Back to announcement
20260209_TAYS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32026093_lamp1.pdf
Other Text extracted TAYSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 20
Page 1
Tangerang, 9 Februari 2026
No. : 006/JSA-TAYS/CORSEC/II/2026
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190
Up:
1. Yth. Bapak I Gede Nyoman Yetna - Direktur
2. Yth. Bapak Yogi Brilliana Gahara – PH Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3
Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Surat S-00743/BEI.PP3/01-2026
Dengan hormat,
Sehubungan dengan surat nomor S-00743/BEI.PP3/01-2026 Tanggal 20 Januari 2026 yang diterima
Perseroan melalui IDXnet tertanggal 21 Januari 2026 mengenai hal sebagai berikut :
1. Laporan Keuangan Konsolidasian PT Jaya Swarasa Agung Tbk (Perseroan) dan Entitas Anaknya
untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2025
2. Surat Perseroan nomor 001/TAYS-JSA/I/2023 tanggal 9 Januari 2023 perihal Laporan Realisasi
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perdana PT Jaya Swarasa Agung periode 31
Desember 2022; dan
3. Surat Perseroan nomor 001/JSA-TAYS/CORSEC/I/2026 tanggal 5 Januari 2026 perihal Tanggapan
atas Permintaan Penjelasan Surat S-14618/BEI.PP3/12-2025,
Perseroan bermaksud memberikan penjelasan penjelasan lanjutan kepada Perseroan sebagaimana
terlampir dalam surat ini dan sesuai dengan ketentuan II.9 dan II.10 Peraturan Bursa No. I-E tentang
Kewajiban Penyampaian Informasi.
Demikian kami sampaikan dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT Jaya Swarasa Agung Tbk
Dinna Afrianti
Corporate Secretary
Tembusan :
1. Yth. Direktur Pengawasan Transaksi Efek Otoritas Jasa Keuangan
2. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan
3. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan
4. Yth. Direksi PT Bursa Efek Indonesia
5. Yth. Direksi PT Jaya Swarasa Agung Tbk
1
Page 2
PENJELASAN ATAS SURAT S-14618/BEI.PP3/12-2025:
1. Bursa meminta agar penomoran CALK disesuaikan untuk setiap periode Laporan Keuangan
atau tidak hanya menunggu hasil audit Laporan Keuangan Tahunan.
Jawab:
Baik akan segera disesuikan untuk penomoran CALK
2. Berdasarkan CALK nomor 5 tentang Piutang Usaha terdapat penyisihan kerugian penurunan
nilai sebesar Rp33,68 miliar per 30 September 2025, dimana nilai tersebut tidak berubah sejak
31 Desember 2024. Sedangkan, berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 2.a, disampaikan
bahwa tidak terdapat piutang dengan umur >360 hari. Atas hal tersebut, agar dapat
disampaikan beberapa hal berikut:
a. Latar belakang dan pertimbangan Perseroan membukukan penyisihan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp33,68 miliar baik per 30 September 2025 dan per 31
Desember 2024 padahal Perseroan tidak memiliki piutang dengan umur >360 hari.
b. Rincian nama-nama pihak atas piutang usaha dengan umur 181-360 hari dengan
format sebagai berikut.
Jawab:
Nama Pihak Nilai piutang usaha Nilai piutang usaha
per 30 September 2025 per 31 Desember 2024
ATAMA PREMIER FOODS 4,785,495,723.82 4,847,366,833.82
GCC SHANGHAI CO.LTD 2,962,947,756.4 2,962,947,756.40
GCF VIETNAM CO.,LTD 11,276,428,464.49 9,980,916,926.73
PT Jaya Swarasa Agung Tbk 697,819,197.38 697,819,197.38
Golden Crown Food (Shanghai) Co. 344,377,003.70 344,377,003.70
Ltd
Aerofood ACS Unit ISTS 762,341,652.13 872,326,461.13
AROMA WANGI INDONESIA,PT 110,739,999.78 110,739,999.78
BERKAH NIAGA OETAMA. PT 17,120,070.76
BERKAH RAYA NIAGA, CV 25,149,580.92
CITRA SNACK 74,623,499.93 81,246,499.79
CIPTA ANUGERAH REZEKI, PT 38,775,124.45
ESPE SARANA DISTRIBUSI, PT 80,694,333.64 80,694,333.65
ELITA ROHMIATI (Sinar Terang 36,110,855.13
Mandiri)
GUDANG SEGAR INDONESIA, PT 36,308,259.51 36,308,259.51
INTI NIAGA, UD 50,394,345.92
JAYA BERSAMA, CV (TEGAL) 121,977,687.68
JAYA SEGAR ABADI (MT), PT 227,572,442.96
LAUTAN BERKAT, CV (GT) 82,071,173.28 284,128,897.91
JAVANA JAYA MAKMUR, CV (MT) 66,681,599.87
JAGO NIAGA SEJAHTERA, CV 21,397,656.69
MANDIRI ABADI SEJAHTERA, CV 458,836,219.05 545,201,577.33
MULTISARI ARYA SENTOSA, PT 82,311,978.3
2
Page 3
MUSTIKA PARIKESIT, CV 69,134,450.2
MITRA PERIANGAN PERSADA, PT 262,258,241.36
NIN CIKAMPEK, UD 238,330,625.6 238,330,625.6
PRIMA BINTANG DISTRIBUSINDO, PT 58,486,231.2
PUTRA PANGESTU, CV 50,943,763.78
PUTRA SARIMAS PERSADA, PT 171,816,738.78
CENTRAL REZEKI COLDSTORAGE, PT 219,251,199.59 219,251,199.59
SELERA ASLI, PT 2,616,378,822.39 2,635,139,937.49
RIA MARLINA DEWI 282,825,000.14
SUMBER USAHA, UD 98,095,101.84
SANG SURYA ABADI DISTRIBUSI.PT 78,490,326.33 197,536,968.56
WAHANA RAYA, CV 105,399,288.34
Arcoma Timur, PT 16,440,290.06 16,440,290.06
Ci Afong 229,026,356 229,026,356
Eis, Toko 785,889,300 785,889,300
ELISABETH , CV 127,503,500 127,503,500
GALAKSI MEGA INDAH, CV 288,397,700 288,397,700
BU IDA 355,650,800 355,650,800
KRISTIAN SOESANTO 286,990,300 286,990,300
FEBRINA IRAWATI 444,335,795 444,335,795
LESTARI JAYA 180,950,045 180,950,045
MITRA MANGGALA SENTOSA, PT 388,850,713 388,850,713
Mimi 248,102,644 248,102,644
Nusa Indah, Toko 455,724,665 455,724,665
Rahayu, Toko 472,224,070 472,224,070
Singa Agung, Toko 233,843,680 233,843,680
Salwa, Toko 327,082,260 327,082,260
SINAR MENTARI SUKSES, CV 375,401,703 375,401,703
SUMBER MAKMUR SENTOSA, CV 334,540,005 334,540,005
SUTAMIN TIONO 251,002,078 251,002,078
SEJAHTERA ABADI JAYA CV 557,885,729 557,885,729
SURYA TIMUR RAYA. CV 462,381,710 462,381,710
SLAMET JAYA DISTRIBUSI. CV 368,226,929 368,226,929
TIANJO PANCA BERSAMA 572,394,903 572,394,903
UPINDO JAYA, CV (Banjarmasin) 614,886,428 614,886,428
USAHA JAYA 485,701,962 485,701,962
VIENCIA 390,748,811 390,748,811
WIN PRIMA ABADI, CV 539,055,200 539,055,200
WYNETTES WALDEN INTERNASIONAL 572,520,000 572,520,000
PT
WAHYU UD 395,526,758 395,526,758
WIRA BAKTI. CV 548,474,156.19 548,474,156.19
Golden Crown Co., Ltd 437,902,911 437,902,911
Cahaya Surya 1,065,947,205 1,065,947,205
RAHAYU, Toko 21,276,138.60
HDOOD ALKALJ CO. Haidar Ahmad 9,938,500
TOTAL 37.952.782.502 38.466.876.410
3
Page 4
3. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 2.e, disampaikan bahwa 5 pihak terbesar atas piutang
yang telah dilakukan penyisihan kerugian penurunan nilai sebesar Rp33,68 miliar adalah
Atama Premier Food, GCF Vietnam Co. Ltd, Selera Asli, GCC Shanghai, Mandiri Abadi Sejahtera.
Atas hal tersebut agar dapat disampaikan.
a. Rincian nilai piutang untuk masing-masing pihak tersebut.
Jawab:
Atama premier Food = 4,785,495,723.82
GCF Vietnam = 7,895,599,925,08
Selera asli = 2,616,378,822.39
GCC Shanghai = 2,962,947,756.4
Mandiri Abadi Sejahtera = 458,836,219.05
b. Dokumen pendukung atas pembelian atau piutang dari masing-masing pihak tersebut
seperti sales order dari pelanggan, invoice dan delivery order yang disampaikan
melalui form E074 atau non-publish.
Jawab:
Akan kami lampirkan dokumennya
c. Dalam hal Perseroan tidak dapat memberikan dokumen pendukung yang dimaksud
pada poin b, agar dapat dijelaskan alasannya
Jawab:
Dokumen Terlampir
4. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 3.a, disampaikan bahwa latar belakang yang
menyebabkan penggunaan dana pembangunan pabrik dan mesin pabrik belum terealisasi
sampai saat ini karena masih terkendala proses IMB daerah yang berubah jadi PBG. Namun
berdasarkan surat Perseroan nomor 041/JSATAYS/ CORSEC/VIII/2024 tertanggal 5 Agustus
2024, Perseroan telah menyampaikan PBG atas tanah dimaksud. Atas hal tersebut, agar dapat
dijelaskan beberapa hal berikut:
a. Latar belakang inkonsistensi informasi yang disampaikan dimaksud.
Jawab:
Kami mohon maaf atas kekeliruan jawaban yang disampaikan, sebenarnya proses IMB
yang berubah jadi PBG memang sudah jadi sesuai yang pernah kita lampirkan di surat no
041/JSATAYS/CORSEC/VIII/2024. Tambahan penjelasan jawaban tersebut atas penyebab
belum terealisasi penggunaan dana adalah awalnya kami terkendala IMB daerah hingga
terbit ijin dan kami terima di Januari 2023, namun setelah itu rencana pembangunan
pabrik baru atas penggunaan dana IPO kami tunda karena di tahun 2023 terjadi
penurunan penjualan, sehingga adanya penurunan omset produksi yang menyebakan
kapasitas produksi tidak maksimal di pabrik di Legok Tangerang, serta Perseroan kesulitan
adanya modal kerja untuk produksi.
4
Page 5
b. Agar disampaikan kembali latar belakang yang menyebabkan penggunaan dana
pembangunan pabrik dan mesin pabrik belum terealisasi sampai saat ini dan upaya yang
telah dan akan dilakukan Perseroan untuk menyelesaikannya.
Jawab:
Karena proses produksi yang menurun maka kami masih usaha untuk memaksimalkan
proses produksi di pabrik Legok Tangerang. Perseroan berencana menunda pembangunan
pabrik baru atas penggunaan dana IPO, dan Perseroan berencana akan merubah
penggunanaan dana tersebut yang nantinya akan digunakan sebagai modal kerja
Perseroan. Saat ini kami sedang proses negosiasi dan melakukan revisi perhitungan untuk
pengembalian dana atas uang muka yang sudah digunakan sebagian oleh pihak
kontraktor PT Elangjaya Konstruksi.
5. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 2.e s.d. 2.i, kondisi tersebut masih sama dengan
penjelasan Perseroan pada surat nomor 041/JSATAYS/CORSEC/VIII/2024 tertanggal 5 Agustus
2024 dan 044/JSA-TAYS/CORSEC/VIII/2024 tertanggal 16 Agustus 2024. Namun berdasarkan
kedua surat dimaksud, Perseroan belum pernah menyampaikan bukti pembayaran atas uang
muka sebesar Rp73,51 miliar, belum pernah menyampaikan perjanjian kerja sama atas uang
muka tersebut melainkan menyampaikan Surat Perintah Kerja No. 025/DIR-JSA/IX/2021 dari
Perseroan kepada PT Elangjaya Konstruksi dan Proforma Invoice dari Wenva Machine, dimana
kedua dokumen tersebut tidak memiliki hal-hal yang biasanya diatur pada perjanjian kerja
sama seperti ruang lingkup kerja, hak dan kewajiban, nilai dan mekanisme pembayaran, jangka
waktu, risiko dan tanggung jawab serta penyelesaian sengketa. Atas hal tersebut, agar dapat
disampaikan beberapa hal berikut:
a. Salinan perjanjian kerja sama.
Jawab:
Terlampir
b. Bukti pembayaran atas uang muka sebesar Rp73,51 miliar
Jawab:
Sesuai surat yang kami sampaikan tertanggal 5 Agustus 2024 dengan No. : 041/JSA-
TAYS/CORSEC/VIII/2024, bahwa uang muka PT Elangjaya Konstruksi sebesar
Rp42.913.600.000 dengan bukti pembayaran dalam lampiran surat ini.
c. Dalam hal Perseroan tidak dapat memberikan dokumen pendukung yang dimaksud pada
poin a-b, agar dapat dijelaskan alasannya.
Jawab:
Terlampir
6. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 2.i dan 2.j, disampaikan bahwa uang muka sebesar
Rp73,51 miliar tersebut belum dapat dikembalikan hingga saat ini dan alasan uang muka
tersebut belum dilakukan penyisihan atas penurunan nilai sama seperti yang Perseroan
5
Page 6
sampaikan pada surat Perseroan nomor 044/JSA-TAYS/CORSEC/VIII/2024 tertanggal 16
Agustus 2024. Namun, berdasarkan surat Perseroan dimaksud, Perseroan tidak menjelaskan
mengenai penyisihan atas penurunan nilai uang muka. Atas hal tersebut agar dapat
disampaikan beberapa hal berikut:
A. Kapan atau apa saja syarat-syarat yang perlu dipenuhi agar uang muka tersebut dapat
dikembalikan?
Jawab:
Masih dalam proses negoisasi
B. Pertimbangan Perseroan tidak melakukan penyisihan penurunan nilai hingga saat ini,
padahal uang muka tersebut tidak dapat dikembalikan.
Jawab:
Karena kami masih proses negoisasi dengan pihak pengembang untuk pengembalian
dana
7. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 2.k s.d. 2.m, disampaikan bahwa tanah yang akan
dibangun pabrik menggunakan dana hasil penawaran umum merupakan tanah milik Perseroan
yang terdiri dari 4 sertifikat SHGB dan tanah tersebut dijaminkan oleh Perseroan kepada PT
Bank OCBC NISP Tbk sebagai jaminan tambahan. Atas hal tersebut, agar dapat disampaikan
Dokumen berupa bukti kepemilikan tanah 4 sertifikat SHGB dimaksud yang disampaikan
melalui form E074.
Jawab :
akan kami lampirkan
8. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 4.a s.d. 4.c, dijelaskan bahwa kenaikan Uang
Muka Operasional berdasarkan CALK nomor 7 tentang Beban Dibayar Di Muka dan Uang
Muka, karena terdapat kenaikan uang muka dari customer dan belum diterbitkannya invoice
serta untuk menjamin keseriusan komitmen customer. Dengan demikian, penjelasan
Perseroan tidak menjelaskan bahwa nature dari transaksi tersebut merupakan Uang Muka
Operasional yang dicatat sebagai Aset melainkan merupakan Uang Muka Pelanggan yang
seharusnya dicatat sebagai Liabilitas. Atas hal tersebut, agar dapat disampaikan kembali
beberapa hal berikut:
a. Latar belakang terdapat kenaikan yang signifikan pada uang muka operasional dari Rp3,81
miliar menjadi Rp16,06 miliar.
Jawab:
Kami akan ceritakan asal mula terjadinya uang muka operasional naik, disini JSA memiliki
anak cabang yang bernama TBS dan aluno yang bergerak dibidang perdagangan dan
merupakan distributor tunggal dari JSA untuk tbs dan aluno dalam melakukuan pembelian
barang kepada jsa mereka akan melakukan transaksi dengan keterangan dp pembelian
jsa yang seharusnya direkonsiliasi dengan inv yang diterbitkan dari jsa dan sudah kami
6
Page 7
lakukan di bulan desember 2025 maka nanti di neraca desember 2025 uang muka
operasional nilainya akan berkurang
b. Kegunaan atas uang muka operasional tersebut beserta kesesuaiannya dengan model
bisnis Perseroan.
Jawab:
Akan digunakan untuk biaya produksi yang hasil produknya akan dikirimkan ke anak
cabang TBS dan AFI
c. Sehubungan dengan Perseroan sedang mengalami masalah cash flow, agar dapat
disampaikan urgensi Perseroan memutuskan untuk membayar uang muka terlebih
dahulu daripada melakukan pembayaran utang bank
Jawab:
Sebenarnya disini yang membayar uang muka operasional itu dari anak cabang TBS dan
AFI dan ke TAYS yang digunakan untuk proses produksi sehingga untuk melakukan
pembayaran hutang masih belum bisa
9. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 5.g, disampaikan bahwa Bank OCBC NISP memberikan
surat lelang atas jaminan yang digunakan untuk pinjaman bank. Atas hal tersebut agar dapat
disampaikan beberapa hal berikut:
•
A. Copy dokumen surat perintah lelang yang diterbitkan oleh Bank OCBC NISP yang
disampaikan melalui form E074
Jawab:
Akan kami lampirkan dokumennya
B. Rincian aset Perseroan yang dijaminkan kepada Bank OCBC NISP beserta statusnya
dengan rincian sebagai berikut.
Jawab:
No Nama Aset No. Bukti Lokasi Nilai Status (dalam proses
Kepemilikan (dalam Rupiah) lelang/sudah berhasil
dilelang/tidak dilelang
1 RUKO HGB 1815 Jl hayam wuruk III no - Proses lelang
3G dan 3H
2 RUKO HGB 1975 Jl hayam wuruk III no - Proses lelang
3G dan 3H
3 RUKO HGB 2643 Jl hayam wuruk III no - Proses lelang
2FF
C. Rincian kegunaan aset Perseroan yang dijaminkan kepada Bank OCBC NISP sebagaimana
pada poin b beserta dampaknya apabila dilakukan perintah lelang dengan format sebagai
berikut.
Jawab:
No Nama Aset Kegunaan Dampak Operasional Nilai Buku Aset Nilai Lelang Aset
7
Page 8
1 RUKO HGB Tidak - - -
digunakan/kosong
2 RUKO HGB Tidak - - -
digunakan/kosong
3 RUKO HGB Tidak - - -
digunakan/kosong
D. Dampak terhadap pencatatan aset-aset, baik yang statusnya diperintahkan untuk dilelang
maupun yang telah berhasil dilelang pada Laporan Keuangan.
Jawab:
Tidak berdampak
E. Strategi dan upaya Perseroan agar aset Perseroan tidak dilelang oleh Bank OCBC NISP
termasuk adanya restrukturisasi pinjaman (jika ada)
Jawab:
Tidak ada
F. Status tanah yang akan dibangun pabrik dengan dana hasil penawaran umum, apakah
sudah berhasil dilelang, masih dalam proses lelang, atau termasuk yang tidak dilelang.
Jawab:
Belum masuk dalam proses lelang
.
10. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 7.a, agar dapat disampaikan rincian nama-nama pihak
atas utang usaha dengan umur 181-360 hari dengan format sebagai berikut.
8
Page 9
Nama Pihak Nilai utang usaha Nilai utang usaha per
per 30 September 31 Desember 2024
2025
Huiyang Packaging Co., Ltd.(1) 5,910,097,667.2 4,500,872,777.25
KYPHI Biotech Co., Ltd 771,215,200 771,215,200
Pelita Jaya, CV 413,475,000 374,625,000
INDO PRIMA SEMESTA, PT (Sukabumi) 90,870,141 109,372,304.74
(GT)
JAYA SEGAR ABADI (MT), PT 82,576,530 254,000,000
Firdaus Lintas Nusantara 71,830,190 272,010,617.83
Shanda Jaya Prima, PT (SJP Logistic) 743,482,689 445,511,959
Tiga Sekawan Sukses Ekspres 201,221,352 503,930,700
ASIANAGRO AGUNG JAYA, PT 438,485,520 438,485,520
ALUNO FOOD INTERNATIONAL, PT 6,321,509,139.44 735,819,197.38
Century Mitra Sukses Sejati, PT 2,164,740,770 2,697.504,909
CIKUPA MEGAH KENCANA, PT 1,074,386,550.3 773,224,548.5
ELANGJAYA KONSTRUKSI, PT 3,464,492,153 3,339,110,903
GRAPHIC PACKAGING INTERNATIONAL 1,200,370,178 2,443,463,535
INDONESIA, PT
Huiyang Packaging Co.,Ltd.(2) 10,585,962,784.2 10,653,323,434.79
LUHUR PUTRA UTAMA, PT 3,749,776,697.95 4,183,066,857
MAKMUR SEJAHTERA MESINDO, PT 579,420,000 873,300,000
NEXINDO PACKAGING 811,440,245 816,077,745
Polikemas Sanputra, PT 901,841,062 921,841,062
Pemindo, PT 681,707,560 1,213,076,870
Sumber Nasindo Rejeki Plastik, PT 5,186,253,724 5,546,713,338
SINAR MEADOW INTERNATIONAL 223,323,200
INDONESIA, PT
YONGLI INDONESIA LTD, PT 102,946,915 352,896,750
YIYi JAYA PACKAGING, PT 372,873,428 511,737,828
CV. PELITA JAYA UTAMA 88,400,000 274,275,000
SARANAPRIMA NUSANTARA ABADI, PT 268,375,800 190,825,397.5
PT. Impresi Perdana 289,188,300 289,188,300
Kabulinco Jaya, PT 2,080,392,000 191,808,000
Karya Ekatama, PT 546,655,000
MAKMUR SEJATI INTERNUSA, PT 562,910,000 1,061,160,000
Tays Bogainti Selaras, PT 462,883,705
Tjin Hong 802,855,300 940,871,500
BUNGASARI FLOUR MILLS INDONESIA, PT 1,333,173,270
CIKUPA MEGAH KENCANA, PT 1,074,386,550.3
CIPTA MULTIPAC PRATAMA, PT 136,714,483
INDESSO CULINAROMA INTERNASIONAL, 746,419,500
PT
ULTRA PRIMA CORRUGATOR, PT 115,118,080
HWMA Law Firm 305,250,000
9
Page 10
GCB COCOA INDONESIA, PT 555,000,000
Caraka Dian Mestika Jaya, PT 128,144,752.5
PT. RATNI JAYA SANTIKA 246,035,000
SEGORO KIDUL CV 90,251,758.91
Artha Royal Banyan, PT 51,133,455
Mitra Intertrans Forwarding, PT 88,765,800
CITRA INSAN ANUGERAH, PT 53,425,380
DELTA CENTRALDISTRINDO SEJATI, PT 32,877,282
BIGGY CEMERLANG, PT 95,717,986
MANE INDONESIA, PT [IDR] 30,289,812
KARYA JAYA TEKNINDO,PT 55,500,000
Safe Secure And Guarding (SSG) 45,640,341
Saraswanti Indo Genetech 71,835,484
TIRTA BUANA KEMINDO, PT [IDR] 68,023,000
TRADEMARK 2U 67,800,000
BINTANG NIAGA MANDIRI. PT 43,608,537.85
PANEN MAS, CV 41,030,461.59
Hiip Inovasi Indonesia, PT 32,872,000
ARTHA PRIMA ENERGY, PT 288,093,557.76
INDESSO NIAGATAMA, PT 252,713,700
TOTAL 57,072,455,793 43,205,127,545
11. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 14.c, disampaikan bahwa salah satu upaya yang telah
dan akan dilakukan oleh Perseroan untuk menangani masalah likuiditas yaitu dengan mencari
investor baru agar dapat memperbaiki cash flow. Atas hal tersebut, agar dapat disampaikan
beberapa hal berikut:
a. Apakah investor baru dimaksud merupakan calon pengendali baru atau calon kreditur
baru?
Jawab:
Masih dalam proses pencarian dan negoisasi dengan calon kreditur baru
b. Skema penambahan modal dari investor baru tersebut.
Jawab:
Belum ada Skema
c. Status atau progress pencarian investor baru tersebut.
Jawab:
Masih dalam proses negoisasi
12. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 11, disampaikan bahwa Perseroan telah menunda
pembayaran gaji karyawan selama 5 bulan dan terdapat penurunan jumlah karyawan
sebanyak 139 karyawan. Atas hal tersebut agar dapat dijelaskan beberapa hal berikut:
10
Page 11
a. Apakah penundaan pembayaran gaji tersebut hanya untuk fungsi atau divisi tertentu?
Dalam hal iya, agar dapat disampaikan fungsi atau divisi tertentu tersebut.
Jawab:
Hampir semua divisi mengalami penundaan pembayaran gaji
b. Apakah penurunan jumlah karyawan disebabkan karena Perseroan melakukan PHK
Karyawan?
Jawab:
Iya
c. Dampak operasional atas penundaan pembayaran gaji dan penurunan jumlah karyawan.
Jawab:
Proses produksi agak terhambat
d. Rincian fungsi atau divisi yang mengalami penurunan jumlah karyawan tersebut dengan
format sebagai berikut.
Jawab:
.
Nama Fungsi atau Divisi Per 31 Desember 2024 per 30 September 2025
WAREHOUSE RM 6 5
ACCOUNTING 6 3
EKSPORT, IMPORT 8 6
FINANCE 8 3
HRGA 10 5
IT 6 2
MAINTENANCE SPAREPARTS 15 14
MARKETING 13 12
PROD BSC 168 122
PROD CHO 20 18
PROD EXT 20 14
PROD WST 140 104
QC QA 10 4
QCRD 5 4
RND 3 2
SALES MARKETING 18 9
SUPPLY CHAIN 4 3
WAREHOUSE FG 7 3
WAREHOUSE PA 5 3
Total 475 336
13. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 12, disampaikan bahwa Perseroan belum bisa
melakukan pelaporan dan pembayaran PPN dan penundaan pembayaran tersebut telah
terjadi sejak Juni 2025, atas hal tersebut agar dapat dijelaskan beberapa hal berikut:
11
Page 12
a. Penjelasan lebih lanjut yang dimaksud dengan belum bisa lapor PPN dan bayar PPN.
Jawab:
Karena kami belum bisa melakukan pembayaran pada periode juni 2025 yang
mengakibatkan tidak bisa lapor PPn
b. Latar belakang Persroan belum dapat melakukan pelaporan PPN, apakah karena belum
melakukan pembayaran?
Jawab:
Iya karena kami belum bisa melakukan pembayaran
c. Perhitungan denda atas keterlambatan pembayaran PPN dimaksud.
Jawab: Masih menunggu surat dari kpp
d. Apakah Perseroan telah membukukan denda atas keterlambatan pembayaran PPN pada
poin c sebagai beban akrual pada Laporan Keuangan per 30 September 2025? Dalam hal
iya, agar dapat disampaikan di akun apa dan berapa nilainya.
Jawab:
Belum membukukan denda
e. Apakah utang PPN tersebut merupakan utang atas SKPKB (Surat Ketetapan Pajak Kurang
Bayar)? Dalam hal iya, apakah Perseroan berencana untuk menyampaikan Keberatan dan
Banding?
Jawab:
Tidak atas SKPKB memang disebabkan ppn kita kurang bayar tapi blm bisa membayar
f. Dampak atau konsekuensi lainnya atas keterlambatan pelaporan dan pembayaran PPN
dimaksud.
Jawab:
Mendapat surat peringatan /SP2DK
g. Target waktu Perseroan akan melunasi utang pajak PPN dimaksud.
Jawab:
Quartal 1di tahun 2026
h. Rincian utang PPN dengan format sebagai berikut:
Jawab:
Tahun Fiskal Utang PPN per Utang PPN per Utang PPN per
31 Desember 2024 30 September 2025 Saat ini
Tahun 2025 3,591,377,241 2,795,145,076 7,425,389,198
12
Page 13
14. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 13, disampaikan bahwa Perseroan mengalami
penurunan pendapatan dan stok yang masih tinggi mengakibatkan nilai HPP juga tinggi
sehingga mencatatkan rugi bersih. Atas hal tersebut agar dapat disampaikan beberapa hal
berikut:
a. Penjelasan mengenai hubungan atau korelasi antara stok atau persediaan yang masih
tinggi sehingga mengakibatkan nilai HPP (Beban Pokok Pendapatan) juga tinggi,
mengingat nilai Beban Pokok Pendapatan tidak disebabkan oleh Persediaan yang belum
terjual.
Jawab:
Kami mohon maaf atas kekeliruan jawaban memang tidak ada korelasi tapi yg dimaksud
adalah karena besarnya volume barang yang terjual dan adanya kenaikan biaya per unit
(bahan baku/ biaya overhead) pada barang yang akan keluar dari gudang
b. Sehubungan dengan stok Persediaan yang masih tinggi agar dapat disampaikan apakah
terdapat penurunan kapasitas produksi Perseroan?
Jawab:
iya terdapat penurunan kapasitas produksi
c. Dalam hal terdapat penurunan kapasitas produksi, agar dapat dijelaskan latar belakang
Perseroan melakukan penurunan kapasitas produksi.
Jawab:
karena untuk menjaga efisiensi dan menyeimbangkan suplai dengan permintaan
pasar(demand) sehingga agar tidak terjadi penumpukan stok yang lebih masif,meskipun
jangka pendeknya akan mempengaruhi kenaikan biaya overhead per unit yang terserap
ke dalam hpp
d. Rincian kapasitas produksi dalam tonnase atau lainnya dengan format sebagai berikut.
Keterangan Per 31 Desember 2024 Per 30 September 2025
Kapasitas produksi 3,055,092.40 1,677,883.18
e. Kecukupan modal kerja. Dalam hal terdapat kendala dalam kecukupan modal kerja, agar
dapat disampaikan upaya yang telah dan akan dilakukan untuk memenuhi modal kerja.
Jawab:
Pencarian Pinjaman Modal kerja Baru
15. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 14.c, disampaikan bahwa salah satu upaya yang telah
dan akan dilakukan oleh Perseroan untuk menangani masalah likuiditas yaitu dengan mencari
investor baru agar dapat memperbaiki cash flow. Atas hal tersebut, agar dapat disampaikan
beberapa hal berikut:
a. Apakah investor baru dimaksud merupakan calon pengendali baru atau calon kreditur
baru?
13
Page 14
Jawab:
Calon kreditur baru
b. Skema penambahan modal dari investor baru tersebut.
Jawab:
Belum ada skema karena masih proses negoisasi
c. Status atau progress pencarian investor baru tersebut.
Jawab:
Masih dalam tahap negoisasi
16. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 16, Perseroan tidak menyampaikan perhitungan
nilai pembayaran kas kepada pemasok. Atas hal tersebut, agar dapat disampaikan kembali
beberapa hal berikut.
a. Latar belakang Perseroan memiliki urgensi untuk melakukan pembayaran kepada
pemasok secara tunai mengingat Persediaan Perseroan masih banyak.
Jawab:
karena kami banyak melakukan keterlambatan pembayaran kepada beberapa pemasok
sehingga mereka meminta syarat untuk pembayaran diawal terlebih dahulu
b. Perhitungan nilai pembayaran kas kepada pemasok yang menyertakan angka-angka pada
Laporan Keuangan per 30 September 2025 dengan format sebagai berikut:
Keterangan Per 30 September 2025
Beban Pokok Pendapatan
Perubahan pada utang usaha
Perubahan pada beban dibayar di muka
Nilai pembayaran kepada Pemasok -117.567.289.190
c. Kendala yang dihadapi sehingga Perseroan tidak dapat menyampaikan perhitungan nilai
pembayaran kas kepada pemasok tersebut.
Jawab:
Mohon maaf kami masih bingung apa yang dimaksud dari pertanyaan ini
17. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 15, Perseroan menyampaikan bahwa latar
belakang nilai penerimaan kas dari pelanggan yang melebihi nilai pendapatan karena terdapat
banyak penjualan yang dilakukan secara tunai serta Perseroan tidak menyampaikan
perhitungan nilai penerimaan kas dari pelanggan. Atas hal tersebut, agar dapat disampaikan
kembali beberapa hal berikut.
a. Penjelasan lebih lanjut mengenai maksud terdapat banyak penjualan yang dilakukan
secara tunai dengan alasan nilai penerimaan kas dari pelanggan yang lebih tinggi dari nilai
pendapatan.
14
Page 15
Jawab:
Mohon maaf atas jawabannya setelah kami cek kami kembali ternyata kami belum
melakukan eliminasi di laporan cash flow sedang di pendapatan perseroan sudah kami
lakukan eliminasi makanya menyebabkan angka penerimaan kas lebih besar daripada
pendapatan yang diterima
b. Latar belakang nilai penerimaan kas dari pelanggan yang jauh lebih besar dibandingkan
dengan nilai pendapatan Perseroan.
Jawab:
ini terjadi karena setelah kami cek kembali kami belum melakukan eliminasi penerimaan
kas antar induk dan anak cabang kami mencatat semua transaksi uang masuk baik itu
dari luar maupun dari uang masuk anak cabang
c. Perhitungan nilai penerimaan kas dari pelanggan yang menyertakan angka-angka pada
Laporan Keuangan per 30 September 2025 dengan format sebagai berikut:
Keterangan Per 30 September 2025
Pendapatan
Perubahan pada piutang usaha
….
….
Nilai penerimaan kas dari pelanggan 148.616.574.247
d. Kendala yang dihadapi sehingga Perseroan tidak dapat menyampaikan perhitungan nilai
penerimaan kas dari pelanggan tersebut.
Jawab:
Masih proses perhitungan kembali
18. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 17, Perseroan menyampaikan bahwa terdapat
perhitungan beban keuangan yang dicatat di beban akrual lain-lain dan beban akrual bunga.
Atas hal tersebut, agar dapat disampaikan beberapa hal berikut:
a. Latar belakang beban keuangan tersebut dicatat pada pos beban akrual lain-lain
dibandingkan pada pos beban akrual bunga.
Jawab:
Ya kami salah dalam membuat laporan arus kas akan kami perbaiki dahulu laporan arus
kas
b. Nilai beban keuangan yang dicatat pada pos beban akrual lain-lain mengingat selisih
antara beban keuangan pada Laporan Laba Rugi dengan Laporan Arus Kas sebesar Rp4,30
miliar sedangkan saldo pos beban akrual lain-lain hanya sebsar Rp607,99 juta.
Jawab:
15
Page 16
Ya kami salah dalam membuat laporan arus kas akan kami perbaiki dahulu laporan arus
kas
c. Dalam hal terdapat penyesuaian atau kurang catat atas beban akrual bunga agar dapat
disampaikan.
Jawab:
Ya kami salah dalam membuat laporan arus kas akan kami perbaiki dahulu laporan arus
kas
19. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 18, Perseroan menyampaikan bahwa latar
belakang arus kas dari aktivitas investasi bernilai nihil sedangkan terdapat perubahan pada
Aset Tetap dan Piutang Lain-Lain karena terdapat piutang dari shareholder namun Perseroan
tidak menyampaikan perhitungan nilai arus kas investasi. Atas hal tersebut, agar dapat
disampaikan beberapa hal berikut:
a. Latar belakang arus kas dari aktivitas investasi bernilai nihil sedangkan terdapat
perubahan pada Aset Tetap dan Piutang Lain-Lain.
Jawab:
Ya kami salah dalam membuat laporan arus kas akan kami perbaiki dahulu laporan arus
kas
b. Perhitungan nilai penerimaan kas dari pelanggan yang menyertakan angka-angka pada
Laporan Keuangan per 30 September 2025 dengan format sebagai berikut:
Keterangan Per 30 September 2025
Penambahan aset tetap
Penerimaan pada piutang lain-lain
Pembayaran untuk piutang lain-lain
….
Nilai arus kas dari investasi
c. Kendala yang dihadapi sehingga Perseroan tidak dapat menyampaikan perhitungan nilai
arus kas dari investasi.
Jawab:
Ya kami salah dalam membuat laporan arus kas akan kami perbaiki dahulu laporan arus
kas
20. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 19, Perseroan tidak menyampaikan perhitungan
nilai penerimaan utang lain-lain – pihak berelasi. Atas hal tersebut agar dapat disampaikan
beberapa hal berikut:
a. Perhitungan nilai arus kas utang lain-lain – pihak berelasi yang menyertakan angka-angka
pada Laporan Keuangan per 30 September 2025 dengan format sebagai berikut:
16
Page 17
Keterangan Per 30 September 2025
Penerimaan utang lain-lain – pihak berelasi
Pemberian utang lain-lain – pihak berelasi
Nilai arus kas penerimaan (pembayaran)
utang lain-lain – pihak berelasi
Perubahan utang lain-lain pihak berelasi pada
Laporan Posisi Keuangan
Selisih
b. Kendala yang dihadapi sehingga Perseroan tidak dapat menyampaikan perhitungan arus
kas penerimaan (pembayaran) utang lain-lain – pihak berelasi.
Jawab:
Ya kami salah dalam membuat laporan arus kas akan kami perbaiki dahulu laporan arus
kas
21. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 20, Perseroan tidak menyampaikan perhitungan
nilai pembayaran utang lain-lain – pihak ketiga. Atas hal tersebut agar dapat disampaikan
beberapa hal berikut:
a. Perhitungan nilai arus kas utang lain-lain – pihak ketiga yang menyertakan angka-angka
pada Laporan Keuangan per 30 September 2025 dengan format sebagai berikut:
Keterangan Per 30 September 2025
Penerimaan utang lain-lain – pihak ketiga
Pemberian utang lain-lain – pihak ketiga
Nilai arus kas penerimaan (pembayaran)
utang lain-lain – pihak ketiga
Perubahan utang lain-lain pihak ketiga pada
Laporan Posisi Keuangan
Selisih
b. Kendala yang dihadapi sehingga Perseroan tidak dapat menyampaikan perhitungan arus
kas penerimaan (pembayaran) utang lain-lain – pihak ketiga.
Jawab:
Ya kami salah dalam membuat laporan arus kas akan kami perbaiki dahulu laporan arus
kas
22. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 21, Perseroan tidak menyampaikan perhitungan
nilai pembayaran utang bank. Atas hal tersebut agar dapat disampaikan beberapa hal berikut:
a. Perhitungan nilai arus kas utang bank yang menyertakan angka-angka pada Laporan
Keuangan per 30 September 2025 dengan format sebagai berikut:
Keterangan Per 30 September 2025
Penerimaan utang bank
Pemberian utang bank
17
Page 18
Nilai arus kas penerimaan (pembayaran) utang
bank
Perubahan utang bank pada Laporan Posisi
Keuangan
Selisih
b. Kendala yang dihadapi sehingga Perseroan tidak dapat menyampaikan perhitungan arus
kas penerimaan (pembayaran) utang bank.
Jawab:
Ya kami salah dalam membuat laporan arus kas akan kami perbaiki dahulu laporan arus
kas
23. Berdasarkan tanggapan Perseroan poin 22, Perseroan menyampaikan terdapat kesalahan
pada arus kas pendanaan. Atas hal tersebut agar dapat disampaikan kembali rincian Arus Kas
dari Aktivitas Pendanaan seperti pada Laporan Arus Kas.
Jawab:
Ya kami salah dalam membuat laporan arus kas akan kami perbaiki dahulu laporan arus
kas
24. Sehubungan dengan pinjaman kepada PT Pakde Solusi Digital, PT BPR Kirana Indonesia dan PT
Lunaria Annua Teknologi, apakah terdapat aset Perseroan yang dijaminkan kepada kreditur-
kreditur tersebut? Dalam hal terdapat aset yang dijaminkan, agar dapat disampaikan rincian
dan penjelasan lebih lanjut.
Jawab:
Hanya di BPR kirana indonesia kita menjaminkan deposito senilai Rp 1.250.000.000,-
25. Berdasarkan kondisi keuangan Perseroan yang mengalami kesulitan cash flow, agar dapat
disampaikan beberapa hal berikut:
a. Upaya atau langkah-langkah konkret yang telah Perseroan.
Jawab:
Percepatan penagihan piutang dengan imbalan potongan cash disc,terus berusaha
mencari calon kreditur baru,dan biaya – biaya yang masih bisa di efiseinsi
b. Hasil atas upaya atau langkah-langkah konkret pada poin a.
Jawab:
Hasilnya ada beberapa customer yang mau melakukan pembayarannya dengan imbalan
cash disc tersebut,dan untuk proses pencarian kreditur baru sudah masuk ke dalam tahap
negoisasi, untuk biaya juga udah mulai cukup efisiensi meskipun dampaknya belum terlalu
keliatan
18
Page 19
c. Strategi atau rencana konkret kedepannya agar Perseroan dapat menyelasaikan masalah
cash flow.
Jawab:
Untuk sementara strateginya masih sama dengan jawaban point a
26. Berdasarkan kondisi keuangan Perseroan, agar dapat disampaikan apakah Perseroan telah
menerima gugatan PKPU dari kreditur atau pemasok Perseroan hingga saat ini. Dalam hal
Perseroan telah menerima gugatan PKPU, agar dapat disampaikan nomor gugatan, tanggal
gugatan, pihak penggugat, nama Pengadilan Negeri terkait.
Jawab:
Tidak ada/ belum menerima gugatan PKPU
27. Berdasarkan surat Perseroan nomor 002/JSA-TAYS/CORSEC/I/2026 tanggal 7 Januari 2026
perihal Keterbukaan Informasi Tentang Pengunduran Diri Komisaris Independen dan Anggota
Direksi PT Jaya Swarasa Agung Tbk (“Perseroan atau TAYS”) disampaikan bahwa Bapak Djoni
Tatan selaku Komisaris Independen dan Ibu Melania Halim selaku anggota Direksi bersama-
sama melakukan pengunduran dari pada tanggal 5 Januari 2026. Atas hal tersebut agar dapat
disampaikan beberapa hal berikut:
a. Latar belakang Komisaris Independen dan salah satu anggota Direksi melakukan
pengunduran diri yang bersamaan pada tanggal 5 Januari 2026.
Jawab:
Alasan pengunduran diri sesuai surat yang disampaikan pada kami dan sudah kami
sampaikan melalui surat Keterbukaan Informasi tertanggal 7 Januari 2026 dengan No:
002/JSA-TAYS/CORSEC/I/2026 adalah untuk kepentingan pribadi masing-masing.
b. Rencana pemenuhan POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Emiten atau Perusahaan Publik Pasal 20 ayat (2) dan Pasal 20 ayat (3).
Jawab:
Sesuai pemenuhan POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Emiten atau Perusahaan Publik Pasal 20 ayat (2) dan Pasal 20 ayat (3) bahwa Perseroan
berencana akan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di 1 April
2026.
c. Target waktu RUPS dilakukan.
Jawab:
Kami berencana melaksanakan RUPSLB dengan indikasi waktu :
Surat Pemberitahuan ke OJK & IDX : 12 Februari 2026
Pengumuman : 23 Februarui 2026
Recording Date DPS : 9 Maret 2026
Pemanggilan : 10 Maret 2026
RUPSLB : 1 April 2026
19
Page 20
d. Strategi Perseroan dalam memastikan fungsi pengawasan tetap berjalan efektif agar
kepentingan pemegang saham publik dapat terjaga selama Perseroan belum menetapkan
Komisaris Independen yang baru.
Jawab:
Selama belum diputuskan RUPSLB atas pengganti Komisaris Independen yang baru, kami
masih dibantu Bpk. Djoni Tatan dan tim Komite Audit dalam menjaga GCG Perseroan.
e. Fungsi yang sebelumnya dibawahi oleh Ibu Melania Halim selaku Direktur.
Jawab:
Saat ini fungsinya masih bisa ditangani oleh Direktur Utama Bpk. Alexander Anwar
f. Strategi Perseroan dalam memastikan fungsi yang sebelumnya dibawahi oleh Ibu Melania
Halim tetap berjalan efektif agar operasional Perseroan dapat berjalan dengan optimal.
Jawab:
Saat ini fungsinya masih bisa ditangani dengan tim operasional Perseroan dalam
pengawasan Direktur Utama hingga operasional Perseroan tetap berjalan efektif dan
optimal.
g. Dampak lainnya dari pengunduran diri Komisaris Independen dan Direktur.
Jawab:
Saat ini tidak ada dampak terhadap Perseroan
28. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).
Jawab:
Tidak ada
29. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan
hidup Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan.
Jawab:
Tidak ada
20
Names mentioned 59 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
person
Yogi Brilliana Gahara
p.1
unresolved
person
Dinna Afrianti
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
—
ATAMA PREMIER FOODS
p.2
unresolved
—
GCC SHANGHAI CO.LTD
p.2
unresolved
org
GCF VIETNAM CO.,LTD
p.2
unresolved
org
Golden Crown Food (Shanghai) Co.
p.2
unresolved
—
Aerofood ACS Unit ISTS
p.2
unresolved
org
AROMA WANGI INDONESIA,PT
p.2
unresolved
—
CITRA SNACK
p.2
unresolved
org
ESPE SARANA DISTRIBUSI, PT
p.2
unresolved
org
GUDANG SEGAR INDONESIA, PT
p.2
unresolved
org
LAUTAN BERKAT, CV (GT)
p.2
unresolved
org
MANDIRI ABADI SEJAHTERA, CV
p.2
unresolved
org
PT WAHYU UD
p.3
unresolved
org
Golden Crown Co., Ltd
p.3
unresolved
org
GCF Vietnam Co. Ltd
p.4
unresolved
org
PT Elangjaya Konstruksi.
p.5 ×3
unresolved
org
Huiyang Packaging Co., Ltd.(1)
p.9 ×3
unresolved
org
KYPHI Biotech Co., Ltd
p.9
unresolved
org
Pelita Jaya, CV
p.9 ×2
unresolved
org
INDO PRIMA SEMESTA, PT (Sukabumi)
p.9
unresolved
org
JAYA SEGAR ABADI (MT), PT
p.9
unresolved
org
Firdaus Lintas Nusantara
p.9
unresolved
org
Shanda Jaya Prima, PT (SJP Logistic)
p.9
unresolved
—
Tiga Sekawan Sukses Ekspres
p.9
unresolved
org
ASIANAGRO AGUNG JAYA, PT
p.9
unresolved
org
ALUNO FOOD INTERNATIONAL, PT
p.9
unresolved
org
Century Mitra Sukses Sejati, PT
p.9
unresolved
org
CIKUPA MEGAH KENCANA, PT
p.9
unresolved
org
GRAPHIC PACKAGING INTERNATIONAL
p.9
unresolved
org
LUHUR PUTRA UTAMA, PT
p.9
unresolved
org
MAKMUR SEJAHTERA MESINDO, PT
p.9
unresolved
—
NEXINDO PACKAGING
p.9
unresolved
org
Polikemas Sanputra, PT
p.9
unresolved
org
Pemindo, PT
p.9
unresolved
org
Sumber Nasindo Rejeki Plastik, PT
p.9
unresolved
org
YONGLI INDONESIA LTD, PT
p.9
unresolved
org
YIYi JAYA PACKAGING, PT
p.9
unresolved
org
SARANAPRIMA NUSANTARA ABADI, PT
p.9
unresolved
org
PT. Impresi Perdana
p.9
unresolved
org
Kabulinco Jaya, PT
p.9
unresolved
org
MAKMUR SEJATI INTERNUSA, PT
p.9
unresolved
—
Tjin Hong
p.9
unresolved
org
PT ULTRA PRIMA CORRUGATOR
p.9
unresolved
org
PT. RATNI JAYA SANTIKA
p.10
unresolved
org
PT Pakde Solusi Digital
p.18
unresolved
org
PT BPR Kirana Indonesia
p.18
unresolved
org
PT Lunaria Annua Teknologi
p.18
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.