Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Page 2
LAPORAN PELAKSANAAN DAN RISALAH TANYA JAWAB
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN
PT TRISULA TEXTILE INDUSTRIES TBK (BELL)
Hari/Tanggal : Selasa, 15 April 2025
Waktu : 16.00 – 16.40 WIB
Tempat : Video Conference via Zoom Meeting
Agenda : 1. Tentang Perseroan
2. Bisnis Perseroan
3. Kinerja Keuangan FY-2024
4. Target / Outlook Tahun 2025
5. ESG
Paparan Publik PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) telah dilaksanakan pada tanggal 15
April 2025 dengan metode video conference melalui Zoom Meeting, mulai pukul 16.00 WIB
dengan pembahasan mengenai sekilas Perseroan, bisnis Perseroan, pembahasan mengenai
kinerja FY-2024, dilanjutkan dengan target/outlook tahun 2025 dan ESG.
Berikut adalah jajaran Manajemen Perseroan yang hadir:
1. Karsongno Wongso Djaja : Direktur Utama
2. Heru Jatmiko Harrianto : Direktur
3. Wagiyono : Direktur
4. Lukas Ginting : Direktur
Transkrip Tanya Jawab Paparan Publik
Ubaidillah - SWA
1 Q Adakah program ESG Perseroan di tahun 2024 yang berdampak pada kinerja bisnis dan
operasional?
A Tahun 2024 kita ada investasi di mesin sludge dryer, dimana mesin ini dapat mengurangi
limbah cair yang dihasilkan oleh Perusahaan. Dengan penggunaan mesin ini hasil limbah
cair Perusahaan dapat ditekan secara signifikan. Dengan adanya sludge dryer artinya
pengaruh limbah terhadap lingkungan bisa berkurang hingga 30%.
Petrus - Theiconomics.com
1 Q Berapa porsi penjualan domestik dan berapa penjualan ekspor? Negara tujuan ekspor
apa saja?
A Tahun 2024 porsi domestik 94% dari total penjualan BELL, sementara ekspor 6% dengan
mayoritas produk diekspor menyasar ke Jepang.
Page 3
2 Q Apakah BELL melakukan ekspor tekstil ke Amerika Serikat? Jika iya, berapa banyak porsi
pasar ekspor Amerika? Apa dampak tarif impor yang dikenakan pemerintah Amerika
Serikat ke BELL?
A Untuk saat ini BELL tidak melakukan ekspor ke Amerika. Dominasi penjualan BELL ialah
pasar domestik yang menyasar ritel. Dikarenakan mayoritas ekspor Perusahaan adalah ke
Jepang, maka dampak dari kebijakan yang dikeluarkan oleh Trump tidak berdampak
signifikan untuk bisnis BELL.
Perusahaan mengkhawatirkan adalah dampak selanjutnya yang secara tidak langsung
meliputi membanjirnya produk impor seperti dari China. Dikarenakan volume penjualan
China di US dihentikan, maka tidak menutup kemungkinan dapat mengganggu tatanan
bisnis garmen atau tekstil yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, Perusahaan sendiri
tengah menunggu kebijakan-kebijakan yang akan dibuat oleh pemerintah dalam
mengatasi hal tersebut.
Vina Elvira – Kontan
1 Q Bagaimana target kinerja tahun ini? untuk penjualan maupun laba?
A BELL menargetkan pertumbuhan kinerja 10%
2 Q Bagaimana dampak pelemahan rupiah ke bisnis Perusahaan? Apa langkah antisipasi
yang disiapkan?
A Tahun 2025 menjadi tahun yang penuh tantangan, karena adanya tarif yang dibuat oleh
Presiden Amerika sehingga juga cukup mengganggu bisnis yang ada di dalam negeri. Tetapi
yang seperti yang kita ketahui, mayoritas penjualan BELL ialah pasar domestik, maka tahun
ini Perusahaan tetap akan fokus ke pasar domestik.
3 Q Seperti apa strategi untuk memaksimalkan kinerja tahun ini? Apa yang menjadi fokus
perusahaan?
A Di tahun 2025, BELL akan berfokus apa yang sudah dilakukan Perusahaan, yaitu melakukan
inovasi. Kedepannya, BELL akan terus memasarkan dan menggungulkan mengenai inovasi,
karena mayoritas pelanggan BELL melakukan customize untuk seragam, sheingga apa yang
dibuat Perusahaan dibuat sesuai dengan keinginan market.
Berbicara mengenai harga, dengan adanya pelemahan rupiah dan adanya barang-barang
impor yang mungkin naik adanya pelemahan rupiah ini, pengaruh BELL tidak terlalu
signifikan, karena BELL memfokuskan pada inovasi dengan melakukan alternatif benang-
benang lain agar produk yang diproduksi BELL tetap kompetitif di pasar.
Kita bisa melakukan hal tersebut karena produk kita sendiri bersifat customized.
Perusahaan membuat produk sesuai dengan keinginan pasar. Selain itu, BELL juga
menyasar konsumen segmen menengah keatas dan lebih mengutamakan kualitas bukan
kuantitas.
4 Q Alokasi capex di 2025 dan rencana penggunaannya?
A BELL menganggarkan capex sebesar Rp17 miliar, dimana Rp12 miliar akan digunakan untuk
pembangunan Trisula Innovation Center, fasilitas integrasi mulai dari bisnis tekstil, desain,
garmen, hingga retail. Sementara Rp5 miliar akan digunakan untuk perluasan retail dengan
melakukan penambahan POS (point of sales) ke lokasi strategis.
Page 4
Dokumentasi Paparan Publik BELL melalui Zoom Meeting
Page 5
Daftar Registrasi/Hadir No Nama Tipe Stakeholder Nama Instansi / Media 1 PT Trisula Textile Industries Tbk PT Trisula Textile Industries Tbk 2 Moderator PT Trisula Textile Industries Tbk 3 Nova Ahmad PT Trisula Textile Industries Tbk 4 Adhitya Media IPOT News 5 Aldyth Media Fortune Indonesia 6 Cahya Media IDX Channel 7 Erta Media Bisnis Indonesia 8 M Ubaidillah Media SWA 9 Muawwan Daelami Media Investor.id 10 Petrus Media The Iconomics 11 Puri Mei Media Olenka 12 Sivana Media Investortrust.id 13 Vina Elvira Media Kontan 14 Muhammad Bayu Media Pikiranrakyat 15 Deby Irfindo 16 Patrick Irfindo
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Adhitya
p.5
unresolved
—
Aldyth
p.5
unresolved
—
Cahya
p.5
unresolved
—
Erta
p.5
unresolved
—
M Ubaidillah
p.5
unresolved
—
Muawwan Daelami
p.5
unresolved
—
Petrus
p.5
unresolved
—
Puri
p.5
unresolved
—
Sivana
p.5
unresolved
—
Vina Elvira
p.5
unresolved
person
Muhammad Bayu
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.