Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
No. 035/SMRU-CORSEC/XII/2025 Jakarta, 29 Desember 2025
Kepada Yth,
Direksi PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta, 12910
Perihal : Laporan Hasil Public Expose PT SMR Utama Tbk (“Perseroan”)
Dengan hormat,
Memenuhi Peraturan BEI No. I-E butir V tentang kewajiban Public Expose, dengan ini kami
sampaikan Laporan Pelaksanaan Public Expose Perseroan sebagai berikut:
1. Public Expose dilaksanakan pada hari Senin, 29 Desember 2025 pukul 16.00 WIB melalui
media aplikasi webinar Zoom sebagaimana telah di sampaikan kepada Bursa dengan
Surat No. 031/SMRU-CORSEC/XII/2025;
2. Public Expose tersebut dihadiri oleh Arief Novaldi (Sekretaris Perusahaan) dan dihadiri
oleh 4 orang dari umum;
3. Public Expose dibuka pada pukul 16:02 WIB dan ditutup pada pukul 16:15 WIB oleh Arief
Novaldi selaku moderator dan presenter dengan susunan acara Pembukaan, materi
Public Expose yang telah disampaikan Perseroan kepada Bursa dengan Surat No.
033/SMRU-CORSEC/XII/2025 melalui proses upload kedalam situs resmi Bursa, yaitu
www.idxnet.co.id
4. Acara tanya jawab.
Demikian kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT SMR Utama Tbk
Arief Novaldi
Corporate Secretary
Tembusan:
- PT Bursa Efek Indonesia, Direktur Penilaian
- PT Bursa Efek Indonesia, Kepala Divisi Penilaian Sektor Jasa
Page 2
Rangkuman Public Expose PT SMR Utama Tbk
Webinar
29 Desember 2025
Dipaparkan oleh : Arief Novaldi (Sekretaris Perusahaan)
Moderator : Arief Novaldi (Sekretaris Perusahaan)
Dihadiri oleh : 4 peserta yang terdiri dari investor
Berikut ini rangkuman tanya jawab dalam acara Public Expose:
1. Iwan
Pertanyaan:
a. Apa yang menyebabkan kinerja Perseroan masih negatif?
b. Upaya apa saja yang telah dilakukan oleh manajemen dalam menanggulangi hal ini?
c. Bagaimana target untuk tahun 2026?
d. Apakah ada rencana korporasi di tahun 2026?
Jawaban:
a. Penurunan kinerja Perseroan terutama disebabkan belum ter-utilisasinya seluruh
alat berat milik entitas anak, PT Ricobana Abadi (“RBA”), terutama alat berat 60-100
ton karena belum diperolehnya kontrak pengganti Sambarata Mine Operation
(SMO). Selain itu, operational RBA terkendala sejak April 2025 terutama
dikarenakan masalah tidak adanya disposal serta jembatan provinsi yang rubuh
yang mengakibatkan transportasi hauling Batubara dari room ke port terhambat
dan/atau tidak berjalan sejak September 2025. Dari sisi biaya operational,
manajemen kunci Perseroan dan entitas anak terus berupaya untuk melakukan
efisiensi baik dari sisi fixed cost maupun variable cost.
b. Manajemen kunci perseroan dan entitas anak masih berupaya untuk mencari
kontrak kerja lain selain existing serta mengutilisasi unit-unit yang berada di
Sambarata untuk dapat di rentalkan ke pihak ketiga.
c. Dikarenakan operational masih belum berjalan sampai dengan saat ini yang
diakibatkan kendala pada poin a) diatas, maka target untuk tahun 2026 perseroan
dan entitas anak masih berupaya mencari peluang-peluang dari tambang di sekitar
Sumatera Selatan. Namun, dari beberapa proyek yang telah dijajaki, seluruhnya
sedang terkendala persetujuan RKAB.
d. Sampai dengan saat ini, Perseroan belum memiliki rencana korporasi ditahun 2026.
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Arief Novaldi
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
org
PT Ricobana Abadi
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.