Back to announcement
20260109_WIKA_Penyampaian Bukti Iklan_32018704_lamp1.pdf
Other Text extracted WIKASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Nomor : SE.01.00/A.CORSEC.00006/2026 9 Januari 2026
Lampiran : 1 Halaman
Kepada Yth.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal
Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Sumitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4
Jakarta Pusat 10710
Perihal : Penyampaian Bukti Iklan Informasi atas Obligasi dan Sukuk
Mudharabah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Dengan Hormat,
Bersama ini PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ("Perseroan") menyampaikan Bukti Iklan
Informasi atas Obligasi dan Sukuk Mudharabah sebagai berikut:
• Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021;
• Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021;
• Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021;
• Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021.
Bukti iklan informasi tersebut telah dipublikasikan melalui Surat Kabar Harian Terbit dan
situs web resmi Perseroan pada hari Jumat, 9 Januari 2026, sebagaimana terlampir.
Demikian disampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih.
Corporate Secretariat,
Ngatemin
Corporate Secretary
Tembusan :
Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia
Page 2
BISNIS 7
Jumat, 9 Januari 2026
Edisi: 12926 | Thn. 53
HARIAN TERBIT Koran Aspirasi Rakyat
PROGRAM MBG SENTUH 56,13 Ekonom CORE: Solusi
Pekerja Migran Salah
JUTA PENERIMA, SERAP HAMPIR Satu Opsi Pemulihan
Ekonomi
790 RIBU TENAGA KERJA ISTIMEWA
Jakarta, HanTer - Direktur
Eksekutif Center of Reform on
Economics (CORE) Indonesia
Mohammad Faisal menilai pe-
nempatan korban banjir Aceh
dan Sumatera sebagai pekerja
pelatihan keterampilan, pen-
dampingan, serta persiapan
administrasi dan perlindungan
hukum.
Pelatihan tersebut, lan-
jutnya, dapat menjembatani
Wakil Menteri lapangan kerja, mulai dari migran dapat menjadi salah
satu opsi pemulihan ekonomi
masyarakat mengingat latar
belakang pekerjaan mereka
pengelola dapur, distri-
Keuangan busi, hingga rantai pasok pascabencana. beragam, mulai dari sektor
(Wamenkeu) pangan lokal," kata Tho- Menurut Faisal, bencana
berskala besar seperti banjir
pertanian, perkebunan, hingga
perikanan. Dengan begitu,
mas dalam jumpa pers AP-
Thomas Djiwandono BNKita di Jakarta, Kamis di Sumatera tidak bisa dipu- penempatan pekerja migran
mengungkapkan (8/1/2026).
Dari sisi anggaran, rea-
lihkan dengan cepat, dimana
selain bantuan darurat berupa
bisa lebih tepat sasaran.
Ia menambahkan opsi
capaian signifikan lisasi belanja MBG hingga kebutuhan sehari-hari dan pekerja migran hanyalah salah
dukungan finansial, lanjut dia,
Program Makan 31 Desember 2025 terca-
tat sebesar Rp51,3 trili- pemerintah perlu menyiapkan
satu jalan, sementara peluang
kerja di daerah lain di luar
Bergizi Gratis un. Dari jumlah tersebut, program jangka menengah dan wilayah terdampak juga harus
panjang yang berorientasi pada ditumbuhkan.
(MBG) yang kini manfaat ekonomi lang-
sung yang diterima ma- penciptaan lapangan kerja. “Dengan demikian, ada
menjadi salah satu syarakat mencapai Rp43,3 “Opsi pekerja migran bisa opsi solusi untuk warga ter-
menjadi solusi, tetapi harus dampak untuk mendapatkan
program unggulan triliun, mencerminkan
kuatnya dampak fiskal digarap secara hati-hati,” pendapatan yang lebih ber-
pemerintah. program ini ke sektor riil. kata Faisal di Jakarta, Kamis kelanjutan, bukan sekedar
Pemerintah menilai (8/1/2026). mengandalkan bansos saja,”
MBG tidak hanya berfung- Ia menjelaskan banyak beber Faisal.
Jakarta, HanTer - Hing- si sebagai program perlin- lapangan kerja hilang akibat Sebelumnya, Menteri
ga 7 Januari 2026, pro- dungan sosial, tetapi juga bencana sehingga penciptaan Pelindungan Pekerja Migran
gram ini telah menjangkau sebagai instrumen stra- peluang kerja membutuhkan Indonesia Mukhtarudin me-
56,13 juta penerima di 38 tegis untuk mendorong waktu. Oleh karena itu, ia me- ngatakan, warga di daerah
provinsi di seluruh Indo- WAKIL Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono perputaran ekonomi dae- ngatakan penempatan sebagai terdampak banjir Sumatera
nesia. rah, memperkuat UMKM pekerja migran dapat menjadi akan diprioritaskan mendapat
Tak hanya memperlu- perekonomian nasional. 19.343 Satuan Pelayanan erah. pangan, serta meningkat- alternatif. pelatihan dan ditempatkan di
as akses gizi masyarakat, Thomas menyebut, pe- Pemenuhan Gizi (SPPG) "Dari sisi ketenaga- kan kualitas sumber daya Namun, Faisal menekan- luar negeri sebagai pekerja
MBG juga memberikan laksanaan program terse- atau central kitchen yang kerjaan, program MBG manusia sejak dini. kan penempatan pekerja mi- migran.
efek berganda terhadap but telah didukung oleh tersebar di berbagai da- telah menciptakan 789.319 Eka gran harus disertai program Danial
DEFISIT APBN 2025 MEMBENGKAK
RP695,1 TRILIUN IHSG Hampir Tembus 9.000, Menkeu
Menkeu Purbaya Tegaskan Purbaya: Investor Mulai Percaya,
Fiskal Masih Aman Target 10.000 Bukan Mustahil HARIAN TERBIT / EKA
Jakarta, HanTer - Lon- out/FOMO) untuk masuk
Jakarta, HanTer - Pemerintah Dari sisi penerimaan, pen- min dari keseimbangan primer jakan Indeks Harga Saham ke pasar modal Indonesia.
melaporkan kinerja Anggaran dapatan negara hingga 31 De- yang mencatat defisit Rp180,7 Gabungan (IHSG) yang Hal ini tercermin dari
Pendapatan dan Belanja Negara sember 2025 tercatat Rp2.756 triliun, mengindikasikan beban hampir menyentuh level aliran modal asing yang
(APBN) 2025 berakhir dengan triliun, atau 91,7 persen dari pembiayaan masih cukup berat 9.000 dinilai mencermin- terus mencatatkan tren
defisit Rp695,1 triliun. target APBN. di tengah upaya menjaga per- kan kembalinya keperca- positif dalam dua hingga
Angka ini setara 2,92 persen Kontribusi terbesar masih tumbuhan ekonomi. yaan investor terhadap tiga bulan terakhir.
terhadap Produk Domestik Bruto berasal dari penerimaan pa- Meski demikian, Purbaya arah kebijakan ekonomi "Flownya ke kita sudah
(PDB), lebih lebar dibanding jak yang mencapai Rp1.917,9 optimistis kondisi fiskal akan Indonesia. positif terus. Itu menun-
target awal yang dipatok sebesar triliun. membaik pada 2026. Ia meya- Menteri Keuangan jukkan adanya perbalikan
2,53 persen. Sementara kepabeanan dan kini penguatan fondasi ekonomi Purbaya Yudhi Sadewa sentimen investor, baik
Menteri Keuangan (Menkeu) cukai menyumbang Rp300,3 dan momentum pertumbuhan menegaskan, pasar modal domestik maupun global,
Purbaya Yudhi Sadewa mene- triliun, serta penerimaan negara yang lebih solid akan membuka bersifat forward looking terhadap ekonomi Indone-
gaskan, meski defisit melebar, bukan pajak (PNBP) sebesar ruang penurunan defisit dengan dan merespons implemen- sia," katanya.
posisi fiskal Indonesia tetap Rp534,1 triliun. dampak ekonomi lebih luas bagi tasi nyata, bukan sekadar Ia menekankan, mo-
terkendali dan berada di bawah Di sisi lain, belanja negara masyarakat. retorika. mentum positif ini ha-
batas aman 3 persen PDB. terealisasi sebesar Rp3.451 "Dengan pondasi ekonomi "Investor itu forward rus terus dijaga melalui
"Defisitnya memang naik, triliun, setara 95,3 persen dari yang membaik, defisit 2026 orientated. Kalau mere- konsistensi kebijakan dan
tapi tetap kami jaga agar tidak pagu APBN 2025. seharusnya bisa ditekan lebih ka tidak percaya lang- stabilitas ekonomi makro.
menembus 3 persen. Ini pen- Tingginya realisasi belanja rendah, dengan dampak per- kah-langkah kita, mau Dengan sentimen yang
ting untuk menjaga kredibilitas inilah yang menjadi pemicu uta- tumbuhan yang lebih besar saya bicara sampai ber- PURBAYA YUDHI SADEWA semakin kuat dan fun-
fiskal," kata Purbaya dalam kon- ma pelebaran defisit anggaran dibanding tahun sebelumnya," busa-busa pun mereka damental ekonomi yang
ferensi pers APBNKita, Kamis, 8 sepanjang tahun lalu. pungkas dia. tidak akan masuk," kata sempurna. kelihatannya baik, valuasi dinilai membaik, Purbaya
Januari 2026. Tekanan fiskal juga tercer- Eka Purbaya, Kamis, 8 Januari Namun, arah kebijakan perusahaan di bursa akan bahkan optimistis IHSG
2026. tersebut dinilai memberi naik. Keuntungan emiten masih memiliki ruang pe-
Menurutnya, arus dana prospek positif bagi per- juga makin besar," jelas- nguatan lebih lanjut.
yang kembali deras ke pa- ekonomian nasional ke nya. "Kalau kondisinya se-
Kemenkop Terus Dampingi
sar modal domestik terjadi depan. Purbaya menambah- perti ini, tahun ini IHSG
karena investor melihat "Ketika mereka lihat kan, kondisi tersebut mem- ke level 10.000 itu tidak
kebijakan pemerintah be- ada implementasi yang buat investor global mau- susah-susah amat," tutup
nar-benar dijalankan, mes- nyata, walaupun tidak pun domestik tidak ingin Purbaya dengan optimis.
Puluhan Kopdes/Kopkel
kipun belum sepenuhnya sempurna, tapi ke depan tertinggal (fear of missing Eka
di Aceh dan Sumatera
PEMBERITAHUAN KELALAIAN PEMBERITAHUAN KELALAIAN
SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN I WIJAYA KARYA OBLIGASI BERKELANJUTAN I WIJAYA KARYA TAHAP II
TAHAP II TAHUN 2021 TAHUN 2021
PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat
berdasarkan Perjanjian Perwaliamantan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap berdasarkan Perjanjian Perwaliamantan Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun
II Tahun 2021, Akta No. 14, tanggal 8 Februari 2021, yang dibuat di hadapan Insinyur Nanette 2021, Akta No. 11, tanggal 8 Februari 2021, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari
Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahannya (“Perjanjian Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahannya (“Perjanjian Perwaliamantan”),
Jakarta, HanTer - Ke- mentara kementerian, ter- peningkatan keterampilan Perwaliamantan”), dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Sukuk Mudharabah dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap
menterian Koperasi (Ke- dapat 19 koperasi eksisting nantinya akan menjadi be- Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 bahwa PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
telah lalai dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pendapatan Bagi Hasil Ke-19 Sukuk
II Tahun 2021 bahwa PT Wijaya Karya (Persero) Tbk telah lalai dalam memenuhi kewajiban
pembayaran Bunga ke-19 Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 Seri A,
menkop) mengatakan siap dan 27 Koperasi Desa/Ke- kal pengembangan usaha Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 Seri A, B, dan C yang jatuh B, dan C yang jatuh tempo tanggal 3 Desember 2025 dan kelalaian tersebut tidak diperbaiki
tempo tanggal 3 Desember 2025 dan kelalaian tersebut tidak diperbaiki dalam batas waktu dalam batas waktu sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
terlibat dalam upaya pe- lurahan (Kopdes/Kopkel) di koperasi desa,” katanya. sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat Obligasi
mulihan dan pemberdayaan Merah Putih terdampak di Dari sisi pembiayaan, Sehubungan dengan hal tersebut di atas, PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat Sukuk Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 akan segera melakukan tindakan-tindakan
Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 akan segera melakukan tindakan- sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
masyarakat khususnya ang- Aceh, sembilan koperasi Farida mengatakan bahwa tindakan sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
gota koperasi di Aceh, Su- eksisting dan 20 Kopdes di Kemenkop melalui Lem-
Jakarta, 9 Januari 2026 Jakarta, 9 Januari 2026
matera Barat dan Sumatera Sumatera Utara, serta tujuh baga Pengelola Dana Ber-
WALI AMANAT WALI AMANAT
Utara setelah masa tanggap koperasi eksisting dan sem- gulir (LPDB) memberikan
darurat bencana dinyatakan bilan Kopdes di Sumatera relaksasi kredit bagi kope-
berakhir. Barat. rasi terdampak bencana PT BANK MEGA Tbk PT BANK MEGA Tbk
Wakil Menteri Koperasi Percepatan pembangun- yang sebelumnya menerima
Farida Farichah mengata- an gerai, gudang, dan sarana pembiayaan.
kan Kemenkop siap meng- pendukung Kopdes/Kopkel Relaksasi itu berupa PEMBERITAHUAN KELALAIAN PEMBERITAHUAN KELALAIAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN II WIJAYA KARYA TAHAP I SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN II WIJAYA
ambil peran strategis dalam Merah Putih menjadi pri- penundaan pembayaran TAHUN 2021 KARYA TAHAP I TAHUN 2021
mendampingi koperasi yang oritas dengan skema padat kredit selama satu tahun,
PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat
terdampak bencana agar karya, sehingga masyarakat sehingga koperasi memiliki Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap
kembali aktif. tidak hanya terlibat da- ruang untuk memulihkan I Tahun 2021, Akta No. 3, tanggal 2 Juli 2021, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie
Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya (“Perjanjian
I Tahun 2021, Akta No. 7, tanggal 2 Juli 2021, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie
Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya (“Perjanjian
“Kami akan terus me- lam rehabilitasi, tetapi juga usahanya. Perwaliamanatan”), dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Obligasi Berkelanjutan Perwaliamanatan”), dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Sukuk Mudharabah
II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 bahwa PT Wijaya Karya (Persero) Tbk telah lalai dalam Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 bahwa PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
lakukan pendampingan memperoleh penghasilan Kemenkop juga telah memenuhi kewajiban pembayaran Bunga ke-17 Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya telah lalai dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pendapatan Bagi Hasil Ke-17 Sukuk
khususnya bagi kope- langsung, katanya menam- mendirikan posko koperasi Tahap I Tahun 2021 Seri B dan C yang jatuh tempo tanggal 8 Desember 2025 dan kelalaian
tersebut tidak diperbaiki dalam batas waktu sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian
Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 Seri B dan C yang jatuh
tempo tanggal 8 Desember 2025 dan kelalaian tersebut tidak diperbaiki dalam batas waktu
rasi-koperasi yang ada di bahkan. di Aceh Tamiang, Tapanuli Perwaliamanatan. sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
tiga wilayah tersebut, baik Selain itu, Farida me- Tengah, dan Agam sebagai Sehubungan dengan hal tersebut di atas, PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat Obligasi Sehubungan dengan hal tersebut di atas, PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat Sukuk Mudhara-
Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 akan segera melakukan tindakan-tindakan bah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 akan segera melakukan tindakan-tindakan
koperasi eksisting maupun ngatakan bahwa Kemenkop pusat konsultasi, penyalur- sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan. sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Koperasi Desa/Kelurahan menyiapkan program pen- an bantuan logistik, serta Jakarta, 9 Januari 2026 Jakarta, 9 Januari 2026
Merah Putih,” kata Farida dampingan keterampilan pendampingan usaha agar
WALI AMANAT WALI AMANAT
dalam keterangan pers yang bagi anggota koperasi yang koperasi terdampak segera
diterima di Jakarta, Kamis sebelumnya memiliki usaha beroperasi kembali, katanya
(8/1/2026). produktif. menambahkan. PT BANK MEGA Tbk PT BANK MEGA Tbk
Berdasarkan data se- “Pendampingan berupa Danial
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2 ×3
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie Handari Cahyanie Handari Adi Warsito
· Notaris
p.2 ×3
unresolved
org
Koperasi Desa
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Koperasi
p.2
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
· Notaris
p.2 ×5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.