Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
5 INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS
RABU, 25 FEBRUARI 2026
Tanggul Laut Raksasa Lindungi
Ekonomi Pantura US$368,3 Miliar
JAKARTA, ID – Pembangunan megaproyek Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall (GSW) melindungi kontribusi wilayah Pantai Utara (Pantura)
Jawa terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional sekitar US$368,3 miliar.
Oleh Heru Febrianto
TANGGUL LAUT “Dan di sebelah dalamnya itu
dimanfaatkan dengan menggunakan
pesisir Jawa Tengah seperti Kendal,
Semarang, dan Demak yang selama
K
epala Badan Otorita Pen-
Pantai Utara Jawa waduk retensinya itu dimanfaatkan
untuk panel surya. Kira-kira seperti
ini rentan terhadap bencana banjir
rob.
gelola Pantai Utara Jawa Pembangunan Tanggul Laut Pantai Utara Jawa atau Giant itu. Ini masih salah satu gambaran. “Secara keseluruhan sudah ada
(BOPPJ) Didit Herdiawan Sea Wall merupakan komitmen nyata pemerintah dalam Dan ada area pengembangan juga hitungannya sekitar US$80 miliar
Ashaf mengungkapkan menghadapi ancaman krisis iklim dan perlindungan untuk pembangunan kegiatan area sampai US$100,” ujar Didit.
urgensi pembangunan wilayah pesisir. development nantinya di luar setelah Saat ini, mega proyek tersebut
Tanggul Laut Raksasa atau Giant tanggulnya ini jadi,” kata Didit. masih berada dalam tahap penelitian
Sea Wall (GSW) untuk melindungi Pengembangan sistem perlind- mendalam dan mitigasi lanjutan
kontribusi wilayah Pantura Jawa FAKTA PEMBANGUNAN ungan pesisir Pantura Jawa, ter- guna mematangkan teknis pelaksan-
terhadap produk domestik bruto masuk Giant Sea Wall merupakan aan di lapangan.
Proyek Giant Sea Wall dirancang membentang sekitar
nasional sekitar US$368,3 miliar bagian dari strategi nasional untuk Mengingat besarnya kebutuhan
500 kilometer dari Banten hingga Gresik, Jawa Timur.
atau setara Rp1.6196 triliun. menjaga keberlanjutan peradaban dana yang melampaui kapasitas
“Ini hasil penelitian kami ber- pesisir Pantura Jawa. anggaran tahunan, pemerintah
Nilai investasi proyek ini diperkirakan mencapai Perlindungan pesisir yang dikem- membuka ruang lebar bagi keter-
sama dengan teman-teman, yang
US$ 80 miliar, dengan tahapan awal pembangunan di bangkan tidak dimaknai semata libatan investor swasta baik dari
sudah kami lakukan. Banyak sekali
di Pantura Jawa ini yang perlu dil- Teluk Jakarta yang diperkirakan menelan biaya sebagai pembangunan tanggul laut, dalam maupun luar negeri. Pendan-
indungi. Bukan hanya penduduk US$ 8 miliar hingga US$ 10 miliar. melainkan sebagai sistem terintegra- aan proyek ini dirancang melalui
yang ada sekitar 17 sampai 20 juta si yang mengombinasikan tanggul kombinasi dana APBN, kolaborasi
jiwa harus dilindungi, tapi aset-aset Pembangunan Giant Sea Wall sudah direncanakan laut (offshore dike), tanggul pantai pemerintah-swasta, hingga pembi-
nasional yang ada di Pantura Jawa ini sejak tahun 1995 atau hampir 30 tahun lalu. (onshore dike), serta solusi berbasis ayaan dari investor murni.
lebih kurang sekitar US$368,3 mil- alam (nature-based solutions) seperti “Oleh karena itu, dalam pelak-
iar,” ujar Didit seperti dikutip Antara Pembangunan tahap awal akan difokuskan pada penguatan ekosistem mangrove. sanaan kegiatan pembangunannya,
di Jakarta, Selasa (24/2/2026) wilayah-wilayah yang paling terdampak seperti Secara konseptual, sistem per- kita melihat bahwa investasi ada
Didit menyampaikan bahwa Jakarta, Semarang, Pekalongan, dan Brebes. lindungan pesisir Pantura Jawa yang dari APBN, ada yang dari APBN
urgensi pembangunan atau per- direncanakan mencakup wilayah dan investor, dan ada yang dari in-
lindungan Pantura Jawa ini salah Durasi pembangunan diproyeksi mencapai 15 hingga sepanjang kurang lebih 535 kilom- vestor murni,” tambah Didit.
satunya yang dilakukan adalah Giant 20 tahun. eter yang tersebar di lima provinsi Skema hibrida ini diharapkan da-
SUMBER: BERBAGAI SUMBER DIOLAH
Sea Wall. Selain mengalami penu- yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa pat mempercepat pengerjaan tanpa
runan permukaan air tanah, wilayah Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, memberikan beban berlebih pada
Pantura Jawa juga mengalami banjir serta lima wilayah kota dan 25 stabilitas fiskal negara.
rob akibat kenaikan permukaan air wilayah kabupaten. Sementara itu pengamat In-
laut sehingga dapat mengancam ter- Cakupan tersebut bukan satu frastruktur perkotaan dari Univer-
hadap aset-aset nasional yang berada struktur tunggal yang dibangun sitas Trisakti Yayat Supriatna men-
di wilayah tersebut. serentak, melainkan sistem perlind- gatakan pembangunan Tanggul Laut
“Dengan kondisi seperti ini, ungan bertahap yang diprioritaskan Raksasa di wilayah Pantura memang
maka akan terjadi kerugian. Con- pembangunan Giant Sea Wall oleh catat 56% dari total PDB Indonesia berdasarkan karakteristik risiko, diperlukan dalam jangka panjang.
toh misalkan instansi pemerintah, pemerintah dalam rangka melind- berasal dari Pulau Jawa, dan 70% kondisi teknis, dan kebutuhan setiap Namun begitu pembangunannya
pabrik, kawasan ekonomi khusus ungi wilayah Pantura Jawa. dari jumlah tersebut berasal dari wilayah. membutuhkan anggaran yang tidak
(KEK), jalur kereta api, rumah sak- Dia juga menambahkan bahwa Pantai Utara Jawa. sedikit.
it, kantor-kantor swasta ataupun dalam upaya untuk mewujudkan Nilai Investasi “Saya kira memang dibutuhkan
pabrik-pabrik yang sudah berdiri pembangunan Giant Sea Wall maka Memanfaatkan Menurut Didit, pemerintah pembangunan tanggul ini tapi dalam
mulai zaman Belanda,” imbuhnya. BOPPJ tidak bisa bekerja sendi- Infrastruktur melalui Badan Otorita Pengelola jangka panjang dan memang sedari
Selain itu, kota-kota strategis di rian, namun dibutuhkan kolabo- Dalam kesempatan tersebut, Pantura Jawa memproyeksikan sekarang harus direncanakan ter-
wilayah Pantura Jawa seperti Se- rasi antarkementerian atau lem- Didit juga mengungkapkan pemban- pembangunan proyek Giant Sea masuk pendanaan dan rancangan-
marang juga mengalami penurunan baga terkait serta pemerintah daerah gunan Tanggul Laut Raksasa dapat Wall akan menelan biaya investasi nya seperti apa,” ujarnya kepada
permukaan tanah (land subsidence) mulai dari tingkat provinsi hingga dimanfaatkan untuk infrastruktur sekitar US$80-100 miliar atau setara Investor Daily.
dan mengalami banjir rob. kabupaten. jalan tol, Moda Raya Terpadu (MRT) Rp1.681 triliun. Anggaran tersebut Ia menambahkan, dengan ang-
“Ini hasil penelitian. Dengan Sementara itu, Menteri Perenca- hingga pembangkit listrik bersum- diperlukan untuk membangun tang- garan yang tidak sedikit pemerintah
kondisi seperti ini, maka kami terus naan Pembangunan Nasional (PPN)/ ber energi baru terbarukan, seperti gul yang membentang sepanjang 535 perlu memamnfaatkan anggaran
terang melihat dibutuhkan proteksi, Kepala Badan Perencanaan Pemban- pembangkit listrik tenaga bayu (an- kilometer mulai dari Banten, Jawa melalui skema kerja sama dengan
dibutuhkan perlindungan ke depan gunan Nasional (Bappenas) Rachmat gin) dan panel surya. “Di situ (akan) Barat, hingga Gresik di Jawa Timur. pihak lain dan tidak hanya bersandar
dalam waktu singkat,” jelasnya. Pambudy menyampaikan, proyek Gi- ada jalan tol dan MRT,” ujar Didit. Ia menjelaskan bahwa pemban- kepada APBN. “Saya kira semua
Didit mengungkapkan, Tanggul ant Sea Wall tidak hanya melindungi Selain jalan tol dan MRT, tanggul gunan akan dilakukan secara ber- skema pendanaan harus dimanfaat-
Laut Raksasa yang akan dibangun Pantai Utara Jawa dari banjir dan laut tersebut juga bisa dimanfaatkan tahap dengan memprioritaskan ka- kan, tidak hanya APBN namun juga
diharapkan bertahan 100-200 tahun abrasi, tapi juga melindungi pusat- untuk infrastruktur pembangkit wasan yang mengalami penurunan bisa dari loan selama itu skemanya
dalam rangka melindungi pantai pusat perekonomian Indonesia. listrik tenaga bayu (PLTB) dan panel muka tanah paling ekstrem. Wilayah menarik dan mampu dijamin oleh
utara (Pantura) Jawa. Rencana Ia menuturkan, pihaknya men- surya. fokus utama mencakup Jakarta serta pemerintah,” pungkasnya.
LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN LAPORAN ARUS KAS
Tanggal 31 Desember 2025 Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025 Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Tahun yang Tahun yang
31 Desember 2025 31 Desember 2024 berakhir pada tanggal 31 Desember berakhir pada tanggal 31 Desember
(Diaudit) (Diaudit) 2025 2024 2025 2024
(Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit)
ASET PENDAPATAN ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Kas dan bank - neto 172.515 48.556 Pendapatan pembiayaan konsumen 836.811 826.873 Penerimaan kas dari:
Piutang sewa pembiayaan Pendapatan sewa pembiayaan 298.317 242.718 Pembiayaan konsumen 24.852.109 22.188.393
Pihak berelasi - setelah dikurangi pendapatan sewa pembiayaan Pendapatan sewa ijarah - neto 1.149 602 Sewa pembiayaan 3.791.286 3.223.075
belum diakui sebesar Rp1.932 dan Rp3.705 masing-masing Pendapatan bunga 5.220 2.492 Sewa ijarah 5.170 4.052
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 6.793 10.578 Pendapatan lain-lain 34.695 41.487 Penerimaan dari pendapatan
Pihak ketiga - setelah dikurangi pendapatan sewa pembiayaan belum denda keterlambatan
diakui dan pendapatan dan beban ditangguhkan sebesar TOTAL PENDAPATAN 1.176.192 1.114.172
dan pelunasan dipercepat 86.525 84.079
Rp260.063 dan Rp246.312 masing-masing pada tanggal-tanggal Pendapatan bunga 5.220 2.492
31 Desember 2025 dan 2024 2.655.904 2.327.646 BEBAN
Beban pendanaan 224.704 216.925 Pengeluaraan kas sehubungan
Cadangan kerugian penurunan nilai (23.068) (18.529) dengan pembiayaan bersama-neto - (88)
Beban tenaga kerja 166.546 160.362
Neto 2.639.629 2.319.695 Pembayaran kas untuk transaksi
Beban pemasaran 16.085 15.620
Piutang pembiayaan konsumen Beban kerugian penurunan nilai 93.961 65.769 pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan (13.829.053) (11.945.122)
Pihak berelasi - setelah dikurangi pendapatan pembiayaan konsumen Pembayaran kas untuk dealer (14.461.099) (12.728.477)
belum diakui sebesar Rp2.819 dan Rp3.791 masing-masing Beban penyusutan aset tetap 7.613 6.681
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 15.300 17.765 Beban amortisasi aset hak guna 3.322 3.181 Pembelian aset tetap ijarah (7.112) (8.952)
Beban provisi dan komisi 1.385 3.022 Pembayaran bunga (211.631) (222.597)
Pihak ketiga - setelah dikurangi pendapatan pembiayaan konsumen
belum diakui dan pendapatan dan beban ditangguhkan Keuntungan transaksi mata uang asing (321) (426) Pembayaran beban umum dan administrasi (200.523) (221.442)
sebesar Rp1.941.860 dan Rp1.722.509 masing-masing Beban lain-lain 68.648 59.684 Pembayaran pajak penghasilan badan (129.017) (131.644)
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 5.786.026 5.574.085
TOTAL BEBAN 581.943 530.818 Kas neto (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas operasi (98.125) 243.769
Total piutang pembiayaan konsumen 5.801.326 5.591.850
Cadangan kerugian penurunan nilai (36.829) (35.199) LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL DAN PAJAK PENGHASILAN 594.249 583.354 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Neto 5.764.497 5.556.651 Penerimaan dari penjualan aset tetap 179 595
Beban pajak final (1.044) (498)
Piutang lain-lain Pembelian aset tetap (6.940) (14.169)
Pihak ketiga 8.860 9.887 LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN 593.205 582.856 Penambahan aset hak guna (2.192) (2.347)
Cadangan kerugian penurunan nilai (185) (121) Penerimaan dividen - 14.910
Neto 8.675 9.766 BEBAN PAJAK PENGHASILAN (130.755) (130.710)
Aset diperoleh untuk ijarah – setelah dikurangi akumulasi Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi (8.953) (1.011)
LABA TAHUN BERJALAN 462.450 452.146
penyusutan sebesar Rp5.464 dan Rp2.177 masing-masing
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 11.332 8.241 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penghasilan komprehensif lain Penerimaan utang bank 6.050.000 3.025.000
Investasi dalam saham 159.504 159.504
Beban dibayar dimuka dan uang muka 25.633 14.146 Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi Pembayaran utang bank (6.008.333) (2.459.027)
Keuntungan aktuarial atas liabilitas imbalan kerja 2.342 1.090 Pembayaran dividen kas (158.250) (177.516)
Aset pajak tangguhan - neto 15.950 15.843
Pajak penghasilan terkait dengan komponen Pelunasan obligasi (900.000) (850.000)
Aset tetap dan aset hak guna-setelah dikurangi total akumulasi Penerimaan dari penerbitan obligasi 1.250.000 100.000
penyusutan Aset tetap sebesar Rp81.135 dan Rp74.452 masing- penghasilan komprehensif lainnya (515) (240)
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, dan akumulasi Pembayaran biaya penerbitan obligasi (2.710) -
amortisasi aset hak guna sebesar Rp10.084 dan Rp6.762 masing- Laba komprehensif lainnya - setelah pajak 1.827 850
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 55.703 57.600 Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas pendanaan 230.707 (361.543)
Aset lain-lain 44.260 50.094 TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 464.277 452.996 DAMPAK NETO PERUBAHAN
TOTAL ASET 8.897.698 8.240.096 NILAI TUKAR ATAS KAS DAN BANK 388 485
LIABILITAS DAN EKUITAS LABA PER SAHAM DASAR KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK AWAL TAHUN 124.017 (118.300)
LIABILITAS (Dinyatakan dalam nilai penuh Rupiah) 14.286 13.968
Utang bank KAS DAN BANK AWAL TAHUN 48.614 166.914
Pihak berelasi - -
Pihak ketiga 3.000.695 2.959.028 KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 172.631 48.614
Total utang bank 3.000.695 2.959.028 LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KAS DAN BANK TERDIRI DARI:
Utang dealer 144.087 152.477
Utang pajak 41.290 43.873 Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025 Kas 470 470
Bank 172.161 48.144
Utang lain-lain (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pihak berelasi 10.643 16.591 TOTAL 172.631 48.614
Pihak ketiga 75.394 112.196 Saldo Laba
Keuntungan
Total utang lain-lain 86.037 128.787 Modal Aktuarial Catatan:
Ditempatkan Atas Liabilitas Belum
Beban akrual dan Imbalan Kerja Ditentukan Ditentukan
Pihak berelasi 416 1 Disetor Penuh Karyawan Penggunaannya Penggunaannya Total Ekuitas 1. Informasi keuangan di atas diambil dari laporan keuangan PT Maybank Indonesia Finance (“Perusahaan”)
Pihak ketiga 69.518 55.475 pada tanggal 31 Desember 2025 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, yang disusun oleh
Total beban akrual 69.934 55.476 Saldo tanggal 31 Desember 2023 32.370 51 6.500 3.660.716 3.699.637 manajemen Perusahaan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah diaudit oleh
Utang obligasi - neto KAP Purwanto Susanti dan Surja (“PSS”) (firma anggota Ernst & Young Global Limited), auditor independen,
Pihak berelasi 76.858 48.953 Dividen - - - (177.516) (177.516) berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, dengan opini audit tanpa
Pihak ketiga 1.170.643 850.192 modifikasian, sebagaimana tercantum dalam laporannya tanggal 24 Februari 2026 yang tidak tercantum
Keuntungan aktuarial atas liabilitas
Total utang obligasi 1.247.501 899.145 imbalan kerja - setelah pajak dalam publikasi ini. Informasi keuangan tersebut di atas tidak mencakup catatan atas laporan keuangan.
Liabilitas imbalan kerja 27.010 26.193 tangguhan - 850 - - 850
2. Laba per saham dasar dihitung berdasarkan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama tahun
TOTAL LIABILITAS 4.616.554 4.264.979 Laba tahun berjalan 2024 - - - 452.146 452.146 berjalan.
EKUITAS
Modal saham - Nilai nominal Rp1.000 (nilai penuh) per saham Saldo tanggal 31 Desember 2024 32.370 901 6.500 3.935.346 3.975.117
Modal dasar - 60.000.000 lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh - 32.370.000 lembar saham 32.370 32.370 Dividen - - - (158.250) (158.250)
Keuntungan aktuarial atas liabilitas
imbalan kerja - setelah pajak tangguhan 2.728 901 Keuntungan aktuarial atas liabilitas
Saldo Laba imbalan kerja-setelah Jakarta, 24 Februari 2026
Ditentukan penggunaannya 6.500 6.500 pajak tangguhan - 1.827 - - 1.827
Belum ditentukan penggunaannya 4.239.546 3.935.346
Laba tahun berjalan 2025 - - - 462.450 462.450
PT MAYBANK INDONESIA FINANCE
TOTAL EKUITAS 4.281.144 3.975.117
Direksi
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 8.897.698 8.240.096 Saldo tanggal 31 Desember 2025 32.370 2.728 6.500 4.239.546 4.281.144
INVESTOR DAILY_7 kol x 200 mmkl_25 FEB 2026
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Otorita Pen-Pantai Utara Jawa
p.1
unresolved
org
Otorita Pengelola
p.1
unresolved
org
Menteri Perenca-
p.1
unresolved
org
Perencanaan Pemban-
p.1
unresolved
org
Purwanto Susanti
p.1
unresolved
org
Young Global Limited
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.