Back to announcement
20260109_ITMG_Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi_32018694_lamp1.pdf
Other Text extracted ITMGSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
LAPORAN KEGIATAN PENGEBORAN
PT. Indo Tambangraya Megah Tbk. dan Anak Perusahaan
Periode Bulan October - Desember 2025
I. Umum
Eksplorasi adalah suatu rangkaian kegiatan yang meliputi survey pendahuluan, penyelidikan
geologi, geofisika dan penyelidikan dasar lainnya serta dilanjutkan dengan kegiatan
Pengeboran guna mendapatkan data-data tentang potensi sumberdaya dan cadangan secara
keseluruhan sebelum melakukan kegiatan penambangan (eksploitasi).
Operasional pertambangan batubara dilakukan oleh PT. Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITM)
melalui Anak Perusahaannya yang memiliki ijin perjanjian karya pengusahaan pertambangan
batubara (PKP2B) saat ini yaitu PT. Indominco Mandiri, PT. Trubaindo Coal Mining, PT.
Bharinto Ekatama, dan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) yaitu PT Tepian Indah Sukses dan PT
Nusa Persada Resource.
Kegiatan Pengeboran yang dilakukan pada bulan Oktober - Desember 2025 merupakan
kelanjutan aktivitas yang dilakukan pada periode bulan sebelumnya. Adapun kegiatan
eksplorasi dilaksanakan oleh Departemen Geologi dengan fokus diutamakan pada aktivitas
Pengeboran pre-production dan development dengan metode Pengeboran lubang terbuka
(Open hole) dan Pengeboran inti (Coring) di masing – masing anak perusahaan PT. Indo
Tambangraya Megah Tbk. (ITM).
II. Hasil Kegiatan
1. PT. Trubaindo Coal Mining
Operasional Pengeboran PT. Trubaindo Coal Mining pada area Blok Selatan yang terletak
pada Kecamatan Bentian Besar, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur telah
dilakukan oleh pihak Kontraktor Jasa Pengeboran PT. Cosyindo Teknik (CT).
Pada periode Oktober-Desember 2025, telah dilakukan kegiatan pengeboran preproduction
pada Blok Selatan (SB2) pada 23 lubang pengeboran dengan rincian pemboran open hole
dengan kedalaman 2,411.05 meter dan pemboran coring dengan kedalaman 1,253.45 meter
pada periode ini sudahl dilakukan pengambilan sampel (conto) batubara sebanyak 65 sampel.
Total biaya pengeboran yang dikeluarkan adalah sebesar Rp 1.847.419.727,
Page | 1 Laporan Kegiatan Pengeboran - ITM
Page 2
Tabel 1. Ringkasan Hasil Kegiatan Pengeboran Bulan Oktober - Desember 2025
PT.TCM
AKTUAL OKTOBER-DESEMBER 2025
No. LOKASI OPEN HOLE CORING
LUBANG
(Mtr) (Mtr)
1 Blok Selatan (Preproduction)
- SB 1
- SB 2 23 2,411.05 1,253.45
- SB 3
TOTAL 23 2,411.05 1,253.45
JUMLAH SAMPEL BATUBARA 65
BIAYA PEMBORAN (Rp) 1,847,419,727.12
2. PT. Indominco Mandiri
Operasional Pengeboran PT. Indominco Mandiri dilakukan pada Blok Barat dan Blok Timur
yang terletak pada Kecamatan Sangatta Kabupaten Kutai Timur, Kecamatan Marang Kayu
Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kecamatan Bontang Utara dan Selatan Kabupaten Bontang,
Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan Pengeboran dilakukan oleh pihak Kontraktor Pengeboran
PT. Geryndo Utama (GU) dengan menggunakan satu (1) unit Jackro 350 satu (1) unit Jackro
175.
Pada periode October - December 2025 PT. Indominco Mandiri melakukan aktivitas
pengeboran di Blok Timur meliputi pengeboran pre-production sebanyak 22 lubang dengan
kedalaman 2.152 meter berupa pemboran open hole sebanyak 12 lubang dengan kedalaman
1.892 meter dan pemboran coring sebanyak 10 lubang dengan kedalaman 260 meter diarea
Pit 19AS. Pada Blok Barat meliputi pengeboran piezometer sebanyak 3 lubang dengan
kedalaman 247 meter berupa pemboran open hole sebanyak 2 lubang dengan kedalaman 231
meter dan pemboran coring sebanyak 1 lubang dengan kedalaman 16 meter di area L13. Guna
mendukung kegiatan penambangan selama bulan October - December 2025 telah dilakukan
pengambilan sampel batubara sebanyak 261 sampel yang didapat dari area existing pit dan
ROM. Biaya total pengeboran untuk periode October - December 2025 adalah sebesar Rp.
1.665.241.264.
Page | 2 Laporan Kegiatan Pengeboran - ITM
Page 3
Tabel 2. Ringkasan Hasil Kegiatan Pengeboran Bulan Oktober - Desember 2025
PT INDOMINCO MANDIRI
AKTUAL OKT-DES 2025
No. LOKASI OPEN HOLE
LUBANG CORING (Mtr)
(Mtr)
1 Blok Timur
- PIT 19AS 22 1892 260
2 Blok Barat
- Piezometer 3 231 16
TOTAL 25 2,123 277
JUMLAH SAMPEL BATUBARA 261
BIAYA PEMBORAN (Rp) 1,665,241,264
3. PT. Bharinto Ekatama
Operasional Pengeboran PT Bharinto Ekatama berlokasi di Kec. Damai, Kabupaten Kutai
Barat, Provinsi Kalimantan Timur dan Kec.Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Provinsi
Kalimantan Tengah dengan wilayah kerja seluas 17.311 Ha sebagaimana terdapat pada
lampiran surat Direktur Jenderal Mineral dan Batubara bertanggal 12 April 2017 (luasan
sebelumnya adalah 22.000 Ha). Luasan wilayah kerja tersebut terbagi menjadi tiga area utama
(blok), yakni Blok Biangan seluas 4.707 Ha (wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan
Tengah), Blok Lempenang seluas 7.943 Ha (wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan
Tengah) dan Blok Tenaik (sebelumnya bernama Blok Skidding) seluas 4.661 Ha (seluruhnya
wilayah Kalimantan Timur).
Pada periode Oktober – Desember 2025, PT Bharinto Ekatama melakukan aktifitas
pengeboran pra produksi di Blok Lempanang pada 77 Lubang bor dengan kedalaman 4971
meter untuk Open Hole dan 2059 meter bor inti (Coring). di Blok Tenaik pada 160 Lubang bor
dengan kedalaman 10,923 meter untuk Open Hole dan 2055 meter bor inti (Coring).
Biaya total pengeboran untuk periode Oktober - Desember 2025 adalah sebesar
Rp. 8,144,638,166,-
Page | 3 Laporan Kegiatan Pengeboran - ITM
Page 4
Tabel 3. Ringkasan Hasil Kegiatan Pengeboran Bulan Oktober - Desember 2025
PT BHARINTO EKATAMA
LOKASI TENAIK
NO
LUBANG OPEN HOLE (Mtr) CORING (Mtr)
1 Blok Biangan 0 0 0
2 Blok Lempanang 77 4971 2059
3 Blok Tenaik 160 10923 2055
TOTAL 237 15894.2 4114.28
JUMLAH SAMPEL BATUBARA 2452
BIAYA PEMBORAN (Rp) Rp8,144,638,166
4. PT. Tepian Indah Sukses (TIS)
Luas area rencana kegiatan penambangan batubara adalah 2.065 Ha pada wilayah Ijin Usaha
Pertambangan (IUP) dimana potensi batubara tersebut mempunyai prospek yang baik untuk
dimanfaatkan. Oleh karena itu, PT Tepian Indah Sukses meningkatkan statusnya ke wilayah
kerja eksploitasi agar dapat melakukan penambangan batubara. Sebagian besar lokasi area
yang menjadi tempat dilakukannya aktifitas penambangan PT. Tepian Indah sukses
merupakan kawasan hutan produksi (HP).
Untuk tahapan eksplorasi rinci dilakukan metode pemboran partially coring dan fully coring
dengan jarak antar lubang bor 75–200m dengan kedalaman 80–100m.Pemboran dilakukan
untuk memastikan kemenerusan lapisan batubara, pengaruh sedimentasi (washout dan pinch
out), dan pengaruh struktur geologi (patahan, lipatan, dan intrusi), pengambilan data geoteknik
dan hidrogeologi, pengambilan conto batubara untuk dianalisis proximate dan ultimate
menggunakan metode sampling composite dan ply dan ply.
Pada periode Oktober - Desember 2025, PT Tepian Indah Sukses melakukan aktifitas
pengeboran dilakukan pada 16 Lubang bor dengan kedalaman 649.26 meter untuk Open Hole
dan 201.19 meter bor inti (Coring). Kegiatan pemboran eksplorasi pada konsesi PT TIS tahun
2025 dilakukan oleh PT Geryndo Utama dan perekaman data logging geofisika pada tahun
2025 dilakukan oleh PT Coal Logging Indonesia, sedangkan kegiatan analisa conto batubara
dilakukan di Laboratorium PT Trubaindo Coal Mining yang sudah bersertifikat oleh Komite
Akreditasi Nasional (KAN).
Biaya total pengeboran untuk periode Oktober-Desember 2025 sebesar Rp. 911,225,096, -
Page | 4 Laporan Kegiatan Pengeboran - ITM
Page 5
Tabel 4. Ringkasan Hasil Kegiatan Pengeboran Bulan Oktober - Desember 2025
PT.TIS
AKTUAL OKTOBER-DESEMBER 2025
No. LOKASI OPEN
LUBANG CORING (Mtr)
HOLE (Mtr)
1 Preproduction 16 649.26 201.19
TOTAL 16 649.26 201.19
JUMLAH SAMPEL BATUBARA 89
BIAYA PEMBORAN (Rp) 911,225,096.75
5. PT. Nusa Persada Resource (NPR)
PT Nusa Persada Resources (NPR) telah memiliki izin usaha pertambangan (IUP) operasi
produksi berdasarkan Keputusan Bupati Barito Utara, Nomor: 188.45/277/2013, Tentang
Persetujuan Peningkatan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi Menjadi Izin Usaha
Pertambangan Operasi Produksi seluas 4.291 Ha.
Pada periode Oktober hingga Desember tahun 2025, kegiatan pemboran eksplorasi tidak
dilaksanakan karena area rencana drilling masih dalam rangkaian proses izin Persetujuan
Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH). Proses perizinan ini menjadi tahapan wajib sebelum
kegiatan eksplorasi dapat dilanjutkan di area tersebut.
Kegiatan pemboran akan dilanjutkan kembali setelah persetujuan IPPKH diterbitkan, sehingga
seluruh aktivitas dapat berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Meskipun tidak ada kegiatan pemboran baru pada periode ini, kebutuhan data geoteknik dan
geologi untuk mendukung rencana pit operasi tahun 2025 telah terpenuhi dari hasil pemboran
yang telah dilakukan pada periode sebelumnya. Data tersebut mencakup area yang relevan
untuk perencanaan dan analisis geoteknik maupun geologi di wilayah operasi yang akan
dikembangkan.
Page | 5 Laporan Kegiatan Pengeboran - ITM
Page 6
Tabel 5. Ringkasan Hasil Kegiatan Pengeboran Bulan Oktober -Desember 2025
Jakarta, 9 Januari 2026
PT Indo Tambangraya Megah Tbk.
Page | 6 Laporan Kegiatan Pengeboran - ITM
Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT. Indominco Mandiri
p.1 ×3
unresolved
org
PT. Trubaindo Coal Mining
p.1 ×3
unresolved
org
PT. Bharinto Ekatama
p.1 ×3
unresolved
org
PT Tepian Indah Sukses
p.1 ×4
unresolved
org
PT Nusa Persada Resource. Kegiatan Pengeboran
p.1
unresolved
org
Departemen Geologi
p.1
unresolved
org
PT. Trubaindo Coal Mining Operasional Pengeboran
p.1
unresolved
org
PT. Cosyindo Teknik
p.1
unresolved
org
PT. Indominco Mandiri Operasional Pengeboran
p.2
unresolved
org
PT. Geryndo Utama
p.2 ×2
unresolved
org
PT INDOMINCO MANDIRI AKTUAL OKT-DES
p.3
unresolved
org
PT. Bharinto Ekatama Operasional Pengeboran
p.3
unresolved
org
PT BHARINTO EKATAMA LOKASI
p.4
unresolved
org
PT. Tepian Indah
p.4
unresolved
org
PT Coal Logging Indonesia
p.4
unresolved
org
PT. Nusa Persada Resource
p.5
unresolved
org
PT Nusa Persada Resources
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.