Back to announcement
20251231_YELO_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32016177_lamp2.pdf
Other Text extracted YELOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
Lampiran
Daftar Permintaan Penjelasan
PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO)
1. Sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan, mohon penjelasan:
a. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan supplier (jika ada).
Jawaban :
Tidak terdapat pemutusan kontrak dengan supplier.
b. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan pelanggan (jika ada).
Jawaban :
Tidak terdapat pemutusan kontrak dengan pelanggan.
c. Modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional di tahun 2025.
Jawaban :
Modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional di tahun 2025
adalah dari kas internal Perseroan.
d. Pemutusan hubungan kerja karyawan (jika ada).
Jawaban :
Tidak terdapat pemutusan hubungan kerja karyawan.
e. Kendala-kendala lainnya yang dihadapi Perseroan termasuk dalam kegiatan operasional.
Jawaban :
Kendala yang dihadapi Perseroan adalah modal kerja yang masih terbatas untuk
pengembangan jaringan internet.
f. Kegiatan operasional pada segmen infrastruktur yang dilakukan Perseroan saat ini.
Jawaban :
Kegiatan operasional pada segmen infrastruktur yang dilakukan Perseroan saat ini adalah
mengembangkan jaringan internet.
g. Agar Perseroan dapat merincikan 5 pelanggan terbesar Perseroan dengan mengisi tabel
berikut:
30 September 2025
Nomor Nama Pelanggan Jumlah % terhadap Keterangan
Pendapatan Total
Pendapatan
1 Inklusi Keuangan 25.700.000.000 48% Pulsa
2 I Kadek Sudiana 16.536.680.547 31% Pulsa
3 I Kadek Wirajaya 1.714.486.838 3% Pulsa
4 I Ketut Budiarta 1.044.432.757 2% Pulsa
5 Nina Harliani 786.274.526 1% Pulsa
31 Desember 2024
Page 2
Nomor Nama Pelanggan Jumlah % terhadap Keterangan
Pendapatan Total
Pendapatan
1 I Kadek Sudiana 52.450.842.540 20% Pulsa
2 Gusti Ngurah Komang 32.241.769.841 13% Pulsa
3 PT Digital Nata Karya 16.401.900.000 6% Pulsa
4 Inklusi Keuangan 14.568.629.680 6% Pulsa
5 PT Aviana Sinar Abadi 6.650.000.000 3% Pulsa
2. Berdasarkan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 19 tentang Pendapatan, dimana
Perseroan membukukan Pendapatan periode 30 September 2025 sebesar Rp53,86 miliar atau
mengalami penurunan sebesar -75,58% YoY. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Penjelasan mengenai rendahnya realisasi pendapatan atas segmen operasi voucher isi
ulang pulsa telepon per 30 September 2025.
Jawaban :
Penyebab penurunan pendapatan yaitu turunnya permintaan pulsa dikarenakan
persaingan harga dengan para pesaing, sehingga memyebabkan omset menurun,
selain itu juga terdapat pengaruh eksternal berupa penurunan tren daya beli
masyarakat dan perlambatan makroekonomi secara global.
Terjadinya pergeseran pola konsumsi masyarakat juga turut menyumbang rendahnya
pendapatan Perseroan dari segmen operasi voucher isi ulang pulsa, dimana konsumen
dapat dengan mudah melakukan pembelian pulsa melalui e-banking maupun marketplace
online.
b. Penjelasan mengenai rendahnya realisasi pendapatan atas segmen operasi jaringan
internet per 30 September 2025.
Jawaban :
Perseroan masih melakukan tahap pengembangan jaringan internet di Entitas Anak PT
Komunikasi Profesional Indonesia yang baru diakuisi oleh Perseroan pada 27 Desember 2024.
Adapun cakupan wilayah yang baru terlayani masih di Jawa bagian barat.
c. Nature pendapatan atas segmen operasi voucher isi ulang pulsa telepon dan jaringan
internet sebesar Rp48,480 miliar dan Rp1,74 miliar per 30 September 2025.
Jawaban :
Nature pendapatan atas segmen operasi voucher isi ulang pulsa telepon adalah penjualan
pulsa elektronik berbagai provider, sedangkan nature atas pendapatan segmen jaringan
internet adalah penyediaan layanan akses internet kepada bisnis atau B2B.
d. Strategi Perseroan untuk meningkatkan realisasi penjualan di masa mendatang.
Jawaban :
Strategi yang akan dilakukan Perseroan untuk meningkatkan pendapatan di masa datang
adalah dengan mencari peluang-peluang baru yang lebih efektif dan efisien untuk
penambahan/peningkatan pendapatan dimasa yang akan datang.
Page 3
e. Kendala yang dihadapi dan tindak lanjut yang telah dan akan dilakukan untuk
meningkatkan penjualan atas keseluruhan bidang usaha Perseroan.
Jawaban :
Kendala yang dihadapi dan tindak lanjut yang telah dan akan dilakukan untuk
meningkatkan penjualan atas keseluruhan bidang usaha Perseroan adalah modal kerja
yang signifikan untuk pengembangan jaringan internet.
3. Berdasarkan CALK nomor 9 tentang Uang Jaminan Pemasok, Perseroan membukukan saldo uang
jaminan pemasok sebesar Rp20,69 miliar pada periode 31 Desember 2024 dan 30 September
2025. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Nature mengenai akun Uang Jaminan Pemasok atas Jaringan Fiber Optik dan Voucher Isi
Ulang Pulsa Telepon tersebut.
Jawaban :
Nature mengenai akun Uang Jaminan Pemasok adalah uang jaminan pembangunan kabel
optik.
b. Latar belakang Pemasok Jaringan Fiber Optik dan Voucher Isi Ulang Pulsa Telepon
mensyaratkan Uang Jaminan Pemasok.
Jawaban :
Syarat dan ketentuan atas uang muka jaminan tersebut merupakan deposit atas
pembangunan jaringan kabel fiber optik
c. Apakah di masa mendatang uang jaminan pemasok akan bertambah jumlahnya seiring
dengan pembelian persediaan atas pemasok yang sama? Agar dapat dijelaskan.
Jawaban :
Tidak terdapat penambahan uang jaminan pemasok kedepannya.
4. Berdasarkan CALK nomor 8 tentang Persediaan, agar Perseroan dapat menjelaskan hal-hal
sebagai berikut:
a. Penjelasan mengenai metode penilaian persediaan yang digunakan, dan bagaimana
penerapannya untuk voucher digital yang tidak berwujud fisik.
Jawaban :
Pengakuan dan pencatatan persediaan Perseroan berdasarkan biaya atau nilai realisasi
neto, mana yang lebih rendah diantara keduannya dan nilai persediaan hanya dari
pembelian langsung ke pihak supplier voucher ulang telepon. Penyajian persediaan sudah
sesuai dengan PSAK 14, hal tersebut sudah tercemin didalam catatan 6 laporan keuangan.
b. Apakah voucher isi ulang pulsa telepon memiliki masa berlaku/tanggal kadaluarsa dari
operator? Jika ada, bagaimana dampaknya khususnya atas potensi write-off jika persediaan
tersebut obsolete.
Jawaban :
Pulsa elektronik tidak memiliki masa berlaku/tanggal kadaluarsa dari operator.
c. Menurut Perseroan, apakah persediaan saat ini mencerminkan tingkat permintaan aktual
pasar atau terdapat indikasi overstock? Agar dapat dijelaskan
Jawaban :
Persediaan saat ini belum mencerminkan tingkat permintaan aktual pasar karena turunnya
permintaan pulsa dari customer.
Page 4
5. Berdasarkan CALK nomor 4 tentang Kombinasi Bisnis, Perseroan membukukan saldo Goodwill
sebesar Rp3,44 miliar atas akuisisi PT Komunikasi Profesional Indonesia pada Desember 2024. Atas
hal tersebut agar dapat dijelaskan:
a. Latar belakang serta tujuan yang ingin dicapai atas akuisisi PT Komunikasi Profesional
Indonesia pada Desember 2024 lalu.
Jawaban :
Perseroan menyampaikan tujuan yang ingin dicapai adalah sebagai diversifikasi pendapatan
Perseroan agar dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan di masa yang akan datang.
b. Agar Perseroan dapat merincikan secara detail total aset PT Komunikasi Profesional Indonesia
sebesar Rp22,28 miliar pada tanggal akuisisi tersebut.
Jawaban :
Deskripsi Nilai
ASET
Jumlah Kas dan Setara Kas 34.104.536,
Piutang Usaha IDR 460.000,
Persediaan Barang Dalam Proses 211.356.413,
Biaya Dibayar Dimuka 11.975.000,02
PPN Masukan 49.566.116,
Uang Muka PPh 23 15.183.565,
Aset Dalam Penyelesaian - 272.035.335,
Pembangunan
ASET TIDAK LANCAR
Nilai Histori
Bangunan 11.000.000,
Jaringan Fiber Optik 1.116.381.626,
Peralatan Kantor 8.280.900,
Inventaris Kantor 564.000,
Jumlah Nilai Histori 1.136.226.526,
Akumulasi Penyusutan
Akumulasi Penyusutan Bangunan -1.604.167,
Akumulasi Jaringan Fiber Optik -98.925.153,
Page 5
Akumulasi Peralatan kantor
Jumlah Akumulasi Penyusutan -100.529.320,
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.035.697.206,
Aset Lainnya
Uang Jaminan Pembangunan 20.650.000.000,
Jumlah Aset Lainnya 20.650.000.000,
JUMLAH ASET 22.280.378.171,
c. Kontribusi pendapatan dari PT Komunikasi Profesional Indonesia terhadap pendapatan
Perseroan secara keseluruhan.
Jawaban :
Kontribusi pendapatan dari PT Komunikasi Profesional Indonesia terhadap pendapatan
Perseroan secara keseluruhan masih relatif kecil yaitu 3% dari total pendapatan Grup, hal ini
dikarenakan PT KPI masih dalam tahap pengembangan.
d. Dalam tanggapan permintaan penjelasan sebelumnya PT Komunikasi Profesional Indonesia
masih saat ini sedang melakukan pengembangan segmen internet. Agar dijelaskan lebih detail
segmen internet yang akan dikembangkan termasuk timeline pelaksanaannya.
Jawaban :
Untuk saat ini Perseroan menyampaikan cakupan wilayah yang sudah terlayani jaringan kabel
optik PT KPI sebagian besar masih di wilayah Jawa bagian barat meliputi Jabodetabek,
Cirebon, Sukabumi, Banten, Bandung, Cianjur. Untuk kedepannya Perseroan akan
mengembangkan jaringan kabel optik di wilayah Jawa bagian tengah dan timur.
6. Berdasarkan CALK nomor 7 tentang Piutang Lain-Lain Pihak Ketiga atas bagian lancar dan
bagian tidak lancar, agar dijelaskan:
a. Penjelasan Perseroan mengenai meningkatnya piutang lain-lain pihak ketiga pos bagian
tidak lancar per 30 September 2025.
Jawaban :
Meningkatnya piutang lain-lain pihak ketiga dikarenakan reklasifikasi atas piutang lain-lain
bagian lancar yang sudah lebih dari 1 tahun..
b. Penjelasan Perseroan mengenai latar belakang bisnis yang mendorong dilakukannya cessie
dari PT Artalindo Semesta Nusantara selaku pemegang saham ke PT Abdi Harapan Unggul.
Jawaban :
Penjelasan Perseroan mengenai latar belakang bisnis yang mendorong dilakukannya
cessie dari PT Artalindo Semesta Nusantara selaku pemegang saham ke PT Abdi Harapan
Unggul adalah penataan ulang struktur kepemilikan dan menempatkan AHU
sebagai entitas yang lebih relevan dalam mendukung ekspansi YELO,
Page 6
c. Berkenaan dengan pertanyaan nomor 6a, agar dapat dirincikan status piutang terhadap
masing- masing pihak/pelanggan dengan mengisi tabel berikut:
Tahun Jumlah Penagihan Outstanding Outstanding
(Rp) sampai Saat Ini (dalam jutaan (%)
(Rp) Rp)
2025 54.550.035.611 - 54.550.035.611 84
%
2026
2027
Dst (apabila
terdapat
perubahan
Tahun Jumlah Penagihan Outstanding Outstanding
(Rp) sampai Saat Ini (dalam jutaan (%)
(Rp) Rp)
Amandemen dan 54.550.035.611 - 54.550.035.611 84%
diperpanjang)
7. Berdasarkan CALK nomor 21 tentang Beban Usaha, agar dapat dijelaskan hal-hal sebagai berikut:
a. Latar belakang serta penjelasan terdapat penurunan pembayaran gaji dan tunjangan, apakah
karena efisiensi atau terdapat pemutusan hubungan kerja pada Perseroan?
Jawaban :
Penurunan pembayaran gaji dan tunjangan selain dikarenakan efisiensi juga dikarenakan
pelepasan entitas anak PT Telemedia Komunikasi Pratama pada tanggal 13 Juni 2024.
b. Penjelasan mengenai nature akun Jasa Profesional sebesar Rp322,46 juta.
Jawaban :
Nature akun Jasa Profesional sebesar Rp 322,46 juta adalah biaya audit kantor akuntan publik
sehubungan dengan aksi korporasi Perseroan sebelumnya yang tidak berhasil melakukan right
issue.
c. Rincian akun ”lain-lain” sebesar Rp152,21 juta.
Jawaban :
B. Lain Lain 4.857.304
B. Kurir 426.000
B. Merchant 105.616.048
B. Ekspedisi 9.255.000
Page 7
Beban Iuran Berlangganan 32.065.000
Jumlah 152.219.352
8. Berdasarkan CALK nomor 14 tentang Perpajakan, Perseroan membukukan utang pajak senilai
Rp459,21 juta yang sebagian besar dari Entitas Anak. Agar dapat dijelaskan:
a. Latar belakang terdapatnya utang pajak dengan nilai yang cukup besar tersebut.
Jawaban :
Utang pajak tersebut sebagian besar merupakan hutang pajak badan Entitas Anak PT Abdi
Harapan Unggul yang belum terbayarkan.
b. Status jatuh tempo dari seluruh utang pajak Perseroan.
Jawaban :
Status jatuh tempo dari seluruh utang pajak Perseroan dalam 1 tahun lebih.
c. Pengenaan denda keterlambatan pembayaran pajak kepada Perseroan. Agar dielaborasi, jika
ada.
Jawaban :
Denda pajak PPh Badan dikenakan 2% per bulan.
d. Rencana pelunasan utang pajak Perseroan.
Jawaban :
Perseroan masih mencari sumber dana yang cukup untuk melunasi hutang pajak badan
tersebut.
9. Berdasarkan laporan arus kas, Perseroan membukukan arus kas operasi negatif per 30 September
2025 sebesar -Rp403,66 juta dan mengalami perbaikan jika dibandingkan periode yang sama
tahun lalu yaitu sebesar -Rp13,68 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Latar belakang dan penjelasan mengenai perbaikan arus kas operasi pada 30 September 2025
dibandingkan tahun sebelumnya.
Jawaban :
Pada 30 September 2025, Perseroan membukukan arus kas operasi lebih baik dibandingkan
dengan periode sebelumnya dikarenakan efisiensi biaya yang dilakukan Perseroan serta
penurunan atas pembayaran untuk kegiatan operasi lainnya, dimana pada periode
sebelumnya Perseroan melakukan divestasi Entitas Anak PT Telemedia Komunikasi Pratama.
b. Sehubungan dengan perbaikan arus kas operasi pada 30 September 2025, apakah Perseroan
mempertimbangkan pemenuhan kebutuhan modal kerja di masa mendatang akan bersumber
dari Kas Internal?
Jawaban :
Sehubungan dengan perbaikan arus kas bersih dari aktivitas operasi per 30 September 2025,
Perseroan senantiasa melakukan evaluasi atas kebutuhan modal kerja untuk mendukung
kegiatan operasional dan pertumbuhan usaha. Dengan mempertimbangkan peningkatan
kinerja operasional serta perbaikan likuiditas yang telah dicapai, Perseroan membuka
Kemungkinan untuk memenuhi sebagian kebutuhan modal kerja melalui kas internal,
sepanjang kondisi arus kas operasional tetap stabil dan memadai.
Perseroan menyampaikan bahwa pemenuhan kebutuhan modal kerja
Page 8
c. Strategi Perseroan untuk dapat membukukan arus kas operasi positif di masa mendatang.
Jawaban :
Strategi Perseroan untuk dapat membukukan arus kas operasi positif di masa mendatang
selain melakukan pengetatan efisiensi biaya tetapi juga meningkatkan pendapatan
terutama di sektor jaringan internet agar dapat mencapai profitabilitas yang baik.
10. Berkenaan dengan CALK 10 tentang Aset Tetap, agar Perseroan dapat menjelaskan hal-hal sebagai
berikut:
a. Latar belakang serta peruntukan terkait penambahan aset tetap berupa Jaringan Internet
sebesar Rp4,50 miliar beserta peruntukannya.
Jawaban :
Penambahan aset berupa jaringan internet sebesar Rp 4,50 miliar merupakan jaringan
internet milik PT Telemedia Komunikasi Pratama yang telah di lepas kepemilikannya
kepada PT Dharma Sinar Semesta pada tanggal 14 Juni 2024, jaringan internet tersebut
digunakan untuk FTTH(Fiber To The Home). Rincian ini dapat di tabel dampak pelepasan
entitas anak.
b. Rincian mengenai penambahan Aset Dalam Penyelesaian sebesar Rp1,64 miliar dan
peruntukannya.
Jawaban :
Penambahan aset dalam penyelesaian sebesar Rp 1,64miliar adalah pembangunan jaringan
internet belum selesai pada tanggal pelaporan yang berlokasi di beberapa tempat seperti
Bassura, Cilebut, Citayam, Purwakarta dan Purworejo. Aset Dalam penyelesaian ini merupakan
milik PT Telemedia Komunikasi Pratama yang sudah dilepas kepemilikannya kepada PT
Dharma Sinar Semesta.
c. Rencana penambahan aset tetap di masa mendatang, serta sumber pendanaannya.
Jawaban :
Perseroan menyampaikan belum ada rencana penambahan aset tetap
11. Berdasarkan CALK nomor 13 tentang Utang Usaha, Perseroan membukukan saldo sebesar Rp5,34
miliar per 30 September 2025 atau menurun sebesar -11,23% pada 9 bulan pertama tahun 2025.
Agar dapat dijelaskan:
a. Rincian utang usaha kepada pihak lain-lain sebesar Rp4,77 miliar atau sebesar 89,30% dari
total utang usaha Perseroan.
Jawaban :
No Nama Jumlah
1 Andreas 1.170.046.322
2 Yunita 970.000.000
3 Hengky 970.000.000
4 Sussy 550.000.000
Page 9
5 Telemdia Komunikasi Pratama 502.460.000
6 Sugy 275.000.000
7 Afham Solusi Komunikasi 209.510.262
8 Subur Wijaya 81.634.950
9 Era Supplies Indonesia 29.669.620
10 APJI 17.205.000
11 Muara Indonesia 1.500.000
12 Esy 676.850
Jumlah 4.777.703.004
b. Peruntukan utang usaha Perseroan kepada pihak lain-lain tersebut sesuai pertanyaan nomor
10a.
Jawaban :
Peruntukan utang tersebut kepada pihak lain-lain merupakan utang untuk mendukung
kegiatan operasional dan pengembangan usaha secara berkelanjutan.
c. Status pembayaran utang usaha saat ini dengan mengisi tabel berikut:
Umur Utang Jumlah Pembayaran Outstanding Outstanding
Usaha (Rp) sampai Saat Ini (dalam (%)
(Rp) jutaan Rp)
Belum Jatuh Tempo 0 0 0 0
0-90 hari 325.513.127 242.239.128 83.279.999 1,6 %
Umur Utang Jumlah Pembayaran Outstandin Outstanding
Usaha (Rp) sampai Saat Ini g (%)
(Rp) (dalam
jutaan
Rp)
91-180 hari 22.685.653 - 22.685.653 0,4%
Lebih dari 180 hari 5.001.415.882 - 5.001.415.88 97,9%
2
Jumlah 5.349.614.662 242.239.128 5.107.375.53 100%
4
Page 10
12. Berdasarkan CALK 15 tentang Beban yang masih harus dibayar, agar dapat dijelaskan hal-hal
sebagai berikut:
a. Penjelasan dan rincian mengenai nature akun Tenaga Ahli sebesar Rp499,25 juta.
Jawaban :
Nature akun Tenaga ahli sebesar Rp499,25juta merupakan tagihan atas biaya kantor jasa
penilai publik (KJPP) sebesar Rp 315 juta, biaya audit kantor akuntan publik (KAP) sebesar Rp
168 juta serta biaya notaris sebesar Rp 16,25 juta.
b. Penjelasan mengenai tidak terdapatnya akun lain-lain per 30 September 2025
dibandingkan 30 September 2024.
Jawaban :
Akun lain-lain merupakan saldo yang masih harus dibayar yang transaksinya tidak berulang
setiap periode. Saldo akun lain-lain per 30 September 2024 merupakan kekurangan biaya
valuta asing kepada supplier yang masih terutang.
13. Informasi / fakta / kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga Efek
Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
Jawaban :
Tidak terdapat informasi / fakta / kejadian penting lainnya yang material dan dapat
mempengaruhi harga Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum
diungkapkan kepada publik.
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Digital Nata Karya
p.2
unresolved
org
PT Aviana Sinar Abadi
p.2
unresolved
org
PT KPI
p.5 ×2
unresolved
org
PT Abdi Harapan Unggul. Jawaban
p.5
unresolved
org
PT Abdi Harapan Unggul
p.5 ×2
unresolved
org
PT Telemedia Komunikasi Pratama
p.6 ×4
unresolved
—
Yunita
p.8
unresolved
—
Hengky
p.8
unresolved
—
Sussy
p.8
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.