Back to announcement
20260105_MFIN_Pemberitahuan Rencana//Penyampaian Panggilan//Hasil RUPO//RUPSU//RUP EBA-SP_32016770_lamp3.pdf
Other Text extracted MFINSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
3 MONEY & BANKING
SENIN, 5 JANUARI 2026
Bank Jangan Bergantung
pada Margin
JAKARTA, ID - Industri perbankan tidak bisa lagi bergantung pada margin bunga untuk menjaga pertumbuhan laba ke depan.
Terlebih, di tengah era suku bunga rendah, perolehan margin tentu tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya.
Oleh Nida Sahara yield kredit biasanya ikut turun stabilitas sistem keuangan sekaligus yang cenderung mengecil, bank akan tumbuhan, tetapi juga kualitas.
karena persaingan merebut debitur mendukung perekonomian nasional. memperkuat struktur dana murah, Ketiga, menahan biaya penca-
C
berkualitas, sementara suku bunga Dian mengatakan, proyeksi bis- efisiensi, dan manajemen risiko yang dangan lewat pemantauan dini,
hief Economist PT Bank simpanan cenderung turun lebih nis 2026 telah disampaikan bank matang untuk lebih siap menopang perbaikan penagihan, dan restruk-
Permata Tbk Josua Pard- lambat. melalui rencana bisnis bank (RBB) laba. Sementara bank yang masih turisasi cepat untuk kredit yang
ede mengungkapkan, per- “Bank yang kuat dana murah dan kini tengah dievaluasi regulator. bergantung pada deposito mahal mulai melemah. “Keempat, mem-
lambatan laba perbankan berbasis transaksi cenderung lebih “OJK senantiasa menekankan pent- dan pertumbuhan agresif berpotensi perkuat pendapatan berbasis biaya
di 2025 selaras dengan ingnya perbankan untuk senantiasa menghadapi tekanan profitabilitas dan efisiensi operasional lewat
turunnya profitabilitas industri, di menjaga prinsip kehati-hatian dan lebih besar. Industri kini menatap digitalisasi proses, otomatisasi,
mana margin bunga bersih (net inter- tata kelola yang baik dalam setiap 2026 sebagai tahun pertumbuhan serta pengetatan biaya, sehingga
est margin/NIM) turun dari 4,62% kebijakan, operasional bisnis serta yang hati-hati, bukan melesat, tetapi laba tidak semata bergantung pada
per Desember 2024 menjadi 4,57% berbagai langkah-langkah strategis terkendali dan berdaya tahan. margin bunga,” tegas Josua.
per Oktober 2025. Sementara itu, perbankan,” tutur Dian kepada In- Lebih lanjut, Josua menyampai-
return on asset (ROA) juga turun dari kan, dari sisi risiko, kualitas aset
2,69% menjadi 2,52% pada periode Perkembangan Suku Bunga Perbankan industri dinilai masih terjaga. Per
yang sama. (dalam hitungan %) Oktober 2025, rasio kredit ber-
Pada saat yang sama, pertumbu- masalah bruto (NPL) gross berada
han kredit melambat, hanya tumbuh Des’24 Jan’25 Feb’25 Mar’25 Apr’25 Mei’25 Jun’25 Jul’25 Agust’25 Sep’25 Okt’25 di 2,25% dengan Loan at Risk (LaR)
7,36% secara tahunan (year on year/ SB Kredit Rupiah 9,2 9,2 9,21 9,2 9,19 9,18 9,16 9,16 9,13 9,05 9 9,41%, sementara rasio kecukupan
yoy) per Oktober 2025, tetapi dana SB Kredit Baru 9,35 9,87 9,82 9,42 9,63 9,75 9,62 9,79 9,76 9,12 9,33 modal (capital adequacy ratio/CAR)
pihak ketiga (DPK) justru menguat Rata-rata 3 bulan 9,35 9,6 9,68 9,7 9,62 9,6 9,66 9,72 9,72 9,56 9,4 tetap tinggi di 26,38%.
11,48% (yoy). Alhasil, rasio kredit SB Kredit Baru “Bank pada umumnya sudah mem-
terhadap simpanan (loan to deposit SB DPK Rupiah 3,08 3,07 3,09 3,11 3,12 3,14 3,13 3,13 3,07 2,95 2,85 bentuk cadangan kerugian penurunan
ratio/LDR) turun ke 84,26% dan SB Deposito 1 Bulan 4,87 4,81 4,79 4,77 4,83 4,81 4,85 4,75 4,65 4,52 4,25 nilai yang besar. Dengan bantalan
menandakan likuiditas perbankan SUMBER: BI, DIOLAH ini, pencadangan di 2026 berpeluang
relatif longgar. lebih terkendali dibanding 2025 bila
“Dengan modal yang masih kuat, kualitas aset stabil,” ujar dia.
peluang laba 2026 tumbuh lebih mampu menjaga margin, sedangkan vestor Daily. Empat Strategi Namun dia mengingatkan, bank
tinggi dari 2025 tetap ada, namun bank yang masih bergantung pada Dian menegaskan, OJK terus Terdapat empat strategi yang dengan eksposur besar ke seg-
kenaikannya cenderung moderat deposito mahal lebih rentan tertekan berkoordinasi dengan berbagai bisa dieksekusi perbankan untuk men sensitif seperti konsumsi dan
dan tidak merata antar bank,” ucap meski suku bunga turun,” jelasnya. pihak terkait (stakeholder) untuk menjaga profitabilitas pada 2026. UMKM tetap perlu berhati-hati di
Josua kepada Investor Daily, akhir Selain dengan menjaga efisiensi memastikan sektor perbankan tetap Pertama, memperbesar porsi CASA tengah ketidakpastian global yang
pekan lalu. melalui peningkatan dana murah berperan aktif mendorong pemban- melalui transaksi harian, pengelo- masih tinggi, termasuk risiko pele-
A pala g i, didukung dengan (CASA), perbankan juga didorong gunan nasional secara berkelanju- laan kas korporasi, dan ekosistem mahan perdagangan dunia dan pasar
proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk menggenjot pendapatan tan. Dengan tetap memperhatikan ritel agar biaya dana turun lebih keuangan yang mudah bergejolak.
tahun 2026 di kisaran 5,1-5,2%, berbasis komisi (fee based income) dan memitigasi berbagai dinamika cepat daripada penurunan
kredit industri perbankan diproyeksi sebagai alternatif pertumbuhan laba yang terjadi, termasuk mempertim- hasil kredit. 2 kolom x 78mm
tumbuh sekitar 8-10% (yoy), dan ke depannya. Hal ini dapat diraih bangkan kondisi makroekonomi Kedua, disiplin kredit
DPK tumbuh lebih tinggi dari kredit dengan peningkatan transaksi lay- yang dinamis, serta dengan tetap berbasis kualitas dengan
9-11% (yoy). “Ini berarti ruang anan perbankan. memberikan ruang bagi pertumbu- penetapan suku bunga sesuai PENGUMUMAN
perbaikan laba lebih banyak datang Dihubungi terpisah, Kepala han perbankan ke depan. risiko, memilih sektor dan Untuk memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 40 tahun 2024 tentang Layanan Pendanaan Berbasis
dari pemulihan volume kredit dan Eksekutif Pengawas Perbankan “OJK juga terus meminta perban- debitur yang arus kasnya Teknologi Informasi (“LPBBTI”), dengan ini diumumkan bahwa:
efisiensi biaya dana serta opera- OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan kan untuk dapat beradaptasi serta kuat, serta memanfaatkan
1. Otoritas Jasa Keuangan telah menyetujui rencana
sional, bukan dari pelebaran margin industri perbankan sepanjang 2025 memitigasi berbagai dinamika yang insentif likuiditas dari Bank pengembalian izin usaha PT Astra Welab Digital Arta
yang besar,” beber Josua. tetap mencatatkan kinerja positif, terjadi tersebut terhadap pertum- Indonesia (BI) untuk men- dengan merek Maucash, berkedudukan di Jakarta Selatan
Pihaknya menilai arah NIM 2026 baik dari sisi penghimpunan dana buhan bisnis maupun kinerjanya,” dorong kredit ke sektor pri- (“Perseroan”) yang beroperasi sebagai Penyelenggara
LPPBTI, berdasarkan surat No. S-40/D.06/2025 tanggal 17
relatif realistis untuk stabil hingga maupun penyaluran kredit. Kinerja sambung dia. oritas tanpa mengorbankan Desember 2025 perihal Persetujuan Permohonan Rencana
sedikit turun. Pasalnya, di ten- ini menjadi cerminan dari komit- Dengan ruang ekspansi kredit mutu portofolio. Sehingga, Pencabutan Izin Usaha Berdasarkan Permintaan Sendiri
PT Astra Welab Digital Arta (“Rencana Pengembalian Izin”);
gah penurunan suku bunga acuan, men kuat perbankan dalam menjaga yang lebih baik dan tekanan margin bukan hanya mengejar per-
2. Seluruh kegiatan pendanaan melalui sistem
elektronik Maucash dinyatakan dihentikan; dan
3. Bagi pihak terkait yang berkepentingan atas Rencana
Pengembalian Izin tersebut, dapat menghubungi Perseroan
melalui e-mail: halo@maucash.id sampai dengan
tanggal 31 Januari 2026 untuk mendapatkan informasi
lebih lanjut atau menyampaikan kepentingannya.
Demikian pengumuman ini dibuat untuk dapat diketahui oleh publik.
PENGUMUMAN
RAPAT UMUM PEMEGANG SUKUK
Pergerakan Rupiah SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN I
Teller menata uang dolar AS di sebuah MANDALA MULTIFINANCE
bank di Jakarta. Melansir Refinitiv, TAHAP III TAHUN 2023
pada Jumat (2/1/2026), yang juga
menjadi perdagangan perdana di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, berkedudukan
2026, rupiah melemah 0,27% di Jakarta Pusat, dalam hal ini bertindak selaku Wali
ke posisi Rp 16.715/US$.
Amanat Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Mandala
Multifinance Tahap III Tahun 2023 (”Sukuk”) berdasarkan
Akta Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah
Berkelanjutan I Mandala Multifinance Tahap III Tahun
2023 Nomor 57 tanggal 31 Mei 2023 yang dibuat di
hadapan Fatiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, serta
Akta Perubahan I Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk
Mudharabah Berkelanjutan I Mandala Multifinance
Tahap III Tahun 2023 Nomor 09 tanggal 4 Desember
2025 yang dibuat di hadapan Vita Cahyojati S.H., M.
Investor Daily/Joanito de Saojoao
Hum., antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (”Perjanjian
Pembiayaan Mobil Listrik Tetap Melaju Perwaliamanatan”), dengan ini mengumumkan
kepada para pemegang Sukuk sehubungan dengan
rencana pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Sukuk
JAKARTA, ID – Penyaluran pem- ingkatnya minat konsumen terhadap pada tahun depan (2026) diperkira- multifinance diperkirakan tetap tum-
biayaan mobil listrik oleh industri kendaraan ramah lingkungan. kan mengikuti dinamika pasar oto- buh positif pada tahun 2026, dengan (”RUPSu”), yang akan diadakan pada hari Jumat tanggal
multifinance di tahun ini diperkirakan “Prospek pembiayaan mobil listrik motif, dengan peluang pertumbuhan adanya peluang untuk melakukan 30 Januari 2026.
tetap positif. Meskipun, industri pada 2026 diperkirakan tetap positif terutama dari segmen kendaraan lis- ekspansi, meskipun dihadapkan
otomotif masih mengalami kontraksi seiring tren elektrifikasi kendaraan, trik dan inovasi produk pembiayaan,” berbagai tantangan. Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
hingga penghujung 2025. dukungan kebijakan terkait ling- tutur Agusman. “Segmen pembiayaan yang poten- (”POJK”) Republik Indonesia Nomor 20/POJK.04/2020
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kungan, serta bertambahnya pilihan Dengan semakin banyaknya sial untuk dioptimalkan antara lain tanggal 23 April 2020 tentang Kontrak Perwaliamanatan
mencatat, per Oktober 2025, pembi- merek kendaraan listrik di pasar,” merek kendaraan listrik baru yang pembiayaan modal kerja yang terus Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk dan Perjanjian
ayaan mobil listrik industri multifi- ucap Agusman, dikutip Minggu masuk ke pasar Indonesia serta menunjukkan pertumbuhan yang Perwaliamanatan. Pemanggilan untuk RUPSu akan
nance tumbuh 2,70% secara bulanan (4/1/2026). dukungan insentif dari pemerin- positif,” kata dia.
(month to month/mtm) menjadi sebe- Pembiayaan kendaraan baru oleh tah, kendaraan listrik diharapkan Di sisi lain, OJK juga menyam- diumumkan melalui setidaknya 1 (satu) surat kabar
sar Rp 17,64 triliun. Pertumbuhan industri multifinance per Oktober mampu mengompensasi penurunan paikan bahwa maraknya jual beli harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
ini menjadi titik cerah di tengah tren 2025 terkontraksi 3,64% secara di segmen konvensional dan menjaga kendaraan hanya menggunakan nasional paling lambat pada hari Senin tanggal
perlambatan penjualan kendaraan tahunan (year on year/yoy) menjadi pertumbuhan piutang pembiayaan Surat Tanda Nomor Kendaraan 19 Januari 2026.
konvensional yang masih membay- sebesar Rp 230,36 triliun. Penurunan industri multifinance. (STNK) tanpa Buku Pemilik Ken-
angi pasar otomotif nasional. ini sejalan dengan revisi penjualan Agusman mengungkapkan, per- daraan Bermotor (BPKB), berisiko Jakarta, 5 Januari 2026
Kepala Eksekutif Pengawas Lem- kendaraan baru oleh Gabungan In- lambatan pertumbuhan piutang pem- menimbulkan sengketa kepemilikan EMITEN WALI AMANAT
baga Pembiayaan, Perusahaan Modal dustri Kendaraan Bermotor Indone- biayaan industri multifinance pada dan risiko kredit bagi multifinance.
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, sia (Gaikindo) dan perlambatan pasar 2025 antara lain dipengaruhi oleh Fenomena ini antara lain dipicu oleh
dan Lembaga Jasa Keuangan Lain- otomotif, yang menekan pembiayaan dinamika perekonomian, termasuk harga yang lebih murah, kemudahan
nya (PVML) OJK Agusman menilai, kendaraan baru hingga akhir tahun. penurunan penjualan kendaraan se- transaksi, dan kurangnya edukasi PT ADIRA DINAMIKA MULTI PT BANK RAKYAT INDONESIA
pertumbuhan ini didorong oleh men- “Proyeksi pembiayaan kendaraan cara nasional. Menurut dia, industri konsumen. (nid) FINANCE Tbk (PERSERO) Tbk
Investor Daily_2x200_5 JAN 2026
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Jangan Bergantung
p.1
unresolved
org
Permata Tbk
p.1
unresolved
org
PT Astra Welab Digital Arta
p.1 ×2
unresolved
person
Fatiah Helmi
· Notaris
p.1
unresolved
org
FINANCE Tbk
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.