Skip to content
Back to announcement

20260105_NINE_Laporan Informasi dan Fakta Material_32016925_lamp1.pdf

Asset transaction Needs review NINE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
       Perkembangan Proses Akuisisi Tambang Poh Group di Mongolia dan
                            Kontraktor EPC+F

    Tanggal: 5 Januari 2026

    Kepada Yth.
    Para Pemegang Saham

   Direksi dan Manajemen PT Techno9 Indonesia Tbk dengan ini menyampaikan perkembangan
   terbaru terkait tambang Poh Group di Mongolia yang dimiliki melalui Poh Golden Ger
   Resources Pte Ltd (“PGGR”). Aset ini merupakan bagian dari portofolio aset pertambangan
   Poh Group yang direncanakan untuk diinjeksi ke dalam PT Techno9 Indonesia Tbk.
   Perkembangan ini juga berpotensi memberikan dampak material terhadap rencana investasi
   pertambangan Poh Group di Indonesia di masa mendatang, baik melalui skema Kerja Sama
   Operasi (Joint Operation/JO) maupun kepemilikan langsung.

   PGGR merupakan entitas yang berafiliasi dengan Poh Group melalui pemegang saham
   pengendali yang sama, yaitu Bapak Poh Kay Ping, serta merupakan pemilik 100% (seratus
   persen) atas dua konsesi pertambangan di Mongolia. Aset-aset pertambangan tersebut
   direncanakan untuk diinjeksi ke dalam PT Techno9 Indonesia Tbk.

    PT Techno9 Indonesia Tbk telah menandatangani suatu opsi untuk membeli aset-aset
    pertambangan di Mongolia yang dimiliki oleh PGGR. Pelaksanaan opsi tersebut tunduk pada
    terpenuhinya persyaratan sebagai berikut:
        (i) Persetujuan Pemegang Saham
        (ii) Persetujuan regulator yang berwenang, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa
              Efek Indonesia (BEI)
        (iii) Penilaian independen oleh dua penilai yang disetujui, masing-masing satu penilai dari
              Indonesia dan satu penilai dari Australia
        (iv) Kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundang-undangan, peraturan, ketentuan
              pencatatan, serta persyaratan regulator lainnya yang relevan dengan transaksi
        (v) Penandatanganan dokumen transaksi yang bersifat definitif

   Perkembangan di PGGR
   PGGR telah menandatangani suatu Framework Agreement for Mining Cooperation dengan
   kontraktor Engineering, Procurement and Construction + Finance (EPC+F) berskala besar di
   Mongolia.

   Entitas EPC+F tersebut merupakan perusahaan berskala besar yang dimiliki secara privat di Inner
   Mongolia, Tiongkok, didirikan sejak tahun 1998, dengan jumlah karyawan lebih dari 1.000 orang
   dan total aset melebihi USD500 juta (lima ratus juta Dolar Amerika Serikat). Perusahaan tersebut
   secara legal memiliki dan mengoperasikan tambang terbuka (open-pit mines) dan tambang
   bawah tanah (underground mines), memiliki pengalaman matang dalam eksploitasi
   pertambangan dan manajemen operasi, serta telah menyelesaikan investigasi khusus atas
   tambang-tambang di Mongolia, Indonesia, dan negara lainnya, sehingga memiliki dasar yang
   kuat untuk kerja sama pertambangan lintas negara.

   Entitas EPC+F tersebut menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan PGGR (termasuk


Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108

                                      www.techno9indonesia.com
Page 2
   pihak-pihak terafiliasi seperti Poh Group (“PG”)/PT Techno9 Indonesia Tbk) dalam eksploitasi
   tambang yang dimiliki secara langsung maupun tidak langsung, atau untuk melaksanakan kerja
   sama operasi (JO) dengan pihak ketiga di Indonesia. Kerja sama tersebut dilaksanakan dengan
   ketentuan bahwa setiap proyek tambang dinilai layak secara ekonomi serta telah memperoleh
   persetujuan manajemen dan pemegang saham dari seluruh pihak terkait.

   Entitas EPC+F tersebut memiliki niat serta kapasitas untuk melakukan investasi lebih dari
   USD100 juta (seratus juta Dolar Amerika Serikat) guna mengimplementasikan operasi
   pertambangan bagi proyek-proyek PG/PT Techno9 Indonesia Tbk dan PGGR, dengan kapasitas
   produksi tahunan yang diproyeksikan melebihi 20 juta ton. Realisasi rencana investasi ini
   bergantung pada hasil uji tuntas (due diligence) yang memuaskan serta diperolehnya persetujuan
   atau pencatatan investasi luar negeri (Overseas Direct Investment/ODI) yang diperlukan dari
   otoritas Tiongkok yang berwenang di wilayah tempat entitas tersebut berdomisili untuk setiap
   proyek kerja sama yang spesifik. Jumlah investasi aktual akan disesuaikan dengan besaran
   persetujuan atau pencatatan yang diperoleh.

   PGGR, bersama dengan pihak-pihak terafiliasinya PG/PT Techno9 Indonesia Tbk, terus
   mendorong kerja sama pertambangan lintas negara. Saat ini, PG/PT Techno9 Indonesia Tbk
   sedang melakukan negosiasi lanjutan secara intensif terkait kerja sama operasi dengan beberapa
   perusahaan pertambangan di Indonesia yang memiliki izin usaha pertambangan yang sah, yang
   mencakup sumber daya seperti emas, batubara, timah, dan bauksit, dengan tujuan memperluas
   batas sumber daya dalam kerja sama antara para pihak.

   Implikasi bagi Pemegang Saham PT Techno9 Indonesia Tbk
   Perkembangan ini berpotensi memiliki dampak material bagi para pemegang saham PT Techno9
   Indonesia Tbk, khususnya apabila opsi pembelian aset pertambangan PGGR di Mongolia
   dilaksanakan, serta terhadap keterlibatan PT Techno9 Indonesia Tbk di masa depan dalam proyek-
   proyek pertambangan di Indonesia, karena membuka jalur monetisasi aset yang lebih terstruktur.

   PT Techno9 Indonesia Tbk akan terus melakukan penjajakan dan pengembangan berbagai peluang
   usaha di Indonesia maupun di kawasan regional guna memberikan nilai tambah yang berkelanjutan
   bagi para pemegang saham.




    Direktur Utama
    Nama: Nuzwan Gufron




Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108

                                      www.techno9indonesia.com
Page 3
                     Developments at Poh Group’s Mine in Mongolia
                               and EPC+F Contractor
   Date: January 5th, 2026

   Dear Shareholders,

   The Directors and management of PT Techno9 Indonesia Tbk are pleased to inform of
   developments at Poh Group’s Mongolia mine held under Poh Golden Ger Resources Pte Ltd
   (PGGR). This asset is part of Poh Group’s mining asset intended to be injected into PT Techno9
   Indonesia Tbk. This development also has potentially material impact on Poh Group’s future
   mining investment in Indonesia through Joint Operation or ownership.

   PGGR is associated with Poh Group through its common controlling shareholder Mr. Poh Kay
   Ping. It is the 100% owner of two mining concessions in Mongolia. These mining assets are
   intended to be injected into PT Techno9 Indonesia Tbk.

   PT Techno9 Indonesia Tbk has executed an option to purchase the Mongolia mining related
   assets of PGGR. This option is subject to:
       (i) Shareholder approvals
       (ii) Regulatory Approvals from both OJK and IDX
       (iii)Independent valuations by two approved valuers in Indonesia and Australia
       (iv) Compliance with all applicable laws, regulations, listing rules and regulatory
            requirements relevant to the transaction
       (v) Execution of definitive transaction documents

   Developments at PGGR
   PGGR has entered into a Framework Agreement for Mining Cooperation with a major mining
   Engineering Procurement and Construction + Finance (EPC+F) contractor in Inner Mongolia.

   This EPC+F entity is a large-scale company privately owned in Inner Mongolia, China,
   established since 1998 with more than 1,000 employees, total asset of more than US$500
   million (five hundred million US Dollar), legally owning and operating open-pit mines and
   underground mines. It has mature experience in mining exploitation and operation
   management, has completed special investigations on mines in Mongolia, Indonesia and other
   countries, and has the foundation for cross-border mining cooperation.

   This EPC+F entity agrees to cooperate with PGGR (including its associated parties Poh Group
   (“PG”)/PT Techno9 Indonesia Tbk) in the exploitation of mines directly or indirectly owned
   by it, or jointly carry out joint operations (JO) with third parties in Indonesia. The cooperation
   premise is that each mine is economically feasible and has obtained the approval of the
   management and shareholders of all parties.

   This EPC+F entity intends and has the capacity to invest over US$100 million (one hundred
   million US Dollar) to implement mining operations for the PG/PT Techno9 Indonesia Tbk and
   PGGR projects with an annual production capacity exceeding 20 million tons. The
   implementation of this investment intention is contingent upon BYMK’s due diligence yielding
   satisfactory results and obtaining the required overseas investment (ODI) approval or filing



Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108

                                      www.techno9indonesia.com
Page 4
   from the relevant Chinese authorities in its location for the specific cooperative project. The
   actual investment amount will be based on the amount of such approval or filing.

   PGGR cooperates with its associated parties PG/PT Techno9 Indonesia Tbk to promote cross-
   border mining cooperation. PG/PT Techno9 Indonesia Tbk is currently in in-depth negotiations
   on joint operations with multiple mining companies in Indonesia that hold valid mining licenses
   (involving resources such as gold, coal, tin and bauxite), so as to expand the resource boundary
   for the cooperation between both parties.

   Implications for PT Techno9 Indonesia Tbk Shareholders
   This development is potentially material for the shareholders of PT Techno9 Indonesia Tbk
   upon exercise of the option to purchase the Mongolia mining assets of PGGR, and for PT
   Techno9 Indonesia Tbk future involvement for mines in Indonesia, because it creates a pathway
   for the monetization of assets.

   PT Techno9 Indonesia Tbk continues to work to explore business opportunities in Indonesia
   and in the region to add value to its shareholders.




   ___________________________
   President Director
   Name: Nuzwan Gufron




Komplek Green Lake City, Rukan Food City No. 109, Cengkareng – Jakarta Barat 11750. Telp (+6221) 3876 4108

                                      www.techno9indonesia.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.26 MB
Published5 Jan 2026
Pages4
Characters10,280
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Nuzwan Gufron p.2 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1
possible org Bursa Efek Indonesia p.1
unresolved org PT Techno p.1 ×24
unresolved org Indonesia Tbk p.1 ×24
unresolved org Poh Golden Ger Resources Pte Ltd p.1 ×2
unresolved person Poh Kay Ping. It p.3 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 492 ms 12 Sep 2026 22:32
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result