Skip to content
Back to announcement

20260303_BULL_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32040509_lamp1.pdf

Other Text extracted BULL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
Jakarta, 3 Maret 2026
Nomor : 015/BULL/DIR/IDX/III/2026

Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Lt. 6
DKI Jakarta 12190

U.p.    : Ibu Vera Florida
          Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1

Perihal : Penjelasan PT Buana Lintas Lautan Tbk


Dengan hormat,

Sehubungan dengan pemberitaan media massa:

  Nama Media                               Judul Berita                                  Tanggal
 investor.id      BULL Banyak Aksi Korporasi, Ada Potensi Transaksi Besar           27 Februari 2026
 Kompas           Iran Tutup Selat Hormuz, Pelayaran Internasional Terganggu        1 Maret 2026

dan merujuk pada surat Permintaan Penjelasan PT Buana Lintas Lautan Tbk (“Perseroan”) dengan nomor
surat S-02822/BEI.PP1/03-2026 tanggal 2 Maret 2026, berikut ini kami sampaikan penjelasan Perseroan
atas hal-hal sebagai berikut:

1. Konfirmasi mengenai rencana Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta
   persetujuan rencana kuasi reorganisasi. Agar disampaikan perkiraan timeline, acuan akuntansi atau
   peraturan atas pelaksanaan kuasi reorganisasi, serta detail lain yang dapat dipublikasikan.

    Penjelasan:
    Setelah terkena dampak pandemi Covid-19 yang menyebabkan pembukuan Rugi Tahun Berjalan pada
    tahun 2021 dan 2022 yaitu sebesar US$ 230.918.905,- dan US$ 43.384.280,-, Perseroan mengalami
    saldo defisit laba ditahan mencapai US$ 309.523.121,- pada akhir tahun 2022. Namun sejak tahun
    2023 sampai dengan periode 30 September 2025, Perseroan telah kembali membukukan laba usaha
    seiring dengan penguatan tarif sewa kapal tanker di pasar internasional. Perseroan berkeyakinan,
    dengan terjadinya perubahan jalur logistik minyak dunia sejak terjadinya invasi Rusia terhadap Ukraina
    di tahun 2022 dan beberapa kejadian ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah serta perang dagang
    dengan Amerika Serikat, tarif sewa kapal tanker di pasar internasional akan terus kuat untuk beberapa
    tahun ke depan.

    Oleh karena itu, setelah Perseroan mempublikasikan Laporan Keuangan Tahunan 2025 pada bulan
    Maret 2026, Perseroan merencanakan untuk melaksanakan Kuasi Reorganisasi agar laporan posisi
    keuangan Perseroan dapat mencerminkan posisi keuangan yang benar pada akun-akun ekuitas
    sehingga Pemegang Saham Perseroan dapat memperoleh keuntungan dari laba usaha yang dihasilkan
    oleh Perseroan setiap tahun, salah satunya dalam bentuk pembagian dividen. Kuasi Reorganisasi
    akan dilaksanakan berdasarkan ketentuan Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
    Keuangan Nomor IX.L.1, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK Nomor KEP-718/BL/2012 tentang
    Kuasi Reorganisasi.

    Sehubungan dengan rencana tersebut Perseroan akan meminta persetujuan dari Pemegang Saham
    melalui Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) yang diperkirakan akan dilaksanakan setelah
    terbitnya Laporan Keuangan Tahunan 2025. Informasi lengkap dan Keterbukaan Informasi mengenai

                                                    1
Page 2
    rencana Kuasi Reorganisasi dan RUPS akan dipublikasikan oleh Perseroan melalui IDXNet dan website
    Perseroan.

2. Konfirmasi mengenai rencana penawaran umum terbatas dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
   (HMETD) atau rights issue pada 2026. Agar disampaikan perkiraan timeline serta detail lain yang dapat
   dipublikasikan.

    Penjelasan:
    Sehubungan dengan rencana pengembangan usaha Perseroan di tahun 2026 sesuai dengan
    transformasi strategi Perseroan untuk mengembangkan lini usahanya ke transportasi LNG,
    pengoperasian FSRU dan pengoperasian FPSO, Perseroan mempertimbangkan untuk memperkuat
    struktur permodalan melalui Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih
    Dahulu (“PMHMETD”) pada semester kedua 2026. Perseroan masih mengkaji besaran dan
    perhitungan atas rencana PMHMETD tersebut agar dapat memaksimalkan nilai tambah bagi
    Pemegang Saham Perseroan. Perseroan akan mengumumkan rencana PMHMETD dan meminta
    persetujuan dari Pemegang Saham melalui RUPS dengan memperhatikan ketentuan dalam Peraturan
    Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka
    Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
    Nomor 14/POJK.04/2019 tentang Perubahan Atas Peraturan OJK Nomor 32/POJK.04/2015 tentang
    Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

3. Konfirmasi mengenai rencana penggunaan dana hasil rights issue untuk membiayai belanja modal
   (capex) 2026-2027, termasuk proyek FSRU dengan nilai investasi sekitar US$ 100-300 juta per unit.
   Jelaskan.

    Penjelasan:
    Melanjutkan penjelasan Nomor 2 diatas, Perseroan belum memutuskan porsi dan besaran dari
    penggunaan dana dari hasil pelaksanaan PMHMETD termasuk proyek-proyek atau aset yang akan
    didanai atau dibeli.

4. Sehubungan dengan informasi material yang tersebar di media massa sebelum adanya publikasi
   resmi Perseroan melalui situs keterbukaan informasi yang disediakan Bursa, agar disampaikan:

    a. Apakah penyebaran informasi tersebut dilakukan secara intentional? Jelaskan.

        Penjelasan:
        Pada tanggal 25 Februari 2026, Perseroan melaksanakan Analyst Meeting dengan mengundang
        analis-analis dari beberapa perusahaan sekuritas secara terbatas dengan tujuan memberikan
        penjelasan atas strategi transformasi Perseroan dan prospek usaha di tahun 2026. Materi
        presentasi Analyst Meeting tersebut telah dipublikasikan melalui IDXNet dan website Perseroan.
        Perseroan tidak menyebarkan informasi melalui media massa.

    b. Apakah informasi yang tersebar tersebut merupakan informasi final sehingga tidak berpotensi
       menyesatkan pengguna keterbukaan informasi? Jelaskan.

        Penjelasan:
        Informasi yang tersebar bukan merupakan informasi final. Perseroan akan mengumumkan
        Keterbukaan Informasi yang lengkap atas rencana-rencana yang telah disebutkan diatas sesuai
        dengan ketentuan yang berlaku dan mempublikasikannya melalui IDXNet dan website Perseroan.

5. Sehubungan dengan adanya penutupan Selat Hormuz imbas serangan ke Iran, agar dijelaskan
   dampaknya kepada operasional dan keuangan Perseroan, meliputi:

    a. Dampak terhadap jalur distribusi Perseroan.

        Penjelasan:
        Saat ini kapal-kapal Perseroan tidak berada di perairan Timur Tengah dan tidak terdapat trayek

                                                   2
Page 3
   perjalanan dari dan ke perairan Timur Tengah. Kondisi ketidakstabilan politik di Timur Tengah
   belum berdampak terhadap jalur perjalanan kapal-kapal Perseroan.

b. Dampak ke pendapatan dan EBITDA jangka pendek.

   Penjelasan:
   Berdasarkan informasi dari Clarksons Research, wilayah Timur Tengah merupakan pemasok
   sekitar 20% minyak di dunia yang menggunakan sekitar 38% armada kapal tanker dunia sebagai
   mode transportasinya. Terjadinya eskalasi situasi perang di Timur Tengah akan mengganggu
   pasokan minyak dan gas dunia, terutama pasokan minyak mentah dan LNG untuk wilayah Asia.
   Hal ini menyebabkan negara-negara pengimpor minyak mentah dan LNG dari Timur Tengah mulai
   memikirkan untuk mencari sumber alternatif apabila situasi terus berlanjut. Dengan permintaan
   minyak dan gas dunia yang tetap meningkat, negara-negara pengimpor minyak dan gas harus
   membeli komoditas tersebut dari lokasi yang lebih jauh dimana diperkirakan untuk sumber
   minyak mentah alternatif berasal terutama dari Amerika Utara, Amerika Selatandan Afrika Barat,
   sedangkan untuk LNG diperkirakan berasal terutama dari Amerika Utara. Disamping itu,
   penutupan Selat Hormuz yang berkepanjangan akan menyebabkan pengurangan pasokan kapal
   tanker dunia akibat terjebaknya kapal-kapal tanker di Teluk Arab. Saat ini diperkirakan 12% dari
   armada kapal tanker minyak dunia berada di Teluk Arab dan belum dapat berlayar melewati Selat
   Hormuz.

   Dengan kombinasi berbagai faktor lainnya, tarif sewa kapal tanker minyak dengan jenis VLCC yang
   menjadi salah satu tolok ukur peningkatan tarif sewa kapal tanker telah mengalami pelonjakan
   yang signifikan dalam beberapa minggu terakhir. Berdasarkan data dari Baltic Exchange, tarif
   sewa spot tertinggi kapal tanker minyak pada tanggal 27 Februari 2026 telah mencapai sekitar
   US$ 212.000,- per hari.




                                Sumber: Lloyd’s List / Baltic Exchange

   Perseroan yang hampir seluruh kapal-kapalnya beroperasi di pasar spot Internasional diyakini
   dapat menikmati peningkatan tarif sewa kapal tanker sesuai dengan jenis kapal yang dimiliki oleh
   Perseroan yaitu Aframax dan Medium Range (MR). Perseroan menilai efek dari perubahan jalur
   logistik minyak dan gas akibat situasi yang terjadi di Timur Tengah dapat memberikan kontribusi
   yang positif terhadap Pendapatan Usaha dan EBITDA Perseroan.



                                              3
Page 4
c. Risiko wanprestasi.

     Penjelasan:
     Perseroan telah melakukan analisa resiko terhadap situasi yang terjadi di Timur Tengah dan belum
     memiliki resiko wanprestasi atas perjanjian atau kesepakatan yang terkait dengan pengoperasian
     kapal dan finansial mengingat saat ini kapal-kapal Perseroan tidak sedang melayani trayek atau
     jalur perjalanan dari dan ke perairan Timur Tengah.

d. Strategi Perseroan.

     Penjelasan:
     Perseroan belum memiliki rencana untuk mengubah strategi penyewaan kapal dimana saat ini
     Perseroan masih berfokus untuk mengoperasikan kapal-kapal tanker di pasar Internasional yang
     sedang menguat secara signifikan sehingga dapat memberikan kontribusi yang positif bagi kinerja
     Perseroan di tahun 2026.

e. Apakah Perseroan melakukan rerouting? Jika ya, jelaskan dampaknya terhadap biaya
   operasional dan lain-lain.

     Penjelasan:
     Daerah operasi kapal-kapal Perseroan tidak terpusat pada satu wilayah atau jalur tertentu
     melainkan tersebar mulai dari perairan Eropa sampai dengan Asia Timur. Dan karena kapal-kapal
     Perseroan saat ini tidak sedang berada di wilayah Timur Tengah, tidak terdapat perubahan jalur
     pelayaran ataupun berdampak pada biaya operasional. Namun Perseroan telah mengantisipasi
     akan terjadinya peningkatan biaya asuransi kapal terutama Asuransi Resiko Perang, dimana
     peningkatan biaya asuransi ini akan dikompensasikan pada tarif sewa kapal.

f.   Langkah keamanan yang diambil Perseroan terhadap risiko geopolitik.

     Penjelasan:
     Sejak tahun 2019, Perseroan telah mengoperasikan sebagian besar kapal-kapalnya di perairan
     Internasional dimana dalam periode tersebut, beberapa kejadian yang meningkatkan resiko
     geopolitik seperti: invasi/perang antara Rusia dan Ukraina, serangan Kelompok Houti di Laut
     Merah dan ancaman pembajakan kapal di Perairan Somalia, merupakan kejadian-kejadian yang
     sampai saat ini masih menjadi fokus utama dalam pengamanan pengoperasian kapal-kapal
     Perseroan. Perseroan menerapkan prosedur pengoperasian kapal termasuk pengamanan
     terhadap keselamatan awak kapal mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh International Maritime
     Organization terutama pada saat melewati wilayah yang dikategorikan beresiko tinggi. Disamping
     itu, untuk melindungi aset dan awak kapal, Perseroan selalu menutup Asuransi Resiko Perang
     tambahan pada saat melewati wilayah beresiko tinggi termasuk persyaratan untuk menempatkan
     tim penjaga bersenjata diatas kapal.

g.   Apakah terdapat kenaikan/penurunan freight rate yang signifikan? Jelaskan.

     Penjelasan:
     Seperti yang dijelaskan pada huruf b. diatas, tarif sewa kapal tanker saat ini mengalami kenaikan
     yang signifikan terutama untuk kapal-kapal tanker berukuran besar. Tarif sewa kapal tanker untuk
     ukuran Aframax memiliki korelasi yang kuat dengan kapal tanker ukuran VLCC dengan
     peningkatan tarif sewa yang proporsional.

h. Apakah terjadi perubahan pola charter (spot vs time charter)? Jelaskan.

     Penjelasan:
     Melanjutkan penjelasan pada huruf d. diatas, Perseroan belum mengubah pola penyewaan kapal
     dan saat ini masih beroperasi di pasar penyewaan spot dengan tarif sewa yang lebih tinggi.



                                                4
Page 5
    i.   Apakah terdapat potensi renegosiasi kontrak? Jelaskan.

         Penjelasan:
         Mengingat penyewaan kapal-kapal tanker Perseroan di pasar spot Internasional mengikuti
         pergerakan tarif sewa spot, Perseroan tidak memiliki resiko renegosiasi kontrak.

    j.   Apakah terdapat kapal yang terdampak langsung atau terpaksa berhenti (idle)? Jelaskan.

         Penjelasan:
         Kapal-kapal Perseroan tidak terdampak langsung atau terpaksa berhenti akibat dari kejadian
         perang di Timur Tengah mengingat posisi kapal-kapal Perseroan saat ini berada diluar wilayah
         Timur Tengah.

    k.   Apakah Perseroan telah menyusun skenario risk assessment? Jelaskan.

         Penjelasan:
         Melanjutkan penjelasan pada huruf f. diatas, Perseroan telah memiliki prosedur pengoperasian
         kapal termasuk prosedur penilaian resiko untuk semua potensi kejadian sesuai dengan standar
         International Maritime Organization.

    l.   Apakah terdapat informasi material yang perlu disampaikan ke publik? Jelaskan.

         Penjelasan:
         Sampai dengan tanggal Surat Penjelasan ini, Perseroan telah menyampaikan seluruh
         informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
         Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan kepada publik.

    m. Kondisi terkini kapal-kapal Perseroan di wilayah yang berisiko. Jelaskan.

         Penjelasan:
         Kapal-kapal Perseroan yang beroperasi di perairan Internasional selalu memiliki resiko operasi
         untuk berlayar di wilayah beresiko tinggi seperti resiko perang, resiko pembajakan, resiko
         serangan, resiko ranjau laut dan sebagainya. Hal ini merupakan model usaha Perseroan saat ini,
         oleh karena itu manajemen Perseroan senantiasa mengedepankan faktor keselamatan,
         kelaiklautan, kesehatan dan keamanan para awak kapal dan aset kapal. Perseroan wajib untuk
         menjaga kondisi awak kapal dan aset kapal untuk dapat selalu beroperasi disetiap kondisi dimana
         kapal berada.

Demikian kami sampaikan dan terima kasih.


Hormat kami,
PT Buana Lintas Lautan Tbk




Krisnanto Tedjaprawira
Sekretaris Perusahaan




                                                   5

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.45 MB
Published3 Mar 2026
Pages5
Characters14,589
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Buana Lintas Lautan Tbk p.1 ×8
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×2
unresolved person Vera Florida Kepala Divisi Penilaian p.1
unresolved org Bapepam-LK p.1 ×2
unresolved person Krisnanto Tedjaprawira · Sekretaris Perusahaan p.5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result