Skip to content
Back to announcement

20260130_YUPI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32023177_lamp1.pdf

Other Text extracted YUPI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 7

Page 1
No. 013/YUP-FIN/I/2026
Kab. Bogor, 30 Januari 2026


Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6,
Jl. Jenderal Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190
U.p.: Ibu Vera Florida – Kadiv Penilaian Perusahaan 1


Perihal: Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa

Dengan hormat,

Merujuk pada Surat PT Bursa Efek Indonesia Nomor: S-01111/BEI.PP1/01-2026 tanggal 28 Januari 2026
perihal Permintaan Penjelasan Bursa, bersama ini PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (“Perseroan”)
menyampaikan tanggapan atas permintaan penjelasan sebagaimana terdapat dalam lampiran surat ini.

Demikian surat ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasama Ibu, kami ucapkan terima kasih.



PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk




Imanuel A. F. Rumondor
Sekretaris Perusahaan
Page 2
                                            Lampiran
                            Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa
                        No. S-01111/BEI.PP1/01-2026 tanggal 28 Januari 2026

1. Perseroan telah dua kali melakukan perubahan corporate secretary sejak tercatat di Bursa pada
   tanggal 25 Maret 2025, yaitu pada tanggal 17 Juni 2025 dari sebelumnya Reynold Pandapotan menjadi
   Marojahan Silaen dan pada tanggal 12 Desember 2025 menjadi Imanuel A. F. Rumondor. Agar
   dijelaskan latar belakang frekuensi penggantian corporate secretary yang relatif tinggi.

   Tanggapan:
   Perubahan dari sebelumnya Bapak Reynold Pandapotan menjadi Bapak Marojahan Silaen dilakukan
   agar Bapak Reynold Pandapotan dapat lebih fokus menjalankan peran dan fungsi sebagai Sales &
   Business Development Director. Selanjutnya, perubahan menjadi Bapak Imanuel A. F. Rumondor
   dilakukan dalam rangka penyesuaian kebutuhan organisasi dan penguatan fungsi tata kelola
   Perseroan.

2. Pada RUPST dan RUPSLB tanggal 25 Juni 2025 dan 25 November 2025, Perseroan melakukan
   beberapa perubahan susunan direksi sebagai berikut:




   Selain itu jumlah dewan komisaris juga meningkat dari sebelumnya 3 menjadi 5 dewan. Agar
   dijelaskan:

   a. Latar belakang perubahan jajaran direksi.

        Tanggapan:
        Perubahan jajaran direksi tersebut dikarenakan Bapak Heru Kuntjoro Adiutama dan Bapak
        Nugroho Harjono telah memasuki masa usia pensiun serta dalam rangka penguatan fungsi
        manajemen Perseroan di bidang sumber daya manusia dan urusan umum (human resources dan
        general affairs) dengan mengangkat Ibu Yunni Damayanti sebagai direktur yang membawahi
        bidang tersebut.

   b. Jabatan/fungsi masing-masing direktur baru yang diangkat, serta alasan pengangkatan.

        Tanggapan:
        Jabatan/fungsi masing-masing direktur baru yang diangkat adalah sebagai berikut:

           Bapak Maret Yudianto sebagai direktur yang membawahi bidang usaha internasional
            (International Business Director);
           Bapak Rusman Apandi sebagai direktur yang membawahi bidang keuangan dan akuntansi
            (Finance & Accounting Director); dan
           Ibu Yunni Damayanti sebagai direktur yang membawahi bidang sumber daya manusia dan
            urusan umum (Human Resources & General Affairs Director).

        Pengangkatan dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi dan pengalaman masing-
        masing direktur tersebut serta kebutuhan strategis Perseroan.

   c.   Latar belakang peningkatan jumlah dewan komisaris.



                                                                                                  1
Page 3
       Tanggapan:
       Peningkatan jumlah anggota Dewan Komisaris dilakukan dalam rangka penguatan fungsi
       pengawasan dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik seiring dengan meningkatnya
       kompleksitas kegiatan usaha Perseroan, dengan mempertimbangkan keberagaman kompetensi
       dan pengalaman di tingkat Dewan Komisaris untuk mendukung pengawasan yang efektif.

3. Merujuk pada Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per 31 Desember 2025, diketahui
   bahwa realisasi dana IPO adalah nihil. Merujuk pada prospektus penawaran umum perdana bagian
   penggunaan dana hasil penawaran umum, disebutkan bahwa dana IPO akan digunakan untuk:

   a. Sekitar 72% (tujuh puluh dua persen) akan digunakan untuk keperluan pembiayaan belanja modal,
      yaitu untuk pembangunan pabrik baru di daerah Nganjuk Jawa Timur, dengan total biaya yang
      diestimasi sekitar sebesar Rp437.500.000.000 dan diestimasi akan beroperasi paling cepat pada
      tahun 2026. Dalam hal total biaya pembangunan pabrik baru tersebut lebih besar dari jumlah dana
      yang diperoleh oleh Perseroan dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham ini terkait Saham
      Baru, Perseroan akan menggunakan kas internal untuk menutupi kekurangan biaya tersebut.

       Perseroan saat ini sedang dalam proses penyusunan desain dan rancangan teknis pembangunan
       pabrik yang diharapkan akan selesai pada bulan Maret 2025. Selanjutnya, Perseroan berencana
       akan segera melaksanakan proses tender dan pemilihan kontraktor dan supplier pembangunan
       pabrik pada bulan April 2025 dan diharapkan pembangunan pabrik akan dilakukan pada sekitar
       bulan Juni 2025 sampai dengan Juli 2026.

   b. Sekitar 28% (dua puluh delapan persen) akan digunakan sebagai modal kerja Perseroan untuk
      melakukan ekspansi bisnis baik ke pasar internasional maupun pasar dalam negeri, yang termasuk
      tapi tidak terbatas untuk keperluan term of payment, persediaan dan penambahan jumlah
      karyawan.

       Dana yang dialokasikan untuk term of payment dimaksudkan untuk mendukung kebijakan
       Perseroan untuk memperpanjang Term of Payment kepada distributor. Hal ini dilakukan oleh
       Perseroan untuk mendukung peningkatan penjualan.

       Dana yang digunakan untuk persediaan mencakup pembelian bahan baku dan proses produksi
       hingga menjadi barang jadi (finished good) guna memastikan kelancaran operasional produksi.
       Pengalokasian ini dilakukan untuk mengantisipasi permintaan pasar dan menjaga ketersediaan
       stok yang memadai.

   Agar dijelaskan:

   a. Mengapa Perseroan belum melakukan realisasi apapun atas rencana penggunaan dana IPO
      Perseroan?

       Tanggapan:
       Sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, dana IPO belum digunakan karena Perseroan masih
       melakukan kajian dan penyesuaian rencana bisnis, termasuk evaluasi kondisi pasar, kesiapan
       proyek, dan optimalisasi penggunaan dana agar selaras dengan kepentingan jangka panjang
       Perseroan.

   b. Status perpanjangan term of payment kepada distributor saat ini, serta rencana pelaksanaan
      rencana tersebut, jika belum dilaksanakan.

       Tanggapan:
       Perpanjangan term of payment masih dalam tahap evaluasi manajemen dan pelaksanaannya akan
       disesuaikan dengan strategi distribusi, kebutuhan bisnis, serta kondisi pasar Perseroan.



                                                                                                   2
Page 4
   c.   Status penambahan jumlah karyawan saat ini, serta rencana pelaksanaan rencana tersebut, jika
        belum dilaksanakan.

        Tanggapan:
        Sejak Maret 2025 sampai dengan tanggal tanggapan ini, jumlah karyawan Perseroan meningkat
        sebanyak 100 karyawan.

   d. Status pembelian persediaan tambahan dari dana IPO saat ini, serta rencana pelaksanaan
      rencana tersebut, jika belum dilaksanakan.

        Tanggapan:
        Perseroan belum menggunakan dana IPO untuk pembelian persediaan tambahan dan masih
        mengandalkan kas internal dengan terus memantau kondisi permintaan pasar domestik maupun
        internasional.

   e. Status proses penyusunan desain dan rancangan teknis pembangunan pabrik yang sebelumnya
      diharapkan akan selesai pada bulan Maret 2025. Jika belum dilaksanakan, jelaskan juga timeline
      realisasi terbarunya.

        Tanggapan:
        Proses penyusunan desain dan rancangan teknis pembangunan pabrik masih berlangsung dan
        disesuaikan dengan jadwal pembangunan pabrik yang saat ini direncanakan akan dimulai pada
        tahun 2027.

   f.   Status proses tender dan pemilihan kontraktor dan supplier pembangunan pabrik yang
        sebelumnya direncanakan dilakukan pada bulan April 2025. Jika belum dilaksanakan, jelaskan
        juga timeline realisasi terbarunya.

        Tanggapan:
        Proses tender dan pemilihan kontraktor serta supplier pembangunan pabrik belum dilaksanakan
        dan akan disesuaikan dengan jadwal pembangunan pabrik yang direncanakan akan dimulai pada
        tahun 2027.

   g. Status pembangunan pabrik yang sebelumnya direncanakan akan dilakukan pada sekitar bulan
      Juni 2025 sampai dengan Juli 2026. Jika belum dilaksanakan, jelaskan juga timeline realisasi
      terbarunya.

        Tanggapan:
        Pembangunan pabrik belum dimulai dan direncanakan akan dimulai pada tahun 2027.

4. Merujuk pada Laporan Keuangan per 30 September 2025, diketahui bahwa pada tanggal 31 Desember
   2024 Perseroan membukukan uang muka pembelian aset tetap sebagai berikut:




   Uang muka untuk pembelian aset tetap merupakan uang muka yang dibayarkan kepada beberapa
   pemasok terkait pembelian mesin, bahan bangunan, dan peralatan untuk pelaksanaan pekerjaan
   gedung R&D dan pekerjaan produksi produk starchless di Gunung Putri, Jawa Barat.

                                                                                                       3
Page 5
   Selanjutnya diketahui bahwa uang muka pembelian mesin dan peralatan tidak lagi dibukukan per 30
   September 2025. Namun demikian pada tabel aset tetap per 30 September 2025, tidak terdapat
   reklasifikasi tambahan peralatan dengan nilai Rp5 miliar dan mesin sebesar Rp3,7 miliar.




   Agar dijelaskan:

   a. Mengapa tidak terdapat reklasifikasi tambahan peralatan dengan nilai Rp5 miliar dan mesin
      sebesar Rp3,7 miliar.

       Tanggapan:
       Per 30 September 2025, uang muka pembelian atas mesin dan peralatan telah ditambahkan ke
       dalam akun aset dalam pembangunan dan untuk proses atas pekerjaan tersebut telah Perseroan
       sampaikan pada catatan 9 laporan keuangan interim per 30 September 2025.

   b. Apabila reklasifikasi dari uang muka tersebut dicatat sebagai penambahan, agar dijelaskan alasan
      pencatatannya dilakukan di penambahan dan tidak dilakukan di reklasifikasi.

       Tanggapan:
       Per 30 September 2025, proses atas pekerjaan tersebut telah mencapai 99% dan per 31
       Desember 2025 telah direklasifikasi ke dalam aset tetap Perseroan.

5. Perseroan membukukan penurunan pendapatan per 30 September 2025, dari sebelumnya Rp2,4
   triliun per 30 September 2024 menjadi Rp2,2 triliun. Agar dijelaskan:

   a. Alasan penurunan pendapatan.

       Tanggapan:

                                                                                                    4
Page 6
       Penurunan pendapatan pada periode berjalan dipengaruhi oleh kondisi makro ekonomi yang
       berdampak pada pelemahan daya beli masyarakat baik di pasar domestik maupun internasional.

   b. Langkah dan respon manajemen dan pengendali terhadap hal ini.

       Tanggapan:
       Manajemen, dengan dukungan dari pengendali Perseroan, telah menyiapkan langkah mitigasi
       melalui optimalisasi strategi pemasaran dan penjualan, efisiensi biaya operasional, penguatan
       distribusi serta pengembangan produk baru dan pasar baru. Perseroan tetap menjaga fundamental
       bisnis yang sehat dan berkomitmen untuk mendorong pemulihan kinerja secara berkelanjutan.

6. Perseroan membukukan peningkatan beban keuangan dari sebelumnya Rp3,1 miliar per 30
   September 2024 menjadi Rp37,1 miliar per 30 September 2025. Merujuk CALK 23, peningkatan
   tersebut disebabkan oleh biaya administrasi bank dan peningkatan biaya utang bank.




   Agar dijelaskan:

   a. Latar belakang tingginya biaya administrasi bank.

       Tanggapan:
       Peningkatan biaya administrasi bank sebesar Rp27,6 miliar dikarenakan biaya upfront fee atas
       pinjaman bank pada periode kuartal III tahun buku 2025.

   b. Alasan peningkatan bunga utang bank.

       Tanggapan:
       Peningkatan bunga utang bank dari Rp3,1 miliar menjadi Rp9,4 miliar dikarenakan adanya
       peningkatan atas pinjaman bank untuk menjaga aliran kas operasional dan non-operasional.

7. Sepanjang tahun 2025 hingga tanggal 30 September 2025, Perseroan telah membagikan dividen kas
   sebesar Rp1,59 triliun yang berasal dari laba tahunan, tahun berjalan, maupun saldo laba yang belum
   ditentukan. Hal ini mengurangi nilai ekuitas Perseroan hingga -23% dari sebelumnya Rp2,2 triliun
   menjadi Rp1,7 triliun. Agar dijelaskan mengapa Perseroan memilih untuk melakukan pembagian
   dividen yang berdampak pada penurunan signifikan nilai ekuitas Perseroan. Jelaskan juga komitmen
   Perseroan untuk mengembangkan bisnis dan operasional.

   Tanggapan:
   Pembagian dividen oleh Perseroan dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham
   Perseroan serta menjaga kepercayaan dan daya tarik Perseroan bagi para pemegang saham, dengan
   tetap memperhatikan kondisi keuangan dan kebutuhan pengembangan usaha.

   Perseroan berkomitmen untuk mengembangkan bisnis dan operasional Perseroan, serta senantiasa
   menjaga kinerja operasional dan keuangan dengan memperhatikan kepentingan jangka panjang
   Perseroan.

                                                                                                    5
Page 7
8. Merujuk prospektus, strategi pertumbuhan jangka panjang Perseroan adalah pengembangan jaringan
   distribusi dan merek dan ekspansi internasional. Agar dijelaskan realisasi masing-masing strategi
   tersebut.

   Tanggapan:
   Dalam rangka pengembangan jaringan distribusi dan merek di pasar domestik, Perseroan telah
   melakukan penguatan organisasi, antara lain melalui perekrutan tenaga profesional yang
   berpengalaman untuk menangani pengembangan jaringan distribusi dan strategi route-to-market,
   sehingga Perseroan dapat memperluas jangkauan distribusi ke wilayah dan pasar yang belum
   tercakup.

   Untuk mendukung ekspansi internasional, Perseroan telah memperkuat struktur organisasi di pasar
   luar negeri, antara lain melalui penunjukan country manager, proses pembukaan representative office,
   serta perluasan kegiatan penjualan ke negara-negara baru secara bertahap.

9. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan
   yang belum diungkapkan kepada publik (jika ada).

   Tanggapan:
   Sampai dengan tanggal tanggapan ini, tidak terdapat informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang
   material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.



                                                   ***




                                                                                                     6

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.76 MB
Published30 Jan 2026
Pages7
Characters14,844
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Yupi Indo Jelly Gum Tbk p.1 ×5
linked person Imanuel A. F. Rumondor p.1 ×3
linked person Reynold Pandapotan p.2 ×4
linked person Marojahan Silaen p.2 ×2
linked person Heru Kuntjoro Adiutama p.2
linked person Yunni Damayanti p.2 ×3
linked person Maret Yudianto p.2
linked person Rusman Apandi p.2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
unresolved person Vera Florida p.1
unresolved person Nugroho Harjono p.2
unresolved person Yudianto p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result