Skip to content
Back to announcement

20260224_TAFS_Penyampaian Bukti Iklan_32029049_lamp1.pdf

Other Text extracted TAFS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1

          
Page 2
                                                                                                                                 FOKUS EKONOMI
                       Baca artikel lainnya mengenai Ekonomi


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      7
                       di mediaindonesia.com dengan memindai QR Code
                             mediaindonesia.com/ekonomi


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 SENIN, 23 FEBRUARI 2026




Optimisme yang Butuh Pembuktian
• Arah kebijakan yang menempatkan                                                                                                                                                                                                                                                       Performa Ekonomi 2025
  investasi sebagai motor transformasi                                                                                                                                                                                                                                                  Pertumbuhan PDB: Kuartal IV 2025                    Indikator Kesejahteraan 2025
  ekonomi sudah di jalur yang tepat.                                                                                                                                                                                                                                                    tumbuh 5,30%, dengan rata-rata
                                                                                                                                                                                                                                                                                        tahunan 5,11%.                                      Kemiskinan: Turun ke level 8,25%.

• Keberhasilan investasi sangat                                                                                                                                                                                                                                                         Komponen Pendorong:                                 Gini Ratio: Berada di angka 0,363.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Ketenagakerjaan: Tingkat pengang-
  tergantung sinergi pemerintah, pelaku
                                                                                                                                                                                                                                                                                           Ekspor: 7,03%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            guran 4,7% dengan penyerapan
                                                                                                                                                                                                                                                                                           Konsumsi: Lembaga nonprofit                      2,71 juta tenaga kerja baru.
  usaha, lembaga pembiayaan, dan mitra                                                                                                                                                                                                                                                     5,13% dan rumah tangga 4,98%
                                                                                                                                                                                                                                                                                           Investasi: 5,09%                                 Realisasi Investasi 2025
  global.                                                                                                                                                                                                                                                                                  Belanja negara: 2,50%                            Total: Rp1.931 triliun
• Indonesia membutuhkan investasi PMA                                                                                                                                                                                                                                                   Sektor Unggulan: Pertanian (5,33%),
                                                                                                                                                                                                                                                                                        industri pengolahan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            (101,3% dari target).
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Komposisi: PMDN (53,35%) men-
  dan PMDN sekitar Rp13.000 triliun pada                                                                                                                                                                                                                                                (5,30%), transportasi
                                                                                                                                                                                                                                                                                        dan akomamin (7%).
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            dominasi di atas PMA (46,65%).

  periode 2025–2029.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Hilirisasi (kontributor utama (30,2%)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Total realisasi: Rp584,1 triliun
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              (naik 43,3% yoy)
Insi Nantika Jelita                                  an lembaga seperti Danantara                                                                                                                                                                                                                                                             Sektor terbesar: Mineral
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              (Rp373,1 triliun), perkebunan
insi@mediaindonesia.com                              dapat menjadi katalis untuk                                                                                                                                                                                                                                                              (Rp144,5 triliun), migas (Rp60 triliun),




S
                                                     mempercepat industrialisasi,”                                                                                                                                                                                                                                                            dan perikanan (Rp6,4 triliun)
        EUSAI pemaparan op-                          ujar politikus Partai Golkar itu.
                                                                                                                                                                                                                                                                                        Kerangka Pertumbuhan Ekonomi 2026
        timisme pemerintah di                           Ia menyebut keberhasilan
                                                                                                                                                                                                                                                                                        Sektor Prioritas
        ajang Indonesia Eco-                         investasi sangat bergantung
                                                                                                                                                                                                                                                                                        Pertanian: Fokus pada ketahanan pangan dan hilirisasi produk tani.
        nomic Outlook 2026,                          pada sinergi antara pemerin-
                                                                                                                                                                                                                                                                                        Manufaktur: Pengembangan mobil nasional, industri semikonduktor, dan
publik menunggu pembuktian                           tah, pelaku usaha, lembaga                                                                                                                                                                                                         revitalisasi sektor padat karya.
nyata dari berbagai rancangan                        pembiayaan, dan mitra global.                                                                                                                                                                                                      Digital dan energi: Ekspansi data center, penguatan gig economy, serta
besar atau grand design in-                          Ia menilai Indonesia kini mema-                                                                                                                                                                                                    transisi ke energi bersih.
vestasi yang telah dipaparkan.                       suki fase krusial untuk menjaga                                                                                                                                                                                                    Program Strategis dan Anggaran
Strategi tersebut diharapkan                         pertumbuhan sekaligus mem-                                                                                                                                                                                                         Makan Bergizi Gratis (MBG)
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Anggaran: Rp335 triliun
tidak berhenti pada tataran                          bangun fondasi ekonomi jangka
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Target: 70 juta penerima dan 35.270 unit SPPG (serapan 1,7 juta pekerja)
konsep, tetapi benar-benar                           panjang berbasis nilai tambah.
                                                                                                                                                                                                                                                                                        Koperasi Merah Putih
mampu mendorong pertum-                                 Indonesia, lanjutnya, membu-
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Anggaran: Rp181,8 triliun
buhan industri, menciptakan                          tuhkan investasi yang memberi                                                                                                                                                                                                        Target: 83 ribu unit (melibatkan 240 ribu PPPK dan 1 juta relawan)
nilai tambah di dalam negeri,                        dampak nyata melalui pen-                                                                                                                                                                                                          Pembangunan 3 Juta Rumah
serta memberikan manfaat                             ciptaan industri, perluasan la-                                                                                                                                                                               ANTARA/FAUZAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Anggaran: Rp58 triliun
langsung bagi masyarakat.                            pangan kerja, dan peningkatan                          KEBIJAKAN EKONOMI: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan dalam Indonesia                                                                                          Reformasi Pasar Modal dan Moneter
   Ketua Komisi XI DPR Mukha-                        kapasitas nasional. “Ini yang                          Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2). Forum tersebut menjadi wadah                                                                               Kondisi Pasar (per 12 Februari 2026)
mad Misbakhun menilai arah                           harus menjadi fokus agar per-                          untuk memaparkan arah kebijakan ekonomi pemerintah sekaligus meyakinkan investor mengenai                                                                                     IHSG: 8.265 (naik 0,21%)
kebijakan yang menempatkan                           tumbuhan ekonomi berkelan-                             ketahanan ekonomi Indonesia.                                                                                                                                                  Rupiah: Rp16.818/USD
investasi sebagai motor trans-                       jutan dan inklusif,” imbuhnya.                                                                                                                                                                                                     Kebijakan Kunci
formasi ekonomi sudah berada                                                                                nilai tambah, teknologi, dan                             sekitar Rp13.000 triliun pada                            ini, konsumsi belum menunjuk-                               Likuiditas: Kenaikan free float dari 7,5% ke 15%.
di jalur yang tepat. Namun,                          INVESTASI                                              produktivitas. Momentum itu                              periode 2025–2029. Pemerintah                            kan akselerasi yang kuat.                                   Investasi institusi: Limit investasi saham LQ45
                                                                                                                                                                                                                                                                                          untuk dana pensiun dan asuransi
menurutnya, kredibilitas kebi-                       JANGKA PANJANG                                         juga perlu dijaga melalui kon-                           membidik target pertumbuhan                                 Dengan kontribusi sekitar                                naik dari 10% ke 20%.
jakan sangat ditentukan oleh                           Dalam konteks global yang                            sistensi eksekusi dan disiplin                           realisasi investasi rata-rata                            54%–55% terhadap PDB, per-                                  Transparansi: Pengungkapan
realisasi proyek di lapangan.                        semakin kompetitif, Misbakhun                          tata kelola agar benar-benar                             15,67% setiap tahun dalam pe-                            tumbuhan ekonomi 2025 yang                                  pemilik manfaat (UBO) dan
                                                                                                                                                                                                                                                                                          pemegang saham di atas 1%.
   “Tantangannya sekarang                            menilai setiap negara dituntut                         memberikan dampak luas bagi                              riode tersebut.                                          berada di kisaran 5% masih
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Struktur: Percepatan demu-
ialah pembuktian. Bukan ha-                          bergerak cepat memperkuat                              perekonomian nasional.                                      “Investasi memainkan per-                             ditopang konsumsi, sementara                                tualisasi bursa efek Indo-
nya desain kebijakan, tetapi                         industri domestik, terutama di                                                                                  anan sangat penting dalam                                investasi dan ekspor masih le-                              nesia (BEI).                                    Sumber: Danantara/BPS/BPKM/Litbang MI

realisasi proyek yang berjalan,                      sektor energi, mineral kritis,                         AKSELERASI IN-                                           kita mencapai pertumbuhan                                mah. Indikator frekuensi tinggi
industri yang tumbuh, dan man-                       pangan, dan teknologi. Ka-                             VESTASI                                                  8%, dan kita akan mendorong                              juga menunjukkan kondisi                                “Karena hampir 40%–50% be-                            pasar kerja yang menunjukkan
faat yang dirasakan masyara-                         rena itu, kesiapan institusi dan                         Dalam Indonesia Economic                               penuh investasi ini,” katanya.                           moderat, yakni penjualan ritel                          lanja rumah tangga bawah digu-                        adanya vertical mismatch atau
kat,” ujarnya dalam keterangan                       konsistensi kebijakan menjadi                          Outlook 2026, Jumat (13/2),                                 Realisasi investasi nasional                          yang hanya tumbuh rendah                                nakan untuk pangan,” katanya.                         ketidaksesuaian antara tingkat
resmi yang dikutip Sabtu (21/2).                     faktor penentu.                                        Chief Executive Officer (CEO)                            pada 2025 mencapai Rp1.931,2                             satu digit dan sektor barang                              Karena itu, stabilitas harga                        pendidikan dan keterampilan
   Ia menegaskan momentum                              Ia juga menyoroti Indonesia                          Danantara Indonesia Rosan                                triliun dan menyerap lebih dari                          konsumsi yang belum kembali                             pangan dan kualitas pekerjaan                         pekerja.
pascaforum tersebut harus                            mulai memiliki kerangka yang                           Perkasa Roeslani menegaskan,                             2,7 juta tenaga kerja, dengan                            ke pola sebelum pandemi co-                             formal menjadi faktor utama.                             Rizal mencatat sekitar 50%
dimanfaatkan untuk memper-                           lebih terstruktur dalam menge-                         akselerasi investasi menjadi                             hilirisasi sebagai motor utama.                          vid-19. “Artinya, konsumsi lebih                        Inflasi pangan sekecil apa pun                        pekerja masih didominasi oleh
cepat implementasi investasi                         lola investasi jangka panjang.                         kunci pertumbuhan ekonomi,                               Sepanjang 2025, investasi hiliri-                        tepat disebut bertahan daripada                         dinilai dapat menggerus kon-                          sektor informal, sementara
strategis yang telah dirancang,                      Pemerintah dinilai perlu mem-                          dengan fokus investasi Danan-                            sasi tercatat Rp584,1 triliun atau                       menguat,” menurut Rizal.                                sumsi lebih besar jika diban-                         kelas menengah tertekan oleh
mulai dari hilirisasi mineral,                       bangun mekanisme yang siste-                           tara Indonesia pada penciptaan                           sekitar 30,2% dari total realisasi                          Kondisi tersebut, lanjutnya,                         dingkan dengan tambahan                               tingginya biaya hidup. Padahal,
pengembangan energi baru,                            matis untuk menghubungkan                              dampak ekonomi nyata.                                    investasi nasional, tumbuh sig-                          tecermin dari tabungan rumah                            bantuan fiskal. Menurutnya,                           konsumsi terbesar berasal dari
agrikultur modern, hingga in-                        kebutuhan industri, pembia­                              “Danantara hadir untuk me-                             nifikan jika dibandingkan de-                            tangga yang menurun serta                               menjaga upah riil, harga pa-                          kelompok tersebut.
frastruktur digital.                                 yaan, dan minat investor.                              mastikan investasi tidak hanya                           ngan tahun sebelumnya.                                   pertumbuhan kredit konsumsi                             ngan, serta akses kredit usaha                           Oleh karena itu, menurutnya,
   Dalam konteks itu, peran                            “Ini langkah penting, karena                         menghasilkan return finansial,                                                                                    yang lebih cepat jika dibanding-                        mikro, kecil, dan menengah                            keberlanjutan konsumsi sangat
Danantara Indonesia bersama                          proyek strategis membutuhkan                           tetapi juga menciptakan lapan-                           KONSUMSI                                                 kan dengan pendapatan riil.                             (UMKM) jauh lebih krusial da-                         bergantung pada penciptaan
kementerian terkait dinilai                          institusi yang mampu menga-                            gan kerja, memperkuat industri,                          MASIH LEMAH                                                 Rizal menegaskan penopang                            ripada memperbesar stimulus                           lapangan kerja formal dan pe-
penting untuk memastikan in-                         wal dari perencanaan sampai                            dan mendorong transformasi                                  Kepala Pusat Makroekonomi                             konsumsi bukan berasal dari                             APBN.                                                 ningkatan produktivitas, bukan
vestasi tidak berhenti sebagai                       eksekusi,” kata Misbakhun.                             ekonomi nasional,” ujarnya.                              dan Keuangan Institute for De-                           stimulus, melainkan dari pen-                             “Konsumsi masih bisa meno-                          pada bantuan sosial.
agenda kebijakan, melainkan                            Dengan begitu, ungkapnya,                              Untuk menopang pertum-                                 velopment of Economics and                               dapatan riil. Program bantuan                           pang pertumbuhan, tetapi sifat-                          “Tanpa perbaikan tersebut,
menjadi penggerak transfor-                          investasi tidak lagi diposisi-                         buhan ekonomi, sambung-                                  Finance (Indef) M Rizal Tau­                             sosial dan subsidi transportasi                         nya masih rapuh,” terang Rizal.                       pertumbuhan ekonomi diper-
masi ekonomi.                                        kan sekadar sebagai target                             nya, Indonesia membutuhkan                               fikurahman menilai konsumsi                              dinilai efektif untuk jangka                                                                                  kirakan hanya bertahan di
   “Selama diarahkan pada sek-                       realisasi tahunan, tetapi sebagai                      investasi penanaman modal                                rumah tangga memang masih                                pendek, tetapi tidak mampu                              LAPANGAN KERJA                                        kisaran 5% dan sulit menembus
tor produktif dan dikelola de-                       instru­men transformasi untuk                          asing (PMA) dan penanaman                                menjadi topangan utama eko-                              meningkatkan daya beli secara                           FORMAL                                                6% pada 2026–2027,” ramalnya.
ngan tata kelola yang kuat, per-                     membangun ekonomi berbasis                             modal dalam negeri (PMDN)                                nomi. Namun, masalahnya saat                             permanen jika upah riil stagnan.                           Ia juga menyoroti struktur                         (E-1)




                                                                                                               Gedung Perkantoran The Tower Lantai 8 dan 9, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 12-13, Jakarta 12930
                                                                                                                           Tel : (021) 5082 1500, Fax : (021) 5082 1502. Website : www.taf.co.id

                                                                  LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                                                                             LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                                                LAPORAN ARUS KAS
                                                              31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024                                                                                                          KOMPREHENSIF LAIN                                                                                        31 DESEMBER 2025 DAN 2024
                                                                  (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                       (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                          ASET                              31 Des 2025       31 Des 2024                 LIABILITAS DAN EKUITAS                         31 Des 2025        31 Des 2024                                                            31 Des 2025                 31 Des 2024                                                              31 Des 2025        31 Des 2024
  ASET                                                                                         LIABILITAS                                                                                      PENDAPATAN                                                                                      Arus kas dari aktivitas operasi
  Kas dan kas di bank                                                                          Utang penyalur kendaraan                                                                        Pembiayaan konsumen                                               3.622.346       3.543.129
    - Pihak ketiga                                                412.076           368.890      - Pihak ketiga                                                    5.440           2.111                                                                                                       Penerimaan kas dari pelanggan:
                                                                                                                                                                                               Marjin Murabahah                                                    197.994         167.263
    - Pihak berelasi                                               75.083               461      - Pihak berelasi                                                    317               -       Sewa pembiayaan                                                      24.220          24.721       - Pembiayaan konsumen                                    18.650.422        17.932.348
  Piutang pembiayaan konsumen bersih setelah dikurangi                                         Liabilitas sewa pembiayaan                                            683           1.677       Sewa operasi                                                        151.103         202.411       - Sewa pembiayaan                                           140.041           156.379
    cadangan kerugian penurunan nilai sebesar                                                  Utang lain-lain                                                                                 Pembiayaan penyalur kendaraan                                        53.489          66.939
                                                                                                                                                                                               Bunga bank                                                           12.580          14.555       - Sewa operasi                                              164.960           199.771
    Rp 1.564.521 (2024: Rp 1.512.901)                                                            - Pihak ketiga                                                 541.971         512.994        Lain-lain                                                           433.566         323.476
    - Pihak ketiga                                            32.054.082         30.291.735      - Pihak berelasi                                               500.276         429.133                                                                                                          - Pembiayaan penyalur kendaraan                          15.161.492        16.473.956
    - Pihak berelasi                                              82.203             91.273    Akrual                                                                                          Jumlah Pendapatan                                                 4.495.298       4.342.494       - Pembiayaan Murabahah                                    1.145.502           924.112
  Piutang pembiayaan Murabahah                                                                   - Pihak ketiga                                                 540.845         601.441        BEBAN                                                                                           Bunga bank                                                     12.580            14.555
    bersih setelah dikurangi cadangan kerugian                                                 Surat berharga yang diterbitkan                                                                 Beban bunga dan keuangan                                          (1.880.766)     (1.830.153)   Pendapatan denda dan penalti                                  169.874           150.522
    penurunan nilai sebesar Rp 60.419                                                            - Obligasi                                                    4.732.794       4.356.420       Cadangan kerugian penurunan nilai
    (2024: Rp 55.667)                                                                          Pinjaman                                                                                          - Piutang pembiayaan konsumen,                                                                Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan             126.399            90.989
    - Pihak ketiga                                              1.886.821         1.680.199      - Pihak ketiga                                            25.788.845         25.770.883              piutang pembiayaan Murabahah                                                             Lain-lain                                                     767.105           739.519
                                                                                                                                                                                                      dan piutang pembiayaan penyalur
  Investasi bersih dalam sewa pembiayaan setelah                                               Liabilitas derivatif                                            98.422             96.370              kendaraan                                                    (510.419)       (505.177)   Jumlah                                                     36.338.375        36.682.151
      dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai                                              Utang pajak                                                                                       - Lainnya                                                         (264.714)       (230.159)
      sebesar Rp 44 (2024: Rp Nihil)                                                             - Pajak penghasilan                                           99.311            106.820       Beban usaha                                                         (796.262)       (782.813)
    - Pihak ketiga                                                250.689           254.076      - Pajak lain-lain                                             22.292             24.687       (Rugi)/laba selisih kurs - bersih                                       (472)            992    Pengeluaran kas untuk:
  Piutang pembiayaan penyalur kendaraan setelah                                                Imbalan kerja                                                  139.020            115.785       Jumlah beban                                                      (3.452.633)     (3.347.310)     - Pembayaran kepada penyalur kendaraan dan
    dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai                                                Jumlah Liabilitas                                           32.470.216         32.018.321       LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                     1.042.665         995.184
    sebesar Rp 8.860 (2024: Rp 3.686)                                                                                                                                                                                                                                                               premi asuransi                                       (33.949.838)      (37.057.426)
                                                                                                                                                                                               BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                             (222.705)       (214.287)
    - Pihak ketiga                                                588.666           870.469                                                                                                                                                                                                      - Beban usaha                                              (653.680)         (642.883)
    - Pihak berelasi                                               49.987            55.654    EKUITAS                                                                                         LABA BERSIH                                                          819.960         780.897
                                                                                                                                                                                                                                                                                                 - Beban sewa                                                 (7.921)           (1.855)
  Piutang lain-lain                                                                            Modal saham biasa - nilai nominal                                                               PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                                                                                                Ro 1.000 per saham (nilai penuh)                                                               Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi                                              - Beban bunga dan keuangan                               (1.899.839)       (1.939.322)
    - Pihak ketiga                                                607.180           827.331
    - Pihak berelasi                                              486.061           679.851     - Modal dasar - 2.000.000.000 saham                                                              - Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasca kerja            4.307           (5.731)     - Lain-lain                                                  (1.575)           (1.229)
  Aset derivatif                                                  604.326         1.072.322     - Modal ditempatkan dan disetor penuh                                                            - Pajak penghasilan terkait                                          (948)           1.261
                                                                                                                                                                                                                                                                                               Jumlah                                                    (36.512.853)      (39.642.715)
  Aset pajak tangguhan - bersih                                   273.436           137.982       800.000.000 saham                                             800.000         800.000                                                                              3.359           (4.470)
  Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan                                          Saldo laba                                                                                      Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
                                                                                                - Cadangan wajib                                                  96.000          88.000        - Lindung nilai arus kas                                          (498.979)        (120.207)
    sebesar Rp 468.291 (2024: Rp 448.273)                         780.076           928.812                                                                                                     - Pajak penghasilan terkait                                        109.775           26.446    Kas yang digunakan untuk aktivitas operasi                      (174.478)    (2.960.564)
  Aset lain-lain                                                                                - Belum dicadangkan                                            5.146.546       4.331.227
                                                                                                                                                                                                                                                                  (389.204)         (93.761)   Beban pajak penghasilan                                         (256.758)      (216.266)
    - Pihak ketiga                                                 19.130            22.201    Cadangan lindung nilai arus kas                                  (314.291)         74.913
    - Pihak berelasi                                               28.655            31.205                                                                                                    Pendapatan komprehensif lain - setelah pajak                       (385.845)         (98.231)   Arus kas bersih yang digunakan untuk
                                                                                               Jumlah Ekuitas                                                  5.728.255       5.294.140
                                                                                                                                                                                               JUMLAH PENDAPATAN KOMPREHENSIF                                      434.115          682.666      aktivitas operasi                                             (431.236)    (3.176.830)
  JUMLAH ASET                                                 38.198.471         37.312.461    JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                               38.198.471         37.312.461       LABA PER SAHAM (nilai penuh)                                          1.025              976
                                                                                                                                                                                                                                                                                               Arus kas dari aktivitas investasi
                                                                                                               LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                                                                                       Hasil penjualan aset tetap                                       190.383        223.800
                                                                                           UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024                                                                                                                                           Pembelian aset tetap                                            (200.474)      (264.235)
                                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                                                                            Arus kas bersih yang digunakan untuk
                                                                                                                                                    Saldo laba                                                                      Cadangan lindung                                             aktivitas investasi                                            (10.091)       (40.435)
                                                          KETERANGAN                                                                  Modal saham                     Cadangan wajib              Belum dicadangkan                   nilai arus kas                   Jumlah ekuitas
                                                                                                                                                                                                                                                                                               Arus kas dari aktivitas pendanaan
   Saldo pada tanggal 1 Januari 2024                                                                                                               800.000                           80.000                       3.562.800                          168.674                     4.611.474     Penerimaan kas dari:
   Laba bersih tahun berjalan                                                                                                                            -                                -                         780.897                                -                       780.897       - Penerimaan pinjaman                                    25.247.315        39.921.980
   Pendapatan komprehensif lain:                                                                                                                                                                                                                                                                 - Penerimaan dari surat berharga yang diterbitkan         2.236.730         2.003.480
      - Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasca kerja                                                                                             -                               -                          (5.731)                              -                         (5.731)   Pengeluaran kas untuk:
      - Cadangan lindung nilai arus kas                                                                                                                    -                               -                               -                        (120.207)                      (120.207)     - Pembayaran pinjaman                                   (25.057.565)      (38.067.830)
      - Beban pajak terkait                                                                                                                                -                               -                           1.261                          26.446                         27.707      - Pembayaran surat berharga yang diterbitkan             (1.857.675)         (782.275)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                 - Biaya emisi surat berharga yang diterbitkan                (9.198)           (5.982)
   Jumlah pendapatan komprehensif                                                                                                                        -                                -                         776.427                           (93.761)                     682.666
   Tambahan cadangan wajib                                                                                                                               -                            8.000                          (8.000)                                -                            -     Arus kas bersih yang diperoleh dari
   Saldo pada tanggal 31 Desember 2024                                                                                                             800.000                           88.000                       4.331.227                            74.913                    5.294.140       aktivitas pendanaan                                           559.607       3.069.373

   Laba bersih tahun berjalan                                                                                                                              -                               -                        819.960                                 -                      819.960     Kenaikan/(penurunan) bersih kas dan kas di bank                 118.280        (147.892)
   Pendapatan komprehensif lain:
      - Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan pasca kerja                                                                                             -                               -                           4.307                               -                          4.307    Penyesuaian atas selisih kurs dari saldo kas                        (472)          992
      - Cadangan lindung nilai arus kas                                                                                                                    -                               -                               -                        (498.979)                      (498.979)
      - Beban pajak terkait                                                                                                                                -                               -                            (948)                        109.775                        108.827    Kas dan kas di bank dan cerukan pada awal tahun                 369.351         516.251

   Jumlah pendapatan komprehensif                                                                                                                          -                              -                         823.319                         (389.204)                      434.115     Kas dan kas di bank dan cerukan pada akhir tahun                487.159         369.351
   Tambahan cadangan wajib                                                                                                                                 -                          8.000                          (8.000)                               -                             -
   Saldo pada tanggal 31 Desember 2025                                                                                                             800.000                           96.000                       5.146.546                         (314.291)                    5.728.255
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Jakarta, 20 Februari 2026
 Catatan :
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            SE & O
 – Penyajian Laporan Keuangan Publikasi pada tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 diatas disusun berdasarkan Laporan Keuangan PT Toyota Astra Financial Services yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (d.h. Kantor
   Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan yang merupakan anggota jaringan firma PricewaterhouseCoopers) dengan partner penanggungjawab Ichsan Arifanto yang laporannya tertanggal 20 Februari 2026 menyatakan pendapat Tanpa Modifikasian.                                                               PT TOYOTA ASTRA FINANCIAL SERVICES
 – Kurs mata uang asing untuk 1 USD pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing Rp 16.782 dan Rp 16.162 (Rupiah penuh).
 – Kurs mata uang asing untuk 1 Yen Jepang pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing Rp 107,59 dan Rp 102,36 (Rupiah penuh).                                                                                                                                                                                        DIREKSI




     7 Kol x 190 (Media Indonesia)

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.4 MB
Published24 Feb 2026
Pages2
Characters56,056
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible person Gatot Subroto p.2
unresolved org Koperasi Merah Putih p.2
unresolved org PT Toyota Astra Financial Services p.2 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Rintis p.2
unresolved org Rianto & Rekan p.2
unresolved org Rintis & Rekan p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result