Back to announcement
20260113_LRNA_Laporan Informasi dan Fakta Material_32019778_lamp1.pdf
Other Text extracted LRNASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
PT EKA SARI LORENA TRANSPORT, TbK.
HEAD OFFICE : JL' K'H' HASYIM ASHARI NO. 15 C, JAKARTA 10130 - INDONESIA. Ph: (021)
6341166 (Hunting),
Fax: (021)6339988
DEPO ' JL' RAYATA,UR No' 106, BOGOR 16720 - INDONESIA. Ph: (0251) S356666 (Hunting), Far (0251) 8355666
Homepage : www.lorena-transport.com
Jakarta, 13 Januari 2026
No. : 003/LRNA/coRsEC/t/2026
Perihal : Tanggapan atas surat OJK No. S-2792/1M.2LZ/ZO2S
Kepada Yth.
Otoritas Jasa Keuangan
c.q Direktorat Pengawasan Emiten dan perusahaan publik 2
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 24 Jakarta pusat
Up. Yth. lbu Nailin Ni'Mah - Kepala Direktur Pengawasan Emiten dan perusahaan publik
2
Dengan Hormat,
Menjawab surat OJK No. S-27921PM.2L212A25, tanggal 30 Desember 2025, perihal ,,penelaahan
Laporan Keuangan Tahunan 2024 - PT Eka Sari Lorena Transport Tbk", maka bersama
ini kami
sampaikan penjelasa n atas pertanyaan-pertanyaan dari oJK (terlampir).
PEITELAAIIAIU ATAS I"APORAIY I{EUAITGAIT TAIIINIAI{
20/24
PT EKA SARI IORTITA TRAfiSPOR]r TbK
1. Melalui surat tersebut, Perseroan menyampaikan jawaban atas penelaahan Laporan Keuangan
Tahunan 2024.
2' Berdasarkan penelaahan kami, masih terdapat hal-halyang memerlukan klarifikasi dan penjelasan
Perseroan lebih lanjut sebagai berikut:
a' Sehubungan dengan catatan 10 Aset Tetap, dilampirkan rincian jumlah bus
dan kontribusi
terhadap pendapatan, dimana dapat dilihat dari 109 bus yang dimiliki perseioan
hanya 43
bus yang berkontribusi terhadap pendapatan, Perseroan agar menjelaskan:
!,
1) Kondisi dan status operasional dari 66 unit bus yang tidak berkontribusi terhadap
pendapatan perseroan;
2l Alasan tidak digunakannya 65 bus lainnya untuk menghasilkan pendapatan;
3) Rencana manajemen terhadap bus yang tidak produktif.
Page 2
Tanggaoan Manaiemen:
1) Berikut Kondisidan Status Operasional 65 Bus:
Kontrlbusi
Rlncian Kondlsi Terhadap
Irlo Keterangan
BUSAKAP Aset Pendapatan
Perceroan
1 1O269 Baik o% Perbaikan/tunggu part
2 1O270 Baik a% Perbaikan/tunggu part
3 L4272 Baik 0% Perbaikan/tunggu part
4 LO273 Baik o% Operasi
5 LO274 Baik o% Perbaikan/tunggu part
5 LO275 Baik o% Operasi
7 LO275 Baik a% Perbaikan/tunggu part
8 LO277 Baik o% Perbaikan/tunggu part
9 LO278 Baik a% Perbaikan/tunggu part
10 LO279 Baik o% Perbaikan/tunggu part
11 1O280 Baik o% Operasi
L2 1O281 Baik 0% Perbaikan/tunggu part
13 1O282 Baik o% Perbaikan/tunggu part/body
L4 1O283 Baik o% Perbaikan/tunggu part
15 1O284 Baik o% Perbaikan/tunggu part/body
16 1O285 Baik o% Perbaikan/tunggu part/body
L7 LO287 Baik a% Operasi
18 1O289 Baik o% Perbaikan/tunggu part
19 10291 Baik o% Perbaikan/tunggu part/body
20 LO29Z Baik o% Operasi
2L 1O294 Baik o% Operasi
22 1O296 Baik 0% Perbaikan/tunggu part
23 LO297 Baik a% Operasi
24 1O298 Baik OYo Operasi
25 1O299 Baik o% Operasi
26 1O300 Baik o% Perbaikan/tunggu part
27 1O301 Baik o% Perbaikan/tunggu part
28 1O302 Baik o% Perbaikan/tunggu part/body
29 1O306 Baik o% Perbaikan/tunggu part/hody
30 10308 - Baik o% Perbaikan/tunggu part
31 1O309 Baik 016 Perbaikan/tunggu part
32 1O310 Baik o% Perbaikan/tu nggu pa rtlbody
33 1O311 Baik o% Perbaikanltunggu part
34 1O313 Baik o% Perbaikan/tunggu part
35 1O314 Baik o% Perbaikan/tunggu part
36 1O315 Baik o% Perbaikan/tunggu part
37 1O316 Baik o% Perbaikan/tunggu part
38 1O318 Baik a% Perbaikan/tunggu part
39 1O319 Baik a% Operasi
40 1O320 Baik o% Operasi
Page 3
4L 1O321 Baik o% Operasi
42 LO?22 Baik a% Operasi
43 1O323 Baik o% Laka beraU0zlt0ltg
M 1O324 Baik o% Perbaikan/tunggu part
45 LO32s Baik o% Perbaikan/tunggu part
46 1O330 Baik o% Perbaikan/tunggu part
47 1O336 Baik o% Perbaikan/tunggu part
48 1O337 Baik o% Perbaikan/tunggu part
49 1O338 Baik o% Perbaikan/tunggu part
50 1O341 Baik o% Perbaikan/tu nggu pa rt/body
51 1O342 Baik o% Perbaikan/tunggu part/body
52 1O344 Baik o% Perbaikan/tunggu part
53 1O348 Baik 0% Perbaikan/tunggu part
54 10351 Baik o% Perba ikan/tu nggu part/body
55 10352 Baik o% Perbaikan/tunggu part
56 1O354 Baik o% Perbaikan/tungcu part/bodv
57 LO3s9 Baik o% Perbaikan/tunggu part/body
58 1O363 Baik o% Perbaikan/tu nggu part/body
59 1O365 Baik o% Perbaikan/tunggu part
60 KO68 Baik o% Operasi
61 KO69 Baik o% Perbaikan/tu nggu part/body
62 KO70 Baik o% Perbaikanltunggu part
63 KO71 Baik 0% Operasi
64 KO72 Baik o% Operasi
65 KO73 Baik o% Operasi
55 KO74 Baik o% Operasi
2l Sebanyak 65 unit bus saat ini belum digunakan untuk menghasilkan pendapatan dengan
pertimbangan dan alasan sebagai berikut:
Tanpqapan Manaiemen:
a) KondisiTeknis dan Kelayakan Operasional
Sebagian bus dalam kondisi belum layak jalan karena membutuhkan perbaikan besar,
perawatan berkala, atau penggantian suku cadang utama sehingga belum memenuhi
standar keselamatan dan operasional.
!"
b) Umur Ekonomis Armada
Beberapa bus masih dapat beroperasi namun berumur lebih dari 18 tahun,
menyebabkan biaya operasional dan perawatan menjaditinggiserta kurang efisien
untuk dioperasikan secara komersial.
c) Kelebihan Armada dibanding Kebutuhan Operasionat
Jumlah armada yangtersedia saat ini melebihi kebutuhan rute dan permintaan pasar,
sehingga sebagian bus belum dimanfaatkan untuk menghindari pemborosan biaya
operasional.
d) Pertimbangan Efisiensi Biaya
Pengoperasian hus tertentu dinilai kurang ekonomis karena potensi pendapatan
tidak sebanding dengan biaya bahan bakar, pengemudi, perawatan, dan biaya tidak
Page 4
langsung lainnya.
e) Menunggu Keputusan Manajemen Lanjutan
Beberapa unit masih dalam proses evaluasi untuk ditentukan apakah akan diperbaiki,
diremajakan, dialihkan, atau dilepas sebagai aset tetap Perusahan.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, manajemen memutuskan untuk
sementara waktu tidak mengoperasikan 56 bus dimaksud guna menjaga efisiensi dan
kesehatan keuangan perusahaan.
3) Rencana Manajemen terhadap Bus yang Tidak Produktif :
Tangeaoan M3oaiemen:
Manajemen telah menyusun dan akan melakanakan rencana tindak lanjut terhadap bus
yang tidak produktif dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a) Melakukan evaluasi menyeluruh atas kondisi teknis, usia ekonomis, tingkat utilisasi,
dan biaya perawatan setiap unit bus.
b) Mengoptimalkan pemanfaatan bus yang masih layak, termasuk pengalihan ke rute
atau kegiatan operasional yang berpotensi menghasilkan pendapatan.
c) Melakukan perbaikan atau peremaiaan armada terhadap bus yang secara teknis dan
ekonomis masih memungkinkan untuk dioperasikan,
d) Melakukan monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan jumlah dan kondisi
armada sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.
b. Atas tanggapan Perceroan terkait Catatan 12 Aset l-ainnya, dUelaskan bahwa fuet lainnya
merupakan Bus AKAP yang sudah tidak beroperasi. Sehubungan dengan hal tersebut, agar
dijelaskan:
1) Rencana manajemen atas bus yang tidak beroperasi tersebut, apakah akan dijual atau
digunakan kembali?
Tanggapan Manaiemen:
Manajemen telah melakukan dan akan melanjutkan evaluasiterhadap bus yang saat ini
tidak beroperasi untuk menentukan tindak lanjut yang paling optimal bagi perusahaan.
Adapun rencana manajemen adalah sebagai berikut:
a) Bus yang masih layak secara teknis dan ekonomis akan diperbaiki dan dioperasikan
kembali atau dialokasikan ke rute/kegiatan operasional yang berpotensi
menghasilkan pendapatan.
;
b) Bus yang memerlukan perbaikan dengan biaya tidak ekonomis akan dipertimbangkan
untuk dijual atau dilepas sesuai dengan kebijakan Perusahaan dan ketentuan yang
berlaku.
c) Bus yangtelah melewati usia ekonomis dan tidak layak operasi akan diusulkan untuk
penghapusan aset melalui mekanisme persetujuan manajemen.
d) Seluruh keputusan tindak lanjut akan didasarkan pada hasil kajian kelayakan teknis
dan finansial serta mempertimbangkan kebutuhan operasional perusahaan ke
depan.
Dengan rencana tersebut manajemen berupaya mengoptimalkan pemanfaatan aset serta
meminimalkan beban biaya yang tidak memberikan nilaitambah bagi perusahaan.
Page 5
Rincian aset tetap yang direklasifikasi mengingat dalam Catatan 10 Aset Tetap disebutkan
bahwa Bus Armada AKAP sebanyak 18 unit yang dihentikan operasionalnya dengan nilai
Rp6,71 miliar direklasifikasi ke akun aset lainnya.
Tanggaoan Manaiemen:
Berikut rincian aset tetap armada bus yang direklasifikasi ke akun aset lainnya:
Tanggal
Tangga!
No Code Bus Perolehan Nilai Aset
Revaluasl
Awal
t 1O223 2000 31-Dec-23 311,000,000
2 LO227 2000 31-Dec-23 311,000,000
3 L4228 2000 31-Dec-23 311,(X)0,(X)0
4 1O233 2000 31-Dec-23 328,000,000
5 1O238 2@1 31-Dec-23 323.000.mo
5 1O249 2001 31-Dec-23 323.000.mo
7 1O250 2001 31-Dec-23 234,000,000
8 10251 2m.2 31-Dec-23 312,333,333
9 1O254 2001 31-Dec-23 234,000,000
10 1O255 2m1 31-Dec-23 368,000,000
11 1O257 2ffi2 31-Dec-23 312,333,333
L2 1O258 2@2 31-Dec-23 312,333,333
13 LO262 2005 31-Dec-23 506,333,333
t4 1O253 2m5 31-Dec-23 506,333,333
15 1O264 2005 31-Dec-23 506,333,333
L5 1O265 2005 31-Dec-23 506,333,333
L7 1O256 2005 31-Dec-23 505,333,333
18 LO267 2005 31-Dec-23 506,333,333
Jumlah 6,718,000,(Xr0
Atas tanggapan pada Catatan 24-Pendapatan dijelaskan bahwa Perseroan berencana
meluncurkan layanan cargo atau pengiriman barang dengan berkolaborasi dengan ESL
Express, yang merupakan "sister company" Perseroan. Sehubungan dengan hal tersebut, agar
dijelaskan mengenai skema kerjasama antara Perseroan dan ESL Express tersebut, termasuk
tlmel i ne rencana kerjasama.
Tanseapan Manaiemen:
Bentuk dan Skema Operasional
Layanan cargo atau pengiriman barang direncanakan akan dijalankan sebagai pengembangan
usaha Perseroan melalui unit bisnis ESL Express. Dalam pelaksanaannya:
o Perseroan menyediakan armada bus, ruang bagasi, pengemudi, serta dukungan
operasional pengangkutan barang pada rute tertentu.
o Unit bisnis ESL Express menjalankan fungsi operasional layanan cargo, meliputi
penerimaan dan penanganan barang, pemasaran, penetapan tarif, administrasi
pengiriman, serta pelayanan kepada pelanggan.
o Seluruh aktivitas tersebut berada dalam satu entitas Perseroan, sehingga tidak terdapat
hubungan kerja sama antar entitas terpisah, melainkan pengaturan internal antar unit
usaha.
Page 6
Pengakuan dan Sumber Pendapatan
Pendapatan dari layanan cargo akan diakui sebagai pendapatan operasional Perseroan, yang
berasal darijasa pengiriman barang kepada pihak ketiga (pelanggan eksternal).
Tidak terdapat mekanisme bagi hasil atau transaksi antar pihak berelasi, karena ESL Express
merupakan bagian dari Perseroan.
Timeline Rencana lmplementasi
Adapun estimasitimeline pelakanaan layanan cargo adalah sebagai berikut:
Tahap perencanaan dan penyusunan SOP operasional: Triwulan tl tahun 2025
Tahap persiapan operasional dan sistem pendukung: Triwulan ll! - lV tahun 2025
Tahap uji coba layanan (pilot project) pada rute tertentu: Triwulan l-Tahun 2026
lmplementasi operasional secara bertahap: Triwulan I - ll Tahun 2026
Status pada Periode Pelaporan
Sampai dengan tanggal laporan keuangan, layanan cargo melalui unit bisnis ESL Express masih
dalam tahap persiapan, sehingga belum memberikan kontribusi pendapatan yang signifikan
terhadap pendapatan Perseroan pada periode yang dilaporkan.
Demikian surat ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami mengucapkan terima kasih.
Hormat Kami,
PT Eka Sari lorena TransportTbk
I{$PORT, TbK,
Corporate Setetary
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT EKA SARI IORTITA TRAfiSPOR
p.1
unresolved
org
PT Eka Sari
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.