan revisian yang berlaku efektif
        pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025. Perubahan kebijakan akuntansi Grup, dibuat
        sebagaimana disyaratkan sesuai dengan ketentuan transisi yang relevan terkait dengan PSAK dan
        ISAK tersebut.

        Penerapan standar baru, amandemen dan penyesuaian yang telah diterbitkan, dan yang akan
        berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025 namun tidak
        berdampak secara subtansial terhadap kebijakan akuntansi Grup dan berpengaruh material
        terhadap laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:

        -   Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Ketertukaran/ Perubahan Kurs Valuta Asing”: Kurs Valuta
            Asing terkait Kekurangan.
        -
        Standar baru, amandemen dan revisi yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk
        tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2025 adalah sebagai berikut:

        -   Amendemen PSAK 107 “Instrumen Keuangan: Pengungkapan: Klasifikasi dan Pengukuran
            Instrumen Keuangan”.
        -   Amendemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan: Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen
            Keuangan”.
        -   Penyesuaian Tahunan PSAK 109 “Instrumen Keuangan“.
        -   Penyesuaian Tahunan PSAK 110 “Laporan Keuangan Konsolidasian“.
        -   Penyesuaian Tahunan PSAK 207 “Laporan Arus Kas“.

        1 Januari 2026

        -   Penyesuaian Tahunan PSAK 107 “Intrumen Keuangan”.
        -   Penyesuaian Tahunan PSAK 207 “Laporan Arus Kas”.
        -   Amandemen PSAK 338 “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”.

        1 Januari 2027

        -   PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”.

        Penerapan dari amendemen atas standar di atas tidak menimbulkan perubahan substansial atas
        kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki dampak signifikan terhadap laporan keuangan
        pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya.




                                               -9-
Page 17
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    2.d. Dasar Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan laporan keuangan Grup dan entitas yang
        dikendalikan oleh Grup. Pengendalian tercapai dimana Perusahaan memiliki kekuasaan atas
        investee; eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
        kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk memengaruhi jumlah imbal
        hasil investor.

        Grup menilai kembali apakah entitas tersebut adalah investee jika fakta dan keadaan yang
        mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian yang
        disebutkan di atas.

        Ketika Perusahaan memiliki kurang dari hak suara mayoritas di-investee, ia memiliki kekuasaan
        atas investee ketika hak suara investor cukup untuk memberinya kemampuan praktis untuk
        mengarahkan aktivitas relevan secara sepihak. Perusahaan mempertimbangkan seluruh fakta dan
        keadaan yang relevan dalam menilai apakah hak suara Perusahaan cukup untuk memberikan
        Perusahaan kekuasaan, termasuk (i) ukuran kepemilikan hak suara Perusahaan relatif terhadap
        ukuran dan penyebaran kepemilikan pemilik hak suara lain; (ii) hak suara potensial yang dimiliki
        oleh Perusahaan, pemegang suara lain atau pihak lain; (iii) hak yang timbul dari pengaturan
        kontraktual lain; dan (iv) setiap fakta dan keadaan tambahan apapun mengindikasikan bahwa
        Perusahaan memiliki, atau tidak memiliki, kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas yang
        relevan pada saat keputusan perlu dibuat, termasuk pola suara pemilikan dalam RUPS
        sebelumnya.

        Konsolidasi entitas anak dimulai ketika Perusahaan memeroleh pengendalian atas entitas anak
        dan akan dihentikan ketika Perusahaan kehilangan pengendalian pada entitas anak. Secara
        khusus, pendapatan dan beban entitas anak diakuisisi atau dijual selama tahun berjalan termasuk
        dalam laporan laba rugi konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain dari tanggal
        diperolehnya pengendalian Perusahaan sampai tanggal ketika Perusahaan berhenti untuk
        mengendalikan entitas anak.

        Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
        entitas induk dan untuk kepentingan non-pengendali. Perusahaan juga mengatribusikan total laba
        komprehensif entitas anak kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali
        meskipun hal tersebut mengakibatkan kepentingan non-pengendali memiliki saldo defisit.

        Jika diperlukan, penyesuaian dapat dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak agar
        kebijakan akuntansi yang digunakan sesuai dengan kebijakan akuntansi yang digunakan oleh
        Grup.

        Seluruh aset dan liabilitas dalam intra, ekuitas, pendapatan, biaya dan arus kas yang berkaitan
        dengan transaksi dalam kelompok usaha dieliminasi secara penuh pada saat konsolidasian.

        Kepentingan non-pengendali pada entitas anak diidentifikasi secara terpisah dan disajikan dalam
        ekuitas. Kepentingan non-pengendali pemegang saham awalnya diukur baik pada nilai wajar
        ataupun pada proporsi pemilikan kepentingan non-pengendali dari nilai wajar aset neto yang dapat
        diidentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan pengukuran dilakukan pada akuisisi dengan dasar
        akuisisi. Setelah akuisisi, jumlah tercatat kepentingan non-pengendali adalah jumlah kepemilikan
        pada pengakuan awal ditambah bagian kepentingan non-pengendali dari perubahan selanjutnya
        dalam ekuitas. Seluruh laba rugi komprehensif diatribusikan pada kepentingan non-pengendali
        bahkan jika hal ini mengakibatkan kepentingan non-pengendali mempunyai saldo defisit.

        Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
        hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Nilai tercatat kepentingan Grup dan
        kepentingan non-pengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian kepemilikannya
        atas entitas anak. Setiap perbedaan antara jumlah kepentingan non-pengendali disesuaikan dan
        nilai wajar imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan
        diatribusikan pada pemilik entitas induk.




                                                - 10 -
Page 18
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Ketika konsolidasian kehilangan pengendalian pada entitas anak, keuntungan atau kerugian diakui
        dalam laba rugi dan dihitung sebagai perbedaan antara (i) agregat nilai wajar pembayaran yang
        diterima dan nilai wajar sisa kepemilikan (retained interest) dan (ii) jumlah tercatat sebelumnya
        dari aset (termasuk goodwill), dan liabilitas dari entitas anak dan setiap kepentingan
        non-pengendali. Seluruh jumlah yang diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain
        yang terkait dengan entitas anak yang dicatat seolah-olah Grup telah melepaskan secara
        langsung aset atau liabilitas terkait entitas anak (yaitu direklasifikasi ke laba rugi atau ditransfer ke
        kategori lain dari ekuitas sebagaimana ditentukan / diizinkan oleh standar akuntansi yang berlaku).
        Nilai wajar setiap sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada tanggal hilangnya pengendalian
        dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal untuk akuntansi berikutnya dalam PSAK
        239, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran atau, ketika berlaku, biaya perolehan
        pada saat pengakuan awal dari investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama.

    2.e. Kombinasi Bisnis

        Akuisisi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Imbalan yang dialihkan dalam suatu
        kombinasi bisnis diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil penjumlahan dari nilai wajar
        tanggal akuisisi atas seluruh aset yang dialihkan oleh Grup, liabilitas yang diakui oleh Grup
        kepada pemilik sebelumnya dari pihak yang diakuisisi dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan
        oleh Grup dalam pertukaran pengendalian dari pihak yang diakuisisi. Biaya-biaya terkait akuisisi
        diakui di dalam laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya.

        Pada tanggal akuisisi, aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih diakui pada
        nilai wajar kecuali untuk aset dan liabilitas tertentu yang diukur sesuai dengan standar yang
        relevan.

        Goodwill diukur sebagai selisih lebih dari nilai gabungan dari imbalan yang dialihkan, jumlah setiap
        kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi
        kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi (jika
        ada) atas jumlah neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada
        tanggal akuisisi. Jika, setelah penilaian kembali, jumlah neto dari aset teridentifikasi yang
        diperoleh dan liabilitas yang diambilalih pada tanggal akuisisi melebihi jumlah imbalan yang
        dialihkan, jumlah dari setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar
        pada tanggal akuisisi kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada
        pihak diakuisisi (jika ada), selisih lebih diakui segera dalam laba rugi sebagai pembelian dengan
        diskon.

        Kepentingan non-pengendali yang menyajikan bagian kepemilikan dan memberikan mereka hak
        atas bagian proposional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi pada awalnya diukur baik
        pada nilai wajar ataupun pada bagian proporsional kepemilikan kepentingan non-pengendali atas
        aset neto teridentifikasi dari pihak yang diakuisisi. Pilihan dasar pengukuran dilakukan atas dasar
        transaksi. Kepentingan non-pengendali jenis lain diukur pada nilai wajar atau, jika berlaku, pada
        dasar pengukuran lain yang ditentukan oleh standar akuntansi lain.

        Bila imbalan yang dialihkan oleh Grup dalam suatu kombinasi bisnis termasuk aset atau liabilitas
        yang berasal dari pengaturan imbalan kontinjen (contingent consideration arrangement), imbalan
        kontinjen tersebut diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan termasuk sebagai bagian dari
        imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis. Perubahan dalam nilai wajar atas imbalan
        kontinjen yang memenuhi syarat sebagai penyesuaian periode pengukuran disesuaikan secara
        retrospektif, dengan penyesuaian terkait terhadap goodwill. Penyesuaian periode pengukuran
        adalah penyesuaian yang berasal dari informasi tambahan yang diperoleh selama periode
        pengukuran (yang tidak melebihi satu tahun sejak tanggal akuisisi) tentang fakta-fakta dan kondisi
        yang ada pada tanggal akuisisi.

        Perubahan selanjutnya dalam nilai wajar atas imbalan kontinjen yang tidak memenuhi syarat
        sebagai penyesuaian periode pengukuran tergantung pada bagaimana imbalan kontinjen tersebut
        diklasifikasikan. Imbalan kontinjen yang diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali pada
        tanggal sesudah tanggal pelaporan dan penyelesaian selanjutnya dicatat dalam ekuitas. Imbalan
        kontinjen yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas diukur setelah tanggal pelaporan sesuai
        dengan standar akuntansi yang relevan dengan mengakui keuntungan atau kerugian terkait dalam
        laba rugi kosolidasian atau dalam pendapatan komprehensif lain (OCI).



                                                   - 11 -
Page 19
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Bila suatu kombinasi bisnis dilakukan secara bertahap, kepemilikan terdahulu Grup atas pihak
        terakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi dan keuntungan atau kerugiannya,
        jika ada, diakui dalam laba rugi. Jumlah yang berasal dari kepemilikan sebelum tanggal akuisisi
        yang sebelumnya telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke laba rugi
        dimana perlakuan tersebut akan sesuai jika kepemilikannya dilepas/dijual.

        Jika akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai pada akhir periode pelaporan saat
        kombinasi terjadi, Grup melaporkan jumlah sementara untuk pos-pos yang proses akuntansinya
        belum selesai dalam laporan keuangannya. Selama periode pengukuran, pihak pengakuisisi
        menyesuaikan, aset atau liabilitas tambahan yang diakui, untuk mencerminkan informasi baru
        yang diperoleh tentang fakta dan keadaan yang ada pada tanggal akuisisi dan, jika diketahui, akan
        berdampak pada jumlah yang diakui pada tanggal tersebut.

    2.f. Instrumen Keuangan

        Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
        liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.

        (i) Aset Keuangan

            Pengakuan awal

            Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
            kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
            Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:

            1)   Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
            2)   Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                 komprehensif lain.

            Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
            melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

            Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
            biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.

            Aset keuangan Grup meliputi kas dan bank, piutang lain-lain dan aset keuangan tidak lancar
            lainnya (instrumen keuangan yang memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan
            sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini
            diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

            Pengukuran setelah pengakuan awal

            Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
            berikut:

            1) Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi

                 Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur
                 dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
                 dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
                 memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
                 bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi
                 konsolidasian. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba
                 rugi konsolidasian.

                 Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi Grup terdiri dari kas dan
                 bank dan piutang lain-lain.




                                                - 12 -
Page 20
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

           2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
              penghasilan komprehensif lain.

               Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau melalui
               penghasilan komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan
               sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi
               konsolidasian atau penghasilan komprehensif lain.

               Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
               konsolidasian atau melalui penghasilan komprehensif lain.

           Penghentian pengakuan

           Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
           kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:

           1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
           2) Grup telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau
              berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan
              yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “passthrough”, dan salah satu
              diantara (a) Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat dari
              aset, atau (b) Grup tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh
              risiko dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.

        (ii) Liabilitas Keuangan

           Pengakuan awal

           Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 109, ”instrumen keuangan”, diklasifikasikan sebagai
           berikut:

           1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.
           2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi konsolidasian atau
              melalui penghasilan komprehensif lain.

           Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.

           Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Grup hanya memiliki liabilitas keuangan
           yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

           Pengukuran setelah pengakuan awal

           Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Grup mengukur
           seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
           suku bunga efektif.

           Penghentian pengakuan

           Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.

        (iii) Instrumen keuangan disalinghapus

           Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
           laporan posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
           melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
           menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
           secara bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di
           masa yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan
           dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.




                                                 - 13 -
Page 21
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    2.g. Penurunan Nilai Aset Keuangan

        Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
        meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup
        menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
        keuangan.

        Grup menerapkan pendekatan umum PSAK 109, ”instrumen keuangan” untuk mengukur kerugian
        kredit ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya
        untuk semua piutang dagang dan aset keuangan lainnya.

        Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
        instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas
        instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
        ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait
        dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan,
        yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

    2.h. Persediaan

        Persediaan dinyatakan menurut nilai terendah antara harga perolehan dan nilai realisasi neto.
        Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang.

        Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya
        penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.

        Penyisihan persediaan usang ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau penjualan,
        masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang.

    2.i. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

        Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian setiap Grup, transaksi dalam mata uang
        asing selain mata uang fungsional Grup (mata uang asing) diakui pada kurs yang berlaku pada
        tanggal transaksi. Pada setiap akhir perode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan
        kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non-moneter yang diukur pada
        nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai
        wajar ditentukan. Pos non-moneter diukur dalam biaya historis dalam valuta asing yang tidak
        dijabarkan kembali.

        Selisih kurs atas pos moneter diakui dalam laba rugi konsilidasian pada periode saat terjadinya.

        Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 kurs yang digunakan adalah kurs tengah dari
        Bank Indonesia adalah sebagai berikut:

                                                                    30 Juni             31 Desember
                                                                     2026                   2025
        Dolar Amerika Serikat (USD)                                  17.856                 16.782

    2.j. Transaksi Pihak Berelasi

        Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi, sebagaimana yang diuraikan dalam
        PSAK 224: ”Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.

        Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 34 atas
        Laporan Keuangan.




                                                 - 14 -
Page 22
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    2.k. Aset Tetap

        Berdasarkan PSAK 216, “Aset Tetap”, pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya
        perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman dan biaya lainnya yang dapat
        diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diperlukan.

        Setelah pengakuan awal, Grup menggunakan model biaya dimana seluruh aset tetap selain mesin
        dan peralatan diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
        kerugian penurunan nilai (jika ada).

        Tanah diakui sebesar harga perolehan tidak disusutkan.

        Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang
        terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa
        depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya tersebut dapat diukur
        secara andal.

        Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun dimana pada saat
        penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam
        laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

        Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode yaitu metode garis lurus untuk mencatat
        jumlah penyusutan selama estimasi manfaat ekonomi aset tetap adalah sebagai berikut:

                                                                                                Tahun
        Bangunan                                                                                  20
        Kendaraan                                                                                 4
        Peralatan Kantor                                                                          4

        Biaya pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
        komprehensif lain pada saat terjadinya, renovasi perbaikan yang signifikan dikapitalisasi. Ketika
        aset tidak digunakan lagi atau dilepas, biaya dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari
        kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang dihasilkan tercermin dalam laporan laba rugi dan
        penghasilan komprehensif lain untuk periode tersebut.

        Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomi masa
        depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
        penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
        jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
        pada tahun aset tersebut itu dihentikan pengakuannya.

        Akumulasi biaya konstruksi bangunan, pabrik dan pemasangan mesin dikapitalisasi sebagai “aset
        dalam penyelesaian”. Biaya tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat proses konstruksi
        atau pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan pada saat aset tersebut siap untuk
        digunakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan manajemen.

    2.l. Sewa

        Perusahaan sebagai Pesewa (Lessor)

        Sewa dimana Perusahaan sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa
        operasi. Ketika persyaratan sewa secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat
        yang terkait dengan kepemilikan ke penyewa, kontrak tersebut diklasifikasikan sebagai sewa
        pembiayaan. Seluruh sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi.

        Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara garis lurus selama masa sewa yang relevan.
        Biaya langsung awal yang terjadi dalam menegosiasikan dan mengatur sewa operasi
        ditambahkan ke jumlah tercatat aset sewa dan diakui secara garis lurus selama masa sewa.



                                                - 15 -
Page 23
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        a. Aset Hak-Guna

           Aset Hak-Guna

           Berdasarkan PSAK 116, “Sewa”, aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
           tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna
           diukur pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya
           langsung awal yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal
           mulai dikurangi insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar dan
           memindahkan aset pendasar.

           Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana
           aset hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
           kerugian penurunan nilai.

           Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
           selama estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:

                      Jenis Aset Hak - Guna                          Masa Manfaat
           Tanah                                                        10 tahun
           Gudang dan Ruko                                              10 tahun

           Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah

           Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
           memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
           mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk
           aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

           Perusahaan sebagai Pesewa

           Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
           yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan
           sewa yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk dalam
           pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.

    2.m. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

        Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk
        menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
        terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat
        kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah
        terpulihkan atas suatu aset individual, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil
        kas atas aset.

        Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan
        nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini
        menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai
        waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum
        disesuaikan.

        Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai tercatatnya,
        nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi
        penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi.




                                                 - 16 -
Page 24
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

    2.n. Imbalan Pascakerja

        Perusahaan menyelenggarakan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk semua karyawan
        tetapnya sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 6/2023. Perusahaan telah menerapkan
        panduan dalam siaran pers dan klarifikasi pengatribusian imbalan pada periode jasa untuk
        program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan atau undang-undang cipta kerja
        beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan) sesuai dengan yang diterbitkan oleh DSAK-
        IAI pada April 2022.

        Berdasarkan PSAK 219, “Imbalan Kerja”, imbalan pascakerja diakui sebesar jumlah yang diukur
        dengan menggunakan dasar diskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya kepada
        Perusahaan dalam suatu periode akuntansi, liabilitas dan beban diukur dengan menggunakan
        teknik aktuaria yang mencakup pula liabilitas konstruktif yang timbul dari praktik kebiasaan
        Perusahaan. Dalam perhitungan liabilitas, imbalan harus didiskontokan dengan menggunakan
        metode Projected Unit Credit.

        Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika dan hanya jika, Perusahaan berkomitmen untuk:

        a. Memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal, atau
        b. Menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri secara
           sukarela.

    2.o. Pajak Penghasilan

        Pajak saat terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda
        dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
        komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan
        pada tahun berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat
        dikurangkan.

        Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang
        dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

        Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam
        laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena
        pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak.
        Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat
        dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga
        perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika
        perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas
        suatu transaksi yang tidak memengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas
        pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal goodwill.

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan
        berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan dengan tarif pajak (dan
        peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode
        pelaporan.

        Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi
        jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
        memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.




                                                - 17 -
Page 25
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
        dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak
        kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
        penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan yang berbeda
        yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto. Pajak kini dan
        pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi, kecuali sepanjang
        pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui, diluar laba atau rugi (baik
        dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut
        pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul dari akuntansi awal untuk kombinasi bisnis.
        Dalam kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis.

        Dalam hal Grup memiliki rugi fiskal kumulatif yang signifikan, pengakuan Aset Pajak Tangguhan
        dilakukan setelah mempertimbangkan dan melakukan reassessment atas probabilitas tersedianya
        laba kena pajak yang memadai untuk memanfaatkan rugi fiskal tersebut. Penilaian tersebut
        dilakukan berdasarkan proyeksi laba kena pajak yang realistis, dengan mempertimbangkan antara
        lain histori kinerja keuangan, proyeksi operasional, masa berlaku rugi fiskal, serta bukti pendukung
        lainnya.

        Saldo Aset Pajak Tangguhan ditinjau pada setiap tanggal pelaporan. Apabila berdasarkan hasil
        reassessment laba kena pajak di masa depan tidak lagi probable untuk dapat direalisasikan, saldo
        Aset Pajak Tangguhan harus dikurangi sampai pada jumlah yang kemungkinan besar dapat
        direalisasikan. Apabila kondisi yang menyebabkan pengurangan Aset Pajak Tangguhan tersebut
        kemudian membaik dan pemulihan Aset Pajak Tangguhan menjadi probable, jumlah Aset Pajak
        Tangguhan dapat diakui kembali sesuai dengan ketentuan akuntansi yang berlaku.

    2.p. Pengakuan Pendapatan dan Beban

        Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan

        Perusahaan melakukan penerapan PSAK 115 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus
        memenuhi 6 langkah analisa sebagai berikut:

        a. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
        b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-
           janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda
           ke pelanggan.
        c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak
           diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
           dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah
           yang bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar
           jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan
           ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan
           selama periode kontrak.
        d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga
           jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak.
           Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan
           berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
        e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
           barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
           barang atau jasa tersebut).
        f. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
           barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas
           barang atau jasa tersebut).




                                                 - 18 -
Page 26
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

        Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:

        a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
        b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk
           kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran
           penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena
           telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan. Pembayaran harga transaksi berbeda untuk
           setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo
           kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah
           penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset
           kontrak disajikan dalam "Piutang usaha" dan liabilitas kontrak disajikan dalam "Pendapatan
           tangguhan”.

        Pendapatan Bunga

        Pendapatan bunga di akru berdasarkan waktu terjadinya dengan acuan jumlah pokok terutang
        dan tingkat bunga yang berlaku.

        Biaya dan Beban

        Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

        Penjualan Barang

        Perusahaan mengakui pendapatan ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
        mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada pelanggan. Aset dialihkan ketika
        pelanggan memeroleh pengendalian atas aset tersebut.

    2.q. Laba Per Saham

        Berdasarkan PSAK 233, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba
        bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari
        saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah saham
        biasa yang dibeli kembali.

        Laba per saham dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas
        dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa.

    2.r. Biaya Emisi Saham

        Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada publik
        dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal
        disetor dalam laporan posisi keuangan.

    2.s. Provisi dan Kontijensi

        Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
        konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban
        tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan
        estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

        Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
        estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban
        kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.

        Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan dalam catatan atas
        laporan keuangan kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
        kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan tetapi diungkapkan
        dalam laporan keuangan jika terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat ekonomis akan
        diperoleh.



                                                - 19 -
Page 27
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

3.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG MATERIAL

     Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, yang dijelaskan dalam Catatan 2, Dewan Direksi
     diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
     liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
     pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda dari
     estimasi tersebut.

     Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
     dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya memengaruhi periode itu, atau pada
     periode revisi dan periode masa depan jika revisi memengaruhi kedua periode tersebut.

     Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
     pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
     konsolidasian, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:

     Sumber Estimasi Ketidakpastian

     Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
     periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
     jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:

     Penurunan Nilai Aset

     Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
     pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari penggunaan
     aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai untuk
     menentukan nilai sekarang.

     Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
     keuangan konsolidasian dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini
     akan berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
     penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.

     Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset Grup.

     Manfaat Karyawan

     Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan
     oleh aktuaris dalam menghitung jumlah liabilitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain tingkat
     diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Realisasi yang berbeda dari asumsi Grup diakui dalam laporan
     keuangan mencerminkan jumlah keseluruhan dari defisit atau surplus program. Walaupun asumsi Grup
     dianggap tepat dan wajar, namun perubahan signifikan pada kenyataannya atau perubahan signifikan
     dalam asumsi yang digunakan dapat berpengaruh secara signifikan terhadap liabilitas imbalan
     pascakerja Grup. Nilai tercatat liabilitas imbalan pascakerja dan asumsi dari aktuaris diungkapkan
     dalam Catatan 21.

     Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap

     Masa manfaat setiap aset tetap Grup ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari
     penggunaan aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan
     pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan
     apabila perkiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan
     komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan
     bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas
     jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di
     atas.



                                                  - 20 -
Page 28
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      Perubahan masa manfaat aset tetap dapat memengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan
      penurunan nilai tercatat aset tetap.

      Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam Catatan 9.


4.    KAS DAN BANK

                                                                        2026                  2025
      Kas                                                               24.023.107             79.616.903
      Bank
       Bank Mandiri                                                    350.929.078                      -
       Bank Danamon Indonesia                                           36.608.642             27.291.125
       Bank Maybank Indonesia                                           28.981.695             28.475.148
       Bank Hibank Indonesia                                            22.467.928                      -
       Bank Central Asia                                                 5.656.566             63.723.117
       Bank Pan Indonesia                                                4.004.566              7.285.762
       Bank CIMB Niaga                                                   2.164.901             42.497.801
       Bank OCBC NISP                                                            -              1.001.442
      Sub Jumlah                                                       450.813.376           170.274.395
      Jumlah                                                           474.836.483           249.891.298

      Seluruh saldo bank ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak dijaminkan.


5.   KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA

                                                                        2026                  2025
     Bank Pan Indonesia                                                            -        6.635.410.615
     Jumlah                                                                        -        6.635.410.615

     Kas yang dibatasi penggunaannya merupakan Bank Garansi pada Bank Pan Indonesia yang bertujuan
     untuk menjamin utang yang tidak bisa terbayarkan ke pihak prinsipal. Bank Garansi tersebut akan
     diperbarui setiap akhir masa berlaku dengan keterangan sebagai berikut:

     a) Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan Bilyet Deposito Berjangka:

        • No. Deposito Berjangka     : Bank Pan Indonesia No. 00327012
        • Nominal                    : Rp 6.635.410.615
        • Jangka Waktu               : 3 bulan dari tanggal 15 November 2025 – 15 Februari 2026
        • Suku Bunga                 : 4,25%.

     Bank garansi telah ditutup dan seluruh deposito berjangka tersebut telah dicairkan pada tanggal 15 Mei
     2026.




                                                   - 21 -
Page 29
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

6. PIUTANG USAHA

                                                           30 Juni         31 Desember
                                                            2026               2025
   Pihak Berelasi
   PT Rusco Online Distribusi                             2.269.499.953     2.748.583.198
   Sub Jumlah                                             2.269.499.953     2.748.583.198
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                      (299.361.070)     (342.795.222)
   Jumlah Piutang Pihak Berelasi – Bersih                 1.970.138.883     2.405.787.976
   Pihak Ketiga
   CV Raya Dipta Swastika                                 1.969.300.068     2.395.863.587
   Toko Susu CS                                             250.000.000       465.526.841
   Toko MMM Sejahtera                                       148.119.969       178.503.990
   CV H.M Putra                                             144.853.999       154.853.999
   PT Sumber Trijaya Lestari                                124.009.258                 -
   PT Astro Teknologies Indonesia                            25.487.490       304.603.258
   PT Badan Koneksi Niaga Solusindo                                   -       430.559.094
   PT Duta Sentosa Yasa                                               -       362.981.409
   PT Orientraco Perkasa                                              -       291.587.677
   PT Jaya Putra Panipahan                                            -       211.054.558
   PT Niceso Sukses Indonesia                                         -       129.052.727
   PT Pelanduk Jaya Bersama                                           -        61.415.542
   Toko Uniboo                                                        -        29.916.169
   Natasha Citra II                                                   -        13.500.197
   Lainnya (Masing-masing dibawah Rp 100.000.000)           512.777.555     1.678.494.810
   Sub Jumlah                                             3.174.548.339     6.707.913.858
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                     (2.694.249.628)    (836.591.311)
   Jumlah Piutang Pihak Ketiga – Bersih                     480.298.711     5.871.322.547
   Jumlah                                                 2.450.437.594     8.277.110.523

  Rincian umur piutang usaha sebagai berikut:

                                                           30 Juni         31 Desember
                                                            2026               2025
   Belum Jatuh Tempo                                        180.199.225     1.565.735.703
   Jatuh Tempo
     30 hari                                                 52.461.313     1.204.084.780
     31 - 60 hari                                             9.177.301     1.146.918.541
     61 - 90 hari                                                     -     4.578.947.563
     > 90 hari                                            5.202.210.453       960.810.469
   Jumlah                                                 5.444.048.292     9.456.497.056
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                     (2.993.610.698)   (1.179.386.533)
   Jumlah Bersih                                          2.450.437.594     8.277.110.523

  Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai:

                                                           30 Juni         31 Desember
                                                            2026               2025
   Saldo Awal                                             1.179.386.533       126.365.693
   Penambahan Pencadangan (Catatan 29)                    1.814.224.165     1.053.020.840
   Jumlah                                                 2.993.610.698     1.179.386.533



                                                - 22 -
Page 30
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang Perusahaan menggunakan model kerugian kredit
   ekspektasian, yang menggunakan model kerugian kredit yang terjadi untuk mengukur penyisihan
   penurunan nilai piutang usaha. Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan
   nilai piutang diatas adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang
   tersebut.

   Berdasarkan penelaahan atas status masing-masing piutang pada akhir tahun, manajemen memutuskan
   bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha adalah cukup karena tidak terdapat
   perubahan signifikan terhadap kualitas kredit dan jumlah tersebut masih dapat ditagih. Selain itu, terdapat
   piutang yang telah dilakukan penurunan nilai.


7. PIUTANG LAIN-LAIN

                                                                         30 Juni            31 Desember
                                                                          2026                  2025
   Pihak Berelasi
   PT Rusco Online Distribusi                                             325.000.000                       -
   Sub Jumlah                                                             325.000.000                       -
   Pihak Ketiga
   Principle MRV                                                        4.708.639.265         4.990.552.093
   Principle DCV                                                          953.644.358         3.889.235.709
   Giro Mundur                                                            309.080.269           900.614.983
   Lain-lain (Masing-masing dibawah Rp 100.000.000)                         2.571.499         1.349.600.539
   Sub Jumlah                                                           5.973.935.391        11.130.003.324
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                  (5.971.363.892)                       -
   Sub Jumlah                                                               2.571.499        11.130.003.324
   Jumlah                                                                 327.571.499        11.130.003.324

   Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai:

                                                                         30 Juni            31 Desember
                                                                          2026                  2025
   Saldo Awal                                                                       -                       -
   Penambahan Pencadangan (Catatan 29)                                  5.971.363.892                       -
   Jumlah                                                               5.971.363.892                       -

   Piutang Lain-lain merupakan area yang signifikan. Oleh karena itu, penilaian atas Expected Credit Loss
   (ECL) perlu mempertimbangkan antara lain aging saldo, subsequent collection, status dispute, estimasi
   recovery, dan/atau nilai collateral yang tersedia sebagai dasar dalam menentukan kecukupan penyisihan
   kerugian kredit ekspektasian.

   Piutang kepada PT Rusco Online Distribusi merupakan pinjaman yang diberikan oleh RER berdasarkan
   perjanjian untuk keperluan modal PT Rusco Online Distribusi berdasarkan perjanjian No. ADDM-02/RER-
   ROD/01/2025 yang tidak dikenakan bunga dan akan dilunasi dalam jangka waktu selambat-lambatnya
   pada tanggal 31 Desember 2026.

   Piutang Principle Market Return Voucher (MRV) merupakan piutang atas pengembalian barang oleh
   Perusahaan kepada pemasok.

   Piutang Principle Distributor Claim Voucher (DCV) merupakan piutang kepada distributor Perusahaan atas
   program yang diberikan oleh distributor kepada toko serta bonus atas pencapaian yang diperoleh dari
   Perusahaan.




                                                   - 23 -
Page 31
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

8. PERSEDIAAN

                                                                     30 Juni              31 Desember
                                                                      2026                    2025
   Peralatan Elektronik                                            5.407.113.045           5.817.052.295
   Kebutuhan Ibu dan Anak                                          5.341.307.884           6.796.761.166
   Makanan dan Minuman                                             3.979.161.635           5.579.178.217
   Sub Jumlah                                                     14.727.582.564          18.192.991.678
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                             (13.254.824.306)                         -
   Jumlah                                                          1.472.758.256          18.192.991.678

  Pada tanggal 30 Juni 2026, Perusahaan melakukan evaluasi atas kondisi persediaan melalui pelaksanaan
  stock opname. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, sebagian besar persediaan Perusahaan, yang
  merupakan persediaan barang dagangan sebagai distributor, telah mengalami kerusakan dan/atau
  kedaluwarsa sehingga tidak dapat direalisasikan pada nilai tercatatnya.

  Sehubungan dengan kondisi tersebut pada 30 Juni 2026, Perusahaan mengakui penyisihan penurunan
  nilai persediaan sebesar Rp 13.254.824.306, yang merupakan sekitar 90% dari nilai tercatat persediaan
  sebelum penyisihan sebesar Rp 14.727.582.564.

  Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Rusindo Eka Raya Nomor 033/RER/VIII/2026 tanggal
  31 Agustus 2026 tentang Pencadangan Penurunan Nilai Persediaan, manajemen telah menetapkan
  pencadangan atas persediaan sebesar Rp 13.254.824.306. Pencadangan tersebut dilakukan berdasarkan
  hasil evaluasi manajemen atas kondisi, pergerakan, dan penelahaan cek fisik persediaan.

  Penyisihan penurunan nilai tersebut diakui berdasarkan estimasi nilai realisasi neto persediaan dengan
  mempertimbangkan kondisi fisik, tingkat kerusakan dan kedaluwarsa persediaan, serta kemampuan
  Perusahaan untuk merealisasikan persediaan tersebut.

  Seluruh persediaan merupakan persediaan yang dimiliki oleh Perusahaan dan tidak terdapat persediaan
  yang dikonsinyasikan kepada pihak lain.

  Seluruh persediaan Perusahaan diasuransikan kepada PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk dengan nomor
  polis 3301250002260 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 3.971.776.732 dengan jangka waktu sejak
  30 September 2025 sampai dengan 30 september 2026.

  Seluruh persediaan Perusahaan diasuransikan kepada PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk dengan nomor
  polis 36012126001215 dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 11.934.000.000 dengan jangka waktu
  sejak 1 Januari 2026 sampai dengan 1 Januari 2027.


9. ASET TETAP

                                                               30 Juni 2026
                                         Saldo Awal      Penambahan    Pengurangan          Saldo Akhir
  Harga Perolehan
  Pemilikan Langsung
   Tanah                                71.914.730.000               -               -      71.914.730.000
   Bangunan                             25.033.113.000               -               -      25.033.113.000
   Peralatan Kantor                      1.575.167.843               -               -       1.575.167.843
   Kendaraan                            11.247.004.834               -               -      11.247.004.834
  Jumlah                               109.770.015.677               -               -     109.770.015.677
  Akumulasi Penyusutan
  Pemilikan Langsung
   Bangunan                              5.346.772.100     605.390.200               -       5.952.162.300
   Peralatan Kantor                      1.560.830.648       3.570.859               -       1.564.401.508
   Kendaraan                             8.338.362.351     488.020.588               -       8.826.382.939
                                                                                      -

  Jumlah                                15.245.965.099   1.096.981.647               -      16.342.946.747
  Nilai Buku                            94.524.050.578                                      93.427.068.930



                                                - 24 -
Page 32
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                            31 Desember 2025
                                        Saldo Awal      Penambahan   Pengurangan          Saldo Akhir
  Harga Perolehan
  Pemilikan Langsung
   Tanah                               71.914.730.000              -               -     71.914.730.000
   Bangunan                            25.033.113.000              -               -     25.033.113.000
   Peralatan Kantor                     1.563.400.953     11.766.890               -      1.575.167.843
   Kendaraan                           11.247.004.834              -               -     11.247.004.834
  Jumlah                              109.758.248.787     11.766.890               -    109.770.015.677
  Akumulasi Penyusutan
  Pemilikan Langsung
   Bangunan                             4.135.991.700   1.210.780.400              -      5.346.772.100
   Peralatan Kantor                     1.544.980.597      15.850.051              -      1.560.830.648
   Kendaraan                            7.362.321.176     976.041.175              -      8.338.362.351
  Jumlah                               13.043.293.473   2.202.671.626              -     15.245.965.099
  Nilai Buku                           96.714.955.314                                    94.524.050.578

  Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:

                                                                  30 Juni              31 Desember
                                                                   2026                    2025
   Beban Pokok Penjualan (Catatan 26)                            1.094.881.649          2.198.471.631
   Beban Umum dan Administrasi (Catatan 27)                          2.099.998              4.199.995
   Jumlah                                                        1.096.981.647          2.202.671.626

  RER memiliki aset tanah pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, dengan rincian sebagai
  berikut:

  Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 80/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
  Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
  Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang dengan luas 3.244 M2.

  Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 81/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
  Persil 25.D.46, Blok: 004, Kohir Nomor C: 324 yang berlokasi di Komplek Pergudangan Industri Raya
  Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang dengan luas 1.472M2.

  Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 82/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
  Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang
  dengan luas 1.390 M2.

  Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 83/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
  Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang
  dengan luas 195 M2.

  Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 84/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
  Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang
  dengan luas 601 M2.

  Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 85/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
  Komplek Pergudangan Industri Raya Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok,Tangerang
  dengan luas 363 M2.

  Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 86/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
  Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.011 M2.

  Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 87/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
  Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.366 M2.


                                               - 25 -
Page 33
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 88/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
   Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.965 M2.

   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 89/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
   Kampung Bojong Kamal, Kelurahan Bojong Kamal, Kec Legok, Tangerang dengan luas 1.220 M2.

   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 90/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
   Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 525 M2.

   Berdasarkan Akta Jual-Beli No. 91/2022 tanggal 21 Juni 2022 tertulis sebidang tanah yang terletak di
   Jalan Raya Imam Bonjol No. 228, Bojong Raya, Tangerang, Banten dengan luas 1.472 M2.

   Berdasarkan Surat Keterangan (Cover Note) No. 448/Not-AR/IX/2026 yang dibuat oleh Notaris Ariandi,
   S.H., M.Kn. pada tanggal 4 September 2026 dan berlaku sampai dengan tanggal 4 September 2027,
   tanah tersebut saat ini masih dalam proses peralihan dan penurunan hak pada Kantor Pertanahan
   Kabupatenn Tangerang. Selain itu, sedang dilakukan proses pengajuan Izin Lokasi (IL) dan Pertimbangan
   Teknis (Pertek) atas tanah tersebut.


10. ASET HAK - GUNA

                                                                     30 Juni            31 Desember
                                                                      2026                  2025
   Harga Perolehan                                                  1.396.686.896         1.396.686.896
   Akumulasi Penyusutan                                             (907.846.484)         (838.012.138)
   Jumlah                                                             488.840.412           558.674.758

   RER mengadakan perjanjian sewa-menyewa dengan Tn. Rustono Fulia berdasarkan tanggal
   3 Januari 2020 atas sebidang tanah berikut bangunan yang berdiri di atasnya seluas 1.860 m2 atas nama
   Tn. Rustono Fulia yang terletak di Jl. Imam Bonjol KM 2.8 No. 228, Karawaci, Tangerang. Masa sewa ini
   berlaku selama 10 tahun sejak 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan nilai sewa sebesar
   Rp 180.000.000 per tahun.

   Sehubungan dengan perjanjian sewa-menyewa seluruhnya dilakukan dengan pihak berelasi yaitu
   Tn. Rustono Fulia. Syarat dan ketentuan yang dimaksud atas perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:

   •   Perjanjian sewa-menyewa ini dilangsungkan dan diterima untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun
       terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan 31 Desember 2030 dan dapat diperpanjang
       dengan jangka waktu tertentu dengan syarat-syarat yang akan disepakati kemudian oleh yang
       menyewakan dan penyewa.
   •   Penyewa dilarang menggunakan objek sewa selain untuk kantor dan gudang sebagaimana disepakati
       pada Perjanjian Sewa.
   •   Selama jangka waktu berlakunya perjanjian, penyewa sama sekali tidak dibenarkan untuk
       mengalihkan hak atau menyewakan kembali kepada pihak ketiga dengan alasan apapun juga, tanpa
       izin dan persetujuan tertulis dari pihak pertama.
   •   Penyewa tidak diperbolehkan mengubah struktur dan instalasi dari unit bangunan tersebut tanpa izin
       dan persetujuan dari pihak yang menyewakan.

   Alokasi beban amortisasi adalah sebagai berikut:

                                                                     30 Juni            31 Desember
                                                                      2026                  2025
   Beban Pokok Penjualan (Catatan 26)                                  69.834.346           139.668.690
   Jumlah                                                              69.834.346           139.668.690




                                                 - 26 -
Page 34
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

11. INVESTASI REKSADANA

                                                                    30 Juni              31 Desember
                                                                     2026                    2025
  Bank Central Asia                                                   11.370.991             11.199.983
  Jumlah                                                              11.370.991             11.199.983

   Reksadana diperoleh melalui Bank Central Asia dengan rincian sebagai berikut:

   Reksadana                 : Batavia Dana Kas Maxima
   Jumlah Unit               : 5.966,8007
   NAB/Unit Beli Rata-rata   : 1.675,9400
   NAB/Unit Pasar            : 1.906.8300
   Tanggal NAB/Unit Pasar    : 30 Juni 2026
   Nilai Modal               : Rp 9.999.999,97
   Nilai Pasar               : Rp 11.370.991,76


12. ASET KEUANGAN LAINNYA

   Deposito Berjangka pada Pihak Ketiga:

                                                                     30 Juni             31 Desember
                                                                      2026                   2025
  Bank Danamon Indonesia                                                           -         750.000.000
  Jumlah                                                                           -         750.000.000

   Berdasarkan pemberitahuan perpanjangan bilyet deposito berjangka tanggal 8 September 2025:
   •   No. Deposito Berjangka : Bank Danamon No. 003699170142.
   •   Nominal                 : Rp 750.000.000.
   •   Jangka Waktu            : 12 bulan dari tanggal 8 September 2025 – 9 September 2026.
   •   Suku Bunga              : 4,00%.

   Deposito berjangka dijaminkan dalam rangka perpanjangan fasilitas Kredit Rekening Koran (KRK) pasif.
   Deposito tersebut merupakan jaminan baru berupa time deposit (TD) atas nama PT Rusindo Eka Raya
   (Catatan 16).

   Deposito Berjangka tersebut telah dicairkan Pada tanggal 14 April 2026.


13. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA

                                                                    30 Juni            31 Desember
                                                                     2026                  2025
   PT Lucky Mom Indonesia                                         6.221.780.233        12.532.118.428
   PT Sonel Pure Care                                                69.948.469                     -
   PT Energizer Indonesia                                            43.485.705           311.669.947
   PT Sukanda Djaya                                                  39.793.647            39.793.647
   PT Shang Che                                                       3.750.005                     -
   PT Fokus Ritel Indoprima                                                   -         4.266.475.424
   PT Bintang Inter Global                                                    -         2.088.761.118
   PT Macrosentra Niagaboga                                                   -         1.939.694.329
   PT Hoka Karya Mandiri                                                      -           777.027.930
   PT Mega Lighter Internusa                                                  -           484.839.751
   PT Delta Sukses Teknologi                                                  -           220.749.499
   PT Angel Greenmom Indonesia                                                -           172.930.442
   Jumlah                                                         6.378.758.059        22.834.060.515



                                                - 27 -
Page 35
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Rincian umur utang usaha kepada pihak ketiga adalah sebagai berikut:

                                                                    30 Juni           31 Desember
                                                                     2026                 2025
   Belum Jatuh Tempo                                                           -        4.934.127.983
   Jatuh Tempo
     1- 30 hari                                                      69.948.469         2.653.392.574
     31 - 60 hari                                                             -         6.978.582.373
     61 - 90 hari                                                             -         6.125.956.764
     >90 hari                                                     6.308.809.590         2.142.000.821
   Jumlah                                                         6.378.758.059        22.834.060.515


14. UTANG LAIN-LAIN

                                                                   30 Juni            31 Desember
                                                                    2026                  2025
   Pihak Berelasi
   Jangka Pendek
   Leo Andyanto                                                   3.000.000.000         3.000.000.000
   Rustono Fulia                                                  2.291.741.361           283.360.000
   PT Intiputera Bumitirta                                          450.000.000           450.000.000
   PT JSI Sinergi Mas                                               357.147.890                     -
   Sub Jumlah                                                     6.098.889.251         3.733.360.000
   Jangka Panjang
   Leo Andyanto                                                  37.000.000.000        37.000.000.000
   PT Intiputera Bumitirta                                       17.550.000.000        17.550.000.000
   Sub Jumlah                                                    54.550.000.000        54.550.000.000
   Pihak Ketiga
   PT Visindo Prime Sinergi                                       4.698.508.598         4.698.508.598
   PT Neon Sinergi Perkasa                                          508.775.527                     -
   Sub Jumlah                                                     5.207.284.125         4.698.508.598
   Jumlah                                                        65.856.173.376        62.981.868.598

   Perjanjian utang lain-lain kepada PT Visindo Prime Sinergi mengalami beberapa kali perubahan,
   perubahan terakhir berdasarkan perjanjian No. ADDM-04/LAPD-VPS/01/2025 para pihak menyetujui
   addendum perjanjian utang-piutang dan sampai dengan 31 Desember 2026 Perusahaan belum melunasi
   utang kepada PT Visindo Prime Sinergi.

   Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
   antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
   pinjaman Perusahaan dari Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu 10 tahun
   dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini akan digunakan
   oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham
   PT Rusindo Eka Raya dan sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja Perusahaan.

   Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP/LA-IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
   antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
   fasilitas pinjaman Perusahaan dari PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000.000, dengan jangka
   waktu 10 tahun dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini
   akan digunakan oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51%
   kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya.




                                                - 28 -
Page 36
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Modal Kerja No. 082/LAPD/I/2026 tanggal 15 Januari 2026 antara
   PT JSI Sinergi Mas dan Perusahaan, para pihak telah menyepakati pemberian pinjaman untuk keperluan
   modal kerja sebesar Rp 3.000.000.0000. Pinjaman tersebut diberikan tanpa jaminan dan tidak dikenakan
   bunga atau imbalan dalam bentuk apa pun. Perjanjian pinjaman tersebut berlaku sampai dengan
   1 Januari 2027 dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan para pihak.

   Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Modal Kerja No. 082/LAPD/I/2026 tanggal 30 Januari 2026 antara
   PT Neon Sinergi Perkasa dan Perusahaan, para pihak telah menyepakati pemberian pinjaman untuk
   keperluan modal kerja sebesar Rp 658.775.527. Pinjaman tersebut diberikan tanpa jaminan dan tidak
   dikenakan bunga atau imbalan dalam bentuk apa pun. Perjanjian pinjaman tersebut berlaku sampai
   dengan 30 Agustus 2026 dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan para pihak.

   Utang Lain-lain kepada Rustono Fulia merupakan pinjaman yang diberikan kepada Perusahaan
   berdasarkan perjanjian No. LAPD/DIR/10/2025 yang tidak dikenakan bunga dan akan dilunasi dalam
   jangka waktu selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2027.

   Utang Lain-lain kepada Rustono Fulia merupakan pinjaman yang diberikan kepada RER berdasarkan
   perjanjian No. RER-LAPD/01/2026 yang tidak dikenakan bunga dan akan dilunasi dalam jangka waktu
   selambat-lambatnya pada tanggal 31 Desember 2027.


15. PERPAJAKAN

   a.   Pajak Dibayar Dimuka

                                                                   30 Juni            31 Desember
                                                                    2026                  2025
        Pajak Pertambahan Nilai-Bersih                                43.516.027          919.981.885
        Pasal 21                                                       8.286.632                    -
        Jumlah                                                        51.802.659          919.981.885

   b. Utang Pajak

                                                                   30 Juni            31 Desember
                                                                    2026                  2025
        Pajak Pertambahan Nilai-Bersih                                          -                     -
        Pajak Penghasilan:
        Entitas Induk
         Pasal 21                                                              -           22.664.662
         Pasal 23                                                      2.743.500            2.783.121
        Jumlah                                                         2.743.500           25.447.783

   c.   Beban Pajak Penghasilan – Bersih

                                                                   30 Juni            31 Desember
                                                                    2026                  2025
        Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan                             338.054.288         (279.379.730)
        Jumlah                                                      338.054.288         (279.379.730)




                                               - 29 -
Page 37
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   d. Pajak Penghasilan Badan

      Entitas Induk

                                                       30 Juni         31 Desember
                                                        2026               2025
      Rugi Sebelum Pajak Penghasilan
      Menurut Laporan Laba Rugi                       (692.109.035)    (1.240.987.095)
      Koreksi Fiskal:
      Beda Tetap
      Tunjangan PPh 21                                      897.772         54.450.650
      Beban (Pendapatan) Aktuaria                     (229.751.000)         65.578.000
      Pendapatan Jasa Giro                                (270.460)            (44.068)
      Jumlah Koreksi Fiskal Bersih                    (229.123.688)        119.984.582
      Rugi Fiskal                                     (921.232.723)    (1.121.002.513)
      Akumulasi Rugi Fiskal
      2026                                            (921.232.723)                  -
      2025                                          (1.121.892.013)    (1.121.892.013)
      2024                                          (2.323.376.905)    (2.323.376.905)
      Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal                  (4.366.501.641)    (3.445.268.918)

      Entitas Anak – RER

                                                       30 Juni         31 Desember
                                                        2026               2025
      Rugi Sebelum Pajak                            (23.627.882.362)    (5.533.154.609)
      Beda Temporer:
      Beban Cadangan Kerugian Nilai Persediaan       13.254.824.306                  -
      Beban Cadangan Kerugian Nilai Piutang           7.785.588.057                  -
      Beban (Pendapatan) Aktuaria                     (623.099.056)         61.546.098
      Penyusutan Aset Tetap                           (302.695.100)        886.458.155
      Beda Permanen:
      Pendapatan (Beban) Lain-lain                     (361.007.943)        (2.490.102)
      Beban yang tidak dapat
      dikurangkan menurut fiskal                         31.990.531        106.087.380
      Sumbangan dan Jamuan                                        -         14.400.000
      Rugi Kena Pajak (Rugi Fiskal)                  (3.842.281.567)    (4.467.153.078)
      Pembulatan                                     (3.842.281.000)    (4.467.153.000)
      Akumulasi Rugi Fiskal:
        2026                                         (3.842.281.567)                  -
        2025                                         (4.467.163.078)    (4.467.163.078)
        2024                                        (23.127.785.602)   (23.127.785.602)
      Jumlah Akumulasi Rugi Fiskal                  (31.437.230.247)   (27.594.948.680)




                                           - 30 -
Page 38
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   e.   Pajak Tangguhan

                                                                   Dibebankan ke
                                                                    Penghasilan
                                1 Januari        Dikreditkan       Komprehensif        30 Juni
                                  2026          ke Laba Rugi            Lain            2026
        Imbalan Pascakerja      190.370.755       (153.958.298)          7.605.668      44.018.125
        Cadangan Piutang        259.465.037         399.129.317                  -     658.594.354
        Penyusutan Aset Tetap   (26.290.347)         92.883.269                  -      66.592.922
        Aset Pajak Tangguhan
        Bersih                   423.545.445       338.054.288           7.605.668     769.205.401

                                                                   Dibebankan ke
                                                                    Penghasilan
                                1 Januari        Dikreditkan       Komprehensif      31 Desember
                                  2025          ke Laba Rugi            Lain             2025
        Imbalan Pascakerja       275.197.572       (90.767.316)          5.940.499     190.370.755
        Cadangan Piutang         173.276.810         86.188.227                  -     259.465.037
        Penyusutan Aset Tetap    248.510.294      (274.800.641)                  -     (26.290.347)
        Aset Pajak Tangguhan
        Bersih                   696.984.676      (279.379.730)          5.940.499     423.545.445


16. UTANG BANK

                                                                    30 Juni          31 Desember
                                                                     2026                2025
   Bank Hibank Indonesia                                          16.874.240.825                 -
   Bank Danamon Indonesia                                                      -       598.183.790
   Jumlah Utang Bank                                              16.874.240.825       598.183.790
   Tingkat suku bunga                                                   10,00%               3,65%

   RER memiliki utang bank dengan rincian sebagai berikut:

   1) Bank Hibank Indonesia

        Berdasarkan perjanjian kredit Nomor 03 tanggal 4 Juni 2026
        • Plafon PAB                   : Rp 16.874.000.000.
        • Plafon PRK                   : Rp 10.000.000.000 diberikan dalam bentuk pasif
        • Fasilitas Kredit             : Pinjaman Angsuran Berjangka (PAB) dan Rekening Koran (PRK).
        • Jangka Waktu PAB             : 60 bulan terhitung mulai tanggal 04-06-2026 s/d 04-06-2031.
        • Jangka Waktu PRK             : 12 bulan terhitung mulai tanggal 04-06-2026 s/d 04-06-2027
        • Suku Bunga                   : 10,00%
        • Jaminan                      :
           -   Sebidang tanah milik Rustono Fulia dengan Hak Milik Nomor NIB 28.04.000146835.0
               dengan luas 7.290 m2 yang terletak di Desa Bojong Kamal, Kecamatan Legok, Kabupaten
               Tangerang, Provinsi Banten.
           -   Sebidang tanah milik Rustono Fulia dengan Hak Milik Nomor NIB 28.04.000146836.0
               dengan luas 1.030 m2 yang terletak di Desa Bojong Kamal, Kecamatan Legok, Kabupaten
               Tangerang, Provinsi Banten.
           -   Sebidang tanah milik Rustono Fulia dengan Hak Milik Nomor NIB 28.04.000146837.0
               dengan luas 955 m2 yang terletak di Desa Bojong Kamal, Kecamatan Legok, Kabupaten
               Tangerang, Provinsi Banten.

        •   Syarat Fasilitas Pinjaman Angsuran Berjangka (PAB):
             a) Dana pencairan akan berlangsung dikirimkan ke rekening escrow batumbu yang ada di
                Hibank.



                                               - 31 -
Page 39
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

      •   Syarat Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK):
           a) Pencairan berdasarkan surat pelunasan dari Batumbu atas Distributor Debitur, selain
              distributor yang dibiayai oleh bank
           b) Mengirimkan instruksi pelunasan debitur channeling yang dibiayai bank sesuai dengan
              jumlah yang akan dilunasi

      •   Hal-hal yang wajib dilaksanakan :
          a) Debitur wajib menyerahkan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh auditor
               independent/Kantor Akuntan Publik (KAP) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
               paling lambat tanggal 30 Juni tahun berjalan untuk posisi akhir tahun sebelumnya.
          b) Debitur wajib melakukan pemindahan aktivitas usaha ke bank, minimal sebesar 50% dari
               transaksi usaha.
          c) Agunan harus diasuransikan pada Perusahaan Asuransi rekanan Bank yaitu salah satu dari
               Perusahaan Asuransi berikut: PT Asuransi Zurich, PT Asuransi LGI, atau PT Asuransi
               lainnya yang merupakan rekanan Bank Hibank.
          d) Debitur wajib melampirkan perjanjian sewa dengan maksimal jangka waktu sewa selama 3
               (tiga) tahun
          e) Debitur wajib melampirkan surat pengosongan atas agunan yang disewakan.

      •   Hal-hal yang Dilarang Dilaksanakan oleh Debitur:
           a) Menerima suatu fasilitas kredit atau fasilitas keuangan dari pihak ketiga yang akan
              berdampak kepada kemampuan debitur untuk melakukan pembayaran atau melaksanakan
              kewajibannya berdasarkan dokumen kredit kepada bank;
           b) Melakukan pembayaran kembali sebelum jatuh tempo atas semua pinjaman debitur kepada
              pihak ketiga manapun selain pembayaran yang telah disepakati dan disyaratkan atau
              karena sifat bidang usaha debitur;
           c) Dalam hal debitur merupakan badan hukum atau badan usaha;
                - Melakukan perubahan susunan pengurus dan pemegang saham;
                - Melakukan atau dilakukan likuidasi, penggabungan, akuisisi, peleburan dan pemisahan
                   (untuk debitur badan usaha atau hukum), pailit penundaan pembayaran utang
                   mengajukan permohonan kepailitan atau penundaan kewajiban pembayaran
                   utang/surseance van betaling, membubarkan;
                - Mengubah bentuk hukum atau status hukum Perusahaan debitur;
                - Mengubah bidang/jenis usaha debitur;
                - Memindahtangankan Perusahaan dalam bentuk apapun juga dan dengan maksud
                   apapun juga kepada pihak ketiga; dan
                - Membayar utangnya kepada para pemegang saham dan/atau para perseronya dalam
                   bentuk apapun juga yang sekarang telah ada maupun yang akan timbul di kemudian
                   hari.
           d) Memberikan pinjaman kepada pihak lain (khusus debitur badan usaha atau badan hukum
              termasuk pemberian pinjaman kepada pemegang saham, Perusahaan anak dan
              Perusahaan afiliasinya);
           e) Melakukan penyertaan modal, pengambilalihan saham (termasuk melakukan akuisisi),
              investasi baru di dalam Perusahaan lain atau khusus untuk debitur badan usaha atau
              hukum membuat anak Perusahaan;
           f) Menggadaikan saham Perusahaan debitur, melakukan penerbitan saham atau efek bersifat
              utang baik di dalam maupun di pasar modal;
           g) Memberikan penjaminan baik dalam bentuk penjaminan Perusahaan (Corporate Guarantee)
              atau penjaminan Perorangan (Personal Guarantee).




                                              - 32 -
Page 40
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

       Rincian angsuran di masa mendatang atas utang jangka panjang dari bank adalah sebagai berikut:

                                                                    30 Juni           31 Desember
                                                                     2026                 2025
       Jatuh tempo dalam tahun:
         2027                                                      1.664.962.044                     -
         2028                                                      3.220.555.409                     -
         2029                                                      4.144.916.086                     -
         2030                                                      6.458.674.086                     -
         2031                                                      4.091.646.061                     -
       Jumlah                                                    19.580.753.686                      -

   2) Bank Danamon Indonesia

      a. Berdasarkan Surat Keterangan Lunas (SKL) No.B.036/SMEC/R-1/0426 tanggal 14 April 2026
         yang diterbitkan oleh PT Bank Danamon Indonesia, dinyatakan bahwa seluruh kewajiban
         Perseroan, baik pokok, bunga/margin/ujrah/bagi hasil, maupun kewajiban lainnya, telah dilunasi
         pada tanggal 14 April 2026.

      b. Berdasarkan perjanjian kredit Nomor PP/0334/0925 tanggal 8 September 2025
          • Plafon                  : Rp 2.500.000.000.
          • Jenis Kredit            : Rekening Koran Passive.
          • Jangka Waktu            : 12 bulan terhitung mulai tanggal 27-10-2025 s/d 27-09-2026.
          • Suku Bunga              : 8,50%.
          • Jaminan                 : Deposito DE-016604, No. Rekening 0036505226811 atas nama
                                      PT Rusindo Eka Raya sebesar Rp 1.500.000.000.
          • Ketentuan Tambahan :
              a) Debitur wajib membuka rekening operasional dan rekening KRK Pasif pada Bank.
              b) Debitur wajib melakukan pembelian seluruh barang dagangan dari prinsipal
                  menggunakan Fasilitas KRK Pasif di Bank.
              c) Menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan termasuk neraca dan perhitungan laba-rugi,
                  segera setelah diminta oleh Bank selambat-lambatnya 60 hari kalender sejak tanggal
                  laporan.
              d) Menyerahkan daftar stock barang debitur setiap triwulan selambat-lambatnya 30 hari
                  kalender setelah tanggal periode laporan dan ditandatangani oleh pihak yang
                  berwenang dari debitur.


17. UTANG LEMBAGA KEUANGAN NON-BANK

                                                                     30 Juni          31 Desember
                                                                      2026                2025
   PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu)                         9.658.186.006      28.157.139.475
   PT Sembrani Finance Indonesia                                   1.030.476.291       1.416.850.865
   PT Dipo Star Finance                                              621.050.706       1.035.235.393
   Jumlah Utang Non-Bank                                         11.309.713.003       30.609.225.733

   Tingkat suku bunga                                               2,31% - 11%      2,31% - 11%




                                               - 33 -
Page 41
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu)

   Berdasarkan addendum perjanjian No. 0199/Batumbu/Legal-Compliance/VII/2025 tanggal 9 Agustus 2025
   sampai dengan 9 Agustus 2026, perihal exposure kerjasama dan fitur pinjaman.

   •   Plafon                : Rp 48.000.000.000.
   •   Jenis Kredit          : APFG maks 100% dari nilai invoice principal.
   •   Besaran Pinjaman      : Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 2.000.000.000.
   •   Jangka Waktu          : 60 hari setelah tanggal Perjanjian.
   •   Suku Bunga            : 11% p.a.
   •   Jaminan               : a. Jaminan bilyet giro/cek senilai 125% dari plafon pinjaman.
                               b. Garansi Perusahaan dari principal.
                               c. Garansi pribadi dari Tn. Rustono Fulia.

   PT Sembrani Finance

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Sembrani Finance Indonesia berdasarkan
   Perjanjian Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No.10125020569, 70, 71, 71, 73, 74
   dan 75 pada tanggal 29 September 2025 dengan jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan dengan
   pembayaran uang sewa berikutnya pada tanggal 25 September 2025 sampai dengan 25 Agustus 2027
   dengan suku bunga 7,98%. Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 7 unit mobil kepada
   PT Sembrani Finance Indonesia.

   PT Dipo Star Finance

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan Perjanjian
   Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009438/1/10/02/2024 pada tanggal
   28 Februari 2024 dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa
   berikutnya pada tanggal 28 Maret 2024 sampai dengan 28 Januari 2027 dengan suku bunga 6,94%.
   Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 7 (tujuh) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance.

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan Perjanjian
   Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009435/1/10/02/2024 pada tanggal
   9 Februari 2024 dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa
   berikutnya pada tanggal 9 Maret 2024 sampai dengan 9 Januari 2027 dengan suku bunga 4,23%.
   Pinjaman tersebut menjaminkan berupa BPKB atas 12 (dua belas) unit mobil kepada PT Dipo Star
   Finance.

   Perusahaan mengadakan perjanjian utang dengan PT Dipo Star Finance berdasarkan Perjanjian
   Pembiayaan Investasi dengan cara Sales and Lease Back No. 0009457/1/10/05/2024 pada tanggal
   27 Mei 2024 dengan jangka waktu 36 (tiga puluh enam) bulan dengan pembayaran uang sewa berikutnya
   pada tanggal 27 Juni 2024 sampai dengan 27 April 2027 dengan suku bunga 2,31%. Pinjaman tersebut
   menjaminkan berupa BPKB atas 7 (tujuh) unit mobil kepada PT Dipo Star Finance.

   Berdasarkan Surat Pelunasan No. 0131/JKS/04/VI/2025 tanggal 4 Juni 2025, Perusahaan telah melunasi
   seluruh kewajiban atas pembelian 7 (tujuh) unit kendaraan yang sebelumnya dibiayai melalui fasilitas
   pembiayaan dengan No. Pembiayaan 0009457/1/10/05/2024.




                                                - 34 -
Page 42
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

18. LIABILITAS SEWA KEPADA PIHAK BERELASI

                                                                    30 Juni          31 Desember
                                                                     2026                2025
   Pembayaran yang Jatuh Tempo pada Tahun:
     2022                                                           180.000.000         180.000.000
     2023                                                           180.000.000         180.000.000
     2024 – 2030                                                  1.440.000.000       1.440.000.000
   Jumlah Pembayaran Minimum Sewa                                 1.800.000.000       1.800.000.000
   Dikurangi:
     Pokok                                                         (831.256.330)      (756.930.367)
     Bunga                                                         (403.313.104)      (403.313.104)
   Nilai Kini Pembayaran Minimum Sewa                                565.430.565        639.756.529
   Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:       (145.180.079)      (148.651.930)
   Bagian Jangka Panjang                                             420.250.486        491.104.599

   Berikut ini merupakan biaya bunga terkait sewa:

                                                                     2026                 2025
   Bunga Sewa                                                        15.674.035           38.291.773
   Jumlah                                                            15.674.035           38.291.773

   Liabilitas Sewa merupakan liabilitas kepada Tn. Rustono Fulia sehubungan dengan sewa tanah berikut
   bangunan yang berdiri di atasnya, yang terletak di Jalan Imam Bonjol KM. 2,8 No. 228 Karawaci
   Tangerang dengan jangka waktu selama 10 (sepuluh) tahun dari tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan
   1 Januari 2030 dengan pembayaran sewa dilakukan setiap tahun dan tingkat suku bunga sebesar
   4,90%, dengan harga sewa sebesar Rp 180.000.000.


19. BEBAN AKRUAL

                                                                     2026                2025
   Jasa Profesional                                                  84.369.231         118.600.000
   Gaji dan Tunjangan                                                23.245.000          43.740.000
   Jumlah                                                           107.614.231         162.340.000


20. UTANG PEMBELIAN ASET TETAP

   Utang pembelian aset tetap merupakan utang atas pembelian kendaraan bermotor dengan sebagai
   berikut:

                                                                    30 Juni          31 Desember
                                                                     2026                2025
   Liabilitas Sewa Pembiayaan                                       775.369.706       1.147.238.889
   Lebih dari Satu Tahun dan Kurang dari Lima Tahun                           -         258.500.000
   Nilai Sekarang atas Pembayaran minimum
   Utang Pembiayaan                                                 775.369.706       1.405.738.889
   Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu
   satu tahun                                                     (775.369.706)      (1.147.238.889)
   Bagian Jangka Panjang                                                      -          258.500.000




                                               - 35 -
Page 43
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Rincian berdasarkan masing-masing kreditur tercantum dalam tabel di bawah ini

                                                                       30 Juni          31 Desember
                                                                        2026                2025
    PT Win Express Indonesia                                          581.625.000          993.493.537
    PT Mitsui Leasing Capital                                         193.744.706          412.245.352
    Jumlah                                                             775.369.706        1.405.738.889

   PT Mitsui Leasing Capital

   Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE71EBPK002777 4V21Z00154
   kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

   Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE71EBPK002776 4V21Z00136
   kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

   Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000524 4V21Z75545
   kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

   Pembelian kendaraan bermotor dengan nomor rangka mesin MHMFE73EFPK000521 4V21Z75550
   kepada PT Mitsui Leasing Capital dengan suku bunga 5,75% (flat) dan jangka waktu 36 bulan.

   PT Win Express Indonesia

   Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003937 kepada PT Win Express
   Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

   Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003943 kepada PT Win Express
   Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

   Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003946 kepada PT Win Express
   Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

   Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74HRK003942 kepada PT Win Express
   Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

   Pembelian kendaraan mobil dengan nomor mesin MHMFE74EHRK003941 kepada PT Win Express
   Indonesia dengan suku bunga 5% dan jangka waktu 35 bulan.

   Jadwal pembayaran utang pembelian aset tetap minimum berdasarkan perjanjian utang pembelian aset
   tetap Perusahaan pada tanggal 30 Juni dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:


21. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

   Besarnya imbalan kerja jangka panjang dihitung berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni Undang-
   Undang No. 6/2023. Tidak terdapat pendanaan khusus yang disisihkan sehubungan dengan imbalan
   kerja jangka panjang tersebut. Perhitungan aktuaria atas liabilitas imbalan kerja jangka panjang untuk
   Grup dilakukan oleh aktuaris Kantor Konsultan Aktuaria Budi Ramdani dengan laporan Nomor
   1801/PSAK/KKA-BR/VIII/2026 tanggal 20 Agustus 2026.

                                                                     30 Juni            31 Desember
                                                                      2026                  2025
   Jumlah Karyawan                                                      4                     23
   Umur Pensiun Normal (per Tahun)                                     55                     55
   Kenaikan Gaji (per Tahun)                                         5,00%                  6,00%
   Tingkat Diskonto (per Tahun)                                      6,17%                  6,68%
   Tabel Mortalitas                                                 TMI-2019               TMI-2019



                                                - 36 -
Page 44
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Perusahaan melakukan kurtailment atas program imbalan pascakerja sehubungan dengan pengurangan
   karyawan. Perubahan tersebut mengakibatkan berkurangnya hak atau manfaat yang akan diterima oleh
   karyawan, sehingga berdampak terhadap penurunan kewajiban imbalan pascakerja yang diakui oleh
   Perusahaan.

   Dampak kurtailment terhadap kewajiban imbalan pascakerja telah diperhitungkan dalam pengukuran
   kewajiban pada tanggal pelaporan dan diakui sesuai dengan ketentuan akuntansi yang berlaku. Jumlah
   dampak kurtailment yang diakui selama periode berjalan adalah sebesar Rp 900.968.067.

   Tabel berikut menyajikan komponen liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan posisi keuangan
   konsolidasian dan beban imbalan kerja karyawan yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain konsolidasian. Rincian liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah
   sebagai berikut:

   Mutasi liabilitas atas kewajiban imbalan pascakerja karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                     2026                   2025
   Saldo Awal Tahun                                                1.142.133.879          1.223.502.284
   Biaya Jasa Kini                                                     13.651.284            79.080.278
   Biaya Bunga                                                         34.466.727            48.043.820
   Dampak Kurtailmen                                               (900.968.067)                      -
   Perhitungan Manfaat                                                          -         (231.777.139)
   Pendapatan Komprehensif Lain                                      (39.358.219)            23.284.636
   Saldo Akhir Tahun                                                 249.925.604          1.142.133.879

   Jumlah beban imbalan pascakerja karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                     2026                   2025
   Beban Jasa Kini                                                    13.651.284             79.080.278
   Beban Bunga                                                        34.466.727             48.043.820
   Perubahan Program Manfaat                                                   -          (231.777.139)
   Aktuarial yang timbul dari penyesuaian atas pengalaman           (39.358.219)             11.070.636
   Jumlah                                                              8.759.792           (93.582.405)

   Asumsi aktuaria yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
   kenaikan gaji yang diharapkan dan kematian.

   Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam
   kewajiban imbalan pasti karena tidak mungkin bahwa perubahan asumsi akan terjadi dalam isolasi satu
   sama lain karena beberapa dari asumsi dapat berkorelasi.

   Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis sensitivitas
   dari tahun sebelumnya.


22. MODAL SAHAM

   Susunan pemegang saham pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 berdasarkan catatan yang
   dibuat oleh PT Ficomindo Buana Registrar, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                                                       30 Juni 2026
                                                                                          Jumlah Modal
                                                     Jumlah           Persentase           Ditempatkan
               Pemegang Saham                        Saham            Kepemilikan          Dan Disetor
   PT JSI Sinergi Mas                              2.022.838.500               51%        202.283.850.000
   Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)          1.943.511.639               49%        194.351.163.900
   Jumlah                                          3.966.350.139              100%        396.635.013.900



                                                - 37 -
Page 45
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Berdasarkan Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka
   tanggal 19 September 2025, terdapat pembelian Saham atas nama PT JSI Sinergi Mas sebesar 12,95%
   atau 513.750.900 lembar saham di mana PT JSI Sinergi Mas sebelumnya telah mengumumkan
   Negosiasi Rencana Pengambilalihan PT Leyand International Tbk yang telah disampaikan pada tanggal
   28 Agustus 2025.

                                                                    31 Desember 2025
                                                                                        Jumlah Modal
                                                     Jumlah           Persentase         Ditempatkan
               Pemegang Saham                        Saham            Kepemilikan        Dan Disetor
   PT JSI Sinergi Mas                               2.022.838.500              51%       202.283.850.000
   Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)           1.943.511.639              49%       194.351.163.900
   Jumlah                                           3.966.350.139             100%       396.635.013.900

   Berdasarkan akta No. 9 tanggal 23 Juni 2016 dari Notaris Dino Irwin Tengkano, SH. Mkn di Jakarta, yang
   telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan Surat
   Keputusan No. AHU-AH.01.03-0062663 tanggal 30 Juni 2016 para pemegang saham menyetujui modal
   disetor dan ditempatkan sebesar 3.966.350.139 dengan nominal Rp 100 per lembar saham.


23. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   a) Pengampunan Pajak

       Merupakan tambahan modal disetor dari aset pengampunan pajak sesuai dengan Surat Keterangan
       Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan No. KET-1150/PP/WPJ.07/2017 atas nama
       PT Leyand International Tbk tertanggal 25 April 2017 dengan rincian aset berupa kas sebesar
       Rp 100.000.000 dan Surat Keterangan Pengampunan Pajak dari Kementerian Keuangan No. KET-
       230/PP/WPJ.07/2017 tertanggal 18 Januari 2017 dengan rincian aset berupa persediaan sebesar
       Rp 400.000.000. Jumlah tambahan modal disetor yang merupakan aset pengampunan pajak per
       tanggal 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp 500.000.000.

   b) Agio Saham

                                                                                       Agio Saham

       Penawaran saham sebesar 60.000.000 saham dengan nilai nominal
       Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 200 per saham pada tahun 2001.             37.015.748.000
       Penawaran saham sebesar 1.386.200 saham dengan nilai nominal
       Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 166 per saham pada tahun 2006.              6.000.000.000
       Penawaran saham sebesar 3.701.574.800 saham dengan nilai nominal
       Rp 100 per lembar yang ditawarkan Rp 110 per saham pada tahun 2008.                 91.489.200
       Pelaksanaan 26.000 waran seri II saham dengan nilai nominal
       Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014.                     520.000
       Pelaksanaan 351.139 waran seri II saham dengan nilai nominal
       Rp 100 per waran yang ditawarkan Rp 120 per waran pada tahun 2014.                    7.022.780
       Dikurangi dengan Biaya Emisi Saham                                              (6.766.415.420)
       Penerbitan Saham Bonus.                                                         (4.300.000.000)
       Jumlah                                                                          32.048.364.560




                                                - 38 -
Page 46
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

24. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI

   Kepentingan Non-Pengendali atas Aset Bersih Entitas Anak:

                                                                 30 Juni                31 Desember
                                                                  2026                      2025
    PT Rusco Logistik International                            16.077.894.596           21.907.842.155
    Rustono Fulia                                              15.066.082.508           20.529.140.524
    Yehezkiel Fulia                                               270.972.707              369.229.146
    Jumlah                                                     31.414.949.811           42.806.211.825


25. PENJUALAN

                                                                              30 Juni
                                                                     2026                   2025
   Penjualan                                                   1.905.091.111        138.506.859.314
   Jumlah                                                      1.905.091.111        138.506.859.314

   Rincian penjualan berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:

                                                                              30 Juni
                                                                     2026                   2025
   Pihak Berelasi
   PT Rusco Online Distribusi                                          2.888.064         24.509.823.799
   Sub Jumlah                                                          2.888.064         24.509.823.799
   Pihak Ketiga
   PT Lucky Mom Indonesia                                            606.346.545         12.365.967.358
   Toko Tri Adi Bersama                                              234.542.848                      -
   PT Badan Koneksi Niaga Solusindo                                  160.537.818                      -
   PT Niceso Sukses Indonesia                                        153.000.060                      -
   CV Raya Dipta Swastika                                                      -         15.799.745.029
   PT Pelanduk Jaya Bersama                                                    -          7.712.161.238
   Toko Susu Cs                                                                -          5.919.428.590
   Tn Yusuf                                                                    -          2.967.159.731
   Toko William                                                                -          2.560.176.744
   Toko Virgo                                                                  -          2.547.858.136
   PT Jaya Putra Panipahan                                                     -          2.470.021.406
   PT Gaya Poetra Bangkit                                                      -          1.948.795.148
   CV Baby Wise Indonesia                                                      -          1.854.266.015
   Toko Natasha Citra II                                                       -          1.557.181.077
   Toko Natasha Susu                                                           -          1.534.371.508
   Toko Bei Bee Woo                                                            -          1.485.716.582
   Toko Susu Pasir Jaya                                                        -          1.065.521.430
   Lain-lain Dibawah 2 Miliar                                        747.775.776         52.208.665.523
   Sub Jumlah                                                   1.902.203.047           113.997.035.515
   Jumlah                                                       1.905.091.111           138.506.859.314




                                              - 39 -
Page 47
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Rincian penjualan dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total penjualan untuk tahun yang
   berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 sebagai berikut:

                                                                             30 Juni
                                                                   2026                    2025
   PT Lucky Mom Indonesia                                         606.346.545                       -
   Toko Tri Adi Bersama                                           234.542.848                       -
   PT Rusco Online Distribusi                                               -          24.509.823.799
   CV Raya Dipta Swastika                                                   -          15.799.745.029
   Jumlah                                                         840.889.393          40.309.568.828


26. BEBAN POKOK PENJUALAN

                                                                             30 Juni
                                                                   2026                    2025
   Persediaan Awal                                             18.192.991.678           17.219.285.674
   Pembelian                                                       679.498.647         136.182.250.836
   Retur Pembelian                                             (2.364.313.408)                       -
   Barang Siap Dijual                                           16.508.176.917         153.401.536.510
   Persediaan Akhir                                           (14.727.582.562)        (20.710.811.066)
   Jumlah Persediaan                                             1.780.594.355         132.690.725.444
   Biaya Overhead                                                            -          1.100.992.098
   Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9)                             1.094.881.649            292.080.391
   Penyusutan Aset Hak-Guna (Catatan 10)                            69.834.347             69.834.345
   Biaya Transportasi                                                5.585.409                      -
   Beban Pokok Penjualan                                         2.950.895.760         134.153.632.278

   Rincian pembelian dengan nilai kontribusi melebihi nilai 10% dari total pembelian untuk tahun yang
   berakhir pada 30 Juni 2026 dan 2025 sebagai berikut:

                                                                            30 Juni
                                                                   2026                   2025
   PT Sonel Pure Care                                             388.850.832                       -
   PT Delta Sukses Teknologi                                      224.621.852                       -
   PT Lucky Mom Indonesia                                                   -          40.646.889.212
   PT Sinbad Karya Perdagangan                                              -          30.060.103.556
   Jumlah                                                         613.472.684          70.706.992.768


27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

                                                                             30 Juni
                                                                   2026                   2025
   Gaji dan Tunjangan                                             850.130.552           4.566.616.015
   Iuran OJK                                                      322.845.067              94.210.967
   Jasa Profesional                                               205.986.231              39.200.000
   Biaya Kantor                                                   117.443.782             311.440.912
   Legal                                                           76.647.772                       -
   PPN yang Dibiayakan                                             22.671.000              16.841.000
   BPJS Tenaga Kerja                                               11.679.000               8.316.000
   Biaya Operasional                                               10.614.891              47.659.112
   BPJS Kesehatan                                                   5.400.000               5.400.000
   Transportasi                                                     4.937.360             314.545.650
   Penyusutan Aset Tetap (Catatan 9)                                2.099.998               2.099.998



                                              - 40 -
Page 48
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                      30 Juni
                                                             2026                  2025
   Pemeliharaan Inventaris Kantor                               611.700             8.500.198
   Keamanan                                                           -            14.873.000
   Imbalan Pascakerja (Catatan 21)                                    -            67.445.592
   Entertainment Direksi                                              -            23.336.680
   Software                                                           -            22.165.000
   Jamuan dan Sumbangan                                               -            10.300.000
   Lain-lain                                                355.470.082           473.495.938
   Jumlah                                                 1.986.537.435          5.929.351.470


28. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN

                                                                      30 Juni
                                                             2026                  2025
   Beban Bunga                                            1.521.315.391         2.550.251.040
   Beban Administrasi Bank                                   51.183.499           106.118.449
   Beban Provisi                                              7.838.920           541.357.594
   Jumlah                                                 1.580.337.810         3.197.727.083


29. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN – BERSIH

                                                                      30 Juni
                                                             2026                 2025
   Pendapatan Aktuaria                                       852.850.056                    -
   Pendapatan Lain-lain                                      361.007.943         107.657.144
   Pendapatan Bunga Deposito                                 114.121.023                    -
   Pendapatan Jasa Giro                                        9.284.464            3.396.204
   Beban Bunga Sewa                                         (15.674.035)         (19.145.887)
   Cadangan Penurunan Nilai Piutang (Catatan 6 dan 7)    (7.785.588.057)                    -
   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Persediaan
   (Catatan 8)                                          (13.254.824.306)                    -
   Pendapatan Sewa                                                     -        1.050.000.000
   Beban Lain-lain                                             (526.289)                    -
   Jumlah                                               (19.719.349.201)        1.141.907.461


30. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

                                                                      30 Juni
                                                             2026                 2025
   Saldo Awal                                             1.014.350.311         1.081.691.687
   Penambahan
   Pengukuran Kembali Atas Kewajiban
   Imbalan Pasti (Catatan 21)                               39.358.219            30.429.450
   Komponen Ekuitas Lainnya                                    177.692                272.563
   Pajak Penghasilan Terkait                                 7.605.668            (4.998.609)
   Saldo Akhir                                            1.061.491.890         1.107.395.091




                                             - 41 -
Page 49
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

31. RUGI PER SAHAM

                                                                                             30 Juni
                                                                                2026                         2025
    Rugi untuk Perhitungan Rugi per saham                                 (12.576.060.579)             (2.078.258.992)
    Jumlah Saham                                                              Lembar                       Lembar
    Jumlah rata-rata tertimbang saham
    untuk perhitungan rugi bersih per saham                                  3.966.350.139                 3.966.350.139
    Rugi per Saham (Rupiah Penuh)                                                        (3,17)                     (0,52)


32. SEGMEN OPERASI

   Grup melaporkan segmen operasi berdasarkan PSAK 108 (revisi 2024) segmen usaha dan segmen
   operasi. Pada 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Grup melakukan penambahan atas usaha dibidang
   distribusi pada entitas anak.

   Grup melakukan usaha dibidang ruang lingkup kegiatan Grup yang dimana meliputi dibidang aktivitas
   keuangan, asuransi, profesional, ilmiah dan teknis yang berfokus pada aktivitas Grup Holding dan
   Aktivitas Konsultasi Manajemen lainnya, sehingga laporan segmen operasi disajikan sebagai berikut:

                                                                      30 Juni 2026
                                     Distribusi        Holding          Jumlah             Eliminasi          Konsolidasi
   Laporan Laba Rugi dan
   Penghasilan Komprehensif
   Lain
   Pendapatan Usaha dan
   Penjualan                         1.905.091.111                -     1.905.091.111                  -       1.905.091.111
   Beban Pokok Penjualan dan
   Beban Langsung                   (2.950.895.760)               -    (2.950.895.760)                 -      (2.950.895.760)
   Laba Kotor                       (1.045.804.649)               -    (1.045.804.649)                 -      (1.045.804.649)
   Penghasilan (Beban) yang
   Tidak Dapat Dialokasikan
   Beban Umum dan
   Administrasi                     (1.064.903.978)   (921.633.457)    (1.986.537.435)                 -      (1.986.537.435)
   Beban Bunga dan Keuangan         (1.579.840.772)       (497.038)    (1.580.337.810)                 -      (1.580.337.810)
   Pendapatan Lain-lain - bersih   (19.949.370.661)    230.021.460    (19.719.349.201)                 -     (19.719.349.201)
   Rugi sebelum pajak              (23.639.920.060)   (692.109.035)   (24.332.029.095)                 -     (24.332.029.095)
   Laporan Posisi Keuangan
    Aset segmen                    101.752.314.292 60.726.226.910     162.478.541.202 63.004.648.976          99.473.892.226
   Jumlah aset konsolidasian       101.752.314.292                                                            99.473.892.226
   Informasi Lainnya
   Penyusutan                                     -               -                  -                 -       1.096.981.646




                                                        - 42 -
Page 50
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                          31 Desember 2025
                                      Distribusi           Holding             Jumlah         Eliminasi         Konsolidasi
   Laporan Laba Rugi dan
   Penghasilan Komprehensif
   Lain
   Pendapatan Usaha dan
   Penjualan                        230.245.960.203                  -      230.245.960.203               -    230.245.960.203
   Beban Pokok Penjualan dan
   Beban Langsung                  (216.129.197.088)                 -    (216.129.197.088)               -   (216.129.197.088)
   Laba Kotor                        14.116.763.115                  -       14.116.763.115               -     14.116.763.115
   Penghasilan (Beban) yang
   Tidak Dapat Dialokasikan
   Beban Umum dan
   Administrasi                     (13.802.432.939) (1.237.807.274)       (15.040.240.213)               -    (15.040.240.213)
   Beban Bunga dan Keuangan          (7.199.010.503)         (723.889)      (7.199.734.392)               -     (7.199.734.392)
   Pendapatan Lain-lain - bersih       1.351.525.719       (2.455.932)        1.349.069.787               -       1.349.069.787
   Rugi sebelum pajak                (5.533.154.608) (1.240.987.095)        (6.774.141.703)               -     (6.774.141.703)
   Laporan Posisi Keuangan
    Aset segmen                     144.373.607.664 60.358.946.401          204.732.554.065 63.059.693.978     141.672.860.087
    Jumlah aset konsolidasian       144.373.607.664                                                            141.672.860.087
    Informasi Lainnya
    Penyusutan                                       -               -                    -               -      2.202.671.626



33. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI

   Sifat pihak berelasi adalah sebagai berikut:

       Pihak-Pihak Berelasi                        Sifat Pihak Berelasi                         Sifat Transaksi
   Rustono Fulia                        Personel Kunci                                Liabilitas Sewa dan Piutang Lain-lain
   Yehezkiel Fulia                      Direktur                                      Utang Lain-lain
   PT Rusco Online Distribusi           Entitas                                       Piutang Usaha dan Utang Lain-lain
   PT JSI Sinergi Mas                   Pemegang Saham                                Utang Lain-lain Pihak Berelasi


34. IKATAN

   PT Leyand International Tbk (Entitas Induk)

   PT Visindo Prime Sinergi

   Perjanjian utang lain-lain kepada PT Visindo Prime Sinergi mengalami beberapa kali perubahan,
   perubahan terakhir berdasarkan perjanjian No. ADDM-04/LAPD-VPS/01/2025 para pihak menyetujui
   addendum perjanjian utang-piutang dan sampai dengan 31 Desember 2026 Perusahaan belum melunasi
   utang kepada PT Visindo Prime Sinergi.

   Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan Leo Andyanto

   Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP-LAPD/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
   antara Perusahaan dengan Leo Andyanto, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian fasilitas
   pinjaman Perusahaan dari Leo Andyanto sebesar Rp 40.000.000.000, dengan jangka waktu 10 tahun
   dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini akan digunakan
   oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51% kepemilikan atas saham
   PT Rusindo Eka Raya dan sisanya akan dipergunakan untuk modal kerja Perusahaan.




                                                            - 43 -
Page 51
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Intiputera Bumitirta
   Berdasarkan Addendum Perjanjian Fasilitas Pinjaman Nomor PSP/LA-IB/V/2023 tanggal 16 Mei 2023
   antara Perusahaan dengan PT Intiputera Bumitirta, selanjutnya para pihak menyetujui untuk perjanjian
   fasilitas pinjaman Perusahaan dari PT Intiputera Bumitirta sebesar Rp 18.000.000.000, dengan jangka
   waktu 10 tahun dan bunga sebesar 1,00% per annum yang dibayarkan setiap tiga bulan. Pinjaman ini
   akan digunakan oleh Perusahaan untuk keperluan pengambilalihan mayoritas sebanyak 51%
   kepemilikan atas saham PT Rusindo Eka Raya.
   PT Rusindo Eka Raya (Entitas Anak)
   Perjanjian Sewa-Menyewa
   Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa-Menyewa tanggal 3 Januari 2020 antara Perusahaan dengan
   Tn. Rustono Fulia, telah terjadi kesepakatan untuk menyewakan sebuah tanah berikut bangunan yang
   berdiri di atasnya yang terletak di Jalan Imam Bonjol Km 2,8, No. 228, Karawaci, Tangerang selama
   10 tahun yang dimulai dari 1 Januari 2020 sampai dengan 1 Januari 2030 dengan harga sewa sebesar
   Rp 180.000.000 per tahun.

   Perjanjian Kerjasama Distribusi
  1. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi No. 66/RER-HKM/IV/2024 tanggal 16 April 2024
     antara Perusahaan dengan PT Hoka Karya Mandiri, telah terjadi kesepakatan kerjasama sebagai
     distributor untuk menjual produk Tissue Sonel. Perjanjian ini berlaku mulai tanggal efektif
     1 Mei 2024 sampai dengan 1 Mei 2029 dengan Jaminan Bank Garansi senilai Rp 300.000.000.

  2. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Distribusi tanggal 26 Desember 2007 antara Perusahaan
     dengan PT Energizer Indonesia yang diwakilkan Djon Halim, telah terjadi kesepakatan kerjasama
     sebagai distributor untuk menjual produk berupa baterai di wilayah Tangerang dan sekitarnya dengan
     jangka waktu yang tidak dapat ditentukan.


35. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN

                                                                                  Biaya Perolehan
                                                                                    Diamortisasi
                                                                                    30 Juni 2026
    Aset Keuangan Lancar
     Kas dan Bank                                                                         474.836.483
     Piutang Usaha dari Pihak Berelasi                                                  1.970.138.883
     Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                      480.298.711
     Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga                                                    2.571.498
     Piutang Lain-lain dari Pihak Berelasi                                                325.000.000
    Aset Keuangan Tidak Lancar
      Investasi pada Obligasi dan Reksadana                                                11.370.991
      Aset Keuangan Lainnya                                                                         -
    Jumlah Aset Keuangan                                                                3.264.216.566
    Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
      Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                                  6.378.758.059
      Utang Lain-lain Pihak Berelasi                                                   6.098.889.251
      Utang Lain-lain Pihak Ketiga                                                     5.207.284.125
      Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi                                              145.180.078
      Utang Pembelian Aset Tetap                                                         775.369.706
      Utang Bank                                                                       1.200.000.000
      Utang Lembaga Keuangan Non-Bank                                                 11.309.713.003
      Utang Pajak                                                                          2.743.500
      Beban Akrual                                                                       107.614.231
    Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                   31.225.551.953




                                                - 44 -
Page 52
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                     Biaya Perolehan
                                                                                       Diamortisasi
                                                                                       30 Juni 2026
    Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
      Utang Bank                                                                         15.674.240.825
      Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi                                                 420.250.486
      Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi                                              54.550.000.000
    Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                     70.644.491.311

                                                                                     Biaya Perolehan
                                                                                       Diamortisasi
                                                                                    31 Desember 2025
    Aset Keuangan Lancar
     Kas dan Bank                                                                           249.891.298
     Kas yang Dibatasi Penggunanya                                                        6.635.410.615
     Piutang Usaha dari Pihak Berelasi                                                    2.405.787.976
     Piutang Usaha dari Pihak Ketiga                                                      5.871.322.547
     Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga                                                 11.130.003.324
    Aset Keuangan Tidak Lancar
      Investasi pada Obligasi dan Reksadana                                                  11.199.983
      Aset Keuangan Lainnya                                                                 750.000.000
    Jumlah Aset Keuangan                                                                 27.053.615.743
    Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
      Utang Usaha kepada Pihak Ketiga                                                    22.834.060.515
      Utang Lain-lain Pihak Berelasi                                                      8.431.868.598
      Liabilitas Sewa Jangka Pendek kepada Pihak Berelasi                                   148.651.930
      Utang Jangka Panjang – yang Jatuh
      Tempo dalam Satu Tahun                                                               1.147.238.889
      Utang Jangka Panjang – yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
      Utang Bank                                                                            598.183.790
      Utang Lembaga Keuangan Non-Bank Jangka Pendek                                      30.609.225.733
      Beban Akrual                                                                          162.340.000
    Jumlah Liabilitas Keuangan                                                           63.931.569.455
    Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
    Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
    Liabilitas Jangka Panjang Setelah
    Dikurangi Bagian Lancar
       Utang Pembelian Aset Tetap                                                           258.500.000
       Liabilitas Sewa kepada Pihak Berelasi                                                491.104.599
    Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi                                                54.550.000.000
    Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                     55.299.604.599


36. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL

   a.   Manajemen Risiko Modal

        Grup mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan
        kelangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham melalui
        optimalisasi saldo utang dan ekuitas. Struktur modal Grup terdiri dari kas dan setara kas (Catatan
        4) dan ekuitas yang terdiri dari modal yang ditempatkan dan disetor, penghasilan komprehensif lain,
        saldo laba dan kepentingan non-pengendali (Catatan 24).




                                                 - 45 -
Page 53
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

   b.   Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

        Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber
        daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk
        mengelola risiko mata uang asing, risiko kredit dan risiko likuiditas. Grup beroperasi dengan
        pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.

        i.   Manajemen Risiko Mata Uang Asing

             Risiko nilai tukar mata uang asing timbul ketika transaksi dalam mata uang selain mata uang
             fungsional dari Grup yang terutama disebabkan karena volatilitas atau fluktuasi nilai tukar mata
             uang asing tersebut. Volatilitas ini menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban yang
             memengaruhi pendapatan dan beban Grup.

             Kebijakan Grup adalah melakukan pengelolaan dengan cara penyeimbangan arus kas dari
             aktivitas operasi dan pendanaan dalam mata uang yang sama.

             Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Rupiah, demikian juga dengan
             pembukuannya.

        ii. Manajemen Risiko Kredit

             Risiko kredit mengacu pada risiko rekanan gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya
             yang mengakibatkan kerugian bagi Grup.

             Risiko kredit Grup terutama melekat pada rekening bank, deposito berjangka, piutang usaha
             lain-lain. Grup menempatkan saldo bank dan deposito berjangka pada institusi keuangan yang
             layak serta terpercaya.

             Grup memiliki kebijakan untuk memeroleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan
             dengan meminimalkan kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Karena itu, Grup
             memiliki kebijakan untuk memastikan transaksi dilakukan dengan pelanggan yang memiliki
             sejarah dan reputasi kredit yang baik. Manajemen melakukan pengawasan secara terus
             menerus untuk mengurangi eksposur risiko kredit.

             Nilai tercatat aset keuangan pada laporan keuangan setelah dikurangi dengan penyisihan untuk
             kerugian mencerminkan eksposur Grup terhadap risiko kredit.

        iii. Manajemen Risiko Likuiditas

             Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
             membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen
             likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Grup. Grup mengelola
             risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan dan fasilitas bank dengan terus menerus
             memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas
             keuangan.

             Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga

             Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
             periode pembayaran yang disepakati Grup. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang
             didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Grup dapat diminta
             untuk membayar. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal di mana Grup mungkin
             akan diminta untuk membayar.




                                                   - 46 -
Page 54
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                 30 Juni 2026
                                    Kurang dari                            Lebih dari
                                    Satu Tahun          1 – 2 Tahun         2 Tahun            Jumlah
           Utang Usaha kepada
             Pihak Ketiga            6.378.758.059                  -                   -     6.378.758.059
           Utang Lain-lain kepada
             Pihak Ketiga            5.207.284.125                  -                 -       5.207.284.125
             Pihak Berelasi          6.098.889.251                  -    54.550.000.000      60.648.889.251
           Utang Bank                1.200.000.000                  -    15.674.240.825      16.874.240.825
           Utang Lembaga
              Keuangan Non-Bank     11.309.713.003                  -                   -    11.309.713.003
           Utang Pembelian Aset
           Tetap                      775.369.706                   -                   -      775.369.706
           Liabilitas Sewa kepada
              Pihak Berelasi
              Jangka Pendek           145.180.078                   -                   -      145.180.078
              Jangka Panjang          420.250.486                                              420.250.486
           Beban Akrual               107.614.231                   -                   -      107.614.231
           Jumlah                   31.643.058.939                  -    70.224.240.825     101.867.299.764

                                                              31 Desember 2025
                                    Kurang dari                          Lebih dari
                                    Satu Tahun          1 – 2 Tahun       2 Tahun              Jumlah
           Utang Usaha kepada
             Pihak Ketiga           22.834.060.515                  -                   -    22.834.060.515
           Utang Lain-lain kepada
             Pihak Ketiga            4.698.508.598                  -                 -       4.698.508.598
             Pihak Berelasi          3.733.360.000                  -    54.550.000.000      58.283.360.000
           Utang Bank                  598.183.790                  -                 -         598.183.790
           Utang Lembaga
              Keuangan Non-Bank     30.609.225.733                  -                   -    30.609.225.733
           Utang Pembelian Aset
           Tetap                     1.147.238.889       258.500.000                          1.405.738.889
           Liabilitas Sewa kepada
              Pihak Berelasi
              Jangka Pendek           148.651.930                   -                   -      148.651.930
              Jangka Panjang          491.104.599                   -                   -      491.104.599
           Beban Akrual               162.340.000                   -                   -      162.340.000
           Jumlah                   64.422.674.054       258.500.000     54.550.000.000     119.231.174.054

   c.   Nilai Wajar Instrumen Keuangan

        Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan yang dicatat sebesar
        biaya perolehan diamortisasi dalam laporan keuangan konsolidasian mendekati nilai wajarnya
        karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau menggunakan tingkat suku bunga pasar.




                                               - 47 -
Page 55
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

37. PENYAJIAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN

   Grup telah menerbitkan kembali laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2025 dan
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut untuk mengoreksi klasifikasi utang lain-lain dan
   klasifikasi aktivitas dalam laporan arus kas. Dampak penyajian kembali tersebut dijelaskan sebagai
   berikut:

   a.   Laporan Posisi Keuangan

                                                                  31 Desember 2025
                                              Sebelum                                       Setelah
                                              Disajikan                                    Disajikan
                                              Kembali                 Reklasifikasi        Kembali
        Utang Lain-lain Pihak Berelasi
          PT Visindo Prime Sinergi             4.698.508.598            4.698.508.598                  -
        Utang Lain-lain Pihak Ketiga
          PT Visindo Prime Sinergi                            -         4.698.508.598     4.698.508.598

   b.   Laporan Arus Kas

                                                                  31 Desember 2025
                                             Sebelum                                        Setelah
                                             Disajikan                                     Disajikan
                                             Kembali                Reklasifikasi          Kembali
        Arus Kas dari Aktivitas Operasi
        Pembayaran Kepada Karyawan          (9.160.015.502)            (136.276.709)      (9.296.292.211)
        Pembayaran Kepada Pemasok         (228.468.742.623)          (2.100.000.000)    (230.568.742.623)
        Pembayaran Kepada Operasional
         Lainnya                           (16.695.217.660)          15.211.561.440       (1.483.656.220)

                                                                  31 Desember 2025
                                            Sebelum                                         Setelah
                                            Disajikan                                      Disajikan
                                            Kembali                 Reklasifikasi          Kembali
        Arus Kas Dari Aktivitas
        Investasi
        Penerimaan Piutang dari Pihak
          Berelasi                                        -           2.100.000.000        2.100.000.000
        Arus Kas Dari Aktivitas
        Pendanaan
        Utang Lain-lain kepada Pihak
        Berelasi
         Penerimaan                           2.335.053.500          21.422.167.407        23.757.220.907
         Pembayaran                         (2.147.439.388)        (29.717.596.834)      (31.865.036.222)
        Utang Bank
         Penerimaan                         111.952.242.760        (96.419.772.900)        15.532.469.860
         Pembayaran                       (122.659.462.015)         89.639.917.596       (33.019.544.419)

   c.   Catatan atas laporan keuangan, yaitu tambahan dan perubahan pengungkapan pada catatan 14.




                                               - 48 -
Page 56
PT LEYAND INTERNATIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2026
Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
(Disajikan Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)

38. KELANGSUNGAN USAHA

   Untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026, Perusahaan mengalami rugi bersih sebesar
   Rp 23.993.974.807, yang mengakibatkan akumulasi rugi sebesar Rp 463.905.896.804. Kondisi tersebut
   menimbulkan ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap
   kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya, termasuk kemampuan
   Perusahaan dalam memulihkan aset serta mengelola dan melunasi liabilitas yang jatuh tempo.

   Sehubungan dengan kondisi tersebut, manajemen perlu menyediakan rencana mitigasi yang bersifat
   kuantitatif dan terukur, serta tidak hanya berupa narasi strategis. Rencana tersebut perlu didukung
   antara lain dengan proyeksi arus kas yang realistis, estimasi kebutuhan dan sumber pendanaan,
   rencana pembayaran liabilitas beserta jangka waktunya, target pemulihan kinerja keuangan, serta
   estimasi waktu dan nilai realisasi aset yang dapat digunakan untuk memenuhi kewajiban. Asumsi dan
   estimasi yang digunakan dalam rencana tersebut juga perlu didukung oleh bukti yang memadai agar
   dapat dievaluasi kewajaran dan kelayakannya.

   Manajemen telah melakukan penilaian atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan
   kelangsungan usahanya dengan membuat rencana bisnis (business plan) yang komprehensif dan
   mengatur rencana aksi strategis korporasi dengan langkah-langkah sebagai berikut:

   1.   Dukungan Keuangan
        JSI berkomitmen untuk memberikan dukungan keuangan kepada Perseroan, apabila diperlukan,
        dalam rangka memenuhl kebutuhan modal kerja dan kewajiban Perseroan yang jatuh tempo
        apabila arus kas internal Perseroan belum mencukupi. Dukungan tersebut dapat diberlkan dalam
        bentuk penyediaan dana dan/atau sumber pendanaan lainnya sesuai dengan kebutuhan Perseroan
        dan ketentuan yang berlaku. Dukungan ini diberikan untuk jangka waktu sekurang-kurangnya
        12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan keuangan 30 Juni 2026.

   2.   Pengembangan dan Diversifikasl Usaha
        JSI akan mendukung Perseroan dalam mengembangkan portofolio usaha secara bertahap, tidak
        terbatas pada batu bara, tetapi juga mencakup peluang pada komoditas mineral lainnya serta sektor
        energi terbarukan dan energi berkelanjutan. Pengembangan tersebut akan dilakukan berdasarkan
        kelayakan teknis dan komersial, kesiapan perizinan, serta peluang pasar yang tersedia.

   3.   Pengelolaan Keuangan dan Kewajiban
        JSI akan mendukung manajemen Perseroan dalam melakukan pengelolaan arus kas, pengendalian
        biaya, optimalisasi aset, serta pengelolaan dan/atau restrukturisasi kewajiban Perseroan apabila
        diperlukan. JSI juga akan membantu Perseroan dalam mengupayakan sumber pendanaan dan
        peluang usaha yang dapat mendukung peningkatan kinerja dan kondisi keuangan Perseroan.

   4.   Pernyataan Dukungan Going Concern
        Berdasarkan hal-hal tersebut diatas, JSI menyatakan dukungan dan komitmennya untuk membantu
        Perseroan mempertahankan kelangsungan usahanya sekurang-kurangnya untuk periode 12 (dua
        belas) bulan sejak tanggal laporan keuangan 30 Juni 2026. JSI akan terus berkoordinasi dengan
        manajemen Perseroan dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan
        perkembangan kondisi keuangan, kebutuhan pendanaan, kegiatan operasional, serta rencana
        pengembangan usaha Perseroan.




                                                - 49 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.52 MB
Published30 Sep 2026
Pages56
Characters204,413
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2026-II-LAPD.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result