Back to announcement
20260306_INPP_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32041677_lamp1.pdf
Other Text extracted INPPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Jakarta, 6 Maret 2026
Nomor : 007/INPP-CS/III/2026
Lampiran : 1 (satu)
Kepada Yth:
Bursa Efek Indonesia
Up. Direktur Penilaian perusahaan
Gedung Bursa Efek Indonesia,
Tower I, Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Perihal: Permintaan Penjelasan
Dengan hormat,
Menanggapi surat yang kami terima tanggal 4 Maret 2026 perihal Permintaan Penjelasan, bersama
dengan ini kami sampaikan Penjelasan dari PT Indonesian Paradise Property Tbk (”Perseroan“):
Agar Perseroan menyampaikan tanggapan atas permintaan penjelasan tersebut melalui Form E023 -
Tanggapan atas Permintaan Penjelasan (Publish), mengingat publik berhak mengetahui informasi
transaksi afiliasi atas pemberian jaminan utang (corporate guarantee) oleh Perseroan hubungan dengan
fasilitas kredit yang diperoleh PT Rifai Maju Properti RMP (entitas anak Perseroan) dari Bank.
Proforma Dampak Keuangan
1. Mohon dijelaskan latar belakang dan pertimbangan dilakukannya transaksi takeover kredit dari
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk kepada bank kreditur yang baru, termasuk
manfaat yang diperoleh Perseroan dan/atau RMP dari transaksi tersebut.
Penjelasan:
Latar belakang adanya takeover kredit tersebut di atas karena RMP mendapat tingkat bunga
yang lebih kompetitif dari kreditur baru.
2. Mohon dijelaskan apakah ada fasilitas kredit sebelumnya Perseroan juga memberikan
corporate guarantee dan/atau jaminan lain nya. Jika iya, mohon dijelaskan, perbedaan eksposur
risiko Perseroan sebelum dan setelah transaksi takeover, termasuk:
a. Peningkatan nilai plafon kredit atau perubahan struktur pembiayaan dari fasilitas kredit.
b. Ketentuan material lainnya (antara lain covenant, jaminan dan kewajiban penjaminan) yang
dapat meningkatkan eksposur risiko Perseroan dibandingkan dengan fasilitas sebelumnya.
Penjelasan:
Pada fasilitas kredit sebelumnya Perseroan juga memberikan Corporate guarantee
a) Nilai plafon kredit dari kreditur baru mengikuti saldo terakhir pada PT Bank Woori
Saudara Indonesia 1906 Tbk ditambah dengan denda pinalti pelunasan;
b) Ketentuan covenant pada bank kreditur yang baru tidak meningkatkan eksposur risiko
Perseroan.
Page 2
3. Mohon dijelaskan posisi kolektibilitas dan kepatuhan RMP terhadap covenant pada fasilitas
sebelumnya sampai dengan tanggal efektif takeover kredit. Mohon dijelaskan lebih lanjut
apabila transaksi takeover ini merupakan bagian dari restrukturisasi pembiayaan dalam grup
Perseroan atau terdapat indikasi tekanan likuiditas pada RMP.
Penjelasan:
Tidak ada tekanan likuidatas pada RMP. Adapun takeover kredit dikarenakan RMP mendapat
bunga pinjaman yang lebih rendah dari kreditur sebelumnya.
4. Mohon dijelaskan apakah terdapat biaya ataupun kewajiban lain yang timbul akibat transaksi
takeover fasilitas kredit, serta dampaknya terhadap kondisi keuangan Perseroan secara
konsolidasian.
Penjelasan:
Terdapat denda pinalti atas pelunasan dipercepat yang diberikan oleh PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk serta adapun biaya atau kewajiban tersebut tidak memberikan dampak
terhadap kondisi keuangan Perseroan secara konsolidasian.
5. Mengingat Perseroan belum menyampaikan performa dampak transaksi terhadap kondisi
keuangan Perseroan sebagaimana dipersyaratkan dalam Pasal 10 POJK 42/POJK.04/2020,
mohon Perseroan menyampaikan proforma laporan posisi keuangan dan rasio keuangan utama
(termasuk namun tidak terbatas pada DER, DSCR, dan current ratio) sebelum dan setelah
transaksi, yang disusun berdasarkan laporan keuangan yang telah dilakukan penelaahan
terbatas dengan tanggal yang sama dengan tanggal laporan penilaian (apabila ada).
Penjelasan:
Perseroan telah menyusun proforma (terlampir) laporan posisi keuangan dengan
mengasumsikan transaksi penjaminan telah efektif pada tanggal laporan keuangan 30
September 2025 yang telah dilakukan penelaahan terbatas secara internal.
Berdasarkan proforma tersebut, tidak terdapat perubahan material terhadap struktur
permodalan maupun kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangannya. Rasio
keuangan utama Perseroan, termasuk DER, DSCR, dan current ratio, tetap berada dalam tingkat
yang sehat dan sesuai dengan kebijakan pengelolaan risiko keuangan Perseroan.
6. Mohon disajikan analisis sensitivitas terhadap kondisi keuangan Perseroan dalam hal seluruh
kewajiban yang dijaminkan terealisasi secara penuh.
Penjelasan:
Perseroan telah melakukan analisis sensitivitas berdasarkan proforma pada poin no 5 dengan
mengasumsikan seluruh kewajiban yang dijaminkan direalisasikan secara penuh oleh
Perseroan. Namun demikian, Perseroan masih memiliki posisi likuiditas yang memadai yang
didukung oleh saldo kas, arus kas operasional yang berkelanjutan, serta akses terhadap fasilitas
pendanaan yang tersedia (terlampir sensitivitas).
7. Sumber pendanaan Perseroan apabila kewajiban penjaminan tersebut direalisasikan, termasuk
analisis kemampuan likuiditas Perseroan untuk memenuhi kewajiban dimaksud tanpa
mengganggu kelangsungan usaha.
Penjelasan:
Dalam hal kewajiban penjaminan Perseroan direalisasikan, sumber pendanaan utama Perseroan
Page 3
berasal dari kas internal dan dividen yang berasal dari investasi.
Perseroan secara berkelanjutan menerapkan pengelolaan likuiditas yang prudent, termasuk
fleksibilitas dalam pengaturan belanja modal dan optimalisasi modal kerja, sehingga potensi
realisasi kewajiban penjaminan dapat dipenuhi tanpa mengganggu kegiatan operasional
maupun kelangsungan usaha Perseroan.
8. Penjelasan mengenai rincian Penggunaan Dana atas Fasilitas Kredit yang diterima oleh RMP
berupa pengembangan bisnis RMP.
Penjelasan:
Dana atas fasilitas kredit yang diterima oleh RMP digunakan untuk melunasi fasilitas kredit PT
Bank Woori Saudara International Tbk.
Adapun fasilitas tersebut awalnya digunakan untuk pengembangan apartemen dan hotel di kota
Makassar.
9. Strategi pengembangan usaha antara Perseroan dengan RMP saat ini dan untuk tahun 2026.
Penjelasan:
Kami memiliki strategi yang berfokus pada ketahanan dan daya saing, terutama mengingat
persaingan sengit di industri properti khususnya perhotelan. Konsep utama kami adalah
menargetkan segmen middle up dengan pendekatan mixed-use dan pengembangan berukuran
menengah. Manajemen berpandangan bahwa strategi pengembangan tersebut diharapkan dapat
meningkatkan kinerja operasional RMP sekaligus memberikan nilai tambah bagi Perseroan
secara berkelanjutan
10. Mohon dijelaskan perkara hukum (termasuk terkait perpajakan, somasi, gugatan, PKPU atau
pailit) dari pihak ketiga, kreditur maupun supplier yang dimiliki Perseroan saat ini. Jika ada,
mohon disampaikan nomor perkara, pokok perkara, dan perkembangan atas perkara hukum
tersebut.
Penjelasan:
Tidak ada perkara hukum.
11. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
Penjelasan :
Tidak ada hal material lainnya.
12. Berdasarkan Pasal 10 POJK 42/POJK.04/2020 terkait Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan, Perusahaan Terbuka yang melakukan transaksi afiliasi wajib memiliki
prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan
praktik bisnis yang berlaku umum. Dengan demikian, Bursa meminta penjelasan mengenai
Pernyataan direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang memadai untuk
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
umum.
Penjelasan:
Direksi menyatakan bahwa transaksi afiliasi tersebut telah sesuai dengan praktik bisnis yang
berlaku umum dan sudah ada Surat Persetujuan Dewan Komisaris.
Page 4
Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Indonesian Paradise Property Tbk ______________________ Ispandiati Makmur Corporate Secretary
Page 5
5) Mengingat Perseroan belum menyampaikan performa dampak transaksi terhadap kondisi keuangan Perseroan sebagaimana dipersyaratkan dalam Pasal 10 POJK 42/POJK.04/2020,
mohon Perseroan menyampaikan proforma laporan posisi keuangan dan rasio keuangan utama (termasuk namun tidak terbatas pada DER, DSCR, dan current ratio) sebelum dan setelah
transaksi, yang disusun berdasarkan laporan keuangan yang telah dilakukan penelaahan terbatas dengan tanggal yang sama dengan tanggal laporan penilaian (apabila ada).
Penyesuaian
Pelunasan pada Pelunasan Hutang Bank
30-Sep-25 Penerimaan Fasilitas Fasilitas Kredit melalui CG dari para Proforma
Kredit Baru sebelumnya shareholders RMP
Aset 10,103,871 237,305 (237,305) - 10,103,871
Aset Lancar 1,786,351 237,305 (237,305) 1,786,351
Aset Tidak Lancar 8,317,520 8,317,520
Liabilitas 3,391,948 237,305 (237,305) (237,305) 3,154,643
Liabilitas Jangka Pendek 648,191 648,191
Liabilitas Jangka Panjang 2,743,757 237,305 (237,305) (237,305) 2,506,452
Pinjaman berbunga 2,052,335 237,305 (237,305) 2,052,335
Ekuitas 6,711,923 237,305 6,949,228
Liabilitas dan Ekuitas 10,103,871 237,305 - 10,341,176
DER 0.31 0.30
Pinjaman berbunga 2,052,335 2,052,335
Ekuitas 6,711,923 6,949,228
Current Ratio 2.76 2.76
Aset Lancar 1,786,351 1,786,351
Liabilitas Jangka Pendek 648,191 648,191
DSCR 1.55 1.55
Arus kas dari aktivitas operasi 28,976 12 bulan terakhir (LTM) 28,976
ditambah:
Pembayaran beban keuangan 136,608 12 bulan terakhir (LTM) 136,608
Penerimaan dividen kas 735,566 12 bulan terakhir (LTM) 735,566
Pelepasan sebagaian investasi saham 12,266 12 bulan terakhir (LTM) 12,266
Arus kas tersedia 913,416 913,416
Pinjaman yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun (FY 2024) 452,496 452,496
Beban keuangan 136,608 12 bulan terakhir (LTM) 136,608
Kewajiban Pokok & Bunga 589,104 589,104
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Rifai Maju Properti RMP
p.1
unresolved
org
PT Bank Woori Saudara Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
Bank Woori Saudara International Tbk.
p.3 ×2
unresolved
org
International Tbk. Adapun
p.3
unresolved
person
Ispandiati Makmur
· Corporate Secretary
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.