Skip to content
Back to announcement

20251229_INET_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_32015690_lamp1.pdf

Other Text extracted INET

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 31

Page 1
         TAMBAHAN DAN/ATAU PERUBAHAN INFORMASI ATAS KETERBUKAAN INFORMASI
                              KEPADA PEMEGANG SAHAM
                          PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA TBK
 OJK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI KETERBUKAAN INFORMASI INI.
 SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM

 INFORMASI INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN
 PIHAK YANG KOMPETEN.

 PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA TBK (“PERSEROAN” ATAU “INET”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA, ATAU LAPORAN DAN
 KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM TAMBAHAN DAN/ATAU PERUBAHAN INFORMASI INI.




                                                  PT SINERGI INTI ANDALAN PRIMA Tbk
                                                                        Bidang Usaha
   Bergerak di bidang teknologi informasi sebagai penyedia jasa internet/Internet Service Provider/ISP dan penyewaan Fiber Optic melalui Perusahaan Anak
                                   Kantor Pusat :                                                               Kantor Operasional :
                           Gedung Cyber 1, Lantai 10                                                               Ruko Rich Palace
                            Jl. Kuningan Barat No.8,                                                   Jl. Meruya Ilir Raya No. 36 – 40 Blok A1
                              Jakarta Selatan 12710                                                               Jakarta Barat 11630
                         Telp.: 021 – 5265943/ 5835854                                                      Telp.: 021 – 5265943/ 5835854
                        Email : info@sinergynetworks.co.id                                                Email : info@sinergynetworks.co.id
                        Website : www.siapnetworks.co.id                                                   Website : www.siapnetworks.co.id

                           PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU I (“PMHMETD I”)
 Perseroan berencana untuk menerbitkan HMETD sebanyak-banyaknya 12.800.000.000 (dua belas miliar delapan ratus juta) saham biasa atas nama dengan
 nilai nominal Rp10 ,- (sepuluh Rupiah) setiap saham yang mewakili sebanyak-banyakanya 57,14% (lima puluh tujuh koma satu empat persen) dari modal
 ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD. Setiap pemegang 3 (tiga) Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan
 pada tanggal 6 Januari 2026 pukul 16.00 WIB berhak atas 4 (empat) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk
 membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan Rp250,- (dua ratus lima puluh Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat
 mengajukan Formulir Pemesanan dan Pembelian Saham. Jumlah dana yang akan diterima Perseroan dalam PMHMETD ini sebanyak-banyaknya
 Rp3.200.000.000.000,- (tiga triliun dua ratus miliar Rupiah).

 Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down). Dalam hal Pemegang Saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, sesuai
 dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan Memberikan Hak Memesan Efek
 Terlebih Dahulu sebagaimana terakhir kali diubah berdasarkan Peraturan OJK No. 14/POJK.04/2019 tentang Perubahan atas Peraturan OJK No.
 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“POJK No. 32/2015”), maka hak
 atas pecahan saham tersebut akan dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya akan dimasukan ke dalam rekening Perseroan. Saham hasil pelaksanaan
 HMETD yang ditawarkan melalui PMHMETD I memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal (termasuk hak atas dividen, hak atas sisa hasil likuidasi,
 HMETD dan hak atas pembagian saham bonus) dengan saham yang telah disetor penuh lainnya. Saham yang berasal dari pelaksanaan HMETD ini akan
 dicatatkan di BEI.

 Perseroan secara bersamaan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.304.000.000 (dua miliar tiga ratus empat juta) lembar Waran Seri II yang menyertai
 Saham Baru atau sebanyak-banyaknya 10,29% (sepuluh koma dua sembilan persen) dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I
 yang menyertai Saham Biasa Atas Nama yang dikeluarkan dalam rangka PMHMETD I. Waran Seri II diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para
 pemegang saham baru yang melaksanakan haknya dalam PMHMETD I. Setiap pemegang HMETD yang melaksanakan 50 (lima puluh) lembar saham baru
 Perseroan dalam PMHMETD I berhak memperoleh 9 (sembilan) lembar Waran Seri II dimana setiap 1 (satu) lembar Waran Seri II memberikan hak kepada
 pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham baru Perseroan yang dikeluarkan dalam portepel.

 Waran Seri II adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk melakukan pembelian Saham Biasa Atas Nama yang bernilai nominal Rp 10,-
 (sepuluh Rupiah) setiap sahamnya dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp300,- (tiga ratus Rupiah) yang dapat dilakukan selama masa berlakunya pelaksanaan
 yaitu mulai tanggal 13 Juli 2026 – 13 Juli 2028, Pemegang Waran Seri II tidak mempunyai hak sebagai pemegang saham termasuk hak dividen selama Waran
 Seri II tersebut belum dilaksanakan menjadi saham. Apabila Waran Seri II tidak dilaksanakan sampai habis masa berlakunya, maka Waran Seri II tersebut menjadi
 kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku. Masa berlaku Waran Seri II tidak dapat diperpanjang lagi. Total Hasil Pelaksanaan Waran Seri II sebanyak-banyaknya
 Rp 691.200.000.000,- (enam ratus sembilan puluh satu miliar dua ratus juta Rupiah).

 Bahwa sehubungan dengan pelaksanaan PMHMETD I Perseroan, bahwa PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara (“AKUN”) selaku pemegang 5.360.707.200 (lima
 miliar tiga ratus enam puluh juta tujuh ratus tujuh ribu dua ratus) lembar saham atau setara dengan 60.62% (enam puluh koma enam duapersen) dari modal
 ditempatkan dan disetor Perseroan per tanggal 15 September 2025 menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diperoleh yaitu sejumlah
 7.147.609.600 (tujuh miliar serratus empat puluh tujuh juta enam ratus sembilan ribu enam ratus) HMETD yang dimilikinya melalui Surat Pernyataan tanggal 23
 September 2025 dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp250,- (dua ratus lima puluh Rupiah) sehingga keseluruhan AKUN akan melaksanakan Pelaksanaan
 HMETD sejumlah Rp1.786.902.400.000,- (satu triliun tujuh ratus delapan puluh enam miliar Sembilan ratus dua juta empat ratus ribu Rupiah).

 Apabila Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya dilaksanakan oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada
 pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya, seperti yang tercantum dalam HMETD atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham
 Tambahan secara proporsional berdasarkan hak yang telah dilaksanakan. Apabila setelah alokasi pemesanan Saham Tambahan, masih terdapat sisa saham
 porsi Publik maka berdasarkan Akta Perjanjian Pembelian Sisa Saham Dalam Rangka Penawaran Umum Untuk Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek
 Terlebih Dahulu I PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk No.1.329 tanggal 19 September 2025 yang dibuat di hadapan Mohamad Fajri Mekka Putra, SH., M.Kn.,
 Notaris di Jakarta Selatan, AKUN (“Pembeli Siaga”) telah menyatakan sanggup menjadi Pembeli Siaga jika Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini
 tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang saham atau pemegang HMETD, dengan jumlah saham sebanyak-banyaknya 5.652.377.067 (lima miliar lima
 ratus enam puluh dua juta tiga ratus tujuh puluh tujuh ribu enam puluh tujuh) saham pada Harga Pelaksanaan sebesar Rp250,- (dua ratus lima puluh Rupiah)
 setiap saham dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp1.413.094.266.750,- (satu triliun empat ratus tiga belas miliar Sembilan puluh empat juta dua ratus enam
 puluh enam ribu tujuh ratus lima puluh Rupiah).

 HMETD DAPAT DIPERDAGANGKAN DI DALAM ATAU DI LUAR BURSA EFEK INDONESIA SELAMA TIDAK KURANG DARI 5 (LIMA) HARI KERJA SEJAK TANGGAL 8 JANUARI
 2026 SAMPAI DENGAN TANGGAL 22 JANUARI 2026. PENCATATAN SAHAM BARU HASIL PELAKSANAAN HMETD AKAN DILAKUKAN DI PT BURSA EFEK INDONESIA PADA
 TANGGAL 12 JANUARI 2026 SAMPAI DENGAN 26 JANUARI 2026. TANGGAL TERAKHIR PELAKSANAAN HMETD ADALAH TANGGAL 22 JANUARI 2026 DENGAN KETERANGAN
 BAHWA HMETD YANG TIDAK DILAKSANAKAN SAMPAI DENGAN TANGGAL TERSEBUT MENJADI TIDAK BERLAKU LAGI.

                                            PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH PARA PEMEGANG SAHAM
 PEMEGANG SAHAM LAMA YANG TIDAK MELAKSANAKAN HAKNYA UNTUK MEMBELI SAHAM BARU YANG DITAWARKAN DALAM PMHMETD I INI SESUAI DENGAN HMETD-
 NYA AKAN MENGALAMI PENURUNAN PERSENTASE KEPEMILIKAN SAHAMNYA DALAM PERSEROAN (DILUSI) MAKSIMUM SEBESAR 57,14% (LIMA PULUH TUJUH KOMA
 SATU EMPAT PERSEN) DARI TOTAL PORSI KEPEMILIKAN SAHAM DARI MASING-MASING PEMEGANG SAHAM PADA SAAT PELAKSANAAN HMETD .

 RISIKO USAHA UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO PERIZINAN. RISIKO USAHA PERSEROAN SELENGKAPNYA DICANTUMKAN PADA BAB 6
 PROSPEKTUS PMHMETD I.




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                                                    Halaman-1
Page 2
                                                   JADWAL PMHMETD I

 Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                                                              :      12 Juni 2025
 Tanggal Pernyataan Pendaftaraan menjadi Efektif                                                   :      22 Desember
                                                                                                                  2025
 Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan HMETD di:
 - Pasar Reguler dan Negosiasi                                                                     :     2 Januari 2026
 - Pasar Tunai                                                                                     :     6 Januari 2026
 Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD:
 - Pasar Reguler dan Negosiasi                                                                     :      5 januari 2026
 - Pasar Tunai                                                                                     :     7 Januari 2026
 Tanggal Pencatatan dalam DPS yang berhak atas HMETD                                               :     6 Januari 2026
 Tanggal Distribusi SBHMETD                                                                        :     7 Januari 2026
 Tanggal Pencatatan SBHMETD di BEI                                                                 :     8 Januari 2026
 Awal Perdagangan SBHMETD                                                                          :     8 Januari 2026
 Akhir Perdagangan SBHMETD                                                                         :    22 Januari 2026
 Periode Pelaksanaan HMETD                                                                         :    8 Januari 2026 -
                                                                                                        22 Januari 2026
 Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD                                                  :   12 Januari 2026 -
                                                                                                        26 Januari 2026
 Tanggal Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan                                                 :    23 Januari 2026
 Tanggal Penjatahan atas Pemesanan Saham Tambahan                                                  :    26 Januari 2026
 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan Saham Tambahan                                                :    28 Januari 2026
 Tanggal Awal Perdagangan Waran Seri II                                                            :     8 Januari 2026
 Tanggal Akhir Perdagangan Waran Seri II                                                           :
 -Pasar Reguler dan Negosiasi                                                                      :        11 Juli 2028
 -Pasar Tunai                                                                                      :        13 Juli 2028
 Tanggal Awal Pelaksanaan Waran Seri II                                                            :        13 Juli 2026
 Tanggal Akhir Pelaksanaan Waran Seri II                                                           :        13 Juli 2028
 Tanggal Akhir Masa Berlaku Waran Seri II                                                          :        13 Juli 2028

                                                         PMHMETD I

Dalam rangka pelaksanaan PMHMETD I, para pemegang saham Perseroan telah memberikan: (i) Persetujuan atas
rencana Perseroan untuk melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
("PMHMETD") sejumlah sebanyak-banyaknya 12.800.000.000 (dua belas miliar delapan ratus juta) saham baru,
dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan peraturan yang berlaku di Pasar Modal,
khususnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan. Nomor 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan
Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebagaimana diubah dengan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.04/2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu, termasuk menyetujui perubahan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan susunan
permodalan Perseroan dalam rangka PMHMETD. (ii) Persetujuan untuk memberikan wewenang dan kuasa kepada
Direksi Perseroan, untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan dengan keputusan tersebut di atas,
termasuk tetapi tidak terbatas untuk:

     a.   Dalam rangka atau sehubungan dengan PMHMETD, menentukan kepastian jumlah saham yang dikeluarkan,
          menentukan kepastian modal ditempatkan dan disetor Perseroan, serta merubah Anggaran Dasar Perseroan
          sehubungan dengan perubahan modal ditempatkan dan disetor tersebut (termasuk menegaskan susunan
          pemegang saham Perseroan), selanjutnya menyatakan/menuangkannya dalam akta-akta yang dibuat di
          hadapan Notaris, kemudian mengajukan permohonan kepada pihak/pejabat yang berwenang, untuk
          memperoleh persetujuan dan/atau menyampaikan pemberitahuan atas keputusan Rapat ini dan/atau
          perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam keputusan Rapat ini, dan melakukan semua dan setiap
          tindakan yang diperlukan, sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku;
     b.   Menentukan kepastian jadwal PMHMETD;
     c.   Menandatangani dokumen-dokumen yang diperlukan dalam rangka PMHMETD termasuk dokumen-dokumen
          sehubungan dengan pernyataan pendaftaran untuk diajukan kepada OJK;
     d.   Menegosiasikan dan menandatangani dokumen-dokumen lainnya terkait dengan pembeli siaga (sepanjang
          relevan) dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang dianggap baik untuk Perseroan oleh Direksi
          Perseroan;
     e.   Menitipkan saham Perseroan dalam penitipan kolektif KSEI sesuai dengan peraturan Kustodian Sentral Efek
          Indonesia;
     f.   Mencatatkan seluruh saham Perseroan yang telah dikeluarkan dan disetor penuh pada Bursa Efek Indonesia;
          dan
     g.   Melakukan segala tindakan yang diperlukan dan/atau disyaratkan sehubungan dengan PMHMETD, termasuk
          yang disyaratkan berdasarkan peraturan perundangundangan yang berlaku untuk Perseroan




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025              Halaman-2
Page 3
sebagaimana dinyatakan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Sinergi Inti Andalan
Prima Tbk No. 014 tanggal 12 Juni 2025 yang dibuat di hadapan Selo Selieana, SH., M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan.

Selain itu, para pemegang saham Perseroan juga telah memberikan Persetujuan atas rencana Perseroan untuk
menerbitkan sebanyak-banyaknya 3.200.000.000 (tiga miliar dua ratus juta) Waran Seri II bersamaan dengan Rencana
Perseroan melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Teriebih Dahulu ("PMHMETD")
sejumlah sebanyak-banyaknya 12.800.000.000 (dua belas miliar delapan ratus juta) saham baru, yang sebelumnya
telah memperoleh persetujuan RUPSLB pada tanggal 12 Juni 2025, berikut dengan pemberian kuasa dan wewenang
kepada Direksi Perseroan untuk:

      a.   Menetapkan jumlah saham yang ditawarkan dalam PMHMETD serta jumlah Waran Seri II;
      b.   Menetapkan harga pelaksanaan PMHMETD dan harga pelaksanaan Waran Seri II;
      c.   Melakukan segala tindakan yang diperlukan dalam pelaksanaan PMHMETD dengan memperhatikan
           peraturan perundang- undangan yang berlaku; dan
      d.   Melakukan peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor setelah pelaksanaan PMHMETD dan
           pelaksanaan Waran Seri II.

sebagaimana dinyatakan dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Sinergi Inti Andalan
Prima Tbk No. 12 tanggal 20 Agustus 2025 yang dibuar di hadapan Rini Yulianti, SH, Notarius di Jakarta Timur.

 a.        Jumlah Saham Baru                                 :   Sebanyak-banyaknya 12.800.000.000 (dua belas
                                                                 miliar delapan ratus juta) lembar saham biasa atas
                                                                 nama yang mewakili 57,14% (lima puluh tujuh koma
                                                                 satu empat persen) dari modal ditempatkan dan
                                                                 disetor penuh setelah PMHMETD I.
 b.        Nilai Emisi PMHMETD I                             :   Sebanyak-banyaknya Rp3.200.000.000.000,- (tiga
                                                                 triliun dua ratus miliar Rupiah)..
 c.        Rasio HMETD                                       :   3 : 4 yaitu dimana setiap pemegang 3 (tiga) Saham
                                                                 Lama berhak atas 4 (empat) HMETD, di mana 1
                                                                 (satu) HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) Saham
                                                                 Baru.
 d.        Harga Pelaksanaan HMETD                           :   Rp250,- (dua ratus lima puluh Rupiah) setiap saham.
 e.        Hak atas Saham Baru                               :   Saham Baru ini mempunyai hak yang sama dan
                                                                 sederajat dalam segala hal dengan saham biasa atas
                                                                 nama lainnya yang telah ditempatkan dan disetor
                                                                 penuh dalam Perseroan termasuk tetapi tidak
                                                                 terbatas pada hak suara, hak dalam pembagian
                                                                 dividen, dan hak atas sisa hasil likuidasi, HMETD dan
                                                                 hak atas pembagian saham bonus.
 f.        Dilusi Setelah HMETD                              :   Bagi yang tidak melaksanakan HMETD, dilusi sampai
                                                                 dengan maksimum sebesar 57,14% (lima puluh tujuh
                                                                 koma satu empat persen) dari total porsi kepemilikan
                                                                 saham dari masing-masing pemegang saham pada
                                                                 saat pelaksanaan HMETD.
 g.        Pembeli Siaga                                     :   PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara (“AKUN”) selaku
                                                                 Pemegang         Saham       Pengendali      Perseroan
                                                                 menyatakan kesediaannya untuk menjadi Pembeli
                                                                 Siaga dalam PMHMETD I Perseroan.
 h.        Jumlah dan Nilai Pembeli Siaga                    :   Berdasarkan Akta Perjanjian Pembelian Sisa Saham
                                                                 Dalam       Rangka      Penawaran      Umum      Untuk
                                                                 Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek
                                                                 Terlebih Dahulu I PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk
                                                                 No.1.329 tanggal 19 September 2025 yang dibuat di
                                                                 hadapan Mohamad Fajri Mekka Putra, SH., M.Kn.,
                                                                 Notaris di Jakarta Selatan, AKUN (“Pembeli Siaga”)
                                                                 telah menyatakan sanggup menjadi Pembeli Siaga
                                                                 jika Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD
                                                                 I ini tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang
                                                                 saham atau pemegang HMETD, dengan jumlah
                                                                 saham sebanyak-banyaknya 5.652.377.067 (lima
                                                                 miliar lima ratus enam puluh dua juta tiga ratus tujuh
                                                                 puluh tujuh ribu enam puluh tujuh) saham pada Harga
                                                                 Pelaksanaan sebesar Rp250,- (dua ratus lima puluh
                                                                 Rupiah) setiap saham dengan nilai sebanyak-
                                                                 banyaknya Rp1.413.094.266.750,- (satu triliun empat
                                                                 ratus tiga belas miliar Sembilan puluh empat juta dua
                                                                 ratus enam puluh enam ribu tujuh ratus lima puluh
                                                                 Rupiah)




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                   Halaman-3
Page 4
 i.       Rasio Waran Seri II                                :   50 : 9 yaitu dimana setiap pemegang 50 (lima puluh)
                                                                 Saham Hasil Pelaksanaan HMETD berhak atas 9
                                                                 (sembilan) Waran Seri II, di mana 1 (satu) Waran Seri
                                                                 II berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru.
 j.       Jumlah Waran Seri II                               :   Sebanyak-banyaknya 2.304.000.000 (dua miliar tiga
                                                                 ratus empat juta) lembar Waran Seri II.
 k.       Nilai Emisi Waran Seri II                          :   Sebanyak-banyaknya Rp 691.200.000.000,- (enam
                                                                 ratus sembilan puluh satu miliar dua ratus juta
                                                                 Rupiah).
 l.       Penggunaan Dana Hasil PMHMETD I                    :   Seluruh dana hasil dari PMHMETD I Perseroan,
                                                                 setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan
                                                                 oleh Perseroan untuk:
                                                                      1. Sekitar Rp2.935.000.000.000,- (dua triliun
                                                                          sembilan ratus tiga puluh lima miliar Rupiah)
                                                                          untuk        penyetoran      modal      kepada
                                                                          Perusahaan Anak, GPI yang mana akan
                                                                          digunakan oleh GPI untuk:
                                                                           a. Sekitar Rp2.800.000.000.000,- (dua
                                                                                triliun delapan ratus miliar Rupiah) akan
                                                                                digunakan GPI untuk pengembangan
                                                                                jaringan Fiber To The Home (FTTH)
                                                                                berkecepatan tinggi dengan tenologi
                                                                                Wi-Fi 7 sebanyak 2 Juta Pelanggan di
                                                                                Pulau Bali dan Lombok;
                                                                           b. Sisanya sebesar Rp135.000.000.000,-
                                                                                (seratus tiga puluh lima miliar Rupiah)
                                                                                akan digunakan sebagai modal kerja
                                                                                GPI,       yaitu    biaya      pembelian
                                                                                perlengkapan        penunjang,      biaya
                                                                                pengembangan          layanan,      biaya
                                                                                pemasaran, biaya pelatihan serta biaya
                                                                                overhead lainnya.
                                                                      2. Sekitar Rp215.384.400.000,- (dua ratus lima
                                                                          belas miliar tiga ratus delapan puluh empat
                                                                          juta empat ratus ribu Rupiah) untuk
                                                                          penyetoran modal kepada Perusahaan
                                                                          Anak, PFI yang mana akan digunakan oleh
                                                                          PFI untuk melunasi biaya Indefeasible Right
                                                                          of Use (IRU) Jaringan kabel bawah laut
                                                                          (Submarine Cable) kepada PT JMP.
                                                                      3. Sisanya akan digunakan sebagai modal
                                                                          kerja Perseroan, yaitu biaya pembelian
                                                                          perlengkapan           penunjang,         biaya
                                                                          pengembangan layanan, biaya pemasaran,
                                                                          biaya pelatihan serta biaya overhead
                                                                          lainnya.
                                                                 Sedangkan dana hasil pelaksanaan Waran Seri II
                                                                 akan digunakan sebagai modal kerja Perseroan, yaitu
                                                                 biaya pembelian perlengkapan penunjang, biaya
                                                                 pengembangan layanan, biaya pemasaran, biaya
                                                                 pelatihan serta biaya overhead lainnya.
 m.       Periode Perdagangan HMTED                          :   8 - 22 Januari 2026
 n.       Periode Pelaksanaan HMTED                          :   8 - 22 Januari 2026
 o.       Periode Perdagangan Waran Seri II                  :   8 Januari 2026 – 13 Juli 2028
 p.       Periode Pelaksanaan Waran Seri II                  :   13 Juli 2026 – 13 Juli 2028

Bahwa sehubungan dengan pelaksanaan PMHMETD I Perseroan, bahwa PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara selaku
pemegang 5.360.707.200 (lima miliar tiga ratus enam puluh juta tujuh ratus tujuh ribu dua ratus) atau setara dengan
dengan 60,62% (enam puluh koma enam dua persen) saham Perseroan menyatakan akan melaksanakan seluruh
HMETD yang akan diperoleh yaitu sejumlah 7.147.609.600 (tujuh miliar serratus empat puluh tujuh juta enam ratus
sembilan ribu enam ratus) HMETD yang dimilikinya melalui Surat Pernyataan tanggal 19 September 2025 dengan
Harga Pelaksanaan sebesar Rp250,- (dua ratus lima puluh Rupiah) sehingga keseluruhan AKUN akan melaksanakan
Pelaksanaan HMETD sejumlah Rp1.786.902.400.000,- (satu triliun tujuh ratus delapan puluh enam miliar Sembilan
ratus dua juta empat ratus ribu Rupiah).

Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang dikeluarkan
oleh BAE sampai dengan tanggal 31 Oktober 2025 berdasarkan Surat No. 010/SP/SINERGY/XI.2025 tanggal 6
November 2025 berdasarkan sebagai berikut:




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                     Halaman-4
Page 5
                                                     MODAL SAHAM
                                          Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
                               Dengan Nilai Nominal Rp10,- (sepuluh Rupiah) setiap saham
                         Keterangan                          Jumlah Saham                 Nilai Nominal (Rp)                (%)

   Modal Dasar                                                     30.000.000.000                  300.000.000.000
   Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
    PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara                                5.360.707.200                   53.607.072.000        60,62
    Muhammad Arif                                                          10.000                          100.000         0,01
    Masyarakat dibawah 5%                                           3.786.189.722                   37.861.897.220        39,37
   Total Modal Ditempatkan & Disetor                                8.894.552.519                   88.945.525.190        100,00
   Saham dalam Portepel                                            21.105.447.481                  211.054.474.810


Bahwa per tanggal 15 September 2025 masih terdapat Waran Seri I yang berlaku berjumlah 757.003.890 (tujuh ratus
lima puluh tujuh juta tiga ribu delapan ratus sembilan puluh lembar) Waran Seri I. Waran Seri I. Waran Seri I adalah
efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk melakukan pembelian Saham Biasa Atas Nama yang bernilai
nominal Rp 10,- (sepuluh Rupiah) setiap sahamnya dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp 91,- (sembilan puluh satu
Rupiah) yang dapat dilakukan selama masa berlakunya pelaksanaan yaitu mulai tanggal 24 januari 2024 sampai
dengan 26 Januari 2026.

Pemegang Waran Seri I tidak mempunyai hak sebagai pemegang saham termasuk hak dividen selama Waran Seri I
tersebut belum dilaksanakan menjadi saham. Apabila Waran Seri I tidak dilaksanakan sampai habis masa berlakunya,
maka Waran Seri I tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku. Masa berlaku Waran Seri I tidak dapat
diperpanjang lagi.

Saham hasil pelaksanaan Waran Seri I akan memberikan kepada pemegangnya hak yang sama dan sederajat dalam
segala hal dengan saham Perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh, termasuk hak atas pembagian dividen,
hak untuk mengeluarkan suara dalam RUPS, hak atas pembagian saham bonus dan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (HMETD).

Berikut ini proforma permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang
dikeluarkan oleh BAE per tanggal 15 September 2025 sebelum dan sesudah dilakukan PMHMETD I, dengan asumsi
seluruh pemegang Waran Seri I tidak lagi melaksanakan Waran Seri I dan pemegang saham masyarakat dibawah
5% melaksanakan seluruh HMETD:

                            PROFORMA PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
                                         Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
                              Dengan Nilai Nominal Rp10,- (sepuluh Rupiah) setiap saham

                                                   Sebelum PMHMETD I                                Setelah PMHMETD I
                Uraian                                     Nilai Nominal                                       Nilai Nominal
                                       Jumlah Saham                           (%)     Jumlah Saham                                  (%)
                                                                (Rp)                                                 (Rp)
 Modal Dasar                            30.000.000.000    300.000.000.000             30.000.000.000           300.000.000.000
 Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
  PT Abadi Kreasi Unggul Nusantra        5.360.707.200     53.607.072.000    60,62     12.508.316.800          125.083.168.000     60,62
  Muhammad Arif                                 10.000            100.000     0,01             23.333                  233.330     0,01
  Masyarakat dibawah 5%                  3.482.278.910     34.822.789.100    39,37      8.125.317.456           81.253.174.560     39,37
 Total Modal Ditempatkan & Disetor
                                         8.842.996.110     88.429.961.100   100,00     20.633.567.589          206.336.575.890     100,00
 Penuh
 Saham dalam Portepel                   21.157.003.890    211.570.038.900               9.366.342.411           93.663.424.110


Berikut ini proforma permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang
dikeluarkan oleh BAE per tanggal 15 September 2025 sebelum dan sesudah dilakukan PMHMETD I, dengan asumsi
seluruh pemegang Waran Seri I tidak lagi melaksanakan Waran Seri I dan pemegang saham masyarakat dibawah
5% melaksanakan seluruh HMETD dan setelah pelaksanaan Waran Seri II:

                            PROFORMA PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
                                         Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
                              Dengan Nilai Nominal Rp10,- (sepuluh Rupiah) setiap saham

                                                    Setelah PMHMETD I                       Setelah Pelaksanaan Waran Seri II
                Uraian                                     Nilai Nominal                                       Nilai Nominal
                                       Jumlah Saham                           (%)     Jumlah Saham                                  (%)
                                                                (Rp)                                                 (Rp)
 Modal Dasar                            30.000.000.000    300.000.000.000             30.000.000.000           300.000.000.000
 Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
  PT Abadi Kreasi Unggul Nusantra       12.508.316.800    125.083.168.000    60,62     13.794.886.528          137.948.865.280     60,62
  Muhammad Arif                                 23.333            233.330     0,01             25.732                  257.320     0,01
  Masyarakat dibawah 5%                  8.125.317.456     81.253.174.560    39,37      8.961.064.394           89.610.643.940     39,37
 Total Modal Ditempatkan & Disetor
                                        20.633.567.589    206.336.575.890   100,00     22.755.976.654          227.559.766.540     100,00
 Penuh
 Saham dalam Portepel                    9.366.342.411     93.663.424.110               7.244.023.346           72.440.233.460




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                            Halaman-5
Page 6
Berikut ini proforma permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang
dikeluarkan oleh BAE per tanggal 15 September 2025 sebelum dan sesudah dilakukan PMHMETD I, dengan asumsi
seluruh pemegang Waran Seri I tidak lagi melaksanakan Waran Seri I dan pemegang saham masyarakat dibawah
5% tidak melaksanakan HMETD sama sekali:

                          PROFORMA PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
                                       Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
                            Dengan Nilai Nominal Rp10,- (sepuluh Rupiah) setiap saham

                                                   Sebelum PMHMETD I                               Setelah PMHMETD I
                Uraian                                     Nilai Nominal                                  Nilai Nominal
                                       Jumlah Saham                           (%)     Jumlah Saham                               (%)
                                                                (Rp)                                            (Rp)
 Modal Dasar                            30.000.000.000    300.000.000.000             30.000.000.000      300.000.000.000
 Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
  PT Abadi Kreasi Unggul Nusantra        5.360.707.200     53.607.072.000    60,62     17.151.355.346     171.513.553.460       83,11
  Muhammad Arif                                 10.000            100.000     0,01             23.333             233.330       0,01
  Masyarakat dibawah 5%                  3.482.278.910     34.822.789.100    39,37      3.482.278.910      34.822.789.100       16,88
 Total Modal Ditempatkan & Disetor
                                         8.842.996.110     88.429.961.100   100,00     20.633.567.589     206.336.575.890       100,00
 Penuh
 Saham dalam Portepel                   21.157.003.890    211.570.038.900               9.366.342.411       93.663.424.110


Berikut ini proforma permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang
dikeluarkan oleh BAE per tanggal 15 September 2025 sebelum dan sesudah dilakukan PMHMETD I, dengan asumsi
seluruh pemegang Waran Seri I tidak lagi melaksanakan Waran Seri I dan pemegang saham masyarakat dibawah
5% tidak melaksanakan HMETD sama sekali dan setelah pelaksanaan Waran Seri II:

                          PROFORMA PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
                                       Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
                            Dengan Nilai Nominal Rp10,- (sepuluh Rupiah) setiap saham

                                                    Setelah PMHMETD I                       Setelah Pelaksanaan Waran Seri II
                Uraian                                     Nilai Nominal                                  Nilai Nominal
                                       Jumlah Saham                           (%)     Jumlah Saham                               (%)
                                                                (Rp)                                            (Rp)
 Modal Dasar                            30.000.000.000    300.000.000.000             30.000.000.000      300.000.000.000
 Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
  PT Abadi Kreasi Unggul Nusantra       17.151.355.346    171.513.553.460    83,11     19.273.672.012     192.736.720.120       84,70
  Muhammad Arif                                 23.333            233.330     0,01             25.732             257.320       0,01
  Masyarakat dibawah 5%                  3.482.278.910     34.822.789.100    16,88      3.482.278.910      34.822.789.100       15,29
 Total Modal Ditempatkan & Disetor
                                        20.633.567.589    206.336.575.890   100,00     22.755.967.654     227.559.766.540       100,00
 Penuh
 Saham dalam Portepel                    9.366.342.411     93.663.424.110               7.244.023.346       72.440.233.460


Berikut ini proforma permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang
dikeluarkan oleh BAE per tanggal 15 September 2025 sebelum dan sesudah dilakukan PMHMETD I, dengan asumsi
seluruh pemegang Waran Seri I melaksanakan seluruh Waran Seri I dan pemegang saham masyarakat dibawah 5%
melaksanakan seluruh HMETD:

                          PROFORMA PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
                                       Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
                            Dengan Nilai Nominal Rp10,- (sepuluh Rupiah) setiap saham

                                                   Sebelum PMHMETD I                               Setelah PMHMETD I
                Uraian                                     Nilai Nominal                                  Nilai Nominal
                                       Jumlah Saham                           (%)     Jumlah Saham                               (%)
                                                                (Rp)                                            (Rp)
 Modal Dasar                            30.000.000.000    300.000.000.000             30.000.000.000      300.000.000.000
 Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
  PT Abadi Kreasi Unggul Nusantra        5.360.707.200     53.607.072.000    55,84     12.508.316.800     125.083.168.000       55,84
  Muhammad Arif                                 10.000            100.000     0,01             23.333             233.330       0,01
  Masyarakat dibawah 5%                  4.239.282.800     42.392.828.000    44,15      9.891.659.867      98.916.598.670       44,15
 Total Modal Ditempatkan & Disetor
                                         9.600.000.000     96.000.000.000   100,00     22.400.000.000     224.000.000.000       100,00
 Penuh
 Saham dalam Portepel                   20.400.000.000    204.000.000.000               7.600.000.000       76.000.000.000


Berikut ini proforma permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang
dikeluarkan oleh BAE per tanggal 15 September 2025 sebelum dan sesudah dilakukan PMHMETD I, dengan asumsi
seluruh pemegang Waran Seri I melaksanakan seluruh Waran Seri I dan pemegang saham masyarakat dibawah 5%
melaksanakan seluruh HMETD setelah pelaksanaan Waran Seri II:




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                         Halaman-6
Page 7
                            PROFORMA PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
                                         Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
                              Dengan Nilai Nominal Rp10,- (sepuluh Rupiah) setiap saham

                                                     Setelah PMHMETD I                       Setelah Pelaksanaan Waran Seri II
                  Uraian                                    Nilai Nominal                                  Nilai Nominal
                                          Jumlah Saham                         (%)     Jumlah Saham                               (%)
                                                                 (Rp)                                            (Rp)
     Modal Dasar                          30.000.000.000   300.000.000.000             30.000.000.000      300.000.000.000
     Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
      PT Abadi Kreasi Unggul Nusantra     12.508.316.800   125.083.168.000    55,84     13.794.886.528     137.948.865.280       55,84
      Muhammad Arif                               23.333           233.330     0,01             25.733             257.330       0,01
      Masyarakat dibawah 5%                9.891.659.867    98.916.598.670    44,15     10.909.087.739     109.090.877.390       44,15
     Total Modal Ditempatkan & Disetor
                                          22.400.000.000   224.000.000.000   100,00     24.704.000.000     247.040.000.000       100,00
     Penuh
     Saham dalam Portepel                  7.600.000.000    76.000.000.000              5.296.000.000        52.960.000.000


 Berikut ini proforma permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang
 dikeluarkan oleh BAE per tanggal 15 September 2025 sebelum dan sesudah dilakukan PMHMETD I, dengan asumsi
 seluruh pemegang Waran Seri I melaksanakan seluruh Waran Seri I dan pemegang saham masyarakat dibawah 5%
 tidak melaksanakan HMETD sama sekali:

                            PROFORMA PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
                                         Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
                              Dengan Nilai Nominal Rp10,- (sepuluh Rupiah) setiap saham

                                                     Sebelum PMHMETD I                              Setelah PMHMETD I
                  Uraian                                    Nilai Nominal                                  Nilai Nominal
                                          Jumlah Saham                         (%)     Jumlah Saham                               (%)
                                                                 (Rp)                                            (Rp)
     Modal Dasar                          30.000.000.000   300.000.000.000             30.000.000.000      300.000.000.000
     Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
      PT Abadi Kreasi Unggul Nusantra      5.360.707.200    53.607.072.000    55,84     18.160.693.867     181.606.938.670       81,06
      Muhammad Arif                               10.000           100.000     0,01             23.333             233.330       0,01
      Masyarakat dibawah 5%                4.239.282.800    42.392.828.000    44,15      4.239.282.800      42.392.828.000       18,93
     Total Modal Ditempatkan & Disetor
                                           9.600.000.000    96.000.000.000   100,00     22.400.000.000     224.000.000.000       100,00
     Penuh
     Saham dalam Portepel                 20.400.000.000   204.000.000.000                7.600.000.000      76.000.000.000


 Berikut ini proforma permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan laporan kepemilikan yang
 dikeluarkan oleh BAE per tanggal 15 September 2025 sebelum dan sesudah dilakukan PMHMETD I, dengan asumsi
 seluruh pemegang Waran Seri I melaksanakan seluruh Waran Seri I dan pemegang saham masyarakat dibawah 5%
 tidak melaksanakan HMETD sama sekali dan setelah pelaksanaan Waran Seri II:

                            PROFORMA PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM
                                         Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama
                              Dengan Nilai Nominal Rp10,- (sepuluh Rupiah) setiap saham

                                                     Setelah PMHMETD I                       Setelah Pelaksanaan Waran Seri II
                  Uraian                                    Nilai Nominal                                  Nilai Nominal
                                          Jumlah Saham                         (%)     Jumlah Saham                               (%)
                                                                 (Rp)                                            (Rp)
     Modal Dasar                          30.000.000.000   300.000.000.000             30.000.000.000      300.000.000.000
     Modal Ditempatkan & Disetor Penuh
      PT Abadi Kreasi Unggul Nusantra     18.160.693.867   181.606.938.670    81,06     20.464.691.467     204.646.914.671       91,36
      Muhammad Arif                               23.333           233.330     0,01             25.733             257.329       0,01
      Masyarakat dibawah 5%                4.239.282.800    42.392.828.000    18,93      4.239.282.800      42.392.828.000       18,93
     Total Modal Ditempatkan & Disetor
                                          22.400.000.000   224.000.000.000   100,00     24.704.000.000     247.040.000.000       100,00
     Penuh
     Saham dalam Portepel                  7.600.000.000    76.000.000.000              15.296.000.000     152.960.000.000


                                         PENGGUNAAN DANA HASIL PMHMETD I

 Seluruh dana hasil dari PMHMETD I Perseroan, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan oleh Perseroan
 untuk:

1.     Sekitar Rp2.935.000.000.000,- (dua triliun sembilan ratus tiga puluh lima miliar Rupiah) akan digunakan untuk
       melakukan penyetoran modal pada perusahaan anak yaitu GPI yang mana oleh GPI seluruh dana tersebut akan
       digunakan untuk:

        a.   Sekitar Rp2.800.000.000.000,- (dua triliun delapan ratus miliar Rupiah) akan digunakan untuk Belanja modal
             untuk pembangunan jaringan FTTH (Fiber To The Home) dengan teknologi termutakhir yaitu WIFI 7 untuk
             2.000.000 (dua juta) homepass yang berlokasi di Pulau Bali dan Pulau Lombok dengan rencana
             pembangunan sebanyak 780.000 (tujuh ratus delapan puluh ribu) homepass pada tahun 2026 dan 1.220.000
             (satu juta dua ratus dua puluh ribu) homepass pada tahun 2027. Biaya pembangunan tersebut terdiri dari



 Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                         Halaman-7
Page 8
           antara lain perangkat (i) Optical Line Terminal (OLT) dengan teknologi XGSPON; (ii) Optical Distribution
           Cabinet (ODC) dengan kapasitas 96-576 core; (iii) Fiber Optic Distribution Wire; (iv) Optical Distribution Point
           (ODP) 4,8,12,dan 16 port; (v) Drop Wire; (vi) Optical Network Terminal (ONT) Dual Band 2,4 GHz dan 5 GHz
           dengan Throughput sampai dengan 5,8 Gbps; serta (vii) biaya jasa penggelaran. Adapun vendor maupun
           kontraktor yang ditunjuk oleh GPI untuk melakukan pembangunan adalah pihak ketiga yang kredibel dan
           berpengalaman dalam melaksanakan pekerjaan tersebut. Sampai Prospektus ini diterbitkan, GPI masih
           melakukan review untuk setiap penawaran-penawaran dari vendor maupun kontraktor GPI yang
           diestimasikan penandatanganan perikatan dengan vendor maupun kontraktor tersebut akan dilaksanakan
           selambat-lambatnya pada akhir Tahun 2025.

           GPI melakukan pembangunan jaringan FTTH (Fiber To The Home) untuk melakukan penetrasi pasar dengan
           menyalurkan internet berkecepatan tinggi dengan teknologi terkini yakni WIFI 7 dengan harga langganan
           Rp299 ribu per bulan dan speed up to 2 Gbps yang diproyeksikan akan menjadi sumber revenue utama GPI.
           Target penyelesaian pembangunan tersebut yaitu pada akhir tahun 2027.

           GPI telah memperoleh perizinan yang dibutuhkannya untuk melakukan pembangunan jaringan FTTH (Fiber
           To The Home) dengan teknologi termutakhir yaitu WIFI 7 untuk 2.000.000 (dua juta) homepass (jumlah rumah
           yang tercakup jaringan)yang berlokasi di Pulau Bali dan Pulau Lombok, yaitu Izin Penyelenggara Jaringan
           Telekomunikasi No. 91202017739020003 tanggal 17 Juni 2023 dan Izin Penyelenggaraan Jasa Akses
           Internet Internet Service Provider (ISP) No. 722/TEL.02.02/2020 tanggal 14 September 2020. Perseroan
           maupun GPI saat ini belum memiliki perjanjian apapun terkait penyewaan backbone maupun pembelian
           bandwidth, dimana pembelian bandwidth dapat dilakukan kepada penyedia bandwidth yang berbeda di setiap
           lokasi.

      b.   Sisanya sebesar Rp135.000.000.000,- (seratus tiga puluh lima miliar Rupiah) akan digunakan sebagai modal
           kerja GPI, yaitu biaya pembelian perlengkapan penunjang, biaya pembelian bandwidth, biaya pengembangan
           layanan, biaya pemasaran, biaya gaji, biaya pelatihan serta biaya overhead lainnya.

2.   Sekitar Rp215.384.400.000,- (dua ratus lima belas miliar tiga ratus delapan puluh empat juta empat ratus ribu
     Rupiah) akan digunakan untuk melakukan penyetoran modal pada perusahaan anak yaitu PFI yang mana oleh PFI
     seluruh dana tersebut akan digunakan untuk melakukan pelunasan biaya Indefeasible Right of Use (“IRU”) kepada
     PT Jejaring Mitra Persada (”JMP”) sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Penyediaan Fiber Optic Core Dalam
     Jaringan Telekomunikasi Jakarta – Batam Submarine Cable System (Rising-8) secara Indefeasible Right of Use
     (IRU) Nomor 020/JMP-PFI/LEG/PKS/V/2025 yang ditandatangani oleh dan antara PFI dan JMP pada tanggal 2
     Mei 2025, dimana IRU merupakan hak pakai atas aset kabel bawah laut tersebut. Sampai dengan saat Prospektus
     ini diterbitkan, aset kabel bawah laut tersebut belum selesai dibangun dimana pergelaran (pemasangan dan
     penataan kabel bawah laut) akan dimulai pada pekan ke-4 bulan Desember 2025 dan target selesai dibangun pada
     April 2026. Sehingga, atas hal ini PFI belum mendapatkan manfaat atas aset tersebut selama Pembangunan aset
     kabel bawah laut belum selesai dilalukan. JMP merupakan pihak ketiga dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan
     Perseroan. Setelah pergelaran selesai, akan dilakukan tes komisioning yang ditargetkan pada bulan April 2026.
     Sebagaimana diatur di dalam perjanjian, Berita Acara Serah Terima (“BAST”) dilakukan selambat-lambatnya 7
     (tujuh) hari kalender setelah tes komisioning selesai dilakukan. Adapun tabel pembayaran yang merefleksikan nilai
     yang akan dibayarkan PFI kepada JMP dari hasil emisi berdasarkan perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:

      Nomor         Lokasi        Tahap        dan    Nilai DPP         DPP + PPN         Telah             Belum             Keterangan
      Kontrak                     Waktu      Jatuh                                        Dibayarkan        dibayarkan
                                  Tempo
                                  Berdasarkan
                                  Perjanjian
      019/JMP-      Batam     -   Tahap I              24.255.000.000    26.923.050.000    26.923.050.000                            -
      PFI/LEG/PKS   Singapore     (31 Mei 2025)
      /V/2025
                                  Tahap II             15.345.000.000    17.032.950.000    17.032.950.000                            -
                                  (31 Juli 2025)
      020/JMP-      Jakarta   -   Tahap I               8.910.000.000     9.890.100.000     9.890.100.000                            -
      PFI/LEG/PKS   Batam         (31 Juli 2025)
      /V/2025
                                  Tahap II             48.510.000.000    53.846.100.000                      53.846.100.000   Tahap II sampai
                                  (30 September                                                                               dengan Tahap V
                                  2025)*                                                                                      akan dibayarkan
                                  Tahap III            48.510.000.000    53.846.100.000                      53.846.100.000       dari dan
                                  (30    November                                                                             PMHMETD dan
                                  2025)*                                                                                      akan dibayarkan
                                  Tahap IV             48.510.000.000    53.846.100.000                      53.846.100.000    segera setelah
                                  (31       Januari                                                                              dana emisi
                                  2026)*                                                                                          diterima
                                  Tahap V              48.510.000.000    53.846.100.000                      53.846.100.000
                                  (30 Maret 2026)*
                       TOTAL                          242.550.000.000   269.230.500.000    53.846.100.000   215.384.400.000
 *Keterangan: Berdasarkan hasil negosiasi, target pembayaran untuk tahap II sampai dengan tahap V belum PFI
 bayarkan sesuai dengan jadwal pembayaran sehubungan dengan adanya penyesuaian jadwal pembangunan. PFI
 akan melakukan pembayaran untuk tahap II sampai dengan tahap V tersebut pada tanggal 27 Februari 2026.




 Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                                          Halaman-8
Page 9
     PFI tidak memerlukan izin sehubungan dengan rencana penggunaan dana, dikarenakan dana yang akan disalurkan
     PFI akan digunakan untuk pelunasan biaya Indefeasible Right of Use (IRU) kepada JMP berdasarkan (i) Perjanjian
     Penyediaan Fiber Optic Core Dalam Jaringan Telekomunikasi Jakarta – Batam Submarine Cable System (Rising-8)
     secara Indefeasible Right of Use (IRU) No.020/JMP-PFI/LEG/PKS/V/2025 tanggal 2 Mei 2025.

3.   Sisanya akan digunakan sebagai modal kerja Perseroan, yaitu biaya pembelian perlengkapan penunjang, biaya
     pembelian bandwidth, biaya pengembangan layanan, biaya pemasaran, biaya gaji, biaya pelatihan serta biaya
     overhead lainnya.

     Sedangkan seluruh dana hasil pelaksanaan Waran Seri II akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja yaitu
     biaya pembelian perlengkapan penunjang, biaya pembelian bandwidth, biaya pengembangan layanan, biaya
     pemasaran, biaya gaji, biaya pelatihan serta biaya overhead lainnya.

     Dalam hal dana hasil PMHMETD I dan hasil pelaksanaan Waran Seri II tersebut tidak mencukupi pembiayan rencana
     penggunaan dana, maka sumber lain yang menjadi alternatif diantaranya adalah kas internal Perseroan dan
     pendanaan dari pihak ketiga.

     Sehubungan dengan penyertaan modal yang dilakukan oleh Perseroan kepada GPI dan PFI, sesuai dengan Pasal 12
     ayat (8) huruf e Anggaran Dasar Perseroan (sebagaimana didefinisikan di bawah ini), Perseroan telah memperoleh
     persetujuan Dewan Komisaris melalui Surat Persetujuan Dewan Komisaris tanggal 19 Desember 2025 yang
     menyetujui rencana Direksi Perseroan untuk melakukan penyertaan modal oleh Perseroan kepada (i) GPI sekitar
     Rp2.935.000.000.000 dan (ii) PFI sekitar Rp215.384.400.000 yang dananya berasal dari hasil pelaksanaan PMHMETD
     I.

     Sehubungan dengan rencana penggunaan dana hasil PMHEMTD I untuk penyertaan modal Perseroan kepada GPI
     dan PFI merupakan transaksi afiliasi yang tidak wajib melakukan prosedur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 serta
     tidak wajib memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) POJK No. 42/2020 (sebagaimana
     didefinisikan di bawah ini) karena dilakukan antara Perseroan dengan perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki
     paling sedikit 99% dari modal disetor perusahaan terkendali. Perseroan wajib melaporkan transaksi afiliasi
     sebagaimana di atas kepada OJK paling lambat hari kerja kedua setelah tanggal transaksi afiliasi tersebut dilakukan
     sebagaimana diatur dalam Pasal 6 ayat (2) POJK No. 42/2020

     Dalam hal rencana penggunaan dana hasil PMHEMTD I yang akan digunakan untuk penyertaan modal Perseroan
     kepada GPI dan PFI memenuhi kualifikasi transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/2020 dan/atau
     merupakan transaksi benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 42/2020, maka Perseroan wajib
     memenuhi dan mentaati ketentuan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 17/2020 dan/atau POJK No. 42/2020
     tersebut.

     Sehubungan dengan rencana penggunaan dana hasil PMHEMTD I dan penggunaan dana hasil pelaksanaan Waran
     Seri II yang digunakan untuk modal kerja Perseroan, bukan merupakan transaksi afiliasi berdasarkan POJK No.
     42/2020 karena dilakukan dengan pihak ketiga. Namun, dalam hal dana tersebut disalurkan oleh Perseroan kepada
     Perusahaan Anak untuk digunakan sebagai modal kerja, maka transaksi tersebut termasuk transaksi afiliasi. Meski
     demikian, transaksi tersebut dikecualikan dari kewajiban prosedur sebagaimana Pasal 3 dan ketentuan Pasal 4 ayat
     (1) POJK No. 42/2020, karena dilakukan antara Perseroan dengan perusahaan terkendali yang sahamnya dimiliki
     paling sedikit 99% dari modal disetor. Perseroan tetap wajib melaporkan transaksi afiliasi tersebut kepada OJK paling
     lambat pada hari kerja kedua setelah tanggal pelaksanaan transaksi, sesuai Pasal 6 ayat (2) POJK No. 42/2020.

     Dalam hal rencana penggunaan dana hasil PMHEMTD I dan penggunaan dana hasil pelaksanaan Waran Seri II yang
     digunakan untuk modal kerja Perseroan dan Perusahaan Anak memenuhi kualifikasi transaksi material sebagaimana
     diatur dalam POJK No. 17/2020 dan/atau merupakan transaksi benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam
     POJK No. 42/2020, maka Perseroan wajib memenuhi dan mentaati ketentuan sebagaimana dimaksud dalam POJK
     No. 17/2020 dan/atau POJK No. 42/2020 tersebut.

     Apabila di kemudian hari penggunaan dana hasil PMHMETD I diubah maka Perseroan wajib memperhatikan kembali
     ketentuan POJK No. 42/2020 dan POJK No. 17/2020.

     Sesuai dengan Peraturan OJK No. 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
     Umum (“POJK No. 30/2015”), Perseroan akan menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil PMHMETD I
     ini kepada OJK dan wajib mempertanggungjawabkan realisasi penggunaan dana hasil PMHMETD I ini dalam RUPS
     Tahunan Perseroan sampai dengan seluruh dana hasil PMHMETD I telah direalisasikan. Laporan realisasi
     penggunaan dana yang disampaikan kepada OJK akan dibuat secara berkala setiap enam bulan (Juni dan Desember)
     sampai dengan seluruh dana hasil PMHMETD I ini telah direalisasikan. Perseroan akan menyampaikan laporan
     tersebut selambat-lambatnya tanggal 15 bulan berikutnya.

     Dalam penggunaan dana hasil PMHMETD I ini, Perseroan akan mengikuti ketentuan yang berlaku. Apabila Perseroan
     bermaksud mengubah penggunaan dana dari hasil PMHMETD I ini, maka rencana tersebut harus dilaporkan terlebih
     dahulu kepada OJK dengan mengemukakan alasan beserta pertimbangannya dan harus mendapat persetujuan dari
     Pemegang Saham dalam RUPS.




     Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025           Halaman-9
Page 10
Berdasarkan Pasal 13 huruf a POJK No. 30/2015, dalam hal terdapat dana hasil PMHMETD I yang belum
direalisasikan, Perseroan wajib:
     a. Menempatkan dana tersebut dalam instrumen keuangan yang aman dan likuid;
     b. Mengungkapkan bentuk dan tempat dimana dana tersebut ditempatkan;
     c. Mengungkapkan tingkat suku bunga atau imbal hasil yang diperoleh; dan
     d. Mengungkapkan ada atau tidaknya hubungan Afiliasi dan sifat hubungan Afiliasi antara Perseroan dengan
          pihak dimana dana tersebut ditempatkan.

Apabila di kemudian hari Perseroan bermaksud untuk mengubah rencana penggunaan dana, maka Perseroan wajib
melaksanakan ketentuan POJK No. 30/2015 yaitu:
    a. menyampaikan rencana dan alasan perubahan penggunaan dana hasil penawaran HMETD kepada OJK
         paling lambat 14 hari sebelum penyelenggaraan RUPS; dan
    b. memperoleh persetujuan dari RUPS

dimana selanjutnya Perseroan harus menyampaikan hasil RUPS sebagaimana dimaksud di atas kepada OJK paling
lambat dua hari kerja setelah penyelenggaraan RUPS.

Sehubungan dengan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Perseoran, Perseroan telah
menyampaikan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum kepada OJK melalui surat No.
020/SP/SINERGY/VII.2025 tanggal 15 Juli 2025. Sehubungan dengan tersebut, Per 30 Juni 2025, terdapat sisa dana
hasil Penawaran Umum Perseroan sebesar Rp2.226.883.516, yang ditempatkan oleh Perseroan di rekening giro.
Target dana tersebut dapat direalisasikan seluruhnya adalah pada akhir tahun 2025 dan peruntukannya adalah untuk
Pembelian perlengkapan penunjang, biaya pembelian bandwidth, biaya pengembangan layanan, biaya pemasaran,
biaya gaji, biaya pelatihan serta biaya overhead lainnya.

Sedangkan sehubungan dengan realisasi penggunaan dana hasil Konversi Efek Yang Dapat Dikonversi Menjadi
Saham Perseoran, Perseroan telah menyampaikan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Pelaksanaan Waran
Sei I kepada OJK melalui surat No. 019/SP/SINERGY/VII.2025 tanggal 15 Juli 2025. Sehubungan dengan tersebut,
Per 30 Juni 2025, terdapat sisa dana hasil Penawaran Umum Perseroan sebesar Rp64.617.433.496, yang ditempatkan
oleh Perseroan di rekening giro. Target dana tersebut dapat direalisasikan seluruhnya adalah pada tahun 2026 dan
peruntukannya adalah untuk Pembelian perlengkapan penunjang, biaya pembelian bandwidth, biaya pengembangan
layanan, biaya pemasaran, biaya gaji, biaya pelatihan serta biaya overhead lainnya.

                              RINGKASAN IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Calon Investor harus membaca ikhtisar dari data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersama dengan
laporan keuangan Grup beserta catatan atas laporan keuangan. Investor juga harus membaca Bab V Prospektus ini
yang berjudul Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen

Tabel berikut ini menggambarkan Ikhtisar Data Keuangan Penting Perseroan dan Entitas Anaknya untuk tahun-tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025, 31 Desember 2024 dan 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan
lain).

Data-data keuangan penting tersebut berasal dari Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anaknya
untuk periode tujuh bulan yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025 dan untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
2024 dan 2023 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain). Laporan keuangan konsolidasian untuk tanggal 31
Juli 2025 telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor
Akuntan Publik (KAP) Suharli, Sugiharto & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan
tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Ridho Fathoni, CPA dengan Izin Akuntan Publik No. AP. 1629 yang
dalam laporannya No. 00427/2.1315/AU.1/05/1629-1/1/XII/2025 pada tanggal 4 Desember 2025. Laporan keuangan
konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah diaudit berdasarkan standar audit yang
ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Dra. Suhartati & Rekan dengan
Opini Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Dulgani,
CPA dengan izin Akuntan Publik No. AP. 0165 yang dalam laporannya No. 00091/2.0119/AU.1/05/0165-1/1/III/2025
pada tanggal 27 Maret 2025. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor
Akuntan Publik (KAP) Morhan & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan tersebut yang
ditandatangani oleh Akuntan Publik David Kurniawan, CPA dengan izin Akuntan Publik No. AP. 1023 yang dalam
laporannya No. 00114/2.0961/AU.1/05/1023-2/1/IV/2024 pada tanggal 8 April 2024.


a.   Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                              31 Desember
                     Keterangan                        31 Juli 2025
                                                                                     2024                    2023
       JUMLAH ASET LANCAR                                  151.587.072.145           66.980.456.860          65.764.792.556
       JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                            187.314.324.852          162.874.228.243         158.153.181.200
       JUMLAH ASET                                         338.901.396.997          229.854.685.103         223.917.973.756




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                     Halaman-10
Page 11
       JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK                           20.530.658.169                    12.593.365.343              7.490.677.601
       JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG                           9.179.169.087                     1.389.639.618              1.888.338.889
       JUMLAH LIABILITAS                                         29.709.827.256                    13.983.004.961              9.379.016.490
       JUMLAH EKUITAS                                           309.191.569.741                   215.871.680.142            214.538.957.266


b.   Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

                                                                      31 Juli                                     31 Desember
                      Keterangan
                                                            2025                   2024                     2024               2023
       PENDAPATAN USAHA                                  53.058.935.749         18.493.320.272           30.437.200.682     28.889.381.869
       BEBAN POKOK PENDAPATAN                          (33.419.616.026)       (11.336.657.878)         (19.563.574.082)   (20.619.611.538)
       LABA BRUTO                                        19.639.319.723          7.156.662.394           10.873.626.600      8.269.770.331
       LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                    14.390.202.365          1.695.729.276            1.696.037.943      1.310.129.398
       LABA PERIODE/TAHUN BERJALAN                       11.269.152.458          1.343.567.826            1.328.358.953        875.692.019
       PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF
       LAIN                                                 13.441.948                  1.048.863           (1.798.051)           (49.293.852)
       JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF
         TAHUN BERJALAN                                 11.282.594.406              1.344.616.689         1.326.560.902           826.398.167
       LABA PER SAHAM DASAR                                       1,42                       0,18                  0,18                  0,13
       LABA PER SAHAM DILUSIAN                                    1,24                       0,14                  0,14                     -
       EBITDA                                           23.585.049.595              3.328.691.843         3.893.655.470         2.463.354.940
       Bunga Berjalan                                      116.280.816                131.575.166           111.698.031           131.305.772


c.   Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                        31 Juli                                     31 Desember
                      Keterangan
                                                            2025                      2024                  2024                  2023
       Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk)
                                                       8.957.153.485              6.064.114.656         6.106.898.077       (27.031.986.002)
       aktivitas Operasi
       Kas bersih digunakan untuk aktivitas
                                                      (48.002.255.793)        (5.808.279.895)         (5.625.407.742)       (61.872.742.425)
       investasi
       Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk)
                                                       90.752.304.263             (225.151.940)         (372.476.766)       148.690.316.908
       aktivitas Pendanaan


d.   Rasio-Rasio Penting

                                                                       31 Juli                                      31 Desember
                      Keterangan
                                                            2025                      2024                  2024                  2023

      Rasio Pertumbuhan (%)
         Pendapatan Usaha                                      186,91%                     9,74%                 5,36%                44,82%
         Beban Pokok Pendapatan                                194,79%                    -5,75%                -5,12%                43,49%
         Laba Bruto                                            174,42%                    48,35%                31,49%                48,25%
         Laba Usaha                                            829,58%                    40,51%                -2,69%               -29,41%
         Laba Sebelum Pajak Penghasilan                        748,61%                    59,34%                29,46%               -26,59%
         Laba Periode/Tahun Berjalan                           738,75%                    65,70%                51,69%               -36,26%
         Jumlah Aset                                            46,68%                     5,53%                 2,65%               206,80%
         Jumlah Liabilitas                                      99,42%                   189,44%                49,09%                20,54%
         Jumlah Ekuitas                                         43,04%                     1,10%                 0,62%               229,03%

      Rasio Usaha (%)
         Laba Bruto / Pendapatan Usaha                          37,01%                    38,70%                35,72%                28,63%
         Jumlah      laba    (rugi)    komprehensif             21,26%                     7,27%                 4,36%                 2,86%
            periode/tahun berjalan / Pendapatan
            Usaha
         Jumlah      laba    (rugi)    komprehensif            205,65%                    23,91%                13,59%                11,87%
            periode/tahun berjalan / Beban Usaha
         Jumlah      laba    (rugi)    komprehensif                3,65%                     0,62%                  0,61%                0,39%
            periode/tahun berjalan / Ekuitas (ROE)
         Jumlah      laba    (rugi)    komprehensif                3,33%                     0,58%                  0,58%                0,37%
            periode/tahun berjalan / Aset (ROA)

         Rasio Keuangan (x)
         Aset / Liabilitas                                          11,41                    15,51                  16,44                23,87
         Liabilitas / Ekuitas (Debt to Equity)                       0,10                     0,07                   0,06                 0,04
         Liabilitas / Aset (Debt to Asset)                           0,09                     0,06                   0,06                 0,04
         Aset Lancar / Liabilitas Jangka Pendek
            (Current Ratio)                                          7,38                     5,22                   5,32                 8,78
         Interest Coverage Ratio (ICR) (EBITDA /
            Beban Bunga Pinjaman)                                  202.83                    25,30                  34,86                18,76
         Debt Service Coverage Ratio (DSCR)                          2,30                     2,40                   2,73                 8,05
         Debt to EBITDA                                              1,26                     4,48                   3,59                 3,81




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                                         Halaman-11
Page 12
                        RINGKASAN ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

1.       Umum

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (“Perseroan”) didirikan berdasarkan Akta No. 1 tanggal 16 Desember 2016 dari
Notaris Devi Prihartanti, S.H. Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU 0002586.AH.01.01.Tahun 2016, tanggal 20 Januari 2017.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dan perubahan terakhir ternyata dalam Akta
Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk No. 1.670 tanggal 12 Desember
2025, yang dibuat di hadapan Mohamad Fajri Mekka Putra, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah (i)
diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-
AH.01.03-0253540 tanggal 12 Desember 2025, dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0281104.AH.01.11.TAHUN 2025 tanggal 12 Desember 2025 (”Akta Perseroan No. 1.670/2025”), yang mana
berdasarkan Akta Perseroan No. 1.670/2025 para pemegang saham Perseroan menyetujui pengeluaran saham dalam
simpanan portepel dan perubahan isi Pasal 4 ayat 2 anggaran dasar Perseroan.

Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar, ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah menjalankan usaha dalam bidang
bidang informasi dan komunikasi. Saat ini, kegiatan usaha utama Perseroan berupa internet service provider dan
kegiatan usaha penunjang berupa aktivitas telekomunikasi dengan kabel, jasa sistem komunikasi data, interkoneksi
internet, dan jual kembali jasa telekomunikasi.

Perseroan memulai kegiatan operasional pada tahun 2017.

Perseroan berdomisili di Gedung Cyber Lantai 10 Jl. Kuningan Barat No. 8, Kel. Mampang Prapatan, Kec. Mampang
Prapatan, Jakarta Selatan dan operasi Perusahan di Rich Palace A1, Jl. Meruya Ilir Raya No. 36-40, Jakarta
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2017.

Induk perusahaan adalah PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara,.

Saat Prospektus ini diterbitkan, Perseroan memiliki Entitas Anak yang dikonsolidasikan yang dimiliki baik langsung
maupun tidak langsung dengan ringkasan sebagai berikut:

Entitas Anak – Langsung
                                                               Tahun
              Nama            Kegiatan          Tahun                                            Status         Persentase
 No                                                           Penyertaa         Domisili
           Perusahaan          Usaha           Pendirian                                       Operasional      Kepemilikan
                                                                 n
                                                                                                     Sudah
             PT Data        Perdagangan,
                                                                               Kabupaten           Beroperasi
     1        Prima         informasi dan        2019            2022                                             99,99%
                                                                               Tangerang            secara
            Solusindo        Komunikasi
                                                                                                   komersial
                            Perdagangan,
                            informasi dan
                             komunikasi,                                                             Sudah
            PT Pusat
                              konstruksi,                                       Jakarta            Beroperasi
     2        Fiber                              2022            2022                                             99,99%
                                aktivitas                                        Barat              secara
            Indonesia
                             professional,                                                         komersial
                              ilmiah dan
                                 teknis
                            Perdagangan
                                 besar,
                              konstruksi                                                             Sudah
           PT Internet            sipil,                                        Jakarta            Beroperasi
     3                                           2025            2025                                              99%
          Anak Bangsa         konstruksi                                         Barat              secara
                                khusus,                                                            komersial
                              konstruksi
                                gedung
                                                                                  Sudah
            PT Garuda       Perdagangan,
                                                                                Beroperasi
  4            Prima        informasi dan  2019        2025          Bali                        99,99%
                                                                                  secara
          Internetindo *)    Komunikasi
                                                                                 komersial
*Keterangan: Pelaksanaan akuisisi PT Garuda Prima Internetindo oleh Perseroan dilaksanakan pada tanggal
19 September 2025 dan telah terkonsolidasi pada Laporan Keuangan Interim Perseroan untuk periode yang berakhir
pada tanggal 30 September 2025.




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                    Halaman-12
Page 13
 2.   Kebijakan Akuntansi Penting

 Perseroan menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Kebijakan
 akuntansi penting dijelaskan secara rinci dalam catatan atas laporan keuangan.

 Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perseroan, manajemen diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi, dan
 asumsi tentang jumlah tercatat aset dan liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait
 didasarkan pada pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda
 dengan estimasi tersebut.

 Standar dan interpretasi standar akuntansi keuangan yang baru serta amendemen dan penyesuaian terhadap standar
 akuntansi keuangan yang telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1
 Januari 2025 namun tidak berdampak secara material terhadap pelaporan kinerja ataupun posisi keuangan
 Perusahaan adalah sebagai berikut:
     •   PSAK No. 117 tentang “Kontrak Asuransi”;
     •   Amendemen PSAK No. 117 tentang “Kontrak Asuransi - Penerapan Awal PSAK No. 117 dan PSAK No. 109
         - Informasi Komparatif”; dan
     •   Amendemen PSAK No. 221 tentang “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing - Kekurangan Ketertukaran”.

 Pada tanggal penerbitan laporan keuangan ini, terdapat pula beberapa standar dan interpretasi standar akuntansi
 keuangan yang baru serta amendemen ataupun penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan lainnya yang telah
 diterbitkan namun belum berlaku efektif. Standar, interpretasi, amendemen ataupun penyesuaian tersebut akan
 berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2026 dan 2027, sebagai berikut:

 1 Januari 2026
     •   Amendemen PSAK No. 109, “Instrumen Keuangan” dan PSAK No. 107, “Instrumen Keuangan:
         Pengungkapan” tentang “Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan”.

 1 Januari 2027
     •   PSAK No. 118 tentang “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”.

 Penerapan dini untuk standar, interpretasi, amendemen ataupun penyesuaian terhadap standar akuntansi keuangan
 di atas diperkenankan.

 Perseroan masih mengevaluasi penerapan dari standar, interpretasi, amendemen ataupun penyesuaian tersebut dan
 belum dapat menentukan dampak yang mungkin timbul terhadap pelaporan keuangan Perseroan secara keseluruhan.

3.    Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kondisi Keuangan Dan Kinerja Perseroan

 Berikut ini merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi keuangan dan kinerja Perseroan:

 Faktor Perizinan atau Regulasi Pemerintah
 Layanan infrastruktur telekomunikasi yang ditawarkan Perseroan tunduk pada peraturan dan perizinan yang cenderung
 lebih ketat dibandingkan sebagian besar industri lain. Perseroan tunduk pada pengawasan dan peraturan di bawah
 berbagai otoritas berwenang Indonesia termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan
 badan pemerintah terkait lainnya. Perseroan menjalankan kegiatan usaha berdasarkan peraturan tersebut melalui izin-
 izin yang diberikan. Peraturan-peraturan yang kerapkali berubah mengakibatkan perlunya penyesuaian izin-izin yang
 telah diperoleh.

 Dalam hal Perseroan tidak dapat memenuhi ketentuan dalam izin-izin yang diberikan, melakukan kegiatan usaha yang
 tidak sesuai atau dianggap melanggar izin/peraturan perundangan yang berlaku oleh instansi pemerintah yang
 berwenang termasuk pemenuhan atas pembatasan kepemilikan investor asing dalam kegiatan usahanya, maka izin-
 izin Perseroan dapat sewaktu-waktu dihentikan dan/atau dicabut. Apabila hal ini terjadi, dapat mempengaruhi kinerja
 Perseroan sehingga dapat mempengaruhi tingkat pendapatan, kegiatan usaha, kondisi keuangan, kinerja dan prospek
 Perseroan. Perizinan yang dimaksud antara lain antara lain Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang diterbitkan oleh
 Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal diantaranya Izin Internet Service Provider (ISP), dan
 Izin Penyelenggaraan Jaringan Tetap Tertutup dengan Media Fiber Optik Terestrial.

 Faktor Sumber Daya Manusia (SDM)
 Perseroan memerlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas tinggi serta memiliki kompetensi dan
 keterampilan teknis yang mumpuni, terutama pada posisi teknisi dan staf teknis operasional. Hal ini disebabkan oleh
 karakteristik industri jasa akses internet yang menuntut pemahaman mendalam mengenai infrastruktur jaringan,
 perangkat keras, perangkat lunak, serta sistem keamanan informasi. SDM yang memiliki keahlian di bidang tersebut
 berperan penting dalam menjaga keandalan layanan, stabilitas jaringan, dan kepuasan pelanggan.

 Kekurangan keterampilan teknis di dalam tim dapat berdampak pada menurunnya kemampuan perusahaan dalam
 memelihara, mengembangkan, dan mengoptimalkan infrastruktur jaringan, serta menghambat pemberian dukungan
 teknis yang cepat dan tepat kepada pelanggan. Oleh karena itu, Perseroan perlu secara konsisten melaksanakan



 Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025              Halaman-13
Page 14
program pelatihan dan pengembangan SDM, baik melalui pelatihan internal yang disesuaikan dengan kebutuhan
operasional perusahaan, maupun pelatihan eksternal bekerja sama dengan lembaga profesional atau vendor
teknologi.

Program pengembangan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga untuk
membangun kompetensi adaptif terhadap kemajuan teknologi dan inovasi di sektor telekomunikasi dan internet.
Dengan demikian, Perseroan diharapkan dapat memiliki tenaga kerja yang kompeten, tanggap terhadap perubahan,
dan mampu memberikan layanan yang unggul dan berdaya saing tinggi di tengah persaingan industri yang semakin
ketat untuk dapat menciptakan kinerja dan kondisi keuangan yang baik

Faktor Pendanaan
Dalam menunjang program kerja dan pengembangan usaha di industri jasa telekomunikasi dan akses internet,
Perseroan memerlukan ketersediaan dana investasi yang cukup besar sebagai modal awal dalam pembangunan dan
perluasan jaringan infrastruktur. Investasi tersebut meliputi pembangunan jaringan fiber optik, penyediaan perangkat
transmisi dan distribusi, instalasi perangkat pelanggan, serta pengadaan sistem pendukung operasional dan
pemeliharaan.

Dengan strategi pembiayaan yang tepat, didukung oleh pengelolaan pemasaran yang efektif, Perseroan dapat
memastikan bahwa investasi jaringan yang dilakukan memberikan nilai tambah ekonomi dan keberlanjutan usaha
dalam jangka panjang.

Faktor Jaringan Optik
Perseroan memiliki tingkat ketergantungan yang sangat tinggi terhadap jaringan kabel yang menjadi tulang punggung
operasional layanan, dengan panjang jaringan mencapai ratusan kilometer yang tersebar di wilayah perkotaan maupun
daerah terbuka. Infrastruktur jaringan tersebut merupakan aset vital yang berfungsi sebagai media utama dalam
penyaluran data, suara, dan layanan internet kepada pelanggan. Oleh karena itu, keandalan jaringan menjadi faktor
kunci dalam menjaga kualitas layanan dan kepuasan pelanggan.

Namun demikian, jaringan kabel yang membentang luas tersebut memiliki potensi kerentanan terhadap berbagai risiko
fisik, seperti tindakan pencurian kabel, pemotongan oleh pihak tidak bertanggung jawab, kebakaran, kerusakan pada
tiang atau jalur pendukung, serta dampak dari bencana alam seperti banjir, tanah longsor, atau gempa bumi.
Gangguan-gangguan tersebut tidak hanya menyebabkan penurunan kualitas layanan (service degradation) dan
terhentinya konektivitas pelanggan, tetapi juga dapat menimbulkan kerugian finansial akibat biaya perbaikan,
kehilangan potensi pendapatan, serta menurunnya tingkat kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan
Perseroan.

Apabila gangguan tersebut terjadi secara berulang atau meluas, dampaknya dapat berimplikasi pada menurunnya
daya saing Perseroan di pasar, berkurangnya daya tarik bagi calon pelanggan baru, serta meningkatnya risiko churn
atau perpindahan pelanggan ke penyedia layanan lain. Oleh sebab itu, Perseroan melakukan pengelolaan risiko
infrastruktur secara proaktif, antara lain melalui pemantauan jaringan secara real-time, peningkatan sistem keamanan
fisik, kerja sama dengan pihak keamanan setempat, serta penerapan standar keselamatan dan ketahanan infrastruktur
yang tinggi.

Dengan langkah-langkah mitigasi yang tepat, Perseroan dapat meminimalkan dampak gangguan jaringan, menjaga
kontinuitas layanan, serta mempertahankan reputasi dan kepercayaan pelanggan sebagai penyedia layanan
telekomunikasi yang andal dan profesional.

Faktor Ketersediaan Layanan Internet
Perseroan berkomitmen untuk terus melakukan inovasi secara berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah yang
relevan bagi pelanggan guna memperkuat daya saing di pasar. Inovasi tidak hanya difokuskan pada pengembangan
produk dan layanan, tetapi juga pada peningkatan pengalaman pelanggan secara menyeluruh, sehingga dapat
memberikan kepuasan dan loyalitas jangka panjang.

Dalam menghadapi dinamika industri telekomunikasi yang terus berkembang, Perseroan perlu mengikuti
perkembangan teknologi terbaru dan mengadopsi inovasi digital untuk menciptakan efisiensi serta menghadirkan
layanan yang unggul. Melalui langkah tersebut, Perseroan dapat memperluas variasi dan fleksibilitas paket
berlangganan, sekaligus memastikan tersedianya layanan dengan kualitas tinggi, keandalan yang baik, serta harga
yang kompetitif.

Dengan strategi inovasi yang terarah dan berkelanjutan, Perseroan diharapkan mampu mempertahankan pelanggan
yang sudah ada, menarik pelanggan baru, serta memperkuat posisi Perseroan sebagai penyedia layanan yang inovatif,
adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025         Halaman-14
Page 15
4.    Keuangan

A.    Analisis Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                            31 Juli                                   31 Desember
              Keterangan
                                                 2025                     2024                  2024                   2023

 PENDAPATAN NETO                               53.058.935.749           18.493.320.272       30.437.200.682        28.889.381.869
 BEBAN POKOK PENDAPATAN                      (33.419.616.026)         (11.336.657.878)     (19.563.574.082)      (20.619.611.538)
 LABA BRUTO                                    19.639.319.723            7.156.662.394       10.873.626.600         8.269.770.331
 Beban penjualan                                (434.510.279)            (676.437.441)      (1.108.176.734)         (834.198.370)
 Beban umum dan administrasi                  (5.051.745.940)          (4.947.452.998)      (8.655.795.317)       (6.129.423.499)
 Penghasilan (beban) lain-lain - neto              24.169.628              (7.643.309)          200.640.188            40.327.718
 LABA USAHA                                   14.177.233.132            1.525.128.646         1.310.294.737         1.346.476.180
 Penghasilan keuangan                             329.250.049             302.175.796           497.441.237             94.958.990
 Beban keuangan                                 (116.280.816)           (131.575.166)         (111.698.031)          (131.305.772)
 LABA SEBELUM PAJAK
   PENGHASILAN                                14.390.202.365            1.695.729.276         1.696.037.943         1.310.129.398
 Beban Pajak Penghasilan
   Kini                                       (3.076.705.407)           (278.384.810)         (385.810.167)          (605.630.152)
   Tangguhan                                     (44.344.500)            (73.776.640)            18.131.177            171.192.773
 LABA PERIODE/TAHUN
   BERJALAN                                   11.269.152.458            1.343.567.826         1.328.358.953           875.692.019
 PENGHASILAN KOMPREHENSIF
   LAIN
 Pos yang tidak akan direklasifikasi
   ke laba rugi:
 Pengukuran kembali dari liabilitas
   imbalan pasti                                  17.233.266                1.343.001              (2.302.288        (63.197.246 )
 Pajak penghasilan terkait                        (3.791.318)               (294.138)                 504.237          13.903.394
 JUMLAH PENGHASILAN
   KOMPREHENSIF LAIN                              13.441.948                1.048.863            (1.798.051)          (49.293.852)
 JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
   PERIODE/TAHUN BERJALAN                     11.282.594.406            1.344.616.689         1.326.560.902           826.398.167

                                                            31 Juli                                    31 Desember
              Keterangan
                                                 2025                     2024                  2024                  2023

 LABA PERIODE/TAHUN
   BERJALAN YANG
   DIATRIBUSIKAN KEPADA:
 Pemilik entitas induk                        11.270.624.360            1.343.567.360         1.328.358.920           875.692.735
 Kepentingan nonpengendali                        (1.471.902)                     466                    33                 (716)
 Jumlah                                       11.269.152.458            1.343.567.826         1.328.358.953           875.692.019

 TOTAL PENGHASILAN
   KOMPREHENSIF
   PERIODE/TAHUN BERJALAN
   YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
   KEPADA:
 Entitas induk                                11.284.066.291            1.344.616.223         1.326.560.866           826.398.901
 Kepentingan nonpengendali                        (1.471.885)                     466                    36                 (734 )
 Jumlah                                       11.282.594.406            1.344.616.689         1.326.560.902           826.398.167

 LABA PER SAHAM DASAR                                    1,42                    0,18                   0,18                  0,13
 LABA PER SAHAM DILUSIAN                                 1,24                    0,14                   0,14                     -

PENDAPATAN NETO

Rincian pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025, 31 Juli 2024, 31 Desember
2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                      31 Juli                                     31 Desember
             Keterangan
                                              2025               2024                        2024             2023
     Penjualan Internet                   52.381.678.439     18.493.320.272              30.437.200.682   28.889.381.869
     Konstruksi                              677.257.310                  -                            -               -
     Pendapatan Neto                      53.058.935.749     18.493.320.272              30.437.200.682   28.889.381.869




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                        Halaman-15
Page 16
Rincian berdasarkan jenis pelanggan adalah sebagai berikut:

                                                   31 Juli                                    31 Desember
          Keterangan
                                            2025             2024                        2024             2023
 Pihak ketiga                           53.058.935.749   18.493.320.272               30.437.200.682 28.889.381.869
 Pihak berelasi                                      -                -                            -              -
 Jumlah                                 53.058.935.749   18.493.320.272               30.437.200.682 28.889.381.869

Pendapatan neto untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025 mengalami kenaikan naik sebesar Rp
34.565.615.477 atau 186,91% dibandingkan dengan 31 Juli 2024 hal ini disebabkan oleh kenaikan segmen
pendapatan internet dan mulai adanya penjualan dari segmen konstruksi yang dilakukan oleh entitas anak Perseroan.
Kenaikan ini sejalan dengan pengembangan jaringan kabel fiber optic yang semakin besar sehingga dapat
memberikan peningkatan yang signifikan bagi pendapatan Perseroan yang seluruhnya merupakan pendapatan dari
pihak ketiga.

Pendapatan neto untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 mengalami kenaikan sebesar Rp
1.547.818.813 atau 5,36% dibandingkan dengan 31 Desember 2023 hal ini disebabkan oleh kenaikan pada segmen
pendapatan internet. Kenaikan ini sejalan dengan pengembangan jaringan kabel fiber optic yang semakin besar
sehingga dapat memberikan peningkatan yang signifikan bagi pendapatan Perseroan yang seluruhnya merupakan
pendapatan dari pihak ketiga.

Kenaikan volume penjualan ini berasal dari perluasan pasar, peningkatan permintaan pelanggan, serta strategi
pemasaran yang lebih efektif. Sementara itu, Perseroan tidak menetapkan kenaikan harga jual yang merupakan
kebijakan manajemen Perseroan untuk meningkatkan occupancy. Selain itu, terdapat layanan atau jasa baru yang
dikembangkan oleh Perseroan, masing - masing penyebab yang disampaikan berkontribusi terhadap pertumbuhan
pendapatan serta pertumbuhan usaha Perseroan

Beban Pokok Pendapatan

Rincian Beban Pokok Pendapatan pada tanggal 31 Juli 2025 dan 2024, 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut:

                                                    31 Juli                                    31 Desember
          Keterangan
                                            2025               2024                       2024             2023
 Bandwidth                              23.247.969.968      9.870.529.110             16.622.991.855   19.882.938.552
 Penyusutan aset tetap                   8.943.313.370      1.233.128.768              1.870.186.738      489.687.820
 Sewa jaringan                           1.468.536.000                  -                           -               -
 Konstruksi                                541.796.688                  -                           -               -
 Colocation server                         218.000.000        233.000.000              1.070.395.489      246.985.166
 Beban Pokok Pendapatan                 33.419.616.026     11.336.657.878             19.563.574.082   20.619.611.538

Beban pokok pendapatan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025 mengalami kenaikan sebesar Rp
22.082.958.148 atau sebesar 194,79% dibandingkan dengan 31 Juli 2024. Hal ini disebabkan oleh peningkatan beban
pokok pendapatan dari pembelian Bandwidth yang sejalan dengan peningkatan pendapatan Perseroan dari penjualan
internet.

Beban pokok pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar
Rp 1.056.037.456 atau sebesar -5,12% dibandingkan dengan 31 Desember 2023. Hal ini disebabkan oleh penurunan
beban pokok pendapatan dari pembelian Bandwidth.

Beban Penjualan

Rincian beban penjualan pada tanggal 31 Juli 2025 dan 2024 serta 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai
berikut:

                                                    31 Juli                                    31 Desember
          Keterangan
                                            2025                  2024                    2024             2023
 Komisi penjualan                          240.481.257           453.432.260             782.958.029     540.465.834
 Jamuan                                    138.879.942           153.616.293             238.389.877     237.199.738
 Ekspedisi                                  54.599.580             3.955.000               7.894.940       13.532.798
 Pemasaran                                     549.500            65.433.888              78.933.888       43.000.000
 Beban Penjualan                           434.510.279           676.437.441           1.108.176.734     834.198.370

Beban penjualan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025 mengalami penurunan sebesar Rp
241.927.162 atau sebesar -35,76% dibandingkan dengan 31 Juli 2024. Hal ini disebabkan oleh efisiensi yang dilakukan
Perseroan pada beban komisi penjualan dan jamuan.




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                Halaman-16
Page 17
Beban penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 mengalami kenaikan sebesar Rp
273.978.364 atau sebesar 32,84% dibandingkan dengan 31 Desember 2023. Hal ini disebabkan oleh kenaikan komisi
penjualan dan beban pemasaran yang dilakukan oleh Perseroan untuk dapat meningkatkan pendapatan.

Beban Umum dan Administrasi

Rincian beban umum dan administrasi pada tanggal 31 Juli 2025 dan 2024 serta 31 Desember 2024 dan 2023 adalah
sebagai berikut:

                                                    31 Juli                                    31 Desember
          Keterangan
                                            2025               2024                       2024             2023
  Gaji dan upah                          3.001.606.034      3.217.709.777              5.244.749.887    3.383.742.831
  Tenaga ahli                              569.150.059         92.694.500                765.732.839      242.738.076
  Penyusutan aset tetap                    375.045.411        313.671.452                568.963.563      428.510.490
  Materai dan biaya kantor                 268.433.104        244.420.508                505.885.618      614.215.925
  Sewa                                     188.552.935        271.051.161                558.552.161      226.884.994
  Utilitas                                 123.556.872        155.940.598                182.399.012      144.371.759
  Transportasi                             120.493.887        144.972.959                275.779.063      230.050.647
  Imbalan pascakerja                       103.095.621         70.825.303                121.414.805       99.616.556
  Pemeliharaan                              95.423.307         73.298.000                 18.600.000       38.572.059
  Penyusutan aset hak guna                  89.457.681        256.762.977                144.239.904      198.680.450
  Cadangan penurunan nilai
    piutang usaha                      72.210.561                 -         94.364.849      120.181.391
  Asuransi                             25.499.526       13.507.480          29.460.163       32.633.942
  Beban pajak                          16.373.581       14.678.096          48.069.384      224.824.539
  Sumbangan                             2.000.000                 -                  -       19.900.000
  Perijinan                               847.361       53.785.187          67.449.069       75.151.350
  Keanggotaan                                   -       24.135.000          30.135.000       49.348.490
  Beban Umum dan
    Administrasi                    5.051.745.940    4.947.452.998       8.655.795.317    6.129.423.499
Beban umum dan administrasi untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025 mengalami kenaikan sebesar
Rp 104.292.942 atau sebesar 2,11% dibandingkan dengan 31 Juli 2024. Hal ini disebabkan oleh kenaikan beban
tenaga ahli yang digunakan oleh Perseroan dalam menjalankan operasinya.

Beban umum dan administrasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 mengalami kenaikan
sebesar Rp 2.526.371.818 atau sebesar 41,22% dibandingkan dengan 31 Desember 2023. Hal ini disebabkan oleh
kenaikan beban gaji untuk mendukung operasional Perseroan.

Laba Periode/Tahun Berjalan

Laba untuk periode yang berakhir pada 31 Juli 2025 adalah sebesar Rp 11.269.152.458 mengalami kenaikan sebesar
Rp 9.925.584.632 atau sebesar 738,75% dibandingkan 31 Juli 2024. Peningkatan laba tersebut dikarenakan adanya
peningkatan signifikan pada penjualan internet yang diperoleh oleh Perseroan.

Laba untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp 1.328.358.953 mengalami kenaikan
sebesar Rp 452.666.934 atau sebesar 51,69% dibandingkan 31 Desember 2023. Peningkatan laba tersebut
dikarenakan adanya peningkatan pada penjualan internet yang diperoleh oleh Perseroan.

Jumlah Laba Komprehensif Periode/Tahun Berjalan

Jumlah laba komprehensif untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025 adalah sebesar Rp 11.282.594.406
mengalami kenaikan sebesar Rp 9.937.977.715 atau sebesar 739,09% dibandingkan 31 Juli 2024. Peningkatan jumlah
laba komprehensif tersebut dikarenakan adanya peningkatan signifikan pada penjualan internet yang diperoleh oleh
Perseroan.

Jumlah laba komprehensif untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp
1.326.560.902 mengalami kenaikan sebesar Rp 500.162.735 atau sebesar 60,52% dibandingkan 31 Desember 2023.
Peningkatan jumlah laba komprehensif tersebut dikarenakan adanya peningkatan pada penjualan internet yang
diperoleh oleh Perseroan.




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                Halaman-17
Page 18
B.   Analisis Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas

Berikut adalah ringkasan laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tanggal 31 Juli
2025, 31 Desember 2024 dan 2023.

                                                                                          31 Desember
                Keterangan                            31 Juli 2025
                                                                                    2024                2023
ASET LANCAR                                           151.587.072.145            66.980.456.860     65.764.792.556
ASET TIDAK LANCAR                                     187.314.324.852           162.874.228.243    158.153.181.200
JUMLAH ASET                                           338.901.396.997           229.854.685.103    223.917.973.756
LIABILITAS JANGKA PENDEK                               20.530.658.169            12.593.365.343       7.490.677.601
LIABILITAS JANGKA PANJANG                               9.179.169.087             1.389.639.618       1.888.338.889
JUMLAH LIABILITAS                                      29.709.827.256            13.983.004.961       9.379.016.490
JUMLAH EKUITAS                                        309.191.569.741           215.871.680.142    214.538.957.266

Aset

Komposisi aset Perseroan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:
                                                                                               31 Desember
                 Keterangan                            31 Juli 2025
                                                                                      2024                    2023
ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank                                            113.618.642.420             61.911.440.465            61.802.426.896
Piutang usaha - pihak ketiga - neto                      29.685.954.450              4.824.019.494             3.660.631.541
Piutang lain-lain - pihak ketiga                             18.052.123                  1.630.000               116.621.907
Pajak dibayar di muka                                       821.124.689                 19.991.051                73.803.972
Uang muka                                                 6.279.592.130                 24.989.710                24.989.710
Biaya dibayar di muka                                       348.686.333                198.386.140                86.318.530
Biaya emisi ditangguhkan                                    815.020.000                          -                         -
Jumlah Aset Lancar                                      151.587.072.145             66.980.456.860            65.764.792.556


                                                                                               31 Desember
                 Keterangan                            31 Juli 2025
                                                                                      2024                    2023
ASET TIDAK LANCAR
Uang muka setelah dikurangi bagian
  lancar                                                 45.241.350.000            29.487.150.000             75.497.309.355
Aset pajak tangguhan – neto                                 209.741.375               257.877.193                239.241.779
Aset tetap – neto                                       140.915.265.621           132.496.368.609             79.867.743.720
Aset hak guna – neto                                        374.918.909                59.783.494              1.881.007.399
Goodwill                                                    553.048.947               553.048.947                553.048.947
Uang jaminan                                                 20.000.000                20.000.000                114.830.000
Jumlah Aset Tidak Lancar                                187.314.324.852           162.874.228.243            158.153.181.200
JUMLAH ASET                                             338.901.396.997           229.854.685.103            223.917.973.756

Aset Lancar

Aset lancar konsolidasian pada tanggal 31 Juli 2025 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami kenaikan
sebesar Rp 84.606.615.285 atau sebesar 126,31% dari Rp 66.980.456.860 pada tanggal 31 Desember 2024 menjadi
sebesar Rp 151.587.072.145 pada tanggal 31 Juli 2025. Kenaikan aset lancar konsolidasian ini terjadi karena adanya
peningkatan pada piutang usaha pada pihak ketiga dan uang muka. Peningkatan piutang usaha mengalami
peningkatan dikarenakan meningkatnya pendapatan Perseroan pada tahun 2025. Sedangkan peningkatan uang muka
dikarenakan pada tahun 2025 Perseroan melakukan pengembangan jaringan kabel fiber optik sehingga menyebabkan
peningkatan atas uang muka project telco tersebut.

Aset lancar konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023 mengalami
kenaikan sebesar Rp 1.215.664.304 atau sebesar 1,85% dari Rp 65.764.792.556 pada tanggal 31 Desember 2023
menjadi sebesar Rp 66.980.456.860 pada tanggal 31 Desember 2024. Kenaikan aset lancar konsolidasian ini terjadi
karena adanya peningkatan pada piutang usaha pada pihak ketiga. Peningkatan piutang usaha mengalami
peningkatan dikarenakan meningkatnya pendapatan Perseroan pada tahun 2024.

Aset Tidak Lancar

Aset tidak lancar konsolidasian pada tanggal 31 Juli 2025 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami kenaikan
sebesar Rp 24.440.096.609 atau sebesar 15,01% dari Rp 162.874.228.243 pada tanggal 31 Desember 2024 menjadi
sebesar Rp 187.314.324.852 pada tanggal 31 Desember 2025. Kenaikan aset tidak lancar konsolidasian ini terjadi
karena adanya peningkatan pada uang muka jangka panjang dan aset tetap Perseroan. Hal ini disebabkan pada tahun



Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                   Halaman-18
Page 19
2025 Perseroan melakukan penambahan aset tetap dan uang muka yang cukup signifikan untuk pengembangan
jaringan kabel fiber optik.

Aset tidak lancar konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023 mengalami
kenaikkan sebesar Rp 4.721.047.043 atau sebesar 2,99% dari Rp 158.153.181.200 pada tanggal 31 Desember 2023
menjadi sebesar Rp 162.874.228.243 pada tanggal 31 Desember 2024. Kenaikan aset tidak lancar konsolidasian ini
terjadi karena adanya peningkatan pada aset tetap Perseroan dan penurunan uang muka jangka panjang. Hal ini
disebabkan pada tahun 2024 Perseroan melakukan penambahan aset tetap dan telah terealisasinya uang muka
pengembangan jaringan kabel fiber optik.

Jumlah Aset

Jumlah aset konsolidasian pada tanggal 31 Juli 2025 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami kenaikan
sebesar Rp 109.046.711.894 atau sebesar 47,44% dari Rp 229.854.685.103 pada tanggal 31 Desember 2024 menjadi
sebesar Rp 338.901.396.997 pada tanggal 31 Desember 2025. Kenaikan aset konsolidasian ini terjadi karena adanya
peningkatan pada aset lancar seperti piutang usaha pihak ketiga dan uang muka, serta peningkatan pada aset tidak
lancar seperti peningkatan pada aset tetap dan uang muka jangka panjang Perseroan.

Jumlah aset konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023 mengalami
kenaikan sebesar Rp 5.936.711.347 atau sebesar 2,65% dari Rp 223.917.973.756 pada tanggal 31 Desember 2023
menjadi sebesar Rp 229.854.685.103 pada tanggal 31 Desember 2024. Kenaikan aset konsolidasian ini terjadi karena
adanya peningkatan pada aset lancar seperti piutang usaha pihak ketiga dan peningkatan pada aset tidak lancar
seperti peningkatan pada aset tetap dan penurunan uang muka jangka panjang Perseroan.

Liabilitas

Komposisi liabilitas Perseroan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:

                                                                                               31 Desember
                 Keterangan                            31 Juli 2025
                                                                                      2024                   2023
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha - pihak ketiga                               13.323.440.891            11.444.724.311            6.221.278.715
Utang lain-lain
  Pihak ketiga                                              122.963.350                121.400.000             151.000.000
  Pihak berelasi                                             83.993.364                184.433.640             170.997.140
Utang pajak                                               4.036.532.177                184.823.523             366.734.575
Biaya masih harus dibayar                                 1.041.149.769                289.123.090             197.100.000
Uang muka penjualan                                         117.902.435                          -                       -
Bagian liabilitas jangka panjang yang jatuh
  tempo dalam waktu satu tahun
  Utang bank jangka panjang                               1.285.714.284                          -                       -
  Utang pembiayaan konsumen                                 349.900.442                330.314.049             174.666.781
  Liabiltas sewa                                            169.061.457                 38.546.730             208.900.390
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                          20.530.658.169            12.593.365.343            7.490.677.601

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah
  dikurangi bagian yang jatuh tempo
  dalam waktu satu tahun
   Utang bank jangka panjang                              7.714.285.716                         -                        -
   Utang pembiayaan konsumen                                778.246.444               986.823.767                        -
   Liabilitas sewa                                          225.759.218                27.800.497            1.637.040.628
Liabilitas imbalan pascakerja                               460.877.709               375.015.354              251.298.261
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                          9.179.169.087             1.389.639.618            1.888.338.889
JUMLAH LIABILITAS                                        29.709.827.256            13.983.004.961            9.379.016.490

Liabilitas Jangka Pendek

Liabilitas jangka pendek konsolidasian pada tanggal 31 Juli 2025 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami
kenaikkan sebesar Rp 7.937.292.826 atau sebesar 63,03% dari Rp 12.593.365.343 pada tanggal 31 Desember 2024
menjadi sebesar Rp 20.530.658.169 pada tanggal 31 Juli 2025. Kenaikan liabilitas jangka pendek konsolidasian ini
terjadi karena adanya peningkatan pada utang pajak dan utang bank. Peningkatan pada utang pajak perseroan
dikarenakan peningkatan pendapatan dan laba bersih Perseroan yang menyebabkan peningkatan utang pajak
terutama pajak pertambahan nilai dan pajak penghasilan pasal 29. Sementara itu peningkatan atas utang bank
Perseroan dikarenakan adanya kebutuhan pendanaan yang diperlukan oleh Perseroan untuk pembelian tanah dan
bangunan oleh Perseroan.



Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                    Halaman-19
Page 20
Liabilitas jangka pendek konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023
mengalami kenaikkan sebesar Rp 5.102.687.742 atau sebesar 68,12% dari Rp 7.490.677.601 pada tanggal 31
Desember 2023 menjadi sebesar Rp 12.593.365.343 pada tanggal 31 Desember 2024. Kenaikan liabilitas jangka
pendek konsolidasian ini terjadi karena adanya peningkatan pada utang usaha pihak ketiga Perseroan.

Liabilitas Jangka Panjang

Liabilitas jangka panjang konsolidasian pada tanggal 31 Juli 2025 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami
kenaikkan sebesar Rp 7.789.529.469 atau sebesar 560,54% dari Rp 1.389.639.618 pada tanggal 31 Desember 2024
menjadi sebesar Rp 9.179.169.087 pada tanggal 31 Juli 2025. Kenaikan liabilitas jangka panjang konsolidasian ini
terjadi karena adanya kenaikan pada utang bank jangka panjang Perseroan. Peningkatan liabilitas jangka panjang
pada tahun 2025 dikarenakan adanya kebutuhan pendanaan yang diperlukan oleh Perseroan dalam untuk pembelian
tanah dan bangunan oleh Perseroan.

Liabilitas jangka panjang konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023
mengalami penurunan sebesar Rp 498.699.271 atau sebesar -26,41% dari Rp 1.888.338.889 pada tanggal 31
Desember 2023 menjadi sebesar Rp 1.389.639.618 pada tanggal 31 Desember 2024. Penurunan liabilitas jangka
panjang konsolidasian ini terjadi karena adanya penurunan pada liabilitas sewa Perseroan atas aset hak guna yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.

Jumlah Liabilitas

Jumlah liabilitas konsolidasian pada tanggal 31 Juli 2025 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami kenaikan
sebesar Rp 15.726.822.295 atau sebesar 112,47% dari Rp 13.983.004.961 pada tanggal 31 Desember 2024 menjadi
Rp 29.709.827.256 pada tanggal 31 Juli 2025. Kenaikan ini disebabkan karena adanya peningkatan pada liabilitas
jangka pendek dan juga peningkatan pada liabilitas jangka panjang seperti utang bank jangka panjang dan utang pajak
Perseroan, dimana peningkatan ini dikarenakan kebutuhan pendanaan Perseroan yang diperlukan untuk pembelian
tanah dan bangunan oleh Perseroan dan juga adanya peningkatan pada laba periode berjalan Perseroan.

Jumlah liabilitas konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan posisi 31 Desember 2023 mengalami
kenaikan sebesar Rp 4.603.988.471 atau sebesar 49,09% dari Rp 9.379.016.490 pada tanggal 31 Desember 2023
menjadi Rp 13.983.004.961 pada tanggal 31 Desember 2024. Kenaikan ini disebabkan karena adanya peningkatan
pada liabilitas jangka pendek yaitu utang usaha pihak ketiga Perseroan

Ekuitas

Komposisi ekuitas Perseroan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:
                                                                                               31 Desember
                 Keterangan                            31 Juli 2025
                                                                                      2024                    2023
EKUITAS
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada
  Pemilik Entitas Induk
Modal saham - nilai nominal Rp 10 per
  saham
   Modal dasar - 30.000.000.000 saham
     pada 31 Juli 2025 dan 10.000.000.000
     saham pada 31 Desember 2024 dan
     2023
   Modal ditempatkan dan disetor -
     8.408.626.310 saham pada
     31 Juli 2025, 7.500.067.714 saham
     pada 31 Desember 2024 dan
     7.500.000.000 saham pada tanggal 31
     Desember 2023                                       84.086.263.100             75.000.677.140            75.000.000.000
Tambahan modal disetor - neto                           207.106.785.120            133.514.991.658           133.509.506.824
Saldo laba
   Ditentukan penggunaannya                                3.600.000.000              3.300.000.000            3.000.000.000
   Belum ditentukan penggunaanya                          14.404.165.777              4.093.625.646            3.065.266.726
Rugi komprehensif lainnya                                    (24.249.044)               (37.690.975)             (35.892.921)
Jumlah Ekuitas yang dapat Diatribusikan
  kepada Pemilik Entitas Induk                          309.172.964.953            215.871.603.469           214.538.880.629
Kepentingan Nonpengendali                                    18.604.788                     76.673                    76.637
JUMLAH EKUITAS                                          309.191.569.741            215.871.680.142           214.538.957.266

Pada tanggal 31 Juli 2025 ekuitas Perseroan mengalami kenaikkan sebesar 43,23% atau sebesar Rp 93.319.889.599
dari Rp 215.871.680.142 pada tanggal 31 Desember 2024 menjadi Rp 309.191.569.741 pada tanggal 31 Juli 2025.
Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan tambahan modal disetor melalui pelaksanaan waran sebesar Rp



Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                     Halaman-20
Page 21
73.591.793.462 dan peningkatan pada saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya akibat kenaikan laba
periode berjalan sebesar Rp 10.310.540.131.

Pada tanggal 31 Desember 2024 ekuitas Perseroan mengalami kenaikkan sebesar 0,62% atau sebesar Rp
1.332.722.876 dari Rp 214.538.957.266 pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp 215.871.680.142 pada tanggal
31 Desember 2024. Kenaikan ini disebabkan peningkatan pada saldo laba ditahan yang belum ditentukan
penggunaannya akibat kenaikan laba tahun berjalan sebesar Rp 1.328.358.920.

C.   Analisis Arus Kas Konsolidasian

Berikut adalah ringkasan laporan arus kas konsolidasian                     untuk    tahun    yang     berakhir   pada     tanggal
31 Juli 2025 dan 2024, 31 Desember 2024 dan 2023:

                                                      31 Juli                                      31 Desember
          Keterangan
                                            2025                   2024                   2024                    2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
   OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan           28.242.692.667        17.122.152.906          29.179.447.880        28.859.808.819
Pembayaran       kas    kepada
  pemasok                             (14.096.786.073)       (6.829.382.251)        (14.308.302.233)       (49.409.446.235)
Pembayaran       kas    kepada
  karyawan                              (3.235.927.794)      (3.662.285.267)         (6.024.158.092)        (3.899.050.890)
Pembayaran kas atas kegiatan
  operasi lainnya                       (1.880.615.239)         (269.968.626)        (2.569.073.279)        (2.031.603.566)
Kas dihasilkan dari (digunakan
  untuk) operasi                         9.029.363.561          6.360.516.762          6.277.914.276       (26.480.291.872)
Penerimaan bunga                           314.882.926            302.175.797             497.441.237            94.958.990
Pembayaran beban keuangan                  (74.626.269)         (131.575.166)          (104.367.358 )          (87.224.334)
Pembayaran pajak penghasilan             (312.466.733)          (467.002.737)           (564.090.078)         (559.428.786)
Kas Neto Diperoleh dari
  (Digunakan untuk) Aktivitas
  Operasi                                8.957.153.485          6.064.114.656          6.106.898.077       (27.031.986.002)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS
   INVESTASI
Aset tetap
 Perolehan                            (17.737.255.793)       (5.808.279.895)        (10.129.912.247)        (3.198.252.908)
 Hasil Penjualan                                     -                     -           4.504.504.505                      -
Penambahan uang muka sewa             (24.255.000.000)                     -                       -                      -
Penambahan      uang   muka
  pembelian aset tetap                  (6.010.000.000)                       -                        -   (58.674.489.517)
Kas Neto Digunakan untuk
 Aktivitasi Investasi                 (48.002.255.793)       (5.808.279.895)         (5.625.407.742 )      (61.872.742.425)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN
Hasil dari penerbitan saham             82.677.379.422              3.032.393                6.161.974     151.500.000.000
Penerimaan utang bank jangka
 panjang                                 9.000.000.000                        -                        -                     -
Penerimaan dari kepentingan
 nonpengendali         pendirian
 entitas anak                                20.000.000                       -                        -                     -
Pembayaran deviden                        (660.084.229)                       -                        -                     -
Pembayaran utang pembiayaan
 konsumen                                 (188.990.930)         (203.332.333)          (339.038.740)          (224.989.916)
Pembayaran liabilitas sewa                 (96.000.000)          (24.852.000)           (39.600.000)         (178.000.000 )
Pembayaran biaya emisi saham                          -                     -                      -        (2.406.693.176)
Kas Neto Diperoleh dari
 (Digunakan untuk) Aktivitas
 Pendanaan                              90.752.304.263          (225.151.940)          (372.476.766)       148.690.316.908

KENAIKAN NETO KAS DAN
 SETARA KAS                             51.707.201.955             30.682.821            109.013.569        59.785.588.481

KAS DAN SETARA KAS
 AWAL PERIODE/TAHUN                     61.911.440.465        61.802.426.896          61.802.426.896         2.016.838.415




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                         Halaman-21
Page 22
KAS DAN SETARA KAS
 AKHIR PERIODE/TAHUN                   113.618.642.420        61.833.109.717          61.911.440.465   61.802.426.896



•    Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Perolehan kas dari kegiatan operasi di tanggal 31 Juli 2025 sebesar Rp 8.957.153.485 berasal dari penerimaan dari
pelanggan sebesar Rp 28.242.692.667 dan penerimaan bunga sebesar Rp 314.882.926, dikurangi dengan
pembayaran kepada pemasok sebesar Rp 14.096.786.073, pembayaran kas kepada karyawan sebesar Rp
3.235.927.794, pembayaran kas atas kegiatan operasi lainnya sebesar Rp 1.880.615.239, pembayaran pajak
penghasilan sebesar Rp 312.466.733, serta pembayaran beban keuangan sebesar Rp 74.626.269.

Perolehan kas dari kegiatan operasi di tanggal 31 Juli 2024 sebesar Rp 6.064.114.656 berasal dari penerimaan dari
pelanggan sebesar Rp 17.122.152.906, dan penerimaan bunga sebesar Rp 302.175.797, dikurangi dengan
pembayaran kepada pemasok sebesar Rp 6.829.382.251, pembayaran kas kepada karyawan sebesar Rp
3.662.285.267, pembayaran kas atas kegiatan operasi lainnya sebesar Rp 269.968.626, pembayaran pajak
penghasilan sebesar Rp 467.002.737, serta pembayaran beban keuangan sebesar Rp 131.575.166.

Perolehan kas dari kegiatan operasi di tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 6.106.898.077 berasal dari penerimaan
dari pelanggan sebesar Rp 29.179.447.880, dan penerimaan bunga sebesar Rp 497.441.237, dikurangi dengan
pembayaran kepada pemasok sebesar Rp 14.308.302.233, pembayaran kas atas kegiatan operasi lainnya sebesar
Rp 2.569.073.279, pembayaran kas kepada karyawan sebesar Rp 6.024.158.092, pembayaran pajak penghasilan
sebesar Rp 564.090.078 serta pembayaran beban keuangan sebesar Rp 104.367.358.

Penggunaan kas dari kegiatan operasi di tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 27.031.986.002 berasal dari
penerimaan dari pelanggan sebesar Rp 28.859.808.819, dan penerimaan bunga sebesar Rp 94.958.990, dikurangi
dengan pembayaran kepada pemasok sebesar Rp 49.409.446.235, pembayaran kas atas kegiatan operasi lainnya
sebesar Rp 2.031.603.566, pembayaran kas kepada karyawan sebesar Rp 3.899.050.890, pembayaran pajak
penghasilan sebesar Rp 559.428.786 serta pembayaran beban keuangan sebesar Rp 87.224.334.

•    Arus Kas dari Aktivitas Investasi

Dari kegiatan investasi selama periode 31 Juli 2025, Perseroan dan Entitas anak mencatatkan penggunaan kas untuk
investasi sebesar Rp 48.002.255.793 terdiri perolehan aset tetap sebesar Rp 17.737.255.793, pembayaran uang muka
pembelian aset tetap sebesar Rp 6.010.000.000 dan pembayaran uang muka sewa sebesar Rp 24.255.000.000.

Dari kegiatan investasi selama periode 31 Juli 2024, Perseroan dan Entitas anak mencatatkan penggunaan kas untuk
investasi sebesar Rp 5.808.279.895 terdiri dari perolehan aset tetap sebesar Rp 5.808.279.895.

Pada tanggal 31 Desember 2024, kas neto digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp 5.625.407.742 terdiri dari
pembayaran untuk perolehan aset tetap sebesar Rp 10.129.912.247 dan penerimaan penjualan aset tetap sebesar Rp
4.504.504.505.

Pada tanggal 31 Desember 2023, kas neto digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp 61.872.742.425 terdiri dari
pembayaran untuk perolehan aset tetap sebesar Rp 3.198.252.908 dan penambahan uang muka pembelian aset tetap
sebesar Rp 58.674.489.517.

•    Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

Dari kas yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada tanggal 31 Juli 2025 sebesar Rp 90.752.304.263 terutama
berasal dari hasil penerbitan saham atas pelaksanaan waran sebesar Rp 82.677.379.422, penerimaan utang bank
sebesar Rp 9.000.000.000, penerimaan dari kepentingan nonpengendali pendirian entitas anak Rp 20.000.000 dan
dikurangi pembayaran utang pembiayaan konsumen sebesar Rp 188.990.930, pembayaran liabilitas sewa Rp
96.000.000 dan pembayaran dividen Rp 660.084.229.

Dari kas yang digunakan dari aktivitas pendanaan pada tanggal 31 Juli 2024 sebesar Rp 225.151.940 terutama berasal
dari hasil penerbitan saham atas pelaksanaan waran sebesar Rp 3.032.393 dikurangi pembayaran utang pembiayaan
konsumen sebesar Rp 203.332.333 dan pembayaran liabilitas sewa Rp 24.852.000.

Dari kas yang digunakan dari aktivitas pendanaan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp 372.476.766 terutama
berasal dari hasil penerbitan saham atas pelaksanaan waran sebesar Rp 6.161.974 dikurangi pembayaran utang
pembiayaan konsumen sebesar Rp 339.038.740 dan pembayaran liabilitas sewa Rp 39.600.000.

Pada tanggal 31 Desember 2023, kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 148.690.316.908 berasal
dari penambahan setoran modal sebesar Rp 151.500.000.000 dan dikurangi pembayaran biaya emisi saham sebesar
Rp 2.406.693.176, pembayaran utang pembiayaan konsumen Rp 224.989.916 dan pembayaran liabilitas sewa
sebesar Rp 178.000.000.



Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                Halaman-22
Page 23
D.   Likuiditas dan Sumber Modal

Sumber pendanaan Perseroan dan Entitas Anak berasal dari 2 (dua) sumber yakni internal dan eksternal. Pembiayaan
dari internal berasal dari kas internal Perseroan dan Entitas Anak. Saat ini Perseroan dan Entitas Anak memiliki arus
kas internal yang kurang memadai untuk menjaga likuiditas Perseroan dan Entitas Anak, sehingga Perseroan dan
Entitas Anak harus berfokus pada pencarian sumber dana eksternal seperti penerbitan surat utang.

Langkah-langkah yang diambil oleh Perseroan dan Entitas Anak terkait dengan kecukupan untuk mendapatkan modal
kerja tambahan adalah dengan melakukan penerbitan surat utang atau pinjaman.

Tidak ada sumber likuiditas material yang belum digunakan.

Tidak ada kecenderungan yang diketahui, permintaan, perikatan atau komitmen, kejadian dan/atau ketidakpastian
yang mungkin mengakibatkan terjadinya peningkatan atau penurunan yang material terhadap likuiditas Perseroan.

Jika modal kerja tidak mencukupi, maka Perseroan akan mengajukan pinjaman dari Bank atau pihak ketiga untuk
mendapatkan modal kerja tambahan yang diperlukan.

E.   Analisis Rasio Keuangan

Likuiditas

Tingkat likuiditas mencerminkan kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas jangka pendek dengan
menggunakan aset lancar yang dimilikinya. Tingkat likuiditas diukur dengan rasio lancar, yaitu perbandingan aset
lancar terhadap liabilitas jangka pendek pada waktu tertentu dan merupakan indikator kemampuan Perseroan untuk
memenuhi semua liabilitas jangka pendek dengan menggunakan aset lancar yang dimiliki. Rasio Lancar Perseroan
pada tanggal 31 Juli 2025, 31 Desember 2024, dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar 7,38x, 5,32x dan
8,78x. Selain perjanjian-perjanjian yang telah diungkapkan di Prospektus, tidak terdapat perjanjian material lainnya
yang menyebabkan peningkatan/penurunan atau penurunan likuiditas.

Solvabilitas

Solvabilitas Perseroan dan Entitas Anak merupakan alat ukur untuk mengetahui kemampuan Perseroan dalam
memenuhi liabilitias jangka pendek dan jangka panjangnya dan tercermin dari perbandingan antara jumlah liabilitias
dengan modal sendiri dan juga perbandingan antara jumlah liabilitias dengan total aset Perseroan.

Rasio Solvabilitas Ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Juli 2025, 31 Desember 2024, dan 31 Desember 2023 masing-
masing sebesar 0,10x, 0,06x dan 0,04x, serta Rasio Solvabilitas Aset Perseroan pada tanggal 31 Juli 2025, 31
Desember 2024, dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar 0,09x, 0,06x dan 0,04x.

                                                                                         31 Desember
                Keterangan                           31 Juli 2025
                                                                                  2024                2023
Jumlah Aset                                         338.901.396.997           229.854.685.103      223.917.973.756
Jumlah Liabilitas                                    29.709.827.256            13.983.004.961        9.379.016.490
Jumlah Ekuitas                                      309.191.569.741           215.871.680.142      214.538.957.266
Solvabilitas (x)
Liabilitas terhadap Aset                                          0,09                      0,06                        0,04
Liabilitas terhadap Ekuitas                                       0,10                      0,06                        0,04

Imbal Hasil Aset

Imbal hasil aset (Return on Asset) adalah rasio yang menggambarkan kemampuan Perseroan dan Entitas Anak dalam
menghasilkan laba dari perputaran asetnya. Rasio ini diukur dengan membandingkan antara rugi bersih dengan jumlah
aset konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak.

Imbal hasil aset Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025, 31 Juli 2024, 31 Desember
2024, dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar 3,33%, 0,58%, 0,58% dan 0,37%.

                                                      31 Juli                                      31 Desember
          Keterangan
                                            2025                   2024                   2024                   2023
Jumlah Laba Komprehensif
 Periode/Tahun Berjalan                 11.282.594.406         1.344.616.689           1.326.560.902          826.398.167
Jumlah Aset                            338.901.396.997       231.050.532.409         229.854.685.103      223.917.973.756
Imbal Hasil Aset (%)                            3,33%                 0,58%                   0,58%                0,37%

Imbal Hasil Ekuitas




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                        Halaman-23
Page 24
Imbal hasil ekuitas (Return on Equity) adalah rasio yang menggambarkan kemampuan Perseroan dan Entitas Anak
dalam menghasilkan laba bersih bagi para pemegang sahamnya. Rasio ini diukur dengan membandingkan antara laba
bersih dengan ekuitas.

Imbal hasil ekuitas Perseroan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025, 31 Juli 2024, 31 Desember
2024, dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar 3,65%, 0,62%, 0,61% dan 0,39%.

Terlampir adalah penjabaran sehubungan dengan rasio tersebut:

                                                      31 Juli                                      31 Desember
          Keterangan
                                            2025                   2024                   2024                   2023
Jumlah Laba Komprehensif
 Periode/Tahun Berjalan                 11.282.594.406         1.344.616.689           1.326.560.902           826.398.167
Jumlah Ekuitas                         309.191.569.741       216.152.170.595         215.871.680.142       214.538.957.266
Imbal Hasil Ekuitas (%)                         3,65%                 0,62%                   0,61%                 0,39%

F.   Segmen Operasi

Grup menetapkan segmen berdasarkan wilayah secara terpisah guna keperluan pengambilan keputusan mengenai
alokasi sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dievaluasi berdasarkan posisi keuangan dan laba atau rugi
operasi pada laporan keuangan konsolidasian.

                                                                                31 Juli 2025
                Keterangan
                                                         Jawa                      Bali                     Jumlah
 Laporan Laba Rugi Konsolidasian
 Pendapatan neto                                      51.332.841.179             1.726.094.570              53.058.935.749
 Beban pokok pendapatan                             (32.229.984.780)           (1.189.631.246)            (33.419.616.026)
 Laba bruto                                           19.102.856.399               536.463.324              19.639.319.723
 Beban penjualan                                       (434.510.279)                         -               (434.510.279)
 Beban umum dan administrasi                         (5.051.745.940)                                       (5.051.745.940)
 Penghasilan usaha lainnya – neto                         24.169.628                         -                  24.169.628
 Laba usaha                                           13.640.769.808               536.463.324              14.177.233.132
 Penghasilan keuangan                                    329.250.049                         -                 329.250.049
 Beban keuangan                                        (116.280.816)                         -               (116.280.816)
 Laba sebelum pajak penghasilan                       13.853.739.041               536.463.324              14.390.202.365
 Laporan posisi keuangan
   konsolidasian
 Aset segmen                                        338.901.396.997                                -      338.901.396.997
 Liabilitas segmen                                   29.709.827.256                                -       29.709.827.256
 Informasi Lainnya
 Aset Tetap
 Biaya perolehan                                    154.425.056.225                                -      154.425.056.225
 Akumulasi penyusutan                                13.509.790.604                                -       13.509.790.604

                                                                                31 Juli 2024
                Keterangan
                                                         Jawa                      Bali                     Jumlah
 Laporan Laba Rugi Konsolidasian
 Pendapatan neto                                     16.192.812.601              2.300.507.671              18.493.320.272
 Beban pokok pendapatan                              (9.877.933.819)           (1.458.724.059)            (11.336.657.878)
 Laba bruto                                            6.314.878.782               841.783.612               7.156.662.394
 Beban penjualan                                       (676.437.441)                         -               (676.437.441)
 Beban umum dan administrasi                         (4.947.452.998)                         -             (4.947.452.998)
 Beban usaha lainnya - neto                               (7.643.309)                        -                  (7.643.309)
 Laba usaha                                              683.345.034               841.783.612               1.525.128.646
 Penghasilan keuangan                                    302.175.796                         -                 302.175.796
 Beban keuangan                                        (131.575.166)                         -               (131.575.166)
 Laba sebelum pajak penghasilan                          853.945.664               841.783.612               1.695.729.276

 Laporan Posisi Keuangan
   Konsolidasian
 Aset segmen                                        231.050.532.409                                -      231.050.532.409
 Liabilitas segmen                                   14.898.361.815                                -       14.898.361.815
                                                                                31 Juli 2024
                Keterangan
                                                         Jawa                      Bali                     Jumlah
 Informasi Lainnya
 Aset Tetap
 Biaya perolehan                                      89.433.288.245                               -       89.433.288.245



Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                        Halaman-24
Page 25
 Akumulasi penyusutan                                  4.019.915.075                               -     4.019.915.075

                                                                            31 Desember 2024
                Keterangan
                                                         Jawa                     Bali                   Jumlah
 Laporan Laba Rugi Konsolidasian
 Pendapatan neto                                      27.325.879.626             3.111.321.056           30.437.200.682
 Beban pokok pendapatan                             (17.663.748.279)           (1.899.825.803)         (19.563.574.082)
 Laba bruto                                            9.662.131.347             1.211.495.253           10.873.626.600
 Beban penjualan                                     (1.108.176.734)                         -          (1.108.176.734)
 Beban umum dan administrasi                         (8.655.795.317)                         -          (8.655.795.317)
 Penghasilan usaha lainnya - neto                        200.640.188                         -              200.640.188
 Laba usaha                                               98.799.484             1.211.495.253            1.310.294.737
 Penghasilan keuangan                                    497.441.237                         -              497.441.237
 Beban keuangan                                        (111.698.031)                         -            (111.698.031)
 Laba sebelum pajak penghasilan                          484.542.690             1.211.495.253            1.696.037.943

 Laporan Posisi Keuangan
   Konsolidasian
 Aset segmen                                        229.854.685.103                                -   229.854.685.103
 Liabilitas segmen                                   13.983.004.961                                -    13.983.004.961

 Informasi Lainnya
 Aset Tetap
 Biaya perolehan                                    136.687.800.432                                -   136.687.800.432
 Akumulasi penyusutan                                 4.191.431.823                                -     4.191.431.823

                                                                            31 Desember 2023
                Keterangan
                                                         Jawa                     Bali                    Total
 Laporan Laba Rugi Konsolidasian
 Pendapatan neto                                      25.563.651.763             3.325.730.106           28.889.381.869
 Beban pokok pendapatan                             (18.763.846.500)           (1.855.765.038)         (20.619.611.538)
 Laba bruto                                            6.799.805.263             1.469.965.068            8.269.770.331
 Beban penjualan                                       (834.198.370)                         -            (834.198.370)
 Beban umum dan administrasi                         (6.129.423.499)                         -          (6.129.423.499)
 Penghasilan usaha lainnya - neto                         40.327.718                         -               40.327.718
 Laba usaha                                            (123.488.888)             1.469.965.068            1.346.476.180
 Penghasilan keuangan                                     94.958.990                         -               94.958.990
 Beban keuangan                                        (131.305.772)                         -            (131.305.772)
 Laba sebelum pajak penghasilan                        (159.835.670)             1.469.965.068            1.310.129.398

 Laporan posisi keuangan
   konsolidasian
 Aset segmen                                        223.917.973.756                                -   223.917.973.756
 Liabilitas segmen                                    9.379.016.490                                -     9.379.016.490

 Informasi Lainnya
 Aset Tetap
 Biaya perolehan                                      82.340.858.575                               -    82.340.858.575
 Akumulasi penyusutan                                  2.473.114.855                               -     2.473.114.855


5.   Fluktuasi Mata Uang Asing dan Suku Bunga

Perseroan tidak memiliki utang/pinjaman dalam mata uang asing. Namun begitu di masa mendatang tidak menutup
kemungkinan bahwa Perseroan akan mendapatkan pinjaman dan/atau mendapaktan penghasilan dalam bentuk mata
uang asing. Fluktuasi mata uang asing yang terjadi dapat mempengaruhi kinerja Perseroan baik dari segi pendapatan
maupun dari segi beban bunga serta kemampuan Perseroan untuk membayar bunga maupun pokok pinjaman dalam
mata uang asing.

Perseroan mengelola risiko fluktuasi mata uang asing dengan menyesuaikan penerimaan dan pembayaran dalam
mata uang yang sama dimana dolar AS menjadi pilihan karena merupakan mata uang yang paling banyak digunakan.
Selain itu Perseroan melakukan pemantauan secara berkala terhadap fluktuasi pertukaran nilai mata uang asing.
Selain itu dalam hal Perseroan memperoleh pinjaman dalam mata uang asing Perseroan akan menjalankan program
lindung nilai yang terkait dengan pinjaman dengan mata uang asing.




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                  Halaman-25
Page 26
6.   Analisis Jumlah Pinjaman Terutang

Tabel di bawah ini memperlihatkan jumlah pinjaman terutang Perseroan yang angkanya diambil dari laporan posisi
keuangan Perseroan pada tanggal 31 Juli 2025, 31 Desember 2024 dan 2023 yang dinyatakan dalam mata uang
Rupiah dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

                                                                                            31 Desember
                Keterangan                           31 Juli 2025
                                                                                   2024                   2023
Pinjaman PT Bank DKI                                   9.000.000.000                               -                 -
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
 waktu satu tahun                                    (1.285.714.284)                               -                 -
Bagian Jangka Panjang                                  7.714.285.716                               -                 -

Perseroan tidak memiliki kebutuhan pinjaman musiman karena selama ini modal kerja operasional Perseroan cukup
menggunakan dana internal Perseroan.

Perseroan berkeyakinan bahwa pinjaman terutang tersebut dapat dilunasi menggunakan kas dan setara kas yang
dimiliki. Keyakinan ini didasarkan pada ketersediaan saldo kas dan setara kas saat ini dan riwayat arus kas dari
aktivitas operasi Perseroan yang secara konsisten menunjukkan saldo positif, sehingga mampu mendukung
pemenuhan kewajiban keuangan lainnya.

7.   Investasi Barang Modal

                                                                                            31 Desember
                Keterangan                           31 Juli 2025
                                                                                   2024                   2023
Tanah                                                  1.348.593.344                         -                      -
Bangunan                                               6.247.160.346                         -                      -
Perbaikan prasarana                                      736.156.446                16.257.500                      -
Kendaraan                                                          -             1.918.189.900                      -
Jaringan internet                                      9.371.885.925            57.451.613.551         29.585.783.685
Peralatan kantor                                          33.459.732                73.880.906             75.280.213
Jumlah                                                17.737.255.793            59.459.941.857         29.661.063.898

Belanja modal Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025 adalah sebesar
Rp 17.737.255.793 yang didominasi untuk infrastruktur jaringan internet.

Belanja modal Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebesar
Rp 59.459.941.857 yang didominasi untuk infrastruktur jaringan internet.

Belanja modal Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp 29.661.063.898 yang didominasi untuk infrastruktur jaringan internet.

Tidak terdapat investasi barang modal yang dikeluarkan dalam rangka pemenuhan persyaratan regulasi dan isu
lingkungan hidup.

8.   Pembatasan terhadap kemampuan Perusahaan Anak untuk mengalihkan dana kepada Perseroan

Perusahaan Anak mungkin tunduk pada sejumlah pembatasan hukum, regulasi, dan perjanjian kontraktual yang
membatasi kemampuannya untuk mendistribusikan laba, membayar dividen, atau memberikan pinjaman maupun
transfer dana lainnya kepada Perseroan Induk.

Akan tetapi pembatasan tersebut tidak berdampak material terhadap likuiditas dan fleksibilitas keuangan Perseroan,
hal ini disebabkan Perseroan memiliki arus kas yang diperoleh dari lini bisnis dan operasionalnya sendiri, selain itu
Perseroan juga memiliki opsi untuk mendapatkan sumber pendanaan eksternal, seperti pinjaman bank atau penerbitan
surat utang.

9.   Risiko Suku Bunga Acuan Pinjaman Dan Pengaruhnya Terhadap Hasil Usaha Atau Keadaan Keuangan
     Pada Masa Yang Akan Datang

     Saat ini, Perseroan tidak memiliki ketergantungan secara langsung terhadap mata uang asing tertentu, karena
     lebih dari 90% transaksi dilakukan dalam mata uang Rupiah dan berlangsung di wilayah Indonesia. Perseroan
     juga tidak memiliki pinjaman dalam mata uang asing, sehingga eksposur langsung terhadap risiko nilai tukar
     tergolong rendah. Selain itu, hingga saat ini Perseroan belum melakukan pengadaan barang dan jasa dari luar
     negeri dalam mata uang asing, namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan akan terjadi di masa depan. Oleh
     karena itu, risiko nilai tukar tetap menjadi perhatian dalam perencanaan usaha dan strategi keuangan jangka
     panjang.




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025                 Halaman-26
Page 27
     Manajemen Perseroan secara aktif memantau kondisi pasar dan faktor makroekonomi seperti nilai tukar dan suku
     bunga, serta akan mempertimbangkan strategi lindung nilai, diversifikasi sumber pembiayaan, dan pengelolaan
     struktur pinjaman guna memitigasi potensi risiko terhadap stabilitas keuangan dan kemampuan pembayaran tunai
     di masa yang akan datang

10. Dampak Perubahan Harga Terhadap Penjualan Dan Pendapatan Bersih Emiten Serta Laba Operasi
    Eemiten Selama 3 (Tiga) Tahun Terakhir Serta Dampak Inflasi Dan Perbuahan Kurs Valuta Asing
   Selama tiga tahun terakhir, Perseroan tidak melakukan penyesuaian harga jual secara signifikan. Strategi utama
   yang diambil adalah menjaga stabilitas harga guna mempertahankan daya saing di pasar dan mendorong
   peningkatan volume penggunaan atau keterisian (occupancy). Dengan pendekatan ini, pertumbuhan pendapatan
   Perseroan lebih banyak ditopang oleh peningkatan volume penjualan atau jasa, termasuk keberhasilan dalam
   mendorong tingkat okupansi dan efisiensi operasional.

     Perseroan juga mencermati faktor eksternal seperti inflasi dan fluktuasi kurs mata uang asing, namun selama
     periode tersebut tidak terdapat dampak yang material terhadap pendapatan, laba operasional, maupun struktur
     biaya Perseroan. Mengingat sebagian besar transaksi dilakukan dalam mata uang Rupiah dan beroperasi di dalam
     negeri, eksposur terhadap risiko nilai tukar sangat terbatas. Oleh karena itu, kenaikan tren pendapatan dan laba
     operasional lebih mencerminkan pertumbuhan organik, bukan hasil dari penyesuaian harga atau dampak
     eksternal lainnya.

 KEJADIAN DAN TRANSAKSI PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

Sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran, tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak
cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil usaha Perseroan yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor
Independen tertanggal 4 Desember 2025 atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk
periode yang berakhir pada tanggal 31 Juli 2025 yang telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut
Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Suharli, Sugiharto & Rekan dengan Opini Audit
Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Ridho Fathoni, CPA
dengan        Izin      Akuntan         Publik        No.       AP.1629         yang        dalam        laporannya
No. 00427/2.1315/AU.1/05/1629-1/1/XII/2025 pada tanggal 4 Desember 2025. Laporan keuangan Perseroan untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut
Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Dra. Suhartati & Rekan dengan Opini Audit Tanpa
Modifikasian atas laporan keuangan tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Dulgani, CPA dengan izin
Akuntan Publik No. AP. 0165 yang dalam laporannya No. 00091/2.0119/AU.1/05/0165-1/1/III/2025 pada tanggal 27
Maret 2025. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 telah diaudit
berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
Morhan & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan tersebut yang ditandatangani oleh
Akuntan Publik David Kurniawan, CPA dengan izin Akuntan Publik No. AP. 1023 yang dalam laporannya No.
00114/2.0961/AU.1/05/1023-2/1/IV/2024 pada tanggal 8 April 2024, selain yang diungkapkan sebagai berikut:

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 1.670 tanggal 12 Desember 2025, yang dibuat
di hadapan Mohamad Fajri Mekka Putra, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang telah (i) diberitahukan kepada
Menkum berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0253540
tanggal 12 Desember 2025, dan (ii) didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0281104.AH.01.11.TAHUN 2025
tanggal 12 Desember 2025 (”Akta Perseroan No. 1.670/2025”), para pemegang saham Perseroan menyetujui
pengeluaran saham dalam simpanan portepel dan perubahan isi Pasal 4 ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan.

              TATA CARA PELAKSANAAN HMETD DAN PEMESANAN SAHAM TAMBAHAN

Perseroan telah menunjuk PT Ficomindo Buana Registrar selaku BAE yang akan mengelola pelaksanaan administrasi
dalam PMHMETD I Perseroan sesuai dengan Akta Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham dalam Rangka
Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk No.
1.328 tanggal 19 September 2025 sebagaimana diubah dengan Addendum I Perjanjian Pengelolaan Administrasi
Saham dalam Rangka Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu PT Sinergi Inti
Andalan Prima Tbk No. 1.267 tanggal 16 Oktober 2025 yang keduanya dibuat oleh dan antara Perseroan dengan BAE
di hadapan Mohamad Fajri Mekka Putra, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan.

Persyaratan pemesanan dan pembelian saham yang diuraikan dibawah ini dapat berubah apabila terdapat peraturan-
peraturan KSEI yang baru.

1.   Pemesan yang berhak

     Para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 6
     Januari 2026 pukul 16.00 WIB berhak untuk membeli saham baru yang diterbitkan Perseroan dalam PMHMETD
     I ini dengan ketentuan bahwa setiap pemilik 3 (tiga) Saham Lama memiliki 4 (empat) HMETD dimana 1 (satu)
     HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) saham biasa pada Harga Pelaksanaan.




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025          Halaman-27
Page 28
      Harga Pelaksanaan Rp250,- (dua ratus lima puluh Rupiah) setiap saham yang harus dibayar pada saat pengajuan
      pemesanan pembelian.

      Pemesan yang berhak melakukan pembelian saham baru adalah Pemegang saham Perseroan yang memperoleh
      HMETD dari Perseroan dan tidak menjual/mengalihkan kepada pihak lain; dan

      Pemesan dapat terdiri dari Perorangan dan/atau Badan Hukum Indonesia maupun Asing sebagaimana diatur
      dalam UU No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal.

      Apabila terdapat pecahan atas saham hasil pelaksanaan HMETD maka akan diadakan pembulatan terdekat ke
      bawah, dan jika masih timbul pecahan maka akan menjadi milik Perseroan dan harus dijual oleh Perseroan serta
      hasil penjualannya dimasukkan ke rekening Perseroan.

2.    Distribusi HMETD, Formulir dan Prospektus

      Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam Penitipan Kolektif, HMETD akan didistribusikan secara
      elektronik melalui rekening efek Perusahaan Efek dan/atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-
      lambatnya 1 (satu) Hari Bursa setelah tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal
      7 Januari 2026 pukul 16.00 WIB. Prospektus, Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan (FPPS
      Tambahan) dan formulir lainnya dapat diperoleh oleh Pemegang Saham dari masing-masing Perusahaan Efek
      dan Bank Kustodiannya setiap hari kerja dan jam kerja sejak tanggal 7 Januari 2026 di kantor BAE dengan
      menyerahkan:

     a.   Fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemegang saham perorangan (Kartu Tanda
          Penduduk/Paspor/Kartu Ijin Tinggal Terbatas); atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan terakhir
          anggota Direksi/pengurus dari Pemegang Saham berupa badan hukum/lembaga. Pemegang Saham juga
          wajib menunjukkan dokumen asli dari fotokopi tersebut;

     b.   Asli surat kuasa bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) (jika dikuasakan) dilengkapi fotokopi identitas
          diri lainnya yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa (asli identitas pemberi dan
          penerima kuasa wajib diperlihatkan).


3.    Prosedur Pelaksanaan HMETD dalam bentuk elektronik

      Pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 8 Januari 2026 sampai dengan tanggal 22 Januari 2026
      dengan prosedur sebagai berikut:

          1)  Pemegang HMETD memberikan instruksi pelaksanaan HMETD kepada Perusahaan Efek/Bank Kustodian
              dan membayar Harga Pelaksanaan HMETD dengan memasukkannya ke dalam rekening yang khusus
              ditunjuk oleh KSEI.
          2) Pada Hari Bursa yang sama dengan saat disampaikannya instruksi pelaksanaan HMETD oleh
              Perusahaan Efek/Bank Kustodian kepada KSEI maka:
             a) KSEI akan mendebet HMETD dari masing-masing sub-rekening pemegang HMETD yang memberikan
                  instruksi Pelaksanaan HMETD ke dalam rekening KSEI dengan menggunakan fasilitas C-BEST; dan
             b) Segera setelah uang Harga Pelaksanaan HMETD diterima di dalam rekening bank yang ditunjuk oleh
                  KSEI, KSEI akan melakukan pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD dari rekening bank
                  yang ditujuk KSEI tersebut ke rekening bank khusus pada hari kerja berikutnya.
          3) Satu Hari Bursa setelah KSEI menerima instruksi pelaksanaan HMETD, KSEI akan menyampaikan
              kepada Biro Administrasi Efek dokumen sebagai berikut:
             a) Daftar rincian instruksi pelaksanaan HMETD yang diterima KSEI, berikut rincian data pemegang
                  HMETD (Nomor identitas, nama, alamat, status kewarganegaraan dan domisili) pemegang HMETD
                  yang melakukan pelaksanaan HMETD;
             b) Surat atau bukti pemindahbukuan Harga PMHMETD I yang dilakukan oleh KSEI, dari rekening bank
                  yang ditunjuk KSEI kedalam rekening bank khusus; dan
             c) Instruksi untuk mendapatkan sejumlah saham hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening khusus
                  yang telah disediakan oleh KSEI.
          4) Segera setelah BAE menerima dari KSEI dokumen-dokumen sebagaimana dimaksud dalam butir a.iii di
              atas, BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung dari instruksi pelaksanaan
              HMETD, bukti pemindahan uang sesuai Harga Pelaksanaan HMETD ke dalam rekening bank khusus
              berdasarkan data pada rekening bank khusus serta instruksi untuk mendepositokan sejumlah saham hasil
              pelaksanaan HMETD.
          5) Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI dan
              uang Harga pelaksanaan HMETD telah dibayar penuh (in good funds) di rekening bank khusus, BAE akan
              menerbitkan/mendepositkan sejumlah saham hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening khusus yang
              telah disiapkan KSEI dan KSEI akan langsung mendistribusikan saham hasil pelaksanaan HMETD
              dengan menggunakan fasilitas C-BEST. Selanjutnya KSEI akan memberikan laporan hasil distribusi
              saham hasil pelaksanaan HMETD tersebut kepada Perseroan dan BAE.




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025           Halaman-28
Page 29
4.    Pemesanan Saham Tambahan

      Pemegang Saham yang telah melaksanakan HMETD miliknya dapat memesan Saham Tambahan melebihi hak
      yang dimilikinya dengan cara mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang telah didistribusikan dengan
      melampirkan dokumen sebagai berikut:

     a.   Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
     b.   Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai atas
          nama pemegang HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif yang telah
          melaksanakan haknya melalui sistem C-Best);
     c.   Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk keperluan pendistribusian
          Saham hasil penjatahan oleh Biro Administrasi Efek Perseroan;
     d.   Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank
          tempat menyetorkan pembayaran.

5.    Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan

      Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan dilakukan pada tanggal 26 Januari 2026 dengan ketentuan
      sebagai berikut:

     a.   Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan tidak melebihi jumlah
          seluruh saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka seluruh pesanan atas saham tambahan akan
          dipenuhi.
     b.   Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan melebihi jumlah seluruh
          saham yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini, maka kepada pemesan yang melakukan pemesahan saham
          tambahan akan diberlakukan sistem penjatahan secara proporsional berdasarkan jumlah HMETD yang telah
          dilaksanakan oleh masing-masing pemegang Saham yang meminta pemesanan saham tambahan.

      Perseroan akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari
      pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada POJK 32/2015 selambatnya 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal
      penjatahan.

6.    Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham

      Perseroan melalui BAE akan menerima pengajuan pemesanan pembelian saham, dan menyerahkan Bukti Tanda
      Terima Pemesanan Saham yang telah di cap dan ditandatangani, kepada pemesan untuk menjadi bukti pada
      saat mengambil Saham dan untuk pengembalian uang untuk pesanan yang tidak dipenuhi. Pemegang HMETD
      dalam penitipan kolektif akan mendapat konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD (exercise) melalui C-
      BEST melalui Pemegang Rekening KSEI.

7.    Pembatalan Pemesanan Saham

      Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan saham, baik sebagian atau keseluruhan dengan
      memperhatikan persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan mengenai pembatalan pemesanan saham akan
      diumumkan bersamaan dengan penjatahan atas pesanan. Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya
      pemesanan saham antara lain:

     a.   Pengisian FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan saham yang tercantum
          dalam HMETD dan Prospektus;
     b.   Tidak terpenuhinya persyaratan pembayaran; dan
     c.   Tidak terpenuhinya kelengkapan dokumen permohonan dalam hal terdapat pihak-pihak yang walaupun tidak
          diperbolehkan untuk melaksanakan HMETD karena pelaksanaan HMETD ke saham dilarang oleh hukum
          yang berlaku tetapi tetap melakukan pemesanan Saham HMETD dan melakukan pembayaran uang
          pemesanan, maka Perseroan berhak untuk memperlakukan HMETD tersebut atau dokumentasi HMETD lain
          yang disampaikan orang pihak tersebut dalam pemesanan saham baru tidak sah dan mengembalikan seluruh
          uang pemesanan yang telah dibayarkan tersebut dalam mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening
          bank atas nama pemesan sesuai dengan tata cara pengembalian uang pemesanan pada angka 8 di bawah
          ini

8.    Pengembalian Uang Pemesanan
      Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruhnya dari pemesanan saham yang lebih besar daripada
      haknya atau dalam hal terjadinya pembatalan pemesanan saham, maka Perseroan akan mengembalikan
      sebagian atau seluruh uang pemesanan tersebut dalam mata uang Rupiah (sesuai dengan yang tercantum dalam
      FPPS Tambahan) pengembalian uang dilakukan oleh Perseroan selambat-lambatnya tanggal 28 Januari 2026.

      Pengembalian uang yang dilakukan Perseroan sampai dengan tanggal 28 Januari 2026 tidak akan disertai bunga,
      apabila terjadi keterlambatan maka uang akan dikembalikan dengan disertai bunga yang diperhitungkan mulai



Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025            Halaman-29
Page 30
     hari kerja ke-3 (tiga) setelah tanggal akhir penjatahan atau tanggal pembatalan sebesar 2% (dua persen) dari
     tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia per tahun, yang dihitung secara pro rata setiap hari keterlambatan,
     kecuali keterlambatan tersebut disebabkan oleh: (i) kesalahan dari sistem pada bank yang bersangkutan, (ii)
     pemesan yang tidak mengambil uang pengembalian sampai dengan hari kerja ke-2 (dua) setelah Tanggal
     Penjatahan, (iii) atau hal-hal lain yang bukan disebabkan oleh kesalahan Perseroan.

     Pengembalian uang dilakukan dengan mata uang Rupiah dengan menggunakan cek atau pemindah bukuan ke
     rekening pemesan.

     Uang yang dikembalikan dalam bentuk cek dapat diambil di:
                                          PT Ficomindo Buana Registrar
                                            Jl. Kyai Caringin No. 2-A
                                            Jakarta 10150, Indonesia
                                           Telepon: +62-21 2263 8327
                                             Fax. +62-21 2263 9048
                     E-mail : helpdesk@ficomindo.com ; ficomindo_br@yahoo.co.id

     dengan menunjukkan bukti jati diri Pemesan seperti KTP/Paspor/KITAS asli yang masih berlaku; fotokopi
     Anggaran Dasar (bagi badan hukum/lembaga) dan menyerahkan Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian
     Saham asli serta menyerahkan fotokopi bukti jati diri tersebut. Pemesan tidak dikenakan biaya bank ataupun
     biaya transfer untuk jumlah yang dikembalikan tersebut. Bilamana pemesan berhalangan mengambil sendiri,
     maka pemesan dapat memberikan kuasa kepada orang lain yang ditunjuk dengan melampirkan surat kuasa
     bermeterai Rp10.000,- (sepuluh ribu Rupiah) dan fotokopi KTP pemberi kuasa dan penerima kuasa serta
     menunjukkan KTP asli pemberi dan penerima kuasa tersebut.

9.   Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD dan Pengkreditan ke Rekening Efek

     Saham hasil PMHMETD I bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai dengan haknya akan dikreditkan
     pada Rekening Efek dalam 2 (dua) hari kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI dan
     dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening Perseroan.

     Saham hasil penjatahan atas pemesanan Saham tambahan akan didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam
     Penitipan Kolektif selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah tanggal penjatahan.

10. Alokasi Sisa Saham Yang Tidak Diambil Oleh Pemegang HMETD

Apabila Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya dilaksanakan oleh pemegang HMETD,
maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya,
seperti yang tercantum dalam HMETD atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan secara proporsional
berdasarkan hak yang telah dilaksanakan. Apabila setelah alokasi pemesanan Saham Tambahan, masih terdapat sisa
saham porsi Publik maka berdasarkan Akta Perjanjian Pembelian Sisa Saham Dalam Rangka Penawaran Umum
Untuk Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk No.1.329
tanggal 19 September 2025 yang dibuat di hadapan Mohamad Fajri Mekka Putra, SH., M.Kn., Notaris di Jakarta
Selatan, AKUN (“Pembeli Siaga”) telah menyatakan sanggup menjadi Pembeli Siaga jika Saham Baru yang ditawarkan
dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang saham atau pemegang HMETD, dengan jumlah
saham sebanyak-banyaknya 5.652.377.067 (lima miliar lima ratus enam puluh dua juta tiga ratus tujuh puluh tujuh ribu
enam puluh tujuh) saham pada Harga Pelaksanaan sebesar Rp250,- (dua ratus lima puluh Rupiah) setiap saham
dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp1.413.094.266.750,- (satu triliun empat ratus tiga belas miliar Sembilan puluh
empat juta dua ratus enam puluh enam ribu tujuh ratus lima puluh Rupiah).




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025          Halaman-30
Page 31
                PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS, SERTIFIKAT HMETD DAN FORMULIR

Perseroan telah mengumumkan informasi penting berkaitan dengan PMHMETD I ini melalui iklan di Website Bursa
dan Website Perseroan.

•    Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
     didistribusikan secara elektronik melalui Rekening Efek Perusahaan Efek atau Bank Kustodian masing-masing di
     KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah tanggal pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD,
     yaitu tanggal 7 Januari 2026. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan akan didistribusikan oleh Perseroan kepada
     KSEI dan dapat diperoleh oleh pemegang saham dari masing-masing Perusahaan Efek atau Bank Kustodiannya.

•    Bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan
     akan menerbitkan HMETD atas nama pemegang saham.

HMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dapat diambil langsung oleh pemegang saham Perseroan
yang tercatat dalam DPS Perseroan mulai tanggal 8 Januari 2026 sampai dengan 22 Januari 2026 pada hari dan jam
kerja (Senin s.d. Jumat pukul 9.00 - 15.00 WIB) dengan menyerahkan bukti jati diri yang sah (KTP/Paspor/KITAS) dan
menyerahkan fotokopinya serta asli surat kuasa bagi yang tidak bisa mengambil sendiri pada BAE Perseroan di:


                                             PT Ficomindo Buana Registrar
                                                 Jl. Kyai Caringin No. 2-A
                                                 Jakarta 10150, Indonesia
                                                Telepon: +62-21 2263 8327
                                                  Fax. +62-21 2263 9048
                           E-mail : helpdesk@ficomindo.com ; ficomindo_br@yahoo.co.id

Apabila pemegang saham Perseroan yang namanya dengan sah tercatat dalam DPS Perseroan per tanggal 6 Januari
2026 belum menerima atau mengambil HMETD, Prospektus, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dan tidak
menghubungi BAE Perseroan, maka setiap dan segala risiko ataupun kerugian yang mungkin timbul bukan menjadi
tanggung jawab Perseroan ataupun BAE Perseroan, melainkan sepenuhnya merupakan tanggung jawab para
pemegang saham Perseroan yang bersangkutan.

HMETD dalam bentuk elektronik akan didistribusikan ke dalam Rekening Efek KSEI atau didistribusikan kepada
pemegang saham melalui Pemegang Rekening KSEI.


                                                 INFORMASI TAMBAHAN

Bagi para pemegang saham yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai transaksi ini dapat menghubungi
Sekretaris Perusahaan/Corporate Secretary Perseroan pada setiap jam kerja dengan alamat:


                                                   Corporate Secretary
                                             PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk
                                                        Kantor Pusat :
                                                Gedung Cyber 1, Lantai 10
                                                 Jl. Kuningan Barat No.8,
                                                   Jakarta Selatan 12710
                                              Telp.: 021 – 5265943/ 5835854
                                             Email : info@sinergynetworks.co.id
                                             Website : www.siapnetworks.co.id




                                                 Jakarta, 23 Desember 2025
                                                     Direksi Perseroan.




Keterbukaan Informasi kepada Pemegang Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk – 23 Desember 2025        Halaman-31

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.62 MB
Published29 Dec 2025
Pages31
Characters175,890
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 33 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SINERGI INTI ANDALAN PRIMA TBK p.1 ×131
linked person Muhammad Arif p.5 ×9
linked org Abadi Kreasi Unggul p.5 ×8
linked org PT Jejaring Mitra Persada p.8
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×4
possible org PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara p.1 ×9
possible org BURSA EFEK INDONESIA p.1 ×3
unresolved person Mohamad Fajri Mekka Putra · Notaris p.1 ×11
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.2
unresolved person Selo Selieana · Notaris p.3
unresolved person Rini Yulianti p.3
unresolved org PT JMP. p.4
unresolved org PT Abadi Kreasi Unggul Nusantra p.5 ×8
unresolved org Sugiharto & Rekan p.10 ×2
unresolved person Akuntan Publik Ridho Fathoni p.10 ×2
unresolved person Dra. Suhartati p.10 ×2
unresolved org Dra. Suhartati & Rekan p.10 ×2
unresolved person Akuntan Publik Dulgani p.10 ×2
unresolved org Morhan & Rekan p.10 ×2
unresolved person Akuntan Publik David Kurniawan p.10 ×2
unresolved person Devi Prihartanti p.12
unresolved person H. Akta Pendirian p.12
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.12
unresolved org PT Garuda p.12
unresolved org PT Garuda Prima Internetindo p.12
unresolved org Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia p.13
unresolved org Menteri Investasi p.13
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal p.13
unresolved org PT Bank DKI p.26
unresolved org PT Ficomindo Buana Registrar p.27 ×3
unresolved org Indonesia p.28
unresolved org Bank Kustodiannya p.28 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.30

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result