Back to announcement
20260220_HILL_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32028292_lamp1.pdf
Other Text extracted HILLSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
HILLCON
Jakarta, 19 Februari 2026
Nomor 010/H/DIR/II/2026
Pe ri h a Permintaan Penjelasan atas PKPU
Kepada Yth:
Kepala Divisi Penilaian 3 (Tiga)
PT Bursa Efek Indonesia
it. Jend. Sudirman Kay 52-53, Senayan
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Indonesia 12190
-
Dengan Hormat
Sehubungan dengan Surat dart PT Bursa Efek Indonesia (BEt) No S-02224/BEI.PP3/02-2026 Tanggal 18
Februari 2026 terkait permintaan penjelasan atas terjadinya volatilitas transaksi efek, maka Bersama mi
kami sampaikan penjelasan sebagaimana berikut
1. Sehubungan dengan Laporan Keuangan Perseroan per 30 September 2025, PT Hillconjaya Sakti
memiliki aset sejumlah Rp5.651.920.000.000 per 30 September 2025 (sebetum eliminasi). Selain itu
pada Laporan Keuangan Perseroan per 30 September 2025, hanya terdapat 1 dari 4 Entitas Anak
Perseroan yang masih beroperasi secara komersial yaitu PT Hillconjaya Sakti. Atas hat tersebut,
Bursa meminta Perseroan menjelaskan kontribusi pendapatan PT Hillconjaya Sakti terhadap
keseluruhan pendapatan Perseroan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan per 30 September
2025.
Tanggapan:
esuai dengan Laporan Keuangan per 30 September 2025, kontribusi pendapatan PT Hillconjaya
Sakti terhadap keseluruhan pendapatan Perseroan adalah 2.790.804.000.000 (99,86%).
2. Agar dijelaskan materialitas pendapatan PT Hillconjaya Sakti tersebut terhadap pendapatan
konsotidasian Perseroan.
Tanggapan
ndapatan PT Hillconjaya Sakti sangat material terhadap pendapatan konsolidasi Perseroan
karena mencakup hampir 100%.
3. Dampak materialitas PKPU PT Hillconjaya Sakti terhadap Perseroan.
Tanggapan
•Iconjaya Sakti tiak berdampak material karena hanya sebesar 1,73% terhadap
pendapatan Perseroan per 30 september 2025.
4. Dampak gugatan PKPU tersebut terhadap operasional, keuangan, clan keberlangsungan usaha
Perseroan.
Tanggapan:
Sampai dengan saat ini kegiatan Operasional Perseroan masih berjalan
5. Hubungan Perseroan dengan PTTri Nusantara Petromine.
Tanggapan:
-T Tri Nusantara Petromine adalah supplier bahan bakar (solar) untuk kegiatan Operasional PT.
Hillconjaya Sakti.
Holding Company I Mining Consultant
Page 2
6. Kronologis kasus PKPU tersebut dengan PT Tri Nusantara Petromine.
HILLCON
Tanggapan:
keterlambatan pembayaran atas tagihan yang telah di restrukturisasi.
7. Upaya hukum yang akan dilakukan Perseroan dalam kaitannya dengan PKPU PT Hillconjaya Sakti.
Tanggapan
PT. Hillconjaya Sakti (entitas anak Perseroan ) telah menunjuk FKNK sebagai Kuasa Hukum daiam
kaitannya dengan gugatan PKPU
8. iumlah kewajiban utangyarigdimiliki Perseroan secara konsolidasian kepada pihak PTTri Nusantara
Petromine.
Tanggapan
Jumlah kewajiban sebesar Rp 46.014.237.043
9. Langkah yang akan diambil Perseroan untuk melindungi kepentingan pemegang saham publik,
terutama apabila keputusan pengadilan tidak menguntungkan Perseroan.
Tanggapan
Perseroan akan mengikuti peraturan dan ketentuan Pasar Modal yang berlaku.
10. lnformasi/ kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan
Tanggapan:
Sampai pada hari ini tidak ada nformasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan
ke publik.
Demikian disampaikan, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
Hormat kami
PT Hilicon Tbk
Hersan Qiu
Direktur Utama
Holding Company I Mining Consultant
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Hillconjaya Sakti
p.1 ×7
unresolved
org
PT Hillconjaya Sakti. Atas
p.1
unresolved
org
PT. Hillconjaya Sakti. Holding Company I Mining Consultant
p.1
unresolved
org
PT Tri Nusantara Petromine. HILLCON Tanggapan
p.2
unresolved
org
PT Hillconjaya Sakti. Tanggapan
p.2
unresolved
—
FKNK
· Kuasa Hukum
p.2
unresolved
org
Hilicon Tbk
p.2 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.