Skip to content
Back to announcement

20260108_TOBA_Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi_32018361_lamp1.pdf

Other Text extracted TOBA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 17

Page 1
Laporan Kuartalan Aktivitas Eksplorasi
Quarterly Report of the Exploration Activities

PT TBS Energi Utama Tbk
Kuartal-IV/ the 4th Quarter of 2025
Page 2
          KATA PENGANTAR                              INTRODUCTION

PT TBS Energi Utama Tbk (“Perseroan”)      PT TBS Energi Utama Tbk ("the
adalah    perusahaan    pertambangan       Company") is a coal mining company
batubara yang melakukan kegiatan           conducting      mining    activities in
penambangan di daerah Sangasanga,          Sangasanga area, Kutai Kartanegara
Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi      Regency, East Kalimantan, which the
Kalimantan Timur, dimana area konsesi      concession area of the three
ketiga   anak    perusahaan     terletak   subsidiaries is located side by side. All
berdampingan. Seluruh infrastruktur        the supporting infrastructure of mining
pendukung operasional penambangan          operations such as coal hauling roads,
seperti    jalan   angkut    batubara,     offices, workshop, coal-only jetty and
perkantoran, perbengkelan, pelabuhan       other infrastructures are located in
khusus batubara dan infrastruktur          Kutai Kartanegara Regency, East
lainnya berada di daerah Kabupaten         Kalimantan.
Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan
Timur.

Perseroan mempunyai 3 (tiga) anak          The     Company       has   3   (three)
perusahaan yang bergerak di bidang         subsidiaries engaged in the coal mining
pertambangan batubara, terletak di         sector, located in the Sangasanga area,
daerah Sangasanga, Kabupaten Kutai         Kutai Kartanegara Regency, East
Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.    Kalimantan.         The      company's
Adapun ketiga      anak perusahaan         subsidiaries are:
Perseroan tersebut adalah:
1. PT Trisensa Mineral Utama (TMU)         1. PT Trisensa Mineral Utama (TMU)
2. PT Indomining (IM)                      2. PT Indomining (IM)
3. PT Adimitra Baratama Nusantara          3. PT Adimitra Baratama Nusantara
   (ABN)                                      (ABN)

Dalam rangka memenuhi Ketentuan            In order to comply with the Provisions
III.1.6, Peraturan Nomor I-E tentang       III.1.6,  Regulation     Number     I-E
Kewajiban Penyampaian Informasi,           concerning      Information   Delivery
Lampiran Keputusan Direksi PT Bursa        Obligations, Attachment to the Decree
Efek       Jakarta   Nomor      Kep-       of the Board of Directors of PT Bursa
00066/BEI/09-2022       tanggal   30       Efek      Jakarta     Number     Kep-
September 2022, maka bersama ini           00066/BEI/09-2022               dated
kami sampaikan Laporan Kegiatan            September 30, 2022, we here jointly
Eksplorasi Perseroan untuk Kuartal-4       submit the Company's Exploration
2025.                                      Activity Report for the 4th Quarter of
                                           2025.
Page 3
                  BAB I                                        CHAPTER I
              PENDAHULUAN                                    INTRODUCTION


I. Latar Belakang                               I. Background

Batubara merupakan bahan galian yang            Coal is an economically valuable
bernilai ekonomis, sehingga diminati oleh       excavation material, so it is in demand by
investor asing maupun investor dalam            foreign investors as well as domestic
negeri. Usaha pertambangan batubara             investors. The coal mining business has
mempunyai prospek sebagai sektor                prospects as a mainstay sector of oil and
andalan     pengganti     migas    dalam        gas replacement in building the economy
membangun perekonomian Kalimantan               of East Kalimantan in the future. It is based
Timur di masa mendatang. Hal ini                on available coal resources and potentials,
didasarkan pada sumber daya dan potensi         marketing prospects as well as local
batubara     yang    tersedia,   prospek        government policy support.
pemasaran serta dukungan kebijakan
pemerintah daerah.

Pengusahaan pertambangan karena sifat           Strive of the Mining business because of
kegiatannya      pada    dasarnya      selalu   the nature of its activities basically always
menimbulkan perubahan pada alam                 cause changes in the nature of its
lingkungannya. Di balik perubahan pada          environment. Behind the changes in nature
alam dan lingkungannya, suatu kenyataan         and the environment, it is also a fact that
pula bahwa usaha pertambangan telah             mining businesses have succeeded in
berhasil   meningkatkan       kesejahteraan     improving human welfare by providing raw
manusia dengan menyediakan bahan baku           materials for industry, energy, and others.
untuk industri, energi, dan lain-lain.




                     Gambar 1.1. Lokasi Tambang PT TBS Energi Utama Tbk
                        Image 1.1. PT TBS Energi Utama Tbk Mining Site
Page 4
Gambar 1.2. Skema Kegiatan Operasional Penambangan PT TBS Energi Utama Tbk
           Image 1.2. Scheme of Mining Operations of PT TBS Energi Utama Tbk




     Gambar 1.3. Lokasi Konsesi Ketiga Anak Perusahaan PT TBS Energi Utama Tbk
    Image 1.3. Concession area of The Three Subsidiaries of PT TBS Energi Utama Tbk
Page 5
I. 1. PT TRISENSA MINERAL UTAMA (“TMU”)

TMU merupakan perusahaan tambang            TMU is a coal mining company with an
batubara dengan daerah penambangan          administrative mining area including the
secara administratif termasuk wilayah       sub-districts of Loa Janan, Sangasanga,
Kecamatan Loa Janan, Sangasanga, Muara      Muara Jawa, Kutai Kartanegara Regency,
Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara           East Kalimantan Province with an area of
Propinsi Kalimantan Timur dengan Luas       3,414 ha and the 2010 KTN area code 3133
wilayah 3.414 ha dan kode Wilayah KTN       OP. TMU has received approval to carry out
2010 3133 OP. TMU telah mendapat            mining activities and sell excavated
persetujuan untuk melakukan aktivitas       products with the Decree of the Minister of
penambangan dan penjualan hasil galian      Investment/Head of the Investment
dengan Keputusan Menteri Investasi/         Coordinating         Board        Number:
Kepala Badan Koordinasi Penanaman           1098/1/IUP/PMDN/2022           concerning
Modal Nomor: 1098/1/IUP/PMDN/2022           approval for granting extensions of mining
Tentang       persetujuan   Pemberian       business permits at the production
Perpanjangan Ijin Usaha Pertambangan        operation activity stage for coal
Pada Tahap Kegiatan Operasi Produksi        commodities to PT Trisensa Mineral Utama
untuk Komoditas Batubara kepada PT          (area code 3364023032014055) on
Trisensa Mineral Utama (kode wilayah        September 21, 2022.
3364023032014055) pada tanggal 21
September 2022.

Pada Kuartal-4 2025, pelaksanaan            In The 4th Quarter of 2025, the
pekerjaan yang dilakukan oleh TMU telah     implementation of work carried out by TMU
menyerap tenaga kerja sebanyak 92 orang     has absorbed a workforce of 92 people
sedangkan untuk kontraktor dan sub-         while for contractors and sub-contractors
kontraktornya 770 orang dan dibagi          770 people and divided into 2 shifts of
menjadi 2 shift kerja. Kontraktor tambang   work. The mining contractor used is PT
yang digunakan adalah PT Multindo Prima     Multindo Prima Teknik (MPT). Mining is
Teknik (MPT). Penambangan yang              done by surface open pit mining system
dilakukan dengan sistem tambang terbuka     with truck and shovel method.
(surface open pit mining) dengan metode
truck dan shovel.

Produk batubara yang dihasilkan TMU         Coal products produced by TMU have an
memiliki kalori rata-rata 4500 GAR dengan   average calorie of 4500 GAR with Total
Total Sulphur (TS) di bawah 1%. Kualitas    Sulphur (TS) below 1%. The quality of this
batubara ini cukup memenuhi permintaan      coal is enough to meet the demand of the
pasar yang menginginkan batubara            market who want low sulphur coal.
dengan sulphur rendah. Pelaksanaan          Implementation of Occupational Safety
pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan       and Health management implemented in
Kerja yang diterapkan di TMU mengacu        TMU refers to the program/plan of
kepada program/rencana Pengelolaan          Occupational      Safety     and   Health
Keselamatan dan Kesehatan Kerja sesuai      Management       in    accordance    with
dengan      perundang-undangan       yang   applicable laws and regulations.
Page 6
berlaku.

Kegiatan pengelolaan dan pemantauan          Environmental       management        and
lingkungan yang dilakukan TMU meliputi       monitoring activities carried out by TMU
kegiatan penghijauan yang dilakukan di       include greening activities carried out at
Tanggul Jalan, Tanggul Stockpile, Tanggul    the Road Embankment, Embankment
Depan Timbangan, Settling Pond, Waste        Stockpile, Front Embankment Scales,
Dump dan Bench Office Baru. Pada saat        Settling Pond, Waste Dump and New
ini, TMU juga melakukan pengelolaan dan      Bench Office. Currently, TMU also
pemantauan kualitas air, debu, kebisingan,   manages and monitors water quality, dust,
limbah B3 dan limbah domestik, serta         noise, B3 waste and domestic waste, as
pemantauan tingkat erosi.                    well as monitoring erosion rates.


I. 2. PT INDOMINING (“IM”)

Berdasarkan Izin Usaha Produksi Nomor:       Based on Production Business License
540/004/IUP-OP/MB-PBAT/III/2013              Number:               540/004/IUP-OP/MB-
tanggal 15 Maret 2013, IM melakukan          PBAT/III/2013 dated March 15, 2013, IM
kegiatan eksplorasi dan penambangan          conducted coal exploration and mining
batubara serta hasil produksinya di daerah   activities and its production in Sangasanga
Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai        District, Kutai Kartanegara Regency, East
Kartanegara, Propinsi Kalimantan Timur.      Kalimantan Province. IM's production
Tahap produksi IM dimulai pada bulan         phase began in August 2007, while
Agustus 2007, sedangkan produksi             commercial production began in October
komersial dimulai pada bulan Oktober         2007.
2007.

Kegiatan penambangan IM dilakukan            IM mining activities are carried out by
kontraktor penambangan yaitu PT RPP          mining contractor PT RPP Contractors
Contractors Indonesia (RCI) dan CV           Indonesia (RCI) and CV Multindo Prima
Multindo Prima Teknik (MPT). Kegiatan        Teknik (MPT). Mining activities are surface
penambangan merupakan penambangan            open pit mining with truck and shovel
terbuka (surface open pit mining) dengan     methods.
metode truck dan shovel.

Pada Kuartal-4 2025, sumber daya             As of 4th Quarter 2025, human resources
manusia yang bekerja dalam kegiatan          working in IM's operational activities
operasional IM mencapai 258 tenaga kerja     reached 258 workers including contractors
termasuk kontraktor dan sub-kontraktor.      and sub-contractors. Of those 258 people,
Dari 258 orang tersebut sekitar 80%          about 80% are local workers to support
merupakan tenaga kerja lokal sebagai         community development programs with
penunjang        program     community       the aim of improving the welfare of the
development dengan tujuan untuk              communities around the mine.
meningkatkan kesejahteraan masyarakat
di sekitar tambang.
Page 7
Produk batubara IM memiliki kualitas           IM coal products have quality between
antara 4200-5600 GAR dengan total              4200-5600 GAR with total sulphur
sulphur antara 0.2% - 2.0%. Produk cukup       between 0.2% - 2.0%. The product is quite
bersaing di dalam pasar internasional          competitive in the international and
maupun domestik.                               domestic markets.


I. 3. PT ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA (“ABN”)

ABN didirikan pada tahun 2004, dan             ABN was established in 2004, and
mengelola daerah pertambangan dengan           manages a mining area of about 2,990 ha
luas area sekitar 2.990 ha yang berlokasi di   located in Kampung Jawa Village,
Desa     Kampung       Jawa,      Kecamatan    Sangasanga District and Muara Kembang
Sangasanga dan Desa Muara Kembang,             Village, Muara Jawa District, Kutai
Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai          Kartanegara Regency, East Kalimantan.
Kartanegara,        Kalimantan        Timur.   Based on Mining Business License
Berdasarkan        pada      Izin     Usaha    Production        Operation      Number:
Pertambangan Operasi Produksi Nomor:           540/1691/IUP-OP/MB-{BAT/XII/2009
540/1691/IUP-OP/MB-{BAT/XII/2009               dated December 1, 2009, ABN conducts
tanggal 1 Desember 2009, ABN melakukan         exploration, coal mining, and marketing of
kegiatan     eksplorasi,      penambangan      production at its mine site.
batubara, dan pemasaran hasil produksi di
lokasi tambangnya tersebut.

ABN mulai melakukan kegiatan eksplorasi        ABN      began    its  exploration    and
dan pembangunan infrastruktur pada             infrastructure development activities in
tahun 2007, sedangkan produksi komersial       2007, while commercial production began
dimulai pada tahun 2008. Produk batubara       in 2008. ABN coal products belong to
ABN      termasuk     dalam      kelompok      thermal coal group with sub-bituminous
thermalcoal dengan rank sub-bituminous         and bituminous rank, with 4 types of ABN
dan bituminous, dengan 4 jenis tipe yaitu      52 (CV 5200 GAR & TS < 1), ABN 50 (CV
ABN 52 (CV 5200 gar & TS < 1), ABN 50          5000 GAR & TS < 1), ABN 42 (CV 4200
(CV 5000 gar & TS < 1), ABN 42 (CV 4200        GAR & TS < 1) and ABN 56 HS (CV 5600
gar & TS < 1) dan ABN 56 HS (CV 5600 gar       gar & TS <2)). Thermal coal is marketed to
& TS < 2)). Thermal coal dipasarkan ke         several countries in the world, including
beberapa negara di dunia, diantaranya          India, China, Japan, Italy, Thailand, and
India, Cina, Jepang, Italia, Thailand, dan     Korea. ABN also supplies for domestic
Korea. ABN juga mensuplai untuk                needs, namely cement industry and several
kebutuhan dalam negeri, yaitu industri         other industries.
semen dan beberapa industri lainnya.

Sistem penambangan yang dilakukan ABN          ABN's mining system is surface open pit
yaitu sistem penambangan terbuka               mining. Coal ABN has a low ash content, so
(surface open pit mining). Batubara ABN        it is not done by washing process, only
memiliki kandungan abu yang rendah,            done by crushing process. Mining activities
sehingga tidak dilakukan pencucian             of PT ABN is carried out by one main
(washing), hanya      dilakukan proses         contractor, PT RPP Contractors Indonesia
Page 8
peremukan       (crushing).   Kegiatan      (RCI).
penambangan PT ABN dilakukan oleh satu
kontraktor utama,      yaitu PT. RPP
Contractors Indonesia (RCI).

Pada Kuartal-IV 2025, sumber daya           In The 4th Quarter of 2025, human
manusia yang terlibat dalam kegiatan        resources involved in ABN's operational
operasional ABN mencapai sekitar 634        activities reached about 634 people,
orang, yang terdiri dari 234 orang tenaga   consisting of 234 workers in ABN and 400
kerja pada ABN dan 400 orang tenaga         workers in contractors and sub-
kerja pada kontraktor maupun sub-           contractors.
kontraktor.

Sebagai salah satu wujud pemberdayaan       As the form of empowerment of the
masyarakat sekitar, ABN bersama-sama        surrounding community, ABN along with
dengan kontraktor dan sub-kontraktor        contractors and sub-contractors currently
saat ini telah menampung tenaga kerja       have accommodated local workers in
lokal    Kecamatan    Sangasanga    &       Sangasanga District & Muara Jawa District,
Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai       Kutai Kartanegara Regency approximately
Kartanegara kurang lebih 80% dari           about 80% of the labor needs, while the
kebutuhan tenaga kerja, sedangkan           remaining about 20% comes from outside
sisanya sekitar 20% berasal dari luar       the area of the two sub-districts.
daerah dua kecamatan tersebut.
Page 9
                BAB II                                       CHAPTER II
         KEGIATAN EKSPLORASI                            EXPLORATION ACTIVITY



II. 1. PT TRISENSA MINERAL UTAMA (“TMU”)

1. 1. DAERAH EKSPLORASI                        1. 1. EXPLORATION AREA
Pada Kuartal-4 2025 kegiatan eksplorasi        In the 4th Quarter of 2025, exploration
berupa Pengeboran cropline seam Y, WA,         activities drilling activities for seam Y, WA,
WB, ZA, Z, T, R blok 2 dan 3. Kegiatan ini     WB, ZA, Z, T, R in blocks 2 and 3. This
bertujuan untuk mencari kemenerusan            activity aims to find the continuity of the
seam-seam, Ketebalan, data Top of Coal         seams, thickness, Top of Coal data
(zona pelapukan) tersebut ke arah selatan.     (weathering zone) to the south. The plan to
Rencana pemboran cropline ini berjumlah        drill this cropline consists of 68 drill points
68 titik bor dengan totak kedalaman 1000       with a depth of 1000 meter.
meter.

1. 2. METODE PENGUKURAN                        1. 2. MEASUREMENT METHODS

Trenching                                      Trenching

Secara teknis di lapangan tim geologist        Technically in the field, the geologist team
melakukan trenching dengan membuat             conducted trenching by making an
paritan memanjang memotong strike              elongated trench cutting the strike seams
seam–seam target sebatas titik plan yang       target to the point plan made earlier. This
dibuat sebelumnya. Hal ini berfungsi untuk     serves to cover the entire region so that all
mengcover seluruh wilayah agar semua           seams can be found. The average length of
seam dapat di temukan. Rata–rata panjang       trenching in a day can reach 80 m - 100 m
paritan trenching dalam sehari bisa            depending on the terrain/area of work
mencapai 80 m - 100 m tergantung dari          whether in a ramp, swamp or hilly with a
medan/areal kerjanya apakah di tempat          steep slope.
landai, rawa atau berbukit dengan
kemiringan terjal.

Pengambilan sampel untuk mengetahui            Sampling to find out the values of quality is
nilai–nilai kualitasnya di lakukan per jarak   done per distance of 100 m between
100 m antar lubang trenching.                  trenching holes.

Sampling                                       Sampling

Tim geologi juga melakukan sampling            Geologies team also sampling seams in the
seam–seam di pit guna mengetahui               pit to find out the updated quality of the
kualitas ter update dari seam–seam yang        seams that will be mine.
akan ditambang.
Metode yang digunakan adalah:                  The methods used are:
Page 10
Pemboran Cropline                                 Cropline Drilling

Tim geologi membuat rencana pemboran              The geological team made a plan to drill a
cropline dengan jarak 50 meter searah             cropline with a distance of 50 meters in the
strike seam. Pengeboran ini baru di mulai         direction of the strike seam. This drilling will
awal September 2025 dan di targetkan              only start in early September 2025 and is
selesai pada bulan November 2025. Target          targeted to be completed in November
kedalaman harian adalah sebesar 15 meter.         2025. The daily depth target is 15 meters.

Jika dalam pengeboran ini tidak di temukan         If in this drilling no seam is found that is the
seam yang menjadi target maka titik bor           target, the drill point will be shifted
akan di geser tegak lurus dengan strike           perpendicular to the strike, namely west or
yaitu arah barat atau timur tepatnya arah N       east, precisely in the direction of N 110° E
110° E atau N 290 °S. Jarak pergeseran ini        or N 290 °S. This shift distance will be
akan di klaim oleh geologist berdasarkan          claimed by the geologist. Based on
acuan lithologi yang di dapat di bandingkan       lithological references, it can be compared
dengan urutan lithologi yang sudah ada            with pre-existing lithological sequences,
sebelumnya misalnya dari data pemboran            for example from exploration drilling data
eksplorasi atau data geofisikal logging.          or geophysical logging data


1. Jarak antar titik sampling maksimal 20         1. The distance between sampling points
   m per seam searah strike bukaan                   maximum 20 m per seam direct strike
   batubara yang akan di ambil (getting).            coal openings to be taken (getting).

2. Sampling ulang/update pada tiap                2. Re-sampling/update on each new layer
   bukaan layer baru pada suatu seam                 opening on a seam (maximum 1 layer
   (maksimal 1 bukaan layer setinggi 3 m).           opening as high as 3 m).

3. Sampling pada seam–seam bukaan                 3. Sampling       on   seam–seam        new
   baru/seam yang pertama kalinya akan               openings/seam the first time will be in
   di getting. Adapun plan penambangan               getting. The mining plan until the end of
   sampai dengan akhir tahun di targetkan            the year is targeted at seam with calorie
   pada seam dengan nilai Calori (ar)_g di           value (ar)_g above 4500.
   atas 4500.

1. 3. BIAYA EKSPLORASI                            1. 3. EXPLORATION COSTS
Biaya Eksplorasi TMU yang dikeluarkan di          TMU Exploration Costs incurred in the 4th
Kuartal-4 2025 sebagai berikut:                   Quarter of 2025 as follows:


                                    Q4 2025                         Year To Date
     Biaya Operasional       Anggaran     Realisasi            Anggaran      Realisasi
    Operating Expense         Budget          Realization        Budget          Realization
                               (IDR)            (IDR)             (IDR)             (IDR)
  Oktober/ October          112,500,000           0           450,000,000        62,500,000
Page 11
  November                   112,500,000       0          450,000,000       62,500,000
  Desember/ December         112,500,000       0          450,000,000       62,500,000

Biaya Eksplorasi untuk tahun 2025 yang         Exploration Cost for 2025 in accordance
sesuai dengan RKAB 2025 bagian geologi         with RKAB 2025 geological section in the
berupa biaya analisa kualitas batubara di      form of coal quality analysis cost at
laboratorium maksimal 14 sampel/bulan.         laboratory maximum 14 samples per
Biaya untuk kegiatan trenching yang            month. The cost for trenching activities
mengunakan unit PC 200 biayanya                that use PC 200 units is accommodate to
dimaksukan ke departement produksi             production department for general work
untuk pekerjaan general dengan catatan         with a record of trenching activities on the
kegiatan trenching pada lembar timesheet       unit usage timesheet.
pemakaian unit.

Biaya pengeboran Cropline masuk dalam          The cost of drilling Cropline is included in a
budget tersendiri yaitu pengeboran             separate budget, namely exploration
eksplorasi 2025 di dalam RKAB 2025.            drilling in 2025 in the 2025 RKAB. This cost
Biaya ini hanya mencangkup biaya               only covers the cost of purchasing drill unit
pembelian spart part unit bor yang rusak       spart parts that are damaged during fuel
saat pemakaian bahan bakar yaitu               use, namely pertalite, engine oil, polymer,
pertalite, oli mesin, polymer, greash.         greash.


1. 4. PELAKSANAAN DAN                          1. 4. IMPLEMENTATION AND
      PENGAWASAN                                     SUPERVISION
Pengawasan Test Pit/Trenching dan              Supervision of Test Pit/ Trenching
sampling batubara di pit TMU di lakukan        sampling of coal in the TMU pit conducted
oleh Geologist TMU.                            by TMU’geologist.

1. 5. KEMAJUAN EKSPLORASI                      1. 5. EXPLORATION PROGRESS

Kesimpulan Eksplorasi TMU Kuartal-4            Conclusion of TMU Exploration in the 4th
2025                                           Quarter of 2025

Kegiatan eksplorasi untuk kuartal ke- 4 ini    Exploration activites for 4th quartal is
beruapa pengeboran cropline.                   cropline drilling:

1. Adapun realisasi pengeboran sampai          The drilling realization until this quarter
   kuartal ini berjumlah 31 titik bor dengan   amounted to 31 drill points with a total
   total kedalaman 476.00 m. Titik bor         depth of 476.00 m. The drill points that
   yang berhasil mendapatkan seam              successfully get the target seam are 11 drill
   target berjumlah 11 titik bor dan yang      points and those that do not amount to 21
   tidak berjumlah 20 titik bor.               drill points.


1. 6. RENCANA KEGIATAN                         1. 6. PLANS FOR FURTHER
      EKSPLORASI SELANJUTNYA                         EXPLORATION ACTIVITIES
Page 12
Rencana Kegiatan Divisi Geologi Kuartal-1      The Geological Division Plan for 1st Quarter
2026:                                          2026:

1. Melakukan       pembaharuan/updating        1. Updating the Geological model based
   model Geologi berdasarkan data                 on monthly roof/floor updating data
   updating roof/floor bulanan dari data          from pit survey data and cs holes data
   survey Pit serta cs_holes dari data            from coal sampling channel data. The
   channel sampling batubara. Hasil dari          results of this model update are then
   pembaharuan model ini kemudian di              sent to the mine plan engineering
   kirim ke bagian mine plan engineering          section as a basis for submissions for
   sebagai dasar ajuan untuk pembuatan            making pit designs for next month.
   design pit untuk bulan depan.

2. Trenching di luar Rencana PIT yang          2. Trenching outside the PIT Plan that is
   direncanakan oleh Tim Engineering              planned by the Engineering Team is not
   ditiadakan dan sebagai penggantinya            in place and in lieu of trenching is done
   trenching dilakukan di plan pit yang data      in the plan pit whose trenching data is
   trenchingnya kurang atau tingkat               lacking or confidence level of
   confidence kemenerusan, ketebalan              continuity, seam thickness in the pit is
   seam di pit tersebut masih kurang.             still lacking.

3. Memonitoring adanya anomali pada            3. Monitoring the presence of anomalies in
   suatu bukaan PIT yang aktif.                   an active PIT aperture.

4. Tim geologist akan melakukan sampling       4. The geological team will conduct
   pada bukaan seam seam yang berada di           sampling on the seams in the active pit,
   pit aktif terutama mengontrol perubahan        especially to control changes in the
   nilai Total Sulfur, Persentase nilai Ash       Total Sulfur value, Ash Percentage
   dan nilai Kalori di seam –seam ber kalori      value and Calorie value in high calorie
   tinggi baik kearah down dip maupun             seams both down dip and strike.
   kearah strike nya.

5. Memonitoring kualitas dari seam–seam        5. Monitoring the quality of the mined
   yang tertambang di bulan Oktober –             seams in October – December 2025,
   Desember 2025 terutama dalam hal               especially in terms of changes in TS
   perubahan nilai TS seiring penurunan           values along with the decrease in
   elevasi dari masing–masing seam yang           elevation of each mined seam.
   tertambang.

6. Update data kualitas berdasarkan            6. Quality data update based on mining
   kemajuan penambangan pada seam–                progress on seams target in previous
   seam target di bulan sebelumnya.               month.
Page 13
II. 2. PT INDOMINING (“IM”)

2. 1. DAERAH EKSPLORASI                          2. 1. EXPLORATION AREA
Pada Kuartal-4 2025, IM tidak ada kegiatan       In the 4thQuarter of 2025, IM had no drilling
pemboran.                                        activities.

2. 2. METODE PENGUKURAN                          2. 2. MEASUREMENT METHODS
Untuk     kegiatan  pemboran    infill           For infill drilling activities using touch
menggunakan metode touch coring,                 coring method, while for geotechnical
sedangkan untuk pemboran geoteknik               drilling is done by drilling Full Coring
dilakukan dengan pemboran metode Full            method.
Coring.

Pemboran geoteknik dilakukan juga                Geotechnical drilling is also carried out
dengan menggunakan metode Standard               using the Standard Penetration Test (SPT)
Penetration Test (SPT). Prinsip kerja SPT        method. The working principle of SPT is to
adalah dengan memukul sebuah tabung              hit a standard tube into a drill hole 45 cm
standar ke dalam lubang bor sedalam 45           deep using a hammer weighing 63.5 kg
cm menggunakan palu dengan berat 63.5            that falls freely from a height of 76 cm.
kg yang jatuh bebas dari ketinggian 76 cm.       What counts is the number of blows to
Yang dihitung adalah jumlah pukulan untuk        penetrate as deep as 15 cm. The number of
melakukan penetrasi sedalam 15 cm.               blows used is penetration as deep as the
Jumlah pukulan yang digunakan adalah             last 30 cm.
penetrasi sedalam 30 cm terakhir.


2. 3. BIAYA EKSPLORASI                           2. 3. EXPLORATION COSTS
Biaya Eksplorasi IM yang dikeluarkan di          IM Exploration Costs incurred in the 4th
Kuartal-4 2025 sebagai berikut:                  Quarter of 2025 as follows:


                                    Q4 2025                     Year To Date
      Biaya Operasional       Anggaran    Realisasi         Anggaran     Realisasi
      Operating Expense        Budget        Realization      Budget        Realization
                                 (IDR)         (IDR)          (IDR)           (IDR)
     Oktober/ October         83,333,333          -        833,333,330           -
     November                 83,333,333          -        916,666,663           -
     Desember/                83,333,333                   999,999,996
                                                  -                              -
     December


2. 4. PELAKSANAAN DAN                            2. 4. IMPLEMENTATION AND
     PENGAWASAN                                        SUPERVISION
Kegiatan    Pemboran    diawasi    oleh          Drilling activities are supervised by the
Departemen     Engineering      Section          Department of Engineering geologist
Geologist.                                       section.
Page 14
2. 5. KEMAJUAN EKSPLORASI                         2. 5. EXPLORATION PROGRESS
Pada Kuartal-4 2025 belum ada kegiatan            As of the 4th Quarter of 2025, there are no
pemboran lanjutan. Namun ada beberapa             further drilling activities. But there are
kegiatan Geologi yang berlanjut dilakukan,        several geological activities that continue
diantaranya:                                      to be carried out, including:

1. Melakukan       pembaharuan/updating           1. Updating the Geological model based
   model Geologi berdasarkan data                    on monthly roof/floor updating data
   updating roof/floor bulanan dari data             from pit survey data and cs_holes data
   survey Pit serta cs_holes dari data               from coal sampling channel data, and
   channel sampling batubara, dan                    supervision in the activities of taking
   pengawasan          dalam      kegiatan           roof/floor measurement data and
   pengambilan        data     pengukuran            cs_holes.
   roof/floor serta cs_holes tersebut.


2. Melakukan kegiatan channel sampling            2. Conducting channel sampling activities
   serta pengukuran tebal aktual batubara            as well as actual thick measurement of
   di lokasi Pit AB Blok 15 & sekitarnya             coal at the pit AB location Block 15 &
   untuk keperluan pembuatan data                    surrounding areas for the purposes of
   channel sampling untuk support                    making data sampling channels to
   pembaharuan/updating model Geologi                support the renewal/updating of
   dan variasi kualitas batubara dari coal           geological models and variations in the
   inventory yang akan ditambang.                    quality of coal from coal inventory to be
                                                     mined.

3. Melakukan analisis kestabilan lereng di        3. Perform slope stability analysis in the
   area pit aktif Pit, baik pada sisi low wall,      pit active pit area, both on the low wall
   high wall maupun sidewall serta                   side, high wall and sidewall and disposal
   disposal IPD border Selatan, kaitannya            IPD South border, related to know the
   untuk mengetahui nilai safety factor              value of safety factor (FoS) to control
   (FoS) untuk kontrol pembentukan                   the formation of Active Pit design to be
   desain Pit Aktif supaya stabil dan aman.          stable and safe.


4. Melakukan update kajian geoteknik dan          4. Updating the geotechnical study and
   pembaruan kajian hidrogeologi di area             renewing the hydrogeological study
   pit dan sekitarnya                                within the pit area and it surroundings.

2. 6. RENCANA KEGIATAN                            2. 6. PLANS FOR FURTHER
     EKSPLORASI SELANJUTNYA                             EXPLORATION ACTIVITIES
IM pada periode Kuartal-1 2026 belum              IM for the 1st Quarter of 2026 doesn’t have
merencanakan melakukan aktifitas kembali          planned to resume further exploration
pengeboran eksplorasi lanjutan, baik itu          drilling activities, be it infill drilling or
pengeboran infill maupun pengeboran               Geotechnical drilling in IM concession area.
Geoteknik di area konsesi IM.
Page 15
Sehubungan             dengan       rencana   In relation to the mining optimization plan
pengoptimalan penambangan pada pit            at Indomining's main pit to a depth of RL-
utama Indomining hingga kedalaman RL-         160 meters according to the Mine Plan
160 meter sesuai target Mine Plan untuk pit   target for the IM pit and in order to optimize
IM dan dalam rangka mengoptimalkan            the mineable reserve of potential seams,
mineable reserve seam-seam potensial,         the quality and quantity of exploration data
kualitas dan kuantitas jumlah data            owned by PT Indomining through the
eksplorasi yang dimiliki oleh PT Indomining   current geological model are sufficiently
melalui model geologi saat ini sudah cukup    representative and meet the number of
mewakili serta memenuhi dengan jumlah         distribution of existing boreholes very well
distribusi titik–titik bor yang ada sangat    to cover the optimization of coal reserves in
baik untuk mengcover optimasi cadangan        the planning of the mining process of the
batubara dalam perencanaan proses             PIT design geometry during the period for
penambangan geometri desain PIT selama        2026.
periode untuk Tahun 2026.

II. 3. PT ADIMITRA BARATAMA NUSANTARA (“ABN”)

3. 1. DAERAH EKSPLORASI                       3. 1. EXPLORATION AREA
Pada Kuartal-IV 2025, ABN melakukan           In the 4th Quarter of 2025, ABN conduct
pemboran       infill,   depresurisasi  &     infill drilling, depresurisasi drilling &
pemasangan piezometer di area Pit 6 Ext       piezometer installation and geological
dan update model geologi berdasarkan          model updates based on channel sampling
data channel sampling serta data roof &       data as well as actual roof & floor data from
floor aktual dari hasil pengukuran survey,    survey measurement results, as well as
serta melakukan rekonsiliasi model geologi    reconciling geological models to actual
terhadap data survey aktual.                  survey data.

Selain kegiatan eksplorasi didalam konsesi    Apart from exploration activities within the
IUP ABN, tim eksplorasi juga melakukan        ABN IUP concession, the exploration team
studi prospeksi dan review terhadap           also carried out prospecting studies and
potensi pengembangan bahan galian di          reviews of the potential for developing
luar IUP ABN. Pada Kuartal-IV, tim            minerals outside the ABN IUP. In the 4th
eksplorasi telah menyelesaikan sebanyak 5     Quarter, the exploration team completed 5
desk studi prospeksi terhadap potensi         of prospecting studies on the potential coal
batubara dan pasir kuarsa.                    and quartz sand.

3. 2. METODE PENGUKURAN                       3. 2. MEASUREMENT METHODS
Channel sampling dilakukan dengan             Channel sampling is done by mapping and
mapping dan pengukuran aktual batubara        actual measurement of coal that has been
yang telah terekspos (thickness, strike,      exposed (thickness, strike, dip, collar) then
dip, collar) kemudian diambil sampel          taken composite sample to be analyzed
secara komposit untuk dilakukan analisa       coal quality as the basis for geology model
kualitas batubara sebagai dasar untuk         update in line with the progress of the mine.
update model geologi seiring dengan           Channel sampling in the 4th Quarter of
kemajuan tambang. Chanel sampling pada        2025 was conducted at seam S44 Pit 6
Kuartal-IV 2025 dilakukan pada seam S44       Ext.
Page 16
Pit 6 Ext.

3. 3. BIAYA EKSPLORASI                             3. 3. EXPLORATION COSTS
Biaya Eksplorasi ABN yang dikeluarkan di           ABN Exploration Costs issued in The 4th
Kuartal-4 2025 sebagai berikut:                    Quarter of 2025 as follows:


        Biaya                Q4 2025                             Year To Date
      Operasional    Anggaran      Realisasi               Anggaran        Realisasi
       Operating       Budget         Realization           Budget           Realization
       Expense          (IDR)              (IDR)             (IDR)              (IDR)
     Oktober/
                    250.000.000     245.000.000         1.888.000.000       941.666.667
     October
     November       250.000.000     674.948.333         2.138.000.000       1.616.615.000
     Desember/
                    250.000.000     263.666.667         2.388.000.000      1.880.281.667
     December


3. 4. PELAKSANAAN DAN                              3. 4. IMPLEMENTATION AND
     PENGAWASAN                                         SUPERVISION
Kegiatan dilaksanakan & diawasi oleh               Activities are carried out and supervised by
Departemen Mining section Geotech &                the Department of Mining section Geotech
Exploration Development.                           & Exploration Development.

3. 5. KEMAJUAN EKSPLORASI                          3. 5. EXPLORATION PROGRESS
Pada Kuartal-IV 2025 telah menyelesaikan           In The 4th Quarter of 2025, has completed
kegiatan pemboran infill 3 titik, pemboran         3 holes infill drilling, 3 holes depresurisasi
depresurisasi 3 titik dan pemasangan               drilling dan 2 point of piezometer
piezometer 2 titik.                                installation.
Selain kegiatan pemboran eksplorasi,               Beside exploration drilling activities,
berikut kegiatan team geologi selama               following are the activities of the geological
Kuartal-IV 2025:                                   team during the 4th Quarter of 2025:

1. Melakukan monitoring di area Pit Aktif,         1. Monitoring the Active Pit area, both
   baik monitoring kestabilan lereng                  slope stability monitoring and coal
   maupun monitoring batubara untuk                   monitoring to monitor the suitability
   memantau kesesuaian antara Model                   between geological models and actual
   Geologi & aktual di lapangan.                      in the field.
2. Update Model Geologi berdasarkan                2. Geological Model Update based on coal
   data roof/floor batu bara dari data                roof/floor data from actual survey data
   survey actual dan dari data pemboran               and drilling data.
3. Analisa kestabilan lereng di area Low           3. Analysis of slope stability in low wall pit
   Wall Pit Aktif & area disposal.                    area active & disposal area.
4. Monitoring kestabilan lereng untuk pit          4. Pit and disposal slope stability
   dan disposal dengan titik pantau prisma            monitoring using monitoring point
   dan SSR (Slope Stability Radar).                   prism and SSR (Slope Stability Radar).
5. Menindaklanjuti beberapa IUP yang               5. Follow up on several potential IUP for
Page 17
   potensial untuk dilakukan eksplorasi           detailed exploration.
   detail.

3. 6. RENCANA KEGIATAN                         3. 6. PLANS FOR FURTHER
     EKSPLORASI SELANJUTNYA                         EXPLORATION ACTIVITIES
Rencana ABN pada Kuartal-I 2026, akan          In the 1st Quarter of 2026, ABN has plans for
melakukan pengujian sondir (CPT) di lokasi     sondir (CPT) testing at the planned
rencana infratruktur dan high wall Pit 6 B.    infrastructure and high wall Pit 6B.
Selain itu kegiatan eksplorasi dan geologi     However, exploration activities are also
juga difokuskan pada kegiatan berikut:         focused on the following activities:

1. Pengambilan sampel untuk update             1. Sampling for coal quality updates &
   kualitas batubara & model geologi di           geological models in the Active Pit area.
   area Pit Aktif.
2. Monitoring di area Pit Aktif untuk          2. Monitoring in the Active Pit area to
   memantau kesesuaian antara Model               monitor the suitability between actual
   Geologi dan aktual di lapangan.                and Geological Models in the field.
3. Melakukan update Model Geologi              3. Update geological model based on
   berdasarkan data channel sampling,             sampling channel, actual survey data
   data survey aktual dan data pemboran.          and drilling data.
4. Rekonsiliasi antara Model Geologi           4. Reconciliation between Geological
   terhadap data survey actual.                   Model to actual survey data.
5. Monitoring geotek di area pit & disposal.   5. Geotech monitoring in pit & disposal
6. Analisa kestabilan lereng pit dan              Area.
   disposal.                                   6. Slope stability analysis for Pit and
7. Pemasangan monitoring point untuk              Disposal.
   pemantauan pergerakan lereng.               7. Monitoring point installation for slope
                                                  movement monitoring program.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.53 MB
Published8 Jan 2026
Pages17
Characters42,868
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org TBS Energi Utama Tbk p.1 ×26
unresolved org PT Trisensa Mineral Utama p.2 ×5
unresolved org PT Indomining p.2 ×6
unresolved org PT Adimitra Baratama Nusantara p.2 ×4
unresolved org Menteri Investasi p.5
unresolved org Koordinasi Penanaman p.5
unresolved org PT Multindo Prima p.5
unresolved org PT RPP p.6
unresolved org PT RPP Contractors Contractors Indonesia p.6
unresolved org PT ABN p.7 ×2
unresolved org PT RPP Contractors Indonesia p.7 ×2
unresolved org Departemen Mining p.16

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result