Skip to content
Back to announcement

20260109_WIKA_Penyampaian Bukti Iklan_32018704_lamp1.pdf

Other Text extracted WIKA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
Nomor    : SE.01.00/A.CORSEC.00006/2026                                  9 Januari 2026
Lampiran : 1 Halaman

Kepada Yth.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal
Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Sumitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4
Jakarta Pusat 10710


          Perihal : Penyampaian Bukti Iklan Informasi atas Obligasi dan Sukuk
                    Mudharabah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk


Dengan Hormat,

Bersama ini PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ("Perseroan") menyampaikan Bukti Iklan
Informasi atas Obligasi dan Sukuk Mudharabah sebagai berikut:
    • Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021;
    • Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021;
    • Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021;
    • Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021.

Bukti iklan informasi tersebut telah dipublikasikan melalui Surat Kabar Harian Terbit dan
situs web resmi Perseroan pada hari Jumat, 9 Januari 2026, sebagaimana terlampir.

Demikian disampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih.


                                                              Corporate Secretariat,




                                                                   Ngatemin
                                                               Corporate Secretary




Tembusan :
Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia
Page 2
                                                                                                                                                                                                                BISNIS 7
Jumat, 9 Januari 2026
Edisi: 12926 | Thn. 53

HARIAN TERBIT              Koran Aspirasi Rakyat




PROGRAM MBG SENTUH 56,13                                                                                                                                                                                        Ekonom CORE: Solusi
                                                                                                                                                                                                                Pekerja Migran Salah
JUTA PENERIMA, SERAP HAMPIR                                                                                                                                                                                     Satu Opsi Pemulihan
                                                                                                                                                                                                                Ekonomi
790 RIBU TENAGA KERJA                                                                                                                        ISTIMEWA
                                                                                                                                                                                                                Jakarta, HanTer - Direktur
                                                                                                                                                                                                                Eksekutif Center of Reform on
                                                                                                                                                                                                                Economics (CORE) Indonesia
                                                                                                                                                                                                                Mohammad Faisal menilai pe-
                                                                                                                                                                                                                nempatan korban banjir Aceh
                                                                                                                                                                                                                dan Sumatera sebagai pekerja
                                                                                                                                                                                                                                                                 pelatihan keterampilan, pen-
                                                                                                                                                                                                                                                                 dampingan, serta persiapan
                                                                                                                                                                                                                                                                 administrasi dan perlindungan
                                                                                                                                                                                                                                                                 hukum.
                                                                                                                                                                                                                                                                     Pelatihan tersebut, lan-
                                                                                                                                                                                                                                                                 jutnya, dapat menjembatani
     Wakil Menteri                                                                                                                                           lapangan kerja, mulai dari                         migran dapat menjadi salah
                                                                                                                                                                                                                satu opsi pemulihan ekonomi
                                                                                                                                                                                                                                                                 masyarakat mengingat latar
                                                                                                                                                                                                                                                                 belakang pekerjaan mereka
                                                                                                                                                             pengelola dapur, distri-
         Keuangan                                                                                                                                            busi, hingga rantai pasok                          pascabencana.                                    beragam, mulai dari sektor
      (Wamenkeu)                                                                                                                                             pangan lokal," kata Tho-                                Menurut Faisal, bencana
                                                                                                                                                                                                                berskala besar seperti banjir
                                                                                                                                                                                                                                                                 pertanian, perkebunan, hingga
                                                                                                                                                                                                                                                                 perikanan. Dengan begitu,
                                                                                                                                                             mas dalam jumpa pers AP-
Thomas Djiwandono                                                                                                                                            BNKita di Jakarta, Kamis                           di Sumatera tidak bisa dipu-                     penempatan pekerja migran
   mengungkapkan                                                                                                                                             (8/1/2026).
                                                                                                                                                                 Dari sisi anggaran, rea-
                                                                                                                                                                                                                lihkan dengan cepat, dimana
                                                                                                                                                                                                                selain bantuan darurat berupa
                                                                                                                                                                                                                                                                 bisa lebih tepat sasaran.
                                                                                                                                                                                                                                                                     Ia menambahkan opsi
 capaian signifikan                                                                                                                                           lisasi belanja MBG hingga                          kebutuhan sehari-hari dan                        pekerja migran hanyalah salah
                                                                                                                                                                                                                dukungan finansial, lanjut dia,
   Program Makan                                                                                                                                             31 Desember 2025 terca-
                                                                                                                                                             tat sebesar Rp51,3 trili-                          pemerintah perlu menyiapkan
                                                                                                                                                                                                                                                                 satu jalan, sementara peluang
                                                                                                                                                                                                                                                                 kerja di daerah lain di luar
     Bergizi Gratis                                                                                                                                          un. Dari jumlah tersebut,                          program jangka menengah dan                      wilayah terdampak juga harus
                                                                                                                                                                                                                panjang yang berorientasi pada                   ditumbuhkan.
   (MBG) yang kini                                                                                                                                           manfaat ekonomi lang-
                                                                                                                                                             sung yang diterima ma-                             penciptaan lapangan kerja.                           “Dengan demikian, ada
 menjadi salah satu                                                                                                                                          syarakat mencapai Rp43,3                                “Opsi pekerja migran bisa                   opsi solusi untuk warga ter-
                                                                                                                                                                                                                menjadi solusi, tetapi harus                     dampak untuk mendapatkan
 program unggulan                                                                                                                                            triliun, mencerminkan
                                                                                                                                                             kuatnya dampak fiskal                              digarap secara hati-hati,”                       pendapatan yang lebih ber-
       pemerintah.                                                                                                                                           program ini ke sektor riil.                        kata Faisal di Jakarta, Kamis                    kelanjutan, bukan sekedar
                                                                                                                                                                 Pemerintah menilai                             (8/1/2026).                                      mengandalkan bansos saja,”
                                                                                                                                                             MBG tidak hanya berfung-                                Ia menjelaskan banyak                       beber Faisal.
Jakarta, HanTer - Hing-                                                                                                                                      si sebagai program perlin-                         lapangan kerja hilang akibat                         Sebelumnya, Menteri
ga 7 Januari 2026, pro-                                                                                                                                      dungan sosial, tetapi juga                         bencana sehingga penciptaan                      Pelindungan Pekerja Migran
gram ini telah menjangkau                                                                                                                                    sebagai instrumen stra-                            peluang kerja membutuhkan                        Indonesia Mukhtarudin me-
56,13 juta penerima di 38                                                                                                                                    tegis untuk mendorong                              waktu. Oleh karena itu, ia me-                   ngatakan, warga di daerah
provinsi di seluruh Indo-            WAKIL Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono                                                                     perputaran ekonomi dae-                            ngatakan penempatan sebagai                      terdampak banjir Sumatera
nesia.                                                                                                                                                       rah, memperkuat UMKM                               pekerja migran dapat menjadi                     akan diprioritaskan mendapat
   Tak hanya memperlu-               perekonomian nasional.               19.343 Satuan Pelayanan          erah.                                             pangan, serta meningkat-                           alternatif.                                      pelatihan dan ditempatkan di
as akses gizi masyarakat,               Thomas menyebut, pe-              Pemenuhan Gizi (SPPG)                "Dari sisi ketenaga-                          kan kualitas sumber daya                                Namun, Faisal menekan-                      luar negeri sebagai pekerja
MBG juga memberikan                  laksanaan program terse-             atau central kitchen yang        kerjaan, program MBG                              manusia sejak dini.                                kan penempatan pekerja mi-                       migran.
efek berganda terhadap               but telah didukung oleh              tersebar di berbagai da-         telah menciptakan 789.319                                                Eka                        gran harus disertai program                                            Danial




DEFISIT APBN 2025 MEMBENGKAK
RP695,1 TRILIUN                                                                                                 IHSG Hampir Tembus 9.000, Menkeu
Menkeu Purbaya Tegaskan                                                                                         Purbaya: Investor Mulai Percaya,
Fiskal Masih Aman                                                                                               Target 10.000 Bukan Mustahil                                                                                       HARIAN TERBIT / EKA
                                                                                                                Jakarta, HanTer - Lon-                                                                                                                         out/FOMO) untuk masuk
Jakarta, HanTer - Pemerintah               Dari sisi penerimaan, pen-     min dari keseimbangan primer          jakan Indeks Harga Saham                                                                                                                       ke pasar modal Indonesia.
melaporkan kinerja Anggaran          dapatan negara hingga 31 De-         yang mencatat defisit Rp180,7         Gabungan (IHSG) yang                                                                                                                               Hal ini tercermin dari
Pendapatan dan Belanja Negara        sember 2025 tercatat Rp2.756         triliun, mengindikasikan beban        hampir menyentuh level                                                                                                                         aliran modal asing yang
(APBN) 2025 berakhir dengan          triliun, atau 91,7 persen dari       pembiayaan masih cukup berat          9.000 dinilai mencermin-                                                                                                                       terus mencatatkan tren
defisit Rp695,1 triliun.             target APBN.                         di tengah upaya menjaga per-          kan kembalinya keperca-                                                                                                                        positif dalam dua hingga
     Angka ini setara 2,92 persen          Kontribusi terbesar masih      tumbuhan ekonomi.                     yaan investor terhadap                                                                                                                         tiga bulan terakhir.
terhadap Produk Domestik Bruto       berasal dari penerimaan pa-                Meski demikian, Purbaya         arah kebijakan ekonomi                                                                                                                             "Flownya ke kita sudah
(PDB), lebih lebar dibanding         jak yang mencapai Rp1.917,9          optimistis kondisi fiskal akan        Indonesia.                                                                                                                                     positif terus. Itu menun-
target awal yang dipatok sebesar     triliun.                             membaik pada 2026. Ia meya-               Menteri Keuangan                                                                                                                           jukkan adanya perbalikan
2,53 persen.                               Sementara kepabeanan dan       kini penguatan fondasi ekonomi        Purbaya Yudhi Sadewa                                                                                                                           sentimen investor, baik
     Menteri Keuangan (Menkeu)       cukai menyumbang Rp300,3             dan momentum pertumbuhan              menegaskan, pasar modal                                                                                                                        domestik maupun global,
Purbaya Yudhi Sadewa mene-           triliun, serta penerimaan negara     yang lebih solid akan membuka         bersifat forward looking                                                                                                                       terhadap ekonomi Indone-
gaskan, meski defisit melebar,       bukan pajak (PNBP) sebesar           ruang penurunan defisit dengan        dan merespons implemen-                                                                                                                        sia," katanya.
posisi fiskal Indonesia tetap        Rp534,1 triliun.                     dampak ekonomi lebih luas bagi        tasi nyata, bukan sekadar                                                                                                                          Ia menekankan, mo-
terkendali dan berada di bawah             Di sisi lain, belanja negara   masyarakat.                           retorika.                                                                                                                                      mentum positif ini ha-
batas aman 3 persen PDB.             terealisasi sebesar Rp3.451                "Dengan pondasi ekonomi             "Investor itu forward                                                                                                                      rus terus dijaga melalui
     "Defisitnya memang naik,        triliun, setara 95,3 persen dari     yang membaik, defisit 2026            orientated. Kalau mere-                                                                                                                        konsistensi kebijakan dan
tapi tetap kami jaga agar tidak      pagu APBN 2025.                      seharusnya bisa ditekan lebih         ka tidak percaya lang-                                                                                                                         stabilitas ekonomi makro.
menembus 3 persen. Ini pen-                Tingginya realisasi belanja    rendah, dengan dampak per-            kah-langkah kita, mau                                                                                                                              Dengan sentimen yang
ting untuk menjaga kredibilitas      inilah yang menjadi pemicu uta-      tumbuhan yang lebih besar             saya bicara sampai ber-                           PURBAYA YUDHI SADEWA                                                                         semakin kuat dan fun-
fiskal," kata Purbaya dalam kon-     ma pelebaran defisit anggaran        dibanding tahun sebelumnya,"          busa-busa pun mereka                                                                                                                           damental ekonomi yang
ferensi pers APBNKita, Kamis, 8      sepanjang tahun lalu.                pungkas dia.                          tidak akan masuk," kata                           sempurna.                                 kelihatannya baik, valuasi                         dinilai membaik, Purbaya
Januari 2026.                              Tekanan fiskal juga tercer-                              Eka        Purbaya, Kamis, 8 Januari                             Namun, arah kebijakan                 perusahaan di bursa akan                           bahkan optimistis IHSG
                                                                                                                2026.                                             tersebut dinilai memberi                  naik. Keuntungan emiten                            masih memiliki ruang pe-
                                                                                                                    Menurutnya, arus dana                         prospek positif bagi per-                 juga makin besar," jelas-                          nguatan lebih lanjut.
                                                                                                                yang kembali deras ke pa-                         ekonomian nasional ke                     nya.                                                   "Kalau kondisinya se-


Kemenkop Terus Dampingi
                                                                                                                sar modal domestik terjadi                        depan.                                        Purbaya menambah-                              perti ini, tahun ini IHSG
                                                                                                                karena investor melihat                               "Ketika mereka lihat                  kan, kondisi tersebut mem-                         ke level 10.000 itu tidak
                                                                                                                kebijakan pemerintah be-                          ada implementasi yang                     buat investor global mau-                          susah-susah amat," tutup
                                                                                                                nar-benar dijalankan, mes-                        nyata, walaupun tidak                     pun domestik tidak ingin                           Purbaya dengan optimis.


Puluhan Kopdes/Kopkel
                                                                                                                kipun belum sepenuhnya                            sempurna, tapi ke depan                   tertinggal (fear of missing                                               Eka




di Aceh dan Sumatera
                                                                                                                      PEMBERITAHUAN KELALAIAN                                                                            PEMBERITAHUAN KELALAIAN
                                                                                                            SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN I WIJAYA KARYA                                                     OBLIGASI BERKELANJUTAN I WIJAYA KARYA TAHAP II
                                                                                                                         TAHAP II TAHUN 2021                                                                                   TAHUN 2021
                                                                                                            PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat   PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat
                                                                                                            berdasarkan Perjanjian Perwaliamantan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap       berdasarkan Perjanjian Perwaliamantan Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun
                                                                                                            II Tahun 2021, Akta No. 14, tanggal 8 Februari 2021, yang dibuat di hadapan Insinyur Nanette    2021, Akta No. 11, tanggal 8 Februari 2021, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari
                                                                                                            Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahannya (“Perjanjian       Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahannya (“Perjanjian Perwaliamantan”),
Jakarta, HanTer - Ke-                mentara kementerian, ter-            peningkatan keterampilan          Perwaliamantan”), dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Sukuk Mudharabah               dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap

menterian Koperasi (Ke-              dapat 19 koperasi eksisting          nantinya akan menjadi be-         Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 bahwa PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
                                                                                                            telah lalai dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pendapatan Bagi Hasil Ke-19 Sukuk
                                                                                                                                                                                                            II Tahun 2021 bahwa PT Wijaya Karya (Persero) Tbk telah lalai dalam memenuhi kewajiban
                                                                                                                                                                                                            pembayaran Bunga ke-19 Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 Seri A,
menkop) mengatakan siap              dan 27 Koperasi Desa/Ke-             kal pengembangan usaha            Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 Seri A, B, dan C yang jatuh         B, dan C yang jatuh tempo tanggal 3 Desember 2025 dan kelalaian tersebut tidak diperbaiki
                                                                                                            tempo tanggal 3 Desember 2025 dan kelalaian tersebut tidak diperbaiki dalam batas waktu         dalam batas waktu sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
terlibat dalam upaya pe-             lurahan (Kopdes/Kopkel)              di koperasi desa,” katanya.       sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
                                                                                                                                                                                                            Sehubungan dengan hal tersebut di atas, PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat Obligasi
mulihan dan pemberdayaan             Merah Putih terdampak di                 Dari sisi pembiayaan,         Sehubungan dengan hal tersebut di atas, PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat Sukuk               Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 akan segera melakukan tindakan-tindakan
                                                                                                            Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 akan segera melakukan tindakan-     sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
masyarakat khususnya ang-            Aceh, sembilan koperasi              Farida mengatakan bahwa           tindakan sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
gota koperasi di Aceh, Su-           eksisting dan 20 Kopdes di           Kemenkop melalui Lem-
                                                                                                                                              Jakarta, 9 Januari 2026                                                                          Jakarta, 9 Januari 2026
matera Barat dan Sumatera            Sumatera Utara, serta tujuh          baga Pengelola Dana Ber-
                                                                                                                                                  WALI AMANAT                                                                                      WALI AMANAT
Utara setelah masa tanggap           koperasi eksisting dan sem-          gulir (LPDB) memberikan
darurat bencana dinyatakan           bilan Kopdes di Sumatera             relaksasi kredit bagi kope-
berakhir.                            Barat.                               rasi terdampak bencana                                              PT BANK MEGA Tbk                                                                                 PT BANK MEGA Tbk
    Wakil Menteri Koperasi               Percepatan pembangun-            yang sebelumnya menerima
Farida Farichah mengata-             an gerai, gudang, dan sarana         pembiayaan.
kan Kemenkop siap meng-              pendukung Kopdes/Kopkel                  Relaksasi itu berupa                       PEMBERITAHUAN KELALAIAN                                                                         PEMBERITAHUAN KELALAIAN
                                                                                                              OBLIGASI BERKELANJUTAN II WIJAYA KARYA TAHAP I                                                     SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN II WIJAYA
ambil peran strategis dalam          Merah Putih menjadi pri-             penundaan pembayaran                                 TAHUN 2021                                                                                KARYA TAHAP I TAHUN 2021
mendampingi koperasi yang            oritas dengan skema padat            kredit selama satu tahun,
                                                                                                            PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali          PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat
terdampak bencana agar               karya, sehingga masyarakat           sehingga koperasi memiliki        Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap      berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap
kembali aktif.                       tidak hanya terlibat da-             ruang untuk memulihkan            I Tahun 2021, Akta No. 3, tanggal 2 Juli 2021, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie
                                                                                                            Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya (“Perjanjian
                                                                                                                                                                                                            I Tahun 2021, Akta No. 7, tanggal 2 Juli 2021, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie
                                                                                                                                                                                                            Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya (“Perjanjian
    “Kami akan terus me-             lam rehabilitasi, tetapi juga        usahanya.                         Perwaliamanatan”), dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Obligasi Berkelanjutan        Perwaliamanatan”), dengan ini memberitahukan kepada para Pemegang Sukuk Mudharabah
                                                                                                            II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 bahwa PT Wijaya Karya (Persero) Tbk telah lalai dalam        Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 bahwa PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
lakukan pendampingan                 memperoleh penghasilan                   Kemenkop juga telah           memenuhi kewajiban pembayaran Bunga ke-17 Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya                telah lalai dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pendapatan Bagi Hasil Ke-17 Sukuk
khususnya bagi kope-                 langsung, katanya menam-             mendirikan posko koperasi         Tahap I Tahun 2021 Seri B dan C yang jatuh tempo tanggal 8 Desember 2025 dan kelalaian
                                                                                                            tersebut tidak diperbaiki dalam batas waktu sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian
                                                                                                                                                                                                            Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 Seri B dan C yang jatuh
                                                                                                                                                                                                            tempo tanggal 8 Desember 2025 dan kelalaian tersebut tidak diperbaiki dalam batas waktu
rasi-koperasi yang ada di            bahkan.                              di Aceh Tamiang, Tapanuli         Perwaliamanatan.                                                                                sebagaimana ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
tiga wilayah tersebut, baik              Selain itu, Farida me-           Tengah, dan Agam sebagai          Sehubungan dengan hal tersebut di atas, PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat Obligasi            Sehubungan dengan hal tersebut di atas, PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat Sukuk Mudhara-
                                                                                                            Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 akan segera melakukan tindakan-tindakan        bah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 akan segera melakukan tindakan-tindakan
koperasi eksisting maupun            ngatakan bahwa Kemenkop              pusat konsultasi, penyalur-       sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.                                              sesuai ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan.
Koperasi Desa/Kelurahan              menyiapkan program pen-              an bantuan logistik, serta                                          Jakarta, 9 Januari 2026                                                                          Jakarta, 9 Januari 2026
Merah Putih,” kata Farida            dampingan keterampilan               pendampingan usaha agar
                                                                                                                                                  WALI AMANAT                                                                                      WALI AMANAT
dalam keterangan pers yang           bagi anggota koperasi yang           koperasi terdampak segera
diterima di Jakarta, Kamis           sebelumnya memiliki usaha            beroperasi kembali, katanya
(8/1/2026).                          produktif.                           menambahkan.                                                        PT BANK MEGA Tbk                                                                                 PT BANK MEGA Tbk
    Berdasarkan data se-                 “Pendampingan berupa                                  Danial

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.11 MB
Published10 Jan 2026
Pages2
Characters39,916
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Mega Tbk p.2 ×35
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1
possible org Wijaya Karya (Persero) Tbk p.1 ×40
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1
possible person Mohammad Faisal p.2
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×3
unresolved person Ir. Nanette Cahyanie Handari Cahyanie Handari Adi Warsito · Notaris p.2 ×3
unresolved org Koperasi Desa p.2 ×2
unresolved org Menteri Koperasi p.2
unresolved person Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito · Notaris p.2 ×5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result