Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 16
Page 1
Page 2
AGENDA PEMBAHASAN 1. Sekilas Industri 2. Kinerja Operasional 3. Kinerja Keuangan Konsolidasian 4. Rencana Corporate Action
Page 3
1. SEKILAS INDUSTRI
PT BERSAMA ZATTA JAYA TBK
Page 4
MARKET LANDSCAPE 2025
Stagnation & Global Competition
STAGNASI PERTUMBUHAN RITEL (Growth Stagnation)
✓ Pertumbuhan Melambat: Proyeksi pertumbuhan ritel nasional
bergerak moderat/flat (~5%), tidak lagi eksponensial seperti
dekade lalu.
✓ Tekanan Daya Beli: kondisie ekonomi dan inflasi menekan
Disposable Income kelas menengah.
✓ Pergeseran Prioritas: Konsumen menahan belanja barang
sekunder (fashion) demi kebutuhan pokok dan experience
2. GEMPURAN PRODUK IMPOR (Import Invasion)
✓ Dominasi Harga Murah: Pasar dibanjiri produk impor
(terutama Tiongkok) dengan harga 30-40% lebih rendah dari
produk lokal.
✓ Disparitas Biaya: Produk lokal kalah bersaing (uncompetitive)
akibat struktur biaya produksi domestik yang tinggi.
✓ Perang Harga Digital: Platform E-commerce mempercepat
penetrasi barang impor langsung ke konsumen, mematikan
ritel fisik konvensional.
3. PELEMAHAN STRUKTURAL INDUSTRI (Structural Decline)
✓ Inefisiensi Ekosistem Hulu : (HPP) domestik yang relatif
lebih tinggi dibandingkan kompetitor yang menggunakan
bahan impor tekstil
✓ Risiko "High-Cost Economy"
Page 5
2. KINERJA OPERASIONAL
PT BERSAMA ZATTA JAYA TBK
Page 6
KINERJA OPERASIONAL 2025
Sebaran & Jangkauan Toko
Keterangan 2025 2024
Own Store 51 52
License Store 48 46
Join Operation 7 7
Jumlah Toko 106 105
PROVINSI JUMLAH
SUMATERA UTARA 2
SUMATERA BARAT 2
SUMATERA SELATAN 5
RIAU 1
BENGKULU 1
JAMBI 1
LAMPUNG 1
BANTEN 6
JAKARTA 3
JAWA BARAT 30
JAWA TENGAH 28
JAWA TIMUR 22
KALIMANTAN SELATAN 2
KALIMANTAN TIMUR 1
SULAWESI SELATAN 1
TOTAL 106
Page 7
KINERJA OPERASIONAL 2025
Kinerja Penjualan & Kontribusi per Saluran
ALL
INDEX
2025 2024 GROWTH
TRX 536,684 529,918 1.28%
VISITOR 461,233 481,283 -4.17%
ATV 299,105 304,191 -1.67%
UPT 3.80 4.25 -10.56%
AUR 78,661 71,553 9.93%
SCR 116.36% 110.11% 5.68%
✓ Kinerja penjualan secara umum terkoreksi -7.8% (YoY)
✓ Offline Store (OS) masih menjadi kontributor utama
(>60%)
✓ Online & Marketplace menunjukkan tren pertumbuhan
positif
✓ Penurunan kinerja penjualan mitra (dari penurunan
penjualan agen)
✓ Visitor Traffic menurun namun conversion rate (SCR)
meningkat, mengubah pengunjung menjadi pembeli
sehingga jumlah transaksi meningkat
✓ ATV dan UPT mengalami penyesuaian (turun), akibat
perubahan perilaku konsumen yang lebih berhati-hati.
* Data YoY September 2025
Page 8
KINERJA OPERASIONAL 2025
Strategi Pemulihan & Pertumbuhan 2026
1. PEMULIHAN NILAI PERSEDIAAN
✓ Inventory Cleanup: Program agresif "Cuci Gudang" untuk stok lama guna
mengubah aset lama menjadi kas tunai (Cash Generation).
2. TRANSFORMASI PRODUK (Product Pivot)
✓ Fokus "Winning Product": Menargetkan produk berkontribusi >50% dari
total penjualan. Produk ini memiliki perputaran cepat (High Turnover).
✓ Harga Terjangkau (Affordable Luxury): Menyesuaikan strategi harga agar
relevan dengan daya beli pasar 2026, namun tetap menjaga margin melalui
efisiensi desain.
3. EFISIENSI OPERASIONAL (Operational Excellence)
✓ Store Rationalization: Evaluasi berkesinambungan performance toko.
Mempertahankan toko di lokasi strategis sebagai Community Hub.
✓ Aktivasi Member: Memaksimalkan basis pelanggan loyal (Member). Biaya
menjual ke member jauh lebih murah daripada mencari pelanggan baru.
✓ Ekspansi Kanal Mitra
* Data YoY September 2025
Page 9
3. KINERJA KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
PT BERSAMA ZATTA JAYA TBK
Page 10
KINERJA KEUANGAN KONSOLIDASI 2025
Laba Rugi Perusahaan & Anak Usaha
LABA / RUGI 2025 2024 Selisih
Penjualan 158,086 171,429 (13,344) -7.8%
Beban Pokok Penjualan (91,420) (94,320) 2,900 -3.1%
Laba Kotor 66,666 77,109 (10,443) -13.5%
Beban Usaha (59,849) (65,455) 5,605 -8.6%
Laba Usaha 6,816 11,654 (4,838) -41.5%
(Beban) Pendapatan lainnya (4,889) (9,369) 4,480 -47.8%
Beban Pajak - Bersih 0 0.0%
Laba Bersih Tahun Berjalan 1,927 2,285 (358) -15.7%
Laba Komprehensif Tahun Berjalan 1,927 2,285 (358) -15.7%
Laba per lembar saham (Rp) 0.23 0.27 (0.04) -15.7%
* Data YoY September 2025
Penurunan pendapatan sebesar 7.8% terutama didorong oleh 3. Transisi Model Bisnis (Agen Affiliate). Terjadi pergeseran
kontraksi pada Kanal Penjualan Kemitraan (Agen/Reseller) pola kemitraan dari "Agen Stokis" (Beli Putus/Stok
akibat tiga faktor utama: Banyak) menjadi "Online Affiliate" (Tanpa Stok). Hal ini
1. Gempuran Produk Impor. Mitra Agen di daerah menyebabkan penurunan volume pembelian grosir (sell-
menghadapi persaingan harga yang tidak seimbang in) secara signifikan dalam jangka pendek.
(unfair pricing) dari produk tekstil impor ilegal yang
membanjiri pasar tradisional. Cost Leadership. Di tengah tekanan penjualan, Manajemen
2. Kompetisi Pasar Ketat. Meningkatnya agresivitas berhasil melakukan efisiensi Beban Usaha (-8.6%). Langkah
kompetitor lokal dengan strategi harga murah (price war) penghematan ini krusial untuk memastikan Perseroan tetap
menggerus pangsa pasar mitra kami. membukukan Laba Bersih Positif (Rp 1,92 M).
Page 11
KINERJA KEUANGAN KONSOLIDASI 2025
Neraca Perusahaan & Anak Usaha
NERACA 2025 2024 Selisih
Aset Lancar 465,109 459,043 6,066 1.3%
Aset Tidak Lancar 217,829 231,315 (13,487) -5.8%
Aset Total 682,937 690,358 (7,421) -1.1%
Liabilitas Jangka Pendek 68,421 77,344 (8,923) -11.5%
Liabilitas Jangka Panjang 88,827 88,827 (0) 0.0%
Liabilitas Total 157,248 166,172 (8,923) -5.4%
Ekuitas Total 525,689 524,187 1,502 0.3%
Liabilitas & Ekuitas Total 682,937 690,358 (7,421) -1.1%
* Data YoY September 2025
✓ Aset Lancar naik +1,3% didorong oleh peningkatan ✓ Liabilitas Jangka Pendek turun 11.5% didorong oleh
aktivitas piutang usaha merefleksikan siklus bisnis pelunasan kewajiban terhadap bank secara disiplin.
perusahaan tetap berjalan aktif dalam mendistribusikan Pengurangan utang double digit ini secara drastis
produk ke pasar, memastikan modal kerja berputar menurunkan beban bunga dan risiko finansial
produktif (deleveraging), memberikan ZATA fondasi struktur
✓ Aset Tidak Lancar terkoreksi -5.8% mayoritas modal lebih sehat dan ruang gerak yang lebih leluasa
diakibatkan beban depresiasi dan amortisasi atas Aset untuk mengejar pertumbuhan di masa depan
tetap, penerapan "Asset Light" yang lebih lincah, di
mana perusahaan fokus pada efisiensi operasional
tanpa membebani neraca dengan biaya perawatan aset
properti yang berlebihan.
Page 12
KINERJA KEUANGAN KONSOLIDASI 2025 PENJUALAN ASET
Pertumbuhan & Rasio Keuangan
171,43 -1,1%
-7,8%
690,36
158,09 682,94
Rasio Profitabilitas
2025 2024
2025 2024 2025 2024
Gross Profit Margin 42.2% 45.0% LABA KOTOR LIABILITAS
Net Profit Margin 1.2% 1.3%
-13,5%
Return On Asset 0.3% 0.3% -5,4%
Return On Equity 0.4% 0.4% 77,11 166,17
Rasio Likuiditas 66,67 157,25
2025 2024
2025 2024 2025 2024
Cash Ratio 10.3% 11.4%
Quick Ratio 199.1% 164.5% LABA BERSIH EKUITAS
Current Ratio 679.8% 593.5%
Rasio Solvabilitas 0,3%
-15,7%
2025 2024
Debt Equity Ratio 29.9% 31.7%
525,69
Debt Asset Ratio 23.0% 24.1% 2,29
Equity to Asset ratio 77.0% 75.9% 524,19
1,93
* Data YoY September 2025
2025 2024
2025 2024
Page 13
4. RENCANA
CORPORATE ACTION
PT BERSAMA ZATTA JAYA TBK
Page 14
RENCANA CORPORATE ACTION
STRATEGI PENGUATAN LIKUIDITAS
Divestasi Aset & Kepatuhan GCG
1. STRUKTUR TRANSAKSI 3. TATA KELOLA & TRANSPARANSI
✓ Objek: Penjualan Aset Tetap berupa Tanah & ✓ Voluntary RUPS (RUPS Sukarela):Meskipun nilai
Bangunan. transaksi secara regulasi tidak mewajibkan RUPS
✓ Kondisi Nilai: Transaksi dilakukan dengan harga di (bukan transaksi material >20% atau benturan
bawah Nilai Pasar Wajar (Discounted Price). kepentingan), Manajemen memutuskan untuk tetap
✓ Justifikasi Manajemen: Prioritas utama saat ini meminta persetujuan Pemegang Saham melalui
adalah Kecepatan Realisasi Kas (Speed to Cash) RUPSLB.
dibandingkan menunggu valuasi pasar yang ideal ✓ Tujuan:Transparansi, memastikan pemegang saham
namun tidak likuid. memahami alasan kerugian buku akibat penjualan
aset ini.
2. RASIONALISASI STRATEGIS ✓ Mitigasi Risiko: Mencegah potensi gugatan hukum
✓ Dana hasil penjualan penurunan kewajiban finansial di kemudian hari dengan legitimasi persetujuan
(Utang Bank) untuk menjamin Kelangsungan Usaha pemegang saham.
(Going Concern).
✓ Trade-off: Manajemen memilih mengambil kerugian
akuntansi (Accounting Loss) saat ini untuk perbaikan
arus kas masa depan.
Page 15
SESI TANYA JAWAB
Page 16
Terima Kasih
Komplek Industri Prapanca No 24,
Cigondewah Kaler, Kec. Bandung Kulon,
Kota Bandung, Jawa Barat 40214
www.elcorps.com
(022) 86017900
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.