Back to announcement
20260109_LCKM_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32018883_lamp1.pdf
Other Text extracted LCKMSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 11
Page 1 OCR 0.946
“A PT. LCK Global Kedaton Tbk No Surat : 241/LCKGK-FIN/1/2026 Jakarta, 09 Januari 2026 Lampiran : Perihal : Permintaan Penjelasan Kepada Yth. Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Tempat Dengan hormat, Menindaklanjuti surat Otoritas Jasa Keuangan No.: S-14666/BEI.PP1/12-2025 tanggal 30 Desember 2025 perihal Permintaan Penjelasan atas Laporan Keuangan Per 30 September 2025 PT LCK Global Kedaton Tbk, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: Permintaan Penjelasan atas Laporan Keuangan per 30 September 2025 PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) 1. Pendapatan Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp305,69 juta, mengalami penurunan sebesar Rp1,31 miliar atau 81,036 dibandingkan pendapatan Perseroan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 yaitu sebesar Rp1,61 miliar. Di samping penurunan pendapatan, Perseroan juga mencatatkan rugi bersih sebesar Rp2,33 miliar untuk periode 30 September 2025. Atas hal tersebut, Perseroan diminta untuk memberikan penjelasan mengenai: a. Alasan penurunan pendapatan untuk periode sembilan bulan tahun 2025. D Penurunan pendapatan Perseroan pada periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2025 terutama disebabkan oleh berakhirnya kontrak kerja sama dengan beberapa pelanggan utama Perseroan pada tahun sebelumnya, serta belum diperolehnya kontrak pengganti yang memberikan kontribusi pendapatan signifikan dalam periode pelaporan tersebut. Selain itu, Perseroan juga melakukan penyesuaian strategi bisnis dan selektivitas proyek yang berdampak pada penurunan realisasi pendapatan jangka pendek. b. Status operasional Perseroan saat ini sehubungan dengan adanya penurunan Pendapatan D Perseroan tetap beroperasi secara aktif (aktif operasional) dan menjalankan kegiatan usaha sebagaimana mestinya. Penurunan pendapatan tidak menghentikan aktivitas operasional Perseroan, dan manajemen tetap fokus pada pengelolaan efisiensi serta pengembangan peluang usaha baru. o . Apakah Perseroan saat ini memiliki kontrak jangka panjang dengan pelanggan? Jelaskan D Pada saat ini, Perseroan belum memiliki kontrak jangka panjang dengan pelanggan yang memberikan kontribusi pendapatan material. Namun demikian, Perseroan tetap menjalin hubungan bisnis dengan sejumlah calon pelanggan dan mitra strategis dalam rangka memperoleh kontrak baru di masa mendatang. d. Alasan di 2025 Perseroan tidak lagi menerima pendapatan dari PT Inti Bangun Sejahtera dan PT Fiberhome Technologies. D' Perseroan tidak lagi menerima pendapatan dari PT Inti Bangun Sejahtera dan PT Fiberhome Technologies pada tahun 2025 karena masa kontrak kerja sama dengan kedua perusahaan tersebut telah berakhir dan tidak diperpanjang hingga periode pelaporan ini. Komplek Perkantoran Cempaka Mas, Gedung LCK Group Blok M No 64, Jalan Let Jend Suprapto Rt 009 / Rw 007 Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat — Jakarta 10640 Phone: 462 21 214 75967 Fax: 462 21 214 75967
Page 2 OCR 0.953
“A PT. LCK Global Kedaton Tbk e. Bagaimana Perseroan meyakinkan bahwa akan tetap mencatatkan pendapatan di tahun-tahun ke depan? D Perseroan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi bisnis, termasuk diversifikasi sumber pendapatan, peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan aktivitas pemasaran dan penjajakan kerja sama baru. Manajemen optimistis bahwa langkah-langkah tersebut dapat mendukung keberlanjutan usaha dan potensi pencatatan pendapatan di tahun-tahun mendatang. f. Rencana perolehan kontrak baru baik yang sedang dalam proses maupun dalam tahap penjajakan. D Saat ini, Perseroan sedang dalam proses penjajakan dan pembahasan dengan beberapa calon pelanggan dan mitra usaha potensial, baik dari pelanggan eksisting maupun pihak baru. Perseroan berharap sebagian dari proses tersebut dapat direalisasikan menjadi kontrak kerja sama baru setelah tercapainya kesepakatan komersial dan teknis. 2. Per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan piutang usaha sebesar Rp17,96 miliar yaitu mengalami penurunan sebesar Rp974 juta atau 5,15”o dibandingkan saldo piutang per 31 Desember 2024 sebesar Rp18,93 miliar. Merujuk pada CALK 5, Perseroan mengungkapkan bahwa piutang Perseroan berumur tidak lebih dari 90 hari dan tidak mengalami penurunan nilai. Namun, arus kas yang diperoleh dari pelanggan di 2025 hanya sebesar Rp2,3 miliar yang berarti piutang per 31 Desember 2024 belum seluruhnya tertagih dan masih menjadi saldo outstanding per 31 September 2025. Atas hal tersebut, Perseroan diminta untuk memberikan penjelasan mengenai: a. Alasan Perseroan tidak membuat cadangan penurunan nilai piutang. D Perseroan tidak membentuk cadangan penurunan nilai piutang karena berdasarkan hasil evaluasi manajemen terhadap kualitas piutang usaha per 30 September 2025, seluruh piutang masih berada dalam kategori lancar, memiliki umur tidak lebih dari 90 (sembilan puluh) hari, serta berasal dari pelanggan dengan rekam jejak pembayaran yang baik. Dengan demikian, manajemen berkeyakinan bahwa piutang tersebut masih dapat tertagih sepenuhnya dan tidak terdapat indikasi penurunan nilai sesuai dengan kebijakan akuntansi Perseroan dan standar akuntansi yang berlaku. b. Klarifikasi mengenai umur piutang perseroan per 30 September 2025. D Unur piutang usaha Perseroan per 30 September 2025 seluruhnya berada pada rentang umur O- 90 hari sejak tanggal penagihan (invoice date). Piutang tersebut berasal dari transaksi usaha yang terjadi dalam periode berjalan maupun sisa piutang dari akhir tahun 2024 yang telah mengalami perpanjangan termin pembayaran sesuai kesepakatan dengan pelanggan dan masih dalam batas waktu yang disepakati. c. Apakah hingga saat ini seluruh piutang yang outstanding di 30 September 2025 telah tertagih? Jika belum, jelaskan alasannya. D Hingga tanggal penyampaian klarifikasi ini, sebagian piutang usaha yang outstanding per 30 September 2025 telah tertagih, sementara sisanya masih dalam proses penagihan dan belum melewati jatuh tempo sesuai dengan perjanjian pembayaran dengan masing-masing pelanggan. Tidak terdapat piutang yang dikategorikan macet atau bermasalah. d. Penjelasan mengenai mutasi penurunan piutang usaha per 30 September 2025 sebesar Rp974 juta sedangkan penjualan dan arus kas penerimaan dari pelanggan di periode berjalan masing- masing sebesar Rp305,69 juta dan Rp2,3 miliar D Terdapat kesalahan dalam penjumlahan total mutasi penurunan periode 30 Juni 2025, perbaikan akan manajemen Perseroan lakukan pada LKTT 2025 Komplek Perkantoran Cempaka Mas, Gedung LCK Group Blok M No 64, Jalan Let Jend Suprapto Rt 009 / Rw 007 Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat — Jakarta 10640 Phone: 462 21 214 75967 Fax: 462 21 214 75967
Page 3 OCR 0.933
“A PT. LCK Global Kedaton Tbk 3. Per 30 September 2025, Perseroan memiliki uang muka proyek jangka pendek sebesar Rp82,06 miliar yaitu turun sebesar Rp869,45 juta atau 1,056 dibandingkan saldo per 31 Desember 2025 sebesar Rp82,89 miliar. Uang muka proyek ini juga merupakan aset terbesar Perseroan di 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing sebesar 58,17Yo dan 57,794 dari total aset. Keberadaan uang muka yang signifikan ini telah ada sejak 31 Desember 2021 sebesar Rp96,48 miliar. Atas hal tersebut, Perseroan diminta untuk memberikan penjelasan mengenai: a. Alasan uang muka proyek yang termasuk aset lancar belum terealisasi hingga 30 September 2025. D Uang muka proyek yang dicatat sebagai aset lancar per 30 September 2025 merupakan pembayaran di muka kepada vendor sehubungan dengan rencana pelaksanaan proyek Perseroan. Hingga akhir periode pelaporan, uang muka tersebut belum terealisasi menjadi biaya atau aset tetap karena proyek-proyek terkait belum memasuki tahap pelaksanaan penuh atau masih menunggu kepastian lanjutan dari sisi komersial dan teknis. Penundaan realisasi tersebut antara lain disebabkan oleh penyesuaian strategi bisnis Perseroan, perubahan jadwal proyek, serta kondisi pasar yang mempengaruhi keputusan pelanggan dan mitra usaha. b. Estimasi waktu uang muka proyek tersebut akan terealisasi. D Manajemen memperkirakan bahwa realisasi uang muka proyek tersebut akan dilakukan secara bertahap seiring dengan dimulainya kembali atau dilanjutkannya proyek-proyek terkait. Estimasi realisasi diharapkan dapat terjadi dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan ke depan, dengan mempertimbangkan perkembangan negosiasi, kesiapan teknis, serta kondisi usaha Perseroan. Namun demikian, realisasi tersebut tetap bergantung pada kepastian kontrak dan persetujuan dari para pihak terkait. c. Rincian uang muka proyek per vendor dan status hubungan masing-masing vendor (pihak ketiga/berelasi). . (PT Triview Pelanggan 10-Jan-24 (Geospatial Mandiri 2. IPT Fiberhome Jasa Pelanggan Tidak 17-Mar-25 ITechnologies Indonesia 3. (PT Lasmana Swastati Jasa Pelanggan Tidak 27-Feb-24 |Prashida 4. Sudjatno Jasa Pihak Ketiga Tidak 31-Des-25 Komplek Perkantoran Cempaka Mas, Gedung LCK Group Blok M No 64, Jalan Let Jend Suprapto Rt 009 / Rw 007 Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat — Jakarta 10640 Phone: #62 21 214 75967 Fax: 62 21214 75967
Page 4 OCR 0.935
“A PT. LCK Global Kedaton Tbk 4. Berdasarkan CALK 6 Uang Muka, di samping uang muka proyek jangka pendek, Perseroan memiliki uang muka proyek jangka panjang untuk jasa pengerjaan proyek pembangunan di Bali dan Selangor per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 sebesar Rp33,75 miliar. Atas hal tersebut, Perseroan diminta untuk memberikan penjelasan mengenai: a. Latar belakang dan tujuan atas uang muka jangka panjang D Uang muka proyek jangka panjang yang dicatat Perseroan per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 merupakan pembayaran di muka kepada vendor sehubungan dengan rencana pelaksanaan jasa pengerjaan proyek pembangunan di Bali-Indonesia dan Selangor-Malaysia. Pemberian uang muka tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen awal Perseroan untuk mengamankan kapasitas, sumber daya, serta harga jasa dari vendor terkait, mengingat karakteristik proyek yang berskala besar dan memiliki jangka waktu pelaksanaan lebih dari satu tahun. b. Rincian uang muka jangka panjang per vendor dan status hubungan dengan Perseroan. D Uang muka proyek jangka panjang tersebut diberikan kepada beberapa vendor yang seluruhnya merupakan pihak ketiga dan tidak memiliki hubungan afiliasi maupun hubungan berelasi dengan Perseroan. Perseroan memastikan bahwa transaksi dengan para vendor tersebut dilakukan berdasarkan prinsip kewajaran dan praktik usaha yang berlaku umum. €c. Informasi perjanjian penting sehubungan dengan uang muka jangka panjang. D Berdasarkan Perjanjian No. SGSB/JV/PTLCKGK/Project/1, Perseroan menempatkan investasi senilai Rp26.000.000.000 untuk membiayai proyek konstruksi di Selangor, Malaysia. Perseroan akan menerima imbal hasil sebesar Rp3.300.000.000 setiap tahunnya selama 10 tahun yang akan dibayarkan setiap tanggal 31 Oktober. Pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan telah mencatat uang muka investasi sebesar Rp26.000.000.000 atas perjanjian ini. Berdasarkan Perjanjian No. PTMMM/LCKglobal/JV/Oct2024, Perseroan menempatkan investasi senilai Rp7.945.693.586 untuk membiayai proyek konstruksi di Bali, Indonesia. Perseroan akan menerima imbal hasil sebesar Rp1,000.000.000 setiap tahunnya selama 10 tahun yang akan dibayarkan setiap tanggal 31 Oktober. d. Estimasi waktu terealisasinya uang muka jangka panjang. D Manajemen memperkirakan bahwa realisasi uang muka proyek jangka panjang tersebut akan dilakukan secara bertahap seiring dengan dimulainya atau dilanjutkannya tahapan pelaksanaan proyek pembangunan di Bali dan Selangor. Estimasi realisasi diharapkan terjadi dalam jangka waktu lebih dari 12 (dua belas) bulan sejak tanggal pelaporan, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan proyek, persetujuan para pihak, serta kondisi usaha dan pasar. 5. Berdasarkan CALK 8 Perpajakan, Perseroan memiliki utang pajak per sebagai berikut a. Utang Pajak a Taxes payable Akun ini terdiri dari This account consists of 30 September 2025/ 31 Desember 2024/ September 30, 2025 December 31, 2024 Pajak penghasilan Income Tax Pasal 21 439.625 220.607 Tax 21 Pasal 29 9572451 26.441.951 Tax29 Pajak Pertambahan Ndai 7.124.753.697 7.215,417,742 valueradded tax Total 7.134.765.773 7.242.080.300 Total Komplek Perkantoran Cempaka Mas, Gedung LCK Group Blok M No 64, Jalan Let Jend Suprapto Rt 009 / Rw 007 Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat — Jakarta 10640 Phone: 462 21 214 75967 Fax: 462 21 214 75967
Page 5 OCR 0.948
“A PT. LCK Global Kedaton Tbk Atas saldo utang pajak tersebut, Perseroan diminta untuk memberikan penjelasan mengenai: a. Alasan saldo utang PPN tidak mengalami perubahan signifikan sedangkan nilai pendapatan berkurang signifikan D Saldo utang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak mengalami perubahan signifikan karena saldo tersebut terutama berasal dari kewajiban PPN masa sebelumnya yang belum seluruhnya diselesaikan hingga akhir periode pelaporan. Penurunan pendapatan pada periode berjalan tidak secara langsung berdampak pada saldo utang PPN tersebut. b. Apakah perseroan memiliki tunggakan Pajak? Jelaskan D Perseroan saat ini masih memiliki tunggakan pembayaran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang tercatat sebagai utang pajak dalam laporan keuangan. c. Apakah saat ini Perseroan memiliki Surat Tagihan Pajak yang belum dibayarkan? Jelaskan D Perseroan telah menerima Surat Tagihan Pajak (STP) dari Kantor Pelayanan Pajak terkait kewajiban PPN tersebut dan saat ini sedang dalam proses penyelesaian pembayaran. d. Apakah saat ini Perseroan sedang dalam pemeriksaan Perpajakan? Jelaskan D Perseroan tidak sedang dalam pemeriksaan pajak yang bersifat formal, namun saat ini sedang melakukan koordinasi dan upaya penyelesaian secara kooperatif dengan pihak otoritas pajak terkait kewajiban perpajakan yang ada. e. Rencana Perseroan untuk melunasi utang pajaknya D Perseroan berkomitmen untuk menyelesaikan kewajiban pajak yang masih terutang sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku, dengan mempertimbangkan kondisi likuiditas Perseroan dan melalui mekanisme yang diperkenankan oleh peraturan perundang-undangan. f. Kecukupan dana Perseroan untuk melunasi utang pajaknya. D Manajemen menilai bahwa Perseroan memiliki rencana dan sumber dana yang memadai untuk menyelesaikan kewajiban pajak yang masih terutang, dengan memperhatikan kondisi likuiditas Perseroan dan pengelolaan arus kas secara prudent. Penyelesaian kewajiban pajak tersebut akan dilakukan secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku. 6. Merujuk pada laporan keuangan Perseroan, pada tahun 2025 dan 2024, Perseroan tidak mencatatkan adanya liabilitas lancar lain selain utang pajak. Atas hal tersebut, Perseroan diminta untuk memberikan penjelasan mengenai: a. Alasan tidak adanya utang usaha maupun utang lainnya dalam laporan keuangan Perseroan. D Perseroan tidak mencatatkan utang usaha maupun utang lancar lainnya selain utang pajak karena sebagian besar transaksi operasional Perseroan dilakukan dengan mekanisme pembayaran di muka (prepayment) kepada vendor atau berdasarkan skema pembayaran yang tidak menimbulkan saldo utang pada akhir periode pelaporan. Selain itu, hingga tanggal pelaporan, seluruh kewajiban kepada pemasok dan pihak ketiga yang telah jatuh tempo telah diselesaikan, sehingga tidak terdapat saldo utang usaha yang perlu dicatat dalam laporan keuangan Perseroan. b. Penjelasan mengenai operasional Perseroan dengan dan tanpa menggunakan subkontraktor atas kondisi tidak adanya utang usaha pada laporan keuangan Perseroan Komplek Perkantoran Cempaka Mas, Gedung LCK Group Blok M No 64, Jalan Let Jend Suprapto Rt 009 / Rw 007 Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat — Jakarta 10640 Phone: 462 21 214 75967 Fax: 462 21 214 75967
Page 6 OCR 0.955
PT. LCK Global Kedaton Tbk DDalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Perseroan dapat melaksanakan pekerjaan baik secara internal maupun dengan melibatkan subkontraktor sesuai kebutuhan proyek. Untuk pekerjaan yang melibatkan subkontraktor, Perseroan menerapkan skema pembayaran sesuai dengan ketentuan kontrak, termasuk pembayaran di muka atau pembayaran setelah pekerjaan diselesaikan, sehingga tidak menimbulkan utang usaha yang material pada akhir periodepelaporan. Sementara itu, untuk pekerjaan yang dilaksanakan secara internal, Perseroan menggunakan sumber daya yang dimiliki sendiri, sehingga tidak menimbulkan kewajiban kepada pihak ketiga dalam bentuk utang usaha. 7. Berdasarkan laporan keuangan dan CALK 7 Aset Tetap, di tahun 2025, tidak terdapat aktivitas penambahan atau pengurangan pada aset tetap Perseroan. Selain aset tetap, tidak terdapat informasi mengenai aktivitas investasi Perseroan di tahun 2025. Atas hal tersebut, Perseroan diminta untuk memberikan penjelasan mengenai: a. Alasan tidak adanya mutasi pada aset tetap. D' Tidak adanya mutasi penambahan maupun pengurangan aset tetap Perseroan sepanjang tahun 2025 disebabkan oleh fokus manajemen pada pengelolaan dan optimalisasi aset tetap yang telah ada, serta penerapan kebijakan pengendalian belanja modal (capital expenditure) secara selektif. Dalam periode tersebut, Perseroan belum melakukan investasi aset tetap baru maupun pelepasan aset tetap karena belum adanya kebutuhan operasional yang signifikan serta sebagai bagian dari upaya menjaga likuiditas dan efisiensi keuangan Perseroan. b. Rencana investasi dan pengembangan Perseroan dalam 2 tahun mendatang dan sumber pendanaannya. D Dalam dua tahun mendatang, Perseroan berencana untuk melakukan pengembangan usaha secara bertahap dan selektif, yang akan difokuskan pada perolehan kontrak baru, penguatan kapabilitas operasional, serta optimalisasi proses bisnis yang ada. Rencana investasi Perseroan akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi usaha dan peluang pasar, serta akan diprioritaskan pada investasi yang bersifat strategis dan berpotensi memberikan kontribusi pendapatan. Sumber pendanaan atas rencana investasi tersebut diharapkan berasal dari arus kas operasional Perseroan dan/atau sumber pendanaan internal lainnya. Perseroan juga terbuka terhadap alternatif pendanaan lain sepanjang dinilai wajar dan tidak berdampak negatif terhadap kondisi keuangan Perseroan. 8. Berdasarkan CALK 9 Liabilitas Imbalan kerja, Perseroan tidak mencatatkan adanya liabilitas imbalan kerja pada 30 September 2025 di mana sebelumnya Perseroan memiliki saldo sebesar Rp12,55 juta per 31 Desember 2024. Namun, berdasarkan CALK 1, Perseroan mengungkapkan bahwa pada 30 September 2025 memiliki 5 orang karyawan tetap. Atas hal tersebut, Perseroan diminta untuk memberikan penjelasan mengenai: a. Alasan tidak adanya nilai liabilitas imbalan kerja per 30 September 2025 atas 5 karyawan tetap Perseroan? D Persero saat ini memastikan per 30 september 2025 sudah melunasi kewajiban atas imbalan kerja kepada karyawan persero. b. Penjelasan mengenai pemenuhan dan kepatuhan Perseroan atas peraturan yang mewajibkan adanya liabilitas imbalan kerja kepada karyawannya? D' Perseroan tetap memenuhi dan mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku, termasuk kewajiban pembayaran imbalan kerja kepada karyawan. Perseroan secara berkala melakukan evaluasi atas kewajiban imbalan kerja sesuai Komplek Perkantoran Cempaka Mas, Gedung LCK Group Blok M No 64, Jalan Let Jend Suprapto Rt 009 / Rw 007 Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat — Jakarta 10640 Phone: 462 21 214 75967 Fax: 462 21 214 75967
Page 7 OCR 0.954
“AA PT. LCK Global Kedaton Tbk timbul kewajiban imbalan kerja yang material, Perseroan akan mencatatkan liabilitas tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. c. Berapa jumlah seluruh karyawan Perseroan saat ini? D Per 30 September 2025, jumlah karyawan Perseroan adalah sebanyak 5 (lima) orang karyawan tetap. 9. Pada periode sembilan bulan tahun 2025, Perseroan mencatatkan arus kas yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp907,53 juta yaitu turun sebesar Rp27,86 miliar atau 96,856 dari periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp28,77 miliar. Atas hal tersebut, Perseroan diminta untuk memberikan penjelasan mengenai: a. Alasan penurunan arus kas periode 9 bulan tahun 2025. D Penurunan arus kas dari aktivitas operasi pada periode sembilan bulan tahun 2025 terutama disebabkan oleh penurunan signifikan pendapatan usaha dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, seiring dengan berakhirnya beberapa kontrak utama Perseroan. Selain itu, penerimaan kas dari pelanggan pada periode berjalan lebih rendah karena sebagian piutang usaha masih dalam proses penagihan sesuai dengan termin pembayaran yang disepakati. Kondisi tersebut berdampak langsung pada menurunnya arus kas operasi Perseroan. b. Alasan arus kas yang diterima dari pelanggan di 2025 jauh di bawah saldo piutang usaha per 31 Desember 2024. Jelaskan kendala yang ada. D Arus kas yang diterima dari pelanggan pada tahun 2025 lebih rendah dibandingkan saldo piutang usaha per 31 Desember 2024 karena sebagian besar piutang tersebut memiliki jadwal pembayaran yang tersebar dan tidak seluruhnya jatuh tempo dalam periode sembilan bulan tahun 2025. Selain itu, terdapat penyesuaian jadwal pembayaran dari beberapa pelanggan yang disepakati bersama, seiring dengan kondisi usaha dan proses administrasi pelanggan. Kendala utama yang dihadapi Perseroan adalah proses persetujuan internal pelanggan dan administrasi penagihan yang memerlukan waktu lebih panjang, namun piutang tersebut tetap dalam status lancar dan dapat ditagih. c. Bagaimana Perseroan melakukan manajemen kas untuk memenuhi operasinya untuk tahun mendatang. D Perseroan menerapkan manajemen kas secara prudent dengan mengutamakan efisiensi biaya operasional, pengendalian belanja yang tidak prioritas, serta optimalisasi penagihan piutang usaha. Selain itu, Perseroan juga melakukan perencanaan arus kas secara berkala dan menyesuaikan struktur biaya dengan kondisi pendapatan. Manajemen tetap memantau kebutuhan likuiditas dan akan mempertimbangkan sumber pendanaan internal maupun alternatif pendanaan lain yang wajar apabila diperlukan, guna memastikan keberlangsungan operasional Perseroan di tahun-tahun mendatang. Komplek Perkantoran Cempaka Mas, Gedung LCK Group Blok M No 64, Jalan Let Jend Suprapto Rt 009 / Rw 007 Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat — Jakarta 10640 Phone: 462 21 214 75967 Fax: 462 21 214 75967
Page 8 OCR 0.882
£ PT. LCK Global Kedaton Tbk 10. Berdasarkan CALK 18 Ikatan dan Perjanjian Penting, Perseroan memiliki perjanjian sehubungan dengan operasi sebagai berikut: Tanggal Akhir No. Pihak Hubungan Keterangan Perjanjian | Perjanjian T TPT Triview Pelanggan Pekerjaan CME atas 08-Jan-20 | 10-Jan-24 Geospatial Mandiri pembangunan tower 2 PT Fiberhome Pelanggan Pembangunan Base 15-Mar-21 | 17-Mar-25 Technologies Indonesia| Transceiver Station (BTS) 4G 3 IPTLasmana Swastati | Pelanggan Pekerjaan detail-design, 27-Feb-23 | 27-Peb-24 Ibrashida persiapan, pembangunan pondasi, konstruksi, transportasi material, serta pekerjaan lainnya 4 (Sudjatno Subkontraktor Perseroan setuju untuk 03-Jan-24 | 31-Dec-25 memberikan proyek kepada Bapak Sudjatno selaku subkontraktor berupa kegiatan 'jasa telekomunikasi. Komplek Perkantoran Cempaka Mas, Gedung LCK Group Blok M No 64, Jalan Let Jend Suprapto Rt 009 / Rw 007 Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat — Jakarta 10640 Phone: 462 21 214 75967 Fax: 462 21 214 75967
Page 9 OCR 0.940
PT. LCK Global Kedaton Tbk Atas hal tersebut, Perseroan diminta untuk memberikan penjelasan mengenai: a. Penjelasan status dan perpanjangan dari masing-masing kontrak tersebut di atas. Apakah terdapat wanprestasi tertentu dari sisi Perseroan? Jelaskan D Kontrak-kontrak sebagaimana diungkapkan dalam CALK 18 telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan jangka waktu masing-masing kontrak. Hingga tanggal pelaporan, tidak terdapat wanprestasi atau pelanggaran kontrak dari sisi Perseroan. Perpanjangan kontrak sepenuhnya bergantung pada kesepakatan para pihak dan kebutuhan pelanggan, dan hingga saat ini belum terdapat perpanjangan kontrak yang bersifat mengikat dan material. b. Persentase penyelesaian masing-masing kontrak tersebut. D Kontrak-kontrak yang telah berakhir telah diselesaikan sepenuhnya, sedangkan kontrak yang masih berjalan telah mencapai tingkat penyelesaian sesuai tahapan pekerjaan yang disepakati dan diterima oleh pelanggan. €. Apakah Perseroan saat ini memiliki perjanjian lain yang belum diungkapkan dalam CALK 18? Jelaskan. D Hingga tanggal laporan keuangan, tidak terdapat perjanjian material lainnya yang belum diungkapkan dalam CALK 18. 11. Berdasarkan CALK 14 Beban Umum dan Administrasi, rincian beban Perseroan adalah sebagai berikut: 30 September 2025/ September 30, 2025 30 September 2024/ September 30, 2024 Penyusutan (Catatan 7) 11508-823.306 11342-450.806 Depretiation (Notes 7) Gaji, tunjangan dan bonus 327.697.458 458.975.375 Salary, allowance and bonus Jasa Profesional 466.450.000 - Professional Services Lain-Lain 337.984.591 2.918.226.046 Otners Jumlah 2.640.955.355 4.719.652.227 Total Dari rincian tersebut, diperoleh informasi adanya penggunaan jasa profesional di tahun 2025 dan penurunan beban lain-lain sebesar Rp2,6 miliar. Atas hal tersebut, Perseroan diminta untuk memberikan penjelasan mengenai: Komplek Perkantoran Cempaka Mas, Gedung LCK Group Blok M No 64, Jalan Let Jend Suprapto Rt 009 / Rw 007 Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat — Jakarta 10640 Phone: 462 21 214 75967 Fax: 462 21 214 75967
Page 10 OCR 0.770
PA PT. LCK Global Kedaton Tbk a. Rincian mengenai jasa biaya jasa profesional meliputi pihak pemberi jasa dan jasa yang digunakan. Toll vote: Barang/Jasa yang dibeli Jumlah 2025 1 (KAP Mirawati Sensi Jasa Audit Laporan keuangan 31 Des 2024 121.000.000) 2 (Prosindo Konsultama |Accounting Services laporan keuangan 57.000.000) 3 (PT. Moku Kreativ Asia|Jasa Penyusunan ARSR 2025 40.000.000| 4 (Esther Jolanda Pembuatan Akte kerjasama dan pembaharuan HGBI 12.500.000) (Ruko 5 N. Martin Luter (Fee Konsultan Pajak 163.500.000| 6 (Kantor Konsultan(Pembuatan Laporan 5.450.000) /Aktuaria 7 (Kustodian Sentral Ef | Layanan jasa KSEI 11.100.000) 8 (PT. Bima Registra (Biaya Tahunan Pengelolaan Pasar Sekunder 32.700.0001 9 (Sugih Haryati (Pembuatan Akta BA RUPST No. 72 10.000.000) 10 (Perorangan lainnya Jasa adm lainnya 13.200.000| (Total Biaya Jasa Profesional 466.450.000| b. Komponen beban lain-lain dan alasan penurunannya. No | Jenis Biaya Barang/Jasa yang dibeli Jumlah 2025 1 (Beban BPJS Kes dan BPJS TK Jasa 25.559.216) 2 (Beban Marketing Jasa 15.999.000) 3 (Beban Listik, telepon dan Internet |Jasa 25.468.490) 4 (Beban Adm Kantor Jasa 263.156.632 5 Beban Pajak Lainnya Jasa 7.801.253 6 (Total Beban Lain-Lain Jasa 337.984.591 12. Terkait dengan Laporan Perubahan Ekuitas, Perseroan membandingkan periode 30 September 2025 dengan 31 Desember 2024, bukan dengan periode 30 September 2024 sebagaimana screenshot berikut: Tentutan Modal Belum Dowtakan yaa tomaan mes saran Puan Deni Paten mn maa ska Cap Cai Pelan en Swiss —Yaanadana Tekan — anna BKI bidan and Dena BEA Wanna Tamkaandan marana Kana ema Mama #3 t01t RanaOnaa— Yaaonaaaa manja Ka PINAEA duren ad Boptenbar 36 2628 Komplek Perkantoran Cempaka Mas, Gedung LCK Group Blok M No 64, Jalan Let Jend Suprapto Rt 009 / Rw 007 Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat — Jakarta 10640 Phone: 462 21 214 75967 Fax: 462 21 214 75967
Page 11 OCR 0.950
Jl PT. LCK Global Kedaton Tbk Berdasarkan PSAK 234 tentang Laporan Keuangan Interim., pada paragraf 20 khususnya poin (c) diatur bahwa: Laporan keuangan interim mencakup laporan keuangan (ringkas atau lengkap) untuk periode sebagai berikut: (a) laporan posisi keuangan per akhir periode interim berjalan dan laporan posisi keuangan komparatif per akhir tahun buku terdekat sebelumnya. (b) laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk periode interim berjalan dan secara kumulatif untuk tahun buku berjalan sampai tanggal interim, dengan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain komparatif untuk periode interim yang dapat dibandingkan (periode berjalan dan awal tahun buku sampai tanggal pelaporan) dari tahun buku terdekat sebelumnya. Sebagaimana diizinkan oleh PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan, laporan interim dapat menyajikan untuk setiap periode laporan, laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain baik digabung maupun dipisah. (c) laporan perubahan ekuitas secara kumulatif untuk tahun buku berjalan sampai dengan tanggal interim, dengan laporan perubahan ekuitas komparatif untuk periode awal tahun buku sampai tanggal pelaporan interim dari tahun buku terdekat sebelumnya. (d) laporan arus kas secara kumulatif untuk tahun buku berjalan sampai dengan tanggal interim, dengan laporan arus kas komparatif untuk periode awal tahun buku sampai tanggal pelaporan interim dari tahun buku terdekat sebelumnya. Atas hal tersebut, Bursa meminta penjelasan mengenai kesesuaian penyajian Laporan Perubahan Ekuitas Interim dengan PSAK terkait. D Perseroan menyampaikan bahwa penyajian Laporan Perubahan Ekuitas Interim telah disusun secara kumulatif sejak awal tahun buku hingga tanggal interim dan disajikan dengan informasi komparatif untuk periode yang sama pada tahun buku sebelumnya, sehingga telah sesuai dengan ketentuan PSAK 234 paragraf 20 huruf (c). Apabila terdapat perbedaan format atau tingkat perincian dalam penyajian laporan keuangan interim dibandingkan laporan keuangan tahunan, hal tersebut dilakukan dalam kerangka penyajian laporan keuangan interim (ringkas) sebagaimana nkan oleh PSAK 234, tanpa mengurangi substansi informasi yang dipersyaratkan oleh standar akuntansi yang berlaku. 13. Informasi, fakta material atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan usaha perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan D Hingga tanggal laporan ini, tidak terdapat informasi, fakta material, atau kejadian penting lainnya yang bersifat material yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan maupun yang dapat berdampak signifikan terhadap harga saham Perseroan, selain yang telah diungkapkan dalam laporan keuangan dan keterbukaan informasi Perseroan sebelumnya. Demikian penjelasan kami sampaikan. Atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT. LCK nd ON, Tbk GR SL KENNY LIM Direktur Utama Komplek Perkantoran Cempaka Mas, Gedung LCK Group Blok M No 64, Jalan Let Jend Suprapto Rt 009 / Rw 007 Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat - Jakarta 10640 Phone: 462 21 214 75967 Fax: 462 21 214 75967
Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Departemen Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan
p.1
unresolved
org
PT Fiberhome Technologies. D'
p.1
unresolved
org
PT Fiberhome Technologies
p.1
unresolved
org
PT Triview Pelanggan
p.3
unresolved
org
PT Lasmana Swastati Jasa Pelanggan
p.3
unresolved
org
PT Fiberhome Pelanggan Pembangunan Base
p.8
unresolved
person
Sudjatno
p.8
unresolved
org
Mirawati Sensi Jasa Audit
p.10
unresolved
org
PT. Moku Kreativ Asia
p.10
unresolved
org
PT. Bima Registra
p.10
unresolved
org
PT. LCK
p.11
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.