Skip to content
Back to announcement

20261002_PRTL_Laporan Informasi dan Fakta Material_32162792_lamp2.pdf

Other Text extracted PRTL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 23

Page 1
                                               INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
INFORMASI LENGKAP TERKAIT PENAWARAN UMUM TERDAPAT DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
OTORITAS JASA KEUANGAN ("OJK") TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI
TAMBAHAN RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.

PT PROFESIONAL TELEKOMUNIKASI INDONESIA (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA
INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI.
PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN EFEK BERSIFAT UTANG TAHAP KE-2 DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN V EFEK BERSIFAT UTANG YANG TELAH MENJADI
EFEKTIF.




                                                             PT PROFESIONAL TELEKOMUNIKASI INDONESIA
                                                                            Kegiatan Usaha Utama:
                                            Bergerak dalam bidang konstruksi sentral telekomunikasi dan aktivitas perusahaan holding
                                                                    Berkedudukan di Kudus, Jawa Tengah
                                            Kantor Pusat:                                                                 Kantor Cabang:
                                     Jl. Tanjung Karang No.11                                                        Menara BCA, Lantai 55
                                Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati                                                       Jl. M.H. Thamrin No. 1
                                        Kudus, Jawa Tengah                                                          Jakarta 10310, Indonesia
                                        Tel: +62291 - 435984                                                          Tel: +62 21 2358 5500
                            Email: investor.relations@protelindo.net                                                 Faks: +62 21 2358 6446
                                 Website: www.protelindo.net

                                     PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN V PROTELINDO
                           DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBESAR Rp20.000.000.000.000,00 (DUA PULUH TRILIUN RUPIAH)
                                                        (“OBLIGASI BERKELANJUTAN V”)
                                   Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V tersebut, Perseroan telah menerbitkan:

                                       OBLIGASI BERKELANJUTAN V PROTELINDO TAHAP I TAHUN 2026
           DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp1.015.815.000.000,- (SATU TRILIUN LIMA BELAS MILIAR DELAPAN RATUS LIMA BELAS JUTA RUPIAH)
                                           Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:

                                      OBLIGASI BERKELANJUTAN V PROTELINDO TAHAP II TAHUN 2026
     DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp741.055.000.000,- (TUJUH RATUS EMPAT PULUH SATU MILIAR LIMA PULUH LIMA JUTA RUPIAH) (“OBLIGASI”)

Obligasi ini terdiri dari 2 (dua) Seri, yaitu Obligasi Seri A dan Seri B yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini diterbitkan tanpa
warkat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”). Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih Seri Obligasi yang
dikehendaki sebagai berikut:

  Seri A       :   Jumlah Obligasi yang ditawarkan adalah sebesar Rp602.855.000.000,- (enam ratus dua miliar delapan ratus lima puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap
                   sebesar 7,55% (tujuh koma lima lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan
                   secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
   Seri B      :   Jumlah Obligasi yang ditawarkan adalah sebesar Rp138.200.000.000,- (seratus tiga puluh delapan miliar dua ratus juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar
                   7,65% (tujuh koma enam lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara
                   penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing seri akan
dilakukan pada tanggal 20 Januari 2027 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 20 Oktober 2029 untuk Seri A dan tanggal 20
Oktober 2031 untuk Seri B.

                                                                               PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
  OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, BERUPA BENDA ATAU PENDAPATAN ATAU AKTIVA LAIN MILIK PERSEROAN DALAM BENTUK APAPUN SERTA TIDAK DIJAMIN OLEH PIHAK MANAPUN. SELURUH
  KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK BERUPA BARANG BERGERAK MAUPUN TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, KECUALI AKTIVA PERSEROAN YANG DIJAMINKAN SECARA
  KHUSUS KEPADA KREDITURNYA, MENJADI JAMINAN ATAS SEMUA KEWAJIBAN PERSEROAN KEPADA SEMUA KREDITURNYA YANG TIDAK DIJAMIN SECARA KHUSUS ATAU TANPA HAK ISTIMEWA TERMASUK OBLIGASI
  INI SECARA PARI PASSU BERDASARKAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA.
  PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DENGAN KETENTUAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DITUJUKAN SEBAGAI PELUNASAN SEBAGIAN ATAU SELURUHNYA DIMANA PELAKSANAAN
  PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DILAKUKAN MELALUI BURSA EFEK ATAU DI LUAR BURSA EFEK DAN BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI TIDAK
  DAPAT DILAKUKAN APABILA HAL TERSEBUT MENGAKIBATKAN PERSEROAN TIDAK DAPAT MEMENUHI KETENTUAN-KETENTUAN DI DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN APABILA PERSEROAN MELAKUKAN
  KELALAIAN (WANPRESTASI) SEBAGAIMANA DIMAKSUD DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN, KECUALI TELAH MEMPEROLEH PERSETUJUAN RUPO. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN
  PEMBELIAN KEMBALI TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI ATAU UNTUK DISIMPAN DAN/ATAU UNTUK DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR
  MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.

  PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (”KSEI”), DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG
  DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
                                          DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI DARI:
                                                                           PT FITCH RATINGS INDONESIA (“FITCH”)
                                                                                     AAA(idn) (TRIPLE A)
                                  KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI.

  RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO KOMPETISI YANG KETAT DAN PERSAINGAN HARGA YANG DIHADAPI GRUP DALAM INDUSTRI PENYEWAAN INFRASTRUKTUR TELEKOMUNIKASI.

  RISIKO UTAMA YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH RISIKO TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI YANG ANTARA LAIN
  DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.


                                                                  Obligasi akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia
                                                      Penawaran Obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh (Full Commitment)

                                                       PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI




      PT BCA SEKURITAS                       PT BNI SEKURITAS                 PT BRI DANAREKSA SEKURITAS                PT CIMB NIAGA SEKURITAS                 PT MANDIRI SEKURITAS
          (Terafiliasi)

                                                                                     WALI AMANAT
                                                                                  PT Bank Permata Tbk.

                                                    Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 2 Oktober 2026
Page 2
                                                     JADWAL
  Tanggal Efektif                                                            :                      30 Juni 2026
  Masa Penawaran Umum                                                        :             14 – 15 Oktober 2026
  Tanggal Penjatahan                                                         :                  16 Oktober 2026
  Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                        :                  20 Oktober 2026
  Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik (Tanggal Emisi)              :                  20 Oktober 2026
  Tanggal Pencatatan Obligasi di Bursa Efek Indonesia                        :                  21 Oktober 2026

                                        PENAWARAN UMUM OBLIGASI

KETERANGAN OBLIGASI YANG AKAN DITERBITKAN

NAMA OBLIGASI

Obligasi Berkelanjutan V Protelindo Tahap II Tahun 2026.

JENIS OBLIGASI

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama KSEI sebagai bukti
utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi
Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening.

JUMLAH POKOK OBLIGASI

Sebesar Rp741.055.000.000,- (tujuh ratus empat puluh satu miliar lima puluh lima juta Rupiah) yang terdiri dari 2
(dua) seri dengan ketentuan sebagai berikut:

 Seri A      :   Jumlah Obligasi yang ditawarkan adalah sebesar Rp602.855.000.000,- (enam ratus dua miliar
                 delapan ratus lima puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,55% (tujuh
                 koma lima lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah 3 (tiga) tahun terhitung
                 sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat
                 tanggal jatuh tempo.
 Seri B      :   Jumlah Obligasi yang ditawarkan adalah sebesar Rp138.200.000.000,- (seratus tiga puluh
                 delapan miliar dua ratus juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,65% (tujuh koma
                 enam lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak
                 Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal
                 jatuh tempo.

Pembayaran Obligasi akan dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah
Pokok Obligasi pada saat jatuh tempo.

JANGKA WAKTU DAN JATUH TEMPO

Obligasi ini diterbitkan dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun dan 5 (lima) tahun sejak tanggal emisi. Bunga Obligasi
dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran Bunga Obligasi.
Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 20 Januari 2027 sedangkan
pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 20 Oktober 2029 untuk
Seri A dan tanggal 20 Oktober 2031 untuk Seri B.

HARGA PENAWARAN

100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

JUMLAH MINIMUM PEMESANAN

Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sebesar Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) atau
kelipatannya.

                                                          1
Page 3
BUNGA OBLIGASI

Bunga Obligasi sebesar 7,55% (tujuh koma lima lima persen) per tahun untuk seri A dan 7,65% (tujuh koma enam
lima persen) per untuk seri B. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan, sesuai dengan tanggal pembayaran
masing-masing Bunga Obligasi. Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal
yang dihitung berdasarkan jumlah Hari Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga
ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender.

KETENTUAN UMUM PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI

Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulanan (3 bulanan) sejak Tanggal Emisi pada Tanggal Pembayaran Bunga.
Bunga Obligasi tersebut akan dibayarkan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
di KSEI pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi adalah
sebagai berikut:

                                                           Tanggal Pembayaran Bunga
             Bunga Ke
                                                Seri A                              Seri B
                 1                         20 Januari 2027                     20 Januari 2027
                 2                          20 April 2027                       20 April 2027
                 3                           20 Juli 2027                        20 Juli 2027
                 4                         20 Oktober 2027                    20 Oktober 2027
                 5                         20 Januari 2028                     20 Januari 2028
                 6                          20 April 2028                       20 April 2028
                 7                           20 Juli 2028                        20 Juli 2028
                 8                         20 Oktober 2028                    20 Oktober 2028
                 9                         20 Januari 2029                     20 Januari 2029
                10                          20 April 2029                       20 April 2029
                11                           20 Juli 2029                        20 Juli 2029
                12                         20 Oktober 2029                    20 Oktober 2029
                13                                 -                           20 Januari 2030
                14                                 -                            20 April 2030
                15                                 -                             20 Juli 2030
                16                                 -                          20 Oktober 2030
                17                                 -                           20 Januari 2031
                18                                 -                            20 April 2031
                19                                 -                             20 Juli 2031
                20                                 -                          20 Oktober 2031

JAMINAN

Obligasi ini tidak dijamin dengan suatu agunan khusus berupa kebendaan atau pendapatan atau aset lain
Perseroan dalam bentuk apapun serta tidak dijamin oleh pihak lain manapun. Sesuai Pasal 1131 dan 1132 Kitab
Undang-Undang Hukum Perdata, seluruh kekayaan Perseroan, baik barang bergerak maupun barang tidak
bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari, kecuali aset Perseroan yang telah
dijaminkan secara khusus kepada para krediturnya, menjadi jaminan atas semua utang Perseroan kepada semua
krediturnya yang tidak dijamin secara khusus atau tanpa hak istimewa termasuk Obligasi ini secara pari passu.

PENYISIHAN DANA (SINKING FUND)

Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan tujuan penggunaan dana bersih hasil Penawaran
Umum Obligasi ini.

SATUAN PERDAGANGAN OBLIGASI

Satuan Perdagangan Obligasi di Bursa Efek telah dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000 (lima juta Rupiah)

                                                       2
Page 4
dan/atau kelipatannya.

PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI

Keterangan lebih lanjut mengenai ketentuan pembalian kembali dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan.
PEMBATASAN-PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PERSEROAN

Keterangan lebih lanjut mengenai ketentuan pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban Perseroan dapat
dilihat pada Bab I Informasi Tambahan.
KELALAIAN PERSEROAN
Keterangan lebih lanjut mengenai Kelalaian Perseroan dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan.

RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI (RUPO)

Keterangan lebih lanjut mengenai Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) dapat dilihat pada Bab I Informasi
Tambahan.
HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI

1.   Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan
     melalui KSEI selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal Pembayaran
     Bunga Obligasi. Pokok Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang
     tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
2.   Yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang
     Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh
     KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
3.   Apabila Perseroan ternyata tidak menyediakan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi dan/atau
     pelunasan Pokok Obligasi setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan
     Pokok Obligasi, maka Perseroan harus membayar denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat
     Bunga Obligasi atas jumlah yang terutang. Denda tersebut dihitung harian berdasarkan jumlah hari yang
     terlewat yaitu 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30
     (tiga puluh) Hari Kalender.
4.   Pemegang Obligasi baik sendiri maupun bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% (dua puluh
     persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi, termasuk di dalamnya Obligasi yang dimiliki oleh Perusahaan
     Negara Republik Indonesia namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Perseroan dan/atau Afiliasi
     Perseroan, mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO dengan
     melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara yang diminta, dengan ketentuan
     sejak diterbitkannya KTUR tersebut Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi yang mengajukan
     permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah Obligasi yang tercantum dalam
     KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapat
     persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.
5.   Setiap Obligasi sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
     demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
     Obligasi yang dimilikinya.

CARA PELUNASAN POKOK OBLIGASI DAN PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI

Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh Perseroan melalui KSEI
kepada Pemegang Obligasi yang menyerahkan Konfirmasi Tertulis melalui Pemegang Rekening di KSEI pada
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi sebagaimana yang telah
ditentukan. Apabila tanggal-tanggal tersebut jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka pembayaran dilakukan
pada Hari Bursa berikutnya.
HAK SENIORITAS ATAS UTANG




                                                        3
Page 5
Hak pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya baik yang
ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan
kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.

HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI

Untuk memenuhi ketentuan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan
yang dilaksanakan oleh Fitch. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas efek utang jangka panjang sesuai dengan (i)
Surat No. 51/DIR/RATLTR/III/2026 tanggal 26 Maret 2026 perihal Peringkat Awal (Initial Rating) PT Profesional
Telekomunikasi Indonesia dari PT Fitch Ratings Indonesia, dan (ii) Surat No. 191/DIR/RATLTR/IX/2026 tanggal 30
September 2026 perihal Peringkat PT Profesional Telekomunikasi Indonesia dari PT Fitch Ratings Indonesia,
Obligasi telah mendapat peringkat:

                                                  AAA(idn)
                                                 (Triple A)

Fitch menetapkan Peringkat Nasional Jangka Panjang AAA(idn) (Triple A) untuk Program Obligasi Berkelanjutan V
Protelindo sejumlah maksimum Rp20.000.000.000.000 (dua puluh triliun Rupiah), serta Peringkat Nasional Jangka
Panjang AAA(idn) (Triple A) untuk Obligasi Berkelanjutan V Protelindo Tahap II Tahun 2026 dengan jumlah pokok
sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah) dengan jangka waktu maksimum 5 (lima)
tahun.

Perseroan dengan tegas menyatakan tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Fitch, sesuai dengan yang
didefinisikan dalam UUP2SK. Sesuai ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/2020, Perseroan akan melakukan
pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali. Perseroan wajib menyampaikan
Peringkat Tahunan atas setiap Klasifikasi Efek Bersifat Utang kepada OJK paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja
setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai dengan Perseroan telah menyelesaikan seluruh
kewajiban yang terkait dengan Obligasi yang diterbitkan.

Rating Rationale

• Visibilitas Arus Kas Tinggi:
  Pendapatan Perseroan sangat dapat diprediksi, karena lebih dari 80% berasal dari kontrak penyewaan menara
  dan serat optik. Kontrak-kontrak ini umumnya berdurasi 10 tahun, tidak dapat dibatalkan sebelum jatuh tempo,
  serta memiliki risiko pasar dan teknologi yang rendah. Fitch memperkirakan hanya sekitar 1% kontrak yang
  berakhir setiap tahun, dan sebagian besar kemungkinan akan diperpanjang, mengingat tingginya biaya
  perpindahan akibat relokasi peralatan serta potensial dampaknya terhadap kualitas jaringan. Total pendapatan
  terkontrak mencapai sekitar Rp100 triliun per Juni 2026, setara dengan 9x pendapatan tahun 2025.

• Posisi Pasar yang Kuat
  Perseroan merupakan operator menara terbesar kedua di Indonesia, dengan sekitar 30% pangsa pasar
  berdasarkan jumlah menara. Fitch memperkirakan tiga operator terbesar menguasai sekitar 90% pasar.
  Operator telekomunikasi lokal mengandalkan infrastruktur operator independen untuk jaringan seluler
  mereka, karena sebagian besar telah melakukan divestasi aset menara, kecuali PT Telekomunikasi Indonesia
  Tbk (BBB/Negatif).

• Tren Operasional yang Beragam
  Fitch memperkirakan permintaan data yang kuat dan tren industri yang mendukung akan meningkatkan jumlah
  menara dan kolokasi serta jangkauan jaringan serat optik, sekaligus menjaga tingkat penetrasi tetap sehat.
  Namun, besarnya pertumbuhan pendapatan dibatasi oleh tarif sewa menara dan pendapatan aktivasi serat
  optik yang lebih rendah, sebagaimana tercermin dari hasil kuartalan terbaru.

• Prospek Industri yang Mendukung
  Fitch memperkirakan permintaan atas aset Perseroan akan pulih seiring stabilnya industri telekomunikasi
  domestik setelah merger PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (AA+(idn)/Stabil). Dinamika persaingan yang
  membaik kemungkinan akan mendorong operator untuk berinvestasi dalam kualitas jaringan, dengan

                                                      4
Page 6
   peluncuran 5G dan fixed-wireless access diperkirakan akan meningkat mulai 2027. Lelang spektrum pada
   pertengahan 2026 menerapkan persyaratan cakupan bagi seluruh operator, sehingga mendorong investasi
   infrastruktur lebih lanjut yang akan menguntungkan Perseroan. Adopsi fixed-wireless access juga diperkirakan
   meningkat, karena kondisi geografis Indonesia yang menantang dapat membuat pembangunan jaringan serat
   optik tidak praktis.

• Leverage Tidak Terdampak oleh Dilusi Margin
  Fitch memperkirakan margin EBITDA Perseroan akan menurun sebesar 5% menjadi sekitar 74% selama 2026-
  2029, setelah konsolidasi Bach Multi Global dan PT Remala Abadi yang memiliki margin lebih rendah. Namun,
  EBITDA net leverage diperkirakan tetap sekitar 4,0x karena konsolidasi tersebut meningkatkan EBITDA secara
  absolut. Hal ini memberikan ruang bagi belanja modal tambahan untuk memenuhi pesanan pelanggan baru.
  Margin EBITDA dan metrik leverage Perseroan termasuk yang terkuat di antara perusahaan menara
  telekomunikasi global yang diperingkat oleh Fitch.

• Keterbatasan Penyaluran Kas kepada Induk
  Proyeksi Fitch mengasumsikan bahwa pemegang saham pengendali akhir Perseroan hanya dapat mengakses
  kasnya melalui distribusi kepada pemegang saham, mengingat publik memiliki 27% saham di induk langsungnya
  yang tercatat di bursa, SMN. Fitch memperkirakan Perseroan akan mempertahankan pendekatan yang hati-
  hati terhadap dividen guna menjaga kekuatan neraca. Transaksi pihak berelasi dalam jumlah besar dengan
  SMN tunduk pada persyaratan pengungkapan regulasi dan persetujuan pemegang saham independen.

   Fitch berpandangan bahwa Perseroan merepresentasikan profil kredit SMN dan menilai keduanya memiliki
   Profil Kredit Standalone yang sama. SAI, DIA, dan PT Lingkaranmulia Indah (LI) masing-masing memiliki
   kepemilikan efektif di SMN sebesar 45%, 20%, dan 5%. Fitch tidak memiliki informasi keuangan mengenai
   entitas-entitas tersebut, yang merupakan perusahaan swasta dan sepenuhnya dimiliki oleh anggota keluarga
   Hartono.

WALI AMANAT

PT Bank Permata Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi ini sesuai dengan ketentuan
yang tercantum dalam Akta Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan V Protelindo Tahap II Tahun 2026
No. 26 tanggal 2 Oktober 2026, yang dibuat di hadapan Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di
Jakarta, antara Perseroan dengan PT Bank Permata Tbk selaku Wali Amanat.

                                 Alamat Permata Bank adalah sebagai berikut :
                                             PT Bank Permata Tbk.
                                                 WTC II, Lantai 27
                           Jl. Jend. Sudirman Kav 29 - 31, Jakarta 12920 – Indonesia
                                            Telepon: (021) 523 7788
                                        Website: www.permatabank.com
                                           Up. Head, Securities Services
                                 Email : Securities.Services@permatabank.co.id

                                      Untuk Layanan Pengaduan Nasabah:
                                        Permata Bank Tower III, Lantai 14
                                   Jl. Mohammad Husni Thamrin Blok B1/1
                              Bintaro Sektor VII, Pondok Aren, Tangerang 15224
                                            Telepon: (62-21) 7459744
                                       Up. Securities & Agency Operations
                                     Email : CustodyCS@permatabank.co.id

Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dan hubungan kredit dengan PT Bank Permata Tbk yang bertindak
sebagai Wali Amanat. Keterangan mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab IX Informasi Tambahan.


                                                      5
Page 7
                                      RENCANA PENGGUNAAN DANA

1. Rencana Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Tahap II

Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Protelindo Tahap II
Tahun 2026 ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan dipergunakan untuk melunasi dan/atau
pembayaran sebagian dari utang bank Perseroan.

Apabila dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Protelindo Tahap II ini tidak
mencukupi, maka kekurangannya akan dibiayai dengan arus kas internal Perseroan dan/atau perjanjian pinjaman
dari pihak ketiga.

2. Rencana Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Tahap III Dan Seterusnya (Jika Ada)

Sampai dengan tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini, Perseroan merencanakan bahwa dana yang diperoleh
dari penerbitan Obligasi pada tahap-tahap selanjutnya dapat digunakan untuk:

1. Pelunasan kewajiban pembayaran oleh Perseroan (baik sebagian atau seluruh jumlah pokok terutang) yang
     timbul berdasarkan Perjanjian Kredit dan/atau Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan Perseroan. Total
     pembayaran (baik sebagian atau seluruh jumlah pokok terutang) akan ditentukan kemudian pada masing-
     masing tahapan penerbitan obligasi selanjutnya; dan/atau
2.   Sebanyak – banyaknya 25% (dua puluh lima persen) dari total dana yang diperoleh dari penerbitan Obligasi
     pada tahap-tahap selanjutnya, digunakan untuk pemberian pinjaman dan/atau penyertaan modal pada PT
     iForte Solusi Infotek (“Iforte”) yang akan digunakan oleh Iforte untuk pelunasan kewajiban pembayaran Iforte
     (baik sebagian atau seluruh jumlah pokok terutang) yang timbul berdasarkan Perjanjian Kredit (loan
     refinancing). Total pembayaran (baik sebagian atau seluruh jumlah pokok terutang) oleh Iforte akan
     ditentukan kemudian pada masing-masing tahapan penerbitan obligasi selanjutnya.

Apabila dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Protelindo Tahap III dan seterusnya
tidak mencukupi, maka kekurangannya akan dibiayai dengan arus kas internal Perseroan dan/atau perjanjian
pinjaman dari pihak ketiga.
Alokasi dan jumlah penggunaan dana pada masing-masing tahap penerbitan akan ditentukan dengan
mempertimbangkan strategi bisnis perusahaan, kondisi keuangan Perseroan dan/atau Entitas Anak, serta kondisi
pasar, likuiditas perbankan dan/atau makro ekonomi baik di Indonesia maupun global pada saat pelaksanaannya.

Rincian penggunaan dana penerbitan Obligasi pada tahap-tahap selanjutnya akan diungkapkan lebih lanjut dalam
Informasi Tambahan untuk masing-masing tahap penerbitan.

Rincian mengenai rencana penggunaan dana dari hasil Penawaran Umum dapat dilihat pada Bab II Informasi
Tambahan.

                                   IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Tabel-tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan berdasarkan Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026
dan 30 Juni 2025 (tidak diaudit) dan tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember
2024.

Laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut,
yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang mencakup
Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia,
serta peraturan regulator pasar modal yang berlaku untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya yaitu
Peraturan No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”
(secara kolektif disebut sebagai ”Kerangka Pelaporan Keuangan yang Berlaku”) dan disajikan dalam mata uang
Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Informasi Tambahan Ringkas ini dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Purwanto Susanti dan Surja (firma anggota Ernst & Young Global Limited) (“KAP PSS”), auditor independen,
                                                       6
Page 8
berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen
No. 01584/2.1505/AU.1/10/0694-1/1/VI/2026 tertanggal 9 Juni 2026, yang ditandatangani oleh Feniwati
Chendana (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0694). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum
dalam Informasi Tambahan Ringkas ini , menyatakan opini tanpa modifikasian dengan paragraf “Hal lain”
mengenai penerbitan kembali laporan auditor independen sehubungan dengan penerbitan kembali Laporan
Keuangan Konsolidasian Auditan. Laporan auditor independen atas laporan keuangan tanggal 31 Desember 2025
serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut juga berisi paragraf “hal audit utama” yang
mendeskripsikan: (i) penjelasan mengapa uji penurunan nilai goodwill merupakan hal yang dipertimbangkan oleh
auditor sebagai salah satu hal yang paling signifikan dalam audit atas periode kini dan oleh karenanya menjadi hal
audit utama dan (ii) bagaimana hal audit utama tersebut direspons dalam audit.

Laporan keuangan Perseroan tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut,
yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Kerangka Pelaporan Keuangan yang Berlaku dan disajikan
dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Informasi Tambahan Ringkas ini dan telah diaudit
oleh KAP PSS, auditor independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum
dalam laporan auditor independen No. 01583/2.1505/AU.1/10/0702-3/1/VI/2026 tertanggal 9 Juni 2026, yang
ditandatangani oleh Widya Arijanti (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0702). Laporan auditor independen
tersebut, yang juga tercantum dalam Informasi Tambahan Ringkas ini, menyatakan opini tanpa modifikasian
dengan paragraf “Hal lain” mengenai penerbitan kembali laporan auditor independen sehubungan dengan
penerbitan kembali Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan.

DATA LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                                     30 Juni                31 Desember
                           Keterangan
                                                                      2026*)            2025           2024
 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan setara kas                                                        900.664       633.610          849.918
 Bank yang dibatasi penggunaannya                                            5.504         5.516              535
 Piutang usaha
    Pihak ketiga                                                         3.154.823     1.963.743       3.277.053
    Pihak berelasi                                                         596.268         9.787          15.740
 Investasi neto dalam sewa - jangka pendek                                 199.686       175.604         168.639
    Piutang lain-lain
    Pihak ketiga                                                            56.949        71.368         102.005
   Pihak berelasi                                                            1.141            54           1.292
 Persediaan                                                                432.049         8.517          15.943
 Pekerjaan dalam Proses                                                    522.334             -               -
 Beban dibayar di muka - jangka pendek                                     241.327       196.541         171.368
 Pajak dibayar di muka                                                     160.934       249.858         190.824
 Uang muka                                                                 131.805        38.869          30.982
 Investasi instrumen keuangan - jangka pendek                                8.281         6.884          36.599
 Piutang derivatif - jangka pendek                                               -        55.429           2.441
 TOTAL ASET LANCAR                                                       6.411.765     3.415.780       4.863.339

 ASET TIDAK LANCAR
 Investasi neto dalam sewa - jangka panjang                                249.046       452.834         685.858
 Aset tetap                                                             49.730.125    48.296.801      47.477.953
 Properti Investasi                                                          4.406             -               -
 Goodwill                                                               15.858.377    15.779.722      15.833.997
 Beban dibayar dimuka
     - Jangka Panjang                                                      126.947       162.110         175.244
 Aset takberwujud                                                          730.925       755.709         863.813
 Aset hak-guna                                                           5.392.874     5.371.315       5.567.137
 Investasi                                                                 997.907     1.225.771         571.632
 Piutang derivatif - jangka Panjang                                        672.568       266.109         273.499
 Aset pajak tangguhan, neto                                                 15.752        12.567           7.216
 Aset tidak lancar lainnya                                               1.607.331     1.513.522       1.416.043
 TOTAL ASET TIDAK LANCAR                                                75.386.258    73.836.460      72.872.392

                                                        7
Page 9
                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)
                                                                 30 Juni              31 Desember
                          Keterangan
                                                                 2026*)           2025           2024
TOTAL ASET                                                         81.798.023   77.252.240      77.735.731

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang pembangunan menara dan usaha lainnya
Pihak ketiga                                                        2.131.289    1.098.659          929.781
Pihak berelasi                                                          4.415       88.985           78.433
Utang lain-lain
   Pihak ketiga                                                        39.971       23.482          40.137
   Pihak berelasi                                                       2.643        2.643              71
Akrual                                                              1.144.134    1.084.810       1.363.123
Utang bagian jangka pendek atas:
   Utang sewa                                                         190.976      227.475          245.695
   Utang bank
        Pihak ketiga                                               23.010.715   12.336.226      14.062.762
        Pihak berelasi                                              2.009.500    1.999.500         616.500
   Utang Non Bank                                                      26.978            -               -
   Utang Obligasi                                                     743.609    1.184.520         274.913
Utang pajak                                                           146.109       42.660         120.437
Pendapatan ditangguhkan                                             2.059.204    1.222.926       2.190.180
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek, neto                          113.676      248.561         208.852
Utang derivatif - jangka pendek                                             -          114               -
TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK                                     31.623.219   19.560.561      20.130.884

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh
tempo
   dalam waktu satu tahun
   Utang sewa                                                         297.666      438.905          673.078
   Utang bank
       Pihak ketiga                                                16.415.932   27.014.327      31.054.547
      Pihak berelasi                                                1.855.168    2.004.557       4.210.336
   Utang Non Bank                                                     960.300            -               -
   Utang Obligasi                                                      14.005       13.928       1.198.304
Provisi jangka Panjang                                                399.896      380.639         353.980
Liabilitas pajak tangguhan, neto                                      380.512      442.436         724.311
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang, neto                         247.051      198.468         119.404
Pendapatan ditangguhkan                                               516.334       30.340          33.240
Utang derivatif - jangka Panjang                                       27.219       84.378         167.736
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG                                    21.114.083   30.607.978      38.534.936
TOTAL LIABILITAS                                                   52.737.302   50.168.539      58.665.820

EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
   Modal dasar
   Nilai nominal - Rp10 (angka penuh) per saham
   Modal dasar - 200.000.000.000 saham (2024: 10.000.000.000
      saham)
   Modal ditempatkan dan disetor penuh – 58.322.620.187
saham
      (2024: 3.322.620.187 saham)                                   5.832.262    5.832.262          332.262
   Tambahan modal disetor                                             300.400      248.204          188.689
   Uang muka setoran modal                                              1.500            -                -
   Saldo laba:
      Cadangan umum                                                   117.725         1.200          1.100
      Belum ditentukan penggunaannya                               22.160.842   20.945.168      18.398.863
   Penghasilan komprehensif lain                                       95.012      (54.034)         78.402

                                                             8
Page 10
                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)
                                                                             30 Juni                     31 Desember
                             Keterangan
                                                                               2026*)                2025            2024
 Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
                                                                                 28.507.741        26.972.800       18.999.316
 induk
 Kepentingan nonpengendali                                                          552.980           110.901           70.595
 TOTAL EKUITAS                                                                   29.060.721        27.083.701       19.069.911
 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                    81.798.023        77.252.240       77.735.731
Keterangan:
*) tidak diaudit


DATA LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                                                                                                        (dalam Jutaan Rupiah)
                                                                           30 Juni                          31 Desember
                         Keterangan
                                                                  2026*)              2025*)          2025           2024
 Pendapatan                                                       7.205.568           6.394.230    13.327.907      12.735.815
 Depresiasi dan amortisasi                                       (1.612.777)         (1.521.234)                   (3.097.088)
                                                                                                   (3.072.739)
 Beban pokok pendapatan dan Lainnya                               (971.743)           (504.057)                      (898.595)
                                                                                                   (1.115.112)
 Beban pokok pendapatan                                          (2.584.520)         (2.025.291)                   (3.995.683)
                                                                                                   (4.187.851)
 Laba bruto                                                       4.621.048           4.368.939      9.140.056      8.740.132
 Beban penjualan dan pemasaran                                    (188.375)           (132.646)      (328.738)      (312.844)
 Beban umum dan administrasi                                      (455.441)           (429.688)      (900.096)      (809.761)
 Beban usaha lainnya, neto                                        (260.174)           (187.092)      (398.537)      (332.258)
 Laba usaha                                                       3.717.058           3.619.513      7.512.685      7.285.269
 Penghasilan keuangan, bruto                                         21.156              24.353         43.219          84.245
 Pajak final atas penghasilan keuangan                               (4.231)             (4.871)        (8.644)       (16.849)
 Penghasilan keuangan, neto                                          16.925              19.482         34.575          67.396
 Biaya keuangan                                                  (1.311.104)         (1.640.758)                   (3.137.652)
                                                                                                   (3.080.115)
 Laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan             2.422.879           1.998.237      4.467.145      4.215.013
 Beban pajak final                                                (389.856)           (365.222)      (764.961)      (659.012)
 Laba sebelum beban pajak penghasilan                             2.033.023           1.633.015      3.702.184      3.556.001
 Manfaat (beban) pajak penghasilan                                (102.636)              19.912         (5.852)     (172.077)
 Laba periode / tahun berjalan                                    1.930.387           1.652.927      3.696.332      3.383.924

 Penghasilan (rugi) komprehensif lain
 Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
   Keuntungan (kerugian) aktuarial                                    4.814               7.792       (22.274)            5.246

 Pos yang akan Direklasifikasikan ke laba rugi:
   Keuntungan (kerugian) neto dari lindung nilai arus kas           140.655           (107.846)      (103.264)         (4.810)
   Bagian saham dari investasi                                        3.167             (18.792)        (1.854)             27
   Selisih kurs dari penjabaran laporan keuangan                        410                    -          1.302              -
 Total penghasilan komprehensif lain                                149.046           (118.846)      (126.090)             463
 Total penghasilan komprehensif tahun berjalan                    2.079.433           1.534.081      3.570.242      3.384.387
 Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
   Pemilik entitas induk                                          1.867.199           1.656.607      3.692.398      3.354.755
   Kepentingan non pengendali                                        63.188              (3.680)         3.934         29.169
                                                                  1.930.387           1.652.927      3.696.332      3.383.924
 Total penghasilan komprehensif yang dapat diatribusikan
   kepada:
   Pemilik entitas induk                                          2.016.245           1.537.754      3.565.969      3.355.471
   Kepentingan nonpengendali                                         63.188              (3.673)         4.273         28.916
                                                                  2.079.433           1.534.081      3.570.242      3.384.387
 Laba tahun berjalan per saham (angka penuh)                             32                  499           137          1.010
Keterangan:
                                                             9
Page 11
*) tidak diaudit

RASIO-RASIO KEUANGAN PENTING

                                                                                                     30 Juni                       31 Desember
                                      Keterangan
                                                                                                2026*)     2025*)                2025      2024
 Rasio pertumbuhan (%)
 Pendapatan Tahun Berjalan1)                                                                    12,69%             3,91%        4,65%         8,48%
 Laba Tahun Berjalan1)                                                                          16,79%             1,51%        9,23%         1,78%
 Total Aset1)                                                                                    5,88%            -0,17%       -0,62%        13,66%
 Total Liabilitas1)                                                                              5,12%            -1,61%      -14,48%        13,07%
 Total Ekuitas1)                                                                                 7,30%             4,26%       42,02%        15,53%

 Rasio Usaha (%)
 Laba Bruto Tahun Berjalan / Pendapatan Tahun Berjalan2)                                        64,13%            68,33%         68,58%      68,63%
 Laba Usaha Tahun Berjalan / Pendapatan Tahun Berjalan 3)                                       51,59%            56,61%         56,37%      57,20%
 Laba Tahun Berjalan / Pendapatan (Margin Laba / Net Profit Margin)4)                           26,79%            25,85%         27,73%      26,57%
 Laba Tahun Berjalan / Ekuitas (Imbal Hasil Ekuitas / ROE)5)                                    13,75%            16,97%         13,65%      17,74%
 Laba Tahun Berjalan / Aset (Imbal Hasil Aset / ROA)6)                                           4,85%             4,26%          4,78%       4,35%

 Rasio Keuangan (%)
 Aset / Liabilitas7)                                                                           155,10%           134,44%      153,99%       132,51%
 Liabilitas / Ekuitas8) (Debt to Equity Ratio)                                                 181,47%           290,34%      185,24%       307,64%
 Liabilitas / Aset (Debt to Asset Ratio)9)                                                      64,47%            74,38%       64,94%        75,47%
 Aset Lancar / Liabilitas Jangka Pendek (Current Ratio)10)                                      20,28%            18,56%       17,46%        24,16%
 Kas Atau Setara Kas / Liabilitas Jangka Pendek (Cash Ratio)11)                                  2,85%             3,79%        3,24%         4,22%
 Margin EBITDA12)                                                                               77,58%            83,32%       82,41%        84,13%
 Rasio Penutupan Pembayaran Utang (DSCR)13)                                                       3,25x             3,37x        3,86x         2,88x
 Rasio Utang Bersih Terhadap EBITDA Berjalan14)                                                   3,94x             4,66x        3,73x         4,59x
 Rasio ISCR 15)                                                                                   4,59x             3,53x        4,88x         3,25x
Keterangan:
*) tidak diaudit

1) seluruh rasio pertumbuhan dihitung dengan membagi kenaikan (penurunan) saldo akun-akun terkait.
2) dihitung dengan membagi laba bruto dengan pendapatan, masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tahun bersangkutan.
3) dihitung dengan membagi laba usaha dengan pendapatan, masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tahun bersangkutan.
4) dihitung dengan membagi laba tahun bersangkutan dengan pendapatan, masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tahun tersebut.
5) dihitung dengan membagi laba tahun bersangkutan, dengan total ekuitas pada akhir tahun tersebut.
6) dihitung dengan membagi laba tahun bersangkutan, dengan total aset pada akhir tahun tersebut.
7) dihitung dengan membagi total aset dengan total liabilitas, masing-masing pada akhir tahun bersangkutan.
8) dihitung dengan membagi total liabilitas dengan total ekuitas, masing-masing pada akhir tahun bersangkutan.
9) dihitung dengan membagi total liabilitas dengan total aset, masing-masing pada akhir tahun bersangkutan.
10) dihitung dengan membagi total aset lancar dengan total liabilitas jangka pendek, masing-masing pada akhir tahun bersangkutan.
11) dihitung dengan membagi total kas dan setara kas dengan total liabilitas jangka pendek, masing-masing pada akhir tahun bersangkutan.
12) margin EBITDA dihitung dengan membagi EBITDA (a) dengan pendapatan, masing-masing tahun yang berakhir pada tahun yang bersangkutan.
   a. dihitung dengan penjumlahan laba usaha sebelum pajak, beban depresiasi dan amortisasi dan beban usaha lainnya yang disajikan dalam laporan keuangan
       konsolidasian yang dicantum dalam Informasi Tambahan Ringkas ini .
   b. analisa EBITDA yang disajikan oleh Perseroan tidak dapat dibandingkan dengan EBITDA atau pengukuran lainnya yang disajikan oleh perusahaan lain,
       karena tidak semua perusahaan menggunakan definisi yang sama dan metode pengukuran yang digunakan mungkin tidak dapat dibandingkan
13) dihitung dengan membagi arus kas bebas (arus kas bebas dihitung dari EBITDA ditambah dengan modal kerja dikurang dengan pemba yaran pajak) dengan
  pembayaran utang. Perhitungan ini sesuai dengan formula perhitungan covenant dari perjanjian fasilitas pinjaman dengan bank.
14) dihitung dengan membagi utang bersih konsolidasi dengan EBITDA triwulan terakhir disetahunkan.
15) dihitung dengan membagi EBITDA triwulan terakhir disetahunkan dengan beban bunga triwulan terakhir disetahunkan.




PEMBATASAN RASIO KEUANGAN DI PERJANJIAN KREDIT ATAU LIABILITAS LAINNYA DAN PEMENUHANNYA

                                                                                                                              30              31
                                                                                                 Pembatasan
                                       Keterangan                                                                            Juni          Desember
                                                                                                    Rasio
                                                                                                                            2026*)           2025
 Utang bank
 Debt Service Coverage Ratio (DSCR)                                                                  Min 1,30x              3,25x               3,86x
                                                                             10
Page 12
                                                                                                                30              31
                                                                                       Pembatasan
                                   Keterangan                                                                  Juni          Desember
                                                                                          Rasio
                                                                                                              2026*)           2025
 Net debt to running EBITDA ***                                                          Max 5,00x              3,94x            3,73x

 Utang obligasi
 Larangan untuk memberikan pinjaman kepada pihak manapun,                                Max 20%                0,00%              0,00%
 termasuk kepada afiliasi Protelindo, dalam jumlah lebih dari 20%
 dari ekuitas Protelindo kecuali, antara lain, untuk pinjaman yang
 diberikan terkait dengan kegiatan usaha Protelindo

 Total pinjaman bersih dengan running EBITDA                                           Max 5,00x**              3,94x               3,73x
 Running EBITDA dengan beban bunga ****                                                 Min 1,50x               4,59x               4,88x

(*) Tidak diaudit
(**) Kecuali dalam hal tertentu, Perseroan diperbolehkan memiliki rasio pinjaman sampai dengan 7,00x
(***) Perhitungan rasio net debt to running EBITDA setara dengan perhitungan rasio utang bersih terhadap EBITDA berjalan pada tabel di atas.
(****) Perhitungan rasio running EBITDA dengan beban bunga setara dengan perhitungan ISCR pada tabel di atas.




Pada tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, Perseroan telah memenuhi seluruh rasio keuangan yang
dipersyaratkan dalam perjanjian kredit atau liabilitas lainnya yang ada.

  KETERANGAN TAMBAHAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA, KECENDERUNGAN,
                           DAN PROSPEK USAHA

A. Riwayat Singkat Perseroan

Perseroan didirikan dengan nama “PT Profesional Telekomunikasi Indonesia” berdasarkan Akta Pendirian
Perseroan Terbatas No. 2, tanggal 8 November 2002, yang dibuat di hadapan Hildayanti, S.H., Notaris di Bandung
dan memperoleh pengesahan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. C-00079 HT.01.01.TH.2003
tanggal 3 Januari 2003 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan sesuai UUWDP dengan Tanda Daftar
Perusahaan No. 101115209017 di Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandung dibawah No.
025/BH.10.11./I/2003 tanggal 15 Januari 2003 serta telah diumumkan dalam Tambahan No. 2095, Berita Negara
Republik Indonesia No. 21, tanggal 14 Maret 2003.

Pada tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, perubahan terakhir Anggaran Dasar Perseroan adalah
sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa No. 13 tanggal 15 Juni 2026, dibuat di hadapan Caesaria Dhamayanti, S.H., M.Kn.
Notaris di Kabupaten Tangerang, yang memuat, antara lain, tentang perubahan maksud dan tujuan serta kegiatan
usaha Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan KBLI 2025, penambahan kegiatan usaha Perseroan, serta
pernyataan kembali seluruh ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, yang telah disetujui oleh Menhum berdasarkan
Keputusan No. AHU-0038509.AH.01.02.TAHUN 2026, tanggal 17 Juni 2026, dan didaftarkan dalam Daftar
Perseroan sesuai dengan UUPT dengan No. AHU-0130733.AH.01.11.TAHUN 2026, tanggal 17 Juni 2026 (“Akta No.
13/2026”).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak di bidang konstruksi sentral
telekomunikasi dan aktivitas perusahaan holding, dimana kegiatan usaha tersebut telah dijalankan secara faktual
saat ini oleh Perseroan. Kegiatan usaha bidang konstruksi sentral telekomunikasi mencakup antara lain kegiatan
pembangunan, pemeliharaan, perbaikan, pengoperasian menara telekomunikasi beserta fasilitas dan
perlengkapan terkait lainnya untuk digunakan bersama oleh para operator nirkabel di Indonesia dengan perjanjian
sewa jangka panjang. Sedangkan aktivitas perusahaan holding dijalankan melalui kepemilikan saham/investasi di
Entitas Anak Perseroan.

Kegiatan usaha Perseroan di awali dengan memperoleh kontrak Build-to-Suit untuk membangun dan
mengoperasikan 232 Menara Telekomunikasi. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan layanan telekomunikasi
nasional, Perseroan terus memperluas portofolio asetnya melalui pembangunan menara baru, peningkatan

                                                                     11
Page 13
jumlah penyewa pada menara yang telah ada, serta melakukan berbagai aksi korporasi strategis, termasuk akuisisi
aset dan perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur telekomunikasi.

Selanjutnya Perseroan melakukan transformasi dari penyedia menara telekomunikasi menjadi penyedia platform
infrastruktur digital yang terintegrasi. Perseroan mengembangkan jaringan serat optik dengan skala nasional yang
digunakan untuk menyediakan layanan Fiber-to-the-Tower (FTTT), Fiber-to-the-Home (FTTH) dan solusi
konektivitas. Perseroan melalui Entitas Anak juga membangun berbagai bisnis pendukung lainnya sehingga saat
ini Grup Perseroan memiliki ekosistem bisnis yang saling melengkapi dan memanfaatkan satu sama lain.

B. Perkembangan Kepemilikan Saham Perseroan

Perseroan didirikan dengan nama “PT Profesional Telekomunikasi Indonesia” berdasarkan Akta Pendirian
Perseroan Terbatas No. 2, tanggal 8 November 2002, yang dibuat di hadapan Hildayanti, S.H., Notaris di Bandung
dan memperoleh pengesahan sebagai badan hukum dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. C-00079
HT.01.01.TH.2003 tanggal 3 Januari 2003 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan sesuai UUWDP dengan
Tanda Daftar Perusahaan No. 101115209017 di Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandung
dibawah No. 025/BH.10.11./I/2003 tanggal 15 Januari 2003 serta telah diumumkan dalam Tambahan No. 2095,
Berita Negara Republik Indonesia No. 21, tanggal 14 Maret 2003. Struktur permodalan dan susunan pemegang
saham Perseroan pada saat pendirian adalah sebagai berikut:

                                                     Nilai Nominal Rp1.000.000 setiap saham
                Keterangan                                                                                   %
                                             Jumlah Lembar Saham        Jumlah Nilai Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                                 1.000                      1.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor
 1. Doni Imam Priambodo                                        255                       255.000.000              85
 2. Tommy Hardiansyah                                           45                        45.000.000              15
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor                          300                       300.000.000             100
 Jumlah Saham Portepel                                         700                      700.000.0000    -

Perubahan pada struktur permodalan dan kepemilikan saham Perseroan, dalam periode 2 (dua) tahun terakhir
adalah sebagaimana tercantum berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Sebagai Pengganti
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 22 tanggal 28 Juli 2025, dibuat dihadapan Caesaria Dhamayanti,
S.H. M.Kn, Notaris di Kabupaten Tangerang, yang memuat antara lain tentang perubahan permodalan dengan
peningkatan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor Perseroan, serta pernyataan kembali seluruh ketentuan
Anggaran Dasar Perseroan, yang telah disetujui oleh Menhum berdasarkan Keputusan No. AHU-
0050024.AH.01.02.TAHUN 2025, tanggal 29 Juli 2025, yang telah diterima dan dicatat di dalam database
Sisminbakum Menhum sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
Dasar No. AHU-AH.01.03-0199406, tanggal 29 Juli 2025 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan sesuai dengan
UUPT dengan No. AHU-0172452.AH.01.11.TAHUN 2025, tanggal 29 Juli 2025 (“Akta No. 22/2025”), sehubungan
dengan peningkatan modal dasar Perseroan dari semula sebesar Rp1.000.000.000.000,- (satu triliun Rupiah)
menjadi sebesar Rp20.000.000.000.000,- (dua puluh triliun Rupiah) dan peningkatan modal ditempatkan dan
modal disetor Perseroan dari semula sebesar Rp332.262.018.700,- (tiga ratus tiga puluh dua miliar dua ratus enam
puluh dua juta delapan belas ribu tujuh ratus Rupiah) menjadi sebesar Rp5.832.262.018.700,- (lima triliun delapan
ratus tiga puluh dua miliar dua ratus enam puluh dua juta delapan belas ribu tujuh ratus Rupiah). Berdasarkan
Akta No. 22/2025, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:

                                                            Nilai Nominal Rp100 setiap saham
                   Keterangan                         Jumlah Lembar                                          %
                                                                           Jumlah Nilai Nominal (Rp)
                                                          Saham
 Modal Dasar                                           200.000.000.000             20.000.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor
 1. SMN                                                58.322.620.186              5.832.262.018.600        99,9999
 2. Ferdinandus Aming Santoso                                       1                            100         0,0001
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor                  58.322.620.187              5.832.262.018.700            100
 Jumlah Saham Portepel                                141.677.379.813             14.167.737.981.300




                                                       12
Page 14
Sebagaimana tercantum dalam Akta No. 22/2025, Ferdinandus Aming Santoso dengan ini setuju untuk
melepaskan haknya untuk mengambil bagian atas saham baru yang diterbitkan kepada SMN sebagaimana diatur
dalam Pasal 4 ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan.

C. Pengurusan Dan Pengawasan Perseroan

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa No. 21 tanggal 26 Januari 2026 yang dibuat di hadapan Caesaria Dhamayanti, S.H., M.Kn., Notaris
di Kabupaten Tangerang, yang telah diterima dan dicatat di dalam database Sisminbakum Menhum sebagaimana
ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-0051069, tanggal
18 Februari 2026 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan sesuai dengan UUPT dengan No. AHU-
0029075.AH.01.11.TAHUN 2026, tanggal 18 Februari 2026, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang
sedang menjabat adalah sebagai berikut:

 Dewan Komisaris
 Komisaris Utama             :   Ario Wibisono
 Komisaris                   :   Kenny Harjo
 Komisaris Independen        :   Kusmayanto Kadiman
 Komisaris Independen        :   John Aristianto Prasetio

 Direksi
 Direktur Utama              :   Ferdinandus Aming Santoso
 Wakil Direktur Utama        :   Anita Anwar
 Wakil Direktur Utama        :   Juliawati Gunawan Halim
 Direktur                    :   Indra Gunawan
 Direktur                    :   Eko Santoso Hadiprodjo
 Direktur                    :   Onggo Wijaya

Pengangkatan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi POJK No. 33/2014.

D. Kegiatan Usaha

Perseroan didirikan pada tahun 2003 di Bandung yang diawali dengan diperolehnya kontrak awal Build-to-Suit
untuk membangun dan mengoperasikan 232 Menara Telekomunikasi. Semenjak itu, Perseroan telah tumbuh
secara signifikan baik melalui pertumbuhan organik, yaitu melakukan pembangunan Menara Telekomunikasi baru
untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya, maupun non-organik melalui akuisisi, baik melalui akuisisi perusahaan
pemilik aset Menara Telekomunikasi ataupun akuisisi aset Menara Telekomunikasi itu sendiri dari perusahaan
pemilik aset tersebut.

Berdasarkan Akta Pendirian Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah berusaha dalam bidang perdagangan
dan jasa. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan dapat menjalankan kegiatan usaha sebagai
berikut:
 (a) menjalankan usaha-usaha dalam bidang perdagangan antara lain:
     (i) alat-alat pos dan telekomunikasi, yaitu: peripheral dan central,
     (ii) barang-barang elektronik khusus perkantoran yaitu komputer, hardware, dan software.
          Kegiatan perdagangan tersebut dapat dilakukan secara eksport, import, lokal, antar pulau (inter insuler)
          dan bertindak sebagai supplier, leveransir, distributor, grossir, perwakilan, dan keagenan baik dari
          dalam maupun luar negeri untuk segala macam barang yang dapat diperdagangankan, baik untuk
          perhitungan sendiri maupun untuk perhitungan orang/badan lain secara komisi;
 (b) menjalankan usaha dalam bidang jasa, antara lain:
     (i) melaksanakan perbaikan jaringan telepon,
     (ii) memberikan pelayanan dalam bidang jasa telekomunikasi dan teknologi informasi, yaitu: wartel,
          internet, dan software.
 (c) Pemasangan instalasi telekomunikasi (telepon)
 (d) Pemasangan instalasi dan perawatan jaringan komputer, peripheral,
 (e) Pemasangan/perakitan, perbaikan dan pemeliharaan:

                                                        13
Page 15
    -    Jaringan telekomunikasi, elektrikal, mekanikal,
    -    Alat-alat teknik umum yang berkaitan dengan telekomunikasi,
    -    Instalasi peralatan untuk listrik yang berkaitan dengan perangkat telekomunikasi,
    dan bidang-bidang yang berkaitan dengan usaha jasa tersebut di atas,
(f) Mengadakan biro konsultasi dalam bidang telekomunikasi.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, kegiatan usaha utama yang dijalankan oleh Perseroan adalah bergerak di
bidang konstruksi sentral telekomunikasi dan aktivitas perusahaan holding, dimana kegiatan usaha tersebut telah
dijalankan secara faktual saat ini oleh Perseroan. Kegiatan usaha bidang konstruksi sentral telekomunikasi
mencakup antara lain kegiatan pembangunan, pemeliharaan, perbaikan, pengoperasian menara telekomunikasi
beserta fasilitas dan perlengkapan terkait lainnya untuk digunakan bersama oleh para operator nirkabel di
Indonesia dengan perjanjian sewa jangka panjang. Sedangkan aktivitas perusahaan holding dijalankan melalui
kepemilikan saham/investasi di Entitas Anak Perseroan.

Kantor pusat Perseroan berlokasi di Jl. Tanjung Karang No.11, Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah,
sedangkan kantor cabang Perseroan berlokasi di Menara BCA Lantai 53 dan 55, Jl. M. H. Thamrin No. 1 Jakarta.

Saat ini Perseroan merupakan pemilik dan operator Menara Telekomunikasi terbesar dan terluas secara geografis
di Indonesia. Sampai dengan 30 Juni 2026, Perseroan telah memiliki dan mengoperasikan 36.892 lokasi Menara
Telekomunikasi dengan 61.038 penyewa di Indonesia, terutama di area Jawa, Sumatra, Bali, Kalimantan dan
Sulawesi. Dalam menjalankan bisnisnya, Grup Perseroan menyewakan ruang di lokasi menara yang dapat
digunakan bersama oleh seluruh operator telekomunikasi di Indonesia dengan perjanjian sewa jangka panjang.
Tempat yang disewakan terdiri dari ruang vertikal pada menara di mana para pelanggan Perseroan dapat
memasang antena frekuensi radio dan antena microwave, dan juga ruang lahan untuk penempatan shelter dan
kabinet milik para pelanggan yang merupakan tempat penyimpanan perangkat elektronik dan penyediaan listrik.
Dari tahun ke tahun, jumlah menara telekomunikasi Perseroan tumbuh baik melalui pertumbuhan organik, yaitu
melakukan pembangunan Menara Telekomunikasi baru sesuai permintaan pelanggannya, maupun non-organik
melalui akuisisi, baik akuisisi perusahaan maupun akuisisi aset Menara Telekomunikasi dari pihak lain. Setiap
Menara Telekomunikasi yang dimiliki oleh Grup Perseroan dapat digunakan lebih dari satu pelanggan sehingga
biaya membangun atau biaya akuisisi Menara Telekomunikasi tersebut menjadi lebih efisien. Per 30 Juni 2026,
rasio sewa (tenancy ratio) Menara Telekomunikasi milik Grup Perseroan adalah 1.65x.

Selanjutnya Grup Perseroan melalui Entitas Anak juga mengembangkan jaringan serat optik, yang merupakan
infrastruktur terpadu yang dapat dimanfaatkan secara bersama dan berulang untuk menyediakan berbagai
layanan, yaitu layanan Fiber-to-the-Tower (FTTT), Fiber-to-the-Home (FTTH) dan solusi konektivitas sehingga
meningkatkan efisiensi tingkat utilisasi aset tersebut. Perseroan juga banyak memanfaatkan lahan-lahan dimana
Menara Telekomunikasi milik Perseroan berada untuk membangun Point of Presence (POP) yang dibutuhkan
untuk menjalankan bisnis solusi konektivitas. Sampai dengan 30 Juni 2026, aset jaringan serat optik Grup
Perseroan mencapai sekitar 182.600km tersebar di berbagai wilayah Indonesia, terutama di Sumatera, Jawa, Bali,
Kalimantan, dan Sulawesi dan didukung lebih dari 800 point of presence (POP) serta jaringan kabel bawah laut.
Dari aset tersebut, Grup Perseroan menjalankan bisnis FTTT dengan menyewakan 234.665 km serat optik kepada
operator telekomunikasi, membangun 1.827.328 home pass untuk bisnis FTTH dengan tingkat penetrasi sebesar
sekitar 20% dan menyediakan solusi konektivitas dengan 28.153 aktivasi yang tersebar di 347 kota di Indonesia.

Selain kedua bisnis utama di atas, Grup Perseroan melalui Entitas Anak juga telah mengembangkan bisnis-bisnis
lain yang bersinergi dengan bisnis utama, antara lain di bidang pemeliharaan dan pembangunan menara dan
jaringan serat optik, penyedia solusi energi termasuk solusi energi terbaharukan dan infrastruktur finansial digital.
Sampai dengan 30 Juni 2026, Grup Perseroan telah membangun sekitar 100 Mwp energi terbaharukan dengan
menggunakan panel surya dan memiliki sekitar 9,000 unit ATM.

Perseroan memiliki neraca keuangan yang solid, profitabilitas dan arus kas yang sehat sehingga mampu membiayai
kegiatan ekspansi infrastruktur yang dibutuhkan dan menyediakan modal kerja untuk operasional harian,
termasuk namun tidak terbatas pada biaya pemeliharaan, biaya gaji, biaya listrik, biaya sewa, dan biaya perizinan.
Perseroan senantiasa menerapkan pengelolaan modal secara hati-hati dan terukur sehingga tidak terdapat
eksposur yang menimbulkan risiko khusus. Hingga pada saat Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan,


                                                         14
Page 16
Perseroan memiliki modal yang yang cukup dan belum pernah mengalami kekurangan dalam mencukupi
kebutuhannya.
Keunggulan Kompetitif.

Grup berkeyakinan bahwa keunggulan-keunggulan seperti yang dijabarkan di bawah ini merupakan faktor-faktor
yang membedakan Grup dengan para kompetitornya dan merupakan faktor-faktor penting untuk
mengimplementasikan strategi usaha Grup.

Grup memiliki basis pelanggan yang terdiri dari operator telekomunikasi utama di Indonesia. Selain itu, portofolio
aset Grup yang luas dan tersebar di wilayah-wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi di Indonesia
memungkinkan Grup untuk berada pada lokasi yang strategis dan memiliki tingkat permintaan yang tinggi.
Sebanyak 93,16% dari Menara Telekomunikasi yang dimiliki Perseroan terletak di pulau-pulau padat penduduk di
Indonesia, yakni di wilayah Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, dimana 58,65% berada di wilayah Jawa, Bali,
NTT, dan NTB, yang merupakan wilayah dengan jumlah dan kepadatan populasi tertinggi di Indonesia.

Lebih lanjut, pengalaman dan rekam jejak Grup dalam mengelola dan mengoperasikan infrastruktur
telekomunikasi, serta kemampuannya dalam melakukan ekspansi dan pengembangan jaringan secara
berkelanjutan, menjadi faktor pendukung dalam mempertahankan posisi kompetitif Grup di industri. Skala usaha
Grup juga memberikan keunggulan dalam hal efisiensi operasional dan kemampuan untuk merespons kebutuhan
pelanggan secara lebih efektif.

Grup Perseroan melalui Entitas Anak juga mengembangkan jaringan serat optik yang dimanfaatkan untuk
mendukung berbagai layanan, termasuk Fiber-to-the-Tower (FTTT), Fiber-to-the-Home (FTTH) dan solusi
konektivitas. Jaringan serat optik tersebut merupakan infrastruktur yang dapat dimanfaatkan secara bersama
untuk berbagai lini usaha, sehingga memungkinkan Grup Perseroan untuk meningkatkan utilisasi aset dan
mengembangkan sumber pendapatan dari infrastruktur yang sama. Sampai dengan 30 Juni 2026, aset jaringan
serat optik Grup Perseroan telah mencapai sekitar 182.600km dan didukung oleh lebh dari 800 point of presence
(POP) serta jaringan kabel bawah laut yang menghubungkan berbagai pulau utama di Indonesia.

E. Portofolio Menara Telekomunikasi dan Jaringan Serat Optik Grup

Per tanggal 30 Juni 2026, Grup memiliki dan mengoperasikan 36.892 Menara Telekomunikasi, terdiri dari 4.070
menara greenfield dan 32.822 menara rooftop yang sebagian besar berada di pulau Jawa, Sumatra, Bali,
Kalimantan dan Sulawesi, dengan 61.038 pelanggan yang terdiri dari para operator telekomunikasi utama di
Indonesia. Selain bisnis Menara Telekomunikasi, Grup juga memiliki dan mengoperasikan jaringan serat optik
dengan panjang sekitar 182.600 km yang dimanfaatkan untuk mendukung berbagai layanan, termasuk FTTT, FTTH
dan solusi konektivitas. Sampai dengan 30 Juni 2026, jaringan serat optik yang dapat dimanfaatkan secara bersama
dan berulang untuk berbagai lini usaha tersebut digunakan untuk FTTT sebanyak 234.665 km yang menghasilkan
pendapatan, untuk bisnis FTTH dengan membangun 1.857.328 home pass dengan tingkat penetrasi sebesar sekitar
20% dan untuk bisnis konektivitas yang mencatat 28.153 aktivasi. Jaringan serat optik tersebut tersebar di berbagai
wilayah Indonesia, terutama di Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.

Tabel di bawah ini menunjukkan lokasi geografis dan penyebaran portofolio menara telekomunikasi dan jaringan
serat optik milik Grup di wilayah-wilayah utama di Indonesia pada tanggal 30 Juni 2026:

   Wilayah Penyebaran Menara Telekomunikasi                        Jumlah                         Persentase
 Jawa, Bali, NTT, NTB                                              21.638                          58,65%
 Sumatera                                                           8.373                          22,70%
 Kalimantan                                                         3.393                           9,20%
 Sulawesi                                                           2.952                           8,00%
 Maluku & Papua                                                      536                            1,45%
                      Jumlah                                       36.892                          100,00%

     Wilayah Penyebaran Jaringan Serat Optik                   Panjang Jaringan                   Persentase
 Jawa                                                            108.975 km                         59,7%
 Sumatera                                                         46.011 km                         25,2%
 Sulawesi                                                         12.229 km                          6,7%
 Kalimantan                                                       7.790 km                           4,3%
                                                        15
Page 17
      Wilayah Penyebaran Jaringan Serat Optik                   Panjang Jaringan                    Persentase
 Bali dan Nusa Tenggara                                            7.554 km                            4,1%
                      Jumlah                                      182.559 km                         100,0%

F. Kecenderungan yang Signifikan

Hingga pada saat Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, Perseroan terkena dampak oleh konsolidasi di
industri telekomunikasi yang masih berlangsung, yang dalam hal ini diharapkan membuat struktur pasar dan
persaingan di sektor telekomunikasi menjadi lebih efisien, hampir seluruh bisnis Perseroan dengan pelanggan dan
pemasok didasarkan pada kontrak jangka panjang dan telah disesuaikan dengan kebutuhan para pelanggan.
Dengan demikian, sampai dengan saat ini, menurut penilaian Perseroan ketergantungan Perseroan terhadap
pelanggan, pemasok, dan/atau pemerintah dapat dikatakan relatif stabil dan terukur. Perseroan terus melakukan
evaluasi dan mengambil langkah-langkah strategis yang diperlukan untuk memitigasi risiko bisnis dari potensi
perubahan peta persaingan dan regulasi terkait di industri telekomunikasi.

G. Prospek Usaha

Prospek usaha Perseroan tetap positif seiring dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital di Indonesia
yang didorong oleh pertumbuhan konsumsi data, digitalisasi ekonomi, adopsi layanan berbasis cloud, serta
pengembangan teknologi jaringan telekomunikasi generasi terbaru.

Meskipun industri telekomunikasi Indonesia mengalami proses konsolidasi yang menyebabkan jumlah operator
menjadi semakin terbatas, kebutuhan terhadap infrastruktur telekomunikasi yang andal dan berkualitas tetap
menunjukkan tren pertumbuhan. Konsolidasi mendorong operator untuk lebih fokus pada pengembangan
layanan dan pemanfaatan spektrum, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan modal melalui optimalisasi dan
berbagi infrastruktur (shared infrastructure). Dalam kondisi tersebut, Grup Perseroan berada pada posisi yang
strategis untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan berkat skala aset yang luas, rekam jejak operasional yang
kuat, dan diversifikasi portofolio usaha yang saling mendukung.

Status Perseroan yang tidak dimiliki oleh atau terafiliasi dengan perusahaan operator telekomunikasi nirkabel
manapun juga memberikan competitive advantages tersendiri bagi Perseroan dan Grup Perseroan. Selain itu
Perseroan juga memiliki kemampuan untuk membiayai ekspansi infrastruktur yang dibutuhkan, didukung oleh
neraca keuangan yang solid, profitabilitas dan arus kas yang sehat. Perseroan juga memiliki rekam jejak yang sudah
terbukti kesuksesannya dalam mengeksekusi proyek pembangunan dan perluasan jaringan secara masif di seluruh
Indonesia serta memiliki hubungan jangka panjang yang baik dengan para operator telekomunikasi. Kombinasi
hal-hal ini menempatkan Perseroan di posisi yang tepat untuk meraup peluang bisnis dalam industri
telekomunikasi di Indonesia.


                                           PENJAMINAN EMISI OBLIGASI

Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi,
yang namanya tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan kepada Masyarakat Obligasi
Berkelanjutan V Protelindo Tahap II Tahun 2026 dengan jumlah pokok sebesar Rp741.055.000.000,- (tujuh ratus
empat puluh satu miliar lima puluh lima juta Rupiah) yang akan dijamin dengan kesanggupan penuh (full
commitment).

Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari Penjamin Pelaksana Emisi adalah sebagai berikut:
                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)
                                                       Porsi Penjaminan
 No.   Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi                                               Jumlah              (%)
                                                 Seri A                Seri B
  1.   PT BCA Sekuritas                               392.800                    100      392.900            53,02
  2.   PT BNI Sekuritas                                 80.000                20.000      100.000            13,49
  3.   PT BRI Danareksa Sekuritas                       10.005                50.000       60.005             8,10
  4.   PT CIMB Niaga Sekuritas                          60.000                35.000       95.000            12,82
  5.   PT Mandiri Sekuritas                             60.050                33.100       93.150            12,57
                  Total                               602.855               138.200       741.055           100,00

                                                         16
Page 18
Keterangan lebih lanjut mengenai Penjaminan Emisi Obligasi dapat dilihat dalam Bab VII Informasi Tambahan.


             LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM

Konsultan Hukum           : Makes & Partners Law Firm
Notaris                   : Christina Dwi Utami, S.H., M.hum., M.Kn.
Wali Amanat               : PT Bank Permata Tbk
Pemeringkat Efek          : PT Fitch Ratings Indonesia

                                     TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI

1.   Pemesan yang Berhak

     Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat
     tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang
     berhak membeli Obligasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yuridiksi setempat.

2.   Pemesanan Pembelian Obligasi

     Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan softcopy Formulir Pemesanan Pembelian
     Obligasi (“FPPO”) yang dapat diperoleh dari Penjamin Emisi Obligasi melalui email, sebagaimana tercantum
     dalam Bab XIII dari Informasi Tambahan. Setelah FPPO ditandatangani oleh pemesan, scan FPPO tersebut
     wajib disampaikan kembali melalui email terlebih dahulu dan aslinya dikirim melalui jasa kurir kepada
     Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan pemesanan yang telah memenuhi kriteria yang telah diajukan tidak
     dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan pembelian Obligasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-
     ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.

3.   Jumlah Minimum Pemesanan Obligasi

     Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan
     senilai Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.

4.   Masa Penawaran Obligasi

     Masa Penawaran Obligasi dilaksanakan setiap hari kerja yang dimulai pada tanggal 14 – 15 Oktober 2026 pukul
     09.00 dan ditutup pukul 15.00 WIB.

                    Masa Penawaran Umum                                        Waktu Pemesanan
                 Hari Pertama – 14 Oktober 2026                              09.00 WIB – 16.00 WIB
                  Hari Kedua – 15 Oktober 2026                               09.00 WIB – 16.00 WIB

5.   Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi

     Sebelum Masa Penawaran Umum ditutup, pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi
     selama jam kerja dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Emisi yang ditunjuk melalui email.

     Pemesanan Obligasi hanya dapat dilakukan melalui alamat email Penjamin Emisi Obligasi pada Bab XIII dengan
     prosedur sebagai berikut:
      - Setiap pihak hanya berhak mengajukan satu FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.
         1 (satu) alamat email hanya bisa melakukan 1 (satu) kali pemesanan.
      - Melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar bagi badan hukum).
      - Menyampaikan pemesanan disertai detail Nomor Rekening untuk Pengembalian Uang Pemesanan
         Obligasi (Refund) dengan format: Nama Bank<SPASI>No. Rekening<SPASI>Nama Pemilik Rekening.
         Contoh: BCA 0123456789 Stephanus.

                                                       17
Page 19
     Pemesan akan mendapatkan email balasan yang berisikan:
      a. Hasil scan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (FPPO) asli yang telah diisi secara elektronik sesuai
         dengan pemesanan yang disampaikan untuk dicetak dan ditandatangani oleh Pemesan yang
         bersangkutan; atau
      b. Informasi tolakan karena persyaratan tidak lengkap atau email ganda.

     Penjamin Emisi Obligasi dan Perseroan berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila FPPO
     tidak diisi dengan lengkap atau bila persyaratan pemesanan pembelian Obligasi termasuk persyaratan pihak
     yang berhak melakukan pemesanan, tidak terpenuhi. Sedangkan, pemesan, tidak dapat membatalkan
     pembelian Obligasi apabila telah memenuhi persyaratan pemesanan pembelian.

6.   Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi

     Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan
     kembali kepada pemesan berupa jawaban konfirmasi email bahwa pengajuan sudah diterima melalui email
     Penjamin Emisi Obligasi yang dilampiri 1 (satu) tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai
     bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi
     tersebut bukan merupakan jaminan dipenuhinya pesanan.

7.   Penjatahan Obligasi

     Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang
     dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan
     masing-masing Penjamin Emisi Efek sesuai dengan porsi penjaminannya masing-masing. Tanggal Penjatahan
     adalah tanggal 16 Oktober 2026.

     Dalam hal terjadi kelebihan permintaan beli dalam suatu Penawaran Umum, maka Penjamin Emisi Efek, agen
     penjualan Efek, Afiliasi dari Penjamin Emisi Efek, atau Afiliasi dari agen penjualan Efek dilarang membeli atau
     memiliki Efek untuk portofolio Efek mereka sendiri.

     Dalam hal terjadi kekurangan permintaan beli dalam Penawaran Umum, maka Penjamin Emisi Efek, agen
     penjualan Efek, Afiliasi dari Penjamin Emisi Efek, atau Afiliasi dari agen penjualan Efek dilarang menjual Efek
     yang telah dibeli atau akan dibelinya berdasarkan perjanjian penjaminan emisi Efek sampai dengan Efek
     tersebut dicatatkan di Bursa Efek.

     Setiap pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan
     Obligasi untuk Penawaran Umum ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa
     pihak tertentu mengajukan pemesanan Obligasi melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk Penawaran
     Umum ini, baik secara langsung maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan
     hanya dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan
     yang bersangkutan.

     Penjamin Pelaksana Emisi Efek akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling
     lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2.

     Manajer Penjatahan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai
     kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12 tentang Pedoman
     Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan
     Peraturan No. IX.A.7 paling lambat 30 hari setelah berakhirnya masa Penawaran Umum. Manajer Penjatahan
     untuk Obligasi ini adalah PT BCA Sekuritas.

8.   Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi

     Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, pemesan harus segera melaksanakan
     pembayaran yang dapat dilakukan secara transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi tempat
     mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus sudah efektif pada rekening Penjamin Emisi Obligasi.
     Selanjutnya para Penjamin Emisi Obligasi harus segera melaksanakan pembayaran kepada Penjamin
                                                         18
Page 20
     Pelaksana Emisi Obligasi selambatnya pada tanggal 19 Oktober 2026 (in good fund) pukul 14.00 WIB ditujukan
     pada rekening di bawah ini.

           Penjamin Pelaksana Emisi
                                                                             Obligasi
                   Obligasi
                                                                      PT Bank Central Asia Tbk
                                                                           Cabang Thamrin
                PT BCA Sekuritas
                                                                     No. rekening: 2063361968
                                                                        a/n : PT BCA Sekuritas
                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                                                                     Cabang Bursa Efek Jakarta
          PT BRI Danareksa Sekuritas
                                                                No. rekening: 0671.01.000680.30.4
                                                                  a/n : PT BRI Danareksa Sekuritas
                                                              PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                       Cabang Mega Kuningan
                PT BNI Sekuritas
                                                                     No. rekening: 0140034143
                                                                        a/n : PT BNI Sekuritas
                                                                      PT Bank CIMB Niaga Tbk
                                                                     Cabang Graha CIMB Niaga
            PT CIMB Niaga Sekuritas
                                                                    No. rekening: 800163442600
                                                                   a/n : PT CIMB Niaga Sekuritas
                                                                   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                                     Cabang Jakarta Sudirman
              PT Mandiri Sekuritas
                                                                   No. rekening: 1020005566028
                                                                     a/n : PT Mandiri Sekuritas

     Dalam hal terjadi keterlambatan pembayaran oleh Investor sehingga dana baru diterima pada Tanggal
     Pembayaran, Penjamin Pelaksana Emisi memiliki hak untuk menerima ataupun menolak pemesanan tersebut.

     Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban Pemesan. Pemesanan akan
     dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.

     Selanjutnya, setelah dana telah diterima oleh Penjamin Emisi Efek, Penjamin Emisi Efek melalui Penjamin
     Pelaksana Emisi Efek wajib mentransfer dana hasil Penawaran Umum kepada Perseroan selambat-lambatnya
     pada tanggal 20 Oktober 2026 pukul 14.00. Seluruh dana hasil Penawaran Umum tersebut ditransfer oleh
     Penjamin Pelaksana Emisi Efek ke rekening Perseroan di bawah ini:

                                                        Obligasi
                                                 PT Bank Central Asia Tbk
                                                     KCK Menara BCA
                                                No. Rekening: 2050001540
                                      a/n : PT Profesional Telekomunikasi Indonesia

9.   Distribusi Obligasi Secara Elektronik

     Pada Tanggal Emisi tanggal 20 Oktober 2026, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi untuk
     diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek
     Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka
     pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

     Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan
     Obligasi dari Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi
     sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian Obligasi

                                                         19
Page 21
    kepada Penjamin Emisi Obligasi maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi
    tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.




10. Pendaftaran Obligasi pada Penitipan Kolektif

    Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI
    berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI No. SP-123/OBL/KSEI/0926 tanggal 1 Oktober 2026, yang
    ditandatangani Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI maka atas Obligasi
    yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
    a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang
        diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan
        diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil Penawaran
        Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat-lambatnya Tanggal Emisi.
    b. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Pemegang Rekening sebagai tanda bukti pencatatan
        Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti kepemilikan yang sah
        atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek.
    c. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI,
        yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening.
    d. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
        pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak-hak
        lainnya yang melekat pada Obligasi.
    e. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen
        Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan
        jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan Perseroan dalam
        Perjanjian Perwaliamanatan dan Perjanjian Agen Pembayaran. Perseroan melaksanakan pembayaran
        Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi berdasarkan data kepemilikan Obligasi yang disampaikan
        oleh KSEI kepada Perseroan. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang
        Rekening yang memiliki Obligasi pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi,
        kecuali ditentukan lain oleh KSEI.
    f. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dengan memperlihatkan KTUR asli
        yang diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. Yang dapat menghadiri RUPO adalah Pemegang Obligasi
        di Rekening Efek pada Hari Kerja ketiga sebelum pelaksanaan RUPO (R3). Terhitung sejak R3 sampai
        dengan berakhirnya RUPO, seluruh Obligasi di Rekening Efek di KSEI akan dibekukan sehingga tidak dapat
        dilakukan pemindahbukuan antar Rekening Efek. Transaksi Obligasi yang penyelesaiannya jatuh pada R3
        sampai dengan tanggal pelaksanaan RUPO akan diselesaikan oleh KSEI mulai hari pertama setelah
        berakhirnya RUPO.
    g. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan
        Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.

11. Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi

    Jika terjadi penundaan atau pembatalan Penawaran Umum maka:
    a. Apabila uang pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin
         Pelaksana Emisi Obligasi, maka Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi wajib
         mengembalikan uang pemesanan tersebut kepada para pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
         sesudah Tanggal Penjatahan atau sesudah tanggal diumumkannya pembatalan tersebut, atau paling
         lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan tersebut;
    b. Jika terjadi keterlambatan maka pihak yang menyebabkan keterlambatan yaitu Penjamin Pelaksana Emisi
         Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi wajib membayar kepada para pemesan denda sebesar 1% (satu
         persen) di atas tingkat Bunga Obligasi, untuk tiap hari keterlambatan. Denda dikenakan sejak hari ke-3
         (ke-tiga) setelah berakhirnya/pembatalan Penawaran Umum yang dihitung secara harian;
    c. Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang
         untuk mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan penundaan atau

                                                       20
Page 22
          pembatalan Penawaran Umum tersebut, Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi
          Obligasi tidak diwajibkan membayar denda kepada para pemesan Obligasi;
    d.    Pengembalian uang apabila pencatatan Obligasi tidak dilaksanakan dalam waktu 1 (satu) Hari Kerja
          setelah Tanggal Distribusi dengan alasan tidak dipenuhinya persyaratan pencatatan pada Bursa Efek,
          berlaku ketentuan sebagaimana tersebut dalam huruf a, huruf b dan huruf c di atas. Namun apabila uang
          pemesanan telah diterima oleh Perseroan maka tanggung jawab pengembalian tersebut menjadi
          tanggungan Perseroan, yang pengembalian pembayarannya dilakukan melalui KSEI. Dengan demikian
          Perseroan membebaskan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dari segala
          tanggung jawabnya.

12. Lain-Lain

    Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi
    secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku.




  PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Informasi Tambahan dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dalam bentuk softcopy melalui email atau
dalam bentuk hardcopy pada tanggal 14 Oktober 2026 jam 09.00 WIB sampai dengan tanggal 15 Oktober 2026
jam 16.00 WIB di kantor masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi sebagai
berikut:

                                    PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI

                     PT BCA Sekuritas                                        PT BNI Sekuritas
         Menara BCA, Grand Indonesia, 41st Floor               Sudirman Plaza, Indofood Tower Lantai 16
                  Jl. MH Thamrin No.1                                Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78
                      Jakarta 10310                                       Jakarta Selatan 12910
               Telepon: (021) 2358 7222                                Telepon: (021) 2554 3946
         Faksimile: (021) 2358 7250 / 2358 7300                                Faksimile: -
             Email: dcm@bcasekuritas.co.id                          Email: dcm@bnisekuritas.co.id

              PT BRI Danareksa Sekuritas                               PT CIMB Niaga Sekuritas
                   Gedung BRI II Lt. 23                               Graha CIMB Niaga Lantai 25
             Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46                             Jl. Jend. Sudirman Kav. 58
                      Jakarta 10210                                            Jakarta 12190
               Telepon: (021) 5091 4100                                Telepon: (021) 5084 7847
               Faksimile: (021) 2520 990                                        Faksimile: -
                          Email:                                     Email: jk.dcmproject@cns.co.id
       IB-Group1@bridanareksasekuritas.co.id
    debtcapitalmarket@bridanareksasekuritas.co.id

                                              PT Mandiri Sekuritas
                                       Menara Mandiri I, Lantai 24-25
                                         Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55
                                              Jakarta Selatan 12190
                                             Telepon: (021) 526 3445
                                            Faksimile: (021) 527 5701
                                     Email: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id

  SETIAP CALON INVESTOR DIHIMBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
   PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN



                                                       21
Page 23
22

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.67 MB
Published2 Oct 2026
Pages23
Characters102,374
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result