Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 23
Page 1
PT Pollux Hotels Group Tbk. (“POLI”)
INSIDENTIL
S elasa, 2 M aret 2026
1 Online Z oom
Page 2
Public Expose Insidentil ini dilaksanakan atas permintaan PT Bursa Efek Indonesia
Sebagai bentuk perlindungan bagi Investor untuk mem bantu meredakan pergerakan saham PT Pollux Hotels
Group Tbk yang tidak biasa Unusual Market Activity (“UMA”);
Berikut timeline Public Expose Insidentil PT Pollux Hotels Group Tbk :
1. Tanggal 25 Februari 2026 : suspensi cooling down
2. Tanggal 26 Februari 2026: Penyam paian Rencana Penyelenggaraan Public Expose Insidentil
3. Tanggal 27 Februari 2026: Penyam paian Materi Public Expose Insidentil
4. Tanggal 2 Maret 2026: Pelaksanaan Public Expose Insidentil
5. Tanggal 3 Maret 2026: Pelaporan Hasil Public Expose Insidentil
2
Page 3
PUBLIC EXPOSE INSIDENTIL
Pengumum an Bursa Peng-SPT –
00086/BEI.WAS/02-2026 Tanggal 24
Februari 2026
1. Me mberlakukan suspend terhadap
perdagangan saham POLI, terhitung
pada perdagangan tanggal 25
Februari 2026 di Pasar Regular dan
Pasar Tunai.
2. Suspend dilakukan dalam rangka
cooling down sehubungan dengan
terjadinya peningkatan harga
kumulatif yang signifikan pada
saham POLI.
3. Tujuannya Adalah untuk memberikan
waktu yang memadai bagi pelaku
pasar untuk mempertimbangkan
secara matang berdasarkan
informasi yang ada dalam setiap
pengambilan keputusan investasinya
disaham POLI. 3
Page 4
Kronologis UMA (Unusual Market Activity) dan Suspend
Keterangan Jumat, 13 Rabu, 18 Feb Kamis, 19 Jumat, 20 Senin, 23 Feb Selasa, 24 Feb Rabu, 25
Feb 2026 2026 Feb 2026 Feb 2026 2026 2026 Feb 2026
Harga Saham 1.280 1.395 1.530 1.680 1.800 1.955
Kenaikan 9.87% 8.98% 9.68% 9.80% 7.14% 8.61%
SUSPEND
Tindakan Pengumuman
Bursa UMA 4
Page 5
Data Perdagangan Saham
Selam a periode kenaikan harga tersebut, tercatat
aktivitas perdagangan sebagai berikut:
• Total nilai transaksi (13–24 Februari 2026): Tanggal Harga rata2/lembar Volume Total harga saham
Rp 55.938.780.000
13 Feb 2026 1,254 46,800 5,868,720,000
• Transaksi terbesar terjadi pada:
24 Februari 2026 18 Feb 2026 1,368 34,500 4,719,600,000
• Total nilai transaksi pada 24 Februari 2026: 19 Feb 2026 1,484 87,600 12,999,840,000
Rp 14.727.200.000
20 Feb 2026 1,680 71,900 12,079,200,000
Peningkatan volume dan nilai transaksi tersebut
menunjukkan adanya peningkatan minat pasar 23 Feb 2026 1,738 31,900 5,544,220,000
terhadap saham Perseroan dalam periode dimaksud.
24 Feb 2026 1,796 82,000 14,727,200,000
Kenaikan 54% dalam waktu relatif singkat
TOTAL 55,938,780,000
mengindikasikan momentum bullish yang sangat kuat
dan termasuk kategori rapid price appreciation dalam
perspektif teknikal.
5
Page 6
Analisis Pola Pergerakan (Secara Teknikal)
Berdasarkan pengamatan terhadap pergerakan harga dan nilai transaksi:
1. Momentum Kenaikan (Bullish Momentum)
Pergerakan harga menunjukkan tren kenaikan yang konsisten dalam periode pengamatan.
2. Peningkatan Volume Transaksi
Lonjakan nilai transaksi, khususnya pada tanggal 24 Februari 2026, mengindikasikan peningkatan
partisipasi pelaku pasar.
3. Volatilitas yang Meningkat
Kenaikan sebesar ±54% dalam waktu singkat menunjukkan peningkatan volatilitas harga saham
dibandingkan periode sebelumnya.
Secara teknikal, kombinasi kenaikan harga dan peningkatan nilai transaksi merupakan karakteristik
pergerakan pasar yang dipengaruhi oleh dinamika penawaran dan permintaan.
6
Page 7
Potensi Fase Selanjutnya (Secara Teknikal)
Secara umum, setelah kenaikan signifikan dalam waktu singkat, saham berpotensi memasuki salah satu fase
berikut:
1. Konsolidasi (Sideways Movement)
Harga bergerak dalam rentang tertentu untuk membentuk support baru.
2. Pullback / Koreksi Sehat
Koreksi teknikal sebagai penyesuaian terhadap kenaikan tajam.
3. Continuation Rally
Jika didukung sentimen dan volume berkelanjutan.
Arah selanjutnya sangat bergantung pada:
• Dinamika supply-demand
• Sentimen pasar
• Faktor fundamental Perseroan
7
Page 8
Penjelasan Perseroan terkait kejadian Unusual Market Activity ( UMA )
1. Telah terjadi kenaikan harga saham POLI secara signifikan pada perdagangan tanggal 13 Februari
2026 hingga 24 Februari 2026 secara berturut-turut.
2. Inform asi material yang telah diumumkan kepada Publik yaitu :
• 11 Desember 2025 : Issuance Sustainability-Linked Bond (SLB) I 2025
• 16 Desember 2025 : Pelaksanaan Public Expose Tahunan 2025
3. Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau kejadian material yang belum diungkapkan
kepada publik yang dapat mem pengaruhi kenaikan harga saham tersebut.
4. Sa mpai dengan tanggal Paparan Publik Insidentil ini disampaikan, tidak terdapat aksi korporasi
material yang sedang berlangsung dan belum diumumkan kepada publik.
5. Kinerja operasional Perseroan berjalan sesuai dengan rencana kerja yang telah disampaikan dala m
laporan keuangan dan keterbukaan inform asi sebelumnya.
6. Perseroan senantiasa berkomitmen untuk menjalankan prinsip Good Corporate Governance (GCG)
dan keterbukaan inform asi sesuai dengan peraturan pasar modal yang berlaku.
8
Page 9
ANALISA MANAJEMEN ATAS PERGERAKAN HARGA PERSEROAN
Faktor Internal (Fundamental Perseroan): Faktor Eksternal (Pasar dan Industri):
• Pemulihan Sektor Properti:
• Kinerja Keuangan yang Membaik: Sektor properti mulai menunjukkan tren pemulihan pasca
Laporan keuangan terakhir menunjukkan peningkatan perlambatan ekonomi, ditandai dengan meningkatnya
pendapatan dan margin laba, yang merefleksikan efisiensi permintaan properti residensial dan investasi jangka panjang.
operasional dan strategi bisnis yang lebih fokus pada proyek
dengan tingkat pengem balian tinggi. • Sentimen Pasar Positif:
Adanya sentimen positif di pasar modal Indonesia, termasuk
• Pipeline Proyek yang Kuat: penurunan suku bunga acuan dan masuknya dana investor ritel,
Perseroan memiliki sejumlah proyek strategis di berbagai turut mendorong kenaikan harga saham di sektor property
lokasi potensial, termasuk pengembangan kawasan hunian
dan properti komersial yang mendapat respons positif dari • Keterbukaan Informasi:
pasar Hingga tanggal pelaksanaan Public Expose Insidentil ini, Perseroan
telah menyampaikan seluruh informasi, fakta material, maupun
• Komitmen terhadap Prinsip Keberlanjutan: kejadian penting sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi
Inisiatif keberlanjutan dan upaya mendukung penurunan yang berlaku. Tidak terdapat informasi atau kejadian material lain
emisi juga memperkuat citra perusahaan di mata investor yang belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi
institusi yang memperhatikan aspek ESG (Environmental, harga saham secara signifikan.
Social, and Governance).
9
Page 10
Kesimpulan
• Terjadi kenaikan harga signifikan (54%) dalam kurun waktu tersebut.
• Kenaikan didukung oleh peningkatan nilai transaksi yang substansial.
• Pola teknikal mengindikasikan momentum bullish kuat dengan lonjakan volume.
• Secara teknikal, kondisi tersebut termasuk dalam kategori unusual market activity yang wajar
menjadi perhatian regulator.
Manajem en menegaskan bahwa pergerakan harga saham sepenuhnya merupakan mekanism e pasar
dan Perseroan tidak mengetahui adanya inform asi material yang belum diungkapkan yang dapat
mempengaruhi kenaikan tersebut.
1
0
Page 11
Issuance Sustainability-Linked Bond
(SLB) I 2025, Kinerja Operasional
dan Keuangan
11
Page 12
Issuance Sustainability-Linked Bond (SLB) I 2025
Pada 11 Desember 2025, Obligasi Terkait Keberlanjutan I Tahun 2025 oleh
Perseroan Tbk mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia terdiri dari:
• Obligasi Terkait Keberlanjutan I Pollux Hotels Group Tahun 2025 Seri A
(POLI01ASL): nilai nominal sebesar Rp55.000.000.000,00 dengan
tingkat bunga 5,85% per tahun, jangka waktu 3 tahun sejak tanggal
emisi.
• Obligasi Terkait Keberlanjutan I Pollux Hotels Group Tahun 2025 Seri B
(POLI01BSL): nilai nominal sebesar Rp445.000.000.000,00 dengan
tingkat bunga 6,25% per tahun, jangka waktu 5 tahun sejak tanggal
emisi.
Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk
Obligasi Terkait Keberlanjutan I Pollux Hotels Group Tahun 2025 adalah
IdAAA(cg) (Triple A, Corporate Guarantee) didukung oleh full guarantee dari:
Credit Guarantee and Investm ent Facility (CGIF).
Respon Pasar
• Oversubscribe sebesar 2x lipat dari target
• Volume transaksi meningkat signifikan
• Minat beli investor bertambah
12
Page 13
Keberhasilan penerbitan Sustainability-Linked Bond (SLB) I 2025
senilai Rp500 miliar menjadi katalis uta ma dalam mendorong
pertumbuhan Perseroan secara berkelanjutan, baik dari sisi
finansial maupun operasional dengan target :
1. Reduksi Konsumsi Energi Konvensional: Implementasi solar
panel bertahap di properti utama dengan arget penurunan
konsum si listrik PLN: 10%–15% dalam 3 tahun
2. Efisiensi Air & Water Recycling : Penurunan beban
operasional utilitas melalui implementasi sistem daur ulang
air dengan target pengurangan konsum si air bersih: 15%
3. Peningkatan Kepercayaan Investor :Dengan peringkat
idAAA(cg) dari
PT Pemeringkat Efek Indonesia dan full guarantee dari Credit
Guarantee and Investment Facility,
13
Page 14
Kinerja Operasional
No. Nama Proyek Tipe dan Lokasi Proyek Status Proyek
Mall
1 Paragon Operasi sejak 2010
Jl. Pemuda
Mall
Semarang
Hotel
2 PO Hotel Operasi sejak 2012
Jl. Pemuda Semarang
The Pinnacle dan Louis Apartemen, Kondotel dan Hotel
3 Operasi sejak 2017
Kienne Pandanaran Jl. Pandanaran, Semarang
W/R Residence dan Louis Apartemen dan Hotel
4 Operasi sejak 2016
Kienne Simpang Lima Jl. Ahmad Yani, Semarang
14
Page 15
Kinerja Operasional
No. Nama Proyek Tipe dan Lokasi Proyek Status Proyek
Mall
5 Central City Mall Operasi sejak 2009
Jl. Brigjend Sudiarto,
Semarang
Marquis de Lafayette Apartemen, Kondotel dan Hotel
6 Operasi sejak Q3 2018
dan Louis Kienne Pemuda Jl. Pemuda, Semarang
Mall
7 Pollux Mall Cikarang Operasi sejak Q3 2022
Jl. Raya Cibarusah, Bekasi
Louis Kienne Resort Resort
8 Operasi sejak 2014
Senggigi Jl. Raya Senggigi Malimbu, NTB
15
Page 16
Kinerja Operasional Penjualan&
Pemasaran
Untuk tahun yang berakir pada tanggal 31 Mei 2025
Keterangan For the year ended May 31, 2025
Description
Dec-25 ( Unaudited ) Dec-24 Dec-23
Pusat Perb elanjaan
196,98 32,21% 218,82 44,97% 196,15 54,35%
M all Inco m e
Hotel 139,12
120,73 19,74% 28,59% 126,79 35,13%
Ho tel
Develop er
281.91 46,10% 83,08 17,08% 15,07 4,18%
Developer
Lainn ya
11,95 1,95% 45,56 9,36% 22,92 6,35%
Others
Jumlah
611,57 100,00% 486,59 100,00% 360,93 100,00%
To tal
16
Page 17
Kinerja Operasional Pendapatan Per Segmen
300.00
250.00
200.00
150.00
100.00
50.00
-
Pusat Perbelanjaan Pengembang Hotel Lainnya
Dec-25 Dec-24 Dec-23
Page 18
Kinerja Keuangan (Dalam Jutaan Rupiah / In Millions of Rupiah)
Hasil-hasil Operasional
Dec-25 ( Unaudited ) Dec-24 Dec-23
Operational Results
Pendapatan
611.576,14 486.591,22 360.929,83
Revenue
Lab a Bruto
291.125,78 241.764,85 190.800,63
Gro ss Pro fit
Lab a T ahun Berjalan
84.356,59 33.818,55 92.392,18
C urrent Y ear N et Incom e
Laba yang dapat diatribusikan kepada:
Profit Attributable To
Pemilik Perusah aan
83.944,74 35.255,76 92.696,32
O wners of The C om p any
Kepentingan non peng endali
411,85 (1.437,21) (304,14)
N on- controlling Interests
T otal Lab a Komprehensif
84.685,95 36.309,06 94.289,44
Total C om p rehensive Incom e
Total Laba yang dapat diatribusikan kepada:
Comprehensive Income Attributable To
Pemilik Perusah aan
84.310,66 37.722,27 94.497.96
O wners of The C om p any
Kepentingan non peng endali
375,29 (1.413,22) (208,52)
N on- controlling Interests
18 Lab a per S aham (dalam Rupiah)
14,96 16,82 45,95
Basic Earning s p er S hare (in IDR)
Page 19
Kinerja Keuangan (Dalam Jutaan Rupiah / In Millions of Rupiah)
Laporan Posisi Keuangan
Statement of Financial Position Dec-25 ( Unaudited ) Dec- 24 Dec- 23
Aset Lancar
1.172.846,03 1.360.495,02 769.588,88
Current Assets
Aset Tidak Lancar
3.104.557,13 3.105.582,65 2.475.599,53
Non-current Assets
Total Aset
4.277.403,16 4.466.077,68 3.245.188,41
Total Assets
Liabilitas Jangka Pendek
729.407,59 1.047.636.42 397.257,87
Short-term Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang
1.418.243,29 1.381.499,43 847.301,01
Long-term Liabilities
Total Liabilitas
2.147.650,88 2.429.135,86 1.244.558,88
Total Liabilities
Total Ekuitas
2.129.752,29 2.036.941,82 2.000.629,53
Total Equity
19
Page 20
Kinerja Keuangan (Dalam Jutaan Rupiah / In Millions of Rupiah)
Laporan A rus Kas
Statement of C ash Flows Dec-25 ( Unaudited ) Dec- 24 Dec- 23
Kas b ersih d ip ero leh d ari (d ig unakan untuk) aktivitas o p erasi
(42.125,69) 36.635,52 42.291,17
N et cash p ro vid ed b y (used fo r) o p erating activities
Kas b ersih d ig unakan untuk aktivitas investasi
N et cash used fo r investing activities
(21.421,45) (11.525,08) (553.579,01)
Kas b ersih d ip ero leh d ari (d ig unakan untuk) aktivitas p end anaan
(8.595,24) 53.266,09 502.303,71
N et cash p ro vid ed b y (used fo r) financing activities
Kenaikan (p enurunan) b ersih kas d an b ank
(72.142,37) 78.376,53 (8.984,12)
N et increase (d ecrease) cash and cash eq uivalents
Kas d an b ank awal tahun
Cash and cash eq uivalent b eg inning o f the year 99.163,17 20.786,64 29.770,76
Kas d an b ank akhir tahun
27.020,80, 99.163,17 20.786,64
Cash and cash eq uivalent end o f the year
20
Page 21
Kinerja Keuangan
Rasio Keuangan
Dec-25 ( Unaudited ) Dec- 24 Dec- 23
Financial Ratio
Rasio Laba Bersih terhadapAset
1,97% 0,76% 2,85%
Return on Asset Ratio
Rasio Laba Bersih terhadapEkuitas
3,96% 1,66% 4,62%
Return on Equity Ratio
Rasio Margin Laba Bruto
47,60% 49,69% 52,86%
Gross Profit Margin Ratio
Rasio Margin Laba Usaha
13,79% 6,95% 25,60%
Operating Profit Margin Ratio
Rasio Margin Laba Tahun Berjalan terhadap Pendapatan
13,85% 7,46% 26,12%
Current Financial Year Profit Margin to Income Ratio
Rasio Laba Komprehensif terhadapAset
1,98% 0,81% 2,91%
Comprehensive Profit to Asset Ratio
Rasio Laba Komprehensif terhadapEkuitas
3,98% 1,78% 4,71%
Comprehensive Profit to Equity Ratio
Rasio Laba Komprehensif terhadapPendapatan
13,85% 7,46% 26,12%
Comprehensive Profit to Revenue Ratio
Rasio Lancar
1,61 1,30 1,94
Current Ratio
Rasio Liabilitas terhadapEkuitas
1,01 1,19 0,62
Liability to Equity Ratio
Rasio Liabilitas terhadap Total Aset
0,50 0,54 0,38
Liability to Total Asset Ratio
Rasio EkuitasterhadapAset
1,01 1,19 0,62
Equity to Asset Ratio
21
Page 22
Q&A Session
?
22
Page 23
Thank you
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.12 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.