Back to announcement
20260210_ELPI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32026572_lamp1.pdf
Other Text extracted ELPISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Surabaya, 09 Februari 2025 Nomor : 064/COR-CEO/II/2026 Lampiran : 1 (satu) berkas Kepada Yth, Bapak Adi Pratomo Aryanto Kadiv Penilaian Perusahaan 2 PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 Perihal : Tanggapan atas Surat Permintaan Penjelasan atas Suspensi Perdagangan Dengan hormat, Menindaklanjuti surat dengan Nomor S-01892/BEI.PP2/02-2026 perihal Surat Permintaan Penjelasan atas Suspensi Perdagangan yang kami terima di sistem SPE OJK-IDX pada tanggal 09 Februari 2026, kami menghaturkan terima kasih atas arahan, masukan, dan bimbingan dari Bapak. Menindaklanjuti hal tersebut terlampir penjelasan kami atas Suspensi Perdagangan. Demikian kami sampaikan, atas perkenannya kami mengucapkan terima kasih. Hormat kami, PT PELAYARAN NASIONAL EKALYA PURNAMASARI Tbk WAWAN HERI PURNOMO Corporate Secretary Tembusan Yth: 1. Direksi & Komisaris Perseroan 2. Pertinggal
Page 2
Lampiran Surat Nomor : 064/COR-CEO/II/2026
Tanggal : 09 Februari 2026
Penjelasan lebih lanjut:
1. Apakah setelah periode Laporan Keuangan Perseroan terkini yang terakhir kali
disampaikan ke Bursa, terdapat perolehan kontrak atau sumber pendapatan baru
yang signifikan oleh Perseroan, atau transaksi lainnya yang bersifat material, yang
belum diungkapkan oleh Perseroan? Jika iya, agar dielaborasi.
Jawaban:
a. Laporan keuangan terakhir yang telah disampaikan Perseroan kepada Bursa
adalah Laporan Keuangan Unaudited per 30 September 2025 yang mana setelah
penyampaian laporan keuangan tersebut, Perseroan tidak mendapatkan kontrak
atau sumber pendapatan baru yang signifkan dan/atau transaksi yang bersifat
material.
b. Perseroan mengumumkan memperoleh kontrak yang bernilai material dan
signifikan (mega contract) dengan nilai sekitar Rp2,39 triliun, yang telah
diungkapkan melalui Sistem Pelaporan Elektronik OJK-IDX (“SPE OJK-IDX”)
dengan nomor surat 730/COR-CEO/XII/2025 pada 22 Desember 2025. Namun,
kontrak tersebut efektif berlaku setelah 18 (delapan belas) bulan dari Desember
2025 saat kapal diserah terimakan kepada klien sehingga tidak mempunyai
dampak atau memberikan kontribusi pada pendapatan di tahun buku 2025
maupun tahun buku 2026.
c. Selain itu, Perseroan juga telah mengungkapkan rencana Penambahan Modal
Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMHMETD I”) kepada publik melalui
keterbukaan informasi pada Sistem Pelaporan Elektronik (“SPE OJK-IDX”) dengan
nomor surat 038/COR-CEO/I/2026 tertanggal 30 Januari 2026.
2. Sehubungan dengan kegiatan bisnis Perseroan, agar dijelaskan:
a. Perkembangan terkini atas kegiatan bisnis yang dijalankan oleh Perseroan.
b. Rencana strategis Perseroan selama tahun 2026 meliputi perkembangan
bisnis eksisting dan rencana pengembangan bisnis baru (jika ada).
Jawaban:
Terkait dengan aktivitas usaha Perseroan, dapat kami disampaikan hal-hal sebagai
berikut.
a. Perseroan saat ini tetap mempunyai core business offshore support vessel
dan pekerjaan pendukungnya, selain itu Perseroan juga telah melakukan
diversifikasi ke bidang dry bulk, pengadaan kapal Multicat, dan ekspansi
pangsa pasar ke luar negeri meliputi, Malaysia, Brunei, dan berencana
menargetkan dapat memasuki pangsa pasar di Middle East. Hal ini sejalan
dan telah kami sampaikan pada Public Expose Tahunan tanggal 24 April 2025
serta Public Expose Insidentil tanggal 05 Februari 2026.
b. Sejalan dengan roadmap bisnis yang telah kami ungkapkan dalam Public
Expose sebelumnya, dalam jangka waktu hingga 5 (lima) tahun ke depan,
Perseroan akan memfokuskan strategi pengembangan usaha melalui:
1) Penambahan armada
Perseroan melakukan pengadaan kapal baik offshore yang menjadi core
business maupun dry bulk untuk beberapa kapal tug & barge untuk
entitas anak dan afiliasi yaitu PT ELPI Trans Cargo dan PT ELPI Nusantara
Armada.
Page 3
Kedua entitas anak dan afiliasi tersebut diproyeksikan dengan core
business transporter kargo curah kering batu bara dengan jenis kapal tug
& barge yang mempunyai armada sendiri secara bertahap sehingga ke
depannya dalam pengelolaan tidak terdapat sewa kapal milik pihak
ketiga.
2) Diversifikasi
Setelah melakukan diversifikasi di bidang dry bulk, saat ini Perseroan
dalam proses kajian untuk diversifikasi bisnis selain offshore, yaitu untuk
layanan Pekerjaan Bawah Air (“PBA”) baik dengan entitas baru yang akan
dibentuk dan /atau joint venture dengan pihak ketiga.
3) Pembuatan Kapal Multicat
Kapal Multicat mampu melakukan optimalisasi operasional melalui
pengembangan kapal baru yang menggabungkan 4 (empat) fungsi kapal
yaitu Fire boat, Watch dog, Utility Vessel, dan AHTS vessel dalam 1 (satu)
armada. Kapal Multicat akan menurunkan konsumsi bahan bakar menjadi
lebih efisien, menurunkan biaya operasional, meningkatkan fleksibilitas
layanan, dan mampu menurunkan emisi yang dihasilkan, serta telah laik
launching dan telah siap untuk roadshow ke Kontraktor Kontrak
Kerjasama Minyak dan Gas (“K3S”).
4) Ekspansi bisnis
Saat ini pangsa pasar layanan offshore adalah di Indonesia dan Asia
Pasifik meliputi Malaysia dan Brunei. Perseroan saat ini mencanangkan
dalam Key Performance Indicator (“KPI”) Corporate dapat masuk atau
mendapatkan kontrak pada Middle East baik secara langsung maupun
joint venture dengan perusahaan lokal.
3. Bagaimana perkembangan saat ini atas faktor-faktor makroekonomi maupun industri
Perseroan yang dapat mempengaruhi prospek usaha Perseroan kedepannya?
Jawaban:
Terkait faktor makroekonomi dan kondisi industri yang berpotensi mempengaruhi
prospek usaha Perseroan, dinamika geopolitik global dan fluktuasi harga minyak
masih menjadi tantangan, khususnya di sektor pelayaran offshore. Meski tidak
berdampak langsung pada operasional, kondisi tersebut dapat mempengaruhi
pendapatan melalui penundaan pembayaran, rescheduling tender proyek
offshore, serta peningkatan biaya operasional, terutama di kawasan Asia Pasifik
4. Bagaimana kondisi persaingan usaha Perseroan saat ini? Apakah terdapat pergeseran
pangsa pasar yang signifikan?
Jawaban:
Kondisi persaingan usaha Perseroan di sektor pelayaran offshore saat ini berada
pada tingkat yang wajar dan terkendali dengan pelaku usaha sejenis. Hingga saat
ini, tidak terdapat pergerakan maupun pergeseran pangsa pasar yang bersifat
signifikan, baik pada tingkat Perseroan maupun secara industri. Dinamika
persaingan yang terjadi masih berlangsung secara normal dan sejalan dengan
kebutuhan proyek serta kondisi pasar. Perseroan senantiasa menjunjung prinsip
persaingan usaha yang sehat, mematuhi ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku, serta berfokus pada peningkatan kualitas layanan dan
efisiensi operasional.
Page 4
5. Apakah saat ini terdapat kejadian perkara hukum yang sedang dihadapi oleh
Perseroan, Anak Usaha Perseroan dan/atau anggota Direksi dan anggota Dewan
Komisaris Perseroan yang berdampak material, yang belum diungkapkan oleh
Perseroan? Jika ada, agar dielaborasi.
Jawaban:
Hingga saat ini, Perseroan, Anak Usaha Perseroan, serta anggota Direksi dan/atau
Dewan Komisaris Perseroan tidak sedang menghadapi perkara hukum apa pun
yang berdampak material dan belum diungkapkan kepada publik.
6. Bagaimana analisa manajemen Perseroan terkait dengan penyebab dari pergerakan
harga saham Perseroan?
Jawaban:
Manajemen Perseroan menilai bahwa pergerakan harga saham Perseroan
dipengaruhi oleh respons dan persepsi pasar terhadap informasi, kinerja, serta
rencana pengembangan usaha Perseroan yang telah disampaikan kepada publik.
Perseroan menganalisa pergerakan saham dipengaruhi oleh:
a. Perseroan baru saja memenangkan tender proyek Floating Liquefied Natural
Gas (“FLNG”) dengan nominal kontrak sebesar Rp2,39 triliun dan jangka
waktu kontrak selama 18 (delapan belas) tahun dari PT Layar Nusantara Gas
di Papua Barat. Proyek tersebut merupakan proyek FLNG terbesar di
Indonesia dan menempati peringkat ke-9 terbesar di dunia dan berpotensi
memberikan sentimen positif terhadap prospek usaha Perseroan.
b. Perseroan saat ini berencana untuk melaksanakan Penambahan Modal
Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (“PMHMETD I”), dengan jumlah
saham portepel sebanyak-banyaknya 2.030.000.000 saham bernilai nominal
Rp100 per saham. Dana hasil PMHMETD I direncanakan untuk digunakan untuk
ekspansi dan diversifikasi usaha serta penguatan struktur permodalan, yang
diharapkan dapat mendukung pertumbuhan dan peningkatan nilai Perseroan
ke depan.
c. Kontrak FLNG telah kami laporkan dalam Keterbukaan Informasi pada 22
Desember 2025 dan untuk Keterbukaan Informasi atas Rencana Pelaksanaan
PMHMETD I dilaporkan pada 30 Januari 2026 pada Sistem Pelaporan
Elektronik (“SPE OJK-IDX”) dan website Perseroan.
7. Apakah terdapat informasi material di media massa yang dapat memengaruhi harga
Efek Perusahaan Tercatat dan/atau keputusan investasi pemodal, serta belum
pernah dilaporkan kepada Bursa atau sudah pernah dilaporkan namun tidak secara
lengkap, atau informasi material di media massa tersebut tidak benar? Jika ada,
maka agar diklarifikasi dan dielaborasi.
Jawaban:
Hingga saat ini, tidak terdapat informasi material di media massa yang dapat
mempengaruhi harga Efek Perseroan dan/atau keputusan investasi pemodal yang
belum dilaporkan kepada Bursa atau disampaikan secara tidak lengkap. Seluruh
informasi material yang berkaitan dengan kondisi dan perkembangan Perseroan
telah disampaikan kepada publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku. Perseroan senantiasa menerapkan prinsip keterbukaan
informasi dengan menyampaikan informasi secara jelas, akurat, dan transparan.
Page 5
8. Apakah terdapat informasi atau fakta material lainnya yang dapat memengaruhi
harga Efek Perusahaan Tercatat dan/atau keputusan investasi pemodal, namun
belum pernah diungkapkan Perseroan? Jika ada, agar diungkapkan dan dielaborasi.
Jawaban:
Sampai dengan informasi ini disampaikan, tidak terdapat informasi atau fakta
material lainnya yang dapat mempengaruhi harga Efek Perseroan dan/atau
keputusan investasi pemodal yang belum diungkapkan kepada publik. Seluruh
informasi material telah disampaikan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Adi Pratomo Aryanto Kadiv Penilaian
p.1
unresolved
org
PELAYARAN NASIONAL EKALYA PURNAMASARI Tbk
p.1 ×2
unresolved
person
WAWAN HERI PURNOMO
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
org
PT ELPI Trans Cargo
p.2
unresolved
org
PT ELPI Nusantara Armada.
p.2
unresolved
org
PT Layar Nusantara Gas
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.