Skip to content
Back to announcement

20260127_ASLI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32022409_lamp1.pdf

Other Text extracted ASLI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 8

Page 1
Nomor       : 020/CORSEC/AKL/I/2026                                                  Bekasi, 27 Januari 2025
Lampiran    : 1

Kepada Yth
Divisi Penilaian Perusahaan 1
PT Bursa Efek Indonesia
IDX Building Tower I, lantai 6
Jl. Jend Sudirman Kav. 52-53, Jakarta

Perihal      :   Tanggapan atas Permintaan Penjelasan


Dengan Hormat,
Merujuk kepada Surat Bursa Efek Indonesia dengan nomor S-00842/BEI.PP1/01-2026 tertanggal 22 Januari 2026
yang kami terima pada tanggal 23 Januari 2026 perihal Permintaan Penjelasan, melalui surat ini kami bermaksud
untuk menyampaikan penjelasan/tanggapan kami sebagaimana terlampir dalam surat ini.

Demikian hal ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.


Hormat kami
PT Asri Karya Lestari Tbk




Yudra Saputra
Direktur




                                                       1
Page 2
Lampiran 1



                                             Permintaan Penjelasan

1. Terdapat perbedaan uraian informasi mengenai pengalihan saham Bapak Sudjatmiko kepada PT Wahana
   Konstruksi Mandiri (“WKM”) dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada tanggal 28 November 2025
   dan 20 Januari 2025. Terkait hal tersebut, Bursa meminta penjelasan mengenai:
    a. Jelaskan penyebab perbedaan antara rencana awal pengalihan saham sebesar 4.345.000.000 saham
        (69,52%) dengan realisasi transaksi sebesar 3.920.000.000 saham (62,72%)?
        Jawab:
        Berdasarkan informasi dari PT Wahana Konstruksi Mandiri (“WKM”) dan Bapak Sudjatmiko adanya
        perbedaan tersebut karena perubahan berdasarkan kesepakatan final dari transaksi jual beli tersebut
        dengan mempertimbangkan hasil pembahasan akhir transaksi namun tidak terbatas pada aspek komersial
        dan strategis yang disepakati oleh para pihak.

    b. Jelaskan susunan pemegang saham sebelum dan sesudah Pengambilalihan, berikut jumlah saham dan
       persentase masing-masing pemegang saham.
       Jawab:
                                                                       Nilai Nominal Rp50,- per Saham

                       Keterangan                   Sebelum Transaksi                                  Sesudah Transaksi
                                                                                                           Jumlah Nominal
                                           Saham          Jumlah Nominal (Rp)     %           Saham                            %
                                                                                                                 (Rp)
         Modal Dasar                     20.000.000.000     1.000.000.000.000             20.000.000.000 1.000.000.000.000
         Modal Ditempatkan dan Disetor
         Penuh
         PT Wahana Konstruksi Mandiri                 -                      -        -    3.920.000.000    196.000.000.000    62,72
         Sudjatmiko                       4.345.000.000        217.250.000.000    69,52                 -                 -        -
         Masyarakat (dibawah 5%)          1.905.000.000         95.250.000.000    30,48    2.330.000.000    116.500.000.000    37,28
         Jumlah                           6.250.000.000        312.500.000.000   100,00    6.250.000.000    312.500.000.000   100,00
         Jumlah Saham Portepel           13.750.000.000        687.500.000.000            13.750.000.000    687.500.000.000


    c. Apakah terdapat rencana pelepasan saham lanjutan dari Bapak Sudjatmiko kepada WKM atau pihak lain?
       Jika ada, mohon disampaikan waktu dan mekanisme pelaksanaannya.
       Jawab:
       Berdasarkan informasi yang diperoleh Perseroan, tidak terdapat rencana pelepasan saham lanjutan dari
       Bapak Sudjatmiko kepada PT Wahana Konstruksi Mandiri (“WKM”) maupun pihak lain. Seluruh proses
       negosiasi dan transaksi pengambilalihan saham telah selesai dilaksanakan sebagaimana telah diungkapkan
       dalam keterbukaan informasi tanggal 20 Januari 2026, dan saat ini Bapak Sudjatmiko tidak memiliki saham
       Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung.




                                                           2
Page 3
2. Terkait dengan harga transaksi yang ditetapkan sebesar Rp11 per lembar saham di dalam keterbukaan informasi,
   Bursa ingin meminta penjelasan:
    a. Dasar dan metode penentuan harga transaksi sebesar Rp11 per lembar saham.
         Jawab:
         Berdasarkan Informasi dari Bapak Sudjatmiko dan PT Wahana Konstruksi Mandiri (“WKM”), dasar
         penentuan harga transaksi sebesar Rp11 per lembar saham ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara
         PT Wahana Konstruksi Mandiri (“WKM”) dengan Bapak Sudjatmiko, dengan mempertimbangkan
         karakteristik transaksi pengambilalihan saham pengendali (negotiated transaction) yang bersifat non-pasar
         (off-market), serta mempertimbangkan berbagai aspek komersial dan strategis yang disepakati oleh para
         pihak.

      b. Apakah harga transaksi tersebut telah mempertimbangkan harga penutupan saham ASLI di Pasar Reguler
         sebelum tanggal transaksi, serta rata-rata harga perdagangan dalam periode tertentu.
         Jawab:
         Berdasarkan informasi dari Bapak Sudjatmiko dan PT Wahana Konstruksi Mandiri (“WKM”), dalam
         penentuan harga transaksi tersebut, para pihak juga telah mempertimbangkan antara lain harga penutupan
         saham Perseroan di Pasar Reguler sebelum tanggal transaksi, historis pergerakan harga saham Perseroan
         sejak tercatat di Bursa, kondisi likuiditas perdagangan saham Perseroan, serta kinerja dan kondisi
         keuangan Perseroan pada saat transaksi.

      c. Apakah terdapat penilaian kewajaran harga (fairness opinion) atau laporan penilai independen yang
         digunakan sebagai dasar penetapan harga transaksi dimaksud.
         Jawab:
         Berdasarkan informasi dari Bapak Sudjatmiko dan PT Wahana Konstruksi Mandiri (“WKM”), dalam
         transaksi pengambilalihan saham tersebut tidak menggunakan penilaian kewajaran harga (fairness opinion)
         dari laporan penilai independen sebagai dasar penetapan harga transaksi. Berdasarkan informasi Bapak
         Sudjatmiko dan PT Wahana Konstruksi Mandiri ("WKM") dalam penentuan harga transaksi tersebut,
         dilakukan dengan mempertimbangkan namun tidak terbatas antara lain harga penutupan saham Perseroan
         di Pasar Reguler sebelum tanggal transaksi, historis pergerakan harga saham Perseroan sejak tercatat di
         Bursa, kondisi likuiditas perdagangan saham Perseroan, dan kinerja dan kondisi keuangan Perseroan pada
         saat transaksi serta mempertimbangkan berbagai aspek komersial dan strategis yang disepakati oleh para
         pihak.

      d. Jika terdapat penilaian independen, mohon disampaikan nama penilai, tanggal laporan, serta kesimpulan
         utama penilaian.
         Jawab:
         Sehubungan dengan hal tersebut di atas, tidak terdapat laporan penilai independen maupun fairness
         opinion yang dapat disampaikan terkait penetapan harga transaksi dimaksud.




                                                        3
Page 4
3. Perseoran menjelaskan bahwa PT Wahana Konstruksi Mandiri (WKM) akan memenuhi ketentuan sebagaimana
   diatur dalam Peraturan OJK Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, termasuk
   namun tidak terbatas pada Mandatory Tender Offer (MTO) kepada pemegang saham minoritas. Bursa ingin
   meminta penjelasan:
    a. Rencana jadwal pelaksanaan MTO, termasuk tanggal pengumuman, masa penawaran, dan perkiraan
         tanggal penyelesaian.
         Jawab:
         Berdasarkan informasi dari Pengendali Baru, saat ini PT Wahana Konstruksi Mandiri (“WKM”) telah
         menyampaikan dokumen registrasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pelaksanaan Mandatory
         Tender Offer (MTO).

         Jadwal pelaksanaan MTO, termasuk tanggal pengumuman, masa penawaran, dan perkiraan tanggal
         penyelesaian, akan diumumkan kepada publik oleh WKM dan Perseroan setelah memperoleh pernyataan
         efektif atau persetujuan dari OJK, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

     b. Metode penentuan harga penawaran dalam MTO serta dasar perhitungannya sesuai ketentuan POJK
        9/POJK.04/2018.
        Jawab:
        Metode penentuan harga penawaran dalam pelaksanaan MTO akan ditetapkan sesuai dengan ketentuan
        Peraturan OJK Nomor 9/POJK.04/2018, yaitu berdasarkan harga yang lebih tinggi antara harga
        pengambilalihan saham pengendali atau rata-rata tertinggi harga perdagangan harian saham Perseroan di
        Bursa Efek Indonesia dalam jangka waktu 90 (sembilan puluh) hari sebelum tanggal Pengumuman
        Negosiasi pada tanggal 28 November 2025.

     c. Pihak independen yang akan ditunjuk dalam rangka pelaksanaan MTO, termasuk konsultan hukum, penilai
        independen, dan pihak pelaksana tender offer.
        Jawab:
        Berdasarkan Informasi dari Pengendali Baru, Pihak independen yang ditunjuk dalam rangka pelaksanaan
        MTO adalah sebagai berikut:
          1. Perusahaan Efek Yang Ditunjuk            : PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia
          2. Konsultan Hukum                          : Tumbuan & Partners
          3. Kustodian Sentral                        : PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
          4. Biro Admnistrasi Efek                    : PT Adimitra Jasa Korpora


4. Apakah perubahan pengendali tersebut akan diikuti dengan perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan
   Komisaris Perseroan? Jika ya, mohon disampaikan rencana dan jadwal pelaksanaannya.
   Jawab:
   Berdasarkan informasi yang diperoleh Perseroan dari Pengendali Perseroan yaitu PT Wahana Konstruksi Mandiri
   (“WKM”), akan terdapat rencana penyesuaian terhadap susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan.

    Saat ini, rencana perubahan tersebut masih dalam tahap pembahasan internal dan akan dilaksanakan dengan




                                                      4
Page 5
    tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk melalui mekanisme
    Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) serta keterbukaan informasi kepada publik sesuai ketentuan pasar
    modal.


5. Berikan penjelasan mengenai dengan rencana strategi secara detil WKM sebagai pengendai baru. Bursa meminta
   Perseroan untuk menyampaikan business plan secara rinci dan konkret kepada Bursa dalam jangka pendek,
   menengah dan panjang. Business plan tersebut juga dilengkapi dengan elaborasi atas masing-masing strategi
   bisnis tersebut, rincian timeline, rencana pengembangan usaha, disertai juga dengan penjelasan feasibility dan
   sumber dananya dengan menngisi tabel berikut.
   Jawab:
   Berikut Penjelasan Rencana Strategi dan Business Plan Perseroan dari PT Wahana Konstruksi Mandiri
   (WKM) sebagai Pengendali Baru Perseroan
   (Jangka Pendek, Menengah, dan Panjang)
   Sebagai pengendali baru, PT Wahana Konstruksi Mandiri (“WKM”) telah menyusun dan mulai
   mengimplementasikan business plan yang terukur dan berkelanjutan bagi Perseroan, dengan fokus utama pada
   penguatan kompetensi inti di sektor konstruksi infrastruktur strategis, khususnya jalan, jembatan, bandara, dan
   fasilitas logistik nasional. Strategi bisnis WKM adalah sebagai berikut:

     •         Meningkatkan produktivitas Perseroan dalam proyek infrastruktur berskala besar dan strategis nasional.
     •         Memperkuat kesiapan aset, peralatan, dan sumber daya untuk proyek pemerintah, BUMN maupun swasta
               dengan skala nasional.
     •         Mengoptimalkan peluang kerja sama operasi (KSO) dengan BUMN Karya.
     •         Menjaga struktur pendanaan yang prudent dan sesuai dengan karakter proyek.
     •         Berperan aktif dalam proyek yang menghasilkan recurring income (pendapatan tetap).

                                                                              Perkiraan
                                      Penjelasan Rencana
         No.     Strategi / Rencana                         Aktivitas Utama     Waktu      Sumber Pendanaan   Status Terkini   Keterangan Lain
                                           Aktivitas
                                                                             Pelaksanaan
     1.            Pengembanga         Fokus pada proyek    Mengikuti tender Jangka        Kas Internal,      Proses           Proyek bersifat
                   n konstruksi        infrastruktur        revitalisasi      pendek       Pinjaman           tender           recurring dan
                   jalan &             transportasi         runway &          (2025–       perbankan &        sedang           meningkatkan
                   jembatan            strategis nasional   taxiway Bandara 2026)          pembiayaan B2B     berjalan         portofolio
                                                            Sentani dan                    berbasis APBN
                                                            Bandara Ngurah
                                                            Rai (sisi udara)
                                                            dengan nilai ±
                                                            Rp300 miliar
     2.            Penguatan           Menyiapkan           Investasi         Jangka       Kas Internal dan   Dalam            Mendukung
                   kapasitas           aset utama           Asphalt           pendek–      Pinjaman           proses           persiapan lelang
                   alat produksi       untuk proyek         Mixing Plant      meneng       investasi          pengadaan        proyek Tol Jalur
                                       jalan tol dan        (AMP),            ah           perbankan                           Lintas Selatan
                                       infrastruktur        Asphalt           (2025–                                           (JLS)
                                       berat                Finisher, dan     2027)
                                                            Batching




                                                                       5
Page 6
                                                    Plant merek
                                                    SANY senilai
                                                    ± Rp330
                                                    miliar
     3.     Keterlibatan      Ekspansi ke           Keterlibatan SBU      Jangka     Kas Internal,        Tahap          Meningkatkan
            proyek logistik   proyek gudang         09 ASRI dalam         meneng     Pembiayaan           penjajakan &   eksposur proyek
            nasional          strategis skala       pembangunan           ah         Pihak Ketiga dan     persiapan      nasional
                              nasional              Gudang Skala          (2026–     proyek berbasis
                                                    Nasional senilai ±    2028)      APBN
                                                    Rp5 triliun melalui
                                                    skema KSO
                                                    dengan BUMN
                                                    Karya
     4.     Penguatan         Menjaga               Diversifikasi         Jangka     Kombinasi            Dalam          Menjaga
            keberlanjutan     kesinambungan         portofolio            panjang    internal cash flow   perencanaan    stabilitas kinerja
            usaha             pipeline proyek dan   proyek dan            (2027 ke   dan pinjaman                        jangka panjang
                              pengelolaan risiko    optimalisasi          atas)
                                                    KSO

    Feasibility & Kelayakan Pendanaan
    Seluruh rencana di atas dinilai feasible karena:
     • Didukung oleh pipeline proyek pemerintah dan BUMN yang berkelanjutan.
     • Skema pendanaan berbasis proyek (project-based financing).
     • Aset dan peralatan yang diinvestasikan bersifat produktif dan dapat digunakan lintas proyek.


6. Apakah WKM selaku pengendali baru Perseroan memiliki rencana untuk melepas sebagian atau seluruh
   kepemilikan sahamnya pada Perseroan dalam waktu dekat? Jika ya, agar disampaikan jumlah dan persentase
   saham yang akan dilepas, estimasi waktu pelaksanaan, alasan pelepasan kepemilikan tersebut, mekanisme
   pelepasan kepemilikan, serta dampaknya terhadap status pengendalian Perseroan.
   Jawab:
   Berdasarkan informasi dari Pengendali Perseroan yaitu PT Wahana Konstruksi Mandiri (WKM), sampai dengan
   saat ini WKM tidak memiliki rencana untuk melepas sebagian atau seluruh kepemilikan sahamnya pada
   Perseroan dalam waktu dekat.


7. Berdasarkan informasi yang diperoleh Bursa dari situs resmi perusahaan, serta dengan memperhatikan bahwa
   belum terdapat penjelasan dalam Keterbukaan Informasi tanggal 28 November 2025, mengenai hubungan
   antara PT Wahana Konstruksi Mandiri (WKM) dan PT Jhonlin Baratama, sementara terdapat informasi bahwa
   kedua perusahaan tersebut memiliki beberapa proyek konstruksi bersama, Bursa meminta penjelasan mengenai
   bentuk hubungan antara WKM dan PT Jhonlin Baratama, termasuk namun tidak terbatas pada hubungan
   kepemilikan, afiliasi, kerja sama usaha, maupun hubungan pengendalian. Bursa meminta penjelasan mengenai:
    a. Apakah terdapat hubungan afiliasi antara PT Jhonlin Baratama dengan WKM? Jika “Ya”, jelaskan bentuk
         hubungan afiliasi tersebut.




                                                                6
Page 7
          Jawab:
          Berdasarkan informasi dari PT Wahana Konstruksi Mandiri (“WKM”) , tidak terdapat hubungan afiliasi antara
          PT Wahana Konstruksi Mandiri (“WKM”) dan PT Jhonlin Baratama sebagaimana dimaksud dalam
          ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal, Hubungan yang ada merupakan
          hubungan partner bisnis yang saling mendukung dalam rangka pelaksanaan pekerjaan konstruksi

     b. Apakah terdapat hubungan bisnis dan/atau kontrak bisnis antara WKM dengan PT Jhonlin Baratama? Jika
        “Ya”, agar dijelaskan dengan bentuk hubungan bisnis dan/atau kontrak bisnis tersebut.
        Jawab:
        Berdasarkan Informasi dari PT Wahana Konstruksi Mandiri (“WKM”), terdapat hubungan bisnis antara PT
        Wahana Konstruksi Mandiri (“WKM”) dan PT Jhonlin Baratama dalam bentuk kontrak pekerjaan konstruksi
        seperti:

          •   Pembangunan Workshop & Office Plant PT Jhonlin Baratama di Kalimantan Selatan.
          •   Pembangunan Tangki CPKO PT Kodeco Agrojaya Mandiri.
          •   Pembangunan Mess dan Perumahan Karyawan PT Jhonlin Baratama.

          Hubungan bisnis tersebut dilakukan secara wajar (arm’s length basis), tidak bersifat eksklusif sesuai prinsip
          kewajaran usaha dan praktik bisnis yang berlaku umum.

     c. Apakah penerima manfaat dari WKM, yaitu Bapak Hariono, merupakan pemegang saham dari PT Sinar
        Bintang Mulia (SBM) yang memiliki saham sebesar sebesar 0,07% dari PT Jhonlin Agro Raya Tbk
        (JARR)? Jika “Ya”, agar dijelaskan jumlah kepemilikan dan persentase kepemilikan saham Bapak Hariono
        di SBM.
        Jawab:
        Berdasarkan informasi dari PT Wahana Konstruksi Mandiri (“WKM”) Penerima manfaat dari WKM adalah
        Bapak Hariono yang juga memiliki saham pada PT Sinar Bintang Mulia (SBM). Adapun struktur kepemilikan
        adalah sebagai berikut:

          •   Bapak Hariono memiliki 6% saham pada PT Sinar Bintang Mulia (SBM).
          •   PT Sinar Bintang Mulia dimiliki oleh PT Berkat Ono Sukses (BOS Group) sebesar 94%.
          •   Kepemilikan saham Bapak Hariono di BOS Group adalah sebesar 50%.

          Dengan demikian, keterlibatan Bapak Hariono pada SBM dan BOS Group merupakan bagian dari struktur
          kepemilikan tidak langsung, dan tidak mengubah status independensi operasional WKM dalam
          menjalankan kegiatan usahanya.


8. Apakah terdapat rencana dari WKM untuk melakukan delisting saham Perseroan dari BEI dan menjadi go private?
   Jelaskan.
   Jawab:
   Berdasarkan informasi yang diperoleh Perseroan dari Pengendali Perseroan yaitu PT Wahana Konstruksi Mandiri




                                                         7
Page 8
    (“WKM”), sampai dengan saat ini tidak terdapat rencana untuk melakukan penghapusan pencatatan (delisting)
    saham Perseroan dari Bursa Efek Indonesia maupun untuk menjadikan Perseroan sebagai perusahaan tertutup
    (go private).

    Apabila di kemudian hari terdapat perubahan kebijakan atau rencana yang berkaitan dengan status pencatatan
    saham Perseroan, maka setiap tindakan tersebut akan dilaksanakan dengan tetap memperhatikan kepentingan
    pemegang saham publik serta mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pasar
    modal yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai keterbukaan informasi.


9. Informasi, fakta material atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan
   usaha perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
   Jawab:
   Sampai dengan tanggal penyampaian penjelasan ini, Perseroan tidak mengetahui adanya informasi, fakta
   material, atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan
   maupun harga saham Perseroan, selain yang telah disampaikan kepada publik melalui keterbukaan informasi.

    Perseroan berkomitmen untuk menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik sesuai dengan ketentuan
    peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal apabila di kemudian hari terdapat informasi atau kejadian
    material lainnya.




                                                      ***




                                                       8

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.32 MB
Published27 Jan 2026
Pages8
Characters21,838
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Asri Karya Lestari Tbk p.1 ×2
linked person Yudra Saputra · Direktur p.1
linked org PT Sinar Bintang Mulia p.7 ×7
linked org Jhonlin Agro Raya Tbk p.7 ×2
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
possible person Sudjatmiko p.2 ×10
possible org PT Wahana Konstruksi Mandiri p.2 ×43
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.4
unresolved org PT Korea Investment p.4
unresolved org Tumbuan & Partners p.4
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.4
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.4
unresolved org PT Jhonlin Baratama p.6 ×8
unresolved org PT Kodeco Agrojaya Mandiri. p.7
unresolved person Hariono p.7 ×6
unresolved org PT Berkat Ono Sukses p.7

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result