Back to announcement
20260106_MPRO_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32017331_lamp1.pdf
Other Text extracted MPROSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1 OCR 0.945
&@ PT MAHA PROPERTI INDONESIA, Tbk. Jakarta, 7 Januari 2026 No. 001/MPRO/IDX/1/2026 Kepada Yth, Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan 2 Indonesia Stock Exchange Building Tower | Lt. 6 Jl Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta 12190 Up. Ibu Risa E. Rustam Perihal : Jawaban Permintaan Penjelasan Bursa Dengan Hormat, Merujuk pada Nomor Surat $-14557/BEI.PP2/12-2025 yang dijawab melalui Form E023 - Tanggapan Permintaan Penjelasan Bursa (Publish atau Dipublikasikan) berikut Adalah penjelasan kami : 1) A. Latar belakang Mutasi (penambahan) biaya produksi per 30 September 2025 sebesar Rp. 702 juta menurun dibandingkan per 30 Juni 2025 sebesar Rp. 1,6 Miliiar Tanggapan : Biaya Produksi di periode 30 September 2025 menurun sebesar Rp.900 juta dibandingkan dengan periode 30 Juni 2025 disebabkan karena adanya koreksi pekerjaan yang tidak dapat dipenuhi oleh pihak kontraktor sehingga mengurangi Biaya Produksi. B. Latar belakang Mutasi (pengurangan) beban pokok penjualan periode 30 September 2025 memiliki saldo yang bernilai sama dengan periode 30 Juni 2025 yaitu sebesar Rp. 615,9 juta Tanggapan : Tidak ada penambahan penjualan unit Apartemen dari periode 30 Juni 2025 sampai periode 30 September 2025 sehingga berdampak juga tidak adanya penambahan beban Pokok Penjualan. 2) A. Penjelasan lebih lanjut terkait perjanjian pembebasan tanah di Maja (nama pihak, status terkini) serta jangka waktu perjanjian dimaksud Tanggapan : Untuk para pihak perjanjian pembebasan tanah Maja masih tetap sama, untuk jangka waktunya sedang dalam proses perpanjangan. B. Latar belakang perbedaan luas tanah di Maja di table sebesar 313 Ha dengan di penjelasan sebesar 210 Ha Tanggapan : Luasan di tabel 318 Ha adalah luasan tanah yang sudah di bebaskan dan sudah bersertifikat, sedangkan luasan 210 Ha merupakan rencana pembebasan luasan lahan dengan PT Giat Usaha Maju yang awalnya 5 Ha menjadi 210 Ha, sehingga tidak ada korelasi antara 318 Ha dengan 210 Ha. Pembebasan tanah yang telah terealisasi 318 Ha dan yang masih dalam bentuk uang muka pembebasan tanah sebesar 117 Ha, x JL Jenderal Sudirman Kav.27 RT/RW 014/001 Kel. Karet, Kec. Setlabudi, Jakarta Selatan 12920, Indonesia E info@mahaproperti.co.id | T (021) 2500 608 | F (021) 2500 679 www.mahaproperti.co.id Mayapala Tuwer 2 Lantai 20
Page 2 OCR 0.945
@ PT MAHA PROPERTI INDONESIA, Tbk. C, Rencana atau progress terkini terkait proses balik nama tanah di Maja Tanggapan : Progres balik nama tanah Maja masih dalam Proses D. Rencana peruntukan dan dimulainya proses pengembangan tanah di Maja Tanggapan : Rencana Perseroan untuk mengembangkan Proyek Maja di tahun 2027. E. Rencana atau progress terkini terkait proses balik nama tanah di Makasar Tanggapan : Tanah di Makasar sudah atas nama entitas anak Perseroan. F. Rencana peruntukkan dan dimulainya proses pengembangan tanah di Makasar Tanggapan : Perseroan akan mulai melakukan pengembangan tanah di Makasar di tahun 2026. 3) A. Latar belakang belum dilunasinya utang usaha pihak ketiga Perseroan yang sudah jatuh tempo melebihi 90 hari Tanggapan : Perseroan belum melunasi Utang usaha Pihak ketiga karena adanya pekerjaan yang belum diselesaikan oleh kontraktor, dan pihak kontraktor masih berjanji akan menyelesaikannya. B. Dampak belum dilunasinya usaha pihak ketiga tersebut yang sudah jatuh tempo melebihi 90 hari Tanggapan : Sejauh ini tidak ada dampak atas utang usaha yang telah jatuh tempo karena pihak kontraktor belum menyelesaikan seluruh kewajibannya. C. Apakah Perseroan pernah menerima teguran/somasi atas belum dipenuhinya kewajiban pembayaran utang tersebut Tanggapan : Sejauh ini Perseroan belum pernah menerima teguran/somasi atas kewajiban utang tersebut D. Rencana dan waktu perkiraan pelunasan atas utang usaha tersebut Tanggapan : Perseroan akan membayarkan pelunasan utang usaha apabila Pihak Ketiga yaitu kontraktor sudah menyelesaikan pekerjaan. E. Sumber dana untuk pelunasan utang usaha tersebut, mengingat kas Perusahaan hanya sebesar Rp. 14 Miliar per 30 September 2025 Tanggapan : Sumber dana pembayaran utang usaha pihak ketiga adalah dari penjualan unit Apartemen 4 A. Latar belakang kenaikan signifikan utang pajak Perseroan pada tahun 2025 Tanggapan : Kenaikan utang pajak yang signifikan di tahun 2025 adalah disebabkan karena adanya SKPKB atas tagihan pajak tahun 2018 yang sebesar Rp. 25,57 Miliar yang terdiri dari pokok Rp.18,16 Miliar dan Sanksi pajak Rp. 7,71 Miliar Pa A Mayapada Tower 2 Lantai 20 | JL Jenderal Sudirman Kav.27 RT/RW 014/001 Kel. Karet, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan 12920, Indonesia E info@mahaproperti.co.id | T (021) 2500 608 | F (021) 2500 679 www.mahaproperti.co.id
Page 3 OCR 0.953
@ PT MAHA PROPERTI INDONESIA, Tbk. B. Rencana dan waktu perkiraan pelunasan utang pajak tersebut Tanggapan : Utang pajak tersebut sedang dalam progres pembayaran secara cicilan setiap bulannya yang masih berlangsung sampai sekarang hingga selesai. C. Sumber dana untuk pelunasan utang pajak tersebut mengingat kas Perseroan hanya sebesar Rp. 14 Miliar per 30 September 2025 Tanggapan : Sumber dana pembayaran utang pajak adalah dari penjualan unit Apartemen. 5) A. Strategi Perseroan untuk mitigasi factor factor penurunan pendapatan tahun 2025 tersebut Tanggapan : Perseroan saat ini melibatkan agent agent properti aktif dan memaksimalkan sosial media dan juga memberikan insentif lebih besar kepada pihak ketiga yang dapat melakukan penjualan unit apartemen Apsara serta menyewakan unit unit yang belum terjual untuk dapat dapat meningkatkan pendapatan. B. Penjelasan lebih lanjut mengenai strategi peningkatan pendapatan Perseroan yang focus pada inventory apartemen dan pengembangan proyek baru, disaat Perseroan menyampaikan bahwa factor factor penurunan pendapatan pada tahun 2025 adalah dikarenakan animo masyarakat ketatkan regulasi bank dan peningkatan biaya hidup Tanggapan : Perseroan tetap berupaya menjualkan unit Apartemen dan melakukan menyewakan unit-unit yang belum terjual untuk meningkatkan pendapatan, sehingga potensi dari penyewa untuk dapat membeli unit Apartemen. 6 A. Latar belakang beban pajak sebesar Rp. 25,7 Miliar muncul di tahun 2025, agar dijelaskan lebih rinci penjualan yang menjadi dasar beban pajak tersebut mengingat penjualan Perseroan per 30 September 2025 hanya sebesar Rp. 2,5 Miliar Tanggapan : Latar belakang beban Pajak sebesar Rp.25,7 Miliar adalah terdiri dari pokok Rp.18,16 Miliar dan Sanksi pajak Rp. 7,71 Miliar atas SKPKB pph Final Pasal 4(2) dan SKPKB PPH Badan tahun 2018, sehingga beban pajak tersebut bukanlah atas penjualan tahun 2025. Perseroan telah mengajukan keberatan, namun hasil dari Keputusan keberatan tidak tersampaikan kepada managemen, sehingga perseroan tidak dapat mengajukan proses banding ke Pengadilan Pajak karena telah melewati batas waktu untuk pengajuan banding. B. Jika beban pajak merupakan beban pajak atas penghasilan tahun tahun sebelumnya, agar dijelaskan latar belakang Perseroan belum memenuhi kewajiban kewajiban pajak pada tahun tahun sebelumnya Tanggapan : Beban pajak tersebut baru dicatat di tahun 2025 karena periode sebelumnya masih melakukan proses banding di pengadilan pajak, dan setelah inkracht di tahun 2025 Perseroan baru membukukan beban pajak tersebut. C. Latar belakang Perseroan membukukan beban pajak tersebut sebagai beban umum dan administrasi per 30 September 2025. Apakah pembukuan beban pajak tersebut tahun 2025 sudah sesuai dengan Standar Akuntansi yang berlaku Tanggapan : Pembukuan beban pajak tersebut sudah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku, dikarenakan beban pajak tersebut baru inkracht di periode A3 2025 Pn Ih Mayapada Tower 2 Lantai 20 JL Jenderal Sudirman Kav.27 RT/RW 014/001 Kel. Karet, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan 12920, Indonesia Einfo@mahaproperti.co.id | T (021) 2500 608 | F (021) 2500 679 www.mahaproperti.co.id
Page 4 OCR 0.949
O PT MAHA PROPERTI INDONESIA, Tbk. D, Dampak atas adanya beban pajak yang besar tersebut pada tahun 2025 Tanggapan : Dampaknya adalah Perseroan harus membukukan beban pajak tersebut di tahun 2025 sesuai aturan PSAK. 7 A. Latar belakang peningkatan utang lain-lain pihak berelasi per 30 September 2025 dibandingkan 31 Desember 2024 Tanggapan : Meningkatnya utang lain-lain pihak berelasi disebabkan karena besarnya pendapatan atas penjualan apartemen yang tidak mencukupi untuk membiayai operasional Perusahaan, sehingga di butuhkan dana pinjaman dari pihak berelasi. B. Tingkat bunga atas utang lain lain tersebut Tanggapan : Sejauh ini belum ada kesepakatan atas bunga pinjaman. C. Jangka waktu atas utang lain lain tersebut Tanggapan : Jangka waktu disesuaikan dengan kemampuan Perseroan. D. Rencana dan waktu perkiraan pelunasan atas utang lain lain tersebut Tanggapan : Apabila Perseroan telah memiliki kemampuan untuk pembayaran utang tersebut. E. Sumber dana untuk pelunasan utang lain lain tersebut Tanggapan : Sumber dana pembayaran utang lain-lain adalah dari penjualan unit Apartemen. 8) A. Latar belakang Perseroan membukukan arus kas operasi negative per 30 September 2025 sebesar Rp. 24 Miliar Tanggapan : Arus Kas Operasi Negatif per 30 September 2025 sebesar Rp24 Miliar disebabkan karena hasil Penerimaan dari transaksi kegiatan Perseroan dan pendapatan lainnya yang tidak menutupi atas pembayaran operasional Perseroan, Biaya karyawan, dan bunga pinjaman. B. Latar belakang tingginya pembayaran kas untuk karyawan dan pembayaran bunga pada arus kas aktivitas operasi Tanggapan : Pembayaran kas untuk karyawan pada periode 30 September 2025 tercatat menurun Rp.1,4 Miliar atau 11,234 jika dibandingkan dengan periode 30 September 2024, sedangkan untuk pembayaran bunga pinjaman bank masih sama jumlahnya karena belum ada cicilan atas pokok pinjaman. 7 4 Mayapada Tower 2 Lantai 20 | Jl. Jenderal Sudirman Kav.27 RT/RW 014/001 Kel, Karet, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan 12920, Indonesia E info@mahaproperti.co.id | T (021) 2500 608 | F (021) 2500 679 www.mahaproperti.co.id
Page 5 OCR 0.947
@ PT MAHA PROPERTI INDONESIA, Tbk. C. Latar belakang adanya pengembalian uang muka proyek sebesar Rp.10.2 Miliiar pada arus kas aktivitas investasi Tanggapan : Pengembalian Uang Muka Proyek sebesar Rp.10,2 Miliar adalah uang muka anak Perusahaan Perseroan untuk Proyek Simprug Signature atas pekerjaan konstruksi yang belum dikerjakan dan kontraktor tidak mampu untuk melanjutkannya. 9) A. Latar belakang rendahnya current ratio Perseroan Tanggapan : Current ratio Perseroan sebesar 0.03, disebabkan karena pencatatan utang pajak Rp.25 Miliar atas SKPKB tahun 2018, pinjaman bank yang berjangka waktu 1 tahun Rp.249,8 Miliar yang masuk dalam kategori current liabilitas. B. Bagaimana langkah dan strategi Perseroan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek mengingat kondisi likuiditas Perseroan yang kurang baik Tanggapan : Perseroan masih berkeyakinan untuk dapat melunasi utang jangka pendek tersebut dengan meningkatkan penjualan apartemen. 10) Apakah saat ini terdapat kejadian perkara hukum yang sedang dihadapi Perseroan, anak usaha Perseroan dan/atau anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan yang berdampak material, yang belum diungkapkan oleh Perseroan ? jika ada agar dielaborasi Tanggapan : Sejauh ini tidak ada kejadian perkara hukum yang sedang dihadapi Perseroan dan anak usaha Perseroan serta anggota direksi atau dewan komisaris. 11) Apakah terdapat informasi material selain yang telah disampaikan kepada publik? Jika ada mohon penjelasan lebih lanjut terkait dengan informasi material tersebut Tanggapan : Sejauh ini tidak ada informasi material yang belum disampaikan ke publik. Demikian tanggapan yang dapat kami sampaikan semoga dapat memberikan penjelasan pertanyaan- pertanyaan yang telah disampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih. Hormat Kami PT MAHA PROPERTI INDONESIA, Tbk PROPERTI INDONESIA Tbk. Direktur/Corporate Secretary 4 | Mayapada Tower 2 Lantai 20 JL Jenderal Sudirman Kav.27 RT/RW 014/001 Kel. Karet, Kec, Setiabudi, Jakarta Selatan 12920, Indonesia E info@mahaproperti.co.id | T (021) 2500 608 | F (021) 2500 679 www.mahaproperti.co.id
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
person
Risa E. Rustam
p.1
unresolved
org
PT Giat Usaha Maju
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.