Back to announcement
20260107_BBRM_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32017965_lamp1.pdf
Other Text extracted BBRMSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Jakarta, 07 Januari 2026
No Reff: 004/CORPSEC/BBR-JKT/I/2026
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building Tower 1 - Lt. 6
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Up. : Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3
Perihal : Penjelasan atas Surat OJK No. S-00141/BEI.PP3/01-2026
Dengan hormat,
Sehubungan dengan surat dari PT Bursa Efek Indonesia Nomor: S-00141/BEI.PP3/01-2026 tanggal
06 Januari 2026 mengenai “Permintaan Penjelasan”, bersama dengan surat ini kami sampaikan penjelasan
dari Perseroan sebagai berikut :
1. Kondisi operasional terkini Perseroan dan masing-masing entitas anak.
Jawaban:
Kondisi Perseroan saat ini secara operasional dalam kondisi yang baik karena Utilisasi kapal sampai
akhir tahun 2025 mencapai 82,08%.
2. Kontribusi masing-masing entitas anak terhadap pendapatan konsolidasian Perseroan.
Jawaban:
Di tahun 2025, entitas anak belum memberikan kontribusi terhadap pendapatan konsolidasian
Perseroan.
3. Fokus strategi usaha yang saat ini sedang dilakukan Perseroan.
Jawaban:
Fokus strategi usaha yang dilakukan Perseroan adalah menambah armada kapal penunjang lepas
pantai untuk menangkap peluang yang ada. Saat ini Perseroan hampir seluruh kapal Perseroan telah
memiliki kontrak kapal yang akan berlanjut hingga tahun depan.
Untuk menangkap peluang yang ada dan membaiknya harga sewa kapal penunjang lepas pantai,
Perseroan memiliki rencana untuk menambah jumlah armada.
4. Strategi pengembangan ke depan yang akan dilakukan Perseroan.
Jawaban:
• Optimalisasi Utilitas Armada: Memastikan tingkat pemakaian (utilization rate) kapal berada
pada level maksimal melalui kontrak-kontrak berkelanjutan.
Page 2
• Efisiensi Operasional: Melakukan pengendalian biaya operasional dan pemeliharaan kapal
guna meningkatkan margin laba bersih.
• Manajemen Arus Kas: Memperkuat posisi likuiditas untuk mendukung kebutuhan modal
kerja dan pemenuhan kewajiban finansial.
5. Rencana Perseroan untuk mengembangkan kegiatan usaha baru (jika ada).
Jawaban:
Sampai dengan saat ini, Perseroan belum memiliki rencana untuk mengembangkan kegiatan usaha
baru di luar bidang usaha utama (core business) saat ini, yaitu jasa penyewaan kapal penunjang lepas
pantai dan kapal Self Propelled Barge.
6. Jumlah pelanggan Perseroan dan jangka waktu perjanjian dengan pelanggan.
Jawaban:
Jumlah pelanggan Perseroan sampai saat ini dan jangka waktu perjanjian :
- MP Pride – Jangka waktu perjanjian s.d May 2027
- MP Perkasa – Jangka waktu perjanjian s.d May 26
- MP Prevail – Jangka waktu perjanjian s.d Aug 26
- MP Endurance - Jangka waktu perjanjian s.d Nov 2025
7. Informasi mengenai jumlah dan spesifikasi kapal serta penggunaannya yang telah dimiliki Perseroan
dan akan dibeli Perseroan.
Jawaban:
Perseroan memiliki 1 kapal Self Propelled Barge dan 4 Kapal OSV.
Kegunaan kapal Self Propelled Barge :
digunakan untuk mengangkut muatan curah dalam bentuk padat (batu bara, pasir, batu, nikel,
semen dll) dari pelabuhan muat ke pelabuhan bongkar.
Kegunaan kapal AHTS :
Penarik, peletakan jangkar, pendukung tongkang, pendukung FPSO, memindahkan dan
memposisikan rig pengeboran, mengangkut pasokan dan mendukung kegiatan pengeboran. Kapal
ini juga bertugas sebagai kapal darurat siaga dan memiliki kemampuan sebagai pemadam kebakaran
Page 3
Kegunaan kapal AHT :
Penarik tongkang yang dilengkapi mesin derek untuk mengambil dan memposisikan jangkar, serta
mendukung aktivitas rig dengan mengangkut peralatan, bahan kimia, serta kebutuhan lainnya
8. Kondisi industri perkapalan migas terkini dan dampaknya terhadap kinerja Perseroan.
Jawaban:
Industri hulu migas Indonesia menunjukkan tanda-tanda perbaikan signifikan dan melampaui tren
global dari tahun sebelumnya. Pemerintah Indonesia berupaya keras untuk meningkatkan produksi
minyak dan gas serta mengejar target produksi di masa depan, yang membutuhkan dukungan kuat
dari industri jasa penunjang lepas pantai, termasuk perkapalan offshore.
Dampak terhadap Perseroan adalah hal ini memberikan prospek positif terhadap kinerja Perseroan
yang bergerak dibidang jasa penunjang lepas Pantai.
9. Dampak kondisi geopolitik terhadap kinerja dan operasional Perseroan.
Jawaban:
Perseroan mencermati bahwa dinamika geopolitik global, termasuk ketegangan di beberapa
kawasan strategis dan fluktuasi harga energi dunia, secara tidak langsung berdampak terhadap
industri pelayaran dan energi. Perang rusia-ukraina, konflik laut di timur tengah, ketegangan di laut
cina selatan dapat menyebabkan salah satunya gangguan pasokan minyak dunia yang berujung
kepada lonjakan harga bahan bakar dan gas. Kondisi ini menimbulkan konsekuesi positif terhadap
perusahaan, yaitu peningkatan tarif sewa kapal dikarenakan banyak pekerjaan untuk pengeboan
minyak lepas pantai diarea operasional perseroan.
10. Area operasional kapal yang dimiliki Perseroan
Jawaban:
Area operasional kapal yang dimiliki Perseroan saat ini adalah di Perairan Indonesia, Malaysia dan
Thailand.
11. Latar belakang dan penyebab pembayaran kepada pemasok periode 30 September 2025 mengalami
penurunan dibandingkan 30 September 2024.
Jawaban:
Penyebab penurunan pembayaran kepada pemasok adalah dikarenakan di tahun 2024 Perseroan
melakukan pembayaran hutang atas pembelian kapal.
12. Latar belakang dan penyebab pendapatan atas kapal penunjang lepas pantai mengalami kenaikan
sedangkan pendapatan self-propelled barge mengalami kenaikan.
Jawaban:
Sampai bulan September 2025, total pendapatan Perseroan sebesar USD10,1 juta mengalami
peningkatan sebesar USD865 ribu atau sebesar 9.33% dibandingkan tahun 2024 sebesar USD9,2 juta.
Page 4
Kenaikan tersebut disebabkan karena meningkatnya pendapatan dari segmen kapal SPB sebesar
USD1,1 juta. Kenaikan pendapatan ini disebabkan karena adanya penambahan kapal New SPB yang
mulai beroperasi pada bulan Oktober 2024. Untuk kapal OSV mengalami penurunan sebesar USD
305ribu. Hal ini disebabkan karena pada awal Januari sd pertengahan Maret 2025 dan pada
pertengahan july hingga September 2025 terdapat 2 kapal OSV Perseroan yang sedang docking.
13. Keuntungan atau kerugian atas selisih kurs untuk periode 30 September 2025
Jawaban:
Per 30 September 2025, Perseroan memiliki Keuntungan selisih kurs sebesar USD 102.630
14. Informasi tentang rencana Perseroan untuk mengeluarkan saham dan/atau Efek Bersifat Ekuitas
lainnya dalam waktu 12 bulan setelah tanggal efektif (jika ada)
Jawaban:
Perseroan tidak berencana mengeluarkan saham dan/atau efek bersifat ekuitas lainnya dalam 12
bulan kedepan.
15. Penjelasan mengenai informasi/kejadian penting lainnya yang material yang akan dilakukan
Perseroan pada masa yang datang dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan serta
dapat mempengaruhi harga saham Perseroan.
Jawaban:
Perseroan telah mengungkapkan kepada publik mengenai hal-hal penting yang material seperti
pembangunan/pembelian kapal yang akan dilakukan Perseroan, selain hal tersebut Perseroan tidak
memiliki kejadian penting lainnya yang material pada masa yang datang yang dapat mempengaruhi
kelangsungan hidup Perseroan serta harga saham Perseroan.
Demikian penjelasan dari Perseroan terkait dengan surat dari PT Bursa Efek Indonesia.
Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.
PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya, Tbk.
Na’im Machzyumi
Direktur Utama
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.