Back to announcement
20260105_DEWI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32016945_lamp1.pdf
Other Text extracted DEWISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 12
Page 1
5 Januari 2025
No. 452/DSF/I/2026
Yth.
Kepala Divisi Evaluasi Emiten
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lt. 6.
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta Selatan 12190, Indonesia.
Dengan hormat,
Sehubungan dengan Surat PT Bursa Efek Indonesia Nomor S-14582/BEI.PP2/12-2025 perihal
Permintaan Penjelasan, dengan ini Perseroan sampaikan tanggapan sebagai berikut:
Terkait Bisnis Perseroan
1. Sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan agar dijelaskan atas kondisi terkini Perseroan:
Perincian atas strategi Perseroan yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja
keuangan.
a. Perkembangan kegiatan usaha.
Pada tahun 2025, Perseroan menjalankan kegiatan usaha melalui dua segmen utama, yaitu
segmen karkas dan segmen ayam broiler komersial. Selama tahun 2025, seluruh
pendapatan Perseroan berasal dari segmen perdagangan ayam karkas, sementara segmen
ayam broiler komersial belum beroperasi kembali.
b. Prospek usaha Perseroan ke depannya.
Perseroan menilai bahwa sektor peternakan ayam dan perdagangan karkas memiliki
prospek yang positif, seiring dengan pertumbuhan konsumsi protein hewani di dalam
negeri dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap gizi. Program pemerintah yang
mendorong konsumsi pangan bergizi, termasuk melalui inisiatif Makan Bergizi Gratis
(MBG), diperkirakan akan memberikan dukungan penyerapan produksi ayam Perseroan
serta memperkuat permintaan di pasar domestik.
Selain itu, Perseroan juga melihat peluang pertumbuhan melalui perluasan jaringan
distribusi karkas ke wilayah-wilayah yang memiliki permintaan tinggi namun masih
terbatas pasokannya. Strategi ini sejalan dengan keunggulan Perseroan dalam pengelolaan
kualitas produk, efisiensi rantai pasok, serta kemampuan menjaga kontinuitas pasokan.
Perseroan menyadari adanya risiko yang mungkin mempengaruhi prospek usaha,
antara lain volatilitas harga pakan, kondisi cuaca, serta gangguan pada rantai pasok akibat
bencana alam atau faktor eksternal lainnya.
Kp. Cimenyan RT 003/ RW 003 Cintaasih, Gekbrong
Kab. Cianjur, Jawa Barat
Page 2
c. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan supplier (jika ada).
Tidak Ada
d. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan pelanggan (jika ada).
Tidak ada
e. Modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional di tahun 2025.
Modal Kerja Tahun 2025 direncanakan untuk mendukung kegiatan perdagangan ayam
karkas, operasional rutin Perseroan, serta persiapan pengembangan usaha, yang bersumber
dari kas internal dan pendanaan lain jika diperlukan.
f. Pemutusan hubungan kerja karyawan (jika ada).
Tidak ada
g. Kendala-kendala lainnya yang dihadapi Perseroan.
Pada tahun 2025, segmen ayam broiler komersial belum mencatatkan penjualan karena
tertundanya pembangunan fasilitas kandang. Penundaan ini disebabkan oleh kondisi tanah
di lokasi pembangunan yang belum stabil dan belum aman pascagempa Cianjur 21
November 2022.
2. Perincian atas strategi Perseroan yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja
keuangan.
a. Diversifikasi pemasok pakan dan bahan baku, untuk menjaga stabilitas biaya produksi.
b. Pemantauan pasar dan penyesuaian kapasitas produksi, agar penawaran tetap sejalan
dengan permintaan.
c. Penguatan sistem logistik dan distribusi, guna memastikan ketersediaan produk di pasar
strategis secara tepat waktu.
d. Manajemen risiko keuangan, termasuk pemantauan rasio likuiditas dan solvabilitas,
untuk memastikan kemampuan Perseroan memenuhi kewajiban keuangan dan mendukung
rencana ekspansi.
Secara keseluruhan, Perseroan optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan yang stabil di
sektor peternakan ayam dan perdagangan karkas, dengan dukungan strategi operasional yang
prudent serta fokus pada efisiensi dan kualitas produk.
Kp. Cimenyan RT 003/ RW 003 Cintaasih, Gekbrong
Kab. Cianjur, Jawa Barat
Page 3
Terkait Penelaahan Laporan Keuangan per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024
3. Pada laporan keuangan, kas dan setara kas Perseroan per 30 September 2025 dibukukan
sebesar Rp10,93 miliar, menurun sebesar Rp3,23 miliar dibandingkan periode yang berakhir
31 Desember 2024. Jika dilihat dari arus kas Perseroan periode 30 September 2025 hal ini
disebabkan karena adanya pengeluaran atas arus kas dari aktivitas operasi yang didominasi
oleh pengeluaran untuk pembayaran kepada pemasok dan tidak adanya arus kas yang masuk
dari aktivitas investasi. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Strategi manajemen kas Perseroan yang telah dan akan dilakukan Perseroan ke depannya
untuk menjaga likuiditas Perseroan.
Pengelolaan likuiditas secara prudent menjadi fokus utama Manajemen guna memastikan
ketersediaan dana operasional Perseroan. Upaya tersebut dilakukan melalui beberapa
langkah, antara lain penambahan utang yang tercermin dalam Laporan Keuangan per
September 2025 serta penerapan kebijakan penjualan pada Kuartal IV yang hanya
dilakukan kepada pelanggan dengan metode pembayaran tunai (cash). Selain itu, Perseroan
mengintensifkan upaya penagihan piutang, sehingga sebagian pelanggan telah
berkomitmen untuk melunasi kewajibannya sebelum akhir tahun 2025.
b. Strategi Perseroan untuk dapat meningkatkan penerimaan kas terutama dari aktivitas
operasional Perseroan.
Dalam rangka peningkatan likuiditas Perusahaan dilakukan melalui peningkatan kinerja
usaha, antara lain dengan mendorong pertumbuhan penjualan yang didukung oleh strategi
pemasaran yang lebih terarah. Selain itu, Perusahaan meningkatkan nilai tambah melalui
optimalisasi rantai pasok, yang mencakup kerja sama dengan peternak, kerja sama dengan
Rumah Potong Ayam (RPA), serta realisasi produksi produk olahan beku (frozen food).
4. Pada laporan keuangan, piutang usaha Perseroan per 30 September 2025 yang dibukukan
sebesar Rp60,29 miliar, menurun sebesar Rp4,33 miliar dibandingkan periode yang berakhir
31 Desember 2024. Berdasarkan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) no. 6 tentang
Piutang Usaha, terdapat beberapa pelanggan pada periode 30 September 2025 memiliki
penurunan pada piutangnya terhadap Perseroan yang cukup signifikan. Atas hal tersebut, agar
dijelaskan:
a. Penyebab adanya penurunan atas piutang usaha Perseroan pada periode 30 September
2025.
Penurunan piutang perusahaan terutama disebabkan oleh peningkatan efektivitas
penagihan yang dilakukan Perseroan. Melalui upaya tersebut, sebagian besar piutang
dari pelanggan berhasil ditagih, antara lain CV Akfis Family, Boga Jaya, Ny. Veronika,
Tn. Thoriq.
Kp. Cimenyan RT 003/ RW 003 Cintaasih, Gekbrong
Kab. Cianjur, Jawa Barat
Page 4
b. Penyebab penurunan yang cukup signifikan atas piutang yang dimiliki oleh beberapa
pelanggan Perseroan seperti CV Akfis Family, CV Boga Jaya, Ny. Veronika Seko, Tn.
Thoriq dan lainnya.
Perseroan berupaya melakukan penagihan kepada pelanggan tersebut untuk segera
dibayarkan dan para pelanggan melakukan pembayaran.
c. Adakah masalah yang dihadapi Perseroan terkait dengan kolektibilitas piutang
Perseroan? Bagaimana penyelesaian Perseroan untuk mengatasi masalah tersebut?
Kondisi perekonomian pada awal tahun 2025 yang kurang kondusif telah memengaruhi
kemampuan pembayaran pelanggan, sehingga mempengaruhi tingkat kolektibilitas
piutang.
Penyelesaiannya Perseroan melakukan upaya penagihan secara aktif melalui
komunikasi telepon, kunjungan langsung, serta negosiasi dengan pelanggan. Apabila
diperlukan, Perseroan mempertimbangkan penyelesaian melalui jalur hukum.
d. Strategi Perseroan untuk menjaga dan meningkatkan performa kolektibilitas piutang
Perseroan.
Sebagai langkah mitigasi risiko likuiditas dan kredit di masa mendatang, Perseroan
memperketat persyaratan penjualan dengan penerapan skema pembayaran bertahap
(termin), termasuk peningkatan uang muka (down payment/DP) atas setiap transaksi
penjualan.
e. Strategi Perseroan untuk meningkatkan performa operasional Perseroan karena adanya
penurunan pada piutang usaha ini tidak disertakan dengan adanya peningkatan pada
kas dan setara kas Perseroan.
Untuk mengatasi kondisi tersebut dan meningkatkan performa operasional, Perseroan
menerapkan beberapa strategi, antara lain dengan memperketat pengelolaan arus kas
operasional, mengendalikan beban operasional, serta mengoptimalkan pengelolaan
modal kerja.
Selain itu, Perseroan memperbaiki kualitas penjualan melalui penerapan kebijakan
kredit yang lebih selektif, peningkatan uang muka (down payment), penerapan
pembayaran bertahap (termin), serta peningkatan penjualan dengan metode
pembayaran tunai. Perseroan juga mengoptimalkan rantai pasok melalui kerja sama
dengan peternak dan Rumah Potong Ayam (RPA), serta merealisasikan produksi
produk olahan beku (frozen food) yang diharapkan dapat meningkatkan margin usaha
dan mempercepat perputaran kas.
Melalui langkah-langkah tersebut, Manajemen optimistis kinerja operasional dan
likuiditas Perseroan akan membaik secara berkelanjutan.
Kp. Cimenyan RT 003/ RW 003 Cintaasih, Gekbrong
Kab. Cianjur, Jawa Barat
Page 5
5. Pada laporan keuangan, persediaan Perseroan per 30 September 2025 dibukukan sebesar
Rp33,02 miliar meningkat sebesar Rp12,13 miliar dibandingkan periode 31 Desember 2024.
Berdasarkan CALK no. 7 tentang Persediaan, persediaan Perseroan terdiri dari karkas ayam
pedaging dan karkas bebek. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Penyebab adanya peningkatan pada Persediaan Perseroan pada periode 30 September
2025.
Peningkatan persediaan dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memanfaatkan
momentum akhir tahun dan tahun baru, yang secara historis ditandai dengan peningkatan
harga serta volume penjualan karkas. Dengan menambah persediaan pada periode
sebelumnya, Perseroan dapat memanfaatkan harga pembelian bahan baku yang relatif lebih
rendah, sehingga diharapkan mampu meningkatkan profitabilitas pada periode penjualan
puncak.
b. Dengan adanya penggunaan dana penawaran umum yang digunakan untuk modal kerja
yaitu untuk pembelian bahan baku, bagaimana rencana Perseroan akan hal ini? Apakah
Perseroan telah memiliki gambaran atau pelanggan strategis, sehingga Perseroan
melakukan penambahan atas persediaan Perseroan?
Perdagangan karkas ayam mencakup distribusi daging ayam beku ke restoran, hotel,
supermarket, dan pedagang eceran.
Data dan Statistik 2025:
• Konsumsi daging ayam per kapita: Sekitar 12,5 kg/orang/tahun, naik dari 12,0 kg
tahun 2024.
• Total konsumsi domestik: ± 3,3 juta ton daging ayam, mayoritas melalui distribusi
karkas.
• Pertumbuhan industri F&B dan hotel: CAGR ± 6–7%, meningkatkan permintaan
karkas ayam siap olah.
• Harga karkas ayam: Rp35.000–Rp40.000/kg di pasar grosir.
• Margin perdagangan: Umumnya 8–12% tergantung volume dan efisiensi logistik.
Tren dan peluang:
• Urbanisasi dan gaya hidup cepat meningkatkan permintaan ayam beku dan siap olah.
• Perusahaan dengan rantai pasok yang baik (cold storage, transportasi beku) dapat
menguasai pasar regional.
• Integrasi dengan peternakan sendiri menurunkan biaya pembelian dan fluktuasi harga.
Kp. Cimenyan RT 003/ RW 003 Cintaasih, Gekbrong
Kab. Cianjur, Jawa Barat
Page 6
Berikut grafik tren produksi, konsumsi, dan harga karkas ayam di Indonesia 2020–2025:
• Produksi ayam meningkat dari 4,2 juta ton (2020) menjadi 4,8 juta ton (2025).
• Konsumsi ayam per domestik naik dari 3,0 juta ton menjadi 3,3 juta ton.
• Harga karkas ayam naik dari Rp28.000/kg menjadi Rp37.000/kg.
Grafik menunjukkan pertumbuhan stabil di sisi produksi dan konsumsi, sekaligus
peningkatan harga yang mendukung prospek perdagangan karkas ayam.
Industri peternakan unggas di Indonesia pada tahun 2026 diperkirakan akan mengalami
pertumbuhan moderat seiring dengan meningkatnya permintaan ayam di pasar domestik
dan ekspor. Pertumbuhan populasi dan peningkatan kelas menengah memicu konsumsi
ayam per kapita yang diperkirakan mencapai 14–15 kg per tahun. Permintaan karkas ayam
juga terus meningkat, didukung oleh pertumbuhan sektor makanan cepat saji, restoran,
hotel, serta industri pengolahan makanan, termasuk produk frozen food dan convenience
food.
Dari sisi produksi, industri diprediksi tumbuh sekitar 3–5% dibandingkan tahun
sebelumnya. Peningkatan efisiensi produksi melalui penerapan teknologi pemeliharaan
modern, manajemen pakan yang lebih baik, serta penerapan biosecurity yang ketat,
menjadi faktor kunci dalam mempertahankan produktivitas dan kualitas karkas.
Perusahaan yang mengintegrasikan rantai pasok dari pembibitan, pakan, hingga
pengolahan karkas diproyeksikan memiliki keunggulan kompetitif, terutama dalam
mengendalikan biaya dan menjaga margin keuntungan.
Meski prospek pertumbuhan positif, industri ini tetap menghadapi tantangan, antara lain
fluktuasi harga pakan, risiko penyakit unggas, dan persaingan antar produsen. Oleh karena
itu, perusahaan yang mampu menerapkan strategi efisiensi, menjaga kualitas produk, serta
Kp. Cimenyan RT 003/ RW 003 Cintaasih, Gekbrong
Kab. Cianjur, Jawa Barat
Page 7
memanfaatkan peluang ekspor ke pasar regional dan Timur Tengah akan mampu
mempertahankan profitabilitas.
Secara keseluruhan, industri peternakan unggas dan perdagangan karkas pada tahun 2026
diproyeksikan tumbuh stabil sekitar 4–6%. Peluang terbesar terdapat pada integrasi
vertikal, diversifikasi produk olahan, dan penetrasi pasar ekspor, yang akan mendorong
perkembangan industri unggas ke arah yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pasar.
c. Langkah-langkah yang dilakukan Perseroan untuk mengelola Persediaan:
Mengingat persediaan karkas memiliki umur ekonomis yang relatif singkat, yaitu sekitar
0–60 hari, Perseroan menerapkan pengelolaan persediaan yang ketat. Langkah-langkah
yang dilakukan antara lain penerapan prinsip first in first out (FIFO) untuk menjaga
kualitas produk dan meminimalkan risiko penurunan mutu.
Selain itu, Perseroan melakukan pemantauan persediaan secara berkala untuk memastikan
tingkat persediaan berada pada batas optimal, mempercepat perputaran persediaan melalui
strategi penjualan yang lebih agresif, serta menyesuaikan volume pembelian dan distribusi
secara fleksibel sesuai dengan kondisi pasar dan tingkat permintaan.
Melalui pengelolaan persediaan yang disiplin dan berbasis proyeksi pasar, Manajemen
optimistis bahwa peningkatan persediaan dapat memberikan kontribusi positif terhadap
kinerja operasional dan profitabilitas Perseroan ke depan.
6. Pada laporan keuangan, aset tetap Perseroan per 30 September 2025 dibukukan sebesar
Rp41,97 miliar, menurun sebesar Rp493,67 juta dibandingkan periode 31 Desember 2024.
Berdasarkan CALK no. 11 tentang Aset Tetap, penurunan pada aset tetap ini hanya disebabkan
karena adanya depresiasi atas aset tetap yang dimiliki Perseroan dan pada periode 30
September 2025, Perseroan tidak membukukan adanya penambahan atas aset tetap tersebut.
Sementara itu, Perseroan menyatakan bahwa Perseroan memiliki beberapa aset dalam proses
berupa tanah dan juga bangunan. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Alasan dan pertimbangan Perseroan akan menjual tanah Perseroan yang terletak di
Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.
Penjualan sebagian tanah Gekbrong merupakan langkah optimalisasi aset, mengingat
fasilitas kandang yang ada telah mengalami kerusakan akibat bencana gempa dan tidak lagi
layak dioperasikan, serta didukung oleh penawaran harga yang baik.
b. Terkait dengan rencana Perseroan dan sehubungan dengan penggunaan dana penawaran
umum untuk pembangunan fasilitas RPA dan fasilitas broiler commercial farm, agar
dijelaskan:
i. Perkembangan saat ini terkait dengan pembangunan fasilitas tersebut.
Penundaan pembangunan broiler chicken farm dilakukan karena kondisi tanah di
lokasi proyek masih belum stabil dan berisiko pascagempa Cianjur pada 21
November 2022, guna memastikan keselamatan dan keberlanjutan proyek.
Kp. Cimenyan RT 003/ RW 003 Cintaasih, Gekbrong
Kab. Cianjur, Jawa Barat
Page 8
Dalam pembangunan RPA, terdapat pengadaan bangunan dan mesin. Namun,
dalam rencana penggunaan dana hasil penawaran umum yang telah disampaikan,
dana tersebut hanya dialokasikan untuk penyediaan bangunan, tidak termasuk
pengadaan mesin. Agar pemanfaatan RPA dapat optimal, pembangunan fasilitas ini
akan dilanjutkan setelah pembangunan kandang (broiler chicken farm) kembali
berjalan
ii. Kendala yang dimiliki (jika ada) atas proses pembangunan fasilitas tersebut.
Perseroan menilai bahwa RPA akan menghasilkan pendapatan yang optimal jika
ayam yang diproses berasal dari kandang milik sendiri. Apabila ayam diperoleh
dari pihak eksternal, pendapatan yang dihasilkan tidak akan sebanding dengan
biaya operasional, terutama biaya tetap (fixed cost). Oleh karena itu, manajemen
memutuskan untuk menunda pembangunan RPA, mengingat selain terkendala
biaya pengadaan mesin, pembangunan broiler chicken farm juga belum selesai. Jika
pembangunan RPA tetap dipaksakan, biaya pemeliharaan dan depresiasi
diperkirakan akan berdampak negatif terhadap kinerja Perseroan.
iii. Target penyelesaian dari pembangunan fasilitas tersebut
Penundaan pembangunan RPA dan broiler commercial farm dilakukan karena
kondisi tanah di Lokasi proyek masih belum stabil pascagempa Cianjur pada 21
November 2022, guna memastikan keselamatan dan keberlanjutan proyek. Target
penyelesaian Pembangunan diperkirakan memerlukan waktu 6 bulan sejak
dimulainya kembali pekerjaan, dengan mempertimbangkan kondisi tanah di lokasi
pembangunan
7. Pada laporan keuangan, utang bank jangka pendek Perseroan per 30 September 2025
dibukukan sebesar Rp11,43 miliar, meningkat sebesar Rp1,84 miliar dibandingkan periode 31
Desember 2024. Sedangkan untuk utang bank jangka panjang Perseroan membukukan
penurunan sebesar Rp656,25 juta. Berdasarkan CALK no. 19 tentang Utang Bank, utang bank
ini merupakan fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank CIMB Niaga Tbk berupa pinjaman
rekening koran dan utang jangka panjang berupa pembiayaan investasi musyawarah
mutanaqisah dan pinjaman tetap. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Penyebab adanya peningkatan pada utang bank Perseroan.
Peningkatan utang bank jangka pendek terutama disebabkan oleh kebutuhan Perseroan
untuk menjaga kecukupan likuiditas di tengah siklus penagihan piutang yang relatif
panjang, sehingga kegiatan operasional Perseroan dapat tetap berjalan secara optimal.
Kp. Cimenyan RT 003/ RW 003 Cintaasih, Gekbrong
Kab. Cianjur, Jawa Barat
Page 9
b. Peruntukan fasilitas kredit ini.
Dana tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan operasional, pemasaran dan dalam
rangka mendukung upaya perluasan bisnis Perseroan.
c. Dampak diterimanya utang bank ini terhadap operasional dan kinerja keuangan
Perseroan.
Penerimaan fasilitas utang bank memberikan dampak positif terhadap operasional dan
kinerja keuangan Perseroan, khususnya dalam mendukung kelancaran aktivitas usaha
dan implementasi strategi pengembangan bisnis. Selain itu, pada bulan Desember
2025, Perseroan melakukan perbaikan struktur utang bank sebagai bagian dari upaya
memperkuat kondisi keuangan secara berkelanjutan.
d. Status pelunasan atas utang bank tersebut.
Seluruh kewajiban pembayaran utang bank Perseroan hingga saat ini dapat dipenuhi
dengan lancar sesuai dengan ketentuan perjanjian kredit.
e. Analisa atas kemampuan serta kesiapan dana Perseroan untuk melunasi utang bank
tersebut.
Dalam pengelolaan risiko likuiditas, Manajemen secara aktif memantau dan menjaga
jumlah kas dan bank yang dianggap memadai untuk membiayai kegiatan operasional
Perusahaan serta untuk mengantisipasi dampak fluktuasi arus kas. Manajemen juga
melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan realisasi arus kas, termasuk
pemantauan jadwal jatuh tempo utang. Berdasarkan hasil evaluasi Manajemen per
Desember 2025, jumlah kas dan setara kas yang dimiliki Perseroan memadai untuk
memenuhi kewajiban pembayaran utang yang jatuh tempo.
8. Pada laporan keuangan, pendapatan diterima dimuka Perseroan per 30 September 2025
dibukukan sebesar Rp909,09 juta, meningkat sebesar Rp736,35 juta dibandingkan periode 31
Desember 2024. Berdasarkan CALK no. 18 tentang Pendapatan Diterima Dimuka, pendapatan
ini berasal dari pendapatan atas sewa properti investasi oleh PT Dekoruma Inovasi Lestari.
Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Bagaimana kontrak atas penyewaan properti investasi tersebut?
Kontrak sewa properti investasi memiliki jangka waktu 10 (sepuluh) tahun dan hingga saat
ini telah berjalan selama 4 (empat) tahun, dengan sisa masa sewa sekitar 6 (enam) tahun.
Manajemen menyampaikan bahwa kontrak sewa tersebut direncanakan untuk diperpanjang
setelah berakhirnya masa sewa yang tersisa.Apakah kontrak tersebut akan diperbaharui
kembali setelah 2 tahun masa sewa?
Iya
Kp. Cimenyan RT 003/ RW 003 Cintaasih, Gekbrong
Kab. Cianjur, Jawa Barat
Page 10
b. Jika tidak, bagaimana rencana Perseroan ke depannya atas properti investasi yang dimiliki
oleh Perseroan tersebut?
Dengan mempertimbangkan lokasi properti yang strategis, Perseroan melihat adanya potensi
untuk terus mengoptimalkan aset properti investasi yang dimiliki, baik melalui perpanjangan
kontrak sewa dengan penyewa saat ini maupun dengan menawarkan properti tersebut kepada
pihak lain apabila diperlukan, guna memberikan kontribusi pendapatan yang berkelanjutan
bagi Perseroan.
9. Pada laporan keuangan, penjualan Perseroan per 30 September 2025 dibukukan sebesar
Rp46,69 miliar, meningkat sebesar Rp9,32 miliar dibandingkan dengan periode yang berakhir
pada 30 September 2024. Berdasarkan CALK no. 24 tentang Penjualan, peningkatan pada
penjualan disebabkan oleh adanya peningkatan pada penjualan karkas dan pada periode 30
September 2025, Perseroan tidak membukukan adanya penjualan pada ayam broiler komersial.
Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Langkah-langkah dan strategi Perseroan untuk dapat menjaga dan meningkatkan penjualan
Perseroan ke depannya.
Segmen ayam broiler komersial pada tahun 2025 belum mencatatkan penjualan karena
pembangunan fasilitas kandang mengalami penundaan. Penundaan tersebut disebabkan
oleh kondisi tanah di lokasi pembangunan yang belum stabil dan dinilai belum sepenuhnya
aman pascagempa Cianjur pada 21 November 2022.
b. Latar belakang tidak adanya penjualan ayam broiler komersial pada periode 30 September
2025.
Segmen ayam broiler komersial pada tahun 2025 belum mencatatkan penjualan karena
pembangunan fasilitas kandang tertunda. Penundaan ini disebabkan oleh kondisi tanah di
lokasi pembangunan yang belum stabil dan belum aman pascagempa Cianjur 21
November 2022.
c. Latar belakang tidak adanya penjualan kepada 3 (tiga) pihak yaitu Veronika Seko, Alam
Restu, dan Robiansyah pada periode 30 September 2025.
Tidak adanya penjualan kepada Veronika Seko, Alam Restu, dan Robiansyah pada periode
30 September 2025 disebabkan oleh umur piutang usaha dari ketiga pelanggan tersebut
yang relatif panjang. Oleh karena itu, Perseroan menghentikan sementara pasokan hingga
kewajiban piutang dari pelanggan terkait dapat diselesaikan.
Kp. Cimenyan RT 003/ RW 003 Cintaasih, Gekbrong
Kab. Cianjur, Jawa Barat
Page 11
10. Pada laporan keuangan, beban umum dan administrasi Perseroan per 30 September 2025
dibukukan sebesar Rp4,42 miliar, meningkat sebesar Rp1,15 miliar dibandingkan dengan
periode yang berakhir pada 30 September 2024. Berdasarkan CALK no. 26 tentang Beban
Administrasi dan Umum, beban administrasi dan umum didominasi oleh beban gaji dan
tunjangan. Namun beban tersebut menurun pada periode September 2025. Peningkatan beban
ini disebabkan oleh adanya peningkatan pada biaya umum dan administrasi lain, dibukukannya
penurunan penyisihan pajak penghasilan pasal 21, PPh pasal 4 ayat 2, biaya profesional dan
asuransi karyawan dan peningkatan yang cukup signifikan pada transportasi dan pemeliharaan
dan perbaikan. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Latar belakang menurunnya beban gaji dan tunjangan Perseroan.
Hal tersebut disebabkan oleh salah satu anggota Manajemen, yaitu Komisaris Utama
Perseroan, Ibu Greta Dewi Halim, telah meninggal dunia.
b. Langkah dan strategi Perseroan untuk menjaga beban yang dimiliki Perseroan agar tetap
dalam tingkat yang optimal
Pada tahun 2026, Perseroan berfokus pada peningkatan omzet penjualan dengan tetap
menerapkan pengendalian biaya administrasi dan umum agar berada pada kisaran 4–5%
dari omzet.
11. Pada periode 30 September 2025, likuiditas Perseroan mengalami penurunan dibandingkan
dengan periode 31 Desember 2025. Hal ini disebabkan karena peningkatan pada liabilitas
jangka pendek Perseroan lebih besar daripada peningkatan aset lancar Perseroan. Selain itu,
Perseroan juga memiliki rasio debt-to-asset ratio (DAR) dan debt-to-equity ratio (DER) yang
tidak berubah dari periode sebelumnya dan untuk rasio profitabilitas Perseroan juga
menunjukkan adanya peningkatan. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Langkah dan strategi Perseroan untuk meningkatkan likuiditas Perseroan.
Perseroan meningkatkan likuiditas melalui pengelolaan kas dan arus kas yang ketat,
pemantauan jadwal utang, serta evaluasi berkala atas proyeksi dan realisasi arus kas.
Penagihan piutang dilakukan secara aktif dan persyaratan penjualan diperketat, termasuk
penerapan pembayaran bertahap (termin) dan peningkatan uang muka (DP). Selain itu,
Perseroan meningkatkan penjualan dengan strategi pemasaran yang lebih terarah dan fokus
pada pelanggan dengan risiko rendah, serta meningkatkan nilai tambah melalui
optimalisasi rantai pasok, kerja sama dengan peternak, RPA, dan produksi produk olahan
beku. Pengelolaan persediaan dilakukan secara efisien untuk mempercepat perputaran kas
dan mendukung likuiditas operasional.
Kp. Cimenyan RT 003/ RW 003 Cintaasih, Gekbrong
Kab. Cianjur, Jawa Barat
Page 12
b. Langkah dan strategi Perseroan untuk menjaga rasio solvabilitas Perseroan.
Perseroan menjaga rasio solvabilitas dengan menerapkan manajemen utang dan ekuitas
yang prudent, termasuk pengendalian pertumbuhan utang sesuai kapasitas pembayaran
serta pemantauan struktur permodalan secara berkala. Selain itu, Perseroan
mengoptimalkan penggunaan dana internal dan hasil penawaran umum untuk membiayai
kebutuhan ekspansi, serta memastikan arus kas operasional cukup untuk memenuhi
kewajiban jangka panjang. Melalui langkah-langkah ini, Manajemen berupaya
mempertahankan rasio solvabilitas dalam tingkat yang sehat dan berkelanjutan.
c. Langkah dan strategi Perseroan untuk dapat menjaga dan meningkatkan profitabilitas
Perseroan.
Perseroan menjaga dan meningkatkan profitabilitas melalui peningkatan penjualan kepada
pelanggan dengan risiko rendah dan pembayaran cepat, efisiensi operasional termasuk
pengelolaan persediaan dan pengendalian biaya produksi, serta peningkatan nilai tambah
produk melalui kerja sama dengan peternak, Rumah Potong Ayam (RPA), dan
pengembangan produk olahan beku (frozen food).
Demikian tanggapan Perseroan atas permintaan penjelasan tersebut. Atas perhatian dan kerja
samanya, diucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT Dewi Shri Farmindo Tbk
Aditiya Fajar Junus
Direktur Utama
Kp. Cimenyan RT 003/ RW 003 Cintaasih, Gekbrong
Kab. Cianjur, Jawa Barat
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Veronika
p.3
unresolved
person
Thoriq. Kp. Cimenyan
p.3
unresolved
person
Veronika Seko
p.4
unresolved
person
Thoriq
p.4
unresolved
org
PT Dekoruma Inovasi Lestari. Atas
p.9
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.