Back to announcement
20260803_LUCY_Penyampaian Bukti Iklan_32117313_lamp1.pdf
Other Text extracted LUCYSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
TUMBUHAN & SATWA LIAR SENIN, 3 AGUSTUS 2026 11
Tutup Celah
Perdagangan
Ilegal
• Kemenhut memperkuat pengawasan untuk menutup celah
pemalsuan dokumen dan perdagangan ilegal satwa liar.
• Bukan hanya memangkas birokrasi, digitalisasi juga jadi instrumen
penting pastikan legalitas peredaran tumbuhan dan satwa liar.
• Transformasi digital dalam layanan oleh Kemenhut ini mendapat
apresiasi dari masyarakat.
Ihfa Firdausya sekadar memangkas birokrasi, digitalisasi juga
ihfa@mediaindonesia.com menjadi instrumen penting dalam memastikan
K
legalitas peredaran tumbuhan dan satwa liar.
EMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) “Digitalisasi pelayanan ini dijalankan sesuai
terus memperkuat perlindungan tum- arahan Menteri Kehutanan untuk memberikan
buhan dan satwa liar (TSL) melalui trans- kepastian waktu dan transparansi bagi para peng-
formasi digital dalam layanan perizinan. guna layanan. PeSATS bukan sekadar aplikasi
Melalui Portal Elektronik Surat Angkut Tumbuhan pengurusan dokumen angkut, melainkan sistem
Alam dan Satwa Liar (PeSATS), Kemenhut tidak informasi elektronik terintegrasi yang mengelola
hanya mempercepat proses administrasi, tetapi seluruh proses perizinan berusaha hingga pelapor
juga memperkuat pengawasan untuk menutup an peredaran TSL,” ujarnya.
celah pemalsuan dokumen dan perdagangan ilegal Ia menegaskan, sistem elektronik tersebut
satwa liar. mampu menutup berbagai celah yang selama ini
Digitalisasi yang menjadi arahan Menteri Kehu- dimanfaatkan dalam praktik perdagangan ilegal.
tanan (Menhut) Raja Juli Antoni itu menghadirkan “Dengan sistem elektronik ini, celah pemalsuan
sistem perizinan yang lebih cepat, transparan, dan atau manipulasi dokumen yang dahulu rentan pada
terintegrasi. PeSATS mengelola perizinan surat proses manual dapat kita tutup. Melalui PeSATS
angkut tumbuhan dan satwa liar dalam negeri yang terintegrasi secara real-time dengan data
(SATS-DN) maupun luar negeri (SATS-LN), seka- kuota dan INSW, begitu kuota habis atau doku-
ligus terhubung dengan sistem Online Single Sub- men tidak terverifikasi, sistem otomatis menolak ANTARA FOTO/UMARUL FARUQ
mission (OSS) dan Indonesia National Single Window permohonan tersebut. Aspek ketertelusuran atau
(INSW) sehingga memperkuat pengawasan lintas traceability ini sangat vital untuk mencegah per- PERDAGANGAN SATWA ILEGAL: Petugas membawa seekor owa kalimantan (Hylobates albibarbis) saat pengungkapan kasus
kementerian. dagangan ilegal sekaligus menjaga keberlanjutan perdagangan dan kepemilikan satwa dilindungi tanpa izin di Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (4/3). Sebagai bagian dari penguatan
spesies di alam,” kata Ahmad Munawir. perlindungan tumbuhan dan satwa liar (TSL), Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menerapkan digitalisasi layanan perizinan
PANGKAS BIROKRASI melalui Portal Elektronik Surat Angkut Tumbuhan Alam dan Satwa Liar (PeSATS). Sistem tersebut dirancang untuk mempercepat
Menurut Direktur Konservasi Spesies dan Ge- EFISIENSI PELAYANAN administrasi sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pemalsuan dokumen dan perdagangan ilegal satwa liar.
netik (KSG) Kemenhut Ahmad Munawir, bukan Selain memperkuat perlindungan satwa liar,
digitalisasi juga meningkatkan efisiensi pelayanan.
Waktu penerbitan SATS-DN yang sebelumnya
mencapai 1 bulan hingga 3 bulan, kini dipangkas
menjadi hanya 1-3 hari kerja. Adapun perizinan
Orang Utan Sumatra
Lahir di Alam Liar
SATS-LN, baik untuk ekspor, impor, re-ekspor,
maupun lembaga konservasi, kini dapat diselesai-
kan hanya dalam waktu sekitar 60 menit.
Adapun perizinan APRESIASI Kelahiran ini menjadi bukti keberhasilan Kelahiran bayi orangutan fisik yang diamati secara
SATS-LN, baik Transformasi layanan tersebut juga mendapat
program rehabilitasi dan reintroduksi tersebut terkonfirmasi oleh berkala.
untuk ekspor, apresiasi dari masyarakat. Berdasarkan Survei
Kepuasan Pelayanan Publik Direktorat Konservasi satwa liar yang dijalankan Kemenhut
tim Post Release Monitor-
ing (PRM) pada Rabu (29/7) KEBERLANJUTAN
impor, re-ekspor, Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik (KSG) bersama para mitra. sore. Petugas mendeteksi Menteri Kehutanan Raja Juli
maupun lembaga terhadap 99 responden, Indeks Kualitas Pelayanan
mencapai 87,30%. K ABAR gembira datang (CA) Jantho, Kabupaten
Wenda sedang menggen-
dong anaknya yang di-
Antoni menegaskan bahwa
kelahiran ini menjadi bukti
konservasi, kini dapat Meski demikian, Direktorat KSG akan terus me- dari dunia konservasi sat- Aceh Besar, Aceh. Bayi ter- perkirakan baru berusia keberhasilan program re-
diselesaikan hanya lakukan penyempurnaan melalui peningkatan
stabilitas sistem, perluasan jam layanan, serta
wa liar Indonesia. Seekor
bayi orang utan suma-
sebut dilahirkan oleh induk
b ernama Wenda, orang
kurang dari satu minggu.
Sebelumnya, tanda-tanda
habilitasi dan reintroduksi
satwa liar yang dijalankan
dalam waktu sekitar optimalisasi kanal pengaduan masyarakat agar tra (Pongo abelii) berje- utan hasil rehabilitasi yang kehamilan Wenda sendiri Kemenhut bersama mitra
60 menit.” perlindungan tumbuhan dan satwa liar berjalan
semakin efektif sekaligus memberikan kepastian
nis kelamin betina lahir di
Pusat Reintroduksi Orang-
telah dilepasliarkan dan
hidup bebas di alam liar
telah teridentifikasi oleh
tim pemantau sejak Januari
konservasi.
“Kehadiran bayi ini adalah
layanan bagi masyarakat dan pelaku usaha. (H-1) utan Jantho, Cagar Alam sejak 2014. 2026 melalui perubahan simbol harapan baru bagi ke-
berlanjutan ekosistem hutan
yang tak ternilai harganya.
Pemerintah berkomitmen
untuk terus memperkuat
Kantor Pusat:
upaya konservasi, menindak
DWB Tower Oleos 2 Lantai 5
Jalan Kebagusan Kav.06, Jakarta Selatan 12520, Indonesia tegas perdagangan satwa liar
Telepon : 021-5152308 / 5154482 ilegal, dan memastikan setiap
Email: corporatesecretary@lucyintheskyjakarta.com
Website: www.lucyintheskyjakarta.com orang utan yang dilepasliar-
kan memiliki kesempatan
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN berkembang biak di habitat
LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN ARUS KAS
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 KOMPREHENSIF LAIN Untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026 dan 2025
alaminya,” ujar Raja Juli, ke-
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) Untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) marin.
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kepala Balai KSDA Aceh,
ASET Jun-26 Des-25 LIABILITAS DAN EKUITAS Jun-26 Des-25 Jun-26 Jun-25 Jun-26 Jun-25 Ujang Wisnu Barata, me-
Aset Lancar Liabilitas Jangka Pendek Pendapatan 28.153.533.027 41.564.729.666 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI nyampaikan bahwa keber-
Utang usaha 2.501.367.253 5.308.649.568
Kas & Setara Kas 14.641.818.623 16.465.193.876
Utang lain-lain 4.131.664 763.808.507 Beban Pokok Pendapatan (8.301.211.510 ) (14.495.820.700 ) Penerimaan kas dari pelanggan 28.668.698.695 42.017.680.740 hasilan ini merupakan buah
Biaya akrual 1.585.549.496 2.500.613.767
Piutang Usaha 1.527.031.527 2.013.438.860
Utang pajak 4.794.462.147 5.980.365.011
Laba Kotor 19.852.321.517 27.068.908.966 Pembayaran kas kepada pemasok (11.330.938.333 ) (15.156.852.051 )
dari sinergi berkelanjutan
Piutang lain - lain :
antara pemerintah, mitra
Pendapatan diterima dimuka 775.180.598 746.422.263 Beban umum dan administrasi (27.038.283.305 ) (41.094.471.222 ) Pembayaran beban operasional (12.688.359.151 ) (13.611.892.337 )
Pihak ketiga 1.080.783.290 1.397.159.502 Bagian jangka pendek dari liabilitas jangka panjang Pembayaran Karyawan (8.731.905.847 ) (14.291.884.766 )
Persediaan 3.800.633.786 3.578.189.278
Bank - 8.400.445.403 Laba (rugi) usaha (7.185.961.788 ) (14.025.562.256 )
konservasi, serta masyarakat
Liabilitas Sewa 49.008.549 3.891.039.997 Pembayaran bunga (446.466.324 ) (1.160.417.530 )
Biaya dibayar dimuka 159.947.416 88.727.353 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 9.709.699.707 27.591.344.516
Pendapatan (beban) lain-lain 2.355.057.641 3.460.103.958
Penerimaan penghasilan bunga 86.940.086 14.744.229
sekitar kawasan.
Pendapatan keuangan 86.940.086 14.410.181
Pajak dibayar dimuka 421.267.375 417.510.078 Liabilitas Jangka Panjang Beban keuangan (1.134.589.527 ) (1.926.182.599 ) “Komitmen untuk men-
Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk)
Jumlah Aset Lancar 21.631.482.017 23.960.218.947
Bagian jangka panjang setelah dikurangi
bagian jangka pendek Rugi Sebelum Pajak Penghasilan (5.878.553.588 ) (12.477.230.716 ) jaga kelestarian Cagar Alam
aktivitas operasi (4.442.030.874 ) (2.188.621.715 )
Bank - 9.986.997.407
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Jantho sebagai habitat orang
Liabilitas Sewa 1.052.715.621 4.140.646.530
Utang lain - lain 36.315.839.812 15.136.662.460 Pajak kini - (33.608.505 ) ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
utan sumatra dilakukan de-
Liabilitas imbalan kerja 831.481.258 831.481.258 Pajak tangguhan 1.253.395.724 2.050.660.986 Perolehan aset tetap (4.759.300 ) (51.197.220 )
ngan memperkuat penga-
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 38.200.036.691 30.095.787.655 Jumlah 1.253.395.724 2.017.052.481 Perolehan aset hak guna 1.704.662.902 -
Jumlah Liabilitas 47.909.736.398 57.687.132.171
wasan, meningkatkan ko-
Laba (rugi) Tahun Berjalan (4.625.157.864 ) (10.460.178.235 )
EKUITAS
Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi 1.699.903.602 (51.197.220 )
laborasi, serta melibatkan
Penghasilan Komprehensif Lain
Modal saham-nilai nominal
Rp 10 (nilai penuh) pada Juni 2026 Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi : masyarakat dalam menjaga
dan Desember 2025
Modal dasar:
Pengukuran kembali atas liabilitas imbalan kerja - - kawasan dari ancaman pe-
Aset tidak Lancar
2.000.000.000 saham pada
Pajak penghasilan terkait - -
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN rusakan dan perdagangan
Aset tetap bersih 25.296.941.344 33.150.269.564 Juni 2026 dan Desember 2025.
satwa liar,” kata Ujang di Ja-
- -
Modal ditempatkan dan disetor penuh: Pembayaran liabilitas sewa (1.429.681.892 ) (2.710.610.472 )
Aset tak berwujud 1.000.000.000 1.000.000.000
Laba komprehensif lain tahun berjalan (4.625.157.864 ) (10.460.178.235 )
Aset hak guna 8.787.297.282 14.261.181.493
1.514.773.893 saham pada Juni 2026
dan Desember 2025 15.147.738.930 15.147.738.930
Penerimaan utang lain - lain 20.419.500.509 672.022.988 karta, kemarin.
Jumlah laba (rugi) tahun berjalan yang dapat
Aset lain-lain 400.000.000 400.000.000
Tambahan Modal Disetor Lain (27.312.500.000 ) (27.312.500.000)
diatribusikan kepada :
Penerimaan piutang lain - lain 401.032.117 - Di lain hal, diketahui bahwa
Agio saham 69.489.966.400 69.489.966.400
Aset pajak tangguhan 11.865.947.725 10.612.552.001 Agio Waran 18.188.852.795 18.188.852.795 Pemilik entitas induk (4.541.230.120 ) (10.362.821.169 )
Pembayaran piutang lain - lain (84.655.905 ) (125.451.760 )
induk bayi tersebut, Wenda,
Pendapatan koprehensif lain 1.313.882.515 1.313.882.515
Jumlah Aset Tidak Lancar 47.350.186.351 59.424.003.058 Saldo laba (defisit) :
Kepentingan non - pengendali (83.927.744 ) (97.357.066 ) Penerimaan utang bank - 23.483.147
memiliki rekam jejak panjang
Pembayaran utang bank (18.387.442.810 ) (3.272.391.266 )
Ditentukan penggunaannya
Tidak ditentukan penggunaannya
388.000.000
(59.602.837.013 )
388.000.000
(55.061.606.893)
Jumlah (4.625.157.864 ) (10.460.178.235 )
dalam program konservasi.
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
Jumlah penghasilan komprehensif lain tahun berjalan
yang dapat diatribusikan kepada :
Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk)
Wenda merupakan orang
pemilik entitas induk 17.613.103.627 22.154.333.747
Pemilik entitas induk (4.541.230.120 ) (10.362.821.169 )
aktivitas pendanaan 918.752.019 (5.412.947.363 )
utan hasil sitaan yang disela-
Kepentingan non - pengendali 3.458.828.343 3.542.756.087
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
Kepentingan non - pengendali (83.927.744 ) (97.357.066 ) KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN BANK (1.823.375.253 ) (7.652.766.298) matkan dan dibawa ke Pusat
pemilik entitas induk 21.071.931.970 25.697.089.834 Jumlah (4.625.157.864 ) (10.460.178.235 )
KAS DAN BANK AWAL TAHUN 16.465.193.876 18.939.096.598 Karantina dan Rehabilitasi
Orangutan-SOCP Sibolangit
JUMLAH ASET 68.981.668.368 83.384.222.005 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 68.981.668.368 83.384.222.005 Laba (rugi) per saham dasar (3,00 ) (6,84 ) KAS DAN BANK AKHIR TAHUN 14.641.818.623 11.286.330.300
pada 2009 saat masih berusia
Catatan : satu tahun.
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk periode yang berakhir 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 - Laporan keuangan 30 Juni 2026 merupakan laporan interim. Setelah menjalani proses
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) - Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2025 telah diaudit oleh Kantor Publik Akuntan Irfan rehabilitasi, Wenda dipin-
Tambahan Modal Penghasilan Saldo Laba Kepentingan Jumlah
Waluyo & Rekan dengan opini wajar, sebagaimana tercantum dalam laporannya tanggal dahkan ke Pusat Reintroduk-
si Jantho pada 2013 hingga
Modal Saham Agio saham Agio Waran 27 Maret 2026.
Disetor komprehensif lain (Defisit) non - pengendali Ekuitas
Saldo per 1 Januari 2025 15.147.738.930 (27.312.500.000 ) 69.489.966.400 18.188.852.795 1.163.666.846 (11.465.321.010 ) 4.578.269.719 69.790.673.680 akhirnya resmi dilepasliarkan
Keuntungan (kerugian) aktuarial - - - - 150.215.669 - - 150.215.669 ke habitat aslinya pada 2014.
Laba (rugi) tahun berjalan - - - - - (43.208.285.883 ) (1.035.513.632 ) (44.243.799.515 )
Selama lebih dari satu dekade
Saldo per 31 Desember 2025 15.147.738.930 (27.312.500.000 ) 69.489.966.400 18.188.852.795 1.313.882.515 (54.673.606.893 ) 3.542.756.087 25.697.089.834 hidup bebas di Cagar Alam
Keuntungan (kerugian) aktuarial - - - - - - - - Jakarta, 3 Agustus 2026 Jantho, Wenda terus dipan-
Laba (rugi) tahun berjalan - - - - - (4.541.230.120 ) (83.927.744 ) (4.625.157.864 ) Direksi
tau oleh tim PRM hingga
PT Lima Dua Lima Tiga Tbk
Saldo per 30 Juni 2026 15.147.738.930 (27.312.500.000 ) 69.489.966.400 18.188.852.795 1.313.882.515 (59.214.837.013 ) 3.458.828.343 21.071.931.970 kini melahirkan di alam liar.
(Ant/H-1)
MEDIA INDONESIA _Size_6 Kol x 200 mm_terbit 3 AGustus 2026.
Revisi 1
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Kehutanan
p.1
unresolved
org
Menteri Kehu-
p.1
unresolved
org
Kementerian Kehutanan
p.1
unresolved
org
Menteri Kehutanan Raja
p.1
unresolved
org
Waluyo & Rekan
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.