Back to announcement
20260225_BULL_Laporan Informasi dan Fakta Material_32029345_lamp1.pdf
Other Text extracted BULLSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 26
Page 1
TRANFORMASI BULL
TRANSFORMATION OF BULL
2026
PT Buana Lintas Lautan Tbk
TICKER CODE: BULL
Jakarta, 25 February 2026
: www.bull.co.id : investor@bull.co.id : +62 21 3048 5700
Page 2
PERNYATAAN PENAFIAN
DISCLAIMER
Presentasi ini dipersiapkan oleh PT Buana Lintas Lautan Tbk (“Perseroan”) dan belum diverifikasi secara independen. Presentasi ini semata-mata dibuat untuk tujuan informasi dan
bukan merupakan penawaran untuk menjual atau rekomendasi atau permintaan penawaran untuk berlangganan atau membeli efek apa pun dan tidak ada yang terkandung
dalam Presentasi ini untuk tujuan menjadi dasar dari kontrak atau komitmen apa pun. Presentasi ini tidak boleh direproduksi atau didistribusikan kembali kepada orang lain tanpa
seijin dari Perseroan.
Presentasi ini mungkin berisi pernyataan yang diharapkan ke depan/untuk masa yang akan datang. Pernyataan-pernyataan ini mencakup uraian mengenai maksud, keyakinan,
atau harapan saat ini dari Perseroan atau manajemennya sehubungan dengan hasil konsolidasi operasional dan kondisi keuangan Perseroan. Pernyataan-pernyataan ini dapat
dikenali dengan penggunaan kata-kata seperti “mengharapkan”, “merencanakan”, “akan”, “memperkirakan”, “memproyeksikan”, “bermaksud”, atau kata-kata yang memiliki arti
serupa. Pernyataan yang diharapkan ke depan/untuk masa yang akan datang tersebut tidak menjamin kinerja masa depan dan melibatkan risiko serta ketidakpastian, dan hasil
aktual mungkin berbeda dari yang ada dalam pernyataan yang diharapkan ke depan/untuk masa yang akan datang sebagai akibat dari berbagai faktor dan asumsi. Perseroan tidak
memiliki kewajiban apapun dan tidak berkewajiban untuk merevisi pernyataan yang diharapkan ke depan/untuk masa yang akan datang untuk mencerminkan peristiwa atau
keadaan di masa depan.
Presentasi ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan bagian dari suatu penawaran, ajakan, atau undangan dari penawaran apa pun untuk membeli atau melakukan
penyertaan atas saham Perseroan di yurisdiksi mana pun, dan Presentasi ini atau bagian mana pun darinya tidak dapat dijadikan dasar dari, atau diandalkan dalam hubungan
apapun dengan, kontrak, komitmen atau keputusan investasi apapun. Setiap keputusan untuk membeli atau melakukan penyertaan atas saham Perseroan harus dilakukan setelah
mendapatkan saran dari pihak profesional yang tepat.
This presentation has been prepared by PT Buana Lintas Lautan Tbk (the “Company”) and has not been independently verified. This presentation is solely for informational purposes and does not constitute
an offer to sell, a recommendation, or a solicitation of an offer to subscribe for or purchase any securities, and nothing contained in this presentation shall form the basis of, or be relied upon in connection
with, any contract or commitment whatsoever. This presentation may not be reproduced or redistributed to any other person without the prior consent of the Company.
This presentation may contain forward-looking statements. These statements include descriptions of the current intentions, beliefs, or expectations of the Company or its management with respect to the
Company’s consolidated operational results and financial condition. Such statements can be identified by the use of words such as “expects,” “plans,” “will,” “estimates,” “projects,” “intends,” or words of
similar meaning. Forward-looking statements are not guarantees of future performance and involve risks and uncertainties, and actual results may differ from those expressed in the forward-looking
statements as a result of various factors and assumptions. The Company has no obligation and undertakes no responsibility to revise any forward-looking statements to reflect future events or
circumstances.
This presentation is for informational purposes only and does not form part of any offer, solicitation, or invitation of any offer to purchase or subscribe for the Company’s shares in any jurisdiction, and neither
this presentation nor any part of it shall form the basis of, or be relied upon in connection with, any contract, commitment, or investment decision. Any decision to purchase or subscribe for the Company’s
shares should be made only after seeking appropriate professional advice.
Page 3
AGENDA 1. PROFIL PERUSAHAAN - COMPANY PROFILE 2. KINERJA KEUANGAN - COMPANY PERFORMANCE 3. PROSPEK USAHA - BUSINESS PROSPECTS
Page 4
JEJAK LANGKAH MILESTONES
Page 5
JEJAK LANGKAH
MILESTONES
2025
• Perseroan menerbitkan saham baru senilai Rp253.545.325.920 melalui Penambahan Modal Tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu kepada Fortune Street Limited.
• Menambah lini usaha baru di sektor pengangkutan LNG untuk pasar domestik dan internasional.
• Meningkatkan investasi dan aktivitas usaha pada bidang usaha lepas pantai dengan berpartisipasi pada tender-
tender lepas pantai dalam dan luar negeri.
• The Company issued new shares worth IDR253,545,325,920 through Capital Increase Without Pre-emptive
Rights to Fortune Street Limited.
• Adding new business lines in the LNG transportation sector for domestic and international markets.
• Increase investment and business activities in the offshore business sector by participating in domestic and
international offshore tenders.
Page 6
JALUR OPERASIONAL KAPAL & PELANGGAN KAMI
VESSEL ROUTES & OUR CUSTOMERS
Page 7
BULL MANAGEMENT
Halim Jusuf M. Harry Santoso Achmad Widjaja Andi Aviandha T. Jakile
Komisaris Utama Komisaris Independen Komisaris Komisaris
President Commissioner Independent Commissioner Commissioner Commissioner
Henry Jusuf Wong Kevin Vicky Ganda Saputra Santoso Salim
Direktur Utama Direktur Direktur Direktur
President Director Director Director Director
Page 8
KEUNGGULAN PERSEROAN
COMPANY’S STRENGTHS
• Perusahaan kapal tanker minyak dan gas di Indonesia yang berpengalaman selama 20 tahun, dengan kapasitas angkut
rata-rata di tahun 2025 lebih dari 700.000 DWT.
• Pendapatan dari pelanggan yang berkualitas dengan pendapatan usaha yang terdiversifikasi dari dalam negeri dan luar
negeri.
• Perusahaan kapal tanker yang dapat menikmati keuntungan dari Pasar Indonesia (domestik) yang stabil dan dikombinasi
oleh peluang di Pasar Internasional dengan tarif sewa yang lebih tinggi dan dinamis.
• Standar pelayanan internasional didukung oleh standar kelaiklautan dan manajemen keselamatan dari badan klasifikasi
internasional (IACS member)
• An Indonesian oil and gas tanker company with 20 years of experience, with an average carrying capacity of more than
700,000 DWT in 2025.
• Revenue generated from high-quality customers, with diversified operating income from both domestic and international
markets.
• A tanker company that can benefit from the stable Indonesian (domestic) market combined with opportunities in the
international market with higher and dynamic charter rates.
• International service standards are supported by seaworthiness and safety management system from international
classification societies (IACS members)
2024 Q3 2025
Diversifikasi pendapatan usaha /
14,3% Indonesia / 85,7% International 2,43% Indonesia / 97,57% International
Revenue Diversification
Page 9
AGENDA 1. PROFIL PERUSAHAAN - COMPANY PROFILE 2. KINERJA KEUANGAN - COMPANY PERFORMANCE 3. PROSPEK USAHA - BUSINESS PROSPECTS
Page 10
KINERJA KEUANGAN
FINANCIAL PERFORMANCE
PENDAPATAN USAHA LABA KOTOR
49,537,483
140,213,173
160,000,000 50,000,000
140,000,000 45,000,000
107,290,619 40,000,000
120,000,000
35,000,000 27,185,686
100,000,000
30,000,000
80,000,000 25,000,000
60,000,000 20,000,000
15,000,000
40,000,000
10,000,000
20,000,000 5,000,000
0 0
FY 2024 9M 2025 FY 2024 9M 2025
• Pada 9M 2025, Perseroan membukukan Pendapatan Usaha yang konsisten, menyumbang lebih dari 75% dari total pendapatan FY2024.
Tarif sewa kapal tanker di pasar internasional yang tetap bertahan di level yang tinggi merupakan salah satu faktor yang menyumbang
stabilitas kinerja Perseroan.
• Laba kotor 9M 2025 mencapai 54% dari total Laba Kotor FY2024, Perseroan dapat menjaga profitabilitas yang baik di tengah peningkatan
biaya perjalanan kapal yang menjadi tantangan dalam pengoperasian kapal di pasar internasional.
• In 9M 2025, the Company recorded consistent Operating Revenue, contributing more than 75% of total FY2024 revenue. The sustained high
level of international tanker charter rates was one of the factors supporting the Company’s stable performance.
• Gross Profit in 9M 2025 reached 54% of total FY2024 Gross Profit, demonstrating the Company’s ability to maintain solid profitability amid
rising voyage costs, which remain a challenge in operating vessels in the international market.
Page 11
KINERJA KEUANGAN
FINANCIAL PERFORMANCE
LABA BERSIH EBITDA
13,791,645 57,382,158
12,761,198
14,000,000 60,000,000
12,000,000 50,000,000
35,475,500
10,000,000
40,000,000
8,000,000
30,000,000
6,000,000
20,000,000
4,000,000
2,000,000 10,000,000
0 0
FY 2024 9M 2025 FY 2024 9M 2025
• Pada 9M 2025, Perseroan tetap menunjukkan kinerja yang positif dengan membukukan Laba Bersih sebesar US$ 12,76 juta dan EBITDA
mencapai lebih dari US$ 35 juta. Peningkatan biaya perjalanan kapal di tahun 2024 dan dilaksanakannya dry docking untuk 3 kapal di 2025
mempengaruhi marjin Laba Bersih dan marjin EBITDA Perseroan.
• In 9M 2025, the Company continued to deliver positive performance by recording a Net Profit of US$12.76 million and EBITDA of more than
US$35 million. The increase in voyage costs in 2024 and the dry docking of 3 vessels in 2025 impacted the Company’s Net Profit margin and
EBITDA margin.
Page 12
KINERJA KEUANGAN
FINANCIAL PERFORMANCE
CURRENT RATIO DEBT TO EQUITY RATIO
250 120% 350 90%
Millions
Millions
84.50%
80%
300
100%
200 102%
70%
119
250
80% 60%
57.80%
150 82 161
200 187 50%
65% 60%
150 40%
100
40% 30%
100
20%
50 136
77 84 20% 108
50
10%
0 0% 0 0%
FY2024 9M 2025 FY2024 9M 2025
Current Assets Current Liabilities Current Ratio Debt Equity Debt to Equity Ratio
• Industri pelayaran merupakan salah satu industri padat modal. Perseroan berupaya untuk menjaga struktur permodalan yang sehat
dengan manajemen resiko keuangan yang terukur. Sejak masa pandemi Covid, Perseroan telah memperbaiki kondisi keuangan Perseroan
sehingga saat ini dapat menjaga rasio keuangan yang dapat mendukung ekspansi armada ke depan.
• The shipping industry is a capital-intensive industry. The Company strives to maintain a sound capital structure with prudent financial risk
management. Since the Covid pandemic, the Company has improved its financial condition, enabling it to maintain financial ratios that
support future fleet expansion.
Page 13
AGENDA 1. PROFIL PERUSAHAAN - COMPANY PROFILE 2. KINERJA KEUANGAN - COMPANY PERFORMANCE 3. PROSPEK USAHA - BUSINESS PROSPECTS
Page 14
• Transportasi minyak mentah dan produk minyak
• Transportasi LNG untuk pasar domestik dan internasional
• FSRU (Floating Storage and Regasification Unit) untuk regasifikasi LNG
• Produksi dan penampungan minyak mentah dan gas alam lepas pantai
• Crude oil and oil products transportation
Penyeimbang BULL akan fokus pada 4 pilar • LNG transportation for domestic and international market
Diversifikasi Siklus pengembangan usaha: • FSRU (Floating Storage and Regasification Unit) for LNG regasification
Pendapatan Pendapatan BULL will focus on 4 pillars for • Offshore crude oil and natural gas production and storage (FPSO and
growth: FSO)
Diversify Earnings Balance Revenue
Cyclicality
Dasar Meningkatkan Oil
Strategi Disiplin
Tankers
Permodalan
Strategic Enhance Capital
Dicipline
Rationale
Manfaat Sinergi
Operasional LNG
Memposisikan FSRU
Perusahaan
Teknikal Tankers
Leverage
Company
Operational
Positioning
Technical
Synergies
FPSO
FSO
Page 15
TARIF SEWA DAN HARGA KAPAL TANKER MINYAK
CHARTER RATES AND OIL TANKER PRICES
• Efek pengurangan kapasitas angkut armada tanker minyak akibat
inefisiensi logistik pengangkutan meningkatkan tarif sewa kapal
sejak pertengahan 2022 sampai sekarang
• Tren perkembangan armada kapal tanker belum dapat
memenuhi permintaan logistik pengangkutan minyak
• Ketidakseimbangan antara kapasitas angkut dengan permintaan
kapal tanker menyebabkan prospek usaha tanker minyak ke
depan menjadi positif dan menyebabkan kenaikan harga kapal
tanker
• BIMCO memperkirakan permintaan ton-mil tumbuh 2-3 kali
lebih cepat daripada barel, sehingga menyebabkan
pertumbuhan permintaan ton-mil kapal tanker minyak sebesar
3% CAGR sejak 2024 dan diperkirakan akan terus berlanjut
didorong oleh sanksi, perang tarif, pengalihan rute, dan dislokasi
produksi dan konsumsi.
• Impact of reduced oil tanker fleet capacity due to inefficient
transportation logistics has increased vessel charter rates since
mid-2022 until now.
• Trend in tanker fleet development has not been able to meet the
demand for oil transportation logistics.
• Imbalance between transportation capacity and tanker demand
has resulted in a positive outlook for the oil tanker business and
increased tanker prices.
• BIMCO forecasts ton-mile demand growing 2-3x faster than
barrels, resulting in oil tanker ton-mile demand growth of 3%
CAGR from 2024 and is expected to continue driven by sanctions,
tariff war, re-routing and production vs consumption dislocation.
Page 16
PROSPEK USAHA TANKER MINYAK
OIL TANKER BUSINESS PROSPECT
Prospek penyewaan tanker minyak internasional tahun
2025 berpotensi untuk terus bertahan di tingkat yang sehat
karena didukung oleh kombinasi beberapa faktor yang
masih berlanjut dari tahun-tahun sebelumnya seperti:
• Masih berlanjutnya perang Rusia – Ukraina yang
menyebabkan inefisiensi pada pola logistik
pengangkutan minya dunia dan masih terjadinya
serangan di Laut Merah yang menyebabkan pengalihan
rute pelayaran yang menambah jarak tempuh kapal
secara signifikan (ton-mile) sehingga mengurangi
pasokan kapal tanker.
• Pengetatan atas sanksi perdagangan terhadap Iran,
Venezuela dan Rusia yang menyebabkan 15,6% armada
kapal tanker dunia terkena sanksi.
• Perang dagang yang dimulai oleh Pemerintahan Trump
mengubah peta logistik pengangkutan minyak dan gas
dunia dimana banyak negara menyepakati transaksi
untuk mengimpor lebih banyak minyak dan LNG dari
AS.
• Implementasi peraturan IMO untuk mengurangi emisi
gas rumah kaca mengharuskan pengurangan
kecepatan kapal sehingga mengurangi kapasitas
angkut armada kapal tanker.
The outlook for international oil tanker charters in 2025 has the potential to remain at a healthy level, supported by a combination of factors continuing from previous
years, such as:
• The ongoing Russia-Ukraine war, which has created inefficiencies in global oil transportation logistics patterns, and ongoing attacks in the Red Sea, which have
led to shipping reroutes, significantly increasing ship travel distances (ton-miles), thus reducing tanker supply.
• The tightening of trade sanctions against Iran, Venezuela, and Russia has resulted in 15.6% of the global tanker fleet being subject to sanctions.
• The trade war initiated by the Trump administration has changed the global oil and gas transportation logistics landscape, with many countries agreeing to
import more oil and LNG from the US.
• Implementation of IMO regulations to reduce greenhouse gas emissions requires reducing vessel speeds, thereby reducing the carrying capacity of the tanker
fleet.
Page 17
PROSPEK USAHA TANKER MINYAK
OIL TANKER BUSINESS PROSPECT
Perkembangan Positif Positive Developments
- OPEC+ akan memutuskan peningkatan produksi pada bulan April - OPEC+ to decide production increase in April
- Sisa 1,2 juta barel per hari akan dibatalkan Pasokan minyak OPEC+ naik 6% pada - Remaining 1.2 mbpd to be unwound
bulan Januari - OPEC+ oil supply up 6% in Jan
- Implementasi kesepakatan perdagangan yang mewajibkan impor minyak dan gas - Implementation of trade deals requiring import of US oil and gas
AS - Indonesia to import $15 billion of oil and gas
- Indonesia akan mengimpor minyak dan gas senilai $15 miliar - Taiwan to import $44 billion of oil and gas
- Taiwan akan mengimpor minyak dan gas senilai $44 miliar - European Union to import $750 billion of oil and gas over 3 years
- Uni Eropa akan mengimpor minyak dan gas senilai $750 miliar selama 3
tahun
- Kanada meningkatkan ekspornya ke Asia dengan potensi hingga 900 ribu barel per hari - Canada increasing its exports to Asia with potential of up to 900 kbpd
- EIA dan OPEC memperkirakan pertumbuhan permintaan minyak pada tahun 2026 - EIA and OPEC forecast oil demand growth in 2026 of 1.4 million bpd
sebesar 1,4 juta barel per hari - Citigroup expects China to stockpile 990,000 bpd
- Citigroup memperkirakan China akan menimbun 990.000 barel per hari - China seaborne crude oil imports rose to an all-time high in Dec 2025
- Impor minyak mentah melalui jalur laut China naik ke rekor tertinggi sepanjang of 12 mbpd
masa pada Desember 2025 sebesar 12 juta barel per hari - Refiners in the US, China, Japan and South Korea and Germany
- Kilang di AS, China, Jepang, Korea Selatan, dan Jerman meningkatkan kapasitas increasing throughputs by +6% yoy in Dec/Jan
produksi sebesar +6% yoy pada Desember/Januari
- Peningkatan pembongkaran kapal (biasanya setiap tahun 6-12 juta ton) Jumlah kapal - Scrapping rising (normally every year 6-12 mdwt scrapped/yr over the last
yang dibongkar/tahun selama 20 tahun terakhir 20 years
- 2023 – 2 kapal tanker aframax / 8 kapal tanker MR - 2023 – 2 aframax tankers / 8 MR tankers
- 2024 – 3 kapal tanker aframax / 5 kapal tanker MR - 2024 – 3 aframax tankers / 5 MR tankers
- 2025 - 10 kapal tanker aframax / 19 kapal tanker MR - 2025 - 10 aframax tankers / 19 MR tankers
- Secara historis, 10-15% dari armada akan mencapai usia 25 tahun dalam 5 tahun ke - Historically 10-15% of the fleet will reach 25 yrs old in the next 5 years and
depan dan 20-30% akan mencapai usia 20 tahun 20-30% will reach 20 yrs old
- Kapal tanker MR 26,5% dan 53,9% - MR tankers 26.5% and 53.9%
- Kapal tanker aframax 23,9% dan 52,3% - Aframax tankers 23.9% and 52.3%
- Situasi Iran - Iran situation
- Dampak Sinokor/Aponte yang menguasai pasar VLCC - Impact of Sinokor/Aponte cornering the VLCC market
Page 18
SITUASI IRAN
IRAN SITUATION
Kemungkinan Kejadian
- Peningkatan penerapan sanksi/blockade
- Pecahnya konflik
- AS dan Iran berhasil mencapai
kesepakatan
Apa Yang Terjadi di Venezuela?
- Produksi minyameningkat 60% setelah Amerika
Serikat mengambil alih industri minyak
- Penggunaan kapal yang telah disanksi menurun dari
sekitar 80-90% menjadi 10-15%
Possible Outcomes
- Increased sanction
enforcement/blockade
- Outbreak of conflict
- The US and Iran manage to
come to an agreement
What Happened in Venezuela?
- Production increased 60% after the US took
over the oil industry
- Use of sanctioned ships dropped from 80-
90% to around 10-15%
Page 19
PENGUASAAN PASAR SINOKOR/APONTE
SINOKOR/APONTE MARKET CORNERING
- Awal Januari, berita pertama tentang Sinokor/Aponte yang mengakuisisi - Awal Januari, berita pertama tentang Sinokor/Aponte yang
kendali atas 30 VLCC muncul. mengakuisisi kendali atas 30 VLCC muncul.
- Mereka sekarang mengendalikan 152 VLCC. - Mereka sekarang mengendalikan 152 VLCC.
- 17% dari total armada - 17% dari total armada
- Hampir 40% dari armada yang tidak dikenai sanksi - Hampir 40% dari armada yang tidak dikenai sanksi
- Tarif spot sekarang naik hingga $162.000/hari - Tarif spot sekarang naik hingga $162.000/hari
- Sebelumnya, tarif VLCC mencapai: - Sebelumnya, tarif VLCC mencapai:
- $279.000/hari karena lonjakan penyimpanan akibat COVID - $279.000/hari karena lonjakan penyimpanan akibat COVID
- $307.000 pada tahun 2019 ketika anak perusahaan Cosco dikenai - $307.000 pada tahun 2019 ketika anak perusahaan Cosco dikenai
sanksi sanksi
- $230.000/hari ketika pasar yang ketat semakin meningkat karena - $230.000/hari ketika pasar yang ketat semakin meningkat karena
tumpahan minyak di Korea Selatan pada tahun 2007 tumpahan minyak di Korea Selatan pada tahun 2007
- Banyak kontrak sewa 12 bulan telah ditetapkan pada $100.000/hari - Banyak kontrak sewa 12 bulan telah ditetapkan pada $100.000/hari
- Sektor apa lagi yang mungkin menarik? - What other sector might be attractive?
Page 20
PROSPEK PENGANGKUTAN LNG INDONESIA
INDONESIA LNG TRANSPORTATION PROSPECT
• Produksi LNG Indonesia terus meningkat melebihi 40 juta
CBM seiring dengan selesainya fasilitas produksi LNG yang
baru dan pengembangan lini produksi yang telah berjalan
• Peningkatan porsi penggunaan LNG untuk pasar domestik
yang signifikan mencapai 15 juta CBM di tahun 2025
• Tingkat penggunaan kapal-kapal LNG untuk pengangkutan
domestik meningkat hampir 2 kali lipat dalam 3 tahun
terakhir
• Indonesia's LNG production continues to grow beyond 40
million CBM, as new LNG production facilities are completed
and existing production lines are expanded.
• The portion of LNG used in the domestic market is expected
to increase significantly, reaching 15 million CBM by 2025.
• The use of LNG vessels for domestic transportation has
LNG Producer: LNG User: nearly doubled in the past three years.
• Tangguh • Arun • Jawa Satu FSRU
• Donggi Senoro • Benoa • Amman Nusantara
• Bontang • Nusantara FSRU • PLTG Maleo
• Lampung
Indonesia LNG Production Indonesia LNG Producer Indonesia LNG Domestic Transporter
2020, 17% 2021, 23% 45,000,000 140 16
2022, 23%
40,000,000 14
120
10M 2025, 65% 2023, 25% 35,000,000
12
100
30,000,000
10
No of Voyage
No of Vessel
2024, 29% 25,000,000 80
2024, 71%
8
20,000,000 60
6
2023, 75% 10M 2025, 35% 15,000,000
40
4
10,000,000
2022, 77% 20 2
5,000,000
2021, 77% 0 0 0
2020, 83% 2020 2021 2022 2023 2024 10M 2025 2020 2021 2022 2023 2024 10M 2025
Domestic (CBM) Export (CBM) Bontang (CBM) Donggi Senoro (CBM) Tangguh (CBM) No of Voyage Total Indonesia Vessel Voyage per Vessel
Page 21
PROSPEK PENGANGKUTAN LNG INTERNASIONAL
INTERNATIONAL LNG TRANSPORTATION PROSPECT
• Dalam 10 tahun terakhir hanya ada 1 tahun di mana
pendapatan LNG berada di bawah $25.000/hari (EBITDA
$5,5 juta/tahun)
• Hal ini disebabkan oleh keputusan Biden untuk
menghentikan semua proyek ekspor LNG AS baru pada
Januari 2024
• Keputusan ini dibatalkan pada Januari 2025
• Rata-rata pada tahun normal adalah $69.464/hari
(EBITDA >$21 juta/tahun)
• In the last 10 years there has only been 1 year when
LNG earnings were below $25,000/day (EBITDA $5,5
million/yr)
• This is due to Biden pausing all new US LNG export
projects in January 2024
• This was reversed in January 2025
• Average in a normal year is $69,464/day (EBITDA >21
million/yr
LNG Spot Rates
2016 27,077
2017 37,769
2018 70,734
2019 74,801
2020 51,051
2021 87,119
2022 125,071
2023 101,385
2024 50,167
2025 18,564
Average 10 yrs 64,374
Average good years 69,464
Average bad years 18,564
Page 22
PROSPEK PENGANGKUTAN LNG INTERNASIONAL
INTERNATIONAL LNG TRANSPORTATION PROSPECT
• Pada tahun 2026, pasar kapal pengangkut LNG diperkirakan akan membaik
secara bertahap, volume perdagangan diproyeksikan tumbuh sebesar 7,9%.
Pertumbuhan permintaan ton-mil sebesar 17,5% diperkirakan akan melampaui
pertumbuhan armada sebesar 11,7%.
• Pada tahun 2027, pasar kapal pengangkut LNG akan semakin membaik seiring
dengan percepatan ekspansi kapasitas produksi LNG, dengan pertumbuhan
permintaan ton-mil sebesar 16% yang diperkirakan akan melampaui
pertumbuhan armada sebesar 9%.
• Volume kapasitas ekspor yang signifikan sedang dibangun dan perdagangan LNG
diperkirakan akan tumbuh pesat sepanjang sisa dekade 2020-an, mencapai 675
juta ton pada tahun 2030.
• 2026 is expected LNG carrier markets improve gradually, trade volumes are
projected to grow by 7.9%. Tonne-mile demand growth of 17.5% is expected to
outpace fleet growth of 11.7%
• 2027 further LNG carrier market improvement as liquefaction capacity expansion
accelerates, with tonne-mile demand growth of 16% set to outstrip fleet growth
of 9%.
• Significant volume of export capacity under construction and LNG trade is set to
grow strongly across the rest of the 2020s, reaching 675mt by 2030
• Tahun 2026 diperkirakan akan terjadi percepatan pertumbuhan perdagangan LNG,
dengan volume yang diproyeksikan tumbuh sebesar 7,9% menjadi 468 juta ton
seiring berlanjutnya gelombang ekspansi kapasitas pencairan gas saat ini.
Pertumbuhan permintaan ton-mil diproyeksikan sebesar 17,5%.
• Proyeksi awal menunjukkan volume perdagangan LNG dapat tumbuh sebesar 11%
menjadi 520 juta ton pada tahun 2027 seiring percepatan pertumbuhan kapasitas
pencairan gas. Pertumbuhan permintaan ton-mil juga diperkirakan meningkat
sebesar +15%.
• 2026 is expected an acceleration of LNG trade growth, with volumes projected to
grow by 7.9% to 468mt as the current wave of liquefaction capacity expansion
continues. Tonne-mile demand growth of 17.5% is projected.
• Initial projections suggest LNG trade volumes could grow by 11% to 520mt in 2027
as liquefaction capacity growth accelerates further. Tonne-mile demand growth is
also expected +15%.
Page 23
PROSPEK PENGANGKUTAN LNG INTERNASIONAL
INTERNATIONAL LNG TRANSPORTATION PROSPECT
• Kapasitas pencairan LNG sebesar 47 juta ton per tahun mulai dioperasikan pada akhir tahun 2025 Third Wave of LNG will add >200 mtpa in new capacity from 2025 to 2030
• Kapasitas pencairan LNG tambahan sebesar 50 juta ton per tahun akan mulai dioperasikan pada tahun 2026 - Average of more than 40 mtpa in new capacity every year
• Perkembangan ini menjamin permintaan kapal tanker LNG baru yang sangat besar hingga tahun 2027 - Need more than 70 new LNG tankers every year
• Peningkatan besar dalam pasokan LNG akan melemahkan harga LNG:
• Peningkatan permintaan dari Asia
• Pembukaan kembali perdagangan AS-Asia
• Pertumbuhan ton mil kumulatif pada tahun 2026 dan 2027 akan mencapai 30,7%
• Pertumbuhan armada kumulatif akan mencapai 19,2%
• Dampak larangan Uni Eropa terhadap gas Rusia akan membutuhkan 60-70 kapal tanker LNG tambahan
mulai tahun 2026 dan seterusnya
• 47 million tpa of LNG liquefaction capacity commissioned in late 2025
• Additional 58 million tpa of LNG liquefaction capacity to be commissioned in 2026
• These developments guarantee huge new LNG tanker demand into 2027
• Huge increase in LNG supply will weaken LNG prices:
• Increase demand from Asia
• Reopen the US-Asia trade
• Cumulative ton mile growth in 2026 and 2027 will be 30.7%
• Cumulative fleet growth will be 19.2%
• Impact of the EU ban on Russian gas will be need for 60-70 additional LNG tankers from 2026 onwards
2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027
LNG Ton Miles 1437 1537 1730 1688 1750 1965 1983 2267 2638
LNG Fleet 88.8 93.4 102.6 107.8 112.8 121.7 133.6 147.9 160.5
LNG Ton Miles Growth 10.3% 7.0% 12.6% -2.4% 3.7% 12.3% 0.9% 14.3% 16.4%
LNG Fleet Growth 7.9% 5.2% 9.9% 5.1% 4.6% 7.9% 9.8% 10.7% 8.5%
Supply/Demand Balance 2.4% 1.8% 2.7% -7.5% -1.0% 4.4% -8.9% 3.6% 7.8%
Page 24
PROSPEK FSRU
FSRU PROSPECTS
• Pemerintah Indonesia menyatakan komitmennya
untuk meningkatkan gasifikasi produksi listrik di
Indonesia.
• PLN berencana untuk segera mengadakan 5 FSRU
(Floating Storage Regasification Unit) besar di samping
FSRU LNG yang lebih kecil dan klaster logistik
berdasarkan RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan
Tenaga Listrik) 2025-2034.
• Konsorsium BULL ditunjuk sebagai salah satu kandidat
yang masuk daftar partisipan terbatas untuk
berpartisipasi dalam tender FSRU PLN.
• Investasi untuk satu FSRU sekitar US$100-300 juta,
tergantung dari spesifikasi
• Indonesia government stated its commitment to
increase gasification of electricity production Indonesia
• PLN plans to procure 5 large FSRUs (Floating Storage
Regasification Units) imminently in addition to
additional smaller LNG FSRUs and logistics clusters
under RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga
Listrik) 2025-2034.
• BULL Consortium is appointed as one of the shortlisted
candidates to participate in PLN FSRUs tenders
• Investment in each FSRU ia around US$100-300
million, depending on specifications
Page 25
PROSPEK FPSO/FSO
FPSO/FSO PROSPECTS
• Pasar untuk unit Floating Production Storage & Offloading (FPSO) dan Floating Storage &
Offloading (FSO) diperkirakan akan tumbuh secara substansial.
• Sampai dengan 12 unit diperkirakan akan difungsikan dalam beberapa tahun ke depan di Asia
Tenggara, dengan Indonesia, Malaysia, dan Vietnam sebagai pasar yang paling aktif.
• Indonesia sendiri menawarkan 108 cekungan sedimen untuk eksplorasi dan produksi minyak,
di mana 63% di antaranya berada di lepas pantai.
• Konsorsium BULL berpartisipasi dalam beberapa tender proyek dan diharapkan menjadi lini
bisnis baru dengan kontribusi signifikan terhadap kinerja BULL.
• Market for Floating Production Storage & Offloading (FPSO) and Floating Storage &
Offloading (FSO) units are expected to grow substantially
• Up to 12 units expected to be deployed in the next few years in Southeast Asia with Indonesia,
Malaysia and Vietnam being the most active market.
• Indonesia alone is offering 108 sedimentary basins for oil exploration and production, of
which 63% are offshore.
• BULL Consortium is participated in several project tenders and is expected become the new
business line with substantial contribution to BULL’s performance
Page 26
TERIMA KASIH
THANK YOU
Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
For more information, please contact:
Phone : +62 21 3048 5700
Website : www.bull.co.id
Email : investor@bull.co.id
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.