Back to announcement
20260930_NICK_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32162080_lamp1.pdf
Other Text extracted NICKSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 9
Page 1
PT. CHARNIC CAPITAL Tbk
Menara Sudirman Lt.8
Jl Jend. Sudirman Kav.60
Jakarta 12190, Indonesia
Tel: +62.21.522 6488
Fax: +62.21.522 6518
Nomor : 059/CC/IX/2026 Jakarta, 30 September 2026
Kepada Yth : PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Up. Kadiv Penilaian Perusahaan
Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Sumitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4
Jakarta 10710
Up. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal
Perihal : Permintaan Penjelasan Lanjutan
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan surat Bursa nomor S-12511/BEI.PP2/09-2026 tanggal 29 September 2026
perihal Permintaan Penjelasan Lanjutan, berikut kami sampaikan jawaban atas penjelasan yang
diminta sebagai berikut:
1. Perseroan menyampaikan bahwa rencana strategis Perseroan di tahun 2026 berfokus pada
pengembangan green business melalui anak perusahaan Perseroan, PT Okansa Pacific yang
berfokus pada green mobility melalui penyewaan EV (Electric Vehicle), sejalan dengan
Keterbukaan Informasi (KI) Perseroan No. 020/CC/IV/2026 tanggal 6 April 2026 bahwa Perseroan
telah melakukan akuisisi saham PT Okansa Pacific dari PT Indovest Central dan melakukan
peningkatan modal dasar PT Okansa Pacific. Agar dapat dijelaskan lebih lanjut:
a. Bidang usaha PT Okansa Pacific sesuai dengan anggaran dasar
Jawaban:
Berdasarkan anggaran dasar, dan KBLI dari PT Okansa Pacific perusahaan bergerak di
bidang usaha yang salah satunya adalah:
- KBLI 77100 yaitu Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mobil, bus,
truk dan sejenisnya
b. Merk atau brand atas EV yang diperdagangkan oleh PT Okansa Pacific
Jawaban:
PT Okansa Pacific saat ini menyewakan Electric Vehicle dengan merek BYD, Denza, dan
Wuling.
Page 2
PT. CHARNIC CAPITAL Tbk
Menara Sudirman Lt.8
Jl Jend. Sudirman Kav.60
Jakarta 12190, Indonesia
Tel: +62.21.522 6488
Fax: +62.21.522 6518
c. Pertimbangan dan strategi Perseroan untuk melakukan akuisisi saham PT Okansa Pacific
Jawaban:
Perseroan melihat peluang pengembangan bisnis ke arah green business sejalan dengan
dorongan penerapan green economy di Indonesia. Hal ini dilakukan Perseroan melalui
tindakan akuisisi atas saham PT Okansa Pacific yang bergerak di bidang usaha green
mobility.
d. Sumber pendanaan yang digunakan untuk akuisisi PT Okansa Pacific dan nilai setoran modal
yang dilakukan Perseroan
Jawaban:
Perseroan menggunakan modal sendiri (kas internal) untuk meng-akuisisi PT Okansa Pacific.
Per 30 September 2026, jumlah nilai setoran modal Perseroan ke PT Okansa Pacific adalah
sebesar Rp 9.999.000.000, -
e. Ekspetasi Perseroan sehubungan dengan akuisisi PT Okansa Pacific, baik secara
operasional maupun secara ekonomis
Jawaban:
Dengan meng-akuisisi PT Okansa Pacific, Perseroan berharap melalui anak usahanya, PT
Okansa Pacific dapat mengembangkan bisnisnya ke arah green mobility dengan aktivitas
penyewaan Electric Vehicle. Di sisi ekonomis, Perseroan berharap meningkatkan profitabilitas
dan nilai tambah bagi Perseroan sebagai pemegang saham.
f. Ketersediaan sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk melakukan operasional PT
Okansa Pacific
Jawaban:
PT. Okansa Pacific hanya menyewakan Electric Vehicle, dan tidak mengoperasikan atau
menyediakan operator / driver untuk kendaraan yang disewakan. Berdasarkan bisnis model
ini, maka sumber daya manusia ditambah sesuai kebutuhan, dan bisnis model ini bukanlah
bisnis model yang padat karya. PT Okansa Pacific bekerja sama dengan ATPM untuk
service dan maintenance, sehingga operasional bisnisnya menjadi efisien.
g. Ada tidaknya due dilligence yang dilakukan oleh Perseroan sebelum memutuskan untuk
melakukan akuisisi PT Okansa Pacific
Jawaban:
Perseroan telah melakukan due diligence sebelum proses akuisisi PT Okansa Pacific.
h. Kelengkapan perizinan material dalam pelaksanaan operasional PT Okansa Pacific
Jawaban:
PT Okansa Pacific telah memiliki Nomor Induk Berusaha yang terdaftar di oss dengan KBLI
No. 77100 yang telah sesuai dengan bisnis / usaha yang saat ini dijalankan.
Page 3
PT. CHARNIC CAPITAL Tbk
Menara Sudirman Lt.8
Jl Jend. Sudirman Kav.60
Jakarta 12190, Indonesia
Tel: +62.21.522 6488
Fax: +62.21.522 6518
2. Sehubungan dengan entitas Perseroan PT Energindo Nusantara yang diakuisisi oleh Perseroan
pada tanggal Desember 2025, agar dapat dijelaskan lebih lanjut:
a. Sebagaimana disampaikan pada tanggapan permintaan penjelasan, PT Energindo Nusantara
yang bergerak pada bidang kelistrikan. Agar dapat dirincikan lebih lanjut jenis barang atau
jasa yang dihasilkan oleh PT Energindo Nusantara
Jawaban:
PT Energindo Nusantara melakukan kegiatan perdagangan besar mesin dan perlengkapan
lainnya serta melakukan aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mesin
pembangkit listrik (Genset).
b. Bidang usaha PT Energindo Nusantara sesuai dengan anggaran dasar.
Jawaban:
Berdasarkan anggaran dasar dan KBLI yg dimiliki oleh PT Energindo Nusantara, perusahaan
bergerak di bidang usaha antara lain sbb:
- KBLI No. 46599: Perdagangan besar mesin, perlatan dan perlengkapan lainnya
- KBLI No. 77391: Aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mesin dan
peralatan industri pengolahan
- KBLI No. 43211: Instalasi listrik
- KBLI No. 71102: Aktivitas keinsiyuran dan konsultasi teknis yang berhubungan dengan itu
- KBLI No. 71202: Jasa pengujian laboratorium
- KBLI No. 71204: Jasa inspeksi teknik instalasi
- KBLI No. 35121: Pengoperasian instalasi penyediaan tenaga listrik
- KBLI No. 35122: Pengoperasian instalasi pemanfaatan tenaga listrik
c. Merk atau brand atas barang atau jasa yang diperdagangkan oleh PT Energindo Nusantara
Jawaban:
- PT Energindo Nusantara memperdagangkan peralatan kelistrikan dengan merk RTDS
Technology dan All Test Pro
- PT Energindo Nusantara juga melakukan aktivitas penyewaan mesin pembangkit listrik
tenaga diesel (Genset) kepada PLN.
d. Sumber pendanaan yang digunakan untuk akuisisi PT Energindo Nusantara dan nilai setoran
modal yang dilakukan Perseroan
Jawaban:
Perseroan menggunakan modal sendiri (kas internal) untuk meng-akuisisi PT Energindo
Nusantara. Per 30 September 2026, jumlah nilai setoran modal Perseroan ke PT Energindo
Nusantara adalah sebesar Rp 34.999.000.000, -
e. Pertimbangan dan strategi Perseroan untuk melakukan akuisisi saham PT Energindo
Nusantara pada Desember 2025 dan menambah kepemilikan saham kembali pada Juni 2026
Jawaban:
Perseroan melihat peluang pengembangan bisnis di tengah dorongan pemerintah untuk
membangun infrastruktur. Oleh sebab itu, Perseroan melakukan akuisisi atas PT Energindo
Nusantara yang bergerak di bidang mesin dan kelistrikan. Perseroan menambah modal /
sahamnya pada PT Energindo Nusantara karena Management menilai bisnis PT Energindo
Page 4
PT. CHARNIC CAPITAL Tbk
Menara Sudirman Lt.8
Jl Jend. Sudirman Kav.60
Jakarta 12190, Indonesia
Tel: +62.21.522 6488
Fax: +62.21.522 6518
Nusantara membutuhkan tambahan modal untuk pengembangan usahanya dan mengingat
kondisi keuangan dan kas Perseroan yang memungkinkan, maka dilakukan penambahan
modal.
f. Ekspetasi Perseroan sehubungan dengan akuisisi PT Energindo Nusantara, baik secara
operasional maupun secara ekonomis
Jawaban:
Dengan meng-akuisisi PT Energindo Nusantara, Perseroan berharap dapat mengembangkan
bisnisnya ke arah proyek – proyek infrastruktur terutama di bidang kelistrikan. Di sisi
ekonomis, Perseroan berharap meningkatkan profitabilitas dan nilai tambah bagi Perseroan
sebagai pemegang saham.
g. Ada tidaknya due dilligence yang dilakukan oleh Perseroan sebelum memutuskan untuk
melakukan akuisisi PT Energindo Nusantara
Jawaban:
Perseroan telah melakukan due diligence sebelum proses akuisisi PT Energindo Nusantara.
h. Kelengkapan perizinan material dalam pelaksanaan operasional PT Energindo Nusantara
Jawaban:
PT Energindo Nusantara telah memiliki Nomor Induk Berusaha dengan KBLI No. 46599 yaitu
kegiatan usaha Perdagangan Besar Mesin, Peralatan Dan Perlengkapan Lainnya dan KBLI
No. 77391 yaitu Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi Mesin dan
Peralatan Industri Pengolahan yang sesuai dengan bidang usaha yang saat ini dijalankan.
i. Apakah PT Energindo Nusantara memiliki kerja sama dengan PT Perusahaan Listrik Negara
(Persero)? Jika ada agar dijelaskan bentuk kerja samanya
Jawaban:
Ya, PT Energindo Nusantara memiliki perjanjian kerja sama dengan PT PLN (Persero)
dimana PT Energindo Nusantara menyewakan mesin genset dan seluruh listrik yg dihasilkan
dijual kepada PT PLN (Persero) demi memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Maba Buli, di
Maluku.
3. Sehubungan dengan adanya kegiatan usaha PT Okansa Pacific dan PT Energindo Nusantara,
agar dapat dijelaskan jika dengan adanya entitas anak tersebut masih relevan dengan bidang
usaha Perseroan saat ini sebagaimana anggaran dasar Perseroan.
Jawaban:
Perseroan memiliki bidang usaha utama sebagai Perusahaan Holding dan aktivitas utamanya
adalah melakukan kegiatan investasi di perusahaan terbuka (listed di BEI) maupun perusahaan
tertutup. Sesuai dengan anggaran dasar dan KBLI No. 64200 dengan bidang usaha sebagai
Aktivitas Perusahaan Holding, maka kegiatan investasi baik di perusaahan tertutup maupun
terbuka (listing) di BEI adalah sesuai dengan bidang usaha Perseroan saat ini.
4. Arus kas dari aktivitas operasional Perseroan per 30 Juni 2026 mencatatkan arus kas keluar
sebanyak Rp14,3 miliar yang cenderung lebih besar jika dibandingkan pada arus kas keluar dari
aktivitas operasional periode lalu sebesar Rp7,2 miliar. Agar dapat dijelaskan:
Page 5
PT. CHARNIC CAPITAL Tbk
Menara Sudirman Lt.8
Jl Jend. Sudirman Kav.60
Jakarta 12190, Indonesia
Tel: +62.21.522 6488
Fax: +62.21.522 6518
a. Latar belakang pencatatan penerimaan dari pelanggan namun dibukukan secara negatif
sebesar Rp2 miliar per Juni 2026
Jawaban:
Perseroan menggunakan direct method dalam pelaporan arus kas dimana penerimaan dari
pelanggan dihitung berdasarkan pergerakan saldo neraca dan nilai akun pada laporan laba
rugi dari akun-akun yang relevan. Nilai negatif tersebut dikarenakan adanya kenaikan nilai
pajak dibayar dimuka yang muncul dari konsolidasi LK dengan entitas anak
b. Latar belakang pembayaran kepada pemasok sebesar Rp19,3 miliar yang naik dibandingkan
saldo pada periode sebelumnya sebesar Rp727,7 juta.
Jawaban:
Perseroan menggunakan direct method dalam pelaporan arus kas dimana pembayaran
kepada pemasok dihitung berdasarkan pergerakan saldo neraca dan nilai akun pada laporan
laba rugi dari akun-akun yang relevan. Kenaikan tersebut timbul karena kenaikan nilai aset
tetap akibat konsolidasi LK dengan entitas anak.
c. Nature dari penerimaan lainnya, neto yang tercatat sebesar Rp9,3 miliar.
Jawaban:
Penerimaan lainnya terdiri dari pendapatan atas selisih kurs.
d. Latar belakang kenaikan saldo penerimaan lainnya per Juni 2026 dibandingkan dengan saldo
per Juni 2025 yang tercatat sebesar Rp208 juta.
Jawaban:
Kenaikan saldo penerimaan lainnya dikarenakan adanya kenaikan pendapatan selisih kurs di
laporan laba rugi.
e. Strategi atau rencana Perseroan terkait dengan tingkat saldo arus kas tersebut dalam enam
bulan selanjutnya sampai akhir tahun 2026.
Jawaban:
Perseroan berencana menggunakan dana arus kas masuk untuk menunjang kegiatan
operasional melalui kegiatan investasi pada saat ada kesempatan.
5. Arus kas dari aktivitas investasi per 30 Juni 2026 menyampaikan bahwa Perseroan
mengeluarkan kas sebesar Rp26,8 miliar. Agar dapat dijelaskan lebih lanjut.:
a. Nature dari investasi yang dilakukan sebesar Rp2,4 miliar, mengingat Perseroan tidak
mencatatkan saldo tersebut di periode lalu
Jawaban:
Nilai investasi tersebut merupakan hasil konsolidasi LK dan merupakan nilai investasi entitas
anak, PT Energindo Nusantara kepada entitas anaknya yaitu PT Energindo Trading.
b. Jenis aset yang diperoleh Perseroan yang tercatat sebesar Rp24,3 miliar.
Jawaban:
Aset tersebut berupa kendaraan yang dimiliki dan disewakan oleh entitas anak, PT Okansa
Pacific
Page 6
PT. CHARNIC CAPITAL Tbk
Menara Sudirman Lt.8
Jl Jend. Sudirman Kav.60
Jakarta 12190, Indonesia
Tel: +62.21.522 6488
Fax: +62.21.522 6518
6. Agar dapat dijelaskan nature dari aktivitas pendanaan lainnya yang tercatat sebesar Rp26 miliar
per Juni 2026 dan latar belakang kenaikannya, jika dibandingkan dengan saldo periode lalu yang
tercatat negatif Rp10,2 miliar.
Jawaban:
Nilai pendanaan lainnya sebesar Rp 26 Miliar merupakan dana pembiayaan untuk pembelian
kendaraan EV yang diterima oleh entitas anak, yaitu PT Okansa Pacific.
7. Pada Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) No. 7 Aset Hak Guna, agar dijelaskan mengenai
penambahan aset hak guna sebesar Rp635 juta..
Jawaban:
Nilai aset hak guna tersebut timbul atas penerapan PSAK 73 atas sewa.
8. Pada CALK No. 8 Aset Tetap, Perseroan mencatatkan penambahan kendaraan sebesar Rp27,5
miliar per Juni 2026. Agar dapat dijelaskan:
a. Jenis dan jumlah kendaraan yang diperoleh Perseroan senilai Rp27,5 miliar
Jawaban:
Nilai penambahan kendaraan sebesar Rp 27,5 Miliar timbul sebagai hasil konsolidasi dengan
entitas anak. Adapun rincian kendaraan tersebut adalah sebagai berikut:
- BYD Denza D9 1 unit
- BYD M6 74 unit
- BYD Sealion 1 unit
b. Pertimbangan Perseroan untuk memperoleh kendaraan tersebut..
Jawaban:
Aset kendaraan tersebut diperoleh dan digunakan untuk aktivitas penyewaan entitas anak,
PT Okansa Pacific.
c. Ekspektasi ekonomis dalam usaha Perseroan dengan adanya aset tersebut..
Jawaban:
Perseroan mendapatkan pendapatan dan profitabilitas dari aktivitas penyewaan atas aset
kendaraan tersebut.
9. Sehubungan pada CALK No. 10 Utang Usaha, Perseroan mencatatkan nilai utang usaha kepada
pihak ketiga per Juni 2026 sebesar Rp2 miliar. Agar dapat dirincikan umur utang usaha tersebut
sebelum jatuh tempo dan sesudah jatuh tempo
Jawaban:
Rincian utang usaha per 30 Juni 2026 adalah sebagai beikut:
PT Harmoni Target Indonesia Rp 1.290.000.000, - Belum jatuh tempo
PT Norgantara Energi Engineering Rp 343.087.454, - Belum jatuh tempo
PT Gratio Artha Prima Rp 322.399.500, - Belum jatuh tempo
PT Indopremier Sekuritas Rp 69.603.095, - Belum jatuh tempo
Page 7
PT. CHARNIC CAPITAL Tbk
Menara Sudirman Lt.8
Jl Jend. Sudirman Kav.60
Jakarta 12190, Indonesia
Tel: +62.21.522 6488
Fax: +62.21.522 6518
10. Dalam CALK No. 28 Penjualan Barang dan Jasa, Perseroan mencatatkan penjualan per Juni
2026 sebesar Rp24,9 miliar. Agar dapat dijelaskan lebih lanjut
a. Latar belakang peningkatan pendapatan Perseroan pada periode tersebut, agar dijelaskan
dari aspek volume penjualan dan average selling price dari penjualan Perseroan.
Jawaban:
Peningkatan pendapatan Perseroan timbul karena adanya konsolidasi LK dengan entitas
anak. Adapun rinciang penjualan barang dan jasa per 30 Juni 2026 adalah sbb:
- Sebesar Rp 21,3 Miliar tersebut merupakan aktivitas trading / penjualan atas 1 set sistem
Novacor. Penjualan ini merupakan 1 order untuk 1 set sistem.
- Sebesar Rp 3,5 Milyar merupakan penjualan listrik kepada PLN selama 6 bulan dengan
harga rata - rata di kisaran Rp 550 Juta per bulan.
- Sebesar Rp 94 Juta merupakan penjualan 21 buah alat kelistrikan ke pelanggan dengan
harga rata-rata Rp 4 juta
b. Konfirmasi Perseroan jika terdapat perolehan kontrak baru yang menyebabkan pendapatan
meningkat pada enam bulan pertama tahun 2026.
Jawaban:
Kenaikan pendapatan di semester 1 tahun 2026 berasal dari kontrak penyewaan EV dan
penyewaan PLTD yang berasal dari entitas anak Perseroan.
c. Agar dapat dirincikan lima pelanggan terbesar grup Perseroan per 30 Juni 2026 dengan
mengisi tabel dibawah:.
Jawaban:
No Nama Pelanggan Total Penjualan Pihak Afiliasi Jenis Penjualan
(Ya/Tidak) Barang / Jasa
1 PT Okansa Indonesia 21.300.000.000 Ya Barang
2 PT PLN (Persero) 2.129.750.698 Tidak Jasa
3 PT Norgantara Energi 1.386.432.000 Tidak Jasa
Engineering
4 PT Gerbang Sinergi Prima 1,668,516,000 Tidak Jasa
5 PT Wibon Kreasi Mandiri 89.888.400 Tidak Barang
d. Langkah-langkah Perseroan dalam meningkatkan penjualan di masa mendatang.
Jawaban:
Perseroan akan terus berupaya menawarkan barang- barang berkualitas dengan nilai yang
kompetitif serta memberikan pelayanan prima demi menjaga loyalitas pelanggan.
11. Agar dijelaskan lebih detil mengenai investasi pada aset lancar yang dilakukan Perseroan pada
tahun 2026 sebesar Rp2,476 miliar
Jawaban:
Nilai investasi Rp 2.476.000.000 merupalan nilai investasi setoran modal dari entitas anak, PT
Energindo Nusantara kepada entitas anaknya yaitu PT Energindo Trading yang dimiliki 99.99%
oleh PT. Energindo Nusantara.
Page 8
PT. CHARNIC CAPITAL Tbk
Menara Sudirman Lt.8
Jl Jend. Sudirman Kav.60
Jakarta 12190, Indonesia
Tel: +62.21.522 6488
Fax: +62.21.522 6518
12. Sebagaimana penjelasan Perseroan bahwa vendor-vendor yang bekerjasama terkait dengan
perolehan barang dagang antara lain yaitu RTDS Technologies Inc (Kanada) dan All Test Pro
(Amerika Serikat). Agar dapat dijelaskan lebih lanjut
a. Terdapatnya kontrak kerjasama antara grup Perseroan dengan pihak vendor tersebut untuk
memasuk barang kepada Perseroan.
Jawaban:
Grup Perseroan tidak memiliki kontrak kerjasama dengan vendor. Kegiatan memasok barang
didasari pada PO yang diterima oleh Perseroan.
b. Agar dapat diklarifikasi jika pembelian bahan baku juga terdampak dengan kondisi geopolitik
dunia saat ini.
Jawaban:
Kondisi geopolitik saat ini tidak memiliki dampak langsung terhadap pembelian barang
c. Langkah-langkah Perseroan dalam rangka meningkatkan efisiensi beban pokok pendapatan
di masa mendatang.
Jawaban:
Perseroan berupaya menjalin hubungan yang baik dengan supplier untuk mendapat harga
yang kompetitif. Operasional Perseroan juga di-optimalkan untuk menjaga efesiensi biaya.
13. Perseroan memiliki karyawan tetap per 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 masing-masing
sebanyak 4 dan 5 orang. Apakah hal tersebut telah memadai untuk kegiatan operasional
Perseroan? Agar dijelaskan mengenai alokasi sumber daya manusia untuk masing-masing
segmen usaha dan kegiatan administrasi lainnya
Jawaban:
Perseroan sebagai perusahaan holding selalu mengoptimalkan efisiensi, dan karyawan ini semua
dialokasikan di holding company, and akan ditambah sesuai keperluan.
14. Penjelasan mengenai prospek dan strategi Perseroan atas segmen bisnis penyewaan gedung
yang dilakukan entitas anak, PT Charnic Land Investment ke depannya
Jawaban:
Perseroan menilai prospek usaha PT Charnic Land Investment cukup baik. Perseroan
berpendapat aset perkantoran yang dimiliki PT Charnic Land Investment telah berada di lokasi
strategis dan menawarkan harga yang kompetitif.
15. Agar Perseroan dapat menjelaskan pipeline perjanjian penjualan Perseroan saat ini beserta
perkembangan pengerjaannya, serta estimasi jangka waktu penyelesaiannya hingga dapat diakui
sebagai pendapatan.
Jawaban:
- PT Okansa Pacific terus meningkatkan aktivitas penyewaan EV, dan terus menambah
armada EV yang disewakan. Umumnya diperlukan waktu sekitar 1 bulan setelah kontrak
untuk melakukan delivery dan mulai dibukukan sebagai pendapatan setelah serah terima
Page 9
PT. CHARNIC CAPITAL Tbk
Menara Sudirman Lt.8
Jl Jend. Sudirman Kav.60
Jakarta 12190, Indonesia
Tel: +62.21.522 6488
Fax: +62.21.522 6518
- PT Energindo Nusantara terus mencari peluang untuk menambah Pembangkit listrik di
wilayah lainnya. Umumnya diperlukan waktu sekitar 6-10 bulan untuk pembangunan dan
pembangkitan (energize) dari suatu power plant dan bisa mulai membukukan pendapatan.
16. Apakah Perseroan dalam jangka waktu 1 (satu) tahun mendatang berencana melakukan aksi
korporasi?
Jawaban:
Saat ini, Perseroan tidak memiliki rencana aksi korporasi untuk 1 tahun ke depan.
17. Apakah terdapat perkara hukum (termasuk terkait perpajakan, somasi, gugatan, PKPU atau pailit)
dari kreditur maupun supplier Perseroan? Jika ada, mohon disampaikan nomor perkara, pokok
perkara, dan perkembangan atas perkara hukum tersebut
Jawaban:
Saat ini, tidak terdapat perkara hukum baik dari kreditur maupun supplier Perseroan.
18. Informasi/ kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan
Jawaban:
Tidak terdapat informasi / kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
Demikian tanggapan/penjelasan dari kami. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat Kami,
Anton Santoso
Direktur Utama
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.